Page 1

FOTO: ISTIMEWA

Tersangka Rahayu memegang barang bukti.

Muhammad Haris didampingi petugas yang menunjukkan barang bukti.

Perempuan Tambaksari

FOTO: MEMORANDUM/ANGGA

PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275391  FFax: ax: 0031-8275392. WEBSITE: skhmemorandum.com

KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016 HARGA Rp 3.500,-

POLISI GADUNGAN Bobol Kos

PERKOSA GADIS DI BEKAS MUSALA Sidoarjo, Memorandum Korban Facebook (Fb) kembali bertambah. Kali ini, korban salah satu media sosial (medsos) itu adalah seorang remaja putri berinisial IMAW. Cewek berusia 19 tahun ini diperkosa Muhammad Haris (27), warga Kecamatan Margorejo, Lampung Selatan, di sebuah musala yang tak terpakai di Dusun Beringin, Desa Pamotan, Kecamatan Porong.

Dalam melancarkan aksinya, tersangka yang berkerja sebagai kernet MPU ini, mengaku sebagai anggota polisi berpangkat AKP. Nama Muhammad Haris pun ia ubah menjadi Beny Cahyadi. Agar lebih mentereng, ia masih menambah beberapa gelar

Kranggan

Surabaya, Memorandum Rahayu Bibi (30), warga Jalan Tambaksari Utara 2, nekat membobol rumah kos yang berlokasi di Jalan Kranggan 6, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dari tangan tersangka, berhasil menyita cincin kawin dan giwang emas yang kini dijadikan barang bukti.  Bersambung ke halaman 2 

kesarjanaan di belakangnya. Hingga nama Muhammad Hariss akhirnya berubah menjadi, AKP Beny Cahyadi BCIP SH. Tentu saja, nama palsu ditambah pangkat per Bersambung ke halaman 2 

Jukir Arjuno Hajar

Imam Syafi’i

kontak sepeda motor milik korban, yang diletakkan di atas toples, ketika tersangka datang ke rumah korban. Karena merasa tidak ada orang lain yang yang bertandang ke rumahnya, korban menuduh tersangka. Korban akhirnya mencari tersangka yang berkerja sebagai juru parkir (jukir) di Jalan Arjuno ini ke rumahnya, dan bertemu sedang

Menanggal FOTO: MEMORANDUM/TRIYOKO

Gasak Hp

Surabaya, Memorandum Kehidupan keras di kota besar menuntut WW (17), kos di Jalan Dukuh Menanggal X, untuk bisa bertahan hidup dengan kondisi pas-pasan. Karena hanya bekerja sebagai tukang servis motor, iapun tak punya penghasilan pasti. Kondisi inilah yang membuatnya seringkali memiliki pikirkan krimiPetugas menunjukkan barang bukti ponsel.

 Bersambung ke halaman 2 

Sopir Truk Karangandong Bawa Sabu

Basuki Tjahaja Purnama

Hancur Sudah Hatiku

S ILUSTRASI: ISTIMEWA

Siap. Salut kepada Majelis Hakim Pengadilan Militer II Jakarta. Daripada rusak susu sebelanga karena setitik nila. Di kalangan sipil yang koruptornya bejibun baru Akil Mochtar dan Adrian Woworuntu yang diganjar hukuman seumur hidup.

Si Mameng (Tabik)

 Bersambung ke halaman 2 

Jakarta, Memorandum Berkas perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Agung. Bareskrim Polri akan melimpahkan barang bukti kasus atau pelimpahan tahap dua, hari ini, Kamis (1/12). “Rencana besok, pukul 09.00 WIB atau pukul 10.00 WIB (hari ini, red) ya kalau enggak salah,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andriyanto, Rabu (30/11) seperti dilansir detiknews.com.

+ Meng, korupsi USD 12 juta, Brigjen TNIAD Teddy Hernayadi dihukum seumur hidup. -

Sunoto didampingi petugas memegang barang bukti.

Kasus Ahok P21, Bareskrim Serahkan Bukti ke Kejagung

Arek Dukuh

 Bersambung ke halaman 2 

cangkrukan bersama warga setempat. Korban yang sudah emosi, menegur tersangka dan meminta kunci kontak. Teguran itu, menyebabkan tersangka malu karena didengar tetangganya. Tersangka lalu memukul menggunakan tangan kosong dan sandal. Tidak puas sampai disini, Tersangka

udah sewajarnya kakakku menasehati suami yang bersikap kasar pada ayah, mengingat ayah sudah tua dan tenaganya berkurang tak seperti dulu. Namun mas Romi selalu salah paham, menuding kakaku suka cari masalah, hingga keduanya cek cok dan berakhir dengan saling pukul. Sebagai istri, aku Yulia, warga Surabaya merasa tidak suka lihat kekasaran suami. Dia kuingatkan agar bersabar sedikit.

FOTO: MEMORANDUM/FAR

Surabaya, Memorandum Hanya gara-gara dituduh membawa kunci motor, Imam Syafi’i (38), warga Jalan Petemon I, menghajar mantan istrinya Sarmi (36), tinggal di Jalan Petemon Sidomulyo I. Penganiayaan itu, mengakibatkan w wajah korban bengkak, dan luka di ttangan akibat celurit tersangka. Permasalahan ini muncul, kettika tersangka mengambil kunci

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/OSKAR

IO

Mantan Istri

Masalah kecil dapat diselesaikan dengan baik, tak usah berantem dilihat tetangga memalukan. Ucapan seperti itu membuat suami tersinggung lalu dia marah dan menamparku. Kekasaran suami padaku menambah kemarahan kakak. Lebih-lebih saat kakak melihat mulutku berdarah, dia langsung mengusir suamiku. Sejak itu suamiku pergi  Bersambung ke halaman 2 

Gresik, Memorandum Seorang budak narkoba Sunoto (32), warga Dusun Karangasem, Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, diringkus polisi. Pria yang bekerja sebagai sopir truk itu, tertangkap di Jalan Randegansari, usai membeli sabu dari daerah Lakarsantri, Surabaya. Penangkapan ini dilakukan pada malam hari, ketika petugas melakukan patroli.

Secara kebetulan, polisi menerima informasi terkait adanya pembeli sabu, yang meluncur dari arah Surabaya. “Kita lalu melakukan penggal jalan untuk menghadang tersangka,” ujarnya. Begitu sasaran yang diincar lewat, polisi kemudian melakukan penyergapan. Tersangka yang mengendarai motor  Bersambung ke halaman 2 


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 2

MADURA RAYA KABIRO/MANAGER: Wahyudi. REPORTER: Sudjak Lukman, Syamsul Arief, Syamsuri, Moh. Syaifullah, Yusron Hidayatullah. HP: 081230006789. Email: sampang_publik@yahoo.co.id. KANTOR: Jalan Pahlawan Gg VIII, 57 A, Sampang, Madura.

Polres Bangkalan Sita 10 Motor Bodong

Ulama dan tokoh masyarakat berkumpul di Masjid Asy-Syuhada, melakukan istighosah.

Massa Bela Islam Pamekasan Istighosah Bersama

Pamekasan, Memorandum Ribuan Masyarakat Kabupaten Pamekasan, berkumpul di Masjid Asy-Syuhada, guna melakukan istighosah untuk persiapan berangkat ke Jakarta dalam rangka Bela Islam jilid 2, Rabu (30/11) pagi. Ribuan Massa dari berbagai elemen, salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang juga ikut berpartisipasi. Ulama dan tokoh masyarakat memberikan himbauan pada rombongan, tidak membuat onar dalam perjalanan maupun anarkis ketika melakukan aksi pada tanggal 02 Desember mendatang. Salah satu tokoh Ulama, KH Ali Karrar Sinhaji, selaku koordinator, memberikan tausiyah dan juga nasehat kepada rombongan. “Mari kita satukan niat dan tekad untuk membela Islam, jangan diam apabila kitab suci kita dibuat mainan. Allahu akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” serunya. Gema takbir memberikan susasana tersendiri di dalam masjid, dengan banyaknya massa yang akan siap berangkat ke jakarta guna bela Islam. Istighosah serta doa-doa mengiring persiapan pemberangkatan massa tersebut. Sementara itu, ratusan Siswa, dan sejumlah organisasi massa serta tokoh masyarakat mengikuti Apel Nusantara Bersatu yang digelar di Munomen Arek Lancor. Apel yang bertajuk IndonesiaKu, IndonesiaMu, Indonesia Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika tersebut, dilengkapi dengan tarian khas daerah Pamekasan. Serta dilengkapi dengan atribut ikat kepala warna Merah Putih bagi semua peserta apel. Komandam Kodim 0826 Letkol Infanteri Nuryanto, menuturkan acara tersebut diselenggarakan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan harapan Indonesia bersatu dan maju, sehingga indonesia bisa menjadi bangsa pemenang diantara bangsa-bangsa yang lain. “Tanpa persatuan dan kesatuan, toleransi, serta persaudaraan, maka tidak mungkin Indonesia akan jadi pemenang,” ungkapnya. Acara tersebut juga dihadiri ketua PCNU Pamekasan, Ansor, FKUB, dan Forum Lintas Agama dari 6 agama yang ikut andil sekaligus membacakan Ikrar Nusantara Bersatu.(sya/yud)

Bangkalan, Memorandum Kiat Polres Bangkalan untuk membongkar sindikat pencurian sepeda motor terus dipacu dari waktu ke waktu. Kali ini tim khusus gabungan Sat Reskrim dan Sat Intel polres setempat, menggerebek rumah HL, di Desa Sanggra Agung, kecamatan Socah. kejahatan. Hasilnya, 10 unit sepeda motor bodong berhasil disita petugas dari terduga penadah motor hasil kejahatan tersebut. “Sayangnya, dalam penggrebekan Senin (24/11) sekitar pukul 16.00 itu, terduga penadah asal Desa Sanggra Agung itu berhasil kabur dan lolos dari sergapan petugas. Dia sekarang masuk dalam daftar DPO,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anissulah M Ridha, melalui Kasubbag Humas AKP Bidarudin, Rabu (30/11). Meski pelaku lolos, namun aksi petugas tidak jeda sampai disitu. Mereka berinisiatif melakukan penggeledahan di rumah HL. Prakiraan petugas, menurut Bidarudin, ternyata jitu. Sebab di rumah yang ditinggal kabur pemiliknya itu, ditemukan 10 unit sepeda motor berbagai merk. Semuanya diduga hasil kejahatan dari berbagai daerah. Kesepuluh unit motor bodong itu, masing-masing sepeda motor Hinda Beat warna biru-putih Nopol M 6421 J.

Honda Blade warna hitam Nopol L 5648 YH. Yamaha Vega RZ warna hitam Nopol B 6616 NVG. Yamaha Mio Sporty warna hitam Nopol M 3194 HC. Serta, Yamaha Mio Soul warna hitam Nopol L 6886 VG. Lima unit sepeda motor sitaan lainnya, Yamaha Yupiter Z warna merah Nopol AD 4905 CZ. Honda Vario Tecno warna hitam-merah Nopol W 5021 WS. Honda Vario warna putih Nopol L 4854 YM. Honda Beat warna putih Nopol M 3567 HN. Serta sepeda motor Honda Supra Fit, warna hitam tanpa nopol. Selain itu, dari rumah HL petugas juga menyita beberapa jenis sparepart motor. Diantaranya berupa sejumlah tebeng yang sudah dilepas, serta lima buah kunci kontak sepeda motor dalam kondisi rusak. “Semua barang itu, juga diduga sparepart dari sepeda

Sepuluh unit sepeda motor hasil sitaan timsus curanmor dari rumah terduga penadah.

motor hasil kejahatan yang sudah dipreteli,” papar Bidarudin. Saat ini, petugas Sat

Reskrim Polres Bangkalan masih terus memburu HL. Ini penting, sebab jika HL tertangkap, petugas bisa mengem-

bangkan penyidikan mereka, guna mengungkap dari mana HL membeli 10 unit motor bodong itu. “Dari sini, penyidik

80 Persen Desa di Bangkalan Tak Punya Kantor Bangkalan, Memorandum Hampir 80 persen dari 281 desa se Kabupaten Bangkalan tidak memiliki kantor desa. hal itu menyebabkan tidak maksimalnya sistem pemerintahan desa. Di tambah lemahnya sumber daya masyarakat (SDM), mengakibatkan pengurusan ad-

ministrasi desa tidak maksimal. “Lemahnya kapasitas SDM perangkat desa menjadi salah satu faktor terabaikannya pengadaan kantor desa. Kalau SDM nya sudah lemah,maka siapa yang akan menempati kantornya. Kita sudah beberapa kali mengajukan ke pemerin-

tah pusat,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) Ismet Effendi. Dalam Perda nomor 4 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa menjelaskan, semua perangkat desa di seluruh Indonesia

minimal harus lulusan SMA. Selama ini perangkat desa di Bangkalan banyak dijabat oleh perangkat desa yang lulusan SMP. “Banyak perangkat desa yang tidak mempunyai ijazah. Sehingga kebingungan untuk menyusun pelaporan mau-

pun pelayanan administrasi lainnya,”ungkapnya. Ismed berharap kedepan ada pembenahan struktur dan sistem pemerintahan desa. Selain itu, pihaknya juga akan mengajukan permohonan ke pemerintah pusat, agar dana desa juga bisa dianggarkan

Polisi Gadungan Perkosa Gadis di Bekas Musala wira itu membuat korban IMAW, kesengsem. Apalagi selama perbincangan di FB, tersangka juga mengaku sebagai ajudan seorang pejabat kepolisian. Tersangka menjanjikan mampu mencarikan pekerjaan buat korban, yang masih menganggur. Korban pun hooh saja tatkala diajak jumpa darat oleh tersangka di Terminal Bus Jombang, Minggu (27/11). Setelah bertemu di Jombang dan berbicara cas cis cus, tersangka mengajak korban naik bus ke Terminal Bungur-

asih, kemudian lanjut ke Jembatan Merah Plaza. Korban manut saja, lantaran ia dijanjikan bertemu atasan tersangka di kepolisian yang tinggal di kawasan Jalan Arteri Porong, yang sanggup mencarikan pekerjaan. Sekitar pukul 21.00, keduanya akhirnya tiba di Desa Pamotan, Kecamatan Porong. Di desa yang yang sudah tak berpenghuni akibat bencana lumpur Lapindo tersebut, korban diajak berjalan kaki menuju sebuah bekas musala. Dari sini tentu sudah cukup jelas, niat tersangka

dini hari, sehingga korban tengah terlelap bersama temannya, sementara pintu kamar kos dalam keadaan sedikit terbuka. Melihat ponsel yang ada di atas meja, dengan cepat tersangka membawanya kabur. Keesokan paginya, korban yang terus mencari ponselnya yang hilang, kebetulan melihat tersangka tengah melakukan servis motor dan membawa ponsel yang diyakini milik korban. “Tapi waktu itu korban tak langsung memintanya melainkan melapor kepada kami,” terang

bukan untuk membantu mencarikan pekerjaan. Maka sesampai di bekas musala yang jauh dari pemukiman warga tersebut, tersangka mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun keinginan itu ditolak korban, hingga membuat tersangka marah. Ia pun langsung memukul korban sebanyak dua kali, dan mengancam membunuh. Tersangka mengeluarkan korek api berbentuk pistol yang dibawanya, untuk menakut-nakuti korban. Aksi

Sambungan dari halaman 1 AKP Suyanto. Dari sanalah petugas yang melakukan penyelidikan kemudian mengamankan tersangka, hingga akhirnya ia mengaku kalau baru saja mencuri di kamar kos korban. Tersangka dengan polosnya mengaku kalau rencananya ponsel itu dipakainya sendiri, dengan terlebih dahulu mengganti sim cardnya. “Kami juga terus mengembangkan, karena berdasar laporan yang kita terima, warga sekitar juga sering kehilangan ponsel,” imbuh petugas. (yok)

Kasus Ahok P21, Bareskrim Serahkan Bukti ke Kejagung Pelimpahan tahap dua merupakan penyerahan tersangka dan barang bukti. Ahok akan ditahan atau tidak merupakan kewenangan pihak jaksa. “Itu kewenangan mereka (jaksa) ya, kalau dari kita enggak menahan,” ujarnya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, setelah berkas penyidikan dinyatakan lengkap, maka Polri segera melakukan pelimpahan tahap kedua. Setelahnya, berkas akan dilimpahkan ke penuntutan untuk segera disidangkan. “Insya Allah juga mudah-mudahan tidak ada halangan bisa dilaksanakan tahap kedua pada minggu ini mudahmudahan sekali lagi tanpa mendahului Allah SWT sehingga tersangka Basuki T Purnama berikut barang buktinya akan

kami serahkan kejaksaan,” kata Tito dalam jumpa pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (28/11). Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Noor Rachmad mengatakan, 13 jaksa peneliti bekerja meneliti berkas yang diserahkan pada Jumat (25/11). Berkas perkara Ahok dinyatakan lengkap secara formil dan materiil. Karena itu, berkas Ahok segera dilimpahkan ke pengadilan. “Fakta yang diteliti menggambarkan perbuatan yang dilakukan yaitu memenuhi unsur Pasal 156 dan 156 a KUHAP,” kata Noor Rachmad dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan hari ini. Ahok angkat bicara soal rencana Kejagung melimpahkan kasus dugaan

Sopir Truk Karangandong Bawa Sabu Honda Scoopy nopol L 5439 CI akhirnya dihentikan petugas. “Tersangka sempat berontak waktu kita tangkap. Mungkin dia panik karena bawa narkoba,” paparnya. Dari tangan tersangka, polisi menemukan satu paket hemat (pahe) seberat Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Noer Fattah Syafi’i Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah

0,24 gram. Bungkus plastik berisi sabu itu ditemukan polisi terselip di dalam topi. “Ketika kita geledah ternyata paket sabu tersebut terselip di topinya tersangka,” ujar Sugeng. Karena kedapatan membawa narko-

untuk kantor. Sebab selama ini pemerintah pusat tidak membolehkan membangun kantor desa dengan menggunakan Dana Desa. “Hingga tahun ini, dana desa belum bisa dipakai untuk bangun gedung, tahun depan saya ajukan agar bisa,” tukasnya. (yus/yud)

Sambungan dari halaman 1

Arek Dukuh Menanggal Gasak Hp nal, hingga dia nekat mencuri ponsel milik tetangga kosnya.Andri (25). Setelah menjalani penyidikan, tersangka yang masih dibawah umur ini dititipkan di Bapas. Polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah ponsel merek Asus. Menurut Kanit Reskrim AKP Suyanto mendampingi Kapolsek Gayungan Kompol Esti Setija Oetami, tersangka disinyalir tak hanya sekali itu saja melakukan aksi pencurian. Pencurian itu memang berlangsung

nantinya akan bisa mengantongi nama para pelaku aksi kejahatan curanmor itu,” pungkas Bidarudin. (ras/yus/yud)

Sambungan dari halaman 1

penistaan agama yang melibatkan dirinya ke pengadilan. Ahok menuturkan, proses hukum bisa berjalan panjang dan lama. “Iya kalau sudah masuk P21 biasanya berarti mungkin akan cepat di pengadilan. Saya belum ada pemanggilan. Kalau P21 berarti akan cepat di pengadilan,” kata Ahok kepada wartawan di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/11). Ahok pun merasa dirinya terganggu dengan proses hukum ini. “Kalau bagi saya cuti saja susun anggaran terganggu. Bukan soal kampanye, tetapi sebagai petahana ya terganggu,” kata Ahok. Namun Ahok akan menjalani proses hukum. Bahkan ia sudah bicara soal banding kalau pengadilan memutuskan dirinya bersalah.(*/asw)

Sambungan dari halaman 1 ba, pelaku akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU no.35 tahun 2009, tentang tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu. “Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” imbuh Sugeng.(far/har)

ini membuat korban ketakutan, hingga akhirnya pasrah kegadisannya direnggut pelaku. Tragisnya, usai menikmati tubuh korban, tersangka ternyata juga tega membawa barang-barang milik korban. Ia pun langsung kabur meninggalkan korban sendirian di kegelapan. Usai ditinggal tersangka, korban

yang ditolong sejumlah warga setempat akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke polisi, yang berhasil meringkus tersangka tanpa kesulitan berarti. “Untungnya, korban cepat melapor. Berbekal ciri-ciri yang disebutkan, tersangka akhirnya berhasil kita amankan tak sampai 24 jam usai kejadian,” kata Kapolresta Sidoarjo AKBP Muh Anwar

Perempuan Tambaksari Bobol Kos Kranggan “Tersangka berpura-pura berpura-pura menyapu di rumah kos,” kata Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Budi Waluyo. Setelah dirasa aman, tersangka kemudian mendobrak pintu kamar kos yang sudah diincarnya. “Korban kemudian mencari barang berharga di dalam kos,” katanya. Tersangka kemudian mengambil perhiasan yang disimpan di dalam dompet persegi panjang, yang berwarna hitam

dan biru. “Saya ambil giwang emas yang disimpan didalam,” kata tersangka. Selain itu, tersangka juga berhasil mengambil cincin kawin yang tersimpan di dalam dompet tersebut. Pemilik kos, Vivin yang saat itu mengetahui gerak-gerik tersangka, kemudian melapor ke Polsek Bubutan. Mendapat laporan dari korban, anggota Polsek Bubutan langsung mendatangi Tempat

Jukir Arjuno Hajar Mantan Istri sambil membawa celurit menjambak rambut korban. “Merasa kesakitan, korban melindungi kepalanya dengan kedua tangannya, dan celurut tersangka melukai jari tangannya,” terang Kompol Yulianto, Kapolsek Sawahan, didampingi Kanit Reskrim AKP Nanang Fendi, Rabu (30/11). Tidak terima perlakuan mantan

suaminya, akhirnya melaporkannya ke Polsek Sawahan dan polisi meringkus tersangka saat pulang pada malam hari usai kejadian. “Tersangka sudah kami jebloskan ke penjara setelah dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan ancaman hukuman 5 tahun,” tegas Yulianto. Sedangkan kedatangan tersangka ke rumah korban ini bertujuan minta

Hancur Sudah Hatiku tak pernah menelponku. Seperti biasa, selesai mencuci motornya suamiku keluar entah kemana. Sikat, sabun, puas, selang, kain pengering dibiarkan berserakan di teras. Lumpur bekas cucian motor yang tertinggal di lantai dibiarkan dan ditinggal pergi begitu saja. Dia keluar membawa motornya. Ayahku merupakan orang yang suka pada kebersihan. Tiap saat melihat kondisi teras seperti itu, ayahku yang membersihkan. Dia belikan obat pembersih lantai dengan naik sepeda ontel, karena tokonya jauh. Disamping itu, ibu pernah terpeleset lumpur campur oli bekas cucian motor. Itu sebabnya ayah selalu mengalah dengan suamiku. Namun saat itu kebiasaan ayah membersihkan teras dipergoki kakak. “Dik, tolong nanti sampeyan bersihkan setelah cuci motor. Kasihan ayah sudah tua selalu menyelesaikan pekerjaan sampeyan,”

Nasir, Rabu (30/11). Kini, tersangka sudah dijebloskan sel Mapolresta Sidoarjo. Ia akan cukup lama menghuni Hotel Prodeo, karena polisi menjeratnya dengan pasal 285 KUHP, tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara. Serta pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 9 tahun penjara.(ded/san)

Sambungan dari halaman 1 Kejadian Perkara (TKP). Karena tersangka sudah tidak berada di tempat, petugas menyisir rumah kos, dan menemukan tersangka sudah di dalam kamar kos. Akhirnya, petugas membawa tersangka ke Polsek Bubutan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini petugas sedang melakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut terhadap tersangka.(cr1)

Sambungan dari halaman 1 rujuk. Tentu saja niat itu ditolak mentahmentah oleh korban. Karena sudah terlanjur sakit hati, apalagi tersangka kini masih hidup satu atap dengan wanita tersebut.”Tersangka minta rujuk dengan korban, dan setiap datang ke rumah selalu ingin dilayani hubungan badan, sehingga ditolak oleh korban,” tambah kapolsek. (rio)

Sambungan dari halaman 1 pinta kakak menegur suamiku. Beberapa menit setelah kakak menasehati suamiku, kakak ditempeleng. “Kamu suka protes! Tak mau tutup mulut,” ejek suami sambil tangannya memukul kakakku. Pertengkaran seperti itu sering kulihat dan kakak selalu mengalah meski dicaci maki dengan kata-kata buruk. Pernikahan yang baru enam tahun ini tak membuatku bahagia, sebaliknya menyebabkan aku kecewa. Sejak menikah suami tinggal bersama orang tuaku, dan selama itu pula kedua orang tuaku yang menutup sebagian biaya hidup kami, seperti listrik, telepon dan air ayah yang tanggung. Penghasilan suami tak smeuanya diberikan padaku. Nafkah bulanan darinya hanya Rp 600 ribu, kadang seminggu minta dibelikan rokok. Tiap akan beli satu pak rokok dia minta Rp 20 ribu. Aku tak keberatan asal dia bersikap baik pada keluargaku.

Tak tahunya, dia punya penghasilan hampir Rp 3 juta tiap bulan, dan sering menghamburkan uangnya di meja judi. Itu yang aku tak suka. Kunasehati malah marah. Waktu demi waktu rumah tanggaku tambah mengecewakan. Sejak bertengkar dengan kakak suamiku pergi hingga hampir 10 bulan, tak pernah menghiraukan aku dan anak tunggalnya. Kujemput di rumah orang tuanya dan kuajak baikan. Ternyata dia sudah memiliki wanita lain. Hancur sudah hatiku. Apalagi yang kuharap dari suami?. Kesetiaan tak ada, tanggung jawab tak ada. Kenyataan itu yang membuat aku datang ke Pengadilan Agama (PA) Surabaya kelas 1 untuk mengajukan cerai. “Katanya setelah daftar disuruh menunggu, nanti jadwal sidangnya menyusul, akan diberitahu,” jawab Yulia ditanya kedatangannya di PA. (*)

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Noer Fattah Syafi’i. Wakil Pemimpin Redaksi: Supriadi. Redaktur Pelaksana: Arief Sosiawan. Koordinator Liputan: Erwin Yohanes. Redaktur: Sofia Ninik, Roba’i Hamid, Wetly H Ali, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Noor Arief, Aris Setyoadji, Rahmat Hidayat. Asisten Redaktur: Sujatmiko, Syaifuddin, Triyoko, Ferry Ardi Setiawan, Muchlis Darmawan. Staf Redaksi Surabaya: Tri Karyono S, Oskario Udayana. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik: Supardi Hardy. Lamongan: Supardi Hardy, Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: -. Probolinggo: Nur Wahyudi. Banyuwangi: Choiri Kurnianto. Jember dan Lumajang: Choiri Kurnianto. Bondowoso dan Situbondo: Choiri Kurnianto. Blitar dan Kediri: Prawoto Sadewo. Tulungagung, Trenggalek dan Ponorogo: Prawoto Sadewo. Madiun Raya: Zainul Arifin. Madura: Nanang Sudjono. Manajer Umum dan Diklat/Manajer Pemasaran: Ahmad Nurzaman. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/ Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom. Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Color: Rp. 36.000,-/ mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. (Jawa Pos Group), Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 3

PA S U RUA N KEPALA BIRO: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK. Riyanti. Ach. Farid. HP: 0812-2219-5558

Selama Operasi Zebra

Polresta Tilang 800 Pelanggar Lalu Lintas Keakraban Korpri dengan anggota kepolisian.

Wakapolres Bagus memberikan hadiah kepada anggota Korpri.

PNS Polres Pasuruan Rayakan HUT Korpri Ke-45 Pasuruan, Memorandum Setelah menggelar upacara Hari Ulang Tahun Korpri yang ke-45, (29/11), giliran Rabu (30/11), PNS Polres Pasuruan menggelar syukuran. Acara syukuran yang berlangsung di Gedung Sarpras Polres Pasuruan ini, dihadiri 56 anggota PNS Sub Unit Korpri, Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian, Wakapolres Pasuruan Kompol Bagus Ikhwan Christian, para Kabag, Kasat, Kasubbag, Kasie, perwira staf, dan seluruh anggota Polwan Polres Pasuruan. Wakapolres Kompol Bagus Ikhwan berharap anggota PNS Polres Pasuruan menjadi lebih baik lagi dan dapat meningkatkan kinerjanya. Ia berharap seluruh Aparatur Sipil Negara menjadikan momentum peringatan ini sebagai tahun peningkatan kompetensi, baik dalam pengetahuan, sikap perilaku dan keterampilan. Sehingga, dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Pada acara tersebut, Wakapolres Bagus memberikan hadiah kepada Nur Aeni, perwakilan PNS yang akan Purna Bhakti. Terkait dengan HUT Korpri ini, PNS Polres Pasuruan telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, seperti donor darah, bakti sosial, pengobatan gratis, dan jalan santai bersama. (ryt/mas)

44 Sekolah SMP/MTs Ikuti Outbond Probolinggo, Memorandum Sekitar 130 siswa dari 44 lembaga sekolah SMP/MTs negeri dan swasta yang merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), mengikuti kegiatan outbond yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Probolinggo. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau Perkotaan (RTHKP) Kedopok ini merupakan lanjutan dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS yang sebelumnya telah diselenggarakan dimasing-masing sekolah. Seluruh peserta tampak larut dalam suka cita dan kebersamaan dalam menyelesaikan aneka permainan. Seperti dalam permainan melempar bola kecil, semua anggota kelompok harus bekerjasama memindahkan bola di atas kepala untuk ditaruh dikeranjang tanpa dipegang oleh tangan. Pemenangnya adalah kelompok yang berhasil memindahkan bola diatas kepala terbanyak, jadi harus ekstra hati-hati saat memberikan akar tidak banyak yang jatuh untuk masuk kedalam keranjang. “Kegiatan outbond ini bertujuan memupuk kekompakan antar pengurus OSIS, kegiatan yang sengaja diselenggarakan di RTHKP Kedopok ini juga bertujuan untuk mengajarkan kepemimpinan kepada mereka. Kami berharap para siswa pengurus OSIS ini dapat mematuhi tata tertib dan lebih mengenal lingkungan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, melalui Kabid Pendidikan Dasar, Asin, Rabu (30/11). Asin mengatakan, dalam pengenalan lingkungan ini, siswa akan diperkenalkan dengan lingkungan masyarakat, lingkungan pendidikan dan lingkungan alam.Dengan kegiatan ini, nantinya diharapkan siswa dapat memadukan ilmu yang dimiliki. “Selain memiliki keterampilan dalam mengelola organisasi di sekolah, kami berharap mereka dapat mengaplikasikan dan memadukan ilmu yang dimiliki dalam lingkungan masyarakat,” ucapnya. Tak hanya itu, para pengurus Osis digembleng untuk mempertebal rasa kepercayaan diri, menumbuhkan keberanian mengambil resiko, meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, dan membangkitkan kepekaan serta saling pengertian antar kelompok. Melalui outbond, yang difasilitasi Dispendik Kota Probolinggo, juga akan mempu menumbuhkan motivasi, berperan aktif dan mengembangkan rasa keyakinan untuk mengubah sesuatu yang dianggap tidak mungkin menjadi mungkin. “Manfaat akhirnya tentu bisa membangkitkan semangat baru dan energi baru dalam sebuah organisasi. Outbond ini akan dilatih dari Unmer Malang, Polres Probolinggo Kota dan Satpol PP Kota Probolinggo,” papar Asin.(mhd)

Pengurus OSIS antusias mengikuti kegiatan outbond di RTHKP Kedopok Kota Probolinggo.

Pasuruan, Memorandum Kesadaran warga Kota Pasuruan terhadap tertib lalu lintas, nampaknya masih perlu mendapat perhatian. Terbukti, selama Operasi Zebra 2016, Polres Pasuruan Kota menilang sedikitnya 800 pelanggar lalu lintas. Seperti diungkapkan Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Hari Subagyo, selama Operasi Zebra Semeru 2016 yang berlangsung 16 November hingga 29 November 2016,, pihaknya melakukan razia kendaraan bermotor setiap hari. “Kami menindak tegas para pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat yang melanggar peraturan berlalu lintas dan berpotensi terjadinya kecelakaan berlalu lintas,” ungkapnya.

Dijelaskan, 800 pelanggar lalu lintas yang ditilang, mayoritas pengendara roda dua. Pelanggaran terbanyak tidak memakai helm dan tidak mempunyai SIM. Kendati yang ditilang cukup banyak, kata Kasat Lantas Hari, tapi kesadaran masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota mulai ada peningkatan. Hal itu dibuktikan dengan adanya penurunan pelanggaran berlalu lintas dari hari pertama

hingga akhir masa operasi Zebra 2016. “Kami berharap, warga bisa selalu tertib berlalu lintas seperti ini, meskipun bukan dalam masa operasi Zebra. Pelanggar peraturan berlalu lintas jika kita temukan di jalan akan kami tindak tegas dengan tilang,” jelasnya. Menurut dia, awal terjadinya kecelakaan lalu lintas kebanyakan disebabkan dengan beraninya para pengendara melanggar peraturan berlalu lintas. Contohnya, menerobos lampu stopan, menyalip di jalur tidak terputus dan melawan arus. “Peraturan lalu lintas tersebut dibuat untuk menimalisir kejadian kecelakaan,” tandas Hari Subagyo. (ryt/mas)

Bupati Irsyad Terima Natamukti Satria

Irsyad Yusuf menerima penghargaan Natamukti.

Pasuruan, Memorandum Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf kembali mendapat penghargaan tingkat nasional. Selasa (29/11), Irsyad menerima penghargaan Natamukti Satria ICBS Indonesia City Award 2016 yang berlangsung di Harris Hotel and Residences Sunset Road, Bali. Ppenghargaan tersebut, diterima Bupati Irsyad karena dinilai berhasil mempromosikan kearifan lokal dan menciptakan investasi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) secara berkelanjutan. Penghargaan diserahkan President (ICSB) Indonesia, Hermawan Kertajaya kepada Bupati Irsyad saksikan Menteri Koperasi dan UKM, A.A.G.N Puspayoga. ICBS Indonesia merupakan sebuah organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1995 dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil serta menengah di seluruh dunia. Menurut Hermawan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan di bawah pimpinan Bupati Irsyad terbukti dan

mampu untuk mendorong tumbuh kembangnya UMKM menjadi berdaya saing dan siap menghadapi pasar besar. “Kami memberikan apresiasi untuk Kabupaten Pasuruan yang telah berubah dari segala hal. Saya juga melihat banyak hal yang baru di Kabupaten Pasuruan, terutama untuk UMKM yang terus berkembang, terus bertambah dan berdaya saing. Itulah yang membuat kami merasa Kabupaten Pasuruan layak untuk menerima penghargaan ini,” katanya. Hermawan juga mengatakan, Pemkab Pasuruan secara bertahap telah terbukti konsisten dalam mendorong UMKM dalam hal permodalan, baik melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) atau dengan CSR (Cooperate Social Responsibility) perusahaan maupun lembaga keuangan non perbankan. “Jika mengandalkan anggaran daerah saja itu tidak cukup. Dan saya melihat Bupati Pasuruan ini orangnya telaten dan mampu nerangkul pihak-pihak lain agar men-

dorong UMKM di daerahnya,” terangnya. Menurut Bupati Irsyad, penghargaan yang diterimanya tak lepas dari do’a dan dukungan semua pihak dalam menciptakan UMKM yang bukan hanya ada dan berbeda. Tapi siap untuk menciptakan produk cantik, serta berkualitas dan berdaya saing tinggi. “Banyak sekali produkproduk kita yang bagus seperti batik dan bordir, aneka makanan dan minuman, hingga kerajinan tangan. Saya hanya mendorong mereka untuk terus menciptakan inivasi pada produk mereka agar siap menghadapi persaing pasar, apalagi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN),” terangnya. Data yang didapat Memorandum, jumlah UMKM di Kabupaten Pasuruan mencapai 257.144 unit, terdiri dari usaha makro sebanyaj 245.028 unit, usaha menengah 992 unit dan usaha kecil 11.124 unit. Seluruh jumlah UMKM terus mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir, yaitu tahun 2013 sebanyaj 250.984 unit. Keseluruhan UMKM tersebut terus dibina melalui program Satrya Emas (Strategi Layanan Ekonomi Maslahat) yang telah dilainching mulai tahun 2015lalu. “Kita lakukan pendampingan kepada semua UMKM secara bertahap, kemudian kita bentuk layanan informasi bisnis, konsultasi bisnis, klinik UMKM dan berbagai macam pelatihan seperti pelatihan managemen dan pemasaran produk via online sampai dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa menyertakan jaminan fisik. Semua itu untuk kemaslahatan semua UMKM di Kabupaten Pasuruan,” tambhanya. (ryt)

Petugas sedang melakukan razia kendaraan.

Pembebasan Tol Pas-Pro Capai 70 Persen Pasuruan, Memorandum Rencana pembangunan Tol PasuruanProbolinggo (Paspro) nampaknya akan berjalan mulus. Sebab, pembebasan lahan sudah mencapai 70 persen. Padahal, proses pembebasan belum genap 8 bulan.. Saat ini, pembayaran ganti rugi kepada pemilik lahan di Kecamatan Grati, sudah hampir beres. Dari pemilik lahan di 7 desa, 6 desa sudah sudah berjalan dengan lancar. Hanya tinggal menyisahkan satu desa saja, yaitu Kelurahan Gratitunon yang pada hari Rabu (30/11) kemarin baru mengadakan kegiatan pertemuan untuk membahas pencairan tersebut. Agus Minarno, Ketua PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pengadaan tanah tol Paspro Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menegaskan, ratusan warga yang tanahnya terkena lahan tol sudah menerima ganti rugi. Pembebasan jalan tol Paspro sepanjang 31,30 kilometer merupakan yang tercepat prosesnya. Sejak dimulai awal 2016 silam, sudah lebih dari 70 persen lahan yang sudah disetujui untuk dibebaskan. “Memang ada yang keberatan serta ada sejumlah kendala seperti ada lahan TDK (Tanah Kas Desa). Tapi itu hanya teknis dan kami memberikan betul ruang kepada pemilik lahan, jika memang ada yang keberatan,” ungkapnya. Agus juga menambahkan, cepatnya pembebasan lahan itu dikarenakan pengerjaan tol Paspro memakai pedoman Perpres 1/2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan pembayaran hanya tinggal menyisahkan di Kelurahan Gratitunon saja. Pembayaran akan dilakukan secepatnya bulan ini. Dalam Perpres 1/2016, pemerintah juga

tidak melarang bagi warga yang keberatan jika menolak harga yang sudah ditentukan. Bahkan, pemerintah bakal membantu apabila masuk ke persidangan. “Sampai ke MA sekali pun, tahapannya akan kami lalui. Tapi syukur saat ini bisa kami sebut tidak ada halangan,” terangnya. Informasi yang diterima Memorandum, sejumlah warga di Ranuklindungan mayoritas setuju ganti rugi itu. Pada saat pengambilan uang ganti rugi, mereka cukup hanya membawa surat tanah dan dokumen yang telah disetujui PPK. Terlihat lahan-lahan yang akan di jadikan lokasi tol di Desa Ranuklindungan juga sudah terpasang patok, tetapi masih ada rumah warga yang masih di tempatinya. Salah satunya Manaf, warga Dusun Megarsari, Ranuklindungan ini. Kemarin, ia datang ke balai desa ikut sosialisasi pemberian ganti rugi. Padahal, ia juga merasa keberatan karena nilai ganti rugi dianggap kecil karena rumahnya baru dibangun tahun 2007 silam. “Harga yang menurut saya itu kecil. Tapi mau gimana lagi,” katanya. Kepada Memorandum, Manaf menyebutkan, harga ganti rugi yang diberikan tidak cukup untuk dibelikan tanah lagi sebagai pengganti. “Sekarang harganya sudah naik semua. Bayangan, ganti ruginya ternyata jauh dari harapan,” tandasnya. Secara terpisah, Eko, salah satu warga Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan juga mengaku kecewa dengan nilai ganti rugi lahan miliknya. “Tanah ayah saya yang dibeli mas. Dapat dua ratusan. Sebagai rakyat kecil kami hanya mengiyakan mas. Tidak mau ribut, dari pada nanti ribut kita kalah. Akhirnya kami pasrah seperti ini,” ungkapnya. (ryt/mas)

Pertemuan pejabat dengan warga Ranuklindungan terkait pembebasan jalan tol.


