Issuu on Google+

®

1-7 OKTOBER 2012 MAJALAH EKONOMI & BISNIS

05 » TAHUN II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahjabar.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

pendiri: Muchlis Hasyim Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: andi suruji Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana, latihono sujantyo Redaktur: Derek Manangka,

ÂŽ

Sigas, Setiyadi, FONDA LAPOD, 1-7 oktober 2012 MAJALAH ekoNoMI & bISNIS

Iwan purwantono, kukuh bhimo nugroho,

Mobil Baru dan Kemacetan

reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu redaktur foto: dahlan rebo pahing

pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta usai sudah dengan kemenangan Jokowi-Ahok. Sang petahana, Fauzi Bowo kalah dengan terhormat. Saya ingin mengapresiasi sikap Fauzi Bowo dalam menyikapi kekalahan ini. Saya salut kepada beliau karena meskipun kalah, beliau langsung menerimanya dan mengucapkan selamat kepada sang pemenang. Ini berbeda dengan yang banyak terjadi di Pemilukada lainnya di daerah. Biasanya, pihak yang kalah selalu mengadu ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak terima dengan kekalahan itu. Fauzi Bowo tidak demikian. Ia dengan lapang dada menerimanya dan bahkan menyatakan siap membantu Jokowi-Ahok dalam menjalankan pemerintahannya. Sikap seperti ini layak diapresiasi dan dijadikan cermin bagi peserta Pemilukada lainnya. Demokrasi selayaknya seperti itu, kemenangan dan kekalahan adalah hal biasa dan lumrah dalam sebuah pesta demokrasi. Sebab, dalam pertarungan perebutan jabatan itu, tidak ada lawan atau musuh. Yang ada hanyalah kawan yang sama-sama ingin berjuangan untuk masyarakat. Tidak ada kemenangan pribadi dalam sebuah Pemilu, yang ada adalah kemenangan rakyat. Dan, Fauzi Bowo sangat menyadarinya.

menyikapi pemberitaan di majalah ini mengenai mobil murah, saya sependapat dengan nara sumber yang menyatakan bahwa semakin banyaknya mobil, terutama di Jakarta, akan lebih banyak dampak buruk ketimbang efek positifnya. Ribuan kendaraan yang bermunculan di jalanan jika tidak diimbangi dengan kebijakan lalu lintas yang memadai sudah pasti akan menambah keruwetan. Memang, banyaknya kendaraan berarti pula perekonomian terpacu karena produksi kendaraan sudah pasti akan menyedot tenaga kerja. Pengangguran bisa berkurang. Namun, jika kemacetan semakin parah, kerugian secara ekonomi juga jauh lebih besar. Triliunan rupiah bisa hilang dalam sekejap lewat bahan bakar yang dibakar percuma di jalan-jalan yang macet. Saya tidak tahu apakah pemerintah menyadari hal ini atau tidak. Yang pasti, dari tahun ke tahun, tidak ada kebijakan lalu lintas yang jelas. Sebaliknya, pemerintah seolah senang karena semakin banyak kendaraan semakin banyak pula pajak yang tersedot. Kendaraan pribadi juga hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas. Sementara, kalangan bawah tidak pernah terkena efeknya secara langsung. Kemacetan berarti pula menghambat aktivitas masyarakat. Dan, untuk rakyat bawah itu berarti kerugian yang sangat besar, misalnya peluang untuk mencari makan hari itu hilang percuma di jalanan. Lain halnya jika yang semakin banyak itu adalah kendaraan massal, bukan kendaraan pribadi. Misalnya, bus-bus kota atau kereta komuter yang diperbanyak. Ini akan bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, sudah saatnya jumlah kendaraan dibatasi. Pemerintah harus bijak menyikapi hal ini.

ada hal menarik yang patut disikapi dari pernyataan Menteri Keuangan Agus Martowardojo belum lama ini. Menkeu menyatakan pemerintah tidak akan terburu-buru menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), sebelum harga minyak dunia benarbenar menghimpit APBN. Saat itu, Menkeu menyatakan pemerintah sudah mempertimbangkan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Itu dilakukan karena penaikan harga BBM sudah pasti akan memicu inflasi dan inflasi pasti akan membuat rakyat bertambah miskin. Pernyataan itu seolah-olah menunjukkan bahwa pemerintah baik hati dan memperhatikan nasib rakyat. Namun, jangan senang dulu. Sebab, di luar itu pemerintah sudah berancangancang untuk menaikkan tarif dasar listrik TDL. Itulah yang sebenarnya menjadi beban untuk rakyat. Bagi rakyat kecil, listrik jauh lebih penting ketimbang BBM. Ketika TDL naik, ketika itulah rakyat terhimpit. Jadi sebenarnya, pemerintah sama saja, tidak peduli pada rakyat. Sebab, jika benar-benar ingin meringankan beban rakyat, tentunya kebijakan itu tidak akan ditempuh.

Ahmad Kurnia Fauzi Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur

Renny Munajat Tebet Barat Dalam Raya, Jakarta Selatan

Suzy Aryani Jl. Tamansari Bawah, Bandung

05 Âť Tahun II RP 20.000

Cover: fonda lapod

Salut Pada Fauzi Bowo

4

Fotografer: wirasatria, asep rochyadin REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, Ramawijaya, ade moh sofyan RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b sekretaris redaksi: ira sri rejeki

unit usaha pjs pemimpin perusahaan: fahmi alamsyah general manager: Sjarifuddin Manager keuangan: fahmi alamsyah manager iklan: alvin alverdian account executive: selvi (avi), Tri Cahyani, AIDA iryani sirkulasi: herry chatib tata usaha: nonon primayani putri penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. sungai sambas vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787313, 72787316, fax. 021 7210976 penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini BBM dan Tarif Listrik

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


CONTENTREVIEW

LaporanUtama Ambisi Rothschild rampas BUMI Isu penyimpangan dana di Bumi Resources disebut-sebut sebagai upaya menghancurkan perusahaan pertambangan batu bara itu di Indonesia. Diduga, Rothschild berada di belakang isu ini.

18 | nasional Awas, Efek Domino Kertas Impor Pemerintah memperketat pemeriksaan impor kertas bekas. Pemerintah bergeming meski produsen kertas kesulitan bahan baku. 22 | Bisnis Sepekan l Dana Tak Bertuan di Jamsostek l Lippo Semakin Giat Bangun Mal l Mutu Membaik, Ekspor pun Melesat l Port Community System Terbesar di Dunia

24 | bisnis Menyongsong Larangan Minyak Curah Kebutuhan minyak goreng tinggi. Investasi terus meningkat. Pemerintah ingin menghilangkan minyak goreng curah.

50 | profil Alexander Rusli Misinya Mengurangi Utang Alexander rela turun gunung. Tugasnya membuat Indosat kembali untung dan mengurangi beban utang yang mencapai Rp 26 triliun. 31 | sisipan Urusan Fulus Lebih Penting dari Politik Sengketa Pulau Diaoyu atau Senkaku, antara China dan Jepang, terus memanas. Banyak pihak menyebut, sengketa itu bakal berpengaruh pada perekonomian dan hubungan dua negara terkaya Asia itu.

40 | GAYA HIDUP Inilah Berlianku Perhiasan bertahtakan berlian menjadi daya tarik banyak orang kaya di daerah. Berbagai perhiasan berlian yang digelar dalam sejumlah pameran, laris manis diborong mereka.

4 | MailBox 8 | Editorial Haji 44 | Internasional Jeritan Yunani Kian Nyaring 52 | Hukum Jaringan BB Memble 56 | Keuangan dan Perbankan Mimpi Indah Bank Pemerintah 60 | Pasar Modal Siap Merangkak Lagi 66 | Kolom Kepentingan Nasional 38 | Figur Ganjar Pranowo Ada Persoalan Apa? Ganjar Pranowo (43) optimistis mega skandal Bank Century bakal tuntas. Anggota Panwas Pengusutan Kasus Bank Century DPR yang juga sekretaris Fraksi PDIP itu mengaku, percaya bahwa Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bakal memenuhi janjinya menuntaskan kasus pada akhir tahun.


FOTO ardhy fernando

V V

‘Prabowo Subianto RI-1, Tapi Syaratnya...

FOTO agus priyatna

V V

Kasus Gadai Emas, BI akan Periksa Dua Bank Syariah bank Indonesia (BI) akan memeriksa dua bank syariah setelah muncul kasus yang dialami nasabah pegadai emas. Direktur Eksekutif Departemen Perbankan Syariah BI, Edy Setiadi mengungkapkan, pada praktik di lapangan untuk fasilitas gadai emas, beberapa nasabah bank memanfaatkannya di luar tujuan awal yaitu memenuhi kebutuhan dana cepat. “Praktik-praktik di lapangan dipandang tidak seharusnya terjadi bukan di luar ketentuan. Contohnya gadai emas, beli emas lagi, gadai lagi, beli lagi, jadi bukan untuk keperluan yang mendesak,” ujar Edy, Selasa (25/9/2012). n

FOTO wirasatria

V V

Fauzi Bowo: Tunggu Tanggal Mainnya fauzi Bowo masih enggan membicarakan apa yang akan ia lakukan setelah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. “Tunggu tanggal mainnya, apa yang akan dikerjakan setelah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta,” ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balai Kota, Jakarta, Senin (24/9/2012). Sebelumnya saat berbincang santai, Fauzi Bowo sempat mengutarakan rencananya untuk mencoba menjalani karier di luar bidang pemerintahan. Beberapa pilihan pun ditawarkan kepada Cagub DKI Jakarta ini, di antaranya menjadi dosen atau akademisi. n

‘Harem’ Muammar Khadafi, Neraka Anak Gadis

FOTO riset

V V 6

banyak yang meyakini, Prabowo Subianto memiliki peluang lebih besar dibanding kandidat lainnya untuk duduk di kursi RI-1. Kemenangan pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilkada 2012 DKI, disebut-sebut sebagai salah satu referensi. Kemenangan pasangan yang didukung PDIP dan Gerindra itu antara lain ditengarai ditentukan oleh strategi “perang” ciptaan Prabowo. Dalam kemenangan itu, Prabowo sebagai pendiri Gerindra, dilihat sebagai sosok yang berperan besar dalam menyusun strategi pemenangan Jokowi-Ahok. n

seorang jurnalis Prancis menerbitkan buku, berisi kisahkisah di dalam harem mendiang diktator Libya, Kolonel Muammar Khadafi. Wartawan Prancis Annick Cojean, dalam buku bertajuk ‘Les Proies: Dans le harem de Khadafi’ atau diterjemahkan ‘Mangsa: Di dalam harem Khadafi’, menggambarkan secara detail apa yang terjadi di dalam ‘harem’ sang kolonel. Ia mewawancarai seorang korban bernama Soraya, yang masih berusia 15 tahun saat diculik anak buah Khadafi pada 2004. Soraya yang menganggap dirinya sebagai kambing kurban, mengaku berulang kali diperkosa Khadafi. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


iklan iklan.indd 7

6/2/2012 10:41:02 PM


editorial http://www.inilah.com/ireview Email kami: ireview.redaksi@gmail.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru,Jakarta 12130

r

Haji

encana pemerintah,yang akan melarang praktik dana talangan haji, langsung mengundang pro-kontra dari berbagai kalangan. Bukan hanya bankir yang protes, tapi juga kalangan ulama dan—tentu saja—umat Islam yang merasa ‘terbantu’ oleh adanya program tersebut. Mereka menganggap, dasar dari beleid tersebut tidak terlalu kuat. Bahkan tak sedikit yang menilai, rencana itu sama dengan upaya menghambat umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah haji. Logikanya sederhana. Tak semua umat memiliki uang yang cukup untuk melaksanakan ibadah haji. Padahal jika diukur berdasarkan penghasilan, mereka memiliki potensi memadai. Artinya, kalau sebagian pendapatannya disisihkan, ia mempunyai kemampuan untuk membayar biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) di masa depan. Entah lima atau sepuluh tahun kemudian. Makanya, jika sekarang masuk ke program dana talangan haji—yang diselenggarakan perbankan syariah—mereka bisa membayar BPIH secara menyicil dan mendapat kepastian kapan bisa berangkat. Tidak ada yang salah. Apalagi, program ini sudah mendapat restu Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia. Dalam satu fatwanya, DSN dan MUI menegaskan bahwa lembaga keuangan syariah (LKS) dapat membantu menalangi pembayaran BPIH nasabah dengan menggunakan prinsip al – Qadrh (pinjaman). Namun, kendati memakai pinjaman, bukan berarti umat pergi ke Mekah dengan modal hasil ngutang. Sebab, peserta program ini baru bisa berangkat jika telah melunasi seluruh BPIH. Sampai di sini, sekali lagi, tak ada yang salah. Tapi pemerintah juga punya pertimbangan lain yang—boleh dibilang—sama benarnya. Menurut pandangan Anggito Abimanyu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, selain tidak sesuai prinsip haji, produk talang­ an ini telah membuat daftar antrean untuk naik haji semakin panjang. Asal tahu saja, di beberapa daerah sudah banyak calon haji yang mendapat jadwal ibadah 14 tahun kemudian. Antrean semakin panjang, kata Anggito, lantaran seseorang yang memiliki dana sebesar 10% dari total BPIH sudah mendapat kursi haji dari kementerian.

8

Akibatnya, masyarakat yang justru memiliki kemampuan secara finansial, terpaksa, harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa menjadi tamu Allah. Yang menjadi pertanyaan, apa yang dimaksud Anggito dengan potongan kalimat ‘tidak sesuai dengan prinsip haji’? Wallahualam. Yang pasti, kendati didukung fatwa, tak semua ulama setuju dengan program dana talangan haji ini. Argumentasi kaum yang tidak setuju ini cukup panjang. Salah satunya, pengembalian, qardh atau pinjaman yang diberikan lembaga keuangan syariah mensyaratkan adanya tambahan nilai. Nah, tambahan nilai inilah yang terlarang. Sebab itu sama dengan riba yang punya status haram. Lantas mana yang benar? Ah, biarlah para ulama dan ahli fikih yang menetapkan. Umat tinggal mengikuti. Satu fakta yang tak bisa dibantah lagi, sekarang modal yang dibutuhkan seseorang untuk bisa melaksanakan ibadah haji, tidak sekadar mampu secara materi. Ia juga harus punya napas yang cukup panjang untuk menunggu giliran. Begitulah, untuk bisa menjadi tamu Allah memang dibutuhkan perjuangan yang—otomatis—membutuhkan pengorbanan. Hukum ini sudah berlaku sejak dulu. Yang berbeda hanya bentuk pengorbanannya. Dulu, karena pendapatan masyarakat masih relatif rendah, tak sedikit jemaah yang membiayai perjalanan ibadahnya dengan menjual sawah atau kebun. Perjalanannya pun tak senyaman sekarang. Dibutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan karena alat transportasi yang dipakai kapal laut. Kini setelah tingkat pendapatan umat meningkat dan mampu membayar BPIH tanpa harus menjual kekayaan, ternyata masih butuh pengorbanan tambahan yakni berupa penantian hingga bertahun-tahun. Walhasil, umat yang punya dana pas-pasan alias tidak mampu ikut haji plus, harus ekstra sabar. Perkara pemerintah—misalnya—jadi melarang program dana talangan haji yang sekarang diselenggarakan perbankan syariah, tak perlu dipersoalkan benar. Toh kalau kita memiliki kemampuan, peraturan itu bisa disiasati dengan menabung. Jangan berkecil hati, apalagi takut keburu mati. Kalau Tuhan mengizinkan, siapapun bisa bernasib seperti Junaidi Imam Gozali. Kakek berusia 69 asal Klaten itu, kini menjadi salah satu dari 211 ribu tamu Allah, yang pekan lalu sudah menginjakkan kakinya di Madinah. Mbah Jun—demikian ia biasa dipanggil—mengaku bisa menunaikan ibadah haji setelah menabung selama setengah abad, sejak usianya masih remaja. Sebuah perjuangan panjang yang tak sia-sia. Sebab kini Mbah Jun bisa bersenandung Labbaik Allahum­ma Labbaik. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Isu penyimpangan dana di Bumi Resources disebut-sebut sebagai upaya menghancurkan perusahaan pertambangan batu bara itu di Indonesia. Diduga, Rothschild berada di belakang isu ini. TEKS Latihono Sujantyo, Vinsensius Segu, dan Mahbub Junaedi Foto Riset ilustrasi Fonda Lapod

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

9


A

walnya adalah sebuah surat yang dikirim manajemen Bumi Plc kepada Bursa Efek London. Isinya, Bumi Plc akan melakukan investigasi atas anak usahanya, PT Bumi Resources Tbk dan PT Berau Coal Energy Tbk. Bumi Plc akan mengusut dugaan penyimpangan keuangan yang dilakukan Bumi Resources. “Kami akan menghubungi otoritas yang relevan di Inggris dan Indonesia untuk kepentingan itu,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi Bumi Plc. Surat Bumi Plc kepada Bursa Efek London itu akhirnya bikin heboh di Inggris dan Indonesia. Sampai-sampai CEO Bumi Plc, Ari S Hudaya mundur pada Senin pekan lalu. Ari, kabarnya, ingin lebih berkonsentrasi untuk mengembang-

Sejatinya, Bumi Plc melakukan langkah yang sama, seperti yang mereka tempuh ke Bursa Efek London. Sebab, Bumi Resources adalah perusahaan publik yang tercatat di BEI. “Belum ada surat dari Bumi Plc terkait masalah ini,” kata Urip Budi Prasetyo, Direktur Pemeriksaan dan Pengawasan BEI kepada InilahREVIEW, Jumat pekan lalu. Setali tiga uang, Bumi Resources. “Kami tidak menerima notice atau keterangan apapun yang menyebutkan akan dilakukannya investigasi,” ujar Dileep Srivastaya, Direktur & Corporate Secretary Bumi Resources. Dileep bilang, perusahaannya patuh pada aturan pasar modal Indonesia. “Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan Bapepam-LK dan BEI terkait masalah ini,” katanya. “Kami akan berusaha menuntaskan masalah ini secepatnya.”

Nathaniel Rothschild (kiri). menyebar isu negatif

kan Bumi Resources sebagai Presiden Direktur. Kehebohan makin menjadi-jadi setelah Bumi Plc melaporkan bahwa salah satu penyimpangan itu adalah soal perubahan nilai dana pembangunan (development funds) di Bumi Resources sebesar US$ 247 juta dan nilai satu aset PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) sebesar US$ 390 juta. Nilai kedua aset itu diubah menjadi nol pada laporan keuangan Bumi Plc pada 31 Desember 2011 lalu. Hanya satu investasi senilai US$ 39 juta yang tidak diubah. Informasi yang kemudian beredar luas ini, tentu saja mengejutkan otoritas dan investor pasar modal di Indonesia. Maklum, Bumi Resources adalah bagian dari kerajaan bisnis Grup Bakrie dan disebut-sebut sebagai produsen batu bara terbesar di Indonesia. Hanya saja yang agak aneh dan mengundang pertanyaan banyak kalangan, kenapa Bumi Plc tak mengirim surat serupa ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)?

10

Hanya saja yang agak aneh dan mengundang pertanyaan banyak kalangan, kenapa Bumi Plc tak mengirim surat serupa ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)? Menurut Pjs Ketua Bapepam-LK, Ngalim Sawega, dalam laporan keuangan Bumi Resources tidak ditemukan adanya dana pengembangan yang diselewengkan. “Kami minta Bumi Plc, sebagai induk usaha Bumi Resources, memberi-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


kan penjelasan,” ujar Ngalim. Acuan yang digunakan Bapepam dalam melakukan penyelidikan adalah penyertaan standar akuntansi keuangan (PSAK). “Temuan kami, pencatatannya benar karena pemeriksaan secara akuntannya telah sesuai dengan PSAK,” katanya. Ia mengatakan, jika terjadi perbedaan pencatatan metode A antara metode B, ia menyarankan sebaiknya ditanya langsung ke Ikatan Akuntasi Indonesia (AIA). “AIA yang menjelaskan pencatatan yang benar seperti apa. Bagi kami, saat ini pemeriksaan sementara benar,” ujarnya.

Permainan Rothschild Kalau benar begitu, lantas ada apa di balik informasi yang disebarkan beberapa eksekutif di Bumi Plc? Manajemen PT Borneo Lumbung Energy, pemilik 23,8% saham Bumi Plc, belum tahu mengenai rencana investigasi tersebut. “Kami belum mengetahui persis. Tetapi kelihatannya ada kaitannya dengan Nat Rothschild,” ujar Kenneth Allan, Direktur PT Borneo Lumbung Energy. Yang dimaksud Allan adalah Nathaniel Philip Victor James Rothschild. Asal tahu saja, Rothschild adalah pemegang 11% saham Bumi Plc. Banyak kalangan menduga, pemberitaan negatif terkait Bumi Plc dan Bumi Resources adalah upaya Rothschild untuk merampas perusahaan tersebut. “Transaksi terjadi awal tahun, tapi kenapa baru diperiksa sekarang?” ujar Reza Priyambada, analis PT Trust Securities. Dengan menyebar isu negatif, kata Reza, Rothschild berharap saham Bumi Plc dan Bumi Resources akan turun. Nah, di saat itulah Rothschild akan menyuruh orang-orangnya untuk memborong saham kedua perusahaan tersebut. Masuk akal. Bahkan, seorang sumber yang tahu persis soal ini mengatakan, penyelewengan dana yang dilakukan Bumi Resources sangat susah dicerna akal. Sebab, setiap perusahaan publik yang akan memakai dananya harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Jadi ini agak janggal. Apalagi masalah ini justru dibahas di luar dan ramai dikutip media massa. Pasti ada tujuan terselubung di balik ini,” ujar sumber kepada InilahREVIEW. Memang, saham Bumi Resources yang berkode BUMI terus merosot. Pada penutupan pasar sesi I Jumat pekan lalu, saham BUMI tak berubah posisi di level Rp 730. Sepanjang tahun ini, harga saham BUMI sudah terhempas 66%. Sedangkan saham Bumi Plc mencatatkan penurunan 5,7% menjadi 147,1 sen poundsterling pada penutupan di London Stock Exchange, Kamis pekan lalu. Manajemen Bumi Resources juga menyesalkan cara-cara yang ditempuh Bumi Plc dengan membocorkan masalah ini ke ruang publik. Menurut Dileep Srivastaya, Direktur & Corporate Secretary Bumi Resources, cara ini adalah upaya menghancurkan perusahaan tambang batu bara itu di Indonesia. “Situasi saat ini sangat disayangkan dan ini merupakan isu internal antarbeberapa pemegang saham yang akhirnya memilih untuk mempublikasikannya melalui media dengan motif yang dipertanyakan hingga saat ini,” jelas Dileep melalui email kepada Bloomberg. Apa motifnya? Ya itu tadi, seperti dugaan Reza, upaya Rothschild untuk mengambil alih perusahaan tersebut. Maklum, Bumi Resources bukan perusahaan main-main. Saat ini, total cadangan batu bara Bumi Resources sebesar 2,8 miliar. Ca-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

dangan sebanyak itu, dimiliki anak usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Tahun ini, Bumi Resources menargetkan produksi batu bara mencapai 75 juta ton, naik 13,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Ini Upaya Kedua Kekayaan itu, tentu saja membuat banyak asing ngiler, tak terkecuali—mungkin—Rosthchild. Apalagi, bila ingin menghubungkan aksi salah satu keluarga bankir terkaya di dunia ini di awal berkongsi dengan Grup Bakrie. Ceritanya begini. Pada November 2010, Rothschild lewat Vallar Plc meneken perjanjian jual beli saham dengan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) dan beberapa perusahaan dalam kelompok usaha Bakrie.

Saham Bumi Plc di London Stock Exchange. Terus merosot

Dalam transaksi yang, dikenal dengan tukar guling saham PT Bumi Resources Tbk itu, Grup Bakrie melepaskan 5,2 miliar (25%) saham Bumi Resources di harga Rp 2.500 per saham, senilai Rp 13 triliun kepada Vallar Plc. Vallar barter dengan 90,1 juta saham baru Vallar seharga GBP 10 per saham kepada Bakrie. Kala itu, Bakrie menguasai 43% saham Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc memiliki 25% saham Bumi Resources. Tak lama setelah transaksi tersebut, Vallar Plc berganti nama menjadi Bumi Plc. Kala itu, keduanya masih mesra di Bumi Plc, bahkan sempat menambah kepemilikan sahamnya. di Bumi Resources sebanyak 3,3% menjadi 32,1%. Bumi Plc menukar 11,73 juta sahamnya dengan saham Bumi Resources sebanyak 676,65 juta saham milik Grup Bakrie. Penambahan saham di Bumi Resources secara bertahap itu diumumkan di keterbukaan informasi London Stock Exchange. Waktu pun terus berjalan, niatan Bumi Plc menambah saham semakin mulus. Kini giliran saham PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) yang akan dilego. Nilainya mencapai Rp 17,52 triliun.

11


Tambang batu bara milik PT Bumi Resources. Membuat asing ngiler

Jika transaksi tersebut terlaksana, maka Bumi Plc akan menguasai 75,1% saham di BRMS. Bumi Plc pun sudah siap untuk menerbitkan convertible bonds (CB) sebagai alat pembayaran. Nilai dari surat utang itu sendiri diperkirakan US$ 2 miliar atau setara Rp 17 triliun jika memakai kurs Rp 8.500 per dolar AS. Surat utang itu juga bisa dikonversikan menjadi sebanyak-banyaknya 107,70 juta saham Bumi Plc. Setelah melalui titik ini, Rothschild mulai melancarkan serangannya untuk merebut Bumi Plc dari Grup Bakrie. Pria yang biasa disapa Nat itu mulai menyebar isu mengenai potensi gagal bayar alias default Grup akibat krisis Eropa. Dengan menyalahkan krisis Eropa, harga saham Bumi Plc di London Stock Exchange terus tergerus sehingga berpengaruh pada nilai saham yang sedang dijadikan jaminan atas pinjaman ke Credit Suisse. Emiten berkode BNBR itu pun mengambil langkah-langkah yang diperlukan, antara lain mengupayakan fasilitas pinjaman baru. Saat itulah, Rothschild mulai mengintensifkan rencananya untuk mengambil alih Bumi Plc dari Grup Bakrie. Dikabarkan, Nat mengincar kursi Direktur Utama Bumi Plc dari tangan Grup Bakrie. Grup Bakrie mencium rencana ini. Mereka lalu melakukan perlawanan dengan cara membatalkan rencana divestasi 75% saham BMRS. Waktu itu, Grup Bakrie beralasan kondisi pasar masih belum kondusif. Mendengar penjelasan itu, Rothschild marah besar.

