Page 1

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Ditinggal Salat Jumat, Rumah Terbakar Surabaya, Memorandum Rumah milik Taufik (70), di Jalan Benowo Tegal IV/9, terbakar pada Jumat (12/7). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, disebabkan rumah kondisi kosong ditinggal salat Jumat.  Bersambung ke halaman 7 

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Porprov Ajang Unjuk Pemimpin Daerah

Saat kejadian rumah kondisinya kosong karena ditinggal salat Jumat oleh pemiliknya. Diduga sementara kebakaran karena korsleting listrik.

H

ari ini, Sabtu (13/7), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VI/2019 ditutup. Perlahan tapi pasti, kobaran api kalderon sebagai penanda berlangsungnya multievent itu akan meredup dan akhirnya mati.  Bersambung ke halaman 7 

IPTU FERRY HUTAGALUNG Kanitreskrim Polsek Pakal Dengan alat seadanya, warga sekitar berusaha memadamkan api yang membakar rumah Taufik.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

BAPAK BACOK ANAK KANDUNG

Mabuk, Korban Paksa Minta Uang GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Pasuruan, Memorandum Tak mampu menguasai emosi, seorang bapak membacok anak kandungnya hingga terluka parah di kepala.  Bersambung ke halaman 7 

“ AKP SUPRIYADI Kapolsek Sukorejo

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Setelah membacok anaknya, terlapor kabur dan belum diketahui keberadaannya. Anggota masih memburunya.

KRONOLOGI KEJADIAN Semula Toni mendatangi Danu di toko. Sang anak dengan kondisi mabuk meminta sejumlah uang ke bapaknya.

Tidak mau ribut, Danu lalu memberi apa yang diminta Toni. Merasa kurang, Toni memaksa Danu memberi tambahan uang lagi.

Toni Irwanto dalam perawatan di RS Sahabat, Desa Suwayuwo.

Bapak-anak ini sempat cek-cok. Danu kemudian mengambil sabit dan membacok Toni, hingga mengenai kepala dan jarinya.

KEMATIAN CAK JONER, DEDENGKOT BONEK, DI RUTAN MEDAENG

HATI Aurel Hermansyah begitu bahagia. Gadis yang genap berusia 21 tahun itu mendapat kejutan dari Anang dan Ashanty. Meski lewat sehari pas di ulang tahunnya pada 10 Juli, Aurel mendapat kado sebuah Mercedes Benz dari orang tuanya.  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Kematian Jhonerly Simanjuntak alias Cak Joner, pentolan bonek cukup mengejutkan keluarga dan para bonek mania pada Kamis (11/7) malam. Kepergian pria keturunan Batak ini diduga akibat serangan jantung setelah makan malam ayam geprek dan meminum es di Rutan Medaeng  Bersambung ke halaman 7 

Pengurus YKP Akui Jual Aset Rp 4 Triliun

RESELLY SIAHAAN Ibu kandung Joner

Cak Joner

Harus Libatkan Dokter Forensik

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Penyidikan kasus Yayasan Kas Pembangunan (YKP) sedikit demi sedikit terkuak. Ini setelah penyidik pidana khusus (pidsus) Kejati Jatim memeriksa Catur Hadi Nurcahyo, seorang pengurus YKP yang menjelaskan aset yang terjual senilai Rp 4 triliun. Hal ini dibenarkan Aspidsus Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi. Menurut dia untuk saksi Catur ini  Bersambung ke halaman 7 

Saya serahkan semuanya kepada Tuhan. Siapapun dia yang mengguna-guna anakku, Joner, mohon ditunjukkan kuasamu Tuhan.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Bahagia

Tak Suka Makanan Pedas, Keluarga Masih Bimbang FOTO: ISTIMEWA

Aurel Hermansyah

Jenazah Cak Joner disemayamkan di Adi Jasa.

I Wayan Titib Sulaksana

KEMATIAN Jhonerly Simanjuntak alias Joner yang diduga serangan jantung usai makan ayam geprek di Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, ditanggapi I Wayan Titib Sulaksana, pakar hukum. Menurut Wayan Titib, untuk mengetahui penyebab kematian pentolan bonek ini harus dimintakan visum ke dokter forensik. “Penyebabnya serangan jantung apa tidak yang tahu hanya dokter forensik. Bukan yang lainnya,” jelas Wayan.  Bersambung ke halaman 7 

Haji Mat Sadeh diapit petugas Polsek Mulyorejo

Penadah Laptop Curian Diciduk Surabaya, Memorandum Haji Mat Sadeh (45), bakal tidak bisa lagi berdagang. Berdalih mencari keuntungan, pria asal Jalan Tenggumung Wetan Jeruk itu ternyata membeli barang hasil curian berupa laptop.  Bersambung ke halaman 7 

KALA SUAMI TERJERAT CLBK ΈCINTA LAMA BERSEMI KEMBALIΉ Έ3Ή

Sodorkan Adik demi Menjalin Hubungan di Belakang Layar + Meng, mulai Agustus BNNP wajibkan tes urine bagi calon pengantin baru. - Semoga saja tidak positif hamil.

Si Mameng (Siap dites)

Sejak mertuanya mendengar vonis mandul terhadap Nana, mereka tidak pernah menyambut kedatangannya saat sowan ke Solo. Mereka juga tidak lagi ujag-ujug muncul di rumah Nana di Surabaya, sebagaimana sebelumsebelumnya. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Memorandum yang mengajak Nana minum segelas es teh di samping gedung pengadilan disambutnya tanpa kata. Dia hanya mengiyakan isyarat tangan Memorandum. Di sini Nana ternyata mengungkapkan fakta baru yang benar-benar tak disangka. “Mira,

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392

adik perempuan Liana, suatu saat mampir ke rumah di Solo sepulang dari Jogjakarta. Mira itu teman sekolah dan kuliah Mas Kozin. Inilah awal masalah saya,” tutur Nana. Sejak kunjungan itu ibu mertuanya sering menanyakan keberadaan Liana ke Kozin, kirim salam kepadanya, bahkan menitipkan oleh-oleh. Hingga suatu hari,  Bersambung ke halaman 7 


SABTU WAGE, 13 JULI 2019

HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 2

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Nakhoda KM Arim Jaya Jadi Tersangka Surabaya, Memorandum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim akhirnya angkat bicara terkait penetapan satu tersangka kasus karamnya KM Arim Jaya yang mengakibatkan 20 penumpang tewas. Dikatakan Aspidum Kejati Jatim Asep Maryono, penetapan satu tersangka itu atas nama Arim, yang tidak lain nakhoda sekaligus pemilik KM Arim Jaya. “Sudah ada tersangka namanya Arim juga,” ujar Asep, Jumat (12/7). Asep Maryono Lanjut Asep, pihaknya hingga saat ini masih mendalami berkas atas kejadian di Perairan Sapudi dan Gili Iyang, Sumenep ini. “Sudah ada penetapan seminggu lalu. Karena tanggal ditetapkan dan diterima berbeda. Penetapan dan baru kita terima,” tegasnya. Seperti diketahui, KM Arim Jaya yang dinakhodai Arim yang juga pemilik kapal, terbalik dan tenggelam di Perairan Sapudi dan Gili Iyang, Sumenep, Senin (17/6) sekitar pukul 15.30. Kapal kayu berbobot mati 6 GT berkapasitas 30 orang penumpang itu terbukti memuat 61 orang termasuk nakhoda dan dua anak buah kapal (ABK) itu terbalik dan tenggelam dalam pelayaran dari Pelabuhan Gua-Gua, Kepulauan Ra’as menuju Pelabuhan Kalianget di Sumenep. (fer/yok)

Hewan? Lewat

Z

aman sudah berubah. Kualitas kejahatan melesat jauh ke depan, bahkan melampaui perilaku hewan.Termasuk kejahatan seksual. Seperti kita tahu, selama ini belum pernah terdengar ada hewan jantan memaksa kaumnya sesama pejantan bereseks-seks. Lha manusia? Kejadian di Tegal, Jawa Tengah, ini mungkin bisa dijadikan contoh betapa kejahatan seksual sudah merasuk dan merusak ke jiwa anak-anak. Namanya sebut saja Ableh. Umurnya 15 tahun. Entah dari mana dia mendapatkan ide—masih dalam penyidikan—seperti itu, Ableh ujug-ujug melampiaskan nafsunya kepada seorang balita sesama cowok yang masih berusia empat tahun. Seperti dilansir detik.com, pelaku memperdaya korban dengan bujuk rayu. “Korban dibujuk pelaku saat main ke rumah korban. Setelah kejadian itu korban trauma dan ketakutan. Akhirnya, orangtuanya pun melapor kejadian itu ke kami,” ujar Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, Jumat (12/8). Bagaimana nggak trauma, korban, sebut saja Nelongso, digedorgedor pintu belakang dia. Selanjutnya Ableh sebagai tamu nerombol masuk secara paksa. Begitu dilakukan secara bertubi-tubi. Bambang menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada November 2018. Pelaku kini telah ditangkap. Sejumlah barang bukti sudah diamankan, d iantaranya baju dan celana korban.  “Pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur. Jadi, pelaku akan diproses secara diversi,” jelas Bambang. (*/jos)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Ribut Agus Setiawan menunjukkan barang bukti (BB).

1.298 Polisi Jatim Purnatugas Surabaya, Memorandum Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-73 Bhayangkara, selain ada yang naik pangkat, ternyata juga ada yang purnatugas. Seperti yang digelar di gedung Mahameru Polda Jatim yang dilaksanakan upacara tradisi pedang pora wisuda purnabakti Upacara ini merupakan penghargaan terakhir bagai para purnawirawan, dan mereka akan kembali ke masyarakat,” ujar Irwasda Polda Jatim Kombespol Sutardjo. Masih menurut Sutardjo bila bukan berarti mereka tak berguna, selesai pensiun mereka harus tetap beraktivitas seperti biasa sesuai dengan keahlian masing-masing. Dipaparkan perwira dengan pangkat tiga melati di pundak ini, dalam tahun ini yang purnatugas 1.298 personel seJatim. Sedangkan untuk polda sebanyak 103 personel. Para personel yang purnatugas ini diiring dengan naik becak. “ Masing masing polres juga mengadakan tradisi purnatugas,” pungkas Sutardjo. (tyo/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Trenggalek, Memorandum Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 fokus perbaikan jjalan penghubung Desa Sumurup dan Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan. TNI bersama warga akan membuat jalan rabat beton sepanjang 1,62 kilometer. “Selain itu kita membangun tembok penahan jalan, merenovasi delapan rumah tak layak huni, dan musala,” kata Komandan Korem Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Masduki. Ditambahkan Masduki, bila personel yang dikerahkan total 150 orang namun jumlah tersebut bisa bertambah sesuai kebutuhan, karena ada tambahan bantuan tenaga dari masyarakat. “Dari masyarakat mungkin bisa lebih banyak lagi,” kata dia. Dua desa yang dipilih, kata Danrem, merupakan hasil koordinasi Pemkab Trenggalek dengan TNI. Daerah yang dipilih sebagai TMMD merupakan wilayah yang membutuhkan pembangunan cepat. “Dengan begitu, daerah itu bisa lebih sejajar dengan daerah lain, baik dari sisi sarana, maupun prasarana,” lanjut dia. Komandan Kodim Trenggalek Letkol Inf Dodik Novianto menjelaskan, pelaksanaan TMMD di sana bakal dimulai sebulan hingga 8 Agustus 2019. Selain sarana fisik, ada juga kegiatan nonfisik yang bakal digelar di sana. (tyo/fer)

anaknya lalu diteriaki maling. Merasa aksinya ketahuan, dia kemudian kabur namun berhasil tertangkap warga. “Waktu itu, tersangka sudah menaiki motornya tapi berhasil dihadang dan ditangkap korban bersama warga,” kata Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu Tritiko Gesang Hariyanto, Jumat (12/7). Awalnya tersangka mengelak saat dituding telah mencuri laptop. Tak berselang lama polisi yang kebetulan

di warkop dekat TKP sedang bertugas, mengetahui kejadian tersebut dan langsung menghampirinya. “Setelah dilakukan penggeledahan pada tasnya, barang bukti akhirnya ditemukan barang bukti hingga tersangka mengakui perbuatannya. Setelah terbukti, tersangka kami giring ke mako untuk dijebloskan tahanan,” beber dia. Kepada penyidik, Ribut berterus terang aksinya merupakan kali pertama dan tidak berniat mencuri. Karena ada kesempatan serta tergiur laptop yang ada di ruang tamu kemudian timbul niat untuk mencuri. “Saya khilaf dan baru kali pertama melakukannya,” kata Ribut. (rio/fer)

Prosesi pedang pora wisuda purnabakti.

Surabaya Run Digelar Besok

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho menunjukkan rute Bhayangkara Run yang digelar Minggu (14/7) pagi.

Surabaya, Memorandum Dalam rangkaian HUT ke73 Bhayangkara, Polrestabes Surabaya menggelar berbagai acara. Setelah Police Expo yang digelar di Atrium Tunjungan Plaza 3, giliran Bhayangkara Run yang akan digelar Minggu (14/7) besok. Ada dua kategori yaitu dengan rute 6 kilometer dan 10 kilometer. Dimulai dari gerbang utama Mapolrestabes Surabaya, para peserta menuju Bank Indonesia, Jalan Pahlawan, menuju Jalan Gemblongan. Kemudian,

peserta akan diarahkan ke Jalan Bubutan melalui Jalan Praban. Dari Bubutan, kemudian Jalan Indrapura dan Jalan Rajawali, hingga berakhir kembali di Halaman Mapolrestabes Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho berharap, warga Surabaya semua bisa meluangkan waktu untuk mengikuti acara itu. “Masyarakat Surabaya banyak yang hobi lari dan sangat sportif dalam setiap kegiatannya oleh karena itu kami mewadahi hobi dan supaya ikut

andil berpartisipasi untuk memeriahkan ulang tahun Ke 73,” kata dia. Selain menjalin silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat, acara itu juga bertujuan untuk mengingat kembali perjuangan salah satu pahlawan nasional M Jasin. “Dengan semangat juang M Jasin dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkas Alumni Akademi Kepolisan (Akpol), 1995 ini. (fdn/fer)

Calon Suami Gondol Mobil Rental

Pelaku juga Larikan Motor Saudara Surabaya, Memorandum Polisi masih memburu Adif Rifki Fahreza (23), pelaku yang membawa kabur mobil Gran Max silver B 1880 PFH milik sekeluarga asal Bandung. Hasil pantauan terakhir, ia melarikan mobil ke daerah Gresik. Selain itu, polisi juga mencari keberadaan pelaku di rumahnya yang beralamat Jalan Gembong II. Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Kusmianto mengatakan, dari hasil pencarian ke rumah Rifki, ia sudah tidak tinggal di

Jalan Gembong II. Bahkan sebelum pergi ke Bandung, dia pernah menggelapkan motor keluarganya. Dugaan sementara motor dijual oleh pelaku dan hasilnya untuk biaya hidup selama merantau ke Bandung. “Pelaku juga dicari oleh keluarganya karena telah menggelapkan motor milik saudaranya,” beber Kusmianto, Jumat (12/7). Kini Unit Reskrim Polsek Benowo memburu Rifki dan untuk mempersempit ruang gerak pelariannya, pihaknya

juga koordinasi Polres Gresik. “Masih dalam pencarian. Mohon doanya,” harap dia. Seperti yang diberitahukan sebelumnya, Hermawan (39), warga Jalan Cebeh Kampung Sukamana, Bandung melapor ke Mapolsek Benowo setelah mobil rental dibawa kabur oleh Rifki di Jalan Terminal Osowilangon. Saat itu, Hermawan bersama delapan keluarganya hendak mengantar IR (15), keponakannya, untuk membicarakan pernikahan dengan Rifki. (rio/fer)

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Perbaiki Jalan Penghubung Dua Desa

Bermula sore itu tersangka mengendarai motor Yamaha Mio L 6802 AU. Saat melintas di TKP, melihat rumah korban dalam keadaan kosong dan sekilas melihat laptop yang berada di atas meja ruang tamu. Akhirnya timbul ide Ribut untuk mencuri. Pria itu kemudian menghentikan laju motornya dan berjalan ke dalam rumah dan mengambil laptop. Apesnya, perbuatan Ribut dipergoki

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

TNI dan masyarakat bergotong royong mengecor jalan.

Polisi mencari keberadaan Rifki di rumah keluarganya, Jalan Gembong.

Berbagi dengan Sesama FOTO: MEMORANDUM/ARIS

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Ribut Agus Setiawan (27), warga Jalan Simolawang Kalimir, ditangkap warga setelah tertangkap basah menyatroni rumah salah satu warga di JalanWonokusumo JayaVI. Tersangka mengaku khilaf karena melihat pintu rumah Agil Mahmud terbuka dan mencuri laptop merek Toshiba.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Satroni Rumah Warga, Gasak Laptop

Anggota Koramil Pabean Cantikan membagikan nasi bungkus.

Surabaya, Memorandum Jiwa sosialis dan idealis sangat perlu ditumbuhkan di kalangan prajurit, khususnya TNI AD. Karena selaku aparat kewilayahan harus lebih dekat

dengan masyarakat di wilayah teritorialnya. Seperti yang dilakukan Danramil Pabean Cantikan Mayor Inf Heri Susanto bersama anggotanya membagikan 100 bungkus makan siang gratis. Sedangkan sasarannya jemaah salat Jumat maupun para pengguna jalan yang melintas di depan makoramil. “Karena sebagian milik kita

ada sebagian adalah hak mereka. Kami ini mempunyai hubungan erat. Ibaratkan air dan ikan, jadi saling mengisi antara satu sama lain,” papar Heri, Jumat (12/7). Heri juga menambahkan, dengan bagi berkah ini dimaksudkan agar selain menjalankan tugas, juga bagian dari ibadah. “Sehingga kita bisa dimudahkan dalam segala tugas,” pungkas Heri. (tyo/fer)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Abraham Fury, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Imtiyazatur Robiah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Herry Sunaryo. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Mataraman: Herry Sunaryo. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


SABTU WAGE, 13 JULI 2019

sohib

KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 3

MengikuƟ LaƟhan Armada Jaya XXXVII/2019 (5)

Salat Jumat di Atas Kapal Perang Sehari bertahan di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar 590, rasanya sudah seperti hidup di darat. Saya tidak mabuk laut walaupun ini kali pertama saya berlayar lebih dari dua jam. Kendati saya akui, goyangan kapal sempat membuat kepala sedikit pusing.

Oleh: Noor Arief HIDUP di kapal nyaris sama dengan di darat. Itu tentu bagi anggota TNI AL. Mereka sudah terbiasa hidup di atas kapal. Terpisah dalam dek dek yang berbeda.

Kapten Ni Made Novita Dewi

Pejuang PJKA WAKTU sangat berharga bagi Kapten Ni Made Novita Dewi hingga menamakan keluarganya sebagai pejuang Pulang Jumat Kembali Ahad (PJKA). Kalimat itu untuk menggambarkan para pemudik yang sering pulang akhir pekan ke kampung halaman menemui keluarga. Dan itu cocok disematkan kepada keluarga perwira karir (PK) yang berdinas di Dinas Penerangan Komando Armada (Koarmada ) II TNI AL Surabaya ini. Maklum, ia dan suaminya Mayor I Putu Yogi Arsana sama-sama perwira dan berdinas di Kelaikan Material Angkatan Laut (Dislaikmatal), Mabesal, Jakarta. “Jadi kami jarang bertemu. Ketemunya pada Sabtu dan Minggu, biasanya suami usai dinas Jumat malam langsung pulang naik kereta api ke Surabaya untuk bertemu keluarga. Bisa dikatakan kami termasuk pejuang PJKA sih,” kata Kapten Ni Made Novita. Wanita kelahiran Jakarta 1981 ini mengungkapkan, selama ini anakanak ikut suami, biasanya suami bersama dua anaknya Ganesha dan Gandhiwa ke Surabaya. Baru kalau  Bersambung ke halaman 4 

Banyak hal yang sama yang saya temukan dengan dunia darat. Ada lapangan olahraga sampai keperluan harian. Mandi dan buang air besar. Semua ada di atas kapal.

Kendati tidak seluas yang ada di darat. kamar mandi hanya berupa ruang sekat cukup untuk berdiri dengan bergerak sedikit untuk menggosok badan. Closet terpisah dari ruang kamar mandi. Layanan di closet pun cukup nyaman. Ups..., itu yang saya rasakan di dek perwira. Saya tidak tahu fasilitas di dek bintara yang ada di  Bersambung ke halaman 4  Prajurit TNI AL dan wartawan mengikuti salat Jumat di atas KRI Makassar 590.

FOTO: MEMORANDUM/NOER ARIF

Calon Pengantin Baru Wajib Tes Urine Surabaya, Memorandum Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim mewajibkan calon pengantin baru wajib tes urine. Ini untuk menekan dan memerangi penyalahgunaan narkoba. Sekaligus upaya untuk menciptakan masa depan bangsa yang bebas dari narkoba.

“Karena pasangan yang baru menikah inilah kelak akan mempunyai keturunan yang akan menjadi penerus bangsa. Sehingga kesadaran orang tua harus dibangun sejak dini, yaitu melalui adanya tes urine nar-

koba sebelum menikah. Dan, ini harus dilaksanakan untuk mempersiapkan generasi emas ke depan sesuai dengan tema Hari Antinarkoba Internasional 2019 yaitu Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas,”ujar Kepala BNNP Jatim, Brigjenpol Bambang Priyambadha usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNP Jatim dan Kanwil Keme-

nag Jatim terkait pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin, Jumat (12/7). Dia mengatakan, apabila ada calon pengantin baru yang terindikasi positif narkoba bukan serta merta batal menikah.“Calon pengantin tetap melangsungkan proses pernikahan, namun wajib melapor ke BNNP/BNN kabupaten/kota, RSUD dan In Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/IMZA

GRAFIS/AZIZ

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNP Jatim dan Kanwil Kemenag Jatim terkait pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin.

Pemkot Harus Tutup Perusahaan Batu Bara Ilegal Jujur dan Berani SAYA ingin wali kota ke depan adalah seorang sosok yang jujur dan berani. Seorang pemimpin itu harus memiliki kejujuran dan keberanian agar dalam menjalankan roda pemerintahan berani bersuara lantang dan meneriakkan kejujuran. Pemimpin harus bertanggung jawab. Tak hanya mengumbar janji manis saat kampanye. (why/be) Dewo Sulistyo, Jalan Wonokitri Besar 24

Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya harus bertindak tegas menutup operasional tujuh perusahaan batu bara di Tambak Osowilangon yang bertahun-tahun tidak memiliki izin alias ilegal. Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri mengatakan, sejumlah perusahaan batu bara yang menempatkan material batu baranya di wilayah Tambak Osowilangon, diduga mencemari lingkungan udara sekitar warga Tambak Osowilangon. Selain mencemari lingkungan udara, dari perusahaan batu bara tersebut hanya satu yang memiliki izin lingkungan. “Kami minta pengembang atau pengusaha nakal langsung disanksi (ditutup), tidak harus diberi peringatan lebih dulu. Ini untuk keselamatan warga,” tegas Ketua Komi-

Taufik Hidayat, Jalan Margodadi IV/14

Berjiwa PLUR SURABAYA butuh sosok pemimpin yang bertindak nyata dalam menyelesaikan permasalahan kota. Terpenting, wali kota nanti memiliki jiwa peace, love, unity, respect (PLUR)) kepada masyarakat. Artinya pemimpin yang punya kepedulian dalam bentuk nyata dan suka blusukan. (imz/be) Mahriza Rifaldi,Jalan KedindingTengah

si C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri ketika hearing dengan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Satpol PP, dan manajemen perusahaan batu bara, Jumat (12/7).

Embarkasi Surabaya Jamin Kesehatan Makanan JCH

Politisi PDI-P ini menjelaskan, saat ini banyak keluhan warga Tambak Osowilangon karena banyak timbunan-timbunan batu bara.  Bersambung ke halaman 4 

Warga Wonokromo Minta Perlindungan LBH Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Suprato

FOTO: MEMORANDUM/IMZA

Dapur AHES, ramai namun tetap bersih.

Sengketa Lahan dengan PT KAI

Peduli Warga Pinggiran SAYA berharap wali kota nanti lebih peduli dan mengayomi warga. Selain itu, pembangunan juga harus merata. Sebab selama ini hanya terpusat di tengah kota. Sementara yang di pinggir belum tersentuh sehingga banyak permukiman kumuh. Ke depan, semoga Surabaya menjadi kota yang smart city. (alf/be)

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Suasana hearing di komisi C DPRD Surabaya.

