Page 1

JUMAT PON, 18 MEI 2018

HARGA Rp 3.500,-

FOTO: MEMORANDUM/PY

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal bersama anggota mengamankan seorang terduga teroris di rumahnya.

BAPAK, ANAK, DAN GURU TERLIBAT TERORIS DIAMANKAN TOTAL 5 TERDUGA

Pelaku Bom Surabaya Keponakan Teroris Bom Bali 1

Mojokerto, Memorandum Perang melawan teroris terus dilakukan anggota Densus 88 Antiteror. Dua pelaku di Mojokerto disergap, Kamis (17/5). Mereka ternyata bapak dan anak.

Korban Bom Gereja Dijenguk Kapolda Beritanya Baca di Hal 11

FOTO: ISTIMEWA

Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan identitas  Bersambung ke halaman 11 

Rumah terduga teroris di Mojokerto diberi garis polisi.

FOTO: ISTIMEWA

MANTAN Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah ( JI) Jawa Timur Ali Fauzi Manzi mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Dita Oepriarto, masih punya hubungan darah dengan  Bersambung ke halaman 11 

Tiga foto pria yang diperlihatkan Ali Fauzi saat diskusi.

Puasa

Para Tokoh

Kepekaan Sosial MOMENTUM Ramadan n dimanfaatkan seluruh umat Islam untuk meningkatkan kualitas diri. Termasuk di dalamnya meningkatkan kepekaan sosial. Demikian pula yang dilakukan Dharmawan, wakil ketua DPRD Surabaya. Dia mengajak an rekan-rekannya di dewan  Bersambung ke halaman 11 

Dharmawan

Ibu RT Terlibat Sindikat Penggelapan Mobil

Godaan Puasa G ADA tiga hal yang membuat penyanyi Tata Janeeta tak kuat menahan godaan puasa. Seperti diungkap Tata Janeeta melalui akun Instagram pribadinya, tiga hal itu adalah  Bersambung ke halaman 11 

Polisi menunjukkan dua tersangka dan barang bukti.

SEJUTA KISAH RUMAH TANGGA + Meng, pelaku bom Surabaya Dita Oepriarto ternyata keponakan teroris bom Bali 1 Sukastopo seperti kata Ali Fauzi Manzi. -

Ini tantangan intelijen, ibarat kiasan mati satu tumbuh seribu teroris pastinya tak akan pernah berhenti.

Kembang Desa yang Tak Secantik Wajahnya (5)

Tepergok Memeluk Tetangga. Mesra dan Lama Hanya dua tahun Efendi menjalani tugasnya di Lamongan. Setelah itu dia kembali ditarik ke Surabaya, memegang jabatan di Benowo. Mereka hidup bahagia. Ketika usianya menginjak 29 tahun, Sukana dinyatakan positif hamil oleh dokter kandungan.

Si Mameng

Rahajeng Puspitasari, Surabaya

(Tidak kaget)

Kehamilan Sukana tak hanya mem-

bawa perubahan fisik pada perempuan cantik tersebut. Jiwanya juga berubah menjadi melemah dan mudah goyah. Dia sering kehilangan kepercayaan diri. “Ini saya ketahui dari Efendi. Dia diam-diam beberapa kali menemui saya,” kata pengacara yang seharusnya berpihak kepada Sukana ini. Apa tujuan Efendi? Menurut pengacara tersebut, sejak tahu dirinya hamil, Sukana jadi perempuan yang overprotektif terhadap Efendi. Setiap langkah Efendi  Bersambung ke halaman 11 

Petugas damkar berjibaku memadamkan api.

Gudang Panggung Dilalap Si Jago Merah Surabaya, Memorandum Gudang milik Suwondo (70), di Jalan Panggung I, dilalap api, Rabu (16/6), sekitar pukul 22.30. Tidak ada korban  Bersambung ke halaman 11 

Tiga Warga Alastlogo Saling Bacok Pasuruan, Memorandum Tiga warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, terlibat perkelahian, Rabu (16/5). Ketiganya mengalami luka parah akibat saling bacok.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/OIS

FOTO: MEMORANDUM/TRIYOKO

Tata Janeeta

Surabaya, Memorandum Polsek Karangpilang membongkar sindikat penggelapan mobil rental. Dua pelakunya berhasil diringkus. Mereka, Suwandi (36), warga Jalan Kebonsari VI dan Indarmi alias Novi (34), ibu rumah tangga (RT), warga Lingkungan Jogonalan RT 1/RW 4, Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Dari tangan tersangka disita barang bukti (BB) sedikitnya 21 unit mobil, di antaranya satu unit Toyota Alphard. Dijelaskan Kanit Reskrim Iptu Marji Wibowo mendampingi Kapolsek Karangpilang Kompol Noerijanto. Awalnya polisi men Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

21 Unit Kendaraan Disita

Ketiga korban dirawat di RSUD Grati.

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392  JAWA POS GROUP


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 2 INFORMASI MATA UANG

PRAKIRAAN CUACA SURABAYA

GRESIK

SIDOARJO

CERAH BERAWAN Suhu 25 - 34°C

HUJAN SEDANG Suhu 26 - 34°C

CERAH BERAWAN Suhu 25 - 33°C

BANGKALAN

MOJOKERTO

LAMONGAN

HUJAN PETIR Suhu 25 - 33°C

CERAH BERAWAN Suhu 21 - 28°C

HUJAN SEDANG Suhu 24 - 33°C

HUKUM & KRIMINAL

USD AUD CNY HKD SGD MYR

MATA UANG (Dolar Amerika) (Dolar Australia) (Yuan China) (Dolar Hongkong) (Dolar Singapura) (Ringgit Malaysia)

NILAI 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

KURS JUAL 14,144.00 10,670.23 2,221.14 1,801.88 10,575.74 3,569.01

KURS BELI 14,004.00 10,561.82 2,199.16 1,784.02 10,469.50 3,529.23

Sejoli Narkoba Dituntut 9 Tahun

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Surabaya, Memorandum Sebagai anggota kepolisian sudah menjadi tugas memberi pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan anggota Polsek Rungkut, yang menjaga rumah salah satu bomber di Jalan Tambak Medokan Ayu IV. Di sela melakukan penjagaan di rumah tersebut, para petugas yang dipimpin Kapolsub Sektor Gunung anyar Iptu Rezeki, masih terlihat melakukan salat di Musalah As Syuudi yang kebetulan berada di depan rumah bomber Tri Murtiono. Dia menegaskan bagaimanapun situasi dan dimanapun berada tidak ada alasan untuk meninggalkan salat. Terlebih tempat ibadah tersebut terlihat mata alias dekat. “Yang bisa memberhentikan salat kita hanyalah maut. Apalah arti hidup apabila kita tidak salat,” terang Rezeki. (cr8/tyo)

Abdul Azis diapit petugas menunjukkan barang bukti.

Pengedar SS Jatipurwo Layani Polisi Surabaya, Memorandum Abdul Asin (31), pengedar sabu-sabu (SS) yang tinggal di Jalan Jatipurwo V, ditangkap saat melayani polisi yang membeli narkoba berbentuk kristal putih ini di rumahnya. Dari tangan tersangka disita 11 poket sabu, uang RP 7,6 juta lebih, dan pipet ada sisa sabu. Untuk bisa menangkap tersangka tidak mudah bagi petugas. Sebab mereka harus ekstra hati-hati, karena kawasan tersebut dikenal sebagai sarang narkoba. “Sekitar satu minggu lebih kami pantau gerak-gerik tersangka,” terang Kanit Reskrim Polsek Semampir AKP Junaidi,Kamis (17/5). Setelah dirasa waktunya tepat, petugas menyamar sebagai pembeli. Upaya membuahkan hasil, karena tersangka mengambilkan sabu yang dipesan. “Ketika barang bukti ada di depan mata, kami langsung tangkap,” lanjut Junaidi. Setelah tersangka diamankan, petugas menggeledah dan menemukan sabu lagi yang disembunyikan. “Kami juga melakukan tes urine, kini kami masih menggembangkan kasus ini,” imbuhnya sambil menunjukan barang bukti. Dalam penyidikan, tersangka mengaku sudah lama menggeluti bisnis haram ini. Sebab keuntungan yang didapat sangat menjanjikan, meskipun risiko yang harus dihadapinya juga tinggi. (tyo/fer)

Manfaatkan Isu Bom, Maling Beraksi Surabaya, Memorandum Disaat pihak kepolisian disibukkan tragedi bom bunuh diri yang memborbardir Kota Surabaya, beberapa waktu lalu. Ada saja pelaku memanfaatkan momen tersebut. Seperti yang dialami Basiran (80), warga Jalan Kalidami IX. Ia didatangi pria tidak dikenalnya dan berdalih mengantar printer pesanan cucunya, Devi (20), Rabu (16/5), malam. Untuk melancarkan aksinya, pelaku juga memperdaya kakek tersebut dengan menawarkan memasangkan printer tersebut ke kamar Devi. Basiran yang percaya begitu saja menyuruh pelaku untuk masuk ke kamar Devi. Tak berhenti disitu, melihat kamera merk Canon milik devi yang baru dibelinya 2 bulan, pelaku lantas mencurinya. Usai mendapatkan barang tersebut, pelaku minta izin ke kakek korban dengan dalih ada keperluan mendadak, dan tidak bisa memasang printer. Selang berapa jam, Devi yang pulang dari kampus sontak menangis histeris, karena kamera barunya hilang, dan hanya mendapati kardus tersebut. Melihat situasi Kota Surabaya yang gencar diserang teroris, Devi dan kakeknya takut untuk membuka isi kardus tersebut dan memilih melaporkannya ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Gubeng yang tiba di lokasi kejadian bergegas berkordinasi dengan tim Gegana guna mengevakuasi kardus tersebut. Setiba di lokasi tim Gegana bergegas melakukan tugasnya mengevakuasi kardus yang dimaksud. Namun, kardus tersebut hanya berisi tali tampar dan tali rafia bekas. Akibat kejadian tersebut, beberapa pihak terkait menyimpulkan bahwa aksi pelaku memanfaatkan momen disaat Surabaya dilanda tragedi bom bunuh diri. Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto menjelaskan, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan terkait pencurian tersebut. “Kami hanya menerima laporan terkait kotak misterius tersebut, dan sudah kami tindak lanjuti. Terkait pencurian, saya imbau untuk segera melapor,”tegasnya.(cr8/tyo) Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Ahmad Bajuri Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Terdakwa Hermanto alias Kucing dan Ayu Wirizkila.

Diajak Bersalaman Uang Rp 7,6 Juta Raib

Sindikat Ineks Diganjar 8,5 Tahun Surabaya, Memorandum Sindikat narkoba jenis ekstasi divonis majelis hakim yang diketuai Slamet Riadi, 8,5 tahun penjara, Kamis (17/5). Mereka, Dinda Suci Alfiani, Aldian Riszal Fauzi alias Al, dan Nurfadillah alias Naura. “Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara masing-masing selama delapan tahun dan enam bulan,” ujar Slamet Riadi membacakan amar putusannya, kemarin. Selain hukuman badan, ketiga terdakwa ini juga dijatuhi hukuman denda Rp 1 miliar. “Jika tidak bisa dibayar maka terdakwa wajib menjalani hukuman selama tiga bulan kurungan,” tegasnya. Vonis yang dijatuhkan oleh mejelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendro Sasmito. Pada sidang sebelumnya, mereka dituntut hukuman penjara selama 15 tahun penjara. Terhadap vonis tersebut, ketiga terdakwa langsung me-

Tiga terdakwa narkoba di PN Surabaya.

nyatakan pikir-pikir. Keputusan itu diambil para terdakwa setelah kordinasi dengan kuasa hukumnya. “Saya pikir-pikir,” kata Dinda mewakili terdakwa lainnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap berawal dari penangkapan Dit Resnarkoba Polda Jatim terhadap Aldian di parkiran Diskotik Kowloon pada Oktober 2017. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti tiga bungkus klip narkotika jenis

ekstasi yang berjumlah 15 butir dari tangan Aldian. Setelah diinterogasi, Aldian lantas menyebut nama Dinda sebagai pemesan barang haram tersebut. Dari pengembangan terungkap nama Nurfadillah. Dalam jaringan ini, Nurfadillah berperan sebagai perantara pembelian ineks dari Dinda ke Aldian. Polisi pun lantas bergerak cepat menangkap terhadap Dinda dan Nurfadillah. (fer/tyo)

Belikan Sabu Disidang Surabaya, Memorandum Terdakwa Achmad Nasrullah Dermawan alias Ambon (36), warga Jalan Kenongo Gedang Porong, Sidoarjo, menjalani sidang perdana kasus narkoba yang menjeratnya, Kamis (17/5). Ambon diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Ade Sudiantara dan Achmad Alikan. Dalam dakwaan JPU, terdakwa yang membeli sabu di Jalan Kampung, Dusun Tlocor, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, ditangkap dua anggota Dit Resnarkoba Polda

Jatim/ Dari tangan terdakwa disita barang bukti tiga klip plastik berisi sabu masing-masing 0,63 gram; 0,61 gram dan 0,56 gram. “Awalnya terdakwa membeli dua poket sabu lalu dimintai tolong temannya lagi membeli sabu satu poket. Total yang diamankan tiga poket sabu dengan berat total 1,183 gram,” ujar I Made Ade Sudiantara membacakan dakwaannya. Di dakwaan kedua, pihaknya mendakwa dengan pidana Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Terdakwa kita kenakan pasal pengguna, sedangkan untuk tiga pelaku lainnya masih DPO,” pungkas jaksa.

Usai dibacakan dakwaan, Sandy, penasehat hukum terdakwa dari LBH Lacak, tak mengajukan eksepsi sehingga majelis hakim yang diketuai Dwi Purwadi, meminta jaksa untuk melanjutkan ke pembuktiaan dengan menghadirkan saksi. Dua saksi penangkapan, hanya Irwandi yang hadir. Dari keterangan Irwandi, bahwa terdakwa merupakan TO (target operasi). “Kita udah mengawasi selama dua minggu,” jelas Irwandi. Terhadap keterangan saksi, terdakwa membenarkan. Untuk sidang selanjutnya, terdakwa yang didampingi penasehat hukum akan melakukan pembelaan (pledoi). (fer/tyo)

Koramil Lakarsantri membantu petani untuk mensukseskan swasembada pangan.

satu hektare. “Kami melakukan pendampingan pada Kelompok Tani SumurWelut Makmur, untuk membantu membersihkan gulma yang menggangu pertumbuhan tanaman padi,” imbuhnya.

Mendapat perhatian dari parajurit TNI ini, Rohana sangat senang, dan dirinya berterima kasih. “Selain itu kami juga mendapatkan arahan-arahan tentang pertanian,” ujarnya. (tyo/fer)

sebuah alamat yang dimaksud. Namun naas, dia tidak sadar kalau sedang dihipnotis. “Yang perempuan itu, tiba-tiba ngajak salaman dan memeluk, kemudian saya tidak sadar,” jelasnya. Kemudian mereka mengajak Wiwin naik motor. Ibu dua anak itu, baru sadar ketika dirinya diturunkan di depan Kantor Dinas Pendidikan Cabang Lamongan. Juga, setelah memeriksa dompetnya, uang miliknya sudah raib. Dia bingung, kemudian satpam membawanya ke Polres Lamongan untuk melapor. “Saya juga kurang mengamati jenis motornya, seingatku yang perempuan pakai Honda Vario tapi tidak tahu plat nomernya,” jelasnya. Sementara itu, Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lamongan Aiptu Bambang Elfiyan mengatakan, kasus serupa sudah banyak tejadi di beberapa daerah. Karena itu dia mengimbau agar masyarakat waspada dengan aksi kejahatan tersebut. Selanjutnya pihaknya akan meneruskan kasus tersebut kepada Sat Reskrim untuk ditindak lanjut. “Pasti akan dilakukan pengusutan, semoga cepat ketemu pelakunya,” pungkasnya. (aam/tyo)

Kapolda Deadline 3 Hari Keluarga Terduga Teroris

Koramil Lakarsantri Turun ke Sawah Surabaya, Memorandum Memasuki masa tanam kedua, anggota Koramil Lakarsantri , Kodim Surabaya Selatan, membantu petani untuk mensukseskan swasembada pangan. Bahkan seluruh basinsa yang dipimpin Danramil Lakarsantri Mayor Inf Abdul Muntholib turun ke sawah. “Kegiatan pendampingan ini dilakukan dalam upaya mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” terang Abdul Muntholib, Kamis (17/5). Seperti halnya ketika para prajurit ini membantu membersihkan sawah milik Rahona, seluas

Lamongan, Memorandum Betapat kagetnya Wiwin Zuningsih (38), warga Desa Dlangu, Kecamatan Deket, ketika melihat uang Rp 7,6 juta didalamnya raib, Kamis, (17/5). Hal itu terjadi ketika dirinya didatangi tiga orang yang tak dikenal, lalu diajak bersalaman dan berpelukan. Ditemui di Mapolres Lamongan, korban mengaku masih kebingungan. Dia tidak menyangka, uang yang digadang-gadang dibuat membeli motor hilang begitu saja.Wajar, sebagai buruh tani, uang tersebut merupakan jumlah yang sangat besar. Karena mengumpulkan uang tersebut juga butuh waktu lama. “Ndak tahu saya masih bingung, tiba-tiba uang hilang begitu saja,” ungkapnya sambil menggendong anaknya. Diceritakan, kejadian tersebut berkisar pada pukul 09:00 pagi. KetikaWiwin hendak membeli telur. Dia yang sedang menggendong anaknya berjalan kaki menuju kios yang tidak jauh dari rumahnya. Tiba-tiba datang tiga orang yang tidak dikenal, dua orang lakilaki dan satu perempuan. Mereka menghampiri korban dengan pura-pura bertanya alamat masjid dan pesantren terdekat. Tanpa rasa curiga, Wiwin langsung menunjukkan

Surabaya, Memorandum Belum adanya perwakilan keluarga terduga pelaku bom bunuh diri yang datang untuk mengambil jenazah, membuat Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin memberikan batas waktu (deadline). Pihaknya memberi tenggat waktu tiga hari ke depan bagi kerabat terduga teroris untuk mengambil jenazah anggota keluarganya. Sebelum bisa mengambil jenazah keluarganya, mereka terlebih dahulu juga harus mau di tes DNA. Hingga Kamis (17/5), 13 jenazah terduga teroris yang tewas dalam serentetan aksi bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, masih berada di RS Bhayangkara, Polda Jatim. “Kami beri waktu tiga hari ke depan bagi keluarga untuk mengambil. Kalau tidak, maka akan kami makamkan di tempat pemakaman umum (TPU), karena proses penyidikan sudah selesai,” kata Machfud Arifin. Machfud mengaku kalau anggotanya telah berusaha menghubungi sejumlah keluarga para terduga teroris, terkait keberadaan jenazah tersebut. Namun, sampai saat ini belum

juga ada yang datang mengambil. “Sebagian ada yang sudah oke. Tetapi, banyak juga yang tidak mau,” katanya. Dia menjelaskan, di antara keluarga terduga teroris yang bersedia mengambil dan menerima jenazah yakni keluarga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya. Hanya, saja belum ada kepastian. “Mereka sudah komunikasi dengan kami untuk bisa mengambilnya,” tutur Machfud. Kapolda mengakui, ada keluarga yang belum mau menerima dan mengambil jenazah terduga teroris, yakni yang di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Namun polisi masih terus berkomunikasi untuk meyakinkan keluarga. Sebagai rinciannya, dari 13 jenazah terduga teroris tersebut di antaranya, enam jenazah pelaku bom bunuh diri di tiga geraja, tiga jenazah peledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, empat jenazah bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya, serta satu jenazah terduga teroris dalam penggerebekan di Sikatan Manukan Kulon. (yok/tyo)

Pemimpin Redaksi: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Sujatmiko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Muchlis Darmawan, Syaifuddin, Noor Arief, Triyoko, Aris Setyoadji, Rahmat Hidayat, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Noor Arief. Blora Raya: Ari Suyono. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom. Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Color: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. (Jawa Pos Group), Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

FOTO: MEMORANDUM/FER

Tugas dan Salat

jukan nota pembelaan (pledoi) dalam persidangan selanjutnya. “Kami akan mengajukan pledoi Pak Hakim,” ujar Sandy. Seperti diberitakan sebelumnya, Januari lalu kedua terdakwa membeli satu poket sabu seberat 0,72 gram seharga Rp 700 ribu dari Dani (DPO). Selanjutnya, poketan sabu dibagi menjadi empat paket yang dijual lagi dengan harga per paketnya Rp 200 ribu kepada Hendrik Setiawan (berkas terpisah). (fer/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FER

Anggota tetap salat ketika menjaga rumah teroris Medayu IV.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Dwi Purwadi, JPU dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak ini, menegaskan hal yang memberatkan para terdakwa narkoba ini tidak mendukung pemerintah dalam memberantas narkoba. “Hal yang memberatkan lainnya para terdakwa merupakan jaringan terorganisir,” jelas Deta Mellia. Dituntut sembilan tahun, kedua terdakwa yang didampingi Sandy, penasehat hukum dari LBH Lacak ini, akan menga-

FOTO: MEMORANDUM/TYO

FOTO: MEMORANDUM/CR-8

Surabaya, Memorandum Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Mellia, menuntut sejoli pengedar sabu 9 tahun penjera, dan denda Rp 1 miliar subsidair enam bulan penjara, Kamis (17/5). Terdakwa yang dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009, yakni Hermanto (27), warga Jalan Sememi Jaya Utara Gang 6-E, dan Ayu Wirizkila (25), warga Jalan Perum Griya Citra Asri RM 8-C.


JAWA TENGAH JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 3

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Dua Budak Narkoba Disergap Transaksi Sabu di Depan Alfamart

Rembang, Memorandum Entah ada angin apa yang membuat Mbah Sakijan, warga RT 02/RW 01, Dukuh Pakel, Desa Tahunan, Kecamatan Sale mengakhiri hidupnya dengan tragis. Pria berusia sekitar 87 tahun ini tewas gantung diri di rumahnya sendiri sekitar jam 06.30, Kamis (17/5). Dari keterangan yang dihimpun, Nita Oktavia (20), seperti biasanya mengantar secangkir kopi. Namun rumah kakeknya (Mbah Sakijan) masih dalam keadaan terkunci. Nita memberi tahukan kepada ibunya, Rumini. Selanjutnya, sama sama menuju rumah korban. Karena pintu rumah Mbah Sakijan masih terkunci, kemudian keduanya berusaha masuk dari pintu belakanga. Tetapi ternyata juga terkunci. Alhirnya mereka memberitahu warga sekitar, dan meminta membantu mencongkel dinding rumah. “Setelah dinding dicongkel, ternyata kondisi korban sudah tak bernyawa dengan kondisi gantung diri,” ungkap Kapolsek Sale AKP Suroyoto Saat diketahui dalam kondisi gantung diri, pihak keluarga dan masyarakat melaporkan kepada pihak kepolisian. “Saat diperiksa oleh Dr Muhammad Anton dari Pukesmas Sale, pada jenazahnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, lidah menjulur, pada alat kelamin mengeluarkan cairan, badan sudah terbujur kaku,” bebernya. Pihak kepolisian langsung memberikan berita acara dan surat pernyataan kepada keluarga korban. “Kita sudah membuatkan pernyataan bahwa keluarga tidak akan menuntut secara hukum. Sebab pihak keluarga menolak dilakukan outopsi,” (edy/eko/pi)

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Kakek Dukuh Pakel Meregang Nyawa

buah handphone merk Sony warna putih. Kemudian, hasil sitaan dan para tersangka diamankan di Polres Rembang dan saat ini masih dalam pendalaman oleh petugas. “Untuk peran para tersangka tersebut masih proses pendalaman. Namun untuk penerapan pasalnya, yakni para tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara dan maksimal 14 tahun. Serta denda Rp 800 juta,” urai Bambang Sugio. Dia juga menghimbau kepada masyarakat supaya bisa lebih pro aktif dalam hal menangkal peredaran narkoba. “Harapannya tentu di dalam bulan suci Ramadan jangan ada lagi penyalahguanaan narkotika, obat dan minuman keras. Selain itu, warga dan masyarakat sudah berperan aktif melaporkan kepada petugas Polri serta turut menjaga kondusifitas Rembang,” pungkasnya. (edy/eko/pi)

Khoirul Anwar dan Rusatamaji ditangkap polisi berikut barang bukti sabu.

Dua Pemalak Pedagang Acara Dandangan Dibui Kudus, Memorandum Aksi pemerasan terhadap para pedagang yang mengikuti acara Dandangan di Jalan Sunan Kudus, terjadi Rabu (16/5) malam sekitar pukul 23.00. Ketika itu para pengunjung pasar malam menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadan itu mulai surut. Aparat Polsek Kota Kudus menggelandang dua pelaku, Hendrik Purnama (28), warga Demaan dan Zaenal Rifky (27), warga Hadipolo Jekulo. Keduanya ditangkap saat melakukan pemalakan terhadap sejumlah pedagang kios pasar malam. Kapolsek Kudus Kota AKP Muh Choirul Naim menjelaskan, bahwa kedua pemuda itu ditangkap setelah petugas memergoki aksi mereka meminta uang Rp 20 ribu per kios, dengan dalih untuk  Bersambung ke halaman 4 

Satroni Rumah, Bablas Tahanan

 Bersambung ke halaman 4 

Hendrik Purnama dan Zaenal Rifky pemalak yang diamankan polisi.

Pungli SDN 2 Mulyorejo Viral tersebut termasuk pungutan. Sebab dirinya mengaku ada firasat bahwa langkah yang diamlbil oleh komite tersebut adalah salah dan akan menimbulkan gejolak. “Tapi dari komite tetap keukeuh untuk menjalankan itu. Katanya tidak apa-apa. Cuma tiga orang saja yang kurang setuju,” terangnya, Kamis (17/5). Merasa ada yang di depannya, Kepala Sekolah kemudian tetap menandatangani surat tersebut untuk diedarkan kepala wali murid. “Malah setelah diedarkan, malam harinya saya gelisah karena kepikiran dengan

FOTO: MEMORANDUM/AHMAD SAMPURNO

Wali Murid Dimintai Urunan Beli Komputer Blora, Memorandum Beredar di media sosial praktik pungutan dilakukan oleh SDN 2 Mulyorejo, Kecamatan Cepu, dengan memberikan surat pemberitahuan kepada wali murid. Surat tersebut meminta sejumlah uang kenang-kenangan guna dibelikan perangkat komputer. S u r a t Ko m i t e S D N 2 Mulyorejo dengan nomor 421.2/55/V/2018 perihal pemberitahuan ditandatangani oleh Ketua Komite SDN 2 Mulyorejo Tarmuji dan diketahui oleh Kepala SDN 2 Mulyorejo Suprayitno.  Dalam surat tersebut, pihak sekolah berencana membeli kenang-kenangan berupa unit komputer seharga Rp 3.100.000 yang dibebankan kepada 20 orang wali murid, yang masing-masing dibebani Rp 170.000 dan diberi batas waktu  pembayaran pada 1 Juni 2018 mendatang. Sebab, sekolah itu membutuhkan komputer untuk pembelajaran siswa. Kepala SDN 2 Mulyorejo Suprayitno, mengaku jika ada permintaan sejumlah uang itu atas ide dari dari komite yang rencananya untuk dibelikan satu unit komputer sebagai kenang-kenangan.  “Komputer ini rencananya untuk kebutuhan anak-anak, karena untuk pembelajaran kami sekarang hanya punya satu unit komputer,” terangnya.  Saat bertemu dengan wartawan koran ini di Kantor UPT TK/SD Kecamatan Cepu, pihaknya mengakui jika perbuatan itu salah. Dan mengaku jika hal

Kepala SDN 2 Mulyorejo Suprayitno

Ketua Komite SDN Mulyorejo Tarmuji

Plt Kepala UPT TK/SD Cepu Sumarno

langkah yang diambil itu. Saya juga sempat meminta untuk kenang-kenangan itu dibatalkan,” ujarnya. Dan ternyata benar, surat tersebut menjadi viral. “Saya menyadari salah. Kenapa sudah

tahu kalau itu tidak diperbolehkan tetap saya tanda-tangani. Dengan kejadian itu, saya langsung mempelajari Permendikbud nomor 75 tahun 2016. Selama ini kami hanya membaca judulnya saja tanpa

membaca isinya,” terangnya. Ketua Komite SDN 2 Mulyorejo Tarmuji, mengaku tidak mengetahui adanya aturan dalam Permendibud tersebut. Pihaknya  Bersambung ke halaman 4 

Blora, Memorandum Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Peribahasa itu tampaknya pantas diberikan kepada Iffa Abdul Wachid, warga Dukuh Jembar, Kelurahan Telogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Aksinya menyatroni salah satu rumah milik Iffa Abdul Wachid Gaib (40), warga Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Kamis (3/5) lalu, akhirnya terungkap polisi. Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo SH, MH menuturkan awal terjadinya pencurian yang dilakukan Abdul

FOTO: MEMORANDUM/HANAFI

Evakuasi korban gantung diri.

Kasat Resnarkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan, saat itu petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa tempat tersebut (depan Alfa Mart dan BRI Rembang) Pandean, Kecamatan Rembang, diduga sering digunakan untuk transaksi narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan di lokasi, beberapa anggota Opsnal mencurigai dua orang yang diduga akan bertransaksi barang haram tersebut. “Saat di TKP benar adanya. Tim Opsnal melihat dua orang mencurigakan, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan barang bukti,” katanya. Dari hasil penggeledahan tersebut dari tersangka ditemukan 2 (dua) paket narkotika jenis sabu sekitar 1 gram yang ada di dalam bungkus rokok bekas Sampoerna Mild dan Gudang Garam, 2 (dua) linting ganja di dalam bungkus rokok surya, 1 (satu) buah pipet kaca didalam bungkus rokok Gudang Garam Internasional dan 1 (satu)

FOTO: MEMORANDUM/RIS

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Rembang, Memorandum Khoirul Anwar (24), warga Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke dan Rusatamaji (20), warga Kalipang, Kecamatan Sarang, mendekam dalam jeruji besi di Polres Rembang. Kedua pemuda ini digelandang Opsnal Polres saat kedapatan transaksi sabu-sabu di depan Alfamart, atau depan BRI Pandean, Kecamatan Rembang, kemarin malam.