12

Akhirnya, Grup Bakrie memilih menjual sekitar 23,8% sahamnya di Bumi Plc kepada PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN). Nilai transaksinya mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 8,5 triliun. Setelah transaksi tersebut rampung, Grup Bakrie bersama Borneo akan menguasai 47,6% saham di Bumi Plc. Kembali, Rothschild mencoba berbagai cara untuk menggagalkan rencana ini supaya niatan menguasai Bumi Plc makin mulus. Rothschild yang memiliki 11% saham di Bumi Plc itu mengkritik ketika Bumi Resources membayar utang ke China Investment Corporation (CIC) sebesar US$ 600 juta atau sekitar Rp 5,1 triliun. Aksi protes itu dianggap sebagai salah satu rencana kudeta Bumi Plc yang baru oleh Rothschild. Tujuan utama dari protesnya ini adalah supaya kerjasama Grup Bakrie dan Borneo batal terlaksana. Bila batal, maka ini memudahkan bagi Rothschild masuk. Lantas, benarkah ribut-ribut kali ini terkait dengan aksi Rothschild? Bisa jadi. Dugaan ini makin menguat setelah Carley Barker, analis dari Numis Securitas, mengatakan, rencana investigasi oleh Bumi Plc terhadap Bumi Resources berhubungan dengan kisruh sebelumnya yang melibatkan Rothschild. Kini, banyak orang sedang menonton, seorang pengusaha asing yang luar biasa kayanya sedang mencoba merampas salah satu aset paling berharga milik kelompok usaha asal Indonesia. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


M

eski pengumuman resmi Bumi Plc mengenai rencana menginvestigasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sudah keluar sejak Senin pekan lalu, namun informasi lebih lanjut dari perusahaan yang tercatat di London Stock Exchange ini, masih ditunggu banyak pihak, termasuk otoritas bursa, PT Bursa Efek Indonesia. Bagaimana Bursa Efek Indonesia (BEI) menyikapi masalah ini? Vinsensius Segu dari InilahREVIEW mewawancarai Urip Budi Prasetya, Direktur Pemeriksaan dan Pengawasan BEI, Jumat pekan lalu. Petikannya:

Terkait Kisruh di PT Bumi Resources. Bagaimana BEI menyikapi masalah ini?

Kami telah mengirim surat pada Senin lalu kepada mereka. Namun, hingga saat ini kami selaku otoritas bursa belum menerima tanggapan apapun. Kita akan tetap menunggu apapun jawaban dari mereka. Sebab, tuduhan yang kita baca dari media ini masuk kategori informasi publik yang kita anggap penting untuk segera ditelusuri dan mencari faktanya. Jika, dari klarifikasi nanti dan setelah dianalisa ada indikasi yang kurang jelas, mereka akan kita panggil. Untuk lebih jelasnya kita tunggu sampai tanggal 2 Oktober ini.

Urip Budi Prasetya, Direktur Pemeriksaan dan Pengawasan BEI

Kami Belum Menerima Surat Bumi Plc TEKS Vinsensius Segu Foto Investor Daily

Apakah BEI sudah menerima surat resmi dari Bumi Plc terkait rencana investigasi?

Kami juga menunggu itu, tapi sampai saat ini belum ada. Bahkan, menurut Bumi Resources sendiri mereka juga belum mendapat secara resmi rencana investigasi tersebut, termasuk obyek investigasinya apa.

Apakah Bumi Plc tidak dikatakan melanggar peraturan BEI, dengan melakukan investigasi langsung?

Kita harus tahu dulu klarifikasi seperti apa dari mereka. Kita ingin mendapatkan informasi yang baik tentang masalah ini. Kebenaran dari informasi publik ini yang sekarang sedang kita gali dan kita tunggu balasan dari mereka.

Siapakah yang berhak melakukan penyelidikan di Bumi Resources?

Belum, belum ada. Masih terlalu dini untuk bicara ke arah itu. Kita lihat saja nanti tanggapan mereka seperti apa, setelah itu kita analisa karena kalau kita terlalu banyak berasumsi nanti malah enggak baik.

Apakah BEI sudah melakukan komunikasi dengan Bumi Resources dan Bumi Plc terkait penyelidikan ini?

Seperti yang saya katakan tadi bahwa komunikasi sudah dilakukan dengan menyurati mereka, dan sampai saat ini kita belum mendapatkan konfirmasi balasannya. Untuk detailnya tanggal 2 Oktober datang saja biar rekan-rekan media juga bisa memberikan informasi dengan fakta ke publik.

Terkait komunikasi dengan Bumi. Apa tanggapan mereka?

Tanggapan belum, kita masih menunggu. Jadi kalau tanya ke saya tanggapan bagaimana dan langkah apa selanjutnya, saya belum bisa jawab karena saat ini kita juga masih tunggu penjelasan dari mereka, nanti setelah tanggal 2 Oktober mudah-mudahan ada titik terangnya. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

13


Nathaniel Rothschild (kanan) bersama Mehmet Sepil, CEO Genel Energy International Ltd, kiri, dan Tony Haywood, mantan CEO BP Plc

Miliarder Muda yang Doyan Pesta Sejak abad 18, Keluarga Rothschild dikenal sebagai pebisnis andal. Penerusnya, Nathaniel Rothschild, ingin menjadi jawara batu bara di Indonesia.

N

TEKS Iwan Purwantono Foto Riset

ama lengkapnya Nathaniel Philip Victor James Rothschild. Namun, banyak koleganya memanggil Nat. Pria yang lahir di Inggris pada 12 Juli 1971 ini, berasal dari keluarga Rothschild yang dikenal sebagai dinasti Yahudi Bavaria (Jerman). Embel-embel Rothschild di belakangan nama Nat, menunjukkan darah Yahudi. Arti kata Rothschild adalah “Tameng Merah�, simbol Yahudi penganut Talmudian, yang hanya mengakui dan menghargai garis keturunannya saja. Keluarga ini dikenal sebagai pebisnis andal, sejak abad 18 Masehi. Awalnya, Mayer Amschel Rothcschild (Rothschild I) menikahi Guetele Schnaper pada 1770. Dari perkawinan ini, Rothschild I dikaruniahi 10 anak. Salah satunya bernama Nathan Rothschild, yang merupakan penerus keluarga Rothschild. Menginjak dewasa, Nathan pindah ke Inggris untuk memulai bisnis. Di London, ia mendirikan bank dagang. Tak berapa lama, bisnisnya berkembang pesat sampai ke luar negeri, seperti Jerman, Prancis, dan Italia. Bisnis keluarga Rothschild terus membesar dan meng-

14

gurita. Sampai sekarang, Rothschild dikenal sebagai keluarga bankir tajir, yang punya peran penting dalam mengendalikan perekonomian dunia. Di antara keluarga besar Rothschild itu, tersebutlah nama Jacob Rothschild, yang dikenal sebagai Baron Rothschild IV. Jacob kemudian menikah dengan Serena Marry Dunn. Dari perkawinan ini, lahir Nathaniel Philip Victor James Rothschild, bungsu dari empat bersaudara. Nat disebut-sebut sebagai putra mahkota (baron) dari keluarga Rothschild. Lulus dari Eton College dan Wadham College, Oxford, Nat langsung terjun ke dunia bisnis. Darah dinasti Rothschild yang mengalir di dalam tubuhnya dan memiliki kekayaan berlimpah, membuat karier Nat muda meluncur mulus. Tak banyak kendala berarti yang harus dihadapinya. Pada 1994, dia mengawali kariernya di Asset Management Lazard Brothers yang berkedudukan di London. Selanjutnya, Nat berlabuh di Gleacher Partners, perusahaan yang didirikan Eric Gleacher, mantan bos Morgan Stanley dan Lehman Brothers. Kantornya berada di New York. Terlihat bahwa sejak muda, Nat sangat berminat dalam bisnis perbankan dan investasi. Inilah yang membuat Timothy Barackett menarik Nat agar bergabung ke Atticus Capital. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan hedge fund terbesar dan berpengaruh di Amerika Serikat. Sekitar Maret 2000, Nat masuk jajaran direksi RIT Capital Partners Plc sampai 2010. Setelah keluar, Nat malah menjadi pemilik saham mayoritas RIT. Dia sempat menjadi non-executive director Barrick Gold Corp. Pernah pula

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


menjabat Chairman of the International Advisory Board of United Company Rusal Plc, yang dikenal sebagai perusahaan pembuat plastik terbesar di dunia. Tak hanya itu. Nat juga tercatat sebagai anggota beberapa lembaga riset dan ilmu pengetahuan ternama, seperti Belfer Center’s International Council di Harvard’s, John F. Kennedy School of Government, dan International Advisory Council of the Brookings Institution. Hasil kerja keras, membuat Nat semakin tajir. Bahkan disebut-sebut, miliarder muda yang hobi berpesta itu, memiliki kekayaan tak kurang dari 650 juta poundsterling.

Dikelilingi Wanita Pada usia muda, sekitar 23 tahun, Nat gandrung pada Annabelle Neilson, salah satu model terkenal di dunia. Tak berlamalama, Nat membawa sang model ke Las Vegas untuk menikah. Sayangnya, perkawinan tersebut tak berlangsung lama. Tiga tahun kemudian, mereka bercerai. Miliader muda ini, dikenal royal dan hobi berpesta. Tak heran, kalau banyak wanita yang kesengsem. Di antara para wanita itu, terdapat beberapa putri tokoh papan atas ataupun konglomerat ternama, seperti putri Jonathan Aitken, Petrina Khasogi, dan Ivanka Trump. Namun, Nat dikabarkan kini tengah menjalin hubungan mesra dengan salah satu artis film muda, Nathalie Portman. Tentang hobinya menggelar pesta mewah dan hura-hura, bukanlah isapan jempol belaka. Salah satu party megah dan mewah digelar saat Nat berulang tahun ke-40, setahun lalu. Dalam pesta yang berlangsung tiga hari itu, Nat harus menyediakan dana sampai 1 juta pounsterling. Untuk menggelar pesta tersebut, Nat menyewa Hotel Mare Forza yang dikenal sebagai hotel super mewah di Montenegro. Makanan dan minuman sengaja diimpor dengan kualitas teratas, beratnya sampai 5 ton. Yang diundang tentu bukan orang sembarangan, namun tokoh VVIP atau minimal VIP, seperti Peter Munk, Roman Abramovic, Tony Hayward, PM Montenegro Igor Luksic, dan mantan PM Montenegro Milo Djukanovic. Bisa dibayangkan, gemerlap pesta peringatan ulang tahun sang miliarder Yahudi itu. Menurut media di Inggris, kemeriahan pesta tersebut tak kalah dengan pernikahan kerajaan. Jawara Batu Bara Urusan menumpuk kekayaan, Nat sangat tertarik mengoleksi beberapa properti. Sejumlah rumah mewah di beberapa negara, seperti New York, Paris, London, Yunani, dan Moskow, menjadi miliknya. Dia juga gemar mengumpulkan lukisan mahal. Lalu bagaimana konglomerat berdarah Yahudi ini bisa masuk ke bisnis batu bara di tanah air? Itu terjadi ketika Nat, lewat Vallar Plc, meneken kontrak dengan PT Bakrie & Brothers, pada November 2010 (lihat: Ambisi Rothschild Rampas BUMI). Semula Vallar Plc berniat mengakuisisi pertambangan batu bara di Colombia yang dimiliki perusahaan berbasis di AS, Drummond Co. Namun nyatanya, Vallar Plc justru banting setir dan memilih Indonesia. Kenapa? “Karena aset-aset (batu bara di Indonesia) secara signifikan jumlahnya lebih besar dan biayanya lebih rendah,” jelas Nat saat itu. Maklum, kini Indonesia tercatat sebagai eksportir batu bara terbesar di dunia dengan konsumen terbesar adalah dari pembangkit-pembangkit listrik. Nat selanjutnya ingin men-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Saat bersama Petrina khasogi

Selain batu bara, Nat juga mengincar sejumlah bahan tambang berharga lain di Indonesia, seperti tembaga, emas, bijih besi, timbal, molybdenum, dan seng. jadikan perusahaan gabungannya dengan Bakrie itu sebagai pemasok terbesar dunia. “Kami telah mengumumkan terciptanya jawara batu bara Indonesia, yang akan menjadi pemasok batu bara thermal terbesar ke China,” ujarnya. Selain batu bara, Nat juga mengincar sejumlah bahan tambang berharga lain di Indonesia, seperti tembaga, emas, bijih besi, timbal, molybdenum, dan seng. Rothschild berharap bisa mendapatkan bahan-bahan tambang itu dari anak usaha PT Bumi Resources Tbk, yakni PT Bumi Resources Mineral (BRM). Inikah yang membuat Nat ingin menguasai Bumi Plc? Bisa jadi. n

15


Rakyat Jadi Penonton Hampir 90% sektor tambang dan migas Indonesia dikuasai oleh perusahaan-perusahaan asing. Sampai kapan terus berlangsung?

M

TEKS Vinsensius Segu Foto Riset

axsasa Kadepa, warga Mimika, sudah puluhan tahun hidupnya pas-pasan. Hidupnya dari dulu miskin. Padahal, rumahnya tak jauh dari pabrik tambang emas, PT Freeport Indonesia, perusahaan asal Amerika Serikat. Tentu saja, tak hanya Maxsasa yang hidupnya seperti itu. Masih banyak Maxsasa lain di Papua. Dan, kalau mau jujur, harta karun di Bumi Cendrawasih ini begitu bejibun. Sektor pertambangan yang paling menakjubkan. Di sana ada berbagai jenis tambang yang berlimpah ruah. Ada tembaga, emas, minyak, dan gas. Sayangnya, kekayaan sumber daya alam itu hampir sebagian besar dikuasai perusahaan-perusahaan asing. Jadilah kebanyakan orang Papua hanya menjadi penonton di kampungnya sendiri. Tak hanya orang Papua. Di belahan lain, di Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Jawa, Bali, dan daerah lainnya di Indonesia, kebanyakan rakyat cuma jadi penonton melihat geliat perusahaan-perusahaan asing mengeruk hasil tambang dan migas. Di Indonesia ada 60 kontraktor migas yang terkategori ke dalam tiga kelompok. Pertama, Super Major, terdiri ExxonMobile, Total Fina Elf, BP Amoco Arco, dan Texaco yang menguasai cadangan minyak 70% dan gas 80%. Kedua, Major, terdiri dari Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex dan Japex yang menguasai cadangan minyak 18% dan gas 15%. Ketiga, perusahaan independen; menguasai cadangan minyak 12% dan gas 5%. Walhasil, minyak dan gas bumi Indonesia hampir 90% telah dikuasai oleh asing. Mereka semua adalah perusahaan multinasional asing. Di pertambangan batu bara, perusahaan-perusahaan China dan India berduyun-duyun masuk dengan leluasa. Mereka menguasai tambang kecil dengan membiayai perusahaan-perusahaan tambang lokal yang kesulitan pendanaan. Membaca data British Petroleum Statistical Review, sungguh miris. Indonesia yang hanya memiliki cadangan batu bara terbukti 4,3 miliar ton atau 0,5% dari total cadangan batu bara dunia, ternyata menjadi pemasok utama batu bara untuk China. Padahal, China memiliki cadangan batu bara terbukti 114,5 miliar ton atau setara 13,9% dari total cadangan batu bara dunia. Semua itu terjadi lantaran liberalisasi di sektor tambang dan migas. Asal tahu saja, sejak 40 tahun lalu pemerintah telah membuka izin seluas-luasnya kepada perusahaan asing untuk mengelola tambang dan migas di Indonesia. Selama

16

itu pula mereka menikmati keuntungan yang berlimpah. Nah, akhir Februari lalu, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Isinya, asing harus menjual 51% ke investor lokal. Menurut aturan yang baru itu, asing hanya berhak atas 49% saham perusahaan tambang di Indonesia. Selebihnya harus dijual secara bertahap setelah lima tahun berproduksi atau harus tuntas pada tahun ke-10 sejak awal berproduksi. Aturan itu merinci tahapan divestasinya. Ambil contoh, asing memiliki 100% saham perusahaan tambang di Indonesia. Mulai tahun keenam hingga tahun kesepuluh, dia harus menjual 10% saham per tahun hingga tahun kesepuluh jumlah saham yang dilego mencapai 51%. Nah, yang pertama kali mendapatkan hak membeli jatah saham divestasi itu adalah pemerintah pusat. Jika tak sanggup, hak ini beralih ke pemerintah daerah. Bila daerah menyerah, BUMN dan BUMD dipersilakan masuk melalui mekanisme lelang. Kalau tak sanggup juga, investor lokal berhak membeli jatah divestasi itu. Aturan tinggal aturan. Buktinya, tak satu pun perusahaan yang patuh pada beleid ini. Alasannya, kontrak karya yang telah disepakati sebelumnya dengan pemerintah. Jadi, sampai kapan tambang dan migas Indonesia terus dikuasai oleh asing? Ah‌, entahlah. n

Tambang pt freeport Indonesia

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Pabrik Unilever di Indonesia

A

nekdot ini, boleh jadi, benar. Dari bangun tidur sampai tidur kembali, di kanan-kiri kita sudah ditempeli label asing. Bangun tidur minum air mineral bermerek Aqua, yang 74% sahamnya punya Danone asal Prancis. Atau minum teh Sariwangi milik Unilever, Inggris, atau minum susu SGM kepunyaan Sari Husada yang 82% sahamnya dikuasai Numico, Belanda. Mau mandi? Pakai sabun Lux dan sikat gigi pakai Pepsodent milik Unilever. Makan nasi pakai beras impor, termasuk makan buah. Lalu, berangkat kerja naik mobil, bus, atau motor, milik perusahaan asing. Pulang ke rumah merokok Sampoerna yang 97% sahamnya milik Philips Morris, Amerika Serikat. Sekarang, coba perhatikan dari berbagai unsur di industri telekomunikasi, adakah yang merupakan produk dalam negeri? Dari sisi operator, hampir semua yang beroperasi di Indonesia dikuasai asing. Meski ada yang masih milik dalam negeri, tetapi hanya operator kecil di jaringan CDMA. Semua operator GSM dikuasai asing. Dua operator terbesar yang masih ada unsur BUMN, misalnya. Porsi saham terbesar PT Indosat Tbk dikuasai perusahaan Qatar Telecom sebanyak 65%. Kemudian dari Norwegia (Skagen AS) sebanyak 5,38%. Pemerintah hanya memiliki 14,29% dan sisanya untuk publik sebanyak 15,33%. Bahkan Telkomsel yang mengaku Paling Indonesia dengan pelanggan di atas 100 juta saja, sebanyak 35% sahamnya dimiliki oleh perusahaan Singapura, SingTel Mobile dan sisanya 65% dikuasai Telkom. Perusahaan swasta lebih besar lagi. Sebanyak 66,7% saham XL dikuasai Axiata Group Berhad, Malaysia. Kemudian Etisalat memiliki 13,3% dan sisanya 20% untuk publik. Hal serupa untuk Axis dan Tri yang semuanya milik asing. Praktis, hampir semua frekuensi telekomunikasi Indonesia dikuasai oleh asing. Di bisnis ritel, jangan ditanya. Semuanya dikepung namanama asing. Bahkan, sudah antre puluhan ritel asing baru yang bakal masuk Indonesia. Mereka adalah Tesco, Jasco, Isetan, dan Central. Ritel perkakas Ikea pun dikabarkan segera membuka gerai di Jakarta. Bahkan, ritel terbesar di Amerika Serikat yang dulu pernah masuk di Indonesia bersama Grup Lippo tetapi gagal, WalMart, kabarnya juga tertantang mencoba kembali peruntungannya di Indonesia. Isetan, peritel papan atas yang cukup dikenal di Asia Tenggara dan mempunyai gerai di Orchard Road, Singapura, juga siap masuk. Isetan sudah menandatangani kontrak kerja sama

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Label Asing di Sekeliling Kita Hampir semua sektor ekonomi Indonesia telah dikuasai oleh asing. Indonesia harus bangkit. TEKS Mahbub Junaedi Foto Riset

dengan salah satu peritel lokal. Namun, sejauh ini belum jelas siapa mitra lokalnya. Kabar yang berkembang, kalau bukan Grup Agung Sedayu (Sugianto Kesuma), kemungkinan Mitra Adi Perkasa. Pemain asing yang juga akan meramaikan bisnis ritel di Indonesia adalah Parkson Retail Asia Limited. Sebelumnya, perusahaan ritel asal Malaysia ini sudah beroperasi di Vietnam dan China. Menurut Group Managing Director and Executive Director of Parkson Retail Asia, Datuk Alfred Cheng, Indonesia menjadi salah satu negara incaran Parkson. Khususnya, konsumen kelas menengah atas. Bagaimana di sektor perbankan? Hampir 85% sudah dikuasai oleh asing. Jadi, kalau mau disebut satu per satu, bisa panjang. Yang jelas, hampir semua sektor perekonomian Indonesia, kini dikuasai asing. “Ritel bisnis kita supermarket nama asing, perbankan 85% dikuasai asing, migas 90% milik asing. Perkebunan, semen, jalan tol, listrik milik asing,� kata ahli ekologi politik dan sosiologi IPB, Arya Hadi Dharmawan. Ya, begitulah realitanya. Kalau mau jujur, saat ini, Indonesia sudah dijajah bangsa asing. Kalau dulu sebatas Belanda dan Jepang, sekarang ini beragam bangsa asing mencengkeram Indonesia. Mengerikan sekali, tentu saja. Lantas, apa yang harus dilakukan? Harus ada kemauan politik pemerintah dan semua elemen masyarakat untuk bangkit membangun dan mengelola sumber daya alam yang melimpah dengan kekuatan sendiri. n

17


nasional impor kertas

Pemerintah memperketat pemeriksaan impor kertas bekas. Pemerintah bergeming meski produsen kertas kesulitan bahan baku. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto riset

P

ara produsen kertas sedang pusing tujuh keliling. Sejak dua bulan ini, pasokan bahan baku untuk kertas koran dan kertas kemasan tersendat-sendat. Bahan baku berupa kertas bekas, yang mayoritas diimpor dari Eropa dan AS, secara perlahan mulai langka. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (IKPP), contohnya. Produsen yang memproduksi 600 ribu ton kertas per tahun itu, kini mulai kelabakan. Menurut Hendra Gunawan, Direktur IKPP, sejak pemerintah memberlakukan aturan baru yang mengharuskan seluruh impor kertas bekas melalui proses Verifikasi Penelusuran Teknik Impor (VPTI), proses pengecekan di pelabuhan menjadi lambat. “Pemeriksaan bukan lagi berdasar sampel tapi menyeluruh,� kata Hendra, Jumat pekan lalu. Apabila proses pengecekan tidak diperbaiki, IKPP dipastikan bakal mengalami penurunan produksi. Opsi mengurangi produksi juga mulai dipertimbangkan PT Adiprima Suraprinta (AS), perusahaan milik Jawa Pos Grup yang memproduksi bahan baku kertas koran. Menurut Misbahul Huda, Direktur Utama PT AS, kebutuhan kertas bekas di perusahaannya mencapai 500 ton setiap hari dan sekitar 90% diperoleh melalui impor Nah, dari total 500 ton bahan baku, Adiprima mampu memproduksi 400 ton kertas koran per hari. Kini masalah mulai menganga, begitu pemeriksaan impor diperketat. Maklum, kertas bekas yang bisa didapat dari dalam negeri hanya sekitar 50 ton per hari. Munculnya problem yang dihadapi industri kertas ini, bermula pada 17 Juli lalu, saat Kementerian Perdagangan mengeluarkan beleid berupa Peraturan Menteri Perdagangan No 39/2009 tentang Ketentuan Impor Non Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Dalam kebijakan itu, seluruh impor kertas bekas

18

pabrik kertas

Awas, Efek Domi harus melalui proses VPTI yang melibatkan kerja sama operasional antara Sucofindo dan Surveyor Indonesia. Pemerintah mengambil langkah ini, karena belajar dari pengalaman impor besi tua atau scrap yang ternyata belakangan dipenuhi bahan berbahaya dan beracun (B-3). Sejak awal tahun lalu, ratusan kontainer berisi besi tua hasil impor, harus tertahan di berbagai pelabuhan. Besi-besi itu mangkrak menunggu pemeriksaan setelah dicurigai mengandung B-3. Sebut saja di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, atau Pela-

buhan Tanjung Emas Semarang. Cuma, ya itu tadi, niat baik mencegah masuknya B-3 melalui impor kertas bekas, ternyata malah menimbulkan problem baru bagi kalangan produsen yang mengonsumsinya. Maklum, proses verifikasi yang rumit, justru menyebabkan biaya melambung tinggi. Harga letter of shipment yang awalnya US$ 60 menjadi US$ 385 hingga US$ 1.400.

