Page 1

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Penari Langit Bule di Bukit Pabbaresseng (5)

Tak Cukup Hanya Terpesona Oleh: Dahlan Iskan

Yang mereka kekurangan listrik? Kenapa investor tidak sekalian mengabdi mengatasi kekurangan listrik di suatu daerah di Indonesia? Jawabnya: Anda ini siapa? Investor? Orang PLN? Atau orang pemerintah?

Kalau Anda investor, pasti Anda akan pilih membangunnya di daerah yang sudah kelebihan listrik. Bahkan di daerah yang sistem kelistrikannya sudah mapan. Sejak tiga tahun lalu Sulsel sudah kelebihan  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: ISTIMEWA

O

rang awam akan bertanya: mengapa pembangkit listrik tenaga angin itu dibangun di daerah yang sudah kelebihan listrik seperti Sulsel? Mengapa tidak dibangun di Papua atau di Seram atau di Halmahera atau di Sumba atau di Flores?

Penari langit karya Lentera Angin Nusantara di Sumba.

SEKELUARGA TANDON AIR DIANCAM SENGAJA

BUNUH

Kronologi Kejadian  Niat jahat Hayyi muncul saat melihat kaca kanan

mobil boks terbuka.  Kondisi sepi, ia masuk ke mobil lalu menjarah HP milik Rifki, sopir boks.  Korban memergoki ulah Hayyi hingga mengepung dan menangkapnya.

Hayyi diapit petugas.

Surabaya, Memorandum Apes bagi Hayyi (39), ketika mencuri HP dia terperangkap dalam kabin mobil boks yang terparkir di Perum Almira, Jalan

Polisi menunjukkan barang bukti cairan pestisida yang ditemukan

Pemuda Krucil Sebar Foto Bugil

Maling HP Terjebak Dalam Mobil FOTO: MEMORANDUM/PY

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

ARTIS Tyas Mirasih dituding menculik anak orang. Bocah cantik bernama Amandine Cattleye ini memang sering diunggah Tyas di Instagram-nya. Dalam foto-foto unggahan Tyas, tampak artis yang sering memerankan tokoh antagonis itu sangat akrab dengan Amandine. Tyas menuliskan kalau Amandine adalah anak asuhnya. Si bocah pun tampak bahagia bersama dirinya.

Bahkan, pelaku sengaja menyampuri tandon air milik Sunarto dengan cairan kimia jenis pestisida. Beruntung, Sumiati (57), istri Sunarto, sekitar  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/ANA

Blitar, Memorandum Keluarga Sunarto (59), warga Dusun Sukoreno, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, diancam bunuh oleh seseorang yang kini masih dalam penyelidikan polisi, Jumat (9/3).

Tyas Mirasih

Culik Anak Orang?

DICAMPURI PESTISIDA

Endrosono. Pria warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Sekolahan itu, mengaku butuh uang untuk bayar sekolah anaknya.  Bersambung ke halaman 11  Nur Hasan didampingi petugas.

Probolinggo, Memorandum Tim Cyber Crime Polres Probolinggo, mengamankan seorang pemuda bernama Nur Hasan (19), asal Desa Bethek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Pengangguran itu diamankan, setelah mengunggah  Bersambung ke halaman 11 

Mahasiswa Stasiun Kota Perkosa Pacar Gowes Bareng 2018 Pemkab Gresik Digelar

Besok FIK Unesa Turunkan Tim Utuh

-

Indonesia itu negara dengan mayoritas muslim. Tapi tidak pantas segelintir pembuat hoax itu diperhatikan di negara ini. Si Mameng (Siap ndan...)

Ketiga tersangka diinterogasi petugas.

Tiga Pecandu Pesta Sabu di RS Muji Rahayu

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

cam disakiti. Alhasil, korban pun dijadikan bapak tirinya sebagai budak seks. Kali pertama korban dipaksa melayani bapak bejatnya, ketika masih berusia 8 tahun. Kesempatan dipakai  Bersambung ke halaman 11 

Supriyono

Memaksakan Perkawinan Beda Agama (2)

Melihat Suami Bergegas Keluar Gereja Setali tiga uang, perjuangan Lea menyalakan kode SOS ke orang tuanya menemui fakta menyakitkan. Lea yang dianggap sebagai anak durkana tidak lagi disediai tempat dalam keluarga. Berbeda dengan sikap keluarga Johanes yang menutup rapat-rapat pintunya untuk sang anak, tanggapan keluarga Lea masih lumayan longgar. Intinya, selama Lea terus melanjutkan hubun-

gannya dengan Johanes, selama itu pula kesempatan untuk kembali ke keluarga tertutup rapat. Tapi seandainya mau meninggalkan Johanes dan kembali meneruskan perjodohan dengan pengusaha Arab asal Kudus tadi, pintu pun terbuka lagi. “Saya bergeming. Bagaimanapun beratnya, rumah tangga dengan Johanes akan saya pertahankan,” kenang Lea. Gagal meminta bantuan untuk menegakkan kembali usaha mereka, Johanes  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Rumah Sakit (RS) Muji Rahayu yang beralamat di Jalan Manukan Wetan 68, ternyata tak hanya sebagai tempat perawatan saja, melainkan juga dijadikan tempat nyaman untuk pesta sabu.  Bersambung ke halaman 11 

Gerobak Angsle Diseruduk BRV, 1 Luka Parah Surabaya, Memorandum Nasib sial dialami Taji (50) dan Ikhrom (35), pedagang angsle warga Jalan Kalisari Damen, Mulyorejo, tersebut terluka serius usai diseruduk mobil Honda BRV L 1203 BZ yang dikemudikan Nicky Tamarind (35), warga Jalan Babatan Pantai, Jumat  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392  JAWA POS GROUP

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Faizul Mustofa

Surabaya, Memorandum Nafsu setan Supriyono (43), warga Jalan Pulo Tegalsari, ternyata dilampiaskan ke anak tirinya sebut saja Kuncup (15). Korban yang masih di bawah umur itu tidak kuasa menolak ajakan tersebut karena dian-

SEJUTA KISAH RUMAH TANGGA + Meng, Wakapolri Komjen Syafruddin meminta anak buahnya tak lagi gunakan kata muslim untuk mengusut kasus MCA.

keluar dari kampus. Dan kini masih dalam penyidikan petugas. Sampai akhirnya, Mustofa mengakui semua perbuatan  Bersambung ke halaman 11 

Anak Tiri Jadi Budak Seks FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Surabaya, Memorandum Gowes Bareng 2018 yang digelar Minggu (11/3) besok dengan mengambil start dan finish di halaman Kantor Pemkab Gresik, dipastikan meriah. Selain akan diikuti 20.000 peserta, beberapa komunitas gowes akan tampil di event yang merupakan kerja sama Harian Pagi Memorandum dengan Pemkab Gresik itu.  Bersambung ke halaman 11 

pacarnya sebut saja Puspa (20), yang tinggal di kawasan Surabaya Utara. Hingga akhirnya, polisi meringkus tersangka ketika

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Berharap agar pacarnya lebih menurut, M Faizul Mustofa (21), mahasiswa, tinggal di Jalan Stasiun Kota, memerkosa

Petugas mengevakuasi korban.


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 2 INFORMASI MATA UANG

PRAKIRAAN CUACA SURABAYA

GRESIK

SIDOARJO

HUJAN PETIR Suhu 25 - 32°C

HUJAN PETIR Suhu 24 - 32°C

HUJAN PETIR Suhu 24 - 32°C

BANGKALAN

MOJOKERTO

LAMONGAN

HUJAN PETIR Suhu 24 - 32°C

HUJAN PETIR Suhu 20 - 31°C

HUJAN PETIR Suhu 24 - 32°C

HUKUM & KRIMINAL

USD AUD CNY HKD SGD MYR

MATA UANG (Dolar Amerika) (Dolar Australia) (Yuan China) (Dolar Hongkong) (Dolar Singapura) (Ringgit Malaysia)

NILAI 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

KURS JUAL 13,863.00 10,792.35 2,184.84 1,768.01 10,519.01 3,539.19

KURS BELI 13,725.00 10,678.05 2,163.09 1,750.35 10,406.40 3,501.28

Sopir Ekpedisi Magersari Meregang Nyawa

Surabaya, Memorandum Polsek Rungkut lebih mengedepankan Satuan Binmas untuk memberikan layanan terbaik kepada warga di wilayah hukumnya. Guna mengantisipasi kerawanan dan meminimalisir aksi kejahatan, Kanit Binmas Polsek Rungkut Ipda Subagiya sebagai Pawas bersama anggota patroli bersepeda untuk menjaga kamtibmas, Jumat (9/3). Kegiatan patroli tersebut melintasi rute di Jalan Raya Rungkut Asri, Jalan Soekarno MERR, Rungkut Harapan, Kedungasem, hingga Rungkut alang-alang dan kembali mako. Tak sedikit warga yang berpapasan dengan rombongan Binmas itu menyapanya. Patroli dialogis yang dilaksanakan Kanit Binmas Polsek Rungkut beserta anggotanya mengedepankan 5-S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun), terhadap warga yang dijumpai. Melalui jalinan komunikasi, selain melakukan pembinaan dan penyuluhan dengan menyampaikan himbauan kamtibmas, Kanit Binmas juga mengingatkan agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama yang tidak dikenal, dan keluar masuk di pemukiman agar didata identitasnya. Dengan melalui kegiatan patroli bersepeda yang dilakukan, selain bisa sebagai sarana olahraga dan tidak menimbulkan kebisingan dan polusi udara, diharapkan juga akan dapat berdampak positif hingga dapat terciptanya situasi kamtibmas, kondusif terkendali. “Apa yang kami lakukan mendapat respons positif dari masyarakat. Terbukti mereka menyapa kami dan mau bertukar pikiran saat kami datangi. Ini sekaligus merupakan bukti polisi dekat dengan masyarakat,” ungkapnya. (yok/ tyo/nov)

Kadisdik Dituntut 7 Tahun, Kasek 4,5 Tahun Surabaya, Memorandum Dua terdakwa kasus suap mantan Bupati Nganjuk Taufiqqurahman, Jumat (9/3), akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam tuntutannya kemarin, tim JPU yang dibacakan Arif Suhermanto, menuntut Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 3 Ngronggot Suwandi, dengan hukuman beda. Suwandi dituntut 4 tahun 6 bulan serta denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan, sedangan Ibnu Hajar dituntut jauh lebih tinggi. “Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ibnu Hajar berupa pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan pidana denda sebesar enam ratus juta rupiah subsidair enam bulan kurungan dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar Arif Suhermanto mewakili tim JPU KPK membacakan tuntutannya, kemarin. Dikatakan Arif, beberapa pertimbangan yang memberatkan terdakwa Ibnu Hajar di antaranya tidak mendukung program dari pemerintah soal pemberantasan korupsi, perbuatan terdakwa tidak menunjukkan yang baik, dan sebagai kepala dinas (kadis) tak memberikan contoh yang baik. “Selama persidangan tak mengakui perbuatannya,” ujar Arif. Di akhir persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim I Wayan Sosiawan, kedua terdakwa diberi kesempatan untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi) terhadap tuntutan JPU. “Terdakwa bisa mengajukan pledoi sendiri atau melalui penasehat hukumnya,” jelas I Wayan Sosiawan. (fer/tyo/nov)

Hobi Elus Sarang Burung

B

apak-bapak memelihara burung, itu hobi biasa. Ibuibu mengelus burung, itu pun hobi biasa. Yang tidak biasa, ada seorang kakek warga Rungkut, sebut saja Ableh (65), hobi mengelus-elus sarang burung. Celaka 13, kadang sampai merusak sarang burung tersebut. Ulah nyeleneh Ableh tersebut terbongkar setelah ada laporan polisi dari para orang tua yang sa sarang burung anak-anaknya dirusak pelaku. Ableh pun ditangkap aparat Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Polda Jatim, Rabu (21/2). Dalam pemeriksaan, calon penghuni rumah sangat sederh hana ukuran 2 x 1 meter persegi tersebut mengaku membujuk para korban, yang rata-rata berusia 6-9 tahun dengan imingiming ditunjuki kura-kura ajaib. Nah, pada saat korban terlena melihat kura-kura itulah Ableh mengeksplorasi sarang burung mereka. Apabila puas dengan aksinya, Ableh memberi bonus anak-anak Rp 5.000. “Saya sudah lama memunyai hobi aneh tersebut,” aku Ableh seperti ditirukan Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera. (yok/jos) Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Ahmad Bajuri Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Petugas mengevakuasi korban.

Tangani Kasus MCA

Wakapolri Larang Penggunaan Kata Muslim

Sidang perdana Mantan Bupati Nganjuk Taufiqqurahman.

Sidang Mantan BupaƟ Nganjuk

Pengacara Menyoal Dakwaan Pidana Lain

Wakapolri Komjen Syafruddin

belumnya saya diberitahu agar bisa kami pelajari saksi-saksinya siapa, “ jelas PH dari Jakarta ini. Sedangkan yang kedua, menyoal Pasal 65 ayat (1) KUHP. Menutrut Susilo, akan ada beberapa tindak pidana yang perbuatan kejahatan masing-masing akan digabungkan jadi satu. “Sekarang Pasal dua belas huruf a. Padahal sprindik TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) belum dimasukkan dalam dakwaan,” jelasnya. Susilo menambahkan, hal ini bisa menjadi akumulasi penghukuman terhadap terdakwa. “Ini tidak adil dan fair. Kami harap untuk menyederhanakan tuntutan dan putusan,” ucap Susilo. Sebab, sprindik kasus TPPU diberikan kepada terdakwa sebelum pelimpahan tahap kedua kasus yang OTT (operasi tangkap tangan). “Sampai sekarang terdakwa belum dimintai keterangan, padahal sudah ada sprindik,” pungkas Susilo lagi. (fer/tyo/nov)

Jakarta, Memorandum Wakapolri Komjen Syafruddin meminta anak buanya tak usah lagi mengucapkan kata muslim untuk kelompok penyebar hoaks di media sosial, menyusul terbongkarnya kelompok penyebar hoaks dan ujaran kebencian Muslim Cyber Army atau MCA. “Bahwa yang melakukan ujaran kebencian atau hoaks itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab bukan mencerminkan seorang muslim. Makanya saya perintahkan jajaran Polri untuk jangan lagi menyebut Muslim Cyber Army,” tegas dia di Jakarta, Jumat (9/3). Menurut dia, seorang muslim tak akan melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab. Sehingga dengan menyebutkan kata muslim di kelompok penyebar hoaks adalah sebuah penyesatan.

Urung Menikmati Sabu, Digerebek

Surabaya, Memorandum Gerbong mutasi di tubuh Polri bergulir. Wakapolda Jatim Brigjen Drs Awan Samodra, pindah tugas sebagai Karo Bindiklat Lemdiklat Polri dan penggantinya Brigjen Drs Widodo Eko Prihastopo, yang sebelumnya Karopal Slog Polri. Pada bagian lain juga terjadi pergeseran jabatan. Seperti halnya Kabid Propam Polda Jatim Kombes Indra Jafar, menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan. Sedang penggantinya AKBP Hendra Wirawan, yang sebelum menjabat Kabag Binkar ROSDM Polda Jateng. JabatanWadir Binmas Polda Jatim akan diemban oleh AKBP Kamal Bahtiar, yang sebelumnya menjabat Kapolres Ternate, Polda Maluku Utara (Malut). Sedangkan untuk di tingkat kapolres ada Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, mengemban tugas baru Kapolres Mimika, Polda Papua. Penggantinya AKBP Fadli Widiyanto, sebelumnya Kapolres Tanggerang Selatan, Polda Metro Jaya. Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Radiant, menduduki jabatan baru Kapolres Ponorogo menggantikan AKBP  Suryo Sudarmadi, yang mengamban tugas baru Wadansat  KBR Pasgegana Korbrimob Polri. Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Bambang Ramelan, pindah tugas sebabagai Analis Kebi-

Surabaya, Memorandum Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (9/3), menggelar sidang perdana mantan Bupati Nganjuk Taufiqqurahman dalam kasus korupsi jual beli jabatan. Dalam dakwaan yang disusun tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi, menyatakan bahwa Taufiqqurahman menerima uang suap. Disebutkan JPU bahwa ‘uang syukuran’ senilai Rp 1,355 miliar, dari pegawai yang dipromosikan jabatannya. Dalam dakwaannya, JPU Arif Suhermanto menyebutkan terdakwa telah melanggar kewajibannya sebagaimana diatur dalam Pasal 5 angka 4 dan 6, Undang-undang RI Nomor 28 tahun 1999, tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Arif menambahkan, di hadapan majelis hakim yang diketuai I Wayan Sosiawan, bahwa dari rentetan cara penerimaan uang yang dilakukan oleh Ibnu

Surabaya, Memorandum Belum sempat menikmati narkoba jenis sabu yang dibelinya, Hilmi (30), dikejutkan kedatangan polisi di rumahnya di Jalan Petemon Kuburan. Dalam penggerebekan itu, polisi menenukan satu poket sabu 0,78 gram, yang kini dijadikan sebagai barang bukti. Pengungkapan ini atas informasi masyarakat bila tersangka mengonsumsi narkoba, sehingga

Hajar dan Suwandi, perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 12 huruf b UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. “Terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan yang harus dipandang melakukan perbuatan berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa menerima hadiah,”pungkas Arif lagi. Terkait dakwaan JPU, ketua tim penasehat hukum Susilo Aribowo, tak melakukan eksepsi (keberatan) dan melanjutkan ke pembuktian. Namun, sebelum persidangan ditutup majelis hakim, Susilo Wibowo meminta dua hal terhadap JPU. “Pertama, saya minta kepada JPU ketika mengajukan saksi, tiga hari se-

petugas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya petugas melakukan penggerebekan, dan menemukan bukti yang menguatkan. “Dengan barang bukti yang ada, tersangka tidak dapat berkelit,” terang AKP Syaifudin, Kanit Reskrim Polsek Krambangan, Jumat (9/3). Dalam menyidikan, tersangka mengaku bila sabu tesebut didapat dari temannya, dan dia

Wakapolda Jatim Dimutasi

belum lama mengenal barang haram tersebut. Kini petugas masih mengembangkan untuk mengungkap jaringan tersangka. “Kami sudah mengantongi identitas jaringan tersangka,” lanjutnya. Sedangkan menurut tersangka bila dirinya bisa menunda lelah ketika usai mengisap barang haram tersebut.“Awalnya saya diajak teman, dan katanya biar gak cepat capek,” terang tersangka.(tyo/nov)

Sopir Kejawan Lor Doyan Pahe Surabaya, Memorandum M. Khaiyi (23), warga Jalan Kejawan Gebang II, Kecamatan Sukolilo, ditangkap anggota Reskrim Polsek Tandes ketika berada di Jalan Rangkah, usai transaksi sabu. Dari tangan pemuda lajang yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkut bahan bangunan ini, ditemukan satu poket sabu paket hemat (pahe). Kapolsek Tandes Kompol Sofwan didampingi AKP Oloan Manullang mengatakan, penangkapan tersebut dari adanya informasi bila Khiyi sering membawa dan mengkonsumsi narkoba. “Begitu anggotanya mendapatkan informasi tersangka membeli sabu di Jalan Kunti, segera dihadang di Jalan Rangkah, lokasi yang sering dilalu-

M Khaiyi didampingi petugas.

inya,” beber Sofwan, Jumat (9/3). Dengan barang bukti sabu 0,31 gram, tersangka tidak dapat berkelit dan pasrah ketika dibawa ke mako. Hingga kini, anggota masih mengembangkan kasusnya guna meringkus pengedar

sabu yang lebih besar. sedangkan tersangka kini harus menerima akibatnya dengan mendekam di penjara Mapolsek Tandes setelah dijerat Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (rio/tyo/nov)

“Itu tidak boleh dan saya perintahkan untuk dihentikan,” tambah mantan Kalemdikpol Polri ini seperti ditulis JPNN.com. Bahkan dia meminta kepada media agar tak lagi menggunakan kata muslim saat membuat judulnya. “Saya tersinggung sebagai muslim,” tandas dia. Sementara Polri mulai serius mengusut dugaan aliran dana di kelompok penyebar hoaks MCA. Bahkan penyidik bakal menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kadiv Humas Polri Irjen SetyoWasisto mengatakan, mereka menduga ada pihak yang mendanai kelompok ini beraksi. “Kami akan kerjasama dengan PPATK untuk melihat aliran dananya. Tapi itu langkah berikutnya,” ujar Setyo, Jumat (9/3). Jenderal bintang dua ini memastikan pihaknya bisa melacak hingga tuntas kelompok yang belakangan getol menyebarkan hoaks itu.“Jejak digital tidak akan hilang,” tegas Setyo. Untuk bisa mengungkap kasus ini, penyidik kata Setyo harus penuh kesabaran. Pasalnya kalau tergesa-gesa khawatir pelaku menghilang. “Jadi memang harus diteliti pelan-pelan, tidak boleh gegabah. Sehingga nanti kami melihat bahwa hoaks ini terstruktur atau iseng-iseng saja,” tandas dia.(*/asw)

FOTO: MEMORANDUM/TRI HARYOKO

Waspada Lingkungan Sekitar

diri, menghubungi Command Center 112, untuk melaporkan hal itu. “Dari laporan tersebut kami meluncur ke lokasi, bersama pihak terkait, dengan harapan bisa semaksimal mungkin

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Anggota Sat Binmas Polsek Rungkut memberi imbauan kepada penjual buah.

Menurut keterangan Kepala Binmas Kelurahan Bulak, Samuji, kejadian tersebut sekitar pukul 10.00, ketika korban menurunkan material barang, tiba-tiba roboh. Mengetahui hal itu, seorang pegawai Mitra Man-

melakukan tindakan,” terangnya. Setelah tim Gerak Cepat dari Dinas Kesehatan, di lokasi, mereka langsung melakukan penanganan, tetapi korban sudah meninggal dunia. “Diduga korban mengalami serangan jantung dan setelah diidentifikasi polisi, selanjutnya korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soetomo. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga korban,” lanjutnya. (tyo/nov)

FOTO: MEMORANDUM/RIO

FOTO: MEMORANDUM/TRI HARYOKO

Surabaya, Memorandum Bambang Setyadi (65), sopir ekspedisi, meregang nyawa ketika menurunkan barang di CV Mitra Mandiri, di Jalan Bulak Cumpat. Diduga pria tinggal Jalan Gajah Magersari, Magersari, Sidoarjo, mengalami serangan jantung.

Brigjenpol Awan Samodra

jakan Madya Bidang Pam Obvit  Baharkam Polri. Penggantinya Kombes Iwan Sonjaya, Kasiaga Ops B Rodalops  Sops Polri. Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah, mengemban tugas baru sebagai Kapolres Blitar menggantikan AKBP Slamet Waloya, yang mengamban tugas baru  Kasubbagrenpres Bagren Rojianstra SSDM Polri. Sedang AKBP Boby  Paludin Tambunan, yang sebelumnya Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim, menduduki jabatan Kapolres Bangkalan. Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP  Wiyogo Pamungkas, mengemban jabatan baru Wadirsus Polda Banten. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, membenarkan terkait mutasi sejumlah pejabat penting di lingkungan Polda Jatim itu. “Mutasi merupakan hal biasa untuk penyegaran suatu organisasi,” ungkapnya. (rio/tyo/nov)

Pemimpin Redaksi: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Sujatmiko. Koordinator Liputan: Noor Arief. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Muchlis Darmawan, Syaifuddin, Triyoko, Aris Setyoadji, Rahmat Hidayat, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-TubanBojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Maskur. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Noor Arief. Blora Raya: Ari Suyono. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Alamat Perusahaan: Jl. Karah Agung 45. Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom. Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Color: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. (Jawa Pos Group), Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


HALAMAN 4

A R E M A HALAMAN 3

ECERAN Rp 3.500,- l LANGGANAN: Rp 75.000,-

Menawan Canangkan Kota Bersih Narkoba Malang, Memorandum Ancaman narkoba yang kini menjadi momok masyarakat, menjadi perhatian calon Ya’qud Ananda Gudban Wali Kota – Wakil Wali Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi (Menawan). Kedua tokoh yang akan berlaga dalam Pilkada Kota Malang ini memiliki komitmen kuat untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota yang bersih dari peredaran narkoba. “Untuk itu, kami memiliki program Menawan Anti Narkoba,” kata Nanda, kemarin (9/3). Menurut Nanda, program pencegahan peredaran narkoba itu telah dituangkan dalam salah satu program besar Menawan, yaitu Menawan Anti Narkoba. Harapannya, masyarakat dan wilayah kota ini tidak tersentuh oleh pengaruh buruk narkoba. “Program ini selaras dengan keluhan masyarakat yang khawatir terhadap peredaran narkoba di kalangan masyarakat, yang di antaranya menyasar di kalangan anak muda dan anak-anak generasi bangsa ini,” paparnya. Disampaikan, ketika melakukan blusukan ke beberapa kampung di kota ini dan bertemu langsung dengan masyarakat, ternyata banyak yang khawatir dan resah dengan ancaman peredaran narkoba tersebut. “Banyak masukan dan keluhan dari masyarakat, khususnya para orang tua. Mereka khawatir anaknya terjerat narkoba,” terangnya. Oleh karena itu, mendatang akan dilakukan upaya keras melindungi masyarakat kota ini dari bahaya tersebut dengan cara menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum untuk melakukan pencegahan. (ari/pi)

Alfamart Madyopuro Digarong Dua Kali Jadi Sasaran Maling Malang, Memorandum Toko modern Alfamart di Jalan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, digarong maling, Kamis (8/3) malam. Puluhan bungkus rokok dan barang lainnya dengan nilai puluhan juta rupiah, amblas.

Heri Kuncoro, karyawan Alfamart.

Peristiwa itu baru diketahui salah satu karyawan saat buka toko, Jumat pagi (9/3), sekitar pukul 06.00. Salah satu karyawan, Heri Kuncoro (61), warga Bululawang, Kabupaten Malang menjelaskan, toko tutup sekitar pukul 23.00. Semua pintu sudah dalam keadaan terkunci semua. Ia menduga, maling beraksi dengan cara menjebol plafon. Pelaku memanjat dari samping dan menjebol atap. “Atap atas jebol. Selanjutnya

melubangi plafon dan mengambil isi toko. Puluhan bungkus rokok diambil dengan nilai puluhan juta rupiah. Kondisi sekitar penempatan rokok juga acak - acakan,” tuturnya, ditemui di lokasi kejadian, Jumat (9/3). Ia menambahkan, alat perekam CCTV diambil pelaku, sehingga tidak bisa mengetahui rekaman. Dirinya mengaku heran, pelaku kok mengetahui letak rekaman CCTV. Kejadian ini akhirnya dil-

aporkan ke Polsek Kedungkandang. Sekitar pukul 07.00, petugas beserta Tim Inafis berada di lokasi dan melakukan olah TKP. Beberapa bulan sebelumya, Alfamart ini juga sudah pernah dibobol maling, Rabu (4/1). Pelaku beraksi dengan menjebol dinding tembok samping kiri, bagian belakang. Lubang dinding dengan diameter sekitar 60 cm digunakan pelaku untuk masuk dan keluar toko. Sejumlah rokok dikuras, hingga mengakibatkan kerugian hingga Rp 16 juta. Selain menggasak ratusan bungkus rokok, pelaku juga mengambil perangkat penyimpanan CCTV (server). “Ini bukan yang pertama. Beberapa bulan lalu, juga dimasuki maling. Namun saat itu dengan cara menjebol dinding samping belakang,” pungkasnya. (cr-3/pi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/CR3

Kedungkadang Rawan Maling PERISTIWA yang dialami Almart ini, menambah jumlah angka kejahatan di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Sebelumnya, sebuah konter HP dan aksesoris di Jalan Kiyai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, juga dibobol maling, Senin (1/1). Konter HP milik Eka syarifuddin (43), ini diperkirakan disatroni maling di saat menjelang pagi. Hal ini setelah sebelumnya sekitar pukul 02.00, kondisi ma-

sih aman. Selanjutnya, konter HP dan Aksesories di Jalan Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkangang, Kota Malang dibobol maling dengan menjebol plafon. Kejadian itu baru diketahui Senin pagi (15/1) sekitar pukul 08.00, saat buka toko. Akibat kejadain itu, sebanyak 6 buah HP yang sebelumnya berada di etalase digasak maling. Di etalase tersebut, hanya menyisakan 4 buah HP dengan nilai jual yang tidak

terlalu mahal. Tidak berselang lama, toko jam Rejeki, yang berada di Jalan Ranugrati nomor 62, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, milik Sunaryanto (43), warga Jalan Sadewo RT 06 / RW 03, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dibobol maling, Minggu (4/3) sekitar pukul 04.00. Akibatnya, sebanyak 50 arloji yang ada di dalam toko tersebut amblas, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta. (cr-3/pi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/CR3

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ARI

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

Alfamart Madyopuro ini dua kali dibobol maling.

Sempat Kabur, Maling HP Ditangkap FOTO: MEMORANDUM/CR5

Malang, Memorandum Sempat berusaha kabur dari ruang penyelidikan di Mapolres Malang Kota, tersangka pencurian HP, Salman Alfarizi (23), warga Kelurahan Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya bisa ditangkap kembali di halaman Mapolresta Malang, Kamis (8/3). Salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Kota Malang ini ditangkap atas tuduhan pencurain HP di sebuah konter di Jalan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tapi tersangka ditangkap di Jalan Langsep saat hendak menuju kafe. “Tersangka berhasil ditangkap di jalan ketika mau menuju ke sebuah kafe. Saat itu, tersangka langsung dibawa ke Mapolresta Malang guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yuda, Jumat (9/3). Ia melanjutkan, sebelum beraksi tersangka sempat masuk ke sebuah konter HP di kawasan Lowokwaru. Dengan dalih berpura- pura membeli, ternyata malah mengambil HP milik konter seharga Rp 6 juta. Pemilik konter mengetahui kejadian itu, melalui CCTV dan segera melaporkan ke Polisi. Dengan sigap Polisi yang menerima laporan, lalu melakukan pengejaran. “Tersangka berhasil ditangkap, setelah sebelumya kabur dengan jasa tukang ojek dari lokasi pencurian,” lanjut kasat. (cr-3/pi)

Isman, tersangka penipuan, dan barang buktinya.

Dukun Palsu Kepanjen Raup Rp 29 Juta Korban Tergiur Emas Batangan

           Malang, Memorandum Tergoda karena ingin  memperoleh emas dalam jumlah banyak, Mistin (61), warga Dusun Segelan, Desa Baleasri, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, malah terpedaya. Puluhan juta rupiah melayang diembat dukun palsu, Isman (59), warga Jalan Hasanudin Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (8/3). Kepada awak media, Kapolsek Ngajum AKP Imam Mustaji membenarkan terjadinya kasus penipuan dan penggelapan yang menimpa Mistin tersebut. “Kita menerima laporan ada kasus penipuan. Kita lanjuti dengan penangkapan tersangka yang berinisial IM, kemarin malam,” terang Kapolsek Ngajum, Jumat (9/3). Dari penuturan Kapolsek Ngajum, awalnya pelaku mendatangi korban di rumahnya, dengan mengatakan bahwa dirinya baru saja mendapat rejeki besar. “Namun untuk menarik rejeki besar dalam bentuk emas batangan dan perhiasan itu, diperlukan ritual dan diperlukan uang Rp 29.100.000,- untuk membeli minyak misik,” papar Imam Mustaji.  Bersambung ke halaman 4 

Tersangka yang kabur di halaman Polres Malang Kota, ditangkap petugas. FOTO: MEMORANDUM/CR3

Bulutangkis Memorandum Open Tournament 2018

Pemain Unggulan Sulit Dibendung serangan. Bahkan, di set pertama, pasangan Heri S/Heri A kalah. Namun, memasuki set kedua, satu-satunya wakil dari Singosari yang tersisa dari empat wakil yang ikut kejuaraan Memorandum Arema Open Tournament 2018--- ini merubah strategi. Pada set kedua ini, mereka lebih sering melancarkan smash-smash keras ke arah lawan. Heri A yang mempunya pukulan sangat keras, selalu melancarkan serangan dengan cepat dan kuat. Sementara pada saat bersamaan, Heri S, langsung siaga di depan net, menanti pengembalian tanggung dari lawan.

FOTO: MEMORANDUM/RAHMAT SM

Malang, Memorandum Pertarungan sengit menjelang babak delapan besar kejuaraan bulutangkis Memorandum Arema Open Tournament 2018, kembali terjadi, Kamis (8/3) malam di GOR BUTO, Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang. Sejumlah pemain unggulan pun terus melaju. Di partai pertama, pasangan Heri S/ Heri A dari Banjararum, Singosari, harus bersaing ketat untuk dapat melaju ke babak delapan besar. Mereka harus bersusah payah mengalahkan pasangan Reyhan/ Samuel dari PB Merjosari (PM), Lowokwaru, Kota Malang dengan skor akhir 30 : 22. Kedua pasangan bermain cukup imbang. Beberapa kali terjadi jual beli

 Bersambung ke halaman 4  Pasangan Heri S/Heri A dari Banjararum, Singosari.

Pasangan Heri S/Heri A dan pasangan Reyhan/Samuel dari PB Merjosari (PM) Malang sebelum bertanding.

BIRO MALANG KEPALA: Rahmat SM. WARTAWAN: Herdiyan, Edy Riawan, Mistiani. M Ariful Huda. PEMASARAN : Arif Suherman. MARKETING IKLAN/DESIGN GRAFIS: Dadang Dwi T. ALAMAT REDAKSI/IKLAN: Ruko Soekarno Hatta Indah A No 11 (atas), JL Borobudur, Blimbing Kota Malang, Jawa Timur


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 4

TELEPON PENTING POLISI POSKO KEWASPADAAN POSKO KEWASPADAAN

110, 366-444 122 122

RUMAH SAKIT UMUM (SAIFUL ANWAR) AMBULANCE PEMADAM KEBAKARAN

362101 118 364617

A

R

E

M

A

Bulan Dana PMI 2017 Kumpulkan Rp 1,188 M

FOTO: MEMORANDUM/CR3

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengapresiasi dan mengucap terima kasih kepada panitia dan para mitra Bulan Dana yang berpartisipasi di sepanjang 2017. Dia bersyukur, dari tahun ke tahun, hasil penggalangan Bulan Dana terus mengalami peningkatan. Selain itu, jumlah yang berpartisipasi juga bertambah. Ini menunjukkan ada kegairahan dalam mengabdikan diri untuk hal kemanusiaan. Rendra menegaskan, banyak kupon yang diambil pihak

yang menyumbang dan berpartisipasi. Total hasilnya Rp 1.188 miliar. Tentu ini hasil kerja dan berbagai program dan terobosan yang terus mendorong, tidak hanya bagi panitia melainkan juga kepada para mitra. “Tentunya hasil ini akan sangat bermanfaat,” katanya saat menerima Panitia Penggalangan Bulan Dana Tahun 2017 PMI Kabupaten Malang di Pringgitan Kabupaten Malang, Jumat (9/3) pagi. Ia berpesan, masyarakat

FOTO: MEMORANDUM/RAHMAT SM

Malang, Memorandum Hasil perolehan Bulan Dana PMI 2017 di Kabupaten Malang, cukup besar, mencapai Rp 1,188 miliar. Salah satu terobosan panitia adalah penggalangan kupon di perkantoran dan tempat wisata.

