Issuu on Google+

Dari Panggung hiburan ke Panggung Politik

®

19-25 november 2012 mAJALAH eKonomI & bISnIS

12 » Tahun II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahjabar.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

pendiri: Muchlis Hasyim Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: andi suruji

Dari Panggung hiburan ke Panggung Politik

ÂŽ

19-25 november 2012 mAJALAH eKonomI & bISnIS

12 Âť Tahun II RP 20.000

Cover: fonda lapod

Misi Negara untuk Bisnis belum lama ini saya membaca berita di Inilah.com mengenai adanya rencana IKEA, raksasa furnitur dari Swedia yang akan masuk ke Indonesia. Untuk tujuan itu, Perdana Menteri Swedia mengkhususkan diri membawa IKEA sowan ke Presiden SBY, sekaligus meminta restu. Bahkan tidak hanya IKEA yang mereka bawa, perusahaan otomotif Volvo juga dibawa masuk untuk bersaing dengan perusahaan Jepang di Indonesia. Belum lama pula, pentolan Toyota dari Jepang datang menghadap SBY. Mereka sowan untuk memuluskan niatnya mengembangkan usahanya di Indonesia. Begitulah kalau melihat negara lain yang hendak masuk ke Indonesia, selalu saja ada pejabat pemerintah yang mengantarkannya. Paling tidak, mereka hendak memastikan bahwa investasi perusahaannya aman dan berjalan lancar di sini. Dan biasanya, setelah bertemu SBY, bisnis mereka lancar-lancar saja. SBY senang karena kedatangan mereka akan menyerap tenaga kerja. Sebaliknya, untuk mereka bisnis lancar berarti pemasukan untuk mereka juga lancar. Namun, sebaliknya, kita jarang mendengar ada pengusaha Indonesia yang diantarkan oleh pejabat pemerintah seperti presiden untuk berinvestasi di negara lain. Kalaupun ada, biasanya hanya ikut rombongan presiden yang kebetulan melawat ke luar negeri. Secara khusus, kita jarang mendengarnya. Bahkan ironisnya di dalam negeri, perusahaan lokal selalu dikesampingkan, kalah oleh pemain asing. Seperti yang diulas majalah ini mengenai Blok Mahakam, terlihat bahwa dukungan pemerintah kepada pengusaha lokal, yakni Pertamina, sangat minim. Blok migas tersebut dipastikan akan jatuh lagi kepada perusa-

4

haan Perancis, Total E&P Indonesie. Pertamina dikesampingkan dengan alasan belum mampu mengelola blok migas sebesar itu. Benarkah? Tentu saja patut dipertanyakan. Agaknya terlalu dini untuk merendahkan kemampuan Pertamina. Ini juga sebetulnya tidak penting, karena yang utama adalah dukungan penuh dari pemerintah. Dan, ini belum terlihat. Kita berharap melihat upaya dari pemerintah mendukung pengusaha baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kita juga berharap ada pejabat Indonesia seperti PM Swedia yang berusaha memuluskan jalan IKEA.

wakil Pemimpin Redaksi: Bambang Aji setiady Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana, latihono sujantyo Redaktur senior: budi kusumah Redaktur: Derek Manangka, Sigas, Setiyadi, FONDA LAPOD, Iwan purwantono, kukuh bhimo nugroho, reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu redaktur foto: dahlan rebo pahing Fotografer: wirasatria, asep rochyadi REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, Ramawijaya, ade moh sofyan RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b sekretaris redaksi: ira sri rejeki

unit usaha pjs pemimpin perusahaan: fahmi alamsyah general manager: Sjarifuddin Manager keuangan: fahmi alamsyah

Hendra Guntara Jl Penjernihan Raya, Jakarta

manager iklan: alvin alverdian account executive: selvi (avi), Tri Cahyani, AIDA iryani

Ancam-Mengancam Soal Upah

sirkulasi: herry chatib tata usaha: nonon primayani putri,

persoalan upah kembali menghangat belakangan ini. Penyebabnya, para buruh mengajukan tuntutan mengenai besaran upah. Ancam mengancam pun bermunculan. Buruh mengancam mogok jika tuntutan mereka tidak dikabulkan. Pengusaha juga balik mengancam akan menutup pabriknya jika harus memenuhi tuntutan buruh Kita sebagai masyarakat tentu miris mendengarnya. Sepertinya, tidak ada upaya lain selain mengeluarkan ancaman. Jika itu terus terjadi, bukan tidak mungkin yang terjadi adalah saling melukai. Menyampaikan keinginan dengan cara mengancam seperti itu tidak bukan harapan kita bersama. Sebab, hubungan antara patron dan klien, antara pengusaha dan buruh selayaknya terjalin bukan karena ketakutan atau satu pihak takluk kepada pihak lainnya. Melainkan karena adanya saling membutuhkan. Buruh membutuhkan pekerjaan, dan pengusaha membutuhkan tenaga. Melalui majalah ini saya menghimbau agar pemerintah bertindak tegas agar jangan sampai pengusaha bertindak semaunya kepada buruh. Jangan sampai, pengusaha bilang kepada pekerjanya, take it or leave it, kalau butuh silahkan terima, kalau tidak silahkan ambil. Begitupun dengan pekerja, kami berharap pekerja juga bisa menempuh cara yang lebih bijaksana agar pengusaha juga nyaman menjalankan bisnisnya. Hubungan saling menguntungkan dan saling membutuhkan bagaimanapun harus diciptakan.

salut untuk Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengabulkan sebagian gugatan uji materi UU mengenai migas yang konsekuensinya membubarkan BP Migas. Keputusan tersebut membuka mata publik betapa banyak undangundang yang dibuat asal-asalan dan bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam kasus BP Migas, terbuka mata publik bahwa selama ini pemerintah memberi jalan bagi asing untuk berkuasa atas kekayaan alam Indonesia. Selama ini, rakyat mengeluh karena kekayaan alam Indonesia dikeruk oleh asing dan dibiarkan begitu saja. Kini, MK telah menyadarkan publik akan hal itu. Diharapkan, ke depan pemerintah berhati-hati dalam menyusun undang-undang dan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Sebab, apapun upaya untuk mengambil keuntungan dari hak rakyat, suatu saat nanti akan terungkap juga.

Bayuni Hermawan Jl. Raya Pekayon, Bekasi Barat

Aulia S Dina Jl. Merak, Bandung

dwiyacita listosari penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. sungai sambas vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787313, 72787316, fax. 021 7210976 penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini MK Sadarkan Publik

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


CONTENTREVIEW LaporanUtama Hulu Migas Kembali ke Pertamina?

Setelah BP Migas, bukan tak mungkin BPH Migas juga dibubarkan. Saatnya, pengelolaan migas dikembalikan ke Pertamina, bukan ke badan pemerintah.

18 | nasional Elvyn G. Masassya, Dirut PT Jamsostek (Persero) “Bisa Rp 500 Triliun dalam 10 Tahun” Kalau tak ada aral melintang, pekan ini atau tepatnya pada 20 November, demonstrasi yang dilakukan kalangan pekerja akan mencapai puncaknya. Acara ‘pemanasan’ sudah dimulai di sejumlah kota di Jawa Barat. 22 | Bisnis Sepekan l Rusunawa Buat Penduduk Ciliwung l Arena Unjuk Kebolehan Pekerja ASEAN l Setelah 12 Tahun Jadi Rencana l Genjot Investasi Dengan PTSP

24 | bisnis Garap Jalan Tol di Usia 13 Hary Tanoesoedibjo menandai 13 tahun berbisnis dengan mengakuisisi ruas jalan tol Bakrie Group. Tak sedikit masalah hukum yang membelit selama menjalankan bisnisnya.

48 | profil Andianto Setiabudi Selalu Bangkit Setiap Kali Terpuruk Berkali-kali bisnisnya terpuruk, setiap kali itu juga ia bangkit kembali. Diawali dari tukang kue keliling, kini Grup Cipaganti memiliki lima jenis usaha dengan aset lebih dari Rp 10 triliun.

4 | MailBox 8 | Editorial Pasal 33 42 | Internasional Bukan Lagi Raja Minyak 50 | Hukum Penantian Tiga Tahun 54 | Keuangan dan Perbankan Rame-rame Obral KPR 60 | Pasar Modal Sebaiknya Main Pendek 66 | Kolom Ekonomi Konstitusi

31 | sisipan Dari Panggung Hiburan ke Panggung Politik Berpolitik adalah hak seluruh warga negara, termasuk kalangan artis. Satu hal yang harus diingat, syarat menjadi pemimpin bukan hanya popularitas, tapi juga kemampuan manajerial yang mumpuni.

38 | Figur Raisa Andriana The Next Superstar Hati Raisa Andriana sedang berbunga-bunga. Penyanyi belia kelahiran 6 Juni 1990 itu, mendapat pujian dari David Foster, komposer, produser musik dan peraih 16 Grammy Award asal Kanada. The Hitman atau pencetak lagu-lagu hit itu menyebut Raisa sebagai calon superstar asal Indonesia.

40 | GAYA HIDUP Mobil Jadoel Untuk Pengantin Baru Mobil pengantin dengan model paling muktahir, mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana dengan mobil pengantin dengan model mobil klasik? Bahkan mobil klasik yang pernah menjadi kendaraan Presiden Soekarno dulu.


FOTO syamsoeddin

V V

Inilah 4 Alasan Aher-Dedy Menangi Pilkada Jabar

FOTO riset

V V

Dahlan Terkejut, MK Bubarkan BP Migas Menteri BUMN kaget Mahkamah Konstitusi (MK) berani mengambil keputusan untuk membubarkan BP Migas. Meskipun terkejut, Dahlan akan berkoordinasi dengan Menteri ESDM dan Menko Perekonomian untuk membahas konsekuensinya. “Saya terus terang agak terkejut mengenai keputusan MK seberani itu tapi saya tidak berhak untuk mengomentari itu dan keputusan MK itu final berarti harus dijalankan,� kata Dahlan yang saat ini menjabat Menteri BUMN di gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/11/2012). n

FOTO riset

V V

Ada Kepentingan Bisnis di Balik Ide Jokowi-Ahok? ide -ide yang kerap dilontarkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, maupun Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dianggap beberapa kalangan bermuatan kepentingan bisnis. Indikasi ini kian kuat setelah Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang akrab disapa Ahok mengusulkan akan mendatangkan bakteri asal China untuk mengatasi pencemaran sampah di Sungai Ciliwung, yang mendapat protes dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). n

Temui Menpora, PSSI KLB Ancol Lepas Pemain ISL?

FOTO dok.inilah.com

V V 6

partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakin pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mereka usung, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar akan memenangi Pilkada Jabar 2013. Setidaknya, ada empat alasan pasangan ini mengalahkan saingan-saingan mereka. Antara lain, Ahmad Heryawan (Aher) adalah gubernur yang berhasil mengawal Jabar untuk menjadi provinsi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional selama lima tahun terakhir. n

dua perwakilan PSSI KLB Ancol menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menjelaskan sikap mereka dalam konflik pemain untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya, kubu yang diketuai La Nyalla Mattalitti ini menolak himbauan Menpora untuk melepas pemain Liga Super Indonesia (ISL) bergabung dengan Timnas. Kubu La Nyalla, hanya akan melepas pemainnya ke Timnas jika Timnas sudah berada di bawah kendali Joint Committee (JC) PSSI, badan yang dibentuk oleh kedua pihak berseteru atas prakarsa FIFA dan AFC. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


editorial http://www.inilah.com/ireview Email kami: ireview.redaksi@gmail.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru,Jakarta 12130

d

UUD 194 5

Pasal 33

8

Pasal 33

asar yang dipakai Mahkamah Konstitusi benar. Pasal 33 UUD 45 memang mengharuskan negara menguasai dan mengelola sumber daya alam bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Sementara perilaku BP Migas malah cenderung sebaliknya. Sumber daya alam, berupa minyak dan gas, sebagian besar (53%) ‘dibiarkan’ untuk dikuasai asing. Sedangkan Pertamina, yang notabene merupakan milik negara, hanya meguasai 47% ladang migas yang ada di negeri itu. Itu pun bukan lapangan minyak yang bagus. Sehingga, BUMN itu hanya mampu memproduksi 290,3 ribu barel setara minyak per hari. Kalah oleh Total E&P Indonesia, yang hanya mengelola blok Mahakam dengan produksi 382,2 ribu barel. Sementara Chevron Pacific Indonesia, yang hanya menguasai wilayah kerja Rokan dan Siak, diperkirakan tahun ini mampu memproduksi 335 ribu barel per hari. Jadi, kalau dilihat dari sudut itu, cukup masuk akal kalau MK membubarkan badan tersebut. Kendati dampak dari keputusan itu sungguh luar biasa. Ada sekitar 600 karyawan yang harus ditampung oleh Kementerian ESDM, sebagai induk dari BP Migas. Dan yang tak kalah pentingnya, 353 KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) tidak memiliki status yang jelas alias ilegal. Sebab dulu, kesepakan KKKS diteken oleh perusahaan-perusahaan minyak (asing maupun lokal) bersama BP Migas. Betul, sebagai pengganti, pemerintah akan membuat satu unit kerja baru. Namun, agar tidak ilegal, seluruh KKKS yang sudah ada tetap harus membuat kesepakatan baru. Nah, ketika itu, bukan mustahil muncul masalah-masalah baru. Misalnya, bisa saja ada desakan agar waktu kontrak diperpendek atau terjadi tawar-menawar dalam hal porsi bagi hasil. Dampak lainnya, gonjang-ganjing ini bakal merembet pada target lifting minyak. Seperti diketahui, tahun ini saja, dipastikan target produksi minyak nasional yang dipatok dalam APBN 2012, dipastikan tidak akan tercapai. Begitu pun target 2013 (900 ribu barel per hari), diduga kuat bakal jadi pepesan kosong. Dan ramalan itu makin menebal setelah terjadinya tragedi pembubaran BP Migas. Sebab, bisa saja para KKKS mengerem produksi mereka gara-gara dianggap tidak legal. Berat, memang. Tapi kalau mau membicarakan pasal 33 UUD 45, seyogyanya bukan hanya migas yang disorot. Sebab, kepentingan rakyat juga ‘dinomorduakan’ dalam pengelolaan kekayaan alam lainnya. Contohnya cukup banyak. Misalnya, PT Freeport Indonesia yang menambang emas dan tembaga di Papua.

Tahun lalu, PMA asal AS itu mengantungi laba US$ 4,6 miliar atau naik 6,97% dibanding keuntungan tahun sebelumnya. Dari jumlah nan besar itu, Indonesia hanya memperoleh royalti sebesar US$ 188 juta dan dividen US$ 202 juta. Fakta itulah yang selalu mengundang munculnya kritik atas pengelolaan Freeport. Apalagi, sebagian besar produk tambangnya—hingga saat ini—masih diolah di luar negeri. Sehingga, Indonesia, sebagai pemilik tambang, tidak tahu persis berapa banyak sebenarnya emas yang dihasilkan perusahaan. Ketika soal ini dikritisi dan pemerintah mewajibkan setiap pertambangan membangun smelter (peleburan) di dalam negeri, Freeport mengangguk setuju. Tapi mereka mengajukan syarat agar kontraknya—yang baru akan habis tahun 2021—diperpanjang 20 tahun lagi menjadi sampai 2041. Konon, karena yang dihadapi bukan Freeport semata (tapi melibatkan Pemerintah AS), pemerintah kita selalu tak berdaya menghadapi hal seperti ini. Kejadian serupa diduga bakal terjadi pada pengelolaan tambang migas di Blok Mahakam yang bakal habis tahun 2017. Sejak jauh-jauh hari, pemerintah telah memberi sinyal bahwa pengelolaan blok tesebut tetap akan diberikan kepada Total E&P Indonesie. Ini keputusan yang aneh. Sebab, sejak tahun lalu, Pertamina sudah bersiap-siap untuk menggantikan posisi Total sebagai operator. Salah satu caranya dengan menempatkan sejumlah karyawan untuk ‘magang’ di blok tersebut. Bahkan, BUMN ini juga menyatakan kesanggupannya untuk melakukan investasi. Yang lebih aneh lagi, BP Migas tidak percaya kalau BUMN itu sanggup menyediakan dana investasi. Ketidakberpihakan kepada rakyat juga tampak jelas di pertambangan batu bara, yang dikelola asing. Seperti yang terjadi di Pulau Bunyu, Kalimantan Timur. Adalah PT Garda Tujuh Buana Tbk yang menguasai lahan tambang di pulau tersebut. Kalau melihat jajaran direksi dan komisarisnya, mayoritas saham Garda dikuasai oleh investor asal India. Cara dagang yang dipakai Garda, sungguh, membuat kita geregetan. Beagaimana tidak? PMA itu menjual batu bara dengan diskon 37,5% kepada pembeli yang—konon— berasal dari Timur Tengah. Potongan harga itu diberikan karena yang akan menggali 10 juta ton batu bara di Pulau Bunyu adalah sang pembeli itu sendiri. Jadi, dari proses penggalian, pengupasan, sewa alat, bayar buruh hingga ongkos angkut menjadi tanggung jawab pembeli. Sementara pihak perusahaan, tinggal meng­acungkan telunjuk, ”Batu baranya ada di perut Pulau Bunyu, silahkan lu gali sendiri,” begitu kira-kira kesepakatan yang terjadi antara Garda dan pembelinya. Kalau begitu, apa bedanya dengan menjual konsesi? Lantas mana bagian untuk menyejahterakan rakyat Indonesia seperti yang diamanatkan Pasal 33? n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Setelah BP Migas, bukan tak mungkin BPH Migas juga dibubarkan. Saatnya, pengelolaan migas dikembalikan ke Pertamina, bukan ke badan pemerintah. TEKS Latihono Sujantyo, Iwan Purwantono, Mahbub Junaidi, dan Vinsensius Segu Foto Wirasatria, Riset ilustrasi Fonda Lapod

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

9


S

ore itu, ruang khusus perokok yang terpisah dengan gedung Wisma Mulia di lantai 37, Kantor Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), cukup ramai. Kursi panjang yang tersedia, tak cukup menampung. Sebagian akhirnya terpaksa berdiri. Kebanyakan mereka, yang memenuhi ruangan berukuran enam kali tiga meter itu, adalah karyawan BP Migas. Wajah-wajah mereka tampak lesu. Sebagian ada yang resah. Maklum, Selasa pekan lalu itu, hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan kantor tempat mereka bekerja, tak boleh ada lagi kegiatan alias bubar. “Putusan ini membuat semua karyawan resah,” kata seorang pria, sambil mengisap rokoknya. Ya, di hari itu, MK memutuskan, fungsi dan tugas BP Migas bertentangan dengan konstitusi. Alhasil, sejak putusan itu dibacakan oleh Ketua MK Mahfud MD, nama BP Migas harus dikubur. Berbeda dengan karyawan BP Migas yang lesu, putusan MK itu disambut rasa syukur para pengaju judicial review UU No. 22/2001 tentang Migas. Salah satunya, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. “Kami bersyukur akhirnya MK menyampaikan jawaban terhadap permohonan judicial review oleh Muhammadiyah dan sejumlah organisasi lain,” kata Din kepada InilahREVIEW. Memang, Muhammadiyah adalah satu organisasi yang ikut mengajukan judicial review (peninjauan kembali) UU No. 22/2001 tentang Migas ke MK. Selain organisasi, sejumlah tokoh juga ikut, antara lain Komaruddin Hidayat, Marwan Batubara, dan M Hatta Taliwang. Para penggugat menghadirkan beberapa ahli, di antaranya Menko Perekonomian Rizal Ramli, Kwik Kian Gie, pengamat perminyakan Kurtubi, dan pakar hukum tata negara Margarito Kamis. Rizal Ramli yang juga Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) menyambut gembira keputusan MK ini. “Sebetulnya kami berharap MK membatalkan UU Migas secara keseluruhan. Tapi mungkin untuk sementara biarlah kita terima keputusan ini. Nanti, di bawah pemerintahan yang baru, kita susun UU Migas yang lebih sesuai dengan konstitusi,” kata Rizal. Para penggugat mengajukan judicial review, karena menilai, UU No. 22/2001 tentang Migas pada dasarnya melegalkan penguasaan kekayaan migas nasional oleh perusahaan asing atau swasta. “Pendeknya, dengan kehadiran BP Migas, tata kelola migas Indonesia menjadi yang paling buruk di Asia Oceania. Produksi minyak anjlok, cost recovery melonjak, karyawan BP Migas melonjak 10 kali lipat, negara dirugikan, dan konstitusi dilanggar,” kata Kurtubi.

Dikuasai Asing Memang, sejak lama banyak kalangan menuding, BP Migas tak ubahnya kepanjangan tangan asing. Tengok saja, sebanyak 53% minyak dan gas (migas) yang ada di Indonesia seperti dikasih kepada asing. Sementara Pertamina, yang merupakan milik negara, hanya kebagian 47%. Penguasaan ladang migas sebesar 47% itu pun bukan yang bagus. Tak heran, kalau Pertamina hanya bisa memproduksi 290,3 ribu barel per hari. Coba bandingkan dengan Total E&P— perusahaan patungan Perancis dan Jepang—yang mampu memproduksi 382,2 ribu barel per hari. Padahal, Total hanya menge-

10

Suasana di kantor BP Migas sehari setelah putusan MK.

lola Blok Mahakam di Bontang, Kalimantan Timur. Begitu pula dengan Chevron Pacific Indonesia. Perusahaan asal Amerika Serikat ini, yang hanya menguasai wilayah kerja Rokan dan Siak, tahun ini diperkirakan mampu memproduksi 335 ribu barel per hari. Kalau mau dilihat lebih jauh, peran nasional dalam pengelolaan bisnis migas, memang terbilang kecil, hanya 20% dari total produksi nasional. Dari total produksi minyak Indonesia yang saat ini mencapai 870 ribu barel per hari, separuhnya harus dikirim ke luar negeri, karena 85% sektor migas dikuasai asing. Di sisi lain, kebutuhan minyak untuk konsumsi dalam negeri sudah mencapai 1,4 juta barel per hari. Itu berarti, saban hari Indonesia harus mengimpor minyak sebanyak 530 ribu barel. “Ini indikasi kekeliruan dalam pengelolaan migas di Indonesia,” kata Ketua Kaukus Migas Nasional Effendi Siradjuddin. Kata Effendi, saat ini jumlah perusahaan migas swasta nasional hanya sekitar 60 buah. Mereka rata-rata berproduksi antara 100 sampai 1.000 barel per hari. Yang di atas dua ribu barel per hari, hanya beberapa perusahaan saja. Kalau ditotal, maka pro-

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


duksi perusahaan nasional cuma 60 ribu barel per hari atau 6% dari rata-rata produksi minyak nasional yang hampir 900 ribu barel per hari. Tentu saja, kondisi ini sangat menyedihkan, apalagi dibandingkan dengan negara lain. Di China, misalnya, hampir 95% kegiatan industri hulu migas didominasi perusahaan dalam negeri. Di Kanada, hampir 80%. Bahkan di Malaysia, partisipasi nasional mencapai sekitar 30%-40%. Lantaran kue yang bisa dicicipi perusahaan swasta nasional begitu kecil, akibatnya dana hasil perputaran hulu migas yang mengendap di dalam negeri, juga minim. Coba saja lihat, dari belanja barang dan jasa selama ini, Indonesia hanya menikmati 10% saja dari rata-rata belanja barang dan jasa perusahaan hulu migas yang mencapai US$ 10 miliar per tahun.

UU Baru Tak hanya itu. Banyak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mengeluh karena proses birokrasi untuk mendapatkan izin pemboran migas sangat berbelit-belit. Mulai dari investor harus menemui Ditjen Migas, BP Migas, berurusan dengan Bea Cukai, hingga

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

melobi pemerintah daerah. Setelah semua izin ini diperoleh, baru investor diperbolehkan melakukan pemboran minyak. Ini berbeda dengan sebelum UU No. 22/2001 tentang Migas lahir, atau hulu migas masih ditangani Pertamina. Saat itu, investor cukup bertemu dengan direktur Pertamina. Setelah semuanya beres, investor langsung melakukan proses eksplorasi dan eksploitasi. “Proses perizinan juga hanya sekitar 3 bulan. Tapi, dengan BP Migas bisa menghabiskan waktu sampai 5 tahun,” kata Kurtubi. Maka, masuk akal jika MK membubarkan BP Migas. Sebab, selain inkonstusional, badan ini juga dituding banyak menyedot uang negara. Menurut hitungan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), tahun ini saja anggaran untuk BP Migas sebesar Rp 368,8 miliar. Anggaran sebanyak itu diperuntukan bagi belanja gaji pegawai BP Migas sebesar Rp 37 miliar, belanja barang Rp 316,4 miliar, dan belanja modal sebesar Rp 15,3 miliar. “Syukurlah BP Migas dibubarkan. Ini berarti pada tahun 2013, negara bisa menghemat anggaran sebesar Rp 368,8 miliar,” ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, kepada InilahREVIEW. Hanya saja, dampak dari putusan MK ini cukup luas. Di situ ada sekitar 600 karyawan BP Migas. Dan, yang tak kalah penting, ada ratusan KKKS yang sudah meneken dengan BP Migas. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menjamin bahwa semua tetap berjalan normal. “Seluruh kontrak, hak dan kewajiban akan dikelola oleh ESDM, termasuk sekitar 600 karyawan BP Migas,” kata Jero. Menurut Jero, pada Selasa malam pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 95 Tahun 2012 yang langsung membentuk Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas. “Unit usaha baru ini berjalan sejak Perpres ini terbit,” ujarnya. Dalam Perpres ini, Jero akan menggantikan tugas kepala BP Migas sampai badan pengatur hulu migas yang baru, terbentuk. Namun, Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas, yang berada di bawah naungan Kementerian ESDM, tampaknya hanya bersifat sementara. Karena itu, banyak kalangan berharap, pemerintah dan DPR segera mengeluarkan undang-undang baru sebagai payung hukum kegiatan hulu migas. “Kalau tidak, akan ada ketidakpastian yang sangat membahayakan kondisi migas nasional,” ujar Pri Agung Rakhmanto, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute.

