Issuu on Google+

SISIPAN

HUKUM : BABAK BARU BRI VS DJOKO TJANDRA

AU BINTORO : PENGUSAHA YANG SELALU GEMBIRA

TETAP MENGGIURKAN TANPA GANDUM

®

18-24 MARET 2013 MAJALAH EKONOMI & BISNIS

Anthoni Salim

29 » TAHUN II RP 20.000


Mailbox majalah ekonomi dan bisnis

http://www.inilah.com/ireview n

inilahREVIEW

inilah group : n portal news: www.inilah.com portal news : www.inilahjabar.com n Surat kabar : inilah koran n portal news : www.jakartapress.com

pendiri: Muchlis Hasyim Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: andi suruji wakil Pemimpin Redaksi: Bambang Aji setiady Redaktur Eksekutif: Tri Juli Sukaryana,

sisipan

hukum : BaBak Baru BrI vs Djoko TjanDra

au BInToro : Pengusaha yang selalu gemBIra

TeTap Menggiurkan Tanpa ganduM

latihono sujantyo

ÂŽ

Redaktur senior: budi kusumah Redaktur: Derek Manangka,

18-24 Maret 2013 MajaLaH eKONOMI & BISNIS

Sigas, Setiyadi, Iwan purwantono, kukuh bhimo nugroho, reporter: Mahbub Junaidi, Vinsensius Segu redaktur foto: dahlan rebo pahing Fotografer: wirasatria, asep rochyadi REDAKTUR DESAIN: erbhayu prananta Desain & layout: yayan taryana, ade moh sofyan ilustrator: rangga diyarto,

Anthoni Salim

RiSET: Mahario, tri handika, Aditya b 29 Âť Tahun ii

sekretaris redaksi: dwiyacita listosari

rP 20.000

unit usaha

Cover: rangga diyarto

pjs pemimpin perusahaan: fahmi alamsyah general manager: Sjarifuddin Manager keuangan: fahmi alamsyah manager iklan: alvin alverdian

Harga yang Meroket

account executive: selvi (avi), AIDA iryani sirkulasi: herry chatib

Hampir enam tahun sejak diundangkan, yaitu 16 Agustus 2007, UU nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, baru pada 4 April 2012 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT. Atau kerap dikenal kalangan usaha sebagai Corporate Social Responsibilty (CSR). PP ini ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 4 April 2012. Penerbitan PP ini adalah amanat dari Pasal 74 ayat (4) UU PT. Dengan adanya ketentuan itu, PT sering berlomba-lomba membuat CSR yang menurut mereka didedikasikan bagi masyarakat. Mereka menyisihkan 1% dari keuntungan bagi masyarakat untuk kegiatan CSR itu. Namun yang terjadi sering kali jauh panggang dari api. Malah CSR sering menyasar kelompok sasarannya itu menjadi konsumen dari produknya itu sendiri. Misalnya CSR dari bank, setelah proses pendampingan selesai dilakukan dan para kelompok itu melek secara manajemen, mereka ditawari produk kredit usaha dari bank tersebut. Ada juga masyarakat yang berada di dekat sungai yang menjadi sumber eksplorasi bagi perusahaan air minum mineral. Akhirnya masyarakat akan ditawari produk dari air mineral. Sebagai warga masyarakat saya mengharapkan CSR yang lebih tulus dan tepat sasaran bagi masyarakat.

saya seorang ibu yang cukup sibuk. Akhirakhir ini saya sering dikejutkan oleh jatah belanja kepada pembantu yang sering habis sebelum waktunya. Jatah belanja ini saya berikan seminggu sekali untuk membeli aneka kebutuhan dapur di tukang sayur. Biasanya uang sejumlah tertentu saya berikan dan cukup untuk seminggu. Namun sudah dua minggu ini jatah belanja seminggu hanya cukup untuk 4 hari saja. Setelah saya cari tahu, rupanya kenaikan harga bahan-bahan tertentu seperti bawang putih, bawang merah, cabai hijau , merah, merica menjadi pemicunya. Bila dulu sang bibi dapat membeli bawang putih Rp 5.000 dan mendapat satu plastik dengan berat seperempat kilo, sekarang itu tak bisa lagi karena harganya sudah mencapai dua bahkan tiga kali lipat. Daging juga begitu. Tanpa ada hari raya pun, daging sering melonjak menjadi Rp90 ribu tanpa bisa ditawar lagi. Kondisinya ini bukan saja memukul masyarakat kecil, tapi juga para pedagang yang bermodal kecil. Karena mereka sulit mencari untung memadai karena dengan harga segitu kaum ibu akan lebih menahan diri untuk tidak membeli daging. Saya khawatir bahwa ini hanya permain­an segelintir orang dengan memanfaatkan ketidakadaan koordinasi yang baik di tingkat produsen dan importir. Bisa jadi bawang putih dikatakan langka sedangkan satu daerah berlimpah dengan hasil bawang putih tanpa pemerintah daerah dan dinas pertanian dan perdagangan tahu persis soal potensi wilayahnya. Mohon para birokrat dapat lebih bersinergi.

saat ini banyak sekali penawaran usaha waralaba di Indonesia. Malah berbagai pihak menyelenggarakan pameran waralaba baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Namun, seperti yang kita tahu, waralaba dari Indonesia sangat sedikit yang berumur panjang . Sedangkan penawarannya bisa mencapai ribuan waralaba. Sebaliknya, waralaba asing cenderung lebih sedikit namun relatif baik dan mahal. Baik di sini artinya bila usaha dengan waralaba asing, maka masa hidup usaha tersebut lebih panjang karena manajemen dan standar kualitas produknya juga relatif baik. Namun karena banyaknya waralaba yang asal-asalan seringkali calon pengusaha yang ingin mengambil waralaba tertentu menjadi ragu-ragu. Sering yang terpublikasi adalah kesuksesan yang kadang kala semu. Calon pengusaha juga cenderung tidak peka pada waralaba yang diingininya, main tabrak, tidak belajar dan membangun usahanya itu dengan tekun. Sehingga akhirnya bisa dikatakan banyak usaha waralaba di daerah tidak bertahan lama. Karena itu saya mengajak banyak calon pengusaha untuk lebih peka dan jeli melihat kesempatan dan peluang di daerah masing-masing.

Tanti wardana Beji, Depok, Jawa Barat

Agnes Prahastuti Kranggan Permai, Bekasi.

masri martono Cibubur Permai, Jakarta Timur

Tetesan CSR

4

tata usaha: nonon primayani putri, penasehat hukum: lucas sh & partners alamat redaksi dan usaha: jl. sungai sambas vi/12, kebayoran baru-jakarta selatan 12130, tel 021 72787313, 72787316, fax. 021 7210976 penerbit: pt media berita indonesia Distribusi: Three mandiri (3M)

SuratMingguini Jeli Melihat Waralaba

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


CONTENTREVIEW

LaporanUtama Indofood Tak Ada Matinya

Indofood telah menjadi perusahaan kelas dunia setelah mengakuisisi sejumlah perusahaan di luar negeri. Produk-produknya, yang dikenal sebagai consumer goods, telah menyebar ke 80 negara.

18 | nasional Presiden pun Marah Besar Presiden SBY marah di sidang kabinet terbatas. Penyebabnya, harga bawang putih, bawang merah, dan daging membumbung tinggi.

50 | profil Au Bintoro Pengusaha yang Selalu Gembira Krisis moneter 1997 nyaris menghancurkan bisnisnya. Dengan membuat dirinya bahagia, Au selalu menemukan solusi jitu bagi semua problem bisnisnya. 31 | sisipan Tetap Menggiurkan Tanpa Gandum Mitsubishi Jepang membeli 10% saham PT Sriboga Flour Mill dari PT Sriboga Raturaya. Bisnis gandum dan terigu di Indonesia sangat menggiurkan.

22 | Bisnis Sepekan l Sebentar Lagi BBM Naik l Petani Resah, Harga Gabah Anjlok l Tomy Winata Gandeng Ronaldo 40 | profesi Gurihnya Profesi Penasihat Perkawinan Persoalan perkawinan selalu saja bikin ruwet. Karena itu dibutuhkan pihak ketika sebagai teman curhat yang mampu memberikan solusi. Profesi penasihat perkawinan menjadi ladang menggiurkan. 24 | bisnis Kelimpungan Dituding Dumping UE menuding produsen biodiesel Indonesia melakukan praktik dumping. Pengusaha akan melawan tudingan itu dengan melapor ke WTO.

4 | MailBox 8 | Editorial Pusing 44 | Internasional Ekonomi Global Mulai Bergegas 52 | Hukum Babak Baru BRI vs Djoko Tjandra 56 | Keuangan dan Perbankan Agar Perbankan Tidak Was-was 62 | Pasar Modal Melemah Sebentar Lalu Naik Lagi 66 | Kolom Menangis Bawang 38 | Figur Atiqah Hasiholan Putri Keraton

Rp 145,5 Miliar

Atiqah Hasiholan (31) siap menggebrak dunia. Aktris yang dua kali menjadi nominator Piala Citra itu, bakal menembus 60 negara lewat perannya sebagai seorang putri keraton Jawa dalam film Java Heat. Film yang bakal dirilis di Indonesia pada 18 April itu, di antaranya dibintangi Mickey Rourke,  nominator Oscar.


FOTO dok.inilah.com

V V

Konflik OKU, Polisi Kompak Pasang Foto Nanan

FOTO riset

V V

7 Jenderal Tahu SBY Mau Digulingkan tujuh jenderal yang menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui ada gerakan-gerakan yang tidak menginginkan SBY menyelesaikan masa tugasnya hingga 2014 mendatang. “Kami dengar juga itu, dan menurut kami itu sangat tidak pantas, kalau ada pemikiran-pemikiran inkonstitusional,” jelas Luhut Panjaitan, mewakili enam jenderal lainnya saat menyampaikan hasil pertemuan dengan SBY kepada wartawan di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/3/2013). Ketujuh jenderal yang menemui SBY itu adalah Luhut Panjaitan, Subagyo HS, Fahrul Rozi, Agus Wijoyo, Johny Josephus, Sumardi, dan Suaidi Marasabessy. n

FOTO asep r

V V

Investasi Bodong, Karyawan BRI akan Dapat Sanksi bank BRI akan memberikan sanksi kepada karyawannya, jika terbukti bersalah menggelapkan emas nasabah. Ini terkait adanya dugaan penggelapan investasi emas logam mulia di BRI yang melibatkan tiga orang pegawainya. Saat ini, penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menetapkan tersangka tiga pegawai Kantor Wilayah Bank Rakyat Indonesia, Jakarta Selatan. “Kita akan tindak tegas pekerja kita, bila terbukti bersalah,” kata Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali dalam keterangan resmi perseroan, Senin (11/3/2013). n

Presiden Bolivia: Hugo Chavez Diracun!

FOTO riset

V V 6

polisi kompak memasang foto Wakapolri Komjen Pol Drs. Nanan Soekarna sebagai display picture pada BlackBerry mereka. Foto yang dipasang adalah ketika Nanan diwawancarai salah satu televisi nasional beberapa waktu yang lalu. Mereka memasang foto Nanan untuk mengapresiasi pernyataannya dalam wawancara itu terkait pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatra Selatan pada Kamis (7/3/2013) oleh oknum TNI. Pernyataan Nanan dianggap menyejukkan dan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. n

presiden, Bolivia Evo Morales hampir 100% yakin bahwa mendiang Presiden Venezuela Hugo Chavez meninggal karena diracun. Morales menyatakan, Amerika Serikat (AS) meracuni Chavez hingga meninggal dunia yang dibantu oleh kaki tangannya, Wapres Venezuela Nicolas Maduro. Maduro yang disumpah sebagai presiden interim pada akhir pekan lalu berjanji akan membentuk sebuah komite untuk menyelidiki dugaan serangan ‘musuh abadi’ terhadap Chavez. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


editorial http://www.inilah.com/ireview Email kami: ireview.redaksi@gmail.com Kirim surat: inilahreview, Jl. Sambas VI No.12 Kebayoran Baru,Jakarta 12130

Pusing

i

ni merupakan hari-hari berat bagi presiden. Segudang masalah tengah membebani pikirannya. Mulai dari masalah Partai Demokrat, yang tampaknya makin kusut, masalah keluarga yang perlu dilindungi di masa akhir pemerintahannya, masalah kuota BBM bersubsidi yang teracam jebol lagi, hingga masalah harga cabai, bawang, dan daging yang tak kunjung turun. Mungkin itu sebabnya, rapat kabinet yang baru lalu dibuka dengan acara tegur-teguran. Beberapa menteri yang terkait langsung kena semprot. Mereka dianggap tak becus walau hanya mengurus harga bawangbawang足an. Malah di antara mereka saling menyalahkan, Bukannya mencari jalan keluarnya. Pokoknya, judulnya marah. Nah, belum selesai ribut-ribut soal bawang, datang kasus BBM bersubsidi. Tapi, ini juga masalah yang tak pernah selesai, selama presiden tetap pada pendiriannya. Padahal, kasus subsidi BBM ini jauh lebih ringan. Semua elemen sudah siap-siap menerima harga naik, sebab mereka rata-rata sudah menikmati peningkatan pendapatan yang lumayan. Bukahkah kelompok menengah atas, yang selama ini diisukan menikmati BBM bersubsidi, jumlahnya sudah bertambah. Apakah lantaran presiden mendengar suara Jero Wacik, yang menyatakan menaikkan harga BBM lebih gampang diucapkan tapi berat risikonya? Risiko apa? Janganlah takut pada bayangan sendiri. Apalagi takut sebelum melakukan.

8

Kalau mau, presiden seharusnya lebih takut ketika melakukan konversi minyak tanah ke gas. Sebab, ketika itu yang dihadapi rakyat kelas bawah, ditambah lagi teror-teror yang menyatakan tabung gas itu gampang meledak, kendati kenyataannya yang meledak itu adalah akibat regulatornya yang jelek. Sehingga, dibutuhkan parsiapan yang matang untuk menyelesaikan semua itu. Alhamdulillah, dengan nawaitu yang kuat, semua itu bisa diselesaikan. Dan kini, dengan modal Rp 5 triliun (termasuk pengadaan tabung gas dan sosialisasi), pemerintah bisa menghemat Rp 50 triliun. Tanpa ada huru-hara. Nah, kini meluruskan harga BBM lebih mudah lagi. Tak perlu lagi menunggu persiapan infrastruktur seperti mengkonversikan BBM ke gas. Sebab, program itu masih jauh panggang dari api. Pikirkanlah hitung-hitungan yang sudah dibuat oleh Bambang Brojonegoro, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Begini, kata dia, kalau harga semakin jauh perbedaannya, orang yang berpindah ke premium semakin banyak. Sehingga, tanpa ba-bu mereka akan menenggak premium. Toh sebagai warga negara mereka juga punya hak untuk itu. Akibatnya, konsumsi BBM tanpa kendali akan menembus angka 53 juta kl atau 7 juta kiloliter di atas kuota. Itu berarti subsidi BBM sedikitnya akan membengkak sebesar Rp 35 triliun. Nah, bukankah itu akan lebih pusing lagi? n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Indofood telah menjadi perusahaan kelas dunia setelah mengakuisisi sejumlah perusahaan di luar negeri. Produk-produknya, yang dikenal sebagai consumer goods, telah menyebar ke 80 negara. TEKS Latihono Sujantyo, Iwan Purwantono, Vinsensius Segu, Mahbub Junaidi, dan Adhitya Bayu Foto Riset ilustrasi Agus Sukoyo

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

9


Jajaran Direksi (Kiri ke kanan), Taufik Wiraatmadja, Moleonoto (Paulus Moleonoto), Axton Salim, Werianty Setiawan, Darmawan Sarsito (Kevin Sietho), Anthoni Salim, Franciscus Welirang, Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)

S

udono Salim alias Liem Sioe Liong memang sudah wafat pada 10 Juni 2012 lalu, tapi itu bukan berarti bisnis Grup Salim redup. Sebaliknya, bisnis Grup Salim terus bergerak maju, setidaknya terlihat dari sejumlah langkah spektakuler yang dilakukan PT Indofood Sukses Makmur Tbk belakangan ini. Awal tahun ini, misalnya, Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri)—anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk—membeli 50% saham Target Group senilai US$ 71,7 juta atau sekitar Rp 681,1 miliar. Perusahaan gula dan etanol asal Brasil ini adalah salah satu kelompok usaha terpandang di Negeri Samba itu. Mark Wakeford, Direktur IndoAgri, memberi alasan kenapa pihaknya memutuskan membeli Target Group. Pertama, Brasil adalah produsen gula dan etanol terbesar di dunia. Kedua, produktivitas iklim dan lahan yang luas memungkinkan mereka bisa berekspansi di masa mendatang. “Akuisisi ini memungkinkan IndoAgri melakukan ekspansi secara geografis ke dalam industri gula dan etanol di Brasil,” kata Mark. Target Group didirikan tahun 2006. Usahanya bergerak di bidang budi daya dan pengolahan tebu untuk memproduksi dan memasarkan gula serta etanol. Selain itu, perusahaan ini juga mengoperasikan pembangkit tenaga listrik dari ampas tebu.

10

“Kalau kita ke luar negeri, entah ke Australia, negaranegara Timur Tengah, Asia, bahkan Eropa, produk-produk Indofood ada di sana.” Rhenald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia Saat ini, Target Group mengoperasikan satu pabrik di Vale de Tijuco dengan kapasitas penggilingan total sebesar 3 juta metrik ton per tahun. Tahun ini, kapasitas penggilingan akan ditingkatkan menjadi 3,8 juta metrik ton. Banyak analis mengatakan, langkah IndoAgri membeli Target Group semakin memperkuat struktur bisnis Indofood di bidang agribisnis. Asal tahu saja, IndoAgri adalah satu dari empat kelompok usaha strategis di bawah Indofood Sukses Makmur Tbk yang selama ini fokus menangani produksi hasil perkebunan, seperti kelapa sawit untuk produksi minyak goreng,

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Indofood dan Empat Kelompok Usaha Strategis PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengoperasikan empat Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi: > Produk Konsumen Bermerek. Kelompok usaha ini digerakkan oleh Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Kelompok usaha ini memproduksi bermacam jenis makanan dalam kemasan. > Bogasari, memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta. > Agribisnis, kegiatan usaha kelompok usaha ini dijalankan oleh PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. Kegiatan utama kelompok usaha ini meliputi penelitian dan pengembangan, pembibitan kelapa sawit, pemuliaan, termasuk juga penyulingan, branding, serta pemasaran minyak goreng, margarin, dan shortening. Selain itu, juga pengolahan karet, tebu, kakao dan teh. > Distribusi. Kelompok usaha mendistribusikan hampir seluruh produk konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya serta berbagai produk pihak ketiga.

margarin, pengolahan karet, teh, kakao, dan tebu. Selain IndoAgri, kelompok usaha lainnya adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang memproduksi bermacam jenis makanan dalam kemasan. Kemudian ada PT Bogasari Flour Mills yang memproduksi terigu dan pasta. Dan, yang terakhir distribusi. Kelompok usaha ini memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia. Tugasnya, mendistribusikan berbagai produk olahan makanan hasil produksi Indofood. Nah, empat kelompok usaha strategis ini saling menunjang satu sama lain.

Menaikkan Pendapatan Kembali pada ekspansi Indofood Sukses Makmur Tbk. Setelah melahap Target Group, emiten berkode INDF ini pada bulan Februari lalu menaikkan porsi sahamnya di China Minzhong Food Corporation (CMFC) Ltd dari semula 14,95% menjadi 29,33%. Indofood membeli sebanyak 94,25 juta saham CMFC yang dipegang oleh Tetrad Ventures Pte Ltd dengan harga SGD 1,12 per saham melalui Bursa Efek Singapura pada 28 Februari 2013. “China Minzhong Food secara strategis cocok untuk pengembangan usaha kami,” kata Anthoni Salim, CEO dan Presiden Direktur Indofood Sukses Makmur. CMFC adalah pemain terkemuka dalam industri pengolahan sayuran di RRC. Perusahaan yang memiliki tujuh lokasi basis budi

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

daya itu beroperasi sejak 1971 dan mendistribusikan produknya ke lebih 26 negara di seluruh dunia. Produk utama mereka meliputi sayuran segar dan lebih dari 100 jenis sayuran olahan, termasuk air dried, freeze dried, fresh packed, dan brined products. Analis AAA Sekuritas, Adolf Sutrisno menilai, akuisisi itu akan membuat bisnis Indofood kian kokoh karena mendapat tambahan usaha baru dari sebelumnya produksi mi, tepung, CPO, minyak goreng dan bisnis makanan selain mi. Apalagi, bisnis CPO saat ini sedang lesu. Adolf menghitung, dengan mengakuisisi Target Group dan CMFC, pendapatan Indofood tahun ini bisa di atas angka Rp 57,1 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi dari proyeksi pendapatan tahun 2012 di Rp 50,4 triliun. Sementara, laba bersih Indofood diperkirakan naik 11,1% dari Rp 3,6 triliun pada 2012 menjadi Rp 4 triliun di tahun ini. Rhenald Kasali, analis bisnis dari Universitas Indonesia menilai, langkah Indofood mengakuisisi dua perusahaan di Brasil dan China tersebut makin menguatkan posisinya untuk bersaing di pasar internasional. “Anthoni Salim adalah salah satu pebisnis kelas dunia yang memiliki kecerdasan luar biasa dalam mengelola perusahaannya. Brasil dan China adalah dua negara yang memiliki basis ekonomi yang sama dan produk-produk mereka sama dengan produk Indofood,” kata Rhenald kepada InilahREVIEW.

