Issuu on Google+

MAKALAH KUNJUNGAN INDUSTRI 2013-2014

Disusun Oleh: Fajriah Mirlanti X RPL 1

Jln. Raya Tapos Gg.Bhakti Suci No.100 Kel. Cimpaeun Kec. Tapos Kota Depok Kode pos : 16957


BAB. I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kunjungan Industri. Seiring pesatnya perkembangan teknologi,dunia pendidikan di tuntut untuk lebih menyongsong era globalisasi.Dalam usaha peningkatan mutu pendidikn tersebut maka ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) hendaknya di serapi dengan keimanan dan ketaqwaan.Ilmu yang di dapat dalam bangku sekolah dirasakan masih sangat kurang sehingga di perlukan sebuah kunjungan ke perusahaan / industri yang bisa membantu kami dan bisa kami jadikan perbandingan ketika kami menerima pelajaran di sekolah. Kemudian SMKN 1 DEPOK mengadakan Kunjungan Industri. Siswa di tuntut untuk aktif menggali informasi tentang kunjungan industri untuk memperoleh pengetahuan yang lebih dari Kunjungan tersebut. Kunjungan industri dilakukan untuk memberikan gambaran kepada siswa tentang komputer dan jaringan cukup asing bagi saya pribadi agar siswa dapat membandingkan antara dunia kerja dengan ilmu yang di peroleh di sekolah.siswa di wajibkan membuat laporan atas informasi yang di peroleh selama kunjungan industri di perusahaan yang bersangkutan. B. Tujuan Kunjungan Industri Tujuan kegiatan kunjungan industri adalah sebagai berikut : a. Memberikan motivasi baru kepada siswa terutama dalam belajar. b. Memberi bekal kepada siswa agar setelah lulus menjadi orang yang mandiri c. Memberikan pengalaman baru untuk menambah wawasan d. Menelaah hal-hal yang baru dalam kunjungan industri


e. Memberikan inovasi baru dalam dunia IPTEK C. Manfaat Kunjungan Industri ® Dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang teknologi ® Keberanian siswa mengeluarkan ide atau pendapat. ® Lebih menguasai bidang jurusannya. ® Lebih dewasa dan dapat bertanggung jawab. ® Menambah pengetahuan dan pengalaman. D. Tempat dan Waktu Pelaksanaan a. 21 April 2014 mengunjungi tempat AKRB YOGYAKARTA. b. 23 April 2014 mengunjungi tempat PEMKAB JEMBRANA c. 23 April 2014 mengunjungi tempat SMK NEGERI 1 NEGARA.


BAB.II PROFIL KUNJUNGAN INDUSTRI A. AKRB Yogyakarta SEJARAH DAN PERKEMBANGAN AKRB YOGYAKARTA Trend ekonomi nasional yang saat ini mengarah pada perkembangan yang pesat terutama dalam industri dan bisnis media, menjadi alasan dan semangat awal dari pendiri yayasan Radya Binatama untuk menciptakan institusi pendidikan di bidang Ilmu Komunikasi. Sebuah institusi pendidikan yang mencoba menjawab tantangan perkembangan industri dan bisnis media tersebut dengan menciptakan tenaga-tenaga ahli dan profesional di bidang Ilmu pengetahuan dan teknologi Komunikasi. Dengan berbekal pertimbangan diatas, maka yayasan Radya Binatama pada tahun 1999 mendirikan Akademi Komunikasi Radya Binatama atau yang kemudian dikenal dengan AKRB. Didirikan pertama kali oleh Aris Yudanto SH dan Dra Mirsawati, M.Si wiraswastawan media di Yogyakarta, dengan akta Notaris Silvia Veronica SH, nomor 28 tertanggal 12 Maret 1991 dan akta perubahan nomor 21 tertanggal 9 September 1999 dengan Notaris Soemi Sajogjo Moedito Mardjikoen SH. Pertama kalinya AKRB berkantor pusat di jalan Purwanggan nomor 7. Kepentingan pengembangan institusi untuk kemudian berpengaruh pada kepengurusan yayasan ini, dimana saat ini AKRB dijalankan dalam satu manajemen dengan STMIK AMIKOM Yogyakarta, dibawah Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. H.M Suyanto, MM. Berkantor pusat di jalan Janti nomor 3/47 Karangjambe Sayap Barat Jembatan Layang Janti Yogyakarta.


