Page 1

LAPORAN PELATIHAN KOTA PINTAR DI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2016

CENTER FOR DIGITAL SOCIETY


1 Laporan Pelatihan Kota Pintar

I.

Pengantar

Center for Digital Society Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada bersama dengan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia telah sukses menyelenggaraan pelatihan kota pintar di Kabupaten Kudus yang diadakan di Kantor Wakil Bupati Kabupaten Kudus, pada tanggal 8-9 Desember 2016.

II.

Overview Materi Pelatihan

Pelatihan kota pintar di Kabupaten Kudus diselenggarakan dalam delapan sesi. Sesi pertama membahas mengenai urgensi kota pintar. Sesi ini mendiskusikan mengenai apa, mengapa dan bagaimana kota pintar dapat bekerja dan meningkatkan kinerja pelayanan perkotaan. Smart City hadir sebagai solusi cerdas untuk menyelesaikan permasalahan dan mengembangkan potensi setiap kota yang memiliki ciri khas masing-masing. Sebab itu pengembangan kota pintar harus disadari atas kebutuhan setiap kota. Pada sesi kedua, membahas mengenai tahapan-tahapan yang dapat dilalui setiap kota untuk menuju kota pintar yang optimal. Adapun tahapan ini terdiri dari 7 tahapan yaitu, (1) Pelajari teori kota pintar; (2) Rumuskan kebutuhan dan prioritas di kalangan masyarakat dan pihak swasta; (3) Rumuskan rencana dan komunikasi visi kota pintar dan upayakan pemangku kepentingan mendukungnya; (4) Pertimbangan untuk memanfaatkan teknologi cloud; (5) Tetapkan model pelaksanaan (build own, operate; build, operate, transfer; open business model; dan public private partnership); (6) Rancang pelaksanaan; (7) Mulai dengan proyekproyek awal. Pada sesi ketiga, pelatihan memasuki sesi Focus Group Discussion. Peserta pelatihan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kluster pengembangan kota pintar yang relevan dengan visi misi dan masalah perkotaan. Pada sesi keempat, peserta mengidentiďŹ kasi solusi dari permasalahan yang sebelumnya telah diidentiďŹ kasi. Peserta pelatihan telah berhasil mengidentiďŹ aksi detail masalah, detail solusi dan sekaligus melakukan perencanaan pengembangan solusi kota pintar.


2 Laporan Pelatihan Kota Pintar

Pada hari kedua, pelatihan menginjak pada sesi lima dan enam. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan developer aplikasi kota pintar. Pada pelatihan di Kabupaten Kudus, hadir USADI yang fokus pada pengembangan aplikasi keuangan daerah dan Adins yang fokus pada pelaporan publik terhadap layanan pemerintahan dan permasalahan kota. Para developer secara detail menyampaikan berbagai ďŹ tur aplikasi dan juga berdiskusi dengan peserta mengenai sektor-sektor strategis yang dapat dikerjasamakan. Adapun sesi ketujuh dan kedelapan membahas mengenai kerangka ISO 18091:2014 mengenai Kota Pintar. Sesi ini memaparkan bahwa implementasi kota pintar telah memiliki ketentuan yang terstandar dan diakui secara internasional. Kerangka ini penting, bukan hanya sebagai acuan namun juga untuk memastikan bahwa konsep kota pintar yang dikembangkan memiliki standar keamanan, kredibilitas, dan inklusiďŹ tas. Secara umum kerangka ISO kota pintar dipetakan menjadi empat kluster yaitu (1) Pengembangan institusi pemerintahan yang baik; (2) Pengembangan Sosial yang Inklusif; (3) Pengembangan Ekonomi yang berkelanjutan; dan (4) Pembangunan lingkungan berkelanjutan. Kemudian pembahasan dilanjutkan pada teknologi komputasi awan dan urgensi keamanan sistem digital. Komputasi awan memberikan kemudahan dan ketepatan dalam pengembangan kota pintar. Penggunaan komputasi awam juga penting karena memiliki standar keamanan yang sangat baik.


