Issuu on Google+

SISIPAN

HUKUM : BABAK BARU PROFIL : SERIUS DAN PERSETERUAN TUTUT VS HARY TANOE PANTANG MENYERAH

KEPULAUAN CAYMAN, SURGA PARA PENYAMUN

®

15-21 APRIL 2013 MAJALAH EKONOMI & BISNIS

CT BELI

TERUUUUSS… 33 » TAHUN II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahKORAN.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

pendiri: Muchlis Hasyim Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: andi suruji wakil Pemimpin Redaksi: Bambang Aji setiady

sisipan

hukum : BaBak Baru Profil : serius dan Perseteruan tutut vs hary tanoe Pantang menyerah

Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana,

Kepulauan Cayman, surga para penyamun

®

latihono sujantyo Redaktur senior: budi kusumah

15-21 april 2013 majalaH EKONOmi & BiSNiS

Redaktur: Derek Manangka, Sigas, Setiyadi, Iwan purwantono, kukuh bhimo nugroho,

Ct Beli

teruuuuss… 33 » Tahun ii rP 20.000

Cover: rangga diyarto

kan aksi patgulipat duit negara. Jika sudah seperti ini yang terjadi, bagaimana rakyat bisa berharap negara serius terhadap komitmennya memajukan kesejahteraan umum dan melindungi warga dari penjajahan yang muncul dalam kesewenangwenangan para  koruptor.

4

ilustrator: rangga diyarto, RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b sekretaris redaksi: dwiyacita listosari

general manager: Sjarifuddin Manager keuangan: fahmi alamsyah manager iklan: alvin alverdian

beberapa waktu lalu saya melihat hasil penelitian teman-teman mahasiswa Universitas Brawijaya - Malang yang membuat pizza dari biji alpukat. Merasa terkejut, sebab selama ini biji alpukat dilihat sebagai limbah saja setelah daging alpukatnya diambil sebagai buah yang lezat. Dalam tayangan itu, terlihat beberapa orang diwawancarai soal rasa pizza yang dihidangkan dan mereka merasa puas. Memang belum ada eksplorasi lebih lanjut tentang temuan itu, namun sebagai awal temuan itu sangat menarik. Inovasi itu menunjukkan bahwa para mahasiswa Indonesia cukup inovatif dan cerdas, karena ide awalnya beranjak dari keprihatinan mereka akan makin meningkatnya impor terigu untuk Indonesia. Biji alpukat dipakai sebagai pengganti terigu. Saya merasa banyak sekali masyarakat, ilmuwan, calon ilmuwan kita berinovasi tentang banyak hal, termasuk soal pengganti terigu dan beras. Misalnya olahan ubi jalar yang terbukti sangat lezat jika diolah dengan baik, juga cassava yang terbuat dari singkong. Saya harap pemerintah mempermudah perizinan dan segala usaha soal inovasi semacam itu. Baik mencakup legalitas, lahan maupun pemasaran. Tidak mempermudah perusahaan olahan tepung terigu seperti mie instan seperti yang selama ini terjadi. Saya percaya usaha yang berasal dari masyarakat jika dibiarkan sendiri mereka akan tergilas oleh pemodal-pemodal besar. Padahal usaha berdasar inovasi ini penting tidak saja memperingan kerja pemerintah juga memperingan beban rakyat itu sendiri

Ratna Setyaningsih Pasar Rebo, Jakarta Timur

REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, ade moh sofyan

pjs pemimpin perusahaan: fahmi alamsyah

Dukungan Inovasi Rakyat hampir setiap hari, media massa memberitakan aksi korupsi yang dilakukan oleh aparat negara. Tak heran disamakan dengan tikus, para koruptor tersebut tanpa malu-malu, silih berganti, menggerogoti uang negara. Kian hari, cerita korupsi pun kian beragam modusnya dan semakin keji caranya. Beberapa waktu lalu, bahkan ada koruptor yang sampai nekat menyeret ayah kandung­nya dalam aksi kotor tersebut, semata demi memperbesar kuantitas  pundi uang haramnya. Kasus terkini yang tengah mencuat adalah aksi “tilap” uang negara yang dilakukan oleh   pegawai pajak Pargono Riyadi. Pargono merupakan pegawai pajak senior di instansi tersebut. Tak tanggung-tanggung, saat penangkapan dilakukan, pelaku dugaan korupsi Rp125 juta itu tengah menduduki jabatan sebagai ketua penyidik kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakpus dengan golongan IV-B. Kasus ini kian membuka mata kita. Betapa, memilukannya kualitas moral aparat pajak di negara ini. Pasalnya, ini memang bukanlah kasus penyelewengan uang pajak pertama yang melibatkan aparat di internal institusi itu. Kasus megakorupsi yang melibatkan Gayus Tambunan tentunya masih menyisakan keprihatinan mendalam akan kenyataan bahwa seorang yang dipercaya mengemban jabatan mulia, justru jauh dari berhati mulia. Bukannya memberikan pelayanan kepada rakyat, mereka justru asik menjalan-

redaktur foto: dahlan rebo pahing Fotografer: wirasatria, asep rochyadi

unit usaha

Indahrina Emilia Cileungsi, Depok

Melindungi Rakyat dari Koruptor

reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu

account executive: selvi (avi), AIDA iryani sirkulasi: herry chatib tata usaha: nonon primayani putri, penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. sungai sambas vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787313, 72787316, fax. 021 7210976 penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini Harga BBM Naik? beberapa minggu ini santer diberitakan bahwa BBM akan naik. Dahulu sudah mau naik tapi tidak jadi, karena pemerintah terkesan menahan diri. Namun karena subsidi BBM sudah sedemikian besar, maka tak lama lagi pemerintah akan menaikkannya, meski hanya terbatas pada mobil pelat hitam. Tindakan pemerintah ini sudah seharusnya dilakukan karena sebenarnya para pemilik mobil itu seharusnya mampu membeli bensin dengan harga lebih mahal dari sekarang. Kita coba berkaca pada negara tetangga kita yaitu Timor Leste yang tidak memberlakukan subsidi bagi BBMnya. Di sana Pertamina menjual bensin seharga US$ per liter. Akibatnya? Hanya penduduk yang benar-benar mampu saja yang memiliki mobil karena operasional sehari-hari menjadi besar. Memang berat jika penaikan harga BBM diberlakukan bagi angkutan umum, karena berdampak besar sekali. Beban rakyat akan semakin meningkat karena menanggung kenaikan harga lainnya. Karena itu saya berharap menjelang 2014 pemerintah bertindak bijak bukan karena pemilu saja. Milawati Ongko Sunter, Jakarta Utara

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


CONTENTREVIEW LaporanUtama CT Beli Teruuuuss…

Hampir mendekati kepastian Chairul Tanjung memboyong tvOne, ANTV, dan Viva.co.id. Dia terus membeli.

18 | nasional Aroma Kongkalikong di Kawasan Berikat Nusantara Dirut Utama KBN memerintahkan blokade akses menuju dermaga pelabuhan Karya Cipta Nusantara. Pihak KBN menganggap perjanjian kerjasama cacat hukum.

50 | profil Naba Aji Notoseputro Serius dan Pantang Menyerah Dengan semangat memberikan pendidikan yang terjangkau, Naba menuai hasil gemilang. BSI yang dibidaninya tumbuh besar dan tersebar di banyak kota. 31 | sisipan Kepulauan Cayman, Surga Para Penyamun Berawal dari balas jasa Raja Inggris atas kebaikan penduduk, kini Kepulauan Cayman menjadi surga bagi para pengemplang pajak.

22 | Bisnis Sepekan l Kucuran Kredit Bakal Seret l Buruh Migran Makin Terlindungi l Jamsostek Gandeng BPD Bengkulu 40 | gaya hidup Wabah Belanja Online Belanja online menjadi tren hampir di semua lapisan masyarakat. Inilah solusi untuk memenuhi kebutuhan hidup secara praktis, mudah, dan hemat.

24 | bisnis Selingkuh KS Menuai Protes Kerjasama Nippon Steel dengan Krakatau Steel menuai protes. Investasi miliaran dolar Posco terancam di ujung tanduk.

4 | MailBox 10 | Editorial Century, Kemasan Baru Gaya Lama 44 | Internasional Ramai-ramai ke Myanmar 52 | Hukum Babak Baru Perseteruan Tutut vs Hary Tanoe 56 | Keuangan dan Perbankan Yang Tidak Sehat Minggir 60 | Pasar Modal 5000, Nanti Dulu 66 | Kolom PT Masih Rapat Terus 38 | Figur Ratu Elizabeth II Gadis Bond Paling

Mengesankan

Para gadis Bond—sebutan bagi para perempuan pendamping James Bond, agen spionase fiktif Inggris—terkenal cantik dan seksi. Namun ternyata, gadis bond paling mengesankan bukanlah Ursula Andress, Sophie Marceau, atau Bérénice Marlohe. Di luar dugaan, ternyata Bafta Awards bagi ‘gadis bond paling mengesankan’ jatuh ke tangan Ratu Elizabeth II.


PT Pegadaian (Persero)

Wajah B Di usianya yang ke-112, Pegadaian mensosialisasikan Logo Baru. Ini sebagai bentuk komitmen Pegadaian terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. Pegadaian menjadi Penggerak Masa Depan Bangsa.

S

Foto Dok. PT Pegadaian (persero)

ebuah langkah besar diayunkan oleh PT Pegadaian (Persero). Di hari jadinya yang ke-112, pada 1 April lalu, lembaga keuangan nonbank milik pemerintah ini mengubah logo perusahaan. Ini bukan semata-mata sebagai persiapan Pegadaian menjadi perusahaan publik, tetapi konsekuensi dari perubahan visi. Pegadaian bertekad menjadi “Penggerak Masa Depan Indonesia”. Dengan semangat logo baru ini, Pegadaian berkomitmen untuk mendorong makin berkembangnya ekonomi nasional. Dengan ekonomi yang mantap, diharapkan kesejahteraan masyarakat pun ikut terangkat. Itulah sebenarnya hasil akhir yang ingin diwujudkan oleh Pegadaian. “Nah, logo baru ini merupakan simbolis dari visi, cita-cita, atau tujuan yang ingin dicapai oleh Pegadaian,” kata Suhwono, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero). Dalam logo yang baru, sekarang Pegadaian menggunakan tiga bentuk lingkaran berderet berwarna hijau. Warna hijau melambangkan keteduhan. Sedangkan gambar timbangan di lingkaran paling kanan melambangkan keadilan. Font atau bentuk huruf Pegadaian juga berubah untuk menumbuhkan kesan rendah hati. Lingkaran pertama, atau yang paling kiri menggambarkan fungsi Pegadaian yang melayani pembiayaan gadai dan fidusia. Di lingkaran kedua atau bagian tengah menggambarkan Pegadaian yang melayani bisnis logam mulia dan G-Lab. Sedangkan lingkaran ketiga menunjukkan Pegadaian yang melayani aneka jasa. Harus diakui, Pegadaian memang telah berubah. Kini, di Pegadaian masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan dana. KCA, contohnya. Cara mengajukan kredit ini hanya memberikan jaminan berupa barang bergerak seperti emas, berlian, barang elektronik, atau kendaraan bermotor. Tak sampai membutuhkan waktu hingga berjam-jam, nasabah sudah dapat menerima dana yang dibutuhkan. Sementara bagi masyarakat yang memilih produk Kreasi, cukup menitipkan buku BPKB kendaraan bermotor miliknya untuk mendapatkan kredit yang diperlukan. Dengan demikian, kendaraan tetap dapat digunakan sebagai alat kerja. Ini berbeda

6

Kegiatan yang dilakukan saat ulang tahun PT Pegadaian (Persero)

dengan KCA yang relatif konvensional, dimana kendaraan bermotor yang digadaikan harus disimpan di kantor atau gudang Pegadaian. Meskipun kesannya mudah dan cepat, Pegadaian tidak melupakan unsur kehati-hatian dalam menyalurkan dananya, termasuk menerapkan risk management supaya terhindar dari kredit macet. “Kami berupaya meningkatkan pengelolaan perusahaan secara profesional dengan menerapkan prinsipprinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG),” kata Suhwono, Direktur Utama PT Pegadaian. TAK PERNAH BERHENTI BERINOVASI Tidak hanya menyediakan banyak pilihan sumber pendanaan, Pegadaian pun menyediakan layanan jasa keuangan lainnya. Sebut saja jasa penilaian dan sertifikasi, jasa titipan seperti safe deposit

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


PT Pegadaian (Persero)

Baru, Semangat Baru

Kami berupaya meningkatkan pengelolaan perusahaan secara profesional dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG). Suhwono, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero)

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

box, maupun aneka jasa payment online seperti pembayaran listrik, air, telepon, dan kiriman uang. Juga menyediakan investasi emas yang kini semakin digandrungi masyarakat. Untuk mempermudah dalam memberi pelayanan pembiayaan, Pegadaian juga terus mengembangkan jaringannya. Saat ini Pegadaian telah memiliki jaringan operasi lebih dari 4.600 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Nah, dalam waktu dekat BUMN ini berencana menambah 100 outlet yang bisa bergerak (mobile) di setiap wilayah di seluruh Indonesia. Tentu saja, semua itu agar Pegadaian lebih dekat dengan masyarakat dan dapat menjaring nasabah lebih banyak. Untuk meningkatkan pelayanan lebih optimal, Pegadaian akan lebih mengoptimalkan pemakaian TI (teknologi informasi) serta mengembangkan produk yang lebih inovatif. Di tengah persaingan bisnis penyedia jasa keuangan yang semakin sengit, Pegadaian memang terus dipacu untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan nasabah. Karenanya, manajemen tak pernah berhenti menciptakan produk inovatif yang cocok untuk berbagai lapisan masyarakat, termasuk para pengusaha kecil (UKM). Sejumlah inovasi dan layanan yang dilakukan manajemen memang tidak sia-sia. Buktinya, BUMN ini mampu meningkatkan omzetnya dari Rp81,48 triliun pada 2011 menjadi Rp101,85 triliun pada 2012 atau tumbuh 25%. Tahun ini, perusahaan menargetkan omzet yang lebih besar lagi, yakni Rp147,90 triliun atau naik 45% lebih. Laba bersih Pegadaian juga menjulang. Jika di tahun 2011 berhasil membukukan laba bersih Rp1,48 triliun, maka tahun lalu sudah mencapai Rp1,91 triliun atau naik 29%. Sementara asetnya meningkat 12% dari Rp26,17 triliun menjadi Rp29,31 triliun. Berbagai prestasi itu tak lepas dari strategi yang dibuat manajemen, salah satunya adalah mendekatkan Pegadaian dengan masyaratkat. Nah, tahun ini Pegadaian mematok target laba bersih Rp2,23 triliun atau lebih tinggi 16,75%. Sementara asetnya diharapkan akan 43,77% menjadi Rp42,14 triliun. Terlalu optimistis? “Kami selalu optimis dengan target itu. Asumsi-asumsi yang sudah diputuskan di awal tahun rasanya tidak banyak berubah,� kata Suhwono. Hingga kuartal I-2013, performance Pegadaian tampaknya masih akan mengilap. Ini bisa dilihat dari penjualan emas yang hingga Maret lalu sudah mencapai 881 kilogram Rp469 miliar. Ini berarti sudah 31.5% dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang ditetapkan Kementerian BUMN sebesar 2,8 ton. Untuk meningkatkan kinerjanya, perusahaan yang membukukan transaksi sebanyak 25,2 juta itu masih tetap akan mengandalkan bisnis gadai dan fidusia. Tahun lalu, bisnis ini memberikan kontribusi sebesar 80% terhadap usaha Pegadaian, sementara unit syariah berkontribusi sebesar 12%. Namun, tahun ini, perusahaan ini akan memanfaatkan aset yang dimiliknya dengan membangun sejumlah hotel dan ruko.

7


PT Pegadaian (Persero)

Tadinya, perseroan berharap bisa mencari dana murah dari pasar modal (IPO) untuk membiayai ekspansi usahanya. Namun sayang, keinginan itu belum bisa terwujud. Alasan pemerintah, karena aset Pegadaian dinilai belum cukup kuat. Di mata Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, tertundanya rencana IPO itu tak akan berpengaruh terhadap Pegadaian. “Pegadaian bisa tumbuh secara alamiah, tanpa IPO,” katanya. Apapun keputusan pemerintah, Pegadaian tetap membutuhkan dana untuk membiayai ekspansinya. Makanya, menurut Suhwono, manajemen akan mengajukan izin kepada

pemerintah untuk menerbitkan obligasi senilai Rp5 triliun. Jika disetujui, diharapkan pada pertengahan tahun ini obligasi Pegadaian tahap 1 sebesar Rp2 triliun sudah bisa ditawarkan kepada masyarakat. Dengan terbitnya obligasi tahap I, maka perimbangan pendanaan perseroan akan menjadi 60% berasal dari pinjaman bank dan 40% dari obligasi. Dengan perimbangan dana jangka pendek dan panjang seperti itu, ketahanan pendanaan Pegadaian jadi lebih kuat. “Kalau ada goncangan, kami masih balancing fund,” kata Suhwono. n

Peduli Lingkungan Ala Pegadaian

Satu Unit Mobil Kesehatan yang diberikan PT Pegadaian (Persero) kepada Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa.

8

Sebagai salah satu bentuk tanggungjawab sosial (CSR), di hari jadinya yang ke-112, 1 April lalu, seluruh Kantor Wilayah PT Pegadaian (Persero) di Indonesia serentak menggelar kegiatan bakti sosial. Di Jakarta, Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) memberikan bantuan satu unit mobil kesehatan kepada Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, yang diberikan langsung oleh Suhwono, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero). Pada kesempatan itu, Pegadaian juga memberi sumbangan kepada sejumlah Panti Asuhan serta memberikan pengobatan gratis kepada 300 orang warga di lingkungan Kelurahan Kenari dan Paseban, Jakarta. Tak hanya itu, Pegadaian bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah yang diikuti oleh karyawan Pegadaian maupun Mitra Bisnis. Suhwono menyebutkan, sumbangan yang diberikan kepada Panti Asuhan mencapai Rp400 juta. Sedangkan untuk pengobatan kepada 3.000 peserta di 12 Kanwil dan kantor Pegadaian mencapai Rp302,9 juta. “Semoga segala kegiatan dan sumbangsih yang diberikan oleh PT Pegadaian, dapat berguna bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya menengah ke bawah,” katanya. Di luar kegiatan tadi, Pegadaian juga sudah memiliki program corporate social responsibility (CSR) yang difokuskan pada tiga kegiatan, yakni penanaman pohon, penyelenggaraan desa binaan, dan pinjaman cluster program kemitraan. “Itu rencana kegiatan Divisi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dan CSR satu tahun ke depan,” kata Suhwono. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


FOTO riset

V V

Kaki Politik ‘Lumpuh’, Loyalis Anas Berguguran

FOTO riset

V V

Selain Agus Marto, Mari Elka Juga Diganti menteri Keuangan Agus Martowardojo dipastikan akan dicopot setelah terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia. Selain Agus, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu juga akan diganti. Mari diganti karena ia dinominasikan menjadi salah satu kandidat Dirjen WTO (World Trade Organization). Jika WTO memilih Mari, maka mantan Menteri Perdagangan itu akan melepas pos menteri pariwisata. Sehingga, otomatis secara bersamaan akan ada dua pos menteri yang kosong.“Akan ada nama baru yang akan menduduki pos tersebut,” jelas juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/4/2013). n

FOTO riset

V V

Kementan Siap Pangkas Izin Impor Hortikultura tingginya harga pangan mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk merevisi aturan impor produk pangan atau hortikultura. Harga pangan tinggi antara lain karena adanya pembatasan impor sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 60 tahun 2012 tentang impor hortikultura. “Saat ini kami akan mengkaji untuk merevisi karena adanya usulan tarif dalam aturan impor hortikultura,” ujar Menteri Pertanian (Menpen), Suswono di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (10/4/2013). n

Alfred Riedl Kembali Latih Timnas Indonesia?

FOTO riset

V V 9

kekuatan politik mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum benar-benar di ambang kelumpuhan. Loyalis yang selama ini menjadi benteng di internal Partai Demokrat justru mundur tertib dari Partai Demokrat. Tak ada lagi harapan perlawanan dari kubu Anas Urbaningrum. Para loyalis Anas yang selama ini dikenal sebagai “die hard” satu per satu berguguran. Momentum penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS) Partai Demokrat menjadi titik awal bergugurannya para loyalis Anas. n

ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mattalitti mengungkapkan peluang PSSI untuk kembali menggunakan jasa Alfred Riedl melatih Timnas Indonesia. La Nyalla, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu, mempertanyakan jejak rekam pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco. Menurutnya, mayoritas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sepakat mengevaluasi kinerja Blanco dalam rapat Exco yang digelar di Surabaya, Selasa (9/4/13). n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


editorial http://www.inilah.com/ireview Email kami: redaksi@inilahreview.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru,Jakarta 12130

Century, Kemasan Baru Gaya Lama

s

etelah hampir lima tahun berjalan, kasus bailout Bank Century, akhirnya menemukan sejumlah bukti baru. Sa­ lah satu di antaranya adalah dokumen No. 10/68/ Sr.ka/GBI yang diterbitkan Boediono. Dalam surat itu secara tegas Boediono, selaku Gubernur BI ketika itu, memberi kuasa penuh pada tiga bawahannya untuk mencairkan akta gadai dari Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP). Surat itu sah dan benar. Tapi kemudian muncul pertanyaan, apa yang harus diperbuat dengan kebera­ daan surat tersebut? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengangkat tangan, memeriksa orang isti­ mewa sekelas Boediono bukan tanggung jawabnya. “Itu tanggung jawab DPR,” kata Abraham Samad, Ke­ tua KPK. Sebab, menurut Abraham, hukum konstitusi Indo­ nesia mengenal Warga Negara Indonesia istimewa, yakni wakil presiden dan presiden. Kalau yang mela­ kukan pelanggaran itu warga negara istimewa, maka yang harus melakukan penyelidikan itu DPR. Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari membenar­ kan keterangan Abraham. DPR, katanya, bisa meng­ adili Boediono melalui penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP). Namun, HMP ini harus diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR. Ini pun dengan syarat, 2/3 dari 560 anggota DPR harus hadir. Bila kuorum tercapai, HMP ini kemudian harus diuji oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Jika MK bisa mem­ buktikan HMP itu benar, MPR berhak memakzulkan presiden atau wakil presiden. Demikianlah sistem ke­ tatanegaraan Indonesia pascaamendemen UUD 1945. Jadi, sekalipun Kasus Century sudah ngablak, ceritanya masih panjang. Mungkinkah semua bisa di­ selesaikan dengan sesuai prose­ dur, yang jelas-jelas mema­ kan waktu banyak. Apa mungkin 2/3 anggota

10

DPR bisa hadir dan menyetujui Boediono sebagai ter­ sangka? Belum lagi, keputusan MK yang ikut menen­ tukan bersalah atau tidaknya sang wakil presiden. Untuk sementara ini, yang benar kata-kata Yopie Hidayat, Juru Bicara Wapres. Tak ada yang luar biasa dengan penemuan surat itu. Setelah diputuskan da­ lam Rapat Dewan Gebernur, otomatis Gubernur BI harus menerbitkan surat tersebut untuk pelaksanaan teknisnya. Lantas apa kelanjutannya? Wallahualam. Yang je­ las, apa yang diungkapkan Yopie memang cukup ber­ alasan. Dan yang menjadi inti persoalan bukan lagi ke­ napa uang itu dikucurkan ke Century, tapi lebih pada siapa saja pihak yang menikmati uang tersebut. Seperti dikemukakan mantan Wapres Jusuf Kalla, kasus Century ini–kalau mau—mudah untuk dipecah­ kan. Untuk mengungkap siapa dalang di balik pen­ cairan dana Bank Century bukan merupakan hal sulit dilakukan. Dia menyebut, kasus ini mudah diungkap dengan menggali fakta dengan mencari siapa yang menyetujui pencairan dana bailout tersebut. Kasus Century kan karena ada pengeluaran uang yang tidak wajar. Ditelusuri di situ saja. Siapa yang kasih perintah keluar uang? Uangnya ke mana? Se­ benarnya sangat mudah. “Follow the money!” Apa­ lagi Robert Tantular dengan jelas mengatakan bahwa Bank Century butuh talangan Rp 1 triliun. Namun yang keluar ternyata sampai Rp 6,7 triliun. Siapa yang beri perintah? Kata Jusuf Kalla. Ya, begitu saja kok repot. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Hampir mendekati kepastian Chairul Tanjung memboyong tvOne, ANTV, dan Viva. co.id. Dia terus membeli. TEKS Latihono Sujantyo, Mahbub Junaidi, dan Vinsensius Segu Foto Wirasatria, Asep R, riset ilustrasi Agus Sukoyo