Visi AKRB “Menjadi Perguruan Tinggi Unggulan Dalam Mencetak Tenaga Profesional Di Bidang Komunikasi di Indonesia tahun 2020� Misi AKRB 1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan terbaik di bidang komunikasi dan kepenyiaran berbasis Creativepreneur, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang komunikasi dan penyiaran untuk kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat. 3. Menjalin kerjasama dengan industri atau dunia usaha sebagai masukan dalam mengasah kemampuan membuat karya-karya di bidang kepenyiaran. Tujuan AKRB 1. Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pelatihan di bidang komunikasi dan kepenyiaran, sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Memberikan layanan yang profesional serta menghasilkan lulusan yang sesuai dengan standar dunia kerja. 3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif dengan orientasi Student Centered Learning sehingga menghasilkan lulusan yang profesional dan mampu berkarya di industri komunikasi. 4. Menghasilkan karya-karya yang diakui secara nasional. 5. Menghasilkan lulusan yang mampu mengaplikasikan keahliannya di bidang komunikasi dan kepenyiaran.


B. Pemkab Jembrana Bupati PEMKAB JEMBRANA adalah I Putu Arta dan Wakil Bupatinya adalah Kembang Hartawan.Kabupaten Jembrana adalah sebuah kabupaten yang terletak di ujung barat pulau Bali , Indonesia.Ibukotanya berada di Negara.Jembrana mempunyai 5 kecamatan dan 51 desa/kelurahan. Kecamatan-kecamatan tersebut adalah :  Jembrana  Melaya  Mendoyo  Negara  Pekutatan Tempat-Tempat Menarik adalah :  Pura Jati  Pura Majapahit  Pantai Baluk Rening  Pantai Delod Berawah  Perancak  Taman Nasional Bali Barat


 Bendungan Palasari  Pantai Mendewi C. SMKN 1 NEGARA

SMK Negeri 1 Negara, Jembrana Jl. Kresna Ds. Baluk Kec. Negara, Jembrana Kode Pos : 82212 Website : www.smk1negara.sch.id SEJARAH BERDIRINYA SMK NEGERI 1 NEGARA DAN PERKEMBANGANNYA Pada tahun 1970, banyak lulusan SMP tidak mampu melanjutkan sekolah keluar dari Kabupaten Jembrana, khususnya yang berminat masuk ke sekolah kejuruan. Melihat kondisi seperti ini, maka Kepala SMEP Negeri Negara (yang sekarang menjadi SMP Negeri 2 Negara) untuk mendirikan SMEA Swasta. Ide tersebut didukung sepenuhnya oleh I Ketut Dharma, B.Sc yang pada saat itu menjadi Ketua Koperasi Kopera Kabupaten Jembrana, dan juga oleh beberapa calon guru dan pegawai yang siap mengabdikan diri sebagai tenaga honorer. Akhirnya SMEA Swastika Karya karena bernaung dibawah yayasan Swastika Karya yang berkedudukan di Negara. Sebagai Kepala Sekolah dipercayakan kepada Bapak I Ketut Tantra, B.Sc dan sebagai Wakil Kepala Sekolah ditunjuk Bapak I Putu Wirga. Pola kepempimpinan Bapak I Ketut Tantra, B.Sc yang begitu sabar dan penuh dengan dedikasi sehingga membuat SMEA Swastika Karya mulai dikenal dan mendapat simpati masyarakat. Setelah SMEA Swastika Karya ini berjalan dua tahun Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA dipanggil oleh Kepala Bidang Dikmenjur yang saat itu adalah dijabat oleh Bapak Drs. I Wayan Gempol, agar segera mempersiapkan berkas usul penegrian SMEA Swastika Karya karena sesuai dengan penjelasan Bapak