Kembalikan ke Pertamina Lalu, siapa yang cocok mengendalikan dan mengawasi kontrak kerja sama migas? Pemerintah, kata Jero, sudah menyiapkan tiga skenario untuk menggantikan BP Migas. Pertama, regulator tetap di bawah pemerintah. Kedua, menyerahkan kepada Pertamina atau BUMN lain. Ketiga, badan independen. Namun, menurut Pri Agung, wewenang itu harus dijalankan oleh badan usaha. “Dalam hal ini Pertamina. Secara lebih khusus lagi, yang cocok adalah PT Pertamina Hulu Energi,” katanya. Hanya saja, Pri Agung mengingatkan, undang-undang baru nanti harus meredefinisi peran, posisi, dan juga restrukturisasi Pertamina. Tak jauh beda apa yang disampaikan Kurtubi. Kata dia, sesuai UUD 1945, pengelolaan migas nasional seharusnya dilakukan

11


oleh badan usaha milik negara, dalam hal ini Pertamina. “Jadi bukan lembaga pemerintah. Sebab, kalau dikelola lembaga pemerintah, kedaulatan negara bisa hilang,” katanya. Kurtubi betul. Soalnya, pengelolaan migas oleh perusahaan minyak nasional juga dilakukan di sejumlah negara, seperti Malaysia, Venezuela, Iran, Libya, dan Irak. Bahkan, perusahaan minyak di negara-negara tersebut diberi wewenang mengelola migas dari hulu hingga hilir. Salis Aprilian, Direktur Utama Pertamina Hulu Energi menyatakan siap menggantikan peran BP Migas. “Sebenarnya selama ini kami juga menjalankan tugas dan fungsi yang serupa BP Migas. Kami semacam BP Migas kecil. Karena itu, kami siap,” katanya. Itulah mengapa, Agus Pambagio, pemerhati kebijakan publik dan perlindungan konsumen, beberapa waktu lalu sempat meminta pemerintah membubarkan BP Migas dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). “Kembalikan lagi dua lembaga ini ke Pertamina,” katanya. Pasalnya, akibat keduanya berdiri sendiri, kini Pertamina hanya bersifat sebagai production sharing. Di mana ketika harus mengeksplor minyak di dalam negeri, BUMN itu juga harus melakukan tender layaknya perusahaan asing. Bahkan, Pertamina kerap kalah dalam tender eksplorasi mi-

PT Tately NV menemukan potensi gas di Sumur LG 1, Mamuju

12

gas offshore dan onshore di Indonesia. Padahal, kata Agus, seharusnya Pertamina punya peran lebih untuk mengelola migas. “Seharusnya dari dulu tidak usah ada BP Migas dan BPH Migas, meski alasannya memotong korupsi,” katanya. Bisa jadi, apa yang disampaikan Agus jadi kenyataan. Soalnya, kata Akil Mochtar, hakim konstitusi MK, bukan tak mungkin BPH Migas juga ikut dibubarkan. “Sepanjang pasal-pasal yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan BPH Migas,” kata Akil. Menurut dia, jika BP Migas sebagai pengatur hulu dibubarkan, bisa jadi BPH Migas yang berperan mengatur hilir juga inkonstusional. Di dalam Undang-Undang Dasar 1945 diatur bahwa minyak dan gas dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat. Frase kemakmuran rakyat menjadi ukuran rakyat untuk mengelola negara. Dulu, sebelum lahirnya UU No. 22/2001 tentang Migas, BP Migas dan BPH Migas adalah badan di dalam Pertamina. Namanya, Badan Pembinaan dan Pengusahaan Kontraktor Asing (BPPKA). Namun, setelah UU No. 22/2001 tentang Migas terbit, badan ini terpisah dari Pertamina. BP Migas dan BPH Migas menjadi identitas sendiri di luar Pertamina. Jadi, tepat kalau kegiatan hulu dan hilir migas dikembalikan ke Pertamina. n

Kilang Pertamina di balongan

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Misteri Cost Recovery Hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, geleng-geleng kepala melihat terus membengkaknya angka cost recovery migas yang harus dibayar pemerintah. Saat sidang peninjauan kembali (judicial review) UU No.22/2001 tentang Migas di Gedung MK, Selasa pekan lalu, Hamdan mempertanyakan, kenapa angka cost recovery terus tinggi, tapi lifting (produksi) minyak terus merosot. Tak hanya Hamdan yang merasa aneh. Ucok Sky Khadafi, Koodinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), juga melihat ada yang misterius di sekitar cost recovery. Kata dia, tahun 2011 realisasi cost recovery sebesar US$ 15,5 miliar. Setahun kemudian, angka cost recovery yang ditetapkan dalam APBN-P 2012 sebesar US$ 15,16 miliar dan pada 2013 senilai US$ 15,5 miliar. “Cost recovery naik, tapi target lifting minyak tidak pernah tercapai. Ini kontrolnya bagaimana? Apalagi, ada biaya pengacara Rp 1,4 miliar. Itu untuk urusan apa?� kata Ucok kepada InilahREVIEW. Cost recovery adalah pengembalian biaya operasi (operating cost) yang dikeluarkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari hasil produksi migas, setelah

kontraktor menemukan migas secara komersial. Kemudian diberikan dalam bentuk inkind, yakni migas pada saat lifting. Berdasarkan APBN-P 2012, besaran cost recovery terdiri dari pengeluaran eksplorasi US$ 1,166 miliar dan pengembangan US$ 3,349 miliar. Belanja produksi yang terdiri dari operasi, Enhance Oil Recovery (EOR), pemeliharaan, dan lainnya US$ 7,657 miliar, untuk Duri Steamflood US$ 1,767 miliar, dan belanja administrasi US$ 1,22 miliar. Namun, banyak kalangan menduga, cost recovery tak sedikit yang di-mark up oleh KKKS. Menurut sumber majalah ini, biasanya KKKS menggelembungkan Pajak Perseroan (PPs) dan Pajak Bunga Dividen Royalti (PBDR), investment credit, serta biaya home office. Tak hanya itu. Gaji para ekspatriat tanpa izin kerja juga dimasukkan dalam cost recovery, termasuk biaya untuk liburan hingga pembelian barang yang tidak sesuai ketentuan. Inilah yang menurut Ucok, akibat kontrol yang lemah, akhirnya cost recovery selalu naik dari tahun ke tahun. Itulah kenapa, Mardani, anggota DPR dari PKS meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi dana cost recovery. “Kita khawatir, jika

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

dibiarkan tanpa ada usaha perbaikan, alihalih seharusnya negara menerima, malah menjadi mensubsidi perusahaan minyak melalui cost recovery,� ujar Mardani. Mardani betul. Logikanya, kalau cost recovery naik, seharusnya lifting minyak juga harus naik. Kenyataannya, lifting minyak yang ditaruh di APBN dari tahun ke tahun tak pernah mencapai target. Di tahun 2012 ini, misalnya. Pemerintah menetapkan target lifting minyak di level 930 ribu barel per hari. Tapi kenyataannya, sampai hari ini, produksi rata-rata minyak nasional hanya mencapai 870 ribu barel per hari. Hal yang sama tampaknya bakal terjadi tahun depan. Target 2013, yang dipatok pada angka 900 ribu barel per hari, masih dianggap terlalu tinggi. Para KKKS memprediksi, produksi minyak tahun depan hanya akan mencapai 850 ribu barel per hari. Di masa jayanya, selama lebih dari 20 tahun, Indonesia tercatat sebagai net eksportir minyak. Ketika itu, produksi selalu berada di atas 1,3 juta barel per hari. Bahkan, pernah mencapai 1,6 juta barel per hari. Namun, sejak tahun 1996, angka itu terus menurun, hingga sekarang ini. Dan, sejak beberapa tahun lalu, Indonesia sudah tak lagi menyandang status sebagai eksportir minyak. Sebaliknya, hingga saat ini, Indonesia dikenal sebagai net importir. Begitulah. n

13


Apa komentar Anda soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK)?

Bagi saya, keputusan MK cukup membingungkan. Kalau MK menyatakan BP Migas tidak sesuai dengan konstitusi atau inkonstitusional, menjadi tanda tanya besar. Dengan begitu, produknya (BP Migas) juga inkonstitusional dong? Kepastian hukumnya bagaimana? Ini akan membuat investor bingung juga.

Apa langkah BP Migas?

Langkah selanjutnya, belum ada. Tentu, kita berkonsolidasi dengan Kementerian ESDM. Bagaimana nasib organisasi ini. Apakah akan membentuk organisasi baru. Apakah organisasi tersebut, karena tidak di bawah Undang-undang harus dipayungi dengan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang). Atau ada satuan tugas yang bekerja dalam bidang ini (hulu migas).

Mengenai kontrak-kontrak yang baru ditandatangani dengan BP Migas, bagaimana nasibnya?

Dalam pikiran dan logika kami, kalau BP Migas inkonstitusional atau tidak legal, tidak sesuai dengan undang-undang, maka produk kerjasama yang ditandatangani, berdampak pula. Apakah masih legal atau tidak? Tetapi ini logika saya sebagai orang awam.

Bagaimana arahan BP Migas?

R Priyono, Kepala BP Migas

BP Migas Juga Bumper TEKS Iwan Purwantono Foto Wirasatria

K

etika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membubarkan BP Migas dibacakan Ketua MK, Mahfud MD, Selasa pagi pekan lalu, Kepala BP Migas R Priyono tengah mengikuti rapat dengan Panitia Kerja Hulu Listrik Komisi VII DPR. Saat itu, Priyono sedang mendampingi Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Setelah mengikuti rapat di Gedung DPR sekitar pukul 15.10 WIB, Priyono langsung meluncur ke kantornya di Wisma Mulia lantai 37, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Dua jam kemudian, ia mengundang wartawan untuk konferensi pers. Seusai konferensi pers, Iwan Purwantono dari InilahREVIEW mewawancarai Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), R Priyono. Petikannya:

14

Sejarah berdirinya BP Migas ini diawali dengan kasus Karaha Bodas Company (KBC). Sekitar Desember 2000, pengadilan arbitrase Jenewa membuat putusan yang memenangkan KBC. Selanjutnya, beberapa kedutaan besar RI di luar negeri disandera. Pihak Pertamina juga diwajibkan membayar sejumlah dana yang cukup besar. Setelah itu, dibentuklah Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Lembaga ini bersifat bukan usaha, yang selanjutnya bernama BP Migas. Tidak punya aset atau rekening. Sehingga ketika berbenturan dengan pihak asing, tidak ada yang bisa disita. Nah, kalau BUMN, maka aliran dananya bisa memengaruhi APBN. Dalam hal ini, BP Migas berfungsi juga sebagai bumper. Namun kalau pemerintah merasa sudah kuat ketika berhadapan dengan kalangan pebisnis, ya silakan.

Lantas, bagaimana nasib BP Migas?

Sejak keluarnya keputusan MK, maka BP Migas juga berhenti. Kami sudah tidak punya otoritas untuk negosiasi. Demikian pula surat-surat atau soal administrasi lainnya. Otomatis, BP Migas vakum. Jadi soal karyawan, saya enggak tahu. Apakah nanti dimasukkan pegawai negeri atau diarahkan masuk BUMN, saya belum tahu. Apalagi soal status penggajiannya bagaimana, ndak tahu saya.

Kira-kira siapakah yang pantas menggantikan peran BP Migas?

Yang jelas bukan orang dari pinggir jalan. Pasti orang profesional dari minyak dan gas bumi. Bajunya boleh berganti, tetapi orangnya bukan dari pertanian atau perkebunan.

Apa untung dan ruginya apabila tugas BP Migas diambil alih Ditjen di Kementerian ESDM?

Tugas BP Migas sangat spesifik. Sangat berbeda dengan birokrasi di pemerintahan. Enggak bisa dipandang sederhana mengenai tugas dan fungsi di BP Migas. Tugas di BP Migas lebih bersifat operasional. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


L

ega sudah perasaan Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah. Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa pekan lalu, mengabulkan sebagian gugatan yang antara lain diajukan Muhammadiyah untuk UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Bumi dan Gas (Migas). “Putusan MK ini harus segera direspons oleh pemerintah, termasuk DPR,� kata Din seusai sidang di Gedung MK. Setelah putusan MK tersebut, Din langsung bergegas ke Kantor Pusat PP Muhammadiyah di Gedung Dewan Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat. Di kantor inilah, Din diwawancarai oleh Mahbub Junaidi dari InilahREVIEW. Petikannya:

Bagaimana perasaan Anda sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Anda dan kawan-kawan?

Ya, tentu kami bersyukur akhirnya MK menyampaikan jawaban terhadap permohonan judicial review oleh Muhammadiyah dan sejumlah organisasi lain, dan juga tokoh perorangan yang pada intinya mengabulkan sebagian dari permohonan kami dan menolak sebagian. Sebenarnya apapun keputusannya, tentu kita terima sebagai bentuk dari taat berkonstitusi. Oleh karena itu, perjuangan untuk menegakkan konstitusi serta menegakkan kedaulatan rakyat ini akan berlanjut tidak hanya terhadap UU Migas, tapi juga terhadap sejumlah UU lain, yang bagi Muhammadiyah adalah amanat muktamar. Motivasinya tidak lain untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Terutama, saya ingin negara yang besar dengan kekayaan sumber daya alam ini, juga bisa membawa kesejahteraan bagi rakyatnya.

Apa dasar PP Muhammadiyah dan beberapa ormas lain mengajukan uji materi UU Migas ke MK?

Adalah keyakinan kami warga Muhammadiyah dan ternyata juga dirasakan sejumlah organisasi lain dan perorangan, bahwa UU di Republik ini dalam bidang ekonomi, energi khususnya, migas, minerba, investasi asing, geoterma dan sebagainya, memberi peluang bagi dominasi asing. Kami tidak menolak asing, tetapi bagaimana keterlibatan asing itu bisa ditarik pada sebuah kerjasama yang menguntungkan. Ini sesuai dengan amanat konstitusi untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Kita ingin, ke depannya negara yang kaya alam, khususnya migas ini supaya bisa membawa dampak kesejahteraan. Bukan kemudian, selalu dikuasai asing sehingga yang untung adalah asing. Jadi, semangat itulah yang bagi Muhammadiyah sebagai jihad konstitusi. Dan, kami akan terus melakukan judicial review terhadap UU lainnya.

Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah

Ini Jihad Konstitusi TEKS Mahbub Junaidi Foto Riset

menguntungkan negara. Bahwa 75% dominasi asing dan ternyata juga negara, pemerintah disetarakan dengan pihak asing. Ini berbahaya. Dan, kita ingin kedaulatan negara dan bangsa bisa tegak.

Putusan MK ini kemenangan siapa?

Ya‌, kemenangan konstitusi saja.

Setelah adanya putusan MK ini, apakah PP Muhammadiyah akan mengawal lembaga baru yang menangani persoalan migas?

Ini jihad konstitusi, kami akan ajukan juga judicial review UU lain. Pertama, yang kita yakini meruntuhkan kedaulatan negara.

Seketat apa pengawalan itu?

Ooo‌, enggak tahu dong.

Apakah PP Muhammadiyah juga akan mendorong lahirnya UU Migas yang baru?

Ya, kami dorong partai-partai politik di DPR agar bisa melahirkan UU yang sesuai konstitusi dan menyejahterakan rakyat. n

Selama ini, Anda melihat UU Migas seperti apa? Ya, sebagaimana diajukan dalam permohonan ini tidak

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

15


Penurunan Jumlah Pengangguran

Jumlah Pengangguran Tersisa 7,24 Juta Tingkat pengangguran per Agustus 2012 turun menjadi 6,14%. Jumlah pengangguran tersisa 7,24 juta orang.

K

Foto Dok. Kemenakertrans

ondisi pasar kerja di Indonesia memperlihatkan perkembangan yang berarti dengan penurunan jumlah pengangguran setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran per Agustus 2012 turun menjadi 6,14%, dibanding Agustus 2011 sebesar 6,56%. Saat ini, jumlah pengangguran tersisa 7,24 juta orang. “Telah terjadi penurunan pengangguran sekitar 460 ribu orang dibanding Agustus 2011. Namun upaya-upaya membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran terus dilakukan secara intensif,” kata Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, seusai membuka ‘Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Tahun 2012’, di Padang, Sumatera Barat, pekan lalu. Menurut Muhaimin, pemerintah menargetkan angka pengangguran dapat turun 5,1% pada 2014. Agar target tercapai, Kemenakertrans secara rutin menggelar Program Aksi Gerakan Penanggulangan Pengangguran (GPP), di berbagai daerah di Indonesia. “Setiap tahun pemerintah merancang strategi untuk menciptakan lapangan pekerjaan baik formal dan informal yang diharapkan dapat menyerap para pengangguran dan setengah pengangguran,” kata Muhaimin. Masih menurut Muhaimin, penurunan jumlah pengangguran

16

tentu tidak terlepas dari seluruh usaha Kemenakertrans untuk terus menciptakan kebijakan-kebijakan ketenagakerjaan yang mendukung terlaksananya proses perputaran roda ekonomi yang kondusif, serta peningkatan kesejahteraan para pekerja. “Namun penurunan angka pengangguran masih terkendala dengan tidak terserapnya angkatan kerja akibat rendahnya kualitas angkatan kerja dan minimnya pendidikan calon tenaga kerja,” ujarnya. Perlu diketahui, komposisi angkatan kerja, sebagian besar masih berpendidikan SD ke bawah sebanyak 47,87%, SMP sebanyak 18,28% sementara yang berpendidikan lebih tinggi termasuk D-I, D-II, D-III, dan Perguruan Tinggi hanya 9,27%. “Hal ini tentunya berdampak pada daya saing dan kompetensi dalam memperoleh kesempatan kerja, baik di dalam maupun di luar negeri. Pada akhirnya akan mempengaruhi kemampuan Indonesia dalam berkompetensi dengan negara lain,” kata Muhaimin. Ada empat hal yang dilakukan untuk mengatasi pengangguran, yakni peningkatan kualitas SDM dengan membangun kompetensi, pembangunan sistem pendidikan, memfasilitasi tumbuh dan berfungsinya mekanisme bursa kerja (job fair) dan memprakarsai program pengembangan kewirausahaan. “Pelaksanaan bursa kerja sangat dibutuhkan untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja lulusan pendidikan/universitas yang sedang mencari pekerjaan, dengan perusahaan atau pengguna tenaga kerja,” kata Muhaimin. Bursa kerja memiliki nilai penting dan strategis mempercepat penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien, dan efektif, serta membantu pencari kerja menemukan pekerjaan

yang diinginkan. “Untuk mempermudah pencari kerja, Kemenakertrans mengadakan bursa kerja secara rutin di berbagai daerah dengan melibatkan dinas-dinas tenaga kerja, pengelola pendidikan tinggi/universitas dan perusahaanperusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru,“ katanya. Strategi lain, meningkatkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk melatih para lulusan pendidikan dan para pencari kerja agar siap bekerja. Keberadaan BLK-BLK terbukti efektif meningkatkan keterampilan dan kompetensi para pencari kerja. Bahkan sebagian besar lulusan BLK langsung diserap pasar kerja atau pun berwirausaha. Hal itu disebabkan program pelatihan memang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan industri. “Para lulusan BLK pun bisa membuka lapangan kerja baru dengan berwirausaha sesuai pelatihan keterampilan kejuruan seperti otomotif, las, bangunan kayu dan batu, elektronik, komputer, teknologi informasi, menjahit, kerajinan tangan, pertanian dan perkebunan,” kata Muhaimin. Tak hanya itu, strategi lain yang akan dilakukan Kemenakertrans adalah memberikan kesempatan bagi lulusan SMA, SMK dan sarjana untuk magang di dunia usaha dan industri. “Ke depan jangan ada lagi lulusan pendidikan dan sarjana yang menganggur. Caranya memberi kesempatan magang di dunia usaha di dalam negeri maupun luar negeri,” katanya. n

Telah terjadi penurunan pengangguran sekitar 460 ribu orang dibanding Agustus 2011. Namun upaya-upaya membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran terus dilakukan secara intensif.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Peningkatan kesejahteraan buruh

Kenaikan PTKP Meningkatkan Kesejahteraan Buruh

A

khirnya, usulan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar untuk menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 1,32 juta per bulan menjadi Rp 2,025 juta per bulan atau Rp 24,3 juta per tahun dapat terwujud di awal tahun 2013. Muhaimin berharap dengan kenaikan PTKP ini daya beli pekerja/buruh dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya bisa meningkat. Kondisi ini diyakini akan turut mendorong pertumbuhan sektor riil yang menggerakkan perekonomian. “Kita bersyukur usulan kenaikan PTKP yang dicetuskan menjelang peringatan Mayday dan isu kenaikan BBM ini akhirnya disetujui. Kenaikan penghasilan tidak kena pajak ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mendorong kesejahteraan buruh,” kata Muhaimin Iskandar, Menakertrans, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kebijakan kenaikan PTKP ini telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 162/PMK.001/2012. Pemerintah memutuskan menaikkan besaran PTKP menjadi Rp 24,3 juta per tahun atau Rp 2,025 juta pe rbulan dari sebelumnya sebesar Rp 15,8 juta per tahun atau sekitar Rp 1.3 juta per bulan. Muhaimin mengatakan, sejak awal tahun 2012 pihaknya telah mengusulkan kenaikan PTKP kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian usulan itu ditindaklanjuti oleh Menteri Keuangan dan dibahas lebih lanjut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Muhaimin mengatakan, kenaikan PTKP ini merupakan salah satu bagian dari “Kado” Pemerintah untuk buruh dalam peringatakan

Mayday yang lalu. Selain usulan kenaikan PTKP, Pemerintah pun terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh dengan menyediakan rumah sakit dan klinik-klinik khusus buruh di kawasan-kawasan industri. “Guna lebih mempercepat peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh, kami terus mengupayakan penyediakan transportasi murah di kawasan industri dan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) dan rusunami untuk buruh serta pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN),” kata Muhaimin. Ditambahkan Muhaimin, saat ini pemerintah mendorong kenaikan upah untuk peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh di seluruh kawasan industri di tanah air. Upah layak merupakan faktor penting bagi kesejahteraan buruh. Oleh sebab itu, memang sudah seharusnya upah pekerja di Indonesia naik secara signifikan. Penambahan jumlah komponen perhitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No.13 Tahun 2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak yang merupakan penyempurnaan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 17/MEN/ VII1/2005, juga diharapkan mampu meningkatkan upah pekerja secara signifikan. Dalam penyempurnaan Permenakertrans tersebut, jumlah jenis kebutuhan yang semula 46 jenis komponen KHL ditambah men-

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

jadi 60 jenis komponen KHL. Selain itu terdapat 8 penyesuaian/ penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL serta 1 perubahan jenis kebutuhan. Muhaimin mengatakan, kenaikan upah pekerja/buruh di Indonesia adalah hal yang mutlak harus dilakukan oleh pengusaha. Itu dapat dilakukan dengan adanya perencanaan ketenagakerjaan yang matang, termasuk merencanakan keuangan untuk pembayaran upah pekerja. Untuk menaikkan upah buruh secara signifikan, Menakertrans juga meminta agar kepala-kepala daerah menghilangkan penyebabpenyebab terjadinya biaya ekonomi tinggi (high cost economy), sehingga tidak memberatkan para pengusaha dalam upayanya meningkatkan upah pekerja, “Patut dipahami semua pihak, bahwa konsep dan kebijakan upah minimum itu merupakan upah terendah yang diperuntukkan bagi pekerja lajang dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Upah minimum hanya sekedar jaring pengaman sosial,” kata Muhaimin, pekan lalu. n

Upah layak merupakan faktor penting bagi kesejahteraan buruh. Oleh sebab itu, memang sudah seharusnya upah pekerja Indonesia naik secara signifikan.

17


nasional PT Jamsostek

Elvyn G. Masassya, Dirut PT Jamsostek (Persero)

“Bisa Rp 500 Triliun dalam 10 Tahun” K TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto dahlan rebo pahing

alau tak ada aral melintang, pekan ini atau tepatnya pada 20 November, demonstrasi yang dilakukan kalangan pekerja akan mencapai puncaknya. Acara ‘pemanasan’ sudah dimulai di sejumlah kota di Jawa Barat. Hanya saja, yang diusung para pende-

18

mo kali ini bukan hanya menyangkut besaran upah minimum, tapi juga penyelenggaraan jaminan sosial untuk para pekerja. Mereka, secara langsung, menolak pemberlakuan UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Alasannya, sederhana, karena dengan berlakunya UU tersebut, maka gaji para pekerja akan dipotong lebih besar lagi untuk membayar iuran.

Akankah tuntutan mereka berhasil? Kita lihat saja nanti. Yang jelas, PT Jamsostek sebagai salah satu pilar dari BPJS terus melakukan berbagai persiapan agar bisa melaksanakan amanat UU tepat pada waktunya.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


nasional PT Jamsostek

Mereka, secara langsung, menolak pemberlakuan UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Lantas, sudah sampai sejauh mana persiapan yang dilakukan? Berikut petikan wawancara Kukuh Bhimo Nugroho dengan Elvyn G. Massasya, nakhoda PT jamsostek.

Bagaimana persiapan Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan?

Lancar. Sesuai UU 24/ 2011, Jamsostek akan berubah badan hukumnya menjadi badan hukum publik per 1 Januari 2014. Selanjutnya beroperasi penuh sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan per 1 Juli 2015. Jamsostek saat ini menyelenggarakan empat program yakni hari tua, pelayanan kesehatan, kecelakaan kerja, dan kematian. Nanti sebagai BPJS Ketenagakerjaan, program pelayanan kesehatan akan dialihkan ke BPJS Kesehatan (sekarang Askes). Kami mendapat tambahan program pensiun.

Bagaimana membedakan dua BPJS tersebut?

Saat ini ada empat badan penyelenggara jamsos. Jamsostek bertugas melayani seluruh pekerja swasta. Askes melayani kesehatan PNS. Taspen melayani pensiun PNS. Asabri mirip Jamsostek khusus TNI dan Polri. Berdasar UU 24, nanti hanya dua badan penyelenggara, yakni BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek) dan BPJS Kesehatan (Askes). Jika Askes hanya melayani PNS, maka BPJS Kesehatan melayani seluruh rakyat. Kalau BPJS Ketenagakerjaan tetap melayani swasta, tapi ditambah sektor informal. Sementara PNS masih di Taspen, TNI/Polri masih di Asabri. Keduanya baru bergabung BPJS Ketenagakerjaan pada 2029.

Bagaimana persiapan Jamsostek?

Kami mempersiapkan diri dari status BUMN persero menjadi badan hukum publik. Visi kami menjadi BPJS berkelas dunia, terpercaya, bersahabat, serta unggul dalam operasional dan pelayanan.

Maksudnya berkelas dunia?

Di Indonesia kan tidak ada kompeti-

tor. Pesaing kita lembaga-lembaga sejenis di Filipina, Singapura, Jepang, Korea, dll.

Bagaimana nanti kepesertaan di BPJS?

Kami diharuskan meng-cover seluruh tenaga kerja formal dan informal, di 33 provinsi. Total angkatan kerja 120 juta orang. Jumlah pekerja 110 juta; 40 juta formal dan 70 juta informal. Artinya, 110 juta pekerja harus mendapat perlindungan Jamsostek. Secara bertahap dalam lima tahun ke depan, saya akan membuka outlet di 497 kab/kota, sekarang baru 127. Untuk mendekatkan diri ke pekerja. Saya arahkan perusahaan ini dari legal driven amanat UU, menjadi need driven atau kebutuhan. Nantinya justru pekerja yang membutuhkan Jamsostek. Maka perilaku mengoperasikan perusahaan harus berorientasi pada customer. Lebih transparan, akurat dan managable.

Di luar negeri siapa yang dicontoh?

Sosial security punya mazhab dan karakter beda. Singapura bagus, tapi tidak sekomprehensif kita. Dia lebih pada fund hari tua. Karakteristik masyarakatnya juga beda. Yang bisa kita jadikan patokan bukan program, tapi bagaimana mereka mengelola. Seperti kemudahan pelayanan, tranparansi, atau investasi. Dan saya berani klaim, untuk sisi investasi, kita the best in the world karena bisa kasih return double digit. Sekitar 10%. Negara lain cuma 2%-3%.

Bagaimana kinerja sejauh ini?

Posisi Oktober ini, dana yang dikelola Rp 130 triliun dengan hasil investasi Rp 10,4 triliun. Waktu saya masuk Rp 60 triliun. Tahun ini target kita Rp 12,2 triliun.

Besar juga dana yang dikelola

Saya justru membayangkan BPJS bukan sekadar perlindungan tenaga kerja. Tapi menjadi engine growth perekonomian. Bayangkan, dengan 11,3 juta peserta aktif saat ini, kita mengelola dana Rp 130 triliun. Berapa kalau peserta menjadi 100 juta? Katakanlah 50% dari 110 juta. Kita akan punya dana Rp 500 triliun. Dan itu bukan mustahil dalam 10 tahun.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

Berapa dana jamsos yang dikelola lembaga sejenis di luar negeri? Malaysia Rp 900 triliun. Singapura Rp 1.200 triliun.

Jadi kita belum ada apa-apanya?   

Jangan melihat seperti itu. Setelah saya pelajari, iuran jaminan hari tua kita hanya 5,7% dari penghasilan. Kalau berpenghasilan 1 juta, seseorang hanya bayar pokok 57 ribu per bulan. Itu pun pekerja bayar 2%, pemberi kerja 3,7%. Kita termasuk negara di dunia yang iurannya rendah. Setara Nigeria. Di Malaysia sudah 22% dan Singapura 34%.

Ada yang mengusulkan 7%-8%?

Semakin besar semakin bagus karena hari tua pekerja makin terjamin. Apakah mungkin 70 juta pekerja informal dikonsolidasikan ke BPJS? Kami terus melakukan sosialisasi.

