Page 1

STUDENT HANDBOOK

London School of Public Relations 2016


LSPR-Jakarta

Milestones

01 July 1992

Established in 1992 with PR Short Course Programmes

1994

London Institute of Communication Advanced Diploma

1999

Undergraduate Programme

2002

Postgraduate Programme

2015

Now Open LSPR - Bali

Opening Soon

New Campus LSPR - Jatiwarna


Greetings And to assist you in your academic training, this handbook is designed to help you learn more about our policies, procedures and guidelines and the many facilities that we offer to you to experience the practical side of learning. We hope that you will have a pleasant stay with us; learning and at the same time having fun. It is a pleasure to have you and we thank you for joining us at The London School of Public Relations - Jakarta. Selamat datang di The London School of Public Relations, Sekolah komunikasi unggulan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai institusi pendidikan di bidang komunikasi, LSPR tidak hanya mencetak lulusan-lulusan yang kirin sukses bekerja di berbagai industry, namun juga berhasil menciptakan istilah sendiri yang dikenal dengan K.S.A.A.A atau KSA3. Istilah ini dimiliki oleh setiap mahasiswa LSPR dan memiliki arti:

Welcome to The London School of Public Relations, Indonesia’s Leading Graduate School of Communication. During the Past Years of LSPR’s existence as an Educational Institution, LSPR has not only produced graduates who are now working in a wide range of industries but has also formed its very own Language, which we call “The Language of LSPR abbreviated as K.S.A.A.A. or KSA3 which is possessed and owned by each LSPR Student… Knowledge is the core within LSPR Students… Skills that have been developed through the years of learning… Abilities that can be useful whenever and whichever job they get... Attitude that has been instilled in the hearts of the students through the foundation of LSPR’s 10 Pillars Attributes that make every LSPR student uniquely presentable to everyone they meet, encounter and work with… LSPR also offers an exceptional educational experience for all of its undergraduates both academically and by encouraging talent through our practical learning programs. The programs also include many opportunities beyond the classroom such as study abroad, research, Student League Clubs, learning through internships and participating in both local and international competitions. So I welcome you all to The London School of Public Relations- Jakarta. For the next 8 semesters in the Undergraduate Programme for BA in Communication Studies and 3 Semesters in the Postgraduate Programme for MA in Communication Management, you will learn what it is to become an Excellent Communication Practitioner – whether in Marketing, Public Relations, Mass Communication, Digital Media and Advertising, Performing Arts Communication and International Relations.

Knowledge (Pengetahuan adalah hal yang mendasar bagi mahasiwa LSPR) Skills (Kemampuan yang dikembangkan melalui proses belajar) Abilities (Kebisaan yang bermanfaat dalam setiap pekerjaan) Attitude (Sikap yang didasari dari kebaikan hati mahasiswa berdasarkan 10 pillars LSPR) Attributes (Atribut yang mencerminkan mahasiswa LSPR saat bertemu dan bekerja dengan siapapun) Tidak hanya itu, LSPR juga menawarkan pendidikan dan pengalaman tidak terbatas kepada mahasiswa baik secara akademis maupun bakat melalui program pembelajaran praktik. Program ini juga meliputi semua kesempatan baik di dalam dan di luar kelas seperti program studi ke luar negeri, penelitian, unit kegiatan mahasiswa, program magang, dan berpartisipasi langsung dalam berbagai kompetisi baik secara lokal maupun internasional Dengan ini saya menyambut kalian semua dalam The London School of Public Relations- Jakarta. Selama 8 semester ke depan dalam program S1 dan 3 semester di program Manajemen Komunikasi untuk jenjang S2, anda akan belajar apa dan bagaimana menjadi praktisi komunikasi yang terbaik, dalam bidang pemasaran, hubungan masyarakat, komunikasi masa, media digital dan periklanan, komunikasi seni pertunjukan, serta hubungan internasional. Untuk membantu anda dalam pembelajaran akademis, buku panduan ini dirancang untuk anda supaya dapat memahami peraturan, prosedur, tata cara dan berbagai fasilitas yang kami miliki untuk memaksimalkan masa belajar anda. Semoga anda menikmati masa masa belajar anda di LSPR baik secara akademis dan non akademis. Adalah sebuah kebanggaan bagi kami menyambut anda menjadi bagian dari The London School of Public Relations- Jakarta.

Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR Director& Founder The London School of Public Relations- Jakarta Buku Pedoman Mahasiswa

1


Greetings This Student Handbook is designed to give you the tools for an enriching education. It provides information on campus rules and regulations, as well as the expectations of LSPR of you as a member of this community. Please use it to help guide your successful path here at LSPR. Best wishes for an enjoyable year. Mahasiswa yang terhormat , Ini adalah kehormatan bagi saya untuk menyambut Anda ke semester baru di LSPR ! Sebagai keluarga LSPR , Anda akan mendapatkan keuntungan dari dosen, manajemen, dan staff yang berdedikasi untuk memberikan pengalaman akademik dan non-akademik yang komprehensif. Lingkungan intelektual yang menantang dan mendukung akan membantu dalam pertumbuha Anda sebagai seorang mahasiswa.

Dear Students, It is my great pleasure to welcome you to the new semester at LSPR! As a part of the LSPR family, you will benefit from a faculty and staff dedicated to providing a comprehensive academic and non-academic experience. The intellectually challenging and supportive environment will assist in nurturing you as a student. As a student at LSPR, you possess a valuable opportunity to gain knowledge and skills that will ensure success in college and throughout your life. You will learn how to explore new ideas and express yourself creatively to achieve your personal and educational goals. Your involvement in the classroom, in student organizations, and at campus events will ensure your experiences at LSPR are rewarding. I encourage you to take pride in LSPR, and in the work you do. Be proactive regarding opportunities in front of you. Seek assistance from faculty and staff to help you continue to grow and develop as a student. Likewise, remember your responsibility to reach out and assist others.

Imanuel Hutagalung, M,Sc Deputy Director III

2

Student Handbook

Sebagai mahasiswa di LSPR, Anda memiliki kesempatan berharga untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang akan menjadi bekal untuk kesuksesan di LSPR dan disepanjang hidup Anda. Anda akan belajar untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mengekspresikan diri secara kreatif untuk mencapai tujuan pribadi dan pendidikan Anda. Keterlibatan Anda di kelas, di organisasi mahasiswa, dan di acara-acara kampus akan memberikan pengalaman yang menguntungkan. Saya mendorong Anda untuk mengambil bagian dalam prestasi LSPR. Jadilah proaktif tentang peluang di depan Anda. Minta arahan dan bantuan dari para dosen, manajemen, dan staf untuk membantu Anda untuk terus tumbuh dan berkembang sebagai mahasiswa. Demikian juga, Anda harus tetap mengingat tanggung jawab Anda untuk menjangkau dan membantu orang lain. Buku Panduan Mahasiswa ini dirancang untuk memberikan Anda informasi yang Anda butuhkan selama kuliah. Gunakanlah untuk membantu memandu jalan sukses Anda di LSPR . Semoga tahun Anda yang menyenangkan.


Buku Pedoman Mahasiswa

3


ALMAMATER HYMN Writen and Composed by Yogie Feldian Batch III, Major in Advertising

Years that past trought time 3 . 2 5 | 4 . 3 We’re still one of the best . 2 | 1 1 3 2| 1 .

.

. |

Where education and friendship are the soul 3 . 2 5| 4 . 3 . 2| 1 1 3 2 1| 6 . . Remaining strong for just everyone of us 7 | 1 3 3 21| 23 2 1 6 . | We always try to be better at LSPR . 6 6 6 4 3 2 1 |1 . 7 1 5 7 | 1 . . All for one at LSPR 2 3 | 4 4 3 1 2 3 || 3 . . All for one at LSPR 2 3 | 4 4 3 1 2 3 || 3 . . All for one at LSPR 2 3 | 4 4 3 1 2 3 || 3 . . The London School of Public Relations 1 7 | 6 7 1 3 | 2 1 6 7 | 1 . . . ||

4

Student Handbook


Vision & Mission Vision To be the role model in Communication Science application and development in Indonesia and recognized internationally

Mission 1. To prepare ready-to-work graduates with the competencies and skills to excel in an international environment. 2. To create education and learning based on cutting edge technology and knowledge in Communication science. 3. To provide the best educational quality system supported by specific expertise in communication studies. 4. To provide a venue for research in the development of communication science with community based outcomes. 5. To establish and maintain collaboration with local and international institutions. 6. To actively take part in the enormous challenge of community development and to be an important contributor to society as a whole.

Buku Pedoman Mahasiswa

5


CLUB & COMMUNITY LSPR STUDENT LEAGUE OBJECTIVES • To develop student’s soft skills • To practice knowledge outside the class. • To fulfill Non Academic Points. CLUB & COMMUNITY LSPR STUDENT LEAGUE: 1. LSPR Choir Club 2. LSPR Teatro Club 3. LSPR Dance Club 4. LSPR Martial Arts Club 5. LSPR Band Club 6. LSPR TV Club 7. LSPR Radio Club 8. LSPR News Club 9. LSPR Marching Band Club 10. LSPR Modelling Club 11. LSPR English Club 12. LSPR Public Speaking 13. Youth Diplomacy Community (YDC) 14. LSPR Research Center Club 15. LSPR Advertising Society Club For more info: Vicky Sihombing : patricia.rvs@lspr.edu Christian Santoso: Christian.sd@lspr.edu Deputy Director III Office: Campus C, 1st Floor

6

Student Handbook

16. LSPR Climate Change Champions Club (4C) 17. LSPR Photography Club 18. LSPR Basketball Club 19. LSPR Futsal Club 20. LSPR Hockey Club 21. LSPR Cares Club 22. Federation of Moslem Students 23. London School Prayer Group – Kristen 24. London School Prayer Group – Katolik 25. Komunitas Mahasiwa Buddhist 26. LSPR Adventure Club 27. Mr & Ms LSPR 28. Rotaract LSPR 29. LSPR Cheerleaders Club


ACADEMIC REGULATION A. Principles and Sources

The Regulations used by LSPR-Jakarta are based on: 1. Law of The Republic of Indonesia No 12 Tahun 2012 on the National Education System. 2. Law of The Republic of Indonesia No. 4/ PP/2014 regarding Higher Education Management. 3. Regulation of Ministry of Education and Culture No.11/PM/2014 regarding legalized of copy diploma, copy of profession certified, copy of certification diploma substitution and publishing certification of replacement the diploma/profession certificate in higher education. 4. Decision of the Education and Culture Minister of The Republic of Indonesia No. 232/U/2000. 5. Decision of the Education and Culture Minister of The Republic of Indonesia No. 184/U/2001. 6. Decision of the Education and Culture Minister of The Republic of Indonesia No. 045/U/2002.

B. Student Status

Based on their status, students are classified as: I. ACTIVE (continuing) Student. • The continuing student has fulfilled all administrative requirements and has the right to follow academic activities. • REINSTATED STUDENT. Reinstatement is readmission of a student who has been on academic leave and wants to rejoin the same study programme / concentration. II. NON ACTIVE Student • ACADEMIC LEAVE Student. The student on academic leave is officially exempted from obligations to follow academic activities during a given semester. • ACADEMIC SANCTION. A student sanctioned academically due to violation of the school regulations and is thus forbidden from following academic activities during a given period. • NON ACTIVE Student is a student who has paid but they have not filled in/registered KRS.

• RESIGNED is a student who has discontinued study based on personal request. • Students who are not includes into one of the four criteria above will be subject to terminate his/her study period in LSPR. B.1 Active Student 1. Paid for tuition fee 2. Filled in KRS for schedule 3. Active student maximum 14 semesters 4. Due date to fill in KRS max 4 Weeks after semester starts. B.2 Academic Leave 1. After Semester 2 2. Maximum of 2 semesters of leave. 3. Done before the semester begins (maximum 4 weeks before the semester begins) 4. Completes an Academic Leave form 5. Pays the Academic Leave to accounting 6. During Academic Leave student cannot request any academic documents. 7. The Student, who has registered KRS, cannot propose academic leave. 8. The postponement semester is not counted as a period of study. B.3 Academic Sanction Student on ACADEMIC SANCTION: 1. Academic Sanction is given to the student due to violation of academic regulations, the regulations assigned by LSPR, or other regulations that are applicable in Indonesia. 2. Academic sanction includes: “Suspension/ Punishment” in lecturing during a certain period, not doing social activities, discontinuing study and etc. 3. During period of “suspension/punishment”, the student cannot request any academic documents. 4. Academic sanction is decided based on the type of violation with the aim to educate. B.4 Reinstatement 1. Students could active again after a period of academic leave was end and Reinstatement application has been approved. 2. Active student has paid tuitions fee and registered on KRS. B.5 Non Active Student 1. Paid for tuition fee 2. Not Filled in KRS on Schedule Buku Pedoman Mahasiswa

7


3. Not Proposed Academic Leave 4. No refund of Tuition fee for 1 semester paid. 5. Semester in this case still counted as study period B.6 Resignation 1. Filling in a resignation form in student Services (Submit an explanation letter) 2. Interviewed by Dean 3. After getting approval, the student will receive Certification and provisional transcript.

C. Mentorship

C.1 ACADEMIC Mentorship 1. Mentorship consists of consultative activities between students and their academic counselors, which occur from time to time during the semester, so that the student can complete studies in an optimal way. 2. The responsibility of academic counsellor is guiding, monitoring and motivating to obey the regulations. 3. The academic counselor is a lecturer who has at least two years teaching experience, is appointed by the Director, and is given the responsibility to guide and counsel a class or group of students so they can complete their studies in an optimal way, including: Checking the study programme that has been completed, Filling out the Study Plan registration forms (KRS). 4. Approved and signed the KRS. C. 2 Thesis and Non Thesis Counseling Proposal Writing (Chapter 1-3), Students have the right to compose thesis and nonthesis proposal if they have completed all the academic requirements for Proposal Writing and administrative requirements: 1. Total 5 (FIVE) subjects outstanding (including internship and thesis writing) 2. GPA minimum 2.30 3. Minimum C grade for the following compulsory subjects: a. Statistic b. Methods of Communication Research 1 (Quantitative) c. Methods of Communication Research 2 (Qualitative) 4. The student taking Non Thesis, Minimum C grade for the following compulsory subject related to the major below:

8

Student Handbook

a. Marketing: Integrated Marketing Communication b. Public Relations: PR for Creative Industry c. International Relations: International Diplomacy d. Mass Communication : Writing and reporting for Broadcast e. Digital Media Communication and Advertising : Creative Writing f. Performing Art Communication: Plan & Production Management Thesis - Non thesis writing (Chapter 4 & 5), the requirements need to be fulfilled in order to finish chapter 4 and chapter 5 are: 1. Pass the Seminar of Research Proposal subject with minimum grade C. 2. Maximum 2 (TWO) outstanding subjects. 3. GPA minimum 2.50.

D. Examinations

D. 1 Semester Test • Mid test & Final test • Semester Tests are taken in the mid semester and at the end of semester. • The Mid Semester test is given after completing several discussion topics. • The Final Examinations are executed after lecturers’ material has been given for the entire semester. • These examinations are scheduled according to the academic calendar that is announced to the students. • Duration of Mid Test and final test on written tests is 90 Minutes. • Duration of Mid test and Final Test non written test maximum is 120 Minutes • Test takers have to be present in the test room 10 minutes before the test begins. • Test takers who come late (not more than 30 minutes), maybe allowed to take the test without extending the time of the test. • Test takers who are in the test room cannot withdraw from the test after distribution of the test materials. • A Test taker who violates the test rules will be subject to academic sanctions. • A Student is permitted to join mid test after getting a certification letter from Finance Admin department. • There is no additional time when arriving late to a scheduled test. • Re-Sit exam is only appropriate with terms and conditions below:


Reason

Document

1. Clash of Subject

KRS

2. Mourning (Family: Father, Mother, Sister or Brother)

Certification from RT/RW

3. Business Trip (From Certification from Office) Office 4. Students has serious illnesses and it must be hospitalized.

Certification from Hospital (All Supporting Documents)

5. Late based on payment

Approval Letter Form Accounting

Note: Approval is given after the complete documents have been received. Submission of documents to Student Services is the responsibility the student, because re-Sit exams must be done 1 week after mid/final test period. • Cheating, students caught cheating in any exams will be disqualified from taking the exam. Automatically, he/she will be given an E (failure) mark for that exam. This however, does not affect his/her marks in his/her attendance and course works. • The rules for the comprehensive test/ final assignment will be decided by the examination team in the faculty. • The faculty can make additional regulations regarding test rules as long as they are not contrary to the general rules and are approved by the Dean or Deputy Director II. • Regulations on Thesis and Non Thesis are determined by Thesis Department. D.2 Thesis Defense & Project 1. This oral test is one final requirement after completing 139 units of academic study. 2. The test is based on Thesis/Non-Thesis, decided by the Faculty. 3. It is conducted with a minimum of one hour. 4. Requirements of thesis and non thesis defence: Minimum GPA, Pass prerequisite subject, NAP Point, Certification etc. Please refer to Thesis/ Non thesis guidance book.

D.3 International Examinations: Students must take International Examinations from the following examinations bodies based on their concentration: • London Chamber of Commerce and Industry Examinations Board (LCCIEB) • City and Guilds of London Institute • University of Cambridge International Examinations • Northumbria University, UK * • Curtin University, Australia * • The Hague University, Netherlands International examinations for Majors: 1. Public Relations: a. LCCI Public Relations Level 2 b. City and Guilds English for Business Communication c. City and Guilds Customer Service Professional 2. Marketing Communication: a. LCCI Marketing Level 2 b. City and Guilds English for Business Communication c. City and Guilds Customer Service Professional 3. International Relations: a. City and Guilds English for Business Communication b. City and Guilds Customer Service Professional c. The Hague Intercultural Communication 4. Digital Media Communication and Advertising: a. City and Guilds TV Commercial Production b. City and Guilds Commercial Publication c. City and Guilds English for Business Communication 5. Performing Arts Communication: a. Edith Cowan University (Western Australian Academy of Performing Arts), Australia on Plan & Production Management. b. City and Guilds on English for Business Communication 6. Mass Communication: a. Northumbria University, UK on TV, Film, & Video Production* b. City and Guilds English for Business Communication Note: * Subject to be reviewed

Buku Pedoman Mahasiswa

9


D.4 TEST REQUIREMENTS (Final Exam) 1. Attendance in each subject to enable students to take part in examinations Maximum 4 Alpha during 1 Semester. 2. To sit for exams a student has to show a Study Card. All faculties/academic staff have the obligation and are fully responsible for the execution of the test.

E. Grading and GPA (Grade Point Average)

CALCULATION OF GRADE POINT AVERAGE Subject Credit Value

Conversion Value

K*N

1.