Dr H Rendra Kresna menerima hasil penggalangan dana dari Kajari Malang Nasril SH MH.

bersama Pemkab Malang untuk selalu membantu suksesnya program bulan dana ke depan. Hasil dari perolehan ini, 10 persen disetor ke PMI Provinsi Jawa Timur, dan membantu Unit

Transfusi Daerah (UTD) dalam membeli peralatan Re- Agen untuk pengambilan darah yang cukup mahal harganya, lebih dari Rp 200 ribu per pak. Semakin banyak permint-

aan, semakin banyak pengeluaran yang dibutuhkan PMI. Tugas PMI tidak hanya terkait kesiapsiagaan bencana dan menyiapkan kesediaan darah. “Sepanjang tahun PMI melakukan penguatan pemberdayaan dan pelatihan seluruh relawan PMI se Kabupaten Malang juga demi mewujudkan desa siaga,” katanya. Bupati Malang menerima Panitia Penggalangan Bulan Dana Tahun 2017 PMI Kabupaten Malang di Pringgitan Kabupaten Malang, Jumat (9/3) pagi. Dalam kesempatan ini, bupati secara resmi menerima hasil perolehan Bulan Dana 2017 senilai Rp 1,188 miliar dari tim panitia yang diketuai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Nasril SH, MH. (rsm/pi)

Polisi merilis tersangka penanam ganja, Edy Mulyono.

Warga Pakis Tanam Ganja di Taman Rumah Malang, Memorandum Edy Mulyono (40), warga Perumahan Bandara Santika Asrikaton, RT.01 / RW. 05, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditangkap Satuan Reskoba Polres Malang Kota, di rumahnya. Ia ditangkap atas dugaan kepemilikan satu pohon ganja yang ditanam di taman rumahnya. Penangkapan berawal dari infornasi masyarakat yang ditindaklanjuti pihak kepolisian. Barang bukti yang berhasil diamankan, ganja seberat 120 gram, serta pohon ganja yang ditanam di pot yang sudah mengering. “Tersangka ini menanam ganja di depan rumahnya, dicampur tanaman lain. Rencananya hendak dikonsumsi sendiri,” tutur Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Seruni Marhaeni, saat rilis, Jumat (9/3) di Polres Malang Kota. Sebelumnya, tersangka main ke kawasan gunung Semeru. Pada saat itu, ia bertemu dengan seseorang yang memberikan daun ganja. Selanjutnya, ganja itu dibawa pulang dan bijinya ditanam di taman rumahnya. Tersangka menanam ganja sejak Juni 2017. Pohonnya sudah tinggi, sekitar 50 cm. “Bahkan salah satu temannya yang tinggal di sekitaran Jalan Batu Bara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sempat mengambil daun ganja tanpa ijin terlebih dahulu,” lanjut Kasubag. Atas perbuatannya, tersangka tejerat Pasal 111 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 4 -12 tahun atau denda Rp 800 juta - Rp 10 miliar. (cr-3/pi)

BupaƟ Malang

Pilpres, KPU Siapkan Kasek Jangan Campuri Persoalan Komite 186 Tenaga Terlatih

Malang,Memorandum Sengketa antara Kepala Sekolah (Kasek) dengan Komite Sekolah SMPN 4 Kepanjen belum juga reda. Bupati Malang Dr H Rendra Kresna meminta kepala sekolah agar tidak ikut campur persolaan komite. “Komite itu urusan komite, bukan urusan sekolah. Artinya, siapa yang mau jadi pengurus dan apa yang akan disumbangkan ke sekolah, itu urusan komite,” kata bupati, Jumat (9/3). “Namun sekolah wajib memantau komite. Jika ada suasana yang tidak sehat dan tidak produktif, sekolah bisa mengingatkan, kemudian diadakan musyawarah sesama wali murid untuk menyelesaikan permasalahan. Tapi sekolah tidak boleh ikut campur,” tambahnya. Terkait dengan pemecatan secara sepihak terhadap tiga pengurus Komite Sekolah SMPN 4 Kepanjen oleh Kepala Sekolah SMPN 4, Suburiyanto, Bupati

M Hidayat

Malang menegaskan, saat ini dirinya sedang menunggu laporan dari Dinas Pendidikan. “Saya menunggu kepala dinas. Setelah saya tahu persis duduk perkaranya, saya akan memberikan keterangan apa tindakan Pemerintah Kabupaten Malang,” jelasnya. Pada saat yang berbeda, Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Muhammad HIdayat menyampaikan, pihaknya akan menyelesaikan masalah ini secara proporsional. “Kami akan menyelesaikan permasalahan secara seimbang, bukan untuk mencari kalah dan menang. Saya

sendiri telah berbicara dengan kedua belah pihak,” katanya. Namun apa yang disampaikan Hidayat, dibantah Sugiyanto Basuki, Ketua Komite Sekolah SMPN 4 yang dilengserkan secara sepihak oleh Kasek SMPN 4 Kepanjen, Suburiyanto. “Kami belum pernah menerima undangan dari Dinas Pendidikan terkait dengan mediasi yang akan dilakukan,” kata Sugiyanto, Jumat (9/3) melalui pesan singkatnya. Perseteruan antara Kasek SMPN 4 Kepanjen, Suburiyanto dan komite sekolah mencuat setelah pada 17 Februari 2018, Suburiyanto yang dinilai secara sepihak memberhentikan ketua, wakil ketua dan bendahara komite sekolah dengan alasan komite tidak lagi mendukun program sekolah. Tidak terima dengan arogansi kepemimpinan Subur, Sugiyanto dan anggota komite yang lain mengadu ke Komisi II DPRD. (cr-5/pi)

Malang, Memorandum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang telah menyiapkan 186 orang untuk menggelar Pemilihan Presiden maupun Pemilihan Legislatif dari tingkat daerah hingga pusat. Ratusan orang itu dibagi menajdi dua bagian, yaitu PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) 15 orang dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) sebanyak 171 orang. Mereka bertanggungjawab terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengatakan, pihaknya telah melaksanakan tahapan untuk Pemilu 2019. “Salah satu tahapan yang sudah dilakukan adalah melantik PPK dan PPS,” katanya di sela-sela pelantikan PPK dan PPS di gedung Pertamina SMKN 2 Kota Malang, kemarin (9/3). Disampaikannya, pada saat bersamaan, KPU Kota Malang juga menyiapkan pelaksanaan Pilkada Kota Malang. Karena itu, beberapa PPK dan PPS yang terlibat dalam Pemilu 2019 tersebut berasal dari PPK dan PPS Pilkada Kota Malang. Mereka yang dilantik sebagai PPK dan PPS ini merupakan tenag terlatih yang memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan Pemilu dengan demokratis. “Untuk menempa kemampuan itu, KPU akan melakukan bimbingan teknis terhadap petugas pelaksana lapangan itu,” kata Zainuddin. Terkait pelaksanaan Pilkada dan Pemilu yang waktunya bersamaan, menurut Zainuddin, diharapkan petugas penyelenggara di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat menjalankan amanah sesuai tupoksinya masing-masing, sehingga penyelenggaraan pesta demokrasi di Kota Malang berlangsung aman dan lancar. (ari/pi)

Tingkatkan Pelayanan, RS Persada Tambah Gedung Non Paviliun Malang, Memorandum Pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Untuk itu, Rumah Sakit (RS) Persada bertekad memberikan yang terbaik. Tekad telah diwujudkan dengan menambah gedung non paviliun, yang sudah beroperasi sejak awal 2018. Meskipuan sudah beroperasi sejak bulan lalu, namun baru diresmikan Jumat (9/3). “Kami ingin memberikan peningkatan layanan kesehatan dengan sepenuh hati. Peresmian dilakukan bertepatan dengan HUT

ke 4, sejak beroperasinya RS Persada Hospital,” tutur Kepala Humas RS Persada Sylvia Kitty Simanungkalit SSi usai peresmian, Jumat (9/3). Ia menambahkan, sebagai Rumah Sakit Umum (RSU) swasta tipe B, Persada Hospital berusaha memenuhi kebutuhan pelayanan kasehatan di Kota Malang secara menyeluruh. Tentunya dengan ditunjang peralatan yang memadai serta sumber daya yang potensial. Tidak hanya itu, pihaknya juga berusaha menjadi sarana

pengembangan pendidikan untuk profesi dokter,perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainya. Syilvia menegaskan, sejak 1 Januari 2018 telah melakukan pelayanan bagi peserta JKNKIS, corporate, dan umum. Terdapat 57 orang dokter spesialis dan sub spesialis, serta 16 ruangan untuk mengakomodir layanan JKN KIS. “Ada 21 spesialis dan sub spesialis, siap melayani di berbagai klinik, seperti nyeri, anak, bedah anak, bedah plastik, bedah saraf, bedah thoraks,

bedah umum, bedah digestive dan gigi,” lanjut Syilvia. Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya berkomitmen unluk melaksanakan misi dan mewujudkan visi ‘Menuju Rumah Sakit Berstandar lntemasional’ dengan berlandaskan moto ‘We Love, Care, and Shane”. “Sesuai moto, kami mengupayakan pelayanan yang efektil dan efisien melalui peningkatan mutu sesuai dengan standar yang berlaku. Tentunya, senantiasa memperhatikan harapan konsumen,” pungkasnya. (cr-3/pi)

Kepala Humas RS Persada Sylvia Kitty Simanungkalit SSi bersama para pegawai yang lain. FOTO: MEMORANDUM/CR3

Pemain Unggulan Sulit Dibendung Meski demikian, pasangan yang diusung PM, Reyhan/Saumel tak mau berdiam diri. Mereka juga melakukan perlawanan.

Dukun Palsu ... Terbujuk kata manis dan tergiur keinginan mendapatkan emas dan perhiasan, korban menyerahkan sejumlah uang yang diminta pelaku. “Korban menyerahkan uang yang katanya untuk keperluan menarik harta yang dijanjikan pelaku,” beber Kapolsek Ngajum. Setelah menyerahkan uang, Mistin diberi bungkusan yang katanya berisi 11 emas batangan, 138 kalung dan 36 gelang yang dibungkus pelepah pisang dan kain putih. “Pelaku mengatakaan barang tersebut akan menjadi emas jika bungkusan dibuka pada hari Senin tanggal 5 Maret 2018,” jelas Imam.

Bahkan, boleh dibilang, kedua pasangan bermain imbang. Namun akhirnya Heri S/Heri A mampu melaju ke babak beri-

Sa mbungan dari halaman 3

Mistin pun membuka bungkusan harta karun yang didapat dari Isman. Alih-alih mendapat perhiasan emas, bungkusan yang dibukanya ternyata hanya berisi beberapa kalung dan gelang logam kuningan, bukan emas. “Mengetahui tertipu, korban kemudian melapor ke Polsek Ngajum. Kemudian kita lakukan penyelidikan serta penangkapan terhadap pelaku. Dalam pengakuan tersangka, baru kali pelaku melakukan aksi penipuan seperti ini,” tandas Imam Mustaji. Akibat ulahnya, kini Isman harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Ngajum. Dia dijerat Pasal 378 KUHP. (cr-5/pi)

Sambungan dari halaman 3

kutnya. Persaingan sengit juga terjadi di partai ketiga, yang mempertemukan calon juara, A. Harma-

dika (Dika)/ Thomi A (Malang) melawan pasangan Syamsudin/ Febrian (PB AW Pasuruan). Jual beli pukulan pun ter-

jdi di antara mereka. Namun akhirnya Dika/Tomi menang dengan skor akhir 30 : 18. Sementara itu, pasangan

Akbar GR/Yanuar ( Malang) juga menang atas pasangan Faris/Frengki (Malang) 30 : 17. Sedangkan di partai ke-

empat pasangan Trihandi/Adi Rizki (Malang) kalah wo dari pasangan Erik S/Aulia (PB AW Pasuruan). (rsm/pi)


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 5

B L I T A R

Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Nomor: AHU-52770.AH.01.02. Tahun 2008

Kepala Biro: Prawoto Sadewo. Wartawan: Nur Rofiq, Ana Akina, Meidian DD. Keuangan : Binti Khoiriyah. Admin Iklan: Rosita. Admin Koran : Imam Rofiq. Pemasaran: Susilo Prabowo, Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com Tlp.081334603445 Kantor. Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Nyenggol Kabel, Tukang Reklame Nyaris Tewas

Guru Ngaji Terima Insentif Non Tunai Blitar, Memorandum Guru ngaji dan guru Minggu dipastikan menerima insentif dengan sistem baru non tunai. Karena mereka sudah membuka rekening dan didaftarkan langsung ke PD BPR Arta Praja, saat sosialisasi bersama Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Blitar, dan Direktur PD BPR Arta Praja Kota Blitar. Saat sosialisasi pada Kamis (1/3) lalu itu, seluruh guru ngaji dan guru minggu hadir sehingga memudahkan proses pembukaan rekening. Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Blitar Subandi mengatakan, setelah semua menerima sosialisasi langsung terkait pengalihan cara pembayaran insentif, pihaknya langsung cepat melakukan pembukaan rekening ke PD BPR Arta Praja Kota Blitar. Karena kebetulan semua persyaratan sudah dibawa seluruh guru ngaji dan guru minggu. Pembukaan rekening ini dilakukan kolektif dibantu staf dari PD BPR Arta Praja Kota Blitar, termasuk layanan sesi konsultasi terkait proses pengecekan sms banking maupun tahapan pencairan. “Kita sudah bantu mereka semua mengurus pembukaan rekening, termasuk bagaimana cara mengaplikasikan saat insentif masuk, semua serba digital ya, tidak ada amplop, tanpa harus disetor ke kelurahan, jadi simple,” ujar Subandi. Pengalihan pembayaran insentif dari sistem tunai ke sistem non tunai merupakan tindak lanjut surat edaran dari Kementrian Dalam Negeri tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah kabkota. Selain itu termasuk instruksi Walikota Blitar no 1 tahun 2017, tentang pelaksanaan transaksi non tunai. Setelah semua guru ngaji dan guru minggu terdaftar di PD BPR Arta Praja Kota Blitar, selanjutnya ketika insentif cair, mereka menerima sms notifikasi langsung ke HP masing-masing. (don/fur)

Korban dievakusi dengan tangga.

Sempat Ditahan di Hongkong, Percil Akhirnya Pulang Blitar, Memorandum Deni Alfiandi alis Percil, pelawak asal Banyuwangi akhirnya kembali ke tanah air. Setelah hampir dua bulan ia ditahan otoritas Hongkong bersama teman sesama pelawak, Yudho Prasetyo, asal Ngawi.  Yudho Prasetyo alias cak Yudho langsung pulang ke Ngawi. Sementara Percil pulang ke rumah istrinya di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.  “Alhamdulillah, sudah sampai disini. Terimakasih atas dukungan kawan kawan semuanya,” Kata Cak Percil saat ditemui di Balerejo, Jumat (9/3) siang. Menurut Percil, selama menunggu  dibebaskan, ia bersama cak Yudho  mengaku

Yudho dan Percil tiba di tanah air.

sehari hari hanya menjadi tukang pijit maupun menjadi Muadzin. Aktivitas itu mereka

lakukan setiap hari secara bergantian. “Kami itu kerjaannya ganti.

Kami tidak ngelawak lagi tapi jadi tukang pijet dan tukang adzan. Kalau Pak Yudho Adzan Dhuhur, saya yang Ashar. Kalau pak Yudho bagian adzan Maghrib, ya saya yang Isya,” kata Percil. Pada kesempatan itu ia juga berpesan untuk selalu berhati-hati ketika bepergian terlebih bila  keluar negeri. Sebagai seorang warga negara, sudah menjadi kewajiban bagi setiap warga negara dimana pun lokasinya. Meski begitu ia mengaku  tak kapok bila harus melawak lagi di luar negeri. “Gak kapok sih, cuma memang banyak pelajaran dari kejadian ini sehingga kedepan insyallah  saya akan lebih berhati-hagi. Terlebib saat menerima job ke luar negeri,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya keeduanya sempat terancam vonis 2 tahun penjara akibat dugaan penyalahgunaan visa turis. Namun, berkat bantuan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, vonis terhadap keduanya diringankan.  Cak Percil dan Cak Yudho mendapat vonis ringan, yakni 6 minggu penjara dan 18 bulan hukuman percobaan. Keduanya bisa menghirup udara bebas dan kembali ke tanah air karena telah menjalani masa tahanan. Selama menjadi tahanan di penjara, Dua lawak asal Jawa Timur Cak Percil dan Cak Yudho mengaku hanya mengikuti langkah langkah yang dianjurkan oleh  KJRI Hongkong. (ana/fur)

Optimistis Raih Predikat A Tahun Depan

Aris Agustinus tersenyum di atas kursi roda bantuan Polresta Kediri.

Penyandang Disabilitas Terima Kursi Roda Kediri, Memorandum Tersentuh keadaan Aris Agustinus (19), pemuda disabilitas yang ingin memiliki kursi roda agar bisa sekolah lagi, jajaran Polresta Kediri dan Bhayangkari memberi bantuan. “Saya tahunya tadi malam, ada laporan dari Polsek Semen, pemuda disabilitas yang memiliki impian dan keinginan melanjutkan sekolah dan kursi roda. Ini saya ajak istri dan Bhayangkari sekalian untuk membantu,” kata Kapolresta Kediri AKBP Anthon Hariyadi kepada detikcom di rumah Aris, di Dusun Petok, Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Kamis (8/3). Anthon beserta sejumlah kasat dan istri serta anggota Bhayangkari Polresta Kediri

akhirnya memberikan bantuan kursi roda dan tali asih. Pemberian itu sebagai salah satu jalan meringankan beban orangtuanya. Selain itu juga memudahkan Aris bila suatu saat ingin meneruskan sekolah tingkat SMA. “Dengan bantuan kursi roda ini kita berharap dapat meringankan beban orang tuanya, karena sebelumnya dalam keseharian Aris, dirinya selalu digendong dan diantar oleh ibunya,” tambahnya. Anthon menambahkan, tak hanya bantuan kursi roda, pihaknya juga berencana akan kembali mewujudkan mimpi Aris untuk kembali ke sekolah. “Rencana kami tidak berhenti sampai di sini. Terkait sekolah lanjutan SMA, kami juga akan membantu mencari-

kan dan mengawalnya,” imbuh Anthon. Kapolres mengaku dirinya simpatik dengan kegigihan dan semangat Aris yang bersemangat menuntut ilmu meski mengalami keterbatasan. “Saya terharu dan bangga dengan sosok Aris, meakipun mengalami keterbatasan, dirinya juga mampu membuat puisi bertema Polisi dan meminta pengguna jalan agar berhatihati saat berkendara,” pungkas pria berpangkat melati dua di pundaknya ini. Sementara Aris mengaku senang dengan hadiah kursi roda pemberian Polres Kediri dan Bhayangkari. “Semoga dengan adanya kursi roda ini saya bisa meringankan kedua orang tua saya dan sekolah lagi” ujar Aris. (*/fur)

Blitar, Memorandum Target Pemkot Blitar meraih Predikat A tahun depan dianggap realistis. Karena saat ini Kota Blitar sudah mulai mengaplikasikan sistem berbasis teknologi informasi secara menyeluruh meelalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik. Selain itu prestasi kinerja s e t i a p O rg a n isasi Perangkat Daerah ( OPD ) saat ini sudah dinilai baik dan sesuai standar penilaian SAKIP, sehingga target predikat A dinilai realistis. Wakil Walikota Blitar Santoso mengatakan, saat ini yang paling diperlukan untuk mewuSantoso judkan target itu adalah kekompakan kinerja bersama di seluruh OPD yang ada. Minimal setiap OPD yang nantinya dievaluasi inspektorat harus mendapatkan nilai BB. Termasuk pembekalan manajemen kinerja, dalam rangka merealisasikan visi dan misi Walikota Blitar. “Predikat A bisa diraih jika aplikasi kinerja OPD dan yang lain sudah mengacu ke sistim berbasis teknologi informasi, kita optimis tahun depan bisa kita raih” jelas Santoso, Jumat (9/3). Kebijakan ini sebenarnya tidak hanya untuk mengejar nilai, tetapi yang sangat diharapkan saat ini diantaranya efisiensi dan target capaian hasil kinerja yang sesuai visi misi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, indikator kinerja dan capaian dari hasil kinerja. Terlaksananya akuntabilitas yang baik di Pemkot Blitar, tidak lepas dari semangat one for all-all for one. Diharapkan semangat berkinerja lebih baik terus bisa diaplikasikan disemua bidang, termasuk soliditas dan birokrasi terus terjaga. (don/fur)

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

Blitar, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mencabut status siaga bencana di wilayah Kabupaten Blitar. Pencabutan status siaga bencana itu setelah BPBD mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dalam informasi itu disebutkan cuaca ekstrem melanda wilayah Blitar hingga bulan Februari 2018 lalu. Sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menetapkan status siaga bencana hingga Februari 2018.  “Status siaga bencana juga diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Blitar khususnya yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana seperti longsor di Blitar Utara dan banjir yang sering terjadi di Blitar Selatan,” ungkap kepala BPBD Kabupaten Blitar Heru Irawan, Jumat (9/3). Heru Irawan mengatakan, memasuki bulan ketiga tahun 2018 ini pihaknya memastikan kondisi cuaca sudah tidak se ekstrim pada bulan sebelumnya.  “Saat ini intensitas hujan semakin rendah. Selain itu, sejauh ini kondisi angin terpantau normal dan aman,” kata Heru. Heru menyebut meskipun status siaga bencana telah dicabut, saat ini hujan juga masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Blitar. Namun dengan intensitas rendah, dan hal ini terjadi hampir di seluruh wilayah di Jawa Timur. “Tentunya jika nanti kembali terjadi cuaca ekstrem, maka kita akan kembali memperpanjang status siaga bencana ini. Tetapi yang jelas untuk sekarang kondisi cuaca sudah berangsur-angsur normal,” pungkasnya. (ana/fur)

FOTO: MEMORANDUM/MEDIANA DD

BPBD Blitar Cabut Status Siaga Bencana

di lantai atas. Teman korban langsung menghubungi pemilik toko dan diteruskan ke kepolisian. Sekitar pukul 11.00, petugas gabungan dari tim SAR, PMK dan kepolisian datang mengevakuasi korban. Kondisi korban saat itu lemas namun masih terlihat ada gerakan tubuh hingga langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Kota Blitar untuk pertolongan. “Untuk penyebab korban yang tersengat listrik ini masih dalam penyelidikan,” katanya. Sementara, dari pantauan di lapangan kemungkinan korban tidak sengaja memengang kabel bertegangan tinggi. Lantas langsung terdiam tersetrum akibat saking tingginya tegangan listrik yang menyengat korban. (don/fur)

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Heru Irawan

Tukang instalasi papan reklame itu sedang memasang neon di jalan Anjasmoro Kota Blitar. Diduga akibat menyenggol kabel bertegangan tinggi, ia pun kesetrum. Informasi dari kepolisian, kejadian tersebut terjadi sekitar 09.00. Korban saat itu memasang neon boks di papan reklame di lantai atas Toko Tri Star Elektronik. Dia memanjat tangga untuk memasang neon, namun tiba-tiba ia terdiam. “Awalnya teman korban mendengar ada tangga jatuh dari lantai dua. Lalu sepi, tidak ada aktifitas. Karena curiga, si teman mengubungi korban leewat HP. Tapi tidak ada jawaban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono. Ternyata setelah dilihat, korban sudah tergeletak lemas

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/ANA AKINA

Blitar, Memorandum Yudi Sholikin (43), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, nyaris meregang nyawa akibat kesetrum, Jumat (9/3).


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 6

TELEPON PENTING

PMI

(0343) 416615

RSUD DR R SOEDARSONO

0343) 428290

PROBOLINGGO: PASURUAN:

POLRES PROBOLINGGO

110

PEMADAM KEBAKARAN

(0343) 425113

PMI KOTA PROBOLINGGO

(0335) 422518

POLISI

(0343) 424256

IGD RSUD DR MOH SALEH

(0335) 433119

PASURUAN-PROBOLINGGO

KABIRO PASURUAN: Maskur. WARTAWAN: Sudiono, DK, Riyanti,M.Rois; HP: 0812-2219-5558. KABIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi, WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah, KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto.

Otak Pembunuh Remaja Berkaos Persebaya belum Tertangkap Probolinggo, Memorandum Sampai saat ini, Polresta Probolinggo masih terus melakukan pengejaran para pelaku pembunuhan Muhammad Faidzin (19). Sebelumnya, polisi sudah menetapkan 4 tersangka. Kali ini, polisi mengejar otak pembunuhan pemuda warga Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, pihaknya sudah menetapkan empat tersangka. Berdasarkan hasil penyelidikan, mereka terlibat dalam kasus tersebut “Kami masih mengembangkan kasus ini. Karena dimungkinkan masih ada orang lain yang terlibat,” katanya, Jumat (9/3) siang. Keempat tersangka itu adalah Septian Bagus Prabowo (25), warga Jl Semeru, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Muhammad Usman (20), warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Fatok Fauzan (22), warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, serta MH (15) warga Kecamatan Kademangan. Nama pertama, Bagus, seorang pengamen yang pada saat kejadian juga menderita luka sayatan di lengan

Olah TKP pembunuhan Muhammad Faidzin.

Panwaslu Panggil ASN yang Terlibat Kampanye Bumbung Kosong Pasuruan, Memorandum Dua belas Kepala Sekolah Negeri yang diduga terlibat kampanye bumbung kosong akan dipanggil Panwaslu Kabupaten Pasuruan. Belasan ASN itu rencananya dimintai klarifikasi, Sabtu (10/3). Dihadapan sejumlah wartawan di kantornya, Jumat (9/3) Komisioner Panwaslu Bidang Penegakan Hukum M Nasruf menegaskan pihaknya akan memanggil ASN yang melibatkan diri mengajak memilih kotak kosong. Menurutnya, Panwaslu tidak akan segan melakukan proses pemeriksaan atas temuan dugaan keterlibatan ASN dalam politik praktis. “Nanti Sabtu kita panggil (untuk klarifikasi),” tegas Nasruf. Dari hasil klarifikasi dapat diketahui sejauh mana keterlibatan mereka terkait mengajak memilih kotak kosong. Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Pasuruan Achmari menambahkan, pihaknya belum dapat menentukan sanksi karena masih bergantung dari keterangan ke-12 ASN saat klarifikasi. Hasilnya nanti akan digunakan sebagai bahan laporan, selain kepada Bawaslu juga disusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Nah, KASN bisa melakukan teguran sampai pemecatan. Kita serahkan KASN,” jelas Achmari. Diketahui beberapa waktu terakhir, aksi ajakan menolak pasangan tunggal Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Adjib) sangat marak. Salah satu bentuk kampanye bertuliskan ‘save bumbung kosong’ tersebut mengemuka di linimasa media sosial. Dari data yang dihimpun, gerakan mendukung bumbung kosong ‘save bumbung kososng’, ternyata sudah berkembang ke aksinyata seperti bagi-bagi kaos. Sampai kemudian melakukan kampanye yang melibatkan ASN. Gerakan tersebut setingkat lebih tinggi dibanding waktu sebelumnya yang hanya seliweran di linimasa media sosial. (ois/fur)

DPRD Reses Pertama Tahun Anggaran 2018 Pasuruan, Memorandum Jajaran DPRD Kabupaten Pasuruan akan turun ke daerah pemilihannya (Dapil) untuk melakukan jaring aspirasi masyarakat, mulai 9 Maret 2018. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan, reses pertama anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan akan berlangsung selama seminggu. Terhitung 9 sampai 15 Februari 2018. “Ini adalah reses kedua masa persidangan 2017-2018. Untuk tahun anggaran 2018, ini adalah masa reses pertama,” jelas Ketua DPRD yang akrab disapa Mas Dion itu. Dion memaparkan, anggaran dana reses yang didapat untuk para wakil dan anggotanya nominalnya sama saja seperti tahun kemarin. Sudiono Fauzan Dalam pembagian dana reses antara pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, semua mendapatkan porsi yang sama. Total 50 orang wakil rakyat tersebut mendapatkan dana Rp 23 juta. “Dana reses yang digunakan sama seperti tahun kemarin, tidak ada perubahan. Semua mendapat porsi yang sama, baik itu pimpinan ataupun anggota,” paparnya. Selain itu, Dion juga mengungkapkan bakal ada dana tunjangan untuk para wakil rakyat yang menyelengarakan agenda wajib jeda persidangan tersebut. Dana tunjangan yang diterima yakni sebesar Rp 13 juta. Porsinya pun sama tidak ada perbedaan antara anggota dan pimpinan. “Reses ini wajib untuk semuanya. Tunjangannya pun juga ada,” pungkas Mas Dion. (ois/fur)

kirinya. Namun demikian, Alfian belum membeberkan peran masing-masing pelaku dalam peristiwa maut itu. Sebab, hal itu berkaitan dengan proses penyidikan yang masih berlangsung. Selain empat tersangka, Alfian menyebut pihaknya masih memeriksa 8 orang sebagai saksi. Delapan orang itu, ada kemungkinan juga terlibat penganiayaan yang berujung pada tewasnya korban. “Tapi belum mengarah ke tersangka. Lihat saja hasil penyidikan nanti,” ujarnya. Sebelumnya, pembunuhan terhadap Muhammad Faizin, pada Minggu (4/3), cukup mengejutkan banyak pihak. Lokasi pembunuhan pengamen asal Dusun Ombenan, berjarak sekitar 50 meter dari Pos Lantas Ketapang. Korban tewas mengenaskan dengan 19 luka tusukan di sekujur tubuhnya. (py/fur)

DPRD Meradang, Kinerja KPU Disorot Probolinggo, Memorandum Lambannya kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo dalam melaksanakan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo, 27 Juni mendatang mulai mendapat kritikan dari DPRD Kota Probolinggo. KPU dinilai lamban dan kurang matang dalam merencanakan agenda-agendanya. Terlebih masalah alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) yang dipersiapkan KPU Kota Probolinggo, tak kunjung direalisasi sehingga sangat merugikan ihak pasangan calon. Selain itu, Dewan juga menyoroti soal kinerja aparat sipil negara (ASN) yang bertugas di sekretariat  KPU Kota Probolinggo. Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Abdul Aziz mengatakan, masalah APK dan BK serta kiinerja ASN lamban dalak mendukung terlaksananya kegiatan dan program KPU terkesan lamban. «Kenapa ASN di sekretariat KPU Kota Probolinggo kinerjanya sangat lamban. Komisi I melakukan kontrol semata-mata agar yang dilakukan ASN di sekretariat KPU tidak terkesan lamban. Keberpihakan regulasi sudah ada, tapi ASN sebagai supporting dan pelaksanaan. baik komitmen untuk melaksanakan tahapan penyelenggaraan pilkada dengan baik,” tegas Abdul Aziz, disela-sela melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kantor KPU Kota Probolinggo, di

Komisi I didampingi Ketua DPRD Kota Probolinggo mendatangi Sekretariat KPU.

dampingi Ketua DPRD, Agus Rudiyanto Ghaffur, Jum’at (9/3). Abdul Aziz mendesak KPU benarbenar bisa melaksanakan tugasnya agar Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Walikota Probolinggo berlangsung sukses. «Kita tidak ingin Pilkada ini berujung pada permasalahan hukum, apalagi sampai menimbulkan konflik,» tegasnya. Selain masalah APK, BK dan Kinerja ASN sekretariat KPU, ia  juga menyoroti beberapa agenda KPU, khususnya yang akan berlangsung terlihat kurang matang dalam merencanakan.