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 4

JAWA T E N G A H Percaloan Tenaga Kontrak dan Calon ASN

Suliyati Bernyanyi, Sebut Oknum yang Terlibat Blora, Memorandum Perlahan-lahan tabir dugaan penipuan dengan modus mampu meloloskan seseorang menjadi tenaga kontrak atau salon aparatur sipil negara (CASN) di Blora, mulai menemui titik terang. Suliyati, oknum ASN Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, akhirnya buka suara. Terkait keterlibatan dirinya atas dugaan kasus calo CASN dan tenaga kontrak. Suliyati saat ditemui di rumahnya di Desa Bogorejo, Kecamatan Japah mengatakan, bahwa oknum ASN selain dirinya yang terlibat di dalam jaringan bisnis tersebut juga ada. Dia menyebut berkali-kali oknum ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, bernama Sri Kundiarti juga terlibat. Bahkan memiliki peran penting di dalam jaringan percaloan tersebut. Dia juga mengungkapkan, Sri Kundiarti bersama dengan Rudi Hariyanto, oknum tenaga kontrak di Dinas Komunikasi dan Informatika Blora, selama ini bersama-sama dirinya terlibat penuh dalam berbagai macam persoalan terkait dengan rentetan bisnis calo tersebut. “Saya punya bukti-bukti atas keterlibatan mereka berdua lho. Jangan saya saja yang dikorbankan di sini, sementara mereka adem-ayem,” kata Suliyati dengan nada jengkel. Baik dalam masalah pencarian calon korban, hingga proses transaksi keuangannya, kata dia, baik Sri Kundiarti dan Rudi

Hariyanto sama-sama terlibat dan memiliki peran penting. Sri Kundiarti dan Rudi Hariyanto, menurutnya, belakangan ini bermain sendiri. Bahkan uang yang dititipkan kepada mereka berdua juga langsung diberikan kepada seseorang bernama Legowo dan Hartadi. “Saya buka. Mereka itu bermain api sendiri. Saya tidak menutup-nutupi, wong saya sudah terlanjur basah kuyub begini. Kalau Rudi tidak salah, saat ini kenapa dia harus kabur? Mereka juga mencari orang yang mau kerja sebagai tenaga kontrak. Sekarang situasi seperti ini kok mau cuci tangan, padahal mereka setornya langsung ke Legowo dan Hartadi, bukan ke saya,” ungkapnya. Selain keterlibatan oknum Sri Kundiarti, Suliyati juga menyebut ada keterlibatan seorang oknum ASN lain bernama Sri Budianto. Sri Budianto yang belakangan diketahui bekerja di Dinrumkimhub Blora, juga memiliki peran yang tidak jauh berbeda dengan Sri Kundiarti dan Rudi, yakni sama-sama

Suliyati menunjukkan kwitansi.

mencari calon yang mau bekerja sebagai tenaga kontrak atau honorer. Karena itu, tegas Suliyati, dia membahas satu persatu. Untuk yang mau dimasukkan menjadi tenaga Honorer di Dinas Perhubungan, Dinas Perhubungan lho ya. Oknum ASN yang saya sebut tadi itu, semua terlibat. “Kalau untuk keterlibatan oknum ASN dinas yang lain, besok saja,” ujarnya. Ngaku Jadi Korban Dalam kondisi sekarang ini, Suliyati mengaku menjadi korban penipuan. Karena orang yang dia bawa (titipkan) tidak

sebanyak seperti kabar yang beredar. Untuk yang dijanjikan masuk di Dishub hanya 8 orang saja. Dari 8 orang itu, 4 diantaranya saat ini sudah selesai permasalahanya. Uangnya sudah dikembalikan. Itupun uang pengembaliannya menggunakan uang pribadi. Sisanya dia berkomitmen untuk menyelesaikan secara bertahap. “Habis-habisan aku, Mas. Duit buat ganti rugi ke mereka semua itu duit pribadi sendiri. Dengan cara menjual barang dan aset pribadi. Jika ditotal hampir Rp 250 juta,” akunya. Suliyati menjelaskan, dirinya hanya sebatas perantara saja.

Menjadi korban dari Hartadi orang Semarang dan Legowo yang belakangan diketahui warga Blora namun berdinas di Demak. Seluruh uang titipan dari korban dia berikan kepada mereka. Kepada Hartadi, dia menyetorkan Rp 400 juta, sedangkan ke Legowo Rp 385 juta. “Kalau sebagai perantara saja saya dibeginikan, ya mereka para oknum ASN yang saya sebutkan tadi juga harus diperlakukan sama. Bahkan masih ada lagi yang lain,” kata dia. Awal perkenalan Suliyati dengan Hartadi dikenalkan oleh seorang temannya. Lalu oleh Hartadi, Suliyati dikenalkan dengan Legowo yang waktu itu mengaku sebagai petinggi di Dinas Perhubungan Semarang. Saat bertemu Legowo di Semarang, dia tidak sendirian. Dia bersama Sri Kundiarti dan Rudi, pegawai kontrak Dinkominfo Blora. Jadi, masih kata Suliyati, salah ketika semua orang mengira seluruh uang itu dia yang bawa. Dia menyebut, banyak oknum ASN di Blora yang seperti dirinya. Mencoba menambah pundi-pundi uang sebagai calo CASN dan pegawai kontrak. Dia menyebutkan bahwa orangorang itu diantaranya ada yang berdinas di Dinas Perijinan Blora, Dinas Kesehatan Blora sejumlah lebih dari 1 orang, Dinas Dinrumkimhub Blora dan

masih banyak lagi. “Gak masalah akan saya sebutkan nanti, ibarat kata aku sudah terlanjur basah kuyup. Kok sekarang semua dibebankan ke saya. Padahal mereka juga bermain sendiri langsung sama Hartadi dan Legowo,” terangnya. Suka Fitnah Diklarifikasi secara terpisah, Sri Kundiarti menampik semua tuduhan yang dilontarkan oleh Suliyati terhadap dirinya. “Memang dia (Suliyati, red) suka fitnah orang. Saya jadi tidak simpati sama dia. Saya kenal sama dia. Tapi begitu kelakuannya begitu, saya menjauh,” katanya. Sri bahkan mengungkapkan bahwa waktu itu ia pernah diajak oleh Suliyati ke Semarang. Namun hanya sebatas diajak saja. Sedang untuk urusan Suliyati sendiri, dirinya mengaku masa bodoh. “Saya pernah bersama Rudi diajak ke Semarang sama Suliyati menemui Hartadi, itupun hanya satu kali. Ya tahu kalau itu urusan gawean (pekerjaan, red) tapi kan urusan detailnya seperti apa saya tidak mau tahu, itu bukan urusan saya,” katanya. Ajak Korban Melapor Sementara itu Sri Budianto ketika dijumpai Memorandum mengungkapkan, terkait dengan persoalan tersebut dirinya mengaku juga menjadi korban

dari dugaan aksi penipuan Suliyati. Kendati demikian, dirinya sudah sepenuhnya menyerahkan kepada kuasa hukum yang telah ia tunjuk untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Di persoalan ini saya juga menjadi korban, Mas. Saya mohon maaf, untuk persoalan ini silahkan jenengan menghubungi kuasa hukum saya saja, untuk lebih jelasnya,” ujar Budianto. Nur Sholikin SH, MH, selaku kuasa hukum Sri Budiyanto kepada Memorandum mengatakan, ia selaku kuasa hukum saat ini sedang menempuh jalur hukum untuk penyelesaian kasus tersebut. Dia juga menduga, di dalam kasus yang sedang ditanganinya saat ini, kuat dugaan jumlah yang korban tidak sedikit.  Dirinya juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat di Blora yang menjadi korban dari kasus dugaan penipuan ini, jangan takut-takut untuk melapor. “Saya siap mendampingi, ayo bersama-sama kita ungkap dugaan penipuan ini, biar tidak ada lagi muncul korban,” tandasnya. Perlu diketahui, akibat aksi ‘pencak silat’ sebagai calo yang dilakukan Suliyati, kini dia telah mendapat sanksi berupa dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kasubag TU Terminal dan Parkir Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora. (yud/eko/pi)

Ini Kata Mereka

Bayu, ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Sri Budiyono, ASN Dinas Dinrumkimhub Blora.

Total Kerugian Rp 240 Juta SAYA ini juga menjadi korbannya Suliyati, tapi untuk lebih jelasnya biar kuasa hukum saya saja yang menjelaskan.

Total Kerugian Rp 380 Juta “SAYA juga korban dari Suliyati dan Hartadi. Dana lintas pensiun dan hutang bank saya gunakan, dan saya juga mau pensiun. Saat ini sudah saya laporkan ke Polda Jawa Tengah untuk Hartadi.”

J A N G A N takut untuk melaporkan. Mari bersama-sama kita bongkar dugaan kasus penipuan ini. B a y u Nur Solikhin SH MH (58), nilai Kuasa Hukum. kerugian kurang lebih Rp 380 juta; Sutaji (48), nilai kerugian kurang lebih Rp 220 juta; Purwanto, nilai kerugian Rp 100 juta; Sri Budiyono, nilai kerugian sekitar Rp 240 juta; Geger Santoso (39), nilai kerugian sekitar Rp 117,5 juta.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ARI PRAYUDHANTO

Ajak Korban Melapor

Geger Santoso, Warga, Korban.

Total Kerugian Rp 117,5 Juta SEBELUM Suliyati bertanggungjawab, saya tidak akan pernah mengganti kaos, celana dan sarung saya. Semuanya itu adalah saksi bisu air mata Ibu saya. Dengan kaos ini saya menghapus air mata ibu saya agar tidak menetes jatuh di bumi, dengan kaos ini juga saya menyerahkan uang itu kepada Suliyati.

Suliyati, ASN Dinas Dinrumkimhub Blora.

Dery Supriyadi, Korban.

Sri Kundiarti, ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Saya Sudah Total Kerugian Mengembalikan Bohong Semua Rp 40 juta OKNUM ASN yang terlibat tidak saya saja. Saya ini juga korban. Honda Jazz, Pikap, mebel kursi dan meja, sebidang tanah serta sebuah motor saya jual, semua total hampir Rp 300 juta saya bayarkan untuk mengganti uang mereka.

SAYA merasa tertipu oleh Rudi Hariyanto, saya menyerahkan uang kepada Rudi Hariyanto, dia berjanji akan memasukkan saya menjadi tenaga honorer di Dinas Perhubungan.

BOHONG semua itu yang dituduhkan Suliyati ke saya. Suliyati itu tukang fitnah, makanya saya males berteman dengan dia. Saya tidak tahu urusannya dia kenapa harus bawa-bawa saya. (yud/eko/pi)

Awal Puasa, Terminal Bus Cepu Lengang

Situasi terminal bus Cepu.

Blora, Memorandum Mengawali bulan puasa tahun ini, situasi Terminal Bus Cepu masih tampak lengang. Tidak ada lonjakan penumpang. Hanya tampak beberapa bus antar kota antar propinsi (AKAP) yang sedang stand by menunggu jam keberangkatan secara normal. “Situasi terminal masih sepi, belum banyak penumpang. Apalagi awal puasa seperti ini, jarang sekali orang yang beraktivitas keluar ru-

mah,” ujar Agus Warih Sungkowo, Koordinator Terminal Bus Cepu pada Memorandum, Kamis (17/5). Sungkowo mengatakan, situasi sepi diawal bulan puasa ini terjadi setiap tahun. “Situasi sepi biasanya berlangsung selama tiga minggu. Seminggu sebelum lebaran, baru terasa ramainya. Karena pemudik mulai berdatangan,” jelasnya. Terminal bus tipe A yang berada di tengah-tengah Kota Cepu ini disinggahi 76 bus dalam sehari.

“Itu AKAP dan AKDP. Kesibukan memang belum terasa, tetapi nggak lama lagi akan ramai. Orang sudah mulai banyak beraktifitas keluar rumah,” kata Sungkowo. Dia menjelaskan, dalam kondisi seperti ini load factor bus ekonomi dan eksekutif tergolong rendah. Rata-rata 15 persen penumpang yang naik dari terminal bus Cepu. Tarif Cepu-Surabaya masih tetap Rp 35.000 dan Cepu-Jakarta Rp 125.000. (cip/eko/pi)

FOTO: MEMORANDUM/CIP

Satroni Rumah, Bablas Tahanan Wachid. Saat itu,  pemilik rumah sekitar pukul 23.45, baru pulang dari bekerja. Kemudian, dia menaruh handphone beserta dompetnya di atas tempat tidur. “Pemilik rumah lantas menuju ruang tengah untuk nonton pertandingan bola di televisi, hingga akhirnya tertidur bersama istrinya,” jelasnya.  Di saat itulah, pelaku memasuki rumah dengan mencongkel jendela menggunakan obeng dan masuk ke rumah. Melihat situasi sepi dan lengang, akhirn-

J AWA T E N G A H

ya pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 2,6 juta serta handphone. “Karena sudah larut dan sepi, pelaku leluasa menyatroni rumah sasaran,” kata Heri, Rabu (16/5). Keesokan harinya pemilik rumah terkejut mendapati barang-barang berharganya raib. Kemudian dia melaporkan kejadian ini ke polisi. Atas laporan itu, tim resmob Polres Blora segera melacak keberadaan pelaku. Tidak butuh waktu lama, pada Selasa malam (15/5) lalu,

Sambungan dari halaman 3

polisi berhasil membekuk pelaku di komplek pemakaman Ki Ageng Selo di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. “Tanpa perlawanan, pelaku bersama barang bukti obeng kita amankan, “ kata Kasat Reskrim. Saat ini Abdul Wachid harus mempertanggunjawabkan perbuatannya dan terus dilakukan penyidikan oleh polisi.  “Pelaku terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP, “ pungkas Heri. (han/eko)

Dua Pemalak Pedagang Acara Dandangan Dibui keamanan. Setidaknya sudah lebih dari 10 pedagang mereka palak. Dari

dua pemuda pemalak itu, aparat menemukan uang Rp 220 ribu. Uang itu, jelas mereka, untuk

makan dan rokok. Hendrik beserta kawannya, Zaenal dan barang bukti uang,

Pungli SDN 2 Mulyorejo Viral tidak menduga, jika surat yang diedarkan kepada wali murid itu menjadi persoalan. Sebab hanya 3 orang yang tidak sepakat dengan keputusan itu. “Kami yang membuat surat itu,” kata Tarmuji dengan lugunya. Menurutnya, pihaknya den-

gan sekolah segera mengumpulkan wali murid untuk kembali membicarakan hal tersebut dan berencana mengembalikan uang yang telah terkumpul. “Sementara baru tiga orang yang membayar kenang-kenangan. Besok kami akan undang kem-

Sambungan dari halaman 3

tengah malam itu juga dibawa ke Mapolsek Kudus Kota. (ris/eko/pi)

Sambungan dari halaman 3

bali wali murid ke sekolah. Sekaligus mengembalikan uang yang sudah masuk,” terangnya. Plt Kepala UPT TK/SD Sumarno, mengaku, baru mengetahui persoalan itu setelah ditemui wartawan dan langsung melakukan klarifikasi kepada

pihak sekolah dan komite. Menyikapi hal itu, dirinya bakal memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para kepala sekolah sebagai bahan evaluasi. “Supaya tidak ada hal serupa yang terjadi di wilayah Cepu,” tandasnya. (sam/eko/pi)

MANAGER EKSEKUTIVE: Ari Suyono. REDAKTUR: Eko Arifianto. KOORDINATOR LIPUTAN: Ari Prayudhanto. WARTAWAN: Ari Prayudhanto, Ahmad Sampurno, Hanafi. DESIGN GRAFIS: Mahardanu. FOTOGRAFER: Gigih Muhammad. KEUANGAN: Aang Kartika. IKLAN PEMASARAN: Gigih Muhammad. SIRKULASI KORAN: Eko Efendi. OFFICE: Jalan Sumodarsono, No. 33 Blora. EMAIL: jatengmemorandum@gmail.com


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 5

B L I T A R

Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Nomor: AHU-52770.AH.01.02. Tahun 2008

Kepala Biro: Prawoto Sadewo. Wartawan: Nur Rofiq, Ana Akina, Meidian DD. Keuangan : Binti Khoiriyah. Admin Iklan: Rosita. Admin Koran : Imam Rofiq. Pemasaran: Susilo Prabowo, Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Ketua JAD Jatim Warga Blitar

Blitar, Memorandum Penyitaan kendaraan bermotor saat digelarnya Operasi Patuh Semeru 2018 dikeluhkan warga. Menurut warga petugas seharusnya hanya menahan STNK sebagai barang bukti di pengadilan. Beberapa warga yang lalai membayar pajak kendaraan harus rela motornya disita saat digelarnya Operasi Patuh Semeru kemarin. Untuk mengambilnya harus mengikuti pengadilan tilang. “Kalau disita motornya kan susah, tidak bisa kemana-mana. Padahal setiap hari harus AKP M Amirul Hakim ngantor. Kenapa tidak STNKnya saja,” keluh Sutrisno, warga Desa Tepas, Kecamatan Kesamben. Menurut Kasat Lantas Polres Blitar AKP M Amirul Hakim, menjelaskan penyitaan motor karena pajak mati sudah sesuai prosedur petugas di lapangan. Dalam penilangan pelanggaran lalu lintas, polisi bisa mengambil barang bukti di antaranya SIM, STNK, maupun kendaraan bermotor. “Itu sesuai Perkapolri. Kalau penilangan barang buktinya ada tiga, petugas bisa memilih salah satunya,” terangnya, Kamis (17/5). Katanya semua itu tergantung petugas di lapangan dan pertimbangan mereka menyita barang bukti. Di antaranya ada kecurigaan motor itu barang curian bila tidak bisa menunjukkan STNK yang sah. Sebab dalam pengurusan pajak, ada pengesahan dengan stempel yang membuktikan STNK tersebut sah. Juga pertimbangan meski ditilang dan STNK disita, pelanggar enggan atau tidak mau mengikuti persidangan untuk mengambil STNK nya. “Misal pelanggar orang Kesamben, kan jauh dari Kota Blitar. Bisa jadi dia tidak mau mengikuti sidang karena malas dan barang bukti menumpuk di kejaksaan. Daripada kita kena tegur pengadilan, agar pelanggar mau mengikuti sidang, kita tahan kendaraannya bukan STNKnya,” katanya. (don/fur)

Hal ini sesuai keterangan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TV One. Menurutnya saat ini Abu Umar menjabat Ketua JAD Jawa Timur, setelah ketua sebelumnya yaitu Zainal Anshori tertangkap karena kasus penyelundupan senjata ke Filipina Selatan. “Setelah Zainal Anshori tertangkap, saya dengar di

Blitar, Memorandum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar nampaknya tak mau kecolongan. Memasuki awal Ramadan, mereka bersama petugas gabungan gencar menyisir tempat hiburan malam di Kota Blitar. Hal ini dilakukan untuk memastikan jika tempat hiburan malam itu benar-benar tak beroperasi selama Bulan Suci. Plt Kasat Pol PP Kota Blitar Juari mengatakan, operasi gabungan ini dilakukan sejak Rabu (16/5). Atau sehari menjelang bulan Ramadan dan akan terus berlanjut hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Sesuai surat edaran Wali Kota Blitar mulai 16 Mei seluruh tempat hiburan malam dilarang beroperasi. Di Kota Blitar tempat hiburan malamnya ada sejumlah kafe karaoke yang tersebar di beberapa titik,” ungkap Juari, Kamis (17/5). Menurut dia, dari hasil operasi pihaknya tak menemukan adanya kafe karaoke yang masih beroperasi. Semuanya tutup dan terlihat gelap dan sepu. Hanya ada petugas keamanan yang berjaga di depan kafe karaoke. Meski begitu, Juari menegaskan pihaknya tidak akan lengah. “Operasi cipta kondisi ini akan terus digelar, agar kami tak kecolongan. Biasanya kan ada satu dua yang nakal, awal puasa tutup nanti pas petugas lengah buka lagi,” tegasnya. Juari meminta kepada masyarakat agar segera melapor ke Sat Pol PP jika menemukan tempat hiburan malam di Kota Blitar yang masih beroperasi di bulan Ramadan. Jika terbukti, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi dengan menutup usaha tempat hiburan tersebut. “Jika ada yang masih buka tolong segera laporkan ke kami, tentu nanti akan kami beri sanksi,” tegasnya.(ana/fur)

Blitar, Memorandum Toko rokok milik Muhammad Duchan Badri (41), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, dirazia Sat Reskrim Polres Blitar, Selasa (15/5). Ratusan pak rokok disita sebagai barang bukti. Ternyata rokok yang dijual terindikasi bodong atau tidak bercukai. Ada 573 pak rokok merek Exclusive Pas dan 14 pak rokok merek Exclusive Brio yang diamankan. “Razia ini digelar karena laporan warga, katanya ada penjualan rokok tanpa cukai di wilayah Sidodadi-Garum. Ternyata setelah diselidiki memang benar, sebagian

rokok itu bahkan sempat dijual,” ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar AKP Purwadi, Kamis (17/5). Saat ini pemilik toko ini masih diperiksa untuk diselidiki apakah melanggar Pasal 54 UU RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU Nomor II Tahun 1995 tentang cukai. Jika benar, pelaku bisa diancam hukuman paling sedikit 1 hingga 5 tahun kurungan penjara. “Tapi saat ini kami akan menyerahkan kasus ini kepada pihak yang menguasai tentang aturan cukai, yakni bea cukai,” terang Purwadi. (don/fur)

Rumah Syamsul Arifin alias Abu Umar di Dusun Jatinom, Blitar, terlihat sepi.

Jawa Timur dibawah kendali orang bernama AU (Abu Umar. red). Saya tidak mau menyebutkannya. Dia ditangkap di Malang,” kata Tito. Pernyataan Kapolri dikuatkan Sutikno, Ketua RT 3 Dusun Jatinom. Ia memastikan Abu Umar yang mempunyai nama asli Syamsul Arifin adalah warganya.

Sepengetahuannya Syamsul seorang penjual buku dan guru mengaji. Ia mempunyai seorang istri dan dua anak yang tinggal di Jatinom. Dan sejak penggerebekan di Malang, Syamsul Arifin tidak terlihat di desanya. Warga pun jadi curiga. “Terakhir kali terlihat 5 hari lalu,” terang Sutikno. (don/fur)

Barang bukti rokok tanpa cukai yang diamankan petugas.

BANGUN DESA

Desa Sukosewu Blitar, Memorandum Desa Sukosewu di Kecamatan Gandusari, masuk wilayah Kabupaten Blitar. Secara geografis desa ini terletak 15 km di utara Kota Blitar. Hamparan sawah dan sungai yang jernih merupakan potensi alam yang menjadi kebanggaan warga desa. Mayoritas desa berpenduduk 12 ribu jiwa ini hidup bertani dan budidaya perikanan air tawar. Salah satu hasil industri usaha warganya adalah keripik singkong. Sukosewu dibagi menjadi tiga dusun, yang terdiri dari 63 RT dan 14 Rukun Warga (RW). Mardi Basuki selaku Kepala Desa Sukosewu kerap turun ke kampung-kampung untuk melakukan pemerataan pembangunan sesuai kebutuhan prioritas warganya. Di tengah pedesaan yang asri dan dikelilingi hamparan sungai, warga Sukosewu hidup rukun dan saling bergotong–

Kepala Desa Sukosewu Mardi Basuki dan istri.

royong. Kepala Desa Sukosewu yang akrab dipanggil Ukik mendadak terkenal setelah desanya menyabet Juara I Lomba Desa se Kabupaten Blitar. Atas capaian prestasi tersebut, Sukosewu berhak mewakili Lomba Desa di Tingkat Provinsi Jawa Timur. Selain hasil pertanian dan perikanan air tawar, Sukosewu terkenal dengan situ Candi Kotes yang ditengarai pening-

FOTO: MEMORANDUM/PRAWOTO

Berdayakan Potensi Alam, Lestarikan Situs Budaya

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Sat Pol PP Pastikan Kafe Tutup Selama Ramadan

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

Blitar, Memorandum Nama Syamsul Arifin, warga Dusun Jatinom, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, saat ini menjadi pembicaraan hangat di Kabupaten Blitar. Pasalnya pria yang mempunyai nama lain Abu Umar ini dikabarkan ditangkap Densus 88 di Malang, Selasa (15/5). Syamsul diduga Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur.

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

Petugas gabungan merazia tempat hiburan malam di Kota Blitar.

Polres Sita Rokok Tanpa Cukai

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

Penyitaan Kendaraan Dikeluhkan Warga

Pelantikan perangkat Desa Sukosewu.

galan Kerajaan Majapahit. Satusatunya aset desa yang menjadi cagar budaya peradaban para leluhur pada zamannya. Menurut Ukik keberhasilan itu merupakan partisipasi segenap lembaga desa dan warga secara keseluruhan, bahu-membahu memenangkan lomba tersebut. Salah satu faktor yang menunjang penilaian tim juri adalah adanya Paguyuban Ma-

nunggal yang mampu mengelola sampah menjadi pupuk organik. PKK Desa Sukosewu juga mampu meningkatkan mutu kesehatan bagi para warga lanjut usia (Lansia). Keunggulan di bidang kesehatan adanya rumah sehat yang sangat bermanfaat bagi warga. Dengan kekompakan segenap elemen masyarakat, para ketua lembaga desa yang sal-

ing memberikan dukungan, akhirnya Desa Sukosewu manjdi juara satu beberapa hari yang lalu. Hal ini tidak lepas peran Ukik yang selalu mengedepankan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warga desa. “Tentunya kami selalu inovasi tentang potensi desa. Kita handalkan potensi alam yang memberikan karunia kepada warga desa. Tinggal kita bagiamana memanfaatkan potensi alam kita kelola demi kesejahteraan warga kita,” ujarnya. Hal ini disampaikan Ukik di sela-sela acara pelantikan beberapa perangkat desan, Rabu (16/5). Pelantikan ini dhadiri unsur muspika setempat. Di antara perangkat yang dilantik adalah Yuda Hermawan dan Eko Yudianto, menjabat Kamituwo Dusun Sukosewu. “Pelantikan ini karena kebutuhan perangkat untuk meningkatkan administrasi desa kami,” katanya. (pra/tru/fur)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 6

TELEPON PENTING

PMI

(0343) 416615

RSUD DR R SOEDARSONO

0343) 428290

PROBOLINGGO: PASURUAN:

POLRES PROBOLINGGO

110

PEMADAM KEBAKARAN

(0343) 425113

PMI KOTA PROBOLINGGO

(0335) 422518

POLISI

(0343) 424256

IGD RSUD DR MOH SALEH

(0335) 433119

PASURUAN-PROBOLINGGO

KABIRO PASURUAN: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK, Riyanti,M.Rois; HP: 0812-2219-5558. KABIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi, WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah, KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto.

Polisi Fokus Patroli Saat Buka dan Sahur Patroli dilakukan untuk meningkatkan pengawasan kamtibmas di saat buka puasa dan sahur. Menujrut Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono, waktu buka puasa dan sahur selama Ramadan memiliki kerawanan yang sangat tinggi. Karenanya, pihaknya akan mengerahkan dua tim saat jam-jam yang memiliki potensi kerawanan kamtibmas, yakni pagi dan sore hari. Unsur petugas yang terlibat pada patrol ini meliputi personel Shabara dan Sat Lantas serta seluruh jajaran polsek. Asmara Fajar akan bertugas

membangunkan masyarakat untuk makan sahur. Setelah itu, petugas melakukan patroli mengantisipasi adanya kerawanan tawuran, balap liar, petasan dan masih banyak lagi. “Saat Ramadan, biasanya setelah sahur ada saja anak muda yang main balapan, petasan dan sebagainya. Selain itu kami antisipasi kasus begal yang terjadi menjelang sahur dan subuh menjelang fajar,” jelasnya. Untuk sore hari, ada operasi Asmara Senja. Dimulai pukul 15.00 sampai pukul 18.00. Para personil akan mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun

Operasi Asmara Fajar juga membangunkan warga untuk sahur. kamseltibcarlantas. Sebab selama Ramadan akan ada pasar kaget atau bazar yang menyediakan segala macam makanan atau minunan untuk berbuka.

Sambut Ramadan, Ansor Gelar Baksos Jamur dengan diameter 70 cm yang ditemukan Khusairi.

Warga Jember Temukan Jamur Raksasa Jember, Memorandum Seorang warga di Jember menemukan jamur berukuran raksasa. Jamur raksasa itu juga dikelilingi jamur-jamur lain yang berada dalam satu rumpun. “Ada 16 batang (dalam satu rumpun). Diameter (daun) antara 30 cm hingga 70 cm,” kata Khusairi ditemui di rumahnya Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo. Dia menceritakan, jamur itu ditemukan mertuanya, Budiono, di tepi sungai tidak jauh dari rumah. Belasan jamur itu tumbuh dalam satu rumpun. “Jumat kemarin, sekitar jam 12 siang,” kata Khusairi kepada detik.com Batang jamur berwarna putih. Panjangnya setengah lengan orang dewasa. Sedangkan daun jamur berwarna coklat. “Langsung dibawa pulang dan ditanam dalam pot,” kata Khusairi. Tidak dimasak dan dimakan? “Enggak, kami takut beracun,” jawab Khusairi. Dia juga tidak tahu jenis jamur yang ditemukan mertuanya itu. Pihak keluarga juga tidak berani memasak dan memakannya. “Dulu ada warga sini yang meninggal akibat makan jamur. Makanya kami takut. Akhirnya kami tanam saja di pot,” terang Khusairi. Beberapa warga sempat berdatangan untuk melihat. Namun tak ada yang berani untuk membeli. “Datang dan melihat-lihat saja, nggak ada yang menawar,” kata Khusairi. Dia juga mengaku tidak tahu mau diapakan jamur tersebut. Dia hanya berusaha merawat jamur tersebut dengan menyiram air tiap pagi dan sore. “Ya dirawat semampunya. Dikasih air tiap pagi dan sore,” pungkas Khusairi. (*/fur)

Probolinggo, Memorandum Menyambut Bulan Ramadan 1439, GP Ansor Kota Kraksaan dan GP Ansor Kabupaten Probolinggo menggelar Touring Safety Riding dan bakti sosial (Baksos). Diharapkan kaum muslimin bergembira dalam menyambut bulan suci tersebut. Touring berhadiah ibadah umroh itu, dibagi menjadi dua wilayah keberangkatan. Untuk wilayah PC GP Ansor Kota Kraksaan dimulai di Gelora Merdeka Kraksaan pada pukul 07.30. Sementata wilayah barat yang dikoordinir GP Ansor Kabupaten Probolinggo, diberangkatkan dari lapangan Muneng Kecamatan Sumberasih. Kedua rombongan touring itu, samasama finish di obyek Wisata Pantai Bentar Kecamatan Dringu. Kegiatan ini, menurut Ketua PC GP Ansor Kraksaan Taufiq, selain untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan, juga memberikan ruang kepada anak muda yang hobi touring. Meski pada kenyataannya, peserta touring yang mencapai 5.000 lebih, tak hanya didominasi kaum muda. “Kami mengakomodir hobi dari anak-anak muda yang senang bersepeda motor. Diharapkan pada bulan Ramadhan nanti, tidak lagi bermain sepeda motor di jalanan, yang berujung kecelakaan,” kata Taufiq kepada Wartabromo.

Sepanjang rute touring, Ansor membagi 5.000 paket sembako kepada masyarakat miskin.

Dalam kegiatan yang juga memperingati Hari Ulang Tahun (Harlah) Ansor ke 84 itu, peserta Touring Safety Riding juga diajak berbagi dengan kaum dhuafa. Setidaknya ada 5.000 paket sembako yang disedekahkan kepada masyarakat miskin di beberapa titik sepanjang rute touring. “Kami juga berbagi sedekah bagi warga. Harapannya peserta turing selalu ingat untuk berbagi rejeki dengan sesama. Apalagi bulan puasa juga merupakan ibadah yang sangat mulia dan sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk memperbanyak ibadah,” imbuh Taufiq. Sementara itu, Ketua PC GP

Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mengatakan, kegiatan Touring Safety Riding ini sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dalam berkendara. Diharapkan dapat memotivasi dan menyadarkan masyarakat menjadi pengendara yang baik. “Para pengendara motor harus selalu membawa kelengkapan berkendara, taat kepada aturan berkendara dan disiplin dalam berkendara tanpa merugikan pengendara lain,” ujar Muchlis. Di lokasi finish Pantai Bentar, panitia menyiapkan sejumlah rejeki bagi peserta. Diantaranya umroh gratis bagi peserta yang beruntung. (*/fur)

Kondisi ini akan memicu potensi kejahatan jalanan dan kemacetan arus lalu lintas. “Polisi akan hadir di tengah masyarakat. Kami akan memberikan layanan semaksimal

mungkin agar masyarakat nyaman dalam berburu makanan atau minuman untuk buka puasa. Kami juga akan membantu mengatur lalu lintas,” ungkapnya. (ois/fur)

Optimalkan Distribusi Air, BPBD Tambah 2 Truk Tangki Pasuruan, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan akan menambah 2 unit truk tangki air pada 2019. Usulan ini untuk mengoptimalkan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah, yang biasa dilanda kekeringan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, penambahan 2 tangki air ini sesuai dengan usulan dari Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). “Sehingga baru akan dilaksanakan tahun depan,” kata Bakti saat dihubungi via telepon, Kamis (17/05/2018). Untuk membeli 2 unit tangki air, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 900 juta, terbagi sebesar Rp 450 juta per 1 unit kendaraan. “Biasanya kendaraan sendiri, tangki air nya juga sendiri. Tapi untuk pembelian kali ini semuanya jadi satu,” imbuhnya. Saat ini kendaraan yang

dimiliki BPBD sebanyak 2 unit, yakni 1 unit kendaraan yang merupakan bantuan dari BNPD tahun 2013 serta 1 unit tangki pembelian tahun 2013. Dalam praktiknya, droping air bersih, pihaknya juga dibantu Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman 3 unit, 1 unit dari Dinas Sosial, dan 5 unit dari PDAM Kabupaten Pasuruan. “Insya Allah cukup untuk bisa menjangkau semua wilayah yang biasa dilanda kekeringan,” tuturnya pada Wartabromo. Sementara itu, hingga berita ini ditulis, BPBD Kabupaten Pasuruan belum melakukan distribusi air bersih meski laporan tentang beberapa wilayah sudah masuk. Seperti di Kecamatan Pasrepan dan Gempol. “Kalau 3 KM tapi masih ditemukan sumber air, maka kami himbau untuk warga bisa mengambil air tersebut di titik yang ditemukan. Tapi kalau sudah lebih dari 3 km, baru itu termasuk bencana,” beber dia. (*/fur)

Dropping air bersih ke wilayah yang dilanda kekeringan.