2

A

4

8

2.

2

C

2

4

3.

2

E

0

0

4.

2

B

3

6

5.

2

A

4

8

6.

2

B

3

6

Attendance : 10% Course Work : 30% ☐ Quizzes ☐ Assignment ☐ Paper ☐ Presentation Mid Test : 25% Final Test : 35%

7.

2

C

2

4

8.

2

B

3

6

TOTAL : 100%

9.

2

B

3

6

F. Grading Interval:

10.

2

A

4

8

GRADE

20

A 90 - 100 A - 85 - < 89,90 B + 80 - < 84,90 B 75 - < 79,90 B - 70 - < 74,90 C + 65 - < 69,90 C 60 - < 64,90 C - 50 - < 59,90 D and E < than 49,90 Note: For English Subject & Seminar Research Proposal the Grading component is determined by English division and Thesis Department. Students Grade Point Average is organized into the following categories: GPA (IPK) 0,00-2,74

FAIL

GPA (IPK) 2,75-2,99

CREDIT

GPA (IPK) 3,00-3,49

MERIT

GPA (IPK) 3,50-4,00

DISTINCTION

10

Student Handbook

GPA = 56/20 = 2.8

56


G. FAILED SUBJECTS

Cross Enrollment, Remedial and Short Semester Conditions

CROSS ENROLLMENT

REMEDIAL

SHORT SEMESTER

• Repeating the subject in the regular semester

• Repeating the subject in • Repeating the subject in the current semester break the current semester break

• Did not pass the subjects, with D or E grade

• Repeating because of absence ( > 4 absences) so get D or E grade

• Will be charged for cross enrollment for the second time Rp. 400.000,-

• Cost per classRp. 500.000* • Cost per class Rp. 900.000, • The subject is determined • The subject is determined by LSPR by LSPR

• Can obtain A grade

• Class period: 8 Days Tutorial and 1 day examination

• Class period: 4 Days Tutorial and 1 Day Examination

• One time meeting: 1.5 hours.

• One time meeting: 2 hours

• One time meeting: 2 hours

• Maximum grade A • Maximum SKS: 24 SKS

• Maximum Grade: B • Maximum SKS: 18

• Maximum Grade: B • Maximum SKS: 18

Registration in Academic Department on fill in KRS period

Registration in Student Services

Registration in Student Services

Student only permitted in Class Schedule in the Afternoon or Evening

Appropriate with schedule offered

Appropriate with schedule offered

• Repeating because of failed subject (D or E grade)

Note: * Subject to be changed

H. Prerequisite Subjects

1. It is Compulsory for a Student to take General English I, General English II, English for Business Communication I, and English for Business Communication II subjects. 2. The Student must pass General English I subject before taking General English II

subject. 3. The Student must pass English for Business Communication I subject before taking English for Business Communication II subject.. 4. A Mass Communication Student must have passed TV and Film Production I subject Buku Pedoman Mahasiswa

11


before taking TV and Film Production II. 5. It is compulsory for a Student to take PAC Guilds which is an additional course to gain performing arts skills. 6. It is Compulsory for a Student in Performing Arts Communication concentration to pass with a minimum grade, in two PAC subjects before graduating from LSPR.

I. Re-admission

1. The student must have a re-admission or reregistered student number if they have taken academic leave for more than 2 semesters or not registered in KRS for more than 2 Semesters without reporting to campus, or finishing a period of study. 2. The student will be given a new student identification number in the new regular batch. 3. A student who wants Re-admission must get approval from Deputy Director II, and reregister in the Marketing Department. 4. A student who takes Re-admission will get subject grades converted, adapted with the new curriculum and pass subjects.

J. Scholarship

1. LSPR Scholarship consists of two categories both Academic Scholarship and Non Academic Scholarship. 2. Duration of scholarship is 1 Academic Year (odd & event Semester). 3. A New Student can propose the scholarship in the Marketing Department and a student who has taken semester 3 or more can propose to Student Services. 4. The Documents required to apply for scholarship are a request letter for scholarship to the Chairman of LSPR that is signed by the student and parents, CV and other supporting documents. The original documents are shown if needed. 5. Terms and Conditions of scholarship are determined by LSPR.

K. Diploma & Transcript (Revised, Lost & Misappropriation etc)

1. A student can request a new Diploma/ transcript with a compelling reason and important purpose. 2. Students who apply for the new diploma / transcript by reason of lost or damaged, must attach a letter from the police within 12

Student Handbook

the period written in the said letter. 3. Students who apply for the new diploma / transcript by reason of data changes, must attach a decree issued by authorized institutions. 4. Requests for a new diploma/transcript will be charged for. 5. It is only permitted for 1x request for a new diploma/transcript. 6. Duration of production of the new diploma/ transcript is 2 weeks after the date of request.

L. Conversion

1. Subject conversion is only for Transfer student/Student Exchange/re-admission student. 2. The student should attached a list of subjects that have been taken. 3. Students must be attach a transcripts that have been legalized. Especially for transfer students from other universities, the process will be faster if it is accompanied by a brief/ short description of subjects that have been taken before. Acceptance list of subjects with its grade has temporary status before decision letter from the Deputy Chairman I & II has been issued. 4. Subject conversation is temporary until approval from Deputy Director I and Deputy Director II. 5. Duration for the process of subject conversion is 7 days and via Student Services.

M. Plagiarism

As scholar who is high minded and honours morals and ethics, a student must accentuate honesty in every duty, to take a quiz, examination, or produce scientific product such as paper, exhibition, report, performance etc. Every violation is called a scientific violation and is affected by the cases below: 1. Canceled grading result. 2. Failed Subject. 3. Suspension for 1 semester 4. Drop out from LSPR Note: plagiarism on thesis writing process is regulated by the Thesis Department.

CAMPUS RULES Section 1. Policy Statement of Studentsâ&#x20AC;&#x2122; Responsibilities and Rights


1.1 Mutual Expectations between London School of Public Relations-Jakarta and its Students. London School of Public Relations Jakarta, being a premiere tertiary communication educational institution, is committed to the advancement of learning and holistic development of its students. While the School recognizes individual experience and aspirations, students, on the other hand, must be committed to learning and are expected to act in ways that are just, humane and ethical. 1.2 Students’ Responsibilities 1.2.1 It is the students’ responsibility to: 1. Develop their potential to the fullest so that they may be of responsible service to their families and to society. 2. Strive for academic excellence and moral integrity, and adhere to the rules and regulations governing their academic and moral responsibilities. 3. Promote peaceful, harmonious relationships with all members of the academic community and help maintain order and cleanliness in the campus. 4. Participate actively and responsibly in school activities and civic affairs for the development of the community and the country. 5. Uphold, preserve and maintain the good name of their alma mater. 6. Exercise their rights responsibly, recognizing and accepting liability for any breach or violation of public welfare and of the rights of others. All students are responsible for: 1. Knowing who their respective Dean, Academic Manager, Student Guidance Officer, Student Service Officer, and other campus administrators are. 2. Knowing the important dates in the School/ Academic calendar and complying with relevant deadlines. 3. Obtaining his/her own copy of the Handbook; he/she is expected to know the contents of the Handbook and abide by the policies and procedures therein. 4. Settling his/her financial obligation (tuition fees, etc) with the Accounting Office on time. 5. Keeping him/herself informed about School announcements and changes in procedures and processes. 6. Securing information and/or assistance from

other offices/departments in the School and for knowing the facilities and other services available to him/her. 1.2.2 Compliance with LSPR Policies and Indonesian Laws By admission to or attendance at LSPR, a student accepts the responsibility to at all times abide by all the laws of the land and adhere to the norms and regulations prescribed by the School. Ignorance of these provisions does not excuse students from stipulated sanctions. 1.2.3 Completion of All Curricular Requirements As LSPR advocates a well-rounded education for its learners, students must fulfill all their academic requirements as requisites for graduation. 1.2.4 Conduct Befitting of Young Adults Every member of the LSPR community has the responsibility to conduct oneself in a manner that does not violate the rights of others. As such, students are expected to give due respects to persons, property, policies, practices and authority, and at all times fulfill the following expectations: 1.2.4.1 Respect people regardless of gender, faith, race, status, political affiliations, disability, age and other attributes. 1.2.4.2 Students are expected to conform to agreed-upon classroom policies, they must also comply with the rules and regulations set by other offices within the School. 1.2.4.3 Observe honesty in one’s academic work, in dealing with other members of the community, and in dealing with other members of the community, and in the use and disposition of School and the other private equipment / property / assets. Students are expected to turn-in to the Student Service office someone else’s lost belongings. 1.2.4.4 Comply with instructions from persons (e.g. lecturers, student guidance officer, academic managers/staff, security personnel, administrators) with authority as they act in the best interests of the students. 1.2.4.5 Secure all means of identification and proof of enrolment, which include Student Identification Card, Official Receipts and similar documents. For security reasons, enrolled students must present their ID card when entering the campus and it must be worn at all times within the premises of STIKOMBuku Pedoman Mahasiswa

13


LSPR. In cases of loss or damage due to wear and tear, students are requested to apply for a replacement at the Student Service office. 1.2.4.6 Recognize the sensibilities of others by dressing properly in accordance with Campus Dress Code and by adhering to the conventions of good grooming. Students are expected to dress modestly, decently and in a manner appropriate for a formal academic learning environment. Please refer to SECTION SGO/ DEPUTY DIRECTOR III. 1.2.4.7 Recognize the hazards of smoking to people’s eath. As such, LSPR Campuses are no-smoking premises. Students are also prohibited from smoking anywhere within the campus. 1.2.4.8 Handle campus facilities/equipment with reasonable care and use them for their intended purpose. 1.3 Students’ Rights The School recognizes that students have rights and privileges. However, students must understand that there are related duties and obligations stated in this Handbook and in the exercise of their rights, students should take care not to violate the rights of others in the STIKOM LSPR-Jakarta community and in society as a whole. Students must therefore exercise the following rights responsibly, with the end view of promoting the common goods. All Students shall be given the following rights: 1. The right to pursue quality education through competent and effective instruction; 2. The right to provide feedback/opinion regarding their curricula to their respective Deans; 3. The right to consult with the lecturer at designated times and places in the school, and to inquire with respect to their academic requirements and standing as well as regarding co-curricular programs and extracurricular activities; 4. The right to verify the bases for their grades. If the lecturer is not available, students are entitled to consult with the Dean, or Academic Managers concerned; 5. Students with balances in their accounts have the right to take the mid-test but not the final test. Nevertheless, they shall be subject to the right of the School to withhold the release or issuance of their school records 14

Student Handbook

or documents, or to be denied admission for the next semester until all accounts due is fully paid. 1.4 Counseling SGO only gives counseling to student problems with have an impact on their academic performance and not to very personal problems that have nothing to do with their academic performance. SGO divides student problems into 3 (three) categories: mild, intermediate and advance. These categories are in accordance to which Student Guidance Officer will handle the problem. 1.4.1 Mild Problems Mild problems will be handled by Student Guidance Office (SGO) staff in Campus A, B and C. Mild problem categories are: 1. Personal and interpersonal problems I (mild) 2. Low academic performance 3. Habitual violations of campus rules and regulations (for details, please find in “Non Academic Point Deduction Lists” section) 1.4.2 Intermediate Problems Some problems could require more attention, not only from Student Guidance Office (SGO) staff, but also from Head of Student Guidance Office (SGO). There are also some problems which are handled directly by Head of Student Guidance Office (SGO). These problems are called Intermediate Problems. They are: 1. Personal and interpersonal problems II (intermediate) 2. Family problems 3. Administrative problems 4. Criticisms and suggestions for LSPR (lecturer, curriculum, etc) 5. Special needs students (Student Guidance Office (SGO)) only will give psychology test based on the needs of the student and not for all students, except Interest and Aptitude Test for majoring) 1.4.3 Advanced Problem If some problem requires further treatment, Student Guidance Office (SGO) will cooperate with Team Supporting Counseling (TSC) which consist of Internal Team (campus psychologist, campus religious advisor, campus medical team, campus law advisor and campus career


advisor) and External Team (psychologist, psychiatrist, religious advisor, hospital/medical, external law advisor and career advisor). Furthermore, advance problems could also be handled by LSPR higher management such as Dean, Deputy Director II and III. The advance problems are: 1. Serious violations 2. Drug abuse problems 3. Serious administration problems There are 3 (three) types of counseling: i. Walk In Counseling A Student can go to SGO, on their own initiative if there is any problem that might disrupt their academic performance, during SGO working hours from Monday-Friday at 9 am - 5 pm. ii. Referral Counseling The referral can come from lecturers or staff from other departments. iii. Parent/Guardian’s report Parents can also be counseled by SGO about their son/daughters bad attitude or behavior that affects their low academic performance. By having communication with the parents, SGO will gain information to determine the most effective approach to discuss with the student. However, it needs to be highlighted that SGO only takes a supporting role but the one who should take full responsibility to monitor and follow up the success of each student’s academic performance is still their own parent/guardian. Section 2. Policy Statement on Student Attendance • Students are allowed to be absent for 4 times, per subject, per semester. • No permission letters are accepted. • There are no re-sit tests for Mid Test and Final Test unless: »» Adjacent exam schedule with other subjects »» Mourning/death of immediate family »» Business trip assignment (for working students) »» Serious illness and requiring hospitalization »» Late based on payment Students are entitled ensure their presence on the absent system that is used for every subject

Section 3: Policy Statement of NonAcademic Points Non-Academic Points (NAP) is a credit score as a form of appreciation to students that have completed non-academic activities. This NAP represents the accumulated score of extracurricular activities and non-curricular activities at the end of the study period, specified in the form of NON-ACADEMIC Transcript. The minimum point for batch 19 is 100 points. NAP is one of the requirements for: 1. Thesis Hearing and Graduation. Students cannot register for Thesis Hearing if their points are not complete. 2. Determine Best Student NAP Score: 1. 100 points = Good 2. > 100 points = Very Good Documents to be submitted: 1. Copy of Certificate 2. Medals/Vandels/Trophy 3. Event Attendance 4. Legalized letter 5. Documentation

NON ACADEMIC POINTS Rewards No 1

2

3 No 1

2

Paket A* Point Getting the opportunity to upgrade score in Short Semester Class for FREE for one course. Getting the opportunity to improve value through Remedial 1000 classes are FREE for one course. Getting a chance to upgrade the score to become (+) for one course. Paket B* 5% discount for 8th semester tuition fee. Deduction (valued Rp. 1.000.000) for PGP acceleration program enrolment

Point

>1000

* syarat & ketentuan berlaku Buku Pedoman Mahasiswa

15


NON ACADEMIC POINT Berlaku Untuk Batch 19 dan Seterusnya NO

KATEGORI

1

Internal

a)

Kategori Internal Non - Akademis

DETAIL

* Contoh Kegiatan / Event : Theatre Festival, PAC Festival, PR Festival, DMCA Festival, dsb

POINT MINIMAL 75

1.1 Seminar dan Workshop Wajib * Orientasi Mahasiswa Baru

5

* Seminar Anti Narkoba

5

* Workshop Penulisan Skripsi dan Non skripsi

5

* Career Guidance

5

* Public Speaking

5

* Contoh : PR Corner, Fashion Seminar by LSPR Modelling Club

5

* Contoh : Menjadi Sekretaris, Bendahara, Anggota Divisi, PIC, dsb

5

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara Sebagai Singer, Dancer, Model, MC, Moderator, dsb

5

* Contoh : Menjadi Peserta / Penonton

5

* Contoh : Menjadi Volunteer

5

External

25

* Contoh : Misi Kebudayaan, Mengikuti Kompetisi, Workshop, dsb

15

2.2 Bergabung dengan Organisasi di Luar kampus (Seperti Organisasi Karang Taruna, Rohis, Pemuda Gereja, dan Sederajat)

1.3 Kompetisi Internal (Kompetisi yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League) * Contoh : Menjadi Peserta / Finalist

10

* Contoh : Meraih Juara 1

20

* Contoh : Meraih Juara 2

15

* Contoh : Meraih Juara 3

10

* Contoh : Meraih Juara Harapan / Favorit / dsb

8

1.4 Bergabung di LSPR Student League

* Contoh : Menjadi Pengurus (Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Ketua Divisi, dsb)

12

* Contoh : Menjadi Anggota (Member, Anggota Divisi, dsb)

8

2.3 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer di Luar Acara Kampus (Per - Event) (Kegiatan / Event yang diadakan di Luar LSPR) * Contoh : Menjadi Koordinator Bidang, Ketua Acara, Ketua Divisi, dsb

15

* Menjadi President Student League

40

* Contoh : Menjadi Anggota Divisi

8

* Menjadi Vice President Student League

35

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara

10

* Menjadi Cabinet Student League

30

* Contoh : Bertugas untuk Liputan / Siaran

10

* Menjadi President Club / Community

25

* Contoh : Menjadi Volunteer

10

* Menjadi Vice President Club / Community

20

* Menjadi Officers Club / Community

15

2.4 Seminar / Konfrensi yang diadakan di Luar LSPR

* Menjadi Member Club / Community

5

1.5 Menjadi President dan Vice President Class di Setiap Tahun Ajaran

8

* Internasional

15

* Nasional

10

* Regional

5

1.6 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer / Liputan di Acara Kampus (Per - Event)

2.4 Menjadi Pemenang / Meraih Penghargaan dalam Kompetisi di Luar LSPR

(Kegiatan / Event yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League)

* Internasional

20

* Nasional

15

* Regional

10

* Contoh Kegiatan / Event : Production Teatro, LSPR Peduli, Environmental Month LSPR 4C, dsb

b)

10

2.1 Tugas Mewakili Kampus dan LSPR Student League

1.2 Seminar dan Workshop Non Wajib (Seminar yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League)

2

* Contoh : Menjadi Ketua Acara, Ketua Divisi, Koordinator Bidang, Production Manager, dsb

* Contoh : Menjadi Ketua Acara, Ketua Divisi, Koordinator Bidang, Production Manager, dsb

15

2.5 Membuat Karya Yang Dipublikasikan di Media Massa Eksternal

5

* Contoh : Menjadi Sekretaris, Bendahara, Anggota Divisi, PIC, dsb

8

2.6 Bekerja Full Time / Part Time

10 10

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara Sebagai Singer, Dancer, Model, MC, Moderator, dsb

10

2.7 Mengikuti Program Student Exchange / Study Tour dari LSPR

* Contoh : Bertugas untuk Liputan / Siaran

10

2.8 Tugas Membantu Marketing Mempromosikan LSPR

* Contoh : Menjadi Volunteer

10

* Nasional

10

1.7 Berpartisipasi Mengisi Lecturer Evaluation Performance (LPE)

4

* Regional

5

1.8 Menjadi Assistant Dosen / Assistant Penelitian / Trainee di LSPR

10

Kategori Internal Akademis 1.1 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer / Peserta / Penonton di Acara Kampus (Per - Event) (Kegiatan / Event yang diadakan oleh LSPR Terkait Perkuliahan atau Mata Kuliah Wajib)