Indehoi dengan Pacar, Dikira Maling Sapi Pasuruan, Memoramdum Unit PPA Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan seorang pria, Sampurno (18), yang kepergok baru keluar lewat pintu belakang rumah pacarnya, IZ (17), di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang. Menurut Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan Aiptu Juprianto, begitu keluar dari rumah IZ dengan cara mengendap-endap, Sampurno langsung diringkus warga setempat. “Warga mengira yang bersangkutan maling sapi yang hendak menyatroni rumah IZ,” kata Juprianto kepada Memorandum. Ceritanya, Selasa (6/3) sekitar pukul 18.00, beberapa warga yang berjaga di pos ronda tak jauh dari rumah IZ, melihat tersangka Bunga, mendapati tersangka yang mengendarai sepeda, tiba-tiba mengangakat sepedanya dan melompati sungai kecil. Lalu mengambil jalan memutar menuju kebelakang rumah IZ. “Warga yang mengira tersangka adalah maling sapi langsung beramai- ramai menyanggongnya,” tutur Juprianto. Rupanya, tersangka sudah janjian dengan IZ untuk berhubungan intim di luar nikah. Saat itu ibu IZ sedang istirahat, sementara ayahnya masih bekerja. Usai indehoi dengan sang pacar, tersangka mengintip kondisi sekitar rumah. Ternyata sudah banyak orang

Tersangka Sampurno diamankan petugas Polsek Rembang.

yang menunggu ia keluar dari rumah IZ. “Tahu tersangka sempat mengintip dari dalam rumah IZ, warga mulai emosi. Mereka berteriak-teriak agar tersangka keluar dari rumah pacarnya. Sekitar pukul 22.00, tersangka akhirnya keluar dari rumah IZ. Ia mengaku sebagai pacar IZ,” katanya. Tahu tersangka telah menyelinap ke dalam rumah dan berhubungan intim dengan putrinya, ibu IZ tak terima. Setelah diarak ke balai desa, IZ dilaporkan ke Polsek Rembang. Tersangka dijerat pasal 81 (2) UU RI No. 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (ois/fur)

«Ini menjadi tanggungjawab KPU karena danah hibah dan dana cadangan sudah disetujui Pansus DPRD Kota Probolinggo,» tutur Abdul Aziz. Terpisah, Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri mengatakan kenapa kinerja ASN di Sekretariat KPU kinerjanya lamban. Sebab, ASN yang ada statusnya dipekerjakan selama dua tahun. «Ada kendala. Di satu sisi kekurangan sumber daya manusia (SDM) tidak serta merta untuk menambah karena pemerintah daerah harus dapat persetujuan dari kesekjenan KPU RI. Ada ASN organik ditetapkan oleh kesekjenan yang di back-

up Pemkot Probolinggo,» jelas Hudri. Apalagi, lanjut Hudri kinerja sekreatriat KPU karena tidak adanya Kasubag Program dan Data yang dijabat Bambang Karen sudah purna tugas setelah menjabat sebagai Plt Sekretaris KPU Kota Probolinggo, dan Kasubag Hukum yang bertugas hanya 1 tahun kemudian ditarik oleh Pemkot dengan tugas baru di sekretariat DPRD Kota Probolinggo. «Kendala kita belum terpenuhinya jabatan Kasubag Program dan Data serta Kasubag Hukum. Kenyataannya, dua Kasubag tersebut merangkap tugas dan fungsinya,» pungkasnya. (mhd/fur)

Warga Protes Proyek Tol Gempas Pasuruan, Memorandum Warga Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, memprotes pengerjaan proyek Tol Gempol-Pasuruan (Gempas). Mereka memasang beberapa benner di sisi barat Jalan Raya Kiai Mansur. Sejumlah banner yang dipasang dekat proyek Tol Gempas itu berisikan protes warga terhadap pengerjaan tol terse- Banner kecaman warga Tembokrejo terkait ganti rugi but. Di antaranya bertuliskan Tol Gempas. “Susahnya pedagang kecil mebahwa sejatinya ada tipe dan luas balintas di jembatan layang”. Juga yang berisikan nada kencaman seperti ngunan rumah yang sama dimiliki oleh orang berbeda, namun nilai appraisalnya “Appraisal curang, warga dirugikan”. Fadilah (30), warga setempat meng- yang diberikan ternyata jauh berbeda. “Luas bangunan dan tipenya sama, ungkapkan, banner itu sudah sepekan lalu dipasang oleh sejumlah warga yang kenapa kok berbeda. Si A mendapatkan terdampak Tol Gempas. Alasanya sebagai 100 juta, namun si B cum mendapatkan bentuk protes warga terhadap proyek Tol Rp 80 juta. Jangan-jangan ini ada kecurangan,” keluhnya. Gempas yang sedang dikerjakan. Sementara itu pejabat pembuat “Ada dua hal yang dikeluhkan warga terdampak Tol Gempas. Pertama, warga komitmen (PPK) Tol Gempas, Yulianto mempersoalkan Overpass Tol. Sebab Puguh Setyawan, saat dikonfirmasi meposisi jalan tol ada di bawah, sementara ngatakan bahwa pengukuran pihaknya masyarakat yang hendak ke Kota Pasuru- hanya bertugas sebagai juru bayar saja. an harus lewat jembatan yang berada di Sedangkan untuk nilai appraisal meatas tol. Sedangkan keluhan yang kedua rupakan kewenangan dari kantor jasa mempertanyakan nilai ganti rugi yang penilaian publik (KJP). “Untuk masalah Overpass itu kediduga ada kecurangan dalam sistem wenangan dari Transmarga Jatim Paperhitungan,” ungkapnya. Tak hanya itu, Sari juga menjelaskan suruan,” tegasnya. (ryt/fur)


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 7

LUMAJANG KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. EMAIL: trimemorandum@gmail.com Tlp. 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Warga Krajan Pengedar Pil Kuning Digerebek Peringati HPSN, Pemkab Bersih-bersih Kali Asem Lumajang, Memorandum Aksi 3R, yakni reduce, reuse dan recycle sebagai upaya menyadarkan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Masyarakat harus membiasakan diri tidak membuang sampah rumah tangga sembarangan di sungai. Pesan tersebut ditekankan Plt Bupati Lumajang dr Buntaran Suprianto MKes saat memberikan arahannya pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 di Alun-alun Lumajang, Jumat (9/3). Pemerintah Kabupaten Lumajang menyadari pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Karena sampah rumah tangga terutama sampah plastik akan menimbulkan pencemaran yang sangat berbahaya bagi kelangsungan mahluk hidup. Dan sungai merupakan salah satu indikator kesehatan lingkungan. Kalau sungai kotor, penuh sampah dan polusi lainnya, lingkungan pun tak sehat. Dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 yang bertema “Sayangi Bumi, Bersihkan Dari Sampah”, Pemkab Lumajang mengajak masyarakat mulai jajaran ASN, siswasiswi dan masyarakat umum bersih-bersih Kali Asem. Jajaran TNI dan POLRI pun ambil bagian pada kegiatan tersebut. Hal ini merupakan bagian dari agenda Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan “Tiga Bulan Bersih Sampah” yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. “Hari ini kita coba bersihkan betul sampah di kali asem. Kita tidak berharap banyak dari kegiatan ini, paling tidak jika ini dilakukan secara rutin tiap hari, paling tidak sampah bisa teratasi, jadilah agent of change, perubahan untuk kebaikan kita sendiri,” tutur Plt Bupati. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Drs Yos Sudarso MM menyampaikan bahwa tidak semua sampah bisa tertangani oleh DLH. Melalui jargon DLH Kabupaten Lumajang yakni “Lumajang Iso Resik, Lumajang Sae”, dirinya meminta masyarakat lebih sadar dan bijak dalam mengelola sampah. Drs Yos Sudarso, MM mengungkapkan bahwa melalui aksi 3R (reduce, reuse dan recycle) sampah yang tadinya menimbulkan masalah bisa menjadi berkah. “ Karena sampah-sampah itu bukan menjadi masalah, namun bisa menjadi berkah, seperti contohnya kita bisa mendaur ulangnya menjadi kerajinan,” ujarnya. (kom/tri/sr)

Tesangka adalah Dedy Kurniawan alias Atam (31), pria Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. Dia ditangkap di rumahnya pada kamis (8/3) malam, sekira pukul 20.45 oleh anggota Sat Reskoba Polres Lumajang atas laporan salah satu warga yang resah dengan ulah tersangka. Informasinya, tesangka hampir setiap hari melayani pembeli barang haram tersebut di rumahnya. Dari informasi

tersebut, petugas lalu begerak cepat menuju rumah tersangka di Dusun Krajan, RT 003/RW 001, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, guna melakukan penggerebekan. Alhasil, saat itu petugas mendapati buruannya ketika berada di dalam rumahnya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang-bukti (BB) antara lain, 1 tas plastik kresek warna hitam yang berisikan 50 plastik klip kecil @ 15 butir 1

FOTO: MEMORANDUM/MUNJARI TRIONO

Lumajang, Memorandum Lagi, tim Reskoba Polres Lumajang berhasil membekuk tersangka pengedar sekaligus pengguna obat keras berbaya (okerbaya) jenis pil kuning logo “DMP”. Dari tangan tesangka, petugas berhasil mengamankan ribuan pil serta uang tunai hasil penjualan Rp 210 ribu.

Jajaran Muspida Tulungagung turut membesihkan Kali Asem.

Tersangka dan barang-bukti diamankan.

buah tas plastik / kresek warna hitam berisi 50 (lima puluh) plastik klip kecil @15 butir pil warna cokelat muda. Tidak hanya itu, petugas juga berhasil mengamankan, 1 plastik klip kecil isi 5 butir pil warna cokelat muda logo “DMP”I buah tas plastik / kresek

besar warna hitam isi 5 I plastik besar isi @1000 butir pil warna kuning logo “DMP”;I buah tas plastik / kresek besar warna hitam berisi 1000 butir pil logo “DMP” warna cokelat muda serta 1 unit HP Samsung. “Total barang haram yang dapat kami amankan sebanyak 6.755 pil

kuning logo DMP,” tegas Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito, SH. Menurutnya, atas aksi nekatnya, tersangka bisa dijerat dengan pasal 197 Sub. 196 UURI No. 36 tahun 2009, tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (tri/sr)

Sampah Rumah Tangga Capai 550 Ribu Ton Lumajang, Memorandum Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga di Kota Lumajang mencapai 550 ribu ton per tahun. Namun, yang mampu ditangani melalui sistem 3R (Reduce, Recicle, dan Reuse) baru mencapai sekitar 33 ribu ton per tahun. Demikian laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Drs Yosi Sudarso MM saat Apel Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 Kabupaten Lumajang di Jalan Alun-alun Utara, Jumat Pagi (9/3). Diungkapkannya, sampah

rumah tangga yang tertangani masih jauh dari kondisi ideal. Untuk itu, pihaknya berusaha mengatasinya, dengan memperbanyak jumlah armada truck pengangkut sampah. Jumlah armada truck sampah yang dimiliki DLH belum mampu mengangkut tumpukan sampah rumah tangga di kota. Di Kabupaten Lumajang, peringatan HPSN dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, di antaranya Bersih-bersih Kali Asem yang diikuti ASN, jajaran Kodim 0821, Polres, Pelajar, dan unsur

lainnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Drs Yos Sudarso MM menambahkan, kegiatan ini mengacu pada program pemerintah pusat “Tiga Bulan Indonesia Bersih Bebas dari Sampah”. Selain bersih kali, pada Minggu (11/3) juga dilaksanakan aksi pungut sampah untuk memilah sampah, mengurangi sampah, menggunakan kembali dan memanfaatkan ulang dari sampah yang ada. “Ternyata sampah bukan hanya menjadi masalah, namun menjadi berkah dengan

daur ulang,” ungkapnya. Plt Bupati Lumajang Dr Buntaran Suprianto MKes dalam arahannya pada ceremonial menyampaikan, bersih-bersih Kali Asem merupakan salah satu upaya mengajak dan memberikan motivasi masyarakat agar makin sadar atas pentingnya kebersihan sungai, “Coba kita sadarkan masyarakat untuk tidak membuat sampah sembarangan, itu yang penting sekali”, ungkapnya. Menurutnya, sampah rumah tangga hingga saat ini masih menjadi permasalahan kebersi-

han sungai. Ia berharap setelah kegiatan ini, masyarakat tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke sungai. “Tidak ada sampah rumah tangga di aliran sungai, sehingga harus memberikan akses agar masyarakat tidak gampang buang sampah di sungai,” katanya. Plt Bupati juga menekankan, di hari Peduli Sampah Nasional 2018, harus ada inovasi dalam pengelolaan sampah dengan menggunakan prinsip 3R, yaitu, Ruduce, Reuse, dan Recycle (hum/tri/sr)

TULUNGAGUNG KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. WARTAWAN: Solikin. Firman Imansyah. IKLAN/ADV: Budi Mulyanto. SIRKULASI dan PEMASARAN: Khoirul Anwar. FHP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com.

FOTO: MEMORANDUM/BM

Dua ABG Nyolong Kotak Amal dan Motor H Mukono Bibit

Mukono: Keluarga Korban Cari Keadilan

tikan, sepeda motor merupakan hasil kejahatan di wilayah Pagerwojo. Selanjutnya, polisi langsung mendatangi rumah Irfan dan menangkapnya. Dua sepeda motor hasil kejahatan dan satu motor untuk beraksi disita polisi. “Setelah dicek, ternyata plat nomer yang dimaksud dilaporkan hilang sekiar tiga minggu lalu,” lanjut Mustijat. Dari pengakuan Irfan, dirinya melakukan kejahatan bersama Khoirun Nuzam, tetangganya. Polisi segera bertindak cepat, dan berhasil menangkapnya. “Akhirnya kedua tersangka kita amankan bersamaan,” tegas Mustijat. Di hadapan penyidik, dua anak baru gede (ABG) ini mengaku selain mencuri sepeda motor, juga pernah mencuri kotak amal masjid di Desa Kedungsuko, Kecamatan Boyolangu. Montir dan penjual bakso

Khoirul dan Irfan di Mapolres Tulungagung.

ini nekat mencuri kotak amal karena, usai memancing motornya kehabisan bensin. “Uang hasil pencurian kota amal

sebesar Rp 13 ribu dan digunakan untuk membeli bensin. Akibat perbuatannya, tersangka kita jerat pasal 363 Ayat

(1) ke 4e KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Mustijat. (fir/mad/sr)

Hasil Coklit, Ribuan Warga Belum Miliki KTP-E

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN

Tulungagung, Memorandum Ahmad Qhosim (46), warga Desa Siyotobagus, Kecamatan Besuki, Tulungagung masih terus mencari keadilan. Sebabnya tahun lalu, tepatnya Minggu, (10/4) sekitar pukul 09.00, pasien bernama Hidayatul Munawaroh (41) beserta bayinya yang tak lain istri dan anak Qhosim, meninggal dunia pasca operasi di Rumah Sakit Prima Medika. Namun sampai sekarang, perkaranya berhenti di tempat. Melalui kuasa hukumnya, H Mukono Bibit Harto SH MHum, pihak Ahmad Qhosim segera menempuh jalur hukum. “Kami menyayangkan sebab kasus ini belum juga tuntas,” ujarnya, Jumat (9/3). H Mukono melanjutkan, selama ini pihaknya memang masih diam. Sebab sebelumnya ada janji pihak rumah sakit menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. H Mukono mengaku heran, jika ada kabar, perkara ini diambil alih polda, dan sekarang masih proses hukum lebih lanjut. “Saya selaku kuasa hukum korban belum pernah sekali pun permasalahan ini kami laporkan. Baik itu ke polres maupun ke polda. Tetapi kok ada bahasa bahwasanya perkaranya sudah dilaporkan ke polda, dan sampai sekarang masih dalam proses,” kata Mukono. H Mukono menjelaskan, kali ini adalah kedua kalinya korban memberi kuasa kepadanya. Pasalnya, surat kuasa pertama pernah dicabut oleh Ahmad Qhosim. Karena kasus tidak kelar, Qhosim memberikan kuasa lagi ke pihaknya. “Ceritanya begini, waktu itu pihak rumah sakit memerintahkan seseorang mendatangi keluarga korban. Dengan berbagai cara, mereka berusaha meredam situasi. Bahkan menyuruh keluarga korban mencabut kuasanya dari pengacara, dan memberikan iming-iming uang. Sempat keluarga korban terpengaruh, dan mencabut surat kuasanya,” katanya. “Akan tetapi, karena keluarga korban merasa akan rugi, akhirnya Ahmad Qhosim kembali menguasakan perkaranya ke saya lagi. Supaya saya segera membantu menyelesaikan perkara ini,” tambah H Mukono. Sebelumnya, RS Prima Media, melalui Kepala Keperawatan Agus Rido, membenarkan kejadian itu. “Perkara meninggalnya pasien tersebut sudah ditangani Polda Jawa Timur. Kalau masalah sejauh mana tindak lanjutnya perkara tersebut, sampai sekarang kita semua masih menunggu karena masih dalam proses,” terangnya ketika dikonfirmasi. (bm/mad/sr)

Per tama kali, polisi menangkap Irfan, ketika berupaya menjual sepeda motor bernopol AG 3383 RD yang dicuri dari korban Elok Rahayu (29), warga Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo. Setelah dikembangkan, polisi menangkap tersangka Khoirul. Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat mengatakan, terungkapnya ulah tersangka ketika ada warga curiga. Sebab ditawari motor seharga Rp 600 ribu. Namun, tersangka tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan. “Awalnya laporan dari masyarakat yang curiga dengan sepeda motor tanpa surat yang dijual murah. Kemudian lapor ke kami,” ujarnya, Kamis (8/3) petang. AKP Mustijat menjelaskan, usai menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pendalaman. Kemudian dipas-

FOTO: MEMORANDUM/FIRMAN

Tulungagung, Memorandum Petualangan Khoirul Nuzam (18) dan Irfan Yogik Romansah (18), keduanya warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, berakhir. Sebab, keduanya ditangkap polisi usai melakukan beberapa kali pencurian.

Suprihno

Tulungagung, Memorandum Menyambut pemilihan bupati (pilbup) dan pemilihan gubernur (pilgub) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung sudah menyelesaikan rekap pencocokan dan penelitian (coklit) data penduduk, di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Sayangnya, hasil coklit justru mengungkap, puluhan ribu penduduk Tulungagung

terancam kehilangan hak mencoblos, atau menyalurkan suara memilih bupati Tulungagung maupun gubernur Jawa Timur. “Dari 950 pemilih di Tulungagung, ditemukan sekitar 20 ribu lebih belum memiliki KTP elektronik (KTPE),” ujar Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, Jum’at (9/3). Oleh karenanya, pihak KPU, menurut Suprihno akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan

dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Tulungagung. Sebab, jika puluhan ribu warga ini tidak segera mendapatkan KTP elektronik, atau terdata di data base Dispenduk Capil, maka bisa kehilangan hak pilihnya. “KPU akan segera berkordinasi dengan Dispenduk Capil, untuk memastikan para pemilih terdata di data base, dan telah melakukan perekaman KTP elektronik,” tambah Suprihno.

Sementara data KPU Tulungagung, dari 19 kecamatan di Kota Marmer, semuanya berkontribusi, ada warganya belum ber KTP elektronik. Tetapi, penyumbang terbanyak adalah Kecamatan Kedungwaru, dan terendah di Kecamatan Ngantru. “Tertinggi Kecamatan Kedungwaru, yaitu 1.752 orang. Dan yang terendah itu di Kecamatan Ngantru, yakni 339 orang,” pungkas Suprihno. (fir/mad/sr)


HALAMAN 8

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

DEWI RENGGANIS MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Evelyne Christanty, Marjuni, Abd Hakim, Teguh Kurniawan, Sugianto. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Lagi, Jalur Selatan Piket Nol Longsor Lumajang, Memorandum Jalur selatan piket nol penghubung antara Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang, saat ini kembali alami longsor, Jumat (9/3). Material longsor yakni bebatuan berserakan diseparuh ruas jalan. Akibatnya, jalur perlintasan masuk Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Lumajang ini dibentangkan garis pengaman oleh petugas BPBD setempat guna menjaga keselamatan pengendara. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya membersihkan meterial longsor yang berserakan dibadan jalan. "Tepatnya lokasi longsor yang terjadi saat ini diatasnya jembatan perak, itu kalau kita simak dari arah Lumajang maju sedikit," ucapnya saat dihubungi melalui hand phone pribadinya dihari yang sama. "Saat ini upaya BPBD Lumajang pembersihan sisa sisa longsoran dan pemasangan rambu - rambu bahaya," imbuhnya. Selebihnya, ia menghimbau, kepada warga masyarakat yang utamanya melintas di jalur perlintasan piket nol, agar sedianya terus meningkatkan kewaspadaan dan menaati rambu - rambu yang telah tersedia. "Segera hubungi petugas , jika ada suatu pertanda terlebih bencana, kami sudag siagakan tim untuk menangani (merespon dengan cepat) sesuai dengan bidangnya," pungkas wawan. (*/sr)

Beredarnya penghinaan pada lambang negara (bendera merah putih) di akun media sosial facebook milik Habib Newport, warga desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, yang menggambarkan karikatur seorang pria buang air kecil pada bendera Republik Indonesia, yang bertuliskan (status) Indonesia kok gae tukaran ae….di uyuhi ae (bahasa Jawa). Postingan tersebut mendapat respon negatif warga

nitizen di kolom komentar dengan beberapa macam komentar tidak terima, yang berindikasi situasi semakin panas. Sehingga bersifat ada unsur ujaran kebencian terhadap tersangka. Un t u k m e n g h i n d a r i terjadinya perlakukan persekusi terhadap tersangka, satuan kr iminal Polres Jember menangkap pelaku di rumahnya untuk diperiksa apa motif postingan di mediasosial facebook.

Tersangka Nur Habib dengan Kapolres AKBP Kusworo Wibowo.

Kapolres Jember AKBP Kusworo wibowo SH SIK MH pada wartawan menerangkan, memang Polres Jember mengamankan seorang remaja berinisial NH dimana NH ini memposting karikatur di mana seseorang yang membuang air kecil pada kain yang berwarna

merah dan putih. "Dari status situ banyak respon dari warga net, nitizen di facebooknya. Sehingga kami melihat ini memiliki indikasi ujaran kebencian atau penghinaan pada lambang Negara. Kemudian tentunya sebagai, langkah cepat

Polres Jember melakukan pengamanan pada yang bersangkutan," ujar Kusworo. Lanjut Kapolres Jember, untuk meng-hindari persekusi, karena melihat respon pada komentar komentar nitezen ini kelihatan tidak terima dan banyak suasana yang cukup membuat panas. Dengan perbuatannya, tersangka di jerat undang– undang informasi dan transaksi elektronik (ITE) no 11 tahun dua ribu delapan tentang ujaran kebencian dan penghinaan pada lambang negara. Kapolres berharap agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial untuk tidak memposting gambar–gambar atau kata–kata yang bersifat permusuhan atau ujaran kebencian. (edy/sr)

Buruh Tebang Kayu Tewas Tertimpa Pohon Jember, Memorandum Nasib nahas menimpa Masduki (37), warga asal Dusun Paring, Desa Kalipuro, Banyuwang. Buruh tebang kayu PT Guna Tanggul di Daerah Perkebunan (PDP) Sumberwadung Silo Jember, Kamis (8/3) petang harus meregang nyawa di kebun akibat tertimpa pohon yang ditebang di area kebun. “Korban sebagai buruh PT Guna Tanggul yang pemenang tender penebangan kayu PDP Sumberwadung yang ada di Silo, tertimpa pohon yang ditebang. Mungkin kurang hati-hati, apalagi pohon yang ditebang ukurannya besar,” ujar Nasution,

warga Pace Silo yang berada di lokasi, Jumat (9/3). Korban selama ini tinggal di rumah istrinya yang ada di Dusun Manggisan Tengah, Desa Manggisan, Tanggul. Akibat dari kejadian ini, korban meninggal dunia dengan luka lecet di dada akibat tertimpa pohon, pinggang serta telinga mengeluarkan darah. “Korban meninggal di lokasi kejadian akibat kelalaian kerja. Saat ini, kami masih memeriksa saksi-saksi, apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan, semua masih dalam penyidikan,” ujar Kasi Humas Polsek Silo Aiptu Yudi Triyanto.(edy/sr)

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Bebatuan longsor menghadang jalan.

Jember, Memorandum Satuan Kriminal Polres Jember, Jumat (9/3) siang menangkap pelaku penghinaan lambang negara di media sosial akun facebook. Penghinaan berupa karikatur yang menggambarkan orang buang air kecil di bendera merah putih. Tersangka Nur Habib (21) kini dijerat undang– undang ITE No 11 tahun 2008 tentang ujaran kebencian dan penghinaan pada lambang negara.

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/IST

Pemilik Akun Facebook Habib Newport Ditangkap

Korban dievakuasi.

SEPUTAR JATIM

Dua Dusun di Wonorejo Diterjang Banjir Bandang Meluapnya sungai Bajul Mati itu karena sungai tidak mampu menampung debet air sungai saat hujan deras. Akibat banjir itu ratusan warga dua dusun terpaksa mengungsi ke SDN 3 Wonorejo, karena debet air yang masuk kepemukiman warga terus naik hingga mencapai ketinggian satu meter. Banjir tidak hanya me nggenangi ratusan rumah, melainkan jembatan sepanjang 45 meter dengan lebar 3.15 meter putus diterjang banjir bandang. Selain itu, banjir bandang juga menggenangi pu-

luhan areal tanaman pertanian milik warga. Kepala Bidang Pencegahan dan Keiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo Gatot Trikorawan mengatakan, banjir yang mengganangi rumah warga itu dikarena hujan deras, sehingga sungai yang ada di desa itu tidak dapat menampung debet air sungai yang terus membesar. Menurut Gatot, ratusan warga yang mengungsi, sejak tadi pagi sudah pulang ke rumahnya masing masing. “Untuk ditempat pengungsian

FOTO: MEMORANDUM/IST

Situbondo, Memorandum Dua Dusun di Desa Wo-norejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, diterjang banjir bandang, Kamis (8/2) malam. Banjir yang menggenangi ratusan rumah warga di Dusun Jelun dan Dusun Pandean tersebut, disebabkan luapan sungai Bajul Mati.

Banjir bandang menerjang rumah penduduk.

sudab tidak ada pengungsi, mereka semua sudah pulang ke rumahnya,” ujar Gatot Trikorawan seperti dikutip dari tribunjatim.com. Meski demikian, lanjut Gatot, BPBD mendirikan dapur umum untuk membantu para korban bencana banjir. “Semua peralatan dapur, sudah dikirim

sejak tadi malam,” pungkasnya. Pagi hari kemudian, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengunjungi lokasi bencana banjir bandang di Dusun Krajan, Desa Sumberwaru dan Dusun Sekarputih, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Situbondo itu, langsung

mendatangi warga yang rumah hanyut diterjang air bah tersebut. Ta k m e n i n j a u l o k a s i b e n c a n a , n a m u n Bu p a t i bersama beberapa Kepala SKPD berkomunikasi dengan para korban bencana banjir bandang. Kepada sejumlah wartawan, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, pada hari pihaknya memastikan mana yang akan dipilih sebagai penanganan darurat. “Itu karena menyangkut kebutuhan yang sangat mendesak supaya masyarakat yang mengalami langsung bencana ini bisa memperoleh standarisasi kehidupan yang layak dengan cepat,” ujar Bupati. Selain itu, kata Bupati Dadang menjelaskan fasilitas umum yang diselesaikan melalui tanggap darurat masih akan dipilih. “Hari Senin kita mulai action masalah dananya, dalam rangka tanggap daruratnya. Untuk yang tidak bisa ditangani darurat, maka akan direncanakan bersama Kades, Camat dan pemangku kepentingan yang ada di wilayah ini, termasuk kita mengajak dinas agat cepat menanganinya darurat maupun pasca bencana,” katanya.(*/sr)

Polres Banyuwangi Tegur Pengemudi Melanggar Banyuwangi, Memorandum Dalam rangka menjalankan tugas operasi Keselamatan Semeru 2018, kegiatan patroli yang ditingkatkan serta selalu memberikan sosialisasi dan melakukan teguran kepada para pengemudi yang cenderung melakukan pelanggaran dalam me-ngemudikan kendaraan di jalan raya. Unit Laka Lantas Polres Banyuwangi tak bosanbosannya menghentikan pengendar maupun mobil sekaligus memberikan teguran kepada sopir yang melanggar. Seperti yang dijanjikan, mereka masih memberikan peringatan agar tidak lagi melakukan pelanggaran. “Kami memang memberikan pengetahuan kepada pengemudi yang membawa mobil bak terbuka hanya untuk angkutan barang. Sehingga kami ma-

sih memberi teguran dan bila masih dipergunakan mengangkut orang, maka akan ditindak dengan tilang. Karena perihal tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan,” ujar Iptu Lipur, Kanit Laka Lantas Polres Banyuwangi. Di sisi lain, dia juga sempat melakukan tegoran kepada sopir pengangkut kayu sengon yang sedang mengisi bak truk dengan kayu songan. Dia mengingatkan agar sopir mau mematuhi peraturan lalulintas agar tidak memuat melebihi berat maupu tinggi bak truk. Demikian juga tidak melebihi bak truk bagian belakang. Bila itu dilanggar tentu akan membahayakan orang Lain dan atau sopir itu truk itu sendiri.karna akan mengakibatkan terjadinya kecelakaan dijalan. Diimbau kepada semua sopir truk pengangkut kayu sengon di lokasi penebangan kayu sengon mematuhinya. Dia berharapn para pengemudi kendaraan bermotor tetap memperhatikan dan mempedulikan keselamatan. Polres Banyuwangi berharap imbauan kepada para pengemudi agar Operasi Keselamatan Semeru 2018 bisa sukses dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara luas. (*/sr)


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 9

Langganan dan Iklan: Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep

MADURA RAYA

: 082.257.301.810 081.938.456.052 : 087.859.754.300 : 085.235.844.944 : 083.852.745.466

(Yusron) (Syamsul) (Syaiful) (Sujak) (Syamsuri)

BIRO MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Noor Arief. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar, Achmad Syaiful Ramadhan. HP: 081332050607. Email: banditmemo@yahoo.co.id.

Perahu Terguling, 1 Santri Tewas, 4 Hilang Berangkat Pengajian Malam Jumat

Berikut korban kecelakaan Laut Perahu Kota Baru

Sumenep, Memorandum Satu santriwati meninggal dunia, empat santri santriwati dinyatakan hilang, dan 29 korban lainnya selamat, dalam kecelakaan laut di perairan antara Pulau Sapeken, Desa Sapeken dan Pulau Saredeng Kecil, Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Kamis (8/3) sekitar pukul 15:30. Saat itu rombongan santri/satriwati Pondok Pesantren Abu Hurairah, berangkat dari Pelabuhan Karang Kongo, Dusun Bangkau, Desa Sapeken, menuju Desa Tanjung Kiok, naik Perahu Kota Baru untuk acara pengajian. Perahu milik rakyat tersebut dinahkodai Sahrudin (40), pemilik perahu yang tinggal di Dusun Bukut, Desa Sapeken. Perahu Kota Baru bermuatan 34 penumpang termasuk nahkodanya. Setelah berangkat dari pelabuhan, selang 45 menit kemudian, di tengah perjalanan, cuaca sedikit mendung dan perahu mulai tidak seimbang dihantam ombak. ”Ombak menghantam

sisi kanan perahu dan oleng ke kiri menyebabkan penumpang sisi kiri terlempar ke laut,” terang Kapolres Sumenep AKBP Fadhillah Zurkanain, berdasarkan keterangan saksi, Jumat (9/3). Setelah perahu kembali normal, Ustad Hanip berupaya menyelamatkan para santri/satriwati yang terlempar ke laut dengan menaikkan ke atas kapal. Meski mendapat bantuan nelayan Saseel yang melintas wilayah tersebut, sebagian korban belum berhasil diselamatkan. Sampai di Pelabuhan Tanjung Kiok, pertolongan datang dari warga setempat bersama polsek, koramil, kamla, dan Sat Pol PP Kecamatan Sapeken. Lima jam upaya pen-

Foto korban tewas (atas kiri) dan korban lain yang belum ditemukan.

carian dilakukan tim gabungan, tidak membuahkan hasil. “Pencarian dihentikan karena malam dan cuaca tidak memungkinkan. Saat itu juga, kami koordinasi dengan Bazarnas Jawa Timur dan BPBD Sumenep yang malam itu langsung menuju ke lokasi,” paparnya. Fadillah menyebutkan, jumlah penumpang yang selamat berjumlah 29 orang, empat masih hilang dan satu meninggal dunia. Langkah Polres akan memberangkatkan

sekitar 50 personel untuk mencari korban yang masih hilang. Berdasarkan keterangan dari Puskesmas Sapeken Dr Sugeng menerangkan, sebanyak 13 orang dirawat di puskesmas setempat, dan satu orang dirujuk ke RSUD Kerta Husada Singaraja Bali. (uri/aan/rif )

Tim penyelamat mencari korban.

No

Nama

Umur

Alamat

Keterangan

01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34

Sahrudin Ust Hanif Ust Muhjiuddin Sahrul Assadurrahman Ijank Ihdan Rajali Ust Jajang Aripin Faik Alul Hadi Faris Humam Ifan Najwan Azril Kholik Ari Arif Amtillah Teh Iis Riska Hilda Rani Fitriyah Intan Nela Nur Fadila Ita Maya 1na Jihad Dewana Kiswatul Izza

44 tahun 45 tahun 40 tahun 18 tahun 18 tahun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 32 tahun 18 tahun 17 tahun 16 tahun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 2 tahun 8 bulan 18 tahun 18 tahun 16 tahun 17 tzhun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 16 tahun 16 tahun 16 tahun 17 tahun 17 tahun 17 tahun 18 tahun 17 tahun

Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Tj Kiok Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sase’el Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sase’el Desa Sapeken Desa Sapeken Desa Sapeken

Nahkoda perahu Dewan guru Dewan guru Santri Santri Santri Santri Santri Dewan guru Santri Santri Santri Santri Santri Santri Anak mujri Anak mujri Santri (belum ketemu) Santri (belem ketemu) Santri 14 Santri 15 Santriwati Santriwati Santriwati Santriwati Santriwati Santrwati Santriwati Santriwati (belum ketemu) Santriwati Santriwati (belum ketemu ) Santriwati Santri Santriwati ( meninggal )

FOTO: MEMORANDUM/ HUMAS

Salah satu pemohon SIM sedang uji praktek.

masih menjadi pekerjaan rumah kejaksaan. Kasi Intel Kejari Sampang Joko Suharyanto membenarkan setelah mendapat mendapat informasi dari masyarakat langsung mengecek dan menangkap terpidana kasus korupsi pesangon Abd Qowi di rumahnya di Desa Robatal, Kecamatan

Pamekasan, memorandum Satlantas Polres Pamekasan gelar sosialisasi safety riding dalam praktek kendaraan roda dua dan roda empat untuk pemohon surat izin mengemudi (SIM) A dan C. Hal ini dilakukan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018. Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Yudiyono SH, melalui Kanit Dikyasa Ipda Sri Sugiarto, mengatakan safety riding untuk calon pemohon SIM C dan A untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan dalam rangka sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2018. “Agar pemohon SIM mengerti cara berkendara dengan baik dan mematuhi aturan lalu lintas serta mengerti betapa pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” tutur Ipda Sri Sugiarto. Harapan akhir adalah jumlah kecelakaan baik yang membawa korban jiwa maupun tidak, bisa ditekan serendah mungkin. “Sesuai dengan petunjuk dan arahan dari tim penguji praktek, ada beberapa item yang harus dilaksanakan. Seperti etika yang benar dalam mengemudi, mengemudi maju mundur di jalan yang sempit, praktek parkir pararel, dan mengendarai pada posisi tanjakan, berhenti di tengah tanjakan dengan posisi maju tidak boleh mundur,” imbuhnya. Untuk roda dua, praktek uji berkendara ada tiga tahap yang harus dilewati seperti melewati jalan yang berbelok berbentuk angka delapan, dan jalan memutar bentuk huruf U. “Serta sebelum mengendarai kendaraan terlebih dahulu untuk mengecek agar betul- betul siap dan layak pakai,” tegasnya. (sjk/rif)

KPUD Minta Timses Ikuti Larangan Penempatan APK Sampang, Memorandum Jelang pilkada serentak yang bakal digelar 27 Juni mendatang, alat peraga kampanye (APK) mulai banyak bermunculan. Masyarakat minta pihak terkait lebih aktif mengontrol jalannya proses kampanye. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sampang menghimbau dan melarang APK pasangan Cabup – Cawabup dipasang pada beberapa lokasi tertentu. Hal ini ditegaskan oleh Komisioner KPUD Sampang, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Miftahur Rozaq. Miftahur mengatakan, ada sejumlah tempat yang dilarang untuk dijadikan titik publikasi APK Paslon. “Pertama di rumah ibadah beserta halamannya, instansi pemerintah, rumah sakit, dan yang terakhir lembaga pendidikan,” jelasnya kemarin. Menurutnya, larangan publikasi APK paslon berdasarkan aturan yang telah ditentukan PKPU serta peraturan daerah tentang mekanisme publikasi atau tata cara peletakan reklame. Dimana peletakan dan lokasi APK yang boleh dipakai ini dapat dijadikan acuan untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. “Yaitu aturan PKPU Nomor 4 tahun 2017, dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 61 tahun 2017 tentang tata cara peletakan reklame,” jelasnya. Selain itu, pihaknya menambahkan KPUD sudah menyampaikan persamaan persepsi tentang fasilitas dan aturan publikasi APK kepada masing-masing tim pemenangan Paslon bupati – wakil bupati pada kontestasi Pilkada serentak 2018. “Oleh karenanya, kepada semua tim sukses yang bakal menempatkan APK untuk dapat mengikuti ketentuan ini,” ucapnya kembali. Sebagaimana diketahui, pesta demokrasi Pilkada Sampang bakal diramaikan tiga sosok pasangan calon (paslon) yang sudah siap. Yakni, paslon H. Slamet Junaidi – H Abdullah Hidayat (Jihad), paslon H. Hermanto Subaidi – H. Suparto (Mantap), dan pasangan H. Hisan – H. Abdullah Mansyur (Hisbullah). (sf/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SAIFUL

Pamekasan Geber Safety Riding

Terpidana kasus pesangon DPRD periode 1999-2004 dieksekusi (mengenakan baju batik).

