Issuu on Google+

PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275391  FFax: ax: 0031-8275392. WEBSITE: skhmemorandum.com

JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016 HARGA Rp 3.500,-

Aksi 212

Melawan

Kepongahan

Penguasa

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Jakarta, Memorandum Pimpinan Komisi Rumah Amanah Rakyat Ferdinand Hutahaean menyebut, banyaknya peserta aksi bela Islam jilid III dari berbagai daerah yang ke Jakarta merupakan wujud perlawanan atas sikap keperpihakan pemerintah ke pelaku penista agama, Basuki Tjahaja  Bersambung ke halaman 2 

berita lainnya baca di halaman 13

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Takdir Mattanete berdialog dengan rombongan aksi 212 di tempat parkir Wisata Religi Sunan Ampel sebelum berangkat ke Jakarta.

Sebelum berangkat, rombongan aksi 212 mendapat pengamanan dari kepolisian.

PENGEDAR KALILOM

SIMPAN SABU FOTO: MEMORANDUM/FERRY

DI KOTAK ALQURAN Surabaya, Memorandum Pengedar narkoba asal Jalan Kalilom Lor Indah Gang Kemuning III ini bisa dibilang ngawur. Sebab, jelas-jelas tahu ada sebuah kotak yang biasa dipakai untuk menyimpan Alquran, oleh Abdul Hadi (21) malah dipakai untuk menyimpan narkoba dan peralatan menyabu.

Abdul Hadi diapit petugas yang menunjukkan barang bukti.

“Ketika digeledah, kami menemukan barang bukti sabu dan perangkatnya yang disimpan di kotak Alquran,” terang Kapolsek Kenjeran AKP Ahmad Faisol Amir didampingi Kasubgag Humas Polres Pelabuhan Tanjung

Perak AKP Sugiati, Kamis (1/12). Dalam penyidikan, tersangka mengaku sudah sebulan mengedarkan sabu. Keuntungannya dipakai untuk kulakan lagi ke  Bersambung ke halaman 2 

H Toib (baju oranye) usai diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim.

Bandit Ranmor Acak-Acak Probolinggo Sehari 6 Matic Amblas

Probolinggo, Memorandum Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Probolinggo, makin merajalela. Dalam semalam saja, enam unit motor amblas digondol, Rabu (1/12) malam.  Bersambung ke halaman 2 

saha yang tinggal di Gresik Kota Baru (GKB). Dalam aksinya, tersangka yang mengaku jenderal ini berhasil membawa kabur uang korban hingga ratusan juta rupiah.

Si Mameng (Tertawa)

 Bersambung ke halaman 2 

Surabaya, Memorandum Egik Desta Sari, gadis 20 tahun, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi rumahnya Jalan Kupang Gunung V/26. Belum diketahui motif dari korban melakukan perbuatan tersebut. Kini anggota Reskrim Polsek Sawahan, masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Kali Pertama mayatnya ditemukan menggantung oleh Sugeng (62), bapaknya, pukul

Bibi Resemjan melapor ke Polda Jatim didampingi pengacaranya.

Istri Ismail Lapor Ditipu Dimas Kanjeng Rp 60 M

 Bersambung ke halaman 2 

Surabaya, Memorandum Perkara penipuan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sepertinya akan terus berkembang seiring dengan munculnya korban-korban

Mayat korban dan kamar mandi yang digunakan untuk gantung diri.

Telanjur Membencinya

K ILUSTRASI: ISTIMEWA

Tapi Ahok sebagai penyulut api gonjangganjing negeri ini kok tidak tersentuh. Penguasa justru pontang-panting meredam asapnya.

Korban yang merasa dikadali akhirnya melaporkan H Toib ke Polda Jatim. Setelah dimintai keterangan di ruang

Gadis Kupang Gunung Gantung Diri

+ Meng, Menko Polhukam Wiranto tegaskan, negara asing khawatir situasi keamanan Indonesia. -

FOTO: MEMORANDUM/TRIYOKO

Surabaya, Memorandum Berdalih bisa membantu mengucurkan kredit modal dengan bunga ringan, H Toib alias Gus Ipung (50), warga Jalan Ploso Bogen, menipu H Tohir, pengu-

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/TRIYOKO

’Jenderal’ Ploso Tipu Pengusaha Gresik

isah kasih yang pernah kubina selama menikah terasa menyenangkan. Hari-hari indah yang kulalui bersama Mas Romy, warga Surabaya, telah menambah semangat hidup sebagai seorang istri. Waktu demi waktu berlalu dan rumah tanggaku sudah dianugerahi dua orang anak. Bahkan kondisi ekonomui sudah membaik, dibanding dulu ketika tahun pertama menikah. Kini hidupku terasa

menyenangkan saat melihat anak sudah di SMP kelas tiga, dan si bungsu kelas 5 SD. Sayang, sederet kebahagiaan yang berhasil aku genggam mulai lenyap. Dulu aku, Yulia warga Surabaya, selalu bangga memiliki suami seperti Mas Romy. Orangnya baik, sabar dan penuh tanggung jawab. Kenyataan itu  Bersambung ke halaman 2 

yang mulai berani melapor ke polisi. Seperti laporan yang dilakukan Ny Bibi Resemjan (41), warga Dusun Barat  Bersambung ke halaman 2 


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 2

MADURA RAYA KABIRO: Wahyudi. REPORTER: Sudjak Lukman, Syamsul Arief, Syamsuri, Moh. Syaifullah, Yusron Hidayatullah. HP: 081230006789. Email: sampang_publik@yahoo.co.id. KANTOR: Jalan Pahlawan Gg VIII, 57 A, Sampang, Madura.

Pungli Seragam Pelantikan Kades

Surat Pernyataan Miskin Ngendon

Dinkes Sumenep Tuding RSUD Tidak Tertib Administrasi

Kamis (1/12), Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan memanggil Kepala Bapemas Pemdes dan Camat se-Kabupaten Bangkalan terkait adanya isu pungutan biaya pembuatan seragam pelantikan Pilkades yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Salah satu camat yang hadir dalam rapat itu, mengakui adanya penarikan uang untuk pelantikan

tersebut. Dia beralasan bahwa penarikan uang itu digunakan untuk pembelian seragam. “Karena tergolong baru , kami sepakat minta Rp 2,5 juta untuk seragam” Kata Camat Sepuluh Hadori saat ditanya anggota komisi A. Laporan yang masuk ke komisi A bervariatif. ada Kades yang dimintai Rp 5 juta, ada yang Rp 4 juta, ada yang Rp 2 juta. Meski begitu,semua camat yang hadir

FOTO: MEMORANDUM/ YUSRON HIDAYATULLAH

Bangkalan, Memorandum Berbagai persoalan bermunculan Ppra-pasca pelaksanakan pemilihan kepada desa (pilkades) serentak tahap dua. Mulai dari penarikan biaya pendaftaran hingga biaya pembuatan seragam kades yang akan dilantik.

Pertemuan anggota Komisi A DPRD Bangkalan dengan kepala bapemas, pemdes, dan camat se-Kabupaten Bangkalan.

terus berkilah. Mereka terus membantah ketika dicecar dengan berbagai pertanyaan oleh Komisi A.

Selain camat,Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas)

KabupatenBangkalan,IsmetEfendi juga hadir dalam pertemuan itu. Ismet membantah adanya intruksi

Hari Ini Teman Korban Lapor ke Badan Kehormatan Sumenep, Memorandum Kasus dugaan penganiayaan anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ardi Roza Kautsar terhadap penjaga toko emas Ainur Rahman berujung pada pelaporan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat. Hal itu dikatakan olehKetua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sumenep Ruqi Abdillah menjelaskan, bahwa secara etika pemukulan itu sudah tidak dibenarkan, peristiwa dugaan pemukulan dilakukan anggota dewan, kepada penjaga toko emas laporannya sudah masuk ke BK, namun belum diproses

pemanggilan. Dikatakan Ruqi Abdillah, yang melaporkan Ardi Roza Kautsar,ke BK, bukan korban melainkan teman korban, selain kasus pemukulan, terdapat tiga kasus lain saat sekarang tengah ditangani oleh BK yakni foto syur anggota dewan, pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Poteran Kecamatan Talango melibatkan anggota dewan, kemudian kasus pemukulan sesama anggota dewan. “untuk kasus pemukulan sesama anggota dewan putusannya sudah selesai tinggal paripurnanya yangbelum,”jelasnya,Kamis(1/12).

Ruqi Abdillah

Dari ketiga laporan itu, termasuk laporan pemukulan ini, akan diproses, salah satunya yakni yang pemukulan sesama

anggota dewan untuk keputusan sudah selesai, tinggal paripurnanya, kemudian untuk kasus lain akan diproses secara bertahap. Terkait laporan pemukulan penjaga emas masih secara lisan. “Rencananya besok (hari ini, red.) akan melakukan laporan secara tertulis kepada BK,”katanya Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pasongsongan Iptu Slamet menjelaskan telah meminta keterangan, dan melakukan pemeriksaan kepada korban. Hingga saat sekarang pihaknya tidak dapat melakukan pemeriksaan kepada pelaku karena masih harus menunggu izin Gubernur.

“Karena ini anggota dewan yang terlapor kami masih harus menunggu izin resmi dari Gubernur, kami tidak berani jika tanpa izin Gubernur,”terangnya. Selain Ainur Rahman (korban), pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap Deki juga mengaku sebagai korban, hingga saat sekarang kami masih mendalami hal itu. Tambah dia sampai saat sekarang hasil visum masih belum keluar, namun pihaknya akan aktif melakukan komunikasi dengan pihak Puskesmas. Nantinya lanjut dia, visum ada tiga yakni dua korban dan, pelaku sendiri juga akan di-

Bandit Ranmor Acak-Acak Probolinggo Lima motor hilang di gang 1 dan gang 3, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Mangunharjo. Serta, satu unit motor dicuri dari halaman PMI Jalan Soekarno-Hatta. Tiga motor yang hilang milik Ariyati Arifin (44) warga gang 3, dan dua motor milik Herdi (38), warga Gang 2, depan Pasar Mangunharjo. Sementara satu motor milik Dzahrotun (33), warga Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Ketiga korban telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta, Kamis (1/11). Ariyati Arifin melalui anaknya yang bernama Aldi, mengaku tiga dari empat sepeda motor maticnya yang dicuri itu sedang diparkir di depan ruang komputer. Satu motor gagal dibawa kabur pelaku, lantaran aksinya diketahui Dennis yang

pencurinya. Dikira teman saya. Karena sudah biasa, teman saya sering ke sini hingga larut malam,” tambahnya. Sedang dua motor milik Herdi yang dicuri kawanan maling bernopol N2503-SH, dan N-6686-SH. Semantara motor milik Dzahrotun bernopol N-6770-SH. Enam kendaraan roda dua yang hilang tersebut, seluruhnya berjenis matic. Ditempat terpisah, Hardi mengaku dua motornya ketahuan hilang sekitar pukul 06.30. Semalaman pria asal Makasar, Sulawesi Selatan ini megatakan, tidur dan tidak mendengar apa-apa. Pada puku 23.30 ia sempat melihat dari balik korden, dua kendaraannya masih ada di tempat. Dia sepeda motor itu, diparkir di halaman depan yang berpagar besi dan ditutup rapat dikunci. “Gemboknya

Pengedar Kalilom Simpan Sabu di Kotak Alquran

Sambungan dari halaman 1

dilaporkan pria pacar mantannya, yang merasa nyawanya terancam. Sebab, Hadi sempat mengancam akan membunuh pria tadi dengan mengacungkan celurit. Sebelumnya mantan pacar Hadi sempat menagih utang Rp 200 ribu waktu pacaran. Merasa disudutkan, Hadi marah kepada pacar mantan pacarnya, yang

Istri Ismail Lapor Ditipu Dimas Kanjeng Rp 60 M Kebun, Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Kamis (1/12) siang. Wanita berhijab yang merupakan istri Ismail, korban pembunuhan Dimas Kanjeng dan kawan-kawan itu, melapor kalau telah menjadi korban penipuan yang dilakukan Taat Pribadi. Tak tanggungtanggung, ia melapor ke SPKT Polda Jatim dengan kerugian mencapai Rp 60 miliar. Dikatakan, aksi penipuan itu terjadi dalam kurun waktu tahun 2009 hingga 2015, dengan modus seperti korbankorban Dimas Kanjeng selama ini, yakni

penggandaan uang. Dikatakan Bibi yang kemarin didampingi pengacaranya Asman Afif Ramadhan, selama ini Ismail yang juga didaulat sebagai sultan oleh Taat Pribadi mempunyai ribuan pengikut. Bahkan tercatat ada sekitar 4000 orang pengikut yang telah menyetor kepadanya serta berharap uang akan bisa digandakan. “Yang pasti dari sekitar 4000 pengikut itu uang yang telah masuk ke Taat Pribadi mencapai Rp 60 miliar,” ungkapnya. Lantaran sampai saat ini ribuan orang yang telah menyetorkan uang terus

Melawan Kepongahan Penguasa Purnama alias Ahok. Kepongkahan penguasa ini, akhirnya membuat gejolak dalam aksi damai yang dilakukan di Jakarta, Jumat (2/12) hari ini. “Mereka adalah simbol perlawanan kepada ketidakadilan yang dilakukan oleh penguasa,” ujar Ferdinand di Jakarta, Kamis (1/12) dilangsir Aktual.com. Terlebih sikap bermuka dua Polri, yang menghalang-halangi massa aksi 2 Desember justru menyulut semangat masyarakat untuk mengikuti aksi damai di Jakarta, Jumat (2/12) besok. Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Noer Fattah Syafi’i Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah

“Massa yang berjalan kaki sejauh ratusan kilometer seperti yang dilakukan para mujahid dari Ciamis bukan sekedar sensasi atau gagah-gagahan,” terang dia. Pemerintah saat ini, kata Ferdinand, berusaha mengaburkan makna kebhinekaan dan terus menyudutkan umat muslim dengan cara membuat aksi tandingan yang justru menghamburkan uang negara. “Langkah-langkah yang dilakukan penguasa seperti Parade Kebinekaan dan Apel Kenegaraan justru kontraproduktif untuk menyelesaikan kemelut bangsa

lakukan visum. Kata dia agenda selanjutnya akan melakukan pemanggilan kepada ketiga saksi, untuk pemanggilan tidak hari ini kita panggil langsung menghadap tetapi besok kami akan lakukan pemanggilan. Secara aturan menurutnya dia untuk melakukan pemeriksaan kepada terlapor, jika tidak melakukan izin ke Gubenur bisa melakukan izin kepada ketua dewan setempat, dengan melakukan tembusan. “Secara mekanisme setiap pegawai harus mendapat izin dari kepala instasi masing-masing begitu,”terangnya. (uri/yud)

Sambungan dari halaman 1

tidur di ruang komputer tersebut. Keempat sepeda motor matic itu biasa diparkir di luar rumah dibawah kanopi, namun pagar terkunci rapat. “Pintu pagar kami gembok dari dalam. Gemboknya dibuka dan dibuang. Ketahuannya sekitar pukul 3 lebih,” kata Aldi. Aldi juga menyebut, salah satu tetangga depan rumahnya, melihat dua orang yang salah satunya duduk dan temannya berseliweran. Tetangganya tidak menegur dua orang tersebut, karena dikira temannya Aldi. Satu jam kemudian tetangga yang satunya, mengetahui ada orang naik sepeda motor dan keluar dari rumah korban. Sedangkan yang dibawa kabur kawanan pencuri bernopol, AG-5200-OL, N-3901-S, dan N-4296-RY. “Mereka tidak menyangka kalau itu

Cak Mat asal Desa Parseh yang kini juga sudah ditangkap Polres Bangkalan. Agar lebih aman dari endusan aparat, serbuk kristal yang dijual dengan paket pahe itu disimpan di kotak Alquran. “Karena jelas tidak ada yang menyangka bahwa saya menyimpan sabu di kotak itu,” ujar Hadi. Kedok tersangka terungkap setelah

ataspenarikanuanguntukpembelian seragam tersebut. “Tidak ada perintahdarikamiuntukpenarikan apapun untuk pelantikan, semua sudah dianggarkan” kilahnya. Sementara itu,Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Kasmo mengungkapkan, penarikan uang terhadap kades terpilih itu tidak dibenarkan. “Saya tidak tahu. Apakah camat ini menutupi penarikan itu dengan alasan pembuatan seragam. Padahal kan untuk seragam panitia sudah dianggarkan,untuk itu,pada periode selanjutnya akan dianggarkan agar tidak terjadi pungutan semacam itu,”pungkasnya. (yus/yud)

Anggota DPRD Sumenep Aniaya Penjaga Toko Emas

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sumenep, Memorandum Sekitar Rp 12 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tingkat II, yang diperuntukkan untuk pembayaran surat pernyataan miskin (SPM), tidak tersalurkan selama enam bulan, hingga menyebabkan ngendon di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Kepala Dinas KeAhmad Fatoni bupaten Sumenep A Fatoni menjelaskan, bahwa RSUD Dr Moh Anwar, untuk klaim anggaran SPM perbulan Rp2 miliar, sedangkan hanya terbayar April, sedangkan Oktober sudah enam bulan yang belum terbayar. Tambah A Fatoni, yang menjadi faktor tidak tersalurkan anggaran SPM, disebabkan RSUD kurang proaktif dalam melakukan penagihan, hingga menyebabkan pembayaran belum dilakukan. Keterlambatan itu tidak hanya terjadi kali ini saja melainkan sejak 2015 lalu, selain itu kata dia, pihak rumah sakit tidak tertib adminitratif. Penagihan SPM di beberapa tempat, seperti Puskesmas, RSI, serta RSUD dr Soetomo Surabaya rajin melakukan penagihan,”katanya. Akibat sering terlambat penagihan itu, berimbas pada anggaran 2016. Kata dia sebenarnya pemerintah Sumenep tahun ini menganggarkan sebesar Rp 50 miliar untuk pembayaran pelayanan kesehatan gratis untuk warga miskin (SPM). Artinya Pemkab telah siap membayar klaim SPM seandainya tertib adminitratif. Sementarta itu, Direktur RSUD Dr Moh Anwar Sumenep dr Moh Fitril Akbar tidak membenarkan jika selama enam bulan tidak tertib admintratif. Ia mengatakan pihak rumah sakit sejak awal tahun selalu melakukan klaim setiap bulam. “Tanggal 25 November kami lakukan klaim, secara otomatis bulan ini selesai tentu bulan sebelumnya selesai,”katanya Tambah dia, meskipun pihaknya setiap bulan lakukan klaim, anggaran SPM tidak diterima dengan utuh. terakhir hanya Juni, untuk Agustus hingga November belum. (uri/yud)

DPRD Bangkalan Panggil Camat

justru mengakibatkan lelaki tersebut balik emosi dan mengepruk Hadi dengan botol. Tidak terima dengan perlakuan seperti itu, Hadi mengambil celurit di atas lemari. Merasa dirinya terancam, pria tadi bergegas pergi dan melapor ke Polsek Kenjeran. Polisi langsung meluncur ke TKP dan mengamankan Hadi berikut barang bukti celurit. (fer)

Sambungan dari halaman 1 mengejar-ngejar, hingga Bibi Resemjan memilih membuat laporan ke Mapolda Jatim. “Kami berharap ada keadilan dalam perkara ini dan Taat Pribadi mengembalikan uang itu,” kata Asman sembari menunjukkan surat laporannya dengan nomor LP B / 1427 / XII / 2016 / UM / JATIM. Seperti diketahui, Ismail merupakan salah satu sultan di padepokan Dimas Kanjeng, namun lantaran dikhawatirkan akan membongkar kedok penipuan yang selama ini dilakukan Dimas Kenjeng, pria itu akhirnya dihabisi oleh anak buah Dimas Kanjeng yang lain. (yok)

Sambungan dari halaman 1 yang timbul saat ini.” Bahkan saat ini beredar ajakan aksi 412 pada hari Minggu di Car Free Day dengan tema ‘Kita Indonesia’. Dia berharap pemerintah dan aparat penegak hukum harus bersikap proaktif terhadap masyarakat, yang menginginkan keadilan dengan segera menahan mantan Bupati Belitung tersebut. “Seluruh sudut kota negeri ini mengirimkan para pejuang datang ke Jakarta untuk menuntut penegakan hukum yang adil, sama terhadap semua pihak, serta tidak diskriminatif apalagi rekayasa.” (day/*)

mungkin dibawa. Soalnya tidak ada ketika saya cari,” tandasnya. Disisi lain, Dzahrotun mengaku motor matiknya hilang saat diparkir di halaman depan PMI. Sementara dirinya masuk kantor menjanjakan minuman kesehatan. Ia hanya membawa sebagian

dagangannya, sebagian besar barangnya ditaruh di boks sepeda motornya. “Ya, diibawa sama dagangannya. Kan dagangan saya ditaruh diboks. Ini saya laporan”, katanya saat berada di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) siang. Terpisah, Kasat Reskrim AKP Su-

’Jenderal’ Ploso Tipu Pengusaha Gresik Ditreskrimum Polda Jatim, tersangka dijebloskan ke ruang tahanan, Kamis (1/12) . Informasinya, perkenalan korban dengan tersangka melalui karyawan korban sebagai perantara. Dari sanalah gayung bersambut. Terlebih, dalam perkenalan itu tersangka mengaku tentara yang berdinas di TNI Angkatan Udara dengan pangkat marsekal muda atau setingkat jenderal. Setelah ada kedekatan, tersangka berusaha menawarkan kredit dengan iming-iming bunga sangat rendah. Mendengar penawaran itu, tentu saja korban tertarik. Apalagi kala itu korban sedang butuh tambahan modal untuk membangun wahana rekreasi berupa waterboom

di Gresik. Kemudian disepakati proses pencairan dana segar itu akan dibantu tersangka. Tentu dengan sejumlah syarat, di antaranya korban harus membuka rekening di bank. Untuk pengurusan di bank, H Toib meminta uang, yang jika ditotal mencapai Rp 875 juta. H Tohir tanpa curiga mencairkan uang untuk pengurusan administrasi pinjaman modal tersebut. “Dalam kesempatan itu, tersangka juga menjelaskan bahwa uang ratusan juta tersebut juga untuk biaya lain-lain,” ujar sumber koran ini di kepolisian. Seiring berjalannya waktu, ternyata dana segar yang dijanjikan bernilai sampai

Gadis Kupang Gunung Gantung Diri 23.15. Saat itu, Sugeng hendak ke kamar mandi dan dikejutkan tubuh anaknya menggantung menggunakan kain sprei di lehernya. Kain berwarna putih itu diikatkan di siku-siku atap kamar mandi yang terbuat dari kayu. Mengetahui itu, Sugeng spontan berteriak minta tolong pada tetangganya, untuk menurunkan tubuh Egik ke tempat tidur. Awalnya, tewasnya korban ini tidak dilaporkan keluarganya ke Polsek Sawahan. Karena inisiatif warga setempat, sehingga melaporkan ke polisi. Setelah polisi datang, keluarga menolak

anaknya untuk dibawa ke rumah RSU dr Soetomo guna divisum. Tetapi setelah diberi pengertian, keluarganya akhirnya menuruti prosedur penyelidikan polisi. “Anggota masih menyelidiki kasusnya dengan memeriksa saksi-saksi. Dengan begitu motif bunuh diri bisa diketahui,” jelas Kompol Yulianto, Kapolsek Sawahan, Kamis (1/12). Mantan Kapolsek Sukomanunggal ini menambahkan, informasi keluarganya sebelum gantung diri korban sempat keluar pada malam harinya. Setelah pulang, tak berselang lama, ditemukan gantung diri. Selama ini korban juga tertutup, dan bila

Telanjur Membencinya membuat aku lebih sayang dan selalu memperhatikan dia. Namun 16 tahun kemudian, kehidupanku berubah jadi kecewa. Dulu aku sangat menyayangi suamiku, tapi kini aku sangat membencinya. Aku tak membenci orangnya, tapi membenci perbuatannya yang buruk dan tidak menyenangkan. Bila ingat ulah suami aku jadi benci. Bayangkan saja, siapa yang tidak kecewa manakala memergoki suamiku di sebuah mall bersama wanita lain. Dia jalan berdua bergandengan tangan. Aku cemburu juga jengkel. Enam belas tahun aku jadi istrinya tidak dia gandeng.

wancono mengatakan, belum banyak berkomentar terhadap kasus pencurian tersebut. Pihaknya masih mendalami dan menyelidiki enam aksi pencurian sepeda motor siang dan malam itu. “Belum diketahui identitasnya. Kami sedang mendalaminya,” ujarnya .(yd)

Sambungan dari halaman 1 miliaran rupiah itu tidak kunjung cair. Saat beberapa kali ditanyakan ke tersangka, ternyata H Toib terus menghindar dan hanya memberikan janji-janji. Setelah dilaporkan ke Polda Jatim, akhirnya H Toib ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono saat dikonfirmasi tak mengelak ada laporan dugaan penipuan itu. Untuk lebih jelasnya, ia mempersilahkan wartawan mengonfirmasinya ke Ditreskrimum Polda Jatim. “Silakan konfirmasi ke SPKT atau di Ditreskrimum,” ujar Argo, yang untuk saat ini menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya dan juga (Pjs) Kabid Humas Polda Jatim. (yok)

Sambungan dari halaman 1 mempunyai permasalahan tidak pernah bercerita kepada orang tua maupun kakaknya. Apakah korban mempunyai pacar atau usai diputus pacarnya, sehingga bunuh diri? Yulianto mengatakan, belum tahu dan kemungkinan ada permasalahan di luar. “Keluarganya juga tidak mengetahui korban punya pacar atau tidak, dan kenapa sampai bunuh diri, sebab korban sangat tertutup. Selama ini, korban tinggal bersama bapak serta dua kakaknya. Sedangkan, ibunya sudah meninggal dunia pada tahun 2013 lalu,” pungkasnya. (rio)

Sambungan dari halaman 1 Kalau jalan sendiri-sendiri. Kecuali dulu selagi pacaran, suamiku selalu romantis dan bicaranya mesra. Setahun menikah kami punya anak dan sejak itu sampai kedua anak kami beranjak remaja, kami jarang pergi bersama. Kalaulah pergi ke pasar atau ke mall, suamiku jalan duluan dan aku dibelakangnya. Kalau aku berusaha jalan di sisinya, suamiku akan mempercepat langkahnya sampai aku tertinggal. Tiba di lokasi parkir, suami membentakku, merasa aku lambat melanglah. “Kalau jalan tak usah tengok kanan, tengok kiri. Kapan sampainya? Kalau matamu jelalatan,” ejek suami menjeng-

kelkan. Ucapannya yang kasar membuat aku semakin membencinya. Hari demi hari hubungan kami kian memburuk. Pertengkaran demi pertengkaran terus mewarnai rumah tanggaku. Bagaimana aku tidak marah? Kalau suami sering berduaan sama kekasihnya tanpa memikirkan biaya sekolah anak. Lalu apa gunanya aku bersuami jika semua urusan kuatasi sendiri. Kebencianku semakin memuncak. Pernikahanku berakhir dengan perceraian. “Alhamdulillah sidangnya sudah selesai, hari ini (kemarin-red) tinggal mengambil akta cerai,” kata Yulia di Kantor Pengadilan Agama Surabaya. (*)

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Noer Fattah Syafi’i. Wakil Pemimpin Redaksi: Supriadi. Redaktur Pelaksana: Arief Sosiawan. Koordinator Liputan: Erwin Yohanes. Redaktur: Sofia Ninik, Roba’i Hamid, Wetly H Ali, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Noor Arief, Aris Setyoadji, Rahmat Hidayat. Asisten Redaktur: Sujatmiko, Syaifuddin, Triyoko, Ferry Ardi Setiawan, Muchlis Darmawan. Staf Redaksi Surabaya: Tri Karyono S, Oskario Udayana. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik: Supardi Hardy. Lamongan: Supardi Hardy, Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: -. Probolinggo: Nur Wahyudi. Banyuwangi: Choiri Kurnianto. Jember dan Lumajang: Choiri Kurnianto. Bondowoso dan Situbondo: Choiri Kurnianto. Blitar dan Kediri: Prawoto Sadewo. Tulungagung, Trenggalek dan Ponorogo: Prawoto Sadewo. Madiun Raya: Zainul Arifin. Madura: Nanang Sudjono. Manajer Umum dan Diklat/Manajer Pemasaran: Ahmad Nurzaman. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/ Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom. Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Color: Rp. 36.000,-/ mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. (Jawa Pos Group), Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 3

PA S U RUA N KEPALA BIRO: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK. Riyanti. Ach. Farid. HP: 0812-2219-5558

Kakek Winongan Jual Togel Pasuruan, Memorandum Kusen (61), kakek Dusun Brintik Lor Desa Menyarik, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, harus menjalani masa tuanya di jeruji besi. Rabu (30/11), ia tertangkap basah sedang mengecer togel di Dusun Kletek, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan.

Robot sosialisasi bahaya HIV/AIDS di lokalisasi.

Robot Sosialisasi Bahaya AIDS di Karanganyar Pasuruan, Memorandum Memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember, Puskesmas Grati menggelar sosialisasi di Dusun Karanganyar, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kamis (1/12). Menariknya, dalam sosialisasi ini, petugas membawa robot bisa berjalan dengan membagikan selebaran akan bahaya HIV/AIDS kepada warga setempat. Kedatangan robot dalam rangkaian kampanye deteksi dini dan pencegahan terhadap HIV/AIDS ini, cukup menarik perhatian warga. Apalagi, robot masuk ke rumahrumah warga. Selain itu, robot juga berkomunikasi dengan warga setempat terkait penyakit HIV/AIDS. Ratna Indah Kurniawati, pengelola program HIV/AIDS Puskesmas Grati mengatakan, pihaknya memang sengaja memilih lokasi Karanganyar sebagai tempat sosialisasi serta kampanye pencegahan penularan HIV/AIDS dan menjaga kelangsungan hidup ODHA. “Alasannya karena di wilayah ini beresiko tinggi terkena HIV/AIDS. Wilayah ini merupakan daerah lokalisasi meskipun jumlahnya sangat sedikit,” katanya usai kegiatan. Informasi yang diterima Memorandum, penyebaran HIV/AIDS di Kecamatan Grati memang cukup tinggi, apalagi di Karanganyar ini. Data terakhir, ada 20 ODHA yang baru terdeteksi. Sebelumnya, pihaknya sudah merawat sebanyak 40 ODHA. “Jumlahnya sangat tinggi dan sangat rawan. Makanya, kami rutin lakukan sosialisasi di kawasan ini,” ungkapnya. Dari jumlah itu, mayoritas penyebabnya akibat seks bebas. Suami mendapatkan virus itu karena sering berganti pasangan, setelah itu menularkan ke istrinya. Istrinya ini yang nantinya akan menularkan ke anaknya. “Siklusnya ya seperti itu. Karena data kami, ODHA ini berada di usia sekitar 3 - 50 tahun,” paparnya. Ia mengungkapkan, dari jumlah itu, angka hidup hanya 40 persen, sisanya meninggal dunia. Saat ini, pihaknya berusaha kampanye dan memberikan kekuatan bagi ODHA untuk tetap bisa bertahan hidup. “HIV/AIDS ini memang belum ditemukan obatnya, tapi penderitanya bisa dimotivasi untuk tetap bertahan. Tujuannya mengurangi angka kematian akibat HIV / AIDS ini,” tandasnya. Selama ini, kata Indah, pihaknya rutin memeriksa kondisi para PSK di lokalisasi. Pemeriksaan dilakukan setiap bulan, mulai dari pemeriksaan secara fisik, atau non fisik. Bahkan, ia pun membuka pelayanan untuk konsultasi HIV / AIDS. “Kami juga sosialisasi ke masyarakat, dan memberikan arahan untuk mengurangi kegiatan yang bisa menyebabkan terjangkitnya HIV / AIDS,” ungkapnya. Sekadar diketahui, angka penderita HIV / AIDS di Pasuruan ini cukup tinggi. Bahkan, Pasuruan berada di urutan ketiga se - Jawa Timur dengan jumlah penderita HIV / AIDS. “Kalau jumlah total di Pasuruan saya tidak punya. Tapi kalau di Gratis sudah ada 60 ODHA yang tercatat,” pungkasnya. (ryt/mas)

Pembongkaran Kios Pasar Wisata Cheng Hoo Ditunda Pasuruan, Memorandum Rencana Pemkab Pasuruan mengeksekusi kios di belakang kompleks Pasar Wisata Cheng Hoo, Kecamatan Pandaan, akhirnya ditunda. Sedianya, eksekusi dilakukan akhir November lalu. Tapi ditunda menjadi 14 Desember mendatang. “Eksekusi dijadwalkan akhir November. Tetapi diundur 14 Desember. Ini sudah final dan dipastikan tak akan molor lagi,” kata Ajar Dollar, Kasi Operasi dan Pengendalian di Dinas Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Menurut Ajar, penyebab utama diundurnya eksekusi, karena menunggu kesiapan penghuni kios itu. Karena para penghuni kios melakukan pengajuan surat penangguhan eksekusi hingga usai tahun baru 2017. Untuk menyikapi hal itu, para penghuni kios dan Dinas Satpol PP melakukan pertemuan Selasa (29/11) di Raci. Hasil pertemuan, eksekusu diundur pertengahan Desember ini. “Saya berharap bangunan liar dibongkar sendiri sebelum tanggal tersebut,” jelasnya. Di tempat itu, ada 20 kios yang terdapat bangunan tambahan. Tetapi, hingga kini baru tiga penghuni kios yang membongkar sendiri bangunannya. Sony, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo menegaskan, pihaknya memang mengajukan penangguhan eksekusi hingga setelah tahun baru. Sebab, bangunan tambahan yang dijadikan gudang itu, sangat dibutuhkan. “Sudah ditetapkan eksekusi 14 Desember. Kami tidak bisa berbuat banyak,” tambahnya. (ion)

Ketika ditangkap, tersangka yang sedang keliling mencari para penombok, sempat mengelak dan mengaku tidak membawa barang bukti. Tapi ketika digeledah, tersangka tidak berkutik karena petugas menemukan beberapa barang bukti yang disembunyikan di saku celana dalamnya. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 3 lembar kertas yang berisikan catatan nomor judi togel, 1 pasang sandal warna coklat, uang tunai hasil

jualan togel Rp. 160.000. “Pelaku ini merupakan pemain lama di dunia judi togel. Ketika kami mendapatkan informasi tentang keberadaan warga, kami langsung menangkapnya,” ungkap AKP Yusuf, Kasubag Humas Polres Pasuruan kepada Memorandum. Ketika diperiksa, pelaku mengaku sedang berkeliling mencari pelanggan. “Tiba-tiba di tengah jalan saya diberhentikan bapak-bapak polisi. Dari situ saya berusaha menge-

labuhi petugas polisi dengan menyimpan uang hasil tombokan di saku celana dalam sebelah kanan. Untuk kertas rekapannya saya jepit di bawah telapak kaki dengan sandal,” beber pelaku. Untuk merekap togel, tersangka menggunakan secarik kertas bekas bungkus rokok. Uangnya akan disetorkan ke penggepul yang berada di Kedawung Grati. Pelaku sudah melakoninya selama 5 bulan terakhir. “Atas perbutannya ini, pelaku ditahan di rumah tahanan Polsek Winongan untuk kepentingan penyelidikan lebih lajut. Pelaku dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandas Yusuf kepada Memorandum. (ryt/mas)

Kusen beserta anggota buser menunjukkan barang bukti di Mapolsek Winongan.

Jual Ban, Sopir Tronton Pandaan Dibui Pasuruan, Memorandum Gara-gara ingin mencukupi kebutuhan hidup anak istri, Agus Setyo Budi Santoso (45), sopir truk asal warga Dusun Bulak, Desa Bangunrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, salah jalan. Bukannya menjadi sopir yang baik, tapi malah menjual ban truknya. Perbuatan Agus ini, dilaporkan Choirul Anam (38), admin Gudang PT Darma Putra Trans, Dusun Wunut, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ke Polsek Pandaan. Akibat perbuatan Agus ini, perusahaan mengalami kerugian Rp 2,5 juta. “Laporan ke polisi ini terpaksa kami tempuh karena tidak ingin melindungi karyawan yang melakukan kesalahan. Kejadian ini agar menjadi pelajaran bagi karyawan lainnya,” kata Choirul dengan tegas. Dari informasi yang diterima Memorandum, kasus ini berawal saat Agus membawa truk tronton tersebut untuk mengangkut barang menuju Bali. Saat berangkat, truk yang dikendarainnya itu bannya baru. Tapi ketika pulang, Agus berhenti di sekitaran daerah Gilimanuk Bali. Di tempat inilah ini menjual

Bupati Irsyad sidak kantor uji kir beberapa waktu lalu.

PAD Uji Kir Dishub Kabupaten Lampaui Target Pasuruan, Memorandum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, tidak hanya mengandalkan retribusi parkir tepi jalan umum sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, retribusi pengujian kendaraan bermotor (uji kir) kini menjadi penyumbang PAD terbesar kedua di Dishub. Tahun ini, retribusi pengujian kendaraan bermotor atau uji kir, menyumbang PAD Rp 900 juta dari target sebelumnya Rp 870 juta. Angka ini jauh lebih tinggi Rp 100 juta dari tahun lalu yang ditarget Rp 745 juta dengan realisasi hanya Rp 800 juta. Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub

Kabupaten Pasuruan, Yulianto mengatakan, PAD terbesar di Dishub berasal dari parkir di tepi jalan umum. Dari pengujian kendaraan bermotor menjadi penyumbang terbesar kedua,” terangnya. Hingga pertengahan bulan ini, retribusi dari uji kir mencapai Rp 900 juta dari target Rp 870 juta. Angka itu masih bisa bertambah karena tahun ini masih menyisahkan satu bulan lagi. “Realisasi sekarang ini yang didapat sudah melebihi target, bahkan lebih dari 100 persen,” ungkapnya. Tahun depan, katanya, potensi PAD di bidang ini masih besar. Karena itulah pihaknya berani memasang target lebih besar di tahun depan, yaitu Rp 925 juta.

