Page 1

I

P S RUAR O S EB STRE S 14 F

PRAKIRAAN CUACA

P

SU HU K I IS ED

BERSAMA KHOFIFAH-EMIL MENUJU JATIM SEJAHTERA SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

SURABAYA

MOJOKERTO

BERAWAN Suhu 24 - 33°C

BERAWAN Suhu 24 - 32°C

GRESIK

LAMONGAN

BERAWAN Suhu 25 - 33°C

BERAWAN Suhu 24 - 32°C

SIDOARJO

BANGKALAN

BERAWAN Suhu 24 - 32°C

HUJAN LOKAL Suhu 25 - 33°C

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: WEBS WE BSIT ITE: E: memorand memorandum.co.id dum.co.idd  EM EMAI EMAIL: AILL: memorand memorandumredaksi@gmail.com dumreddaksi@gma k il.com l

28 Kios Pasar Kilometer Dilalap si Jago Merah Surabaya, Memorandum Diduga korsleting listrik di salah satu kios, si jago merah mengamuk hingga meludeskan

Oleh: Dahlan Iskan

28 kios pedagang Pasar Kilometer di Jalan Teluk Nibung, Senin (11/2). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.  Bersambung ke halaman 19 

Lulu dan Nana

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

D

oktor peneliti ini dipecat dari universitasnya. Yang ia teliti memang super sensitif. Dan pertama di dunia: mengedit gen calon manusia. Tujuannya baik: agar saat dilahirkan bayi manusia itu sehat. Tidak membawa warisan penyakit apa pun. Benih-benih penyakit dipotong. Yang ada di gen calon bayi itu. Gennya diedit. Dibuang yang jelek. Dipilih yang baik-baik saja. Baru dijadikan bayi. Dari ujicoba ini akan lahir generasi unggul: sehat, pintar, panjang umur. Saya terus mengikuti perkembangan uji coba itu. Sebagai orang yang sudah lebih 8 kali melakukan stem cell saya sangat tertarik padanya.  Bersambung ke halaman 19 

Petugas damkar berjibaku menaklukkan kobaran api yang dengan cepat melahap habis bangunan milik pedagang.

KOMPLOTAN CURANMOR 20 TKP DIBEKUK DI KEDUNG COWEK

Incar Kos-kosan Mahasiswa dan Perumahan 2

Setelah mendapat incaran kebanyakan rumah kos yang pagarnya tidak terkunci, bergegas Khoirul (eksekutornya, red) masuk ke teras dengan membawa kunci T.

Jaringan Pejudi Antarprovinsi Digulung Surabaya, Memorandum Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim panen tangkapan. 15 tersangka dalam tujuh kasus judi lintas provinsi digulung. Mereka yang diamankan mulai dari bandar judi, pengepul, hingga pengecer. Para tersangka yang menjadi bandar yakni Warsito (42), asal  Bersambung ke halaman 19 

Anggota Subdit Jatanras meringkus 15 tersangka mulai bandar, pengepul, hingga pengecer.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Asyik Judi Kiu-Kiu Digerebek Polisi

>> BACA DI HALALAMAN 15

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tidak butuh waktu lama, Khoirul cs berhasil mendapat motor para korban. Selanjutnya mereka kabur ke Madura untuk menjual motor curian tersebut dan membagi hasilnya untuk dugem.

AHMAD DHANI DIBESUK ISTRI DAN PARA SAHABAT

Reskrim Polsek Purwosari menggrebek arena perjudian kiu-kiu, Minggu (10/2) sekitar pukul 01.00. Dua dari 11 pejudi diamankan. Sembilan lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti didampingi Kassubbag Humas Kompol Rety Husin dengan tersangka Khoirul Anam.

3

Mulan Jameela membesuk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng

Copet Pasar Wonokusumo Dimassa Surabaya, Memorandum Copet Pasar Wonokusumo babak-belur dimassa setelah tepergok merogoh tas dan mengembat HP pengunjung. Beruntung kejadian  Bersambung ke halaman 19 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

MEMANG tidak enak menyandang cap sebagai janda bagi kaum Hawa. Apalagi selama ini status janda dinilai negatif dan rendah. Padahal penilaian itu tidak benar sama sekali. Namun anehnya di zaman now keberadaan janda tetap dipandang sebelah mata.  Bersambung ke halaman 19 

Khoirul cs mencari sasaran dengan mengendarai satu motor, lalu berkeliling di kos-kosan mahasiswa dan perumahan yang kondisinya sepi.

Chusairi

Berangkat ke Pasar Pucang, Dijambret Surabaya, Memorandum Aksi penjahat jalanan kembali meresahkan pengguna Jalan Raya Ngagel, tepatnya di tikungan ke arah Jalan

Kalibokor. Setelah seorang reporter TV jadi korban yakni Bejo Sugiantoro (37), kini giliran adik iparnya, Alodia Rizkita  Bersambung ke halaman 19 

Saya Bukan Pembunuh, Teroris, atau Koruptor Surabaya, Memorandum Meski mendekam di tahanan Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Ahmad Dhani terus memberikan support kepada rekan seperjuangan untuk tetap berjuang lebih serius. Sikap pentolan Dewa 19 ini selalu disampaikan  Bersambung ke halaman 19 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Label Negatif

1

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Salmafina Sunan

Dalam pengakuannya pria warga Jalan Tambak Wedi tersebut mencuri puluhan motor di kawasan Surabaya Selatan dan Surabaya Timur. Sampai akhirnya pemuda pengangguran itu diringkus anggota Unit Resmob  Bersambung ke halaman 19 

KRONOLOGI KEJADIAN

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Surabaya, Memorandum Hobi mengunjungi hiburan malam alias dugem membuat Khoirul Anam (23), harus meringkuk di jeruji besi. Usut punya usut uang yang dipakai foya-foya tersebut hasil menjual motor yang dicurinya.

Alodia Rizkita Hanani melapor ke Mapolsek Gubeng.

NASIB MANTAN GADIS ONLINE PASCASUAMI TERJERAT KASUS KORUPSI Έ2Ή

Ragu Hendak Laporkan Pasangan Terindikasi Memakai Sabu + Meng, wacana kenaikan tarif ojek online bakal berdampak negatif terhadap konsumen. -

Berani taruhan, pasti diterapkan setelah pilpres.

Si Mameng (Berpikir)

Pertengkaran Angga vs Sulis malam itu berlangsung sangat sengit. Itu bersambung pada hari-hari sesudahnya. Tiada hari terlewati tanpa pertengkaran. Angga semakin dalam saja terperosok ke dunia barunya. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Pekerjaan Angga hanya nyaabu, nyabu, dan nyabu. Uang yang diputar Sulis dalam bisnis-bisnisnya sering hilang. Saat ditanya soal itu, Angga bukan mengaku atau mengelak, tapi malah marah. h Akhirnya Sulis mengalah. Dia tak lagi mempersoalan uangnya yang hilang. Dia hanya berniat untuk lebih berhati-hati menyimpan

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392

uan uangnya. Terutama uang dagang gan. Tapi, nyatanya langkah ini menyebabkan persoalan baru. Bila uangnya habis, kini Angga terus-menerus meminta Sulis. Nilainya tidak pernah kecil. Selalu d atas Rp 1 juta. Ketika Sulis di id meluluskan permintaan itu, tidak tamparan keras atau tendangan selalu  Bersambung ke halaman 19 


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 2

5 Bulan Belum Terungkap

penyidik, Supriyono menceritakan kronologis peristiwa yang menimpa keponakannya. Kurang lebih 22 bulan, Nadifa bekerja asisten rumah tangga di rumah Jalan Simolangit III. Lima bulan lalu, mendadak keluarganya gempar saat mendengar kabar korban tewas di kamar. Kematian korban dikabarkan oleh Jamalaudin, tetangga korban. Jamaludin merupakan orang yang membawa Nadifa ke Surabaya. ”Kita dikasih kabar via telpon, tidak diberi tahu bagaimana meninggalnya. Hanya diminta mempersiapkan pemakaman,” lanjut Supriyono.

Supriyono, paman korban, menunjukkan foto kondisi Nadifa pasca dianiaya.

melihat kondisi tersebut. ”Ini (meninggalnya, Red) pasti tidak wajar,” singkat Supriyono. Menyadari ada yang janggal, keluarga akhirnya menunda pemakaman Nadifa. Jenazahnya dibawa kembali ke Surabaya untuk kepentingan autopsi. Sebab, Jamaludin yang juga penyalur tenaga kerja tidak bisa menunjukkan bukti autopsi dari rumah sakit. Usai autopsi keluarga semakin kaget. Sebab, menurut lampiran autopsi itu, luka di hidung dan mulut diakibatkan oleh benturan benda tumpul. Kuat dugaan Nadifa dianiaya sebelum akhirnya

tewas. Selanjutnya, Supriyono melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawahan. Namun, ternyata sudah ada laporan masuk atas nama Triniati, majikan Nadifa. Laporan pihak keluarga korban ditolak dengan alasan sudah ada laporan serupa yang dibuat. Terbentur masalah tersebut, keluarga hanya bisa menunggu. Namun, setelah lima bulan, tidak ada kejelasan. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya. “Karena kita yakni anak kita

(Nadifa, Red) meninggalnya tidak wajar,” tegas Supriyono. Lelaki berusia 46 tahun itu mengaku pihak keluarga terpaksa mengizinkan Nadifa yang hanya lulusan SMP untuk bekerja. Sebab, kondisi ekonomi keluarga sedang sulit pasca Nur Ikhwanto, ayah korban meninggal 7 tahun lalu. Supriyono berharap ada titik terang setelah pihak keluarga membuat laporan ke Polrestabes. Minimal, kejadian yang sesungguhnya bisa terungkap. Sebab, bekas luka di tubuh Nadifa sudah menunjukkan kondisi yang tidak pada mestinya.

Danrem Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto memeriksa pasukan.

1.200 Personel Berlatih Pengamanan Pemilu Surabaya, Memorandum Upacara pembukaan latihan pengamanan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019, digelar di lapangan Makodam Brawijaya, Senin (11/2). Dalam pengamanan ini melibatkan 1.200 personel gabungan yang terdiri dari tiga matra TNI, Polri, dan pemda. Danrem Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto mengatakan, latihan yang akan diikuti oleh personel pengamanan di wilayah territorial ini merupakan proses pembiasaan secara berulang-ulang. “Latihannya akan berlangsung selama empat hari,” kata Sudaryanto. Sehingga masih menurut Sudaryanto, bila dalam latihan ini diperlukan interaksi yang tinggi. Sudaryanto juga mengimbau agar prajurit diminta untuk lebih mengutamakan faktor keamanan. Sebab, keberhasilan sebuah latihan tak akan berarti apabilan terjadi suatu kecelakaan yang mengakibatkan kerugian personel, maupun materiil. “Sebelum latihan, nanti kita akan berikan pembekalan kepada para prajurit di Gedung Balai Prajurit, Makodam,” tandas Sudaryanto. (tyo/fer)

Bajak Lahan Subur PDAM

W

ARGA Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, sebut saja Ableh (19), nekat membajak lahan subur seorang PDAM (perawan desa asoi montok), sapa saja Vajinatul Nikmah (19). Sayang, pembajakan itu dilakukan secara paksa hingga menyebabkan keretakan lahan di sana-sini. Seperti dilansir detik.com, kasus pembajakan itu terjadi di sawah Desa Medini, Undaan. Ceritanya, Kamis (17/1) malam Ableh datang ke tempat kerja Nikmah di SPBU mini Desa Sambung. Saat itu kondisi hujan deras. Pelaku berteduh di tempat tersebut dan berkenalan. Karena saatnya pulang tapi saudara Nikmah belum menjemput, pelaku menawarkan untuk mengantar pulang. Dalam perjalanan pulang, pelaku membelokkan motor ke arah tanggul persawahan Desa Medini. Korban turun dan berniat pulang jalan kaki. Tapi, Ableh menarik korban ke sawah hingga jatuh. Saat itulah Ableh mencoba membajak lahan subur Nikmah. Tentu saja korban menolak. Dia bergoyang ke sana-kemari untuk menghindari bajak Ableh yang mengarah ke titik rawan lahan. Tapi, sia-sia. Upayah Ableh akhirnya mengharuskan Nikmah menyerah. Lahannya rusak parah. “Setelah selesai, korban diantar pulang. Sambil tetap mengancam akan dibunuh jika diadukan ke keluarga,” kata Kapolsek Undaan AKP Anwar. (*/jos) Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Achmad Faisal dan Rifai memegang barang bukti.

mengaku membeli SS dari orang yang tak dikenalnya di Sumenep, Madura. “SS itu dibeli patungan dari orang yang tidak dikenal di Madura,” pungkas Wardi. (haj/fer)

Mahasiswa Cabul Dituntut 10 Tahun Surabaya, Memorandum Kasus pencabulan empat bocah gegara diputus pacar yang dilakukan terdakwa Binsar Manullang (22), kos di Jalan Sukolilo, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andhi Ginanjar dituntut 10 tahun penjara.Terdakwa yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) itu terbukti melanggar pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Binsar Manullang selama sepuluh tahun penjara,” ujar Andhi Ginanjar di hadapan Ketua Majelis Hakim Dedi Fardiman di ruang Garuda 2. Atas putusan itu, ketua majelis hakim mempersilahkan terdakwa dan penasihat hukumnya untuk mengajukan pembelaan. “Pembelaan tertulis bisa dilakukan sendiri-sendiri baik itu terdakwa atau penasihat hukumnya,” ujar Dedi Fardiman. Seperti diketahui, terdakwa beberapa kali berupaya melam-

Binsar Manullang mendengarkan tuntutan jaksa.

piaskan nafsunya kepada empat orang anak, selama dua bulan terakhir. Korban diketahui masih berusia 9-11 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengaku sudah menerima laporan tersebut. Laporan itu sedang didalami. Selain itu, anggota sudah diminta untuk mengecek laporan di Polsek Sawahan beserta kondisi di tempat kejadian perkara (TKP). Mantan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya itu tidak mau berandai-andai. Khususnya, terkait penyebab kematian korban. Yang jelas, perkara itu sekarang sedang ditangani. ”Nanti perkembangannya akan diinformasikan lebih lanjut,” pungkas Sudamiran. (fdn/fer)

Motor Ditukar Durian

FOTO: MEMORANDUM/TULUS

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Nyabu, 2 Warga Sawah Pulo Digerebek Surabaya, Memorandum Asyik pesta sabu-sabu (SS), dua pria digerebek anggota Reskrim Polsek Karangpilang. Kedua budak narkoba itu yakni Achmad Faisal (29) dan Rifa’i (43), keduanya warga Jalan Sawah Pulo SR IV. Kanitresrim Polsek Karangpilang Iptu Wardi Waluyo, penangkapan kedua tersangka itu setelah anggotanya mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya pesta sabu di rumah Jalan Sawah Pulo. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggotanya kemudian segera mendatangi lokasi dan menggerebeknya. “Dari informasi masyarakat yang masuk ke anggota kami, kemudian kami selidiki, dan memang saat disergap kedua tersangka sedang mengisap SS,” ujar Wardi, Senin (11/2). Saat digerebek, meskipun keduanya berusaha untuk menyembunyikan barang haram tersebut, namun petugas tetap melakukan penggeledahan mencari barang bukti. Tak lama, sejumlah barang bukti penyalahgunaan narkoba akhirnya ditemukan. Keduanya lalu digelandang ke Mapolsek Karangpilang. Wardi juga mengatakan, kedua tersangka

Nadifa semasa hidup.

Terdakwa melakukan aksi bejatnya itu karena mengalami kelainan seksual (homoseksual). Perilaku menyimpang ini dia rasakan, setelah terdakwa stres akibat putus cinta dengan pacarnya. Kemudian mengikuti sebuah grup komunitas gay di media sosial yaitu facebook. Setelah tergabung dengan grup gay, terdakwa mulai terinspirasi dan ingin mencobanya kepada anak-anak di sekitarnya. Modus yang dilakukan terdakwa adalah mendekati anak-anak dan mengajaknya bermain. Setelah itu menyuruh korban untuk memperlihatkan alat kelaminnya dengan alasan ingin mengetahui sudah dikhitan atau sunat. Saat itulah terdakwa mencoba mengambil gambar dengan kamera HP dan berupaya melakukan pelecehan pada korban. Namun korban berhasil menghindar dan lari ketakutan. Kemudian, mengadukan hal itu kepada orang tuanya. (fer/tyo)

Surabaya, Memorandum Ada - ada saja modus pelaku kriminal untuk mengelabui korbannya. Seperti yang dialami M Mursyid (31), warga asal Desa Bukabu, Ambunten, Sumenep, Madura ini. Ia menjadi korban penggelapan setelah meminjamkan motor Vario ke orang yang baru dikenal di warung kopi di Jalan Kertomenanggal. Beruntung, pelaku penggelapan motor tersebut berhasil dibekuk anggota Reskrim Polsek Gayungan. Pelaku yakni Mohamad Muis (30), warga asal Dusun Sumbemangka, Klaban, Sumenep. Informasinya, pelaku dan korban yang sama - sama dari Sumenep itu kebetulan bertemu di warung kopi. Meski tak saling kenal, namun karena berasal dari kota yang sama, keduanya pun cepat akrab. Bahkan, korban sempat diberi

durian ketika berbincang dengan pelaku. Berawal dari itulah korban tertipu. Pelaku yang sudah merasa korban memercayainya tanpa sungkan meminjam motor korban dengan alasan mendatangi temannya penjual durian yang tak jauh dari lokasi mereka. Karena sudah percaya, tanpa berat hati Mursyid kemudian meminjamkan Vario miliknya ke Muis. Kanitreskrim Polsek Gayungan Iptu Philips R Lopung mengatakan, pelaku berhasil ditangkap anggotanya di kawasan Jember saat akan menjual motor curiannya. “Pelaku ini kami tangkap saat akan menjual motor itu. Setelah lidik, dan berkoordinasi dengan kepolisian Jember, tersangka kami amankan berikut barang bukti motor, yang akan dijualnya,” ujar Philips, Senin (11/2). (haj/fer)

Isap Sabu di Lorong Kampung Surabaya, Memorandum Fison Romansa (34), warga Wonosari IV, nekat mengisap sabu di lorong kampung Wonosari V. Anggota Reskrim Polsek Semampir yang mengetahui ulahnya langsung meringkusnya. Dari tangan Fison, polisi menyita seperangkat alat isap sabu. Di antaranya satu poket sabu seberat 0,28; korek gas; dan bong berisi sisa sabu. Kini disita sebagai barang bukti di kantor polisi. “Saat kami tangkap anggota sedang mengisap sabu di lorong kampung Wonosari,” ungkap Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu Tritiko Gesang Hariyanto, Senin (11/2). Penangkapan tersangka, kata Tritiko, bermula anggota sedang melaksanakan operasi Tumpas Narkoba 2019. Saat memantau peredaran narkoba di Wonosari, mendadak mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Saat itu tepatnya 8 September 2018, Nadifa meninggal secara misterius. Menurut laporan polisi yang dikeluarkan Polsek Sawahan disimpulkan, bahwa yang bersangkutan tewas akibat gantung diri. ”Tidak benar. Kami yakin dia (Nadifa, red) dibunuh,” ujar Supriyono, paman korban saat ditemui di Polrestabes Surabaya, Senin (11/2). Merasa laporan belum ada kejelasan, kemarin warga Desa Simojaya, Kecamatan Ampelgading, Malang, datang bersama 12 orang anggota keluarga dan tetangga untuk membuat laporan baru. Sembari menunggu panggilan

Lebih lanjut Supriyono mengatakan, saat itu Riwati, ibu korban, hanya bisa menangis saat mendengar anaknya meninggal di perantauan. Kendati sedih, namun keluarga awalnya menerima kematian tersebut. Namun, ketika jenazah tiba di rumah duka, keluarga mengaku curiga. Jamaludin tidak memperbolehkan keluarga membuka kain kafan. ”Katanya sudah disucikan. Tinggal disalati saja,” kata Supriyono. Karena curiga, keluarga menolak dan memaksa agar kain kafan dibuka. Tujuannya, memastikan bahwa yang meninggal memang benar Nadifa. Namun, keluarga justru menjerit. Semuanya kaget melihat kondisi jenazahnya yang cukup mengenaskan. Menurut Supriyono, ada guratan kebiru-biruan di leher Nadifa. Selain itu, hidung dan mulutnya masih mengalir darah segar. Semua keluarga tidak tega

Fison Romansa

di lorong gang Jalan Wonosari sering kali dijadikan tempat nyabu. Anggota kemudian melakukan penyelidikan dengan menyisir ke tempat kejadian perkara (TKP). Alhasil, anggota mendapati tersangka sedang asyik mengisap sabu. “Hasil tes urine tersangka positif menggunakan narkoba,” pungkas Tritoko. (rio/fer)

Pertahankan Loyalitas, Solidaritas, dan Jiwa Korsa

Surabaya, Memorandum Setelah upacara bendera rutin Makodim Surabaya Selatan, seluruh anggota militer, PNS dan Ibu-Ibu Persit Kodim Surabaya Selatan beserta koramil jajaran tidak memubarkan diri. Mereka bukan unjuk rasa, namun mengadakan syukuran ulang tahun

ke 43 Dandim Surabaya Selatan Letkol Inf Alfian. Acara tersebut merupakan ide dari Ibu Ketua Persit KCK Cabang LI Kodim Surabaya Selatan Nyonya Alfian, yang didukung oleh seluruh pengurus cabang persit. Suasana kesederhanaan dan kebersamaan serta diiringi lagu “Panjang Umur” Dandim Surabaya Selatan Letkol Inf Alfian didampingi istri meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Dalam sambutan, Alfian mengucapkan rasa syukur kepada

Allah SWT yang telah memberikan rahmat panjang umur. Serta terima kasih kepada istri tercinta yang sudah setia mendampingi dalam suka maupun duka. Begitu juga terima kasih kepada seluruh personel kodim. “Saya sangat terkesan dengan acara seperti ini, semoga di usia saya yang ke 43 tahun tetap diberikan kesehatan dan memiliki orang-orang terbaik di sekeliling saya. Tetap pertahankan loyalitas, solidaritas, dan jiwa korsa,” terang Alfian. (tyo/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Kematian tidak wajar Nadifa Dwi Lestari (15) di rumah majikannya, Jalan Simolangit, lima bulan lalu hingga kini belum terungkap. Bahkan, keluarga sampai membuat laporan baru akibat tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian atas peristiwa tersebut.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kematian Pembantu Simolangit Misterius

Dandim Surabaya Selatan Letkol Inf Alfian mendapat suapan dari istri dalam tasyakuran ulang tahun.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Koordinator Liputan: Novi Triawan. Redaktur Website: Triyoko, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Muchlis Darmawan, Syaifuddin, Noor Arief, Rahmat Hidayat, Ferry Ardi Setiawan, Abraham Fury, Siti Hapsah Agustin. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Tulus Hadjianto, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Bondowoso: Muhasim. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Manajer Offprint: Sujatmiko. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Tri Basuki, Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Sohib

HALAMAN 3

Catatan Umrah Memorandum-Bakkah (2)

Terjepit di Antara Pemburu Raudoh langsung ambil wudlu dan berangkat ke Masjid Nabawi. Hari pertama di Madinah, selepas subuh, jemaah selalu bergairah memburu Raudoh, kawasan doa mustajabah dekat makam Nabi Muhammad SAW. Tapi pagi itu, pihak penyelenggara tidak menjadwalkan ke Raudoh. Ziarah Raudoh baru akan dilaksanakan malam hari,

Salah satu tempat istimewa di Madinah adalah Raudoh yang ada di dalam Masjid Nabawi. Tapi untuk mencapainya, butuh perjuangan. Bahkan beberapa orang jemaah umrah Memorandum sempat terjepit. Inilah catatan Dian Maulida Rachmawati Wartawan Memorandum. Menjelang adzan salat tahajud, jemaah tiba di Madinah. Satu jam kemudian, adzan subuh berkumandang. Jemaah tak sempat mandi,

FOTO: MEMORANDUM/DIAN

Jemaah umrah MemorandumBakkah foto bersama di halaman Masjid Quba.

mengingat masih banyak jemaah yang lelah dalam perjalanan. Raudoh adalah taman surga. Banyak ulama mengatakan, berdoa di Raudoh itu mustajabah (mudah terkabul). Karena Raudoh adalah sebagian dari taman surga. Sebagaimana hadits Nabi Muhammad SAW, antara rumah dan mimbarku adalah Raudoh, sebagian dari taman surga. Setelah Isya, jemaah berkumpul di lobi hotel. Travel menyediakan  Bersambung ke halaman 4 

Khawatir Kehilangan Pekerjaan, Jukir Baliwerti Geruduk DPRD Kota Muriyani

Sulap Sepatu Jadi Pot Bunga BAGI Muriyani Ketua PKK RT 2/ RW3, Kelurahan/Kecamatan Jambangan, berkreasi mengunakan berbagai media bukan pekerjaan sulit baginya. Dari tangan kreatifnya banyak media yang disulap menajdi produk-produk unik. Seperti pot bunga keren berbahan sepatu bekas. “Hanya menyiapkan sepatu bekas dan tanaman serta tanah. Hasilnya tampilan tanaman lebih cantik,” terang Muriyani, Senin (11/2). Hanya menambah pernak pernik, seperti mute dan bunga plastik tampilan taman warna-warni dikampungnya jauh lebih indah. Perempuan berambut cepak ini, mengaku menghabiskan sembilan jam tiap harinya untuk mempercantik taman dikampunya. “Selagi ada ide apapun bisa  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Khawatir kehilangan pekerjaan sebagai tenaga parkir, puluhan juru parkir (jukir) Balewerti menggelar aksi di gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (11/2) siang. Jukir mengatasnamakan Tempat Khusus Parkir (TKP) menolak kehadiran peraturan wali kota (perwali) tentang aturan parkir. Hal ini ditengarai kelompok puluhan jukir di

Komisi B Panggil Dishub KOMISI B DPRD Kota Surabaya mereaksi protes Jukir Baliwerti yang menolak Perwali tentang Parkir, Senin (11/2). Anugrah Ariyadi, Komisi B DPRD Surabaya menyampaikan segera memanggil Dishub Kota Surabaya untuk mencari solusi parkir. Ia menjelaskan, sebe Bersambung ke halaman 4 

sepanjang Baliwerti berimbas kehilangan hak pekerjaan. Pendamping hukum paguyuban jukir Baliwerti, Habibus Solikin mengatakan, protes  Bersambung ke halaman 4 

Kami belum bisa memperjuangkan haknya para jukir mengenai persoalan perwali. Karena dinas yang bersangkutan tidak hadir saat audiensi tadi. Anugrah Ariyadi

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Puluhan jukir Baliwerti beraksi di depan gedung DPRD Surabaya.