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

TELEPON PENTING POLRES SIDOARJO KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO SATPOL PP SIDOARJO PT PLN (PERSERO) APJ SIDOARJO PMK SIDOARJO PMI SIDOARJO

031-99010222 031-8921168 031-8942904 031-8955410-14 031-8962100 031 8961651

HALAMAN 4 RSUD SIDOARJO 031- 667 031 - 8961649 RS DELTA SURYA 031-8962531-8962531 RSU SITI HAJAR 031-8961570 -5921233 RSU SITI KHADIJAH 031-7876064 -031-7882123 RS MITRA KELUARGA WARU 031-7345333 KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA 031-8941714 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO SELATAN 031-8941013, 8962890 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO BARAT 031- 8959700,8959992 AMBULANCE 031-5030018

TELEPON PENTING

S I D O A R J O

TAKSI BLUE BIRD 031-372124 TAKSI ORENZ 031-8799999 TAKSI GOLD PANGKALAN GIANT WARU 031-8545555, 8546666 TAKSI PRIMA JUANDA 031-8688409031, 8665998 TAKSI CITRA KENDEDES PANGKALAN SIDOARJO 031-8966711

TAKSI STAR PANGKALAN WARU 031-5632000031, 8546666 KANTOR DISHUB SIDOARJO 031) 8946950 KANTOR DINAS PENDIDIKAN SIDOARJO 031-8921219 KANTOR BADAN PELAYANAN DAN PERIJINAN TERPADU (BPPT) SIDOARJO 031-8052090 KANTOR DISPENDUKCAPIL SIDOARJO 031-8952939 KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SIDOARJO 031-8962230 KANTOR PENGADILAN AGAMA SIDOARJO 031-8921012 MARKAS KODIM 0816 SIDOARJO 08113220816

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Sudedi Minarno, H Darianto TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777

Polsek Tulangan Ciduk Residivis Cabul

Ketua Pemuda Pancasila, Kurangi Aktivitas di Kontraktor Sidoarjo, Memorandum Salah satu tokoh Kota Delta yang cukup lama jarang muncul ke permukaan adalah H Mursidi. Dia adalah Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Sidoarjo sekaligus kontraktor senior. Kemana saja H Mursidi akhir-akhir ini? Ternyata ia lebih banyak beristirahat, menikmati hidup dan momong anak serta cucunya di rumahnya kawasan H Mursidi Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo Kota. “Saya mengurangi aktivitas yang tidak perlu di luar sana,” ujar H Mursidi ditemui koran ini di kediamannya, kemarin malam. Namun, kata dia, bukan berarti aktivitasnya dihentikan. Ia tetap beraktivitas seperti biasa. Termasuk di dunia kontraktor. Kendati proyek yang ia garap sedikit, namun ia tetap menikmatinya dan bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa. “Aktivitas tetap seperti biasa, hanya saya kurangi yang tidak perlu,” ceritanya. H Mursidi juga memaparkan, kini anak-anaknya sudah besar dan cucunya juga sudah mulai tumbuh besar. Karena itulah ia banyak menikmati kehidupan di rumah dan di sekitar keluarganya. Ia ingin lebih dekat dengan keluarganya. “Saya juga banyak menjaga kesehatan karena umur terus bertambah,” jlentreh pengusaha yang kini tampak lebih segar dan muda itu. Di akhirnya pembicaraan dengan wartawan koran ini, H Mursidi mengaku belum berpikir lagi untuk terjun di dunia politik. Ia juga tidak terlalu ngoyo mencari pekerjaan di dunia kontraktor karena situasi dan kondisi sudah berbeda. Apalagi saat ini proyek-proyek di Kota Delta dikuasai segelintir orang saja.(san)

Dipersulit Kades Sarirogo, Komisi Hukum PDIP Mengadu ke Partai Golkar

Sidoarjo, Memorandum Ansori (40), warga Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, akhirnya dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Tulangan. Ia dituding mencuri TV 21 Inc dan seekor burung Murai Batu Medan Super milik tetanggannya sendiri, M Abasari (34) dan Suprapto (45). Bahkan 2008 terjerat kasus pencabulan. “Tersangka ditangkap dan diamankan bersama barang bukti kejahatannya. Tersangka menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), karena usai mencuri selalu berpindah-pindah tempat,” terang Kapolsek Tulangan, AKP Hardyantoro, Rabu (30/11). Kapolsek menambahkan, pencurian tersebut dilakukan tersangka di dua tempat berbeda. Aksi pertama dilakukan di rumah Suprapto, juga tetangga tersangka. Saat itu, rumah tersebut dalam kondisi sepi. Pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu depan, kemudian mengambil TV di ruang tengah. Tak puas dengan hasil itu, tersangka kemudian menyatroni rumah M Abasari yang

Warga Nahdliyin Dilarang Ikut Aksi 212

Ansori bersama BB TV dan burung curian diapit petugas Polsek Tulangan.

berada RT 02/RW 02 Desa Sudimoro, Kecamatan Tulangan. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan, tersangka mengambil burung yang berada di ruang tengah. “Agar tidak ketahui pemiliknya, burung diikat serta diselipkan dibalik baju. Tapi aksi pencurian itu diketahui tetangga, kemudian dilaporkan ke Polsek Tulangan,” imbuhnya. Dari penelusuran, akhirnya diketahui jika tersangka Ansori ternyata seorang residivis dan terlibat sejumlah aksi

kriminalitas lain. Ia pernah menjadi warga binaan Lapas Kelas II A Sidoarjo dalam kasus pencabulan tahun 2008 silam. Keluar Lapas, tersangka kembali terlibat tindak pidana penipuan dan penggelapan di wilayah hukum Polsek Jabon. “Berdasarkan keterangan tersangka, burung yang dicuri tersangka laku sebesar Rp 5 juta, dan habis untuk foya-foya di kawasan Prigen, Pasuruan,” pungkas Kapolsek. Kini, tersangka meringkuk di tahanan Polsek Tulangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(ded/san)

FOTO: MEMORANDUM/DED

Sidoarjo, Memorandum Partai Golkar Sidoarjo menjadi partai politik (parpol) yang paling dipercaya masyarakat untuk memperjuangkan aspirasinya. Bahkan, pengadunya bukan dari kalangan masyarakat biasa. Warga yang notabene kader partai lain, juga lebih percaya kepada Partai Golkar ketimbang partainya sendiri. Hal inilah yang dilakukan Drs Subandi SH, warga Kelurahan Lemahputro Kecamatan Sidoarjo. Setelah dirinya merasa dipersulit Kades Sarirogo. Beberapa waktu lalu, lelaki itu datang mengadu ke Kantor DPD Partai Golkar Sidoarjo. Padahal, ia tercatat sebagai Koordinator Komisi Hukum, HAM, dan Perundang-undangan DPC PDI Perjuangan Sidoarjo. “Saya memang lebih optimis Partai Golkar mampu membantu masalah saya dibandingkan PDIP,” tandasnya, Rabu (30/11). Lelaki berprofesi lawyer yang juga tercatat sebagai Ketua DPC Peradin Sidoarjo dan pegiat LSM tersebut mengatakan, ia bukannya membelot hingga tak mau mengadu ke partainya, PDIP. Ia menegaskan, sebelumnya sudah berupaya menyampaikan masalahnya untuk diselesaikan kader-kader PDIP, khususnya yang bertugas di DPRD Sidoarjo. “Tapi saya merasa tidak mendapat tanggapan serius, sehingga saya terpaksa mengadu ke Partai Golkar,” terangnya. Sementara terkait masalah yang diadukan, lanjut Subandi, adalah terkait sebidang tanah miliknya yang berlokasi di Desa Sarirogo Kecamatan Sidoarjo. Tanah seluas 110 m2 itu dibelinya pada pertengahan tahun lalu (2015) seharga Rp 44 juta. “Tapi setelah tanahnya saya bayar lunas, Kades (Kepala Desa) Sarirogo ternyata tak mau membuatkan akta jual beli. Alasan Kades, obyek tanah itu tidak ada di lapangan. Ini kan aneh?” tukasnya. Padahal untuk memastikan bahwa tanah itu benar-benar miliknya, atau tidak dimiliki pihak lain, Subandi mengaku sempat menancapkan sebuah papan bertulis Dijual, di atas tanah tersebut. Namun selama itu, tidak ada satu pun pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan. “Kalau ada pemilik lain, pasti akan protes kalau tanahnya saya tancapi tulisan seperti itu,” tandasnya. Karena itulah, Subandi mengaku dirinya dipersulit oleh Kades Sarirogo. Lantaran dirinya adalah seorang praktisi hukum, ia mengaku sudah melayangkan gugatan ke PN Sidoarjo dan saat ini sudah dalam proses persidangan. Bahkan upaya itu masih disusuli lagi dengan mengadukannya ke DPD Partai Golkar. “Karena saya menganggap proses gugatan di PN Sidoarjo butuh waktu lama. Sehingga dengan mengadu ke Partai Golkar, saya berharap masalah saya bisa cepat selesai,” dalihnya. Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Warih Andono SH menyambut baik pengaduan Subandi. Ia menyatakan, pihaknya akan berusaha menampung aspirasi dari seluruh warga yang merasa dirugikan, tanpa melihat asal-usul maupun latar belakangnya. “Kami tidak melihat pengadunya dari mana, dari suku apa, dari partai apa, miskin atau kaya, semua aspirasi pasti akan kita tampung dan akan kita perjuangkan dengan semaksimal mungkin,” tandasnya. Sayangnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo belum bisa dikonfirmasi terkait sikap Subandi. Ponsel bernomor 081331949xxx miliknya tak kunjung diangkat meski dikontak berkali-kali dan terdengar nada panggil.(ded/san)

Subandi (kanan) dilantik sebagai Koordinator Komisi Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPC PDI Perjuangan Sidoarjo.

FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN

Subandi: Saya Sudah Mengadu ke PDIP Gak Direken

Dharma Wanita donor darah di pendopo kabupaten.

HUT Ke-17 Dharma Wanita Donor Darah Sidoarjo, Memorandum Memperingati HUT ke-17 tahun 2016, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan sosial donor darah, Selasa (29/11). Kegiatan tersebut sekaligus untuk memperingati HUT ke-45 Korpri yang digelar di Pendopo Delta Wibawa. Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Penasehat Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo Hj. Anik Saiful Ilah dan Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo Hj. Nun Vino Rudy Muntiawan hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Donor darah mulai pukul 08.30 diikuti ratusan peserta. Ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo serta anggota Korpri Sidoarjo datang dengan sukarela untuk mendonorkan darahnya. Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo Hj. Nun Vino Rudy Muntiawan mengatakan

kegiatan yang dilakukan kali ini adalah bentuk dharma bakti Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo kepada masyarakat dan pemerintah. Selain itu kegiatan tersebut untuk mendukung pemerintah dalam penyediaan darah. Ia mengatakan hampir di tiap ulang tahunnya, Dharma Wanita Persatuan Sidoarjo selalu menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Ia berharap kegiatan donor darah bersama Dewan Pengurus Korpri Sidoarjo dapat berlanjut dan ditingkatkan. Istri Sekda Sidoarjo H. Vino Rudy Muntiawan SH tersebut juga mengatakan, kebutuhan darah sangat urgent dipenuhi. Stok kantong darah  tidak boleh habis di pasaran. Pasalnya darah sangat dibutuhkan bagi penyembuhan. Ia katakan sangat berartinya darah dapat diungkapkan satu tetes darah dapat menyelamatkan hidup manusia. Oleh karena itu ia meminta kepada anggotanya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.(san)

Sidoarjo, Memorandum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo melarang warga Sidoarjo, khususnya warga nahdliyin, ikut aksi demo Bela Islam jilid III di Jakarta, Jumat 2 Desember 2016 besok. Seruan itu disampaikan Ketua PCNU Sidoarjo yang baru terpilih, H Maskun. ”Hasil rapat koordinasi di PWNU, diharapkan NU se-Jawa timur tidak perlu melibatkan diri dalam aksi di Jakarta tersebut,” ungkapnya, Rabu (30/11). Ditegaskan H Maskun, menyikapi kondisi saat ini, PCNU Sidoarjo mengikuti garis struktural NU daerah dan pusat. Sehingga, warga NU wajib menaati apa yang digariskan oleh para pengurus PWNU dan PBNU. “Secara moral, warga NU memang harus menaati apa yang telah digariskan organisasi. Kalau dilarang ke Jakarta, ya tidak boleh keJakarta,” tandasnya. Seruan senada juga disampaikan Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Slamet Budiono. Ia juga melarang seluruh anggota pasukan serbaguna NU itu berangkat ke Jakarta untuk mengikuti demo yang kini lazim disebut Aksi 212 tersebut. “Tapi 11 Desember 2016 mendatang kita akan memberangkatkan sebanyak 1000 pasukan ke Jakarta untuk mengikuti Apel

Ketua PCNU H Maskun (kiri) dan Ketua PC PC Ansor Sidoarjo Slamet Budiono.

Kebangsaan. Ini sesuai arahan PP GP Ansor,” jelasnya. Seruan dari PCNU sekaligus PC GP Ansor Sidoarjo itu makin memperkuat imbauan para tokoh agama, partai politik, Ormas dan mahasiswa di Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (29/11). Selain bersilaturrahim, para tokoh menandatangani Piagam Deklarasi Damai untuk menciptakan Sidoarjo kondusif.(ded/san)

Kandas, Asa Sekdes PNS Kembali Bekerja di Desa Sidoarjo, Memorandum Harapan sekretaris desa pegawai negeri sipil (sekdes Pns) untuk kembali ke desa masing-masing tampaknya kandas. Sebab, Pemkab Sidoarjo tetap ngotot mutasi para sekdes Pns tersebut. Penarikan sekdes PNS sudah diatur dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 45 Tahun 2007 pasal 14. “Sekdes PNS dapat dimutasikan sekurang-kurangnya 6 tahun. Kemarin masih terbentur pilkada Sidoarjo. Pilkada sebelum dan sesudah 6 bulan kita tidak boleh melakukan mutasi pejabat atau pns. Karena sudah melewati aturan, baru kita melakukan mutasi,”tegas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sri Witarsih, Rabu (30/11) saat menjelaskan pada hearing. Mantan Kabag Keuangan Sidoarjo itu menjelaskan lagi, bahwa sekdes sebelumnya dis-

ebut sebagai perangkat desa. Kini sudah diangkat menjadi pns. Maka hidupnya pns itu kata Sri Witarsih semua serba diatur. “Kalau sudah Jadi pns itu sudah pilihan hidup. Semua kerja pns sudah di atur. Nikah saja juga diatur,” papar Sri Witarsih. Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bagian Pemerintahan dan Administrasi, Sugeng Daryanto. Sugeng menyatakan sesuai Pp Nomor 43 Tahun 2014. Sesuai undang undang dan peraturan yang ada diperintahkan Sekda untuk menarik sekdes pns. Kabag hukum Hery Susanto, menyatakan Bahwa Pemkab sudah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai aturan yang berlaku. “Apabila keterangan yang disampaikan ini masih kurang memuaskan. Silahkan menempuh jalur hukum. Kita siap,” tegas Hery.

Wakil Ketua Komisi A, H Kusman mendukung dan sepakat dengan penjelasan dari BKD, bagian Hukum dan Bagian Pemerintahan dan Administrasi. Karena sudah sesuai Aturan. Maka seyogyanya aturan itu dilaksanakan. “Komisi A juga sudah Konsultasi ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta. Hasilnya persis disampaikan oleh BKD, bagian Hukum dan Pemerintahan dan administrasi,” papar politisi PKS Balongbendo yang didukung oleh Choirul Hidayat dan H Saiful Mahali. Ketua Paguyupan Sekdes, Ir Slamet Wibisono menyatakan untuk sementara menerima keputusan hearing. Sambil menerima masukan-masukan dari berbagai pihak. Karena keterangan ketua paguyupan tersebut demikian, maka tipis untuk.menempuh jalur hukum atau ptun. (dar/san)

Sekdes PNS dan anggota DPRD serta perwakilan Pemkab Sidoarjo hearing.

Korpri Harus di Garis Depan Pemberantasan Korupsi Sidoarjo, Memorandum Upacara bendera memperingati HUT Korpri ke-45 tahun 2016 digelar di Alunalun Sidoarjo, Rabu (30/11). Upacara dipimpin Bupati Saiful Ilah dan diikuti 35 peleton dari masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Bupati membacakan sambutan tertulis Presiden Joko Widodo mengatakan, tema peringatan HUT Korpri ke-45 yakni ”Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara”, sangat tepat dalam menyambut pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak tahun 2017. Untuk itu, ia mengajak seluruh anggota Korpri untuk menjadikan momentum Pilkada serentak tahun 2017 sebagai wahana untuk ujian atas netralitas dan profesionalisme PNS. Ujian untuk menerapkan Panca Prasetya KORPRI. “Ingatlah bahwa pengabdian anggota KORPRI hanyalah kepada negara, bangsa, dan rakyat,” ujarnya. Dikatakan, anggota Korpri harus berada di garis depan perjuangan dalam pemberantasan praktik korupsi dan pungli. Selain itu anggota Korpri menjadi garis terdepan perjuangan meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pelayanan publik yang prima. “Untuk mengantarkan Indonesia menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global, rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin, bertanggung-

Upacara memperingati HUT Korpri di alun-alun kota.

jawab, dan berorientasi kerja,” ujarnya. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh anggota Korpri untuk segera meninggalkan pola pikir masa lalu, seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, dan mental koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka. Ia meminta kepada seluruh anggota Korpri untuk memfokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap anggota Korpri haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukannya bagian dari masalah bangsa. “Artinya teruslah melakukan inovasi – inovasi agar pelayanan publik bisa semakin murah, makin cepat, makin akurat, dan makin baik. Hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat akselerasi laju pembangunan

nasional,” pesannya. Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengatakan bahwa Korpri akan segera bertransformasi menjadi Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara RI. Di mana, fungsi pemerintahan yang diemban berupa pembinaan dan pengembangan Profesi Aparatur Sipil Negara, memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota ASN, memberikan rekomendasi terhadap pelanggaran kode etik dan kode perilaku serta meningkatkan kesejahteraan anggota. “Saya berharap Korps Profesi Pegawai Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, serta berperan menjaga kode etik profesi, standart pelayanan profesi dan mewujudkan

jiwa Korp Aparatur Sipil Negara sebagai pemersatu bangsa,” tuturnya. Di akhir sambutannya ia ucapkan selamat menunaikan tugas dan kewajiban kepada segenap jajaran KORPRI dimanapun bekerja. Lanjutkan pengabdian dan karya yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Di HUT Korpri yang ke 45 tahun 2016 ini, Dewan Pengurus Korpri Sidoarjo terbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Korpri. Diterbitkannya kartu tersebut adalah salah satu upaya Dewan Pengurus Korpri Sidoarjo dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Kartu tersebut dirancang sebagai kartu pelayanan kesehatan, pembelian sembako, pembelian sandang, barang atau jasa lainnya dengan potongan harga. Anggota Korpri dapat memanfaatkan kartu tersebut pada penyedia barang atau jasa yang telah ditentukan oleh Dewan Pengurus Korpri Sidoarjo. Penerbitan kartu tersebut merupakan kerjasama Dewan Pengurus Korpri Sidoarjo dengan Bank Jatim Cabang Sidoarjo. Kerjasama tersebut juga merupakan bentuk kepedulian Bank Jatim dalam meningkatkan kesejahteraan anggota Korpri melalui kemudahan transaksional dan peroleh diskon dari penyedia barang atau jasa yang telah ditentukan. Diharapkan kartu tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh anggota Korpri Sidoarjo.(san)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 5

G R E S I K KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). WARTAWAN: Koinul Mistono, Syaifuddin Anam, Azharil Farih. ALAMAT: Jl. Pahlawan 34 Gresik. TELP: 031.39921058 - 081.330.330.886

LAKONE

Warga Dukun Tewas Terlindas Truk Kontainer Gresik, Memorandum Seorang pengendara motor Honda Vario nopol S 5678 KI bernama Muhammad Arif (45) warga Desa Babaksari, Kecamatan Dukun, tewas terlindas truk kontainer nopol B 9009 BT, kemarin (30/11) sore. Truk tersebut dikemudikan oleh Mardi (50) warga Desa Wuwur, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Kecelakaan maut ini bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah yang sama. Posisi korban berada di belakang truk kontainer. Saat hendak masuk ke pertigaan pintu tol Manyar, Arif berusaha menyalip kendaraan sepanjang 15 meter tersebut. Sayangnya, posisi Arif yang menyalip kendaraan

gol trotoar hingga tak bisa menguasai kendaraannya. Arif terjatuh ke kolong truk dan kepalanya terlindas roda belakang kontainer. Kondisi Arif yang terluka di bagian kepala langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan motor korban yang terjatuh ke kanan tidak mengalami kerusakan ter-

Ihsanul Haris

Bersatu

M

ENJADI pemegang kebijakan di tingkat Kabupaten atau Pedesaan tidak semudah membalikan telapak tangan. Apalagi menyatukan persepsi dengan masyarakat. Berbeda dengan Ihsanul Haris (38), Kepala Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ini. Demi membangun dan memajuan desa, lelaki lulusan SMA Muhammadiyah 1 Gresik ini tidak pantang menyerah dalam berupaya menyatukan pendapat/persepsi antara nelayan dan pemerintahan. “Dulu sempat tidak sejalan,” katanya. Ihsanul sapaan akrabnya mengatakan, dalam dunia pemerintahan pasti ada yang pro dan kontra (sepaham dan tidak). Tetapi, sebagai orang yang diamanahi menjadi pemimpin harus mampu menyatukan ketidaksepahaman tersebut. “Alhamdulillah saat ini sudah rukun semuanya,” kata Ihsanul, kemarin (30/11). Pria yang hobi jalan-jalan ke pantai itu menjelaskan, bahwa segala sesuatu yang menjadi permasalahan harus dibicarakan bersama-sama secara baik-baik. “Dari situ nanti bisa ditemukan pokok permasalahannya apa. Dan bagaimana cara menyelesaikannya,” ujar bapak dua anak itu. Ia berharap dengan kebersamaan ini mampu menciptakan kerjasama yang baik. Mulai dari tingkat pemerintah desa hingga ke seluruh warga termasuk para nelayan. “Jika kebersamaan sudah tercipta maka seluruh program desa akan berjalan sesuai harapan,” tukasnya. (an/har)

Fajar Xavier Azzuri didampingi Wakil Bupati Gresik menerima hadiah utama. (an)

Siswa SD Muhammadiyah 2 Juara Lomba Cerita Wali Gresik, Memorandum Ada yang menarik saat acara Gebyar Implementasi Budaya Baca di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) kemarin (30/11). Seorang pelajar asal SD Muhammadiyah 2 Gresik bernama Fajar Xavier Azzuri terlihat luwes diatas panggung menceritakan perjalanan penyebaran Islam di Kota Santri sebutan lain Gresik. Dengan talentanya yang baik mampu memukau masyarakat di gedung tersebut. Tak heran bila ia berhasil menyabet penghargaan juara I di ajang lomba Story Telling tingkat SD/MI se-Kabupaten Gresik. Bahkan kebolehannya menceritakan perjalanan Syech Maulana Malik Ibrahim saat menyebarkan agama Islam di Gresik, mampu memikat hati Wakil Bupati Gresik, Moh Qosim. Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Gresik ini mengatakan, anak tersebut begitu luar biasa dan memiliki pengetahuan yang sangat baik mengenai perjalanan Islam. Ini tidak lepas dari seringnya membaca. “Karena buku memang jendela dunia, maka dari itu budayakan gemar membaca,” kata Wabup Qosim, kemarin. Dirinya berharap komitmen untuk membaca harus dijaga sebaik mungkin. Selain itu, Qosim juga memberikan apresiasi terhadap Kantor Perpustakaan dan Arsip yang sering mengajak masyarakat Gresik gemar membaca. Sebab, dengan membaca pengetahuan dan wawasan akan bertambah. “Saya bangga banyak anak-anak Gresik luar biasa. Semoga anak-anak ini nantinya bisa sukses dan menjadi penerus pemimpin bangsa,” pungkasnya. Sementara itu, Fajar mengaku tidak pernah mengalami demam panggung saat menunjukan talenta diatas panggung. Bahkan, ia terlihat sangat santai. “Sangat senang mendapatkan juara pertama,” imbuh dia. (an/har)

Korban sebelum dievakuasi petugas kepolisian. (far)

dari arah kanan truk kurang tepat. Dia berada di antara truk dan trotoar pemisah Jalan Raya Manyar. Kecelakaan pun terjadi ketika Arif menyeng-

lalu parah. Hanya terdapat beberapa goresan di bagian bodi motor berwarna hitam dan putih tersebut. Warga yang mengetahui kejadian itu

sempat berhenti menonton. Lokasi kejadian yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Mapolsek Manyar, membuat polisi segera tahu dan mendatanginya. Arus lalu lintas yang sempat tersendat langsung berangsur lancar kembali. Warga yang menonton juga dibubarkan usai korban dievakuasi. “Sudah dibawa ke RS Ibnu Sina untuk dilakukan visum. Ditangani Unit Laka Lantas Polres Gresik,” tutur Kapolsek Manyar AKP Frihamdeni. Ditambahkan, kedua pihak yang terlibat dalam kecelakaan sama-sama memiliki kelengkapan surat. Polisi mendapati keduanya membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku. Sopir truk yang masih terlihat ketakutan telah diamankan polisi dan dibawa ke Satlantas Polres Gresik untuk diperiksa. “Saat ini masih proses pemeriksaan kepada para saksi, termasuk sopir truk kontainer. Anggota yang ada di lokasi juga sudah meminta keterangan sebagian warga yang mengetahui kejadian tadi,” jelas Kanit Laka Lantas, Ipda Supriyono. Dia juga mengungkapkan, belum bisa memastikan siapa yang bersalah dalam kejadian ini. Sebab, butuh keterangan yang valid dan lengkap. Dilanjutkan pemeriksaan dan penyelidikan, sebelum menentukan tersangkanya. “Butuh waktu untuk menentukan pihak yang salah. Masih kami selidiki,” pungkasnya. (far/har)

Banjir 4 Hari, Pengusaha Rebana Rugi Puluhan Juta Gresik, Memorandum Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bungah tidak hanya mengganggu pada aktifitas warga. Namun, banjir akibat luapan Bengawan Solo itu membuat sejumlah pengusaha rebana merugi puluhan juta. Tercatat, selama 4 hari mereka tidak berproduksi. Padahal selama satu bulan sekali mereka harus mengirim rebana kepada puluhan pemesan di luar kota. Seperti Sragen, Cilacap yang masingmasing kota terdapat 10 titik pengiriman. Namun melihat kondisi seperti ini (banjir) pengiriman akhirnya tertunda. Sebab, pesanan belum 100 persen jadi, para pengusahapun merugi. Jika dihitung nilai kerugian rata-rata setiap hari mencapai Rp 5 juta. Hal ini juga dialami puluhan pengusaha lain yang berada di Desa Bungah. “Tinggal dikalikan saja kerugiannya. Di Desa Bungah jumlah pengerajin rebana kisaran 30 lokasi,” kata Ridwan (43), seorang pengusaha rebana warga RT 07/RW 2 Dusun Nongkokerep, Desa/ Kecamatan Bungah, kemarin (30/11). Dengan kerugian yang cukup besar pihaknya mengaku tidak bisa berbuat apaapa. Saat ini hanya pasrah menunggu banjir segera surut

Bupati Sambari menerima cenderamata dari DKN.(an)

Dewan Ketahanan Nasional Minta Pemkab Perhatikan Lingkungan Gresik, Memorandum Tim Dewan Ketahanan Nasional (DKN) harus mendapatkan informasi sebanyakbanyaknya terkait implementasi UU No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam rangka ketahanan nasional. Pernyataan ini dikatakan oleh Deputi Pengembangan DKN, Marsekal Muda TNI Khoirul Arifin dalam kunjungannya ke Gresik, Rabu (30/11) kemarin. “Banyak hal yang menjadikan Gresik sebagai pertimbangan untuk dikunjungi. Gresik sebagai daerah industri tentu ada permasalahan lingkungan hidup, corporate social responsibility (CSR), tenaga kerja, kelautan, perikanan dan lainya,” tegasnya. Menurut Khoirul Arifin, kunjungannya ke Gresik dilaksanakan selama dua hari. Kunjungan ini dalam rangka Pengkajian Daerah (Kajida) di Provinsi Jawa Timur guna merumuskan rancangan kebijakan dan strategi Nasional. “Kami akan mengunjungi beberapa tempat yaitu ke PT Semen Gresik, Petrokimia Gresik, PT Maspion Gresik serta Pelabuhan Teluk Lamong. Kunjungan ini dalam rangka pembinaan ketahanan Nasional untuk menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan Nasional,” terangnya. Diungkapkan, warning pihak DKN

terkait TKA (tenaga kerja asing, red), yaitu ada beberapa cara. Ada TKA yang masuk NKRI dengan memakai visa kunjungan wisata dengan berombongan. “Mereka datang berombongan sampai ratusan orang namun setelah balik ke negaranya jumlahnya berkurang. Ada yang melalui jalan tikus atau lewat pelabuhan kecil,” ungkapnya. Sementara, Bupati Sambari banyak menyampaikan keberhasilan pembangunan. Baik fisik maupun non fisik. Meski sebagai daerah industri, Sambari tetap komit untuk membangun pertanian. “Saat ini produksi padi di Gresik surplus. Kami tetap mengikuti aturan dengan menerbitkan perda agar lahan pertanian yang subur tidak beralih fungsi. Dari 37 ribu hektar lahan pertanian saat ini, kami telah mengunci lahan pertanian seluas 24.750 hektar agar tidak beralih fungsi,” terangnya. Selain mengungkap keberhasilan, Sambari juga menyampaikan beberapa permasalahan terutama permasalahan yang ditanyakan oleh anggota tim. Menurut Tim DKN, lahan reklamasi pasca tambang bisa dikelola menjadi aset wisata maupun pertanian. Mendengar uraian tersebut, Sambari menyatakan bahwa lahan pasca tambang di Gresik seluas 360 hektar belum bisa dilakukan. “Sampai saat ini kami belum bisa mengelola terkait kewenangan yang belum kami miliki,” ujarnya. (an/har)

Fraksi PAN Ragukan Capaian Target PAD 2017 Seorang perajin rebana mengamankan barangnya dari luapan air. (an)

dan kembali mamproduksi rebana. “Mau bagaimana lagi, keadaannya seperti ini. Yang pasti hanya berharap banjir surut dan kami bisa bekerja lagi,” harapnya. Pantauan Memorandum, halaman rumah yang digunakan untuk memproduksi rebana banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm. Bila intensitas hujan semakin tinggi luapan Bengawan Solo bertambah luas, maka tidak menutup kemungkinan semua rumahnya akan tergenang. “Kalau kena air harus mengeringkan ulang di bawah terik matahari sampai benar-benar kering, sedangkan proses membuat rebana juga tidak mudah,” sambung Ulul Azmi yang juga perajin rebana.

Diketahui, banjir akibat luapan Bengawan Solo terjadi sejak Minggu (27/11) dini hari hingga sekarang telah mengepung 9 desa di Kecamatan Bungah. Yakni Desa Sungonlegowo, Bedanten, Mojopuro Wetan, Mojopuro Gede, Sukorejo, Bungah, Masangan, Sukowati dan Desa Melirang. Rumah warga yang terendam sebanyak 23. Di Desa Bungah terdapat 21 rumah dan di Desa Sungonlegowo tercatat ada 2 rumah. Sedangkan wilayah Kecamatan Dukun terdapat 7 desa. Yakni Desa Karangcangkring, Dukunanyar, Tiremenggal, Bangeran Lebak, Lowayu, Baron dan Desa Madumulyorejo. Jumlah rumah yang terdampak sebanyak 37. (an/har)

Gresik, Memorandum APBD tahun anggaran 2017 Kabupaten Gresik akhirnya disahkan, Rabu (30/11) kemarin. Meski demikian, ada sejumlah poin yang masih mengganjal bagi Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Gresik. Misalnya tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target capaian yang direncanakan pada tahun depan, diragukan bakal bisa terealisasi. Hal itu seperti yang disampaikan dalam Pandangan Akhir (PA) fraksi di dewan, sebelum akhirnya pengambilan keputusan. “Dalam penetapan proyeksi beberapa pendapatan asli daerah, ada beberapa sumber pendapatan asli daerah yang targetnya terkesan dipaksakan,” kata Ketua F-PAN Faqih Usman, kemarin. Berdasarkan kajian potensi pendapatan, capaian target PAD di tahun sebelumnya tidak bisa terlaksana maksi-

Faqih Usman

mal. Misalnya pendapatan dari pajak BPHTB (Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dengan potensi nyata sebesar Rp 150 miliar. Namun, sampai 30 November ini masih tercapai hanya sekitar Rp 116 miliar, atau 66,35 % dari yang direncanakan sebesar Rp 175 miliar. Apalagi ditargetkan Rp 228 miliar pada APBD 2017. Selain itu, retribusi Izin

Mendirikan Bangunan (IMB) potensi nyatanya sebesar Rp 65 miliar. Tapi, pada APBD 2017 ditargetkan sebesar Rp 122 miliar. Sedangkan retribusi Izin Gangguan (HO) setelah dihapuskannya indeks perhitungan HO, memiliki potensi nyata hanya Rp 2,5 miliar. Adapun targetnya di tahun 2017 adalah sebesar Rp 17 miliar. Pihaknya pun meragukan capaian target-target semua itu. Lebih-lebih jika kinerja ekonomi nasional semakin melambat akibat tekanan ekonomi global, maka Pajak BPHTB akan sangat sulit direalisasikan. Begitu juga capaian target retribusi IMB, dan retribusi izin gangguan tidak bakal tercapai. “Menurut perhitungan F-PAN, Pendapatan Asli Daerah yang berasal dari Pajak BPHTB, retribusi IMB, retribusi HO tidak akan mampu direalisasikan (Lost Income),” tandasnya. (koi/har)

Awas! Tuyul Gentayangan di Karangrejo

Suasana tengah malam di Desa Karangrejo. (far)

Gresik, Memorandum Kehidupan di alam gaib senantiasa membuat sebagian orang penasaran. Bahkan ada saja manusia yang percaya dan meminta bantuan makhluk halus untuk kepentingan dirinya. Semuanya demi meraih kekayaan dalam waktu singkat. Baik melalui bantuan ‘tuyul ataupun pesugihan’. Benarkah? Seorang ahli supranatural pun mencoba melakukan kontak batin dengan sing mbaurekso atau leluhur di Desa Karangrejo Kecamatan Manyar. Sembari menarik nafas dan mengusapkan tangannya ke kepala, mata wong pinter pun mendadak terpejam dan tubuhnya bergetar.