KEHILANGAN Kehilangan STNK W4002LF th. 2015 An. Syaril Izmil Jl. Bougenvile No. 10 Sidokumpul Gresik

Kehilangan STNK W4068LD th. 2015 An. Hafidz bagus Ardiansyah Ds. Ngabetan Rt 2/2 Cerme Gresik

Kehilangan STNK W1359BG th. 2007 An. Rahman Shaleh Ds. Sukowati Rt 1/1 Bungah Gresik

Kehilangan STNK W4758JL th. 2014 An. Eri dwi haryanto perum alam hijau giri asri AC 05 Kel. Ngargisari Kebomas Gresik

Kehilangan STNK W3473JL th. 2014 An. Ajeng dewi larasati Jl. Granit kumala 5.2/9 Ds. Petiken driyorejo Gresik Kehilangan STNK W4308KW th. 2015 An. Maimana wahyu islamiyah Dsn. Lopang Ds. Driyorejo Rt 5/4 Driyorejo Gresik Kehilangan STNK W4624JZ th. 2014 An. M. Riza Abdillah Ds. Betoyo kauman Rt 8/4 Manyar Gresik

Kehilangan STNK W3181MS th. 2013 An. Peniningsih Handayani Ds. Dapet Rt 1/1 Balong panggang Gresik Kehilangan STNK W8840L th. 2007 An. Pt. Varia usaha beton Jl. Veteran 230 Singosari kebomas Gresik Kehilangan STNK W6457F th. 2008 An. Sapenan Cahyono, S. Sos. Ds. Kembangan Rt 3/3 Kebonas Gresik

FOTO : MEMORANDUM/ROIS

Pasuruan, Memorandum Selama bulan Ramadan, Polres Pasuruan menggelar program peningkatan patroli yang disebut Antisipasi Situasi Aman dan Tentram Pasuruan selama Ramadan (Asmara Pas Ramadan), Kamis (17/5).


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 7

LUMAJANG KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. EMAIL: trimemorandum@gmail.com Tlp. 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang

FOTO: MEMORANDUM/IST

Dicurigai, Warga Purbalingga Diamankan Pol PP Ramadan, Alun-Alun Jadi Pusat Kunjungan Lumajang, Memorandum Kunjungan masyarakat pasca Pembenahan Alun–Alun Lumajang Tahap II dan Pemasangan Lampu Hias di Jembatan Kali Asem meningkat. Kunjungan diprediksi akan bertambah selama bulan Ramadan ini. Untuk menjaga kenyamanan pengunjung selama Ramadan, Dinas Lingkungan Hidup sebagai OPD yang mengelola Alun–Alun Lumajang mengadakan rapat koordinasi dengan satgas alun–alun dan perwakilan Paguyuban PKL, di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Rabu (16/5). Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, Yuli Harismawati menjelaskan bahwa dari hasil rapat koordinasi, selama bulan suci ramadan Car Free Day dan Car Free Night akan ditiadakan sementara. CFD akan dibuka kembali pada 23 Juni 2018, sedangkan CFN pada 30 Juni 2018. Meskipun demikian, Yuli memprediksi Alun–Alun Lumajang masih akan menjadi spot kunjungan masyarakat terutama untuk ngabuburit menjelang buka puasa. Terlebih selama ramadan, pedagang makanan berbuka (takjil) di sekitaran alun–alun banyak bermunculan. Untuk itu pihaknya, akan kembali menata PKL maupun parkir. “Kita liburkan terlebih dulu sampai setelah lebaran nanti, meskipun CFD dan CFN libur pengunjung alun– alun tetap akan banyak, terutama penjual makanan seperti takjil bermunculan, inilah yang kami koordinasikan agar alun–alun tetap tertib, tetap nyaman, indah dan tetap dapa dinikmati oleh pengunjung,” ungkapnya. Dilanjutkan Yuli, bahwa PKL dilarang berjualan di seputaran Alun-Alun, termasuk trotoar. PKL diminta menempati sirip Alun-Alun sesuai kesepakatan, seperti di Jalan Abu Bakar, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Cokrosujono, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Imam Sudja’i. “Yang jelas di atas trotoar dalam alun–alun tidak boleh ada PKL, penjual apapun, maupun pormosi dan sebagainya tidak boleh, kalau di trotoar luar alun–alun, ini masih akan kita atur, sebenarnya PKL ini harus menempati jalan sirip yang sudah ditentukan,” ujarnya. (tri/sr)

Menurut Kasat Pol PP Lumajang Drs Basuni yang saat itu berada di lokasi, pihaknya telah mengamankan dan melakukan pengecekan seorang yang membawa sebuah tas warna hitam dan berpakaian jubah warna biru gelap. Kejadiannya, saat itu Mardiyono mondar mandir di seputaran alun alun hingga kemudian anggota Sat Pol PP Lumajang yang bertugas patroli/standby langsung menginterogasinya.

Selain itu, dipimpinBasuni, petugas mengecek isi tas bawaan beserta dompet orang tersebut yang tidak ditemukan bendabenda mencurigakan. Hanya ada buah sarung, HP merek evercroos, sebuah kitab, serta surat dari kepolisian Polres Ngawi dan surat pemulangan dari Dinas Sosial Kabupaten Ngawi “Ternyata dari hasil interogasi, Mardiyono hanya seorang musafir yang menjalankan tugas-

Petugas menginterogasi Mardiyono.

nya di Lumajang. Setelah itu akan meneruskan ke Jombang setelah

Pintu Satpas SIM Dijaga Ketat Lumajang, Memorandum Nampak petugas gabungan, terdiri dari anggota Sabhara dan Satlantas Polres Lumajang, memperketat penjagaan dipintu masuk Satpas SIM Polres Lumajang, Kamis (17/5). Kanit Reg Ident Satlantas Polres Lumajang Iptu Pujianto, yang saat itu bertemu dengan media ini mengatakan, jika hal ini dilakukan menyikapi kejadian teror bom di wilayah Surabaya. “Menjaga hal yang buruk terjadi, khusunya di wilayah Polres Lumajang semua kita jaga maksimal,” kata dia pada media ini. Masih kata dia, pihaknya tanpa mengurangi rasa hormat pada setiap yang datang, utamanya pemohon SIM semuanya diperiksa. “Bukan untuk mempersulit, tidak mengurangi rasa hormat, semuanya diperiksa, bagi yang bawa tas, ransel kami cek, kami periksa dari kejauhan. Bukan untuk maksud lain, kami tegaskan semua ini semata

- mata untuk menjamin keamanan bersama, bagi yang lolos kami persilahkan masuk sesuai keperluannya,” imbuh dia. Selebihnya ia berkata, kendati penjagaan diperketat sedemikian rupa, pihaknya hingga saat ini belum mendeteksi akan adanya hal - hal yang membehayakan. “Hingga saat ini tidak ada, namun kami tetap waspada,” tukas Iptu Pujianto seperti dikutip dari suarajatimpost.com. Di sisi lain, dengan adanya pemeriksaan ini tidak berpengaruh pada pelayanan bagi masyarakat utamanya antusias untuk pengurusan SIM. Imam salah seorang warga Lumajang mengatakan, dengan adanya hal tersebut dirinya merasakan aman tat kala setiap orang akan masuk diperiksa secara detail. “Setuju saya, dengan begini yang lain merasa aman. Yang masuk kesini sudah lolos dipemeriksaan,” ucapnya singkat. (*/sr)

salat Dzuhur,. Tujuan utamanya ziarah ke Makam Bung Karno di

Blitar” jelas Basuni. Sebelum ditinggal, Mardiyono melaksanakan salat Dzuhur di Masjid Agung Anas Mahfud Lumajang yang berlokasi di Alun alun barat Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang. Saat salat, dia tetap didampingi Kasat Pol PP dan anggota dari intelkam Polres Lumajang. Meskipun begitu, menurut Basuni, kehadiran Mardiyono tetap harus diwaspadai. Meskipun tidak nampak membawa benda-benda mencurigakan. Mengingat Murdiyono berasal dari Kabupaten Purbalingga, Karesidenan Banyumas, Jateng, di mana daerah tersebut merupakan basis dari organisasi JAD/JAT. (tri/sr)

Seniman Lukis Nyambi Kurir Sabu Lumajang, Memorandum Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Lumajang menangkap kurir sabu-sabu. MJ (32), warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, diringkus didepan RSUD Haryoto. Penangkapan bermula saat ada informasi akan ada transaksi narkoba. BNNK Lumajang langsung bergerak dan menangkap MJ yang berprofesi sebagai seniman lukis itu dan mengamankan sejumlah paket sabu-sabu. Karena mengetahui ada petugas, pelaku langsung mebatalkan transaksinya. Akhirnya, yang bisa diamankan hanya MJ saja, sedangkan rekannya berhasil meloloskan diri. “Dia dapat keuntungan setiap jual 50 ribu dan setelah dijual biasanya dia juga dapat jatah untuk ngisap,” ujar AKBP Mudawaroh, Kepala BNNK Lumajang seperti dikutip dari Lumajangsatu.com, Kamis (17/5). Dari hasil pemeriksaan, pelaku

FOTO: MEMORANDUM/SR

Alun-Alun Lumajang

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

Lumajang, Memorandum Sat Pol PP Lumajang sempat mengamankan Mardiyono (41), warga Dusun/Desa Gembong, RT 012/RW 006, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, yang dicurigai sebagai salah satu teroris. Hal itu ditandai dengan sikapnya yang mencurigakan saat berada di Alun-Alun Lumajang, Kamis (17/5) pagi.

Tersangka pengedar sabu disergap BNNK Lumajang.

sudah lebih tiga kali menjadi kurir narkoba. Sebelumnya, pelaku pernah dipenjara karena kasus pil koplo. BNNK berhasil mengamankan satu poket sabu dan sebuah ponsel milik pelaku. “Sudah lebih dari 3 kali, dia pernah dipenjara dengan kasus yang beda, yakni pil koplo dan pencurian,” pungkasnya.(*/sr)

TULUNGAGUNG KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. WARTAWAN: Solikin. Firman Imansyah. IKLAN/ADV: Budi Mulyanto. SIRKULASI dan PEMASARAN: Khoirul Anwar. FHP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com.

Perusahaan Jasa TKI Prima Disoal Warga

Tofik Sukendar pamer tersangka dan barang bukti.

Polres Pamer 12 Tersangka Kejahatan Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung melakukan tindakan tegas terhadap tersangka. Hasilnya dalam dua pekan, 12 tersangka berhasil diamankan dari berbagai kejahatan seperti perjudian, sabung ayam, pencurian dengan pemberatan hingga pengeroyokan berujung kematian. Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar di hadapan awak media mengatakan, pihaknya tetap menindak tegas pelaku tindak pidana kejahatan. Apalagi memasuki awal bulan Ramadhan. Hal ini agar kondusifitas masyarakat tetap terjaga. Apalagi mengingat, seminggu terakhir ini, Polri menerapkan siaga 1 atas peristiwa teror bom yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo, dan Riau. Termasuk penangkapan sejumlah terduga teroris di beberapa tempat. “Kami tindak tegas pelaku kejahatan, untuk memastikan Tulungagung tetap kondusif, aman dan terkendali,” ujarnya, Kamis (17/5). Lebih lanjut AKBP Tofik menjelaskan, dari upaya tindakan tegas itu, 12 pelaku kejahatan di wilayah Tulungagung berhasil ditangkap. “Selama 2 minggu terakhir ini kita amankan 12 tersangka pelaku tindak kejahatan. Mulai dari pencurian dengan pemberatan, pengeroyokan, hingga judi serta puluhan sepeda motor dan 9 ayam yang diamankan dari arena sabung ayam,” tegasnya. Masih menurut Tofik, ke depannya, pihaknya bakal memaksimalkan anggota di lapangan untuk meminimalkan potensi adanya upaya tindak kejahatan. Terutama lokasi-lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat. Seperti pasar, pusat pertokoan dan restoran. Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan TNI dan Satpol PP, guna memastikan tempat- tempat hiburan dan karaoke mematuhi aturan. Sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. “Untuk keamanan Tulungagung, Saya akan all out,” tegasnya. (fir/mad/sr)

Salah satunya terkait penampungan, penyediaan tempat balai latihan kerja (BLK) serta wilayah rekruitmen calon TKI. “Itu kantornya di sini (Beji), BLK nya di Karangwaru. Sedangkan calon TKI-nya banyak dari luar Tulungagung. Itukan nakal,” ucap warga Tulungagung Kota ini, Kamis (17/5). Burhan berharap, jika ada

PJTKI nakal ditertibkan. Agar semua pelaku usaha penyalur tenaga kerja ke luar negeri taat aturan. Sementara, Staf PT Prima Duta Sejati Risma Natasari mengiyakan, jika gedung di Beji adalah kantornya. “Tempat BLK di wilayah Kelurahan Karangwaru. Untuk para calon TKI yang rumahnya luar kota, semuanya nginap di BLK dan tidak boleh

pulang. Yang bisa pulang hanya yang rumahnya seputar Tulungagung,” kata Risma. Masih kata Risma, PT tempatnya bekerja menyalurkan TKI tujuan Negara Hongkong dan Taiwan. Memberikan pelatihan bahasa dan ketrampilan rumah tangga selama tiga hingga empat bulan. “Selama pelatihan mendapatkan makan tiga kali sehari. Untuk potongan gaji selama 6 bulan berturut-turut sebesar Rp 3 juta atau disesuaikan kurs rupiah. Gaji perbulan Rp 6 juta sampai Rp 7 juta. Usai pelatihan di sini dikirim ke Pasuruan. Di Pasuruan menunggu satu bulan

baru diberangkatkan ke negara tujuan. PT Prima Duta Sejati penanggungjawabnya Bu Issa. Asli Surabaya. Sekarang beliau tidak ada di tempat. Kantor pusatnya di Pasuruan,” papar Risma. Terpisah, Sunarto dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung menjelaskan, tentang PJTKI diatur dalam Undang-undang nomor 39 tahun 2004, direvisi Undang-undang nomer 18 tahun 2017. “BLK hanya untuk pelatihan kerja saja. BLK harus disertai izin penampungan atas nama PT induknya. Untuk rekrut seluruh Indonesia itu PPTKIS

(pelaksana penempatan TKI swasta) yang diakui Disnaker. Untuk provinsi itu namanya kantor cabang. Yang menerbitkan izin disnaker provinsi, dan bisa merekrut seluruh Jawa Timur. Sedangakan di kabupaten, namanya UPT P3TKI (Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia). Itu sebagai perwakilannya cabang. Hanya boleh merekrut di wilayah skala kabupaten saja. Apa bila merekrut calon TKI di luar kabupaten, harus mendaftar dan izinnya ke kantor cabang PJTKI provinsi,” paparnya. (bm/mad/sr)

Dispendikpora Apresiasi Purnawiyata SMPN 1 Sendang Tulungagung, Memorandum SMPN 1 Sendang, Kabupaten Tulungagung, menggelar purnawiyata dengan tema Pintar itu Wajib dan Berbudi. Dipilihnya tema ini, karena menjadi dasar program pendidikan karakter yang diterapkan sekolah. Sehingga para anak didik SMPN 1 Sendang banyak menorehkan prestasi. Hadir di acara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) H Moch Suharno,. Muspika Sendang, para kepala SMP dan SD wilayah sekitar, komite sekolah dan para wali murid. Kepada Memorandum, Kepala SMPN 1 Sendang Drs Hery Purnawirawan MPd menyampaikan, purnawiyata ini sebagai tanda akhir masa belajar anakanak klas IX. “Di purnawiyata juga mementaskan seni budaya dan seni lainnya. Itu didapat dari pelajaran ekstrakulikuler di sekolah. Sebagai wadah dalam pendidikan karakter,” ujarnya, Kamis (17/5). Melalui purnawiyata, lanjut Drs Hery, tujuannya menyerahkan kembali anak-anak kepada orang tuanya masing-masing. “Selama 3 tahun ini orang tua sudah mempercayakan pendidikan

FOTO: MEMORANDUM/KIN

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN

Tulungagung, Memorandum Keberadaan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT Prima Duta Sejati di Desa Beji, Tulungagung disoal warga. Burhan (42), salah satu warga mengatakan, izin perusahaan ini patut ditinjau ulang.

Drs Hery Purnawirawan bersama guru dan murid berprestasi.

anaknya di SMPN 1 Sendang. Dan purnawiyata ini sebagai pertanda, pendidikan sudah berakhir atau selesai. Harapan kami, setelah lepas dari SMPN 1 Sendang, anak-anak tetap menjaga nama baik almamater. Kemudian bisa meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga dalam

pengumuman nanti, anak-anaku bisa lulus semua dengan nilai yang memuaskan, sesuai dengan harapan masing-masing,” tuturnya. Drs Hery Purnawirawan juga menyampaikan terima kasih ke semua pihak. Ke seluruh siswa dan guru, wali murid dan juga stakeholder, atas dukunganya

mewujudkan sarana komputer demi suksesnya penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kemarin. Terpisah, H Moch Suharno MPd, sangat mengapresiasi terselenggaranya purnawiyata SMPN 1 Sendang. Termasuk adanya pementasan berbagai macam

seni tradisional. “Walaupun di pegunungan, SMPN 1 Sendang cukup maju. Tidak hanya di bidang akademik. Bidang ekstrakulikilernya juga terpelihara dengan baik. Seni tradisional yang dipentaskan siswa siswi ini, tidak semua sekolah bisa menampilkan,” kata Kepala Dispendikpora Tulungagung ini. Yang menjadi catatan H Suharno, murid-murid yang mengikuti ekstrakulikuler seni budaya memiliki budi pekerti yang halus. Lebih santun dan sayang teman. Serta memiliki rasa hormat kepada orang tua dan gurunya. “Ini sangat berdampak positif dalam pembentukan karakter anak didik. Saya yakin, dengan belajar seni budaya adiluhung yang diajarkan di sekolah, anakanak tidak akan tertarik dengan kekerasan-kekerasan yang sering terjadi. Maka saya sampaikan, keberadaan SMPN 1 Sendang ini betul-betul bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat, agar anak-anaknya bersekolah di sini. SMPN 1 Sendang ini tidak kalah dengan sekolah di perkotaan. Para guru-gurunya juga sudah memiliki sertifikat pendidik. Sehingga semua sangat memenui syarat,” pungkasnya. (kin/mad/sr)


HALAMAN 8

JUMAT PON, 18 MEI 2018

DEWI RENGGANIS

Tim Gabungan Razia Hiburan Malam Jember, Morandum Tim Gabungan yang terdiri dari jajaran Polres, TNI dan Sat Pol PP Pemkab Jember, Rabu (16/5) malam melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Jember. Inspeksi mendadak (sidak) ini dilakukan untuk memastikan bahwa sejumlah tempat hiburan seperti tempat karaoke dan kopi remang-remang selama bulan Ramadan 2018 benar-benar tutup. Demikian ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo kepada sejumlah media usai melakukan sidak ke sejumlah tempat karaoke. Tampak ikut dalam sidak tersebut di samping Kapolres dan jajarannya, juga Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember Letkol Infantri Arif Munawan dan anggota, serta jajaran Satpol PP. “Untuk memastikan tempat hiburan malam tutup, kami juga akan melakukan patroli seminggu sekali atau dua kali,” kata Kapolres. Jika masih ada hiburan malam curi-curi buka, diharapkan masyarakat menginformasikan ke petugas “Biarkan kami yang menindaklanjutinya dan kami melarang masyarakat melakukan kegiatan sweeping sendiri, biarkan masyarakat melakukan ibadah dengan tenang, khususk nyaman dan amam”, lanjutnya. Untuk menjamin suasana dibulan Ramadan aman, polres menambah jumlah personil untuk ditempatkan di sejumlah tempat-tempat vital seperti tempat ibadah, perkantoran dan tempat kerumunan masyarakat serta tempat perbelanjaan. “Kita sambil memohon ridho-Nya, semoga Jember akan aman”, harapnya. Salah satu pemilik hiburan malam, tempat karaoke keluarga, Evergreend Jember Regar Alwi mengatakan bahwa tempatnya sudah tutup sejak Selasa (15/5). Dirinya berjanji akan mematuhi imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Polres Jember. Hal senada juga disampaikan oleh pemilik rumah karaoke Star Frenk Antoni. Menurutnya dirinya akan mematuhi peraturan tersebut. “Selama bulan Ramadan hingga dua hari usai Hari Raya Idul Fitri 2018, kami pastikan tempat ini akan kami tutup,” janjinya. (edy/sr)

Jember, Memorandum Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo memerintahkan anggotanya terus memburu terdakwa kasus narkoba Tajjudin Wafa Oda Hasby (22), warga Dusun Semboro Pasar, RT 001/ RW 019, Desa Semboro, yang kabur menjelang sidang di Pengadilan Negeri Jember, Selasa (15/5) siang. Menurutnya, pencarian tidak akan dihentikan sampai yang bersangkutan meninggal dunia. Kepada sejumlah wartawan, Kusworo mengaku sudah menerima surat permohonan dari Kejaksaan Negeri Jember untuk mencari dan menangkap terdakwa berinisial TW yang kabur dari Pengadilan

Negeri Jember. Sesuai aturan, memang proses pencarian tidak akan pernah dihentikan sampai yang bersangkutan terbukti meninggal dunia. Karena itu lanjut Kusworo, daripada terus kabur dan bersembunyi sia-sia, lebih baik TW menyerahkan diri ke Mapolres

Jember. Sebab selama masih menjadi DPO, Kusworo yakin TW tidak akan bisa hidup dengan tenang. “Saya yakin, jika para buron hidupnya tidak akan tenang. Karena terus mendapat tekanan,” tambahnya. Seperti diketahui, Selasa siang terdakwa kasus narkoba berinisial TW, warga Semboro, kabur dari ruang tahanan Pengadilan Negeri Jember saat menunggu sidang perdana, meskipun penjagaan sangat ketat. Diduga kuat lolosnya terdakwa narkoba itu, karena ada keterlibatan seorang perempuan tak dikenal yang membantu terdakwa untuk kabur. (edy/sr)

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Kapolres dan Dandim Jember pimpin razia.

Terdakwa Narkoba Kabur Diminta Menyerahkan Diri

Tajjudin, terdakwa narkoba yang buron.

Pemkab Lakukan Penataan GTT SD Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember giliran melakukan penataan terhadap para guru tidak tetap (GTT) yang mengajar di sekolah dasar. Penjelasan penataan disampaikan langsung Bupati Jember dr Hj Faida MMR, Kamis (17/5), di Aula PB Soedirman Pemkab Jember. Ada dua sesi pertemuan yang dikemas dalam silaturahmi tersebut. Sesi pertama bupati bertatap muka dengan GTT yang memiliki latar belakang pendidikan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah dasar). Sesi kedua bupati bersama GTT 12 Mata Pelajaran. "Saya berjanji kepada semuanya, keputusan yang diambil itu adalah keputusan yang adil berbasis data," jelas bupati keppada wartawan soal penataan itu. Banyak GTT yang di suatu kecamatan melebihi formasi yang dibutuhkan di kecamatan tersebut. Kondisi ini membuat beberapa GTT mendapat penugasan di luar kecamatan. Bupati menjelaskan, surat penugasan berlaku per 1 Mei sampai 30 Juni. Pada 1 Juli akan dievaluasi kembali, karena ada pergeseran lagi. Terdapat dua macam SK

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Faida diwawancarai usai bertatap muka dengan GTT Sekolah Dasar.

yaitu SK sesuai formasi yang dulu yang berlaku 1 Januari hingga 31 April. SK kedua sesuai formasi yang baru yang berlaku per 1 Mei hingga 30 Juni. Setiap semester surat penugasan akan diperbaiki, karena pasti ada PNS yang sudah pensiun dan pasti akan ada formasi yang bergeser. "Maka formasi tetap bergeser, dan update kembali, juga dapat mendekatkan guru GTT dengan domisilinya," ujar bupati. Untuk GTT yang masa kerjanya kurang dari dua tahun

menjadi cadangan, apabila formasi dari GTT yang masa kerjanya di atasnya ada yang tidak sanggup menjalankan tugas di tempat yang jauh. Surat penugasan dimaksudkan untuk mendapat honor dari BOS (bantuan operasional sekolah). Ada juga yang mendapat surat penugasan dengan honor dari non BOS, misalnya dari dana PPG (program pendidikan gratis). Honor GTT sesuai dengan masa kerjanya. Guru paling

lama masa kerjanya mendapat honor paling tinggi. Honor tertinggi untuk GTT di tahun 2018 dengan masa kerja yang paling lama adalah Rp 1,4 juta. Guru yang akan mendapatkan penugasan, lanjut bupati, menjalani uji publik. Oleh ka-

rena itu, masyarakat diharapkan berpartisipasi dengan memberikan masukan. Dalam paparannya, bupati menjelaskan, total kebutuhan guru se Kabupaten Jember mencapai 8.912. Ini terdiri dari PNS sebanyak 5.902. "Maka kebutuhannya 3.010 untuk SD. Paling banyak guru kelas. Yang dibutuhkan 1.784 guru agama Islam, guru olahraga 623," terangnya. Bupati menegaskan perlunya perubahan mindset guruguru, karena sekarang bukan lagi GTT sekolah, tetapi GTT kabupaten yang harus siap ditugaskan di seluruh Kabupaten Jember. "Untuk penugasan ke tempat yang jauh, saya sarankan diterima. Akan diatur sedemikian rupa, apabila memang di tempat terpencil itu tidak ada guru domisili di sana, maka penugasan dari tempat lain akan diberi tunjangan khusus untuk mengisi tempattempat yang jauh," ungkap bupati. (jun/edy/sr)

Bupati Bondowoso Ajak Masyarakat Cinta Buku Bondowoso, Memorandum Memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Mei, Bupati Bondowoso Amin Said Husni mengajak semua masyarakat untuk ikut serta mengkampanyekan cinta buku. Menurut Bupati, peringatan Hari Buku Nasional tahun 2018 ini, begitu istimewa, karena bertepan dengan hari pertama bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. “Keistimewaan ini harus kita imbangi dengan semangat untuk mengajak masyarakat Bondowoso, agar bersama-sama mengkampanyekan cinta buku,” kata Bupati Amin Said Husni, melalui pesan Whatsappnya, Kamis (17/5). Selain itu, Bupati dua periode yang memimpin Bondowoso ini mengungkapkan, banyak hal yang bisa dilakukan dalam memperingati Hari Buku Nasional. semisal, berbagi kado buku dan mengikuti lombalomba karya tulis. “Banyak hal bisa dilakukan. Misalnya saling berbagi kado buku di hari ultah. Mengadakan lomba bikin resum buku, lomba bikin resensi buku, dan kegiatan-kegiatan yang mampu merangsang masyarakat, utamanya para pemuda untuk lebih mencintai buku,” terangnya seperti dikutip dari suarajatimpost.com. Memasuki era ‘jaman now’ yang akrab dengan teknologi, Bupati menginginkan pemuda di Bondowoso untuk bisa menggunakan fasilitas teknologi internet untuk berbagi buku digital. “Sekarang kan juga banyak buku-buku digital gratisan. Dari pada ngeshare beritaberita hoax, cobalah biasakan berbagi (ngeshare) buku-buku dengan format Pdf melalui media chat. Asal buku-buku yang positif,” pungkasnya. Seperti diketahui, peringatan ini berlangsung sejak 2002 yang digagas Menteri Pendidikan kala itu, Abdul Malik Fadjar. Tanggal ini dipilih berdasarkan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980. Selanjutnya, peringatan hari buku kerap dikaitkan dengan minat baca di Indonesia yang masih tergolong rendah. (*/sr)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 9

Langganan dan Iklan: Bangkalan

MADURA RAYA

Sampang Pamekasan Sumenep

: 082.257.301.810 081.938.456.052 : 087.859.754.300 : 085.235.844.944 : 083.852.745.466

(Yusron) (Syamsul) (Syaiful) (Sujak) (Syamsuri)

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Noor Arief. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar, Achmad Syaiful Ramadhan. HP: 081332050607. Email: banditmemo@yahoo.co.id.

Sumenep, Memorandum Aksi teror bom bunuh diri yang menguncang kota Surabaya dan Sidoarjo, membuat banyak elemen yang bersimpati. Salah satunya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep yang menilai perbuatan tersebut bukan jihad. Ketua MUI KH Syafraji menyatakan, pihaknya mengutuk keras perbuatan teror boom bunuh diri yang menKH Syafraji guncang kota Surabaya dan Sidoarjo. Bukan hanya MUI yang turut mengecam aksi tidak berperikemanusian itu, Forum Kerukunan Umat Beragama, (FKUB), dan Nahlatul Ulama (NU), juga mengecam. “Jihad itu tidak benar karena Indonesia negara damai. Terlebih melibatkan anak-anak. Jihad itu di negara perang seperti Suriah atau Lebanon,” katanya, Kamis (17/5). Dengan kejadian itu, pihanya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi dan memberikan pengertian kepada masyarakat tentang ajaran Islam yang tidak sesat. (uri/rif)

FOTO: MEMVORANDUM/ SYAMSURI

Ulama Sumenep Kecam Aksi Teror Surabaya

Pedagang liar di trotoar.