16

Student Handbook

TOTAL POINT

NOTES: Semester 2 : 25 point Semester 4 : 50 Point Semester 6 : 75 Point Semester 8 : 100 Point

100


Section 4: POLICY STATEMENT FOR SOCIAL NETWORKING and SOCIAL MEDIA LSPR recognizes the importance of Social Networking & Social Media and its impact on an institutions’ reputation. Indeed social media is now acknowledged as powerful tools of communication, if it is used effectively it will definitely offer huge benefits and opportunities to students, lecturers, management & staff. However, it must be fully understood that LSPR follows the same behavioral standards on-line; similarly, the same laws, professional expectations and guidelines to be followed in general. 1.1 Policy Statement The usage of social networking and social media is now integrated in the school policy of LSPR and therefore its utmost commitment to implement the usage of social media in accordance to the principles, values and the 10 Pillars of LSPR. This policy applies to all social networking & social media being used on behalf of the institution, including contents created and published by students, alumni, lecturers, staff & management; violations are subject to applicable sanctions stipulated in the LSPR policy. 1.2 Social Media Platforms LSPR utilizes the following social media platforms: a. Facebook : STIKOM The London School of Public Relations - Jakarta b. Twitter : @STIKOMLSPR c. LinkedIn : LSPR - Jakarta d. Instagram : lsprjakarta e. Youtube : lSPR Jakarta 1.3 General Objectives To ensure that information related to the affairs of the institution are accurate, consistent, and protect the integrity, image and reputation of LSPR. It is through this policy that all members of the institution will be well guided in the appropriate usage of social networking and social media. 1.4 Specific Rules & Regulations: As members of the institution LSPR, i.e.

students/alumni, lecturers, management & staff, it is essential to note the following rules & regulations in publishing, positing contents & materials that may or may not be within or outside the institution’s domains, specifically it is against LSPR policy to undertake the following actions: 1. To publish & post information & material that is considered confidential & private to LSPR. 2. To publish & post content, information, & any materials that could be deemed to be harassment, malicious, threatening, illegal, obscene, slanderous, insulting, offensive, libelous, or hostile towards any individual or entity that will tarnish the name and reputation of LSPR. 3. Posting contact details such as phone numbers, e-mail address, home address & other personal data without proper permission from LSPR and/or the member concern. 4. Plagiarize, trespass on the rights including privacy, intellectual property, publication, academic materials of LSPR as an institution and other members namely lecturers & management. 5. To observe copyright law in posting photos, video or audio materials that are under the property of LSPR unless with written permissions. 1.5 Violation of The Rules & Regulations 1. Non-compliance of the stated rules and regulations from any members (students, alumni, lecturer, management & staff) of LSPR – JAKARTA will be subject to disciplinary actions stipulated under the LSPR Student Discipline or Employees Discipline. 2. Depending on the severity and degree of serious cases; LSPR - JAKARTA maintains the right to deduct NAP, Social work and expel offenders. 3. The offenders must cooperate to remove/ with all attempts to remove all published & posted contents, information, & any materials which LSPR - JAKARTA views as Buku Pedoman Mahasiswa

17


a violation to the rules and regulations of the institution. Failure to do so by offenders is subject to appropriate punishment in accordance to LSPR Student Discipline or Employees Discipline. 1.6 Legal & Government Policy Basis All information, contents & any materials published & posted must adhere to the current enforced Legal & Government Policy on Social Media of the Republic of Indonesia: 1. KUHPidana Pasal 310 tentang Pencemaran nama baik/penghinaan 2. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik 3. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi Section 5: POLICY STATEMENT OF STUDENT DISCIPLINE LSPR Jakarta maintains administrative sanctions as necessary to uphold its institutional norms and ensure an atmosphere conducive to the promotion of the common good, in instilling discipline, inculcat’’’’’’’’’’’’’’’’ing values, truth, justice, and social responsibility to help students make choices based on moral and ethical principles. These are the violations: 5.1 Mild Violation Mild violations are undisciplined behavior in violating campus rules and regulations and will be handled by Student Guidance Office (SGO) staff. For further information about various violations, look in section “Non Academic Point’s Deduction Lists”. The categories are: 1. LSPR ID card and/or Study Card violation 2. Campus dress code violation 3. Violation while lectures in classroom are undergoing such as, doing activities that are not related to the lecture but done in the classroom, entering a classroom where students are not enrolled without permission from the appropriate authorities, or any disturbing behavior 4. Campus’ area violation such as, not maintaining environment cleanliness, entry out/in an inappropriate door 5.2 Intermediate Violation Intermediate violations are 18

Student Handbook

undisciplined

behavior by violating campus rules and regulations in several degrees that are required to be handled by Head of Student Guidance Office (SGO) or any upgrading cases from mild violations. Intermediate violations are: 1. Violation while lectures in classroom are undergoing such as fighting (verbal and/or physical), impolite manner and attitude to all LSPR academic community (students, staff, lecturers, maintenance, security), bringing items without association to teaching and learning activities. 2. Campus’ area violations such as fighting (verbal and/or physical), impolite manner and attitude to all LSPR academic community (students, staff, lecturers, maintenance, security), using or entering the area of the opposite sex toilet, vandalism, smoking inside campus buildings 3. Administrative violations such as giving false data/information to LSPR Jakarta 4. Violations towards student activities schedule after campus operational hours. 5.3 Advanced Violation Advanced violation is a serious violation and will be handled not only by the Student Guidance Office (SGO) but also by higher management LSPR Jakarta; Deans, Deputy Director II and III. Advanced violations are: 1. Violation while in lectures such as cheating and/or plagiarism 2. Campus’ area violation such as: a. Social media violation b. Channeling complaints outside formal media determinated c. Impolite and rude, verbally and/or nonverbally, to all LSPR civitas academica (lecturer, management, staff, security, maintenance team, etc.) d. Stealing and criminal activity e. Having and drinking alcoholic beverages and/ or under the influence of alcohol beverages f. Possess, use and distribute / under the influence of illegal drugs g. Having and bring firearms / objects that can result in physical injury or death h. Carry, view, display, transmit, create, copy and distribute matters relating to pornography i. Commit sexual immorality j. Initiate or participate in activities that threaten campus and/or national security or public order


k. Avoiding investigation of mild, intermediate and heavy cases 3. All administrative violations such as falsifying academic records document and / or other official documents belonging to LSPR Jakarta

5.5 Campus Dress Code

5.4 Spot Check Spot check is one of the LSPR Jakartaâ&#x20AC;&#x2122;s commitments to keep the campus clean of drugs, pornography, premarital sex, gambling and violent behavior. Spot check team will check studentâ&#x20AC;&#x2122;s personal belongings and body in randomly picked classes. If there are any prohibited items, they will be confiscated. Spot checks will be held once in every semester.

Buku Pedoman Mahasiswa

19


5.6 Discipline Sanction The sanction to be imposed for each offence shall depend on the nature and/or gravity of the violation. A just and reasonable disciplinary action shall be rendered for any offences or violations. The primary objective of these actions is to guide and correct the erring student. However, no cruel or physically harmful punishment shall be imposed or applied against any student. No disciplinary action will be taken without due process. There are sanctions that are automatic such as Non Academic Point (NAP) deduction, and also a decision of the parties concerned with a variety of considerations. The sanctions that are applied are as follows:

5.6.1 Sanction • Mild Violations There will be a Non Academic Point (NAP) deduction and/or calling students to have a discussion with Student Guidance Office (SGO) team. • Intermediate Violations Violators are to complete Social Service for 20 hours and at which time are conditioned and/or calling the parents / guardians of students to discuss with the Head of Student Guidance Office (SGO) • Average Violations Student Guidance Office (SGO) will call parents and/or students to have a further discussion with Dean, Deputy Director II and/or III and/or suspension and/or drop out.

5.6.2 NAP Deduction ID VIOLATIONS (1) Lost ID without report to Student Service (2) Do not bring or use ID even he/she has ID Card (3) Lend and/or using other student’s ID (4) Do not bring study card in the mid/final test

: : : :

1 point 3 points 2 points 2 points

DRESS CODE VIOLATIONS (5) Tattoo exposed/Piercings : (6) Do not use business attire for semester 6 upwards : (7) Using inappropriate clothing/sandals : (8) Do not return substitute clothes to SGO : (9) Give not valid data to LSPR :

2 points 2 points 3 points 5 points 3 points

VIOLATIONS IN THE CLASSROOM/CAMPUS AREA (10) Disruption when learning session is in progress : 3 points* (11) Enter/exit campus from the wrong door : 2 points (12) Classroom’s electric socket violation : 2 points (13) Impolite and rude to the lecturer/staff : 5 points (14) Fighting : 5 points (15) Cheating and/ or plagiarism : 10 points* (16) LSPR document fabrication : 10 points (17) Stealing : 10 points (18) Carrying unrelated objects with campus activity : 10 points (19) Social media violation : 10 points (20) Vandalized facilities in LSPR Jakarta : 10 points Notes: * For “Disruption when learning session is in progress” violation (code 10), if the violation was committed using gadgets, SGO will confiscate those gadgets for 3 (three) days. * For “Cheating and/ or plagiarism” (code 15), every student caught cheating in mid or final exam will automatically get zero (0) in the particular exam followed by10 point NAP deduction. * For “Vandalized facilities in LSPR Jakarta” violation (code 20), any student who violates will be required to pay the cost of replacing damaged LSPR-Jakarta facilities. 20

Student Handbook


SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI THE LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS - JAKARTA Sudirman Park Office Building, Jl. KH Mas Mansyur Kav.35 Jakarta Pusat, 10220 =================================================== DECISION BY THE CHAIRMAN OF THE LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS ABOUT THE WEARING OF FORMAL BUSINESS ATTIRE FOR ALL STUDENTS OF LSPR FROM SEMESTER VI – VIII In consideration that: 1. In the 7th semester, it will be mandatory for all students taking the LSPR compulsory internship program to wear formal business attire 2. LSPR is a city-based school surrounded by office buildings and located to adjacent business environments Under the regulations of: 1. Law of The Republic if Indonesia No. 20 Year 2003 on National Education System 2. Law of The Republic if Indonesia No. 12 Tahun 2012 regarding the National Education System. 3. Goverment Regulation No. 4/PP/2014 on Higher Education Management As a Result of: The meeting of the Academic Management with the Deputy Director I, Deputy Director II, Deputy Director III, and Chairman of LSPR. IT WAS DECIDED: Firstly: All students in LSPR that have already entered semester VI - VIII must wear formal business attire during class or in the campus premises Secondly: Women are allowed to wear basic make-up when attending lectures, to support the mandatory wearing of formal business attire. For men, neatly styled hair and face is acceptable, however, the wearing of any type of make-up is NOT. Thirdly: Failure to adhere to the rules above will be penalized with a reduction of Non - Academic Point by 1 (one) and 1 (one) for the day of violation. Fourthly: This letter was delivered to the students of LSPR and parents, as information that must be implemented by either parties. Signed : In Jakarta Date : February 24, 2014 Chairman of STIKOM LSPR – Jakarta

Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR

Buku Pedoman Mahasiswa

21


• Blazer is highly suggested • Printed Pattern Skirt is • Acceptable, For as long as the length of the skirt reach the knee level. • Printed pattern are not • Acceptable for pants. • Formal Leather shoes (High-Heels) are highly suggested, with minimum height of 3cm

• Inappropriately sheer, loose, or low-cut clothing that bares or exposes the stomach, back, breasts, buttocks, or genitalia are not acceptable. • (For example, the following items are prohibited under this section: garments made of fishnet, mesh, or similar see-through material) • Printed or Studded Flat Shoes are not acceptable.

• Formal Body Contouring Dress is Acceptable, the sleeve must be long-length, and the skirt must be at the knee-level. Low necklines are not permitted. • Appropriate using of • Accessories is acceptable (Necklace, Earring, Ring, Bracelet) • Appropriate working flat shoes • are acceptable

• Super Short Sleeve are not acceptable, sleeve must be in the appropriate length. • Casual Flat Shoes are not acceptable. • The over-using of accessories are not suggested.

22

Student Handbook


• • •

Colorful professional clothing is acceptable. Subdued color (soft color) is suggested. The clothing must fit properly, and not be more than one size larger than the student’s body size. Formal wedges are acceptable

• • • •

• •

Vest or cardigan could be the option for the outerwear Business pants are acceptable. The pants must fit properly, and mid length (3/4 pants) are not acceptable

• • • •

Any kind of see-through garment is not acceptable. No hat, cap or headscarf worn inside of campus, except for religious purpose. No colored pants, leggings, jeggings, or jeans allowed, the only acceptable colors only Black, Dark Blue, Dark Brown, Khaki and Grey. Printed or Studded Wedges are not acceptable.

Any kind of sleeveless blouse is not acceptable No leggings, jeggings or leather pants allowed in the campus No colored pants allowed, only black, dark blue, dark brown, khakis and grey No boots or athletic shoes are acceptable

Buku Pedoman Mahasiswa

23


• Blazer and tie are highly suggested • The shirt must fit properly. Plaids and stripes are only pattern others are prohibited • Business pants and leather belt are compulsory. The pants must fit properly, and mid length (3/4 pants) are not acceptable • Formal leather shoes are highly suggested

• Any kind of patterned shirt is not acceptable. Except Batik that could be worn only on Friday • Casual shoes, boots or athletic shoes are prohibited

• Sweater or cardigan could be the options for the outer-wear • Wearing of solid colored sweater or cardigan for male students is acceptable. No patterns are allowed • As for the color of the pants, Black, Dark Blue, Dark Brown, Khakis and Grey are the only options

• Patterned outer wear (jacket, vest, sweater, etc) is prohibited • No colored pants, training pants, jegging, cropped, cargo, patterned bottoms, shorts, or jeans allowed in the campus

24

Student Handbook


• Long-sleeved shirt is highly suggested, formal short-sleeved is acceptable • Wearing of proper accessories for male students (watch, bracelet, ring) is acceptable • As for the color of the pants, black, dark blue, dark brown, khakis and grey are the only options

• Rolled-up short sleeve for shirt is prohibited • No ripped clothing (tops and bottom) or leather pants are acceptable allowed in the campus • Casual shoes are prohibited • Wearing of unnecessary accessories is not highly suggested • No revealing of the socks or any kind of undergarment

• Vest or cardigan could be the options for the outer-wear • The wearing of solid colored shirt for male students is acceptable • As for the color of the pants, black, dark blue, dark brown, khakis and grey are the only options

• Patterned outer wear (jacket, vest, sweater, etc) is prohibited • No jeans, skinny jeans (even if the color is black), jeggings, cargo pants, shorts or leather pants allowed in the campus • Casual shoes are prohibited

Buku Pedoman Mahasiswa

25


• Batik Tops or Batik Dress are acceptable for female students • The length of skirt is the knee-length. As for pants, no jeans are allowed

26

Student Handbook

• Batik Shirt, long-sleeved or short-sleeved are acceptable for Male students • Business pants is highly suggested. No colored pants or jeans allowed in the campus • No patterned pants (even Batik) for male students


LPPM LSPR Jakarta @ Professor Margono Research & Community Service Centre This procedure is prepared as guidance for activities at LPPM LSPR @Professor Margono Research & Community Service Centre, Sudirman Park Campus C, 2nd Floor. A. Scope The procedure shall cover all activities from daily operation of the LPPM/Research& Community Service Centre. B. Definition - Professor Margono Research & Community Service Centre: The centre is the allocated place within Campus C with the aim to develop the research capability of LSPR and also the activities of community service. The center also acts as a digital library and publisher of the in-house academic journal, Communicare. C. Person in Charge - Head of Research Centre, Head of Community Service and Centre for ASEAN PR Studies (CAPRS) - Research Coordinator - Research and Community Service Administration and Staff D. General Rules for using the facilities at the Professor Margono Research & Community Service Centre 1. LSPR students can use the facilities at the Research & Community Service Centre (computers, online journals, e-books and other reference materials). 2. Users and visitors of the Research & Community Service Centre have to fillin the Visitors Log Book, the book is available on the front desk. 3. Students are not allowed to eat and drink inside the Research & Community Service Centre. 4. Students are welcome to have a discussion and study in Research & Community Service Centre, in a quiet manner. Activities generating disturbing noise will not be permitted. E. Other Activities Research & Community Service Centre and Centre for ASEAN PR Studies (CAPRS) conduct regular discussions with but are not limited to LSPR Community including students, staff and

lecturers. The discussions will be conducted at least once every two months and cover various issues related to Communication and Social Studies. The Research & Community Service Centre also conducts its own research projects and community service activities with or without external partner(s). LSPR MEDIA CENTRE A. The Birth LSPR, Jakarta established the Center for Excellence in Media Training; LSPR Media Center in 2006. It supports the creativity of its students to achieve its role in building a vital, vibrant community and to ensure students are equipped to be ready for the real world of Media & Broadcast Industry. Every LSPR student has the opportunity to learn how to use the latest communication technologies in LSPR Center for Excellence in Media Training, LSPR Media Center is equipped with state of the art facilities enabling students hands on practical learning and training in TV, Film & Video Production, as well as Radio and Print Media Production. B. Roles Documentation of LSPR Events Media Centre provides documentation of LSPR events organized by various LSPR departments who are considered as Media Centre clients where the then project deliverables are expected to be produced by LSPR Media Centre to be delivered on an agreed date. These deliverables are defined as video recordings, photography, news articles and web publications. Production of LSPR and non-LSPR Media Projects Media Centre also actively pursues Production projects for LSPR clients as well as non-LSPR clients. As a profit centre initiative, Media Centre aims to create revenue for LSPR and thereby reduce the operational costs of Media Centre. Also, by engaging in real world production media projects gives Media Centre student members and staff valuable real world experience. Lastly, as a branding mechanism Media Centre aims to increase the brand reputation of LSPR Media Centre by delivering professional level media projects to our industry partners thereby Buku Pedoman Mahasiswa

27


generating word of mouth reputation for delivering world class media material at a discounted cost. Media Facilities & Equipment Supervision and Maintenance Media Centre is responsible to provide students and lecturers clean and functional TV studio and Recording studio as well as radio booths and a multimedia editing lab for their academic needs. C. Services Documentation of LSPR Events Media Centre provides documentation of LSPR events organized by various LSPR departments who are considered as Media Centre clients where the then project deliverables are expected to be produced by LSPR Media Centre to be delivered on an agreed date. These deliverables are defined as video recordings, photography, news articles and web publications. LSPR News Online Twice a week on Mondays and Thursdays Media Centre produces news articles and their accompanying photos to be published on http://www.lspr.edu/lsprnews. These articles are also blasted through email in coordination with LSPR Online

Communications are at the end of Mondays and Thursdays. Subscription to LSPR News Online is through the homepage of lspr.edu.