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

11


pada salah satu program dialog di TVone

B

ila tidak ada halangan, Chairul Tanjung sebentar lagi bakal menjadi salah satu raja media televisi di Indonesia. Itu lantaran, ia tinggal selangkah lagi menguasai PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yang mengoperasikan tvOne, ANTV, dan Viva.co.id. Informasi terakhir, Chairul Tanjung alias CT sudah menyiapkan dana sebesar US$ 1,8 miliar atau Rp 17,5 triliun. “Hanya kami (pembeli) yang bisa membayar tunai seratus persen, tapi kesepakatan itu belum selesai,” ujar CT, seperti dikutip Reuters.com. CT, pemilik CT Corp akan membeli VIVA seorang diri dengan dana cash. “Kami adalah salah satu penawar yang diutamakan. Proposal kami adalah, kami ingin membeli semuanya, saku saya masih dalam,” kata CT. Belum diperoleh informasi kesepakatan apa yang belum dicapai antara keluarga Bakrie—pemilik VIVA—dengan CT. Upaya InilahREVIEW mewawancarai CT agak kesulitan. CT yang

12

“Kami adalah salah satu penawar yang diutamakan. Proposal kami adalah, kami ingin membeli semuanya, saku saya masih dalam.” Chairul Tanjung, CEO CT Corp ditunggu di markas Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, sejak Rabu dan Kamis pekan lalu, selalu tak muncul. Hari Jumat (12/4) sore dicoba mendatangi kantor pusat Bank Mega, namun diperoleh informasi CT sedang berada di Makassar. Komisaris Utama VIVA, Anindya Novyan Bakrie, mem-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


“Kalau namanya perusahaan terbuka, setiap hari kan orang jual beli (saham), itu hal biasa. Setiap hari ada.” Anindya Novyan Bakrie, Komisaris Utama VIVA untuk memboyong VIVA masuk dalam kandang CT Corp Trans Media Group.

benarkan bahwa CT salah satu taipan media yang mengajukan penawaran untuk membeli perusahaannya. Namun, dengan kalimat diplomatis Anindya mengatakan, bagi perusahaan publik seperti VIVA, pembelian dan penjualan saham sudah biasa dilakukan di pasar modal. “Kalau namanya perusahaan terbuka, setiap hari kan orang jual beli (saham), itu hal biasa. Setiap hari ada,” ujar Anindya, Senin pekan lalu. Pimpinan Grup Bakrie, Aburizal Bakrie dalam wawancara dengan Financial Times awal April lalu memberi sinyal penjualan VIVA. “Apapun dijual asal harganya cocok,” kata Aburizal sambil tersenyum. Semula Bakrie dikabarkan melepas harga US$ 1,2 miliar, kemudian naik menjadi US$ 2 miliar. Namun, sumber-sumber terpercaya membisikan bahwa VIVA akhirnya dibanderol di angka US$ 1,8 miliar. Angka inilah yang sudah disiapkan CT

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

PERUSAHAAN UNTUNG Sejak beberapa bulan lalu, penjualan VIVA menjadi isu yang cukup hangat. Sejak itu pula beredar kabar bahwa beberapa taipan media mengajukan penawaran kepada Bakrie. Sebut saja Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group atau Sariaatmadja yang memiliki SCTV dan Indosiar. Dua pengusaha media ini begitu tertarik membeli VIVA. Namun, entah kenapa belakangan Hary dan Sariaatmadja mundur. Hanya saja yang sempat didengar Hary, Bakrie batal menjual VIVA. Hary adalah yang paling bernafsu untuk membeli saham VIVA. Pemilik MNC Group, yang mengendalikan puluhan televisi ini, kabarnya beberapa kali sempat menawar harga kepada Bakrie. “Sebagai orang media, kalau misalnya medianya bagus, ada willing buyer willing seller ya tidak apa-apa,” ujarnya. Tak hanya Hary dan Sariaatmadja yang kepincut dengan VIVA. Kompas Gramedia Group juga sempat ditawari untuk membeli saham tersebut. “Kami pernah ditawari. Namun, harganya memang kemahalan,” kata Agung Adiprasetyo, Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia Group kepada Kompas.com beberapa waktu lalu. “Biarlah Pak Chairul Tanjung yang membeli.” Bakrie dikabarkan ingin menjual VIVA untuk mendapatkan dana segar dalam rangka pembelian kembali saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang ada di Bumi Plc. Maklum, Bakrie ingin ‘bercerai’ dengan Bumi Plc karena kerap berselisih dengan Nathaniel Rothschild, salah satu pemegang saham perusahaan yang tercatat di bursa efek London tersebut. Dalam skema perceraian itu, Grup Bakrie akan menukar guling 23,8% sahamnya di Bumi Plc dengan 10,3% saham BUMI. Selain itu, mereka juga menawarkan pembelian 18,9% saham BUMI yang dipegang Bumi Plc seharga US$ 278,3 juta. Paling lambat perceraian ini akan terlaksana 30 Mei 2013. VIVA sendiri termasuk perusahaan yang cukup bersinar di Grup Bakrie. Tahun 2012, VIVA mencatat laba bersih sebesar Rp 72,92 miliar atau naik 177% dibandingkan laba bersih tahun 2011 senilai Rp 26,26 miliar. Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Senin pekan lalu disebutkan, naiknya laba bersih itu karena pendapatan terdongkrak sebesar 25,06% menjadi Rp 1,24 triliun dari tahun sebelumnya Rp 992,63 miliar. Kalangan analis saham memprediksi, nilai saham VIVA akan semakin bersinar jika perusahaan itu jatuh ke pelukan CT. “Teknikal tren naik, bergerak dari level support. Mencoba resistance

13


salah satu program di trans tv

di Rp 730. Kalau akuisisi terjadi bisa menembus Rp 1.000,� ujar Probo Sujono, analis Milenium Danatama Sekuritas. Bila VIVA jatuh ke tangan CT, ini akan menambah dua stasiun televisi yang sebelumnya dimiliki CT Corp (Trans TV dan Trans 7). Saat ini, Trans TV memiliki pangsa pasar sebesar 12% hingga 13% dan Trans7 memiliki pangsa sebesar 11%. Ishadi SK salah satu petinggi CT Corp pernah mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha menjadi pemimpin pasar industri pertelevisian nasional. “Kami bekerja keras untuk menjadi pemain nomor satu di pasar TV Tanah Air,� ujarnya. Sebelumnya, tanggal 3 Agustus 2011, CT juga sudah membeli detik.com (PT Agranet Multicitra Siberkom/Agrakom) senilai US$ 60 juta atau Rp 521 miliar.

BANGUN TRANS STUDIO Awalnya, CT Corp bernama PT Para Inti Investindo. Kelompok usaha ini memang fokus di bidang media, gaya hidup, dan bisnis hiburan. Unit pertama bisnis media CT Corp adalah Trans TV yang mengudara pada 10 November 2001. Hanya dalam waktu tiga tahun, Trans TV telah berkembang menjadi televisi yang disegani. Namun, saat itu mereka harus melawan dominasi televisi yang sudah lahir dan besar lebih dahulu, seperti RCTI, SCTV, dan Indosiar. Untuk melawan dominasi ini, awal Agustus 2006 CT membeli 49% saham TV7 dari tangan Kompas Gramedia Group. TV7 kemudian berubah nama menjadi Trans7. Dari sinilah CT melakukan konsolidasi dua stasiun televisi ini untuk menghadapi pemain lama. Mereka mengambil strategi dengan memilih pasar yang belum tergarap dengan baik, yakni segmen A, B, dan C. Strategi ini ternyata sangat jitu. Tayangan nonsinetron dan lebih banyak menyajikan komedi, termasuk sajian budaya dan petualangan seperti program Jelajah dan Jejak Petualang, ter-

14

nyata digemari masyarakat. Untuk melengkapi bisnis media dan hiburan, CT menggandeng Kalla Group membangun Trans Studio di Makassar dengan investasi tahap awal Rp 1 triliun. Dengan nama Trans Studio Theme Park, wahana ini berlokasi di kawasan Tanjung Bunga, dekat Pantai Losari, Makassar. Studio yang memiliki lahan 24 hektar ini mulai beroperasi pada 9 September 2009. Sukses di Makassar, ia berekspansi ke Bandung. Di kota kembang tersebut, Trans Studio berdiri di lahan kurang lebih 4 hektar di Jalan Gatot Subroto, Bandung. Di lokasi yang sama, CT juga membangun Hotel Trans dan Ibis Hotel berkapasitas 1.000 kamar. Untuk membangun Trans Studio di Bandung, CT harus merogoh kocek sekitar Rp 2 triliun. Itu di luar ongkos akuisisi tanah. Selain Bandung, Trans Studio juga akan membangun 20 wahana lain seperti di Solo, Palembang, dan di Jakarta. Ishadi pernah mengatakan, dalam kurun empat hingga lima tahun ke depan pihaknya akan membangun sebanyak 20 Trans Studio. Khusus Trans Studio Jakarta, CT Corp akan membuat dua macam theme park, yaitu versi Trans dan versi Marvel. Nantinya pusat hiburan bermain dan rekreasi tersebut akan ada di dalam satu kawasan kota mandiri yang diberi nama Trans City. CT mengatakan, Trans City akan dibangun di lahan seluas 120 hektar dengan investasi sekitar US$ 2 miliar. Selain Trans Studio, di Trans City tersebut kelak akan hadir studio televisi, pusat belanja, hotel, perkantoran, dan perumahan. CT tak berhenti hanya di sini. Ekspansi bisnisnya merambah ke mana-mana. Mulai dari konsumer sampai pesawat terbang. Dan, setelah mencaplok VIVA, CT akan membeli perusahaan apa lagi? Begitulah CT. Bisnisnya makin munjung. Ia terus membangun dan terus membeli. Tapi, dari mana duit CT? n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Tiga Kunci Itu Dipegang Erat C

hairul Tanjung atau yang kerap disapa CT, selalu memegang tiga kunci untuk meraih sukses: kerja keras, kerja cerdas, dan ikhlas. “Tiga kunci itu akan menghasilkan kerja yang baik,” kata CT beberapa waktu lalu. Bagi CT, sukses tidak ujug-ujug datang, tapi dia harus melalui sebuah proses. Dan, kesadaran itu tidak ada proses instan. “Saya sering bercanda, istilahnya itu, kita kebanyakan makan mi instan sehingga segala sesuatu mau instan,” katanya. Ia selalu menekankan untuk terus mensyukuri segala sesuatu yang diperoleh pada hari itu. Dengan bersyukur, katanya, nikmat berusaha akan bertambah. “Jangan pernah ngedumel, syukuri. Kalau kita bersyukur, tambah nikmatnya. Alhamdulillah, begitu terus-menerus. Jangan pernah berburuk sangka sama Tuhan. Tuhan kasih waktu sesuai porsinya,” ujar CT. Dia bilang, Indonesia membutuhkan ribuan pengusaha seperti dirinya agar bangsa Indonesia dapat maju dan masyarakatnya sejahtera. “Indonesia butuh ribuan CT yang lain dan saya yakin Indonesia memiliki banyak CT yang lain,” katanya. CT memang membangun bisnis dari bawah. Saat kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia tahun 1981— karena kesulitan keuangan—ia mencoba peruntungan dengan menjual buku kuliah stensilan, kaos, dan apa saja di kawasan Senen Raya, Jakarta Pusat. Lepas dari sini, ia membuka usaha kontraktor, tapi kurang berhasil. Ia kemudian bekerja di perusahaan baja, tapi tak lama karena pindah ke perusahaan rotan. Saat bekerja di perusahaan inilah, CT bertemu dengan tiga orang temannya. Berempat mereka sepakat mendirikan PT Pariarti Shindutama. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi sepatu anak-anak untuk ekspor. Kali ini, usahanya memperoleh untung besar, karena mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu anak-anak dari Italia. Tapi Pariarti Shindutama kemudian ia tinggalkan, karena ada perbedaan paham dengan teman-temannya. CT memutuskan untuk berkarya sendiri. Ia mengarahkan usahanya pada tiga bisnis inti, yakni keuangan, properti, dan multimedia. Dari sinilah bisnisnya sedikit demi sedikit berkembang sampai akhirnya menjadi besar dengan puluhan perusahaan di bawah naungan CT Corp. CT mengaku lebih suka mengakuisisi dibandingkan membangun bisnis karena akusisi perusahaan membuat sinergi memperluas ladang usaha. “Waktu saya memulai banyak waktu, tapi enggak punya uang. Mulai dari nol. Lama-lama jadi besar punya uang, tidak punya waktu. Maka yang dilakukan tidak perlu bangun tapi mengakusisi,” katanya.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Dari sini pula majalah Forbes saban tahun memasukkan nama CT dalam 40 orang terkaya di Indonesia. Tahun 2012 lalu, Forbes menghitung kekayaan CT sudah sebesar U$ 3,4 miliar atau sekitar Rp 32,3 triliun. Kekayaan CT itu melesat dibandingkan kekayaannya di tahun 2011 sebesar US$ 2,1 miliar. Dengan tambahan kekayaan sekitar US$ 1,3 miliar dalam setahun, posisi CT dalam daftar 40 orang terkaya Indonesia naik dari 11 di tahun 2011 menjadi nomor 5 pada 2012. Menurut Forbes, pria yang lahir di Jakarta pada 16 Juni 1962 ini mendapatkan kekayaannya dari media holding, yakni Trans TV dan Trans 7 serta kepemilikan di Bank Mega. Berkat tiga kunci sukses itulah, CT menjadi seperti sekarang. n

15


Geliat Bisnis CT Jaringan bisnis CT Corp menyebar ke mana-mana. Mulai dari konsumer sampai penerbangan. TEKS Iwan Purwantono dan Mahbub Junaidi Foto Riset

D

i tangan Chairul Tanjung (CT) semua bisa jadi duit. Demikian perumpamaan kalangan pengamat bisnis tentang ‘tangan dingin’ CT. Artinya, bidang usaha apapun yang digarap CT, selalu mendatangkan keuntungan. Lihat saja saat CT membeli 10,9% saham PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) bulan April tahun lalu. Saat itu, ia membeli 2.466.964.400 lembar saham GIAA seharga Rp 620 per lembar. Hanya dalam waktu setengah hari saja, harga saham GIAA di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Jumat (27/4/2012) sudah naik menjadi Rp 710 per lembar. Itu artinya, CT sudah mengantongi potential gain sebesar Rp 90 per lembar saham GIAA atau Rp 222,026 miliar hanya dalam hitungan setengah hari. Total nilai saham yang dikantongi pun menggelembung menjadi Rp 1,751 triliun, dari nilai sebelumnya ketika pembelian di harga Rp 1,529 triliun. Mengagumkan, tentu saja. Naluri bisnis CT, kata seorang pengamat, sangat brilian. Dia bisa mencium usaha apa yang bisa mendatangkan keuntungan. Itu pula yang dilakukannya ketika pada November tahun lalu ia memborong sisa 60% saham PT Carrefour Indonesia senilai US$ 750 juta atau Rp 7,2 triliun. Dengan pembelian ini, jaringan hipermarket terbesar di Indonesia ini sepenuhnya menjadi perusahaan Indonesia, karena sebelumnya CT sudah mengempit 40% saham perusahaan konsumer asal Perancis ini. Asal tahu saja, CT mulai masuk ke Carrefour dua tahun lalu. Waktu itu, CT hanya membeli 40% saham Carrefour senilai US$ 350 juta. Meski sudah menjadi miliknya, CT masih tetap mempertahankan nama Carrefour. “Trans Retail memperoleh hak eksklusif untuk menggunakan merek Carrefour di Indonesia berdasarkan perjanjian lisensi dengan Carrefour,” ujar CT. Hanya saja, katanya, lama-lama nama Carrefour akan mengecil dan nama Trans akan diperbesar. Kini, di tangan CT, Carrefour akan dibenahi. Mulai tahun ini, pertumbuhan Carrefour akan digenjot dari semula 10% menjadi 30% setiap tahun. Tahun 2011, penjualan Carrefour mencapai Rp

CT Corp berniat membeli lisensi waralaba rumah makan cepat saji, Wendy’s dari pemegang lisensi di Indonesia, PT Wendy Citarasa. 16

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Sampai 2015 nanti CT Corp juga berniat mengembangkan gerai es krim Baskin-Robbins hingga mencapai 1.000 gerai. 14 triliun dan tahun 2012 diperkirakan di atas angka Rp 20 triliun. Carrefour Indonesia saat ini menguasai lebih 40% pangsa pasar di segmen hipermarket dan supermarket. Jaringan operasionalnya sebanyak 85 gerai di 28 kota di Indonesia dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 28.000 karyawan. Selain itu, perusahaan ini bermitra dengan lebih dari 4.000 pemasok—70% adalah UKM—dan melayani lebih dari 72 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Tahun 2013, perusahaan ini akan fokus pada pengembangan gerai di Indonesia Timur, terutama kota-kota besar yang ada di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Saat ini rangkaian produk private label Carrefour sudah mencapai 120 jenis, mulai sirup, deterjen, popok bayi, beras, gula pasir, buku tulis, lampu, kertas, alat penanak nasi, sampai kompor gas. Dari 120 jenis itu, Carrefour mempunyai 3.380 stock keeping unit (SKU) private label.

Membeli Wendy’s CT tampaknya begitu bernafsu masuk ke bisnis konsumer. Kabarnya, CT Corp berniat membeli lisensi waralaba rumah makan cepat saji, Wendy’s dari pemegang lisensi di Indonesia, PT Wendy Citarasa. Hingga kini, restoran cepat saji asal Ohio, Amerika Serikat, itu memiliki sekitar 30 gerai di seluruh Indonesia. Untuk menggaet pengunjung, Wendy’s menjajakan paket makanan dengan harga terjangkau, mulai Rp 18.000-Rp 35.000. Setelah berniat membeli Wendy’s, sampai 2015 nanti CT Corp juga berniat mengembangkan gerai es krim Baskin-Robbins hingga mencapai 1.000 gerai. Hingga saat ini, Baskin-Robbins memiliki sekitar 450 gerai di Jakarta, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Pada Juni 2007 lalu, CT Corp menjadi pemegang lisensi waralaba es krim asal Massachussetts, AS ini, setelah mengakuisisi PT Naryadelta Prarthana. Sejak itu, CT Corp mengganti nama Naryadelta menjadi PT Trans Ice. Pada akhir 2010 lalu, BaskinRobbins pun melebarkan bisnisnya dengan mendirikan Cafe Baskin-Robbins. CT Corp tak hanya menggarap bisnis konsumer. Kelompok usaha ini juga menggarap bisnis keuangan dan perbankan, mulai dari Bank Mega, Bank Mega Syariah, Mega Life, Mega Finance, dan Mega Capital Indonesia. CT juga memiliki CT Global Resources, yang mengelola perkebunan kelapa sawit lebih dari 60.000 hektar di Kalimantan melalui CT Agro. Pendek kata, jaringan bisnis CT sudah menyebar ke mana-mana. Ada Baskin Robbins, Coffee Bean & Tea Leaf, Wendy’s, Trans TV, Trans 7, Detik, Carrefour Indonesia, Metro, Trans Fashion, Antatour, Vayatour, Trans Studio Bandung dan Makassar, The Trans Luxury Hotel, Ibis Hotel. Lantas, bisnis apa lagi yang akan dimasuki CT? n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

17


nasional Dermaga Pelabuhan

Dirut Utama KBN memerintahkan blokade akses menuju dermaga pelabuhan Karya Cipta Nusantara. Pihak KBN menganggap perjanjian kerjasama cacat hukum. TEKS Andi Suruji foto asep rochyadi, riset

T

ak ubahnya paduan suara. Berbagai pihak serentak dengan nada yang sama, “menyerang” Sattar Taba, Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara alias KBN. Pasalnya, manajemen baru KBN itu memblokade akses karena tidak setuju pengoperasian dermaga pelabuhan Karya Citra Nusantara, di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Padahal, PT Karya Citra Nusantara (KCN) selama ini dikenal sebagai pemilik dan pengelola, merupakan anak perusahaan KBN sendiri. Dalam perusahaan itu, KBN merupakan pemegang 15% saham dan 85% saham lainnya dimiliki mitranya, PT Karya Teknik Utama (KTU). Sementara saham PT KBN sendiri, 75% dimiliki oleh Pemerintah RI dan 25% Pemprov DKI Jakarta. PT KTU adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri perkapalan. Tak sekadar melarang. KBN malah memasang mobil pemadam di pintu masuk kawasan pelabuhan, sehingga truk pengang­kut batu bara dan hasil-hasil perkebunan, antre untuk masuk. Belum lagi truktruk yang hendak mengangkut muatan kapal dari dalam kawasan pelabuhan. Sattar Taba yang baru diangkat menjadi direktur utama KBN pada 5 November 2012, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan dalam kerja sama antara KBN dan KTU. Kerja sama itu bagai barang gelap karena tidak dikelola dengan asas transparansi dan akuntabilitas yang memadai. Perlu dicatat, kerja sama itu terjadi pada masa manajemen lama yang digantikan tim baru pimpinan Sattar Taba. Sebagaimana diberitakan media, PT KBN menutup Pelabuhan Dermaga KCN di Marunda, Jakarta Utara, sejak 21 Maret 2013 sehingga kegiatan bongkar muat terhenti. Terkait penutupan itu, Kementerian Perhubungan menegaskan, Pelabuhan Dermaga KCN di

18

Sattar Taba (kanan)

Aroma Kongkal Kawasan Berik Marunda merupakan pelabuhan umum, sehingga bisa dimanfaatkan oleh publik. ”Izin pelabuhan ini adalah pelabuhan umum sehingga pemiliknya tak bisa menutup pelabuhan ini untuk kepentingan umum,” kata Bobby Mamahit, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), di Jakarta, pada Rabu (3/4). Penutupan dermaga yang biasa dipakai untuk bongkar muat hasil tambang dan perkebunan ini dilakukan PT KBN

selaku salah satu pemilik Pelabuhan Dermaga KCN. ”Pelabuhan ini dimiliki oleh PT KBN dan PT Karya Teknik Utama (KTU). Rupanya terjadi konflik internal di antara mereka, lalu Direktur Utama PT KBN memutuskan untuk menutup pelabuhan,” ujar Bobby.