Jumlah Panwascam Sampang Kurang Sampang, Memorandum Jelang Pilkada serentak 27 Juni mendatang, berbagai keluhan mulai muncul. Baik dari masyarakat maupun dari internal penyelenggara dan pengawas Pilkada. Salah satunya keluhan kurangnya jumlah personil panwas di tingkat kecamatan yang hanya berjumlah 4 orang. Padahal jumlah personel panwas tingkat kecamatan berdasarkan RAB APBN berjumlah 7 orang. Keluhan ini dikatakan salah satu komisioner Panwascam Sampang Kota. Dikatakan, keberadaan 4 staf tingkat kecamatan sangat menghambat optimalisasi tugas pengawasan yang saat ini berlangsung dua tahapan pemilihan kepala daerah secara bersamaan, yakni pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sampang dan pemilihan GubernurWakil Gubernur Jawa Timur. Seperti dikatakan Abd Hamid, komisioner Panwascam Kecamatan Sampang. Dirinya mengatakan kinerja panwascam saat ini sudah berlangsung 7 bulan dengan jumlah staf Panwascam yang hanya berjumlah 4 orang (2 aparatur sipil negara dan 2 non ASN). “Jumlah tersebut sangat minim dan tidak maksimal melakukan tugas pengawasan yang ada,” ujarnya kemarin. Dijelaskan, keluhan tersebut muncul lantaran kabupaten lain menerapkan 7 orang dalam setiap panwascam. “Ambil saja perbandingan jumlah staf panwascam di kabupaten lain di Madura, seperti Panwascam Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, jumlah staf mereka ada 7 orang, mengapa Sampang hanya 4 orang staf, padahal sama-sama melaksanakan pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur,” jelasnya. Dikatakan pula, belakangan ini dirinya mengetahui dan membaca dari beberapa media pemberitaan di Kabupaten Sampang, secara aturan, melalui APBN untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim, muncul rencana anggaran biaya (RAB) dengan pagu staf Panwascam masing-masing 7 orang staf. “Kami berharap jika secara aturan masih dibolehkan penambahan staf di masing masing kecamatan di Kabupaten Sampang, pejabat terkait segera mengisi staf yang kosong tersebut. Namun itu sudah menjadi kewenangan Panwaskab Sampang untuk melakukan kebijakan tersebut. Kami di Panwascam hanya melaksanakan kebijakan yang ada,” pungkasnya. Sebelumnya terungkap berdasarkan rencana anggaran biaya (RAB) belanja hibah Tahun 2018, pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jatim di Kabupaten Sampang. Honorium Kesekretariatan Panwas Kecamatan, terdiri dari kepala sekretariat dengan honor Rp 1.300.000, pelaksana Rp 750.000, tenaga teknis pendukung Rp 1.000.0000 dari (PNS), pelaksana non PNS Rp 1.250.000, tenaga teknis pendukung non PNS Rp 1.250.000, tenaga teknis pendukung non PNS Rp 1.000.000 dan tenaga teknis pendukung PNS Rp 750.000. (sf/rif)

PKL Kuasai Trotoar, Sat Pol PP Diam Pamekasan, Memorandum Memasuki bulan Ramadan, sejumlah trotoar jalan di Pamekasan, mulai menjadi tempat berjualan para pedagang kali lima (PKL). Sayangnya, hal ini tidak mendapat reaksi antisipasi dari penegak perda sat pol PP. Kendati tampak beberapa petugas, mereka terkesan membiarkan keberadaan PKL yang akan memacetkan lalu lintas sekitar, Kamis (17/5).

Padahal larangan untuk berdagang di trotoar diatur dalam Pasal 25 Peraturan Daerah Pamekasan Nomor 8 Tahun 2007 dan juga Pasal 33 Peraturan Gubernur Nomor 221 Tahun 2009.  

Puasa Bolos Kerja, Sanksi Menanti Sumenep, Memorandum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos kerja atau bermalasmalasan di bulan Ramadan akan mendapatkan sanksi. Abdi negara diminta tetap bekerja sebagaimana biasanya meski menjalani puasa. Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep Titik Suryati mengatakan, peringatan untuk bekerja secara maksimal di bulan ramadan berdasarkan instruksi dari Bupati Sumenep. “Bulan ramadan tetap harus produktif. Masuk kerja harus tetap maksimal jangan hanya tidur-tiduran. ASN tetap harus produktif sesuai pekerjaannya,” terangnya. Titik menegaskan, selama bulan puasa ASN tetap men-

Titik Suryati

dapat pengawasan seperti sebelumnya. Sehingga tidak ada alasan menjalankan ibadah puasa untuk bermalas-malasan. Hanya saja pihaknya mengaku, jam kerja ASN selama ramadan berkurang satu jam.

Pada hari Senin sampai dengan Kamis, ASN masuk kerja mulai pukul 07.30-14.30, jam istirahat pukul 12.30-13.00. Sebelum bulan ramadan, jadwal masuk ASN pukul 07.00-15.30, sementara jam istirahatnya pukul 12.00-13.00. Khusus hari Jumat di bulan ramadan, jam masuk pukul 7.30-14.30, jam istirahat pukul 11.30-12.30. “Kinerja ASN harus tetap maksimal, hanya jadwal kerjanya saja yang berubah pada bulan ramadan. Untuk pengawasan ASN saat ini sudah terpantau secara langsung tanpa harus menunggu laporan dari pimpinan masing-masing OPD. Apabila masih ada ASN yang melakukan pelanggaran seperti tidak masuk kerja, akan diberi sanksi sesuai tingkatan, yakni sedang, ringan, dan berat,” ujar Titik. (aan/rif)

“Selama ini kami memberi peringatan kepada mereka. Bila masih melanggar, kami kasih tindakan disipliner. Kami menunggu mandat dari pimpinan karena saat ini awal bulan

puasa. Jika mendekati hari raya, jumlah pedagang akan semakin banyak dan memacetnya jalan,” kata Muzammil, petugas Sat Pol PP Pamekasan yang ditemui di lokasi. (sjk/rif )

Polres Pantau Organisasi Radikal

Sumenep, Memorandum Langkah antisipasi pasca bom di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim), membuat Polres Sumenep meningkatkan kewaspadaannya. Petugas melakukan pengawasan dan memantau organisasi berpaham radikal.  Hal ini dikatakan oleh Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen. Pihaknya berharap masyarakat dapat membantu aparat dengan memberikan informasi, apabila ada warga pedatang luar yang tidak jelas. “Sekali lagi semua wilayah berpotensi karena ideologi mereka telah menyebar dan kita tidak tahu berada mereka,” ungkapnya, Kamis (17/5). Ditanya soal organisasi radikal di Kabupaten Sumenep, Fadillah membeberkan pihaknya memantau beberapa ormas. Hanya saja pihaknya tidak menyebutkan nama ormas dan lokasi sekretariat mereka. ”Tidak bisa saya sampaikan di sini. Tapi yang jelas ada beberapa yang kami pantau,” katanya. Untuk pengawasan wilayah kepulauan, pihaknya mengandalkan polsek dan koramil. Kembali dikatakan, teroris bukan hanya musuh Polri dan TNI tetapi musuh bersama. Buktinya, dalam setiap aksinya, masyarakat juga yang menjadi korban. “Kita semua tetap harus waspada,” tegasnya. (uri/rif)

Masuk MP-2, Dispertapa Horbun Jamin Ketersediaan Pupuk Bangkalan, Memorandum Ribuan petani di Bangkalan, baru saja tuntas panen raya untuk masa tanam musim penghujan pertama (MP-1). Itu terjadi pada kisaran Maret s/d April 2018 lalu. Kini, untuk tiga bulan ke depan, atau tepatnya Mei s/d Agustus nanti, kaum tani yang tersebar di 18 kecamatan, kembali harus turun ke sawah menekuni masa tanam MP-2. Dengan demikian, kaum tani di kabupaten ujung Barat Pulau Madura itu, kini sudah menekuni dua kali proses masa tanam. Meski begitu, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunanan (Dipertapa Horbun) menjamin para petani tidak akan menghadapi problem kelangkaan pupuk. “Stok pupuk lebih dari cukup. Jadi para petani yang saat ini sedang bercocok tanam untuk masa tanam MP-2, tak usah khawatir akan kesulitan pupuk,” kata Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan (PPA) Dispertapa Horbun setempat, Rudi Hariyanto,SP, Kamis (16/5) kemarin. Bahkan, ketika petani mulai menekuni masa tanam musim kemarau pertama (MK-1-Red) pada kisaran September s/d November nanti, Rudy juga menjamin petani tak bakalan menghadapi kelangkaan pupuk. Simpulnya, untuk siklus tiga kali masa tanam di sepanjang tahun 2018 kali ini, yakni MP1,M-2 dan MK-1, tanaman padi kelolaan para petani dijamin tak akan kekurangan pupuk. Penegasan Rudi itupun bukannya tanpa alasan. Di an-

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Sampang, Memorandum Hampir setiap tahun penentuan awal Ramadaan dan Syawal kerap menjadi bahan perbincangan menarik, termasuk masyarakat di Sampang. Ini dikarenakan ada berbagai metode penentuan awal bulan yang diyakini oleh berbagai organisasi Islam di Indonesia. Namun, dengan bersamaannya awal ramadhan tahun ini, masyarakat mengharapkan lebaran nantinya tidak jauh berbeda. Dalam penentuan setiap tahunnya, hampir terjadi perbedaan antara dua organisasi besar Islam di Indonesia, Muhammadiyah dan NU. Namun, masyarakat tidak begitu mempersoalkan perbedaan tersebut. “Kita sebagai warga hanya ikut pemerintah saja, kapan awal puasanya kita juga ikut,” ujar Ihwan, warga Kelurahan Rongtengah, kemarin. Menurutnya, banyak kalangan hari raya idul fitri kali ini diprediksi sama dengan keputusan Muhammaiyah. Dikatakan jika dalam tahun ini tidak akan ada perbedaan hari kembali. “Kalau menilai dari banyak kabar yang beredar, kemungkinan lebarannya juga sama,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan Abdul Majid, warga lainnya. Dalam perhitungan lebaran kali ini, pihaknya menduga akan ada kesamaan antara masyarakat Muhammadiyah sendiri dengan masyarakat penganut NU. “Penentuan hari raya kan sama seperti penentuan 1 Ramadan, masyarakat tidak begitu pusing dengan perbedaan itu,” ungkapnya. (sf/rif )

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Masyarakat Harapkan Lebaran Bersama

Rudi Hariyanto SP Kabid PPA Dispertapa Horbun

taranya, di sepanjang tahun anggaran 2018 saa ini, Dirpertapa Horbun Bangkalan ketiban gerojokan 30.012 ton pupuk dari Kementerian Pertanian (Kementan). Jatah ini mengalami peningakatan 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Logikanya, jika di masa tanam tahhun 2017 lalu para petani tak pernah mengalami kesulitan pupuk, apa lagi tahun 2018 saat ini, ketika stok persediaan pupuk meningkat 10 persen. Lebih detail Rudi menjelaskan, kuota bantuan pupuk bersubsidi sebanyak 30.012 ton dari Kementan tahun ini, terdiri dari lima jenis pupuk. Rinciannya, sebanyak 21.273 ton berwujud jenis pupuk urea, sementara sisanya, masing-masing berupa 3.334 ton pupuk SP-36, 3.913 ton pupuk NPK, 1.165 ton pupuk organik, serta 325 ton lainnya berwujud pupuk jenis ZP. Kuota pupuk dari Kementan setara itu, menurut Rudi, dipasok oleh dua produsen

Petani di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, mulai memasuki tanam MP-2 pada awal Mei 2018.

(pabrikan) berskala raksasa. Khusus untuk 21.273 ton pupuk urea dipasok oleh Pabrik Pupuk Kaltim. ”Sedangkan 8.737 ton sisanya, yakni pupuk SP-36, NPK, ZP dan pupuk organik dipasok oleh Petrokimia, Gresik,” papar Rudi. Proses pendistribusian pupuk bersubsidi sebanyak itu, menurut Rudi, tidak serta merta langsung diterima oleh para petani yang bernaung di bawah binaan sekitar 700 lebih kelompok tani (Poktan) yang tersebar di 18 Kecamatan dan 281 desa dan kelurahan. Sebaliknya, sirkulasi penyalurannya harus melaluli empat mata rantai tahapan. Pertama, pasokan pupuk dari PT Pupuk Kaltim dan Petrokimian bakal disalurkan kepada lima distributor tingkat kabupaten. Mereka adalah PT Utama Bersaudara, PT Rahman Bersaudara, PT Koperasi Bisma, PT Makshall, dan PT Citra Tani. Semuanya

berkedudukan di wilayah Kecamatan Bangkalan Kota. Dari kelima distributor itu, mata rantai penyaluran pupuk berlanjut menuju ke seluruh kios (pengecer) pupuk yang tersebar di 18 kecamatan. ”Menurut hasil pantauan kami, keberadaan kios pengecer pupuk di setiap kecamatan, setidaknya ada 4 sampai 6 kios,” ungkap Rudi. Nah, dari masing-masing kios pengecer di lini kecamatan itulah, sirkulasi pendistribusian pupuk baru mengalir kepada Poktan atau bisa langsung kepada pribadi para petani pengelola lahan pertanian. Di sini, tanpa menyebut berapa harga pupuk bersubsidi saat ini, Rudi menegaskan akan ada sedikit kenaikan harga dari nominal harga pupuk bersubsidi yang dipatok pemerintah. ”Kenaikan harga Itu terjadi karena proses ongkos transportasi dan kuli angkut pendistri-

busian pupuk dari distributor ke semua kios pengecer di tingkat kecamatan harus diperhitungkan dan dibebankan kepada para petani. Tetapi nominal kenaikannya amat kecil kok,” ungkap Rudi. Syukurlah, mata rantai penyaluran pusuk kepada para petani untuk masa tanam MP-1 dalam rentang Desember 2017 s/d Maret 2018 lalu, sudah tersalurkan secara rapi jail. Terbukti, hingga saat panen raya tiba di April 2018 lalu, tidak ada sedikitpun terbetik adanya isu tentang kelangkaan pupuk. Juga tidak lonjakan harga pupuk. Semuanya berjalan normal sesuai harapan. Rudi berharap, rapi-jalinya mata rantai penyaluran di masa tanam MP-1 itu, bisa tetap bersinambungan hingga proses masa tanam MP-2 yang saat ini mulai ditekuni petani. Bahkan, juga tetap terjaga solid ketika petani memasuki masa tanam MK-1 pada kisaran September atau Oktober nanti. Agar target positi itu bisa terealisir, Rudi berharap tidak ada permaian dalam hal penyaluran pupuk dari masing-masing kios pengecer kepada para petani. Diantaranya, jangan sampai ada penimbunan pupuk, karena akan berimbas pada terjadinya kelangkaan pupuk, yang ujungnya akan bermuara pada melonjaknya harga pasaran pupuk di lini terbawah (kecamatan dan desa).”Kalau praktik kecurangan seperti itu terjadi, ya kasihan para petani. Beban ekonomi mereka akan bertambah,” tegas Rudi. (ras/rif)


Ramadan, Konsumsi Elpiji Jatim Capai 101.307 MT

Model Perizinan Online Diluncurkan Bulan ini

Konsumsi elpiji ukuran 3 kg di wilayah Jatim selama Ramadan hingga Lebaran diprediksi mencapai 101.307 metrik ton atau naik 7 persen dari rata-rata bulanan 94.679 metrik ton. Kenaikan juga dialami elpiji nonsubsidi, seperti bright gas 5.5 kg, bright gas 12 kg, dan elpiji 12 kg sebesar 9 persen, atau mencapai 5.006 metrik ton (mt) dibandingkan dengan konsumsi normal 4.593 mt. Pertamina MOR V akan melakukan pengamanan pasokan elpiji dengan melakukan built-up stok di agen, pangkalan, dan outlet elpiji untuk tabung dan menjaga stok di storage agar selalu penuh. Juga membentuk 237 agen siaga dan 2.426 pangkalan siaga di wilayah Jawa Timur dengan pengamanan pasokan dan menambah alokasi penyaluran channel distribution sampai 109 persen dari konsumsi normal. Partisipasi masyarakat untuk memperlancar penyaluran elpiji dengan melaporkan kendala di lapangan melalui pusat layanan Pertamina 1-500-000 atau ke posko satgas MOR V di 031-8492400. (*/hap)

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution, memastikan, kementerian/lembaga (K/L), dan pemerintah daerah (Pemda) sudah siap melaksanakan sistem perizinan terintegrasi melalui Online Single Submission (OSS) pada bulan ini. Dalam OSS ada tiga blok yang dikerjakan. Yang pertama membentuk satuan tugas di setiap K/L maupun pemerintah daerah. Yang kedua adalah reform, dimana semua kementerian juga lembaga sudah sederhanakan secara besar-besaran perizinannya, sehingga perizinan itu pada dasarnya tinggal perizinan dasar. Investor datang ke PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) atau pemerintah daerah, dengan membawa akta notaris akan mendapat semua perizinan dasar: 1. Pengesahan perusahaan (Koperasi, PT, CV, Firma, Perorangan). Disahkan oleh sistem milik Kemenkumham; 2. (*/hap)

JUMAT PON, 18 MEI 2018

EKONOMI BISNIS

HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Teror Bom, Bisnis Ritel Rugi Rp 33,9 Miliar

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim, April Wahyu Widati mengungkapkan di Surabaya dan Sidoarjo tercatat ada 1.052 outlet kategori minimart, 20 outlet hypermart, dan 12 outlet departemen store. “Memang dampak dari kejadian kemarin sangat luar biasa. Padahal target pertumbuhan penjualan ritel Jatim tahun ini mencapai 13 persen -15 persen,” katanya kemarin. Ada 2 jenis ritel, yang pertama ritel terintegrasi dengan mal yang mengalami penurunan sampai 70 persen, di antaranya supermarket Hero, Hypermarket dan departemen store. Kedua, ritel standing alone yang mengalami penurunan sekitar 50 persen seperti minimarket dan supermarket Hero, dan Ranch Market. Regional Manager Jatim Matahari Departmen Store, Hendri Lismono mengungkapkan pada saat 2 hari peristiwa bom, trafik kunjungan mall yang di dalamnya terdapat Matahari Depstore hanya sekitar 500 orang saat jam makan siang. Padahal hari biasanya trafiknya bisa mencapai 2.000 an kunjungan.

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Tragedi bom Surabaya dan Sidoarjo berdampak langsung pada omzet ritel yang anjlok hingga 70 persen. Peristiwa bom Surabaya selama 2 hari itu mengakibatkan pengusaha ritel telah kehilangan omset sampai Rp33,9 miliar. Pengunjung mal turun pasca teror bom.

“Matahari turunnya sampai 78 persen. Memang bagi masyarakat untuk beli makanan saja takut, apalagi beli pakaian. Sehingga dampak kejadian itu sangat besar,” katanya. Store Manager Hypermart Food Junction Pakuwon, Kristianus mengatakan bukan hanya peristiwa bom, tapi adanya berita-berita hoax di sosial media yang menyebutkan mal-mal sebagai target teroris membuat kunjungan mal menjadi anjlok. Branch Manager Indomart Cabang Gresik, Veronica Gratiawati menambahkan khusus Indomart sendiri mengalami penurunan penjualan 20 persen-30 persen terutama gerai yang berada di sekitar lokasi 3 gereja korban bom. “Sale turun luar biasa, padahal harusnya minggu ini adalah saatnya panen penjualan pada H-7 bulan puasa,” katanya. Corporate Communication Alfamart, Ame Dwi Pramesti menambahkan gerai-gerai Alfamart yang berada di sekitar titik ledakan bom Surabaya pun mengalami penurunan penjual-

an 40 persen-45 persen. Menyikapi hal itu Aprindo Jawa Timur tengah menyiapkan program penetrasi untuk menggairahkan kembali semangat

belanja warga. Koordinator Wilayah Timur Aprindo Abraham Ibnu mengatakan, Aprindo berencana menyiapkan program-program menarik konsumen misalnya seperti promo harga spesial, diskon, buy 1 get 2 or 3, dan lainnya. “Selain itu kami juga akan bersurat kepada Walikota Surabaya untuk memulihkan psikologi warga Surabaya supaya tidak takut lagi, dan ekonomi bergerak terus,” katanya kemarin. Menurutnya, Surabaya merupakan kota metropolitan, di mana sektor perdagangan se-

dang tumbuh, dan sebagai kota kedua terbesar setelah Jakarta serta sebagai pusat industri di Indonesia Timur.

“Surabaya juga jadi gerbang kota/kabupaten lain. Kami berharap pemkot mulai memikirkan recovery untuk

kegiatan belanja. Kami akan pasang spanduk banner untuk semangat belanja tidak takut teror,” jelasnya. (*/hap)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 11

TELEPON PENTING Polda Jatim : 031 8280748 Polrestabes Surabaya : 031 3523927 Polres Pelabuhan Tanjung Perak : 031 3293023 Polsek Simokerto : 031 3765505 Polsek Kenjeran : 031 3813011 Polsek Tambaksari : 031 5034662 Polsek Sukolilo : 031 5947887

Polsek Rungkut Polsek Gubeng Polsek Tenggilis Mejoyo Polsek Pabean Cantikan Polsek Krembangan Polsek Semampir Polsek Tandes

TELEPON PENTING : 031 7312046 : 031 5674704 : 031 5947887 : 031 3520073 : 031 7496007 : 031 3293374 : 031 7312046

HUKUM & KRIMINAL

Surabaya Pusat - PMK Pusat : (031) - 3533843-44 Surabaya Utara - PMK Utara : (031) - 3712208 Surabaya Timur - PMK Timur : (031) - 8411113 Surabaya Selatan - PMK Selatan :(031) - 7523687 Surabaya Barat - PMK Barat : (031) - 7490486 RSAL Tanjung Perak : (031) - 3293536 RS AAL : (031) - 3291092

RSB Adi Guna RS Al-Irsyad RS Pelabuhan Surabaya RS Muhammadiyah RSUD Muh. Soewandi RSU Haji RSB St Melania

: (031) - 3711851 : (031) - 3531223 : (031) - 3294801 : (031) - 3522980 : (031) - 3717141 : (031) - 5947760 : (031) - 5032854

Dijenguk Kapolda, Tubuh Wenny Penuh Serpihan Bom Surabaya, Memorandum Peduli korban bom gereja, Kapolda Jatim dan istri menjenguknya di RS Bedah di Jalan Menur, Kamis (17/5). Seperti yang dialami Wenny korban bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela yang juga kehilangan dua anaknya. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama istri Ny Lita Machfud Arifin datang bersama rombongan langsung disambut tim dokter RS Bedah Surabaya. Rombongan langsung menemui tiga jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Jaya Utara, yang menjadi korban bom bunuh diri.

Menurut kapolda, dia memberikan dukungan, semangat dan doa kepada para korban. Dia berharap agar ketiganya, yakni, Wenny, Diyah, dan Desmonda dapat secepatnya pulih. Saat ini, Wenny yang masih memerlukan perawatan intensif karena di tubuhnya bersarang serpihan besi dari ledakan bom bunuh diri.

“Kita doakan mudah-mudahan cepat sembuh. Terutama ibunya Nathan. Karena masih perlu tindakan lagi. Ada beberapa serpihan bom di tubuhnya. Mudah-mudahan dapat ditangani. Kondisi korban yang mahasiswa sudah baik dan satu lagi juga mudah-mudahan bisa cepat pulih,” kata Machfud Arifin. Tim dokter dan keluarga mengakui korban Wenny hingga saat ini masih mengalami trauma psikis karena kedua anaknya meninggal akibat ledakan bom bunuh diri tersebut. Wenny masih sedih mengingat

Nathanael Ethan (8) dan Vincentius Evan (11). “Kami lihat kondisi para korban makin membaik. Ibu Weny syok karena kedua anaknya. Ada pendampingan psikologi dari dinas kesehatan,” kata Direktur RS Bedah Surabaya dr Priyanto Swasono. Sedangkan keluarga korban mengatakan kondisi kesehatan Weny semakin membaik meskipun masih sedih mengingat kedua putranya yang meninggal akibat insiden bom tersebut. “Perkembangan kesehatannya bagus,” kata Ratna Handayani, adik ipar Wenny. (yok/nov)

FOTO: MEMORANDUM/TRIYOKO

Kakek Manukan Tewas Disambar KA Sembarani

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama istri Ny Lita Machfud Arifin usai menjenguk Wenny di RS Bedah.

Surabaya, Memorandum Kakek Manukan Asri tewas dihantam KA (kereta api) di perlintasan Margomulyo, Kamis (17/5). Suwardi (76), warga Jalan Manukan Asri 5 blok 33-C disambar KA jurusan Jakarta-Surabaya. Korban tewas seketika di lokasi. Informasi yang dihimpun Memorandum kejadian sekitar pukul 06.06. Bermula melintas KA Sembrani dari Jakarta menuju ke Surabaya. Setelah itu, warga setempat melihat korban

sedang berjalan di pinggir rel di KM 48 hingga akhirnya tersambar KA tersebut. Selanjutnya warga melaporkan kejadian ini ke petugas palang pintu Margomulyo. Sebagian warga yang mengetahui melapor ke Polsek Tandes. Usai diidentifikasi mayat korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo guna divisum. Sementara pengakuan anak korban, Adnan Widodo setiap pagi jam 05.00, ayahnya selalu berolah

raga jalan kaki di sekitar Manukan. Namun sampai jam 06.00 korban belum pulang ke rumah. Adnan kemudian memutuskan mencari orang tuanya sampai di Margomulyo setelah mendengar ada kecelakaan KA. Sesampai di TKP Adnan melihat ciri-ciri barang yang diyakini milik orang tuanya. “Barang di antaranya pakaian, sepatu, dan tongkat untuk jalan milik orang tua saya. Kemudian saya berkoordinasi dengan poli-

si,” kata Adnan ke petugas Polsek Tandes. Kapolsek Tandes Kompol Sofwan membenarkan kejadian tersebut. Anggota di lapangan masih menyelidiki kecelakaan ini untuk mengetahui motifnya. “Apakah korban murni tewas karena ditabrak KA atau sengaja bunuh diri dengan menabrakkan kereta. Anggota juga memeriksa beberapa saksi-saksi di TKP,” kata Sofwan. (rio/nov)

Bapak, Anak, dan Guru Terlibat Teroris teroris yang diamankan yakni, Sutrisno (52) dan Lutfi (27). “Bapaknya berinisial S sedangkan anaknya L,” kata Sigit di lokasi penangkapan, kemarin. Sutrisno maupun Lutfi ditangkap tim Densus 88 Antiteror di rumah mereka di Dusun Betro Barat, Desa Betro, Kemlagi sekitar pukul 15.30. Keduanya langsung dibawa Densus 88. Sedangkan istri Sutrisno dan Lutfi akan dimintai keterangan di Mapolsek Kemlagi. “Statusnya saksi hanya

Sambungan dari halaman 1

dimintai keterangan,” ujar Sigit. Ketua RT 2 RW 3 Dusun Betro Barat Suwoto (48), membenarkan penangkapan kedua teroris yang ditangkap Densus 88. “Sutrisno ini mempunyai 4 anak, anak yang pertama adalah Lutfi sudah menikah,” ungkapnya. Di rumah tersebut, tambah Suwoto, tinggal Sutrisno dan keluarganya, serta Lutfi dan keluarganya. “Lutfi ini punya anak satu usia 3 tahunan,” terangnya.

Hingga pukul 18.00, anggota Polresta Mojokerto masih melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut. Namun anggota Densus 88 telah meninggalkan lokasi penangkapan. Terpisah, di Probolinggo satu dari tiga teroris yang digerebek Densus 88 di Perum Subertaman Indah (STI), Kota Probolinggo, ternyata berstatus aparatur sipil negara (ASN) sebagai guru Bahasa Inggris. Pelaku merupa-

kan jaringan Dita Oepriarto pelaku bom bunuh diri gereja di Surabaya. Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengatakan saat ini para pelaku yang ditangkap sudah dibawa ke Mapolda Jatim untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Mereka sudah diintai sejak lama oleh Densus 88,” terang Alfian. Pelaku tersebut HA. Ia diketahui mengajar di sebuah SMK di Kabupaten Probolinggo. HA diketahui

aktif di sekolah tersebut dan mengajar pelajaran Bahasa Inggris. Rabu malam hingga Kamis dini hari Densus 88 dibantu anggota polresta dan Kodim 0820 Probolinggo melakukan penggerebekan di tiga rumah di Perum STI. Sekitar Pukul 21.30, petugas Densus 88 tiba di rumah kontrakan MF di jalan Taman Tirta 4 Blok BB. Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap MF yang sehari-hari oleh sejumlah warga diketahui jadi pen-

gantar air galon. Selanjutnya Densus 88 bergerak menuju ke Jalan Taman Puspa Indah. Mereka kemudian melakukan penggerebekan di rumah IS dan mengamankannya. Masih di jalan yang sama, petugas juga mendatangi dan menggeledah rumah HA. Di rumah pria yang berstatus ASN itu petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan aksi terorisme. (*/py/nov)

Tiga Warga Alastlogo Saling Bacok keduanya saling arahkan senjata tajamnya mencoba saling melukai. Selanjutnya datang Rudi (26), anak Mesnalam dan melihat perkelahian tersebut. Merasa bapaknya yang duel, ia lalu berlari dengan membawa bongkahan kayu dan membela bapaknya. Perkelahian tak seimbang berlanjut. Meski ditawur, Tosan sepertinya tak gentar meladeni bapak, anak tersebut. Sampai akhirnya sejumlah warga da-

Gudang Panggung Dilalap Si Jago Merah jiwa dalam kejadian ini. Sedangkan kerugian materi akibat terbakarnya gudang yang berisi berbagai macam alat tulis, mainan anak itu belum dipastikan. Kali pertama yang mengetahui adanya kebakaran tersebut warga sekitar yang mencium bau asap. “Kami tahunya asap sudah keluar dari dalam gudang, dan warga mencoba memadamkan. Tapi tidak membuahkan hasil,” terang Zainuddin, (26), warga setempat. Beberapa menit kemudian tujuh unit mobil pemadam kebakaran (damkar) datang ke lokasi. Melihat area yang terbakar cukup besar dan bangunan yang berhimpitan, sehingga mobil damkar ditambah hingga 17 unit. “Untuk pasokan air, kami meminta dari tiga

Godaan Puasa bala-bala, gehu dan cendol. “Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga mulai besok abi dijauhkeun tina godaangodaan sang penggoda syaiton nirojim seperti bala-bala, gehu, cendol dan teman-temannya, “ ungkap Tata Janeeta. Bala-bala sendiri artinya bakwan sementara gehu itu tahu goreng dan cendol adalah sejenis minuman dingin yang manis. Tulisan lucu yang

Sambungan dari halaman 1

truk tangki dari dinas kebersihan,” terang Bambang Vistadi Kabid Pembinaan Operasional Dinas Kebakaran Kota Surabaya. Tidak mudah bagi petugas damkar untuk memadamkan api. Bahkan hampir dua jam lebih api dapat dipadamkan. Untuk memastikan apakah api benar-benar padam, petugas melakukan pembasahan dan penyisiran. Untuk penyebab timbulnya api yang mengakibatkan terbakarnya bangunan seluas 20 m X 40 m itu masih dalam penyelidikan Polsek Pabean Cantikan. “Kami sudah meminta keterangan saksi dan kami masih menunggu hasil olah TKP untuk memastikan penyebab timbulnya api,” terang Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Nur Suhud. (tyo/nov)

Pelaku Bom Surabaya Keponakan... Sukastopo, pria yang masuk dalam jaringan teroris pelaku Bom Bali I (2002). “Teroris bukan produk instan. Menciptakan orang seperti itu tidak bim salabim. Pelaku BBD (bom bunuh diri) Surabaya gen teroris,” ungkap Ali dalam diskusi bertema Memutus Mata Rantai Terorisme di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta Selatan, Kamis (17/5). Dalam paparannya, Ali memperlihatkan tiga foto pria. Foto pertama merupakan Dita, di sampingnya pria hampir paruh baya bernama Sukastopo, dan terakhir pria muda Amin Abdillah. Mantan anak buah gembong teroris Dr Azahari itu mengungkapka, Dita merupakan keponakan Sukastopo yang ditangkap pada 2002 karena keterlibatan dalam aksi bom Bali 1. Fakta itu diketahuinya karena Ali juga turut terlibat dalam aksi brutal tersebut. “Ini Dita Oepriarto, belum ada polisi pun yang tahu ini. Dita ini sesungguhnya keponakan

tang dan melerai pertarungan tersebut. Meski begitu ketiganya menderita luka-luka akibat bacokan sabit. Warga lalu melarikan ketiganya ke RSUD Grati untuk mendapat pertolongan. Tosan terluka di bagian kepala. Sedangkan Mesnalam luka di punggungnya. Pun Rudi mengalami luka di lengannya akibat terkena bacokan tersebut. Mesnalam dan Rudi dilarikan ke rumah sakit di Probolinggo. Se-

Sambungan dari halaman 1

dari Pak Sukastopo. Pak Sukastopo ini siapa? Dia ditangkap pada tahun 2002 akhir karena masuk jaringan bom Bali 1. Berarti teroris melahirkan teroris,” terangnya seperti ditulis JPNN.com. Sementara itu, Amin Abdillah yang fotonya dipampang paling kanan oleh Ali merupakan Anak dari Sukastopo. Sehingga dari ketiga orang ini memilih darah yang sama. “Yang ujung ini siapa? Ini Amin Abdillah anak Pak Kastopo, juga ditangkap pada tahun 2002 karena terlibat dengan Bom Bali 1. Ini jaringan lama jaringan baru nyambung gennya, nyambung genetiknya,” tegas Ali. Adik dari Amrozi dan Ali Imron itu menerangkan, gen keluarga dalam kelompok teroris sudah ada sejak lama. Termasuk yang terjadi kepada keluarganya. Hal semacam ini juga terjadi pada keluarga terpidana mati Bom Bali, Imam Samudra. Apa ada selain ini? Ada, anaknya Imam Samudra, sudah betul-betul dijaga, lepas ke sana meninggal di Syria,” pungkas Ali.(*/asw)

Sambungan dari halaman 1 diunggah pelantun Sang Penggoda ini langsung mengundang tawa dari warganet. “Karena hanya gorengan yg mengerti dikala perut kukurubukan teteeh @tatajaneetaofficial sehat terus ya,” tulis akun reksabumi2406. “Hahahaha cireng,” sambung akun amara6890. “Sami sing di jauhkeun tina sirop yang menggoda,” tulis kun maryam_ahmadshakir12. (*/mik)

Kronologi kejadian

Dari informasi yang diterima Memorandum, perkelahian itu antara Mesnalam (50) dan Tosan (50), yang bertetangga. Entah karena apa keduanya akhirnya cek-cok di sebuah lahan. Tidak ada penjelasan apa yang menjadi pemicu perang mulut tersebut. Keduanya lalu saling tantang dan acungkan sabit yang sebelumnya dipakai untuk memotong rumput. Tak banyak cakap,

Sambungan dari halaman 1 Usai cek-cok, Mesnalam dan Tosan lalu saling tantang di lahan kosong.