A. About LSPR Careers & Employability Centre: LSPR Careers & Employability Centre is one of the key drivers in LSPR’s Jakarta Learning Support Centre with the aims of providing career education, motivation and greater opportunities to all students and alumni in order to guide their way to expand their professional careers. B. Our Objectives: • To provide career education and motivation to all students and alumni to establish and expand their professional career in the field of communication at all levels • To extend assistance to students by providing opportunities for job placement • To provide an avenue for LSPR students particularly those in the internship programme to have the opportunity to gain real world work experience and develop 28

Student Handbook

professional competence. • To support students in developing their potential and capabilities in order to achieve a high level of success in their future professions C. Services Offered • Internship Programme • Career Guidance Seminar & Workshop • Career Counselling • Alumni Mentorship Programme • Professional Course • Job Placement Services C.1.1 Internship Internship is one of the services in LSPR Careers & Employability Centre. Internship is a part of the curriculum in LSPR that should be taken by students. Normally students complete their internship in the seventh semester of their study. By joining the internship program, students will gain work experience in the workplace and also they can apply what they have learned during the previous semesters. The internship lasts for three months, except for TV station that can only be completed for one month this is because they usually work overtime in doing their productions. Students can search for a company to complete their internship program by themselves or a company can be provides by LSPR Careers & Employability Centre. The companies that are provided by LSPR Careers & Employability Centre have already cooperated in a signing ceremony with LSPR Careers & Employability Centre. The partnership is called a Joint Partnership Programme (JPP). Internship can also taken through International Working Experience (IWE) Programme. By joining IWE Programme students experience working abroad in a university or company that has a partnership with LSPR. The IWE Programme lasts for 2 weeks. C.1.2 Objective • Work experience in the workplace. • Apply the knowledge and theory from subject material learnt in Campus. • Learn to socialize with people in the workplace. • Expand the LSPR Careers & Employability Centre network in cooperation with the host company.


C.1.3 Programme 1. Local Internship Programme This is for Students in the seventh semester completing their internship in a Multinational or Local Company for three months. Mass Communication Students who are completing their internship in TV stations or Production House, they can do it in 1 month. Students that are already working, if they work in relevant industries or scope based on their major this can be accommodated as internship. 2. International Working Experience (IWE) Programme – handled by International Relations Office. The programme lasts for 2 weeks, the schedule depends on International Relations Office. C.1.4 Schedule 1. Local Internship Programme This is normally for students in seventh semester/ odd semester (September – February). Students that have failed to take the internship in odd semester should take in the even semester. 2. International Working Experience (IWE) Programme The schedule depends on International Relation Officer. C.1.5 Requirements • Students are required to have an accumulated 112 SKS & with a minimum GPA 2.25 (Provisional Transcript online as reference). • Submit Study Card to LSPR Careers & Employability Centre after they have KRS (Fill in Study Plan). C.1.6 The Host Company • Qualifications of companies are: - Multinational Company - Well establish local company (PT or Tbk Holding Companies) - 3-5 years establishment - NGO (LSM) - Government Institution

- Educational Institution - Health Institution C.1.7 Companies that do not qualify as LSPR host company - Financial Investment Company, including Forex, Index, Stock Exchange, Insurance Agency - Small retail store Restaurant, Club & Bars C.1.7 Useful Information • The Internship Briefing is arranged three times in a semester. The first briefing will be conducted 2 week after Fill in of Study Card (KRS). The second briefing is usually in the middle of the semester. The last briefing will be arranged one month before the semester is over. • Internship arranged by LSPR Careers & Employability Centre with Corporate Partner, the first selection is in LSPR Careers & Employability Centre and the second selection in host company. • For Students who find the host company by themselves, students are requested to make personal follow-up with the company. • For working students, if they work in relevant industries or scope based on their major can be accommodated as internship. The letter request for working students is only Internship Letter and Internship Performance Evaluation (IPE). • At the end of Internship, students should submit Internship Report to LSPR Careers & Employability Centre. Students failing to submit the report on the set date of submission will receive a failing mark and should repeat the subject in the following semester. C.2 Career Counseling & Mentorship Programme To enrich our alumni with valuable skills and experiences, LSPR Careers & Employability Centre provides short courses, Seminars, Workshops and Counseling as well as Mentorship programmes. These activities will increase students’ skills and abilities enhancing Buku Pedoman Mahasiswa

29


their knowledge and theory from their study. Many graduates are good in education but when they enter the work place, some are able to adapt to new situations but others are not. These adaptation skills cannot be learnt from their regular classes. LSPR Careers & Employability Centre creates a course, seminar, & workshop to enhance students’ abilities to adapt, to prepare them for their next brighter career. In these programs, LSPR Careers & Employability Centre collaborates with corporate partners for keynote speakers. The alumni in the corporate partner will be a good role model for students. This is the inspiration for students to be successful in their career. C.3 Schedule • Career Counselling & Mentorship Programme LSPR Careers & Employability Centre opens in working hours (Monday to Friday) for counselling of students. Mentorship Programmes are usually arranged in the middle of Even Semester for top ten students in Semester 4, 6 and 8. • Career Guidance Seminar & Workshop Career Guidance Seminar & Workshop is set in early in even semester (around February or March) and is especially for semester 8 students. C.4 Career Counselling & Mentorship Programme Career Counselling is open to all students who want to consult the LSPR Careers & Employability Centre about their future career. Mentorship Programme is for the Top Ten Students in each major and each batch. The Workshop is attended by successful alumni per major. They share with students about their career journey and success. C.5 Job Posting, Campus Hiring, Career Fair C.5.1 Job Posting This will depend on the company demand, with 2 working days process. A company that needs to hire candidates from LSPR should send the qualifications needed and the positions required. There are charges for Job postings, depending on the package and

30

Student Handbook

whether distinguished as a corporate partner and non corporate partner. C.5.2 Campus Hiring This depends on the company demand and preferable in Odd semester, before graduation (September- November). The company that needs employees in large numbers, for example to open a new branch, we suggest having Campus Hiring in LSPR. The Campus Hiring is set on one day. First the company present their company profile to the alumni and the benefits in working in their company. After that some of the companies have interviews or psychological tests with the candidates, it depends on the company’s needs. Sometimes the result is announced at the end of recruitment section, but sometime the result announce later. C.5.3 Career Fair Before Graduation (November-December). Many large companies participate in this programme. In this event we provide alumni to search for a job. LSPR Careers & Employability Centre sets this event after the alumni pass their thesis defense and before graduation. This is the right time to grab the graduates because they have newly graduated and haven’t got a new job. C.5.4 Objectives • To provide alumni the chance to get a future career. • To get the best workplace for LSPR alumni through joint partnership with corporate partners. • To serve good manpower to corporate partners.


FINANCE DEPARTMENT Tuition Payment Via BCA Virtual Account (VA) Tuition Payment Via BCA Virtual Account (VA) Check the Student’s VA Number at:

http://www.lspr.edu/payment-procedure-virtual-account/

BCA ATM

Transaction instructions: BCA ATM • Select transaksi lainnya • Select transfer • Select Ke Rek BCA Virtual Account • Input the VA number • Input the tuition amount • Confirmation and Process the Payment.

BCA Teller

Transaction instructions: Cash Deposit • Write the VA number at No. Rekening/ Customer

Klik BCA

Transaction instructions: • Klick transfer dana • Klick transfer ke BCA VA • Input the VA number • Input the tuition amount • Confirmation and Process the Payment.

Transaction is done. Do save the payment receipt

Buku Pedoman Mahasiswa

31


32

Student Handbook


Student Handbook Receipt and Acknowledgment Form

I ____________________ certify and acknowledge the following statements: ☐ I have received and read a copy of the Student Handbook of London School of Public Relations. I understand that the policies, rules, and benefits described are subject to change or may be revised based on LSPR’s particular circumstances of a given situation.

☐ I agreed and understood that by signing this form, I will follow all the policies, rules, regulations, and benefits written in LSPR Student Handbook. _____________________________________ Student’s Signature _____________________________________ Student’s Name _____________________________________ Date

Acknowledge by,

Imanuel Hutagalung, M.Sc Deputy Director III London School of Public Relations

Buku Pedoman Mahasiswa

33


BUKU PEDOMAN MAHASISWA

London School of Public Relations 2016


KLUB & KOMUNITAS LSPR STUDENT LEAGUE TUJUAN • Mengembangkan soft skill mahasiswa. • Untuk mempraktekkan pengetahuan di luar kelas. • Untuk memenuhi Non-Academic Points (NAP). KLUB & KOMUNITAS LSPR STUDENT LEAGUE: 1. LSPR Choir 2. LSPR Teatro 3. LSPR Dance 4. LSPR Martial Arts 5. LSPR Band 6. LSPR TV 7. LSPR Radio 8. LSPR News 9. LSPR Marching Band 10. LSPR Modelling 11. LSPR English Club 12. LSPR Public Speaking 13. Youth Diplomacy Community (YDC) 14. LSPR Research Center Club 15. LSPR Advertising Society Info lebih lanjut: Vicky Sihombing : patricia.rvs@lspr.edu Christian Santoso: Christian.sd@lspr.edu Deputy Director III Office: Campus C, 1st Floor

34

Student Handbook

16. LSPR Climate Change Champions Club (4C) 17. LSPR Photography Club 18. LSPR Basketball Club 19. LSPR Futsal 20. LSPR Hockey 21. LSPR Cares 22. Federation of Moslem Students 23. London School Prayer Group – Kristen 24. London School Prayer Group – Katolik 25. Komunitas Mahasiwa Buddhist 26. LSPR Adventure 27. Mr & Ms LSPR 28. Rotaract LSPR 29. LSPR Cheerleaders Club


REGULASI & KONDISI AKADEMIK A. PRINSIP & SUMBER Peraturan Akademik yang digunakan oleh LSPR berdasarkan kepada: 1. Undang-Undang Nomor12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. 3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2014 tentang Pengesahan Fotokopi Ijazah, Fotokopi Sertifikat Profesi, Fotokopi Surat Keterangan Pengganti Ijazah/Sertifikat Profesi, dan Penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/Sertifikat Profesi Lulusan Perguruan Tinggi. 4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. 5. Keputusan Menteri Pendidikan NasionalNomor 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan - Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana dan Pascasarjana di Perguruan Tinggi. 6. Keputusan Menteri Pendidikan NasionalNomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi. B. STATUS MAHASISWA/I Berdasarkan Peraturan Akademik, mahasiswa/i diklasifikasikan sebagai: I. Mahasiswa AKTIF • Mahasiswa/i AKTIF adalah mahasiswa/i yang telah memenuhi semua persyaratan administrasi dan berhak mengikuti kegiatan akademik. • Mahasiswa/i AKTIF KEMBALI adalah mahasiswa yang mendaftarkan diri kembali setelah menjalani masa cuti akademik atau melakukan Reinstatement. II. Mahasiswa TIDAK AKTIF • Mahasiswa/i CUTI AKADEMIK adalah mahasiswa/i yang secara resmi dibebaskan dari kewajiban untuk mengikuti kegiatan akademik selama semester tertentu. • Mahasiswa/i mendapat SANKSI AKADEMIK adalah mahasiswa/i yang sedang dikenakan sanksi akibat melanggar peraturan LSPR

sehingga dilarang mengikuti kegiatan akademik selama periode tertentu. • Mahasiswa NON AKTIF adalah mahasiswa yang tidak mengisi KRS atautidak sedang mengambil cuti akademik, namun tetap melakukan pembayaran untuk semester tersebut. • Mahasiswa yang MENGUNDURKAN DIRI adalah mahasiswa yang secara resmi mengajukan surat permohonan pengunduran diri dan telah disetujui. Mahasiswa yang tidak termasuk dalam salah satu dari keempat kriteria di atas akan dikenakan sanksi pemutusan masa studi. B.1 Status Mahasiswa Aktif 1. Membayar perkuliahan 2. Mengisi KRS sesuai waktu yang ditentukan 3. Mahasiswa dapat melaksanakan perkuliahan paling banyak selama 14 semester. 4. Batas akhir pengisian KRS adalah 4 (empat) minggu setelah perkuliahan dimulai. B.2 Status Mahasiswa Cuti Academik 1. Mahasiswa berhak mengajukan cuti akademik setelah semester kedua. 2. Maksimum cuti adalah 2 (dua) semester selama menempuh program Sarjana 3. Pengajuan cuti dapat dilakukan sebelum semester dimulai dan diajukan paling lambat 4 (empat) minggu setelah perkuliahan dimulai. 4. Mengisi fomulir Cuti Akademik yang dapat diperoleh di Student Services. 5. Setelah itu mahasiswa membayar biaya cuti Finance Administration Department. 6. Selama berstatus mahasiswa cuti, mahasiswa tidak dapat meminta dokumen akademik. 7. Jika mahasiswa sudah pernah mengikuti kegiatan perkuliahan dan mengisi KRS, maka mahasiswa tersebut tidak dapat mengajukan cuti di semester berjalan. 8. Semester yang tidak dijalani karena cuti akademik tidak terhitung sebagai masa studi terpakai. B.3 Sanksi Akademik. Mahasiswa dalam keadaan mendapat Sanksi Akademik: 1. Sanksi akademik diberikan apabila mahasiswa melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang terdapat di dalam Buku Pedoman Mahasiswa

35


Peraturan Akademik, aturan yang ditetapkan kemudian oleh Kampus LSPR, ataupun peraturan perundang-undangan lain yang berlaku di Indonesia. 2. Sanksi dapat berupa: skorsing dari kegiatan belajar mengajar selama periode waktu tertentu; melakukan kegiatan sosial, pemberhentian dari program studi, dll. 3. Selama menjalani masa skorsing, mahasiswa tidak dapat mengajukan permohonan dokumen akademik. 4. Keputusan pemberian sanksi dilakukan berdasarkan bentuk pelanggaran yang telah dilakukan dan diberikan dengan tujuan mendidik. B.4 Status Mahasiswa Aktif Kembali 1. Pengaktifan dilakukan setelah masa cuti akademik berakhir dan permohonan Reinstatement yang diajukan telah disetujui. Mahasiswa dianggap aktif kembali jika telah melakukan pembayaran kelas reguler dan telah mengisi KRS. B.5 Status Mahasiswa Non aktif 1. Membayar perkuliahan 2. Tidak mengisi KRS sesuai pada waktu yang telah ditentukan. 3. Tidak melapor cuti 4. Biaya perkuliahan 1 (satu) semester yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan 5. Semester yang tidak dijalani tetap terhitung sebagai masa studi terpakai. B.6 Status Mahasiswa yang Mengundurkan Diri 1. Mengisi formulir pengunduran diri yang dapat diambil dan dikembalikan di Student Services. 2. Menjalani proses interview oleh Dean di masing-masing kampus. 3. Jika permohonan disetujui, mahasiswa akan mendapatkan surat keputusan dan provisionary transcript. C. BIMBINGAN C.1Bimbingan Akademik (Oleh pembimbing Akademik/ Dosen Wali) 1. Pembimbing Akademik menandatangani Kartu Rencana Studi (KRS) mahasiswa yang telah disetujui â&#x20AC;&#x201C; academic counsellor

36

Student Handbook

C.2 Bimbingan Skripsi dan Non Skripsi Tahap penulisan Proposal (Bab 1-3), Mahasiswa dinyatakan berhak menyusun proposal skripsi/ nonskripsi apabila telah memenuhi persyaratan akademik proposal dan administrasi, sebagai berikut: 1. Jumlah mata kuliah tersisa hanya LIMA mata kuliah (termasuk internship dan skripsi). 2. IPK minimal 2.30 3. Untuk dapat mulai menulis proposal Skripsi/ Non Skripsi di mata kuliah Seminar of Research Proposal harus lulus matakuliah prasyarat dengan nilai minimal C, yaitu: a. Statistik b. Metodologi Penelitian Komunikasi I (Kuantitatif) c. Metodologi Penelitian Komunikasi II (Kualitatif) 4. Untuk yang mengambil Non Thesis maka harus lulus matakuliah prasyarat : a. Marketing Communication: Integrated Marketing Communication b. Public Relations: PR for Creative Industry c. International Relations: International Diplomacy d. Mass Communication: Writing and reporting for Broadcast e. Digital Media Communication & Advertising: Creative Writing f. Performing Arts Communication: Plan & Production Management Tahap penulisan Skripsi-Nonskripsi (Bab 4-5) Mahasiswa dinyatakan berhak menyusun bab 4 dan 5 dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Lulus mata kuliah Seminar of Research Proposal dengan nilai minimal C. 2. Mengambil maksimum 2 (dua) mata kuliah yang tersisa dan diambil bersamaan dengan skripsi. 3. IPK minimum 2,50. D. UJIAN D. 1 Ujian semester â&#x20AC;˘ Ujian Tengah dan Akhir Semester


• Ujian dilakukan pada pertengahan dan akhir semester. • Ujian tengah semester diberikan setelah menyelesaikan beberapa topik diskusi. • Sementara Ujian akhir semester dijalankan setelah seluruh materi telah selesai diberikan. • Ujian ini dijadwalkan sesuai dengan periode ujian yang telah dicantunkan di kalender akademik yang telah diumumkan kepada siswa diawal setiap semester. • Durasi ujian tengah dan akhir semester dalam bentuk tertulis adalah 90 Menit. • Durasi ujian dalam bentuk non tertulis selambat-lambatnya adalah 120 menit. • Peserta ujian harus hadir di ruangan ujian minimal 10 menit sebelum ujian dimulai. • Peserta ujian yang datang terlambat (tidak lebih dari 30 menit), diperbolehkan untuk menguji test tanpa memperoleh perpanjangan waktu. • Peserta ujian yang telah berada di ruang ujian tidak dapat mengundurkan diri dari ujian setelah bahan ujian dibagikan. • Peserta ujian hanya diperbolehkan untuk membawa peralatan / bahan yang disetujui oleh Panitia Ujian. • Peserta ujian yang melanggar tata tertib ujian akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Akademik. • Siswa dapat mengikuti Ujian Tengah Semester setelah mendapat surat keterangan dari Finance Administration Department dan tidak ada tambahan waktu bagi siswa yang terlambat datang saat ujian dengan alasan apapun. • Ujian Susulan (Re-Sit Exam) HANYA diberikan jika sesuai dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Alasan