Kebut Penyelesaian Proyek Infrastruktur Tahun ini, kekuatan APBD Kota Surabaya mencapai Rp 9,5 triliun. Berbagai program penting telah dirancang Pemerintah Kota Surabaya yang tentunya mengacu pada visi dan misi Walikota Surabaya. D I L I H AT dari komposisi anggaran di tahun 2019 ini, Pemkot Surabaya ingin memberi perhatian pada sektor infrastruktur. Sebanyak 32,96 persen dari total APBD dialokasikan pada bidang infrastruktur kota. Mulai dari pembangunan dan perawatan saluran air, hingga penyelesaian

sejumlah proyek prestisius. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Ery Cahyadi menuturkan, problem genangan air menjadi salah satu fokus perhatian. Di Sememi, pemasangan box culvert rampung akhir bulan lalu. Progres pengerjaan box culvert di Rejosari yang dimulai 5 Januari lalu sudah mencapai 50 persen. Kawasan Bongkaran juga sudah ditanami box culvert. Tinggal 50 meter saluran yang belum diberi pelat penahan beban. Proyek itu segera dilanjutkan karena sudah masuk perencanaan tahun ini. Sementara proyek basement Balai Pemuda ditarget selesai akhir tahun ini. Dengan beroperasinya basement Balai Pemuda, maka Jalan Yos Sudarso dengan persil di ujung Jalan Pemuda akan tersambung. Luas basement tambahan itu 1.000 meter persegi. Pengerjaan dilaku-

years Raky Cipta Karya dan kan secara multiyears Rakyat, tal Ta Ruang Surabaya dengan anggaran total Tata k t Rp 80 miliar. Untuk tersebut. tahun ini, dana yang Sentra Ikan Budisiapkan pemkot lak (SIB) juga akan sebesar Rp 24 miliar. dibenahi. Kelak, Ery menamlantai 2 SIB akan bahkan, kawasan terhubung ke TaKenjeran juga akan man Suroboyo mela jembatan. Daya dipoles habis-ha-lalui arik pik taman hiburan bisan untuk menarik pikat mestik minat wisatawan domestik pantai Kenjeran semakin Ery Cahyadi dan mancanegara. Area sempurna jika nanti casekitar Jembatan Suroble car sudah beroperasi. boyo akan ditata ulang. Taman Sur- Secara teknis, kata Ery, cable car oboyo di Bulak akan segera dileng- akan selesai April nanti. Namun, kapi dengan patung simbol Suro pengoperasiannya masih harus dan Boyo. Patung setinggi 25,6 meter menunggu izin pemanfaatan ruang tersebut nantinya akan menjadi dari Pemprov Jatim. Dia berharap patung Suro dan Boyo terbesar di Mei izin sudah turun. Surabaya. “Targetnya tahun ini seleFokus di sektor infrastruktur tisai dan bisa dinikmati sebagai salah dak membuat Pemkot Surabaya satu lanskap khas Surabaya,” terang melupakan sektor pendidikan dan mantan Kepala Dinas Perumahan kesehatan. Di sektor pendidikan,

pemkot menjamin fasilitas sekolah semakin lengkap. Mulai komputer, LCD, proyektor, hingga peralatan olahraga dan kesenian akan ditingkatkan. Serta pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah sudah masuk perencanaan tahun ini. Total ada 50 SD dan 13 SMP yang akan disasar. 100 gedung akan direhabilitasi karena kerusakan ringan, sedangkan 200 gedung akan mendapat pemeliharaan. Tak ketinggalan, Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) disediakan untuk menjamin kualitas pendidikan di Kota Pahlawan. Di bidang kesehatan, lanjut Ery, pemkot akan memaksimalkan aplikasi e-health. Dengan aplikasi tersebut, pengakses layanan kesehatan di puskesmas maupun RSUD tidak perlu antre, karena waktu pelayanan sudah dapat diketahui lebih dulu. Di samping itu, jumlah tenaga medis akan ditambah untuk

menambah pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Penambahan tersebut juga didukung dengan sarana prasarana kesehatan yang memadai. “Pemkot juga akan merehabiltasi gedung RSUD Dr Soewandhie. Termasuk penyediaan layanan pengobatan kanker,” paparnya. Berbagai rencana strategis tersebut diapresiasi oleh pakar tata kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember Johan Silas. Dia menuturkan, program-program Pemkot Surabaya bermuara untuk kesejahteraan warganya. Mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga kesehatan, semua diperhatikan oleh pemkot. “Komitmen pemkot dirasakan langsung oleh warganya. Di sisi lain, warga memberikan dukungan terhadap pembangunan kota, sehingga tercipta timbal balik yang ideal antara pemerintah kota dan warganya,” pungkas Johan.(adv)


KOTA SURABAYA

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 4

Khofifah Viralkan Durian Wonosalam Surabaya, Memorandum Suguhan durian Wonosalam oleh Khofifah Indar Parawansa saat menjamu Wagub Jatim Saifullah Yusuf mendadak viral. Dua tokoh yang sebelumnya berseteru hebat menuju kursi Pilgub Jatim 2018, mendadak akrab dan makan durian bareng, Minggu (10/2) malam. Yusron Aminulloh, petani durian sekaligus Dirut De Durian Park Wonosalam, berterima kasih dengan upaya kedua tokoh Jawa Timur itu mengenalkan buah khas dataran tinggi. “Terima kasih Ibu Khofifah, telah memilih durian Wonosalam sebagai suguhan dalam silaturahmi dengan Gus Ipul semalam,” kata Yusron

Aminulloh didampingi Rully, Senin (11/2). D i s a m p a i k a n Yu s r o n , dengan menjadikan durian Wonosalam sebagai suguhan dalam menjamu tamunya, hal itu dinilainya sebagai bentuk nyata Khofifah dalam membantu mempromosikan potensi pertanian dan perkebunan asli Jatim. “Apalagi Ibu Gubernur terpilih secara khusus menyebut durian Wonosalam dalam jamuan bersama Gus Ipul tersebut. Ini tentu suatu kehormatan yang teramat besar bagi kami petani durian di Wonosalam,” ucapnya. Dijelaskan Yusron, saat ini petani durian di Wonosalam memang sedang panen raya. “Puncaknya, nanti akan ada

KONSULTASI OBAT TRADISIONAL PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Hukum, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Aturan Minum Herbal Tanya: Saya seorang pria (65) yang berasal dari keluarga yang mengidap penyakit kanker. Karena khawatir terkena kanker, maka saya mulai rajin minum jus daun sambung nyawa setiap hari sebanyak 150 ml dari 3-4 lembar daun. Pertanyaan saya, apakah minum herbal perlu seperti minum obat dokter yang bisa 3 kali sehari misalnya? Mohon informasi. Terima kasih. P Benyamin - Kediri

pesta durian yang dikemas dalam acara Kendurian di Wonosalam,” katanya antusias. Sementara itu Oni penggelola wisata edukasi Kadang Sapi di Wonosalam juga mengapresiasai tokoh Jawa Timur untuk memperkenalkan buah durian Wonosalam. “Potensi pertanian dan hasil perkebunan Wonosalam akan banyak diperhatikan Ibu Khofifah,” tambah Oni. Oni menyampaikan petani durian di Wonosalam saat ini sedang panen raya. Biasanya warga Wonosalam menggelar pesta durian saat puncak panen raya. “Biasanya dikemas dalam acara Kendurian diWonosalam,” katanya. (day)

FOTO: ISTIMEWA

Yusron Aminulloh dan Oni Imam Mahdi foto bersama di kawasan De Durian, Wonosalam.

55 Pejabat Pemkot Dikopyok Surabaya, Memorandum Tidak kurang dari 55 pejabat struktural dikopyok. Sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) yang dilantik menempati posisi jabatan baru. Pelantikan dan rotasi jabatan itu, berdasarkan keputusan Mendagri nomor 821.22-8571 tahun 2018 tanggal 30 Nopember tentang Pemberhentian dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Kedua yakni, Keputusan Men-

teri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 821.22-8812 Tahun 2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Diantara pejabat yang baru saja dilantik yakni, Kepala Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya R. Moh. Suharto Wardoyo dilantik menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Agus Imam Sonhaji menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dispendukcapil. Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan sebagian besar ASN yang baru saja dilantik menempati posisi jabatan baru. “Kami mengimbau kepada

Jawab: Memang faktor keturunan perlu menjadi pertimbangan setiap orang untuk lebih serius menjalankan pola hidup sehat. Sambung nyawa adalah tanaman yang tumbuh subur di banyak negara Asia, dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi banyak gangguan kesehatan, seperti tekanan darahtiggi, kadar gula darah tinggi, Kalau memang anda belum mengalami gangguan kanker, maka konsumsilah daun sambung nyawa seperti minum suplemen, yaitu sekali sehari. Kalau dianggap tidak perlu setiap hari, maka boleh saja tiga kali seminggu. Hari lain anda coba menambah asupan antioksidan dari berbagai buah-buahan,terutama yang kandungannya berkhasiat sebagai antioksidan. Cobalah membuat jus campuran 3 wortel, 1 buah tomat berukuran sedang, 1 buah, apel, dan diminum sekali setiap hari. Jus ini bekerja sebagai antioksidan yang menjaga kesehatan sel agar tidak rusak. Berolahraga setiap hari perlu dilakukan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah mengelola stres. Pengelolaan stres dapat dilakukan dengan cara melatih kesabaran. Untuk keseharian, coba mengurangi asupan garam, pengawet, dan garam secara perlahan tapi pasti. Stop merokok sekarang juga. (*)

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota Surabaya mensosialisasikan antisipasi flu babi meski sampai saat ini masih aman dan tidak ada kasus yang terjadi di Kota Pahlawan. Langkah preventif ini, dilakukan Pemkot Surabaya supaya terhindar dari serangan virus flu babi ini. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Mira Novia memastikan hingga saat ini belum ada kasus penyakit flu babi di Kota Surabaya. Ia bahkan berharap tidak ada warga Surabaya yang terkena virus yang bernama H1N1 ini, karena penanganannya sangat ribet dan perlu kehati-hatian. “Sampai sekarang belum ada yang terserang penyakit ini dan semoga tidak ada karena penangananya ribet, kamarnya harus terisolasi, perawat dan dokternya harus memakai masker khusus bukan yang biasa-biasa, dan ambulancenya harus selalu steril dan dibersihkan supaya tidak menular,” kata Mira saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (11/2).

GRAFIS/AZIZ

Ia pun menjelaskan, gejala-gejala penderita yang terkena virus H1N1 hampir sama seperti flu biasa. Bahkan, si penderita ini juga batuk, demam dan sesak hingga komplikasi di paru-paru. Oleh karena itu, apabila ada warga yang mengalami gejala-gejala ini, maka harus segera diperiksakan ke dokter secepatnya. “Namun yang paling penting juga adalah sebelum dia flu, perlu diketahui dulu dia habis bepergian kemana, apakah dari luar negeri yang negaranya pernah terserang virus H1N1?.

Kalau memang dari negara yang terserang virus ini, maka ini indikasi bahwa dia benar-benar terserang flu babi,” kata dia. Mira juga mengimbau kepada warga Surabaya yang akan bepergian atau wisata ke luar negeri yang negara tersebut terserang virus flu babi. Ia meminta warga supaya melakukan imunisasi sebelum berangkat bepergian. Hal ini penting untuk mengantisipasi tubuh supaya tidak ikut terserang ketika berkunjung ke negara tujuan. “Di samping itu, kita harus sela-

Khawatir Kehilangan Pekerjaan, Jukir Baliwerti Geruduk DPRD Kota Sudarso. Peserta aksi membeber poster bertulisankan: “Negara demokrasi bukan otoriter, kami orang kecil jangan dibikin miskin dan mlarat”. Ibu Risma tolong rakyatmu, kami mencari lahan parkir berjuang mati matian demi mencukupi anak istri.“Kami sangat kecewa, karena hingga saat ini wakil

Sulap Sepatu Jadi Pot Bunga dikerjakan di taman,” tandas Muriyani. IBu beberapa anak ini menyampaikan, dirinya juga banyak dibantu warga lainnya. “Warga kan kalau sudah rusak sepatunya, atau sudah bosan, itu biasanya sepatu dibuang begitu

saja. Saya melihatnya itu sayang, lalu terbersit pikiran, bagaimana kalau sepatu-sepatu itu, saya jadikan pot untuk tanaman yang kecil-kecil saja,” jelas mantan pemain Srimulat ini serius. Sepatu bekas ia cat merah dan biru, lalu ditata sejajar di ba-

rakyat belum bisa menyelesaikan persoalan jukir Baliwerti,” tandas Habibus Solikin. Habibus Solikin mengaku akan mengerahkan massa lebih besar, jika tidak ada upaya tindakan apapun terhadap perwali. “Kami kecewa, lagi-lagi hasil audensi yang dipimpin Anugerah Ariyadi, SE Komisi

Sambungan dari halaman 3 gian depan taman. Pada bagian dalam sepatu, ia menaruh gelas plastik yang sudah diisi tanah, lalu ditanami rumput gajah yang rajin dipotong agar tidak tumbuh terlalu tinggi. “Nanti pasti ada idenya, sekarang masih pikir-pikir dulu,” urai dia. (x-1/day)

memang membahayakan tubuh, pesannya agar jamaah mundur mengatur strategi berikutnya. Di tempat antrean jemaah pria, ternyata bukan padat merayap, tapi macet total. Ali Murtadlo, jemaah asal Surabaya, sempat mengurungkan niat ke Raudoh. “Hampir dua jam, tak ada pergerakan. Saya dan teman-teman akhirnya balik ke hotel,” ujar Ali yang juga Direktur JP Books ini. Di tempat antrean jemaah wanita, ternyata lebih parah. “Situasinya mencekam. Banyak

B DPRD Surabaya belum ada hasil,” ujat Habibus Solikin Belum ada hasil, DPRD Kota Surabaya mengagendakan hearing kembali, Senin (18/2) mendatang. Legislatif Surabaya memastikan turut memanggil dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan Jukir Baliwerti. Lanjut Habibus, sebetulnya di aturan Perwali itu ada dua

jenis parkir yang diterapkan di Surabaya. Yakni parkir tepi jalan umum atau parkir lingkungan dan tempat khusus parkir di Surabaya. “Sebelumnya parkir di Baliwerti adalah parkir tepi jalan umum. Tiba-tiba diberlakukannya aturan tempat khusus parkir menggunakan jukir outsourcing. Kebijakan itu berimbas terhadap puluhan jukir sudah tidak bisa

bekerja lagi,” terang dia. Lanjut Habibus, pencabutan kebijakan itu diduga adapelanggaran sistem. Justru penerapan tersebut membuat jukir kehilangan pekerjaan. “Dengan adanya outsourcing sewaktu-waktu jukir bisa dipecat kapan saja,” kata Habibus menyampaikan ke khawatiran jukir. Ia berharap, Wali Kota Sura-

Komisi B Panggil Dishub lumnya masalah jukir Balewerti ditangani Komisi C. Namun keputusan Ketua DPRD Surabaya, Ir Armuji, penyelesaian jukir Balewerti dilimpahkan ke Komisi B. “Dewan akan mengadakan

yang terinjak,” ujar Devi Agustin Priassetya, jemaah Memorandum yang jadi saksi tragedi itu. Beruntungnya, jemaah wanita peserta umrah Memorandum ini masih bisa salat di Raudoh setelah menunggu hingga tengah malam. Sementara jemaah prianya harus datang lagi pukul 01.00 malam. “Saya dan pak Ali Murtado, akhirnya bisa masuk Raudoh hampir jam 02.00 dinihari,” ujar H Shodiq. Direktur Bakkah H A Bajuri mengatakan, seringkali antrean Raudoh ini memakan korban,

baya tidak segera menerapkan aturan outsourcing. “Kalau jukir kehilangan pekerjaan, terus anak istrinya diberi makan apa,” tutur dia. Pemkot Surabaya harus memikirkan solusi terbaik untuk nasib puluhan jukir di Baliwerti. Harus ada solusi untuk melindungi rakyat kecil,” pungkas dia. (x/day)

Sambungan dari halaman 3

herring, Senin (18/1) depan pukul 10.00 dengan mengundang stakeholder dan Dishub Kota Surabaya,” terang Anugrah Ariyadi. Anugrah Ariyadi berharap jukir Baliwerti lebih sabar dan

Sambungan dari halaman 3 ibu-ibu terjepit, hampir tak bisa bernafas. Untung nggak sampai lama. Kalau saja lebih dari 15 menit, diperkirakan banyak yang jatuh korban,” kata Avida Zulfia, jemaah asal Sidoarjo. Menurut Avida, situasi mencekam itu bermula dari datangnya sekelompok wanita bertubuh besar warga Turki dan sekitar Arab yang memaksakan masuk di tengah kerumunan antrean. Karena kekuatan mereka bersamaan, maka banyak jemaah asal Indonesia terjepit di tembok. “Untung nggak ada

lu membudayakan hidup sehat sehari-hari, karena virus itu bisa datang dari mana-mana,” ujarnya. Selama ini, pengawasan terhadap babi dan pemotongan babi di Rumah Potong Hewan (RPH) sudah dilakukan secara maksimal. Bahkan, sudah ada tim khusus untuk mengecek babi-babi yang akan dipotong dan yang akan disebarkan di Surabaya. “Jadi, upaya kami sudah maksimal, termasuk di RPH,” imbuhnya. Sementara itu, Pelaksana Tu-

gas (Plt) Direktur RPH Surabaya Bela Bima juga memastikan pemotongan babi di instansinya sudah steril dan melalui beberapa pemeriksaan dan proses panjang. Awalnya, babi-babi itu didatangkan dari daerah-daerah penghasil ternak babi, seperti Blitar, Tulungagung, Situbondo dan beberapa daerah lainnya. “Jadi, pada saat usia panen, dia dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan di daerah itu. Ini nanti yang akan mengeluarkan rekomendasi berupa surat keterangan kesehatan hewan. Nah, ketika tiba di RPH, surat inilah yang akan kami tanya,” kata Bima. Selanjutnya, dokter hewan di RPH akan memeriksa lagi dan mencocokkan dengan surat keterangan kesehatan hewan yang telah dibuat oleh dokter hewan sebelumnya. Karenanya, dalam proses pemotongan babi di RPH, dilakukan filter atau pemeriksaan dua kali. “Pemotongannya pun berbeda dengan sapi dan kambing. Dalam proses pemotongan inilah virus-virusnya dihilangkan. Tempatnya pun berbeda dengan pemotongan sapi dan kambing,” kata dia. (udi/day)

Sambungan dari halaman 3

Terjepit di Antara Pemburu Raudoh dua mutawif, pria dan wanita. Setelah mendapat briefing sejenak, dua rombongan jemaah, pria dan wanita inipun berpisah menuju Raudoh. Ibu Nafsiah Dahlan Iskan sempat mengingatkan kepada jemaah wanita agar saling menjaga saat salat. Direktur Memorandum H Choirul Shodiq, juga mengingatkan jemaah agar sabar saat di tengah antrean. “Jangan takut tidak kebagian Raudoh, semua akan mendapat giliran.” tegasnya. Oleh karena itu, sambung Shodiq, jangan memaksakan. Bila

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga menyebut bahwa pelantikan dan rotasi pejabat ini dilakukan untuk meningkatkan benefit kerja pelayanan bagi masyarakat. Dengan begitu, ia berharap, ke depannya warga Surabaya mendapat layanan yang optimal. “Karena itu sekali lagi saya minta, ayo kita layani masyarakat dengan baik. Ndak usah malu kalau kita ndak ngerti, jangan malu kalau mau bertanya, karena kita juga manusia,” terangnya. (udi/day)

Pemkot Surabaya Antisipasi Flu Babi

Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt

terhadap kebijakan Wali Kota Tri Rismaharini yang mengeluarkan peraturan walikota tentang aturan parkir. Karena kebijakan itu, juru parkir jalanan seperti di Balewerti mengaku khawatir terancam kehilangan pekerjaan. Aksi berlangsung sekitar 60 menit ini, sempat menjadi tontonan penguna jalan Yos

seluruh ASN yang baru saja dilantik, agar mulai beradaptasi dengan posisi jabatan dan lingkungan kerja yang baru,” terang Tri Rismaharini di Lobby Lantai II Balai Kota, Senin, (11/2). Dengan menjadi ASN, lanjut Wali Kota Risma, agar para pejabat yang baru saja dilantik, agar tetap memaksimalkan layanan untuk masyarakat. “Saya ingin sampaikan ayo kita (mulai) belajar, kita sudah ditunggu oleh masyarakat,” pesan wali kota dua periode tersebut.

terutama di tempat jemaah wanita. “Itu sebabnya, kami selalu menempatkan mutawwifah (pemandu wanita) untuk mendampingi jemaah,” ujarnya. Secara umum, jemaah umrah Memorandum-yang bekerja sama dengan Bakkah travel dapat menikmati ibadah di Madinah. Apalagi cuacanya sangat mendukung, laksana berada di Batu-Malang. Suhu udara sekitar 25 derajat di malam hari dan 22 derajat di pagi hari membuat jemaah semakin giat beribadah di Masjid Nabi ini. (*/asw)

dapat menghadiri pemanggilan hearing Senin mendatang. “Kami belum bisa memperjuangkan haknya para jukir

mengenai persoalan perwali. Karena dinas yang bersangkutan tidak hadir saat audiensi tadi,” tandas dia. (x/day)

SURAT PEMBACA

Jangan Menunggu Korban GORONG-gorong yang jebol di Jalan Kutisari Selatan membahayakan pengguna jalan. Ukurannya cukup besar. Lubang tersebut berada di jalan yang tak pernah sepi pengendara. Padahal, saat hujan deras, lubang tersebut tidak terlihat karena tertutup air. Dimohon dinas terkait untuk segera memperbaiki penutup gorong-gorong tersebut sebelum ada korban. Suwarni, Kutisari ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081931026910, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


SIDOARJO

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/IM

Komunitas klub sepeda onthel Prambon.

Komunitas Klub Sepeda Onthel Prambon Kompak Sidoarjo, Memoramdum Komunitas klub sepeda onthel Kecamatan Prambon kompak dan guyub. Itu terlihat ketika sejumlah komunitas klub sepeda angin kecamatan itu tampil memeriahkan HUT Sidoarjo, Minggu (10/2) pagi. Dalam acara itu, komunitas klub sepeda onthel Prambon tampil dipimpin Kades Kedung Kembar H Ahmad Jupriyanto. Bersepeda ria itu digelar dalam rangka HUT ke-160 Kabupaten Sidoarjo dan HUT Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti). Peserta acara ini tampil dengan busana lurik, berbaju adat Jawa bergaris dan memakai blangkon serta bersepatu slop. Komunitas Sepeda Tua Indonesia dan Tim Forkopimka Prambon yang dipimpin Kades Kedung Kembar H Ahmad Jupriyanto memeriahkan acara itu. Mereka tampil bersama dan memakai sepeda onthel kuno. “Kami kerap tampil bareng (bersepeda-ria) kendati tanpa ada acara,” ujar Ahmad Jupriyanto.(im/jok/be)

Dua Pekan Tangkap 99 Tersangka Narkoba Sidoarjo, Memorandum Genderang perang melawan narkoba terus digaungkan Polresta Sidoarjo. Dalam kurun dua pekan, 77 kasus narkoba dengan 99 tersangka diungkap. Panen tangkapan narkoba ini, Senin (11/2), dibeber di hadapan media massa. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari hasil pengungkapan sebelumnya. Hal ini membuktikan kasus penyalahgunaan dan

peredaran narkoba di Kota Delta masih cukup tinggi. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho me-

nuturkan, pengungkapan kasus narkoba ini sejak Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, terhitung sejak 26 Januari hingga 6 Februari. “Ini tersangka dan barang buktinya telah kita amankan,” ungkap Zain Dwi Nugroho. Dia menambahkan, pada pengungkapan kasus narkoba kali ini, ada banyak barang bukti disita. Di antaranya 1.084,32 gram sabu, 1.809 butir pil ko-

plo, serta 58 HP milik tersangka yang digunakan sebagai alat bertransaksi sabu. Dalam giat operasi tumpas narkoba ini, masih kata Zain, peredaran minuman keras (miras) juga menjadi atensi.”Selain mengamankan satu kilogram lebih sabu, kita juga menyita miras dengan total 629 botol miras berbagai merek,” imbuh dia. Menyikapi masih tingginya

“Ini tersangka dan barang buktinya telah kita amankan,” Kombespol Zain Dwi Nugroho Kapolresta Sidoarjo peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, mantan sekretaris pribadi (Sekpri) Kapolri Spripim Polri itu meminta jajarannya melakukan upaya pre-emtif dan preventif. “Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan. Jika sulit diberantas, minimal upaya tersebut untuk menekan peredaran narkotika,” pungkas dia.(med/jok/be)

Penyuap Wali Kota Dituntut Dua Tahun Penjara Sidoarjo, Memorandum Direktur CV Mahadir, Muhammad Baqir yang didakwa memberi suapWali Kota Pasuruan Setiyono dituntut dua tahun penjara oleh jaksa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Tuntutan ini dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (11/2). “Menjatuhkan tuntutan dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider tiga bulan kurungan,” kata jaksa KPK Amir Nurdianto saat membacakan tuntutan. Oleh jaksa KPK, perbuatan terdakwa Muhammad Baqir dinilai bertentangan dengan pasal 5 ayat (1) jo pasal 12 huruf a dan b UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tuntutan jaksa KPK ini akan mendapatkan perlawanan dari terdakwa Muhammad Bagir. Perlawanan dalam bentuk pembelaan itu akan diajukan pada persidangan mendatang. “Kami ajukan pledoi,” ujar Suryono Pane, penasehat hukum terdakwa menjawab pertanyaan majelis hakim yang diketuai I Wayan Sosiawan.

Untuk diketahui, kasus dugaan suap ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, Kamis (4/10/2018) lalu. Saat itu KPK terlebih dahulu menangkap keponakan Wali Kota Pasuruan, Hendriyanto Heru Prabowo alias Hendrik saat akan menyerahkan uang suap dari terdakwa Muhammad Baqir ke Wali Kota Pasuruan, Setiyono. Setelah dilakukan pengembangan, KPK akhirnya menetapkan beberapa tersangka lain. Di antaranya, Wali Kota Pasuruan Setiyono, staf ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo, dan tenaga honorer di Kelurahan Purutrejo Wahyu Tri Hardianto. KPK menetapkan mereka sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan Tahun Anggaran 2018. Salah satunya belanja gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan UsahaTerpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan. Proyek di Pemkot Pasuruan

diatur oleh Wali Kota melalui tiga orang dekatnya yang disebut Trio Kwek-kwek, dan ada kesepakaan fee rata-rata antara lima hingga tujuh persen untuk proyek bangunan dan pengairan. Sedangkan dari proyek PLUTKUMKM, Wali Kota Setiyono mendapat komitmen fee sebesar 10 persen dari nilai HPS yakni sebesar Rp2.297.464.000 ditambah satu persen untuk pokja. Pemberian dilakukan secara bertahap. Pemberian pertama terjadi pada 24 Agustus 2018, Muhammad Baqir mentransfer kepada Wahyu Tri Hardianto sebesar Rp 20 juta atau satu persen untuk pokja sebagai tanda jadi. Kemudian pada 4 September 2018 CV Mahadir ditetapkan sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 2.210.266.000. Kemudian 7 September 2018, setelah ditetapkan sebagai pemenang, Muhammad Baqir setor tunai kepada wali Kota melalui pihak-pihak perantaranya sebesar lima persen atau kurang lebih Rp 115 juta. Sisa komitmen fee lainnya akan diberikan setelah uang muka termin pertama cair.(ari/jok/be)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/BUDI JOKO SANTOSO

MENGURUS surat izin mengemudi (SIM) di Sidoarjo harus mengikuti prosedur. Tidak ada lagi istilah SIM bisa dibeli. Tanpa ujian teori dan praktek bisa mendapatkan SIM tidak berlaku di Kota Delta. Pemohon SIM wajib mengikuti ujian teori dan praktek. Aturan ini ditegakkan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho. Perwira Menengah (Pamen) Polri kelahiran Demak, Jawa Tengah ini langsung menerapkan aturan itu, begitu menjabat sebagai orang nomor satu di Polresta Sidoarjo. “Pemohon SIM harus mengikuti prosedur Kombes Pol Zain Dwi Nugroho yang ada,” tegas Zain Dwi Nugroho. Perintah Kapolresta ini harus dipatuhi anggotanya, terutama yang bertugas di Satpas Polresta Sidoarjo. Jangan heran kalau sekarang mengurus SIM di Sidoarjo super ketat. Mereka yang tidak lulus ujian teori dan praktek, otomatis tidak bisa mencetak SIM. Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar juga memerintahkan hal yang sama kepada stafnya. “Harus mengikuti prosedur. Wajib ujian teori dan praktek,” ujar Kompol Fahrian Saleh Siregar. Perwira pertama yang sehari-hari bertanggungjawab di Satpas Polresta Sidoarjo, Ipda Indra, juga menerapkan aturan itu kepada semua pemohon SIM, tanpa kecuali. Bahkan, wartawan pun diperlakukan yang sama. Ia menolak ditemui wartawan. “Tidak perlu ketemu saya, kalau mau mengurus SIM langsung mengikuti prosedur dan mendatangi loketloket yang ada. Ikut ujian tulis dan praktek,” elak Ipda Indra, seraya menolak ditemui untuk dikonfirmasi terkait pengetatan pengurusan SIM di mapolresta.(jok/be)

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menunjukkan tersangka dan barang bukti.

Muhammad Baqir menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Permohonan Justice Collaborator Ditolak KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak permohonan justice collaborator yang diajukan Direktur CV Mahadir, Muhammad Baqir. “Terdakwa Muhammad Baqir adalah pelaku utama dalam kasus suap ini, sehingga jaksa penuntut umum (JPU) menolak permohonan terdakwa untuk menjadi justice collaborator,” ujar jaksa KPK Amir Nurdianto dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (11/2). Penolakan permohonan

justice collaborator ini dituangkan dalam surat tuntutan jaksa KPK, yang juga menuntut terdakwa Muhammad Baqir dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 50 juta, subsider tiga bulan kurungan penjara. Perbuatan terdakwa dinilai bertentangan dengan pasal 5 ayat (1) jo pasal 12 huruf a dan b UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(ari/jok/be)

Warga Kandangan Urus 950 Sertifikat lewat PTSL

FOTO: MEMORANDUM/IM

Wajib Ujian Teori dan Praktik

FOTO: MEMORANDUM/MED

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso; WARTAWAN: Khumaidi, Imam Suja’i PEMASARAN/IKLAN: Sudedi Minarno, HM Shoumu, H Darianto TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 08123591108, 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sosialisasi PTSL di Desa Kandangan, Kecamatan Krembung.

Sidoarjo, Memorandum Sertifikat 950 bidang tanah Desa Kandangan, Kecamatan Krembung diurus lewat program tanah sistematis lengkap (PTSL). Sosialisasi PTSL tahap I di Desa Kandangan itu digelar di pendopo desa setempat, Senin (11/2). Hadir dalam acara itu, tim lima BPN Sidoarjo yang diketuai H Kiryadi, Kepala Desa Kandangan Iwan Bastomi, panitia PTSL Desa Kandangan, satpol PP, bhabinkamtib-

mas, babinsa, tokoh masyarakat, dan warga Kandangan. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00. Dalam kesempatan ini, kades maupun panitia PTSL meminta agar warga yang belum mengurus perlengkapan PTSL segera melengkapi persyaratannya. Dan, antusias warga Kandangan dengan PTSL ini ternyata luar biasa besar. “Itu terlihat dari jumlah warga yang hadir di pendopo desa sangat banyak dan memenuhi halaman kantor desa, “ujar Kades

Kandangan Iwan Bustomi. Dalam sosialisasi itu Iwan Bustomi menyampaikan kalau pengurusan sertifikat tanah lewat PTSL gratis. Dengan catatan, berkas pengajuan lengkap dan tinggal diajukan ke BPN. Untuk kelengkapan administrasi yang belum lengkap semuanya dibebankan kepada pemohon.”Biaya yang harus dibayar oleh pemohon PTSL Rp 150 ribu. Uang itu untuk beli patok, materai dan lain sebagainya,” tandas dia.(im/jok/be)

FOTO: MEMORANDUM/MED

Kapolresta Sidoarjo Beri Hadiah Umrah Polisi Berprestasi

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho memberikan penghargaan kepada polisi berprestasi.