Kepala Bidang Dikmenjur yang kebetulan juga Bapak Direktur Dikmenjur yang saat itu dijabat oleh Bapak Drs. Surajiman sedang menyelenggarakan seminar koperasi selama beberapa hari di Denpasar, dan baliau berdua sudah mengadakan pendekatan. Maka pihak pengelola sekolah segera menyiapkan usul dimaksud kemudian Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA didampingi oleh Kepala Bidang Dikmenjur menyerahkan usul penegrian SMEA Swastika Karya tersebut kepada Direktur Dikmenjur yaitu Bapak Drs. Surajiman di Denpasar. Karena usul tersebut dianggap representatif, maka atas persetujuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 0115/0/1972 tertanggal 2 Agustus 1972 dari SMEA Swastika Karya berubah statusnya menjadi SMEA Negeri Negara yang beralamat di Jalan Surapati Negara masuk dalam wilayah kelurahan Pendem. Kepala Sekolahnya diangkat Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA dan Wakil Kepala Sekolah Bapak I Ketut Tantra, B.Sc. Kepemimpinan Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA dikenal sangat disiplin, tekun dan ulet. Beliau bersama guru-guru berusaha keras untuk memajukan SMEA Negeri Negara. Banyak prestasi yang dicapai baik dibidang akademis maupun non akademis. Tamatan SMEA Negeri Negara banyak tersebar, bekerja di instansi pemerintah dan swasta baik di Kabupaten Jembrana, Provinsi dan bahkan banyak yang bertugas di luar Pulau Bali. Pada Tahun 1980, lokasi SMEA Negeri Negara dipindahkan dari Kelurahan Pendem ke Kelurahan Baler Bale Agung. Dan kemudian pada Tahun 1994 nama SMEA Negeri Negara akhirnya berubah menjadi SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 1 Negara kelompok Bisnis dan Manajemen dengan 3 (tiga) jurusan yaitu : 1. Sekretaris 2. Akuntansi 3. Pemasaran Pada tanggal 10 Oktober 1996 Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA mengakhiri jabatannya yang selanjutnya digantikan oleh Bapak Drs. I Gusti Ketut Armada, Bapak I Gusti Ketut Armada melanjutkan kebijakan dari Bapak I Ketut Gde Tiaga, BA dengan beberapa terobosan baik fisik maupun non fisik. Bersama guru dan pegawai beliau melakukan penataan ruang praktek/laboratorium dimana diperolehnya bantuan dari Korea (Soft Loan Korea), disamping peningkatan sarana prasarana juga mampu dikembangkan kegiatan ekstra kurikuler seperti ekstra kurikuler Gong yang sebagian besar merupakan swadaya murni guru dan pegawai SMK Negeri 1 Negara. Karena prestasinya dalam bidang Akademik terbukti dengan hasil EBTANAS mendapat peringkat I di Provinsi di Bali pada tahun pelajaran 1996-1997 dari 55 SMK dan tahun pelajaran 1998-1999 hasil EBTANAS SMK Negeri 1 Negara mendapat peringkat ke-2 dari 59 SMK di Provinsi Bali. Sebagai