Dokumen

1. Jadwal ujian KRS yang waktunya bersamaan dengan ujian untuk mata kuliah lain. 2. Mourning / Surat Keterangan kematian keluarga Kematian kandung. (keluarga Inti : ayah, ibu, adik, kakak)

3. Perjalanan bisnis/ tugas kantor (untuk mahasiswa/i yang bekerja) 4. Terkena penyakit yang menyebabkan siswa harus menjalani rawat inap – Students has serious illnesses and it must be hospitalized 5. Keterlambatan pembayaran uang kuliah – khusus untuk Ujian Akhir Semester

Surat Keterangan dari kantor – menggunakan Kop Surat Resmi. Surat keterangan dari RS

Surat persetujuan mengikuti ujian dari Finance Administration Department

Catatan: Persetujuan akan diberikan setelah dokumen dinyatakan lengkap dan dapat diterima. Keterlambatan pengajuan dokumen ke Student Services menjadi tanggung jawab siswa karena ujian susulan harus sudah berlangsung paling lambat 1 (satu) minggu setelah periode ujian selesai. • MAHASISWA MENYONTEK dalam ujian akan didiskualifikasi dari ujian tengah dan akhir semester, dan secara otomatis akan mendapatkan nilai E (nol/nihil) sebagai komponen nilai ujian. Namun nilai ini, tidak mempengaruhi nilai kehadiran dan tugastugas kuliah. • Panitia Ujian dapat membuat peraturan tambahan tentang tata tertib ujian setelah mendapat persetujuan dari Dean dan Wakil Ketua. • Peraturan untuk ujian tugas akhir (sidang skripsi) akan ditetapkan tersendiri oleh Thesis Department di Program S1. D.2 Ujian Skripsi & Non Skripsi. 1. Ujian ini merupakan salah satu persyaratan akhir setelah menyelesaikan 139 sks. 2. Ujian Skripsi dan Non Skripsi dilakukan dihadapan Tim Penguji. 3. Ujian akan berlangsung minimal selama satu jam 4. Persyaratan mengikuti ujian Skripsi dan Non Skripsi seperti nilai Minimal IPK, lulus dari mata kuliah prasyarat, NAP, sertifikat dll. informasi selengkapnya ada di Panduan Thesis. Buku Pedoman Mahasiswa

37


D.3 Ujian International Mahasiswa/i wajib mengikuti ujian International dari lembaga-lembaga di bawah ini sesuai dengan konsentrasi, yakni: o London Chamber of Commerce and Industry Examinations Board (LCCIEB) o City and Guilds of London Institute o University of Cambridge International Examinations o The Hague University, Netherlands o Northumbria University, UK* o Curtin University, Australia*

c. City and Guilds on English for Business Communication 5. Performing Arts Communication: a. Curtin University, Australia on Plan & Production Management* b. City and Guilds on English for Business Communication 6. Mass Communication: a. Northumbria University, UK on TV, Film, & Video Production* b. City and Guilds on English for Business Communication

Ujian International untuk Konsentrasi: 1. Public Relations: a. LCCI Public Relations Level 2 b. City and Guilds on English for Business Communication c. City and Guilds on Customer Service Professional 2. Marketing Communication: a. LCCI Marketing Level 2 b. City and Guilds on English for Business Communication c. City and Guilds on Customer Service Professional

Note: * Subject to be review

3. International Relations: a. City and Guilds on English for Business Communication b. City and Guilds on Customer Service Professional c. The Hague Intercultural Communication 4. Digital Media Communication and Advertising: a. City and Guilds on TV Commercial Production b. City and Guilds on Commercial Publication

Attendance : 10% Course Work : 30% ☐ Quizzes ☐ Assignment ☐ Paper ☐ Presentation Mid Test : 25% Final Test : 35%

38

Student Handbook

D. 4 Syarat Mengikuti Ujian Akhir (Final Exam) 1. Jumlah absen tidak lebih dari 4x (Status: Alpa) dalam setiap mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa. 2. Untuk mengikuti ujian mahasiswa/I harus menunjukkan Kartu Studi di semester berjalan kepada Pengawas ujian.

E. INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) Komponen Penilaian:

TOTAL : 100%


F. Rentang Nilai

CONTOH PENGHITUNGAN IPK Subject Credit Value

GRADE A 90 - 100 A - 85 - < 89,90 B + 80 - < 84,90 B 75 - < 79,90 B - 70 - < 74,90 C + 65 - < 69,90 C 60 - < 64,90 C - 50 - < 59,90 D and E < than 49,90 Catatan: Untuk kelompok mata kuliah Bahasa Inggris dan Seminar of Research Proposal komponen nilainya akan ditentukan tersendiri oleh English Division dan Thesis Departmen. Kategori IPK GPA (IPK) 0.00-2.74

FAIL

GPA (IPK) 2.75-2.99

CREDIT

GPA (IPK) 3.00-3.49

MERIT

GPA (IPK) 3.50-4.00

DISTINCTION

Conversion Value

K*N

1.

2

A

4

8

2.

2

C

2

4

3.

2

E

0

0

4.

2

B

3

6

5.

2

A

4

8

6.

2

B

3

6

7.

2

C

2

4

8.

2

B

3

6

9.

2

B

3

6

10.

2

A

4

8

20

56

GPA = 56/20 = 2.8

Buku Pedoman Mahasiswa

39


G. MATA KULIAH TIDAK LULUS (FAILED SUBJECTS) Cross Enrollment, Remedial and Short Semester Conditions

CROSS ENROLLMENT

REMEDIAL

SHORT SEMESTER

• Mengulang subject di semester regular

• Mengulang subject di saat Jeda Antar Semester

• Mengulang subject di saat Jeda Antar semester

• Karena mata kuliah tidak lulus dengan nilai D, E

• Mengulang karena absen (> 4x)sehingga nilainya D atau E

• Mengulang mata kuliah karena nilai failed(D atau E)

• Akan dikenakan biaya untuk cross enrollment yang kedua kali sebanyak Rp. 400.000,-/subject*

• Biaya per kelas Rp. 900.000,-* • Mata kuliah ditentukan oleh LSPR

• Biaya per kelas Rp. 500.000,-* • Mata kuliah ditentukan oleh LSPR

• Sama dengan periode kelas regular selama 1 semester

• Kelas berlangsung selama • Kelas berlangsung selama 8 hari tutorial dan 1 hari 4 Hari Tutorial dan 1 hari ujian Ujian

• Satu kali pertemuan @1,5 jam.

• Satu kali pertemuan @ 2 jam

• Satu kali pertemuan @ 2 jam

• Nilai maksimum: A • Batas maksimum: 24 sks

• Nilai maksimum: B • Batas maksimum: 18 sks

• Nilai maksimum: B • Batas maksimum: 18 sks

Pendaftaran dilakukandi Academic Department pada saat pengisian KRS.

Pendaftaran dilakukan di Student Services

Pendaftaran dilakukan di Student Services

Siswa hanya diizinkan mengambil kelas Siang atau Malam.

Sesuai dengan jadwal kelas yang ditawarkan

Sesuai dengan jadwal kelas yang ditawarkan

Note: * Subject to be changed

40

Student Handbook


H. MATA KULIAH BERSYARAT

yaitu Beasiswa Akademik dan Non Akademik 2. Periode mendapatkan beasiswa adalah satu 1. Setiap mahasiswa/i wajib mengikuti mata tahun ajaran akademik yang terdiri dari 2 kuliah General English I, General English II, (dua) semester, yaitu Semester Ganjil dan English for Business Communication I, dan Genap di tahun akademik yang sama. English for Business Communication II. Kategori beasiswa diputuskan setelah 2. Setiap mahasiswa/i wajib lulus dari mata 3. menilai berkas pengajuan dari mahasiswa kuliah General English I sebelum mengikuti yang diberikan melalui Marketing mata kuliah General English II. Department untuk pengajuan beasiswa bagi 3. Setiap mahasiswa/i wajib lulus dari mata angkatan baru; pengajuan beasiswa bagi kuliah English for Business Communication mahasiswa lama dilakukan melalui Student I sebelum mengikuti mata kuliah English for Services. Business Communication II. 4. Setiap mahasiswa/i konsentrasi Mass 4. Berkas pengajuan beasiswa terdiri dari surat pengajuan beasiswa yang ditujukan Communication wajib mengikuti mata kuliah kepada Direktur LSPR yang ditandatangani TV, Film, & Video Production I dan TV, Film, oleh pemohon dan orang tua pemohon, serta & Video ProductionII. CV yang dilengkapi dengan semua fotokopi 5. Setiap mahasiswa/i wajib lulus dari mata dokumen pendukung. Dokumen asli hanya kuliah TV, Film, & Video ProductionI sebelum diperlihatkan, jika diperlukan. mengikuti mata kuliah TV, Film, & Video 5. Persyaratan beasiswa ditentukan oleh ProductionII. STIKOM LSPR. 6. Setiap mahasiswa/i konsentrasi Performing Arts Communication wajib mengikuti PAC Guilds, yaitu pelatihan tambahan untuk K. IJAZAH & TRANSKRIP (REVISI, meningkatkan kemampuan mahasiswa/i HILANG, PENYALAHGUNAAN DLL) dalam bidang seni pertunjukkan. 1. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan 7. Setiap mahasiswa/i konsentrasi Performing ijazah baru dengan alasan dan keperluan Arts Communication wajib menyelesaikan yang penting. minimum dua (2) subjek PAC Guilds sebelum 2. Mahasiswa yang mengajukan ijazah/ dinyatakan lulus dari LSPR-Jakarta. transkrip baru dengan alasan hilang atau rusak, wajib melampirkan surat keterangan I. PENDAFTARAN ULANG dari kepolisian sesuai dengan batas waktu 1. Mahasiswa melakukan Pendaftaran Ulang yang tertulis di dalam surat keterangan atau Pembaharuan NIM apabila telah tersebut. mengambil cuti lebih dari 2 (dua) semester 3. Mahasiswa yang mengajukan ijazah/ ATAU menghilang lebih dari 2 (dua) semester transkrip baru karena ada revisi, wajib ATAU masa studi telah habis. melampirkan surat keputusan yang 2. Mahasiswa yang mendaftar ulang akan dikeluarkan oleh lembaga resmi yang diberikan NIM baru sesuai dengan batch berwenang. Mahasiswa yang mengajukan yang terakhir. permohonan akan dibuatkan ijazah/ 3. Mahasiswa yang mendaftar ulang wajib transkrip baru dengan nomor seri blanko mendapat persetujuan dari Wakil Ketua II yang berbeda. dan melakukan prosedur pendaftaran ulang 4. Pembuatan ijazah dan transkrip baru akan ke Marketing Department. dikenakan biaya. 4. Mahasiswa yang mendaftar ulang akan 5. Mahasiswa hanya diperbolehkan mengajukan melakukan proses konversi nilai mata kuliah permohonan ijazah/transkrip baru, 1 (satu) yang disesuaikan dengan kurikulum dari kali dengan alasan apapun. batch yang diambil, jika sebelumnya lulus 6. Proses pembuatan ijazah baru paling lambat dari mata kuliah tersebut. 2 (dua) minggu dan dilakukan melalui 5. Proses pendaftaran ulang adalah 5 (lima) Student Services. hari kerja.

J. PROGRAM BEASISWA

1. Beasiswa diberikan dalam 2 (dua) kategori

L. KONVERSI MATA KULIAH

1. Konversi mata kuliah ditujukan hanya bagi mahasiswa transfer, students exchange, Buku Pedoman Mahasiswa

41


mahasiswa yang pindah konsentrasi ATAU mahasiswa yang mendaftar ulang. 2. Mahasiswa melampirkan daftar mata kuliah yang telah diambil sebelumnya . 3. Mahasiswa melampirkan transkrip nilai yang telah dilegalisir untuk mata kuliah yang telah ditempuh. Khususnya bagi mahasiswa transfer dari perguruan tinggi lain, prosesnya akan lebih cepat jika disertai dengan penjelasan singkat mengenai subjek yang telah diambil di perguruan tinggi sebelumnya. Penerimaan daftar mata kuliah beserta nilai yang hendak di konversi adalah bersifat sementara sampai ada keputusan dari Wakil Ketua I & II. 4. Pengajuan konversi nilai bersifat sementara sampai ada keputusan dari Wakil Ketua I & II. 5. Proses konversi mata kuliah adalah 7 (tujuh) hari kerja dan dilakukan melalui Student Services.

M. PERBUATAN TIDAK PLAGIARISME

JUJUR

&

Sebagai insan cendekia yang berhati mulia dan menjunjung tinggi moral dan etika, mahasiswa wajib mengutamakan nilai-nilai kejujuran dalam setiap pembuatan tugas, mengikuti kuis, ujian, ataupun menghasilkan karya baik berupa paper maupun pertunjukan, pameran, dll. Setiap pelanggaran terhadap hal tersebut dikategorikan sebagai Pelanggaran Ilmiah yang dapat mengakibatkan hal sebagai berikut : a. Nilai yang diperoleh dibatalkan. b. Dinyatakan tidak lulus dalam subject yang diambil. c. Dikenakan skorsing selama 1 (satu) semester d. Dikeluarkan dari program sarjana Catatan : Plagiarisme yang dilakukan dalam rangka pembuatan skripsi diatur tersendiri oleh Thesis Department.

PERATURAN KAMPUS

Bagian 1. Pernyataan Kebijakan tentang Tanggung Jawab dan Hak Mahasiswa

mahasiswa/i harus berkomitmen untuk belajar dan diharapkan untuk bertindak dengan cara yang adil, manusiawi dan beretika. 1.2 Tanggung Jawab mahasiswa/i 1.2.1 Berikut ini adalah tanggung jawab siswa: a) Mengembangkan potensi sepenuhnya sehingga dapat menjadi bertanggung jawab kepada keluarga dan masyarakat. b) Mengupayakan keunggulan akademik dan integritas moral serta mematuhi peraturan dan regulasi yang mengatur tanggung jawab akademik dan moral. c) Mencintai perdamaian, hubungan yang harmonis dengan seluruh anggota komunitas akademik dan membantu menjaga ketertiban dan kebersihan di kampus. d) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam kegiatan perkuliahan dan kegiatan pengembangan masyarakat serta negara. e) Menjunjung tinggi, menjaga dan memelihara nama baik almamater. f) Melaksanakan hak-hak secara bertanggung jawab, mengakui dan bertanggung jawab untuk setiap pelanggaran atau pelanggaran terhadap kenyamanan masyarakat ataupun hak orang lain Semua mahasiswa/i bertanggung jawab untuk: a) Mengetahui Dean untuk masing-masing konsentrasi, Academic Manager, Student Guidance Officer, Student Services Officer dan administrasi Kampus. b) Mengetahui tanggal-tanggal penting di Kampus/ kalender akademik dan tenggat waktu yang relevan. c) Memiliki salinan Handbook, mahasiswa/i diharapkan untuk mengetahui isi Handbook dan mematuhi kebijakan dan prosedur di dalamnya. d) Memenuhi kewajiban keuangan (biaya kuliah, dll) tepat waktu. e) Mengetahui informasi atau pengumuman tentang perkuliahan dan perubahan dalam prosedur serta proses. f) Menjaga informasi dan membantu department yang ada di kampus dan mengetahui fasilitas serta layanan lain yang tersedia untuk mahasiswa/i.

1.1 Harapan kedua pihak antara London School of Public Relations dan Mahasiswa/i London School of Public Relations menjadi lembaga pendidikan komunikasi utama yang berkomitmen untuk kemajuan pembelajaran 1.2.2 Kepatuhan terhadap Kebijakan LSPR dan dan pengembangan mahasiswa/i. Selain itu, Hukum di Indonesia pihak Sekolah menghargai pengalaman dan Dengan mendaftar ke atau hadir di LSPR, aspirasi individu, mahasiswa/i. Di sisi lain, 42

Student Handbook


mahasiswa menerima tanggung jawab dan mematuhi semua hukum negara serta mematuhi norma-norma dan peraturan yang ditetapkan oleh Kampus. Ketidaktahuan ketentuan ini adalah bukan merupakan alasan mahasiswa/i untuk tidak menerima sanksi yang ditetapkan. 1.2.3 Penyelesaian Semua Persyaratan Kurikuler LSPR menyarankan kepada seluruh peserta didik, mahasiswa/i untuk memenuhi semua persyaratan akademis yang sudah ditetapkan sebagai syarat kelulusan. 1.2.4 Berperilaku Dewasa Setiap anggota komunitas STIKOM LSPR memiliki tanggung jawab untuk berperilaku yang tidak melanggar hak orang lain. Dengan demikian, siswa diharapkan untuk memberikan rasa hormat kepada orang lain, properti, kebijakan, praktik dan otoritas, serta setiap saat memenuhi harapan sebagai berikut: 1.2.4.1 Hormat kepada orang lain tanpa memandang gender, agama, ras, status, afiliasi politik, cacat, usia dan atribut lainnya. 1.2.4.2 Siswa diharapkan agar sesuai dengan kebijakan kelas yang telah disepakati, mereka juga harus mematuhi aturan dan peraturan yang ditetapkan oleh kantor-kantor lain di area kampus. 1.2.4.3 Menghargai kejujuran dalam karya akademis seseorang, ketika berurusan dengan anggota masyarakat lainnya, dan dalam penggunaan peralatan / properti / aset kampus lainnya.Bila menemukan barang yang bukan miliknya, mahasiswa/i wajib menyerahkan ke Lost & Found Counter di SGO. 1.2.4.4 Mematuhi instruksi dari orang lain (misalnya dosen, pembimbing mahasiswa, manajer/staf akademik, personil keamanan, staf administrasi) dengan otoritas karena mereka bertindak untuk kepentingan terbaik dari mahasiswa/i. 1.2.4.5 Simpan semua sarana identifikasi dan bukti pendaftaran, yang meliputi Student Identification Card, Penerimaan resmi dan dokumen-dokumen penting. Untuk alasan

keamanan, mahasiswa/i harus menunjukkan kartu ID mereka ketika memasuki kampus dan harus dipakai setiap saat di area STIKOM LSPR. Dalam kasus kehilangan atau kerusakan karena penggunaan, siswa diminta untuk mengajukan pengganti melalui Student Services. 1.2.4.6 Mengerti perasaan orang lain dengan berpakaian dengan baik sesuai dengan Kampus Dress Code dan dengan mengikuti peraturan berpakaian yang baik. Siswa diharapkan untuk berpakaian baik, sopan dan dengan cara yang tepat untuk suatu lingkungan belajar yang resmi. Silakan lihat BAGIAN SGO/PUKET 3. 1.2.4.7 LSPR merupakan kampus bebas rokok. Siswa tidak dibenarkan merokok di dalam lingkungan kampus LSPR. 1.2.4.8 Menggunakan fasilitas dan peralatan LSPR dengan hati-hati, sebaik-baiknya dan semestinya. 1.3 Hak Mahasiswa/i LSPR mengakui bahwa mahasiswa/i memiliki hak dan keistimewaan.Namun, mahasiswa/i harus memahami bahwa ada tugas dan kewajiban yang berkaitan sebagaimana tercantum di dalam peraturan ini. Dalam pelaksanaan hak-hak mereka, mahasiswa/i harus berhati-hati untuk tidak melanggar hak orang lain dan masyarakat secara umum. Siswa harus melaksanakan hakhaknya dengan bertanggung jawab dan dengan melihat peraturan umum yang berlaku. Hak Mahasiswa adalah sebagai berikut: • Hak untuk mengejar pendidikan berkualitas melalui instruksi kompeten dan efektif; • Hak untuk memberikan umpan balik / pendapat mengenai kurikulum ke Dean masing-masing konsentrasi; • Hak untuk berkonsultasi dengan dosen pada waktu dan tempat yang ditentukan di kampus. • Hak untuk menanyakan persyaratan akademik dan mengenai program kokurikuler dan kegiatan ekstra kurikuler; • Hak untuk memverifikasi nilai. Jika dosen tidak tersedia, mahasiswa/i berhak untuk berkonsultasi dengan Dean, atau Manajer Akademik; • Mahasiswa/i yang belum menyelesaikan urusan keuangan memiliki hak untuk mengikuti Ujian Tengah dan Akhir Semester Buku Pedoman Mahasiswa