“Tahun depan kami optimis realisasinya bakal tembus Rp 1 milliar,” tandasnya. Yulianto juga menambahkan, uji kir bertujuan untuk menentukan jumlah berat yang di perbolehkan kendaraan. Pengujiannya dilakukan enam bulan sekali atau setahun dua kali. Untuk pengujian jenis kendaraan yang wajib diuji ada dua yaitu, angkutan penumpang khusus plat kuning dan kendaraan barang. Mulai pick up, truk, tempelan, gandengan, dan yang lain. “Bukan hanya dari dalam daerah saja yang kami uji, tetapi luar daerah juga. Asalkan ada rekomendasi dari Dishub asal. Dan isi rekomendasi numpang uji KIR,” tambahnya. (ryt/mas)

ban tersebut ke temannya sesama sopir dan menggantinya dengan ban bekas yang ia dapat dari tukang tambal ban. Karena melihat bannya diganti, admin Gudang PT Darma Putra Trans melaporkan ke Polsek Pandaan Rabu (30/11) sekira Pukul 15.00 WIB. Tanpa kesulitan, petugas langsung menangkap Agus. “Setelah menerima laporan, kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi. Tersangka sudah kami tangkap. Barang bukti berupa nota ban, droup out pengiriman barang, dan dua buah ban bekas yang terpasang di ban truk kami amankan,” ungkap Kasubag Humas, AKP Yusuf kepada Memorandum. Kepada petugas, pelaku mengaku terpaksa menjual ban truk itu untuk mencukupi kebutuhan istri dan anaknya. Ia merasa penghasilannya selama ini masih kurang untuk mencukupi kebetuhan tersebut. Ban yang ia jual kepada temannya laku Rp 2,5 juta. Kini, pelaku dijebloskan dalam tahanana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (ryt)

Antisipasi Begal, Muspika Grati Patroli Gabungan

Pertemuan pejabat dengan warga Ranuklindungan terkait pembebasan jalan tol.

Pasuruan, Memorandum Maraknya begal di Kabupaten Pasuruan, mendapat perhatian Muspika Grati. Rabu (30/11) malam, Muspika menggelar pertemuan dengan warga Desa Triwung di balai desa setempat. Hadir pada acara ini, Camat Grati, Zainal Arifin, Iptu Rosimin, KBO Sabhara Polres Pasuruan Kota beserta 2 orang anggota, Wakapolsek Grati Ipda Soeharto beserta 5 anggota,

dan perwakilan dari Koramil Grati 3 orang, perwakilan Bakesbangpol, Satpol PP dan Kepala Desa Triwung, Ahmad beserta staf. C am at Z ai n a l A r i fin menginginkan desa di wilayahnya aman dari begal yang saat ini marak di Pasuruan. Ia juga merasa senang karena pencairan dana tol Pasuruan-Probolinggo dikirim melalui bank. “Saya sempat takut adanya

tindak kejahatan kepada para masyarakat Desa Grati saat pengambilan uang ganti rugi tanah yang terkena tol. Alhamdulilah ternyata uangnya di kirim lewat bank BNI. Itu lebih aman,” katanya. Wakapolsek Grati Ipda Soeharto, mengatakan, situasi kamtibmas Grati sampai saat ini cukup kondusif. Apalagi dengan adanya patroli gabungan akan menambah kenyamanan bagi masyarakat,” terangnya. K B O S a b h a r a Ip t u Rusimin, menambahkan, kegiatan patroli gabungan merupakan ide dari Bakesbangpol Pasuruan menyikapi maraknya begal di wilayahnya. Dijelaskan, maraknya begal ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena faktor ekonomi, kebiasaan hidup serta karena salah pergaulan dengan mengkonsumsi narkoba. (ion/ryt)


JUMAT LEGI , 2 DESEMBER 2016

TELEPON PENTING POLRES SIDOARJO KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO SATPOL PP SIDOARJO PT PLN (PERSERO) APJ SIDOARJO PMK SIDOARJO PMI SIDOARJO

031-99010222 031-8921168 031-8942904 031-8955410-14 031-8962100 031 8961651

HALAMAN 4 RSUD SIDOARJO 031- 667 031 - 8961649 RS DELTA SURYA 031-8962531-8962531 RSU SITI HAJAR 031-8961570 -5921233 RSU SITI KHADIJAH 031-7876064 -031-7882123 RS MITRA KELUARGA WARU 031-7345333 KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA 031-8941714 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO SELATAN 031-8941013, 8962890 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO BARAT 031- 8959700,8959992 AMBULANCE 031-5030018

TELEPON PENTING

S I D O A R J O

TAKSI BLUE BIRD 031-372124 TAKSI ORENZ 031-8799999 TAKSI GOLD PANGKALAN GIANT WARU 031-8545555, 8546666 TAKSI PRIMA JUANDA 031-8688409031, 8665998 TAKSI CITRA KENDEDES PANGKALAN SIDOARJO 031-8966711

TAKSI STAR PANGKALAN WARU 031-5632000031, 8546666 KANTOR DISHUB SIDOARJO 031) 8946950 KANTOR DINAS PENDIDIKAN SIDOARJO 031-8921219 KANTOR BADAN PELAYANAN DAN PERIJINAN TERPADU (BPPT) SIDOARJO 031-8052090 KANTOR DISPENDUKCAPIL SIDOARJO 031-8952939 KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SIDOARJO 031-8962230 KANTOR PENGADILAN AGAMA SIDOARJO 031-8921012 MARKAS KODIM 0816 SIDOARJO 08113220816

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Sudedi Minarno, H Darianto TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777

Sebulan Polresta Tangkap 32 Pejudi Bupati Saiful Ilah menyaksikan Djoko Sartono bertanda tangan.

Djoko Resmi Sekda  Sidoarjo, Memorandum Djoko Sartono dilantik Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (1/12). Mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Sidoarjo tersebut menggantikan H. Vino Rudy Muntiawan yang pensiun. Pelantikan di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, kemarin (1/12) pagi, dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo serta pejabat Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo serta Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo juga hadir. Di awal sambutan, bupati menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur yang telah membantu pelaksanaan seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris  Daerah Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Djoko Sartono dapat mengemban tugas dengan amanah dan penuh rasa tanggung jawab. “Selamat bertugas kepada Bapak Djoko Sartono selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo ini. Semoga di dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Sekretaris Daerah dapat berjalan dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang Inovatif, Sejahtera, Mandiri dan Berkelanjutan,” ujarnya. Bupati mengatakan, jabatan Sekda adalah jabatan yang sangat strategis. Seorang Sekda dituntut mampu berperan sebagai administrator, katalisator serta motivator dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Selain itu Sekda juga mempunyai tugas dan kewajiban membantu bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan seluruh pejabat daerah di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Oleh karena itu Sekda memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dan berat. Kepada Djoko, bupati berpesan agar kerja keras, ikhlas dan tuntas supaya program-program dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sidoarjo dapat tercapai dengan cepat. Selain itu dengan kerja keras, ikhlas dan tuntas, pelayanan kepada seluruh masyarakat Sidoarjo akan dapat berjalan dengan baik. Ia yakin dengan kemampuan, kapasitas serta kompetensi, profesionalisme dan integritas yang tinggi, Djoko Sartono dapat mengemban tugas dengan baik. “Tugas baru yang saat ini dipercayakan kepada saudara menuntut tanggung jawab yang besar, sekaligus menjadi sebuah tantangan besar bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo di masa mendatang,” ujarnya. Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Vino Rudy Muntiawan yang telah mengabdi dengan tulus dan ikhlas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ucapkan terima kasih juga ditujukan kepada Ny. Nun Vino Rudy Muntiawan yang telah mendampingi Vino Rudy Muntiawan selama melaksanakan tugas sebagai Sekda Sidoarjo.(san)

Bupati dan Kadindik Semangati Pelajar Sidoarjo, Memorandum Tim Penilai Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LLSS) Tingkat Provinsi Jawa Timur kembali mengunjungi Kabupaten Sidoarjo, Rabu (30/11). Ada 2 sekolah yang mewakili Kabupaten Sidoarjo pada lomba kali ini, yaitu SD Pembangunan Jaya dan SMKN 1 Sidoarjo. Mengawali kunjungannya, tim penilai yang diketuai Drs. Susanto atau akrab dipanggil Eyang Santo menuju Sekretariat Tetap (Sektap) Tim Pembina-Usaha Kesehatan Sekolah (TPUKS) Kabupaten Sidoarjo yang berlokasi di Dinas Pendidikan (Dindik) Sidoarjo. Usai melakukan penilaian di Sektap, Tim bergeser menuju Sektap TP-UKS Kecamatan Gedangan. Sambutan yang tidak kalah meriah dengan Sektap TP-UKS Sidoarjo juga ditampilkan TP-UKS Gedangan. Diawali penampilan musik patrol, selanjutnya Tim Penilai diajak untuk senam UKS di Halaman Kantor Kec Gedangan. Acara dilanjutkan dengan Pembacaan Ikrar UKS oleh Kades, Kepala Sekolah, PKK dan perwakilan kelompok masyarakat di Kec Gedangan. Tujuan selanjutnya Tim Penilai menuju SD Pembangunan Jaya. Berbagai penampilan menarik juga disuguhkan kepada rombongan Tim Penilai LLSS. Kepala Sekolah SD Pembangunan Jaya Dewi Masyithoh berharap apa yang telah dilakukan dan dicanangkan mengenai UKS dapat membawa manfaat bagi seluruh civitas akademika di SD Pembangunan Jaya dan masyarakat sekitar. SMKN 1 Sidoarjo menjadi tujuan akhir dari Tim Penilai LLSS. Berbagai penampilan dari siswa-siswi SMKN 1 Sidoarjo pun menyambut kehadiran tim penilai di sekolah tersebut. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah juga hadir secara langsung untuk melepas Tim Penilai LLSS didampingi Kadindik Mustain Baladan. Saat memberikan sambutan, bupati berpesan bahwa perilaku hidup sehat harus senantiasa diwujudkan di lingkungan sekolah yang bukan hanya untuk menyehatkan seluruh warga belajar di sekolah saja, tetapi harus menjadi bagian dari pendidikan sejak dini bagi seorang anak tentang pentingnya hidup sehat di lingkungannya kelak. “Kehadiran Tim Penilai Lomba Lingkungan Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Timur ini semoga menjadi pendorong semangat, yang memberikan motivasi, kritik dan saran bagi Kabupaten Sidoarjo yang senantiasa berusaha meningkatkan Usaha Kesehatan Sekolah, untuk lebih baik lagi ke depan,” harapnya. Di akhir acara Eyang Santo menyampaikan kesimpulan dari hasil penilaiannya bahwa secara keseluruhan UKS di Kabupaten Sidoarjo ini sudah baik, hanya tetap ada beberapa catatan yang harus diselesaikan. “Jangan beban, kita bangun bangsa ini bersama-sama, mengenai kritik-kritik yang kami sampaikan itu hanya maksud kita ingin dua sekolah ini menjadi terbaik dari yang baik,” ujarnya.(san)

Diantaranya judi togel, ding dong, remi, domino dan judi bola. Sedangkan barang buktinya diantaranya 10 unit Hand Phone (HP), 2 kartu domino, 4 kartu remi, 2 ballpoint, 7 buah rekapan togel, 1 set dalcon beserta bola, sebuah ATM dan uang tunai Rp 8,85 juta. “Puluhan pejudi itu, kami tahan semua. Rinciannya 18 orang ditahan Polresta Sidoarjo dan 18 orang liannya ditahan Polsek Sidoarjo

Kota, Tanggulangin, Taman, Krian, Krembung, Tulangan dan Candi. Ke 32 penjudi ditangkap dari 18 kasus perjudian,” ungkap Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Manang Soebeti Kamis (1/12). Selain itu, lanjut Manang para tersangka bakal dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Oleh karenanya, tersangka dan barang buktinya diamankan di

Polresta Sidoarjo 18 orang, dan sisanya 18 orang diamankan di jajaran Polsek. “Ini hasil operasi selama sebulan kemarin. Karena atensi kasus ini, bakal terus digiatkan pengungkapannya,” jelasnya. Sementara itu, Manang berharap warga masyarakat mau bekerjasama dengan melaporkan jika ada tindak pidana pejudian yang ada di sekitarnya. Hal itu, untuk mendukung pengungkapan kasus berbagai perjudian di pelbagai lokasi itu. “Harapan kami masyarakat tetap mau menyampaikan informasi mendukung program dan atensi pimpinan kami itu,”kata Kasat Reskrim baru menjabat di Sidoarjo ini. (dar/san)

PN Luncurkan Easy Tilang

Peluncuran Easy Tilang di PN Sidoarjo.

Sidoarjo, Memorandum Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo melaunching sistem Easy Tilang. Program inovasi hasil kerjasama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polresta Sidoarjo itu untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggar lalu lintas (Lalin). Baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang ditilang petugas Satuan Lalu Lintas Selain itu, program baru itu bakal menimimalisir menumpuknya verstek dan denda yang disebabkan pelaku tilang tidak mengambil barang bukti dan tidak membayar dendanya. Disamping itu, juga mengurangi penumpukan sidang tilang yang biasanya berjubel setiap hari Jumat di PN Sidoarjo. Inovasi baru itu langsung dibuatkan nota kesepahaman (MoU) antara PN Sidoarjo, Kejari, Polresta dan BRI Cabang Sidoarjo yang digelar di ruang sidang utama PN Sidoarjo.

“Inovasi ini untuk memprakarsai reformasi bidang hukum yang dicanangkan Presiden RI sekaligus mengurangi adanya praktek pungutan liar (pungli). Ini demi peningkatan pelayanan ke masyarakat” tegas Ketua PN Sidoarjo, Ifa Sudewi, Kamis (1/12) Ia menjelaskan, ada 4 sektor rawan pungli berdasarkan hasil survei. Diantaranya pelayanan Lapas, Pelayanan Imigrasi, Pelayanan Tilang di Pengadilan dan Pelayanan Pengurusan SIM. Untuk mengurangi peran calo, berjubelnya peserta sidang tilang dan menghindari pungli diluncurkanlah program Easy Tilang. Ditambahkan dia, pembayaran bisa menggunakan 4 item yakni tunai, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) atau gesek maupun melalui SMS Banking. Perkembangannya bisa melalui mini market yang menyediakan dan kerjasama dengan BRI. Jadi tilang dendanya bisa

dibayar di lokasi, dendanya ditentukan penyidik Lantas. “Dengan cara ini akan mengurangi berkas tilang yang menumpuk mencapai ribuan sepekan kemarin ada hampir 1.200 - 2.500 berkas,”tambahnya. Ditempat yang sama, Kapolresta Sidoarjo, AKBP Muhammad Anwar Nasir menjelaskan Easy Tilang berbeda dengan E Tilang. Alasannya, easy tilang bakal mengurangi verstek dan penumpukan data tilang. Selain itu, petugas Lantas diberi kewenangan hakim menentukan dendanya dan diberi kewenangan jaksa menjadi eksekutor di lapangan. “Program ini akan menjadikan zero tunggakan, zero verstek dan pengambilan tilang,” tandas mantan Kapolres Nganjuk ini. Sementara lanjut dia, karena pelanggar lalin sudah bayar denda ke bank. Maka warga tinggal ditunjukkan ke petugas Lantas sudah bisa ambil barang bukti tilang. Jadi sangat baik untuk diterapkan. Kepala Kejari Sidoarjo, M Sunarto menegaskan mengapresiasi inovasi itu. Apalagi, mengurangi dan meminimalisir verstek tilang dan dendanya ditentukan sesuai standar undang-undang terbaru. Oleh karenanya, mantan Aspidsus Kejati Gorontalo ini meminta jangan sampai ada sisa atau tunggakan. Denda tilang juga akan dinaikkan sesuai jumlah pelanggaran terberat. Jika 3 k tilang akan ditambah denda terberat ditambah 30 persen. “Sesuai yang disepakati jangan ada sisa se sen pun. Karena itu akan menyebabkan kasus giro 1, giro 2 dan giro 3,” ungkap M Sunarto. Jika sampai H-3 pelanggar lalin tak mengakui pelanggarannya akan disidangkan. Ini akan mengurangi verstek sampai 50 persen. Terakhir kalau uang sudah dibayarkan di rekening Kejari setiap Jumat akan dieksekusi disetorkan ke keuangan Negara. (dar/san)

FOTO: MEMORANDUM/DARIANTO

FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN

Sidoarjo, Memorandum Sebulan, 32 orang pejudi diamankan petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo dan jajaran Polsek dibawah naungan Polresta Sidoarjo. Puluhan pejudi dan barang buktinya itu diamankan di lokasi yang berbeda-beda dengan jenis perjudian yang berbedabeda.

Puluhan pejudi di mapolresta.

Peringatan Hari AIDS

Siswa SMKN Krian 2 Bagi-Bagi Bunga dan Pin Sidoarjo, Memorandum Puluhan siswa-siswi SMKN Krian 2 melakukan aksi bagi-bagi bunga dan pin kepada pengguna jalan yang melintas di jalan depan sekolah tersebut, Kamis (1/12) pagi. Yakni di Jalan Raya SidoarjoKrian, Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, yang jatuh pada tanggal 1 Desember kemarin. “Kami ingin mengajak warga Sidoarjo khususnya yang tinggal di wilayah Krian untuk mengantisipasi penyebaran penyakit HIV/AIDS,” papar Ketua OSIS SMKN Krian 2, Prianggara, dikonfirmasi di sela-sela kegiatan. Siswa kelas XI itu menjelaskan, digagasnya kegiatan tersebut setelah pihaknya melihat jumlah penderita HIV/AIDS di Sidoarjo yang terus meningkat secara signifikan. Bahkan, korban pun terus berjatuhan lantaran penyakit menular itu hingga kini belum ditemukan obatnya. “Sehingga kami berusaha mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi penyebaran HIV/AIDS untuk menyelamatkan generasi muda di Sidoarjo,” terangnya. Prianggara mengungkap, HIV/AIDS adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit tersebut merusak sistem imun (kekebalan

tubuh) manusia, sehingga sangat rentan terserang penyakit yang sulit sekali disembuhkan. Beberapa gejala orang yang mengidap HIV/AIDS adalah diare dan batuk yang tak kunjung sembuh, hingga berujung pada kematian. Pemuda 17 tahun itu kembali menambahkan, HIV/ AIDS menular melalui beberapa cara. Namun, penularan tertinggi adalah perilaku seks bebas dan penyalahgunaan narkoba. Yakni, penggunaan jarum suntik secara bersamasama. “Sehingga melalui aksi bagi-bagi bunga dan pin yang kami laksanakan hari ini (kemarin, Red), kami juga ingin menyampaikan pesan kepada warga untuk setia kepada pasangan dan menjauhi narkoba. Kalau kita mau menghindari dua perilaku itu, insyaallah, kita beserta keluarga kita akan terhindar dari penyakit HIV/ AIDS,” tandasnya. Bahkan menurutnya, sasaran terpenting dari kegiatan itu adalah para siswa SMKN 2 Krian sendiri. Sehingga sebelum melakukan aksi bagi-bagi bunga dan pin, mereka juga diberi pemahaman tentang bahaya dan cara menghindari penyakit HIV/AIDS. “Siswa-siswi juga diberi pemahaman bagaimana cara menghadapi ODHA (orang yang hidup dengan AIDS). Mereka tidak boleh kita kecam

atau kita isolasi dari pergaulan, karena itu akan malah lebih berbahaya. ODHA harus tetap kita perlakukan secara manusiawi, agar memiliki motivasi dan mau memperbaiki jalan hidupnya. Yang dijauhi adalah penyakitnya, bukan orangnya,” tegas dia. Terpisah, Kepala Sekolah SMKN 2 Krian, Drs Dwi Prasetya MPd, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan siswa-siswinya. Terlebih, penyakit HIV/AIDS juga sudah mengincar kalangan pelajar. “Pelajar harus mampu melindungi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya dari berbagai pengaruh negatif yang akan merusak generasi penerus bangsa. Pelajar harus lebih mawas diri dalam setiap pergaulan,” paparnya. Bahkan secara khusus, Dwi juga mengingatkan anak didiknya agar menjauhi narkoba. Pasalnya, narkoba tidak hanya menimbulkan dampak negatif berupa penyakit HIV/ AIDS. Tapi juga akan melemahkan moral generasi muda. “Sehingga narkoba harus kita hindari betul. Harus kita perangi dan kita lawan. Semoga dengan kegiatan ini, SMK KRIAN 2 bebas dari narkoba dan HIV/AIDS. Saya berterima kasih kepada para siswa, serta pihak Yayasan Pembangunan Pendidikan Krian atas terselenggaranya kegiatan ini,” pungkasnya.(ded/san)

Siswa dan guru SMKN Krian 2 mengajak warga menghadang penyebaran penyakit HIV/AIDS dalam peringatan Hari AIDS Sedunia, Kamis (1/12).

Parkir Berlangganan Rugikan Rakyat, Hapus Saja! Sidoarjo, Memorandum Komentar keras dan tegas dilontarkan penggagas Sidoarjo Inisiatif Forum (SIF) Rosandi. Bang Ros, sapaan akrabnya, mendesak pihak terkait segera menghapus parkir berlangganan karena prakteknya justru menyengsarakan rakyat. “Kalau menyengsarakan rakyat, hapus saja parkir berlangganan. Buat apa sampai diperpanjang bertahuntahun kalau di lapangan banyak dikeluhkan masyarakat, karena harus membayar biaya parkir dobel, yakni saat membayar pajak kendaraan bermotor di Samsat dan saat memarkir kendaraan di titik parkir berlangganan,” teriak Rosandi. Rosandi berteriak lantang meminta parkir berlangganan di hapus saja. Kenyataan selama ini dari tahun ke tahun ternyata banyak dikeluhkan masyarakat. Keluhan dari keluhan tentang parkir berlangganan di Sidoarjo bermunculan di media massa, media sosial dan jadi bahan pembicaraan di warkop-warkop. Aspirasi masyarakat yang meminta parkir berlangganan dihapus saja itulah yang membuat Rosandi berteriak lantang meminta instansi terkait segera menghapus parkir berlangganan.

Rosandi SH MH

Abdul Rahman SH MH

Rosandi menambahkan, sebuah terobosan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) boleh-boleh saja dilakukan Pemkab Sidoarjo. Terobosan, inovasi dan kreativitas memang dibutuhkan untuk mendongkarak PAD. Namun seyogyanya terobosan itu tidak sampai menyengsarakan rakyat. Sebab pembangunan pada prinsipnya untuk menyejahterakan rakyat, bukan menyengsarakan rakyat. “Karena itulah, kalau faktanya parkir berlangganan menyengsarakan rakyat, segera hapus,” tandasnya. Sebelumnya, kritikan tajam terhadap praktek parkir berlangganan

juga dilontarkan praktisi hukum. Sebab faktanya terjadi pungli (pungutan liar) di titik-titik parkir berlangganan. Padahal pemerintah sudah membentuk Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar). Mulai pusat hingga daerah sudah digelar OTT (Operasi Tangkap Tangan) untuk menindak pelaku pungli, entah itu aparat maupun masyarakat, dilibas dan diproses hukum. Tempat pelayanan publik di Sidoarjo seperti Kantor Samsat di Jl. Cemengkalang maupun Jl. Ponti dan Krian, tempat pelayanan SIM di area Mapolresta Sidoarjo, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) tampak

bersih dari calo. Kantor-kantor itu dijaga ketat sehingga orang yang tidak berkepentingan seperti calo dilarang masuk. Begitu pula tempat pembuatan KTP di Kantor Kecamatan dan Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo. Penindakan tanpa tebang pilih pernah dilontarkan Kapolresta Sidoarjo AKBP M Anwar Nasir saat dikonfirmasi di ruang kerjanya baru-baru ini. Menurutnya, praktek pungli di Sidoarjo akan disapu bersih. Internalnya (Polresta) juga sudah bersihbersih dan dibuat sedemikian rupa untuk mengkikis calo. Spanduk besar dan penempatan provoost di tempat pelayanan publik di Polresta Sidoarjo sudah lama dilakukan, jauh hari sebelum pemerintah membentuk Tim Saber Pungli. Sayangnya, masyarakat awam masih kerap menjumpai praktek pungli di depan matanya. Sebut saja pungli di titik-titik parkir berlangganan di Sidoarjo. Kendati di area parkir berlangganan, juru parkir (jukir) yang memakai rompi khusus, masih saja menarik ongkos parkir. Padahal masyarakat Sidoarjo sudah ditarik retribusi parkir berlangganan saat membayar pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat.

Mengapa praktek pungli ini dibiarkan terus? Kapan praktek pungli ini bakal disapu bersih oleh aparat penegak hukum? “Sebenarnya dulu sudah pernah ditindak. Nanti kita tindak lagi,” janji Kapolresta Sidoarjo AKBP M Anwar Nasir saat dikonfirmasi Memorandum, Jumat (25/11) siang lalu. Fenomena ini mengundang keprihatinan kalangan praktisi hukum. Keprihatinan melihat praktek pungli dibiarkan bertahun-tahun di area parkir berlangganan salah satunya datang dari Ketua Umum Jatim Lawyer Clubs (JLC) Abdul Rahman SH MH. “Kasihan masyarakat kalau hal itu dibiarkan terus. Aparat penegak hukum harus bertindak,” ujar Abdul Rahman. Dosen sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya sekaligus pengacara dari Kantor Pengacara ABR di Ruko Graha Anggrek Mas Regency di Jl. Mayjen Sungkono, Pagerwojo, Buduran itu meminta Dishub Sidoarjo dan Polresta Sidoarjo bertindak tegas, untuk menyelamatkan rakyat dari keresahan. “Kalau perlu Tim Saber Pungli turun tangan menindaknya. Siapa tahu ada aktor intelektual di balik semua ini,” pinta Abdul Rahman.(san)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 5

G R E S I K KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). WARTAWAN: Koinul Mistono, Syaifuddin Anam, Azharil Farih. ALAMAT: Jl. Pahlawan 34 Gresik. TELP: 031.39921058 - 081.330.330.886

LAKONE

Peduli Sosial

H

AMPIR semua orang memiliki hobi sebagai pengisi aktivitas di luar kesibukan utama. Salah satunya adalah Anggota DPRD Gresik, H. Markasim Halim Radianto. Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Gresik dan Kebomas tersebut ternyata penyuka kegiatan bersepeda alias touring. Bukti kecintaannya dengan bersepeda sekaligus dunia modifikasi, Markasim, panggilan akrabnya, telah mendirikan sebuah komunitas yang diberi nama Ogier (Organisasi Gagak Ireng) di Kabupaten Gresik. Awal pendirian komunitas ini, dirintis sejak tahun 1985 dengan teman-teman sekolahnya dulu. Markasim Halim Radianto “Waktu itu bermula dari kelompok belajar. Ada 5 orang, akhirnya kami sepakat menamai komunitas ini dengan nama Ogier,” terang Ketua Umum Ogier Kabupaten Gresik, kemarin. Alasan pemberian nama Ogier dan memunculkan simbol burung gagak, bukan tanpa dasar. Dijelaskannya, burung gagak diartikan sebagai pengingat terhadap takdir kematian. Kehidupan di dunia ini tidak ada yang kekal, karena semuanya pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. “Total jumlah anggota yang tergabung dengan Ogier sekarang ada sekitar 400 an orang. Dan juga perlu diketahui, menjadi anggota Ogier tidak harus mempunyai sepeda,” ungkap politisi yang berdomisili di Awikoen, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas. Wakil Ketua Komisi C DPRD Gresik ini menerangkan, kegiatan komunitasnya bukan sebatas jalan-jalan untuk mengisi waktu kosong. Namun, tak jarang melakukan kegiatan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. “Selain itu, biasanya dalam satu bulan sekali yaitu setiap malam Jumat Legi melakukan doa bersama. Karena salah satu anggota kami ada yang punya pondok,” tandas politisi dari Partai Golkar tersebut. (koi/har)

Ratusan Jabatan Perangkat Desa Kosong Gresik, Memorandum Pemkab Gresik beserta DPRD sepertinya harus bekerja cepat dalam menyelesaikan perubahan atas peraturan daerah (perda) tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa di Gresik. Sebab, aturan baru yang bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu sudah ditunggutunggu masyarakat. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Asisten I Bagian Pemerintahan Pemkab Gresik, Tursilowanto Har yogi, setelah mengikuti rapat paripurna dewan, Rabu (30/11). Alasan masyarakat menu ng g u atu r an terkait perangkat desa tersebut, karena kondisi di lapangan sudah terjadi kekosongan hingga ratusan Tursilowanto Haryogi orang. “Iya, memang benar kalau aturan ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” katanya, kemarin. Sesuai data yang dihimpunnya, total kekosongan posisi sekretaris desa (sekdes) berjumlah sebanyak 171 orang. Sedangkan di posisi jabatan lainnya, rata-rata ada 2 sampai 3 jabatan kosong di beberapa desa se Kabupaten Gresik. “Jadi, kami juga sangat mengapresiasi langkah dewan dengan segera akan melakukan perubahan terhadap perda tentang perangkat desa. Yang tujuannya untuk disesuaikan berdasarkan hasil putusan MK,” jelasnya. Selain menunggu hasil revisi atau perubahan, pihaknya juga masih hasil akhir pembahasan tentang Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) perangkat daerah. Nah, ketika semuanya sudah tuntas, secepatnya bakal dibuatkan peraturan bupatinya (perbup). Sehingga pengisian kekosongan perangkat bisa segera dilakukan. “SOTK ini berkaitan dengan nomenklatur. Jadi, harus ditunggu sampai selesai agar nanti tidak bekerja dua kali,” imbuhnya. Menurut Tursilo, target penyelesaian payung hukum terkait perangkat adalah awal tahun 2017. Yaitu, setidaknya di bulan April. “Mudah-mudahan April sudah selesai semua dan itu paling cepat. Karena pada tahun 2017 ini, kami juga ada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di beberapa desa,” paparnya. Sementara itu, DPRD Gresik sudah menetapkan perubahan terkait perda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa pada tahun 2017 nanti. Keputusan itu sudah disahkan dalam rapat paripurna dewan, terkait program pembentukan perda (propemperda) tahun 2017 nanti. “Ada 11 judul perda dari usulan DPRD Kabupaten Gresik, yang akan dibahas pada tahun 2017. Diantaranya adalah Perda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. Serta, Perda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa,” jelas Ketua Badan Pembentukan (Batuk) Perda DPRD Gresik, Suberi. Perlu diketahui kembali, MK telah membatalkan ketentuan pasal tentang syarat pencalonan kepala desa maupun perangkat desa, yang mengharuskan warga desa setempat dan berdomisili minimal 1 tahun. Menyusul adanya keputusan terkait Undangundang desa tersebut, maka secara otomatis aturan dibawahnya (perda) tidak boleh bertentangan. (koi/har)

Cabuli Siswi SMP, Pemuda Sekapuk Diadili Gresik, Memorandum Perkenalan antara Ulin Nuha (19) warga Desa Sekapuk Kecamatan Ujung Pangkah, dengan seorang siswi SMP sebut saja namanya Berlian (14) warga Panceng, setahun silam berujung bui. Ulin yang masih berstatus mahasiswa itu harus mendekam di balik jeruji besi, lantaran tersandung perkara cabul. Penyebabnya, Ulin tidak bisa menahan birahinya saat menjalin cinta dengan Berlian. Baru 3 bulan berpacaran, Ulin sudah nekat menjebol gawang Berlian alias mencabulinya. Mengetahui kondisi Berlian sudah tidak suci lagi, orang tua korban pun akhirnya membawa kasus ini ke jalur hukum. Perkara cabul tersebut terjadi pada 28 Mei 2016 lalu, dan kini mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Status Ulin pun berubah menjadi terdakwa atas ulah bejatnya tersebut. Kisah cinta berujung bui ini terangkum dalam sidang tertutup yang dipimpin oleh Majelis Hakim I Gede Putu Astawa. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Memoran-

Ulin Nuha

dum, kisah pilu antara Ulin dan Berlian ini berawal dari pertemanan antara Ulin dengan kakaknya Berlian. Dari situ jalinan cinta pun tumbuh lantaran Ulin sering dolan ke

rumah Berlian. “Terdakwa ini teman akrab dari kakaknya korban,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fajar Seto. Begitu hubungan keduanya semakin akrab, Ulin pun mencoba merayu korban untuk diajak berhubungan intim. Dengan segala jurus rayuan gombal, korban akhirnya tak kuasa menolak ajakan mesum Ulin. Korban akhirnya dipaksa melayani nafsu birahi Ulin. “Berdasarkan keterangan korban, terdakwa sempat mengancam agar korban tidak berteriak saat dipaksa berbuat mesum. Kalau sampai berteriak, korban akan dipukul oleh terdakwa,” kata Fajar menirukan ucapan korban. Sidang perkara cabul akhirnya ditutup, dan dilanjutkan pekan depan, dengan agenda keterangan saksi. Terdakwa dijerat dengan pasal 81 UU no 35 tahun 2014 tentang tindak pidana Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (far/har)

F-PDIP Desak Perusahaan Rekrut Tenaga Kerja Lokal Gresik, Memorandum Kondisi masih banyaknya pengangguran di Kabupaten Gresik, terus menjadi perhatian kalangan dewan. Pasalnya, hal tersebut dinilai bertolak belakang dengan kondisi Gresik sebagai kota industri. Dengan demikian, harus ada kebijakan dan terobosan untuk mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal. Desakan itu seperti yang disampaikan fraksi PDIP DPRD Gresik, kemarin. Salah satu Anggota f-PDIP, Noto Utomo mengatakan, jumlah perusahaan di Kabupaten Gresik sangat banyak. Sayangnya, kondisi itu tidak diimbangi rendahnya angka pengangguran di daerah setempat. “Penganggurannya juga banyak, terutama masyarakat yang berada di lingkungan perusahaan,” katanya. Pihaknya mendesak, Pemkab harus segera mengambil tindakan. Misalnya dengan membuat MoU (memorandum

Kades Ngampel Utamakan Bangun Infrastruktur Gresik, Memorandum Semua pemimpin tingkat paling tinggi hingga bawah mempunyai harapan besar untuk memakmurkan seluruh masyarakatnya. Bukan hanya dari sisi perekonomian saja, bahkan penunjang lain seperti infrastruktur juga diperlukan. Harapan itulah yang kini sudah diwujudkan oleh Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Abdul Rochim. Lelaki yang dipercaya warga menjadi Kades sejak tahun 2013 silam telah menunjukan bukti pengabdiannya. Desa yang memiliki luas wilayah sekitar 500 hektare dengan jumlah penduduk 1600 jiwa tersebut kini mengalami kemajuan pesat. Terutama mengenai infrastruktur. Sepanjang jalan menuju desa yang memiliki dua dusun yakni Dusun Karangpilang dan Dusun Kedondong, sudah terpasang paving. “Kalau proses pavingisasi sudah selesai maka manfaatnya akan dirasakan oleh semua masyarakat. Bukan hanya warga sini (Ngampel) tetapi juga masyarakat luar yang melintas,” papar Rochim, kemarin (1/12). Rochim sapaan akrabnya menyam-

paikan, proyek pavingisasi yang saat ini sedang berjalan selama dua pekan. Semua dikerjakan oleh warga. Semua pembangunan itu salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mencapai kemakmuran. Pria berusia 30 tahun tersebut menyebutkan, program yang sedang berlangsung tahun ini adalah pembangunan drainase, jembatan dan saluran irigasi serta pavingisasi. Semua program tersebut diharapkan mempunyai manfaat besar untuk warganya. “Karena rata-rata warga disini adalah petani, maka saluran air (irigasi) sangat diperlukan. Begitu juga dengan drainase yang fungsinya menanggulangi banjir,” ujar lelaki yang tinggal di Dusun Karangpilang RT 04/RW 02 itu. Meski ditengah kesibukannya di beberapa kegiatan kepemerintahan, Abdul Rochim tak lupa memantau terus proyek pengerjaan yang sedang berlangsung. Tujuannya agar sesuai dengan apa yang diharapkan. “Keberhasilan semua proyek pembangunan desa tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat,” tandasnya. (an/har)

Semen Gresik Kenalkan BisnisKokoh.com ke Pelanggan Aktivitas buruh berangkat ke pabrik. (koi)

of understanding) dengan perusahaan di Gresik. Inti di dalam poin tersebut, setidaknya ada kewajiban perusahaan merekrut 80 persen tenaga kerjanya, berasal dari warga sekitar atau penduduk Kabupaten Gresik. Tidak hanya itu. Pemkab juga diharapkan, bersedia membuat peraturan daerah (perda) bersama DPRD tentang komposisi tenaga kerja dari masyarakat Gresik sebesar 80 persen. “Semua ini dilaku-

kan, untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” tukasnya. Selanjutnya, lanjut Noto, pihaknya juga meminta dinas terkait (Dinas Tenaga Kerja) agar mampu melakukan terobosan-terobosan. Antara lain dengan menggelar kegiatankegiatan yang bersentuhan langsung dengan lulusan-lulusan sekolah, mulai setingkat SMA hingga sarjana. (koi/har)

Masyarakat Diminta Tidak Kucilkan Penderita HIV/AIDS Gresik, Memorandum Penderita HIV/AIDS sebagian besar masih dipandang sebelah mata. Mereka (penderita) masih dianggap sebagai orang yang memiliki penyakit kotor. Akibatnya, sebagian besar penderita tidak mau terbuka dengan kondisinya. Oleh sebab itu sangat perlu pemahaman untuk menghilangkan pikiran negatif terhadap penderita HIV/AIDS. Dengan harapan penderita bisa hidup normal layaknya masyarakat lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan dr Mukhibatul Khusnah pembicara dari Dinas Kesehatan (Dinkes) saat menggelar sosialisasi HIV/AIDS dan donor darah di aula Makodim 0817/ Gresik, kemarin (1/12). Perempuan yang menjabat kepala bidang pencegahan, pemberantasan penyakit dan kesehatan lingkungan itu mengatakan, virus HIV dapat disebabkan dari perilaku seksual seseorang. “Misalnya suka berganti-ganti pasangan, atau ke lokalisasi,” katanya. Ia menjelaskan, kebiasaan seperti itu perlu dihindari. Karena berganti-ganti pasangan dan suka ke lokalisasi dapat meningkatkan risiko terserang virus HIV. Sebab, HIV/AIDS

Kades Ngampel Abdul Rochim memantau pembangunan pavingisasi. (an)

Gresik, Memorandum Semen Gresik, salah satu operating company PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan portal pelanggan terintegrasi (Integrated Customer Portal) BisnisKokoh. com untuk pelanggan toko di acara Business Gathering Area Bali yang meliputi Denpasar, Badung, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Buleleng, dan Bangli di Hotel Aston, Denpasar (30/11). BisnisKokoh.com merupakan portal terintegrasi yang memberikan banyak kemudahan dan informasi berguna bagi pegembangan bisnis para pelanggan toko Semen Gresik. Mengusung konsep Business Care Unit, portal ini berisi berbagai informasi dan edukasi bisnis yang dapat membantu pelanggan untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya. Lebih dari itu, para pelanggan toko dapat bertanya langsung tentang kendala maupun trik pengembangan bisnis kepada pakar melalui kolom pertanyaan yang ada di dalam BisnisKokoh.com. Dengan hadirnya portal ini, para pelanggan toko dapat

secara real-time mengecek dan memanfaatkan poin dalam Program Poin Kita Sahabat. Poin dapat ditukarkan dengan berbagai keuntungan dan manfaat lebih. Direktur Komersial Semen Gresik, Mukhamad Saifudin, menyatakan hadirnya BisnisKokoh.com merupakan bentuk inovasi nyata Semen Gresik dalam membina hubungan dengan para pelanggan toko. ”Portal ini akan menjadi sarana untuk memperkaya pengetahuan para pelanggan toko dalam mengembangkan bisnisnya sekaligus memudahkan mereka dalam Program Poin Kita Sahabat. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen dalam membina hubungan dengan mitra penjualan Semen Gresik,” kata Saifudin Dalam Business Gathering di Bali kali ini, Perseroan menghadirkan tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia, Tung Desem Waringin untuk memberikan sesi Business Inspiration. Selain itu, video inspirasi dari Hermawan Kertajaya dan Rhenald Kasali juga disiarkan untuk menambah semangat para mitra penjualan

dalam berbisnis. Saifudin menjelaskan, business gathering yang rutin diadakan di seluruh area pemasaran Semen Gresik ini merupakan sarana untuk meningkatkan loyalitas para pelanggan Semen Gresik. “Kami berharap program ini dapat memacu dan meningkatkan kontribusi para pemilik toko yang merupakan mitra utama penjualan bagi perusahaan karena selain berbagi hadiah kami juga mengundang para tokoh motivator dan coach bisnis Indonesia untuk sharing ilmu-ilmu bisnis melalui seminar,” ungkapnya. Di tengah maraknya pemain semen baru di Indonesia, pada periode Januari hingga Oktober 2016, Semen Gresik menguasai pangsa pasar sebesar 28 persen di Area Bali. Dalam acara yang dihadiri 1.200 orang ini juga dimeriahkan oleh penampilan band ibukota, Radja. Selain itu, Perseroan dan distributor memberikan hadiah senilai ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama 1 unit mobil, 4 buah sepeda motor serta doorprize berupa gadget dan alat-alat elektronik lainnya. (har)

Dua Kurir Sabu Divonis 6 Tahun Dokter Khusnah memberikan pemahaman terkait HIV/AIDS di aula Makodim 0817/ Gresik. (an)

termasuk penyakit menular seksual. “Jadi, penularannya melalui hubungan seksual,” imbuhnya. Ditambahkan, HIV bukan penyakit yang mudah menular seperti tuberkulosis (TB) dan influenza. Oleh sebab itu, tidak ada alasan untuk menjauhi penderita HIV/AIDS. Justru mereka (penderita) memerlukan dukungan moral dan sosial agar pengobatannya berjalan optimal. “Pemeriksaan HIV/AIDS juga perlu dilakukan sejak dini. Tujuannya, untuk mengetahui adanya virus HIV atau tidak di dalam tubuh,” ujarnya. Sementara itu, Dandim

0817/ Gresik Letkol Arm Hendro Setyadi mengatakan, pentingnya dilakukan sosialisasi agar masyarakat tidak salah paham mengenai penyakit HIV/AIDS. Selain itu mengingatkan kembali resiko penyakit HIV/AIDS kepada masyarakat. “Selain memberi pemahaman, juga menjadi langkah pencegahan dini,” pungkasnya. Diketahui, berdasarkan data dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, jumlah penderita baru memang terus bertambah. Pada 2015 jumlah penderita mencapai 89 orang. Tahun ini, ditemukan lagi 90 orang penderita baru. (an/har)

Gresik, Memorandum Dua terdakwa yang tersandung kasus narkoba akhirnya dijatuhi vonis 6 tahun dengan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara oleh Ketua Majelis Hakim Fitriah Ade Maya di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, kemarin (1/12) siang. Meski disidang secara terpisah, kedua terdakwa memiliki peran yang sama sebagai seorang kurir sabu. “Terdakwa dinyatakan terbukti menguasai, mengedarkan dan memiliki narkotika golongan I. Sehingga, terdakwa melanggar Pasal 114 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Hakim Fitria Ade Maya. Kedua terdakwa tersebut yakni, Taufik alias Petal (41) warga Jl Indrapura Jaya 191 Perak Timur Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya, dan Parsalim (37) warga Dusun Klitik, Desa Sugiwaras, Bojinegoro yang ngekos di Jl Veteran Desa Gending Kebomas.