11


Diekspor ke 80 Negara Tak hanya berhenti di Brasil dan China. Kabarnya, Indofood juga akan berinvestasi di Ukraina dan sedang mempertimbangkan untuk masuk ke Serbia dan Turki. Tentang langkahnya ini, Direktur Indofood Sukses Makmur, Franciscus (Franky) Welirang mengatakan, perusahaannya ingin menjadi besar dan berkembang. “Kalau memang ada peluang bisnis yang menjanjikan untung, kenapa tidak?” kata Franky kepada InilahREVIEW. Saat ini, produk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yang dikenal dengan sebutan consumer goods meliputi Indomie, Pop Mie, Sarimi, Supermi, Mie Telur Cap 3 Ayam, Pop Bihun, Cheetos, Chiki, Jet-Z, Lays Potato Chips, Chitato Potato Cips, Qtela Cassava Chips, Indomilk, Cap Enaak, Tiga Sapi, Indoeskrim, Kremer, Crima, Nice Yogurt, Orchid Butter, Kecap Indofood, Sambal Indofood, Promina, SUN, Piring Lombok, Bumbu Kaldu Indofood, Bumbu Instan Indofood, Bumbu Racik Indofood, Bimoli, Simas Palmia, Happy Salad Oil, Bogasari, La Fonte, Trenz, Bim-Bim, Canasta, Maggi, Quaker Oats, Fruitamin, dan Tekita. Menurut Franky, produk-produk itu telah diekspor ke 80 negara di dunia, antara lain Thailand, Vietnam, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Nigeria, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa. Menurut data International Operations Division Indofood, Arab Saudi dan Nigeria adalah pasar ekspor terbesar. Penjualan ekspor tahunan ke Nigeria tercatat sebesar 106,5%. “Nigeria merupakan pasar potensial bagi produk Indofood CBP,” tulis Departemen Riset IFT. Menurut Rhenald Kasali, saat ini Indofood sudah menjadi perusahaan dunia. “Kalau kita ke luar negeri, entah ke Australia, negara-negara Timur Tengah, Asia, bahkan Eropa, produk-produk Indofood ada di sana. Kalaupun ada produk lokal, tapi diproduksi oleh Indofood,” ujar Guru Besar Universitas Indonesia ini. Rhenald menilai, penetrasi pasar yang dilakukan Indofood telah berhasil. “Saya melihat langkah bisnis atau ekspansi yang dilakukan Indofood baik bagi Indonesia, karena ada perusahaan Indonesia yang berani masuk ke peta persaingan internasional,” katanya. Memang, sejak Indofood dikemudikan Anthoni Salim, perusahaan yang didirikan Sudono Salim tahun 1990 ini (semula bernama Panganjaya Intikusuma lalu 1994 menjadi PT Indofood Sukses Makmur) telah

12

tumbuh menjadi kelompok usaha raksasa. Perusahaannya beranak-pinak yang tersebar ke berbagai negara. Betul, langkah yang dilakukan Anthoni Salim bahwa setelah mereka menelan pil pahit akibat krisis ekonomi tahun 1998, Grup Salim harus kembali ke bisnis inti, yakni industri makanan dan produk konsumen. Hasilnya? Ya, seperti sekarang ini. Indofood seperti tak ada matinya. n

Produk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Indomie Pop Mie Sarimi Supermi Mie Telur Cap 3 Ayam Pop Bihun Cheetos Chiki Jet-Z Lays Potato Chips Chitato Potato Cips Qtela Cassava Chips Indomilk Cap Enaak Tiga Sapi Indoeskrim Kremer Crima Nice Yogurt Orchid Butter

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Kecap Indofood Sambal Indofood Promina SUN Piring Lombok Bumbu Kaldu Indofood Bumbu Instan Indofood Bumbu Racik Indofood Bimoli Simas Palmia Happy Salad Oil Bogasari La Fonte Trenz Bim-Bim Canasta Maggi Quaker Oats Fruitamin Tekita

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Anak Usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Langsung dan Tidak Langsung) PT Indofood Agri Resources Ltd PT Sarimi Asli Jaya > PT Sari Pangan Nusantara > PT Supermi Indonesia > PT Indofood Fritolay Makmur (berpatungan dengan PepsiCo) > PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia (berpatungan dengan Nestlé) > PT Indolakto (Mengakuisisi 100% Drayton Pte. Ltd. yang memiliki secara efektif 68,57% saham di PT Indolakto) > PT PepsiCola Indobeverages (berpatungan dengan PepsiCo) > PT Sari Incofood Corporation (berpatungan dengan Incofood Corporation) > PT Quaker Indonesia (berpatungan dengan Quaker Oats Company) > PT Surya Rengo Container > PT Indomarco Adi Prima (Distribution) > PT Gizindo Primanusantara (GPN), (Bandung, 1989 – Produksi makanan bayi) > PT Ciptakemas Abadi (CKA), (Tangerang, 1991 – Produksi bahan kemasan) > PT Intranusa Citra, (Jakarta, 1991 – Perantara distribusi) > PT Prima Intipangan Sejati (PIPS), (Jakarta, 1994 – Jasa investasi dan manajemen) > PT Tristara Makmur (Jakarta, 1991 – Distribusi) > Purply Holding B.V. (Belanda, 1997 – Anak Perusahaan yang didirikan untuk tujuan khusus) > PT Bogasari Sentra Flour Mills (BSFM), (Jakarta – Penggilingan tepung) > PT Intisari Flour Mills (IFM), (Surabaya – Penggilingan tepung) > PT Inti Abadi Kemasindo (IAK), (Citeureup, 2002 – Produksi bahan kemasan) > PT Indobahtera Era Sejahtera (IES), (Jakarta, 2002 – Pelayaran) > PT Mileva Makmur Mandiri (MMM), (Pasuruan – Produksi makanan dari susu) > Witty East Holdings Limited (WEHL), (British Virgin Islands – Investasi/Investment) > PT Manggala Batama Perdana (Investasi) > Silveron Investments Limited (Mauritius) (Investasi) > Asian Synergies Limited (BVI) Investasi > PT Kebun Ganda Prima (Perkebunan kelapa sawit) > PT Citranusa Intisawit (Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit) > PT Indoagri Inti Plantation (Investasi dan jasa manajemen) > PT Gunung Mas Raya (Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit) > >

PT Perusahaan Perkebunan, Industri dan Dagang Indriplant (Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit) > PT Perusahaan Dagang, Perkebunan dan Industri Serikat Putra (Perkebunan dan pengolahan kelapa) > PT Cibaliung Tunggal Plantations (Perkebunan kelapa sawit) > PT Kebun Mandiri Sejahtera (Perkebunan karet) > PT Sarana Inti Pratama (Pembibitan dan manajemen riset perkebunan kelapa sawit) > PT Riau Agrotama Plantation (Perkebunan kelapa sawit) > PT Citra Kalbar Sarana (Perkebunan kelapa sawit) > PT Mitra Intisejati Plantation (Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit) > PT Jake Sarana (Perkebunan kelapa sawit) > PT Mega Citra Perdana (MCP), (Perkebunan kelapa sawit) > PT Swadaya Bhakti Negaramas, (Perkebunan kelapa sawit) > PT Mentari Subur Abadi (Perkebunan kelapa sawit) > PT Gunta Samba (Perkebunan kelapa sawit ) > PT Multi Pacific International (Perkebunan kelapa sawit) > PT Agro Subur Permai (Perkebunan kelapa sawit ) > PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), (Perkebunan kelapa sawit, karet, kakao dan teh serta pengolahannya, pemuliaan bibit dan perdagangan) > Lonsum Singapore Pte. Ltd. (Perdagangan dan pemasaran) > Sumatra Investment Corporation Pte. Ltd. (Perdagangan dan pemasaran) > PT Multi Agro Kencana Prima (Perkebunan, pengolahan dan pemasaran) > Indofood International Mauritius Finance Limited (IIFL), (Anak Perusahaan yang didirikan untuk tujuan khusus, 2002) > PT Saripangan Mandiri Sejahtera (SMS) Flour milling (Jakarta , – Penggilingan tepung) > PT Cereko Reksa Corporatama (CRC), (Surabaya, 1992 – Distribusi) > PT Bina Makna Indopratama (BMI), (Jakarta – Investasi) > PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) (Jakarta 1994 – Perkebunan kelapa sawit, pengolahan dan produksi minyak goreng dan produk sejenis lainnya) > PT Indomarco Adi Prima (IAP) (1951 – Distribusi) > PT Argha Giri Perkasa Ternate (AGP) (1987 – Produksi kopra dan pengolahan minyak kelapa) > PT Indosentra Pelangi (ISP), (Cibitung, 1991 – Produksi penyedap makanan) > PT Putri Daya Usahatama (PDU), (Bandung 1988 – Distribusi) > PT Arthanugraha Mandiri (ANM), (Jakarta 1991 – Produksi kopi) > Pacsari Pte., Ltd. (PPL) (Singapura, 1998 – Pelayaran) > PT Pelayaran Tahta Bahtera (PTB), ( Jakarta 1995 – Pelayaran) > Indofood Singapore Holdings Pte., Ltd. (ISHPL) (Singapura, 2006 – Investasi) >

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Ocean 21 Pte., Ltd. (Ocean 21), (Singapura,2006 – Investasi) PT Cemako Mandiri Corporatama (CMC), (Semarang 1992 – Distribusi) > PT Bogasari Pangan Makmur (BPM) (Jakarta – Industri dan perdagangan) > PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), (Jakarta 2009 – Produksi mie) > Silveron Investments (Mauritius 2004 – Investasi) > PT Surya Rengo Containers (SRC), (Jakarta 1993 – Produksi bahan kemasan) > Fame Sea Enterprise Inc. (FSEI), (British Virgin Islands, 2006 – Pelayaran) > Indofood Oil and Fats Pte., Ltd. (IOFPL), (Singapura, 2007 – Investasi) > PT Samudra Sukses Makmur (SSM) (Jakarta, 2006 – Pelayaran) > Special Sky Investments Ltd. (SSIL), (British Virgin Islands, 2006 – Pelayaran) > Bountiful Pro Ltd. (BPL), (British Virgin Islands, 2006 – Pelayaran) > PT Lajuperdana Indah (LPI), (Jakarta – Perkebunan tebu terpadu) > PT Pinnacle Permata Makmur (PPM), (Jakarta 2008 – Jasa Konsultasi Manajemen) > PT Sukses Artha Jaya (SAJ), (Jakarta - Jasa Konsultasi Manajemen) > PT Cakra Alam Makmur (CAM), (Riau – Stasiun bongkar muat) > PT Hijaupertiwi Indah Plantation (HPIP), (Sumatera Selatan – Dalam tahap pengembangan) > PT Cangkul Bumisubur Plantation (CBP), (Kalimantan Tengah – Dalam tahap pengembangan) > Ocean Phoenix Pte. Ltd.20 (Singapura/Singapore – Pelayaran) > PT Pelangi Inti Pertiwi (PIP), (Kalimantan Tengah – Dalam tahap pengembangan) > PT Tani Musi Persada (TMP), (Sumatera Selatan – Perkebunan kelapa sawit) > PT Sumatra Agri Sejahtera (Sumatera Selatan – Perkebunan kelapa sawit) > PT Tani Andalas Sejahtera (TAS) (Sumatera Selatan – Perkebunan kelapa sawit) > PT Samudera Sejahtera Pratama (SSP) (Jakarta, Plantation) > PT Intimegah Bestari Pertiwi (IBP), (Sumatera Selatan – Perkebunan kelapa sawit) > >

13


Franciscus (Franky) Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Cita-cita Kami, Total Food Solutions TEKS Tim inilahREVIEW Foto Dok. Inilah

S

osok Franciscus (Franky) Welirang, mulai muncul di atmosfer Grup Salim setelah menyelesaikan pendidikan insinyur kimia bidang plastik di Institute South Bank Polytechnic, London, Inggris tahun 1974. Pria yang selalu merendah ini mulai bergabung di kelompok usaha ini pada Salim Economic Development tahun 1974 hingga 1975. Tahun 1977 hingga 1991 dia mulai diorbitkan ke salah satu anak perusahaan Salim Grup di Bogasari Flour Mills sebagai Wakil General Manager. Namanya makin dikenal saat ia dipercaya sebagai General Manager di Grup Salim pada 1991-1992. Selepas dari situ, Franky mulai dirotasi dengan menduduki jabatan direktur di PT Indocement Tunggal Prakarsa (saat itu masih Grup Salim). Ketika Bogasari diakuisisi oleh PT Indofood Sukses Makmur (ISM) demi kepentingan strategi perusahaan, Franky ikut terbawa promosi menjadi Direktur PT ISM, hingga sekarang. Selain itu, ia ditunjuk sebagai CEO dan Presiden Direktur PT Bogasari Flour Mills. Franky menikah dengan Myra Salim, putri Sudono Salim atau Liem Sioe Liong. Ayah dua putri, yang lahir di Padang, Sumatera Barat 9 November 1951 ini, Kamis pekan lalu diwawancarai Iwan Purwantono dari InilahREVIEW sekitar ekspansi bisnis Indofood. Petikannya:

Pada kuartal pertama tahun 2013 ini, Indofood gencar melakukan ekspansi. Apa sasarannya?

Ya, biasalah. Kami ingin Indofood terus besar dan berkembang. Kalau memang ada peluang bisnis yang menjanjikan untung, kenapa tidak?

Ada target khusus Indofood di tahun 2013?

Kami melihat, prospek pertumbuhan 2013 cukup gembira. Walaupun perkembangan global, belum menunjukkan gejala perbaikan. Tapi kami cukup optimistis. Pasar dalam negeri masih bisa terus tumbuh, khususnya di bisnis terigu masih akan terus berkembang, minimal stabil. Kalau soal target khusus, enggak macam-macam. Kami selalu berupaya agar produk Indofood semakin diminati. Penjualan bisa terus merangkak naik. Selama ini, Indofood masih

14

menjadi produsen tepung terigu yang terbesar. Saat ini, produsen terigu ada 21 perusahaan lho.

Awal tahun, ekspansi bisnis Indofood cukup agresif. Kelihatannya tertarik sektor bahan pangan di luar terigu?

Kalau soal itu, sebenarnya bukan bidang saya. Selama ini, saya lebih banyak berkecimpung soal terigu saja. Namun, saya kan harus bisa menjelaskan juga. Memang, awal tahun ini, Indofood memutuskan untuk berinvestasi. Dengan membeli 50% saham perusahaan gula dan ethanol asal Brasil, yakni Target Group. Berlanjut dengan akuisisi hampir 15% saham China Minzhong Food Corporation Limited (CMFC), yang dikenal sebagai perusahaan pengolah sayuran. Saya pikir, hal yang wajar dan positif.

Apa tujuannya, memuluskan produk Indofood masuk ke pasar China dan Brasil?

Bukan semata-mata ke situ. Sebelumnya, produk Indofood sudah tersebar ke banyak negara. Produk mie instan dikirim sedikitnya ke 80 negara. Seperti Thailand, Vietnam, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Nigeria, Australia, dan masih

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Meninggalkan bisnis terigu?

Kalau soal target khusus, enggak macam-macam. Kami selalu berupaya agar produk Indofood semakin diminati. Penjualan bisa terus merangkak naik. Selama ini, Indofood masih menjadi produsen tepung terigu yang terbesar.

Ya, jelas tidak begitu dong. Cita-cita kami menjadikan Indofood sebagai perusahaan total food solutions. Kami ingin menjadi produsen bahan pangan dengan kualitas teratas. Sesuai dengan konsep nutrisi serta kenyamanan, kecepatan dalam penyajian. Artinya, produk Indofood harus lebih beragam jenisnya. Tentu saja yang lama, tidak akan ditinggalkan.

Apakah ada rencana investasi lainnya? Untuk sektor terigu?

Ya, tentu saja ada. Namun belum bisa kami paparkan dulu. Saya yakin, jumlah produsen terigu dalam negeri akan terus tumbuh. Karena memang potensi pasarnya masih sangat terbuka.

Kira-kira, berapa angka riil untuk pertumbuhan Indofood di 2013?

Kalau soal angka, enggak jauh-jauh dari GDP-lah. Mudahmudahan bisa growth 7% atau bahkan di atasnya. Ada tren yang cukup menggembirakan tentang GDP (Gross Domestic Product). Sepertinya cenderung naik. Artinya, perekonomian nasional terus menggeliat. Nah, faktor-faktor tersebut merupakan peluang yang tidak boleh didiamkan. Ingat, jumlah masyarakat kelas menengah meningkat. Artinya, kami harus mampu mengakomodir tuntutan masyarakat, bahwa produk Indofood harus bisa memenuhi keinginan mereka. Saat ini, kami memiliki usaha di industri dasar, yakni tepung terigu dan perkebunan. Inilah yang menjadi key drive Indofood untuk terus mengalami pertumbuhan di masa mendatang.

Bagaimana permintaan pasar untuk terigu?

banyak lainnya. Kami juga punya perusahaan di beberapa negara seperti Malaysia. Memang ada yang unik, negara yang banyak TKI-nya, mie instan produk Indofood laku keras di sana. Dikaitkan dengan investasi tersebut, perusahaan tentu melihat adanya opportunity yang bisa diraih. Ada nilai-nilai di baliknya. Salah satunya, termasuk soal penetrasi pasar agar bisa lebih maksimal.

Kira-kira apa tujuannya? Selama ini, Indofood kan fokus di bisnis terigu dan produk turunannya?

Tentu ada aspek lain. Misalnya teknologi. Ingat, kedua perusahaan itu, sangatlah spesifik. Pabrik gula dan ethanol asal Brasil, tentu punya teknologi khusus. Tidak ada salahnya kita pelajari. Setelah paham betul, bisa saja diterapkan di sini. Demikian pula dengan CMFC, yang dikenal sebagai perusahaan pengolah sayuran. Berbagai jenis sayuran segar dan sayuran olahan, didistribusikan di puluhan negara. Artinya, mereka punya teknologi pengolahan sayuran yang cukup andal, sehingga kualitas dan kesegaran dari sayuran tersebut bisa terjaga.

Jadi, bukan berarti Indofood bakal beralih bisnis? inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Terus membaik. Pertumbuhannya cukup meyakinkan. Data Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) menyebutkan konsumsi terigu nasional mencapai 5,4 juta ton. Atau mengalami kenaikan 7% dibanding 2012 yang mencapai 5,08 juta ton. Kesadaran masyarakat bahwa terigu merupakan sumber karbohidrat dan lebih bergizi dibanding beras, semakin luas. Inilah yang membuat bahan makanan dari terigu, tak pernah sepi. Belum lagi faktor-faktor lain.

Apa yang Anda maksud faktor-faktor lain?

Semisal produksi turunan dari tepung terigu, kini semakin bervariasi. Dari terigu kan bisa dibuat macam-macam. Mulai dari mie instan, biskuit sampai roti, kue-kue dan makanan lainnya. Sehingga permintaan dari pasar dalam negeri, terus meningkat. Kami juga memiliki produk turunan terigu untuk tujuan ekspor. Yang sangat menonjol adalah mie instan dan biskuit. Indikator menunjukkan bahwa industri produk turunan terigu berkembang cukup pesat. Saat ini, ada 91 pabrik mie instan di tanah air. Sangat berbeda dibanding satu atau dua tahun lalu.