Audit Forensik Keuangan Sattar menjelaskan, pihaknya tidak mengizinkan pengoperasian dermaga pelabuhan itu karena adanya beberapa

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


nasional Dermaga Pelabuhan

salah satu kawasan yang dikelola PT Kawasan Berikat Nusantara

Izin pelabuhan ini adalah pelabuhan umum sehingga pemiliknya tak bisa menutup pelabuhan ini untuk kepentingan umum.

likong di kat Nusantara ketidakjelasan dalam kerjasama antara PT KBN dan PT Karya Teknik Utama (KTU) yang membentuk perusahaan patungan, yakni PT KCN yang mengelola dermaga tersebut.   “Saya baru menjadi Direktur Utama pada November 2012. Saya melihat banyak ketidakjelasan dalam kerja sama ini, sehingga saya tidak mengizinkan dermaga pelabuhan KCN dioperasikan. Kalau saya membiarkan dioperasikan, berarti saya melakukan pembiaran, saya terlibat se-

suatu yang salah. Ini yang saya cegah, supaya tata kelola perusahaan milik negara dan pemerintah provinsi DKI Jakarta ini berjalan dengan baik,” kata Sattar, mantan Direktur Utama PT Semen Tonasa itu. Menurut Sattar, hal paling krusial adalah ketidaktransparanan KTU sebagai mitra. Pihak KBN sampai saat ini tidak tahu berapa besar nilai rupiah dari nilai kepemilikan saham 15% KBN pada KCN. Manajemen KBN juga tidak tahu berapa sebenarnya investasi KTU untuk

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

membangun dermaga pelabuhan tersebut. Karena itu, Dirut KBN meminta Pricewaterhouse Cooper  melakukan audit forensik keuangan untuk mengetahui persisnya berapa nilai pembangunan dermaga pelabuhan KCN yang tiba-tiba hendak dioperasikan itu. Kecuali audit keuangan tersebut,  pihak KBN juga meminta sejumlah pengacara atau penasihat hukum, termasuk pengacara negara, untuk melakukan audit legalitas dari kerja sama KBN dan KTU, berikut izin-izin yang dibutuhkan KCN untuk mengoperasikan dermaga pelabuhan tersebut. “Kalau semuanya itu sudah jelas, segera kita izinkan dioperasikan. Sepanjang tidak jelas, saya tidak mau membiarkan sesuatu yang salah berlangsung begitu saja. Itu namanya saya terlibat dalam sesuatu yang salah,” katanya tegas. Sattar menyatakan, penyebab awal konflik antara KBN dengan KTU dan KCN adalah komunikasi yang tidak lancar, informasi yang diperoleh kedua pihak tidak simetris, serta data-data yang dimiliki KBN sebagai pemegang saham sangat minim. “Sikap KTU sebagai pemegang saham tidak kooperatif dengan KBN yang meminta supaya dilakukan audit finansial dan peningkatan saham KBN menjadi 51% atau lebih besar dari kepemilikan KTU,” katanya.   Adapun dalam masalah legalitas, temuan sementara manajemen baru KBN menunjukkan fakta bahwa kontrak kerja sama itu cacat hukum, pembuatan RUPS KCN yang tidak sempurna, perizinan yang belum terpenuhi, belum jelasnya status kepemilikan dermaga sebagai aset KCN atau KTU, serta lokasi pembangunan dermaga di atas hak penguasaan lahan milik KBN yang terkena abrasi. Nah lho…! n

19


nasional Menteri Keuangan

C

alon pengganti Agus Martowardojo sebagai menteri keuangan masih di saku Presiden SBY. Seperti biasa, spekulasi nama-nama kandidat pun bermunculan. Mulai dari menteri atau wakil menteri yang saat ini masih menjabat, hingga Darmin Nasution, Gubernur BI yang posisinya bakal digantikan Agus Marto. Selain Darmin, nama-nama lain adalah Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan), Armida Alisjahbana (Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Anny Ratnawati (Wakil Menkeu), Mahendra Siregar (Wakil Menkeu), dan Chatib Basri (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal). Toh hingga pekan lalu, belum jelas siapa yang bakal memimpin Kementerian Keuangan. “Saya belum bisa memastikan. Tapi presiden masih mempertimbangkan siapa yang tepat menurut beliau, yang paling tepat sebagai menteri keuangan,” kata Julian Aldrin Pasha, juru bicara presiden, di Istana Kepresidenan, pada Kamis pekan lalu. Sedikit berbeda dengan jubir presiden, Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekono-

Peluang Besar Chatib Basri Chatib Basri disebut-sebut bakal menggantikan Agus Martowardojo sebagai menteri keuangan. Presiden SBY memilih profesional dan bukan orang partai. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto riset

mian yang juga besan SBY memberi sinyal lebih jelas. Menurutnya, pengganti Agus Marto bukan dari kalangan partai politik, namun berlatar belakang profesional. “Yang pasti bukan dari partai,” kata Hatta. Masih menurut Hatta, presiden mensyaratkan beberapa hal. Pertama, memiliki kapasitas dalam mengamankan penerimaan negara karena menkeu merupakan bendahara negara. Kedua, memiliki kemampuan menjaga fiskal agar tetap sehat. Ketiga, bisa berkoordinasi baik dengan  moneter. Artinya, menkeu harus memahami kebijakan makro, termasuk makroekonomi dan stabilitas ekonomi. Terakhir, harus mengetahui sektor riil. “Tujuannya supaya pertumbuhan ekonomi tetap tinggi,” kata Hatta. Apa yang disampaikan Hatta soal figur yang berlatar be­l akang

pro­fe­sio­nal, senada dengan sumber InilahREVIEW yang dekat dengan lingkaran elite kekuasaan. “Sampai saat ini, masih konfirm Chatib Basri,” ujarnya, Kamis pekan lalu. Nama Chatib belakangan memang paling santer disebut sebagai pengganti Agus. Bahkan juga sudah beredar di parlemen. “Saya tidak mengenal Chatib. Namun kalau mau dicoba tidak apa-apa. Tapi jangan sampai menjadi bola tendangan di Komisi XI,” kata Harry Azhar Azis, Wakil Ketua Komisi XI. Menurut Wahyu Perdana Santosa, Direktur Riset Keuangan Sabang-Merauke Circle, pengganti Agus Marto sebaiknya berasal dari salah satu wakil menteri atau bawahan Agus di Kemenkeu. Sebab, kewajiban terberat menkeu baru adalah menjaga defisit fiskal agar tetap di bawah 2,5% dan memenuhi target penerimaan pajak. Sementara Chatib sendiri, enggan menanggapi peluangnya dengan serius. “Saya dicalonkan sudah macam-macam. Yang belum itu cuma menjadi Kapolri dan Panglima ABRI,” selorohnya. n

Chatib Basri

20

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


nasional Direktur Jenderal WTO

M

ari Elka Pangestu (56) berpeluang besar menjabat Direktur Jenderal WTO (World Trade Organization) periode 20132017. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, berpeluang menggantikan Pascal Lamy yang bakal lengser Agustus mendatang. Mari menjadi salah satu calon dari sembilan nama yang muncul. Para pesaing Mari adalah Roberto Carvalho Azevedo (Brasil), Herminio Blanco Mendoza (Meksiko), Anabel Gonzalez (Kosta Rika), Taeho Bark (Korea Selatan), Tim Groser (Selandia Baru), Ahmad Hindawi (Yordania), Alan Kyerematen (Ghana) dan Amina Mohamed (Kenya). Kabarnya, kini dukungan mengerucut ke dua nama, yakni Mari dan Herminio Blanco Mendoza. Keputusan seleksi calon Dirjen WTO dilakukan paling lambat 31 Mei mendatang. Jika Mari sukses, maka Indonesia bakal memiliki dua perempuan yang menjadi pemimpin lembaga internasional. Sebelumnya, Sri Mulyani telah menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, sejak 1 Juni 2010. Pemerintah Indonesia pun punya kepentingan memenangkan Mari. Maklum, pemerintah tengah dikritik AS dan Uni Eropa terkait tarif impor. Indonesia juga ‘diprotes’ Turki, Australia dan Sri Lanka gara-gara memberlakukan tarif impor darurat pada tepung gandum. Maka manuver pemenangan Mari pun dilakukan. Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, peluang Mari cukup besar. “Bu Mari saya rasa punya peluang yang bagus. Saya baru pulang dari Brunei. Kawan-kawan ASEAN semua sepakat mendukung,” ujarnya, Kamis pekan lalu. Menurut Hatta, kunci kemenangan adalah dukungan negara-negara Afrika karena negara Amerika Latin akan mendukung Meksiko. Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan, bahkan mengklaim sudah kerja keras. “Kita sudah all out memberi dukungan. Dubes RI di WTO, eselon 1 dan saya pun sudah ke Jenewa (markas WTO) menyampaikan pesan-pesan kita,” kata Gita. Termasuk bergerilya pada Trade Policy Review yang digelar pekan lalu, di Jenewa. Tak hanya itu. Menurut Gita, pihaknya juga akan menggalang dukungan pada pertemuan para menteri perdagangan anggota APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation), di Surabaya, pada 20-21 April mendatang.

Mari Elka Pangestu

Memuluskan Langkah Mari Pemerintah Indonesia berkampanye mendukung pencalonan Mari Elka Pangestu menjadi Direktur Jenderal WTO. Peluangnya cukup besar. TEKS Ratna Nuraini Foto Ardhy Fernando

Munculnya nama Mari, sejatinya mengejutkan banyak delegasi WTO yang berasal dari 153 negara. Maklum, sejak didirikan 1 Januari 1995, kelima Dirjen WTO adalah pria. Reputasi mantan menteri perdagangan ini mulai menanjak, ketika memperjuangkan proposal bantuan lunak bagi negara berkembang, pada forum Putaran Doha atau Doha Round. Dimulai sejak 2001, Putaran Doha merupakan perundingan antaranggota WTO untuk menghapus berbagai jenis pajak impor dan subsidi. Awal tahun lalu, Mari bahkan tegas mengatakan bahwa Doha Round akan gagal jika negara-negara kaya, seperti

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Amerika Serikat, tidak menawarkan konsesi pertanian dalam jumlah yang lebih besar. Kini, Mari cukup disegani di kalangan petinggi WTO. Pada 29 Januari lalu, Mari telah memaparkan visi dan misinya kepada delegasi WTO, di Jenewa. Mari juga terus mencari dukungan. Pada Rabu (19/3) silam, dia ke London menemui dua menteri Inggris, Lord Green (Menteri Negara Perdagangan dan Investasi) dan Alan Duncan (Menteri Negara Pembangunan Internasional). Sebelumnya, Mari telah melakukan penggalangan ke Denmark, Jerman, Prancis, Italia dan China. n

21


bisnis sepekan

Kucuran Kredit Bakal Seret TEKS ratna nuraini FOTO riset

d

i bulan-bulan mendatang kucuran kredit tampaknya akan sedikit seret. Soalnya, untuk meredam inflasi, bank sentral akan lebih banyak lagi menyerap likuiditas dari pasar. Seperti biasa, penyerapan uang dari pasar ini akan dilakukan lewat instrumen moneter seperti term deposit dan SBI. Bagi BI, situasi sekarang memang seperti buah simalakama. Bagaimana tidak? Hingga Maret lalu inflasi tahunan (Maret 2012–Maret 2013) sudah mencapai 5,9%. Inflasi bakal kian meroket karena masih ada penaikan tarif dasar listrik (TDL) tahap III dan rencana pembatasan BBM. Tapi, jika inflasi tak diredam, besar kemungkinan suku bunga acuan (BI rate) akan melambung. Ujung-ujungnya, suku bunga kredit bakal meroket, kredit seret, dan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% terancam tidak akan tercapai. Makanya, BI tetap mempertahankan BI rate di level 5,75%. Sementara untuk meredam inflasi, BI berencana menyerap likuiditas dalam jumlah yang lebih besar dari pasar. Belum jelas, instrumen apa yang akan dipakai BI untuk menyerap likuiditas tersebut. Namun dari pernyataan Darmin Nasution, Gubernur BI, tampaknya BI akan menggunakan instrumen term deposit. “Melalui penyerapan ekses likuiditas yang

gedung bank indonesia

lebih besar ke tenor yang lebih jangka panjang,” kata Darmin Nasution, Gubernur BI, pekan lalu. Saat ini BI telah menerbitkan term deposit valas dan rupiah berjangka 7 hari, 14 hari dan satu bulan. Untuk valas, bunga yang ditawarkan BI lebih tinggi dari bunga pasar antar bank luar negeri yang berkisar 0,1%-0,2%. Sementara tingkat suku bunga SBI saat ini berada di level 4,86%. Kebijakan BI menyerap ekses likuiditas lewat pasar uang mendapat pujian dari berbagai kalangan. Langkah ini, menurut mereka, lebih baik ketimbang BI mengerek BI rate maupun giro wajib minimum (GWM). Sebab, kebijakan ini hanya akan mendorong penaikan bunga simpanan dan pinjaman. Hanya saja, kebijakan moneter lewat pasar uang ini akan membuat beban BI menjadi berat. n

«Melalui penyerapan ekses likuiditas yang lebih besar ke tenor yang lebih jangka panjang.» darmin nasution. gubernur bank indonesia

darmin nasution

22

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


bisnis sepekan

Buruh Migran Makin Terlindungi TEKS ratna nuraini FOTO riset

p

erlindungan terhadap buruh migran terus dilakukan oleh pemerintah. Pekan lalu, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) meneken perjanjian kerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) untuk memperkuat kemampuan penanganan para migran tenaga kerja Indonesia (TKI). Kerjasama BNP2TKI dengan IOM mendapat dukungan dari pemerintah, The United Nations Entity for Gender Equality and Empowerment of Women (UN WOMEN), dan komite Uni Eropa. Selain di Indonesia, peningkatan kemampuan penanganan migran tenaga kerja ini juga akan dilakukan di Bangladesh, Nepal, dan Filipina. Nantinya, program ini bakal menjadi model bagi negara-negara anggota Colombo Process lainnya. Menurut Denis Nihil, Kepala Misi IOM di Indonesia, kerjasama ini bertujuan untuk meningkatan kapasitas lembaga pemerintah dalam mempromosikan praktik rekrutmen TKI ke luar negeri yang baik, meningkatkan koordinasi antarnegara asal dengan negara tujuan, serta mendorong riset pengembangan pasar tenaga kerja. Jumhur Hidayat, Kepala BNP2TKI, mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan perbaikan pelayanan dan manajemen migran untuk mewujudkan pelayanan yang mudah, murah, nyaman, serta memberi perlindungan kepada para TKI. Salah satunya adalah dengan membuka sistem pendaftaran online untuk menghapus percaloan. “Kami juga sudah mendirikan crisis center untuk mengakomodasi para pekerja migran dalam pelaporan kasus pelanggaran hak,” kata Jumhur. n

Jamsostek Gandeng BPD Bengkulu TEKS ratna nuraini FOTO riset

b

erbagai upaya terus dilakukan PT Jamsostek (Perseroan) untuk mendongkrak jumlah peserta program Jamsostek. Salah satu adalah menjalin kerjasama dengan sejumlah bank. Pekan lalu, misalnya, Jamsostek menjalin kerjasama dengan BPD Bengkulu. Dipilihnya Bengkulu, menurut Elvyn G Masasya, Direktur Utama PT Jamsostek, karena provinsi ini memiliki potensi kepesertaan yang besar. Ajakan Jamsostek langsung disambut antusias oleh BPD Bengkulu. “Ini merupakan ide yang bagus untuk diterapkan di sini. Kami berjanji akan segera menindaklanjuti program ini,” ujar Wimran Ismau, Direktur Utama BPD Bengkulu. Sebagai langkah awal, April ini Jamsostek akan membuka dua gerai di daerah Muko Muko dan Bengkulu Selatan. Saat ini, bank yang 37% sahamnya dimiliki oleh Pemprov Bengkulu itu mempunyai aset Rp 3,3 triliun. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

23


Bisnis Krakatau-Nippon Steel

Presiden SBY meninjau pembangunan megaproyek pabrik baja PT Krakatau Posco di Kawasan Industri Cilegon

Selingkuh KS Menua Kerjasama Nippon Steel dengan Krakatau Steel menuai protes. Investasi miliaran dolar Posco terancam di ujung tanduk.

A

ksi Krakatau Steel (KS) berkongsi dengan Nippon Steel akhirnya menuai kecaman. Sumber keberatan itu siapa lagi bukan Posco, mitra Krakatau Steel asal Korea Selatan. Posco menganggap, patungan antara KS dan Nippon di PT Krakatau Nippon Steel Sumikin dan PT Krakatau Osaka Steel telah mencederai perjanjian jangka panjang mereka. KS juga dianggap telah me-

24

Teks Rangga Lesmana Foto Riset

nerapkan etika bisnis yang buruk. Kerjasama KS dan Nippon Steel sejatinya merupakan kelanjutan dari persetujuan kedua pihak pada Desember tahun lalu. Padahal, pada saat itu KS telah mengikat kerjasama jangka panjang dengan Posco yang ditandatangani pada tahun 2010. Posco semakin terusik ketika mengetahui ternyata komposisi saham Nippon di Krakatau Sumikin maupun Krakatau Osaka Steel cukup besar. Hal ini jelas tamparan buat Posco. Ka-

rena secara de facto, Nippon berhak memiliki kuasa penuh untuk menentukan arah perusahaan. Termasuk di dalamnya tentang permasalahan yang menyangkut produk, harga dan pasar tujuan nantinya. Sepintas, proyek Krakatau-Nippon senilai US$ 378 juta itu terbilang “mini� dibandingkan investasi Posco yang mencapai US$ 1,5 miliar. Namun produk Krakatau Nippon Steel menyasar pasar Posco, yaitu bidang galvanizing and annealing processing line untuk industri otomotif domestik. Pajak profil kecil dan baja tulang yang diproduksi Krakatau Osaka Steel juga berpotensi menutup pasar baja kontruksi Posco. Langkah protes pun diambil. Perusahaan asal Korea Selatan itu lantas melayangkan surat ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Inti dari surat tersebut adalah keprihatinan Posco serta mempertanyakan langkah KS meng-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Bisnis Krakatau-Nippon Steel butuhkan tak kurang dari 700 Kg baja. Bila total produksi mobil secara nasional tembus 1 juta unit per tahun, berarti tak kurang dari 700 ribu ton suplai baja yang dibutuhkan industri otomotif nasional.

ai Protes gandeng Nippon Steel. Manajemen KS tampak begitu berhati-hati menanggapi masalah ini. Seperti yang dituturkan Irvan Kamal Hakim, Direktur Utama PT Krakatau Steel. “Kami tidak ada masalah dengan Posco. Sampai sekarang hubungan kemitraan masih berlangsung dengan mesra,” ujarnya. Berbagai kalangan menilai, perang antara Posco dan Nippon Steel akan berlangsung seru. Betapa tidak? Sebelumnya, pada tahun lalu, Nippon Steel pernah menggugat Posco atas dugaan pencurian teknologi di Pengadilan Distrik Tokyo. Pada kasus tersebut Nippon Steel menuntut ganti rugi US$ 1,25 miliar. Nah, nampaknya perseteruan itu kini berlanjut di tanah Banten. Apalagi momentumnya bertepatan dengan keluarnya peraturan pemerintah tentang produk mobil murah dan ramah lingkungan. Bayangkan, untuk satu unit mobil mem-

Pantas Posco Ngambek Pada masa kepemimpinan Fazwar Bujang, KS juga telah membentuk perusahaan joint venture bersama dengan Nippon Steel Trading Co Ltd, PT Adyawinsa Dinamika dan PT Dwijaya Sentosa Abadi dengan nama PT Indo Japan Steel Center. Perusahaan ini didirikan sebagai jawaban atas rencana pemerintah menetapkan bea masuk antidumping (BMAD) kepada produsen baja lembaran canai dingin (cold rolled coil/sheet) asal Jepang. Saat ini KS menguasai 20% saham Indo Japan, sementara Nippon Steel Trading Co Ltd menguasai 80% saham. Pada awal beroperasinya tahun ini, kontribusi impor bahan baku Indo Japan diperkirakan mencapai 80%. Sementara sisanya, 20%, akan dipasok KS. Data Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia menyebutkan, impor baja untuk otomotif mencapai angka 1 juta ton per tahun. Impor kebanyakan berasal dari Jepang dan Taiwan. Dengan hadirnya Indo Japan, wajar bila Posco merasa ngeri. Sebab, “kepungan” dari hulu hingga hilir yang dilakukan oleh Nippon Steel berpotensi merontokkan laba Posco yang telah menanamkan investasi US$ 1,5 miliar.

Ketika ditanya tentang potensi timbulnya sengkarut lebih lanjut dengan Posco, Fazwar Bujang, Komisaris Utama KS, hanya menjawab diplomatis. “Kerjasama yang terbangun antara Krakatau Steele dengan Posco sudah berjalan baik sekali. Kami sama-sama berharap hubungan kedua pihak tetap harmonis dalam jangka waktu yang panjang,” ujarnya. Tanggapan datar juga datang dari pihak pemerintah. Bahkan Budi Irmawan, Direktur Industri Logam Dasar Kemperin, mengaku bingung dengan ketegangan dua perusahaan baja besar tersebut. “Terus terang saya belum mendapat pernyataan resmi dari kedua belah pihak. Saya juga belum menerima surat dan secara lisan. Jadi, pihak pemerintah hanya bisa menunggu,” kata Budi, pekan lalu. Sementara ini pihak Posco dan Nippon Steel lebih suka menutup diri. Namun pernyataan Panggah Susanto, Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kemperin, memberi petunjuk yang agak jelas. “Memang saat ini hubungan kedua perusahaan tersebut sedang kurang harmonis. Situasinya diperburuk dengan adanya keberatan dari Posco,” ucapnya. Pantas memang jika Posco mengajukan keberatan. Soalnya, kehadiran Nippon ini jelas bakal mengancam bisnis Posco yang telah menamkan modal hingga miliaran dolar. Dan yang lebih menyesakan lagi, Nippon akan memanfaatkan jalan dan pelabuhan yang dibangun dengan dana dari Posco. n

Memang saat ini hubungan kedua perusahaan tersebut sedang kurang harmonis. Situasinya diperburuk dengan adanya keberatan dari Posco.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

25


Bisnis Briket dan Media Tanam

Menyulap Sabut Kelapa Jadi Fulus Industri serbuk sabut kelapa kian menggiurkan. Indonesia berpeluang menjadi produsen briket dan media tanaman sabut kelapa dengan omzet Rp 13 triliun per tahun.