Sidoarjo, Memorandum Memacu kinerja profesional dan tanggung jawab anggota, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas kepolisian. Mereka yang mendapat penghargaan adalah anggota yang aktif dan terbanyak berinovasi serta laporan kegiatan kepolisian melalui program-program yang sudah digagas sebelumnya. Termasuk dalam mengedukasi laporan cepat melalui aplikasi berbasis online. Dari polsek jajaran, Polsek Se-

dati mendapat predikat pertama dan tertinggi, Polsek Sukodono menempati peringkat kedua, dan PolsekTaman peringkat ketiga. Sedangkan penerima penghargaan dengan peringkat nilai terendah diraih Polsek Porong, Polsek Tarik, dan Polsek Tulangan. Ada juga beberapa personel Polresta Sidoarjo yang mendapat penghargaan. Mereka adalah Iptu Hafid Dian Maulidi, Aipda Nanang Ardianto, Brigadir Toni Riswanto, Bripda Dicky Hariadi, Aiptu Joko Susilo, dan Bripka Hariadi Santoso. Disampaikan oleh Kombespol Zain Dwi Nugroho, penghargaan yang diberikan kepada anggota

adalah untuk memicu semangat agar meningkatkan kinerjanya. Meski begitu, Zain berharap siapapun yang menerima penghargaan tidak boleh berpuas diri. Sebab, masih banyak tugas lain yang harus lebih ditingkatkan lagi. Dari beberapa penilaian, ada tiga satker polsek jajaran mendapat nilai tertinggi dan ada satker polsek jajaran mendapat nilai terendah. “Kapolsek yang mendapat penghargaan tidak boleh berpuas diri. Semangat harus tetap ditingkatkan,” pinta dia. Zain Dwi Nugroho menegaskan,pemberian penghargaan ini sengaja diberita-

hukan agar mengetahui mana polsek yang benar-benar bekerja profesional dan mana yang hanya melaksanakan aktivitas rutin. “Kalau sudah mendapat predikat WBK/WBBM, ya harus bisa tampil beda dengan polsek lain. Baik segi kinerja, 5K, inovasi, terutama dalam mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” jelas dia. Lebih jauh, dia mengatakan, penghargaan tidak hanya diberikan kepada personel saja. Siapapun yang bisa memberikan informasi terkait adanya percaloan SIM, dirinya juga menjanjikan penghargaan. Selama informasi

tersebut didukung dengan bukti kuat. “Penghargaan ini akan kita berikan terus selama ada anggota yang berprestasi. Bahkan, saya akan berangkatkan umrah jika prestasi dari anggota berprestasi ini terus ditingkatkan,” tutur dia. Kapolresta berharap, anggota bisa mengikuti perkembangan teknologi. Mengingat perkembangan teknologi, salah satunya teknologi informasi, kian berkembang pesat.Terlebih di Polresta Sidoarjo sekarang sudah ada banyak pelayanan menggunakan aplikasi berbasis online, meski baru sebagian saja yang sudah dilaunching.(med/jok/be)


SEPUTAR JATIM

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Penghuni Perumahan Almuna Polisikan Perusak Tanaman Pamekasan, Memorandum Perusakan tanaman pot klengkeng di taman Perumahan Almuna Citra Indah 2, Jalan Pintu Gerbang, Pamekasan membuat berang penghuni perumahan. Korban yang bernama S. Lukman sudah melaporkan kejadian kepada Polres Pamekasan. Akibat perusakan pada tanaman unik pot klengkeng, korban menderita kerugian sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Pelaku diduga tetangga korban. “Pot yang dirusak pelaku pecah. Kejadian ini sudah kita laporkan ke polisi pascaperusakan,” kata Lukman usai melaporkan, Senin (11/2). .Lukman berharap pelaku

HALAMAN 6

Penderita DBD di Malang Meningkat Malang, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyatakan jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) meningkat tajam dibandingkan 2018. Sejak Januari hingga pekan pertama Februari, 56 warga terdeteksi menderita penyakit tersebut.

Warga yang dirusak tanamannya melapor ke Polres Pamekasan.

yang tidak bertanggung jawab itu bisa diketahui sehingga tidak lagi melakukan aksi serupa yang melanggar KUHP pasal 406 ten-

tang perusakan di tempat lain. “Sejauh ini pot tanaman klengkeng yang dirusak hanya di taman Perumahan Almuna Citra indah 2, Pamekasan. Semoga tidak ada lagi di tempat yang lain,” tambahnya. Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Hari Siswo Suwarno mengatakan pihaknya sudah menerima info laporan terkait perusakan tanaman pot kelengkeng. “Kita sudah olah TKP, dan masih melakukan penyelidikan terkait dengan pelaku perusakan. Semoga bisa cepat terungkap modus pelaku,” katanya.(sjk/hap)

“Jumlah pasien DBD sampai Februari kemarin (Ahad, 10 Februari), ada 56 kasus dan tanpa ada kematian,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kota Malang, Dokter Husnul Muarif seperti dilansir republika. co.id, Senin (11/2). Menurut Husnul, puluhan penderita tersebut tersebar di seluruh puskemas lima kecamatan Kota Malang. Di antara puskesmas tersebut, wilayah Bareng, Klojen yang

paling banyak merekam pasien penyakit itu. Berdasarkan laporan yang diterima, Husnul mengatakan, terdapat 11 pasien di daerah tersebut. Untuk membandingkan, Husnul mengungkapkan, jumlah kasus DBD di tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data Dinkes Kota Malang, jumlah penderita DBD di 2018 sekitar 82 dengan angka kematian satu orang. Total angka ini terhitung dari Januari hingga Desember di tahun lalu.

Sementara di 2017, Dinkes Kota Malang merekam 105 kasus DBD dengan tiga kematian. Puncaknya terjadi di 2016 di mana terdapat 464 kasus DBD dengan tiga orang mengalami kematian. Namun dibandingkan tahun-tahun tersebut, akumulasi kasus selama sebulan di 2019 termasuk lonjakan tinggi. Menurut Husnul, penyemprotan fogging menjadi tugas Puskemas saat ini. Pihak ini yang bertugas melakukan survei lalu aksi penyemprotan. “Dan berdasarkan laporan, sudah ada permintaan tapi belum ada realisasi karena tim harus survei untuk cek dulu,” jelas dia. (*/lis)

Korban Tewas Miras Maut Trenggalek Bertambah 3 Orang Trenggalek, Memorandum Korban tewas akibat dugaan overdosis minuman keras (miras) di Trenggalek bertambah. HD, pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Dr. Soedomo, Trenggalek, dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, dua korban tewas adalah ES (35) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan dan OK (30) Margomulyo, Kecamatan Watulimo. Sehingga, total korban tewas sebanyak tiga orang. Humas RSUD Dr Sudomo, Sudjiono menjelaskan pihak rumah sakit memerima dua pasien diduga mengalami overdosis miras. Kedua pasien tersebut adalah ES dan HD. Mereka datang pada Minggu (10/2) “Untuk korban ES meninggal Minggu malam. Sedangkan korban HD meninggal

Foto: Ilustrasi

tadi siang sekitar pukul 12.10,” ujar dia seperti dilansir beritajatim.com, Senin (11/2). Kondisi korban ketika datang ke rumah sakit relatif baik dan belum mengalami kritis. Namun kondisi mereka cenderung terus menurun usai mendapat penanganan oleh tim medis. Setelah mendapatkan perawaran intensif, kedua korban kondisinya terus menurun dan tidak bisa lagi diselamatkan nyawanya. “Kita sudah berusaha maksimal namun kondisi korban terus menurun,” imbuh dia. Sementara itu, tiga orang korban lain kini masih mendapatkan perawatan. Satu orang di RSUD Dr Iskak Tulungagung dan dua orang Puskesmas di wilayah Kecamatan Watulimo. Polres Trenggalek kini masih menyelidiki kasus tersebut. (*/lis)

Pria Kedung Turi Mati di Kamar Kos Sidoarjo, Memorandum Sugeng, (58), warga Pepelegi, Waru, menjalankan rutinitasnya tiap bulan. Yakni menagih  uang kos  kepada penyewa di rumah kos Desa Pepelegi RT 3/RW 3, Waru. Ia mendapati Dharu Prihartanto (55), penghuni kamar kos tersebut dalam kondisi membusuk, Minggu (10/2) petang.  Kanit Reskrim Polsek Waru Iptu Untoro mengatakan, bahwa kejadian itu bermula saat Sugeng berkunjung ke salah satu kamar kos miliknya tersebut. Sebagaimana rutinitas bulanan, Sugeng datang ke tempat kos miliknya untuk menagih uang

kos. Yang ia tagih adalah Dharu, pria asal Jalan Kedung Turi 2/29, Tegalsari, Surabaya tersebut. Setibanya di depan kamar kos, Sugeng mengetuk pintu dan memanggil korban. Namun tak ada jawaban sedikitpun dari korban. Sugeng semakin curiga saat mencium bau busuk dari dalam kamar kos tersebut. Akhirnya iapun memberanikan diri untuk membuka pintu kamar korban. “Pintu kamarnya tertutup tapi tidak dikunci,” tutur Untoro, Senin (11/2/19). Sugeng terkejut saat pintu kos terbuka. Ia melihat korban sudah dalam kondisi membusuk di dalam kamar mandi. “Saat itu Sugeng juga ditemani salah satu tetangga kos korban” imbuh Untoro. Melihat kondisi itu, Sugeng langsung menghubungi ketua RT dan polisi guna penindakan lebih lanjut. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Waru tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. Dalam kesempatan itu juga, Untoro juga menyebut bahwa tidak ditemukan adanya tanda kekerasan dalam jasad korban. Sementara itu, Minggu (10/2) juga ditemukan seorang pria yang meninggal dunia di bawah Kolong Jembatan Desa Wadungasri, Waru. Korban adalah Sanusi ( 69), warga Jalan Rungkut Tengah 3C No.3, Gunung Anyar, Surabaya. Masih kata Untoro, dari hasil identivikasi awal juga tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban tersebut. (som/jok/lis)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

EKBIS & PENDIDIKAN WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 7

Peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah permanen di Madrasah Maraqitta’limat, Desa Selengan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.

XL Axiata Bangun Gedung Sekolah Pascagempa Lombok Surabaya, Memorandum PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) membantu pemulihan wilayah Lombok pasca gempa tahun lalu. Kini XL Axiata kembali menyalurkan bantuan dalam bentuk gedung sekolah permanen di Lombok Utara. Bantuan senilai Rp 580 juta ini berasal dari wakaf karyawan dan manajemen melalui Majelis Taklim XL, program tanggung jawab sosial perusahaan, serta dari pelanggan setia. Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs Suardi di Desa Selengan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (9/2). “Lombok dan Nusa Tenggara Barat adalah wilayah yang spesial bagi XL Axiata. Di area Lombok, layanan kami sangat dikenal dan bahkan menjadi operator pilihan utama warga. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/2). Karena itulah, lanjut Imam Mualim, saat daerah ini terlanda bencana, perseroan membantu proses penyaluran bantuan dari tahap tanggap darurat sampai pemulihan. Pembangunan gedung sekolah permanen ini merupakan bentuk nyata keperdulian XL Axiata di tahap pemulihan pasca bencana agar proses belajar mengajar di lokasi bencana semakin pulih. Menurut Imam Mualim, inisiatif pembangunan gedung sekolah yang permanen ini tidak terlepas dari belum pulihnya fasilitas pendidikan akibat bencana gempa beberapa waktu lalu itu. Lokasi yang dipilih untuk program ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan dengan kerusakan yang paling parah di Kabupaten Lombok Utara. Bangunan sekolah yang akan dibangun ada 2 unit, dengan ukuran luas masing-masing 8 x 27 meter dan 8 x 9 meter serta merupakan bagian dari bangunan sekolah yang sudah ada, yaitu . Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah Maraqitta’limat. Proyek pembangunan ini diharapkan bisa segera selesai sekitar akhir Maret 2019. XL Axiata akan melengkapi bantuan ini dengan fasilitas internet gratis, melalui program Gerakan Donasi Kuota, di mana sekolah akan mendapatkan 20 GB per bulan selama satu tahun. Untuk mewujudkan pembangunan ini, XL Axiata bekerjasama dengan Yayasan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). (*/hap)

BI: Penjualan Eceran Desember 2018 Naik Jakarta, Memorandum Bank Indonesia mencatat penjualan eceran meningkat pada Desember 2018 yang terindikasi dari indeks penjualan riil (IPR) yang tumbuh 7,7 persen atau lebih tinggi dari 3,4 persen pada November 2018. Laporan Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) soal hasil Survei Penjualan Eceran BI pada Desember 2018 yang dikutip di Jakarta, Senin, menyebutkan penjualan eceran diprakirakan tetap tumbuh positif pada Januari 2019. Dijelaskan, kenaikan penjualan eceran pada Desember 2018 ditopang oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau, barang budaya dan rekreasi, perlengkapan rumah tangga Lainnya, dan suku cadang aksesoris. Secara keseluruhan 2018, penjualan eceran menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan 2017. Ini tercermin dari rata-rata pertumbuhan IPR sepanjang 2018 sebesar 3,7 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pada 2017 yang sebesar 2,9 persen (yoy). Menurut BI, penjualan eceran diperkirakan tetap tumbuh positif pada Januari 2019 yang terindikasi dari IPR Januari 2019 yang tumbuh 4,8 persen (yoy).(*/hap)

Jakarta, Memorandum Wacana kenaikan tarif ojek online (ojol) yang mencuat di tengah h masyarakat diperkirakan memberikan erikan dampak negatif bagi konsumen n maupun mitra pengemudi ojol itu sendiri. endiri. Kenaikan tarif itu akan dilakukan kukan merespons penetapan regulasi ojek jek online oleh Kementerian Perhubungan. ngan. Ketua Tim Peneliti Research Institute of Socio-economic Development (Rised), Rumayya Batubara menjelaskan, isu itu bisa mengakibatkan semakin buruknya kemacetan, hingga hilangnya potensi pendapatan ojol. Perkiraan tersebut diperkuat oleh survei yang dilakukan Rised terhadap 2.001 konsumen ojol yang tersebar di 17 provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia. Survei tersebut pun dilakukan selama dua minggu di Januari 2019, dengan margin of error sebesar satu persen. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil survei itu, sebanyak 45.83 persen konsumen ojol yang didominasi oleh masyarakat pendapatan rendah mengatakan bahwa tarif ojol saat ini yang di kisaran Rp2.200 telah sesuai dengan kondisi keuangannya. Sementara itu, 27,99 persen masih menganggap kemahalan, sedangkan 26,19 persennya mengatakan kemurahan. “Jadi, kenaikan tarif itu kita lihat 74 persen konsumen tidak happy dengan kondisi tarif itu. 22 persen mengatakan,

Pengemudi ojol di jalan yang arus lalu lintasnya ramai.

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Kenaikan Tarif Ojol Picu Kemacetan dan Pengangguran

tidak mau atau tidak menghendaki adanya tambahan biaya sama sekali, sedangkan 48 persen bersedia, tetapi kurang dari Rp5.000 per hari,” ujarnya di Jakarta, Senin 11 Februari 2019. Survei tersebut pun mengungkapkan, jarak tempuh rata-rata konsumen ojol 8,8 kilometer per hari. Maka, ketika ada wacana tarif naik Rp3.100 dari Rp2.200 bahwa kenaikan itu setelah dihitung menghasilkan Rp7.920 kenaikan tambahan pengeluaran konsumen. “Jadi, tujuh dari 10 konsumen akan menolak ada kenaikan tarif,” tegasnya dilansir vivanews. Bahkan, kata dia, berdasarkan responen yang disurvei tersebut, sebanyak 41 persen konsumen menggunakan ojol untuk perjalanan ke tempat-tempat transportasi publik dan 71 persennya menuju

ke sekolah dan kantor. Serta, 50 persen responden dikatakannya telah meninggalkan kendaraan pribadinya sebagai alat transportasi utamanya karena ojol itu. “Artinya, ini jadi supporting system untuk alat transportasi yang sudah ada kayak KRL, TransJakarta, LRT, MRT. Jadi, ojol sudah menjadi hub. Bayangkan kalau naikkan tarifnya, kalau dia sudah nyaman dengan tarif sebelumnya, bisa kembali lagi menggunakan transportasi pribadi,” tegas dia. Di samping itu, kata dia, karena mayoritas responden pengguna ojol secara rutin adalah bagian dari masyarakat dengan pendapatan rendah. Maka, masyarakat tersebut sangat rentan atau elastis terhadap pergeseran tarif sekecil apapun biaya tersebut. Hal itu berisiko mengurangi

7 dari 10 konsumen menolak ada kenaikan tarif Rumayya Batubara Ketua Tim Peneliti Rised

konsumen ojol yang berdampak semakin kecilnya pendapatan mitra. “Ini ujung-ujungnya bisa mereka (ojol) berhenti. Itu aka merugikan si driver sendiri, kalau ada kenaikan tarif,” ungkap Rumayya. (*/hap)

Penurunan Harga BBM Angin Segar Pertumbuhan Ekonomi Jakarta, Memorandum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyambut baik penurunan harga BBM nonsubsidi yang dilakukan PT Pertamina (Persero). Menurutnya, penyesuaian harga BBM tersebut bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “BBM bagus dong (turun). Ya berarti ekonomi kita makin baik,” kata Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (11/2). Diketahui, harga BBM mengalami penurunan terhitung mulai Minggu, (10/2). Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan penurunan harga tersebut karena adanya perubahan divula penetapan harga BBM.

“Tahun lalu sebenarnya pemerintah mengeluarkan kebijakan melalui Kepmen tentang perhitungan harga jual eceran. Pasal 4 ayat 3 menyetujui, harga jual eceran ditentukan oleh badan usaha, wajib disetujui untuk menteri,” kata Djoko di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta. Bahkan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut penurunan harga BBM non subsidi yang dilakukan PT Pertamina (Persero), mengikuti kondisi harga pasar dan menjaga agar keuntungan badan usaha penjual BBM non subsidi tidak lebih dari 10 persen, sesuai yang ditetapkan pemerintah.“Ini turun menurut mekanisme pasar di mana marginnya sepuluh persen,” kata Jonan, saat rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR,

Jakarta, Senin (11/2). Jonan melanjutkan, untuk penurunan harga Premium di Wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) sebesar Rp 100 per liter menjadi Rp 6.450 per liter, merupakan penyesuaian karena Premium di wilayah Jamali berubah statusnya, dari jenis bahan bakar

umum menjadi penugasan.“Kalau Premium, itu selama ini harganya di luar Jamali Rp 6.450,” ujarnya. Tiga operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yaitu PT Pertamina (Persero), PT Total Oil Indonesia dan PT Shell Indonesia kompak menurunkan harga bahan bakar minyak

(BBM). Total dan Shell menurunkan harga BBM pada Sabtu, (9/2). Sementara Pertamina menurunkan harga beberapa produk BBM seperti Pertamax Turbo, Pertamax, Dexlite, dan Dex untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali pada Minggu (10/2).(*/hap)


MADURA

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 8

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Antisipasi Banjir di 5 Kecamatan Butuh Program Jangka Panjang

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Aktivitas KPU Sumenep saat perakitan kotak suara.

Rakit Kotak Suara, KPU Sewa Gudang Sumenep, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep,mulai melakukan perakitan kota suara pemilihan umum (Pemilu) pemilihan presiden (Pilpres), anggota dewan perwakilan daerah (DPD), anggota DPRD kabupaten, provinsi dan DPR RI 2019. Ketua KPU Kabupaten Sumenep A Warits mengatakan, perakitan kotak suara mulai dilakukan pada Senin (11/2). Dengan begitu, semua kotak suara dipindah ke salah satu gudang yang disewa KPU setempat. Alasan menyewa karena gudang milik KPU bocor, sehingga tidak bisa ditempati. Demi keamanan pihaknya menyewa dua gudang penyimpanan logistik Pemilu tersebut. “Kalau digudang KPU tidak bisa bekerja meski luas. Beberapa atap bocor cukup besar, hingga tidak aman untuk ditempati logistic,” kata A Warits, Senin (11/2) Disebutkan, ada tiga tempat penyimpanan logistik Pemilu, yakni gudang KPU, gudang di Batuan, dan gudang di Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Meski terpisah penyimpanan logistik, pihaknya memastikan pengerjaan logistik pemilu tidak mengalami kesulitan. Dikatakan, perakitan kotak suara membutuhkan waktu satu minggu untuk menyelesaikan sekitar 22 ribu kotak suara. “Kalau personil kita sesuaikan, jika satu minggu tidak memungkinkan selesai, kita tampah personelnya.” katanya. Ditanya soal banyaknya kotak suara rusak di wilayah lain, A Warits memastikan kotak suara di Sumenep aman, karena tempat penyimpanannya telah disediakan jauhjauh hari. Untuk pendistribusian logistik mulai H-7 untuk wilayah daratan, untuk wilayah kepulauan dua minggu sebelum pelaksanaan, segera didistribusikan. “Untuk keamanan pendistribusian ke wilayah kepulauan, kami jamin aman.” tegasnya. (uri/hap)

Bangkalan, Memorandum Musibah banjir bandang yang dalam dua pekan terakhir ini kerap merendam sejumlah desa di Kecamatan Blega, Sepulu, Arosbaya, dan Kamal, mengusik kepedulian Pemkab Bangkalan. Sejumlah pimpinan OPD terkait, dipimpin Plh Sekdakab Drs H Setijabudhi MM meninjau lokasi. Mereka tidak hanya memantau genangan di beberapa lokasi bencana. Sekaligus membahas antisipasi yang efektif mencegah terjadinya bencana tahunan di setiap musim hujan itu. “Saya bersama para pimpinan OPD terkait, mendapat tugas dari bupati untuk turun dan meninjau langsung sejumlah pemukiman warga terdampak banjir. Pada Rabu (6/2) kami sudah memantau beberapa dusun di sejumlah desa, Kecamatan Arosbaya, yang terendam genangan banjir cukup parah,” kata Setijabudhi, Senin (11/2). Saat peninjauan, Sekdakab didampingi oleh sejumlah pimpinan OPD terkait. Di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Drs H Ishaq Sudibyo MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

Banjir sepanjang Jalan Raya Kecamatan Blega.

(PUPR) Drs Roosli Suliharjono MM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs Bambam Setiawan MM, dan Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rizal Morris MP Msi. Selain itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Ismet Efendi SSos MM dan Asisten Pembangunan Dan Perekonomian Ir Puguh Santoso MM, juga ikut mendampingi Sekdakab. Camat Arosbaya Anang Yulianto, selain

mendapingi, juga menjadi pemandu rombongan ke sejumlah pemukiman warga di beberapa dusun terdampak genangan banjir. Mencermati ekosistem alam di sekitar lokasi musibah banjir, Plh Sekdakab dan para pemmpinan OPD terkait, mengetengahkan antisipasi musibah banjir tahunan di Kabupaten Bangkalan, rasanya mustahil bisa diantisipasi dalam jangka waktu pendek. Sebaliknya, antisipasi efektifnya mesti dikemas

dalam program jangka panjang. Alasannya, secara geografis, ekosistem alam lima kecamatan yang setiap tahunnya selalu menjadi langganan musibah banjir bandang, berada di bawah ketinggian bukit.” Seperti Kecamatan Arosbaya, misalnya, peta wilayahnya ada di bawah ketinggian bukit Kecamatan Geger. Jadi ketika hujan lebat datang, curah hujan tak hanya mengguyur peta wilayah Kecamatan Arosbaya,tetapi kiriman

air bah juga datang dari ketinggian Bukit Kecamatan Geger,” tandas Setijabudhi. Itu sebabnya, untuk mengantisipasi problem banjir klasik tahunan di Kecamatan Arosbaya, tidak cukup dengan hanya mengeruk endapan lumpur dan sapah disepanjang alur Sungai Tambangan yang membelah Desa Arosbaya. Solusinya, harus ada program reboisasi besar-besaran di bagian hulu Sungai dan kawasan Bukit di Kecamatan Geger yang langsung bersisian dengan peta wilayah Kecamatan Arosbaya. “Tujuannya, agar kriman air dari ketingian bukit bisa disekat atau terhalang oleh kawasan hutan hasil reboisasi, sehingga tidak meluber dalam bentuk aliran air bah menuju Kecamatan Arosbaya,” tandas Setijabudhi. Solusi melalui program jangka panjang seperti itu, juga akan efektif di lakukan di Kecamatan Blega, Tanjung Bumi dan Kecamatan Sepulu. Sebab ekosistem alam tiga kecamatan itu, posisinya juga berada di bawah ketinggian Bukit Kecamatan Geger, Kokop dan bukit di Kecamatan Konang,” tegas Setijabudhi. (ras/hap)

Satu Tahanan Sulit Ditangkap Sumenep, Memorandum Tujuh hari pascatiga tahanan kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep, dua tahanan dapat dikembalikan dan satu tahanan masih dalam pengejaran. Pihak rutan mengaku kesulitan mendeteksi keberadaan tahanan yang masih kabur. Kepala Rutan Kelas IIB Kabupaten Sumenep Beni Hidayat mengaku, kesulitan mendeteksi tahanan bernama Matrawi (37). Tahanan tersebut berpindah-pindah sehingga kesulitan mendeteksi keberadaannya.

Selain itu, tahanan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini, mempunyai banyak mata-mata. Sehingga, aparat yang hendak melakukan penangkapan, diketahui terlebih dulu oleh Matrawi.

“Licin sekali tahanan yang satu ini. Saat akan dilakukan penangkapan, sudah diketahui oleh yang bersangkutan.” kata Beni Hidayat, Senin (11/2) Kedati demikian, Matrawi diprediksi masih berada di wilayah Kabupaten Sumenep. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dandim, Kepolisian untuk mendeteksi keberadaannya, dan melakukan pengejaran. Selain melakukan pengejaran, mendeteksi keberadaanya, koordinasi dengan pihak keluarga

juga dilakukan untuk disampaikan kepada yang bersangkutan agar menyerahkan diri. Namun tetap saja pihak keluarga mengaku tidak mengetahui. “Sudah kami sampaikan kepada keluarganya, namun keluarga bersangkutan merasa putus asa juga.” katanya Beni Hidayat membeberkan, trak record Matrawi memang sering bermasalah dengan kasus hokum. Bhkan beberapa waktu lalu berhasil kabur dari rutan, dan berhasil diamankan.

Kemudian dipindahkan ke Rutan Pemekasan, juga mencoba kabur, namun diketahui. Hingga akhirnya ditempatkan di tahanan ke Rutan Porong. “Memang sering bermasalah, karena Matrawi mengalami gangguan kejiwaan,” ungkapnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya di Surat Koran Harian Memorandum, Matrawi kabur bersama dengan dua orang temannya, Riyanto (16) dan Hasan Basri (28), Senin (4/2) sekitar pukul 04.09. (uri/hap)

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Bupati Sumenep A Busyro Karim meninjau stan pameran Pendidikan Tinggi dan Pendidikan Profesi 2019.