Keduanya dalam satu mata rantai jaringan narkoba. Bermula ketika itu Taufik dititipi 6 poket sabu dengan berat masing-masing 0,37 gram milik Junaedi (DPO). Dari setiap poket sabu titipan itu, Taufik dijanjikan mendapat komisi Rp 20 hingga 50 ribu. Dalam sekejap, 6 poket sabu tersebut akhirnya ludes terjual oleh Junaedi. Tak lama kemudian, Taufik mendapat order dari Parsalim yang sama-sama sebagai perantara. Kala itu, Parsalim dimintai tolong H Bambang (DPO) untuk membelikan sabu seberat 1 gram. Oleh Taufik lalu dibelikan kepada temannya untuk selanjutnya diserahkan kepada Parsalim. Parsalim yang diberi uang oleh H Bambang sebesar Rp 1,3 juta, lalu dibayarkan kepada Taufik sebanyak Rp 1,15 juta. Sisanya dihitung sebagai ongkos pembelian sabu. Begitu pulang, Parsalim akhirnya di-

tangkap polisi di sebuah Gang dekat rumahnya Jl Veteran Gresik. Dengan vonis tersebut kedua terdakwa menyatakan menerima putusan hakim. Meskipun, merasa putusan tersebut terlalu berat. Sementara itu, JPU Nurul masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim. Sebab, putusan tersebut tidak sesuai dengan tuntutan yang diminta jaksa. “Beri kami waktu majelis. Kami pikirpikir terlebih dahulu,” ucap Nurul. (far/har)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 6

LAMONGAN-BOJONEGORO BIRO LAMONGAN-BOJONEGORO (Meliputi Kabupaten Lamongan-Bojonegoro). KEPALA BIRO: Supardi (Hardi). WARTAWAN: Komari, Reinno Pareno, Muhammad Yusuf Fadhli. NO TELP: 031-3991058, Redaksi 081330330886

Pasokan Langka, Pupuk SP-36 Tembus Rp 150 Ribu

KETERGANTUNG TUNG petani terhadap pupuk kimia atau anorganik harus segera diakhiri. Jika petani terus menerus memberikan pupuk anorhnya ganik pada sawahnya usak maka akan merusak kikondisi tanah. Akian batnya kesuburan etanah (sawah) seng, makin berkurang, dan hasil panen seki makin lama semakin Mangku Sasmita tidak maksimal. “Upayanya adalah petani mulai saat ini harus memulai menggunakan pupuk organik untuk mencegah kerusakan tanah sawah,” kata Mangku Sasmita, salah seorang Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBTP)Kabupaten Lamongan. Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan alami yang berasal dari sisa tanaman atau hewan. Baik dalam bentuk padat maupun cair untuk memberikan unsur hara bagi tanaman sekaligus memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Menurut Mangku, panggilan Mangku Sasmita, di sisi lain, penggunaan pupuk organik juga merupakan upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk anorganik yang kerap terjadi di saat dibutuhkan petani, tepatnya saat musim tanam. “Ketergantungan terhadap pupuk anorganik sering kali membuat petani resah. Karena sering kali keberadaanya sulit didapat di saat dibutuhkan. Sedangkan pupuk organik bisa dibuat sendiri oleh petani dengan bahan baku kotoran ternak atau tanaman,”ungkap Mangku. Penggunaan pupuk organik, terang Mangku, sekaligus merupakan upaya untuk menekan biaya produksi sehingga petani mampu meraup hasil yang maksimal dari hasil panen. “Secara otomatis penggunaan pupuk organik juga dapat membuat petani semakin sejahtera,” terangnya serius (kom/har)

Lamongan, Memorandum Kelangkaan pupuk bersubsidi jenis SP-36 di lapangan, menyebabkan praktik jual beli pupuk secara ilegal marak. Sehingga berpengaruh terhadap mahalnya harga yang harus dibayar petani. Padahal penggunaan pupuk jenis tersebut sangat dibutuhkan petani. Tarno (35), salah satu petani asal Tikung mengatakan untuk mendapatkan pupuk jenis SP-36 itu, dirinya harus rela mengeluarkan uang Rp 150 ribu untuk satu sak pupuk seberat 50 kg. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) pupuk tersebut berkisar Rp 95 ribuan. Itupun tidak mudah didapat, karena untuk mendapatkan satu sak SP-36, ia mengaku harus ke kecamatan

Deket. “ Satu sak Rp 150 ribu. Dapatnya di Deket,” kata Tarno, tanpa mau merinci lokasi pembelian pupuk tersebut, Kamis (1/12) Kondisi serupa juga ditemui di wilayah Kecamatan Turi, yang kebanyakan saat ini lahan pertanian banyak digunakan sebagai tambak. Sehingga kebutuhan pupuk SP36 yng mempunyai kandungn

phospor tinggi diperlukan untuk perkembangan ikan. “ Kalau tidak dikasih SP36 airnya tidak bisa bagus dan ikan juga lama besarnya. Itupun kal;au barangnya ada. Berapapun juga kita beli, karena kita memang butuh,” kata Edi. Bahkan, Edi mengaku harus merayu salah satu tetangganya yang mempunyai pupuk jenis SP-36 dan belum digunakan, agar air tambaknya bisa sesuai keinginannya. “ Saya ganti rp 160 ribu,” tambah Edi. Petani berharap, kelangkaan salah satu jenis pupuk bersubsidi bisa segera diatasi oleh pemerintah. Karena, jika

KPU Verifikasi PAW Dua Anggota Dewan Lamongan Lamongan, Memorandum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lamongan melakukan verifikasi terhadap dua calon pergantian antar waktu (PAW) yang dikirim DPRD Lamongan. “Dua calon tersebut adalah Mahfud Shodiq yang akan menggantikan Soetarjo Syafi’I dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan Agus Sulistiyo Reksi akan menggantikan Nibiyanto dari PDIP,” kata Ketua KPUD Lamongan, Imam Ghozali, Kamis (1/12). Soetarjo Syafi’i dan Nibiyanto terpaksa di-PAW karena terlibat dalam kasus korupsi anggaran perjalanan dinas DPRD Lamongan tahun 2012 yang sudah mendapat putusan dari Pengadilan Tipikor Surabaya. Menurut Ghozali, surat permintaan verifikasi dari pihak DPRD Lamongan tersebut diterima oleh KPUD Lamongan Rabu (30/11) kemarin. “KPUD Lamongan memiliki kesempatan selama lima hari kerja untulk melakukan proses verifikasi sejak diterimanya surat permintaan tersebut,” terangnya. Ketentuan itu, tambah Ghozali, sesuai dengan PKPU No. 2 tahun 2016 dan nanti akan disampaikan nama calon pengganti antar waktu kepada pimpinan DPRD Lamongan untuk dilaksanakan PAW. Seperti diketahui Nibiyanto dan Soetarjo merupakan terpidana kasus dugaan korupsi anggaran perjalanan dinasDPRD Tahun 2012. Mereka kemudian diberhentikan sebagai anggota DPRD Lamongan melalui surat yang diteken Gubernur Jatim Soekarwo dengan Nomor 171.413/1066/011/2016 . Kemudian surat tersebut disampaikan kepada kedua partai poltik yang bersangkutan yakni,PKB dan PDIP. Saat itu proses PAW sempat mendapat sorotan dari berbagi kalangan. Karena waktunya dianggaap terlalu lama sehingga dapat mempengarui kinerja dewan secara keseluruhan mengingat kedua dewan tersebut sudah non aktif lama namun belum dilaksanakan pergantian. (kom/har) IKLAN

Hilang STNK W3126AA th. 2016 An. Danang Riyo Irawan Jl. sunan Giri XIII R Sidomukti Kebomas Gresik

Hilang STNK W2279GE th. 2004 An. A. Fathoni Cipto Utomo Ds. Melirang wetan Bungah Gresik

Hilang STNK W4746KR th. 2015 An. Parsam Ds. Driyorejo Gresik

Hilang STNKW2932LI th. 2004 An. Lilik Sulistini Ds. Gunungsari 127 Indrodelik Bungah Gresik

Hilang STNK W5466BV th. 2009 An. Mansur Jl. Ky. Sahlan 8/22 Manyar Gresik Hilang STNK W4924KH th. 2014 An. Anjarwati Eka Putri Ds. Gempolkurung Menganti Gresik Hilang STNKW6032KX th. 2011 An. Sudarti Ds. Sidowungu Menganti Gresik Hilang STNK W6819GJ th. 2009 An. Imam Suryadi Jl. Bukit Bambe Driyorejo Gresik Hilang STNK W4181JJ th. 2014 An. Hendra Purnomo Jl. dr. sutomo 43 Tlogopatut Gresik Hilang STNK W2250JA th. 2007 An. Akhmad Rifa’i Jl. kapten dulasim Gg. 1/01 Ds. Singosari Kebomas Gresik Hilang STNK W2748KS th. 2007 An. Khoiruddin Ds. Dalegan Panceng Gresik Hilang STNKW4818JK th. 2014 An. Agus SholihuddinDs.JatirembeBenjengGresik

Hilang STNK W6023M th. 2009 An. Suryanto Jl. Hayam Wuruk D I/05 GWA Ds. Sekarkurung Kebomas Gresik Hilang STNKW9176J th. 2010 An. H.M. Subhan Jl. sumbawa dalam 10 Ds. Randuagung Kebomas Gresik Hilang STNK W9485J th. 2001 An. Pt. Varia Usaha Jl. Veteran 129 Kel. Singosari Kebomas Gresik Hilang STNK W3638LZ th. 2013 An. Amriyati Dsn. Bringinan Ds. Sungai Teluk Sangkapura Gresik

kondisi ini dibiarkan, maka yang dirugikan adalah petani. “ Pasti harganya tambah mahal. Biaya yang kami keluarkan bertambah juga. Masak dibiarkan sama pemerintah,” harap Edi. Menanggapi kelangkaan pupuk di kalangan petani, Wakil Ketua Komisi B, DPRD Kabupaten Lamongan, Okta Rosadinata mengaku cukup terkejut. Kelangkaan salah satu jenis pupuk bersubsidi itu menurutnya tidak terjadi jika mengacu pada Rencana Definitif Kegiatan Kelompok (RDKK) yang sudah diajukan oleh petani melalui kelompok tani.“RDKK itu berdasarkan kebutuhan pupuk selama satu

Petugas merazia tempat kos di Jalan Kusuma Bangsa.

Antisipasi Tindak Kriminal, Petugas Razia Tempat Kos Lamongan, Memorandum Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan penyusupan, tim gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polisi Lamongan melakukan razia tempat indekos, Kamis (1/12). Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Lamongan, Kunjali mengatakan razia tersebut juga sebagai upaya untuk penertiban administrasi kependudukan. Dikawatirkan penghuni kos yang berasal dari luar Lamongan tidak memiliki identitas. “Petugas melakukan pemeriksaan indentitas serta mencocokan dengan pemiliknya. Bagi mereka yang kartu tanda penduduk (KTP) masa berlakunya habis didata petugas. Mereka mendapat sanksi

peringatan dan diharap melakukan pembaruan,” katanya, Kamis (1/12) pagi. Menurut Kunjali, razia tersebut juga untuk membatu pemilik kos untuk mengantisipasi adanya tindakan yang mengancam keselamatan penghuni kos dan pemilik rumah. “Karena selain memeriksa indentitas penghuni kos, tim gabungan juga memeriksa barang-barang di dalam kos yang dicurigai,” terang Kunjali. Razia kali ini di bagi tiga menjadi tim, yakni tim untuk razia di Kelurahan Tumenggungan, Sukorejo dan Sidokumpul. “Razia ini juga merupakan jawaban atas laporan masyarakat yang resah terhadap penghuni kos yang

mencurigakan. Diantaranya adanya penghuni kos perempuan muda yang hanya ada saat siang hari saja. Sedangkan saat malam hari mereka tidak terlihat di kos,” tegas Kunjali. Meski dalam razia tersebut tim gabungan hanya menemukan sejumlah penghuni kos yang tidak memiliki KTP, rencananya razia serupa akan digelar secara berkala. Tujuannya memberi rasa aman, baik bagi penduduk asli Lamongan maupun pendatang agar mereka hidup nyaman. “Razia juga akan dilakukan di tempat indekos yang berada di luar Kota Lamongan. Misalnya di wilayah Kecamatan Babat, Sukodadi, Paciran dan di wilayah Kecamatan Brondong” urai Kunjali.(kom/har)

tahun. Kok bisa ada kelangkaan,” ujar Okta. Untuk itu, jika sudah memiliki data adanya kekurangan distribusi pupuk di kios-kios resmi penyalur pupuk bersubsidi. Komisi B tak segan mendatangi kios tersebut, untuk memastikan ketepatan penyaluran pupuk berdasarkan usulan kelompok. “ Kalau jelas dimana tempat kiosnya, akan kami datangi,” ujar politikus Gerindra geram. Terpisah, Sekretaris Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) Kabupaten Lamongan, Ernawan menjelaskan distribusi pupuk bersubsidi di lapangan sampai saat ini belum ada kendala dan se-

muanya masih lancar. Namun untuk jenis tersebut dirinya mengakui jika ada penurunan akibat menipisnya stok. “ Sisa pupuk saat ini, Urea 7.013 ton, SP-36 682 ton, NPK 1.033 ton, ZA 798 ton, dan organik 3,015 ton,” terang Ernawan. Untuk mengantisipasi kekurangan pupuk tahun 2016 tersebut, terang Ernawan, dispertan sudah membuat surat meminta penambahan pupuk bersubsidi tersebut kepada Dispertan Jawa Timur. “ Melalui surat Kepala dinas Pertanian. ZA 500 ton, SP-36 800 tondan NPK 1.475 ton, untuk urea dan organik masih dirasakan cukup,” pungkasnya. (suf/har)

Bojonegoro Darurat Banjir Bojonegoro, Memorandum Debit air Bengawan Solo di Bojonegoro terus mengalami kenaikan setiap jamnya. Akibatnya, air terus terus meluap merendam Bojonegoro. Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengatakan, kondisi air ini masih akan terus naik. Karena air di wilayah Jawa Tengah sangat banyak. "Bojonegoro sudah darurat banjir," katanya. Bahkan, Bojonegoro kota saat ini dikepung air Bengawan Solo. Pintu-pintu doorlat di sepanjang tanggul sudah ditutup sejak kemarin. Sebagaimana yang dilansir bangsaonline.com, sejak pagi tadi air mulai meluber dan mulai menggenangi jantung kota Begitu juga di wilayah timur Bojonegoro, yakni Kanor dan Baureno air terus mengalir ke sawah dan perkampungan warga. Ribuan hektare tanaman padi terendam air, juga ratusan rumah warga. Selain itu, tanggultanggul anak sungai Bengawan Solo juga banyak yang jebol, karena tidak kuat menahan banyaknya air. BPBD Bojonegoro terus melakukan evakuasi terhadap para korban banjir. Evakuasi dilakukan di beberapa titik desa yang parah, di antaranya Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kelurahan Ledok Kulon, Kota Bojonegoro dan Desa Kalisari serta Lebaksari, Kecamatan Baureno. Evakuasi dilakukan mengingat banjir di dalam rumah warga rata-rata mencapai 7080 centimeter. Petugas mengangkut satu per satu korban banjir ke dalam perahu karet, selanjutnya dibawa ke tempat pengungsian yang lebih tinggi. Namun demikian, banyak pula warga yang menolak untuk dievakuasi, karena warga mengaku sudah terbiasa kebanjiran, salah satunya warga di Desa Kalisari, Ke-

camatan Baureno. "Kami khawatir kesehatan mereka drop, sehingga kita lakukan evakuasi ke tenda pengungsian. Apalagi saat malam listrik di daerah tergenang parah dilakukan pemadaman," ujar Andik Sudjarwo. Lanjut dia, saat ini ratusan warga yang tersebar di beberapa kecamatan di bantaran Bengawan Solo sudah mengungsi ke tempat aman. Di tempat pengungsian juga sudah disiapkan tim medis serta dapur umum untuk makan para pengungsi. Selain menyediakan tenda pengungsian, BBPD juga telah menyediakan logistik berupa makanan, pelampung, perahu karet serta posko kesehataan. Sebanyak 50 personil gabungan juga sudah dikerahkan untuk melakukan penanganan banjir, baik evakuasi maupun membantu warga yang sedang melakukan membutuhkan pertolongan lainnya. "Dapur umum juga sudah beroperasi di beberapa titik, di antaranya di Gedung Serba Guna Bojonegoro, Kelurahan Ledok Wetan, Kelurahan Ledok Kulon, di Kecamatan Kalitidu dan dua titik di Kecamatan Baureno, yakni di Desa Karangdayu dan Kalisari," paparnya. Ia menambahkan, kondisi air Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro saat ini pada posisi siaga merah atau III. Air terpantau pada titik 15.07 peilschaall di atas permukaan air laut (Dpl). Kiriman air dari wilayah hulu kali ini tercatat sangat besar, sehingga luapan air terus meluas dan menggenangi ratusan desa yang tersebar di 15 Kecamatan disepanjang aliran Bengawan Solo."Masyarakat saya minta untuk meningkatkan kewaspadaan, selalu jaga keselamatan dan keamanan. Apabila membutuhkan pertolongan segera hubungi tim kami di lapangan atau menghubungi perangkat desa terdekat," tuturnya (*/udi)

Warga Kendung Temukan Mayat Mengapung Bojonegoro, Memorandum Mayat perempuan ditemukan mengapung di kawasan Dusun Kendung, Kecamatan Trucuk. Jasad itu diduga korban banjir yang terbawa arus Bengawan Solo yang sedang meluap. Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, mayat itu ditemukan sore tadi oleh warga setempat di dekat pertemuan arus Sungai Kali Kening."Setelah dapat lapo-

ran pihak kepolisian, Tim SAR BPBD langsung meluncur ke lokasi untuk membantu evakuasi," kata Andik. Hingga kini belum diketahui identitas dari mayat tersebut. Waktu ditemukan tidak ada pakaiannya, jadi belum ada yang kenal. Sebagaimana dilansir bojonegoro.com, kemarin malam, mayat dievakuasi ke kamar jenasah RSUD Sosodoro Djatikoesumo. (*/udi)

Air meluap di jalan-jalan Bojonegoro.

Reses, Anggota Dewan Anshori Jaring Aspirasi Masyarakat Lamongan, Memorandum Anggota DPRD Lamongan Anshori, S.Sos yang berangkat dari daerah pemilihan (dapil) 4, blusukan ke beberapa tempat selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan dalam masa reses ini untuk mendengarkan keluhan maupun aspirasi dari masyarakat. Hasilnya, legislator dari Partai Gerindra ini banyak keluhan dari masyarakat terhadap berbagai persoalan menyangkut pelayanan pemerintah kabupaten Lamongan

saat ini. Salah satunya ketika menemui konstituennya di Desa Turi, Kecamatan Turi, (26/11). Puluhan warga menyampaikan adanya kelangkaan pupuk di lapangan. Warga yang mayoritas berprofesi petani di kebun ini berharap sistem pembelian pupuk secara paket bisa dihapus dan kelangkaan pupuk bisa segera di tindak lanjuti. Selain itu juga masalah pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta pelayanan kesehatan di puskesmas,

juga dikeluhan warga. Karena pelayanan di sana tidak maksimal dan kurang memuaskan. Selain itu, kondisi infrastruktur baik jalan dan jembatan diusulkan warga untuk segera diperbaiki karena banyak yang rusak. Hal serupa juga dijumpai oleh pria yang duduk di Komisi A DPRD Lamongan ini ketika menemui warga di Kecamatan Sukodadi pada tanggal berikutnya (27/11). Dan juga ketika berjumpa dengan warga Desa Keben, Kecamatan Turi

(28/11). Didampingi sejumlah pengurus Partai Gerindra lainnya, satu persatu keluhan dan usulan warga itu didengarkan dan dicatat. Mulai kelangkaan pupuk, buruknya pelayanan, sampai usulan adanya normalisasi kali dan permintaan bantuan untuk TK/PAUD. Juga keluhan mahalnya mengurus sertifikat tanah, semuanya ditampungnya. Politisi Gerindra asal Kecamatan Turi ini menjelaskan reses merupakan tugas dan kewajiban

yang harus dilaksanakan setiap anggota legislatif. Tujuannya dalam rangka menyerap aspirasi warga terkait usulan pembangunan dan evaluasi hasil pelaksanaan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan. “Aspirasi yang telah disampaikan warga akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten, Dan untuk usulannya akan saya perjuangkan agar segera terwujud,”janji Anshori. (suf/har)

Hilang STNK W3689JN th. 2014 An. R. Sunarsih ds. Sawahmulyo Sangkapura Gresik Hilang STNK W4955LU th. 2015 An. Rahmat Amin Jl. Raya Daendles Ds. Wadeng Sidayu Gresik Hilang STNKW4222JS th. 2014 An. Dwi Maryani Jl. Tanjung Hulu raya 27 GKB Manyar Gresik

Reses Anshori di Desa Keben, Kecamatan Turi.

Anshori bersama warga Desa Turi.

Anshori di Kecamatan Sukodadi.

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD YUSUF FADHLI

Pupuk Organik

FOTO: MEMORANDUM/KOMARI

NGETOP


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 7

T

U

B

A

N

Kabiro: Abdul Rohman. WARTAWAN: Musyafa, Lanjar Sriyati, Luluk Mulyanto, Atmo. ALAMAT KANTOR: JL. AKBP Suroko 17 (Depan Lab Populer Tuban). NO HP: 081230810277

Bengawan Solo Terus Meluap

FIGUR

13 Sekolah di Rengel Diliburkan Tuban, Memorandum Banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo menggenangi beberapa fasilitas umum dan sosial di wilayah Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Baik jalan-jalan desa, rumah, maupun tempat pendidikan. Camat Rengel, M Mahmudi menyatakan, lembaga pendidikan tersebut terpaksa libur karena ruang kelasnya tidak dapat digunakan untuk aktivitas belajar mengajar. Siswa akan kembali masuk sekolah apabila air sudah surut.

1, M Khusni mengungkapkan bahwa pembelajaran terpaksa diliburkan lantaran air terus meninggi. Kata dia, kedalaman ari di halaman sekolah sudah mencapai 1 meter, sedangkan dalam kelas sekitar 20 hingga 25 centimeter (cm). “Kami berharap semoga banjirnya cepat surut, agar anakanak bisa kembali ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar,” terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pe-

FOTO: MEMORANDUM/ATMO

Pantauan di lapangan, sebanyak 13 tempat pendidikan terpaksa diliburkan karena tergenang banjir. Rinciannya, delapan Sekolah Dasar (SD) dan lima di antaranya adalah Pindidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

“13 tempat pendidikan yang terendam banjir di antaranya, SDN Ngadirejo 1 dan 2, SDN Tambakrejo 1 dan 2, SDN Karangtinoto, SDN Kanorejo, SDN Tambakrejo dan SDN Bulurejo. Selanjutnya, sisanya merupakan TK dan PAUD,” bebernya seperti dikutip dari bangsaonline.com. Mahmudi mengaku sejauh ini pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait. Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Ngadirejo

Tuban, Memorandum Pemkab Tuban mengeluarkan dana Rp 100 juta untuk penambahan daya listrik dua videotron milik pemkab di Alun –Alun Tuban dan sekitar Gedung Olah Raga (GOR) Rangga Jaya Anoraga, Kamis (1/12). Penambahan daya dilakukakan, karena tegangan listrik yang diambilkan dari Dinas PU Tuban tidak mampu untuk menyalakan videotron. Pemkab harus menambah tegangan agar videotron berfungsi maksimal. ‘’Aliran listrik tidak kuat, kadang sering mati. Sehingga kami perlu melakukakan penambahan daya agar videotron bisa berfungsi dengan baik,” terang Naning, bagian administrasi pembangunan Kantor Kesra Pemkab Tuban, kemarin. Menurutnya, sejauh ini videotron masih bisa digunakan dan hanya saja kadang mati mendadak. Hal itu dikarena daya listrik yang dibutuhkan buat videotron dayanya tinggi. “Baru diperbarui seka-

Rombongan bupati di lokasi.

Bupati Tinjau Banjir Bengawan Solo

FOTO: MEMORANDUM/ATMO

Tuban, Memorandum Rombongan Bupati Tuban, H. Fathul Huda meninjau lokasi banjir dari luapan Bengawan Solo yang berada di Dusun Klewer, Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Kamis (1/12). Peninjauan lokasi tersebut setelah ditetapkan Bupati bahwa bencana alam itu sebagai tanggap darurat banjir. Saat meninjau, rombongan Bupati menemui warga yang terisolir akibat dari luapan sungai bengawan solo yang kian hari kian menambah debit airnya. Kujungan tersebut juga di dampingi Ketua DPRD Kabupaten Tuban, H. Miyadi dan Joko Ludiyono,

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban beserta dengan pihak terkait. “Semoga banjir dari bengawan solo ini segera berkurang,” kata Bupati di hadapan para warga. Setelah itu, Bupati Tuban langsung melanjutkan pemantauan banjir dengan naik perahu karet millik polres Tuban. Serta rombongan bupati juga mengantarkan bantuan sembako buat warga yang terdampak banjir. Sementara itu, H. Miyadi Ketua DPRD Kabupaten Tuban mengatakan, bahwa bantuan paketan sembako

akan diberikan sesuai data warga yang terdampak banjir. Diharapkan dengan bantuan ini bisa membantu dan mengurangi beban warga yang terkena banjir. “Semua tim atau relawan sudah siaga penuh di beberapa daerah yang terisolir akibat banjir,” terangnya. Setelah peninjauan ini, Bupati Tuban Jum’at (2/12) ini, akan melakukan peninjauan banjir desa terdampak banjir di Kecamatan Soko. Selanjutnya dilanjutkan ke beberapa desa di wilayah Kecamatan Rengel dan Kecamatan Widang yang merupakan dearah terdampak paling parah akibat banjir. (at/roh)

Tuban, Memorandum Komando distrik militer (Kodim) 0811 Tuban bekerjasama dengan pos kesehatan Tuban menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS kepada prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS). Kagiatan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia itu, digelar di aula Letda Sucipto Makodim, Kamis (1/12). Sebanyak 130 orang prajurit dan PNS Kodim Tuban yang ikut dalam acara tersebut. Hadir dalam acara itu, dr. Novi Wahyu dari Poskes Tuban sebagai pemberi materi. Selain itu, hadir pula Dandim 0811 Letkol Inf Sarwo Supriyo beserta perwira staf. Dalam sambutanya, Dandim 0811, LetkolInfSarwo Supriyo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dini kepada seluruh prajurit dan PNS di jajaran Kodim. Serta memberikan pengetahuan bagaimana pencegahan HIV/AIDS. “Jika ada prajurit, PNS maupun keluarganya tertular dapat dideteksi sedini mungkin dan diberikan pengobatan,” jelas Sarwo Supriyo dalam sambutannya. Sementara itu, dr. Novi Wahyu, selaku pemateri menyampaikan tentang bagaimana cara penularan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Novi juga menerangkan bagaimana cara pencegahan dan kemungkinan siapa saja yang dapat terinfeksi penyakit tersebut. “AIDS adalah kumpulan dari beberapa gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV,” jelasnya. Dikatakan olehnya, bahwa HIV/AIDS bisa menular pada pasangan homoseksual maupun heteroseksual. Terutama bagi yang suka bergonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual. “Namun HIV/AIDS tidak dapat menular melalui sentuhan, pelukan atau ciuman,berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama, berenang bersama, terpapar batuk atau bersin,memakai toilet bergantian dan gigitan nyamuk atau serangga,” paparnya. Lebih lanjut, kata dokter itu bahwa ada beberapa cara pencegahan penularan HIV/AIDS. Diantaranya dengan cara ABCD. Yakni abstinence yaitu menahan diri tidak melakukan seks, be faithfull yaitu bersikap saling setia pada pasangan, condom yaitu melakukan hubungan seks dengan kondom dan drugs yaitu jauhi narkoba apalagi menggunakan jarum suntik narkoba secara bergantian. Sedangkan untuk mengetahui apakah seseorang sudah tertular HIV yaitu dengan melakukan tes HIV di klinik atau rumah sakit terdekat. “Melakukan tes HIV adalah tindakan yang bertanggungjawab, bijaksana, dan tepat. Karena seseorang dengan HIV positif tidak bisa dilihat dari penampilan fisik,bila menyadari perilaku kita beresiko, segera lakukan tes,” beber dr. Novi. (at/roh)

FOTO: MEMORANDUM/MUSYAFA

Tuban, Memorandum Ratusan warga Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, mendapatkan pengobatan gratis dari Dinas Kesehatan (Diskes) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Kegiatan dalam rangka bakti sosial itu untuk memperingati hari Armada RI di tahun 2016, Kamis, (1/12). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung SDN Suwalan ini, diikuti para lansia, pelajar dan masyarakat setempat. Acara itu dibuka oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim (Danguspurlatim), Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dadi Hartanto, mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim), Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto. Dalam amanat Pangarmatim yang dibacakan oleh Danguspurlatim mengatakan, melalui pelaksanaan Bhakti Sosial kesehatan ini diharapkan dapat memberikan pelay-

Seorang warga diperiksa.

anan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Hal tersebut sebagai salah satu implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Saya berharap dengan bhakti sosial ini akan dapat meningkatkan kualitas kesehatan bagi masyarakat Desa Suwalan Kecamatan Jenu kabupaten Tuban,” harap Pangarmatim. Pangarmatim menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam pe-

Salah satu videotron di Alun-Alun Tuban.

rang. Lamanya proses di PLN Tuban, dan baru bisa terealisasi sekarang,” jelasnya. Masih kata Naning, bahwa proses penambahan listrik ke PLN sudah dua bulan lalu, sejak tanggal 15 September hingga 15 November 2016. Saat ini menurutnya, masih proses pemasangan untuk penambahan daya.

Keberadaan videotro ini, nantinya akan terus bermanfaat untuk publikasi berbagai kegiatan Pemkab Tuban. “Kita berharap videotron ini sebagai wahana informasi dan juga hiburan yang dapat dipergunakan secara maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (saf/roh)

Dua Terdakwa Korupsi Pasar Plumpang Dituntut 4 Tahun

layanan kesehatan. Diantaranya pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi untuk anak-anak sekolah dasar, dan konsultasi kesehatan yang di tujukan kepada para pemuda dan pemudi di Desa Suwalan yang berminat untuk menjadi prajurit TNI AL. “Kegiatan itu juga ada khitan massal dan pemeriksaan mata, sekaligus pemberian kaca mata kepada masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan,” terangnya.(saf/roh)

Tuban, Memorandum Dua terdakwa kasus korupsi dari renovasi Pasar Plumpang, dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban selama 4 tahun penjara. Sidang pembacaan tuntutan atas terdakwa Tumito, Kepala Desa (Kades) Plumpang, Kecamatan Plumpang, dan Munthohir, selaku Ketua Koperasi Pasar Plumpang, digelar di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya. Usai sidang, terdakwa lalu dibawa kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Tuban. Akibat korupsi yang dilakukan terdakwa hingga membuat proyek gagal, negara harus mengalami kerugian sekitar Rp 285 juta. “Dua terdakwa dituntut hukuman 4 tahun penjara,” terang Ery Wibowo, salah satu JPU Kejaksaan Tuban, Kamis, (01/12). Menurutnya, terdakwa siap mengembalikan uang kerugian negara dari proyek pasar yang dulu dikerjakann-

ya. Proyek tersebut merupakan proyek renovasi Pasar Plumpang yang menelan dana hibah Rp 900 juta dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia pada tahun 2013 -2014. “Meraka berdua telah mengembalikan uang kerugian negara,” tegas Ery Wibowo ini. Untuk diketahui, kasus yang diusut Kejari Tuban bermula saat ditemukan beberapa bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Serta laporan pertanggungjawaban proyek, ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan kondisi di lapangan.

Setelah melakukan pendalaman dan memanggil beberapa saksi dalam kasus itu, Senin (18/7) lalu, Tuminto ditahan oleh tim penyidik. Selanjutnya, tersangka Muthohir ditahan pada Selasa (19/7). Mereka berdua merupakan warga Kecamatan Plumpang yang diduga bersekongkol merugikan negara dalam proyek itu. Atas apa yang dilakukan oleh terdakwa, mereka dijerat pasal 2 Undang-undang 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dengan ancaman hukuman pidana paling lama 20 tahun. (at/saf/roh)

Kantor Kejari Tuban.

Penanaman 238 Ribu Pohon Jokowi Bermasalah (3-habis)

Panitia Klaim Berjalan Sesuai Rencana Tuban, Memorandum Pihak koperasi produsen anugrah bumi hijau (Koprabuh) menglaim bahwa penanaman sebanyak 238 ribu pohon bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, berjalan sesuai rencana. Namun pihaknya juga mengakui bahawa ada keterlambatan dalam pembayaran upah buat peserta yang ikut menanam saat itu. “Biaya transport buat peserta tanam memangang ada keterlambatan dalam membayar, karena ada beberapa tahapan dalam pemberian dana tersebut,” kata Toni, penangungjawab penanaman tersebut dari Koprabuh Pusat, Kamis (1/12).

FOTO: MEMORANDUM/ATMO

Kodim Tuban Sosialisasi Pencegahan AIDS

siswa,” terangnya. Lanjut Tris menuturkan, pihaknya akan terus memantau keadaan banjir. Jika dalam satu minggu sekolah masih terendam banjir, maka Dikpora akan membuat kebijakan dan langkah mengatasi persoalan itu. “Termasuk bisa saja membuattempatpendidikansementara, atau nanti menunggu rapat bersama. Kalau tidak kunjung surutminimalsampai7sampai10 hari,makakamiakanmengambil tindakan,” tuturnya. (*/mik)

Pemkab Kucurkan Rp 100 Juta untuk Videotron

Koarmatim Beri Pengobatan Gratis Warga Jenu Para prajurit dan PNS mengikuti sosialisasi di aula.

muda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Tuban, Sutrisno mengungapkan, liburnya beberapa sekolah tidak akan berpengaruh besar meski saat ini waktunya Ujian Akhir sekolah (UAS) semester I. Pasalnya, masa tenggat UAS sampai akhir Desember 2016 besok. Sehingga, sekolah yang libur masih mempunyai tenggat waktu sebulan untuk menggelar UAS. “Jadi jika diliburkan, kami setuju karena demi keselamatan

FOTO: MEMORANDUM/MUSYAFA

HIDUP harus bisa bermanfaat untuk umat dan bangsa, itulah prinsip hidup yang selama ini dipegang Ahmad Muzamil. Bahkan terus berusaha memberikan kontribusi positif buat bangsa, selalu menjadi komitmenya. Selain itu, mantan Presiden Mahasiswa Unirow Tuban itu juga terus melakukan komunikasi yang baik dengan para pemuda. Dengan tujuan, bahwa dengan komunikasi yang baik Ahmad Muzammil akan menambah nilai – nilai persaudaraan. “Banyak teman itu indah, makanya kita tidak selalu membeda – bedakan disaat berteman,” terang Ahmad Muzamil. Menurutnya, pertemanan yang baik antar pemuda harus bisa bermanfaat untuk sesama dan memberikan nilai positif buat kemajuan bangsa ini. Karena pemuda dan manusia harus mengabdi pada umat dan pada bangsa Indonesia itu sendiri. “Pemuda calon pemimpin masa depan, makanya perlu mengabdi dengan baik terhadap bangsanya dengan melakukan perbuatan yang positif,” ungkap pria yang tinggal di Kecamatan Palang ini. Lebih lanjut, ia menjelaskan pemuda sebagai calon pemimpin masa depan juga harus disertai dengan jiwa berwira usaha yang handal dan mandiri. Supaya nantinya bisa bermanfaat lebih dan menyediakan lapangan kerja buat masyarakat yang membutuhkan. ‘’Kita perlu memiliki jiwa leadership yang bagus, enterpreneurship- nya handal. Itu berdua perlu berjalan sekaligus,’’ jelas Zamil panggilan akrabnya. Saat ini, Zamil memiliki usaha peternakan bebek yang cukup sukses dan dirintis dari bawah. Kesuksesanya itu, tidak lepas dari bagaimana ia menjalin pertemanan dengan lapisan masyarakat secara baik. “Usaha yang ini juga berkat dorongan teman – teman. Kita memiliki prinsip yang nantinya usaha ini juga bisa memberi manfaat buat lainnya,” beber pria yang aktif di HMI Cabang Tuban ini. (saf/roh)

FOTO: MEMORANDUM/MUSYAFA

Bermanfaat

Lokasi penanaman pohon Jokowi.