S

etelah sekian lama teronggok, sabut kelapa akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah. Belum lama ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggandeng Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) untuk mengembangkan industri sabut kelapa di daerah menjadi komoditas bernilai ekonomi. Salah satunya dengan mendayagunakan serbuk sabut kelapa

Coco peat

26

Teks Rangga Lesmana Foto Riset

(coco peat) menjadi bahan baku briket, media tanaman, dan produk lainnya. Kabar gembira itu disampaikan Ady Indra Pawennari, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan AISKI. “Sesuai dengan rencana, pengembangan industri sabut kelapa di daerah akan direalisasikan tahun ini. Lokasinya sudah disepakati, di Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelalawan,� ujar Ady, yang juga menjabat sebagai Ketua AISKI Riau. Sebagai media tanaman, serbuk sabut kelapa memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah kemampuan menyerap dan

menyimpan air tiga kali lebih baik dari tanah. Serbuk sabut kelapa juga memiliki kandungan trichoderma molds, sejenis enzim dari jamur yang dapat mengurangi penyakit, menjaga tanah tetap gembur, subur dan memudahkan akar baru tumbuh dengan cepat dan lebat. Potensi emas dari sabut kelapa sebenarnya sudah lama terendus oleh para saudagar dari negeri seberang. Tak kurang dari pengusaha asal India, Srilanka, Jepang, Italia, dan China menyatakan minat seriusnya. Bahkan untuk China, sabut kelapa asal Bireun Aceh telah mulai diekspor pada bulan ini. Selain China, belum lama ini AISKI telah menandatangani kesepakatan ekspor serbuk sabut kelapa ke Italia. Dengan tahap awal, berupa pasokan coco peat sekitar 300 kontainer, yang akan diolah lebih lanjut untuk media tanam dan bahan baku pupuk organik, serta bedding animal. Selain itu, penggunaan coco peat sebagai bahan briket juga sedang dijajaki oleh sejumlah negara di Eropa. Selain Eropa, negara yang berminat dengan briket bahan bakar coco peat ini adalah Jepang. Negeri Sakura itu membutuhkan briket coco peat sekitar 10 ribu ton per bulan. Jika setiap butir kelapa menghasilkan 0,60 sabut kelapa, maka Indonesia berpotensi menghasilkan briket biomassa sebanyak 9 juta ton per tahun. “Nilainya tak main-main, hampir mencapai Rp 13 triliun per tahun,� ujar Ady. Sayangnya, peluang itu tak mampu dimanfaatkan karena minimnya produksi coco peat dalam negeri. Dengan areal tanaman kelapa seluas 3,8 juta hektar, setiap tahun Indonesia menghasilkan 15 miliar butir kelapa per tahun. Namun, Indonesia baru mampu mengolah sabut kelapanya sekitar 3,2% dari total produksi kelapa. Artinya, jumlah sabut kelapa Indonesia yang belum diolah menjadi komoditas bernilai ekonomi mencapai 14,5 miliar butir per tahun. Makanya, kendati dikenal sebagai produsen buah kelapa terbesar di dunia, Indonesia baru berkontribusi sekitar 10% dari kebutuhan sabut kelapa dunia yang mencapai total 500 ribu ton per tahun. Tertinggal jauh dibandingkan Srilanka dan India yang sudah mampu memasok 70% kebutuhan sabut kelapa dunia. Padahal areal kebun kelapa di kedua negara ini hanya 25% dari luas kebun Indonesia. Nah, dengan adanya uluran tangan dari pemerintah, diharapkan para pengusaha sabut kelapa di daerah bisa memanfaatkan peluang emas itu. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Bisnis Waralaba

Potong Kompas Waralaba Industri waralaba nasional membuat pengusaha bingung. Tapi, para pengusaha punya cara masingmasing dalam menghadapi aturan pembatasan gerai. Teks Rangga Lesmana Foto Dahlan Rebo Pahing

P

ermendag Nomor 7 Tahun 2013 tentang Waralaba Restoran benar-benar memusingkan pemilik bisnis waralaba nasional. Bagaimana tidak? Aturan ini membatasi kepemilikan gerai sendiri hingga 250 buah. Jika ingin lebih, mereka harus mewaralabakan ke pihak lain atau menggandeng para pengusaha lokal. Cara yang ditempuh para pengusaha ternyata berbeda. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, contohnya. Pemilik jaringan minimarket Alfamart ini berencana membuka 800 gerai baru dengan menggandeng investor lokal. Plus, pembangunan lima pusat distribusi (distribution center) di Jabodetabek dan kota-kota besar. Sumber Alfaria Trijaya akan mengalokasikan dana sebesar Rp 1,3 triliun di tahun 2013 ini. Lain Alfa, lain pula PT Top Food Indonesia. Pemilik restoran Es Teler 77 ini lebih tertarik mencari mitra waralaba ketimbang menggandeng investor melalui penyertaan modal. “Ada kekhawatiran,

masuknya investor malah akan membenamkan ciri khas usaha yang susah payah kami usung sejak lama,” ujar Anton Widjaja, Wakil Presiden Direktur PT Top Food Indonesia. Apalagi sampai saat ini jumlah gerai Es Teler 77 baru mencapai 200 unit atau di bawah batas yang ditentukan Permendag Nomor 7. Menurut Anton, hingga tahun ini Top Food sudah mewaralabakan 70% dari keseluruhan gerai Es Teler 77. “Pilihan waralaba adalah yang paling rasional. Sekarang hampir semua biaya operasional melonjak,” katanya. PT Fast Food Indonesia selaku pemilik gerai restoran KFC juga lebih memilih opsi melebarkan sayap waralaba mereka. Bahkan untuk mendukung perluasan jejaring gerai mereka, perusahaan restoran cepat saji ayam goreng ini telah menyiapkan dana Rp 300 miliar untuk membuka 30 gerai baru. Seperti yang dituturkan Justinus D Juwono, Direktur KFC. “Terus terang kami masih menunggu petun-

juk pelaksananya dari Permendag Nomor 7/2013 tersebut,” katanya. Ditambahkan Justinus, strategi perluasan jaringan mitra pewaralaba adalah pilihan terbaik. “Itulah mengapa kami memutuskan untuk tetap menambah gerai. Bila petunjuk teknis aturan tersebut turun, kami telah siap.” Kondisi terkini industri waralaba nasional memang agak membingungkan. Saking ambigunya, di kalangan pebisnis waralaba nasional muncul dugaan bahwa aturan tersebut sengaja diciptakan untuk memberi ruang bagi pewaralaba asing di tanah air. Apalagi tahun ini ada 10 waralaba asal Amerika Serikat yang akan masuk ke pasar Indonesia. Namun Amir Karamoy, Ketua Dewan Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, mengaku merasa tidak terancam oleh masuknya waralaba asing. “Mereka hanya akan bangun 250 gerai lalu setop,” katanya. Pemerintah sendiri menyambut positif masuknya pewaralaba asing. “Peraturan yang baru memberikan kesempatan bagi pengusaha kecil (UMKM) untuk tumbuh dan bermitra dengan pelaku usaha yang sudah mapan,” ujar Srie Agustina, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan. UMKM yang mana? n

minimarket alfamart

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

27


Bisnis Otomotif

Kejaran-kejaran di Kelas Menengah Avanza, Xenia, dan Ertiga kejar-kejaran di pasar low MPV. Persaingan bakal sengit bila April ini Honda jadi meluncurkan Brio MPV. Teks Rangga Lesmana Foto Asep R, Riset

P

asar kendaraan serbaguna atau multipurpose vehicle (MPV) semakin riuh. Posisi Toyota Avanza sebagai raja di kelas low MPV kini mulai terancam. Setelah bertahun-tahun selalu mencatat penjualan di atas 15.000 unit per bulan, selama Maret lalu angkanya melorot sebesar 14,5% menjadi 14.333 unit. Turunnya penjualan Avanza tak lepas dari apiknya kinerja Daihatsu Xenia. Selama Maret, sepupu Avanza ini mencatat penjualan 7.141 unit atau naik 14% dibanding bulan Februari. Tak hanya Avanza, Xenia juga berhasil menggerus

28

30% penjualan Ertiga yang menjadi andalan Suzuki di kelas low MPV. Dengan kontribusi sebesar 45,2%, peningkatan penjualan Xenia berhasil mendongkrak penjualan PT Astra Daihatsu Motor pada bulan Maret sebesar 15,45% menjadi 15.788 unit. Sementara untuk penjualan kuartal I-2013, Daihatsu berhasil mencatatkan angka 42.197 unit atau tumbuh 5,23% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011. Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, jelas senang melihat kecepatan Xenia memotong para pesaingnya. “Kuartal pertama 2013 ini kami berhasil menduduki posisi kedua di pasar mobil nasional,� katanya. Perkembangan yang menggembirakan ini membuat Daihatsu optimistis tahun ini penjualan akan tembus 165.000 unit, naik dibanding 2012 yang mencapai 162.742 unit. Anjloknya penjualan Avanza berdampak pada penjualan PT Toyota Astra Motor yang selama bulan Maret turun 3,79% menjadi 33.981 unit. Kendati di

bulan Maret mengalami penurunan, namun Toyota masih tetap merajai penjualan mobil nasional selama kuartal I-2013 dengan total 105.222 atau naik 8,7% dibanding periode yang sama 2011. Sementara itu, anjloknya penjualan Avanza membuat penjualan PT Toyota Astra Motor yang selama bulan Maret turun 3,79% menjadi 33.981 unit. Namun, kendati di bulan Maret mengalami penurunan, Toyota masih tetap merajai penjualan mobil nasional kuartal I-2013 dengan total 105.222 atau naik 8,7% dibanding periode yang sama 2011. Tak pelak, riuh rendahnya persaingan di pasar otomotif semakin terasa. Walau tidak tersirat menyangkal, Widyawati Soedigdo, General Manager Corporate Planning and Public Relation Toyota Astra Motor, mengatakan penurunan penjualan Avanza bukan dikarenakan kalah bersaing. Akan tetapi lebih disebabkan masalah internal di bagian produksi. Adapun penjualan Suzuki selama bulan Maret mengalami penurunan 43,6% menjadi 8.399 unit dari bulan Februari. Turunnya angka penjualan itu menyebabkan PT Indomobil Suzuki International, produsen Suzuki, hanya menguasai 8,59% pasar mobil nasional yang mencapai 97.811 unit di bulan Maret.

Tentu saja kami pasti punya strategi memenangkan persaingan. Tapi itu jadi rahasia perusahaan, sehingga tidak bisa dijelaskan.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Bisnis Otomotif Setelah Ertiga, datang Brio Menyesakkan, memang. Soalnya, di bulan Februari lalu, Suzuki masih menguasai 14,44% pasar nasional. Alhasil, gebukan telak dari Xenia ini terbilang serangan balasan bagi Suzuki Ertiga, andalan Indomobil di kelas low MPV. Selama Februari, Ertiga berada di urutan kedua penjualan mobil terlaris di Indonesia setelah Avanza dengan total 6.784 unit. Senada dengan PT Astra Toyota Motor, penurunan signifikan penjualan Suzuki pada bulan Maret dilimpahkan pada mandeknya proses produksi. Sebagaimana dituturkan Davy Tulian, Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales. “Penghentian sementara proses produksi di pabrik Suzuki pada pertengahan Maret telah menghambat penjualan,” katanya. Sejak dilucurkan April 2012, Suzuki Ertiga memang sempat membuat panik para pesaingnya. Hanya butuhkan waktu 10 bulan bagi Ertiga untuk mengeser Daihatsu Xenia dari posisi dua di kelas mobil low MPV. Namun, ya itu tadi, Maret lalu Xenia kembali mampu mengejar posisi Ertiga. “Kalah-menang dalam persaingan itu hal biasa,” kata Sudirman Maman Rusdi, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor. Tentu, bukan berarti Sudirman bisa ongkang-ongkang di kantornya. Soalnya, PT Honda Prospect Motor pun berencana meluncurkan Brio MPV. “Kalau semua berjalan lancar, Brio MPV akan hadir pada April ini,” ungkap Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor. Tak pelak, kehadiran Brio akan membuat persaingan di kelas low MPV se-

Suzuki Ertiga

makin sengit. Apalagi, dari pihak Honda sendiri telah keluar bocoran bahwa harga “new Brio” tidak akan jauh-jauh dari harga Xenia, Ertiga, dan Avanza, yakni berkisar Rp 140 juta–Rp 180 juta. Jelas, kehadiran Brio MPV di tak bisa dianggap enteng. Makanya, sejumlah produsen sudah menyiapkan strategi untuk memenangkan persaingan. “Tentu saja kami pasti punya strategi memenangkan persaingan. Tapi itu jadi rahasia perusahaan, sehingga tidak bisa dijelas-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

kan,” kata Sudirman. Setelah pernah merasakan digeser oleh Suzuki Ertiga, Daihatsu memang tidak bisa lagi berleha-leha. Makanya, perusahaan milik Astra Internasional ini berencana untuk menambah kapasitas produksi bulanan mereka hingga mencapai 40 ribu unit. “Asal sehat, ketatnya persaingan malah akan mendorong kita untuk bersikap lebih tepat dan cermat,” kata Sudirman. n

29


Berawal dari balas jasa Raja Inggris atas kebaikan penduduk, kini Kepulauan Cayman menjadi surga bagi para pengemplang pajak. TEKS RATNA NURAINI Foto Riset Ilustrasi Erbhayu

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

31


K

Banyak wisatawan mancanegara sering berkunjung ke Cayman

epulauan Cayman hanyalah sebuah negara kecil. Luas negara kepulauan itu hanya sekitar 264 km persegi. Peduduknya pun hanya 60.456 kepala. Namun kini, Kepulauan Cayman atau Cayman Islands memikat banyak orang berduit di dunia. Negara kepulauan itu terletak di Kepulauan Karibia bagian barat. Berjarak sekitar 149 mil di selatan Kuba, negara tetangga terdekatnya. Juga 167 mil arah barat laut Jamaika. Nama Cayman sendiri berasal dari ‘caiman’, yang merupakan sebutan penduduk di sekitar Karibia untuk hewan sejenis buaya. Meski letaknya tergolong terisolir, di negara itu telah berdiri kantor cabang dari hampir semua bank bertaraf internasional. Termasuk empat bank terbesar di dunia, yakni Citibank, Bank of Amerika, Deutsche Bank, dan Barclay. Apa daya tarik Cayman bagi kalangan pebisnis internasional? Negara yang terbagi dalam tiga pulau—Cayman Besar, Cayman Kecil dan Cayman Brac—itu, ternyata merupakan salah satu negara yang menerapkan sistem bebas pajak. Alkisah, kebijakan bebas pajak berawal dari sikap kebaikan hati yang ditunjukkan penduduk Cayman pada abad 18.

32

Saat itu, penduduk setempat menyelamatkan sejumlah kapal dagang yang kandas menghantam batu karang, saat melintasi perairan mereka. Atas kebaikan hati penduduk Cayman, King George III, Raja Inggris yang berkuasa sejak 1760-1820, membalasnya dengan sebuah perjanjian. Yakni, mereka tidak akan dikenakan pajak untuk selamanya. Dalam perjalanannya hingga kini, sistem bebas pajak di Cayman membuka peluang berkembangnya the financial secrecy business. Dan tentu saja, wilayah itupun menjadi menarik untuk menempatkan modal yang bersumber dari secret money atau dirty money. Maka, dana-dana yang berasal dari underground activities business atau bisnis ilegal dan hasil kejahatan dari berbagai negara pun masuk ke Cayman. Utamanya, dari Amerika Latin dan Asia (termasuk Indonesia). Dana itu disinyalir dicuci dan disebarkan ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai cara. Sebagai catatan, terminologi dirty money atau secret money memiliki cakupan sangat luas. Sebab bukan hanya berkaitan dengan dana atau uang yang berasal dari tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan, penipuan, serta

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Fasilitas lain yang ditawarkan Cayman adalah diberlakukannya peraturan soal kerahasiaan bank yang jauh lebih ketat dibanding Swiss. hasil-hasil dari transaksi perdagangan narkotik dan hasil korupsi, komisi, atau sogokan.Tapi juga dana yang berasal dari kegiatan-kegiatan lain yang dinilai tidak wajar. Bahkan termasuk uang yang diperoleh dari hasil penggelapan atau pengemplangan pajak. Nah, sebagaimana lazimnya tax haven country lain, Cayman pun ditengarai telah menjadi tempat pencucian uang. Apalagi mereka menawarkan fasilitas di bidang keuangan dan perpajakan yang sangat menarik. Antara lain, tidak ada pajak atas pendapatan, laba, pemberian/hibah, transfer modal atau kekayaan. Setiap individu atau perusahaan juga diperbolehkan memiliki rekening valuta asing dari negara-negara yang mata uangnya kuat. Serta yang terpenting, tidak ada kontrol devisa.

Ketatnya Rahasia Bank Fasilitas lain yang ditawarkan Cayman adalah diberlakukannya peraturan soal kerahasiaan bank yang jauh lebih ketat dibanding Swiss, misalnya. Bahkan jangan heran, jika seseorang justru bisa dipenjara hanya karena permintaan untuk mengetahui aktivitas keuangan seorang atau perusahaan yang menjadi nasabah dari salah satu bank di Cayman. Di bank-bank milik pribadi yang banyak berdiri di negara itu, pelayanan yang diberikan kepada pelanggan boleh dibilang bersifat sangat pribadi. Divisi bank pribadi di dalam struktur bank-bank itu, biasanya ditangani oleh tim kecil yang punya kecakapan internasional. Di tangan mereka, kerahasiaan para klien bakal dijamin 100%. Hingga saat ini, mayoritas nasabah bank di Cayman berasal dari Amerika Selatan, Asia, Timur Jauh dan Timur Tengah. Dan alasan utama mereka menanam uangnya di Cayman, mayoritas adalah pemerintahan di negaranya yang tidak stabil secara politis. Hal yang patut dicatat, tawaran yang diberikan Cayman kepada kalangan pebisnis internasional, telah menjadikan sektor perbankan internasional menjadi salah satu pendapatan terbesar negeri itu. Selain tentu saja sektor pariwisata. Di Cayman, semua rekening pribadi orang-orang berduit disimpan dalam dolar Amerika. Tapi uniknya, bank pribadi tidak menangani rekening pribadi orang-orang Amerika Serikat. Meski aturan perundangan yang berlaku tidak melarang hal itu. Toh, menariknya, mayoritas perusahaan yang terdaftar di Cayman justru perusahaan pribadi milik orang Ame-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Suasana di Cayman

33


rika Serikat. Konon, para pebisnis itu meyakini keamanan penyimpanan uang miliknya. Sebab, ada aturan di Cayman yang memberi jaminan bahwa penyimpanan uang akan lebih aman lewat perusahaan. Pasalnya, kreditur, suami atau istri, rekan bisnis, atau bahkan penggugat tidak bisa mengutakatik uang mereka.

Tekanan AS Selain berbagai fasilitas tersebut, Cayman juga dikenal sebagai pusat administrasi Eurocurrency terbesar di dunia. Terdata, beroperasi lebih dari 450 bank dan trust company, sekitar 17 ribu perusahaan, serta lebih dari 300 perusahaan asuransi. Di pulau tersebut juga terdapat 43 kantor dari 50 bank terbesar di dunia. Deposito valas yang dihimpun saat ini, diperkirakan telah mencapai angka lebih dari US$ 1.000 miliar.

Di pulau tersebut juga terdapat 43 kantor dari 50 bank terbesar di dunia. Deposito valas yang dihimpun saat ini, diperkirakan telah mencapai angka lebih dari US$ 1.000 miliar.

Besarnya nilai uang inilah yang agaknya membuat Cayman tak peduli meski berulang kali memperoleh tekanan dari Pemerintah AS. Mereka tetap menawarkan perlakuan perpajakan yang menggiurkan, serta membuka peluang yang lebih luas dalam kegiatan bisnis. Utamanya, di bidang jasajasa keuangan seperti fund management dan advis mengenai pembentukan lembaga. Semua kemudahan tersebut, agaknya diharapkan mampu menetralisasi dampak berkurangnya kerahasiaan bank, sebagai akibat tekanan AS. Penempatan dana di Cayman melalui bank-bank devisa dengan tujuan menghindari pajak juga semakin berkembang. Terutama sejak berbagai pemerintah (pada awal 1990an) terus menguber para penyimpan dana untuk membayar PPH atas bunga simpanan tersebut. Dengan adanya fasilitas bebas pajak atas pendapatan, laba, pemberian, transfer modal atau kekayaan di bank-bank Cayman, telah dimanfaatkan oleh sejumlah bank nasional maupun asing atau campuran, untuk menarik dana-dana masyarakat. Apa yang berlaku di Cayman, memang juga berlaku di sejumlah negara lain. Tercatat sejumlah wilayah yang juga ditengarai menggunakan sistem perpajakan serupa. Sebut saja sejumlah negara di wilayah Laut Karibia dan Atlantik Selatan. Seperti Kepulauan Antigua, Bahama, Bermuda, Monsteraat, dan Antillen Belanda. Ada pula, negara atau pulau-pulau lain yang juga memiliki karakter serupa Cayman. Misalnya Channel Islands, Gibraltar, Luxemburg, Panama, Austria, Hong Kong dan Lebanon. Ternyata pengemplang pajak tetap menjadi ‘santapan’ lezat bagi dunia perbankan. n

Salah satu cabang sebuah bank yang berada di Cayman

34

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


Saat Obat Bius Menjadi Pizza

P

encucian uang atau money laundering memang menjadi salah satu modus untuk menjadi kaya raya. Menurut kamus, pencucian uang disebut sebagai perbuatan menempatkan, mentransfer, membayarkan, membelanjakan, menghibahkan, menyumbangkan, menitipkan, membawa keluar negeri, menukarkan, atau perbuatan lainnya atas harta yang diketahui atau diduga merupakan hasil tindak pidana, dengan maksud menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaan tersebut sehingga seolah menjadi harta kekayaan yang sah. Disebutkan pula, pencucian uang adalah rangkaian kegiatan yang merupakan proses yang dilakukan seseorang atau organisasi, terhadap uang haram. Sehingga, uang tersebut kemudian dapat dikeluarkan dari suatu sistem keuangan sebagai uang yang halal. Ada sejumlah modus pencucian uang yang kerap ditemukan: 1. Loan Back, yakni meminjam uangnya sendiri. Modus ini terinci lagi dalam bentuk direct loan dan back to loan. 2. Modus operasi C-Chase. Metode ini cukup rumit karena memiliki liku-liku dalam upaya menghapus jejak. Contoh dalam kasus BCCI, dimana kurir-kurir datang ke Bank Florida untuk menyimpan dana sebesar US $ 10.000 supaya lolos dari kewajiban lapor. 3. Modus transaksi dagang internasional. Modus ini menggunakan sarana dokumen L/C. 4. Modus penyelundupan uang tunai atau sistem bank paralel ke negara lain. Modus ini menyelundupkan sejumlah fisik uang itu ke luar negeri. 5. Modus akuisisi. Melakukan akuisisi terhadap perusahaan milik sendiri. 6. Modus real estate carousel. Yakni menjual suatu properti berkali-kali kepada perusahaan di dalam kelompok yang sama.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

7. 8.

9.

10. 11.

12.

13.

Modus Investasi Tertentu. Investasi tertentu ini biasanya dalam bisnis transaksi barang atau lukisan atau barang antik. Modus over invoices atau double invoice. Modus ini dilakukan dengan mendirikan perusahaan ekspor-impor negara sendiri, lalu di luar negeri (yang bersistem tax haven) mendirikan pula perusahaan bayangan (shell company). Modus Perdagangan Saham. Modus ini pernah terjadi di Belanda. Dalam suatu kasus di Bursa efek Amsterdam, melibatkan perusahaan efek Nusse Brink, di mana beberapa nasabah perusahaan efek ini menjadi pelaku pencucian uang. Artinya, dana dari nasabah yang diinvestasi ini bersumber dari uang gelap. Nussre Brink membuat 2 (dua) buah rekening bagi nasabah-nasabah tersebut, satu untuk nasabah yang rugi dan satu yang memiliki keuntungan. Rekening diupayakan dibuka di tempat yang sangat terjamin proteksi kerahasiaannya, supaya sulit ditelusuri siapa benefecial owner dari rekening tersebut. Modus Pizza Connection. Modus ini dilakukan dengan menginvestasikan hasil perdagangan obat bius untuk mendapat konsesi pizza. Modus la Mina. Kasus yang dipandang sebagai modus dalam money laundering ini terjadi di Amerika Serikat pada 1990. Dana yang diperoleh dari perdagangan obat bius diserahkan kepada perdagangan grosir emas dan permata sebagai suatu sindikat. Modus Deposit taking. Mendirikan perusahaan keuangan seperti Deposit Taking Institution (DTI) Canada. DTI ini terkenal dengan sarana pencucian uangnya seperti chartered bank, trust company, dan credit union. Kasus money laundering ini melibatkan DTI antara lain transfer melalui telex, surat berharga, penukaran valuta asing, pembelian obligasi pemerintahan dan treasury bills. Modus Identitas Palsu. Yakni memanfaatkan lembaga perbankan sebagai mesin pemutih uang dengan cara mendepositokan dengan nama palsu. n

35


Andil Nauru dalam Kebangkrutan Rusia Aktivitas pencucian uang bisa membuat bangkrut sebuah negara. Rusia bahkan bangkrut setelah ‘dikerjai’ dari Republik Nauru. TEKS Ratna Nuraini Foto Riset

D

i dalam daftar negara-negara yang ditengarai menjadi tempat pencucian uang, Republik Nauru belumlah sekondang Kepulauan Cayman. Namun, aktivitas perbankan di negeri yang sebelumnya dikenal dengan nama Pleasant Island itu, dikabarkan memiliki andil besar dalam runtuhnya sektor finansial Rusia, pada 1998. Nauru terletak di Samudra Pasifik bagian selatan, memanjang 42 kilometer di bawah garis khatulistiwa. Berada di sebelah selatan Kepulauan Marshall. Jarak dari Papua ke Nauru, kira-kira sebanding dengan jarak dari Papua ke Pulau Jawa. Negara itu sendiri diketahui sebagai negara berbentuk republik yang wilayahnya terkecil di dunia. Bahkan diketahui, Nauru tidak memiliki ibu kota negara yang resmi. Dengan 9.378 penduduk, Nauru juga terdata sebagai negara dengan penduduk paling sedikit kedua setelah Vatikan. Awalnya, Nauru dihuni oleh suku Mikronesia dan Polinesia. Pada akhir abad ke-19, Nauru dianeksasi oleh Kekaisaran Jerman. Dan setelah Perang Dunia I, Nauru menjadi mandat Liga Bangsa-bangsa yang dikelola oleh Australia, Selandia

Nauru tidak memiliki ibu kota negara yang resmi. Dengan 9.378 penduduk, Nauru juga terdata sebagai negara dengan penduduk paling sedikit kedua setelah Vatikan. 36

Kondisi geografis republik nauru

Baru, dan Britania Raya. Selama Perang Dunia II, Nauru sempat menjadi negara jajahan Jepang. Dan saat perang berakhir, Nauru kembali menjadi amanat (trusteeship) Liga Bangsa-Bangsa. Baru pada 1968, Nauru pun mendeklarasikan kemerdekaannya. Nauru terkenal dengan hasil produksi fosfat. Penambangan hasil bumi Nauru itu telah dilakukan oleh gabungan perusahaan asing sejak 90 tahun terakhir. Fosfat pertama kali ditemukan pada abad kolonial oleh tentara Jerman. Eksploitasi pihak

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


menjadi salah satu penduduk terkaya di dunia secara per kapita. Bank sentral Nauru, di penghujung masa jayanya, bahkan ditaksir mempunyai USD 800 miliar, plus real estate di Oregon dan Hawaii. Namun, masa keemasan Nauru berlangsung relatif singkat, hanya dari 1960 sampai akhir 1990-an. Mendung menyelimuti perekonomian Nauru, saat seorang penasihat finansial asal Inggris menggelapkan dana US$ 60 miliar dari bank sentral. Derita bertambah saat dana sebesar US$ 30 miliar kembali lenyap akibat penipuan investasi. Dua peristiwa itu mengakibatkan kekayaan di Bank Sentral Nauru terpuruk di angka US$ 130 miliar. Dengan kekayaan yang menipis dan prediksi kandungan fosfat yang tinggal beberapa tahun lagi, Bank Sentral Nauru mulai melakukan aktivitas pencucian uang dan mengambil margin keuntungan. Agaknya, bekal pengalaman sebagai eksportir, kelak cukup berperan dalam keberhasilan usaha baru Nauru tersebut. Yang mengagetkan, aktivitas pencucian uang di Bank Sentral Nauru itu tercatat berperan dalam sejarah hitam finansial Rusia. Tepatnya pada 1998, Bank Nauru diperkirakan mencuci uang sebesar US$ 70 miliar dari Rusia untuk menghindari pajak. Hal inilah yang kemudian diyakini membuat negara super power itu bangkrut secara finansial. Di balik cepatnya roda perputaran uang di Republik Nauru, siapa menduga bahwa aktivitas perbankan di negara itu hanya dilakukan di sebuah tempat yang lebih menyerupai gudang. Di ruangan yang diberi pendingin udara maksimal itu, para pegawai bekerja dengan peralatan komputer yang terhubung dengan bank-bank koresponden di seluruh dunia. Perbedaan wujud aktivitas perbankan di Nauru juga tampak dari sangat tertutupnya kegiatan tersebut. Konon, lokasi bangunan bank pun cenderung dirahasiakan dan tidak sembarang orang bisa memasuki areal itu.

barat dan perkosaan alam di Nauru pun dimulai saat itu. Pascakekalahan Jerman, Australia menggantikan aktivitas itu selama Perang Dunia I. Kendati langkah Australia sempat terhenti lantaran Jepang masuk, pada PD II, penguasaan fosfat negara di wilayah Nauru kembali berlanjut hingga 1968.