Mereka lalu acungkan sabit yang dipakai untuk memotong rumput.

Keduanya mencoba saling membacok dan sama-sama terluka parah.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

dangkan Tosan dirujuk di RSUD Sidoarjo. Hingga kini anggota Polsek Lekok masih menyelidiki

kasus perkelahian berdarah antartetangga tersebut. Bahkan menurut polisi, Tosan dan

Mesnalam masih bersaudara. “ Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Keti-

Kepekaan Sosial berbagi takjil kepada para pengguna jalan. “Ini program tahunan kami. Kami ingin semua bisa merasakan nikmatnya menjalankan ibadah puasa,” katanya. Selain itu, Dharmawan berusaha memperbaiki hubungannya dengan Yang Mahakusa dengan semakin secara intens menjalankan ibadah-ibadah yang disyariatkan. Misalnya dengan terus berusaha salat wajib berjamaah di masjid, tidak me-

Sambungan dari halaman 1 ninggalkan salat Tarawih, dan bertadarus setiap malam. Dharmawan juga rajin memperbanyak ibadah sunah, yang selama Ramadan ini pahalanya disetarakan dengan ibadah wajib. “Seperti kita tahu, Ramadan adalah bulan terbaik di antara bulan-bulan yang lain. Maka, rugi kalau kita tidak mampu meningkatkan kualitas diri selama melaluinya. Sebab, tidak ada yang bisa menjamin

Ibu RT Terlibat Sindikat Penggelapan Mobil dapat laporan warga jika Suwandi kerap meminjam mobil rental di kawasan Bibis Karah. Waktu itu korbannya Amri Noor Cahyo sempat menghubungi polisi. “Kemudian kami melakukan penyelidikan serta meringkus Suwandi dan mengakui semua aksinya,” tegasnya. Hasil penyelidikan terungkap pula tersangka berkomplot dengan seorang perempuan bernama Indarmi asal Pasuruan. Usut punya usut jika wanita itu ternyata penadah mobil-mobil yang disewa Suwandi di Surabaya. Polisi kemudian bergerak ke Pasuruan hingga berhasil membekuk wanita

itu di rumahnya kawasan Pandaan. Sejauh itu polisi kemudian terus mendesak Indarmi hingga terungkap bila mobil-mobil itu dijual kepada sejumlah tetangga satu desanya dengan harga yang cukup murah. Untuk satu unit Alphard dijualnya di kisaran Rp 100 jutaan. Sedangkan Toyota Kijang dijual Rp 50 jutaan ke beberapa tetangganya. Bahkan beberapa tetangga pelaku antusias ikut membeli mobil dengan harga yang sangat miring. Kabarnya, warga di sana baru saja mendapatkan ganti rugi pembangunan tol, sehingga mereka mudah merogoh kocek untuk membeli mobil yang ternyata

Tepergok Memeluk Tetangga. Mesra dan Lama selalu dinilai salah. Sukana juga menjadi istri yang superpencemburu. Contoh, Efendi pernah diamuk entek ngamek kurang ndolek gara-gara tepergok menerima semangkuk nasi soto dari tetangga. Tetangga tersebut memang cantik, seksi, dan tubuhnya masing kenceng. Wong memang baru menikah awal 2018 lalu. Dia bukan memberi Efendi, melainkan menitipkan nasi soto tersebut untuk Sukana, yang kabarnya nyidam nasi soto. Dijelaskan model apa pun, Sukana nggak mau mengerti. Intinya, dia cemburu kepada tetangganya tersebut. Sukana lebih sewot lagi ketika melihat Efendi berbincang-bincang dengan perempuan tadi pada suatu sore.

ganya masih dalam perawatan,” kata Kapolsek Lekok AKP Teguh Taviyarno (ois/nov)

“Ceritanya, sore itu Efendi keluar kompleks perumahan untuk membeli bohlam. Kebetulan mereka berpapasan di depan rumah. Sekadar basa-basi, ngobrollah mereka. Begitu,” tambah dia. Itu cerita Efendi kepada sang pengacara. Bagaimana versi Sukana? “Berbeda. Versi Sukana, suaminya tepergok sedang memeluk tetangganya. Mesra dan agak lama. Baru dilepas setelah ketahuan dia,” katanya, disambung senyum penuh arti. Kecemburuan tersebut akhirnya mengantarkan Sukana pada puncak emosi. Dia menggugat cerai suaminya. Tentu saja Efendi terkejut ketika menerima surat panggilan dari PA. Usai sidang pertama, diam-diam sang pengacara memanggil Efendi. Dia menga-

kita bisa bertemu Ramadan lagi tahun depan,” tegasnya. Karena itulah, Dharmawan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menyambut bulan ini jauh-jauh sebelumnya. Berbagi, menurut Dharmawan, adalah sifat utama yang diteladankan Nabi Muhammad dan diharapkan ditiru para umatnya. Tidak hanya dengan sesama muslim, melainkan juga terhadap nonmuslim. (alf/jos)

Sambungan dari halaman 1 hasil kejahatan. Dijelaskan kanit reskrim untuk mengamankan mobil-mobil hasil kejahatan itu perlu melakukan koordinasi lurah setempat mengingat barang buktinya cukup banyak. Untuk membawa mobil-mobil itu ke Surabaya, polisi pun juga menyertakan belasan anggotanya untuk mengemudikan mobil layaknya konvoi. Dari pengembangan selain digadaikan di kawasan Pasuruan, beberapa unit mobil juga dijual di Madura. “Kami ikut menyita beberapa unit mobil di Madura yang kemudian kami kumpulkan di Surabaya,” katanya. (yok/nov)

Sambungan dari halaman 1 ku merasakan keanehan pada kasus yang sedang ditanganinya ini. Setelah mendengar penjelasan Efendi, sadarlah pengacara tersebut bahwa Sukana kemungkinan sedang dilanda kegalauan tak berdasar akibat kehamilannya. “Bisa dimaklumi. Ini adalah kehamilan pertamanya setelah dia dilanda banyak persoalan pada pernikahan-pernikahan sebelumnya. Intinya, Efendi minta tolong saya agar gugatan Sukana dibatalkan atau agar mereka didamaikan. Aslinya kan tidak ada apa-apa di antara mereka,” tutur pengacara murah senyum ini. Ketika Memrandum hendak pamit, tiba-tiba telepon pengacara tadi berdering. “Apa?” katanya terkejut. Kemudian dia mendengarkan dengan serius suara di seberang sana. “Sukana keguguran,” tuturnya. Lirih. (jos/habis)


TELEPON PENTING

TELEPON PENTING AMBULANCE : 118, 0341-320188 DAMKAR : 0341-325900, 364617 POLISI : 110, 0341-325900, 366444 RUMAH SAKIT UMUM : 0341-362101

PMI PLN PDAM TELKOM JASA POS JASA TELKOM

: 0341-357111 : 123, 0314-326034, 326034 : 0341-716900, 716901 : 117, 0341-499117 : 161, 0341-328161 : 0341-286500

JUMAT PON, 18 MEI 2018

A

R

E

M

A

BANDARA ABDURRAHMAN SALEH TERMINAL ARJOSARI TERMINAL LANDUNGSARI TERMINAL HAMID RUSDI GADANG STASIUN KOTABARU STASIUN KOTALAMA

: : : : : :

0341-791718 0341-493826 0341-560976 0341-801640 0341-362208 0341-366801

HALAMAN 12

FOTO: MEMORANDUM/ARIF

Truk Dirampok, Sopir Dibuang di Ladang Tarawih Bersama, SAE Ajak Jauhi Narkoba Malang, Memorandum Cawawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dari Paslon nomor urut 3 mengawali shalat tarawih bulan puasa Ramadan ini bersama warga di rumah Ketua RW 5, Selamet, Jalan Ikan Hiu, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam dialognya setelah tarawih hari pertama Ramadan, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan besok kaum muslimin sudah mulai berpuasa wajib di bulan Ramadan dan mengajak warga Tanjungsekar untuk tetap bekerja seperti biasa. “Apabila berdagang tetap bersemangat berdagang, apabila pegawai tetap bersemangat bekerja. Yang berbeda adalah niat dan ibadah harus ditingkatkan,” katanya. Sehubungan terjadinya aksi teroris yang memprihatinkan belakangan ini Bung Edi, calon Wakil Walikota Malang ini menyatakan perbuatan teror apalagi sampai jatuh korban jiwa adalah perbuatan keji dan bukan bagian dari ajaran Islam atau agama apapun. Tindakan teroris ini sangat bertentangan dengan visi dan misi Malang Sae, kota yang Bermartabat. “Ayo kita rawat dan jaga bersama-sama keamanan wilayah dan lingkungan kita agar tidak diganggu oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab”, ujar Bung Edi. Bersamaan, Bung Edi juga menerima keluhan dan curahan hati warga Tajungsekar. “Tunjungsekar ini darurat narkoba, 50% pemuda kami sekarang menganggur tanpa pekerjaan sehingga larinya pada hal-hal yang tidak baik. Kami menitip dengan sangat agar pemerintah meminimkan jumlah pemuda yang menganggur ini agar tidak terjerumus pada narkoba”, tutur Yeni, ketua jamaah tahlil. Menanggapi keluhan ini Bung Edi menyatakan prihatin dan mendatang pihaknya akan membangun kota ini menjadi lebih Sae. “Kami juga akan berjuang bersama warga untuk menjadikan kota Malang menjadi kota yg bermartabat. Dari dialog semacam ini kami jadi lebih tahu kondisi yang berkaitan dengan wilayah kita”, tutur Bung Edi. (ari/rif)

Nanang mengaku dirinya dari Mojokerto mengendarai truk bermuatan ayam. Saat istirahat di Taman Wisata Karangkates Sumberpucung, dirinya dihampiri beberapa orang dan kemudian dipaksa masuk ke mobil Toyota Avanza. “Saya terus diikat dan dibuang di tengah ladang tebu, kejadian tadi malam pukul 02.00,” jelas Nanang. Nanang pun berusaha keras untuk keluar dari ladang tebu dengan merayap. “Saya ngesot (merayap, red) untuk ke pingir jalan, baru setelah itu ditolong oleh pencari rumput,” ujar Nanang yang ditemukan sekitar pukul 12.00. Kapolsek Sumberpucung AKP Sri Widyaningsih mengatakan masih melakukan penyelidikan pelaporan tindak perampasan

kendaraan bermotor itu. “Kami menerima laporan dugaan perampasan kendaraan, tempat kejadian perkara (TKP) menurut saksi sekaligus pelapor di Taman Wisata Karangkates, dan pelapor ditemukan di Kalipare. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan,” jelas Kapolsek Sumberpucung. Sementara itu, setelah dilakukan olah TKP, Kanit Reskrim Polsek Sumberpucung, Iptu Zaenal mengatakan ada beberapa kejanggalan dalam laporan Nanang. “Hasil olah TKP sementara dan keterangan pelapor ada beberapa yang janggal. Kami belum bisa memastikan apakah benar ini adalah peristiwa tindakan perampasan kendaraan atau tindakan kriminal lain. Kami masih melakukan pendalaman,” pungkasnya. (cr-5/rif)

Petugas mengolah TKP bersama korban (jaket biru) dalam dugaan perampasan truk bermuatan ayam di Kecamatan Kalipare.

Pesta Sabu Digerebek Polisi

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Cawawali Kota Malang Sofyan Edi Djarwoko memberikan arahan pada masyarakat.

FOTO: MEMORANDUM/CR-5

Malang, Memorandum Diduga menjadi korban perampokan, Nanang Ali Subowo (35) warga Desa / Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ditemukan di tengah ladang tebu di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Kamis (17/5).

Tersangka dan barang bukti ditunjukkan Kapolsek Kedungkandang.

Malang, Memorandum Jajaran Reskrim Polsek Kedungkandang mengerebek pesta sabu yang dilakukan empat tersangka di Jalan Raya Sawojajar Gang 7, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (15/5) sekitar pukul 18.30. Tersangka ini adalah Abu (27), Imam (28), Saiful (35), dan AR (16), warga Sawojajar. Penangkapan berawal dari adanya informasi masyarakat yang ditindaklanjuti petugas.

Setelah dipastikan, sekejap petugas menggerebek tersangka yang sedang menikmati barang haram itu. “Keempat tersangka membeli paket hemat sabu, secara patungan. Selanjutnya, bertugas untuk membeli kepada seseorang di kawasan Pakis Kabupaten Malang. Setelah mendapatkan barang, para tersangka berpesta bersama di rumah tersangka AR,” tutur Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko wahyudi, Kamis (17/5).

Hasil pemeriksaan, tersangka membeli seharga Rp 190 ribu per satu paket hemat. Saat itu, Saiful patungan Rp 120 ribu, Abu Rp 80 ribu, sementara Imam yang bertugas membeli sabu tidak keluar modal. Bahkan, sisa pembelian sebesar Rp 10 ribu diambil Imam. “Rupanya, satu tersangka yang bertugas membeli, sudah terbiasa. Sehingga, bisa membeli secara langsung,” lanjut Kapolsek. (cr-3/rif)


KOTA SURABAYA JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 13

Sungai Greges Penuh Sampah

TANYA JAWAB ISLAM PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Hukum, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Hukum Cicipi Makanan saat Puasa

Jawa Jawab: W Wa’alaikumussalaam wr wb, jawaban dari per pertanyaan anda tersebut di a atas, ada dua pendapat yang berbeda di kalangan par para ulama. Yang sebagian berpendapat supaya dihindari dan sebagian lainnya membolehkan asal Ustaz Dino Imansyah ada batasnya. Penanya yang saya hormati, rasa masakan harusnya pas. Masakan tidak boleh terlalu banyak garam atau terlalu hambar karena kurang bumbu. Kepastian rasa ini bertujuan untuk menjaga selera makan orang yang memakannya. Karena itu ada baiknya tukang masak atau ibu rumah tangga yang memasak mengecap dan mencicipi terlebih dahulu masakan yang akan dihidangkannya. Sebagian ulama yang menghukumi mencicipi masakan pada saat berpuasa adalah boleh dan tidak makruh asalkan dengan syarat hanya sebatas lidah dan tidak sampai tertelan. Begitu juga jika ada seorang ibu yang ingin memberikan makanan pada bayinya dan jika hanya cara yang dapat ia lakukan adalah dengan mengunyahkan makanan tersebut, maka sang Ibu diijinkan  Bersambung ke halaman 14 

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Assalaamualaikum wr wb, apakah diperbolehkan seorang muslim yang sedang berpuasa mencicipi masakannya supaya masakannya pantas rasanya?

Sungai Greges dipadati tumpukan sampah plastik.

Surabaya, Memorandum Sungai Greges yang berada di sisi Jalan Asemrowo, Kelurahan/Kecamatan Asemrowo, kondisinya mengenaskan. Sungai yang membelah kawasan utara dan barat ini, sebagian terlihat kumuh penuh tumpukan sampah plastik. Akibatnya, sungai menjadi dangkal. Menurut Mamat, warga Asemrowo III, sangat terganggu dengan kondisi sungai seperti sekarang. Sebab, sungai yang cukup besar ini tidak elok bila kondisinya kumuh. “Dua bulan lalu pernah dari satgas menormalisasi sepanjang Sungai Greges. Namun kenyataanya kondisi sungai tetap dangkal dan kini malah ditumpuki sampah,” katanya. Dikatakan Mamat, penyebab menumpuknya sampah itu dari wilayah selatan sungai Greges yang terbawa arus menuju utara. “Bila terjadi hujan deras sampah dari selatan menumpuk di lokasi ini,” papar Mamat. Beberapa warga yang pemukimannya di sekitaran lokasi tumpukan sampah  Bersambung ke halaman 14 

PEMBANGUNAN PASAR IKAN ROMOKALISARI GAGAL

Surabaya, Memorandum Pembangunan Pasar Ikan Modern (PIM) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, akhirnya dibatalkan. Padahal sesuai rencana, PIM dijadwalkan tuntas akhir tahun lalu. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sura-

baya Joestamadji mengatakan, pemerintah pusat membatalkan

pembangunan PIM di Romokalisari. Alasannya, PIM ternyata berada di pinggiran kota. “Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastutik, red) dengan pesawat terbangnya pribadi melihat kondisi Romokalisari dan ternyata ia tak berkenan,” terang Joestamadji,

kemarin. Menurut menteri, masih lanjut Joestamadji, PIM seharusnya dibangun di tengah kota yaitu di daerah Pabean. Tentu saja, Pemkot Surabaya tak bisa meluluskan permintaan tersebut karena ketiadaan lahan. Sebaliknya, pemkot berencana memindahkan Pasar

Pabean ke PIM Romokalisari ketika jadi dibangun. “Menurut kami, Romokalisari sangat strategis. Dekat dengan pelabuhan, terminal bus, dan Kabupaten Gresik,” katanya. Diakui, PIM sendiri memang sangat ideal dibangun di  Bersambung ke halaman 14 

DPRD Minta Pemkot Antisipasi Permainan Harga saat Ramadan dan Lebaran MELIHAT situasi ini, Darmawan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya mendesak kepada pemkot segera melakukan upaya sistematis untuk menghadapi hal-hal tersebut agar tidak semakin rancu. Harapannya, tidak akan membuat beban masyarakat Surabaya semakin berat dengan situasi seperti sekarang. “Jangan sampai situasi sekarang, seperti persoalan bom dijadikan alasan untuk menaikkan harga. Pemkot harus fokus bisa membuat warga nyaman dan aman. Masalah harga-harga ini, harus dipelototi. Memang tidak bisa dilakukan pemkot saja, tapi berbagai pihak harus ikut membantu,” tegas politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra ) Surabaya ini, Kamis (17/5). Menindaklanjuti hal itu, Aden— begitu sapaan akrab Darmawan— ini, menyempatkan untuk melihat langsung kondisi bahan-bahan pokok di beberapa pasar. Di Pasar Gayungan, Aden berkomunikasi langsung dengan

Kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang Ramadan hingga Idul Fitri, biasa terjadi. Meski begitu, DPRD Kota Surabaya meminta Pemkot Surabaya segera melakukan langkah-langkah agar kenaikan itu segera ditindaklanjuti dan tidak membuat masyarakat semakin resah. Terlebih lagi, Surabaya yang belakangan ini diguncang bom, bukan tidak mungkin dijadikan senjata bagi para oknum spekulan atau tengkulak dalam memainkan harga.

Jangan sampai situasi sekarang, seperti persoalan bom dijadikan alasan untuk menaikkan harga

Darmawan SH Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya para pedangang juga pembeli. Di lapangan, ia menemukan tidak semua barang naik. Menurutnya, kenaikan terkadang menyangkut masalah transportasi. Jika barang yang dibeli dari orang pertama tidak begitu tinggi, setelah dari beberapa tangan harga dinaikkan. “Bisa saja alasannya macam-macam. seperti distribusi barang terhambat. Makanya, Pemkot Surabaya harus benar-benar mengawasi itu dengan memantau manajemen pasokan

barang. Pastikan pasokan lancar agar permintaan barang di pasar bisa dipenuhi,” papar Aden. Ia mengimbau, kepada para spekulan dan pedagang besar untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah kesulitan masyarakat. Saat ini harga sejumlah komoditas memang mulai menunjukkan peningkatan, misalnya telur dan gula. Hal itu terekam saat Aden sidak ke sejumlah pasar di Surabaya, di antaranya Pasar Gayungsari, Pasar Gayungan PTT, dan Pasar Pagesangan. “Telur adalah bahan makanan yang relatif murah. Sekarang harganya naik ke kisaran Rp 28.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 20.000 per kilogram. Sudah 40 persen kenaikannya. Tentu ini cukup memberatkan,” selorohnya. (mik/lis)

Darmawan ketika sidak di Pasar Gayungan, toko kelontong Gayungan PTT, dan Pasar Pagesangan.

Beri Rasa Aman dan Nyaman PASCA pengeboman di beberapa gereja di Surabaya dan Mapolrestabes, rasa aman dan nyaman masyarakat Surabaya dipastikan terganggu. Untuk itu, DPRD Surabaya sangat berharap bisa mengembalikan kepercayaan kepada masyarakat seperti semula. Tentunya, mengimbanginya dengan masalah harga-harga bahan pokok di pasaran. “Kepercayaan masyarakat akan aman dan nyaman harus dikembalikan. Kalau itu belum, ditambah lagi persoalan kenaikan harga, malah gimana. Kalau aman, bisa bekerja enak, ketika ada harga naik, masih bisa teratasi,” tutur Bendahara Ormas Putera Surabaya ini. Menurut Aden, terdapat beberapa faktor kunci yang bisa meminimalisasi tekanan kenaikan harga saat Ramadan dan Lebaran. Pertama, menjaga ketersediaan komoditas strategis di masyarakat. Dengan terpenuhinya pasokan, maka tidak akan terjadi kelangkaan barang yang bisa memicu kenaikan harga. Lalu faktor kedua adalah gaya berbelanja masyarakat. Meski Pemkot Surabaya dan berbagai pihak berwenang telah melakukan manajemen pasokan barang dengan baik, jika masyarakat berbelanja dengan tidak normal, kenaikan harga akan tetap terjadi. Cara ketiga, dengan menggelar pasar murah Ramadan hingga menjelang Lebaran tiba. Di pasar murah tersebut, berbagai barang kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar. Pemkot Surabaya bisa menggandeng Bulog dan berbagai pihak terkait untuk melaksanakan pasar murah tersebut. ”Dengan pasar murah ini seperti operasi pasar, sya yakin bisa menjembatani masyarakat yang merasa harga di pasar terlalu mahal. Otomatis para spekulan dan pedagang besar tidak akan ugal-ugalan menaikkan harga karena melihat harga di pasar murah tersebut. Ini untuk menyeimbangkan pasar,” pungkasnya. (mik/lis)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 14

PEMBACA SKH MEMORANDUM yang budiman. Jika kampung Anda punya hajat atau kegiatan seperti bersih-bersih kampung, pengajian, atau kegiatan sosial lainnya, silakan informasikan kepada Redaksi SKH Memorandum melalui SMS, WA ke nomor 081216517867 atau melalui email blusukansurabaya @gmail.com. Wartawan kami akan meliput kegiatan tersebut. Untuk mempermudah komunikasi, cantumkan nama, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Terima kasih.

KOTA SURABAYA

Bawaslu Sidang Ketua KPU Jatim Kapal selam buatan Korea Selatan siap dioprasionalkan.

Kapal Selam Ardadedali Perkuat Perairan Surabaya, Memorandum Setelah melakukan perjalanan 17 hari, Kapal Selam KRI Ardadedali–404, masuk ke Dermaga Kapal Selam Koarmada II, Ujung, Kamis (17/5). Kedatangan kapal yang mempunyai panjang 61,3 meter ini, kekuatan tempur laut Indonesia akan semakin kuat. “Peralatan yang dimiliki kapal selam ini lebih canggih dari sebelumnya.Sehingga kekuatan tempur bawah air kita akan semakin kuat. Sedangkan kapal selam merupakan alat tempur yang bisa diandalkan,” terang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi. Ade Supandi berpesan pada prajuritnya untuk menjaga dan merawat alutsista terbaru yang dimiliki TNI Angkatan Laut ini, agar selalu siap untuk melaksanakan operasi. “Masih ada satu kapal selam yang kita pesan untuk keamanann negera,” imbuhnya saat didampingi Panglima Komando Armada II (Pangarmada II) Laksamana Muda TNI Didik Setiyono. KRI Ardadedali-404 merupakan kapal selam type 209/400 DSME yang memiliki bobot 1.280 ton saat muncul di permukaan dan bobot menjadi 1.400 ton saat menyelam. Serta didukung dengan empat mesin diesel MTU 12V493 dengan jarak jelajah mencapai 18.520 Km. (tyo/lis)

Pembebasan 10 Bangunan Lancar Perluasan RSUD dr Soewandhie Surabaya, Memorandum Pembebasan 10 rumah di sekitar RSUD Soewandhie, Jalan Tambahrejo, bakal tuntas tahun ini. Direncanakan lahan yang dibebaskan itu untuk perluasan rumah sakit milik Pemkot Surabaya yang ada di sana. Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, mengatakan pembebasan di sana tidak ada kendala. Pemilik rumah setuju melepas bangunannya ke pemkot. “Jadi yang dibebaskan adalah bangunannya. Untuk tanahnya tidak, karena milik pemkot,” tegas Maria Theresia Ekawati Rahayu yang disapa Yayuk, kemarin. Masih lanjutnya, 10 pemilik rumah di sana selama ini mengantongi izin pemakaian tanah (IPT). Namun sudah dicabut tahun 2014, sehingga sudah tidak berhak menempati tanah tersebut. Berdasarkan Perda 3/2016 tentang IPT, pemkot berhak menarik dan mencabut IPT yang dimiliki seseorang ketika pemkot membutihkan. Ketika dicabut, maka tanah akan kembali ke pemkot, sedangkan bangunanya akan mendapatkan ganti rugi yang ditetapkan oleh tim appraisal. Yang menjadi persoalan adalah para pemilik bangunan tersebut tidak mendapatkan ganti rugi. Sebab, IPT mereka dicabut pada 2014 sehingga masih merujuk pada Perda 1/1997 tentang IPT, buka pada Perda 3/20016. Dalam perda tersebut ketika IPT dicabut, maka pemilik bangunan tak mendapatkan ganti rugi. “Ketika kami konsultasi kepada kejaksaan, mereka tetap bersikukuh tidak ada kompensasi karena merujuk perda yang lama. Tentu kami juga tidak berani memberikan ganti rugi,” tegasnya. Ternyata ada beberapa perguruan tinggi yang siap memberikan ganti rugi kepada pemilik bangunan di sana. Sebab, perguruan tinggi ini berkepentingan terhadap perluasan RSUD Soewandhie karena akan dijadikan sebagai rumah sakit pendidikan. Artinya, mahasiswa kedokteran mereka nanti bisa berpraktik di RSUD Soewandhie. “Jadi pemkot tidak mengeluarkan uang untuk ganti rugi bangunan di sana karena ada yang menanggung. Dan pemilik bangunan sudah setuju,” katanya. (udi/lis)

Bawaslu Jatim telah melakukan pemeriksaan awal terkait kasus tersebut. Hasilnya, lembaga pengawas pemilu itu memutuskan untuk melanjutkan laporan tersebut pada tahap pemeriksaan, Rabu (17/5) kemarin. “Bawaslu menggelar sidang pendahuluan. Hari ini,

memasuki pembacaan laporan pelapor,” terang Totok Hariyanto komisioner Bawaslu Jatim di konfirmasi Memorandum, Kamis (17/5). Informasi yang dihimpun, sidang memasuki pembacaan laporan pelapor. Sebelumnya disidang perdana dihadiri

semua pihak yang terlibat. Yakni sang pelapor Zainal Abidin, serta pihak terlapor dari KPU yang diwakili lima orang stafnya. Dalam sidang itu, pihak pelapor diberi kesempatan terlebih dulu untuk menyampaikan laporannya. Totok menyampaikan, proses sidang akan memakan waktu. Pembacaan laporan pelapor, jawaban terlapor dari KPU. Hasilnya, akan pemeriksaan pembuktian. Kesipulan. Butuh proses maksimal 14 hari. Putusan disampaikan di muka persidangan. “Saat ini masih dalam proses sidang. Hasilnya

akan disampaikan sebelum 14 hari,” terang Totok. Bawaslu telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pihak pelapor, Zainal Abidin. ”Tahap awal adalah penyampaian dari pelapor,” katanya. Jika sudah, baru Bawaslu melakukan penelitian sebelum mengambil keputusan. ”Terkait materi, kita ikut seluruh tahapan yang berlangsung,” katanya. Versi pelapor, berkas dukungan yang sudah dia bawa, ternyata tak dihitung oleh petugas KPU Jatim. Akibatnya, karena batas waktu telah berakhir, dia pun tak tercatat sebagai calon

Berkah Ramadan, KAI Beri Tarif Murah Surabaya, Memorandum PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali memberikan tarif promo dalam menyambut Ramadan bagi calon penumpang. Penawaran ini dikemas dalam tema Berkah Ramadhan. Tarif promo ini hanya berlaku bagi 19 KA komersial dengan kelas eksekutif untuk beberapa tujuan se-Indonesia. Untuk penjualan tiket kereta api murah, masyarakat dapat membeli tiket promo ini mulai 19 Mei untuk keberangkatan tanggal 21 - 31 Mei. Menurut Gatut Sutiyatmoko, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, tujuan tarif promo setiap tahun ini untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan KA. “Diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat menggunakan layanan transportasi KA, khususnya di bulan puasa,” katanya, Kamis (17/5). Senada disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI, diharapkan kenyamanan

calon penumpangnya sangat diprioritaskan. Salah satunya, KAI sendiri membagi keberkahannya melalui program promo d bulan puasa ini. “Selain untuk mengapresiasi pengguna jasa setia KA, program ini juga dibuat agar masyarakat yang hendak mudik menikmati minggu-minggu Ramadan pertama di kampung halaman dengan tarif lebih murah menggunakan KA eksekutif,” katanya. Ada sejumlah catatan yang perlu diketahui, bahwa tarif promo di setiap KA ini memiliki jumlah seat (kursi) yang berbeda-beda. Tarif promo ini juga berlaku secara parsial sesuai dengan pengaturan masingmasing KA dan dapat dibatalkan serta diubah jadwal. Masyarakat juga dapat menggabungkan tarif promo ‘Berkah Ramadan’ dengan program reduksi lainnya sesuai ketentuan. Masyarakat juga dapat melakukan pemesanan tiket mulai tanggal 19 Mei 2018 melalui loket reservasi di stasiun

xxx

dan seluruh channel pembelian tiket KA. Pelanggan dapat menikmati tarif promo KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasar Turi Rp 290 ribu; KA Sembrani

rute Gambir-Surabaya Pasar Turi Rp 290 ribu; KA Gumarang rute Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi Rp 290 ribu; KA Harina rute Bandung-Surabaya Pasar Turi Rp 290 ribu; KA Sancaka rute Su-

dana APBN senilai Rp 30 miliar ini akan dimulai April 2017. Proyek Kementerian Perikanan dan Kelautan berdasarkan instruksi presiden ini dijadwalkan rampung akhir 2017. Pemerintah Pusat membangun pasar ikan modern ini dengan tujuan penguatan

Pertahankan Tradisi, MAS Berbagi 2.500 Takjil

alam hitungan menit, ribuan takjil habis diserbu jemaah salat Magrib, sebagai tanda puasa hari pertama berakhir. Setelah itu, ribuaan jemaah yang memadati masjid Agung (sebutan lain Masjid Al Akbar Surabaya. red) dengan tertib menata shof untuk salat Magrib. Seusai salah Magrib berjemaah, umat muslim menunggu waktu untuk salat isya’ dan salat tarawih, sambil menikmati takjil. Humas Masjid Al-Akbar Su-

rabaya Helmi M Noor menjelaskan, pengurus masjid telah mempersiapkan 2.500 takjil perhari yang akan dibagikan seusai salat maghrib. “Buka puasa pertama dan kedua memperoleh sumbangan dari Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin,” jelas Helmi kepada Memorandum. Masih kata Helmi, masyarakat di Surabaya sangat antusias menyambut bulan Ramadhan. Hal itu tampak dari pemberian bantuan makanan siap saji. “Biasanya warga bantu 20

hingga 100 nasi bungkus, lalu pengurus masjid mendistribusikan. Bagi masyarakat yang menyumbang dalam bentuk uang, kita nantinya yang akan membelanjakan ,” pungkasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebelum nasi bungkus

dibagikan, para jemaah disediakan paket takjil berupa air mineral dan kurma yang kali ini mendapat bantuan dari PT Telkom. Pembagian takjil ini dilakukan selama sebulan penuh. Selain pembagian takjil, selama Ramadan masjid yang

terletak di Kelurahan Pagesangan tersebut digelar lima program kegiatan keagamaan yang pertama meliputi dakwah realigi, kedua dakwa sosial, ketiga dakwah ekonomi, ke empat dakwah milenial, terahir dakwah entertain. “Program dakwah realigi artinya kajian rutin keagamaan setelah subuh, dhuhur, ngabuburit, tarawih dan diakhiri gema takbir dan salat Idul Fitri,” kata Helmi. Dikatakannya, dakwah sosial antara lain pembagian 300 sembako pada H-1 ramadan ke warga Pagesangan. Dakwah ekonomi bentuknya berupa bazaar Ramadan. “Dakwah milenial yakni program kajian dengan sasaran para siswa. Dakwa entertain, semacan syiar dan syair dengan ustad dari Jakarta plus artis pada 25-26 Mei,” ujarnya. (*)

daya saing hasil ikan. Selain di Surabaya, Pasar ikan modern ini dibangun Palembang, Semarang dan Jakarta. Meski gagal dibangun, Pemkot Surabaya masih bernafas lega. Sebab, Pemprov Jatim berencana membangun pelabuhan ikan di sana. Untuk

pemkot menyiapkan lahan di sana. “Soal pengelolaan nantinya akan dilaksanakan oleh Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya,” katanya. Hanya saja, pihaknya belum tahu seperti apa konsep pelabuhan ikan nantinya di sana. Yang

pasti, di sana sudah tersedia tempat pelelangan ikan (TPI) dan rusun sebagai pendukungnya. Sayangnya hingga kini TPI di sana tak berfungsi sebagaimana mestinya. Dan juga rencana rusun untuk nelayan ternyata banyak diisi warga bukan nelayan.