Dengan kondisi tak sadarkan diri, dia lalu berucap dengan logat bahasa Jawa. Wong Pinter pun menyebut sosok yang merasuki dirinya bernama Cakrawisoyo. Dia mengaku beragama Islam dan taat beribadah. Biasanya dia berdiam diri di atas masjid desa setempat. “Manggonku nang pucuke masjid,” ucapnya dengan suara lantang. Kata-kata hujatan pun spontan keluar dari mulut Wong Pinter. “Aku ora seneng marang wong sing duweni coro golek duwik gak bener. (Saya tidak suka kepada orang yang memiliki cara mencari uang dengan jalan yang tidak benar),” katanya. Seakan ingin meluapkan

kekesalannya, Sing Mbaurekso pun kembali berucap. “Iki ngono kampung ojok digawe dolanan. Omongku iki temen, iso tak kaploki menungso iku. (Kampung ini jangan dibuat mainan. Ucapan saya ini serius, nanti bisa tak tempeleng manusia itu.red),” Meski begitu, Sing Mbaurekso ini tidak mau nekat berbuat kasar, karena takut akan menerima balasan pada saat di akhirat nanti. Karena dia ingat akan pesan gurunya Syech Maulana Malik Ibrahim, agar bisa menahan amarahnya. “Ora oleh nyakiti, mangkane tak jarno ae,” tukasnya. Dia kemudian menjelaskan, jika di kampung ini masih ada

orang yang memelihara tuyul. Hanya saja, ketika ditanya tentang siapa orang tersebut, Sing Mbaurekso tidak mau menyebutkan namanya. Dikarenakan nantinya bisa menimbulkan fitnah. “Wong sing ngingoni tuyul eneng nang deso iki,” katanya. Tak hanya itu, sosok Cakrawisoyo ini ternyata tahu kelakuan pemuda di desa setempat. Di sana banyak pemuda yang suka begadang tapi lupa beribadah. “Aku yo gething karo wong sing omben-omben. Tahu tak jungkrakno sampek nyungsep. (Saya juga kesal dengan orang yang minum-minuman. Pernah saya dorong hingga tersungkur, red),” imbuhnya. (far/har)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 6

LAMONGAN-BOJONEGORO BIRO LAMONGAN-BOJONEGORO (Meliputi Kabupaten Lamongan-Bojonegoro). KEPALA BIRO: Supardi (Hardi). WARTAWAN: Komari, Reinno Pareno, Muhammad Yusuf Fadhli. NO TELP: 031-3991058, Redaksi 081330330886

Dewan Desak Pemerintah Bantu Warga Miskin Lamongan, Memorandum Kalangan DPRD Lamongan mendesak Pemkab setempat segera melakukan upaya penanganan terhadap warga miskin yang hidupnya hanya mengantungkan belas-kasih dari tetangganya. Sebab, di Lamongan sendiri masih ada beberapa daerah yan jumlah warga miskisnya banyak namun tak tersentuh bantuan pemerintah. ”Di saat pemerintah berusaha mengurangi angka kemiskinan, ternyata masih kita temukan masyarakat kita butuh perhatian dari pemerintah. Seperti yang dialami Supiyah (70) yang tinggal di Dusun Banaran, Desa Soko, Kecamatan Tikung,” kata anggota Komisi D (kesra) DPRD Lamongan, Saefudin Zuhri, Rabu (30/11), kemarin. Infonya, lanjut Zuhri, panggilan Saefudin Zuhri, selain Supiyah, di dusun tersebut masih ada warga lain yang mengalami nasib serupa. Maka secepatnya pemerintah melakukan penangganan, instansi terkait segera turun ke lapangan. “Ke depan kita minta pemerintah minta data yang valid kepada pemerintah desa. Tujuannya agar masyarakat yang berada jauh di bawah garis kemiskinan ini mendapat perhatian lebih. Saat ini pemerintah secepatnya mengambil tindakan, paling tidak untuk meringankan beban orangorang yang lemah dan jauh berada dibawah garis kemiskinan,” terangnya politisi dari PKB tersebut.(kom/har) IKLAN

Kehilangan stnk W4648KQ an.nur indah romadlani. Ds kedung anyar Rt.001/RW.001 Kec.wringinanom Kab.Gresik Kehilangan bpkb nopol : W908BH , merk toyota. An Cahya rizki wiranegara . Ikan lodan besar 30 Rt.01 RW.08 Ds. Sidokumpul Kab.gresik Kehilangan stnk W4648KQ an.nur indah romadlani. Ds kedung anyar Rt.001/RW.001 Kec.wringinanom Kab.Gresik Kehilangan bpkb nopol : W908BH , merk toyota. An Cahya rizki wiranegara . Ikan lodan besar 30 Rt.01 RW.08 Ds. Sidokumpul Kab.gresik Kehilangan STNKB Yamaha th. 2015 W-4624 LT an. Titik Yulimintarti d/a. Ds. Pelemwatu RT.02 RW.03 Menganti Gresik Kehilangan STNKB Honda. 2008 W2983-MV an. Maaruroh d/a. Kalipang RT.13 RW.07 Klampok Benjeng Gresik

Kehilangan STNKB Honda th. 2009 W6521-GI an. Senadi d/a. Da. Hendrosari RT.5 RW.2 Menganti Gresik Kehilangan STNKB Honda Jazz th. 2013 W-1407-BL an. Endang Suriyawati d/a: Jl. Banjarbaru 5 GKB Manyar Gresik. Kehilangan STNKB Yamaha th. 2007 W-2391-LO an. Indra Prayogo d/a: Semampir Selatan 11A Surabaya. Kehilangan STNKB Honda th. 2009 W4289-FX a/n Sri.Timur Banyuajie d/a: Jl. P. Sudirman XV/35 Kebomas Gresik. Kehilangan STNKB Yamaha th. 2015 W-4933-LH an. Yetty Martiningdyah d/a: Sumput Asri Blok AX-15 Driyorejo Gresik. Kehilangan STNKB Honda th. 2012 W-3265-MO an. Retno Ningsih d/a: Jl. Veteran no. 5B/43 Kebomas Gresik. Kehilangan STNKBYamaha th. 2009W4311-FT an. Muhammad Khoiron d/a. Sunan Prapen 4BB/9 Kebomas Gresik.

padi bisa tumbuh subur. "Terpaksa cari jenis lain meskipun mahal. Daripada nanti padinya kurang sehat," kata Jali, petani lainnya. Usia padi yang sudah berumur satu bulan lebih sejak penanaman, menurutnya sangat memerlukan pupuk jenis SP-36 yang langka tersebut. Petani berharap kelangkaan pupuk jenis SP36 tersebut segera teratasi. Petani khawatir kekurangan pupuk nantinya berdampak pada produktivitas padi saat panen. Hal yang sama juga diutarakan oleh Sunari yang

Bapemas Beri Pelatihan Usaha Keluarga Lamongan, Memorandum tularkan kepada anggota Keseriusan pemerinorganisasinya, agar bisa tah untuk menumbuhkan memberi semangat kepada semangat berwirausaha kaum perempuan untuk ikut kepada masyarakat, melalui berperan dalam peningkapembekalan dan pelatihan, tan ekonomi keluarga." Terpatut diapresiasi. Guna ima kasih kepada Bapemas menarik pengembangan yang sudah memberikan ekonomi kreatif bagi perembeberapa pelatihan, semoga puan, Badan Pemberdayaan nantinya bisa bermanfaat," Masyarakat (Bapemas) Kaujarnya. bupaten Lamongan menPa d a h a r i k e du a , gadakan pelatihan usaha Rabu,(30/11) peserta pelatipeningkatan pendapatan han diambilkan dari ibukeluarga (UP2K) kepada ibu PKK, dengan materi sejumlah perkumpulan dan jenis pelatihan yang wanita dan ormas di aula sama. Tak hanya membeBapemas Lamongan, se- Moh Nalikan bersama ibu-ibu peserta rian pelatihan berupa penypelatihan. lama dua hari. ampaian materi dan tata pelatihan, mulai dari cara Pada hari pertama cara membuat makanan. pelatihan (29/11), peserta di- pembuatan makanan, pack- Bapemas juga menyediakan ambilkan dari unsur ormas aging, jaringan produksi dan peralatan untuk pembuatan perempuan, diantaranya Ai- pemasaran produk. kue atau snack kepada seluruh Salah satu peserta men- peserta, sebagai hadiah." Iya syiyah, Fatayat, Muslimat serta Dharma Wanita Kabupaten. gaku tertarik dan ingin men- kita juga diberi hadiah perSalah satu jenis pelatihan yang coba di rumahnya setelah alatan. Alhamdulillah semoga paling diminati peserta yakni mendapatkan penjelasan dan bermanfaat," ujar salah satu praktek membuat kue kering. pelatihan, terutama materi ibu PKK. Pelatihan pembuatan kue yang disampaikan Sri WahPenyerahan hadiah perkering tersebut langsung di- yuni. "Produk Bu Sri, sudah alatan tersebut langsung dipandu oleh Tutor asli Lamon- terkenal dan sudah masuk berikan oleh Kepala Bapemas gan, Sri Wahyuni, yang su- di beberapa minimarket dan Kabupaten Lamongan, Moh. dah sukses menggeluti usaha suoermarket di dalam dan luar Nalikan kepada peserta usai produksi makanan ringan. negeri, jadi sangat terinspirasi," seluruh materi pelatihan. Dalam paparannya, owner kata Niswatin, peserta dari Sekaligu penutupan acara CV Lembah Hijau asal Ke- Aisyiyah Lamongan. pelatihan untuk menggerakPasca pelatihan, sambung kan ekonomi kreatif bagi dungpring ini memberikan pembekalan kepada peserta Niswatin, ilmunya akan ia wanita. (suf/har)

Sabu di Lapas, Polisi Usut Sipir

Barang bukti sabu yang diamankan petugas Reskoba Polres Lamongan.

Lamongan, Memorandum Satuan Reserse Narkoba Polres Lamongan tengah mengungkap kasus seorang napi yang membawa sabu di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lamongan. “Petugas telah memintai keterangan sejumlah pegawai Lapas Lamongan untuk mengungkap masuknya narkotika jenis sabu ke lapas,” kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Suwarta, Rabu (30/11) siang. Menur ut Suwar ta, pengembangan kasus ini di-

antaranya untuk mengungkap penyuplai dan modus sehingga barang barang tersebut dapat masuk di dalam lapas.“Petugas akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus tersebut, termasuk pemasok dan modusnya karena lokasinya berada di Lapas yang pengawasanya sangat ketat,” ungkapnya. Seperti diketahui petugas meringkus salah seorang napi bernama Suhartono (46) warga Tenggilis Timur, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya,

karena diduga membawa sabu ke dalam Lapas. Dugaan penyalagunaan sabu tersebut terungkap atas kecurigaan petugas lapas terhadap gerak-gerik tersangka, kemudian dilakukan pengeledahan Hasilnya petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 3 klip berisi sabu, satu alah hisap atau pipet serta sebuah korek api.“Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lamongan untuk menjalani proses hukum,” terang. Sementara itu Kalapas Lamongan Slamet menegaskan apabila ada keterlibatan pegawai lapas terkait kasus sabu tersebut diharap diproses sesuai aturan hukum, termasuk sanksinya. ”Kasus ini sudah ditangani oleh polisi, maka siapapun yang akan terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlalu,” tegasnya kepada sejumlah awak media di Lapas Lamongan. (kom/har)

Kapolres bersama Ketua MUI Bojonegoro.

Polres Bojonegoro Ajak 5 Ribu Warga Doa Keselamatan NKRI Bojonegoro, Memorandum Jelang pelaksanaan aksi damai yang digelar di Jakarta pada Jumat (2/12), Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro sambangi Ketua MUI Bojonegoro KH Djauhari Hasan di kediamannya. Tujuannya, mengajak MUI sebagai tokoh agama untuk menghimbau kepada seluruh ormas Islam dan organisasi kepemudaannya tidak ikut ke Jakarta. “Kepada ketua MUI, kami anjurkan kepada umat Islam di Bojonegoro ini, agar ikut giat doa bersama yang dilaksanakan di Bojonegoro. Kan saat ini kasus Ahok sudah dilimpahkan berkasnya ke Kejaksaan dan menunggu proses hukum selanjutnya,” kata Kapolres seusai dari MUI, Rabu (30/11). Dia mengajak seluruh ulama, kiai, ustad, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda maupun organisasi Islam dan organisasi kepemudaannya untuk mengikuti dan mensukseskan acara doa serta dzikir bersama. Acara itu yang akan dipusatkan di Alun Alun Kota Bojonegoro pada tanggal 2 Desember 2016 mendatang. Selain ke MUI, menurut Kapolres, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi.

Rapat itu oleh jajaran Polres Bojonegoro, SKPD terkait seperti DKP, disbudpar, kesra, dan juga beberapa perwakilan dari pondok pesantren, media dan netizen. Kapolres menegaskan bahwa acara pada 2 Desember nanti adalah acara doa bersama untuk keselamatan negeri. “Kami sengaja mengundang dari berbagai instansi, organisasi, media netizen untuk mengikuti acara doa bersama yang dilaksanakan setelah salat Jumat. Aksi tersebut adalah aksi super damai,” tegas Kapolres. Kapolres mengatakan doa bersama ini akan dikuti lebih dari 5.000 orang di AlunAlun Bojonegoro. Selain berdoa, akan digelar salat ashar bersama. “Acara seusai roundownnya, akan dilaksanakan setelah salat Jumat, sekitar pukul 14.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB,” ungkapnya. Doa bersama ini digelar murni untuk keselamatan negeri. Lanjut Kapolres, saat ini banyak upaya dari luar untuk memecah belah negara kesatuan Republik Negeri Indonesia. “Saat ini banyak sekali isu-isu negatif yang beredar di masyarakat dan bisa menyebabkan negara pecah belah,” tambahnya. (ren/har)

Warga Mengungsi ke Gedung Serba Guna Bojonegoro FOTO: MEMORANDUM/REINNO PARENO

Bojonegoro, Memorandum Kodim 0813/ Bojonegoro menggelar upacara Apel Nusantara Bersatu di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (30/11). Apel itu dalam rangka menyikapi situasi nasional saat ini adanya banyak isu yang beredar sehingga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan itu diikuti sebanyak 11.900 peserta. Mereka berasal dari Forpimda, anggota DPRD, kepala SKPD, karyawan perusahaan swasta, guru dan para pelajar. Bupati Suyoto dalam apel mengatakan, bukan hanya umat saja yang akan mati namun keberadaan bangsa juga akan mati apabila tidak dijaga dan dicintai dengan janji anak negeri. Menurutnya, janji tersebut meliputi janji anak negeri untuk terus menjaga NKRI,berjanji untuk membawa Indonesia maju dan menjaga Bhinekatunggal ika untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Bukan hanya umat saja yang bisa mati namun negara juga bisa mati apabila tak ada janji yang akan ditepati oleh para pemuda,“ kata Bupati didampingi Dandim 0813 Letkol Inf M. Herri Subagyo dan Forpimda lainnya.(ren/har)

Salah satu jenis pupuk bersubsidi yang susah didapat petani saat ini berjenis SP-36. Meskipun harga pupuk tetap stabil di kisaran Rp 95.000 per sak, namun tidak serta merta dengan mudah didapat petani. "Kalau jenis urea masih ada barangnya. Tapi yang SP36, susah mencarinya," tutur Tarsan, petani asal Sukodadi. Rabu (30/11). Karena tidak ada pilihan, petani harus membeli jenis pupuk lain untuk pengganti SP-36, dengan harga yang lebih mahal, karena jenis pupuk tersebut non subsidi. Semua itu dilakukan agar tanaman

memiliki tambak di daerah Karanggeneng. Ia mengaku saat ini sangat membutuhkan pupuk jenis tersebut, karena untuk menghangatkan air tambak, agar ikan tidak stres. " Ini kan hujan terus. Airnya tidak bisa bagus kalau tidak dikasih triple (sebutan SP-36). Ikan biasanya stres dan perkembangannya lama," kata Sunari. Menanggapi kelangkaan salah satu jenis pupuk bersubsidi untuk petani, Sekretaris Dinas Pertanian dan Kehutanan Ernawan membenarkan. Ia menambahkan ini terjadi karena tersendatnya pupuk jenis SP-36 di lapangan. Namun, selain jenis pupuk tersebut tidak ada kendala dan masih lancar distribusinya. Hal ini dikarenakan, stok tiap jenis pupuk berbeda-beda. " Kalau SP-36, stoknya memang menipis," kata Ernawan. (suf/har)

Warga korban banjir mulai mengungsi.

Bojonegoro, Memorandum Bengawan Solo makin meluap. Kondisi itu membuat sebagian warga dari dua desa di Kecamatan Bojonegoro Kota, Rabu (30/11) meninggalkan rumah mereka menuju ke tempat yang aman, yakni di Gedung Serba Guna milik Pemkab Bojonegoro. Di sana telah tersedia obat obatan dan bahan makanan. Dalam gedung itu sudah ada sekitar 100 jiwa pengungsi.”Kami sediakan gedung serba guna ini untuk pengungsi yang berasa dari desa desa di sekitar kecamatan kota,” kata Sukirno dari BPBD Bojonegoro. Pemukiman warga, jalan dan lahan pertanian di DAS (daerah aliran sungai) mulai terendam luapan sungai yang terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Saat berita ini diturunkan debit air makin tinggi dan dikhawatirkan terjadi jebolnya tanggul di sejumlah anak sungai Bengawan Solo yang bermuara pada lahan hutan gundul di arah selatan Kota Bojonegoro. Selain itu, ruas jalan dan rumah rumah warga telah dipenuhi luapan air. Di Kecamatan Bojonegoro Kota, ada 110 rumah terendam air setinggi 20 cm. Di Kelurahan Ledok Kulon, banjir capai setengah meter. Ruas jalan sepanjang 850 meter disana tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Di Kelurahan Banjarejo, ada 61 rumah kemasukan air banjir. Untuk Kelurahan Ledok Wetan, sebanyak 320 rumah kemasukan air banjir. “Ini laporan sementara yang berhasil

kami dapatkan dari lurah dimasing masing lokasi yang telah dialiri luapan Bengawan Solo, untuk rumah warga lainnya belum kami dapatkan informasinya,“ terang Sukirno. Dilaporkan, air banjir juga menenggelamkan lahan padi siap panen di sejumlah kecamatan yang berada di DAS Bengawan Solo. Diantaranya 100 Ha di Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota. Di Kecamatan Trucuk, 50 Ha di Desa Kandangan, 20 Ha di Desa Sumbang Timun, 20 Ha di Desa Guyangan, 50 Ha di Desa Trucuk, 50 Ha di Desa Mori. Lahan padi siap panen seluas 412 Ha terendam luapan banjir di Kecamatan Balen, yakni di Desa Sarirejo, Pilanggede, Karangdowo, Sekaran dan Kedungbondo. Untuk di Kecamatan Baureno ada 1.157 Ha. Luapan air rata rata setinggi setengah meter bahkan lebih, wargapun tidak mau kecolongan dalam menyelamatkan harta benda. Sementara itu dilaporkan jalur transportasi antar desa terputus, dikarenakan rendaman luapan air telah lebih dari setengah meter. Di Kecamatan Ngraho, luapan air Bengawan Solo telah mencapai ketinggian satu meter di dalam rumah. Di Kecamatan Kalitidu, ribuan hektar tanaman padi mulai terendam air. Di sana banjir merendam Desa Cengungklung, Mlaten, Pilangsari dan Mojo. Di Kecamatan Ngraho, sebanyak 4 desa, Mojorejo, Lumiaji, Sumberrarum, Tapelan, dan Sumberragung. Sedangkan di Kecamatan Padangan, juga terdapat 4 desa, yakni Tebon, Dengok, Nguken, dan Sidorrejo. Di Kecamatan Kasiman, ada 3 Desa yang telah terendam yakni Betet, Banjarrejo dan Batokan. Di Kecamatan Malo, sebanyak 4 desa yang terendam, yakni Sudah, Semlaran, Tulungagung, dan Tanggir. Desa Pucangarum dan Desa Kedungrejo Kecamatan Baureno. Di kedua desa yang lahan padinya seluas 500 Hektar masih terendam air banjir. Pemkab Bojonegoro melalui radio miliknya, meminta kepada warga untuk segera mengungsi apabila ketinggian air sudah mencapai level siaga III. “Hari ini (kemarin:Red) ketinggian air Bengawan Solo sudah siaga, tapi untuk semua warga tetap waspada,” kata Heppy dari Dinas Kominfo Bojonegoro. Di sekitar lokasi sumur minyak Well Pad B Lapangan Sukowati, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas juga tergenangi banjir. Saat ini banjir masih mengepung lapangan minyak yang saham terbesarnya milik Pertamina tersebut. (ren/har)

Korban Banjir Mulai Dirikan Tenda Pengungsian Lamongan, Memorandum Luapan air Bengawan Solo yang memasuki rumah warga di Kecamatan Babat, semakin tinggi. Kondisi tersebut membuat sejumlah korban banjir di Desa Truni, terpaksa mendirikan tenda pengungsian di jalan desa sebagai tempat tinggal sementara karena rumah mereka sudah terendam banjir setinggi 50 sentimeter. “Sudah tiga hari ini, sejumlah kepala keluarga korban banjir mendirikan tenda pengungsian di jalan desa yang

berada di depan rumah mereka. Karena kondisi di dalam rumah sudah tidak bisa ditempati untuk beraktivitis” kata salah seorang korban banjir, Ahmad A’an, Rabu (30/11) pagi. A’an menambahkan tenda pengungsian sementara itu tersebut selain untuk beristirhat juga memasak kebutuhan keluarga. “Selain itu untuk mengamankan barang-barang kebutuhan keluarga agar tidak turut terendam air banjir,” tambahnya. Menurut Kepala Desa Truni, Martono, terendamn-

FOTO: MEMORANDUM/KOMARI

Kodim 0813 Gelar Apel Nusantara Bersatu

Lamongan, Memorandum Kasus kelangkaan pupuk di saat petani membutuhkan untuk tanaman padi, kembali terjadi. Sejumlah petani mengaku kesulitan mendapatkan pupuk dari kios resmi, meskipun rencana data kegiatan kelompok (RDKK) yang diajukan oleh kelompok tani sudah disetorkan.

FOTO: MEMORANDUM/MUHAMMAD YUSUF FADHLI

MENJADI penjual atu hal jamu adalah suatu yang tak mudah dilakukan wanita yang masih berumur 23, asall Desa matan Ngablak, Kecamatan n Neni Dander. Namun Nuftakul Dian Agustini, ibu dua anak ngat tetap bersemangat berkeliling antar desa Neni Nuftakul Dian Agustini bahkan di luar kecamatan untuk menjual jamu tradisional. “Saya berjualan jamu untuk membantu suami yang bekerja sebagai seorang sopir,” terang Neni Nuftakul Dian Agustini. Diakuinya ada yang mencaci, tapi dia tak memikirkan suara orang yang menghinanya. Dia terus menerus memutar gas motornya, untuk menjual jamu jenis tradisional. “Kadang ada orang bilang, kamu kok mau jualan jamu. Tapi saya cuek. Gak peduli kata orang itu apa,” imbuhnya. Bahkan tak jarang, dia digoda oleh pembelinya, dicubit itu hal biasa baginya. Kadang dia merasa sedih, saat diperlakukan seperti itu. Tapi mau gimana lagi yang penting tidak berlebihan. Saling percaya menjadi salah satu pedoman yang kuat kepada suaminya.”Saya dan suami sih saling percaya dan menjaga diri, karena berangkat dari rumah itu saya niatnya kerja,” ujarnya. Sedangkan jamu yang di gendongnya pun adalah racikan sendir. “Jamu itu sudah turun temurun dari keluarga. Sebab, keluarga dari dulu buat dan jual jamu sendiri. Bisa dibilang melanjutkan pekerjaan dari nenek, ibu dan semua keluarga saya,” terangnya. Dia mengatakan janganlah malu dengan pekerjaan, karena pekerjaan itu yang nantinya akan mengubah jalan hidup dan kesuksesan.” Kerja adalah suatu hal yang akan membawa dalam kemulyaan. Tetap semangat dan jangan pernah takut dan malu jika pekerjaan itu lebih baik meskipun seorang penjual jamu,” katanya. (ren/har)

FOTO: MEMORANDUM/KOMARI

Jamu Tradisional

FOTO: MEMORANDUM/REINNO PARENO

Petani Lamongan Kesulitan Pupuk Subsidi

NGETOP

Kondisi di tenda pengungsian di Desa Truni.

ya rumah warga di Desa Truni hampir terjadi di setiap musin penghujan. Warga tidak bisa berbuat apa-apa

mengingat keberadaan rumah warga sangat dekat dengan Bengawan Solo. “Setiap Bengawan Solo me-

luap, dipastikan rumah warga terendam. Sebaliknya, saat air Bengawan surut banjir juga turut surut,” ungkap Martono. Secara keseluruhan luapan Bengawan Solo di Lamongan hingga saat ini telah merendam 8 desa di 4 kecamatan. Kondisi terparah berada di wilayah Kecamatan Laren, desa yang terendam air sebanyak empat desa. Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam sejumlah sekolah. Diantaranya SMP Muhammadiyah 17 di

Desa Keduyung, Madrasah Ibtidaiyah di Desa Mojoasem dan Sekolah Dasar Negeri di Desa Plangwot. Semuanya berada di Kecamatan Laren. “Kami berharap seluruh warga yang bertempat tinggal di bantaran Bengawan Solo terus meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi, sehingga banjir juga belum surut.” harap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan Suprapto (kom/har)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 7

T

U

B

A

N

Kabiro: Abdul Rohman. WARTAWAN: Musyafa, Lanjar Sriyati, Luluk Mulyanto, Atmo. ALAMAT KANTOR: JL. AKBP Suroko 17 (Depan Lab Populer Tuban). NO HP: 081230810277

FIGUR

Potensi Wisata Kesederhanaan diimbangi dengan sikap ramah, terpancar dalam diri Sunaryo, Kepala Bidang Pariwisata, Seni dan Kebudayaan di Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Tuban. Dibalik Kepemimpinan, Sunaryo berkomitmen terus meningkatkan dan mengembangkan potensi wisata yang dimiliki di wilayah Tuban. “Potensi wisata yang dimiliki Sunaryo Tuban harus kita jaga, dan terus dikembangkan,” kata Sunaryo ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/11). Menurutnya, semua lapisan masyarat perlu terlibat dalam menjaga potensi wisata yang ada di bumi wali ini. Sehingga potensi wisata bisa terjaga dengan baik, dan menjadikan Tuban sebagai tujuan wisata. “Lokasi wisata akan terus kita kenalkan secara luas kepada masyarakat dengan berbagai dukungan dari masyarakat. Khsusnya kita juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga potensi wisata yang dimiliki Tuban,” bebernya. Lebih lanjut kata Sunaryo, saat ini Tuban sudah memiliki duta wisata 2016 yang siap untuk membantu dalam mengembangkan potensi wisata. Serta memajukan potensi wisata di Tuban agar dikenal secara luas oleh masyarakat di luar Tuban. Terutama dalam hal sektor wisata. “Potensi generasi muda untuk ikut memajukan wisata juga sangat penting. Mereka bisa membantu mempromosikan keindahan wisata Tuban lewat media sosial,” tegas Sunaryo. Sementara itu, Destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Tuban, ada tiga objek wisata yang telah dikelola pemerintah daerah. Ketiga objek wisata tersebut yaitu Pantai Boom, Goa Akbar, dan Pemandian Bektiharjo. Ketiga objek tersebut memungut retribusi yang masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tuban. Target PAD Tuban dari tiga objek wisata tersebut yaitu Pantai Boom sekitar Rp 325 juta, Goa Akbar sekitar Rp 425 juta, dan Pemandian Bektiharjo sekitar Rp 300 juta dengan total Rp 1,050 Miliar per tahun. “Biasanya untuk realisasinya, kita bisa dapat lebih dari itu,” jelas Sunaryo sambil menunjukan berbagai prestasi yang telah diraih Tuban dalam bidang wisata. (las/roh)

Tujuh Fraksi Setujui APBD 2017 Rp 2,18 T Tuban, Memorandum Tujuh fraksi DPRD Tuban menyetujuhi rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (R-APBD) 2017 untuk disahkan menjadi APBD 2017. Persetujuan tersebut disahkan dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tuban, H Miyadi, Rabu (30/11). Postur APBD Tuban di tahun anggaran 2017 mencapai sekitar Rp 2,18 triliun dengan mengalami kenaikan sebesar 1,68 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 2,15 triliun. Rincian anggaran 2017 berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 326 miliar, dan dana perimbangan sebesar Rp 1,5 triliun. Selain itu, berasal dari pendapatan

daerah yang sah Rp 321 miliar. “Berdasakan evaluasi dari Gubenur Jawa Timur, maka RAPBD 2017 dinyatakan menjadi APBD 2017,” kata Miyadi yang langsung mengetuk palu sidang dan disambut tepuk tangan anggota dewan. Sementara itu, Bupati Tuban H Fathul Huda usai pengesahan menyampaikan sambutan, bahwa sangat mengapresiasi

atas kinerja dewan selama ini. Sehingga kerjasama dan sinergi antara eksekutif dan legeslatif terus terjaga untuk Kabupaten Tuban lebih baik. “Kita optimis bahwa yang telah kita lakukan (pengesahan, red) ini bermanfaat buat masyarakat dan untuk kemajuan Tuban yang kita cintai,” kata Bupati Tuban. Sebatas diketahui, sebelum pengesahan tersebut di bacakan pandangan akhir dari fraksi – fraksi dewan. Setelah itu, R-APBD Tuban di 2017 di sahkan menjadi APBD dan dilakukan penandatanganan penetapan APBD Tuban tersebut. (at/saf/roh)

Suasana sidang paripurna. (saf)

Dewan Soroti Lelang Jabatan Tinggi Pemkab Forpimda Dapat Jatah Tuban, Memorandum Anggota DPRD Tuban meminta agar seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban dilaksanakan profesional. Dewam juga berpesan, agar jangan sampai ada pihak yang melakukan titipan untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan tersebut. Saat ini Pemkab Tuban telah melelang empat jabatan yang berada berada di Kapala Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban. Selanjutnya, Kepala Satpol PP Tuban, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban. “Jangan sampai seleksi calon jabatan hanya sebatas formalitas,” tegas Cancoko, juru bicara komisi B DPRD Tuban. Menur utnya, dengan adanya seleksi tersebut nantinya diharapkan mendapatkan pemimpin yang ideal dan paham permasalahan yang ada di dinas terkait itu. Sehingga, orang yang tidak paham teori dan pengalaman harus dipaksa untuk mengisi pimpinan di jabatan yang di lelang tersebut. “Pemimpin yang nantinya mengisi jabatan itu adalah

Cancoko

orang yang paham dan memiliki pengalaman sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Atau sesuai kompetensi yang di miliki untuk mengisi jabatan tersebut,” tambah politisi asal partai Demokrat Tuban. Lebih lanjut, Cancoko berpesan agar jabatan itu tidak diisi oleh orang yang tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Sehingga nanti akan berdampak bahwa pemimpin itu tidak bisa menjalakan program – program yang telah direncanakan. “Kalau jabatan itu di isi orang yang kurang tepat, maka dampaknya adalah masyarakat luas yang merugi, termasuk pemerintahan bu-

pati kedepan,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, menegaskan bahwa lelang jabatan yang di lakukan sudah sesuai aturan. Serta melibatkan tim panitia seleksi (pansel) yang independen dan kredibel. “Kita pastikan tidak ada titipan dalam seleksi itu, karena seleksi calon di nilai oleh tim yang profesional dan independent,” tegas Wabup Tuban. Menurutnya, tiga peringkat besar dari calon pimpinan yang telah mengikuti beberepa tahapan seleksi calaon akan di ajukan kepada Bupati. Nantinya hak Bupati untuk memilih dari tiga calon yang di ajukan untuk mengisi jabatan tersebut. “Semuanya itu hak Bupati untuk memilih, nanti kalau sudah terpilih, kita kasih tahu,” kata Wabup Tuban. Untuk diketahui, seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban itu telah di umumkan pada tanggal 30 Nopember 2016 dengan tiga nama calon. Selanjutnya, tiga nama calon yang lolos seleksi diajukan kepada Bupati Tuban, H. Fathul Huda untuk ditunjuk dalam mengisi kekosongan jabatan tersebut. (saf/roh)

Mobdin Rp 490 Juta Tuban, Memorandum Forum pimpinan dearah (Forpimda) Kabupaten Tuban mendapatkan jatah mobil dinas (mobdin) mewah jenis Mitsubishi Pajero Sport dengan harga Rp 490 juta untuk satu mobil. Namun begitu, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein lebih memilih mobil dinasnya jenis Toyota Fortuner keluaran terbaru. Mobil mewah yang sudah dipakai beberapa hari tersebut diberikan kepada tujuh pimpinan daerah Tuban. Mereka yang mendapat jatah di antaranya Bupati Tuban, H. Fathul Huda, Wabup

Tuban, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim 0811 Tuban, dan Kapolres Tuban. “Saya memilih mobil dinas jenis Fortuner, karena mobil Pajero sudah punya. Harganya mobil itu sama dengan mobil Pajero, hanya beda jenis saja,” terangnya, Rabu, (30/11). Menurutnya, pembelian mobil dinas tersebut sudah direncanakan lama di tahun anggaran 2016. Karena mobil operasional harian milik Forpimda jauh tertinggal dengan Kabupaten lain. Sebelumnya mobil dinas yang dipakai Forpimda adalah mobil

jenis Toyota Innova. “Mobil Innova sudah di\ tarik, dan nantinya mobil tersebut akan dipakai kepala dinas yang baru,” sambung Noor Nahar Hussein. Menurutnya, total anggaran untuk membeli mobil dinas tersebut sekitar Rp 3,4 miliar. Setiap mobil dinas dengan harga sekitar Rp 490 juta yang digunakan untuk operasional sehari – hari oleh Forpimda. “Tujuh mobil dinas untuk Forpimda sudah di pakai,” terang pria yang juga sebagi ketua DPC PKB Tuban itu. (saf/roh)

Mobil jenis Pajero Sport yang dipakai Ketua DPRD Kabupaten Tuban. (saf)

Rumah Produksi Arak Semanding Digerebek Tuban, Memorandum Polsek Semanding berhasil menggrebek rumah yang digunakan untuk produksi minuman Keras (Miras) jenis arak. Rumah itu milik Suyanti (54) warga asal Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban. Pihak kepolisian melakukan penggrebegan sekitar pukul 09.30. Dari dalam rumah tersangka telah diamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah dandang dari

Penutupan doa yang dilakukan salah satu tokoh agama. (saf)

Jaga Persatuan, Pemkab Gelar Apel Kebangsaan Tuban. Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar apel kebangsaan di alun - alun Tuban yang diikuti ratusan peserta dari berbagai perwakilan lapisan masyatakat dan tokoh agama. Kegiatan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, digelar Rabu, (30/11) pagi. Selain itu, apel tersebut juga dalam rangka untuk tetap terjaganya sebuah keutuhan Negara, serta merawat Kebhinekaan yang ada di bumi Nusantara Indonesia ini. Tema acara itu adalah ‘Nusantara bersatu. Indonesia Ku, Indonesia Mu, Indonesia Kita,’. Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dalam apel mengatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati. Serta NKRI merupakan wilayah yang terbentang luas yang terdiri dari berpulau-pulau, bersuku, beragama dan berbagai ras. “Untuk itu kita tetap memperjuangkan NKRI dan sudah harga mati. sesuai pada sila ke-3 Persatuan Indonesia,” katanya. Ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kejujur dan jangan sampai menjadi penghianat Bangsa. Karena masyarakat sekarang sudah bisa menikmati hasil bumi alam dan seisinya dari perjuangan para suhadaksuhadak dulu. ‘’Indonesia harga mati, NKRI harga mati,” tambah Wabup dalam yel - yel di akhir sambutanya. Sementara itu, sebelum apel kebangsaan dimulai dilakukakan nyanyi lagu indonesia raya, dan disusul pembacaan puisi oleh pelajar dan lagu lagu nasional. Pada acara penutup dilakukakan pembacaan do’a oleh lima pemuka agama yang diakui di Indonesia. Kegiatan tersebut juga dihadiri Forpimda Tuban. Serta para pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan para pemuka agama. (saf/roh)

Petugas menunjukkan barang bukti.

tembaga, satu buah kompor, satu buah tabung Lpg, 30 liter arak dalam jerigen warna abuabu, 30 botol kosong dan 1500 liter baceman yang disimpan dalam drum warna hijau. “Tersangka sudah kita amankan, juga barang bukti yang digunakan untuk produksi arak,” terang Kapolsek Semanding, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Desis Susilo, Rabu (30/11). Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, tersangka yang

sudah diamankan akan diproses hukum. Pihaknya juga sudah mendata saksi yang ada, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Tersangka akan kita periksa, guna proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. Masih terang Kapolsek Semanding, tersangka dikenai pasal 135 junto, pasal 71 (2), pasal 140 junto, pasal 86 (2), Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 tahun 2012 tentang pangan.(*/mik)

Penanaman 238 Ribu Pohon Jokowi Bermasalah (2)

Panitia Tak Memiliki Izin Penggunaan Lahan Tuban, Memorandum Permasalahan terkait penanaman 238 ribu pohon yang dilakukan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama masyarakat kian meninggalkan masalah. Sebelumnya, warga yang ikut menanam belum dibayar panitia. Kali ini terungkap bahwa lahan yang digunakan untuk menanam pohon tidak memiliki izin pemakaian lahan dari pemilik lahan. Penanaman tersebut bekerjasama dengan koperasi produsen anugrah bumi hijau (Koprabuh) d lakukan dilahan milik warga dan pemerintah desa dengan luas sekitar 23 hektar (ha) yang berada di Desa Tasikharjo dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu. Bahkan penanaman yang melibatkan 5.500 orang itu telah memecah rekor dunia.

Sehingga membuat Indonesia meraih Guinness World Records atau The Guinness Book of World Records dari penilaian oleh Guinness Book of World Records. “Lahan sebagian yang dipakai untuk menanam kemarin adalah lahan milik warga. Tetapi panitia tidak memiliki izin pemakaian lahan dari pemilik lahan,” terang M. Ali Baharudin, selaku pihak warga yang diberikan kewenangan pengelolaan lahan, Rabu (30/11). Selain itu, M. Ali Baharudin, menjelaskan bahwa pemilik lahan tidak pernah diajak komunikasi atau dimintai izin. Luasan lahan milik warga yang yang di pakai atau di gunakan menanam sangat bervariasi dan berada di lokasi Sugihan sekitar 5 ha yang di gunakan kegiatan

Lahan milik warga yang digunakan untuk menanam. (at)

mennanam kemari. “ Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Dilain sisi kami memandang kegiatan ini sangat positif, tetapi diproses

pelaksanaannya kami merasa dirugikan sebagai pihak pemilik lahan,” terangnya. Kata Ali panggilan akrabnya, mengatakan

pihaknya berharap panitia yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi terkait lahan itu. Karena jika lahan itu sudah di gunakan secara

otomatis warga tidak bisa memanfaatkan untuk usaha tani. “Kita menuntut kepada pihak panitia atau yang bertanggungjawab dalam kegiatan kemarin, karena secara regulasi kita pemilik lahannya. Supaya ada kejelasan pula,” terangnya. Sementara itu, dalam penanaman tersebut juga tidak berada di lahan Perhutani KPH Tuban. Karena Perhutani juga dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2016, berpartisipasi menanam secara serentak seluas 18,2 ha atau sebanyak 20.800 pohon. “Penanaman kemarin tidak berada di lahan perhutani, Perhutani menanam sendiri dengan jenis tanaman pohon jati, kesambi, dan mangga,” terang Waka Adm KPH Tuban Muchlishin Sabarna S. (at/roh/bersambung)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 8

KEDATANGAN/KEBERANGKATAN DARI SURABAYA GUBENG KE BANYUWANGI Kereta Api Mutiara Timur (Eksekutif & Bisnis) Stasiun (Station) Sb. Gubeng Sidoarjo Bangil Pasuruan Probolinggo Tanggul Rambipuji

KA 85 Kedatangan Keberangkatan (Arrival) (Departure) 09.23 09.47 10.09 10.55 12.04 12.29

09.00 09.25 09.52 10.11 11.01 12.10 12.31

Stasiun (Station) Jember Kalisat Kalibaru Kalisetail Temuguruh Rogojampi Karangasem Banyuwangi

Kedatangan (Arrival) 12.43 13.11 14.00 14.25 14.37 14.50 15.04 15.20

KA 85 Keberangkatan (Departure) 12.51 13.13 14.03 14.27 14.39 14.52 15.08 -

MOJOKERTO-JOMBANG

KEPALA BIRO: Muhammad Anwar. MOJOKERTO: Suparno, Soffan Soffa. JOMBANG: As’ad Choirudin, Ferdy Cahyo, Hermawan. Telp/SMS: 082257535345. EMAIL: anwarmojokerto@gmail.com

FIGUR

Merinding Dengar Lagu Kebangsaan

D

ARI beberapa momen upacara yang diikuti, kali ini Ketua Komisi A DPRD Jombang Cakup Ismono mengaku merasa terharu. Dalam upacara Nusantara Bersatu di Alun-alun setempat, Cakup diberi mandat untuk membacakan ikrar. “Saya sungguh merasa terharu. Lebih-lebih ketika mendengarkan lagu-lagu kebangsaan. Rasanya merinding. Terharunya, sudah seberapa besar bakti yang kita berikan untuk negeri ini,” tutur warga asal Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo ini. Ia pun mengapresiasi kepada pemerintah daerah atas terselenggaranya upacara yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat tersebut. Sebab, upacara tersebut bertujuan untuk mempererat antarsesama. Cakup Ismono Lebih jauh lagi, kata dia, hal itu merupakan sumbangsih untuk Bangsa Indonesia. “Keberagaman ini harus di jaga sebagai bukti bahwa Bhinneka Tunggal Ika itu ada di Jombang. Kita harus terus menjaga persatuan dan kebersamaan di kabupaten Jombang. Kita yang datang dari berbagai latar belakang harus menunjukkan bahwa Kabupaten Jombang adalah daerah yang aman, saling menjaga satu dengan yang lainnya. Persatuan dan kesatuan ada di sini,” ujar cakup mengulang. Politisi kawakan PDI-Perjuangan ini melanjutkan, dengan adanya apel itu diharapkan masyarakat akan semakin dewasa. Bahwa, tegas dia, mempererat persatuan di NKRI tanpa terpengaruh dengan segelintir orang yang hanya ingin merusak hukumnya wajib. “Setelah apel dan parade Nusantara Bersatu ini semoga kita semakin mempererat persatuan. Kita harus buktikan bahwa Bhinneka Tunggal Ika itu ada, yang paling Utama Pancasila, UUD Republik Indonesia, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambah politisi yang mantan PNS ini.(fdy/as)

Korsleting Listrik, Warung Lesehan Kepanjen Membara Jombang, Memorandum Diduga akibat korsleting arus listrik, sebuah warung lesehan di Jalan Empu Barada, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, dilalap si jago merah. Kendati tidak sampai berujung jatuhnya korban jiwa. Sebagian besar bangunan yang terbuat dari bambu, rata dengan tanah.