Terkaya di Dunia Pascakemerdekaannya, tercatat penduduk Nauru sempat

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Ancaman Bagi Nauru Kini cahaya Nauru sudah redup. Terlebih setelah muncul protes dari berbagai negara terhadap kegiatan pencucian uang di Nauru, yang masa keemasannya pada kurun 2001 sampai 2008. Persoalan lain juga mengancam wilayah tersebut, yakni dari perspektif klimatologi. Wilayah yang semula merupakan kawasan hutan tropis itu, kini 80% tinggallah tanah bekas pertambangan yang tidak lagi bisa dihuni. Kabarnya, negara itu juga tengah dilanda ‘oven effect’, yakni udara panas yang meniup awan hujan sehingga terjadi musim kering berkepanjangan. Bahkan diperkirakan pula, pada tahun-tahun mendatang, akan terjadi banjir besar yang bakal menenggelamkan pulau tersebut. Oleh sebab itulah, pemerintah Nauru tengah aktif bernegosiasi dengan pemerintah Australia untuk membeli sebidang tanah di Australia. Rencananya, tanah itu dibeli sebagai persiapan hijrah bilamana banjir besar terjadi. Namun ironisnya, negosiasi terganjal oleh syarat yang diajukan Pemerintah Australia. Yakni, Nauru yang aktivitas pencucian uangnya sempat diperkirakan mencapai volume sekitar US$ 5 triliun itu justru dituntut menyerahkan daulat kenegaraannya. n

37


figur

Ratu Elizabeth II

p

ara gadis Bond—sebutan bagi para perempuan pendamping James Bond, agen spionase fiktif Inggris—terkenal cantik dan seksi. Namun ternyata, gadis bond paling mengesankan bukanlah Ursula Andress, Sophie Marceau, atau Bérénice Marlohe. Di luar dugaan, ternyata Bafta Awards bagi ‘gadis bond paling mengesankan’ jatuh ke tangan Ratu Elizabeth II. Penghargaan bagi ibunda Pangeran Charles yang akan genap berusia 87 tahun pada 21 April mendatang itu, diberikan British Academy of Film and Television Arts (BAFTA). Pemberian penghargaan diserahkan di Istana Windsor dalam rangkaian perayaan industri perfilman di Inggris. Ratu juga dinilai memberikan dukungan penuh kepada dunia perfilman dan pertelevisian Inggris. Ratu Elizabeth II sendiri, tampil sebagai gadis bond pada film yang khusus dibuat untuk upacara pembukaan Olimpiade 2012 di London. Saat itu, Ratu dijemput James Bond—diperankan Daniel Craig—untuk dikawal secara khusus dengan helikopter ke Stadion Olympic di Stratford, London Timur. Dan mereka pun terjun payung untuk sampai di stadion. Meski atraksi terjun payung diperankan stuntman, toh penampilan Ratu banyak mendapat apresiasi. Termasuk dari Craig. “Dia orang yang menyenangkan, sungguh luar biasa. Kami hanya punya sedikit waktu… Lalu dia sedikit berimprovisasi. Dia seharusnya hanya duduk di kursi dan kemudian bertanya apakah dia boleh menulis? Lalu dia berpura-pura menulis,” kata Craig. n

Gadis Bond Paling Mengesankan TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

38

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


figur Alec Baldwin

Relakan Diri Dilelang Rp 238 Juta TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

j

arang orang mau dirinya dilelang. Tapi hal itu tak berlaku bagi Alec Baldwin (55). Aktor nomine Oscar itu, rela dilelang oleh Screen Actor Guild Foundation—yayasan yang peduli pada anak-anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga—senilai US$ 25 ribu atau sekitar Rp 238 juta. “Saya bahagia menjadi duta dan membantu Yayasan SAG untuk berbagi dengan sesama,” kata mantan suami Kim Basinger itu. Lelang akan ditutup sampai 24 April mendatang. Empat penawar tertinggi, akan berkesempat­ an menyaksikan pertunjukan di Broadway dan bersantap malam secara khusus bersama Baldwin. Berapa kira-kira Baldwin bakal laku terjual? Entahlah. Yang jelas, hingga Senin pekan lalu, penawaran tertinggi baru mencapai angka US$ 4.500 atau sekitar Rp 42,8 juta. n

Arzetti Bilbina inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Bosan Dicatut TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

a

rzetti Bilbina (38) lagi termotivasi. Gara-gara namanya sering dicatut oleh banyak butik, peragawati dan model itupun berketetapan hati membuka butik miliknya sendiri. Pada Senin pekan lalu, Arzetti pun meresmikan butiknya di Metro Tanah Abang. “Dari dulu banyak butik yang menggunakan nama saya, padahal itu bukan punya saya. Kasihan orang-orang yang mau beli baju,” ujar Arzetti. Butik resmi Arzetti ini, menjual aneka ragam busana perempuan muslim. Dan semua hasil karyanya. Menurutnya, pakaian yang dijual semuanya berkualitas bagus, namun bisa dibeli secara grosir. Lalu mengapa busana muslimah? “Aku ingin orang berbusana muslim itu image-nya naik,” kata ibu tiga anak itu. n

39


gaya hidup Shopping praktis, mudah, dan hemat

Wabah Belanja

Online Belanja online menjadi tren hampir di semua lapisan masyarakat. Inilah solusi untuk memenuhi kebutuhan hidup secara praktis, mudah, dan hemat.

S

TEKS Sri Wulandari foto asep rochyadi

Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013

40

eiring dengan kemajuan teknologi yang hampir menyentuh segala bidang, gaya hidup masyarakat berubah dengan cepat, termasuk pola belanja. Shopping online atau belanja secara online menjadi solusi dari pemenuhan gaya hidup masyarakat yang menuntut serba cepat, praktis, dan harga-harga yang murah. Menjamurnya belanja online ini diimbangi dengan perbaikan tingkat keamanan dan kenyamanan. Cukup mengakses situs belanja online, aktivitas belanja bisa dilakukan tanpa beranjak dari tempat duduk. Tak heran, bila berbelanja di jalur dunia maya ini begitu digemari. Alasan itu pula yang membuat Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013 gandrung berbelanja online. Daripada membeli barang secara langsung di pasar ritel, Whulan—demikian dia karib dipanggil—lebih senang berada di depan laptop dan hunting di sejumlah toko online. Tingkat fleksibilitas dan kemudahan yang ditawarkan membuat belanja online sangat menyenangkan. Tak perlu antre di kasir, tak perlu mengalami

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


gaya hidup Shopping praktis, mudah, dan hemat kemacetan yang panjang, barang yang diinginkan bisa didapat. “Barangnya datang ke rumah, tanpa kita perlu ke luar rumah,” ucapnya. Tak hanya itu alasan Whulan. Sejumlah barang-barang yang unik dan menarik, justru didapatkan melalui di situs online. “Kita sering ketemu barang yang tidak dijual di tempat biasa. Makanya saya suka shopping online,” tuturnya. Mulai dari kebutuhan rumah, pakaian hingga aksesori kecantikan. Terakhir, dia melakukan belanja online di situs Lazada. Dia tertarik pada sebuah teflon dan peralatan masak lainnya. “Enggak sampai dua hari barang yang saya pesan datang,” katanya. Tak ada budget khusus berapa yang dia alokasikan untuk belanja online. Paling murah, dia membeli barang seharga Rp 300 ribu. Bahkan, dia pernah merogoh kocek hingga Rp 2 juta untuk membeli beberapa barang kebutuhannya. “Lebih dari itu, enggaklah. Saya memang suka tergoda kalau melihat iklan berupa barang-barang yang lucu di Facebook dan Instragram,” ujarnya.

Promosi Besar-besaran Whulan tak sendirian. Ada Kirana Larasati yang juga hobi berbelanja secara online. Bahkan, jauh sebelum online shopping merebak di Indonesia, pemain sinetron ini sudah berselancar di situs ecommerce di luar negeri. “Aku cari sepatu, karena ukuran kakiku jarang ditemui di Indonesia,” katanya. Pilihannya jatuh pada sepatu boots, maklum dia memang penggemar berat sepatu boots. Hampir seluruh koleksinya ini dibeli melalui jalur online.

Hong Kong dan China kerap menjadi sasarannya untuk belanja online. Alasannya, ia sering menemukan barang yang ia sukai dan menarik. Cara bayarnya, dengan paypal karena terbilang aman. Toh, situs di Indonesia tak jarang dia sambangi karena tertarik promosi yang yang terpampang di sejumlah situs lain. “Kalau ada yang lucu, biasanya aku beli. Kalau di situs Indonesia, bayar pakai kartu kredit,” ujarnya. Ya, tumbuhnya hasrat belanja online, karena perusahaan e-commerce di Indonesia tumbuh pesat dan gencar memasang iklan-iklan menarik sejumlah produknya. Bahkan, banyak perusahaan besar dunia yang berani menggeser budget iklan ke media online. Lihat saja situs www.lazada.co.id, hampir di semua situs jejaring sosial, Lazada memasang iklan.

Potensi Indonesia Di Indonesia, situs Lazada, diklaim oleh Maximilian Bittner, CEO, Lazada South East Asia sebagai situs yang paling sukses dan besar, bila dibandingkan di negara operasionalnya, seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam. Potensi pasar di Indonesia memang cukup besar. Di sini ada 120 juta pengguna internet,” papar Max. Menurut Managing Director Lazada Indonesia, Tom Damek, lebih dari 250 ribu pengunjung menengok situs Lazada. Pendapatan yang berhasil dirang­ kum Lazada mencapai 30%, dengan rata-rata belanja setiap hari mencapai 3.000 transaksi. Lazada sendiri, dikonsep seperti mal dan memiliki ratusan ribu produk dari 3.000 subkategori yang berbeda. Mulai dari elektronik, gadget, produk kecantikan dan kesehatan, mainan, kebutuhan

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

rumah tangga, serta masih banyak lagi. Di tahun pertama ulang tahunnya, Lazada menggelar program Lazada Award, di mana puluhan produk yang masuk dalam nominasi adalah produk-produk paling menarik sepanjang tahun 2012 melalui penjualan dan voting. Sebagai bentuk penghargaan terhadap customer-nya, Lazada memberikan diskon hingga 60% untuk semua produk nominasi. Situs lain yang tak kalah top adalah Multiply. Situs yang berawal dari media jejaring sosial pada 2004 itu kini telah menjelma menjadi pasar online. Bahkan sejak 1 Desember 2012 lalu, Multiply resmi mengukuhkan transformasinya dengan memfokuskan diri menjadi 100% platform e-commerce. Menariknya, karena belanja online sedang mewabah di Indonesia, Multiply pun memindahkan kantor pusatnya dari Florida, Amerika Serikat, ke Jakarta. Ratusan ribu pedagang telah bergabung dengan Multiply,dari UKM hingga brandbrand terkenal. Produk yang ditawarkan sangat beragam. Multiply dikonsep layaknya sebuah pasar yang sangat besar dan apa saja tersedia. Seiring dengan pertumbuhan toko, transaksi di Multiply juga meningkat 200% hingga 300% per bulan. Saat ini rata-rata per transaksi belanja di Multiply sekitar Rp 200 ribu. Pendapatan Multiply diperoleh dari penetapan tarif sebesar 3,9% per transaksi. Dalam hal ini, Multiply menggunakan platform pembayaran melalui PayPal, internet banking BCA, dan transfer melalui Bank Mandiri. “Biaya 3,9% itu sudah termasuk biaya transaksi yang dikenakan bank,” kata Daniel Tumiwa, Country Manager Multiply Indonesia. n

41


lingkungan pencemaran air

Limbah obat bisa pengaruhi perilaku ikan. Ini akan menggangu keseimbangan ekologi laut. TEKS Indah Winarso FOTO riset

p

ara aktivis lingkungan mulai mengkhawatirkan dampak sisa obat-obatan. Maklum, gara-gara tercemar limbah obat, perilaku ikan bisa berubah menjadi penakut, rakus, dan penyendiri. Sebuah studi

mengungkapkan, telah terjadi perubahan perilaku pada ikan yang disebabkan karena tercemar obat yang dikeluarkan dari saluran pencernaan manusia. Obat-obatan dalam konsentrasi tertentu memang sering dijumpai di aliran sungai dan tempat pengolahan air. Di perairan umum di Eropa, misalnya, para peneliti menemukan sisa unsur aktif obat-obatan seperti antibiotika, pereda rasa sakit, penurun tekanan darah atau pil KB dalam kadar yang meresahkan. Pencemaran ini juga terjadi pada sumber air minum. Namun, kadarnya sedemikian rendahnya sehingga tidak membahayakan manusia. Tetapi bagi dunia hewan dan tumbuhan di sungai dan danau, efek sampingnya akan terasa. Residu obat itulah yang diyakini telah memengaruhi perilaku ikan. Tim peneliti asal Swedia yang dike-

tuai oleh Tomas Brodin membuktikannya. Mereka mengamati pengaruh obat-obat­ an manusia terhadap fauna air. Dalam studi itu, mereka mengamati perubahan perilaku ikan kakap putih (Perca fluviatilis) yang terkena dampak Oxazepam, obat penenang yang banyak dijumpai di perairan kawasan padat penduduk di Swedia. Obat ini biasa diresapkan sebagai obat penghilang kecemasan dan insomnia. Residu obat juga sering ditemukan di bagian hilir pabrik pengolahan limbah yang gagal membuat limbah farmasi menjadi tidak aktif. Limbah itu lalu diserap ikan melalui insang. “Normalnya, ikan kakap sangat pemalu dan berburu dalam kelompok. Tapi ikan yang berada di perairan yang mengandung Oxazepam berubah menjadi sangat pemberani,� ujar Brodin dalam laporannya yang dipublikasikan di Jurnal Science. Obat Oxazepam juga membuat ikan menjadi kurang bergaul dan penyendiri. Ini jelas berbahaya. Soalnya, ikan yang meninggalkan kelompoknya un-

Perilaku Menyimpang Akibat Residu Obat 42

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


lingkungan pencemaran air tuk mencari makan sendiri adalah tindakan yang berisiko karena bisa menjadi santap­an empuk para predator. Tak hanya itu, ikan juga makan lebih cepat dan banyak alias rakus. Berhubung ikan memainkan peranan penting dalam lingkungan perairan, perubahan perilaku mereka bisa mengganggu keseimbangan ekologi secara serius. “Sebagai contoh, ikan yang memakan zooplankton pada gilirannya nanti akan memakan ganggang,” kata Brondin. Nah, jika ikan menjadi rakus memakan ganggang, ini dapat menyebabkan penyusutan oksigen dari sistem air. Jelas, keseimbangan ekologi perairan menjadi terganggu. Kehidupan di laut juga dapat terpengaruh, meski peneliti menunjukkan bahwa spesies di air yang lebih dalam mungkin akan sedikit terlindungi karena konsentrasi air limbah di perairan dalam lebih rendah.

Fenomena Global Kandungan hormon di perairan juga berpengaruh pada ikan. Tak banyak yang tahu bahwa jenis kelamin ikan

tidak ditentukan sejak lahir, tapi berkembang seiring perjalanan waktu. Para peneliti mengamati bahwa di perairan bebas, cemaran sisa hormon menyebabkan lebih banyak ikan betina dibandingkan yang jantan. Masalah ini sebenarnya sudah dideteksi di Jerman sejak tahun 1990-an. Seorang peneliti di Berlin ketika itu mengambil sampel air dan secara tidak sengaja menemukan jejak unsur aktif obat Clofibrin. Lantas Dinas lingkungan Jerman (UBA) menugaskan penyelidikan yang hasilnya dipublikasikan tahun 2010. “156 zat pencemaran ditemukan”, ujar Claudia Thierbach dari UBA. Ironisnya, tak hanya di Swedia atau kawasan Eropa, ada banyak obat-obat­ an dengan fungsi serupa ditemukan di perairan di banyak negara. Penggunaan obat-obatan juga diperkirakan akan terus meningkat. Artinya, pencemaran obat-obatan pada ikan juga bakal naik. Konsekuensi ekologisnya, ini akan menjadi fenomena global.

Zat kimia di perairan umum juga menjadi topik bahasan di Komisi Eropa. Sejauh ini ada daftar 33 zat yang diawasi secara ketat oleh Uni Eropa. Mulai awal tahun depan, akan diusulkan 15 zat tambahan ke dalam daftar zat yang diawasi. Namun, usulan Komisi Eropa ditanggapi secara skeptis oleh Thierbach dari UBA dan Sebastian Schönauer perwakilan ikatan perlindungan lingkungan Jerman (BUND). Thierbach mengaku khawatir, suatu saat obat akan dilarang karena berbahaya bagi lingkungan. “Padahal masalahnya adalah bahwa ada pencemaran unsur berbahaya di perairan, dan itu harus ditanggapi dengan tindakan. Bukan dengan cara melarang,” katanya. Tak ada yang bisa disalahkan dari industri obat. Menurut ahli lingkungan, solusi bagi masalah ini bukan menghentikan pengobatan bagi orang sakit. “Tapi bagaimana mengembangkan metode pengelolaan air yang bisa menangkap obat-obatan yang berbahaya bagi lingkungan,” kata Jerker Fick, pakar spesialis lingkungan. n

ikan kakap putih (Perca fluviatilis)

«Normalnya, ikan kakap sangat pemalu dan berburu dalam kelompok. Tapi ikan yang berada di perairan yang mengandung Oxazepam berubah menjadi sangat pemberani.» Tomas Brodin ketua tim peneliti dari swedia

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

43


internasional ekspansi

Ramai-ramai ke Myanmar Myanmar perlahan-lahan mulai membuka isolasinya. Investor pun tak mau melewatkannya begitu saja, termasuk George Soros. Perusahaan Indonesia tak mau ketinggalan. TEKS Indah Winarso foto riset

m

yanmar belakangan ini seperti gadis cantik yang banyak dilamar orang. Selama puluhan tahun dipimpin junta militer, kini negara berpenduduk 55 juta jiwa itu mulai membuka diri. Investor asing dipersilakan masuk dan diberi karpet merah. Perusahaan-perusahaan Indonesia termasuk yang nafsu masuk ke negara ini. Tercatat ada 15 BUMN segera berinvestasi di Myanmar. Sebanyak 15 BUMN itu antara lain PT PLN, PT Timah, PT Garuda Mainte-

nance Facilities (GMF), PT Bukit Asam, Perum Bulog, PT Bank BNI, PT Pupuk Indonesia, PT Semen Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Tak ketinggalan pengusaha besar asal Indonesia, Eka Tjipta Widjaya dan Edwin Soeryadjaya. Kedua pengusaha ini berencana menggarap sektor industri kehutanan dan produk turunannya, seperti pembangunan pabrik kertas di Myanmar. Sebelumnya, Edwin sudah masuk ke sektor tambang, sementara Eka tengah mengembangkan pulp and paper. George Soros, pemilik Quantum Strategic Partner juga tengah melirik Myanmar. Dia menggandeng First Myanmar Investments Co, Yoma Strategic Holding Ltd dari Singapura, dan Digicel Group dari Yamaika untuk mendapatkan lisensi telekomunikasi di Myanmar. Yoma adalah perusahaan Singapura yang bergerak di sektor real estate, agrikultur, otomotif, dan ritel di Myanmar. Sementara Digicel merupakan operator jaringan mobile di 31 negara antara lain Karibia, Amerika Tengah dan Selatan, serta Pasifik Selatan. �Liberalisasi pasar telekomunikasi di Myanmar sangat penting bagi ekonomi di negara tersebut,� kata Soros. Bisnis telekomunikasi seluler di Myanmar memang amat gurih. Tengok saja, penetrasi pasar telepon seluler mencapai 10% dari 55 juta warganya. Bayangkan, satu chip kartu perdana ponsel, di sana seharga 200.000 kyat atau setara Rp 2 juta. Myanmar berencana memberi 2 lisensi telepon seluler untuk kemajuan ekonomi negara itu. Negara yang terisolasi hampir lima dekade itu memang minim akan sarana telekomunikasi. Se-

george soros

44

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


internasional ekspansi jak dulu pemerintah—yang notabene militer—memegang kendali utama atas sektor telekomunikasi dan selalu menolak investasi asing. Inilah yang membuat banyak pihak tergiur pada Myanmar. Selain konsorsium Soros ada Telkom Indonesia, juga Singapore Telecommunications Ltd., Axiata Group Bhd asal Malaysia, Telenor ASA dari Norwegia, dan Bharti Airtel Ltd dari India. “Kami mencari proyekproyek investasi antara US$ 1,5 miliar hingga US$ 2 miliar,” kata Antonia Graham, juru bicata Digicel.