Surabaya, Memorandum PT Kereta api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya telah berupaya merebut kembali lahan milik negara, yang selama ini telah dihuni sejumlah warga di Jalan Raya Wonokromo. Ditengarai, warga tidak mengindahkan imbauan surat peringatan untuk pengosongan aset

negara tersebut. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan, PT KAI menggandeng Pemkot Surabaya tetap memberikan sosialisasi kepada warga Wonokromo yang terdampak proyek pelebaran Frontage Road (FR) Wonokromo ini agar sege Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Direktur Sakura Berkah Sejahtera (SBS) katering, Siti Syamsiah memastikan jemaah calon haji(JCH) Embarkasi Surabaya mendapatkan makanan sehat saat menunggu diberangkatkan ke Tanah Suci. Ini karena mulai dari menu makanan, hingga kebersihan dapur di AHES sangat diperhatikan. “Kesehatan JCH di sini terjamin. Setiap hari setelah masak itu ada petugas sterilisasi yang membersihkan dapur, semuanya dipel,” papar Siti Syamsiyah, Jumat (12/7). Demi memastikan kesehat-

an masakan yang dihidangkan untuk JCH di asrama tersebut, setiap hari ada petugas kesehatan yang melakukan inspeksi, yakni pagi dan sore. “Mereka periksa semuanya mulai air, rasa, kesehatan, bau makanan, sanitasi, hingga penerangan semuanya diperiksa. Nanti juga diberi penilaian yang bisa dijadikan masukan,” ujar Siti. Terkait kemungkinan adanya lalat yang masuk ke dapur, Siti memastikan tidak banyak. Karena menurut dia, banyak atau tidaknya lalat di sekitar ditentukan musim. Sementara  Bersambung ke halaman 4 

Briptu Deli, Pecatur Otodidak dari Polsek Asemrowo Sering bergaul dengan komunitas pecatur yang ada di Surabaya membuat Briptu Deli Agung Wicaksana, anggota Satsabhara Polsek Asemrowo menjadi pecatur andal. Berkat skill (keahlian) yang dimilikinya, dia berhasil menyabet juara I Turnamen Catur Tingkat Nasional Piala Komandan Puslatpurmar-8 di Bandar Lampung 2018 dan mengharumkan nama Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Oskario Udayana

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Briptu Deli Agung Wicaksana (dua dari kiri) menunjukkan piala turnamen catur tingkat nasional Piala Komandan Puslatpurmar-8 di Bandar Lampung 2018.

DELI mengaku tidak mempunyai latarbelakang keluarga atlet catur. Pria kelahiran Blitar ini, juga bukan pecatur grand master yang membutuhkan latihan cukup, terutama bagaimana melatih konsentra-

si, teknik, dan perhitungan yang matang dalam menghancurkan pertahanan lawan. Tapi ia bisa mempunyai semua kekuatan tersebut dengan belajar dari komunitas para pecatur. Pengalaman

otodidak itu bisa mengantarkan Deli menjadi pecatur andal dan sering mewakili Polri di ajang turnamen catur. “Saya tidak pernah ikut club catur manapun. Namun saya sering kumpul komunitas catur yang ada di Surabaya,” kata Deli, lelaki 25 tahun ini. Apa kunci kesuksesannya? Briptu Deli mengaku mengenal catur semenjak bertugas di Satsabhara Polrestabes Surabaya pada 2008 lalu. Kemudian ia mengenal beberapa teman dari komunitas penggemar catur. Dari sini ia mulai menyenangi permainan catur, di antaranya beberapa teknik bermain catur yang benar. “Saya tertarik catur karena sering mikir dan suka memecahkan  Bersambung ke halaman 4 


KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Apa itu Konjungtivitis? Tanya: Salam sehat dok. Kami mau menanyakan soal konjungtivitis. Apakah penyakit mata konjungtivitis itu menular dan berbahaya dok? Mohon kami diberi penjelasan dan bagaimana pencegahannya?

monia pada iklim sedang dan haemophilus aegyptius pada iklim panas. Konjungtivitis yang disebabkan oleh streptococcus pneumonia dan haemophilus aegyptius disertai juga dengan perdarahan sub konjungtiva. Penyakit ini ditandai dengan timbulnya hiperemi konjungtiva secara akut, dan jumlah eksuSodiq, Kebraon, Surabaya dat mukopurulen sedang. Konjungtivitis atau mata Jawab: merah bisa menyerang Konjungtivitis adalah siapa saja dan sangat jenis peradangan selamudah menular, penularput mata lapisan terluar an terjadi ketika seorang mata dan permukaan yang sehat bersentuhan bagian dalam kelopak. tangan seperti bersalaMerupakan penyakit man dengan seorang mata paling umum penderita konjungtiviDiasuh oleh: di dunia. Penyakit tis atau dengan benda Dr Lydia Nuradianti SpM konjungtivitis ini yang baru disentuh oleh berada pada peringkat penderita, lalu orang 3 terbesar di dunia setelah katarak dan glauyang sehat tersebut menggosok tangannya coma. Khusus konjungtivitis penyebarannya ke mata dan hal ini bisa menyebabkan sangat cepat. Penyakit ini bervariasi mulai penularan secara cepat sehingga dapat dari hiperemia ringan dengan mata berair meningkatkan jumlah penderita penyakit sampai berat dengan sekret purulen kental. konjungtivitis. Konjungtivitis atau radang konjungtiva Di Indonesia pada 2014 diketahui dari adalah radang selaput lendir yang menutupi 185.863 kunjungan ke poli mata. Konjungtibelakang kelopak dan bola mata yang dibevitis juga termasuk dalam 10 besar penyakit dakan ke dalam bentuk akut dan kronis. rawat jalan terbanyak pada 2015 (Kemenkes Konjungtivitis (pink eye) merupakan RI, 2015). Berdasarkan data konjungtivitis di peradangan pada konjungtiva (lapisan pada 2015 tercatat ada sebanyak 1.528 kasus luar mata dan lapisan dalam kelopak konjungtivitis dan terjadi peningkatan konmata) yang disebabkan oleh mikro-organjungtivitis pada Januari 2016, Agustus 2016 isme (virus, bakteri, jamur, chlamidia), mencapai 1.769 kasus pada tiga rumah sakit. alergi, iritasi dari bahan-bahan kimia. Dampak konjungtivitis apabila tidak Contohnya, ketika terkena serpihan kaca diobati dalam 12 sampai 48 jam setelah yang debunya menyebabkan iritasi. Sedang- infeksi dimulai, mata menjadi merah dan kan konjungtivitis yang disebabkan oleh nyeri. Perawatan mata juga termasuk dalam mikro-organisme (terutama virus dan kupersonal hygiene yang perlu diperhatikan man atau campuran keduanya) ditularkan dalam masyarakat. Jika masyarakat umum melalui kontak dan udara. mengetahui bahaya konjungtivitis hingga Konjungtivitis keberadaannya dirasa cara menangani konjungtivitis maka angcukup mengganggu karena penderita akan ka penularan dan kejadian konjungtivitis mengalami beberapa gejala umum, seperti dapat diatasi. Sumber penularan konmata terasa perih, berair, terasa ada yang jungtivitis adalah cairan yang keluar dari mengganjal disertai adanya sekret atau komata yang mengandung bakteri dan virus. toran. Penyebab umumnya eksogen tetapi Tangan yang terkontaminasi cairan infeksi bisa juga penyebab endogen. Penyebab dapat menjadi media penularan, seperti paling umum adalah streptococcus pneumelalui jabatan tangan. (*)

HALAMAN 4

Kota Pahlawan yang Semakin Kehilangan Roh Kepahlawanan Surabaya, Memorandum Pengubahan nama Jalan Bung Tomo di kawasan Ngagel Jaya Selatan menjadi Jalan Kencana, sementara nama besar Bung Tomo akan digeser ke dekat Stadion Bung Tomo, Benowo, mengejutkan banyak pihak. Makin mengherankan, karena lagi-lagi nama Bung Tomo yang menjadi objek pemberitaan. Sebagai pemerhati sejarah dan budaya, Deddy Endar, menganggap langkah ini selintas seperti benar, tapi malah keblinger. Selintas akan menyatukan dua unsur yang mengabadikan nama Bung Tomo yaitu stadion dan jalan. “Tetapi mungkin pengusul perubahan lupa, bahwa nama Jalan Bung Tomo disematkan di Ngagel Jaya Selatan adalah sebagai penghormatan kepada pahlawan perang Surabaya Nopember 1945 yang dimakamkan di situ, makam umum Ngagel. Tujuannya, selain penghor-

matan adalah informasi kepada masyarakat bahwa Pahlawan Nasional Bung Tomo dimakamkan di wilayah tersebut,” jelas Deddy serius. Lagi pula, kata Deddy, perubahan ini bukanlah sesuatu yang bersifat mendesak. Maka, kalau dilaksanakan tanpa kajian matang akan menimbulkan dampak ketersinggungan dari keluarga maupun masyarakat luas. “Kebetulan saya pribadi adalah kerabat dari pahlawan nasional itu. Dan beberapa tahun sebelum meninggal, janda sang pahlawan, ibu

FOTO: ISTIMEWA

Deddy Endar

Sulistina Sutomo senantiasa kami dampingi berkegiatan di Jatim,” tutur Deddy. Sebenarnya, dia masih terluka akibat peristiwa yang lalu. Di mana bukti kepahlawanan perang Surabaya berupa Radio Perlawanan Rakyat yang mengumandangkan pidato heroik Bung Tomo di Jalan Mawar telah rata dengan tanah. Karena tekanan besar masyarakat pula, memaksa

MM FEB Unair Tantang Anak-Anak Ciptakan Lagu Surabaya, Memorandum Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) menggelar Workshop CSR: pembuatan lagu spiritual untuk anak-anak kampung anak negeri. Acara yang digelar di aula UPTD Kampung Anak Negeri, Jalan Wonorejo, Sabtu (13/7) pukul 09.00-11.00 hari ini, menghadirkan narasumber Kepala Prodi MM FEB Unair Dr Gancar Candra Premananto SE, MSi; Henrico Seno Putra yaitu arranger dan pencipta lagu; Dr Sri Hartini, Dosen Manajemen FEB Unair selaku peneliti Etika Bisnis. “Acara ini disebut Workshop CSR, karena anak-anak UPTD Kampung Anak Negeri ditantang untuk menciptakan lagu dan kisahnya sendiri. Namun,

Dr Gancar Candra Premananto SE MSi

tetap dikaitkan dengan masalah ketuhanan. Bila ada yang dianggap terbaik, maka akan dibantu untuk proses rekaman, video, dan upload youtube. Semua dana pembuatan lagu terbaik akan ditanggung,” kata Kepala Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomo dan Bisnis (FEB) Unair, Dr Gancar Candra Premananto SE, MSi. Lebih lanjut Gancar men-

jelaskan, spiritualitas adalah berkaitan dengan kebahagiaan diri dan adanya hubungan dengan sang pencipta. Dengan demikian lagu spiritual adalah lagu yang diarahkan untuk menenangkan dan membahagiakan diri serta mengaitkan segala hal dengan Tuhan. “Lagu rohani dapat dinyatakan sama dengan lagu spiritual, namun secara umum lagu rohani sama seperti lagu religi yang berkaitan dengan agama tertentu saja dan tidak bersifat umum,” kata Gancar. Ketika disinggung mengapa mengangkat masalah lagu spiritual? karena secara umum, kita manusia suka dengan irama. Sejak kecil kita biasa ditimang-timang orang tua dengan dinyanyikan lagu atau pun ayat-ayat Alquran yang juga berirama. Nah ketika dewasa, seringkali

Salat Jumat di Atas Kapal Perang bawah dek saya. Bukan karena apa saya tidak mampir ke dek bintara. Tapi lebih karena di sana banyak terparkir kendaraan tempur. Saya tahu tidak sembarang orang boleh mendekat. Ini dalam kondisi perang. Kendati hanya latihan, mereka semua serius

bersikap seolah-olah memang sedang berperang. Sedang posisi saya di KRI ini tidak dilengkapi dengan pengetahuan perang. Untuk sarana olahraga, KRI Makassar 590 ini juga ada. Helipad yang ada di dek D cukup luas untuk

Pejuang PJKA ada liburan panjang giliran dia yang berkunjung ke Jakarta. “Jadi sudah terjadwal, termasuk pesan tiket kereta api Jakata-Surabaya jauh-jauh hari kalau tidak bisa berantakan,” ujar Novita, yang pernah menjabat Kaurjarah Lantamal V ini. Menurut dia, meskipun sudah

Calon Pengantin Baru Wajib Tes Urine stitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) puskesmas se-Jatim untuk dilakukan rehabilitasi. Dan, rehabilitasi di BNN sendiri gratis,” tandas dia. Bambang mengungkapkan, tes urine ini sama dengan tes urine untuk pengurusan surat keterangan bebas narkoba. “Sama dengan permohonan pengurusan surat keterangan bebas narkoba untuk syarat melamar peker-

senam ataupun lari keliling landasan. Dua tiga kali rasanya akan membuat kita mandi keringat. Tidak hanya itu. Di dek ini pula ada lantai kosong yang multiguna. Dari garis di lantai, ada pola lapangan bulu tangkis. Di pagar pembatas dek

arga,” jelas dia. Meski begtu, Novita dan suaminya tetap berbesar hati. Bila tidak bisa bertemu, sebagai pengobat rindu bisa memanfaatkan kemahiran teknologi yang semakin canggih sehingga bisa kangen-kangenan melalui video call di HP. (rio/lis)

Sambungan dari halaman 3

jaan. Nantinya hasil tes urine tersebut dapat dilampirkan dalam persyaratan permohonan menikah,” jelas dia. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Moch Amin Mahfud menerangkan, tes urin untuk calon pengantin baru akan dilaksanakan untuk 38 kabupaten/ kota di Jatim. “Paling lambat sudah mulai kita laksanakan awal Agustus.

Sosialisasi sekaligus pelaksanaannya. Ini merupakan persyaratan mutlak,” beber dia. Amin Mahfud menambahkan, apabila ada calon pengantin yang positif narkoba maka tetap dapat melangsungkan pernikahan. “Tetap dapat menikah. Namun, setelah menikah baru akan direhabilitasi,” tandas dia. (imz/be)

Embarkasi Surabaya Jamin Kesehatan Makanan JCH

Sambungan dari halaman 3

pada musim haji tahun ini, dipastikan tidak banyak lalat yang masuk ke dapur AHES. “Ya kalau satu atau dua mungkin ada, tapi enggak  banyak. Tapi kita juga antisipasi kasih lem lalat, ada juga orang mengusir  pakai kepyokkepyok  (dengan tangan). Setelah masak juga disemprot,” kata Siti. Dia mengungkapkan, selama menunggu keberangkatan, JCH

mendapatkan jatah makan tiga kali. Makanan dibagikan pada pagi pukul 06.00-08.00, siang pukul 12.00-14.00, dan malam pukul 18.00-20.00. Siti menjelaskan, setiap hari ada puluhan petugas yang berada di dapur untuk melayani jemaah haji. Sebanyak 36 di antaranya bertugas menyediakan makanan, dan sisanya petugas kebersihan atau tim sterilisasi. Saat survei ke dalam ruangan 8

x 10 meter tersebut memang terlihat bersih. Tidak nampak lalat-lalat atau sampah dan sebagainya yang bisa membuat dapur terlihat jorok, dan bisa membahayakan kesehatan jemaah. Di pintu-pintu masuk menuju dapur juga sudah dipasang plastik-plastik tebal yang tentunya tidak bisa ditembus oleh lalat. Alatalat masak yang berjejer pun terlihat bersih. (imz/be)

Briptu Deli, Pecatur Otodidak dari Polsek Asemrowo

Sambungan dari halaman 3

problem solving. Itu yang menjadi kunci kesuksesan saya menjuarai turnamen catur,” tutur Deli. Setelah mengetahui beberapa teknik tersebut, dia kemudian mengasah kemampuannya dengan mengikuti lomba turnamen catur non master di Surabaya untuk kali pertama akan tetapi gagal. Hingga akhirnya pindah tugas ke Polsek Asemrowo 2018 lalu. “Kalah mas musuhnya berat dan tangguh,” ungkap Deli. Kekalahan itu, tidak lantas mem-

buat Deli putus asa. Ia tetap berlatih mengasah kemampuannya. Setiap ada turnamen catur ia selalu ikut. Di antaranya mewakili Polres Pelabuhan Tanjung Perak Turnamen Catur Tingkat Nasional Piala Komandan Puslatpurmar-8 di Bandar Lampung 2018. Alhasil usaha keras itu akhirnya bisa dirasakannya dengan manyabet juara I kategori TNI/Polri setelah menyisihkan 200 peserta dan sekaligus mengharumkan nama Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “November 2019 mendatang di

lagu-lagu yang kita nyanyikan adalah lagu galau, yang bahkan bukan merupakan cerita hidup kita sendiri. “Contoh lagu Sadis-nya Afgan, yang sering dinyanyikan orang yang tidak pernah mengalami peristiwa dijadikan sarana pelampiasan cinta atau Surat Cinta untuk Starla oleh Virgoun, dimana kita sering menyanyikan padahal kita tidak pernah mengenal Starla,” imbuh dia. Lanjut dia, beberapa lagu mengajak kita galau dengan penghayatan alias baper. Padahal penghayatan dapat berbahaya karena menjadikan apa yang kita nyanyikan dapat menjadi seperti ungkapan doa. Maka, saya berusaha menyampaikan bahwa kita semua pada dasarnya dapat membuat lagu, walaupun tidak paham musik dan not, seperti saya. (alf/lis)

Sambungan dari halaman 3

Sambungan dari halaman 3 direncanakan, terkadang bisa berantakan karena bentrok dengan adanya tugas mendadak dari dinas karena harinya bertepatan dengan jadwal keluarga. “Seminggu bisa empat kali dalam sebulan, kalau suami ditugaskan di Surabaya berarti bonus ketemu kelu-

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini harus terbang ke Jakarta dan meminta maaf langsung kepada Ibu Sulistina Sutomo. Lebih jauh, Deddy menyebut, secara subjektif pada kasus Bung Tomo, apakah dengan robohnya bangunan Radio Perlawanan Bung Tomo, ataupun rencana perubahan nama jalan, punya tujuan menjauhkan jejak kepahlawanan Bung Tomo dengan Kota Surabaya sebagai palagan pengabdiannya? “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai pahlawannya sekalipun dalam tekanan besar modernisasi. Semoga niat para pengusul perubahan nama jalan tersebut bisa ditinjau ulang adanya. Jangan sampai nanti malah mengecewakan masyarakat dan menjadi alat penghancur reputasi Anda,” pesan Deddy mengingatkan. (pi/be)

turnamen yang sama, saya juga diundang di Lampung untuk mempertahankan gelar,” ungkap dia. Prestasi demi prestasi telah diraihnya setelah itu. Deli pernah menjadi juara catur tingkat antarsuporter klub Liverpool di Surabaya dan masih banyak lagi. Namun pencapaiannya itu tidak membuat dia sombong, tetapi bersikap low profile. “Mungkin kalau pesertanya grand master saya kalah,” ucap penggemar klub sepak bola Liverpool ini. (*/lis)

atas juga terpasang keranjang bola basket. Bagi banyak orang, berolahraga bisa menjadi hiburan yang berkeringat. Dan menyenangkan. Lantai ini juga digunakan sebagai masjid kapal. Termasuk untuk menggelar salat Jumat kemarin. Lengkap dengan mimbar khatibnya. Penataan karpet dan mimbar memang bisa dipindah pindah. Menyesuaikan dengan arah laju kapal. Kemarin, kami menggelar salat Jumat menghadap

buritan kapal. Saya merasa kenyamanan nyaris sama dengan yang saya rasa saat salat Jumat di darat. Empat kipas angin di sisi kanan kiri membuat rasa panas menyingkir. Saya juga merasakan kantuk saat mendengarkan khotbah. Nyaris sama dengan biasanya saat saya salat Jumat di masjid di darat. Kalaupun ada bedanya mungkin pada goyangan kapal yang terasa selama salat. Saat berdiri dan

rukuk (membungkuk waktu salat), goyangan lebih terasa. Mungkin ini bedanya dengan di darat. Tapi memang ada rasa yang berbeda mengikuti salat Jumat di atas kapal dengan di daratan. Apalagi bagi saya yang baru sekali ini merasakan. Ada rasa diri merasa sangat kecil karena di sekeliling kami hanya terhampar lautan. Nyaris tak bertepi. Ya Allah. Ampuni hamba. (rif/be/bersambung)

Pemkot Harus Tutup Perusahaan Batu Bara Ilegal Seharusya pemkot yang memiliki regulasi bertindak tegas kepada pemilik batu bara tersebut. Ini demi keselamatan warga sekitar timbunan batu bara. “Makanya, kita minta Lurah Tambak Osowilangon maupun Camat Benowo dan satpol PP menginventarisasi perusahaan batu bara untuk dilaporkan kepada dinas terkait. Kita minta minggu depan sudah ada keputusan,”ungkap Syaifuddin. Dari tujuh perusahaan batu bara,

hanya satu yang mengantongi izin lingkungan saja, yakni CV Barkalin. Efek dari perusahaan batu bara yang tak mengantongi izin berakibat pada kesehatan warga. Sebab, karbon yang terurai di dalam kondisi cuaca panas mengganggu pernapasan. Staf Perizinan DLH Surabaya, Anggi Suhartono mengatakan, dari database DLH ada enam perusahaan batu bara. Namun, hanya satu yang memiliki izin lingkungan. “Saya be-

Sambungan dari halaman 3 lum bisa menyebutkan nama-nama perusahaan tersebut. Itu kewenangan kelurahan dan kecamatan,”ucap dia. Sementara itu, Komisaris CV Barkalin Arta prima, Sugiharto mengatakan, dirinya merasa heran mengapa dipanggil hearing di komisi C, padahal perusahaan batu baranya sudah lengkap semua izinnya.”Perusahaan saya sudah lengkap izinnya, tapi tidak tahu perusahaan lainnya.” kata Sugiharto. (alf/be)

Warga Wonokromo Minta Perlindungan LBH Surabaya ra mengosongkan lahan negara tersebut.”Kami bersama pemkot mengajak warga Wonokromo untuk memahami bahwa lahan yang ditempati selama ini adalah aset negara. Dan, sekarang akan dibutuhkan untuk kepentingan umum. Kiranya masyarakat yang terkena dampak itu menyadarinya,”kata Suprapto, Jumat (12/7). Kendati demikian, Suprapto menjelaskan, untuk meminimalisasi dampak dari proses sosial tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya sudah menyiapkan uang ganti bongkar sejumlah rumah warga Wonokromo yang terdampak jalan FR Wonokromo tersebut.”Kecuali bangunan rumah dinas maupun rumah perusahaan yang ada di sana tidak mendapat uang ganti bongkar. Sebab, bangunan itu milik negara,” tandas dia. Selain itu, lanjut Suprapto, Pemkot Surabaya juga telah menyediakan rusunawa bagi warga yang terdampak pembangunan FR Wonokromo. Mudah-mudahan kesempatan itu bisa digunakan oleh masyarakat yang terdampak untuk bisa dimanfaatkan. “Yang jelas, kita menargetkan pertengahan Juli ini akan menertibkan aset negara di jalan FR Wonokromo tersebut,” terang dia. Perwakilan warga Wonokromo,

Sugeng Suprapto mengatakan, bersama warga tetap bertahan di lahan yang diklaim milik PT KAI. “Meski PT KAI berulang kali meminta warga Wonokromo untuk segera mengosongkan lahan ini melalui surat peringatan dan akan melakukan penertiban di lokasi. Warga siap menghadapi, bahkan kami menunggu di sini sampai mereka datang,” ungkap dia. Sugeng menambahkan, warga Wonokromo sudah meminta perlin-

Sambungan dari halaman 3

dungan di Komnas HAM dan LBH Surabaya.“Jadi, ketika PT KAI menertibkan rumah warga, minimal harus mempunyai surat dari pengadilan sebelum membongkaran bangunan tersebut. Kalau memang PT KAI tetap ngotot, maka LBH Surabaya akan menggugatnya. Akhirnya, mau tidak mau tanah ini akan menjadi status quo dan otomatis proyek pembangunan jalan FR Wonokromo berhenti,” pungkas dia. (why/be)

SURAT PEMBACA

Jaga Kebersihan PEMERINTAH Kota Surabaya terus mencanangkan program kebersihan lingkungan. Namun masih ditemui masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Hal ini perlu adanya kesadaran warga kota agar Surabaya lebih bersih dan sehat. Jayanti-Surabaya ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081931026910, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


AREMA

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 5

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

8 Kali Beraksi, Begal Motor Dibekuk di Got Kapolsek Anang Tri Hananta menunjukkan alat yang digunakan Sahri untuk mencuri motor.