“Soal kapan akan dibangun, kami belum tahun,” katanya. Yang pasti, pihaknya sudah menyediakan lahan 10 hektare di sana. Lima hektar untuk rusun yang sekarang berdiri dan 1 hektare untuk pasar ikan, serta 4 hektar untuk pelabuhan ikan. Untuk diketahui pangsa

pasar ikan di Surabaya tergolong besar. Dalam setahun, pasokan ikan dari luar daerah ke Surabaya mencapai 100 ribu ton. Jumlah itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat Surabaya. Sementara, potensi hasil ikan di Surabaya hanya sebanyak 15.000 ton. (udi/lis)

Mempertahankan tradisi untuk menyantuni umat muslim yang berpuasa, Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) tampak berbeda seperti hari biasanya. Di hari pertama Ramadan, masjid terbesar di kota pahlawan ini menyediakan 2.500 takjil berupa nasi dan paket kurma setiap harinya.

Muhammad Arif Alfiansyah - Surabaya

D

Pembagian takjil kepada para jemaah Masjid Al Akbar Surabaya.

Sambungan Halaman 13

Sungai Greges Penuh Sampah itu juga berharap ada upaya normalisasi secara intensif dari dinas terkait. “Perlu dilakukan pemantauan oleh dinas terkait Sungai Greges ini. Supaya kondisi sungainya tidak semakin dangkal dan berfungsi normal seperti

Kali Mas,” imbuhnya. Terpisah, Lurah Asemrowo Asnafi dikonfirmasi Memorandum menerangkan, bahwa pihaknya sudah berupaya melakukan sosialisasi ke warga serta juga memasang sepanduk larangan buang sampah ke

Sambungan Halaman 13 sungai dengan perda nomor 05 tahun 2014. “Terkait buang sampah, warga kami tidak pernah membuang sampah ke sungai. Bisa saja masyarakat saat melintas Jalan Asemrowo buang sampah seenaknya,” ucapnya.

Dikatakan Asnafi, sungai Greges itu banyak menghubungkan aliran air dari daerah lain, ini diperkirakan penyebabnya adalah tumpukan sampah dari luar Asemrowo terbawa arus hingga menyebabkan penumpukan sampah di Sungai

Hukum Cicipi Makanan saat Puasa untuk mengunyah makanan itu dan memberikannya pada buah hatinya, namun tetap harus hati-hati supaya bekas atau sisa makanan tidak masuk ke dalam kerongkongan dan harus diludahkan. Penanya yang saya hormati, mencicipi makanan yang disebabkan karena lapar, maka hal ini

jelas tidak diperbolehkan meski hanya dicicipi sebatas lidah saja. Ada fatwa seorang ulama yang bisa kita jadikan dasarnya yaitu Syaikh Abdullah bin Hijazi bin Ibrahim Asy-Syarqawi dalam kitabnya mengatakan: Di antara sejumlah makruh dalam berpuasa ialah mencicipi makanan karena dikhawatirkan

rabaya Gubeng-Yogyakarta Rp 100 ribu, KA Malioboro Ekspres rute Malang-Yogyakarta Rp 100 ribu, dan KA Mutiara Timur rute Surabaya Gubeng-Banyuwangi Rp 100 ribu. (ajg/lis)

Pernak Pernik Ramadan

Pembangunan Pasar Ikan Romokalisari Gagal Surabaya. Sebab, pasar ikan ini menyatu dengan pelabuhan sehingga ikan yang dijual masih segar. Bahkan di sana juga dilengkapi dengan pengolahan ikan. Untuk diketahui, sesuai rencana awal, proyek pembangunan PIM itu menggunakan

yang resmi mendaftar sebagai calon anggota DPD RI asal Jatim pada Pemilu 2019. Sementara itu, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito belum bisa dikonfirmasi. Telepon seluler dan pesan whatsaap yang disampaikan, belum terbaca. Informasi yang diperoleh, tidak lolosnya Zainal Abidin terjadi karena yang bersangkutan tidak memenuhi persyaratan. Dimana ada ketidak kecocokan data jumlah dukungan yang diajukan dengan data awal yang dilaporkan dalam sistem informasi perseorangan peserta pemilu (SIPPP). (day/lis)

FOTO: MEMORANDUM/RAHAJENG

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum KPU Jatim baru dilaporkan pendaftar calon anggota DPD RI bernama Zainal Abidin ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dalam laporannya, dia mengaku sudah mengikuti seluruh tahap pendaftaran. Tak hanya itu, dia juga menyerahkan berkas dukungan yang dia peroleh ke KPU Jatim pada hari terakhir pendaftaran pada 26 April lalu.

Greges. “Padahal di kampung ini pernah masuk sebagai bantaran sungai terbaik juara satu dan dua. Mungkin penduduk wilayah pemakaan buang sampah sembarangan,” jelas Asnafi. (alf/lis)

Sambungan Halaman 13 akan mengantarkannya sampai ke tenggorokan. Dengan kata lain, khawatir dapat menjalankan makanan itu ke teggorokan lantaran begitu dominannya syahwat (dalam diri kita). Posisi makruhnya itu sebenarnya terletak pada ketiadaan alasan atau hajat tertentu dari orang yang mencicip makanan

itu. Sedangkan bagi seorang pemasak (tukang masak) baik pria maupun wanita, dan orang tua yang memiliki anak kecil yang mengunyahkan makanan buatnya maka tidak dimakruhkan mencicipi makanan buat mereka. (Hasyiyah Asy-Syarqawi Syarah Tuhfatut Thullab, Juz I, halaman 492)

Penanya yang saya hormati, sari penjelasan di atas, semoga kita bisa berhati-hati dalam mencicipi masakan yang kita masak. Jangan disalahgunakan. Mencicipi masakan hanya sebatas lidah dan harus diludahkan, jangan sampai mengalir ke kerongkongan. Wallaahua’lam bishshowab.(*)

SURAT PEMBACA

Penutup Saluran Air di Kalimas Baru Ambles DUA penutup saluran air di bundaran Jalan Kalimas Baru menuju Jembatan Petekan ambles. Kerusakan itu karena tidak kuat menahan beban tonase kendaraan petikemas. Akibatnya, kerap pengendara roda dua terpesosok karena besi saluran air renggang. Mohon ada upaya perbaikan, terima kasih. Fifin - Pegirikan ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081216517867, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


JUMAT PON, 18 MEI 2018

TELEPON PENTING POLRESTA SIDOARJO KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO SATPOL PP SIDOARJO PT PLN (PERSERO) APJ SIDOARJO PMK SIDOARJO PMI SIDOARJO

031-99010222 031-8921168 031-8942904 031-8955410-14 031-8962100 031 8961651

HALAMAN 15 RSUD SIDOARJO 031- 667 031 - 8961649 RS DELTA SURYA 031-8962531-8962531 RSU SITI HAJAR 031-8961570 -5921233 RSU SITI KHADIJAH 031-7876064 -031-7882123 RS MITRA KELUARGA WARU 031-7345333 KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA 031-8941714 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO SELATAN 031-8941013, 8962890 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO BARAT 031- 8959700,8959992 AMBULANCE 031-5030018

TELEPON PENTING TAKSI BLUE BIRD 031-372124 TAKSI ORENZ 031-8799999 TAKSI GOLD PANGKALAN GIANT WARU 031-8545555, 8546666 TAKSI PRIMA JUANDA 031-8688409031, 8665998 TAKSI CITRA KENDEDES PANGKALAN SIDOARJO 031-8966711

S I D O A R J O

TAKSI STAR PANGKALAN WARU 031-5632000031, 8546666 KANTOR DISHUB SIDOARJO 031) 8946950 KANTOR DINAS PENDIDIKAN SIDOARJO 031-8921219 KANTOR BADAN PELAYANAN DAN PERIJINAN TERPADU (BPPT) SIDOARJO 031-8052090 KANTOR DISPENDUKCAPIL SIDOARJO 031-8952939 KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SIDOARJO 031-8962230 KANTOR PENGADILAN AGAMA SIDOARJO 031-8921012 MARKAS KODIM 0816 SIDOARJO 08113220816

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso; WARTAWAN: Sudedi Minarno, H Darianto; TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Bupati Kaget Barang rang Bukti Sitaan Kian Banyakk Sidoarjo, Memorandum Masyarakat diminta ikut mewaspadai peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). Dan segera melapor ke pihak berwajib bila mengetahui peredaran narkoba maupun miras untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Demikian diungkapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dan miras di halaman Mapolresta Sidoarjo, Jalan. Kombespol M Duryat, Kamis (17/5). Bupati prihatin dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan kali ini, khususnya miras yang berhasil diungkap Polresta Sidoarjo. “Tahun ini tambah banyak, yang dimusnahkan di Polda Jatim saja lima ribuan botol, yang disini (mapolresta) 1.858 botol dan ada ganja 20,3 kg. Ini berarti kita harus waspada,” kata bupati. Bupati juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan. Penghuni baru di lingkungan diharapkan jelas identitasnya. Untuk itu, perangkat desa diharap-

kan selalu mendata warga baru. Terutama di rumah susun sewa. Ia meminta pengelola rumah susun sewa mendata siapa penghuni yang akan menempatinya. Hal tersebut terkait tindakan teroris yang terjadi beberapa hari lalu. “Orang baru supaya didata, ini orang mana, kita tidak menuduh, tapi curiga boleh,” urainya. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan, barang bukti miras hasil razia beberapa hari lalu. Sementara barang bukti ganja merupakan hasil tangkapan dua kasus beberapa bulan lalu. Ganja tersebut dikirim dari Medan melalui jasa penerbangan menuju Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo. Kapolresta menyebutkan, pengungkapan kasus seperti ini akan terus dilakukan. Ia bertekad

Sidoarjo, Memorandum DPRD Sidoarjo menggelar rapat pandangan fraksi-fraksi atas Raperda penyelenggaraan pendidikan, Rabu (16/5). Pro kontra pandangan fraksi muncul pada beberapa pasal krusial.Terutama,pasal yang menyangkut masalah sanksi pidana. Seperti pandangan Fraksi Golongan Karya Bintang Persatuan (FGBP), yang meminta pasal 44, pasal 53, dan pasal 111 pada Raperda penyelenggaraan pendidikan di Sidoarjo, tidak ada perubahan dan pengaturan larangan tidak perlu dihilangkan. Fraksi yang terbentuk dari tiga partai (Partai Golkar, PBB, dan PPP) itu meminta pasal tersebut tidak usah dihapus karena sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Pasal itu sudah sesuai sehingga,

Hadi Subiyanto

untuk memberantas peredaran narkoba maupun miras yang ada di Sidoarjo. Ia juga meminta dukungan semua pihak untuk melakukannya. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada bupati yang telah mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan

FOTO: MEMORANDUM/DED

Bambang Haryo Soekartono meninjau desa Jabon.

menyurutkan air banjir saat musim hujan. “Kami mendesak Dinas PUPR dan SDA Propinsi Jatim dan kepala balai untuk menyelesaikan masalah banjir langganan ini secepatnya. Targetnya musim hujan tajun depan Sumur retensi pompa harus sudah teratasi agar tidak ada banjir langganan,” tegasnya. Sementara itu, Kabid Operasional Pengairan Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo, Agus Hidayat menegaskan sebelum proyek normalisasi Sungai Bangil Taq direalisasikan, solusi cepat lainnya adalah sumur retensi itu. “Anggaran dan lokasinya sudah kami matangkan tinggal realisasi saja. Tapi semua menunggu jawaban kementerian PU soal pembangunan itu,” pungkasnya.(ded/jok/hap)

nya wajib ber-KTP Sidoarjo, hafidz dan hafidzah harus mengabdikan ilmunya di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, jumlah hafidz dan hafidzah se-Sidoarjo sekitar 700 orang lebih. “Syaratnya ber-KTP Sidoarjo dan mengabdikan diri di Sidoarjo. Misalnya, mengajarnya di Sidoarjo, mulai mengajar TPQ, sekolah-sekolah, pondok pesantren maupun mengajar di majelis-majelis taklim. Yang penting mengajarnya di Sidoarjo,” terangnya. Hudori menambahkan, selain itu ada tes baca sebagai persyaratan menerima penghargaan itu. Satu per satu hafidz dan hafidzah akan diuji menyambung ayat Alquran untuk mengetahui hafalan. “Termasuk ada persyaratan lain, yakni bukti ijazah hafal Alquran. Syarat ini untuk mengetahui kalau memang hafal Alquran,” imbuhnya. Selain itu, Mochammad Hudori menguraikan penghargaan yang akan diberikan berbentuk tabungan. Se-

Bangun Winarso

fraksi kami memandang tidak perlu dihilangkan soal larangan,” tukas Hadi Subiyanto, Ketua FGBP. Berkenaan dengan sanksi administratif dan sanksi pidana, pihaknya memandang

596 Hafidz dan Hafidzah Terima Rp 2 Juta/Tahun Sidoarjo, Memorandum Sebanyak 596 para penghafal Alquran (hafidz dan hafidzah) asal Sidoarjo mendapatkan penghargaan dari Pemkab Sidoarjo. Penghargaan itu berupa uang pembinaan yang bakal dicairkan Rp 500 ribu per tri wulan atau senilai Rp 2 juta per tahun. Para hafidz dan hafidzah, diundang ke Pendapa DeltaWibawa untuk mengikuti Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pemberian Penghargaan Bagi Hafidz dan Hafidzah Kabupaten Sidoarjo, Selasa (15/5). Kegiatan tersebut dibuka Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum. Selain itu, acara juga dihadiri Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sidoarjo, Heri Soesanto. Kepala Sub Bagian Agama dan Kemasyarakatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Mochammad Hudori mengatakan hafidz maupun hafidzah penerima penghargaan khusus bagi warga Sidoarjo. Selain persyaratan-

Pemusnahan minuman keras di halaman Mapolresta Sidoarjo.

peredaran miras di Sidoarjo. Selain itu, juga dikeluarkan surat edaran penutupan tempattempat hiburan selama Ramadan. Hal tersebut membuktikan komitmen pemerintah daerah untuk meminimalisir dan menghilangkan peredaran miras di

Sidoarjo. “Kita harus bertekad bersama-sama untuk terus bersatu padu untuk memusnahkan atau mengungkap kasus-kasus narkoba dan minuman berakohol. Kita berharap Kabupaten Sidoarjo bebas minuman keras,” tandasnya.(jok/hap)

Bahas Perda Pendidikan, Dewan Pecah

Komisi V Desak Kalimati Dinormalisasi Sidoarjo, Memorandum Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera merealisasi permohonan normalisasi Kalimati atau yang akrab disebut Sungai Bangil Taq. Alasannya, sungai yang ada di perbatasan Desa Kedungpandan Kecamatan Jabon (Sidoarjo) dan Desa Kedungboto Kecamatan Beji (Kabupaten Pasuruan) itu menjadi pemicu langganan banjir di lima desa yang ada di perbatasan antar kabupaten tersebut. Kelima desa langganan banjir tahunan itu, di antaranya Desa Kedungpandan, Kupang, Semambung, Tambak Kalisogo, dan Desa Kedungrejo. “Kalimati ini harus secepatnya dinormalisasi. Karena memang dulunya sungai, sekarang harus difungsikan lagi. Minimal dibuatkan embung agar airnya saat musim kemarau masih bisa dimanfaatkan warga untuk lahan pertanian,” terang Bambang Haryo saat melihat kondisi Kalimati bersama lima Kades dan perangkat desa langgananan banjir, Rabu (16/5) petang. Normalisasi itu, lanjut politisi Gerindra tersebut sangat penting dan bersifat mendesak. Alasannya, saat hujan deras selalu kelima desa tersebut menjadi langganan banjir. “Saya sudah berkomunikasi dengan Dinas PU Propinsi, Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Kepala Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo. Solusinya memang harus dinormalisasi. Sungai Bangil Taq ini harus dinormalisasi secepatnya,” imbuhnya. Selain menormalisasi Sungai Bangil Taq, lanjut Bambang juga harus ada Kolam Retensi di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Sidoarjo yang biayanya diperkirakan menelan anggaran Rp 3 miliar. Hal ini dipastikan bakal

FOTO: MEMORANDUM/JOK

FOTO: MEMORANDUM/DED

Sidoarjo, Memorandum Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sidoarjo mengimbau pada pasangan calon Gubernur Jawa Timur dan tim partai pengusung, untuk tidak menggunakan tempat ibadah sebagai sarana kampanye. Sebab biasanya, memasuki bulan suci Ramadan seperti saat ini, tim akan menggunakan tempat M Rasul ibadah sebagai sarana kampanye. “Kami mengajak semua stakeholder, khususnya para paslon Gubernur dan tim paslon nomor urut satu dan dua, serta parpol pengusung untuk tidak menyalahgunakan ibadah puasa, menjadi sarana kampanye. Kami akan menggelar rapat koordinasi bersama stakeholder yang lain, untuk mengawasi itu,” ujar Ketua Panwaslu Sidoarjo, Muhammad Rasul. Lebih lanjut dijelaskan Rasul, rapat tersebut akan membahas tentang potensi pelanggaran kampanye, serta pola pencegahannya. Di antaranya, pada saat buka dan sahur bersama dengan melakukan ceramah, yang isinya masuk katagori kampanye di tempat ibadah. “Memberikan parcel kepada pejabat, kepala desa, dan pihak lainnya juga terindikasi menjadi pelanggaran money politik,” tegasnya. Selain itu, kata Rasul pelanggaran kampanye juga mengadakan pawai atau takbir keliling oleh paslon atau tim kampanye atau parpol. Ia juga meminta kepada tim paslon untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu sara dan atau isu lainnya termasuk ujaran kebencian. “Kami meminta kepada semua pihak untuk tetap mentaati semua ketentuan perundang-undangan pemilu,” harapnya. Sementara itu, Koordinator Takmir Masjid Sidoarjo KH Sholeh Qosim menyambut baik upaya Panwaslu sebagai langkah pencegahan larangan kampanye ditempat ibadah. Dengan himbauan kepada penceramah agar dalam berceramah tidak kampanye. ”Yaitu dengan memasang spanduk di masing-masing masjid terkait imbauan agar tidak mengadakan kampanye di tempat ibadah,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh Nyoman Anon selaku anggota Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Sidoarjo. Untuk mengoptimalisasi kerukunan antar umat beragama, termasuk mencegah isu terorisme, ia mendesak agar dilakukan rapat secara kontinyu. “Mengingat pentingnya acara ini segenap peserta meminta agar koordinasi ini dapat dilaksanakan secara kontinyu,” tandasnya. Panwaslu Sidoarjo sendiri menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder. Diantaranya KPU Sidoarjo, Kapolresta, Kodim, Bakesbangpol, Dishub, FKAUB, Takmir Masjid, Tim paslon 1 dan Tim paslon 2 serta Parpol pengusung.(ded/jok/hap)

Waspadai Ancaman Narkoba dan Miras

FOTO: MEMORANDUM/DED

Tempat Ibadah Jangan Dijadikan Sarana Kampanye

tiap triwulan, mereka mendapat uang pembinaan yang akan di transfer ke rekening Bank Jatim. Besarannya Rp 500 ribu per triwulan dari APBD Sidoarjo. “Pemberian uang pembinaan itu sebagai bentuk penghargaan kepada hafidz dan hafidzah di Sidoarjo,” tegasnya. Sementara, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah SH MHum mengaku bangga dengan banyaknya hafidz dan hafidzah di Sidoarjo. Menurutnya, membaca Alquran menjadikan jiwa lebih tenang. Pihaknya berpesan kepada para hafidz maupun hafidzah, untuk dapat mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap kitab suci Alquran tidak sekedar dihafal. Melainkan dimengerti maknanya dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari. Kami berpesan kepada para penghafal Alquran untuk terus mengulangulang hafalannya agar tidak lupa,” tegasnya.(ded/jok)

perlu kedua sanksi itu bisa diterapkan. “Sebab, jika suatu kewajiban dilanggar, maka akan dikenai sanksi administratif. Sedangkan jika larangan telah dilanggar, berarti dapat dikenakan sanksi pidana,” jelasnya. Masih disampaikan Hadi Subiyanto, bertahannya FGBP untuk mempertahankan pasal sanksi pidana itu, berdasar pemahaman bahwa pembuatan Perda perlu memiliki taji. “Kalau tidak ada sanksi pidana, bisa-bisa Perda ini hanya dipandang sebelah mata. Karenanya kita tetap minta ada sanksi pidana,” cetusnya. Sementara itu, pandangan lain disampaikan Fraksi PKB (FPKB). Melalui juru bicaranya, M Maksum Zubair, FPKB meminta pada pasal 111 tentang sanksi pidana dihapus, karena sempat menjadi polemik. FPKB memandang,

cukup hanya sanksi administratif guna memenuhi harapan masyarakat. “Meski demikian, FPKB tetap merekomendasikan adanya sanksi sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku. Tahapan sanksi untuk PNS kan berjenjang, dari teguran sampai pencabutan perizinan penyelenggaraan pendidikan. Ini yang dimaksud ketentuan perundangundangan,” ujar H Usman, anggota FPKB. Sedangkan FPAN juga meminta pasal 44 yang menyebutkan tenaga pendidik baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual bahan ajar dan menarik pungutan Bimbel di satuan pendidikan. Hal itu menurutnya, menciderai hasil evaluasi belajar. “Kami minta, agar pasal itu tetap dipertahankan,” ungkap Bangun Winarso, Ketua FPAN.(ded/jok/hap)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 16

KPU Gandeng UIN Malang

Perkuat Kepedulian di Bulan Suci

MENSOSIALISASIKAN pilgub Jatim, KPU mengandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk melakukan sosialiasi di kalangan pemilih muda (mahasiswa). Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro saat paparan materi menyampaikan, bahwa kegiatan KPU bersama UIN Malang bertema Goes To Campus menjadi ajang silaturahmi menyapa mahasiswa dan civitas akademika. “Di sisi lain juga menjadi bagian dari sosialisasi dalam rangka peningkatan partisipasi pemilih,” terang Gogot. Menurutnya, mahasiswa yang merupakan bagian dari agen perubahan (agent of change) juga harus mempunyai andil besar dalam menyukseskan Pilgub Jawa Timur 2018. (day)

CALON Gubernur Jawa Timur SaifullahYusuf (Gus Ipul) dan CalonWakil Gubernur Puti Guntur Soekarno menyambut penuh syukur datangnya Ramadan, bulan mulia yang penuh ampunan. Menurut keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk introspeksi sekaligus mengisi semangat kehidupan dengan nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian. ”Apalagi di saat-saat yang berat seperti saat ini dengan banyaknya ancaman terorisme yang telah merenggut nyawa manusia-manusia tak berdosa. Mari perkuat empati, kepedulian, dan solidaritas di antara kita, di antara seluruh warga Jawa Timur. Kabeh sedulur, sadejeh tretan, semua bersaudara,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode tersebut. (be/day)

PILKADA JATIM

Serap Aspirasi Rakyat, KIP Pantau Pasar Tradisional

Gus Ipul bersama keluarga almarhum Aloysius Bayu, korban ledakan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela.

Gus Ipul Kunjungi Korban Terorisme Surabaya, Memorandum Aksi teror bom di Surabaya Minggu lalu membuat rasa duka mendalam bagi Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Wagub Jawa Timur dua priode ini, menyampakan rasa duka saat mengunjungi keluarga almarhum Aloysius Bayu Rendra Wardhana, korban meninggal dunia dalam serangan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Kota Surabaya. Tiba di rumah Bayu, kawasan Kertajaya, Gus Ipul ditemui Monica Dewi Andini, istri Bayu, dan Galih Wardhana, adik almarhum, Kamis (17/5). Gus Ipul juga sempat menyaksikan studio foto yang sedang dirancang oleh Bayu Wardhana, hingga terjadi serangan bom yang merenggut nyawanya, Minggu lalu. “Studio fotonya baru berjalan, dan Mas Bayu punya keinginan mengembangkan lebih maju. Studio yang baru berjalan itu, tinggal dibuka resmi,” terang Galih Wardhana. Bayu Wardhana punya hobi dan profesi di bidang fotografi. Di luar itu, ia menjadi relawan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Saat serangan bom Minggu lalu, Bayu tengah turut menjaga keamanan gereja.

Ia berusaha menghentikan laju kencang sepeda motor yang ditumpangi kakak-beradik, Yusuf Fadhil dan Firman Halim, yang membawa bom. Sesaat kemudian, bom meledak keras. Merenggut nyawa kedua pelaku dan Bayu, serta membuat korban-korban lain luka-luka. Selain mengunjungi keluarga Bayu Wardhana, Gus Ipul juga mengunjungi korban-korban meninggal lain di rumah peristirahatan Adhi Yasa. “Saya merasa perlu menyampaikan duka cita yang mendalam saya kepada para keluarga korban, karena mereka adalah warga negara yang tidak berdosa. Terorisme selalu saja merenggut korban warga tak bersalah,” kata Gus Ipul. Ia sendiri sangat kagum atas keberanian Bayu Wardhana ketika menghadang dua kakak-beradik yang membawa bom. “Kalau tidak dihadang Bayu, bisa diduga korbannya akan lebih banyak lagi,” kata Gus Ipul. Ia menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan. Menyatukan sikap. Menjaga lingkungan dan wilayah masingmasih agar tetap aman. “Kita tidak boleh kalah dengan terorisme,” kata Gus Ipul. (be/day)

Meski sedang puasa, Khofifah tampak begitu fit dan semangat mengunjungi pasar untuk meenyapa sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di sekitar Surabaya. Animo masyarakat begitu antusias ketika mengatahui Khofifah mengunjungi pasar. Khofifah yang dikenal warga dengan mengenakan kerudung putih itu pun menjadi magnet di pasar. Beberapa ibu memeluk dan pedagang menyalami menitipkan amant berharap Khofifah memimpin Jawa Timur. Saat di pasar, Khofifah menyusuri setiap lorong dan blok pasar. Khofifah menanyakan har sembako terkini yang saat ini fluktuatif ketika memasuki awal Ramadhan. Khofifah menilai fluktuasi harga disebabkan volume permintaan dan stock ketersediaan barang yang belum mencukupi. Sehingga menurutnya, perlu gudang agar persediaan tetap ada ketika ada peningkatan permintaan di pasar. Dari versi penjual ada yang mengalami penyesuaian harga. Telur sudah rendah, ayam masih tiggi. Beberapa bumbu mengalamai kenaikan. Karena demandnya tinggi supply-nya

Khofifah bersama pengunjung memeriksa buah lokal di pasar tradisional. rendah. Kalau demand tinggi supply tetap ada penyesuaian,” pungkasnya. “Kalau ada gudang terdekat

para pedagang bisa mengakses barang lebih cepat dengan kualitas standar. Itu akan menghilangkan kemungkinan

penimbun barang, spekulan. Itu akan tereduksi jika ada gudang di pasar,” imbuhnya. (yok/day)

OLAHRAGA

MU Tak Ingin Persipura Rusak Tren Positif Laga Tandang Bangkalan, Memorandum Madura United (MU) mematok target tidak membiarkan Persipura merusak tren positif Laskar Sape Kerrab dalam pertandingan pekan kesembilan Liga 1 2018 di Stadion Mandala, Sabtu (19/5) malam WIB.