3 Laporan Pelatihan Kota Pintar

III.

Overview Pemateri dan Peserta

Pada kesempatan kali ini kami juga hendak menyampaikan terimakasih berbagai pihak yang telah turut serta berpartisipasi dan membantu pelatihan kota pintar. Telah menjadi komitmen CfDS Fisipol UGM untuk menghadirkan para pembicara yang memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni. Pada sesi pertama dan kedua dan pemandu FGD hadir sebagai pembicara, Dr. Dedy Permadi (Managing Director CfDS Fisipol UGM). Pada hari kedua hadir developer USADI dan AdIns. Pelatihan kemudian ditutup dengan ceramah dan diskusi bersama Tony Seno (National Technology Oicer Microso Indonesia). Adapun staf CfDS Fispol UGM yang bertugas pada pelatihan Kabupaten Kudus adalah Umar Abdul Aziz dan Hanadia Pasca Yurista.

IV.

Laporan dan Evaluasi Peserta

Pelatihan kota pintar di Kabupaten Kudus diikuti oleh 25 Pegawai Pemda Kudus. Peserta pelatihan terdiri dari Pejabat Eselon II, III, dan IV. Adapun para peserta berasal dari berbagai instansi kedinasan seperti Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan, dan instansi lainnya. Pada kesempatan kali ini, kamipun hendak menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan ini. Dalam waktu kedepan, komitmen dan sinergisitas antar pejabat eselon dan instansi harus terus ditingkatkan.

V.

Hasil Pre Test dan Post Test

Sebagai bentuk evaluasi yang efektif untuk memantau kinerja pelatihan dan daya serap peserta terhadap materi pelatihan, pelatihan Kota Pintar didukung dengan instrumen pre test dan post test. Pre test dan post test terdiri dari 20 soal yang terdiri dari bagian materi pelatihan. Pre test dibagikan kepada seluruh peserta sebelum materi pertama, sedangkan post test dibagikan setelah sesi FGD berakhir. Adapun ringkasan hasil pre test dan post test adalah sebagai berikut.


4 Laporan Pelatihan Kota Pintar

Ringkasan Hasil Pre test dan Post test berdasarkan jumlah soal benar Nilai Pre test

Nilai Post Test

Nilai Maksimal

11

14

Nilai Minimal

3

6

Nilai Modus

10

9

Rata-rata

8

10

Berdasarkan hasil pre test dan post test tersebut dapat diambil beberapa poin menarik. Pertama, titik awal pemahaman pegawai Pemerintah Kabupaten Kudus mengenai kota pintar sangat beragam. Hal ini dapat dilihat dari jumlah soal benar yang memiliki rentang minimal 3 soal benar hingga nilai maksimal 14 soal benar. Kedua, peningkatan pemahaman peserta mengenai kota pintar dapat dilihat dari peningkatan hasil post test peserta. Ketiga, berdasarkan nilai pre test dan post test dapat dilihat sumber daya manusia untuk pengembangan kota pintar di Kabupaten Kudus dapat terus ditingkatkan dan diakselerasi.


5 Laporan Pelatihan Kota Pintar

VI.

Rangkuman FGD

Berdasarkan hasil FGD, dapat diidentiďŹ kasi bahwa konsern utama pengambangan kota pintar di Kudus dapat mencakup keenam dimensi pembangunan kota pintar meliputi yakni Smart Economy, Smart Governance, Smart Living, Smart Mobility, Smart Environment, dan Smart People. Berdasarkan hasil FGD secara umum permasalahan dan peluang pengembangan kota pintar di Kabupaten Kudus adalah sebagai berikut.

Permasalahan Pengangguran, produk kalah saing, informasi kurang memadai, kurangnya fasilitas publik.