Lima JCH Kabupaten Malang Batal Berangkat Malang, Memorandum Lima jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Malang batal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini karena alasan berbeda. Mereka yang batal berangkat adalah Muzayyanah karena meninggal dunia dan Sunarsih menemani suaminya yang sakit. Tiga lainnya, yakni Kamal asal Kepanjen, Ateng Khoiruman asal Wajak, dan Sudja’i asal Ngantang, batal berangkat karena sakit. “Seharusnya Muzayyanah (JCH) asal Pagentan, Singosari masuk kelompok terbang (kloter) 17 yang diberangkatkan kemarin (Kamis, 11/7) bergabung dengan JCH dari Kota Malang,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang Musta’in, Jumat (12/7). Kuota JCH Kabupaten Malang tahun ini mencapai 2.287 orang. Terbagi dalam 5 kloter. Yakni kloter 17, 18, 19, 20, dan kloter 21. Kemarin, jadwal berangkat kloter 18, 19, dan 20 dari Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Sedangkan kloter 21 berangkat 13 Juli dari Stadion Lawang. Jumlah ini terbanyak dibanding dengan JCH kota dan kabupaten lain di Jatim. Musta’in mengingatkan JCH Kabupaten Malang untuk mewaspadai suhu panas di Arab Saudi. “Jemaah lansia maupun yang masih muda harus terus menjaga kondisi tubuh sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci,” ucapnya dilansir dari antarajatim.com. Sementara itu, JCH asal Kota Malang yang terbagi menjadi tiga kloter sudah diberangkatkan dari Lapangan Rampal menuju Asrama Haji Sukolilo (11/7). (*/epe)

Dari hasil pemeriksaan, daftar aksi Sahri ternyata cukup panjang. Setidaknya, delapan kali dia beraksi di berbagai tempat. Kamis (11/7) menjadi hari sial bagi Sahri

ketika dibekuk usai menggasak motor di kawasan Jl Ir Rais, Kota Malang. Sayang, rekan tersangka berhasil kabur dan kini dalam pengejaran petugas. Kapolsek Sukun Kompol

H Anang Tri Hananta menerangkan, tersangka sengaja mencari sasaran motor di kawasan Kota Malang secara berkelompok. “Komplotan ini sengaja pergi tengah malam sekitar pukul 00.00, menuju tengah kota. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor dan atau menumpang kendaraan lainnya yang ke arah Kota Malang,” tutur Kompol Anang, kemarin. Anang melanjutkan, kom-

plotan ini bekerja secara sporadis dan tidak pernah merencanakan lokasi sasaran. Dalam beraksi, begitu ada kesempatan dan sasaran, langsung diembat. “Begitu melihat ada sepeda motor, mereka langsung mengeksekusi dengan peralatan yang telah dibawa,” lanjutnya. Sebelumnya, ada laporan dari warga terkait aksi pencurian motor. Warga yang curiga dengan tersangka segera mel-

aporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukun. Berkat laporan itu, petugas dengan cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan bersama warga berhasil menangkap tersangka. “Petugas yang menerima laporan segera menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka yang saat itu bersembunyi di dalam got,” pungkas kapolsek. (cr-3/ari/epe)

Polisi Kota Malang Benahi Manajemen Media Malang, Memorandum Kepolisian Republik Indonesia terus meningkatkan pelayanan publik. Buktinya, tim Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri melakukan penelitian di ruang eksekutif di Polres Malang Kota. Mereka mengumpulkan staf humas Polres Malang Kota dan polsek jajaran serta beberapa media. Baik dari televisi, radio, cetak, hingga online. Itu dilakukan untuk strategi manajemen media dari kepolisian. “Penelitian ini untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan beberapa polres jajaran di Polda Jawa Timur. Berkaitan dengan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri,” tutur salah satu tim peneliti Kombespol Hari Santoso, Jumat (12/7). Menurutnya, segala respons dari publik, baik positif maupun negatif dapat dilaku-

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Malang, Memorandum Residivis pencurian motor di wilayah Kota Malang, Sahri (45), warga Desa Gedangan Kidul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, keok di tangan Unit Reskrim Polsek Sukun. Petugas berhasil mengamankan barang bukti satu unit Honda Beat.

Kombespol Hari Santoso (tengah) dari tim peneliti STIK Lemdiklat Polri bersama media dan humas Polres Kota Malang beserta jajaran.

kan melalui pengelolaan media. Peningkatan layanan sesuai dengan visi dan misi Kapolri, yakni Promoter. “Kami juga membutuhkan masukan

dari teman-teman media untuk meningkatkan pelayanan. Semua itu demi perbaikan strategi manajemen media,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakapolres Malang Kota Kompol Ari Trestiawan mengatakan kerja sama Polres Malang Kota dengan media selama ini telah ber-

jalan harmonis. “Kami selalu memberikan informasi kepada awak media ketika hendak melakukan rilis ungkap kasus,” katanya. (cr-3/ari/epe)

OLAH RAGA Ada Band Meriahkan Penutupan Porprov VI Tuban, Memorandum Kontingen Surabaya kembali menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur untuk keenam kalinya. Ini seiring makin kokohnya Kota Pahlawan dalam daftar perolehan medali. Hingga sehari menjelang penutupan Poprov, Surabaya masih memimpin klasemen sementara perolehan medali. Surabaya sudah mengumpulkan 102 emas, 85 perak, 68 perunggu dengan catatatan 646 poin. Sedangkan di posisi kedua ditempati Kota Kediri dengan raihan 55 emas, 41 perak, 43 perunggu dan 345 poin. Yang mengejutkan di perolehan medali Kamis (12/7), Kota Malang menyodok di peringkat ketiga menggusur Sidoarjo. Mereka meraih 35 medali emas, 41 perak dan 44 perunggu. Meskipun kalah dalam perburuan medali emas, tetapi Kota Malang unggul medali perak. Sidoarjo sendiri berada di peringkat keempat dengan 38 medali emas, 32 perak dan 49 perunggu. Namun poin 265 masih kalah satu angka dengan Kota Malang dengan 266 poin. Sementara itu, penutupan atau closing ceremony Porprov VI 2019 akan dilaksanakan di Stadion Bumi Wali, Tuban, Sabtu (13/7) malam. Agenda ini akan dimeriahkan oleh Ada Band. Upacara penutupan multi-event dua tahunan tersebut akan dilakukan Sabtu petang, mulai pukul 18.00. Acara ini akan dihadiri oleh seluruh kontingen, sejumlah kepala daerah, dan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. Ada pula nama Ada Band dalam daftar pengisi acara. OM Radesta juga akan tampil. Acara penutupan Porprov semakin meriah dengan aksi paduan suara all star, drumband GSP MAN Tuban, pesta kembang api, dan tari kolosal Rampak Bedug. “Setiap hari radio di Tuban selalu menggelontorkan informasi mengenai acara penutupan di Stadion Bumi Wali,” kata Erlangga Satriagung, Ketua Umum KONI Jawa Timur (Jatim), Jumat (12/7) pagi. Erlangga memuji semangat Tuban untuk memeriahkan penutupan Porprov VI. “Ini bagus, sehingga masyarakat tersosialisasi bahwa penutupan akan dilakukan di Tuban pada 13 Juli besok,” tutupnya. (*/sr)

PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA P Rank

Kontingen

Emas

Perak

Perunggu

Poin

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Kota Surabaya Kota Kediri Kab Sidoarjo Kota Malang Kab Malang Kab Pasuruan Kab Gresik Kab Banyuwangi Kab Bojonegoro Kota Blitar

103 56 38 35 30 27 25 13 13 14

85 42 33 41 28 19 22 14 12 13

68 43 49 44 26 31 22 21 21 14

650 354 267 266 202 177 166 101 97 96

Persebaya Ladeni PSS Sleman tanpa Balde Surabaya, Memorandum Persebaya Surabaya akan memulai rentetan laga tandangnya di Liga 1 2019. Hanya, tim besutan Djadjang Nurdjaman dalam laga away ke kandang PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, malam ini (13/7), tanpa striker andalannya Amido Balde. Tidak ada namanya dalam daftar 18 pemain yang dibawa Persebaya ke Sleman. Penyerang yang mencetak empat gol itu harus menepi beberapa hari kedepan. “Balde menjalani rawat inap, dia mengeluhkan pusing dan badan lemas. Diagnosa untuk saat ini dikarenakan dehidrasi akibat infeksi saluran pencernaan,” ujar dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana. Lebih lanjut, dokter yang akrab di sapa Tommy itu menyebut Balde diperkirkan sembuh dalam 2 hari ke depan. “Dalam 2 hari ke depan diprediksi Balde sudah pulih,” tutup Tommy Tetapi, menurut pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman, absennya Balde tidak menjadi masalah buat Persebaya. Terbukti lini serang Persebaya cukup efektif di posisi tersebut masih ada Osvaldo Haay yang baru saja mendapat predikat Best Young Player pekan ke enam di Liga 1 2019. Meskipun, pelatih asal Majalengka itu menilai, Balde sebenarnya sudah menunjukkan kemampuannya lawan Persib Bandung lalu. Bahkan, Persebaya tertahan di kandang lawan Barito Putra tanpa Balde. Tetapi kondisinya tidak bisa dipaksakan. “Kami lebih memilih pemain yang siap untuk mengejar kemenangan. Walaupun kali ini bermain di kandang lawan,” tambahnya. Terpisah, tuan rumah PSS Sleman tetap mewaspadai kekuatan Persebaya meski tanpa diperkuat striker andalannya, Amido Balde. Menurut pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, tanpa adanya Balde, Persebaya tetap tim kuat meski satu di antara pemain asingnya absen. Perse-

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya Pertahankan Juara Umum

Amido Balde bersuka cita usai menjebol gawang Persib Bandung. Dia harus absen di kandang PSS karena sakit.

baya masih memiliki deretan pemain depan yang tidak kalah tajam dari Balde, seperti Osvaldo Haay, Irfan Jaya, dan Manuchehr Jalilov. “Absennya Balde mungkin ada pengaruhnya, tapi ini adalah permainan kolektivitas. Tanpa Balde, saya rasa serangan Persebaya justru akan lebih berfasiasi. Fokus kami di pertandingan

nanti adalah mencegah suplai bola dari tengah ke depan milik Persebaya,” ungkap Seto Nurdiyantoro, Jumat (12/7). Secara umum, Seto mengakui Persebaya akan menjadi satu di antara lawan terkuat yang akan dihadapi PSS Sleman. Pelatih berusia 45 tahun ini mengatakan faktor lain yang menjadi kekuatan Persebaya ada pada kualitas

materi pemain dan sosok pelatih Djajang Nurjaman. “Persebaya pasti mengincar poin di sini, jadi memang harus diwaspadai. Secara kualitas tim dan komposisi pemain, mereka lebih baik dari kami. Coach Djadjang juga lebih senior dan berpengalaman dari saya,” beber mantan pemain timnas Indonesia ini. (*/sr)


SABTU WAGE, 13 JULI 2019

MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, As’ad Choiudin, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Dua Jambret Sumberagung Dibekuk Jombang, Memorandum Dua jambret yang selama ini meresahkan warga Jombang diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang, Kamis (11/7) malam. Keduanya, Aprianto Wasikin(24) dan Didik Hariadi (23), warga Dusun/Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, digerebek di rumahnya. Sebelum ini mereka sudah melakukan kejahatan di delapan lokasi berbeda. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Selain menangkap keduanya, petugas turut pula menyita sejumlah barang bukti. Saat ini, polisi masih memburu satu lagi anggota komplotan lain yang identitasnya telah dikantongi. “Kedua tersangka kita amankan di kediamannya. Setelah menjalani pemeriksaan, keduanya mengakui aksi kejahatan serupa

Aprianto Wasikin dan Didik Hariadi

di beberapa lokasi lain,” papar Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Jumat (12/7). Dia mengakui ada petunjuk yang dikantongi polisi, sehingga tuduhan mengarah kepada keduanya. Yakni saat menjambret Elisa Dewi Fitriani (19), warga Dusun/Desa Perak, RT 03/RW 04, Kecamatan Perak.

Kejadiannya di jalan raya Desa Sembung, Kecamatan Perak pada Jumat (24/5) malam “Dari aksi kejahatan tersebut, tersangka membawa kabur HP. Akibatnya, korban menderita kerugian materi sebesar Rp 1,5 juta,” jelasnya. Di hadapan polisi, kedua tersangka mengaku saat beroperasi mengendarai Yamaha Vixion S 4997 ZW. Rutenya mulai dari ruas yang ada di Kabupaten Jombang, Kecamatan Perak, Gudo, Megaluh, Diwek, hingga ke wilayah Kunjang, Kabupaten Kediri. Ketika menyasar calon korban mereka juga melibatkan Rizki alias Kucing (19), pemuda

Polsek Ngoro Bongkar Jaringan Sabu Mojokerto, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ngoro membongkar jaringan narkotika jenis sabu-sabu yang beranggotakan empat orang, Kamis (11/7) pagi. Mereka yakni Rendy Jhohanuari alias Kopral (31), warga Desa/Kecamatan Ngoro; Eko Tri Prasetyo alias Kodok (26), warga Desa/Kecamatan Kutorejo; Dedi Setiawan (27), sekuriti pabrik di Driyorejo Sidoarjo; dan Soesilo Dwi Erwanto (28), keduanya warga Dusun Bogem, Desa Kweden, Kecamatan Mojoanyar. Kapolsek Ngoro AKP Gatot Wiyono menuturkan, tindakan tegas yang dilakukan pihaknya, merupakan respons dari masuknya informasi dari masyarakat adanya pesta sabu di kamar kos Desa Ngoro. “Menindak lan-

juti informasi itu, petugas lalu bergerak untuk melakukan penelusuran lapangan. Hasilnya, empat tersangka berikut barang bukti berhasil kita amankan dari lokasi,” tuturnya, Jumat (12/7). Barang bukti yang dibeber Kapolsek, tiga plastik klip berisikan sabu, delapan pipet kaca, sebuah bong, sebuah skrop kecil, sebuah korek api, 16 sedotan plastik, dua HP yang salah satunya berisikan video rekaman pesta sabu. Di mana dalam rekaman, dua tersangka Dedi dan Soesilo tengah pesta di rumah kos Perum Jabon Estate 1, Kecamatan Mojoanyar. “Saat itu kita amankan barang bukti , 9 plastik klip yang isi Shabu 7,48 gram,1.400 butir pil koplo, 500 plastik klip, kartu ATM,

(25), warga Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Toyota Hiace dengan tujuan Surabaya-Kertosono, mengangkut 7 penumpang. Masing-masing Mila Rusmiati (41), M Mahya Rafi Ardana (11), Juriyah (63), ketiganya warga Banjarbaru, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Anisa Aprilianti (19), Yuan Dafa Pangestu (14), Putri Salma Afifah (15), serta Ruslina Haida (50), asal Desa/Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana me-

maparkan, kecelakaan bermula saat Hiace melaju di jalan tol Jombang-Mojokerto dari arah Surabaya menuju ke arah Selatan atau Kertosono. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kurang memperhatikan arus lalu linta di bagian depan.“Kendaraan melaju dari arah Surabaya menuju Kertosono. Saat tiba di lokasi, pengemudi kurang memperhatikan kondisi lalu lintas yang ada di depan,” paparnya, Jumat (12/7). Akibatnya, sambung kasatlantas, minibus menabrak bagian belakang dump truck yang belum teridentifikasi tersebut langsung kabur meninggalkan

lokasi. Polisi yang tiba tak lama setelah mendapat laporan pengelola tol, langsung mengolah TKP. Meminta keterangan dari sejumlah saksi, sekaligus mengevakuasi korban menuju RSUD Jombang. Sedang untuk kepentingan penyelidikan, minibus kita amankan sebagai barang bukti. “Perkaranya sudah kita tangani, dan semua korban telah menjalani observasi di rumah sakit. Untuk identitas truk belum kita ketahui, secepatnya kita akan melakukan pengecekan dengan melihat rekaman CCTV tol,” pungkas Inggal. (wan/sr)

sebuah tempat kaca mata yang dipakai untuk menyimpan sabu, sebuah tas, korek api, sebuah bong, dua pipet, uang tunai Rp 4,8 juta, serta sebuah HP,” bebernya. Dalam pemeriksaan terhadap Rendy, barang haram tersebut didapat dari tersangka Dedi dan Susilo. Mereka mengaku mendapatkan barang itu dari Lapas Madiun dengan harga per gramnya Rp 1,2 juta. Untuk menjerat Rendy dan Eko, polisi menggunakan pasal 112 ayat 1, 127 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika. “Sedang dua tersangka yang lain kita jerat dengan pasal 114 dan 112 RI Nomor 35 Tahun 2009. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandas Gatot.(no/sr)

Jombang, Memorandum Mohammad Hufron (27), warga Dusun Rejosari, Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, diringkus anggota Reskrim Polsek Peterongan ketika mengedarkan pil dobel L di depan lapangan Desa/Kecamatan Jogoroto, Kamis (11/7). “Tersangka kita amankan berikut sejumlah barang bukti. Saat ini prosesnya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolsek Peterongan AKP Sugianto, Jumat (12/7). Dia menjelaskan, keberhasilan pihaknya meringkus sang pengedar merupakan hasil dari penelusuran terhadap beberapa saksi. Dimana menyebut jika pil haram didapat dari Hufron. Menindak lanjuti informasi itu polisi lalu bergerak untuk melakukan penelusuran terhadap posisi tersangka. Begitu diketahui keberadaannya, upaya penangkapan seketika dilakukan. “Selain tersangka, kita amankan pula sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peredaran gelap okerbaya,” jelasnya. Barang bukti berupa 46 butir pil dobel L siap edar, sebuah HP yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi, serta uang tunai hasil penjualan Rp 130.000,. Ke semua barang bukti, kini telah berada di Mapolsek Peterongan. “Tersangka kita jerat dengan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak 1 miliar rupiah,” tandas Sugianto.(wan/sr)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Tersangka dan barang bukti di ruang penyidik Polsek Ngoro.

Hiace Seruduk Dump Truck, 8 Penumpang Dilarikan ke RS Jombang, Memorandum Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Tol Jombang tepatnya di Kilometer (KM) 685.200 yang masuk Dusun Sugihwaras, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jumat (12/7) dini hari. Kendati tidak ada korban jiwa, namun bodi depan minibus Toyota Hiace nopol L 1198 JA rusak parah. Sementara delapan penumpangnya termasuk sopir Hiace harus menjalani perawatan tim medis di RSUD Jombang. Dari data yang dirilis oleh unit laka Satlantas Polres Jombang, selain pengemudi Ahmad Faiq

Kecamatan Jombang pada April, dua kali di Kecamatan Kunjang pada Mei, serta satu kali di Jalan raya Mojosongo, Kecamatan Diwek pada Mei. Selain dua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan Wasikin dan Didik. Berupa sepeda motor Yamaha Vixion S 4997 ZW yang digunakan sebagai sarana, sepeda motor Honda CBR tanpa plat nomor, serta sebuah HP hasil kejahatan. “Kedua tersangka kita jerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkas Azi Pratas. (wan/sr)

Pemuda Gedangan Edarkan Pil Dobel L

Pemkab Harus Tindak Pabrik Tak Berizin Jombang, Memorandum Munculnya keluhan masyarakat terkait keberadaan pabrik daur ulang limbah aki di Dusun Ponggok, Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, direspons kalangan DPRD. Pemkab Jombang diminta memberi tindakan tegas jika pabrik belum mempunyai izin dan mencemari lingkungan. ”Kami sudah seringkali mengatakan, untuk pengusaha yang tidak mempunyai izin dan mencemari lingkungan harus ada tindakan tegas,” ujar Miftahul Huda, ketua Komisi C DPRD Jombang. Dirinya menyebut, apabila tidak ada tindakan tegas dari Pemkab Jombang, tentu ini akan menjadi preseden buruk bagi pemerintah. ”Pastinya para pengusaha nantinya akan menganggap remeh pemerintahan di Jombang,” katanya. Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah melalui dinas terkait turun tangan dan menyelidiki persoalaan secara langsung di lapangan. Apabila memang terbukti bersalah harus dilakukan penindakan. ”Kalau tidak seperti itu, tidak ada efek jera bagi mereka,” katanya. Untuk itu, pihaknya juga sudah seringkali mengatakan, untuk mendata mana-mana saja pabrik yang masih belum mempunyai IPAL. Dirinya yakin, masih banyak tempat usaha atau pabrik yang belum mempunyai IPAL. ”Semakin banyak tempat usaha dan pabrik yang belum mempunyai IPAL, tentu akan merusak lingkungan,” bebernya. Dirinya berharap pemerintah cepat tanggap. Sehingga, ke depan para pengusaha akan lebih patuh terhadap peraturan yang ada. ”Kami berharap pemerintah bisa tegas,” pungkas Huda. Sebelumnya, Keberadaan pabrik tempat daur ulang limbah aki di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, diprotes warga. Selain diduga tak berizin, dampak aktifitas pabrik turut mencemari lingkungan sekitar. ”Memang tadi ada sejumlah warga mendatangi kantor kecamatan mengeluhkan perihal aktivitas pabrik,” terang Kades Banjarsari Basyaruddin. Sebenarnya aktivitas pabrik yang diduga mengelola bahan beracun berbahaya (B3) tersebut sudah berlangsung cukup lama. Pihak pemilik juga pernah mengajukan izin ke pemerintah desa. Namun dia tak mengeluarkan. ”Karena waktu itu belum ada aturan tata ruang, sehingga saya tak bisa mengeluarkan rekomendasi, tapi juga tak bisa menolak,” tandasnya.(fdy/sr)

Dusun Borejo, Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak. “Satu anggota komplotan masih dalam pengejaran,” sambung mantan Kasatreskrim Polres Malang itu. Saat menemui sasaran yang biasanya kaum wanita, tersangka langsung memepet korban. Selanjutnya, mereka merampas HP yang diikuti dengan menggeber gas motor meninggalkan lokasi. Dan, modus serupa telah berhasil di beberapa wilayah. Di antaranya tiga kali di Kecamatan Gudo pada Mei, satu kali di Kecamatan Megaluh pada April, satu kali di sebelah barat Kampus STKIP Desa Sengon,

Mohammad Hufron diapit petugas di Mapolsek Peterongan.


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Jemput Paksa Nella Kharisma dan Via Vallen Seperti diketahui kasus ini berawal keberhasilan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik produksi kosmetik ilegal yang diduga dilakukan Karina Indah Lestari, warga Putuk Banaran, Kandangan Kediri. Dalam pemasarannya, produk kosmetik oplosan bermerek Derma Skin Care atau DSC Beauty itu menggunakan jasa artis terkenal Indonesia untuk jadi endorse produk kecantikan ilegal tersebut. Selain VV, NK, NR dan OR yang dibayar oleh pelaku untuk meng-endorse kosmetik ilegal tersebut, kosmetik ini mengajak beberapa artis dengan inisial MP, DK dan DJB untuk mempromosikan produknya. Atas perbuatannya terdakwa dijerat dengan pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (fer/nov)

Pemuda Lidah Kulon Ketagihan Sabu

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Mangkirnya dua pedangdut Nella Kharisma dan Via Vallen dalam perkara dugaan kosmetik ilegal, yang menjerat terdakwa Karina Indah Lestari, membuat Aspidum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Asep Maryono angkat bicara. Dikatakan Asep, bahwa upaya jemput paksa itu bisa dilakukan jika ada perintah dari majelis hakim. “Kalau ada perintah majelis hakim maka akan kami lakukan,” tegas Asep, Jumat (12/7). Asep menambahkan, pihaknya juga tergantung dari jaksa penuntut umum (JPU) yang menyidangkan perkara tersebut. “Tergantung JPU-nya juga. Misalkan JPU sudah tidak menghadirkan dan hakim meminta dibacakan maka bisa dibacakan, kembali lagi tergantung JPU-nya,” jelas Asep.

Via Vallen dan Nella Kharisma.