PHK 23 Ribu Buruh Ancaman yang dirasakan perusahaanperusahaan produsen kertas tadi, mem-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


nasional impor kertas

ino Kertas Impor buat Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) bereaksi keras. Mereka meminta pemerintah meninjau ulang Permendag 39/2009 serta VPTI, atau minimal menunda pemberlakuannya hingga 6 bulan mendatang. Menurut Misbahul Huda, Ketua Umum APKI, apabila proses produksi terganggu dalam waktu lama, dikhawatirkan bakal menyebabkan tutupnya 19 industri pengguna kertas bekas. Padahal saat ini mereka mempekerjakan sekitar 23 ribu buruh. Selain itu, keterbatasan pasokan ker-

tas bekas juga akan mengakibatkan kenaikan harga komoditas tersebut. “Jika biaya VPTI sudah berada di kisaran 2% dari nilai barang, dikhawatirkan efek dominonya bisa menyeret pada kenaikan harga bahan baku hingga lebih dari 25%,” ujarnya. Johan Gunawan, Ketua Komisi Kertas APKI menambahkan, jika bahan baku naik 25%, maka harga jual juga akan ikut naik. Meski belum bisa memprediksi berapa besar kenaikannya. “Sudah dua bulan ini harga kertas kemasan dan koran naik 20%-30%,” ujarnya.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Berdasarkan data APKI, kebutuhan kertas bekas dalam negeri mencapai 6 juta ton per tahun. Perinciannya, sekitar 4,5 juta ton untuk industri kemasan dan 1,5 juta ton untuk industri koran. “Nah, sekitar 70% disuplai dari kertas bekas yang diimpor. Sebagian besar dari Eropa dan Amerika,” kata Misbahul. Ancaman ke depan apabila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, pasar lokal bakal dibanjiri oleh produk-produk kertas impor. Sehingga neraca perdagangan berpotensi semakin negatif. Lebih jauh lagi, negara juga berpotensi kehilangan devisa dari hilangnya ekspor produk kertas kemasan dan kertas koran yang nilainya sekitar US$350 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun per tahun. Selain itu, kebijakan pemerintah ini dinilai janggal, mengingat negara-negara lain justru berupaya mendukung industri kertasnya agar mampu bersaing dengan produsen luar negeri. Kondisi darurat yang mengancam industri kertas dalam negeri, agaknya dicermati DPR. Lili Asdjudiredja, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, meminta Kementerian Perdagangan merevisi aturan soal VPTI bagi impor kertas bekas. “Keluhan mengenai kesulitan memperoleh bahan baku impor harus menjadi perhatian. Jangan sampai kebijakan Kemendag justru mengganggu industri kertas dalam negeri,” katanya. Kemendag, menurut Lili, harus mengaji kembali kebijakan VPTI yang rumit, lama dan membengkakkan biaya produksi. Jika kondisi dibiarkan berlarut, dikhawatirkan industri kertas dalam negeri akan gulung tikar. Dan yang paling mengkhawatirkan, para produsen kertas akan beralih profesi menjadi importir kertas. Toh pemerintah bergeming. Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan, pada Jumat pekan lalu, tak terlalu menanggapi kritik dan masukan dari APKI maupun DPR. Menurutnya, pemerintah tidak akan mengubah aturan impor kertas bekas, meski muncul keluhan tersendatnya pasokan bahan baku sejak regulasi diterapkan. Menurut Bayu, pemeriksaan lebih ketat melalui VPTI diperlukan agar Indonesia tidak menjadi tempat pembuangan limbah B-3. “Itu dilakukan untuk melindungi konsumen. Masa negara ini mau dibanjiri racun?” ujarnya. Kalau soal itu, ya tentu tidak pak. n

19


nasional impor gula

bongkar muat gula impor di Pelabuhan tanjung priok

Si Manis yang Bikin Miris Tahun depan, Indonesia diprediksi menjadi negara importir gula mentah terbesar di dunia. Itu karena pemerintah kita tidak serius merevitalisasi delapan pabrik gula yang ada. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto riset

D

alam urusan gula, sebentar lagi Indonesia akan mengungguli China dan Rusia. Sayang, ‘keunggulan’ itu bukan dalam teritori positif, tapi sebaliknya, negatif. Soalnya, ini menyangkut kegiatan impor. China dan Rusia, selama ini dikenal sebagai importir gula terbesar di dunia. Nah, tahun depan, posisi mereka berdua akan digeser oleh Indonesia. Prediksi itu disampaikan Sergey Gudoshnikov, ekonom senior Organisasi Gula Internasional. “Kami memperkirakan Indonesia kelak akan mengimpor hingga 2,15 juta ton gula. Dan angka itu akan membuat Indonesia sebagai pengimpor gula mentah terbesar di dunia,” katanya. Menurut Sergey, Indonesia memang terus mendorong produksi gula nasional. Namun di sisi lain, investasi di sektor ini masih minim sehingga tak bisa

20

mencukupi kebutuhan dalam negeri. Akibatnya, seperti yang kita saksikan selama ini, Indonesia terpaksa terus mengimpor gula mentah. Berbeda dengan China dan Rusia, yang terus menerus meningkatkan kapasitas produksi pabrik-pabriknya. Sehingga, China saat ini sudah bisa memotong volume impornya hingga 50%. Langkah itu juga dilakukan demi menyiasati harga gula produksi Brasil yang kian mahal. Prediksi Sergey itu diamini Yamin Rahman, Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia. “Impor gula Indonesia besar karena jumlah penduduknya banyak, sementara produksi kami tidak cukup untuk memenuhi permintaan,” kata Yamin. Masalah lainnya, Indonesia memiliki delapan refinery yang hampir semuanya sudah berusia lanjut. Bahkan ada yang

sudah berusia 80 tahun. Selain itu, sudah sulit untuk mendapatkan lahan baru untuk penanaman tebu di Jawa. Faktor cuaca yang belakangan tak menentu juga jadi penyebab. “Cuaca menjadi hambatan dan lahan di sana minim dibandingkan negara lainnya,” kata Jonathan Kingsman, Kepala Lembaga Konsultan Gula dan Etanol Kingsman SA. Makanya, pantas kalau Sergey membuat prediksi seperti itu. Sebab faktanya, pada pertengahan September lalu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, mengumumkan memberi izin impor gula mentah sebanyak 173 ribu ton. Sementara Kementerian Pertanian merekomendasi impor sebesar 260 ribu ton. Itu berarti masih akan nada kekurangan sebesar 87 ribu ton lagi. Kalangan pengusaha nasional bahkan memperkirakan impor bakal mencapai 300 ribu ton. Menurut Natsir Mansyur, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia (Apegti), asumsi kebutuhan nasional mencapai 2,7 juta ton gula. “PT Perkebunan Nasional (PTPN) paling hanya bisa menyediakan 60%,” katanya. Artinya, PTPN hanya sanggup menyediakan gula bagi kebutuhan di Pulau Jawa. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


nasional jalan tol

P

epatah Jawa yang mengatakan; alon-alon waton kelakon atau biar lambat asal selamat, agaknya sudah mengakar di benak bangsa ini. Termasuk sikap pemerintah. Buktinya, sebuah undang-undang yang telah disahkan 14 Januari 2012, baru bisa diberlakukan efektif pada Januari 2013. Yang dimaksud adalah UU Nomor 2 Tahun 2012, tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Aturan main baru yang diharapkan bisa mengurai berbagai permasalahan sengketa pembebasan lahan itu, ternyata baru akan efektif pada awal tahun depan. Padahal fakta di lapangan menunjukkan, UU seperti itu sudah sangat dibutuhkan. Contohnya, pembangunan jalan tol Trans Jawa sepanjang 615 kilometer yang baru tercapai 53%. Itu, salah satu satunya, disebabkan pembebasan lahan yang tidak berlangsung mulus. Sehingga, pemerintah pesimistis Trans Jawa bakal rampung 2014. Kabar pemberlakuan efektif UU 2/2012 pada awal Januari tahun depan, disampaikan Noor Marzuki, Direktur Pengaturan dan Pengadaan Tanah Pemerintah, Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurutnya, tahun ini pemerintah masih harus merumuskan tiga aturan tambahan sebagai petunjuk pelaksanaan UU tersebut. “Ada tiga aturan lagi yang sedang kami tunggu dan diamanatkan dalam Peraturan Presiden,” kata Noor Marzuki, Kamis pekan lalu. Peraturan yang dimaksud adalah Perpres Nomor 71 Tahun 2012 yang diketok September ini. Perpres tersebut mengatur tata cara pengadaan tanah untuk kepentingan umum, mulai dari tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, sampai penyerahan hasil. Sedangkan tiga aturan lainnya menyangkut petunjuk pelaksanaan teknis oleh BPN. Kemudian aturan tata kelola keuangan oleh Kementerian Keuangan yang akan dijadikan dasar pembiayaan pembebasan tanah apabila menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dan ketiga, tata kelola keuangan oleh Kementerian Dalam Negeri bila biaya pembebasan diambil dari APBD. Tiga aturan teknis ini rencananya bakal selesai paling lambat tiga bulan setelah Perpres ditetapkan. Artinya, maksimal Desember nanti, ketiganya

proyek jalan tol

Harus Cepat Tapi Selamat Meski sudah mendesak, UU pembebasan lahan baru efektif 2013. Itulah salah satu faktor yang membuat pembangunan sejumlah jalan tol terhambat. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto Dahlan Rebo Pahing

sudah harus kelar. “Suka atau tidak suka, undang-undang harus berjalan pada 2013. Dari BPN kami sudah membuat rancangan petunjuk teknisnya, tinggal finalisasi,” ujar Noor. Kabar inilah yang membuat para pengusaha jalan tol merasa lega. Menurut Fatchur Rochman, Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia, mestinya UU 12/2002 segera diterapkan. Sebab, UU baru tersebut bisa memberi kepastian bagi investor. Maklum, UU lama menyebut, biaya

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

pembebasan lahan ditanggung investor. Sebaliknya di UU baru, biaya pembebasan lahan ditanggung pemerintah. Sementara investor membayar kepada pemerintah sesuai dana yang telah dikeluarkan. Selain itu, lanjut Fatchur, UU baru memberi tenggat pembebasan lahan selama 2 tahun, sementara UU lama tak ada batasan waktu. “Kepastian masalah waktu ini, membuat proses pembebasan lahan bisa berjalan sesuai target pemerintah,” ujarnya. Jadi kalau bisa cepat, kenapa harus lemot? n

21


bisnis sepekan

Lippo Semakin Giat Bangun Mal TEKS Hideko FOTO riset

j

ika ada kejuaraan membangun mall, boleh jadi Grup Lippo akan keluar sebagai juaranya. Soalnya, pekan lalu perusahaan milik taipan Mochtar Riady ini meresmikan Lippo Mall Kemang di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Pusat perbelanjaan yang dibangun di atas lahan seluas 146.157 M2 ini merupakan mal Grup Lippo yang yang ke-27. Dalam tiga tahun ke depan, Lippo berencana membangun 13 mal lagi di berbagai kota besar di Indonesia dengan total investasi US$ 450 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun. Lippo Mall Kemang, yang menelan investasi Rp 2,3 triliun, merupakan satu dari sejumlah yang ada di kompleks Kemang Village. Nantinya, di kawasan seluas 15 Ha itu akan berdiri hotel bintang lima, beberapa menara apartemen, country club, spa, wedding chapel, rumah sakit, kantor, dan sekolah internasional. Lippo Mall Kemang sendiri memiliki area yang disewakan seluas 54.981 M2 serta tempat parkir yang mampu menampung 3.325 kendaraan. n

Dana Tak Bertuan di Jamsostek TEKS Hideko FOTO riset

m

asih ada sekitar Rp 1,3 triliun dana tak bertuan yang ada di PT Jamsostek (Persero). Nah, jika sampai 2014 belum ada pihak yang mengaku sebagai pemilik dana atau mencairkannya, maka dana tersebut akan diserahkan ke negara. Soalnya, setelah tahun 2014, pemerintah akan melebur Jamsostek dengan Taspen dan namanya berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Elvyn G. Masassya, Direktur Utama PT Jamsostek, berharap para pemilik dana segera mencairkannya. Jika ternyata dari dana tersebut masih ada yang tersisa, menurutnya, Jamsostek akan menyerahkan sisanya ke kas negara melalui Balai Harta Peninggalan, Kementerian Hukum dan HAM. Jamsostek pun tak tinggal diam. “Kami terus berupaya untuk menginformasikan dana tersebut kepada pemilik yang berhak,� ujar Elvyn. Siapa? Parikesit Suprapto, Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa, menduga dana tak bertuan itu milik sejumlah perusahaan tambang yang telah bubar. "Kebanyakan uang itu berasal dari perusahaan tambang yang telah bubar," katanya. Masalahnya, lanjut Parikesit, manajemen tidak mensosialisasikan dana karyawan yang ada di Jamsostek. Makanya, hingga kini tak ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik dari dana tak bertuan tersebut. n

22

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


bisnis sepekan

Mutu Membaik, Ekspor pun Melesat TEKS Hideko FOTO riset

t

Port Community System Terbesar di Dunia

ak hanya TKI, sayur dan buah-buahan dari Indonesia juga mulai mendapat tempat di Singapura. Selama kuartal I-2012, volume ekspor hortikultura Indonesia ke negeri tetangga ini tercatat 11.393 ton lebih atau meningkat 33,55% dibanding periode yang sama tahun lalu. Devisa dari ekspor hortikultura juga mencatat kenaikan cukup tinggi, yakni 56,24% menjadi US$ 10,71 juta. Menariknya, kini sayuran dan buah-buahan Indonesia sudah bisa ditemukan di 106 outlet ritel yang ada di Singapura. Termasuk ubi Cilembu. Juni Marto Suwiryo, Ketua Kelompok Tani Budoyo Tani, Wonodoyo, Kabupaten Boyolangi Jawa Tengah, merasakan dampak kenaikan permintaan dari Singapura itu. Sejak Mei lalu, ia bisa mengirim sayuran ke Singapura hingga tiga ton per minggu. Menurut Banun Harpini, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengembangan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian, kenaikan tersebut tak lepas dari semakin membaiknya kualitas sayur dan buah-buahan yang dihasilkan petani Indonesia. n

TEKS Hideko FOTO riset

p

T Pelabuhan Indonesia II (IPC) menggandeng SOGET dan Microsoft Corp. untuk mengimplementasikan layanan Port Community System terbesar di dunia. Sistem ini akan dijalankan di Jakarta, sebelum diterapkan di pelabuhan lainnya di Indonesia. Menurut R.J Lino, Direktur Utama IPC, implementasi Port Community System ini memungkinkan pelabuhanpelabuhan di Indonesia untuk meningkatkan skala kegiatannya yang sesuai dengan standar keamanan dan fasilitas perdagangan internasional. Maklum, konektivitas yang diciptakan Port Community System akan mempercepat integrasi perdagangan dalam dan luar negeri, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Hal ini juga merupakan kunci utama implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),� ujar Lino. Sejak 2010, SOGET telah bekerja sama dengan Mic­ rosoft dalam pengembangan Port Community System. Layanan ini akan memastikan terlaksananya operasional pelabuhan yang efisien. Manfaat yang diberikan meliputi peningkatan komunikasi dan transparansi informasi, pengurangan, waktu transit untuk kargo, kemudahan transaksi, simplifikasi proses kontrol, pengurangan biaya, dan lainnya. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

23


Bisnis Minyak Goreng

Menyongsong Larangan Kebutuhan minyak goreng tinggi. Investasi terus meningkat. Pemerintah ingin menghilangkan minyak goreng curah. Teks AS Riyanto Foto Dok. Inilah, Nury Sybli

M

Minyak goreng curah. akan dihapus

24

asyarakat Indonesia memang paling gemar menggoreng makanan. Makanya, konsumsi minyak goreng terus meningkat. Peningkatan ini juga diimbangi dengan melimpahnya investasi untuk pabrik baru minyak goreng. Namun itu masih kurang. Itu sebabnya, meskipun telah menjadi produsen minyak sawit (CPO) terbesar di dunia, Indonesia masih mengimpor minyak goreng. Tahun 2010, konsumsi minyak goreng di Indonesia berada di angka 3,4 juta ton, dan tahun ini jumlahnya diperkirakan mencapai 4,5 juta-4,8 juta ton. Dari jumlah itu, menurut Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), sebanyak 12% merupakan minyak goreng kemasan, 25% minyak goreng bulk yang dikemas dalam drum atau plastik, dan 63% minyak goreng curah. Akibatnya, Indonesia masih harus mengimpor minyak goreng. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Mei lalu Indonesia mengimpor 4.035 ton minyak goreng asal Malaysia dengan nilai US$ 6,2 juta. Bahkan pada tahun 2011, impor minyak goreng asal Malaysia mencapai US$ 55 juta dengan volume sebanyak 42,4 ribu ton. Jumlah tersebut merupakan yang paling besar dibandingkan negara lainnya. Total impor minyak goreng pada tahun 2011 sebesar 44,6 ribu ton dengan nilai US$ 59 juta. Angka yang disodorkan BPS tersebut tentu cukup mengejutkan banyak kalangan. Maklum, produksi CPO Indonesia cukup melimpah. Menurut Gabungan

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Bisnis Minyak Goreng

an Minyak Curah Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), pada semester I-2012, produksi CPO Indonesia mencapai 11 juta ton. Jika mengacu pada target produksi CPO 2012 sebesar 25,7 juta ton, maka produksi CPO di paruh kedua tahun ini diprediksi mencapai sekitar 14,7 juta ton. Jumlah ini lebih besar dibanding produksi CPO Malaysia yang mencapai 9,51 juta ton. Kekurangan produksi minyak goreng dan melimpahnya CPO ini coba dimanfaatkan oleh investor. Mereka mulai banyak menanamkan duitnya untuk membangun pabrik minyak goreng, dari sekadar menambah kapasitas hingga membangun pabrik baru. Astra Grup, misalnya, akan membangun pabrik minyak goreng di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Pabrik Seluas 1,3 hektar ini bakal menghabiskan anggaran Rp 1,7 triliun. Pabrik ini direncanakan untuk menyuplai minyak goreng di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku maupun provinsi tetangga lainnya. Hal sama juga dilakukan PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP) yang membangun pabrik minyak goreng Kabupaten Belitung Timur. Menurut HR Executive PT SWP, Willliam Wiranata, perusahaan ini mulai membangun pabrik refinery pengolahan CPO menjadi Refined and Doedorized Palm Oil (RBDPO) dan Palm Fatty Acid Distillte (PFAD) dengan kapasitas 1.000 ton per hari. Pabrik RBDPO untuk pengolahan CPO menjadi bahan minyak goreng. Sedangkan PFDA merupakan produk sampingannya yang masih bisa dimanfaatkan untuk bahan baku kosmetik.

Ada yang Dianggap Kartel Pemain baru tersebut akan mengusik keperadaan pemain lama seperti Wilmar Group dengan PT Multimas Nabati Asahan, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Wilmar Nabati Sulawesi, dan PT Agrindo Indah Persada. Kemudian Musim Mas Group dengan bendera PT Musim Mas, PT Intibenua Perkasatama, PT Megasurya Mas, PT Agro Makmur Raya, PT Mikie Oleo Nabati Industri, dan PT Indo Karya Internusa.

Begitu pula Permata Hijau Group yang membawahi PT Permata Hijau Sawit dan PT Nubika Jaya. Ada pula Sinar Mas Group dengan PT Smart Tbk, Salim Group (PT Salim Ivomas Pratama), Sungai Budi Group (PT Tunas Baru Lampung Tbk), BEST Group (PT Berlian Eka Sakti Tangguh), HSA Group (PT Pacific Palmindo Industri), PT Asian Agro Agung Jaya, dan PT Bina Karya Prima. Pemain lama tersebut pernah dianggap mekakukan kartel minyak goreng oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) karena begitu agresif mengembangkan usahanya. Wilmar Group misalnya, menambah investasi untuk industri hilir CPO sebesar US$ 500 juta tahun ini. Perusahaan ini juga menyatakan akan membangun pabrik minyak goreng dan produk turunan CPO lainnya di Gresik. Adapun Sinar Mas Group sejak tahun

Bisnis industri minyak goreng akan semakin kinclong lantaran minyak goreng curah bakal dihilangkan dari Indonesia.

lalu sudah membangun pabrik baru minyak goreng di tanah air. Investasi yang dibutuhkan untuk membangun kedua pabrik tersebut mencapai total Rp 1,05 triliun. Dengan dua pabrik itu, Sinarmas akan memperoleh tambahan produksi sekitar 740 ribu ton per tahun. Sekarang perseroan memiliki pabrik minyak goreng di Pulogadung (Jakarta) dengan kapasitas 100 ribu ton per tahun, Surabaya (470 ribu ton), dan Belawan (470 ribu ton). Seluruh produksi minyak goreng tersebut akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Bisnis industri minyak goreng akan semakin kinclong lantaran minyak goreng curah bakal dihilangkan dari Indonesia. Pemerintah mengaku serius untuk menghilangkan minyak goreng curah dari pasaran mulai 2015. “Mulai proseslah, tahun 2013 kita akan sosialisasi sebesar-besarnya di Pulau Jawa, 2015 harus bisa,� kata Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan. Alasannya, minyak goreng curah tidak higienis dan sulit mengendalikan harganya. Saat ini minyak goreng yang beredar di Indonesia memang masih didominasi jenis curah. Ini membuat pemerintah melarang peredaran minyak goreng ini tiga tahun mendatang. Dari segi produksi pun, proporsi minyak goreng curah yang diproduksi dan diedarkan di Indonesia sekitar 70%-75% dari total produksi minyak goreng yang ada. Nah, agar masyarakat beralih kepada minyak goreng kemasan, pemerintah telah mengeluarkan program MinyakKita. Hingga saat ini ada 24 perusahaan produsen minyak goreng yang terlibat dalam program MinyakKita. n

mengolah Sawit. produsen terbesar di dunia tetapi masih impor minyak goreng

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

25


Bisnis Transaksi online

U

rusan belanja tak hanya ke mal. Kini pilihan berbelanja melalui internet (e-commerce) semakin meningkat. Selain barangnya lebih banyak, belanja melalui internet juga tak terjebak macet dan keribetan lainnya. Kemudahan yang ditawarkan membuat masyarakat mulai mencoba peruntungan di bisnis ini. Bahkan perusahaan penyedia e-commerce di Indonesia pun semakin banyak. Sayangnya, banyak e-commerce abalabal dengan menipu konsumennya. Seringkali, barang yang dijual tak jelas kualitasnya alias KW. Selain itu, banyak juga terjadi, duit sudah ditransfer namun barang tidak kunjung dikirim. Makanya, pemerintah berupaya mengatur e-commerce agar tak terjadi hal yang diinginkan. Namun, upaya ini terbilang telat karena baru selesai tahun depan. E-commerce di dunia mulai marak sejak 1990-an. Adapun di indonesia telah ada sejak tahun 1996 dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (www. dnet.net.id). Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online atau merchant. Adapun pro-

26

Gurihnya Bisnis E-commerce E-commerce semakin menjamur. Masalahnya, aturannya baru ada tahun depan. Teks AS Riyanto Foto riset

duk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Sejak saat itu, perkembangan e-commerce di Indonesia mulai semakin menjadi. Apalagi berjualan di internet pun semakin mudah dengan digemarinya jejaring sosial. Selain itu, perkembangan e-commerce juga ditunjang oleh pengguna internet di Indonesia yang terus membengkak. Saat ini jumlah orang yang akrab dengan internet di Indonesia mencapai 40 juta-50 juta orang dan dalam waktu 2 tahun jumlahnya akan bertambah sebesar 80 juta.

Tentunya, bisnis online terus berkembang dari tahun ke tahun. Riset Payment Solution melaporkan, transaksi online di Indonesia pada 2010 mencapai US$ 3,4 juta, dan pada tahun ini diprediksi mencapai US$ 4,1 juta (sekitar Rp 39,2 miliar). Adapun hasil riset Dailysocial dan Veritrans di 2011 menyebutkan pasar e-commerce Indonesia diestimasi sebesar US$ 0,9 miliar. Kategori pembelian tertinggi di internet adalah produk lifestyle seperti fashion dan kosmetik, diikuti travel, musik/video/games, elektronik, dan buku. Jumlah ini akan terus bertambah dan membuat ngiler pemodal besar. Di Indonesia, pemain besar yang berkubang di e-commerce adalah Grup Djarum. Melalui PT Global Digital Prima (GDP), Djarum mengakuisisi Kaskus.com. Saat ini Kaskus

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Bisnis Transaksi online terkenal dengan forum komunitas dan jual beli online, termasuk sistem pembayaran online KasPay, fasilitas iklan Kas Ads, serta akses Kaskus mobile. Djarum juga mendirikan Blibli.com melalui bendera PT Global Digital Niaga. Selain itu, melalui Bank Central Asia (BCA), Grup Djarum merambah e-commerce dengan menggandeng portal belanja seperti www.bhinneka.com, www.blibli.com, www.cbn.net.id, www.gudang-voucher.com, serta livingsocial.co.id. Tak kalah dengan BCA, Bank Mandiri juga meluncurkan portal belanja online bernama tokone.com. Selain itu, bank terkaya di tanah air ini juga menggandeng Metra-Net, pengelola situs Plasa.com.