Bupati Sumenep Buka Pameran Pendidikan Tinggi dan Pendidikan Profesi 2019 Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep A Busyro Karim membuka pameran pendidikan tinggi dan pendidikan profesi 2019 di Kabupaten Sumenep, Senin (11/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling SMA/SMK/MA negeri dan swasta Kabupaten Sumenep. Kegiatan itu rutin digelar setiap tahun yang diikuti perguruan tinggi, SMA, SMK, MA negeri atau swasta, serta pihak-pihak terkait lainnya. Dengan tujuan memberikan informasi pilihan perguruan tinggi bagi siswa SMA dan sederajat. Dalam sambutannya, Bupati Busyro menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di semua jenjang. Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa pendidikan itu penting. Pertama, pendidikan akan menghasilkan pengetahuan. Menurut Bupati Busyro, manusia pada dasarnya tidak tahu dan tidak memiliki pengetahuan apapun. Sehingga manusia yang tidak berpengetahuan, derajatnya akan rendah secara agama, sosial, ekonomi, dan lainnya. Kedua, pendidikan untuk karir dan pekerjaan. Karena era saat ini menuntut kompetensi khusus. Jika dulu orang dituntut banyak tahu tentang banyak hal, tetapi sekarang

Penelitian menunjukkan, hanya 17 persen orang akan sukses jika tidak memiliki pendidikan yang cukup. Sebaliknya, mereka yang punya bekal pendidikan lebih tinggi, kemungkinan suksesnya 35 persen. A Busyro Karim banyak tahu tentang sedikit hal. Pihaknya memaknai, dunia saat ini membutuhkan kompetensi khusus sesuai bidang masing-masing. “Penelitian menunjukkan, hanya 17 persen orang akan sukses jika tidak memiliki pendidikan yang cukup. Sebaliknya, mereka yang punya bekal pendidikan lebih tinggi, kemungkinan suksesnya 35 persen,” ujar bupati dua periode tersebut. Ketiga, pendidikan untuk membangun karakter. Bupati Busyro menukil tujuan pendidikan nasional yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar

memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia. Karena banyaknya kasus di masyarakat saat ini tidak lain karena lemahnya pembentukan karakter di kalangan anak didik. Keempat, pendidikan membantu kemajuan bangsa. Karena ketahanan dan kekuatan bangsa terletak pada bidang pendidikan. Bupati Busyro berujar, pendidikan merupakan kunci kemajuan suatu bangsa. Ia mencontohkan negara-negara besar dan maju, karena didukung pendidikan yang berkualitas. “Tahun 2018 indeks daya saing Indonesia berada pada peringkat ke-45 dari 140 negara. Indonesia lebih baik dari India, Turki, maupun Brazil, tetapi masih kalah dibandingkan Malaysia dan Thailand,” urainya. Kelima, pihaknya menjamin pendidikan bisa memberikan pencerahan. Karena pendidikan menghapus pemikiran negatif di otak dan pikiran tentang kondisi sekitar, baik berupa peristiwa, kejadian, dan fenomena. Dengan begitu lebih rasional dan objektif dalam melihat gejala-gejala tersebut. Intinya, orang berpendidikan akan lebih logis dan dewasa menyikapi kejadian di sekitarnya. “Pemerintah daerah menyambut baik pameran perguruan tinggi ini. Pameran pendidikan ini tidak hanya membantu lulusan SMA dan

Bupati Sumenep A Busyro Karim mengisi buku tamu salah satu stan pameran.

sederajat di Sumenep, untuk mendapatkan informasi perguruan tinggi, tetapi juga merangsang lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya. Selain itu, Bupati Busyro menjelaskan, lulusan SMA dan sederajat di Sumenep yang melanjutkan ke jen-

jang perguruan tinggi kisaran 85 persen. Artinya, tidak semua lulusan SMA/ SMK/MA melanjutkan ke perguruan tinggi. Sehingga informasi tersebut sangat penting bagi siswa yang akan melanjutkan ke jenjang kuliah. “Saya berpesan kepada para lulusan SMA dan sederajat, modal

utama melanjutkan ke perguruan tinggi adalah semangat, kemauan dan keyakinan diri. Insyaallah jika modal tersebut ada, maka kalian tidak akan mendapatkan halangan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi kelak,” tandasnya. (aan/adv/hap)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

BLITAR

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 9

KEPALA BIRO: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Residivis Tepergok Curi Sepeda Angin Blitar, Memorandum Petualangan Tomy Wardana dalam curi-mencuri berakhir di kantor polisi. Warga Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo itu harus mendekam di tahanan Polsek Sukorejo, setelah dibekuk unit Reskrim Polsek Sukorejo. Pria berusia 22 tahun itu mencuri sepeda angin milik Sukadi. Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti hasil curian berupa satu unit sepeda pancal merk Polygon warna biru kombinasi silver. “Pelaku ditangkap di rumahnya setelah anggota melakukan penyelidikan,” kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu Dodit Prasetyo. Dodit menjelaskan, polisi langsung menyelidiki dan mengejar pelaku setelah menerima laporan pencurian sepeda milik Sukadi. Pencurian itu dilakukan di rumahnya. Sepedanya saat itu diparkir di pekarangan rumah, disandarkan di selatan tembok dan tidak digembok. Diduga pelaku beraksi pada malam hari. Usai memarkirkan sepeda anginnya, Sukadi lalu menutup pintu gerbang. Sekitar pukul 23.00, pemilik tidur. Nah paginya dia kaget karena melihat sepeda angin yang diparkir sudah hilang. Sukadi lantas mencari sepedanya itu disekeliling rumah. Dia juga bertanya kepada tetangga sekitar rumah. Tapi tetangga tidak ada yang mengetahui. Merasa telah dicuri, Sukadi langsung melaporkan kejadian ke Polsek Sukorejo. Dari hasil penyidikan polisi, pelaku ternyata juga mencuri di tempat lain. Pelaku juga pernah mencuri, dua gas elpiji melon dan 20 potong pakaian bekas di rumah Sukadi. Pelaku juga pernah mencuri ponsel milik warga sekitar pada bulan lalu dan mencuri pompa air warga. Bahkan pernah menjalani hukuman penjara akibat perbuatannya. (pra/pi)

Blitar, Memorandum Dua orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di jalan Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Blitar. Korban pertama, Mohamad Zainal (23), tewas di lokasi kejadian, sedangkan korban kedua, Imam Kanafi (20), meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa ke rumah sakit. Kasatlantas Polres Blitar AKP M Amirul Hakim mengatakan, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja nopol AG 4319 IY. “Berdasarkan keterangan sejumlah saksi kedua kor-

ban berkendara dari arah timur. Sesampainya di lokasi kejadian ban motor selip dan keduanya jatuh ke kanan,” jelas Kasatlantas, Senin (11/2). Karena tidak menggunakan helm, keduanya mengalami

luka serius di bagian kepala. Petugas yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi kedua korban ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan melakukan olah tempat kejadian kerkara (TKP). Atas kejadian ini pihaknya mengimbau agar pengendara berhari-hati saat melaju di jalanan. Dan tetap menggunakan kelengkapan berkendara.(ana/pi)

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Blitar, Memorandum Polres Blitar hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap salah satu pelaku penyekapan lima anak di bawah umur di Pasar Papungan, Kanigoro. Satu pelaku itu berhasil kabur ketika petugas mengamankan dua rekannya. Pelaku diketahui melarikan diri saat polisi dan warga menggerebek sebuah tempat yang ada di pasar Papungan, Kanigoro yang dipakai sebagai tempat penyekapan lima korban.  “Kami sudah mengantongi identitas satu pelaku yang kabur. Sekarang masih dalam Iptu M Burhanudin pengejaran,” ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin, Senin (11/2). Selain memburu salah satu pelaku, polisi juga sedang memeriksa dua pelaku yang sudah tertangkap secara intensif. Belum diketahui secara pasti peran masing-masing dari tiga pelaku. Termasuk apakah ada kekerasan seksual yang dilakukan ketiga pelaku terhadap dua korban perempuan.“Sekarang masih terus diperiksa untuk mendalami kasus ini. Keterangan sementara pelaku mengakui telah menyekap lima korban dan merampas handphone milik korban,” tutur Burhanudin. Sebelumnya, Polres Blitar meringkus dua orang pelaku penyekapan dan perampasan dengan korban lima anak di bawah umur. Kelima korban yang terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki ini, sebelumnya bertemu dengan para pelaku di SPBU Jalan Kalimantan Kota Blitar. Ketiga pelaku menggiring korban ke Pasar Papungan, Kanigoro dan menyekap di dua lokasi terpisah antara korban laki-laki dan korban perempuan.  Setelah disekap semalam, salah satu korban berhasil kabur dan melaporkan kejadian ke warga sekitar yang dilanjutkan ke Polsek Kanigoro. Saat digerebek di lokasi penyekapan, petugas tidak mendapati para pelaku namun hanya empat korban masih berada dalam penyekapan dengan kondisi ketakutan.  Kedua pelaku bernama Mohamad Suprastuawan (20) dan Mohamad Candra (19), berhasil diringkus sedang mengamen di perempatan 511 Kota Blitar. Sementara satu pelaku lain masih dalam pengejaran.(ana/pi)

Ban Selip, Dua Penunggang Ninja Tewas Motor Ninja milik korban.

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Polisi Buru Satu Pelaku Penyekapan Lima Bocah

Satu dari lima pengeroyok HP sesama supporter bonek digelandang aparat Polres Blitar Kota.

Pengeroyok dan Perampas HP Suporter Bonek Dibekuk Polisi Blitar, Memorandum MS (15), warga Perak, Surabaya diamankan petugas usai

melakukan pengeroyokan dan perampasan bersama empat rekanya. Aksi pengeroyokan

Meski harga pakan ternak ayam naik, hal itu tak mempengaruhi produk telur yang terus meningkat setiap harinya.

Produksi Telur Naik 20.000 Kilogram Per Hari Blitar, Memorandum Naiknya harga jagung memang membuat peternak ayam petelur kelabakan. Namun tingginya harga pakan ayam tersebut tidak serta merta membuat populasi ayam petelur di Kabupaten Blitar berkurang. Beberapa waktu lalu peternak ayam petelur sampai terpukul atas naiknya harga jagung. Disisi lain harga telur anjlok. Hal itu membuat sejumlah peternak kecil, merugi hingga gulung tikar. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Yudha Satya Wardana mengatakan, populasi ayam petelur tidak berkurang meski banyak peternak kecil yang merugi. Bahkan sebaliknya populasi ayam petelur di tahun 2018 naik sekitar 1,4 juta ekor. Berdasarkan data di kantornya pada pembukuan akhir 2018, jumlah populasi ayam petelur di Kabupaten Blitar mencapai 18,8 juta ekor. “Naiknya harga jagung kemungkinan besar tidak berdampak pada populasi ayam petelur,” ungkap Yudha Satya. Hal itu terjadi karena banyak peternak ayam petelur skala menengah ke atas yang justru menambah populasi ayam petelur. Penambahan

populasi ayam petelur yang dilakukan peternak menengah ke atas, jumlahnya lebih banyak, ketimbang jumlah ayam petelur yang dijual oleh peternak skala menengah kebawah atau peternak kecil. “Hal inilah yang membuat populasi ayam petelur tetap banyak, bahkan meningkat. Meski banyak peternak kecil yang gulung tikar,” ujar dia. Dia mengatakan, jumlah populasi ayam petelur yang ada sekarang otomatis berdampak pada bertambahnya jumlah produksi telur di Kabupaten Blitar. Berdasarkan data yang ada di kantornya, saat ini produksi telur ayam bertambah sekitar 20 ribu kilogram per hari. “Kami berharap dengan bertambahnya produksi telur ayam, dibarengi dengan naiknya harga telur,” ucap dia. (pra/pi)

dan perampasan barang milik suporter Persebaya U-17 ini dilakukan usai pertandingan finas Piala Soeratin yang mempertemukan Persebaya U-17 vs Persipan Pandegelang, Sabtu (9/2). Kelima pelaku dan dua korban sebenarnya sama-sama suporter Persebaya U-17. Aksi pengeroyokan dipicu karena para pelaku merasa tersinggung akibat dipelototi kedua korban yang merupakan warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. “Awalnya mereka menonton final Piala Soeratin. Kemudian kelima pelaku bertemu dengan korban di luar stadion. Kelima pelaku merasa tersinggung karena merasa dipelototi oleh korban sehingga terjadi penganiayaan,” ungkap Kapolres Bli-

tar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (11/2). Setelah dikeroyok di depan ruko selatan Stadion Supriyadi, kemudian pelaku meminta korban untuk melepas kaos jersey Persebaya yang dipakai korban. Dan menukarnya dengan kaos milik pelaku yang sudah usang. “Setelah mengeroyok korban. Pelaku kemudian merampas kaos yang dikenakan korban, HP serta uang,” jelas AKBP Adewira. Satu pelaku berinisial MS, warga Perak, Surabaya berhasil diamankan petugas  Satreskrim Polres Blitar Kota. Sementara empat pelaku lainya buron. Satu diantaranya perempuan yang diakui sebagai pacar pelaku yang sudah tertangkap. “Satu pelaku berhasil dia-

mankan saat masih berada di sekitar Stadion Supriadi Kota Blitar. Sementara empat lainnya masih dalam pencarian satu diantaranya seorang perempuan,” kata Adewira. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua korban mengalami luka di kepala dan hidung. Dari pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya tiga HP, satu milik pelaku, dua milik korban. Satu pisau dapur dan dua kaos. Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 1 undang-undang nomer 35 tahun 2014 tentang tindak pidana kekerasan fisik terhadap anak atau pengeroyokan. Serta undang-undang darurat RI nomer 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa ijin.(ana/pi)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

KEDIRI

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 10

KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - PEMASARAN DAN SIRKULASI KORAN: Katino

SOSOK Kediri Sehat BERKEINGINAN membawa masyarakat Kota Kediri memiliki jaminan kesehatan, membuat Reza Darmawan (38), anggota DPRD Kota Kediri ini harus bepikir kreatif demi mengemban tugas rakyat.”Saat ini Lagi menggagas konsep warga Kota Kediri untuk memiliki kartu BPJS sebagai pengganti program Jamkesda. Ya, agar menjadi Kediri sehat,” ujar dia Reza Darmawan kepada Memorandum, Senin (11/2). Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri dari Fraksi PAN ini dikenal sosok muda yang saat ini mulai bersinar karena komentarnya dalam berbagai program pemerintah.”Secara pribadi saya sangat getol memperjuangkan warga kota memiliki kartu BPJS. Sebab pemerintah yang akan menanggung semua biayanya,” ungkap dia. (st3/yud/be)

KPU Kabupaten Didrop 630 Ribu Surat Suara Kediri, Memorandum KPU Kabupaten Kediri menerima surat suara untuk Pemilu 2019. Penerimaan surat suara bertempat di gudang KPU Kabupaten Kediri di Jalan Gang Industri, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Senin (11/2) sore. Dalam proses pengiriman surat Dua truk kontainer yang membawa suara, menggunakan 630 ribu surat suara Pileg 2019 me- truk kontainer yang digunakan dalam proses nurunkan muatan di gudang KPU. mengirim surat suara. Ketua KPU Kabupaten Kediri, Sapta Andaruiswara menjelaskan, pengiriman surat suara menggunakan dua kontainer truk fuso. Pengiriman dilakukan oleh percetakan pemenang tender yang berada di wilayah Nganjuk. “Hari ini (kemarin, red) sesuai jadwal yang kami terima, kami mendapat droping pertama surat suara dari PT Temprina Nganjuk surat suara DPRD Provinsi,” ungkap dia, Senin (11/2) petang. KPU menerima total 630.000 surat suara DPRD Provinsi di dalam 1.260 boks surat yang masing-masing boksnya berisi 500 kertas surat suara. Dia menjelaskan, ada lima jenis kertas surat suara yang masing-masing di antaranya, surat suara DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota, DPD, DPR RI dan Pilpres. (yud/be)

Nenek Pikun Tewas di Ladang Jagung Kediri, Memorabdum Sempat dikabarkan hilang, perempuan renta bernama Mbah Surip (90), warga Jalan Agung, Gersikan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, ditemukan sudah tak bernyawa di area ladang jagung Jalan Jaya Wijaya, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (11/2) pagi. Kapolsek Pare AKP, Mustakim menyebutkan, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap, mengenakan kaus warna hitam dan jarik warna putih, seperti yang dituturkan keluarga sebelumnya telah meninggalkan rumah pada Minggu (10/2).”Pihak keluarga sempat mencari, tapi tak kunjung ketemu,” terang Mustakim. Dia menjelaskan, awal mula penemuan jenazah Mbah Surip ini ditemukan oleh masyarakat sekitar yang ditindak lanjuti pelaporan oleh wakil ketua RW setempat. “Berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi

Polres Kediri dan dokter Puskesmas Pare, dengan disaksikan pihak keluarga korban, kondisi jenazah korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” tandas dia. Dugaan sementara, korban meninggal karena kelelahan tersesat di ladang jagung. Korban diketahui sering pergi keluar rumah dan tidak bisa kembali pulang, karena pikun atau lupa jalan pulang.”Pihak keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut apapun dan kepada siapapun serta ikhlas atas kejadian tersebut,” pungkas dia.(st3/yud/be)

Polisi dan warga bersiap mengevakuasi jenazah Mbah Surip yang ditemukan tewas di ladang jagung.

Polsek Ringinrejo Ciduk Pengedar Sabu

Tersangka dan barang bukti yang diamankan petugas.

Kediri, Memorandum Polsek Ringinrejo mengungkap mata rantai pengedar sabu-sabu di wilayah hukumnya. Gatot Santoso (37), warga Desa/Kecamatan Ringinrejo harus berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Ringinrejo karena kedapatan mengedarkan sabu-sabu. “Ia dibekuk petugas karena tertangkap tangan memiliki satu klip narkoba seberat 1 gram,”terang Kapolsek Ringinrejo, Iptu Didik Sigit kepada Memorandum, Senin (11/2). Dia mengungkapkan, tersangka merupakan target operasi Unit Reskrim Polsek Ringinrejo. Sebelumnya petugas sering mendapat informasi atas pere-

daran narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Gatot Santoso. Penangkapan bermula, petugas Unit Reskrim Polsek Ringinrejo, Sabtu (9/2) melakukan serangkaian penyelidikan mengenai hal tersebut. Tim buser mengumpulkan bukti bukti permulaan. Sekitar pukul 19.30 WIB, tim buser Unit Reskrim Polsek Ringinrejo menangkap tersangka berinisial GS tersebut.“Tersangka sebelumnya sudah menjadi target operasi Unit Reskrim Polsek Ringinrejo,” tegas Iptu Didik. Dari penangkapan tersangka petugas mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya satu klip sabu-sabu seberat satu gram. Selain itu, petugas

juga mengamankan seperangkat alat isap. Tidak hanya sabu, petugas juga mengamankan dua klip pil koplo total 40 butir. Iptu Didik menambahkan saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Ringinrejo untuk proses penyidikan. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Yaitu peredaran narkoba Pasal 112 Undang Undang No 35 tahun 2009 dan Pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Selain mengedarkan narkotika jenis sabu sabu, pelaku juga mengedarak pil koplo. Untuk itu tersangka kita jerat dengan pasal berlapis,” tegas Iptu Didik. (st3/yud/be)

OLAHRAGA Timnas U-22 Jajal Kekuatan Madura United Bangkalan, Memorandum Jaimerson da Silva Xavier sudah kembali ke Madura United usai urung tampil bersama Persija pada di kualifikasi Liga Champions Asia. Jaime kini sudah menjalani latihan bersama skuat Madura United untuk persiapan laga uji coba menghadapi Timnas Indonesia U-22 di Gelora Bangkalan, Selasa (12/2). Laga melawan Madura United akan menjadi partai uji coba terakhir Timnas U-22 sebelum bertolak ke Kamboja untuk mengikuti Piala AFF U-22 2019. Sebelumnya skuat asuhan Indra Sjafri sudah melakoni dua laga uji coba saat menghadapi Bhayangkara FC (2-2) dan Arema FC (1-1). Madura United kini telah kembali diperkuat Jaimerson.Pemain asal Brasil tersebut diharapkan bisa memberikan perlawanan maksimal agar para pemain Timnas U-22 mampu menunjukkan kemampuan terbaik. Di Madura United, Jaime akan berduet dengan bek Timnas Indoneisa, Fachruddin Aryanto di jantung pertahanan. Manajer Madura United Haruna Soemitro mengatakan pertandingan tersebut dijadikan untuk memantapkan komposisi timnya. Uji tanding melawan timnas Indonesia U-22 memang tidak ada dalam agenda Madura United. Hanya saja, diakui timnya memang sedang mencari lawan untuk uji tanding.”Ini memang dadakan. Kemarin, saya bertemu dengan perwakilan timnas di Malang. Kemudian mereka menawari uji coba, langsung saya terima. Jadi, inisiatif ini justru dari mereka,” ucap Haruna. Timnas U-22 akan tergabung dalam Grup B Piala AFF U-22 bersama Malaysia, Myanmar dan Kamboja. Pada laga pertama Timnas U-22 akan ditantang Myanmar (18/2), Malaysia (20/2), dan terakhir melawan tuan rumah Kamboja (22/2). (*/be)

Para pemain Persebaya berlatih serius sebelum berhadapan dengan Persinga Ngawi di Piala Indonesia, Sabtu (16/2).

Piala Indonesia

Persebaya vs Persinga Single Match Surabaya, Memorandum Setelah mengalami penundaan hingga empat kali, PSSI akhirnya memutuskan laga Persebaya kontra Persinga Ngawi di babak 32 besar Piala Indonesia hanya berlangsung satu leg atau satu laga saja.

Tentu, laga ini berbeda dengan kontestan lain yang harus menjalani dua pertandingan (kandang-tandang) di babak 32 besar Piala Indonesia 2018. Dikutip dari instagram resmi Persebaya Surabaya, melalui surat resmi bernomor 501/AGB/67/II-

2019 yang ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisha tersebut, PSSI menerangkan bahwa babak 32 besar Piala Indonesia 2018 antara Persebaya vs Persinga adalah single match. Persebaya akan menjamu Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung

Tomo (GBT) Sabtu (16/2) pukul 19.00. Laga melawan Persinga akan menjadi pertandingan pertama Persebaya pada musim 2019 di GBT. Kali terakhir Bajul Ijo bertandingn di sana pada 8 Desember lalu. Saat melawan PSIS Semarang pada laga terakhir Liga 1 2018. (be)

Damian Lizio Segera Merapat ke Persebaya

Timnas Indonesia U-22 akan menjalani uji coba terakhir lawan Madura United, Selasa (12/2), sebelum terjun ke Piala AFF U-22.

Surabaya, Memorandum Gelandang asal Bolivia Damian Lizio yang jadi bidikan Persebaya untuk kompetisi Liga I 2019, segera bergabung dengan skuat Bajul Ijo. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman mengatakan, Lizio tiba di Surabaya pada akhir pekan ini. “Kalau tidak meleset, mudah-mudahan Minggu (17/2) sudah tiba di Surabaya,” ujar Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, seperti dilansir bola.com, Senin (11/2). Seperti pemain baru lainnya, Lizio tidak akan langsung bergabung dalam latihan bersama rekan satu timnya.

Ia akan menjalani beberapa tahapan sebelum mendapat kontrak dari Persebaya. Proses itu juga dijalani striker Amido Balde. “Dia (Lizio) akan melalui rentetan tes seperti halnya Balde, mulai tes medis sampai fisik. Dia tidak akan bisa langsung ikut latihan bersama tim. Pasti butuh proses buat dia sebelum akhirnya bergabung dengan tim,” tandas Djanur. Lizio bakal menjadi pemain asing terakhir yang didatangkan Persebaya musim 2019 ini. Sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu telah merekrut tiga pemain impor, yaitu Otavio Dutra (bek/Brasil),

Manuchekhr Dzhalilov (gelandang/ Tajikistan), dan Amido Balde (striker/ Guinea-Bissau). Kedatangan Lizio akan menambah kekuatan lini tengah Persebaya yang sedang dibangun Djanur. Sesuai rencana, Djanur ingin menggunakan dua gelandang serang asing dalam skema 4-3-3 yang disusunnya nanti. Lizio merupakan pemain yang memegang dua paspor. Dia lahir dan besar di Argentina, namun kemudian membela Timnas Bolivia. Statusnya itu membuat FIFA hanya mencatatnya sebagai pemain berpaspor Bolivia. (*/be)

Damian Lizio


H A L A M A N 11

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

P R O P E R T Y SURABAYA

RUKO

RUMAH DIJUAL Jual rmh Puri Indah Jln. Kembar Lt.150 Lb. 111 KT/KM2+1 ada toko hadap utara info: 081336634439 Dijual Rumah Puri Galaxy BL 612A Lt.600m2 Lebar 540 KT.5 KM.4 Open House Hub: 0851 0029 3862. J.Rmh Baru Bgs uk.3x10m full dek, kamar 2 (225jt) Kalilom lor Timur Gg.6 081231380564.

DIJUAL CEPAT RUMAH Jl. Petemon 4 no.76 B LT : 4x12 meter, 2 lantai , K.tidur : 3 , K.mandi : 2, Listrik : token, PDAM Hub : Wa 0858-5210-3627 Call : 0853-3632-7452

Sewa Ruko Komplek TCBD TR1 - No 8 Jln Raya Klakah Rejo - Benowo Sby 30jt/thn, Min 2 thn. Hub:085100583677. Jual Ruko 3 Lt. Strategis LT.326m Raya Jetis Kulon No.5-6 Belakang Royal Plaza Hub:082243400500 (Rumah Lux)

GRESIK RUMAH DIJUAL Rmh dijual tipe 36 Perum Tanjungan Asli Driyorejo Gresik, harga 250 Nego Hub: 0895 6329 16505.

MOJOKERTO

ANEKA KEBUTUHAN SURABAYA

LOWONGAN

ELEKTRONIK DICARI

Cari Investor / pendana untuk prod.minuman STMJ Sachet . Sudah jalan orderan. Sudah banyak bisa bagi hasil. Hub:085799952709. Dicari reseller kosmetik penghasilan 1-2 juta/bulan, kerja fleksibel lewat gadget saja, Hub.Putri Tlp:081216562999

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas,AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

RUPA-RUPA HOSANA mengerjakan meja & kursi cafe, sofa, kitchen set, bed set,pagar,kanopi,railing tangga, H:081 8031 49479

BIMBEL BIMBINGAN Belajar Matematika, Kimia, Fisika NIMA Surabaya hub: 081216894862

SEDOT WC

RUMAHDIJUAL DIJUAL Rumah di Perum Kedundung Indah Jl. Muria IV/14 dpn masjid uk. 6x12 ful bangunan hub; 085101303629

SIDOARJO

PIJAT KEBUGARAN

Dicar penjahit Hem bag. krah, badan, menset, bisa dibawa pulang Dicari juga pengepul jahit hem / baju koko Jl. Ploso Baru No.109 sby Hub: 081232666027 00.29/1-29/2

Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0777.7715

Arman Massage Pijat Kebugaran dan capek2 Khusus Wanita - Ibu Rumah Tangga dan Pasutri. Nyaman, Bersih, Ramah, Muda, dan Tampan. Privasi sangat terjamin. Call to Hotel dan Apartemen. 083831002614. (WA) AFUK Pijat / Lulur khusus utk wanita. Chinese, Putih, Tinggi, Bersih. Hrg 25rb. Hub: 0813 3339 1797. BU NUNUNG Jawamanis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Sendiri Call Hotel 0812 5558 9296.

MOJOKERTO

KEHILANGAN

24 JAM Please Call Me

081 3344 55916

AHLI GIGI

00.24/-28/02

Hilang STNK Wuling»2018 L-1750-JM An. Muhammad Miftahul Alam 08113080416. Hlg STNK mikrolet L 1719 UL an. Nur Hasan, jl pulo tegalsari 5/14A, Sby. Hilang STNK Honda Beat L-6878-OW Hub. 089620282062 Esti.

J.RMH S.HUNI 6X9=170JT KEBENSUKODONO, 5X11=170 PADMONEGOROSUKODONO BS DICICIL HUB.08133634 8181 -

KEHILANGAN 38.17/01-17/02 40.16/1-16/02

Telah Hilang Motor Honda Vario nopol W-57 27-OJ hari minggu tgl 10/2/19 alamat Kalibader Rt.22 Rw.03 No.148 Sepanjang.

GRESIK KEHILANGAN

KEHILANGAN

38.20/12-2/02

TANAH DIJUAL

Hlg Stnk Hnd13 N6394TCM an Ayu Faridah-Curahrejo 1/1 Sukorejo

Hub: 081330448035

38.17/1-20/02 38. 18/1-18/2

O T O M O T I F 38.12/1-12/2

MOTOR

BAHAN BANGUNAN

YAMAHA

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

N.Max 2015 ABS Hitam Mulus Jl.Petemon Kuburan No.42 T.087853478467 H.Basir. Ymh Vega R Merah th»2006 An.Sendiri dari Baru. 4.5 juta. Telp.081231304800.

MOBIL TOYOTA Avanza G 2012 Hitam Metalik Petemon Kuburan No.42 T.087853478467 H.Basir.

PENGOBATAN & PARANORMAL Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

38.27/12-31/01

RATU PENAKLUK CINTA

00.8/12-15/01

38.21/01-25/02

Hlg Stnk Hnd16 N5434TDC an Dwi Rahayu Yuliati-Bendosulung 5/3 Pogar Bangil

Hilang STNK W3345BK th. 2018 An.Kiki wahyu sofyanto Perum Griyo suci permai Blok G2-06 Rt 9/8 Ds. Suci Manyar Gresik

Hlg Buku BPKB Grand Livina13 N836BM noka MHBG3CG1CDJ013564 Nosin HR15703190T an Bambang Praseno A DR.- Perum Permata Hijau D-57 9/3Tlogomas Lowokwaru Malang

Kehilangan STNK W3226JE th. 2014 An. Ferdy welliam Mait Jl. Kapten darmo sugondo Rt 2/1 Ds. Karangkiring Kebomas Gresik

40.9/2-9/3

DICARI KARYAWATI BARU 00.8/2-15/01

Kehilangan STNK W4125AQ th. 2017 An. Febri rahma awali Dsn. Mando Rt 1/5 Ds. Pandu Cerme Gresik

HLg STNK S,5011-NI DAVID SYAIFUDIN Ds.Wonosari Rt01/03 KeC.Ngoro

LAMONGAN

S3229NX ROYADI PRAYOGO KERTOREJO RT4RW6 SUMBERKARANG DLANGGU,

40.12/01-12/02

S5760NV SLAMET BUDIONO KEDUNG WULAN RT3RW1 BEJIJONG TROWULAN,

38.7/2-7/3

S2135NK AHMAD JUNAIDI JATIREJO RT13RW4 JATIREJO JATIREJO,

38.7/02-12/03

S4652RE SITI FATIMAH MELATEN RT27RW7 MOJOTAMPING BANGSAL, 40.8/02-19/02

TRAVEL

KEHILANGAN

40.1/02-2/03

38.24/1-28/2

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.100.28/12-4/02

40.31/1-3/03

40 2/01 2/02

031-8275390

HILANG BPKB ASLI MTR HND NC11B3C TH.11 L.3322.KT AN.JUMIATI JL.KLUMPRIK RT.03 RW.02 SBY NK.MH1JF5123BK424 970. SIN.JF51E2434437 Hilang BPKB Spd Mtr Honda th»2014 w.white silver L-5541-KC An.Suryati d/a.Gg Melati 37C Kr.Pilang Rt.01/02 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha 25X th»2016 w.abu abu L-2460-ZQ An.Kurniawan d/a. Putat Jaya 6-A/26 Sby. Hilang Buku Kir L.8711.UY PAUL TEJAKUSUMO JL.TAMAN INTERNATIONAL 1 BLOK 1F/20 SBY. Hilang Buku Kir L.8060.UQ / SB.171577.K PT. SINARJAYA INTIMPERKASA JL.PERAK TIMUR 52 SBY. Hilang STNK Mobil Toyota th»2012 hitam metalik nopol L-1640-TL an.Ari Widya Ningsih Hub:085852243073. Hilang STNK Spd Mtr Honda Beat w.hitam putih nopol L-2856-ZX An.Sujarwo d/a.Pakis Sidorejo 3/10 Rw.05 Rt.01 Kec.Sawahan Sby Hilang STNK Sepeda Motor Supra X th»2011 An.Dion Sien Gwan d/a.Mulyosari Utara 5/36 Sby. L-5099-BC Hub:08121722182. Hilang STNK Beat L-5366-FU An.Deddy Setiawan Hub:087853250301. Hilang STNK Motor Yamaha th»2015 merah nopol L-2207-GB An.Anita H:085852243073. HILANG STNK Motor Honda L-5323-TN A/n. Ach.Yulianto Jl.Dupak Timur 3/19 Sby.