Soal pasokan bahan baku terigu bagaimana? Adakah jaminan ketersediaan gandum?

Kalau terigu, harganya sangat stabil. Enggak kayak yoyo (mainan) yang bisa naik atau turun tiba-tiba. Terigu beda dengan bawang atau daging yang sekarang naiknya membuat rakyat susah. Jadi, bisnis terigu lebih stabil dibanding produk makanan lain. n

15


Bukan Jago Kandang Investasi Grup Salim sudah menyebar ke berbagai negara di Asia. Di Filipina mereka menguasai ladang bisnis air minum, properti, dan telepon seluler. TEKS Latihono Sujantyo Foto Riset

L

eo Suryadinata, Guru Besar Nanyang Technological University, Singapura, suatu hari pernah berkata bahwa Grup Salim tak hanya menjadi konglomerat di negaranya, Indonesia, tapi juga telah tumbuh menjadi perusahaan multinasional di negara-negara Asia Tenggara. “Mereka ternyata bukan jago kandang,” kata Leo. Leo betul. Sudah sejak lama, Grup Salim sudah menebar puluhan triliunan rupiah ke sejumlah negara di Asia, seperti China, India, Hong Kong, Filipina, dan lain-lain. Di Filipina, misalnya. Sejak beberapa tahun lalu, Grup Salim sudah menguasai sejumlah ladang bisnis di Filipina, seperti air minum, properti, dan

16

telepon seluler. Tahun 2007 hingga Maret 2008 saja, Grup Salim telah berinvestasi di Filipina senilai US$ 795 juta atau sekitar Rp 7 triliun. Investasi itu dikucurkan melalui First Pacific Company Holding Ltd, perusahaan yang tercatat di bursa Hong Kong. Dari jumlah itu, sekitar US$ 510 juta di antaranya dipakai untuk mengakuisisi 6,4% saham Philippine Long Distance Telephone Company (PLDT). Dengan akuisisi itu, First Pacific menjadi pemegang saham mayoritas operator telekomunikasi terbesar di negara tersebut. Sisanya, sekitar US$ 285 juta diinvestasikan untuk menggarap proyek air minum dan pusat kesehatan di Makati, kawasan paling elite di Manila, lewat Metro Pacific Investments Corp (MPIC). Lewat MPIC, salah satu anak usahanya, Grup Salim mendongkrak kepemilikan sahamnya di DMIC-MPIC Water Company, menjadi 55%. Dengan demikian Grup Salim menjadi pengendali di konsorsium itu setelah Metro Pacific mengakuisisi 24,2% saham milik Ashmore Investment Management Ltd. dan 10,3% saham milik First Pacific Co. Ltd. Yang merupakan induk Metro Pacific dan semua perusahaan keluarga Salim yang berpusat di Hong Kong. Sejak awal 2008, konsorsium itu menggenggam 83,97% saham Maynilad Water Services Inc., perusahaan yang memperoleh konsesi dari Pemerintah Filipina untuk menyediakan air bersih di West Metro Manila hingga Mei 2022. Dengan mengajukan fulus US$ 503,9 juta, konsorsium itu ditetapkan sebagai pemenang akuisisi saham Maynilad. Adapun konsesi penyediaan air untuk East Metro Manila dipegang Manila Water Company Inc. Metro Pacific kepincut bisnis ini karena konsesi yang diberikan Maynilad mencakup area 540 kilometer persegi, termasuk delapan kota dan tiga kabupaten di Metro Manila serta satu kota dan lima kabupaten di Provinsi Cavite, provinsi dengan pertumbuhan industri tercepat di Filipina. Populasi yang dilayani Maynilad lebih dari 8 juta penduduk, dengan jaringan fasilitas pipa sepanjang 4.100 kilometer. Belakangan tersiar kabar, Grup Salim sedang mengincar maskapai Filipina, Philippine Airlines (PAL). Menurut rencana, akuisisi ini akan dilakukan oleh First Pacific. CEO First Pasific Manny Pangilinan, telah mengajukan tawaran senilai US$ 700 juta atau Rp 5,9 triliun untuk membeli PAL dan anak usahanya, Air Phil dari tangan taipan asal Filipina, Lucio Tan. Lucio Tan—orang kedua terkaya di Filipina dengan kekayaan US$ 2,8 miliar—terpaksa menjual perusahaan penerbangannya karena tidak kuat menanggung biaya operasional yang terus membengkak. PAL sebenarnya pernah menjadi penguasa langit Filipina, tetapi akhirnya tak mampu bersaing dengan bermunculannya maskapai lain, antara lain Cebu Pacific, yang menghantam jalur domestik PAL. Kebijakan Grup Salim yang akan membeli PAL bisa disebut sebagai langkah jitu. Analis bisnis penerbangan mengatakan, Grup Salim akan memanfaatkan kebijakan Asean Open Sky, yakni pembukaan wilayah udara antara sesama anggota negara ASEAN pada 2015 mendatang. Dengan membeli PAL, kelompok usaha ini berharap bisa menikmati gurihnya kue di bisnis penerbangan ini. Inilah salah satu yang akan terus menggerakkan mesin uang Grup Salim. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


G

rup Salim telah menutup lembaran kelam krisis ekonomi tahun 1998. Memang, krisis 1998 telah merontokkan beberapa perusahaan kebanggan Grup Salim. Sebut saja Bank Central Asia (BCA). Bank swasta terbesar di Indonesia ini hampir kolaps gara-gara masyarakat—yang panik melihat penutupan belasan bank oleh pemerintah—beramai-ramai menarik tabungannya. BCA pun terjerat kredit macet raksasa milik nasabahnya, termasuk yang dikucurkan ke grup sendiri. Untuk menyelamatkan permodalan BCA, pemerintah mengucurkan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 52 triliun. Sebagai gantinya, Grup Salim harus menyerahkan 108 perusahaannya ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional selaku wakil pemerintah. Dari sinilah, satu per satu “permata” Grup Salim lepas. Salim tak lagi menjadi pemilik mayoritas di sejumlah perusahaan yang dulu menjadi tambang uangnya. Sebut saja PT Indocement Tunggal Prakarsa dan PT Indomobil Sukses Internasional. Yang paling menyakitkan, Grup Salim harus kehilangan BCA, yang hampir sepenuhnya jatuh ke tangan Grup Djarum dan Farallon Capital (Amerika Serikat). Namun, Anthoni Salim, generasi kedua yang menjalankan bisnis Grup Salim, tak mau melepaskan PT Indofood Sukses Makmur dan PT Bogasari Flour Mills. Naluri bisnis Anthoni betul. Perlahan-lahan lewat tangan dinginnya, Indofood telah berkembang menjadi perusahaan raksasa dan menjadi kebanggaan bisnis Grup Salim. Kini, siapa tak kenal produk-produk Indofood, yang setiap hari selalu ada di dapur-dapur rumah tangga Indonesia. Anthoni memang telah membawa Grup Salim memasuki zaman keemasannya kembali. Namun, Anthoni mulai menyadari bahwa zaman telah berubah dan inovasi bisnis berjalan sangat cepat. Untuk itulah, ia mulai memberi kepercayaan kepada Axton Salim, putra keduanya, untuk menjalankan salah satu perusahaan besar di Grup Salim. Awalnya, Axton dipercaya menjadi Marketing Manager PT Indofood Fritolay Makmur pada 2004. Dua tahun berselang, dia dipromosikan sebagai asisten CEO Indofood Sukses Makmur Tbk, mendampingi sang ayah, Anthoni Salim yang menjabat President & CEO Indofood. Talenta bisnis penyandang Bachelor of Science Business Administration dari University of Colorado, Amerika Serikat itu, terasah secara alamiah. Ini membuat Anthony semakin yakin akan pilihannya. Alhasil, Axton dibebani tanggung jawab baru sebagai direktur Indofood Agri Resources Ltd, sejak 23 Januari 2007. Belum genap setahun, dia ditunjuk sebagai Non-Executive Director untuk Indofood Agri Resources Ltd. Selanjutnya, dipercaya menjadi komisaris PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Tbk (LSIP). Posisi penting lainnya, komisaris PT Salim Ivomas Pratama, Non-Executive Director PT Indolakto and Pacsari Pte Ltd. Selain Axton, nama lainnya adalah Daniel Halim. Daniel adalah cucu Sudono Salim dari Andree Halim. Pria muda itu, dipercaya untuk mengelola investasi Grup Salim di Asia Tenggara. Saham Grup Salim bertebaran di Singfood Investment Pte. Ltd. dan Tian Wan Enterprises Co. Ltd.

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Direktur PT Indolakto Sonny Effendhi (kanan) menunjuk foto proyek, Chairperson Axton Salim (kiri) dan Wakil Dirut Irzan Yazid

Menanti Gebrakan Generasi Ketiga Axton Salim dan Daniel Salim mulai menjalankan kemudi beberapa perusahaan Grup Salim. TEKS Latihono Sujantyo Foto Riset

Tian Wan Enterprises Company Limited adalah perusahaan yang menjadi pemegang saham mayoritas di QAF Ltd. Selain itu, Daniel juga dipercaya sebagai executive director di Peaktop International Holdings Limited, salah satu perusahaan konsumsi yang diakuisisi Salim pada 2005. Selain di Peaktop, Daniel juga menduduki jabatan direktur di Zhongguo Jilong Ltd, pemegang saham melalui Singfood Investment Pte Ltd. Saat ini, Daniel tercatat sebagai direktur Zhongguo Jilong Ltd. Di tangan generasi ketiga Grup Salim inilah, banyak orang menunggu gebrakan selanjutnya. n

17


nasional Harga Pangan

Presiden SBY memimpin sidang kabinet

Presiden pun Marah Besar Presiden SBY marah di sidang kabinet terbatas. Penyebabnya, harga bawang putih, bawang merah, dan daging membumbung tinggi. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho Foto riset

P

residen SBY gusar. Sidang kabinet terbatas yang digelar di Istana Negara, pada Kamis pekan lalu, dibuka presiden dengan kritik pedas kepada para pembantunya. Presiden agaknya mulai kehilangan kesabaran akibat tetap tingginya harga tiga komoditas pangan seperti bawang putih, bawang merah, dan daging. Maklum, hingga Rabu pekan lalu, harga bawang putih mencapai Rp 70 per kg. Sementara bawang merah sekitar Rp 35 ribu–Rp 40 ribu per kg. Sedangkan daging sapi, di beberapa pasar tradisional di Jakarta, belum bergerak dari Rp 95 ribu per kg. “Harga tiga komoditas mengalami kenaikan tidak wajar. Selesaikan! Jangan tidur! Kalau perlu sampai selesai!

18

Rakyat memerlukan kepastian, solusi apa yang dilakukan kementerian terkait, lembaga terkait,” tegas SBY yang didampingi Wakil Presiden Boediono. Hal yang makin membuat SBY makin geram, ia melihat para menterinya justru terkesan saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab. “Jangan berdebat, jangan berbantahan tentang data. Harus satu. Kalau harganya membumbung tinggi, ada yang salah dengan supply dan demand. Coba bawa ke situ, jangan bersilat lidah, saling menyalahkan,” seru SBY. Masih menurut SBY, dirinya mengikuti perkembangan harga tiga komoditas tersebut lewat media. Ironisnya, belum ada jalan keluar yang menunjukkan tanda-tanda penurunan harga. “Saya belum melihat langkah-langkah yang le-

bih serius dan nyata, dan kemudian bisa diatasi oleh jajaran terkait... Ini buruk, yang benar adalah segera atasi masalah itu, duduk bersama…,” papar SBY. Wajar presiden gusar. Harga bawang putih dan bawang merah memang terus membumbung. Di sejumlah pasar tradisional di Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, harga bawang putih mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Padahal harga dalam kondisi normal, hanya sekitar Rp 12 ribu-Rp 14 ribu per kilogram. Sementara di Jabodetabek, harga bawang putih Rp 50 ribu per kilogram. “Harga bawang merah sudah Rp 45 ribu-50 ribu per kilogram di pasaran Jabodetabek. Kenaikan harga terjadi sejak sebulan terakhir,” kata Ngadiran Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia, Rabu pekan lalu. Menarik menyimak pendapat para pelaku usaha bawang merah di Brebes, Jawa Tengah, yang merupakan sentra produksi bawang merah. Menurut mereka, kelangkaan bawang merah yang membuat harga melejit, justru disebabkan pemerintah sendiri. “Pada saat petani lokal panen raya bawang merah, pemerintah justru membuka lebar-lebar keran impor bawang merah. Petani selalu merugi karena harga bawangnya jauh lebih mahal dari bawang merah impor. Nah, giliran banyak petani yang enggak menanam bawang merah, keran impor justru terhenti,” kata Hadiyanto, salah satu pengepul bawang merah. Hal senada disampaikan Masrukhi Bachro, Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Brebes. “Saat panen raya, seharusnya pemerintah tidak perlu melakukan impor,” katanya. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


nasional wawancara

Dato’ Syed Munshe Afdzaruddin, Duta Besar Malaysia

Tak Ada Iri Hati dan Cemburu Foto Ardhy Fernando

P

ada Kamis pekan lalu, ada tamu penting datang ke kantor redaksi Inilah.com Group. Dia adalah Dato’ Syed Munshe Afdzaruddin, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia. Niat utama kunjung­ annya adalah bersilaturahim dan sekalian bertukar pikiran dengan jajaran redaksi. “Sekarang mari kita cari solusi terbaik. The best win win solution. Hati ke hati,” kata Dato’ Syed Munshe Afdzaruddin. Apa tantangan dan peluang dua negara dalam bidang ekonomi? Berikut petikan diskusinya;

Sepertinya ada oknum yang memanfaatkan? 

Bagaimana hubungan ekonomi IndonesiaMalaysia?

Kenapa Malaysia sampai bisa menguasai 200 ribu hektar? Sebenarnya begini, dulu ada pembicaraan antara Mahathir Mohamad dengan pemerintah di sini. Dari pada orang lain, lebih baik dibeli Malaysia. Tanah tidak pergi, pajak tetap dibayar. Sejak itu, investasi di sini sudah US$ 8 miliar.

Di bidang ekonomi, baik sekali. Tapi kita kadang-kadang tidak memahami bagaimana ekonomi kita berdua. Suatu ketika kita berjalan bersama di bidang ekonomi. AFTA (Asean Free Trade Area ditandatangani 28 Januari 1992) kita bersama, berbincang bagaimana mencari solusi.

Maksud Anda, soal teritorial dan tenaga kerja kita sering ribut?

Sekarang mari kita cari solusi terbaik. The best win win solution. Hati ke hati. Di mana dan bagaimana menyelesaikannya. Tidak ada negara yang tidak punya masalah. Alhamdulillah, sudah 25 kali kita meeting dan jalan terus untuk diskusi. Itulah yang paling penting. Di bidang tenaga kerja, banyak orang tak paham bahwa hubungan ketenagakerjaan kita sudah 20 tahun bahkan lebih. Kenapa jadi begini? Bagaimana proses pengiriman, bagaimana proses penerimaan? Padahal jika serius, harusnya semua dicatat. Kapan tenaga kerja itu meninggalkan rumah, masuk tempat latihan, kemudian berangkat ke Malaysia. Sampai di sana, siapa yang menerima? Saya masih tidak paham, kenapa tidak dibuat simpel?

Saya tahu sindikat yang bermain ini besar. Tanpa pajak dan tanpa modal. Akhirnya yang pusing pemerintah dua negara. Yang ambil uang tak tahu siapa. Saya sudah sering bicara soal ini. Saya tak melihat ada masalah. Sistem sebenarnya sangat sederhana. Itu saja. Apalagi sekarang, orang Malaysia sudah banyak datang kerja ke sini.

Bagaimana soal investor Malaysia yang berbisnis sawit di Sumatera atau Kalimantan?

Sebaliknya bagaimana investasi Indonesia di Malaysia?

Di Malaysia, enam hotel sudah milik orang Indonesia. Saya dengar, Nikko, dan Prince Hotel juga mau diambil orang Indonesia. Di bawah restorasi ekonomi Malaysia, kami mau Indonesia berinvestasi lebih banyak. Silakan.

Kami tidak pernah memblok investasi. Kami ingin investasi Indonesia lebih besar, terutama di bidang makanan dan rumah sakit. Kami lebih senang.

Bagaimana bidang pariwisata dan pendidikan?

Di bidang wisata, ada 2,5 juta turis asal Indonesia. Dan dari Malaysia, ada 1,3 juta turis. Saya pernah bicara dengan pihak Indonesia. Orang Malaysia itu, selepas dia naik haji atau umroh, kunjungan dia berikutnya adalah Medan, Jakarta, dan Bandung. Kalau di bidang pendidikan, ada enam ribu pelajar Malaysia yang belajar di Indonesia. Sementara pelajar Indonesia di Malaysia, ada 14 ribu pelajar.

Bagaimana harapan Anda ke depan?

Kita mesti siap hadapi ASEAN Community 2012. Ini tantangan yang harus kita hadapi. Amat rugi kalau dua bangsa ini tidak melihat peluang ekonomi yang luas sekali. Pada dasarnya, bisa sangat bermanfaat buat kesejahteraan kita yang serumpun.

Apa hal penting yang bisa menyatukan kita?

Mari kita lihat sejarah. Mulanya orang Indonesia datang sebagai tenaga kerja. Banyak yang kemudian menetap. Hidup dengan cara asalnya, tapi menjadi warga negara Malaysia. Pada dasarnya budayanya sama. Tidak ada yang berbeda. Jika Anda sekarang berkunjung ke Malaysia, Anda akan melihat generasi-generasi baru Indonesia yang ada di sana. Visi kita ke depan adalah win win economy. Tak ada rasa iri hati dan cemburu. n

Dato’ Syed Munshe Afdzaruddin, Duta Besar Malaysia dan pendiri Inilah.com Group, Muchlis hasyim

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

19


Program Doktoral IPDN

Acara peresmian program doktoral ilmu pemerintahan di IPDN

Mendagri Resmikan Program Doktoral IPDN Mendagri Gamawan Fauzi meresmikan program doktoral Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). IPDN diharapkan cetak para pemimpin berwawasan luas.

P

Teks Kukuh Bhimo Nugroho Foto Riset

eristiwa bersejarah baru saja terjadi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pada Senin (11/3), telah diresmikan dimulainya program Pascasarjana Magister (S-2) dan Doktor Ilmu Pemerintahan(S-3), Laboratorium Pemerintahan dan Rumah Sakit Institut Pemerintahan Dalam Negeri, di lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Ne-

20

geri tersebut. Peresmian dilakukan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Pada Senin pekan lalu, suasana di sekitar kampus IPDN Jatinangor-Bandung tidak seperti biasanya. Maklum, hari itu, Menteri Dalam Negeri beserta rombongan akan datang ke kampus kebanggaan warga Jatinangor tersebut. Tepat di gerbang masuk menuju kampus, barisan pagar betis praja IPDN berjejer rapih menyambut rombongan dari Jakarta. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraini dan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi menyambut kedatangan Menteri Gamawan Fauzi dengan hangat, di halaman Gedung Graha Wyata. Turut mendampingi Menteri Gamawan adalah Ibu Vita Gamawan Fauzi, yang merupakan Ketua Dharma Wanita Kemendagri serta Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso. Setelah sejenak melakukan silaturahim di ruangan VVIP, Mendagri beserta ibu dan rombongan, menuju Balairung Jenderal Rudini untuk mengikuti prosesi acara peresmian dan Studium General. Pada sambutan awal, Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi menya-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Program Doktoral IPDN takan rasa terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebab IPDN telah diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan program doktoral. Atas kepercayaan itu, Sumaryadi bertekad untuk menjadikan IPDN sebagai lembaga pendidikan yang berfungsi membangun watak dan karakter peserta didik yang mandiri, serta bertakwa kepada Tuhan. Masih menurut Sumaryadi, para praja IPDN dididik untuk menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab. “Hal ini tertuang dalam tiga naskah pendidikan yaitu, kompetensi knowledge, skill dan attitude,” katanya. Presiden Akui IPDN Makin Baik Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dalam sambutannya mengatakan, berkembangnya pendidikan sangat bergantung dari sistem dan siklus pembelajaran. Oleh karena itu, dosen dan seluruh formator adalah kunci transformasi pendidikan tersebut. Hal yang perlu dihindari dalam sebuah sistem pendidikan adalah proses pendidikan monologis. Pasalnya, jenis pendidikan monologis akan menghasilkan manusia yang reaktif tanpa inovasi. Gamawan kemudian menyitir Peter Drucker, bahwa persolan yang paling berbahaya dalam kehidupan saat ini adalah orang berusaha menyelesaikan masalah-masalah kekinian dengan logika masa lampau. Akibatnya, orang terjerat dalam sistem pendidikan yang kaku, alienatif dan opresif.