Sebenarnya, berapa besar yang diberikan kepada peserta? Secara finansial kita berikan double digit. Servis 11% itu main benefit. Kita masih beri additional benefit. Ada periksa kesehatan gratis, uang muka rumah, bea siwa. Besarnya 3%-4%. Jadi kalau ditambah 11%, total benefit yang diterima peserta 5%.

Strategi Jamsostek dalam mengelola dana?

Terus terang, dalam 4-5 tahun terakhir, investasi berkontribusi 70% pada kenaikan aset. Dan 30% dari iuran. Artinya kami memang harus lebih meningkatkan jumlah peserta jamsostek. Saya mencanangkan apa yang namanya range alokasi. Mengacu pada PP 22/2004 di mana instrumen yang dibolehkan adalah deposito antara 28%32%, saham 18%-22%, obligasi 42%44%, reksadana 4%-8%, sisanya properti dan penyertaan. Yang kami lakukan, kalau pasar saham bagus, kami alokasikan ke saham lebih besar. Kalau deposito lebih bagus, ya deposito. Sekarang ada pembatasan-pembatasan. Investasi langsung hanya boleh 5% dari total portofolio. Kami berharap dinaikkan minimal 10%.

Investasi langsung kemana?

Kita bisa ikut membangun infrastruktur seperti airport atau pembang­ kit listrik yang membuka kesempatan kerja banyak orang. n

19


nasional Reshuffle

Dahlan Iskan

Agus Martowardojo

Djan Faridz

Insya Allah Bakal Ada Reshuffle Lagi Santer dikabarkan, Presiden SBY bakal merombak kabinet. Kabarnya, tiga dari empat yang akan digeser berasal dari bidang perekonomian. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto Wirasatria

D

ahlan Iskan tampak gusar. Menteri BUMN yang sedang berseteru dengan DPR itu, tiba-tiba saja menyatakan bakal diturunkan dari posisinya di Kabinet Indonesia Bersatu II. “Ada yang meminta Pak Presiden untuk me-reshuffle kabinet dan menurunkan saya sebagai menteri. Saya tahu siapa orangnya,” kata Dahlan dengan nada meyakinkan. Sayang, mantan bos utama PLN itu enggan menyebut siapa yang mengingin­ kannya lengser. Dahlan hanya memberi petunjuk bahwa orang yang mengusulkan agar dirinya diturunkan berasal dari luar lingkungan kabinet. Penafsiran pun segera mengarah pada para politikus di Senayan. Maklum, banyak politikus yang ‘dendam’gara-gara disebut sebagai pemeras BUMN. Sehingga, bisa dipastikan, banyak yang menginginkan Dahlan dicopot. Benarkah? Terlepas siapa yang mem-

20

bisiki Presiden SBY, kabar kocok ulang makin kencang berhembus pada pekan lalu. Bahkan telah mengerucut hingga menyebut nama. Total ada empat menteri yang bakal dicopot. Tiga menteri di bawah Menko Perekonomian dan satu di bawah Menko Kesra. Mereka adalah Dahlan Iskan, Agus Martowardojo (Menteri Keuangan), dan Djan Faridz (Menteri Perumahan Rakyat). Satu lagi Andi Malarangeng, Menteri Pemuda dan Olahraga. Pastilah pertanyaan yang segera menyusul, apa dosa mereka? Dahlan Iskan, jauh sebelum berseteru dengan DPR, sejatinya sudah membuat gerah Presiden SBY. Manuver Dahlan mencopot sejumlah komisaris dan direksi di enam BUMN–Pertamina, PTPN III, PTPN IV, PT RNI, PT PAL dan PT Pindad—dituding dilakukan secara tak patut. Dahlan dinilai lancang karena tak melibatkan tim penilai akhir yang diketuai presiden. Tak hanya itu, banyak manuver Dah-

lan yang dianggap sebagai upaya pencitraan pribadi untuk kepentingan Pemilu 2014. Salah satu contoh yang membuat Dahlan ditegur, saat menyatakan ikut patungan uang koin bersama rakyat untuk membangun Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Sementara Agus Marto, ‘dosa’ terbarunya tak lain hasil temuan BPK dalam kasus Hambalang yang menyebut Menkeu telah melakukan pelanggaran dalam menetapkan persetujuan kontrak perencanaan proyek pembangunan sarana olah raga tersebut. Tak hanya itu, Agus juga dianggap tak berdaya menghadapi DPR dalam hal divestasi 7% saham Newmont. Sehingga pemerintah kalah di Mahkamah Konstitusi. Dia juga melakukan blunder dalam proyek Jembatan Selat Sunda. Lalu Djan Faridz dianggap lebih berpolitik daripada menjalankan tugas negara. Apalagi SBY mendapat informasi bahwa dia ikut mendanai pasangan Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI. Padahal PPP–partai induk Djan—dan Partai Demokrat mengusung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi. Bagaimana Andi Malarangeng? Orang dekat SBY itu juga dikabarkan bakal digeser karena diduga terlibat dalam kasus Hambalang. Andi juga dipastikan dicopot untuk mengurangi kegaduhan jika nanti benar-benar Dahlan, Agus, dan Djan Faridz digeser. Siapa pengganti mereka? Nama yang muncul di antaranya Fauzi Bowo yang bakal menggeser Djan Faridz, serta Gatot M Suwondo (Dirut BNI) untuk posisi Menkeu. Benarkah? Jawabannya klasik: hanya Presiden SBY yang tahu. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


nasional demo buruh

W

arga Jakarta bersiapsiaplah. Pada Selasa ini, sekitar 70 ribu buruh akan kembali berdemo di jantung ibu kota. Mereka akan bergerak dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara. Momen batas akhir penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 20 November, agaknya dijadikan tonggak untuk menyuarakan aspirasi. Tak hanya itu, buruh di tiga kawasan industri (Pulo Gadung, Cakung, dan Sunter) juga akan melakukan mogok kerja. Ada tiga tuntutan yang mereka bawa. Soal kenaikan UMP, serta penghapusan sistem alih daya atau outsourcing. “Kami juga mengecam pernyataan kalangan pengusaha yang mengecilkan buruh,” kata Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. Penetapan UMP maupun UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) agaknya tetap dijadikan isu utama. Itu terlihat dari alotnya perundingan yang berlangsung di berbagai daerah. Di DKI Jakarta, misalnya,UMP diputuskan sebesar Rp 2.216.243, pada Rabu malam pekan lalu, ditandai dengan keluarnya perwakilan pengusaha dari ruang rapat. Penetapan akhirnya dilakukan dua pihak, dewan pengupahan dan serikat pekerja. Pihak pengusaha rupanya menganggap pemerintah daerah tak konsisten dengan besaran UMP sebesar Rp 2.176.667 atau 110% dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Rp 1.978.789. “Pemerintah secara sepihak melakukan lobi dengan serikat pekerja kemudian menaikkan 2% menjadi Rp 2.216.243. Sudah jelas Dinas Tenaga Kerja tidak konsisten,” kata Sarman Simanjorang, wakil pengusaha. Toh, Dewan Pengupahan menyatakan keputusan sah karena diwakili dua pihak. Pengusaha pun mengancam mengajukan gugatan hukum. Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta, mempersilahkan. “Kalau pengusaha tidak menerima, silahkan lakukan gugatan ke hukum. Itu hak mereka,” katanya. Kenaikan UMP Jakarta dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2.216.243, disambut baik buruh. “UMP 2013 cukup signifikan dibanding enam tahun terakhir, di mana UMP selalu berada di bawah KHL, berkisar 81%-92%,” kata Muhamad Rusdi, anggota Forum Buruh DKI Jakarta. Selain UMP, soal outsourcing juga masih menggantung. Para buruh belum sepakat soal masa transisi sebelum seorang pekerja diangkat jadi pegawai.

Musim Demo Masih Panjang Bertepatan dengan batas waktu penentuan UMP pada 20 November, buruh kembali demo dan mogok kerja. Ancaman hengkang pengusaha dianggap gertak sambal. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto Asep R

demo buruh

Pemerintah mengusulkan 12 bulan, sementara serikat pekerja menginginkan maksimal 3 bulan. Tak hanya itu, serikat pekerja juga meminta agar perusahaan outsourcing mendepositokan minimal Rp 10 miliar di bank pemerintah. Itu sebagai jaminan jika muncul masalah dalam hubungan kerja antara perusahaan dengan pekerja outsourcing. Lantas bagaimana kalau pengusaha tak mau memenuhi tuntutan itu dan merealisasikan ancamannya dengan heng-

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

kang ke luar Indonesia? “Kami tidak yakin 1.000% jika mereka ingin hengkang. Indonesia adalah negara kedua dengan tingkat konsumsi terbesar di dunia setelah China,” kata Andi Gani, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Dengan kata lain, kaum buruh menganggap ancaman itu hanya gertak sambal belaka. Lantas siapa yang akan keluar sebagai ‘pemenang’? Kita lihat saja, apa yang terjadi setelah demo besar itu. n

21


bisnis sepekan

Rusunawa Buat Penduduk Ciliwung TEKS Hideko FOTO riset

a

da kabar baik bagi 34 ribu warga yang kini tinggal di bantaran kali Ciliwung, Jakarta. Pemerintah berencana pembangun rumah susun sewa (Rusunawa) bagi mereka. Dengan berdirinya Rusunawa, maka penduduk di sekitar Ciliwung bisa hidup tenang karena terhindar dari ancaman banjir tahunan. Nah, konon, proyek ini terinspirasi oleh Rusunawa di kota-kota besar seperti Roma dan Tokyo. Benarkah? Entahlah. Yang jelas, pembangunan Rusunawa Ciliwung merupakan bagian dari proyek normalisasi dan revitalisasi Sungai Ciliwung. Djan Faridz, Menteri Perumahan Rakyat, mengungkapkan bahwa Rusunawa ini akan dibagi menjadi 8 titik. Setiap titiknya akan dibangun tiga tower dengan jumlah 2.700 unit tempat tinggal. Menurut Djan, pembangunan Rusunawa Ciliwung akan dimulai tahun depan dan selesai awal 2015. Rusunawa ini akan dilengkapi sekolah, ruang terbuka hijau, sarana olahraga, sarana kesenian, sarana kesehatan dan fasilitas umum lainnya. Juga

akan dilengkapi tempat pembakaran sampah, sehingga nantinya tidak akan ada lagi sampah yang dibuang ke sungai Ciliwung. Setelah proyek ini selesai, pengelolaannya akan dilimpahkan ke Dinas Perumahan Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini pemerintah masih menghitung dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Rusunawa Ciliwung. Namun Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian PU dan Pemprov Jakarta telah sepakat untuk merealisasikan proyek ini secepatnya. Ini perlu agar kasus seperti Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, tak terulang lagi. Rusunawa ini terbengkalai karena tak jelas siapa pengelolanya. n

Arena Unjuk Kebolehan Pekerja ASEAN TEKS Hideko FOTO riset

p

ekan lalu, sebanyak 252 orang peserta yang berasal dari negara-negara ASEAN berkumpul di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Mereka bukan sedang berdemo menuntut kenaikan upah, tapi sebagai peserta ASEAN Skills Competition (ASC) IX Tahun 2012 yang berlangsung di JCC dari 14-20 November 2012. ASC merupakan kompetisi sekaligus arena unjuk kebolehan para pekerja muda dari kawasan ASEAN. Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, mengatakan bahwa ASC merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan citra, kualitas, serta posisi tawar tenaga kerja di kawasan ASEAN di dunia internasional. Jadi, wajar bila ia berharap kontingen Indonesia bisa tampil sebagai sebagai juara umum

22

menteri tenaga kerja dan transmigrasi, MUhaimin iskandar meniinjau Persiapan ASC

di ASC. “Prestasi ini bakal menjadi momentum bagi generasi muda kita untuk mengejar kompetensi dan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan standar dunia,” katanya. Target lainnya? Tentu saja, sebagai tuan rumah, Muhaimin menginginkan

agar acara ASC IX Tahun 2012 berjalan sukses. “Makanya, aspek pelayanan dan kepuasan peserta dari negara-negara ASEAN harus mendapat perhatian penting dari panitia,” kata Muhaimin saat meninjau persiapan ASC IX, Senin pekan lalu. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


bisnis sepekan

s

aat selama 12 tahun hanya menjadi rencana di atas kertas, pembangunan jalur Kereta Api (KA) di Kalimantan akan segera direalisasikan. Rencananya, pemerintah akan membangun rel kereta sepanjang 1.400 Km di Kalimantan hingga 2030. Jalur ini akan dilayani oleh 20 rute. Namun, menurut Tanjung Inderawan, Dirjen Perkeretaapian, proyek ini sulit terealisasi tanpa melibatkan pihak swasta. Potensi angkutan KA di Borneo memang cukup potensial. Diperkirakan kuda besi ini dapat mengangkut 6 juta penumpang serta barang– khususnya batu bara –sebanyak 25 juta ton per tahun. Belum lagi BBM solar yang mencapai 48 ribu liter per hari. Pemerintah mentargetkan akan melakukan ground breaking pembangunan jalur KA ini pada akhir tahun. Sejauh ini sudah ada investor asal Timur Tengah yang siap membangun infrastuktur ini. Untuk membangun jalur KA sepanjang 1.400 KM itu dibutuhkan investasi sekitar Rp 31 triliun. Nah, 70% di antaranya diharapkan datang dari kantong investor swasta. Selain pemodal dari Timur

Setelah 12 Tahun Jadi Rencana TEKS Hideko FOTO riset

Tengah, investor asal Rusia dikabarkan saat ini tengah melakukan studi kelayakan pembangunan jalan KA di Kaltim. Ken-

dala terbesar yang dihadapi mega proyek ini adalah soal lahan. Sebab, sebagian jalur KA ini akan melewati perkebunan sawit. n

Genjot Investasi Dengan PTSP TEKS Hideko FOTO riset

m

eskipun kekurangan infrastruktur dan ancaman demo buruh, Indonesia ternyata masih diminati para investor. Lihat saja data di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Per Oktober 2012, arus investasi ke Indonesia mencapai US$ 24 miliar. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011, berarti mengalami kenaikan sebesar US$ 5 miliar atau tumbuh 26,3% Melihat trend itu, Chatib Basri, Kepala BKPM, menya-

Chatib Basri

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

takan optimistis target investasi tahun ini sebesar US$ 32 miliar akan tercapai. Sementara untuk pencapaian target investasi tahun 2013 senilai US$ 41 miliar, Chatib akan mendorong penyelenggara pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di provinsi, kabupaten dan kota. Melalui efisiensi birokrasi dalam pelayanan perizinan ini diharapkan realisasi investasi di tanah air akan meningkat. Sampai tahun ini, diperkirakan 105 kabupaten dan kota sudah bisa menyelenggarakan PTSP. Bahkan sebagian di antaranya sudah dilengkapi sertifikasi ISO. Tahun depan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia diharapkan bisa menjadi Regional Champion dalam penyelenggaraan PSPT untuk meningkatkan realisasi nilai investasi di Indonesia. Chatib turut mengapresiasi kenaikan peringkat investasi Indonesia versi International Finance Corporation (IFC), dari urutan ke 129 tahun lalu menjadi 128 pada tahun ini. n

23


Bisnis MNC

Gedung MNC. makin berkibar

Garap Jalan Tol di Usia 13 Hary Tanoesoedibjo menandai 13 tahun berbisnis dengan mengakuisisi ruas jalan tol Bakrie Group. Tak sedikit masalah hukum yang membelit selama menjalankan bisnisnya.

B

Teks AS Riyanto Foto Dahlan Rebo Pahing, Riset

isnis Hary Tanoesoedibjo semakin menyebar. Konglomerasi dengan bendera Media Nusantara Citra (MNC) Grup ini mulai menjalankan bisnis jalan tol dengan mengambil alih kepemilikan beberapa ruas jalan tol milik PT Bakrieland Development Tbk. Kini, MNC menjadi pemilik baru ruas tol Kanci-Pejagan (telah beroperasi), Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Pro-

24

bolinggo, Batang-Semarang, CimanggisCibitung, serta Ciawi-Sukabumi. Hary adalah pengusaha produk zaman reformasi. Di kala banyak pengusaha kolaps gara-gara krisis ekonomi dan meninggalkan utang besar, pria kelahiran Surabaya 26 September 1965 ini justru memulai bisnis. Dia mendirikan PT Bhakti Investama di Surabaya pada November 1989. Perusahaan ini didirikan sepulangnya dia dari menimba ilmu di Kanada, Amerika Utara, tahun 1989.

Kiprah awal PT Bhakti dimulai ketika PT Transindo Multi Prima (TMP) mengakuisi PT Bentoel dan PT Lestariputra Wirasejati. Padahal, aset TMP sangat kecil dibanding dua perusahaan yang dibelinya. Rencana pengalihan saham dua perusahaan itu diawali dengan rights issue senilai Rp 349,13 miliar. Sebesar Rp 315 miliar digunakan untuk mengakuisisi saham Bentoel dan sisanya Rp 35 miliar untuk saham Lestari. Dalam aksi itu, PT Bhakti bertindak sebagai pembeli siaga. Sukses pembelian Bentoel membuat PT Bhakti semakin berkibar. Dalam pemaparan di website, PT Bhakti memiliki empat bidang usaha, yakni media, jasa keuangan, tambang, dan portfolio investment. Di bidang media, Hary memiliki sekitar 20 perusahaan, mulai dari jaringan televisi, radio, serta media cetak, dan online. RCTI, Global TV, dan MNC TV ada di dalam kelompok ini.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Bisnis MNC

Kami berharap PT MNC Infrastruktur dapat mendukung segala kegiatan grup dan menciptakan sinergi yang lebih mantap di antara anak-anak perusahaan yang tergabung dalam MNC Group. Di bidang jasa keuangan, PT Bhakti Capital Indonesia Tbk mengasuh MNC finance, bank, asuransi, sekuritas, dan lainlain. Adapun di bidang pertambangan, Hary mengelola area tambang batu bara di Kalimantan dan Sumatra plus lapangan migas di Papua. Sedangkan portfolio investment mengasuh MNC Sky Vision, PT Global Transport service, dan lain-lain. Nah, November ini, kegiatan bisnis Hary genap berusia 13 tahun. Ulang tahun kelompok bisnis ini ditandai dengan mencaplok semua jalan tol yang dibangun dan dikelola oleh Bakrie Group. “Iya,” kata Hary singkat, seusai acara Rakuten Expo Jakarta & Cool Japan Indonesia 2012, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pekan lalu. Hary memang masih pelit memberikan informasi seputar akuisisi ruas jalan tol Bakrie Grup. Sementara Yudy Rizard Hakim, Chief Corporate Affairs Officer PT Bakrieland Development Tbk, mengungkapkan bahwa perusahaan akan merilis pernyataan resmi dan mengumumkan siapa pembeli keseluruhan tol milik Bakrie akhir bulan ini. Nantinya, ruas tol tersebut akan dikelola oleh PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA) dengan mendirikan anak usaha baru yang bergerak di bidang infrastruktur. Perusahaan yang diberi nama PT MNC Infrastruktur Utama ini akan fokus pada proyek jalan tol, bandara, pelabuhan, serta pembangkit listrik berbasis air dan uap. PT MNC Infrastruktur Utama kini tengah menangani pembangunan pelabuhan batu bara di Kalimantan Timur dengan nilai investasi senilai US$ 12 juta (Rp 114 miliar). Pelabuhan batu bara ini akan selesai pada pertengahan 2013. “Kami berharap PT MNC Infrastruktur dapat mendukung segala kegiatan grup dan menciptakan sinergi yang lebih mantap di antara anak-anak perusahaan yang tergabung dalam MNC Group,” ucap Hary bulan lalu.

Batu Sandungan Semakin besar usaha, semakin besar pula masalah yang dihadapi Hary. Berkali-kali, Hary sempat berurusan dengan aparat hukum terkait bisnisnya. Tahun 2004, misalnya, Hary terjerat kasus penerbitan

Negoitable Certificate Deposit (NCD) fiktif senilai US$ 28 juta. Transaksi jual beli surat berharga itu dilakukan antara PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) milik Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) dengan Drosophila Enterprise milik Hary Tanoe. Dalam perjalanannya, CMNP diambil alih Hary. Transaksi NCD itu diperantarai PT Bhakti dengan menggunakan peran Unibank, milik Sukanto Tanoto. Tahun 2009, Abdul Malik Jan melaporkan Hary ke Bareskrim Polri. Namun, kasus ini sudah tak terdengar lagi. Masalah bisnis dengan Tutut lainnya juga berujung pengadilan. Sebagai pemilik TPI, putri pertama Pak Harto itu kesulitan dana dan mengeluarkan obligasi konversi Rp 150 miliar. Hingga jatuh tempo pada 2002, TPI tidak sanggup mencicil utang dan ditolong oleh PT Berkah Karya Bersama milik Hary. Kedua belah pihak kemudin saling menggugat di pengadilan, berebutan kepemilikan TPI. Namun hingga kini TPI berada dipelukan Hary dan berubah menjadi MNC TV. Kasus lainnya adalah Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum), pro-

yek Kementerian Kehakiman dan HAM tahun 2001. Dalam membangun Sisminbakum, negara tak punya dana. Kementerian lantas menggandeng PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD), dimana pemegang sahamnya adalah Hartono Tanoesudibyo yang juga komisaris PT CMNP. Kejaksaan Agung menyatakan, uang akses fee Sisminbakum yang dipungut SRD harus masuk ke kantong negara, walaupun statusnya sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hary pernah diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Agung untuk kasus ini pada Oktober 2010. Namun pada 31 Mei 20012, Kejaksaan Agung mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) kasus ini. Pertimbangan Kejaksaan Agung mirip dengan isi pertimbangan Mahkamah Agung yang memutuskan bahwa tidak ada unsur kerugian negara dalam proyek Sisminbakum. Kini, selain berbisnis, aktivitas Hary lainnya adalah pengurus Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Keterlibatan Hary di partai sejak Oktober 2011 dianggap banyak pihak sebagai upaya membentengi kerajaan bisnisnya. n

Salah satu Ruas jalan tol yang dikelola bakrie Group

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

25


Bisnis Satu Indonesia Awards

Lima Lilin Indonesia yang Menerangi SATU Indonesia Awards 2012 telah menemukan lima penerima apresiasi. Mereka adalah generasi muda yang memiliki gagasan yang membumi, serta bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

M

teri Lingkungan Hidup RI tahun 20042009 Rachmat Witoelar, Utusan Khusus Presiden RI untuk MDG’s Nila Moeloek, Pakar Teknologi Informasi Onno Purbo, Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Tri Mumpuni, serta dari PT Astra International Tbk dan Tempo Media Group. “Kegiatan yang dilakukan generasi muda dalam SATU Indonesia Awards ini menjadi cermin bahwa di tengah berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia, generasi muda dapat diharapkan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkap Nila Moeloek. Kelima penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2012 adalah:

Teks AS Riyanto Foto Dok. PT Astra International TBK

alu menjadi orang Indonesia. Begitu puisi Taufik Ismail beberapa tahun lalu. Namun masih ada generasi muda Indonesia yang bisa dibanggakan dengan karyanya. Melalui Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2012, PT Astra International Tbk telah berhasil menemukan 5 penerima Apresiasi yang terdiri dari generasi muda Indonesia yang memiliki gagasan besar, membumi, serta bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya. “Sekarang saya katakan bahwa saya bangga menjadi orang Indonesia, saya yakin Indonesia akan semakin maju karena memiliki para pemuda yang bersemangat dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi orang-orang sekitarnya,” kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI tahun 2010 – 2011 Fasli Jalal yang juga

anggota dewan juri. Penjaringan peserta SATU Indonesia Awards 2012 dibuka sejak 28 Maret 2012 dan diminati 1.088 pendaftar. Jumlah tersebut meningkat 121% dari tahun 2011 yaitu 492 pendaftar. Dari 1.088 pendaftar SATU Indonesia Awards 2012, tersaring 468 orang yang memenuhi persyaratan dan kemudian disaring lagi menjadi 20 kandidat oleh dewan juri SATU Indonesia Awards 2012. Kemudian diciutkan lagi menjadi 10 kandidat, di antaranya adalah Eko Cahyono, Uchikawa Latto Moga, Ahfi Wahyu Hidayat, Harianto, Noviyanto, Marzuki, Rosmiati, Iin Rosita, Dharma Soecipto, dan Dita Adi Saputra. Dari 10 kandidat kemudian terpilih lima finalis. Dewan juri terdiri dari Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI tahun 2010-2011 Fasli Jalal, Men-

Eko Cahyono “Pembebas Buta Huruf” (Malang) Selama 14 tahun, Eko Cahyono menyediakan layanan perpustakaan keliling yang menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Malang. Tujuan awal terbentuknya Pustaka Anak Bangsa, masih ada anak-anak yang tidak sekolah, memicu semangatnya untuk membuat mereka bisa membaca dan menulis. Kini, tercatat 26 perpustakaan telah menjadi perpanjangan tangan Pustaka Anak Bangsa yang tersebar di 35 desa di tujuh kecamatan se-Kabupaten Malang antara lain Poncokusumo, Tumpang, Wates, dan Kepanjen. Selain membaca ko-

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (Ketiga Kanan) didampingi oleh Chief of Corporate Communication PT Astra International Tbk Arief istanto (Ketiga kiri) bersama kelima penerima apresiasi Satu Indonesia Awards 2012.

26

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Bisnis Satu Indonesia Awards

Eko Cahyono (ketiga kiri) bersama anggota Pustaka Anak Bangsa

leksi ribuan buku, pengunjung juga bisa beraktivitas seperti belajar komputer, melukis di kanvas, menonton film bareng, belajar memasak, menjahit, diskusi setiap Sabtu malam, hingga menanam obat-obatan tradisional. Bahkan, terdapat bimbingan belajar bagi pelajar SD atau Madrasah Ibtidayah secara gratis. Cakupannya pun makin luas dengan menggelar perpustakaan keliling di pos ojek, salon, bengkel motor, rental komputer, dan lain-lain. Melalui voting publik di www.satu-indonesia.com Eko Cahyono terpilih menjadi Penerima Apresiasi Favorit SATU Indonesia Awards 2012. Dengan ini, Eko berhak mendapatkan hadiah tambahan sebesar Rp 10 Juta. Informasi mengenai SATU Indonesia Awards juga dapat anda akses melalui @SATU_Indonesia dan Facebook: Semangat Astra Terpadu.

Dharma Sucipto “Penggiat Jajan Sehat� (Gresik) Jajanan sehat sudah jarang ditemui di kantin sekolah maupun kampus. Kebanyakan jajanan yang kita beli masih mengandung zat aditif, antara lain pemanis buatan, pewarna makanan dan penyedap rasa berupa Monosodium Glutamat (MSG). Zat-zat tersebut sudah lama diketahui berdampak buruk bagi kesehatan, seperti menyebabkan diabetes dan kanker. Kondisi ini menggerakkan Dharma untuk mengubah pemahaman tentang jajanan di sekitar lingkungan sekolah. Kepeduliannya diawali dari sekolahnya, SMA 1 Driyorejo, Gresik, Jawa Timur. Di sekolah ini, dia tergabung dalam divisi pertanian organik unit ekstrakuri-

Dharma Sucipto mengkreasikan nama menu jajanan sehat nya dengan istilah yang dikenal oleh generasi muda

kuler Go Green Smandry (GGS). Dharma dan teman-temannya mengolah lahan milik sekolah sebesar 10 x 8 m2. Lahan tersebut biasa ditanami umbi-umbian atau kacang-kacangan. Hasil dari lahan tersebut kemudian digunakan sebagai bahan utama panganan tradisional. Gerakan itu diberi nama Small Farming Food Society. Meskipun sudah lulus dari sekolah itu, Dharma tak henti mengelola jajanan sehatnya tersebut. Kreasinya bersama teman-temannya telah menghasilkan lebih dari 25 menu makanan dan minuman. Dari lingkungan terkecil itu, ia pun mulai sosialisasi jajanan sehat di sekolah-sekolah lainnya.