Kehilangan STNK W2670BJ th. 2018 An.Muhammad Hisom Arifiyanto Jl. Kh. Fakih usman Gg 5/22 Kel.Kemuteran Gresik

Hlg STNK Hnd S,5624-NF SUTOMO Ds.Purwojati Rt03/01 KeC.Ngoro

HLg STNK S,5968-NAA NURUL FARIDAH Ds.KedungGempoL Rt03/03 Kec.Mojosari

Tokcer 100% 1 jam Lancar Garansi Resmi

Kehilangan STNK W3984LM th. 2013 An. Normalah ajeng Larasati Ds.Padeg Rt 2/7 Cerme Gresik Kehilangan STNK W6341BE th. 2018 An. Tri Oshi Paulina Zahcuviary Ds. Slempit Rt 13/3 Kedamean Gresik

KEHILANGAN DICARI KARYAWATI BARU

Kehilangan STNK W9223A th.1988 An. Ning Djuariyah Jl. Kh. Wakhid hasyim Gresik

Hlg Stnk Hnd15 N3143TBH an Siti Kholifah-Alkmar 15/9 Martopuro

MOJOKERTO

Menangani segala problem Percintaan yang membandel, Perjodohan, segala susuk buat anda, buka aura, binsis, penglaris, segala penyakit, menyediakan bedak Ratu Seperti Rembulan.

Perum Griya Karya Sedati Permai RT 29 RW 12 Blok BA No.1 Sedati Gede 087732541691

Hlg Stnk Hnd14 N2011TAG an Rohmania-Dsn Kanigoro II 2/4 Kanigoro Rembang

Hlg STNK S,6643-NX SAMAMI Ds.WatesNegoro Rt03/08 KeC.Ngoro

MAKANAN

S6788PC KUSWAJI JATIOMBO RT00RW00 CENTONG GONDANG

PASURUAN

KURSUS 38.7/2-10/3

DJL Tanah 10x17 Petok D, Jln 8mtr bulujaya lontar, dkt CitraLand HR Muhammad. 0812 5942 1585.

S3383QQ AKHMAD HANAFI PUNGGING PERMAI CC.12A RT3RW4 TUNGGALPAGER PUNGGING HILANG STNK MOBIL S8603QA MASRUCHIN KARANGNONGKO RT2RW2 MOJORANU SOOKO,

SIDOARJO

RUMAH DIJUAL

KEHILANGAN S6883NO DWI ADI SETIAWAN TANGUNAN RT8RW4 TANGUNAN PURI,

S5015RS WARINAH KETOK RT1RW3 TUNGGALPAGER PUNGGING, HILANG STNK MOBIL S8404QB NILUH KETUT SURNINGSIH Z BANGSRI RT1RW4 KEMBANGSRI NGORO,

KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR: S-2419-LX. NK. MH1JM2112HK034419.NS. JM31E1040421. AN.SITI MAKRIPAH. D/ a:DS KEDUNGSOKO RT/RW.02/01 KEC MANTUP KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-2318-LE. NK. MH33KA0113K607457. NS.3K4581537. AN. SUYANTO . D/a: KEL.BABAT RT/ RW.03/03 KEC BABAT KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-5721-KH. NK.MH132P20069K979318. NS. 2P21024469. AN. HERMANTO .D/a: DS.BEGAN RT/RW.01/01 KEC.GLAGAH KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR: S-6827-LA. NK.MH331B004BJ827063. NS. 31B8272 17. AN. SAMIKAN . D/ a:DS.KEDUNGSOKO RT/RW.02/02 KEC.MANTUP KAB.LAMONGAN

LAYANAN IKLAN PAS

 SURABAYA TENGAH

 SURABAYA TIMUR

5460513

Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

Jetis Kulon I/32

8289784

Kedung Baru No. 104

8792004

Kembang Kuning 91

5636334

Jedong I/ 20

5039948

5685065

Pucangan VII/26

5023819

Pucang Anom 41

5025002

Wonorejo I/63

Simo Gunung Baru 24 Ngagel Dadi III/1 Manyar Sabrangan 9i/94 Semampir Kelurahan 39

08819504155 70241128 0315920722

 SURABAYA BARAT

 SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67

8550709

Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Karang Rejo VI/25

8280245

Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

7405142

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Adityawarman 46A

5663195

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

Prada Kali Kendal V/20G

7347415

 SIDOARJO

Petemon Barat Manukan Tengah 19N/1

70235999

 SURABAYA UTARA Karang Asem IV/47

3894874

KedindingTghBaru10/7

3773148

Lebak Rejo 34 Rembang Sel 41B Simolawang I/82 Sby

38205709 3573859 085100380511

Masangan Kulon 6S Buduran Sda

7877390 8969925

Avia 192 Kwadengan

8964135

 LAMONGAN DIDIK NEW Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819


LUMAJANG

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com TLP. 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang

Ayah Bocah yang Tewas Terinjak Lapor Polisi “Tujuan saya melapor, agar polisi bisa memproses hukum atas peristiwa yang mengakibatkan anak saya meninggal dunia,” tukas Usman kepada sejumlah awak media saat ditemui di halaman Mapolres Lumajang, Senin (11/2) siang, didampingi beberapa saudaranya. Alim (49), salah satu saudara Usman menambahkan, arena lomba pacuan kuda tingkat nasional itu jauh dari kelayakan. Pasalnya, pagar pengaman penonton terbuat dari bambu dan tali rafia. Maka tak heran ketika ada kuda yang nyasar akan muda menabrak penonton meskipun berada di luar arena. “Pada saat itu, ada salah satu kuda yang dilombakan nyasar ke tenda penonton sehingga penonton berhamburan dan korbanpun jatuh kemudian terinjak,” ujarnya Alim. Ironisnya, Ketua Panitia

lomba pacuan kuda, H Siswanto yang juga merupakan Ketua Pordasi Kabupaten Lumajang, pasca kejadian terkesan menutup diri dan sulit ditemui. Bahkan, nomer HP-nya pun tidak bisa dihubungi. Sehingga, awak media sulit untuk mengorek penjelasannya. Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhamad Arsal Sahban saat dikonfirmasi menjelaskan jika pihaknya masih melakukan pemanggilan terhadap anggota termasuk ketua panitia. Menurut dia, hingga saat ini belum ada satupun dari panitia yang ditetapkan sebagai tersangka. “Semua masih berstatus sebagai saksi,” ujar kapolres. Bahkan, hinga saat ini belum ada yang bisa menjelaskan pasti tentang apa penyebab kematian bocah malang tersebut. Apakah bocah itu meninggal karena ter-

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

Lumajang, Memorandum Usman (35), ayah Maghda Agil B, bocah yang tewas terinjak-injak saat nonton lomba pacuan kuda, akhirnya melapor ke Polres Lumajang. Kepada sejumlah awak media, Usman berharap polisi serius menangani insiden yang menewaskan putranya tersebut.

Usman melapor ke Polres Lumajang dan diterima petugas.

injak kaki penonton atau terinjak kaki kuda yang nyasar tersebut. “Intinya kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman

tentang kasus tersebut. Karena untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, tentunya butuh waktu,” jelas kapolres.

Disinggung apakah arena pacuan kuda tersebut sudah memenuhi standart operasional prosedur (SOP), pihaknya belum

bisa menjelaskan. Sebab kata kapolres yang bisa menjawab pertanyaan itu adalah ahlinya. Untuk itu, pihaknya akan men-

datangkan tim ahli dalam hal lomba pacuan kuda guna mencari tahu kelayakan dari arena lomba pacuan kuda tersebut. Meski demikian lanjut kapolres, tidak menutup kemungkinan jika musibah tersebut berakhir dengan damai jika kedua belah pihak yaitu pihak korban dengan pihak panitia saling memahami musibah tersebut.”Nanti kami akan memanggil pihak korban dan panitia untuk kami pertemukan guna mencari titik temunya,” kata Arsal. Sebelumnya, naas yang dialami Magda Agil B.(7) asal Dusun Krajan, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. Bocah tersebut tewas, setelah terinjak injak oleh penonton yang menghindar dari serudukan kuda yang keluar dari jalur arena perlombaan. Peristiwa tragis itu terjadi Sabtu (9/2), siang sekira pukul 13.30 di arena pacuan kuda tingkat nasional yang digelar di dekat pantai Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. Saat itu, korban sedang menonton bersama neneknya didekat kerumunan penonton  yang berjubel pada tenda dekat tikungan. (tri/fur)

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Bupati dan Wabup Sampaikan Nota Penjelasan Raperda 2019

Bupati Lumajang Thoriqul Haq didampingi wabup menyerahkan nota penjelasan kepada ketua DPRD Lumajang.

Lumajang, Memorandum Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq), bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah), menghadiri Rapat Paripurna 1 DPRD Kabupaten Lumajang, yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lumajang H AgusWicaksono, dalam agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Terhadap 6 Raperda Kabupaten Lumajang tahun 2019. Throiqul Haq dan Indah Amperawati, menyampaikan

Nota Penjelasan 6 Raperda, yang terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lumajang Tahun 2018-2023, yang merupakan penjabaran dari Visi ‘Terwujudnya masyarakat Lumajang yang makmur, berdaya saing, dan bermartabat’. Pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, karena maraknya peredaran dan penyalahgunaan  minuman beralkohol di Kabupaten  Lumajang telah menimbulkan berbagai 

macam persoalan, bukan hanya terhadap individu peminum namun juga  telah meresahkan masyarakat secara umum. Koperasi dan usaha mikro, keberadaan Peraturan Daerah tentang  koperasi dan usaha mikro merupakan  sebuah kebutuhan hukum yang urgen  dan nyata bagi peningkatan daya saing  koperasi dan usaha mikro Kabupaten  Lumajang. Penyelenggaraan lalu lintas dan  angkutan jalan, penyelenggaraan lalu  lintas angkutan jalan

merupakan komponen dasar pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hari Jadi Lumajang, penetapan hari  jadi Lumajang merupakan sarana  dalam rangka menumbuh kembangkan  rasa persatuan dan kesatuan, kebanggaan daerah, mendorong  semangat cinta pada daerah yang  menumbuhkan semangat  pembangunan daerah, serta memperkuat rasa kecintaan, keterikatan batin antara masyarakat

dengan pemerintah daerah. Dan terakhir, kawasan tanpa rokok, perlu ditetapkan kawasan Ttnpa rokok pada sarana kesehatan, tempat proses    belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat  umum dan tempat kerja. Pada  prinsipnya Perda Kawasan Tanpa  Rokok, tidak melarang orang merokok,  melainkan hanya mengatur dan  melindungi orang lain yang tidak  merokok terhadap dampak negatif asap  rokok. (hum/tri/fur)

TULUNGAGUNG KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. WARTAWAN: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI dan PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Wahyudi diamankan polisi.

Tulungagung, Memorandum Kecelakaan kereta api di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru Tulungagung yang menyebabkan tubuh Muhamad Ichwan (23), warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok Blitar, terceraiberai pada Jumat 20 Oktober 2017 silam, diindikasi merupakan korban

pembunuhan. Indikasi ini mencuat setelah polisi menemukan beberapa kejanggalan. Awalnya, sehari sebelum ditemukan tewas, Muhamad Ichwan pergi dengan seorang temannya. Namun ketika kecelakaan itu, temannya tidak diketahui keberadaannya. Seperti dikatakan Kasubbag Humas Polres Tulungagung AKP Sumaji. Berdasarkan keterangan saksi dari pihak keluarga, sebelum meninggalkan rumah, korban Ichwan ini keluar bersama Wahyudi (47), warga Desa Cangu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Keduanya berpamitan hendak ke Tulungagung mengambil sepeda motor Wahyudi yang digadaikan. Namun Ichwan tidak pernah kembali ke rumah. Sebab Sabtu (21/10/2017), polisi menemukan tubuh Ichwan berserakan tidak utuh di kiri kanan rel kereta api di Desa Ketanon. “Pelapornya adalah pihak keluarga, dan sudah kita terima laporannya. Kemudian masih kita dalami terus,” ujar Sumaji, Senin (11/2). Menurut Sumaji, indikasi awalnya korban memang bunuh diri. Namun kecurigaan petugas dan keluarga menguat, setelah tidak ditemukannya sepeda motor bernopol AG 5973 II dan uang Rp 1 juta di milik korban. “Jadi korban ini pergi dari rumah bersama dengan temannya. Dan saat dilaporkan menjadi korban laka kereta. Dan teman korban ini tidak jelas keberadaanya,” terang Sumaji. Sejak saat itu, polisi terus mencari Wahyudi yang menghilang. Dan informasi terbaru, Wahyudi ditangkap anggota Polsek Kepung Polres Kediri karena mencuri sepeda motor. “Kita masih koordinasi dengan polisi Kediri. Nanti hasilnya saya informasikan,” janji Sumaji. Terpisah, Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Triwahyono membenarkan. Kini, pihaknya masih mendalami temuan ini. “Iya. Dan kita bakal bekerja sama dengan Polsek Kepung untuk mendalami keterangan pelaku,” kata Hendro. (fir/mad/fur)

Sidang Perdana, Pemilik Akun Pujiati Didampingi Pengacara Negara Tulungagung, Memorandum Bertempat di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Tulungagung, Rohmad Koerniawan alias Wawan (39), terdakwa kasus ujaran kebencian, pemilik akun facebook Pujiati, menjalani sidang perdana, Senin (11/2). Dalam sidang yang beragenda pembacaan dakwaan itu, Wawan menerima tawaran majelis hakim untuk menggunakan jasa pengacara yang diberikan oleh negara. Terdapat 2 dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum untuk Wawan. Dakwaan pertama yaitu atas unggahan status akun facebook Imam Insani pada September 2017, yang berisi fitnah kepada Khoirul Anam dan Nur Kholis Aziz. Anam dan Kholis merupakan polisi. Mereka difitnah tanpa ada

dasar kebenarannya. Selain memfitnah,Wawan juga mengeluarkan beberapa ancaman melalui statusstatusnya. Untuk dakwaan kedua diberikan karena terdakwa mengancam saksi Sugito dan Partin, yang kala itu merupakan perantara jual beli tanah di wilayah Rejotangan. Di akhir dakwaan, jaksa penuntut umum (JPU) menyampaikan, terdakwaWawan didakwa melanggar Pasal 45 ayat (4) junto Pasal 27 ayat (4) dan (4) Undang Undang RI nomer 19 tahun 2016

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN IMANSYAH

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN IMANSYAH

Diindikasikan Kasus Pembunuhan

Rohmad Koerniawan alias Wawan memasuki ruang sidang PN Tulungagung.

tentang perubahan atas Undang Undang nomer 17 tahun 2008

tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Bambang Suhandoko belum bisa berkomentar. Sebab pihaknya belum membaca dengan jelas berkas dakwaan. Mengingat hari ini pertama kali dirinya ditunjuk mendampingi terdakwaWawan. “Belum, saya belum bisa berkomentar. Ini saya akan pelajari dulu berkasnya,” kata Bambang. Usai sidang, terdakwa Wawan tidak berkomentar sedikitpun. Dengan kawalan petugas, Wawan kembali ke ruang tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Untuk diketahui, Wawan adalah pemilik akun Iman Insani dan akun Pujiati. Dan saat ini, Wawan disidang berkaitan dengan unggahan di akun Iman Insani. (fir/mad/fur)

Pemkab Tulungagung Raih Penghargaan SAKIP Kategori B Tulungagung, Memorandum Berbagai penghargaan tak henti-henti diraih Pemkab Tulungagung. Paling anyar, Pemkab Tulungagung mendapatkan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018 dengan kategori B. Secara simbolis, penghargaan itu diberikan oleh Menpan RB Syafrudin kepada Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, di Kalimantan Selatan, pada Rabu (6/2) lalu. Maryoto Bhirowo mengatakan, ini bukan pertama kalinya PemkabTulungagung meneriman penghargaan SAKIP. Penghargaan ini menunjukkan kinerja pemkab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah masuk dalam kategori baik. Hal ini tercermin dari program yang berbasis kinerja dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN IMANSYAH

Laka KA 16 Bulan Lalu

Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo menerima penghargaan SAKIP Kategori B dari Menpan.

Maryoto menjelaskan, pelayanan kepada masyarakat dengan memaksimalkan APBD untuk penyelenggaraan kebutuhan dasar. Mulai dari pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan beberapa bidang lainnya. Itu menjadi salah

satu cara guna memaksimalkan fungsi pelayanan pemerintah kepada masyarakat. “Kinerja ini melalui APBD yang berupa pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maryoto. Maryoto mencontohkan,

dalam bidang kesehatan, jika ada warga tidak mampu berobat, pemkab segera meresponnya. Begitu juga dengan infrastruktur. Jika ditemukan jalan rusak, maka pemkab segera melakukan perbaikan. Maryoto berharap, penca-

paian pemkab selama ini bisa melecut semangat seluruh ASN, agar bekerja dengan basis prestasi. Sehingga program dari pemerintah yang sudah diagendakan bisa dirasakan manfaatnya. “Kinerja harus ditingkatkan dan harus tepat sasaran.Terutama di masyarakat tingkat bawah,” ujar Maryoto. Sementara itu Kabag Humas Pemkab Tulungagung Sudarmaji mengatakan, evaluasi SAKIP bukan merupakan ajang atau kompetisi tentang keberhasilan mencapai indikator penilaian. Melainkan lebih pada bagaimana mengasistensi, mendampingi dan memberi saran perbaikan bagi masalah yang dihadapi. “Untuk Tulungagung sudah masuk kategori baik. Ini bisa dilihat dari apresiasi yang diterima dari pemerintah kali ini,” jelas dia. (fir/mad/fur)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

DEWI RENGGANIS WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 13

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Operasi Tumpas Narkoba Ringkus 53 Tersangka FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Jember, Memorandum Perang melawan peredaran okerbaya dan narkoba terus dilakukan satrekoba dan jajaran Polres Jember. Hal itu ditunjukkan dalam 12 hari gelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019. Ada 49 kasus yang diungkap dengan 53 tersangka penyalah guna narkotika dan  obat keras berbahaya (okerbaya).

Polres Jember memamerkan para tersangka dan barang bukti selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019.

Jember, Memorandum Sebuah janji kerja pemerintahan Bupati Jember dr Faida MMR diwujudkan dengan membentuk Tim Pendopo Express. Tim ini bertugas melayani masyarakat dengan mendistribusikan 9.416 KTP-E ke 30 kecamatan se- Kabupaten Jember. Pemberangkatkan 45 petugas Tim Pendopo Express dilakukan Bupati Jember di halaman Pendopo Wahyawibawagraha Pemkab Jember, Senin (11/02) Dalam sambutannya bupati mengungkapkan bahwa pendistribusian adminduk merupakan upaya pemerintah memenuhi hak dasar kepemilikan dokumen kependudukan setiap warga negara Indonesia. Meski pembagian dokumen kependudukan sudah dilakukan melalui program kerja Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan layanan on the spot atau kegiatan lainnya, tetapi dokumen itu tak kunjung habis dan tidak diambil oleh pemilikinya.  “Karena itu Pemkab Jember mendistribusikan kembali melalui Pendopo Express untuk diantarkan langsung ke masing - masing warga sesuai alamat tempat tinggalnya,” kata bupati. “Ini adalah tugas yang sangat mulia, dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kapan lagi kita bisa berbuat baik selagi diberi kesempatan di dunia ini,” imbuh bupati. Petugas Pendopo Express merupakan kepanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati Jember kepada masyarakat. Karena tidak mungkin

pihaknya turun sendiri untuk mendistribilusikan ribuan dokumen kependudukan kepada masyarakat. Pada kesempatan ini Bupati Jember mengingatkan petugas jangan sampai ada pungli. “Karena kalian semua sudah ada gaji resmi yang anggarannya dari APBD Pemkab Jember,” tegas bupati. Bupati berpesan kepada petugas Pendopo Express bahwa nantinya banyak kendala di lapangan dalam mendistribusikan KTP-E. Karena setiap kecamatan atau desa yang ada di Jember medannya berbeda - beda. “Hati - hati di jalan, kalian petugas resmi yang fasilitas kendaraannya juga sudah dibranding titel Pemkab Jember. Jagalah nama baik Pemerintah Kabupaten Jember, jagalah nama baik bupati dan wakil bupati, dan jagalah nama baik Korps Tim Pendopo Express,” ujar bupati. (jun/fur)

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

Tim Pendopo Express Door to Door Distribusikan KTP-E

Bupati Jember dr Faida MMR melepas keberangkatan tim Pendopo Express.

“Jadi kalau ditotal ada 53 pelaku narkotika dan okerbaya. Lengkap dengan barang buktinya,” kata Kapolres Jember AKBP

Kusworo Wibowo saat rilis, Senin (11/2). Barang bukti yang disita berupa 2,11 gram sabu beserta

alat isapnya, 2,40 gram ganja, 2 ponsel, serta uang tunai Rp 50.000. Sedangkan dari kasus okerbaya barang bukti diamankan antara lain 16. 528 butir pil koplo berbagai merk serta uang Rp 5.189.000. “Baru 12 hari operasi saja kita sudah banyak tangkapan. Operasi serupa masih akan kami lanjutkan lagi,” ungkap kapolres. (edy/fur)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019V

MOJOKERTO-JOMBANG WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 14

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, As’ad Choiudin, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Isak Tangis Iringi Pemakaman Guru Korban Terseret Ombak

Proyek Molor Jadi Atensi Dewan

Jombang, Memorandum Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Yudha Mahardika (34), warga Pulo Wetan Gang 7, Desa Pulo Lor, Kecamatan Jombang. Yudha merupakan salah satu dari empat guru yang terseret ombak saat berlibur di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Minggu (10/2). Guru BP SMA Negeri Plandaan ini dimakamkan di pemakaman umum Desa setempat, Senin (11/2). Ratusan pelayat yang rata-rata merupakan guru dan siswa SMA tempat korban mengemban tugas, nampak menghadiri pemakaman. Selain ingin memberikan penghormatan terakhir mereka, ingin menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga mendiang Yudha. Martha Mardinata, kakak korban, mengaku iklhas dengan

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Proyek gagal mendapat perhatian dari kalangan dewan. Miftahul Huda, Ketua Komisi C DPRD Jombang berharap proyek molor tahun 2018 menjadi pembelajaran bagi Pemkab Jombang agar tak terulang kembali. “Memang pembangunan itu harus dilanjutkan, agar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya kemarin. Hanya saja, untuk meneruskan bangunan proyek gagal tidak bisa langsung dilakukan seketika itu juga. Sebab, proyek yang sudah putus kontrak karena tidak selesai tepat waktu, semua kelebihan anggaran secara otomatis masuk ke dalam Silpa 2019. “Anggaran yang tak terserap harus masuk Silpa pada PAK 2019,” katanya. Pembangunan baru bisa dilanjutkan setelah melalui PAK sehingga nomenklatur proyek masuk ke dalam kegiatan PAK. “Jadi tidak bisa dikerjakan sekarang, harus menunggu PAK. Kalau sekarang mau dikerjakan anggaran darimana,” imbuh Huda. Politisi PKB tersebut juga mengimbau kepada pemkab untuk kembali melakukan evaluasi. Terutama pada proyek molor pada kegiatan APBD Kabupaten Tahun 2019. Pihaknya menyarankan ke depan ada Perbup khusus yang mengatur kegiatan infrastruktur. Dengan harapan, semua SKPD mempunyai pegangan kegiatan infrastruktur. “Agar bisa mengawali, merencanakan infrastruktur dengan cara mempercepat proses lelang. Paling tidak akhir bulan ini proses lelang sudah berjalan dan pembangunan juga cepat dimulai,” tambah dia.(as/fdy/sr)

Prosesi pemakaman Yudha Mahardika, salah satu korban terseret ombak di Pantai Payangan, Jember.

musibah yang menimpa keluarganya. Dia membenarkan bahwa kepergian adiknya ke Jember ini dalam rangka mengikuti kegiatan guru MGMP BK di Kabupaten Jember.“Kami iklhaskan memang ini sudah takdirnya. Adiknya saya memang mengikuti kegiatan di Jember, MGMP BK, rombongan dari Jombang”, ujar di rumah duka. Sementara itu, Nina Adi Maulana, kerabat korban yang lain menuturkan bahwa semasa hidupnya Yudha dikenal sebagai

sosok pendiam dan berbakti kepada orang tua. “Kami menyesalkan atas kejadian ini, Yudha orangnya begiu baik pada semua orang apalagi orang tua, dia juga kalem”, kenangnya menambahkan. Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 4 guru asal Kabupaten Jombang terseret ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Mereka masing - masing yakni Yanik Susanti (36), Yudha Mahardika (30), dan Zakiyah Nurwiningsih (34), serta Hasan (25). Setelah dilakukan upaya pencarian dan penyelematan, Yanik Susanti ditemukan selamat. Namun nasib berbeda dialami oleh Yudha serta Zakiyah, karena begitu ditemukan tim penyelamat mereka sudah dalam kondisi tak bernyawa. (wan/sr)

Kasi Intel Kejari Jombang Harry Rachmad memberikan paparan dalam giat JMS.

Kejari Jombang Gelar JMS Jombang, Memorandum Bertujuan mengenalkan pemahaman hukum kepada siswa sekolah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang kembali menggelar Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Senin (11/2) pagi. Kali ini, giat dilangsungkan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Ngoro. Tidak tanggung-tanggung, selain menerjunkan 3 pemateri untuk memaparkan 3 poin. Sebelum sosialisasi digelar, dilakukan upacara bendera dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang Syafiruddin. “Hari ini kita kembali menggelar giat Jaksa Masuk Sekolah. Dan dalam kesempatan kali ini, kita memilih SMAN Ngoro,” terang Kasi Intelijen Kejari Jombang Harry Rachmad, Senin (11/2). Ia pun menjelaskan, tiga poin yang disampaikan oleh tiga pemateri kepada peserta, yakni terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi,red) jaksa, Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan peredaran gelap narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya). “Dalam JMS kali ini kita menghadirkan tiga pemateri yang menyuguhkan tiga poin. Pertama terkait tupoksi, kedua ITE, serta ketiga terkait bahayanya peredaran gelap narkotika maupun okerbaya,” jelasnya. Selain kebagian tugas memberi paparan tupoksi, lanjut Kasi Intel, ada penyampaian delik ITE oleh Kasi Datun Kejari Jombang, Mujib Syaris. Serta terkait paparan perihal narkotika dan okerbaya, disampaikan oleh Masusanto. “Kenapa SMAN Ngoro yang dipilih, karena ada beberapa pertimbangan. Salah satunya, daerah tadi merupakan wilayah perbatasan yang kini kerap dijadikan sasaran peredaran barang terlarang,” lanjutnya.(wan/sr)

Mojokerto, Memorandum Pasca ambruknya atap MTs Bahrul Ulum di Desa Kupang, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, polisi bergerak cepat memberikan bantuan. Berupa uang dan material bangunan yang diberikan oleh dua institusi kepolisian di wilayah Mojokerto, yakni Polres Mojokerto Kota dan Polres Mojokerto. Penyaluran bantuan diberikan secara simbolis oleh dua pimpinan kepolisian kepada pihak sekolah, Senin (11/2). Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSc (Eng), sedangkan dari Polres Mojokerto diwakili Wakapolres Kompol Bagus Tri SIK. “Kedatangan kami untuk melakukan silaturahmi dan memberikan bantuan untuk renovasi gedung agar segera dapat difungsikan lagi untuk ruang belajar mengajar,” kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono. Lebih lanjut dikatakannya, bantuan material bangunan ini secara bertahap akan diberikan hingga ruang kelas tersebut selesai. Selain bantuan materiil, pihak kepolisian juga memberikan bantuan pemulihan trauma kepada para siswa pasca terjadinya atap roboh. Dalam hal ini pihak kepolisian juga memberikan santuan kepada korban luka-luka akibat atap roboh. “Nanti sejumlah Polwan akan membantu para murid-murid untuk memulihkan trauma mereka agar segera kembali mengikuti proses belajar mengajar,” terang kapolres. Senada diungkapkan Wakapokres

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Pascaroboh, 2 Polres Bantu Renovasi MTs Bahrul Ulum

Rombongan pimpinan Polres Mojokerto Kota dan Polres Mojokerto diterima kepala sekolah dan para guru MTs Bahrul Ulum.

Mojokerto Kompol Bagus Tri SIK. “Kami sangat peduli kepada masyarakat dan kami sangat prihatin dengan kejadian robohnya atap sekolah MTs Bahrul Ulum. Kami berharap dengan bantuan tersebut proses pemulihan sekolah baik secara fisik maupun non fisik segera terealisasi. “Semoga proses pembangunan cepat selesai, dan proses belajar mengajar kembali normal,”paparnya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan pimpinan dua polres tersebut

Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kabupaten Mojokerto melaksanakan silaturahmi dan rembug desa pertama di tahun 2019 yang dipimpin Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi. Dia didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi dan kepala perangkat daerah, bersama tokoh masyarakat, kepala desa beserta perangkat di Pendopo Kecamatan Trawas, Sabtu (9/2) pagi. Beberapa pembahasan yang dipaparkan yakni seputar program pembangunan, mulai infrastruktur hingga pariwisata seperti yang disampaikan Camat Trawas Agus Subyakto. “Selain Taman Ghanjaran di Desa Ketapanrame yang baru diresmikan akhir tahun lalu, perlu kami sampaikan pada bapak wakil bupati bahwa pada tahun 2019 ini juga akan ada tiga desa yang dijadikan alternatif wisata. Yakni Desa Trawas, Kesiman dan Kedungudi yang dianggarkan dalam Dana Desa (DD),” kata Agus. Pembentukan beberapa kampung wisata organik, dikatakan Agus juga akan menjadi rencana pengembangan wisata dalam waktu dekat ini. “Selain Kampung Organik Brenjonk di Desa Penanggungan, beberapa desa juga sedang kita rencanakan untuk menyusul yakni Desa Selotapak, Tamiajeng, Sukosari, dan Kedungudi. Rencana-rencana ini tentu tidak akan berhasil tanpa arahan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” tambah Agus. Wakil bupati Pungkasiadi dalam arahannya, merespon hal tersebut dengan mengatakan bahwa potensi wisata di kecamatan, harus direncanakan dalam APBDes.