Sebuah sistem pendidikan sudah selayaknya dirancang untuk manusia masa kini dan dapat menyelesaikan persoalan masa depan. Gamawan Fauzi, Menteri Dalam Negeri

Oleh karena itu, sebuah sistem pendidikan harus dirancang untuk kebutuhan saat ini dan masa yang akan datang. “Sebuah sistem pendidikan sudah selayaknya dirancang untuk manusia masa kini dan dapat menyelesaikan persoalan masa depan,” ujar Gamawan. Masih menurut Gamawan, prinsip pendidikan harus mengedepankan proses belajar-mengajar yang dialogis. Dengan demikian, para praja bisa memiliki wawasan yang luas dalam memahami sistem pemerintahan di dalam maupun di luar negeri. “Tipikal seperti ini harus dibekali dengan kemerdekaan berpikir, orientasi diri yang utuh, serta kebebasan berimajinasi merancang masa depannya,” paparnya. Di akhir sambutan, Gamawan menyampaikan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengakui lembaga IPDN sudah semakin baik. “Kesan presiden, dalam beberapa tahun terakhir, IPDN semakin maju. Beliau juga berjanji untuk datang melantik praja IPDN pada akhir bulan Agustus 2013 dan akan menyerahkan penghargaan kepada kepala daerah berprestasi berupa Satya Lencana Purna Karya Nugraha sekaligus menjadi peringatan hari otonomi daerah,” kata Gamawan. Gamawan tak lupa mengingatkan kepada para senior praja untuk tidak memperlakukan praktek kekerasan di kampus. “Akan diambil sikap tegas, bila masih ada yang melanggar,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso, memaparkan grafik dan tabel kualifikasi sumber daya manusia Indonesia saat ini. Djoko berharap, suatu saat nanti kualitas ilmiah Indonesia secara nasional bisa menyaingi Singapura dan Malaysia. “Jangan kaget, kalau saya selalu memprovokasi anda,” canda Djoko sembari melirik ke arah Rektor IPDN. Setelah acara peresmian di Balairung Jenderal Rudini berakhir, Mendagri kembali ke Jakarta didampingi para pejabat eselon I. Sementara, Ibu Vita Gamawan Fauzi melanjutkan acara dengan berkeliling kampus sambil menyambangi hutan Nusantara, kolam renang, poliklinik, kolam ikan dan dilanjutkan dengan acara makan siang bersama seluruh keluarga besar IPDN. n

Penandatanganan yang dilakukan oleh menteri dalam negeri gamawan fauzi

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

21


bisnis sepekan

Sebentar Lagi BBM Naik TEKS ratna nuraini FOTO riset

p

enaikanharga BBM tampaknya tak bisa dihindarkan lagi. Kajian yang dilakukan Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gajah Mada (UGM) menunjukkan, tak ada ruang bagi pemerintah untuk tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi. Nah, atas dasar kajian itulah usulan penaikan harga BBM kembali bergema. A Tony Prasetiantono, Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM, menyatakan sudah menyampaikan hasil kajian berikut pilihan solusi penaikan harga BBM kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo. “Mereka juga merasa harga BBM bersubsidi harus naik. Sekarang tinggal menunggu keputusan presiden,” katanya. Pemerintah memang perlu berbuat sesuatu untuk mengamankan anggarannya yang semakin tertekan oleh kenaikan anggaran subsidi yang gila-gilaan. Tahun lalu, realisisasi anggaran subsidi BBM mencapai Rp 306,5 triliun atau 51% di atas pagu. Untuk tahun ini, pemerintah menyediakan kuota BBM bersubsidi sebesar 46 juta kiloliter dan anggaran subsidi BBM Rp 274,7 triliun. Namun banyak kalangan, termasuk Tony, yakin kuota dan pagu subsidi BBM tersebut bakal jebol. Bukan dikarenakan oleh meroketnya harga minyak, tetapi lebih disebabkan me-

ningkatnya jumlah kendaraan bermotor di tanah air. Ini pula yang membuat konsumsi BBM tahun lalu naik cukup tinggi. Jika tingkat pertumbuhannya seperti 2012, tahun ini konsumsi BBM diperkirakan akan mencapai 49 juta kiloliter hingga 51 juta kiloliter atau 6,5%-10,8% di atas pagu pemerintah. Bahkan, dengan munculnya berbagai jenis city car, kenaikan konsumsi BBM bisa lebih tinggi lagi. “Hitunganhitungan di atas kertas, kuota BBM pasti jebol,” kata Tony. Berbahaya? Tentu saja. Kalau APBN tak terselamatkan gara-gara tersandera subsidi BBM, maka negeri ini terancam kapiran. Pembangunan akan tertatih-tatih. Defisit bakal semakin membengkak dan pemerintah terpaksa harus lebih rajin menerbitkan surat utang (SUN) untuk menutupnya. Jadi, memang masuk akal bila banyak kalangan, termasuk para pengusaha (Kadin), mengusulkan agar harga BBM bersubsidi dinaikkan. Bahkan, seperti dikatakan oleh Menteri Keuangan, pemerintah telah menyiapkan skenario penaikan harga BBM jika kuota sebesar 46 juta kiloliter jebol. Aviliani, pengamat ekonom dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef ), juga berpendapat sama. Menurut Sekretaris Komite Ekonomi Nasional ini, salah satu solusinya adalah melarang penggunaan BBM bersubsidi oleh kendaraan pribadi. Langkah ini bakal menghemat anggaran subsidi BBM Rp 60 triliun hingga Rp 70 triliun. Masalahnya, pemerintah kadung berjanji tidak akan menaikkan harga BBM setelah menaikkan pada 2005 silam. Apalagi, pemilu sudah di depan mata. “Kami masih mengkajinya. Nanti hasilnya akan dilaporkan kepada presiden,” kata Hatta. n

«Kami masih mengkajinya. Nanti hasilnya akan dilaporkan kepada presiden.» Hatta Rajasa. Menko Perekonomian

22

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


bisnis sepekan

Petani Resah, Harga Gabah Anjlok TEKS ratna nuraini FOTO riset

l

ain bawang, lain pula nasib beras. Jika bawang merah dan putih sedang naik pamornya, beras justru semakin terpuruk. Di desa Temulus, Kudus, Jawa Tengah, misalnya, gabah kering giling (GKG) di tingkat petani hanya dihargai Rp 1.000–Rp 1.100 per kg. Di bawah patokan pemerintah Rp 3.500. Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu disinyalir sebagai biang kerok anjloknya harga gabah. Untuk menyelamatkan tanamannya, para petani terpaksa memanen padi yang masih berumur 80–85 hari. Banjir juga membuat butir padi menghitam dan membusuk. Selain banjir, merosotnya harga gabah juga dipengaruhi oleh panen raya yang terjadi di beberapa wilayah. Di Sragen, Ngawi, dan Madiun, kini harga GKG sudah di bawah Rp 3.000 per kilogram. “Penurunannya cukup drastis,” kata Heri Purwanto, petani asal desa Sukohardjo, Pati, Jawa Tengah. Turunnya harga gabah membuat kehidupan petani semakin susah. Asminah, contohnya. Dari lahannya seluas setengah hektar, petani asal Karangroro, Kudus ini hanya bisa mengantongi uang Rp 3 juta. “Ini belum dipotong sewa mesin pengering sebesar Rp 3.000 per sak (25 kg),” katanya. Padahal, biasanya, ia bisa meraup uang Rp 8,75 juta. Syukurlah, pemerintah telah mengantisipasi gagal panen dengan menyediakan 25 ton bibit padi. Selain itu, pemerintah juga sudah menyiapkan bantuan berupa biaya pengolahan sebesar Rp2,6 juta per hektar dan pengganti pupuk sebesar Rp1,1 juta. n

Tomy Winata Gandeng Ronaldo TEKS ratna nuraini FOTO riset

b

eruntung Cristiano Ronaldo pernah datang ke Aceh untuk melihat dampak tsunami 2004. Makanya, ketika Tomy Winata memintanya untuk menjadi Duta Mangrove untuk Bali, bintang sepak bola ini langsung menyambutnya dengan tangan terbuka. “Saya memahami, tanaman mangrove bisa melindungi hantaman ombak besar,” kata pria ganteng yang biasa disapa CR7 ini, pekan lalu. Konservasi tanaman mangrove untuk Bali adalah salah satu kegiatan dari Forum Peduli Mangrove. Forum ini diresmikan pada Mei 2012, dengan tujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya hutan mang­ rove. Forum ini diharapkan bisa mengajak partisipasi aktif masyarakat guna melestarikan mangrove dan mengembalikan kondisi ekosistem serta keragaman hayati (bio-diversity) bagi tanaman mangrove. Yayasan Artha Graha, yang didirikan Tomy Winata, memang terlibat di Forum Peduli Mangrove. Menurut Tomy, daya tarik diharapkan bisa mendukung program Save Mangrove, Save Earth di Indonesia. “Saya sungguh-sungguh senang dan bahagia, Ronaldo setuju mendukung penuh kegiatan kami,” katanya. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

23


Bisnis Biodiesel

Kelimpungan Dituding Dumping UE menuding produsen biodiesel Indonesia melakukan praktik dumping. Pengusaha akan melawan tudingan itu dengan melapor ke WTO. Teks Rangga Lesmana Foto Riset

M

ungkin ini sudah nasib Indonesia. Ketika di sini ada industri bisa berkembang, negara maju seperti tak rela melihatnya. Mereka selalu menuduh industri kita melakukan praktik dumping. Tudingan seperti ini pula yang menimpa empat produsen biodiesel Indonesia. Keempat produsen biodiesel itu dituduh telah melakukan praktik dumping alias menjual produknya di Uni Eropa (UE) dengan harga lebih murah dibanding di Indonesia. Itu sebabnya, sejak akhir 2012, Komite Anti Dumping UE

24

melakukan penyelidikan terhadap empat produsen biodiesel asal Indonesia. Nah, Februari lalu, Komite Anti Dumping UE telah menyelesaikan penyedilikannya. Hasilnya belum diketahui. Tapi, jika terbukti, keempat produsen biodiesel Indonesia akan terkena penalti berupa pengenaan bea masuk sebesar 5%. Bahkan, UE akan mengenakan tambahan bea masuk sebesar 5% lagi jika pemerin-

tah Indonesia juga terbukti memberikan subsidi kepada industri biodieselnya. Paulus Tjakrawan, Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), menyatakan tudingan yang dilontarkan oleh UE tak mendasar. “Kami siap membeberkan fakta-fakta bahwa harga biodiesel asal Indonesia memang lebih murah dibandingkan dengan biodiesel asal Eropa,” katanya. Sulit dimungkiri, tudingan dumping yang dilontarkan UE tak lepas dari perang dagang. Soalnya, biodiesel buatan Indonesia berasal dari bahan baku minyak sawit alias crude palm oil (CPO) yang memang harganya sedang jatuh. Sementara biodiesel buatan Eropa berasal dari minyak lobak (rapessed oil). Di pasar Eropa, saat ini harga biodiesel berbahan baku CPO dan soybean oil (minyak kacang) mencapai US$ 1.000 per ton. Sementara biodiesel dari rapessed oil bisa mencapai US$ 1.300 atau lebih mahal US$ 300. “Eropa merasa tersaingi sehingga mencari alasan untuk mengadang produk nasional,” kata Dadang Kusniadi, Direktur Bioenergi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sekadar informasi, sejak 10 tahun silam UE mulai menggunakan biofuel

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Bisnis Biodiesel

sebagai campuran bahan bakar transportasi. Setiap tahun benua ini rata-rata membutuhkan sekitar 20 juta metrik ton biofuel sebagai bahan campuran BBM. Namun kemampuan produksi biofuel Eropa hanya 17 juta kilo liter (kl). Akibatnya, sebagian harus diimpor dari sejumlah negara. Termasuk di dalamnya biofuel bikinan Indonesia.

Mulai mengancam Mengacu lansiran data Eurostat 2011, dari jatah impor 2,5 juta kl biofuel, 2,25 juta kl di antaranya dipasok oleh Argentina dan Indonesia. Argentina sendiri diperkirakan setiap tahun memasok biofuel ke negara Spanyol sebanyak UE 1 juta kl. Itu berarti ekspor biodiesel Indonesia ke Eropa mencapai 1,25 juta kl. Betul, saat ini pangsa pasar biofuel Indonesia dan Argentina di UE baru 11,25%. Namun, dengan harga yang lebih murah, bukan tidak mungkin pangsa pasarnya akan terus membesar. Tak heran bila banyak produsen biofuel di sejumlah anggota UE merasa tersaingi dan berusaha mencegah kemajuan ini. Entah kebetulan atau tidak, tersiar kabar bahwa pada tahun 2011 Nestle Oil telah meresmikan pabrik diesel nabati di

Kami siap membeberkan faktafakta bahwa harga biodiesel asal Indonesia memang lebih murah dibandingkan dengan biodiesel asal Eropa. Rotterdam, Belanda. Untuk membangun pabrik bioediesel berbahan baku CPO, minyak bunga matahari, dan lemak hewan ini, Nestle telah menggelontorkan dana sekitar 700 juta euro. Sebelumnya, pada tahun 2010, pabrik serupa dibangun Nestle di Singapura. Dari kedua pabrik tersebut, setiap tahun Nestle dapat memproduksi bioefuel sekitar 2 juta kl. Masalahnya, konon, Nestle sulit bersaing dengan biodiesel Indonesia karena biaya produksinya mahal. “Ia tak mampu bersaing dengan biodiesel Indonesia,� kata sebuah sumber. Benarkah? Wallahualam. Yang jelas, Indonesia dan Argentina tidak menerima

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

tudingan dumping tadi. Aprobi, menurut Paulus Tjakrawan, akan membawa kasus ini ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization alias WTO). “Kami akan melawan kalau mereka memutuskan ada dumping,� katanya. Apa boleh buat, langkah itu memang mesti ditempuh Aprobi. Soalnya, sampai tahun lalu, pasar Eropa menyerap sekitar 68,8% dari seluruh produksi biodiesel nasional yang mencapai 1,68 juta kl. Bahkan, tahun ini, produksi biodiesel nasional diperkirakan akan mencapai 2,65 juta kl atau naik 45,6%. Namun langkah yang ditempuh Indonesia untuk mengadukan UE ke WTO cukup berliku dan membutuhkan waku lama. Lain halnya dengan Argentina. Negeri tango ini langsung menyetop ekspornya ke Spanyol. Aksi ini diperkirakan bisa membuat harga biofuel di negeri matador naik 15% hingga 20%. Sayang, Indonesia tak punya keberanian seperti Argentina. Padahal, pasar biodisel di dalam negeri sebenarnya cukup besar. Apalagi kebutuhan BBM (bahan bakar minyak) untuk industri secara bertahap akan dialihkan ke bahan bakar nabati (BBN). Setiap tahun industri mengkonsumsi 7 juta lt BBM. n

25


Bisnis Pelayaran

Dengan Sistem Pendulum Nusantara, biaya logistik bisa ditekan hingga 50%.

Pendulum Itu Masih Meragukan Untuk menekan biaya logistik, pemerintah akan menerapkan sistem Pendulum Nusantara. Tapi pengusaha pelayaran meragukan efektivitas sistem ini. Teks Rangga Lesmana Foto Dok. Inilah

D

ari 155 negara yang disurvei Bank Dunia, biaya logistik di Indonesia berada di urutan ke-59. Konon, biaya logistik ini bisa mencapai 40% dari harga barang. Pungli di pelabuhan, buruknya infrastruktur pelabuhan, kapal angkut yang sudah tua, hingga belum terintegrasinya antarpelabuhan disebut-sebut sebagai biang keladi dari tingginya

26

biaya logistik tersebut. Untuk menekan biaya logistik, pemerintah pun mengagas sistem Pendulum Nusantara. “Sistem ini akan mengintegrasikan sejumlah pelabuhan, dari Barat hingga Timur,” ujar Bambang Susantono, Wakil Menteri Perhubungan, pekan lalu. Ada pun pelabuhan yang akan diintegrasikan itu meliputi Belawan (Medan), Batam, Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Makassar, dan Sorong (Papua). Selama ini, karena belum terintegrasi, kapal yang telah menurunkan barang sering kali kembali dengan dengan muatan kosong. Untuk menutup biaya bunker, pelayanan di pelabuhan, dan biaya tetap lainnya, pemilik kapal akan mengenakan biaya dua kali lipat kepada shipper (pemilik barang). Inilah yang membuat biaya logistik di Indonesia cukup tinggi. Nah, jika sistem di enam pelabuhan tadi sudah terintegrasi, maka akan di-

ketahui muatan di masing-masing pelabuhan tersebut. Tak hanya itu. Juga bisa diketahui kapan kapal akan tiba, di dermaga mana, dan berapa truk yang dibutuhkan untuk bongkar muat. “Dengan Sistem Pendulum Nusantara, biaya logistik bisa ditekan hingga 50%,” kata Bambang. Benarkah? Entahlah. Yang jelas, para pengusaha pelayaran masih ragu bahwa Sistem Pendulum Nusantara dapat menekan biaya logistik hingga 50%. Sebab, seperti dikatakan Carmelita Hartoto, Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA),sekitar 60% biaya logistik habis di pelabuhan. Makanya, sebelum sistem Pendulum Nusantara diterapkan, Carmelia meminta operator pelabuhan (PT Pelindo IV) untuk lebih dulu memperbaiki pelayanan di pelabuhan. Terutama pelabuhan konvensional dan general cargo. “Sebab, di sanalah sumber inefisiensi logistik selama ini. Dan, jangan lupa, sekarang hampir seluruh pelabuhan di nusantara malah menaikkan tarif pelayanan,” ujar Carmelita. Tak hanya sebatas pelayanan, infrastruktur pelabuhan juga banyak dikeluhkan oleh pengusaha pelayaran. Sampai saat ini, menurut Carmelia, hanya pelabuhan Tanjung Priok yang memiliki kedalaman 12 meter, sehingga bisa bisa disinggahi kapal berbobot di lebih dari 3.000 teus. Selebihnya hanya memiliki ke dalaman 7 meter hingga 10 meter. “Revitalisasi mutlak dilakukan terhadap 10 pelabuhan besar di sepanjang jalur pendulum,” kata Carmelia. Saut Gurning, anggota Pusat Studi Transportasi dan Logistik LPPM - ITS Surabaya, juga meragukan keberhasilan Sistem Pendulum Nusantara. Menurutnya, sistem ini bisa menekan biaya logistik apabila barang yang akan diangkut memiliki volume yang konstan. “Jika tidak ada kepastian kargo atau kargo kurang, maka kapal dengan dimensi besar akan mengalami tingkat utilitas yang kecil,” kata Saut. Ternyata susah juga menekan biaya logistik di tanah air. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Bisnis Penerbangan

U

sia Perum Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia (PPNPI) belum genap tiga bulan. Namun diusianya yang masih bayi, BUMN ini sudah bikin orang gelenggeleng kepala. Bagaimana tidak? Jika tak ada aral melintang, tahun ini PPNPI berniat menaikkan tarif biaya pelayanan navigasi sebesar 200%. Dibandingkan dengan negara lain, tarif navigasi udara Indonesia memang paling murah. Hanya US$ 0,65 per mil per pesawat. Jauh di bawah Australia (US$ 3,95) atau malaysia (US$ 1,95). Padahal, menurut Ichwanul Idrus, Direktur Utama Perum PPNPI, butuh modal besar untuk meningkatkan pelayanan. Buruknya pelayanan navigasi ini disebut-sebut punya andil terhadap tingginya angka kecelakaan pesawat di tanah air. Tahun lalu saja tercatat 27 kasus kecelakaan dengan jumlah korban meninggal 56 orang. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya diakibatkan human error karena salah membaca data navigasi. Risiko kecelakaan pesawat kian tinggi dengan meningkatnya jumlah rute dari tahun ke tahun. Makanya, pembenahan infrastruktur navigasi menjadi penting. Apalagi pelayanan navigasi yang diberikan PPNPI tergolong vital, seperti pelayanan lalu lintas udara (Air Traffic Control Services), pelayanan informasi penerbangan (Flight Information Service) dan pelayanan kesiagaan (Alerting Service). Ichwanul mengatakan, hampir 80% peralatan navigasinya yang ada saat ini perlu diganti. Termasuk Jakarta Outomated Air Traffic Service (JAATC) di Bandara Soekarno-Hatta yang telah berumur 27 tahun. Sementara jumlah pesawat yang harus dilayani terus meningkat. “Idealnya, alat navigasi digunakan untuk 15 hingga 20 tahun,” ujar Ichwanul. Masalahnya, ya itu tadi, dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk membenahi infrastruktur navigasi. Apalagi mencakup ratusan bandara yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Nah, masalah dana ini bisa sedikit diatasi bila tarif pelayanan jasa penerbangan atau route air navigation charge dinaikkan. Masuk akal, memang. Namun keinginan PPNPI dipertanyakan Indonesia National Air Carrier Association (INACA). “Sebagai sebuah organisasi baru, pembenahan SDM dan peningkatan layanan sebaiknya didahulukan. Penaikan tarif akan menyusul seiring dengan peningkatan layanan yang di-