Nelson Alom

Persebaya Fokus Hadapi Madura United Surabaya, Memorandum Penggawa Persebaya Nelson Alom Surabaya sudah dipastikan absen ketika mereka melawat ke Stadion Ratu Pamelingan untuk melawan Madura United, Jumat (25/5) malam. Pemain asal Papua tersebut cedera hamstring usai membela Persebaya melawan Borneo FC, Jumat (11/5), cedera hamstring tersebut diketahui sesaat setelah melakukan foto rontgen. Pelatih Persebaya Alfredo Vera sudah mulai mencari alternatif pemain untuk menggantikan posisi Nelson Alom tiga minggu.Alfredo menyodorkan beberapa nama, “Kita masih ada Saimima, Solikin dan Izaac jadi masih banyak pilihan buat saya untuk menggantikan Nelson,” ungkapnya. Alfredo Vera belum bisa memastikannya, hal ini lantaran jarak antara pertandingan melawan Madura United masih terlampau jauh. “Belum tahu, kita latihan saja terus,” katanya. Rencananya untuk mengisi kekosongan jadwal bertanding, sekaligus melihat kemampuan pemain, rencananya Persebaya akan menggelar uji coba.”Mungkin ada uji coba lagi, tapi belum kita jadwalkan siapa tim yang akan bertanding lawan kita nanti,” lanjut Alfredo Vera. Seperti diketahui,laga Persebaya kontra Persib Bandung yang sedianya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/5) nanti, dipastikan ditunda, sebagai dampak teror bom yang mal-

anda Surabaya. Sama dengan Persebaya, tim pelatih Persib mencoba mencari alternatif lain agar para pemainnya tetap tak kehilangan sentuhan dalam sebuah pertandingan.Terdekat, tim Maung Bandung merencanakan menggelar uji coba, di hari seharusnya mereka melawan Persebaya. Namun begitu, siapa yang akan menjadi lawan dalam uji tanding itu masih belum ditetapkan, begitu juga lokasi pertandingannya.”Kemungkinannya malam. Kami masih koordinasi. Bisa dibilang itu sebagai laga pengganti untuk menjaga performa kita,” ucap Yaya Sunarya, pelatih fisik Persib seperti dikutip laman resmi klub. “Dengan game internal sebagai adaptasi untuk pertandingan lawan PSM. Jadi intensitasnya diharapkan pemain merasakan hal yang sama dengan kompetisi,” tambahnya. Di samping itu, Yaya menuturkan timnya tetap akan menggelar latihan pada sore hari selama bulan Ramadan. Namun dia juga mengungkapkan tetap ada program latihan malam hari untuk Supardi Nasir dan kawan-kawan. Ini sebagai bagian dari adaptasi untuk laga di bulan puasa yang seluruhnya digelar pada malam hari. Selama puasa, Persib akan menjalani empat laga di Liga 1 musim ini yang bergulir pada pukul 20.30 WIB. Keempat tim yang menjadi lawan adalah PSM Makassar, Bali United, Bhayangkara FC, dan PSMS Medan. (*/be)

Keberhasilan mendulang empat angka dalam dua laga tandang terakhir, yakni menahan Borneo FC dan menundukkan Persija Jakarta, turut membantu mengantarkan Madura United menduduki puncak klasemen sementara. Duel akhir pekan ini pun akan menentukan puncak klasemen, mengingat Madura United hanya unggul dua poin dari Persipura Jayapura. Karena itu, pelatih Milomir Seslija tak ingin hasil positif mereka rusak di Jayapura. “Kami selalu berusaha keras mendapatkan tiga poin di manapun kami bermain. Tren tandang kami saat ini sedang bagus, dan saya berharap itu bisa dipertahankan di Persipura,” ujar Milo. Namun Milo mengaku, laga ini tidak mudah, karena Persipura punya banyak pemain bagus. “Saya tidak mewaspadai pemain tertentu,

melainkan seluruh pemain Persipura,” tandasnya. Apalagi, lanjut dia, pada pertandingan nanti Madura United dipastikan kehilangan dua pemain andalannya di lini belakang, yakni Fabiano Beltrame dan Beny Wahyudi. Kedua pemain belakang itu harus absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Meski tak bisa bermain, kedua pemain itu tetap memberikan dukungan mereka terhadap anggota tim yang akan berjuang di Jayapura.”Semoga temanteman bisa terus mempertahankan tren positif ini. Saya tidak bisa ikut ke sana karena harus jalani hukuman,” kata Beltrame, seperti dikutip laman resmi Madura United. “Mau bagaimana lagi, saya tidak bisa bermain nanti. Itu menjadi pertandingan sangat menarik sebenarnya, karena pertandingan

kedua tim yang saat ini samasama berada di peringkat atas Klasemen sementara,” timpal pal Beny. Selain itu, Madura a United juga terancam tanpa gelandang serang andalan mereka, Raphael Maitimo. Pemain naturalisasi itu masih harus menjalani perawatan n cederanya. Menghadpi kondisi seperti perti itu, Milo sudah menyiapkan pemain alternatif untuk menggantikan gantikan peran ketiga pemain itu pada laga melawan tim Mutiara Hitam. am. “Ada 19 pemain yang ng akan kami bawa ke Jayapura. Kami ami manfaatkan waktu yang ada a untuk mempersiapkan pertandingan ingan melawan Persipura. Kami ami akan hadapi calon lawan an yang berat di pertandingan n pekan kesembilan,” ujar Milo. Berikut skuad Madura United: Hery Prasetyo, Angga Saputra, Fachruddin Aryanto, Munhar, An-

dik Re n d i k a Rama, Alfath Faathier, Guntur Ariyadi, OK John, Asep Berlian, Lucky Wahyu, Nuriddin Davronov, Rizky Dwi Febrianto, Slamet Nurcahyono, Zah Rahan, Imam Bagus, Engelberd Sani, Bayu Gatra, Beto de Paula. (*/be)

Fabiano Beltrame

Dijamu Bali United, Arema Dalam Tekanan Berat Malang, Memorandum Bertandang ke markas Bali United pada pekan kesembilan kompetisi Liga 1 musim 2018, pelatih Arema FC, Milan Petrovic, akan memboyong 18 pemain.Kedua tim bakal bertemu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/5). Berada dalam tekanan berat usai didepaknya Joko Susilo, Singo Edan mendapat beban untuk bisa mendulang poin.Bahkan, di kubu lawan, Bali United juga tengah berada di kondisi yang tertekan. Sebelumnya, skuat Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Mitra Kukar seusai dibungkam dengan skor 1-3.

Posisi Bali United tak bisa dibilang aman meskipun Fadil Sausu dan kawan-kawan berada di posisi 12 klasemen sementara Liga 1 2018. Sebab, tim besutan Widodo Cahyono Putro yang mengemas sembilan poin hanya terpaut tiga angka dari Arema FC yang kini menjadi juru kunci klasemen. Dari total 18 pemain tersebut, Singo Edan memboyong dua penjaga gawang, yakni Joko Ribowo dan Utam usdiana. Sementara di sektor lini belakang, Arema FC memiliki stok yang melimpah. Di lini tengah, Petrovic hanya membawa empat pemain. Salah satunya Dendi Santoso yang dalam beberapa pertandingan belakangan

bermain sebagai gelandang serang. Hal yang menarik adalah komposisi pemain depan. Ada empat nama di dalamnya, namun tidak muncul Dedik Setiawan. Padahal dia selalu jadi andalan Singo Edan. Pada laga sebelumnya di ajang Piala Indonesia 2018, Dedik Setiawan menyumbang dua gol saat Arema FC hempaskan PSBK Blitar. Menurut asisten tim dokter Arema FC, Alvin Abdillah, Dedik Setiawan sedang terserang penyakit tifus.”Dedik terkena tifus. Dia tidak mendapatkan rekomendasi dokter untuk berangkat ke Bali,” ujar Alvin Abdillah, dilansir dari laman resmi Liga 1. (*/be)

FOTO: MEMORANDUM-YOK

FOTO: MEMORANDUM-BE

Surabaya, Memorandum Hari pertama bulan ramadan, calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (KIP) tetap melakukan aktifitasnya seperti biasa, yakni navigasi program ke pasar-pasar. Kali ini Khofifah blusukan di pasar sekeliling Kota Surabaya.


H A L A M A N 17

JUMAT PON, 18 MEI 2018

IKLAN PAS

031-8275390 SURABAYA

SURABAYA

ANEKA KEBUTUHAN

BAHAN BANGUNAN

PIJAT KEBUGARAN

PROPERTI

HONDA

BIRO JASA

RUMAH DIJUAL

Supra Fit New 06 cakram tgn 1 dbl mesin enak pajak hidup lengkap ors 3,5 jt Hub 085100821235

Pemborong Rmh Lt.1 (150jt), Rmh LT 2 (300jt), Ruko (300jt) Gedung/Pabrik (2M) Bayar Belakang Hub: HP/WA 081333937999.

Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/ Losmen, Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042 / 0831.1537.0426. BU NUNUNG Jawamanis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Sendiri Call Hotel 0812 5558 9296. FRISKA 23 Th, Cantik, Putih.. Call to Hotel 083165050749.

Rmh Baru T.30/72=120Jt SHM di NgoroMojosari & T.30/60=150Jt di Pungging-Mojo sari DP1=5jt Sisa Diccl s/d 5Th Tnp Bng 081231417020/081336348181. Cpt Terbatas! DIJUAL Murah Rumah Tambak Wedi Tengah Uk.4x10 Harga. 245JtNego H:0812 3688 3332. J Rmh uk 8x20 shm lok Tanah Merah Utara 3/34 pln pdam garasi jl paving mobil masuk hub H arif 085745788730/081515339460 Jual rmh gadel tngh 1/22 4x10 listrik pdam 120 jt nego pak heru 085101645245 J. Cpt rmh Sby Brt, Lt 150 m2 (10X15 ) full bangunan, 3 kt, 2 km, listrik 2200 watt, PDAM, jln paving 12 m, SHM, IMB

MOBIL

ELEKTRONIK DICARI

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

HONDA

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas,AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 08500995098/031-5012481 Persewaan AC.

LAVERANSIR BAHAN BANGUNAN

Honda Mobilio Facelift E»2016 MT putih 166Jt Ng plat L hub:085102535642/ 0878 53527646 Kijang LGX th «2000 1.8 A/T dan Hyundai Atoz th»2005 th»2005 1.1 Manual hub: Jl.Perak Barat 15C Sby

3 8 .38.07/04 1 7 / 0 5 - 106/05 7/06

- Pasir Pasang - Pasir Campur - Pasir Lumajang - Batu Kali

700 900 1.450 800

38.8/05-9/06

38.8/05-8/06

38.4/05-4/06

- Koral 925 - Sirtu Uruk 525 - Sirtu Ayak 700 - Batu Bata

031-7665468 / 081.333.744.800/0812.4992.7797 40.16/05-16/06

00.12/05-12/06

CANTIK, SEXY, FULL SERVICE, SABAR

SEDOT WC

GUBENG RUNGKUT KUTISARI

031-5922262 082333356269 085100932002

Cantik-Putih-Sexy-Indo China

TOUR TRAVEL

Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0362.8003

Hub 085388566556

Rumah Baru UM: 15% Angs 1,5 jt-an Ready Stok Harga 190 jt-an Hub: Bpk. Bagus 081235189648 083830864083

SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 35 Freon 75,Bongkar/Pasang 125,Ahli Kipas, Msn Cuci,Central/Chiler,Casetta,While,Dispe nser.P.Air,TV,DVD dll.J/B.AC Bekas Kjrn:031 -5150.3333 Rkt.0851.0304.0303,Myjen 03151503332 PANGGILAN Non Stop H: 0852.3480.0270 Ahli Kulkas, AC, TV, Mesin Cuci, P.Air, Kipas Angin dll. Minggu Buka T:8281170.

Jl. Kebraon Gg II/182 Sby (Sebelah Makam)

Hub: 085259555008 38.11/05-11/06

3 8 . 5 / 0 4 - 1 4 / 0 5

Melayani Paket Tour domestikLombok, Bali-Banyuwangi-Bromo Batu-Yoga-Bandung-Jakarta, Wali2. Sewa ELF, Bus 29-43-59, AC MURAH

100% Chinese High Class, Cantik, Sexy Putih... Sabar Full Service Mantap

Jual/dikontrakkan Ruko 3 Lantai, L 6,60m x 18m-SHM, Tengah Kota, Hrg 5.8M, cocok untuk Apotik Bank. Hub:031-5924033 - 0821 43783368. Jln.Menur Pumpungan No.4-A 0 Jalan. Ruko Dikontrakkan 3,5 Lantai sebelah Bank Panin. Raya Kendangsari Industri dekat SIER Bangunan 4,5mx18m. Halaman luas. PLN. PDAM 75jt/Thn Hub:Pemilik langsung. 0812 3578057. NB:bagi anda yg bisa memasarkan diberi komisi 2,5%.

KEHILANGAN

(031)5922404 - (031)3893066 (031)8782440 - (031)3893077 08123509409

Galaxi Bumi Permai N2/6 Surabaya

40.3/03-3/05

38.27/04-27/05

00.21/04-21/05

WA 083830341993

Rumah mau dilelang BANK Terjerat Rentenir Kredit Macet Kredit ditolak Bank BUTUH DANA TALANGAN 38.13/04-13/05 38.3/05 3/06

38.04/05-4/06

PELUANG USAHA

40.27/03-27/04

38.26/04-27/05

J.Tnh kav cash/ kredit tanpa bunga ,harga 50 jt. DP 10 jt/ 15 jt. Uk: 7x10, 6x12, 5x14, 6x16. Lok: 100 meter dr jln raya. Dpn Rs klinik muhamadiyah. Ds Ngembung cerme Gresik. Hub: 085101748193

HILANG BPKB ASLI MBL T.HARIER TH.09 N.0009.U AN.LIM UNTUNG WIBISONO JL.DUKUH KUPANG BRT 2/34 SBY NK.ACU300104881 NS.2AZB405725

38.20/04-3/06

PENGOBATAN

(031) 5611001/8665686/70922999

J TNH Kav Murah SHM Uk 5X20 ,7X12, 7,5X10 Hrg 30Jt-an Di Pacet (Blkg Bir Bintang) DP.1=5Jt Sisa Diangs1-2 Th Tnp Bunga. Hub: 081231417020 / 081336348181. Tanah Kavling SDA. hrg 65jt SHM. 0.jl aspal lbr jl kav 7m. Promo disc 20 jt. Hub: Tri 085648883131, Ayik:082141858306.

Hub: DITA an DINA

Call to:

79.1/05-11/06

38.18/04-17/05

LOWONGAN

38.21/04-20/05

J.Tnh SHM 8x18 & 7x20, Platuk Donomulyo Gg.8 & Gg.2. Hub:081230739217.

38.4/04-3/05

Dibutuhkan P/W untuk Jaga Counter Pulsa / Handphone usia Max 25 th, Jujur, Giat, Rajin. Datang Langsung Kirim Lamaran ke Jl.Raya Kenjeran 157. Sedia Prt & Babysitter Dlm/luar pulau hub:082139343718/082264913314 (b.Diana) tnp pot gaji Dicari Sopir Trailer SIM B2 skck lmr kirim Jl.Kalianak 51-Y Sby.

NY. LINDA DARI KALIMANTAN. SPESIALIS : KENCING MANIS,IMPOTEN, EDINI, KERAS, KENCANG, TAHAN LAMA, BESAR DAN PANJANG. 1X BEROBAT SEMBUH TOTAL. DIJAMIN!! HUB: 081225405060.

LOKER SBY - SPG+ADM+CCO - P/W, Min 19th, UMR+BNS+Komisi+BPJS+Karir, Min SMA. HRD Sofi 087851621085. Hilang STNK Spdmtr Honda Beat w.biru L6510-KY An. Erna Sulastri d/a. Karangrejo Gg.9 No.29 C Sby.

SERVICE

Tokcer 100% 1 jam Lancar Garansi Resmi

CUCI, SERVIS LAMPU CRISTAL, PEMBUATAN LAMPU RAKSASA SESUAI DESIGN RUANGAN

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB. 200052.K PT.TRIMEGA MAJU BERSAMA JL.TELUK KUMAI TIMUR 49 SBY Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.237290.K PT.CHANDRA WASKITHA BAHAGIA JL.BLAMBANGAN 19 SBY.

Jln. Menur Pumpungan No.4-A Surabaya Hp. 085645-324037 WA: 081217 692199 38.15/05-5/06

PARANORMAL 38.18/04-17/05

38.21/04-2005

Dicari Pria /Wanita Penjaga Toko, usia max. 28 th, Rapi, Jujur, giat kerja, domisili Sidoarjo dan Sekitarnya Hub: 0822.1759.7423

MOJOKERTO

00.6/054-6/05

LOWONGAN

RUMAH DIJUAL RUMAH DIJUAL Lok. Perum Kedundung Indah Jl.Muria IV/14 Dpn masjid Muria 6x12 hub: 085101303629

38.20/04-19/05

BANYUWANGI RUMAH DIJUAL Jual Cepat Rumah+Tanah 705m2, SHM Tepi Jalan S Parman Banyuwangi. Hub:0813 3163 1616.

SEKAR KRATON membuka lowker 15 orng pria & wnta utk sales dan marketing usia 20-40 thn, penampilan menarik & komunikatif, bkrj scr team, min SMU, pny kend sendiri lbh disukai, beorientasi pd target, gaji 2,5 sampai 5,5 juta. Silahkan hub ibu Evi WA & tlp 081216599330 walk in intrvw bawa cv dan lamaran ke Dukuh Menanggal gg IV no.8A Gayungan Surabaya. 00.12,13,19,20,26,27

AHLI GIGI

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

S6282,NQ/Sugianto,/dsn gebang malang Mojoanyar mjkto S,3711,NQ,/nestya Hanifah/dsn, Donorejo DS, Jasem Ngoro Mojokerto

Hilang STNK Spdmtr Honda th»2008 w.hitam merah nopol L-5406-NO An.Danurochman d/a.Sidotopo Lor 101 Sby.

38.15/05-5/06

Menangani segala problem Percintaan yang membandel, Perjodohan, segala susuk buat anda, buka aura, binsis, penglaris, segala penyakit, menyediakan bedak Ratu Seperti Rembulan.

Hil STNK S,8369,UU/Soleh,/dsn, Pesanggrahan Kutorejo mjkto S3031RQ TEGUH YUWONO BRONGKOL RT2RW12 BANJARAGUNG PURI,

Kehilangan surat petok D no 6343 persil 129 a/n Cholil Jln pogot baru 3/14 hub 031 3716179/ 085708474442.

Perum Griya Karya Sedati Permai RT 29 RW 12 Blok BA No.1 Sedati Gede

S2172RL NUGRAHENI PUSPANDARI BELAHAN RT22RW6 RANDUBANGO MOJOSARI,

38.6/05-7/06

Mengatasi masalah perselingkuhan, Perjodohan, Karier, Percintaan,.... Sukses nasib /masa depan buka aura kecantikan, ruwatan/rituan buang sial dll.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

00.19/03-18/04

KEHILANGAN Hil STNK S,,6598,RZ/Sulastri/ dsn, kucur DS,petak Pacet Mojokerto/

Hilang STNK Mbl Avanza th»2017 w.hitam W-1184-YM An.Supingi d/a.Kasak Rt.03/03 Terungkulon Kec.Krian Kab.Sda.

KAPSUL

Hilang STNK Ymh Mio th.2013 L-5753 TD W.MERAH AN.SUDARMADI, TELUK BONE TENGAH 4 SBY.

38.03/05-03/06

40.07/04--06/05 79.12/05-2/06

MOJOKERTO

Hilang STNK Spdmtr Honda th»2015 w.hitam L-6948-KY An. Srianah d/a. Perum Pondok Tanjung Permai A-14 Kebraon Sby

SPESIALIS KARTU TAROT/ LINTRIK SUPRANATURAL

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

HILANG STNK SPD MTR : S-3270-KQ. Nk.MH1JB9127AK131266. Ns.JB91E2125232. An.JARI D/a: Ds. GEDANGAN RT/RW.02/02 KEC SUKODADI KAB.LAMONGAN

Hilang Buku Kir L.8273.US / JKT.854462 PT.GAJAH MAS JL.SIDOTOPO WETAN MULIA 3/38 SBY.

38.18/04-17/05

085 856 817859 / 081907010485

79.26/04-25/05

KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR : S-3861-JC. Nk.MH1JB52186K171331.Ns.JB52E1170969. An.RUCI D/a :DS.DINOYO RT/RW.12/04. KEC.DEKET KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR : S-5606-MN. Nk.MH1JFU112FK019996.Ns.JFU1E1020213 An.WAWAN BUDIANTO.D/a :Ds. TUNGGUNJAGIR KEC.MANTUP KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR : S-5920-LQ. Nk.MH1JFB11XDK714387.Ns.JFB1E167084 9. AN. MOCHAMAD RUSDIYANTO D/a :Kel .BABAT RT01/04. KEC.BABAT KAB.LMG. HILANG STNK SPD MTR : S-2293-MD. Nk.MH1KC8213HK144236.Ns.KC82E113892 3. An.MOCH ROHMAD. D/a : Ds.SUKOREJO Rt.10./03 KEC.TURI KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR S-5245-JL. Nk.MH34D70027J462536. Ns.4D7462545. An.MARTINAH. Ds.PLOSOGENENG RT/RW .04/02 KEC.TURI KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR : S-5497-LW. Nk.MH31KP003DK545297.Ns.1KP545401. An.ENDANG SUSMIYATI.D/a : Ds.KEDUNG MEGARIH. RT/RW. 13/04. KEC. .KEMBANGBAHU KAB.LAMONGAN

HILANG BPKB ASLI MTR HARLEY DAVIDSON TH.06 L.6317.LL AN.HADYAN SHANI JL.BENGAWAN 21 SBY NK.MJ71 FCW186K626546 NS.FCW6626546

081 9998 11115 / 081 2309 11115 Dengan hanya Rp. 250.000,- Anda mendapatkan Sulusinya

TANAH DIJUAL

LAMONGAN

Hilang BPKB Spdmtr Yamaha th»2013 w.htm L-6827-YN An.Rondang Darmawati Batubara d/a.Wisma Lidah Kulon Blok XH-27 Rt.08/Rw 04 Kel.Bangkingan Kec.Lakarsantri Sby.

Jln. Tenggumung 8 Sidoarjo

5920876 / 085100127996 / 081242974292

J.Rmh Bgs uk : 5x7 KT 2, Kalilom Lor Indah Kecubung 39. 245 Jt Hub:081231380564.

1717904.

BANK * * * * *

HILANG BPKB ASLI MBL ISZ PU TH.93 L.8772.NJ AN.MISLAN JL.JATI PURWO 4B/1 Sby Nk.MHCTLD24CPC000562 Ns.C930410

HILANG BPBK ASLI MTR HND NC12A1CF TH.13 W.6915.VJ. AN. SUJONO JL.GURAMI RT.03. RW.05 BANJARKEMUNING SEDATI. Sda Nk.MH1JFB119DK762625. Sin.JFB1E

40.28/04-28/05

79.11/05-11/06

Hlg Stnk Yamaha Mio, L 4080 GF, an. Suntari Jl. Karah 2 Tembus no 1 Hub : 0811 3636046.

38.20/04-20/05

38.28/04-28/05

RUKO

KEHILANGAN HILANG STNK HONDA VARIO Th.2016 L3229-ZN W.HITAM AN.RANTIMAN DK JELIDRO RT 03 RW 01 SBY.

PEMBERITAHUAN

75

Jalan Mrutu Kalianyar 3 Nomer 2 Surabaya Utara Kecamatan Semampir, Kelurahan Wonokusumo

Diharapkan kepada pembaca IKLAN PAS MEMORANDUM untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi jual-jual beli melalui sarana iklan. Modus penipuan yang terjadi, calon pembeli diharapkan menfranfer senilai barang yang diminati dan barang yang dipesan akan segera dikirim oleh pihak penjual. Memorandum tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi atas pemuatan iklan. Atas perhatian kami menyampaikan terima kasih.

38.15/05-15/06

40.18/03-19/04

COD, Termurah 399 rb & Hasil Terbaik, Bkn Kapsul Racikan, Garansi keluar & tdk Tertipu, Reaksi Cepat & Paling Aman 38.13//05-13/06

S6731RS JULAICHA MOJOSARI RT4RW1 MOJOSARI MOJOSARI

W'CARE 0822.5746.8369 (Paket diterima baru pelunasan) 00.5/04-04/05

Bagi anda yg terlilit hutang berapapun nilainya, Insya Allah kami siap membantu dgn kekuatan Supranatural dg proses cepat, Aman, tdk berisiko. Kami juga menangani masalah, pengasihan, penglarisan, Perselingkuhan, dll. Hub: ABAH SURYA Ds. Randegan Tanggulangin Sidoarjo 38.15/05-15/06

Suami istri, anak pacar perselingkuhan yg minggat/menjauh pasti kembali. Pelarisan masalah, sikep pagar badan dll. Datang segera ini ahlinya

LAYANAN AGEN IKLAN PAS SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

8491289

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

8792004

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

5039948

PANCA AGC

Jl. Jetis Kulon I/32

8289784

ISKADI Agc Jl. Pucangan VII/26

5023819

Jl. Simo Gunung Baru 24

5685065

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

Biro Husni

Jl. Ngagel Dadi III/1

BIRO AL-KHOIR

Jamaludin

081234895724

Jemur Wonosari Lbr 65

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

SARANA LINTAS Jl. Semampir Kelurahan 39 Winda Simogunung Kramat Tmr 33

40.8/05-8/06

0315920722 082143784650

SURABAYA BARAT KENZI

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

7877390

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Jl. Simolawang

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Biro Riri

Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

SIDOARJO

 SURABAYA UTARA

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

SURABAYA SELATAN

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819


HALAMAN 18

JUMAT PON, 18 MEI 2018 KEDATANGAN/KEBERANGKATAN DARI SURABAYA GUBENG KE BANYUWANGI Kereta Api Mutiara Timur (Eksekutif & Bisnis) Stasiun (Station) Sb. Gubeng Sidoarjo Bangil Pasuruan Probolinggo Tanggul Rambipuji

KA 85 Kedatangan Keberangkatan (Arrival) (Departure) 09.23 09.47 10.09 10.55 12.04 12.29

09.00 09.25 09.52 10.11 11.01 12.10 12.31

Stasiun (Station) Jember Kalisat Kalibaru Kalisetail Temuguruh Rogojampi Karangasem Banyuwangi

KA 85 Kedatangan (Arrival) 12.43 13.11 14.00 14.25 14.37 14.50 15.04 15.20

Keberangkatan (Departure) 12.51 13.13 14.03 14.27 14.39 14.52 15.08 -

MOJOKERTO-JOMBANG

Mojokerto, Memorandum Gara-gara tak menemukan akte kelahirannya, Budiarto (40) warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, tega menganiaya istrinya, Risky Ayu Wandini (29).

(MEMORANDUM-ILUSTRASI

Mojokerto, Memorandum Program bedah rumah di Kabupaten Mojokerto senilai Rp 4,1 miliar molor. Akibatnya, sebanyak 274 rumah tidak layak huni gagal di perbaiki. Diduga molornya program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR ini karena lambatnya proses pendataan rumah yang menjadi sasaran program. Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto, Gatot Supriyadi, mengatakan tahapan program saat ini sudah sampai pada verifikasi lapangan. “Sudah 80 persen yang selesai. Sekarang tinggal 20 persen yang masuk tahap pendataan dan verifikasi lapangan,” katanya, Kamis (17/5). Seperti diketahui, Pemkab Mojokerto melalui DPRKP2 mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa program bedah rumah senilai Rp 4,1 miliar. Sasarannya, sebanyak 274 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mereka tersebar di 4 kecamatan, seperti Kecamatan Ngoro (120 unit), Puri (59 unit), Sooko (50 unit) dan Kecamatan Gedek (45 unit). Dalam program ini, setiap unit rumah dianggarkan sebesar Rp 15 juta. (war/udi)

Edarkan Pil Setan, Penjaga Kandang Ayam Diringkus Jombang, Memorandum Yossi Subroto alias Subur (32), asal Dusun / Desa Balongsari, RT 03/RW 1, Kecamatan Megaluh, diringkus polisi, Kamis (17/5) siang, sekitar pukul 13.00. Tersangka mengedarkan pil koplo atau dobel L. Tersangka diringkus di Jalan raya Desa Godong, Kecamatan Gudo. Dari tangan pria yang bekerja sebagai penjaga ayam itu, disita puluhan butir pil setan. Kapolsek Gudo, AKP Yogas mengatakan sebelum meringkus tersangka, petugas terlebih dulu mengamankan salah satu saksi yang kedapatan membawa puluhan butir pil dobel L. Dan saksi tadi, tengah berkumpul dengan sejumlah temannya di Jalan Raya Desa Godong. “Kami mendapat informasi bahwa segerombolan pemuda tengah berkumpul di Jalan Raya Godong. Menindaklanjuti info tadi, kami justru mendapati salah satu saksi kedapatan membawa okerbaya,” jelasnya, Kamis,(17/5). Berbekal keterangan dari saksi tadi, Subur berhasil diringkus petugas. Lokasinya, di kandang ayam yang berada di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak. “Turut pula kita amankan sebagai barang bukti dari tangan tersangka. Berupa 28 butir pil dobel L, yang disembunyikan ke dalam bungkus rokok,” imbuh Kapolsek. Kini, untuk mempertanggung jawabakan perbuatannya. Subur mendekam di balik jeruji besi. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak 1 miliar rupiah,” pungkas Yogas.(wan/udi)

par pipinya hingga dua kali. Setelah itu, terlapor bergegas meninggalkan rumah dan korban begitu saja. Rupanya, emosi berlanjut pada siang harinya sekitar pukul 11.00 . Tanpa basa-basi, terlapor kembali menjambak rambut sang istri sembari menyeretnya untuk mencarikan akta. “Pemicunya masih tetap sama, yakni akta kelahiran,” imbuh Kasubbag Humas. Merasa tidak kuat dijadikan sasaran emosi, korban beserta buah hatinya mendatangi Unit PPA Satreksrim Polres Mojokerto. Ia melaporkan aksi gelap mata Budiarto, yang sempat disaksikan langsung oleh sang buah hati. “Sejauh ini kami masih meminta keterangan kepada sejumlah saksi. Upaya itu dilakukan, untuk menentukan upaya hukum yang bakal diambil,” tandas Ita.(no/udi) Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata memimpin sidak pasar.