HALAMAN 7

Surabaya, Memorandum Angggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya meringkus pemuda yang gemar mengonsumsi sabu. Dia adalah Alan Apriansyah (19). Remaja ini diciduk saat mempersiapkan alat untuk mengonsumsi barang haram itu di rumahnya di Jalan Lidah Kulon. Selain seperangkat isap sabu, petugas juga menyita satu poket sabu dengan berat 0,53 gram. Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian menjelaskan, penangkapan bermula dari adanya informasi masyarakat, jika Alan kerap nyabu di rumah yang ditinggali seorang diri. Menanggapi hal itu, petugas langsung merespons dengan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

Alan Apriansyah

melakukan penyelidikan. Empat anggota berpakaian preman sempat mengintai di depan rumah tersangka. Setelah memastikan Alan berada di dalam, dua petugas merangsek masuk, dua lainnya

Tak Suka Makanan Pedas, Keluarga Masih Bimbang Sidoarjo. Namun hal itu tidak membuat percaya Reselly Siahaan (68), ibu kandung Joner. Menurut Reselly, anaknya memang tidak suka makanan pedas, karena sejak dulu ketika ia memasak makanan pedas di rumah, Joner selalu menolak dan lebih memilih membeli makanan di luar. Reselly juga menceritakan awal mulanya anaknya mem-

beli ayam geprek tersebut. Semula anaknya ditawari makanan oleh tahanan lain, namun Joner menolak karena makanannya sudah tinggal sedikit. “Joner ditawari makanan ikan dorang oleh tahanan lain, tapi ia menolak dan lebih memilih membeli makanan ayam geprek. Joner lalu memakannya, karena kepedasan dia akhirnya minum es. Tiba-tiba, dia langsung tertunduk dan tak sadar-

Penadah Laptop Curian Diciduk Selanjutnya barang itu dijual lagi di pasar barang bekas di kawasan Surabaya Selatan. Akibat perbuatannya, Sadeh harus mendekam di tahanan. Pria ini diciduk anggota Reskrim Polsek Mulyorejo di lorong gang rumahnya. Namun sebelumnya petugas lebih dulu mengamankan Abdul Latief Daulai, seorang pencuri spesialis laptop yang meresahkan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) khususnya di Surabaya Timur. Terbaru, Latief mencuri dua buah laptop milik Rosyida Regina Evelyn (21), warga Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, dan Regina. Mahasiswi yang indekos di Jalan Mulyorejo itu kaget saat mengetahui laptopnya raib. Padahal, saat itu korban sudah berada di kampus. Pengakuan Latief ke penyidik, seluruh barang curiannya dijual kepada Sadeh. “Berbekal keterangan itu, kami melakukan pengembangan dengan memburu Latief. Beberapa hari melaku-

Tidak hanya itu, jika keluarga tidak terima bisa mengajukan visum ke rumah sakit independen. Misalnya RSUD dr Soetomo. “Kalau hasilnya belum memuaskan bisa second opinion di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta seperti kasusnya Marsinah,” tegas pria yang dikenal kritis ini. Meski dari keterangan dokter, bahwa kematian itu karena serangan jantung harusnya polisi juga mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi di lokasi. “Iya kalau sakit jantung, misalnya ada dugaan

kan diri,” kata Reselly kepada Memorandum, Jumat (12/7). Ia tetap tidak percaya penyebab kematian anaknya berasal dari makanan pedas tersebut, yang membuat Joner terkena serangan jantung. Reselly tidak percaya karena dari keluarganya maupun keluarga suaminya, tidak ada yang mempunyai riwayat penyakit jantung. Reselly tidak percaya ter-

kan penyelidikan, dia kami sergap saat berjalan di lorong gang kampungnya,” kata Kanitreskrim Polsek Mulyorejo Ipda Mulyono, Jumat (12/7) siang. Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti sejumlah laptop dan notebook rusak dibawa ke Mapolsek Mulyorejo. Dari hasil pemeriksaan terungkap, Sadeh sudah belasan kali menerima laptop hasil curian dari Latief. Bahkan, tanpa rasa takut, Sadeh memajang laptop tersebut di meja berukuran 1x2 meter di lapak jual beli barang bekas. “Tersangka mengaku 15 kali menerima barang dari Latief, tapi kami yakini lebih dari itu,” tandas Mulyono. Di hadapan penyidik, Sadeh mengaku tidak pernah mengetahui jika laptop yang diterimanya itu adalah hasil curian. Dia berdalih, saat menerima barang itu, Latief selalu mengaku jika dia dimintai tolong temannya untuk menjual laptop. “Saya gak tahu kalau curian, soalnya dia (Latief, red) ngakunya disuruh temannya menjual untuk bayar kos dan lain-lain,” aku Sadeh. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 diracun atau dipukuli bisa membuktikan gimana, kalau bukan diperiksa dokter forensik,” beber Wayan Titib. Pihaknya bukan meragukan keterangan dari dokter rutan dan rumah sakit, tapi dari keilmuannya yang berwenang menyatakan kematian seseorang adalah dokter forensik. “Kalai diracun masak tahu? Maka melibatkan dokter forensik bisa diminta pertanggungjawaban karena keilmuannya. Korban juga warga negara Indonesia dan mempunyai wewenang yang sama,” pungkas Wayan Titib. (fer/nov)

Ditinggal Salat Jumat, Rumah Terbakar Informasi yang dihimpun Memorandum, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30. Menurut keterangan Bagus, saksi mata di lokasi mengatakan, berawal Taufik yang memasak air di dapur lalu ditinggal salat Jumat. Ternyata dia lupa mematikan kompor. Setelah bubaran salat, mendadak terdengar suara ledakan yang berasal dari rumah belakang Taufik hingga timbul api. Seketika api membesar dan merembet ke depan hingga rumah Taufik ludes. “Saat kejadian rumah kondisi kosong, sedangkan istrinya pergi ke ziarah wali lima,” ungkap Bagus. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu, selanjutnya memadamkan api memakai pera-

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

Harus Libatkan Dokter Forensik

Sambungan dari halaman 1

latan seadanya. Karena api sangat besar sehingga tidak mampu dipadamkan. Hingga akhirnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran (damkar) mendatangi lokasi, dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 13.05. Anggota Reskrim Polsek Pakal hingga kini masih menyelidiki kebakaran tersebut. Kanitreskrim Polsek Pakal Iptu Ferry Hutagalung mengatakan, tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut dan hanya parabotan rumah yang dilalap api. “Saat kejadian rumah kondisinya kosong karena ditinggal salat Jumat oleh pemiliknya. Diduga sementara kebakaran karena korsleting listrik,” kata Ferry. (rio/nov)

Bahagia

Sambungan dari halaman 1

Hari ulang tahun Aurel Hermansyah memang sudah berlalu. Namun, keluarga dan sahabatnya baru saja memberi kejutan buat Aurel. Kemarin malam, Anang dan Ashanty membuat pesta surprise buat Aurel. Kejutan yang diberikan Anang dan Ashanty ini sukses besar. Aurel sama sekali tak menyangka jika akan ada pesta untuknya, yang dihadiri oleh banyak sahabat mulai dari Al Ghazali sampai Atta Halilintar. Di hari ulang tahun Aurel, keluarga memang tak memberikan kado. Mereka hanya mempersembahkan sebuah kue ulang tahun yang dihias lilin. Baru setelah sehari berlalu, Anang dan Ashanty memberikan

kejutan. Sebuah Mercedez Benz diberikan kepada sang buah hati yang menerimanya dengan tawa bahagia. Aurel berteriak kegirangan ketika mendapatkan kado spesial dari Ashanty dan Anang. Ia pun menyampaikan terima kasih terkait hadiah istimewa tersebut. Tidak hanya dapat kejutan dari Anang dan Ashanty, Aurel juga mendapatkan kado manis dari Krisdayanti (KD). Ibu kandung Aurel ini mengirimkan sebuah karangan bunga. Sebuket bunga yang cantik itu dikirimkan Krisdayanti atas nama keluarganya, The Lemos. Aurel pun mengunggah foto bunga kiriman KD di Insta Storynya. Selamat ulang tahun, Aurel Hermansyah! (*/nov)

hadap dugaan tersebut bukan asal bicara saja. Ia merasa wajah anaknya juga tidak berubah sama sekali. “Itu hidungnya mulai tadi malam tidak berubah-ubah. Jika punya penyakit pasti sudah berdarah hidungnya,” ucap perempuan ini di Rumah Persemayaman Adi Jasa, Jalan Demak. Wanita asli Batak itu menambahkan, ia masih bimbang atas kematian anaknya. Ia menduga kematian anaknya disebabkan guna-guna dari seseorang. Ia juga menyerahkan semuanya kepada Tuhan. “Saya serahkan semuanya kepada Tuhan. Siapapun dia yang mengguna-guna anakku, Joner, mohon ditunjukkan kuasamu Tuhan,” pungkas Reselly sambil berdoa. Terpisah, Muklim (36), bonek Surabaya Barat mengaku terpukul dengan kepergian

Joner. Menurut dia, sosok Joner merupakan panutan para bonek selama ini. “Saya awalnya tidak percaya dengan kabar itu. Empat hari lalu saya baru dapat dari teman bahwa Joner masih sehat. Rencananya, Senin akan membesuk. Dia sosok yang cukup dikagumi para bonek,” jelas Muklim diamini Arif. Seperti diketahui, Joner bersama Slamet Sunardi alias Slamet Carera alias Ardy Carera dan Jhonerly Simanjuntak didakwa JPU telah melanggar UU ITE yang menyebabkan tewasnya 2 pendekar PSHT akibat bentrokan dengan bonek. Keduanya dianggap menyebar postingan di sosial media akun facebook dan twitter sehingga menyebabkan bentrokan antara PSHT dengan bonek di SPBU Balongsari. Isi postingan yang disebar

kedua terdakwa di akun grup facebook bernama ‘BONEK’ tersebut berbunyi, “Lek kowe rumongso Bonek, lek rumongso loro ati ndelok dulur-dulurmu digepuk’i karo pendekar PSHT, ayo nglumpuk nang pom Balongsari saiki, tak enteni dulur. Gak usah ngenteni bales mene (Kalau kamu merasa Bonek, kalau merasa sakit hati melihat saudara-saudaramu dipukulin sama pendekar PSHT, ayo kumpul di pom Balongsari sekarang, saya tunggu. Tidak perlu menunggu balasan besok). Sementara itu, kematian Cak Joner juga mengakibatkan duka mendalam bagi seluruh suporter di Indonesia, khususnya bonek dan jajaran manajemen serta pemain Persebaya Surabaya. Kepergiannya mendapat banjir ucapan belasungkawa dari penggemar, pemain,

Pengurus YKP Akui Jual Aset Rp 4 Triliun yang mengetahui mana yang belum dijual dan terjual. “Dia (Catur, red) yang mengerti total perhitungan aset. Dia menjelaskan sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun,” ujar mantan Kajari Surabaya ini. Lanjut Didik, dari keterangan saksi, pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Pastinya akan minta audit yang manafsir karena masih simpang siur. Kami akan sesuaikan dengan harga pasar saat ini,” jelas Didik.

Nantinya kejaksaan juga akan mempersiapkan audit independen untuk melakukan perhitungan yang sejalan dengan BPKP. “Kami akan berjalan berdua. Tapi ini masih rencana pembentukan audit independen tersebut,” jelas Didik. Didik menambahkan, YKP ini memang dulunya dibentuk untuk keperluan bisnis dan itu diperbolehkan. “Yang tidak boleh, dia (YKP, red) melepaskan diri. Kalau jual belinya sah. Setelah bingung tidak setor lama ke pemkot lalu dijadikan modal lagi,”

tegas pria berkacamata ini. Untuk audit nanti, tambah Didik, juga didalami apakah selama mengelola terjadi penyelewengan aset apa tidak. “Itu yang pidananya. Kalau kita jalan keduanya, ada penyelewengan dan ada melawan hukum,” tegas Didik. Didik menambahkan, untuk pengurus selanjutnya dalam diskusi dengan pihak pemkot, dia mengusulkan dari pemkot sendiri. “Kami sarankan orang pemkot. Kalau orang luar tidak ada pensiun dan nanti hilang lagi,” pungkas Didik. (fer/nov)

Mabuk, Korban Paksa Minta Uang Alasan sang bapak melakukan hal itu lantaran korban meminta uang sembari marah-marah, disertai kondisi mabuk berat. Pembacokan itu dilakukan Danu (60), warga Dusun Ngemplak RT 01/RW 01 Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo terhadap putranya, Toni Irwanto (35). “Setelah membacok anaknya, terlapor kabur dan belum diketahui keberadaannya. Anggota masih memburunya,” kata Kapolsek Sukorejo AKP Supriyadi, kemarin. Informasi yang dihimpun, kejadian heboh itu dilakukan pelaku di tokonya Se-

sukses pembinaan atlet di seluruh daerah pelosok provinsi ini. Multievent yang kali pertama kali digelar pada 2007 itu dianggap sebagai simbol keberhasilan proses pembimbingan dan penggemblengan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba, mengingat zaman sekarang godaan drug, narkoba, dan sejenisnya begitu kuat mengintai generasi penerus bangsa. Tapi, benarkah itu yang terjadi? Betulkah tujuan porprov selama ini

mantan pemain, hingga klub Persebaya. Di antaranya, Rendi Irwan, Evan Dimas, juga Official Persebaya melalui akun Instagram masing-masing. Hal itu terbukti dari unggahan pemain Persebaya, yakni Rendi Irawan. Ia mengucapkan “Selamat jalan Cak Joner. Tribun Surga Menantimu”. Selain Rendi, Presiden Persebaya Azrul Ananda juga mengucapkan rasa bela sungkawa nya atas kepergian Cak Joner. Ia mengucapkannya melalui akun Official Persebaya. Ucapan Azrul Ananda yang diunggah oleh Official Persebaya tertulis “Kami semua terkejut mendengar kabar tentang kepergian saudara Jhonerly Simanjuntak. Bagaimana pun mendiang adalah sosok penting dalam perjuangan kembalinya Persebaya di kancah sepak bola nasional. (x-3/fdn/fer/nov)

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

belum terjadi pembacokan, ayah dan anak sempat terlibat keributan. Puncaknya karena korban marah-marah ke ayahnya, membuat Danu emosi. Hingga akhirnya Toni dibacok memakai sabit dan mengenai kepala kirinya. Sabetan itu juga mengenai jari tangan sebelah kiri korban. “Berdasarkan keterangan empat saksi yang kami periksa, awalnya Toni menemui bapaknya di toko dalam keadaan mabuk. Korban datang untuk meminta uang,” terang Supriyadi. Danu kemudian memberikan sejumlah uang ke anaknya. Lantaran jumlah uang

yang diberikan dirasa kurang, korban lalu memarahi habis-habisan ayahnya. “Seketika ayahnya emosi dan langsung mengambil sabit lalu dibacokkan ke anaknya hingga mengenai kepala dan jarinya. Setelah kejadian itu, Danu bergegas pergi dan belum diketahui keberadaannya,” ungkap Supriyadi. Para saksi yang mengetahui kejadian itu secepatnya menolong korban dan melaporkannya ke polisi. Toni yang terluka parah langsung dilarikan ke RS Sahabat, Desa Suwayuwo, untuk mendapatkan perawatan. (rul/nov)

Sodorkan Adik demi Menjalin Hubungan di Belakang Layar

Sambungan dari halaman 1

Kozin dengan serius membuka percakapan sedahsyat halilintar kepada Nana. “Kanjeng Ibu minta saya menikahi Mira,” Kozin membuka percakapan menjelang tengah malam, pada suatu hari. Rupanya selama ini Liana sengaja menyodorkan adiknya untuk dinikahi Nanang. Kedua kakak beradik ini sangat sering sowan ke Solo sebagai langkah pendekatan. Sebenarnya keanehan-keanehan sudah terjadi sejak itu. Misalnya, si ibu mertua sering memanggil pulang Kozin. Yang aneh, Kozin dilarang mengajak serta dirinya. Itu terjadi berkali-kali. Dan sepulang dari Solo, Kozin tak pernah berterus terang mengapa disuruh pulang. Kalaupun menjawab, itu hanya singkat. Dikatakan bahwa ada masalah keluarga yang membutuhkan kehadirannya. Karena itu, Nana sempat kaget kala diajak Kozin sowan ke Solo. Ada apa ini? Dengan hati berdebar Nana mendampingi suaminya. Yang mengagetkan, ternyata ibu mertuanya mendudukkan Nana dan Kozin secara khusus.

Tanpa basa-basi, sang ibu mertua memberinya dua pilihan kepada Nana: mau dimadu dengan Mira atau diceraikan Kozin. Sebagai anggota keluarga priyayi Solo yang mambu-mambu keraton, Kozin tidak mampu menolak. Ngendikane ibu ibarat sabdo panditaning ratu yang tak bisa dibantah. “Rupanya Liana ingin posisinya yang lepas dari Mas Kozin digantikan Mira. Siapa sih yang tak ingin menjadi anggota keluarga besar keraton?” Yang disesalkan Nana, sama sekali tak ada perlawanan dari Kozin. Lelaki yang mulanya dirasakan teramat sangat mencintainya itu tiba-tiba berbalik arah pandang. Mira memang cantik dan tampak lembut. Ini terkesan dari foto yang sempat diperlihatkan Nana. “Lantas Mbak Nana memilih alternatif kedua?” tanya Memorandum. “Seperti yang Anda lihat sekarang. Mudah-mudahan prosesnya berjalan dengan lancar,” jawabnya. Ada sebentuk senyum di antara kedua pipinya. Lebih tepatnya bukan senyum,

melainkan seringai. Ada fakta mengejutkan lain yang ditemukan Nana. Ternyata Liana tak hanya jadi mak comblang yang mempertemukan Kozin dan adiknya. Liana memanfaatkan posisinya yang dekat dengan Kozin untuk kembali meraih cinta lamanya. “Aku khawatir Mira hanya dijadikan alat untuk mendekatkan diri dengan Mas Nanang. Jujur aku pernah baca WA di HP Mas Kozin pascabeliau berkencan vs Liana. Jelas sekali WA itu. Tidak bisa menipu,” kata Nana. “Tapi biarlah, sebentar lagi aku sudah bukan siapa-siapa di antara mereka. Mau apa saja, silakan. Bukan urusanku,” tandas Nana. (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih

Porprov Ajang Unjuk Pemimpin Daerah Bagi mereka, atlet, pelatih, manajer, pengurus cabang olahraga, pengurus KONI, pemerintah kota dan kabupaten, serta provinsi, banyak kenangan yang terukir. Kenangan pahit maupun manis. Itu bisa dipastikan. Pun bagi seluruh stakeholder olahraga yang ada di Jawa Timur, porprov yang tahun ini dibuka Gubernur Khofifah Indar Paranwansa, pekan lalu, itu sebagai arena yang ditunggu-tunggu insan olahraga. Ajang ini memang menjadi tolok ukur atas

berjaga di sekitar rumah meminimalisir lolosnya tersangka. “Dia sempat melarikan diri ke arah dapur. Bahkan, berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu dan alat isap itu keluar jendela,” imbuh Memo Sayangnya, upaya Alan tidak membuahkan hasil. Petugas berhasil menemukan barang yang sempat dibuangnya. Setelah melalui proses penggeledahan dan interogasi di tempat, Alan berikut barang buktinya digiring ke Mapolrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut. Pengakuan Alan, dia mengonsumsi sabu hanya untuk menambah stamina. “Saya beli dari seseorang dengan cara diranjau,” aku tersangka di mapolrestabes. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 tercapai? Apa tidak ada tujuan tersirat dari multievent ini? Misalnya hanya untuk pemenuhan hasrat politik kelompok tertentu? Atau, porprov sekadar sebuah proyek? Mencari jawaban itu. kita harus menengok tujuan awal digelarnya porprov. Dari sejarahnya, ajang multitalent itu kali pertama digelar untuk pembibitan atlet. Ditetapkan digelar setiap dua tahun sekali setiap tahun ganjil. Namun dalam perjalanannya,

tanpa alasan yang jelas, event ini berkembang menjadi ajang persaingan prestasi antardaerah. Terbukti banyak kepala daerah (kota dan kabupaten) termotivasi menjadikan event ini sebagai ajang pembuktian keberhasilan memimpin daerahnya. Bukti lain yang terlihat, mereka, para pemimpin daerah itu, menjadikan event ini sebagai pencitraan diri mampu memimpin daerahnya. Alhasil, pelaksanaan porprov menjadi kata kunci kesuksesan seorang pemimpin

sebuah kota atau kabupaten dengan menggunakan dana APBD. Melihat gelagat ini, pelaksanaan porprov diubah menjadi empat tahun sekali. Tentu keputusan itu tidak menyenangkan mereka. Dengan susah payah mereka berusaha keras mengusulkan pelaksanaan porprov kembali ke dua tahun sekali. Dan, berhasil! Nah, setelah perhelatan akbar Porprov Jatim VI ini berakhir, para pemimpin daerah (kota dan kabupaten) dipastikan berlomba-lomba

menjadikan event ini sebagai tunggangan politik lagi. Tentu dengan kembali menggunakan dana APBD masing-masing. Sebab, porprov kembali dihelat setiap dua tahun sekali. Dan, tentu juga porprov akan tetap terasa terus semangat dengan segala hiruk pikuknya. Apalagi, ketika Porprov VII/2021 dipastikan digelar di empat kabupaten; Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Situbondo.(*)


SABTU WAGE, 13 JULI 2019

KULINER & KESEHATAN WEBSITE: memorandum.co.id orandum.co.id ď Ž EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 8

5 Tempat Kuliner

Surabaya yang

Melegenda

Lontong Balap

Untuk menghabiskan waktu akhir pekan di Surabaya, anda yang suka kuliner mungkin bisa menikmati sejumlah tempat yang memiliki sejarah panjang. Bahkan, di beberapa tempat telah berdiri jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Selain menawarkan suasana tempo dulu yang begitu kental, kelezatan kuliner yang disuguhkan membuat wisatawan ketagihan dan selalu ingin mencicipinya kembali. Bagi Anda yang tengah berlibur ke Kota Pahlawan, tidak ada salahnya untuk mengunjungi sederet tempat wisata kuliner di bawah ini. Dijamin Anda akan ketagihan. Lontong Balap Pak Hasyim Seagian besar orang Surabaya sangat menyukai makanan pedas. Jika Anda pun termasuk, maka tak ada salahnya mencicipi Lontong Balap Pak Hasyim yang berlokasi di Jalan Barata Jaya XVII Nomor 130, Baratajaya, Gubeng. Kedai yang telah berumur puluhan tahun ini menawarkan lontong dengan cita rasa lezat dengan isian melimpah dan kuah yang gurih. Satu hal yang membedakan Lontong Balap Pak Hasyim dengan makanan sejenis adalah lento, makanan yang dibuat dari kacang-kacangan.

Pengunjung sate klopo Ondomohen Bu Asih berjejal menikmati menu sate.

Menu sego sambel Mak Yeye yang disajikan menggugah selera.

Sate Klopo Ondomohen Bu Asih Warung Belum Sate Klopo Ondomohen Bu Asih yang telah berdiri sejak tahun 1945 tak boleh Anda lewatkan. Kelezatan daging empuk dengan bumbu kacang yang legit membuat selera Anda meningkat. Tidak hanya menyediakan sate ayam dan sapi, di warung

Bagi pencinta es krim, jangan lewatkan kelezatan Es Krim Zangrandi yang dapat Anda temukan di Jalan Yos Sudarso Nomor 15, Embong Kaliasin, Genteng. Di tempat ini, Anda tidak hanya dapat menikmati semangkuk es krim bertabur topping, melainkan juga suasana tempo dulu yang kental.

ini tersedia menu sate udang yang tak kalah lezat. Tak perlu khawatir, harga sepiring sate di warung ini sangat terjangkau. Untuk menemukan warung ini, datanglah ke Jalan Walikota Mustajab Nomor 36, Ketabang, Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Es Krim Zangrandi

Lima Cara Ampuh Hilangkan Stres di Kantor BERBAGAI tekanan di tempat kerja bisa membuat orang stres di kantor. Masalahnya, kalau sudah stres performa kerja pun akan semakin menurun. Bukannya disenangi rekan kerja, justru Anda bisa semakin tidak disukai karena dianggap tidak serius. Untuk itu, penting sekali bagi Anda untuk mempelajari berbagai strategi. Pertama, alihkan pikiran saat muncul stres di kantor. Terkadang, untuk melepaskan kepenatan di pikiran, Anda hanya perlu membiarkan pikiran untuk berkelana memilkirkan hal yang lain. Dengan begini, masalah yang terasa sulit bisa Anda redam sejenak. Selanjutnya jangan memaksakan diri untuk berpikir terlalu berat di tempat kerja jika itu justru membuat Anda semakin stres. Bila Anda punya waktu luang meski sedikit saja, manfaatkan untuk hal-hal favorit Anda. Entah itu membaca artikel lucu, menggambar, atau menulis untuk menghilangkan stres di kantor. Kedua, curhat dengan orang yang dipercaya. Terkadang peredam

stres terbaik adalah dengan berbagi cerita dengan orang terdekat. Bercerita, apalagi dengan tatap muka secara langsung, merupakan cara yang paling efektif untuk meredakan ketegangan dan merasa lebih tenang. Orang lain tidak harus memperbaiki masalah Anda, hanya perlu menjadi pendengar yang baik. Curhat juga akan membuat Anda mendapatkan dorongan positif dari orang terdekat yang memahami kondisi Anda. Ketiga, tidur yang cukup. Anda mungkin merasa seperti tidak punya cukup waktu untuk tidur karena banyak pekerjaan. Ingat, hal ini hanya akan menurunkan produktivitas Anda di tempat kerja. Selain itu, kurang tidur juga akan menurunkan konsentrasi dan kemampuan memecahkan masalah. Keempat, atur waktu dan prioritas dengan baik. Berangkat ke tempat kerja 10-15 menit lebih awal pun bisa mempermudah hari Anda. Jangan sampai sudah stres di kantor, Anda malah datang terlambat dan

Ilustrasi

menciptakan masalah baru. Anda juga perlu menetapkan batas-batas yang sehat. Banyak orang yang akhirnya merasa tertekan akibat selalu stand by 24 jam sehari untuk bekerja. Kalau sudah begini, bisa jadi Anda masuk dalam kategori gila kerja alias workaholic. Kondisi ini bisa merugikan Anda sendiri, baik secara mental maupun fisik. Kelima, berpikir positif. Stres di kantor bisa jadi merupakan hasil dari pikiran negatif Anda sendiri. Contohnya berpikiran negatif kalau target tidak akan tercapai, tugas tidak akan selesai, pekerjaan yang diberikan pasti sulit, rekan kerja pasti susah diajak kerja sama, dan sebagainya. Ini adalah pikiran pemicu stres Anda sendiri. Pemikiran negatif harus selalu dibuang, entah seberat apa pun tugas yang Anda dapatkan. Berpikir positif akan membantu tubuh untuk menjaga tingkat energi Anda. Misalnya daripada sibuk berpikir apa yang bakal terjadi kalau target tidak tercapai, fokuslah untuk mencari solusi kreatifnya.(*/tyo)