Layanan Navigasi Udara Siap Terbang Dibentuk dua bulan lalu, PPNPI langsung menggebrak. Tarif pelayanan navigasi akan dinaikan 200%. Teks Rangga Lesmana Foto Riset

Menara kontrol lalu lintas penerbangan

Idealnya alat navigasi digunakan untuk 15 hingga 20 tahun. berikan,” ujar Tengku Burhanuddin, Sekjen INACA. Memang, PPNPI baru dibentuk Januari lalu sebagai perusahaan yang khu-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

sus melayani jasa navigasi. Sebelumnya, layanan ini ditangani oleh tujuh perusahaan. Di antaranya PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan UPT Ditjen Perhubungan Udara. Sebenarnya, antara PPNPI sebagai badan baru dan penaikan tarif jasa navigasi mempunyai tujuan yang sama, yaitu sama-sama untuk meningkatkan pelayanan. Yang jadi masalah, penaikan tarif yang diusulkan oleh PPNPI cukup memberatkan INACA. n

27


Bisnis Kendaraan murah

Perang Terbuka M Mobil Kota Puluhan merek memadati pasar city car. Kemacetan dan kemungkinan naiknya harga BBM membuat segmen ini tetap menjanjikan. Teks Rangga Lesmana Foto Wirasatria, Riset

28

ungil, irit bahan bakar, dan harga terjangkau. Semua itu cocok dengan kondisi lalu lintas serta daya beli sebagian besar masyarakat di perkotaan. Maka tak heran bila penjualan mobil kelas kompak (city car) tumbuh cukup signifikan. Sepanjang tahun 2012, tak kurang dari 42.442 unit city car ludes terjual. Data yang dilansir Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, Nissan March keluar sebagai jawara di kelas city car. Dengan torehan penjualan 6.928 unit, March berhasil mengungguli para pesaingnya. Sementara KIA Picanto menjadi city car terlaris kedua dengan angka penjualan 6.025 unit. Posisi selanjutnya diisi oleh Suzuki Splash (5.877 unit) dan Daihatsu Sirion (4.984 unit). Gebrakan spektakuler dibuat oleh Mitsubishi Mirage dan Honda Brio. Hanya dalam tempo dua bulan (September-November 2012), Mirage sudah terjual 2.444 unit. Adapun Honda Brio sudah terserap sebanyak 5.387 unit selama tiga bulan (Agus-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Bisnis Kendaraan murah

Kemacetan yang kian parah, masalah perparkiran, serta rumah di kota yang sempit adalah bauran pilihan para konsumen di segmen ini. suku bunga kredit kepemilikan kendaraan bermotor (KKB). Jadi, jangan heran bila dalam dua tahun terakhir penjualan mobil rata-rata tumbuh sebesar 18,5%. Melampaui pertumbuhan penjualan mobil di China yang dalam dua tahun terakhir hanya tumbuh 3%-4%. Tingginya pertumbuhan penjualan mobil itu telah mendorong para produsen mengembangkan pabriknya di Indonesia. Toyota, melalui Daihatsu, menyiapkan pabrik mobil murah di Karawang. Langkah serupa juga dilakukan oleh General Motors, Honda, BMW, dan Nissan. Investasi baru yang ditanamkan produsen otomotif mencapai US$ 2,4 miliar.

tus-Oktober). Hadirnya Mitsubishi Mirage dan Honda Brio membuat persaingan di pasar city car makin seru. Maklum, puluhan merek ikut meramaikan kelas ini. Sebut saja Toyota Yaris, Honda Jazz, Toyota Avanza, Daihatsu Zania, Suzuki Splash, Kia Picanto, Daihatsu Sirion, Nissan March, Chevrolet Spark, dan Hyundai Atoz. Namun sejumlah kalangan optimistis, pasar city car masih akan tumbuh tinggi. “Kemacetan yang kian parah, masalah perparkiran, serta rumah di kota yang sempit adalah bauran pilihan para konsumen di segmen ini,” jelas Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Masuk akal, memang. Selain itu, ekonomi yang tumbuh di atas 6% serta meningkatnya daya beli masyarakat menjadi pendorong utama penjualan mobil di 2012. Ditambah lagi dengan rendahnya

Tata yang bikin grogi Tingginya penjualan otomotif juga telah membuat Tata Nano kesengsem masuk Indonesia. Produsen mobil asal India itu berencana mlempar mobil murah yang dibanderol dengan harga Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. Tentu saja, masuknya Tata Nano ini membuat produsen otomotif nasional kebakaran jenggot. Toyota dan Daihatsu pun berkolaborasi untuk membuat model mobil murah, yakni Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. Kedua produk ini akan dijual dengan kisaran harga Rp 75 juta–Rp 105 juta. Target mereka pun tak mainmain. Daihatsu akan memproduksi Ayla sebanyak 150.000 unit per tahun. Agya lebih spektakuler lagi, mencapai 450.000 unit per tahun. Produsen lain yang juga telah menyiapkan mobil murah adalah Nissan dan Suzuki. Nissan akan menghidupkan kembali produk Datsun di Indonesia pada 2014. Mobil murah Datsun ini kabarnya akan dilempar ke pasar dengan kisaran harga Rp 60 juta per unit.

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Sementara Suzuki tengah menyiapkan dua model murah, yakni Suzuki Alto dan Concept-G. Suzuki Alto sendiri telah rilis di India dengan banderol sekitar Rp 46 juta. Sedangkan Suzuki Concept-G hadir dalam bentuk konsep di IIMS 2011. Mobil kecil ini rencananya akan dijual dengan harga di bawah Rp 100 juta. Sengit dan hiruknya persaingan pada pasar city car negeri ini diamini oleh Vivek Vaidya, Vice President, Automotive & Transportation Practice-Asia Pacific, Frost & Sullivan. Ia meramalkan, segmen pasar city car akan naik cukup signifikan di tahun 2013. “Karakteristik pasar mobil city car itu sendiri lumayan unik. Konsumen mereka rata-rata terbilang merupakan pembeli mobil pertama. Harganya yang relatif lebih terjangkau menjadi pilihan utama,” katanya. Ke depan, lanjut Vivek, model mobil yang mengadopsi konsep terjangkau dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car / LCGC) akan jadi primadona. “Modelmodel tersebut tidak hanya terbatas pada mobil kecil, tetapi juga hybrid serta mobil-mobil yang berbahan bakar gas (CNG)” jelas Viviek. Selaras dengan pendapat Viviek Vidya, lansiran Gaikindo juga menyebutkan akselerasi positif produk city car. Teknologi baru yang terus dikembangkan oleh para produsen otomotif membuat mobil semakin nyaman, aman, ekonomis (value for money) dan ramah lingkungan (eco car, go green). Cerahnya pasar city car di tahun 2013 juga tak lepas dari peran lembaga pembiayaan (multifinance). n

29


Mitsubishi Jepang membeli 10% saham PT Sriboga Flour Mill dari PT Sriboga Raturaya. Bisnis gandum dan terigu di Indonesia sangat menggiurkan. TEKS Kukuh Bhimo Nugroho dan Ratna Nuraini Foto Riset Ilustrasi Riset

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

31


Pabrik Sriboga

M

eski masyarakatnya pemakan nasi, Indonesia ternyata merupkan salah satu negara pengimpor gandum terbesar. Berdasarkan data Kementerian Pertanian AS atau United State Department of Agriculture (USDA), impor gandum Indonesia pada 2012 menembus angka 7,1 juta ton. Merupakan terbesar kedua setelah Mesir dengan 10 juta ton. Dibutuhkan anggaran Rp 30 triliun untuk impor gandum. Angka itu tentu mengejutkan, mengingat pada 2011, angkanya baru 6,7 juta ton. Besarnya tingkat kebutuhan akan gandum ini, agaknya disebabkan gandum merupakan bahan baku utama pembuatan tepung terigu yang sudah menjadi kebutuhan pangan utama masyarakat. Simak data yang dimiliki Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo). Permintaan tepung terigu dalam negeri pada 2012, naik 6% dibanding 2011 yang mencapai 4,7 juta ton. Menurut Ratna Sari Loppies, Direktur Eksekutif Aptindo, permintaan tepung terigu cenderung naik setiap tahun seiring dengan pertumbuhan penduduk. “Ini dikarenakan tepung terigu sudah menjadi bahan pangan pokok kedua setelah beras. Permintaan industri pengolah terigu juga terus meningkat karena sekarang Indonesia sudah menjadi pemasok biskuit ke pasar Asia,� ujar Ratna. Ke-

32

Ini dikarenakan tepung terigu sudah menjadi bahan pangan pokok kedua setelah beras. Permintaan industri pengolah terigu juga terus meningkat karena sekarang Indonesia sudah menjadi pemasok biskuit ke pasar Asia. naikan permintaan tepung terigu inilah, yang otomatis mendorong peningkatan impor bahan bakunya yakni biji gandum. Masih menurut Ratna, pada 2012 silam, industri pengolah biji gandum dalam negeri memproduksi 3,6 juta ton tepung terigu. Mereka membutuhkan sekitar 5 juta ton biji gandum yang semuanya harus diimpor karena belum tersedia di dalam negeri. Lalu dari mana Indonesia mengimpor gandum? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2011, negara yang paling banyak memasok biji gandum dan meslin (seje-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


harapkan berkembang, kita tak bicara cepat,� kata Diah. Berdasarkan data USDA, kawasan produksi gandum terbesar di dunia adalah Uni Eropa. Dari total kebutuhan gandum dunia pada 2012 sebesar 677, 6 juta ton, Uni Eropa menyumbang hingga 132 juta ton. Produsen kedua adalah China dengan 120 juta ton, selanjutnya India 91 juta ton. Disusul oleh negara lainnya seperti AS, Rusia, Kanada atau Australia. Hanya masalahnya, sebagian besar negara-negara produsen gandum tersebut, tak lain merupakan konsumen gandum terbesar. Mereka hanya memiliki sedikit surplus gandum untuk diekspor. Uni Eropa misalnya, dari produksi 132 juta ton, konsumsi mereka tertinggi di dunia sekitar 124 juta ton. Sementara China yang produksinya 120 juta ton, justru tekor dengan kebutuhan 122 juta ton. India yang berproduksi 91 juta ton, konsumsinya 86 juta ton. Oleh sebab itulah, impor gandum hanya bisa diharap dari negara-negara yang produksinya tinggi tapi rendah angka konsumsinya. Australia misalnya, memproduksi 26 juta ton dan konsumsinya 6 juta ton. Artinya, 20 juta ton mereka ekspor. Atau AS yang konsumsinya 33 juta ton, namun sanggup memproduksi 61 juta ton. “Uni Eropa tipis surplusnya. China pas, India hampir sama. Amerika 61 juta ton, konsumsi 33 juta, jadi lebihnya untuk ekspor. Termasuk Australia yang produksinya 26 juta ton tapi konsumsi tak banyak,� kata Diah.

nis gandum) ke Indonesia adalah Australia sebanyak 3,7 juta ton, Kanada 982.200 ton, dan Amerika Serikat 747.900 ton. Mengingat kebutuhan akan tepung terigu juga melimpah dan melebihi produksi, impor tepung terigu pada 2011, mencapai 680.100 ton dengan nilai US$ 281,7 juta. Pemasok utama tepung terigu adalah Turki 387.400 ton dan Sri Lanka 207.800 ton. Sisanya dari Ukraina, Belgia, dan Australia.

Ekspansi Sriboga Problem utama perusahaan pengolah terigu di dalam negeri yang harus 100% mengandalkan impor gandum, agaknya disadari kalangan pengusaha. Maka tak perlu heran, jika pada Februari lalu, PT Sriboga Raturaya menggandeng salah satu industri raksasa Jepang, Mitsubishi Corporation. Mitsubishi, melalui unit gandumnya Mitsubishi Corporation Grains, membeli 10% saham Sriboga di PT Sriboga Flour Mill (SFM), anak perusahaan Sriboga yang bergerak di bidang tepung terigu. Mitsubishi pun menanam investasi

Tak Cocok Iklim Tropis Mengingat pentingnya gandum, mengapa kita tak memproduksi sendiri? Ternyata, tanaman gandum tak begitu cocok ditanam di wilayah yang beriklim tropis. Selain itu, kontur tanah di Indonesia yang berbukit-bukit juga menjadi problem tersendiri. Pemerintah sebenarnya telah mencoba menjajaki memproduksi gandum tropis yang benihnya diperoleh dari Slovakia. Menurut Diah Maulida, Deputi Bidang Kelautan dan Pertanian, Kementerian Koordinator Perekonomian, secara bertahap pemerintah akan mengurangi impor gandum dengan menjajaki produksi gandum tropis asal Slovakia. Meski secara teknis gandum bisa tumbuh di Indonesia, namun agaknya sulit diharapkan bisa berproduksi besarbesaran untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. “Kita

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

33


sebesar US$ 30 juta atau sekitar Rp 288 miliar ke dalam PT SFM. Dana tersebut akan dipergunakan untuk modal kerja dan ekspansi perusahaan. “Dana ini akan datang secara bertahap selama tiga tahun,” kata Alwin Arifin, Presiden Direktur Sriboga Raturaya, usai penandatanganan kerja sama investasi di Jakarta, pada 26 Februari silam. Kerjasama itu tentu saja mutualisme alias sama-sama untung. Mitsubishi tentu berhasrat besar untuk menjalin kerja sama dengan Sriboga. Maklum, Sriboga merupakan perusahaan induk untuk beberapa anak perusahaan. Selain PT SFM, masih ada PT Sari Melati Kencana atau Pizza Hut, PT Sriboga Marugame Indonesia (Marugame Udon), PT Sriboga Bakeries Integra untuk produksi roti, dan PT UD Sumber Rezeki yang bergerak di bidang distribusi tepung terigu. Tak hanya itu, sebab PT SFM menguasai 7% pangsa pasar terigu di Indonesia dan merupakan salah satu dari tiga besar produsen tepung terigu di tanah air. PT SFM tidak hanya memperoduksi terigu reguler, tapi juga mengembangkan dan memproduksi tepung terigu costumized dan specialized. Dua produk tersebut, disiapkan untuk kebutuhan ataupun pelanggan-pelanggan khusus. Juga digunakan sebagai ingeredients pembuatan makanan anak, sosis, saus, sup dan lain-lain yang selama ini kebanyakan masih diimpor. “Dalam hal ini, Sriboga menjadi salah satu pioner untuk memproduksinya di dalam negeri,” kata Alwin sembari menambahkan bahwa produk SFM lainnya adalah pakan ternak dan produk komposit. Sementara di pihak lain, Sriboga sangat diuntungkan karena Mitsubishi ternyata memiliki unit produksi gandum di Australia. Tentu saja, Sriboga dapat memanfaatkan pasokan gandum tersebut. Maka wajar jika menurut Alwin, kerja sama tersebut tidak hanya sebatas pada produksi tepung terigu, tetapi juga pasokan gandum sebagai bahan baku dan

pengembangan usaha terkait dengan terigu. Apalagi ternyata, Mitsubishi juga memiliki pabrik terigu yang cukup besar di Jepang. Sriboga pun berharap bisa ikut mensuplai kebutuhan pelanggan Mitsubishi di kawasan ASEAN. “Dengan masuknya Mitsubishi ke Sriboga, maka captive market mereka jadi captive market kami juga. Termasuk pemasaran ekspor ke customer Mitsubishi di ASEAN,” kata Alwin.

Rp 2,1 triliun di 2013 Sementara, Jumpei Kato, Presiden Direktur Mitsubishi Indonesia mengatakan, rencana kerja sama dengan Sriboga sudah dibicarakan lebih dari satu dekade. Namun batal lantaran krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada periode 1997-1998. Kini, dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sehat dan stabil, Kato percaya bisnis terigu bakal menguntungkan kedua pihak. “Indonesia punya 240 juta penduduk dengan rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Itulah alasan utama banyak perusahaan Jepang ingin berbisnis di negara ini, karena konsumsi masih sangat tinggi,” kata Kato. Salah satu faktor utama masuknya Mitsubishi memang tak lain pertumbuhan kebutuhan tepung terigu di Indonesia yang cukup tinggi. Setiap tahun tumbuh 7%. Wajar pula jika Mitsubishi dan Sriboga pun berencana membangun pabrik terigu di Jawa Tengah. Sebagai informasi, saat ini, kapasitas produksi SFM mencapai 1.900 ton per hari gandum dengan optimalisasi alat mencapai 80%. “Tahun depan kita naikkan 2.500 ton per hari. Jadi dengan menggandeng Mitsubishi, pangsa pasar kita bisa naik 10%,” kata Alwin. Itu baru tahun depan. Padahal, untuk tahun ini saja, berkat kerjasama dengan Mitsubishi, kontribusi SFM untuk Sriboga diharapkan bisa mencapai Rp 2,1 triliun. Jadi meski bukan penghasil gandum, bisnis tepung terigu di negeri ini tetap menggiurkan. n

Siap memanen gandum

34

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Gandum turki siap ekspor

Agar Untung, Dumping pun Jadi Pemerintah sempat memberlakukan bea masuk safeguard bagi tepung gandum asal Turki. Demi melindungi produsen tepung nasional.