Rosmiati “Penggerak Kesehatan Ibu dan Anak� (Riau) Desa Tunggal Rahayu Jaya tak beda dengan desa-desa lain di negeri ini. Desa ini baru sebagian dialiri listrik. Adapun untuk akses kesehatan, hanya ada satu pos kesehatan desa (Poskesdes) dengan peralatan minim dan seorang bidan. Bahkan, bagi perempuan hamil yang

harus dirujuk ke rumah sakit di Tembilahan harus berjuang ekstra. Mereka harus harus menempuh perjalanan darat dengan sepeda motor atau berjalan kaki jika jalan berlumpur akibat hujan. Kemudian perjalanan dilanjutkan menyusuri sungai dengan speed boat selama tiga jam. Biaya menyewa speed boat khusus sekitar Rp 1-6 juta. Akibat medan yang sulit itu, pernah ada seorang wanita hamil meninggal dunia karena terlambat sampai Tembilahan. Sang calon ibu kehabisan darah di perjalanan. Kisah di atas membuat Rosmiati tergugah. Begitu bertugas sebagai bidan di desa ini sejak 2008, perempuan kelahiran Benteng, Kijang, Kepulauan Riau pada 27 Oktober 1984 ini lantas menggulirkan program Tabungan Ibu Bersalin bagi ibuibu yang akan menjalani persalinan sejak 2009. Ibu-ibu di desa ini diajak untuk menabung semampunya. Selain Tabungan Ibu Bersalin, Rosmiati juga menggagas program Dana Sehat, sebuah program yang ditujukan bagi seluruh masyarakat desa. Setiap kepala keluarga hanya perlu menyisihkan Rp 2.000 per bulan. Iuran ini dikumpulkan dalam perkumpulan majelis taklim atau ketika para ibu di desa itu berkumpul di

Rosmiati saat memeriksa kesehatan salah satu ibu hamil di desa tunggal rahayu jaya

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

27


Bisnis Satu Indonesia Awards Poskedes untuk imunisasi maupun memeriksa kesehatan anak-anaknya. Dana yang terkumpul melalui program Dana Sehat kemudian digunakan untuk membantu biaya pengobatan para warga yang sakit. Biasanya, bantuan itu berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per pasien. Kedua program ini efektif meningkatkan kepedulian warga terhadap sesama, terutama dalam urusan kesehatan. Bahkan, program ini mendorong perbaikan dalam kesehatan para wanita hamil. Terbukti, berdasarkan catatan resmi pemerintah desa maupun keterangan warga, saat ini kematian ibu melahirkan dan balita pun tidak ada lagi.

Harianto Albarr “Pencetus Terang Desa” (Makassar) Dusun berpenduduk 1.500-an orang di lereng bukit Coppo Tile, Desa Bacu Bacu, Makassar ini tak pernah ada listrik. Kondisi ini membuat Harianto, mahasiswa Fakultas Kimia, Universitas Negeri Makassar, mencetuskan ide membuat kincir air pembangkit listrik di kampungnya pada tahun 2008. Ide ini didukung warga dengan membendung sungai dan mengalirkan air melalui pipa dari pohon Aren pun mencapai generator bekas. Air yang mengucur deras itu menghasilkan listrik berkekuatan 3 Kwh. Bahkan kini, sudah kapasitasnya mencapai 20 Kwh. Empat generator itu menerangi beberapa rumah, sekolah, dan masjid. Keadaan sosial warga pun membaik. Penduduk yang mampu membeli kulkas

membuat es dan menjualnya. Anak-anak bisa belajar di malam hari, serta televisi dapat memberikan informasi terkait berita terbaru. Ide ini pun menular ke desa lain. Beberapa desa mulai menggagas pembuatan kincir air untuk menyuplai listrik.

Noviyanto “Penggagas Pabrik Keju” (Boyolali) Boyolali sudah lama dikenal sebagai sentra penghasil susu sapi terbesar di Jawa Tengah. Susu produksi peternak ini dijual ke koperasi unit desa (KUD). Kemudian KUD memasarkannya ke Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) untuk disuplai ke pabrik susu di luar Kota Boyolali. Ada juga susu yang disuplai ke pemilik warung-warung tenda di daerah sekitar Salatiga, seperti Surakarta, Kartasura, Yogyakarta, Magelang, Semarang, Klaten, Grobogan, Sragen dan Karanganyar. Masalahnya, produksi yang melimpah membuat harga susu fluktuatif. Seringkali KUD tak mampu menjual ke industri pengolahan susu, karena pasarnya sudah jenuh. Pernah mereka membuang susu sampai 200 liter per hari karena over produksi. Kondisi ini membuat Noviyanto prihatin. Awalnya, lulusan arsitektur ini bekerja sebagai penerjemah untuk ahli susu berkebangsaan Jerman. Hasil penelitian mereka secara berkala dilaporkan ke pemerintah setempat. Di setiap laporan selalu ada saran bahwa kualitas susu Boyolali memang kurang bagus, tapi bisa diolah untuk permen, sabun, atau karamel. Namun, setiap laporan mereka

Harianto Albarr mencetuskan membuat kincir air pembangkit listrik di desa bacu-bacu, Makassar, pada tahun 2008.

28

tidak direspon pemerintah. Novi dan warga Jerman itu akhirnya memutuskan untuk membuat keju dari susu peternak sapi Boyolali. Meski kualitasnya kurang bagus, susu peternak Boyolali tetap bisa diseleksi dan dijadikan bahan dasar produksi keju. Namun, tak gampang bagi Novi untuk mendirikan pabrik keju. Dia mengumpulkan 19 warga Boyolali dan sepakat mengumpulkan modal untuk membangun pabrik keju. Dana yang terkumpul mencapai Rp 500 juta. Akhirnya pabrik didirikan di Karangjati, Karanggeneng, Boyolali. Seiring peningkatan kualitas, usaha keju yang dirintis Novi bisa berkembang dengan baik. Pada 17 Agustus 2009 pabrik keju Novi diresmikan dengan merek keju Indrakila. Awalnya, per hari mereka memproduksi keju sebanyak 4 kg dari 40 liter susu yang disuplai KUD dengan omzet Rp 26 juta. Tahun berikutnya, omzet meningkat pesat menjadi Rp 217 juta. Hingga Agustus 2012, Indrakila sudah membukukan omzet Rp 280 juta. Kini pabrik keju yang dikelola Novi setiap hari bisa menampung 500 sampai 800 liter susu dari KUD. Produk yang dihasilkan berupa keju segar jenis fetta (keju yunani terbuat dari susu domba), mountain, parmesan, dan butter. Pemberian apresiasi telah dilaksanakan pada akhir Oktober lalu yang diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk melalui Malam Apresiasi Astra Untuk Anak Bangsa “SATU Indonesia Awards 2012” yang berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dukung terus kegiatan dari generasi muda inspiratif berkarya untuk negeri. n

Kini pabrik keju yang dikelola Noviyanto bisa menampung 500-800 liter susu dari dua koperasi.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Bisnis Toyota

Toyota Kencang di Indonesia Toyota menyiapkan Rp 26 triliun untuk investasi di Indonesia. Rencananya, investasi Toyota juga melebar ke luar otomotif. Teks AS Riyanto Foto kolase

B

anyak industri yang mengancam akan minggat dari Indonesia. Alasannya sih karena demonstrasi buruh yang berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Namun, kondisi yang dikeluhkan oleh perusahaan itu tak berpengaruh kepada Toyota. Toyota Motor Corporation, Jepang, justru akan menambah investasinya di Indonesia. Toyota memang merek top di negeri ini. Sejak Januari hingga Oktober 2012, Toyota masih sebagai pimpinan pasar dengan penjualan 333.991 unit atau dengan pangsa pasar 36,2%. Prestasi itu tumbuh 24% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Tak hanya di dalam negeri, selama semester I-2012, PT Toyota Motor Ma-

nufacturing Indonesia (TMMIN) telah mengekspor 29.651 unit kendaraan utuh (CBU). Artinya, jumlah ini naik 90,3% dan melampaui pencapaian ekspor tahun lalu pada periode yang sama. Kondisi ini memicu Toyota untuk menambah investasinya di Indonesia. Dua pekan lalu, pimpinan Toyota Group menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Mereka datang untuk melaporkan ekspansi,” kata MS Hidayat, Menteri Perindustrian. Mereka juga berniat mengajak industri di luar otomotif masuk ke Indonesia. Menurut Presiden Direktur Toyota Asra Motor (TAM) Johny Darmawan, Toyota Group menyiapkan Rp 26 triliun untuk investasi jangka panjang di Indonesia, hingga 2020. Adapun dalam

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

tahap awal, nilai investasi yang digelontorkan baru setengahnya. “Salah satu yang bisa dipaparkan adalah pembelian lahan seluas 150 hektar di Karawang. Selain itu ada juga rencana untuk membangun pabrik mesin di sini,” tutup Johnny. Selain di industri otomotif, Toyota Tsusho akan berekspansi pada industri energi, kimia, dan makanan, serta menawarkan sistem pengaturan lalu lintas. Sedangkan Denso berencana menyiapkan pembangunan pabrik baru di Kabupaten Bekasi. Pabrik baru Denso ini ditargetkan bisa beroperasi pada Februari 2014. Denso juga akan menambah lokalisasi komponen. M. Chatib Basri, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mengatakan investasi tersebut akan menambah profil investasi hingga tahun depan. “Saya kira sampai triwulan I-2013, investasi masih bagus karena impor barang modal masih tinggi sampai Agustus. Masuknya Toyota akan menambah stok investasi kita,” katanya. n

29


Executive Lounge Bandara

Havana (Term 2 f) Prima (Term 2f) El john (Term 1b) El john (Term 1c) Sunda kelapa Lounge (Term 2 f) Mandiri Lounge (Term 2 f) BNI Lounge (Term 2 f) Citibank Lounge (Term 2 f) Citibank Lounge Intr (Term 2 f) Batavia Lounge (Term 2d) Mutiara Longe (Term 2e) Kedaton Executive Lounge (Term 1a) Jw Lounge (Term 1a) Jw Sky Lounge (Term 2e) Taman Sari Royal Heritage Spa (Term 2f) D. Green Lounge (Term 3) Emerald Sky Lounge (Term 2f) Emerald Sky Lounge (Term 2d) Bengawan Solo Cafe (Term 1b) Oh La La Café (Term 2d) Padma Lounge (Ngurahrai Bali) Cempaka Lounge (Ngurahrai, Bali) Mandiri Prioritas (Ngurahrai, Bali) Garuda Executive Lounge (Ahmad Yani) Arjuna Lounge (Ahmad Yani) Srikandi Lounge (Ahmad Yani) Garuda Executive Lounge (Adi Sucipto) Borobudur Lounge (Adi Sucipto) Syaleindra Lounge Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang Lembayung Lounge Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru Minang Kabau Lounge Bandara Udara Internasional Ketaping Padang Crown Gapura Angkasa Lounge Polonia Medan Jw Lounge Terminal keberangkatan domestik bandara Depati Amir - bangka Jw Lounge Terminal Keberangkatan Int. Bandara Lombok Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Sultan Thaha - Jambi Jw Sky Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia - Medan Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Hangnadim - Batam Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai - Bali

Café

Kopi Luwak (All Jkt) Kopi thiam (PI) J.Co Donuts & Café Oh LaLa Apple Tree (MNC Tower) Marzano (Senayan City) Founzu Restoran (Wisma BNI) Bengawan Solo Café Cup & Cino Cofe House Segafredo Zaneti Espreso Tator Café Cazasuki Resto

Bengawan Solo Café (Medan) Bengawan Solo Café (Surabaya) Bengawan Solo Café (Jogjakarta) Starbucks Café Christine Bakery Exselco Travel Dwijaya Travel (Wisma BNI) Executive Barbershop/Salon Paxi Servis Center Daihatsu Rumah Sakit Medistra RS. Satiti Depok

Hotel

Grand Sahid Jaya Borobudur Fulham Hotel Hotel Sentral - Pramuka (Drug Store) Hotel Century - Sudirman Hotel Kaisar - Duren Tiga Hotel Mega - Cikini Hotel Mega Anggrek Hotel Peninsula Slipi Hotel Menteng II Hotel Manhattan Hotel Sun Lake Hotel OMNI Batavia Hotel Ibis Slipi Hotel Regent Inter Continental - Rasuna Said Hotel Sahid Jaya Sudirman Hotel Ambara - Blok M Hotel Classic - Jl. Samanhudi Hotel Mulia - Senayan Hotel Mercure - Ancol Hotel Milenium - Kebon Sirih Hotel Cipta I Hotel Golden Truly - Gunung Sahari Hotel Sofyan Betawi - Cikini Hotel Traveller - Mangga Dua Apartement & Hotel Tropic - Grogol Mall Bellagio - Mega Kuningan

Gedung Perkantoran

Apartement Taman Rasuna - Mm Little Corner Gedung Plaza Aldiron - Inkopau Gatot Subroto Gedung Menara Thamrin - Basement Gedung Graha Niaga - Liquid Shop - Loby Gedung Manara Jamsostek Gedung Graha Surya Internusa - Rasuna Said Gedung Manara Gracia - Rasuna Said Gedung Century Tower - Rasuna Said Gedung Depnaker RI Gatot Subroto Gedung Wisma Adhi Graha - Gatot Subroto Gedung Wisma Indo Mobil - Mt Haryono Gedung Depkes RI - Rasuna Said Gedung Wisma 77 Gedung Menara Dea Mega Kuningan Gedung Graha Pertamina - Rasuna Said Gedung BPK RI. S.Parman

Gedung Menara Karya - Rasuna Said Gedung Wisma Sonatopas -S. Parman Tiptop Pondok Bambu (Hypermart) Rest Area Km 13.5 Tol Jkt Tangerang - Pujasera Total Bonjour - Buncit Mampang

Toko Buku

Toko Buku Gunung Agung Kwitang 6 Toko Buku Gunung Agung Kwitang 38 Toko Buku Gunung Agung Atrium Senen Toko Buku Gunung Agung Sunter Toko Buku Gunung Agung Blok M Toko Buku Gunung Agung Pondok Indah Mall Toko Buku Gunung Agung Citraland Toko Buku Gunung Agung Trisakti Toko Buku Gunung Agung Senayan City Toko Buku Gunung Agung Arion Toko Buku Gunung Agung Cbd Cileduk Toko Buku Gunung Agung Bumi Serpong Damai (BSD) Toko Buku Gunung Agung City Mall Tangerang Toko Buku Gunung Agung Bekasi Toko Buku Gunung Agung Pondok Gede Toko Buku Gunung Agung Tamini Square Toko Buku Gunung Agung Cyber Park (Bekasi) Toko Buku Gunung Agung Margo City (Depok) Toko Buku Gunung Agung Uob Plaza Mh. Thamrin Toko Buku Gunung Agung Jembatan Merah (Bogor) Toko Buku Gunung Agung Tunjungan Plaza (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Delta Plaza (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Galaxy Mall (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Libi (Denpasar) Toko Buku Gunung Agung Ramayana (Denpasar) Kinokuniya Grand Indonesia (Jakarta) Kinokuniya Bellezza (Jakarta) Kinokuniya Pondok Indah Mall (Jakarta) Kinokuniya Plaza Senayan (Jakarta) Toko Buku Gramedia Central Park (Jakarta) Toko Buku Gramedia Cinere (Jakarta) Toko Buku Gramedia Gandaria (Jakarta) Toko Buku Gramedia Kediri (Jawa Timur) Toko Buku Gramedia Madiun (Jawa Timur) Toko Buku Gramedia Maumere (Ntt) Toko Buku Gramedia Malang Town Square (Malang) Toko Buku Gramedia Basuki Rahmat (Malang) Toko Buku Gramedia Nikita Plaza (Denpasar) Toko Buku Gramedia Duta Plaza (Denpasar) Toko Buku Gramedia Bali Galeria (Denpasar) Toko Buku Gramedia Ternate (Denpasar) Toko Buku Gramedia Binjai (Sumatera Utara) Toko Buku Gramedia Grand Palladium (Medan) Toko Buku Gramedia Sun Plaza (Medan) Toko Buku Gramedia Medan Mall (Medan) Toko Buku Gramedia Gajah Mada (Medan) Toko Buku Gramedia Cibinong Toko Buku Gramedia Pondok Gede (Jakarta Timur) Toko Buku Gramedia Cijantung (Jakarta Timur) Toko Buku Gramedia Gajahmada (Jakarta) Toko Buku Gramedia Melawai (Jakarta Selatan) Toko Buku Gramedia Pintu Air (Jakarta) Toko Buku Gramedia Daan Mogot (Jakarta) Toko Buku Gramedia Golden Truly (Jakarta)

Toko Buku Gramedia Jambi Toko Buku Gramedia Bengkulu Toko Buku Gramedia Palembang Atmo Toko Buku Leksika Mercu Buana Toko Buku Leksika Tarumanegara Toko Buku Leksika UI Toko Buku Togamas Diponegoro (Surabaya) Toko Buku Togamas Margorejo (Surabaya) Toko Buku Togamas Petra (Surabaya) Toko Buku Togamas Malang Sinar Supermarket Jemur Sari (Surabaya) Sinar Supermarket Darmo Satelit (Surabaya) Sinar Supermarket Bintoro (Surabaya) Sinar Supermarket Jagir (Surabaya) Sinar Supermarket Perak (Surabaya) Sinar Supermarket Darmo Park (Surabaya) Indomart Convenient Dirjen Pajak (Jakarta) Indomart Convenient Plaza Indofood (Jakarta) Indomart Convenient Wisma Kodel (Jakarta) Indomart Convenient Apartamen Casablanca (Jakarta) Indomart Convenient Indocement (Jakarta) Indomart Convenient BCA Pluit (Jakarta) Indomart Convenient BCA Matraman (Jakarta) Indomart Convenient Metropolitan (Jakarta) Indomart Convenient Wisma Budi (Jakarta) Indomart Convenient Ario Bimo (Jakarta) Indomart Convenient Arthaloka (Jakarta) Indomart Convenient Plaza Bapindo (Jakarta) Indomart Convenient Point Convenient KGB (Jakarta) Indomart Convenient Pc Oli Centre Building (Jakarta) Indomart Convenient Menara Imperium (Jakarta) Indomart Convenient Point Thamrin Residence (Jakarta) Indomart Convenient The Boulevard (Jakarta) Indomart Convenient Point City Home (Jakarta) Indomart Concenient Point Cempaka Mas (Jakarta) Indomart Convenient Point Mt Haryono (Jakarta) Indomart Convenient Prj Kemayoran (Jakarta) Indomart Convenient Point Maple Park (Jakarta) Indomart Convenient Pluit Village (Jakarta) Indomart Convenient Mangga Dua Square (Jakarta) Indomart Convenient Point Taman Fatahillah (Jakarta) Indomart Convenient Point Menara Supra (Jakarta) Times Bookstore Pluit Village Times Bookstore Kemang Village Times Bookstore Pacific Place 1 Times Bookstore Pacific Place 2 Times Bookstore Uph Karawaci Times Bookstore Cibubur Junction Times Bookstore Citos Times Bookstore Pejaten Times Bookstore Plaza Semanggi Times Bookstore Puri St. Moritz Times Bookstore Siloam Hospital Kebun Jeruk Times Bookstore Siloam Hospital Karawaci Times Bookstore Supermall Karawaci Times Bookstore Aryaduta Hotel Jakarta Times Bookstore Mochtar Riady Cancer Center, Jakarta Toko Buku Fresh Media (Cibubur) Anugerah Media - Hermes (City Of Tomorrow, Surabaya) Teratai Bookshop (Menteng Huis, Jakarta) Erlangga - Hypermart Cikarang

form

Langganan

Alamat : Jln Sungai Sambas VI/12 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12130 Telp. (021) 72787313, 72787316 Fax. (021) 7210976

Iklan HLM 30 1

Nama

: ........................................................................................................................................

Alamat

: ........................................................................................................................................ ........................................................................................................................................ ........................................................................................................................................

Telephone

: ........................................................................................................................................

Email

: ........................................................................................................................................

3/31/12 12:22 PM


TEKS Mikhail Foto Dok. Inilah, Riset Ilustrasi Ramawijaya

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

31


A

da fenomena menarik di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat yang bakal berlangsung Februari 2013. Pesta politik di Tanah Sunda kali ini dipastikan akan bertabur bintang. Sebut saja calon incumbent Ahmad Heryawan yang menggandeng aktor kawakan dan sutradara Dedy Mizwar dengan dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan sejumlah partai politik lain. Lalu, Wakil Gubernur incumbent Dede Yusuf yang didukung Partai Demokrat tak ketinggalan untuk maju jadi orang nomor satu di Jabar dengan menggandeng Lex Laksamana. Ada lagi dari PDI Perjuangan, muncul nama Rieke

Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar

Diah Pitaloka yang dikenal sosoknya dengan sapaan Oneng dalam perannya di Bajaj Bajuri. Rieke menggandeng aktivis antikorupsi Teten Masduki. Menjadi gubernur tentu menjadi hak siapapun. Bahkan menjadi presiden sekalipun. Misalkan saja Raja Dangdut Rhoma Irama yang didaulat ikut meramaikan Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Rhoma digadang-gadang oleh sejumlah organisasi masyarakat, di antaranya Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) serta Dewan Pimpinan Pusat Wali Umat. Sosok ‘Presiden’ Soneta ini terpilih lantaran, selain punya popularitas tinggi, juga islami. Begitu, kata para pengusungnya. Ah, terserah apa anggapan orang. Tapi, apa yang terjadi saat ini, termasuk Pilkada Jabar, telah memunculkan banyak pendapat. Tidak tanggung-tanggung, mantan wapres Jusuf Kalla pun sampai angkat bicara. “Pilkada Jawa Barat itu hampir semua calon dari artis. Unsur performa seolah jadi nomor tiga,” ujar JK prihatin.

32

Panggung Politik Fenomena banyaknya selebriti jadi politikus sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Tercatat Rhoma Irama, Sophan Sophiaan, Guruh Soekarnoputra, dan Rano Karno adalah beberapa selebriti yang telah lama ikut serta meramaikan panggung politik Indonesia. Seiring makin terbukanya iklim demokrasi di tanah air, semakin banyak saja selebriti yang terjun ke dunia politik. Sederet nama seperti Nurul Arifin, Marissa Haque, Wulan Guritno, Eko Patrio, Wanda Hamidah, Venna Melinda, Mandra, Jeremi Thomas, Edo Kondologit, Tantowi Yahya, Tengku Firmansyah, Adji Masaid (Alm), Komar, dan masih banyak lagi. Fenomena ini semakin menarik ketika para entertainer beramai-ramai mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

Dede Yusuf dan Lex Laksamana

Umpamanya Helmi Yahya mencalonkan diri menjadi calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Syaiful Jamil jadi calon Wakil Walikota Serang. Dan aktris seksi Ayu Soraya juga ujugujug dicalonkan jadi Wakil Bupati Tegal. Lainnya, ada Primus Yustisio yang mencalonkan diri jadi Bupati Subang dan Derry Drajad sempat jadi calon Wakil Walikota Depok. Bila dirunut lebih jauh ke belakang, sebenarnya fenomena artis jadi politikus sudah lama berlangsung. Seorang peneliti dari Asia Research National University of Singapore, Jennifer Lindsay (2005), menuturkan bahwa peran entertainer dalam politik Indonesia sejatinya telah dimulai sejak Pemilu 1955. Pada masa itu, para pelaku kesenian tradisional diberdayakan oleh partai politik sebagai penarik perhatian massa, sekaligus menjadi pemanis dalam rapat-rapat politik dan kampanye. Caranya, dalam setiap penampilan kesenian mereka selalu menyelipkan pesan-pesan politik, yang berkonteks propaganda. Salah satu contoh, Lekra (Lembaga Kesenian Rakyat) yang berada di bawah Partai Komunis Indonesia (PKI) senantiasa

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


menyampaikan ide-ide partai lewat pertunjukan budaya tradisional. Berkat atraksi kesenian yang demikian menarik, rakyat pun lebih mudah menyerap propaganda partai berlambang palu arit tersebut. Selanjutnya, pada masa Orde Baru, keterlibatan peran entertainer terus berlanjut. Lindsay menyorot, sejak tahun 1971, panggung hiburan menjadi salah satu aspek penting bagi setiap partai politik. Namun, para artis lebih senang berafiliasi ke Golongan Karya (Golkar) ketimbang partai lainnya, karena selain mendapat imbalan yang lebih menggiurkan, juga lebih mudah mendapat akses ke sumbu kekuasaan. Ironisnya, artis-artis yang menolak bergabung ke the ruling party, justru akan mendulang kesulitan. Seperti yang dialami Soneta Group. Lantaran menjadi juru kampanye Partai

bangsa? Adakah para selebriti tersebut memiliki kemampuan dan integritas kepemimpinan yang mumpuni ketika memasuki karier sebagai politikus? Atau para selebriti sekadar menjadi penarik suara (vote getter) bagi partai politik? Wajar saja bila setiap partai politik seolah tak pernah lelah berlomba dan mencari cara agar partainya dikenal oleh masyarakat. Menggunakan sosok selebriti yang sudah terkenal di ranah publik sebagai ikon, agaknya ampuh untuk menggalang suara. Soal kapabilitas, integritas, dan kepemimpinan agaknya bukan lagi jadi prioritas bagi partai politik. Hanya saja masalahnya, kapasitas para artis yang awalnya hanya sebagai penarik massa dan kemudian berlanjut ke posisi legislatif, namun saat ini malahan mulai bergeser memasuki wilayah eksekutif.

Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki

Menggunakan sosok selebriti yang sudah terkenal di ranah publik sebagai ikon, agaknya ampuh untuk menggalang suara. Soal kapabilitas, integritas, dan kepemimpinan agaknya bukan lagi jadi prioritas bagi partai politik. Persatuan Pembangunan (PPP), Rhoma dicekal TVRI selama sebelas tahun!