Robatal, sesaat sepulang salat Jumat. Eksekusi paksa Korps Adhyaksa tersebut berjalan lancar tanpa mendapat perlawanan dari terpidana. Proses hukum atas terpidana ini sebenarnya sudah tuntas setelah sebelumnya dilakukan sidang in absentia oleh Pengadilan Tipikor Surabaya. Menurutnya, terpidana Abdul Qowi ini terbukti melakukan korupsi dana pesangon dan diputus satu tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 juta, pada tanggal 31 Maret 2017 lalu. Jika tidak mampu membayar digantikan dengan pidana tambahan selama dua bulan. “Selanjutnya kami pindah ke Lembaga Permasyarakatan Pamekasan untuk melaksanakan putusan,” tegasnya. Untuk diketahui, dalam kasus dana pesangon jilid II Kejari menetapkan sembilan tersangka kala itu. Tujuh diantaranya sudah menjalani hukuman beberapa waktu lalu.  Mereka adalah FM, MB, AS, SD, KS, MD dan FF. Seorang lainya adalah AS (meninggal dunia) dan Abdul Qowi yang sebelumnya menghilang. (sf/rif)

Kantor KPU Sumenep.

Penunjukan Anggota PPS Hak KPU Sumenep, Memorandum Untuk menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 tidak harus melakukan pendaftaran. Ternyata Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki peraturan baru, rekrutmen PPS bisa penunjukan langsung. Ketua KPU Sumenep A Warits mengatakan, untuk menjadi anggota PPS sekarang tidak perlu mendaftar karena KPU diberikan kewenangan mutlak untuk memasukkan nama baru, apabila ada PPS di satu desa yang tidak direkomendasikan karena kinerjanya lemah atau sudah menjabat dua periode. “Kami diberi kewenangan berkoordinasi dengan lembaga pendidikan untuk meminta nama. Kami sudah meminta dan sudah koordinasi dengan PPK agar merekomendasikan nama anggota PPS di beberapa desa,” terangnya. Warits menegaskan, peraturan pengisian nama anggota PPS perubahan memang tanpa pendaftaran. KPU diberi kewenangan untuk mengangkat dan membentuk dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan lembaga pendidikan setempat. “Calon PPS yang tidak lolos saat seleksi juga bisa dimasukkan, itu sepenuhnya kewenangan KPU tapi kami tetap akan koordinasi dengan lembaga pendidikan di desa tersebut,” tandasnya. (aan/rif)

Tahapan Pemilu 2019 Mulai Digeber Bangkalan, Memorandum Peran dan beban tugas KPU untuk menyukseskan rentetan pesta demokrasi rakyat di sepanjang tahun politik kali ini, benarbenar amat berat dan juga super padat. Tak terkecuali, beban tanggung jawab dan etos kerja yang mesti dipanggul 5 komisioner dan para awak sekretariat KPU Kabupaten Bangkalan. Mereka tak bisa berkelit dari jebakan kinerja keras itu. Pasalnya, mulai Maret 2018 ini, KPU setempat, harus ketiban tugas ganda. Di satu sisi, KPU wajib melanjutkan proses tahapan pilkada serentak 2018 dengan agenda pemilihan Bupati-Wakil Bupati Bangkalan, yang kini sudah memasuki masa kampanye. “Secara bersamaan, KPU harus mensukses semua tahapan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, yang jadual pelaksanaannya memang diagendakan berhimpitan,” kata Ketua KPU Bangkalan Moh Fauzan Jakfar SAg, Jumat (9/3) kemarin, di ruang kerjanya. Sekedar diketahui, jadwal penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 bakal digeber 27 Juni 2018 nanti. Gawe akbar itu akan dihelat bersamaan di 171 daerah, dengan rincian pemilihan gubernur-wakil gubernur diagendakan di 17 provinsi dan pemilihan bupati-wakil bupati serta wali kota-wakil wali kota, bakal dikemas di 39 kota dan 117 kabupaten. Termasuk di Kabupaten Bangkalan. Di lain pihak, jadwal Pemilu

2019 dengan agenda kegiatan pemilihan anggota legislatif (Pileg) untuk tingkat DPR-RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan kota, anggota DPD-RI dan pemilihan presiden-wakil presiden (Pilpres),akan digeber serentak pada kisaran April 2019 nanti. Jadi jadwal pelaksanaan dua agenda percaturan politik praktis itu, memang amat berdekatan alias berhimpitan. Dampaknya, proses tahapan kegiatan untuk mensuseskan dua kali pesta demokrasi rakyat itu, mau tak mau, memang harus dilakukan secara bersamaan. Inilah beban tugas dan tanggung jawab berat yang harus dipanggul KPU. Termasuk KPU Kabupaten Bangkalan. ” KPU juga harus mulai membentuk anggota PPK dan PPS lagi, sebagai tahapan awal Pemilu 2019 nanti. Itu harus kami lakukan secara bersamaan. Berat memang, tapi karena itu amanah dari pemerintah, ya harus kami kerjakan dengan ihkhlas,” tandas Fauzan Jakfar. Ternyata, dua beban tugas berat itu, bisa dilalui dengan sukses oleh KPU. Terbukti, proses pemancangan ragam jenis alat peraga kampanye (APK) untuk tiga paslon peserta Pilkada 2018 yang mulai ditebar Minggu (4/3), bisa tuntas hanya dalam tempo beberapa hari saja. Saat ini, sebaran APK ketiga paslon, yakni duet Dr Ir H Farid Al Fauzi-Drs H Sudarmawan,MM, duo KH Imam Buchori,SH-Ir H Mondir A Rofi’i

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSUL

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Sampang, Memorandum Abd Qowi, buronan kasus korupsi pesangon dewan (DPRD) Sampang jilid II Periode 1999 – 2004 ditangkap di rumahnya oleh kejaksaan negeri setempat, Jumat (9/3). Terpidana ini sempat kabur dan dimasukkan dalam DPO selama hampir satu tahun. Satu DPO lagi atas nama Abd Azis

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

Sempat Buron, Dul Qowi Dieksekusi

Moh fauzan Jakfar SAg

dan pasangan Abdul Latief-Drs H Mohni,MM, sudah terpancang merata baik di lini perkotaan, kecamatan, desa, dan kelurahan. Di ranah yang lain, dalam rentang waktu hampir bersamaan, kinerja KPU, ternyata juga sukses menuntaskan tahapan awal Pemilu 2019. Terbukti, tepatnya Kamis (8/3) kemarin, KPU berhasil membentuk dan melantik 54 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 843 personal Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas di Pemilu 2019 nanti. Di sini, bak pepatah, sekali kayuh dua atau tiga pulau terlampaui. Momentum pelantikan atas anggota PPK dan PPS yang dihelat di Gedung Serba Guna Ratoh Ebuh itu, selain dihadiri oleh Plh Bupati Bangkalan Dr H Eddy Moeljono SH SE MM MSi, para anggota Forpimda, serta para

camat, kades, dan lurah dari 18 kecamatan serta 281 desa dan kelurahan. Mata rantai acaranya-pun cukup simple. Setelah pembacaan SK pengangkatan anggota PPK dan PPS oleh Kasubag Hukum KPU, Panji Kuncoro SIP MM, berikut pembacaan pakta integritas oleh salah satu Kasubag KPU Rahmad Agus Setiawan SE, barulah momentum pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan atas 54 anggota PPK dan 843 personal PPS terpilih, dilakukan oleh Ketua KPU, Moh Fauzan Jakfar SAg. Pasca pelantikan, Fauzan dalam sambutan tanpa teks-nya, antara lain menegaskan bahwa rekrutment atas anggota PPK dan petugas PPS untuk Pemilu 2019, sebagian besar sengaja diambil dari 90 anggota PPK dan 843 petugas PPS untuk Pilkada 2018 yang dilantik Kamis 11 November 2017 lalu. Diakui, rekrutmen itu memang tidak ditempuh melalui jalur testing lagi. Tetapi tetap dilakukan melalui prosedur evaluasi yang cukup ketat. “Kebijakan itu kami tempuh semata-mata demi efisiensi waktu, dana dan mata rantai kinerja KPU yang kian padat,” tegas Fauzan. Hanya saja, formasi untuk anggota PPK pada Pemilu 2019, menurut Fauzan, tidak lagi berjumlah 90 personal seperti anggota PPK untuk Pilkada serentak 2018. Tetapi, hanya berjumlah 54 personal, atau setiap kecamatan dapat jatah 3 petugas PPK. Na-

mun untuk petugas PPS, baik untuk Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019, jumlah tetap sama, yakni 843 personal. Jadi masingmasing desa di 281 desa dan kelurahan yang ada, dapat jatah 3 petugas PPS. Terakhir, Fauzan mengingatkan agar para anggota PPK dan PPS yang kini mamanggul beban tugas ganda, meski amat berat, tetapi harus mampu mengpalikasikan peran, fungsi dan tugas mereka secara provesional, ikhlas, dan penuh semangat, sematamata demi tuntas dan suksesnya semua tahapan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Lebih dari itu, Fauzan juga mengingatkan, agar semua petugasPPK dan PPS di lapangan, mesti bersikap jujur, adil dan tidak berpihak pada salah satu kekuatan politik manapun terkait dengan pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Arahan dan nasehat senada, juga diamanahkan oleh Plh Bupati Bangkalan kepada seluruh awak PPK dan PPS. ”Saya juga amat kagum dan berterima kasih kepada Ketua dan jajaran staf KPU. Meski beban tugas dan tanggung jawab mereka amat berat, tetapi mereka dengan amat sistematis ternyata mampu menuntaskan semua tahapan Pilkada 2018 dan tahapan awal Pimilu 2019. Semoga dua agenda besar ini bisa berjalan dan berakhir sukses, karena itu berkait erat langsung dengan kelangsungan dan masadepan NKRI,” pungkas Eddy Moeljono. (ras/rif)


Gus Ipul Hadiri majelis Alquran di Gempol Calon Gubernur Jatim nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Majelis Alquran dan Dzikrudz Dzakirin Al-Ittihad di Depan Kantor Balai Desa Jerukpurut, Gempol, Pasuruan, (8/3) malam. Gus Ipul mengatakan, melalui majelis ini dapat memperekat persatuan antara para guru, alim dengan para santrinya. Sebagai contoh, para alim duduk bersila, dan santrinya juga ikut duduk bersila. Tentu ini majelis khataman AlQuran mempersatukan umat di dunia dan akhirat. “Di dunia kumpul, di akhirat juga kumpul. Inilah persatuan dan kesatuan yang harus terus kita jaga,” ujar Saifullah Yusuf. (be/day)

PILKADA

JATIM

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

FOTO: ISTIMEWA

HALAMAN 10

Gus Ipul tabur bunga di makam Aisyah Hamid Baidhowi.

Lamongan, Memorandum Kekuatan PDI Perjuangan (PDI-P) di jalur Pantai Utara (Pantura) telah berkonsolidasi untuk memenangkan Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. PDI-P yakin, pasangan calon nomor urut 2 itu akan memetik kemenangan di Pantura. “Di Pilgub Jatim 2018 ini, kaum nahdliyin dan nasionalis sama-sama bergerak di lapangan,” kata Soim, Sekretaris DPC PDIP Lamongan, Jumat (9/3). Ia menyebut Gus Ipul yang dikenal luas, karena dua periode menjadi wakil gubernur, pendamping Gubernur Pakde Karwo, membuat sosialisasi di warga masyarakat menjadi gampang.“Mbak Puti juga demikian. Beliau adalah cucu Bung Karno, sehingga diterima dengan tangan terbuka oleh kalangan nasionalis. Bersatunya para ulama, santri dan kaum nasionalis ini, yang membuat sosialisasi menjadi lancar,” kata Soim. Di Gresik, PDIP juga bergerak aktif untuk memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur. “Insya Allah menang di Gresik. Kami terus melakukan sosialisasi Gus Ipul-Mbak Puti ke masyarakat. Seluruh kekuatan partai hingga anak ranting, bergerak semua,” kata Hj Siti Muafiyah, Ketua DPC PDIP Gresik.(be/day)

Khofifah Ajak Perempuan Indonesia Berkarya Surabaya, Memorandum Memeriahkan Hari Perempuan Internasional, Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak kaum perempuan meningkatkan kompetensi diri untuk bisa meraih yang dicita-citakan. “Hari ini kita masih harus bekerja keras untuk menyempurnakan perlindungan tenaga kerja wanita, baik upahnya, kesejahteraannya, hak kesehatan reproduksinya dan lainnya,” kata Khofifah. Kaum hawa dinilai sosok yang menerima dampak besar terhadap ketimpangan dan kemiskinan suatu daerah. Termasuk di Jawa Timur, kemiskinan masih menjadi Pekerjaan Rumah. Terutama kemiskinan di perdesaan Jatim. Pengangguran terbuka di seluruh Jatim sebesar 4%. Merujuk data terbaru BPS (Badan Pusat Statistik) per September 2017, yang diakses pada Sabtu (3/3/2018), jumlah penduduk miskin di Jawa Timur masih mencapai 4.405,27 ribu jiwa atau di kisaran 11,20 persen jumlah penduduk. (yok/day)

Presiden Jokowi Minta Jaga Persaudaraan di Tahun Politik Tuban, Memorandum Presiden Jokowi minta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap menjaga persaudaraan, khususnya pada tahun 2018 ini yang merupakan tahun-nya pemilihan kepala daerah (Pilkada). Menurutnya, perbedaan pilihan dalam pilkada adalah hal yang wajar, dan jangan sampai menimbulkan permusuhan.

“Saya mau titip kepada semuanya, tahun ini ada banyak agenda pilkada, baik itu Bupati, Walikota, maupun Gubernur. Saya ingatkan, bangsa kita adalah bangsa besar. Kita memiliki 268 juta jiwa penduduk, 17 ribu pulau, 714 suku, dan 1.100 bahasa lokal. Jangan sampai pecah gara-gara pilkada. Kita harus jaga persaudaraan,” katanya di Tuban seperti dilansir

inikata.com, Jumat (8/3). Presiden Jokowi menegaskan, seluruh warga negara Indonesia harus memahami bahwasanya kita semua bersaudara sebangsa setanah air. “Jangan sampai kita tidak saling menyapa karena perbedaan pilihan, apalagi saling menjelekkan, dan menyebarkan berita hoax. Itu bukan norma, etika, dan tata krama kita,” tegasnya.

Ditambahkan, masyarakat dipersilahkan memilih pemimpin yang terbaik sesuai hati nuraninya. Meski pilihannya berbeda dengan orang lain, diharapkan setelah pencoblosan, semuanya kembali rukun dan bersaudara. “Negara ini terlalu besar untuk dikorbankan hanya karena pilihan politik. Kita harus bersatu,” tutupnya. (*/day)

Masyarakat Berhak Tak Pilih Peserta Pilkada Berstatus Tersangka Jakarta, Memorandum Mahfud MD pakar hukum tata negara memahami kekecewaan masyarakat dengan peraturan KPU yang memperbolehkan calon kepala daerah terkena OTT KPK ikut Pilkada. Menurut dia, suka tidak suka peraturan itu harus diterima. Bukan hanya menyangkut persoalan HAM dan kepastian hukum tapi dalam hukum itu ada fiksi atau anggapan masyarakat, jangan-jangan orang menjadi tersangka itu tidak bersalah. Sebab itu selama keputusan peradilan terhadap seseorang, belum mempunyai kekuatan hukum tetap, hak-haknya harus dihormati termasuk ikut Pilkada. Dengan dalih itu, peserta

Pilkada yang sudah terdaftar di KPU tidak boleh mengundurkan diri atau digantikan orang lain kecuali berhalangan tetap. Berhalangan tetap dalam petaturan KPU yang merujuk pada UU Pilkada, dimaknai meninggal dunia. Daripada repot dan pilkadanya kacau karena tidak ada calon lain, maka dibuatlah peraturan semacam itu. Kalau terpilih dan yang bersangkutan terbukti bersalah, setelah dilantik langsung diberhentikan.

Masyarakat pemilih juga harus menggunakan akal sehatnya. Jangan memilih calon kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Meskipun menang, memang tidak bisa menjabat karena setelah proses hukum dan terbukti bersalah, statusnya akan menjadi terpidana.”Sebab itu masyarakat jangan pilih calon kepala daerah berstatus tersangka,” pesan Mahfud MD yang juga mantan Ketua MK di Jakarta, seperti dilansir Suara Surabaya.net, Jumat (9/3). Di Pilkada serentak 2018 terdapat bakal calon kepala daerah yang berstatus tersangka karena terkena OTT KPK ketika mencari tambah-

an logistik untuk kampanye. Salah satunya di Jawa Timur. Terpisah Ketua KPU Arief Budiman meminta masyarakat berhati-hati memilih pasangan calon yang akan maju di Pilkada serentak 2018. Dia menyarankan masyarakat menyeleksi pasangan, sehingga tidak akan memilih calon tersangka. “Engga (engga papa,-red) kan itu baru dugaan. Itu belum terbukti (yang katanya berpotensi menjadi TSK,-red) dan masyarakat harus pandai-pandai melihat dan mencari informasi, pilih kandidat yang baik dan bersih,” tutur Arief. Meskipun ada pasangan calon berstatus tersangka, kata

FOTO: ISTIMEWA

PDIP Target Suara Besar di Pantura

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan di Tuban.

Mahfud MD

dia, tahapan Pilkada serentak 2018 akan tetap berjalan. Pihak KPU menyelenggarakan pemilu berdasarkan ketentuan yang diatur. (*/day)

Emil Bertemu Paguyuban Warung Kopi Trenggalek Memorandum Paguyuban warung kopi Trenggalek, ngopi bareng bersama calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Ngopi bersama di warung kopi Putu Kuwot Trenggalek, Jumat (9/3), Emil menunjukkan kedekatan dirinya dengan masyarakatnya. Dengan telaten Emil Dardak mendengarkan keluh kesah pedagang kopi ini terkait dengan lokasi mereka jualan, permodalan maupun penertiban dari Satuan Polisi Pamong Praja. Mendapati keluhan ini Waketum APKASI ini menawarkan berbagai solusi kepada pedagang. Salah satu saran Bupati Trenggalek non aktif ini adalah

mendorong kepada para pedagang kopi yang menempati tanah-tanah milik Pemkab ini untuk mengajukan usulan kepada pemerintah. “Bagaimana bisa saya mengkaji apa yang menjadi harapan teman-teman pedagang bila apa yang direncanakan tidak pernah diusulkan kepada saya,” ungkap Emil. “Jelas saja Satpol PP akan melakukan upaya penertiban dengan menegakkan Perda yang ada untuk menjaga ketertiban dan keindahan,” imbuh doktor termuda se Asia Pasifik di bidang ekonomi ini. Tentunya tidak semua usulan dapat disetujui sepenuhnya, namun pemerintah akan mengkaji lebih dalam dan memberikan solusi atau jalan

tengah kepada mereka. Terkait dengan permasalahan permodalan Emil menyarankan kepada para pedagang ini untuk bijak memanfaatkan lembaga permodalan, jangan terjebak pada renternir. Emil meminta mereka menggunakan lebaga permodalan yang tepat sepertihalnya KUR atau beberapa BPR yang sudah bekerjasama dengan pemerintah. Pasangan Kofifah dalam Pilkada Jatim ini menawarkan kepada paguyuban untuk membentuk koperasi sehingga dapat berakselerasi terkait permodalan seperti halnya kredit tanpa agunan “gangsar”, dengan sistem tanggung renteng sesama pedagang. (yok/day)

FOTO: ISTIMEWA

Jombang, Memorandum Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengikuti proses pemakaman Aisyah Hamid Baidhowi di kompleks makam keluarga Pesantren Madrasatul Quran, Tebuireng, Jombang, Jumat,(9/3). Dalam pandangannya, sosok almarhum adalah perempuan pejuang yang semasa hidupnya berjuang untuk bangsa melalui Muslimat Nahdlatul Ulama.”Saya kenal beliau sosok yang ulet berjuang. Beliau istikhomah dalam membimbing umat,” kata Gus Ipul. Saat menjadi ketua umum Muslimat NU maupun setelah tidak lagi menjadi ketua Muslimat, Nyai Aisyah Hamid Baidhowi adalah tokoh yang sangat rajin bersilaturahmi ke berbagai kalangan. “Setiap datang ke mana saja, beliau tidak langsung pulang. Beliau selalu datangi semua,” ujarnya. Aisyah Hamid merupakan adalah adik kandung KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) yang juga putri dari Pahlawan Nasional Abdul Wahid Hasyim. Prosesi pemakaman kali ini diikuti ribuan warga dan santri Tebuireng. Puluhan karangan bunga juga dikirimkan sebagai bentuk penghormatan.(wan/udi/day)

FOTO: ISTIMEWA

Nyai Aisyah Hamid Tokoh Emansipasi

Emil Dardak bersama anggota paguyuban warung kopi di Trenggalek.


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 11

Arema Punya Pelatih Kiper

Barito Putra Taklukkan Bhayangkara FC 2-1

LIMA penjaga gawang Arema FC, yakni Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiana, Reky Rahayu, Joko Ribowo dan Teddy Heri Setyawan kini resmi memiliki pelatih kiper baru Ricardo Felipe Navarro Dos Passos. Dia memulai hari pertamanya melatih Kamis (8/3) kemarin. Pelatih asal Brasil ini memang masih kesulitan beradaptasi terutama dalam sisi bahasa dengan lima kiper Arema FC. Itu karena dia hanya bisa menggunakan bahasa Spanyol yang tidak dimengerti sama sekali oleh kelima penjaga gawang Singo Edan. Namun hal ini diakuinya tak menjadi halangan bagi dirinya untuk berkomunikasi. (*/be)

BARITO Putera mengawali kiprahnya di Jakajaya Friendly Game 2018 dengan menaklukkan Bhayangkara FC dengan skor tipis 2-1 (2-0) di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (9/3). Pada babak pertama, Barito Putera berhasil unggul dengan skor 2-0. Kedua gol diciptakan Samsul Arif Munif di menit 18 dan 32. Namun, pada babak kedua, The Guardian mampu memetik satu gol melalui Dendi Sulistyawan pada menit 49. Meski kedua tim mencoba untuk menambah gol, namun, skor 1-2 bertahan hingga laga usai. Tiga poin pun dipetik Laskar Antasari di laga ini. (*/be)

OLAHRAGA

Ladeni MU, PSIS tak Punya Target Khusus Pamekasan, Memorandum PSIS Semarang akan menjalani uji coba melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (11/3). Pelatih PSIS Subangkit, menyebut tak ada target khusus pada pertandingan ini. Namun, dia mengakui latih tanding tersebut cukup penting, terutama untuk mengasah mental para pemain tim Laskar Mahesa Jenar yang mayoritas berusia muda.”Tidak ada target khusus lawan Madura United.

Saya hanya ingin anak-anak terbiasa melawan tim-tim Liga 1. Sehingga secara mental mereka akan lebih siap menghadapi kompetisi nanti,” kata Subangkit. Sejauh ini, Haudi Abdillah dan

kawan-kawan sudah beberapa kali melawan sesama tim Liga 1. Mereka menghadapi Arema FC, Bali United, Bhayangkara FC, Persela Lamongan, Mitra Kukar, dan Borneo FC. Secara statistik, hasil yang diraih belum memuaskan. PSIS hanya meraih tiga kemenangan, yaitu atas Bali United, Persela, serta Arema FC. Meski demikian, Subangkit memiliki nilai plus terhadap performa anak asuhnya pada pertandingan tersebut. “Ini yang menjadi nilai positif bagi

kami karena jarang bermain di kandang sendiri. Saya kira secara mental bertanding anak-anak sudah semakin tertempa. Pemain juga belajar beradaptasi dengan atmosfir pertandingan tandang,” ungkapnya. Subangkit mengisyaratkan perubahan komposisi pemain saat jumpa Madura United. Beberapa pemain PSIS Semarang yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain akan diturunkan. “Mungkin ada sedikit rotasi. Agar

nanti kualitas pemain inti dan cadangan sama bagusnya, sehingga permainan tidak berubah,” tegas mantan pelatih Mitra Kukar itu. Sementara Manajer PSIS Wahyu Winarto memastikan akan menurunkan kuarted pemain asingnya yang saat ini sudah lengkap. “Selama ini kami belum pernah bermain dengan empat pemain asing itu sejak menit awal. Ujicoba ini jadi kesempatan kami untuk melihat sejauh mana chemistry mereka dengan pema-

in lain serta strategi pelatih,” kata General Manager (PSIS), Wahyu Winarto. Empat pemain asing PSIS yang direncanakan menopang kekuatan PSIS, yakni Petar Planic (stoper), Ibrahim Conteh, Akhlidin Israilov (gelandang), dan Bruno Silva (striker). Dari keempat pemain tersebut, pada turnamen pramusim baik Piala Presiden dan Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018, yang diikuti PSIS baru Planic dan Conteh saja yang terikat kontrak. (*/be)

Sekeluarga Diancam Bunuh pukul 04.00, kaget dan curiga ketika mengambil air dari tandon untuk keperluan memasak dan cuci muka. Kapolsek Gandusari AKP Misdi melalui Kanit Reskrim Polsek Gandusari Iptu Burhanudin mengatakan. Ketika Sumiati membuka kran bukan air bening seperti pada umumnya yang keluar. Justru air berwarna putih pekat

Sambungan dari halaman 1

seperti susu disertai bau menyengat yang ternyata pestisida. “Dugaan sementara dari kejadian itu adalah percobaan pembunuhan terhadap pemilik rumah. Karena sebelum itu, Yuliati anak dari Sunarko dan Sumiati mendapat SMS bernada ancaman pembunuhan,” imbuh Burhanudin, kemarin.

Selain itu, tambah Burhanudin, letak tandon air yang berada di atas serta tertutup rapat menguatkan dugaan jika air yang diduga tercampur cairan kimia (pestisida) itu, disengaja. Terlebih letak tandon berada di samping rumah berdekatan dengan lahan terbuka yang memungkinkan orang masuk dan menuang pestisida

ke tandon air. “Tidak mungkin pestisida itu tidak sengaja masuk ke tendon,” katanya. Terpisah, Romi Harianto menantu Sunarto mengatakan malam hari sebelum kondisi air dalam tandon masih normal dan tak berbau. Hingga baru ia ketahui pagi hari setelah ibu mertu-

anya, Sumiati, mencium bau pestisida saat akan mengambil air. “Malam masih bening seperti biasa. Paginya baru keruh dan berbau. Saya yakin air tandon itu tercampur pestisida. Ketika saya longok dengan pakai senter, air warnanya keruh pekat seperti susu,” jelas Romi. Burhanudin menegaskan, pihak-

nya masih melakukan penyelidikan kasus ancaman pembunuhan tersebut. Selain meminta keterangan sejumlah saksi, polisi juga membawa contoh air untuk dilakukan pengujian di laboratorium forensik. “Kami memeriksa sejumlah saksi dan membawa air untuk dikirim ke labfor,” pungkasnya. (ana/nov/mik)

Anak Tiri Jadi Budak Seks tersangka karena ibu korban sedang bekerja dan tak ada di rumah. “Tersangka mengancam korban akan disakiti bila tidak mau menurut,” terang Ka-

Sambungan dari halaman 1

subbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Jumat (9/3). Merasa aksi pertamanya berjalan mulus, membuat tersangka ketagihan dan men-

Besok FIK Unesa Turunkan Tim Utuh Yang tak kalah meriah, dalam gowes nanti juga akan diikuti peserta dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dengan menurunkan tim utuh dan langsung dipimpin dekannya, Prof Nurhasan. Bahkan peserta dari FIK nantinya akan datang dalam jumlah besar, ini dibuktikan dengan mereka membeli tiket

cukup banyak. “Kami siap memeriahkan acara gowes dengan membaur bersama masyarakat Gresik,” paparnya. Harapannya, dengan beragam peserta yang akan tampil di event gowes bareng tentunya akan semakin memeriahkan event yang sekaligus untuk memeringati Hari Jadi Kota Gresik

Tiga Pecandu Pesta Sabu di RS Muji Rahayu Terbukti, setelah anggota Reskrim Polsek Sukomanunggal menggerebek tiga pecandu yang sedang asyik menikmati barang haram di kamar mandi. Mereka adalah Eko Edy Prasetyo (25), jukir warga Jalan Manukan Wetan. Disusul Rizaldi (23), cleaning service asal Jalan Simo Prona Jaya II dan Rizkilah (20), warga Jalan Simo Gunung Barat. “Ketiganya kami gerebek sedang pesta sabu di kamar mandi RS Muji Rahayu,” kata Kapolsek Sukomanunggal AKP Muljono, Jumat (9/3). Penggerebekan terhadap ketiga tersangka, kata Muljono, bermula anak buahnya mendapatkan laporan jika di kamar mandi rumah sakit kerap dijadikan ajang pesta sabu yang dilakukan jukir dan cleaning service. Bermodal laporan tersebut,

anggota kemudian melakukan pengintaian dan ternyata benar adanya. Bahkan, ketiganya masuk ke dalam kamar mandi bergantian. Tanpa menunggu lama, anggota lalu menggerebek dan menangkap basah seorang tersangka sedang mengkonsumsi narkoba. Dihadapan penyidik, Eko Edy Prasetyo, bujangan asli warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, mengaku sudah tiga kali pesta sabu di kamar mandi tempatnya bekerja. Ia mengaku beli sabu karena mendapatkan rezeki. Eko kemudian mengajak Rizaldi berikut Rizki. Rizki yang kebagian tugas membeli sabu di Jalan Kunti seharga Rp 350 per poketnya.” Rizki yang mengenal pengedar sabunya dan sudah tiga kali

Culik Anak Orang? Sayang, kebersamaan Tyas dengan Amandine ini dipersoalkan oleh keluarga sang anak. Mary Kepohu, nenek Amandine menuding Tyas sudah menculik cucunya. “Tolong Mba Tyas kembalikan cucu

gulanginya. Bahkan, korban pernah dipaksa melayani nafsu bejatnya ketika berada di kamar mandi. “Korban tidak berani menceritakan ke ibunya karena takut,” lanjut Lily Djafar.

Sambungan dari halaman 1 ke 531 dan HUT Pemkab Gresik ke 44. Sementara, sebelumnya sejumlah komunitas gowes baik dari Kota Gresik maupun dari luar kota telah menyatakan kesiapannya untuk bergabung di gowes bareng Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Minggu (11/3) pagi.(yok/asw)

Sambungan dari halaman 1 membeli,” aku Eko. Setelah sabu ada di tangannya, Rizki yang mengajak Rizaldi segera kembali ke rumah sakit untuk menikmati barang haram tersebut. Ternyata Eko sudah menunggu di kamar mandi dan telah memersiapkan semuanya. Agar pihak rumah sakit tak curiga, ketiganya menunggu keadaan sepi di atas pukul 00.00. “Setelah aman, kami bergantian masuk kamar mandi untuk menikmati sabu. Dua teman mengawasi di luar sambil menunggu giliran,” ungkapnya. Apesnya, perbuatan ketiga tersangka sudah diketahui polisi yang kemudian menggerebeknya. Setelah dirasa cukup bukti, mereka berikut barang buktinya digelandang dan dijebloskan ke penjara Mapolsek Sukomanunggal. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 saya. Mba Tyas kan bukan keluarga Amandine,” terang Mary. Dia mengatakan, Tyas hanya kenal dekat dengan ibunya Amandine. Namun, bukan berarti bisa mengambil hak asuh cucunya.