43


setelah mendapat persetujuan dari Finance disediakan LSPR) dan Tim Eksternal (psikolog, Administration Department. psikiater, agamawan, tim medis, penasehat hukum, dan penasehat karir dari luar LSPR). 1.4 Konseling Selain itu, kasus berat dapat pula ditangani oleh SGO melayani konselingbagi mahasiswa aktif manajemen LSPR yaitu Dean,Wakil Ketua I, II, LSPR yang memiliki masalah yang berdampak dan Wakil Ketua III. terhadap performa akademik mahasiswa di kampus. Konseling ini dilakukan dengan tujuan Selain pengembangan dari kasus ringan dan untuk kesuksesan mahasiswa baik secara menengah, suatu kasus juga dapat langsung akademik ataupun non akademik. dikategorikan berat, mengacu kepada Permasalahan yang dihadapi mahasiswa secara jenis masalah/konflik/kasus yang dihadapi garis besar dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) mahasiswa. Adapun jenis kasus berat adalah: kategori yaitu, ringan, menengah dan berat. 1. Pelanggaran serius Kategori ini berdasarkan jenis masalah dan 2. Kasus narkotika, psikotropika dan obatpihak yang menanganinya. obatan terlarang 1.4.1 Kasus Ringan (Mild Problems) 3. Persoalan administrasi serius Untuk kasus ringan, akan ditangani oleh staff Student Guidance Office (SGO) yang terdapat di Ada 3 (tiga) tipe konseling: setiap kampus STIKOM LSPR. Kategori kasus i) Konseling yang diinisiasi mahasiswa (Walkringan adalah: In Counseling) 1. Masalah pribadi & antar-pribadi I(ringan) Mahasiswa dapat datang ke SGO dengan 2. Prestasi akademik yang rendah inisiatif mereka sendiri jika ada masalah 3. Semua pelanggaran terhadap peraturan yang berpotensi menganggu performa kampus (detail peraturan kampuster dapat akademiknya. Walk-in counselling dapat di halaman â&#x20AC;&#x153;Daftar Pemotongan Non dilakukan selama jam kerja dari hari SeninAcademicPoint) Jumat pk 09.00-17.00. 1.4.2 KasusMenengah(Intermediate Problems) ii) Konseling Rujukan Definisi kasus menengah adalah kasus yang â&#x20AC;˘ Rujukan bisa datang dari dosen atau staf dari langsung ditangani oleh Head of SGO atau departemen lain. kasus yang telah ditangani oleh Staf SGO, tetapi â&#x20AC;˘ Dosen dapat meminta SGO untuk menangani memerlukan tindaklanjut oleh Head of SGO. mahasiswa yang melakukan perbuatan Beberapa kategori kasus menengah antara lain: yang tidak sepantasnya di kelas dengan 1. Masalah pribadi& antar-pribadi II (berat) menulis form rujukan yang disediakan di 2. Masalah keluarga bagian belakang setiap absensi manual 3. Masalah administrasi atau meminta mahasiswa tersebut secara 4. Kritik dan saran terhadap LSPR (dosen, langsung untuk menghadap SGO. SGO akan kurikulum, dll) mengambil peran sebagai jembatan antara 5. Mahasiswa berkebutuhan khusus (SGO hanya dosen dan mahasiswa untuk mencegah akan memberi tes psikologi berdasarkan rusaknya situasi yang kondusif dalam kebutuhan mahasiswa, bukan untuk semua kegiatan belajar mengajar di kelas dan mahasiswa kecuali tes minat bakat untuk mengantisipasi hubungan yang buruk antara mahasiswa yang akan memilih konsentrasi). dosen dengan siswa bersangkutan di masa yang akan datang. 1.4.3 Kasus Berat (Advanced Problems) Kasus berat adalah kasus ringan dan menengah â&#x20AC;˘ Staf dari departemen lain juga bisa memberi yang memerlukan penanganan lebih lanjut atau rujukan kepada SGO untuk memberikan suatu kasus yang sangat serius. Untuk kasus pendekatan yang lebih psikologis baik berat tertentu, Student Guidance Office (SGO) untuk memperingati perilaku buruk akan bekerjasama dengan Team Supporting mahasiswa, atau untuk memberikan input Counseling (TSC) yang terdiri dari Tim Internal dan motivasi kepada mahasiswa agar bisa (psikolog kampus, agamawan, tim medis, mengambangkan dirinya lebih baik lagi. Hal penasehat hukum, dan penasehat karir yang tersebut merupakan bagian dari tindakan 44

Student Handbook


kuratif yang dilakukan oleh SGO. iii) Laporan Orang tua/Wali Orang tua datang ke SGO dengan inisiatif mereka sendiri/ diundang oleh SGO untuk melakukan diskusi dengan SGO tentang permasalahan putra/i mereka yang mempengaruhi performa akademik putra/i-nya. SGO akan berperan sebagai fasilitator dan mediator antara mahasiswa dan orang tua, tetapi yang bertanggung jawab sepenuhnya untuk memonitor dan menindaklanjuti keberhasilan performa akademik mahasiswa yang bersangkutan adalah orangtua atau wali mahasiswa/i tersebut. Bagian 2.Pernyataan Kebijakan Kehadiran Mahasiswa/i • Siswa dapat absen maksimal selama 4 kali, per mata pelajaran, per semester. • Tidak menerima surat izin. • Siswa berhak untuk memastikan kehadirannyadicatat di sistem absen yang digunakan pada setiap kuliah.

1. Mengikuti sidang skripsi. Mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan poin NAP tidak dapat mengikuti sidang skripsi. 2. Penilaian sebagai “Best Student” pada Upacara Wisuda. Predikat NAP: 1. 100 poin = Baik 2. > 100 = Sangat Baik Dokumen yang harus diserahkan: 1. Fotocopy Sertifikat/Piagam 2. Foto Piala/Medali/Vandel 3. Copy bentuk penghargaan lain 4. Daftar hadir 5. Surat pernyataan resmi 6. Karya Nyata/Dokumentasinya NON ACADEMIC POINTS Rewards No 1

2

Paket A* Point Mendapatkan kesempatan memperbaiki nilai melalui kelas di Semester Pendek secara GRATIS untuk satu matakuliah. Mendapatkan kesempatan memperbaiki nilai melalui kelas 1000 Remedial secara GRATIS untuk satu mata kuliah. Mendapatkan kesempatan untuk merubah nilai (menjadi +) untuk satu mata kuliah.

Bagian 3. Pernyataan Kebijakan Non-Academic Point. Non-Akademic Point (NAP) adalah nilai 3 kredit sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa/i karena telah mengikuti kegiatan non akademik. Nilai tersebut merupakan No Paket B* akumulasi nilai kegiatan ekstrakurikuler dan Potongan 5% biaya kuliah S1 kegiatan non kurikuler yang pada akhir masa 1 di semester 8. studi akan dicantumkan dalam bentuk NONPotongan biaya masuk kuliah ACADEMIC TRANSCRIPT. Nilai minimum yang 2 program Akselerasi S2 harus dipenuhi oleh mahasiswa/i Batch 19 sebesar Rp 1.000.000 adalah sebesar 100 poin. NAP merupakan salah satu syarat untuk: * syarat & ketentuan berlaku

Buku Pedoman Mahasiswa

Point

>1000

45


NON ACADEMIC POINT Berlaku Untuk Batch 19 dan Seterusnya NO

KATEGORI

1

Internal

a)

Kategori Internal Non - Akademis

DETAIL

* Contoh Kegiatan / Event : Theatre Festival, PAC Festival, PR Festival, DMCA Festival, dsb

POINT MINIMAL 75

1.1 Seminar dan Workshop Wajib * Orientasi Mahasiswa Baru

5

* Seminar Anti Narkoba

5

* Workshop Penulisan Skripsi dan Non skripsi

5

* Career Guidance

5

* Public Speaking

5

* Contoh : PR Corner, Fashion Seminar by LSPR Modelling Club

5

* Contoh : Menjadi Sekretaris, Bendahara, Anggota Divisi, PIC, dsb

5

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara Sebagai Singer, Dancer, Model, MC, Moderator, dsb

5

* Contoh : Menjadi Peserta / Penonton

5

* Contoh : Menjadi Volunteer

5

External

25

* Contoh : Misi Kebudayaan, Mengikuti Kompetisi, Workshop, dsb

15

2.2 Bergabung dengan Organisasi di Luar kampus (Seperti Organisasi Karang Taruna, Rohis, Pemuda Gereja, dan Sederajat)

1.3 Kompetisi Internal (Kompetisi yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League) * Contoh : Menjadi Peserta / Finalist

10

* Contoh : Meraih Juara 1

20

* Contoh : Meraih Juara 2

15

* Contoh : Meraih Juara 3

10

* Contoh : Meraih Juara Harapan / Favorit / dsb

8

1.4 Bergabung di LSPR Student League

* Contoh : Menjadi Pengurus (Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Ketua Divisi, dsb)

12

* Contoh : Menjadi Anggota (Member, Anggota Divisi, dsb)

8

2.3 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer di Luar Acara Kampus (Per - Event) (Kegiatan / Event yang diadakan di Luar LSPR) * Contoh : Menjadi Koordinator Bidang, Ketua Acara, Ketua Divisi, dsb

15

* Menjadi President Student League

40

* Contoh : Menjadi Anggota Divisi

8

* Menjadi Vice President Student League

35

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara

10

* Menjadi Cabinet Student League

30

* Contoh : Bertugas untuk Liputan / Siaran

10

* Menjadi President Club / Community

25

* Contoh : Menjadi Volunteer

10

* Menjadi Vice President Club / Community

20

* Menjadi Officers Club / Community

15

2.4 Seminar / Konfrensi yang diadakan di Luar LSPR

* Menjadi Member Club / Community

5

1.5 Menjadi President dan Vice President Class di Setiap Tahun Ajaran

8

* Internasional

15

* Nasional

10

* Regional

5

1.6 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer / Liputan di Acara Kampus (Per - Event)

2.4 Menjadi Pemenang / Meraih Penghargaan dalam Kompetisi di Luar LSPR

(Kegiatan / Event yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League)

* Internasional

20

* Nasional

15

* Regional

10

* Contoh Kegiatan / Event : Production Teatro, LSPR Peduli, Environmental Month LSPR 4C, dsb

b)

10

2.1 Tugas Mewakili Kampus dan LSPR Student League

1.2 Seminar dan Workshop Non Wajib (Seminar yang diadakan oleh LSPR atau LSPR Student League)

2

* Contoh : Menjadi Ketua Acara, Ketua Divisi, Koordinator Bidang, Production Manager, dsb

* Contoh : Menjadi Ketua Acara, Ketua Divisi, Koordinator Bidang, Production Manager, dsb

15

2.5 Membuat Karya Yang Dipublikasikan di Media Massa Eksternal

5

* Contoh : Menjadi Sekretaris, Bendahara, Anggota Divisi, PIC, dsb

8

2.6 Bekerja Full Time / Part Time

10 10

* Contoh : Menjadi Pengisi Acara Sebagai Singer, Dancer, Model, MC, Moderator, dsb

10

2.7 Mengikuti Program Student Exchange / Study Tour dari LSPR

* Contoh : Bertugas untuk Liputan / Siaran

10

2.8 Tugas Membantu Marketing Mempromosikan LSPR

* Contoh : Menjadi Volunteer

10

* Nasional

10

1.7 Berpartisipasi Mengisi Lecturer Evaluation Performance (LPE)

4

* Regional

5

1.8 Menjadi Assistant Dosen / Assistant Penelitian / Trainee di LSPR

10

Kategori Internal Akademis 1.1 Menjadi Panitia / Pengisi Acara / Volunteer / Peserta / Penonton di Acara Kampus (Per - Event) (Kegiatan / Event yang diadakan oleh LSPR Terkait Perkuliahan atau Mata Kuliah Wajib)

46

Student Handbook

TOTAL POINT

NOTES: Semester 2 : 25 point Semester 4 : 50 Point Semester 6 : 75 Point Semester 8 : 100 Point

100


menyinggung, memfitnah, dan tindakan Bagian 4: Penyataan Kebijakan Jejaring Sosial negatif lainnya, yang akan mencoreng nama dan Media Sosial baik dan reputasi LSPR. LSPR memahami pentingnya Jejaring Sosial & Media Sosial dan dampaknya terhadap reputasi 3. Mempublikasikan dan memposting rincian kontak seperti nomor telepon, alamat e-mail, lembaga. Sebagai salah satu alat komunikasi, alamat rumah & data pribadi lainnya tanpa jika digunakan secara efektif maka Media Sosial izin dari LSPR atau pihak terkait. akan memberikan manfaat yang besar bagi Menjiplak tulisan, pelanggaran hak-hak mahasiswa, dosen, manajemen & staf LSPR. 4. termasuk privasi, kekayaan intelektual, LSPR akan mengikuti standar perilaku yang publikasi, bahan akademis LSPR sebagai sama , kebijakan yang sama dan pedoman yang institusi dan anggota lainnya yaitu dosen & diikuti secara umum. manajemen. 5. Mempublikasikan & memposting foto, video 1.1 Pernyataan Kebijakan atau materi audio yang dimiliki oleh LSPR Penggunaan jejaring sosial dan media sosial kecuali dengan izin tertulis. di LSPR akan diatur melalui sebuah kebijakan sesuai dengan prinsip, nilai dan 10 Pilar LSPR. Kebijakan ini berlaku untuk semua jaringan 1.5 Sanksi sosial & media sosial yang sedang digunakan Pelanggaran terhadap kebijakan Media Sosial atas nama lembaga, termasuk isi yang dibuat akan dikenakan sanksi yang berlaku, baik untuk dan diterbitkan oleh mahasiswa, alumni, dosen, mahasiswa, dosen, staf dan management. Untuk kasus pelanggaran yang ringan staf & manajemen; pelanggaran akan dikenakan 1. akan mendapatkan pengurangan NAP, dan sanksi yang berlaku di LSPR. untuk kasus pelanggaran yang berat akan mendapatkan sanksi kerja sosial ataupun 1.2 Platform MEDIA SOSIAL diskorsing dari LSPR. Sanksi ini akan LSPR menggunakan media sosial seperti: mengacu pada kebijakan aturan disiplin yang a. Facebook : STIKOM The London School of berlaku. Public Relations - Jakarta 2. Para pelanggar harus bekerja sama b. Twitter : @STIKOMLSPR untuk menghapus semua materi yang c. LinkedIn : LSPR - Jakarta dipublikasikan dan diterbitkan, jika LSPR d. Instagram : lsprjakarta memandangnya sebagai bentuk pelanggaran e. Youtube : lSPR Jakarta terhadap aturan yang berlaku. 1.3 Tujuan Umum Bertujuan untuk memastikan bahwa informasi 1.6 Dasar Kebijakan yang terkait dengan LSPR merupakan informasi Semua informasi, isi & bahan yang diterbitkan & yang akurat, berintegritas dan melindungi citra diposting, harus mematuhi Hukum & Kebijakan dan reputasi London School of Public Relations- Pemerintah Republik Indonesia dalam kaitannya Jakarta. Melalui kebijakan ini, semua anggota dengan Media Sosial: institusi akan dipandu dalam penggunaan yang 1. KUHP khususnya Pasal 156, 157, 310 tentang Merusak Kehormatan/ Nama Baik, dan 311 tepat dari jaringan sosial dan media sosial. tentang Fitnah. 2. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 1.4 Detail Peraturan dan Kebijakan 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Sebagai Civitas Akademika London School of Transaksi Elektronik Public Relations, yaitu mahasiswa / alumni, dosen, manajemen & staf, berikut adalah 3. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi peraturan dalam penggunaan Media Sosial yang tidak dibenarkan: 1. Mempublikasikan & memposting informasi Section 5: Penyataan Kebijakan Disiplin Mahasiswa/i & materi LSPR yang dianggap rahasia. 2. Mempublikasikan & memposting konten, LSPR memberlakukan sanksi administratif informasi, & bahan-bahan yang bisa dianggap yang diperlukan untuk menegakkan kedisplinan sebagai bentuk pelecehan, berbahaya, yang sesuai dengan norma kelembagaan dengan mengancam, ilegal, cabul, fitnah, menghina, senantiasa memastikan suasana yang kondusif Buku Pedoman Mahasiswa

47


untuk kebaikan bersama, menanamkan nilainilai, kebenaran, keadilan, dan tanggung jawab sosial untuk membantu siswa membuat pilihan berdasarkan moral dan prinsip etika.

f. Memiliki,menggunakan dan mengedarkan/ berada dibawah pengaruh obat-obatan terlarang g. Memiliki dan membawa senjata api/benda yang dapat mengakibatkan cedera fisik atau kematian h. Membawa, melihat, menampilkan, mengirim, membuat, menyalin dan mendistribusikan hal-hal yang berkaitan dengan pornografi. i. Melakukan tindakan asusila j. Memulai atau berpartisipasi dalam kegiatan yang mengancam keamanan nasional, atau ketertiban umum, dan keamanan kampus k. Menghindar dalam penyelidikan pelanggaran kasus ringan maupun kasus sedang dan berat. 3) Semua pelanggaran administratif seperti memberi data palsu kepada LSPR. 4) Pelanggaran terhadap peraturan tata tertib penyelenggaraan kegiatan selama di luar Hari dan Jam Operasional Kampus.