Kontribusi untuk Kemajuan Nah sekarang, bagaimana kontribusi para entertainer politikus kita terhadap perkembangan demokratisasi dan kemajuan

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

Itulah yang sedikit bikin JK mengernyitkan dahi. Di matanya, karut marut dunia politik Indonesia boleh jadi disebabkan partai politik lebih doyan merekrut anggota dari kaum selebriti ketimbang tokoh-tokoh yang berkompeten. Itu sebabnya, JK menekankan perlunya perbaikan undang-undang yang mengatur rekrutmen anggota partai politik. “Undang-undang menyebutkan anggota partai bukan PNS, bukan militer. Makanya, parlemen pun dimasuki pedagang dan para profesional politikus. Politikus ataupun pedagang, tidak masalah selama mereka punya kemampuan, integritas, dan kompetisi yang baik. Tapi politikus yang berdagang itu yang berbahaya,” tandas JK. Jelaslah sudah, di tengah derasnya arus selebriti jadi politikus dan mencalonkan diri menjadi kepala daerah, menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat. Di Jawa Barat, misalnya, Dede Yusuf—oleh sebagian pemilihnya sendiri—sudah digelari sebagai ‘Wakil Gubernur Seksi salaman’. “Soalnya, tiap tampil di televisi atau koran kerjanya hanya salaman. Apa

33


tidak ada kerja lain,� kata seorang ibu rumah tangga. Tapi apapun, berkat popularitasnya sebagai artis, Dede berhasil menclok di kursi Wagub. Lantas apakah ia akan kembali sukses merebut posisi atasannya di Pilkada nanti? Atau ia akan dikalahkan artis pesaingnya, Oneng dan Dedy Mizwar? Kita lihat saja faktanya kelak. Bila ditinjau dari perspektif Political Public Relationship dan Marketing Politik Modern, memang, sosok selebriti memenuhi prasyarat untuk memasuki era kampanye modern yang menggunakan sistem pemilihan langsung. Dalam sistem ini jelas popularitas diperlukan untuk menggaet masyarakat pemilih (voters). Begitu pula menjadi politikus di Indonesia, tak lagi cukup dengan mengandalkan kualitas, kapabilitas, dan potensi diri. Ia juga membutuhkan popularitas dan tingkat elektabilitas (keterpilihan) yang tinggi. Makanya, banyak kader partai politik atau tokoh independen dan profesional yang memiliki kompetensi dan kepemimpinan yang mumpuni gagal ber-

blik secara instan. Fenomena ini sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, tak urung keberadaannya diiringi oleh kontroversi dan perdebatan. Ada yang cenderung pro, tapi banyak pula yang menentang keberadaan para selebriti politikus tersebut. Bagi yang menentang, mereka menyebut para selebriti yang menjadi politikus ini pada dasarnya lebih mengandalkan keunggulan penampilan fisik semata ketimbang pemikiran, wawasan, dan kemampuan politik. Menurut John Street (2004), pengamat politik yang dirilis situs Wiley Interscience, pada dasarnya sah-sah saja bila selebriti yang menjadi politikus memanfaatkan kelebihan penampilan fisik dan popularitas mereka. Namun, kata Street, tidak semua selebriti politikus layak atau benar-benar cocok bekerja di dunia barunya, panggung politik. Betul, partisipasi politik adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Namun, apakah fenomena Pilkada Jabar bisa diartikan sebagai bukti betapa negeri yang sarat de-

Rhoma Irama

Ratu Atut dan Rano karno

Pengabdian selama bertahun-tahun di partai politik menjadi tidak berarti saat popularitas jadi hitungan. Ditambah lagi publik kini sudah jengah melihat ulah konyol politikus dengan beragam stigma negatifnya. kompetisi menjadi politikus lantaran tidak populer di mata masyarakat. Pengabdian selama bertahun-tahun di partai politik menjadi tidak berarti saat popularitas jadi hitungan. Ditambah lagi publik kini sudah jengah melihat ulah konyol politikus dengan beragam stigma negatifnya. Kondisi inilah yang menjadikan para selebriti punya peluang besar untuk eksis. Ibarat kontes bakat dan ‘idol’, mereka pun merengkuh berbagai posisi pu-

34

ngan tayangan sinetron dan reality show ini, telah memasuki era politik selebriti? Sulit membantah adagium dalam demokrasi bahwa siapa yang populer dialah yang akan terpilih. Demokrasi tentu terbuka jika ada artis, seniman, atau pekerja seni lain yang berkenan mengikutinya. Dalam teori komunikasi, kepemimpinan oleh kalangan selebriti akan mendekatkan masyarakat pada pemimpinnya, karena mereka merasa sudah kenal dan akrab. Apalagi, harus jujur kita akui, para politikus yang selalu mengejar kekuasan itu kerap melupakan janji-janji kampanyenya. Bahkan lebih menyakitkan lagi, mengkhianati amanat para pemilihnya. Namun patut diingat, rakyat juga kini semakin cerdas. Pilihannya pada sosok populis dan kondang macam selebriti akan diiringi tuntutan kemampuan kepemimpinan yang bisa dijadikan contoh. Walhasil, selebriti yang hanya bermodalkan popularitas—tanpa dibarengi oleh kemampuan memimpin yang mumpuni—akan dipandang sebelah mata. Publik juga tahu, kalau keikutsertaan para selebriti dalam Pemilu atau Pilkada hanyalah alat (partai politik) untuk meraup kekuasaan belaka. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Kesatria Putih dan Kesatria Bergitar di Panggung Politik “Jika ide tentang rakyat adalah ide tentang pasar, dan pemilihan umum jadi toko kelontong besar, demokrasi akan memilih seorang Arnold Schwarzenegger,” tulis Goenawan Mohamad dalam kolom “Catatan Pinggir” Tempo beberapa tahun lalu. TEKS Mikhail Foto riset

K

utipan, itu sangat menarik, lantaran Arnold adalah seorang selebriti Hollywood terakhir yang menduduki kursi Gubernur California, Amerika Serikat di tahun 2003 hingga 2011. Sebelumnya, sudah ada George Murphy, Ronald Reagan, dan Sonny Bono. Murphy terpilih sebagai Senator AS, Reagan menjadi gubernur dan kemudian menjadi Presiden AS, serta Bono menjadi anggota kongres AS. Peta politik praktis Indonesia juga kini cenderung mengarah pada merebaknya selebriti yang masuk dalam kancah itu. Tapi, apakah benar itu berarti ide tentang rakyat adalah ide tentang pasar hingga demokrasi menyerupai toko kelontong besar? Atau, apa benar Arnold ‘sang terminator’ adalah saudagar kelontong besar yang menarik perhatian rakyat California? Mungkin saja Goenawan benar. Tapi tulisan berjudul “Arnold Schwarzenegger and Celebrity Politics” karya Darrell M. West , Direktur Studi Pemerintahan The Brookings Ins-

titution Washington, tak kalah menarik untuk ditelaah. Dalam tulisannya, West mencoba menelaah mengapa kalangan selebriti tertarik pada dunia politik yang sebelumnya selalu dihindari? Seberapa efektif dan hebatkah mereka memainkan peran politik yang jauh berbeda dengan dunia panggung atau layar lebar? West juga menelisik, kinerja kaum selebriti dalam menjalankan perannya sebagai pelayan publik. Banyak faktor yang, menurut West, menjadikan para selebriti itu terdorong untuk masuk dalam dunia politik. Salah satunya adalah televisi yang, pasca Perang Dunia ke-2, mengambil peran penting komunikasi massa yang sebelumnya diperankan oleh radio dan media cetak. Era ini disebut West sebagai advantage (keuntungan) para selebriti. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan televisi guna mempengaruhi banyak orang. Mereka menyadari, betapa televisi menjadi sumber komunikasi efektif pada publik. Dan John F. Kennedy sudah membuktikannya. “Dan di era modern seperti sekarang, televisi menjadikan

Arnold Schwarzeneger

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

35


perbedaan antara selebriti di Hollywood dan para politisi di Washington semakin kabur. Bukan rahasia lagi bila para politisi kerap berlagak seperti selebriti dengan tampil di beberapa show atau acara hiburan, di luar berita tentunya,” papar West.

Kesatria putih Era politik modern yang kapitalis juga menjadi keuntungan lain para selebriti untuk masuk dalam kancah politik. Ketenaran dan kekayaan memudahkan mereka dalam merekrut dana kampanye. Kombinasi ketenaran, glamour, dan tampilan menarik jadi modal utama. Apalagi, harus diakui, peran parpol yang kadung dianggap korup atau stigma negatif lainnya semakin

Mereka tak perlu menunggu lama dan tak harus mengabdi hingga bertahun-tahun di sebuah partai, untuk meraih kesempatan menjadi anggota kongres, parlemen, gubernur bahkan presiden sekalipun.

Oliver north

36

membuka peluang bagi para selebriti untuk berperan lebih di dunia politik. “Mereka tak perlu menunggu lama dan tak harus mengabdi hingga bertahun-tahun di sebuah partai, untuk meraih kesempatan menjadi anggota kongres, parlemen, gubernur bahkan presiden sekalipun,” paparnya. West juga menyebut selebriti sebagai ‘kesatria putih’ yang tampil di tengah menurunnya kepercayaan publik pada peran politisi. Publik seakan terbius pada sosok jagoan dan gaya hidup glamour sang tokoh yang dianggap mustahil bisa ‘dibeli’ bila ia menduduki jabatan publik atau kekuasaan di kancah politik. “Ini yang tidak dimiliki para politisi murni,” ungkap West. Tapi, apakah kaya, glamor, dan terkenal menjadi jaminan mulusnya karier politik seorang selebriti? Tidak juga. Kegagalan Lenan Kolonel Oliver North dalam merengkuh kursi Senat mewakili Partai Republik di tahun 1994 adalah contoh nyata. Siapa tak kenal Oliver North, seorang perwira menengah marinir AS dengan beragam prestasi dan penghargaan. Namanya melejit dalam skandal politik Iran-Contra di era 80an? Oliver juga dikenal cerdas sebagai penulis dan menjadi host beberapa acara di televisi setelah skandal itu. Lantas kenapa dia gagal? Konon, itu disebabkan satu hari jelang kampanye, Nancy Reagan, mantan first lady mengungkap kobohongan Oliver tentang skandal Iran Kontra kepada seorang wartawan tabloid. “Jadi jelas, butuh skill komunikasi dan cara cerdas untuk menghindari pemberitaan tabloid agar seorang selebriti bisa merengkuh sukses di bidang politik,” kata West. Kecerdasan dalam menghadapi media sangatlah penting guna menutupi kekurangan selebriti dalam konteks pengetahuannya seputar isu politik, atau tata cara pemerintahan. Tabloid adalah tantangan buat selebriti karena umumnya lebih menyoroti masa lalu kehidupan pribadi seseorang ketimbang hal-hal yang sifatnya substantif. Arnold Schwarzenegger adalah tipikal selebriti papan atas yang mampu menghadapi media. The Terminator juga sosok yang handal dalam mengumpulkan dana kampanye. Dan gaya komunikasinya terbilang efektif. Inilah yang menutup pengetahuan minimalnya tentang berbagai isu kebijakan. Arnold jarang terlibat dalam isu-isu seputar kebijakan school reform, tax rates, atau kebijakan imigrasi yang kerap menyembul di California. “Beruntung, Arnold datang di saat 70% warga California merasa pemerintahan sudah berjalan sesuai arah,” ujar West. Kemampuan komunikasi Arnold juga mampu menepis pemberitaan tabloid seputar gosip dirinya. Termasuk bagaimana tabloid mencoba mengungkit kembali wawancara Arnold di tahun 1977 di majalah Oui tentang keterlibatannya dalam kelompok seks dan obat bius. Beruntung Arnold tak terseret lebih dalam. Dia mencoba menghindari gosip tak sedap itu tanpa harus berbohong tentang masa lalunya. “Pemilih umumnya lebih toleran pada kesalahan masa lalu seorang selebriti,” papar West. Jadi, sekali lagi, apa yang ditulis Goenawan dalam dalam catatan pinggirnya memang ada benarnya. Bagi publik, nikmati saja pesta demokrasi ini layaknya sebuah tontonan reality show dengan alunan musik dangdut kesatria bergitar Rhoma Irama. Bukankah Presiden Soneta ini juga akan ikut meramaikan bursa Pilpres 2014 mendatang? n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


B

intang juga bertaburan dalam Pilpres Amerika Serikat yang baru lalu. Itu terlilhat dari barisan pendukung Barack Obama yang mewakili Partai Demokrat dan Mitt Romney yang representasi Partai Republik. CBS News menyebut, banyaknya selebriti yang terlibat dalam urusan politik pemilihan presiden itu menunjukkan makin pudarnya batasan antara dunia gemerlap selebriti dan politik. “Sebelumnya batasan antara Hollywood dan Washington cukup tajam. Namun kini garis pemisah itu seperti hilang,” papar Darrell West, Direktur Studi Pemerintahan The Brookings Institution Washington. Umumnya para selebriti berperan penting sebagai vote getter atau pendulang suara dan pengumpul dana kampanye yang jumlahnya mencapai jutaan dolar. Atau mengundang para politisi dalam acara dan show di televisi dan lainnya demi menaikkan popularitas sang kandidat. “Pendek kata interaksi antara Hollywood dan para politisi Washington makin kental,” imbuh West. Dua kandidat presiden, Obama dan Roomney didukung sederet artis terkenal. Kid Rock, sang superstar rock terang-terangan mendukung Romney dengan menggelar konser di Michigan. Roomney juga didukung dedengkot Hollywood Clint Eastwood dan Chuck Norris, komedian Jeff Foxworthy, penyanyi country Trace Adkins dan frontman grup band KISS Gene Simmons. Bahkan Roomney juga dijagokan oleh mantan bintang film porno Jenna Jameson, serta miliarder Donald Trump. Namun dukungan para selebriti tampaknya lebih kental di kubu Obama. West menyebut, “much more influential on the Democratic side.” Sebut saja saat aktor ganteng George Clooney, Tobey Maguire, dan Barbra Streisand yang menggelar acara demi menggaet US$15 juta untuk kubu Demokrat. Dukungan untuk Obama juga datang dari pasangan selebriti Sarah Jessica Parker dan Matthew Broderick, yang menggelar acara malam dana di New York dan dihadiri oleh Meryl Streep, Aretha Franklin, dan Olivia Wilde. Tak hanya mereka, selebriti kondang lain seperti Lady Gaga, Michael Jordan, Will Ferrell, Beyonce, Tom Hanks, Julia Roberts, dan Robert Downey Jr ikut menyokong calon incumbent ini. “Yang mengejutkan, pada Pilpres AS kali ini para selebriti itu tak lagi sungkan untuk berbicara secara kritis dan terbuka. Mereka tak peduli pada konsekuensi atas ucapannya,” ujar West, penulis buku Celebrity Politics. West mengambil contoh Hank Williams Jr. Dalam sebuah konsernya di Iowa, pada Agustus, Hank dengan entengnya menyebut Obama sebagai tipikal orang Amerika pembenci Muslim. Toh tidak semua selebriti mau terus terang menyatakan dukungannya. Aktor Jeff Bridges, yang begitu menaruh peduli pada urusan politik mengaku tidak akan berpihak pada salah satu kubu di Pilpres AS. “Well, saya tidak peduli pada partai apapun. Saya cenderung mengamati isu yang dibawa para kandidat. Bagi saya, yang terpenting adalah tidak ada lagi anak-anak kelaparan,” ujar Jeff yang aktif dalam gerakan No Kid Hungry. Penyanyi Bruce Springsteen juga bersikap sama. Sekalipun pada Pilpres 2004 lalu dia dengan tegas mendukung John Kerry (Demokrat), dan kemudian mendukung Obama pada Pilres 2008, pada Pilpres kali ini dia ogah menyatakan dukungannya

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

Kenari Dalam Sangkar Kekuasaan Kiprah selebriti dalam kancah politik bukan cerita baru. Di sejumlah negara maju, ini sudah menjadi hal yang yang biasa. TEKS Mikhail Foto riset

Barack obama dan George Clooney

secara tegas. “Lebih baik di pinggiran saja. Artis itu laksana burung kenari di tambang batu bara. Lebih baik menjaga jarak dengan kekuasaan,” kata pendukung Obama ini. Lagu Springsteen, We Take Care of Our Own, masuk dalam daftar lagu resmi kampanye Obama. Memihak adalah hak asasi orang, termasuk para selebriti Hollywood tentunya. Namun seberapa besar pengaruh mereka pada elektabilitas calon yang didukungnya, belum ada hasil riset yang pasti. “Publik pemilih di AS lebih bersifat independen. Mereka tak peduli apa yang terjadi antara para bintang Hollywood dan calon yang mereka dambakan,” papar West. Jadi, artis memang sebaiknya jadi kenari. Yang menari dan bernyanyi menghibur banyak orang dalam kebebasannya untuk terus terbang. Bukan asyik dalam sangkar emas kekuasaan. n

37


figur

Raisa Andriana

The Next Superstar

h

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

ati Raisa Andriana sedang berbunga-bunga. Penyanyi belia kelahiran 6 Juni 1990 itu, mendapat pujian dari David Foster, komposer, produser musik dan peraih 16 Grammy Award asal Kanada. The Hitman atau pencetak lagu-lagu hit itu menyebut Raisa sebagai calon superstar asal Indonesia. “Saya yakin Raisa akan menjadi superstar tahun depan,” kata David begitu Raisa usai membawakan lagu I Have Nothing yang dipopulerkan Whitney Houston. David yang mengiringi Raisa dengan piano, agaknya terkesima melihat cara Raisa menaklukkan lagu yang penuh dengan nada-nada tinggi tersebut. Penampilan bareng Raisa dan David, terjadi dalam konser David Foster and Friends Asia Tour, yang

38

digelar di Ancol, beberapa waktu lalu. Dan sebagai catatan, Raisa satu-satunya penyanyi asal Indonesia yang secara khusus diajak berkolaborasi oleh David. Penyanyi manca negara yang tampil di antaranya Chaka Khan dan Paul Young. Raisa sendiri memilih rendah hati atas pujian itu. Gadis yang baru lulus dari Marketing Internasional Bisnis dari Universitas Bina Nusantara pada tahun lalu itu, justru mengaku terlambat masuk ke dunia tarik suara. “Aku banyak mengejar hal-hal lain, terutama sekolah,” katanya. Kini Raisa sedang sibuk merampungkan album keduanya yang ditargetkan beredar tahun depan. Sementara album pertamanya Self-Titled telah meluncur 2011 lalu. Ah, semoga saja ramalan David jadi kenyataan. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


figur mick jagger

Tokiyo Bento

n

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

Vicky Shu

aluri bisnis tampak begitu kental dalam diri Vicky Shu. Penyanyi kelahiran Cilacap, 8 Juli 1987 itu kini mengembangkan usahanya ke dunia kuliner. Sebelumnya, Vicky telah lebih dulu menjadi produsen sepatu hasil rancangannya yang diberi label ‘Syu Shu’. Untuk bisnis kuliner, finalis Miss Indonesia 2007 wakil Provinsi Jawa Tengah itu, memilih membuka restoran di Kota Kembang. “Restoran Jepang, namanya Tokiyo Bento,” kata Vicky. Bandung dipilih sebagai tempat usaha karena melihat peluang bisnis yang besar di sana. Bisnis kuliner dipilih karena Vicky punya hobi makan dan memasak. Meski sibuk menyanyi ke berbagai daerah, Vicky tak ingin dua bisnisnya terbengkalai. Oleh karena itulah, dia menyiapkan tim khusus untuk membantunya. “Aku serius. Bisnis tak boleh dijalankan asal-asalan,” ujarnya. n

Surat Cintanya Dilelang TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

m

ick Jagger (69) masih laku dijual. Bahkan surat cinta yang dibuat oleh vokalis The Rolling Stones pada musim panas tahun 1969, bakal dilego di rumah lelang Sotheby’s, London, pada 12 Desember mendatang. Surat nan indah dan puitis itu ditujukan kepada Marsha Hunt (67), penyanyi asal Amerika, yang kemudian menjadi ibu dari anak pertama Jagger. Menurut Marsha Hunt, surat itu ditulis saat Jagger berusia 25 tahun. Uniknya, di antara rangkaian kata, terselip lirik lagu yang terinspirasi dengan pendaratan manusia pertama di bulan. “Di dalam surat, kita melihat Mick Jagger bukan sebagai bintang kelas dunia. Melainkan laki-laki puitis dengan pengetahuan yang luas dan ketertarikan pada seni,” katanya. Meski awalnya hubungan asmara mereka terkunci rapat, toh belakangan menjadi rahasia umum. Hunt bahkan dikabarkan menjadi inspirasi Jagger saat menulis lagu hit Brown Sugar pada 1971. Lalu kenapa surat bersejarah itu dilelang? “Saya perlu dana untuk memperbaiki rumah di Perancis,” kata Hunt enteng. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

39


gaya hidup Mobil Jadoel

Mobil Jadoel Untuk Peng Mobil pengantin dengan model paling muktahir, mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana mobil pengantin dengan model mobil klasik? Bahkan mobil klasik yang pernah menjadi kendaraan Presiden Soekarno dulu. TEKS Elka Saraswati foto riset

D

iam-diam kini ada kecenderungan baru orang-orang berduit di sejumlah kota besar di negeri ini. Mereka tak lagi menggandrungi mobil-mobil model paling mutakhir, untuk dijadikan mobil pengantin. Sebaliknya, tak sedikit dari mereka yang memilih menggunakan mobil klasik untuk hajatan perkawinan. Mulai dari foto pre wedding sampai mobil pengantin dan bahkan dekorasi tempat resepsi. Kondisi ini tentu saja menjadi peluang bagi para pemilik mobil klasik. Mereka menyewakan koleksi mobil-mobil mereka, untuk dijadikan mobil pengantin atau bagian lain dari hajatan perkawinan. Sebagian bekerja sama dengan sejumlah tempat persewaan atau rental, sehingga memudahkan pasangan pengantin yang ingin mencari mobil-mobil klasik. Kalangan pengusaha penyewaan

40

mobil pengantin di Jakarta, Bandung, dan Semarang bercerita, kecenderungan menjadikan mobil klasik sebagai mobil pengantin belum lama berlangsung. Robert Budi Hartono dari VIP Rentcar yang menyewakan mobil klasik di Semarang dan Aditya Warman Pratama dari Design Wedding Cars di Bandung, menyebut, kecenderungan memilih mobil klasik sebagai mobil pengantin terjadi sekitar tahun 2010. “Sudah umum dan terlalu biasa memakai mobil mewah. Mereka ingin tampil beda dengan konsep dan tema yang retro classic,� kata Robert Hudi Hartono seperti dilansir media lokal setempat. Sebelum itu, para pasangan pengantin lebih senang dengan mobil-mobil mewah model anyar untuk kendaraan pengantin. Mulai dari Mercedes Benz C, E, dan S Class;

Jaguar S Type; Rolls Royce Phantom; Bentley Flying Spur; Hummer H2; Toyota Alphard Vellfire; Jeep Rubicon; BMW 3 Series dan 5 Series; serta mobil-mobil sport seperti Porsche, Ferrari, Maserati, dan Lamborghini. Tarif sewa mobil-mobil mewah itu mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Harga sewa itu berlaku untuk 6 jam sampai 10 jam, tergantung dari kebijakan masing-masing rental. Adapun untuk mobil-mobil klasik, variannya memang tak terlalu banyak. Namun demikian tidak sedikit yang menawarkan mobil klasik istimewa. Di antaranya seperti ditawarkan Design Wedding Cars adalah mobil-mobil klasik yang pernah menjadi kendaraan Presiden Soekarno. Ada tiga jenis mobil peninggalan Presiden Soekarno yang ditawarkan. Di antaranya adalah sedan Cadillac 75

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


gaya hidup Mobil Jadoel

gantin Baru

Mobil Klasik Nan Apik Pemakaian mobil jadoel untuk prosesi pernikahan, boleh jadi hal yang tidak biasa. Namun menurut beberapa persewaan mobil pengantin, pilihan menggunakan mobil klasik sebaiknya dipersiapkan dengan matang dan sesuai dengan konsep pesta yang digelar. Beberapa konsep pesta resepsi yang sesuai, di antaranya konsep classic retro, dan pesta kebun atau garden party. Dengan kesesuaian konsep pesta resepsi, kehadiran mobil klasik sebagai mobil pengantin bukan semata-mata penghias pesta resepsi tetap menjadi bagian dari prosesi pernikahan. Saat ini cukup banyak mobil klasik yang ditawarkan persewaan untuk dijadikan mobil pengantin. Selain tiga mobil klasik yang pernah ditumpangi Presiden Soekarno, beberapa mobil klasik lainnya adalah:

Chevrolet: l Bel Air tahun 1955 l Bel Air tahun 1957 l Impala tahun 1962 l Deluxe tahun 1962 l Biscayne Coupe tahun 1959

Fleetwood 7 Passanger keluaran tahun 1948, sedan Lincoln Cosmopolitan produksi tahun 1951, dan sedan Crown Imperial Limousin buatan tahun 1954. Mobil Cadillac 75 Fleetwood bahkan pernah menjadi mobil kenegaraan. Mobil ini antara lain pernah digunakan Presiden Soekarno saat berlangsung Konferensi Asia-Afrika di Bandung. Ketiga mobil klasik yang merupakan mobil mewah mewah pada masanya tersebut, bisa disewa pasangan pengantin dengan harga Rp 5 juta yang berlaku untuk penggunaan enam jam. Toh, tarif sewa tersebut tak jadi masalah bagi banyak pasangan pengantin. Selain karena modelnya yang klasik dan ingin bernostalgia, ketiga mobil tersebut banyak digunakan pasangan pengantin karena nilai sejarahnya. Maklum saja, per-

nah digunakan oleh orang nomor satu di negeri ini.

MILIK KOLEKTOR Sayangnya, tak mudah menyewa mobil yang pernah digunakan Soekarno. Calon pengantin yang berminat ternyata tidak bisa melihat mobilnya saat datang ke rental untuk menyewanya. Maklum saja, mobil-mobil klasik istimewa itu memang dimiliki oleh kolektor. Barulah setelah ada pasangan pengantin yang berminat, pihak persewaan mobil pengantin menghubungi sang pemilik sehingga mobil klasik istimewa bisa digunakan sebagai mobil pengantin. Untuk bisa menyewa mobil-mobil klasik istimewa tersebut, pasangan pengantin harus mengajukan permohonan sewa minimal satu pekan sebelum hari penggunaan. Pada saat memesan, pemesan harus menyerahkan uang muka. Selanjutnya, mobil klasik istimewa tadi akan tiba setengah jam sebelum acara dimulai, dan sudah dihias dengan bunga selayaknya mobil pengantin. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

Dodge: l Power Wagon tahun 1963

Fiat: l 1100E tahun 1953 l 850S Coupe tahun 1969

Holden: l Special tahun 1960

Jaguar: l 100 SS-R tahun 1936

Mercedes Benz: l 220S Batman tahun 1962 l 220 Mini tahun 1975 l 450SEL Barong tahun 1973

Mini Cooper 1962 Harga sewa mobil-mobil klasik tersebut berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 10 juta untuk masa sewa antara 6 jam hingga 10 jam. Tergantung kesepakatan dengan masing-masing rental. n

41


internasional produksi minyak

Bukan Lagi Raja Minyak

Status Arab Saudi sebagai raja minyak akan segera berakhir. Pada 2017 nanti, AS lah rajanya. Produksi minyak Paman Sam akan melampaui Arab Saudi. TEKS Ali Sundoluhur ilustrasi/ infografis yayan

42

p

roduksi minyak  AS siap melampaui Arab Saudi pada dekade mendatang. Ini akan membuat negara pengonsumsi bahan bakar terbesar di dunia tersebut hampir mencapai swadaya energi sekaligus meletakkannya di jalur eksportir. Itulah outlook terbaru dari Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA).  Penambahan pasokan minyak mentah yang diekstrak melalui teknologi baru,

termasuk rekah hidrolik dari formasi batuan bawah tanah akan mengubah AS menjadi produsen terbesar selama lima tahun mulai 2020. Menurut Departemen Energi di Washington, AS mampu memenuhi 83% kebutuhan energi dalam enam bulan pertama tahun ini. “Prospek IEA itu akan membawa pergeseran pusat pengaruh di pasar minyak dunia,” kata Gareth Lewis-Davies, analis di BNP Paribas SA di London. “Mengingat Arab Saudi bersedia menaik-

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


internasional produksi minyak kan dan menurunkan produksi, ia akan tetap mempertahankan pengaruh, dan tetap penting sebagai penentu harga.” Menurut data Departemen Energi, impor minyak mentah AS turun 11% tahun ini dan berada di trek untuk menghasilkan minyak terbesar sejak 1991. Ketika Iran mengancam untuk menghentikan pengiriman minyak melalui Teluk Persia, produksi minyak AS justru tumbuh. Ditambah dengan ledakan produksi gas, ini dapat membantu melindungi AS dari gangguan pasokan. Pada 2006, Presiden George W Bush mengingatkan agar segera memecahkan masalah “kecanduan” terhadap minyak asing.

«Sekitar 2017, AS akan menjadi produsen minyak terbesar di dunia, menyalip Arab Saudi.» Fatih Birol. Kepala Ekonom IEA

Laporan IEA menggambarkan kemajuan AS dalam hal swasembada energi sebagai pembalikan dramatis dari tren yang terlihat di sebagian besar negara-negara lain pengimpor energi.  AS sedang mengembangkan cadangan minyak yang disebut tight oil, termasuk pembentukan serpih Bakken yang  diekstraksi oleh rekah hidrolik atau pengeboran horizontal. Sementara itu, Irak akan menjadi penyumbang terbesar untuk pasokan minyak baru, meningkatkan produksi sampai 6 juta barel per hari pada 2020. Pada 2035, tingkat output nasional akan meningkat menjadi lebih dari 8 juta, menyalip Rusia untuk menjadi eksportir terbesar kedua di dunia. Irak menghasilkan 3,4 juta barel per hari bulan lalu, sehingga menjadi produsen terbesar kedua di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) setelah Arab Saudi.