S

TEKS Ratna Nuraini Foto Riset

ebagai negara terbesar kedua dalam hal impor gandum, pemerintah memang harus waspada. Kebutuhan gandum yang sangat besar untuk produksi tepung terigu, mengundang minat banyak importir asing untuk ikut mencicipi ekspor ke Indonesia. Pada penghujung 2012 lalu, pemerintah melalui Menteri Keuangan, mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang pengenaan bea masuk tindakan pengamanan sementara (BMTPS) terhadap impor tepung gandum. Peraturan tersebut diberlakukan demi melindungi industri dalam negeri dari maraknya gandum impor, terutama yang dicurigai menjalankan praktik dumping. PMK Nomor 139/PMK.011/2012 itu, berlaku dalam jangka waktu 200 hari, terhitung sejak 5 Desember 2012. Sejatinya, pengenaan BMTPS merupakan tambahan terhadap bea masuk umum (Most Favored Nation), atau tambahan terhadap bea masuk preferensi berdasarkan skemaskema perjanjian perdagangan barang internasional yang berlaku. Dalam PMK itu, importir juga diwajibkan menyerahkan dokumen surat keterangan asal. Impor tepung gandum yang termasuk dalam pos tarif 1101.00.10.10 dan 1101.00.10.90, dikenakan BMTPS sebesar 20% dari nilai impor. BMTPS dikenakan terhadap importasi

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

dari semua negara, kecuali dari negara-negara sebagaimana tercantum dalam lampiran PMK. Pengetatan prosedur impor gandum ini telah menurunkan angka impor hingga 39% pada akhir 2012. Kebijakan yang tak berlaku bagi semua importir ini, tentu saja mengundang protes dari mereka yang dirugikan. Turki misalnya. Mereka protes melalui Central Anatolian Export Association Turki (CAEAT). Menurut Hakan Esen, anggota CAEAT, pemberlakuan bea masuk safeguard untuk impor gandum Turki tidak perlu dilakukan. “Sebab masuknya tepung gandum asal Turki justru mampu meningkatkan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja terhadap produsen lokal di Indonesia,� katanya. Hal senada disampaikan Turgay Unlu, Ketua Asosiasi Eksportir Gandum, Kacang-kacangan dan Minyak Sayur Turki. Menurutnya, pemberlakuan bea masuk safeguard justru bisa menjadi ancaman bagi ketahanan pangan Indonesia. Sebenarnya wajar jika Turki geram. Maklum, selama ini mereka dituding telah menerapkan politik dumping. Yakni, menjual harga gandum yang lebih murah untuk Indonesia, dibanding dengan harga gandum di dalam negerinya sendiri. Konon, strategi itu diambil para importir Turki agar mudah masuk ke Indonesia. Hanya masalahnya, masuknya gandum murah asal Turki itu, tentu saja merugikan bagi importir tradisional Indonesia, seperti Australia. Tak hanya itu, sejumlah perusahaan tepung di Indonesia juga terancam. Sebut saja PT Golden Grand Mills, PT Makmur Sejuta, PT Sriboga Raturaya, PT Pundi Kencana, PT Lumbung Nasional dan PT Cerestar Flour Mills. Maka, wajar jika pemerintah pun memberlakukan pengetatan. n

35


Menanam Gandum di Kebun Kita Pemerintah mencanangkan ‘Gerakan Tanam Gandum Massal’ pada 2014. Benihnya dari Slovakia. TEKS Ratna Nuraini Foto Riset

D

i Istana Merdeka, Jakarta, medio Oktober 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan iktikad untuk menggelar kerjasama bilateral dengan Slovakia, terkait budi daya gandum. Presiden SBY berharap, bangsa Indonesia bakal bisa menanam dan membudidayakan gandum yang selama ini disebut tak cocok di daerah tropis. Niatan itu disampaikan presiden, usai bertemu Presiden Slovakia Ivan Gasparovoc. “Kalau sukses akan meningkatkan food security dan pasti membawa manfaat yang riil bagi kedua belah pihak,” kata Presiden SBY. Harapan Presiden SBY, tentu saja, bukan sekadar menggantang asap. Slovakia dikabarkan memiliki benih gandum yang cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Alhasil, presiden pun mengatakan, jika benih tersebut bisa tumbuh subur di Indonesia, negeri ini tidak perlu lagi mengeluarkan devisa yang sangat besar untuk mengimpor gandum dan terigu. Maklum, dibutuhkan Rp 30 triliun setahun

Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Slovakia Ivan Gasparovic

36

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


Apabila penelitian ini sukses, pada 2014 nanti, pemerintah akan mencanangkan gerakan penanaman gandum rakyat. untuk impor gandum. Alasan geografis Indonesia memang kerap menjadi alasan kegagalan produksi gandum secara massal. Mulai dari lahan yang cenderung berbukit-bukit hingga alasan iklim yang tropis. Ketergantungan impor gandum dari sejumlah negara produsen di dunia hingga 100% memang membuat para importir luar negeri begitu leluasa bergerak. Mereka menggandeng sejumlah industri terigu di Indonesia. Tingginya angka impor gandum, yang terus naik dari tahun ke tahun, telah melahirkan proyeksi bahwa pada 2020, impor gandum Indonesia akan tembus angka 10 juta ton per tahun. Oleh sebab itulah, pemerintah pun kemudian mencanangkan gerakan penanaman gandum rakyat yang dilakukan secara massal pada 2014. Langkah itu ditujukan untuk mengurangi ketergantungan impor gandum Indonesia yang setiap tahun terus bertambah. Menurut Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian, saat ini telah dilakukan penelitian yang intensif secara bersama antara Indonesia dan Slovakia. Yakni pengembangan gandum tropis yang bisa ditanam di Indonesia, khususnya di dataran rendah. Penelitian gandum yang bisa ditanam di wilayah panas ini bakal memberikan harapan baru bagi Indonesia. Yakni, bisa memproduksi gandum sendiri secara bertahap. “Universitas Nitra Slovakia telah mengembangkan riset gandum yang bisa ditanam di wilayah tropis. Dan kita juga sudah melakukan penelitian,� kata Hatta. Menurutnya, peneliti dari Universitas Nitra dan Universitas Andalas telah mencoba mengembangkan gandum asal Slovakia itu di wilayah Sumatera Barat. Hasil sementara lumayan bagus, bisa mencapai 4 ton per hektar. “Apabila penelitian ini sukses, pada 2014 nanti, pemerintah akan mencanangkan gerakan penanaman gandum rakyat,� jelas Hatta usai bertemu Presiden Slovakia di Bratislava, pada pertengahan tahun lalu. Percobaan penanaman gandum yang dilakukan secara bersama antara Universitas Nitra dan Universitas Andalas telah dimulai sejak awal 2012. Kegiatan itu didukung OSIVO, perusahaan asal Slovakia. Telah diuji sebanyak 11 varietas gandum asal Slovakia, untuk mengetahui gandum mana yang paling cocok ditanam di Indonesia. Dari hasil uji tersebut, terlihat ada empat varietas gandum yang cocok. Yakni, varietas gandum SO-3, SO-8, SO-9 dan SO-10.

Gandum Nagarajan Soal menanam gandum, sebenarnya telah coba dilakukan masyarakat Indonesia sejak awal abad ke-20. Penanaman gandum dilakukan secara terbatas dan di tempat yang berbeda-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

panen gandum

beda pula. Namun hampir semuanya dilakukan di Pulau Jawa, yakni di Pengalengan, Dieng, Tengger dan Amanumbang. Karena penanaman dilakukan sendiri-sendiri dan swadaya, luas lahan tanaman gandum tak pernah berkembang. Tak pernah melampaui luas 2.000 hektar per tahun. Saat ini, luasan lahan gandum tradisional itu bahkan tinggal tersisa beberapa hektar saja. Sebenarnya, sebelum ada gagasan soal gandum Slovakia, Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) telah melakukan pengembangan gandum tropis. Mereka merintisnya sejak tahun 2000. Bermula dari perkenalan atas gandum varietas tropis yang disampaikan Nagarajan, pakar pangan dari India, pada 1999. Sejumlah lokasi pun dipilih dan dipergunakan untuk melakukan penelitian dan budi daya gandum tropis tadi. Misalnya, di dataran menengah Karanglo Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, serta dataran tinggi Kopeng Salaran dan Piji, Salatiga, Jawa Tengah. Namun sayangnya, tanaman gandum tropis tadi ternyata rawan serangan hama kutu daun, ulat pemakan malai, ulat pengerek batang, ulat tanah, dan orong-orong. Tanaman itu juga rentan diserang sejumlah penyakit tanaman, seperti bercak jerawat hitam, penyakit layu dan kudis malai. Kini, harapan baru digantungkan pada varietas benih gandum asal Slovakia. Semoga saja harapan Presiden SBY bahwa kita bisa berswasembada gandum bisa menjadi kenyataan. n

37


figur

Atiqah Hasiholan

a

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

tiqah Hasiholan (31) siap menggebrak dunia. Aktris yang dua kali menjadi nomine Piala Citra itu, bakal menembus 60 negara lewat perannya sebagai seorang putri keraton Jawa dalam film Java Heat. Film yang bakal dirilis di Indonesia pada 18 April itu, di antaranya dibintangi Mickey Rourke, nominator Oscar. Sebulan kemudian, pada 10 Mei, Java Heat yang mayoritas pengambilan gambarnya dilakukan di Yogyakarta itu, bakal dirilis di bioskop-bioskop negeri Paman Sam. Selanjutnya diikuti Inggris, Australia, Jepang, dan negara-negara lainnya. Selain Atiqah, aktor Indonesia yang turut tampil adalah Ario Bayu. Java Heat yang disutradarai Connor Allyn itu, diproduksi dengan biaya US$ 15 juta atau sekitar Rp 145,5 miliar, serta melibatkan 500 kru yang mayoritas orang Indonesia. Meski dananya dari AS, Connor menolak jika disebut film impor. “Saya hanya pakai pemain dari Amerika dua orang, jadi ini film lebih banyak berkaitan dengan Indonesia,” tambahnya. Atiqah yang berperan sebagai Sultana dan diculik gembong teroris yang diperankan Rourke, mengaku senang bisa bekerjasama dengan Rourke yang berpengalaman di Hollywood. “Kolaborasi aktor Indonesia dan internasional di film ini adalah kesempatan luar biasa. Semoga ini salah satu dari awal untuk memajukan perfilman Indonesia,” ujar Atiqah. n

Putri Keraton Rp 145,5 Miliar 38

inilahREVIEW inilahREVIEW29 27Tahun TahunIIII|18-24 |4-10 Maret 2013


figur Lady Gaga

Kursi Roda Emas 24 Karat

a

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

da -ada saja Lady Gaga (26). Penyanyi pop kelahiran New York City, AS, yang baru saja menjalani operasi panggul itu, kini harus duduk di kursi roda selama beraktivitas. Namun, ini bukan kursi roda biasa, melainkan kursi roda berlapis emas 24 karat. Kursi roda unik bin mahal itu diciptakan Ken Borochov, dari perusahaan Mordekai di New York. “Saya sangat senang untuk mencipta apa yang saya juluki The Chariot, sebuah kursi yang cocok untuk seorang ratu,” kata Borochov. The Chariot memang didisain mirip takhta seorang ratu. Semua bagian logam dilapisi emas 24 karat. Sementara joknya berwarna hitam dan terbuat dari kulit. Bagian sandaran punggung bisa ditegakkan atau direbahkan. Tumpangan kaki bisa dipanjang-pendekkan dan diturun-naikkan. Gaga pun bisa duduk atau rebahan di kursi itu. Asal tahu saja, pelek kursi roda dipesan dari Los Angeles, California dan dilapisi emas di Dallas, Texas serta dirakit di Wisconsin. Gaga memang gila. n

JKT48

Konser Amal Tsunami Jepang

g

TEKS kukuh bhimo nugroho FOTO riset

irlband JKT48—yang merupakan saudari kembar dari girlband asal Jepang AKB48—menggelar konser amal untuk membantu para korban tragedi tsunami di Jepang pada Maret 2011 silam. Konser yang tiketnya dijual murah Rp 50 ribu itu, digelar di Theater JKT48 yang berada di Mall FX, pada Senin pekan lalu. “Masih banyak korban yang berada di pengungsian. Kita sebagai member dan sebagai sesama manusia, ingin melakukan sesuatu untuk mereka,” ungkap Shania Junianatha, salah satu anggota JKT48. Selain memperoleh dana dari penjualan tiket, mereka juga menjual kaos berwarna putih yang bertuliskan What Can I Do For Someone? Sekitar 400-an fans memadati pertunjukan amal tersebut. Dan 200 kaos habis terjual. Di sela-sela konser sepanjang 2 jam itu, semua yang hadir menyempatkan berdoa agar para korban bisa kembali ke kehidupan normal seperti sebelum bencana terjadi. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

39


profesi konsultasi pernikahan

Gurihnya Profesi Penasihat Pe Persoalan perkawinan selalu saja bikin ruwet. Karena itu dibutuhkan pihak ketika sebagai teman curhat yang mampu memberikan solusi. Profesi penasihat perkawinan menjadi ladang menggiurkan.

P

TEKS Sri Wulandari foto riset, dok pribadi

rofesi penasihat perkawinan, ternyata begitu menggiurkan. Tak percaya? Tanyakan saja kepada Indra Noveldy. Dia merasakan betapa gurihnya profesi ini. Kalau saja dia tidak membatasi menerima klien, hari-harinya bakal disibukkan dengan jadwal konsultasi. “Saya memang membatasi hanya menerima empat klien dalam sehari,” katanya. Alasan Indra simpel. Setiap kali memberi konsultasi, dia tidak membatasi waktu. Terkadang ada klien yang minta lebih 2 jam berkonsultasi. “Kalau saya tak batasi, fisik saya bisa ambruk, karena terus bicara berjam-jam,” sambungnya. Di agenda Indra, tercatat ratusan klien yang sudah menunggu untuk bisa ber­ konsultasi. Kliennya datang dari berbagai

kalangan, dari masyarakat umum, pejabat hingga selebriti dengan usia antara 20 hingga 50 tahun. Kliennya banyak datang dari luar Jawa, bahkan luar negeri. Tak jarang, Indra harus terbang ke daerah untuk memberi konseling. Konseling biasanya dilakukan lebih dari satu sesi, rata-rata tiga sesi: pertama, mencari akar permasalahan; sesi berikutnya, mengajak klien mengubah diri; dan sesi terakhir, praktik. Ketika menasbihkan diri sebagai penasihat perkawinan atau istilah kerennya marriage counselor, Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia ini tak mengira bahwa ternyata dia mampu melakoni peran lain yang menyimpang dari pendidikannya. Tak heran banyak kliennya yang kaget saat tahu dia tak memiliki background ilmu psikolog. Semua berawal tanpa sengaja. Ketika

memasuki tahun ke tujuh pernikahannya dengan Nunik Hermawati, terjadi problem yang nyaris tak terpecahkan. Mereka nyaris bercerai hingga beberapa kali karena pasang-surut kehidupan rumah tangga mereka. Terdorong keinginannya untuk mempertahankan rumah tangga, Indra belajar melalui buku-buku, seminar work­ shop. “Saya ingin mendapatkan knowledge dan skill membangun rumah tangga yang bahagia itu seperti apa,” paparnya. Demi memperbaiki hubungan dengan istrinya, pada 2005, dia memutuskan keluar dari pekerjaannya di perusahaan distribusi. Padahal saat itu, dia menjabat sebagai manajer produksi. Pengorbanannya tak sia-sia. Hubungan dengan istrinya kembali harmonis, sejak itulah Indra selalu membagi pengalamannya kepada teman-teman yang membutuhkan dan sebagian dari mereka mengikuti jejak Indra mengembalikan kebahagiaan rumah tangganya. Kemampuan Indra berkembang dan terdengar secara getuk tular dari mulut ke mulut. Semakin banyak orang yang ingin konsultasi dengan dirinya, membuat Indra kemudian memutuskan menjadikannya sebagai profesi yang profesional. Langkahnya diikuti dengan

Indra Noveldy

40

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


profesi konsultasi pernikahan

erkawinan mendirikan kantor konsultan pernikahan. Untuk memperkaya pengetahuan dan kemampuannya di bidang ini, ia rajin membaca buku serta mengikuti beberapa pelatihan tentang hubungan pernikahan. Indra pun mengaku telah menemukan passion di sini. Indra membagi tiga metode konsultasi, yakni private counselling, public seminar, dan in-house training. Sayangnya, Indra enggan menyebut berapa tarif yang dia patok untuk sekali konsultasi secara pribadi. Meski demikian, melalui workshop atau seminar yang dia gagas, dia mematok harga Rp 1,5 juta untuk satu hari dengan jumlah peserta sekitar 200 hingga 300 orang dan Rp 5 juta untuk dua malam tiga hari sekaligus menginap di hotel khusus untuk suami istri. Uniknya, Indra membuka konseling di kafe-kafe dengan tujuan menciptakan keterbukaan dengan suasana yang akrab. Ia pun berusaha membangun hubungan personal yang mendalam dengan klien sehingga mereka mau mengungkapkan masalah secara jelas dan sebenarnya-benarnya. “Market saya adalah orang yang need, yang pingin curhat seperti laiknya sahabat dengan rileks.

Biasanya setelah pertemuan, mindset mereka akan berubah dalam memandang segala hal,” katanya. Bisa jadi, laris manisnya Indra karena di negeri ini angka perceraian masih sangat tinggi. Menurut Indra dari 10 pernikahan, 1 orang mengalami perceraian. Belum lagi, profesional di bidang penasihat pernikahan masih bisa dihitung dengan jari. “Profesi ini sangat menjanjikan, karena demand-nya cukup tinggi,” aku pria berusia 42 tahun ini. Untuk makin memperkokoh citra dirinya sebagai penasihat perkawinan, Indra meluncurkan sebuah buku berjudul Menikah untuk Bahagia, Formula Cinta Membangun Surga di Rumah. Baru sebulan diluncurkan, buku tersebut sudah laris manis dan dicetak ulang hingga empat kali. Yang menakjubkan saat peluncuran buku dihadiri lebih dari 1.000 orang dengan membayar Rp 250 ribu di kelas biasa dan Rp 650 ribu untuk VIP. Menarik, bukan? n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Kuncinya Knowledge dan Skill Apa kunci sukses membangun sebuah pernikahan yang harmonis? Indra Noveldy, konsultan perkawinan, bilang, knowledge dan skill. Sayangnya, belum banyak yang sadar tentang ini. “Juga banyak yang memasuki jenjang pernikahan dengan mindset yang tidak tepat,” kata Indra. Padahal, kebahagian sejati berawal dari rumah tangga yang bahagia. “Dengan kata lain, kita harus sadari dulu bahwa kehidupan pernikahan akan mempengaruhi seluruh kehidupan seorang manusia, baik dari segi hubungan, psikologis, bisnis, karier bahkan dari segi sosial,” tambahnya.   Bila kehidupan pernikahan jernih, seluruh aspek kehidupan akan bersemi. Bagi Indra, adalah sebuah kebahagiaan besar saat dia berhasil menyatukan pasangan yang hampir di ambang perceraian dan menjalani hidup bahagia. Saat ini, Indra sedang membangun sekolah konsultasi pernikahan yang ditujukan kepada siapapun. Sebagai langkah awal, semua metode yang diajarkan Indra dapat dilihat di website secara online di www. konsultanpernikahan. com. n

41


lingkungan Sinkhole

Gluuung ...., Tanah pun Ambles Fenomena sinkhole semakin kerap terjadi. Selain karena faktor alam, aktivitas manusia juga ikut mempengaruhi munculnya fenomena ini. TEKS Indah Winarso FOTO riset

s

uatu malam di akhir bulan Februari lalu, Jeff Bush sudah tertidur pulas di rumahnya yang terletak di Seffner, Hillborough County, 25 km sebelah timur Tampa, Florida, Amerika Serikat (AS). Lima orang anggota keluarga lainnya masih bersiap hendak tidur. Tiba-tiba mendengar suara mirip mesin mobil yang amat keras diikuti jeritan Jeff. Jeremy Bush, adik Jeff, langsung melompat ke dekat kamar kakaknya yang sudah berbentuk lubang. “Bunyinya seperti seperti mesin mobil yang bergerak ke arah rumah kami, tiba-tiba suara Jeff berteriak,” kisah Bush, sambil berlinang air mata saat bercerita tentang sang kakak sebelum hilang di dalam lubang yang berdiameter sekitar 30 meter. Jeff dipastikan tewas, lima anggota keluarga lainnya selamat. Para ahli masih melakukan sejumlah tes atas kejadian itu. Selain mengambil sampel tanah, mereka meneliti seluruh lokasi rumah. “Ini bukan lubang ambles biasa,” komentar Mike Merrill, administrator Hillsborough County. “Lubang yang melenyapkan kamar Jeff itu sekarang mirip jurang dan para petugas harus berhati-hati menanganinya,” lanjutnya.

42 42

Tanah ambles dan muncul lubang besar seperti di eks kamar Jeff itu adalah gejala alam yang disebut sinkhole. Di daerah Florida, ini bukan pertama kali terjadi. Pada September 1999, Danau Jackson dekat Tallahassee Florida, yang memiliki luas lebih dari 16 kilometer persegi, juga mengalami fenomena sink­ hole. Air di danau itu hilang dan meninggalkan lubang sedalam 15 kilometer. Tak hanya di Florida saja, sinkhole muncul. Menurut US Geological Survey (USGS), di AS, fenomena ini umum terjadi di Texas, Alabama, Missouri, Kentucky, Tennessee, dan Pennsylvania.