Nasi Cumi Pasar Atom Jika Anda lapar di malam hari, Nasi Cumi Pasar Atom dapat Anda jadikan pilihan. Warung yang terletak di Jalan Waspada Nomor 2-4, Bongkaran, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur ini menawarkan menu nasi cumi masak tinta yang sangat lezat. Sekali Anda coba Nasi Cumi Waspa-

da, Anda pasti akan ketagihan. Sego Sambel Mak Yeye Sego Sambel Mak Yeye sangat cocok bagi Anda yang menyukai makanan pedas. Meskipun menu yang ditawarkan sederhana, yakni campuran nasi, sambal, tempe, dan ikan, warung yang telah berdiri sejak tahun 1982 ini selalu ramai

dikunjungi. Warung nasi yang buka setiap malam ini dapat Anda temukan di Jalan Jagir Wonokromo Wetan Nomor 10 RT. 005 RW. 06, Jagir, Wonokromo. Jadi ke wisata kuliner di Surabaya makin seru nih. Yuk siapkan rencana weekend untuk berbuka atau jelang libur panjang Lebaran ke tempat wisata kuliner di atas.(*/tyo)


SABTU WAGE, 13 JULI 2019

SIDOARJO WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 9

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Luddy Eko Pramono, Imam S. . PEMASARAN/IKLAN: Ery, Dedi, Shoumu, Darianto, Hariono, Heru. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 08123591108, 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Perampok Keok Disemprot Obat Nyamuk Aksi perampokan itu dilakukan pelaku usai memancing di kolam korban Jumat (12/7) dini hari. Saat kolam pancing ditutup, pelaku menyelinap ke kamar mandi. Begitu kondisi sepi, pelaku kemudian masuk ke pintu dapur rumah korban. Saat berada di dapur, pelaku kepergok korban. Korban langsung ditodong oleh pelaku dengan pisau dapur. Korban kemudian tangannya di ikat, mata ditutupi kain dan mulut dilakban. “Korban berniat akan melaku-

kan perampokan,” kata Kanitreskrim Polsek Sukodono Ipda Sugiono, Jumat (12/7). Pelaku dan korban sempat berduel dengan pelaku di dalam rumah. Asiyah, isteri korban, yanjgt ikut adu fisik, diikat oleh pelaku, namun Asiyah berhasil lepas. Aksi pelaku gagal setelah isteri korban lepas dan berusaha menyelamatkan diri.  Isteri korban kemudian mengambil obat nyamuk cair.  “Sebotol obat nyamuk itu oleh isteri korban disemprotkan ke

FOTO: MEMORANDUM/SDM

BKIPM Surabaya I Pantau Penjualan Ikan di Pasar Tradisional Sidoarjo, Memorandum Petugas Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Surabaya I melakukan pengecekan kelayakan ikan segar yang dijual di pasar tradisional di Sidoarjo, Jumat (12/7). Salah satunya, adalah ikan-ikan yang dijual di Pasar Ikan Kalur Lingkar Timur (SLT) Sidoarjo. Ada beberapa jenis ikan, udang, dan cumi yang diperiksa. Namun, petugas tak menemukan penggunaan bahan-bahan berbahaya pada ikan-ikan tersebut, misalnya formalin. Meski belum menemukan kandungan residu pada ikanikan yang dijual belikan, namun BKIPM akan terus melakukan pengecekan ini setiap triwulan sekali. “Kegiatan ini sesuai dengan Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 01tahun 2017, tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelas Suswanto, Inspektur Mutu Balai BKIPM Surabaya I. Kegiatan itu dimaksudkan, agar masyarakat Indonesia mengalami perbaikan pola makan dengan kembali mengomsumsi ilan segar. “Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih cermat membeli ikan di pasar tradisional ini,” ujar dia lagi. Dengan makan ikan, kebutuhan omega 3 pada manusia bisa terpenuhi, yang diharapkan bisa meningkatkan kecerdasan. Maka pemerintah mendorong masyarakat untuk kembali mengomsumsi ikan sejak dini. “Bahkan ketika anak masih berada di kandungan ibunya diharuskan makan ikan. Namun, kalau ikannya mengandung formalin, anak tidak jadi pintar malah sakit,” tambah Suswanto. Lebih lanjut Suswanto menjelaskan, untuk membedakan ikan yang berformalin dengan yang tidak, sangat mudah. Pembeli perlu melihat mata ikan harus masih cembun., Badan ikan bila ditekan akan cepat kembali, masih beraroma amis, dan masih ada lalat. “Itulah ikan yang layak dikomsumsi,” cetus dia. Ia juga menjelaskan, BKIPM melakukan kegiatan ini berdasar Kepmen 52 A tentang Jaminan Mutu Hasil Perikanan dari Hulu Hingga Hilir. Inpres nomor 1 tahun 2017 tentang jaminan keamanan dan  ketersediaan pangan yang sehat bagi masyarakat. “Apabila dengan sengaja memberikan bahan kimia berbahaya akan dipidanakan dengan penjara 3 sampai 5 tahun dan denda sebanyak Rp 2,5 miliar,” tegas Suswanto.(sdm/jok/fur)

arah wajah pelaku hingga pelaku gelagapan, merasa perih, tak berkutik dan lemas meminta tolong,” ungkap dia. Isteri korban, tambah Sugiono, kemudian berlari keluar rumah meminta tolong kepada warga.

Warga pun berdatangan. Beruntung petugas sigap ke lokasi dan pelaku langsung diamankan. “Pelaku diamankan beserta barang bukti. Mulai pisau dapur, tali tampar, lakban dan kain yang dibuat menutupi mata korban,”

Kecelakaan Beruntun Libatkan Mobil, Bentor, Motor, dan Sepeda Onthel Sidoarjo, Memorandum Kecelakaan beruntun yang melibatkan, mobil, becak motor (bentor), motor dan sepeda onthel serta berakhir menyasak warung, terjadi di Jalan Sumorame, Kecamatan Candi, Jumat (12/7) dini hari. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi lantaran M Saleh (49), warga Sumenep sopir mobil jenis Suzuki APV nopol DK 773 B, mengemudikan mobil dalam kondisi mengantuk. Saat melintas dari arah utara ke selatan, di TKP, mobil tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak bentor dan pesepeda ontel yang juga berjalan dari arah yang sama.  Kanit Lakalantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatakan, kejadian bermula saat mobil Suzuki APV itu melaju dari arah utara ke selatan.  Di lokasi kejadian, mobil itu tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak bentor dan pesepeda ontel yang ada di depannya. “Kejadianya sekitar pukul 02.00,” kata dia. 

Kondisi beberapa kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Sumorame, Kecamatan Candi.

Bentor yang ditabrak APV dikendarai Linto (65) warga Perum TNI AL Blok 12

No. 11 Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi. Sedangkan sepeda ontel dikayuh

Mulya Handoyo (60), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi. Mobil yang terus nyelonong juga  menabrak motor Honda Revo nopol W 6692 SR, milik Hadiatul Fitria (21), warga Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, yang parkir di pinggir jalan Usai menyasak beberapa kendaraan, mobil belum juga berhenti. Mobil warna silver itu terus melaju dan menabrak warung makan milik Masikin, warga Desa Sumorame, Kecamatan Candi, yang berada di tepi jalan. Setelah menghajar warung makan, mobil pun terguling dan berhenti.  Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi dan membantu mengevakuasi kendaraan yang terlib at laka beruntun. Polisi juga memeriksa pengemudi Suzuki APV dan para saksi.  “Tidak ada korban jiwa, hanya pengendara bentor yang mengalami luka ringan,” pungkas mantan Kanitlantas Polsek Waru itu.(sm/jok/fur)

Sendang Agung

Situs Sejarah yang Terabaikan Rambut sebahu Sugeng berkibar-kibar ditiup angin sepoi yang berhembus dari persawahan. Matanya tajam melihat lubang penuh air kira-kira seukuran 3X2 meter yang dibatasi pagar bambu berselimutkan kain hitam di depannya.

Petugas memeriksa kondisi dagangan di Pasar Ikan JLT Sidoarjo.

Wahyu Widodo diperiksa penyidik Polsek Sukodono.

tutur Sugiono. Semua peralatan yang dibuat untuk berbuat jahat, seperti membungkam korban dengan tali tampar, kain dan pisau yang dijadikan barang bukti. Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat akan merampok karena kebutuhan ekonomi. Terutama untuk membayar kuliah anaknya. “Saya butuh duit untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” aku Coi lirih. Dalam kasus ini, pelaku terancam pasal 365 ayat (1) dan (2) jo pasal 353 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan kekerasan.(sm/jok/fur)

“Di bawah air itu ada dua baris susunan batu-bata kuno yang memanjang seperti kanal. Mungkin peninggalan jaman Majapahit. Lalu oleh warga, tempat ini diberi nama Sendang Agung,” tutur Sugeng.   Ada enam titik di sekitar tempat itu yang dibawah lapisan tanahnya terdapat bekas bangunan kuno. Dari jumlah itu dua diantaranya serupa kanal tadi, sedangkan dua lainnya berbentuk sumur ditambah sebuah struktur bangunan lagi yang serupa dengan pondasi bangunan rumah.  Situs-situs sejarah itu ditemukan secara bertahap oleh Sugiantono, warga Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo, sejak empat tahun lalu. Penemuan pertama pada 1 Oktober 2015 hingga penemuan akhir pada tahun 2016. “Saya lupa tanggal dan bulannya,” ujar Sugeng lagi. Pada awalnya, penemuan situs kuno ini sempat menggegerkan banyak kalangan. Bahkan para petingi kabupaten Sidoarjo, mulai dari Wakil bupati sampai Kapolres datang berkunjung di situs yang berlokasi di tengah hamparan sawah.

Bahkan peneliti sejarah dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di Trowulan pernah datang sekali untuk meninjau tempat tersebut. “Tapi setelah itu tidak ada kabar beritanya. Bahkan sekedar informasi tentang bangunan apa itu dan berasal dari jaman apa juga tidak ada,” ujar pengusaha kayu tersebut. Pernah ada tim mahasiswa arsitektur dari ITS yang datang dan memperkirakan situs itu serupa pondasi pemukiman kuno yang menghampar luas dibawah lapisan tanah sawah. “Tapi ya itu tadi, tidak ada kelanjutannya sama sekali,” katanya dengan wajah lesu. Padahal menurutnya, hasil penelitian dan juga tindakan lanjutan untuk membongkar sangat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan terutama sejarah. Selain itu keberadaan bangunan kuno tersebut juga bisa dijadikan obyek wisata yang mampu mendokrak perekonomian warga setempat. Apalagi situs Sendang Agung berada di atas sawah berstatus tanah kas desa (TKD) Kelurahan Urang Agung, sehingga dipastikan

tidak ada kesulitan bagi BPCB untuk mengeskavasinya, asalkan mau melibatkan warga setempat.   Sementara itu Mbah Gik, pangilan akrab Sugiantono menambahkan, belum ada perhatian yang berarti dari Pemkab Sidoarjo dan juga Kelurahan Urang Agung. “Paling hanya membangun jalan paving menuju tempat ini saja,” imbuh dia. Selain itu, Pemerintah Kelurahan Urang Agung juga membantu pembiayaan untuk penyelenggaraan prosesi KirabTujuhTumpeng yang dilaksanakan sekali setahun setiap awal bulan Suro dalam kalender Jawa. Pria yang tak bisa baca-tulis itu mengatakan biaya perawatan dan operasional sepenuhnya didapatkan secara swadaya dari orangorang yang peduli dengan keberadaan situs bersejarah tersebut. “Misalnya pendopo di atas sumur itu dibangun atas bantuan Pak Sochieb, warga Lebo yang terpilih jadi anggota DPRD Sidoarjo. Sedangkan biaya pembangunan lainnya diperoleh dari warga yang secara sukarela memasukkan uang ke dalam kotak sumbangan,” tukas lelaki yang kini

Situs Sendang Agung di Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo.

FOTO: MEMORANDUM/LUDDY

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Sidoarjo, Memorandum Pelayanan air bersih Umbulan dari Pasuruan ke Sidoarjo, sudah di depan mata. Pemerintah pusat sudah membangun booster Umbulan di Jabon, Porong, Buduran, Gedangan, Waru, Tanggulangin, Candi. Menurut Pjs Dirut PDAM DTS Sidoarjo Abdul Basit Lao, tahun ini air Umbulan mengalir secara meluas, dengan transmisi jaringan baru yang dibangun Abdul Basit Lao melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). “Insya Allah, tahun ini air Umbulan akan mengalir di Sidoarjo,” kata Abdul Basit Lao, Jumat (13/7). Bantuan pemerintah pusat berupa delapan booster untuk PDAM DTS Sidoarjo senilai Rp189 miliar. Itu merupakan bantuan terbesar yang pernah diterima PDAM DTS. Bantuan berupa barang, bukan dalam bentuk uang. PDAM DTS sangat diuntungkan dengan sistem ini karena tak perlu repot-repot membangun sendiri. “Kami terima jadi saja,” ungkap dia. Booster berteknologi tinggi itu dibangun seperti tabung dengan garis tengah 10 hingga 18 meter, bervolume ratarata 32 ribu meter kubik. Dindingnya menggunakan glass fused. Yakni, campuran kaca dan baja yang diimpor dari Amerika. Pondasi bawah tanahnya berkedalaman 47 meter. Sehingga, booster tersebut merupakan booster Distribution Centre (DC) terbaik di dunia. “Booster itu disebut-sebut sebagai booster terbaik di dunia,” terang Abdul Basit Lao. Dari delapan booster yang sudah jadi, tiga boster siap dioperasikan. Yakni, booster Sidoarjo, Candi, dan Buduran. Namun karena jaringan transmisinya belum selesai, maka diperkirakan molor sampai akhir tahun ini. “Ini tergantung kesiapan jaringan pipa yang dibangun. Kalau jaringan DC-nya siap maka tigabooster kita siap melayani masyarakat,” tegas dia. Untuk booster Sidoarjo, nantinyaoff take di perumahan sekitar Kali Pucang, sampai Kelurahan Magersari yang di sebalah barat rel kereta api. Untuk booster Buduran, off takenya di perumahan Kahuripan Nirvana Village (KNV), Taman Pinang, Citra Garden, dan Puri Indah. Basit menyatakan, dengan beroperasinya delapan booster, tidak berarti Instalasi Pengilahan Air (IPA) PDAM yang menggunakan air sungai dimatikan. Semuanya, tetap bekerja seperti semula. Kemungkinan pihak PDAM Cabang Waru akan membangun sendiri satu booster di Pondok Tjandra Indah, Waru. “Karena di situ, kita sudah mendapat hibah tanah dari pengembang,” tutup Abdul Basit Lao.(sdm/jok/fur)

FOTO: MEMORANDUM/SM

PDAM DTS Bangun 8 Booster

Ipda Sugiono Kanitreskrim Polsek Sukodono

Sidoarjo, Memorandum Unit Reskrim Polsek Sukodono meringkus Wahyu Widodo alias Coi (47), warga Kedurus 1B/8 RT 05 RW 01, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Pelaku merampok di rumah H Komari (63), pemilik kolam pancing Slamet Rejo di Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono.

FOTO: MEMORANDUM/SM

Tahun Ini Air Umbulan Mengalir di Sidoarjo

Pelaku diamankan beserta barang bukti. Mulai pisau dapur, tali tampar, lakban dan kain yang dibuat menutupi mata korban.

Pengunjung melakukan ritual dengan media dupa.

menjadi juru kunci situs Sendang Agung itu. Sekarang ini, tempat yang berada di lingkungan RT 18 tersebut hampir tak pernah sepi dari kunjungan orang-orang dari berbagai daerah di Jatim. Di sana mereka melakukan ritual bernuansa Kejawen sambil menikmati syah-

dunya suasana di tengah bentang alam nan asri. “Baik siang atau malam selalu saja ada yang kesini. Apalagi kalau malam Jumat atau saat padhang mbulan (bulan purnama-red) orang yang datang jauh lebih rame lagi,” pungkas Mbah Gik.(Luddy Eko/Jokosan/fur)


TULUNGAGUNG

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 10

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Fauzi Surahmad Menang Mutlak Pilkades Plandaan Tulungagung, Memorandum Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan, Selasa (9/7). Berjalan demokratis, langsung, umum, bebas dan rahasia (luber), partisipasi masyarakat sangat baik. Itu terlihat saat warga berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih. Penghitungan perolehan suara bagi kemenangan calon kepala desa hasilnya beragam. Ada yang selisih tipis dan ada yang banyak. Bahkan, calon petahana pun ada yang menang, dan juga ada yang kalah. Namun secara umum, hasil akhir itu tetap bisa diterima semua pihak. Sehingga wilayah Tulungagung tetap aman dan kondusif. Demikian halnya di Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru. Suasana pemilihan kepala desa berjalan lancar sesuai harapan. Fauzi Surahmad, calon kades petahana nomer urut 2, tetap dipercaya warga Plandaan untuk memimpin desa. Fauzi memperoleh 82,40 persen, atau 1.367 suara dari jumlah suara sah 1.659. Fauzi menuturkan, banyaknya dukungan terhadap dirinya bukanlah sebuah kemenangan. “Banyaknya jumlah dukungan ini merupakan amanah yang diberikan kepada saya. Kami sampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan berusaha nenjaga amanah itu,” ujar Fauzi, Jumat (12/7). Selain itu Fauzi juga menyam-

paikan terima kasih ke semua pihak, yang turut mensukseskan jalannya pilkades di Desa Plandaan. “Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh warga Plandaan, dan semua pihak yang telah ikut mensuksekan pemilihan kepala desa ini. Sehingga seluruhnya berjalan dengan tertib, aman dan damai,” ucap Fauzi. Dia berharap, seluruh warga selalu menjaga kerukunan dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun dengan baik. “Proses demokrasi telah selesai. Meskipun beda pilihan itu hal wajar. Tetapi yang terpenting jangan ada perpecahan antara sesama,” jelas dia. Kemudian, Fauzi Surahmad mengajak semua elemen masyarakat bersama-sama mensukseskan visi misinya. Termasuk turut ambil bagian dalam percepatan  pembangunan Desa Plandaan.  Sementara Pj Kepala Desa Plandaan Muji Santoso, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pilkades. “Alhamdulillah pilkades berjalan lancar dan sesuai harapan. Semua

calon baik para pendukung dari semuanya bisa menerima hasilnya. Karena dari tahapan-tahapan sudah dilalui sesuai prosedur. Jadi tidak ada yang dipermasalahkan,” papar Muji Santoso. Muji Santoso berpesan bagi yang terpilih tidak berbangga hati. Dan bagi yang belum terpilih bisa menerima dengan legowo dan tidak berkecil hati. Kemudian bisa bersatu kembali untuk bersama-sama membangun Desa Plandaan agar ke depanya lebih baik dan maju. (kin/mad/nia/pi)

Fauzi Surahmad (tiga dari kanan) bersama Muspika Kedungwaru.

Cakades Plosokandang Tolak Hasil Pilkades SUHU politik di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, nampaknya belum berakhir usai pilkades serentak 9 Juli lalu. Karena, cakades nomer urut 01 Albar Banuadji secara resmi melayangkan keberatannya ke Pemkab Tulungagung terkait hasil pilkades. Kabag Pemerintahan Pemkab Tulungagung Usmalik melalui Kasubbag Aparatur Pemerintahan Desa Yudi Irwanto mengatakan, keberatan dari cakades Plosokandang adalah satu-satunya. Yudi menyebut, batas masa pengajuan keberatan hasil pilkades sudah berakhir sejak Kamis (11/7), pukul 23.00. Atau maksimal 2 kali 24 jam sejak ditandantanganinya berita acara pelaksanaan pilkades. “Yang resmi mengajukan dan ada suratnya itu hanya satu. Yaitu cakades nomer urut 01, Desa Plosokandang,” ujar Yudi Irawan, Jumat (12/7).

Yudi Irwanto

Keberatan yang diajukan Albar Banuadji terdiri dari beberapa poin. Di antaranya soal penghitungan surat suara yang dilakukan di ruangan, dan disebut sebagai ruang tertutup. Kemudian soal pengamanan surat suara yang tidak dijaga saat waktu istirahat, serta soal sosialisasi panitia, sehingga jumlah surat suara tidak sah mencapai 933 lembar. “Ada banyak keberatan. Ini kalau melihat unsur keberatan seharunsnya panitia pilkades bisa menjawab. Dalam waktu tiga hari ini akan menjawab keberatan tersebut, dan menyampaikannya kepada pihak yang merasa keberatan,” kata Yudi. Pilkades Plosokandang diikuti oleh tiga orang cakades. Selisih perolehan suara ketiganya yang tidak jauh, dan ditemukan 933 surat suara yang tidak sah membuat cakades nomor urut 01 memilih untuk mengajukan keberatan atas hasil pilkades. (fir/mad/pi)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

DPRD Kota Kediri Sepakati Pemkot Blitar Gelar Pertemuan TP PKK Tiga Raperda Jadi Perda Blitar, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar pertemuan triwulan tim penggerak program kesejahteraan keluarga (TP PKK), dharma wanita, GOW, Perwosi, dan K3S se-Bakorwil Malang, Kamis (11/7).

Kediri, Memorandum Tiga rancangan peraturan daerah (raperda) disepakati dan disetujui. Yaitu, raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018, raperda tentang penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, dan raperda tentang perubahan atas Perda Kota Kediri Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Daha. Hal tersebut tercapai dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri yang dipimpin Ketua DPRD Kholifi Yunon. Rapat membahas dua agenda, yaitu penyampaian raperda inisiatif DPRD, dan penetapan raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018, yang bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Kediri, Kamis (11/7) siang.   Masing-masing perwakilan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Kediri diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan persetujuaannya. Semua sepakat menyetujui tiga raperda yang menjadi pembahasan dalam rapat paripurna tersebut menjadi perda. Mewakili Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu menyampaikan terimakasih atas kesediaan DPRD membahas, menelaah secara cermat rancangan daerah yang diajukan, dan akhirnya dapat disetujui bersama untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Kediri.

“Mudah-mudahan kita dapat mengemban tanggung jawab dan tugas ini secara amanah demi kemajuan bersama dan kesejahteraan masyarakat Kota Kediri. Raperda ini telah melalui tahapan dan pembahasan bersama dalam rapat panitia khusus DPRD Kota Kediri bersama tim Pemerintah Kota Kediri, dan merupakan hasil penyempurnaan dan penyesuaian terhadap hasil fasilitasi dari Gubernur Jatim sebagaimana tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Provinsi Jatim,” ujar Budwi Sunu. Dalam kesempatan yang juga diikuti Kepala OPD Kota Kediri tersebut, Sekda Budwi Sunu mengatakan, setelah melalui tahapan yang panjang akhirnya tiga raperda dapat terselesaikan sesuai kesepakatan bersama, antara DPRD Kota Kediri dengan Wali Kota Kediri serta arahan dari Gubernur Jawa Timur. “Ini menunjukkan betapa besar perhatian dan kepedulian anggota dewan terhadap kemajuan daerah dan terhadap tugas- tugas pemerintah dan

Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu menyerahkan berkas raperda ke Ketua DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon.

pembangunan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kota Kediri,” kata Budwi Sunu. Sementara, Badan Anggaran yang diwakili oleh sekretaris DPRD Kota Kediri Rahmad Hari Basuki, menyampaikan laporan terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018. Diantaranya target Pendapatan daerah sebesar Rp 1.225.131.169.223 bisa terealisasi sebesar Rp 1.278.488.601.890, atau 104,30% melebihi target sebesar Rp 53.367.432.667. Belanja daerah rencana sebesar Rp 1.425.225.617.136 terealisasi Rp 1.237.745.256.862, atau 86,85% kurang dari rencana sebesar Rp 187.480.360.273. Apabila disandingkan antara realisasi pendapatan dengan realisasi

belanja maka terdapat surplus sebesar Rp 40.743.345.028. Pembiayaan daerah rencana sebesar Rp 200.094.447.913, realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 200.094.398.906, kurang dari rencana sebesar Rp 40.007 titik sekian atau 100%. “Dengan demikian apabila pembiayaan netto sebesar Rp  200.094.398.906, ditambah surplus sebesar Rp  40.743.345.028, maka terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran atau silpa tahun anggaran 2018 sebesar Rp  240.837.743.934,” papar dia. Dari hasil pembahasan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 terdapat beberapa hal yang direkomendasikan dan perlu ditindak lanjuti. (adv/yud/pi)

Pertemuan dipusatkan di Balai Kota Koesoemo Wicitra, dibuka Plt Wali Kota Blitar Santoso, sekitar pukul 09.00. Acara ini dihadiri Ketua TP PKK Kota Blitar Feti Wulandari Santoso. Agenda pertemuan rutin itu dalam rangka menjalin silaturami antar organisasi wanita. Pertemuan itu juga menjadi media untuk saling bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalankan sebuah organisasi. “Terpenting juga bisa mengenalkan potensi-potensi unggulan di Kota Blitar,” ujar Plt Wali Kota Blitar Santoso, Kamis (11/7). Menurut Santoso, pertemuan itu bukan hanya menjadi ajang saling sapa atau bertemu saja melainkan juga harus bermanfaat. Menjadi pertemuan yang berkesan dan bernilai. “Karena itu, ibu-ibu juga kami ajak ke tempat wisata unggulan di Kota Blitar,”’ terang dia. Salah satu tempat wisata yang tidak boleh terlewatkan adalah Wisata Religi Makam Bung Karno (MBK). Wisata makam Presiden RI Pertama itu menjadi destinasi wisata unggulan kota Blitar. “Jadi kalau di Kota Blitar wisata ini (MBK) wajib dikunjungi. Jika tidak, belum lengkap rasanya,” ungkap dia. Selain ke MBK, rombongan TK PKK, Dharma Wanita, GOW, Perwosi, dan K3S se-Bakorwil Malang juga mengunjungi tempat

Pertemuan triwulan yang digelar TP PKK Pemkot Blitar.

wisata lain. Di antaranya, Agrowisata Belimbing Karangsari, Water Park Sumber Udel, dan Istana Gebang. (adv/humas/pi)


MADURA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

HALAMAN 11

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Gedung DPRD Sumenep.