KALAHKAN ARAB SAUDI Menurut IEA, permintaan global untuk minyak diproyeksikan akan meningkat menjadi 99,7 juta barel per hari pada 2035, naik dari 87,4 juta barel per hari tahun lalu. Saudi Arabia menghasilkan 9,8 juta barel minyak per hari bulan lalu. Sedangkan, menurut Departemen Energi, output AS adalah 6,7 juta barel per hari. AS diproyeksikan akan menghasilkan 11,1 juta barel minyak per hari pada 2020 dan 10,9 juta pada tahun 2025. Mereka akan unggul 500.000 barel per hari dibandingkan dengan Arab Saudi untuk tahun-tahun itu. Namun, kerajaan padang pasir itu akan menjadi produsen terbesar lagi pada 2030, menghasilkan 11,4 juta barel per hari dibandingkan AS yang menghasilkan 10,2 juta barel per hari. “Sekitar 2017, AS akan menjadi produsen minyak terbesar di dunia, menyalip Arab Saudi,” kata Kepala Ekonom IEA Fatih Birol. “Hal ini tentu saja perkembangan penting dan pasti akan memiliki implikasi yang signifikan.”

HARGA MINYAK Harga minyak mentah West Texas Intermediate telah menurun sekitar 13% tahun ini menjadi US$ 85,88 per barel di New York Mercantile Exchange karena stok membengkak menjadi tertinggi dalam 22 tahun terakhir. Harga minyak telah meningkat lebih dari empat kali lipat dalam satu dekade terakhir, dan sempat mencapai rekor tertinggi, US$ 147,27 per

barel pada Juli 2008. Para anggota IEA mungkin akan membayar sekitar US$ 125 per barel untuk minyak impor pada 2035, dibandingkan dengan harga minyak mentah Brent saat ini US$ 109 di ICE Futures Europe Exchange London pekan lalu. Sedangkan, kelas North Sea mencapai puncaknya US$ 147,50 per barel pada Juli 2008 sebelum jatuh menjadi sekitar US$ 46 pada Desember. Langkah penghematan energi bisa memotong permintaan minyak di seluruh dunia hampir 13 juta barel per hari pada 2035. Jumlah itu sama dengan output gabungan Rusia dan Norwegia.  Dengan kata lain, jika langkah-langkah efisiensi yang disarankan oleh IEA dijalankan secara penuh, maka peningkatan permintaan energi dunia selama periode itu akan berkurang separuh. Sementara itu, konsumsi gas alam akan meningkat dalam periode mendatang yang didorong oleh kebutuhan China, India, dan Timur Tengah. Di Amerika Serikat, harga gas alam yang rendah dan pasokan berlimpah akan membuat gas menyalip minyak pada  2030 untuk menjadi bahan bakar terbesar,sebut laporan IEA yang ditulis oleh tim peneliti pimpinan Birol. Di negara-negara berkembang, subsidi BBM akan terus mendorong penggunaan bahan bakar fosil dengan karbon lebih rendah akan menjadi lebih populer. Tahun lalu, total subsidi negara-negara dunia untuk BBM mencapai US$ 523 miliar, naik hampir 30% dari 2010. Namun, program subsidi BBM paling lazim terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara telah menjadi lebih mahal karena harga minyak yang lebih tinggi.  n

5 Besar Negara Pemilik Cadangan Minyak 3. KANADA

2. VENEZUELA

4.IRAN 5. IRAK

1. ARAB SAUDI

262,6 Miliar barel

17,85% Minyak Dunia

10,52 2,64 Juta Barrel Juta Barrel per Hari per Hari

211,2 Miliar barel

14,35% Minyak Dunia

2,38 746.000 Juta Barrel Barrel per Hari per Hari

175,2 Miliar barel

759.000 Barrel per Hari

11,91% 3,48 2,21 Minyak Juta Barrel Juta Barrel Dunia per Hari per Hari 2,32 Juta Barrel per Hari

137 Miliar barel

9,31% Minyak Dunia

4,25 1,85 Juta Barrel Juta Barrel per Hari per Hari 0

262,6 Miliar barel

17,85% Minyak Dunia

10,52 2,64 Juta Barrel Juta Barrel per Hari per Hari

1,47 Juta Barrel per Hari 1,47 Juta Barrel per Hari

CADANGAN MINYAK

PROPORSI

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

PRODUKSI

KONSUMSI

EKSPOR KE AS

43


internasional ekonomi jepang

Di Ambang Rekor Resesi Jepang tengah menghadapi ancaman resesi. Jika pada kuartal terakhir tahun ini, ekonomi masih mengalami kontraksi, secara teknis, Jepang resesi. Inilah resesi kelima Jepang dalam 15 tahun terakhir. TEKS Ali Sundoluhur foto riset

j

epang sedang dirundung masalah. Negeri matahari terbit itu melaporkan bahwa produk domestik bruto berkontraksi 3,5% pada kuartal ketiga secara tahunan. Kontraksi berikutnya pada

44

kuartal keemat tahun ini akan membuat Jepang secara teknis benar-benar memenuhi definisi resesi. Para analis meyakini itulah yang akan terjadi. Jepang juga mencatat defisit transaksi berjalan pada September untuk

pertama kalinya sejak pencatatan dimulai pada 1985. Keseimbangan perdagangan bulanan   negara ini mengalami surplus selama bertahun-tahun. Defisit ini mengkhawatirkan akan berdampak pada beban utang Jepang. “Pertumbuhan ekonomi Jepang tergantung pada pertumbuhan ekspor. Tanpa pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, negara ini tidak akan memenuhi beban utang pemerintah yang terus naik,” sebut laporan Moody’s Investors Service. Pasar saham Jepang, Nikkei, turun 0,93% pekan lalu sesaat setelah muncul data GDP yang mengkhawatirkan. “Korporasi Jepang, terus terang saja, tidak akan untung,” kata Pierre Lapointe, kepala penelitian dan strategi global di Pavilion Corp. Jepang tidak pernah benar-benar dianggap berprestasi untuk profitabilitas perusahaan.Defisit perdagangan Jepang saat ini merupakan imbas dari kebijakan yang sudah dibuat bertahun-tahun. Mata uang yen tetap

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


internasional ekonomi jepang kuat sejak 2008 ketika Federal Reserve AS melepaskan program quantitative easing. “Yen yang kuat telah menyebabkan peningkatan 63% pada biaya tenaga kerja Jepang sejak 2008,” kata Lapointe. Sementara The Fed AS melakukan program quantitative easing, Bank of Japan tampak kurang melakukan upaya. Akibatnya, yen cenderung kuat terhadap dolar AS. “Lemahnya return on equity di Jepang mengakibatkan jatuhnya daya saing dan   merugikan perusahaan Jepang (dan pemegang saham mereka),” kata Lapointe. Analis mengatakan ada beberapa katalis untuk memicu ekspor Jepang yang selama 20 tahun lalu menyumbang 10% dari ekspor dunia. Saat ini, angka itu kurang dari 5% dan terus turun. “Karena perbaikan yang signifikan dalam lingkungan ekspor tidak mungkin terjadi sampai sekitar akhir 2012, kami memprediksi (Jepang) selama OktoberDesember PDB-nya akan mencatat pertumbuhan negatif juga,” kata analis di Nomura. Lapointe mengatakan, meskipun pasar saham global saat ini fokus di Eropa dan Amerika Serikat, masalah struktural merayap di Jepang dan bukan hanya bisa menyakiti pasar saham negara itu, tapi juga bisa menjadi faktor ketakutan berikutnya untuk pasar global. “Angka   PDB Q3 itu membuat kasus yang relatif kuat untuk stimulus fiskal, tetapi mengingat kelumpuhan kebijakan Jepang, ini tidak mungkin terjadi. Ini memperkuat argumen bahwa Jepang sedang dalam masalah utang yang serius,” papar Lapointe. PDB Jepang turun 3,5% pada kuartal ketiga dan ini merupakan yang terbesar sejak gempa bumi dan tsunami pada awal 2011. Ekspor ke Asia, Eropa,

Noda. “Perubahan dalam pemerintahan kemungkinan akan menghasilkan kebijakan yang lebih reflationary, termasuk peningkatan penerbitan obligasi,” kata Eiji Dohke, kepala strategi obligasi Jepang di Tokyo di Citigroup. Ia memperkirakan yield obligasi 10-tahun akan meningkat menjadi 1,1%. “Saya kira 90% orang di pasar berpikir LDP akan menjadi partai yang berkuasa jika pemilu diadakan,” kata Dohke. Yen diperdagangkan di 79,61 per dolar pekan lalu. Itu berarti 11% lebih kuat daripada rata-rata lima tahun dan lebih tinggi dibanding dengan rekor tertinggi tahun lalu 75,35 per dolar. Kekuatan mata uang membebani pendapatan eksportir dan mengurangi keuntungan. Ini membuat produk mereka lebih mahal di luar negeri. Sharp Corp dan Panasonic Corp diprediksi rugi   gabungan mencapai ¥ 1,2 triliun   pada tahun fiskal yang berakhir Maret. Sementara, Hitachi Construction Machinery Co dan Nissan Motor Co memangkas penuh perkiraan keuntungan. Sedangkan perusahaan kosmetik Shiseido Co berencana memotong pengeluaran. Gubernur Bank of Japan   Masaaki Shirakawa mengaku akan mencermati, apakah apresiasi yen menyebabkan penurunan keuntungan perusahaan dan penurunan sentimen bisnis. Perlambatan ekonomi mengancam rencana PM Noda untuk mengendalikan utang publik Jepang yang perkiraan akan naik menjadi 250% dari PDB pada 2017 dari 237% tahun ini. Legislasi disahkan pada Agustus untuk menaikkan pajak penjualan menjadi 8% pada April 2014 dan menjadi 10% pada 2015 mungkin   dibatalkan berdasarkan penilaian terhadap kondisi ekonomi. n

Perlambatan ekonomi mengancam rencana PM Noda untuk mengendalikan utang publik Jepang yang perkiraan akan naik menjadi 250% dari PDB pada 2017 dari 237% tahun ini dan Amerika Serikat turun. Belanja modal juga mengalami penurunan. Perdana Menteri Yoshihiko Noda menggambarkannya sebagai angkaangka PDB yang suram. Output ekonomi kemungkinan akan menyusut 0,4% dalam periode tiga bulan berjalan.

RATE OBLIGASI Sementara itu, kontraksi ekonomi Jepang terburuk sejak awal 2011 akan meningkatkan patokan obligasi. Rate obligasi 10-tahun sekarang di 0,735% dan melayang di atas level terendah selama sembilan tahun. Diperkirakan rate akan naik menjadi 0,875% pada akhir Maret. Hal serupa juga terjadi pada yield treasury jatuh tempo yang diproyeksikan meningkat menjadi 1,88% dari 1,61%. Prakiraan 10-tahun yield obligasi Jepang pada bulan Maret berkisar dari 0,5% menjadi 1,1%.   Imbal hasil surat berharga patokan menyentuh 0,72% pada 23 Juli, terendah sejak Juni 2003. Menjelang pemilu pada Desember, dukungan terhadap partai oposisi Liberal Demokrat melebihi dukungan terhadap Perdana Menteri Yoshihiko

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

45


internasional ekonomi AS

Kompromi atau Resesi! AS menghadapi ancaman resesi dengan berlakunya apa yang disebut sebagai fiscal cliff atau jurang fiskal. Butuh kompromi politik antara Gedung Putih dan Kongres guna mengatasi masalah ini. TEKS Ali Sundoluhur foto riset

p

residen AS Barack Obama tampaknya tak bisa lama-lama merayakan pesta kemenangannya sebagai Presiden AS yang kedua. Sebab, ia harus segera mengatasi ancaman serius yang akan menimpa AS awal tahun depan. Fiscal Cliff. Ya, fiscal cliff atau jurang fiskal yang akan berlaku mulai Janu-

46

ari tahun depan akan menjadi ancaman ekonomi AS. Bukan tidak mungkin, resesi akan menimpa negeri Paman Sam jika tidak ada kompromi antara Gedung Putih dan Kongres yang dikuasai Partai Republik. Istilah fiscal cliff pertama kali diucapkan Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke. Ia mengungkapkan bahwa ekonomi AS terancam jatuh bebas ka-

rena menghadapi dua bahaya sekaligus, yaitu kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran dalam waktu berbarengan. Pertama, banyak stimulus berupa pemotongan pajak yang habis masa berlakunya seperti pajak atas gaji karyawan dan paket pajak zaman George W Bush. Pemangkasan pajak itu akan berakhir pada 31 Desember 2012. Kedua, pemerintah AS juga sudah menjadwalkan pemotongan anggaran secara otomatis mulai awal tahun 2013 senilai US$ 100 miliar, dari US$ 1,2 triliun untuk satu dekade. Pemotongan itu akan berlaku bagi anggaran pertahanan dan program-program dalam negeri. Begitu pemotongan pajak tak berlaku lagi, seketika tarif pajak warga negara AS langsung melejit kembali ke semula. Jika dirata-rata, kenaikan pajak yang akan akan terjadi mencapai 5%. Tapi, golongan yang akan mengalami kenaikan pajak terbesar adalah para orang kaya. Pajak mereka bakal melambung sekitar 7%. Menurut perhitungan Tax Policy

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


internasional ekonomi AS

Apa yang mengancam AS itu sudah mulai meresahkan dunia internasional. IMF, analis-analis, dan lembaga pemeringkat menampilkan prediksi suram seandainya AS tak berhasil mengatasi masalah ini.

Center, keluarga berpenghasilan menengah harus membayar pajak tambahan rata-rata sekitar US$ 2.000 (Rp 18 juta) tahun depan. Sebanyak 20% rumah tangga penerima gaji terendah akan membayar rata-rata US$ 412. Sebanyak 20% penerima gaji teratas akan membayar rata-rata US$ 14.000 lebih. Sedangkan 1% teratas akan membayar US$ 121.000 lebih. Perubahan ini akan membenani seseorang yang berpenghasilan US$ 50.000 per tahun, atau hampir US$ 20 per minggu. “Setiap pekerja di AS akan melihat pengurangan gaji mereka pada periode pembayaran pertama tahun 2013,” kata Mark Vitner, ekonom Wells Fargo. Pemotongan pajak akan mengurangi angka penghasilan, keuntungan investasi, dividen, dan perkebunan. Semua ini akan menyebabkan konsumen akan membelanjakan lebih sedikit uang. Kenaikan pajak itu dikhawatirkan akan menghajar daya beli warga dan perusahaan AS.

PENGANGGURAN NAIK Menurut perkiraan lembaga analis nonpartisan Congressional Budget Office (CBO), sebanyak 3,4 juta pekerjaan akan hilang dan tingkat pengangguran akan mencapai 9,1% dari 7,9% saat ini. Saham bisa terjun. CBO juga memperkirakan total biaya dari fiscal cliff pada 2013 mencapai US$ 671 miliar. Secara kolektif, ini merupakan kenaikan pajak tertinggi selama 60 tahun jika diukur dalam persentase perekonomian. “Akan ada efek kejutan besar bagi ekonomi AS,” kata Vitner. Sebagian besar atau dua per tiga kerusakan ekonomi akan berasal dari kenaikan pajak. Tetapi, pemotongan belanja juga akan memukul perekonomian. Namun, ketidakpastian tentang kesepakatan akhir dapat menyebabkan banyak perusahaan bakal menunda perekrutan pekerja dan belanja lebih sedikit. Saat ini, banyak perusahaan AS yang mengaku cemas dengan fiscal cliff sehingga mereka menunda rencana untuk ekspansi atau merekrut pekerja. “Sebuah rincian dalam negosiasi juga bisa memicu gejolak di pasar keuangan,” kata Vitner. “Ini bisa menyerupai jatuhnya Dow Jones Industrial Average sebanyak 700-poin pada 2008 setelah DPR awalnya menolak dana talangan US$ 700 miliar untuk bank-bank besar.” Sejak Obama terpilih kembali menjadi presiden AS, investor yang gugup cenderung menjual saham. Akibatnya, Indeks 500 Standard & Poor’s tenggelam 2,3% kala itu, penurunan mingguan terburuk sejak Juni. Penjualan terjadi karena ada kecemasan atas tarif pajak yang lebih tinggi pada keuntungan investasi setelah fiscal cliff berlaku. Presiden Obama menjanjikan akan melakukan kompromi dengan para pemimpin Partai Republik. Namun, Ge-

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

dung Putih mengatakan akan memveto setiap RUU yang akan memperpanjang pemotongan pajak atas penghasilan di atas US$ 250.000.

RESESI AS IMF memperkirakan, ongkos fiscal cliff itu bakal memotong 4% produk domestik bruto AS. Padahal, ekonomi AS diperkirakan hanya tumbuh 2,3% tahun ini. Berarti, jika fiscal cliff tak segera dijinakkan, dalam dua bulan lagi AS bakal jatuh ke resesi. Tak ayal, perusahaan-perusahaan besar seperti Procter & Gamble, KKR Financial, Verizon, dan lainnya sudah mulai memberi tahu investor soal risiko ketidakpastian kondisi fiscal cliff. Menurut Financial Times, perusahaan semen terbesar Meksiko, Cemex, mengatakan bahwa masalah fiscal cliff akan berdampak raksasa bagi konsumsi masyarakat. Sedangkan KKR Financial mengakui, fiscal cliff adalah salah satu alasan mengapa mereka bertahan memegang uang tunai. Apa yang mengancam AS itu sudah mulai meresahkan dunia internasional. IMF, analis-analis, dan lembaga pemeringkat menampilkan prediksi suram seandainya AS tak berhasil mengatasi masalah ini. Mereka bilang, dampaknya bagi ekonomi dunia mulai dari penurunan perdagangan global, anjloknya harga komoditas dunia, hingga hilangnya kepercayaan pasar yang bisa memengaruhi investasi dan pinjaman bank di penjuru dunia. “Fiscal cliff AS melambangkan ancaman tunggal terbesar dalam jangka pendek terhadap pemulihan ekonomi global,” tulis Fitch Ratings dalam analisis terbarunya. Skenario suram itu harusnya mendorong Gedung Putih dan Kongres untuk mencapai kesepakatan sebelum akhir tahun. Minimal, kata para analis, beberapa kompromi sementara harus dicapai sehingga kesepakatan akhir akan dicapai awal tahun depan. Sebenarnya, pengambil kebijakan AS punya sejumlah opsi untuk mencegah bencana pajak ini. Misalnya, mereka bisa membekukan stimulus pajak untuk gaji karyawan atau memperpanjang masa berlaku stumulus pajak serta mengurangi pemangkasan anggaran. Namun, kenyataannya, kemacetan politik dalam Kongres AS dan Gedung Putih mencegah AS merumuskan solusi fiscal cliff. Status quo tersebut menyulitkan Presiden Obama. n

47


profil Cipaganti

Andianto Setiabudi

Selalu Ban Berkali-kali bisnisnya terpuruk, setiap kali itu juga ia bangkit kembali. Diawali dari tukang kue keliling, kini Grup Cipaganti memiliki lima jenis usaha dengan aset lebih dari Rp 10 triliun. TEKS Hideko ilustrasi ramawijaya

K

eberhasilan seseorang tidak selalu diukur dari sejauh mana keberhasilan atau kekayaan yang telah diraih. Sukses juga bisa digambarkan oleh berapa banyak ia bisa bangkit setelah jatuh atau terpuruk. Arti kesuksesan seperti ini lazim dianut oleh para entrepreneur sejati. Buktinya, pengusaha nasional atau konglomerat saat ini hampir sebagian besar pernah mengalami kegagalan. Jika mau jujur sebenarnya keberhasilan yang mereka nikmati sekarang ini diraih setelah melewati banyak anak tangga kegagalan. Nah, salah satu pengusaha yang telah melewati berbagai kegagalan itu adalah Andianto Setiabudi, pemilik sekaligus CEO Grup Cipaganti. Sebuah grup usaha terkemuka di Bandung. Meski terlahir di Banjarmasin, Andianto justru mulai berkenalan dengan bisnis sejak duduk di bangku SMA di Bandung. Pria berusia 50 tahun ini terpaksa pindah dari Banjarmasin ke Kota Kembang karena usaha biskuit dan kecap milik orang tuanya gulung tikar. Di Bandung, dibantu sang Mama, Sri Makmuri, Andianto berjualan kuekue basah. Bungsu dari empat bersaudara ini setiap pagi berkeliling kota

48

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


profil Cipaganti

ngkit Setiap Kali Terpuruk Bandung menjajakan kue basah buatan Mamanya. Di sore hari, ia membeli bahan baku kue. Malam harinya, Andianto membungkus kue hingga larut malam. Semua itu dikerjakannya sambil bersekolah di SMA St. Aloysius, Bandung. Ternyata peminat kue basah yang dijajakannya tak begitu mendapat respons dari pasar. Mengetahui hal itu, bapak dua orang anak ini tak putus semangat. Ia pun mengubah jenis kue dagangannya menjadi kue tambang (kue kering). Disinilah titik terang usahanya mulai terlihat. Usaha kue tambangnya berjalan sukses, sehingga Andianto dapat membangun pabrik kue dan rumah. Andianto pun mulai mendiversifikasi produknya dengan menjual kacang Bandung, kacang sukro, hingga membuat kerupuk. Malang tak dapat ditolak, tahun 1982 Gunung Galunggung meletus dan meluluhlantakan hampir sebagian besar lahan pertanian di Jawa Barat. Bahan baku untuk usaha pembuatan kacang, kerupuk, dan kue tambang pun seret. Bisnis Andianto pun mulai meredup. Tak ingin menunggu sampai usahanya benar-benar bangkrut, Andianto mulai terpikir untuk menjual mobil operasionalnya yang banyak nganggur. Ia pun menitipkan mobil-mobilnya di show room mobil bekas milik temannya. Agar cepat diketahui konsumen, Andianto pun pasang iklan di koran. Tak disangka mobil bekasnya itu laris bak menjual kacang sukro. Disinilah kemudian muncul ide untuk membuka sendiri usaha jual beli mobil bekas. Akhirnya, pada tahun 1984, Andianto membuka show room di jalan Cipaganti Bandung. Diakuinya, untuk pertamakali ia hanya bisa menjual 5-6 unit mobil bekas. “Namun keuntungannya lumayan, lebih besar daripada berjualan kerupuk,� katanya. Tempat usahanya inipun diberi nama Cipaganti Motor.

Target Rp 100 triliun Belakangan, nama Cipaganti diabadikan untuk holding perusahaan yang memayungi berbagai macam bidang. Sebelum 1991, show room mobil bekasnya sudah berbiak menjadi lima gerai dengan total penjualan 150 unit per tahun. Di tahun yang sama, Cipaganti diarahkan untuk masuk ke bisnis penyewaan alat berat dengan mendirikan PT Cipaganti Heavy Equipment. Perusahaan ini dipercaya oleh PT United Tractors (Astra Group) sebagai dealer utama untuk suku cadang kendaran alat berat merek Komatsu. Lilitan krisis moneter 1997-1998 membuat bisnis yang dibangun dengan susah payah itu akhirnya berantakan. Ini merupakan ujian yang terberat yang dihadapi Andianto karena sebagian bisnisnya benar-benar luluh lantak. Bahkan ia sempat menghentikan usaha propertinya.  Tapi selalu saja ada ide bisnis yang muncul saat bisnisnya terpuruk. Pada 2000 Andianto masuk ke bisnis otojasa (taksi, mobil, dan bus travel). Membaiknya kondisi perekonomian dimanfaatkannya dengan terjun ke bisnis batu bara. Ketika bisnis batu bara di dalam negeri booming, ia pun tak menyia-nyiakan peluang penyewaan alat-alat berat. Di bawah bendera Cipaganti Inti Re-

sources, kini Andianto mengelola konsesi pertambangan batu bara seluas 35 ribu hektare. Semantara melalui PT Inti Jaya Prima Coal, ia menguasai Blok Melak (Kaltim) seluas 1.300 hektare. Cipaganti juga masih memiliki 6.000 hektare lahan tambang di Blok Bentian Besar yang ada di Kabupaten Bontang dan 5.600 hektare di Kutai. Bisnis keuangan mulai dilirik pada 2009. Andianto mengakusisi BPR Dana Tjipta di Cimahi dan menggantinya menjadi BPR Cipaganti Syariah. Dalam beberapa tahun BPR Cipaganti Syariah sudah memiliki 13 kantor cabang yang tersebar di Jabar. Dana kelolaannya sudah mencapai Rp 260 miliar. Targetnya, pada 2015, BPR Cipaganti ini akan memiliki 29 kantor cabang dengan dana kelolaan Rp 1 triliun. Lewat kerja keras, ketekunan dan tak pernah ragu untuk bangkit setelah terpuruk, kini Cipaganti telah memiliki memiliki lima divisi bisnis. Yaitu otojasa, properti, alat berat, pertambangan, serta perbankan. Ada yang memperkirakan aset bisnis yang dikelola mantan tukang kue ini mencapai lebih dari Rp 10 triliun. Namun semua itu belum membuat Andianto puas. Ia masih berambisi membawa Grup Cipaganti memiliki aset sebanyak Rp 100 triliun pada 2020 nanti. n

Andianto pun mulai mendiversifikasi produknya dengan menjual kacang Bandung, kacang sukro, hingga membuat kerupuk. Malang tak dapat ditolak, tahun 1982 Gunung Galunggung meletus dan meluluhlantakan hampir sebagian besar lahan pertanian di Jawa Barat. Bahan baku untuk usaha pembuatan kacang, kerupuk dan kue tambang pun seret.

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

49


hukum Bank Century

Penantian Tiga Tahun Langkah maju didapat KPK setelah memastikan adanya kejanggalan dalam proses dana talangan ke Bank Century, yang mengindikasikan terjadinya tindak pidana korupsi. TEKS Elka Saraswati Foto Agus Priatna, Dok Inilah

P

enantian panjang selama tiga tahun akhirnya terjawab sudah. Rabu pekan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menemukan indikasi yang menguatkan unsur dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian dana talangan ke Bank Century. “Hasil analisis, ada indikasi korupsi dalam pemberian dana talangan Bank Century,” ujar Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas. Boleh jadi apa yang diharapkan soal kelanjutan penanganan kasus Bank Century oleh KPK, bakal jadi kenyataan. Maklum, Desember nanti genap tiga tahun sudah KPK menangani kasus ini. Sejak kasus ini mulai ditangani hingga saat ini, KPK telah memeriksa 96 orang. Mereka berasal dari Bank Indonesia (BI) sebanyak 31 orang, Bank Century (39 orang), Lembaga Penjaminan Simpanan atau LPS (11) orang, Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK (2 orang), dan Badan Pengawas Pasar Modal (1 orang). Tak hanya itu, KPK juga meminta keterangan dari pihak terkait lainnya. Jumlahnya ada 12 orang. Selain itu para penyidik KPK juga menganalisa sekitar 4.000 lembar dokumen yang berkaitan dengan kasus Bank Century. Toh, meski sudah memeriksa banyak

50

Bank Century

pihak dan banyak dokumen, sampai dua pekan lalu KPK masih menyatakan kasus Bank Century dalam tahapan penyelidikan. Tidak mengherankan jika sejumlah pihak kemudian menjadi geregetan. Salah satunya adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin. Menurutnya, kasus Bank Century sampai saat ini tak juga jelas penuntasannya. “Kasus Century terang-terangan merugikan rakyat, tapi tidak ada kemajuannya hingga kini,” katanya beberapa waktu lalu. Sementara Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak KPK segera mengumumkan tersangka dalam kasus Bank Century. Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Febridiansyah di Jakarta, menyatakan, “Sejak awal dugaan penyimpangan pada kasus Bank Century sudah kuat. KPK harus berani mengumumkan tersangka.” Kini, yang ditunggu-tunggu, boleh jadi bakal mendekati kenyataan. Soalnya, ya itu tadi, KPK telah menemukan indikasi yang menguatkan unsur dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian dana talangan ke Bank Century. Menyusul temuan ini, KPK telah berkirim surat kepada Tim Pengawas Bank Century DPR. Isinya, permintaan untuk bertemu dan melaporkan kemajuan dalam penyelidikan yang dilakukan. Dijadwalkan pertemuan dengan Tim

Gedung KPK

Pengawas Bank Century DPR akan berlangsung pekan ini.