Penyedotan air tanah Fenomena Sinkhole di atas rumah Jeff juga terjadi di Sichuan, China. Lubang dengan lebar lebih dari 21 meter terjadi tiba-tiba dan belum diketahui penyebabnya. Di Indonesia pernah terjadi sin­ khole, yaitu di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, sesaat setelah terjadi gempa di tahun 2006. Sinkhole terbesar di dunia terjadi di Kairo, Mesir. Peristiwa yang diberi nama Qattara Depression ini memiliki lebar 80 kilometer dengan luas mencapai 120 kilometer. Sinkhole besar lainnya terjadi di

fenomena sinkhole di guatemala

Berezniki, Rusia, yang memiliki kedalaman hampir 200 meter dengan lebar 80 meter. Sinkhole juga sempat membuat panik penduduk Guatemala City, Guatemala, karena menghanyutkan sebuah pabrik berlantai tiga. Bagaimana sinkhole terbentuk ? Secara garis besar, profil tanah vertikal terdiri atas empat lapisan. Pertama adalah lapis­ an tanah atas yang disebut topsoil setebal 30 cm. Tanah ini subur dan berwarna co-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


lingkungan Sinkhole

Selama ini, penggunaan pompa air tanah merupakan cara umum masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Penyedotan air tanah yang berlebihan menciptakan ruang kosong. Kekosongan inilah yang mempercepat terjadinya tanah ambles.

kelat kehitam-hitaman karena pengaruh humus. Kedua adalah lapisan tanah bawah yang disebut subsoil yang berwarna kemerahan dengan ketebalan sekitar 60 cm. Ketiga adalah lapisan bahan induk tanah; regolith yang berwarna kelabu keputihputihan. Keempat adalah lapisan batuan induk yang disebut juga bedrock. Nah, sinkhole ini banyak terjadi pada pada struktur tanah bermiliki bedrock berjenis batu gamping (limestone). Di

dalam bedrock, biasanya ada aliran bawah tanah dan di atasnya biasanya muncul rongga akibat kikisan. Akhirnya lubang yang lebar ini tak kuat menahan beban sehingga muncul sinkhole. Namun bukan gejala alam yang mendorong terjadinya sinkhole. Aktivitas manusia juga ikut mempengaruhi munculnya fenomena ini. Pada tahun 1986, William C. Sinclair dan Barry F. Chack Ph.D, dua orang peneliti dan surveyor dari

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Universitas Orlando, Florida, memaparkan bahwa aktivitas-aktivitas manusia juga turut menyebabkan terjadi sinkhole. Kasus air tanah pada daerah urban, misalnya. Selama ini, penggunaan pompa air tanah merupakan cara umum masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Penyedotan air tanah yang berlebihan menciptakan ruang kosong. Kekosongan inilah yang mempercepat terjadinya tanah ambles. “Penurunan permukaan tanah bisa jadi disebabkan adanya beban bangunan, kemudian pemadatan lapisan tanah secara alamiah, lalu karena terjadi gaya tektonik, dan pengambilan air tanah yang berlebihan,� kata Hasanudin Z. Abidin, peneliti di Laboratorium Teknik Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebenarnya, tanda-tanda sinkhole bisa dilihat secara kasat mata. Misalnya, tiang pagar yang kendur atau merosot, pepohonan yang miring ke titik yang sama. Dijumpai banyak sekali retakan-retakan tanah dan adanya danau baru segera setelah hujan terutama di daerah cekungan. Jika keberadaan sinkhole bisa terdeteksi lebih awal, tindakan pencegahan bisa dilakukan. Caranya, dengan menyuntikkan material ke dalam lubang, untuk membangun kembali fondasi di batuan yang telah terdegradasi. “Caranya seperti dokter gigi menambal lubang,� kata Anthony Randazzo, ahli dari Geohazards,Inc. Sinkhole kebanyakan memang terjadi di daerah yang sepi penduduk, tapi tak jarang juga terjadi di daerah padat penduduk seperti di Sichuan dan Seff­ner itu. Makanya, semua orang agar lebih waspada pada penggunaan sumur bor. Jika tidak, ya itu tadi, ..gluuung, dan tanah pun ambles. n

43


internasional Pertumbuhan

Ekonomi a Global Mulai Bergegas Ritme ekonomi Jepang , China dan Amerika Serikat adalah indikator bahwa ekonomi dunia mulai pulih. TEKS Indah Winarso, Mahbub Junaedi ilustrasi/infografis yayan

ngin segar berhembus sejak awal Maret ini. Saham-saham di beberapa negara Asia    menguat, dengan indeks regional yang bergerak naik pada minggu ketiga. Indikasinya? Ekonomi Jepang tumbuh kembali dan klaim pengangguran di Amerika Serikat (AS) turun. Ini adalah tanda-tanda ekonomi global mulai pulih. Pasar Saham sampai Maret ini menunjukkan tanda membaik. Honda Motor Co, yang mendapat 44% dari penjualan mobil dari Amerika Utara, naik 1,7% di Tokyo.  Sekisui House Ltd melonjak 13% memperkirakan kenaikan 36% laba bersih pada Januari 2014.  Rio Tinto Group,   naik 1,9% di Sydney setelah perusahaan membuka kembali  tambang batubara  di Mozambik dan harga logam juga naik. Indeks MSCI Asia Pasifik  menguat 0,3% menjadi 135.60 di Tokyo, dengan

Daftar GDP Kawasan dan Beberapa Negara Tahun 2013 GDP (US Dolar Billions)

Negara / Kawasan Dunia Rata-rata dunia Zona Euro

76,467.34 415.37 13,661.37

Kawasan Industri Asia Baru

2,434.81

Beberapa kawasan lain diluar G7 dan Zona Euro

6,840.44

Uni Eropa

18,738.31

Wilayah tengah dan selatan Eropa

2,193.18

Asean 5 Kawasan Timur Tengah

2, 061.58 3,100.94

Afrika sub Sahara

1,385.65

China

8,057.41

Indonesia

997.994

Jepang

6,058.06

Italia

2,304.31

Jerman

3,691.07

Inggris

2,743.35

Amerika Serikat

16,522.06

Data IMF dan diolah dari www.economywatch.com

44

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


internasional Pertumbuhan

lebih dari dua saham naik untuk setiap yang jatuh.  Indeks mendapatkan 0,7% pekan ini, memperpanjang kenaikan untuk pekan ketiga setelah data ekonomi dari AS memperlihatkan tandatanda pemulihan ekonomi global dan saham Jepang menguat di tengah spekulasi bank sentral akan meningkatkan upaya untuk merangsang pertumbuhan. Nikkei juga naik 1,3%. Begitu pula dengan Indeks TAIEX Taiwan naik 0,6% dan Indeks NZX 50 naik 0,4%. Australia S & P / ASX 200 naik 0,1%, sedangkan Korea Selatan Kospi Index kehilangan 0,1%.  Saham pada indeks MSCI AsiaPasifik diperdagangkan pada 14,9 kali estimasi laba dibandingkan dengan 13,9 untuk  Indeks Standard & Poor 500 dan 12,6 untuk Eropa Stoxx 600. Kabar ini tentu menyenangkan. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi dunia dalam beberapa tahun ini berada pada masa sulit. Bagaimana tidak, pertumbuhan ekonomi negara sebesar Jepang pada tahun lalu sempat melemah

Pertumbuhan GDP (%) 4.54 % 4.53 % 1.834 % 4.447 % 3.773 % 2.169 % 3.919% 5.868 % 4.328% 5.678 % 9.475 % 6.7 % 1.882 % 1.365 % 1.882 % 2.495 % 2.723 %

Pertumbuhan ekonomi negara sebesar Jepang pada tahun lalu sempat melemah akibat penurunan ekonomi global dan protes anti-Jepang di China. Ini sempat memukul ekspor negara tersebut. akibat penurunan ekonomi global dan protes anti-Jepang di China. Ini sempat memukul ekspor negara tersebut, sementara konsumsi domestik mereka juga turun. Tahun lalu pertumbuhan ekonomi AS melambat di kuartal kedua sebesar 1,5%, ketika konsumen amat menahan diri untuk tidak berbelanja. Tetapi pertumbuhan di tiga bulan pertama tahun ini direvisi lebih dari 2% dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,9%. Data sebelumnya juga direvisi untuk menunjukkan ekonomi menyusut lebih sedikit dari dugaan selama resesi 2007-2009 lalu. Bursa saham AS juga meningkat tajam. Tahun lalu, ekonomi China mulai melambat dalam tiga tahun terakhir. Penyebabnya, bukan situasi dalam negeri, tapi karena investasi dan permintaan pasar Eropa dan AS yang menurun. Kini, produk domestik bruto China meningkat 7,6% dibandingan tahun sebelumnya, tetapi turun dari 8,1% dalam tiga bulan sebelumnya. Namun kuartal pertama ini, kondisi itu berubah drastis. Akhir Januari lalu, Pemerintah Jepang menyampaikan prediksi pertumbuhan ekonominya untuk tahun fiskal 2013 pada posisi 2,5 % karena negara itu mengumumkan program pembelian aset open ended, paket stimulus sebesar 20,2 triliun yen (222 miliar dolar) serta target inflasi baru untuk membantu Jepang keluar dari deflasi yang telah membebani ekonominya beberapa tahun terakhir. Perekonomian Jepang bangkit dengan tingkat pertumbuhan GDP riil rata-rata sekitar 1% karena kebijakan Perdana Menteri Shinzo Abe yang dike-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

nal sebagai Abenomics yang menerapkan pengeluaran fiskal besar-besaran dan pelonggaran moneter yang agresif. Hal ini akan melemahkan yen, sehingga menghasilkan momentum yang diperlukan untuk mengangkat Jepang keluar dari deflasi yang berkepanjangan. Analis mengatakan pemulihan semester pertama tahun 2013 juga dapat terbantu oleh pulihnya perekonomian dunia. Pemulihan akan semakin cepat sebelum akhir tahun, karena konsumen akan terburu-buru melakukan pembelanjaan sebelum rencana penaikan pajak penjualan di bulan April 2014.

China dan AS Begitu pula halnya dengan China dan AS. Ekonomi China diperkirakan akan tumbuh di level 8,3% tahun ini. Beberapa kalangan mengungkapkan jika pertumbuhan ekonomi AS dan Eropa memang akan lemah pada kuartal I–2013. “Namun akan membaik pada semester II–2013 ,” kata Chief Investment Strategist Standard Chartered Bank Jakarta, Steve Brice. Eropa tumbuh positif dan AS diperkirakan tumbuh sekitar 3% hingga akhir tahun. Menurut Steve, risiko-risiko yang ada pada tahun sebelumnya akan mengecil, bahkan menghilang di tahun ini. Perekonomian China akan membantu pertumbuhan ekonomi dunia. “China akan bertumbuh lebih baik lagi di tahun ini bila dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Steve. Bulan September 2012, pertumbuhan ekspor China mencapai 9,9%, melompat jauh dari angka pertumbuhan 2,7% sepanjang Agustus. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 miliar dan produk domestik bruto pada peringkat dua di bawah AS, jelas perekonomian China sangat berpengaruh bagi seluruh dunia. “Kalaupun AS masih nomor satu secara GDP, diperkirakan pada tahun 2018 atau 2020, China sudah menjadi nomor satu,” tutur Umar Juoro, peneliti di Centre for Infomation and Development Studies (CIDES). Meski gegas bertumbuh, pada saat bersamaan, AS semakin mendekati batas utangnya sebesar US$ 14,3 triliun. Hanya saja, sejak tahun 2005 perbandingan antara GDP dengan utang terus menyempit. Jadi, memang tak salah bahwa ekonomi dunia akan segera pulih. Dan pada Jepang, China serta AS, gegas ekonomi itu digerakkan. n

45


internasional Menteri Keuangan AS

Berpacu Bersama Mr Lew Obama mengangkat Jack Lew sebagai Menteri Keuangan AS yang baru. Ini isyarat bahwa Presiden AS itu akan fokus pada konsolidasi anggaran rumah tangga, tak lagi pada krisis ekonomi global. TEKS indah winarso foto riset

46

a

wal tahun ini, Presiden Barack Obama menunjuk Kepala Staf (Kastaf ) Gedung Putih Jacob Joseph ’’Jack’’ Lew sebagai pengganti Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) sebelumnya, Timothy Geithner. Lew, 57, dipilih karena memiliki pengetahuan cukup

luas tentang perekonomian domestik dan internasional. Lew mewakili sosok politik teknok­ rat dan kalangan insider Washington yang hampir sempurna. Baru di bawah pemerintahan Presiden Bill Clinton dan Barack Obama ia memimpin Office of Management and Budget (OMB), dinas anggaran rumah tangga yang penting bagi presiden. Tahun lalu, Obama mengangkat Lew sebagai kepala staf Gedung Putih. Pengalamannya di OMB-lah menjadi alasan penting, kenapa dia ditunjuk menjadi Menteri Keuangan AS. Beberapa politikus Partai Demokrat pun mengenal Lew sebagai sosok yang tegas, tak suka berbasa-basi dan tak akan banyak memberikan banyak peluang un-

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


internasional Menteri Keuangan AS personal

Jack Lew disebut-sebut sebagai pria tenang yang tepat untuk era yang baru. tuk berdebat. Karena itulah, Obama memilih dia sebagai pengganti Geithner. Sebagai menkeu, kelak dia akan bertemu dengan banyak pihak untuk membahas masalah anggaran yang kompleks, skema pajak, maupun perekonomian dalam negeri. Paul Light, pengajar ilmu kebijakan publik dari New York University menilai penunjukan Obama tak salah dan Lew telah bekerja keras untuk posisinya sekarang. Light yang merupakan kolega dekat Lew berkata: “Dia bukan politikus yang suka menempuh jalan pintas untuk hal yang diinginkan.” Penunjukan Lew oleh Obama, bukannya tanpa dasar. Penunjukan ini menandakan perubahan strategis Presiden Barack Obama, dimana menkeu yang baru dituntut fokus pada anggaran rumah tangga, bukan krisis keuangan global. Asal tahu saja, ekonomi gobal merujuk pada optimisme ekonomi AS yang akan tumbuh baik pada tahun 2013. Indeks manufaktur yang dikeluarkan oleh Tempe Institute for Supply Management menunjukkan peningkatan. Begitu juga di sektor perumahan. Harga perumahan AS dan pertumbuhannya diperkirakan stabil. Perkembangan yang cukup baik juga terdapat di industri otomotif. Namun, tahun ini masyarakat AS sebenarnya diliputi rasa cemas. Pendapatan mereka terancam tergerus oleh penaikan pajak yang tinggi akibat Budget Control Act tahun 2011 yang disusun semasa Presiden George W. Bush. Kebijakan ini diyakini dapat menghemat anggaran AS hingga US$ 650 miliar untuk mengatasi krisis anggaran yang populer disebut “jurang fiskal” dan tanggungan utang AS yang menembus US$ 16,4 triliun. Ini bisa menyebabkan krisis baru bagi AS. Karena itulah Obama menandatangani sequestration, dan Lew diperlukan Obama untuk mengatasi hal ini.

Ahli Taktik Jack Lew disebut-sebut sebagai pria tenang yang tepat untuk era yang baru. Pendahulunya Timothy Geithner, mantan gubernur Bank Sentral AS dan Hank Paulson, mantan pimpinan Goldman Sachs, dianggap sebagai penghubung Wall Street

Jacob Joseph Lew

Tempat, Tanggal lahir: New York, 29 Agustus 1955 Ayah: Irving Lew, seorang pengacara asal Polandia dan dealer buku langka Ibu: Ruth (Turoff) Lew Menikah dengan : Ruth Schwartz Anak-anak: Isaac “Danny”, 1986; Shoshana, 1983 Pendidikan: Harvard, AB, 1978; Georgetown, JD, 1983 Agama: Yahudi jabatan: Menteri Keuangan AS, 2013 – sekarang.

Pendidikan : • Carleton College, 1972-1973 • Harvard College, 1975-1978 (A.B., magna cum laude) • Georgetown University Law Center, 1979-1983.

dengan Gedung Putih. Tapi tidak demikian halnya dengan Jack Lew. Dia hanya sempat bergabung sebentar dengan manajemen Citigroup di Wall Street. “Terpilihnya Lew menunjukkan, bahwa masalah utama adalah utang besar yang bisa dikendalikan melalui politik anggaran rumah tangga di masa depan,” kata Monika Merz, profesor Universitas Wina. “Ia pilihan tepat untuk mengatasi anggaran rumah tangga politik dalam negeri,” tegas Mark Hallerberg, profesor ekonomi di Berlin. Menurutnya, tahun ini Obama memproritaskan anggaran rumah tangga, karena jika AS tidak bisa mengatasi masalah anggaran dan utang, maka pasar keuangan juga akan bereaksi. Para pengamat menganggap ayah dua anak itu sebagai ahli taktik yang memperjuangan kepentingan Partai Demokrat dan penentang pengurangan program sosial,

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

pengalaman • Kepala staf Gedung Putih, 2012. • Direktur, Kantor Manajemen dan Anggaran, 2010-2012 • Wakil Menteri Luar Negeri untuk Manajemen dan Sumber Daya, 2009-2010 • Chief Operating Officer, Citi Alternatif Investasi, 2008-2009 • Chief Operating Officer, Citigroup Wealth Management Global, 2006-2007 • Chief Operating Officer, New York University, 2001-06, dan profesor kebijakan publik • OMB Direktur, 1998-2001; • Wakil Direktur, 1995-1998 • Asisten Khusus Presiden Clinton, 1993-1994; membantu AmeriCorps desain • Praktik hukum perdata, Van Ness, Feldmen & Curtiss, 1987-1991 • Pembantu Ketua DPR Tip O’Neill, 1979-1987

seperti yang diinginkan Partai Republik. Dia juga dikenal sebagai penganut Yahudi taat selalu beribadah pada Jumat malam. Ketika menjadi staf Clinton, dia pernah membiarkan telepon penting dari Clinton hanya karena Clinton menelponnya pada hari Sabtu. Sabtu atau Sabat adalah hari dimana tak boleh ada kegiatan bagi penganut Yahudi. Namun pemimpin Yahudi akhirnya membolehkan beberapa kegiatan jika menyangkut hal penting dan untuk masyarakat banyak. Tidak semua orang di Senat AS mendukung Lew, terutama dari Partai Republik. Senator Jeff Sessions dari Alabama tercatat menolak nama alumnus Harvard University dan juga Georgetown University Law Center itu sebagai menkeu. Namun, Mr Lew sudah ditunjuk oleh Obama dan harus berpacu dengan waktu untuk segera membenahi anggaran AS. n

47


internasional wisata medis

Bukan Untuk Gengsi Di tengah resesi ekonomi di benua Eropa, berobat ke luar negeri adalah suatu pilihan bagi penduduk di Uni Eropa. Biayanya lebih murah dibanding di negaranya sendiri.

m

TEKS Indah Winarso foto riset ilustrasi yayan

agriet adalah seorang terapis yang tinggal di Munich, Jerman. Untuk perawatan giginya dia memilih berobat di Budapest, Hungaria. Berobat di Budapest bukan karena ingin kelihatan gengsi, tapi karena biaya dokter gigi di Hungaria dianggap murah dan memberi layanan perawatan yang baik bagi pasiennya. Dia memilih klinik di Budapest dari iklan di internet. Hungaria adalah sangat populer untuk layanan kedokteran gigi, dengan harga sepertiga dari yang di Inggris dan Jerman. Perawatan gigi di Inggris € 200, namun di Hungaria itu hanya £ 60. Gigi palsu sekitar € 500 di Inggris, sementara di Hungaria, mereka hanya € 180. Berobat ke luar negeri bisa menghemat ratusan euro. Di sana dia menemukan klinik yang bersih, staf yang kompeten dan perawatan yang baik. Dari Munich ke Budapest ditempuh Magriet dengan kereta api cepat Rail-

48

jet yang melintasi Austria sebelum sampai di Budapest. Praktisi medis Hungaria sangat terampil dan fasih dalam bahasa Inggris. Perawatan medis di sana 30% sampai 80% lebih murah dibanding Inggris atau AS. Pembesaran payudara seharga US$ 6.000 sampai US$ 9.000 di AS dan € 5.000 di Inggris. Sedangkan service yang sama di Hongaria adalah sekitar US$ 3.000 atau € 1.900. Untuk facelift, harga wajar di AS adalah US$ 7.000 sampai US$ 9.000

dan £ 4.000 hingga € 6.000 di Inggris. Di Hungaria, ongkos facelifts sekitar US$ 3.000 hingga US$ 4.500 atau € 2.000 sampai 2.800 euro. Selama 10 tahun ini upaya terus dilakukan oleh beberapa rumah sakit di beberapa negara untuk memikat pelanggan dari luar negeri dan menciptakan peluang baru bagi operator tur yang ingin memperluas ke pasar pariwisata medis. Helmut Wachowiak, profesor pariwisata dari sebuah universitas di Bad Honnef Jerman, mengatakan bahwa pasar pariwisata medis global telah tumbuh dari US$ 40 miliar menjadi US$ 60 miliar per tahunnya di Jerman.

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


internasional wisata medis

Anadolu Medical Center, Istanbul, Turki

Orang-orang bepergian ke luar negeri untuk perawatan medis karena berbagai alasan: lebih murah, atau perlakuan yang mereka inginkan tidak tersedia di negara mereka sendiri.