Baru Tahun Depan Toko-toko online pun terus bermunculan. Panorama Group yang bergerak di bidang travel, kini merambah bisnis e-commerce. Menurut Fenny Maria, General Manager PT Travelicious Indonesia, perilaku berbelanja dengan pola online shop semakin berkembang karena harganya lebih murah. “Kami meluncurkan situs Travelicious. co.id untuk menggarap pangsa pasar ecommerce,” katanya. Produk yang ditawarkan berupa penjualan paket hotel dan tra-

vel, kuliner, aktivitas dan hiburan, produk, serta kecantikan dan rekreasi. Hal sama juga dilakukan The Body Shop Indonesia yang memulai bisnis online dengan meluncurkan e-commerce dan m-commerce. Budi Utomo, E-commerce and Social Selling Manager The Body Shop Indonesia, mengatakan metode belanja melalui shopping online ini tentunya memudahkan konsumen yang berada di luar daerah, yang belum terdapatnya toko The Body Shop untuk tetap bisa berbelanja dengan mudah. Sistem pembelian E-commerce ini, kata

Adapun hasil riset Dailysocial dan Veritrans di 2011 menyebutkan pasar e-commerce Indonesia diestimasi sebesar US$ 0,9 miliar. Kategori pembelian tertinggi di internet adalah produk lifestyle seperti fashion dan kosmetik, diikuti travel, musik/video/games, elektronik, dan buku. inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Fenny, sudah bisa diakses sejak 4 Mei 2012 sehingga menaikkan jumlah pengguna internet yang berkunjung ke web The Body Shop menjadi 5.000 visitor per hari dari sebelumnya sekitar 2.000 visitor per hari. Dengan peluncuran shopping online ini, diharapkan ada sekitar 20.000 pengguna internet yang akan berkunjung ke web The Body Shop. Gurihnya pembeli di internet membuat pemodal asing juga tergiur untuk berinvestasi di Indonesia. Rakuten, misalnya. Perusahaan e-commerce asal Jepang itu menggandeng MNC Group dan meluncurkan Rakuten Belanja Online (Rakuten. co.id) sejak Juni 2011. Kini, mal belanja online ini telah memiliki lebih dari 300 merchant dan menawarkan lebih dari 200 ribu produk. Namun, sayangnya, aturan yang mengikat bisnis ini belum ada. Bank Indonesia (BI) lantas mengupayakan peraturan mengenai e-commerce. Sayangnya, aturan ini baru selesai tahun depan dengan tetap menggandeng Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kominfo). “Belum dalam waktu dekat. Dengan Kemendag (Kementerian Perdagangan) bisa aturannya keluar tahun depan. Untuk Kominfo tetap kerja sama karena kan dia yang atur internetnya,” ujar Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia. Aturan belanja online (e-commerce) ini, menurut Ronald, menjadi penting karena melibatkan berbagai pihak dan jumlah transaksi mencapai puluhan juta rupiah per hari. “Itu berkaitan dengan masyarakat,” katanya. n

27


Bisnis Petrokimia

pabrik petrokimia

Berharap Banyak Investor Petrokimia Impor petrokimia tetap tinggi. Investor Korea terkendala lahan. Teks AS Riyanto Foto riset

28

K

isruh produsen petrokimia dan refinery terbesar di Asia Tenggara terus bergulir. PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) sampai saat ini belum juga sanggup membayar seluruh utangnya kepada PT Pertamina (Persero). Akibatnya, BUMN ini mem-

persiapkan tim penilai untuk mengeksekusi aset TPPI. TPPI tak mampu membayar utang di tengah harga petrokimia di pasar global yang terus menanjak. Selain itu, Indonesia juga masih kekurangan produk petrokimia seperti polipropena, butadiene ton, dan etilena. Minimnya produk petrokimia ini membuat berbagai rencana pengembangan banyak digelar oleh investor. Dalam tiga bulan ini harga produk petrokimia sedang meninggi. Menurut Fajar Budiyono, Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik (Inaplas), tren pasar penjualan produk tersebut ke arah positif. Harga petrokimia periode Juni 2012 mencapai

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Bisnis Petrokimia US$ 1.104 per ton. Harga ini terus menanjak dan pada Agustus yang lalu sudah menembus angka US$ 1.262 per ton. Masalahnya, produsen dalam negeri tak mampu mencukupi kebutuhan nasional. Menurut Panggah Susanto, Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian, tahun lalu, impor bahan baku industri petrokimia mencapai US$ 5,1 miliar. Impor polipropena mencapai 500 ribu ton, butadiene 63 ribu ton, dan etilena 300 ribu ton. Tingginya impor bahan baku plastik itu membuat Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia memprediksi industri plastik masih belum optimal. Pertumbuhan industri plastik tahun ini diprediksi mencapai angka 7% atau meleset dari target awal yang sebesar 10%. Nah, agar investor tertarik menanamkan uangnya di industri petrokimia, pemerintah telah menyiapkan berbagai rayuan. Kementerian Perindustrian misalnya mengusulkan agar sektor industri hulu petrokimia mendapatkan fasilitas pembebasan pajak (tax holiday) selama 10 tahun untuk meningkatkan produksi di dalam negeri serta mengurangi ketergantungan pada impor produk petrokimia. Sejumlah perusahaan yang telah diusulkan ke Kementerian Keuangan untuk menerima keringanan pajak adalah PT Unilever dan PT Chandra Asri. Suhat Miyaso, Sekretaris Perusahaan PT Chandra Asri Tbk, mengatakan bahwa permintaan fasilitas tax holiday selama 10 tahun dapat meningkatkan investasi di sektor petrokimia. Untuk pembangunan pabrik butadiene, yang masih dalam proses untuk memperoleh tax holiday, ditargetkan baru akan selesai pada 2013 dengan tambahan kapasitas pengolahan sebesar 50 ribu ton per tahun. Juga penambahan investasi pada salah satu pabrik bahan baku pembuatan polyethylene dengan kapasitas pengolahan sekitar 70 ribu ton per tahun, serta methyl tert butyl ether (MTBE) sekitar 90 ribu ton per tahun.

perdagangan yang mengalami tren negatif. Diprediksi, investasi di Indonesia tahun depan bisa menembus angka US$ 30 miliar jika investasi Honam sebesar US$ 5 miliar jadi masuk. Namun rencana Honam terganjal oleh persoalan lahan. Rencananya, Honam ingin membeli 45 hektare lahan milik PT Krakatau Steel (KS). Masalahnya, lahan itu merupakan lahan produksi yang juga diperlukan oleh KS untuk kepentingan produksinya. “Mereka ingin lahan di dekat Titan (Titan Kimia, anak perusahaan Honam) dan itu milik Krakatau Steel,� papar Panggah. Saat ini sedang dicari dasar hukum untuk penjualan lahan tersebut. Kementerian BUMN sudah setuju untuk melepas lahan milik PT KS tersebut. “Jadi sekarang tinggal dicarikan cara penjualan tanah yang dibenarkan secara hukum,� tambah Panggah. Selain Honam, ada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan Siam Cement Croup (SCO) yang akan membangun cracker nafta senilai US$ 1,5 miliar. Juga Aramco akan membangun refinary dan Kuwait Petroleum Corporation (KPC) akan membangun refinary senilai US$ 8 miliar. Serta LG International bekerja-

sama dengan PT Duta Firza akan membangun pabrik petrokimia di Tangguh, Papua Barat, senilai Rp 27 triliun. LG International, misalnya. Perusahaan asal Korea Selatan ini bersama PT Duta Firza berencana membangun pabrik petrokimia di Tangguh, Teluk Bintuni, Papua Barat. Nilai investasi mencapai Rp 27 triliun. Pabrik petrokimia ini akan memanfaatkan gas dari kilang Tangguh khususnya Train 3 dan 4 yang diharapkan selesai dibangun pertengahan 2017. Adapun tes produksi pertama ditargetkan pada kuartal keempat 2017 atau awal 2018. Adapun Saudi Aramco Asia Company Limited (SAAC), anak usaha Saudi Aramco, akan menggandeng PT Pertamina dalam pembangunan proyek kilang minyak dan petrokimia terintegrasi di Tuban, Jawa Timur. Proyek ini didesain untuk memproses minyak mentah sebesar 300 ribu barel per hari (bph), yang sebagian besar akan dipasok oleh Saudi Aramco berdasarkan kontrak jangka panjang. Hasil produksi kilang di Tuban itu nantinya untuk memenuhi permintaan BBM dan petrokimia yang terus meningkat di tanah air dan Asia Tenggara. n

Pertumbuhan industri plastik tahun ini diprediksi mencapai angka 7% atau meleset dari target awal yang sebesar 10%.

Bisa tembus US$ 30 miliar Tahun ini, setidaknya ada lima investor yang akan membangun industri petrokimia. Namun, tak semuanya berjalan lancar. Honam Petrochemical Corporation, misalnya. Perusahaan asal Korea Selatan ini merupakan salah satu harapan investasi pemerintah di tahun 2013. Sebab, pemerintah di tahun depan membutuhkan investasi sebesar US$ 18,5 miliar untuk menyeimbangkan neraca

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

29


Executive Lounge Bandara

Havana (Term 2 f) Prima (Term 2f) El john (Term 1b) El john (Term 1c) Sunda kelapa Lounge (Term 2 f) Mandiri Lounge (Term 2 f) BNI Lounge (Term 2 f) Citibank Lounge (Term 2 f) Citibank Lounge Intr (Term 2 f) Batavia Lounge (Term 2d) Mutiara Longe (Term 2e) Kedaton Executive Lounge (Term 1a) Jw Lounge (Term 1a) Jw Sky Lounge (Term 2e) Taman Sari Royal Heritage Spa (Term 2f) D. Green Lounge (Term 3) Emerald Sky Lounge (Term 2f) Emerald Sky Lounge (Term 2d) Bengawan Solo Cafe (Term 1b) Oh La La Café (Term 2d) Padma Lounge (Ngurahrai Bali) Cempaka Lounge (Ngurahrai, Bali) Mandiri Prioritas (Ngurahrai, Bali) Garuda Executive Lounge (Ahmad Yani) Arjuna Lounge (Ahmad Yani) Srikandi Lounge (Ahmad Yani) Garuda Executive Lounge (Adi Sucipto) Borobudur Lounge (Adi Sucipto) Syaleindra Lounge Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang Lembayung Lounge Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru Minang Kabau Lounge Bandara Udara Internasional Ketaping Padang Crown Gapura Angkasa Lounge Polonia Medan Jw Lounge Terminal keberangkatan domestik bandara Depati Amir - bangka Jw Lounge Terminal Keberangkatan Int. Bandara Lombok Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Sultan Thaha - Jambi Jw Sky Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia - Medan Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Hangnadim - Batam Jw Lounge Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai - Bali

Café

Kopi Luwak (All Jkt) Kopi thiam (PI) J.Co Donuts & Café Oh LaLa Apple Tree (MNC Tower) Marzano (Senayan City) Founzu Restoran (Wisma BNI) Bengawan Solo Café Cup & Cino Cofe House Segafredo Zaneti Espreso Tator Café Cazasuki Resto

Bengawan Solo Café (Medan) Bengawan Solo Café (Surabaya) Bengawan Solo Café (Jogjakarta) Starbucks Café Christine Bakery Exselco Travel Dwijaya Travel (Wisma BNI) Executive Barbershop/Salon Paxi Servis Center Daihatsu Rumah Sakit Medistra RS. Satiti Depok

Hotel

Grand Sahid Jaya Borobudur Fulham Hotel Hotel Sentral - Pramuka (Drug Store) Hotel Century - Sudirman Hotel Kaisar - Duren Tiga Hotel Mega - Cikini Hotel Mega Anggrek Hotel Peninsula Slipi Hotel Menteng II Hotel Manhattan Hotel Sun Lake Hotel OMNI Batavia Hotel Ibis Slipi Hotel Regent Inter Continental - Rasuna Said Hotel Sahid Jaya Sudirman Hotel Ambara - Blok M Hotel Classic - Jl. Samanhudi Hotel Mulia - Senayan Hotel Mercure - Ancol Hotel Milenium - Kebon Sirih Hotel Cipta I Hotel Golden Truly - Gunung Sahari Hotel Sofyan Betawi - Cikini Hotel Traveller - Mangga Dua Apartement & Hotel Tropic - Grogol Mall Bellagio - Mega Kuningan

Gedung Perkantoran

Apartement Taman Rasuna - Mm Little Corner Gedung Plaza Aldiron - Inkopau Gatot Subroto Gedung Menara Thamrin - Basement Gedung Graha Niaga - Liquid Shop - Loby Gedung Manara Jamsostek Gedung Graha Surya Internusa - Rasuna Said Gedung Manara Gracia - Rasuna Said Gedung Century Tower - Rasuna Said Gedung Depnaker RI Gatot Subroto Gedung Wisma Adhi Graha - Gatot Subroto Gedung Wisma Indo Mobil - Mt Haryono Gedung Depkes RI - Rasuna Said Gedung Wisma 77 Gedung Menara Dea Mega Kuningan Gedung Graha Pertamina - Rasuna Said Gedung BPK RI. S.Parman

Gedung Menara Karya - Rasuna Said Gedung Wisma Sonatopas -S. Parman Tiptop Pondok Bambu (Hypermart) Rest Area Km 13.5 Tol Jkt Tangerang - Pujasera Total Bonjour - Buncit Mampang

Toko Buku

Toko Buku Gunung Agung Kwitang 6 Toko Buku Gunung Agung Kwitang 38 Toko Buku Gunung Agung Atrium Senen Toko Buku Gunung Agung Sunter Toko Buku Gunung Agung Blok M Toko Buku Gunung Agung Pondok Indah Mall Toko Buku Gunung Agung Citraland Toko Buku Gunung Agung Trisakti Toko Buku Gunung Agung Senayan City Toko Buku Gunung Agung Arion Toko Buku Gunung Agung Cbd Cileduk Toko Buku Gunung Agung Bumi Serpong Damai (BSD) Toko Buku Gunung Agung City Mall Tangerang Toko Buku Gunung Agung Bekasi Toko Buku Gunung Agung Pondok Gede Toko Buku Gunung Agung Tamini Square Toko Buku Gunung Agung Cyber Park (Bekasi) Toko Buku Gunung Agung Margo City (Depok) Toko Buku Gunung Agung Uob Plaza Mh. Thamrin Toko Buku Gunung Agung Jembatan Merah (Bogor) Toko Buku Gunung Agung Tunjungan Plaza (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Delta Plaza (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Galaxy Mall (Surabaya) Toko Buku Gunung Agung Libi (Denpasar) Toko Buku Gunung Agung Ramayana (Denpasar) Kinokuniya Grand Indonesia (Jakarta) Kinokuniya Bellezza (Jakarta) Kinokuniya Pondok Indah Mall (Jakarta) Kinokuniya Plaza Senayan (Jakarta) Toko Buku Gramedia Central Park (Jakarta) Toko Buku Gramedia Cinere (Jakarta) Toko Buku Gramedia Gandaria (Jakarta) Toko Buku Gramedia Kediri (Jawa Timur) Toko Buku Gramedia Madiun (Jawa Timur) Toko Buku Gramedia Maumere (Ntt) Toko Buku Gramedia Malang Town Square (Malang) Toko Buku Gramedia Basuki Rahmat (Malang) Toko Buku Gramedia Nikita Plaza (Denpasar) Toko Buku Gramedia Duta Plaza (Denpasar) Toko Buku Gramedia Bali Galeria (Denpasar) Toko Buku Gramedia Ternate (Denpasar) Toko Buku Gramedia Binjai (Sumatera Utara) Toko Buku Gramedia Grand Palladium (Medan) Toko Buku Gramedia Sun Plaza (Medan) Toko Buku Gramedia Medan Mall (Medan) Toko Buku Gramedia Gajah Mada (Medan) Toko Buku Gramedia Cibinong Toko Buku Gramedia Pondok Gede (Jakarta Timur) Toko Buku Gramedia Cijantung (Jakarta Timur) Toko Buku Gramedia Gajahmada (Jakarta) Toko Buku Gramedia Melawai (Jakarta Selatan) Toko Buku Gramedia Pintu Air (Jakarta) Toko Buku Gramedia Daan Mogot (Jakarta) Toko Buku Gramedia Golden Truly (Jakarta)

Toko Buku Gramedia Jambi Toko Buku Gramedia Bengkulu Toko Buku Gramedia Palembang Atmo Toko Buku Leksika Mercu Buana Toko Buku Leksika Tarumanegara Toko Buku Leksika UI Toko Buku Togamas Diponegoro (Surabaya) Toko Buku Togamas Margorejo (Surabaya) Toko Buku Togamas Petra (Surabaya) Toko Buku Togamas Malang Sinar Supermarket Jemur Sari (Surabaya) Sinar Supermarket Darmo Satelit (Surabaya) Sinar Supermarket Bintoro (Surabaya) Sinar Supermarket Jagir (Surabaya) Sinar Supermarket Perak (Surabaya) Sinar Supermarket Darmo Park (Surabaya) Indomart Convenient Dirjen Pajak (Jakarta) Indomart Convenient Plaza Indofood (Jakarta) Indomart Convenient Wisma Kodel (Jakarta) Indomart Convenient Apartamen Casablanca (Jakarta) Indomart Convenient Indocement (Jakarta) Indomart Convenient BCA Pluit (Jakarta) Indomart Convenient BCA Matraman (Jakarta) Indomart Convenient Metropolitan (Jakarta) Indomart Convenient Wisma Budi (Jakarta) Indomart Convenient Ario Bimo (Jakarta) Indomart Convenient Arthaloka (Jakarta) Indomart Convenient Plaza Bapindo (Jakarta) Indomart Convenient Point Convenient KGB (Jakarta) Indomart Convenient Pc Oli Centre Building (Jakarta) Indomart Convenient Menara Imperium (Jakarta) Indomart Convenient Point Thamrin Residence (Jakarta) Indomart Convenient The Boulevard (Jakarta) Indomart Convenient Point City Home (Jakarta) Indomart Concenient Point Cempaka Mas (Jakarta) Indomart Convenient Point Mt Haryono (Jakarta) Indomart Convenient Prj Kemayoran (Jakarta) Indomart Convenient Point Maple Park (Jakarta) Indomart Convenient Pluit Village (Jakarta) Indomart Convenient Mangga Dua Square (Jakarta) Indomart Convenient Point Taman Fatahillah (Jakarta) Indomart Convenient Point Menara Supra (Jakarta) Times Bookstore Pluit Village Times Bookstore Kemang Village Times Bookstore Pacific Place 1 Times Bookstore Pacific Place 2 Times Bookstore Uph Karawaci Times Bookstore Cibubur Junction Times Bookstore Citos Times Bookstore Pejaten Times Bookstore Plaza Semanggi Times Bookstore Puri St. Moritz Times Bookstore Siloam Hospital Kebun Jeruk Times Bookstore Siloam Hospital Karawaci Times Bookstore Supermall Karawaci Times Bookstore Aryaduta Hotel Jakarta Times Bookstore Mochtar Riady Cancer Center, Jakarta Toko Buku Fresh Media (Cibubur) Anugerah Media - Hermes (City Of Tomorrow, Surabaya) Teratai Bookshop (Menteng Huis, Jakarta) Erlangga - Hypermart Cikarang

form

Langganan

Alamat : Jln Sungai Sambas VI/12 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12130 Telp. (021) 72787313, 72787316 Fax. (021) 7210976

Iklan HLM 30 1

Nama

: ........................................................................................................................................

Alamat

: ........................................................................................................................................ ........................................................................................................................................ ........................................................................................................................................

Telephone

: ........................................................................................................................................

Email

: ........................................................................................................................................

3/31/12 12:22 PM


TEKS Mikail Foto Riset Ilustrasi Fonda Lapod

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

31


J

Protes anti-Jepang di China

epang menyebutnya Pulau Senkaku dan China menyebutnya Diaoyu. Pulau itu memang kecil dan tak berpenghuni pula. Namun, gara-gara pulau itu, hubungan China dan Jepang memanas. Entah apa yang jadi pangkal soal. Bisa jadi itu soal gengsi dua negeri kaya di Asia itu. Terlebih bila menilik faktor sejarah. Konon, pulau di Laut Timur China dan dekat dengan Taiwan itu punya kandungan minyak yang lumayan banyak. Inilah yang jadi pangkal bergolaknya hasrat kedua negara untuk memiliki. Maklum, minyak merupakan komoditas strategis yang sangat dibutuhkan setiap negara di dunia ini. Dan kebetulan, selama ini eksplorasi minyak China berada di sekitar wilayah laut timur negeri itu. Belakangan, ketegangan kedua negara makin menjadijadi. Keduanya ngotot dengan beragam alasan. Klaim Jepang, yang menyebut pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya, disebut China sebagai upaya pendistorsian sejarah. Sulit menentukan mana yang benar karena semua punya argumentasi. Ini pula yang kemudian memunculkan kecemasan banyak pihak. Maklum saja, China dan Jepang adalah dua raksasa Asia dalam urusan fulus. China kini adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ke dua setelah Amerika Serikat. Sementara Jepang, berada di urutan ketiga. Apakah sengketa itu kemudian benar-benar mengganggu hubungan dagang kedua negara? Ini yang menarik. Bila menilik sejarah, China dan Jepang sudah lama tak akur. Jadi keributan yang terjadi saat ini tidak semata dipicu oleh persoalan perebutan pulau. Tapi ternyata, sengketa yang kerap memanaskan suhu politik kedua negara itu, tak berimbas banyak pada hubungan dagang keduanya. Walhasil cekcok jalan terus, tapi hubungan ekonomi te-

32

tap berlangsung mulus. Jepang merupakan mitra dagang nomor wahid bagi China. Sementara China merupakan pelanggan terbesar produk ekspor Jepang. Financial Times mencatat, di tahun 2007, misalnya, hubungan dagang kedua negara mencapai nilai US$ 236,6 miliar atau 17,7% dari total perdagangan luar negeri Jepang. Nilai itu menggeser posisi Amerika Serikat yang sebelumnya menjadi mitra dagang terbesar Jepang. Keakraban keduanya, setiap tahun, terus mengalami peningkatan. Bahkan sepanjang semester I yang baru lalu, nilai perdagangan bilateral China-Jepang telah mencapai 12,6 trilliun yen atau sekitar US$ 150 miliar. Bukan hanya itu, mulai 1 Juni 2012, transaksi yang mereka lakukan tak lagi melibatkan dolar AS, melainkan sudah memakai yen dan yuan. Beberapa tahun belakangan ini Jepang juga aktif menggelontorkan investasinya di negeri Tirai Bambu itu. Dalam rentang waktu 1999-2007 Jepang menempati posisi teratas soal urusan foreign direct investment (FDI) di China dengan jumlah US$64 miliar atau 10% dari investasi yang masuk ke China. Investasi itu merambah ke segala bidang. Mulai kerjasama di bidang manufaktur sampai urusan ritel. Dan harus diakui, hubungan dagang perusahaan-perusahaan besar Jepang dan China memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara. Transfer teknologi yang dilakukan Jepang menjadikan mutu produk-pruduk China terus meningkat. China pun mampu mengembangkan jaringan pasar mereka dengan brand perusahaan ternama Jepang berlabelkan made in China, yang memenuhi pasar di Jepang maupun negara-negara lain.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


Simbiosis mutualisme Sejak tahun 1970, China memang mulai membuka pasarnya. Jepang menjadi sasaran utama ekspor pemerintah dan perusahan-perusahaan di China. Tidak mengejutkan jika dalam rentang waktu 1990-2007 nilai ekspor China ke Jepang terus meningkat dengan nilai mencapai US$ 127,7 miliar. Ini jelas membawa perubahan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi China. Di tahun 1990 misalnya, ekspor utama China ke Jepang adalah produk manufaktur (27,5%), bahan bakar dan minyak mentah (24%), serta bahan makanan dan hewan (15,7%). Di tahun 2007 pola ekspor China ke Jepang mulai berubah secara dramatis. Tidak lagi mengandalkan bahan mentah, China sejak itu menjadi pengekspor mesin dan alat transportasi terbesar ke Jepang. Nilainya mencapai US$ 44,5 miliar atau hampir 38% nilai total ekspor China ke Jepang. Sebaliknya bagi Jepang, geliat yang terjadi di China menjadikan ekspor produk-produk Jepang terus melonjak dengan pertumbuhan rata-rata 18,5% di rentang waktu yang sama. Nilai ekspor Jepang ke China di tahun 2007 mencapai nilai US$ 55,7. China Threat Ini jelas menarik. Sebab, kemajuan pesat di China—yang berbasiskan investasi Jepang—mulai menimbulkan ancaman. Media di Jepang kerap mengulas tentang ini dengan

tajuk “China Threat”. Salah satu bukti yang tak bisa dipungkiri, China mampu menggeser posisi Jepang pada posisi ke tiga dalam urusan laju pertumbuhan ekonomi dunia. Namun ulasan bernada peringatan itu tak membuat kecut pemerintah dan para pengusaha Jepang untuk terus berinvestasi. Sebab, harus diakui, China adalah salah satu faktor penyelamat ekonomi Jepang saat meradang di tahun 2002. Nilai penjualan Jepang ke China, saat itu mencapai dua per tiga dari total pertumbuhan ekspor Jepang, atau mampu menyumbangkan 0,8% pertumbuhan ekonomi Jepang yang sebelumnya hanya dalam kisaran 0,26%. Dengan kata lain, tanpa ekspor ke China, bisa jadi ekonomi Jepang akan terus meradang dalam stagnasi kala itu. Memang data Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut, FDI Jepang di China merupakan yang terbesar kedua setelah Hongkong. Dalam rentang waktu 1990-2007, angka investasi langsung Jepang di China mencapai US$ 64 miliar, atau 10% total FDI di China. Di tahun 1990 FDI Jepang di China hanya sekitar US$ 0,5 miliar. Jumlah itu membengkak hingga US$ 4,4 miliar di tahun 2004 dan US$ 6,5 miliar di tahun 2005 yang merupakan angka tertinggi. Di tahun 2011, dalam lima bulan pertama, nilai investasi Jepang mencapai US$ 3,22 miliar, atau naik sekitar 16,6% dibanding tahun sebelumnya. Dan nilai itu melonjak hingga 50% di akhir tahun dengan nilai mencapai US$ 6,3 miliar. Kondisi ini sangat kontras dibanding nilai investasi Amerika Serikat di China yang turun 26% tahun lalu dan hanya senilai US$ 3 miliar. “Investasi Jepang di China mengalami booming sejak 2011.

Geliat China yang menunjukkan angka terus meningkat jelas menjadi sumber daya pertumbuhan ekonomi Jepang dan ditangkap sebagai peluang luar biasa bagi perusahaanperusahaan multinasional Jepang. inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

33


Protes anti-Jepang di Hong Kong

China adalah pasar besar dan sangat menarik bagi Jepang. Itu sebabnya pemerintah dan para pengusaha Jepang tak akan menarik investasinya, bahkan cenderung untuk terus menggelontorkan investasi di negeri itu,” papar Shuichi Koseki, CEO Itochu East Asia seperti dikutip chinadaily.com.cn. Peningkatan nilai investasi Jepang di China, memang, tak lepas dari kondisi krisis global yang berlangsung dalam satu dekade ini. Suramnya pasar Eropa dan AS, ditambah nilai tukar mata uang yen yang cenderung tinggi, menjadikan perusahaan Jepang di China makin kompetitif. Shen Danyang, juru bicara Kementerian Perdagangan China, menyebut hal itu juga dipengaruhi oleh performa cemerlang perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di China selama satu dekade terakhir. Dan itu didorong oleh meningkatnya daya beli warga domestik China sejalan terus menggeliatnya ekonomi negeri itu. “Dan tentu saja itu juga didukung oleh iklim investasi menjanjikan yang kami berikan,” imbuh Danyang.