Ciri Khas: Religius; Budaya yang Mengakar; Kewirausahaan

Visi: "Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera� Solusi TIK yang perlu dikembangkan Pelayanan publik yang terintegrasi/ Single window; Pemanfaatan aplikasi pendidikan; DIgitalisasi industri kreatif.

Solusi Pintar Pemanfaatan Cloud; Peningkatan kapasitas pegawai; Peningkatan komitmen;


6 Laporan Pelatihan Kota Pintar

VII.

Penutup Pada akhirnya kami segenap penyelenggara pelatihan mengucapkan terimakasih banyak atas kerjasama dan partisiapsi Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pelatihan Kota Pintar di Tahun 2016. Pada prinsipnya CfDS Fisipol UGM bersedia untuk terus bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kudus apabila dirasa perlu untuk melakukan diskusi, studi dan pengembangan lebih lanjut mengenai kota pintar. Hal ini senantiasa dapat kita lakukan demi menyongsong era masyarakat digital yang lebih baik.


7 Laporan Pelatihan Kota Pintar

VII.

Lampiran Kontak Peserta

No. Nama 1 Agus SB 2 Agus Supriyanto 3 Albertus Harys Yunanto

Instansi Dinas BPESDM BAPPEDA DISDAGSAR

Nomor telp 081225015990 081328009797

4 Arief Zuli Tanjung Bagus Muhammad 5 Ardhiansyah, SE 6 Bambang Sumpeno 7 Bergas C Penanggungan 8 Busono 9 Drs. Adi Sumarno 10 Emy R. H 11 Gufron 12 Gunarjo 13 Jaswanto 14 Kasmudi 15 Kusnipah 16 Mar 17 Maryata 18 Muchamad Soleh S.IP, M.AP 19 Muhtar Se aji 20 Nanang Ary W, MT 21 N. Nizar Z.KH 22 Noor Khasan 23 Pipin Udianto 24 Riza 25 Rofiatun

CIPKATARU

;0816655212

Badan Kepegawaian Daerah BPBD Kudus BPBD Kudus Dinas Dukcpapil Kab. Kudus Dinas Peinkop & UMKM BPMPPT DISDIKPORA RSUD Kudus Dinas BPESDM DISDIKPORA DCKTR BAPPEDA DKK Dinas Dukcpapil Kab. Kudus DCKTR DISHUBKOMINFO CIPKATARU DPPKD Dinas Peinkop & UMKM DCKTR DPPKD

08157786677 081390054222 08112714000 081290347763 082134263343 085325673421 08122539410 08164892610

26 Sahri Noto Utomo

Dinas BPESDM

08112884301

rofiatun@gmail.com sahrinotoutomo@yahoo.co m

27 Si Rokhimah 28 Sri Puji Astu 29 Sri Suwan 30 Sugiharno 31 Supra wi 32 Udi Waluyono 33 Yudi

BAPPEDA BPMPPT BKD DPPKD Dinas Kesehatan DISHUBKOMINFO DKK

081542425473

si rokhimah97@gmail.com

082220227298 081325290550 081328282373 081390964005

srisuwan 81@gmail.com

0811225326235 081326493169 081390101963 08122887737 081229040599 081325856300 085640317115 085740069960 082133683839 085225284669 081325692630

Email

albert.harys@gmail.com ariefzulitanjung@gmail.co m baguskudusraya@gmail.co m bambangsumpeno66@ cpbergas@yahoo.com adisbaekds@gmail.com emyharilasmi@gmail.com gufron.dikmas@gmail.com gunarjo24@yahoo.co.id jaswantoeka@gmail.com

mar zen@ymail.com maryatakudus@gmail.com solehkudus@yahoo.com muhtar.kudus@yahoo.com just_nanang@yahoo.com

udianto@gmail.com

wiekbs@gmail.com


8 Laporan Pelatihan Kota Pintar

VIII.

Lampiran Hasil Pre Test dan Post Test Kabupaten Kudus No.