Embat Sepatu di Pabrik, Perempuan Candiharjo Dipolisikan Mojokerto , Memorandum Gara-gara Ngutil sepatu milik pabrik tempatnya bekerja, Janah (39), warga Dusun Kesono, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, ditangkap Polisi. Tersangka mencuri sepatu karena ingin anaknya pakai sepatu baru. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto MR mengatakan, awal penangkapan tersangka, saat ia pulang kerja di PT. DPS ( Dwi Prima Sentosa ) yang memproduksi sepatu merk Eagle di Jalan Raya Ngetrep Desa Sedati, Kecamatan Ngoro. Saat itu tersangka selesai bekerja akan meninggalkan pabrik. Namun langkahnya menuju pintu keluar langsung diberhentikan oleh satpam yang bernama Sunarse di pos penjagaan depan. Saat dilakukan pemeriksaan, maka ditemukan sepasang sepatu di dalam tas perempuan yang menginginkan anaknya pakai sepatu baru. Saat itu juga tersangka langsung diamankan di pos penjagaan dan di serahkan ke Polsek Ngoro. “Akibat perbuatannya maka tersangka mendekam ditahanan Polsek Ngoro,”terang Sutarto. Saat tersangka di konfirmasi koran ini, ia mengaku bahwa sudah bekerja di pabrik tersebut selama sepuluh tahun. Namun baru kali ini mengambil barang tersebut karena memang benar-benar butuh. “Alasan saya mengambil sepatu ini untuk di pakai anak saya,” ungkap janah.(no)

PKBM Miftakhul Jannah di Dusun Ngingas, Karangwinongan, Mojoagung.(as)

Kasek Tak Terima Dituduh Pungli Jombang, Memorandum Kepala Sekolah MI Miftakhul Jannah, Suwati, Warga Desa Karangwinongan, Mojoagung merasa keberatan atas pemberitaan beberapa waktu lalu. Ia tidak terima dengan pernyataan M. Tohir di koran ini yang menyebut bahwa dia telah melakukan pungli atas gaji ketiga guru yang mengajar di PKBM Miftakhul Jannah. “Saya keberatan bila dituduh melakukan pungli. Semua itu atas dasar kesepatakan,” kata Suwati, kemarin (30/11). Suwati mengaku, pemotongan tersebut sama sekali bukan masuk ke kantong pribadinya. Pemotongan tersebut untuk pajak. Ia menyebutkan, Lena Listiana yang mendapat tambahan gaji dari Dana Desa sebesar Rp 825.000. Uang tersebut kemudian dipotong untuk lembaga sebesar Rp 70 ribu. “Saya tidak serta merta langsung memotong. Namun ada kesepakatan bahwa ini untuk kepentingan lembaga. Bu Lena juga tidak keberatan. Demikian juga dengan kedua guru lainnya, mereka sepakat saat dilakukan pemotongan. Saya khawatir mereka membuat surat pernyataan itu karena ada desakan,” katanya. Terkait Suwati mengeluarkan saudara Eliya Saidah karena pertimbangan profesional. Ia mengatakan, selain jarang mengajar kesalahan yang dilakukan Eliya sungguh fatal. “Bayangkan saja, mengisi buku raport siswa banyak yang salah. Ijazah siswa ada yang ditypex,” kata Suwati. Lebih aneh lagi, katanya, tuduhan bahwa dia tidak transparan dengan bendahara atas segala macam bantuan itu juga tidak benar. “Bendahara yang dimaksud Pak Tohir adalah Sutrisno. Bendahara yayasan Miftakhul Jannah tertera di Badan Hukum, yakni Nickita Wahyuni. Bukan Saudara Sutrisno,” sanggah Suwati Suwati juga menyebut terkait dengan ditundanya pemberian bantuan dari Pemda sama sekali tidak ada kaitannya dengan laporan M Tohir ke polisi. “Yang ditunda pencairannya bukan hanya PKBM Miftakhul Jannah. Semua lembaga memang belum menerima bantuan itu. Dan ini adalah kebijakan dari dinas terkait. Bukan karena ada laporan Pak Tohir ke polisi,” pungkas dia.(as/fdy)

Warga berusaha memadamkan amukan si jago merah.

Kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Ditambah, tanpa adanya asuransi yang melindungi usaha miliknya. Pemilik warung terancam ngaplo. Diungkapkan oleh Ka-

polsek Jombang, AKP. Mudjiono. Kebakaran diketahui oleh Indra Darmawan (36), salah satu warga sekitar. Pada Selasa (29/11) malam, sekitar pukul 20.15 WIB. Api pertama kali muncul dari bagian dapur,

dan terus merembet. Kawatir semakin membesar, saksi lalu berteriak memberitahukan kepada warga lain. “Diketahui, warung Lesehan Rejo Joyo yang terbakar, milik Reza Andriyanto (29) warga Dusun/Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang,” paparnya, Rabu (30/11). Mendengar teriakan tolong-tolong, warga spontan berbondong- bondong menghampiri. Namun sayang, material warung yang terbuat dari bambu beratap asbes sssudha membara. Demikian cepat dilalap api, sehingga membuat isi dapur ludes. Disaat beberapa warga membantu memadamkan api dengan peralatan sederhana, salah satu warga lain melaporkan adanya kejadian, ke Polsek Jombang. “Begitu mendapati laporan, langkah pertama yang diambil petugas, yakni menghubungi pemadam kebakaran,” imbuh Kapolsek. Dibutuhkan hampir 45 menit, sebelum akhirnya petugas pemadam berhasil menjinakkan bara api. Itupun harus menggunakan 3 unit mobil damkar milik Pemkab Jombang. Mudjiono merinci, beberapa barang yang ikut ludes dilalap api. Diantaranya lemari es, kompor bros, dan 1 tabung gas ukuran 3 kg, serta kardus nasi yang masih kosong. “Akibat kebakaran itu, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 25 juta,” pungkasnya. (wan)

Dua Begal Tawang Sari Diringkus Polsek Trowulan Mojokerto, Memorandum Polsek Trowulan menangkap dua begal motor Akhmad Nur Aksoni alias Gobes (28), dan Syaifudin alias Embes (20), kedunya warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Keduanya ditangkap di Jalan Timor Candi Gentong, Dusun Telogo Gede, Desa/ Kecamatan Trowulan. Kasubbag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto MR, menjelaskan selain melangkat dua begal, pihaknya juga menangkap penadahnya. “Sekarang ke dua tersangka dan satu orang sebagai penadah, telah kita tahan di Polsek Trowulan ,” ungkapnya. Sebelumnya kedua begal tersebut telah melakukan aksinya dengan sasaran korban yang mengendarai motor Honda Beat S 2977 ZG. Kedua bandit itu yang mengendarai motor Honda CBR S-4116-NV, langsung memepet motor korban. Ketika posisi sejajar, tersangka yang duduk dibon-

Nur Aksoni alias Gobes

Syaifudin alias Embes

cengan mengeluarkan pedang, dan menodongkan ke leher korban. Korban sempat melawan, hingga ia mengalami sobek di leher. Mendapat perlawanan, membuat kedua tersangka ini semakin sadis, dan berusaha menusuk korban. “Karena menderita luka cukup parah, maka korban tak berdaya dan terjatuh dari motornya. Kesempatan itu digunakan tersangka meng-

gondol motor korban,” terang Sutarto. Selanjutnya motor korban tersebut dijual pada Liana alias Mbak Lik (34), yang masih satu desa dengan tersangka, dengan harga Rp 2 juta. Dalam pengungkapan kasus ini, petugas menyita satu motor CBR milik pelaku, uang tunai Rp 400 ribu sisa hasil penjualan, dan satu unit Hp Nokia. (no)

KEHILANGAN Hlg Stnk Pajero15 N6TP an Sekretariat DPRD kab Pasuruan-Jl Ry Raci Bangil Hlg Stnk Ymh08 N5609TAR an Bahru Rozi-Jl Apel II/479 4/8 Kiduldalem Bangil Hlg Stnk Ymh09 N5224VS an Sulai man-Sumberglagah 1/2 Rembang

S 6408 ZO a/n fitrotin d/a sumbernongko denanyar jbg S 6014 ZY a/n suwono d/a balongrejo ngusikan jbg S 6202 ZD a/n angga purnama d/a plosorejo jombok kesamben jbg S 569 WR a/n suhari d/a gajah ngoro jbg

Hlg Stnk Hnd16 N2397TBL an Wuri Eka Octavi-Kedawung 4/2 Puspo

S 4657 ZW a/n moch sidiqiyono d/a banjardowo jbg

Hlg Stnk Ymh09 N2126VO an Dwi Ariyani-Baujeng 4/2 Beji

S 5449 ZM a/n kurniawan d/a sawiji jogoroto jbg

S 5435 YN a/n endang sutiriani d/a pundong diwek jbg

S 5746 ZM a/n henny tiara zuan permadi d/a brodot bandar kedung mulyo jbg

S 5264 YT a/n genit khoiril hakimah d/a ngampel tembelang jbg S 6084 YQ a/n ismiyono d/a daditunggal ploso jbg

S 6619 ZL a/n hj sri purwaningsih d/a ketapang kuning ngusikan jbg S.8328.PA/PARIONO./JL.JERUK

SEDURI MJSARI S.5756.NX/YATI/DSN.BARENG TALOK DLANGGU S.3593.RO/YOHAN MINARNO/ KETANEN KEMASAN TANI GONDANG S.6758.QB/ENDAH VINA AGUSTIN/DSN.ADISONO LEBAKSONO PUNGGING S.2313.QI/ERI SULISTOWATI/MENANGGAL MJSARI S2438QS ERVA TRI INDAHSARI DSN KALEN RT2RW1 DS KALEN KEC DLANGGU, S4749P MUNFA’ANAH DSN KANIGORO RT2RW8 DS PUNGGING KEC PUNGGING S6239PN KASUWI DSN KLEGEN RT2RW8 DS TALOK KEC DLANGGU

Warga evakuasi jasad penggali sumur.

Menggali Sumur, Warga Bangkalan Tewas Tertimpa Batu Mojokerto, Memorandum Nasib apes yang menimpa korban Suparno (55) warga Dusun Bangkalan, Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Ia tewas saat menggali sumur milik Sutrisno (35), warga Dusun Rungkut, Desa Randuarjo, Kecamatan Pungging, Mojokerto Kapolsek Pungging, AKP Edi Purwo SH, mengatakan, pada saat sebelum kejadian, korban bersama temannya yang bernama Juntoro, mendapat oder untuk menggali sumur milik Sutrisno (35) warga Dusun Rungkut, Desa Randuarjo, Kecamatan Pungging. Setelah dikerjakan selama dua minggu ini tidak terjadi apa-apa. Tetapi pada Rabu (30/11) sekitar pukul 11.30 WIB, disaat korban menggali sudah mencapai kedalaman

12 meter, ia tertimpa batu besar yang mengalami longsor. “Sebelum korban menemui ajalnya ia sempat berteriak minta tolong, akhirnya temannya yang berada di atas, berusaha turun untuk menolong korban,” ungkap Sutarto. Kemudian temannya mencoba melakukan pertolongan, namun kesulitan, untuk mengevakuasi korban sendirian, karena batu yang menimpa korban terlalu besar. Maka, ia kembali naik ke atas untuk minta pertolongan ke warga, dan dengan serentak warga cekatan untuk menolong korban yang dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam karena kondisi medan yang sempit. “Setelah berhasil di evakuasi sampai atas maka mayat korban langsung di bawa pulang ke rumahnya,” ungkapnya.(no)

Tutup Operasi Zebra 2016

Kapolres Jombang Beri Reward Pengendara Tertib Jombang, Memorandum Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, bersama seluruh personil Satuan Lalu Lintas polres Jombang, membagi-bagikan cokelat kepada pengendara. Ini sebagai bentuk penghargaan kepada warga Kota Santri, karena selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2016, hingga berakhir pada tanggal 29 November kemarin pengendara di Jombang terbukti menjadi pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas. Kegiatan penutupan, serta pembagian reward bagi pegendara dilakukan di Pos Kota, yang tepat berada di simpang empat Stasiun Jombang. Kendati demikian, orang nomor satu di Mapolres Jombang itu, menindak pelanggar yang masih saja kedapatan melanggar. Seperti truk bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut orang, dan melintas dijalan protokol. “Penghargaan diberikan kepada mereka yang tertib, sekaligus melengkapi surat kelengkapan kendaraan, dan memakai alat keselamatan,” ujar Kapolres Agung (29/11).

Kapolres Jombang beri reward bagi pengendara.

Agung pun menjelaskan, selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2016. Jumlah pelanggar yang ditilang mengalami peningkatan yakni 3.591 pelanggar. Sementara pada tahun sebelumnya, hanya 1.168 pelanggar. “Ada dua faktor yang menyebabkan meningkatnya jumlah pelanggar, yaitu bertambahnya jumlah kendaraan. Selain itu, masyarakat mungkin agak terlena, sebab kami selama ini hanya menggelar operasi simpatik saja,” imbuhnya. Begitu pula dengan jumlah angka kecelakaan saat pelaksanaan operasi zebra semeru di wilayah hukum polres Jombang. Selama 14 hari

kegiatan, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. “Tahun ini, dalam dua pekan pelaksanaan operasi zebra semeru 2016. Jumlah pengemudi yang meninggal dunia akibat kecelakaan, hanya tiga orang, dari total 14 kejadian. Sedang ditahun sebelumnya, ada 16 kejadian serta merenggut 6 korban jiwa,” tandas Kapolres. Kapolres berharap, selepas operasi zebra semeru 2016. Masyarakat lebih tertib berlalu lintas, dan tetap menjadi pelopor keselamatan berkendara. Sehingga angka kecelakaan yang menyebabkan kematian dapat dikurangi, bahkan dihindari.(wan)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 9

PATRIA PAMENANG MELIPUTI WILAYAH KOTA/ KABUPATEN BLITAR DAN KOTA/ KABUPATEN KEDIRI. KABIRO: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Susilo Prabowo ST, Aunur Rofiq, Ana Akina, Binti KH, Ahmad Rifai. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Forpimda Blitar Ajak Masyarakat Hargai Kebhinnekaan Blitar, Memorandum Berasal dari berbagai daerah Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Blitar,  mengajak masyarakat menghargai perbedaan. Hal itu ditegaskan para pemimpin Forpimda dalam apel Nusantara Bersatu yang digelar di Alun-Alun Kota Blitar,  Rabu (30/11) pagi.  Apel Nusantara Bersatu digagas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam rangka memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, pelajar, mahasiswa, pemuda, budayawan, organisasi masyarakat dan komponen bangsa lainnya. Dalam kegiatan tersebut Bupati Blitar Rijanto menyampaikan orasi kebangsaan.  Dia bangga dengan keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Di mana di wilayah Blitar Raya keragaman tersebut juga tercermin dari seluruh pemimpin lembaga dan instansi yang tergabung dalam Forpimda. “Saya sangat bangga dengan keragaman di mana di Blitar keragaman tersebut tercermin dari para pemimpin lembaga dan instansi yang berasal dari berbagai wilayah suku, bangsa dan agama di Indonesia,” papar Rijanto. Seperti diketahui pimpinan beberapa lembaga negara yang ada di Blitar Raya baik di Kabupaten maupun Kota Blitar memang berasal dari berbagai daerah. Seperti Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar yang memiliki darah Madura. Kepala Kejaksaan Negeri Blitar berasal dari Sunda. Imigrasi kelas II B Blitar serta Komandan Kodim 0808, dan kepala pengadilan Blitar berasal dari pulau Sumatera. Kapolres Blitar Kota berasal dari Solo, sedangkan bupati Blitar Rijanto,  Kapolres Blitar serta komandan batalion 511 yang asli Jawa Timur. “Dengan keragaman ini kita bisa bekerja sama membangun Blitar Raya yang lebih baik, mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera yang seharusnya juga ikut dicontoh, “ teriak Rijanto berapi-api. Dikonfirmasi usai acara, Komandan Kodim 0808 Blitar,  Letkol. Arh.  Surya Dani mengatakan tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk menyadarkan bangsa Indonesia jika Indonesia adalah negara yang majemuk.  Artinya Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan budaya.  Namun tetap satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Tujuan kita jelas, yaitu untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa kita adalah satu meskipun kita berbeda,” tuturnya. (ana)

Setelah barang bukti miras ditemukan, lanjut Kasubag Humas, terlapor tak dapat mengelak. “Sampai saat ini, terlapor dan barang bukti diamankan di Mapolresta Kediri. Kepadanya, masih dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut,” tukasnya. Informasi lainnya, di sisi selatan Kabupaten Kediri

ternyata masih banyak peredaran miras. Tepatnya di wilayah hukum Polsek Ringinrejo. Bahkan yang sangat

disayangkan, penjual miras disana tidak membedakan usia pembelinya. “Anak-anak sekolah yang

dikonfirmasi menyampaikan, untuk mengantisipasi peredaran miras, pihaknya sering melakukan sosialisasi dengan melibatkan pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan koramil setempat. “Selain sosialisasi, yang jelas kami sering mengadakan operasi ke tempat-tempat penjual miras. Namun kami tidak pernah menemukan yang menjual atau menyediakan miras oplosan. Dan yang terjaring ya kami lakukan penindakan tipiring (tindak pidana ringan), kalau untuk yang di kafe-kafe itu pelanggan bawa dari luar tidak tau saya belinya dari mana,” terangya. (mad)

Hasil Pertanian Kabupaten Blitar Melimpah Blitar, Memorandum Sektor pertanian di Kabupaten Blitar hingga saat ini menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Blitar. Hal itu karena 65 sampai 70 persen mata pencaharian masyarakatnya bertani.  Sehingga mau tidak mau programprogram yang bisa menunjang perkembangan pertanian selalu menjadi prioritas.  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar Eko Priyo Utomo mengungkapkan,  unggulan komoditas pertanian di Kabupaten Blitar beragam. Meskipun sejauh ini tanaman pangan seperti padi dan jagung masih menjadi idola. “Pertanian menjadi prioritas utama dengan komoditas unggulan beragam,” papar Eko Priyo Utomo kepada wartawan, Rabu (30/11).

Panen raya di Kabupaten Blitar.

Menurut pria yang akrab disapa Eko tersebut, produk pertanian unggulan seperti jagung selain diminati untuk

konsumsi alternatif pengganti beras. Juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak.  Seperti diketahui di Kabupaten Blitar

populasi hewan ternak yang mengandalkan jagung sebagai konsumsi utama juga sangat tinggi. “Selain untuk kebu-

tuhan pangan, jagung juga dimanfaatkan untuk pakan ternak. Sehingga permintaannya terus meningkat dan minat petani menanam jagung juga semakin tinggi,” tuturnya. Sementara untuk padi saat ini Kabupaten Blitar selalu surplus.  Artinya jumlah hasil panen lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.  Jelas Eko, per tahunnya kabupaten Blitar bisa memproduksi 330 ribu ton padi.  Sedangkan kebutuhan masyarakat pertahun hanya 150 ribu ton per tahun.  “Surplus kita sudah separuh lebih dari kebutuhan,” imbuhnya. Menurut Eko,  keberhasilan kabupaten Blitar memproduksi padi tersebut karena berbagai upaya serta sinergi antara pemerintah dengan

petani. Untuk mewujudkan dan memsukseskan program nasional swasembada pangan. Sehingga meski pun produk sudah surplus pihaknya tetap melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian. “Kita kan ada program swasembada pangan dari pemerintah pusat, dan itu uang terus kita upayakan,” paparnya. Dia juga menjelaskan, sektor pertanian telah mampu meningkatkan taraf hidup para petani di Kabupaten Blitar, sebab banyak yang berhasil dalam komoditas- komoditas unggulan. Seperti padi dan jagung serta kedelai.  “Tentu saja sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya. (ana)

Forum Pelayanan Kesehatan Reproduksi Blitar Antisipasi Kekerasan Seksual Blitar, Memorandum Berbagai upaya dilakukan Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Blitar untuk mengantisipasi dini kekerasan seksual anak. Salah satunya melalui fasilitas forum pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Kegiatan yang digelar di Local Education Center (LEC) Garum, kemarin (30/11), pesertanya dari siswa-siswi dari kelompok belajar dan kelompok sebaya tingkat SMP se-Kabupaten Blitar. Sementara narasumber fasilitas ini berasal dari BPPKB, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama(Kemenag) kabupaten Blitar. Kepala BPPKB Kabupaten Blitar,

Wahid Rosidi mengatakan, saat ini fenomena kasus kekerasan seksual perempuan dan anak semakin meningkat. Makanya pelajar harus mengetahui dan memahami tiga bahaya yang diduga menjadi sumber tindakan kekerasan tersebut. “Yaitu bahaya seks bebas, narkotika dan obat-obatan terlarang dan HIV/AIDS yang selama ini menjadi momok yang harus di hindari,” jelasnya. Melalui fasilitas forum pelayanan KRR ini, lanjut Wahid, para peserta yang hadir mewakili sekolah masingmasing sekaligus menjadi duta bagi sekolahnya. Harapannya agar menyosialisasikan bahaya tiga macam risiko yang sangat berbahaya bagi remaja kepada teman-teman sebaya

di sekolah. “Jadi pelajar yang menjadi peserta harus menjadi contoh serta terus mensosialisasikan kepada temanteman disekolah serta di masyarakat tentang tiga risiko KRR ini,“ujarnya. Menurut dia, selama ini remaja masih bersifat tertutup. Sehingga menembunyikan persoalan yang menimpa dirinya dan biasanya hanya berbagi dengan teman-teman di sekolah. Dari pemikiran itulah makanya fasilitas forum pelayanan KRR lewat kelompok belajar dan kelompok sebaya.”Saat ada temannya yang terkena masalah, bisa langsung mengetahui langkah apa atau motivasi apa yang harus diberikan kepada teman yang sedang menghadapi persoalan tersebut,” tegasnya.

FOTO: MEMORANDUM/PRAWOTO

Kediri, Memorandum Ribuan masyarakat dari Kabupaten dan Kotamadya Kediri mengikuti Apel Nusantara Bersatu di Stadion Brawijaya, Rabu (30/11). Masyarakat yang datang terdiri dari berbagai suku, agama, ormas, LSM, Toga (tokoh agama), Tomas (tokoh masyarakat), pelajar, mahasiswa serta element masyarkat lainnya. Dalam acara ini, juga ditampilkan berbagai macam seni budaya. Termasuk juga Barongsai, jaranan dan kesenian lainnya. Setelah itu, orasi kesatuan bangsa dari sejumlah toga dan tomas Kediri Raya juga dilaksanakan. Di antaranya oleh KH Anwar Iskandar dan Munasir Huda, Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri. Munasir Huda melalui pengeras suara dari atas panggung menyampaikan, mulai saat ini baik Pemkab dan Pemkot Kediri harus tegas menindak kelompok masyarakat yang ingin mengubah untuk dibubarkan. Munasir juga mengajak masyarakat menjaga keutuhan NKRI. “Mari kita menjaga persatuan, jangan main hakim sendiri,” teriaknya. Selanjutnya, KH Anwar Iskandar menyampaikan, meskipun berbeda suku, agama dan partai politik, tapi kepentingan sejati adalah menyelamatkan NKRI. “Indonesia dibangun oleh berbagai suku, harus siap menghadapi tantangan mulai dari narkoba dan radikalisme. Kita harus mempertahankan persatuan berdasarkan Pancasila dan pentingnya Kebhinekaan,” ucapnya. Kyai karismatik ini mencontohkan, jangan sampai terjadi prahara seperti di Timur Tengah. Dimana banyak negara porak poranda akibat konflik yang tidak kunjung usai. “Kepentingan pokok harus menyelamatkan kedaulatan NKRI,” tegasnya. Sementara itu, di atas tribun Stadion Brawijaya, persatuan pemuda Bodem Kras menyambut positif kegiatan ini. Menurut mereka, menjaga keutuhan bangsa memang tugas semua warga, terutama para pemuda. “Soal kasus penistaan agama yang ada di Jakarta, imbasnya sudah sejauh ini. Sebagai pemuda, kami lebih mementingkan persatuan bangsa dari pada ikut demo 212. Biarlah kasus itu kita percayakan kepada penegak hukum. Sementara, kita di daerah tetap harus rukun, kompak dan solid menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Langkir Noto Kusumo, mewakili Bodem. (mad)

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Anwar Iskandar menyampaikan, masyarakat yang resah dengan peredaran miras menginformasikan ke Polisi. “Melalui serangkaian penyelidikan, petugas berhasil mengamankan terlapor. Setelah digeledah, ditemukan 5 botol arjo berukuran @ 500 mililiter,” terangnya, Rabu (30/11).

belum cukup umur mengkonsumsi minuman beralkohol, tetap diladeni saat membeli minuman keras jenis kuntul, anggur merah, bintang maupun vodka,” ujar Imam Nasrul (37), salah satu warga, Rabu (30/11). Berdasarkan informasi dan pantauan Memorandum, penjual miras yang berada di wilayah Ringinrejo setiap hari ramai pembeli. Apalagi malam minggu, terlihat lebih ramai pembelinya dibanding hari biasa. Selain penjual miras rumahan, kafe-kafe di wilayah Ringinrejo juga menyediakan minum keras. Kapolsek Ringinrejo AKP Suwaji ketika

Kelompok sebaya yang dibentuk sebagai antisipasi kekerasan.

Kepala Bidang Keluaraga Berencana Kabupaten Blitar, Yukhanti Setyani mengaku, respon para peserta yang rata-rata kelas VIII dan IX sangat bagus dan antusias mendapatkan informasi mengenai resiko. Diharapkan, peserta membuat kelompok untuk memberikan pemahaman tentang resiko dan bahaya yang harus

dihindari dan dijauhi. ”Harapan dengan dilaksanakan forum pelayanan KRR ini, peserta dapat membentuk kelompok belajar atau lainnya untuk mensosialisasikan kepada teman-teman sebaya. Terutama mengenai berbagai bahaya yang sedang mengintai para remaja dan pelajar saat ini,” ungkapnya. (pra)

Ikut Demo 212, PNS Blitar Bakal Disanksi Blitar, Memorandum Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar akan memberikan sanksi kepada pegawai negeri sipil (PNS) di wilayahnya yang ikut dalam aksi demontrasi pada 2 Desember besok. Pernyataan itu disampaikannya saat Apel Nusantara Bersatu di Alun-Alun Kota Blitar, Rabu (30/11) pagi. Samanhudi beralasan,  jika ada PNS yang mengikuti demo sama saja dengan melanggar etika. Mengingat siapapun saat ini belum bisa menjamin apakah aksi demo yang akan digelar pada hari Jumat esok tersebut tidak berakhir dengan aksi-aksi diluar kendali. “Jelas jika ada yang ikut itu melanggar etika, sekarang siapa yang bisa menjamin jika aksi Jumat

Samanhudi Anwar

nanti tidak berakhir ricuh,” ungkap Samanhudi Anwar. Samanhudi menegaskan jika hal tersebut juga merupakan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri yang harus diterapkan Pemerintah

Daaerah. Bahkan untuk menjamin tidak ada PNS di lingkup Pemkot Blitar yang ikut dalam aksi demo, Jumat (2/12 nanti dia akan melakukan pengecekan ke sejumlah instansi. Termasuk menelusuri PNS yang sedang izin di hari tersebut.  “Ini instruksi dan harus kita jalankan,” imbuhnya. Senada dengan Wali Kota,  Bupati Blitar Rijanto yang juga ikut hadir dalam acara tersebut juga menekankan agar PNS di lingkup Pemkab Blitar tidak mengikuti aksi demo.  Namun berbeda dengan Samanhudi Anwar,  Rijanto beralasan jika 2 Desember merupakan hari aktif kerja. Sehingga PNS harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Itu kan hari aktif masuk

kerja jadi tidak ada alasan inin karena ikut demo, jika ada yang demikian tentu saja sesuai dengan aturan akan kita beri sanksi, “ tutur Rijanto. Rijanto mengaku, saat ini Pemkab Blitar terus memantau pergerakan warga Kabupaten Blitar maupun Ormas yang akan berangkat ke Jakarta.  Ia mengimbau agar nantinya jika ada ormas ataupun masyarakat yang berangkat untuk mengikuti aksi demo di Jakarta tidak melakukan aksi anarkis.  Di sisi lain, Rijanto juga masih berharap agar sebaiknya tidak warga Kabupaten Blitar maupun ormas yang berangkat ke Jakarta. “Jika berangkat kami imbau untuk tetap kondusif. Namun sebaiknya tidak usah berangkat. Cukup kita berdoa

dari Blitar saja untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” pungkasnya. Sebelumnya imbauan serupa juga disampaikan Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya. Menurut pria asal Kediri itu, meski tidak ada larangan berangkat ke Jakarta, namun sebaiknya jika tujuan utama berangkat ke Jakarta adalah untuk berdoa ataupun menyampaikan pendapat melalui aksi demo, sebaiknya cukup dilakukan di Blitar saja. Lanjut Slamet Waloya saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan warga Kabupaten Blitar yang berangkat ke Jakarta. “Tidak ada larangan,  namun imbauan tetap kita sampaikan agar lebih baik tidak berangkat kesana,” ungkap Kapolres. (ana)

MBANGUN DESA

Bendogerit Raih Penghargaan Pemprov Blitar, Memorandum Pemerintah Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar senantiasa mengajak serta warganya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sebagai kelurahan yang di daerahnya merupakan pusat wisata di Kota Blitar, maka menjaga kebersihan lingkungan adalah mutlak diperlukan. Apalagi di kelurahan ini ada makam sang Proklamaator, Bung Karno. Banyak cara yang dilakukan

oleh kelurahan agar lingkungan menjadi bersih dan sehat. Salah satunya adalah Program Kali Bersih. Program ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kecamatan Sananwetan. Namun, nampaknya Kelurahan Bendogerit menjadi yang terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Blitar. Ini nampak dari diraihnya penghargaan Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2015 kemarin. “Penghargaan tersebut

merupakan wujud apresiasi Pemprov Jatim yang diberikan kepada Kabupaten/kota, yang mampu mendorong dan mewujudkan lingkungan desa/ kelurahan yang bersih, sehat, teduh dan lestari dari waktu ke waktu. Alhamdulilah kami mendapatkannya tahun kemarin,” kata Agung Nugroho, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Bendogerit, Rabu (30/11). Ditambahkan Agung, ada beberapa kriteria penilaian

yang melandasi penerimaan penghargaan itu. Mulai dari permukiman, fasilitas umum (tempat ibadah, puskesmas, pasar), tempat pendidikan, pertokoan, perkantoran, RTH, partisipasi masyarakat, dan kemitraan, yang semuanya itu harus ekselen.”Penghargaan ini juga kita dedikasikan untuk masyarakat Bendogerit. Utamanya kader-kader lingkungan di kelurahan kami yang kompak menjaga kebersihan,” pungkasnya. (ana)

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Ribuan Warga Kediri Ikuti Apel Nusantara Bersatu

Kediri, Memorandun Kedapatan berjualan minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo), Sugito (57), warga Jalan Sisingamangaraja Gang 1 nomer 23, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, harus berurusan dengan penegak hukum. Akibatnya, lelaki ini harus digelandang ke Mapolres Kediri Kota beserta miras dagangannya, yang biasa diedarkan di Jalan Patiunus. ILUSTRASI: ISTIMEWA

B

agi sebagian kalangan mungkin menjadi sales sesuatu hal yang tampak begitu hina atau dipandang sebelah mata dan mengenaskan Tapi hal ini tidak berlaku bagi Yohanes Wibisono,dengan menjadi seorang sales memberikan banyak pengalaman yang tak ternilai baginya. “Dengan menjadi sales saya dapat bertemu Yohanes Wibisono beragam tipe karakter manusia dengan bermacam latar belakang, dari pelajar, kalangan profesional, orang asing, selebritis, bahkan hingga pejabat, dan masih banyak lainnya. Tiap karakter punya ciri khas dan cara yang berbeda merespon dalam segi memberikan pelayanan agar mereka puas dengan infomasi serta kualitas produk,” kaya Soni, begitu dia akrab disapa, Rabu (30/10). Masih kata dia, terkadang ada pula hal terduga yang tak diinginkan terjadi, mendapati calon konsumen yang datang hanya untuk marah tanpa sebab atau calon konsumen yang rewel memang mempengaruhi mood pribadi serta mengganggu kinerja, namun ia menyadari hal itu merupakan beberapa dari sekian konsekuensi yang harus diterima menjadi sales. “Ya saya memaklumi saja, dan yang membuat saya bersemangat adalah selalu ingat dengan tuhan dan selalu bersyukur,” imbuh pria yang menjadi sales obat ini. Lebih lanjut dia menyampaikan, satu kunci sukses kerja yang ia lakoni adalah terus berusaha membuat konsumen puas dengan pelayanan yang diberikan. Dalam hal ini komunikasi memegang peran utama. “Komunikasi harus baik dan tidak sedikit dari konsumen saya yang menjadi teman dan sahabat,” pungkasnya. (ana)

Jual Arjo, Warga Dandangan Diringkus Polisi

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Menjadi Sales

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

PANUTAN

Warga Bendogerit membersihkan sungai.


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 10

LINTAS SELATAN MELIPUTI WILAYAH TULUNGAGUNG, TRENGGALEK, PONOROGO. KABIRO: Prawoto Sadewo S.sos. WARTAWAN: Effendy, Ekopriyono, Aji S, Mukhosin, Hari Bahrul Ulum, Sukamto. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota Baru no.9 Kanigoro Blitar

Atasi Bencana Trenggalek

Emil Dardak Datangkan Tim Ahli UGM Trenggalek, Meorandum Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, serius menangani bencana yang terjadi di Trenggalek. Tak tanggung-tanggung selain memaksimalkan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional, Perhutani dan beberapa stake holder lainnya, bupati juga mendatangkan tenaga ahli kebencanaan dari UGM (Universitas Gajah Mada). Untuk memitigasi bencana di Trenggalek, UGM mengirimkan tiga tenaga ahlinya. Rencananya tenaga ahli kebencanaan dari UGM ini akan menginap beberapa hari di Trenggalek, untuk memetakan bencana ini. Bupati bersama stake holder terkait dan tenaga ahli dari UGM meninjau langsung lokasi longsor di KM 16 jalur Trenggalek-Ponorogo. Menurut keterangan Farma Dyva, salah satu tenaga ahli yang dikirimkan UGM, tipikal topografi Trenggalek, yang terdiri dari lereng pegunungan dengan struktur bebatuan vulkanik dan tanah lempung menjadikan Trenggalek daerah rawan longsor. “Bencana ini bukanlah kesalahan pemerintah ataupun kesalahan dari pemangku kebijakannya,” ungkap tenaga ahli UGM ini. Bencana ini, masih kata dia, lebih dikarenakan oleh struktur tanah dan bebatuan yang mudah menyerap air, namun tidak mudah mengalirkannya. Bebatuan inipun juga mudah patah, karena air, sehingga berat tanah semakin berat, dan longsor sangat mudah terjadi. “Untuk mengatasi hal ini, maka diperlukan pembuatan parit untuk mengalirkan air serta melakukan penutupan retakan sebagai seal, sehingga air tidak masuk ke dalam retakan ini, yang menyebabkan longsor terjadi tidak hanya di KM 16 saja, melainkan dibeberapa daerah lainnya. Ditambahkan, untuk mengatasi teras miring itu perlu adanya pengkajian-pengkajian mendalam yang dilakukan secara berulang. Sementara itu, Bupati Trenggalek, Emil Elistianto Dardak menyampaikan pihaknya akan segera meninjau lokasi longsor dalam waktu dekat ini. “Jalur ini merupakan salah satu jalur strategis yang tidak hanya menghubungkan antar daerah saja, melainkan juga bisa menghubungkan antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah,” katanya. Dijelaskannya, bencana alam yang terjadi di Trenggalek lebih disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi.” Selain itu menurut keterangan awal dari tenaga ahli dari UGM tadi Trenggalek merupakan daerah yang terdiri dari pegunungan dan lereng terjal, yang terdiri dari struktur tanah lempung dan bebatuan vulkanik yang mudah patah akibat aliran air hujan,” paparnya. Menurut Bupati, ada beberapa opsi yang ditawarkan oleh tenaga ahli dari UGM ini untuk mengatasi bencana ini. Salah satunya adalah penutupan retakan tanah. (Ko)

Tim ahli dari UGM meninjau lokasi bencana.

Demi Gadis Sampung, Warga Dawar Ngaku Bujangan Palsukan Dokumen Kawin Ponorogo, Memorandum Diman Puspita (27) warga Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Dawar, Mojokerto terpaksa harus mengurungkan niatnya untuk menikah lagi. Penyebabnya, Diman dibekuk Polisi setelah ketahuan menggunakan surat-surat palsu untuk persyaratan untuk menikah. Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat Dimas yang mengaku bujangan ini, hen-

dak menikahi gadis pujiannya asal Desa Sampung Kabupaten Ponorogo yang berinisiatif BFL.

Dokumen surat yang dipalsukan Dimas.

desa Sampung, Ponorogo. Itu terbongkar saat isterinya Hartatik datang mengadukan status aslinya,” tutur Kepala Desa Sampung, Sujoso, Rabu (30/11). Mendapat pengaduan dari Hartatik, kepala Desa Sampung, Sujoso, S.Sos (61) kemudian melaporkan ke Polsek Sampung. Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarman-

to mengatakan mendapat laporan dari warga Polisi pun langsung melakukan melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Dimas. “Karena perbuatannya, ia dijerat dengan pasal 263 (2) KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” kata Sudarmanto. (kam)

Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Perkembangan Teknologi Pertanian

Jalan ambrol di Desa Suruh.

Pemkab Trenggalek Janjikan Perbaiki Jalan Amblas Trenggalek, Memorandum Perbaikan jalan amblas di KM 14, Desa Suruh RT 28/ RW. 10 Dusun Kollowijo Kecamatan Suruh, akan segera dikerjakan. Jalan nasional yang menghubungkan antara Trenggalek-Pacitan ini amblas selebar 2,5 meter, dengan panjang lebih dari 40 meter, sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas. Padahal jalan ini merupakan jalan strategis, alternatif di Selatan Jawa yang bisa menghubungkan tidak hanya antar Kabupaten di Jawa Timur, melainkan juga dengan Jawa Barat.