Politik vs Fulus Meski berkembang pesat, data JETRO (Japan External Trade Organization) mencatat, nilai profit yang diraih perusahaan manufaktur Jepang cenderung menurun sejak tahun 2010. Dari 65,5% di tahun 2010, menjadi 63,5% di tahun lalu. Di bidang nonmanufaktur, profit yang diraih perusahaan-perusahaan Jepang juga menyusut, dari 62,4% di tahun 2010 menjadi hanya 59,5% di tahun 2011. Penurunan ini dipengaruhi gejolak harga bahan mentah

34

dan tenaga kerja di China. Belakangan bahkan banyak perusahaan yang mengeluhkan maraknya aksi buruh-buruh pabrik di China. Aksi itu diklaim para pengusaha Jepang sebagai penyebab lambatnya proses produksi. Makanya, wajar jika belakangan—seiring memanasnya sengketa Pulau Senkaku atau Diayou—banyak pengamat meyakini, hubungan perdagangan kedua negara itu bakal berakhir. Los Angeles Times beberapa waktu lalu bahkan menulis, inilah momen yang diprediksi sebagai awal dari kejatuhan ekonomi China dan Jepang yang merupakan negara terkuat kedua dan ketiga di bidang ekonomi dunia. Sebuah prediksi yang tidak berlebihan. Buktinya, banyak pabrik, restoran, minimarket dan toko ritel Jepang di hampir seluruh China tutup akibat aksi massa. Memanasnya perebutan Senkaku memunculkan sentimen anti-Jepang. Perusahaan otomotif raksasa seperti Nissan, Honda, Toyota, dan Mazda, serta perusahaan elektronik seperti Sony menunda beroperasi. Suhu politik juga memanas, di mana masing-masing pihak berunjuk kekuatan di kawasan sekitar pulau sengketa itu. “Ini merupakan situasi terburuk yang pernah terjadi,” kata Tetsuo Kotani, peneliti Japan Institute of International Affairs di Tokyo. Selain itu, gejolak ini juga mendorong pengusaha Jepang untuk memikirkan kembali risiko berinvestasi di China. “Ada baiknya kami melongok kawasan lain seperti Asia Tenggara, Amerika Selatan, atau Afrika untuk berinvestasi,” imbuh Tetsuo. Benarkah prediksi itu? Semua masih menunggu waktu. Hanya, ada catatan menarik Prof Dr Xing Yuqing dari International University of Japan, yang juga peneliti senior di East Asian Institute, National University of Singapore. Dalam catatannya yang berjudul “Japan’s Unique Economic Relations With China: Economic Integration Under Political Uncertainty,” Xing tak yakin itu bakal terjadi. Alasannya cukup beragam. Sebab, katanya, hubungan Jepang dan China terbilang unik. Jepang jelas merupakan negara dengan sistem ekonomi pasar yang kuat, sementara China di sisi lain tengah giat melakukan transformasi ekonomi menuju ekonomi pasar yang bebas. Kondisi ini, sebut Xing, membuat kepentingan ekonomi menjadi lebih penting ketimbang urusan politik. Alasan lain, Jepang selama ini dikenal sebagai negara dengan kekuatan modal serta teknologinya. Ini sejalan dengan kekuatan ekonomi China yang tengah menggeliat dengan sumber daya manusianya. Pertumbuhan China yang tinggi, jelas menjadi sumber daya pertumbuhan ekonomi Jepang. Dan itu ditangkap sebagai peluang luar biasa bagi perusahaan-perusahaan multinasional negeri matahari terbit itu. Masifnya investasi Jepang di China, mau tak mau membawa negara itu masuk dalam rantai produksi global Jepang hingga akhirnya makin menguatkan hubungan industri keduanya. “Tak bisa dipungkiri, hubungan kerjasama China-Jepang telah menciptakan win-win scenario yang membawa keuntungan luar biasa,” papar Prof. Xing. Nah, bila begitu, lantas siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam urusan sengketa pulau itu? Politikus boleh saja berargumentasi. Tapi dalam soal ekonomi, fulus jelas lebih penting ketimbang mendengar rentetan argumen sejarah yang tak berujung itu. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


P

Minyak Membakar di Pulau Sengketa

erebutan Pulau Senkaku-Diayou, antara Jepang dan China, sudah berlangsung lama. Jepang mengklaim, Senkaku masuk dalam kawasannya sejak pemerintahan Meiji memasukkan pulau itu ke dalam wilayah Prefektur Okinawa di tahun 1895. Itu dilakukan setelah tidak ada klaim Dinasti Qing di China atas kepemilikan pulau itu. Pihak Jepang menyebut, awalnya pemerintah China tidak menyoal klaim itu. Sengketa baru muncul setelah di tahun 1970-an diketahui pulau itu menyimpan persediaan minyak dan gas bumi yang menjanjikan. Setelah itu, aksi saling klaim pun marak. Inilah kronologis perseteruan dua negera kuat di Asia itu.

Pulau Senkaku dan menyulut sentimen anti Jepang di Hong Kong, Taiwan, dan China.

26 September 1996 David Chan seorang aktivis Hong Kong tewas setelah terjun dari kapal Kien Hwa yang diadang kapal patroli Jepang di Laut Timur China dekat Pulau Senkaku. Sentimen anti-Jepang makin meluas. 1997 Aktivis Hong Kong dan Taiwan bergerak dengan kapal menuju kawasan sengketa.

1995 China terus menebar pengaruhnya dengan menempatkan kapal-kapalnya di seputar Pulau Senkaku. Juni 1996 Jepang mendeklarasikan Zona Ekonomi Ekslusif (EEZ) di kawasan Senkaku. Sejak itu ketegangan mulai menghangat dengan hadirnya kapal-kapal minyak bahkan kapal perang China di sekitar Senkaku. Juli 1996 Sekelompok nasionalis Jepang menyalakan mercusuar di

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Kapal Patroli Jepang menabrak kapal aktivis taiwan

35


September 1998 Aktivis China mendarat di Pulau Senkaku (China menyebutnya Pulau Diaoyu) dengan Kapal Bao Diao Hao. Kapal itu tenggelam setelah menabrak kapal patroli Jepang. 2 Maret 2000 Armada kapal perang China menggelar latihan di Laut Timur China, tak jauh dari Pulau Senkaku. 2003 China dan Taiwan menegaskan klaimnya pada Pulau Senkaku (Diaoyu). 22 Juni 2003 Aktivis China dan Hong Kong mencoba masuk Senkaku menggunakan kapal-kapal nelayan, tapi berhasil diadang kapal patroli Jepang. 15 Januari 2004 Kapal patroli Japanese Maritime Self Defense Forces (JMSDF) menyerang dua kapal nelayan China. 24 Maret 2004 Tujuh aktivis China ditangkap polisi Okinawa setelah 10 jam mendarat di Pulau Senkaku. Jepang secara resmi melontarkan protes ke China. Sejak itu 20 kapal patroli Jepang dikerahkan di kawasan itu. 23 April 2004 Sekelompok sayap kanan Jepang menabrakkan sebuah bus ke gedung konsulat China di Osaka. Juli 2004 Jepang memulai upaya eksplorasi gas alam di kawasan ZEE sebagai balasan atas langkah pembangunan pusat ekplorasi gas alam tak jauh dari lokasi sengketa. 9 Juli 2004 Aktivis China (Patriots Alliance Network) menggelar aksi di depan kantor kedutaan Jepang di Beijing. Mereka menentang kegiatan eksplorasi minyak Jepang di sekitar Laut Timur China. 21 Juli 2004 Kapal survei angkatan laut China berbobot 1 ton lebih terlihat di kawasan EEZ, sekitar 40 km dari Senkaku. Kapal lain berbobot 3,536 ton milik pemerintah China juga terlihat di sekitar wilayah 340 km dari kawasan Okinawa. 19 Oktober 2004 Beijing mengumumkan akan menggelar diskusi bilateral membahas konflik eksplorasi minyak di laut timur China. Jepang mengklaim ekplorasi gas alam yang dilakukan China masuk ke dalam wilayahnya dan mendesak China untuk memberikan informasi detail. 10 November 2004 Sebuah kapal selam yang dicurigai bertenaga nuklir milik China terdeteksi selama dua jam berada di perairan Jepang,

36

Ketegangan antara kapal patroli jepang dan taiwan

dekat Taiwan. Angkatan laut Jepang siaga.

16 November 2004 Jepang menyebut China mengakui kepemilikan kapal selam misterius itu yang disebut tengah melakukan latihan dan mengalami kesalahan teknis. Kementerian perdagangan Jepang meyakini, kapal selam itu terkait eksplorasi gas China di sekitar kawasan sengketa. Januari 2005 Japan Petroleum Exploration Co. dan Teikoku Oil Co. berencana membangun eksplorasi gas alam di kawasan Laut Timur China, tak jauh dari lokasi sengketa. 9 Februari 2005 Jepang menegaskan kontrolnya atas mercusuar setinggi hampir 6 meter yang dibangun para aktivis sayap kanan Jepang di tahun 1988. Langkah ini disebut Beijing sebagai langkah provokatif serius Jepang yang melanggar teritori China. 13 April 2005 Jepang memutuskan untuk menghandel pemberian hak eksplorasi minyak dan gas alam di perairan sebelah timur “median line� di Laut Timur China. Klaim ini ditentang China. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


S

ebuah papan bertuliskan “Welcome to Chinese” terpampang di sebuah restoran di kawasan Myeong-dong, Korea Selatan. Tentu saja itu ditujukan untuk pelancong China yang kerap menghamburkan fulusnya untuk menikmati liburan di bulan Oktober. Asal tahu saja, World Tourism Organization mencatat, pertumbuhan ekonomi China menjadikan tradisi traveling bukan lagi hal yang mahal bagi warga China. Hingga tahun 2020, diprediksi 100 juta warga China bakal menikmati hobi jalan-jalan mereka. Nah, di tengah hangatnya sengketa pulau Senkaku (Diayou) antara Jepang dan China, Korsel sepertinya ingin menangguk keuntungan. Maklum, turis China dikenal royal Konon, seorang turis China mampu merogoh kocek sampai 1 juta won (US$893) untuk belanja. Jumlah itu jauh ketimbang turis Jepang yang dianggap pelit. Tahun lalu, data Kementerian Keuangan Korsel menyebut rata-rata turis China menghabiskan US$1.949 per orang. Jumlah ini jauh lebih tinggi ketimbang jajan pelancong asal Amerika Serikat yang hanya US$ 1.408 dan Jepang US$ 1.075. Saking royalnya belanja, para turis China bisa membuat sibuk para petugas di bandara Incheon di Seoul. Pemerintah Korsel berharap, rekor 100 ribu turis asal China akan segera terealisasi seiring maraknya boikot terhadap segala yang berbau Jepang. Lotte Duty Free, sebuah perusahaan ritel terbesar Korsel yakin, jika sengketa pulau itu bakal menggandakan jumlah turis China ke Korsel selama libur Pekan Emas di China. Menyambut ‘ledakan’ itu, Lotte menambah jumlah tenaga penerjemah yang bakal ditempatkan di meja-meja informasi gerai-gerainya. Beragam promosi dikibarkan dengan iming-iming hadiah sedan Sonata dari Hyundai, serta voucher menginap gratis di jaringan hotel Lotte. Harapan itu agaknya bakal terkabul. Maklum, dalam urusan dengan Jepang, warga China dikenal ‘kolot’. “Orang China itu sangat patriotis. Menyusul sengketa pulau itu, mereka bersumpah tak akan menginjak kaki di tanah Jepang,” kata Lin Jiashui, direktur sebuah agen perjalanan di Fujian, China. Hotel Lotte di Seoul menyebut, 90% kamarnya sudah dipesan untuk awal Oktober. Bahkan cabang hotel yang ada di kawasan resor Pulau Jeju sudah penuh. Pulau ini jadi sasaran turis China lantaran tidak mengharuskan mereka membayar visa. Ini jelas pukulan bagi dunia pariwisata Jepang. Sebab, jumlah turis China selama ini terbilang tinggi. Data Japan National Tourism Organization menyebut, hingga Juli lalu, tercatat 947.600 datang ke Jepang. Agen perjalanan di China telah membatalkan perjalanan tur ke Jepang. Bahkan China Southern Airlines Co. dan Japan Airlines Co. memangkas sejumlah penerbangan lantaran permintaan menukik tajam. “Hampir 40% pesanan paket berlibur warga China ke Jepang kemungkinan ditunda. Pelancong China tampaknya memilih Korsel, atau Asia Tenggara,” ujar seorang petugas agen perjalanan. Kepala Badan Turisme Jepang Norifumi Idee berharap, sengketa pulau itu tak berdampak panjang pada laju pelancong China ke Jepang.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Gangnam Style. Budaya K-Pop menangguk berkah buat korsel

Berkah Sengketa Buat Negeri K-Pop Korsel memang menangguk berkah dari konflik berkepanjangan Jepang dan China itu. Dan Korsel sudah siap untuk itu. Apalagi budaya pop Korea (K-Pop) kini tengah berkibar. Jumlah pengunjung ke Korsel naik 30 persen sejak awal tahun ini, mencapai 1,51 juta pelancong. “Saya datang ke Seoul untuk jalan-jalan sekaligus melihat bagaimana gaya hidup anak muda Korea. Saya adalah penggemar drama Korea dan K-Pop,” ujar seorang pelancong asal China. n

37


figur

ganjar pranowo

Ada Persoalan Apa?

“Ada persoalan apa ya, kok tidak jalan? Padahal pengusutan ini amanat dari rakyat lewat DPR,”

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

g

anjar Pranowo (43) optimistis mega skandal Bank Century bakal tuntas. Anggota Panwas Pengusutan Kasus Bank Century DPR yang juga sekretaris Fraksi PDIP itu mengaku, percaya bahwa Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bakal memenuhi janjinya menuntaskan kasus pada akhir tahun. “Saya menghormati Ketua KPK yang menyatakan butuh waktu sampai akhir tahun. Jadi nanti kita tagih menjelang akhir tahun,” kata pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah itu kepada Mahbub Junaidi, usai rapat Panwas Century dengan Menkumham, di Gedung DPR, Rabu pekan lalu. Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut melihat KPK seolah menanggung beban berat dalam menuntaskan Kasus Century. “Ada persoalan apa ya, kok tidak jalan? Padahal pengusutan ini amanat dari rakyat lewat DPR,” ujar alumnus Fakultas Hukum UGM itu. Kini, selain menjalankan tugas wakil rakyat, Ganjar berancang-ancang maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2013. Ganjar dan 19 kader partai banteng lainnya telah mendaftar ke DPP PDIP untuk menjadi gubernur. Dan kabarnya, pria penyuka musik heavy metal ini merupakan salah satu dari dua calon unggulan partai. n

38

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1 -7 Oktober 2012


figur Aishwarya Rai

Duta HIV/AIDS

Rekor Bagimu Negeri TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

r

aisa Andriana (22), aktris penyanyi solo yang membawakan lagu Serba Salah, mencoba memecahkan rekor Sing Along alias menyanyi bersama-sama dengan sebanyak-banyaknya orang. Pada hari Minggu kemarin, Raisa dalam penampilannya di panggung Java Soulnation yang digelar di Istora Senayan, mengajak bangsa Indonesia untuk menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Raisa memang tak hanya bernyanyi dengan para penonton di Istora, tapi juga penonton di mana pun berada. Sejak beberapa waktu lalu, panitia memang telah mengundang semua orang untuk ikut bernyanyi bersama Raisa melalui media online. Mereka bisa ikut bernyanyi dengan menggunakan komputer atau laptop dalam posisi webcam diaktifkan dan direkam. Hasil rekaman kemudian dikirim ke panitia Java Soulnation. Jumlah kiriman inilah yang bakal dihitung, berapa banyak orang yang ikut bernyanyi bersama Raisa. Semoga saja Raisa berhasil memecah­ kan rekor. n

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

p

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1 -7 Oktober 2012

Raisa Andriana

erserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru saja menunjuk duta baru untuk memerangi infeksi penyakit mematikan HIV/AIDS di dunia. Aishwarya Rai (38), aktris film Bollywood India, dipilih untuk mengemban misi menghentikan infeksi baru HIV pada anak-anak dan menjaga agar ibu mereka tetap hidup. Rai akan bekerjasama dengan UNAIDS, badan PBB khusus AIDS, guna mempromosikan program antiAIDS dengan berkeliling ke 22 negara di sub SaharaAfrika. Termasuk, tentu saja, India. Negara-negara inilah yang menyumbang 90% infeksi baru HIV pada anak-anak. “Menyebarkan kesadaran tentang kesehatan, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anakanak, selalu menjadi prioritas saya,� kata ibu satu anak yang juga mantan Miss World 1994 itu. Asal tahu saja, Rai adalah menantu Amitabh Bachchan, aktor legendaris India. n

39


gaya hidup Aneka berlian

Inilah Berlianku reka. Satu per satu cincin berlian yang ada dicermati. Buat sebagian orang, cincin berlian memang dirasa lebih cocok ketimbang bentuk perhiasan lainnya. Alasannya sederhana, terlihat mewah dan elegan saat terpasang di jari.

Perhiasan bertahtakan berlian menjadi daya tarik banyak orang kaya di daerah. Berbagai perhiasan berlian yang digelar dalam sejumlah pameran, laris manis diborong mereka. TEKS Elka Saraswati foto riset

S

ejumlah perempuan terlihat antusias memasuki lobi Hotel Aryaduta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bukan tanpa tujuan kalau mereka sengaja datang ke hotel tersebut. Mereka mengaku mau menyambangi dan melihat gelaran pameran perhiasan berlian, yang dihelat di hotel itu. Selain ingin tahu koleksi yang dipamerkan, mereka juga ingin memanfaatkan diskon yang ditawarkan. Ya, selama beberapa hari lalu di hotel tersebut memang digelar pameran perhiasan dari berlian. Si empunya hajat pameran adalah Felice Jewelry, salah satu jaringan toko perhiasan terkemuka di negeri ini. Selama beberapa hari itu pula, orang-orang berduit di Makassar dan kota-kota lain di Sulawesi Selatan, bisa menumpahkan hasrat memiliki perhiasan berlian. Mereka antusias memperhatikan etalase yang dipasang. Isinya, tidak kurang dari seribu item perhiasan yang di-

40

pamerkan. Untuk kaum perempuan, ada cincin, gelang, anting, kalung dan juga bros. Selain itu juga ada beberapa perhiasan yang bisa menjadi pilihan kaum adam. Sederetan cincin bermahkotakan berlian yang ada di dalam etalase, mengusik rasa ingin tahu me-

LARIS MANIS Berlian-berlian yang dipamerkan kebanyakan diimpor langsung dari Belgia, meski ada juga yang asli negeri ini. Sebelum dibawa ke Indonesia, berlian ter-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


gaya hidup Aneka berlian sebut diikat dan didesain di Hong Kong, dengan kerangka dari emas putih 18 karat. Perhiasan berlian tersebut dilengkapi sertifikat internasional dengan lisensi dari GIA, BIG, GRS maupun yang lain. Ketika perhiasan berlian yang diminati telah ditemukan, transaksi pun dengan cepat berlangsung. Soal harga, sepertinya bukan perkara bagi mereka. Padahal harganya tak bisa dibilang murah. Memang ada yang terbilang belasan juta rupiah, tapi banyak juga yang dibanderol dengan harga puluhan dan ratusan juta rupiah. Bahkan ada perhiasan berlian yang harganya mencapai satu miliar rupiah. Kenyataannya dalam sehari bisa sekitar 50 orang kaya datang menyaksikan pameran tersebut. Separuh dari mereka kemudian pulang sembari membawa perhiasan yang dibeli.

DAERAH LAIN Bukan hanya orang kaya di Makassar yang memadati pameran perhiasan berlian. Hal serupa juga terjadi pada pameran perhiasan berlian di beberapa daerah lain. Sebut saja misalnya di kota khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Timur. Ratusan orang kaya dari Pontianak dan sekitarnya, memadati pameran perhiasan berlian yang digelar tiga hari di Hotel Mercure. Di kota ini, Felice Jewellery memamerkan koleksi yang terdiri dari 800 item perhiasan. Berbagai perhiasan berlian yang dipamerkan juga laris manis diborong, meski harga yang ditawarkan mulai dari jutaan rupiah hingga miliaran rupiah. Menariknya, peminat bukan melulu kaum dewasa. Sejumlah anak baru gede (ABG) juga datang, melihat dan membeli perhiasan berlian yang dipamerkan. Tentu saja mereka membayar dari kocek sang orang tua yang ikut menyambangi pameran. Sebelumnya, pertengahan Agustus lalu, pameran serupa digelar di SwissBelhotel Borneo, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pameran perhiasan berlian ini juga dipadati pengunjung, yang mencermati serius sekitar 100 item perhiasan berlian dalam berbagai bentuk dan rupa.

DI JAKARTA Lalu bagaimana dengan Jakarta? Setali tiga uang, mereka yang bergelimang

uang dan menyuka berlian juga bisa terpuaskan hasratnya melalui pameran yang digelar Thomas Sabo. Ya, jewellery brand asal Jerman, belum lama berselang menggelar koleksinya di Pacific Place. Dalam koleksi Autumn/Winter 2012, digelar keindahan berbagai berlian dan perak, terpadu dalam tema romantisme dan sisi modernitas yang apik. Bahkan dalam pameran kali ini, untuk pertama kalinya dipamerkan koleksi dengan sentuhan keemasan yang tetap merefleksikan kemewahan dan keanggunan berlian. Pendek kata, semua dipersembahkan untuk memanjakan mereka yang menyuka berlian dan sudah pasti bergelimang uang untuk bisa membelinya. Dan, mereka ingin memperlihatkan: inilah berlianku. n

Beli Dulu Nyicil Kemudian

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Siapa tak tergiur perhiasan bertahtakan berlian? Semua sudah pasti suka, meski tak semua kemudian bisa membeli dan memilikinya. Maklum saja harganya memang selangit. Tapi kini ada kecenderungan baru yang berkembang di antara mereka penyuka berlian. Mereka bisa membeli dulu dan menyicil pembayarannya kemudian. Jangan salah sangka dulu, kecenderungan baru ini bukan karena mereka yang bayar nyicil kemudian itu tak punya uang, loh. Seorang broker jual-beli berlian mengungkapkan, mereka hanya merasa senang saja waktu tahu bayarnya bisa dicicil. Ujung-ujungnya, langsung saja transaksi dilakukan dan mana berlian yang disuka pun akhirnya berpindah tangan. Hanya saja, karena yang menjadi objek transaksi adalah berlian dan uang yang diputar tak bisa dibilang sedikit, untuk bisa ikutan program bayar nyicil harus benar-benar melalui proses yang ketat. Maklum saja, namanya juga transaksi yang mengandalkan kepercayaan masing-masing pihak.

KELOMPOK KONSUMEN Dari kecenderungan transaksi yang ber-

langsung selama ini, ada beberapa kelompok yang memilih membeli berlian dengan cara membayar nyicil. Salah satunya adalah kalangan ibu-ibu pejabat, yang biasanya menggandrungi perhiasan berlian bernilai ratusan juta rupiah. Lalu ada para istri pengusaha atau perempuan dari kalangan profesional. Mereka biasanya menggandrungi berlian dalam bentuk perhiasan, dengan nilai sampai dengan 100 juta rupiah. Alasan mereka membeli pun lebih banyak karena pertimbangan suka dengan model yang ditawarkan, dan bukan karena ingin berinvestasi.

TIDAK MUDAH Memang tak mudah menjadikan berlian sebagai investasi. Hanya jenis berlian tertentu yang berpotensi mendatangkan keuntungan. Umumnya adalah jenis berlian utuh dengan ukuran 1 karat ke atas atau solitaire, dan dilengkapi sertifikat karena bisa diperjualbelikan. Sedang berlian dengan karat kecil kebanyakan memang dipakai sebagai perhiasan. Bahkan ketika dijual, akan ada pengurangan nilai hingga 30 persen. Jadi, mana yang Anda suka? n

41


lingkungan penambang liar

j

ika kita menyebut nama Pulau Buru, maka yang terbayang adalah pulau tempat pembuangan para tahanan politik (tapol) di masa pemerintahan Orde Baru. Alamnya yang liar dan ganas ditambah sarang nyamuk penyebar malaria membuat ratusan tapol harus merengang nyawa di sana. Tak heran bila pulau seluas sekitar 8.500 kilometer persegi itu terkenal angker dan seram. Tapi itu cerita Pulau Buru di masa lalu. Sekarang kondisinya telah berubah 180 derajat, terutama sejak ribuan orang berduyun-duyun datang ke pulau tersebut untuk menambang emas. Maka cap Pulau Buru angker pun berganti menjadi pulau harapan. Adalah Turyono, warga Satuan Permukiman II, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku, yang telah mengubah Pulau Buru menjadi pulau harapan. Kisahnya dimulai beberapa tahun lalu, ketika pria berumur 30 tahun ini mengumpulkan bebatuan kecil berwarna kuning yang diyakininya sebagai emas. Tapi sayang, banyak orang yang meragukannya, termasuk istri Turyono. Namun Turyono tetap iseng mengumpulkan batu-batu tersebut. Setelah ter足 kumpul sekitar 65 gram, petani penghasil minyak kayu putih itu iseng menjualnya ke toko emas di kota. Turyono ternyata benar, batu kecil yang dikumpulkanya selama ini memang emas dan laku dijual Rp 22 juta. Warga Satuan Permukiman II geger setelah Turyono pulang ke kampung足 nya membawa sepeda motor baru. Kisah rejeki nomplok Turyono tak hanya didengar orang sedesanya, tapi juga menggema ke seantero negeri. Dalam sekejap ribuan orang pendulang emas dari daerah sekitar Maluku, Sulawesi, dan Jawa datang ke Pulau Buru dengan menggunakan kapal laut. Setibanya di Namlea, ibu kota Pulau Buru, mereka melanjutkan ke Wansait, yang berjarak 60-an kilometer. Selama ini, perbukitan Wansait dikeramatkan masyarakat adat sehingga tidak ada yang berani masuk ke kawasan itu. Tapi kini kawasan itu telah ramai oleh aktivitas sekitar 12.000 pendulang dan pengepul emas. Siang-malam, aktivitas itu seakan tak pernah surut. Dari hasil emas itulah perputaran uang bisa mencapai miliaran. Eksploitasi emas tidak hanya berlangsung di permukaan tanah, tetapi juga di bawah tanah. Para pendulang menggali lubang hingga sedalam 5 meter, bahkan mereka membuat terowongan hingga 10

42

para penambang emas di pulau buru

Memburu Harapan di Pulau Buru

Ribuan orang menyerbu Pulau Buru demi menambang emas. Kondisi lingkungan pulau Buru pun rusak dan tercemar merkuri. TEKS hideko FOTO dahlan rebo pahing, riset

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


lingkungan penambang liar

Sejak maraknya penambangan emas di Pulau Buru, sejumlah masalah baru bermunculan di sana. Mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan hingga keamanan dan ketertiban umum.

meter. Saking banyaknya pendulang, tak jarang jarak antar lubang dengan lubang lainnya hanya satu meter. Bahkan mereka pun tidak memperdulikan bahaya longsor dari bukit-bukit di sekitarnya. ”Semakin ke dalam tanah, emas yang ditemukan lebih banyak lagi,” ujar Jibril (35), pendulang asal Sulawesi Tenggara. Jibrik tak asal ngomong. Buktinya Akbar (29), seorang pengepul emas, mengaku dalam sehari ia bisa membeli 200 gram sampai 1 kilogram emas atau setara dengan Rp 70 juta sampai Rp 350 juta dari para pendulang. Padahal, saat ini di Buru sudah ada sedikitnya 50 pengepul yang tersebar di areal tambang Waeapo dan Namlea.