Tak Cukup Hanya Terpesona listrik dan sistemnya sudah cukup andal. Dengan memilih investasi di daerah yang kelebihan listrik, investasi Anda akan lebih aman. Misalnya, Anda hanya bisa kirim listrik ke PLN 10 MW dari yang Anda janjikan 75 MW. Kebetulan pada jam itu lagi tidak ada angin. Anda tidak akan dimarahi. Anda tidak akan kena klaim. Baik dari PLN maupun dari masyarakat. Meski kiriman listrik dari Anda hanya sedikit, tidak perlu ada mati lampu. Tidak perlu ada pemadaman. Kekurangan suplai dari Anda itu bisa ditutupi oleh kiriman listrik dari pembangkit milik orang lain. Ini beda dengan kontrak pembelian listrik dari PLTU batubara. Atau dari tenaga gas. Atau lainnya. Begitu listrik yang Anda kirim ke PLN tidak mencapai jumlah yang ada di kontrak, Anda harus membayar ganti rugi ke PLN. Yang nilainya bisa memusingkan Anda. Ini karena Anda telah dianggap memusingkan PLN. Jadi, kalau investor tenaga angin itu membangun proyeknya di Sulsel, sudah pintarlah dia. Kita harus merelakan orang lain pintar. Asal kita tidak merelakan diri kita sendiri bodoh. Saya tidak bisa membandingkan proyek penari langit bule yang dibangun investor asing di Sulsel ini dengan proyek penari langit yang dibangun putra bangsa kita, Ricky Elson, di desa miskin di pedalaman Sumba. Empat tahun lalu Ricky, anak Padang yang 14 tahun hidup di Jepang itu, membangun 100 kincir penari langit di Sumba. Juga di atas bukit. Agar dapat angin lebih banyak. Tinggi tiangnya hanya 12 meter dan panjang bilahnya hanya 1 meter. Tidak ada kelebihan listrik di desa itu. Bahkan tidak ada listrik. Penduduknya masih mengguna-

“Walaupun ibunya Amandine sudah enggak ada, kan masih ada saya neneknya. Biarkan kami yang mengasuh Amandine. Tolong kembalikan cucu saya sebelum ada persidangan,” ucap Mary.(jpnn)

Sambungan dari halaman 1 kan lampu ublik atau petromaks. Ricky: untuk apa membangun pembangkit listrik di daerah yang sudah kelebihan listrik. Kincir-kincir itu ciptaannya sendiri. Mulai dari motornya sampai bilah baling-balingnya. Ricky memang ahli motor listrik. Dia memiliki beberapa paten di Jepang di bidang itu. Dia menciptakan motor yang bisa digerakkan oleh baling-baling. Penari langit karya Lentera Angin Nusantara di Sumba Bukan itu intinya. Yang dia unggulkan adalah motor itu menggunakan sesedikit mungkin magnit. Agar angin yang hanya berkecepatan 1 meter per detik sudah bisa menggerakkan baling-balingnya. Motor itu dia buat sedemikian ringan tarikannya. Berkat kadar magnit minimalis yang dia ciptakan. Mengingat desa itu tidak ada listrik, dan juga tidak pernah ada sistem, Ricky harus membangun sendiri sistemnya. Dia harus mengadakan baterai dalam jumlah banyak. Listrik dari angin siang hari dia simpan dibaterai. Malamnya dialirkan ke rumah-rumah penduduk. Tentu Ricky ingin mengembangkan teknologinya ini. Yang sudah terbukti berfungsi baik selama dua tahun. Hanya saja dia bukan investor. Dia perlu dukungan kebijakan. Dia tidak bisa memilih, misalnya, membangun itu di daerah yang sudah kelebihan listrik. Saya mengagumi proyek raksasa di Pabbaressa dan Jeneponto itu. Terpesona. Sebagai penonton. Tapi saya tidak hanya kagum saat berkunjung ke pedalaman Sumba melihat para penari langit ciptaan Ricky. Kagum campur bangga. Dan terharu. Dan kasihan. Dan nelongso. Apalagi ketika sekarang seperti kena gilas trailer.(habis)

Sampai akhirnya pertengahan bulan lalu, tersangka kembali mendatangi korban yang saat itu di dalam kamar. Kembali bapak bejat ini memaksa Kuncup untuk melakukan hubungan terlarang. Karena tidak tahan

dengan ulah tersangka, membuat korban menceritakan deritanya ke keluarga ibunya. Kontan saja, apa yang dialami Kuncup membuat keluarga ibunya geram. Dianggap sudah keterlaluan mereka memutus-

kan untuk menyelesaikan kasus ini melalui jalur hukum. Kepada penyidik yang menginterogasinya, tersangka berbadan gempal ini, mengakui semua perbuatannya. Atas ulahnya tersangka dije-

Maling HP Terjebak Dalam Mobil Menurut tersangka bila sebelumnya tidak ada niatan mencuri dalam hatinya. Bahkan, dia berencana ke rumah temannya untuk utang uang. Namun, di tengah perjalanan, tersangka melihat ada mobil boks yang kaca pintu sebelah kanannya setengah terbuka. Melihat kondisi sekitar sepi, tersangka lalu mendekat ke mobil dan mendapati ada tas di jok penumpang. “Kaca mobil terbu-

ka sehingga saya bisa membuka kunci pintu, kemudian saya masuk untuk melihat isi tas,” aku tersangka. Apesnya sopir mobil boks, Rifki Kaufar, memergoki ada orang asing di dalam mobil. Bergegas, korban mengajak temannya untuk mengepung tersangka dan menjaga dua sisi pintu mobil. “Saya kaget ketika mendengar pintu mobil tertututup, ternyata pemiliknya

Sambungan dari halaman 1 memergoki,” lanjut tersangka. Karena terjebak di dalam mobil dan tak bisa kabur, membuat tersangka pasrah ketika ditangkap keamanan perumahan bersama sopir boks. Tersangka mengaku rencananya HP yang diambil akan dijual. “Tas korban berisi HP dan surat-surat. Rencananya HP akan saya jual untuk bayar sekolah anak,” ungkap tersangka. Ka n i t Re s k r i m Po l s e k

Mahasiswa Stasiun Kota Perkosa Pacar yang dilakukan terhadap Puspa. Selama ini, tersangka dan korban merupakan kekasih yang akhir-akhir ini dilanda permasalahan. Pada intinya korban dilarang tersangka untuk terlalu aktif mengikuti kegiatan tambahan di kampus. Namun korban tidak mau menuruti dan tak ingin dikekang. Hingga akhirnya timbul niat busuk tersangka dengan

mengajak jalan-jalan korban ke mal, ternyata Puspa malah diajak ke hotel. Sebenarnya korban tidak mau dan menolak namun tersangka beralasan ingin menyelesaikan perselisihan yang terjadi selama ini. “Korban takut dengan tersangka karena wataknya keras dan kerap main pukul. Sehingga menurut ajakannya di hotel,” te-

hancur. Usai menabrak, pengemudi mobil ternyata melarikan diri ke utara dengan kecepatan tinggi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menolong korban dan melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Upaya warga berhasil dan menghentikan mobil tepat di depan gerbang Perumahan Sutorejo Prima.”Semula mobil melaju sangat kencang, tapi

rang Kasat Reskrim Polres Perak, AKP Tinton Yudha Riambodo, Jumat (9/3). Ketika berada di dalam kamar, ternyata tersangka meminta korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Karena belum ada ikatan pernikahan jelas saja korban menolaknya hingga tersangka yang sudah kerasukan setan akhirnya memaksa pacarnya

do Poenya sekitar akhir Februari. Foto seronok itu ia dapatkan dari HP kekasih MM bernama FN. Hanya saja, Hasan mengambil foto itu tanpa sepengetahuan pemiliknya. “Tapi saya tidak niat begitu. FB saya kena hack sama teman wanita yang lain,” aku Hasan. Masih menurut Hasan, ia sempat dijanjikan bercinta oleh wanita kenalannya dengan syarat ia harus mengirimkan foto bugil pacarnya. Padahal, Hasan

sampai di Sutorejo melambat,” terang Yudho, seorang warga. Akibat kejadian tersebut, Taji mengalami luka robek cukup parah di perutnya dan Ikhrom hanya luka ringan. Sedangkan gerobak angsle yang selama ini menjadi tumpuan hidup keduanya kondisinya hancur. Usai diamankan warga, pengemudi beserta mobil yang kondisinya juga rusak parah dibawa ke Mapolsek Mulyorejo untuk

naga terus bertahan,” tekad Lea. Nyaris di titik nadir, Lea merasakan adanya perubahan. Sedikit demi sedikit usaha yang mereka jalankan mulai menanjak. Mulai ada hasil yang bisa dinikmati. Ini sangat disyukuri Lea. Lea menganggap ini adalah keajaiban yang turun dari langit. Betapa tidak, Lea menyadari sebenarnya usaha mereka berjalan seperti biasa, seperti harihari sebelumnya, namun rezeki seakan mengalir tanpa ada sumbatan. Setiap diminta menutup suatu kebutuhan, Johanes su-

dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. Kanit Lantas Polsek Mulyorejo diwakili anggotanya, Bripka Arief Iman membenarkan kejadian tersebut. “Korban sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis. Untuk pengemudi mobil yang menabrak sudah kami limpahkan ke Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya,” katanya. (cr-8/nov)

Sambungan dari halaman 1 sendiri tidak memunyai pacar. Akhirnya, Hasan mengambil foto MM dan diakui sebagai pacarnya. Namun hal itu, diduga hanya akal-akalan Hasan saja. Sebab dari penelusuran Tim Cyber Crime, tidak ada chatting atau percakapan antara pelaku dengan teman wanitanya yang membahas hal tersebut. Diketahui, Hasan mengunggah foto korban di FB. Hal itu kontan membuat korban marah dan merasa dicemarkan,

Melihat Suami Bergegas Keluar Gereja lantas menjual motor. Inilah harta satu-satunya yang masih berharga. Demikian pula, Lea mempreteli satu demi satu perhiasan yang melekat di tubuhnya. Upaya itu pun ternyata tak banyak membantu. Usaha makin bangkrut, sementara tagihan datang silih berganti. Lea yang terbiasa hidup susah, meski hidup di tengah orang tua kaya, masih mampu bertahan. Hidup di pondok pesantren yang penuh keprihatinan mampu menempa Lea menapaki penderitaan yang entah kapan akan berakhir. “Saya sekuat te-

dan memerkosanya. Tak terima dengan ulah pacarnya yang dinilai keterlaluan, Puspa memutuskan untuk melaporkan ke polisi dengan diantar keluarga. “Dari keterangan saksi kemudian kami tangkap tersangka. Dalam penyidikan yang dilakukan tersangka mengakui menyetubuhi korban,” pungkas Tinton. (tyo/nov/mik)

Sambungan dari halaman 1

Pemuda Krucil Sebar Foto Bugil foto bugil teman wanitanya,di jejaring sosial Facebook (FB). Awal kejadian perbuatan nekat Nur Hasan, setelah berkenalan dengan wanita berinisial MM (14), warga Desa/Kecamatan Krejengan. Perkenalan itu dilakukan melalui akun FB. Selain dengan korban, Hasan juga berkenalan dengan wanita lain melalui jejaring yang sama. Diam-diam, Hasan ternyata mengunggah foto bugil korban dengan akun miliknya bernama Hasan Yarin-

Semampr AKP Junaidi menjelaskan pihaknya datang ke lokasi setelah mendapat informasi bila ada maling tertangkap. Sedangkan korban berada di lokasi karena mengirim barang dan sengaja membuka kaca mobil boks agar tidak terlalu panas. “Dalam penyidikan tersangka mengaku baru kali pertamanya mencuri, dan itu dilakukan spontan ketika melihat ada sebuah tas di dalam mobil,” terangnya. (tyo/nov)

Sambungan dari halaman 1

Gerobak Angsle Diseruduk BRV, 1 Luka Parah (9/3), dini hari. Kejadian nahas tersebut bermula sekitar pukul 00.50, saat kedua korban usai berjualan angsle dan berniat pulang dengan mendorong gerobaknya. Setiba di seberang Alfa Midi Mulyosari, tiba-tiba dari belakang, mobil yang dikemudikan Nicky melaju kencang hingga menabrak Taji dan Ikhrom. Tak pelak, keduanya langsung tersungkur dan gerobaknya

rat dengan pasal 81 UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sedangkan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. (tyo/nov)

sehingga bersama keluarganya melaporkan ke polisi. Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad membenarkan penangkapan pemuda pengangguran tersebut. Ia tanpa perlawanan diamankan petugas. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hasan harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Probolinggo. Ia dijerat pasal 45B jo UU Nomor 11/2008 tentang ITE dengan ancama penjara maksimal empat tahun penjara. (py/nov)

Sambungan dari halaman 1 dah tak pernah lagi mengelak dan berjanji esok atau lusa. Johanes selalu bisa spontan menutup kebutuhan tersebut. “Johanes menyatakan ini mukjijat dari Tuhan,” kata Lea mengulagi ucapan sang suami. Lambat laun Lea mulai bisa menikmati perubahan positif dalam keluarga. Namun, itu tak lama. Kejadian Minggu pagi itu kembali memutar roda rumah tangga ke titik terbawah dalam perjalanannya. Ceritanya, hari itu Lea dapat undangan pengantin dari sahabatnya. Ketika hal itu disampaikan

ke Johanes, ternyata suaminya minta maaf karena tidak bisa menemani Lea. Johanes beralasan sakit perut dan khawatir kambuh di tengah pesta. Lea pun berangkat sendirian dan terpaksa mengajak kerabatnya. Dia mengjemput sang kerabat ke arah berlawanan dengan yang dituju. Setelah itu, baru Lea memutar jalan menuju tempat undangan. Dalam perjalanan itulah, Lea melihat pemandangan yang mengejutkan: Johanes bergegas keluar dari gereja dengan menenteng tas kecil. (ajg/jos/ bersambung)


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 12

G R E S I K KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Koinul Mistono, Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959495- 085.311.868.686

KETUA Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik Moh Zaeni ternyata sudah memiliki kesenangan berorganisasi semenjak menempuh pendidikan di perguruan tinggi di tahun 1985. Menurutnya, aktif berorganisasi mampu membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik dan banyak belajar. “Termasuk bisa menambah wawasan, pengalaman dan bermanfaat bagi banyak orang,” tutur laki-laki yang kini menjabat sebagai Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M Zaeni.  Setidaknya, di usianya yang menginjak 54 tahun, dia masih aktif pada 5 organisasi hingga saat ini. Menurutnya aktif organisasi merupakan panggilan hati. “Termasuk untuk berdakwah juga,” lanjut pria asal Bungah ini. Meski mengaku sangat senang menjalankan aktivitas dalam organisasi, pria yang kerap menjadi penceramah ini tatap memprioritaskan urusan pekerjaan. Dia meluangkan waktu untuk organisasi ketika memiliki waktu senggang di akhir pekan.  “Keluarga sudah sangat pengertian, asal bisa bertanggung jawab dan membagi waktu. Dan seiring berjalannya waktu terus ada evaluasi diri dan selalu memberikan yang terbaik bagi pekerjaan, organisasi dan keluarga,” ujarnya.   Ditambahkan, dari organisasi dirinya bisa belajar banyak hal. Termasuk keilmuan baru Dirin dan pengalaman hidup. Dirinketik ya merasa tak canggung ketika berhadapan dengan masberbaga yarakat yang memiliki berbagai latar belakang. “Jadi semuanya jadi terbiasa, saya rasakan betul banyak manfaa manfaat dari organisasi,” pungkasnya. (aam/har/yok (aam/har/yok)

Moh Zaeni

Gresik, Memorandum Sidang tuntutan perkara pemalsuan akte kelahiran dengan terdakwa Edy Suswanto (37), warga Taman Sawahan Indah W-39, RT 01/RW 05, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti kembali tertunda di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (8/3) lalu. Pasalnya, materi tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap. Dari catatan, penundaan agenda tuntutan terhitung sudah dua kali. Sebelumnya hakim sudah memberikan waktu selama dua pekan untuk menyusun berkas tuntutan. Namun, JPU yang diwakili Pompy Polansky ternyata meminta tambahan

waktu sepekan lagi. Hakim yang diketuai Bayu Soho Rahardjo pun memberikan peringatan tegas kepada JPU. Sebab, dengan adanya permintaan waktu lagi dinilai mengulur-ulur waktu. Padahal telah diketahui, sebelumnya

Gresik, Memorandum Lambatnya pelayanan perizinan dan lemahnya ekspor membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. Pasalnya, hal tersebut membuat Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara lain. Seperti Malaysia, Kamboja, Singapura dan Filipina. Karena itu, Jokowi berjanji bakal mengancam para penghambat pelayan perizinan bagi perusahaan yang ingin berinvestasi di Indonesia.  “Akhir Maret semua akan saya obrak-abrik. Saya mulai tidak sabar, ngurusi izin berbulan-bulan, siapa yang mau datang ke Indonesia, kalau pelayanan perizinan kita lambat. Kita semua tahu investasi akan memperbaiki ekonomi, akan membuka peluang kerja bagi anak muda,” ujar Jokowi saat

Jokowi dalam kunjungan kerja di JIIPE Kecamatan Manyar.

meresmikan Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Manyar,

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Tanggulangi Pelanggar Lalin, Sat Lantas Sediakan Terapi

Pelanggar lalin menjalani hipnoterapis.

“Gak mau melanggar lagi,” ujar Anggie dengan wajah malu. Dia mengaku jera. Tidak ingin melanggar lagi. Apalagi tidak pakai helm ketika berkendara. Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto menyampaikan, dalam operasi ini pihaknya sengaja melibatkan dua orang hipnoterapis. Hal itu untuk menyadarkan para pengendara yang melanggar lalu lintas. “Program

ini bagian dari Operasi Keselematan Semeru 2018,” kata Wikha. Dia menjelaskan, sugesti positif ini bersifat permanen. Jadi, tidak bisa hilang selamanya dan akan selalu melekat. Orang yang pernah menjalani hipnoterapis ini akan selalu taat aturan berlalu lintas. “Kami berikan helm kepada mereka (Waras dan Anggie, red),” tukasnya. (an/har/yok)

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

‘Gerebek’ Rumah Kapolres, Dandim Beri Kejutan Gresik, Memorandum Kamis (8/3) malam rumah dinas Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito tiba-tiba ramai didatangi tentara dari Kodim 0817 Gresik. Kedatangan mereka bukan bertikai. Namun, memberikan kejutan kepada orang nomor satu di Polres Gresik itu. Mereka memberi surprise terhadap Boro Windu yang sedang ulang tahun atau memasuki usia ke 41 tahun. Pemberian kejutan dipimpin langsung oleh Dandim Letkol

Letkol Kav Widodo Pujianto memberikan kejutan kepada Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito.

KavWidodo Pujianto berserta sang istri dan prajuritnya

bulan,” ungkapnya. Un g k a p a n n y a i t u ika sangat beralasan. Jika eperkara tersebut bek lum selesai, PN Gresik terancam mendapatt teguran dari Pengadilan Tinggi (PT). “Kami sudah diperingatkan oleh atasan untuk segera menyelesaikan perkara ini,” tandasnya. Sementara itu, JPU Pompy Polansky menuturkan, berkas tuntutan terdakwa perkara pemalsuan akte kelahiran yang diduga untuk mendapatkan

Edy Suswanto

warisan sudah dibuat. Hanya, perlu penyempurnaan. “Berkas tuntutan sudah kami buat. Tapi butuh penyempurnaan. Oleh karena itu kami meminta waktu sepekan lagi,” kata Pompy Polansky, usai menjalani persidangan. (an/har/yok)

Jokowi Ancam Obrak-Abrik Penghambat Perizinan

FOTO: MEMORANDUM/M AMIN ALAMSYAH

Gresik, Memorandum Sat Lantas Polres Gresik kembali menciptakan terobosan baru. Kemarin (9/3), kegiatan yang di prakarsai AKP Wikha Ardilestanto membuka “Bengkel Otak” di Pos Pantau wilayah Bunder. Bengkel tersebut diperuntukkan bagi para pelanggar lalu lintas. Salah satunya Waras. Pria 52 tahun tersebut menjadi salah satu pasien di bengkel tersebut. Dia dibawa ke pos karena mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. Lelaki asal Duduksampeyan itu akhirnya menjalani terapi di bengkel otak. Sekitar 5 menit dia menjalani hipnoterapis oleh Ashabul Kahfi. Sugesti yang diberikan membuat Waras tertidur pulas. Beberapa masukan positif disampaikan melalui bisikan. Usai menjalani proses hipnotis Waras terbangun dan kembali duduk di sebuah kursi. Lelaki paruh baya tersebut mengaku berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan helm. Tujuannya, untuk membayar pajak. Selepas itu dia kembali pulang melalui jalur padat kendaraan. “Tidak mau mengulangi lagi pak. Kapok pokoknya. Takut kecelakaan karena banyak kendaraan besar. Apalagi, jalur Duduksampayen rawan kecelakaan,” ujarnya. Tidak hanya itu, hal yang sama juga dirasakan Anggie. Siswi 16 tahun tersebut juga mendapat terapi di pos pantau. Sugesti tersebut sama dengan yang diberikan ke Waras. Setelah Anggie terbangun tiba-tiba raut wajahnya berubah.

majelis hakim sudah memberikan waktu selama dua minggu. “Sudah dua minggu kami berikan waktu pada sidang sebelumnya. Katanya siap membuat berkas tuntutan, ternyata tidak sesuai,” ujar Bayu yang juga Humas PN Gresik, kemarin. Dia menjelaskan, perkara pemalsuan akte dengan terdakwa Edy sudah memasuki bulan ke lima. Artinya, waktu penyelesaian perkara tersebut harus cepat. Hal itu berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Sesuai SOP, penyelesaian perkara pidana maksimal lima

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Aktif Berbagai Organisasi

JPU Ulur Waktu Tuntutan Kasus Pemalsuan Akte Kelahiran

FOTO: MEMORANDUM/M AMIN ALAMSYAH

LAKONE

dengan membawa kue dan miniatur tank.

Widodo Pujianto mengatakan, kejutan ini sengaja diberikan secara mendadak untuk merayakan hari ulang tahun Boro Windu. Kegiatan ini juga untuk membina keharmonisan dan sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Gresik. “Kami sengaja memberikan surprise untuk merayakan Ultah Kapolres ke 41. Ini sebagai bentuk kekompakan, keharmonisan dan sinergitas antara TNI dan Polri,” kata Widodo Pujianto. (an/har/yok)

(9/3) kemarin. Dijelaskan Jokowi, Indonesia merupakan negara besar. Dia

merasakan sedih, jika Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara tetangga. Salah satu yang menyebabkan kalah bersaing dengan negara lain disebabkan, lambatnya pelayanan perizinan yang berdampak pada investasi dan lemahnya ekspor. Selain itu, Jokowi mengaku senang dengan kawasan industri JIIPE. Pasalnya, JIPE merupakan kawasan industri pertama yang menggabungkan pelabuhan, industri, dan perumahan dalam satu area. “Saya juga senang, ada kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pelindo III, yang pembagian kerjasamanya sangat menguntungkan pemerintah,” tuturnya.  Menurut Jokowi, semakin banyak kawasan industri semakin banyak membuka peluang tena-

ga kerja. Juga, Jokowi mengingatkan agar perusahaan tidak lupa mengajak para usaha kelompok menengah (UKM), agar pertumbuhan ekonomi lokal dan daerah bisa seimbang. “Saya minta semua pihak memastikan semua industri berjalan. Urusan yang berkaitan dengan perizinan, pertanahan harus diselesaikan, karena ini akan membuka lowongan pekerjaan bagi rakyat Indonesia,” kata suami Iriana Jokowi. Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mendampingi Presiden mengatakan, JIIPE menjadi kawasan industri terpadu terbesar di Jawa Timur. Pihaknya akan mengembangkan lagi fasilitas yang ada. Seperti menggabungkan jalan tol, kereta api dan pelebaran Jalan Daendels. (aam/har/yok)


KOTA SURABAYA SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 13

KORBAN SIPOA LAPOR KOMISI III

OBROLAN PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Hukum, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/ Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Surabaya, Memorandum Konsumen hunian dan apartemen Sipoa yang tergabung dalam Paguyuban Pembeli Proyek Sipoa (P2S) melaporkan dugaan penipuan manajemen Sipoa Group ke anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jumat (9/3). Laporan dilayangkan korban dari berbagai wilayah. Saat ini pelapor dari dua provinsi, yakni Jatim dan Bali. Mereka kecewa dengan janji pihak menajemen Sipoa lantaran tidak pernah terealisasi. Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir menjelaskan, ke-

Tanya: Saya baca di media beberapa waktu lalu ada istilah narkoba jenis salju. Apakah itu jenis baru atau hanya istilah lain dari narkoba yang sudah ada. Efeknya bagaimana. Terima kasih atas jawabannya.

jadian serupa telah ditemukan kembali di Jatim. Ada dugaan ini untuk menguntungkan kelompok atau diri sendiri yang mengakibatkan kerugian masyarakat Surabaya dan Sidoarjo dalam pembelian properti. Apakah itu apartemen atau ruko.  Bersambung ke halaman 14 

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Narkoba Salju

Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir bersama Paguyuban Pembeli Proyek Sipoa.

Bambang, warga Jalan Sidonipah, Surabaya

Pemkot Harus Perhatikan Nasib SMP Swasta

FOTO: MEMORANDUM/UDIN

Jawab: Pemberitaan mengenai penangkapan tersangka dengan barang bukti berupa sabu berbentuk salju. Kepala BNNP Jatim Narkoba Brigjen Pol Drs Bambang Budi Santoso jenis salju yang dimaksud di sini adalah bentuknya seperti serbuk putih seperti salju. Kandungan dari zat berbentuk salju tersebut perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kandungannya di laboratorium forensic (labfor). Biasanya narkoba berbentuk seperti salju jenis sabu. Ada beberapa bentuk dari sabu seperti kristal/ ice, serbuk putih/ speed, cair, dan lain-lain. Sabu merupakan narkotika sintetis tipe stimulant dengan kandungan kimia senyawa methamphetamine. Efek jangka pendek dari sabu antara lain meningkatkan kesadaran shg tidak merasa mengantuk, denyut jantung, tekanan darah, suhu tubuh relatif sedikit meningkat, berkurangnya nafsu makan, meningkatnya semangat, aktif berbicara dan bergerak, suasana perasaan meningkat. Efek jangka panjang antara lain ketergantungan, penurunan berat badan, gangguan konsentrasi dan memori, penurunan motivasi, dapat memunculkan gejala depresi, gejala psikotik seperti paranoid, halusinasi, kerusakan pada organ otak, ginjal, hati, jantung, dan lain-lain. (*/fer)

Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer

Pengecekan komputer di gudang sebelum didistribusikan.

Terkait Tuntutan Fasum dan Lahan Makam

FOTO: ISTIMEWA

sudah empat tahun ini berjuang untuk mendapatkan haknya, tapi tak mendapat respon dari pihak PT Hasana Damai Putra. “Ribut-ribut soal paving kemarin, itu hanya riak kecil saja. Sejatinya, adalah masalah fasum dan makam ini. Karena pada peraturan bupati (Perbub) No 63/2016, pengembang wajib menyediakan fasum  Bersambung ke halaman 14 

Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jatim Cari Terobosan

Buah rock melon Australia.

Surabaya Aman dari Melon Berbakteri

 Bersambung ke halaman 14 

 Bersambung ke halaman 14 

Warga Deltasari Wadul Dewan Jatim Surabaya, Memorandum Belasan warga Perumahan Deltasari, Sidoarjo, wadul ke Komisi A DPRD Jatim, Jumat (9/3). Mereka mengeluhkan sikap pengembang (PT Hasana Damai Putra) yang sampai saat ini belum memberikan fasum (fasilitas umum) dan lahan makam. Juru Bicara Perwakilan Warga Perum Deltasari, Subiyakto mengatakan, warga

Surabaya, Memorandum Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)

Provinsi Jawa Timur terus berupaya memperkecil jumlah pen Bersambung ke halaman 14 

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Warga Surabaya tak perlu resah terkait buah rock melon asal Australia yang tercemar bakteri listeria. Sebab, melon yang beredar di Surabaya adalah produk lokal. “Tidak ada sama sekali buah rock melon asal Australia yang beredar di Surabaya,” tegas Djustamaji, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Surabaya, kemarin. Pihaknya sendiri sudah berkoordinasi dengan badan karantina pertanian, dan memang buah tersebut tak beredar di Jatim, termasuk di Surabaya. Berdasarkan keterangan dari badan karantina, buah itu beredar di Sumatera. Itu pun bukan langsung dari Australia, namun lewat negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura. Ia berharap warga Surabaya tak perlu cemas atau resah

Surabaya, Memorandum Untuk menyukseskan 100 persen UNBK (ujian nasional berbasis komputer) tingkat SMP di Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya harus memperhatikan nasib SMP swasta. Sebab, masih banyak SMP swasta yang kesulitan dalam pengadaan komputer untuk UNBK. Isa Ansori, pemerhati pendidikan menyatakan, untuk SMPN tak menjadi masalah karena sekarang ini Pemkot Surabaya melakukan pengadaan komputer untuk UNBK. Namun, bagi SMP swasta itu bermasalah karena tak semua sekolah memiliki komputer yang berstandar untuk UNBK. Maka, masih katanya, Pemkot Surabaya harus menfasilitasi SMP swasta agar siswanya bisa

Kepala Disnakertrans Jatim Setiajit SH MM, Prof Hotman Siahaan, Dr Heribertus Gunawan MBA dan Drs Saiful Mashud.

Subiyakto dan warga Perum Deltasari hearing di Komisi A DPRD Jatim.


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 14

PEMBACA SKH MEMORANDUM yang budiman. Jika kampung Anda punya hajat atau kegiatan seperti bersih-bersih kampung, pengajian, atau kegiatan sosial lainnya, silakan informasikan kepada Redaksi SKH Memorandum melalui SMS, WA ke nomor 081216517867 atau melalui email blusukansurabaya @gmail.com. Wartawan kami akan meliput kegiatan tersebut. Untuk mempermudah komunikasi, cantumkan nama, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Terima kasih.

KOTA SURABAYA

Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya mulai mendistribusikan ribuan komputer ke sekolah dasar negeri (SDN) dan sekolah menengah pertama negeri (SMPN). Dalam pendistribusian tersebut, ada beberapa perangkat komputer yang bermasalah. Selama pendistribusian ke sekolah itu, Pemkot Surabaya menggandeng tim dari ITS. Hasilnya ditemukan satu unit keybord mati, satu monitor mati, dan satu mouse mati. Ketiganya itu langsung dilakukan penggantian oleh pihak penyedia, sehingga saat ini sudah beres semuanya. “Kalau masalah lainnya kami belum menemukan kendala apapun,” tegas Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset (LP2A) Pemkot Noer Oemarijati, ketika sidak ke gudang Bagian LP2A di Tambaksari, Jumat (9/3). Ia menambahkan, Pemkot Surabaya melakukan pengadaan 5.255 unit komputer yang akan disebar ke sekolahsekolah tingkat SD dan SMP di Surabaya. Sedangkan komputer yang sudah diterima pemkot dari penyedia sebanyak 4.600 unit komputer. Kekurangannya dalam waktu dekat ini akan dikirim ke Surabaya. “ Yang sudah didistribusikan sebanyak 3.874 komputer ke 282 sekolah. Rinciannya, ke

SDN sebanyak 1.557 unit komputer di 229 sekolah. Sedangkan yang ke SMPN sebanyak 2.317 komputer di 53 sekolah. Sisanya, kami targetkan minggu depan beres semuanya,” kata Noer. Komputer yang ada di gudang itu sudah mulai didistribusikan sejak 2 Maret 2018. Disamping itu, Noer mengaku masih menunggu 655 komputer yang sudah dalam perjalanan menuju Surabaya. Ia memastikan, setelah tiba di Surabaya akan langsung didistribusikan ke sekolah-sekolah seperti sebelumnya. “655 komputer ini kami targetkan minggu ketiga Maret, sudah bisa terdistribusi semuanya. Jadi, di minggu ketiga itu sebanyak 5.255 komputer sudah beres semuanya,” tegasnya. Menurut Noer, kedatangan hingga pendistribusian itu terus diawasi oleh pihak kepolisian dan kejaksaan. Adapun mekanisme pendistribusiannya yaitu dengan melakukan pendistribusian ke sekolah, lalu dirakit oleh penyedia hingga komputer itu bisa nyala dan digunakan. “Setelah dirakit itu, ada tim pemeriksa dari tim ITS sebanyak 7 orang dan dari tim LP2A sebanyak 10 orang,” katanya. Noer juga menambahkan bahwa pengadaan komputer ini bergaransi 3.3.3. Artinya, tiga tahun service, tiga tahun

garansi sparepart, dan tiga tahun on side. Sedangkan Didik Yudha, dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, mengatakan timnya mengawal terus pengadaan komputer itu, mulai dari perencanaan hingga pendistribusian, dan pengecekan di lapangan. Ia pun bersama timnya selalu standby di gudang itu dan juga mengikuti langsung pendistribusian dan pengecekan di sekolah. Ia menjelaskan bahwa apabila ada indikasi korupsi, maka pihaknya akan langsung melaporkan dan melimpahkan kasus itu kepada tindak pidana khusus. Namun, hingga saat ini pengadaan komputer itu tidak ditemukan indikasi korupsi. “Di lapangan memang kami menemukan ada 3 perangkat komputer yang rusak. Salah satunya ketika dihidupkan, ternyata error,” jelasnya. Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Surabaya Budi Hartono mengatakan, sekolahnya mendapatkan 85 komputer. Dan diletakkan di dua ruangan. Komputer ini sudah cukup untuk sekitar 300 siswa yang akan mengikuti UNBK. “Kami mengapresiasi pengadaan ini,” tegasnya. (udi/lis)

FOTO: MEMORANDUM/UDIN

Ribuan Komputer Digelontorkan ke SDN dan SMPN

Spanduk penolakan yang dipasang KBRS.