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wabup Bahas Infrastruktur Akses Wisata

Wabup Mojokerto Pungkasiadi memaparkan pembangunan desa.

“Kalau ada potensi wisata di kecamatan, paling tidak sudah ada wadahnya (APBDes). Trawas saya lihat sudah sangat bagus. Dari aspek wisata, ekonomi kreatif, juga UMKM. Infrastruktur jalan di Kecamatan Trawas masuk sebagai salah satu priorotas pembangunan, mengingat Trawas

adalah destinasi wisata andalan. Pembangunan akan dilakukan terus menerus terutama untuk akses wisata. Program Bantuan Keuangan (BK) Desa, akan tetap diberikan asal memenuhi criteria,” terang wabup. BK Desa sendiri merupakan salah satu program unggulan

Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mengakselerasi desa-desa untuk berinovasi dalam pembangunan. Semua desa bisa mendapatkannya. Asal sesuai ketentuan berlaku misalnya tertib administrasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), serta lunas pajak dan kondusif.(war/sr)

menyempatkan meninjau kondisi ruang kelas yang telah dibongkar karena roboh kemarin. Bahkan kapolrest juga sempat berdialog dengan para siswa yang sedang belajar di teras kelas. Pasca robohnya atap ruangan kelas VII MTs Bahrul Ulum yang berada di Dusun Warugunung Lor, Desa Kupang Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jumat (8/2). Proses belajar mengajar siswa terpaksa pindah di teras. Menurut Kepala Sekolah MTs Bahrul

Ulum AH Sofwan, sejumlah siswa dan siswi merasa trauma pasca robohnya atap ruang kelas VII yang mengakibatkan sebanyak sembilan siswa dan satu guru pengajar tertumpah reruntuhan bangunan. Hingga saat ini sejumlah siswa kelas VII terlihat sedang melaksanakan proses belajar mengajar di teras depan ruagan kelas MI, Sedangkan kelas VIII melangsungkan proses belajar di ruagan kelas MI dan kelas XII, serta sebagian belajar di musala.(war/sr)


PASURUAN-PROBOLINGGO

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 15

KABIRO PASURUAN: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK, Riyanti, Bahrul Ulum; HP: 0812-2219-5558; BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto

Asyik Judi Kiu-Kiu Digerebek Polisi Dua Dibekuk, Sembilan Melarikan Diri

Sungai Kraton Meluap, Jalur Pantura Terendam Pasuruan, Memorandum Banjir setinggi satu meter menutup jalan raya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Menghindari adanya kemacetan kendaraan di jalan utama jurusan Surabaya-Banyuwangi ini, kendaraan diminta memutar memanfaatkan tol. Banjir jalur Pantura tersebut terpantau pada Minggu (10/2) malam. Terlihat air sudah memenuhi pemukiman warga Tambakrejo, sekitar pukul 23.00. Berbagai kendaraan sempat menghentikan perjalanan, meski kemudian meninggalkan titik banjir. Sjumlah petugas BPBD bersama instansi terkait terlihat berjaga. Sebagian lain sibuk mengatur lalulintas yang tertutup banjir setinggi satu meter ini. Kepala BPBD Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menjelaskan, agar tak ada penumpukan kendaraan, pihaknya meminta kendaraan yang sempat terjebak banjir memutar memanfaatkan jalur tol Gempas (Gempol-Pasuruan). “Lalu lintas saat ini kita tutup. Sampai nanti air surut kita buka jalan nasional ini,” jelas YanuarAfriansyah di lokasi. Meski demikian, sejumlah truk dan beberapa jenis kendaraan pengangkutan, berukuran besar sepertinya lebih memilih bertahan, menunggu banjir surut. “Banjir datang dikarenakan hujan deras dan badai. Dari sore hingga malam hari tak kunjung redah mas. Jadi air dari sungai Kraton meluap hingga jalan raya,” tutur Mintoro (40), warga sekitar. Dari catatan BPBD Kabupaten Pasuruan, selain wilayah Tambakrejo Kraton ini, banjir juga merendam pemukiman warga Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Banjir juga terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, dengan ketinggian rata-rata setengah meter.(rul/pi)

Kedua tersangka, Bambang Sugianto (54), warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, dan Ach Jupri (48), warga Jalan Protong, Kelurahan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menjelaskan, saat petugas melakukan patroli, curiga dengan segerombolan orang di teras depan rumah milik Misnadi, warga Lingkungan Purwosari, Kelurahan Purwosari. “Saat dilakukan pengintaian, petugas mendapati bahwa 11 orang tersebut sedang asyik bermain judi dengan taruhan uang. Otomatis, petugas pun langsung menggerebeknya,” jelas AKP Budi Santoso, Senin (11/2). Dari sebelah tersangka petugas hanya

berhasil mengamankan dua saja. Untuk yang kesembilan lainnya sampai saat ini masih dalam pencarian. “Beberapa barang bukti dari penangkapan tersebut, uang tunai sebesar Rp 250.000, tiga set kartu domino, dua set kartu remi, dan alas karpet warna merah untuk alas perjudian,” tambah AKBP Budi Santoso. Di hadapan penyidik, para tersangka mengaku tidak setiap hari bermain judi. Namun apapun pengakuannya, Polisi tetap menjert pasal 303 KUHP kepada tersangka yang tertangkap basah melakukan perjudian dengan taruhan uang itu. “Tersangka terancam hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara,” tutup dia.(rul/pi)

Bambang Sugianto dan Ach Jupri yang tak sempat kabur kini mendekam di tahanan Polsek Purwosari.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Jalur pantura menuju Banyuwangi lumpuh total akibat banjir meluapnya Sungai Kraton.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Reskrim Polsek Purwosari menggrebek arena perjudian kiu-kiu, Minggu (10/2) sekitar pukul 01.00. Dua dari 11 pejudi diamankan. Sembilan lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

Pohon beringin yang tumbang dan batangnya melintang di tengah jalan raya Pasuruan-Malang.

Pasuruan, Memorandum Derasnya guyuran hujan badai dan angin kencang yang melanda Wonorejo, Minggu (10/2), sekitar pukul 16.00, menumbangkan pohon beringin di Jalan Raya Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Tumbangnya pohon tua itu melumpuhkan jalur utama Pasuruan-Malang. Dari informasi yang diterima oleh Memorandun, pohon beringin itu tumbang bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, sebelumnya kilat disusul dengan suara menggelegar beberapa kali terdengar. Seluruh bahu jalan raya di Wonorejo itu tertutup pohon yang tumbang, sehingga membuat seluruh kendaraan tak bisa lagi melintas. “Karena kondisi tumbangnya itu mau gelap ya, masih maghrib mbak. Jadinya warga bersama petugas polisi langsung mengalihkan arus Pasuruan-Malang melewati gang jalan pemukiman warga. Agar tidak terjadi macet panjang, sambil menunggu pohon selesai dipindahkan dari tengah jalan raya,” jelas Mitro, salah satu warga sekitar. Sejumlah warga terlihat sedikit berlari-lari kecil malam itu, meski kemudian terhenti berada tak jauh dari lokasi pohon tumbang yang juga menimpa sebuah mobil dinas itu. Tetapi tidak ada korban saat itu. Sementara itu, hujan kali ini juga membuat jalan raya yang berada di sekitar pasar Wonorejo banjir. Bahkan, saat ini, disebut-sebut kondisinya kian membesar dan mulai masuk ke pemukiman warga. Seperti yang diungkapkan Aminah (31), warga sekitar Wonorejo bahwa, hujan kala itu tidak seperti biasanya. Ini bercampur dengan angin kencang serta badai yang menggelegar suaranya. “Biasanya didepan rumah air tidak masuk, ini sudah masuk kedalam rumah karena luapan air semakin besar tidak seperti kemarin. Apalagi di jalan raya depan pohon tumbang, langsung mati lampu lama baru hidup sekitar pukul 21.30,” ungkap Aminah, kepada Memorandum.(ryt/pi)

Warga Dusun Lajuk, Desa Ngepoh memprotes jalan berlubang dengan cara menanam pohon pisang agar mendapat perhatian pemerintah.

Jalan Berlubang, Warga Ngepoh Tanam Pisang Probolinggo, Memorandum Warga Dusun Lajuk, Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, nekat menanam pohon pisang di tengah jalan. Aksi tersebut sebagai bentuk protes, karena jalan penghubung Kabupaten dan Kota Probolinggo, rusak parah.   Warga menduga, kerusakan tersebut karena aktifitas pengangkutan pabrik pengolahan batu, tak jauh dari lokasi. Warga yang geram, langsung meletakkan pohon pisang di tengah jalan Sunan Prawoto itu.

Kerusakan jalan semakin parah, ketika hujan melanda. Atau tepatnya sejak sebulan terakhir. Kubangan jalan dipenuhi air dan sangat membahayakan pengendara. Berdasarkan informasi warga, sudah dua kali kejadian mobil terguling di lokasi tersebut. “Sudah dua kali mas, mobil pikap milik warga dan mobil boks pengangkut air mineral jadi korban. Karena terperosok dan akhirnya terguling ke sawah,” terang Dedy (45), warga setempat, Senin (11/2). Tak hanya warga, pengendara roda dua dan empat pun mengeluhkan

kerusakan yang tak kunjung dibenahi tersebut. Jalan tersebut merupakan penghubung utama antara kawasan Kecamatan Dringu dengan wilayah kota. Karena dengan keberadaan jalan tersebut, akses menuju kota jauh lebih cepat. “Akses ini merupakan yang terdekat. Jika memutar, jaraknya jauh. Kami harap ada perhatian lah dari pihak terkait untuk membenahi jalan ini,” ujar Sulasto (35), salah satu pengendara yang lewat di jalan Sunan Prawoto. Warga berharap, ada perhatian dari pemerintah setempat maupun dari

pabrik pengolahan batu yang terletak di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu. Sehingga kerusakan jalan penghubung tersebut, bisa segera dibenahi dan tidak lagi dilalui oleh kendaraan bertonase melebihi batas. Sementara itu, upaya wartawan untuk mengkonfirmasi kerusakan jalan penghubung Kota dan Kabupaten Probolinggo, ke pengolahan batu, tidak membuahkan hasil. Penanggung jawab lapangan pabrik pengolahan batu CV Podomoro Putra, Edi Purnomo, tidak ada di tempat.(mhd/pri/pi)

Satpol PP Ciduk 13 PSK Watu Adem Pasuruan, Memorandum Kawasan Tretes masih saja sebagai ladang subur bagi penjaja seks komersial (PSK), kendati sering lakukan razia. Buktinya, ketika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan melakukan razia pada Minggu (11/2) malam, menciduk 13 PSK yang mangkal di Watu Adem, Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Razia yang dilakukan sekitar pukul 22.45 ini memang menyasar kawasan penginapan di Watu Adem. Saat petugas datang ke lokasi, beberapa PSK ini rupanya sedang menunggu tamu. Meski begitu, petugas tidak menemukan dua mucikari bernama Yoko dan Kus, yang menjadi incaran petugas. Rupanya, mereka berhasil kabur saat Satpol

PP menggerebek tempat keduanya. “Dua mucikari kabur terlebih dahulu saat tim datang, sementara 13 PSK telah kita amankan,” ungkap Ajar Dollar, Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Semua PSK yang terjaring digiring ke Mako Satpol-PP Kabupate Pasuruan. Selanjutnya, mereka pun melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui keterjangkitan HIV/AIDS. Para perempuan muda ini akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring). Sementara, hingga kini mucikari yang berhasil kabur masih dalam pengejaran. “Masih kami lakukan pengejaran terhadap dua mucikari yang berhasil kabur itu,” pungkas dia. (rul/pi)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pohon Beringin Wonorejo Tumbang

Para PSK Watu Adem, Tretes, digelandang petugas menuju mako Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Probolinggo, Memorandum Komite Nasional Olaharaga Indonesia (KONI) Kota Probolinggo mengeluhkan minimnya anggaran serta sarana dan prasarana dari pemerintah. Minimnya dua hal tersebut, dianggap KONI menjadi salah satu penyebab sulitnya atlet di Kota Probolinggo mempunyai kualitas baik dan berprestasi di setiap ajang olah raga. “Kami harapkan pemerintah bisa serius memperhatikan sarana-prasarana olahraga untuk menunjang kualitas dan prestasi atlet di Kota Probolinggo,” ujar Ketua KONI Kota Probolinggo, Siswadi, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Senin (11/2). Minimnya anggaran dana hibah

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Komisi III Pelototi KONI yang Minim Anggaran

Suasana rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kota Probolinggo bersama KONI, pengurus cabor, dan disdikpora.

dan fasilitas sarana prasarana setiap cabang olahraga dinilai tidak sebanding dengan potensi serta prestasi

yang dipersembahkan setiap cabang olahraga (cabor). “Kota Probolinggo banyak memi-

liki potensi, tapi minim anggaran dan sarana prasana untuk cabor,” tandas Siswadi. Anggaran yang dikelola pihak KONI, tahun 2017 sebesar Rp 4,7 miliar, tahun 2018 senilai Rp 4,575 miliar, dan tahun 2019 senilai Rp 5,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Probolinggo. Anggaran tersebut dinilai kurang untuk memenuhi semua kebutuhan sebanyak 26 cabor. Karena itu dia berharap anggaran dapat ditambah biar setiap cabor semakin semangat untuk meraih prestasi. Bayangkan, cabor panjat tebing yang menyumbang medali emas di Asian Games saja hanya Rp 120 juta per tahun. Ya, kita sebatas berpartisipasi agar tidak disuspend. Menurut dia, anggaran KONI Kota Probolinggo sangat minim bila

dibandingkan dengan KONI lain di Jawa Timur. Usulan 26 cabor sudah diberikan atas dasar pertimbangan dari APBD Kota Probolinggo, Sehingga prestasi akan berpengaruh terhadap cabor karena anggaran maupun sarana dan prasarana. Keluhan senada dari Ketua Pengkot IPSI, Eko Purwanto. Menurut dia, cabor yang dipimpinnya hanya mendapat bantuan senilai Rp 120 juta. Dan sampai saat ini masih belum memiliki gedung khusus, yang lazim disebut pesilat sebagai padepokan. “Ini memang sangat ironi. Pencak silat adalah olahraga asli ciptaan nenek moyang bangsa Indonesia. Sudah berkembang pesat di manca negara. Barangkali tidak ada alasan kalau sia-

pa pun akan mengenal pencaksilat,” tutur Eko Purwanto. Buktinya, lanjut Eko Purwanto, Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Probolinggo ini, sarana latihan yang disebut padepokan silat belum dimiliki oleh keluarga besar pencaksilat itu sendiri. IPSI menaruh harapan kepada KONI, khususnya pemkot untuk segera merealisasikan keinginan tersebut karena banyak aset bengkok yang bisa dipergunakan. Dalam RDP tersebut, Komisi III DPRD Kota Probolinggo memanggil Ketua KONI bersama jajaran pengurus, dan 26 cabang olahraga beserta Kabid Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo. (mhd/ar/pri/pi)


AREMA

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

DUGAAN PENCABULAN

SINGO EDAN

Wali Kota Sidak SDN Kauman 3

Peduli Malang Raya

“Kami ingin mengetahuinya langsung kondisinya. Makanya kami datang ke sini,” ujarnya saat di lokasi SDN Kauman 3. Ia melanjutkan, jika benar yang dilakukan pelaku tersebut merupakan tindak pencabulan tentu bisa diberikan sanksi yang disesuaikan dengan peraturan pemerintah. Mengingat, yang bersangkutan adalah ASN, dan saat ini sudah dalam pembinaan Pemkot Malang. “Kalau memang benar seper-

ti itu, ada sanksi tegas sesuai PP 53 Tahun 2010, disiplin Pegawai Negeri Sipil. Karena IM adalah seorang ASN. Kami memberikan jaminan, tidak boleh ada pengaduan lagi. Pemkot Malang ingin bertindak proporsional. Jadi tetap sesuai peraturan yang ada,” lanjutnya. Sutiaji menginstruksikan agar sekolah memanggil seluruh wali murid dalam waktu dekat. Pertemuan itu, untuk membuka informasi dan dialog terkait pe-

FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji mendatangi SD Negeri Kauman 3 di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (11/2). Kedatangannya terkait kasus pencabulan yang diduga dilakukan oknum guru di sekolah tersebut. FOTO: MEMORANDUM/ARIF

MALANG Raya memiliki potensi pariwisata yang luar biasa yang harus dikembangkan untuk manarik minat wisatawan baik wisatawan nusantara maupun manca negara. Sebagai anggota DPR RI dapil Malang Raya, Ridwan Hisyam selalu memperjuangkan kemajuan Malang Raya menjadi wilayah yang memiliki daya saing, salah satunya bidang pariwisata. Untuk itu, politisi Partai Golkar ini mengharpkan masyarakat di Bhumi Arema ini bergerak bersama untuk menggali dan menguatkan potensi lokal agar memapu menembus hingga nasional dan bahkan internasional. “Potensi wisata di Malang ini banyak dan lengkap, ada wisata alam dan ada pula wisata buatan,” katanya. Wujud nyata yang dilakukan antara lain menjadi kawasan BTS (Bromo Tengger Semeru) menjadi destiansi wisata yang menarik wisatawan. “Dan wisatawan ini untuk menuju ke sana bisa melalui Malang sehingga kesejahteraan masyarakat Malang meningkat,” terangnya. Selain itu, juga berupaya menarik BUMN maupun perusahaan yang mengelola SDA di negara ini memberikan kontribusi terhadap peningkatkan pembangunan di wilayah Malang Raya dengan berbagi program yang bermanfaat. (ari/sr)

Wali Kota Malang Sutiaji mendatangi SDN Kauman 3 Kota Malang.

ristiwa yang terjadi di SDN Kauman 3 sehingga tidak menimbulkan persoalan lanjutan dan wali murid mendapatkan kepastian

terkaiat dengan kenyamanan di lembaga sekolah tersebut. “Jaminan rasa aman dan nyaman bukan saja harus diterima

oleh wali murid SDN Kauman 3, namun juga kepada seluruh wali murid yang anaknya bersekolah di Kota Malang jangan sampai citra pendidikan Kota Malang kembali tercoreng atas ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” paparnya. Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kauman 3 Irina Rosemaria mengaku jika sekolah mengetahui kejadian itu sejak 25 Januari 2019 lalu. Saat itu setelah ada wali murid yang mengadu ke sekolah. Dari informasi yang diperoleh, diduga yang menjadi korban pencabulan mencapai puluhan siswa. “Saya sudah laporkan kepada pimpinan pendidikan Kota Malang,” tuturnya. (cr-3/ari/sr)

Malang, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang terus menelaah dan mengkaji hasil putusan Mahkamah Agung terkait kasus UM. Mengingat, sejumlah nama pejabat UM disebut dalam amar putusan Mahkamah Agung. Kepala seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Malang Ujang Supriyadi menjelaskan saat ini Tim sedang melakukan pengumpulan data. “Setelah mengkaji amar putusan MA, tim berpendapat untuk melakukan pulbaket (pengumpulan barang keterangan) dan pengumpulan data,” ujarnya ditemui di kantor Kejaksaan, Senin (11/2). Untuk itu langkah selanjutnya sejumlah jaksa dan dari intelegen diturunkan. Diperkirakan dalam satu dua minggu sudah diperoleh data datanya. Teknisnya, bisa mendatangi dan menggali informasi dari berbagai pihak, ataupun terhadap nama nama yang muncul. Disinggung apakah yang dilakukan berdasarkan data terbaru Sutoyo yang sudah ditangkap beberapa waktu, Ujang menyebut bahwa timnya fokus kepada amar putusan MA. “Sejak dilakukan eksekusi terhadap salah satu terpidana, belum ada data. Dulu pihak keluarga akan memberikan data baru. Namun sampai saat ini belum ada data baru itu. Yang pasti, kami fokus terhadap hasil Amar Putusan MA,” pungkasnya. Kasus yang terjadi di UM terkait pengadaan sarana peningkatan pendidikan tahun abggaran 2009. Dalam kasus itu, negara dirugikan sekitar Rp 15 M. Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Rektor UM AH Rofiuddin, belum membalas pesan konfirmasi yang dikirim Memorandum. (cr-3/sr)

FOTO FOTO: MEMORANDUM/CR-2

Kejari Lakukan Pulbaket Kasus UM

Tersangka kasus narkoba yang diamankan jajaran Polres Batu.

Polres Batu Bekuk 21 Pengedar Narkoba Batu, Memorandum Satreskoba Polres Batu meringkus 21 orang yang diduga sebagai pengedar, pengguna dan kurir narkoba. Dalam operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 selama 12 hari , 26 Januari hingga 6 Febuari 2019 itu Polisi berhasil mengungkap 14 kasus, lima kasus merupakan target operasi Polisi Polres Batu. Kasatreskoba Polres Batu AKP Subijanto mengatakan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 ini berhasil meringkus 21 tersangka pengedar dan pengguna narkoba di wilayah hukum Polres Batu. Empat orang merupakan residivis. Dari

21 tersangka itu dua diantaranya pelakunya adalah wanita. “Dari 21 tersangka tersebut dua tersangka merupakan ibu rumah tangga, kesemua tersangka yang tertangkap itu karena mereka terbukti menjadi pengedar, pengguna dan kurir barang haram dan polisi juga mengamankan barang bukti,” terang Subijanto, saat ditemui, Senin (11/2). Menurutnya, barang bukti yang diamankan polisi diantanya ribuan pil koplo doble L dengan tersangka AY alias Dewa, sebuah kartu ATM, dua HP dan sabu dengan tersangka S, kemudian sabu

dan alat hisap dengan tersangka RS alias Gembel dan AJ alias Anggi. Berikutnya polisi juga mengamankan dua HP, sabu dan seperangkat alat hisap dan uang hasil transaksi dengan tersangka SW alias Pika, AG Dan DK. “Para tersangka yang diamankan dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 adalah merupakan tangkapan dari jajaran Polres Batu dan juga Polsek Junrejo, Polsek Bumiaji dan Polsek Kasembon. Operasi yang dilakukan selama 12 hari,” ungkapnya. Selain pil koplo, petugas juga menyita dua linting ganja seberat 5,9 gram yang

didapati dari Al alias Dewa (21) warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Dari rilis laporan Polres Batu, Al juga memiliki 13.524 butir pil koplo. Wakapolres Batu Kompol Zein Mawardi mengimbau masyarakat untuk melakukan pengawasan di wilayah masing-masing dan jika ditemukan ada sesuatu yang mencurigakan, ada pelanggaran hukum, perbuatan yang melawan hukum, penyalahgunaan narkoba agar segera melaporkan ke pihak berwajib. Meski demikian pihaknya tetap melakukan sosialisasi pencegahan penggunaan narkoba.(cr-2/sr)


LAMONGAN-TUBAN-GRESIK

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 17

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN : M Nur Ali Zulfikar BOJONEGORO : Sutopo IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Pangdam V/Brawijaya Ingin 3 Pilar Solid Bojonegoro, Memorandum Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetja Boedi mengunjungi Kabupaten Bojonegoro. Kunjungan itu dalam rangka kerja pertamanya ke wilayah Kodim 0813, Senin (11/2) karena baru beberapa waktu menjabat sebagai Pangdam V Brawijaya. Ia juga bermaksud untuk silaturahmi dengan jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Kunjungannya disambut secara langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah beserta Forpimda dan Dandim 0813 Letkol Arh Redinal Dewanto beserta jajaran. Mayjend TNI R Wisnoe Prasetija Boedi menyampaikan rasa terima kasih karena telah disambut dengan hangat oleh kepala daerah dan juga jajaran Forpimda kabupaten Bojonegoro. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kekompakan dan sinergitas di Kabupaten Bojonegoro terjalin dengan baik. “Dengan begitu berarti keamanan dan ketertiban di daerah ini berjalan baik,” ujar Mayjend Wisnoe. Kehadiran dia,  kali ini untuk lebih mengenal anggota dan keluarga besar yang berada di bawah Kodam V Brawijaya. Hal ini menciptakan sinergitas antara anggota TNI- AD dan juga menjaga hubungan baik yang sudah ada. Serta terjalin antara Pemkab dan Forpimda. “Tigar pilar (Kepolisian, TNI-AD, Pemkab, red). pemerintahan ini harus bisa dijaga satu sama lain,” harapnya. Karena, lanjut dia, tidak ada yang lebih baik satu dengan yang lainnya. “Artinya, saya belum tentu lebih bagus dari prajurit saya. Karena sejatinya yang merasa lebih tinggi dari yang lain sebenarnya dia lebih rendah dari yang lainnya,” pungkasnya. Bupati Bojonegoro mengungkapkan, pembangunan di daerahnya  mulai dari desa hingga tingkat Kabupaten berjalan dengan baik, aman dan kondusif.  Hal ini tidak lepas dari peran seluruh jajaran aparatur Pemerintah, Forkopimda, jajaran TNI/Polri, tokoh agama,  serta masyarakat. “TNI di Kabupaten Bojonegoro ini juga berperan dalam membantu keberlangsungan program pembangunan Pemerintah Daerah,” kata Anna. (top/har/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Dugaan Pidana Pemilu JF dan S Dihentikan Lamongan, Memorandum Kasus dugaan pidana pemilu calon DPR RI berinial JF dan calom DPD RI berinisial S mandeg di pembahasan tahap dua sentra Gakkumdu. Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslukab) Lamongan mengatakan penanganan dua kasus tersebut akhirnya dihentikan karena dianggap tidak memenuhi unsur yang ada. “Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan, klarifikasi dan Kordinator Devisi Penindakan Pe- kajian, tahapan langgaran Pemilu Amin Wahyudin setelah itu adalah pembahasan kedua. Dan pada pembahasan kedua Sentra Gakkukdu Kabupaten Lamongan disimpulkan bahwa kedua kasus dugaan pemilu tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu sebagaimana pasal 521 UU 7 tahun 2017,” ungkap Kordinator Devisi Penindakan Pelanggaran Amin Wahyudin, Senin (11/2) siang. Amin menambahkan, dasar dihentikannya penanganan dugaan pidana pemilu tersebut karena tidak terpenuhinya alat bukti yang bisa dijadikan dasar untuk melanjutkan penanganan dugaan pidana pemilu tersebut pada proses penyidikan. “Dalam proses penanganan pidana pemilu, Pengawas pemilu bukanlah satu satunya institusi yang menangani. Ada unsur kepolisian dan kejaksaan juga yang terlibat. Kami yang terdiri atas tiga unsur itu yang melakukan serangkaian proses penanganan, mulai dari penyelidikan, klarifikasi, kajian dan sebagainya” jelasnya. Sebelumnya Bawaslukab Lamongan menemukan dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan salah seorang caleg DPR RI di Kabupaten Lamongan, yaitu dugaan berkampanye di lembaga pendidikan. “Dugaan tindak pidana pemilu berkampanye  itu terjadi di salah satu ponpes di Kecamatan Ngimbang,” kata Amin Wahyudin, beberapa waktu lalu. (al/har/rif )

Gresik, Memorandum Rekrutmen Badan Perwakilan Desa (BPD) Slempit, Kecamatan Kedamean, ternyata dipermasalahkan sejumlah warga. Mereka menganggap banyak kejanggalan dalam proses tersebut. Senin (11/2), warga yang kecewa mendatangi dewan untuk mendesak diadakan rekrutmen ulang. Disampaikan Rudiadi, salah satu warga desa, mereka mencatat ada 5 warga yang didiskualifikasi panitia karena dianggap tidak memenuhi syarat. Padahal, syarat-syarat yang tidak terpenuhi tersebut tidak begitu urgen. Masalah yang dipersoalan

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUDIN ANAM

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi

Curiga Ada Kejanggalan

Sejumlah warga Desa Slempit mengunjungi gedung DPRD Gresik.

itu menurut Rudiadi seperti tidak adanya legalisir KK (kartu keluarga) dan KTP (kartu tanda penduduk). Padahal syarat tersbut dikatakan tidak begitu pokok. Dia binggung kenapa dipersoalkan sehingga panitia

mendiskualifikasi dirinya. “Saya sudah ajukan ke dispendukcapil tapi belum keluar, terus gimana,” jelasnya setelah usai hearing dengan komisi I DPRD Gresik. Menanggapi hal ini, Ketua

Komisi I DPRD Gresik Edi Santoso meminta agar panitia rembuk kembali soal mekanisme pelaksanaan rekutmen BPD. Pasalnya, dirinya juga banyak menemukan kejanggalan dalam proses rekutmen. Seperti ada

salah satu pasal atau tatib dalam pemilihan yang menurutnya tidak dibenarkan. Harus diperbaiki. Selain itu pihaknya juga minta agar proses rekrutmen jumlah pendaftarnya tidak disama persiskan dengan kebutuhan. Misalnya, jika kebutuhan BPD beranggotakan 9 orang, panitia harus membuka pendaftar lebih dari jumlah tersebut. Namun ketika belum mencukupi hingga pendaftaran ditutup, harus ada tambahan waktu paling tidak 3 kali. “Nah, kalau tidak ada yang daftar juga, maka silakan dilanjut. Tidak boleh tanpa ada tenggang waktu,” jelasnya. Sayangnya, Kepala Desa Slempit Sumarmi, saat ditemui usai keluar dari rapat hearing bersama Komisi I DPRD Gresik tidak mau memberikan keterangan apapun terkait persoalan tersebut. Bahkan ketika awak media bertanya, pihaknya malah melempar jawaban ke Komisi I. (aam/har/rif)

PWI Bojonegoro Ngopi Bareng Forpimda Bojonegoro, Memorandum Persatauan Wartawan Indonesia (PWI) memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang ke 73 tahun 2019. Mereka, mengadakan tasyakuran dan ngopi dilanjutkan ngobrol dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), di Terminal Tipe A Rajakwesi Bojonegoro, Minggu (10/2) malam. Turut hadir dalam acara itu Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Dandim 0813 Letkol Arh Redinal Dewanto, Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto, Wakil

DPRD Sukur Priyanto, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, perwakilan dari ExxonMobil Limited (EMCL), dan tamu undangan lainnya. Acara tasyakuran tersebut dikonsep secara sederhana sesuai tema HPN ke 73 “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digita,”. Sebab, terminal juga salah satu pusat kegiatan ekonomi kerakyatan. “Ini sengaja di tempatkan disini agar bisa melihat kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat,” kata Ketua PWJ Bojonegoro Sasmito Anggoro.