Komisi I Apresiasi KPK yang Periksa LHKPN Pejabat Sumenep Sumenep, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah melakukan pengecekan terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Bupati Sumenep A Busyro Karim, Wakil Bupati Achmad Fauzi Sekda Edi Rasiyadi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah. Ketua Komisi I DPRD Sumenep KH Abdul Hamid Ali Munir menyambut baik pengecekan secara langsung hasil LHKPN oleh KPK RI. Menurut dia, hal itu suatu keharusan agar ada transparansi jumlah kekayaan milik pejabat daerah. “Apa yang dilakukan oleh KPK itu langkah positif dalam rangka memverifikasi secara langsung LHKPN para pejabat di daerah khususnya di Sumenep. Karena laporan tersebut wajib dan KPK memang sudah biasa secara rutin memeriksa harta kekayaan pejabat,” terang Hamid. Dia menjelaskan, pada dasarnya bukan hanya pejabat eksekutif yang wajib secara berkala melaporkan perkembangan kekayaannya kepada KPK. Tapi legislatif juga memiliki kewajiban serupa untuk memberitahukan hartanya guna mengantisipasi perilaku korupsi. “Semua pejabat mulai tingkat pusat sampai daerah wajib melaporkan harta kekayaannya, termasuk saya dan anggota DPRD lainnya. Saya sendiri rutin laporan, karena anggota dewan juga dilakukan verifikasi LHKPN. Ini dalam rangka pencegahan penyelewengan khususnya yang merugikan negara,” urai Hamid. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga menuturkan pengalamannya bahwa verifikasi ulang dilakukan manakala dalam laporan ditemukan data yang kurang. Sehingga pengecekan LHKPN secara langsung oleh KPK menurutnya hal wajar untuk mengetahui kebenaran harta kekayaan yang dilaporkan. “Ketika suatu laporan ada yang tidak benar atau tidak lengkap, maka dilakukan perbaikan. Misalnya menyebut kepemilikan rumah atau tanah. Itu harus disertakan dengan bukti kepemilikannya, termasuk jika itu berasal dari warisan, mekanismenya sudah diatur dengan jelas,” ujar Hamid. Hamid mengatakan, pemanggilan bupati, wakil bupati, sekda dan sejumlah pimpinan OPD Sumenep oleh KPK merupakan penghormatan bagi Sumenep agar para birokrat lebih mawasdiri dalam memperoleh dan mengelola harta. “Itu (pengecekan LHKPN, red) penghormatan. Supaya pejabat di Sumenep lebih hati hati. Itu semua dalam rangka pencegahan, supaya tidak terjadi apa-apa. Saya melihatnya seperti itu jadi intinya positif,” tandas Hamid. (aan/fur)

Timbun Rastra, Perangkat Desa Banyupelle Diringkus Pamekasan, Memorandum Satuan Reskrim Polres Pamekasan mengamankan seorang perangkat Desa Banyupelle berinisial MS karena ketahuan menimbun rastra (beras sejahtera) di rumahnya. Menurut pengakuan MS, Rastra yang menjadi hak masyarakat miskin tersebut akan disumbangkan untuk pembangunan masjid di Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Tindakan yang dilakukan MS semakin memperjelas asumsi masyarakat bahwa bahwa Rastra di desa tersebut jarang diterima oleh masyarakat. Bahkan tidak sampainya Rastra kepada masyarakat miskin di Banyupelle sudah dilaporkan oleh LSM Jatim Corruption Watch (JCW) ke Kejaksaan Negeri Pamekasan. Menurut anggota JCW Syaiful Bahri laporan dugaan penggelapan Rastra di Banyupelle sudah berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Namun Kejari Pamekasan belum melakukan proses hukum. “Kami sudah melaporkan Kepala

Desa Banyupelle terkait Rastra di desa tersebut lengkap dengan bukti dan pernyataan masyarakat. Tapi Kejari Pamekasan terkesan tidak mau melakukan proses hukum,” keluh Syaiful kepada Memorandum. Dalam waktu dekat, LSM JCW akan melakukan audiensi dengan Kajari Pamekasan untuk menindaklanjuti proses laporan warga. “Dengan ditangkapnya MS, bukti penyelewengan Rastra di Banyupelle semakin terbuka. Tinggal penegak hukumnya sekarang, mau membela masyarakat miskin atau membela pemakan hak rakyat miskin?” sindir Syaiful. Mansyur, Ketua BEM Hukum Universitas Islam Madura sebagai warga Banyupelle mengungkapkan hal yang sebaliknya. Kata dia masyarakat setempat sudah sepakat menyumbangkan Rastra untuk masjid. “Jadi hal ini atas kesepa-

Ilustrasi rastra (beras sejahtera).

katan masyarakat Banyupelle. Mungkin saja ada unsur lain, ada menyuruh orang luar untuk mengolah isu tersebut di desa kami,” kata Mansyur, Jumat (12/7). Menurut Mansyur beras tersebut masih ada dan tidak diselewengkan atau

dijual. Dia masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena semua itu untuk kebaikan bersama masyarakat Desa Banyupelle agar ke depannya tetap aman dan kondusif. (sjk/fur)

Lima Pejabat Eselon II dan III Dimutasi Bangkalan, Memorandum Meski dalam skala kecil, kebijakan mutasi dan pelantikan jabatan di lingkungan Pemkab Bangkalan kembali bergulir. Kali ini, lima pejabat eselon II-B dan III-A setara kepala dinas, kepala bagian dan sekretaris, terangkut gerbong mutasi. Mereka, Rabu (11/7) siang dilantik oleh Bupati R Abdul Latif Amin Imron di Aula Diponegoro, Kantor Pemkab Bangkalan. Dua pejabat eselon II yang terjaring kebijakan mutasi kali ini adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Rudiyanto,S. Sos MM, serta mantan Direktur PDAM Sumber Pocong dan Kepala Dinas Koperasi-UMK, Drs H Andang Pradana. Rudyanto kali ini ketiban amanah mendudukan jabatan baru sebagai Kepala Badan Ketahan Pangan. Sedangkan Andang yang sempat bebera-

Bupati R Abdul Latif Amin Imron melantik lima pejabat eselon II dan III di aula Diponegoro, Kantor Pemkab Bangkalan.

pa bulan diposisikan sebagai pelaksana pada Setdakab (non job), kini memangku jabatan baru sebagai Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Kebijakan ini tergolong agak kontroversial. Sebab jabatan kabag yang kini diamanatkan kepada Andang kali dalam hirarki struktur jabatan, ada pada level pejabat eselon III. Padahal, sebelumnya Andang pernah

menduduki jabatan eselon II. Yakni Kepala Dinas Koperasi dan UMK. Berikutnya, tiga pejabat eselon III yang katut kebijakan mutasi adalah Kabag Administrasi Kesra Eko Setiawan,Ssi MT. Dia kini memangku jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Di lain pihak, Inspektur 1 pada Inspektorat Drs Joni Artiono dialihtugaskan sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup. Terakhir, Sekretaris DPM-PTSP Drs Amir Syarifudin dipertcaya memangku jabatan baru sebagai Inspektur 1 pada Inspektorat. Dalam sambutannya, Ra Latif, sapaan akrab bupati, berharap agar kelima pejabat yang baru dilantik menduduki jabatan baru, agar segera menjalan amanah yang dipercakayan dengan serius. Juga mesti diimbangi oleh tanggung jawab dan prestasi kinerja yang masimal. “Saya berharap momentum pelantikan ini, bisa menjadi motivasi bagi para pejabat yang dilantik. Targetnya, agar sebagai ASN, mereka bisa bekerja maksimal seusai tupoksi kerjanya masing-masing,” pesan Ra Latif. Beberapa penekanan juga diamanatkan Ra Latif. Di antaranya, pejabat yang baru yang baru dilantik segera melakukan

konsolidasi intrernal. Juga koordinasi eksternal lintas sektoral. Ini penting agar peran dan fungsi mereka sebagai pelayan masyarakat tidak terganggu. Sebelumnya, hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, kebijakan dua kali kebijakan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab sudah digulirkan Ra Latif. Jelasnya, Selasa (7/5) lalu, sebanyak 19 pimpinan pratama setara kepala dinas, kepala badan, asisten dan staf ahli terjaring dan terangkut gerbong mutasi. Berikutnya, Rabu (19/6) lalu, kebijakan mutasi dan promosi jabatan skala besar kembali digulirkan.Kali ini, sebanyak 93 pejabat eselon II, III dan IV setara kepala dinas, sekretaris, kabid, camat, kasi dan lurah terangkut gerbong mutasi. Terakhir, Kamis (11/7) kemarin, giliran lima pejabat eselon II dan III, lagi-lagi terjaring kebijakan mutasi. (ras/fur)

Habiskan Anggaran Rp 45 M

Kantor DPRD Bangkalan Dibangun Empat Lantai Bangkalan, Memorandum Anggota DPRD periode 20019-2024 Kabupaten Bangkalan patut bersyukur. Juga layak bersukacita. Bahkan berbangga diri. Sebab mereka yang terpilih melalui bara persaingan Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, ternyata ketiban anugerah ganda. Mereka, seusai dilantik nanti, secara yuridis, tidak sekedar resmi menduduki 50 kursi di kelembagaan legislatif. Lebih dari itu juga akan langsung ngantor di gedung baru berlantai empat. Penegasan itu bukan sekedar pepesan kosong. Sebab Pemkab Bangkalan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) setempat, sejak awal Juni 2019 lalu, mulai berjibaku membangun gedung DPRD yang baru. Lokasinya di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kecamatan Bangkalan Kota. Atau kawasan ring road (jalan lingkar) Timur. Posisinya berdekatan dengan bangunan megah Bangkalan Plaza (Bangplaz). Targetnya, sesuai kontrak, garapan gedung berlantai empat senilai Rp 45 miliar itu harus tuntas dibangun dalam tempo enam bulan. Atau 180 hari kerja. “Insya Allah PT Gala Karya selaku kontraktor, akan mampu memenuhi target itu. Garapan gedung DPRD rampung tepat waktu,” kata Kepala Dinas PRKP Bangkalan Ir H Ishaq Sudibyo MM, Jumat (12/7) kemarin, optimis. Dengan demikian, seusai dilantik nanti, semua anggota DPRD periode 2019-2024 hasil Pemilu serentak April 2019 lalu, menurut Yoyok, sapaan akrab Ishak Sudibyo, diprediksi sudah bisa ngantor di gedung baru berlantai empat. Termasuk Sekretaris Dewan (Sekwan) dan semua karyawan sekretariatnya. Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, sudah dua kali menekuni mata rantai kinerjanya di dua gedung berbeda. Pada dekade tahun 1960 sampai awal 1990-an lalu, para wakil rakyat itu menempati gedung kuno peninggalan Pemerintah Hindia Belanda di Jalan Pemuda Kaffa. Lokasinya berhadapan dengan RSUD Syamrabu. Juga bersisian dengan SMAN 01 Bangkalan. Baru pada tahun 1992 lalu para anggota DPRD harus angkat koper. Mere-

Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron dan Ketua DPRD Imron Rosyadi bersama forpimda memencet tombol sirine pemancangan tiang fondasi gedung DPRD. Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron

Kepala Dinas PRKP Ir H Ishaq Sudibyo MM

ka berpindah tempat. Kali ini ngantor di gedung baru berlantai dua. Tepatnya di jalan kembar Soekarno-Hatta. Lokasinya besisian dengan Mapolres dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Juga berdekatan sebagian besar Kantor OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan. “Nah, dalam waktu dekat ini, atau setidaknya enam bulan mendatang, rekan-rekan anggota DPRD juga akan pindah lagi,” papar Yoyok. Kali ini mereka akan angkat koper dan ngantor di gedung baru berlantai empat yang dibangun pemkab di Jalan Halim Perdana Kusuma. Atau di kawasan ring-road Timur. Proses pembangunan gedung baru DPRD itu, sambung Yoyok, dimulai dengan pengurukan lahan seluas 13.250 m2. Maklum, kondisi lahan yang dipersiapkan untuk bangunan gedung empat lantai itu, sebelumnya berwujud areal persawahan. Syukurlah, urukan yang digarap disepanjang Juni 2019 itu kini sudah tuntas. Tahapan berikutnya, barulah start awal garapan bangunan pisik gedung DPRD dimulai. Tetenger-nya ditandai dengan kegiatan ground-breaking. Atau peletakan batu pertama. Momentum bersejarah itu, Kamis (11/7) siang lalu, langsung dilakukan Bupati RK Abdul Latif Amin Imron, dengan cara memencet tombol sirine. Itu dilakukan serentak bersama Ketua Anggota DPRD Imron Rosyadi,SE Msi dan anggota forpimda. Begitu suara sirene nyaring meraung, derek alat berat Inject Pile

langsung bergerak mengangkat sebuah tiang beton, kemudian dilesakkan ke dalam perut bumi. Itulah material fondasi perdana untuk bangunan gedung empat lantai Kantor DPRD Bangkalan yang baru. Dalam laporannya, Kepala Dinas PRKP, Ir H Ishaq Sudibyoa,MM, secara detail menjelaskan proses tahapan pembangunan Gedung DPRD. Juga profil gambaran bangunan fisiknya. “Secara fisik, gedung baru DPRD ini dibangun empat lantai. Luasnya 5.778 meter persegi, berdiri di atas hamparan lahan seluas 13.250 meter persegi,” urai Yoyok. Plavon dana mega proyek ini, lanjut Yoyok, bernilai total Rp 45.254.336.000. Sepenuhnya bersumber dari APBD 2019. Kontraktor penggarapnya adalah PT Gala Karya dengan konsultan perencana CV Matra Cipta dan konsultan MK CV Prima Cipta Counsultant. Sesuai amanah kontrak, garapan Gedung DPRD ini ditargetkan rampung dalam 180 hari kerja. Yakni mulai 26 Juni sampai 22 Desember 2019. Jika sudah tuntas dibangun nanti, wujud pisik Gedung DPRD yang baru itu, menurut Yoyok, akan menyuguhkan konstruksi bangunan yang unik. Sarat menyiratkan kearifan lokal tradisi khas Madura. Disain atap gedungnya juga dimodifikasi mirip atap rumah tradisional khas pedasaan Rakyat Bangkalan. “Kata warga pedalaman, namanya atap Peggun. Tatanan warna untuk gedung DPRD itu nanti, juga didominir oleh corak warna kegema-

ran Rakyat Madura. Umumnya warna merah dan putih,” tandas Yoyok. Dilain pihak, Bupati RK Abdul Latif Amin Imron dalam sabutan tanpa teksnya, menyuarakan beberapa pesan dan harapan. Kepada kontraktor proyek PT Gala Karya, serta Konsultan perencana CV Matra Cipta dan konsultan MK CV Prima Cipta, Ra Latif, sapaan akrab Bupati, wanti-wanti agar garapan mereka benar-benar mengedepankan kadar kualitas bangunannya. “Sesuai amanah kontrak, target untuk menyelesaikan pembangunan proyek ini dalam 180 hari kerja, juga harus benar-benar tepat waktu,” pinta Ra Latif. Target ini patut diingatkan. Sebab setidaknya satu atau dua bulan seusai dilantik nanti, semua anggota DPRD hasil Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, diharap sudah bisa angkat koper dan berpindah dari gedung lama ke gedung Kantor DPRD yang baru. Sekelumit, Ra Latif juga memaparkan gambaran tentang kelengkapan sarana dan prasana gedung DPRD jika sudah rampung nanti. Di antaranya, mulai dari gedung lantai dasar hingga gedung lantai empat, dilengkapi oleh belasan ruangan dan fasilitas penunjang lain yang sangat representatif. “Pokoknya serba koimplit-lah,” tandas Ra Latif. Penegasan Ra Latif tidaklag mengada-ada. Untuk gedung lantai dasar, misalnya, memiliki kelengkapan 14 ruangan. Yakni ruang drop-zone, hall, receptionist, ruang humas, ruang penerima demo, ruang keuangan, ruang risalah dan perundang-undangan,

Alat berat inject pile melesakkan tiang fondasi perdana

ruang bagian umum, ruang server, ruang tunggu, ruang Sekretaris Dewan (Sekwan), ruang perpustakaan, ruang smoking area, serta toilet pria dan wanita. sedangkan gedung lantai dua memiliki 21 ruangan. Selengkapnya adalah ruang Badan Musayawarah (Banmus), ruang rapat lesislasi, ruang rapat anggaran, ruang Fraksi 1, ruang Fraksi 2, ruang Fraksi 3, ruang Fraksi 4, ruang Fraksi 5, ruang Fraksi 6, ruang Fraksi 7, ruang Fraksi 8, ruang Fraksi 9, ruang Fraksi 10, ruang Badan Kehormatan, ruang rapat Bapem-Perda, ruang tenaga ahli, ruang Wakil Ketua 1, ruang Wakil Ketua 2, ruang Wakil Ketua 3, ruang toilet pria dan wanita, serta pantry. Berikutnya, sebanyak 12 ruangan juga tersaji di gedung lantai tiga. Masing-masing berwujud ruang Ketua/ ruang istirahat/ ruang meeting, ruang VVIP, hall, ruang sidang paripurna, ruang rapat Komisi A, ruang rapat Komisi B, ruang rapat Komisi C, ruang rapat Komisi D, ruang smoking area, ruang rapat Fraksi 7, toilet pria dan wanita, serta pantry. Terakhir, di gedung lantai empat, akan ada empat ruangan. Yakni tribun untuk udangan, gudang, ruang operator dan pantry. Semua fasilitas itu, sepenuhnya merupakan kelengkapan sarpras untuk mendukung rutinitas kinerja anggota DPRD. “Jadi kelengkapan sarana dan prasarana di gedung yang baru itu nanti, termasuk ragam fasilitas penunjang lainnya, benar-benar sangat komplit,” tegas Ra Latif. Semua itu, menurut Ra Latif, semata-mata direalisir untuk mendukung

optimalisasi kinerja pimpinan dan anggota DPRD, termasuk jajaran sekretariat di dalamnya. Itu sebabnya, ketika 50 pimpinan dan aggota DPRD periode 2019-2024 nanti mulai menempati gedung yang baru, Ra Latif berharap agar mereka membawa semangat baru. ” Contohnya, ya tolong suasana di gedung DPRD yang baru nanti, jangan sering sepi. Yang nampak ngantor cuma beberapa anggota saja..haaa... haaa...haaa...,” seloroh Ra Latif, yang juga mantan Wakil Ketua DPRD dari FPP. Terakhir, Ra Latif juga berharap, ke depan, anggota DPRD dengan semangat kerja barunya di gedung kantor yang baru, seluruh anggota dewan, baik itu antar personal, semua Fraksi dan masing-masing Komisi sebagai kelengkapan kerja DPRD, harus punya kemampuan dan kesempatan yang maksimal untuk bisa memainkan peran, beban tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengemban amanah legislasi (pembuat UU), butgetter (penyusun anggaran) dan lembaga pengawas. Jika harapan itu terwujud, Ra Latif optimis kemitaran kerja semua OPD di kelembagaan ekssekutif dengan anggota DPRD sebagai pengemban amanah kinerja lembaga legislatif, termasuk penjaring dan penampung aspirasi rakyat, akan bergulir semakin solid. Dengan demikian, duet kemitraan Eksekutif dan legislatif di Kabupaten Bangkalan, akan selalu memiliki sinkronisasi yang sinergis dalam mengawal pembangunan jauh ke depan.” Targetnya, ya tergapainya tata kehidupan rakyat yang sejahtera, adil dan berkemakmuran,” pungkas Ra Latif. (adv/ras/fur)


PASURUAN

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Suasana rapat rekonsiliasi PHK tahap III.

Pencairan Tahap III, 28 Penerima PKH Dicoret Pasuruan, Memorandum Ribuan keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) di Kota Pasuruan dapat bernapas lega. Dana bantuan sosial (bansos) khusus keluarga kurang mampu tahap III mulai dicairkan. Namun, pada pencairan tahap ini ada 28 KPM yang dicoret. Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Sugianto mengatakan, dana bansos sudah dicairkan sejak 5 Juli. Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk merealisasikan bansos mencapai Rp 3,6 miliar. “Penerimanya saat ini sebanyak 4.844 KPM dan tersebar di empat kecamatan,” terang dia, Jumat (12/7). Di Kota Pasuruan, jumlah KPM terbanyak ada di Kecamatan

Gadingrejo yang mencapai 1.877 KPM. Berturut-turut, selanjutnya Kecamatan Bugul Kidul (1.234), Panggungrejo (1.206), dan Purworejo (527). Sugianto mengatakan, jumlah KPM yang menerima bansos pada tahap III ini lebih sedikit dibanding sebelumnya. Pada tahap II yang cair pertengahan April, ada 4.816 penerima KPM. Berkurangnya jumlah KPM ini

karena data penerima yang dicoret. Sebab, mereka tidak lagi memiliki komponen bantuan sesuai ketentuan pemerintah. Komponen itu juga menentukan besaran bantuan yang diterima setiap KPM. Seperti untuk bantuan komponen ibu hamil senilai Rp 2,4 juta dan anak berusia 0-6 tahun senilai Rp 2,4 juta. Komponen anak bersekolah SD senilai Rp 900 ribu; SMP Rp 1,5 juta; dan SMA Rp 2 juta. Sedangkan komponen disabilitas berat, dijatah bantuan Rp 2,4 juta dan warga lanjut usia di atas 60 tahun mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta. “Hingga saat ini penyaluran bantuan masih berlangsung,” tutup Sugianto. (rul/epe)

Pasuruan, Memorandum Batalyon Kavaleri 8/NSW/2 Kostrad menggelar ceramah motivasi oleh pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr Drs Aqua Dwipayana MI Kom di Beji, Pasuruan, Kamis (11/7). Sekitar 300 prajurit beserta anggota Persit Yonkav 8/NSW/2 Kostrad mendengarkan motivasi-motivasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi. Aqua Dwipayana menyampaikan, Yonkav 8/NSW/2 Kostrad saat ini mengawaki tank leopard, salah satu alutsista tercanggih di TNI AD. Untuk itu, semua prajurit Narasinga, julukan untuk pasukan kavaleri, mulai dari pangkat terendah harus mempunyai rasa bangga. Menjadi prajurit merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Karenanya, setiap prajurit harus bersemangat dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. “Seminar yang digagas Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad ini sangat bermanfaat bagi prajurit dan Persit Yonkav 8/NSW/2. Kemampuan komunikasi yang baik sangat penting bagi prajurit dalam kedinasan maupun rumah tangga. Hal tersebut sangat menentukan keberhasilan dalam melaksanakan tugas ke depan,” jelas Aqua Dwipayana dalam sambutannya. Selanjurnya, salah satu nilai penting dari materi yang disampaikan Aqua Dwipayana antara lain, memelihara rasa bersyukur, bahagia dan terus meningkatkan komunikasi yang berkualitas dengan cara 4 As (kerja keras, kerja tuntas, kerja cerdas dan kerja ikhlas). “Ibu-ibu Persit dilibatkan karena di balik keberhasilan seorang suami terdapat peran seorang istri yang hebat, keluarga yang kuat sebagai pendorong keberhasilan dalam pelaksanakan tugas,” tegasnya. Dalam sambutannya, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta menekankan, seluruh personelYonkav 8/ NSW/2 Kostrad bisa menjadikan motivasi dari Aqua Dwipayana sebagai pedoman. Baik sebagai prajurit maupun

Danyonkav 8/NSW/2 Kostrad Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta SH menyerahkan cendera mata kepada motivator Dr Drs Aqua Dwipayana MI Kom.

Dr Drs Aqua Dwipayana MI Kom foto bareng Danyonkav 8/NSW/2 Kostrad Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta SH.