Nama

1 Agus SB 2 Agus Supriyanto 3 Albertus Harys Yunanto 4 Arief Zuli Tanjung Bagus Muhammad Ardhiansyah, 5 SE 6 Bambang Sumpeno 7 Bergas C Penanggungan 8 Busono 9 Drs. Adi Sumarno 10 Emy R. H 11 Gufron 12 Gunarjo 13 Jaswanto 14 Kasmudi 15 Kurnipah 16 Mar 17 Maryata 18 Muchamad Soleh S.IP, M.AP 19 Muhtar Se aji 20 Nanang Ary W, MT 21 Nizar 22 Noor Khasan 23 Pipin Udianto 24 Riza 25 RoďŹ atun 26 Sahri Noto Utomo 27 Si Rokhimah 28 Sri Puji Astu 29 Sri Suwan 30 Sugiharno 31 Supra wi 32 Udi Waluyono 33 Yudi

Instansi Dinas BPESDM BAPPEDA DISDAGSAR CIPKATARU Badan Kepegawaian Daerah BPBD Kudus BPBD Kudus Dinas Dukcpapil Kab. Kudus Dinas Peinkop & UMKM BPMPPT DISDIKPORA RSUD Kudus Dinas BPESDM DISDIKPORA DCKTR BAPPEDA DKK Dinas Dukcpapil Kab. Kudus DCKTR DISHUBKOMINFO CIPKATARU DPPKD Dinas Peinkop & UMKM DCKTR DPPKD Dinas BPESDM BAPPEDA BPMPPT BKD DPPKD Dinas Kesehatan DISHUBKOMINFO DKK

Pre-test Post-test 9 8 11 12 10 7 7 7 11 6 6 8 7 11 5 5 9 7 4 10 9 8 8 10 10 3 8 10 10

13 8 8 12 12 9 10 10 8 6 14 9 8 9 10 8 12 13 13 12 10 9 14


Laporan Pelatihan Kota Pintar

IX.

Lampiran Hasil Pre Test dan Post Test 10 Kota

Pretest

Kota Semarang

Kota Serang Kota Tangerang Kota Depok Kota Bekasi Kota Yogyakarta Kota Sleman Kabupaten Kudus Kota Surakarta Kabupaten Sidoarjo Rata-rata

Posttest

Nilai Modus

Pretest

3

6

1

5

3

7

6

8

4

5

2

4

5

8

3

6

6

12

4

9

4

7

Nilai Maksimal

Posttest

11 10

14

7

10

15

11

8

9

11

9

13

10

9

12

13

8

14

10

12

Pre

14

9

9

Nilai Minimal

X.

Post test

test

15 14 14

15

16

15

15 11 16 16 15

Nilai Rata-Rata Pre test

8

12

18

9

12

15

18

10

16

10

Post test

18

10

10

17

16

8

13

18

8

13

14

8

18

11

14

16

9

13

17

9

10

10

12

Lampiran Dokumen Forum Group Discussion

Smart Economy VISI

Ciri Khas

CLUSTER

Religius

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Kuliner

PERMASALAHAN Pengangguran

Smart Economy

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA Penda aran pela han on line

Kendala informasi dan jaringan Pembayaran pajak non tunai Masih adanya masyarakat yang dak taat pajak Produk kalah saing dengan wilayah lain

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN DAMPAK YANG DIHARAPKAN Sistem yang terkoneksi antara wajib pajak dan pemkab Semakin terciptanya kelompok ekonomi baru Sistem izin dan perpajakan antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat Kemampuan ekonomi masyarakat meningkat Pengurangan pengangguran

Smart People VISI

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Ciri Khas

CLUSTER

Budaya yang mengakar Smart People Belajar Wirausaha

PERMASALAHAN Lulusan dari sekolah belum masuk siap untuk masuk ke dunia usaha dan dunia kerja Pemerintah dan masyarakat kurang mendapatkan informasi yang valid mengenai lembaga pendidikan

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA

Sistem data konvensional

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN Adanya single window untuk layanan pendidikan