5.1 Pelanggaran Ringan Pelanggaran ringan adalah jenis pelanggaran yang akan ditangani oleh staff Student Guidance Office (SGO). Adapun jenis pelanggaran ringan adalah ketidak disiplinan mematuhi peraturan Kampus LSPR yan terdapat dalam beberapa kategori â&#x20AC;&#x153;Daftar Pemotongan Non Akademik Point-NAPâ&#x20AC;? antara lain: 1) Pelanggaran ID dan/atau Kartu Ujian (Study Card) 2) Pelanggaran Aturan Berpakaian Kampus 3) Pelanggaran di dalam kelas seperti kegiatan yang tidak berhubungan dengan perkuliahan namun dilakukan di dalam kelas saat sesi perkuliahan berlangsung, memasuki kelas dimana seorang siswa tidak terdaftar tanpa izin dari pihak berwenang, menggangu ketertiban dan ketenangan 4) Pelanggaran di Area kampus seperti tidak menjaga kebersihan, masuk/keluar di pintu 5.3 Pelanggaran Berat Pelanggaran berat adalah pelanggaran yang gerbang yang tidak semestinya serius dan akan ditangani tidak hanya oleh Student Guidance Office (SGO) namun juga oleh 5.2 Pelanggaran Menengah Pelanggaran menengah adalah jenis manajemen LSPR-Jakarta yaitu Para Dean, pelanggaran yang akan ditangani oleh Head of Wakil Ketua I, II dan III. Adapun pelanggaran Student Guidance Office (SGO) atau kasus yang berat adalah: Pelanggaran di dalam Kelas seperti telah ditangani oleh staf SGO tetapi memerlukan (1) menyontek dan/ atau plagiat tindak lanjut oleh Head of SGO. Adapun jenis pelanggaran menengah antara (2) Pelanggaran di Area kampus seperti: a. Pelanggaran penggunaan media social yang lain: tidak dibenarkan 1) Pelanggaran di dalam Kelas seperti berkelahi, perilaku tidak sepantasnya kepada b. Menyalurkan keluhan di luar media resmi yang telah ditentukan sivitas akademika LSPR, membawa barang yang tidak ada hubungan dengan kegiatan c. Bertindak atau berperilaku tidak sopan dan kasar, secara lisan dan / atau non-verbal, belajar mengajar kepada seluruh civitas akademika LSPR 2) Pelanggaran di Area kampus seperti : (dosen, manajemen, staf, security, dll) a. Pelanggaran penggunaan social media d. Mencuri dan melakukan kegiatan kriminal yang tidak dibenarkan b. Melakukan komplen yang tidak sesuai e. Memiliki dan minum-minuman beralkohol / berada dibawah pengaruh alkohol dengan jalur yang disediakan c. Perilaku tidak sepantasnya kepada civitas f. Memiliki, menggunakan dan mengedarkan / berada dibawah pengaruh obat-obatan academica LSPR (dosen, management, terlarang staff, sekuriti, maintenance team) seperti berkelahi baik verbal dan non verbal, g. Memiliki dan membawa senjata api / benda yang dapat mengakibatkan cedera fisik atau bertindak tidak sopan/kasar. kematian d. Mencuri dan melakukan tindakan kriminal h. Membawa, melihat, menampilkan, mengirim, dalam bentuk lainnya. membuat, menyalin dan mendistribusikan e. Memiliki dan minum-minuman beralkohol/ hal-hal yang berkaitan dengan pornografi berada dibawah pengaruh alkohol 48

Student Handbook


5.4 Razia Razia adalah salah satu komitmen dari LSPR-Jakarta untuk menjaga kampus bersih dari narkoba, pornografi, seks pra-nikah, perjudian dan perilaku kekerasan. Tim Razia akan melakukan pemeriksaan pada barang bawaan dan pemeriksaan fisik terhadap semua mahasiswa. Tim akan menyita benda-benda (3) Segala pelanggaran administratif seperti yang terindikasi tidak terkait dengan kegiatan memalsukan dokumen catatan akademis belajar mengajar. Kelas yang akan dirazia dan/atau dokumen resmi lainnya milik LSPR- dipilih secara acak minimal sekali dalam satu Jakarta. semester. i. Melakukan tindakan asusila j. Memulai atau berpartisipasi dalam kegiatan yang mengancam keamanan nasional atau ketertiban umum dan khususnya pada LSPR Jakarta k. Menghindar dalam penyelidikan pelanggaran kasus ringan ataupun kasus berat

5.5 Peraturan Cara Berpakaian

Buku Pedoman Mahasiswa

49


5.6 Hukuman Disiplin Sanksi yang akan dikenakan untuk setiap pelanggaran akan tergantung pada jenis pelanggaran. Sanksi disiplin yang adil dan wajar akan diberikan untuk setiap pelanggaran. Tujuan utama dari tindakan ini adalah untuk membimbing dan memberikan efek jera. Namun, tidak akan ada hukuman yang kejam atau berbahaya secara fisik yang dikenakan atau diterapkan terhadap pelanggar. Terdapat sanksi yang bersifat otomatis (pemotongan Non Academic Point (NAP) dan ada pula bentuk sanksi lain yang merupakan keputusan dari pihak-pihak terkait yang dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

5.6.1 Sanksi • PelanggaranRingan Pemotongan Non Academic Point (NAP) dan/atau pemanggilan mahasiswa untuk menghadap tim Student Guidance Officer (SGO). • Pelanggaran Menengah Melakukan Kerja Sosial (Social Service) selama 20 jam dengan waktu yang dikondisikan dan/ atau pemanggilan orang tua/wali mahasiswa untuk menghadap Head of Student Guidance Office (SGO). • Pelanggaran Berat Pemanggilan orang tua dan/atau mahasiswa untuk menghadap Dean atau Wakil Ketua I, II dan III dan/atau skorsing dan/atau drop out.

5.6.2 Peraturan Pengurangan NAP PELANGGARAN ID 1) Kehilangan ID tanpa melapor ke Student Service 2) Tidak membawa atau menggunakan ID Card 3) Meminjamkan dan/atau menggunakan ID mahasiswa lain (4) Tidak membawa study card pada saat mid/final test (5) Tidak mengikuti seminar wajib hingga selesai tanpa alasan PELANGGARAN ATURAN BERPAKAIAN KAMPUS (6) Tattoo yang tidak ditutupi / Piercing (7) Tidak menggunakan business attire untuk semester 6 keatas (8) Menggunakan pakaian/sandal yang tidak pantas (9) Tidak/terlambat mengembalikan properti SGO (10) Memberikan data yang tidak valid kepada LSPR

: : : : :

1 poin 3 poin 2 poin 2 poin 3 poin

: : : : :

3 poin 3 poin 5 poin 3 poin 3 poin

PELANGGARAN DI DALAM KELAS/AREA KAMPUS (11) Menganggu ketika perkuliahan berlangsung : 3 poin* (12) Masuk/keluar di pintu yang tidak seharusnya : 2 poin (13) Perilaku tidak sepantasnya kepada civitas academica LSPR (dosen, management, staff, sekuriti, maintenance team) seperti bertindak tidak sopan/kasar verbal dan non verbal, : 10 poin (14) Berkelahi dengan mahasiswa lain (verbal dan non verbal) : 10 poin (15) Menyontek dan/atau plagiat : 10 poin* (16) Memalsukan dokumen LSPR : 10 poin (17) Mencuri : 20 poin (18) Membawa barang yang tidak ada hubungan dengan kegiatan perkuliahan : 10 poin (19) Penggunaan Media Social yang tidak dibenarkan : 20 poin (20) Tindakan perusakan terhadap fasilitas LSPR-Jakarta : 10 poin Catatan : * Untuk pelanggaran “Menganggu ketika perkuliahan berlangsung (kode 11)”, apabila dilakukan menggunakan gadget (telepon selular, computer tablet, dsb) maka gadget akan disita selama 3 (tiga) hari kerja (Senin-Jumat, jam 09.0017.00) * Untuk pelanggaran “Menyontek dan/atau plagiat” (kode 15), setiap mahasiswa yang didapati menyontek/plagiat dalam Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), kuis atau karya tulis akan secara otomatis mendapat nilai nol (0) untuk ujian yang diikuti dan apabila kegiatan menyontek menggunakan gadget (telepon selular, computer tablet, dsb) maka gadget akan disita selama 3 (tiga) hari kerja (Senin-Jumat, jam 09.00-17.00) * Untuk pelanggaran “Tindakan perusakan terhadap fasilitas LSPR-Jakarta” (kode 20), setiap mahasiswa yang melanggar akan diwajibkan membayar biaya penggantian fasilitas LSPR –Jakarta yang dirusak.

50

Student Handbook


Section 6 : Penyataan Penggunaan Pakaian Formal Untuk Siswa Semester VI,VII & VIII SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI THE LONDON SCHOOL OF PULIC RELATIONS - JAKARTA Sudirman Park Office Building, Jl. KH Mas Mansyur Kav.35 Jakarta Pusat, 10220 =================================================== KEPUTUSAN KETUA LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS TENTANG PENERAPAN PENGGUNAAN PAKAIAN FORMAL BAGI SELURUH MAHASISWA-MAHASISWI LSPR MULAI SEMESTER VI â&#x20AC;&#x201C; VIII Menimbang: 1. Bahwa selama di semester 7, seluruh mahasiswa/i LSPR wajib magang dan akan mengenakan pakaian formal pada saat pelaksanaannya. 2. Bahwa LSPR adalah merupakan city-based school dengan lokasi yang dikelilingi gedung perkantoran dan merupakan lokasi yang berdekatan dengan lingkungan kerja. Mengingat: 1. Undang-Undang Nomor12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. Memperhatikan: Hasil Rapat Ketua, Wakil Ketua dan Dean dari seluruh konsentrasi di LSPR MEMUTUSKAN: Pertama: Seluruh mahasiswa/i LSPR yang sudah memasuki semester VI â&#x20AC;&#x201C; VIII wajib mengenakan pakaian formal pada saat kegiatan perkuliahan berlangsung atau saat berada di lingkungan kampus Kedua: Wanita diperkenankan untuk menggunakan make-up sederhana selama kegiatan perkuliahan berlangsung, untuk mendukung busana formal yang wajib digunakan. Sedangkan untuk Pria, rambut dan wajah ditata rapi dan tidak menggunakan make-up. Ketiga: Kelalaian dalam melaksanakan peraturan ini akan dikenakan sanksi pengurangan Non-Academic Point sebanyak 1 (satu) untuk 1 (satu) hari pelanggaran. Keempat: Surat ini disampaikan kepada mahasiswa/i LSPR serta orang tua, sebagai informasi agar dapat dilaksanakan dengan baik Ditetapkan Tanggal

: Di Jakarta : 20 Februari 2014

Ketua London School of Public Relations, Prita Kemal Gani,MBA, MCIPR, APR

Buku Pedoman Mahasiswa

51


• Blazer is highly suggested • Printed Pattern Skirt is • acceptable, For as long as the length of the skirt reach the knee level. • Printed pattern are not • acceptable for pants. • Formal Leather shoes (High-Heels) are highly suggested, with minimum height of 3cm

• Inappropriately sheer, loose, or low-cut clothing that bares or exposes the stomach, back, breasts, buttocks, or genitalia are not acceptable. • (For example, the following items are prohibited under this section: garments made of fishnet, mesh, or similar see-through material) • Printed or Studded Flat Shoes are not acceptable.

• Formal Body Contouring Dress is Acceptable, the sleeve must be long-length, and the skirt must be at the knee-level. Low necklines are not permitted. • Appropriate using of • Accessories is acceptable (Necklace, Earring, Ring, Bracelet) • Appropriate working flat shoes • are acceptable

• Super Short Sleeve are not acceptable, sleeve must be in the appropriate length. • Casual Flat Shoes are not acceptable. • The over-using of accessories are not suggested.

52

Student Handbook


• • •

Colorful professional clothing is acceptable. Subdued color (soft color) is suggested. The clothing must fit properly, and not be more than one size larger than the student’s body size. Formal wedges are acceptable

• • • •

• •

Vest or cardigan could be the option for the outerwear Business pants are acceptable. The pants must fit properly, and mid length (3/4 pants) are not acceptable

• • • •

Any kind of see-through garment is not acceptable. No hat, cap or headscarf worn inside of campus, except for religious purpose. No colored pants, leggings, jeggings, or jeans allowed, the only acceptable colors only Black, Dark Blue, Dark Brown, Khaki and Grey. Printed or Studded Wedges are not acceptable.

Any kind of sleeveless blouse is not acceptable No leggings, jeggings or leather pants allowed in the campus No colored pants allowed, only black, dark blue, dark brown, khakis and grey No boots or athletic shoes are acceptable

Buku Pedoman Mahasiswa

53


• Blazer and tie are highly suggested • The shirt must fit properly. Plaids and stripes are only pattern others are prohibited • Business pants and leather belt are compulsory. The pants must fit properly, and mid length (3/4 pants) are not acceptable • Formal leather shoes are highly suggested

• Any kind of patterned shirt is not acceptable. Except Batik that could be worn only on Friday • Casual shoes, boots or athletic shoes are prohibited

• Sweater or cardigan could be the options for the outer-wear • Wearing of solid colored sweater or cardigan for male students is acceptable. No patterns are allowed • As for the color of the pants, Black, Dark Blue, Dark Brown, Khakis and Grey are the only options

• Patterned outer wear (jacket, vest, sweater, etc) is prohibited • No colored pants, training pants, jegging, cropped, cargo, patterned bottoms, shorts, or jeans allowed in the campus

54

Student Handbook


• Long-sleeved shirt is highly suggested, formal short-sleeved is acceptable • Wearing of proper accessories for male students (watch, bracelet, ring) is acceptable • As for the color of the pants, black, dark blue, dark brown, khakis and grey are the only options

• Rolled-up short sleeve for shirt is prohibited • No ripped clothing (tops and bottom) or leather pants are acceptable allowed in the campus • Casual shoes are prohibited • Wearing of unnecessary accessories is not highly suggested • No revealing of the socks or any kind of undergarment

• Vest or cardigan could be the options for the outer-wear • The wearing of solid colored shirt for male students is acceptable • As for the color of the pants, black, dark blue, dark brown, khakis and grey are the only options

• Patterned outer wear (jacket, vest, sweater, etc) is prohibited • No jeans, skinny jeans (even if the color is black), jeggings, cargo pants, shorts or leather pants allowed in the campus • Casual shoes are prohibited

Buku Pedoman Mahasiswa

55


• Batik Tops or Batik Dress are acceptable for female students • The length of skirt is the knee-length. As for pants, no jeans are allowed

56

Student Handbook

• Batik Shirt, long-sleeved or short-sleeved are acceptable for Male students • Business pants is highly suggested. No colored pants or jeans allowed in the campus • No patterned pants (even Batik) for male students


LPPM LSPR Jakarta (Lembaga Penelitian dan Service Centre, dalam situasi yang tenang, Pengabdian Masyarakat) @Professor Margono Tidak diperkenankan mengadakan kegiatan Research & Community Service Centre yang menimbulkan suara keras/berisik, yang Prosedur berikut ini disusun sebagai petunjuk dapat menganggu pengguna lainnya. untuk kegiatan/aktivitas di LPPM LSPR Jakarta, yang berlokasi di ruangan Professor Margono E. Aktivitas Lain Research & Community Service Centre, Research & Community Service Centre Sudirman Park Kampus C, Lantai 2. and Centre for ASEAN PR Studies (CAPRS) mengadakan diskusi secara reguler yang A. Cakupan terbuka untuk komunitas LSPR, termasuk Prosedur ini mencakup seluruh kegiatan/ mahasiswa, staf dan dosen, serta tamu lainnya. aktivitas sehari-hari yang dilakukan di LPPM Diskusi pada umumnya diselenggarakan secara LSPR Jakarta. bulanan, dengan topik dan isu yang berkaitan dengan bidang komunikasi serta ilmu sosial. B. Definisi The Research & Community Service Centre - Professor Margono Research & Community juga mengadakan penelitian serta kegiatan Service Centre: pengabdian masyarakat dengan pihak eksternal Ruangan yang beralokasi di Sudirman Park, maupun internal kampus. Kampus C, Lantai 2, dan memiliki fungsi sebagai tempat untuk mengembangkan LSPR MEDIA CENTRE kapasitas penelitian serta kegiatan A. Pendirian pengabdian masyarakatdari sivitas LSPR Media Centre kini di usianya yang keakademika LSPR. Pusat kajian ini juga 9, siap melangkah lebih jauh. Dengan adanya berfungsi menyediakan sebagian referensi media convergent, media yang dulu hanya bisa digital berupa jurnal dan referensi buku disiarkan di dalam kampus kini bisa di akses elektronik, serta sebagai penerbit dari siapa pun, dimanapun dan kapan pun dengan jurnal akademis untuk studi komunikasi, mudah. Ini mendorong audience yang lebih luas Communicare. dan mempermudah distribusi bila diperlukan. C. Penanggungjawab Operasional - Pimpinan Research Centre, pimpinan LSPR Jakarta mendirikan Centre for Excellence Community Service dan Centre for ASEAN PR di bidang Pelatihan Media; LSPR Media Studies (CAPRS) Centre pada tahun 2006, diperuntukkan untuk - Research Coordinator menunjang kreatifitas dari para mahasiswa - Staf dan tenaga administratif dari Research demi mencapai peranannya dalam membangun &Community Service Centre dan CAPRS komunitas yang vital dan dinamis untuk mempersiapkan diri ke dunia nyata, bekerja di D. Peraturan umum dalam menggunakan industri Media dan Broadcasting. Setiap siswa fasilitas di Professor Margono Research & LSPR memiliki kesempatan untuk mempelajari Community Service Centre bagaimana menggunakan teknologi komunikasi 1. Mahasiswa LSPR dapat menggunakan terbaru dalam media dan penyiaran. fasilitas di ruangan Professor Margono Research & Community Service Centre LSPR Jakarta mendirikan LSPR Media Centre (komputer, jurnal, buku serta referensi dengan dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat akademis elektronik). di operasikan oleh para mahasiswa dalam 2. Pengguna dan pengunjung Research & praktek dan pelatihan produksi TV, Film dan Community Service Centre diminta untuk Produksi Video, tentunya juga untuk radio dan menulis dan mengisi Visitor Log Book yang produksi media cetak. telah tersedia di meja tamu. 3. Mahasiswa tidak diperkenankan untuk B. Tugas Media Centre tidur, makan dan minum di dalam ruangan Tugas penting yang harus dilaksanakan Media Research & Community Service Centre. Centre, antara lain : 4. Mahasiswa diperbolehkan untuk berdiskusi Mendokumentasikan Acara-acara di LSPR serta belajar di Research & Community Media Centre menyediakan tim dokumentasi Buku Pedoman Mahasiswa

57


untuk acara-acara yang diadakan oleh berbagai departemen di LSPR yang diposisikan sebagai klien dari Media Centre dimana pendokumentasian tersebut diproduksi oleh tim LSPR Media Centre dan diserahkan kembali pada departemen bersangkutan dalam bentuk video rekaman, photo, artikel berita dan publikasi dalam website pada waktu yang sudah disepakati. Produksi Proyek Internal dan Eksternal LSPR Media Centre secara berkala mengerjakan proyek produksi dalam bentuk berbagai media untuk klien dari dalam LSPR dan juga klien diluar LSPR. Media Centre memiliki tujuan menciptakan pendapatan untuk LSPR dan membantu mengurangi pengeluaran oprasional produksi dalam Media Centre. Bersinggungan langsung dengan proyek produksi eksternal memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan staf untuk merasakan pengalaman produksi yang sebenarnya dan lebih nyata.