Komunitas Bambu Runcing Tolak Pergantian Nama Jalan Surabaya, Memorandum Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS) menolak rencana Gubernur Jawa Timur mengganti nama Jalan Gunungsari menjadi Jalan Prabu Siliwangi serta Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda. Sebagai bentuk protes, KBRS membentangkan beberapa spanduk yang tersebar di jalan jalan di Surabaya, Jumat (9/3). Diantaranya di Jalan Indrapura, Pemuda, Yos Soedarso, Panglima Sudirman,

Jalan Dinoyo dan Jalan Gunungsari. Spanduk-spanduk itu bertuliskan Tolak Pergantian Nama Nama Jalan di Surabaya, Jangan Kaburkan Sejarah Surabaya, Tolak Pergantian Nama Jalan

Dinoyo, Jangan Kaburkan Sejarah Surabaya, Tolak Pergantian Nama Jalan Gunungsari, Jangan Kaburkan Sejarah Surabaya. Isa Ansori yang juga Anggota Dewan Pendidikan Jatim, terlihat bersama beberapa orang dalam pemasangan itu. “Saya mengapresiasi niat baik Pak Gubernur yang kepingin membangun sejarah baru hubungan yang baik akibat luka sejarah, dengan menyandingkan nama Jalan Prabu Siliwangi berdeka-

Korban Sipoa Lapor Komisi III “Namun kejadian ini tidak hanya di Jatim, ternyata juga ada di luar pulau. Ada 300 orang yang tergabung dalam P2S ini dirugikan. Rata-rata mereka mengeluarkan uang Rp 200 juta. Menurut informasi, masih ada ribuan orang korban lainnya yang belum bergabung dalam P2S,” kata Adies. Lanjut Adies, jika dikumpulkan menjadi satu, kerugian yang ada di masyarakat yang dijanjikan tiga tahun selesai, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Bahkan sudah dilaporan ke Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. “Saat ini keinginan mereka yang dirugikan untuk membentuk panja penegak hukum di Komisi III DPR RI. Kerena

mereka sudah melapor ke DPRD Provinsi Jawa Timur, tapi tidak bisa menyelesaikan permasalahan,” ucapnya. Dirinya juga menjelaskan, P2S melapor ke DPR RI, lantaran hanya DPR RI yang bisa memanggil paksa terhadap pejabat yang ingin dimintai keterangan, termasuk juga orang-orang yang merugikan masyarakat dengan aturan undang-undang. “Undang-undang ini memang diperuntukkan melindungi masyarakat kecil yang mana dizalimi pihak-pihak tertentu. Hal ini menjadi masukan kami. Surat juga kami terima lalu dibawa ke komisi III untuk dirapatkan, dan akan memangil pihak terkait untuk didengarkan permasalahan sejak awal hingga

Warga Deltasari Wadul Dewan Jatim 40 persen dari luas lahan perumahan,” ungkapnya. Menurut Subiyakto, warga menengarai luas tanah fasum sekarang ini berkurang. Deltasari depan yang sempat diukur, pagu 40 persen, tapi kurang 1,4 hektare atau hanya 37 persen. Dan Deltasari belakang hanya 37 persen atau berkurang 3,3 hektare. “Site plan berubah-ubah dari awal, dan warga tak pernah diberitahu apalagi diajak rembukan. Fasum taman misalnya, tiba-tiba berubah jadi rumah. Ini kan sudah menyalahi peruntukan. Saat ini banyak pembeli rumah yang resah karena setelah dicek, ternyata berdiri di atas fasum. Mereka takut dibongkar,” jelasnya. Terkait makam, ada perjanjian Pemkab Sidoarjo dengan REI Jatim 2012 tentang makam. Tapi pengembang malah mengarahkan warga ke tempat pemakaman umum (TPU) Proloyo. Padahal, TPU Proloyo sendiri sudah ada sejak 2003. Sementara lahan yang seharusnya untuk makam malah dijual pengembang. “Sekarang ini tak jelas, makam estate (perumahan) itu ada atau

tidak. Pak Warih Handono (dulu wakil ketua Komisi A) pernah sidak ke TPU Proloyo dan menyatakan TPU itu bukan makam estate,” tandasnya. Karena itu, warga datang ke Komisi A DPRD Jatim untuk melaporkan kondisi ini. Karena fasum ditengarai banyak dipalak pengembang dengan modus yang sama (dijual ke pihak ketiga). “Persoalan fasum adalah fenomena gunung es yang harus direspon serius oleh DPR dan pemerintah,” tandasnya. Untuk mendapatkan hakhaknya itu, warga Perum Deltasari juga menyiapkan perlawanan lewat jalur hukum. Selain ke Komisi A DPRD Jatim dan Polda Jatim, warga juga akan lapor ke Presiden RI. “Minggu depan Insya Allah kita akan ke Jakarta untuk melaporkan ini ke Presiden. Sebab pengembang ini seperti tembok China. Di Jogjakarta juga bermasalah,” tandasnya. Imam Syafii, warga Perum Deltasari lainnya menegaskan, warga butuh dukungan politik dari DPRD Jatim dan juga menyiapkan langkah hukum. “Kami minta bantuan Komisi A untuk mengawal kasus ini, karena kita

Surabaya Aman dari Melon Berbakteri terkait beredarnya berita soal buah yang mematikan tersebut lewat media sosial. Sebab, buah melon tersebut kebanyakan berasal dari petani yang ada di Jatim. Sementara itu Badan Karantina Pertanian (Barantan) RI bergerak cepat menjaga agar buah rock melon asal Australia tidak masuk ke Indonesia. Hal ini terjadi karena pemberitaan internasional terkait kematian warga di Australia setelah mengkonsumsi buah rock melon

(cantaloupe). Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini mengatakan, rock melon Australia tercemar bakteri listeria dan menimbulkan kematian tiga orang warga tersebut Kejadian ini merupakan sinyal darurat bagi pemerintah Indonesia untuk segera melakukan tindakan antisipatif, meski sebenarnya belum ada importasi secara langsung ke Indonesia. Buah tersebut diek-

tan dengan Jalan Brawijaya, serta Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda,” katanya. Ia menambahkan masyarakat tak begitu mempersoalkan sejarah masa lalu tersebut. Terbukti tidak ada penolakan terhadap masyarakat Sunda atau Jawa Barat. “Bahkan suporter Surabaya kalau kedatangan suporter Bandung, mereka sambut dengan rasa kekeluargaan. Begitu juga sebaliknya,” urainya. (udi/lis)

Sambungan dari halaman 13 akhir,” tandasnya. Adis menambahkan, bila laporan korban lengkap, secepatnya komisi 3 membentuk panja. “Paling lama dua minggu akan memangil pihak terkait. Apa yang disampaikan korban hampir mirip persoalaan yang ada di Pasar Turi. Di tempat yang sama, Yulia Tenoyo wakil, ketua P2S menjelaskan, permintaan para pembeli sederhana, hanya meminta uang dikembalikan seratus persen “Sementara saat ini yang mengadu ke paguyuban sekitar 300 orang, dan korban yang belum tergabung P2S jumlahnya sekitar ribuan orang. Langkah selanjutnya kami menempuh jalur hukum, yaitu kami mau

Sambungan dari halaman 13 takut ada yang masuk angin,” tandasnya. Ketua Komisi A DPRD Jatim Fredy Poernomo menegaskan, apa yang jadi keluhan warga Perum Deltasari akan ditampung. Memang, problem tanah ini menjadi perhatian karena Komisi A juga menerima banyak pengaduan. Menurut dia, menghadapi mafia tanah memang sulit, tapi tak boleh menyerah. “Karena itu, tolong saya dibuatkan kajian akademis/teknis dan buktibukti autentik awal. Nanti akan kita tindaklanjuti,” ungkapnya. Dari kajian-kajian akademis/teknik itu, nanti akan dilihat temuannya apa. Kalau aturannya ada pelanggaran, ya Komisi A akan memberikan rekomendasi, karena tak bisa melakukan tindakan hukum. “Kalau ada oknum dari Pemkab Sidoarjo yang bermain, tolong sebutkan namanya, enggak usah takut,” tandasnya. Komisi A sendiri, lanjut dia, akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pemkab Sidoarjo, Dinas Cipta Karya Sidoarjo, dan Provinsi, serta pengembang PT Hasana Damai Putra. (be/lis)

Sambungan dari halaman 13 spor ke Malaysia, Singapura dan beberapa negara lainnya. Ia pun mengimbau agar masyarakat waspada terhadap buah melon tersebut dan menghindari kontak langsung atau konsumsi melon itu hingga adanya investigasi dan langkah pencegahan pemerintah Australia. Barantan akan memperketat pemeriksaan buah impor asal Australia, karena adanya potensi penularan dari jenis buah lainnya. (udi/lis)

setiap orang yang berbuat jahat kepada masyarakat harus diadili dan divonis” tegasnya. Sebelum melaporkan ke komisi III, P2S sudah melayangkan somasi kepada polisi. Tidak hanya itu, P2S juga pernah menggelar hearing ke Kantor DPRD Jatim. Ketika pengaduan berlangsung, diikuti sekitar 50 orang P2S yang mewakili ratusan korban dengan kerugian men-

capai triliunan rupiah. Mereka juga membawa beberapa spanduk yang bernada menyindir sebagai tanda protes pada manajemen. Anggota P2S juga membawa spanduk yang terdapat foto Bupati Sidoarjo waktu mengiklankan di media massa. Anggapan mereka bupati dinilai sebagai andil dan di endorse sama Sipoa. Rata-rata korban yang membeli hunian itu banyak yang

tertarik karena ikonnya Bupati Sidoarjo. Namun sampai sekarang, hunian itu belum serah terima. Laporan yang dilakukan para korban itu itu sebagai upaya akhir somasi P2S yang diabaikan begitu saja oleh Sipoa. P2S juga menggandeng kuasa hukum dari Unit Konsultasi dan Bantuan Hukum (UKBH) Universitas Airlangga (Unair).

Pemkot Harus Perhatikan Nasib SMP Swasta melaksanakan UNBK. Terutama lembaga pendidikan yang tak mampu. “Pemkot Surabaya dalam hal ini dinas pendidikan, bisa meminjamkan fasilitas komputer yang ada di SMP negeri untuk siswa SMP swasta,” kata lelaki yang juga anggota Dewan Pendidikan Jatim, Jumat (9/2). Namun, bagi SMP swasta yang besar maka yayasan yang menaungi untuk melakukan pengadaan komputer sendiri. Sebab, yayasan yang cukup, tentu tidak akan keberatan dalam pengadaan komputer karena

juga berkaitan dengan prestise sekolah. Terkait mengapa Pemkot Surabaya tidak melakukan pengadaan komputer untuk sekolah swasta, ia memahami. Bisa saja aturannya tak memperbolehkan. Selain itu juga jika dilakukan, akan kesulitan untuk pengawasan asetnya. S e d a n g k a n S e k re t a r i s Komisi D (kesejahteraan) DPRD Surabaya menyatakan pihaknya pernah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Surabaya. Intinya pengadaan komputer itu memang untuk

Sambungan dari halaman 13 sekolah negeri. Meski begitu, masih lanjutnya, pemkot tak boleh lepas tangan terhadap nasib sekolah swasta. Sebab, tak semua sekolah dan murid mampu menyediakan komputer untuk pelaksanaan UNBK. Solusinya, pemkot harus memetakan lembaga pendidikan swasta mana yang layak mendapat bantuan komputer. “Bisa saja, sekolah itu dipinjami 5 komputer untuk UNBK. Solusi lainnya adalah siswa sekolah swasta bisa mengerjakan UNBK di lembaga sekolah negeri yang

Kurangi Pengangguran, Disnakertrans Jatim Cari Terobosan ganguran yang ada di masyarakat. Khususnya muda-mudi yang baru lulus sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat. Di era digitalisasi yang terjadi sangat cepat membantu kehidupan manusia menjadi mudah dan lebih praktis. Namun, era digitalisasi juga mengurangi bahkan menghapus banyak profesi atau jabatan karena tergantikan oleh teknologi yang lebih maju. Dalam diskusi yang berlangsung pengamat sosial Prof Hotman Siahaan dari Universitas Airlangga mengatakan bahwa paling banyak dalam pengamatannya pihaknya mengidentifikasi sekitar 20 jenis jabatan yang kini sudah terhapus karena tergantikan fungsinya oleh teknologi. “Di era industri digital saat ini yang dikenal sebagai era digital, ada beberapa jabatan yang hilang karena tergantikan peran dan fungsinya oleh teknologi moderen. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah, dan pendidikan untuk menyiasatinya lebih dalam,” paparnya, dalam diskusi ketenagakerjaan dengan tema tantangan penyediaan lapangan kerja di era digitalisasi, Jumat (9/3). Menurut Hotman, pemanfaatan teknologi informasi dunia kerja adalah sebagai paradigma, formal, struktur organisasi, usaha mandiri. Bagaimana menciptakan produktifitas pekerja

lebih mempunyai semangat, tentunya hal globlalisasi perlu dilakukan. Biasanya rata-rata karakter anak lulusan SMA atau SMK lebih manja dalam pelatihan kerja yang diadakan balai latihan kerja (BLK). “Jabatan yang telah hilang di era digital saat ini contohnya, penghitung uang, penjaga tol, bahkan profesi penerjemah juga sudah tidak begitu dibutuhkan karena orang sudah bisa translate bahasa dengan bantuan google,” ujarnya. Dengan adanya beberapa jabatan atau profesi yang tergantikan oleh teknologi digital tersebut, maka menjadi tantangan bagi pemerintah pendidikan seperti perguruan tinggi dan sekolah kejuruan untuk melakukan perubahan kurikulum atau sistem pelatihan kerja yang lebih maksimal. “Sekolah dan perguruan tinggi harus melakukan lompatan-lompatan. Karena kalau terlambat antisipasi, maka akan ada lompatan-lompatan berikutnya yang pasti membuat kita semakin ketinggalan,’ paparnya. Hal yang sama disampaikan Kepala Disnakertrans Jatim Setiajit SH MM, Dinaskertrans Jatim sudah lima tahun berupaya untuk mengantisipasi era digitalisasi industri, karena di era digitalisasi akan datang siap atau tidak siap akan tergilas. “Lebih banyak perusahaan

Menurut Dian Purnama SH, UKBH Unair memfasilitasi konsumen yang mayoritas dari kalangan menengah ke bawah supaya mendapat haknya kembali. Karena uang milik korban sudah banyak yang disetor. “Kami tidak meninginkan apa-apa. UKBH Unair hanya ingin membantu para korban agar haknya kembali,” ujar Dian Purnama. Salah satu korban, Utari

beralih kepada teknologi. Seperti contohnya pabrik rokok, saat ini mereka tidak menggunakan padat karya atau karyawan dalam mengelola rokok, seperti ini akan menambah penganguran,” ucapnya. Lanjut Setiajit, sekarang Disnakertrans Jatim kewalahan. Lantaran pendidikan belum ada lompatan-lompatan untuk mengantisipasi era digitalisasi agar penganguran bisa tuntas. Upaya kami bekerja dengan dinas pendidikan provinsi, kota agar sejak dari SMP sudah diketahui dari bakat anak ini.

memiliki komputer,” jelasnya. Sedangkan Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset (LP2A) Pemkot Noer Oemarijati mengatakan, untuk tahun ini pengadaan komputer dilakukan untuk SDN dan SMPN dengan total anggaran Rp 51 miliar. Sedangkan untuk lembaga pendidikan swasta, sekarang ini belum ada. “Pengadaan komputer ini memang untuk sekolah negeri. Untuk sekolah sekolah swasta, saya tidak tahu. Tolong tanyakan ke dinas pendidikan,” cetusnya. (udi/lis)

Sambungan dari halaman 13 “Apakah sesudah lulus SMA bisa bekerja atau harus melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini bisa ditentukan mulai dari SMP,” paparnya. Diskusi ini menghadirkan para pembicara yakni Kepala Disnakertrans Jatim Setiajit SH MM, pengamat sosial Unair Prof Hotman Siahaan, Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Aspataki) Drs Saiful Mashud, dan Sekretaris Umum DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim Dr Heribertus Gunawan MBA. (alf/lis)

SURAT PEMBACA

Box Culvet Persempit Jalan KEBERADAAN puluhan box culvet berukuran sekitar 60 centimeter yang berada di atas Jembatan Dupak mempersempit jalan. Sebab, puluhan box culvert yang berjajar itu ditumpuk di atas jembatan sehingga lebar jalan makin berkurang. Mohon pihak terkait agar memindahkan box culvet tersebut jika memang tak dgunakan. Marsono - Tanjungsari ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081216517867, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

TELEPON PENTING POLRESTA SIDOARJO KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO SATPOL PP SIDOARJO PT PLN (PERSERO) APJ SIDOARJO PMK SIDOARJO PMI SIDOARJO

031-99010222 031-8921168 031-8942904 031-8955410-14 031-8962100 031 8961651

HALAMAN 15 RSUD SIDOARJO 031- 667 031 - 8961649 RS DELTA SURYA 031-8962531-8962531 RSU SITI HAJAR 031-8961570 -5921233 RSU SITI KHADIJAH 031-7876064 -031-7882123 RS MITRA KELUARGA WARU 031-7345333 KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA 031-8941714 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO SELATAN 031-8941013, 8962890 8941035 KPP PRATAMA SIDOARJO BARAT 031- 8959700,8959992 AMBULANCE 031-5030018

TELEPON PENTING

S I D O A R J O

TAKSI BLUE BIRD 031-372124 TAKSI ORENZ 031-8799999 TAKSI GOLD PANGKALAN GIANT WARU 031-8545555, 8546666 TAKSI PRIMA JUANDA 031-8688409031, 8665998 TAKSI CITRA KENDEDES PANGKALAN SIDOARJO 031-8966711

TAKSI STAR PANGKALAN WARU 031-5632000031, 8546666 KANTOR DISHUB SIDOARJO 031) 8946950 KANTOR DINAS PENDIDIKAN SIDOARJO 031-8921219 KANTOR BADAN PELAYANAN DAN PERIJINAN TERPADU (BPPT) SIDOARJO 031-8052090 KANTOR DISPENDUKCAPIL SIDOARJO 031-8952939 KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL (BPN) SIDOARJO 031-8962230 KANTOR PENGADILAN AGAMA SIDOARJO 031-8921012 MARKAS KODIM 0816 SIDOARJO 08113220816

Babinsa Koramil Sidoarjo Kota bersama pedagang Pasar Bluru Kidul.

Babinsa Turun ke Pasar Bluru Kidul Sidoarjo, Memorandum Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0816/Sidoarjo Pelda Sutikno Babinsa Desa Bluru Kidul turun ke pasar baru desa setempat. Prajurit TNI ini melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan para pedagang yang ada di sekitar pasar baru. Komsos tersebut untuk menambah dan meningkatkan jalinan komunikasi yang harus selalu dibina dan ditingkatkan Babinsa di wilayah tugasnya. Kenapa pasar menjadi salah satu tujuan Pelda Sutikno? Pasalnya, jaring-jaring di pasar sangat penting karena pasar sebagai tempat keramaian. Karena itulah Pelda Sutikno selalu meningkatkan hubungan dengan jaring-jaring yang sudah bisa diandalkan di wilayah pasar baru Bluru Kidul Sidoarjo. Di sana adalah pusat segala informasi. Sugianto (50), salah satu pedagang pasar setempat mengatakan, sebagai warga yang sudah lama berada di pasar dan berjualan bahan-bahan pokok, ia selalu berusaha memberikan informasi tentang segala sesuatu yang dibutuhkan Babinsa Desa Bluru Kidul. “Kami memang sangat akrab dalam segala hal dan segala kegiatan,” ujarnya. Pelda Sutikno mengatakan ia sangat berterima kasih dengan semua penerimaan yang diberikan  warga Bluru Kidul yang ada di pasar ini. ”Segala informasi selalu dapat cepat saya terima dari semua warga, yang memang sudah menjadi andalan saya, dalam penerimaan informasi. Informasi mereka selalu dapat dipercaya dan bisa dipastikan selalu rinci. Sebagai Babinsa saya harus selalu bisa berkomunikasi untuk menambah jaring yang sudah ada,” ujarnya.(zai/jok/hap)

Hitungan Jam, 2 Laka Lantas di Kandangan 1 Tewas, 1 Masuk Rumah Sakit Sidoarjo, Memorandum Zainul Fanna (51) tewas tragis di Jalan Raya Kandangan, Krembung, Sidoarjo, Kamis (8/3) malam. Itu setelah motor yang dikendarai warga Dusun Gajah Bendo RT 05 RW 02, Desa Gajah Bendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan tersebut ditabrak truk fuso. Kejadian ini ditangani Unit Laka Sat Lantas Polresta Sidoarjo. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara guna kepentingan visum.       Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 19.00 itu berawal ketika korban yang mengendarai motor bebek Honda Vario N 2747 TEN melaju dari barat (Krembung) menuju Timur (Porong). Ketika melintasi Jalan Raya Kandangan, Krembung tepatnya depan Indomaret, ia berusaha mendahului truk fuso N 8573 US yang dikemudikan Faisol Zamroni (30), warga Dusun Krajan Barat RT 01 RW 05, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumber Suko, Lumajang dari sisi kanan.

Nahas, bersamaan itu ada kendaraan lain, tidak diketahui nopolnya melaju dari arah berlawanan. Spontan korban menginjak rem untuk menghindari tabrakan. Motor korban oleng ke kiri dan terjatuh ke aspal. Dalam hitungan detik kemudian, tubuh korban digilas roda truk fuso dan tewas seketika. Warga dan petugas kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara Porong. Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di jalan raya setempat, esok harinya, yakni Jumat (9/3) sekitar pukul 05.00. Kecelakaan ini terjadi di Timur Indomaret di jalan raya setempat. Kali ini menimpa Karnoto (68), pejalan kaki warga Desa Kandangan RT

FOTO: MEMORANDUM/ZAI

FOTO: MEMORANDUM/ZAI

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso; WARTAWAN: Moch Zainul Arifin, S Minarno, Mohammad S; TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Korban luka dirawat di RS Bhayangkara Porong dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

12 RW 06, Krembung. Ia ditabrak motor hingga luka cukup serius dan dilarikan ke RS Bhayangkara Porong. Kecelakaan ini berawal ketika korban berniat menyeberang dari sisi Utara ke Selatan. Saat bersamaan meluncur motor Honda Scoopy S 5645 ZY yang

dikendarai Nisfatul Haziza (28), warga Desa Sarirejo RT 01 RW 01 Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Motor ini meluncur dari Barat (Krembung). Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba motor ini menabrak korban hingga terpental dan pingsan.

Kanit Lantas Polsek Porong AKP Sunardi melalui anggotanya, Aiptu Tuwo Wiyono membenarkan kejadian ini. “Benar memang ada dua kecelakaan di Jalan Raya Kandangan Krembung pada Kamis petang dan Jumat subuh,” ujarnya.(som/ zai/jok/hap)

Tunggu Hasil Labfor FOTO: MEMORANDUM/SOM

Kebakaran SPBU Brebek

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPC PDI-P Sidoarjo.

Mencuri Umur, Atlet Sidoarjo Dihukum 4 Tahun Sidoarjo, Memorandum Sikap tegas ditunjukkan Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Jawa Timur (Pengprov PBSI Jatim). Usai mendapat laporan tentang dugaan pencurian umur, Pengprov langsung mengganjar klub Persatuan Bulu Tangkis (PB) Fifa Badminton Club Sidoarjo, dengan hukuman dilarang mengikuti kejuaraan selama 48 bulan atau selama 4 tahun. Padahal di tahun 2016, klub yang sama juga diganjar hukuman selama 48 bulan dan denda Rp 40 juta. Itu adalah hukuman lantaran klub PB Fifa melakukan pencurian umur terhadap Della Apriya Anggraini, salah satu atletnya. “Sebenarnya ada empat atlet Jatim yang tahun ini kita beri sanksi. Namun, baru satu atas nama Alfin Akmal Nasrulloh. Keputusan itu sendiri ditetapkan, setelah Tim Keabsahan PBSI Jatim memperoleh bukti-bukti kuat,” jelas Ketua Umum PBSI Jatim, Wijanarko Adi Mulya SE, Kamis (8/2). Berdasarkan SK yang diterbitkan PBSI Jatim No. SKEP/0.31/PBSI.JATIM/II/2018, atlet PB Fifa bernama Alfin Akmal Nasrulloh telah melakukan kecurangan. Dia memiliki akta kelahiran ganda. Yang pertama No. 005612/IST/2003 tertanggal 7 Juni 2003 dan yang kedua, bernomor 019074/ IST/2011, tertanggal 23 September 2011. “Berdasar AD/ART serta sesuai perintah dari PBSI Pusat, yang Ketua Umumnya adalah Bapak Wiranto, PBSI Jatim memberikan hukuman yang bersifat menimbulkan efek jera,” tambah mantan Ketua Pembinaan dan Prestasi PB Suryanaga Surabaya tersebut. Meskipun atlet atas nama Alfin dinyatakan telah memalsukan data dan ketahuan mencuri umur, pihak Pengprov PBSI Jatim tidak serta merta menyalahkan PB Fifa. Sebab, klub itu secara gentleman telah menyerahkan atletnya. “Pengurus Fifa patut kita acungi jempol, dan ini harus ditiru oleh klub lain. Bersaing dalam meraih prestasi lebih indah tanpa harus mencuri umur,” terang dia. Menurut Wijanarko, banyak faktor yang membuat atlet melakukan pencurian umur. Meski yang jelas, kesalahan fatal ada di orangtua atlet. “Dalam beberapa kasus, malah pelatihnya yang lebih banyak berperan. Dia ingin anak itu juara dengan mengganti data akta kelahirannya. Padahal itu salah. Makanya di tahun ini kami ikrarkan Perang Bubat untuk para pelaku pencurian umur,” pungkasnya.(sdm/jok/hap)

Sidoarjo, Memorandum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDI-P) Sidoarjo menyomasi Panitia Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan (Panwascam) Prambon. PDI-P meminta kepada Panwascam Prambon memasang kembali baliho bergambar Gus Ipul-Mbak Puti yang dicabut dari pekarangan rumah kader PDI-P. “Surat somasi kami kirimkan ke pihak-pihak terkait pada hari ini (Kamis, Red). Kami meminta kepada Panwascam dan Satpol PP untuk memasang kembali baliho tersebut ke tempat semula,” ujar Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) DPC PDI-P Sidoarjo, Beny Syahputra SH, Kamis (8/3). Beny menilai, ada sejumlah pelanggaran terhadap perundangundangan maupun tindakan melawan hukum yang dilakukan penyelenggara dalam proses pencabutan baliho tersebut. Untuk pelanggaran perun-

dang-undangan misalnya, petugas tidak menunjukkan surat tugas maupun rekomendasi dari Panwaskab. Hal ini bertentangan dengan pasal 6 ayat 4 Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2016. Beny menilai petugas Panwascam dan Satpol PP juga melakukan tindak melawan hukum. Sebab, telah memasuki pekarangan rumah seseorang tanpa izin sekaligus mengambil baliho tersebut. “Hanya petugas kepolisian yang berhak masuk di pekarangan rumah seseorang. Itu pun harus dengan membawa surat tugas,” tandas Beny. Proses pencabutan baliho terjadi di pekarangan rumah milik salah seorang kader PDI-P di Desa Jati Alun-alun, Prambon, Rabu (7/3) pukul 19.00. Menurut Beny, baliho tersebut adalah alat sosialisasi pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jatim, Gus Ipul-Mbak Puti, yang dilakukan internal PDI-P kepada

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Sidoarjo, Memorandum Tim Serapan Gabah Petani (Sergap) Kodim 0816/06 Tanggulangin, Kapten Inf Dwi Umiyanto menambah personel untuk memperluas serapan gabah di 18 desa. Kalau semula hanya 2 tim di 2 desa, tim yang diturunkan dilipatgandakan menjadi 18 tim untuk turun di 18 desa. Menurut Kapten Inf Dwi Umiyanto didampingi Babinsa Desa Ganggang Panjang Sersan M Suni, Tim Sergap Koramil Tanggulangin sudah diterjunkan mulai 27 Pebruari 2018. Sampai saat ini sudah memasukkan gabah setara beras ke Bulog. Tim Sergap Koramil Tanggulangin juga didampingi Mantri Pertanian, petugas dari Pertanian tingkat kecamatan , yang selalu memberikan saran dan masukkan kepada Tim Sergap, agar dapat memilih gabah yang bermutu baik atau bagus. Tim juga dibekali peralatan seperti pengukur kadar air, timbangan dan peralatan ubinan untuk menentukan standar kwalitas gabah petani.(zai/jok/hap)

PDI-P Somasi Panwascam Prambon kadernya. Selain indikasi pelanggaran aturan dan tindak melawan hukum yang dilakukan petugas, Beny juga menegaskan baliho yang diambil tersebut bukan alat peraga kampanye. “Apalagi, baliho tersebut bukan alat peraga kampanye. Sebab tidak ada nomor paslon apalagi ajakan mencoblos. Jadi, kami meminta Panwas dan Satpol PP untuk memasang kembali di tempat semula, dalam waktu 1 X 24 jam sejak surat somasi kami diterima mereka,” papar Beny. Dikonfirmasi soal somasi tersebut, Jamil anggota Panwaskab Sidoarjo mengatakan akan memanggil kedua belah pihak. Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi permasalahan yang ada. “Apakah benar ada pencabutan. Hal itu juga melanggar apa tidak. Jika terbukti melanggar, akan dilakukan pembinaan,” ujarnya. (som/zai/jok/hap)

SPBU Brebek ketika terbakar.

Penertiban PKL Depan PG Candi Diprotes Warga Sidoarjo, Memorandum Pedagang kaki lima (PKL) di PG Candi akhirnya ditertibkan aparat Satpol PP, Kamis (8/3). Namun penertiban itu mendapat protes keras dari warga. Alasannya, PKL yang berjumlah 15 orang itu menempati tanah eigendom. Protes itu disuarakan Ruhu Syahid Toha, mantan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Sidoarjo. “Para PKL itu menempati tanah eigendom. Seharusnya mereka tidak boleh ditertibkan seperti itu,” kata Ruhu ditemui di ruang Lobi DPRD Sidoarjo, Jumat (9/3). Ruhu menegaskan, tanah eigendom bukan tanah negara. Namun, tanah itu bisa dimohon oleh orang yang tinggal berpuluh tahun di atasnya. “Jadi, para PKL itu sebenarnya bisa memohon untuk menjadi hak milik.Tapi karena penertiban itu, hak tersebut kini jadi hilang,” ujarnya. Apalagi, usai ditinggalkan PKL, lahan itu akan segera dibanguan ruang terbuka hijau (RTH). Ia menegaskan, langkah tersebut sangat menciderai hati rakyat. “Masak penghijauan kok mengalahkan urusan perutnya rakyat,” tukasnya.

Lahan PKL PG Candi yang sudah rata dengan tanah.

Keinginan Ruhu bertemu Ketua Komisi A HM Tafiqulbar sata itu belum kesampaian lantaran Ketua Komisi A, tidak ngantor. “Saya akan ke sini (Kantor DPRD Sidoarjo) lagi besok. Saya akan berusaha memastikan, bahwa penertiban itu salah kaprah,” tandasnya. Komandan Satpol PP Sidoarjo,Widyantoro Basuki SH ketika dikonfirmasi masalah ini membenarkan jika pihaknya telah melakukan penertiban. Namun ia menegaskan, yang ditertibkan bukanlah PKL, tapi bangunan liar (Bangli) yang berdiri di sebelah selatan PG Candi. “Yang kita tertibkan bukan PKL, tapi bangli,” cetusnya. Sekretaris Komisi A Drs H

Saiful Ma’ali mengatakan, penertiban tersebut sudah sepengetahuan anggota komisi. Ia menerangkan, setelah ditertibkan, para PKL akan diarahkan untuk menempati lahan relokasi. “Lahannya tidak jauh dari tempat berjualan mereka selama ini,” ujarnya. Se m e n t a ra i t u , d a l a m forum hearing yang digelar Komisi A pada tanggal 28 Februari 2018 disebutkan bahwa para PKL tersebut memang berjualan di atas tanah eigendom. Kenyataan ini disampaikan oleh Plt Kades Candi, Abdul Ghofur. “Berdasar keterangan di buku kretek desa, para PKL itu berjualan di atas tanah eigendom,” tandasnya kala itu.(sdm/jok/hap)

Sidoarjo, Memorandum Apa penyebab kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Brebek, Waru, Kamis (8/3) kemarin? Sampai saat ini sebab-sebab kebakaran yang menewaskan satu orang dan melukai 4 orang lainnya itu masih diselidiki pihak berwajib. Kapolsek Waru Kompol HM Fatoni SH MH mengatakan, penyebab kebakaran tersebut masih dalam lidik (penyelidikan) kepolisian. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Labfor Mabes Polri. “Masih lidik dan tunggu hasil Labfor,” ujar Kompol Fatoni kepada Memorandum, Jumat (9/3). Polisi, lanjut Kompol Fatoni, masih terus melakukan penyelidikan kejadian ini dan memeriksa sejumlah saksi. Penyelidikan kejadian kebakaran memang memerlukan waktu karena penyidik juga harus menunggu hasil pemeriksaan Labfor. Berbeda dengan kejadian kriminal lainnya. Sementara itu, setelah melakukan identifikasi para korban kebakaran disertai ledakan di SPBU Brebek, diketahui kalau identitas korban meninggal dalam peristiwa itu atas nama Kusno (35), warga Magetan. Kusno merupakan kenek truk yang mengangkut galon air mineral dengan nopol L 9757 NJ yang posisi mobilnya berada di belakang mobil pengangkut gas yang terbakar dan hangus di dekat pompa dispenser nomor lima. Saat kejadian, truk yang ditumpanginya berada tepat di belakang truk pengangkut tabung gas dengan nopol S 9633 UN yang saat itu mengisi solar. Kusno saat itu menunggu antrean isi solar di mobilnya. Lalu, ia turun dan berniat hendak menyerahkan kupon BBM ke petugas jaga SPBU. Kusno yang berada di dekat dispenser nomor 5 meninggal di TKP dengan kondisi tubuh terbakar 100 persen. “Satu

orang meninggal dunia dan empat mengalami luka-luka,” ujar Kompol Fatoni tak lama setelah kejadian kebakaran maut tersebut, Kamis (8/3). Selain satu korban yang meninggal dunia di TKP, tiga orang mengalami luka bakar yakni Arifin (46), warga Singosari Malang, Nasrul Komarudin (37), warga Tambak Sumur, dan Budianto (46), warga Sukolilo. Arifin dan Nasrul mengalami luka bakar serius.  Arifin merupakan sopir truk nopol S 9633 UN yang mengangkut tabung gas. Nasrul, petugas SPBU yang juga ikut tersambar api yang membumbung tinggi tersebut mengalami luka bakar serius. Sementara itu, Budianto sopir truk yang memuat galon air mineral hanya mengalami luka ringan. Dan, satu korban lagi bernama Solikah. Dia adalah petugas SPBU, namun tidak mengalami luka yang serius. “Solikah hanya mengalami luka ringan dan syok. Korban dirawat di RS Royal Surabaya. Ada korban yang sudah diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan,” rinci Kompol Fatoni.(som/ jok/hap)

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Prajurit Beli Gabah di 18 Desa Tanggulangin

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Tim Sergap Kodim Sidoarjo membeli gabah di tengah sawah.

Kombes Pol Himawan Bayu Aji di TKP.


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 16

TELEPON PENTING

TELEPON PENTING

CCTV Tuban

(0356) 325651

IRD RSUD Dr R Koesma

321010

PMI

321089

RS Medika Mulya

322744

Pemadam Kebakaran

321113/321016

Telkom

108

UGD RS NU

328299

Polres Tuban

321290

UGD RS Muhammadiyah

321334

Kodim 0811/Tuban

321200

TUBAN-BOJONEGORO

Polres Nganjuk

Polres Madiun

Polres Madiun Kota

Jl. Gatot Subroto No.116, Ringinanom, Nganjuk, Jawa Timur

Jl. Soekarno-Hatta No.66 Madiun Jawa Timur 63471.

Jl. Sumatera Kec. Madiun Kota Madiun, Jawa Timur 63112.

Telepon: (0358) 321660

Telepon: (0351) 454773.

Telepon: (0351) 454767.

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). BOJONEGORO: Reinno Pareno. TUBAN: Slamet Riyadi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Alokasikan 12,7 Juta Hektare

FOTO: MEMORANDUM/REINNO PARENO

Jokowi Izinkan Petani Manfaatkan Hutan Negara Kondisi jembatan Sungai Jetak yang ambrol.

Jembatan Bojonegoro–Cepu Ambrol, Lalu Lintas Terganggu

Jokowi ingin mengurangi konflik antara pemerintah setempat dengan petani yang tinggal di sekitar hutan. Untuk itu, Jokowi mengalokasikan lahan kawasan hutan seluas 12,7 juta hektare. Masyarakat diberikan hak atau izin memanfaatkan hutan negara untuk kemakmuran rakyat dalam bentuk hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, kemitraan kehutanan dan hutan adat. Dalam upaya pengentasan kemiskinan masyarakat petani, pada program Jokowi ini, kaum petani akan dimudahkan untuk mendapatkan kredit lunak dari BNI atau BRI berupa program kredit usaha rakyat (KUR). “KUR ini diberikan kepada mereka dari kedua bank tersebut dengan bunga sangat rendah, 7 persen per tahun. Jadi mereka bisa mendapat pinjaman tersebut dengan jaminan mereka betul-betul mempunyai lahan garapan. Dan pihak bank yang akan merealisasikan uang tunainya,”ungkap Jokowi. Di hutan petak 3o, RPH Ngimbang masuk Pemerintahan Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Presiden Jokowi menyerahkan surat keputusan (SK)

Bojonegoro, Memorandum Jembatan yang menghubungkan Bojonegoro–Cepu di Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro ambrol di bagian bawah, Jumat (9/3). Akibatnya, bahu jalan nasional di atasnya berlubang dengan diameter satu meter. Sehingga hanya kendaraan bermotor yang diperbolehkan lewat. Jembatan yang membentang dari barat ke timur itu juga dipasang sejumlah drum dan tanda rambu. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Pemprov Jatim selaku pemelihara jalan nasional di Bojonegoro, Harto menyebutkan, ambrolnya bangunan di bawah jembatan karena tergerus banjir. “Jembatan itu di bawahnya Sungai Jetak yang jaraknya hanya satu kilometer dari Sungai Bengawan Solo,” ujarnya. Saat bahu jalan berlobang dan retak, lanjut dia, pihaknya langsung membantasi bahu jalan dengan 10 drum. Tujuannya, agar pemotor tidak melewati jembatan tersebut.Sontak sejumlah warga di dekat jembatan, saling mengatur kelancaran lalu lintas di dua ujung jembatan. Karena jalur utama, sehingga terlihat antrean panjang di barat maupun timur jembatan. Yusti (40), salah seorang pemotor yang antre lewat jembatan berharap jembatan yang berlubang dan retak itu segera diperabiki. Di mana kondisi itu mengakibatkan terganggunya jalan antara Bojonegoro menuju kawasan barat maupun sebaliknya. Sebab apabila dibiarkan, kerusakan semakin parah dan merugikan pengguna jalan. Junaidi (60) warga dekat jembatan mengatakan, pondasi jembatan sebagai penghubung satu-satunya itu tibatiba ambrol. Diduga longsornya tanah bawah jembatan akibat tergerus derasnya arus sungai yang mengalir di bawahnya. Parahnya, material bahu jalan atas jembatan runtuh ke bawah dan membentuk lubang.“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” katanya. (ren/har/be)

FOTO: MEMORANDUM/CW2

Tuban, Memorandum Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Tuban dan melakukan panen raya jagung di areal Perhutanan Sosial di Kecamatan Palang, Jumat (9/3).

Presiden Joko Widodo panen raya jagung di hutan petak 30 bersama petani setempat.