Satgas Pangan Sidak Pasar Mojosari

Sikat Laptop Bablas Bui Mojokerto, Memorandum Indra Maulana (48) warga Jalan Gatot Subroto 94, RT 07/ RW 02, Kelurahan Mojongapit, Kecamatan/ Kabupaten Jombang, ringkus aparat kepolisian. Pria kelahiran Tasikma laya,Jawa Barat, ini ketahuan mencuri laptop dan HP di toko milik Albet Lukito Setiawan warga Talunnongko, Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/5). Sebagaimana dilansir bangsaonline.com, peristiwa ini berlangsung pukul 09.00, ketika korban sedang berada di dalam rumah melihat tersangka masuk ke dalam toko dan langsung mengambil laptop merk Acer warna hitam dan HP merk Oppo warna putih yang ditaruh di meja. Barang itu dimasukan pelaku dalam tas ransel yang dibawanya. Usai mencuri, pelaku kemudian mencoba untuk kabur. Melihat akan melarikan diri, korban langsung mengejar tersangka dan menangkap dengan cara memiting. Baru kemudian korban meminta pertolongan warga untuk menghubungi

Polsek Jetis. Kapolsek Jetis AKP. Subiyanto saat dihubungi menjelaskan, setelah pihaknya mendapat laporan tersebut anggota langsung meluncur ke lokasi. “Beruntung tidak ada amuk massa dalam kejadian tersebut, oleh anggota pelaku langsung diamankan ke mapolsek beserta barang bukti. Guna kepentingan penyelidikan, pelaku dan korban bersama seorang saksi langsung kita mintai keterangan,” pungkasnya. (*/udi)

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata bersama anggota Desperindag, Bulog dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar tradisional Mojosari, Rabu (16/5). Ini dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok hingga meminimalisir adanya makanan yang telah kedaluwarsa saat bulan suci Ramadan 1439 H. Dalam sidak kali ini, pihaknya menemukan sejumlah makanan dan minuman (mamin) yang kurang dari dua pekan telah memasuki batas waktu kedaluarsa. Adapun mamin yang akan kedaluarsa tersebut di antaranya susu kemasan kaleng dan snack atau makanan ringan dalam kemasan. Dalam label produk kemasan itu tertulis expired pada dua minggu ke depan. Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, mengatakan anggota Satgas Pangan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mojokerto telah bersinergi bersama dinas terkait untuk menindak tegas pedagang nakal yang tetap nekat menjual barang kebutuhan pokok dalam status mendekati kedaluarsa. “Sebaiknya, bahan kebutuhan pokok yang telah mendekati kedaluarsa ditarik dari pasar sehingga tidak membahayakan konsumen,”

kata Leonardus kepada para pedagang pasar, Rabu (16/5). Dijelaskan olehnya, melalui satgas pangan bakal berupaya untuk melakukan pengawasan. Mulai dari potensi dugaan adanya orang tidak bertanggung jawab. Yang melakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok untuk memainkan harga pasar demi mengambil keuntungan pribadi. Karena itulah, dia memantau seluruh harga bahan kebutuhan pokok yang ada di pasaran. “Kami pastikan kecil potensinya ada penimbunan bahan pokok, karena bisa kami pantau melalui ritme harga di pasaran. Nantinya kami terus-menerus melakukan penindakan potensi adanya kejahatan penimbunan sejumlah bahan pokok,” imbuhnya. Leo menambahkan jelang Ramadan ini rata - rata harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng relatif stabil. Bahkan ada penurunan harga pada komoditi bumbu dapur. Namun, ada kenaikan harga pada ayam Rp 2.000 dari Rp 34.000 kini menjadi Rp 36.000. Paling signifikan kenaikan harga pada telur dari Rp 18.000 melonjak naik secara kontinyu menjadi sekitar Rp 25.500. Gandum naik Rp 7.000, harganya Rp 19.000 per kg. “Selama Ramadan hingga Lebaran bersama desperindag, bulog dan dinas kesehatan untuk mengawasi harga bahan pokok,” pungkasnya Leo. (no/udi)

SMK Al Zoemar Dilarang Buka Pendaftaran Siswa Jombang, Memorandum Polemik SMK Kelautan dan Perikanan Al Zoemar yang masih belum mendapat izin Dinas Pendidikan Provinsi Jatim kembali direspons DPRD. Hal itu menyusul beredarnya pengumuman SMK Al Zoemar membuka pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2018-2019. Kemarin siang, sejumlah anggota Komisi D DPRD Jombang mendatangi tempat pendaftaran di Jalan Madura

No. 49 Kelurahan Jombatan. Mereka mendatangi rumah yang dijadikan lokasi pendaftaran SMK Al Zoemar. Di lokasi, anggota Komisi D sempat berdialog dengan Kepala SMK Al Zoemar Yuniati. Namun Yuniati, sempat mengelak membuka pendaftaran siswa baru. “Belum ada pendaftar. Apabila ada pendaftar saya akan sarankan ke cabang dinas pendidikan terlebih dahulu,” ujar Yunanti.  Ia juga mengatakan, penyebaran brosur itu merupakan bentuk sosialisasi yang dibuat sebelum hearing dengan DPRD Jombang beberapa waktu lalu. “Brosur itu kami buat sebelum hearing dan sudah tidak ada,” katanya. Saat disinggung terkait izin, Yuniati  menjawab sudah mengajukan izin ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. “Kan ini sekolahan, jadi izinnya harus dengan step by step. Kami sudah limpahkan ke dinas pendidikan provinsi,” bebernya. Saat ditanya gedung sekolah berada dimana, Yuniati tidak bisa menjawab dengan jelas.  “Sekarang kan musim liburan, saat ini kami masih menego tanah untuk pembangunan gedung sekolah,” imbuhnya. Sementara itu, Mustofa anggota DPRD Jombang mengungkapkan, penemuan dari

(MEMORANDUM-SUPARNO

Proyek Bedah Rumah Molor

Karena mau menjadi sansak hidup, wanita asal Dusun Tangunan, Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, ini melaporkan suaminya ke polisi. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, mengatakan kejadian tersebut bermula pada Sabtu (12/5) pagi sekira pukul 07.00. Terlapor menanyakan soal akta kelahiran dirinya kepada korban. Bukan tanpa sebab, Budiarto menganggap bahwa akta tersebut dihilangkan oleh korban. Karena merasa tidak tahu menahu tentang akta suaminya, korbanpun mengelaknya. “Terlapor menanyakan akta kelahiran kepada korban, saat dijelaskan justru terjadi keributan,” ungkapnya, Kamis (17/5). Mendapat penjelasan yang kurang pas, terlapor menjambak rambut sang istri dan menam-

(MEMORANDUM-SUPARNO

Rumah tak layak huni.

(MEMORANDUM-ILUSTRASI

(MEMORANDUM-ILUSTRASI

Gara-gara Akta Kelahiran, Suami Tega Aniaya Istri

Anggota Komisi D berbincang dengan Kepala SMK Alzoemar Yuniati.

kunjungan lapangan, bahwa benar SMK Al Zoemar membagi brosur pendaftaran penerimaan siswa baru tahun ajaran 20182019. “Waktu hearing Februari lalu, kami semua sepakat mulai dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Jombang, Ketua Yayasan Al Zoemar, untuk tidak menerima siswa baru,” ujarnya usai sidak. Politisi dari  PKS ini mengungkapkan, pihak SMK Al Zoemar harus menghentikan pendaftaran siswa baru ajaran tahun ini. Bagi para calon siswa atau calon wali murid jangan sampai sekolah di sekolah yang

masih belum mempunyai izin. ”Jangan sampai ada korban lagi nantinya,” katanya. Pihaknya juga mendesak Cabang Disdik Pemprov Jatim di Jombang segera melakukan tindakan atau pemanggilan sekolah tersebut. Sehingga dapat memastikan tidak ada kegiatan penerimaan siswa baru di SMK Al Zoemar. ”Harus ada tindakan juga dari dinas pendidikan provinsi,” tegasnya. M. Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi D DPRD Jombang mengatakan, kejadian ini sangat keterlaluan. Dia menandaskan, pihak SMK Al Zoemar

tidak mengindahkan hasil kesepakatan pada hearing dengan DPRD. Terbukti tetap membuka pendaftaran siswa baru. ”Ini sudah saatnya dinas pendidikan provinsi dan kepolisian bertindak tegas supaya tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan,” ungkapnya. Ditambahkan politisi Partai Demokrat ini, DPRD Jombang hanya bisa mendesak dan menyarankan. Dalam hal ini yang bisa melakukan tindakan dari dinas pendidikan provinsi maupun ke kepolisian. ”Kami berharap permasalahan ini segera diselesaikan,” pungkas Syarif.(as/fdy/udi)


JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 19

TELEPON PENTING

TELEPON PENTING

CCTV Tuban

(0356) 325651

IRD RSUD Dr R Koesma

321010

PMI

321089

RS Medika Mulya

322744

Pemadam Kebakaran

321113/321016

Telkom

108

UGD RS NU

328299

Polres Tuban

321290

UGD RS Muhammadiyah

321334

Kodim 0811/Tuban

321200

LAMONGAN -TUBAN-BOJONEGORO

Polres Nganjuk

Polres Madiun

Polres Madiun Kota

Jl. Gatot Subroto No.116, Ringinanom, Nganjuk, Jawa Timur

Jl. Soekarno-Hatta No.66 Madiun Jawa Timur 63471.

Jl. Sumatera Kec. Madiun Kota Madiun, Jawa Timur 63112.

Telepon: (0358) 321660

Telepon: (0351) 454773.

Telepon: (0351) 454767.

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). BOJONEGORO: Reinno Pareno. TUBAN : Imron. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Bojonegoro, Memorandum Mengantisipasi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro merencanakan perluasan lahan. Sebab, TPA yang lokasinya di timur Kecamatan Bojonegoro Kota itu hanya mampu menampung pembuangan sampah hanya satu hektare atau zona aktif dari total seluas 4,9 hektare. Untuk yang 3,9 hektare (zona pasif) telah tertimbun sampah sejak puluhan tahun. “Perluasan lahan memang dibutuhkan dengan cara menggunakan lahan yang 3,9 hektare. Karena kondisi lahan TPA sekarang yang satu hektare itu jika tak diperluas, tak dapat lagi menampung volume sampah buangan warga,”kata Kepala Bidang Persampahan DLH Bojonegoro, Sholeh Fatoni, Kamis (17/5). Menurut dia, apabila tak diperluas atau ditambah, maka beberapa tahun mendatang tak mampu menampung jumlah volume sampah yang setiap hari mencapai 265 meter kubik. Selain itu, ditudingnya kebiasaan warga yang membuang sampah dengan tidak memilah jenis sampahnya. Sehingga di TPA Banjarsari, sampah buangan warga menumpuk dan tidak dapat diurai. “Kami perkirakan tidak sampai akhir tahun. Kemungkinan dua sampai tiga bulan lagi sudah penuh. Karena dari luas yang ada, zona aktif atau zona yang dipakai untuk menimbun sampah saat ini tingga satu hektare.” terangnya. Selain perluasan penampungan, salah satu yang dapat dilakukan permanenan di zona pasif. Zona itu sudah tertimbun sampah lebih dari 10 tahun.“Namun, untuk melakukan pemanenan ini, kita menunggu tibanya musim kemarau. Karena jika masih hujan, pemanenan sulit dilakukan,” jelasnya. Kondisi TPA Banjarsari tergolong memprihatinkan dengan daya tampung yang tinggal beberapa bulan. DLH menjadwalkan pemanenan zona pasif Agustus 2018 mendatang atau telah memasuki musim kemarau. Hal ini karena pemanenan harus dilakukan saat kondisi sampah kering sehingga mudah dipilah.(ren/har/be)

Kesulitan Air, Tanaman Padi Terancam Puso Bojonegoro, Memorandum Kesulitan air untuk lahan padi masih dirasakan sebagian warga Bojonegoro. Puluhan hektare lahan padi di Kecamatan Balen, terutama di Desa Kedungbondo, Desa Lengkong dan Sarirejo, mengalami krisis air. ”Rata rata tanaman padinya berusia sebulan, dari kurangnya air dipastikan terancam puso,” kata Harianto (46) warga Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen. Diperkirakan jumlah lahan padi yang mengalami krisis air itu masih akan bertambah. Kondisi yang sama di lahan padi tadah hujan di sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu. Termasuk langganan krisis air di kawasan yang berbatasan dengan hamparan hutan gundul. Sebab sumber air di kawasan itu mengering.Sehingga sumber air untuk irigasi lahan pertanian, tidak lagi dapat mengeluarkan air. Seperti yang disampaikan Wakijan (66), warga di Kecamatan Ngambon. Dia mengatakan, sejumlah lahan padi telah menjadi langganan musibah kekeringan setiap tahunnya dalam musim kemarau. “Yaitu Desa Nglampin, Sengon, Karangmangu, Bondol. Untuk kekeringan prioritas terjadi di Desa Nglampin dan Karangmangu,“ katanya. Dilaporkan juga, puluhan warga di Desa Sumberharjo Kecamatan Sumberjo, mengalami kerugian. Akibat tanaman padinya mengalami puso atau gagal panen karena kekurangan air. Hal ini dikatakan Edi (50) petani di sana. Menurutnya, dari data yang ada, kerugian itu dialami oleh para petani di sejumlah persawahan yang sudah ditanami padi beberapa waktu lalu dan sudah berbuah. Namun setelah berbuah, padi mengalami kekurangan air sehingga rusak. Imam Musolin, dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Bojonegoro, membenarkan adanya kesulitan air untuk lahan padi di berbagai kecamatan.”Termasuk di Desa Kalicilik, Kecamatan Sukosewu, lahan padinya sudah mulai kesulitan air dan petani berebut mengambil air dari sungai dengan cara memompa,” katanya. (ren/har/be)

Penyandang Disabilitas Kecam Aksi Teror Tuban, Memorandum Gelombang kecaman terhadap aksi pelaku teror di Surabaya, Minggu (14/5) lalu, terus disuarakan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Tuban. Sejumlah warga penyandang disabilitas ikut mengutuk aksi kebiadaban teroris yang menebar teror di sejumlah daerah di Jatim. Sehingga membuat sebagian masyarakat resah. Dalam aksi yang digelar di Bundaran Patung Leda Sucipto, Kamis (17/5), itu puluhan penyandang disabilitas men-

gajak masyarakat Tuban agar melawan aksi teror yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan warga yang tak berdosa. Selain itu masyarakat juga diminta untuk tidak takut atas ancaman teror yang saat ini gencar dilakukan oleh teroris yang berniat untuk memecah

belah persatuan bangsa, di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. Serta mendesak pemerintah agar mengabil langkah tepat dalam menangkal faham radikalisme. Langkah ini wajib ditempuh oleh pemerintah atau negara untuk menjamin setiap warga negara hidup aman dan berdampingan satu sama lain. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebar luaskan foto dan video kekerasan teror, karena

ini justru dijadikan senjata bagi mereka untuk menakut-nakuti kita,” Ujar Ketua Disabilitas Tuban, Fira Fitria. Menurut dia, aksi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap kepolisian untuk mengusut tuntas gerakan yang memicu terjadinya teror dan menangkap warga yang diduga menjadi jaringan pelaku. Serta menghukum berat setiap kejahatan teror yang dilakukan. Aksi damai yang dilakukan belasan penyandang disabilitas

itu berjalan dengan tertib dan lancar serta, tidak mengakibatkan pengguna jalan di wilayah sekitar Bundaran Patung mengalami kemacetan. Aksi itu juga dijaga oleh petugas kepolisian dari Polres Tuban. Dalam aksinya itu, penyandang disabilitas juga membawa poster berukuran kurang lebih 2 meter yang bertulisan kecaman kepada aksi brutal teror dan tuntutan kepada pemerintah daerah maupun pusat. (ron/har/be)

Pilkada Bojonegoro

Pasangan Mahfudhoh Suyoto-Kuswiyanto Berpeluang Menang

Jalan Kombes Pol M Duryat ditutup sementara.

Cegah Teror, Akses Jalan Utama ke Polres Lamongan Ditutup Lamongan, Memorandum Pasca meledaknya bom di Mapolrestabes Surabaya dan terbaru aksi kerusuhan di Mapolda Riau, situasi keamanan di Polres Lamongan lebih diperketat. Selain menambah jumlah personel jaga, Jalan Kombes Pol M Duryat yang merupakan akes utama menuju Polres Lamongan ditutup sementara untuk umum. Hal ini agar ketika terjadi penyerangan, pelaku teror tidak sampai masuk di halaman Polres Lamongan. Kaur Subbag Humas Polres Lamongan Ipda Parno mengatakan, hingga kini situasi keamanan masih diperketat.

Apalagi dari Polri sendiri mengumumkan status keamanan masih dalam siaga satu. “Iya benar, situasi masih belum kondusif. Karena itu, polisi sebagai keamanan harus waspada,” ungkapnya, Kamis (17/5). Terkait penutupan jalan, dia menyebutkan, guna membatasi aksi teror kalau suwaktu-waktu ada penyerangan. Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi Kabupaten Lamongan masih terpantau aman. “Situasi aman. Jalan itu sifatnya hanya ditutup sementara warga sekitar masih bisa melintasi,”jelasnya. Ipda Parno menyebutkan,

meski dalam situasi siaga satu, dipastikan pelayanan publik di Polres Lamongan masih terbuka lebar. Masyarakat masih bisa mengadukan perkara atau hendak pengurusan dokumen pribadi. “Berjalan seperti biasanya, semoga tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya Warga Kecamatan Turi Khusnul Jamil (24) mengaku tidak takut, meski ada ancaman di beberapa daerah terkait aksi teror yang menyasar markas polisi. Dia percaya polisi bisa mengatasi situasi keamanan. “Kemai percaya, aksi teror bisa dilumpuhkan,” katanya usai mengurusi dokumen di Polres Lamongan. (aam/har/be)

Bojonegoro, Memorandum Empat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, bakal bersaing ketat memenangi Pilkada Bojonegoro. Meski mantan Bupati Suyoto tidak ikut, namun istrinya, Mahfudhoh Suyoto, ikut dalam suksesi lima tahunan tersebut. Bahkan Mahfudhoh Suyoto yang berpasangan dengan Kuswiyanto diprediksi lebih unggul meraih suara dari 1.026.229 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di hari penyoblosan 27 Juni 2018 mendatang. Keunggulan itu dipicu dari jerih payah pasangan Mahfudhoh Suyoto-Kuswiyanto, selama tahapan pilkada. Paslon nomor urut dua itu terfasilitasi oleh kekuatan organisasi dan birokrasi, serta diusung tiga partai politik, yakni PAN, Nasdem, dan Hanura. Keunggulan paslon yang didukung penuh mantan bupati dua periode Suyoto itu berdasarkan prediksi tokoh masyarakat yang mengamati perkembangan keempat paslon dalam mengikuti tahapan pilkada. Prediksi itu bukan bermaksud mengecilkanpaslonlainnya,malah disebutkan paslon nomor urut satu Suhadi Muyono (mantan Sekda Bojonegoro) dan Mitroatin (man-

tan Ketua DPRD Bojonegoro) yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat akan mengejar paslon nomor urut dua tersebut. Untuk dua paslon lainnya, Anna Muawanah-Budi Irawanto yang diusung PKB dan PDIP. Kemudian Basuki -Pudji Dewanto, diusung PPP dan Partai Gerindra. Kedua paslon itu harus lari kencang untuk menyaingi paslon istri mantan bupati. “Saya melihat, sebagai pemenang adalah calon yang baik ketokohannya. Karena masyarakat di Bojonegoro masih terbukti percaya dengan ketokohan dan bukan partai politik,” kata Herry Pelupessy, mantan anggota DPRD Bojonegoro. Pemilih akan mengerucut pada duel paslon MahfudhohKuswiyanto dengan Suhadi Mulyono-Mitroatin. Kedua paslon ini sebenarnya dalam lima tahun sebelumnya adalah satu jajaran dalam Pemkab Bojonegoro.”Belum lagi keduanya didukung beberapa organisasi kemasyarakatan. Saya melihat sama-sama memiliki kekuatan dari partai pengusung. Selain itu, sama sama mempunyai strategi sebagai kekuatan individu. Boleh jadi kedua kandidat ini juga sudah paham kelemahan lawan masing masing, “ kata Sukardi, tokoh masyarakat Temayang.(ren/har/be)

AnƟsipasi Kecelakaan Lalin

Polres Tuban Pasang 25 Papan Peringatan Tuban, Memorandum Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalur pantai utara (Pantura). Satuan Polisi Lalulintas (Sat Lantas) Polres Tuban langsung bergerak cepat dengan memasang papan peringatan. Kecelakaan yang merengut tiga korban jiwa meninggal di tempat dan satunya lagi meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kosema, serta belasan korban luka, beberapa waktu lalu, tentu tidak ingin kejadian serupa terulang di Tuban. Untuk itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono beserta Kasat Lantas Polres Tuban AKP Eko Iskandar mengantisipasinya dengan memasang 25 papan peringatan di sepanjang jalan dari Kecamatan Widang hingga batas wilayah Jatim dengan Jateng.

“Baru saja kecelakaan yang mengakibatkan empat orang tewas itu di sini (Kecamatan Jenu) kita jadikan kewaspadaan ke depannya. Agar tidak terjadi lagi,” tegas polisi berpangkat melati dua dipundaknya itu. Menurut AKBP Nanang Haryono, kecelakaan sebenarnya bisa dihindari asal pengendara tidak mengendarai kendaraan dengan ugal-ugalan atau ngebut saat berkendara di jalan raya. Selain itu, jika pengendara mobil atau motor merasa mengantuk saat di jalan raya, maka sebaiknya menepi ke pinggir untuk istirahat sebentar.Setelah dirasa cukup enak, walaupun hanya tidur sesaat atau istrihat, jika masih mampu melanjutkan perjalanan maka dipersilakan untuk berjalan. Dari total jumlah kecelakaan

FOTO: MEMORANDUM/IMRON

Nyaris Penuh, TPA Banjarsari Butuh Perluasan

Sejumlah penyandang disabilitas menggelar aksi damai.

FOTO: MEMORANDUM/AAM

Tuban, Memorandum Ada pemandangan berbeda di bulan Ramadan kali ini. Di mana seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemkab Tuban terlihat banyak pegawai yang terlambat dan cepat kalau mereka pulang. Kalau sebelum puasa jam dinas para abdi negara itu masuk kantor sekitar pukul 07.00 dan pulang pada pukul 16.00. Namun kali ini jam kerja mereka berkurang mulai dari pukul 08.00 dan pulang pada pukul 13.00. Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Tuban, Rohman Ubaid, perubahan jam kerja ini mengacu pada surat edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban No. 800/3041/414.202/2018 tentang Penetapan Hari Kerja Selama Bulan Puasa Ramadan. Perubahan itu dilakukan untuk mendukung terwujudnya peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah selama menjalankan puasa selama bulan Ramadan 1439 H. Meski mengalami pengurangan jam kerja, namun hal itu diyakini tidak akan menghambat kinerja pemerintah. Sedangkan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tuban yang memiliki jam kerja lima hari, selama hari Senin-Kamis masuk pukul 08.00 dan pulang kerja pukul 15.00, dengan jam istirahatnya pada pukul 12.00 sampai dengan pukul 12.30. Dijelaskan mantan Camat Kerek ini, untuk instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, untuk hari Senin sampai Kamis, serta Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00. Dengan waktu istirahat pukul 12.0012.30. Sementara pada Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.30, dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30. (ron/har/be)

FOTO: MEMORANDUM/IMRON

Jam Kantor Berkurang, Kinerja ASN Tetap Maksimal

Kapolres AKBP Nanang Haryono memantau pemasangan papan peringatan.

yang terjadi sepanjang Januari hingga April 2018 ini ada 405 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut sekitar puluhan nyawa meninggal dan puluhan lain-

nya menderita luka, baik berat ataupun ringan. Ada dua titik atau daerah, lanjut AKBP Nanang Haryono, yang menjadi langganan ke-

celakaan, yakni di sepanjang jalan Jenu Bancar dan Kecamatan Widang. Daerah tersebut banyak terjadi kecelakaan karena jalan di sepanjang itu lurus dan tidak berbelok. Sehingga pengendara memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. “Makanya kemarin dari pihak Sukun akan memasang dua pos. Kita minta Tuban harus diberi dua karena daerah ini banyak sekali terjadi kecelakaan, ketimbang Lamongan,” imbuh pria kelahiran Kabupaten Bojonegoro ini. Lebih lanjut,dia menjelaskan, kegiatan pemasangan ini juga sebagai antisapi arus mudik Lebaran di jalur pantura. Rencananya dalam arus mudik nanti Kapolres Tuban sudah membuat skema tersendiri untuk mengantisipasi kemacetan, bahkan mencegah terjadinya laka. (ron/har/be)


GRESIK-PANTURA JUMAT PON, 18 MEI 2018

HALAMAN 20

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Koinul Mistono, Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959495- 085.311.868.686

Black Panther Polres Gresik Siap Tindak Kejahatan Gresik, Memorandum Polres Gresik kembali membentuk tim penangkal kejahatan, kemarin. Tim ini bernama “Black Panther” yang merupakan gabungan dari Sat Reskrim dan Sabhara. Mereka bertugas di lokasi yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas. Black Panther ini berjumlah 45 orang dengan 14 diantaranya polwan. Tugasnya menindak kejahatan dan bersiaga di tempat yang telah dipetakan. Mulai dari kampung, perumahan, lokasi keramaian

dan jalanan. Prioritas utama adalah keamanan masyarakat. Tim berkostum hitam dilengkapi dengan kendaraan taktis. Yakni 20 motor trail dan satu unit mobil. Mereka juga dibekali senjata laras panjang. “Untuk mengatasi pelaku kejahatan,” kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, kemarin. Wahyu menyatakan, pasukan khusus ini akan bekerjasama dengan TNI dan Sat Pol PP dalam melaksanakan tugas di lapangan. Mereka juga akan diterjunkan saat pemilihan kepala daerah

(Pilkada) mendatang. “Tim ini nanti melakukan operasi di wilayah perbatasan. Mengingat Gresik sangat dekat dengan Surabaya yang baru saja menjadi sasaran teror,” imbuh mantan Kapolres Bojonegoro tersebut. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menambahkan, tim Black Panther ini berada dibawa instruksi kapolres. Mereka bergerak sesuai dengan perintah pimpinan. “Pergerakannya sesuai arahan kapolres,” ujar Andaru. (an/har/yok)

Tim Black Panther patroli keliling wilayah Gresik. FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Aniaya Istri

Gresik, Memorandum Sidang perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Robiul Huda (49), warga Marabahan, Gresik Kota Baru (GKB) kembali digelar. Oknum Sat Pol PP Pemprov Jatim itu dituntut tiga bulan penjara oleh jaksa.

Muhammad (dua kanan) berjabat tangan dengan Plt Dirut PDAM Gresik Siswadi Aprilianto.

Jaksa Budi Prakoso menganggap Robiul Huda melanggar pasal 44 ayat (4) Jo pasal 44 ayat (1) UU no 23 tahun 2004 tentang KDRT. Dia melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya sendiri Wiwiek Widayati. “Meminta majelis hakim menjatuhi hukuman tiga bu-

Air PDAM 200 Liter per Detik Belum Terjual

didasari adanya dugaan orang ketiga. Wiwiek curiga Huda mempunyai wanita lain. Bahkan, ibu tiga anak itu sempat mengikuti Huda saat berangkat dinas ke Surabaya. Wiwiek membuntuti dengan naik ojek online. Namun, dia kehilangan jejak. Pertengkaran terjadi ketika Wiwiek berusaha melihat handphone Huda. Namun, Huda menolak. Cekcok pun terjadi hingga ke halaman rumah. Tindakan KDRT sudah kali ke empat dilakukan Huda. (an/har/yok)

Robiul Huda menjalani sidang.

Sopir Ngantuk, Mobilio Hantam Truk Parkir Gresik, Memorandum Diduga sopir mengantuk, Honda Mobilio menabrak truk parkir di Jalan Raya Desa Leran, Manyar, Gresik, Kamis (17/5) dini hari. Diketahui bodi depan mobil rusak, hanya saja tidak ada korban jiwa. Untuk penumpangnya hanya alami luka ringan. Informasi yang dihimpun, Honda Mobilio nopol L 1931 LQ yang dikemudikan Arpaki

(34), warga Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Bangkalan, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Selain sopir, mobil tersebut berpenumpang lima orang. Diantaranya, Muliyeh (28), Sahril (29), Mukhlis (22), Adam (30), asal Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Bangkalan, dan Deli (44), asal Kelurahan/Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Gresik, Memorandum Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik Muhammad telah pensiun. Untuk sementara, posisi pucuk pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut ditempati oleh Siswadi Aprilianto. Pemkab Gresik memberikan mandat kepada asisten II bidang perekonomian dan pembangunan itu sebagai pelaksana tugas (plt) Dirut PDAM. Surat Keputusan (SK) pengangkatan sudah ditandatangani. Proses serah terima jabatan berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Kamis (17/5). Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto beserta Mohammad Qosim, didampingi Sekda Djoko Sulistio Hadi nampak hadir. Termasuk jajaran dewan pengawas serta sejumlah direksi PDAM Giri Tirta. Sambari berharap, dalam kepimpinan baru tersebut bisa meningkatkan kinerja PDAM Kabupaten Gresik. Banyak program atau terobosan yang semakin baik. “Sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang memiliki peran penting dan strategis, sehingga dalam pengelolaannya perlu adanya inovasi dan kreativitas yang mumpuni,” kata Bupati, saat memberikan arahan, kemarin. Keinginan masyarakat adalah pelayanan terbaik. Artinya, PDAM harus mampu melaksanakan dan membukti dengan kerja nyata sesuai standar operasional prosedur (SOP). “Yang penting aspek sosial dan upaya peningkatan profit oriented harus seimbang. Di samping itu, progres selama kepemimpinan Muhammad yang baik juga harus diterapkan dan dilanjutkan,” tambahnya. Sesuai data PDAM, jumlah pelanggan dari total penduduk atau keluarga di Kabupaten Gresik mencapai 39 persen. Ke depan harus bisa semakin lebih baik. Ada peningkatan jumlah pelanggan yang terlayani PDAM. “Jadi masih ada kapasitas air sekitar 200 liter perdetik dan kapasitas itu harus segera didistribusikan. Harus bisa dijual,” menurut mantan (eks) Dirut PDAM Gresik Muhammad. Kesiapan instalasi atau infrastruktur sudah ada. Tugasnya sekarang hanya perlu mencari pelanggan baru, sehingga air bisa termanfaatkan. “Sisa kapasitas air (200 liter perdetik, red) bisa ke sekitaran kota atau ke desa-desa. Yang jelas dari total pelanggan 39 persen, sekitar 40 persen sampai 45 persen ada di wilayah kota meliputi Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas. Sedangkan sisanya ada di pedesaan,” paparnya. Secara terpisah, Siswadi Aprilianto mengatakan, pihaknya tidak akan gegabah. Sebelum mengambil keputusan akan dipelajari terlebih dulu. Misalnya berkaitan dengan target penambahan jumlah pelanggan. “Termasuk itu, peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan adanya beberapa pengaduan. Nanti akan ditindaklanjuti dengan upaya maksimal,” pungkasnya. (koi/har/yok)

lan penjara. Dan meminta terdakwa ditahan,” kata jaksa Budi membacakan tuntutan. Majelis hakim yang diketuai Eddy memberi kesempatan terhadap terdakwa untuk memberikan pendapat. “Mau mengajukan pledoi sekarang, besok atau maksimal tujuh

hari,” ujar Eddy menawarkan. Terdakwa pun meminta waktu selama tujuh hari untuk membuat nota pembelaan (pledoi). Dia akan menyampaikan sendiri pada sidang yang akan datang. “Minta waktu tujuh hari yang mulia,” timpal Robiul Huda. Diketahui, Robiul Huda diseret ke kursi pesakitan karena dilaporkan istrinya sendiri, Wiwiek Widayati. Perempuan yang bekerja sebagai notaris itu menuduh Huda melakukan KDRT. Tindakan kekerasan itu

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

FOTO: MEMORANVDUM/KOINUL MISTONO

Oknum Sat Pol PP Pemprov Dituntut 3 Bulan

Kondisi mobil sebelum dievakuasi petugas.

Sampai di tempat kejadian perkara ( TKP) diduga sopir ngantuk. Mobil hilang kendali dan oleng ke kiri. Sopir tidak bisa mengendalikan kemudi lantas menabrak truk nopol N 8430 YE yang tengah parkir di bahu jalan. Truk tersebut dikemudikan Hendrik Satrio Dirjo (38), warga Desa Ranuwurung RT 27/ RW 4, Kecamatan Randuagung, Lumajang. “Para korban

mengalami luka ringan di bagian kepala akibat benturan,” ujar Kanit Laka Sat Lantas Polres Gresik Ipda Yossy. Kecelakaan tersebut membuat warga sekitar lokasi kaget. Pasalnya, mobil berwarna putih itu sempat mengeluarkan asap tebal. Sejumlah barang di dalam mobil terpaksa dikeluarkan. “Mobilnya mengeluarkan asap, jadi ba-

rangnya dikeluarkan semua. Takut meledak,” ujar Takim (39), salah satu warga Leran saat berada di sekitar lokasi. Kondisi mobil mengalami kerusakan di bagian depan. Mobil sudah dievakuasi ke kantor Sat lantas sebagai barang bukti. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. “Masih pemeriksaan saksi,” timpal Yossy. (an/har/yok)

Memorandum Edisi 18 Mei 2018  
Memorandum Edisi 18 Mei 2018  
Advertisement