wujud prestasi SMK Negeri 1 Negara maka pada tahun pelajaran 2000/2001 SMK Negeri 1 Negara ditunjuk sebagai Pilot Project dalam program TOEIC (Test of English for International Communication). Pada masa kepemimpinan Bapak Drs. I Gusti Ketut Armada diadakan Re-Enginering untuk jurusan Administrasi Perkantoran menjadi jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (Bidang Keahlian Teknologi dan Informasi). Selanjutnya untuk pembukaan jurusan baru tersebut diatas difasilitasi oleh Pemerintah Pusat dalam bentuk bantuan alat. Kemudian Bapak Drs. I Gusti Ketut Armada mengemban tugas baru sebagai Pengawas SMP, SMA/SMK Kabupaten Jembrana dan jabatan Kepala SMK Negeri 1 Negara digantikan oleh Bapak Nengah Alit, S.Pd terhitung mulai tanggal 3 Juli 2006. Kepemimpinan Bapak Nengah Alit, S.Pd, melanjutkan kebijakan Bapak Drs. I Gusti Ketut Armada dengan memanfaatkan peluang Program Kerja Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan untuk mengembangkan atau meningkatkan status sekolah kejuruan menjadi sekolah yang berorientasi ke pasar global khususnya dari sudut tamatannya siap bekerja di luar negeri, maka ada program pengembangan status SMK tertentu menjadi SMK yang RSBI (Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional). Di Jembrana disusulkan SMK Negeri 1 Negara karena SMK Negeri 1 Negara memenuhi kriteria tertentu antara lain : 1. 2. 3. 4.

Jumlah Peserta Didiknya Luas Arealnya Pengembangan program studi Manajemen Sekolah

Program RSBI tersebut meliputi : 1. Standar Manajemen Mutu (ISO) 2. Standar TIK (ICT Centre) Setelah SMK Negeri 1 Negara berstatus RSBI dengan manajemen mutu yang sudah standar, maka SMK Negeri 1 Negara difasilitasi dengan berbagai bantuan pusat dan daerah. Yang salah satunya adalah : 1. 2. 3. 4. 5.

Bantuan TUK (Tempat Uji Kompetensi) Pengembangan Studi Keahlian Pengembangan ICT Bantuan Rehab Gedung Bantuan Kewirausahaan

Kemudian pada tanggal 20 April 2011 Bapak Nengah Alit, S.Pd dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana sehingga terhitung


mulai tanggal 13 Mei 2011 jabatan SMK Negeri 1 Negara digantikan oleh Bapak I Putu Wardana, S.Pd dengan Surat Keputusan Bupati Jembrana Nomor : 821/158.a/KEPEG/2011 tanggal 13 Mei 2011. Bapak I Putu Wardana, S.Pd melanjutkan program kebijakan Bapak Nengah Alit, S.Pd dimana SMK Negeri 1 Negara sebagai SMK RSBI dan sebagai Pusat ICT Centre di Kabupaten Jembrana.

VISI Menciptakan tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan pembangunan di era globalisasi MISI

Tujuan tinggi keimanan siswa sebagai anggota dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitarnya sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi


yiapkan siswa memasuki lapangan kerja dan pengemabngan sikap profesionalisme

Kurikulum Pendidikan (KTSP) yang mengacu pada standar nasional pendidikan yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Motto Pendidikan : Solidarity Can Get All Well Done.


BAB III PENUTUP A. LAMPIRAN  AKRB YOGYAKARTA

1. LAB Komputer


2. Perpustakaan

3. Ruang BroadCasting

4. Pemberian cinderamata AKRB Yogyakarta kepada SMKN 1 DEPOK


 PEMKAB Jembrana 1. Pembukaan di PEMKAB Jembrana

2. Pertukaran cinderamata antara PEMKAB Jembrana dengan SMKN 1 DEPOK

 SMKN 1 NEGARA


B. KESIMPULAN AKRB Yogyakarta mengajarkan “Berusaha terus sampai Kesempurnaan” PEMKAB Jembrana “Terus meningkatkan mutu Pendidikan, swadaya Masyarakat ,dll.” SMKN 1 NEGARA “Murid sopan santun dan mempunyai motivasi tinggi” Semoga dari Kunjungan Industri dan laporan ini kami dapat memetik pelajaran dan hikmah yang dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan kelak kita dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi kita semua. C. KESAN DAN PESAN Kunjungan Industri sangat menyenangkan. Dan saya dapat memetik pelajaran yang sangat berharga bagi hari yang akan datang. Kesan yang berharga bagi saya adalah Pengalaman yang baru, rasa Tanggung Jawab, dan Kemandirian.


20 fajriah mirlanti makalah kunjungan industri