Amblasnya jalan ini terjadi pada hari Jumat (25/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Amblasnya jalan ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi Menurut Ir. Hari Basuki, MT, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) jalan batas Pacitan, Jarakan (Trenggalek), Dengok Ponorogo dalam waktu dekat ini pihaknya sudah membuat desain yang sudah dikonsultasikan dengan pibak perencanaan. “Kita akan membangun kembali jalan ini dengan pondasi berupa stros,” ungkapnya. Menurutnya, stros ini

nantinya sedalam dua baris dengan dalam 7 meter, memanjang kurang lebih 40 meter sesuai denga kebutuhan. “Kemudian kita akan memasang bangunan tembok penahan dengan kontruksi beton bertulang”, imbuhnya. “Perbaikan jalan ini akan kita kerjakan dalam mingguminggu ini, pasalnya desain sudah dibuat. Perbaikan jalan ini akan memakan waktu kurang lebih satu setengah bulan, sehingga pada awal tahun 2017 nanti masyarakat sudah tidak terganggu lagi oleh kerusakan jalan ini,” tandasnya. (ko)

Trenggalek Gelar Apel Nusantara Bersatu Trenggalek, Memorandum Trenggalek ikut menggelar apel nasional nusantara bersatu, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI, Rabu (30/11). Lebih dari 5000 orang dari seluruh element masyarakat, mulai dari para pemangku kebijakan, TNI, Polri, PNS, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar dan ormas kepemudaan tumpah ruah di Alun-Alun Trenggalek. Indonesia merupakan negara majemuk yang meliputi beragam suku, bangsa, ras maupun agama yang berbeda bahasa, menjadi satu kebangsaan yang ber Bhinneka Tunggal Ika

Namun, keinginannya harus kandas saat, istri pertamanya, Hartatik membongkar status aslinya dan melaporkan pada Kepala Desa Sampung tentang penggunaan surat palsu untuk persyaratan menikahnya. “Dimas memalsukan dokumen, syarat nikah ini dilakukannya untuk dapat menikahi seorang gadis asal

(berbeda-beda tetapi tetap satu jua). Dengan menggelar apel nasional nusantara bersatu ini, diharapkan kecintaan warga masyarakat kita terhadap tanah air kembali tumbuh, bersatu menggalang kekuatan untuk keutuhan bangsa dan negara. Lagu-lagu nasional maupun kebangsaan dilantunkan bersama, puisi maupun orasi kebangsaan dikumandangkan untuk menggugah semangat bangsa. “Ini merupakan kekhawatiran bersama kita terhadap satu pilar bangsa Bhinneka Tunggal Ika. Atas inisiasi bersama kita menggelar kegiatan ini yang juga dilakukan oleh semua daerah

Blitar, Memorandum Perkembangan teknologi informasi dan mesin pertanian tidak bisa terlepas dari perkembangan teknologi belakangan yang semakin pesat. Dimana belakangan ini teknologi memang sedang berkembang cukup pesat. Tak terkecuali dengan yang ada di Kabupaten Blitar. Dimana dalam beberapa waktu terakhir, informasi alat dan mesin pertanian  juga sedang berkembang cukup pesat. Diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar Eko Priyo Utomo, beberapa tahun terakhir untuk pengolahan tanah di lahan pertanian yang ada di Kabupaten Blitar sudah ada perubahan. Diantaranya dari menggunakan alat manual menjadi menggunakan mesin,  seperti traktor dan lainnya. Perubahan itu sendiri telah dimulai sejak  tahun 1990 an. Dan terus berlangsung hingga saat ini. “Sejak tahun 1990 an sudah ada perubahan dari yang semula menggunakan alat manual menjadi menggunakan mesin,’’ papar Eko priyo Utomo saat ditemui wartawan, Rabu (30/11). Me nu r ut ny a d a l am rangka untuk mewujudkan swasembada pangan, diharapkan ke depan perkembangan teknologi, informasi dan mesin pertanian semakin berkembang. Dimana saat ini

Eko Priyo Utomo

pemerintah kabupaten Blitar juga terus melakukan berbagai upaya agar semua petani di Kabupaten Blitar sadar dengan perkembangan teknologi informasi dan mesin pertanian. Eko menambahkan, alat teknologi alat pertanian sendiri dibagi menjadi dua. diantaranya alat pertanian sebelum panen dan alat pertanian sesudah panen. alat pertanian sebelum panen salah satunya traktor sebagai salah satu alat pengolahan tanah dilahan pertanian.   Sementara alat sesudah panen diantaranya adalah alat pendukung untuk mempermudah petani dalam memanen hasil pertaniannya. ‘’ Ada dua jenis alat dan teknologi pertanian yang semakin hari memang semakin berkembang, diantaranya alat dan teknologi pertanian sebelum dan sesudah panen,’’ paparnya. Meskipun saat ini belum semua petani maupun Gapok-

tan memiliki alat dan teknologi pertanian, namun dipastikan keberadaan alat dan teknologi pertanian tersebut akan semakin mempermudah petani. Utamanya dalam mengelola tanah lahan pertanian saat digarap. Maupun mengelola hasil pertanian pada saat panen. “Tentu saja dengan semakin berkembangnya alat dan teknologi pertanian ke depan akan semakin mempermudah para petani baik dalam memproses mengelola lahan pertanian, serta saat mengelola hasil panen,” ungkapnya. Sejauh ini petani-petani yang menjadi kelompok Gapoktan yang sudah memiliki alat teknologi pertanian juga sudah mendapatkan pelatihan. Agar mereka paham dengan berbagai cara penggunaan teknologi pertanian. Selain itu para petani juga mendapat pendampingan dari petugas unruk mengoperasikan alat teknologi pertanian. “Petani yang memiliki alat pertanian ini tetap didampingi oleh petugas jika ada masalah,’’ tegasnya. Sejauh ini sendiri lanjut Eko tidak banyak keluhan yang disampaikan petani dalam menggunakan alat teknologi pertanian. Justru banyak petani yang mengaku diuntungkan dengan keberadaan teknologi alat pertanian. “ Tentu saja banyak yang dipermudah dan diuntungkan,” pungkasnya. (ana)

Dinas Pendidikan Ralat Libur

Siswa Terlanjur Tak Sekolah

Kegiatan Nusantara Bersatu di Alun-Alun Trenggalek.

yang ada di Republik ini secara serentak, untuk menggugah kembali, bahwa dalam kebinekaan kita ini jauh lebih kuat bila bersatu,” kata Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Arm Bayu Argo . Ke g i at an i n i, masih kata dia, adalah untuk mengingatkan masyarakat bahwasannya alat pemersatu bangsa ini adalah tetap Pancasila, UUD 45 serta

Bhinneka Tunggal Ika.“Perbedaan itu merupakan alat pemersatu bangsa,” tandasnya. Ditambahkan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Dardak, menjaga kecintaan terhadap bangsa dan negara ini jangan hanya ketika hari besar negara saja, namun harus ditekankan dalam kehidupan sehari-hari. “Hari ini bukanlah hari besar, namun kita sepakat se-Indonesia berkumpul, kita bersepakat bersatu secara bersama untuk menunjukkan bahwasannya Indonesia ini solid, kapan saja kita digerakkan, kita bisa untuk membela negeri ini,” ujarnya. (ko)

Tulungagung, Memorandum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung, membatalkan kebijakannya sendiri terkait libur khusus bagi siswa sekolah pada Rabu (30/11). Hal itu, demi memeriahkan acara deklarasi nusantara bersatu yang semula diproyeksikan melibatkan ribuan pelajar setempat. Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Indra Fauzy membenarkan tentang ralat libur sekolah. “Iya benar, tetapi kalau memang Dinas Pendidikan ada pemikiran lain dan banyak pertimbangan sehingga surat libur tersebut diralat,” ungkapnya. Ia menambahkan, keputusan perlu dan tidaknya meliburkan siswa sekolah sepenuhnya menjadi prerogratif dinas pendidikan dan kebudayaan setempat. Namun, dirinya juga mengakui bahwa sebelumnya ada permintaan dari Setda Tulungagung untuk memberlakukan hari libur khusus bersamaan dengan digelarnya Deklarasi Nusantara Bersatu di taman alun-alun setempat. Surat instruksi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bernomor 010/1362.21/012/2016 dengan tanggal masih kosong. Indra mengatakan, berdasar hasil pertemuan sebelumnya memang telah disepakati untuk meliburkan sekolah demi memeriahkan acara gelaran nusantara bersatu di Tulungagung. “Tetapi, karena banyak pertimbangan

maka tadi kesepakatan bahwa untuk pelajar khususnya SD dan SMP itu tidak perlu mengikuti gelaran cukup perwakilan saja, akhirnya keputusan tersebut diralat,” terangnya. Sementara itu menurut Sekretaris Dindik Tulungagung Drs Hariyo Wicaksono Dewanto M.M mengatakan, seluruh kepala sekolah sudah dikumpulkan dalam hal ini, guna mengintruksikan ralat untuk tidak jadi diliburkan. “Hal ini, dengan berbagai pertimbangan baik keselamatan dan mengganggu proses belajar mengajar dan akhirnya disepakati tidak seluruh guru yang ikut dalam kegiatan nusantara bersatu akhirnya hanya diwakili oleh PGRI (Persatuan Guru Indonesia) saja” terangnya. Dirinya menambahkan, untuk surat ralatnya memang sudah disebar tetapi dirinya menyayangkan juga dan mengintruksikan kepada guru atau kepala sekolah bahwa yang terlanjur mengetahui libur “Tolong diusahakan untuk dihubungi agar masuk dan libur memang tidak jadi,” pungkasnya. Sementara itu dari pantuan Memorandum di lapangan, banyak siswa maupun siswi terutama sekolah dasar yang hari ini tidak masuk sekolah karena sudah ada pemberitahuan libur dari guru. Padahal kondisi anak sekolah dasar sedang ujian tengah semester dan pastinya dengan libur yang tak pasti tersebut proses ujian bakal tertunda satu hari. (lang/ef)

Bupati Minta Warga Tak Ikut Demo 212 Tulungagung, Memorandum Untuk menjaga kerukunan dalam berbangsa dan bertanah air Kabupaten Tulungagung Rabu, (30/11) gelar kegiatan nusantara bersatu. Acara yang bertempat di Alun-Alun Tulungagung dan diikuti kurang lebih 3000 ribu orang terdiri dari siswa-siswi sekolah, ormas dan masyarakat umum ini bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam acara yang dimulai kurang lebih pukul 08.00 WIB tersebut juga dihadiri Forkompimda Tulungagung, Forum kerukunan umat beragama, KNPI, PGRI, GP Ansor, Ormas yang ada di Tulungagung dan masyarakat

umum. Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo berharap masyarakat Tulungagung menjaga kerukunan dan persatuanbangsasertamenghimbauagar tidak ikut hadir dalam kegiatan tanggal 2 Desember 2016. “Saya himbau kepada masyarakat Tulungagung khususnya agar tidak ikut demo ke Jakarta nantinya” pesan Bupati. Sementara itu Dandim 0807 Tulungagung Letkol Arm Brantas Suharyo, juga mengingatkan kepada warga masyarakat Tulungagung untuk tetap menjaga NKRI sebagai harga mati. Hal yang sama juga dilakukan oleh ketua forum kerukunan umat beragama, ketua KNPI, Ketua GP Ansor

dan Ketua PGRI Tulungagung. Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa Braja Paksa S.I.K yang juga hadir dalam acara nusantara bersatu menambahkan “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya. Dalam acara tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi, gelar kesenian dan kegiatan lain yang dapat memupuk rasa persatuan bangsa. Selain itu dalam berjalanya acara tersebut, semua para peserta gelar Nusantara Bersatu juga bisa menyantap makanan gratis yang sudah disiapkan. (ef/ kin/mad)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 11

M A D IU N R AYA BIRO MADIUN RAYA MELIPUTI NGANJUK, KAB/KOTA MADIUN, PACITAN, NGAWI, MAGETAN. KEPALA BIRO: Zainul Arifi n. WARTAWAN: Joko Wiyono, Ester Mardiana, Budi Suryanto, Dian Anggey Suraya, A. Fredi Prasetyo W, Danang Finantoko. EMAIL: Memomataraman@gmail.com. Telp: 082234539483. KANTOR: Jln. Munggut Peni.1 Blok.C.1. No.11 Perum. Mojopurno. RT 24/RW 06 Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun

Awali dengan Basmalah

Dr. H. Sudijo

S

osok Direktur Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun, Dr. H.Sudijo, M. Kes, ini terlihat energik, sehat dan berdedikasi. Sebagai direktur, ia bisa dibilang sukses dan bisa menjadi panutan semua bawahannya. Di awal karir, sosok kharismatik ini menjabat sebagai kepala puskesmas di Kabupaten Madiun, lalu menjadi Kasi Data Informasi Kanwil Jatim. Bermodal doa, kesabaran dan kepintarannya karirnya beranjak menjadi Direktur RSUD cabang Madiun, menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dan kini menjadi Direktur Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Dalam pelayanan pasien, Sudijo selalu menekankan membaca bacaan Basmalah dan keiklasan lahir bathin dalam bekerja. Tidak membedakan pasien dari golongan, suku, agama, ekonomi, semua pasien terlayani dengan sangat baik. Budaya petugas Medis untuk mengajak pasien dan keluarga pasien muslim agar selalu berdoa dan beristighfar merupakan suatu kewajiban. Dalam pelayanannya, Sudijo tetap menjalankan standart yang sudah ditetapkan dari Depkes, IDI ataupun organisasi kedokteran. Hanya kemasan dalam pelayanan yang dibuat berbeda, seperti program unggulan Home Care adalah Pelayanan Kesehatan dan Perawatan Terpadu yang berkesinambungan yang dilayani oleh Tim Home Care Siti Aisyah yang mana diberikan kepada Indivindu (Pasien) dan keluarga ditempat tinggal mereka. “Home Care bertujuan Untuk meningkatkan, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat penyakit,” katanya. (ags)

Warga Betet Minta Kandang Ayam Ditutup Nganjuk, Memorandum Puluhan tahun warga Dusun Barik Desa Betet kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk menahan geram pada Umariyani, pemilik kandang ayam di dekat pemukiman warga, tepatnya berjarak 20 meter dari lokasi pemukiman. Pasalnya kandang tersebut menimbulkan bau tidak enak dan memancing lalat. Puncak kemarahan warga terlihat pada Rabu (30/11) pukul 12.00 WIB, warga terdampak berjumlah sekitar kurang lebih 50 orang, mendatangi balai desa untuk meminta Kepala Desa Suhartini, bersikap bijaksana dan mengambil langkah menutup kandang, karena sebelumnya hal itu juga sudah dilaporkan ke polsek Ngronggot oleh salah satu pemuda Desa bernama Gendro Prasetyo (32). Mediasi berdurasi sekitar satu jam dan dihadiri oleh anggota Polsek, Babinkamtibmas dan Kades Suhartini, ternyata tidak membuahkan hasil. Saat dikonfirmasi, Binoro (63), yang mewakili warga RT/RW 18/05 mengatakan mempersilakan

untuk mengecek rumah warga yang terdampak. “Silahkan di cek di rumah warga terdampak, ribuan lalat berkeliaran gak ada berhentinya,” ujarnya. Binoro pun mengatakan bahwa dampak terasa hingga mencapai 250 meter dari lokasi kandang. Terpisah Umaryani menceritakan bahwa dirinya sudah mengupayakan untuk meminimkan lalat yang ada dengan cara menyemprot kandang dan kotoran. “Kalau suruh menghilangkan lalat secara total mana mungkin bisa wong itu ciptaan Tuhan, tapi paling tidak saya sudah memberi obat untuk membunuh telur lalat,” tandasnya. (est/zai)

Kandang ayam dan pertemuan mediasi di kantor Desa. (est)

Amankan Demo Susulan, Polres Ngawi Perketat Perbatasan Ngawi, Memorandum Beberapa tempat mulai dari terminal hingga wilayah daerah yakni Sine dan Mantingan yang merupakan perbatasan Jatim –Jateng, kini menjadi perhatian khusus ratusan personel Polres Ngawi. Hal tersebut upaya Polres dalam antisipasi kondisi jelang unras susulan jilid III di Jakarta. Penyekatan di berbagai ruang terus diupayakan agar tercipta suasana kondusif di wilayah Hukum Polres Ngawi itu sendiri. Kasat Sabhara Polres Ngawi AKP Setyo Wiyono menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan personel yang disiagakan di tempat khusus. Sasarannya adalah beberapa penumpang bus yang mengarah tujuan Jawatengah maupun Jakarta, serta beberapa kendaraan pribadi yang melintas juga tak luput dari operasi. “Kegiatan ini

Apel Nusantara Bersatu di Madiun

Bupati Ingatkan Jangan Mudah Terhasut Madiun, Memorandum Apel Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh Indonesia. Kota dan Kabupaten Madiun melaksanakan apel di Alun-Alun Mejayan, Kabupaten Madiun yang dihadiri ribuan peserta, diantaranya anggota Forpimda Kota/Kabupaten Madiun dan tokoh lintas agama, budayawan, pejabat di lingkup Pemkot/Pemkab Madiun, musisi, TNI dan Polri setempat, pelajar, dan mahasiswa, Rabu (30/11) Ribuan warga dari berbagai unsur tersebut bersatu padu menyerukan cinta tanah air Indonesia dan menjaga NKRI sampai akhir hayat. Semuanya menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu daerah sebagai wujud cinta budaya dan kebhinnekaan tunggal ika yang dimiliki Indonesia. Selain menyanyi lagu kebangsaan dan daerah, dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan berbagai atraksi. Di antaranya marching band, pencak silat seni dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) cabang Madiun, atrakrsi Yongmoodo Yonif Para Raider 501/BY, dan terjun payung dari Batalyon Komando Pasukan Khas (Yonko paskhas) 463. Bupati Madiun Muhtarom mengajak seluruh elemen masyarakat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “NKRI adalah harga mati. Bukan hanya slogan, tetapi juga dibuktikan dengan rasa nasionalisme kepada Indonesia. Sisi lain, kita tidak boleh terjebak dengan sesuatu yang dapat menghasut dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa oleh oknum tak bertanggung jawab,” ujar Bupati Muhtarom saat Apel Nusantara Bersatu. Senada dengan hal itu, Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Piek Budyakto dalam orasinya meminta masyarakat selalu waspada terhadap keberadaan oknum yang ingin memecah-belah NKRI. “Kita sebagai rakyat Indonesia harus waspada terhadap orang yang ingin memecah belah bangsa ini,” katanya. (zai)

Beberapa personel polres tampak memeriksa sejumlah kendaraan. (dwy)

Pemkot Madiun akan Bangun Rusunawa 300 KK Madiun, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendapat bantuan rumah susun sewa (rusunawa) dari pemerintah pusat dengan kapasitas 300 KK (Kepala Keluarga). Proyek miliaran itu akan dikerjakan awal tahun 2017 dan rencananya pembangunannya di jalan Manis Raya, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun bakal. Saat ini, proses pengurukan lahan seluas 6000 meter telah dilakukan. Sekda Kota Madiun Maidi mengatakan, persiapan lahan hingga pengurukan, semuanya diserahkan kepada Pemkot Madiun. Sementara untuk pembangunan, bersumber dari APBN. Untuk pengurukan lahan, Kata Maidi telah rampung. “Nantinya tahun 2017 kita mendapatkan proyek

dari APBN. Kita nanti dibangunkan Rusunawa untuk 300 KK dan ditempati masyarakat,” kata Sekda Maidi,pada wartawan. Saat ini pemkot masih mengurus proses perizinan. Sebab itu, ia berharap pada pelaksanaan proyek diawal tahun nanti tidak ada kemunduran. “Dengan kondisi ini tentunya tatkala di tahun 2017 SOTKnya gantim kepala dinasnya juga digeser, tetapi sebelumnya itu sudah kita siapkan semuanya. Dengan demikian, tentunya tahun 2017, tidak ada kemunduran kegiatan fisik, apalagi ini dana dari pusat,” katanya. Kendati persiapan lahan hingga pengurukan telah usai dikerjakan, namun Maidi belum mengetahui persis anggaran yang akan digelontorkan untuk pembangunan

Rusunawa tersebut. Pasalnya, proses Detail Engineering Design (DED) saat ini masih dibuat oleh pusat. “Mungkin antara Rp. 25 sampai Rp 30 miliar. Penyiapan lahan sudah,”tandasnya. Sekda berharap, proyek tersebut rampung akhir 2017 bersamaan dengan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwali), tentang rumah susun sewa. Sehingga, dapat langsung menampung warga yang saat ini masih banyak yang menempati fasilitas umum (fasum), seperti warga di Gang Puter, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. “Jadi 2017 sudah tidak ada lagi kesulitan. 2017 jadi Perdanya jadi, juga bangunannya. Warga yang menempati fasum, nanti kita arahkan kesana,” katanya. (ags/zai)

Puluhan Rumah Desa Sundul Terendam Magetan, Memorandum Banjir di Kabupaten Magetan tampaknya meluas. Selain terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kartoharjo, banjir juga menerjang Desa Sundul, Kecamatan Parang, Magetan, Rabu (30/11). Banjir terjadi setelah hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam hari. Selain itu, luapan sungai desa setempat yang tak mampu menampung air hujan. Beberapa kendaraan roda dua mogok, karena nekat menerjang banjir. Tidak hanya menggenangi jalan raya, banjir akibat luapan sungai desa setempat juga masuk ke rumah warga. Sedikitnya, ada 30 rumah warga yang terendam banjir, yang ada di RT 1 dan RT 2 Sundul, termasuk rumah miliknya. Beberapa warga terlihat sibuk membersihkan sampah yang masuk rumah, termasuk mengamankan barang-barang penting agar tidak terendam banjir. Salah satu warga desa setempat, Samijan mengatakan, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang cukup deras dalam beberapa hari terahir ini. “Sungai Sundul, tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke pemukiman warga dan diperparah dengan buruknya drainase di sepanjang jalan raya,” kata Samijan pada wartawan. Warga masih khawatir terjadi banjir lagi, karena intenstitas hujan yang masih tinggi. “Kami berharap, ada tindakan dari pemerintah, dengan mengeruk sungai atau memperbaiki drainase sepanjang jalan raya,” tandasnya. (pp/zai)

kita lakukan mulai hari senin kemarin hingga tanggal dua desember nanti, tak lain merupakan antisipasi demi terciptanya suasana yang selalu kondusif,” latanya, Rabu (30/11). Target yang menjadi sasaran dalam operasi kali ini adalah barang bawaan yang berupa senjata tajam, bahan peledak maupun senjata api. Operasi itu sendiri juga tidak akan mengenal waktu baik malam maupun siang secara kontinyu. Beberapa orang pun sempat terjaring dalam operasi tersebut, namun tidak terindentifikasi membawa senjata tajam melainkan hanya identitas diri yang tertinggal. “Terkait identitas diri yang tertinggal, karena tidak kita ketemukan unsur dari target operasi kita, mereka kita persilahkan melanjutkan perjalanan kembali,” tambahnya. (dwy)

Lokasi rencana pembangunan Rusunawa.

Salah satu titik kerusakan di Jalan Soco-Dadapan. (dwy)

Jalan Soco-Dadapan Rusak Parah Ngawi, Memorandum Hingga kini masih belum adanya tindakan serius dari pihak Dinas PU terkait kerusakan jalan Soco-Dadapan yang semakin parah. Warga kesal dan kecewa jalan tersebut tak segera diperbaiki dan pihak dinas terkait seolah tutup mata. Kondisi jalan alternatif itu banyak kubangan yang serta tonjolan batu. Bahkan menurut warga setempat tak sedikit yang mengalami kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut. “Kemarin malam ada pengendara sepeda motor jatuh dijalan ini. Katanya tidak tau kalau jalannya rusak,”

kata Basori (38), warga Ngrancang pada Memorandum. Bari (45), salah satu pengguna jalan setempat mengaku jengkel dengan kondisi jalan tersebut, pasalnya dengan kondisi jalan rusak itu kendaraannya terpaksa mengalami putus casis. Memang bila diamati dari dekat jalan tersebut sebenarnya tak ubah seperti kolam. Sekitar lebih dari dua puluh titik mengalami kerusakan yang tak layak dilalui. “Lha iya jalan rusak seperti ini kok dibiarkan saja, apa harus menunggu korban jiwa yang banyak baru ambil tindakan perbaikan,” keluh Bari. (dwy/zai)

Maksimalkan Pariwisata untuk Dongkrak PAD Pacitan Pacitan, Memorandum Kabupaten Pacitan selama ini banyak dikenal sebagai daerah tujuan wisata lantaran memang berbagai destinasi wisata banyak dijumpai di daerah berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa tersebut. Namun demikian, pengelolaan objek-objek wisata di Pacitan dipandang masih perlu banyak penyempurnaan. Hal ini diungkapkan H. Effendi

Budi Wirawan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pacitan. “Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemkab Pacitan melalui SKPD terkait, dalam mengembangkan potensi-potensi pariwisata. Akan tetapi, masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi lagi,” ujar Effendi dalam siaran persnya, Rabu (30/11). Menurut dia, potensi pariwisata di Pacitan, diakuinya cukup banyak.

Mulai pantai, goa, serta berbagai destinasi lainnya yang dipandang sangat berpotensi sebagai pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Akan tetapi, harus diakui, komposisi PAD di Pacitan masih didominasi dari sektor lain. “Ini yang semestinya diperhatikan oleh banyak pihak. Bagaimana sektor pariwisata dapat dikelola secara lebih baik agar berdampak secara ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.

Akan tetapi, lanjutnya, pengembangan dan pengelolaan pariwisata di Pacitan, juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lain. Seperti halnya masuknya budaya luar, yang berpotensi merusak moralitas generasi bangsa. Persoalan tersebut juga tidak boleh dikesampingkan, meski di lain sisi pengembangan pariwisata memang harus berjalan secara masif. “Jangan sampai dengan pengem-

bangan dan pengelolaan pariwisata secara masif, akan merusak budaya lokal yang selama ini sangat dipelihara,” tegas pentolan Partai Golkar, tiga periode itu. Menurut Effendi, pengelolaan semua objek wisata di Pacitan sudah sangat baik. “Hanya perlu penyempurnaan, agar lebih berdampak terhadap roda ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/rif)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 12

OASE

Membuat Karangan Pendek

Orang tuamu, suamimu, istrimu, sudaramu, dan anak-anakmu punya uzur masing-masing sehingga tak selalu bisa mendukungmu. Hanya orang-orang yang beriman yang paham kepada siapa harus minta tolong dan tahu bagaimana caranya. Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. (QS Al-Baqarah 153)

T

O

T

A

L

BU Guru minta para muridnya membuat sebuah karangan pendek. Dengan Judul: “Sesudah dewasa nanti aku akan bekerja apa dan menjadi apa?” Ateng: (Menulis) “Aku sesudah dewasa akan menjadi seorang polisi, membantu warga

menangkap orang jahat.” Bu Guru: (Penilaian) “Angan-anganmu ini sangat baik, namun kamu besok harus lebih memperhatikan Gareng, teman sebangkumu, ia mengatakan sesudah dewasa ia akan merampok bank.”

9. Telur Ayam Nah, telur ayam adalah salah satu medium yang digunakan dukun untuk menempatkan mantranya pada tubuh korban. Banyak yang percaya bahwa santet dengan darah atau hewan yang bernyawa ini akan lebih kuat dan bertahan dalam tubuh penerima santet. 10. Kertas Mantra Kalau kertas ini sudah jarang digunakan, tapi juga tak kalah ampuh. Korban tidak sadar bahwa ada kertas mantra terselip di rumah atau tasnya atau di manapun dekatnya. Hal ini dikarenakan kertas tersebut dikirim menggunakan makhluk halus. (*/bersambung)

tetangga, Ableh dan istri polisi sebut saja Menik (26), memang sering bertemu. Kemudian semakin dekat dan tubuhpun melekat di kamar. Aman? Tentu saja aman, soalnya Ableh punya

catatatan jam berapa kamar rumah Pak Polisi itu dinas dan Menik yang sintal itu menunggu di kamar. Beberapa bulan sejak keduanya merajut tali asmara, tepatnya Senin kemarin, sang suami pamit dinas. Sekitar pukul 10.30 Wita, pulang dan sampai rumah langsung mengetuk pintu kamar lantas membukanya. Lhadalah, Menik hanya pakai kain sarung tanpa baju

tanpa celdam (celana dalam). Able Cuma bercelana pendek dan singlet. Sembunyi di bawah kolong tempat tidur. Perkara nikmat sesaat alias perzinahan itupun di laporkan sang suami ke Polres Bone. Ableh dan Menik digelandang ke mapolres. Saat diperiksa keduanya mengaku telah berhubungan intim. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung menyebutkan, pihak Polres Bone sudah

mengamankan oknum guru MAN dan istri anggota polisi yang kedapatan berselingkuh oleh suaminya sendiri. Namun beberapa warga

yang marah akibat perselingkuhan itu , tengah malam sekitar pukul 0030, membakar rumah oknum guru tersebut. Untuk api bisa cepat dipadamkan. (*/pi)

Jaksa Tuntut La Nyalla 6 Tahun Penjara Jakarta, Memorandum Mantan Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti dituntut 6 tahun penjara.

Setelah membacakan isi tuntutan selama 3 jam lebih, jaksa penuntut umum (JPU) menyebut, La Nyalla terbukti melakukan

tindak pidana korupsi, dengan memperkaya diri sendiri dengan total Rp 1.105.577.500. “Agar Hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa La Nyalla Mattalitti selama 6 tahun penjara. Ditambah pidana denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan,” kata JPU Didik Farkhan di PN Tipikor, seperti dkutip dari detik. com Rabu (30/11). Bahkan jaksa menuntut hukuman tambahan membayar biaya pengganti Rp 1,1 miliar, dengan ketentuan bila tidak dibayar, paling lama 1 bulan maka hartanya dapat disita dan dilelang oleh negara. “Jika tidak ada hal yang bisa diganti untuk membayar, maka diganti pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan,” tambah jaksa. Pidana tambahan itu didasari bukti bahwa La Nyalla menguntungkan diri sendiri sebesar Rp 1.105.577.500, sehingga jumlah biaya pengganti sama banyaknya dengan uang yang dia peroleh itu. Jaksa men-

FOTO: ISTIMEWA

8. Hewan Liar Hewan liar yang bisa melukai dan membunuh manusia dikirim untuk melukai korban santet. Misalkan tibatiba di tengah malam kamar korban akan ada ular atau kelabang, bahkan kalajengking. Hewan-hewan tersebut adalah kiriman.

erselingkuh itu tidak gampang. Paling tidak harus punya keberanian dan mau menanggung resiko yang bakal terjadi. Ini yang dilakoni sebut saja Ableh (40), asal Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Oknum guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) itu cums berbekal senjata rambal (rayuan gombal), istri anggota Polisi pun lengket. Ceritanya, karena ber-

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Nikmati Kamar Tetangga, Berbuah Api Santet dan Penangkalnya (2) B

La Nyalla Mahmud Mattalitti

egaskan bahwa sejak tahun 2011 hingga tahun 2014, La Nyalla telah mengambil keuntungan dari dana hibah dan bantuan sosial atas nama Kadin Jatim ke Pemprov Jatim. “Sesuai fakta-fakta yang terungkap di persidangan yang diperoleh dari keterangan saksi, keterangan terdakwa, dan dari keterangan ahli, telah diperoleh fakta bahwa Kadin Jawa Timur telah menerima dana hibah sejak tahun 2011 sampai tahun 2014. Dengan rincian sebagai berikut, tahun 2011 sebesar Rp 13 miliar, pada tahun 2012 sebesar Rp 10 miliar, tahun 2013 sebesar Rp

15 miliar, dan pada tahun 2014 sebesar Rp 10 miliar,” lanjut Didik. Didik menuturkan dana hibah sejak tahun 2011 hingga tahun 2014 itu telah dicairkan semuanya. Bukti tersebut berdasarkan cek yang ditandatangani oleh La Nyalla bersama Diar Kusuma Putra, selaku Wakil Ketua Bidang Pengembangan Jaringan Usaha Antar Provinsi Kadin Jatim, dan mantan Wakil Ketua Bidang ESDM Kadin Jatim Nelson Sembiring. Dia mengatakan total dana hibah yang dikirim dari Pemprov Jatim kepada Kadin Jatim sebanyak Rp 48 miliar. Dana tersebut

masuk dalam APBD 2011-2012 dan APBD 2012-2013. Sementaraitu,salahsatukuasa hukum La Nyalla M Mataliti, Aristo Pangaribuan menyatakan, apayangditudingkanjaksaadalah tidakbenar.Baikituterkaitdengan pengembalian uang sebesar Rp 5,3miliar,hinggatudinganbahwa LaNyallalahyangmenjadimaster mind kasus tersebut. “Masak pak Nyalla dituduh memperkaya orang lain, tapi Cuma mendapatkan keuntungan Rp 1,1 miliar. Itu kan gak masuk akal. Itu besok yang akan kita tuangkan dalam pledoi minggu depan,” ungkapnya. Dalam kasus ini La Nyalla dijerat jaksa melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UndangUndang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UndangUndang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 KUHP. (*/tyo)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 13

KOTA SURABAYA

Ketua Hanura Jatim Dilaporkan Kader ke Polda BK Tak Gubris PAW Edi Rachmat

Surabaya, Memorandum Jelang tutup tahun, DPD Partai Hanura Jatim yang dipimpin Kelana Aprilianto terus diterpa persoalan internal. Kasus demi kasus dipastikan bias mengganggu eksistensi partai politik yang didirikan mantan Pangab Jendral (TNI) Purn Wiranto. sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP. Dalam laporan ke Polda Jatim dengan nomor:LPB/1342/ XI/2016/UM/Jatim itu telah diterima oleh KA Jaga A SPKT Polda Jatim Kompol Daniel Hutagalung,  Bersambung ke halaman 14 

FOTO: ISTIMEWA

Kali ini, Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto harus berurusan dengan Kepolisi. Sebab politisi asal Kota Pasuruan ini, dilaporkan Dondin Maryasa Adam dan Puajiantoro (Wakil Ketua DPD Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan) atas perkara dugaan tindak pidana penghinaan lisan dan atau pencemaran tertulis

Kembalikan Surat DPC Hanura Surabaya Surabaya, Memoandum Setelah beberapa hari surat pergantian antar waktu (PAW) Edi Rachmat belum tersentuh, Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya, Rabu (30/11) akhirnya melakukan klarifikasi terhadap surat yang dilayangkan oleh DPC Partai Hanura Surabaya. BK mengun Bersambung ke halaman 14 

Kelana Aprilianto

Ayam Panggang Rica-Rica PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Agama Islam, Spiritual, Hukum dan Narkoba, serta Kuliner, secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: konsultasimemorandum@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081238620301 atau mengirimkan surat lewat pos dengan menempelkan guntingan kupon yang tersedia ke redaksi Jl. Karah Agung 45 Surabaya, Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Rubrik konsultasi Kuliner, diasuh oleh Erik Marsudi Utomo, Pemilik Rumah Makan Ayam Bakar Pak “D”.

AYAM rica-rica adalah salah satu makanan khas Manado, Sulawesi Utara. Kata rica berasal dari bahasa Manado yang berarti pedas atau cabai. Sehingga, rasa dari masakan ini pasti pedas meski sangat beragam cara memasaknya. Ayam rica-rica biasa disajikan dengan nasi dan bahan pelengkap seperti bawang goreng dan mentimun. Cara memasak: Bahan: 1 ekor ayam, saya pakai ayam organik potong menjadi 8 bagian, atau sesuai selera masing-masing. Pertama, cuci ayam di bawah air mengalir.