ENAM KEJANGGALAN Indikasi terjadinya tindak pidana korupsi didasarkan temuan adanya enam kejanggalan terkait proses pemberian dana talangan kepada Bank Century. Kejanggalan tersebut, antara lain terkait proses merger dan pengawasan oleh BI. Bank Century merupakan hasil merger dari Bank Danpac, Bank CIC dan Bank Pikko. Dari temuan yang didapat KPK diketahui, dalam proses merger tersebut BI dinilai tidak tegas dan tidak

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


hukum Bank Century posisi devisa neto sebesar 50% atau Rp 11 miliar. Selain itu, BI juga tidak mengenakan sanksi pidana atas pelanggaran batas minimum pemberian kredit (BMPK).

menerapkan azas kehati-hatian. Terutama dalam menerapkan aturan dan persyaratan yang ditetapkannya sendiri. Kejanggalan lain adalah, BI tidak bertindak tegas dalam pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Bank Century selama kurun waktu 2005-2008. Salah satunya dalam hal rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR). Meski CAR Bank Century pernah mencapai negatif 132,4% namun BI tak pernah menetapkannya sebagai bank dalam pengawasan khusus. BI juga diketahui memberikan keringanan sanksi denda atas pelanggaran

PEMBERIAN FPJP Indikasi adanya tindak pidana korupsi juga dikuatkan dari pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP). Dalam prosesnya, BI diduga mengubah persyaratan CAR dalam Peraturan Bank Indonesia. Tujuannya agar Bank Century bisa mendapatkan FPJP. Saat itu diketahui CAR Bank Century adalah negatif 3,53% dan seharusnya tidak bisa mendapatkan FPJP. Namun kenyataannya aturan yang ada kemudian diubah, sehingga BI akhirnya bisa memberikan FPJP. Temuan lain KPK adalah nilai penjaminan FPJP yang dijanjikan Bank Century ternyata hanya 83%. Hal ini, tentu saja, bertentangan dengan Peraturan Bank Indonesia No.10/30/ PBI/2008, yang menyatakan bahwa jaminan dalam bentuk aset kredit minimal adalah 150% dari plafon FPJP. KPK juga mendapatkan, penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan penanganannya oleh LPS, sebagai tidak transparan. BI patut diduga tidak memberikan informasi lengkap dan mutakhir saat menyampaikan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik kepada KSSK. Menyusul temuan tersebut, KPK dituntut banyak pihak untuk menaikkan status penanganan kasus Bank Century ke tahapan penyidikan. Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas, tak menampik jika dalam waktu tidak lama lagi akan menaikkan status penanganan kasus Bank Century, menjadi penyidikan. “Ya, tidak lama lagi ada peningkatan status. Paling lambat akhir tahun,” katanya kepada wartawan. Namun, untuk sampai pada tahapan penyidikan dan menentukan seorang tersangka, jelas bukan perkara mudah. KPK berencana menggelar ekspose terkait penanganan lanjutan kasus tersebut, serta bertemu dengan Tim Pengawas Bank Century DPR. “Senin (19/11) nanti kita akan lihat bagaimana pengumpulan informasi dan data, apakah sudah bisa ditentukan kasus ini naik ke tahap penyidikan atau belum,” papar Juru Bicara KPK, Johan Budi. Kini, banyak orang menunggu langkah lanjutan KPK. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

Kado di Bulan Desember Bulan Desember tahun ini, boleh jadi punya arti istimewa bagi KPK. Pada bulan itulah kepemimpinan KPK di bawah Abraham Samad, genap berusia satu tahun. Masih di bulan yang sama, sudah tiga tahun kasus Bank Century ada di meja penyidik KPK. Akankah Desember juga mempunyai makna lain, ketika KPK berani untuk meningkatkan status penanganan kasus Bank Century menjadi penyidikan dan menetapkan tersangka? Waktu juga yang akan menjawabnya, nanti. Namun satu hal yang pasti, seperti diungkap Febridiansyah dari Indonesia Corruption Watch, KPK seharusnya tak terjebak pada dimensi politik dalam menangani kasus Bank Century. KPK harus fokus pada penanganan hukum, dan menjadikan hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai salah satu pertimbangan. BPK sendiri melakukan dua kali audit forensik terhadap proses pemberian dana talangan kepada Bank Century, beserta aliran dananya. Pada audit pertama, menghasilkan sembilan temuan pemeriksaan yang tersebar sejak proses merger, Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP), penetapan Bank Century sebagai Bank Gagal Berdampak Sistemik, Penggunaan dana FPJP dan Penyertaan Modal Sementara (PMS), serta pengelolaan Bank Century. Kemudian, pada audit investigasi lanjutan, BPK menyampaikan 13 temuan dan 2 informasi tambahan, dimana investigasi dilakukan terhadap transaksi-transaksi sebelum dan sesudah Bank Century diambil oleh LPS. Sesuai mandat yang didapat KPK, maka KPK seharusnya hanya menindaklanjuti temuan yang berdimensi korupsi. “Di antaranya pada Pemberian FPJP yang melanggar Peraturan Bank Indonesia dan pencairan dana PMS Rp 2,886 triliun setelah Perppu No.4 tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) tidak diterima DPR,” kata Febridiansyah. n

51


hukum Gugatan perdata, baik secara material dan immaterial. Secara material, penggugat mengalami kerugian sebesar Rp 609,925 juta karena harus menyewa rumah sejak 2009 seharga Rp 600 ribu per bulan dan merosotnya nilai tanah maupun bangunan miliknya. Selain itu Cartje Talahatu sebagai penggugat, juga mengaku mengalami kerugian immaterial sebesar Rp 500 juta. Cartje Talahatu sendiri melayangkan gugatan karena merasa ketakutan. Pasalnya, beberapa komponen menara pernah menimpa rumahnya. Komponen yang berupa kunci ring dan baut berukuran besar ini jatuh dari ketinggian 60 meter sehingga membuat atap rumah bocor. Ada lagi kejadian lain ketika berlangsung badai petir pada tahun 2006, dan sambaran petir menyebabkan bolabola api jatuh di halaman rumah hingga menyebabkan kerusakan peralatan elek­­tronik yang ada.

Gedung Indosat

Petaka dari Sebuah Menara Gara-gara menara BTS PT Indosat Tbk., seorang warga Bekasi menggugat operator telekomunikasi tersebut. TEKS Elka Saraswati Foto Asep R

A

khirnya, Cartje Talahatu melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, setelah upayanya mendapatkan keadilan terabaikan. Maklum, sebelumnya ia sudah melakukan pengaduan ke Komnas HAM, bahkan juga ke Presiden. Sayangnya lama ditunggu, laporan yang disampaikannya tak pernah ditanggapi. Pria yang tinggal di Bekasi, Jawa Barat, ini menyatakan keberadaan menara base transceiver stasiun (BTS) milik Indosat di dekat tempat tinggalnya telah melanggar sejumlah peraturan. Gugatan didaftarkan Cartje Talahatu dan kuasa hukumnya, Romy Leo Rinaldo

52

ke pengadilan pada 19 September 2012. Setelah hampir dua bulan, gugatannya mulai disidang pekan lalu. Dalam berkas gugatannya, Romy Leo Rinaldo menyatakan, pembangunan dan keberadaan menara BTS Indosat lebih banyak mendatangkan kerugian bagi kliennya. “Akibatnya, penggugat tidak dapat menikmati pertambahan nilai ruang dan penggugat juga telah kehilangan rasa aman dan kenyamanan atas rumah huniannya,� urai Romy Leo Rinaldo dalam dalam berkas gugatannya.

KERUGIAN PERDATA Berdasarkan hal-hal tersebut, penggugat menyatakan telah mengalami kerugian

LANGGAR PERATURAN Selain menggugat Indosat, Carthe Talahatu juga menjadikan Menteri Komunikasi dan Informatika serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sebagai para tergugat. Ditariknya Menteri Komunikasi dan Informatika serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sebagai para tergugat, karena telah memberikan izin pendirian menara BTS tersebut. Dalam gugatannya, Cartje Talahatu menyatakan keberadaan menara BTS milik Indosat di dekat rumahnya melanggar Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.02/PER/M. KOMINFO/03/2008 Tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama. Dalam ketentuan tersebut diatur mengenai pendirian struktur menara yang menyebut struktur menara harus kokoh, kuat, dan stabil dalam memikul beban. Cartje Talahatu juga menerangkan, Indosat tak pernah meminta izin pada dirinya terkait proses pembangunan menara BTS tersebut. Hal ini bertentangan dengan Pasal 13 UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Selain itu, pendirian dan keberadaan menara tersebut dianggap tidak sesuai dengan rencana tata ruang suatu wilayah. Cartje Talahatu juga merasa hak asasi manusianya juga telah dilanggar. Terutama hak untuk hidup dan hak atas rasa aman sebagaimana diatur dalam Pasal 9, Pasal 29 ayat (1), dan Pasal 30 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


hukum Pembayaran royalti

Inul Tersandung Royalti Lagi, tempat hiburan karaoke “Inul Vizta” tersandung perkara pembayaran royalti. Karya Cipta Indonesia (KCI) menggugat tempat hiburan milik pedangdut Inul Daratista itu ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. TEKS Elka Saraswati Foto dok inilah

I

ni adalah kesekian kalinya “Inul Vizta” harus berhadapan dengan perkara hukum terkait pembayaran royalti hak cipta. Sebelumnya, tempat hiburan karaoke itu sempat digoyang pengacara Andar Situmorang yang mengatasnamakan ahli waris Guru Nahum Situmorang, pencipta lagu-lagu Batak. Setelah itu giliran musisi Deddy Dores dan PT Spaindo (Swara Perjuangan Artis Indonesia), yang menuntut pembayaran royalti hingga miliaran rupiah. Adapun kali ini yang menggugat bisnis karaoke miliki Inul Daratista adalah Karya Cipta Indonesia (KCI). Penasehat KCI sekaligus musisi senior, Enteng Tanamal membenarkan gugatan terhadap “Inul Vizta”. Dikatakannya, “September lalu pihak KCI telah menyerahkan berkas dan telah diajukan ke Pengadilan Niaga PN Jakpus.” Ditambahkan Enteng Tanamal, sebenarnya bukan hanya “Inul Vizta” yang digugat ke pengadilan. Ada satu tempat hiburan karaoke lain, yakni “Happy Puppy” yang juga ikut digugat. Menariknya, seperti dikatakan Enteng Tanamal, gugatan dilayangkan bukan karena kedua tempat karaoke tersebut tak membayar royalti. Pokok perkara adalah besaran royalti yang dibayarkan sebagai kompensasi atas lisensi penggunaan lagu, tak sesuai dengan kesepakatan. Selain itu nilainya saat ini juga sudah jauh dari layak. “Jadi, ada kompensasi karya cipta yang tidak ditaati manajemen karaoke

Inul Daratista

“Inul Vizta”, dimana aturan soal pemberian hak dan kewajiban terhadap karya cipta sudah kami beritahukan sebelumnya, tapi tidak ada tanggapan. Intinya, hak yang diberikan oleh manajemen karaoke “Inul Vizta” tidak sebanding dengan para pencipta lagu yang karyanya digunakan untuk kepentingan bisnis yang dia jalani,” urai Enteng Tanamal.

Rp 3,5 juta Per Tahun Sebenarnya KCI tak terlalu suka untuk membawa perkara ini ke pengadilan. Namun karena pihak “Inul Vizta” dan Inul Daratista yang telah dikirimi pemberitahuan tak juga memberikan tanggapan, maka KCI terpaksa melayangkan gugatan melalui pengadilan. “Kami enggak mau dia (Inul) masuk penjara. Kami hanya ingin dia bayar, cuma itu. Sebab, “Inul Vizta” telah menggunakan lisensi penggunaan lagu dengan tarif yang baru. Harusnya juga, tiap tahun selalu ada perubahan,” terang Enteng Tanamal. Tarif yang dimaksud Enteng Tanamal adalah tarif baru yang dibuat sebagai pelaksanaan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Hak Cipta, yang mengharuskan

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

pemberian imbalan yang layak kepada pemilik hak cipta. Dalam hal ini tentu saja pencipta lagu. Nah, KCI sendiri telah memberitahukan kepada pemilik tempat karaoke, mengenai pemberlakuan tarif pembayaran royalti sebesar Rp 720.000 per tahun per kamar karaoke. Namun kenyataannya, baik “Inul Vizta” maupun “Happy Puppy” seperti dikatakan Enteng Tanamal, masih membayar dengan tarif lama yakni Rp 3,55 juta per tahun. Menurut Enteng Tanamal, jumlah ini sangat jauh dari layak. Pasalnya, dengan pembayaran royalti tersebut maka per bulan jumlah yang dibayarkan adalah Rp 300 ribu atau yang diterima pencipta lagu per hari hanya Rp 10.000. “Jadi harus layak dan wajar memberikan imbalan. Dulu, selama 10 tahun “Inul Vizta” Bayar setahun Rp 3.550.000. Apa pencipta mau menerima?” tandas Enteng Tanamal. Sejauh ini belum ada tanggapan apapun dari manajemen “Inul Vizta” terkait gugatan yang dilayangkan KCI. Pedangdut Inul Daratista sendiri, sementara ini lebih memilih diam. Entah sampai kapan. n

53


keuangan KPR

Rame-rame Obral KPR

nga KPR fixed 7,29% per tahun selama dua tahun. Selain untuk rumah baru, fasilitas ini juga berlaku bagi nasabah yang ingin membeli rumah bekas, kios, rumah toko (ruko), gudang, hingga take over KPR dari bank lain. Suku bunga KPR yang dipatok BJB sebenarnya masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan bunga yang ditawarkan oleh BPD Riau Kepri atau BPD Jateng yang memasang bunga 6,68%. Namun, bulan depan, BJB berencana memangkas suku bunga KPR-nya menjadi fixed 4,9% per tahun selama satu tahun. Fermiyanti, Vice Presiden Division Head of Mortgage and Hous­ing Bank BJB, mengatakan bahwa suku bunga rendah ini hanya berlaku bagi nasabah yang membeli rumah dari developer yang telah menjalin kerjasama dengan BJB. “Bisa lebih rendah karena ada subsidi bunga,� ujarnya kepada InilahKoran. Berbagai jurus yang dimainkan bank untuk menjaring nasabah ternyata tak sebatas memangkas suku bunga. Pelayanan dan inovasi produk juga bisa menjadi pemanis buat calon nasabah. Bank Mandiri, contohnya. Bank paling kaya di tanah air ini boleh dinobatkan sebagai bank yang paling banyak menawarkan jenis produk KPR. Sebut saja KPR Duo yang memungkinkan nasabah mendapatkan kredit rumah dan mobil sekaligus. Produk Mandiri lainnya adalah KPR Reguler, KPR Fleksibel, KPR angsuran berjenjang, KPR Top Up, KPR Take Over, hingga KPR Kons-

Persaingan di sektor KPR semakin ketat. Selain menekan bunga, bankbank juga berlomba menawarkan kemudahan. TEKS Bastaman foto syamsoeddin Nasution ilustrasi yayan

m

enjelang tutup tahun 2012, sejumlah bank terlihat semakin agresif menyalurkan kreditnya. Terutama pada segmen bisnis konsumer. Tengok saja kredit murah yang kini gencar ditawarkan sejumlah bank pembangunan

54

daerah (BPD). PT BPD Riau Kepri, misalnya. Untuk mengejar target kredit di akhir tahun, BUMD ini menawarkan KPR dengan bunga 5,98% per tahun. Strategi yang dikembangkan PT BPD Jawa Barat Banten Tbk juga hampir sama. Bank kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini berani mematok suku bu-

truksi. Makanya Mansyur S. Nasution, EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri, optimistis bahwa target pertumbuhan KPR sebesar 28% bakal tercapai akhir tahun ini. Hingga Agustus lalu, penyaluran KPR Mandiri sudah Rp 24,3 triliun atau tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama 2011.

BTN belum tergoyahkan Munculnya beragam inovasi produk dan perbaikan layanan tadi, mau tak mau, membuat semua bank harus berpikir keras untuk menjual dagangannya. Ada

inilahREVIEW 12Tahun II | 19-25 November 2012


keuangan kpr yang sukses menjaring nasabah dalam waktu singkat, tapi tak sedikit pula yang kurang beruntung. Di antara bank yang sukses melambungkan KPR, Bank Permata rasanya pantas disebut. Hingga kuartal III, pertumbuhan KPR bank milik Astra International ini sudah lebih dari 50%. Lantas, bagaimana dengan Bank BTN? Kendati persaingan di sektor konsumer semakin ketat, posisi BTN sebagai raja KPR tetap tidak tergoyahkan. Hingga kuartal III-2012, kredit yang disalurkan BUMN ini mencapai total Rp 76,57 triliun atau tumbuh 29,10% dibandingkan dengan periode yang sama 2011. Dari jumlah tersebut, 86,32% di antaranya merupakan KPR. Kelebihan BTN dibandingkan dengan bank lainnya terletak pada pemilihan segmen pasar. Bank yang dipimpin Iqbal Latanro ini lebih banyak menyasar konsumen kelas menengah bawah. Makanya, dengan munculnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batasan minimal ukuran rumah (36 M2) yang dapat diberikan KPR melalui program FLPP, Iqbal optimistis pertumbuhan KPR BTN pada kuartal IV ini bisa lebih kencang lagi. Tentu saja, ketatnya persaingan di sektor KPR menguntungkan konsumen. Pertanyaannya, akankah suku rendah itu bakal bertahan lama? Ini yang masih tanda tanya. Sebab, itu semua tergantung pada inflasi dan BI rate di bulanbulan mendatang. “Makanya, tren KPR murah ini jangan disia-siakan. Tahun depan belum tentu ada kesempatan seperti ini,” kata seorang bankir. n

«Bunga rendah ini hanya berlaku bagi nasabah yang membeli rumah dari developer yang telah menjalin kerjasama dengan BJB. Bisa lebih rendah karena ada subsidi bunga. »

Masih Kecil, Tapi Menggebrak Di bisnis kredit kepemilikan rumah (KPR), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (Bank BJB) Tbk memang belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan bank BUMN atau swasta papan atas. Namun langkah yang diayunkan oleh BJB di sektor ini, tampaknya pantas untuk diperhitungkan. Bagaimana tidak? BJB termasuk menjadi salah satu bank yang mempelopori suku bunga KPR single digit. Bahkan, mulai November ini, BJB berani mematok bunga tetap 7,29% per tahun untuk jangka waktu dua tahun. Penawaran bunga murah ini berlaku selama bulan November hingga Desember. “Namun besar kemungkinan akan dilanjutkan di 2013,” ujar Fermiyanti, Vice President Division Head of Mortgage and Housing Loan Bank BJB. Tak hanya berbunga rendah. Agar

Fermiyanti Vice Presiden Division Head of Mortgage and Housing Bank BJB

fermiyanti

inilahREVIEW 12Tahun II | 19-25 November 2012

nasabah bisa segera mendapat kepastian persetujuan KPR, BJB juga memberikan layanan cepat. “Maksimal tujuh hari setelah dokumen lengkap,” ujar Fermiyanti. Hasilnya pun terbukti manjur. Hingga pertengahan November kemarin, total KPR yang dikucurkan BJB sudah mencapai Rp 1,8 triliun atau 90% dari target tahun ini. Sebuah prestasi yang mengagumkan. Maklum, Divisi Mortgage and Housing Loan Bank BJB baru berumur satu tahun. Sebelumnya, urusan KPR ditangani oleh Divisi Card Center and Electronic Banking. “Setelah punya rumah sendiri (dipisah), pertumbuhan KPR kami bisa naik 30 kali lipat,” ujar Fermiyanti. Kebijakan manajemen Bank BJP untuk membentuk Divisi Mortgage and Housing memang keputusan yang sangat tepat. Dengan jumlah penduduk hampir 240 juta jiwa, setiap tahun Indonesia membutuhkan 2,6 juta unit rumah (termasuk perbaikan rumah, kekurangan rumah, dan lain sebagainya). Makanya, prospek pembiayaan di sektor perumahan masih sangat besar. Meskipun cukup agresif, kehati-hatian dalam mengucurkan kredit tetap tidak dilupakan. Itu sebabnya, sampai saat ini Bank BJB hanya menyasar pasar KPR menengah atas. Namun, menurut Fermiyanti, ke depan BJB berencana membiayai KPR menengah ke bawah. Salah satunya dengan menggandeng PT Jamsostek. n

55


keuangan Kinerja sekuritas

Rp

Gara-gara Investor Bermain Aman Turunnya transaksi di bursa membuat kinerja perusahaan sekuritas terpuruk. Bahkan beberapa di antaranya mundur dari bursa. TEKS Bastaman ilustrasi riset

k

ondisi ekonomi dunia yang serba tidak pasti telah membuat investor semakin hati-hati dalam memutar dananya di pasar modal. Lihat saja nilai rata-rata tranksasi harian di Bursa Efek Indonesia selama kuartal III-2012 yang hanya mencapai Rp 4,2 triliun atau turun 10,62% dibandingkan kuartal II. Volume transaksi juga turun 19,24% menjadi 3,54 miliar saham per hari. Padahal, jumlah perusahaan sekuritas yang ada di bursa terbilang berjibun. Sampai Oktober kemarin, jumlah perusahaan sekuritas yang telah men-

56

dapatkan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) mencapai 114 perusahaan. Tentu saja, semua perusahaan itu tidak hanya sebagai perantara atau broker (pialang). Umumnya, mereka juga bergerak di layanan transaksi marjin dan investasi di surat berharga. Dengan nilai transaksi yang terus menurun dan jumlah pialang yang berjubel, banyak perusahaan sekuritas yang sulit bertahan dalam persaingan. Apalagi fee yang mereka peroleh relatif kecil, yakni 0,1%–0,3% untuk pembelian saham dan 0,2%–0,4% untuk penjualan saham. Nah, belum lama ini PT BEI mengambulkan permohonan PT RBS

Asia Securities Indonesia (HG) dan PT Diar Securities (DS) untuk ke luar dari anggota bursa. Sebelumnya, lima perusahaan sekuritas telah mundur dari keanggotaan bursa. Itu berarti, hingga November ini sudah tujuh perusahaan sekuritas yang ke luar dari bursa. Penyebabnya, ya itu tadi, persaingan yang semakin ketat. Makanya, jangan kaget bila hingga kuartal III hanya tiga perusahaan sekuritas yang masih membukukan kenaikan laba bersih. Salah satunya yang beruntung itu adalah PT Kresna Graha Securindo Tbk. Perusahaan ini berhasil membukukan laba bersih Rp 15,25 miliar atau naik 17,45% dibanding periode yang sama tahun lalu. PT Panin Sekuritas Tbk juga termasuk yang beruntung karena masih mampu membukukan kenaikan laba bersih 30,52%, dari Rp 125,35 miliar menjadi Rp 163,62 miliar. Kenaikan laba bersih yang diraih Kresna dan Panin pun sebenarnya lebih karena tertolong oleh kegiatan di luar jasa broker. Panin, misalnya. Perusahaan ini tertolong oleh pendapatan dari jasa manajer investasi dan pembiayaan transaksi nasabah. Sementara pendapatan dari komisi sebagai broker saham sulit diandalkan. “Karena rata-rata nilai transaksi turun, otomatis pendapatan perusahaan dari komisi efek turun juga,� ujar Ito Warsito, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Mandiri Sekuritas mungkin bisa jadi contoh. Jika di kuartal I anak usaha Bank Mandiri masih bisa melayani transaksi Rp 17,67 triliun, di kuartal II dan III nilainya turun jadi Rp 15,64 triliun dan Rp 14,18 triliun. Akibatnya, di kuartal III, Mandiri hanya mampu membukukan pendapatan komisi perdagangan efek Rp 90,1 miliar atau turun 35% dibanding periode yang sama 2011. Transaksi efek yang dilayani PT Danareksa Sekuritas juga mengalami penurunan cukup signifikan. Pada kuartal III, anak usaha Danareksa hanya melayani transaksi efek Rp 30,79 triliun atau turun 14,59%. Akibatnya, di kuartal III, Danareksa hanya mampu meraih pendapatan komisi perdagangan efek Rp 75,42 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan ini masih mampu membukukan komisi Rp 91,43 miliar. Jika tahun depan kondisi bursa makin buram, bukan tak mungkin perusahaan sekuritas yang gulung tikar akan makin banyak. n

inilahREVIEW 12Tahun II | 19-25 November 2012


keuangan buyback

n

iat baik. Agar tak merusak reputasi, Citibank Indonesia berencana untuk membeli kembali surat utang (buyback) yang diterbitkan oleh Lehman Brothers. Ini tentu menjadi kabar baik bagi para investor sejak Lehman gulung tikar gara-gara krisis subprime mortage, September 2008. Citibank sendiri adalah agen penjualan produk investasi terbitan Lehman sejak tahun 2007. Duit yang akan diterima para nasabah Lehman tentu saja tak akan utuh lagi. Sebab, seperti dikatakan Harsya Prasetyo, Retail Investment and Consumer Treasury Head Citibank Indonesia, Citibank hanya akan membayar 70% dari nilai investasi awal. Hasil investasi yang pernah dinikmati nasabah juga akan menjadi faktor pengurang. Artinya, dana yang bakal diterima investor bisa lebih kecil lagi. Namun penawaran itu lebih baik dibandingkan dengan estimasi Wilmington Trust. Menurut hitung-hitungan kurator Lehman ini, nilai ganti rugi yang wajar bagi nasabah Lehman adalah 12,2% dari investasi awal. Kendati ganti rugi yang dibayarkan Citibank lebih tinggi, Harsya menyatakan selisih itu tak akan menganggu keuangan Citibank Indonesia. “Kami sudah menganggarkan,” katanya. Boleh jadi, itu karena pemegang surat utang Lehman di Indonesia tak sebanyak di negara lain. Seperti diketahui, ketika ditutup empat tahun silam, lembaga keuangan dengan kekayaan sebesar US$ 639 miliar dolar itu meninggalkan utang US$ 631 miliar (sekitar Rp 5.931 triliun) atau hampir empat kali dari APBN Indonesia. Kisah memilukan Lehman Brothers berawal tahun 2000-an ketika sejumlah lembaga keuangan mengucurkan subprime mortgage, semacam KPR yang diberikan kepada nasabah yang sebenarnya tidak layak diberikan kredit. Produk ini laku keras karena banyak orang yang memanfaatkan subprime mortgage untuk spekulasi di properti. Apalagi ketika bisnis properti di Amerika cukup menjanjikan. Untuk mendanai subprime mortgage tersebut, sejumlah lembaga keuangan menciptakan produk keuangan yang canggih. Caranya, pinjaman-pinjaman subprime mortage itu dikumpulkan dan dikemas menjadi surat berharga atau dikenal dengan nama mortgage-backed securities (MBS). Selanjutnya, beberapa

Setelah Empat Tahun Lamanya Citibank berencana membeli kembali surat utang Lehman Brothers yang dijual di Indonesia. Kendati tak utuh lagi, tapi lumayanlah. TEKS Bastaman foto riset

MBS dicampur dengan sekuritas yang memiliki rating lebih tinggi dan kemudian dikemas ulang menjadi collateralized debt obligation (CODs). CODs itulah yang ditawarkan lembaga keuangan– termasuk Lehman Brothers –kepada masyarakat. Di Indonesia, produk ini ditawarkan leawat Citibank Indonesia. Investasi terkecil untuk memiliki surat utang Lehman ini berkisar US$ 50.000 atau sekitar Rp 475 juta dengan maturity 4,75 tahun. Nah, salah satu pembeli surat berharga itu adalah Vincent Lingga, wartawan senior Jakarta Post.

inilahREVIEW 12Tahun II | 19-25 November 2012

Masalahnya, ketika terjadi gagal bayar dari para peminjam subprime mortage, banyak bank yang kena getahnya. Tercatat lebih 10 lembaga keuang­ an yang dulung tikar dengan kerugian mencapai US$ 1 triliun. Termasuk di antaranya Lehman Brothers, lembaga keuangan dengan pengelolaan terbaik di Wall Street Amerika. Beruntung, nasabah Lehman seperti Vincent kini bisa bernapas lega. Ia mengaku akan menerima ganti rugi dari Citibank sebesar US$ 35.000 (sekitar Rp 332,5 juta). “Lebih baik daripada tidak,” ujarnya. n

57


Bursa Kerja On-Line

Jembatan Bagi Pencari dan Pengguna Tenaga Kerja Era globalisasi, yang salah satunya ditandai dengan semakin meluasnya teknologi informasi seperti internet, mendorong Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) untuk mengembangkan bursa kerja on-line (BKOL) melalui laman www.infokerja.depnakertrans.go.id.