Menurutnya, pemberian transport peserta tanam sebesar Rp 25 ribu untuk setiap peserta, dibayar melalui koordinator desa. Selanjutnya diteruskan kepada koordinator lapangan (korlap) untuk

diserahkan kepada peserta. “Tahapannya ada dalam pemberian transport buat mereka. Saat ini sudah dilakukan pengecekan dan biaya transport buat peserta sudah beres tidak ada masalah,”

beber Toni. Lebih lanjut, penanaman sebanyak 238 pohon kemarin sengaja tidak menyewa tanah milik Perhutani Tuban. Karena koperasi ingin memberdayaan para petani dengan cara menyewa lahan petani. Sehingga nantinya hasil dari penanaman tersbut juga bisa dinikmati petani. “Keterlibatan petani itu sangat penting dan manfaat nantinya buat petani pula, makanya kita sewa tanah petani dan lahan milik desa, tidak milik perhutani,” ungkap Toni. Walau begitu, Muntari, Kepala Desa Sumurgeng mengaku, merasa kurang diajak koordinasi oleh panitia

penyelenggara terkait lahan penanaman yang disewa panitia. Karena lahan penanaman juga sebagaian berada di desa. “Yang jelas panitia kurang koordinasi dengan kita, padahal lahan penanaman pohon berada di daerah kita atau milik warga ini,” beber Kades bernada kesal. Untuk diketahui, penanaman tersebut bekerjasama Koprabuh dilakukan di lahan milik warga dan pemerintah desa dengan luas sekitar 23 hektar (ha) yang berada di Desa Tasikharjo dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu. Sebanyak 5.500 orang dilibatkan dalam penanaman itu dan telah memecah rekor dunia. Sehingga dengan pena-

naman itu membuat Indonesia meraih Guinness World Records atau The Guinness Book of World Records dari penilaian oleh Guinness Book of World Records. Penanaman itu juga di hadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya, beserta pihak terkait lainnya. Namun usai kegiatan, beberapa permasalahan bermunculan yang di ungkapkan warga dan kepala desa hingga beberapa pihak. Mulai dari upah peserta tanam yang belum di bayar, sampai dengan beberapa warga mengaku bahwa panitia tidak memiliki penggunaan lahan tersebut. (at/roh)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 8

KEDATANGAN/KEBERANGKATAN DARI SURABAYA GUBENG KE BANYUWANGI Kereta Api Mutiara Timur (Eksekutif & Bisnis) Stasiun (Station) Sb. Gubeng Sidoarjo Bangil Pasuruan Probolinggo Tanggul Rambipuji

KA 85 Kedatangan Keberangkatan (Arrival) (Departure) 09.23 09.47 10.09 10.55 12.04 12.29

09.00 09.25 09.52 10.11 11.01 12.10 12.31

Stasiun (Station) Jember Kalisat Kalibaru Kalisetail Temuguruh Rogojampi Karangasem Banyuwangi

Kedatangan (Arrival) 12.43 13.11 14.00 14.25 14.37 14.50 15.04 15.20

KA 85 Keberangkatan (Departure) 12.51 13.13 14.03 14.27 14.39 14.52 15.08 -

MOJOKERTO-JOMBANG

KEPALA BIRO: Muhammad Anwar. MOJOKERTO: Suparno, Soffan Soffa. JOMBANG: As’ad Choirudin, Ferdy Cahyo, Hermawan. Telp/SMS: 082257535345. EMAIL: anwarmojokerto@gmail.com

Cabuli Anak Puri

ABG Taman Dicokok Polisi Mojokerto, Memorandum Satuan Unit PPA Polres Mojokerto, telah berhasil menangkap M. Nur Khasan alias Hasan (18), asal Dusun Taman, RT 03/RW 01, Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Ia ditangkap telah membawa kabur dan mecabuli gadis di bawah umur yaitu Bunga (13) warga Kecamatan Puri, Kab. Mojokerto.

Wabup Jombang Mundjidah Wahab

ODHA di Jombang Capai 1.002 Jombang, Memorandum Hal mencengangkan terjadi di Kabupaten Jombang terkait pengidap HIV-AIDS. Jumlah penderitanya mencapai 1.002 kasus. Angka tersebut berdasarkan data yang dirilis Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jombang. Hasil temuan ODHA oleh KPA tersebut merupakan akumulasi temuan sejak tahun 1999 hingga Juli 2016. Pengidap virus HIV-AIDS di Jombang tersebar pada 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang. Sesuai dengan deteksi KPA Jombang, sebanyak 569 orang positif mengidap HIV, sedangkan 433 orang positif mengidap AIDS. Saat ini, di antara 1.002 ODHA, sebanyak 504 orang masih bertahan hidup. Sementara berdasarkan riwayat penularan, 37 persen ODHA pada masa lalunya memiliki kebiasaan berkunjung ke lokalisasi. Secara keseluruhan, para pengidap HIV-AIDS lebih dari 80 persen di antaranya tertular lewat hubungan seksual. Masing-masing, Pelanggan PSK 37 persen, pasangan Risti 24 persen, Laki suka Laki 8 persen, serta Wanita Pekerja Seks 11 persen dan Waria 3 persen. Untuk itu, KPA Jombang mengimbau seluruh lapisan masyarakat membentengi keluarganya masing-masing, agar terhindar penularan virus HIV-AIDS. Itu karena keluarga dinilai merupakan benteng paling kuat dalam menanggulangi dan mencegah penularan HIV-AIDS. Perilaku seseorang dalam kehidupan berpengaruh pada potensi masuk kelompok rentan tertular virus HIV-AIDS atau tidak. “Jadi yang paling penting adalah keluarga. Setiap keluarga harus bisa membentengi setiap anggota keluarganya, agar terhindar dari perilaku buruk yang bisa mengarahkan sesorang masuk pada kelompok beresiko terkena AIDS. Keluarga adalah benteng paling kuat dalam menanggulangi AIDS. Setiap keluarga harus mengawasi anggota keluarganya masing-masing agar terhindar dari penularan HIV-AIDS,” kata Mundjidah Wahab, Ketua KPA Kabupaten Jombang Kamis (1/12). Di samping itu, lanjut Mundjidah yang juga Wakil Bupati Jombang itu, untuk menanggulangi penularan virus HIVAIDS, pihaknya membentuk Forum Penanggulangan AIDS (FPA) hingga ke tingkat Desa. Forum itu dibentuk bersama pemerintahan desa, Ormas seperti Muslimat NU, Fatayat NU serta PKK. FPA di tingkat Desa bertugas melakukan sosialisasi penularan virus HIV-AIDS, pencegahan serta mengkampanyekan perspektif positif terhadap ODHA. “Kami mengimbau agar masyarakat menghapus stigma negatif terhadap ODHA,” katanya.(as/fdy)

Mabuk, Dua ABG Mbandit! Sidoarjo, Memorandum Masih bau kencur belajar jadi bandit jalanan. Itulah yang dilakukan MSH (15), warga Dusun Ngaglik RT 08/RW 03 Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian, dan RP (15), warga Dusun Pesanggrahan RT 05/RW 03 Desa Tanggul Kecamatan Wonoayu. Minggu (27/11) lalu, dua ABG (Anak Baru Gede) putus sekolah itu nekat membegal dan merampas motor milik MT (27), warga Desa Jedongcangkring Kecamatan Prambon. Beruntung, aksi kedua remaja itu berhasil dihentikan polisi yang langsung menangkap dan menjebloskan keduanya ke balik jeruji besi sel tahanan Polsek Wonoayu. M Salisil dan Riyan melakukan aksi pembegalan dalam keadaan mabuk. Sebab beberapa saat sebelumnya, mereka baru menggelar pesta miras (minuman keras). “Setelah berpesta dan berada di bawah pengaruh miras, kedua tersangka bersepeda motor mencari mangsa. Mereka berboncengan mengendarai Honda C-70 (Honda Ulung) nopol W 2923 ZE, sekitar pukul 00.00 tengah malam,” papar petugas Polsek Wonoayu. Nah, saat itulah mereka melihat korban MT tengah mengendarai motor Honda Beat nopol W 7151 WJ, sendirian. Namun, ia ditemani MMR (16) yang berboncengan dengan MS. Keduanya warga Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu. MT yang berada di depan, berjarak cukup jauh dengan MMR dan MS. Jauhnya jarak ini dikira pelaku, korban saat itu tengah bersepeda motor sendirian. Sesampai di TKP, tepatnya di depan pabrik keramik PT Platinum, Desa Semambung Kecamatan Wonoayu, pelaku pun langsung beraksi. Mereka mendorong korban MT hingga terjatuh. Pada saat korban bangun dan hendak mengambil motornya, pelaku langsung menodongkan senjata tajam jenis parang seraya mengancam bunuh korban. Aksi ini berhasil membuat korban takut dan melarikan diri meninggalkan motornya, yang kemudian dibawa kabur pelaku. Laporan itu pun langsung disebar dan didengar polisi yang tengah melakukan Apel Rayon Barat di Polsek Krian. Saat itu juga polisi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mencari keterangan dari saksi-saksi. “Dari TKP kita mendapatkan info pelakunya mengendarai Honda Ulung. Nah, keesokan harinya, kita mendapati motor Honda Beat yang ciri-cirinya persis milik korban. Tapi saat kita dekati, pengendara motor itu ternyata langsung kabur. Beruntung ada warga yang mengenal para pelaku, dan berhasil kita ringkus di rumahnya masing-masing,” beber polisi. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan dua buah motor, dua bilah parang dan satu set spareparts motor matic. Saat ini, dua bandit ABG itu sudah dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Wonoayu. “Kedua tersangka kami jerat pasal 365 ayat 5 tentang pencurian dengan kekerasan (curas), ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara,” beber polisi.(ded/san)

Kasubbag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto MR, mengatakan, awalnya korban dan pelaku mengadakan acara pertemuan disuatu tempat. Agar tidak diketahui orang tuanya, maka korban meminta kepada orang tuanya untuk diantar ke rumah temannya yang bernama Viona (13) di Dusun Balong Lombok, Desa Simolawang, Kecamatan Puri. Saat itu di rumah tersebut terdapat juga temannya yang bernama Sita (19) warga Dusun Kangkungan, Desa Kemantren, Kecamatan Gedek. Setelah mengantar putrinya ayah korban langsung pulang. “Mengetahui orang tuanya pulang, pelaku menjemput korban untuk di ajak ke warung, yang berada di rolak, Kecamatan Mojoanyar,”

M Nur Khasan

ungkap Sutarto, Kamis (1/12) Setelah usai makan -makan

di warung, selanjutnya korban di ajak pelaku ke tempat kerjanya di CV. Vony Jaya Teknik yang bertempat di jalan Raya Sukodono, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Ditempat tersebut, korban diajak masuk kamar yang berada di toko service ac selama satu hari. “Saat itulah korban di cabuli oleh pelaku,” paparnya. Karena curiga terhadap tingkah laku anaknya yang kian aneh. Maka orang tua korban mendesak anaknya untuk menceritakan kejadian yang telah dialaminya. Kemudian anaknya mengaku jika telah dicabuli oleh pelaku. Sebagai orang tua, ayah Bunga tidak terima putrinya dapat perlakuan tak senonoh. Karena tidak terima dengan kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan Hasan ke Satuan Unit PPA Polres Mojokerto. “Pelakunya sudah berhasil kita tangkap, sekarang ia sudah mendekam di Polres Mojokerto,” ungkapnya. (no)

Mandi di Sungai Tegalrejo, Nenek Ngampungan Tewas Tenggelam Jombang, Memorandum Misipah (76), warga Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, berakhir tragis. Nenek renta tersebut justru ditemukan tewas. Setelah sebelumnya terseret arus air sungai di Dusun Tegalrejo, Desa/Kecamatan Bareng. Kuat dugaan, korban tenggelam saat hendak turun ke sungai berniat mandi. Korban terpeleset dan masuk ke dalam sungai, dengan kedalaman air lebih dari 1 meter. Diterangkan oleh Kapolsek Bareng AKP Lely Bactiar. Awalnya, sekitar pukul 06.30 WIB, korban pergi ke sungai untuk mandi. Lokasinya tak jauh, masih berada disekitar rumah sang anak.

Keluarga merasa kawatir, saat siang menjelang, yang bersangkutan belum juga balik ke rumah. “Sekitar pukul 08.15 WIB, petugas mendapatkan kabar, bahwa tubuh korban sudah tersangkut di bebatuan sungai, di Desa Bareng,” paparnya,(01/12). Mendapatkan infromasi tersebut, pihak Polsek Bareng. Langsung datang ke lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Dari hasil identifikasi sementara, kematian korban disebabkan hanyut disungai. Ditambah, sang nenek yang tidak bisa berenang, langsung terseret arus begitu jatuh terpeleset.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, tidak ada tandatanda kekerasan di tubuh korban. Dan dari hasil penyidikan sementara, korban meninggal karena tenggelam di sungai,” tandas Lely. Hal senada juga diungkapkan Rohan, Kepala Desa Ngampungan. Menurutnya, korban memang sering melakukan aktivitas mandi di sungai. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti perihal kejadian. Salah satu warganya tenggelam, dan berujung meninggal dunia. “Saya belum tahu pasti bagaimana kejadiannya. Namun, korban memang sering mandi di sungai,” terangnya.(wan)

Pemeriksaan barang bawaan.

Antisipasi Aksi Bela Islam III Jakarta

Polisi-TNI Periksa Bawaan Penumpang Bus dan KA Mojokerto Mojokerto, Memorandum Antisipasi kegiatan aksi Bela Islam III (aksi 212) yang berlangsung di Jakarta hari ini, Polres Kota-Kabupaten Mojokerto bersama TNI, Kamis (1/12) melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang tujuan Jakarta. Mulai di stasiun kereta api hingga penumpang bus antar provinsi di terminal Mojokerto. Kapolres Mojokerto Kota AKBP. Nyoman Budiharja saat ditemui di lokasi menyampaikan, bahwa pihaknya hari ini senganja melakukan kegiatan pengamanan di sejumlah tempat pemberangkatan angkutan massal. Diantaranya, terminal bus antar propinsi, tempat rental bus dan stasiun kereta. Langkah ini diambil dalam kaitanya antisipasi kegiatan 2 Desember 2016 yang berlangsung di Jakarta. “Sesuai data yang kita dapat, hari ini ada sebanyak 65 penumpang yang naik dari stasiun Mojokerto tujuan Jakarta dan Cikampek. Selain itu, ada juga data penumpang bus yang berangkat ke Jakarta melalui beberapa kota disekitat Mojokerto yakni dari Kabu-

paten Jombang dan Lamongan, “ jelasnya. Masih kata Kapolres, selain langkah pengamanan, sebelumnya juga sudah melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak berangkat dalam kaitanya aksi 212 di Jakarta. Sejauh ini, pihaknya juga tidak bisa melarang mereka untuk menyampaikan pendapat dalam aksi tersebut. “Sejauh ini kita hanya dapat mengimbau dan melakukan pendataan kepada masyarakat yang berangkat mengikuti kegiatan aksi di Jakarta, selanjutnya dari data tersebut nantinya akan kita kumpulkan ditingkat Mabes,” ungkapnya. Sejauh ini dari hasil pengaman, pihaknya mengaku belum menemukan alat maupun senjata tajam dan bahan berbahaya dari para penumpang bus dan kereta.”Kita berharap kepada masyarakat yang berangkat mengikuti aksi di Jakarta, agar dapat mengikuti aksi tersebut dengan secara damai dan semoga tidak sampai ditunggangi oleh pihak-pihak yang dapat melakukan tindakan provokasi,” pungkasnya.(fa)

Jalan Santai Peringatan Hari AIDS Sedunia 2016 Wabup: Stop Diskriminasi ODHA Mojokerto, Memorandum Kurang lebih 2000 peserta berpartisipasi dalam kegiatan senam dan jalan santai memperingati Hari Sedunia AIDS tahun 2016, yang dibuka oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, di lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kamis (1/12) pagi. Mengusung tema “Mari Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”, wakil bupati mengatakan dalam sambutan resminya, jika peringatan kemarin mengandung makna pentingnya menggugah semua pihak untuk menghentikan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Mojokerto. “Kasus HIV/AIDS di wilayah kita terjadi sejak tahun 2006, dimana saat itu ada dua orang yang dinyatakan positif. Setelah 10 tahun berlalu, tercatat lagi 609 orang dari 18 kecamatan yang ada. Temuan ini bukan berarti kegagalan program, namun menjadi bukti jika kasus diketahui sejak dini, maka angka harapan

hidup juga meningkat. HIV/ AIDS telah menjadi suatu kewaspadaan serius di seluruh dunia, kita juga berkomitmen untuk mencegahnya,” tandas wakil bupati. Lebih lanjut dalam sambutannya, wakil bupati mengajak semuanya saja untuk tidak berlakudiskriminatifkepadaODHA (Orang Dengan HIV AIDS), maupun keluarga. ODHA diharapkan menjadi lebih mandiri dan bisa mendapatkan perawatan sesuai standard. “Bersama kita bisa penuhi target di tahun 2030 dimana tidak ada lagi stigma dan diskriminasi kepada ODHA dan keluarga, tidak ada lagi penularan HIV baru, dan tidak ada lagi kematian karenanya. Pemkab telah menyiapkan langkah untuk pendekatan layanan kesehatan untuk masyarakat, mulai tahun ini pemeriksaan HIV bisa dilakukan di seluruh Puskesmas wilayah,” tambahnya. HIV (Human Immunodeficiency Virus) sendiri meng-

Wabup (kiri) melepas balon peringatan Hari AIDS Sedunia.

infeksi dan ‘menghabisi’ sistem kekebalan tubuh, menjadikan imun alami manusia tidak mampu lagi bekerja seperti seharusnya. Jika imun sudah rusak secara serius karena HIV, maka AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) mulai menyerang. Namun HIV kini bisa dikendalikan dengan pemberian ARV (Anti Retroviral Virus) secara rutin, dimana obat ini berfungsi mengham-

KEHILANGAN Hlg Stnk Szk01 N6306TU an Khusnan Huda-Legok 4/9 Gempol 2. Hlg Stnk Hnd12 N4840TL an Mulyadi-Krajan 1/2 Sukorejo 3. Hlg Stnk Isuzu97 N1131VA an Nurhayatin-Lumbang krajan 3/8 Prigen 4. Hlg Stnk Tyt Dyna05 N8908T an Arifudin-Kedungringin 5/16 Beji 5.

MJW.jbg./

bandar kedung mulyo jbg

S 3141 YD ENDANG JOHOCLUMPRIT SMBT.jbg/

S 5331 WJ a/n laili setianingsih d/a sumoyono cukir diwek jbg

S 2199 XH M.KHABIBULLAH BANYUARANG NGORO.jbg/

S 2262 OC a/n purwanto d/a teguhrejo sumberteguh kudu jbg

S 4911 ZO BASORI KAROBELAH MJG.jbg/

Hlg STNK Beat S,4103-QX SUGIARTI Ds.Sajen Rt01/03 kec.Pacet

S 5985 YL SUPII BADAS SMBT.jbg/

S.6059.RO/RATNAWATI/MOJOSARI MJKTO

Hlg Stnk Hnd12 N6150TL an Supirman-Karangrejo 4/3 Gempol 6.

Stnk AG 6213 XL. a/n prisiska diah permana putri . D/a jl panjaitan.03/03 ds kudu no 97 kertosono nganjuk.

Hlg Stnk Ymh10 N5662VX an Hendro Setiawan-Cowek 3/1 Purwodadi 7.

S 6652 XU a/n guntari d/a jl mulawarman jelakombo jbg

Hlg Stnk Hnd06 N5859TU an Solihan-Kenduruan 3/2 Sukorejo

S 3079 ZJ a/n samsul huda d/a tapen kudu jbg

S 6188 ZI HENDRIK JAPANAN

S 4423 ZG a/n saropah d/a brodot

S.3105.PS/HARI LAKSONO/PAKUWON BANGSAL S.6428.QE/WARINAH /KALIGORO KUTOREJO S.6428.QE Warinah, kaligoro kutorejo S.6725.RJ Sarwini, gayaman blim bing sari.

bat virus perusak sistem imun. Penderita HIV/AIDS juga sangat disarankan melakukan pola hidup sehat. Misalnya makanan sehat, tidak merokok, mendapatkan vaksin flu tahunan, dan vaksin pneumokokus lima tahunan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terkena penyakit berbahaya. Tanpa pengobatan, ODHA sangat rentan terhadap penyakit yang membahayakan nyawa seperti kanker. Hal ini dikenal sebagai HIV stadium akhir atau AIDS.

Wabup memberikan sambutan.

Ketua TP-PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Mojokerto yang juga istri bupati, Ikfina Kamal Pasa, menyelipkan harapan besar agar ruang gerak penyebaran HIV/AIDS bisa dihindari. Harapan tersebut dituturkan dalam bait doa penutup acara yang Ia pimpin. “Mari kita senantiasa berdoa kepada Tuhan dan saling bergandengan tangan melawan HIV/AIDS, dengan menghindari perilaku buruk

penyebab utamanya seperti pergaulan bebas, serta penyalahgunaan Narkoba,” tutur Ikfina. Hadir pula dalam acara ini wakil pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Mojokerto, Akhmad Jazuli, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Haryono, istri wakil bupati, Yayuk Pungkasiadi, serta Muspika Kecamatan Dawarblandong. (hms/adv)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 9

PATRIA PAMENANG MELIPUTI WILAYAH KOTA/ KABUPATEN BLITAR DAN KOTA/ KABUPATEN KEDIRI. KABIRO: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Susilo Prabowo ST, Aunur Rofiq, Ana Akina, Binti KH, Ahmad Rifai. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Polisi Gencar Razia Miras Ngadiluwih

PANUTAN

Kembalikan Kejayaan Akik

IKLAN KEHILANGAN Telah hilang STNK AG 5734 IR atas nama Esty Rahayu warga Dusun Kebonduren Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

Pelaku yang diamankan petugas.

miras merk kuntul. Dan saat ini kami amankan barang buktinya,” ungkap Kapolsek, Kamis (1/12). Sementara itu, penjual miras juga digelandang ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Kapolsek Ngadiluwih menghimbau kepada masyarakat, bila mendapati sesuatu yang mencurigakan agar segera melapor ke pihak  berwajib. “Kami imbau agar masyarakat menginformasikan, apabila di lingkungannya terdapat aktifitas yang meresahkan warga. Salah satunya peredaran miras ilegal,” pungkasnya. (mad)

Blitar, Memorandum, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Blitar mengapresiasi personel TNI dan Polri. Itu karena telah memberikan Bantuan signifikan terhadap peningkatan jumlah akseptor KB. Apresiasi itu disampaikan kepala BPPKB Wahid Rosidi, dalam kegiatan komunikasi sosial Komando Distrik Militer (Kodim) 0808 Blitar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kemarin. Agenda rutin yang digelar setiap triwulan itu dipusatkan di aula Yonif 511 Blitar. Dihadiri oleh anggota TNI dari Kodim 0808 dan Yonif 511, Kepolisian dan Pemkab Blitar. Kepala BPPKB Wahid Rosidi didapuk sebagai narasumber dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta itu.

FOTO: MEMORANDUM/PRAWOTO

Badan Pemberdayaan Perempuan Blitar Apresiasi TNI-Polri

Kegiatan BPPKB bersama TNI-Polri.

Menurut Wahid, agenda yang digelar setiap tiga bulan sekali itu merupakan acara rutin dan menjadi ajang silaturahmi

TNI, Polri dan Pemkab Blitar. Dan biasanya salah satu Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk menjadi

narasumber. “Kebetulan pada kegiatan komunikasi sosial triwulan ke dua ini saya diminta untuk menjadi narasumber

dalam acara tersebut,”jelasnya. Peningkatan dan perkembangan jumlah akseptor dan peserta KB di Kabupaten Blitar, tidak pernah lepas dari personel TNI dan Polri terutama yang bertugas di desa dan kecamatan. Karena memang kerjasama apik antara TNI/Polri dan pemerintah daerah sejak awal telah terjalin. “Kerjasama antara Pemkab Blitar dan TNI/Polri sudah lama terjalin. Terutama terkait dengan peningkatan akseptor KB yang memang terus meningkats ignifikan setiap tahunnya,” ujarnya. Komitmen Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai motivator akseptor KB di desa dan kecamatan terbukti sangat membantu para petugas lapangan KB yang ada di masingmasing desa. Itu sangat dirasakan oleh para PLKB. Sehingga

harus ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Blitar. ”Dan komitmen yang sudah terjalin ini sangat membantu PLKB yang ada di Desa dan Kecamatan. Personil TNI dan Polri Mampu menjadi motivator dalam ikut berperan dalam meningkatkan akseptor ini,”akunya. Dia berharap, kerjasama dan kegiatan komunikasi sosial akan semakin meningkatkan jalinan kerjasama dan silaturahmi antara TNI/Polri dan Pemkab Blitar. Sehingga kerjasama bakal semakin memberikan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat. “Saya berharap kerjasama ini bakal semakin intens, xehingga bisa bersamasamamemberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Wahid. (pra)

Blitar, Memorandum Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Blitar memberikan sosialisasi pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor bagi para pemilik kendaraan dan sopir, Selasa (29/11) kemarin. Diungkapkan Kepala Bidang Teknik dan Sarana Dishubkominfo Kabupaten Blitar, Ir Suharto,M.Si, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara melakukan pengujian kendaraan bermotor yang tepat dan benar. Sehingga pemohon tidak harus mengulang lagi saat melakukan pengujian. “Selain itu tujuan sosilisasi ini juga untuk

membangkitkan kesadaran para pemilik kendaraan dan sopir dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya  lebih baik,” kata Suharto. Lanjut Suharto selama ini tidak sedikit pemilik kendaraan terutama para sopir yang belum mematuhi aturan berlalu lintas. Sehingga menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Bahkan kesadaran sopir sangat diharapkan agar kenyamanan dan keamanan berlalu lintas dapat ditingkatkan. “Karena selain kelayakan kendaraan, sopir memegang peran penting dalam keselamatan berkenderaan,” ujarnya. Bahkan dikatakan Suharto, pelayanan pengujian kendaraan bermotor

di Dinas Perhubungan Kominfo Kabupaten Blitar sudah menggunakan sistem digital, di mana hasil pengujian dapat segera diketahui sesaat setelah kendaraan diuji kir. Adapun pengujian mekanis meliputi uji emisi, sistem rem, sistem lampu, pit lift, dan side slip tester (pengetesan roda kemudi). “Karena itu setiap pemohon harus tahu dan memahami tata cara mengujikan kendaraannya tidak menggantungkan orang lain,” jelasnya. Dalam sosialisasi ini Dishubkominfo juga membagikan buku tata cara berlalu lintas kepada 100  peserta terdiri pemilik kendaraan dan sopir. Wawan salah seorang peserta

FOTO: MEMORANDUM/PRAWOTO

Dishubkominfo Sosialisasikan Pengujian Kendaraan Bermotor

Dishubkominfo Kabupaten Blitar menyosialisasikan pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor.

pemilik kendaraan pikap asal Wlingi menyambut positif adanya sosialisasi tentang pengujian kendaraan bermotor oleh Dishubkominfo Kabupaten Blitar. “Dengan sosialisasi seperti ini

pemilik kendaraan dan sopir bisa tahu mengujikan kendaraanya tanpa harus melalui biro jasa. Yang pasti  bagi saya pribadi khususnya sangat bermanfaat,” terang Wawan. (pra)

Kabupaten Blitar Unggulkan Sektor Pertanian Blitar, Memorandum Dimungkinkan sampai beberapa puluh tahun terakhir sektor pertanian masih akan menjadi unggulan di kabupaten

Blitar. Hal itu melihat dari letak geografis kabupaten Blitar yang sangat cocok digunakan sebagai lahan pertanian.  Eko Priyo Utomo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar mengatakan, dari tahun ketahun hasil pertanian masyarakat kabupaten blitar semakin bagus. Utamanya hasil pertanian berupa tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai yang menjadi andalan kabupaten Blitar.  “Semakin tahun hasil pertanian di Kabupaten Blitar memang semakin bagus dan bisa diandalkan, “ tutur Eko Priyo Utomo kepada wartawan,  Kamis (1/12). Meskipun begitu Dinas pertanian terus berupaya untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi. Upaya dan Inovasi yang

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Blitar, Memorandum Setelah melalui pembahasan melalui rapat khusus dan rapat kerja di Bandan Anggaran (Banggar), akhirnya DPRD Kabupaten Blitar menyetujui adanya penambahan Pendapatan daerah untuk pemerintah Kabupaten Blitar. Hal ini disampaikan Banggar DPRD Kabupaten Blitar, Mujib dalam Rapat Paripuna Penyampaian Laporan Badan Anggaran Terhadap Pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Blitar tahun 2017 di Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (30/11) pagi.   Kepala Banggar DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto melalui juru bicara Banggar, Mujib mengatakan bahwa Banggar menyetujui adanya penambahan pendapatan daerah sebesar Rp 8,5 miliar. Penambahan pendapatan ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar. Mujib menjelaskan, dari PAD Kabupaten Blitar yang sebelumnya Rp 2,185 miliar naik menjadi Rp 2,194 miliar atau naik 0,39 persen. “Peningkatan pendapatan daerah dari PAD ini  digunakan untuk mengakomodasi usulan prioritas SKPD,” ungkap Mujib, Kamis (1/12). Selain penambah pendapatan daerah, Banggar juga menyetujui penambahan defisit anggaran sebesar Rp 8,3 miliar. Bila sebelumnya defisit anggaran diprediksi sebesar Rp 125 miliar menjadi Rp 132,3 miliar atau naik 6,64 persen. Kekurangan defisit ini akan ditutupi dengan sisa lebih penghitungan tahun sebelumnya (Silpa) tahun 2016. Mujib meminta pemkab Blitar dapat mengelola keuangan dengan baik. Untuk itu, banggar meminta pemkab juga membuat perencanaan pengelolaan uang yang baik. “Pengelolaan uang yang baik pasti disertai perencanaan pengelolaan anggaran yang baik pula,” tegasnya. Bupati Blitar H. Rijanto mengatakan, Pemkab Blitar sudah mendengarkan dan mencatat saran-saran ang diberikan oleh DPRD Kabupaten Blitar terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017. Pihaknya akan memperhatikan setiap catatan yang sudah DPRD berikan untuk RAPBD Pemkab Blitar tahun 2017. Rijanto menegaskan bahwa catatan yang diberikan oleh DPRD melalui Banggar DPRD Kabupaten Blitar ini juga sejalan dengan visi misi yang diprogramkan kepemimpinannya selama lima tahun. (ana)

harjo, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Penggerebekan dilakukan, karena warung kopi itu sekaligus juga menjual miras. Kapolsek Ngadiluwih, AKP Ridwan Sahara mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait warung kopi yang menjual miras. “Kami menyita 7

Pejabat Kabupaten Blitar memanen padi yang kali ini melimpah.

di lakukan untuk meningkatkan hasil yang maksimal adalah Peningkatan IP (indeks Pertanaman) untuk wilayahwilayah yang IP semulanya ha 1 ditingkatkan menjadi 2.  Dan seterusnya sampai dengan ang-

ka tertinggi adalah IP 3. Dengan dukungan bantuan Infrastruktur maupun peralatan, dalam hal ini kelompok tani juga berikan bantuan berupa jaringan irigasi dan alat pertanian, benih, pupuk dan lain-lain sesuai den-

gan kebutuhan Kelompok Tani. “Kita terua berupaya agar ke depan semakin baik,  salah satu upaya adalah meningkatkan IP,” paparnya. Eko Priyo Utomo mencontohkan di daerah Wlingi yang bisa dikatakan lumbung pangan Blitar,  sepanjang tahun bisa di tanami padi yang awalnya dulu 5 kali dalam kurun waktu 2 tahun, sekarang menjadi 3 kali dalam 1 tahun. Hal itu berkat dari upaya dan bantuan peralatan  dari Dinas Pertanian. “Jika bisa dibuat satu tahun itu tiga kali panen kenapa tidak kita lakukan, “ paparnya. Meski begitu Dinas Pertanian juga mengalami beberapa kendala dalam melakukan berbagai upaya memajukan bidang pertanian. Salah satunya adalah dengan peralatan

pertanian bantuan dinas pertanian. Contohnya alat tanam (transplanter) masih ada petani yang tidak mau menggunakan alat tersebut. Mereka masih memilih cara tanam  manual. Alasannya bermacam-macam. Padahal saat ini buruh tanam itu sudah sangat minim. Bahkan 2 atau 3  tahun ke depan diprediksi sudah sulit untuk mencari buruh tanam. Sehingga dengan adanya alat tanam ini akan sangat membantu ketika petani nanti mulai sulit untuk mencari buruh tanam. “Kita akan terus berupaya untuk melakukan sosialisasi agar petani dapat menggunakan alat dan teknologi pertanian untuk membantu mereka karena itu lebih mempermudah,” pungkasnya. (ana)

Banjir Genangi SDN 1 Branggahan

FOTO: MEMORANDUM/AHMAD RIFAI

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

DPRD Minta Pendapatan Kabupaten Blitar Naik Rp 8,5 M

Modus penjual juga bermacammacam. Ada yang terang-terangan (di eks lokalisasi Krian) dan ada juga yang sembunyi-sembunyi seperti di toko kelontong dan warung kopi). Untuk menekan peredarannya, yang terbaru anggota Polsek Ngadiluwih menggerebek warung kopi milik Sulistiono (37), warga Dusun Purwo-

FOTO: MEMORANDUM/AHMAD RIFAI

Kediri, Memorandum Wilayah hukum Polsek Ngadiluwih, Polres Kediri masih marak peredaran miras. Termasuk peredaran minuman haram yang tanpa izin.

G

eliat batu akik sudah mulai turun. Namun sebagian kalangan yang menyadari bahwa akik adalah batu permata asli warisan nusantara terus berupaya agar batu akik kembali menggeliat. Salah seorang yang berupaya agar akik ini kembali meraih kejayaan adalah Eko Setiawan. Pria asli kelurahan Kepanjenkidul, Eko Setiawan Kota Blitar ini bersama dengan komunitasnya terus berupaya mengembalikan kejayaan batu akik melalui sharing dan kontes yang digelar. “Peminat batu akik sudah sangat menurun, ini terbukti dari setiap kontes yang kami gelar pesertanya jauh dari masa jayanya dulu. Tapi kami tidak menyerah dan kami terus berusaha dan berjuan untuk kejayaan batu akik,” katanya, Kamis (1/12). Masih kata dia, dengan segala usaha dan upaya, ia dan rekan-rekannya yakin suatu hari nanti batu akik akan kembali menggeliat, terlebih Blitar sudah memiliki batu akik khas yang tak dimiliki oleh daerah lain seperti gesper Picasso. “Kami kira naik turun itu hanya siklus, dengan upaya kerja keras kami yakin akik akan kembali meraih kejayaan,” tandasnya. Lebih lanjut Eko menyampaikan, salah satu yang membuatnya yakin adalah terus bermunculan pemain kontes batu akik berbakat dari Blitar. Para pemain ini terus menunjukkan prestasinya di event batu akik yang digelar dari kota ke kota. (ana)

Banjir menggenangi halaman SDN 1 Branggahan.

Kediri, Memorandum Curah hujan di Kabupaten Kediri cukup tinggi membuat beberapa wilayah tergenang. Salah satunya di wilayah Kecamatan Ngadiluwih. Pantauan Memorandum, banjir menggenang sejak Rabu sore (30/11) hingga Kamis sore (1/12) belum surut. Yang terparah di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih. Pemukiman warga tergenang, SDN 1 Branggahan tergenang. Bahkan genangan air sampai melintas badan jalan provinsi yang menghubungkan Kediri-Tulungagung. Akibat banjir, pelayanan mandek, aktifitas belajar mengajar terhenti. “Banjir dari luapan sungai desa ini mas. Sungainya sudah tidak mampu menampung debit air kiriman dari Kediri Timur,” ujar Budi (35), warga setempat menunjuk ke air yang melu-

ber dari sungai desa. Karena banjir, kantor Puskesmas Pembantu (Pustu) Branggahan tutup, tidak ada pelayanan. Demikian pula dengan SDN 1 Branggahan, halaman SD tersebut bak kolam renang. Selain dijadikan tempat berenang anakanak sekitar, sekelompok remaja juga memanfaatkannya sebagai tempat pemancingan. Alasana mereka, di halaman SD banyak ikan tumpahan dari kolam warga yang terendam banjir. “Ada ikannya. Ini kami juga dapat lele dari mancing disini,” terang Eko, salah satu pemancing. Hari wahyu, PTL BPBD Kabupaten Kediri ketika dikonfirmasi menyampaikan banjir terjadi karena sungai tidak mampu menampung debit air. “Dari pantauan kami, ini sungainya mengecil dan dangkal, tidak mampu menampung air. Akhirnya meluber

ke mana-mana. Kita sudah sampaikan perihal ini ke Pemkab Kediri. Ke depan sungainya akan dinormalisasi. Bisa diperdalam bisa diperlebar,” jelasnya di lokasi banjir. Sedangkan untuk mengatasi banjir dengan cepat, BPBD mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Masih kita cari bagaimana mengatasinya. Sudah koordinasi dengan instansi terkait. Kita upayakan secepatnya menangani banjir ini. Tujuannya agar anak-anak lekas bisa sekolah lagi dan masyarakat juga tenang,” pungkasnya. Banjir yang berlarut membuat resah warga, selain mengganggu aktifitas, mereka khawatir gagal panen. Dengan nada emosi, warga menyalahkan Pemkab Kediri yang dianggap lamban memeratakan pembangunan. (t1/mad)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 10

LINTAS SELATAN MELIPUTI WILAYAH TULUNGAGUNG, TRENGGALEK, PONOROGO. KABIRO: Prawoto Sadewo S.sos. WARTAWAN: Effendy, Ekopriyono, Aji S, Mukhosin, Hari Bahrul Ulum, Sukamto. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota Baru no.9 Kanigoro Blitar

Modus SMS dari Bank

Warga Tanggunggunung Tertipu Puluhan Juta FOTO: MEMORANDUM/AJI S

Tulungagung, Memorandum Apes dialami Candra April Saputra,(21) warga Dusun Ngipik RT 02/01 Desa Tanggunggunung, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Gara – gara mendapatkan SMS (short massage service), dirinya kehilangan uang puluhan juta.