Perhutanan Sosial sebanyak 13 SK untuk tiga Kabupaten, yakni Bojonegoro, Blitar, dan Malang seluas 8.975,8 hektare bagi 9.143 KK, Jum’at, (9/3). Surat keputusan perhutanan sosial untuk Kabupaten Bojonegoro saja diserahkan 2 SK dengan luas 1.494,2 hektare bagi 1.342 KK. Sedangkan dari Kabupaten Blitar telah diserahkan kepada 1.284 KK untuk lahan seluas 1.399,6 hektare.

“Peserta petani penerima SK dari Kabupaten Malang sebanyak 8 SK juga diberikan. Dengan jaminan seluas 6.092 hektare bagi 6.517 KK, Mereka langsung memndapatakan SK tersebut,” ungkap Direktur Utama Perhutani , Denaldi M Mauna. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakarmenyampaikan, saat ini telah merealisasikan program Perhutanan Sosial untuk kes-

ejahteraan masyarakat petani Indonesia yang kini telah mencapai areal seluas 1,4 juta hektare, dan masih dalam proses penyelesaian. “Untuk Pulau Jawa saja dalam penyiapan lapangan kerja pemerintah telah mengalokasikan semua kebutuhan petani seluas 25.229,5 hektare yang tersebar pada 46 titik di 16 Kabupaten,” ungkapnya. Pada kesempatan itu,

Jokowi membagikan sertifikat wakaf pada warga. Sebanyak 458 sertifikat wakaf yang dibagikan. Sertifikat itu, diserahkan langsung pada warga penerima. Menurut Hafidz dari kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban yang merupakan salah satu panitia pembagian sertifikat, 458 warga tersebut berasal dari 22 kabupaten/kota di Jatim.(cw-2/har/be)

SEPUTAR JATIM

Warga Sukolilo Lapor Kejari Lamongan, Memorandum Warga di Lamongan melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) yang menimpa Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Dugaan pungli terkait program agraria nasional (Prona) di desanya. “Kami sudah melaporkan dugaan ini beberapa waktu lalu dan hari ini (kemarin, red) kami melengkapi barang bukti yang kita miliki,” ujar seorang warga Sukolilo, Masduki. Menurut Masduki, pemohon prona di Desa Sukolilo diduga ditarik biaya sebesar Rp 1 juta setiap bidangnya. Padahal, bagi warga yang kurang mampu, uang senilai Rp 1 juta tersebut sangat besar. “Sepengetahuan saya, mengurus sertifikat tanah melalui prona adalah gratis karena dibiayai oleh negara,” jelas Masduki kepada wartawan, seperti dilansir detik. com, Jumat (9/3). Beberapa waktu lalu sebelum melapor ke Kejari Lamongan, lanjut Masduki, warga juga sudah menanyakan uang Rp 1 juta dari masing-masing pemohon ini dalam forum rapat desa. Dalam rapat desa ini, ungkap Masduki, diperoleh rincian biaya sebesar Rp 1 juta ini di antaranya untuk penyediaan alat tulis kantor dan foto copy sebesar Rp 50 ribu. “Yang paling aneh adalah adanya rincian pengeluaran untuk wartawan,” ungkap Masduki. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lamongan, Hary Purwanto mengatakan, laporan dari warga tersebut sudah diterima dan akan ditindaklanjut. “Ya laporan sudah kita terima, mereka juga melampirkan barang bukti yang dimiliki,” tandas Hary. Kepala Desa Sukolilo, M Lasmiran menjelaskan, sertifikat yang diurus melalui prona sudah selesai dan sudah diberikan kepada masing-masing pemohon. “Terkait adanya laporan ke kejaksaan, saya tidak tahu. Tapi yang jelas sertifikatnya sudah selesai dan sudah diterimakan ke pemohon,” tegas M Lasmiran kepada wartawan. (*/be)

Menurut informasi, sedikitnya 303 sak beras masing-masing berisikan 10 kilogram tak layak untuk dikonsumsi. Beras untuk masyarakat pra sejahtera itu selain berubah warna kehijau-hijauan, juga dikerumuni belatung. Selain itu, jumlah timbangan beras yang seharusnya 10 kg juga tidak sesuai. Mayoritas banyak berkurang. Atas temuan itu, pemerintah desa setempat sementara waktu menghentikan proses distribusinya dan melaporkan persoalan itu ke instansi terkait. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Pacitan Joni Maryono langsung me-

nindaklanjuti temuan tersebut ke dinas sosial, selaku leading sector penyaluran program rastra.”Beras tersebut akan diganti sesuai ketentuan. Kami imbau masyarakat tidak resah dengan persoalan tersebut,” jelasnya seperti dilansir BO.com, Jumat (9/3). Meski begitu, Joni meminta kepada pihak-pihak yang terlibat langsung dalam program rastra agar memperhatikan beberapa hal sebelum melakukan distribusi. “Saya harap bisa tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat waktu sehingga tidak memunculkan keresahan seperti ini,”imbaunya. (*/be)

FOTO: ISTIMEWA

Pemohon Prona Ditarik Rp 1 Juta

Pacitan, Memorandum Distribusi beras dari gudang semi permanen (GSP) Perum Bulog untuk masyarakat pra sejahtera (rastra) di Pacitan kembali dikeluhkan warga. Hal ini terkait kualitas beras dan timbangan yang tidak sesuai. Seperti yang sedang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Tulakan.

Belatung bercampur beras yang meresahkan masyarakat pra sejahtera.

Polisi Amankan Mobil Misterius

FOTO: MEMORANDUM/REINO PARENO

Warga Sukolilo usai melapor ke Kejari Lamongan.

FOTO: ISTIMEWA

Warga Pacitan Resah, 303 Sak Rastra Berbelatung

Petugas memeriksa mobil misterius yang diparkir di pinggir jalan.

Bojonegoro, Memorandum Polsek Bojonegoro Kota mengamankan Xenia H 8715 MP ke Mapolres Bojonegoro, Jumat (9/3). Sebab mobil warna hitam itu dilaporkan telah berada di depan SPBU Jetak selama dua hari, tanpa ada pimiliknya. “Kami dapat laporan dan akhirnya mobil itu kami amankan,” kata Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Eko Dani. Menurut dia, mobil tak bertuan itu diketahui dari Yoyok, petugas SPBU. Dia curiga karena sudah dua hari mobil tak bertuan tersebut dibiarkan di pinggir jalan. Selanjutnya, Yoyok menelpon Mapolsek Bojonegoro Kota. Karena ia khawatir

mobil itu hasil kejahatan. Bahkan, mobil yang diparkir di pinggir jalan itu mengganggu arus lalu lintas di kawasan Jetak. Tidak diketahui persis kapan mobil itu ditinggalkan pemiliknya. Namun Yoyok mengetahui sudah berlangsung dua hari mobil itu diparkir di depan lokasi kerjanya.”Untuk keamanan mobil tersebut saat ini diamankan di Polres Bojonegoro.Apabila ada yang merasa memiliki silakan mengambil di Mapolres dengan menunjukkan surat-surat kendaraan lengkap dan menerangkan mengapa mobilnya diparkir di pinggir jalan,” jelasnya. (ren/har/be)


H A L A M A N 17

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

INFORMASI PASANG PAS 081332224306 085100064990 081330371927 - 081232792370 08123284753-081330677559 081231417020

IKLAN PAS

031-8275390 SURABAYA

MOBIL

ANEKA KEBUTUHAN

BAHAN BANGUNAN

PIJAT KEBUGARAN

PROPERTI

SURABAYA

SURABAYA

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

Bu Mini Cantik Pijat Kebugaran tradisional P/W Pggl A/J hotel/Losmen,Perum Apartem en H: 0812.1630.3125 / 0819-9972-8042 / 0831.1537.0426. ALIANDO MASSAGE khusus Pasutri & Ibu Rumah Tangga.. Nyaman, Bersih,Handsome & Ramah. Prifasi Terjamin Khusus Hotel dan Apartement Hub:083.849.880.965. ≈ROY MASSAGE∆ khusus wanita & Pasutri Ramah, Bersih, Handsome, Sopan, khusus Hotel & Apartement, Privasi sangat terjamin Hub:087.855.94.9331. BU NUNUNG Jawamanis Sexy Sintal Lembut Keibuan Hot Massage Sendiri Call Hotel 0812 5558 9296. Dewangga / cowok cakep atletis/ massage, melayani pasutri/ 24jm, tdk mlayani sms/bs d panggil d tempat/ hbungi/081217830838. P.MAD KUMIS Pijat Relaxsasi khusus Pria capek-capek. Bisa ditempat, dipanggil. Hub. 081335272901 / 085790835451.

RUMAH DIJUAL J.Rmh Kalilom Lor Timur 6B/35 Sby. Uk: 3x8,40 m. Tingkat satu, lantai atas: teras,K. Tdr, jemuran. listrik 1300 , PDAM. Siap huni. H: 083129397054, 087855791671. 085101 994897.

TRUCK

ARSITEKTUR

Jual Truck Ragasa th»2002, 100jt, Hub: 085100156690 / 081230957768.

SPESIALIS PASANG Rangka Atap GalValum Plafon, Partisi, Renov. Hub:0822.4446.8697.

BANK Pinjaman Max 200juta Langsung Cair (Bpkb -Motor/Mobil)Hub:0818372724-085100161759 MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

Jual Rmh uk.5x10 m2, Jl.Tambak Wedi Baru Gg.16 no.15. kamar 2, listrik ada, PDAM ada, pagar ada. 300jt, bisa nego H:085755724658.

Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

* * * * *

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.20/02-20/03

NUPR 2,5jt Bisa pilih Kavling&Gratis Kavling tanpa DP Terima Jasa Bangun Rmh 50%

RUPA-RUPA MOBIL

Hub: 082115066999.

LIEK TOYOTA

Rumah mau dilelang BANK Terjerat Rentenir Kredit Macet Kredit ditolak Bank BUTUH DANA TALANGAN

Jln. Tenggumung 8 Sidoarjo

081 230 911115 -081230911115 Dengan hanya Rp. 250.000,- Anda mendapatkan Sulusinya 38.1/03-3/03

Dijual Rumah Baru Dukuh Bulak Banteng (3x8.5) atap Dack. Surat petok D. Hub.Pemilik.082233937099.

Ready All New Rush Avanza Inova Calya Agya

J.Rmh kost Jl.Greges Barat gang makam 30 kt.12 km.4 Ls:79m2 SHM Hub:081230343408 / 081252601299.

BEKTI 085100448037 / 081217172751

DP. 38 jt DP. 20 jt DP. 48 jt DP. 20 jt DP. 18 jt

-Angs 6 Jt-an x60 - Angs 4,5 jt-an x60 - Angs 6,6 jt-an x 60 - Angs 3,3 jt-an x 60 - Ansg 3,5 jt-an x 60

BURUAN STOCK TERBATAS 38.28/02-29/03

Perusahaan Keuangan yang berpenga laman lebih dari 25 thn. (solusi untuk segala pembiayaan Modal Usaha dan Renovasi) - Cicilan Ringan - Jangka waktu fleksibel - Proses cepat - Pengajuan mudah - Pinjaman dari 300 jt s/d 50 M

Jl. Kebraon Gg II/182 Sby (Sebelah Makam)

LAVERANSIR BAHAN BANGUNAN - Pasir Pasang - Pasir Campur - Pasir Lumajang - Batu Kali

700 900 1.450 800

- Koral 925 - Sirtu Uruk 525 - Sirtu Ayak 700 - Batu Bata

031-7665468 / 081.333.744.800/0812.4992.7797 40.6/02-6/03

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet,Tanpa Bongkar Kimia,Terima Kuras ,Sumur,Tandon,Kolam,Sedot WC,Dorongan, Kenjeran 031-51503330 / Rungkut 0851.0877.7759 Mayjen 0851.0362.8003

PENGOBATAN

KEHILANGAN Kehilangan Stnk Vario w 3637 qv An.Sandi suhardi da.ry wadung asri 26 waru sda

Tokcer 100% 1 jam Lancar Garansi Resmi

38.7/03-6/04

LAMONGAN KEHILANGAN

38.10/03-10/04

Jaminan Rmh, Ruko, dan Apartemen (SHM/SHGB)

Hub: Prapta (081937969600 /WA)

Rmh Baru mnmalis uk 5x9 dek fas Lkp Jln Pav 4m Lok klm.lor Indah teratai hub: 082231676789. Bisa Kredit.

38.2/02-4/03

BIRO JASA Bimbingan Belajar Matematika, Kimia, Fisika NIMA SBY Hub.081216894862.

(031)5922404 - (031)3893066 (031)8782440 - (031)3893077 08123509409

Galaxi Bumi Permai N2/6 Surabaya

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas,AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 08500995098/031-5012481 Persewaan AC.

Cantik-Putih-Sexy-Indo China

38.25/02-26/03

5920876 / 085100127996 / 081242974292

SERVICE

38.10/02-10/03

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 35 Freon 75,Bongkar/Pasang 125,Ahli Kipas, Msn Cuci,Central/Chiler,Casetta,While,Dispe nser.P.Air,TV,DVD dll.J/B.AC Bekas Kjrn:031 -5150.3333 Rkt.0851.0304.0303,Myjen 03151503332

38.9/03-9/04

Tlp/WA : 087 888 501 949 Webset : www.periaperkasa.com

Hub: Cicila dan Letisia

38.14/02-16/03

Call to:

Ayla Xenia

38.7/03-6/04

Rumah Baru UM: 15% Angs 1,5 jt-an Ready Stok Harga 190 jt-an Hub: Bpk. Bagus 081235189648 083830864083 38.14/02-13/03

Lokasi sangat strategis sangat cocok untuk kantor maupun usaha. Terletak di Jln. Simokerto No.45 Simokerto Kota Surabaya Utara dgn Luas Tanah dan Bangunan (10m x7,8m) SHM, Sangat Stategis Karena lokasi dipinggir jalan Raya Besar dan terletak di Kawasan perdagangan Dijual Cepat Tanah Kavling Mulyosari (Surabaya Timur) Terletak di Jln: Mulyosari Baru Lokasi Strategis Spesifikasi: Luas Tnh 180m2, dimensi 15x12m, SHM, Jln. Berpaving-Akses Mudah dijangkau , Tanah sudah urukan- siap bangun ! Cocok dibangun untuk bisnis Rmh ataupun Kost-2an

Hub: Hp/WA : 082143862229 38.08/02-09/03

PROMO TAKJUB DAIHATSU

(031) 5611001/8665686/70922999

XENIA DP. 14 / angs. 2,9 jt-an Sigra DP 18 / Angs. 1,8 jt-an Ayla DP 15 / Angs. 2 jt-an Pick Up DP 9 / Angs. 3 jt-an Hub: 0821 4027 4008

Type: 52/63 Harga 375 jt Type: 57/72 Harga 425 Jt

Hub: Bpk Agil 081216360678

38.2/02-4/03

38.20/02-20/03

BEBEK BLEDEK BUMBU RENDANG

PELUANG USAHA

38.18/02-18/03

CANTIK, SEXY, FULL SERVICE, SABAR

COD, Termurah 399 rb & Hasil Terbaik, Bkn Kapsul Racikan, Garansi keluar & tdk Tertipu, Reaksi Cepat & Paling Aman

Hub: 085259555008

W'CARE 0822.5746.8369

38.14/02-15/03

Web: http/unipacapital.com

Pick Up Xenia Sigra Ayla Terios

DP 10 Jt DP 17 Jt DP 18 Jt DP 16 Jt DP 41 Jt

Stock TERBATAS

Terima Tukar Tambah, Proses Cepat

INDRI Call/ WA 0851.0310.1919

PELUANG INOME Penghasilan1,8 juta/hari, masuk Rekening Tanpa kerja dengan metode Trading ryptocurency Hp/WA : 081269594445 08126577368 Web: http/unipacapital.com 00.10/02-10/03

79.18/02-18/03

LOWONGAN PAKE RINGAN & NYAMAN !!

Xenia Sigra Ayla Terios

DP: 14,040 Angs. 3.998x60 DP: 18.280 Angs 2.615x60 DP : 15.230 Angs 2.503x60 DP : 30.962 Angs 5.007x60

Luar Kota OKE, Tukar Tambah Harga Tinggi Proses Leasing ibantu sampai goll!!

Dijual Rumah Bukit Cemara Wangi, Jln. Hulaan Menganti Gresik

Show Room : Jln. Menur Pumpungan No.4-A Sby Hub: 031-5924033 Hp. 085645-324037 WA: 081217 692199

HUb: FAY 081216307070 www.sahabat-daihatsu.co.id

38. 16/02-16/03

DENGAN DP. 20 JTA Wuling Cortes harga mulai Rp. 226.000.000

DiBuka Lowongan, Professional Home CS. Syrt:pria/wanita (diutamakan wanita) maks. 40th. memiliki kendaraan, memiliki pnglaman CS, jujur, dom.Sby.Hub:082143777301. Dicari Penjahit P/W, Serabutan, Cekatan. Umur max.40th.Hub:Bungurasih Dalam 146A Dcr Sgr tkg masak u Rumah Makan daerah letjend sutoyo bungurasih.hub:082140531245

Interios Mewah, ABS, EBD,EPB, HHS AVH, Stability Control, Rem Depan-Belakang, Cakram, 4 airbeg

38.27/02-27/03

00.10/02-10/03

SEGALA MACAM PENYAKIT (TANPA OPERASI) SPESIALIS: SARAF PRIA/WANITA DAN BAYI BISA PIJAT URAT

38.27/02-27/03

DICARI KARYAWATI BARU

SPESIALIS PENGOBATAN PENYAKIT NON MEDIS

00.6/02-7/03

Bagi anda yang sakit.... lama belum sembuh... Berkaitan dengan faktor non medis. Kami spesialis pembersih tubuh dari unsur negatif/ghoib yang menyembabkan seseorang sakit Nyata....Tanpa Rekasaya....... Hub: 082298784226 (AS-SYARIF)

Jual Tanah Fondasi P. 36m L 6m. D. Krian Hub. 085606571094.

SIDOARJO RUMAH DIJUAL Dijual Cpt Rumah lokasi Puri Indah BK-12 Sidoarjo Full Bangunan/ SHM/ LT 91/ LB 77. Hub: 082233391712. Jual MURAH : Rumah Pojok LT.205 LB.360 hdp Selatan SHM. Siap pakai. Perum.Bumi Suko-Sda. Hub.Pemilik: 082233937099.

KEDIRI TANAH DIJUAL J.Tnh Ds.Gayam Gurah Kediri 0 jln Dkt Industri (7x32)m/60jt. Nego / 081252664708.

"PROMO DAIHATSU CERIA"

Perum Griya Karya Sedati Permai RT 29 RW 12 Blok BA No.1 Sedati Gede 085 856 817859 / 081907010485

38.24/02

-

Carry Pick Up 2 Jt-an Ertiga 3 jt-an Ignis 2 Jt-an Wagon 2 Jt-an Baleno 3 Jt-an

40.8/03-8/04

SPESIALIS KARTU TAROT/ LINTRIK SUPRANATURAL

Mengatasi masalah perselingkuhan, Perjodohan, Karier, Percintaan,.... Sukses nasib /masa depan buka aura kecantikan, ruwatan/rituan buang sial dll.

79. 18/02-18/03

PROMO AWAL TAHUN PALING MURAH SeJATIM

Kehilangan STNK Yamaha Vi-xion No.Pol L 5623 NM tahun 2011 warna merah maron Noka MH33C1005BK688648 Nosin 3C1689890 atas nama Titik Siandrayanti

100% Chinese High Class, Cantik, Sexy Putih... Sabar Full Service Mantap

38.2603-28/03

MEY RINI: 082233440990 (WA)

Mengatasi Bocoran Dak Beton Tandon, Kamar Mandi dll.

Jalan Mrutu Kalianyar 3 Nomer 2 Surabaya Utara Kecamatan Semampir, Kelurahan Wonokusumo

Cinta satu malam-mau kencan semalam disini tempatnya servis, memuaskan, tarif murah Call to Hotel & Apartement

081331766294 - 082335938785 38. 3/02-3/03

40.17/02-7/03

* Discount Besar * Jaminan ACC * Hadiah langsung LCD TV

38.15/11-15/12

Hub: Hp/WA : 081233944442

AHLI GI

38.30/01-2/03

MOJOKERTO 38.13/02-3/03

RUMAH DIJUAL RUMAH DIJUAL Lok. Perum Kedundung Indah Jl.Muria IV/14 Dpn masjid Muria 6x12 hub: 085101303629

38.25/02-27/03

Sabar, Cantik, MENARIK Jam: 07.00 s/d 21.00 38.26/01-25/02

PAKET PROMO IKLAN PAS MEMORANDUM

38.15/02-16/03

PENGOBATAN

MELAYANI KONSULTASI MASALAH :

- MEMBERIKA SOLUSI - YANG TERBAIK - SGL PERMASALAHAN ANDA - MENURUT FIRMAN TUHAN (ALLAH)

38.28/02-28/03

Suami istri, anak pacar perselingkuhan yg minggat/menjauh pasti kembali. Pelarisan masalah, sikep pagar badan dll. Datang segera ini ahlinya

Hlg Stnk Hnd14 N2540TAN an Moch Salim-Jl Nener 9/3 Kalianyar Bangil Hlg Stnk Hnd16 N6278TBH an Roesyid-Dsn Jangkang 2/1 Karangsono Wonorejo Hlg Stnk Tyt Truck94 N8063TB an Sunarsih-Jl Ry Jagil 4/9 Gambiran Prigen

JOMBANG KEHILANGAN S 6707 YI a/n khudori d/a jl pahlawan sukomulyo mojowarno jbg

S 3474 ZR a/n mardiono d/a grobogan karangpakis kabuh jbg S 1816 WT a/n ernawati d/a mireng sumberagung megaluh jbg

Hilang BPKB asli Truck Box Mitsubishi FE304 th»01 L-9449-AA An.Budiman Hidayat Jl.Manyar Kertoarjo 3/30 Sby. Nk.MHMFE304 84R009378. Sin.4D31137059.

KEHILANGAN Kehilangan STNK W9236UD th. 2007 An. Wirsan Ds. Sembung Wringin anom Gresik Kehilangan STNK W1027BH th. 2012 An. CV. HAS Jl. Raya Sumengko KM 31 Wtingin Anom Gresik Kehilangan STNK W6495JD th. 2010 An. Muhammad Chuzaini Ds. Karangcangkring dukun Gresik Kehilangan STNK W6313AR th. 2017 An. Fitrian pratama Jl. Dr. Wahidin SH XII/27 Randuagung Kebonas Gresik Kehilangan STNK W4426LU th. 2015 An. Maria rizky Oktavia Perum Menganti permai Blok C 4/3 Menganti Gresik Kehilangan STNK W6337AO th. 2016 An. Henni Palentina Sirait Perum puri asta kencana D1 No. 3 Ds. Boteng menganti Gresik Kehilangan STNK W4757AI th. 2016 An. Sugeng suhartono Jl. Veteran 228 Kebomas Gresik Kehilangan STNK W4023LM th. 2015 An. Syaiful rohman Ds. Kedung sekar benjeng Gresik

Hilang STNK Spdmtr Honda th»2016 w.hitam nopol L-6937-EJ a/n.Churiyatul Falasifah d/a.

BLITAR KEHILANGAN Telah hilang STNK roda dua merk Suzuki th 2006 AG 4967 KC atas nama ABINURI alamat Dusun Sukoreno Rt.3/2 Desa Sukosewu Gandusari Kabupaten Blitar

LAYANAN IKLAN PAS

38.3/03-3/04

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS Hub: 0856.0645.2038 / 0838.3044.4579

40.9/02-9/03

HILANG STNK MBL DAIHATSU F700RG MINIBUS TH.12 L.1878.GI. AN.GALUH KURNIAWATI PUTRI SE JL.PALM SPRING A.77 SBY

HILANG STNK NOPOL L-56I5-MD A/N VERONICA SUDINAH JL KARANG PILANG GANG RAJAWALI I/I0 SBY 08I330457I67.

IBU SOLEHA ABDULLAH

SMS : 081 281 514 496

HILANG STNK SUPRA 125 TH.2014 L-4930 ZX, W.HTM A/N.BAMBAMG WOERYONO KARTIKA, KOMPLEK PERHUTANI BLOK J/20 SBY.

Jl.Perum Puri Mas Blok H 3/20 Sby.

38.703-7/04

- JODOH - PENGHASILAN - KARIER - MASA DEPAN DLL.

alamat jl. Kaliasin 8/12 Surabaya.

Hilang BPKB asli Mbl Hnd Jazz GE81.5 th»10 L-1482-KE An.Suprabudi Jl.Dk.Kramat Rt.02 Rw.04 Wiyung Sby. Nk.MHRGE8860AJ001 762. Sin.L15A70733573.

Proses Cepat Mudah Bonus: Kaca Film, Talang air, Anti 100% disetujuai...!!! Karat,Cover Jok Karpet: TV LED 32"

38.14/02-13/03

DIJUAL TAFSIR ALQUR»AN TEMATIK HUB/SMS : 082264181153.

KEHILANGAN

79.06/03-06/04

JASA

* PENIS IKAT PINGGANG * VAGINA GETAR/KONDOMS * VAGINA GOYANG SUARA * CREAM /VAKUM PAYUDARA * PELANGSING /PENGGEMUK * PERANGSANG/PROCOMIL

RUPA-RUPA 00.6/02-7/03

* Pick Up TDP 9.645.000 jt-an Angs 3.170.000 * XENIA TDP 19.083.000 Angs. 3.778.000 * AYLA TDP 12.606.000 Angs. 2.061.000 * SIGRA TDP 18.285.000 Angs. 2.615.000 ALL New Terios TDP 32.462.500 Angs. 5.007.000 All New Terios TDP 40.866.000 Angs. 4.292.000 Proses cepat...!!

* VIAGRA USA/CIALIS * VAKUM PENIS/ OIL COBRA * LINTAH HITAM PAPUA * PENIS MANUAL/GETAR * PENIS GOYANG / MUTIARA * PENIS MAJU-MUNDUR

00.16/01-15/03

DICARI KARYAWATI BARU Menangani segala problem Percintaan yang membandel, Perjodohan, segala susuk buat anda, buka aura, binsis, penglaris, segala penyakit, menyediakan bedak Ratu Seperti Rembulan.

KEHILANGAN Hlg Stnk Hnd14 N3643TAN an LimyatiJogosari 18 3/2 Pandaan

GRESIK

38.1/03--1/04

38.15/02-17/03

PASURUAN

S 6654 YR a/n anang ma»ruf d/a jumbatan kertorejo ngoro jbg

Office KPJ Land Telp. 031-7992961

TANAH DIJUAL

Hub: Bu Arni Jl. Raya Simo Pomahan 16P Surabaya 79.21/02-23/03

Gak Percaya? BUKTIKAN !!!

38.08/02-9/03

(Paket diterima baru pelunasan)

PARANORMAL Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) Ilmu ≈Asma Akbar∆ dgn Ilmu ini hidup akan makmur rezeki mengalir tanpa henti,Keluarga aman damai tentram dll.Minat Hub: 0838.3105.6189 JENG RORO RENGGANIS konsultasi Supranatural . Asmara.karier , bisnis dll Hub. 082143780872, surabaya.

S,3585,pH/Anik Istiqomah/dsn,jani segunung Dlanggu mjkto

S,3602,Pz/Machmudi/Kedung bendo gemekan Sooko mjkto 38.06/03-06/04

Porsi Kecil + Nasi harga 14 rb Porsi Besar + Nasi Hrg 20 rb Ayam: Porsi Kecil + Nasi 14 rb Porsi Besar + nasi 20 rb

S,4352,NT/firmansuhendra/Pendowo bangsal mjkto

S,4854,Py/seger gatot Susanto, DSn Jetis Banjar agung Puri mjkto/

38.6/02-6/03

SUMBER MEGA JAYA Menerima Cuci Lampu Servis Lampu Cristal, membuat Segala macam Lampu, Golpating/Krom dll.

S,4568,NZ/Devi Dian Kurniawati/seduri Mjsari mjkto

S,2793, RB/ferid Yani/dsn,Kedung maling Sooko Mojokerto

38.27/02-27/03

MAKANAN

38.23/02-23/03

KEHILANGAN Hil STNK S,3854,QQ/suendah/panggul Dlanggu mjkto

Tambah ukuran besar panjang Lemah syahwat, cepat keluar, impotensi,sulit ereksi, dll. SPG dan Model

79.06/03-06/04

HILANG STNK SPD MTR : S-5927-LM. Nk.MH1JFB110CK386718.Ns.JFB1E138294 1. An.KAREP. D/a :DS. LOPANG Rt 03/01. KEC. KEMBANGBAHU KAB.LAMONGAN HILANG STNK SPD MTR : S-4691-M. Nk.MH1JB51106K412901.Ns.JB51E1412247. An.ILHAM PAMUJI UTOMO. D/a : Ds. GEMPOL PADING KEC.PUCUK KAB.LMG.

MOJOKERTO 38.20/11-19/12

00.06/03-06/04

ELEKTRONIK DIJUAL

082334669936 Hilang STNK Honda Vario «2016 Hitam nopol L.6632 DH, a/n.Chomariah, d/a.Rangkah 6/ 63F Sby. Hilang BPKB asli Mbl Toyota Kijang th»99 L1129-CO An.Hj.Kamiatun Jl.Nginden 11/25 Sby. Nk.MHF11KF800055281.Sin.7K0288822 Hlng Stnk Honda NF 100 D,2003, L.2634. GS, A/n Sultonu, Jambangan 3C/3 Sby.

 SURABAYA TENGAH

Rembang Sel 41B Simolawang I/82 Sby

3573859 085100380511

Wonorejo I/63

5460513

Jetis Kulon I/32

8289784

 SURABAYA TIMUR

Kembang Kuning 91

5636334

Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

Kedung Baru No. 104

8792004

Jedong I/ 20

5039948

Simo Gunung Baru 24 Ngagel Dadi III/1

5685065 08819504155

40.9/03-9/04

Manyar Sabrangan 9i/94 Semampir Kelurahan 39

70241128 0315920722

 SURABAYA BARAT Petemon Barat

70235999

Pucangan VII/26

5023819

Pucang Anom 41

5025002

 SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67

8550709

Blimbing X/111 P.Candra

8674774

7405142

Karang Rejo VI/25

8280245

Adityawarman 46A

5663195

Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Prada Kali Kendal V/20G

7347415

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

Manukan Tengah 19N/1

 SURABAYA UTARA Karang Asem IV/47

3894874

KedindingTghBaru10/7

3773148

Lebak Rejo 34

38205709

 SIDOARJO Masangan Kulon 6S Buduran Sda Avia 192 Kwadengan

7877390 8969925 8964135


HALAMAN 18

SABTU WAGE, 10 MARET 2018 KEDATANGAN/KEBERANGKATAN DARI SURABAYA GUBENG KE BANYUWANGI Kereta Api Mutiara Timur (Eksekutif & Bisnis) Stasiun (Station) Sb. Gubeng Sidoarjo Bangil Pasuruan Probolinggo Tanggul Rambipuji

KA 85 Kedatangan Keberangkatan (Arrival) (Departure) 09.23 09.47 10.09 10.55 12.04 12.29

09.00 09.25 09.52 10.11 11.01 12.10 12.31

Stasiun (Station) Jember Kalisat Kalibaru Kalisetail Temuguruh Rogojampi Karangasem Banyuwangi

KA 85 Kedatangan (Arrival) 12.43 13.11 14.00 14.25 14.37 14.50 15.04 15.20

Keberangkatan (Departure) 12.51 13.13 14.03 14.27 14.39 14.52 15.08 -

MOJOKERTO-JOMBANG

KEPALA BIRO: Muhammad Anwar. MOJOKERTO: Suparno; JOMBANG: As’ad Choirudin, Ferdy Cahyo, Hermawan. Telp/SMS: 082257535345. EMAIL: anwarmojokerto@gmail.com

Jaringan Pengedar Sabu Digulung

(MEMORANDUM-SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Jaringan pengedar sabu-sabu yang selama ini meresahkan warga, diringkus aparat Polsek Pungging. Sebanyak tiga pengedar kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Ketiga tersangka diapit petugas.

(MEMORANDUM-HERMAWAN)

Arena Domino Gedangan Diobrak Jombang, Memorandum Unit II Resmob Sat Reskrim Polres Jombang menggerebek arena judi domino di Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Kamis (8/3), sekitar pukul 14.00. Hasilnya, Sunyoto (37), warga setempat diringkus. “Satu tersangka berikut barang bukti, kita amankan dari lokasi. Sedang sisanya kabur saat petugas datang,” papar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi, Jum’at (9/3). Ia pun menjelaskan, ini tindak lanjut dari informasi masyarakat tentang judi domino. Berbekal info tadi, unit Resmob langsung bergerak ke lapangan. “Dari lokasi, satu tersangka diamankan dan petugas menyita AKP Gatot Setyo Budi satu set kartu domino, dan uang tunai Rp 66.000,” bebernya. Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, baik tersangka maupun barang bukti dibawa ke Mapolres Jombang. Dan polisi sendiri memastikan akan terus mengejar penjudi lain yang identitasnya telah dikantongi. “Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman maksimal, 10 tahun penjara,” tegas Gatot.(wan/udi)

Jombang, Memorandum Terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Jombang Nomor 1 2018, membuat polemik di jajaran pemerintahan desa. Salah satu poin yang tidak disepakati kepala desa adalah dimasukkannya tanah kas desa ke APBDes. Selama ini, tanah kas desa (bengkok/ ganjaran) melekat pada jabatan kades.  Sejumlah kades di Kecamatan Jombang menemui Komisi A DPRD Jombang, Jumat (9/3). Mereka mengeluhkan kebijakan bupati yang tertuang dalam Perbup 1/ 2018 tersebut merugikan jabatan kades. “Kami tidak menolak kebijakan ini, karena sesuai peraturan di atasnya. Hanya meminta agar pelaksanaan perbup ditunda,” ujar koordinator Kades se-Kecamatan Jombang Kota, Erwin Pribadi.  Erwin mengaku, kebijakan tersebut dapat merubah semua musyawarah desa (musdes) yang sudah dituangkan dalam APBDes. Selain itu, katanya, rata-rata tanah kas desa sudah disewakan kepada penggarap yang waktunya hingga 10 tahun. “Jika ini diberlakukan, musdes yang sudah melalui proses panjang tersebut tidak berarti apa-apa. Lebih-lebih, untuk mengganti biaya sewa bengkok kepada penggarap ini uangnya siapa,” keluh Erwin.    Menanggapi hal itu, anggota Komisi A, Kartiyono, mengaku belum tahu secara persis dasar yang dipakai munculnya perbup tersebut. Menurutnya, melihat ketentuan peraturan perundangan, penggunaan dana desa (DD) sangat fleksibel. “Diposisikan dengan kearifan lokal desa. Kaidah yang harus dipatuhi berdasarkan peraturan perundangan. Semisal UU Desa, permendagri, permendes, dan peraturan kemenkeu,” jelas dia.   Ia menjelaskan, teknis penggunaannya diterbitkan

(MEMORANDUM-HERMAWAN)

Kades Minta Peraturan Bupati Ditunda Pertunjukkan wakultas di Simpang Empat.