Menimbulkan masalah baru Karena tergiur oleh kilauan emas, banyak warga Kabupaten Buru beralih profesi. Nelayan tidak lagi melaut, begitu pula petani tidak lagi pergi ke sawah meski areal tanaman padi di Waeapo sudah masuk masa panen. Inilah yang akhirnya membuat pasokan bahan pokok ke daerah Maluku berkurang. Akibatnya, harga-harga pun meroket, terutama dalam sebulan terakhir. Beras misalnya, harganya naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram. Ini tentu mencemaskan. Soalnya, Kecamatan Waeapo berperan sebagai lumbung beras untuk daerah Maluku. Areal sawah di Waeapo mencapai 5.483 hektar dengan produksi sekitar 22.000 ton beras

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

per tahun. Jumlah ini bisa menutupi 30% kebutuhan beras Maluku. ”Terganggunya produksi beras di Waeapo bisa mengganggu ketahanan pangan Maluku,” ujar Ramly Umasugi, Bupati Buru. Menurut Syamsuddin Said, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Emas Rakyat Indonesia (Asperi), tingginya harga emas semakin menggoda penambang emas liar untuk datang ke Pulau Buru. Saat ini harga emas di tingkat penambang rakyat mencapai Rp 250.000 per gram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 175.000-Rp 200.000. Kini penambangan emas liar pun telah bergeser dari Gorontalo, Jawa Timur, Kalimantan dan Palu ke Pulau Buru. “Kini di sini ada puluhan ribu penambang,” kata Syamsuddin. Namun tambang emas liar yang tak tertata itu menimbulkan masalah lingkungan yang serius di Pulau Buru. Makanya, DPRD Provinsi Maluku berencana memangil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku guna membahas sejumlah masalah di kawasan pertambangan Gunung Botak, Desa Wamsait, Pulau Buru, Maluku. Sejak maraknya penambangan emas di Pulau Buru, sejumlah masalah baru bermunculan di sana. Mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan hingga keamanan dan ketertiban umum. Disinyalir, sungai dan mata air di Pulau Buru telah tercemar limbah mercuri (air raksa). Seperti diketahui mercuri, yang tergolong zat logam berat, lazim digunakan dalam kegiatan tambang emas. Bila zat ini masuk ke dalam tubuh manusia, akibatnya fatal, dapat menyebabkan bayi lahir cacat, kanker dan sebagainya. Itu sebabnya, Bram Tomasoa meminta agar Pemda setempat segera menertibkan penambang liar di Pulau Buru. Bahkan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Maluku ini mengusulkan untuk memulangkan puluhan ribu pendulang emas itu. n

43


internasional krisis eropa

Jeritan Yunani Kian Nyaring Aksi massa menentang pemotongan anggaran melumpuhkan ibu kota Yunani, Athena. Di sisi lain, Troika kreditur yang terdiri dari Uni Eropa, Bank Sentral Eropa, dan IMF terlibat ketegangan soal penyelamatan Yunani. TEKS Ali Sundoluhur foto riset

r

ally protes PNS, pekerja swasta, mahasiswa, dan pensiunan melumpuhkan sejumlah kota di Yunani tengah pekan lalu. Mereka memprotes pemotongan anggaran yang akan dilakukan pemerintah sebagai syarat mendapatkan bailout dari Uni Eropa dan IMF. Menurut polisi, tak kurang 34 ribu orang turun di jalan-jalan di Athena dan 18 ribu di Thessaloniki. Ini merupakan pemogokan umum pertama yang dilakukan sejak pemerintah baru mulai menjalankan pemerintahan Juni lalu. Polisi di Athena terlibat bentrok dengan ratusan pemuda bertopeng selama mogok nasional. Para pemuda melemparkan bom molotov, memecahkan jendela, dan membakar sampah di dekat hotel mewah di alun-alun Syntagma.

44

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


internasional krisis eropa Polisi menanggapi dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan sekelompok pengunjuk rasa dan menahan puluhan orang. Ketika massa bergerak menuju alun-alun Omonia, mereka mencemooh dan melemparkan botol plastik ke arah pasukan khusus. “Kami di sini untuk berjuang demi masa depan kita,” kata Anastasia Teloni, 20, mahasiswa jurusan hukum di Athena. “Kecuali sesuatu yang besar terjadi, akan sulit bagi saya untuk mencari pekerjaan dan memiliki kehidupan yang layak.” “Selama dua sampai tiga tahun terakhir kita telah menjalani bencana sosial yang luar biasa,” kata Ilias Loizos, 56. “Gaji saya telah dipotong 50%. Aku punya dua anak dan besok saya tidak tahu apakah saya akan punya pekerjaan,” katanya. Unjuk rasa besar-besaran ini membuat layanan penerbangan, kereta api, dan feri dihentikan. Tempat-tempat publik seperti museum juga ditutup. Tokotoko juga tidak buka karena takut kekerasan massa.

PEMOGOKAN PERTAMA Ini adalah pemogokan umum ketiga tahun ini, tapi yang pertama sejak pemerintah koalisi berkuasa bulan Juni lalu. Untuk mengatasi resesi, pemerintah Yunani berencana melakukan pemotongan ekstra sebesar € 11,5 miliar. Selain itu, pemerintah koalisi pimpinan Perdana Menteri Antonis Samaras juga menargetkan penambahan penerimaan pajak € 2 miliar. Pemotongan itu akan berakibat pada pemotongan upah, pensiun, dan tunjang­an kesejahteraan. Ini jelas akan menimbulkan gelombang baru penderitaan pada orang-orang Yunani. “Kita tidak bisa hanya duduk diam tanpa melakukan apa-apa, sementara Troika dan pemerintah menghancurkan hidup kita,” kata Dimitra Kontouli, 49, pegawai pemerintah daerah yang gajinya dipotong menjadi € 1.100 (Rp 13,2 juta) sebulan dari € 1.600 sebelumnya. “Suami saya telah kehilangan pekerjaan, kita tidak bisa memenuhi kebutuhan.” Pemotongan baru ini akan memengaruhi ribuan pegawai negeri sipil yang sudah mengalami pengurangan gaji hingga 40% selama dua tahun terakhir. Sementara itu, usia pensiun juga akan dinaikkan dari 65 ke 67. Sebuah sumber Kementerian Keuangan Yunani mengatakan, paket pemotongan tersebut telah ditandatangani perdana menteri dan sekarang menunggu persetujuan dari mitra koalisi

perdana menteri yunani, Antonis Samaras

dan kreditur internasional. Paket penghematan ini dirancang untuk membuka blokir akses dana € 31,5 miliar sebagai bagian paket penyelamatan besar-besaran untuk Yunani dari troika kreditur yakni Uni Eropa, IMF, dan bank Sentral Eropa.

TIDAK ADIL Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga polling MRB menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang Yunani percaya bahwa pemotongan yang direncanakan ini tidak adil dan menjadi beban masyarakat miskin. Sebagian besar mengharapkan penghematan dilakukan lebih dalam pada tahun-tahun mendatang. Serikat pekerja berpendapat bahwa Yunani harus tetap di euro, tapi default pada sebagian utang. Mereka mendukung penarikan pajak yang lebih tinggi pada orang kaya serta menangkap orang kaya pengemplang pajak. Kini, pemerintah Samaras memiliki sedikit pilihan,

Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga polling MRB menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang Yunani percaya bahwa pemotongan yang direncanakan ini tidak adil dan menjadi beban masyarakat miskin.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

termasuk mendorong langkah-langkah tidak populer. Dengan Yunani berada di tahun kelima resesi dan tidak ada tanda-tanda perbaikan, analis mengatakan kesabaran rakyat Yunani makin tipis. Reaksi publik yang kuat bisa menghancurkan koalisi konservatif. “Orang ingin memberitahu Samaras bahwa mereka terluka. Sebenarnya Samaras bisa menggunakan ini untuk menuntut konsesi dari Troika,” kata Direktur MRB Dimitris Mavros. “Orang-orang bersedia untuk memberikan waktu bagi pemerintah, namun pada kondisi tertentu. Seperti menindak penghindaran pajak dan mengamankan perpanjangan bailout. Jika pemerintah berhasil dalam hal itu, pemerintah akan diberi kesempatan.” Saat ini, Athena membutuhkan uang untuk membayar gaji dan pensiun negara, rekapitalisasi bank-bank Yunani, serta membayar lebih dari € 6 miliar utang pada kontraktor.

TROIKA BERSELISIH Sementara itu, pihak Troika sendiri dikabarkan berselisih tentang bagaimana mengatasi krisis utang Yunani. IMF menuntut Uni Eropa menghapus sebagian utang Yunani yang mereka pegang. Laporan Reuters menyebutkan, ketegangan meningkat antara Uni Eropa dan Bank Sentral Eropa di satu sisi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) di sisi lain ketika IMF yang berbasis di Washington makin keras memasukkan pendiriannya. “Masalahnya bukan antara IMF dan Athena, itu antara IMF dan Uni Eropa,” kata seorang pejabat Yunani yang tidak mau disebut namanya. Para pemimpin Uni Eropa lebih memilih untuk memberikan Yunani lebih banyak waktu untuk melakukan langkah-langkah yang disyaratkan bailout. “Eropa menginginkan lebih banyak waktu sambil melihat apa yang akan terjadi dengan Spanyol dan Italia, bahkan mungkin setelah pemilu Jerman pada tahun 2013,” kata pejabat Yunani. “Sedangkan IMF menginginkan Eropa untuk datang dengan solusi yang komprehensif untuk masalah yang sekarang.” Di tengah perdebatan ini, IMF, yang pemegang saham terbesarnya adalah Amerika Serikat dan Jepang serta China, Rusia, dan Arab Saudi, percaya restrukturisasi utang sekarang penting bagi Yunani untuk memenuhi tujuannya. Namun, pejabat IMF mengatakan, proposal itu belum secara resmi dibuat. n

45


internasional internet perbankan

Darurat Cyber Perbankan AS Perbankan di Amerika Serikat mengalami serangan cyber yang mengkhawatirkan. Keamanan jaringan internet perbankan pun kembali dipertanyakan. TEKS Ali Sundoluhur foto riset ilustrasi yayan

46

s

erangan cyber terjadi di jaringan internet bankbank terbesar di Amerika serikat, termasuk ke JPMorgan Chase & Co dan Wells Fargo & Co. Tak pelak ini mengundang pertanyaan tentang pertahanan paling canggih di komputer perbankan dan menunjukkan kerentan足 an infrastruktur internet. Seorang pejabat AS mengatakan, serangan dilancarkan oleh kelompok tak dikenal dari luar negeri. Serangan ini membanjiri traffic di website perbankan dan mengganggu transaksi selama berjam-jam.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


internasional internet perbankan Menurut pejabat pemerintah yang tidak mau disebut identitasnya, pihak National Security Agency memperkirakan akan terjadi serangan berkelanjutan. Tingkat kerusakan mungkin tidak diketahui selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Sifat dari serangan ini cukup besar dan canggih. Bahkan dari lembaga keuangan terbesar akan merasa sulit untuk mempertahankan diri,” kata Rodney Joffe, wakil presiden Neustar Inc, perusahaan keamanan berbasis di Virginia, AS. Kelompok penyerang menggunakan metode yang dikenal sebagai distributed denial-of-service (DDoS) membanjiri traffic website industri keuangan dari komputer dibajak. Serangan telah masuk ke server komersil. Serangan cyber yang meningkat pekan lalu telah menjadi subjek perbincangan rapat-rapat tertutup di Gedung Putih dalam beberapa hari terakhir. Hal itu diungkapkan seorang spesialis keamanan swasta yang meminta tidak diidentifikasi. Ia mengaku membantu melacak serangan itu. Pemerintahan Presiden Barack Obama membuat rancangan peraturan pemerintah yang akan melindungi jaringan komputer penting dari serangan cyber. Senat AS bulan lalu gagal mengesahkan RUU cyber security sehingga PP akan diterbitkan. Financial Services Information Sharing and Analysis Center mem-posting peringatan di situsnya pada 19 September tentang potensi serangan cyber.  Serangan ini dimulai hampir dua minggu lalu dengan tes serangan secara bertubi-tubi. Sedangkan serangan terhadap perusahaan keuangan terjadi di JPMorgan, Citigroup Inc, dan Bank of America Corp. Berturut-turut kemudian terhadap Wells Fargo, US Bancorp, dan PNC Financial Services Group Inc. Juru bicara US Bancorp, Nicole Garrison-Sprenger, mengakui bekerja sama dengan aparat penegak hukum federal setelah serangan yang menyebabkan gangguan pelanggan tersebut. Ia memastikan data pelanggan dan dana aman. Fred Solomon, juru bicara PNC, mengatakan pihaknya mengalami volume traffick internet yang tinggi sehingga menyebabkan gangguan pada beberapa klien. Sedangkan Bridget Braxton dari Wells Fargo, Mark Pipitone dari Bank of America, Andrew Bernt dari Citigroup, dan Kristin Lemkau di JPMorgan menolak berkomentar tentang masalah ini.

Wells Fargo. menunjukkan kerentanan infrastruktur internet.

Jika infrastruktur perbankan diserang untuk jangka waktu panjang, dampak alamiahnya adalah hilangnya kepercayaan. SERANGAN BALASAN Sebuah kelompok yang menyebut dirinya Izz ad-Din al-Quassam Cyber Fight­ ers mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam pernyataan yang di-post di   situs pastebin.com, mereka menyebut serangan ini merupakan aksi balasan atas video di YouTube yang menghina Nabi Muhammad. Namun, Joffe meragukan klaim itu. Pasalnya, perencanaan awal untuk serangan cyber tersebut sudah terjadi sebelum film kontroversial itu di-upload di YouTube. Joffe sudah melacak insiden ini.   “Ini dilakukan untuk menginfeksi sistem dan membangun infrastruktur yang mampu meluncurkan serangan setiap saat,” kata Joffe. Senator Joe Lieberman yang mengepalai Senate Homeland Security and Governmental Affairs Committee mengatakan bahwa Iran berada di balik serangan ini. Namun, Joffe mengaku tidak memiliki informasi yang cukup untuk membuktikan atau menyangkal pernyataan Lieberman bahwa Iran yang bertanggung jawab. Pejabat AS dengan akses ke informasi rahasia mengatakan, terlalu dini untuk menuduh pemerintah Iran terlibat. Menurut   Joffe, serangan mem-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

banjiri website bank dengan traffickinternet terjadi 10 sampai 20 kali lebih banyak dari pada serangan denial-of-service yang khas. Dia mengatakan tidak ada data yang dicuri dan tidak ada jaringan disusupi hacker.

PEMERINTAH KESULITAN Sementara itu, Atif Mushtaq dari FireEye Inc, sebuah perusahaan keamanan berbasis di California, menyebut serangan ini memperlihatkan bahwa kalangan industri dan pemerintah menghadapi kesulitan menjaga ancaman serangan jaringan. “Mereka telah menyatakan akan menyerang perbankan sewaktu-waktu dan kita melihat bahwa bank-bank tidak mampu menangani serangan DDoS,” kata Mushtaq. Joffe mengatakan tidak ada tandatanda serangan akan berhenti. “Saya tidak akan terkejut melihat posting-an yang menyediakan satu set baru serangan untuk akhir pekan ini dan pekan depan,” kata Joffe. “Sebuah serangan yang lebih luas dan berkelanjutan pada layanan bisa mengguncang kepercayaan konsumen dan industri perbankan,” katanya. Jika infrastruktur perbankan diserang untuk jangka waktu panjang, dampak alamiahnya adalah hilangnya kepercayaan. “Jika Anda tidak bisa masuk ke situs perbankan Anda selama tiga atau empat jam pada hari ketika Anda harus melakukan itu, Anda mulai berpikir tentang alternatif lain,” imbuh Joffe. Kepala masalah keamanan untuk perusahaan-perusahaan keuangan AS Deloitte & Touche LLP, Ed Powers, mengatakan industri perbankan khawatir sebuah organisasi dengan sumber daya bagus melancarkan serangan ini. n

47


internasional kinerja saham

Lompatan Google

menyumbang pendapatan,” ujarnya. Henry Blogdet, CEO sekaligus Editor-in-Chief portal berita Business Insider melakukan survei informal melalui jejaring sosial Twitter. Ia mendapat banyak masukan dari para kolega. Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan harga saham Google terus naik. Pertama, perusahaan pembuat perangkat mobile yang diakuisisi Google tahun ini, Motorola Mobility, mulai menggebrak pasar dengan merilis pro-

Saham Google Inc melompat hingga titik tertinggi sepanjang sejarah perusahaan mesin pencari internet tersebut. Lompatan ini juga menempatkan Google ke dalam lima besar perusahaan paling berharga. TEKS Ali Sundoluhur ilustrasi/infografis yayan

s

iapa yang tidak kenal Google, mesin pencari internet paling tersohor di dunia. Pekan lalu, perusahaan ini mencatat kenaikan harga saham paling mengesankan sepanjang 14 tahun sejarah eksistensinya. Saham perusahaan berbasis di Mountain View, California, AS, ini menembus harga US$ 749,38 pekan lalu di Bursa Efek Nasdaq, New York. Harga ini telah melampui harga saham tertinggi Google pada November 2007. Kala itu harganya menembus angka US$ 747,24 AS. Namun, krisis ekonomi AS 2008 menyeret sahamnya terjun bebas hingga ke level US$ 300 pada tahun itu.

48

Analis dari Citigroup, Mark Mahaney, mengatakan, saham Google masih akan terus naik karena didukung adanya peningkatan belanja search advertising, berkurangnya ancaman kompetitor, serta membaiknya situasi Motorola Mobility yang baru diakuisisinya. “Belanja search advertising akan tumbuh sekitar 20% pada kuartal ketiga. Product listing advertisement yang menambah harga, image dan informasi lain, akan

duk-produk terbaru. Kedua, banyak orang menyadari bahwa Facebook bukan ancaman serius untuk Google. Selain itu, ada anggapan bahwa Facebook bukanlah “the next Google”. Ketiga, bisnis utama Google, yakni mesin pencari, masih terus tumbuh seperti rumput liar. Keempat, sistem operasi mobile Android memimpin pangsa pasar smartphone global, di mana hampir semua segmen pasar dapat menjang­ kaunya. Smartphone berbasis Android dianggap selevel dengan iPhone besutan Apple. Tablet Google Nexus 7 juga men-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


internasional kinerja saham dapat sambutan baik. Kelima, pendiri sekaligus CEO Google, Larry Page, aktif kembali bekerja di Google dan memberi energi positif bagi perusahaan. Keenam, investor ingin ber­ investasi di perusahaan yang mengalami pertumbuhan dengan harga yang wajar, dan saham Google menjanjikan untuk hal itu. Terakhir, uang berputar keluar dari Apple untuk ditaruh ke Google. Google saat ini tengah berupaya memonetisasi Google Maps dengan meluncurkan berbagai fitur baru baik untuk pengguna maupun para pengiklan. Di sisi lain, Google juga melakukan efisiensi terhadap operasional Motorola Mobility dengan memangkas sekitar 4.000 karyawan dan menutup sepertiga dari 94 kantor Motorola seluruh dunia. Perusahaan yang didirikan pada 4 September 1998 ini mendominasi bisnis mesin pencari internet dan situs web berbagi video YouTube. Mereka juga mendominasi perolehan kue iklan di dunia maya. Google juga punya produk unggulan Android, sebuah sistem operasi yang menguasai pangsa pasar smartphone global. Data IDC pada kuartal 2 tahun ini mencatat, Android memperoleh pangsa pasar 68% untuk smartphone global. Jumlah ini empat kali lebih besar dibandingkan pangsa pasar iPhone besutan Apple yang meraih 17%. Perjuangan Google dengan media sosial yang terkenal, dengan Google + masih tertinggal jauh di belakang pemimpin pasar Facebook. Namun, Facebook tidak terlihat seperti sebanyak ancaman bagi Google seperti dulu, yang membantu membuat model bisnis raksasa pencari yang lebih baik untuk investor.

KELIMA TERBESAR Lompatan harga saham Google sekaligus menempatkan perusahaan ini di urutan kelima sebagai Most Valuable Company. Padahal, pada Juli lalu Google hanya menempati urutan 10 dari daftar perusahaan Most Valuable Company. Terhitung sejak saat itu, saham Google meroket sebesar 30%. Menurut Bespoke Investment Group, kapitalisasi pasar Google saat ini ada di angka US$ 249 miliar. Angka itu tidak jauh dari peringkat keempat, Wal-Mart Stores, yang memiliki kapitalisasi US$ 251 miliar dan peringkat ketiga Microsoft US$ 257,39 miliar. Sementara itu, peringkat satu masih ditempati Apple dengan kapitalisasi pasar US$ 644,59 miliar dan peringkat kedua Exxon Mobil dengan US$ 424,25 miliar.

Lima Teratas Most Valuable Company US$ 249 miliar

US$ 251 miliar

US$ 644,59 miliar

US$ 257,39 miliar

US$ 424,25 miliar

«Belanja search advertising akan tumbuh sekitar 20% pada kuartal ketiga. Product listing advertisement yang menambah harga, image dan informasi lain, akan menyumbang pendapatan.» Mark Mahaney Analis dari Citigroup

Semua itu membawa beberapa proyeksi bagus dari analis Wall Street. Kebanyakan memberi rekomendasi “buy” atau “strong buy”. “Sekarang berada di puncak dan kami percaya saham Google dapat meningkat lebih tinggi selama 12 bulan ke depan,” kata Mahaney. Menurut perusahaan riset eMarketer, Google menjadi raja di pasar tampilan iklan digital. Perusahaan mesin pencarian itu sendiri melampaui prestasi sebelumnya yang sempat direngkuh Facebook dan Yahoo. Google diperkirakan akan meraup keuntungan US$ 2,31 miliar dari tampilan iklan digitalnya di AS. Angka ini naik 38,5% dari 2011. Sementara itu, saingannya, Facebook akan memperoleh US$ 2,16 miliar atau naik 24,4% dari tahun lalu. Sedangkan Yahoo, Microsoft, dan AOL menyusul di belakang mereka. Dengan demikian,

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

menjadi hal yang lumrah jika perusahaan yang berbasis di California tersebut mencatatkan harga saham tertinggi.

ULANG TAHUN Momentum kenaikan harga saham Google itu terasa makin manis, karena pekan lalu, tepatnya Kamis 27 September, perusahaan ini merayakan ulang tahunnya yang ke-14. Sebenarnya, Google resmi menjadi perusahaan pada 4 September 1998. Beberapa tahun silam Google menetapkan tanggal 7 September sebagai hari perayaan ulang tahun. Namun, kemudian menjadi tanggal 27 September. Google didirikan oleh dua sahabat yakni Larry Page dan Sergey Brin. Kala itu, keduanya membangun Google saat masih kuliah di Stanford University. Nama lain yang turut membesarkan Google adalah pebisnis andal, Eric Schmidt. Setelah enam tahun berstatus perusahaan privat, Google memilih untuk menjadi perusahaan publik, dengan melakukan penjualan saham ke publik pada 19 Agustus 2004 di bursa saham Nasdaq, New York, AS. Sekarang ini, Google memiliki revenue hampir US$ 38 miliar dan mempekerjakan lebih dari 54.600 orang. Untuk menandai ulang tahunnya ke14, Google telah meluncurkan “Google for Entrepreneurs Week”, 23-29 September untuk mendukung perusahaan start-up dan pengusaha di seluruh dunia melalui sumber daya online. Selama seminggu, tim Google di 28 kota di 13 negara menjadi tuan rumah berbagai kegiatan bagi para pengusaha.n

49


profil Indosat

Alexander Rusli

Misinya Alexander rela turun gunung. Tugasnya membuat Indosat kembali untung dan mengurangi beban utang yang mencapai Rp 26 triliun. TEKS Hideko ilustrasi ramawijaya

S ÂŤ Pada tahun 2010, Indosat mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 56,7% menjadi Rp 647,2 miliar. Tahun lalu laba bersihnya naik 29%. Âť 50

etelah memanjakan pelanggannya dengan menggelar promo besar-besaran selama RamadanIdul Fitri, Indosat kembali memberikan kejutan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dua pekan lalu, pemegang saham PT Indosat Tbk menunjuk Alexander Rusli sebagai Direktur Utama Indosat baru. Ia yang menggantikan Harry Sasongko Tirtotjondro. Pergantian direksi di perusahaan seperti Indosat adalah hal biasa. Yang mungkin agak sedikit lain karena Harry baru memegang tongkat komando utama di Indosat selama tiga tahun. Kejutan lainnya, Alexander sebelumnya merupakan Komisaris Independen di Indosat sejak 2010. Itu artinya Alexander kini turun gunung. Sebenarnya, rumor pergantian nakhoda di tubuh perusahaan yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh Qatar Telecomunication Pte Ltd (Qtel) ini sudah berhembus sejak tahun lalu. Adalah Mustafa Abubakar, Menteri BUMN, menyampaikan usul kepada pemegang saham mayoritas untuk mengganti PT Dirut Indosat. Alasannya sederhana saja, kinerja perusahaan telekomunikasi

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


profil Indosat

a Mengurangi Utang ini terus merosot. Pada tahun 2010, Indosat mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 56,7% menjadi Rp 647,2 miliar. Tahun lalu laba bersihnya naik 29%. Dan pada semester I-2012, perseroan mencatat rugi bersih Rp 131,8 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, Indosat berhasil memetik laba Rp 724,5 miliar. Artinya, dalam setahun terakhir kinerja Indosat menurun sekitar 118,2%. Harry menjelaskan, penurunan itu salah satunya disebabkan oleh penurunan nilai tukar mata uang sepanjang semester I-2012. Namun, apapun penyebabnya, diduga kuat penurunan kinerja tersebut menjadi alasan pencopotan Harry. Apalagi, kabarnya, sebagian besar pegawai Indosat tak puas dengan kepemimpinan Harry. Namun, dalam keterangan resminya, pemegang saham menampik dugaan tersebut. Bahkan mereka menyebut beberapa keberhasilan yang diraih Indosat selam dipimpin Harry. Di antaranya mampu membalikkan arus kas dari posisi minus Rp 6,62 triliun pada 2009 menjadi positif Rp 878 miliar pada 2010. Bahkan tahun lalu sudah positif Rp 1,28 triliun. Bahkan posisi rasio utang terhadap earning before interest tax depreciation and amortization (EBITDA) turun dari 2,9% menjadi 2,2% di akhir 2011. Harry juga dinilai berhasil membujuk Erik Meijer, mantan Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom, untuk bergabung ke Indosat sebagai Director & Chief Commercial Officer. Dari sisi layanan, Indosat juga memperoleh izin menjalankan teknologi netral di frekuensi 900 MHz. Sedangkan dari sisi aksi korporasi, penjualan menara telah memberikan pemasukan dana segar US$ 306 juta atau setara US$ 160 ribu per menara. Ini merupakan harga tertinggi mengingat “replacement cost� per menara berkisar US$ 90 ribu.