Bupati berkunjung ke rumah Mbah Kari.

Bupati Trenggalek Bujuk Mbah Kari Pindah Rumah Trenggalek, Memorandum Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, mencoba membujuk Mbah Kari, warga Dusun Pring Ombo, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Rabu (30/11) untuk bersedia direlokasi. Sebab, tinggal Mbah Kari saja warga Dusun Pring Ombo yang masih enggan direlokasi untuk pembangunan anjungan Cerdas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rencananya Mbah Kari dan keluarga direncanakan akan berkunjung ke Pendopo Trenggalek, namun bupati lebih memilih mengunjungi Mbah Kari. Pasalnya Bupati menganggap Mbah Kari sebagai sosok yang lebih tua dan dituakan, sehingga lebih pantas untuk dikunjungi. Kedatangan Bupati Emil ini disambut hangat oleh keluarga Mbah Kari. Dalam hal ini bupati Didampingi Kabag Humas dan Protokol, Camat Tugu, Kades Nglinggis, Muspika Tugu beserta beberapa tokoh masyarakat Dusun Pring Ombo. Bupati meminta warga dusun Pring Ombo Nglinggis ini mau legowo dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Untuk mendongkrak perekonomian Trenggalek ini sangat sulit. Sehingga perlunya pemerintah membuat inovasiinovasi kebijakan seperti halnya pembangunan bendungan dan anjungan cerdas Tugu ini, agar perekonomian masyarakat bergerak,” tutur bupati kepada Mbah Kari dan keluarga. Setelah banyak memberikan pencerahan akhirnya keluarga besar Mbah Kari bersedia untuk dilakukan relokasi. Namun pihak keluarga menyampaikan beberapa syarat kepada Bupati. Syarat yang diajukan ini disampaikan putranya, Arif Mustofa. Kepada Bupati Arif meminta kebijakan bupati untuk menaikkan harga penawaran sehingga keluarga ini bisa kembali membangun hunian yang layak. Selain itu, Arif juga meminta direlokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya, ditatakan lahan serta dibantu untuk pengurusan sertifikat tanahnya untuk dipermudah. Menanggapi permintaan pihak keluarga Mbah Kari, Bupati menyatakan siap membantu proses penataan lahan serta pengurusan sertifikat. Bahkan bupati menginginkan pembebasan lahan ini tidak hanya ganti rugi saja, melainkan bisa ganti untung. “Saya berharap keluarga Mbah Kari, malah bisa dapat keuntungan ataupun simpanan, yang bisa digunakan untuk kepentingan lainnya, seperti halnya untuk membuka usaha,” ungkap Bupati. Mengenai permasalahan kenaikan harga, bupati tidak bisa membantu, pasalnya pembebasan lahan ini sudah ada mekanisme dan ketentuannya. Sedangkan yang menentukan harganya ada pihak ketiga yang appraisal (perkiraan) harga, sesuai dengan harga pasar. “Kita harapkan semua permasalahan itu bisa diselesaikan dengan baik. Tidak semuanya harus diselesaikan dengan konflik. Saya datang setelah mendapat harapan dari warga, dan mencoba untuk mengkomunikasikan seluruh harapan warga masyarakat Trenggalek, kepada Mbah Kari. Alhamdulillah memang semua harapan keluarganya tidak bisa saya penuhi, tapi kita bisa membuat proses beliau pindah itu lebih ringan,” tegas bupati. (ji)

Awal mula kejadian, Minggu (22/11) korban mendapat sms dari seseorang yang mengaku dari pihak bank. Dalam pesan tersebut berisi

bahwa ada pembaharuan nomer rekening dan ATM milik korban. Mengetahui hal tersebut, korban merespon dan me-

nelpon sang pengirim SMS. Oleh sang penipu, korban diarahkan untuk segera ke ATM dan menuruti permintaannya, dengan alasan untuk kelancaran perubahan nomor rekening milik korban. Namun, korban baru tersadar keesokan harinya, Rabu (23/11), setelah ia pergi ke Bank Unit Campurdarat untuk mengecek saldo rekeningnya. Ia pun kaget setengah mati,

lantaran mengetahui saldonya sudah berkurang banyak. Ia pun segera ke bank terdekat dan menyatakan pada petugas, jika dirinya mengaku belum pernah mengambil uang yang berada di ATM tersebut dan setelah dicek ternyata saldo milik korban telah berkurang sebesar Rp 26,7 juta. Merasa telah menjadi korban penipuan dirinya ditemani

saksi Parmi(34) melapor ke Mapolres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut. Kejadian itu dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Tulungagung, AKP Saeroji. Menurutnya, pihaknya sudah menerima laporan penipuan dari warga Tanggunggung. “Kemarin ada yang lapor karena menjadi korban penipuan. Saat ini sudah ditangani oleh anggota. Secepatnya akan

segera kita tindak lanjuti, “ terang Saeroji di kantornya, Kamis (1/12). Saeroji kembali menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati bertransaksi lewat online maupun telepon. “Masyarakat harus berhati-hati dengan modus penipuan lewat telepon atau online. Sudah banyak yang menjadi korban,“ himbaunya. (lang/ef)

Dinas Pertanian Rajin Sosialisasikan Program

Kapolres Ponorogo AKBP Harun didampingi  Ketua IPSI Taufik memberikan keterangan.

Polres Ponorogo Gelar Kejuaraan Pencak Silat Ponorogo, Memorandum Kepolisian Resort Ponorogo menggandeng Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Ponorogo, menggelar Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016 pada tanggal 3 Desember sampai 7 Desember 2016 mendatang. Kapolres Ponorogo AKBP Harun Yuni Aprin saat dikonfirmasi mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan Kapolda Cup 2016 Ponorogo ini adalah untuk membentuk ataupun menyaring bibit-bibit pencak silat yang potensial. Yang diharapkan nantinya dari turnamen ini menghasilkan bibit-bibit pencak silat muda dan berprestasi. Selain itu tujuan dari kejuaraan ini mengedepankan pendekatan kearifan lokal dengan pembinaan kamtibmas di kalangan masyarakat, khususnya warga perguruan silat adalah dengan intensif melakukan komunikasi dengan para tokoh pesilat di daerah-daerah. Dengan diberi wadah dan pembinaan dalam pengembangan potensi dan prestasi mereka di bidang pencak si-

lat. Sehingga akhirnya akan tercapai semangat bersama untuk membangun Ponorogo yang aman-kondusif, sekaligus meningkatkan prestasi atlet silat daerah agar lebih ‘bersuara’ di tingkat regional Jatim, nasional, bahkan internasional “Pencak silat jika kita bina dan kelola dengan baik positif akan memberikan hal-hal positif. Karena dengan turnamnen ini kita mempersatukan seluruh perguruan yang ada, yaitu mengedepankan prestasi  dari bibit-bibit pencak silat, yang nantinya dapat membawa harum Ponorogo ke kancah internasional,“ kata Harun kepada Memorandum, Kamis (1/12). Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Ponorogo, Rahmat Taufik penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016 Ponorogo yang pertama ini selalu bergandengan dengan Polres Ponorogo. Hal tersebut dikarenakan IPSI tidak pernah berani menggelar penyelenggaraan pencak silat, namun Polres Ponorogo memback up penuh seluruh kegiatan hingga bisa terselenggara Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Cup satu

sampai tiga kemarin. “Untuk itu IPSI mengapresiasi positif pendekatan prestasi melalui kegiatan invitasi pencak silat yang dilakukan jajaran Polres Ponorogo dalam upaya memberi wadah untuk  mempersatukan seluruh perguruan pencak silat dan meredam konflik horizontal antar perguruan pencak silat di bumi reog. Dengan menggelar kegiatan yang positif yang nantinya memunculkan potensi, bakat dan bibit-bibit muda pencak silat yang berprestasi, “tutur Taufik. Sementara itu, Ketua Pantia Pelaksana, Waluyo mengatakan pihaknya memprediksi  saat besuk dibuka pendaftaran ada sekitar 28 sampai 30 peserta Kabupaten Kota yang akan mengikuti kejuaraan pencak silat Kapolda Cup 2016 Ponorogo ini. Dengan peserta kurang lebih sekitar 200 atlit pencak silat. “Panitia sudah mempersiapkan kurang lebih satu setengah bulan yang bekerjasama dengan Polres Ponorogo yang telah berpengalaman menyelenggarakan kejuaraan Kapolres Cup hingga tiga kali. (kam)

Perbaikan Jalur Pantai Prigi Hampir Selesai Trenggalek, Memorandum Perbaikan jalan menuju Pantai Prigi yang sempat ambles karena longsor beberapa waktu lalu, kini hampir selesai perbaikannya. Sampai dengan

Kamis (1/12), perbaikan jalan ini sudah mencapai 90%, namun belum dibuka secara keseluruhan sampai dengan bangunan benar-benar kering. Perbaikan jalan ini dikerjakan oleh Balai V Jalan Nasional, pasalnya ruas jalan Durenan-Prigi sudah menjadi jalan Nasional. Sebelumnya jalur ini mengalami ambles selebar lebih dari 2 meter, sehingga akses keluar masuk pantai Prigi melalui jalur ini menggunakan satu lajur. Kendaraan yang melintas harus bergantian dengan kendaraan dari arah berlawanan. Masyarakat sekitar lokasi, membantu petugas untuk mengatur lalu lintas kend-

araan yang melintas setiap harinya, untuk menghindari kecelakaan lalu-lintas. Dikonfirmasi mengenai perbaikan jalan tersebut, Camat Watulimo Wahyu membenarkan bawasannya perbaikan jalan di ruas Jurug Bang sudah mencapai lebih dari 90%. “Dalam waktu dekat jalur ini akan kembali normal, pengguna jalan tidak akan disulitkan dengan kerusakan jalan,” ungkap Camat Watulimo, Kamis (1/12). Masih kata dia, dengan pulihnya jalur ini, pengunjung obyek wisata pantai di Watulimo dapat kembali normal bahkan meningkat dari biasanya. (ji)

Blitar, Memorandum Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, dalam rangka upaya penyebar luasan informasi baik secara formal maupun informal terkait program dan kegiatan dinas. Maupun  informasi-informasi lainya dinas pertanian terus gencar melakukan sosialisasi.  Salah satunya adalah melalui siaran radio yang dikemas lewat program talk show.   Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar Eko Priyo Utomo,   hal itu dilakukan agar masyarakat khususnya Kabupaten Blitar semakin paham dengan program-progam serta inovasi yang sedang dijalankan dinas pertanian.   Terlebih sampai saat ini mayoritas mata pencarian warga Kabupaten Blitar adalah menjadi petani.   “Mayoritas penduduk kita adalah petani sehingga kita perlu untuk mensosialisasikan program-program dan inovasi kita kepada mereka,   salah satunya ya lewat radio ini,” ungkap Eko Priyo Utomo,   ditemui wartawan usai menjadi narasumber talk show di radio,  Kamis (1/12). Sejauh ini kegiatan talk show uang dilakukan dinas pertanian mendapat respon yang sangat bagus dari

Dinas Pertanian Kabupaten Blitar talk show di radio.

masyarakat terutama kalangan petani. Hal itu bisa terlihat dari banyaknya petani yang ikut berperan aktif dengan memberikan saran, masukan,  dan pertanyaan melalui jaringan telphon maupun sms. “Responnya cukup bagus, dan kita bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ucap Eko.  Materi yang disampaikan pun cukup beragam.  Diantaranya program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP), serapan gabah petani (Sergap),  kemajuan teknologi peralatan petani,  serta berbagai materi penting lainnya yang dapat memberikan pemahaman dan ilmu baru kepada para petani.  “Kita sampaikan apa yang memang perlu diketahui oleh petani agar lebih maju dan berkembang,” tuturnya.  Namun meskipun dinas

pertanian sudah melakukan sosialisasi di radio,  Eko menekankan jika petani tetap bisa datang langsung ke dinas pertanian untuk mendapatkan berita terbaru terkait perkembangan pertanian di Kabupaten Blitar. Bahkan jika ada permasalahan ataupun kendala dinas pertanian juga siap membantu. “Apapun yang menjadi keluhan petani siap kita bantu,” ungkap Eko Priyo Utomo. Sementara dikonfirmasi ditempat terpisah,   Suwito petani asal kecamatan Udanawu mengatakan sangat terbantu dengan program sosialisasi yang dilakukan dinas pertanian lewat radio.   Pasalnya program-program yangbelumiaketahuiditerangkan dengan jelas disana.  “Saya jadi tau kalau ada asuransi padi,  ya dari sana itu,” kata Suwito. (ana) 


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 11

M A D IU N R AYA BIRO MADIUN RAYA MELIPUTI NGANJUK, KAB/KOTA MADIUN, PACITAN, NGAWI, MAGETAN. KEPALA BIRO: Zainul Arifi n. WARTAWAN: Joko Wiyono, Ester Mardiana, Budi Suryanto, Dian Anggey Suraya, A. Fredi Prasetyo W, Danang Finantoko. EMAIL: Memomataraman@gmail.com. Telp: 082234539483. KANTOR: Jln. Munggut Peni.1 Blok.C.1. No.11 Perum. Mojopurno. RT 24/RW 06 Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun

Modeling OK, Pendidikan OK

C

indy Prastika Risky Roselawati, Gadis berparas menawan ini sudah menyukai dunia model sejak dini. Berbagai ajang kompetisi telah banyak diikuti baik lokal maupun regional salah satu prestasinya saat Juara Umum Duta Model Indonesia 2015 di Jakarta. Meski telah memilih belajar di dunia modeling, Cindy panggilan akrab dara berusia 14 tahun ini tetap rajin membaca berbagai jenis buku. Sebab melihat dari latar belakang orang tua yang bekerja didunia pendidikan membuatnya selalu mengejar prestasi di sekolahan. ‘’Saya tidak ingin hanya fokus menjadi model. Prestasi pendidikan tetap yang paling utama,’’ ujar siswi kelas X ini pada Memorandum. Pengalaman gagal dari berbagai lomba tidak lantas membuatnya patah semangat, justru menjadi cambuk untuk terus berusaha menjadi model berkualitas dan profesional. Misalnya ketika dirinya menjadi Juara Umum Duta Model Nusantara tahun 2015 di Jakarta. “Rasa bangga ada waktu di umumkan kalau saya terpilih menjadi juara umum duta model nusantara, apalagi orangtua mendukung penuh,” ungkapnya. Meskipun banyak tawaran job namun dirinya tetap mengutamakan pendidikan. Tapi bila sekolah Cindy menunjuknya untuk ikut Prastika lomba baru mau karena Risky membawa nama sekolaRoselawati han. (iko)

Hendak Nyalip Truk, Pengendara Motor Mati Madiun, Memorandum Kecelakaan maut yang melibatkan truk boks dengan sepeda motor terjadi di Jalur Raya Madiun-Solo, tepatnya di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Penumpang sepeda motor, Robert Waloyo, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, tewas di lokasi kejadian. Sedang Joko yang dibonceng mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat. Menurut Herry, warga setempat, kecelakaan itu terjadi ketika truk boks L 8062 VH yang dikemudikan Eko Mardiyono, warga Kembang Kuning, Surabaya, melaju

kencang dari Madiun menuju Magetan. Eko pun langsung mencap gas menambah kecepatan karena akan mendahului kendaraan truk di depannya. Saat itu, tepat di lokasi

kejadian, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Nopol AE 2798 BL dikendarai Robert dan Joko. “Karena jarak sudah dekat, kecelakaan tak bisa dihindari. Satu orang meninggal, dan satunya luka parah dan dibawa ke Rumah Sakit,” ucap dia. Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Madiun yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta sejumlah keterangan saksi. Dua kendaraan yang terlibat dalam laka maut itu juga diamankan petugas. (pp/zai)

Tabrakan Karambol, Satu Tewas

SMPN 2 Ngawi Jual LKS Ngawi, Memorandum Pemerintah melarang penggunaan dan penjualan buku LKS (Lembar Kerja Siswa) sesuai dengan Permendikbud Nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan satuan pendidikan. Tapi di SMPN 2 Ngawi diduga malah menjual buku LKS kepada siswa dengan cara bekerjasama dengan salah satu toko buku dan fotocopy di sekolah setempat. Orang tua murid, yang mengaku bernama Tyo itu mengatakan keberatan dengan adanya pengarahan untuk pembelian LKS ke sebuah toko fotocopy buku dekat sekolahan tersebut. Menurut dia, itu membebani wali murid terutama yang tidak mampu. “Saya sebenarnya keberatan soalnya untuk kebutuhan makan sehari-hari saja kurang. Apalagi harus membeli LKS di toko fotocopy buku, totalnya sekitar Rp 550.000,” terangnya pada Memorandum, Rabu (30/11). Dia menambahkan, selama ini tak pernah ada undangan rapat membahas itu. Hal itu yang membuatnya bingung karena dana bantuan operasional siswa (bos) seharusnya bisa mencukupi kebutuhan siswa dalam pembelajaran, diantaranya pengadaan buku siswa. “Selama ini belum ada rapat orang tua murid terkait pembahasan pengarahan pembelian buku LKS untuk murid,’’ tandasnya. Kepala Sekolah SMPN 2 Ngawi, Luluk Sodiki, menjelaskan, pihak sekolah tidak pernah menekankan atau menyuruh murid untuk beli LKS. Kata dia, sekolah tidak boleh menangani maupun menyarankan untuk membeli buku tersebut. Apabila ada murid yang membeli LKS di luar sekolah itu hak mereka. “Bila ada murid beli (LKS-red) itu hak mereka, kami menanggapi terimakasih. Itu artinya orangtua siswa juga mendukung memberikan motifasi kepada anaknya dalam pembelajaran. Namun kami tegaskan lagi bila tidak ada penekanan dari sekolah,” kata Luluk Sodiki. (iko/zai)

4 Hari, 24 Kali Longsor di Magetan Magetan, Memorandum Musim penghujan di ujung tahun 2016 ini masih sering dibarengi dengan longsor di Kabupaten Magetan. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, selama 4 hari terahir ini, sudah terjadi 24 kali longsor, baik yang menutup akses jalan atau menimpa rumah. Daridata yang ada, dua kecamatan di Kabupaten Magetan, yaitu Poncol dan Plaosan, menjadi daerah yang rawan longsor. Hal itu akibat kondisi tanah yang labil, sehingga saat terjadi hujan deras, tebing menjadi rawan longsor. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Magetan Agung Lewis mengatakan, hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat bencana alam atau longsor. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian material akibat bencana alam. “Masih kita lakukan pendataan, belum diketahui secara pasti kerugian material akibat bencana itu,” ujarnya pada wartawan. Kendati terjadi banyak bencana di beberapa titik di Magetan, akan tetapi hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Mereka masih meyakini rumahnya masih aman untuk dijadikan tempat tinggal. Pihaknya BPBD meminta warga, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada, dengan tetap memprioritaskan keselamatan jiwanya. “Kami menghimbau warga untuk selalu waspada dengan mengutamakan keselamatan jiwa,” tandasnya. (pp/zai)

Satu Rumah Tertimpa Longsor Madiun Madiun, Memorandum Curah Hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Madiun mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor, termasuk di Desa Tempursari, Kecamatan Wungu. Hujan yang mengguyur lebih dari 5 jam mengakitbatkan banjir sekitar 1 meter. Selain karena guyuran hujan, desa inijuga kerap menjadi langganan banjir karena luapan Sungai piring yang tak mampu menampung debit air dari lereng Wilis. Karena curah hujan yang tinggi, tebing setinggi 10 meter dengan lebar 2 longsor dan menimpa salah satu rumah warga yang bernama Sadinem, warga Desa Kresek, Kecamatan Wungu. Material longsoran merusak hampir separo bangunan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2014 tersebut. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat. Henry Kuwat, PJ Kepala Dusun 2, Desa Kresek menjelaskan, pemilik rumah sudah mengungsi sekitar 2 bulan terakhir ke keluarganya yang berada di Jambi, Sumatera Selatan. Sebab, kondisi sekitar rumah korban memang rawan longsor sewaktu waktu. “Pemilik tidak ada di rumah, dan sudah mengungsi ke keluarganya,” ucapnya. (pp/zai)

Petugas olah TKP di lokasi kejadian. (pp)

Warga Nganjuk di dalam bus yang berangkat menuju Jakarta. (est)

Bela Islam 212 di Jakarta

Satu Bus Warga Nganjuk tanpa Pengawalan Nganjuk memorandum Satu bus yang berisi 57 orang anggota dari Front Pancasila Nganjuk dan Gabungan Umat Islam Bersatu (GUIB), berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi Bela Islam 212 yang digelar hari ini Jumat (2/12). Sebelum pemberangkatan, Kamis (1/12) pukul

07.00, mereka berkumpul di Jalan Raya Surabaya-Madiun, depan Stadion Kertosono, tepatnya Desa Tembarak. Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Rombongan yang dipimpin Ketua Front Pancasila, Kiai Zainal Abidin ini, diberangkatkan pukul 09.00

menggunakan Bus ATM TRANS nopol AG 7828 US yang dikemudikan Mustai. Pria yang biasa dipanggil Gus Zen itu mengatakan, peserta terbagi di dua titik penjemputan. “Kita bagi didua titik, sebagian di stadion Kertosono dan sebagian di titik kumpul pemberhentian Bus Dusun Barong

10 Wakil Ormas Madiun Gabung Madiun, Memorandum Tercatat sekitar 10 warga Kabupaten Madiun berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai, 212. Jumlah ini diungkapkan Kapolres Madiun AKBP Sumaryono kepada wartawan. Kapolres menyatakan, pihaknya gencar memberikan penyuluhan maupun sosialasi ke masyarakat, agar jangan sampai jumlah massa yang berangkat ke ibu kota untuk melaksanakan aksi unjuk rasa bertambah

banyak. Di sisi lain, jajaran kepolisian juga sudah melakukan pembinaan, terhadap stakeholder terkait, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Sampai saat ini saya monitor tidak sampai ada 10 orang yang berangkat ke Jakarta dan itu sifatnya hanya mewakili kelompok ormas kecil,” kata Kapolres. Ditambahkan Kapolres, 10 orang yang akan berangkat ini masih menunggu instruksi

dari pimpinan ormas di Jakarta. Menurutnya, jumlah itu kemungkinan tidak akan bertambah. Pihaknya tetap menghimbau, ormas maupun organisasi angkutan darat (organda) di Kabupaten Madiun, segera melaporkan jika ada ormas atau perorangan yang menyewa kendaraan untuk perjalanan ke Jakarta. Hal itu, kata Kapolres, untuk pendataan hingga pengawalan jika dalam jumah yang besar. (ags/zai)

1.618 Pelajar Kota Madiun Perokok Madiun, Memorandum Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, dan pptimalisasi penerapan Perda Kota Madiun Nomor 21 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM). Wakil Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan, program Indonesia Sehat penegakan dengan tiga pilar utama yaitu Penerapan Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan, dan Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. “Sebagai tindak lanjut kegiatan ini Tahun 2017 ada kegiatan survei keluarga sehat dengan total sampling dan tujuan, dapat mengetahui status kesehatan masyarakat Kota Madiun dan permasalahannya. Data ini digunakan sebagai database untuk perencanaan program kesehatan sebagai intervensi selanjutnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup yang lebih produktif khususnya masyarakat Kota Ma-

Wakil Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto. (hum)

diun,” kata Wawali. Sementara, data dinas kesehatan (Dinkes) setempat tercatat, hasil screening massal dari sebanyak 10.973 siswa SMA sederajat, sekitar 1.618 siswa atau sekitar 14,6 persen mengaku sebagai sudah perokok aktif. “Sedangkan 458 siswa lainnya mengaku mulai merokok pada usia tujuh tahun. Serta sebanyak 111 siswa lainnya mengaku kali pertama mengisap rokok saat berusia enam tahun,” kata Kepala Dinkes Kota Madiun

dr. Agung Sulistya Wardhani kepada wartawan. Rata-rata usia mulai merokok adalah sekitar 14 tahun atau usia anak sekolah tingkat SMP. Menurut dia, itu sangat memprihatinkan dan harus segera ada penanganan dari semua pihak mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan sekitar, dan pemerintah. Adapun, fenomena perokok bawah umur tak lepas dari pengaruh lingkungan. Jika ada anggota keluarga yang merokok, anak lebih berpotensi menirunya. “Mungkin awalnya hanya coba-coba dan iseng, namun lama-kelamaan bisa menjadi kecanduan dan tentunya rawan tertular penyakit berbahaya,” ucapnya. Untuk menekan jumlah perokok, terutama usia di bawah umur, serta mencegah dampak dari asap rokok pada perokok pasif, Dinkes intensif mengampanyekan pola hidup sehat. Salah satunya melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), yakni membentuk kampung bebas asap rokok. (ags/zai)

Desa Kedungrejo,”ujarnya. Gus Zen juga mengatakan, dirinya mohon doa dan restunya kepada seluruh masyarakat Nganjuk agar selamat sampai di tujuan baik berangkat ataupun pulang nanti. “Mohon doa restu semuanya. Semoga keberangkatan ini hingga kepulangan nanti selamat dan lancar,” ucapnya. Saat keberangkatan bus, tak ada pengawalan dari aparat kepolisan. Sebelum berangkat, memang terlihat dua polisi yang duduk duduk sekedar memantau keberangkatan para relawan tersebut. (est/zai)

Ngawi, Memorandum Tiga sepeda motor terlibat kecelakaan di jalan raya poros Ngawi-Geneng, tepatnya Pasar Tepas KM 11-12 Desa/ Kecamatan Geneng, Ngawi. Akibatnya, satu dari tiga pengendara tewas setelah dilarikan ke rumah sakit. Ketiga pengendara tersebut adalah Sarjianto (35), warga Desa Guyung, Kecamatan Geneng yang mengendarai Mio AE 3290 LK; Nia Lestari (21), warga Desa/Kecamatan Geneng yang mengendarai Vario AG 4948 MU serta Andi Kurniawan (19), warga Desa/Kecamatan Geneng yang mengendarai Suzuki Smash AE 4776 LD. Kejadian berawal ketika Nia berjalan beriringan dengan Sarjianto dari arah utara. Di depannya lagi sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya yang hendak belok kanan. Dari arah berlawananm Andi melaju dengan kecepatan sedang. Melihat ada motor hendak belok dari arah berlawanan dan jarak sudah dekat, membuat Andi kelabakan. Bermaksud menghindari motor yang berbelok tersebut, Andi banting setir agak kekanan. Namun nahas, justru dua pengendara lain yakni Nia dan Sarjianto yang menjadi korban hingga terjadi tabrakan tiga kendaraan roda dua tersebut. “Maksudnya mau menghindari motor yang belok, namun nggak tahu kalau dari utara ada motor dua hingga tahu-tahu tabrakan ketiganya,” kata Jatmiko salah satu saksi yang ada di TKP pada Memorandum, Kamis (1/12). Ketiga korban saat itu langsung dibawa ke RS Widodo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sayang, saat menjalani perawatan di rumah sakit, nyawa Sarjianto tak dapat tertolong. “Saksi dan kendaraan yang terlibat, sudah kami periksa dan kami amankan. Sedang korban meninggal sudah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” terang Kasat Lantas AKP Miftahul Amin. (dwy/zai)

Seorang korban mendapat perawatan. (dwy)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 12

OASE

Kakaktua

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya, lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata, ”Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku menghinakanku.” (QS Al Fajr: 15-16)

T

O

T

A

L

Seorang penjual burung mempunyai dua burung kakaktua. Kedua burung itu berbeda.. Yang satu suka bernyayi, sedangkan yang satunya lagi hanya diam. Datang seseorang calon membeli dan berkata kepada si penjual burung: Pembeli: Berapa harga burung kakatua ini, Mas...?

Penjual: Kalau yang suka nyayi itu Rp 500.000, sedangkan yang diam itu Rp 1.000.000. Pembeli: Lho… kok yang suka nyayi harganya lebih murah dari yang hanya diam. Penjual: Ya jelas beda, wong yang harganya Rp 1.000.000 itu pencipta lagunya.

T

iap hari merasakan senjata suami yang seorang polisi, mungkin Vajinatul Nikmah (26, samaran), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merasa jenuh. Dia ingin merasakan senjata yang jinak-jinak merpati. Yang malu-malu tapi mau. Yang ogah tapi selalu minta tambah. Dalam bayangan Nikmah,

13. Benda atau bagian tubuh kita sendiri. Apa maksudnya? Santet ini menggunakan foto, rambut, sapu tangan, hingga tanah di sekitar rumah korban. Mengerikan bukan? Bahkan bahan-bahan yang menjadi hal utama bagi kita bisa menjadi alat untuk mengirimkan santet ke kita. Namun, ada cara menangkal atau paling tidak menjagamu dari santet. Pertama, percaya ataupun tidak percaya akan hal ini tetap harus tawakhal sama Tuhan. Misalkan kamu tidak percaya, tidak berarti kamu tidak perlu perlindungan Tuhan. Maka dari itu mulailah dengan rajin beribadah sesuai dengan ajaran masing-masing. Nenanam tanaman yang bermuatan elektron negatif (-). Ini merupakan salah satu cara ilmiah untuk menghindari santet. Misalkan dadap, pacar air, kelor dan bambu kuning, merupakan tanaman-tanaman yang bermuatan negatif. Maka jin ataupun gelombang santet yang dikirim pun akan terpantul, karena dipercaya akarnya yang tidak mencengkram bumi secara kuat. Terakhir adalah jadilah pribadi yang santun. Jangan sekali-sekali menyakiti orang, secara sadar maupun tidak sadar. Segera ucapkan maaf bila kamu merasa ada yang tidak beres antara hubunganmu dengan orang tertentu. Jaga juga perbuatanmu agar tetap disenangi banyak orang. (*/tyo)

yang kedapatan berselingkuh. “Sang suami yang istrinya diselingkuhi yang melaporkan keduanya dengan pasal perzinahan,” ujar Barung. (*/jos)

Dua Rampok Kwanyar Digulung Bangkalan, Memorandum Dua rampok Azis(21), warga Desa Batah Barat, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, dan Toufan (20), warga Desa Batah Timur, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, ditangkap anggota Polsek Modung. Sebelumnya mereka berhasil merampas sepeda motor Yamaha Beat Pop Warna Hitam B-6953-VLO, milik Junaida, warga Desa Modung, di SDN 1 Pangpajung. Kejadian itu bermula saat junaida berboncengan dengan Sumiati ,hendak menjemput putri Sumiati yang bersekolah d SDN 1 Pangpajung. sesampainya di tempat kejadian perkara(TKP), korban ditodong oleh Azis dan Toufan yang berboncengan Sepeda Motor Honda Beat. Dibawah ancaman senjata tajam, akhirnya korban menyerahkan motornya pada

Azis, dan kedua tersangka kabur ke arah barat. “Kedua tersangka ini dari arah timur mengahmpiri korbannya, dan langsung menodongkan pisau,” ujar Kasubag Humas Polres Bangkalan AKP Bidarudin, Kamis (1 /12). Sesaat setelah terjadi perampasan, warga sekitar langsung melapor ke Polsek Modung yang juga

Azis dan Toufan.

ada diarah barat. Petugas Polsek pun langsung menghadang tersangka, yang sedang melintas di jalan depan Polsek Modung. Tanpa kesulitan polisi berhasil menangkap Azis, dan dalam penyidikan mengakui perbuatannya. “Tersangka satunya yaitu Toufan langsung kabur melarikan diri meninggalkan temannya AZ. Selang satu hari, Toufan berhasil ditangkap juga oleh petugas Polsek Modung dirumahnya Kini keduanya ditahan di Mapolres Bangkalan untuk diproses lebih lanjut. Atas perbuatan itu,kedua tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. (yus/yud)

Perajin Akik Tambak Bayan Ditemukan Tewas Surabaya, Memorandum Warga Jalan Tambak Bayan Tengah III, digegerkan dengan mayat Gwie Kok Ping (59), perajin batu akik yang ditemukan terlentang di dekat kamar mandi, Kamis (1/12) siang. Untuk penyelidikan, jenazah korban dimintakan visum ke rumah sakit. Mayat pria sebatangkara ini kali pertama ditemukan adik dan keponakannya saat akan mengantar makanan. “Dari keterangan keluarga, korban sudah lama mengidap penyakit jantung koroner,” jelas Kapolsek Bubutan Kompol Ketut Madia. Dikatakan Ketut, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas identifikasi Polrestabes Surabaya tidak ditemukan adanya tanda

kekerasan di tubuh korban. “Ini dikuatkan dengan beberapa obat yang selama ini dikonsumsi korban,” jelas Ketut lagi. Informasinya, meski tak jauh dari rumah adiknya, tetapi korban lebih nyaman jika hidup sendiri. Termasuk ketika berobat ke dokter, korban tak ingin menyusahkan keluarga lainnya. Namun, rasa empati terus mengalir pada korban dari tetangga kanan-kirinya. Karena dikenal supel, tak jarang korban sering dikirimi makanan oleh para tetangga. Terakhir warga bertemu korban menawarkan beberapa dagangan akiknya. Tidak diketahui jelas, berapa batu akik yang terjual waktu itu. Esoknya, rumah korban tampak sepi dan tidak seperti biasanya. Karena dianggap para tetangga sedang berobat, maka tidak ada kecurigaan sama sekali. Siangnya, adik

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

12. Buah atau sayuran, serta tanaman lainnya. Sama seperti alat nomer 11, bahwa orang yang mengirimkan santet ini harus menemui korban. Jadi biasanya pengirim ingin membuat korban meninggal dengan istilahnya wajar. Anggapannya adalah korban meninggal karena terkena sayuran beracun. Jadi tidak akan ada yang curiga kalau itu adalah santet.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung mengakui Polres Bone sudah mengamankan oknum guru MAN dan istri anggota polisi

FOTO: MEMORANDUM/ YUSRON HIDAYATULLAH

11. Air Beracun Biasanya racun dikirimkan setelah sang dukun membacakan jampi-jampi atau mantranya pada air atau medium cair apapun. Orang-orang yang terkena santet ini biasanya sering bertemu dengan pelaku, karena pelaku perlu melakukan kontak dekat dengan korbannya agar dapat membuat korban meminum racun ini.

erti dilansir detikNews, Rabu (30/11), keduanya lantas digelandang ke Mapolres Bone. Sejumlah warga Cellu yang berang dengan ulah oknum guru tersebut merusak dan membakar rumah guru yang berdekatan dengan rumah sang polisi. Beruntung, saat kejadian petugas pemadam kebakaran segera memadamkan api sehingga api hanya menghanguskan ruang tamu rumah sang guru.

Jenazah Gwie Kok Ping di TKP.

dan keponakan korban hendak mengirim makanan. Saat dipanggil-panggil, tak ada jawaban dari dalam. Ke mu d i a n a d i k ny a

mengintip ke dalam rumah, juga tak melihat korban. Kerabatnya lalu mencari gerendel kunci,ketika pintu terbuka akhirnya diketahui korban

ditemukan dalam posisi terlentang di bawah meja depan kamar mandi. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Bubu-

tan dan koordinasi dengan tim identifikasi Polrestabes Surabaya. Diduga, kematian korban lantaran terpeleset usai mandi. (fer)

Dicakar Selingkuhan Suami, Lapor Polisi Mojokerto, Memorandum Penganiayaan berujung ke polisi, itu yang dialami Rini Erwati (45), warga Desa Pendowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Gara-gara terbakar cemburu, Ia mencakar pipi korban Eka Ariati, warga Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal. Kasubbag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto MR, menjelaskan awalnya pelaku datang ke rumah korban, ingin bertemu Achmad Bisri ( 45) tidak lain adalah suami korban. Saat itu korban tidak tahu kedatangan pelaku. Tiba-tiba pelaku sudah duduk berdua di ruang tamu bersama suami korban. Bahkan suami korban melarang korban agar tidak keluar keruang tamu.

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Santet dan Penangkalnya (3-Habis)

kemampuan seperti itu hanya dimiliki seorang guru (lugu tapi ruar biasa). Makum, guru kan identik dengan keluguan, kesopanan, dan kemaluannya. Rasa malunya, maksud aku.

Karena itu, ketika ada PDKT (pendekatan dengan kemaluan terbuka) dari tetangganya, sebut saja Ableh (40), seorang guru MAN di Bone, dia menerima tawaran tadi dengan segala keterbukaan. Apa saja yang ada pada dirinya dibuka... blak-blak-blak! Apesnya, kala sedang buka-bukaan di rumah Nikmah, Senin (28/11) pagi lalu, ulah mereka dipergoki warga. Sep-

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Istri Polisi Ditembak Pak Guru

Tetapi korban tidak kehabisan akal, ia mencari handphone (Hp) untuk menghubungi saudara dari suaminya. Tidak berapa lama, kakak perempuan Bisri datang untuk menyaksikan kebejatan Bisri di rumah tersebut.

Akhirnya terjadi cekcok antara keluarga Bisri dengan pelaku. Karena tidak bisa menahan emosi, pelaku mencakar pipi kiri korban, hingga mengalami lukaluka. Tidak terima dengan perbuatan pelaku, maka kejadian ini langsung

dilaporkan ke Polres Mojokerto. “Atas laporan tersebut , akan kami panggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” terang Sutarto, Kamis (1/12) . Sementara itu, korban saat dikonfirmasi koran ini, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dipaparkan korban bilang hubungan antara suami saya dengan Rini sudah hampir dua tahun, pada waktu itu Rini masih bersuami dan saat ini ia sudah bercerai dengan suaminya. Perceraian Rini dengan suaminya sudah hampir empat bulan.“Tetapi dalam lima bulan terakhir ini, hubungan Bisri dengan Rini bertambah erat, sampai sampai suami saya jarang pulang mas. Kenyataan itu yang membuat aku kecewa,” ungkap korban.(no)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 13

KOTA SURABAYA

Rubrik Tanya jawab tentang agama Islam, rubrik diasuh oleh Ustad Dino Imansyah, dimuat setiap hari Jumat.