Soros Dekati Suu Kyi George Soros, dengan total kekayaan US$ 22,9 miliar adalah orang kaya ke-27 di dunia. Dia dikenal sebagai pemain saham. Dia adalah pendiri lembaga Soros Fund Management dan Open Society Institute dan sebagai Direktur Utama dari lembaga Council on Foreign Relations. Juga pemasok dana lembaga Georgia’s Rose Revolution. Lembaga ini disebut-sebut sebagai lembaga terbesar dari lembaga yang pernah didirikan. Pada kuartal pertama tahun lalu, Soros Fund Management meningkatkan

liar. Angka ini naik dibandingkan akhir tahun lalu yang sebesar US$ 4,81 miliar. Pada awal tahun ini, Soros untung ketika membeli 7,5 % saham Manchester United di New York Stock Exchange. Ini membuat nilai klub ini menembus US$ 3,3 miliar. Saham United sekarang berada di kisaran US$ 17 per lembar, naik US$ 3 dari penawaran awal. Tahun lalu, Soros telah bertemu Aung San Suu Kyi , seorang pejuang demokrasi Myanmar yang telah bebas dan memimpin National League for Demokrasi. Saat bertemu, Soros menyatakan mendukung

Banyak pengamat internasional berpendapat bahwa PDB Myanmar akan melonjak dua kali lipat dalam lima tahun akibat demokrasi dan keterbukaan negara ini. Negara Terisolasi Myanmar yang dulu bernama Burma memang mengubah diri. Di Asia , Myanmar pernah tercatat sebagai negara termiskin. Begitu keterbukaan dicanangkan, berduyun-duyun perusahaan dan negara lain meliriknya. Pemerintah sipil semi militer pimpinan Thein Sein-lah yang menginginkan perubahan. PDB negara ini tahun 2005 sebesar US$ 74,1 miliar dan US $ 1,364 perkapita dengan banyak potensi di perikanan, pertanian dan perkebunan. Gerak ekonomi mulai dipercepat dengan uang dan energi dari keluarga kaya asal Mongolia, Rusia dan negara-negara kaya minyak di Kaspia. Dana mereka tertanam di industri internet, teknologi informasi, pendidikan dan pelayanan kesehatan. Banyak pengamat internasional berpendapat bahwa PDB Myanmar akan melonjak dua kali lipat dalam lima tahun akibat demokrasi dan keterbukaan negara ini. IMF mencatat pada September tahun lalu, investasi asing naik 40% ke US$ 4 juta. Masih dalam catatan IMF, ekonomi Myanmar dapat berkembang 6,2% tahun ini, sementara Vietnam 5,1%, Filipina 4,8%, dan Indonesia 6%.

warga myanmar. setelah 5 dekade terisolasi

kepemilikan saham di sektor keuangan sebesar 7% karena membeli 606 ribu saham JP Morgan Chase senilai US$ 28 juta. Perusahaan ini juga membeli 3,2 juta saham Suntrust senilai 77 juta dollar AS. Pembelian saham itu diprediksi rugi karena saham JP Morgam terus melorot. Tahun lalu Soros juga membeli 3,75% saham CVR Energy senilai US$ 100 juta. Dia untung dalam investasi ini. Selama kuartal pertama tahun 2012, Soros juga menjual 260 ribu saham Google. Nilai saham tersebut pada akhir kuartal pertama tahun 2012 sebesar US$ 168 juta dollar. Secara keseluruhan Soros memiliki saham perusahaan AS senilai US$ 5,75 mi-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

sepenuhnya perjuangan Aung. Open Society Institute miliknya juga telah membuka perwakilan di Myanmar. Bisa jadi, pria kelahiran Budapest 12 Agustus 1930 ini telah pensiun dari dunia investasi dan mengalihkan diri ke isu-isu sosial yang kerap menjadi perhatian dunia. Apa yang dilakukannya sepuluh tahun terakhir ini telah berusaha menciptakan citra baik kepada Soros, sehingga bisa mengurangi berbagai kecaman yang dialamatkan kepada dirinya. Tak ada yang tahu, apa agenda di balik semua kedermawanannya itu. Yang jelas, Soros yang sudah bersia 82 tahun sudah bercokol di Myanmar. n

45


internasional investasi

Flu Burung Menyebar ke Saham Nilai saham di Asia rontok saat flu burung H7N9 di China menyebar. Bila berlangsung lama, bursa di luar Asia juga bakal terguncang. TEKS indah winarso foto riset

a

pril adalah bulan mengejutkan bagi pialang Hong Kong dan Asia. Betapa tidak. Minggu pertama di bulan itu bursa saham Hong Kong rontok ke level terendah dalam empat bulan terakhir. Hal itu juga terjadi pada saham-saham Asia. Hanya Nikkei yang masih mampu bertahan.

46

Itupun karena sentimen pembelian obligasi jangka panjang dari Bank of Japan (BoJ). Kenapa saham Asia rontok tak terkendali? Alasannya hanya satu: investor agresif menjual saham karena kepanikan atas flu burung H7N9 di China. Virus yang sebelumnya tidak menyerang manusia, April ini ditemukan telah

membuat puluhan orang sakit dan beberapa tewas. Minggu pertama April, Indeks saham blue chip Hang Seng (HSI) turun 610,59 poin atau turun 2,7% ke posisi 21.726,90. Itu adalah presentase penurunan terbesar sejak 2013. Volume perdagangan mencapai HK$ 77,22 miliar, dibandingkan dengan HK$ 60,16 miliar pada hari Rabu minggu pertama di bulan April. Indeks saham Shanghai melemah 0,6% ke level 2.211,59, dan terendah sejak 27 Desember. Indeks CSI 300 melemah 0,5% ke level 2.472,30. Sebelumnya bursa saham China ditutup pada 4 dan 5 April 2013 karena libur nasional. Saham

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


internasional investasi Vanke Co dan grup Poly Real Estate Co melemah 2% setelah China menaikkan down payment pembelian rumah. Permintaan saham-saham penerbangan China pun berjatuhan. Ini kerontokan saham terbesar dalam empat tahun terakhir. China Southern Airlines jatuh 8,5% di HK$ 3,87, China Eastern Airlines jatuh 8,3% di HK$ 3,10 dan Air China turun 9,8% di HK$ 6,05. Reaksi pasar di Hong Kong bertindak agak irasional. Menurut Castor Pang, kepala riset dari Core Pacific-Yamaichi mengatakan bahwa investor menerima berita itu dengan panik. “Mereka pikir kondisi menjadi lebih parah dan akan merugikan pendapatan perusahaan penerbangan, “ katanya. Penurunan lain ada di saham komoditas kedelai. Kantor berita Bloomberg melaporkan, harga kacang kedelai Amerika Serikat jatuh ke tingkat rendah dalam 12 minggu karena ketakutan investor China yang menganggap harga kedelai untuk pakan unggas akan menurun. Ketakutan itu bisa dimaklumi karena dalam hitungan hari, para pejabat memerintahkan puluhan ribuan unggas dimusnahkan di pasar-pasar unggas Shang­ hai. Peternakan dan unggas peliharaan di beberapa wilayah juga diperiksa untuk memastikan kebersihan kandang. Peternak terus menerus dipantau untuk memastikan peternakan mereka bebas dari flu burung. Awal minggu kedua April, korban tewas terinfeksi virus flu burung H7N9 mencapai tujuh orang. Semua korban mengalami radang paru-paru parah,

«WHO bertanggung jawab untuk membantu hubungan antara China dan seluruh dunia untuk mencegah infeksi yang ada saat ini.» Michael O’Leary. ketua WHO di China

dengan gejala demam dan napas pendek. Tujuh orang itu termasuk puluhan korban infeksi flu burung yang menyerang manusia selain unggas di China. Ini jumlah besar mengingat baru beberapa minggu virus ini menjangkiti China. Kasus flu burung di China memang luar biasa. Virus H7N9 selama ini hanya menginfeksi unggas. Kini telah bermutasi dan menjadi strain baru yang lebih ganas. Organisasi Kesehatan Dunia menge­ sampingkan pandemic tersebut karena virus H7N9 tidak dianggap menular antar manusia, tidak seperti strain H5N1.

Berawal dari Shanghai Kasus itu berawal dari Shanghai. Kota terbesar di China dan memiliki 16 juta penduduk ini memiliki banyak peternakan unggas dan burung peliharaan. Dinas pertanian China mengatakan bahwa virus H7N9, terdeteksi dari sampel merpati yang dikumpulkan di satu pasar di Songjiang, Shanghai. Laporan menyimpulkan virus pada merpati sama persis dengan virus korban manusia

yang terinfeksi virus H7N9. Peristiwa menggemparkan itu membuat beberapa kota di luar Shanghai berjaga. Nanjing, misalnya. Pemerintah kota itu melarang keras perdagangan unggas hidup untuk mencegah penular­an virus H7N9. Flu burung itu juga menye­bar ke Provinsi Jiangsu dan Provinsi Anhui dan menyebabkan korban tewas. Pertengahan minggu kedua April, Organisasi kesehatan dunia ( WHO) mempertimbangkan mengirim ahli internasional flu burung ke China. Ahli-ahli itu akan membantu China menyelidiki virus flu burung dengan strain baru. Tahun 2007 terdapat virus H5N1 yang menyebabkan ratusan orang tewas di seluruh dunia. WHO berkesimpulan gejala awal semua korban seperti pneumonia. “WHO bertanggung jawab untuk membantu hubungan antara China dan seluruh dunia untuk mencegah infeksi yang ada saat ini,” kata Michael O’Leary, ketua WHO di China. Namun China menampiknya dan yakin dapat mengendalikan wabah flu burung dengan strain yang baru pertama kali menginfeksi manusia. Pemerintah China menyatakan telah menggerakan sumber terbaik di negara itu untuk memerangi flu burung. Pemerintah, menurut Reuters, juga menyatakan terus melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang memiliki unggas. Memang belum ada tanda-tanda virus ini menyebar di negara lain. Namun bisa jadi virus yang kini ditakuti China itu menyebar dan merontokkan saham di luar Asia. n

Korban Virus Flu Burung Strain H5 N1 Negara

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Kasus

Korban Manusia

(meninggal)

Indonesia

99

79

Mesir

34

14

Thailand

25

17

China

25

16

Turki

12

4

Azerbaijan

8

5

Kamboja

7

7

Irak

3

2

Laos

2

2

Nigeria

1

1

Djibouti

1

-

47


internasional Krisis Eropa

Drama Siprus Mengintip Luksemburg Para pejabat Uni Eropa mulai khawatir terhadap Luksemburg yang industri keuangannya 55 kali di atas PDB. TEKS indah winarso foto riset

salah satu bank di luksemburg

n

egara, kaya tak jadi jaminan bebas dari masalah keuangan. Bisa jadi gejolak keuangan akan mendera negara kaya karena sektor perbankannya terlalu besar. Ini yang jadi pikiran para petinggi negara-negara Eropa di Brussels belakangan ini. Mereka khawatir drama keuangan Siprus berlanjut ke Luksemburg karena negara subur yang terletak di antara Belgia, Perancis, dan Jerman ini memiliki industri keuangan yang sangat besar, bahkan melampaui Produk Domestik Bruto- nya (PDB).

48

Siprus kini tengah dililit krisis keuang­ an dan harus menerima bailout. Kondisi ini kini membayangi Luksemburg. Jika tak terselesaikan, bisa jadi Luksemburg menjadi negara keenam di Zona Eropa yang menerima dana talangan. Kenapa? Bayangkan saja, negara dengan luas hanya 2.500 kilometer persegi dan dengan penduduk tak lebih dari 500 ribu jiwa ini memiliki 141 bank. Lima bank domestik dan 136 bank asing serta mengelola investasi senilai € 2,1 triliun. Itu setara 55 kali PDB-nya. PDB per kapita US$ 79.411 atau Rp 715 juta per tahun. Mario Draghi, Presiden Bank Sentral

Eropa mengingatkan bahwa negara-negara yang sektor perbankannya lebih besar dari PDB-nya sangat rentan terhadap masalah keuangan. Menurut dia, guncangan keuangan melanda negara-negara kuat, hanya karena ukuran sektor perbankan mereka yang terlampau besar. Diawasi seperti itu, Luksemburg berang dan bersikap defensif. “Siprus dan negara kami tak sama. Luksemburg tak memiliki utang sehingga mampu mengatasi jika ada masalah. Kami tak akan seperti drama Siprus,” kata Perdana Menteri Luksemburg, Jean-Claude Juncker. Luksemburg menuduh para pejabat Uni Eropa dan Jerman tengah berusaha ‘mencekik’ industri keuangan negara-negara kecil. Asal tahu saja, industri keuangan Luksemburg menyerap 20% dari seluruh lapangan kerja di negara itu. Selain itu, negara mungil ini juga mendapat sepertiga dari pendapatan pajak dan mewakili 27% dari output ekonomi tahunan negara itu. Namun, Dana Moneter Internasional (IMF) tetap mendesak Luksemburg memperkuat pengawasan sektor keuang­an dan mengembangkan rencana resolusi perbankan. Awalnya, keberhasilan sektor keuang­an Luksemburg dipicu oleh regulasi longgar, kerahasiaan, dan pajak yang rendah. Inilah yang membuat Luxemburg menjadi surga pajak dan pencucian uang yang amat populer. Negara ini kemudian mengubah banyak aturan perbankan menyusul tekanan dari mitra Eropa. Namun, kritikus mengatakan industri keuangan negara ini masih kekurangan transparansi. “Nama Luksemburg selalu muncul ketika perusahaan mencoba untuk memindahkan keuntungan, melalui apa yang disebut perencanaan pajak agresif. Hal ini untuk menghindari membayar pajak di negara asal,” kata presiden asosiasi inspektur pajak Jerman, Thomas Eigenthaler. Itu artinya, negara itu tidak memiliki transparansi dan harusnya bisa diperbaiki. Luksemburg menolak tuduhan tersebut dan mengatakan mereka telah mematuhi semua hukum yang relevan. Sebelumnya, beberapa media internasional banyak memberitakan rincian rekening bank di luar negeri yang dilakukan oleh orang kaya. Beberapa adalah referensi untuk perusahaan Shell yang berbasis di Luksemburg. Inilah salah satu penyebab kenapa petinggi Eropa itu khawatir terhadap negara ini. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


internasional pembatasan susu

j

inan, Huang merasa sedih. Ibu asal Shanghai ini terpaksa harus memberi susu formula kepada dua anak kembarnya yang masih 6 bulan. Lebih sedih lagi, susu Aptamil yang biasa dikonsumsi dua kembarnya semakin sukar didapat di China. Setiap bulan mereka butuh sekitar 4 kg susu formula. Jika mereka membeli susu formula Aptamil di supermarket China, dalam sebulan mereka harus membayar sekitar 2.000 yuan atau Rp 2,5 juta. Penghasilan Huang memang cukup baik, tapi harga tersebut tetap terlalu mahal untuknya. Di Australia produk yang sama harganya 75% lebih murah. “Karena itu saya membeli susu di luar negeri dan meminta untuk dikirim­kan ke Shanghai. Harganya lebih murah dan kualitasnya lebih baik daripada susu lokal China,” jelas Huang. Karena mahal dan sukar didapat, secara temporer dia mendapat kiriman susu formula dari kerabat yang kuliah di Australia. Namun kini, Chen kerabatnya itu tak bisa lagi mengirim dengan cepat karena pembatasan pembelian susu formula di Australia. Ratusan juta ibu di China memang mengidolakan susu formula asing untuk dikonsumsi bayi dan anak-anak mereka. Permintaan susu formula asing meningkat setelah kasus susu lokal China tercemar melamin pada 2008, menyebabkan 6 bayi China meninggal dan sekitar 300

Dahaga Bayi China Pasar swalayan di beberapa negara membatasi pembelian konsumen atas susu formula bayi. Ada indikasi ekspor tak resmi susu bayi bermerek asing ke China. TEKS indah winarso foto riset

ribu bayi dirawat karena bermasalah dengan ginjal. Danone, produsen susu Aptamil dan Cow&Gate mengatakan bahwa hampir seluruh pasar swalayan di Inggris, Australia, Selandia Baru dan Hong Kong menetapkan pembelian maksimal dua pak/kaleng untuk setiap pembeli. Danone bilang ini untuk merespon kekurangan stok di Inggris . Karena itu pasar swalayan Asda, Sainsbury’s, Tesco dan Morrisons di Inggris menerapkannya dengan ketat. Ini dilakukan karena ada indikasi pengiriman susu tak resmi dalam jumlah besar ke China. Di Hong Kong, petugas melarang orang meninggalkan Hong Kong deng­ an lebih dari 1,8 kg susu formula. Meski Hong Kong masuk ke China, namun daerah ini administrasi khusus sehingga perlintasan dua daerah itu juga dicatat. Beberapa orang China biasanya membawa koper atau ransel besar dan mengisinya dengan susu bermerk asing. Maret, 10 orang ditangkap karena berusaha menyelundupkan susu formula dari Hong Kong ke China. Sebenarnya, China memproduksi cukup banyak susu formula untuk lokal

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

dan keperluan ekspor. Yogurt, biskuit dan manisan juga diproduksi China. Namun karena kualitas dan hygenitasnya kalah jauh dengan produk Eropa, Australia atau Selandia Baru, sehingga dia ditinggalkan pasar lokal dan global. Tahun 2008 produk makanan asal China harus diamankan BP POM RI. Produk itu antara lain yogurt bermerek Jinwei Yoguoo, susu full cream merek Guozhen, Indo Eskrim Meiji Gold Monas, Oreo, kembang gula coklat susu M&Ms, dan Snickers. Ada juga makanan dan minuman merek Yili yakni Yili Bean Club Matcha Red Bean Ice Bar, Yili Red Bean Ice Bar, Yili Super Bean Chesnut Ice Bar, Yili Prestige, Yili High Calcium Low Fat Milk Baverage, Yili Choice Dairy Frozen Yogurt Bar With Real Peach and Pinepple Flavoured dan Yili High Calcium Milk Baverage. Daftar masih panjang ketika BP POM menambahkan Chocliz Dark Chocolate, Dutch Lady Strawbery Flavoured Milk, Natural Choice Yogurt Flavoured Ice Bar With Real Fruit, Nestle Dairy Farm UHT Pure Milk, kembang gula rasa cok­ lat Dove Choc dan kembang gula White Rabbit Creamy Candy. n

49


profil Direktur BSI

Naba Aji Notoseputro

Serius dan Pantang Menyerah Dengan semangat memberikan pendidikan yang terjangkau, Naba menuai hasil gemilang. BSI yang dibidaninya tumbuh besar dan tersebar di banyak kota. TEKS Sri Wulandari, Vinsensius Segu ilustrasi rangga Diyarto

T

ak terbayang di benak Naba Aji Notoseputro, usaha pendidikan yang ia rintis bersama Herman P, Efriadi, Surachman dan Sigit menjadi besar seperti sekarang. Bermula di tahun 1988, Naba dan empat temannya yang masih kuliah di IPB mendirikan

50

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


profil Direktur BSI Lembaga Pendidikan Komputer Bina Sarana Informatika (LPK BSI) di Depok. Modalnya hanya lima unit komputer PC IBM XT 8088 dan keinginan mendidik tenaga trampil di bidang komputer. Mondar-mandir Bogor–Depok mereka dilakoni dengan menumpang kereta api. Pagi kuliah, siang mengajar di BSI. Semua pekerjaan mereka lakukan sendiri, mulai mengurus administrasi, mengajar, hingga berpromosi. Naba pun serius menekuni bisnis tersebut. “Ini ibarat bayi, yang kalau kita seriusi bisa menjadi besar,” kata Direktur BSI ini. Keyakinan Naba terbukti benar. Berkat kerja keras dan tak kenal menyerah, BSI mampu berkembang. Bahkan, siapa nyana jika kemudian kampus ini melaju dengan pesat. Dari hanya satu dua tiga siswa, kini BSI memiliki 60 ribu mahasiswa yang tersebar di 55 kampus yang tersebar 20 kota. Tak heran bila BSI meraih berbagai penghargaan. Yang teranyar, ia meraih penghargaan MURI ke-8 untuk kategori mahasiswa terbanyak dan Top Brand. BSI pun memiliki banyak jurusan, dari komputer, akuntasi, ekonomi, keuangan perbankan, sekretaris, bahasa (China dan Inggris), komunikasi (PR, periklanan dan penyiaran), seni, desain, hingga akademi pariwisata. Dari hanya menelurkan program pendidikan D-1, kini BSI memiliki program S-1, bahkan S-2. “Tidak terbayangkan bisa seperti saat ini,” ujar Naba dengan penuh syukur. Bagi Naba, bukan skala besarnya BSI yang menjadi prioritas. Dia meli-

« Kalau kita mengirim orang ke luar negeri, mereka sudah memiliki skill yang memadai, sehingga tidak lagi dihina bangsa lain. »

Masih banyak yang belum mengecap perguruan tinggi. Kalau sekarang jumlah mahasiswa BSI 60 ribu, itu masih sangat sedikit. Target kami di 2015, jumlah mahasiswa BSI bisa mencapai 100 ribu. hat, potensi bidang pendidikan di Indonesia masih sangat besar. Data terbaru di Dikti menunjukan, jumlah mahasiswa Indonesia hanya berkisar 3,9 juta jiwa, sedangkan penduduk Indonesia masih 240 juta jiwa. “Masih banyak yang belum mengecap perguruan tinggi. Kalau sekarang jumlah mahasiswa BSI 60 ribu, itu masih sangat sedikit. Target kami di 2015, jumlah mahasiswa BSI bisa mencapai 100 ribu,” katanya. Salah satu penyebabnya adalah mahalnya biaya pendidikan. Makanya, BSI pun menyasar segmen menengah. “Kami menawarkan sistem pendidikan yang sangat terjangkau, agar makin banyak orang yang dapat menikmati bang­ ku pendidikan tinggi,” terang Naba. Dengan semakin banyaknya penduduk yang mengecap pendidikan tinggi, menurut Naba, bangsa Indonesia akan memiliki martabat di mata bangsa lain. “Kalau kita mengirim orang ke luar negeri, mereka sudah memiliki skill yang memadai, sehingga tidak lagi dihina bangsa lain,” katanya.

Tidak komersial Karena dibangun dengan semangat idealisme, maka dari sisi komersial BSI tak bisa diharapkan. Itu sebabnya, Naba dan kawan-kawan membuka bisnis lain, seperti taksi, hotel, lembaga bimbingan belajar percetakan yang dapat menguntungkan. Becermin pada pengalaman pula, kini di setiap jurusan diajarkan wirausaha. Dengan tekad menciptakan entrepreneur muda, BSI menyiapkan mahasiswanya agar dapat mandiri dan termotivasi untuk menjadi wirausahawan. Sebagai implementasinya, kegiatan semacam Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (ospek) sudah  lama ditinggalkan BSI, diganti dengan kegiatan seperti seminar-seminar motivasi. Diharapkan cara ini dapat membuka cakrawala berpikir dan mindset calon mahasiswa. Mereka juga jadi terlatih dalam melihat potensi, peluang dan memiliki daya saing.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Tak hanya itu. BSI juga mendirikan BSI Entrepreneur Centre sebagai sarana menciptakan wirausaha muda. Naba juga membentuk BSI Career Center untuk membantu alumni BSI agar cepat terserap di dunia kerja. “Semangat mahasiswa yang masih menyala-nyala dapat menjadi pemacu keberhasilan wirausaha,” kata Naba. Tak hanya cerita sukses yang sesungguhnya dirasakan Naba. Krisis ekonomi 1998 juga berimbas pada BSI. Kala itu, BSI sedang membangun gedung dan mendapat pinjaman dari bank dalam bentuk valuta asing. Alhasil, BSI terpaksa membayar utangnya yang membengkak berkali-kali lipat. Tak hanya itu saja, Naba dan kawankawan juga kena imbas penyerbuan kantor DPP PDI di Jalan Dipengoro pada 27 Juli 1966. Kampus BSI yang berada di Jl Kramat hangus terbakar akibat imbas peristiwa tersebut. “Wah, kami menangis. Seluruh gedung hangus, tak ada sisa. Tapi peristiwa itu ada hikmahnya, sekarang kami malah punya 5 gedung di sepanjang Jl Kramat,” kata Naba. Beruntung, saat itu banyak yang bersimpati kepada BSI. Selain mendapatkan pinjaman gedung, Naba juga mendapat pinjaman 25 komputer dari beberapa toko. Pengalaman ini memberikan kesadaran bagi Naba, bisnis memang harus dilakoni dengan jujur dan mendapat kepercayaan dari banyak orang. “Jangan menangis terlalu lama, BSI harus bangkit lagi,” kata penyuka hobi bersepeda dan travelling ini kepada InilahREVIEW. Naba menerapkan filosofi, pekerjaan merupakan bagian dari kehidupan. Itu sebanya, karena pekerjaan sudah melebur dalam dirinya, ia merasa tidak pernah bekerja. “Saya ke kantor karena itu kewajiban, seperti halnya makan dan minum. Jadi saya merasa tidak capek dan lelah, meski dalam seminggu saya keliling kota,” ujar Naba yang selalu minum jus jambu untuk menjaga stamina. n

51


hukum Kisruh TPI

Babak Baru Perseterua Siti Hardijanti Rukmana terus berjuang mengambil kembali TPI dari tangan Hary Tanoesoedibjo, bos MNC Group. Kini, dia mengajukan kasasi ke MA. TEKS Sri Wulandari Foto riset

I

nilah babak baru perseteruan antara Siti Hardijanti Rukmana dengan Hary Tanoesoedibjo soal kepemilikan saham PT Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Beberapa waktu lalu lewat kuasa hukumnya, Harry Ponto, puteri sulung mantan Presiden Soeharto ini mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Kasasi diajukan Tutut—demikian Siti Hardijanti Rukmana biasa disapa—karena dia tidak mau menerima putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menyebutkan sengketa kepemilikan saham TPI seharusnya diselesaikan melalui mekanisme arbitrase. Dengan demikian, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak berwenang mengadili perkara ini. Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta telah memerintahkan Hary Tanoe, melalui PT Berkah Karya Bersama (BKB) untuk mengembalikan kepemilikan TPI dalam keadaan semula sebelum rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) tertanggal 18 Maret 2005. “Pengadilan Tinggi telah keliru menerapkan hukum karena kami tidak mempermasalahkan perihal investment agreement,” kata Harry. Persoalannya, tambah Harry, adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan BKB yang menggelar RUPSLB tertanggal 18 Maret 2005. Sebab, RUPSLB itu tidak sesuai dengan aturan hukum anggaran dasar TPI. “Ini juga ada kaitannya dengan kasus sistem administrasi badan hukum (sisminbakum).”