B

Foto Dok. Kemenakertrans

KOL ini diharapkan dapat mengatasi meningkatnya angka pengangguran dan mendukung peningkatan pelayanan informasi pasar kerja, yang tidak hanya diperuntukkan bagi para pencari kerja tetapi juga para pengguna tenaga kerja secara gratis. Ketidakseimbangan pertumbuhan angkatan kerja dengan kesempatan kerja yang

58

ada saat ini juga disebabkan terbatasnya penyerapan tenaga kerja dan ketidaksesuaian antara kualitas tenaga kerja dengan persyaratan jabatan yang ada. Karena itulah, keberadaan BKOL yang memanfaatkan teknologi informasi sangat dibutuhkan untuk mempertemukan secara langsung antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Dalam hal ini, Kemenakertrans bersifat

memfasilitasi dan menjembatani para pencari kerja dengan para pengguna tenaga kerja dengan mengembangkan BKOL yang memanfaatkan teknologi informasi ini. Saat ini, Kemnakertrans telah membangun BKOL yang terhubung di 416 kabupaten/kota, 33 Propinsi, dan beberapa Bursa Kerja Khusus (BKK) di Satuan Pendidikan Tinggi serta Kejuruan yang terhubung dengan Pusat. Mempermudah Proses Rekrutmen Meski saat ini di dunia maya telah banyak tersedia BKOL yang dikelola oleh pihak swasta, BKOL yang dibentuk Kemnakertrans diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemerintah menanggulangi pengangguran dan menjembatani pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja (perusahaan). BKOL sengaja dikembangkan Kemnakertrans guna mempermudah proses rekrutmen, mulai dari tahap penyebaran informasi

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


Bursa Kerja On-Line sampai pada tahap penerimaan tenaga kerja. Sehingga terjalin sebuah proses hubungan langsung antara pencari kerja dengan pemberi atau pengguna tenaga kerja hanya dengan mengakses laman www.infokerja. depnakertrans.go.id serta mempermudah mengetahui keberadaan masing-masing. Ini dimungkinkan karena para pencari kerja dan perusahaan yang butuh pekerja dapat mencarinya pada daftar lowongan perkerjaan yang tersedia. Pada BKOL, para pencari kerja juga dimudahkan dalam proses rekrutmen. Mereka hanya tinggal memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan mereka. Lalu mengirimkan CV dan surat lamaran mereka langsung ke pengguna tenaga kerja yang mengiklankan lowongan pekerjaan terebut melalui laman yang tersedia. Artinya, tidak lagi menggunakan jasa pos yang memerlukan waktu lama untuk mengirimkan berkas yang diperlukan ke perusahaan pemberi kerja. Dengan bursa kerja on-line, berkas yang dibutuhkan para pengguna tenaga kerja dapat sampai pada saat itu juga. Sedangkan para pengguna tenaga kerja dimudahkan dalam proses pemilihan tenaga kerja yang mereka butuhkan. Perusahaannya tinggal memilih para pencari kerja yang telah melamar ke perusahaan mereka sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan di laman yang tersedia. Sehingga proses hubungan langsung antara pencari kerja dengan pemberi atau pengguna tenaga kerja dapat terjalin dalam waktu singkat. Dengan adanya BKOL, dan juga pameran bursa kerja, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar tentang berbagai lowongan kerja yang tersedia. Sebaliknya, bagi perusahaan, mereka bisa mendapatkan calon-calon pekerja yang berkualitas dan sesuai dengan fungsi jabatan yang dibutuhkan. Penting dan Strategis Selain itu, penyelenggaraan BKOL juga dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah lulusan sekolah kejuruan dan perguruan tinggi di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Dapat dibilang, BKOL memiliki nilai penting dan strategis. Karena diharapkan dapat mempercepat penempatan tenaga kerja secara praktis, efisien, dan efektif serta membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang diinginkan. Selama ini, Kemnakertrans menjalin kerja sama dengan seluruh Dinas Tenaga Kerja tingkat Provinsi, Kabupaten/kota untuk menyiapkan BKOL bagi para pencari kerja di

Artinya, tidak lagi menggunakan jasa pos yang memerlukan waktu lama untuk mengirimkan berkas yang diperlukan ke perusahaan pemberi kerja. Dengan bursa kerja on-line, berkas yang dibutuhkan para pengguna tenaga kerja dapat sampai pada saat itu juga. daerahnya masing- masing. Sehingga, BKOL juga bisa dimanfaatkan bagi para lulusan SMK, lembaga latihan kerja maupun lulusan perguruan tinggi untuk mempermudah mencari pekerjaan secara langsung. Tak hanya itu, untuk mempermudah para pencari kerja, Kemnakertrans juga mengadakan Bursa Kerja Khusus (BKK) secara rutin di berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan melibatkan seluruh Dinas Tenaga Kerja, pengelola pendidikan kejuruan, universitas, dan perusahaan-perusahaan swasta yang sedang membutuhkan tenaga kerja baru. Kemnakertrans yakin, penyelenggaraan BKOL dan BKK ini bakal mempercepat penempatan tenaga kerja dan meningkatkan prosentase penyebaran tenaga kerja dan jumlah lowongan kerja yang ada dapat terisi oleh para pencari kerja. Sehingga angka pengangguran muda di Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 7,12 juta orang atau sekitar 6,32%, dapat terserap di

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

dunia kerja. Diharapkan, para lulusan sekolah kejuruan maupun perguruan tinggi yang telah dididik menjadi tenaga kerja terampil dengan keahlian dan kompetensi kerja yang bisa diandalkan akan dapat langsung bekerja di berbagai sektor pekerjaan yang tersedia. Untuk itu, BKOL dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat baik para pencari kerja maupun pemberi atau pengguna tenaga kerja. Sehingga, proses penyebaran informasi seputar lowongan pekerjaan yang tersedia dapat dengan mudah dan cepat diketahui masyarakat dan program pemerintah dalam menanggulangi pengangguran dapat tercapai. Pada tahun 2014 nanti, ditargetkan penyediaan BKOL ini sudah bisa dimanfaatkan di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 504 kabupaten/kota. n

59


pasar modal ihsg

Sebaiknya Main Pen Ada yang optimistis, tak sedikit yang pesimistis. Windows dressing belum tentu terjadi di akhir tahun ini. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi ramawijaya

A

da kejadian yang agak mengejutkan, di akhir pekan lalu. Indeks harga saham gabungan, yang oleh sebagian analis diproyeksikan bakal melemah, malah bergerak ke atas. Menjelang long weekend, IHSG tercatat menguat 0,44%. Walhasil, kendati tipis, sepanjang perdagangan tiga hari, indeks mencatatkan kenaikan 27,643 poin. Ini benar-benar di luar kebiasaan. Sebab, lazimnya, menjelang libur panjang, sebagian besar investor selalu mengamankan portofolionya dengan melepas sebagian dagangan mereka. Itu dilakukan, untuk mengantisipasi kejadian negatif yang bisa menggerus harga saham. Tapi, ya itu tadi, di hari terakhir itu, Rabu 14/11, asing malah menorehkan pembelian bersih hingga Rp 179 miliar. Padahal, apa yang dikhawatirkan pasar, di hari berikutnya benar-benar terjadi. Pada penutupan Kamis pagi, pasar Wall Street terkoreksi tajam (1,45%) gara-gara Presiden Obama ngotot menaikkan pajak untuk orang kaya demi menghindari pemangkasan anggaran pemerintah. Sehingga Dow Jones pun tak berdaya dan semakin menjauh ke bawah level psikologisnya, 13.000. Kondisi eksternal bernuansa negatif inilah, yang diyakini bakal tetap menjadi ancaman bagi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia di pekan ini.

60

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


pasar modal ihsg

ndek

“Sentimen eksternal masih akan variatif. Dalam situasi seperti ini, investor akan menghindar untuk memegang saham dalam posisi jangka panjang,” kata Bagus Hananto, Kepala Riset Onix Capital. Masalah yang membelit negara-negara di Eropa, tetap akan menjadi isu pasar. Kendati, kata Bagus, pengaruhnya tidak lagi sebesar saat krisis Eropa pertama kali mencuat. Pasar sudah terbiasa dengan berita yang bertiup dari benua biru itu. Yang juga akan dicermati pasar dalam sepekan ke depan, adalah perkembangan yang terjadi di bursa AS. Sentimen dari AS sendiri masih soal kekhawatiran jurang fiskal (fiscal cliff). Untuk tahun ini, sebenarnya, masa perdagangan sudah relatif pendek. Sebab setelah Thanksgiving pada Kamis, 22 November 2012, biasanya para fund manager sudah banyak yang libur. Jika target mereka untuk 2012 sudah tercapai, mereka akan merealisasikan keuntungan karena sudah mau tutup buku. “Untuk November ini saja, para fund manager sudah tidak terlalu banyak bertahan di pasar,” tutur Bagus. Akan halnya sentimen dari dalam negeri, sebenarnya, tidak ada masalah. Cukup positif seiring besarnya capital inflow. Itu terlihat dari yield obligasi negara yang terus menurun. Untuk tenor 10 tahun kini sudah berada di level 5,5%an. Ini merupakan angka terendah sejak Februari 2012. Sementara itu, harga surat utang mencapai harga tertinggi baru sejak Januari 2012. Artinya, permintaan meningkat sehingga harga naik dan yield-nya turun.

Pilihan di bank dan tambang Selain oleh faktor eksternal, pasar agak terganggu oleh pelemahan nilai tukar rupiah, yang saat ini bertengger kuat di atas Rp 9.600 per dolar AS. Bagi investor domestik, pelemahan rupiah bukan masalah besar. Tapi tidak demikian dengan pandangan investor asing. Sebab, turunya nilai tukar ini akan membuat capital gain mereka akan tergerus. Pasar juga akan mengantisipasi inflasi November dalam dua pekan ke depan. Saat masuk bulan Desember, biasanya sudah tidak banyak

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

lagi hari kerja. Oleh sebab itu, menjelang tutup tahun, tekanan jual di bursa saham relatif tinggi. Lantas bagaimana kemungkinan terjadinya windows dressing yang biasa dilakukan fund manager di penghujung tahun? Menurut Bagus, kegiatan memoles portofolio itu tak selalu terjadi. Tapi, jika investor mau melakukan akumulasi, sebaiknya berkonsentrasi pada saham-saham yang berorientasi ke pasar domestik, seperti yang ada di sektor consumer goods, semen, dan perbankan. Salah satu pilihan yang disodorkan adalah BBCA. Meski sudah naik lumayan tinggi (naik 12,5% dalam sebulan terakhir), saham ini diperkirakan masih punya potensi untuk menguat. “Saya sarankan beli di kala harganya terkoreksi,”kata Bagus. Selain BBCA, Bagus menunjuk efek PT Indo Tambang Raya Megah (ITMG) yang pekan lalu turun hingga 6,3%. Saham ini layak di koleksi lantaran kinerjanya yang kinclong dan berpotensi menuju target Rp 43.500. Dalam sepekan ke depan, IHSG diprediksi akan mendatar (sideways) dengan kecenderungan melemah terbatas. Indeks diproyeksikan akan bergerak di rentang 4.290-4.370. Tommy Yu, analis teknikal dari Jsxpro. com sepakat dengan pendapat rekannya, namun, kendati mendatar, ia melihat pergerakan indeks akan cenderung menguat. “Dalam jangka panjang, indeks masih berada dalam jalur up trend,” katanya. Saham-saham pilihan yang dapat dipertimbangkan, menurut Tommy, antara lain: efek PT Metropolitan Land (MTLA), PT Trada Maritime (TRAM), PT Surya Semesta Internusa (SSIA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Nah, selamat berburu gain. n

IHSG

9/11

4,333.64

14/11 4,351.28

61


pasar modal Saham CPO

Di Kebun, Investor Bermenung Saham CPO masih akan suram hingga semester depan. Tapi, kalau punya nyali, ada kesempatan untuk bermain pendek. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi ramawijaya

O

ptimisme para pelaku pasar, yang pernah dilontarkan akhir Oktober lalu, tampaknya mulai berbalik arah. Harga minyak sawit mentah, yang digadang-gadang bakal menguat, malah bergerak sebaliknya. Pelemahan harga terjadi, lantaran adanya kekhawatiran tambahan pasokan minyak sayur di pasar dunia. Ini terkait dengan berlangsungnya panen kedelai di Brasil. Sehingga kalangan analis memprediksi, harga CPO masih berada di jalur menurun. Panen raya kedelai di Brasil diperkirakan lebih baik karena kondisi cuaca yang mendukung. Selain itu, Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia juga menyatakan, stok CPO mereka akan bertambah 2 juta ton. Di balik kekhawatiran itu, memang, ada sedikit harapan. Lebih rendahnya harga minyak sawit (ketimbang kedelai) akan membuat permintaan tetap ada. Namun, ya itu tadi, pasokan yang berlebih akan membuat harga komoditas ini sulit meningkat. Menurut Hendra Martono, di musim penghujan seperti saat ini, memang membuat pengiriman CPO terhambat. Tapi lantaran sekarang tengah musim panen, kendati cuaca kurang mendukung, “Stok minyak sawit masih melimpah sehingga sulit untuk mendongkrak harga lebih jauh,” kata Vice President Brokerage Strategic Development Henan Putihrai Securities ini. Makanya, tidak mengherankan kalau harga saham-sahamnya pun cenderung letoi. Apalagi, secara teknikal, efek CPO sedang berada di posisi bearish. Itu sebabnya, Hendra menilai, saham-saham tersebut hanya cocok untuk short

62

term trading. Artinya, pembelian bisa dilakukan pada level-level support dan langsung jual di level resistance (sell on strength). Ada sejumlah saham sawit yang bisa ‘dimainkan’ oleh investor. Pilihan pertama, mudah ditebak, jatuh pada AALI. Saham terbitan PT Astra Agro Lestari ini, dalam sepekan ini diprediksi akan bergerak di level support Rp 19.350 – Rp 20.200 dan resistance Rp 21.300 – Rp 22.350. Lantas ada efek London Sumatera Plantation (LSIP) dengan support di Rp 2.300–Rp 2.250 dan resistance Rp 2.450–Rp 2.600. Sementara PT Sampoerna Agro (SGRO), jika melemah akan menuju kisaran Rp 2.200–Rp 1.780 dengan resistance di level Rp 2.525–Rp 2.800.

Beban berat Yang agak sulit ditebak adalah saham Bakrie Sumatera Plantation (UNSP), yang dalam sebulan terakhir telah tergerus hampir 12%. Menurut Hendra, level terendahnya berada di Rp 110. Ini jauh lebih rendah dari level terendah saat krisis ekonomi 2008 yang berada di kisaran Rp181. Oleh

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


pasar modal Saham CPO sebab itu, lanjut Hendra, cukup sulit menentukan support berikutnya karena tidak ada historical price yang bisa dijadikan acuan. Namun secara teknikal, kalau measih berada di jalur bearish, UNSP berpotensi melemah hingga ke kisaran Rp 83–Rp 93 per saham. Sementara kalau menguat, saham ini punya target resistance di Rp 145. Sedangkan untuk saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMAR), tak ada analis yang mau memberikan rekomendasi. Itu lantaran, efek ini sangat tidak likuid dengan transaksi antara 2 hingga 10 lot saja per hari. “Saham ini tak perlu dibahas,” kata Hendra. Berbeda dengan PT Tunas Baru Lampung (TBLA) yang volume transaksinya hariannya mencapai di atas Rp 1 miliar. Dalam sepekan ke depan, TBLA diperkirakan akan bergerak di rentang Rp 485–Rp 530. Tapi jika batas bawah terlewati, ada kemungkinan harganya terus merosot menuju Rp 400 – Rp 370. Sedangkan batas atas setelah Rp 530 adalah Rp 560 dan Rp 600. Suasana yang kurang menggembirakan yang terjadi di pasar CPO dunia, juga dikemukakan Viviet S Putri, analis BNI Securities. Kata dia, kendati permintaannya setiap tahun meningkat, lonjakan pasokannya tetap lebih besar. Apalagi, ada sejumlah pemain baru sudah turut membanjiri pasar. Selain itu, saat ini mulai banyak pohon sawit yang sudah memasuki masa-masa matang dan siap panen. Tandan buah sawit (TBS) yang dihasilkan pun cukup bagus dengan kadar rendemen yang tinggi. Pada saat yang sama (Oktober–November), panen ka­­ cang kedelai dan bunga matahari di Brazil dan AS berlangsung. Sehingga har­ga minyak sawit makin tertekan. “Harapan agar harga CPO naik adalah memaksakan

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012

penggunaannya untuk biofuel,” kata Viviet. Kondisi itulah yang membuat analis ini pesimistis. Menurut dia, hingga semester I–2013, sulit bagi sahamsaham CPO untuk kembali bullish. Soalnya, sepanjanag rentang waktu tersebut, tak ada sentimen positif yang bisa mendongkrak harga komoditas minyak sawit. Semula, sempat muncul harapan untuk mengerek harga melalui kerjasama dengan Malaysia, sebagai sesama produsen terbesar minyak sawit dunia. Namun, rencana itu berantakan di tengah jalan karena, mulai 1 Januari depan, pemerintah negeri jiran itu akan menurunkan bea ekspornya dari 20% menjadi 4,5%. Dampaknya, kesepakatan untuk membatasi pasokan minyak sawit pun menjadi batal. Bukan hanya harga dunia yang membuat emiten CPO tertekan, tapi juga pola bisnis yang dijalankannya. SGRO, contohnya. Gara-gara sebagian besar (60%) produknya mengandalkan panen petani plasma, terpaksa menanggung beban yang berat. Sebab, ketika harga minyak sawit tinggi, petani selalu menuntut harga TBS-nya dinaikkan. Tapi giliran harga melemah, mereka tak mau menurunkan harga hasil panennya. Akibatnya, pendapatan SGRO pun terancam menyusut banyak. “Tapi saya tidak enak untuk bilang sell saham Sampoerna, hold saja,” katanya. Lain halnya dengan LSIP yang lebih mengandalkan hasil panen kebun intinya. Perusahaan yang memiliki laboratorium sendiri ini juga sudah mempunyai pembeli yang pasti yakni sang induk, PT Salim Ivomas Pratama (SIMP). Makanya, untuk LSIP Viviet memberikan rekomendasikan buy on weakness. Rekomendasi beli juga diberikan pada SIMP dan AALI. Dengan pertimbangan, fundamental kedua perusahaan ini sangat kuat. Sementara untuk UNSP, Viviet tak memberikan rekomendasi positif lantaran besarnya beban utang perseroan. Walhasil, rekomendasi beli hanya diberikan pada saham-saham yang emitennya memiliki catatan positif. Sayang Viviet belum berani menyebutkan rentang harga yang menjadi batas pergerakan saham-saham yang dipilihnya. Entah kenapa. Apakah itu merupakan pertanda bahwa efek-efek ini masih berkemungkinan untuk jatuh lebih dalam lagi? n

63


pasar modal Saham minyak

kilang minyak

Apa Kabar Saham Minyak? Sudah cukup lama saham-saham minyak terkulai lemah. Kini beberapa mulai menunjukkan sinyal untuk menggeliat. TEKS Ahmad Munjin foto riset

S

ejak zaman baheula, harga minyak mentah memang paling sulit ditebak. Ia bisa bergerak naik-turun, dengan alasan yang tidak permanen. Selasa lalu (13/11) contohnya, harga minyak menunjukkan kecenderungan menurun. Di hari itu, untuk pengiriman Desember depan, si hitam jenis West Texas Intermediate (WTI) menclok di level US$ 85,17 per barel. Alasannya klise, seperti menumpuknya cadangan minyak AS dan turunnya permintaan akibat krisis yang melanda Eropa. Tapi hanya berselang sehari, WTI kembali menanjak. Terus begitu, naik-turun dengan cepat. Namun, kendati demikian, secara keseluruhan, memang harga si emas hitam belakangan cenderung melemah. Bukan hanya gara-gara krisis, tapi juga perseteruan antara Israel dan Palestina yang makin memanas. Situasi tidak menentu itulah, yang

64

membuat saham-saham di sektor ini tak berdaya. Menurut Abidin, analis dari Millenium Danatama Securities, setelah memperhitungkan berbagai faktor, hingga tahun depan harga minyak hanya akan bergerak di kisaran US$ 80–US$ 90 per barel. Lantas bagaimana dengan saham-sahamnya? Saat ini, memang, masih berada di jalur melemah. Namun, secara teknikal, sebagian besar berpotensi untuk menguat lantaran sudah mengalami jenuh jual (oversold). Efek Medco Energy (MEDC) contohnya, menurut Abidin, sudah layak dikoleksi dengan harga saat ini (Rp 1.560). Dalam jangka satu bulan, MEDC diproyeksikan akan menguat ke Rp 1.600. Willy Sanjaya, pengamat pasar modal, sepakat dengan rekannya. Menurut dia saham perusahaan milik Arifin Panigoro ini sudah tergolong murah. Hinga akhir tahun, Willy memasang harga Rp 1.500–Rp 1.800 untuk MEDC.

Akan halnya ENRG, masih bearish dan belum menunjukkan tanda-tanda berbalik arah. Untuk memasuki tren naik, saham ini harus tembus Rp 87. Jika itu terjadi, maka ada kemungkinan ENRG melaju ke Rp 90. Saham Elnusa (ELSA) juga masih bearish, tapi trennya mulai naik. Untuk bullish, ELSA harus menembus resistance Rp185 dengan support di Rp 173. “Saya rekomendasikan speculative buy saat pergerakannya aktif,” saran Abidin. Saham minyak yang sedang berada di posisi menanjak adalah BIPI (Benakat Petroleum Energy). Tapi, karena harganya sudah terlalu tinggi, efek ini sudah mulai jenuh beli (overbought). Untuk itu, investor disarankan menunggu harganya terkoreksi di level Rp 200. Sementara Willy menghitung, saham ini memiliki level support di Rp 205 dan resistance di Rp 265 hingga akhir tahun. Di luar yang disebut di atas, masih ada sederet saham migas lainnya. Seperti efek terbitan PT Surya Esa Perkasa (ESSA), Ratu Prabu Energi (ARTI) dan Radiant Utama Interinsco (RUIS). “Tapi karena kurang aktif, saya tidak merekomendasikan tiga saham itu,” kata Willy. Kini terserah Anda, mau pilih yang mana. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012


kolom andi suruji

m

Ekonomi Konstitusi

engejutkan…! Itulah kesan yang muncul dari reaksi sejumlah kalangan, mendengar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai eksistensi Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas. MK berkesimpulan, eksistensi BP Migas inkonstitusional karena mendegradasi peran negara dalam penguasaan sumber daya alam. Beberapa pasal Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, “… bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat,“ ujar Ketua MK, Mahfud MD, saat membacakan putusan di Gedung MK, Selasa (13/11/2012). Dengan putusan ini, MK juga membubarkan BP Migas. Ini berarti, semua fungsi dan tugas BP migas yang tercantum dalam 353 Kontrak Kerja Sama (KKS) akan dijalankan pemerintah, dalam hal ini kementerian terkait, hingga ada undang-undang baru yang mengatur hal tersebut. Putusan MK itu, bak geledek di siang hari. Menyala dan memercikkan “api” ke mana-mana. Bahkan sampai Istana. Melalui juru bicaranya, Presiden SBY menyatakan pemerintah merespons dan akan menjalankan keputusan MK. Memang demikianlah seharusnya tata cara dan tata laksana pemerintahan dalam bernegara, menjunjung tinggi hukum. Siapa pun harus tunduk pada keputusan hukum yang diambil berdasarkan pertimbangan obyektif dan mendahulukan kepentingan negara dan rakyat di atas segalanya. Keputusan MK mengejutkan banyak orang, sangat wajar. BP Migas merupakan salah satu lembaga atau organ negara yang sangat strategis bagi kepentingan negara dan rakyat. Segala macam urusan kekayaan negara dan rakyat berupa gas dan migas, ada dalam genggaman kewenangannya. Di luar persoalan konstitusional itu, BP Migas memang mengandung banyak persoalan. Kemampuan mengangkat (lifting) minyak mentah malah semakin menurun. Transparansi biaya yang harus dikeluarkan perusahaan migas sebelum bagi hasil dengan pemerintah terus digugat banyak kalangan. Padahal dana tersebut

66

cukup besar. Negara lain berlomba mengincar sumber daya migas kita. Sementara rakyat Indonesia sendiri sebagai pemegang kedaulatan negara, juga seharusnya kedaulatan ekonomi, justru menderita tak terpenuhi kebutuhannya. Dunia usaha nasional berteriak meminta gas, pada sisi lain gas diekspor murah untuk memenuhi kebutuhan produsen berbagai barang yang kemudian diimpor ke Indonesia, menggempur barang produksi pengusaha nasional. Pada tahap inilah penyelenggara negara, pengambil keputusan strategis seharusnya merenung sejenak, apakah kebijakan-kebijakannya selama ini telah memenuhi amanat konstitusi, yakni segala kekayaan negara di atas maupun di dalam perut bumi, termasuk gas dan minyak, sudah dikelola dan ditatalaksanakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat seluruh Indonesia. Nyatanya belum. Pengelolaan kekayaan negara berupa migas dan tambang lainnya, masih didominasi perusahaan asing. Padahal, sudah waktunya, bangsa ini secara mandiri menentukan arah pengelolaan kekayaan alam tersebut. Itulah mengapa harus kita salut kepada sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, aktivis pencinta dan penyelamat kekayaan negara, yang terus memperjuangkan kembalinya kedaulatan bangsa, dan kedaulatan ekonomi, untuk kemakmuran rakyat. Itulah kepentingan nasional. Banyak perusahaan nasional berkemampuan tinggi mengelola kekayaan negara, menjadi pemain global. Pertamina misalnya, sudah seharusnya diberi amunisi penuh untuk berperang di pasar global, setidaknya untuk membela kepentingan nasional di dalam negeri. Industri migas sudah perlu dipikirkan untuk diserahkan ke Pertamina. Tidak bisa kita terus menerus mencurigai Pertamina sebagai sarang penyamun. Pertamina harus membuka diri untuk diawasi seluruh rakyat Indonesia sebagai “pemegang saham” utama. Demikian juga perusahaan negara di berbagai sektor usaha. Pertambangan, perkebunan, telekomunikasi, perbankan, sampai perdagangan ritel, semuanya sudah dikuasai asing. Mungkin juga properti di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin di Jakarta, etalase Republik Indonesia. Bangsa kita hanya menjadi kuli dan buruh di sana. Tentu bukan ini ekonomi konstitusi. Ekonomi konstitusi adalah sistem ekonomi yang dijalankan dengan mengutamakan kemandirian bangsa, dan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. n

inilahREVIEW 12 Tahun II | 19-25 November 2012



Hulu Migas Kembali Ke Pertamina?