Dalam acaara itu Forpimda diminta berbicara secara bergantian. Kepala Dinas Kominfo, Kusnandaka Tjatur berbicara tentang berkembangnya media online di era digital harus diimbangi dengan pengetahuan dan juga bijak serta cerdas dalam menjalankan profesi jurnalistik. Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sukur Priyanto menyampaikan terkait keluhan kades terkait oknum wartawan yang meminta uang. Kemudian, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, Kadarisman Al

Riskandar, menururkan jika menguasai media maka akan mengusai dunia. Acara pun berlangsung hingga larut malam. Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Redinal Dewanto, berpesan untuk menjaga kesejahteraan pangan yang menjadi ekonomi bangsa dan kebutuhan bersama. Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menyampaikan tentang pentingnya kolaborasi antara media dengan lembaga dan instansi pemerintah maupun swasta agar bisa saling bisa melakukan yang terbaik dalam menyajikan informasi. (top/har/rif)

PSSI Jatim Berharap Lamongan Kembangkan SSB

“Standarisasi SSB harus ditata dengan bagus.Pelatihnya harus berlisensi. Punya lapangan dan sarana dan prasarana,” AHMAD RIYADH Ketua AsProv PSSI Jawa Timur Lamongan, Memorandum Ketua Asosiasi Provinsi ( AsProv ) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Jawa Timur Ahmad Riyadh menjelaskan, ia akan terus berupaya memaksimalkan potensi pemain pemain sepak bola di Jatim dan harapannya Lamongan menjadi salah satunya. Untuk itu, Asprov PSSI Jatim tengah fokus menata sistim pendidikan dan pembinaan sepak bola usia dini. “Kita sekarang fokus menggerakkan ke pendidikan dan pembinaan sepak bola usia dini. Bagaimana Jawa Timur ini menghasilkan pemain-pemain seperti dulu,” kata Ahmad Ri-

yadh seusai mengukuhkan Pengurus Askab PSSI Lamongan, Senin (11/2). Riyadh mengungkapkan semua itu sangat mungkin, landasan yang kuat dan logis. Karena Jatim merupakan salah satu lumbung dan sumber pemain-pemain berbakat dan memberikan banyak konstribusi ke PSSI dalam hal ini Timnas Indonesia. “Kita lihat semua seluruh klub Indonesia ini secara keseluruhan sumbernya yah mesti ada salah satu pemain dari Jatim. Sampai di timnas,” terang pria yang juga ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komite Adhoc Integritas. Ahmad Riyadh menambahkan, Bupati Fadeli juga mengatakan kesanggupan Lamongan menjadi kota yang sampai saat ini fokus mencetak pemain-pemain sepak bola yang berbakat. Ia mengatakan itu semua harus, karena kita ini, Jatim, nomer satu secara nasional. Kompetisi di Jatim juga nomer satu dan anggota PSSI paling banyak yah dari Jatim sekitar 100 lebih. Disinggung soal standart sekolah sepak bola (SSB) menurut

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Warga Slempit Minta Ulang Pemilihan BPD

Ketua PSSI Jatim Achmad Riyadh didampingi Bupati Fadeli wawancara dengan awak media usai pelantikan.

Riyadh, penataan standarisasi sekolah sepak bola kuncinya di SSB yang sehat. Sebab SSB yang

sehat nanti yang mampu menghasilkan pemain bagus. “Standarisasi SSB harus ditata dengan

bagus salah satunya pelatihnya harus berlisensi, punya lapangan dan sarana dan prasarana .Bukan sejedar ngolek uangnya wali murid kemudian seenaknya melatih. Maka dari itu harus kita kasih aturan - aturan yang tegas,” tegasnya. Bupati Fadeli berpesan kepada pengurus yang baru di kukuhkan, agar nantinya mampu mencetak pemain - pemain yang bagus. “Askab PSSI Lamongan kedepan harus terus dan semaksimal mungkin mencetak para pemain berbakat yang nantinya mampu berkonstribusi dan bermain di klub utama Persela atau klub-klub liga 1 yang lain,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut Bambang Didik Suparto dilantik menjadi ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Lamongan. (al/har/rif)


SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

GRESIK-PANTURA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 18

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN : M Nur Ali Zulfikar IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Nur Kalim Banjir Penghargaan Siswa Disanksi Salat Berjemaah 1 Bulan

OLAH raga futsal tidak hanya digandrungi oleh kaum pria saja. Namun, ada juga wanita yang hobi ola raga satu ini. Adalah Lenny Puji Widyowati,  yang saat ini menjabat sebagai staf kepaniteraan muda hukum Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Lenny sapaan karibnya mengaku gemar olah raga sikulit bundar itu sejak duduk dibangku kuliah. Tak tanggung-tanggung dirinya menjadi juara 1 pertandingan futsal putri antarfakultas di Universitas Brawijaya Malalang. “Futsal bagi saya berguna dalam kehidupan manusia, karena manusia adalah makhluk sosial,  dimana sehebat apapun kita pasti saling memerlukan bantuan orang lain. Seperti hanya futsal yang saling memmbantu dalam satu tim,” ujarnya. Wanita kelahiran Bojonegoro, 10 Mei 1993 ini memiliki filosofi sulit bukan berarti gak mungkin. Jago bukan berarti gak bisa dikalahkan. Ia menganggap kehidupan sama halnya dalam permainan futsal. Manusia diajarkan kebersamaan dan kerja sama tim yang harus saling percaya, “dan saling membantu dalam mencetak gol guna memuwujudkan kemenangan,” tutur wanita manis ini. Selain itu, lanjut dia, permainan futsal dibatasi oleh waktu selayaknya kehidupan.Tak ada manusia yang hidup abadi. Ada pertemuan ada perpisahan.  Ada kehidupan ada kematian. Rentang, diantaranya keduanya itu bernama waktu. Menurutnya waktu tersebut adalah anugrah yang diberikan oleh Allah,  yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Sama halnya dalam bermain futsal,  “lama waktu yang diberikan 2x20 menit,  jika tidak memanfaatkan dengan baik, game over pertandingan tersebut,” tandasnya. (top/har/rif)

Salip Truk, Tewas Terlindas Gresik, Memorandum Nahas dialami Uswatun Hasanah, warga Desa Metatu, Kecamatan Benjeng. Perempuan 36 tahun itu meninggal secara tragis setelah terlindas truk di Jalan Raya Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Senin (11/2) siang. Insiden maut itu bermula saat korban mengendarai motor Scoopy W 4437 LM berjalan dari arah utara. Kendaraannya melaju dengan kecepatan sedang. Sampai di tempat kejadian perkara korban hendak mendahului truk trailer dari sisi kiri. Namun, setir motornya mengenai truk nopol L 9408 UV. Kendaraan korban oleng dan terjatuh tepat di bawah truk tersebut. Seketika itu, korban terlindas. Dia meninggal di lokasi kejadian. Mengetahui truknya melindas korban, Purnanto langsung menepikan truknya. Pengendara yang lain banyak yang berhenti. Ikut mengurai kemacetan. Ada juga yang lapor ke polisi. Tidak berselang lama, petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Gresik tiba di lokasi. Korban dievakuasi ke kamar Jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik. “Kendaraan yang terlibat telah kami amankan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya. Menurut Yossy, saat berkendara korban kurang memperhatikan jarak aman. Sehingga motornya telibat benturan. “Korban luka parah di bagian kepala dan tubuhnya,” imbuhnya. Polisi satu balok di pundak tersebut menambahkan, sejumlah anggota sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. (an/har/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Hidup Itu seperti Main Futsal

Senin (11/2) lelaki 30 tahun itu mendapat penghargaan langsung dari Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro. Orang nomor satu di Polres Gresik tersebut memberikan penghargaan sebagai bentuk dedikasi Kalim sebagai guru penyabar. “Kami memberikan motivasi kepada Pak Kalim supaya tambah semangat terus dalam mengajar. Kami juga berencana akan mengunjungi rumah beliau,” kata Alumnus Akpol 1998 tersebut. Selain itu, polisi dua melati di pundak tersebut juga memberikan edukasi mengenai hukum kepada para siswa dan guru yang lain. Dengan harapan mereka dapat mengetahui mana yang harus dilakukan dan yang dilarang. “Kami sengaja berikan eduksi agara para siswa tahu mana yang baik dan buruk,” imbuh Wahyu usai memberikan motivasi kepada para guru dan siswa SMP PGRI Wringinanom. Pantauan Memorandum, proses belajar mengajar di SMP PGRI Wringinanom berjalan seperti biasanya. Namun, ruangan kelas IX nampak kosong. Tidak ada siswanya sama sekali. Mereka mengikuti ujian try out di lembaga pendidikan lain. Ujian tersebut akan berlangsung selam empat hari.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro memberikan penghargaan.

Namun, hari ini (kemarin, Red) siswa yang sempat membuat masyarakat geram ijin tidak masuk. Pihak sekolah belum tahu, sampai kapan yang bersangkutan masuk. Mengikuti ujian bersama teman-temannya. “Hari ini ada ujian try out. Tapi dia tidak masuk. Sudah ijin tadi,” kata Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom Rusdi, kemarin (11/2). Kejadian ini menjadi pelajaran besar bagi seluruh siswa dan para guru. Khususnya di Kabupaten Gresik. Lebih-lebih lembaga pendidikan di Indonesia. Mengingat dalam video tersebut menunjukkan perlakuan tidak terpuji seorang murid terhadap gurunya. Meski sudah damai antara kedua pihak, namun, sekolah juga mempunyai aturan untuk memberikan sanksi kepada murid yang melakukan kesala-

Berharap Sanksi Mendidik KALANGAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik pun ikut menyoroti perbuatan tidak terpuji seorang siswa terhadap gurunya. Kalangan dewan berharap sanksi yang dijatuhkan ke murid tersebut adalah sanksi pembinaan. Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda menyampaikan, pemberian hukuman terhadap murid nakal perlu dilakukan. Hal itu sslebagai efek jera supaya tidak dicontoh oleh siswa yang lain. “Yang penting ada efek jera bagi si murid,” katanya. Menurutnya, sanksi tidak perlu yang berat. Namun, harus bersifat pembinaan. Misalnya, datang ke sekolah paling awal. Membersihlan kamar mandi sekolah dan salat berjamaah di barisan paling depan. “Kalau tidak ada sanksi yang diberikan akan khawatir akan dicontoh oleh siswa yang lain,” ungkapnya. Pihaknya berjanji akan membuat peraturan daerah (Perda) terkait perlindungan guru dan tenaga pendidik. Perda tersebut berisi mengenai pasal-pasal yang membela guru. “Lebih banyak mengatur perlindungan guru. Kalau ada masalah seperti ini bisa meminimalisir ke area legitasi dan hukumnya,” pungkasnya. (aam/har/rif )

han. Beruntungnya, sanksi yang dijatuhkan pihak sekolah kepada AA hanya berupa salat berjamaah. “Kami berikan sanksi yang mendidik. Yaitu mengikuti salat berjamaah selama satu bulan. Yang bersangkutan harus berada di barisan paling depan. Atau belakangnya imam,” ujar Rusdi. Sementara Nur Kalim mengaku tidak mempermasalahkan persoalan tersebut. Sebab, permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihaknya tidak mau lagi membahasnya. “Saya tidak mau bahas ini lagi. Saya ikhlas dan sudah selesai,” kata Kalim siangkat. Menurutnya, semua siswa yang dibimbing sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Oleh karena itu, saat ditantang oleh muridnya dirinya hanya diam saja. “Sudah ya mas. Mintaa maaf,” pungkas Nur Kalim. (an/har/rif)

Anggota DPD RI Ahmad Nawardi memberikan penghargaan berupa sepeda gunung kepada Nur Kalim.

Beri Sepeda Gunung KESABARAN Nur Kalim mengundang perhatian kalangan pejabat. Salah satunya anggota DPD RI Ahmad Nawardi. Sebagai bentuk apresiasi, Nur Kalim langsung dibelikan satu unit sepeda gunung. Nawardi mengantarkan langsung ke rumahnya. Nawardi mengaku sangat tersentuh dengan kesabaran Kalim. Hal ini menjadi pelajaran besar bagi seluruh guru di Indonesia. Bahkan, pihaknya sempat meneteskan air mata ketika sempat berbincang dengan Kalim. “Ini salah satu guru tauladan di Indonesia dan patut mendapatkan apresiasi,” ujar Nawardi usai memberikan sepeda gunung. Menurutnya, Kalim merupakan korban dari tindakan muridnya yang tidak terpuji. Namun, karena kesabarannya, semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Para guru harus belajar dari Kalim. Meski statusnya honorer dengan gaji kecil, dia mempunyai hati yang besar. Seluruh muridnya sudah dianggap sebagai keluarganya sendiri. “Tidak semua orang mempunyai hati penyabar seperti pak Nur Kalim ini,” ujarnya. Jika murid tersebut diberikan sanksi hukum, maka dampaknya bukan semakin baik. Namun, akan mempengaruhi anak itu semakin tidak baik. Nawardi menyebut, bahwa tingkah laku siswa tersebut murni bukan karena sifatnya sendiri. Namun, banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya, lingkungan dan pergaulan. (an/har/rif)

TNI Turun ke Sekolah KASUS video viral perbuatan tidak terpuji seorang murid terhadap gurunya juga menjadi sorotan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kemarin (11/2) prajurit Kodim 0817 Gresik turun ke sekolah-sekolah. Memberikan wawasan kebangsaan. Hal itu dilakukan supaya kejadian serupa tidak terulang. Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo Serka Rudianto menyampaikan, langkah ini merespon yang terjadi di SMP PGRI Wringinanom. Semua Babinsa di Koramil masing-masing turun ke sekolah. Salah satunya MTS

Raden Fatah Driyorejo. “Ini perintah langsung dari atasan kami Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko.  Supaya di wilayah yang lain tidak terjadi hal serupa,” kata Serka Rudianto, kemarin. Pihaknya berharap tidak ada lagi siswa yang melecehkan guru. Apalagi merokok di dalam kelas saat jam pelajaran. Menurut Rudi, pembinaan wawasan kebangsaan ini merupakan pembinaan jati diri terhadap siswa dan guru. Supaya proses belajar mengajar di lembaga pendidikan

berjalan lancar dan harmonis. “Tujuan kami supaya murid dan guru saling membutuhkan. Layaknya anak dan orang tua,” imbuhnya. Ditambahkan, wawasan kebangsaan ini sangat diperlukan. Mengingat saat ini sudah banyak yang lupa. Sehingga banyak pelajar yang melewati batas. “Sewaktu-waktu Koramil akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk melakukan razia anak-anak sekolah yang sedang bolos pada jam pelajaran,” timpal Babinsa Kesamben Wetan Serka Yulianto. (an/har/rif)

Dispendik Belum Tarik Buku Mapel SD Yang Sebut NU Radikal Gresik, Memorandum Tuntutan GP Ansor Gresik banom ormas Nahdlatul Ulama (NU) untuk menarik seluruh buku mata pelajaran (mapel) siswa SD terkait penyebutan NU sebagai organisasi radikal belum dijalankan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Hingga kini buku tersebut masih tersebar luas di tangan para siswa.  Hal itu diungkapkan oleh Ketua GP Anshor Gresik AGus Junaid, ketika mengikuti hearing dengan Komisi IV DPRD Gresik. Dia mengatakan, secara garis besar buku tersebut sangat merugikan NU. Menurutnya kosa kata radikal tidak patut disandingkan dengan NU yang memiliki corak berpikir mengedepankan moderat.  Di dalam buku tersebut, kata Agus, materi tematik peristiwa dalam kehidupan itu menjelekkan NU. Poin itu terlihat di halaman 45 dengan judul masa awal radikal pada tahun 1920-1927-an. “Inti dari isi itu, NU disebut radikal yang disamakan dengan PKI dan lain sebagainya,” ungkapnya, Senin (11/2) kemarin.  Selain itu, temuan lainnya ada di buku sekolah kelas IV SD dan MI. Isi di dalam buku aqidah akhlaq ini menyebutkan, salah satu amalan setelah salat fardu adalah bidah. Hal ini dinilai menyesatkan. Karena itu, Ansor dan Banser menuntut pihak penerbit dan kemendikbud agar bertanggungjawab. “Kami sudah minta agar semua buku ditarik, tapi belum ada tindakan apapun oleh dispendik,” jelasnya. 

FOTO: MEMORANDUM/M AMIN ALAMSYAH

LAKONE

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Nur Kalim, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) PGRI Wringinanom, patut menjadi teladan. Bagaimana tidak, kesabaran pria asal Desa Pasinan Lemahputih tersebut patut dicontoh guru lain. Tak ayal jika guru honorer itu banjir apresiasi.

Sugeng, Kasi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik (dua dari kiri), menyampaikan pendapat pada hearing Komisi IV DPRD Gresik.

Lambatnya penarikan buku itu dijelaskan oleh pihak dispendik disebabkan beberapa hal. Salah satunya buku pengganti belum ada. Kemudian dispendik tidak memilik tempat untuk menampung seluruh buku yang ditarik. Kendati demikian, pihak dispendik yang diwakili oleh Sugeng menyebutkan, jika lembaganya sudah melakukan tahapan dari tuntutan GP Anshor Gresik. “Kami sudah ambil langkah mengirim surat ke sekolah, isinya terkait imbauan agar tidak menggunakan buku itu sebagai referensi,” ungkap Kasi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik itu.  Bahkan dirinya mengusulkan agar dibuatkan forum terkait bedah buku dari penerbit. Dari situ para organisasi yang merasa dirugikan bisa langsung bertanya, apa maksud men-

yandingkan NU dengan kata radikal. “Kita juga bisa undang penulisnya serta kementerian Jakarta, kalau bedah buku itu dilakukan,” katanya. Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda dalam rekomendasinya tetap mengusulkan agar seluruh buku yang menyebutkan NU radikal harus ditarik. Alasannya tidak sesuai konteks dari karakter NU atau organisasi yang didirikan KH Hasyim Asyari.  Selain itu, dia juga mengatakan telah menemukan perbedaan redaksi dari dua penerbit. Anehnya perbedaan redaksi di dua penerbit itu hanya di segmen yang menyebutkan NU radikal saja. Selebihnya sama. “Ini harus ditelusuri, kok bisa penerbit airlangga tidak menyebutkan NU radikal tapi penerbit tiga serangkai menyebutkan itu. Kan aneh,” pungasnya. (aam/har/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

Pembunuh di Apartemen Educity Dituntut 12 Tahun Surabaya, Memorandum Jaksa penuntut umum ( JPU) Suparlan menuntut tiga terdakwa kasus pembunuhan Jamaluddin di Apartemen Educity selama 12 tahun penjara, Senin (11/2). JPU menyatakan bahwa Imam

Supandi, Rian Hidayat dan Achmad Syafii terbukti bersalah melanggar pasal 338 jo pasal 55 ayat 1 KUHP. “Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa masing-masing terdakwa selama 12 tahun penjara,” ujar Suparlan di hadapan ketua majelis hakim

Sigit Sutriono. Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, menimbulkan hilangnya nyawa sehingga mengakibatkan kesedihan bagi keluarga korban. Usai mendengarkan tuntutan, hakim Sigit Sutriono memberikan waktu

selama tiga hari kepada ketiga terdakwa untuk mengajukan pembelaan. “Pembelaannya boleh melalui kuasa hukum atau ditulis tangan di kertas juga tidak apa-apa. Sidang kita lanjutkan sampai dengan tanggal 14 Februari dengan agenda pembacaan

HALAMAN 19

nota pembelaan,” kata Sigit Sutriono. Seperti dalam dakwaan, peristiwa pembunuhan ini terjadi di kamar 1707 lantai 17 Tower Harvard Apartemen Educity. Jasad Agung Pribadi alias Jamaluddin ditemukan pada Senin (28/5) pagi. Polisi lalu kemudian memburu empat orang yang diduga pembunuhan. Selain Imam, ada pelaku yang saat ini berstatus daftar pencarian orang

(DPO), yakni Ridi. Dia adalah otak pembunuhan Jamaluddin. Kemudian terdakwa lain dalam perkara ini adalah Supandi dan Ryan Hidayat (berkas berbeda). Terdakwa ditangkap petugas pada Jumat (8/6) sekitar pukul 06.00 di Dusun Krajan, Desa Kedung Rejo, Banyuwangi. Pada waktu kejadian, Ridi menyuruh Imam, Supandi dan Ryan untuk membantu membunuh Jamaluddin. (fer/nov)

Saya Bukan Pembunuh, Teroris, atau Koruptor kepada rekan, sahabat, manajemen, atau keluarga saat besuk, Senin (11/2). Seperti yang disampaikan Didik Darmadi, Ketua Tim Pemenangan Bidang Kampanye Jatim usai bertemu pria dengan ciri khas kepala plontos ini. Menurut Didik, bahwa Mas Dhani kondisinya sehat dan mengirimkan pesan kepada rekan-rekan untuk tetap berjuang lebih giat lagi dan akan didukung di dalam tahanan. “Semakin memantapkan niat kami untuk mendukung pasangan calon (paslon) nomor dua,” tegas Didik. Tambah Didik, yang kemarin sudah kami jelaskan kenapa cuit begitu saja masuk. Kalau memang sama-sama, Pak Jokowi yang diumpat pedas, tetapi si pengumpat tidak mendapat

hukuman apa-apa. “Saya juga tersinggung, presiden saya dikatakan begitu kenapa tidak ditangkap polisi. Harusnya ditangkap, jangan hanya ecek-ecek hanya gara-gara pasal karet. Tidak boleh tebang pilih seperti itu, InsyaAllah Mas Dhani di dalam sabar, ikhlas, dan salam buat teman-teman terus berjuang dan semoga barokah,” beber Didik. Sementara itu Abutaqi, teman kecil Ahmad Dhani dan juga mantan vokalis Dewa 19 sebelum Ari Lasso ini memberikan support spiritual jelang sidang agenda eksepsi, Selasa (12/2) ini. “Kelihatan wajahnya penuh dengan ketegaran, dan seperti biasa matanya berbinar-binar dan jelas pemikirannya, saya kira lebih bijak. InsyaAllah,” jelas Abutaqi.

Jaringan Pejudi Antarprovinsi Digulung Kecamatan Lames, Madiun; Agus Suharno (46), Karmin (49), Paimin (45), ketiganya asal Pati, Jawa Tengah. Untuk kelas pengepul adalah Sutrimo Alex Saputra (56), asal Karangturi, Jatirogo, Tuban; Rusdi (55), asal Kecamatan Kenduruan, Tuban; M Rokim (42) asal Turi, Lamongan, Tukirin (43), asal asal Dampit, Malang; Abdul Wakhid (46), asal Kecamatan Bululawang, Malang; Agus Sutrisno (44) asal Pakis, Malang. Sedangkan untuk kelas pengecer yakni Mito (51) dan Ahmad Santoso (54), keduanya asal Kecamatan Pakis, Malang; Santoso (40), Taslan (56), serta Toegijono (61), ketiganya asal Kecamatan Jarirogo, Tuban. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, pengungkapan ini dilakukan dalam kurun waktu selama empat hari mulai tanggal 1 hingga 4 Februari 2019. “Kasus ini kita tindak di beberapa wilayah di

Label Negatif

Disinggung soal apa yang ingin diminta Dhani, Abutaqi menegaskan bahwa Ahmad Dhani masih pikir-pikir. “Saya tanya masih pikir-pikir. Kalau persiapan secara keagamaan sudah kami bicarakan dan kesehatan juga sudah siap,” tambah Abutaqi. Terpisah, Aldwin Rahadian, Ketua Tim Kuasa Hukum Ahmad Dhani menambahkan, bahwa pihaknya menerima surat yang disampaikan kepada tim kuasa hukumnya terkait pemberitaan di media. “Kami menerima surat itu saat tim kuasa hukum besuk Mas Dhani,” singkat Aldwin saat dikonfirmasi Memorandum, semalam Adapun isi surat itu adalah “Surat kepada seluruh media nasional. Selama 14 hari ini telah terjadi salah persepsi soal pem-

Sambungan dari halaman 1

Jawa Timur, mulai Tuban, Malang, dan Lamongan. Hingga sampai pengembangan di wilayah Pati, Jawa Tengah,” papar Leonard, Senin (11/2). Sedangkan jenis judi yang diungkap meliputi judi online, judi dadu, dan judi togel dengan perputaran uang yang beredar mulai belasan juta hingga puluhan juta rupiah. Disampaikan Leonard, pada saat penggerebekan pihaknya hanya berhasil menyita barang bukti uang belasan juta rupiah saja. Seperti di kasus judi togel yang terjadi di Tuban, misalnya, barang bukti uang tunai yang disita sebesar Rp 18,3 juta, beserta alat judi dan alat komunikasi “Omzetnya bervariasi ada yang hanya jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah,” papar mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini yang menambahkan praktik perjudian yang dilakukan para tersangka berjalan kurang lebih selama setahun dan beroperasi setiap hari. (tyo/ nov)

28 Kios Pasar Kilometer Dilalap si Jago Merah Informasi yang digali Memorandum, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15. Menurut Mahruz, salah satu pemilik kios, saat itu ia melihat percikan api dari kios warung kopi yang juga difungsikan sebagai mes atau tempat menginapnya para pekerja serabutan. Mengetahui kejadian itu Mahrus mencoba memadamkan api dengan air yang ada di sekitar lokasi. Bahkan ia sempat mendengar suara ledakan sehingga membuat Fahrus memilih menyelamatkan diri. Karena mayoritas kios berisi barang yang mudah terbakar, sehingga dengan cepat api meludeskan seluruh lapak-lapak dan kios milik para pedagang. “Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang di kios. Saya memilih lari dan sempat terkena jilatan api dan tersengat listrik. Meskipun tidak parah, saya mendapatkan perawatan dari

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

petugas medis,” kata Mahrus, yang berjualan di toko kelontong, saat ditemui di lokasi. Kapolsek Pabean Cantikan AKP Mellysa Amalia menegaskan, dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, sebanyak 28 kios di Pasar Kilometer yang ludes terbakar. Mellysa juga belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Namun berdasarkan keterangan saksi diduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik di salah satu kios. “Tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material saja,” kata kapolsek. Untuk memadamkan api, petugas menerjunkan 11 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), termasuk skylift. Sekitar satu jam kemudian api berangsur-angsur mampu dijinakkan dan akhirnya berhasil padam. Hingga kini penyebab kebakaran yang meluluhlantakkan 28 kios itu, masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (rio/nov)

beritaan Ahmad Dhani dipenjara. Perlu saya luruskan kembali, bahwa saya, Ahmad Dhani tidak dipenjara karena menjalani vonis 1,5 tahun. Saya, Ahmad Dhani terpenjara karena penetapan Pengadilan Tinggi yang menetapkan saya dipenjara 30 hari. Tolong ini digaris bawahi. Kami melakukan upaya banding atas vonis Pengadilan Negeri , maka seharusnya saya tidak ditahan seperti lazimnya. Contohnya dalam kasus Buni

Yani yang dieksekusi di tingkat kasasi. Jadi tolong media tanyakan kepada Pengadilan Tinggi. 1 Kenapa saya ditahan selama 30 hari? 2 Kenapa harus 30 hari ? dan Kenapa yang lainnya ketika banding tidak ditahan, kok saya ditahan 30 hari? Lalu di hari yang sama keluar ketetapan baru yaitu Ahmad Dhani dipindah ke Rutan Medaeng hingga persidangan selesai. Menurut saya ini adalah ketetapan yang tidak lazim. Karena saya bukan pembunuh,

Incar Kos-kosan Mahasiswa dan Perumahan Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Rabu (6/2). Saat diinterogasi petugas, setiap beraksi Khoirul tidak sendirian. Dia ditemani dua pelaku lain berinisial HR dan JN (DPO). Hingga kini mereka masih dalam pengejaran. “Tersangka kami amankan di tempat persembunyiannya di Jalan Kedung Cowek Gang III. Untuk dua pelaku yang ikut beraksi masih kami kejar,” kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti. Dijelaskan Bima, penangkapan tersangka bermula dari aksinya mencuri motor milik Titin Eka, di rumahnya Jalan Lebak Jaya II. Tanpa sepengetahuan Khoirul, apa yang dilakukan ternyata terekam CCTV

putri pengacara Sunan Kalijaga itu cukup kesal, pandangan negatif untuk pasangan yang sudah bercerai malah tak disematkan pada pria. Menurutnya, pria duda masih tetap dianggap terhormat dengan statusnya tersebut. “Ngerasain banget perubahan saat aku mulai menyandang status janda. Selentingan negatif mulai bertebaran. Berbeda dengan pria yang terlihat tetap terhormat dengan status sebagai duda. Menjadi janda itu rentan dari segala permasalahan dan paradigma masyarakat,” kata Salmafina. Menurut Salma kini label janda sudah sangat dipandang negatif oleh kebanyakan orang. Bahkan ia merasa cap janda sering digunakan sebagai guyonan. “Orang sering menggunakan status janda untuk tema bercanda. Dulu ini biasa terjadi dalam pembicaraan lelaki di pertemuan langsung. Tapi dengan kemajuan teknologi perilaku negatif itupun semakin terfasilitasi,” tandas Salma. (*/nov)

yang terpasang di lokasi . “Dalam rekaman CCTV, Khoirul cs berhasil membawa kabur motor Honda Scoopy milik korban. Mereka merusak rumah kontak dengan menggunakan kunci T,” imbuh Bima. Berbekal laporan korban disertai rekaman CCTV, pihaknya bersama anggota selanjutnya melakukan penyelidikan hingga menemukan tempat persembunyian tersangka dan langsung mencokoknya. “Hanya berselang beberapa hari setelah kami kantongi ciri-cirinya, Khoirul kami tangkap di rumah kosnya,” tandas Bima. Dari hasil pemeriksaan terungkap, Khoirul cs sudah beraksi sekitar 20 lokasi. Rata-rata mereka mengincar rumah kos