Telah Dicabut Tampaknya, Tutut akan terus berjuang

52

Hary Tanoesoedibjo

untuk merebut kembali TPI dengan memiliki saham mayoritas 75%. Saat ini, saham 75% tersebut dikuasai Hary Tanoe, sedangkan Tutut hanya kebagian 25%. Pengambilalihan saham itu, menurut kubu Tutut, dilakukan dengan cara tidak sah, karena RUPSLB hanya dihadiri oleh BKB. Sedangkan, wakil dari Tutut tidak hadir. RUPSLB yang digelar BKB dengan memegang surat kuasa tertanggal 3 Juni 2003 telah melakukan perubahan jajaran direksi TPI sesuai dengan yang tertuang dalam Akta No 16 dan No 17.  Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM telah mencabut surat pengesahan Akta TPI No 16 karena dinilai cacat hukum. Dengan begitu, maka segala akta yang dibuat mulai 18 Maret 2005 dan seterusnya batal demi hukum. Menurut pihak Tutut, segala tindakan hukum atas nama TPI yang sah adalah sesuai dengan

RUPSLB tanggal 23 Juni 2010. RUPSLB ini digelar pihak Tutut dengan menunjuk direksi baru TPI. Kendati Tutut telah mendapatkan surat pembatalan kepemilikan saham BKB di TPI, Hary Tanoe tetap mempertahankan kepemilikan TPI, bahkan kemudian mengubahnya menjadi MNC TV. Kisruh TPI ini bermula pada 2002, ketika Tutut terbelit utang. Utang tersebut terus membengkak akibat krisis ekonomi. Selain itu, Tutut juga memiliki tunggakan utang kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan PT Indosat Tbk. Dalam kondisi seperti itu, kubu Hary Tanoe melalui BKB membantu penyelesaian utang senilai US$ 55 juta. Dana sebesar itu digunakan untuk penyertaan modal sebesar US$ 25 juta serta refinancing utang Tutut sebesar US$ 30 juta.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


hukum Kisruh TPI

an Tutut vs Hary Tanoe

Siti Hardijanti Rukmana

“Meskipun perjanjiannya US$ 55 juta, realisasi dana yang kita keluarkan mendekati US$ 60 juta,� kata Hary Tanoe beberapa waktu lalu. Keduanya menandatangani investment agreement pada 23 Agustus 2002 dan ditandatanganinya adendum surat kuasa pengalihan 75% saham TPI kepada BKB pada Februari 2003. Dengan demikian, Tutut hanya memiliki 25% saham. Pada 20 Desember 2004, Tutut mengirim surat kepada Hary Tanoe, meminta agar saham TPI dikembalikan dan menjanjikan akan melakukan due diligence (uji tuntas) untuk membayar kompensasi gantinya. Atas permintaan itu, kubu Hary Tanoe pada 7 Maret 2005, menggelar rapat untuk memutuskannya. Hasil rapat memutuskan tiga opsi. Pertama, BKB menjual 75% saham TPI yang dimilikinya kepada Tutut

seharga Rp 630 miliar. Kedua, BKB membeli 25% saham TPI yang dimiliki Tutut senilai Rp 210 miliar. Ketiga, jika Tutut tidak mengambil sikap maka komposisi kepemilikan saham di TPI tetap, BKB sebesar 75% dan Tutut 25%.

Saling Lapor Nyatanya, kedua kubu tetap bersikeras dengan dalil masing-masing. Hary Tanoe sendiri pernah meminta Tutut agar duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, Tutut tak pernah bersedia, dan mewakilkan kehadirannya. Sudah bisa ditebak apa yang kemudian terjadi. Kedua pihak saling serang. Hary Tanoe melaporkan surat dari Kementerian Hukum dan HAM yang dijadikan dasar upaya untuk pengambilalihan TPI ke Polda Jaya. Dia menenggarai surat tersebut palsu, sehingga

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

tak sah bila dipakai untuk mengambil alih TPI kembali. Sebaliknya, Dandy Nugroho HM Rukmana yang merupakan putra Tutut juga melaporkan Hary Tanoe ke Polda Metro Jaya. Dandy melaporkan Hary dengan tuduhan bahwa pengusaha itu telah melakukan penggelapan aset-aset TPI. Tutut pun melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hasilnya, Hakim Ketua Tjokorda Rae Suamba memenangkan Tutut dan meminta Hary Tanoe mengembalikan saham TPI. Hakim juga menghukum Hary Tanoe untuk membayar ganti rugi materil kepada Tutut sebesar Rp 680,25 miliar plus bunga 6% per tahun sampai lunas. Putusan pada 14 April 2011 lalu itu, kontan ditolak kubu Hary Tanoe. Dia menyatakan banding dan hasilnya memenangkan Hary Tanoe. Kuasa hukum BKB Andi Simanungsong, menyebutkan kasus ini memang selayaknya diselesaikan melalui mekanisme arbitrase. RUPSLB yang menjadi pangkal persoalan bersumber dari investment agreement yang ditandatangani, dimana dalam klausul disebutkan jika ada sengketa harus diselesaikan melalui arbitrase. Karena itulah, kubu Hary Tanoe tak gentar menghadapi langkah kasasi kubu Tutut. n

53


hukum Uang Nasabah

Gedung Graha Niaga

CIMB Niaga, Digeledah Atau Tidak? Kabarnya, Bareskrim Mabes Polri melakukan penggeledahan ke kantor CIMB Niaga. Ini terkait hilangnya uang nasabah. TEKS Sri Wulandari Foto dahlan rebo pahing

K

asus raibnya uang Wolly Jonathan dan Rosita, nasabah di wealth management CIMB Niaga, sebesar Rp 15,6 miliar, kini memasuki babak baru. Kali ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri disebut-sebut telah menggeledah kantor CIMB Niaga di Gedung Graha Niaga. Penggeledahan terpaksa terpaksa dilakukan, karena pihak CIMB Niaga

54

berlaku tidak kooperatif. Ketika petugas Bareskrim meminta sejumlah alat bukti yang menunjukkan pemindahan dana nasabah wealth management, manajemen CIMB Niaga menolak memberikan bukti-bukti untuk pengusutan. Sebelum penggeledahan dilakukan, Bareskrim mengajukan surat penggeledehan paksa kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kepala Bareskrim Mabes Polri, Komjen Sutarman membe-

narkan hal itu. Katanya, apabila pihak CIMB Niaga tetap bersikeras tidak menyerahkan data yang diminta, penggeledahan terpaksa dilakukan. “Kami sudah menggantongi izin dari pengadilan,” ujar Sutarman, Senin pekan lalu. Desas-desus beredar, penggeledahan dilakukan pada Selasa, 9 April 2013 sekitar pukul 13.00. Sejumlah polisi mendatangi kantor pusat CIMB Niaga dan langsung naik ke ruang direksi. Namun, Corporate Communication Head CIMB Niaga Gatot Sudibyo membantah kantornya digeledah. EVP Head of Preffered, Private, Wealth Management & Consumer Liabilities Business CIMB Niaga Budiman Tanjung menegaskan tidak ada penggeladahan yang dilakukan Bareskrim. “Info tersebut sama sekali tidak benar,” katanya. “Tak ada petugas Bareskrim yang datang ke kantor kami.” Kasus yang menimpa Wolly dan Jonathan terjadi pada medio April tahun lalu. Dana mereka di wealth management dipindahbukukan oleh relationship manager CIMB Niaga Umar Aliyanto, tanpa persetujuan pemilik dana. Mereka baru menyadari uangnya hilang, setelah CIMB Niaga mengganti Umar sebagai relationship manager. Umar sendiri sudah divonis hukuman 5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2012. Saat ini, Umar sudah mendekam di penjara LP Cipinang. Wolly dan Jonathan bersikukuh agar pihak CIMB Niaga mengganti uang mereka. Tetapi CIMB Niaga menolak memberikan pertanggungjawaban. Alhasil, keduanya melaporkan Bank CIMB Niaga ke Mabes Polri pada 8 Mei tahun lalu dengan berkas laporan LP/352/V/2012/ Bareskrim. CIMB Niaga sendiri melapor balik Wolly dan Jonathan ke Polda Metro Jaya. Keduanya dituding CIMB Niaga melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan terkait hilangnya uang simpanannya. Dalam versi Bank CIMB Niaga, hilangnya simpanan uang milik Wolly Jonathan akibat persekongkolan mereka dengan Umar Aliyanto. Otto Hasibuan, kuasa hukum CIMB Niaga bilang bahwa dia telah mendapatkan beberapa bukti yang menguatkan dugaan terjadinya tindak pidana penipuan tersebut. Sementara Bambang Siswanto Simamora, kuasa hukum Wolly dan Jonathan, menolak tuduhan tersebut. Dalilnya, Umar Aliyanto melakukan pemindahan dana kliennya secara sepihak. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


hukum Sengketa Merek

Akhir Perjuangan Pure Baby Upaya hukum yang ditempuh Antarmitra untuk memperjuangkan merek Pure Baby kandas. Padahal produk bermerek Pure Baby kadung beredar luas di masyarakat. TEKS Sri Wulandari Foto riset

P

upus sudah harapan PT Antarmitra Sembada untuk mendaftarkan merek Pure Baby. Untuk sekian kalinya, Antarmitra menelan pil pahit kekalahan. Sebelumnya, Direktorat Merek menolak pendaftaran Pure Bayb karena memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek My Baby atas nama PT Bogamulia Nagadi pada kelas sejenis yang terdaftar lebih dahulu. Pendaftaran merek Baby Pure diajukan pada 16 Juli 2012 dengan bernomor D002010025939 ke Direktorat Merek, namun institusi ini telah mencatat pendaftaran merek My Baby dengan No. IDM000045069 pada kelas yang sama. Merek My Baby itu terdaftar atas nama PT  Bogamulia Nagadi  yang merupakan pemegang saham mayoritas PT Tempo Scan Pacific Tbk. Karena telah ada merek yang dianggap sama pada pokoknya, maka pendaftaran merek Pure Baby oleh Antarmitra ditolak Direktorat Merek. Tak puas dengan penolakan itu, Antarmitra mengajukan upaya banding ke Komisi Banding Merek (KBM). Namun, upayanya kandas dengan keluarnya putusan No. 173/KBM/HKI/2012 pada  Agustus 2012. Dalam putusan tersebut, KBM sependapat dengan Direktorat Merek bahwa merek Pure Baby yang diajukan pendaftarannya untuk kelas barang 03 memiliki persamaan dengan merek My Baby. Namun, Antarmitra tak tinggal diam. Perusahaan ini terus memperjuangkan merek Pure Baby yang sudah kandung beredar di masyarakat dan dikenal cukup luas sejak 2010 melalui sejumlah promosi besar-besar di media massa. Langkah hukumpun ditempuh dengan

gerai Pure Baby

menggulirkan gugatan mereka di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Melalui gugatannya, Antarmitra mendalilkan antara merek Pure Baby dan My Baby tidak memiliki persamaan pada pokoknya. Selain itu, merek Pure Baby merupakan merek terkenal. Antarmitra menyertakan beberapa petikan sertifikat merek yang menggunakan kata “Baby” untuk kelas barang 03 dan dimiliki oleh pihak yang berbeda. Perusahaan distribusi dan pemasaran produk farmasi, alat kesehatan serta konsumer itu lalu mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga untuk membatalkan putusan KBM dan memerintahkan Direktorat Merek menerima pendaftaran mereka. Namun, Pengadilan Niaga sependapat dengan KBM. Ketua majelis hakim Nawawi Pamalango, pada Kamis 4 April

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

2013 lalu menyatakan menolak gugatan Antarmitra secara keseluruhan. Dalam pertimbangannya, majelis hakim sependapat dengan dalil yang disampaikan oleh KBM bahwa terdapat persamaan kata terhadap barang yang sejenis. Persamaan itu dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur-unsur ataupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek-merek tersebut. “Unsur kata My Baby dan Pure Baby ada persamaan unsur konseptual dan bentuk tulisan,” katanya. Nanang, kuasa hukum Antarmitra dari kantor advokat Suryomurcito & Co belum bisa memberikan banyak komentarnya. “Langkah selanjutnya kami harus konsultasikan terlebih dulu dengan klien kami,” katanya. n

55


keuangan kepemilikan saham

Yang Tidak Sehat M Kepemilikan saham bank dibatasi maksimum hingga 40%. Pemilik bank yang tidak sehat harus menjual sahamnya (divestasi). TEKS bastaman foto riset

m

elambungnya keuntungan yang diraih perbankan nasional rupanya membuat pengusaha Hary Tanoesoedibjo tertarik untuk mencicipinya. Melalui salah satu perusahaannya, PT MNC Kapital Tbk, pengusaha kelahiran Surabaya 48 tahun silam itu resmi membeli 30% saham PT Bank ICB Bumiputera. Belum jelas, berapa nilai transaksi pembelian 30% saham ICB Bumiputera itu. Namun jika mengacu pada perjanjian jual beli yang diteken pada 2 April lalu, pengusaha yang biasa dipanggil HT itu diperkirakan harus menggelontorkan dana sekitar Rp 281 miliar lebih. “Mungkin juga bisa lebih dari itu,� kata Lucky Bayu Purnomo, analis dari Remax Capital. Sebelum HT masuk, bank beraset Rp 6,5 triliun pada kuartal III-2012 itu dikuasai empat investor. Mereka adalah ICB Financial Group Hold­ ing AG (69,89%), AJB Bumiputera

56

1912 (5,45), SGBT (5,47%) dan masyarakat (19,17%). Belakangan, ICB Financial berniat melepas 30% sahamnya kepada MNC Kapital. Alhasil, kepemilikan ICB di bank tersebut akan menyusut menjadi sekitar 39,89%. Betul, rencana penjualan 30% saham Bank ICB Bumiputera ke MNC Kapital masih menunggu restu dari BI. Namun, terlepas dari soal itu, penjualan saham Bank ICB Bumiputera seolah memperlihat-

kan bahwa para pemilik bank kini mulai mengukur kemampuannya. Sebab, dalam Surat Edaran (SE) Bank Indonesia (BI) Nomor 15/4/DPNP tanggal 6 Maret 2013 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum disebutkan, lembaga keuangan hanya boleh memiliki saham hingga 40%. Aturan ini merupakan pelengkap dari Peraturan BI (PBI) Nomor 14/8/ PBI/2012 tanggal 13 Juli 2013 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum. Sebagai lembaga keuangan, sebenarnya ICB Financial Group Holding AG masih bisa mempertahankan 69,89% sahamnya di Bank ICB Bumiputera. Hanya saja, seperti diatur dalam SE BI Nomor 15/4/DPNP, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pemegang saham yang ingin kepemilikannya di bank umum lebih dari 40%. Persyaratan itu antara lain bank bersangkutan harus memiliki tingkat kesehatan (TKS) dan good corporate gover-

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


keuangan kepemilikan saham

Minggir nance 1 atau 2 selama tiga periode berturut-turut dalam jangka waktu lima tahun. Juga komitmen dari bank yang bersangkutan untuk mendukung perekonomian Indonesia. Tak hanya itu. Calon pemegang saham juga harus berkomitmen membeli surat utang setingkat ekuitas yang diterbitkan bank bersangkutan. Dan yang lebih penting lagi, sipemegang saham asing harus mendapatkan rekomendasi dari otoritas pengawas keuangan di negaranya, termasuk pernyataan bahwa mereka akan mendukung kebijakan otoritas pengawas bank di Indonesia (OJK).

Dari penelusuran BI, sekitar 36 bank atau 30% dari 120 bank umum yang beroperasi di tanah air, ternyata tidak sesuai dengan ketentuan SE BI Nomor 15/4/DPNP. Termasuk di dalamnya 11 bank nasional yang kepemilikan asing足 nya lebih dari 40%. Bahkan di beberapa bank, kepemilikan saham asing hampir mendekati 100% (lihat infografis). Irwan Lubis, Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, mengatkan pihaknya akan meneliti rating, tingkat kesehatan, pertumbuhan bisnis, dan GCG bank-bank tersebut. Jika ternyata dari penelitian BI itu ada bank yang tidak memenuhi persyaratan,

36 bank terancam divestasi Bagi ICB Financial Group Holding AG, persyaratan yang tercantum dalam SE BI Nomor 15/4/DPNP jelas cukup memberatkan. Apalagi bila dikaitkan dengan kinerja Bank ICB Bumiputera yang kurang mengggembirakan. Setelah di tahun 2011 merugi Rp 113,62 miliar, tahun lalu bank ini hanya meraih laba bersih Rp 1,04 miliar lebih. Asetnya dalam lima tahun terakhir hanya tumbuh 15,02%. Langkah ICB Financial Group Holding AG tampaknya bakal diikuti oleh pemegang saham lainnya. Soalnya, SE BI Nomor 15/4/DPNP juga mengatur kepemilikan saham bank oleh perusahaan nonkeuangan dan perseorangan. Dalam SE tersebut dikatakan, perusahaan nonkeuangan hanya boleh memiliki saham bank hingga 30%. Sedangkan perorangan dibatasi maksimum 20%.

Namun kalau melihat nama besar para pemegang saham bank besar, rasanya tak terlalu sulit bagi mereka untuk memenuhi persyaratan yang diminta BI. inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

maka pemilik bank yang bersangkutan harus melepas sebagian sahamnya hingga sesuai dengan aturan BI. Namun kalau melihat nama besar para pemegang saham bank besar, rasanya tak terlalu sulit bagi mereka untuk memenuhi persyaratan yang diminta BI. Apalagi, kinerja mereka dalam lima tahun terakhir cukup kinclong. CIMB Niaga, misalnya. Bank yang 97,83% sahamnya dikuasai CIMB Group Malaysia ini berada di posisi kelima bank terbesar di tanah air dengan aset sekitar Rp 192,6 triliun. Jadi, kemungkinan besar penjualan saham akan terjadi di bank-bank menengah kecil macam ICB Bumiputera. n

Bank-bank Lokal di Tangan Asing Bank

Kepemilikan mayoritas (98,99%)

UOB Buana

United Overseas, Singapura

(98,94%) Ekonomi

HSBC, Hong Kong

(97,83%) CIMB Niaga

CIMB Group, Malaysia

(97,50%) BII

Maybank, Malaysia

(85,06%) OCBC NISP

OCBC Bank, Singapura

(76,00%) Swadesi

Bank of India, India

(75,10%) Hana

Hana Bank, Korea

(69,89%) ICB Bumiputera

ICB Financial Holding AG, Malaysia

(69,59%) QNB Kesawan

QNB, Timur Tengah

Danamon Indonesia

Temasek, Singapura

(67,37%) (44,50%) Permata

Stanchart, Inggris

Sumber: KATA DATA

57


keuangan Hapus Tagih

Bankir BUMN Tak Takut Lagi Keputusan MK dan MA membuat bankir BUMN berani menghapus tagih kredit macet. Padahal, dulu, direksi bank BUMN dijebloskan ke bui gara-gara ini. TEKS bastaman ilustrasi yayan

k

eputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang hapus tagih (haircut) benar-benar dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh bank-bank pemerintah. Buktinya, tahun ini mereka berencana menghapus tagih kredit sebesar Rp 10 triliun atau 14% dari total kredit macet yang ada di empat bank pelat merah.

58

Yang paling semringah, tentu saja Bank Mandiri dan BNI. Maklum, kredit macet yang akan dihapus tagih di dua bank ini masing-masing mencapai Rp 4,50 triliun dan Rp 4,57 triliun. Sementara itu Bank BRI dan BTN berencana menghapus tagih kredit macet sebesar Rp 424,4 miliar dan Rp 115 miliar. Selama ini, bank pemerintah kesulitan menghapus tagih kredit macet. Pasalnya,

UU No. 17 Tahun 2003 menyatakan bahwa kekayaan negara yang dipisahkan pada BUMN dan BUMD merupakan keuangan negara. Pemerintah kemudian menerbitkan PP No. 33 tahun 2006, dimana setiap bank BUMN dapat melakukan restrukturisasi kreditnya berdasarkan pertimbangan bisnis. Jadi, persis seperti yang selama ini biasa dilakukan bank swasta. Namun para bankir tetap tidak bisa berbuat banyak. Alasannya, PP No. 33/2006 kurang powerful, sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Para bankir pemerintah baru berani melangkah setelah MK memutuskan bahwa piutang bank BUMN tak masuk tagihan negara. Keputusan MK kemudian diperkuat lagi dengan fatwa Mahkamah Agung (MA). Menurut MA, tagihan bank BUMN bukan tagihan negara karena bank pemerintah sebagai persero tunduk kepada UU No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas (PT). Nah, kekayaan PT sebagai badan hukum terpisah dari kekayaan negara sebagai pemegang saham. Keputusan itu tentu saja disambut hangat bank pemerintah. Hingga Desember 2012, kredit macet bank BUMN di luar pembukuan (write off ) nilainya mencapai Rp 70 triliun. Bank Mandiri tercatat paling banyak menyimpan write off dengan jumlah Rp 32,7 triliun. Kemudian disusul oleh BNI sebesar Rp 22 triliun, BRI Rp 14,5 triliun, dan BTN Rp 743 miliar. Dengan adanya hapus tagih kredit macet, maka rasio keuangan bank BUMN akan terlihat lebih sehat. Keuntungan lainnya, biaya pencadangan atas kredit macet dipastikan akan turun. “Ini positif bagi neraca keuangan,� kata Pahala Mansuri, Managing Director Finance and Strategy Bank Mandiri. Kendati sudah ada dukungan dari MK dan MA, bukan berarti para bankir BUMN sudah aman betul. Soalnya, Hendarman Soepanji, mantan Jaksa Agung, pernah mengatakan bahwa kredit macet tetap kekayaan negara. Ia lalu menunjuk UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Di situ disebutkan, keuangan negara termasuk juga uang yang dipisahkan di BUMN dan BUMD. Sekadar mengingatkan saja, dulu, sejumlah direksi Mandiri (ECW Neloe, M. Sholeh Tasripan, dan I Wayan Pugeg) divonis 10 tahun gara-gara aturan lawas yang menyatakan piutang BUMN dianggap sebagai tagihan negara. Jadi, dalam hapus tagih kredit macet ini para bankir tetap ekstra waspada. n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


keuangan obligasi global

n

egeri ini seolah sudah ditakdirkan untuk terus berutang. Untuk menambal defisit anggaran belanja, belum lama ini pemerintah menerbitkan obligasi internasional (global bond). Obligasi ini melengkapi surat utang yang sudah dilahirkan Kementerian Keuangan, seperti Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Sukuk Ritel. Di luar dugaan, kemunculan obligasi global di pasar Amerika langsung disambut antusias oleh para investor. Menurut Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, antusias itu tercermin dari kelebihan permintaan yang mencapai 4,2 kali. Jadi, permintaan yang masuk mencapai US$ 12,5 miliar, padahal pemerintah hanya menargetkan US$ 3 miliar. Sebenarnya, Indonesia belum layak menerbitkan obligasi di luar negeri karena belum masuk dalam investment grade. Untuk obligasi global yang diterbitkan pemerintah, seharusnya memiliki peringkat double A minus (AA-). Sedangkan obligasi yang diterbitkan pemerintah pekan lalu masih di bawah grade itu. Moody’s Investor Service, misalnya, hanya memberikan peringkat Baa3. Sedang Fitch Rating memberikan peringkat BBB-. Namun, ya itu tadi, obligasi global Indonesia ternyata sangat diminati pasar Amerika. Padahal, selain ratingnya rendah, imbal hasil (yield) yang ditawarkan pemerintah juga tak jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk seri RI0423 (sebesar US$ 1,5 miliar) yang bertenor 10 tahun hanya memberikan yield 3,55%. Sedangkan seri RI0443, dengan tenor 30 tahun, memberikan imbal hasil 4,8%.