Hukum Salat Berjamaah Assalamualaikum Wr Wb, ustad Dino yang terhormat: Apa hukum salat wajib yang lima waktu itu dikerjakan secara berjamaah? Jawab: Waalaikumussalaam Wr Wb, penanya yg saya hormati: Salat lima waktu yang dikerjakan berjamaah itu diperintahkan dalam Alquran dan sunnah.  Sesuai dengan Alquran surat Al Baqoroh ayat 43 yang artinya: Dan dirikanlah salat, tunaikan zakat, dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. Juga sesuai dengan hadist riwayat Al-Bukhori yang artinya: Rasulullah bersabda: salat jamaah itu melebihi salat sendirian dengan 27 derajat. Para ulama berbeda pendapat terkait dengan masalah salat wajib yang berjamaah ini. Ada yang berpendapat sunnah muakkad untuk laki-laki dan ada yang berpendapat fardhu kifayah. Sesuai dengan hadist dibawah ini yang artinya: Rasulullaah bersabda: tidaklah seorang dari tiga penduduk suatu kampung yang tidak mendirikan saalat kecuali setan telah menguasai mereka, maka senantiasa berjamaahlah karena serigala akan memangsa mangsanya yang sendirian.(HR. Abu Dawud). Juga sesuai enan Alquran surat An Nisa: 102. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah SWT memerintahkan kita melaksanakan salat berjamaah meskipun dalam lapang maupun susah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, salat wajib berjamaah itu hukumnya wajib kifayah yang berarti apabila ada suatu desa atau kampung ada yang sudah salat berjamaah, maka sudah menggugurkan kewajiban seluruh desa atau kampung tersebut. Wallaahua’lam.

FOTO: ISTIMEWA

Ibunda Muhammad Nuh Wafat Surabaya, Memorandum Ibunda Prof Muhammad Nuh, mantan Menteri Pendidikan dalam Kabinet SBY Presiden, Hj Suadah, meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Kamis (1/12) pukul 13.25 WIB dalam usia 83 tahun. Humas Yayasan RSI Jemursari, Achmad Bagus, mengatakan, Hj Suadah seHj Suadah belum wafat dirawat selama kurang lebih dua minggu. “Sakitnya karena memang sudah sepuh (tua),” ujarnya seperti diberitakan suarasurabaya.net. Keluarga almarhumah sempat berkumpul untuk beberapa lama di rumah sakit. “Pak Nuh juga ada,” kata Bagus. Sekitar 16.00 WIB, jenazah almarhumah dibawa ke rumah duka di Gunung Anyar Tengah Nomor 18, dekat sekolah Al Ikhlas. “Rencananya, almarhumah dimakamkan di TPU Gunung Anyar besok pagi (Jumat, 2/12). Jamnya sekitar pukul 07.30 WIB,” katanya. (*/asw)

Massa Aksi Bela Islam III

ke Jakarta Dilarang Naik Bus, Serbu Kereta Api

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Rentrix Ryaldi Yusuf mengimbau massa aksi 212 di Wisata Religi Ampel.

Surabaya, Memorandum Imbauan polisi agar pengusaha bus tidak mengangkut peserta aksi unjuk rasa atau Doa Bersama 2 Desember 2016 di Monas, tidak menyurutkan umat muslim melakukan aksi bela Islam Jilid III. Ribuan penumpang beralih memakai alat transportasi kereta api (KA). Lonjakan jumlah penumpang yang naik kereta api jurusan Surabaya-Jakarta terasa sejak hari Kamis (1/12) ke Jakarta mengalami kenaikan 5 persen dibandingkan dengan hari biasanya. Humas PT KA Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatondo mengatakan kenaikan 5 persen ini paling banyak terjadi pada kereta api ekonomi jurusan Surabaya Jakarta. “Yang berangkat hari ini (Kamis, red) ke Jakarta memang naik 5 persen dibandingkan hari biasanya,” katanya. Ia menambahkan pihaknya

tidak bisa melarang mereka pergi ke Jakarta, karena belum tentu ikut aksi di Monas. Selain itu dalam manifest, tidak ada peserta rombongan. “Memang ada mereka naik yang memakai baju putih, namun bukan jaminan mereka ikut aksi di sana. Dan jumlahnya tak banyak,” cetusnya. Diakui, pihaknya sendiri sudah melakukan antisipasi dengan menggandeng aparat kepolisian. Hal ini ditujukan kepada barang bawaan penumpang. Berdasarkan informasi, ada

Lawan Rektorat UWKS, 18 Pengacara NU Kawal Gugatan Dekan FISIP Surabaya, Memorandum Gugatan mantan Dekan FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) terhadap Rektor UWKS akhirnya disidangkan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PTUN), Jl Raya Juandan 89 Gedangan, Sidoarjo, Kamis (1/12) siang. Dalam gugatan, Fauzi Said yang juga aktivis Nahdlatul Ulama (NU) dikawal 18 pengacara Lembaga Ban-

tuan Hukum (LBH) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Dr. Hufron, SH., MH., Hamka, SH., Mh., Orik, SH, Paulus, SH., Anjab,SH. Pihak tergugat diwakili kuasa hukum dari dua lembaga hukum, Atet, SH., MH (LBH UWKS) dan perwakilan kantor hukum Sidabukke & associates. Sidang PTUN yang di Bersambung ke halaman 14 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Agama Islam, Spiritual, Hukum dan Narkoba, serta Kuliner, secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: konsultasimemorandum@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081238620301 atau mengirimkan surat lewat pos dengan menempelkan guntingan kupon yang tersedia ke redaksi Jl. Karah Agung 45 Surabaya, Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

sejumlah penumpang yang memakai jubah putih berada di Stasiun Gubeng, kemarin siang. Mereka akan ke Jakarta untuk bergabung dengan peserta lain dari seluruh wilayah Indonesia di Monas, Jakarta. Petugas polisi yang biasa bertugas di Stasiun Gubeng pun harus mengawasi mereka. Begitu juga polisi khusus KA. Tidak menutup kemungkinan, mereka juga baik kereta api lewat Pasar Turi. Sebab, kebanyakan KA jurusan Jakarta, berangkat dari sana. Sementara itu, petugas Terminal Purabaya di Bungurasih menyampaikan tidak ada lonjakan penumpang beberapa hari terakhir, menjelang aksi umat muslim ke Jakarta, Selasa (2/12) hari ini. Pihak Terminal Purabaya sejak  Bersambung ke halaman 14 

Kapolda: Jatim Siaga 1

J

awa Timur siaga satu, menghadapi persiapan aksi demo massa Islam ke Jakarta, Jumat (2/12) hari ini. Penegasan ini, disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji kepada wartawan usai Apel Kebangsaan dan rapat tertutup di lobi kantor gubernur, Kamis (1/12) petang. “Semua pasukan akan kami turunkan sebesar 12 ribu orang. Seluruh Jatim akan mendapatkan pengawasan. Mulai sore ini Jatim siaga satu. Sampai kapan? Ya nanti sampai kami perlukan hingga kondisi aman,” tegasnya Irjen Pol Anton Setiadji. Menurut dia, semua daerah di Jatim akan menjadi prioritas pengamanan. Pihaknya juga me-

mastikan warga Jatim berjumlah sekitar 2.100 orang yang mengikuti aksi damai di Jakarta berangkat dan pulang dalam kondisi selamat serta lengkap. “Budal wolu mulihe wolu nggak? (berangkat delapan orang pulangnya delapan orang tidak?),” tanyanya. Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, apel kebangsaan kali ini dalam rangka memastikan bahwa Jatim aman terkendali. “Dengan efek di Jakarta, bukan berarti kondisi Jatim tidak tenang. Tapi kami ingin memastikan setelah tanggal 2 Desember, Jatim harus tetap tenang. Masyarakat Jatim pada prinsipnya aspirasinya sudah disampaikan,” jelasnya. (yok/day)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 14

SEPUTAR SURABAYA DPRD Minta Dinkes Optimal

ODHA di Jatim Sentuh Angka 17.194 Jiwa Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono meminta Dinas Kesehatan lebih optimal menjalankan program-program, terkait penanggulangan HIV/AIDS. Pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS perlu mendapatkan perhatian khusus

Di Balik Laporan Pencemaran ke Polda Jatim

Kelana Tuding Ditunggangi Aktor Intelektual

Surat LPB/1342/XI/2016/UM/Jatim sebagai bukti laporan polisi terhadap ketua DPD Hanura Jatim.

Surabaya, Memorandum Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur Kelana Aprilianto menegaskan, kasus yang menyeret dirinya ke ranah hukun, ditunggani aktor intelektual. Untuk itu, orang nomor satu di Hanura Jatim ini, siap menghadapi dan menyerahkan proses tersebut pada penasehat hukum Partai Hanura. “Mereka ini, mengingin-

kan Partai Hanira tidak besar di Jatim. Dan laporan pencemaran nama baik yang dituduhkan ke saya tidak mendasar,” terang Kelana saat dihubungi Memorandum, Kamis (1/12). Lanjut Kelana, selama ini diriny berkosentrasi untuk membesarkan Partai Hanura. Bahkan ia, mempredisi banyak yang berkepingan agar Partai Hanura di

Jatim tidak bisa besar. “Kita terus konsolidasi untuk mengangkat Partai Hanura. Terkait laporan ke Polda Jatim ada kuasa hukum partai untuk melakukan tugasnya,” terang Kelana. Po l i t i s i a s a l Ko t a Pasuruan, menyampaikan dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti dituduhkan. Apalagi, pergeseran dalam dinamika politik merupakan hal biasa. “Saya selalu menahan agar tidak marah. Tetapi ada yang sengaja menganggu citra partai,” tandas dia. Selama ini, Kelana mengaku terus berbuat untuk membesarkan Partai Hanura. Koordinasi antar pengurus dan kader terus diperkuat, untuk kepentingan pelayanan rakyat melalui Partai Hanura. Sebelumnya Kelana di laporkan ke Polda Jatim dengan tudingan pencemaran nama baik dan perbuatan  tidak menyenangkan, oleh kader Hanura, Dondin Maryasa dan Pujiantoro. Keduanya merasa tidak terima, ditudingan meminta-minta uang ke DPC-DPC. Lantas, keduanya dilaporkan ke DPP, hingga berbuntut keduanya digusur dari jabatan masingmasing. D a l am l ap or an ke Pol d a Jat i m d e ng an nomor:LPB/1342/XI/2016/ UM/Jatim itu telah diterima oleh KA Jaga A SPKT Polda Jatim Kompol Daniel Hutagalung, tertanggal 10 Nopember dengan nomor tanda bukti nomor:TBL/1343/ XI/2016/UM/Jatim. (day)

Lawan Rektorat UWKS... hadiri Hakim Ketua Edy Firmansyah, SH dan Hakim anggota Harry SH meminta pada pengugat untuk melakukan perbaikan. “Secara yuridis Surat Keputusan (SK) Rektor UWKS tidak patut, karena mengabai-

kan dan menabrak peraturan perundang-undangan dan aturan yang dibuat sendiri,” terang Doctor Hufron, Ketua Tim LBH NU Jatim seusai sidang. Ia menambahkan, penambahan dan penajaman uraian

dari pemerintah. Sejak tahun 2005 sampai dengan Desember 2015 telah dilaporkan 191.073 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian banyak pihak. Di Jatim sendiri angkanya mencapai 17.194 jiwa. “Kami Komisi E mendorong optimalisasai program-program. Karena memang APBD mengalokasikan kebutuhan untuk itu,” terang Agung Mulyono. Politisi Partai Demokrat ini, menjelaskan harusnya Dinkes Jatim lebih masiv menjalankan program untuk penanggulangan HIV/ AIDS. Salah satunya dengan mengandeng ibu-ibu PKK melakukan gerakan cegah AIDS. “Ini perlu gaung yang

lebih terasa. Sehingga penanggulangan HIV/AIDS bias lebih optimal,” tandas dia. Seperti data yang disampaikan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan penemuan kasus HIV

Data temuan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian Jatim terhadap penyakit HIV/AIDS.  Sehingga Gubernur Jatim Soekarwo kembali meraih penghargaan tingkat nasional melalui program dan kebijakan yang dilakukannya. Soekarwo menerima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pencegahan dan Pengendalian HIV (P2HIV) dari Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam acara tersebut. Dikatakan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, faktor risiko penularan HIV terbanyak adalah melalui hubungan seks yang berisiko pada heteroseksual (66%), penggunaan jarum suntik tidak steril pada penasun

(11%), lelaki seks dengan lelaki (3%), serta penularan dari ibu ke anak (3%). Jumlah kasus AIDS yang dilaporkan tertinggi adalah pada ibu rumah tangga (10.626), tenaga non profesional/karyawan (9.603), wiraswasta (9.439), petani/ peternak/nelayan (3.674), buruh kasar (3.191), penjaja seks (2.578), PNS (1.819), dan anak sekolah/ mahasiswa (1.764). “Data-data yang didapat tersebut mendasari dalam strategi pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS yaitu dengan pendekatan yang berfokus dalam keluarga dan masyarakat,” tutur Nila saat menghadiri acara puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2016 di Gedung Negara Grahadi. (day)

Tak Paham, Warga Malas Urus Sertifikat Massal Surabaya, Memorandum Minimnya sosialisasi program kerjasama Kementrian Agraria/BPN dengan Pemkot Surabaya terkait sertifikasi massal swadaya (SMS), membuat masyarakat masih tak paham program tersebut. Buktinya, di lapangan masih banyak dijumpai masyarakat masih ogah-ogahan mengurus karena mahalnya biaya sertifikat. Bukan sebesar Rp 545 ribu seperti yang diumumkan. Keresahan masyarakat itu, dikarenakan adanya biaya tambahan yang harus dikeluarkan meliputi bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak penghasilan (PPh). Tentu saja jika sudah berurusan dengan BPHTB, akan ada keterlibatan notaris

yang sudah tentu aka ada tanbahan biaya. “Selama tanah itu masih petok atau kutipan letter-c, dan belum pernah dilakukan ikatan jual beli dihadapan notaries, tidak perlu membayar BPHTB. BPHTB ini terjadi, ketika tanah itu sudah pernah terjadi jual beli notaris, biasanya itu langsung didaftarkan. Selama masih di bawah tangan dan hanya peralihan disaksikan pejabat kelurahan, cukup dikenakan pajak penghasilan saja atau PPh,” tegas Khusnul Amin, Lurah Bulak, Kamis (2/12). Pernyataan Lurah Bulak ini, dikuatkan olah Camat Bulak Suprayitno. Ia berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan program murah

Khusnul Amin

tersebut. “Sayang kalau program ini tidak dimanfaatkan. Berapapun peralihannya, selama masih di bawah tangan dan tidak pernah ada ikatan jual beli atau IJB yang didaftarkan, warga cukup bayar PPh

atau pajak penghasilan saja ditambah biaya resmi yang di BPN. PPh pun, nantinya dibayarkan ke bank. Tapi kalau sudah terlanjur ada IJB, ya harus dipenuhi BPHTB-nya,” sambungnya. Sementara itu, Ketua Panitia SMS dari BPN Surabaya II, Ardi Rahendro mengatakan, jika tidak ada tambahan biaya lagi dalam program sertrifikasi massal ini. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 545 ribu itu biaya resmi meliputi pendaftaran, pengukuran dan Panitia A. “BPHTB, PPh itu bukan komponen pembiayaan. Kapanpun, nanti pasti akan dibayarkan oleh yang bersangkutan. Pembiayaan sertifikasi sudah jelas untuk pendaftaran, pengukuran dan Panitia A.

Bayarnya nanti juga di bank yang ada di Kantor BPN,” ujar Ardi dikonfirmasi, kemarin. Ditambahkan olehnya, masyarakat tidak perlu bingung terkait biaya BPHTB, PPh maupun keterlibatan notaries untuk membuatkan akta jual beli. “Tanah-tanah yang belum didaftarkan, tidak perlu harus bayar BPHTB. Bea BPHTB itu muncul, kalau terjadi jual beli sampai muncul ikatan jual beli atau IJB dihadapan notaris. Jika sudah ada IJB, sudah tentu tanah itu sudah didaftarkan dan harus dibayar itu BPHTB. Sementara Petok D atau kutipan letter-c itu kan belum didaftarkan. Jadi tidak perlu memikirkan BPHTB,” pungkasnya. (mik)

Kegiatan Berkesenian Sepi, Balai Budaya Kayak Kuburan Surabaya, Memorandum Gedung Balai Budaya di kompleks Balai Pemuda, Jalan Yos Sudarso, sepi dari kegiatan berkesenian. Padahal, gedung yang dibangun puluhan miliar rupiah sejak awal dikonsep untuk memberi ruang bagi seniman Surabaya untuk berekspresi. Akibatnya, lantai dua yang selama ini berfungsi sebagai tempat pementasan atau theater, sunyi senyap seperti kuburan. Kepala Dinas

Sambungan dari halaman 13 kenapa SK Rektor 122 perlu untuk dilakukan penundaan pemberlakuannya sampai dengan hasil atau putusan akhir sidang. Sementara itu, Edy Firmansyah, SH menyampaikan siding dilanjutkan 2

Agung Mulyono

yang tinggi, bersama dengan Provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara itu Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerangkan, jumlah penderita AIDS di Jatim yang terungkap hingga September 2016 sebesar 17.194 jiwa. Dari jumlah itu penderita AIDS terbesar adalah ibu rumah tangga sebanyak 2.944 jiwa atau mencapai 17,92%. Sedangkan anak-anak sebanyak 615 jiwa. Kemudian yang teridentifikasi mengidap virus HIV sebanyak 36.881 orang. “Namun ini seperti fenomena gunung es. Berdasar data yang ada, estimasinya mencapai 57.321 pengidap HIV lainnya,” kata Gus Ipul.

minggu mendatang. Sebelum siding ditutup, PTUN member catatan, pihak tergugat harus memilih salah satu alamat kuasa hukum, biar tidak membingungkan surat panggilan diberikan ke siapa, LBH UWKS atau sidabukki associate. (day)

Budaya dan Pariwisata Surabaya Wiwiek Widayati mengakui memang sejak beberapa bulan terakhir ini aktivitas berkesenian jarang ada. Ini terjadi karena memang ada perbaikan gedung. Otomatis, yang ramai adalah lantai satu yaitu yang selama ini berfungsi sebagai rumah bahasa dan perpustakaan. Hampir setiap hari ratusan orang keluar masuk di lantai satu. “Ada perbaikan, khususnya di loading dok barang. Jika sudah selesai perbaikan, tentu akan mempermudah memasukan barang untuk pementasan,” katanya. Selain itu juga kondisi di belakang Balai Budaya, masih lanjutnya ada proyek pembangunan lahan parkir di bawah tanah. Tentu saja tidak memungkinkan digelar kegiatan berkesenian saat ini karena akan terganggu adanya

FOTO: MEMORANDUM/UDIN

Surabaya, Memorandum Jumlah penderita HIV di Jawa Timur ternyata tertinggi se-Indonesia. Hingga September 2016 tercatat penderita HIV di Jatim sebanyak 17.194 jiwa yang berhasil ditemukan. Kondisi ini, mengejutkan sejumlah pihak. Pasalnya upaya penutupan lokalisasi di wilayah Jatim, tidak menurunkan jumlah penderita penyakit mematikan ini.

Gedung Taman Budaya.

suara yang berasal dari aktivitas tersebut. Ia menambahkan sejak awal Balai Budaya ini dibangun sebagai salah satu upaya untuk menarik wisatawan lewat kegiatan budaya. Tahun ini, memang aktivitas berkesenian di Balai Budaya kurang maksimal. Maka

tahun depan, pihaknya akan lebih memaksimalkan gedung tersebut. “Tahun depan kami upayakan agar setiap hari ada pementasan kesenian di sana. Harapannya semua seniman di Surabaya ikut menyukseskan,” katanya. Yang pasti, untuk mem-

Massa Aksi Bela Islam III ke Jakarta tanggal 25 Desember sudah melakukan filter mencegah aksi tanggal 2 desember. “Sejauh ini, pemberangkatan bis jurusan Jakarta sesuai jadwal tidak ada perubahan. Pemberangkatan jam 2 siang sampai jam 8 malam,” terang Nugroho Korbid Tata Terminal Purabaya, Kamis (1/12).

Disampaikan Nugroho, tujuan filter biar tidak ada penunpang memanfaatkan bus regular dan ditindak lanjuti kepolisian. Sementara di massa muslim juga terlihat berkumpul di Masjid Agung Surabaya (MAS). Mereka mengunakan 4 bus pariwisata. Anton Triatmoko, penja-

pergunakan gedung pertunjukan di sana, tidak gratis. “Memang harus membayar karena sudah diatur dalam perwali. Kami juga ditarget pendapatan dari gedung tersebut. Tahun ini capaian pendapatan sudah mendekati 90 persen,” katanya. (udi)

Sambungan dari halaman 13 ga loket parker Masjid Agung membenarkan, dirinya melihat ratusan warga berkumpul di luar MAS. “Saat itu, saya sif jam 22.00. Kelihatanya rombongan berangkat haibs sholat subuh. Informasinya rombongan kembali setelah sholat Jumat dari Jakarta,” terang Anton. (udi/cr1)

SURAT PEMBACA

Jalan PLK Balas Klumprik Berlumpur Sentra PKL hutan kota Balas Klumprik, yang di bangun Dinas Koperasi Kota Surabaya mengenaskan. Selain hanya sedikit jumlah PKL, bangunan megah dibangun dari uang rakyat ini, akses jalan masuknya berlumpur, setiap kali musim hujan. Ini membuat warga yang menikmati kuliner menjadi malas. Bagaimana Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi turun tangan untuk membantu PKL. Giyanto (Ketua Paguyuban Pedagang Sentra Kuliner Balas Klumprik) ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS no 081238620301, E-mail: harian_memorandum@yahoo.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


H A L A M A N 15

JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

IKLAN PAS Properti J.Rumah Perum Puspasari candi SDA,SHM.LS:7x13m,Rp.250Jt Hub:H.Arifin 081235035999/031-5924033

Tanah Kavling Siap Bangun 6x17m Fas:PLN,PDAM,Jalan Paving mulai 35Jt-55Jt Hub:082141060251

Jual Tanah Lok Gempol Kurung/Benowo Padat Penduduk LS.6x14 Jln.5m.Hub:Bp. Samidianto 0812.3225.4406/ 0858.5561.2833

Rmh 4x17 Cepat BU.Jl.Setro 5/1 Sby.2Kt, 1Km,PLN 1300,Mobil Bs Msuk.Hrg:450Jt Nego.Hub:0878 5430 3295 (TP)

Jual Tnh Lt.18x11.6m2 Sertifikat.Jln.Raya Pogot No.127 Hub:081230306273

J.Tnh Kavling daerah Bonteng Menganti Hub:0895.1279.2328 / 0857.3398.4300

RUMAH DIJUAL

Jual/Kontrak,Rumah Uk:3x6 di keputih timur No.11 sby Hub:082245978381/ 085931310403

CASH & KREDIT

DP. 70Jt

Telp. 081 252 701 602 / 089 6570 32258

RUMAH DIJUAL J Tnh Kav SHM 5x20=70Jt Balang bendoKrian,Tnh SHM 6x10=60Jt JogosatruSukodono.Bs Dicicil Hub:081231417020 Rmh S.Huni Sambung Rejo 130Jt Plaosan= 120Jt KrgPuri 200Jt 081216161595/085606535159

J.Tanah Kavling 7x10m Lokasi pakal Sby.Jln sdh paving bebas banjir Hrg 75Jt.Bisa Kredit Hub:Hp/WA 081231021945082257628059

RUMAH DIJUAL

Rumah 6x8 = 200 jt Tanah Kav 6x12

TANAH DIJUAL Jl.Bogorami Timur II/32 Uk.5x9 180Jt.NegoKalilom Lor Indah Gg.Pacar Uk.3,5x7 110Jt Nego 085102872230

Jual Tanah 6x16 Dibelakang Kantor Lurah pakal Petok D Hub:pak Darmaji 081332645594

SURABAYA Rmh Kand Gunung Darma 2/60 Lt 175m2 SHM-PAM 1300 Watt.Ok jerawat 7/32 Lt.62m2 Petok D.PAM 900 Watt Pondok Benowo Indah CH4 Lt 60m2 ShgBimb PaM 450Watt.Hub:081231184277 J.Rmh Tanjung sari Jaya Gg.5/17 SHM.Luas 5x14m2,4KT.1Km.Hub P.Sugeng:0812 3014 0942.

TANAH DIJUAL Super Sale Murah!! Sertifikat Uk:6x16m2 Harga 42Jt.Lokasi desa Kedung Rukem,Benj eng Gresik Hub:7400330-744050208123544376

SIDOARJO

J.Rmh Minimalis Kapas Gading Madya 2B/41 Kenjeran 2LT 2KT 2KM Uk:3,5x8m Berminat H:085103542025-087852722175

Daerah Krian, Sidoarjo, Sumobito, Jombang

J.Rmh SHM/IMB Simo Tambaan Sekolahan IV/7-B(Tembusan Simohilir Utara XVI) Uk:6x16 (2Lt,4Kt,2Rt,2Km)Hub:0816532610

Hub: Central Info Busines Properti 0851.0217.6106 / 0822.3332.3808 79.16/11-5/12

TANAH DIJUAL Tnh Kav S.Bangun 5x10=50Jt Jumput Rejo 5x11=82Jt Masangan kulon 085102494955/085606535159

MOJOKERTO RUMAH DIJUAL J Kos∆an Dkt NIP Ngoro Mjk 0Jln Lt.664m2 Hrg=2.1M NG 43Kmr Omset 300-500Rb/Kmr SHM 081336466335 Pemilik

RUMAH DIJUAL

TANAH DIJUAL

J.Rmh Br SHM 5x13=170Jt,6x10 full=175Jt Sambi Brono-Taman,Rmh 6x12=200Jt Ngaresrejo-Sukodono Bs Dicicil 0812 3141 7020

J.Tnh 10x200m SHM Bangsal Mejokerto Luas Keseluruhan 2000m2 Hrg 400Jt (Nego) BU.Hub:082115066999-081332224306

38.17/11-16/2

ANEKA KEBUTUHAN

OTOMOTIF SURABAYA

RUPA-RUPA MOBIL

SURABAYA ISUZU

GRESIK

ERTIGA Karimun Wgn R Celerio APV

DP 20 Jt-an /Angs. 3 Jt-an DP 15 Jt-an/Angs. 2 Jt-an DP 20 jt-an /Angs 3 Jt DP 30 Jt/Angs 3 Jt

MANDIRI FINANCE Terima Kredit/Pinjaman dana Jaminan BPKB Mobil.Putut 0878.5448.0258 / 0822.3096.0620

"BUTUH DANA JAMINAN BPKB" MOBIL/TRUK TAHUN 1999 - 2016

HADIAH MELIMPAH !! PASTI ACC !!!

TOYOTA

79.14/06-14/07

Corona SE»86 1600CC irit Lincah PW/AC /DVD/Radio.Aki+4Ban Baru.Surt Komplit Plat (W)Gresik.Hnya 21Jt Nego.BU Cpt utk modal uasah Tlp:085102281334 (Mulyadi-Gresik)

RUPA-RUPA MOBIL AYLA DP 3 Juta Angs. 2,1 Juta x 5 thn Sigra DP. 15 Juta Angs. 2,8 juta x 5 thn Xenia DP. 9 Juta Ags. 3,8 Juta X 5 thn

MOTOR

HUB: 081339366698 / 087853557547

• HONDA • Karisma»2003 Cakram,Pajak Hidup Mesin Enk,Lengkap ORS,Tgn 1 4.1Jt.0851.0082. 1235/0812.4970.5043 Mega Pro 2012 Jual Cpt 9,6Jt Nego.Jl.Dupak Jaya 3/41 T.081555322757

* * * * *

Rumah mau dilelang BANK Terjerat Rentenir Kredit Macet Kredit ditolak Bank Terjerat dana Talangan

Jln.Taruna No.7 Wage Taman Sidoarjo

031-8549567-081230911115

JASA Membangun Rumah Se Jatim, Atap 105 T6 Plafon 65 rb, Keramik 50 rb

41.2/12-8/12

AHLI GIGI

MELAYANI PESANAN PANGGILAN PERBIJI 35.000 BERGARANSI

TOUR TRAVEL

Hub/WA : 08123513360 085100304641

JL. KEDUNG ASEM NO.55 RUNGKUT SBY TLP. 031-8711219-0813.3051.8638

LAMONGAN

40.03/11-02/12

KEHILANGAN

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

PICK UP L300

41.9/11-8/12

Melayani Bor Sumur, Bor Setros,Bosr Arde/Grounding,Mesin/Manual.Hub:0857.318 6.7707/0821.3113.2269

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

LOWONGAN 38.2/12-3/01

ELEKTRONIK DICARI

00.29/11-29/12

AC...AC...DINGIN!!! Berkwalitas,AC Split Scond=1 Juta (05-3/4-1PK-2PK) 350 Watt.08 5100995098-0315012481 Persewaan AC. HARGA TINGGI BUKTIKAN!!! Cari / Beli,TV,LCD,LED dll.T:0851.0011.0415 / 0812.3594.962 (Sampai Malam)

DP 11 Jt-an

Informasi Hubungi 082139577575-085101177660 79.18/11-17/12

PROMO DP Minim

Pick Up DP. 8 Jt, Teris DP 16 Jt, Luxio DP 26 Jt, GranMax D DP 22 Jt, Sirion dP. 30 Jt Proses Cepat & mudah DP. Ringan

38.16/11-16/12

BUSANA

79.28/10-27/11

Jl. Kali Kepiting Jaya 2/25 Sby

MENERIMA PESANAN : TOPI mulai Rp. 5.000 KAOS mulai Rp. 6.000,JAKET mulai Rp. 30.000,ALMAMATER Rp. 35.000,38.19/11-19/12 79.08/11-07/12

15 Jt 14 Jt 19 Jt 45 Jt 80 Jt 16 Jt

SERVICE

Jl. Kenjeran V/20 T: 081231492036

0822.3344.0990 /0851.0142.2950

AVANZA AGYA CALYA INNOVA FORTUNER SIENTA

PEGAWAI Wanita/Pria Usia 17-20 thn Lamaran : Minimarket Citra Jl. Ngalik 32B Surabaya

BIRO JASA Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

AYLA DP. 10 Jt Angs. 2.021.000 AYLA DP. 6 JT Angs. 2.486.000 Sigra DP. 15 Jt Angs. 2.806.000 Xenia 1300cc DP8,590.000 Angs. 4.284.000

- M.Bidaran - Perontok Jagung Roda 3+4 - M.tempura - Mixer & Open 10 Cetak Pelet Ayam

38 24/1-24/12

38.19/11-19/12

DP.4 Jt-an

- M.Cetak Pentol - M.Krasertun - Bor Sumur - Pengupas Kemiri - Pengupas Kulit Ari Kacang

38.3/11-2/12 38.24/‘11-23/12

Dengan hanya Rp. 250.000,- Anda mendapatkan Sulusinya

Hub: WAHYU DAIHATSU HP. 08113289666

T.120SS

LOWONGAN

MESIN

79.01/12-31/12

Proses Cepat & Muda DP Ringan Pasti OK

MITSUBUSHI MOTOR

ARSITEK

BANK

Dijual Mobil katana Th»93 Ban Baru Pelek reng STN Baru Hub:085732932445

KEHILANGAN

GALVALUM

CV.TOP Ahli pendinginan AC Split Cuci 30 ,Freon 50,Bonkar/Pasang 100,Ahli Kipas,Msn Cuci,Central/Chiler,Casetta,While,Dispenser, P.Air,TV,DVD dll J/B.AC Bekas Kjrn:0315150.3333 Rkt,0851.0304.0303,Myjnd 03151503332 Aertehnik servis AC,Kulkas,Dispenser,M.Cu ci,Chiller/Central AC Hub:085100581280 081252929980 PANGGILAN NO STOP H:0852.3480.0270. Ahli Kulkas,AC,TV,Mesin Cuci.P.Air,Kipas Angin dll.Minggu Buka T:8281170

C75/075 = 52.000 eceran 54.000 C75/065 = 47.000 eceran 49.000 Reng 045 = 23.000 eceran 25.000

085 1001 24244

KALUNG & GELANG KESEHATAN BIOFIR di Stan Biofir/Biosun Cito Mall Sby LS 31/1 Depan Hypermart

Metal Stat = 22.000

Hub: 0812 1780 0900

38.19/11-19/12

41.26/11-25/12

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot Wc,Borongan,Kenjeran 0315150.3330/Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0362.8003

(031)5922404 - (031)3893066 (031)8782440 - (031)3893077 08123509409

Galaxi Bumi Permai N2/6 Surabaya 38.19/11-19/12

GUBENG RUNGKUT KUTISARI

031-5922262 082333356269 085100932002 38.15/11-14/12

38.15/11-15/12

SARANA AIR BERSIH Kredit Depo AIR ISI ULANG tanpa DP. Angs. 1 juta Paket Komplit Tandon Besar Harga Cash 17 jt-an Tanpa biaya tambahan Jln: Wonorejo Selatan Kav 23 Sby Rngkt HP: 081217696668

Pinoy Girl Massage Call Me Micelia Yeoh From Cebu 081221491114.Iklan Mini Kolom Uk:1x20mm,Muat tgl:25/11/2016 s.d 25/12/2016 Relaxation Massage Khusus Wanita area surabaya,private terjaga.No Gay Call To Apart,Hotel 085231009255 IBU MIRA AHLI Massage Urat bisa Lulur/Masker Scrap Jamu Bisa panggil Hub:0823.3722.3816 Tradisional Full Body Massage Untuk pegal dan capek Khusus Panggilan 60rb Hub:Farhan-081233448794 VANIA... Cantik,Bersih,Putih,Langsing 21Th Call & SMS To Hotel Only:0857.2134.6262 Diko Man Massage Atletis Tegap Cakep Hub:0822.5799.4869 Full Service

Dicari Sopir Trailer 40FT SIM B2 Umum Lmr Krm Jl.Kalianak 51-Y Sby Sopir Truck Tronton Wing Box Sby-Jkt & Kota2 SIM B2 Umum Hub:081330994567 Butuh 30 Staff Kantor/Pabrik Posisi : Administrasi, Staff, Gudang, OB, dan Produksi * MIN SMP - S1 * PRIA/WANITA 17-55 THN

PENGHASILAN 3,5 - 5 JUTA/BLN

Status Tetap Non Sales Bukan Outsoursing

Hub: IBU IFTITAH (HRD) HP. 087703134313 38.23/11-22/12

BUTUH CEPAT u/ Kantor/ PT 75 Orang P & W * Min SMP,SMU/K-S2 U/Bagian : * Pengalaman tdk diutamakan - ADM,ACC,KEU,HRD, (Bukan Sales) * Kerja Minggu ini - Gudang, Pack, Umum PENGHASILAN : 3,8 - 5 JT + BONUS+Dll. TLP/SMS DATA Hub: 0857.3321.6221 38.08/11-07/12

Dicari Tukang JAHIT PRIA/WANITA Bisa Kaos, Hem, Celana, Training, Topi, Mesin JUKI Pengalaman langsung kerja

(031) 5611001/8665686/70922999 38.19/11-19/12

Hub: Jl. Mastrip Kebraon Gg 2 Masuk Ds. Sumberan RT 1/RW 4 Dpn SMA 22 SBY Telp. 0317670118 / 08121759693

KEHILANGAN Hilang Buku KIr L-8702-UQ/Sb 213632.K.a /n.Nio Nuriadi.D/a.Jl.Kalimas Baru No.36 sby Hilang BPKB Mobil Toyota Fortuner 2.5 L1496-MM.Nk:MHFZR69G6A3012223.Ns:2KD 6535737.An.Kho Putra Dharma Sakti.D/a. Pradanah Permai 7/31 Rw.04/02 Sby. Hilang STNK Spd Mtr L-6331-JW.Nk:MH1JF F116DK247086.Ns:JFF1E1246701.An.Iwan Marsanto.D/a.Ngesong Dukuh Kupang 1/5 sby

KEDIRI KEHILANGAN Hilang STNK AG-4572-ML.A/n.Sumarji.D/a. Dsn.Klepon Rt.01/04 Ds.Sidodadi.Kec. Garum.Kab.Blitar Hilang STNK AG-2897-FX.An.Dian Siregan.D/a.Kec.Pare.Kab.Kediri Hilang STNK AG-6971-DD. D/a.Juwarno.D/a.Sekoto badas Kediri

LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH Jl. Wonorejo I/63 5460513 Jl. Jetis Kulon I/32 8289784 Jl. Kembang Kuning 91 5636334 Jl. Simo Gunung Baru 24 5685065 Jl. Ngagel Dadi III/1 08819504155 JL.Manyar Sabrangan 9i/94 70241128 Jl. Semampir Kelurahan 39 0315920722

SURABAYA BARAT Jl. Petemon Barat 70235999 Jl. Manukan Tengah 19N/1 7405142 Jl. Adityawarman 46A 5663195 Jl. Prada Kali Kendal V/20G 7347415

SURABAYA UTARA Jl. Karang Asem IV/47 Jl. KedindingTghBaru10/7

Jl. Lebak Rejo 34 Jl. Rembang Sel 41B Jl

38205709 3573859

Jl. Simolawang I/82 Sby

085100380511

SURABAYA TIMUR Jl. Wisper Brt II Blok NN/45 Jl. Kedung Baru No. 104 Jl. Jedong I/ 20 Jl. Pucangan VII/26 Jl. Pucang Anom 41

5930135 8792004 5039948 5023819 5025002

SURABAYA SELATAN Jl. Taman Waru Permai A/67 8550709 Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Rungkut Mapan Sel Blok CI-1 8721742

3894874 3773148

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

P.Mad/P.Huda Pijat Relaxasi Kusus Pria Capek∆ Bisa Ditempat Dipanggil Hub:081335272901-085607795336

MUHLIS massage pendatang baru,Atletis,Umur 28Th,24 Jam bisa ditempat,bisa di panggil Hub:0858.0419.0182 Pijat Seluruh syaraf Badan untuk kebugaran & Vitalitas Pria/Wanita Ditempat/Dipanggil 085606464005 Bu Nunung Jawa Manis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Call 081938112109

41.TM26/10-30/11

38.04/11-03/12

38.22/11-21/12

41.TM26/10-30/11

38.29/11-29/12

40.29/11-29/12

Asisten cantik-cantik,ramah and the best service

0812.2149.1114

79.24/11-23/12 79.22/11-21/12

Call to Hotel wilayah surabaya dijamin cantik,tinggi menarik mempesona privaci dijaga

Blesteran Cainese, Sexy, Cantik, Full Service, No. Asisten

Jam: 07.00 s/d 21.00 38.24/11-23/12

38.5/11-4/12

-

38.10/11-09/12

Call to Hotel & Apartement Profesional NO Asisten Cantik, tinggi, sexy, sabar

00.25/11-24/12

MASSAGE PIJAT & KEBUGARAN call to Hotel

38.1/11-1/12

38.16/11-15/12

PARANORMAL - PENGOBATAN

AHLI RAMAL KARTU CKI,JITU BISA BACA NASIB,RMH TANGGA,JODOH, BISNIS,DLL.DTNG LANGSUNG KE IBU RINA! JL.KEDUNGSARI MASUK SAMPING KANAN GIANT SURABAYAN 3/34 T.0315490592/081229729706

GEMDAM & MANTRA JAGAT GURU AL-FAKIR Langsung Praktek: Meliputi segala Ilmu, Mahar 1 juta Bonus Ilmu Pengobatan Gemblengan di tangani langsung 41.25/10-25/11

38.24/11-23/12

38.2/12-3/01

Perum Griya Karya Sedati Permai (GKSP) Blok BA No.1 RT 29 Sedati dekat Juanda

Alamat: Jl.Kapasari Pedukuhan Gg XI/66A Surabaya

41.1/11-1/12

Bagi anda yg terlilit hutang berapapun nilainya, Insya Allah kami siap membantu dgn kekuatan Supranatural dg proses cepat, Aman, tdk berisiko. Kami juga menangani masalah, pengasihan, penglarisan, Perselingkuhan, dll. Hub: ABAH SURYA Ds. Randegan Tanggulangin Sidoarjo

www.jagadgurual-fakir.blogspot.com 40.08/11-7/12

SPESIALIS JASA PELET @ PENGASIHAN Tentang Pacar,Pil/Wil,Jodoh,Kerjaan,Bisnis, Jabatan Hub:Gus Stiawan Jl.Pakis 51 Sby Hp:0822.4505.3532/0857.3326.8938 Jasa Kilat Putus Nyambung asmara & Perse lingkuhan Pil/Wil/Pacar Juga Aura Pemikat & Penglaris.Praktik Pakis & Dupak Hub:(Abah To).T:0812.303.9275 / 0858.5297.7996

Natalia,Surabaya Buka 24Jam Trapi Totok Kejantanan Pria/Massage/Luluran (Cantik,Arab Ramah) 081334326727

00.4/11-4/12

PENGOBATAN

Ilmu ≈Asma Akbar∆ gd Ilmu ini Hidup akan makmur rezeki mengalir tanpa henti sekrecil apapun usaha yg dijalani akan maju pesat Hub:083831056189

Dicari Cs,Desaign,Admin,Tenaga Produksi, Serabutan,Kirim Lamaran Ke Prima Adu.Jl.Ngagel Jaya Sel No.102/48 Sby

PENGOBATAN

Hilang STNK Spd Mtr S-4579-MJ.Nk:MH1JF M210EK632986.Ns:JFM2E1629598.An.Wia bunga ramadhan.D/a.RT/RW.001/001.Ds.Ta lunrejo.Kec.Bluluk.Kab.Lmg STNK S-4062-LV.Nk:MH1J BG115DK119732. Ns:JBG1E1118555.An.Siti Chafifah.D/a.Dsn/ Ds.Ploswahyu.Rt.04/Rw.02.Kec/Kab.Lmg STNK S-4074-LN.Nk:MH354P00BCJ340514.Ns: 54P340775.AN.Tarmini,SE.D/a.Ds.Tlemang Rt.1/Rw.4.Kec.Ngimbang. Kab.Lmg

38.29/11-29/12

38.27/11-16/12

THERAPY KESEHATAN

Butuh Laki-Laki/Perempuan Staf Min D1 Sucority Min SMA dan Produksi Min SMA usia Max 35th.Hub:PT.ESTA Perum Kepuh Permai.Jl.Weliran blok F/18 Waru Sda

( Bpk. Raffty HRD Personalia) 41.26/11-25/12

Lebih Kerassss... Lebih Oeeenaak....