Big data mengenai data pendidikan Pemetaan realisasi par sipasi pendidikan masyarakat Sistem pendidikan Nusantara

DAMPAK YANG DIHARAPKAN Masyarakat mengetahui lembaga-lembaga pendidikan Tercapainya par sipasi pendidikan yang tepat dan akurat SKPD dapat memetakan permasalahan pendidikan secara tepat dan real me


10

Laporan Pelatihan Kota Pintar

Smart Living VISI

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Ciri Khas Masyarakat Sehat Rumah yang bersih

CLUSTER

Smart Living

Bebas demam berdarah

PERMASALAHAN

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA Sistem penanganan gawat darurat terpadu

Data kesehatan berdasarkan NIK

SIMPUS

Probatan bebas biaya; op milasi BPJS

Sejaring Mas

Sensor sampah di se ap rumah Sensor untuk mengetahui sarang nyamuk

PERMASALAHAN Limbah industri; Pengelolaan sampah rumah tangga Pembangunan dak berkelanjutan

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA Sistem Informasi Tata Ruang Kabupaten Kudus Kudus Cyber City

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN IOT Big Data

Kudus yang lebih efisien Bahan baku daur ulang yang terbarukan

Polusi; Kurangnya ruang terbuka hijau Bencana Alam (longsor dan banjir)

E LPPD Kudus

Cloud compu ng

Penanggulangan bencana alam yang lebih baik

PERMASALAHAN Daerah tertentu macet pada jam sibuk

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA Adanya 6 CCTV

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN DAMPAK YANG DIHARAPKAN Penambahan 20 CCTV Daya saing meningkat Inisiasi command center dan control room Kemacetan teruai Penggunaan ATCS dan ITS Menurunnya angka kecelakaan lalu lintas Aplikasi pelayanan yang terhubung dengan ATCS Pengguna jalan dapat merasakan kenyamanan

SOLUSI TIK YANG SUDAH ADA SIKP

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN DAMPAK YANG DIHARAPKAN Integrasi sistem digital dan informasi Adanya efisiensi pelayanan publik Pelayanan publik yang lebih op mal dan E-Job analysis akurat Pembuatan kebijakan yang lebih cepat dan Pengawasan kinerja tepat

Sampah rumah tangga Perilaku hidup sehat masyarakat masih kurang Antrian layanan kesehatan masih belum op mal Sarang nyamuk yang masih banyak

DAMPAK YANG DIHARAPKAN Kecepatan layanan kecepatan iden fikasi dalam permasalahan kesehatan masyarakat

Smart Environment VISI

SOLUSI TIK YG PERLU DIKEMBANGKAN

Ciri Khas

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Industri UMKM

CLUSTER

Smart Environment

Religius

Smart Mobility VISI

Ciri Khas Kota kretek

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Kota industri Kota ter b lalu lintas

CLUSTER

Smart Mobility

Transportasi publik kurang dimina Fasilitas difabel masih rendah

DAMPAK YANG DIHARAPKAN

Smart Government VISI

"Terwujudnya Kudus Yang Semakin Sejahtera"

Ciri Khas Berkelakuan baik Berdagang Religius

CLUSTER

PERMASALAHAN Ego sektoral SKPD Belum adanya sistem informasi yang terbadu Smart Government Belum adanya sistem manajemen aparatur yang jelas Kesadaran masyarakat masih rendah

Perizinan on line E performance Menara (Menjaga Amanah Rakyat)


11 Laporan Pelatihan Kota Pintar

XI.

Lampiran Foto Kegiatan


12 Laporan Pelatihan Kota Pintar


Center for Digital Society Faculty of Social and Political Sciences Universitas Gadjah Mada BC Building 202, 2nd Floor, Jalan Socio Yustisia No.1 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281, Indonesia Phone : (0274) 551753, 0852 2527 7291 Email : cfds.ďŹ sipol@ugm.ac.id Website : cfds.ďŹ sipol.ugm.ac.id

Laporan kudus  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you