Bersihkan ayam dari bagian dalam perut, dan selasela kulit sampai bener-bener bersih. Ulangi 2-3 kali, lalu siapkan baskom kosong, masukan ayam dan tabur dengan beberapa sendok tepung terigu, garam dan cuka. Terus , campur semua bahan dan gosok-gosokan pada ayam dan beri sedikit air lalu rendam sebentar kurang lebih 15 menit. Kemudian, cuci daging ayam di bawah air mengalir dan bilas sampai bener-bener bersih. Tiriskan dan lumuri daging ayam dengan perasan jeruk nipis dan garam. Lalu, biarkan kurang lebih sampai satu jam agar  Bersambung ke halaman 14 

Dewan Upayakan Anggaran MPAK 2017 untuk Wujudkan Trem Surabaya, Memorandum Meski rencana mewujudkan angkutan massal cepat (AMC) di Surabaya tidak masuk dalam rencana anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) 2017 yang tengah dibahas, kalangan dewan mengupayakan rencana itu bisa masuk dalam mendahului perubahan anggaran keuangan (MPAK) 2017. Sebab, dalam RAPBD Kota Surabaya, Trem tidak Armuji masuk dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS). Dalam KUAPPAS itu, rencana trem tidak dimasukkan. Tidak bisa mata anggaran itu kemudian diselipkan pada RAPBD. Kendati demikian, demi kepentingan yang lebih besar kepada masyarakat kota dan demi terwujudnya moda transportasi massal yang ideal, dewan akan men-

gupayakan. “Rencana itu harus kami dukung. Moda transportasi umum yang nyaman ini, sangat diperlukan. Nanti bisa kita masukkan dalam MPAK,” beber Ir Armuji, MH, Ketua DPRD Kota Surabaya, Rabu (30/11). Saat ini, DPRD Surabaya tengah bekerja keras untuk menetapkan RAPBD 2017. Anggaran belanja Surabaya ini harus didok pada akhir November ini. Yang menjadi perhatian serius salah satunya adalah rencana pembangunan trem. Namun saat pembahaaan rencana RAPBD itu, pemkot tak memasukkan trem ke KUA PPAS. “Ini masukan untuk Pemkot besok lagi harus lebih prepare untuk anggaran untuk kepentingan rakyat Surabaya ini,” sambung politisi PDI Perjuangan ini. Trem adalah proyek nasional. Namun dalam perkembangannya, proyek untuk merealisasikan transportasi masal bebas macet di Surabaya itu harus melibatkan Surabaya.  Semula akan didanai pusat langsung. Namun dalam perkembangannya perlu peran Pemkot Surabaya. Semula Pemkot

Ketua DPRD Surabaya Ir. Armuji menandatangani APBD 2017 disaksikan Wali Kota Surabaya Ir. Tri Rismaharini (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Masduki Toha, Dharmawan, dan Ratih Retnowati (kanan).

melalui Bappeko tidak pernah melibatkan dewan atas rencana trem. Armuji menegaskan, DPRD menyanggupi pembiayaan dari APBD sebvesar 30 persen untuk pembangunan

DPRD Tak Diajak Koordinasi

W

akil Ketua DPRD Surabaya, Darmawan menuturkan, bahwa selama ini Beppeko tidak pernah koordinasi dengan dewan. Rencana trem itu juga tak dipresentasikan di dewan. “Makanya wajar jika dewan tidak akan menyetujui anggaran trem si APBD 2017. Tidak ada di KUA PPAS. Pelajaran juga, jangan pelit koordinasi dengan dewan karena mengangkut masyarakat,” tambah Aden—panggilan akrab politisi Partai Gerindra ini. Masduki Toha, Wakil Ketua DPRD juga menyesalkan rencana penganggaran trem. Selain akan menyetujui saat sebelum perubahan anggaran nanti, Masduki minta ada Sharing ideal penganggaran trem dengan pusat. Komposisi anggaran dalam komposisi pendanaan trem idealnya menurut Masduki, 70: 30. Kebutuhan anggaran trem adalah Rp 2,4 trilliun. “Kekuatan APBD kita adlaah Rp 8,3

trilliun. Masak harus tersedot banyak di trem,” kata Masduki. Ratih Retnowati wakil ketua DPRD menuturkan bahwa sudah saatnya Surabaya memiliki pilihan moda transportasi yang nyaman dan bebas macet. Pilihan utama adalah trem. “Namun perlu dukungan anggaran. Sebaiknya pemkot juga harus menghargai mekanisme anggaran ini,” kata Ratih. Sementara itu, anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya Vinsensius Awey mengatakan Pemkot Surabaya harus konsisten dalam pendanaan trem yang dulu sudah disepakati dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada tanggal 23 September 2015 adalah sepenuhnya didanai oleh APBN. “Sesuai kesepakatan yang dibuat oleh Kemenhub, Pemkot dan PT. KAI bahwa pendanaan Rp 2.3 Triliun itu adalah 100 % beban APBN, peran KAI adalah di pengerjaan fisik sampai dengan operasional. Sedangkan peran

Pemkot hanya di persiapan pra proyek seperti halnya persiapan FS, DED, sosialisasi displin berkendaraan, bangun Park & Ride terintegrasi, membangun penunjang sistem trem yakni Trunk & Feeder, penerapan angkutan kota dengan sistem “by the service” serta subsidi tiket (public service obligation),” ujar Vinsensius. Lanjut Awey—begitu biasa disapa mengatakam, dari situ sudah jelas apa peran pemkot dalam proyek Trem tersebuti. “Kalau lantas dikemudian hari dibebankan juga ke APBD berapa persen dari total pendanaan APBN, tentu kami keberatan. Perlu diketahui bahwasannya dari awal dewan tidak diajak bicara mengenai jenis Trem yang dijadikan sebagai moda transportasi kota Surabaya untuk jalur Utara - Selatan. Apalagi banyak kalangan dewan yang tidak memilih Trem sebagai moda trasportasi yang bisa mengurai kemacetan,” sahutnya. Menurutnya, banyak kalangan

dewan yang lebih menyetujui MRT (Mass Rapit Transit) atau Monorail atau LRT (Light Rail Transit) sebagai moda transportasi kota Surabaya, karena jalur yang digunakan transportasi umum berbasis rel tersebut tidak berada di ruas jalan yang sama dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan angkutan umum lainnya. “Beda halnya transportasi umum jenis Trem ini beroperasi diruas jalan yang sama drngan kendaraan pribadi lainnya. Itu tentu beresiko tinggi mengingat kedisiplinan berkendaraaan bagi sebagian masyarakat kita masih rendah,” tandasnya. Soal sharing pendanaan APBNAPBD, Awey menilai tetap terlalu memberatkan APBD Surabaya, meskipun itu multiyears. “Biayanya tetap besar. Saya berpendapat perlu ditinjau ulang dan teman teman dewan juga jangan begitu mudah untuk mengiyakan nantinya. Sekali lagi perlu dikaji ulang. Anggarannya besar,” pungkasnya.(*/mik)

trem. Sementara yang 70 persen akan ditanggung oleh APBN. “Kalau 70:30 persen bolehnlah. Tapi kalau 60:40 persen, sangat berat,” selorohnya. Namun kerjasama itu harus ada kerjasama dari berbagai pihak. Sehingga pemkot tidak terbebani. Carannya dengan menggandeng swasta. “Terus terang kami sangat optimis pembangunan trem dapat terwujud, dan tidak sekedar wacana,” imbuhnya. Masih kata Armuji, jika pembangunan trem ini sangat dibutihkan oleh masyarakat. Moda angkutan massal

cepat (AMC) ini sangat cocok dengan kondisi Surabaya yang mulai padat. “Kalau dibiayai penuh APBN, tidak bisa. Karena pengerjaan itu butuh biaya tinggi,” tandasnya. Jika nanti pembangunan trem dalam pengerjaannya disokong APBD Surabaya sebesar 30 persen, maka pengerjaan pembangunan trem itu akan dilakukan secara multiyears . Sehingga dalam pengerjaan yang diprediksi memakan waktu tiga tahun itu diperkirakan menelan biaya Rp 400 miliar untuk setiap tahunnya. (*/mik)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 14

SEPUTAR SURABAYA

Lindungi Hak ODHA, Revisi Perda HIV/AIDS Jaga Stabilitas Politik dan Demokrasi Pakde Karwo Raih Anugerah Indek Demokrasi Surabaya, Memorandum Kondisi politik dan demokrasi yang naik turun di tanah air, ternyata tidak banyak berpengaruh di Jawa Timur. Kemampuan Jatim menjaga suasana aman dan nyaman, membuat Gubernur Jatim Soekarwo Anugrah Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2016 bagi provinsi berprestasi dari pemerintah pusat melalui Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dari Menko Polhukam Jend TNI (Purn) Wiranto pada acara pemberian anugrah dan sosialisasi hasil Indeks Demokrasi Indonesia di Puri Ratna Ballroom, Grand Sahid Jaya Hotel, Jl. Jendral Sudirman Kav. 86 Jakarta, Kamis (30/11) malam. Capaian IDI Prov. Jatim terus meningkat sebesar 6.54 poin dari capaian sebesar 70.36 pada tahun 2014 tumbuh menjadi 76.90 pada tahun 2015. Bahkan, capaian IDI Prov.Jatim tahun 2015, melebihi nasional yang hanya sebesar 72.82 persen. Penilaian tersebut didasarkan pada rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tentang IDI bersama Kemenko Polhukam dengan kementrian/lembaga pada tanggal 3 Agustus 2016 yang lalu. Pakde Karwo menegaskan, bahwa kesuksesan menjaga demokrasi di Jatim yakni adanya ruang publik yang dibangun sehingga masyarakat bisa tersampaikan aspirasi-aspirasi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. Maka, dialog menjadi kata kunci di dalam setiap menyelesaikan segala permasalahan yang timbul. “Di Jatim tidak pernah ada pertikaian antar partai politik sehingga suasana yang tumbuh dapat dirasakan secara kondusif, harmonis, aman dan nyaman. Tidak ada faksi-faksi, tapi faksi Jawa Timur. Artinya, semua partai politik berkumpul menjadi kekuatan yang bernama Jatim. Itulah yang kami namakan keseimbangan. Akan tetapi, jika keputusan yang diambil melibatkan satu unsur, maka musyawarah mufakat menjadi

jalan terbaik,” ungkapnya. Soekarwo mempertegas, penbghargaania terima melalui tiga aspek yang di ukur dalam capaian IDI. Ketiga aspek tersebut meliputi aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik dan aspek lembaga demokrasi. Aspek kebebasan sipil di Jatim terlihat dari meningkatnya kebebasan berkeyakinan dan kebebasan dari rasa diskriminasi. Indeks aspek kebebasan sipil ini mengalami peningkatan sebanyak 85.26 persen pada tahun 2015 dibanding pada tahun 2014 sebesar 81.26 persen. Aspek politik bedasarkan data BPS dari tahun 2014 sebesar 56.29 persen meningkat menjadi 67.44 pada tahun 2015. “Salah satu indikatornya terlihat dari berkurangnya jumlah demonstrasi yang berujung pada tindak kekerasan. Selain itu, bertambahnya pengaduan masyarakat pada penyelenggaraan pemerintahan. Sementara untuk, aspek lembaga demokrasi, pada tahun 2014 sebesar 78.54 persen meningkat pada tahun 2015 sebesar 81.39 persen. Pakde Karwo mendeskripsikan, bahwa indeks variable yang naik berkat hubungan yang harmonis antara peran Eksekutif dan Legeslatif (DPRD) di Jatim. Sementara itu, Menkopolhukam Wiranto mengatakan, demokrasi bisa berkembang dengan baik dan sempurna jika kesejahteraan masyarakat terpenuhi. Ia menjelaskan, bahwa demokrasi merupakan keterpaduan antara kebebasan dan kewajiban. Kebebasan dan kewajiban harus berjalan seimbang, tidak melebihi dari aturan dan supremasi hukum yang berlaku di Indonesia. Penghargaan IDI ini, lanjut Wiranto menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia telah berjalan dengan baik.“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada daerah yang telah mendapatkan anugrah IDI ini. Semoga bisa menular kepada daerah lain yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (day)

Ketua Hanura Jatim Dilaporkan Kader ke Polda tertanggal 10 Nopember dengan nomor tanda bukti nomor:TBL/1343/XI/2016/ UM/Jatim. Pujiantoro ketika dikonfirmasi lewat telepon seluler mengatakan, kasus yang ia laporkan segera di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). “Agar kasus ini lebih jelas, minggu depan kami akan datang ke Polda untuk BAP,” ujar Pujiantoro. Ditegaskan, untuk kasus ini pihaknya tidak main-main, dan tak mau diintervensi pihak manapun. “Ini hak prerogatif

karena kita diperlakukan tidak adil, dan difitnah,” tandasnya. Seperti diketuhui kasus ini dipicu saat DPC-DPC se-Jatim menggelar musyawarah cabang (muscab).Saat itu, Dondin Maryasa dan Pujiantoro turun langsung ke daerah-daerah memantau pelaksanaan musda tersebut. Tapi ada tudingan dari Kelana jika mereka meminta-minta uang ke DPC-DPC. Lantas, keduanya dilaporkan ke DPP, hingga berbuntut keduanya digusur dari jabatan masingmasing. “Nama baik kami

benar-benar tercoreng. Seharusnya, Pak Kelana klarifikasi lebih dulu ke kami, benar atau tidak kabar itu. Makanya, laporan ini tidak main-main, apalagi menyangkut pasal 310 dan 311 KUHP,” imbuhnya. Sebelumnya konflik setelah diguncang penolakan Edi Rahmat sebagai Plt Ketua DPC Hanura Surabaya, dan keabsagan Warsito sebagai sekeretaris DPD Hanura Jatim, serta beredarnya foto-foto sejumlah pengurus DPD Hanura Jatim menggelar pesta miras (bir) di Hotel Maharaja Lumajang,

untuk yang sudah terlanjur terjangkit HIV/AIDS tetap bisa bekerja. “ODHA jangan dikucilkan. Mereka juga tetap punya hal untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak kasus ODHA ini ketika ketahuan, akan dikeluarkan oleh perusahaannya. Itu akan kita kawal,” tegas politisi Partai Gerindra ini. Penyebaran HIV/AIDS ini setiap tahun memang semakin memprihatinkan. Untuk mencegah penyebarannya perlu dilakukan upaya, salah satunya berupa pendidikan seks usia dini. “Sebenarnya kalau di luar negeri, pendidikan seks ini

dr Benyamin

sudah diberikan sejak SMP. Anak-anak yang sudah mulai pubertas ini perlu diberitahui jangan melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan tertular HIV/AIDS,” lanjut dia. Benyamin mengaku, sangat prihatin jika ada yang mencari informasi di internet atau malah pada teman-temannya. Informasi yang benar terkait seks ini seharusnya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan. (day)

Enceng Gondok Sumbat Sungai Undaan Surabaya, Memorandum Enceng gondok tumbuh meluas di sepanjang sungai Jalan Undaan, menyebabkan saluran air di sungai menjadi tersumbat. Kondisi sungai semakin kotor, karena sampah yang di buang warga ke sungai. “Enceng gondok bisa dipenuhi sampah plastik,” kata Muhammad Imron (44) satgas DKP. Rumput liar yang juga sering memenuhi sungai, menyebabkan sungai terlihat kumuh. “Tanaman liar di cabuti biar terlihat bersih,” katanya. Petugas DKP harus masuk ke dalam sungai untuk mencabuti tanaman liar tersebut. “Satu orang masuk sungai untuk memotong tanaman menggunakan arit,” kata Agus Mujaidin (30). Tanaman yang sudah terpotong kemudian kemudian dikeluarkan dari

FOTO: MEMORANDUM/ANGGA

Pakde Karwo menerima Penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dari Menkopolhukam RI, Jendral TNI (Purn) Wiranto di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Anggota Komisi E DPRD Jatim dr Benyamin mengungkapkan, Perda HIV/AIDS yang sudah ada masih perlu disempurnakan. “Dalam Perda itu nanti akan kita tekankan pada preventif dan promotif,” terang dr Benyamin. Lanjut dr Benyamin, dalam usulan revisi komisi yang membidangi kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan di Jatim ini, tidak hanya fokus pada pengobatan yang sulit dan cost yang tinggi. “Namun kita juga menekankan pada cara pencegahan dan promosi bahaya dan penanganan penyakit itu,” ujar dia. Ditegaskan, penting pula

Wakil Menlu RI Apresiasi Capaian Pajak di Surabaya FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Surabaya, Memorandum Komisi E DPRD Jatim terus melakukan pembenahan terhadap Perda HIV/AIDS. Revisi dilakukan untuk memperjuangkan nasib Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA) agar mendapatkan haknya seperti orang lain.

Satgas DKP bersihkan Sungai Undaan.

sungai menggunakan jarring yang diikatkan pada bambu. “Tanaman kemudian diangkut menggunakan gerobak untuk dikirim ke Depo,” katanya. Cara ini dilakukan karena akses yang di bersihkan tidak dapat dilalui oleh alat berat. “Kalau pakai alat berat takut ambril plengsengannya,” katanya. Tak jarang, satgas yang

masuk ke dalam sungai sering terkena pecahan kaca yang dibuang ke sungai. “Kadang kaki juga kena potongan kayu yang berada dalam lumpur sungai,” tambahnya. Kegiatan ini merupakan tugas rutin yang di lakukan satgas DKP Suraba1ya. Selain terlihat bersih, hal ini juga salah satu cara untuk mencegah banjir saat musim hujan. (cr1)

Surabaya, Memorandum Capain pajak daerah di Kota Surabaya mendapat apresiasi Wakil Menteri Luar Negeri RI, Abdurrahman Mohammad Fachir. Hal tersebut diungkapkan dalam acara Annual Forum on Developing Countries Policy and Tax Cooperation for Agenda 2030, di Hotel JW Marriot, Rabu (30/11). “Saya senang agenda ini diselenggarakan di Surabaya. Ini bukan sebuah kebetulan diselenggarakan di sini. Karena itu kami sangat apresiasi,” tegas AM Fachir seusai opening ceremony. Ia mengatakan dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia, Surabaya lebih tinggi capaian nya dari sisi indeks pembangunan dan juga dari sisi capaian peningkatan pajak. Maka wajar Surabaya menjadi tuan rumah acara yang digelar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bersama dengan South Center (think tank internasional yang berpusat di Jenewa) dan diikuti 32 negara berkembang. Lebih lanjut, AM Fachir menegaskan, acara ini bertujuan untuk saling berbagi tentang kebijakan dan kerja sama terkait pajak. Semangatnya adalah upaya memberdayakan publik untuk ikut di dalam pembangunan di berbagai bidang. Dan, salah satu yang menjadi persoalan adalah bagaimana mmebiayai program tersebut. Salah satunya dengan pajak. “South Center kemudian meminta Indonesia untuk menjadi host dari pertemuan pertama yang diikuti 32 negara ini. Dengan kondisi dunia seperti sekarang, terutama kondisi ekonomi nya yang melambat, ini penting untuk memobilisasi sumber daya yang ada,” sambung AM Fachir. Sedangkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku senang bisa berbagi pengalaman dalam menyelesaikan berbagai macam masalah perkotaan, utamanya tentang kebijakan pajak. Wali kota menjelaskan bahwa dalam membuat kebijakan pajak (tax policy), bergantung kondisinya. Dia mencontohkan, ketika ekonomi melambat, Pemkot Surabaya tidak menaikkan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). “Baru kalau ekonomi naik, saya naikkan. Jadi tidak setiap tahun naik, bergantung kondisi ekonominya. Tapi kenapa bisa tercapai dan relatif bsia membiayai program yang kami buat di Surabaya? Itu bagaimana intensifikasi serta bagaimana me-manage uang sehingga uang itu bisa maksimal penggunaannya,” jelas wali kota. Senior Advisor on Finance and Development South Centre, Manuel F Montes, menambahkan, agenda yang dihadiri perwakilan negara-negara dari Afrika, Amerika Latin dan juga Asia ini akan menjadi event reguler. Forum di Surabaya ini merupakan yang pertama dan nanti akan dibuat forum tahunan. “Kami sampaikan terima kasih khusus kepada Pemerintah Kota Surabaya yang telah mendukung acara ini,” ujarnya. (udi)

BK Tak Gubris PAW Edi Rachmat dang Sekretaris Hanura, Agus Santoso. Ketua BK Minun Latif menjelaskan klarifikasi kali ini

Sambungan dari halaman 13 Minggu (23/11) lalu, dan kasus ini sudah di tangan Ketua Umum DPP Wiranto, kini muncul persoalan lagi. Terpisah Klana Aprilianto mengatakan, terkait apa yang dilaporkan terhadap dirinya. “Terkait apa ya mas,” kata Kelana pada Memorandum melalui pesan whatsap telepon selulernya, Rabu (30/11) petang. Dihubungi melalui pesan elektornik ke handpone miliknya, politisi asal Pasuruan ini yang sempat maju pilwali Kota Pasuruan ini, belum memberikan jawaban. (be/day)

untuk memastikan keabsahan surat dari DPC Hanura. Sebelumnya, rencana klarifikasi dijadwalkan pada hari Senin (28/11) lalu. “Tadi (kemarin,red), kita sudah melakukan klarifikasi,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, kemarin. Hasilnya, diputuskan BK untuk mengembalikan masalah pengajuan PAW ke Hanura Surabaya. Mengingat pengajuan Pergantian antar waktu terhadap Edi Rahmat, merupakan masalah internal. “Jalan keluar dari masalah ini ada di internal partai yang bersangkutan. Makanya kita kembalikan,” jelasnya. D a l am ke s e mp at an itu,Minun menilai ada salah prosedur dalam PAW yang diajukan DPC Hanura Kota Surabaya. Dimana pergantian antar waktu yang diajukan ternyata langsung berasal dari

Sambungan dari halaman 13 DPC. Sesuai dengan mekanisme yang berlaku selama ini, surat pengajuan PAW harus berasal dari DPP partai bersangkutan sebagai induk organisasi. Termasuk dilengkapi surat persetujuan dari DPD Hanura Jawa Timur. “Ini menyalahi prosedur jadi permasalahan kita kembalikan,” tandas Anggota Komisi A ini. Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Surabaya, Agus Santoso membantah jika surat pengajuan pergantian antar waktu (PAW) terhadap Edi Rahmat yang dikirimkan ke DPRD Surabaya menyalahi prosedur. Sebelumnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya, Minun Latif menilai PAW yang diajukan DPC Hanura Kota Surabaya menyalahi prosedur. Dimana surat pergantian antar waktu

yang diajukan ternyata langsung berasal dari DPC. Padahal sesuai dengan mekanisme yang berlaku selama ini, surat pengajuan PAW harus berasal dari DPP partai bersangkutan sebagai induk organisasi. Termasuk dilengkapi surat persetujuan dari DPD Hanura Jawa Timur. “Soal salah prosedur saya kira tidak ada,” bantah Agus Santoso saat ditemui di ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya, Rabu (30/11). Agus mengingatkan tugas BK hanya melakukan klarifikasi. Bukan ikut campur urusan di internal partai orang lain. “BK tidak mengurusi apaapa. BK hanya mengklarifikasi saja,” tegas Agus Santoso. Agus Santoso menjelaskan, untuk pengajuan pergantian antar waktu di tingkat

Ayam Panggang Rica-Rica bumbunya menyerap. Setelah satu jam, ayam siap di olah tanpa takut ada obat-obatan sisa-sisa suntikan yang ada pada ayam. Bahan yang di butuhkan: 1 genggam daun kemangi, cuci bersih sisihkan. 1-2 lembar daun Salam, 2 lembar daun jeruk nipis, 2 sendok makan gula pasir dan garam secukupnya, 150 ml air, minyak goreng secukupnya untuk menumis. Bumbu halus: 6-7 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, 8 buah cabai merah, 1 sendok jahe bubuk (kalau

DPRD Kota atau Kabupaten cukup surat dari DPC. Begitu juga untuk PAW anggota DPRD Propinsi cukup dengan surat dari DPD. “Baru kalau yang di PAW anggota DPR RI, baru suratnya harus berasal dari DPP,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, mantan Ketua BK DPRD Surabaya ini kembali membeberkan alasan partainya melayangkan PAW tehadap Edi Rahmat. Menurutnya, ada dua pelanggaran berat yang dilakukan Sekretaris Komisi B itu. Pertama, Edi Rachmat dianggap telah melakukan pelanggaran dan membangkang perintah partai dan telah diberi peringatan. Kedua, Edi Rahmat dinilai tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya dan tak aktif dalam mengikuti kegiatan partai.(mik)

Sambungan dari halaman 13 ada utamakan yang masih fresh), 1 buah tomat dan garam secukupnya. Penyelesaian : Siapkan wajan, panaskan minyak, kemudian masukkan gula pasir sampai gula tersebut larut. Kemudian, masukan bumbu halus dan lembaran daun salam, serta daun jeruk nipis. Masak hingga harum, kemudian masukkan ayam. Setelah ayam berubah warna, tuangkan air, biarkan bumbu meresap dan kuah mengental. Bakar ayam di atas bara api sampai harum (bias dibakar pake teflon anti lengket). Sajikan dengan sisa bumbu dan nasi putih hangat. Selamat mencoba…

SURAT PEMBACA

Tak Lagi Banjir KEBERADAAN box kulvert di sepanjang Jalan Banyu Urip kidul, membuat sejumlah kampung yang selama ini terendam banjir saat musim hujan, kini tidak lagi terjadi. Seperti di wilayah Kampung Kupang Krajan 3, setelah pembangunan saluran air selesai tidak ada lagi banjir. Terima kasih Pemkot Edi (Kupang Krajan 3) ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS no 081238620301, E-mail: harian_memorandum@yahoo.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


H A L A M A N 15

KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

IKLAN PAS Properti SURABAYA

RUMAH DIJUAL

RUMAH DIJUAL

Jual/Kontrak,Rumah Uk:3x6 di keputih timur No.11 sby Hub:082245978381/ 085931310403

Rmh Kand Gunung Darma 2/60 Lt 175m2 SHM-PAM 1300 Watt.Ok jerawat 7/32 Lt.62m2 Petok D.PAM 900 Watt Pondok Benowo Indah CH4 Lt 60m2 ShgBimb PaM 450Watt.Hub:081231184277 J.Rmh Tanjung sari Jaya Gg.5/17 SHM.Luas 5x14m2,4KT.1Km.Hub P.Sugeng:0812 3014 0942.

Rumah 6x8 = 200 jt Tanah Kav 6x12

CASH & KREDIT

DP. 70Jt

Telp. 081 252 701 602 / 089 6570 32258

J.Rumah Perum Puspasari candi SDA,SHM.LS:7x13m,Rp.250Jt Hub:H.Arifin 081235035999/031-5924033 Rmh 4x17 Cepat BU.Jl.Setro 5/1 Sby.2Kt, 1Km,PLN 1300,Mobil Bs Msuk.Hrg:450Jt Nego.Hub:0878 5430 3295 (TP)

TANAH DIJUAL

TANAH DIJUAL

TANAH DIJUAL

Jual Tnh Lt.18x11.6m2 Sertifikat.Jln.Raya Pogot No.127 Hub:081230306273 Super Sale Murah!! Sertifikat Uk:6x16m2 Harga 42Jt.Lokasi desa Kedung Rukem,Benj eng Gresik Hub:7400330-744050208123544376 Jual Tanah 6x16 Dibelakang Kantor Lurah pakal Petok D Hub:pak Darmaji 081332645594 Tanah Kavling Siap Bangun 6x17m Fas:PLN,PDAM,Jalan Paving mulai 35Jt-55Jt Hub:082141060251 Jl.Bogorami Timur II/32 Uk.5x9 180Jt.NegoKalilom Lor Indah Gg.Pacar Uk.3,5x7 110Jt Nego 085102872230

J.Tanah Kavling 7x10m Lokasi pakal Sby.Jln sdh paving bebas banjir Hrg 75Jt.Bisa Kredit Hub:Hp/WA 081231021945-082257628059 Jual Tanah Lok Gempol Kurung/Benowo Padat Penduduk LS.6x14 Jln.5m.Hub:Bp. Samidianto 0812.3225.4406/0858.5561.2833

Tnh Kav S.Bangun 5x10=50Jt Jumput Rejo 5x11=82Jt Masangan kulon 085102494955/085606535159

SIDOARJO

Jual Rumah/Hunian Villa Type 38 Lt 78 2Kt.1Km,SHM,Strategis,Wil Gresik Harga 575Jt.Nego telp:0813.3111.1046 / 0813.3111.1047

Jl. Wonorejo I/63 5460513 Jl. Jetis Kulon I/32 8289784 Jl. Kembang Kuning 91 5636334 Jl. Simo Gunung Baru 24 5685065 Jl. Ngagel Dadi III/1 08819504155 JL.Manyar Sabrangan 9i/94 70241128 Jl. Semampir Kelurahan 39 0315920722

MOJOKERTO

SURABAYA BARAT

RUMAH DIJUAL J Kos∆an Dkt NIP Ngoro Mjk 0Jln Lt.664m2 Hrg=2.1M NG 43Kmr Omset 300-500Rb/Kmr SHM 081336466335 Pemilik

Jl. Petemon Barat 70235999 Jl. Manukan Tengah 19N/1 7405142 Jl. Adityawarman 46A 5663195 Jl. Prada Kali Kendal V/20G 7347415

TANAH DIJUAL

SURABAYA UTARA

J.Rmh Minimalis Kapas Gading Madya 2B/41 Kenjeran 2LT 2KT 2KM Uk:3,5x8m Berminat H:085103542025-087852722175

Daerah Krian, Sidoarjo, Sumobito, Jombang

J.Rmh SHM/IMB Simo Tambaan Sekolahan IV/7-B(Tembusan Simohilir Utara XVI) Uk:6x16 (2Lt,4Kt,2Rt,2Km)Hub:0816532610

Hub: Central Info Busines Properti 0851.0217.6106 / 0822.3332.3808

RUMAH DIJUAL J.Rmh Br SHM 5x13=170Jt,6x10 full=175Jt Sambi Brono-Taman,Rmh 6x12=200Jt Ngaresrejo-Sukodono Bs Dicicil 0812 3141 7020 J Tnh Kav SHM 5x20=70Jt Balang bendoKrian,Tnh SHM 6x10=60Jt JogosatruSukodono.Bs Dicicil Hub:081231417020 Rmh S.Huni Sambung Rejo 130Jt Plaosan= 120Jt KrgPuri 200Jt 081216161595/085606535159

GRESIK RUMAH DIJUAL

J.Tnh 10x200m SHM Bangsal Mejokerto Luas Keseluruhan 2000m2 Hrg 400Jt (Nego) BU.Hub:082115066999-081332224306

LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH

Jl. Karang Asem IV/47 Jl. KedindingTghBaru10/7

Jl. Lebak Rejo 34 Jl. Rembang Sel 41B Jl

38205709 3573859

Jl. Simolawang I/82 Sby

085100380511

SURABAYA TIMUR Jl. Wisper Brt II Blok NN/45 Jl. Kedung Baru No. 104 Jl. Jedong I/ 20 Jl. Pucangan VII/26 Jl. Pucang Anom 41

5930135 8792004 5039948 5023819 5025002

SURABAYA SELATAN Jl. Taman Waru Permai A/67 8550709 Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Rungkut Mapan Sel Blok CI-1 8721742

3894874 3773148

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

79.16/11-5/12

38.17/11-16/2

ANEKA KEBUTUHAN

OTOMOTIF

SURABAYA

RUPA-RUPA MOBIL

SURABAYA

MANDIRI FINANCE Terima Kredit/Pinjaman dana Jaminan BPKB Mobil.Putut 0878.5448.0258 / 0822.3096.0620

Dijual Mobil katana Th»93 Ban Baru Pelek reng STN Baru Hub:085732932445

"BUTUH DANA JAMINAN BPKB" MOBIL/TRUK TAHUN 1999 - 2016

HONDA Honda Hrv»16/Freed»10/Allnew Avz»14.Pmk Spt Baru Pth/Htm/Slv.252/151/141Jt 7386035/0811351148

GRESIK TOYOTA Corona SE»86 1600CC irit Lincah PW/AC /DVD/Radio.Aki+4Ban Baru.Surt Komplit Plat (W)Gresik.Hnya 21Jt Nego.BU Cpt utk modal uasah Tlp:085102281334 (Mulyadi-Gresik)

79.08/11-07/12

AVANZA AGYA CALYA INNOVA FORTUNER SIENTA

HUB: 081339366698 / 087853557547

15 Jt 14 Jt 19 Jt 45 Jt 80 Jt 16 Jt

79.01/12-31/12

* * * * *

085 1001 24244 38.19/11-19/12

Hub: WAHYU DAIHATSU HP. 08113289666 Proses Cepat & Muda DP Ringan Pasti OK 38.19/11-19/12

031-8549567-081230911115

DP.4 Jt-an

DP 11 Jt-an 79.18/11-17/12

BIRO JASA

Honda Grand»92 Orisinil H 2.5Jt NG.Bulak Rukem Tmr 1K/1Sby.031-51501694 / 08123183699 Mega Pro 2012 Jual Cpt 9,6Jt Nego.Jl.Dupak Jaya 3/41 T.081555322757

Melayani Bor Sumur, Bor Setros,Bosr Arde/Grounding,Mesin/Manual.Hub:0857.318 6.7707/0821.3113.2269

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

AC...AC...DINGIN!!! Berkwalitas,AC Split Scond=1 Juta (05-3/4-1PK-2PK) 350 Watt.08 5100995098-0315012481 Persewaan AC. HARGA TINGGI BUKTIKAN!!! Cari / Beli,TV,LCD,LED dll.T:0851.0011.0415 / 0812.3594.962 (Sampai Malam)

Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

Informasi Hubungi 082139577575-085101177660

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

PROMO DP Minim

Pick Up DP. 8 Jt, Teris DP 16 Jt, Luxio DP 26 Jt, GranMax D DP 22 Jt, Sirion dP. 30 Jt Proses Cepat & mudah DP. Ringan

0822.3344.0990 /0851.0142.2950 79.28/10-27/11

Jl. Kenjeran V/20 T: 081231492036 38.16/11-16/12

BUSANA Jl. Kali Kepiting Jaya 2/25 Sby

PICKUP APV 10 JT PICKUP AC PS 12 JT SCROSS 40 JT

Free Kulkas, Lunas DP 2 hari kirim

MENERIMA PESANAN : TOPI mulai Rp. 5.000 KAOS mulai Rp. 6.000,JAKET mulai Rp. 30.000,ALMAMATER Rp. 35.000,-

HUB : 081259011788

(031)5922404 - (031)3893066 (031)8782440 - (031)3893077 08123509409

BUTUH CEPAT u/ Kantor/ PT 75 Orang P & W * Min SMP,SMU/K-S2 U/Bagian : * Pengalaman tdk diutamakan - ADM,ACC,KEU,HRD, (Bukan Sales) * Kerja Minggu ini - Gudang, Pack, Umum PENGHASILAN : 3,8 - 5 JT + BONUS+Dll. TLP/SMS DATA Hub: 0857.3321.6221

79.14/06-14/07

( Bpk. Raffty HRD Personalia) 38.08/11-07/12

MESIN - M.Cetak Pentol - M.Krasertun - Bor Sumur - Pengupas Kemiri - Pengupas Kulit Ari Kacang

- M.Bidaran - Perontok Jagung Roda 3+4 - M.tempura - Mixer & Open 10 Cetak Pelet Ayam 38.3/11-2/12

AHLI GIGI

GUBENG RUNGKUT KUTISARI

031-5922262 082333356269 085100932002

PARANORMAL 5920876 / 085100127996 / 081242974292

PANGGILAN NO STOP H:0852.3480.0270. Ahli Kulkas,AC,TV,Mesin Cuci.P.Air,Kipas Angin dll.Minggu Buka T:8281170

KALUNG & GELANG KESEHATAN BIOFIR

38.19/11-19/12

di Stan Biofir/Biosun Cito Mall Sby LS 31/1 Depan Hypermart

C75/075 = 52.000 eceran 54.000 C75/065 = 47.000 eceran 49.000 Reng 045 = 23.000 eceran 25.000

IBU MIRA AHLI Massage Urat bisa Lulur/Masker Scrap Jamu Bisa panggil Hub:0823.3722.3816

Pijat Seluruh syaraf Badan untuk kebugaran & Vitalitas Pria/Wanita Ditempat/Dipanggil 085606464005

38.19/11-19/12

LOWONGAN

Hub/WA : 08123513360 085100304641

Dicari Tenaga Baby Sitter Pendidikan gratis,pengalaman & yg belum langsung kerja Hub:085748274556-087853385009082257663447 Butuh Laki-Laki/Perempuan Staf Min D1 Sucority Min SMA dan Produksi Min SMA usia Max 35th.Hub:PT.ESTA Perum Kepuh Permai.Jl.Weliran blok F/18 Waru Sda Dicari Cs,Desaign,Admin,Tenaga Produksi, Serabutan,Kirim Lamaran Ke Prima Adu.Jl.Ngagel Jaya Sel No.102/48 Sby Dicari Sopir Trailer 40FT SIM B2 Umum Lmr Krm Jl.Kalianak 51-Y Sby

41.9/11-8/12

Sopir Truck Tronton Wing Box Sby-Jkt & Kota2 SIM B2 Umum Hub:081330994567

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot Wc,Borongan,Kenjeran 0315150.3330/Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0362.8003

Butuh 30 Staff Kantor/Pabrik Posisi : Administrasi, Staff, Gudang, OB, dan Produksi * MIN SMP - S1 * PRIA/WANITA 17-55 THN

GAJI POKOK 3,5 - 5 JUTA/BLN

Status Tetap Non Sales Bukan Outsoursing

Hub: IBU IFTITAH (HRD) HP. 087703134313 38.23/11-22/12

38.15/11-15/12

SARANA AIR BERSIH

Metal Stat = 22.000

MUHLIS massage pendatang baru,Atletis,Umur 28Th,24 Jam bisa ditempat,bisa di panggil Hub:0858.0419.0182

(031) 5611001/8665686/70922999

Hp. 085100346699 / 0818327435

Hub: 0812 1780 0900

Relaxation Massage Khusus Wanita area surabaya,private terjaga.No Gay Call To Apart,Hotel 085231009255

JL. KEDUNG ASEM NO.55 RUNGKUT SBY TLP. 031-8711219-0813.3051.8638

41.26/11-25/12

Kredit Depo AIR ISI ULANG tanpa DP. Angs. 1 juta Paket Komplit Tandon Besar Harga Cash 17 jt-an

KOS-KOSAN Terima kost Pria/Wanita Jagalan 1/27 sby.Bersih,Aman Kunci Sendiri Segera Hub:085100914802

38.15/11-14/12

MELAYANI PESANAN PANGGILAN PERBIJI 35.000 BERGARANSI

Aertehnik servis AC,Kulkas,Dispenser,M.Cu ci,Chiller/Central AC Hub:085100581280 081252929980

THERAPY KESEHATAN

Lebih Kerassss... Lebih Oeeenaak....

Tanpa biaya tambahan Jln: Wonorejo Selatan Kav 23 Sby Rngkt HP: 081217696668 38.29/11-29/12

Ilmu/Ajian ≈Lampai Lumpuh∆ Kelebihan Ilmu Ini Sehebat Apapun Ilmu Lawan Hanya dgn Ditatap lumpuh lunglai & Seampuh Apapun Senjata Lawan akan tawar.Minat Hub:083831056189 SPESIALIS JASA PELET @ PENGASIHAN Tentang Pacar,Pil/Wil,Jodoh,Kerjaan,Bisnis, Jabatan Hub:Gus Stiawan Jl.Pakis 51 Sby Hp:0822.4505.3532/0857.3326.8938 Jasa Kilat Putus Nyambung asmara & Perse lingkuhan Pil/Wil/Pacar Juga Aura Pemikat & Penglaris.Praktik Pakis & Dupak Hub:(Abah To).T:0812.303.9275 / 0858.5297.7996 www.kirandulawe.com Spc.Gendam. Asmara solusi asmara & perselingkuhan ,Taklukan pacar,Pil/Wil Hub:Ki Randu 0812.9369.9917 Melayani Persoalan Hidup,Rezeki,Aura, Jodoh,Penglarisan dll.Hub:0821.3943.8889

KEHILANGAN Hilang Stnk Spd Mtr L-5105-WA,Nk:MH1JB9 11X9K876838,Ns:JB91E1873626,An.IDA WAHYU SHOLIHAH,S.KM.D/a:RACI Gg III/41 Sby Hilang BPKB Mbl T.Innova Th»06 L-1215QU.An.Netty RH.T.Prop.DR.Jl.Diponegoro 140 Sby.Nk:MHFXW43G464027642.Ns:1TR6 255305 Hilang BPKB Mtr Kwsk Th»13 L-5443TK.An.Nur Hayati.Jl.Sidotopo Wetan Indah 2/80 Sby.Nk:MH4AX125D0KP01804.Ns:AX1 25AEPJ3583. Hilang BPKB Mbl Th»07 L-4116XV.An.Faridah.Jl.Petemon Kali 2/32 Sby.Nk:MHEDB12A06K000428.Ns:SQR372N 100370

Hilang BPKB Motor Honda NF 100 D.Th» 2001.L-2080-ZZ.Htm.An.Soekiran.Manukan Tengah VII Blok 6-F/8 sby Hilang STNK Spd Mtr Hnd L-6675VH.An.Achmad Dimiyati.Jl.Simo Gunung Kramat Timur 16-B Hilang BPKB Kijang Innova Th»2005 L-1324XT.An.Darmawan Wibisono.Jl.Petemon Sidomulyo Tengah 8 Sby Hilang BPKB Mtr Ymh 4D7 Th»08 L-6928GG.An.Munali.Jl.Karah 3/21-B Sby.Nk:MH3 4D72038J035599.Ns:4D71035570. HIlang STNK Ymh Xeon L-4693-TG.An.Nur Anita Juliati.D/a.Dukuh Bulak Banteng Pandu 3/15-A sby Hilang STNK Honda Beat»11 L-4724XB.An.Tri Maria Ulfa Hub:082331341957 Hilang STNK Vega R L-3865-ZC.An.Yuni marnanik.D/a.Pakis Gunung I/58 Sby

LAMONGAN KEHILANGAN Hilang Stnk Spd Mtr S-3025JG,nk:mh1jf11126K015218,ns:JF11E101531 3,An.AHMAD SODIQIN,Drs.S.pd,M.AG.D/a: DSN. BAKALAN DS. BAKALANPULE RT.3 RW.1 KEC. TIKUNG KAB.LAMONGAN Hilang Stnk Spd Mtr S-4014-LC,Nk:MH1JB9 124BK810249,Ns:JB91E2801521,An.IRAWA N,D/a:DS.BLAWIREJO.KEC.KEDUNGPRIN G.KAB. LAMONGAN. Hilang Stnk Spd Mtr S-6529-LY,Nk:MH1JF F117Dk234184,Ns:JFF1E1229991.An.M.KOI RUL ANWAR,D/a:Dsn.Mendalan rt.2/rw.1.kel.Banjarmendalan.kec/kab.Lmg Hilang Stnk Spd Mtr S-5466-LW,Nk:MH1JD 227Dk312250,Ns:JFD2E2313903.An.ANITA HARIYATI,D/a:DS/KEC. PACIRAN RT.2 RW.2 KAB.Lamongan Hilang Stnk SPD MTR S-5783-KA,Nk:MH1K C12109K160094,Ns:kc12E1159361,An.KAS MURI.D/a:DSN.KEBONAGUNG DS.SUKOL ILO.RT.3/RW.6.KEC.SUKODADI.Kab.Lmg

Hilang BPKB Mbl Szk Swift Th»11 L-1688AN.An.A.M.Rina Widijanti IR.Jl.Rungkut Asri 16 RL 1-A/23 Sby.Nk:MHYEZC21SBJ122206. Ns:M15A1A62808

Hilang stnk spd mtr S-5062-JF.NK:MH1KC 11176K030469.NS:KC11E1029955 An.H.ALI ASIKIN D/a: BALUN RT.01 RW.02 DS.BALUN KRC.TURI KAB.LAMONGAN

Hilang BPKB Mtr Hnd CB200 Th»76 L-6764EF.An.Cahyadi Kusuma.Jl.Rungkut Menanggal Harapan 5/1 Sby.Nk:K00200534. Ns:CB200E1021754

HILANG STNK Spd Mtr S-3402MA.Nk.MH1JFB125DK177968.Ns.JFB1E213 752.An.RAHMAT.ARI.WIBOWO.D/a:Ds.BRO NDONG.Kec.BRONDONG.KAB.LAMONGAN

Hilang Surat tnh An.Askur Persil 10.S.Kls.I. Luas:-/+ 156m2 Petok 1671 Kelakahrejo Rt.01/Rw.09 Kel.Kandangan.Kec.Benowo.