Dicari Tenaga Baby Sitter Pendidikan gratis,pengalaman & yg belum langsung kerja Hub:085748274556-087853385009082257663447

Perusahaan Resmi+Terdaftar

5920876 / 085100127996 / 081242974292

Hp. 085100346699 / 0818327435

38.17/11-17/12

Hilang STNK Honda NF125 TR M/T th»2012 Nopol L-5372-JC a/n. Siti Amaliyah Jl. Kedurus Sawah Gede 42 RT 07 RW II Sby yg menemukan hub: 081330036111 Hilang Buku KIR L-9937-UP/SB 236582.K. A/n.PT.Niaga Trans Santosa.D/a.Jl.Kalimas Brt 18-C Sby Hilang STNK Suzuki R3 Th»2012 W.AbuMet. W-564-XQ.An.Eko Rusdianto.Perum Griyaloka F-1/22 Rt.03/Rw.07 Kriyan Sda Hilang BPKB Brio L-1144-R.An.Tri Retnaning.D/a.Jambangan Baru timur 20 Sby Hilang STNK Mtr Honda Revo L-6751NN.An.Erwin Widyanto.Hub:082240697071 HIalng STNK Nopol L:6723-ZW.Yamaha. An.Cahyo Muntoro T:082334525161 Hilang STNK Hnd Beat L-6039-WY.An.FX Hariyono.D/a.Kedungdoro 8/24-E Sby Hilang STNK SPd Mtr L-6773-HT.Nk:MH328 D306AK182663.Ns:28D2178685.An.Rianawati,\ DRA.EC.D/a.Gunungsari Indah Blok AB/44 Sby

41.27/11-27/12

Sebuah terobosan baru yang dapat mengatasi terlambat datang bulan dengan cepat hanya dalam hitungan jam ....!!! aman cepat dan akurat 100% import aman tanpa efek samping terbukti....!!!!! INFO & PEMESAN :

SMS: 085743444999 / PIN BBM: 574A1D94

41.24/11-24/12

ATASI TERLAMBAT BULAN JOSS... PASTI LUNTUR Harga terjangkau

Order masuk sebelum jam 12 siang barang hari itu juga dikirim kealamat

www.kirandulawe.com Spc.Gendam. Asmara solusi asmara & perselingkuhan ,Taklukan pacar,Pil/Wil Hub:Ki Randu 0812.9369.9917

Mengobati Hernia Tanpa Operasi. Cocok dipakai olahragawan & Pekerja Berat untuk Pencegahan. Baik digunakan sebelum/sesudah operasi !! Sedia Obat Paasutri & Alat Bantu P/W

HUB: ZHU FU SHOP

Melayani Persoalan Hidup,Rezeki,Aura, Jodoh,Penglarisan dll.Hub:0821.3943.8889

082244452417 / 085784699917

38. 1/11-1/12

Kopi Aljannah Mahkota Dewa Pertama dan satu 2 untuk penyembuhan dan pengobatan berbagai macam penyakit - ASAM URAT - DARAH TINGGI - KENCING MANIS - KOLESTROL

ORDER LANGSUNG KIRIM

Jl. Pucang Sewu I/6 Surabaya

PIN BB : D4E4ED3C 40. 20/11-19/12

41.24/11-24/12

41.4/11-3/12

38.23/11-22/12

38.09/11-09/12

40.23/11-22/12

3808/11-07/12

38.12/11-12/12•

38.25/12-24/12

41.14/10-14/11


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 16

P RO B O L I N G G O MELIPUTI WILAYAH KOTA/KABUPATEN PROBOLINGGO. KABIRO: Nur Wahyudi. WARTAWAN: Richard De Nre, Happy Lailatuansyah, M. Hisbullah Huda, Yusron Fuadi

Maling Bobol Kantor Dispenda Probolinggo Rp 130 Juta Amblas Probolinggo, Memorandum Kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Probolinggo, dibobol maling, Kamis (1/12) dini hari. Pelaku membawa kabur uang tunai sekitar Rp 130 juta hasil setoran dari petugas pasar.

Korban dievakuasi menuju rumah duka.

Pemancing Tenggelam di Dam Selogudik Probolinggo, Memorandum Nahas menimpa Sul Suparmo (50), warga Desa Sumber Secang, Kecamatan Gading. Kakek ini harus meregang nyawa karena tenggelam di sungai tempatnya memancing. Informasi yang dihimpun Memorandum, Sul datang ke lokasi mancing di DAM Bindung Desa Selogudik Wetan, Kecamatan Pajarakan, sekitar pukul 21:00. Selama ini, dia dikenal dan biasa mancing di tempat tersebut. Menurut Santuri (45), warga setempat, dirinya masih sempat melihat korban sekitar pukul 24:00 dan tertidur di lantai dam. Santuri tidak membangunkannya karena itu sudah menjadi kebiasaan korban sambil menunggu air lebih besar. “Sekitar pukul setengah dua, saya keluar rumah. Namun sudah tidak melihatnya. Hanya ada sepeda motor, alat pancing dan sandalnya. Saya tidak menaruh curiga, saya pikir dia turun ke sungai untuk buang air,” kata Santuri, Kamis (1/12) siang. Keesokan harinya (Kamis pagi), sekitar pukul 6:30, keluarga Sul Suparmo ke TKP. Karena yang bersangkutan tidak pulang. Keluarga dan warga sekitar kemudian mencari korban di sekitar sungai, karena diduga tenggelam. Setelah melakukan pencarian selama satu jam, upaya itu berhasil. Korban ditemukan warga di pusaran air Dam Bindung dan sudah tidak bernyawa. “Diduga saat korban tertidur itu, terguling ke bawah pusaran air. Kebetulan saat itu air sedang besar, sehingga korban tak sempat menyelamatkan diri. Dia belum sempat mancing,” kata Kanitreskrim Polsek Pajarakan Ipda Slamet AR Jasad korban yang sudah tidak bernyawa kemudian dievakuasi ke atas sungai. Selanjutnya, jasad tersebut dibawa ke rumah duka di Desa Sumber Secang, Kecamatan Gading yang berjarak sekitar 3 kilometer. (py)

Kasus pencurian ini, pertama kali diketahui salah satu petugas kebersihan kantor tersebut. Sekira pukul 04.00, saat hendak membersihkan ruangan dan membuat teh untuk pegawai lainnya, saksi melihat ada yang ganjil di kantornya. Sebuah lemari kayu tempat menyimpan uang yang dikunci gembok, nampak berantakan. Gemboknya dipotong pelaku dengan menggunakan las. Hal itu terlihat dari bekas potongan terbakar pada gembok. Pelaku juga

mengacak-acak meja serta laci tempat penyimpanan uang tunai tersebut. Pihak Satreskrim Polresta Probolinggo yang dilapori, langsung melakukan olah TKP. Berdasarkan keadaan di lokasi, kuat dugaan pelaku memasuki ruangan dari jendela ventilasi sebelah utara ruang pelayanan pajak daerah, tempat terjadinya pencurian ini. Padahal, ventilasi itu bersebelahan langsung dengan pendapa Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, polisi mengamankan sisa uang yang tidak

Polisi olah TKP di kantor Dispenda Probolinggo.

pastikan. Pokoknya tetap lakukan pengejaran dan pengem-

bangan kasus,” terang Kasatreskrim Polresta Probolinggo,

Gatot Tri Djulianto bersama petugas dan barang bukti yang diletakkan di meja.

Probolinggo, Memorandum Satuan Reskrim Polres Probolinggo Kota menangkap, tersangka penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan. Gatot Tri Djulianto (45), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember ini ditangkap di Perumnas ASABRI, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, sekira pukul 16.00 Wib, Selasa (25/10). “Kasus penipuan tenaga kerja ini berdasarkan laporan 11 warga Kota Probolinggo yang menjadi korban. Modusnya, tersangka mengaku bisa memasukkan para korban menjadi karyawan, dengan

syarat menyerahkan beberapa persyaratan dan uang Rp 1,6 juta. Tersangka mengaku sebagai anggota TNI dan BIN yang dikaryakan di PT Jasa Marga Surabaya,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP. Suwancono. Suwancono mengatakan, untuk meyakinkan korbannya, tersangka menawarkan pekerjaan. Setelah diselidiki, korban penipuan Gatot Tri Djulianto terus bertambah. Dari hasil tipu menipu itu, tersangka mengeruk keuntungan mencapai puluhan juta rupiah. “Total uang yang didapat tersangka dari menipunya itu mencapai Rp 60 juta,” tandasnya. Berdasarkan pemeriksaan,

tersangka mengaku melakukan penipuan itu setelah membuka lowongan pekerjaan di PT Jasa Marga Surabaya untuk beberapa posisi. “Melihat ada lowongan itu tersangka memanfaatkannya,” ucap Suwancono. Untuk barang bukti yang disita dari tangan tersangka, lanjut Suwancono, yakni beberapa syarat lamaran pekerjaan, barang-barang yang digunakan tersangka untuk melakukan penipuan yang disita di rumahnya di Jember, atribut, kartu pengenal yang dibikin sendiri tidak ada ijin dari PT Jasa Marga, dan beberapa flas disk. “Tersangka sudah menjalani proses hukum dan dilakukan penahanan dalam sel Mapolres Probolinggo Kota dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara dalam kasus penipuan. Jumlah secara keseluruhnya korban mencapai 65 orang, dilakukan sendiri,” tuturnya. Selain itu, korbannya tidak hanya warga Kota Probolinggo saja, tetapi warga dari luar daerah juga ada seperti Kabupaten Probolinggo, dan Jember. “ Diduga pelaku ini mengincar pencari kerja karena dinilai awam dan tidak tahu cara perekrutan tenaga kerja,” papar Suwancono.(mhd)

AKP Suwancono, di lokasi kejadian. (py)

Terlibat Penipuan Online

2 Remaja Tanjung Pinang Ditangkap Polresta

Ngaku BIN, Warga Jember Tipu 65 Pencari Kerja

Polisi Kembali Bujuk Pengikut Dimas Pulang Kampung Probolinggo, Memorandum Meskipun Taat Pribadi (46), pimpinan padepokan telah ditetapkan sebagai tersangka Tindak pidana pencucian uang (TPPU), oleh Polda Jatim, tapi ratusan pengikutnya masih bertahan di padepokan. Pihak kepolisian pun masih menggunakan upaya pemulangan secara persuasif, tidak melakukan secara paksa. Kepada para pengikut yang masih bertahan di padepokan, polisi meminta agar pulang ke rumah masing-masing. “Tetap mengandalkan soft power dalam hal ini, artinya kami tetap meminta dengan baik-baik agar segera meninggalkan padepokan,” kata Kapolres AKBP Arman Asmara. Untuk menyuruh 600-an pengikut tersebut agar pulang, polisi tetap berkordinasi dengan Pemkab Probolinggo. Misalnya, jika ada yang mau pulang tapi tidak punya ongkos, bisa difasilitasi daerah. Mengenai kapan pelaksanaannya, menunggu kesiapan dari semua pihak. “Ditunggu saja, mudah-mudahan cepet terealisasi,” katanya kemudian. Hingga saat ini, masih ada sekitar 600 pengikut yang masih bertahan di sekitar padepokan. Sebagian pengikut ada yang bertahan di tenda-tenda belakang rumah Taat Pribadi, guru besar padepokan Dimas Kanjeng. Sebagian lainnya bertahan di rumah-rumah penduduk sekitar, mereka menetap dengan cara menyewa rumah. Kegiatan pengikut yang tinggal di padepokan masih seperti biasa. Mulai kegiatan keagamaan maupun menjaga aset padepokan mulai dari gedung asrama putra-putri, pendopo, rumah guru besar Taat Pribadi, gedung pusat olahraga, hingga masjid. Namun dengan ditetapkannya Taat Pribadi sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang oleh Polda Jawa Timur, pemerintah setempat akan mengevaluasi keberadaan pengikut Taat Pribadi. Pasalnya, jika sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka aset Taat Pribadi akan dikembalikan ke negara dan nantinya akan dilelang. Terpisah, Camat Gading Slamet Hariyanto mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia setempat dan kepolisian. Soal penutupan padepokan diserahkan ke kepolisian. Dengan kondisi tersebut, hampir dipastikan semua pengikut harus keluar dari padepokan. “Kami sendiri tahapnya masih menunggu, tapi paling tidak, ketika sudah menjadi barang bukti, berarti ini semuanya kembali ke negara, nah ini yang kami tunggu dari pihak terkait kapan mereka akan dipulangkan,” kata Slamet. Saat ini, status Taat Pribadi menjadi tersangka otak pelaku pembunuhan santrinya yakni Ismail Hidayah dan Abdul Ghani, juga penipuan dan penggelapan serta tersangka tindak pidana pencucian uang. (py)

dibawa pelaku, untuk dijadikan barang bukti. Kepala Dispenda, Hadi Prayitno menjelaskan, uang yang dicuri pelaku merupakan setoran retribusi pasar, pada Rabu 30 November lalu. Jumlahnya, diperkirakan sebanyak 130 juta rupiah. “Saya juga kaget, tadi pagi dikabari salah seorang pegawai. Kalau uang dalam brankas dicuri,” kata Hadi. Untuk mengungkap kasus pencurian ini, polisi memeriksa sejumlah saksi. Termasuk sejumlah petugas kebersihan. Polisi juga memeriksa rekaman closed circuit telavision (CCTV). Namun, masih belum ada hasil signifikan dari pemeriksaan tersebut. “Kami masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Begitu pula dengan jumlah pelaku, kami masih belum bisa

Benni Santoso dan Sandi digelandang petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Probolinggo, Memorandum Aparat Reskrim Polres Probolinggo Kota, patut diacungi jempol. Satuan reserse pimpinan AKP Suwancono ini, berhasil mengungkap kasus penipuan online. Dua pelaku yang berasal dari luar pulau, masing-masing Benni Santoso (22) dan Sandi (20), remaja asal Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau, ditangkap dan dibawa ke Probolinggo. Keberhasilan Polres Probolinggo Kota ini, nampaknya perlu ditiru Polres-Polres lain. Sebab, kasus penipuan online sudah banyak memakan korban. Tapi jarang yang diungkap. Apalagi jika pelakunya luar daerah. Karena itu, keberhasilan Reskrim Polres Kota ini patut diapresiasi. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku tergolong profesional. Modusnya, dia

memposting penjualan sepeda motor KLX di facebook. Tapi sepeda motor yang ditawarkan tak kunjung dikirim, kendari uang sudah didapat. Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP. Suwancono, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah seorang warga yang menjadi korban penipuan, Agus Wahyudi, warga jalan Patimura, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Korban memesan sepada motor KLX melalui facebook. Setelah berhubungan melalui facebook, pelaku kemudian menggiring dan meminta korban untuk mengirim uang senilai Rp 11 juta sebagai biaya pembelian beserta ongkos kirim. Setelah terjadi kesepakatan, Beni Santoso meminta bantuan Sandi untuk mencari-

kan pinjaman rekening karena akan melakukan penipuan. Setelah mendapatkan rekening, tersangka memberitahu kepada korban bahwa rekening tersebut seakan-akan atas nama istrinya. “Waktu kejadian, Selasa (27/9) sekira pukul 09.00 Wib dilokasi ATM BNI jalan Suroyo Kota Probolinggo. Korban menstransfer uang senilai Rp. 11 juta dalam 6 tahap namun setelah menstransfer tersangka tidak bisa dihubungi oleh korban. Merasa tertipu, korban lapor polisi,” ujar Suwancono, Kamis (1/12). Suwancono mengatakan, uang hasil kejahatan tersebut oleh kedua tersangka digunakan untuk judi permainan poker dan untuk kehidupan sehari-hari. “Tersangka ditangkap di Tanjung Pinang Kepulauan Riau pada Rabu (23/11). Keduanya juga melakukan penipuan diluar wilayah Kota Probolinggo seperti Jakarta dan Bali. Keuntungan hasil penipuan mencapai Rp. 75 juta, dan Polisi masih melakukan pendalaman,” tandasnya. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap jaringan lainnya termasuk bos besar. “Kedua pelaku kini mendekam di sel Mapolres Probolinggo Kota Probolinggo dan dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” papar Suwancono Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat melakukan penipuan yakni, 1 buah buku tabungan BNI Taplus Muda dan ATM atas nama Mira Cindy Larasati, dan 1 buah ATM BCA atas nama Retno Sri Wardani. (mhd)

Dinas Pendapatan Kota Fasilitasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah Probolinggo, Memorandum Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA), Pemkot Probolinggo memfasilitasi penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), kemarin. Langkah ini sangat penting, karena bersinggungan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kepala DPPKA, Agus Hartadi, berharap kepada penerima bantuan hibah agar dapat digunakan sebagaimana

mestinya sesuai dengan ketentuan yang ada. Sehingga bisa bermanfaat bagi seluruh pengguna bantuan dan masyarakat semakin percaya dan yakin bahwa pemkot benar-benar memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. “Ini bentuk dari perhatian pemerintah. Semoga kerja keras mewujudkan kesejahteraan masyarakat ini akan semakin dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat Kota Proboliggo,” kata Agus

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Wali Kota Hj. Rukmini yang difasilitasi Dinas Keuangan.

Hartadi. Diungkapkan, total bantuan hibah dan bantuan sosial sebesar Rp.9.828.095.000. Dengan rincian, Madrasah Diniyah mendapat Rp 776.400.000, BKSM sebesar Rp.361.140.000, Bosda senilai Rp.6.072.030, DID senilai Rp.2.118.550.000, KONI senilai Rp.140.000.000, PCNU senilai Rp. 45.000.000, dan Fatayat senilai Rp. 12.000.000. “Total ada 177 lembaga penerima hibah dan bantuan sosial dari Pemkot, yang menandatangani NPHD,” jelas Agus. Lembaga yang menandatangani antara lain, 88 lembaga penerima Bantuan Operasional Daerah (Bosda), 15 lembaga penerima Bantuan Keuangan Siswa Miskin (BKSM), 51 lembaga penerima Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS), 15 lembaga penerima bantuan Dana Insentif Daerah (DID), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dewan Kesenian, Poktan Bina Usaha, Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah, TK Aba 4, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Walikota Hj Rukmini mengatakan, hibah tersebut pada dasarnya merupakan program penunjang percepatan pembangunan. Diharapkan, bantuan itu dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan. “Saya harap digunakan sebaik mungkin, dan jangan sampai menimbulkan

masalah. Realisasi harus sesuai peruntukan. Pertanggungjawabannya diperhatikan, agar tak ada temuan,” kata Wali Kota mewanti-wanti. Walikota mengatakan, bantuan hibah dan bansos pemda sudah ada payung hukumnya yakni berdasarkan regulasi Permendagri nomor 39 tahun 2012 tentang pelaksanaan hibah dan bantuan sosial dari sumber APBD. “Pemberiannya disesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dan ada kriterianya, harus selektif dan memenuhi persyaratan,” kata Wali Kota. Persyaratan penerima adalah memiliki identitas yang jelas serta berdomisili dalam wilayah adminstratif pemerintahan daerah yang bersangkutan. “Pertangggujawabannya meliputi laporan penggunaan hibah oleh penerima, surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa hibah yang diterima telah digunakan sesuai dengan usulan disertai bukti-bukti pengeluaran yang lengkap dan sah sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas mantan politisi senayan ini. Walikota menambahkan, salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah kekurangpahaman terhadap mekanisme dan tata cara pengajuan bantuan hibah. Untuk itu perlu adanya sosialisasi agar masyarakat dapat mengetahui tata cara dan persyaratan untuk dapat menerima dana bantuan hibah,” pungkasnya.(*)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 17

JEMBER RAYA-LUMAJANG KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto, SH. WARTAWAN: Edi Winarko, Ulum Subekti,Evelyne Christanty, Marjuni. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Tebing Longsor, Jalan Desa Gondopruso Putus Lumajang, Memorandum Longsor kembali melanda wilayah selatan Kabupaten Lumajang akibat tingginya intensitas hujan. Tebing setinggi 2 meter dengan lebar 4 meter di kawasan Watu Udel, Desa Gondopruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, ambrol, Kamis (1/12). Sekretaris BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Lumajang, Agus Budianto mengatakan, material tanah bercampur lumpur dan pohon yang bertumbangan menutup sebagian jalan desa, mengakibatkan jalan tersebut terputus. "Kami langsung mengerahkan personil TRC (Tim Reaksi Cepat) Penanggulangan Bencana ke lokasi untuk melakukan penanganan bersama unsur TNI/Polri," ujar Agus Budianto seperti dilansir Sentral FM, Kamis (1/12) FM. Agus juga memastikan, dirinya berupaya membuka jalur yang longsor dengan cara kerja bakti menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop dan lainnya. Lokasinya di perbatasan antara lahan Perhutani milik RPH Bago dengan HDU PTPN XII Afdeling Bedengan Kajaran. "Jalur yang putus adalah akses jalan alternatif dari Dusun Dampar dan Dusun Kaliwelang ke arah Balai Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian yang menghubungkan menuju Kecamatan Tempursari," katanya. Di jalur ini, sesuai hasil penilaian TRC Penanggulangan Bencana, masih ada sejumlah titik yang rawan longsor. Karena itu dia mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaannya saat melintas di jalur tersebut ketika terjadi hujan deras. "Dan longsor ini juga menyebabkan lahan milik Samaton dan Suwono, keduanya warga Desa setempat, ikut terdampak. Lahan milik kedua warga itu juga masih dilakukan pembersihan dengan kerja bhakti," katanya. (*/coi)

Penderita HIV/AIDS di Jember 2.745 Orang Jember, Memorandum Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jember mencatat jumlah penderita HIV/AIDS (ODHA) di wilayah Jember mencapai 2.745 orang hingga September 2016. Ketua KPA Jember Hariyati mengatakan, jumlah tertinggi ODHA berasal dari kalangan ibu rumah tangga yang tertular HIV/AIDS dari suaminya, bahkan hampir setiap bulan ditemukan kasus baru di kalangan ibu rumah tangga. Menurut dia, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jember menunjukkan tren peningkatan setiap tahun karena pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan ODHA baru, agar bisa diberikan obat ARV untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya."Kami sudah meminta petugas dan pendamping di lapangan untuk menemukan kasus HIV/AIDS atau ODHA baru, sehingga wajar terjadi peningkatan setiap tahunnya," ujar Hariyati seperti dilansir Antara, Kamis (1/12). Sejauh ini, lanjut dia, jumlah ODHA terbanyak didominasi oleh usia produktif yakni 24-45 tahun dengan jumlah sebanyak 2.013 dari total 2.745 pasien HIV/AIDS yang dirawat di sejumlah rumah sakit dan puskesmas yang memiliki klinik VCT."Penyakit yang belum ditemukan obatnya itu juga menjangkiti bayi yang tertular dari ibunya dan anak bawah lima tahun (balita), sehingga pasien tersebut harus mendapatkan perawatan dan pengobatan intensif di rumah sakit," katanya. Data sebanyak 2.745 ODHA itu didapatkan dari tiga rumah sakit yakni Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat, serta sembilan puskesmas yang tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki klinik VCT. Dalam momentum peringatan Hari AIDS Sedunia, lanjut dia, KPA Jember memberikan penyuluhan kepada anggota TNI di Brigif 9 Jember dan sebagian bersedia melakukan pemeriksaan secara sukarela untuk memastikan apakah tertular HIV/AIDS atau tidak. "Kami imbau warga yang memiliki risiko tinggi tertular HIV/AIDS dapat memeriksakan diri ke klinik VCT secara sukarela karena petugas akan menjaga kerahasiaan identitas pasien yang positif HIV/AIDS tersebut," ujarnya. Koordinator Konselor Klinik VCT Rumah Sakit Daerah dr Soebandi Jember, Justina Evy Tyaswati mengatakan jum-

lah ODHA yang ditangani RSD dr Soebandi Jember hingga November 2016 sebanyak 1.515 orang. "ODHA yang menjalani rawat inap dan rawat jalan bukan hanya warga Jember saja, namun pasien dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi karena RSD dr Soebandi Jember merupakan rumah sakit rujukan di Jawa Timur bagian timur," tuturny.(*/be)

Polsek Patrang Ringkus Spesialis Pencuri Laptop Jember, Memorandum Polsek Patrang berhasil meringkus Achmad Adi Saputra (42), warga Perum Darma Alam Blok I/10 RT 02/RW 004, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, spesialis pencuri laptop di berbagai tempat. Kapolsek Patrang, AKP Mahrobi Hasan menjelaskan, tersangka tertangkap tangan tengah mencuri laptop di rumah Citra, Warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kamis (1/12). Tersangka ditangkap saat berusaha membawa kabur hasil curiannya. Saat itu, korban sempat berteriak-teriak sambil mengejar tersangka. Untuk menghilangkan jejaknya, pelaku sempat

membuang laptop hasil curiannya. Namun dalam waktu bersamaan sedang melintas beberapa anggota Polsek Patrang yang sedang melakukan patroli. Sehingga pelaku berhasil diringkus dan diamankan di Mapolsek Patrang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari pengembangan awal, pelaku mengunakan sarana sepeda motor dari hasil curian. Setelah dilakukan pengecekan,

ternyata sepeda motor itu milik warga Jalan Melati, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, yang hilang dua bulan. Tersangka telah mengakui perbuatanya mencuri laptop di Balung, Semboro, Ambulu dan di Lumajang. Selain mencuri barang eletronik tersangka juga sebagai pelaku curanmor. Dari tangan tersengka barang bukti yang berhasil diamankan satu unit laptop dan satu unit sepeda motor. Diduga pelaku melakukan aksinya selalu berdua,dan pasal yang diterapkan pada tersangka adalah pasal 362 pencurian dan pemberatan. (edy/bud)

Toleransi Antarumat Beragama Pelatihan Manajemen Kelompok Kekuatan Tal i Persaudaraan Warga Pronoj i w o Pengelola Air Bersih

Pelatihan penguatan manajemen kelompok pengelola air bersih.

Jember, Memorandum Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas manajemen kelompok pengelola air bersih (Hipam) 2016, Pemkab Jember melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bepemas) mengadakan pelatihan di gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Kamis (1/12). Sinergi pemerintah desa dengan LPM sangat dihara-

pkan, agar pemerintah desa memberikan kewenangan lebih kepada Hipam dan lembaga yang mengelola air bersih. Ini sesuai dengan regulasi yang ada, jangan sampai Hipam tidak di libatkan. Pelatihan ini diikuti 25 kelompok Hipam dari 5 Kecamatan. Kepala Bapemas Kabupaten Jember, Eko Heru Sunarso berharap agar Hipam sebagai

pengelola dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. “Harapan saya, Hipam sebagai pengelola dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan tidak membebankan masyarakat pengguna air bersih. Selain itu, harus ada partisipasi dari masyarakat dalam pola pembangunan partisipasi, berkaitan dengan adanya perbaikan instalasi air bersih. Karena hal ini juga untuk masyarakat,”tandas Eko Heru Sunarso. Untuk meningkatkan kapasitas itu, lanjut dia, Hipam sebagai lembaga pengelola air bersih dan air minum bisa lebih mampu dalam hal menyediakan air bersih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Termasuk bagaimana sistem pengelola kaitan dengan pelayanan, peningkatan pelayanan dan biaya yang dibebankan kepada masyarakat.(eva/bud)

Angka Penduduk Miskin di Jember Turun Jember, Memorandum Sejumlah kebijakan yang telah diterapkan pemerintah baik pusat maupun daerah, dianggap turut memberikan andil terhadap turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Jember. Terbukti pada tahun 2015 angka kemiskinan di kabupaten ini turun sebesar 0,06 persen di banding tahun sebelumnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Indria Purwaningsih mengatakan, angka kemiskinan makro di Kabupaten Jember 2015 sebesar 11,22 persen, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 269.540 jiwa. Jumlah tersebut turun sebesar 0,06 persen dari 2014. Pada 2014 angka kemiskinan makro di Jember sebesar 11,28 persen, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 270.400 jiwa. Menurut Indria, dalam mengukur kemiskinan ini, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach)."Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk me-

menuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran," ujarnya, Kamis (1/12). Yang masuk dalam kategori penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki ratarata pengeluaran perkapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Pesoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah yang dan presentase penduduk miskin, dimensi yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan, indeks kedalaman kemiskinan naik dari 1,11 pada 2014 menjadi 1,58 pada 2015, sedangkan indek keparahan kemiskinan juga kenaikan dari 0,20 pada 2014 menjadi 0,33 pada 2015. Indria menambahkan, peningkatan nilai kedua indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menjauhi garis kemiskinan dan kepentingan pengeluaran penduduk miskin juga melebar. (edy/bud)

Jember Siap Meriahkan Hari Penyandang Cacat Internasional Jember, Memorandum Hari Penyandang Cacat Internasional adalah peringatan yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1992 dan diperingati setiap 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat, dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat. Itu disampaikan Kepala Bidang Rehabillitasi Dinas Sosial Bambang Rudianto disela mendampingi Plt Kepala Dinas Sosial Pemkab Jember Eko Heru Sunarso, yang merangkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Pemkab Jember, Kamis (1/12). "Kami sudah mempersiapkan beberapa kegiatan selama dua hari mulai, 2 dan 3 Desember. Masyarakat bisa menyaksikan pameran, jalan sehat dan karnaval inklusif dan kegiatan lainnya, dalam

Achmad Adi Saputra diperiksa petugas.

Eko Heru Sunarso

Bambang Rudianto

rangka peringatan Hari Penyandang Cacat Internasional,” kata Bambang. Lebih jauh, Bambang menyampaikan, bahwa serangkaian peringatan ini melibatkan beberapa lini stakeholder, satuan kerja perangkat daerah (SKPD), tokoh masyarakat, media,dan organisasi disabilitas terpadu. Tujuan diadakannya kegiatan di Hari Penyandang Cacat Internasional ini, antara lain untuk memberdayakan penyandang disabilitas agar bisa lebih mandiri, lebih terbuka

dan untuk mennyejahterakan penyandang cacat. Plt Kepala Dinas Sosial Pemkab Jember, Eko Heru Sunarso mengatakan, selain persiapan yang sudah hampir selesai, masih ada tambahan E-Warung Disabilitas dengan titik lokasi di Kecamatan Patrang, bebas pasung titik kegiatannya di Kecamatan Ambulu. “Ada pula serangkaian kegiatan sosialisasi program-program penanganan kemiskinan dari empat dirjen kementrian sosial," ujarnya. (eva/adv)

Pelajar penyandang cacat Jember berlatih tari.

Panggung mewah untuk peringatan penyandang cacat internasional.

Masjid berhadapan dengan gereja.

Lumajang, Memorandum Terkait dengan aksi damai dalam kasus penistaan agama, Jumat(2/12)diJakarta,Forkopimda Lumajang terus melakukan pemantauan dan mengimbau kepadaseluruhumatberagamadi Lumajang bisa menahan diri dan tidak larut dalam persoalan tersebut. Karena bagaimanapun juga sebagai warga Negara Indonesia harus bisa menjaga keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal ika. DiDesaPronojiwo,Kecamatan Pronojiwo misalnya, meski tempatibadahsalingberhadapan, namun tingkat toleransi dan kerukunan umat beragama tidak diragukan lagi. Meski berbeda agama,namundalamkesehariannya warga desa Pronojiwo sangat harmonis dan memegang teguh adat istiadat dan kerukunan umat beragama. Hal ini tercermin dari bangunan Masjid Miftahul Jannah dan bangunan gereja yang didirikan saling berhadapan

tanpa ada pembatas apa pun. Arif Bajuldanu (39) warga Desa Pronojiwo mengatakan, sudah puluhan tahun warga Desa Pronojiwo tidak pernah ada konflik meskipun berbeda agama dan senantiasa warga tetap menjaga kerukunan dan kedamaian. “Kubah Masjid Miftahul Jannah yang bangunannya berhadapan dengan gereja, seakan menyampaikan pesan bahwa kerukunan antarkedua pemeluk agama yang dianut sebagaian warga Desa Pronojiwo menjadi pemersatu,” ungkap Arif Bajuldanu, Kamis (1/12). Warga Desa Pronojiwo yang sebagian besar pekerjaan sehari-harinya petani, kata Arif, selalu rukun dan tidak pernah sedikitpun ada gesekan yang menimbulkan perpecahan. Arif menyontohkan, jika umat Muslim menggelar hajatan, tidak sedikit warga yang memeluk agama lain terlibat langsung dan

mempersiapkan segala sesuatunya untuk gelaran acara tersebut. Sebaliknya demikian, jika ada umat Kristen mempunyai hajatan, tidak sedikit umat muslim dilibatkan juga. “Selama ini saya tidak pernah mendapati adanya gesekan antar kedua pemeluk agama ini,” imbuhnya. Menurut Arif, untuk mendirikan dua bangunan ibadah yang berhadapan dan selalu rutin digunakan untuk melakukan ibadah bukan perkara yang mudah, namun dengan satu pemahaman dan membutuhkan toleransi cukup tinggi dari kedua umat yang berbeda agama, agar waktu beribadah tidak bertabrakan. “Alhamdulillah mas, warga Desa Pronojiwo ini sangat menghargai kerukunan dan toleransi agama,” tandasnya. Arif menyatakan, warga Desa Pronojiwo tidak terpengaruh dengan kasus tersebut, kerukunan umat beragama warga Desa Pronojiwo sudah kuat, apapun yang terjadi kerukunan dan toleransi antar umat beragama merupakan kekuatan bagi warga Desa Pronojiwo dalam menjaga tali persaudaraan walau berbeda keyakinan. “Harmonisasi itu juga terlihat pada saat ada perayaan hari raya. Misalnya, saat Idul Adha, umat muslim yang menyembelih hewan qurban ikut membagikannya ke seluruh masyarakat tanpa memandang agama dan dari suku mana pun," pungkasnya. (uul/bud)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 18

BONDOWOSO-SITUBONDO KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto, SH. WARTAWAN: Adi Purnomo, Bambang, Cipto H Silvani, Edo Firman, Abd Hakim, Heru Hartanto, Heri Iwantoro.

Perhutani Bondowoso Hijaukan Lahan 175 Hektare Bondowoso, Memorandum Administratur Perum Perhutani Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso, Adi Winarno mengatakan, pihakya pada tahun ini akan melakukan penghijauan seluas 175 hektare dengan tanaman pohon sengon dan tanaman lainnya. “Program penghijauan memang setiap tahun dilakukan oleh Perhutani ketika sudah memasuki musim hujan dan pelaksanaan penanaman pohon tegakan ini akan kami lakukan pada pertengahan Desember 2016 di sejumlah titik,” ujarnya seperti dilansir Antara, Kamis (1/12). Adi Winarno menyebutkan ada beberapa titik atau lokasi di Kawasan Hutan di Bondowoso yang akan ditanam pohon tegakan dengan berbagai jenis tanaman, di antaranya Kawasan Hutan Kecamatan Tegalampel, Klabang, Curahdami, Sedangkan di Situbondo yakni Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Penanaman bibit pohon tegakan, kata dia, nantinya juga akan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). “Melibatkan LMDH karena sejak dari dulu saat melakukan penanaman (penghijauan) lembaga tersebut selalu dilibatkan dengan tujuan masyarakat turut membantu mulai penanaman hingga dapat menjaga kelestarian hutan,” katanya. Dia menambahkan, selain penanaman pohon tegakan dilakukan oleh Perhutani juga telah menawarkan kerja sama kepada kelompok masyarakat atau lembaga-lembaga yang berbadan hukum. “Dengan terjalinnya kerja sama tanam pohon tegakan seperti sengon yang bisa dipanen sekitar 5 tahun nantinya lembaga masyarakat yang berbadan hukum selain bisa membagi hasil juga masyarakat akan tahu pentingnya hutan dan manfaat hutan,” paparnya. Adi Winarno menegaskan, penawaran kerja sama investasi tanaman pohon kepada masyarakat ini dilakukan, selain masyarakat mendapatkan keuntungan bagi hasil dari tanaman pohon juga secara tidak langsung masyarakat terlibat menjaga keamanan hutan dari pembalakan liar.(*/be)

Petugas memeriksa kendaraan yang lewat di perbatasan Bondowoso-Situbondo.