Hearing Komisi A DPRD Jombang dengan Kades bahas Perbup 1 2018.

peraturan pemerintah dalam hal ini perbup. Perbup, kata dia, dibuat bupati sebagai pembina dan pengawas kepala desa dalam menjalankan tugas-tugas dan kewenangannya di desa.   Artinya, program kegiatan yang dijalankan desa selama dua tahun lebih ini sudah dilaksanakan dan dilakukan evaluasi. “Selama kurun waktu itu dinyatakan pemkab sendiri bahwa tidak bertentangan dengan peraturan perundangan. Artinya apa sudah tidak ada persoalan sepanjang memang bisa dipertanggungjawakan penggunaannya,” jelas dia.  Ia menilai, munculnya perbup tersebut sama halnya tidak menyetujui proses panjang desa dalam menyusun APBDes.  Padahal, sambung dia, desa sudah melaksanakan musyawarah desa. “Dengan menghasilkan rencana kegiatan pembangunan desa, rencana kegiatan penggunaan dana desa yang namanya APBDes. Dasar itulah yang nantinya akan dijadikan

standar untuk melakukan kegiatan penggunaan Dana Desa itu sendiri,” tegas dia. Kartiyono menegaskan, perbup ini adalah posisinya mengatur petunjuk teknis pelaksanaannya. Menurutnya, kalau memang tidak siap dalam membuat regulasi teknis sebaiknya kembali pada peraturan sebelumnya saja.  Pihaknya, masih lanjutnya, kasihan kepada pemerintah desa dengan waktu yang begitu singkat ada perubahan regulasi teknis. Lalu kemudian memotong beberapa program yang sudah dijalankan. “Ini akan menjadi sebuah polemik di tingkat pemerintahan desa. Tentu akan menimbulkan kegaduhan baru di tataran penyelenggaraan pemerintahan desa,” terang dia.   Ia menambahkan lebih baik perbup yang baru itu ditunda pelaksanaannya. Alasannya sepanjang semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan R APBDes yang lalu kemudian disetujui sebagai APBDes.(as/fdy)

Wayang Kulit Lalu Lintas Sapa Pengguna Jalan Jombang, Memorandum Dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2018, Sat Lantas Polres Jombang menggunakan wayang kulit sebagai sarana sosialisasi kepada pengendara. Sasarannya kepada pengendara yang melintas di Simpang Empat Pujasera Kabupaten Jombang, Jum’at (8/3) pagi. Didaulat selaku dalang, yakni Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jombang, Ipda Sartono. Selain menjadi hiburan bagi pengendara yang melintas, melalui wayang kulit lalulintas (wakultas), sejumlah himbauan disampaikan. Pada agenda itu, adegan yang diangkat yaitu sosok Gareng yang nekat menerobos lampu merah. Dengan tidak mengenakam helm, otomatis aksi itu dihadang oleh karakter polisi. Usai dihadang, Gareng diberikan peringatan serta himbauan bahwa saat ini tengah dilaksanakan operasi keselamatan lalu lintas 2018. Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana, mengatakan penggunaan wayang kulit sebagai sarana sosialisasi merupakan bentuk

penghormatan kepada kearifan lokal. “Sosialisasi ini adalah pengabungan antara budaya lokal dan himbauan lalu lintas. Jadi diharapkan lebih mengena kepada pengendara yang melintas,” ujarnya, Jumat,(9/3). Ia berharap dengan adanya sosialisasi tersebut, sejumlah pesan keselamatan dapat tersampaikan ke masyarakat. Salah satunya larangan belok kiri jalan terus, lalu kewajiban harus menggunakan helm SNI, serta memakai sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat.”Karena dalam operasi keselamatan lalulintas ini ditekankan kepada kesadaran pengendara untuk lebih mengutamakan keselamatan,” imbuhnya. Masih menurut Inggal, Operasi Keselamatan Lalu lintas 2018 dilaksanakan mulai 5-25 Maret. “Hingga kemarin sudah 208 pengendara yang ditindak oleh petugas. Pelanggarannya yakni tidak menggunakan helm, lawan arus serta hampir 30 persen dari jumlah pelanggar tersebut yakni pengemudi roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman,” pungkas Inggal.(wan/udi)

Wabup: PPK Harus Tegakkan Netralitas Mojokerto, Memorandum Sebanyak 54 orang resmi dilantik sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 di Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/3) di Trawas. Pelantikan olehKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Ayuhanafiq. Pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, mewakili Bupati Mustofa Kamal Pasa.  Hadir juga dalam acara ini perwakilan KPU Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, Ketua Panwaslu Kabupaten Mojokerto Aris FA, dan OPD dan camat. Dalam kegiatan tersebut wabup berpesan, supaya anggota yang dilantik mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.   PPK sangat menentukan, karena merupakan perpanjangan tangan dari KPU. Dimohon untuk bekerja dengan hati-hati, karena parpol yang semula 14 kini bertambah jadi 19.  “Anggota yang dilantik juga saya harap melakukan koordinasi internal, baik vertikal maupun horizontal. Tujuannya agar tahapan-tahapan yang telah direncanakan dalam Pemilu khususnya di Kabupaten Mojokerto terlaksana dengan baik,” jelas wakil bupati membacakan amanat bupati.

MEMORANDUM-ANWAR

Jombang, Memorandum Yahya (47), asal Dusun Krajan, Desa Curah Malang, Kecamatan Sumobito, diringkus unit Resmob Polres Jombang, Kamis (8/3) sore. Tersangka kesandung hukum karena berjudi. Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Sarwiadji, mengataan penggerebekan itu tindak lanjut dari masuknya informasi dari masyarakat soal judi remi di Desa Buduk Sidorejo. “Anggota lalu bergerak untuk menyelidiki,” ungkapnya, Jum’at (9/3). Masih menurut Kasubbag Humas, di lapangan berkumpulnya sejumlah pria sedang banting kartu Yahya remi. Tidak ingin membuang tempo, ajang judi langsung diobrak. “Selain meringkus satu tersangka, petugas menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 250 ribu dan satu set kartu remi,” imbuhnya. Untuk kepentingan penyidikan, lebih lanjut, Yahya diamankan ke Mapolres Jombang. “Tersangka kita kenakan pasal 303 KUHP, tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman, maksimal 10 tahun penjara,” pungkas Sarwiadji.(wan/udi)

Dusun Wonokerto, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging. Di lokasi ini, kami mendapat info ada transaksi narkoba,” jelasnya, Jum’at (9/3). Dilokasi tadi, masih menurut Kapolsek, polisi berhasil menciduk Bagus beserta satu paket sabu seberat 0,26 gram. Setelah didesak, ia pun mengaku mendapatkan barang yang dikirimnya dari salah satu anggota jaringan lain. “Berbekal keterangan tadi, anggota lalu menuju sebuah lokasi di Jalan Benteng, Kota Mojokerto. Karena di sinilah, keberadaan anggota jaringan yang disebut oleh tersangka pertama,” imbuhnya. Dalam penangkapan kedua tadi, anggota Reskrim Polsek Pungging menciduk Andri. Dari

MEMORANDUM-AS’AD

(MEMORANDUM-HERMAWAN)

Judi Remi Bablas Bui

Mereka Bagus Adi Ariyanto (25), warga Dusun Sugiyan, RT 01/ RW 09, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Andri Anggoro alis Benu (30), sekuriti SMK Mojoanyar, asal Dusun Gedangan, RT 05/ RW07, Desa Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Serta Rohadik Agus Keswari alias Andik ( 32), yang juga sekuriti SMK Mojoanyar, warga Desa Wonoayu, RT 03/ RW01, Desa Kepuh Anyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Kapolsek Pungging AKP Adam Muhari mengatakan ketiga tersangka ditangkap beserta barang bukti di 3 lokasi berbeda, Kamis (8/3) sore. “Berbekal informasi itu, petugas lalu bergerak menuju salah satu hotel di

tangannya pula, diperoleh uang sisa penjualan sabu sebesar Rp 23.000,. Dan terakhir, petugas kembali melakukan pengembangan lalu berhasil meringkus Rohadik. Saat yang bersangkutan, tengah berada di pos sekuriti tempatnya bekerja. “Dari tangan tersangka terakhir, kami berhasil menyita uang tunai Rp. 200.000. Guna kepentingan penyidikan, ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Pungging,” sambung Kapolsek. Kini, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hokum, tiga tersangka itu harus mendekam di penjara. “Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak 10 miliar rupiah,” beber Adam. (no/udi)

Wabup Pungkasiadi menghadiri pelantikan PPK

Selain itu, terdapat lima hal penting yang disampaikan dalam arahan tersebut.  Yakni pertama, koordinasi dengan sekretariat PPK dan KPUD apabila menghadapi masalahmasalah krusial. Kedua, semua langkah harus berpedoman pada aturan berlaku. Sedangkan ketiga, KPUD Kabupaten Mojokerto harus memberi pelayanan pro-

fesional untuk komunikasi yang efektif. Keempat, seluruh OPD Pemkab Mojokerto agar mendukung KPUD dan PPK. Kelima, senantiasa menegakkan netralitas anggota KPUD dan PPK. Karena netralitas adalah modal berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi sebagai amanat UUD 1945 dan Pancasila. (war/udi)


SABTU WAGE, 10 MARET 2018

HALAMAN 19

B L O R A R AYA KEPALA BIRO: Ari Suyono. ASISTEN REDAKTUR: Eko Arifianto. WARTAWAN: Ari Prayudhanto, Ahmad Sampurno, Awang AP. KEUANGAN/IKLAN/PEMASARAN: Aang Kartika, Telp. 08998816162. REDAKSI: Jl. Sumodarsono No.33 Blora Jawa Tengah, Telp. 081328775879. EMAIL: memorandum.blora@gmail.com

Bupati Lantik 59 Pejabat Baru

FOTO: MEMORANDUM-YUD

Blora, Memorandum Untuk penyegaran dan meningkatkan kinerja, roda pemerintahan di Kabupaten Blora kembali mengalami perubahan. Sejumlah pejabat administratur, pejabat pengawas dan fungsional dilakukan pergeseran. Sebanyak 59 pejabat dilantik Bupati Blora Djoko Nugroho, Jumat (9/3). Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Bupati Djoko Nugroho berpesan agar semua yang dilantik, baik promosi jabatan maupun yang digeser bisa secepatnya menyesuaikan diri dengan tugas-tugas barunya agar bisa segera bekerja bersama-sama membangun Blora. “Selamat kepada semua pejabat yang dilantik baik promosi ataupun digeser. Ini adalah amanah yang harus dijalankan. Ayo cepat menyesuaikan diri agar bisa segera melaksanakan tugas dan program kerja yang direncanakan. Mari bersama-sama membangun Blora,” ucap Djoko Nugroho. Apapun jabatan yang diberikan, Bupati meminta semuanya untuk bersyukur. Karena jabatan apapun merupakan suatu amanah yang harus dijalankan dengan baik. Sehingga akan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. Terpisah, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Joko Ristriyono menyebutkan, bahwa dari 59 pejabat yang dilantik itu, terdiri dari tiga pejabat administrator golongan III.a, 10 pejabat administrator golongan III.b, 32 pejabat pengawas golongan IV.a, enam pejabat pengawas golongan IV.b dan delapan pejabat fungsional. (sam/eko/fer)

Lilik memulai perjalanannya dari Blora ke Semarang dengan berjalan kaki.

Lilik Saminista, Nekat Jalan Kaki Menuju Semarang Blora, Memorandum Lilik Yuliantoro (28), salah satu Saminista (sebutan supporter sepak bola Kabupaten Blora, Persikaba, red) nekat melakukan aksi longmarch dengan berjalan kaki seorang diri dari Blora menuju Semarang. Aksi jalan kaki sekitar 128,7 kilometer tersebut dilandasi akibat rasa kekecewaan dari pemerintah kabupaten yang tidak memperhatikan kemajuan klub kebanggaan masyarakat Blora. Lilik yang juga Ketua Divisi Tur Saminista menjelaskan, aksinya tersebut guna memperoleh perhatian dari propvinsi agar rumput Stadion Kridosono yang menjadi home base Persikaba untuk diperbaiki. Sebab, kata dia, sejak 48 tahun lalu rumput di lapangan Kridosono tidak memperoleh perhatian dari pemkab sama sekali. “Empat puluh delapan tahun itu waktu yang sangat lama. Tolonglah, pemerintah segera memperbaikinya agar kualitas sepak bola Blora meningkat,’’ katanya, Jumat (9/3). Lanjut Lilik, rencananya perjalanan ke Semarang lewat jalan raya Purwodadi rencana akan berakhir di Kantor Gubenur Jateng. Dengan berbekal dokumen berupa foto dan permintaan anggaran, ia berharap Pemprov Jateng turut serta menaruh perhatian akan pembenahan Stadion Kridosono. ‘’Kota-kota tetangga seperti di Rembang dan Bojonegoro sudah melakukan perbaikan, bahkan Stadion Jatidiri di Semarang rumput didatangkan dari Thailand,’’ terangnya. Apalagi, kata dia, Kabupaten Blora yang terkenal sangat kaya akan sumber daya alam minyak, gas dan kayu jati ini, mestinya mampu melakukan hal serupa. Minimal seperti kota-kota tetangga. “Ya, kalau kondisinya seperti ini terus, sepakbola Blora akan semakin jauh tertinggal,’’ keluhnya. Sebelumnya, langkah dialog dengan Bupati Blora Djoko Nugroho juga pernah dia tempuh. Menurutnya, waktu itu Bupati minta untuk menunggu. ‘’Tapi sampai kapan. Liga 3 Jateng sebentar lagi sudah mulai digelar, padahal kelayakan rumput lapangan juga berpengaruh pada kualitas permainan,’’ tandasnya. Lebih jauh, Lilik juga menyampaikan, selain itu, untuk internal manajemen Persikaba juga sudah sepatutnya diperbaiki. “Mulai dari fasilitas pemain hingga gaji pemain juga harus diperhatikan,” pungkasnya. (yud/eko/fer)

Masyarakat Tuding Pertamina Lalai

Blora, Memorandum Kalangan masyarakat menilai pihak Pertamina dianggap lalai, menyusul peristiwa tenggelamnya bocah berusia 14 tahun beberapa waktu lalu di bekas galian Pertamina sekitar sumur KDL-01, Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sebab, bekas galian dengan panjang diperkirakan mencapai 15 meter, lebar diperkirakan 10 meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 3 meter, tidak dilengkapi dengan pagar pembatas. Sehingga, masyarakat bisa mendekati bekas galian yang berbahaya tersebut. Menurut Lukito, warga Desa Temulus, hal itu dianggap kelalaian pihak Pertamina karena tidak ada standart jaminan keamanan untuk warga sekitar. Selain itu, menurut Lukito, jarak penambangan dengan pemukiman warga dianggap terlalu dekat. “Kurang lebih hanya 25 meter,” ungkap Lukito, yang juga aktivis Lidah Tani, Jumat (9/3). Lukito mengaku, bakal melakukan audiensi dengan DPRD Blora dalam waktu dekat ini. “Terkait dengan jaminan keamanan warga sekitar wilayah tambang,” ungkapnya.  Kepala Desa Temulus Har-

tono menjelaskan, saat peristiwa tenggelamnya anak hingga menjadi korban tersebut, sekuriti tengah beristirahat, karena saat itu waktu untuk beristirahat dan salat. Sehingga pihak sekuriti tidak mengetahui ada anak yang bermain di bekas galian tersebut.  Hartono menambahkan, jika jarak antara galian dengan titik sumur memang tidak jauh. “Mungkin sekitar 15-30 meter,” kata Hartono melalui sambungan teleponnya.  Dia juga membenarkan bahwa lokasi bekas galian itu tidak dilengkapi dengan pagar pengamanan. Sehingga masyarakat bebas keluar masuk. “Selama ini warga juga memanfaatkannya untuk pengairan sawah ketika kesulitan air,” ujarnya. Di samping itu, lanjut dia, warga setempat juga memanfaatkannya sebagai tempat pemancingan. Hartono berharap pihak Pertamina tidak melakukan

FOTO: MEMORANDUM-SAM

Pelantikan 59 pejabat baru di pendopo rumah dinas Bupati Blora.

Bekas Galian Minta Nyawa

Jenazah anak yang tewas tenggelam di bekas galian Pertamina.

pengurukan galian itu. Sebab, masyarakat merasa beruntung dengan keberadaan bekas galian tersebut. “Kami berharap Pertamina tidak menguruknya. Karena kami dengar pihak Pertamina mau melakukan pengurukan paska terjadinya peristiwa kemarin,” ungkap Hartono. Terpisah, Legal & Relation

Rusak Jalan, PDAM Blora Tancap Gas Blora, Memorandum Dituding menjadi biang kerok atas rusaknya ruas Jalan Gunandar di selatan bundaran Tugu Pancasila Blora baru-baru ini, membuat manajemen PT PDAM Tirta Amerta Blora, langsung memperbaiki beberapa titik jaringan pipa. Rusaknya ruas jalan tersebut bukan tanpa sebab, belakangan diketahui ternyata ada semburan air dari dalam tanah yang berasal dari pipa yang bocor milik PDAM Tirta Amerta Blora. “Awalnya, dulu saya mengira jalan tersebut sering rusak akibat beban berat kendaraan yang sering melintas. Setelah saya cek, ternyata di situ ada titik semburan air di dalam tanah,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blora Samgautama. Dikatakan Samgautama, begitu mengetahui adanya semburan air yang berasal dari pipa milik PDAM Blora, pihaknya memutuskan untuk merawat jalan di lokasi tersebut tidak dengan proses pengaspalan, namun lebih memilih untuk menggunakan paving sementara waktu. “Aspal kan mengandung bahan minyak, lha kalau pipanya masih bocor, ya pasti aspal akan kalah dengan air dan jalan akan terus menerus selalu rusak. Logikanya kan seperti itu. Oleh karena itu sambil nunggu pipa diperbaiki, sementara jalan itu kami paving dulu,” ujarnya.

Manager PT Pertamina EP Asset 4Agustinus menjelaskan, bahwa untuk rencana pengurukan belum ada pembahasan di internal. “Karena sumur tersebut juga masih aktif dan kemungkinan masih akan dimanfaatkan untk kegiatan operasi,” kata dia. Dia menambahkan, untuk pagar balong (bekas galian, red)

memang sudah rusak. “Tapi untuk tulisan papan peringatan HSSE masih jelas,” ujarnya. Seharusnya, kata dia, sesuai papan larangannya, warga tidak diperkenankan untuk memasuki area. “Itu simbiosis mutualisme,” terangnya menanggapi pemanfaatan balong oleh warga sekitar. (sam/eko/fer)

Jaga Netralitas, Tiga Forkopimcam Tanding Voli

Menyikapi persoalan tersebut, Direktur PT PDAM Tirta Amerta Blora Yan Riyan Pramono langsung merespon cepat dengan melakukan evaluasi dan memperbaiki di beberapa titik jaringan pipa yang selama ini diduga mengalami kebocoran. Lanjut Yan, upaya perbaikan pipa yang terletak di bundaran tugu tersebut akan dimulai dengan menggeser pipa ke tepi jalan, dari semula yang melintang di tengah-tengah jalan. Lalu dilanjut dengan penggantian jaringan pipa baru yang berada di wilayah jalan Pemuda. “Semua kami ganti pipa baru, dan tidak perlu pengalihan arus lalu lintas. Meski jaringan pipa yang lama tidak akan terpakai lagi, namun setidaknya teknik penggantian jalur jaringan pipa ini, kami anggap solusi yang terbaik,” bebernya. Yan Riyan Pramono juga berharap, dengan adanya teknik menggeser sambungan jaringan pipa tersebut, untuk ke depan setidaknya mampu menanggulangi persoalan kebocoran pipa yang selama ini menjadi momok serius yang harus dihadapi oleh PDAM Tirta Amerta Blora. “Jaringan pipanya kami tanam agak ke tepi jalan sekarang agar terhindar dari beban berat tekanan kendaraan yang melintas, Mas. Saya juga ucapkan terima kasih karena sudah diingatkan kemarin,” pungkasnya. (yud/eko/fer)

Blora, Memorandum Masyarakat Randublatung dibuat heboh. Pagi itu, camat, kapolsek dan danramil dari Kecamatan Randublatung, Jati dan Kradenan saling pukul dan smash di lapangan voli Kecamatan Randublatung, Jumat (9/3). Bukan karena perkelahian, melainkan mereka bermain voli bersama. Pucuk pimpinan di masing-masing kecamatan itu membawa pasukannya serta untuk melakukan pertandingan persahabatan. Camat Randublarung Hendy Purnomo mengatakan, selain untuk olahraga bersama kegiatan ini dijadikan sarana silaturahmi antarkecamatan, khususnya di Blora Selatan. “Selain dapat sehatnya, dapat juga persaudaraannya,” ujarnya. Kapolsek Randublatung AKP Supriyo kepada Memorandum mengungkapkan, dengan adanya momentum seperti ini memberikan cukup ruang baginya untuk bersosialisasi. “Kami orang baru di sini, selain untuk orientasi lapangan ini waktu untuk mencari banyak saudara,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kradenan Iptu Mugi Purwono mengungkapkan, acara tersebut merupakan kegiatan sinergitas forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) di Blora Selatan untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif dan damai. “Menjelang Pilgub ini kami semua ingin ciptakan situasi damai dan tetap pada netralitas,” ucapnya. Camat Kradenan Sutarso menuturkan, jika seluruh jajaran forkompimcam di tiga kecamatan ini sepakat untuk memerangi hoax. “Kita tidak ingin dipecah belah dengan berita-berita hoax yang menebar kebencian, SARA dan provokasi lainnya,” ujarnya. Usai melakukan olahraga mereka terlihat sarapan bersama dan bergoyang dengan diiringi organ tunggal. Joko Sutrisno, salah seorang warga, mengaku, merasa terhibur dengan kegiatan positif yang digelar di Kecamatan Randublatung. “Semoga kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin setiap tahunnya,” ujar lelaki paruh baya itu. (han/eko/fer)

Ratusan Ribu Benih Ikan Ditebar di Embung Blora, Memorandum Sebagai salah satu bentuk dukungan gerakan “Ayo Makan Ikan” yang gencar dilakukan pemerintah, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 ini menyalurkan bantuan bibit/ benih ikan yang jumlahnya cukup banyak untuk Kabupaten Blora. Setidaknya, ada 674 ribu ekor benih ikan ditebar di perairan umum seperti embung dan waduk. “Tahun ini kami memberikan bantuan untuk Blora sebanyak 674 ribu ekor benih ikan agar dilepas di perairan umum baik waduk ataupun embung. Tujuannya agar nantinya saat besar bisa dimanfaatkan warga masyarakat sebagai lauk makan sehari-hari,” ujar Lalu M Syafriadi, di sela kegiatan pelepasan benih ikan di Embung Plered, Desa Purworejo, Kecamatan Blora, Jumat (9/3). Menurutnya, itu sebagai salah satu bentuk dukungan gerakan “Ayo Makan Ikan” yang gencar dilakukan pemerintah. Sebab banyak nilai gizi dan nutrisi yang dikandung oleh ikan. Dari jumlah ikan sebanyak itu, menurutnya paling banyak adalah jenis ikan patin, kemudian nila, tombro, gurami, bandeng dan lainnya. Pihaknya berharap, ke depan, Blora bisa menjadi

Penebaran benih ikan di Embung Plered.

lumbung perikanan seiring dengan banyaknya pembangunan embung. “Saya ingin ke depan Blora bisa menjadi lumbung patin. Karena di Jawa Tengah belum ada lumbung ikan patin. Ini tadi juga banyak benih ikan patin yang dilepas di sini,” terangnya. Usai melepas benih, Bupati Blora Djoko Nugroho menyatakan, berterima

kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan yang telah memberikan bantuan benih ikan. Kokok, sapaan akrabnya, berharap agar ikan-ikan yang ada nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat yang ada di sekitar embung. “Terima kasih Pak Kadinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah yang sudah

FOTO: MEMORANDUM-SAM

FOTO: MEMORANDUM-SAM

Blora Bumi Samin

bersedia hadir langsung menyalurkan bantuan benih ikan ke Kabupaten Blora,” ujarnya Menurut Bupati, benih ikan tersebut tidak ditebar di Embung Plered saja, namun juga di lokasi lainnya. Dia berpesan, setelah ditebar jangan dijaring, jangan dijenu, jangan diracun. “Dipancing saja, dengan syarat bila nanti ikannya sudah besar,” tegas Bupati memberikan amanat kepada Kades Purworejo agar bisa menjaga ikan di Embung Plered. Di hadapan warga Desa Purworejo yang datang, Bupati menyatakan, bahwa nanti Pemkab Blora akan memperbaiki jalan yang rusak menuju Embung Plered. Dengan harapan, ke depan, Embung Plered akan menjadi lokasi wisata baru bagi penggemar mancing mania dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lainnya seperti pendirian warung kuliner. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Wahyu Agustini, mengatakan untuk jumlah yang ditebar atau dilepas di Embung Plered ini jumlahnya ada 110 ribu ekor berbagai jenis ikan. “Kuota sisanya akan dilepaskan di embung-embung lainnya yang ada di Kabupaten Blora,” terangnya. (sam/ eko/fer)


HALAMAN 20

SABTU WAGE, 10 MARET 2018

Porsi Kredit UMKM Capai 30 Persen Industri perbankan terus mengupayakan pertumbuhan penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo yang menginginkan porsi pinjaman UMKM dipacu minimal 30% dari total penyaluran kredit perbankan.Sampai dengan pengujung tahun lalu porsi kredit usaha menengah di BNI sebesar 16,1% setara dengan Rp67,68 triliun sedangkan kredit usaha kecilnya 12,8% sama dengan Rp53,74 triliun. Khusus untuk segmen business banking, total kredit yang disalurkan perseroan sejumlah Rp329,75 triliun. BNI sejauh ini tetap optimistis bahwa permintaan kredit UMKM ke depan akan terus positif. Pasalnya, imbuh Catur, masih banyak sektor usaha skala kecil produksi yang bisa dimasuki. Yang paling BNI fokus sekarang adalah sektor pertanian dengan sistem clustering. (*/hap)

EKONOMI BISNIS

Tjahjono Haryono (kiri) , Andrew Loekman (tengah) menyaksikan aksi bartender Altoro.

Altoro Gastrobar Hadirkan Suasana Spanyol Surabaya, Memorandum Warga Surabaya mendapat alternative baru untuk hangout di restoran bernuansa Spanyol dengan kehadiran Altoro Gastrobar. Restoran yang mengusung dua konsep bar dan cocktail. merupakan usaha bersama investor lokal dan investor Spanyol. “Nama Altoro artinya good luck go for it (semoga berhasil). Kami optimis Altoro mendapat sambutan positif dan bisa melengkapi gaya hidup warga Surabaya. Ini melihat keberadaan restoran Italia di Surabaya yang memiliki bayak pelanggan. Sedangkan budaya Spanyol tidak jauh beda dengan Italia. Artinya budaya Spanyol termasuk citarasa makanannya bisa diterima lidah Surabaya, seperti halnya makanan Italia,” kata Andrew Loekman, pemilik Altoro Gastrobar, Jumat (9/3). Andrew yang juga eksportir furniture ini mengaku telah mempersiapkan restoran di kawasan Kupang Indah ini hampir dua tahun. Restoran dua lantai ini dibangun di areal seluas 800 m2 dengan daya tampung 200 tamu. Lantai satu yang dilengkapi bar ditujukan pengunjung yang ingin hangout bersama kolega maupun keluarga, sedangkan lantai dua merupakan dining area . Adapun menu andalan yang disajikan diantaranya dry age beef, paella (nasi khas Spanyol) serta gazpacho (sup tomat). “Sudah lama saya bermitra bisnis dengan pengusaha Spanyol sehingga selama ini terbiasa dengan makanan Spanyol. Jadi tak ada salahnya saya menghadirkan restoran bernuansa Spanyol untuk pertama kalinya di Surabaya. Kebetulan ada investor Spanyol yang bersedia join berinvestasi di Surabaya,” kata Andrew menyebut Altoro merupakan restoran kelimanya di Surabaya. Sementara itu Ketua Asosiasi Pengusaha Restauran dan Kafe Indonesia (Apkrindo) Jatim, Tjahjono Haryono mengapreasi keberadaan restoran yang didirikan investor lokal dan investor Spanyol. “Ini sebuah upaya para pengusaha yang patut mendapat apresiasi dari pemda setempat, di mana pengusah berani mencoba sesuatu yang berbeda sekaligus membawa mitra bisnis asing ke Jatim,” katanya. Tjahjono menilai tahun ini bisnis kafe dan restoran setidaknya tumbuh 15 persen, sama dengan pertumbuham tahun lalu. Saat ini anggota Apkrindo tercatat 160 pengusaha. “Dua bulan pertama tahun ini memang mengalami penurunan seiring penurunan omzet di mall. Namun akan naik lagi saat liburan,” katanya. (hap)

Produsen Herbal Terima BPOM Award Surabaya, Memorandum Dalam menjamin peredaran obat dan makanan yang beredar agar memenuhi aspek mutu, kualitas, dan keamanan, Badan POM tidak dapat bekerja sendiri. Badan POM perlumen dapat dukungan dari para stakeholder dan semua lapisan masyarakat termasuk pelaku usaha, media dalam melakukan pengawasan obat dan makanan. Pada peringatan HUT Badan POM yang ke-17 tahun, sebagai bentuk presiasi kepada para stakeholder yang telah mendukung dan berjuang bersama Badan POM dalam melakukan pengawasan obat dan makanan. Penghargaan diberikan berdasar lima kategori yaitu: kategori desa pangan aman, kategori pelaku usaha, kategori media nasional,kategori masyarakat, dan UMKM. Salah satu penerima penghargaan kategori Pelaku Usaha adalah PT Industri Jamudan Farmasi Sido Muncul Tbk. SidoMuncul karena Sido Muncul dinilai telah menerapkan system jaminan mutu melalui budidaya bahan awal terstandard dan telah menembus pasar internasional. Pada kesempatan ini Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bahwaSidoMuncul dalam menjalankan bisnisnya konsisten dalam menghasilkan produk terbaik untuk konsumennya. Selain dengan menjaga kualitas produk juga melakukan berbagai inovasi. Kami juga telah melakukan penelitian untuk produk-produk kami seperti halnyaTolak Angin telah dilakukan uji toksisitas dan uji khasiat. Pabrik Sido Muncul juga sudah berdasar GMP(Good Manufacturing Practise).(*/hap)

“Bank wakaf mikro harus bisa menyelesaikan masalah-masalah yang tidak bisa diselesaikan perbankan, karena kalau mau pinjam ke bank harus punya agunan dan administrasi bertumpuk-tumpuk baru bisa ke bank,” kata Presiden dalam peluncuran bank wakaf mikro di Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya, Jatim, Jumat (9/3) petang. Masih kata Presiden, di bank juga ada bunga yang cukup besar, kalau bank wakaf ini hanya dikenai biaya operasional dan biaya adiministrasi 3 persen per tahun, bukan per bulan. “Kalau ibu-ibu mau pinjam Rp 2 juta silakan mau ke bank wakaf ini, entah untuk mengembangkan usaha rumah tangga atau untuk tambahan modal kerja, membuka kiosnya itu yang dilayani bank wakaf,” jelas

Presiden sebagaimana dikutip antarajatim.com Lantas kenapa bank wakaf mikro dibangun di pondok pesantren? Menurut Presiden karena ia ingin para santri bisa belajar mengelola perbankan. “Sehingga bila bank ini semakin besar Insya Allah semakin besar, ekonomi umat dapat berjalan dengan baik, harapan kita itu,” ucap Presiden. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengurus para pemodal besar yang ada di perbankan konvensional. “Untuk apa dibangun bank wakaf dibangun? Saya tidak ingin mengurusi yang gede-gede saja, saya juga ingin mengurusi yang kecil-kecil meski nanti kantornya kecil tidak apa-apa, modalnya juga kurang lebih Rp 8 miliar tidak apa-apa. Ini supaya diketahui kita membangun

Presiden Joko Widodo di Pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya.

bank wakaf mikro didonasi dari Datuk Tahir, terima kasih datuk,” tambah Presiden. Bank Wakaf Mikro diharapkan bisa menyediakan akses permodalan atau pembiayaan bagi masyarakat yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal khususnya di lingkungan pondok pesantren yang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 28 ribu pondok pesantren di Indonesia. Hingga awal Maret 2018,

dari 20 Bank Wakaf Mikro yang merupakan pilot project ini telah disalurkan pembiayaan kepada 2.784 nasabah dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp 2,45 miliar. Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp 3 juta dan margin bagi hasil setara 3 persen. Selain itu, dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro

juga disediakan pelatihan dan pendampingan serta pola pembiayaan yang dibuat per kelompok atau tanggung renteng. Lembaga ini tidak diperkenankan mengambil simpanan dari masyarakat karena memiliki fokus pemberdayaan masyarakat melalui pembiayaan disertai pendampingan usaha. Lembaga ini juga berstatus sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang diberi izin dan diawasi oleh OJK.(*/hap)

FOTO: ISTIMEWA

Memorandum Madura-STITA Sumenep Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

FOTO: ISTIMEWA

Kru Memorandum Sumenep menyerahkan santunan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswi STITA.

Mahasiswi STITA Sumenep memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

FOTO: ISTIMEWA

Penerima penghargaan BPOM.

Surabaya, Memorandum Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa bank wakaf mikro dapat menyelesaikan sejumlah persoalan yang dihadapi nasabah di perbankan konvensional.

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/HAPSAH

Bank Wakaf Mikro Selesaikan Masalah Perbankan Konvensional

Sumenep, Memorandum Kru harian pagi Memorandum biro Madura di Kabupaten Sumenep melaksanakan acara santunan anak yatim dan dhuafa di Desa Andulang Kecamatan Gapura, Rabu (7/3) malam. Kegiatan tersebut bekerjasama mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa setempat. Wartawan Memorandum Biro Madura, Mosa Syamsuri mengatakan, kegiatan itu sebagai dukungan perusahaan kepada pemerintah daerah di sektor sosial dengan mem-

berikan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa. “Secara nominal bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa. Tapi inisiatif ini murni untuk menyisihkan sedikit rezeki untuk masyarakat yang membutuhkan. Komitmen kami akan melaksanakan agenda serupa di desa lain,” terangnya. Perwakilan mahasiswi STITA Sumenep Yuliana menuturkan, kegiatan di desa yang menjadi tempat KKN merupakan salah satu pengamalan dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. “S e j a k a w a l p r o g r a m

teman-teman saat KKN memang mengagendakan santunan. Karena di pelosok desa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan. Kebetulan koran Memorandum memiliki misi serupa sehingga kami langsung mengajak kerjasama,” tuturnya. Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN STITA Sumenep Posko VI, Moh Haris mengaku sangat berterima kasih kepada harian pagi Memorandum yang bersedia menjadi partner dalam kegiatan tersebut. Pihaknya berharap bisa terus bekerjasama dalam kegiatan apapun. (aan/hap)

Memorandum Edisi 10 Maret 2018  
Memorandum Edisi 10 Maret 2018  
Advertisement