Laris Manis Jualan Utang Di luar dugaan, penjualan obligasi global di pasar Amerika laris manis. Terbantu oleh melandainya imbal hasil US Treasury. TEKS bastaman ilustrasi riset

Memang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Samurai Bond yang memberikan yield 2,73% untuk tenor 10 tahun. Tapi ingat, obligasi dalam mata uang yen itu dijamin JBIC (Bank Jepang untuk kerjasama internasional). Artinya, jika obligasi pemerintah itu tidak laku, maka akan diserap JBIC. Tingginya minat pasar terhadap obligasi global agaknya tak lepas dari kondisi makro ekonomi Indonesia yang relatif baik dibandingkan negara lain. Selain itu, menurut I Made Adi Saputra, analis NC Securities, rendahnya yield obligasi global juga didukung oleh melandainya imbal hasil US Treasury yang menjadi acuan penerbitan obligasi global. Tapi suksesnya penjualan obligasi global juga tak lepas dari strategi yang dijalankan pemerintah. Penjualan obligasi global di kuartal II-2013, menurut Jemmy Paul, analis Sucorinvest Asset Management, merupakan

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

strategi untuk mengantisipasi situasi ekonomi di semester II. “Ancaman inflasi di semester II akan mempengaruhi permintaan dari para investor,� katanya. Jika benar, maka rencana penjualan obligasi global di semester II sebesar US$ 2,79 miliar kemungkinan tak akan sesukses yang sekarang. Pembatasan BBM bersubsidi dan meroketnya harga pangan dunia akan mendorong inflasi ke atas. Bila pemerintah menerbitkan obligasi bond pada saat inflasi tinggi, maka investor akan meminta yield yang lebih tinggi dari yang diberikan saat ini. n

59


pasar modal ihsg

5000, Nanti Dulu Ada kemungkinan indeks terkoreksi. Tapi para pelaku pasar yakin, setelah itu indeks akan terbang ke 5.000. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi rangga Diyarto

S

etapak demi setapak, indeks kembali menggeliat. Setelah terperosok di level 4.800-an, kini telah kembali menuju 4.900. Tepatnya 4.937. Pertanyaannya, akankah indeks harga saham gabungan mencapai 5.000 seperti yang diharapkan banyak kalangan. Jawabnya, belum tentu. Sebab, seperti biasa, setelah menguat indeks akan cenderung terkoreksi.

60

Tapi tidak demikian dengan NS Aji Martono. Direktur PT Capital Bridge Indonesia ini, begitu yakin indeks akan mencapai 5.000. “Sangat mungkin,” katanya. Sebab, indeks tetap mengejar level resistance-nya di 4.875 dan kini mengukuhkan posisinya di 4.900. Hanya saja, ya itu tadi, kendati kemungkinan menuju 5.000 terbuka lebar, per-

gerakan indeks minggu ini dipredisi akan berfluktuasi. ”Kecenderungan konsolidasi yang wajar, tapi kemungkinan penguatan juga masih terlihat pada sahamsaham berkapitalisasi besar,” kata Aji. Ia memprediksi, indeks pekan ini akan bergerak di level 4.875–5.006. Namun kendati terjadi konsolidasi, bukan berarti saham-saham berfundamental kuat akan tersingkir. Dalam jangka pendekmenengah saham-saham itu

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


pasar modal ihsg masih memberikan ruang untuk menghasilkan gain. Saham-saham yang pantas dikoleksi dalam kondisi seperti sekarang adalah saham PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS), PT Gajah Tunggal (GJTL), PT Astra International (ASII), dan PT Erajaya Swasembada (ERAA). Selain itu, saham-saham dari sektor infrastruktur juga masih memungkinkan untuk terus diburu. Lalu saham-saham perbankan, terutama yang pada pekan sebelumnya mengalami penurunan harga dan belum mencapai harga tertingginya kembali. Besarnya land bank yang dimiliki oleh emiten di sektor properti juga masih menarik minat pemodal untuk berinvestasi. Lain lagi yang disarankan Irwan Ibrahim. Ia menyarankan saham-saham dilapis pertama, seperti PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Astra International (ASII), dan PT United Tractor (UNTR).

IHSG

5/4

4,926.07

12/4

4,937.21

DOW Jones

12/4

14,864.45

5/4

14,565.25

PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) dan PT Semen Indonesia (SMGR). Dua saham semen ini akan terus bermain, sebab infrastruktur akan terus digenjot sehingga permintaan semen akan terus meningkat. Sementara di sektor perbankan pilihannya jatuh pada PT Bank Central Asia (BBCA), PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI).

Hati-hati dampak BBM Untuk lapis dua, PT Bank Bukopin (BBKP) dan PT Bank Himpunan Saudara (SDRA). Sebab, mau tidak mau, perbankan akan terus mengucurkan kredit seiring rendahnya tingkat suku bunga. Mengganti pinjaman lama yang jatuh tempo dengan suku bunga tinggi dengan suku bunga rendah. Inilah yang membuat saham perbankan juga terus naik. “Saya rekomendasikan beli untuk jangka panjang saham-saham tersebut,” kata Irwan. Jika Dow Jones tembus 16.000 tahun ini, IHSG akan tembus 6.000. Karena itu, saham-saham blue chips semua yang diambil.

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

Dalam sepekan ke depan, IHSG akan menguji level 5.000 bahkan bisa ditembus. Sebab, Dow Jones, dan bursa saham di pasar global berada dalam penguatan. Kenaikan indeks di pasar global, pertama dipicu oleh tren rendahnya suku bunga global, terutama suku bunga dolar AS yang tetap rendah. Saham jadi perburuan investor karena deposito menjadi tidak menarik. Kedua, kalau kita lihat industri hedge fund internasional baik di AS maupun Eropa dan Asia terutama di Hong Kong, mencatatkan pertumbuhan laba yang fantastis pada 2012. Begitu juga di AS yang dalam lima tahun terakhir terus mencatatkan laba yang signifikan. Dengan cost of borrowing sangat rendah membuat para fund manager yakin untuk melakukan investasi lebih besar lagi. Karena itu, saham terus dibeli di posisi berapa pun karena untuk antisipasi yang jauh ke depan. Jadi, faktor rendahnya suku bunga dan besarnya keuntungan para hedge fund menjadi faktor utama pendorong kenaikan indeks. Penguatan IHSG dalam sepekan juga akan merefleksikan penguatan bursa saham global. Terutama Dow Jones Industrial Average (DJIA), yang sudah mendekati 15.000. Jika Dow menembus level tersebut, IHSG pun akan menembus 5.000. Dalam sepekan ke depan, IHSG akan berada di level 5.100 dan support 4.925-4.885. Muhammad Al Fatih, Vice President dan Senior Technical Analist PT Samuel Securities, sepakat dengan rekannya. Semula ia mengkhawatirkan suku bunga acuan akan meningkat, mengingat tingginya inflasi. Tapi ternyata tidak, ”Cukup melegakan karena sentimen negatif di pasar berkurang,” katanya. Meskipun memang, masalah Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan defisit neraca perdagangan Indonesia masih membayangi laju IHSG. Karena itu, dalam sepekan ke depan, psikologi investor akan dipengaruhi oleh keputusan soal BBM. Jika pemakaian BBM dibatasi akan lebih sehat untuk APBN. Ini juga bisa membuat rupiah menguat dan jadi sentimen positif juga bagi perdagangan di bursa saham. Dalam pekan ini, ia memprediksi, IHSG punya kecenderungan menguat. Tapi, arah ini sangat tergantung pada reaksi pasar terhadap keputusan soal BBM. Level 4.900 memang masih menjadi support bagi IHSG dan 5.000 tetap menjadi resistance dalam beberapa hari ke depan. n

61


pasar modal Saham Grup Bhakti

Sabar Dulu Tunggu Turun Sejumlah aksi korporasi dilakukan Grup Bhakti. Sayang harga sahamnya sudah terlalu tinggi. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi rangga Diyarto

L

agi, Grup MNC melakukan ekspansi. Kali ini, kelompok usaha pimpinan Hary Tanosoedibjo itu—melalui PT MNC Kapital Indonesia—membeli 30% saham Bank ICB Bumiputera Indonesia (BABP). Ini memperlihatkan Hary Tanoe masih berambisi melebarkan sayap di berbagai usaha. Terakhir, sebelum mengakuisisi BABP, Hary juga membeli 3 juta saham Bumi Plc dari Rosan Roeslani. Tidak menggunakan MNC memang. Tapi aksi itu dibeli melalui Flaming Luck Investment Limited. Tidak berhenti sampai di situ, Hary juga dikabarkan akan membeli saham Grup Viva. Sayang, rencana itu terganjal oleh masuknya Chairul Tanjung. Kong­ lemerat yang satu ini dikabarkan bakal merebut peluang menguasai 51% saham Viva dengan kekuatan modalnya. Lantas bagaimana dengan sahamsahamnya, yang tahun lalu berhasil menjadi saham teraktraktif? Tonny W Setiadi, Kepala Riset Indosurya Securities memaparkan rencana pembelian BABP oleh BCAP sudah tercium oleh pasar. Makanya sahamnya sudah naik terlebih dulu. Sejak November 2012 BCAP telah menguat dari Rp 1.000 ke Rp 1.900. “Hampir 100% dalam sebulan,” katanya. Itu sebabnya, pada kuartal II dan III ada kemungkinan saham-saham kelompok ini mengalami koreksi. Untuk 2013 ini, terutama untuk semester I, bukan waktunya untuk Grup BHIT. Setelah 2012 melaju dengan kencang, kemungkinan saham-saham ini akan melaju kembali pada semester II-2013. Tapi secara umum, Tonny merekomendasikan buy on weakness untuk saham-saham Grup Bhakti. “Saya sarankan beli di harga bawah untuk investasi jangka menengah.

62

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


pasar modal Saham Grup Bhakti Paling tidak, untuk horison enam bulan,” katanya. Jika melihat harga tertinggi MNCN, di Rp 3.200, ini sudah target harga untuk 2013. Untuk saham sektor media seperti MNCN, 2014 akan menjadi momentum yang bagus. Sebab, tahun depan merupakan tahun politik di mana partai politik akan belanja iklan. Selain itu. Laporan keuangan untuk kuartal I-2013 juga ikut menentukan. Jika angkanya di atas ekspektasi, besar kemungkinan MNCN kembali ke Rp3.200. Begitu juga dengan BMTR, rekomendasinya buy on weakness. Tapi jangan terlalu agresif karena sedang konsolidasi ke bawah. Secara teknikal, pembelian BMTR bisa dilakukan di Rp 2.000– Rp 2.100 dengan resistance Rp2.350 yang akan mengkonfirmasi kembali ke tren naik. Target harga terdekatnya di Rp 2.500 yang merupakan harga tertinggi untuk enam bulan.    Untuk BHIT cenderung lebih kuat pergerakannya dalam dua pekan terakhir di kisaran Rp 500. Akumulasi beli secara perlahan bisa dilakukan. Terutama jika pembelian bisa dilakukan di bawah Rp 500. Target terdekat di Rp 540 dan target lebih panjang di Rp 600 untuk enam bulan. Di PT MNC Sky Vision (MSKY) ada peluang untuk beli karena sudah berhasil menyelesaikan fase konsolidasinya. Memang, secara umum, gerak MSKY mengikuti laju di grupnya. Tapi, untuk jangka pendek sudah memberikan sinyal-sinyal untuk naik. MSKY memiliki support di Rp 2.150 dengan target terdekat di Rp 2.550. Pergerakan dari grup Bhakti memang cepat. Tapi, sekarang sedang konsolidasi turun. Untuk target 6 bulan di Rp 2.800. PT MNC Capital Indonesia (BCAP) masih punya peluang penguatan lebih tinggi lagi untuk investasi. Tapi, untuk jangka pendek, peluang koreksinya le-

Jika melihat harga tertinggi MNCN, di Rp 3.200, ini sudah target harga untuk 2013. Untuk saham sektor media seperti MNCN, 2014 akan menjadi momentum yang bagus. inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013

bih besar. Tapi, jika ada koreksi besar ke Rp1.600–Rp 1.500, boleh beli. Sebab, untuk jangka menengah, trennya masih naik.

Beli dengan syarat Abidin, analis dari Millenium Danatama Securities, juga melihat saham-saham Grup Bhakti saat ini sedang downtrend. MNCN misalnya baru layak dibeli jika harganya Rp 2.600 dengan target jual di Rp3.200 dalam dua pekan ke depan. BMTR juga dalam tren menurun. Tapi, saham ini sudah bisa kembali di­ akumulasi karena posisinya sudah jenuh jual (oversold). Mulai beli di Rp 2.050 dengan target resistance Rp 2.250. Untuk kembali ke tren naik masih jauh karena harus menembus Rp 2.400. Demikian pula dengan BHIT. Baru bisa mulai diakumulasi beli karena sudah jenuh jual (oversold). Beli di Rp 495 dengan target resistance di Rp 520. Saham ini kembali naik jika berada di atas Rp 515 untuk dua pekan ke depan. MSKY masih downtrend. MSKY bisa trading buy, jika berada di atas Rp 2.300. Saham ini berada dalam tren naik. Beli di Rp 2.075 dan target jual di Rp 2.500. BCAP masih dalam tren naik selama berada di atas Rp 1.740. Trading buy untuk BCAP dalam dua pekan ke de pan. Beli di harga saat ini juga tidak apa-apa dengan target resistance Rp 2.000. Tapi, tidak mesti jual di Rp 2.000. Bisa beli di level saat ini dan jual begitu terjadi kenaikan. PT Global Land Development (KPIG). Saham ini terlalu mahal dengan PER 47,10 kali. Buy on weakness untuk KPIG di Rp1.420 dengan target jual di Rp1.470. Dari sisi Price to Earnings Ratio (PER), MNCN di level 24,16 kali; BMTR 23,66 kali; BHIT 26,32; MSKY 37,93; BCAP 15,33 kali; dan PT Global Land Development (KPIG) 47,10 kali. Level tersebut tidak terlalu tinggi tapi tidak juga murah dibandingkan PER di sektornya masing-masing. Memang jika melihat kenaikan 2012 yang signifikan, saham ini sudah cukup tinggi. Tapi, grup Bhakti punya pergerakan saham yang unik. Biasanya, pada saat IHSG melemah, saham-saham grup Bhakti mengalami pergerakan yang berarti sehingga jadi kesempatan untuk trading. Sebaliknya, saat IHSG menguat, saham ini masih bisa diperdagangkan jika sebagian mengalami pergerakan. Jadi, tak perlu sampai dihindari. Secara umum, saham-saham grup Bhakti menarik karena laju sahamnya yang aktif. n

63


pasar modal Saham Properti

salah satu perumahan milik ciputra

Menanti Gain Saham Ciputra Tak ada salahnya menengok kembali saham-saham Grup Ciputra. Ternyata, masih ada gain yang menjanjikan. TEKS Ahmad Munjin foto dahlan rebo pahing

S

etelah naik habis-habisan, saham properti ternyata belum padam juga. Contohnya saham-saham Grup Ciputra. Sepanjang tahun yang baru berjalan ini saja sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saham PT Ciputra Developmet (CTRA), misalnya, telah naik 39% dari Rp 790 ke Rp 1.090. Lantas Ciputra Property (CTRP) dan Ciputra Surya (CTRS) masing-masing mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 52% dan 33%. Sebuah kenaikan yang spektakuler, setelah di tahun lalu mencatatkan lonjakan yang tak kalah fenomenalnya. Namun, rupanya, peningkatan itu tidak berhenti sampai di sana. Terutama setelah CTRP membeli tanah seharga Rp 1 triliun di Jakarta Barat. “Dan saya yakin, Ciputra tak akan membesarkan satu perusahaannya saja. Tak lama lagi akan ada aksi korporasi CTRS dan CTRA,” kata Sem Susilo, pengamat pasar modal. Hanya saja, dilihat dari sisi psikologi harga, lebih baik pilih CTRP untuk investasi jangka panjang. Sebab, secara fundamental, ketiganya hampir sama. Tapi, dari sisi nominal harga, CTRP yang

64

paling murah di bawah Rp 1.000. Saham yang nilai nominalnya kecil, lebih likuid karena lebih terjangkau oleh lebih banyak investor. Secara teknikal, CTRP memiliki resistance di Rp 1.000 dalam 1-2 pekan ke depan. Target harga untuk 3 bulan bisa mencapai Rp 1.200 per saham. Support psikologis CTRP di Rp 900. Kalau sudah punya saham CTRP, hold saja, tidak apaapa. Untuk beli baru, tunggu di Rp 900 atau Rp 850. Jadi, yang patut dicermati, pembelian di CTRP, CTRS, dan CTRA juga harus memperhatikan kondisi IHSG yang sudah mendekati level psikologis 5.000. Jadi, kalau mau beli ketiga saham tersebut, beli saat IHSG konsolidasi setelah menembus 5.000 untuk menurunkan beban teknikal. Jika konsolidasi pun, IHSG tidak akan terlalu jauh ke 4.900. CTRS bagus. Tapi, secara harga nominal sudah mahal, padahal secara fundamental ketiga saham itu hampir sama. Orang cenderung pilih yang masih murah dan potensi kenaikannya besar. Dalam satu atau dua pekan ke depan, CTRS punya resistance Rp 3.000. Target harga untuk 3 bulan di Rp 3.500.

Satriawan, analis dari Mandiri Sekuritas, juga melihat tren kenaikan yang sama pada saham-saham Grup Ciputra. Jika CTRP mampu menembus Rp 1.000, maka resistance berikutnya Rp 1.150. “Saya rekomendasikan speculative buy jika harganya di atas Rp 1.000,” kata Satriawan. Untuk CTRS, meski belum benarbenar meyakinkan, di level Rp 2.900 sudah oke sebenarnya untuk masuk. Pelaku pasar tinggal menunggu apakah penguatan tersebut diiringi besarnya volume transaksi atau tidak. Di posisi ini masih speculative buy. Untuk pembelian aman, masih harus ditunggu jika CTRS bisa menguat dan menembus resistance Rp 3.125. Support CTRS di Rp 2.650. Jika CTRS menciptakan level tertinggi baru setelah melewati Rp 3.125, potensi penguatan berikutnya ke Rp 3.250 hingga Rp 3.300. Jadi, CTRS secara tren, masih downtrend jangka pendek. Sejak CTRS terkoreksi ke Rp 2.600–Rp 2.650, saham ini sebenarnya sudah rebound yang merefleksikan sentimen fundamental berupa aksi korporasi yakni pembelian tanah di Jakarta Barat senilai Rp1 triliun. Oleh sebab itu, setelah rebound, mungkin saja mengalami koreksi lagi untuk jangka pendek. Tapi, selama CTRS tidak berada di bawah Rp 2.650 saya rasa masih oke untuk CTRS. Kalaupun terkoreksi mungkin hanya ke Rp 2.800 dan setelah itu bisa kembali menguat. Nah, selamat mempertimbangkan.n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013


kolom andi suruji

m

PT Masih Rapat Terus

asih Rapat Terus. Ya, itulah kepanjangan pelesetan warga Jakarta terhadap Mass Rapid Transit yang disingkat MRT. Itu pula nama perusahaan yang akan mengelola sistem transportasi massal tersebut. Pemberian “merek dagang” oleh warga Jakarta tersebut, terkesan betapa gregetannya mereka menunggu realisasi program pemecahan masalah angkutan murah dan massal. Betapa tidak, proyek prestius itu sudah berlangsung sedemikian lama sebagai wacana. Bahkan sudah puluhan tahun. Padahal, Gubernur Jakarta sudah berganti sekian kali. Presiden pun demikian. Wakil-wakil rakyat di parlemen juga silih berganti. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pekan lalu, mengatakan, proses lelang pembangunan MRT sudah hampir final. Saat ini proses lelang tinggal melalui tahapan administrasi akhir. Di antaranya menyiapkan beberapa berkas dan melihat kesesuaian Peraturan Gubernur, terutama dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Maka kaget pula kita ketika esok harinya, Pak Wagub kita ini dengan nada geram lantaran proyek ini terganjal persoalan administrasi. Sesuai peraturan pemerintah, tentang pinjaman daerah, harus ada revisi persetujuan dari Mendagri dan Menkeu untuk mendapat persetujuan pinjaman dari Bappenas. “Salah kami (Pemrov DKI Jakarta) juga karena tidak mengurus sampai ke situ. Direksi baru (PT MRT) juga tidak tahu. Tetapi seharusnya ini sudah diketahui sejak lama. Kan, dari tahun 2007, proyek sudah disetujui. Aduh....” ujar Basuki dengan nada geram (Kompas, 12/4). Pernyataan itu diungkapkan seusai gelar rapat bersama direksi PT MRT, di Jakarta. Nah, tuh kan... “Masih Rapat Terus”. Kita maklum betapa rumit untuk membangun sebuah sistem transportasi mas-

66

sal, apalagi ada jalurnya di bawah tanah. Aspek biaya, aspek teknis dan teknologi, serta tata ruang, serta lingkungan, begitu erat kait-me­ngait dan bertali-temali. Belum pula aspek keamanan dan keselamatan. Persoalannya, alat transportasi itu akan mengangkut penumpang secara massal. Keamanan dan keselamatan nyawa manusia harus ditempatkan pada prioritas utama, dan pertimbangan pertama. Karena itu, kita kaget ketika persoalan administrasi mengganjal proyek ini. Padahal, pemerintahan yang sudah direformasi ini, masih berkutat pada masalah administrasi. Belum substansi, seperti mental pencurian uang negara, yang seolah teramat sulit diberantas. Koordinasi memang barang langka. Sinergi antarinstansi pemerintah masih sulit tercapai. Seharusnya, masing-masing instansi sudah memiliki “alarm” sendiri yang berbunyi atau menyala manakala ada “deadline” pekerjaan. Kita jadinya bertanya, sistem pemerintahan dan administrasi birokrasi apa yang dibangun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama ini. Padahal, acapkali kita dengar ucapan Presiden, “sistem sudah bekerja”. Kita maklumi sajalah, sembari mungkin menggerutu. Tetapi patut juga kita mengingatkan, bahwa proses pembangunan ini harus lengkap dengan solusi awal mengatasi macet. Kita tidak menginginkan saat pembangunan MRT, lalu lintas justru semakin tersendat, apalagi kalau menimbulkan kekacauan alias kemacetan parah. Bukankah lantaran tidak adanya sistem transportasi massal yang terintegrasi, yang memudahkan warga hilir mudik dengan lancar, membuat warga berbondong-bondong bepergian dengan kendaraan pribadi yang menyesaki jalan-jalan Jakarta? Kita berdoa sajalah agar instansi-instansi yang terlibat proyek ini sadar sepenuhnya, bahwa warga Jakarta sudah sangat stres dengan kondisi lalu lintas Jakarta. Lantaran ketiadaan angkutan massal yang representatif di Jakarta, sungguh mahal biaya transportasi yang harus ditanggung warga Jakarta dan sekitarnya. Ada yang menyebut sampai 30% dari total penghasilan. Bukan hanya itu, negara pun menanggung subsidi bahan bakar minyak yang kian tahun semakin membengkak tak ketulungan. Dampak lainnya, warga berlomba-lomba memecahkan masalahnya sendiri. Ya, mereka harus memiliki kendaraan sendiri untuk keperluan perjalanan sehari-hari. Tidak heran jika penjualan kendaraan bermotor, roda dua maupun roda tiga terus melaju.  Warga Jakarta benar-benar merindukan MRT, yaitu Mass Rapid Transit, bukan Masih Rapat Terus..... n

inilahREVIEW 33 Tahun II | 15-21 April 2013



CT Beli Teruuuuss...