Seminggu dua kali pada hari Senin dan Kamis, Media Centre memproduksi artikel berita dan photo yang dimuat dalam http://www.lspr.edu/ lsprnews.Artikel-artikel ini juga dipublikasikan melalui email yang di koordinasi oleh LSPR Online. Penerbitan berita ini dilakukan pada sore hari, hari Senin dan Kamis.Untuk pendaftaran langganan LSPR News Online dapat dilakukan melalui halaman web lspr.edu. CAREER CENTRE A. Pendahuluan LSPR Career Centre LSPR Career Centre adalah salah satu dari kunci utama LSPR Jakarta sebagai pendukung kegiatan balajar mengajar dengan tujuan menyediakan lapangan pekerjaan, memberikan motivasi dan kesempatan yang lebih besar kepada mahasiswa dan alumni untuk membimbing mereka agar menjadi lebih profesional dalam karir.

Dalam mekanisme branding, Media Centre B. Tujuan memiliki target untuk meningkatkan reputasi - Menyediakan edukasi tentang karir dan dengan memproduksi proyek media dengan motivasi untuk semua mahasiswa dan alumni kualitas profesional untuk mitra Industri, untuk membangun dan mengembangkan sehingga dapat membangun image bahwa karir profesional pada bidang komunikasi di Media Centre dapat menghasilkan Media semua level. bertaraf dunia dengan biaya yang terjangkau. - Membantu menyediakan kesempatan bekerja bagi mahasiswa dan alumni melalui Pengawasan dan Pemeliharaan Fasilitas dan penempatan kerja. Peralatan Media - Menyediakan tempat untuk mahasiswa Media Centre memiliki tanggung jawab untuk LSPR khususnya untuk Program Magang menyediakan Studio TV, Studio Rekaman, mendapatkan pengalaman bekerja di dunia Ruang Radio dan Lab Editing Multimedia dalam profesional dan mengembangkan kompetensi keadaan bersih dan berfungsi baik bagi para profesional. siswa dan dosen dalam menunjang kebutuhan - Mendukung mahasiswa dalam akademik mereka. mengembangkan potensi diri dan kemampuan untuk memperoleh kesuksesan C. Pelayanan Media Centre masa depan mereka. Mendokumentasikan Acara-acara di LSPR Media Centre menyediakan tim dokumentasi C. Servis yang ditawarkan untuk acara-acara yang diadakan oleh - Program Magang(Internship Programme) berbagai departemen di LSPR yang diposisikan - Seminar & Workshop Bimbingan Karir sebagai klien dari Media Centre dimana (Career Guidance Seminar & Workshop) pendokumentasian tersebut diproduksi oleh - Karir Konseling (Career Counseling) tim LSPR Media Centre dan diserahkan kembali - Program Mentorship oleh Alumni(Alumni pada departemen bersangkutan dalam bentuk Mentorship Programme) video rekaman, photo, artikel berita dan - Servis Penempatan Kerja (Job Placement publikasi dalam website pada waktu yang sudah Services) disepakati. LSPR News Online 58

Student Handbook


C.1.1 Program Magang Program Magang adalah salah satu dari servis yang disediakan LSPR Career Centre. Program Magang merupakan bagian dari kurikulum di LSPR yang wajib diambil setiap mahasiswa. Pada umumnya mahasiswa melakukan magang pada Semester 7. Dengan melaksanakan magang, mahasiswa akan merasakan pengalaman bekerja dan juga bisa mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari pada semester-semester sebelumnya. Program Magang ini berlangsung selama 3 (tiga) bulan kecuali pada Stasiun TV yang bisa hanya 1 (satu) bulan. Pertimbangannya karena mahasiswa yang magang di Stasiun TV biasanya bekerja melebihi 8 (delapan) jam dalam sehari dalam kegiatan produksinya. Mahasiswa bisa mencari sendiri perusahaan untuk tempat magangnya atau disediakan oleh Career Centre. Perusahaan yang disediakan oleh Career Centre adalah yang sudah bekerjasama dengan LSPR Career Centre. Program kerjasama ini biasanya disebut Joint Partnership Programme (JPP) atau Program Kesepakatan Bersama (PKB).

Produksi, mereka dapat menjalani program magang hanya 1 (satu) bulan saja. 2. Program International Working Experience (IWE) Program IWE ini diselenggarakan oleh International Relation Office. Program IWE ini berlangsung selama 2 (dua) minggu dan jadwalnya ditentukan oleh International Relation Office. C.1.4 Jadwal 1. Program Magang Lokal Pada umumnya mahasiswa semester 7 (semester ganjil) melakukan magang pada bulan September â&#x20AC;&#x201C; Februari. 2. Program International Working Experience (IWE) Jadwal disusun oleh International Relation Office.

C.1.5 Persyaratan Mahasiswa yang bisa mengikuti Program Magang - Mahasiswa yang mengikuti Program Magang harus memiliki akumulasi SKS minimal 112 SKS dan minimal IPK 2.25 - Registrasi melalui LSPR Career Centre setelah mengisi KRS (Harus menyerahkan fotokopi Study Card) Selain itu Program Magang juga bisa dengan melakukan kegiatan magang melalui Program IWE (International Working Experience). C.1.6 Kriteria Host CompanyPerusahaan Dengan mengikuti Program IWE mahasiswa Multinasional mempunyai pengalaman kerja di luar negeri - Perusahaan Lokal yang sudah berdiri minimal 3 (tiga) tahun (lebih baik PT atau Perusahaan baik di Universitas ataupun di perusahaan yang Induk/Holding Company) sudah bekerjasama dengan LSPR. Program IWE - Untuk Lembaga Swadaya Masyarakat atau ini berlangsung selama 2 (dua) minggu. NGO, yang sudah berdiri 3-5 tahun - Lembaga Pemerintahan C.1.2 Tujuan Program Magang - Mendapatkan pengalaman kerja di tempat - Lembaga Pendidikan - Lembaga Kesehatan kerja - Menerapkan pengetahuan dan teori yang C.1.7 Kriteria Perusahaan yang tidak bisa diakui didapat dari bangku kuliah - Belajar bersosialisasi dengan orang lain di sebagai Host Company - Lembaga Keuangan , termasuk orex, Index, lingkungan pekerjaan Bursa Efek, Perusahaan Asuransi - Mengembangkan jaringan LSPR Career Centre melalui kerjasama dengan - Toko ritel kecil, Rumah Makan, Club atau Bar perusahaan tempat mahasiswa magang C.1.8 Informasi tambahan untuk Program Magang C.1.3 Program - Internship Briefing akan diadakan 3 (tiga) 1. Program Magang Lokal kali dalam satu semester. Briefing pertama Mahasiswa pada semester 7 melakukan akan diadakan maksimal 2 (dua) minggu magang pada perusahaan lokal atau setelah pengisisan KRS. Briefing kedua multinasional selama 3 (tiga) bulan. Untuk akan diadakan pada pertengahan semester. mahasiswa Mass Communication yang Dan briefing ketiga akan diadakan kurang melakukan magang di Stasiun TV atau Rumah Buku Pedoman Mahasiswa

59


lebih satu bulan sebelum periode magang Seminar & Workshop Bimbingan Karir berakhir. Seminar & Workshop Bimbingan Karir diadakan pada semester genap (mahasiswa di semester - Untuk mahasiswa yang mengikuti program 8) magang pada Corporate Partners, seleksi pertama adalah melalui LSPR Career Centre C.4 Karir Konseling & Program Mentorship dan seleksi berikutnya akan ditangani oleh Karir konseling terbuka bagi para mahasiswa perusahaan yang bersangkutan. yang ingin datang berkonsultasi ke LSPR Career - Bagi mahasiswa yang mencari sendiri Centre mengenai karir. perusahaan tempat magangnya, maka untuk Program Mentorship adalah program yang proses konfirmasi ke perusahaan dilakukan dirancang khusus bagi Top Ranking 10 pada sendiri oleh mahasiswa yang bersangkutan. siswa di semester 4 dan 6. Pada Program ini - Bagi mahasiswa yang bekerja, bisa diakui diundang alumni sukses per jurusan untuk mengikuti program magang jika bidang berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik pekerjaannya sesuai dengan latar belakang kelasnya. jurusannya. Permintaan surat untuk mahasiswa yang bekerja hanya Surat C.5 Job Posting, Campus Hiring, Career Fair Pengantar (Internship Letter) dan Form Evaluasi (Internship Performance Evaluation). C.5.1 Pemasangan Lowongan Pekerjaan (Job - Pada akhir Program Magang, Mahasiswa Posting ) harus mengumpulkan Laporan Magang ke Pemasangan Lowongan Pekerjaan tergantung LSPR Career Centre. Bagi mahasiswa yang dari permintaan perusahaan. Proses gagal mengumpulkan laporan pada waktu administrasi dan design adalah 2 (dua) hari yang telah ditentukan, dinyatakan gagal dan kerja. Perusahaan yang ingin memasang harus mengulang pada semester berikutnya Lowongan Kerja di LSPR harus mencantumkan posisi/jabatan dan kualifikasi kandidat yang C.2 Seminar & Workshop Bimbingan Karir diinginkan.Terdapat biaya administrasi untuk Seminar & Workshop Bimbingan Karir adalah pemasangan Lowongan Kerja ini, tergantung seminar wajib bagi mahasiswa semester paket dan apakah Corporate Partner atau Non 8.Seminar ini dirancang bagi mahasiswa untuk Corporate Partner. memperkaya keterampilan dan pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. C.5.2 Perekrutan di Kampus (Campus Hiring) Pada program ini, LSPR Career Centre Program ini diadakan berdasarkan permintaan mengundang pembicara dari Bagian Personalia perusahaan. Lebih diutamakan pada saat perusahaan yang sudah bekerja sama dengan Semester Ganjil sebelum Wisuda dilaksanakan LSPR (Corporate Partner). Profesional HR (September â&#x20AC;&#x201C; November) ini akan berbagi kepada mahasiswa tentang Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bagaimana menghadapi dunia kerja, bagaimana dalam jumlah besar, misalnya untuk membuka mempersiapkan diri untuk menghadapi cabang baru atau sedang memerlukan banyak wawancara kerja, bagaimana membuat karyawan, disarankan untuk mengambil Curriculum Vitae yang bagus, bagaimana Program ini. Perekrutan di Kampus ini di berpakaian yang profesional, bagaimana set satu hari khusus untuk perusahaan yang melakukan tawar menawar dengan bagian bersangkutan. Pada permulaan acara umumnya Personalia perusahaan, dll. akan dipresentasikan profil perusahaan kepada kandidat dan juga keuntungan bekerja C.3 Jadwal di perusahaan ini. Setelah itu diadakan Karir Konseling & Program Mentorship Psikotes ataupun wawancara tergantung Karir Konseling terbuka bagi mahasiswa selama permintaan perusahaan.Beberapa perusahaan jam kerja (Senin sampai Jumat). Untuk Program mengumumkan langsung hasil perekrutannya Mentorship biasanya pada pertengahan pada hari itu juga, tetapi ada juga yang semester genap (mahasiswa Top Ranking 10 mengumumkan setelahnya. pada siswa di semester 4 dan 6).

60

Student Handbook


C.5.3 Pameran Karir (Career Fair) Program ini diadakan sebelum acara Wisuda dilaksanakan (November â&#x20AC;&#x201C; Desember). Banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam program ini.Pada acara ini kami mempersilahkan alumni untuk mencari dan memilih pekerjaan dan posisi/jabatan yang sesuai dengan keinginan masing-masing.LSPR Career Centre mengadakan acara ini setelah alumni selesai sidang Skripsi dan sebelum acara Wisuda diadakan. Ini adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan lulusan terbaik karena mereka baru lulus dan belum mendapatkan pekerjaan.

C.5.4 Tujuan - Menyediakan kesempatan bagi alumni untuk memperoleh karir yang lebih baik - Mendapatkan tempat bekerja yang terbaik bagi alumni LSPR melalui program Joint Partnership Programme dengan perusahaan yang telah bekerjasama dengan LSPR Career Centre (Corporate Partners) - Menyediakan sumber daya yang handal bagi Corporate Partners.

Buku Pedoman Mahasiswa

61


Alur Pembayaran Virtual Account

Alur Pembayaran   Biaya  Kuliah Kuliah  Melalui   Virtual   Account  B CA   Alur Pembayaran Biaya Melalui Virtual Account BCA Cek  Nomor  Virtual  Account  

hGp://www.lspr.edu/payment -­‐procedure-­‐virtual-­‐account/  

ATM Bank  

Petunjuk transaksi:   ATM  BCA   •  Pilih  transaksi  lainnya   •  Pilih  transfer   •  Ke  Rek  BCA  Virtual  Account   •  Masukkan  nomor  VA   •  Masukkan  jumlah  transfer   •  Konfirmasi  dan  Proses  pembayaran.     ATM  Bank  Lain   •  Pilih  menu  Transfer.   •  Pilih  Rekening  Bank  Lain.   •  Pilih  Kode  Bank  014   •  Untuk  Nomor  Rekening  Tujuan  diisi  dengan  kode         bank  diikuT  nomor  VA  mahasiswa/i  ybs.   •  Masukkan  jumlah  transfer   •  Konfirmasi  dan  Proses  pembayaran.  

Teller Bank  

Petunjuk transaksi:   Setoran  Tunai   •  Tulis  nomor  VA  pada  no.  rekening/ customer     Warkat  Bank  Lain   •  Pilih  jenis  rekening  lainnya  dan  tuliskan   BCA  Virtual  Account   •  Masukkan  no.  VA  pada  no.  rekening/ customer     LLG/RTGS  Bank  Lain   •  Bank  tujuan:  Bank  Central  Asia   •  no.  rek;  888   •  kota:  Jakarta,  Negara:  Indonesia   •  Masukkan  no.  VA  pada  berita/remarks  

Selesai Transaksi   BukB  Pembayaran  Disimpan  

Selesai  

62

Student Handbook

Klik BCA  

Petunjuk transaksi:   •  Klik  transfer  dana   •  Klik  transfer  ke  BCA  VA   •  Input  no.  BCA  VA   •  Input  nominal   •  Konfirmasi  dan  Proses  pembayaran.  


FINANCE DEPARTMENT Virtual Account CIMB NIAGA

Virtual Account BCA

• Transaksi melalui ATM BCA • Transaksi melalui ATM CIMB Niaga • Transaksi melalui ATM Bank Lain dengan • Transaksi melalui Teller BCA • Transaksi melalui internet menu transfer (KLIKBCA) • Transaksi melalui Teller Bank CIMB Niaga

banking

Kartu Debit & Kredit Merchant : BCA, CIMB Niaga, Bank Mandiri dan BRI Lokasi : Loket Finance Dept. Intiland Tower Annexe Lt. 6 (Campus A & PGP) dan Loket Finance Dept. Sudirman Park (Campus C) PIC: Campus A : Mr. Supriyanto Campus B : Ms. Nopita Campus C : Ms. Ita Campus PGP : Mr. Vidi Terdapat juga program Promo Cicilan 0% yang bekerjasama dengan: BCA, CIMB Niaga & Bank Mandiri (3, 6, 12, 24 bulan)* *syarat & ketentuan berlaku

Untuk informasi mengenai pembayaran dapat menghubungi: E-mail: finance.dept@lspr.edu Hotline: 0815-1021-0121 (Campus A & PGP) dan 0815-1021-0122 (Campus B & C)

LSPR Virtual Account (VA) Cara mengetahui nomor VA mahasiswa/i Nomor VA dapat dilihat di: http://www.lspr.edu/

Buku Pedoman Mahasiswa

63


Transfer melalui ATM CIMB Niaga • Pilih menu Transfer. • Pilih Antar Rekening CIMB Niaga. • Masukkan nominal pembayaran ditambah biaya administrasi Virtual Account sebesar Rp 2.000,- / transaksi. • Untuk Nomor Rekening Tujuan diisi dengan nomor Virtual Account mahasiswa/i ybs. • Konfirmasi dan Proses pembayaran.

Transfer melalui ATM Bank Lain* Pilih menu Transfer. Pilih Rekening Bank Lain. Pilih Kode Bank 022. Untuk Nomor Rekening Tujuan diisi dengan kode bank disertai nomor Virtual Account mahasiswa/i ybs. • Masukkan nominal pembayaran ditambah biaya administrasi Virtual Account sebesar Rp 2.000,- / transaksi. • Konfirmasi dan Proses pembayaran. • • • •

Setor Tunai melalui Teller Bank CIMB Niaga • Rekening tujuan diisi dengan nomor Virtual Account mahasiswa/i ybs. • Nama penerima diisi dengan Nama Virtual Account. • Mencantumkan nominal pembayaran ditambah biaya administrasi Virtual Account sebesar Rp 2.000,- / transaksi.

64

Student Handbook


Tanda Terima Student Handbook Saya ____________________ menyatakan dan mengakui pernyataan berikut:

â&#x2DC;? Saya telah menerima dan membaca salinan Student Handbook of London School of Public Relations. Saya memahami bahwa kebijakan, peraturan, dan norma-norma yang dijelaskan dapat berubah atau dapat direvisi berdasarkan kebijakan STIKOM LSPR dan berlaku terhadap situasi tertentu.

â&#x2DC;? Saya setuju dan memahami bahwa dengan menandatangani formulir ini, saya akan mengikuti semua kebijakan, peraturan, dan norma-norma yang ditulis di dalam Student Handbook of STIKOM The London School of Public Relations.

_____________________________________Tanda tangan Mahasiswa _____________________________________ Nama Mahasiswa _____________________________________ Tanggal

Diketahui oleh,

ImanuelHutagalung, M.Sc Wakil Ketua III STIKOM London School of Public Relations - Jakarta.

Buku Pedoman Mahasiswa

65


lspr.edu

Student Handbook  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you