Hambat Massa ke Jakarta

TNI-Polri Jaga Perbatasan Situbondo-Bondowoso Situbondo, Memorandum Tim gabungan Polsek- Koramil Rayon tengah melakukan penjagaan keberangkatan massa gerakan aksi damai 212, di perbatasan Kabupaten Situbondo dan Bondowoso mulai Rabu (30/11) malam pukul 23.00 WIB. “Gabungan personil Polsek dan Koramil Rayon Tengah melaksanakan penyekatan kendaraan untuk antisipasi aksi damai 212 di perbatasan Situbondo–Bondowoso, tepatnya di depan Mapolsek Kota Situbondo,”jelas Kapolsek Kapongan, AKP Agus Supariyono, Kamis (1/12). Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Kapongan AKP Agus Supariyono dan Kapolsek Kota, Iptu Bambang,

yang didukung 35 personel gabungan dari Polsek dan Koramil ini bertujuan untuk penyekatan dan melakukan pendataan setiap kendaraan yang diduga membawa rombongan massa dengan tujuan mengikuti aksi damai di Jakarta. “Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terkait aksi damai 212 di Jakarta,” jelas Agus. Dari hasil pemeriksaan

kendaraan selama lebih dari satu jam, kata Agus, ada 32 kendaraan yang diperiksa di antaranya kendaraan roda empat sebanyak 20 unit, sepeda motor 10 unit dan truk sebanyak dua unit dan tidak ditemukan adanya rombongan massa yang akan menuju ke Jakarta. “Penyekatan ini dilakukan sekaligus untuk antisipasi terjadinya kriminalitas dan mencegah masukknya benda berbahaya seperti sajam, senpi, handak dan narkoba dalam rangka menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Situbondo tetap aman dan kondusif,” terang AKP Agus Supariyono. (eru/bud)

Hindari Motor, Accord Hantam Median Jalan Kondisi rumah Rahmad yang ambruk.

Kayu Lapuk, Rumah Warga Kendit Ambruk Situbondo, Memorandum Akibat dimakan usia, sebuah rumah terbuat dari bambu milik Rahmad(79)diDusunKarangTimurRt002/Rw001Desa/Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Kamis (1/12) siang ambruk. Kejadian tersebut terjadi saat pemilik rumah tidak berada di rumah, tetangga korban kaget dengan suara bergemuruh yang ternyata berasal dari rumah korban. Akhirnya, warga langsung melaporkan ke RT/RW setempat yang kemudian di lanjutkan ke petugas. “Rumah tersebut dihuni oleh lansia pak Rahmad (79) dan satu keluarganya. Kami masih belum mendapat namanya hanya umurnya sekitar 45 tahun. Itu informasi dari masyarakat sekitar,”ujar Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Taufik Hidayat. Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena penghuni rumah sedang tidak berada di rumah. Dugaan sementara penyebab ambruknya rumah Rahmad adalah akibat kayu pada bagian rumah sudah lapuk, sehingga tidak kuat lagi menahan beban rumah. Apalagi di sana-sini kayunya kelihatan lapuk. “Banyak bagian rumah yang sudah lapuk dan kondisi rumah juga memang memprihatinkan, kita masih koordinasi dengan pihak Desa Kendit,” papar Taufik Hidayat. BPBD memperkirakan kerugian akibat ambruknya rumah tersebut sekitar Rp 15 juta. Selain rumah, barang pecah belah milik korban juga ikut hancur tertimpa rumah tersebut. Petugas dari Kepolisian,Koramil dan BPBD di bantu masyarakat sekitar gotong-royong mengevakuasi barang–barang milik korban, serta bahan rumah yang mungkin masih bisa di selamatkan dan dipergunakan kembali.(edo/bud)

Sedan Accord ringsek setelah menghantam median jalan.

Situbondo, Memorandum Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Pantura Situbondo, tepatnya Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Rabu (30/11) malam, ketika sedan Honda Accord yang dikemudikan Rizal Rakhman (31) menghantam median jalan hingga ringsek. Rizal Rakhman, warga Jalan Ijen, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang saat itu mengemudikan sedanm, tidak mengalami cedera apa pun.

Begitu juga istrinya, hanya menderita sedikit luka lecet di bagian kaki. Ironisnya, meski sedan bernopol AG 1001 YG itu jungkir balik, dua orang di dalamnya berhasil lolos dari maut. Saksi mata, Ridwan menjeleskan, insiden kecelakaan tunggal itu berawal saat sedan yang dikemudikan Rizal Rakhman melaju dari arah Surabaya dengan kecepatan sedang. Saat melintas di jalan by

pass Jalan Basuki Rahmat, mobil itu menghindari sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi tepat di samping mobil.”Sepertinya menghindari sepeda motor, lalu banting ke kanan sampai ban kanannya naik ke median jalan. Terus menghantam taman di atas median sampai terguling dua kali,” tuturnya. Kanit Laka Sat Lantas Polres Situbondo, Iptu Sutanto mengakui jika sedan tersebut lepas kendali setelah berusaha menghindari sepeda motor yang melaju searah. “Keterangan sementara, pengemudi sedang berusaha menghindari sepeda motor. Tapi kepastiannya masih diselidiki. Yang jelas tidak ada korban dalam musibah kecelakaan ini. Hanya istrinya luka lecet di kaki,” tandas dia. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas sempat tersendat. Bangkai mobil sedan yang ringsek dievakuasi ke tepi agar tidak menutup jalan arah Surabaya menuju Banyuwangi. (edo/bud)

Kegiatan operasi di perbatasan Situbondo–Banyuwangi.

Cegah Barang Terlarang Masuk Situbondo

Polsek Wilayah Timur Gelar Operasi Ofensif Situbondo, Memorandum Jajaran Polsek wilayah timur, yang terdiri dari Polsek Arjasa, Polsek Asembagus, Polsek Jangkar dan Polsek Banyuputih, Kamis (1/12), menggelar operasi ofensif di perbatasan Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di daerah Batangan, Kecamatan Banyuputih. Sasaran operasi meliputi tindak kriminalitas dan terorisme dan menjaring semua jenis kendaraan berupa bus, mobil boks, mobil pribadi, dan kendaraan bermotor lainnya. Operasi dilaksanakan dari pukul 09.00 hinga pukul 12.00 wib dan diikuti sekitar 30 personel anggota Polsek wilayah timur. Kegiatan tersebut digelar untuk mencegah keluar masuknya barang-barang terlarang dari daerah lain yang masuk ke wilayah Situbondo, seperti narkoba, miras, sajam dan lainnya. Semua jenis kendaraan yang melintasi perbatasan yang masuk Kabupaten Situbondo, diberhentikan dan diperiksa kelengkapannya. Pun bagasi mobil tak luput dari pemeriksaan

anggota kepolisian yang sedang patroli. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menjaring dan memberikan sansi tilang kepada beberapa kendaraan yang melangar tata tertib lalu lintas. Yasin (50), warga RT 03/RW 02 Desa Rejoagung, Kecamatan pesanggaran, dan Tukiyo (40),warga Dusun Selogiri RT 02/RW 04, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, terjaring dan dikenakan sanksi tilang karena tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi surat kendaraanya saat melintas di perbatasan Situbondo – Banyuwangi. “Saya tidak memakai helem dan membawa surat kendaraan karena rumah saya dekat sini. Jadi saya tidak menyangka kalau saya akan kena tilang,” ungkapnya. Kapolsek Banyuputih, AKP Bahtiar, mengatakan bahwa giat rutin ditingkatkan sebagai antisipasi tindak kriminalitas dan terorisme yang masuk di wilayah Situbondo, guna terciptanya kondusivitas masyarakat,”tegasnya.(eri)

Pemkab Bondowoso Kembangkan Pertanian Organik Bondowoso, Memorandum Pemkab Bondowoso terus mengembangkan sektor pertanian organik di sejumlah titik guna meningkatkan pendapatan para petani setempat.

“Program Bondowoso Pertanian Organik (Botanik) sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2008 dan sampai sekarang terus kami kembangkan. Dan pada tahun ini kami telah melakukan studi kelaikan lahan pertanian di Desa Sulek dan Desa Sumbermalang, Kecamatan Wringin,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bondowoso, Karna Suswandi seperti dilansir Antara, Kamis (1/12). Di dua desa tersebut, lanjut dia, ada sekitar 25 hektare (ha) lahan pertanian yang diproyeksikan untuk dijadikan pengembangan pertanian organik dan untuk sumber air di kawasan itu sudah mencukupi dan layak. Dia menjelaskan unt uk pengembangan lahan pertanian organi harus dilakukan uji kelaikan lahan yang akan menjadi tempat penanaman tanaman organik oleh tim dari dinas pertanian di Kota Tapai itu. “Memang kalau sumber

airnya sudah bagus, tetapi sampai saat ini khusus studi kelaikan di dua desa itu kami belum menerima datanya dari tim yang meakukan uji kelaikan. Karena lahan pertanian organik banyak persyaratannya jadi kami masih menunggu dan kami menargetkan di dua desa itu bisa mulai berjalan penanamannnya tahun depan,” jelasnya. Karna menyebutkan, jumlah lahan pertanian organik di Bondowoso sampai saat ini saat ini berjumlah 128 hektare lahan bersertifikat organik nasional dan 40 hektare di antaranya masih dalam proses mendapatkan sertifikat organik. “Kalau lahan pertanian yang masih dalam proses mendapatkan sertifikat organik internasional yakni seluas 68,04 hektare dan lahan pertanian bersertifikat organik tersebut tersebar di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, dan di Desa Taal, Kecamatan Tapen,” paparnya. (*/be)

Serangan Lebah di Lumajang Mereda Lumajang, Memorandum Serangan lebah jenis Tawon Gung di Dusun Wonoagung, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuri sudah reda. Warga pun kembali melakukan aktivitas seperti sehari-hari. “Alhamdulillah, sudah reda serangan lebahnya,” kata Camat Candipuro, Yoga Pratomo seperti dilansir beritajatim.com Kamis (1/12). Dia mengatakan, tiga korban serangan lebah yang kemarin dirawat di puskesmas sudah diperbolehkan pulang. Namun, oleh Bupati diminta untuk dilakukan pengawasan. “Kita juga beri antibiotik dan tetap meminta tenaga kesehatan desa ikut memantau,” paparnya. Untuk mengusir lebah, lanjut Yoga, warga membuat perapian di depan rumahnya. Sehingga, asap pembakaran dari dedaunan kering dari pekarangan, lebih menjauh dari permukiman. “Para korban parah dari sengatan tawon juga sudah diberi santunan oleh pak Kades,” pungkasnya. (*/coi)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

TELEPON PENTING PEMADAM KEBAKARAN POLISI AMBULANS

113 110 118

HALAMAN 19 RSU BLAMBANGAN PELAYANAN GANGGUAN PDAM PELAYANAN GANGGUAN PLN INFORMASI REKENING LISTRIK PMI UNIT TRANSFUSI DARAH PMI TELKOM CALL CENTER

421118 421525 424207 123 / 421441 424240 423212 147

TELEPON PENTING

B A N Y U WA N G I

TERMINAL BIS SRITANJUNG TERMINAL BIS BRAWIJAYA

510635 424438

STASIUN KA BANYUWANGI BARU KETAPANG STASIUN KA KARANG ASEM PELABUHAN PENYEBARANGAN KETAPANG INFO KELUARGA BERENCANA

510396 424306 424308 163

KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto SH. WARTAWAN: Hujaini SE, Hariyadi, E Budi S, Imam Ashari, Siswanto, Fatahu Sugito; ALAMAT: Jl. Badung No. 1A Taman Baru, Banyuwangi. CP: 081234565895

DULUR ISUN

Pembinaan yang Gagal

S

EBAGAI pengurus teras sebuah Dewan Kesenian, dia merasa malu dan tertampar oleh sebuah kejadian memalukan yang terjadi pada saat penyelenggaraan ‘Festival Kuntulan’, beberapa hari lalu. Sebagai Sekretaris Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi, pemerhati senibudaya yang sehari-hari bertugas sebagai pendidik di SMKN I Banyuwangi bernama; Bambang Lukito, ini menilai, tampilnya satu grup musik yang sama dengan mengatas-namakan 3 kontingen yang berbeda sekaligus dalam satu final festival, menunjukkan bahwa sebenarnya pola pembinaan seni-budaya tradisional di Banyuwangi telah mengalami stagnasi bahkan kemunduran. “Ya terkejut, malu dan sekaligus mengherankan. Apalagi untuk sekelas festival. Malu, karena Banyuwangi kan sudah dikenal luas sebagai daerah berbasis seniBambang Lukito budaya. Ini akan menjadi catatan khusus bagi DKP,” ungkapnya kepada Memorandum, kemarin. Sebagai wadah bagi pelaku dan kelompok-kelompok seni-budaya tradisional, menurutnya, DKB harus mulai mencermati system dan pola pembinaan kesenian yang selama ini sudah dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi melalui instansi yang berkompeten. “Dari sudut profesi, berarti pemusik dan para penari Kuntulannnya sudah professional. Karena hanya dari satu pentas, mereka bisa mendapatkan honor 3 kali lipat. Tetapi dari sudut pembinaan dan pelestarian budaya, kejadian tersebut menunjukkan sebuah kegagalan, dan memalukan,” tandasnya. (bud)

Artis Mamang Doyan Sabu

Polisi Bawa Senjata Rakitan ke Labfor Banyuwangi, Memorandum Polisi langsung mengembangkan temuan senjata api (Senpi) rakitan dari tersangka sabu Slamet Riyadi alias Mamang. Pemilik senpi rakitan langsung diamankan petugas adalah Jn (58), warga Kecamatan Genteng. Proses hukum kasus kepemilikan senjata rakitan jenis revolver ini  masih menunggu hasil laboratorium Forensik (Labfor) untuk memastikan senjata tersebut benar-benar senjata api atau bukan. Kasat Reskrim  Polres Banyuwangi AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana membenarkan mendapatkan penyerahan senjata rakitan berikut pemiliknya dari satuan Narkoba. “Memang ada penyerahan senjata itu ditemukan dari tersangka kasus sabu, untuk yang di atasnya juga sudah diserahkan ke kita,” katanya kemarin (1/12). Jn menurutnya langsung dimintai keterangan seputar senjata api tersebut. Dalam pemeriksaan, Jn mengakui senjata itu memang miliknya. Dia membeli senjata rakitan

itu seharga Rp 150 ribu dari seseorang. Awalnya Jn kepincut membeli senjata itu karena harganya relative murah.   Lebih jauh, polisi yang akrab dipanggil Dewa ini menyatakan, Jn membeli senjata itu hanya itu menjaga diri. Namun dalam perkembangannya, pria itu bingung senjata itu hendak digunakan untuk apa. “Akhirnya dia menitipkan senjata itu kepada temannya yang ditangkap dalam kasus narkoba itu,” ungkapnya. Namun untuk memproses kasus ini, pihaknya masih menemui kendala. Sebab sete-

Pasar Induk Ditertibkan

Lima Desa Diterjang Puting Beliung Banyuwangi, Memorandum Puting beliung menerjang wilayah Banyuwangi dalam dua hari ini. Puluhan rumah di 5 desa di 2 kecamatan rusak parah. Kelima desa yang diterjang angin kencang tersebut antara lain Desa Kaligondo Kecamatan Genteng dan Desa Jambewangi, Desa Selorejo, Desa Karangsari dan Desa Tegalarum Kecamatan Sempu. “Dua hari ini wilayah Banyuwangi dilanda puting beliung. Kaligondo, Jambewangi, Selorejo terjadi Rabu. Sedangkan Desa Karangsari dan Tegalarum kemarin,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan Bencana BPBD Banyuwangi Eka Muharram, Kamis (1/12). Menurut Eka, sedikitnya 7 rumah dan satu kandang ternak rusak parah saat diterjang puting beliung pertama. Dihari kedua, belasan rumah juga mengalami kerusakan sedang dan parah. “Kita masih data jumlah rumah yang rusak saat ini. Mulai pagi masih ada laporan rumah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini,” tambahnya. Mengenai kerugian harta benda ujar Eka, BPBD Banyuwangi mengestimasikan sekitar Rp 100 juta lebih. BPBD saat ini terus mendata kerusakan yang dialami warga akibat angin puting beliung tersebut. Selain itu BPBD juga mendistribusikan makanan siap saji ke daerah terdampak untuk membantu meringankan beban masyarakat yang korban angin puting beliung. “Sedangkan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat terkena angin puting beliung tersebut dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi,” tambahnya. BPBD Banyuwangi, kata Eka mengimbau, kepada masyarakat agar tetap waspada. Sebab di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya masih berpotensi terjadi bencana angin kencang. Berdasarkan peringatan dini dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, musim penghujan di Banyuwangi terjadi hingga bulan Maret 2017 nanti. “Biasanya angin kencang terjadi sore dan malam hari. Masyarakat diminta waspada,” pungkasnya. (*/rif)

73 Anak Idap HIV/AIDS Banyuwangi, Memorandum Hasil penelusuran LSM Kelompok Kerja Bina Sehat (KKBS) menemukan sebanyak 73 anak di Banyuwangi mengidap HIV/AIDS. Mirisnya, mereka adalah golongan anak usia antara 0–9 tahun. “Mereka itu korban, mereka mengidap karena tertular dari ibunya. Sedang para ibu menjadi ODHA karena tertular suami, tapi ada juga yang memang jadi PSK (Pekerja Seks Komersial),” jelas Direktur LSM KKBS, Muhammad Choiron, Kamis (1/12). Menurut Choiron, ada empat kecamatan dengan temuan jumlah pengidap HIV/Aids tertinggi di Banyuwangi. Kecamatan Banyuwangi kota menjadi yang terbanyak, dengan jumlah 496 penderita. Kecamatan Genteng menyusul di urutan kedua dengan 164 orang penderita. “Selanjutnya, Kecamatan Muncar dengan 133 orang mengidap HIV/Aids dan Kecamatan Srono berjumlah 118 penderita,” jelasnya. Dua Kecamatan yakni Banyuwangi Kota dan Genteng menempati peringkat penderita HIV/Aids tertinggi, lantaran diduga seiring menjamurnya tempat hiburan malam karaoke. Hal ini yang menyebabkan perilaku hidup warganya sering tak terkontrol. “Ladies Conpanion (LC) atau sering disebut purel, sangat beresiko menjadi penyebar HIV Aids. karena tak ada yang tahu dia murni LC saja atau nyambi jadi PSK,” kata Choiron. Hingga saat ini, yang dilakukan LSM KKBS demi meminimalisir penyebaran HIV Aids adalah dengan terus menerus melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan terhadap ODHA. KKBS mencatat, penyebaran HIV Aids di Banyuwangi, kebanyakan melalui 4 cara. Pertama, melalui hubungan seksual mencapai 78 persen. Selanjutnya penyebaran melalui darah dengan potensi 7 persen. “Melalui ASI 1 persen dan penyebaran HIV Aids dengan cara lainya memiliki potensi 14 persen,” pungkasnya. Sementara data dari Komisi Penanggualangan Aids (KPA) Kabupaten Banyuwangi, jumlah keseluruhan penderita HIV/Aids di Banyuwangi, sampai Agustus 2016 berjumlah 2.781 orang dengan 669 diantaranya kalangan ibu rumah tangga. Dari jumlah tersebut, 399 penderita telah meninggal. (*/rif)

lah diteliti secara manual, ada yang aneh dalam senjata tersebut. Pihaknya belum yakin kalau senjata itu benar-benar senjata api. Apalagi tidak ditemukan amunisi pada senjata tersebut. “Dari pelatuknya tidak tembus ke pelurusnya, tidak seperti senjata api umumnya,” jelasnya.  Sehingga pihaknya memutuskan untuk memeriksakan senjata itu kepada ahli senjata. Tujuannya untuk memastikan senjata itu benarbenar senjata api atau bukan. Untuk itu senjata itu akan di bawa ke labfor atau brimob atau intel yang memang ahli tentang senjata.  Untuk sementara, Jn dipulangkan dengan status wajib lapor. Jika nanti hasil pemeriksaan senjata itu dipastikan senjata api maka Jn bisa dinaikkan status menjadi tersangka kepemilikan senpi. “Dia bisa dijerat dengan undang-undang darurat,” bebernya. (jai/bud)

Kepala Disperindagtam Ir Hary Cahyo Purnomo sedang sosialisasi kepada pedagang.

Banyuwangi, Memorandum Dinas Perindustrian,Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) bersama petugas gabungan Satpol PP, Kepolisian dan Kodim 0825, menertibkan sekaligus sosialisasi fungsi pasar kepada pedagang maupun pembeli di Pasar Induk Banyuwangi. Kepala Disperindagtam, Ir Harry Cahyo Purnomo mengatakan, kegiatan penertiban dan sosialisasi fungsi pasar kepada pedagang

Pasar Induk Banyuwangi, sebagai upaya memberikan pemahaman kepada pedagang maupun masyarakat untuk mempergunakan sarana prasarana pasar sebagaimana mestinya. Sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di badan jalan maupun trotoar. “Kegiatan ini, dalam rangka mengawali dan bersosialisasi, bagaimana kita sadarkan pedagang untuk bisa memahami fungsi pasar,” jelas Harry Cahyo Purnomo ditemui Memorandum, Kamis (1/12) di Pasar Banyuwangi. Harry Cahyo berharap,trotoar di sepanjang Pasar Induk Banyuwangi digunakan sebagaimana mestinya. Ttrotoar dilarang untuk tempat berjualan maupun parkir kendaraan bermotor. Trotoar dibangun untuk pejalan kaki agar aman dan nyaman ketika berkunjung ke pasar. Selain trotoar, pintu masuk pasar juga banyak dikeluhkan masyarakat. Jjalannya terhambat, dengan adanya lapak pedagang di lorong pintu masuk. Hal ini juga merugikan para pedagang yang berjualan di dalam pasar, karena pembeli enggan masuk pasar dan akhirnya cukup berbelanja di luar pasar. Disperindagtam secara bertahap akan berupaya mewujudkan Pasar Induk Banyuwangi menjadi pasar tradisional yang bersih, sehat, nyaman dan teratur. Namun hal tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan kesadaran masyarakat, khususnya pedagang pasar induk Banyuwangi. (ydi/bud)

Korban Kebakaran Barurejo Terima Bantuan Banyuwangi, Memorandum Pemkab Banyuwangi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), memberikan bantuan terhadap Wagirin (50), warga Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, yang rumahnya ludes terbakar, Kamis (1/12). Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Barurejo, Baidowi. Kepala BPBD Kabupaten Banyuwangi, Drs. Kasiyadi, melalui Kabid, Kedaruratan dan Logistik, Drs Eka Muharam Suryadi, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada korban kebakaran. Menurut Eka Muharam, rumah yang hangus terbakar itu dihuni empat jiwa, yakni;

Petugas BPBD menyerahkan bantuan.

Wagirin (50), Kepala Keluarga, Umiyati (40), Luky Ramadhan (16) Nur Aini (8). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Barurejo, Baidowi, menyatakan, pihak

desa dan Kecamatan Siliragung masih melakukan kordinasi untuk mengupayakan pembangunan kembali rumah milik Wagirin. (swa/bud)

Penyidik menunjukkan senjata yang ditemukan.

DPRD Jatim Dorong Pembentukan BNNK Banyuwangi, Memorandum Pemerintah sedang giat-giatnya melakukan pemberantasan penyalahggunaan narkoba. Sehingga keberadaan lembaga yang khusus menangani penyalahggunaan narkoba sangatlah penting. Untuk itu di Banyuwangi dirasa perlu ada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Keberadaan  BNNK akan sangat membantu tugas Kepolisian dalam pemberantasan narkoba. Pentingnya keberadaan BNNK di Banyuwangi diakui anggota DPRD Propvinsi Jawa Timur, Irwan Setiawan. Menurutnya, upaya memberantas penyalahggunaan narkoba memang menjadi perhatian khusus pemerintah. “Keberadaan BNNK di Banyuwangi memang sangat penting untuk memperkuat upaya memberantas penyalahgunaan narkoba,” jelasnya. Untuk itu, dirinya siap membawa ke aspirasi ini ke tingkat propinsi khususnya di lembaga yang tempatnya mengemban amanah rakyat saat ini. Untuk mendorong pembentukan BNNK Di Banyuwangi dia juga akan menyampaikan aspirasi ini ke tingkat pusat. “Dengan adanya BNNK, antisipasi dini penyalahgunaan narkoba bisa dilaksanakan,” tegasnya.  Dia menjelaskan, untuk mewujudkan terbentuknya BNNK di Banyuwangi, menurutnya juga diperlukan peran aktif dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah bisa ikut mendorong pembentukan ini dengan cara mengajukannya kepada pemerintah pusat. Lebih jauh dia menjelaskan, seiring dengan program pemberantasan penyalahggunaan narkoba, DPRD Propinsi Jawa Timur tahun ini sudah menetapkan peraturan daerah tentang penceggahan penyalahgunaan narkoba. Salah satu poin penting dari Perda ini adalah

Anggota DPRD Provinsi Jatim, Irwan Setiawan

terkait sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Dengan adanya Perda ini, pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan melalui di dunia pendidikan  dengan lebih intensif. “Ini untuk mencegah generasi muda menyalahgunakan narkoba,” ujarnya. (jai/bud)

Di Balik Festival Kuntulan

Satu Grup Wakili 3 Kontingen Kecamatan Banyuwangi, Memorandum Satu hal yang memalukan terjadi dalam penyelenggaraan ‘Festival Kuntulan’ yang digelar Pemkab Banyuwangi di pentas belakang Gesibu Blambangan, Sabtu (26/11) malam lalu. Hal yang memalukan tersebut diungkap oleh salah satu anggota tim juri, Bambang Lukito, kepada Memorandum, Kamis (1/12) kemarin. Bambang Lukito yang juga Sekretaris Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Banyuwangi itu menuturkan, pada saat final festival Kuntulan, diketahui ada grup pemain dan grup penari yang tampil hingga 3 kali mengatasnamakan 3 Kecamatan yang berbeda. Menurut Bambang, awalnya dia melihat ada grup pemain musik Kuntulan yang

sebagian besar berasal dari Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, tampil hingga 2 kali dalam satu pentas. Kemudian grup pemain musik tersebut tampil lagi untuk ketiga kalinya dengan mengatas-namakan kontingen Kecamatan yang lainnya. Hal serupa juga terjadi pada grup penarinya, yang sebagian dikenalinya berasal dari SMKN 1 Banyuwangi, yang nota-bene adalah muridmuridnya sendiri. “Awalnya saya mengenali dari para penarinya. Ternyata mereka adalah murid-murid saya sendiri di SMKN 1 Banyuwangi. Sama dengan grup pemain musiknya, mereka juga tampil hingga tiga kali dengan mengatas-namakan kontingen kecamatan yang

berbeda. Atas kejadian tersebut, tim juri kemudian memutuskan mendiskualifikasi grup musik dan penari tersebut,” ungkapnya. Menurutnya, sebagai daerah yang memiliki basis budaya dan sudah dikenal dimana-mana, kejadian tersebut sangat memalukan dan cukup mencoreng nama Banyuwangi. Sementara itu, keputusan pencoretan grup musik dan penari yang tampil dengan mengatas-namakan kontingen kecamatan berbeda tersebut, ditanggapi dingin pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi selaku leading sector dan panitia penyelenggara festival. Plt Kepala Disbudpar, MY Bramuda, menjelaskan, dia

Salah satu peserta Festival Kuntulan yang digelar di pentas belakang Gesibu Blambangan.

baru mengetahui hal tersebut setelah selesainya pelaksanaan festival. Menurutnya, hal tersebut bisa saja terjadi karena beberapa alasan. Antara lain, ada wilayah kecamatan yang dimungkinkan memang

tidak memiliki krup Kesenian Kuntulan sendiri, sehingga untuk bisa mengikuti festival yang digelar antar kecamatan tersebut terpaksa harus ‘pinjam’ grup dari kecamatan lain. “Memang harus diakui,

ada kecamatan yang tidak memiliki grup Kuntulan yang ada di wilayahnya. Karena festival ini sifatnya untuk pembinaan dan pencarian bibit baru, jadi tidak ada sanksi untuk itu,” kata Bramuda. (bud)


JUMAT LEGI, 2 DESEMBER 2016

HALAMAN 20

Gol Andik 7 Besar Terbaik Piala AFF Klik www.skhmemorandum.com anda akan melihat berita-berita kriminal

OLAHRAGA

Salam Olahraga, PEMERHATI dunia olahraga yang budiman, guna kemajuan, penguatan semangat, dan peningkatan prestasi atlet Jawa Timur. Sampaikan kritik, saran, dan pendapat anda ke WA 088213236787 dan WA 088213193948 dengan menyertakan identitas anda. Terima kasih. Redaksi

Berkibarlah Merah Putih HADIRNYA kembali tim nasional Indonesia memberikan kebanggaan kembali bagi pecinta sepak bola di tanah air untuk memberikan dukungan langsung. Kami para supporter berharap kemenangan di Piala AFF menjadi ajang kebangkitan sepak bola Indonesia sekaligus mengibarkan bendera merah putih di pentas sepak bola internasional. 089678263677

Madura United Sodok 2 Besar ISC MADURA United sukses mengandaskan perlawanan Semen Padang di pekan ke-31 Indonesia Soccer Championship (ISC), Kamis (1/12) di stadion Gelora Pamelingan, Pamekasan. Bermain di stadion yang baru diresmikan, Madura United menguasai pertandingan sejak menit awal laga. Peluang di dapat oleh MU di menit ke-28 melalui Erick Weeks Lewis. Dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun masih melebar di samping gawang. Semen Padang merespons delapan menit kemudian. Riko Simanjuntak menyundul bola ke arah gawang, namun masih bisa diantisipasi oleh Hery Prasetyo. Tidak ada gol tercipta, skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Madura United tidak mengendurkan serangan. Alih-alih mencetak gol, mereka malah kebobolan di menit ke-53 melalui Vendry Ronaldo Mofu. Tim Kabau Sirah sementara unggul 1-0 atas tim tuan rumah. Tetapi, 10 menit akhir jadi mimpi buruk buat tim tamu. MU menyeimbangkan keadaan di menit ke-81. Rishadi Fauzi memanfaatkan kemelut di depan gawang dan berhasil dimaksimalkan menjadi gol. Dan akhirnya, MU mengunci kemenangan dengan gol sensasional dari pemain pengganti, Patrich Steve Wanggai di menit ke-92. Tidak ada gol tambahan tercipta, skor 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Atas hasil tersebut, Madura United naik posisi 2 klasemen dengan raihan 58 poin dari 30 laga. Dan Semen Padang tertahan di posisi 10 klasemen ISC dengan raihan 45 poin dari 30 laga. Usia pertandingan, pelatih Madura United Gomes de Oliveira mengakui sangat bangga dengan penampilan timnya. “Terutama motivasi pemain yang tak merasa kendor kendati sempat ketinggalan lebih dulu. Hasilnya, kita mampu membalikkan keadaan sekaligus memberikan kemenangan membanggakan untuk pendukunya,” ujar pelatih asal Brasil yang sudah tinggal di Indonesia cukup lama. (*/sr)

SITUS AFF Suzuki Cup telah menetapkan 10 gol terbaik pada fase grup turnamen edisi 2016. Salah satunya dicetak oleh pemain sayap asal Indonesia, Andik Vermansah yang menempati posisi ke tujuh. Gol Andik tercipta saat Indonesia menang 2-1 atas Singapura pada partai terakhir Grup A di Rizal Memorial Stadium, Sabtu (26/11). Pada menit ke-62, bola dikirimkan Rizky Pora dari sisi kiri lapangan. Lalu, Andik berlari dari luar kotak penalti dan melepaskan tembakan di atas jangkauan kiper Hasan Sunny. Untuk tingkat kesulitan gol Andik, AFF memberikan nilai delapan dari skala 10. “Gol dia terlihat sederhana. Namun, tekniknya indah dan golnya,” tulis situs AFF. Posisi pertama milik gelandang Kamboja, Chreng Polroth, yang mencetak gol jarak jauh ke gawang Vietnam. (*/sr)

Vietnam Kehilangan Pembobol Gawang Timnas Tim nasional (timnas) Vietnam kehilangan Vu Minh Tuan menjelang partai kontra Indonesia pada semifinal pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Sabtu (3/12) besok. Gelandang berusia 26 tahun yang ikut menjebol gawang Indonesia dalam uji coba sebelum Piala AFF telah meminta izin meninggalkan skuad untuk menjaga ayahnya yang tengah sakit keras. “Kami tidak bisa membuat ayahnya menunggu lebih lama lagi. Oleh karenanya, Tuan langsung mengucapkan selamat tinggal kepada tim untuk kembali ke rumah,” bunyi pernyataan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF). Alhasil, Vu Minh Tuan tidak ada dalam daftar pemain yang dibawa Vietnam ke Indonesia. Pasukan Nguyen Huu Thang telah tiba di Indonesia sejak Rabu (30/11). Setelah masalah tersebut tuntas, Vu Minh Tuan bisa bergabung lagi dengan timnas Vietnam. Pelatih Nguyen Huu Thang telah memberikan garansi soal hal itu. Belum diketahui berapa lama Vu Minh Tuan meninggalkan tim. Besar kemungkinan, dia harus melewatkan semifinal pertama. Menilik

kecenderungan pada fase grup, absennya Vu Minh Tuan mungkin tidak terlalu memengaruhi kekuatan Vietnam. Dia cuma mendapatkan jatah lima menit dalam tiga pertandingan. Hanya, Vu Minh Tuan telah membuktikan kualitasnya dengan catatan satu gol dan assist ke gawang Indonesia ketika kedua tim melakoni uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 9 Oktober 2016. Selain itu, tim asuhan Nguyen Huu Thang juga kehilangan bek andalan, Truong Dinh Luat yang terkena kartu merah saat Vietnam menghadapi Kamboja di penyisihan grup. Selain itu, tim asuhan Nguyen Huu Thang juga harus kehilangan bek andalannya, Truong Dinh Luat, yang mendapat kartu merah saat Vietnam menyingkirkan Kamboja di babak penyisihan. Sementara itu, mantan pemain timnas Indonesia, Seto Nurdiantoro, menilai bahwa Vietnam merupakan

Pemain timnas Vietnam pemanasan dalam latihan di kompleks Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (1/12), untuk menghadapi timnas Indonesia.

tim sempurna. Itu dibuktikan dengan nilai sempurna di babak penyisihan lalu. Namun, bukan berarti mereka punya celah kelemahan. Dalam uji coba dua kali, tim asuhan Riedl mampu mengimbangi lawannya dengan hasil im-

bang dan kekalahan 2-3. “Meski Indonesia kalah di laga terakhir, hasil pertandingan saat ujicoba menunjukkan bahwa Vietnam juga bisa dibobol. Kedua tim juga sudah saling mengenal kekuatan lawan,” ungkap Seto

dalam perbincangan dengan detikSport. Soal pertandingan semifinal Indonesia melawan Vietnam kali ini, Seto juga mempunyai prediksi. “Sepertinya pertandingan semifinal kali ini akan berjalan sampai babak adu tendangan

penalti. Yang penting, Indonesia jangan sampai kebobolan lebih dulu di pertandingan besok. Andai menang di kandang akan membuat kans lolos ke final menjadi lebih besar,” kata eks pemain timnas Primavera itu. (*/sr)

1.200 Taekwondoin Bersaing di Kejurnas SEBANYAK 1200 atlet taekwondo dari 34 provinsi di tanah air bersaing di kejuaraan nasional (Kejurnas) memperebutkan Piala Gubernur Jatim yang berlangsung di DBL Arena. Kejuaraan yang dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Marcio Norman, Kamis (1/12) akan berlangsung hingga Minggu (4/12). “Saya mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan Taewondo Piala Gubernur Jatim 2016. Hal ini menunjukkan bahwa cabang olahraga Taekwondo telah menjadi salah satu cabang olahraga yang populer di masyarakat,” ujar

Ketua panitia pelaksana Stevanus Sumartono. Kejurnas ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menilai perkembangan teknik taekwondo di Indonesia. Jumlah peserta yang mencapai 1200 taekwodoin di penyelenggaraan tahun p er t ama menunjuk kan sambutan luar biasa peserta bagi tuan rumah Jatim. Hal ini tak lepas dari tujuan penyelenggaraan untuk menjaring bibit atlet berprestasi yang akan turun membela jatim diajang nasional. Ia mengharapkan, penyelenggaraan ajang itu mampu membangkitkan minat dan mengembangkan bakat serta

Ketua Umum PBTI membuka Kejurnas Piala Gubernur Jatim.

potensi yang dimiliki oleh generasi muda pada cabang olahraga Taekwondo sehingga kedepan kegiatan ini dapat

dilaksanakan secara berkesinambungan. maksud diadakan kejuaraan ini sebagai wujud pem-

binan prestasi. “Kejuaraan ini sebagai langkah awal untuk rekrutmen atlit untuk event daerah maupun nasional berikutnya dan di event semoga Jatim menjadi juara umum,” pungkas Stevanus. Marciano Norman dalam sambutan di pembukaan mengharapkan Kejurnas ini berlangsung secara berkesinambungan. ”Syukur-syukur bisa di selenggarakan setiap tahun. Selain itu saya menyampaikan penghargaan yang tinggi Gubernur Jatim telah menggelar kejuaraan ini,” harapnya, Kamis (1/12). Marciano juga mengatakan bahwa para juarajuara di kejuaraan ini akan

di persiapkan di Youth Games,untuk mewakili Indonesia. Kejuaraan ini patut diapresiasi karena yang mengikuti kejuaraan dari anak-anak sampai dewasa, dan sangat berterima kasih pada orang tua yang telah mensuport putra-putrinya mengikuti kejuaraan ini. “Dan cabor taekwondo merupakan cabor yang di pertandingkan di Olimpiade. Kita harapkan atlet taekwondo Indonesia ke depan harus mampu memberikan yang terbaik di olimpiade mendatang serta dan harus mempunyai semangat yang tinggi untuk meraih yang tinggi,” katanya. (sr)


Memorandum Edisi 2 Desember 2016