KEDIRI KEHILANGAN Hilang STNK AG 2163 PC HAPSARI WAHYU SHITADEVI JL KALASAN GG.I RT.O3/08 BENDOGERIT KEC SANANWETAN.KOTA BLITAR

38.27/11-16/12

Hilang Stnk AG 5811 ED. An.RIRIN DWI WULANDARI.PERUM JOMBANGAN ASRI BLOK E 05 .RT 05/04 RW.11 TERTEK PARE.kediri

Tradisional Full Body Massage Untuk pegal dan capek Khusus Panggilan 60rb Hub:Farhan-081233448794

VANIA... Cantik,Bersih,Putih,Langsing 21Th Call & SMS To Hotel Only:0857.2134.6262

38.19/11-19/12 38.24/‘11-23/12

TOUR TRAVEL

SERVICE

38.17/11-17/12

Bu Nunung Jawa Manis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Call 081938112109

Galaxi Bumi Permai N2/6 Surabaya

41.26/11-25/12

CV.TOP Ahli pendinginan AC Split Cuci 30 ,Freon 50,Bonkar/Pasang 100,Ahli Kipas,Msn Cuci,Central/Chiler,Casetta,While,Dispenser, P.Air,TV,DVD dll J/B.AC Bekas Kjrn:0315150.3333 Rkt,0851.0304.0303,Myjnd 03151503332

GALVALUM

HADIAH MELIMPAH !! PASTI ACC !!!

Perusahaan Resmi+Terdaftar

40.03/11-02/12

00.29/10-29/11

DP 20 Jt-an /Angs. 3 Jt-an DP 15 Jt-an/Angs. 2 Jt-an DP 20 jt-an /Angs 3 Jt DP 30 Jt/Angs 3 Jt

JASA Membangun Rumah Se Jatim, Atap 105 T6 Plafon 65 rb, Keramik 50 rb

ELEKTRONIK DICARI

00.29/11-29/12

ERTIGA Karimun Wgn R Celerio APV

LOWONGAN

38 24/1-24/12

PICK UP L300

T.120SS

SWIFT 40 JT ERTIGA 19 JT WAGON 11 JT PICKUP 7 JT

Hilang BPKB Mbl Daihatsu Th»10 L-9870VB.An.Imam Safi»i.Jl.Girilaya 6/11 Sby.Nk:MHKP3BA1JAK01347.Ns:DF67160

SEDOT WC

Dengan hanya Rp. 250.000,- Anda mendapatkan Sulusinya

• HONDA •

AYLA DP 3 Juta Angs. 2,1 Juta x 5 thn Sigra DP. 15 Juta Angs. 2,8 juta x 5 thn Xenia DP. 9 Juta Ags. 3,8 Juta X 5 thn

Rumah mau dilelang BANK Terjerat Rentenir Kredit Macet Kredit ditolak Bank Terjerat dana Talangan

Jln.Taruna No.7 Wage Taman Sidoarjo

MOTOR

AYLA DP. 10 Jt Angs. 2.021.000 AYLA DP. 6 JT Angs. 2.486.000 Sigra DP. 15 Jt Angs. 2.806.000 Xenia 1300cc DP8,590.000 Angs. 4.284.000

ARSITEK

BANK

ISUZU

MITSUBUSHI MOTOR

KEHILANGAN Hilang STNK Spd Mtr L-6794-GR.An.Annie Yulianti Elvira.D/a.Jetis Agraria 1/27 Hp:081235502229

41.TM26/10-30/11

38.04/11-03/12

40.29/11-29/12

38.22/11-21/12

Asisten cantik-cantik,ramah and the best service

Hilang STNK AG 6332 KK. An.SUKARDI.DSN.DS PENATARAN RT.O3/03 KEC NGLEGOK KAB BLITAR Hilang STNK AG 2004 GM AN AMIMTO WATES, KEDIRI,

0812.2149.1114

79.24/11-23/12 79.22/11-21/12

Call to Hotel wilayah surabaya dijamin cantik,tinggi menarik mempesona privaci dijaga

Blesteran Cainese, Sexy, Cantik, Full Service, No. Asisten

Jam: 07.00 s/d 21.00

38.29/11-29/12

41.TM26/10-30/11

Call to Hotel & Apartement Profesional NO Asisten Cantik, tinggi, sexy, sabar

Hilang STNK AG 2349 DT SRI WIWIK PURWOASRI KEDIRI,

00.25/11-24/12

MASSAGE PIJAT & KEBUGARAN call to Hotel

PASANG IKLAN PAS 0318275390

38.24/11-23/12

38.10/11-09/12

38.5/11-4/12

PENGOBATAN PENGOBATAN Natalia,Surabaya Buka 24Jam Trapi Totok Kejantanan Pria/Massage/Luluran (Cantik,Arab Ramah) 081334326727

Tokcer 100% 1 jam Lancar Garansi Resmi

-

38.16/11-15/12

PARANORMAL - PENGOBATAN GEMDAM & MANTRA

Kopi Aljannah Mahkota Dewa Pertama dan satu 2 untuk penyembuhan dan pengobatan berbagai macam penyakit - ASAM URAT - DARAH TINGGI - KEING MANIS - KOLESTROL

JAGAT GURU AL-FAKIR Langsung Praktek: Meliputi segala Ilmu, Mahar 1 juta Bonus Ilmu Pengobatan Gemblengan di tangani langsung

ORDER LANGSUNG KIRIM

Jl. Pucang Sewu I/6 Surabaya

* VIAGRA USA/CIALIS * VAKUM PENIS/K.SILIKON * PROCOMIL /PERANGSANG * PENIS GETAR / MANUAL * PENIS MUTIARA GOYANG * PENIS MAJU-MUNDUR

Alamat: Jl.Kapasari Pedukuhan Gg XI/66A Surabaya

38.25/12-24/12

Bagi anda yg terlilit hutang berapapun nilainya, Insya Allah kami siap membantu dgn kekuatan Supranatural dg proses cepat, Aman, tdk berisiko. Kami juga menangani masalah, pengasihan, penglarisan, Perselingkuhan, dll.

38.1/11-1/12

38.24/11-23/12

40.08/11-7/12

Hub: ABAH SURYA Ds. Randegan Tanggulangin Sidoarjo

41.14/10-14/11

www.jagadgurual-fakir.blogspot.com

38.29/10-29/11

41TM.27/10-30/11

Sebuah terobosan baru yang dapat mengatasi terlambat datang bulan dengan cepat hanya dalam hitungan jam ....!!! aman cepat dan akurat 100% import aman tanpa efek samping terbukti....!!!!! INFO & PEMESAN :

Perum Griya Karya Sedati Permai (GKSP) Blok BA No.1 RT 29 Sedati dekat Juanda

41.25/10-25/11 41.27/11-27/12

41.4/11-3/12

00.24/10-24/11

41.1/11-1/12

* PENIS IKAT PINGGANG * VAGINA GOYANG SUARA * VAGINA GETAR/CENTER * CREAM /VAKUM PAYUDARA * PELANGSING /PENGGEMUK * CROW-UP PENINGGI BADAN

ATASI TERLAMBAT BULAN JOSS... PASTI LUNTUR Harga terjangkau

SMS: 085743444999 / PIN BBM: 574A1D94

Order masuk sebelum jam 12 siang barang hari itu juga dikirim kealamat

41.24/11-24/12

38. 1/11-1/12

Mengobati Hernia Tanpa Operasi. Cocok dipakai olahragawan & Pekerja Berat untuk Pencegahan. Baik digunakan sebelum/sesudah operasi !! Sedia Obat Paasutri & Alat Bantu P/W

HUB: ZHU FU SHOP 082244452417 / 085784699917 PIN BB : D4E4ED3C 38.09/11-09/12

40. 20/11-19/12

40.23/11-22/12

3808/11-07/12

38.12/11-12/12•

38.23/11-22/12

41.24/11-24/12


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 16

P RO B O L I N G G O MELIPUTI WILAYAH KOTA/KABUPATEN PROBOLINGGO. KABIRO: Nur Wahyudi. WARTAWAN: Richard De Nre, Happy Lailatuansyah, M. Hisbullah Huda, Yusron Fuadi

Polda Sita 2 Rumah Mewah Dimas Taat Pribadi Dihuni Istri Kedua dan Ketiga

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Wali Kota Hj. Rukmini,di aula Dinas Pendidikan (Dispendik).

117 Lembaga Teken Naskah Perjanjian Hibah Daerah Probolinggo, Memorandum Sebanyak 177 lembaga penerima hibah dan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Probolinggo melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Wali Kota Hj. Rukmini, di Aula Dinas Pendidikan (Dispendik), Rabu (30/11). Penandatanganan NPHD itu diberikan kepada 88 lembaga penerima Bantuan Operasional Daerah (Bosda), 15 lembaga penerima Bantuan Keuangan Siswa Miskin (BKSM), 51 lembaga penerima Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS), 15 lembaga penerima bantuan Dana Insentif Daerah (DID), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dewan Kesenian, Poktan Bina Usaha, Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah, TK Aba 4, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Wali Kota Hj. Rukmini mengatakan, dalam pelaksanaan belanja hibah daerah diharapkan tidak menimbulkan masalah. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu diperhatikan dengan perencanaan dan penganggarannya. “Realisasinya harus sesuai peruntukan dan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah daerah harus benar-benar diperhatikan untuk menghindari adanya permasalahan hukum dikemudian hari,” tandasnya. Diketahui bersama, pemerintah pusat telah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2011 yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 39 tahun 2012 yang mengatur pelaksanaan hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD. “Peraturan Menteri tersebut mengatur bahwa daerah diperbolehkan memberikan hibah dan bantuan sosial kapada anggota/ kelompok masyarakat sesuai kemampuan keuangan daerah, setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan wajib dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas, dan manfaat untuk masyarakat,” ucap Hj. Rukmini. Kriteria dalam memberikan hibah, kata Hj. Rukmini, harus selektif dan memenuhi persyaratan penerima bantuan yang bersifat sementara dan tidak terus menerus, kecuali dalam keadaan tertentu dapat berkelanjutan dan sesuai tujuan penggunaan. Sedangkan kriteria persyaratan penerima adalah memiliki identitas yang jelas serta berdomisili dalam wilayah adminstratif pemerintahan daerah yang bersangkutan. Terkait dengan proses pertanggungjawaban, penerima hibah bertanggung jawan secara formal dan material atas penggunaan dana hibah yang diterimanya. “Pertangggungjawabannya meliputi laporan penggunaan hibah oleh penerima, surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa hibah yang diterima telah menggunkaan sesuai dengan usulan disertai bukti-bukti pengeluaran yang lengkap dan sah sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya. “Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah kekurangpahaman terhadap mekanisme dan tata cara pengajuan bantuan hibah. Untuk itu perlu adanya sosialisasi agar masyarakat dapat mengetahui tata cara dan persyaratan untuk dapat menerima dana bantuan hibah,” sambung Hj. Rukmini. Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan, Pengeloaan Keuangan dan Asset (DPPKA), Agus Hartadi, mengatakan, pihaknya berharap kepada penerima bantuan hibah agar dapat digunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan yang ada, sehingga bisa bermanfaat bagi seluruh pengguna bantuan dan masyarakat semakin percaya dan yakin bahwa pemkot benarbenar memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. “Semoga kerja keras dalam mewujudkan pembangunan dibidang kesejahteraan masyarakat akan semakin dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat Kota Proboliggo,” jelasnya. Diketahui, total nilai bantuan hibah dan bantuan sosial senilai Rp.9.828.095.000, diantaranya, Rp776.400.000 untuk Madrasah Diniyah (Madin), Rp.361.140.000 untuk BKSM, Bosda senilai Rp.6.072.030, DID senilai Rp.2.118.550.000, KONI senilai Rp.140.000.000, PCNU senilai Rp. 45.000.000, dan Fatayat senilai Rp. 12.000.000. (adv/mhd)

Probolinggo, Memorandum Aset dan bangunan yang ditempati dua istri Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Kabupaten Probolinggo, disita tim penyidik direktorat reserse dan kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur. Penyitaan dilakukan sebagai buntut perkembangan kasus Dimas Kanjeng yang telah berkembang menjadi tindak pidana pencucian uang. Rumah yang disita itu, ditempati Marfeni, istri ketiga Taat dan Laila, istri kedua Taat, yang berada di perumahan Jatiasri dan Karang Dampit, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Penyitaan dilakukan karena kasus penipuan yang didalangi Dimas Kanjeng telah masuk ke ranah tindak pi-

dana pencucian uang (tppu). Dimana Dimas Kanjeng dan dua sultan padepokan telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyitaan itu sendiri dilakukan secara tertutup, sore kemarin. Selain memasang segel penyitaan, polisi juga membawa sejumlah barang beharga dari dalam rumah. Termasuk melakukan pen-

Rumah megah yang ditempati istri Taat disita polisi.

cabutan aliran listrik. “Kemarin sore penyitaan dilakukan. Sebelumnya, sudah melapor ke koordinator satpam perumahan,” kata salah satu satpam perumahan Jatiasri, Nanang. Bangunan yang menjadi tempat tinggal garda padepokan, di sisi utara rumah Laila,

Nyalip, Mahasiswa Unmuh Tewas Tabrak Truk

Motor dan korban kecelakaan.

Probolinggo, Memorandum Kecelakaan tragis terjadi di jalur pantura Kabupaten Probolinggo, Rabu (30/11) siang. Wahyu (22), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember meregang nyawa usai menabrak truk di barat jembatan Semampir, Kelurahan Semampir, Kota Kraksaan. Menurut sejumlah saksi mata, lajang asal Desa Bulang, Kecamatan Gending ini, mengendarai sepeda motor Yamaha Byson N 3493 QT, dari arah

timur ke barat. Sesampai di TKP, korban berusaha menyalip truk gandeng dengan nopol H 1789 DH, yang disopiri Maslikan (45), warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Namun, usai menyalip truk bermuatan tembakau itu, tanpa disadari korban, di depannya muncul truk Fuso DK 9419 FF yang dikemudikan Yudistira (50), warga Mojowarno, Kabupaten Jombang. Akibat jarak terlalu dekat, motornya menabrak truk ber-

muatan palet ikan itu. “Dia kencang dan posisi nyalip jadi nabrak sendiri sehingga kepala dan badannya terbentur hebat. Badannya penuh luka dan darah. Mungkin capek dia itu jadi terburu-buru untuk sampai di rumah,” kata salah satu saksi mata, Murtiningsih. Akibat benturan keras itu, sepeda motor korban rusak parah dan terlindas truk fuso. Sementara tubuh Wahyu terpental ke sisi selatan jalan dan masuk ke bawah kolong truk gandeng. Korban tewas seketika di TKP. “Saya sudah pelan bahkan sempat berhenti. Dia kencang menabrak saya, jatuh dan terlindas. Itu ada saksinya pengendara di belakangnya,” kata sopir truk fuso, Yudistira. Menurut petugas Satlantas Polres Probolinggo Bripka Prayudi, berdasarkan olah tkp, kecelakaan itu murni karena kelalaian korban saat berkendara. Diketahui, korban menyalip kendaraan lain di jalur garis putih panjang. “Kami masih memeriksa beberapa saksi-saksi, termasuk dua sopir truk. Dari hasil olah sementara, laka ini disebabkan kelalain korban,” terangnya, ditemui di TKP. Jasad korban oleh petugas dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyojati Kraksaan. Akibat trabrakan maut ini, jalur pantura Probolinggo-Banyuwangi mengalami kemacetan parah hingga 3 kilometer. (py)

juga tidak luput dari sitaan petugas. Begitu juga rumah

istri ketiga, Marfeni yang berada 2 kilometer, di sisi barat rumah Laila. Ketiga bangunan itu terkunci dan diketahui sudah ditingggalkan para penghuninya sejak penggeledahan serentak dilakukan polisi pada Jum’at (21/10) lalu. Hingga Rabu (30/11) pagi, belum diketahui berapa titik dan apa saja aset sitaan yang telah diamankan penyidik. Penyitaan akan dilakukan kembali dalam beberapa hari kedepan. Sementara Kapolres Probolinggo, AKBP Arman

Asmara Syariffudin membenarkan penyitaan tersebut. “Memang ada penyitaan oleh Ditreskrimum Polda Jatim bersama penyidik Polres Probolinggo. Yang disita setidaknya ada 24 titik aset terkait naiknya status Taat Pribadi sebagai tersangka TPPU,” kata Kapolres Arman. Aset yang disita itu, kata Arman, merupakan bentuk aliran dana sebagai pencucian uang yang dilakukan Taat. Terutama aset-aset dengan aliran dana yang besar. (py/yd)

Tanpa Prestasi

DPRD Kota Minta Anggaran Koni Dipangkas Probolinggo, Memorandum DPRD Kota Probolinggo akhirnya menerima dan menyetujui APBD 2017. Rabu (30/11) siang, dewan bersama Pemkot menandatangani APBD 2017 itu untuk selanjutnya dikirim ke Provinsi Jatim. Kendati diterima, tapi ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan satuan kerja perangkat daerah. Fraksi GerindraDemokrat (Gede), menParipurna DPRD Kota Probolinggo tentang persetujuan APBD 2017. dukung upaya Dinas Perikanan memaksimalkan pengelolaan secara baik. pabrik es yang ada di pasar ikan. Menurut Sementara Fraksi Nasdem, mengkritisi Fraksi Gede, penambahan kapasitas produksi soal keterlambatan penyerahan draft RAPBD itu akan dapat mengkover permintaan yang dari tahun ke tahun selalu berulang. nelayan dan pedagang ikan yang selama ini Menurut Nasdem, keterlambatan penyagak kekurangan. erahan draft akan berdampak pada pembaSelanjutnya, Fraksi Gede melalui juru hasan APBD secara detil. Pembahasan akan bicaranya, Sri Wahyuni, meminta tim angga- terburu-buru jika draf diserahkan menjelang ran pemerintah daerah, mendukung rencana deadline atau batas waktu penyelesaian tersebut dengan menyetujui penambahan APBD. Termasuk, soal lelang yang molor anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk kebutuhan sehingga berpengaruh pada penyaluran di Dinas Perikanan. bantuan kepada masyarakat atau molornya Selain itu, Frkasi Gede juga menyoroti pembangunan infrastruktur. Nasdem pun soal tambak, TPI, dan kolam pancing. Fungsi mendesak eksekutif berhemat anggaran baik dari tempat tersebut diingatakan agar kem- dari sisi belanja pegawai maupun belanja bali ke fungsinya dan perlu dikelola secara sarana dan prasarana aparatur. profesional. Gede juga kembali menyuarakan Fraksi PDIP mendesak pemkot mencari supaya perawatan taman disentralisasi pada solusi terhadap lambatnya pencairan santuDinas Lingkungan Hidup. nan kematian. Proses birokrasi yang panjang “Kami juga menghimbau agar lampu segera dievaluasi, sehingga maksimal cair di alun-alun ditambah. Suasana reman- 10 hari setelah pengajuan. PDIP juga memremang ternyata dimanfaatkan muda-mudi inta agar perusahaan yang menahan ijasah berpacaran. Secara moral, hal ini tidak kita pekerjanya, segera dimonitor dan ditegur kehendaki. Lampunya ditambah supaya karena hal itu tidak sesuai UU. PDIP juga terang,” kata Sri Wahyuni, politisi Demokrat. menyoal masyarakat miskin yang tak masuk Terkait anggaran khusus KONI, Gede data base, dipermudah aksesnya dalam minta dipangkas. Pertimbangannya, selama memperoleh surat keterangan miskin supaya ini cabor tidak memperlihatkan prestasi dapat menikmati layanan secara gratis dari gemilang, dan karenanya dapat melakukan pemkot.(*/yd)

Warga Triwung Gelar Doa Bersama Malam Rabu Bungkasan Probolinggo, Memorandum Siar Islam di tanah Jawa menyisakan beragam tradisi masyarakat. Salah satunya, tradisi Rabu Bungkasan atau Rabu Wekasan. Hari Rabu terakhir di bulan Safar kalender

hijriah ini, masih diperingati dan dilestarikan warga Kota Probolinggo. Ratusan warga Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo berkumpul di depan se-

Warga membawa obor keliling kampung.

buah musholla, Selasa (29/11) malam. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, berbaur dalam tradisi Rabu Bungkasan.

Awalnya, tradisi ini diperingati sebagai wujud penolakan bala atau penyakit. Sebab, dalam mitologi masyarakat setempat,

pada Rabu terakhir bulan Safar kalender hijriah, Alloh SWT akan menurunkan sebanyak 320 ribu macam balak. Agar terhindar dari balak, masyakarat menggelar doa bersama. Setelah doa, dilanjutkan dengan berkeliling kampung dengan membawa obor. Usai berkeliling dengan obor, warga kembali berkumpul, dan makan bersama. Tak hanya sekedar makan, acara ditutup dengan minum air yang sudah didoakan bersama. Dalam air minum tersebut, diletakkan kertas berisikan doa yang dituliskan dalam potongan kertas. “Ya semoga saja semua prahara di negeri ini dapat terlewati. Sekalian melestarikan budaya warisan nenek moyang,” kata salah satu warga, Lailatun Nuroniyah.

Selain tetap menjalankan tradisi, kegiatan ini juga mendoakan, agar semua musibah yang akan diturunkan tidak jadi. Termasuk dengan pelaksanaan demo pada 2 Desember mendatang. Agar berlangsung kondusif serta tidak terjadi huru hara. Selain itu, keutuhan umat Islam juga diharapkan lebih solid, dan tidak terjadi perpecahan antar sesama umat muslim maupun dengan umat agama lain. “Intinya kami mendoakan dan berharap, agar kondisi aman tentram dan damai. Segala bentuk bencana alam, seperti puting beliung, tanah longsor, banjir dan kebakaran. Pokoknya segala bencana dan huru hara agar dihilangkan,” pungkas Kyai Mukhlas, tokoh agama setempat . (py)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 17

JEMBER RAYA-LUMAJANG KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto, SH. WARTAWAN: Edi Winarko, Ulum Subekti,Evelyne Christanty, Marjuni. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Orang Tak Dikenal Aniaya Pegawai RS Baladhika Husada Petugas kesehatan hewan memberikan vaksin.

Populasi Sapi di Lumajang Kritis 3.000 Ekor Mati Karena Cacingan Lumajang, Memorandum Populasi hewan ternak jenis sapi di Kabupaten Lumajang cukup tinggi, tapi sayang populasi ternyata tidak berimbang dengan jumlah anak sapi yang mati. Data di Dinas Peternakan Kabupaten Lumajang menunjukkan, dalam satu tahun ini sudah tercatat kurang lebih 3.000 ekor anak sapi mati. Sedangkan kematian anak sapi tersebut disebabkan karena cacingan, turunan dari induk juga menderita penyakit lainnya. Untuk menekan angka kematian anak sapi di Kabupaten Lumajang, Dinas Peternakan Kabupaten Lumajang turun langsung kepeternak dan melakukan sosialisasi serta melakukan pemeriksaan terhadap hewan itu. Kasi Kesehatan hewan Dinas Peternakan Lumajang, Syamsudin mengatakan, untuk tahap awal, pihaknya bersama tim kesehatan hewan melakukan sosialisasi dan pemeriksaan dan memberikan vaksin hewan sapi di Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang yang mana Desa Ranubedali ini hampir semua warganya memiliki sapi. Syamsudin menambahkan, berbagai jenis sapi yang akan diperiksa kesehatannya. Selain memeriksa kesehatan sapi indukan juga diberikan vaksin agar kondisi sapi tetap sehat. "Pemeriksaan dan pemberian vaksin ini dilakukan agar sapi tetap sehat dan mencegah menularnya penyakit hewan." terang Syamsudin Rabu (30/11). Masih kata Syamsudin, pemeriksaan dan pemberian vaksin terhadap ternak sapi ini untuk menjaga populasi sapi di Kabupaten Lumajang tetap tinggi. Sedangkan data populasi sapi di Lumajang sudah mencapai 140 ribu ekor sapi, sedangkan anak sapi yang mati mencapai 3.000 ekor. " Bisa dibilang kondisi yang demikian populasi sapi di Lumajang sudah kritis," terang Syamsudin. Untuk itu, diharapkan peternak sapi harus bisa melakukan perawatan sebaik mungkin dan menjaga kesehatan hewan ternaknya. Karena itu, Dinas Peternakan terus melakukan sosialisasi serta melakukan. pemeriksaan dan pemberian vaksin kepada pemilik sapi di Kabupaten Lumajang.(uul)

Diserang Lebah Gunung Semeru, Seorang Warga Sumbermujur Tewas Lumajang, Memorandum Sebanyak 40 warga Dusun Wonoagung, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang diserang lebah hutan Gunung Semeru. Akibatnya, salah satu warga bernama Koko (47) meninggal dunia akibat diserang lebah. Korban mengalami gigitan di sekujur tubuhnya. Informasi di lapangan, warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (30/11), serangan lebah terjadi pada Selasa (29/11) sore saat warga sedang memanen singkong. Saat itu, warga yang ada di ladang diserang oleh gerombolan lebah secara membabi-buta. Adanya serangan lebah membuat warga lari tunggang langgang dan bersembunyi ke rumahnya. Lebah juga menyerang warga lainnya yang sedang beraktivitas di dusun kawasan kaki Gunung Semeru."Kami warga di sini kaget, kok ada serangan lebah secara mendadak," ujar Satimo, salah satu warga. Dia menambahkan, serangan lebah yang bersifat sporadis dari hutan Semeru diakui baru kali ini terjadi. Karena warga tidak pernah ada cerita lebah Semeru menyerang warga. "Lebahnya kayak kesetanan, kok bisa menyerang padahal warga di sini tak pernah mengganggu keberadaan lebah Semeru itu," paparnya. Sementara sebelum kejadian banyak burung rajawali yang bertebangan di lereng Gunung Semeru. Bahkan, burung bertubuh besar itu saat terbang tidak seperti biasanya. “Waktu sebelum kejadian, kok ada sekitar 8 burung rajawali yang terbang tinggi dan tidak seperti biasanya,” ujar Katno, salah satu warga. Lanjut dia, lebah yang mencoba mengejar rajawali tidak tertangkap, karena terbang tinggi. Lebah yang sudah marah menyerang warga. “Saya perkirakan demikian, kami yang jadi korban,” ungkapnya. Lebah yang menyerang warga diketahui tidak menghasilkan madu. Bahkab, rumah lebah jenis ini diketahui bisa mencapai pos kampling untuk ukurannya. “Lebah ini tidak akan diganggu warga, karena bahaya bila menyerang dan membuat badan panas,” terang Samudi, warga lainya. Plt Kepala BPBD Lumajang, Hendro Wahyono, mengatakan, sejumlah warga yang kritis atas serangan lebah dirawat di Puskesmas Pembantu Penanggal dan Candipuro. Sebab, akibat serangan lebah tersebut membuat badan korbannya panas tinggi. "Saat ini sedang dirawat dan lokasi dipantau petugas, khawatir ada serangan susulan lebah yang masih marah," paparnya. (*/be)

Apel Nasional Bersatu Pemkab Jember menggelar apel serentak bertajuk Apel Nasional Nusantara Bersatu di depan Kantor Pemkab, Rabu (30/11) pagi. Apel yang dihadiri para petinggi TNI dan Kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas dan kepemudaan, dan puluan warga non muslim dan pelajar, dengan kompak mengenakan ikat kepala merah putih. (edy)

Jember, Memorandum Seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di RS Baladhika Husada (DKT) Kabupaten Jember, Johanes Sigit,warga Sumbersari Permai-I Blok I-24, Kelurahan Krajingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Rabu (30/11) jadi korban penganiayaan dan percobaan penculikan. Kapolsek Sumbersari Kompol Andi Febryanto ketika dikonfirmasi Memorandum, membenarkan kejadian penganiayaan dan percobaan penculikan terhadap Johanes Sigit, Rabu (30/11) sore. “Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami berusaha melakukan upaya pencarian keberadaan korban, dan akhirnya korban kami temukan Rabu (30/11) dini hari

pukul 01.00 WIB. Selanjutnya saya limpahkan ke Polres Jember," jelas Andi Febryanto. Kepala RS DKT Jember Letkol Inf Masri Sihomhing mengatakan, Johanes Sigit merupakan PNS RS DKT Jember, bagian perawatan gigi, yang mengalami penganiayaan dan pengambilan paksa dari rumah oleh orang tidak dikenal. "Untuk keterangan lain

masih belum menerima laporan, apa motif kejadian. Saya sendiri belum ketemu dengan korban, sekarang masih dimintai keterangan di Mapolres Jember," kata Masri. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Bambang Wijaya belum bisa dikonfirmasi karena masih mengikuti rapat Kapolres dengan seluruh Kapolsek. Informasi di lapangan, pada Selasa (29/11) pukul 20.00 malam, korban didatangi tamu tiga orang tak dikenal oleh keluarga. Bahkan, korban sempat dihajar dihadapan anak dan Istrinya. Setelah dihajar korban dibawa ketiga pelaku tidak jelas kemana arahnya, dan ditemukan di Jalan Jawa. (edy)

Kejari Usut Korupsi Anggaran PSSI Jember Rp 3 M Jember, Memorandum Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Jember, Maryanto menyatakan, pihaknya segera melimpahkan penanganan perkara kasus dugaan penyelewengan dana Asosiasi Sepak Bola ASKAB PSSI Jember tahun anggaran 2014/2015 kepada tim jaksa pidana khusus pada pekan ini. Berdasarkan pengumpulan bahan dan bukti keterangan (pulbaket) atas kasus itu, jaksa mengindikasi adanya potensi kerugiaan negara yang ditimbulkan hingga mencapai angka Rp 3 miliar lebih."Hasil operasi intelejen dan ekspos perkara bersama seluruh jaksa di Kejari Jember ini, memang seluruh jaksa sudah sepakat ada indikasi tindak pidana korupsi. Kita sudah buat laporan kepada pidsus, kita juga kirim ke Kejati,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/11). Ada 18 orang yang telah dimintai keterangan seputar kasus itu, sebagaian besar merupakan pengurus internal dari PSSI Jember diantaranya Ketua PSSI Jember Diponegoro dan Sekertaris Sirajudin,

Maryanto

termasuk juga para pengurus ASKAB. "untuk siapa saja tersangkanya nanti setelah proses penyidikan dan tidak bisa kita publikasi sekarang. Namun dari hasil penyelidikan ada temuan penyelewengan dana dan kegiatan fiktif,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember, Asih membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahaan berkas perkara dugaan korupsi dari jaksa intelejen.“Berkasnya baru kita terima dari bagiaan intel, salanjutnya kami lakukan penyidikan lebih lanjut,”

terangnya. Kejaksaan Negeri Jember mengusut dugaan penyelewengan di tubuh PSSI Jember itu, setelah sejumlah pengurus ASKAB mempersoalkan, sekaligus mengindikasi telah terjadi penyelewengan yang dilakukan oleh pengurus PSSI Jember dalam pengunaan anggaran dana hibah dari APBD Jember anggaran 2014/2015 senilai Rp 4,3 miliar. Atas dugaan telah terjadinya penyelewengan itu, sejumlah perwakilan pengurus ASKAB PSII Jember akhirnya melaporkan kasus itu ke Kejari Jember pada awal 2016 lalu. “Dari tahun 2014 ASKAB PSSI Jember tidak pernah menggelar rapat ataupun kompetisi internal, mulai dari divisi I, II, III hingga Divisi Utama, tapi anggaran tetap diterima oleh pengurus. Penggunaan anggaran juga tidak transparan kepada seluruh anggota, sehingga kami pilih melaporkan ke kejaksaan,” kata Syamsul Arifin, salah satu pemilik klub dan pengurus PSSI Jember. (edy)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jember berdemonstrasi menuntut penegakan hukum kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok.

IMM Jember Tuntut Penegakan Hukum Kasus Ahok Jember, Memorandum Puluhan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jember menuntut penegakan hukum kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan unjuk rasa di DPRD dan Kantor Pemkab Jember, Rabu (30/1). "Hukum di Indonesia telah mati, tumpul ke atas dan tajam ke bawah seperti penanganan kasus hukum Ahok yang berjalan sangat lamban," kata koordinator lapangan Dwi Chandra Irawan di selasela orasinya di halaman Kantor DPRD Jember. Menurut dia, Indonesia adalah negara hukum dan bukan negara kekuasaan, sehingga hukum harus menjadi panglima tertinggi untuk dilaksanakan tanpa pandang bulu, sehingga tidak boleh tumpul saat memproses penegakan hukum para penguasa. "Selama ini negara hukum hanya jadi angan-angan dan faktanya negara hanya dikua-

sai kaum kapitalis, sehingga IMM Jember mengambil sikap dengan mengeluarkan pernyataan sikap sebanyak enam poin di antaranya penegakan hukum di Indonesia,"tuturnya. Dia mengatakan,IMM mengecam langkah pemerintah neo-Orde Baru dengan melarang aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016 karena aparat kepolisian seharusnya melindungi masyarakat, dan bukan sebaliknya melindungi penguasa. "Isu makar yang dibuat oleh elite politik yang menyatakan demonstrasi mengarah ke gerakan makar, tuduhan itu tidak berdasar karena makar telah diatur dalam UndangUndang Hukum Pidana Nomor 107,"katanya. Dwi menegaskan, IMM Jember tetap berkomitmen dan konsisten untuk mengawal penegakan hukum di Indonesia karena diam adalah sebuah penghianatan, sehingga seluruh aktivis IMM di daerah berunjuk rasa pada Rabu ini sesuai dengan in-

struksi DPP IMM Nomor 36/A-1/2016. "Unjuk rasa yang dilakukan aktivis IMM Jember merupakan murni gerakan mahasiswa dan tidak ditunggangi oleh kepentingan apapun karena penekanan kami adalah penegakan kasus hukum di Indonesia," tandasnya. Puluhan aktivis IMM Jember memulai aksinya di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Jember kemudian melakukan longmarch menuju ke Gedung DPRD Jember dan mengakhiri aksinya di halaman Kantor Pemkab Jember. Sejumlah aktivis juga melakukan aksi teatrikal di bundaran DPRD Jember dengan membawa sebuah keranda sebagai simbol matinya penegakan hukum di Indonesia, sehingga keranda tersebut juga dibakar sebagai bentuk kekecewaan aktivis IMM terhadap ketidaktegasan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menangani perkara.(*/be)

Forpimda Lumajang membaca deklarasi kebangsaan.

Forpimda Lumajang Gelar Deklarasi Kebangsaan Lumajang, Memorandum Santernya isu makar yang akan dilakukan pada 2 Desember 2016 disikapi beragam. Untuk memberikan pencerahan kepada mayasarakat, Forum Pemerintah Daerah (Forkopimda) Lumajang menggelar Deklarasi Kebangsaan di Balai Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang Rabu (30/11). Deklarasi yang diikuti berbagai elemen masyarakat ini bertujuan untuk tetap menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Deklarasi kebangsaan diikuti aparat TNI/ Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta forum antar umat beragama, dengan mengenakan pita merah putih yang diikatkan di kepala. Dalam deklarasi ini mereka bersatu dan sepakat tetap menjaga kesatuan dan persatuan Negara Indonesia.DenganfalsafahPancasiladanBhinneka Tunggal Ika untuk tidak terpecah belah. Bupati Lumajang As'at Malik dalam sambutannya mengatakan, dengan santernya

isu makar, negara kesatuan Indonesia mulai terancam dengan kepentingan kelompok tertentu. Hal ini dilatarbelakangi perbedaan agama, suku, bangsa bahkan pandangan politiknya."Dengan kegiatan ini, upaya untuk memecah belah bangsa ini bisa diredam. Perbedaan itu justru menjadi kekayaan negeri tercinta sehingga menjadi perekat demokrasi," kata As'at Malik Rabu (30/11) Kapolres Lumajang AKBP Raydian Kokrosono meminta kepada masyarakat Lumajang yang berencana untuk mengikuti kegiatan aksi damai di Jakarta agar mengurungkan niatnya dan lebih baik melakukan kegiatan sehari-harinya."Aksi di Jakarta itu bukan demo, namun doa bersama untuk keselamatan bangsa."jelas Raydian. Meski belum mendapatkan laporan adanya kelompok tertentu yang akan ke Jakarta, lanjut dia, pihakna tetap mengimbau kepada masyarakat hendaknya mengurungkan niatnya."Kita doakan bersama-sama di Lumajang,"pungkasnya.(uul)

Kakek 70 Tahun Otaki Curwan 8 TKP Lumajang, Memorandum Tim Buser Sat Reskrim Polres Lumajang berhasil membongkar kasus curwan (pencurian hewan). Ternyata pencurian tersebut diotaki seorang kakek bernama Sutimin (70), warga Desa Karanglo. Sedangkan penadahnya, Sukarji (49), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir. "Sutiman adalah pelaku lama dan sering memakai pelaku baru saat beraksi, dua pelaku yang kabur YF dan ED. Mereka sudah menjalankan aksinya di delapan TKP (Tempat Kejadian Perkara) dalam setahun terakhir," ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Tinton, seperti dilansir beritajatim.com,Rabu (30/11).

Dikatakan Tinton, YF bertugas mengeksekusi dan ED yang mencarikan kandang sapi untuk penitipan hasil curian. Sedangkan Sukarji bertugas membeli sapi untuk dijual keluar kota. Modus yang dilakukan pelaku merusak kandang sapi dan membawa kabur. Kemudian sapi dititipkan ke kandang warga dengan sistem sewa. "Kita masih mengembangkan kasus ini. Karena tidak menutup kemungkinan ada TKP lain yang belum terbongkar. Karena kelompok ini merupakan pemain lama. Dua pelaku langsung kita jebloskan dalam sel tahanan," pungkasnya. (*/be)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 18

BONDOWOSO-SITUBONDO KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto, SH. WARTAWAN: Adi Purnomo, Bambang, Cipto H Silvani, Edo Firman, Abd Hakim, Heru Hartanto, Heri Iwantoro.