FOTO: MEMORANDUM/SUDIONO

FOTO: MEMORANDUM/BAHRUL

Motivator Nasional Aqua Dwipayana Beri Motivasi 4 As untuk Prajurit Narasinga

Dr Drs Aqua Dwipayana MI Kom foto bersama Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta SH, prajurit dan anggota Persit Yonkav 8/NSW/2 Kostrad di Beji, Pasuruan.

atau pemahaman yang penting untuk semua yang ada di sini,” terang Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta. (adv/ion/epe)

dalam membina keluarga sehari-hari. “Semoga apa yang disampaikan oleh Dr Drs Aqua Dwipayana MI, Kom bisa menjadi salah satu pembelajaran

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Bangkai Ikan Paus Akhirnya Dikubur

bangkai paus yang telah mati dan terdampar di wilayahnya. Hewan yang dilindungi memang tidak boleh dimanfaatkan seperti dipotong ataupun diambil giginya,” terang Gigih, Jumat (12/7). Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban kembali mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem khususnya yang berada di lautan. Menurutnya, dilihat dari bangkai tersebut, kemungkinan kematian mamalia terbesar di lautan

sudah terjadi beberapa hari lalu. Sedangkan penyebabnya, diduga akibat memakan sampah plastik yang banyak mencemari laut. “Ini juga mengindikasikan jika lautan yang jadi habitat paus sudah tercemar sampah plastik, hingga mengakibatkan kematian karena memakan sampah plastik. Ini peringatan agar kita tidak membuang sampah plastik sembarangan. Plastik butuh 100 tahun untuk bisa terurai di alam,”pesan Arsal. (tri/epe)

Harta Kekayaan Cak Thoriq Berkurang Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq, memenuhi undangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengklarifikasi laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN), di Ruang Rapat Brawijaya Lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (11/7). Pada kesempatan itu, pejabat yang akrab disapa Cak Thoriq tersebut, juga menjalani klarifikasi tentang LHKPN oleh KPK selama kurang dari dua jam. Usai menjalani pemeriksaan, mantan anggota DPRD Jatim itu menyampaikan, undangan dari KPK bukan terkait kasus korupsi. “Namun hanya terkait

dengan pemeriksaan rutin atau sekadar mengklarifikasi harta kekayaan yang dimiliki pada periode 4 Januari 2018 hingga 11 Juli 2019,” terangnya, kemarin. Cak Thoriq mengungkapkan, harta kekayaan yang dimiliki saat ini berkurang ratusan juta. Sebelumnya, harta yang dilaporkan ke KPK sebesar Rp 9.247.000.000. Namun sekarang tinggal Rp 8.351.490.884. “Semua pejabat yang masuk dalam kategori wajib lapor LHKPN yang dimilikinya, agar patuh terhadap jadwal pelaporan serta menyampaikan laporan kekayaan yang dimiliki dengan jujur, transparan dan akuntabel,”

Bupati Thoriqul Haq menerima bukti laporan harta kekayaan dari KPK.

kata Cak Thoriq. Menurutnya, LHKPN merupakan laporan tahunan daftar harta kekayaan yang wajib dilaporkan aparatur sipil negara (ASN) maupun pejabat negara, yang telah memenuhi kriteria wajib lapor kepada KPK. (hum/tri/epe)

Wakil Wali Kota Soufis Subri

macetan dan momentum aksi massa menyambut kedatangan KPK. “Kita

harus mengantisipasi kemungkinan terjadinya demonstrasi, misalnya riak-riak terkait transportasi online. Namun jangan ditutup berlebihan (jalan, red). Karena diharapkan masyarakat umum juga turut serta dalam kegiatan ini,” beber Subri. Selain sosialisasi kepada siswa, roadshow Bus KPK bertajuk “Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi” ini juga akan diramaikan dengan pameran pelayan publik seperti pelayanan pembuatan KTP, dan perpanjangan SIM. Juga akan ada festival kuliner daerah, pemutaran film antikorupsi, kesenian ludruk, penampilan band, serta games interaktif. Terkait dengan penataan parkir, seluruh pegawai di Sekretariat Daerah akan diarahkan ke kantor Dinas Satpol PP. Sementara undangan dan peserta akan diarahkan parkir di kompleks Kodim 0820 Probolinggo. (yd/hms/epe)

Bermodal Celurit, Dua Begal Beraksi di GOR Mastrip Probolinggo, Memorandum Ketenangan warga sekitar kawasan GOR Mastrip di Kota Probolinggo, terusik dengan kabar aksi begal, Jumat (12/7) siang. Empat remaja yang tengah nongkrong di kawasan itu jadi sasaran aksi perampasan. Aksi yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV) itu, keempat korban mengalami kerugian Rp 160 ribu dan dua ponsel. Rekaman itu menunjukkan, dua pelaku yang mengendarai motor matic langsung menuju korban yang tengah berkumpul di sisi belakang GOR dengan mengacungkan celurit. Salah satu korban, AN (17) warga Kabupaten Probolinggo, menerangkan ciri-ciri yang sempat diingat. “Motif kendaraan pelaku berwarna merah kombinasi putih dan mengenakan jaket hitam,” ucapnya seperti dilansir dari pojokpitu.com. Pasca peristiwa perampokan, korban langsung melaporkan ke kantor polisi setempat. AN jaga mengaku jika celurit pelaku sempat ditempelkan ke leher dan perut. Tindakan ini yang membuat dia dan rekannya pasrah ketika ponsel dan uang dirampas. Selain AN, tiga korban lain, A (16), AR (17), dan R (17), masing-masing dimintai uang Rp 20 ribu sampai Rp 80 ribu. Kapolsek Wonoasih Kompol Sukatno mengatakan,

FOTO: MEMORANDUM/IST

Petugas dibantu warga mengubur bangkai ikan paus di tepi pantai.

Probolinggo, Memorandum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan kegiatannya ke Kota Probolinggo pada pertengahan Juli 2019. Agendanya, sosialisasi antikorupsi kepada pelajar TK hingga SMA. Dalam kaitan ini, pejabat pemerintah kota (pemkot) diwajibkan hadir dan mengosongkan jadwal selama kegiatan KPK. Instruksi wajib hadir ini disampaikan Wakil Wali Kota Soufis Subri ketika memimpin rapat persiapan roadshow KPK. “Saya sudah berbicara dengan Pak Wali Kota, beliau ingin seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) mengosongkan jadwal saat KPK datang. Seluruh OPD wajib hadir,” terangnya, Jumat (12/7). Subri menegaskan, roadshow KPK merupakan agenda biasa dan momen baik dalam upaya mempercepat pembangunan kota. Karenanya, dia mengingatkan antisipasi ke-

FOTO: MEMORANDUM/IST

Penanganan ini dibenarkan Gigih Aribowo, kepala balai pengelolaan sumber daya pesisir dan laut (BPSPL) Denpasar. Lembaga di bawah Kementerian Perikanan dan Kelautan yang menangani wilayah Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur tersebut, mengatakan hewan yang dilindungi sesuai undang-undang yang berlaku tidak boleh dimanfaatkan. “Paus adalah hewan yang dilindungi. Tindakan yang dilakukan petugas Polres Lumajang dan jajarannya bersama warga sekitar sangat tepat dengan mengubur

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

Lumajang, Memorandum Polsek Pasirian bergerak cepat menangani bangkai ikan paus berbobot lebih dari satu ton yang terdampar di Pantai Bambang, Kamis (11/7) sore. Dibantu warga setempat, petugas mengubur bangkai ikan paus di kawasan pantai. Selain termasuk kategori hewan dilindungi, langkah itu untuk mengantisipasi bau tak sedap karena bangkai ikan yang mulai membusuk.

KPK Datang, Pejabat Pemkot Wajib Hadir

Kondisi GOR Mastrip yang sepi mengundang aksi kriminal.

masih terus menyelidiki kasus ini dan sudah mengantongi identitas pelaku. Sementara Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo selaku penanggung jawab GOR, akan memperketat pintu masuk dan penambahan penerangan dan kamera CCTV. (*/epe)


H A L A M A N 13

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

ANEKA KEBUTUHAN

P R O P E R T Y MOJOKERTO

SURABAYA

LOWONGAN

RUMAH DIJUAL

TANAH DIJUAL

ARSITEKTUR

Dijual Rumah Sukomanunggal jaya 255/400 3,2 M Rumah balong bendo 750/1000 3,5 M Rk Hr Muhammad 4M manyar kertoarjo 717/469 15 M Hubungi : Tlp/WA 08123181 4638. Dijual Rumah Puri Taman Asri E-2 Uk. 9x12 SHM, Rumah 1 lantai (Dkt Masjid Agung Sby) Tlp : 0816532448.

J Tnh Kav ShM 5x19=30 jt Jiyu - pacet & Rmh shm 6x12=120 jt Kutorejo - Mojosari Dp 5jt sisa diangs 2-5th tnp bung Hub. 0812 31417020 - 081336348181 ( cpt terbatas )

Jasa Kontraktor Berkualitas: Desain, Renov & Bangun dr 3jt/m2. Konsultasi Free 0812 3403 7766.

MALANG

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas,AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

Cari Sales Lulusan SMA usia Max 35th PT. Welly Niaga Perkasa Darmo Park I Blok 3B No.10 Sby. Dicari Sopir Pick Up di Sby. Usia 25-35 th Hub: 081235509772. Dicari Sopir Pick Up di Sby. Usia 25-35 th Hub: 081235509772. 38.25/4 29/5

PROPERTI

ELEKTRONIK DICARI

RUMAH DIJUAL Dijual Rumah di Perum Persada Bayangkara Mondoroko Mapan-Malang. Lt.68m2 2KT 1KM Bonus Kanalpo+Pagar Hub.085103003 639.

RUKO Disewakan ruko murah 2lt ry.lidah kulon drh wiyung lb 168M2, 2kt,2km,parkiran,ada pagar lok strategis cck u/gudang,usaha,toko,dll 45jt/th ng.081259132134/081216613668.

SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 40 Freon 75,Bongkar 125 / Pas 175, Ahli Kipas, MsnCuci,Central/Chiler,Casetta,Whiter,Dispe nser.P.Air,TV,DVD dll.J/B.AC Bekas Kjrn:031 -5150.3333 Rkt.0851.0777.7754, Myjen 03151503332.

TANAH DIJUAL Dijual Tanah seluas 10200m di Precet Sumbersekar Dau Malang. Poros Jln View Bagus. Cocok sekali u/ Property. Dekat dg Kampus UIN Kedokteran. Hub:083142919228 - 0812 35820491.

RUMAH DIKONTRAKKAN Dikontrakkan Rmh Pesona Indah Wiyung Gg. Pacar No.10 Hadap Utara, Bebas Banjir KT 2 KM 1 Ada AC, Ada Pagar+Garasi Mobil

Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851. 0877.7759 Mayjen 0851.0777.7715

J.Tanah di Pasir Pakis Malang dekat pintu tol mapan. Lt Tanah 3000m2 SHM. Hub:085103 003639.

Hub.085646174865. Di kontrakan rumah di jln.kutisari selatan 2 no 33a rt.o1.hargaRp 10 jt/th dan di kontrakan perum griya karya sedati permai blok ba no 1 rt 29.sedati gede harga pertahun.17 .jt.hub .087732541691

BANK

SEDOT WC

AHLI GIGI 38.24/6-24/7

BIRO JODOH Eko Single di Kediri Mandiri, punya usaha toko. Cari Istri Gadis Menarik Rambut Panjang Lebat untuk Teman Hidup Selamanya. Hub: 0813 5169 6767. 38.6/7-9/8

PENGOBATAN & PARANORMAL

38.19/6-25/7

38.14/5-14/6

SIDOARJO

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) SPESIALIS OBATI BERBAGAI MACAM PENYAKIT. KENCING MANIS BATU GINJAL HIPERTENSI KOLESTROL ASAM URAT WASIR.ASAM LAMBUNG MIGREN DLL DGN METODE TRAPI BEKAM TOTOK SYARAF ACUPRESUR HUB.085815263635 / 0814 5027 7724.

BAHAN BANGUNAN

TANAH DIJUAL Tanah Murah SHM (15x53) Keboan Sikep Gedangan (SDA) Hrg 2.75 jt / m. Hub: (031) 3771680 WA: 082219338008 (TP).

GRESIK RUMAH DIKONTRAKKAN Dikontrakkan Rmh UK 6x12 daerah perum Sumput asri Driyorejo Gresik blok BX no.24 gg.seroja. Hub: WA 0822 9193 2248 HP : 081 330 677 559

40.21/6-21/7

38.4/7-8/08

RATU PENAKLUK CINTA

Menangani segala problem Percintaan yang membandel, Perjodohan, segala susuk buat anda, buka aura, binsis, penglaris, segala penyakit, menyediakan bedak Ratu Seperti Rembulan.

Perum Griya Karya Sedati Permai RT 29 RW 12 Blok BA No.1 Sedati Gede 087732541691 38.24/5-6/7

O T O M O T I F

PIJAT KEBUGARAN Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/ Losmen, Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042.

MOTOR

BAHAN BANGUNAN

SURABAYA MOTOR DIJUAL

38.20/6-23/7

HONDA 40.24/5-5/7

Dijual Motor Supra X 125 D Surat Lengkap tahun 2006. Pajak masih hidup. Hub: (0857 3041 4330) via WA d/a.Kendung Kanoman Surabaya. Kondisi Mulus.

38.10/5-10/6

PIJAT KEBUGARAN RICKY Pijat khusus wanita,ibu-ibu,tante,dan pasutri. Handsome, Muda, Rileks, Ramah, Bersih, Kuat dan Bertenaga. Khusus Surabaya. Khusus Hotel dan Apartemen. Call : 0838310 02614.

75

38.13/6-20/7

40. 12/7-24/7

40.2/7-2/8 38.15/15-15/7

79.11/7-7/8 38.7/7-31/7

38.8/5-8/6

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

38.11/6-14/7

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

40.5/7-4/8

00.22/04-27/5

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS HUB:

0812.9462.6507 0838.3044.4579 40.5/7-4/8

LAYANAN AGEN IKLAN PAS SURABAYA TIMUR

SURABAYA TENGAH Biro Husni

Jl. Ngagel Dadi III/1

081234895724

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135 8792004

8491289

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

5039948

PANCA AGC

Jl. Jetis Kulon I/32

8289784

ISKADI Agc Jl. Pucangan VII/26

5023819

Jl. Simo Gunung Baru 24

5685065

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

5025002

BIRO AL-KHOIR

Jamaludin

Jemur Wonosari Lbr 65

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

SARANA LINTAS Jl. Semampir Kelurahan 39 Winda Simogunung Kramat Tmr 33

0315920722 082143784650

SURABAYA BARAT KENZI

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

7877390 8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Jl. Simolawang

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Biro Riri

Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

SIDOARJO

 SURABAYA UTARA

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

SURABAYA SELATAN

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819

KONTRAKTOR Terima renovasi jasa kontraktor rmh,kantor, gudang tukang berpengalaman sejak thn 1980 gratis konsultasi Hub:081259132134.

KEHILANGAN

38.29/06-29/07

0858 15263635 / 081450277724

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

3820/6-22/7

Hilang STNK Honda Beat th»2014 w.white blue met nopol L-5298-KE An.Reno Reynaldo Indrawan d/a.Kendangsari Dalam 63 Rt.1/7 Sby. HILANG BPKB ASLI MTR HND V1J02 TH. 18 L.3165.SO AN.SLAMET JL.KAPAS KRAM PUNG BUNTU. 17 SBY. NK.MH1KF2217JK0 27575. SIN.KF22E1027655. Hilang STNK Motor Yamaha R15 w.merah th»2014 nopol L-3424-AX An.Bakri Susilo d/a. Gubeng Masjid ! No.6 Rt.1 Rw.7 Sby. Hilang stnk mobil honda crv A/N: Vincentius hendra gunawan D/A: JL Panglima sudirman no 178 TubanNopol : S 1745 HB. HLG STNK Yamaha L5794XO An Kusuma Fidhayanti Jl.Kupang Gunung Timur 10A/7 Sby. HLG STNK SPD MOTOR HONDA LEGEN DA 2002 L-3860 NY W.HTM AN.ROY OKTA VIAN EFFENDY JL.KAPASAN LOR 1/15 SBY Hlg Buku Kir L.9389.UO/SB.253513.K PT. SINAR BACANKHATULISTIWA JL.EMBONG MALANG 71-E SBY. Hlg Buku Kir TEMPELAN SB.251681.K PT. KARYA MUDA ABADI SEJATI JL.KALIANAK BARAT 66 SBY. Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.253912.K PT.GAJAH MAS ANTARNIAGA JL.MASTRIP WARNAGUNUNG 31 SBY. Tlh hilang STNK L-6666-NV Elvina Hendriani kalimas baru 2 lebar 78 sby hub: 0823 3393 2749.

Hilang STNK Honda Vario »15 L-4996-YX An. Ishak Hub.Girilaya 7/8. HILANG STNK Yamaha L6812XA An Sarnu Wibowo Jl.Kupang Gunung Timur 7B/38 Sby HILANG STNK Honda Beat L6149 WU a/n Diyah Sri Rahayu Manukan Lor IV/ 18 Sby 081703452444

S 6967 ZA a/n susmiati SPdi d/a randubeso tampingmojo kec tembelang jbg S 3510 ZQ a/n ahmad anharullah d/a kauman ds kauman kec mojoagung jbg S 3383 ZC a/n nur khalimah d/a jl bejo ds mojokrapak kec tembelang jbg

PASURUAN

S 1879 ZJ a/n dimas pranayan d/a berjel ds pucangro kec gudo jbg

KEHILANGAN

S 3640 OO a/n lulus setiawan d/a paritan ds keras kec diwek jbg

Hlg Stnk N4162TY an Wachid Sulaiman-Pajejeran 12/1 Gunung gangsir Beji Hlg Stnk Ymh06 N2545TJ an SutrisnoJl Umbang 1/6 Wonosari Gempol Hlg Stnk Ymh17 N5288TCJ an Marsha Vidiana-Ds Buluagung Jowo 3/8 Sengonagung Purwosari Hlg Stnk Hnd16 N3210TBL an Achmad Burhan Ayubi-Gondang 5/2 Kepulungan Gempol Hlg Stnk Hnd17 N3147TBO an Elok Dwi Nurcahyono BS M- Ds Kemloko 2/1 Beji Hlg Stnk Hnd15 N6123TBG an Nur Rif»atul Asfadiyah- Ds Wonokoyo kulon 4/2 Wonokoyo Beji

JOMBANG KEHILANGAN S 4744 ZQ a/n bahroni andi d/a pagerwojo ds pagerwojo kec perak jbg S 3836 OK a/n muhamad singgih sugianto d/a jajar kepuhkembeng kec peterongan jbg

S 5492 ZQ a/n parto d/a mlaten ds gadingmangu kec perak jbg S 3546 WF a/n sukardi d/a menturus ds menturus kec kudu jbg S 4927 YZ a/n irwanto H ST d/a ceweng ds ceweng kec diwek jbg S 3589 YJ a/n wahyu andriyanto d/a pelem ds jatipelem kec diwek jbg

LAMONGAN KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR: S-3659-KU. NK.MH8FD110C5J199670. NS. E4051D229770. AN.IKA TRISNAWATI .D/a: DS. KALEN RT/RW. 04/02 KEC.KEDUNGPRING KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-3284-ME. NK.MH1JFJ111EK103529. NS.JFJ1E1103553. AN. KUNTADI.† D/a: KEL.SIDOHARJO KEC/ KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-6684-MF. NK.MH1JFJ11XEK143222. NS. JFJ1E1141807. AN.M. ZAHIRUL ALIM. D/a: DS. WONOKROMO KEC.TIKUNG KAB.LAMONGAN


DEWI RENGGANIS

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id „ EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 14

FOTO: MEMORANDUM/JUN

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati dr Faida bersama komunitas keluarga besar lansia dan IIDI cabang Jember.

Lansia di Atas 60 Tahun Dapat Katering Gratis dari Pemerintah Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengajak komunitas Keluarga Besar Lansia Jember dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Jember menjadi kepanjangan tangan bupati dalam membantu lansia. Ajakan ini disampaikan Bupati dr Faida MMR pada halalbihalal dengan dua elemen itu di kediaman ibunda bupati Jember, Widad Mustahar, di Jalan Panjaitan Sumbersari, Jember, Kamis (11/7). “Ibu-ibu di komunitas ini kan banyak temannya. Saya mengajak ibu-ibu untuk men-

jadi kepanjangan tangan bupati dalam membantu sesama lansia,” tutur bupati. Terutama dalam

membantu lansia yang perlu mendapat perhatian. “Perhatian itu tidak selalu membagi harta atau uang, tetapi perhatian juga berupa akses informasi serta kepedulian terhadap sesama,” tambah bupati perempuan pertama di Jember tersebut. Komunitas hanya perlu menginformasikan program pemerintah kepada lansia. Bupati juga akan menugaskan resmi lansia di komunitas ini untuk meninjau fasilitas umum, supaya

layak bagi lansia. Di antara program Pemkab Jember untuk lansia ialah katering gratis bagi lansia di atas 60 tahun yang hidup sendiri atau kurang mampu. Juga BPJS Kesehatan melalui APBD Pemerintah Kabupaten Jember kepada lansia di atas 60 tahun. “Saya buat dalam peraturan bupati, seluruh lansia yang perlu dibantu iuran BPJS-nya dibiayai oleh APBD Pemerintah Kabupaten Jember tanpa terkecuali,” tegasnya.

Bupati meyakini, bahwa komunitas ini terbentuk dengan maksud dan tujuan yang besar. Maka bupati ingin komunitas ini lebih bermanfaat untuk semuanya. “Kebahagiaan yang hakiki itu kalau bisa berguna buat orang lain dan bisa membahagiakan orang lain,” ujarnya. Di Jember, lanjutnya, ada 10 persen penduduk lansia. Dari jumlah itu, sekitar 40 persennya lansia produktif dan masih aktif. Bahkan ada yang menjadi atlet

lansia berprestasi. Kata bupati, lansia yang mandiri bukan soal uang ataupun fisik. Tetapi, mandiri adalah tentang sikap dan mental. “Dengan arti, jika bisa dilakukan sendiri maka dilakukan, jika tidak bisa maka perlu bantuan orang lain,” bebernya. Sementara itu, Widad Mustahar menyampaikan, halalbihalal lansia digelar untuk bersilaturrahmi. Di usia yang memasuki 77 tahun, katanya, merupakan

momen usia yang membutuhkan banyak teman. “Saya merasa usia 77 tahun adalah usia yang istimewa. Jika jauh dengan temanteman, nanti saya akan seorang diri,” tutur perempuan yang akrab disapa Umi Widad ini. Kata Umi Widad, untuk menjaga diri agar tetap sehat juga harus menjaga hubungan dengan teman.“Seseorang yang diandalkan menjadi teman itu saling membahagiakan, bukan saling merusak,” pesannya. (jun/hms/epe)

BONDOWOSO & SITUBONDO KABIRO: Muhlis Adi Rangkul. WARTAWAN: Ahmad Fauzi (Bondowoso), Edy Sudibyo (Situbondo). ADVERTORIAL DAN PEMASARAN: Swaris Darmawan, Mahfud. ALAMAT KANTOR: Perum Taman Mutiara Blok AA-15 Pejaten Bondowoso. HP: 08113617789.

“Hanya administratif kok. Mencocokkan apa yang kami laporkan dengan kondisi yang sebenarnya,” kata Bupati Situbondo Dadang kepada sejumlah wartawan, Jumat (12/7).

Dia mengaku mengapresiasi langkah KPK. Karena hal ini untuk melatih serta menguji kejujuran setiap pejabat negara dalam mengelola keuangan, guna menyukseskan pemban-

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Pilkades Bondowoso Diikuti 18 Desa

M Asnawi Sabil

Bondowoso, Memorandum Pelaksanaan Pilkades Bondowoso 2019 dipastikan digelar serentak 12 Desember 2019. Itu sesuai surat edaran (SE) Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin yang diteken pada 15 Januari 2019 lalu. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bondowoso Abdurahman ketika dikonfirmasi melalui Sekretaris DPMD M Asnawi Sabil mengatakan bahwa pilkades serentak diikuti 18 desa tersebar di 10 kecamatan

di Bondowoso. Ia menjelaskan, 18 desa yang melaksanakan pilkades serentak tersebut, terdiri 11 kepala desa (kades) yang masa baktinya berakhir 2018 dan kini dijabat pj kades dan tujuh kades yang masa baktinya berakhir pada 2019. ”Pemkab sudah melakukan sosialisasi kepada camat-camat terkait persiapan pilkades serentak. Kita juga telah memfasilitasi pembentukan panitia pemilihan tingkat desa yang sesuai tahapan dilaskukan bulan Juli ini,” ujarnya. Disinggung anggaran APBD yang dikucurkan Dinas PMD sudah mengusulkan anggaran pilkades serentak melalui Perubahan APBD (P-APBD) atau PAK Bondowoso 2019. ”Sesuai amanat undang-undang, pilkades serentak dibiayai APBD. Oleh karena itu, Dinas PMD sudah mengusulkan anggaran itu melalui P-APBD Bondowoso 2019,” ungkapnya. Untuk besaran anggaran setiap desa yang melaksanakan pilkades serentak, kemungkinan bervariasi. Karena jumlah penduduk atau daftar pemilih tetap di setiap desa. ”Saat ini anggaran pilkades serentak melalui perubahan APBD Bondowoso 2019, masih dalam tahap evaluasi Kemendagri dan Pemprov Jatim. Kalau sudah fix baru kami beritahukan kepastian besarnya anggaran pilkades serentak itu,” tambahnya.(cw1/sr)

gunan di daerah. Sekda Pemkab Situbondo Syaifullah kepada Memorandum mengatakan, pihaknya bersama bupati serta tiga pimpinan OPD antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga dipanggil KPK. Kegiatan ini untuk klarifikasi harta kekayaan yang dilaporkan melalui E-LHKPN. “Kami diundang KPK un-

Syaifullah

tuk memberikan klarifikasi ELHKPN. Laporan LHKPN itu dicocokkan dengan dokumen pendukung, seperti sertifikat dan dokumen pembayaran pajak terakhir. Sebentar 45 menitan paling kok, selesai,” kata Sekda yang ditemui Memorandum di kantor pemkab. Sementara informasi yang didapat Memorandum, KPK melakukan pemanggilan terhadap Bupati Situbondo dan Sekertaris Daerah Pemkab Situ-

bondo, pada Rabu, 10 Juni 2019. Keesokan harinya, Kamis, 11 Juni 2019, tiga Kepala OPD juga dipanggil KPK dengan perihal yang sama. Syafullah menjelaskan KPK mengklarifikasi untuk memastikan kesesuaian kekayaan yang dimiliki dengan LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Menurutnya klarifikasi tersebut lebih bersifat administrasi berkaitan dengan LH-

KPN. Dalam klarifikasi KPK juga menanyakan kekayaan berupa tanah termasuk penghasilan tanamannya, karena selama ini dirinya sebagai pejabat publik melaporkan kekayaaan melalui internet yaitu E-LHKPN. Data yang diperoleh, Ada 37 pejabat daerah di Jatim yang dilakukan pemeriksaan bergilir sesuai jadwal yang ditetapkan KPK dan semuanya dilakukan dikantor Gubernur Jatim di jalan Pahlawan Surabaya. .(edo/edi/sr)

Gubernur Berikan Bantuan Air Bersih Desa Gayam Bondowoso, Memorandum Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggerojok warga Dusun Jumas, Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, air bersih. Bantuan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (11/7). Menurut Khofifah, bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk antisipasi kemarau panjang yang akan terjadi. Sebagaimana disampaikan BMKG, bahwa puncak kemarau musim ini akan terjadi sekitar bulan Agustus. “Ada 24 kabupaten yang mengalami kekeringan, dengan total 180 desa. Menurut BMKG puncak kemarau nanti di bulan Agustus. Jadi bulan Juli ini masing-masing melakukan antisipasi,” ungkapnya. Ia mengakui bahwa bantuan tandon air yang diberikan ke Bondowoso tak bersifat permanen. Maka opsi menyiapkan sumur bor itu adalah opsi strategis. Apalagi, kata Khofifah, di Dusun Gayam saat musim hujan pun problem air bersih ternyata juga masalah. “Jadi, bagaimana pipanisasi itu bisa disiapkan. Tetapi sumber airnya agak jauh. Jadi karena saya juga datang bersama Kadis PU Bina Marga, Kadis ESDM, dan BPBD. Saya harap besok sudah ada utusan dari Pemkab Bondowoso terutama adalah sekda dan bappeda un-

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Situbondo, Memorandum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil bupati dan sekretaris daerah kabupaten (sekdakab) serta beberapa pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Situbondo di kantor gubernur Jawa Timur. Pemeriksaan hanya berlangsung sekitar 45 menit.