Hanani (22), warga Jalan Ngagel Jaya Utara, yang dikerjai penjahat jalanan, Senin (11/2). Rizki panggilan akrab Alodia Rizkita Hanani, menjadi korban penjambretan saat menuju ke Pasar Pucang, bersama ibu dan keponakannya. Pelaku berhasil merampas dompet yang berisi surat-surat berharga serta uang Rp 30 ribu, yang saat itu digenggam korban. Bejo, kakak ipar korban menuturkan, pelaku yang berjumlah dua orang beraksi sangat cepat. Saat itu adik ipar dan mertuanya sedang berjalan hendak berbelanja ke Pasar Pucang. Setiba di sekitar Gang Pucang Sawit mendadak dari arah belakang seseorang menarik dompet yang dibawanya. “Dompet yang digenggam adik saya

langsung ditarik. Setelah itu pelaku yang mengendarai sepeda motor kabhur ke arah Jalan Kertajaya,” kata Bejo menirukan keterangan adik iparnya. Bejo mengatakan, dari keterangan adiknya diketahui kedua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah. Pelaku yang dibonceng yang merampas dan langsung tancap gas ke arah Jalan Kertajaya. Kendati saat kejadian, korban sempat meminta tolong tapi pelaku terlebih dulu hilang dan menjauh dari lokasi. “Pelaku langsung tancap gas apalagi adik saya hanya berjalan kaki sehingga tidak bisa mengejar,” imbuh Bejo. Menyadari usahanya tidak membuahkan hasil, korban kemudian melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek

dengan pagar yang tidak terkunci. Selain itu tersangka mengaku telah menjual puluhan motor hasil curiannya di Madura dengan harga bervariatif. “Para tersangka menjual motor curiannya antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta. Setelah itu dibagi bertiga, mereka lalu memakai uang tersebut untuk foya-foya di kafe dan diskotek,” lanjut alumni Akpol 2013 ini. Di hadapan penyidik, pria bujangan itu mengaku nekat mencuri karena memenuhi hobinya dugem. Khoirul juga mengaku selain mengincar rumah kos, komplotannya juga menyasar ke perumahan. “Kebanyakan kami beraksi di Surabaya Timur. Karena banyak kos mahasiswa dan perumahan yang kondisinya sepi,” ujar dia. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 Gubeng. Namun korban hanya melaporkan kehilangan surat-surat berharga seperti KTP, dan beberapa kartu ATM yang ada di dalam dompet. Bejo mengatakan lokasi penjambretan tersebut tidak jauh dari kejadian yang menimpanya pada akhir 2018. “Lokasinya hanya beberapa meter saja. Modusnya pun sama,” pungkas Bejo. Dikonfirmasi Kanitreskrim Polsek Gubeng Ipda Djoko Soesanto membenarkan peristiwa tersebut. Hanya saja menurut laporan yang diterimanya, korban hanya melaporkan kehilangan surat-suratnya saja. ”Benar ada laporan itu tapi sekadar laporan kehilangan saja. Tidak ada kerugian berarti,” pungkas Djoko. (fdn/nov)

Copet Pasar Wonokusumo Dimassa ini diketahui polisi yang kebetulan bertugas di lokasi. Selanjutnya tersangka langsung diamankan ke Mapolsek Semampir. Tersangka apes itu adalah Chusairi, warga Jalan Platuk Donomulyo IV. Akibat perbuatan pria 50 tahun ini, korban, Dwi Prastica Zainiyah, warga Jalan Wonokusumo, menderita kerugian Rp 1,2 juta. Selanjutnya wanita ini membuat laporan ke Polsek Semampir atas kejadian yang dialaminya. Kanitreskrim Polsek Semampir Iptu

Sambungan dari halaman 1

Tritiko mengatakan, kejadian berawal ketika korban belanja di pasar sambil membawa tas cangklongnya yang berisi dompet dan HP. Saat memilih kebutuhan sembako, Dwi merasa seseorang menarik tasnya. Kecurigaan korban terbukti setelah menoleh kebelakang dan melihat pria yang tak dikenalnya. Bergegas Dwi memeriksa isi tasnya yang diletakkan di lengannya tersebut. Ternyata HP-nya sudah raib. Menyadari dicopet, wanita ini lalu meneriaki pria asing tersebut sehingga menjadi perhatian pe-

ngunjung pasar. Merasa aksinya tepergok, tersangka berusaha melarikan diri. Tapi upaya itu sia-sia karena malah tertangkap basah pengunjung pasar. Massa yang geram langsung memberi bogem mentah ke arah Chusairi. “Kebetulan ada anggota berpakaian preman yang bertugas di TKP. Tersangka diamankan berikut barang buktinya ke mapolsek. Bila terlambat maka nasibnya akan berbeda,” pungkas Tritiko. (rio/nov)

Ragu Hendak Laporkan Pasangan Terindikasi Memakai Sabu dilayangkan Angga ke tubuh istrinya. Sulis hanya sanggup menangis dan menangis. Kekerasan yang diterimanya dari Angga dianggap sebagai balasan terhadap dosa-dosanya yang menggunung sebelum menikah vs lelaki tersebut. Diceritakan Sulis bahwa tingkah laku Angga sudah tidak bisa ditoleransi. Tidak ada pekerjaan lain di rumah selain tidur. Apabila ada teman-temannya datang, mereka lantas masuk kamar dan seharian menghabiskan waktu di dalam. Pernah tebersit rencana untuk memberitahukan kegiatan suaminya itu ke polisi. Ini saran teman-temannya mengaji di masjid. Sebab, dengan begitu suaminya tidak akan dipenjara. Angga hanya akan dibina. Tapi Sulis berpikir: lalu untuk apa kalau

tidak ada kemauan dari Angga sendiri untuk melepaskan dari narkoba? Ujung-ujungnya pasti akan kembali juga. Sulis yang mencoba bersabar akhirnya sampai di ambang batas. Suatu malam rumahnya kedatangan beberapa aparat. Mereka menggerebek Angga dan teman-temannya yang diperkirakan sedang berpesta sabu di kamar belakang lantai dua. Tapi, harapan aparat ibarat pepesan kosong. Kamar yang diperkirakan dipakai Angga cs untuk berpesta sabu sama sekali tidak ada orangnya. Kamarnya bahkan bersih dari apa pun. Selain tidak ada penghuninya, kamar tersebut bersih dari benda-benda haram. Yang ada di dalam kamar hanya satu set tempat tidur, meja belajar/kerja, dan karpet

Sambungan dari halaman 1 yang sudah sangat usang. Namun setelah meneliti kamar tersebut dengan seksama, petugas menemukan sebuah handphone (HP) di balik plafon. HP tersebut berisi nomor-nomor tanpa nama. Aparat meyakini nomor-nomor tadi berhubungan dengan jaringan narkoba yang Angga terikat di dalamnya. HP tadi disita untuk penyelidikan lebih jauh. Sulis diminta datang ke kantor polisi keesokan harinya untuk dimintai keterangan. “Pengakuan Bu Sulis kepada saya, dia tidak tahu-menahu ke mana suaminya kabur pasca penggerebekan itu. Dia juga menceritakan bahwa dirinya sempat ingin melaporkan suaminya sendiri ke polisi,” kata si pengacara Sulis. (bersambung)

Lulu dan Nana Apalagi tahap uji coba ini sudah amat jauh. Bahkan bayinya sudah lahir. Kembar. Karena itu sang peneliti sudah berani mengumumkan hasilnya. Heboh. Pro-kontra mendunia. Peneliti itu menjadi sangat terkenal. Namanya: He Jian Kui. Umur 34 tahun. Universitasnya: Southern University of Science and Technology. Di Kota Shenzhen. Tidak jauh dari perbatasan Hong Kong. Kalau Anda naik mobil dari Hong Kong ke Shenzhen akan lewat dekat universitas ini. He Jian Kui lahir di Xinhua, Hunan. Menjadi sarjana di universitas tersebut. Di bidang fisika biologi. Lalu meraih gelar doktor (PhD) di Texas, Amerika Serikat. Di sebuah universitas riset di Houston. Di bawah asuhan

Dhani juga menanyakan kabar keluarga, biasa membicarakan soal suami istri,” singkat Sahid, kuasa hukum Ahmad Dhani. Ada kabar kondisi Ahmad Dhani sakit sehingga membuat sang istri, Mulan Jameela datang ke Surabaya dibantah oleh Karutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo Teguh Pamuji. “Kondisinya baik-baik saja. Besok bisa menghadiri di persidangan,” tegas Teguh Pamuji saat dikonfirmasi Memorandum, semalam. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1

Berangkat ke Pasar Pucang, Dijambret

Sambungan dari halaman 1

Sebagai contoh kehidupan rumah tangga Salmafina Sunan yang tidak utuh lagi setelah bercerai dengan Taqy Malik. Alhasil Salmafina harus menjalani hari-harinya sebagai janda. Status sosial itu rupanya menjadi sedikit berat dirasakan Salmafina Sunan. Ia meluapkan isi hatinya tentang status janda yang kerap dianggap rendah oleh sebagian orang. Salmafina Sunan menuliskan curhatannya di unggahan Instastory akun Instagram. Menurut Salmafina Sunan, perkembangan zaman dan tingkat pendidikan yang sudah membaik bukan jaminan stigma janda hilang. “Janda identik dengan wanita lemah, wanita yang salah, bahkan terkadang mendapat lebel ‘pelakor’,” tulis Salmafina Sunan. Salmafina Sunan juga mengakui, label negatif itu mulai dirasakannya setelah bercerai dari Taqy Malik. Salma merasa anggapan negatif sering diarahkan padanya. Yang membuat

perampok, teroris, atau koruptor. Demikianlah surat ini saya buat semoga ada pemberitaan yang jernih. Terima kasih. Ahmad Dhani, ditulis di Rutan Medaeng Surabaya. Sementara itu Mulan Jameela yang masuk ke rutan sekitar pukul 09.28 dan keluar sekitar pukul 12.44, tidak banyak bicara. Penyanyi makhluk tuhan paling seksi ini lebih banyak menunduk dan menghindar dari sorotan kamera. “Tadi banyak yang mengunjungi, makanya lama. Mas

Sambungan dari halaman 1 Profesor Michael W. Deem. Nama kampusnya: Rice University. Tapi tidak ada hubungannya dengan pengembangan padi. Atau beras. Itu nama belakang pengusaha besar real estate. Yang meninggal bersama cita-citanya: menyerahkan seluruh hartanya untuk mendirikan universitas riset. Tapi, Rice meninggal terlalu cepat. Tanpa istri dan anak. Pembantunya yang menemukannya. Sudah dalam keadaan meninggal di tempat tidurnya. Pagi hari. September 1900. Penyebabnya juga terlalu cepat terungkap: dibunuh. Umur 84 tahun. Oleh pembantunya itu. Dengan menghirupkan kimia di saat tidurnya. Ada orang yang menyuruhnya: orang New York. Pengacara pribadinya. Ketahuannya sepele: tidak lama setelah Rice meninggal si pengacara mencairkan cek. Dalam jumlah yang

amat-amat besar. Bank curiga. Ada kesalahan dalam menuliskan nama. Ternyata sang pengacara memalsukan pula wasiat warisnya. Untuk dirinya. Akhirnya semua warisan itu untuk mendirikan universitas tersebut. Dengan kekhususan sebagai universitas riset. Yang kini terunggul di dunia. Di bidang nano, ruang angkasa, gen, jantung buatan, dan banyak lagi. Salah satu wasiat Rice dulu: Universitas itu hanya boleh menerima mahasiswa kulit putih. 100 tahun kemudian He Jian Kui diterima di situ. Setelah meraih doktor He Jian Kui bekerja di Stanford University. Tidak jauh dari San Fransisco. Saat itu Tiongkok mulai meluncurkan program “seribu bakat pulang kampung”. Ahli-ahli di berbagai bidang ditawari pulang. Dengan ba-

nyak insentif. Bukan hanya gaji dan fasilitas. Pun termasuk dibangunkan lab yang mereka inginkan. Juga diberi modal Rp 2 miliar. Untuk memulai usaha. Berdasar hasil risetnya. He Jian Kui ikut program itu. Kembali ke almamaternya. Yang di Shenzhen itu. Di situlah He Jian Kui memulai langkahnya: jadi editor gen manusia. Ia sudah menguasai masalah biologi. Sel. Gen. Dan sifat-sifatnya. Juga sudah mengetahui mengapa orang kena penyakit. Mengapa orang bisa gila. Mengapa orang bisa jadi laki-laki. Atau jadi perempuan. Atau jadi setengah-setengah.  He Jian Kui akan memisah-misahkan sel itu. Yang mengandung unsur-unsur negatif dipotong. Atau dibuang. Ia bekerjasama dengan organisasi sosial. Terutama penolong penderita HIV/AIDS. Yang beroperasi di Beijing.

Ia minta pada penderita itu: untuk mau jadi obyek penelitiannya. Agar tetap bisa punya anak yang tidak mewarisi penyakit orang tuanya. Delapan orang ingin mencobanya. Salah satunya suami-istri. Yang suami penderita HIV. Sang istri masih bersih. Sperma dari pasangan ini diambil. Dimasukkan laboratorium. Gennya diedit. Lalu dimasukkan rahim sang istri. Anak itu lahir 8 Nopember lalu. Kembar. Diberi nama Lulu dan Nana. Tidak diumumkan nama orang tuanya. Dalam publikasi ilmiah He Jian Kui hanya disebut Mark dan Grace. He Jian Kui sengaja mendaftarkan percobaan kliniknya itu. Di Tiongkok memang ada peraturan. Semua percobaan klinis harus didaftarkan. Di lembaga pendaftaran uji coba klinis. Tapi tidak ada yang bereaksi di

tahap itu. Serangan pada He baru dimulai saat naskah ilmiahnya dipublikasikan di MIT Tech Review. Lebih heboh lagi saat ia membeberkannya di Gen Editing Summit di Hongkong. Tanggal 27 Nopember lalu. Lengkap dengan videonya. Dunia ilmu pengetahuan gempar. Inilah pertama di dunia. Ada ahli yang melakukan editing pada gen calon manusia. He dianggap melanggar semua prinsip ilmu pengetahuan. Terutama etikanya. Yang utama: tidak pernah ia adakan diskusi umum lebih dulu. Kini He Jian Kui entah di mana. Di universitasnya sudah tidak ada. Ia diperiksa berbagai otoritas di Tiongkok. Entah apakah juga ditahan. Bayi kembarnya dinyatakan baik-baik saja. Di bawah asuhan khusus yang rahasia. Manusia akan memasuki babak kehidupan barunya.(*)


Soal Debat Pilpres Kedua Belum Tuntas

Ustaz Boleh Kampanye Asal Sesuai Aturan

TUJUH orang panelis debat kedua pilpres sampai saat ini belum menyelesaikan penyusunan soal debat kedua pilpres. Finalisasi soalsoal debat baru akan dilakukan akhir pekan ini. Koordinator pada debat kedua pilpres, Sudharto Prawoto Hadi, mengatakan panelis sudah menyusun rancangan soal-soal debat pilpres yang kedua. “Masih kami lanjutkan (penyusunan soal). Kami akan ketemu lagi Jumat dan Sabtu (15 dan 16 Januari). Seluruh tim panelis bertemu kemudian kami serahkan ke moderator, dengan disaksikan oleh KPU,” ujar Sudharto seperti dilansir republika.co.id, Senin (11/2). Tujuh panelis belum menentukan jumlah total pertanyaan untuk debat pilpres nanti. (*/lis)

ANGGOTA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengatakan, pemuka agama boleh berkampanye untuk pemilu. Namun, kampanye mereka harus disesuaikan dengan aturan pemilu. Bentuk kampanye yang diperbolehkan pun sesuai dengan aturan dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 dan PKPU kampanye. Dia pun menegaskan jika para ustaz tetap boleh tergabung dalam tim kampanye. “Ustaz tergabung dalam tim kampanye boleh tidak? Boleh. Yang tidak boleh tuh PNS, ASN, hakim, KPU, Bawaslu, kepala desa dan sejumlah pejabat lain,” kata Bagja seperti dilansir republika. co.id, Senin (11/2). (*/lis)

NASIONAL & POLITIK WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Komnas HAM Tolak Wacana TNI Aktif di Jabatan Sipil Jakarta, Memorandum Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai rencana penempatan anggota TNI aktif dalam jabatan sipil tidak tepat dan tidak sesuai ketentuan dalam pasal 47 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan penempatan anggota TNI aktif pada jabatan sipil berpotensi mengembalikan fungsi kekaryaan TNI, yang dulu berasal dari doktrin dwi fungsi. “Telah dihapus di awal reformasi dengan tujuan mengembalikan profesionalitas TNI sebagai aparat pertahanan Negara.” Choirul menyampaikannya melalui pesan teks seperti dilansir tempo.co, Senin (11/2). Rencana penambahan pos jabatan baru bagi tentara mengemuka pekan lalu dalam rapat pimpinan TNI di

Cilangkap, Jakarta Timur, yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengusulkan perubahan struktur TNI sekaligus revisi Undang-Undang nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. “Kami menginginkan lembaga atau kementerian eselon satu, eselon dua bisa diduduki TNI aktif. Tentunya akan juga menyerap pada eselon-eselon di bawahnya, sehingga kolonel bisa masuk di sana,” kata Hadi. Presiden Jokowi juga sempat mengungkapkan rencana restrukturisasi di tubuh TNI berupa penambahan 60 pos

Telah dihapus di awal reformasi dengan tujuan mengembalikan profesionalitas TNI sebagai aparat pertahanan Negara CHOIRUL ANAM Komisioner Komnas HAM jabatan struktural baru bagi perwira tinggi. “Ada 60 jabatan, bintang baik 1, 2, 3,” ujar Jokowi di Istana Negara. Choirul menilai upaya merevisi UU TNI dinilai kurang tepat karena akan menganggu upaya membangun TNI profesional dan memastikan sistem negara

CALEG BICARA

Perjuangkan Permodalan Pelaku UMKM Sebagai calon anggota ta legdirinya optimistis dapat memenuhi akim targe perolehan suara. islatif (caleg), Abdul Chakim target an SH siap memperjuangkan “Kami Optimistis bisa mera a permodalan bagi para aup 5.000 suara dari warga pelaku Usaha Mikro KeSurabaya untuk menjadi ancil Menengah (UMKM) ggota dewan di DPRD Suradi Surabaya. Hal ini baya tahun ini,” tegas Abdul sebaagai upaya untuk Chakim. mewujudkan dan menDari sisi pengalaman di gangkat perekonomian dunia perbankan puluhan para pelaku usaha kecil tahun itu, sosok kepemim tersebut. mpinan Abdul Chakim untuk n m “Yang menjadi poin menjadi salah satu caleg yang Abdul Chakim SH ami diu utama amanah misi kami diusung Partai Hanura ini tidak pkan diragu adalah lebih menghidupkan diragukan lagi. nomian “Sela memberikan permodalan perputaran roda perekonomian “Selain para pelaku UMKM di Kota Surabaya. bagi pelaku UMKM di Surabaya, kami juga Jadi, dari para pelaku UMKM yang belum akan memperluas lahan-lahan UMKM di terakomodir, maka kami jembatani untuk Kota Surabaya. Sebab, selama ini masih banpermodalan usahanya tersebut,” terang yak lahan kosong yang belum dioptimalkan Abdul Chakim yang merupakan mantan Pemkot Surabaya,” ungkap dia. manajer di salah satu bank swasta di Ia berharap, dengan amanah yang Surabaya. diberikan ini, ke depan dapat meningkatkan Pria yang menjadi caleg nomor urut 2 perekonomian warga Kota Surabaya melalui dapil 4 Kota Surabaya, meliputi Kecamatan pemberian permodalan bagi pelaku UMKM Wonokromo, Gayungan, Jambangan, tersebut. Sawahan, dan Sukomanunggal ini maju “Sehingga dengan misi yang kami berkat restu dan dukungan solid dari tim jalankan ini, warga Surabaya ke depanya sukses (timses). Melalui strategi blusukan di menjadi lebih baik, makmur, dan sejahtera,” kampung-kampung untuk menjaring suara, pungkas dia. (x/lis)

demokratis berdasar hukum dan HAM. Revisi UU TNI juga akan membuat masalah serius dalam penegakan hukum, terutama karena belum berubahnya peradilan militer. “Sulit dibayangkan seandainya TNI aktif dan ditempatkan pada jabatan sipil melakukan tindak pidana pada jabatan sipilnya.” Ia memastikan terjadi tarik menarik juridiksi antara peradilan militer dan umum. Bahkan penerapan koneksitaspun akan mengalami masalah. Komhas HAM menilai, jalan keluar atas masalah ratusan perwira menganggur ini adalah reorganisasi dan restrukturisasi TNI yang harus sesuai dengan amanat reformasi guna membangun tentara profesional dan tunduk pada mekanisme negara hukum yang demokratis. (*/lis)

Sertijab Khofifah-Emil Dijadwalkan 18 Februari

Gedung Data Center Jadi Pusat Layanan Publik

FOTO: MEMORANDUM/TRIHARYOKO

Surabaya, Memorandum Mendekati jawal penatikan sebagai Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa terus menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jawa Timur. Silaturahmi ini diharapkan bisa menjadi penguat komunikasi dengan jajaran pemimpin Jawa Timur dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa danWagub Jatim, Emil Elistianto Dardak. Khofifah yang juga kelahiran Surabaya ini, tidak ingin melupakan mitra kerjanya nanti saat menjabat sebagai Gubernur periode 2019-2024. Sebelumnya Khofifah melakukan pertemuan dengan Saifullah Yusuf. Khofifah juga mengunjungi DPRD Jatim, Minggu (10/2). Pimpinan DPRD Jatim dan Sembilan ketua fraksi menyambut kedatangan Khofifah. Sayang pertemuan itu berlangsung tertutup di ruang VIP DPRD Jatim. “Ini sama saja dengan ta’aruf menyongsong pelantikan Gubernur Jatim yang akan dilantik dengan yang akan diganti. Sebab DPRD Jatim punya kepentingan untuk itu,” ujar Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar. Lebih jauh Ketua DPW DPRD Jatim itu menjelaskan, selain dengan pimpinan dewan, pertemuan tadi malam juga sengaja melibatkan ketua-ketua fraksi. Alasannya, keputusan politik di DPRD

Khofifah Indarparawansa bersama Pakde Karwo di Grahadi.

Jatim itu sejatinya ada di tangan fraksi-fraksi. “Sudah disepakati Banmus DPRD Jatim bahwa paripurna tentang sertijab dan penyampaian visi-misi Gubernur Jatim baru akan dilaksanakan Senin (18/2) mendatang,” ujar politisi asal Jombang ini. Diakui Abdul Halim Iskandar, jadwal sertijab awalnya ada dua yakni 18 Februari atau 20 Februari. Namun pada 20 Februari Pakde Karwo tidak bisa hadir karena bersamaan dengan penyerahan Ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), sehingga diputuskan pada Senin (18/2) depan. SedangkanWakil ketua DPRD Jatim, Tjutjuk Sunario menga-

takan bahwa inti pertemuan adalah berharap faksi Jatim yang selama ini ikut mengawal pemerintahan Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo dan Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim bisa dipertahankan dan dilanjutkan di era kepemimpinan Khofifah-Emil lima tahun ke depan. Kepala Biro Humas Pemprov Jatim Aries Agung Paewai mengaku kalau telah mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan dengan sekretariat DPRD Jatim. “Kami sudah lakukan komunikasi dengan Sekwan terkait sertijab dan pembacaan visi-misi gubernur terpilih,” ungkapnya. Sebelumnya DPRD Surabaya mengapresiasi pertemuan Wali

HALAMAN 20

Kota Tri Rismaharini dengan Khofifah Indar Parawansa. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Moch. Machmud, menyatakan meski Gubernur Jatim diusung Partai Demokrat dan Wali Kota Surabaya diusung PDIP, ternyata perbedaan ini tidak menjadi kendala. Sebaliknya mereka tampak rukun. Dan ini akan berimbas dengan rukunnya masyarakat. “Ini akan berdampak dengan mudahnya koordinasi antara pemkot dengan pemprov. Semisal jalan rusak di Surabaya, mana itu kewenangan pemprov dan mana kewenangan pemkot, sudah tahu. Maka tidak ada jalan yang rusak,” jelas Machmud, Senin (11/2). (yok/day)

Surabaya, Memorandum Gubernur Soekarwo berharap agar pembangunan gedung Data Center Indonesia Incorporated (DCII) menjadi pusat Mall Pelayanan Publik di Jawa Timur. Tidak hanya itu saja, gedung DCII yang dibagun satu kawasan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Prov. Jatim di jalan Ngagel Surabaya itu juga menjadi penguat ekspor komoditas yang berfungsi mengintegrasikan data dalam satu sistem (one big data). “Kita harapkan gedung ini menjadi smart building yang terkait dengan pelayanan publik,” ujar Pakde Karwo, sapaan Gubernur Jatim itu sesaat sebelum melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung DCII dan Dinas PMPTSP Prov. Jawa Timur di Jalan Ngagel. Pakde Karwo menyampaikan, untuk mewujudkan keinginan itu, diperlukan dukungan nuansa kekinian guna memunculkan sisi-sisi kreatif dan inovatif. Sehingga diharapkan, orang tidak bertemu orang lagi, tetapi orang bertemu dengan sistem. “Jika selama ini konteks pelayanan publik banyak men-

FOTO: MEMORANDUM/TRIHARYOKO

SELASA PON, 12 FEBRUARI 2019

Gubernur Soekarwo meresmikan gedung Data Center.

garah pada perijinan dan non perijinan, maka nantinya akan lebih luas lagi,” ungkapnya. Lebih lanjut Pakde Karwo mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Jatim yang akan dirancang kedepan tidak hanya itu-itu saja. Tetapi sumber PAD yang diperoleh juga berasal dari obyek baru berupa penjualan data. “Yang tentunya tidak mengesampingkan prinsip keterbukaan informasi publik di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) melalui PPID (pejabat pengelola informasi dan dokumentasi),” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan pula, bahwa di dalam gedung DCII nantinya terdapat ru-

ang-ruang kreatif untuk para milenial dalam menuangkan idenya. Mereka bisa menjual ide sampai ke mancanegara. “Misalkan mereka bisa menjual produk animasinya ke negara-negara lain,” ungkapnya. Sementara menyoal ditempatkannya Dinas DPMPSP Prov. Jatim berada satu gedung dengan DCII, Pakde Karwo menilai karena OPD tersebut secara spesifik keluarannya adalah peningkatan investasi. Sehingga diharapkan, agar para investor yang ingin menanamkan modal mereka tidak lagi pergi ke spotspot tertentu di Jatim untuk melihat prospektus obyek investasi di Jatim. (yok/day)

Agus Santoso SH

KADER Partai NasDem, Agus Santoso SH rajin blusukan ke kampung-kampung menjaring aspirasi dan keluhan warga. Ia tak segan-segan turun tangan membantu warga yang butuh bantuan. Agus Santoso yang tahun ini nyaleg dari dapil 3 Kota Surabaya nomor urut dua. Yakni, meliputi Kecamatan Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan Wonocolo. Minggu (10/2) pagi menggelar fogging di Semolowaru Utara IV. Kegiatan untuk membasmi penyakit demam berdarah ini disambuat antusias warga.”Warga sini berharap ada fogging. Karena banyak warga yang tekenan penyakit demam berdarah,” ujar Agus Santoso. Usai fogging, Agus Santoso yang juga mantan anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014 ini melanjutkan pertemuan

dengan ibu-ibu PKK Kutisari RT 04/RW 02. Pertemuan ini diikuti 61 orang. Mereka antusias dan bertekad untuk nyoblos Agus Santoso pada Pileg 2019 nanti. “Mohon doa restunya. Saya tidak mau obral janji, tapi kerja nyata untuk rakyat,” ujar Agus Santoso singkat. Masih di wilayah Kutisari, Agus Santoso kembali tatap muka dengan jemaah pengajian yasin tahlil RT 01/RW 02, Minggu (10/2) malam. Pertemuan ini diikuti sekitar 70 orang dan mereka sangat serius mendengarkan pemaparan caleg Partai NasDem dapil 3 nomor urut 2, Agus Santoso SH yang menyampaikan cara mencoblos yang benar. “Jangan pilih caleg yang tak pernah turun, apalagi money politic,” tandas Agus Santoso yang dikenal dekat dengan warga Surabaya ini. (be)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Fogging di Semolowaru, Bertemu Ibu-Ibu PKK dan Jemaah Pengajian Kutisari

Agus Santoso menyampaikan programnya kepada ibuibu PKK Kutisari.

Agus Santoso turun langsung mengawasi fogging di Semolowaru Utara IV.

Agus Santoso bersama warga Semolowaru Utara IV sebelum pelaksanaan fogging.

Agus Santoso bertatap muka dengan jemaah pengajian yasin tahlil Kutisari, RT 01/RW 02.

Profile for MEMORANDUM

MEMORANDUM EDISI 12 FEBRUARI 2019  

MEMORANDUM EDISI 12 FEBRUARI 2019  

Profile for irfanha
Advertisement