Bupati Situbondo Targetkan BUMDes Terbentuk 2017 Situbondo, Memorandum Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, menargetkan pada 2017 seluruh desa di Kabupaten Situbondo telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “Kami juga sudah menekankan kepada 115 kepala desa lainnya agar BUMDes dapat segera terbentuk, dan sampai sekarang baru 12 desa yang sudah membentuk BUMDes di desa tersebut dengan menggunakan dana desa (DD),”ujarnya usai melantik 17 kepala desa di Pendapa Kabupaten Situbondo seperti dilansir Antara, Rabu (30/1). Menurut dia, pembentukan BUMDes penting karena berpotensi menggerakkan perekonomian desa dan pihak desa mendapat pemasukan dari badan usaha itu sendiri. Pembentukan BUMDes pada 132 desa di Situbondo, lanjut dia, juga harus melibatkan masyarakat di masing-masing desa melalaui musyawarah desa (musdes) dengan tujuan agar masyarakat mengetahui keberadaan BUMDes. “Kami optimistis 132 desa di Situbondo pembentukan BUMDes akan rampung pada tahun depan dan itu sudah menajdi target kami. Dan penekanan kami kepada kepala desa yang baru dilantik agar dari awal mereka menjabat sebagai kepala desa dapat memberikan warna baru utamanya menggali potensi ekonomi di desa,”tandasnya. Dadang menambahkan bahwa kepala desa yang baru diharapkan memiliki inovasi-inovasi baru guna membangun desa serta dapat menggali potensi yang ada dan dikelola, dan salah satunya pembentukan BUMDes. “Seperti yang disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Situbondo, beliau menceritakan ada salah satu desa di Indonesia yang sudah membentuk BUMDes dan memiliki pendapatan asli desa sekitar Rp 6 miliar dalam satu tahun,”katanya menambahkan. (*/be)

H Syaifullah

Pemkab Situbondo Anggarkan Rp 3,5 M untuk Guru Ngaji Situbondo, memorandum Pada 2017 nanti, Pemkab Situbondo telah menganggarkan insentif untuk guru ngaji dan guru minggu (pengajar di gereja bagi kaum kristen) sebesar Rp 3,5 miliar lebih. Anggaran tersebut lebih besar dari tahun 2016 yang mencapai Rp 3,408 miliar. Sekda Kabupaten Situbondo, Syaifullah mengaku, ada penambahan anggaran karena jumlah guru ngaji dan guru minggu yang mendapatkan insentif jumlahnya bertambah. ”Sekarang ini jumlahnya 4.401 orang guru ngaji dan guru minggu,” terang Syaifullah, Rabu (30/11). Sedangkan pada 2016 jumlah guru ngaji dan guru minggu yang mendapatkan insentif 4.310 orang. Besaran insentif yang diberikan pada 2017 nanti sama dengan tahun ini, yaitu Rp 800 ribu per orang. Sedangkan 2015 sebesar Rp750 per orang.”Ada penambahan tetapi tidak seberapa karena itu diberikan per tahun, bukan tiap bulan,” kata Syaifullah. Insentif tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada guru ngaji maupun guru minggu. Dalam pandangan Syaifullah, mereka inilah yang selama ini menanamkan ahklak kepada anak-anak bangsa. ”Sangat minim memang, tetapi ini yang bisa diberikan pemerintah,” katanya. Lebih jauh, Syaifullah menerangkan, insentif untuk guru ngaji dan guru minggu ini sebagai implementasi dari cita-cita bupati yang ingin menjadikan masyarakat mandiri dan beriman. Untuk bisa mencpai itu, guru ngaji memiliki peran peting. ”Mereka sangat ikhlas mengajarkan anak-anak kita meski hanya dibayar Rp 800 per tahun,” tambahnya. Waktu pemberiannya seperti biasa, yaitu dilakukan pada bulan puasa, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Masing-masing desa jumlah yang diterima berbeda, tergantung jumlah guru ngaji yang ada di tempat tersebut. Sementara itu, insentif untuk guru minggu sudah ada sejak pemberian insentif kepada guru ngaji. ”Sudah lama ada, bukan hanya tahun ini saja,” pungkas Syaifullah. (edo)

Korban dievakuasi ke darat.

Pamit Mancing

Warga Agel Ditemukan Tewas Tersangkut Jaring Situbondo, Memorandum Adim alias Widad (35) warga Dusun Pelabuhan RT.05/RW.06 Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo ditemukan tewas tersangkut jaringnya sendiri. Pria yang sehari-harinya berjualan asem ini, berpamitan kepada keluarganya menjaring dan memancing ikan di Perairan Pelabuhan Jangkar menggunakan bekas ban dalam mobil, Rabu (30/11). Menurut Kapolsek Jangkar Iptu Pramana, korban berangkat dari rumah untuk memancing dan menjaring di pinggir pantai Dusun Pelabuhan, Desa Agel, Kecamatan Jangkar, pada Rabu (30/11) dini hari pukul 01.00 WIB. “Menurut keterangan keluarganya biasanya korban pulang mancing atau menjaring sekitar pukul 06.00 WIB. Namun hingga pukul 11.00 WIB korban tidak pulang. Kemudian tetangganya yang bernama Sunar Didik, Baron, melakukan pencarian,” terang

Pramana. Selang beberapa waktu kemudian, jelas Pramana, Sugianto dan Sunar menemukan korban dalam kondisi tewas tersangkut jaring miliknya sendiri. “Selanjutnya, Polsek Jangkar, Kamla, Polair dan dibantu masayarakat dan nelayan setempat melakukan evakuasi korban kepinggir pantai dan membawa korban ke rumah duka,” jelas Pramana Dugaan sementara penyebab kematian korban, kata Pramana, ban yang ditumpangi korban saat memanc-

ing dan menjaring terkena arus kemudian terbalik, lalu tersangkut jaring miliknya sendiri. Selain itu korban tidak bisa berenang. “Hasil pemeriksaan terhadap korban yang dilakukan Tim Iden Polres Situbondo dan tim medis Puskesmas Jangkar, menerangkan korban mengalami luka lecet di dahi dan bibir bagian atas. Kemungkinan hal ini terjadi, akibat benturan atau gesekan dari batu karang saat korban tenggelam,”tuturnya. Menurut keterangan saksi Sugianto,Sunar dan Didi Baron, imbuh Pramana, ketika ditemukan pertama kali posisi korban bagian kepalanya berada di bawah menyentuh batu karang dan ada busa di hidung serta mulut. “Kemungkinan korban terlalu banyak menelan air laut, sehingga pembuluh darah arteri pecah,” jelasnya. (eru/eri)

Lantik 17 Kades

Bupati Situbondo Minta Bekerja Profesional

Bupati Dadang melantik 17 kades.

Situbondo, Memorandum Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto melantik 17 kepala desa (Kades) di Pendapa Kabupaten, Rabu (30/11). Pelantikan itu disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah *Forkopimda) Kabupaten Situbondo dan para pejabat teras Pemkab Situbondo serta tamu undangan lainnya. Prosesi pelantikan langsung aman, lancar, tertib dan khidmat.”Saya minta kepada kepala desa yang habis dilantik agar bekerja secara profesional dan mampu memajukan desanya masing-masing,”pinta Bupati Dadang dalam arahannya. Tidak hanya itu, Dadang juga meminta kepada Kades periode 2016-2021 tersebut mampu menggali potensi yang ada di desanya, serta mau membangun pemberdayaan ekonomi bagi masyarakatnya secara nyata melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Harapan saya para kades yang baru dilantik bisa membangun desanya secara baik melalui

dana desa atau alokasi dana desa (DD dan ADD),” harapnya. Selain itu, Bupati Dadang juga meminta kepada para kepala desa yang habis dilantik segera melakukan adaptasi dengan peraturan dan undang-undang yang menjadi pijakan pemerintahan desa, misalnya UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa serta mampu bersinergi dengan tiga pilar yang ada di wilayahnya masing-masing. “Kades harus segera bekerja dan mengabdi untuk kepentingan masyarakat, dan apabila para kades masih belum memahami tentang undang-undang dan peraturan segera minta petunjuk atau bantuan kepada Bagian Pemerintahan,” tuturnya. Bupati juga mengingatkan kepada para kades, agar dalam merencanakan berbagai program pembangunan di desa harus ada landasan hukumnya agar tidak tersandung masalah. Sehingga sasaran program yang direncanakan benar dan tepat. “Transfaransi dan akuntabel dari pemerinta-

han desa itu harus bisa dicermati dengan mudah, sehingga apa yang dilaksanakan pada pemerintah desa tidak mendapat sorotan dari berbagai pihak,” pungkasnya. Sementara ke-17 Kades yang dilantik yakni,Kades Curahsari dan Kembangsari (Kecamatan Jatibanteng), Kades Suberrejo (Kecamatan Besuki), Kades Selomukti (Kecamatan Mlandingan), Kades Kendit dan Tambak Ukir (Kecamatan Kendit), Kades Kilensari (Kecamatan Panarukan), Kades Kotakan ( Kecamatan Situbondo), Kades Siliwung dan Klampokan ( Kecamatan Panji), Kades Semiring (Kecamatan Mangaran), Kades Curahtatal (Kecamatan Arjasa), Kades Pesanggarahan (Kecamatan Jangkar), Kades Wringinanom (Kecamatan Asembagus), Kades Semberrejo (Kecmatan Banyuputih), Kades Sumberargo (Kecamatan Sumbermalang) dan Kades Kalisari (Kecamatan Banyuglugur).(eru)

Suasana apel nusantara bersatu di Alun-Alun Situbondo.

Dandim 0823/Situbondo:

Pererat Silaturahmi Antarumat Beragama dan Etnis Situbondo, Memorandum Ribuan masyarakat sambil mengikatkan di kepala dan membawa bendera Sang Saka Merah Putih bersatu padu mengikuti Kegiatan Nusantara Bersatu yang digelar di Alun-Alun Kota Situbondo. Dari unsur TNI, Polri, tokoh agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, tokoh organisasi, mahasiswa, pelajar hingga etnis Arab dan Tionghoa bercampurbaur menyanyikan lagu-lagu wajib perjuangan, Rabu (30/11). Bukan hanya unsur itu saja yang mengikuti kegiatan Nusantara Bersatu. Tapi, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, Wakil Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Ashari, Kapolres Situbondo AKBP Puji Hendro Wibowo, Wakapolres Situbondo Kompol Edith Yuswo Widodo, Ketua DPRD Situbondo H Bashori Sanhaji, Wakil Ketua DPRD, Kajari Situbondo Satimin juga bersatu padu menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih. “Alhamdulillah, kita bersama-sama bisa menghadiri acara Nusantara Bersatu yang dilaksanakan secara nasional ini. Acara Nusantara Bersatu, bukan hanya dilaksanakan di Kabupaten Situbondo saja, tapi acara ini juga dilaksanakan di kabupaten/kota se Indonesia,”ujar Dadang. Lebih lanjut, Dadang mengatakan, dengan dilaksanakan kegiatan Nusantara Bersatu, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo semakin memperkokoh nilai-nilai persatuan bangsa dan selalu siap untuk ikut

menjaga Negara Indonesia dari rongrongan yang akan memecah belah NKRI. “Saya berharap masyarakat Situbondo tetap setia terhadap Merah Putih dan semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dan NKRI harga mati,” teriak Bupati Dadang membakar semangat persatuan dan kesatuan dalam membela bangsa. Komandan Kodim 0823/ Situbondo, Letkol Inf Ashari mengatakan, dengan dilaksanakannya kegiatan Nusantara Bersatu diharapkan bisa semakin mempererat hubungan tali silaturrahmi antarumat beragama dan etnis di Kabupaten Situbondo. “Gerakan Nasional Nusantara Bersatu ini, adalah ide para kiai yang disampaikan kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, kemudian ditindaklanjuti dan agar dilaksanakan di setiap kabupaten,”jelas AShari. Kegitan Nusantara Bersatu, Indonesia Ku, Indonesia Mu, sambung Dandim, mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam kerangka NKRI. “Walaupun kita berbeda-beda, tapi kita satu. Perbedaan itu, adalah modal atau perekat untuk mempersatukan bangsa Indonesia semakin besar. Dengan perbedaan, kekuatan Bangsa Indonesia akan semakin disegani Dunia,”ujar Ashari. Apel Nasional Nusantara Bersatu ini, kata dia, selain untuk menjaga keutuhan ke Bhinekaan juga bertujuan untuk menjaga keutuhan NKRI. “Bila masyarakat bersatu, maka bangsa Indonesia tidak bisa terpecah belah dan tidak ada yang bisa mengganggu,” tegasnya. (eru)

Orang Gila Bawa Kabur Sapi Milik Warga Bunder Bondowoso, Memorandum Warga Dusun Bunder, Desa Pancoran, Kecamatan Kota dihebohkan tertangkapnya orang tak dikenal menuntun induk sapi dan anak sapi yang diketahui warga milik Sayati, Rabu (30/1). Lantas warga melaporkan kepada Sayati, perihal sapinya yang dibawa kabur orang tak dikenal. Spontan Sayati dan warga melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek Kota Bondowoso Awalnya, sapi tersebut ditinggal dan diikat Sayati di depan rumah dan ditinggal mencari rumput untuk pakan sapi. Saat

itulah pelaku yang belakangan diketahui bernama Arso, warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Tegal Ampel, membawa induk sapi dan anaknya di jalan aspal hingga akhirnya ditangkap warga. Kapolsek Kota Bondowoso, AKP Yunaryanto melalui Kanit Reskrim, Bripka Yoyok dan Brigadir Yudiyanto menjelaskan, bahwa pelaku diduga menderita penyakit ganguan jiwa. Awalnya petugas tidak percaya jika pelaku orang gila. Tapi setelah mendapat keterangan dari Kades Karang Anyar, Sunardi dengan sebuah jaminan pernyataan jika Arso memang mengalami

ganguan jiwa. Bahkan pernah ada kejadian serupa di desanya, Karang Anyar. “Setelah mendengar penjelasan Kades Karang Anyar, barulah kami percaya. Ditambah lagi keterangan dari pihak kelurga Arso sendiri,” terang Yudiyanto. Lebih jauh dikatakan, ketika diperiksa Arso yang berpakaian kaos doreng, bercelana, dan memakai sepatu panjang justru menjawab kalau dirinya baru piket malam di Kodim 0822. Bahkan pada waktu pertama sampai Mapolsek Arso sempat meminta kopi dan rokok. “Dia juga memakan dua buah mangga karena lapar,”tandasnya.(cip)

Bupati Bondowoso Ajak Masyarakat Bersatu Jaga NKRI Bondowoso,Memorandum Pe m k a b B o n d ow o s o menggelar apel akbar bertema Nusantara Bersatu Indonesia, Indonesiaku, Indonesiamu Indonesia Kita Bersama, di Alunalun Bondowoso, Rabu (30/11). Kegiatan ini dipimpin Bupati Bondowoso H Amin Said Husni dan dihadiri seluruh unsur Forpimda Kabupaten Bondowoso, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, anggota Bhay-

angkari dan Persit, ormas, dan perwakilan pelaja, yang bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam sambutannya, Amin Said Husni berharap seluruh elemen masyarakat selalu bersatu dalam ke Bhinekaan Negara Indonesia dan tetap menjaga, merawat dan mempertahankan Negara Indonesia. Baik dari ancaman dalam maupun luar negeri, serta

bertekad untuk Nusantara Indonesia tetap bersatu. “Kita sepakat untuk menjaga keutuhan NKRI bukan dengan memanggul senjata, namun dengan membangun bersama negara Indonesia,’ tegas Amin. Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H Ahmad Dhafir juga menyampaikan bahwa Indonesia merdeka bukan warisan dari penjajah, melainkan hasil perjuangan dari leluhur

bangsa Indonesia. “Sehingga wajib hukumnya bagi kita untuk menjaga keutuhan NKRI,” tandasnya. Perjuangan NKRI telah di buktikan dengan kesolidan dari keragaman baik dari suku, ras dan agama di Negara Indonesia. Karena itu, diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bondowoso untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” tandasnya.(cip)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

TELEPON PENTING PEMADAM KEBAKARAN POLISI AMBULANS

113 110 118

HALAMAN 19 RSU BLAMBANGAN PELAYANAN GANGGUAN PDAM PELAYANAN GANGGUAN PLN INFORMASI REKENING LISTRIK PMI UNIT TRANSFUSI DARAH PMI TELKOM CALL CENTER

421118 421525 424207 123 / 421441 424240 423212 147

TELEPON PENTING

B A N Y U WA N G I

TERMINAL BIS SRITANJUNG TERMINAL BIS BRAWIJAYA

510635 424438

STASIUN KA BANYUWANGI BARU KETAPANG STASIUN KA KARANG ASEM PELABUHAN PENYEBARANGAN KETAPANG INFO KELUARGA BERENCANA

510396 424306 424308 163

KEPALA BIRO: Choiri Kurnianto SH. WARTAWAN: Hujaini SE, Hariyadi, E Budi S, Imam Ashari, Siswanto, Fatahu Sugito; ALAMAT: Jl. Badung No. 1A Taman Baru, Banyuwangi. CP: 081234565895

DULUR ISUN

Panggilan Jiwa

T

ANPA meninggalkan kewajiban dan kodratnya sebagai wanita dan seorang ibu, jurnalis televisi ini merupakan satu dari sedikit jurnalis wanita di Banyuwangi, yang terlihat paling aktif dan gigih mengabadikan setiap momen. Bahkan, bagi ibu 3 orang anak ini dunia jurnalistik sudah merupakan panggilan jiwa. “Bagi saya, kegiatan liputan bukan semata-mata hanya karena penghasilan, Happy Oktavia tetapi sudah menjadi panggilan jiwa,” ungkap jurnalis bernama lengkap Happy Oktavia, yang bergabung dengan TV-One sejak 2007 lalu. Tentang cara membagi waktu antara perannya dalam keluarga dan tugas jurnalistik yang harus dilakoninya, wanita kelahiran 1976 ini mengaku tidak ada masalah. “Anak-anak sudah biasa dengan kegiatan dan kesibukan saya. Bahkan, suami saya juga sangat mendukung. Kapan saja saya harus berangkat dan meninggalkan mereka, mereka sadar dan tidak akan protes,” ungkapnya, sembari menambahkan, dunia jurnalistik akan terus dilakoninya sejauh dia mampu menjalaninya. “Entah sampai kapan,” tandasnya. (bud)

Sopir Mabuk, Pikap Nyebur Sungai Banyuwangi, Memorandum Diduga sopir mabuk berat, mobil pikap terjun ke sungai Selatan Polsek Bangorejo, Rabu (30/11). Akibatnya, dua orang terluka dan harus dirawat ke Puskesmas Bangorejo. Informasi di lokasi kejadian, kondisi Agus (29), warga Dusun Yudumulyo, Desa Ringintelu,Kecamatan Bangorejo, terlihat masih teler dan enggan diminta keterangan wartawan. Sesekali aroma alkohol terhirup hidung. Korban lainnya yang juga diduga terpengaruh alkohol bernama Ana (18), warga Dusun Gunungsari, Desa Bangorejo terlihat masih shock. Kanitreskrim Polsek Bangorejo, Aiptu Gatot Kukuh Suryawan SH, membenarkan laka tunggal tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa. “Terlihat kondisi pengemudi dan penumpang ada indikasi pengaruh alkohol,” ungkapnya. (swa)

Gantikan Musairi, Inayanti Siap Duduk di DPRD Banyuwangi,Memorandum Berkas verifikasi KPU Penganti Antar Waktu (PAW), Inayanti Kusumasari, calon anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), siap dikirim ke Gubernur Jawa Timur melalui Bupati Banyuwangi. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, H. Joni Subagio,SH.MH. Joni mengatakan, sebelumnya, DPC Partai Kebangkitan Bangsa Banyuwangi, mengaInayanti Kusumasari jukan usulan PAW atas nama Inayanti Kusumasari sebagai pengganti mendiang Achmad Musairi. Setelah itu, dewan meminta kepada KPU memverifikasi dan klarifikasi calon penganti antar waktu tersebut. “Berkas hasil verifikasi dan klarifikasi Inayanti Kusumasari dari KPU, hari ini kita terima, dan proses selanjutnya kita kirim ke Gubernur Jawa Timur melalui Bupati Banyuwangi,” ucap H. Joni Subagio dikonfirmasi Memorandum, Rabu (30/11) di Gedung DPRD Banyuwangi. Ketua DPC PKB Banyuwangi ini menambahkan, sesuai dengan mekanisme, dalam proses tersebut, Gubernur memiliki waktu 14 (empat belas) hari untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) pergantian dan dikirimkan kembali ke DPRD Banyuwangi. Setelah proses tersebut terpenuhi, selanjutnya dijadwalkan proses pelantikan dan pengambilan sumpah janji oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD. Inayanti Kusumasari adalah calon anggota Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi III. Perempuan kelahiran Banyuwangi 28 Agustus 1982 ini, dalam Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014 lalu, meraih 2.226 suara. (ydi)

Rumah Warga Sumbermanggis Jadi Arang

Musisi Kondang Banyuwangi Doyan Sabu Polres Banyuwangi sambil menBanyuwangi, Memorandum Musisi ternama Banyuwangi tersandung kasusunggu proses Banyuwangi. narkoba. Adalah Slamet Riyadi atau lebih dikenal Penangkapan Mamang ini menjadi ironi. Pria ini sebelumnya dengan Mamang (50).  Pria ini ditangkap dirumahnyapernah menciptakan lagu beryang berada di Perumahan Kalirejo Permai Blok C,judul sabu-sabu. Lagu itu berisi Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat. Selain kedapatantentang bahaya sabu-sabu bagi memiliki sabu, dari tangan pria ini, petugas jugayang mengkonsumsinya. Dalam lagu itu, Mamang juga menyatamenemukan senjata api jenis revolver rakitan.    Pria yang khas kumis tebalnya ini diamankan petugas sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (29/11). Pria ini sama sekali tak menyangka petugas telah menyatroni rumahnya. Di rumah Mamang, polisi menemukan empat paket sabusabu dengan berat bersih 0,29 gram, empat plastik kecil bekas bungkus sabu satu bendel plastik klip dan satu unit HP merek Oppo warna putih. Tidak puas di situ, polisi terus menggeledah rumah pelaku. Dari hasil penggeledahan, ditemukan senjata api jenis revolver di dalam rumah itu. “Setelah kita teliti ternyata senjata api itu adalah senjata api rakitan,” kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi.  Setelah dipastikan tidak ada barang-barang terlarang lainnya, polisi membawa Mamang ke Polres Banyuwangi untuk pemeriksaan lanjut. Sabu-sabu yang ditemukan di tangan pelaku diakui didapatkan dari seseorang yang identitasnya sudah kami dapatkan. “Orang yang menyuplai sabu masih kita kejar,” tegasnya. Mengenai senjata api rakitan yang ditemukan pada tersangka, menurut Agung didapatkan dari pensiunan pejabat di Kecamatan Genteng. “Untuk penanganan lebih lanjut terkait temuan senjata api ini, kami serahkan kepada Satuan reskrim Polres Banyuwangi,” beber mantan Kapolsek Cluring ini.  Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mamang dijerat dengan pasal Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia juga harus mendekam dalam ruang tahanan

Jembatan Kandangan–Sarongan Putus Diterjang Banjir Banyuwangi, Memorandum Jembatan kayu yang menghubung dua desa, yakni Kandangan dan Sarongan, terputus karena arus sungai setelah guyuran hujan dua jam. Akibatnya, warga Kandangan dan Sarongan kehilangan akses transportasi tercepat baik dengan jalan kaki maupun motor roda dua. Kini terpaksa warga harus melintas menembus semak belukar jalanan setapak di jalan area perkembunan. Kepala Desa,

Kandangan, Riono SH, mengatakan, karena rusak, warga terpaksa melewati jalur alternatif yang cukup berbahaya karena licin. Diakui Gunoto, Kepala Desa Sarongan, jembatan kayu yang digunakan itu hanya untuk sementara karena akan dibangun jembatan besi. “Jembatan kayu dan bambu tersebut akan segera kita perbaiki untuk jembatan alternatif,”pungkasnya Kades Sarongan. (swa)

Nenek Renta Mati Tabrak Lari

Slamet Riyadi alias Mamang

kan tidak akan mengkonsumsi sabu-sabu lagi. Sebab mengkonsumsi sabu lebih banyak rugi dibanding untungnya. (jai/bud)

Banyuwangi Gelar Apel Nusantara Banyuwangi, Memorandum Apel Nasional dengan tema; ‘Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Milikmu, Milik Kita Bersama’, digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (30/11) sore. Acara yang sekaligus menjadi ajang Silaturrahmi antar elemen masyarakat dan aparat keamanan ini dihadiri oleh sekitar 800-an orang yang terdiri dari; sejumlah tokoh masyarakat, tokoh Agama, Pelajar, mahasiswa dan Aparat Keamanan dari TNI-AD, TNIAL dan Kepolisian. Apel Nasional dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa ini juga dihadiri langsung oleh pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi yakni; Bupati H Abdullah Azwar Anas, Dandim Letkol (Inf) Roby Bulan, Dan Lanal Letkol (L) Wahyu Endrawan, dan Kapolres AKBP Budi Mulyanto, SIK. Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan (Aspem) Setda Kabupaten Banyuwangi, Drs Wiyono. Dalam sambutan pembukaannya, Wiyono men-

Kondisi jembatan Kandangan-Sarongan yang putus diterjang banjir.

Banyuwangi, Memorandum Seorang nenek tewas setelah menjadi korban tabrak lari. Nenek ini tewas dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Selain luka di bagian kepala, tulang kaki perempuan renta ini juga patah. Tidak ada identitas apapun ditemukan pada korban. Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, Selasa (29/11) malam. Musibah itu terjadi di jalan di Dusun Donosuko, Desa Badean ke arah Desa Sukojati. Perempuan ini ditemukan tergeletak di jalan. “Kami mendapatkan laporan dari warga terkait kejadian ini,” kata Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi Ipda Budi Hermawan.  Mendapat laporan warga, petugas segera menuju ke lokasi kejadian. Korban yang sudah tidak bernyawa langsung dibawa ke kamar mayat RSUD

Petugas Unit Kecelakaan meng identifikasi ciri-ciri korban.

Blambangan. Polisi tidak menemukan satupun identitas pada korban. Warga di sekitar lokasi kejadian juga tidak ada yang mengenali korban. Jenazah perempuan yang diperkirakan berusia 75 tahun itu kini disemayamkan di kamar Mayat RSUD Blambangan. Budi  Hermawan menghimbau masyarakat merasa kehilangan anggota keluarganya sesuai dengan ciri-ciri tersebut agar melapor

ke unit kecelakaan Satlantas Polres Banyuwangi. “Atau bisa langsung datang ke  kamar mayat RSUD Blambangan untuk melihat langsung korban,” kata mantan Kasi Propam Polres Banyuwangi ini.  Rencananya, jika dalam tiga hari tidak ada keluarga korban yang datang. Maka pihak rumah sakit akan memakamkan korban di pemakaman belakang Rumah Sakit. (jai/bud)

Terlibat Kasus Perusakan, Anggota LSM Dipenjara Kegiatan Apel Nasional Nusantara Bersatu di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

gungkapkan, kegiatan apel nasional tersebut digelar untuk merajut kembali tali silaturrahmi antar elemen masyarakat dalam rangka mengahadapi situasi dan kondisi sosial politik nasional yang ‘sedang sakit’. “Keragaman budaya sebagai salah satu pondasi Bangsa, sedang terluka. Maka kita harus semakin merapatkan barisan untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI tercinta,” kata Wiyono dalam sambutannya. Dalam acara tersebut juga

ditandai dengan penandatanganan spanduk putih berukuran sekitar 3 meter, oleh peserta yang hadir, termasuk kalangan TNI-Polri. Selain itu, juga dipamerkan senjata organik milik TNI-AD, TNIAL dan Polisi. Sementara itu, Bupati Anas dalam sambutan penutupnya menyatakan berterimakasih kepada semua elemen masyarakat Banyuwangi yang selama ini telah turut menjaga persatuan dan keamanan. (bud)

Banyuwangi, Memorandum Seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi diamankan aparat Kepolisian. Oknum tersebut bernama Riz, warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah. Dia ditahan penyidik Polsek Srono atas dugaan perusakan sebuah gudang penggilingan padi di wilayah Srono. Informasi yang berhasil dikumpulkan, aksi perusakan itu terjadi pada akhir bulan April 2016 lalu. Ketika itu, Didit, warga Dusun Gurit, Kecamatan Rogojampi, bersama Riz dan beberapa orang anggota LSM lain datang ke gudang penggilingan padi milik Untung di Dusun Melik Wetan, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan

Srono. Secara bergantian, Didit bersama Riz, memukul gembok pintu gerbang gudang tersebut dengan palu hingga rusak. Atas kejadian tersebut, pemilik gudang melaporkannya ke Polsek Srono. Setelah memeriksa pada sejumlah saksi, polisi akhirnya menetapkan Didit sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Proses hukum Didit kini sudah sampai pada tahap persidangan. Dari hasil pengembangan perkara Polisi akhirnya menetapkan Riz dan HW juga sebagai tersangka dalam kasus  itu. Penyidik melakukan penahanan pada Riz sejak Senin (28/11) malam. “Dia sudah resmi kita tahan,” ujar Kapolsek Srono AKP Mulyono.

Sejak ditahan, Riz mendapatkan kunjungan dari koleganya sesama LSM. Kurang dari 24 jam ditahan di Polsek Srono, polisi langsung memindahkan penahanan Riz ke Lapas Banyuwangi. “Siang itu juga kami titipkan ke Lapas Banyuwangi,” jelas Mulyono.  Sementara itu HW masih belum memenuhi panggilan penyidik Polsek Srono. Tidak jelas alasan ketidak hadiran pria yang tinggal di Gambiran ini. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ani Indrijani, pengacara HW membenarkan kliennya belum memenuhi panggilan penyidik. “Masih ada kegiatan,” ujar Ani singkat ditemui di Pengadilan Negeri Banyuwangi.(jai)

5.000 Anak TK Menari Capung Semebyar

Banyuwangi, Memorandum Musibah kebakaran rumah menimpa Wagirin (50) warga Dusun Sumbermanggis, RT/RW 5/13, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, ludes terbakar, R abu (30/11). PenyebabnRumah Wagirin yang ludes. ya diduga percikan api dari kabel arus listrik. Harta berharga ikut terbakar termasuk uang tunai Rp 2 juta milik korban. Saksi korban, Luky Ramadhan (16), percikan api membesar dan menyambar tembok terbuat dari anyaman bambu. Pemilik rumah tahu rumahnya terbakar langsung minta tolong. Warga yang datang langsung berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Ikut pula terbakar barang berharga diantaranya Ijazah atas naman Luky Ramadhan (16) TK dan SD, serta Ijazah atas Nama Nur aini (8) serta juga turut tak luput dari amukan si jago merah. Meski tak ada korban jiwa, namun diperkirakan korban mengalami kerugian senilai Rp 50 juta rupiah. Kapolsek Siliragung, AKP Endro membenarkan terbakarnya api dikarena ada korsleting. (swa)

Panitia Pelaksana Gebyar Tari Capung Semebyar bersama Ny. Dani Azwar Anas

Banyuwangi, Memorandum Sebanyak 5 ribuan anak-anak bersama-sama menarikan ‘Tari Capung Semebyar’ di Lapangan Taman Blambangan, Rabu (30/11). Acara ‘Gebyar Tari Capung Semebyar’ itu digelar dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran di Taman kanakkanak (TK), yang salah satunya lewat pembinaan yang mengarah pada mutu pendidikan, antara lain melalui lingkup

Anak-anak TK se-Kabupaten Banyuwangi menari Tari Capung Semebyar di Lapangan taman Blambangan.

perkembangan seni dan budaya. Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara, Tri Puji Lestari, acara yang melibatkan TK se-wilayah Kabupaten Banyuwangi tersebut digelar atas prakarsa dan swadaya murni dari Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Banyuwangi. “Acara ini kami gelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan

para pendidik TK dalam berkreasi dan berinovasi. Sekaligus juga dalam rangka menyongsong Harjaba (Hari Jadi Banyuwangi, red.) ke 245, menuju Kabupaten Banyuwangi sebagai Kabupaten Layak Anak,” kata Tri Puji Lestari dalam sambutannya. Ditemui usai acara, Tri Puji Lestari menjelaskan, selain melibatkan 5000 siswa-siswi TK, sebanyak 500-an guru pendamping juga dilibatkan dalam

Bupati Abdullah Azwar Anas terlihat antusias menyaksikan tari capung.

acara tersebut sebagai pagar-betis pengamanan. Tari Capung Semebyar tersebut, kata Tri Puji Lestari, diciptakan khusus oleh koreografer Budi Astuti, yang ditata ulang oleh salah satu koregrafer handal Banyuwangi, Sabar Hariyanto. Menariknya, acara tarian masal tersebut ditontong langsung Bupati Abdullah Azwar Anas. Dijelaskan, salah satu tujuan penting dari kegiatan gebyar tari

massal tersebut adalah untuk membantu meningkatkan kreativitas dan pengembangan seni-budaya daerah bagi para pendidik TK di Banyuwangi. “Ini sekaligus juga untuk member kebebasan kepada anak-anak untuk beresperimen dan bereksplorasi melalui seni tanpa tekanan dan intimidasi dari pihak lain, yang dilambangkan dengan capung yang terbang bebas,” ungkapnya. (mam/*)


KAMIS KLIWON, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 20

Bachdim Tinggalkan Sapporo Klik www.skhmemorandum.com anda akan melihat berita-berita kriminal

OLAHRAGA

IRFAN Bachdim memastikan dirinya angkat kaki dari klubnya di Jepang, Consadole Sapporo. Hal tersebut dia ungkapkan melalui ucapan perpisahan di akun Instagram miliknya. Bachdim bergabung dengan klub anggota kasta kedua liga sepakbola Jepang (J2) tersebut pada 2014 lalu. Dia meninggalkan klub itu setelah mereka memastikan diri menjadi juara di kompetisi J2 tersebut. Meski demikian, pemain berusia 28 tahun ini mengaku dirinya sangat menikmati waktunya di klub tersebut. Dia juga mendoakan rekan-rekannya agar bisa sukses saat berlaga di kompetisi J1 musim depan.“SELAMAT Tinggal SAPPORO! Setelah 2 musim yang bagus dengan Hokkaido Consadole Sapporo waktu saya telah berakhir. Saya ingin berterima kasih kepada klub dan para suporter atas waktu yang luar biasa dan musim yang tak terlupakan di mana kita berakhir sebagai JUARA”. (*/sr)

Jadwal Mundur Untungkan Bhayangkara FC Salam Olahraga, PEMERHATI dunia olahraga yang budiman, guna kemajuan, penguatan semangat, dan peningkatan prestasi atlet Jawa Timur. Sampaikan kritik, saran, dan pendapat anda ke WA 088213236787 dan WA 088213193948 dengan menyertakan identitas anda. Terima kasih. Redaksi

Timnas Target Menang tanpa Kebobolan PELATIH tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, menargetkan timnya meraih kemenangan tanpa kebobolan saat melawan Vietnam pada pertandingan pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari Cibinong, Sabtu (3/12). Kedua tim sebetulnya sudah memahami kekuatan masing-masing, mengingat pernah dua kali beruji coba jelang Piala AFF. Pada pertemuan pertama di Stadion Maguwoharjo, Boaz

Timnas Ayo Bangkit SUKSES timnas lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016 menjadi pelecut semangat penggemar sepak bola Indonesia untuk kembali mendukung tim kebanggaan Indonesia di pentas internasional. Momen yang pas ini jangan sampai ditinggalkan.Timnas Ayo bangkit kembali setelah cukup lama terpuruk. Kami para pendukungnya siap memerahkan stadion Pakansari untuk memberikan semangat bagi para pemain tampil trengginas untuk merebut juara. 085330821993

Persela Imbangi Persiba PERSELA Lamongan sukses meraih poin dengan menahan imbang tuan rumah Persiba Balikpapan 3-3 dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship di Balikpapan, Rabu sore (30/11). Kali ini penampilan tim asuhan Aji Santoso cukup menjanjikan. Bahkan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mampu unggul dua gol lebih dulu. Meskipun Persiba bertindak sebagai tuan rumah, baru 7 menit babak pertama berjalan, justru Persela lamongan yang berhasil menjebol gawang Persiba Balikpapan. Gustavo Da Conceicao berhasil membuat Persela unggul atas Persiba dan merubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu. Persela berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke 25 oleh Ivan Carlos Coelho yang semakin membuat Persela di atas angin. Dua menit menjelang babak pertama usai, Persiba Balikpapan berhasil memperkecil ketertinggalan. Dirkir Kohn Glay membuat publik di stadion Persiba bergemuruh usai aksinya yang menjebol gawang Persela Lamongan dan merubah skor menjadi 1-2. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai. Pertandingan makin memanas di babak kedua. Tuan rumah Persiba berhasil samakan kedudukan lewat aksi Melcior Leideker di menit ke 52. Hanya 3 menit berselang, Persela berhasil kembali memimpin dengan gol kedua Gustavo. 2-3. Persiba patut berterima kasih pada Melcior Leideker yang berhasil selamatkan tuan ruma dari kekalaan berkat golnya di menit ke 84. Skor imbang 3-3 bertahan hingga wasit meniupakn peluit panjang. Dalam laga yang berlangsung keras ini diwarnai dengan keluarnya dua kartu merah dari saku wasit yeng diberikan pada Gay Kohn (Persiba) dan Ivan Carlos (Persela) karena membuat Pemain Persela, Ivan Carlos diusir wasit. keributan. (*/sr)

Para pemain Bhayangkara FC kelelahan akibat perjalanan jauh ke Jayapura.

Pertandingan antara Persipura Jayapura dengan Bhayangkara FC yang sedianya berlangsung hari ini (1/12) di stadion Mandala, Jayapura dipastikan mundur sehari. Kepastian itu tertuang dalam surat PT Gelora Trisula Semesta (GTS) nomor 419/GTS/ XI/2016. Dan, itu menjadi keuntungan tim asal kota Surabaya yang sebelumnya sempat mengeluh kelelahan setelah tiba di Jayapura, Senin lalu (28/11). Hanya masalahnya, sampai dengan saat ini jadwal pertandingan di website maupun aplikasi resmi ISC masih menyatakan bahwa laga ini digelar, Kamis (1/12). Sehari sebelum laga, muncul kabar bahwa jadwal pertandingan ini diundur sesuai surat sesuai tanggal 28 November 2016. PT GTS hanya menginfokan

bahwa penundaan itu adalah permintaan dari Persipura. Tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut melalui surat nomor 79/Pan-TSC/2016-A, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persipura meminta laga ini mundur dari 1 Desember, menjadi 2 Desember. “Pertandingannya ditunda menjadi tanggal 2 Desember.

Saya juga kurang tahu alasan persisnya,” ungkap Ibnu Grahan, pelatih Bhayangkara FC, Rabu (30/11) siang. Sebelumnya, Ibnu Grahan mengatakan timnya kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang ke Papua, dengan waktu beristirahat yang sangat sedikit. Padahal, sehari sebelumnya Bhayangkara FC baru saja ditahan imbang Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo.”Jarak antara pertandingan Persija dengan Persipura memang sangat dekat. Kurang lebih lima hari. Sangat melelahkan. Sekarang bagaimana mengatur masa istirahat anak-anak supaya mereka bugar di pertandingan Kamis besok,” jelas Ibnu.(*/sr)

Solossa dan kawan-kawan bermain imbang 2-2. Sementara pada pertemua kedua di kandang Vietnam, Indonesia takluk 2-3. “Ketika Anda bermain pada leg pertama sangat penting agar tidak kebobolan. Bermain di kandang sendiri menang 1-0 sudah bagus untuk menjaga peluang,” kata Riedl seusai latihan di Stadion Pakansari, Rabu (30/11). “Yang pasti kami bakal memainkan strategi menyerang di pertandingan nanti,” sambungnya.(*/sr)

Memorandum Edisi 1 Desember 2016  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you