FOTO: MEMORANDUM/EDO

KPK Periksa Bupati dan Sekdakab Situbondo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Bondowoso Salwa Arifin.

tuk segera dibuat pemetaan,” katanya. Jika hal tersebut kata Khofifah bisa dilakukan sesegera mungkin maka opsi untuk bisa antisipasi secara lebih komprehensif dari apa yang diprediksi oleh BMKG sudah diantisipasi. Bupati Bondowoso Salwa Arifin yang turut hadir men-

gatakan bahwa setiap musim kemarau selalu saja di Desa Gayam ini kekurangan air. Oleh karenanya, pihaknya mengharapkan agar Pemprov bisa memfasilitasi pembuatan sumur bor di wilayah timur Bondowoso itu. “Bahkan masyarakat masih meminta Bu. Untuk menanggulangi tentang

rawan air bersih ini, masyarakat ini butuh sumur bor,” ungkapnya. Kepala BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko mengatakan air bersih yang diberikan ke Dusun Jumas, Desa Gayam mencapai tujuh tangki. Masingmasing berkapasitas empat ribu liter.

“Kebutuhan masyarakat per hari nya 30-40 liter air. Dari tujug tangki dengn kapasitas masing-masing 4000 liter, maka ada 28ribu liter. Jumlah itu dibagi 20 sudah melebihi dari jumlah jiwa yang ada disini. Kalau KKnya sekitar 300an dengan jumlah jiwa sekitar 967 jiwa,” pungkasnya. (cw1/sr)


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 15

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Komisi B Soroti Mahalnya Harga LPG Bojonegoro, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, menyoroti tingginya harga LPG 3 kilogram (kg). Harga eceran mulai Rp17.500 hingga Rp 20.000 per tabung. Komisi B DPRD Bojonegoro meminta dinas perdagangan setempat untuk mengendalikan harga LPG 3 kg ditingkat pengecer. Sekretaris komisi B, Lasuri, mengaku menerima keluhan dari masyarakat terutama di wilayah pedesaan yang mendapatkan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp16.000 per tabung. “Warga banyak yang mengeluhkan harga LPG mahal,” katanya Jumat (12/7). Dia meminta agar dinas perdagangan segera menindaklanjuti hal tersebut, karena gas LPG merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. Jangan sampai, harga dimainkan oleh pedagang terlebih di tingkat pengecer. “Seharusnya pengecer pun tidak boleh menjual di atas HET,” tegasnya. Pihaknya akan memanggil dinas terkait jika tidak bisa memberikan solusi kepada masyarakat. Dengan kondisi sekarang ini diharapkan, eksekutif langsung turun lapangan dan mengkroscek mana saja pedagang yang mempermainkan harga gas bersubsidi dari pemerintah.”Kalau masih tidak bisa mengendalikan harga, kami akan panggil dinas terkait dan pangkalan,” tegas dia. Terpisah, Plt Kepala Dinas Perdagangan Agus Hariana mengaku, belum mendapatkan laporan terkait mahalnya harga gas LPG di masyarakat. “Yang jelas, jika ada pedagang eceran menjual LPG di atas HET dengan harga yang mahal, kami tidak segan laporkan ke pihak berwajib,” pungkas dia.(top/har/udi)

Kios di pasar Desa Blimbinggede yang terbakar.

Korsleting, 3 Kios Pasar Blimbinggede Terbakar Bojonegoro, Memorandum Kebakaran hebat melahap tiga kios di pasar Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Kamis (11/7) petang. Diduga kebakaran ini disebabkan korsleting listrik pada blok 39 atau tepatnya warung makan milik Supeno (40). Api

pun menjalar ke blok 38 tepatnya di lapak milik Nardi yang berjualan kelapa, dan blok 37, bangunan milik Mardi.

“Api menjalar ke dua lapak dan bangunan milik seorang penjahit,” Kata Kepala Bidang Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran, Sukirno, Jumat (12/7). Selanjutnya petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro segera ke TKP. Akhirnya api dapat dipadamkan

pukul 18.00 dengan menggunakan dua unit mobil damkar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Ditaksir kerugian materiil yang derita Supeno senilai Rp 25 juta dengan rincian bangunan sebesar Rp20 juta dan barang dagangan senilai Rp 5 juta. Sedangkan Nardi, mengalami kerugian se-

nilai Rp 25 juta dengan rincian barang dagangan senilai Rp 5 juta dan kios senilai Rp20 juta. Sementara korban Mardi mengalami kerugian senilai Rp 22 juta dengan rincian alat jahit sebesar Rp 2 juta, dan bangunan kios Rp 20 juta.”Total taksir kerugian Rp72 juta,” bebernya. (top/har/udi)

Kapolres: Perbedaan Simbol Kuatnya Persatuan Lamongan, Memorandum Perbedaan merupakan kekayaan yang dimiliki Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan perbedaan pula yang menjadikan para pendiri bangsa bersatu merebut kemerdekaan Indonesia. Hal itu diungkapkan Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung dalam acara apel bersama puncak HUT ke-73 Bhayangkara di AlunAlun Kabupaten Lamongan, Jum’at (12/7), pagi. Ia menegaskan, bahwa perbedaan merupakan simbol kuatnya persatuan bangsa Indonesia yang menjunjug tinggi persaudaraan. Berangkat dari pengalaman sejarah itulah akhirnya Feby dan jajaran Polres Lamongan mengajak ratusan pendekar dari berbagai perguruan silat masuk ke dalam alun-alun. Memakai seragam perguruan silat masing-masing, para pendekar ini kemudian menggelar peragaan jurus secara kolosal dan memperagakan jurus masing masing secara bergantian. Tak hanya pendekar, peragaan jurus kolosal juga diikuti anggota kepolisian dari Polres Lamongan. “Ada lebih kurang 300 pendekar dari 21 perguruan

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Lamongan, Memorandum Pada pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang berlangsung 15 September mendatang, panitia tidak diperkenankan untuk menarik uang rayon kepada calon kepala desa (cakades) yang bertarung. Hal itu dikarenakan seluruh biaya dari proses tahapan hingga pelaksanaan dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) masing masing. Dengan begitu, cakades tidak dibebankan biaya rayon sedikitpun alias graKepala Bagian Pemerintahan Desa tis. Demikian Abdul Khowi disampaikan Kepala Bagian Pemerintah Desa (Kabag Pemdes) Pemkab Lamongan, Abdul Khowi. “Pilkades mendatang dibiayai oleh APBD dan APBDes.  Sumber APBDes sendiri ada tiga, yaitu dari dari bantuan pemerintah, pendapatan asli desa (PAD) dan dari sumbangan pihak ketiga“ kata mantan Camat Modo ini, Jum’at (12/7). Khowi menambahkan, Pemkab Lamongan telah menganggarkan sebesar Rp 13,4 miliar dari APBD untuk pembiayaan pelaksanaan pilkades serentak yang akan berlangsung di 385 desa di Kabupaten Lamongan.  Ia mengatakan, total anggaran tersebut sesuai dengan regulasi yang ada, dan diperuntukkan untuk alat tulis kantor (ATK),  surat suara, kotak suara serta honor-honor panitia dan lain lain.  “Untuk besaran anggaran yang dikeluarkan dari APBDes, tergantung kemampuan keuangan dan pendapatan desa masing masing. Jadi antara desa satu dengan desa lainnya sangat mungkin ada perbedaan,” ungkap pria asal Kecamatan Karanggeneng ini. Dia juga mengimbau agar seluruh masyarakat dan calon dalam pelaksanaan pilkades serentak ini menjauhi praktik politik uang, sehingga nantinya akan menghasilkan kepala desa-kepala desa yang berwibawa dan mampu membangun desa dengan baik. “Praktik perjudian dalam pilkades jangan sampai terjadi. Apalagi itu jelas melanggar aturan hukum yang ada. Pihak kepolisian juga akan menindak tegas jika menemukan praktek tersebut,” pungkasnya menghimbau. (al/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Cakades Bebas Biaya Rayon

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung memberikan penghargaan kepada pelatih perguruan silat.

silat di Lamongan yang tergabung dalam IPSI Lamongan yang ikut dalam peragaan jurus pencak silat secara kolosal ini. Tadi kita melihat bersama, meskipun mereka mempunyai bendera berbeda, tetapi bersatu melakukan gerakan satu jurus yang sama. Itulah makna dari kekuatan dan keindahan jika kita mau bersatu dan ber-

saudara” beber alumni Akademi Polisi 1999 ini. Feby menambahkan, kegiatan ini memang diinisiasi oleh Polres Lamongan untuk menunjukkan bahwa meskipun di Lamongan ada banyak perguruan silat, namun para pendekar ini tetap bersatu dan bisa berpadu. Selain itu, kata Feby, pencak silat adalah salah

satu warisan budaya leluhur yang harus tetap dilestarikan. “Ini merupakan momen yang langka dan jarang terjadi, dimana puluhan perguruan silat menjadi satu dalam satu gerakan, demi persatuan bangsa dan negara. Ini juga yang terus menjadi komitmen Polri untuk terus menciptakan situasi yang aman, kondusif,

damai dan sejuk di usianya yang ke- 73 ini,” jelas pria asal Sukabumi ini. Beragam atraksi dipertunjukkan oleh anggota polisi di Hari Bhayangkara ini. Diantaranya, atraksi memecahkan balok es dan mematahkan pipa ledeng menggunakan tangan kosong, memecahkan balok batu dan genting dengan kepala. Atraksi lain yang juga dipertontonkan oleh anggota kepolisian Lamongan adalah memecahkan bongbis bersusun mulai dari 3 susun hingga puluhan susun. Bahkan, Kapolres dan Bupati Lamongan juga ikut langsung dengan anggota polisi yang memecahkan balok batu kumbung menggunakan kepala. “Apel bersama ini adalah bagian dari peringatan HUT Bhayangkara dan adalah Puncak peringatan Hari Bhayangkara di Lamongan,” terang Feby seraya mengucapkan terimakasihnya pada untuk semua elemen masyarakat sehingga bisa berkumpul dalam apel bersama ini. Usai pelaksanaan apel, acara yang juga diikuti oleh elemen masyarakat lain ini dilanjutkan dengan pemberian hadiah pada para pemenang serangkaian lomba yang digelar oleh Polres Lamongan dalam menyambut peringatan HUT Bhayangkara ke-73. Selain Bupati Lamongan Fadeli, nampak hadir juga dalam acara ini, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi, Kajari Lamongan Diah Yuliastuti, Ketua PN Lamongan Muhammad Sainal dan Kasdim 0812 Lamongan Mayor Arh GN Putu Ardana SS serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Lamongan.   “Kami mohon doa dan dukungan dari Forkompinda, senior dan sesepuh TNI Polri serta seluruh masyarakat Lamongan agar Polri semakin profesional, modern dan terpercaya dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam negeri,”  pungkas perwira polisi dengan dau melati di pundak ini. (al/har/udi)


GRESIK-PANTURA

SABTU WAGE, 13 JULI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Kalah Kasasi, Bos ABR Dipenjara 2,5 Tahun

FOTO: MEMORANDUM/M NUR ALI ZULFIKAR

Amanah AIPDA Andreas Dwi Anggoro, anggota Polres Lamongan yang rela mengorbankan nyawanya demi menangkap dua orang teroris, ternyata mempunyai semangat bekerja yang tinggi. Meskipun harus mengalami cidera di salah satu mata, ia tidak pernah menyesal melakukan semua pengorbanan itu. Karena ia sadar, bahwa semua itu adalah bagian konsekuensi yang harus diterima dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri. Andreas mengaku menjadi polisi adalah cita-cita yang ia impikan sejak kecil. Bagi dia, tugas melayani dan mengayomi masyarakat merupakan sebuah amanah yang luar biasa, dan harus ia kerjakan dengan maksimal. Sehingga, meski telah mendapat larangan dari dokter untuk bekerja, karena belum dinyatakan sembuh total. Ia tetap saja melaksanakan tugasnya tanpa kenal lelah. “Kalau tugas masih. Hanya saja, saya sekarang tugas di bagian administrasi, di bagian Sumda Polres. Meskipun masih menjalani pemeriksaan rutin dan beberapa kali menjalani operasi,” ungkap pria yang sebelumnya bertugas di Satuan Lalu Lintas ini, kemarin. Menariknya, pria yang dikenal ramah ini tidak pernah takut dengan siapapun ketika sedang menjalankan tugas. Tak terkecuali dengan para teroris yang terkenal kejam dan bringas. Bahkan, Andreas mengaku tak gentar menghadapi perlawanan mereka, meskipun harus kehilangan nyawa sekalipun, demi menjaga kenyamanan masyarakat di Indonesia. Khususnya Lamongan.  “Jangan pernah takut, teroris harus kita lawan. Apalagi saat bertugas mengemban amanah yang diberikan bangsa dan negara. Saya yakin, Allah selalu bersama dengan orang yang amanah,” pungkas pria yang baru saja mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (al/har/mik)

sempat bersitegang lantaran berbelit-belit. “Kami bersama anggota Kodim 0817 Gresik berhasil membawa yang bersangkutan ke Rutan Cerme,” kata Bayu saat dikonfirmasi, kemarin. Dijelaskan, sebelum proses eksekusi pihaknya dan tim sudah memantau di sekitar rumah terpidana sekitar pukul 02.00 pagi. Hal itu untuk memastikan bahwa yang ber-

Tim Kejari Gresik menjemput terpidana Fatoni (kanan) di kediamannya.

sangkutan berada di rumahnya. Kemudian disusul oleh tim yang lain.

Ditambahkan, Kasi Pidum Kejari Gresik Edrus mengatakan, putusan kasasi ini mema-

Dirut PG Rahmad Pribadi beserta direksi memanen buah melon di kebun percobaan.

Jadi Solusi Agroindustri, PG Terus Berinovasi

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum PT Petrokimia Gresik terus mengembangkan risetnya di bidang pertanian dan perkebunan. Hasilnya sangat memuaskan. Ujicoba produk komersial yang dilakukan perusahaan pupuk terlengkap tersebut mampu meningkatkan hasil panen tanaman holtikultura antara 10 hingga 37 persen. Hal itu bagian dari inovasi untuk mewujudkan komitmen sebagai perusahaan solusi agroindustri. Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menjelaskan, perusahaan terus mengembangkan riset untuk memenuhi segmen pasar komersial hortikultura, dan florikultura. Maka, diluncurkan NPK Petro Ningrat. Fathurrahman usai menjalani sidang putusan di PN Gresik.

Juragan Warkop Dihukum 6 Bulan Gresik, Memorandum Fathurrahman harus menjalani hukuman selama 6 bulan penjara. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik Eddy menyebut terdakwa bersalah telah melakukan tindak penganiayaan. Sidang yang berlangsung Kamis (11/7), sudah berkekuatan hukum tetap (incraht). Lelaki asal Jalan Kartini, Kecamatan Kebomas, tersebut terbukti bersalah melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Hukuman tersebut sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Febrian Dirgantara pada sidang sebelumnya.   Meski demikian, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya telah menerima hukuman tersebut. Hakim Eddy menganggap terdakwa tidak pernah berbelit selama persidangan. Dia mengakui semua kesalahannya. Di samping itu, dia mempunyai istri dan anak yang harus dinafkahi.    Meski begitu, perbuatan pemilik warung kopi itu telah melukai korban hingga mengalami memar. Perbuatan itu tidak dibenarkan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 6 bulan dikurangi dengan masa tahanan,” ucap majelis hakim Eddy.    Hakim sempat memberikan kesempatan kepada terdakwa maupun jaksa untuk mengambil sikap. Namun, putusan yang dibacakan diterima. “Oleh karena itu, putusan ini sudah berkekuatan hukum tetap. Sidang ditutup,” pungkas Eddy sambil mengetuk palu tanda berakhirnya persidangan.    Sekadar diketahui, terdakwa dimeja hijaukan karena telah menganiaya Umar yang merupakan teman penjaga warung miliknya sendiri. Perbuatan yang terkadi pada November 2018 lalu membuat korban mengalami memar. (an/har/mik)

tahkan putusan Pengadilan Tinggi. Sebab, dalam bandingnya, PT membebaskan terpidana dari dakwaan jaksa. Padahal, putusan tingkat pertama terpidana divonis 3 tahun 6 bulan. Disebutkan, dalam putusan kasasi tersebut, terpidana dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Terpidana terbukti bersalah melanggar pasal 374 KUHP Jo pasal 64 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dalam jabatan. “Tadi kami sudah bersama-sama menjemput terpidana dirumahnya. Dan kami bawa langsung ke Rutan Banjarsari untuk menjalani hasil putusan kasasi,” pungkas Edrus. (an/har/mik)

Pilkada Gresik Dianggarkan Rp 45 Miliar

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

LAKONE

Eksekusi tersebut dilakukan setelah Kejari Gresik menerima hasil putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) Nomor 239K/Pid/2019 yang keluar pada 15 Mei lalu. Terpidana langsung dibawa ke Rutan Banjarsari, Kecamatan Cerme. Kasi Intel Kejari Gresik Raden Bayu Probo Sutopo membenarkan, proses eksekusi dilakukan pada Jumat (12/7) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Timnya

FOTO: ISTIMEWA

Gresik, Memorandum Bos PT Alam Bukit Raya, Ahmad Fatoni, dieksekusi tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Jumat (12/7). Terpidana dijemput petugas di kediamannya, Ketintang Regency, Jalan Royal Ketintang Regency RT 09/RW 6 Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya.

Rahmad Pribadi mengatakan, NPK Petro Ningrat untuk melengkapi inovasi PG di pasar komersial perkebunan. Begitu juga dengan produk Phonska Plus menyasar pada pasar komersial pertanian. Disebutkan, dari hasil uji coba yang telah dilakukan, produk komersial perusahaan BUMN tersebut mampu meningkatkan hasil panen tanaman hortikultura 10 hingga 37 persen. “Petani kentang di Batu yang memakai NPK Petro Ningrat bisa menghasilkan 41,25 ton, atau meningkat 37 persen. Petani tembakaui Jember serta Lombok Timur bisa menghasilkan panen 1,6 ton hingga 1,5 ton per hektarnya,” katanya saat pembukaan Petro Agrifood Expo (PAE) 2019.

Pihaknya menyatakan, PG selain membidik pasar komersial hortikultura juga menyasar pada segmen pasar florikultura. Pasalnya, pasar tanaman hias tersebut memiliki potensi sangat besar. Karena tidak semua produsen pupuk mengembangkan pupuk florikultura. Ditambahkan, pupuk florikultura, kata Rahmad Pribadi, menjadi media PG untuk penetrasi niche market. Pasalnya, segmen pasarnya tidak sensitif dengan harga, dan sangat cocok dengan produk premium. “Pupuk florikultura dimulai dari beberapa formulasi untuk diujikan ke bunga. Tahap awal, pengembangan ini dilaksanakan di rumah kaca kompartemen riset,” imbuhnya. (an/har/mik)

Gresik, Memorandum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai mengajukan anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Gresik pada tahun 2020. Besaran anggaran yang diajukan sekitar Rp 45 miliar. Namun jumlah tersebut belum final, karena badan anggaran (Banggar) dari DPRD belum memberikan persetujuan. Ketua KPUD Gresik Ahmad Roni mengatakan, anggaran yang diajukan oleh pihaknya merupakan pagu awal untuk diajukan ke legislatif. Disetujui atau tidak pihaknya akan menyerahkan kepada mereka. Sesuai perkiraan biaya pilkada membutuhkan anggaran yang besar. Menurut Roni, anggaran tersebut bakal ditentukan sesuai kebutuhan pelaksanaan pilkada. Antara lain, biaya pengadaan surat suara, tinta, alat coblos, sosialisasi publikasi dan kesekretariatan. Tidak lupa juga, petugas yang melaksanakan, mulai dari KPU, PPK, KPPS hingga PPS. “Semua sudah kami hitung sesuai kebutuhan,” ujarnya, Jumat (12/7). Kendati demikan Roni bakal pasrah, jika anggaran yang diajukan nilainya berubah. Semisal banggar menyepakati jumlahnya diturunkan lagi. Dengan melakukan pemilihan item-item tertentu dilakukan pengeprasan anggaran. “Tidak apa-apa, kami pasrahkan ke Banggar saja, baiknya bagaimana,” jelasnya. Perlu diketahui, sesuai hitungan dari pihaknya. Anggaran yang diajukan sebesar Rp 45 miliar itu hanya berlaku dalam satu putaran pilkada. Semisal dalam perjalanan waktu, pilkada membutuhkan putaran kedua kali, tidak menuntut kemungkinan Roni akan kembali mengajukan. Sebab mengacu pada tahun 2010, pilkada di Kabupaten Gresik mengalami dua putaran. Pada putaran pertama, KPUD Gresik menghabiskan biaya sebesar Rp 23 miliar. Kemudian pada putaran kedua menghabiskan Rp 18,5 miliar. (aam/har/mik)

Puskesmas di Gresik Tak Punya TPS Limbah B3 Gresik, Memorandum Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di seluruh Kabupaten Gresik mendapat sorotan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Pasalnya, tidak ada satupun puskesmas di Kota Pudak ini, memiliki TPS (tempat penyimpanan sementara) limbah bahan beracun berbahaya (B3). Hal ini dianggap membahayakan, karena limbah B3 harus mendapatkan penanganan serius. Kepala DLH Kabupaten Gresik M Najikh membenarkan terkait hal itu. Bahwa seluruh puskesmas yang menyebar di seluruh wilayah Gresik belum ada yang memiliki TPS limbah

B3. Hal itu terbukti hingga kini pihaknya belum menerima sama sekali izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Sesuai dengan ketentuan, menurut Najikh, seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta yang memiliki sisa kegiatan berupa limbah B3 harus mengajukan izin untuk tempat penyimpanan sementara. Sebelum limbah tersebut diambil oleh pihak ketiga. “Iya memang ada yang memunguti dari pihak ketiga, namun sebelum dipungut mestinya ada tempat khusus. Supaya tidak bahaya juga terhadap manusia,” ungkapnya, Jumat (12/7).

Kendati demikian, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan seluruh puskesmas di Kabupaten Gresik. Kabarnya mereka sudah mulai melakukan izin pengurusan terhadap UKL-UPL. Menurutnya, ini progres yang baik meskipun

terlambat. Karena TPS limbah harusnya lebih dulu ada sebelum puskesmas dibangun. Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Endang Puspitowati belum bisa memberikan keterangan. Saat

dikonfirmasi, yang bersangkutan meminta awak media untuk menanyakan kepada Plt Sekertaris Dinkes Mukhibatul Khusnah. Namun, hingga berita ini diturunkan Plt Sekertaris Dinkes juga belum bisa dihubungi wartawan. (aam/har/mik)

Profile for MEMORANDUM

MEMORANDUM EDISI 13 JULI 2019  

MEMORANDUM EDISI 13 JULI 2019  

Profile for irfanha
Advertisement