Tapi semua keberhasilan itu tampaknya belum cukup bagi Harry untuk mempertahankan posisinya. Ia pun harus menyerahkan tongkat komando utama di Indosat kepada Alexander, 1 November depan. Itu berarti masih ada waktu satu bulan bagi Alexander Rusli untuk menyusun rencana strategis bagi Indosat.

Warisan Utang Alexander memang harus bekerja keras karena ia mendapat warisan utang Rp 26 triliun. Meski begitu, Sheikh Abdullah Mohammed S.A. Al-Thani, Komisaris Utama PT Indosat, yakin Alexander akan mampu meningkatkan kinerja Indosat. Apalagi peraih gelar Doctor of Philosophy, Sistem Informasi, dari Curtin University of Technology Australia itu sudah berpengalaman di industri telekomunikasi. Selain sebagai komisaris independen Indosat, Alexander juga memegang posisi penting. Ia pernah menjadi staf ahli Menteri BUMN sejak era Sofyan Djalil (2007-2011). Selain itu, Alexander juga pernah menjadi Komisaris Independen Krakatau Steel. Jabatan lainnya adalah sebagai Konsultan Ahli di Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi serta terlibat dalam perumusan kebijakan dan peraturan di Telekomunikasi, Media dan Pos industri. Sebelum terlibat aktif di pemerin­

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

tahan, sejumlah posisi penting di perusahaan swasta pernah dipegang Alexander. Ia pernah tercatat sebagai konsultan bagi Pricewaterhouse Coopers Consulting Management, Indonesia. Sebelumnya, ia memegang jabatan Managing Director di Northstar Pacific, perusahaan private equity. Tidak semua sahabat dan koleganya merasa happy ketika Alexander Rusli dipercaya menjadi Dirut Indosat. Salah satunya adalah Patrick Waluyo, CoFounder Northstar Equity Partners. Menurut Patrick, ia merasa kehilangan sosok Rusli sebagai partner yang sangat penting bagi Northstar. Seperti diketahui Northstar Pacific adalah perusahaan investasi yang didirikan oleh Patric. Selama Alexander bergabung dengan Northstar, perusahaan investasi ini cukup banyak mengoleksi saham perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Salah satunya adalah dengan membeli Bank BTPN. Lalu pada 2008 konsorium Northstar pernah membeli 35% saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan tambang milik Grup Bakrie, dengan nilai US$ 1,3 miliar. Meski saat ini belum resmi sebagai bos Indosat, banyak pihak yang menaruh harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan Alexander, Indosat bisa kembali menuai laba dan mengurangi utang-utangnya.n

Alexander memang harus bekerja keras karena ia mendapat warisan utang Rp 26 triliun. Meski begitu, Sheikh Abdullah Mohammed S.A. Al-Thani, Komisaris Utama PT Indosat, yakin Alexander akan mampu meningkatkan kinerja Indosat. 51


hukum Penipuan

Jaringan BB Memble Larisnya telepon selular pintar BlackBerry, mengundang pihak tak bertanggung jawab untuk memasarkan BlackBerry rekondisi. Meski kasusnya mulai diungkap pihak kepolisian, namun sejauh ini belum ada pihak yang dijadikan tersangka.

A

TEKS Elka Saraswati Foto ilustrasi

walnya mencuat dari Kota Medan, Sumatra Utara, kabar tentang telepon seluler BlackBerry (ponsel BB) rekondisi merebak. Beberapa hari silam, Tim Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Dit.Reskrimsus Polda Sumatera Utara, merazia sejumlah toko di pusat perbelanjaan Plaza Millenium di Jalan Kapten Muslim. Ada enam toko yang dirazia ketika itu, dan disita sedikitnya 136 unit ponsel BB yang diduga rekondisi. Bukan tanpa alasan kalau Dit.Reskrimsus Polda Sumatera Utara (Poldasu) melakukan razia. Kabid Humas Poldasu, Kombes Raden Heru Prakoso, memaparkan, “Razia dilakukan karena BlackBerry tersebut rekondisi tapi dijual dengan harga baru, berarti ini penipuan terhadap calon konsumen.” Polisi sendiri bergerak setelah mendapat laporan seorang konsumen yang merasa dirugikan atas ponsel BB yang dibelinya di Plaza Milenium pada awal September lalu. Waktu itu korban yang tinggal di Medan, membeli ponsel BB

52

Sayangnya, pihak kepolisian hingga akhir pekan kemarin terlihat kesulitan menindaklanjuti kasus ponsel BB rekondisi tersebut. Hal ini terindikasi dari belum adanya tersangka yang ditetapkan penyidik, meski barang bukti 136 ponsel BB telah disita dan diamankan. Wakil Direktur Reskrimsus Poldasu, AKBP Rudi Setiawan kepada wartawan menerangkan, masih mencari alat-alat bukti yang bisa menjerat tersangka. Rudi Setiawan menyebut, pihaknya sudah meminta keterangan dari 10 orang saksi.

tipe 8520 dengan harga Rp 1.430.000. Korban yang membeli dengan harga baru merasa tertipu, karena setelah dicek ternyata ponsel BB yang dibelinya adalah barang rekondisi.

SUDAH BERLANGSUNG LAMA Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatra Utara, Abubakar Siddik, menengarai praktik penipuan penjualan ponsel BB rekondisi di Medan telah berlangsung lama. Praktik itu sendiri diduga kuat diatur sindikat spesialis daur ulang ponsel. Alhasil dalam pendapat Abubakar Siddik, “Sepatutnya diusut siapa pelaku yang selama ini menipu konsumen.”

DARI JAKARTA Dari penyelidikan sementara, polisi baru berkesimpulan toko penjual yang paling bertanggung jawab atas keberadaan ponsel BB rekondisi alias memble tersebut. Polisi juga berkeyakinan pengakuan

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


hukum Penipuan pemilik toko yang tidak mengetahui barang yang dijualnya adalah ponsel BB rekondisi, hanyalah dalih agar lolos dari jeratan hukum. Para saksi yang dimintai keterangan memang mengaku, tidak tahu kalau ponsel BB yang mereka jual adalah ponsel rekondisi. Pemilik toko yang diperiksa mengaku, mendapatkan ponsel BB rekondisi dari dua distributor, yakni CV CU dan CV ATN. Keduanya beralamat di Jakarta. Pihak kepolisian sendiri belum dapat memastikan apakah kedua perusahaan tersebut, adalah distributor resmi ponsel BB ataukah justru distributor ilegal. Untuk itulah seperti diungkap Rudi Setiawan, “Penyidik akan mengkonfirmasi dan meminta keterangan dari Research In Motion (RIM), selaku produsen ponsel BB.” Sejauh ini ada dugaan, kedua perusahaan distributor tersebut memang menjadi bagian dari jaringan peredaran ponsel BB rekondisi di Indonesia. Sin-

dikasi ditengarai mengimpor ilegal berbagai seri ponsel BB, baik yang sudah berbentuk bangkai, bekas pakai, cacat produksi, maupun sisa produksi lama ke Indonesia. Ponsel-ponsel tersebut didatangkan dari negeri jiran: Singapura dan Thailand, serta juga dari beberapa negara di Eropa. Selanjutnya ponsel-ponsel tadi di­ permak ulang, termasuk memasang casing baru. Selain itu juga disiapkan kemasan baru dilengkapi dengan segel beserta nomor PIN, sehingga seolaholah seperti ponsel BB baru. Padahal kalau dicermati jelas-jelas ponsel rekondisi. Untuk menarik perhatian calon pembeli, ponsel BB rekondisi dijual dengan harga lebih murah ketimbang produk resmi RIM. Toko penjual juga memberikan iming-iming garansi selayaknya produk resmi. Menariknya, dari penelusuran di lapangan diketahui, para penjual juga sudah menyiapkan jurus berdalih, jika ada calon pembeli yang curiga. Biasanya para penjual menyebut ponsel BB rekondisi sebagai barang BM alias black market, makanya harganya bisa lebih murah.

DI JAKARTA JUGA ADA Peredaran ponsel BB rekondisi ditengarai tidak hanya merambah Medan. Di Jakarta, ponsel BB rekondisi bisa ditemui di kawasan Roxy, Jakarta Pusat, yang memang menjadi sentra bisnis ponsel terbesar di Ibukota. Tidak sedikit pedagang yang berani menawarkan ponsel BB rekondisi secara terang-terangan. “Biasanya pembeli kita tanya dulu, cari BB harga miring atau yang harga normal. Kalau minta BB harga miring, ya kita berikan BB rekondisi dan kita terangkan kalau itu produk rekondisi. Garansinya juga toko punya, jadi nggak menipulah karena yang beli juga sudah tahu,” ujar seorang pedagang ponsel. Tapi tidak sedikit juga yang nekat, menawarkan ponsel BB rekondisi seolah-olah ponsel BB baru. Bahkan berani memberi jaminan garansi dua tahun selayaknya ponsel BB baru keluaran RIM. Tak jarang soal garansi ini pada akhirnya membuat pembeli menjadi terkecoh dan tidak sadar kalau yang dibelinya adalah BB rekondisi. Apalagi kebanyakan pembeli biasanya tidak bertanya lebih jauh, siapa yang menggaransi? Mereka seolah terbuai mendapatkan ponsel BB dengan harga murah. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

Teliti Sebelum Membeli Ponsel BlackBerry (BB) rekondisi diam-diam beredar di pasar Indonesia. Tak mudah membedakan antara ponsel BB rekondisi dengan ponsel BB produk resmi. Apalagi jika hanya berpatokan pada kemasan dan bentuk fisik. Konsumen pun sepertinya harus bertindak cerdas. Apalagi Research In Motion (RIM) selaku produsen resmi, sampai kini tak mengeluarkan peringatan apapun atas beredarnya ponsel BB rekondisi. Ponsel BB yang sudah direkondisi secara fisik maupun aplikasi piranti lunak, sulit dibedakan dengan yang produk resmi. Apalagi bila tidak cermat dan teliti saat pertama membeli. Ciri khas ponsel BB seperti PIN (Personal Identity Number) dan IMEI (International Mobile Equipment Identity) pun dapat diinjeksi (suntik). Padahal setiap ponsel BB seharusnya hanya memiliki satu PIN dan IMEI yang berbeda satu dengan yang lain. Pembuat ponsel BB rekondisi, umumnya sudah bekerjasama atau memesan kepada penjual PIN dan IMEI. Tidak heran jika di kemudian hari ponsel BB rekondisi yang dibeli tibatiba saja mengalami pemblokiran atau suspend PIN. Ini dapat terjadi karena PIN tersebut adalah hasil kloning atau menggunakan PIN BB yang belum terjual. Alhasil, ketika pengguna PIN resmi mengaktifkan, secara otomatis PIN terblokir. Lantas, bagaimana kiat jitu agar konsumen tidak tertipu? Cara paling efektif adalah membeli BB di showroom dan toko resminya saja. Jadi, kuncinya teliti sebelum membeli. n

53


hukum Sengketa merek

Tak Sekadar Beda L dan R Ungkapan apalah arti sebuah nama, boleh jadi tak berlaku di dunia bisnis. Perbedaan sebuah huruf bisa berakhir di pengadilan. Itulah yang terjadi ketika merek “Cardinal” menggungat merek “Cardinar”. TEKS Elka Saraswati Foto riset

B

agi awam, mungkin antara merek “Cardinal” dan merek “Cardinar” tak terlalu berarti. Toh keduanya sama-sama merek dari celana jeans, yang memang digandrungi banyak kalangan. Tapi tidak bagi si empunya merek. Kehadiran merek “Cardinar” jelas bikin jengkel PT Multi Garmenjaya yang sudah mendaftarkan merek “Cardinal” ke Direktorat Jenderal Hak Akan Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM. Merek “Cardinal” memang lebih dulu terdaftar di Ditjen HAKI sejak 8 Oktober 2001, sementara merek “Cardinar” baru didaftarkan 15 Agustus 2007. Gugatan pun dilayangkan dan persidangan demi persidangan digelar di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Puncaknya, pekan kemarin majelis hakim menjatuhkan putusan. Dalam amar putusan, majelis hakim mengabulkan permohonan PT Multi Garmenjaya sebagai pemegang sah atas penggunaan merek “Cardinal”. Ketua majelis hakim, Heru Sutanto menegaskan, “Menyatakan merek milik Tergugat 1 memiliki persamaan dengan merek Penggugat dan telah beriktikad tidak baik.” Majelis hakim berpendapat PT Multi Garmenjaya selaku Penggugat merupakan pendaftar pertama sebagai pemegang merek ke Ditjen HAKI. Majelis hakim juga menyatakan, adanya kemiripan antara unsur-unsur antara satu merek dengan merek yang lain seperti memiliki kesamaan bentuk, kesamaan komposisi, kesamaan unsur elemen, persamaan bunyi dan persamaan pengucapan. “Majelis hakim telah melihat secara

54

Celana Jeans Cardinal dan Cardinar

visual produk tersebut. Majelis hakim menilai Tergugat 1 memiliki persamaan pada pokoknya karena memiliki persamaan unsur huruf C-A-R-D-I-N-A. Hanya berbeda pada huruf terakhir R dan L saja,” ujar Heru Sutanto. Majelis menilai pemilik merek “Cardinar” terbukti beriktikad tidak baik, karena merek “Cardinal” telah didaftarkan dengan kelas barang nomor 25. Sedangkan barang yang dimiliki penggugat sejenis dengan barang tergugat.

AWAL SENGKETA Merunut ke belakang, sengketa kedua merek celana jeans ini berawal ketika PT Multi Garmenjaya yang menjadi pemegang merek “Cardinal”, menemukan produk serupa dengan merek “Cardinar”. Merek “Cardinar” didaftarkan oleh Syafri Jeski, dengan nomor permohonan D00-2005029466. PT Multi Garmenjaya menilai Syafri Jeski melakukan perbuatan tidak beriktikad baik saat melakukan pendaftaran merek. Pendaftaran merek “Cardinar” dinilai telah mendompleng merek “Cardinal”, yang diklaim PT Multi Garmenjaya adalah merek terkenal. Atas dasar itulah, PT Multi Garmenjaya gugatan pendaftaran merek “Cardinar” ke Peng-

adilan Niaga Jakarta. Merujuk pada Pasal 6 ayat (1) UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek, salah satu dasar untuk menolak pendaftaran merek adalah terdapat persamaan pada pokoknya. Dijabarkan lebih lanjut persamaan pada pokoknya itu meliputi persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan/atau jasa yang sejenis. Lalu, persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau sejenisnya. Dan, persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan indikasi-geografis yang sudah dikenal. “Alasan pembatalan itu karena pendaftaran merek milik tergugat memiliki iktikad tidak baik,” kata Buyung, Kuasa Hukum PT Multi Garmenjaya. Ditambahkannya, merek “Cardinal” dan merek “Cardinar” berada di kelas barang yang sama, yaitu kelas 25. Jenis barang yang termasuk dalam kelas ini di antaranya adalah sepatu, selop, terompah, kaos kaki, segala macam konveksi, pakaian pria-wanita, dan pakaian anak-anak dan bayi. Usai putusan dibacakan, Syafri Jeski mengaku kecewa. Ia pun akan mengajukan upaya hukum banding. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


hukum Produk bank syariah

S

omasi dilayangkan ke BRI Syariah. Nasabah yang melakukan somasi adalah Butet Kartaredjasa, seniman kondang asal Yogyakarta. Tak hanya somasi, ia juga mengirimkan surat pengaduan ke Bank Indonesia (BI), akhir pekan kemarin. Isinya menjelaskan kronologi persoalan yang dihadapi. Melalui pengaduan ke BI, Butet Kertaradjasa berharap ada solusi terbaik. Sekalipun itu putusan yang saling merugikan (­lose-lose solution). “Sama-sama rugi itu, misalnya bank mengembalikan modal nasabah. Jika nasabah menanggung kerugian bank, itu win-lose solution,” urai Indra Perbawa, pengacara Butet. Sengketa Butet dengan BRI Syariah berawal pada Agustus 2011 lalu. Ketika itu, ia mengambil produk gadai emas BRI Syariah di Yogyakarta, serta membeli emas sebanyak 4,83 kilogram dan 600 gram. Harga emas saat itu Rp 500.000–Rp 505.000 per gram. Raja monolog ini kemudian menyetor dana sebesar 10% dari total harga emas. Butet juga harus membayar biaya titip lantaran emasnya disimpan di brankas BRI Syariah hingga kontrak berakhir. Masalah mencuat Desember 2011 lalu, ketika diberi tahu kalau kontrak gadainya tidak bisa dilanjutkan. Kondisi ini timbul karena BI mengeluarkan aturan, yang menyebut kontrak gadai emas tak sejalan dengan regulasi perbankan Syariah. Tak ingin terkena sanksi, BRI Syariah pun meminta nasabah termasuk Butet, untuk menebus emas yang digadaikan. Pada Februari lalu, BI memang mengeluarkan aturan kepada bank syariah dan unit usaha syariah untuk menurunkan portofolio gadai emas. BI memberikan tenggat waktu setahun ini agar perbankan syariah bisa menyesuaikan sekaligus mencegah kerugian konsumen. BRI Syariah menawarkan jalan keluar yakni menjual emas yang digadaikan. Tentu saja Butet menolak tawaran itu. Toh penolakan tersebut tak berarti, karena BRI Syariah tetap menjual emas tersebut pada 18 Agustus lalu. Harganya Rp 489.000 per gram atau sekitar Rp 2,5 miliar. Tak hanya merugi karena harga jual emas gadai yang lebih murah, ia juga harus membayar Rp 40,9 juta sebagai selisih menutup kerugian dan jasa titip emas.

KENA SANKSI Somasi dan pengaduan Butet langsung disikapi BI. Deputi Gubernur BI, Halim

emas Batangan

Gadai Emas Berujung Somasi Kegiatan gadai emas oleh perbankan syariah kembali menuai persoalan. Seorang nasabah gadai emas BRI Syariah melayangkan somasi dan mengadukan masalah yang membelitnya ke Bank Indonesia. Akankah nasabah lainnya mengikuti? TEKS Elka Saraswati Foto Agus Priatna

Alamsyah kepada wartawan, mengungkapkan, pihaknya sudah meneliti dua bank syariah terkait praktik prinsip syariah antarproduk gadai emas. “Tetapi yang sudah dipanggil baru satu yaitu BRI Syariah,” tambahnya. Secara terpisah Direktur Perbankan Syariah BI, Edy Setiadi menyebutkan, BI juga telah memberikan sanksi agar prinsip kehati-hatian perbankan tetap terjaga. Ditambahkannya, dari mediasi yang dilakukan ditemukan fakta nasabah be-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

lum memahami produk gadai emas yang dipilih. Namun di satu sisi, BRI Syariah juga lalai dalam menjelaskan detil produk kepada nasabah. “Istilahnya jual paksa, saya rasa itu harus di-clear-kan. Karena jual paksa itu tidak terjadi pada gadai emas saja, dalam hal ini juga ada qardh, yang dititipkan selama empat bulan dan agunannya adalah emas, tapi juga dalam pembiayaan-pembiayaan lainnya,” urai Edy Setiadi. n

55


keuangan piutang perbankan

Mimpi Indah Bank Pemerintah MK menyatakan bank pemerintah dapat melakukan hapus tagih. Ada yang khawatir kebebasan ini disalahgunakan.

d

TEKS Bastaman foto riset ilustrasi yayan

oa yang selama ini dipanjatkan para bankir BUMN dan BUMD akhirnya terkabul. Pekan lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan bahwa penyelesaian kredit macet tidak perlu lagi melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN). Dengan kata lain, bank BUMN dan BUMD kini dapat menjual kredit macet yang telah dihapusbukukan, seperti yang dilakukan bank swasta. Keputusan MK tadi langsung disambut meriah oleh para bankir pelat merah. Maklum, saat ini kredit macet di bank BUMN dan BUMD yang dapat dilepas hak tagihnya diperkirakan mencapai Rp 85 triliun. Sebenarnya kredit tersebut tak lagi membebani kinerja bank karena sudah berada di luar pembukuan atau dihapusbukukan (write off). Masalahnya, bank pelat merah tak dapat menghapus tagih karena kredit tersebut dianggap aset negara. Jika saja ini terjadi bank swasta, kata seorang bankir BUMN, masalah itu dapat dengan mudah diselesaikan. Sebab, penyelesaian kredit macet, baik melalui kebijakan haircut atau pemberian diskon atas utang pokok, bisa diputuskan cukup di tingkat rapat umum pemegang saham (RUPS). “Sementara kami harus menyelesaikan kredit tersebut melalui PUPN yang berbelit-belit dan hasilnya pun kerap tidak optimal,� kata si bankir. Apa boleh buat, menurut Undang-un-

56

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


keuangan piutang perbankan dang No. 49 tahun 1960 tentang PUPN, kredit macet bank BUMN dan BUMD merupakan kekayaan negara. Pemerintah sebenarnya telah mencoba memecahkan masalah ini dengan menerbitkan Undangundang No. 7 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Tapi langkah ini pun tak menolong karena UU. No. 60 masih berlaku. Pemerintah pun kemudian menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 33 tahun 2006 yang membolehkan bank pelat merah menghapus tagih kredit yang sudah di-write off. Tapi, sayang, PP No. 30 tidak banyak membantu. Soalnya, dalam pasal 2 huruf g UU No. 17/2003 disebutkan bahwa kekayaan yang dipisahkan pada BUMN dan BUMD merupakan kekayaan negara. Inilah yang membuat bankir BUMN maupun BUMD tak berani menghapus

tagih kredit macet karena khawatir dijerat dengan pasal korupsi. Untunglah, langkah judicial review yang dilakukan bank pelat merah akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. “Ini kemajuan terpenting bagi bank BUMN,” kata Sigit Pramono, Ketua Perbanas yang juga mantan Direktur Utama BNI. Dengan munculnya pernyataan MK, menurut Sigit, bank-bank pemerintah dapat menyelesaikan kredit masalahnya dengan cara seperti yang dilakukan oleh bank swasta selama ini. “Bisa dengan pemotongan pokok utang atau melakukan haircut,” katanya.

Lahan KKN para bankir Tidak hanya itu saja. Bank pemerintah pun berkesempatan mendapatkan rezeki nomplok jika kredit macet yang sudah dihapusbukukan itu dijual. Tak usah muluk-muluk, dengan recovery 20% saja, jumlah dana segar yang bisa masuk ke brankas bank-bank pemerintah mencapai Rp 17 triliun. Jumlah yang tidak sedikit buat bank pemerintah untuk menggenjot kreditnya. BNI termasuk salah satu bank yang bakal menikmati keputusan MK tersebut. Menurut Yap Tjay Soen, Direktur Keuangan BNI, kepastian hukum ini akan memberikan keleluasaan kepada bank pemerintah untuk mengelola kredit bermasalahnya. “Tentu, efeknya bisa membuat kinerja bank lebih baik,” katanya. Kredit macet di BNI yang sudah dihapusbukukan tetapi belum dihapus tagih jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 23 triliun. Yang akan menikmati keputusan MK itu bukan hanya BNI, tetapi juga Bank Mandiri, BRI, BTN, serta sekitar 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang tersebar di seluruh tanah air. Di Bank Mandiri, total kredit yang sudah dihapusbukukan mencapai Rp 32 triliun. Sedangkan di BTN jumlahnya sekitar Rp 1 triliun. Namun terlepas dari soal kredit macet, keputusan MK ini justru menimbulkan kecemasan baru. Soalnya, “kebebasan” yang diberikan kepada para bankir pelat

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

"Jangan sampai nanti bank hapus tagih, lalu dipersoalkan Badan Pengawas Keuangan (BPK) atau Kejaksaan." Evi Firmansyah Direktur Bank BTN

merah dalam mengelola kredit masalahnya dapat menimbulkan moral hazard antara bankir dan debiturnya. Apalagi ini menyangkut dana yang tidak kecil. ”Area ini bisa menjadi lahan permainan para bankir,” kata sebuah sumber. Tak hanya berpeluang menimbulkan penyelewengan, keputusan MK juga dikhawatirkan membuat para bankir tak hati-hati lagi dalam mengucurkan kreditnya. Oleh sebab itu, Sigit mengusulkan agar dibuat aturan main yang sangat ketat untuk mengatur hapus tagih kredit bermasalah. “Mekanisme dan ketentuanketentuannya harus dibuat sebaik mungkin,” ujar Sigit. Para bankir pun setuju bila keputusan MK diikuti dengan aturan lainnya, termasuk kriteria dan persyaratannya. Tujuannya agar tidak terdapat multitafsir antara perbankan, pemerintah, dan lembaga lainnya soal hapus tagih. “Jangan sampai nanti bank hapus tagih, lalu dipersoalkan Badan Pengawas Keuangan (BPK) atau Kejaksaan,” kata Evi Firmansyah, Direktur Bank BTN. Sedia payung sebelum hujan, memang perlu. ECW Neloe, mantan Direktur Utama Bank Mandiri, mungkin bisa jadi contoh. Ia terpaksa mendekam di penjara akibat terjadi perbedaan cara pandang terhadap kredit yang dikucurkan Bank Mandiri. n

57


keuangan dana talangan haji

d

i zaman modern seperti sekarang, tampaknya tak ada lagi masalah yang tidak bisa diatasi. Termasuk dalam menunaikan ibadah haji. Kendati rukun Islam kelima ini diwajibkan kepada yang mampu, namun kini masyarakat berpenghasilan pas-pasan pun bisa menunaikan ibadah haji dengan memanfaatkan fasilitas dana talangan haji yang ditawarkan sejumlah bank syariah. Namun, sayang, kemudahan dalam menunaikan ibadah haji itu bakal tak ada lagi. Soalnya, seperti dikatakan oleh Anggito Abimanyu, Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama, pemerintah akan meninjau kembali sistem dana talangan yang ditawarkan bank. “Pemerintah berencana menghapus dan melarang praktik dana talangan haji,� kata Anggito. Bekas Ketua Badan Fiskal Kementerian Keuangan itu memang tak menyoal soal sah tidak menunaikan ibadah haji dengan pinjaman bank. Anggito hanya menyebutkan, salah satu alasan pelarangan dana talangan haji adalah untuk mengurangi waktu antrean berangkat haji yang pada saat ini rata-rata sudah mencapai 10 tahun. “Bahkan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, calon jemaah haji harus menunggu sampai 19 tahun,� ujar Anggito. Minat umat Islam Indonesia untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Sementara itu quota yang disediakan pemerintah Arab Saudi sangat terbatas, hanya sekitar 10% dari penduduk Indonesia. Akibatnya, ya itu tadi, masyarakat harus menunggu selama bertahun-tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji. Waktu tunggu semakin lama sejak bermunculannya produk yang menawarkan kemudahan untuk menunaikan rukun Islam kelima. Dana talangan haji bank syariah, misalnya. Kemunculan produk ini tak lepas dari aturan Kementerian Agama yang mengharuskan calon jemaah haji menyetor dana Rp 25 juta atau sekitar 70% dari ongkos naik haji untuk mendapatkan nomor antrean (kursi). Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh perbankan syariah dengan menyediakan dana talangan (kredit) haji. Salah satu pelopor produk pendanaan haji tersebut adalah Bank Muamalat Syariah. Bank syariah tertua di tanah air ini menawarkan produk Tabungan Haji Arafah dengan setoran awal sebesar Rp 2,75 juta. Jika saldo tabungan sudah mencapai Rp 25 juta, BMS akan mendaftarkan si pemilik tabungan ke Kementerian Agama untuk mendapatkan nomor antrean haji.

58

Jemaah haji indonesia.kesempatan yang belum menunaikan ibadah haji lebih besar

JurusMemangkas Daftar Tunggu Dana talangan haji membuat daftar tunggu calon haji menjadi panjang. Pemerintah pun berencana melarang produk bank syariah tersebut. TEKS Bastaman foto dok.inilah.com

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


keuangan dana talangan haji BRI Syariah termasuk yang cukup gencar menyalurkan dana talangan haji. Hingga saat ini, anak usaha BRI itu telah mengucurkan dana talangan haji sebesar Rp 360 miliar. Namun BRI Syariah juga sukses dalam menghimpun dana tabungan haji. Dana masyarakat yang berhasil dihimpun oleh Tabungan Haji BRI Syariah per Agustus 2012 mencapai Rp 440 miliar. Tingginya permintaan terhadap dana talangan haji inilah yang dituding sebagai penyebab panjangnya antrean calon jemaah haji. Penyebab lainnya adalah maraknya sistem multi level marketing (MLM) haji. Sistem yang mirip dengan arisan ini memungkinan seseorang menggunakan dana milik orang untuk mendaftarkan ke Siskohat. Makanya, menurut Anggito, pemerintah juga berencana me-

Tingginya permintaan terhadap dana talangan haji inilah yang dituding sebagai penyebab panjangnya antrean calon jemaah haji.

Masalahnya, perlu waktu cukup lama agar saldo di Tabungan Haji Arafah mencapai minimal Rp 25 juta. Itu sebabnya, BSM juga menawarkan produk Dana Talangan Porsi Haji (dengan akad al-qardh) dengan plafon pinjaman hingga Rp 24,5 juta. Namanya juga talangan, pinjaman ini hanya berjangka waktu maksimal satu tahun. Tapi, dengan memanfaatkan pinjaman tersebut, calon jemaah sudah bisa mendapatkan nomor kursi lebih cepat.

Waktu tunggu bisa dipangkas Seperti hal BMS, produk tabungan haji juga ditawarkan oleh BNI Syariah. Selain menawarkan Tabungan iB THI Hasanah, anak usaha BNI ini juga mem-

berikan fasilitas dana talangan agar si calon jemaah haji bisa mendapatkan nomor duduk lebih awal. Hebatnya lagi, dana talangan haji BNI Syariah dapat dicicil hingga lima tahun. Tak heran bila produk ini banyak peminatnya. Hingga Agustus kemarin, dala talang­ an haji yang dikucurkan BNI Syariah sudah mencapai Rp 500 miliar. Kendati pertumbuhannya cukup tinggi, menurut Imam Teguh Saptono, Direktur Bisnis BNI Syariah, porsi dana talangan haji hanya sekitar 10% dari total pembiyaan BNI Syariah. “Kalau dana talangan haji dilarang, memang akan berdampak pada penurunan pembiayaan BNI Syariah. Tapi tidak signifikan,” katanya.

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

nertibkan MLM haji atau sejenisnya. Cukup? Belum. Mulai tahun ini, Kementerian Agama juga gencar mengkampanyekan berhaji cukup sekali se­umur hidup. Karena naik haji merupakan hak umat, maka yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberlakukan pendaftaran ibadah haji. Sehingga, jemaah yang sudah menunaikan ibadah haji tidak akan diprioritaskan. “Ini untuk memberikan kesempatan kepada yang belum pernah menunaikan rukun Islam kelima,” kata Anggito. Dengan larangan dan pengetatan itu, Anggito optimistis waktu tunggu calon jemaah haji bisa dikurangi. “Jika itu diberlakukan, maka daftar tunggu haji yang mencapai 10 tahun akan bisa dikurangi,” katanya. Tidak hanya itu, kesempatan bagi umat yang belum pernah menunaikan ibadah haji juga semakin besar. Upaya yang bagus, memang. Masalahnya, selain lewat dana talangan haji, masyarakat masih bisa mendapatkan pinjaman dari sumber lain. Sebut saja kredit tanpa agunan (KTA) yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan apa saja, termasuk membiayai ongkos haji. Mengenai sah tidaknya menggunakan pinjaman bank untuk menjalankan rukun Islam kelima, itu soal lain. n

59


pasar modal ihsg

Siap Merangkak Lagi Bulan September yang ‘mengkhawatirkan’ itu akhirnya selesai juga. Indeks yang diperkirakan bakal terpuruk, malah bergerak sebaliknya. Pasar masih bullish. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi ramawijaya

“P

aling tepat, koleksi dilakukan pada bulan September”. Itulah rekomendasi yang diberikan beberapa analis sebulan lalu. Alasannya, pada bulan ke sembilan itu, biasanya banyak harga saham yang anjlok berat dan indeks pun berantakan. Contohnya, September tahun lalu. Ketika itu IHSG terjun hingga 292 poin (7,6%). Tapi kini terbukti, masa lalu tidak selalu harus terulang dan ramalan itu akhirnya tidak menjadi kenyataan. Bahkan sebaliknya, indeks harga saham gabungan malah melesat tinggi. Lihat saja yang terjadi di pekan lalu. Kendati sebelumnya telah mengalami penguatan, IHSG masih mencatatkan penguatan sebesar 19 poin. Sehingga, jika disandingkan dengan posisi awal bulan, peningkatan yang dialami indeks mencapai 202 poin atau sekitar 4,9%. Mengagumkan. Kenaikan itu terjadi berkat semakin aktifnya investor asing dalam melakukan pembelian. Dalam sebulan itu, dana asing yang masuk ke pasar saham tercatat mencapai Rp 9,35 triliun. Kalau tak ada kejadian besar yang bernuansa negatif, banjir dana asing ini diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan. Positif atau negatifnya sentimen yang bakal memengaruhi perdagangan saham ini masih didominasi oleh faktor eksternal. Seperti kejelasan stimulus yang diluncurkan oleh berbagai bank sentral sejumlah negara, mulai dari

60

European Central Bank (ECB), The Fed, Bank of Japan, hingga Poeple’s Bank of China (PBoC). Kemungkinan-kemungkinan kurang nyaman itu juga, sepertinya, direspons oleh pasar saham dunia. Itu terlihat dari

penurunan yang terjadi pada Indeks Dow Joines yang dalam sepekan tergerus hingga 295 poin (2,17%). “Isu-isu dari makro ekonomi seperti data tenaga kerja AS dan krisis utang masih akan mewarnai sentimen indeks domestik. Apalagi, di dalam negeri sendiri, masih minim sentimen positif,” kata Purwoko Sartona, analis dari Panin Securities. Salah satu yang mungkin bisa berpengaruh ke pasar dari dalam negeri adalah rilis inflasi September yang

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


pasar modal ihsg akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Oktober. Angkanya sudah diprediksi lebih rendah dari bulan sebelumnya, sehingga bisa jadi katalis positif bagi pergerakan indeks. Jika inflasi rendah atau bahkan terjadi deflasi bisa jadi indeks akan bergerak ke atas. “Kami memperkirakan inflasi September lebih rendah dari bulan sebelumnya,”kata Purwoko. Tapi, investor sebaiknya tidak grasa-grusu melakukan koleksi. Soalnya, secara teknikal, IHSG mestinya akan bergerak sideways dalam sepekan ke depan dengan kecenderungan melemah. Alasannya, ya itu tadi, belum ada sentimen yang benar-benar kuat untuk mendukung penguatan indeks lebih jauh. Analis ini meramalkan, indeks baru akan naik perlahan di pekan kedua Oktober ini. Sedangkan untuk minggu ini, Purwoko memasang pergerakan IHSG akan berada di rentang 4.160–4.290. Kecuali jika data inflasi yang diumumkan BPS memuaskan dan faktor eksternal meniupkan sentimen positif. Kalau itu yang terjadi, ia yakin, indeks akan suk-

IHSG 28/9 4,262.56

21/9

4,244.62

DOW Jones 28/9 13,437.13

21/9 13,579.47

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

ses menembus 4.300. Dalam kondisi seperti ini, ketika sentimen eksternal masih berpengaruh besar, investor disarankan menomorduakan saham-saham komoditas. Itu lantaran pergerakan harganya yang masih tidak menentu. Sebaliknya, rekomendasi positif diberikan kepada saham-saham properti dan infrastruktur. “Pertimbangannya, saham-saham tersebut baru menguat, sehingga cocok untuk trading jangka pendek,” kata Purwoko. Dari sektor properti, ia menunjuk saham terbitan Pakuwon Jati (PWEON), MDLN dan APLN sebagai pilihan. Sedangkan di sektor infrastruktur, pilihannya jatuh pada ADHI dan TOTL. Selain itu, saham semen (terutama SMGR) sebagai pendukung properti dan infrastruktur juga layak dibeli. Hanya saja, ia memberi catatan, rekomendasi trading buy tersebut cuma berlaku untuk perdagangan di awal pekan (Senin dan Selasa). “Untuk hari berikutnya masih perlu di-review ulang,” ujarnya. Prediksi akan terjadinya penguatan juga diungkapkan Tommy Yu, technical analyst dari Jsxpro.com. Kata dia, selama dua minggu terakhir, indeks berada dalam tren konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Nah, kini ia melihat adanya potensi pembalikan indeks untuk menembus level resistance di 4.265. Bahkan, bukan mustahil IHSG akan bergerak di kisaran 4.300–4.335. “Pekan ini akan menguat,” ujarnya optimistis. Saham yang bisa dicermati di pekan depan, menurut perhitungan Tommy, adalah terbitan PT Unilever Indonesia (UNVR), Global Mediacom (BMTR), Kobexindo Tractors (KOBX) dan PT Harum Energy (HRUM). Jadi,agar tidak ketinggalan kereta, mulailah melakukan koleksi. n

61


pasar modal Saham Astra

Astra Siap Tancap Gas Pembagian dividen Astra ditengarai hanya untuk menopang agar harga saham-sahamnya tidak tergerus terlalu dalam. Para analis tetap merekomendasikan beli. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi ramawijaya

D

i setiap penghujung triwulan, seperti biasa, manajer investasi akan sibuk bersolek diri. Mereka akan memoles penampilan saham yang digenggamnya agar bisa tampil molek dalam laporan keuangan. Dan memang, itulah yang terjadi minggu lalu, ketika para pelaku pasar menutup perdagangan bulan September, yang merupakan ujung dari kuartal III-2012. Upaya serupa juga dilakukan oleh sejumlah perusahaan penerbit saham. Contohnya seperti yang dilakukan oleh Grup Astra. Kelompok usaha yang lebih dikenal sebagai raja otomotif ini, minggu lalu, mengumumkan rencana mereka untuk membagikan dividen interim. Menurut Cece Ridwanullah, analis dari Sekuritas Ekokapital, salah satu tujuan dari aksi korporasi ini adalah untuk menjaga harga saham agar tetap berada di tataran atas. “Maintain seperti ini biasa terjadi di akhir kuartal,� katanya. Tak tanggung-tanggung, ada empat perusahaan dari Grup Astra yag siap membagikan dividen sementara pada bulan Oktober dan November depan. Mereka adalah PT Astra International (ASII), United Tractors (UNTR), Astra Graphia alias ASGR dan Astra Agro Lestari (AALI). Nilai dividen yang didistribusikan, memang, lumayan menarik. Jika dibandingkan dengan harga saham di

62

penutupan akhir pekan lalu, besarnya berkisar antara 0,8% hingga 1,1%. UNTR misalnya, akan memberikan dividen Rp 210 per saham, ASII Rp 66, ASGR Rp 15, dan AALI Rp 230. “Untuk saat ini, saya melihat pembagian dividen itu sebagai upaya untuk menahan penurunan harga saham,� kata Cece. Dugaan analis ini, mungkin, ada benarnya. Tapi itu bukan berarti efek terbitan Astra tidak menarik dan terancam longsor. Secara valuasi, lanjut Cece, saham-saham tersebut masih memiliki potensi untuk menguat. Paling tidak, penguatan akan berlangsung hingga akhir tahun, karena saat ini harganya masih berada di bawah. Yang menarik, analis ini memproyeksikan, penguatan akan bergerak menuju harga tertinggi yang pernah dicapai saham-saham itu di tahun ini. Nah, kalau dugaan itu menjadi kenyataan, berarti peluang untuk meraih gain cukup besar. Soalnya, jarak antara harga yang terbentuk saat ini dan harga tertinggi cukup lebar. UNTR misalnya, pernah bertengger di level Rp 33.000. Sementara harga tertinggi ASII ada di Rp 7.950, AALI di Rp 24.000 dan ASGR di kisaran Rp 1.600-an. Saat ini, harga AALI sudah cukup rendah yakni Rp 21.950. Artinya, masih ada peluang untuk naik hingga 9%. Pembelian saham ini, saran Cece, bisa dilakukan saat mendekati Rp 21.000-21.500 yang merupakan level support-nya. Sedangkan untuk UNTR, koleksi bisa

dilakukan ketika harga terkoreksi di kisaran Rp 19.600. Akan halnya ASII harus ditunggu hingga berada di angka Rp 7.000-an.

Didorong laporan keuangan Pentingnya menunggu harga hingga berada di level support, bukan semata-mata demi mendapatkan gain yang maksimal. Tapi juga untuk berjaga-jaga bila, sewaktu-waktu, harga saham tersebut melemah secara signifikan. Maklum, tak semua bidang bisnis yang digeluti Astra mencorong. AALI dan UNTR misalnya kini tengah dibayangi oleh penurunan harga komoditas. United Tractors misalnya, sudah mengumumkan penurunan penjualan sebesar 12% hingga Agustus lalu. Itu disebabkan melemahnya harga batu bara dan permintaan alat berat. Hal serupa terjadi pada harga CPO yang digeluti AALI. Kendati demikian, untuk tiga bulan ke depan, Cece optimistis saham-saham itu akan ikut menguat. Sebabnya, ya itu tadi, jika dilihat dari rasio harga berbanding pendapatan per saham (PER) ASII Cs masih tergolong murah. Ukie Jaya Mahendra dari Asosiasi Analis Efek Indonesia juga punya

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


pasar modal Saham Astra

Saat ini, harga AALI sudah cukup rendah yakni Rp 21.950. Artinya, masih ada peluang untuk naik hingga 9%. Pembelian saham ini, saran Cece, bisa dilakukan saat mendekati Rp 21.000-21.500 yang merupakan level support-nya.

pandangan yang cukup positif tentang saham-saham Astra. Selain memiliki manajemen yang solid dan keuangan yang mumpuni, manajemen perusahaan yang ada di grup ini juga terbilang berhati-hati dalam membuat utang. Seperti analis lainnya, yang paling dipandang Ukie dari kelompok ini adalah saham ASII, AALI, dan UNTR. “Saya lebih menjagokan yang tiga ini,” katanya. Memang, kinerja UNTR dan AALI

terpengaruh oleh penurunan harga komoditas. Tapi, ada beberapa hal yang menjadi sentimen positif. Salah satunya adalah pemerintah China yang tak lagi mematok harga batu bara alias berpatokan pada mekanisme pasar internasional. Sehingga, jika batu bara menguat, harga CPO pun akan merangkak naik. Untuk ASII, Cece memasang target Rp 7.950. Sementara AALI diproyeksikan menuju Rp 24.000 hingga divi-

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012

dennya dibayarkan. Dan UNTR diyakini bakal mengarah kisaran Rp 24.500. “Apalagi, harga AALI dan UNTR yang sudah cukup tertekan,” katanya. Makanya, Cece merekomendasikan agar koleksi dilakukan tanpa harus menunggu ada koreksi. Sebab, sebentar lagi, harga saham-saham tersebut akan didorong oleh terbitnya laporan keuangan emiten untuk triwulan III. Nah, kini tergantung nyali investor, mau membeli sekarang dengan risiko kemahalan, atau menunggu koreksi yang belum tentu terjadi. n

63


pasar modal Saham farmasi

Perkawinan yang Molor Lagi Regrouping Kimia Farma dengan Indo Farma diperkirakan akan mundur lagi hingga tahun depan. Dari sisi pergerakan sahamnya,KAEF lebih menarik. TEKS Ahmad Munjin foto riset

K

alau bisa diperlambat, kenapa harus cepat-cepat? Kalimat sindiran yang kerap ditujukan kepada pemerintah ini, tampaknya, masih berlaku. Contohnya, rencana regrouping industri farmasi BUMN, antara PT Kimia Farma dan Indofarma. Kendati sudah dirancang sejak tiga tahun lalu, hingga kini, kepastian tentang rencana tersebut masih belum terlihat. Kabar teranyar hanya menyebutkan, manajemen Kimia Farma baru akan menyerahkan hasil kajian yang menyangkut penggabungan tersebut kepada DPR RI, pertengahan Oktober ini. Akibatnya, target regrouping, yang rencananya akan tuntas tahun ini, dipastikan bakal molor hingga tahun depan. Pertanyaannya, kenapa aksi korporasi ini berjalan seperti keong? Bukankah pemegang saham mayoritas di

64

dua BUMN ini cuma satu, yakni pemerintah. Sehingga tidak akan ada konflik dalam urusan kepemilikannya. Jadi apa yang bikin urusan jadi susah? Entahlah. Yang jelas kelambatan ini membuat dua BUMN tersebut kehilangan kesempatan untuk melakukan efisiensi yang menguntungkan. Sesuai dengan skema yang sudah dipersiapkan lama, dalam aksi regrouping ini, Kimia Farma akan dijadikan sebagai induk usaha dengan total aset yang meningkat hingga di atas Rp 3 triliun. Asal tahu saja, Kimia Farma saat ini memiliki kekayaan Rp 1,58 triliun. Pembagian tugas di antara keduanya juga sudah jelas. Indo farma (INAF) akan berada di hulu, sementara Kimia (KAEF) menangani urusan distribusi dan pemasaran. “Sesuai dengan keunggulannya, INAF akan menjadi unit produksi bagi KAEF,” kata Dandossi Ma-

tram, pengamat pasar modal. “Penggabungan ini akan membuat kinerja BUMN tersebut menjadi lebih efisien. Sayang, pemerintah maupun DPR tidak punya semangat yang bagus untuk merealisasikannya,” kata seorang kepala riset di sebuah sekuritas asing. Padahal, jika regrouping itu terlaksana, dipastikan saham KAEF akan menjadi incaran investor dalam dan luar negeri. Sekarang saja, dua saham ini termasuk dagangan yang likuid di bursa. Dan harganya terus bergerak mengikuti kondisi pasar. Harga KAEF misalnya, sepanjang sembilan bulan ini, sudah meningkat 50%. Sedangkan harga INAF, dalam periode yang sama, naik 31,9%. Hanya saja, kata Abidin, analis teknikal dari Millenium Danatama Securities, saat ini KAEF tengah menunjukkan sinyal bearish. “Tapi dalam sepekan dua pekan ini masih dalam tren naik,” katanya. Ia memasang target untuk saham ini di rentang Rp 470-Rp520. Dibandingkan dengan saham Kalbe Farma (KLBF), tutur Abidin, KAEF lebih menarik. Sebab KLBF sudah masuk ke area jenuh beli dan kemahalan. Price Earnings Ratio (PER) KAEF 16,5 kali dengan Price to Book Value Ratio (PBV) 2,08 kali. Sementara PER KLBF 27,99 kali dengan PBV 7,03 kali. INAF juga tergolong saham yang likuid dan kini sedang berada dalam tren naik. Hanya saja harganya sudah ketinggian dengan PER 52,2 dan PBV 1,06 kali. Jadi, untuk sementara, kelihatannya lebih baik mengoleksi KAEF. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012


iklan iklan.indd 7

7/28/2012 8:32:42 PM


kolom andi suruji

b

Kepentingan Nasional

angun tidur ku terus mandi. Tidak lupa menggosok gigi. Itu lagu anak-anak yang sangat sederhana. Habis mandi sarapan, lalu berangkat ke sekolah atau tempat kerja. Sampai di titik ini, mari kita merenung sejenak. Sejak itulah kita mulai dikepung barang-barang produksi asing, setidaknya diproduksi dan disitribusikan perusahaan yang bernama dan berbendera asing. Kita menggosok gigi dan pakai sabun, sudah menggunakan barang produksi atau distributornya perusahaan asing. Sarapan dengan masakan yang menggunakan margarin atau minyak goreng, juga produksi asing. Lantas berpakaian dengan merek-merek produksi asing, lalu berangkat lagi dengan kendaraan yang diproduksi perusahaan asing. Kalau tidak, perusahaan bernama Indonesia itu, mayoritas sahamnya dimiliki oleh kepentingan individu atau perusahaan asing lagi. Demikian seterusnya, sampai kembali ke rumah dan tidur menggunakan pendingin udara yang juga produksi partikelir asing. Tidak ada lagi sektor kegiatan ekonomi dan kehidupan yang tidak dirambah asing. Dari yang ringan sampai superberat. Semuanya dimasuki dan didominasi asing. Industri, perdagangan, jasa, keuangan, pertambangan, pertanian, perhubungan, telekomunikasi, sampai warung kopi, bahkan pakaian dalam, kepentingan asing semakin mencengkeram erat. Sadar atau tidak itu sudah terjadi. Ironis memang. Kita bangga bangsa dan modal asing berdatangan dan berinvestasi di Indonesia. Kita anggap itu suatu prestasi. Memang untuk masa kini, tetapi menyimpan potensi bahaya untuk masa depan. Pada aspek kehidupan paling dasar, pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum saja, bangsa Indonesia ini harus menenggak air yang diproduksi perusahaan asing. Bukan hanya produksinya, tetapi dominan menguasai pasarnya. Di sektor energi juga. Sumber-sumber energi In-

66

donesia, yang semakin langka di negeri asing, terus dieksploitasi berlebihan untuk kepentingan asing. Selain dikeruk perusahaan asing, juga oleh perusahaan “aseng�, usaha partikelir pribumi tetapi menjualnya untuk kepentingan asing. Compang-campingnya perut bumi Kalimantan, Sumatra, dan Papua, adalah bukti eksploitasi berlebihan sumber daya alam nasional itu. Tak luput pula sektor pertanian dalam arti luas. Petakanlah perkebunan, sudah berapa juta hektar lahan yang dikapling perusahaan asing. Kebun-kebun itu menghasilkan bahan pangan yang amat strategis bagi sekitar 240 juta penduduk Indonesia, yang masih banyak miskin. Padahal ke depan, pangan, energi dan air adalah tiga komoditas paling strategis, yang bakal membuat semua bangsa akan habis-habisan dengan cara apapun untuk memenuhi kebutuhannya. Bisa jadi semua bangsa akan rela “berperang� sekalipun untuk mendapatkannya. Ya, berperang dengan berbagai cara, termasuk menggunakan senjata ampuh berupa kapital, modal, melalui kendaraan liberalisasi dan globalisasi. Di sinilah kita bertanya, di manakah posisi jargon nasionalisme yang agung dan diagungkan itu? Apakah sebatas garis batas wilayah nasional Indonesia, tetapi tidak dengan ideologi dan spiritnya? Padahal, ideologi dan spirit nasionalisme itu, jauh lebih strategis ketimbang sekadar garis peta wilayah nasional Indonesia. Kepentingan asing seringkali sudah terang-terangan dengan berbagai cara halus maupun kasar untuk menekan bangsa Indonesia, demi penguasaan energi, pangan, maupun air, sumber-sumber daya nasional itu. Bahkan, mereka memojokkan pemerintah, otoritas lembaga yang independen sekalipun, agar berpihak padanya. Celakanya, jika lembaga yang diberi kewenangan dan otoritas independen oleh negara dan rakyat Indonesia, justru dengan mudah diintervensi kepentingan asing, dan mengorbankan kepentingan nasional. Contoh mutakhir, dugaan upaya perampasan perusahaan Bumi Resources, perusahaan yang menguasai sumber-sumber energi nasional, oleh kepentingan asing dengan bendera Vallar yang dimotori pengusaha keturunan Yahudi, Nat Rothschild. Mereka berupaya menabrak aturan, mengacak-acak aturan pasar modal nasional, demi mencapai tujuannya. Di mana posisi otoritas pasar modal, bursa efek, dan pemerintah Indonesia, berdiri membela kepentingan nasional? Terlepas siapa di balik Bumi Resources, kita tunggu upaya negara. n

inilahREVIEW 05 Tahun II | 1-7 Oktober 2012



AMBISI ROTHSCHILD RAMPAS BUMI