Jerman Jadi Pilihan Negara seperti Jerman memasarkan diri sebagai tujuan pariwisata medis. Menurut Dewan Pariwisata Nasional Jerman, sekitar 77 ribu pasien asing dirawat di negara itu pada tahun 2010, menghabiskan € 930 juta atau sekitar US$ 1,24 miliar (US$ 1 = € 0,7490). Mereka kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa lainnya seperti Rusia, negara-negara Teluk atau AS. Operator pariwisata medis Helios membantu mengatur visa, hotel, dan kegiatan jalan-jalan pasien dan keluarganya yang datang ke Jerman untuk pengobatan. Sebagian besar dari mereka berbahasa Rusia dan Timur Tengah. “Banyak pasien khusus memilih sebuah kota di mana mereka dapat menikmati apa yang ditawarkan bersamaan dengan kegiatan berobat,” kata Stefan Boeckle seorang manager perjalanan Helios . Dia mencontohkan seorang pengusaha Kuwait datang ke Berlin untuk check up pada bulan Desember lalu dan memesan tiket hotel dan teater untuk dia dan putranya, ditambah sebuah limusin untuk membawanya ke rumah sakit selama tinggal dua hari. Survei telah dilakukan oleh periset internasional dan menunjukkan bahwa 3%-4% dari populasi dunia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk pera-

Banyak pasien khusus memilih sebuah kota di mana mereka dapat menikmati apa yang ditawarkan bersamaan dengan kegiatan berobat. watan medis dan sebanyak 52 % orang Eropa sanggup melakukannya meski negara mereka dilanda krisis. Dr Holiday adalah tur operator kedua terbesar di Jerman yang fokus pada tur medis. Perusahaan ini memiliki paketpaket yang menarik untuk perawatan gigi di Hungaria atau ke Turki untuk operasi laser mata. Antara tahun 2003 dan 2007, jumlah paket pariwisata medis yang berhasil dipasarkan Dr Holiday melonjak dari 300 sampai 30 ribu paket. Sejak itu, tingkat pertumbuhan mencapai dua digit dan akan naik 18% pada tahun ini. Menurut PBB, pariwisata internasional tumbuh sebesar 4 % pada tahun 2012. Chiara Frattini yang bekerja untuk International Holiday Dialisis, bagian dari Fresenius Medical Care Jerman, telah mengatur jadwal dialisis dalam paket liburan. Layanan ini dimulai pada tahun 1996 dan tumbuh sekitar 6% per tahun. Sekitar 2 ribu orang menghubungi layanan setiap tahun, terbanyak dari AS dan Jepang. Mereka bepergian dalam

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

kelompok besar wisata. Setelah jeda untuk krisis keuangan Eropa, Frattini lebih percaya diri. “Jika pasien menghadapi masalah uang, hal pertama yang mereka putuskan untuk batal adalah liburan mereka. Tapi saya berharap bahwa tahun ini akan jauh lebih baik,” katanya.

Kebiasaan Abad ke-18 Mereka menghitung biaya, termasuk biaya perawatan, tinggal dan perjalanan. Pilihan tujuan, rumah sakit, dan rincian lain. Akhirnya, rekomendasi untuk visa medis diberikan setelah formalitas biasa mengisi formulir dan pembayaran yang lengkap. Wisata medis di Eropa sebenarnya merujuk kebiasaan di abad ke-18 ketika orang melakukan perjalanan ke Inggris untuk mendapatkan perawatan spa untuk menyembuhkan berbagai penyakit, seperti arthritis gout atau masalah hati melalui air mineral. Sejak itu, orangorang pergi ke berbagai negara Eropa untuk mendapatkan perawatan penyembuhan. Negara-negara seperti Lithuania, Polandia, Belgia, Republik Ceko, Slowakia, Spanyol dan Portugal, Jerman, Hungaria, Malta, Ukraina dan Siprus adalah tujuan pariwisata medis di Eropa. Sejak itu, Eropa Timur selama 20 tahun terakhir telah menjadi favorit di antara wisatawan medis dari Eropa Barat. Namun, saat ini orang-orang dari seluruh dunia juga telah mulai berbondongbondong ke Eropa bukan untuk gengsi semata, namun, untuk berobat dengan ongkos yang murah. n

49


profil furnitur Olympic

Au Bintoro

Pengusaha yang Sela Krisis moneter 1997 nyaris menghancurkan bisnisnya. Dengan membuat dirinya bahagia, Au selalu menemukan solusi jitu bagi semua problem bisnisnya. TEKS Sri Wulandari ilustrasi rangga Diyarto

50

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


profil furnitur Olympic

alu Gembira L ihatlah Au Bintoro. Meskipun usinya kini sudah di atas 50 tahun, wajahnya masih terlihat segar dan awet muda. Pendiri dan Presiden Direktur PT Cahaya Sakti Multi Intraco, penghasil produk furnitur Olympic, ini menjalani hidup dengan santai. Happiness, begitulah prinsip hidup Au. Hari-harinya mengalir dengan santai. Jangan heran bila di areal pabriknya di kawasan Bogor, Jawa Barat, ia menciptakan studio musik. Bahkan beberapa karyawannya dibesut sebagai pemain band. “Saya memang terobsesi membentuk band profesional yang bisa manggung sampai mancanegara,” akunya. Tidakkah stres menghinggapi dirinya? Au pun mengaku, dia pernah mengalami stres dan depresi yang begitu hebat pada 1997. Saat itu, krisis moneter membuat nilai tukar terpuruk dari Rp 2.250 menjadi hingga Rp 16.000-an per dolar AS. Padahal Au baru saja mendapatkan  pinjaman sebesar US$20 juta dari penerbitan commercial paper. Semula, dengan pinjaman tersebut, AU berangan-angan akan mengembangkan Olympic Furniture menjadi raksasa industri furnitur di tanah air dan Asia. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Krisis moneter 1997–1998 hampir meluluhlantakkan Olympic Furniture yang dibangunnya dengan susah payah.

« Kerja itu adalah sebuah mainan dan hobi, jadi ya kita nikmati Kerja itu adalah sebuah mainan dan hobi, jadi ya kita nikmati. »

Tentu saja Au shock. Dia pusing tujuh keliling. Au pun mengalami masa-masa paling suram dan hampir semua rencana besarnya terbengkalai. Krisis pula yang memaksa Au menjual separuh lahan dan gedungnya di daerah Sentul, Jawa Barat. Semula, kawasan ini akan dijadikan pusat produksi terpadu, mulai dari pengolahan kayu hingga finishing. Sebagai pelariannya, Au pun membuat dirinya bahagia. Bermain golf adalah salah satu cara menepis stresnya. Selain itu, dia juga bermain musik dan bernyanyi. Dalam kondisi demikian, sesungguhnya Au tengah mencari solusi yang melanda bisnisnya. Dia tak mau bisnis yang dibangunnya dengan susah payah hancur berantakan. Hingga akhirnya Au tersadar, dia tak bisa sendiri mengatasi persoalan ini. Karena itulah, dia mencari orang-orang profesional yang mengerti soal hitunghitungan. “Saya serahkan perusahaan kepada orang-orang yang memang ahli, sementara saya hanya fokus kepada bisnis development-nya. Saya menangani masalah desainnya,” katanya. Au selama ini dikenal sebagai pelopor di industri furnitur. Selain Olympic, dia mengibarkan merek lain seperti Solid Furniture, Albatros, Procella, Olympia, dan furniture berharga murah Jaliteng. Diversifikasi produk itu dibuat berdasarkan daya beli target market-nya. Tujuannya, ya tentu saja Au ingin semua produk-produknya memimpin pasar.

Raksasa Furniture Tak terbersit sebelumnya dibenak Au, bisnis funitur yang dirintisnya bakal menjadi besar dan beranak pinak. Hampir di semua daerah dia mendirikan pabrik. Tujuannya untuk memotong ongkos kirim, sehingga produknya tetap berharga murah. Au mengaku, di era tahun 1970-an, dia hanyalah seorang pemuda yang senang kebut-kebutan dengan motornya.

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Yang namanya kecelakaan sudah berkali-kali menimpanya. “Kaki saya pernah patah tiga dan masuk rumah sakit berkali-kali,” ceritanya. Sampai kemudian dia memikirkan masa depannya. Kursus service radio dan TV diambilnya. Dia juga belajar membuat box speaker. Setelah menikah, Au pun menjalani pekerjaan sebagai tukang service radio dan sekali-kali membuat speaker radio. “Modal pertamanya, saya jual kalung istri senilai Rp 350 ribu. Di tahun 1975, uang sebesar itu sangat bernilai tinggi,” katanya. Tak diduga, bisnis box speaker-nya berkembang pesat. Dari dua karyawan, membengkak jadi ratusan kayawan. Dari dikerjakan di garasi, box speaker kemudian dibuat di pabrik. Untuk memperbesar bisnisnya, Au mendapat pinjaman dari bank sebesar Rp 25 juta. Pinjaman tersebut dipakai untuk membeli lahan seluas 3.000 meter persegi. Hingga pada tahun 1982, secara tidak sengaja Au melihat mobil pick up mengangkut sebuah lemari yang cukup besar di depan pabrik. Desainnya tidak simpel dan berat, sehingga untuk mengangkatnya dibutuhkan beberapa orang pekerja. Tak dinyana, peristiwa tersebut kemudian mengubah jalan hidup Au. Au pun menemukan ide membuat meja belajar yang lebih praktis, ringan, dan bisa diangkut dalam jumlah yang lebih banyak dalam satu truk. Produk buatan Au mendapat sambutan dari pasar. Bisnis funitur terus berkembang. Dari hanya meja, produk Au merambah hingga lemari sampai tempat tidur. Setiap bulannya menghasilkan 60 ribu unit funitur. Sejak 983, Au benar-benar menekuni bidang furnitur dan meninggalkan profesinya sebagai pembuat box speaker. Lantas, dari mana Au mendapatkan nama Olympic? “Karena saya terinspirasi dengan Olimpiade XXIII yang berlangsung di Los Angeles pada 1984,” jawab Au. Dia ingin produknya bisa bergaung seperti olimpiade. Yang menarik, Au tak ingin anakanaknya meneruskan bisnisnya. Dia justru menyuruh anak-anaknya membangun bisnisnya sendiri. “Kerja itu adalah sebuah mainan dan hobi, jadi ya kita nikmati,” ucap Pria yang sedang membangun central bisnis furnitur di kawasan Sukabumi seluas 250 hektar. Meski bisnisnya maju pesat, Au mengaku belum merasa sukses. Baginya, makna kesuksesan adalah bila seluruh karyawannya bisa hidup sejahtera. n

51


hukum Sengketa gedung

Babak Baru BRI vs Djoko Tjandra Keinginan BRI untuk mendapat ganti rugi dan mengembalikan Gedung BRI II, kandas sudah. MA memenangkan Mulia Persada dan menganulir dua putusan pengadilan sebelumnya. TEKS Sri Wulandari Foto Dahlan Rebo Pahing

K

asus BRI versus Djoko Tjandra me­ masuki babak baru. Kali ini, BRI dibuat shock sedemikian ru­ pa. Betapa tidak, gu­ gatan BRI terhadap PT Mulia Persada Pacific—perusahaan properti di bawah naungan Grup Mulia milik Djoko Tjan­ dra—justru dimenangkan Djoko Tjan­ dra dalam tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA). Kasus gugatan itu terkait sengketa pembangunan Gedung BRI II dan BRI III “Menyatakan permohonan kasasi dari pemohon kasasi I: 1. PT Bank Rak­ yat Indonesia (PT BRI) (Persero) Tbk., 2. Dana Pensiun BRI (DP BRI) tersebut tidak dapat diterima,” bunyi amar pu­ tusan yang dikutip pekan lalu. Putusan itu sendiri dibacakan pada 4 September 2012 lalu oleh Majelis Hakim Agung yang terdiri dari Abdul Kadir Map­ pong, Abdul Gani Abdullah, dan Suwardi. Tidak diterimanya permohonan kasasi itu, menurut hakim, karena telah ter­

52

jadi kesalahan hukum perihal Kejaksaan selaku pengacara negara yang bertindak sebagai kuasa hukum BRI dan DP BRI. Pertimbangan tersebut berdasarkan UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN pasal 4 ayat 1 yang menyatakan modal BUMN berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan bukan lagi kekayaan negara melainkan kekayaan perseroan. Dengan demikian, jaksa pengacara ne­ gara tidak tepat mewakili BRI dan DP BRI. Ini berarti gugatan BRI dan DP BRI ke Mulia Persada tidak sah terkait pem­ bangunan Gedung BRI II dan BRI III, di Jalan Sudirman 44-46, Jakarta. Sejalan dikabulkannya permohonan kasasi Mulia Persada, maka MA pun menganulir putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No.203/Pdt/2011/PT.DKI tang­ gal 4 Agustus 2011 jo. putusan Peng­ adilan Negeri Jakarta Pusat No.157/ Pdt.G/2010/PN.Jkt.PST tanggal 30 De­ sember 2010 yang memenangkan BRI dan DP BRI. MA membatalkan putusan pengadilan yang menyatakan Mulia Per­ sada wanprestasi dalam pembangunan

Gedung Bank BRI II

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


hukum Sengketa gedung

Pada 30 Desember 2010, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Yulman mengabulkan sebagian gugatan BRI dan DP BRI. Gedung BRI II dan BRI III. Pihak BRI yang dihubungi mengaku baru tahu tentang hal itu. Mereka be­ lum dapat berkomentar banyak karena, putusan baru saja diterima. “Saya baru menerima putusan ini, kami sedang pe­ lajari, jadi kami belum bisa memberi ke­ terangan,” kata Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali. Sebaliknya, kuasa hukum Mulia Per­ sada yang diwakili Anthony Hutapea mengaku senang terhadap putusan ter­ sebut. “Ya, kami sangat senang atas ke­ adilan ini,” katanya.

Berawal dari BOT Kasus BRI versus Djoko Tjandra telah bergulir sejak 2010. Ketika itu BRI dan DP BRI meneken perjanjian build, operate, transfer (BOT) pada 11 April 1990 tentang pemberian hak penuh dan izin kepada DP BRI untuk membangun Ge­ dung BRI II dan mengelolanya selama 30 tahun hingga 2020. Sebagai imbalan, BRI mendapat pembayaran tahunan se­ besar US$ 400 ribu. Namun, pada 24 Mei 1992, DP BRI membuat perjanjian dengan Mulia Persada yang diwakili langsung Djoko Tjandra dan menandatangani akta per­ janjian. Intinya, DP BRI mengalihkan haknya untuk membangun dan menge­ lola Gedung BRI II ke Mulia Persada. Dalam perjalanannya, hingga 2010, BRI menilai Mulia Persada gagal me­ menuhi komitmen membangun fasili­ tas pendukung yang telah disepakati, di antaranya tidak menyediakan ruangan dan fasilitas untuk shower sebanyak 50 di lantai 3 gedung parkir, dan tidak me­ nyediakan tempat layak untuk upacara, senam, atau olahraga. Apalagi, kemu­ dian kondisi serupa terjadi pada perjan­ jian pembangunan dan pengembangan Gedung BRI III. Sejak 1994, DP BRI sendiri berkalikali telah mengirimkan somasi, tetapi tak ada tanggapan. Karena itulah, BRI menggugat ke pengadilan dengan nomor gugatan No.157/PDT.G/2010/PN.JKT. PST. BRI meminta pembatalan perjan­ jian tersebut. BRI juga menuntut Mulia Persada untuk mengembalikan Gedung

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

BRI II kepada DP BRI ditambah kom­ pensasi kerugian sekitar Rp 347 miliar. Kompensasi itu harus dibayar per 1998.

Kompensasi Kerugian DP BRI juga menuntut kompensasi ke­ rugian Rp 887 miliar untuk kehilangan kesempatan dalam proyek pembangun­ an Gedung BRI III yang menempati areal seluas 2.692 meter persegi milik DP BRI, Departemen Hukum & Hak Asasi Manusia, dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia. BRI pun menggandeng tujuh jaksa dari Kejaksaan Agung yang membelanya di pengadilan. Seharusnya Gedung BRI III telah berdiri paling lam­ bat pada 1995, tetapi hingga sekarang ge­ dung itu belum juga dibangun. Hotman Paris Hutapea, yang juga men­jadi kuasa hukum Mulia Persada me­ nyebut belum dibangunnya Gedung BRI III, karena melanggar peraturan peme­ rintah daerah dan ketentuan bangunan. Menurut dia, Pemda tidak mengizinkan pembangunan gedung di atas 25 lantai. Pada 30 Desember 2010, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Yulman mengabulkan sebagian gugatan BRI dan DP BRI. Dalam pertim­ bangan hukumnya, majelis hakim an­ tara lain menyatakan PT Mulia Persada selaku tergugat melakukan wanprestasi (ingkar janji) terhadap penggugat, berke­ naan dengan pembangunan Gedung BRI II dan III. Hakim memerintahkan PT Mulia Persada mengembalikan Gedung BRI II serta mengganti kerugian sebesar Rp 347,80 miliar yang berasal dari pem­ bayaran sewa Gedung BRI II, yang seha­ rusnya diterima DP BRI sejak 1998. Tak terima dengan kekalahan, Mulia Persada mengajukan banding ke Peng­ adilan Tinggi. Tetapi putusan pengadilan tinggi justru menguatkan putusan Peng­ adilan Negeri Jakarta Pusat dan meme­ rintahkan Mulia Persada mengganti se­ luruh kerugian BRI. Dan, harapan Mulia untuk terbebas dari jerat hukum terka­ bul, ketika MA menganulir tersebut. Mulia Persada tersenyum semringah, meski Djoko Tjandra, sang pemilik tak jelas juntrungannya dan masih buron dalam kasus korupsi Bank Bali. n

53


hukum Gugatan

Ketika Texmaco Meradang Gara-gara asetnya dialihkan ke pihak lain tanpa sepengetahuannya, bos Texmaco meradang. Tiga pihak digugat Rp 18,8 triliun. TEKS Sri Wulandari dan Mahbub Junaidi Foto asep rochyadi

M

arimutu Sinivasan, pemilik PT Texmaco Grup berang bukan ke­ palang. Betapa tidak, aset dan sahamnya di­ alihkan kepada sejumlah perusahaan lain tanpa sepengetahuannya. Pe­ merintah melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang se­ karang menjadi PT Perusahaan Penge­ lola Aset (PPA) memang telah meng­ ambil alih sejumlah perusahaan PT Texmaco Grup, antara lain PT Multi­ karsa Investama dan PT Polysindo Eka Perkasa yang memiliki nilai jual men­ capai Rp 1,3 triliun. Kedua perusahaan ini ditempatkan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pengambilalihan, juga dilaku­ kan terhadap PT Asia Pasific Fibers de­ ngan nilai saham sebesar Rp 1,4 triliun yang kemudian dialihkan kepemilikan­ nya kepada Damiano Investment BV, perusahaan asal Belanda. Marimutu pun akhirnya membawa persoalan ini ke ranah hukum. Tak tang­ gung-tanggung, selain menggugat PPA, Marimutu juga menggugat Bank BNI 46 dan Kementerian Keuangan dengan nilai gugatan mencapai Rp 18,8 triliun plus 2% bunga serta uang paksa sebesar Rp 100 juta per hari. Pemerintah, dinilai tak serius dalam menyelesaikan kasus kredit ekspor Texmaco yang diklaim mencapai US$ 750 juta dan dibiarkan berlarut selama 12 tahun. Dalam gugatan yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Sela­ tan, dengan nomor registrasi 265/ Pdt.G/2012/PN.JKT.Sel, Texmaco mempersoalkan hak tagih peme­ rintah sebesar Rp 29 triliun yang dituangkan menjadi tiga Akta Restrukturisasi dan dibuat 16 Juni 2005 lalu. Texmaco Gruop bukan­ lah debitur dari PT Bank BNI 46 lagi, karena se­

54

jak 31 Desember 1999, Texmaco sudah melunasi kreditnya di BNI sebesar Rp 8.085.493.760.391. Tentu saja, tagihan tersebut, dini­ lai tidak sah dan tak memiliki kekuatan hukum karena pada 23 Mei 2001 lalu te­ lah dibuat master restruckturing untuk Texmaco. Belum lagi, sejak tanggal yang sama hingga 2012 Texmaco mengklaim tak pernah menerima bantuan dalam bentuk apapun dari BNI. Dalam persidangan pekan lalu, kuasa hukum Texmaco Group juga mengajukan sembilan bukti termasuk data Badan Pengawasan Keuangan dan Pem­ bangunan yang men­ catat outstanding kredit hingga 31 De­ sember 1999 lalu se­ besar Rp 8 triliun. “Prinsipnya, klien

kami tidak punya utang lagi. Tapi sejum­ lah saham dan asetnya jadi bancakan (di­ kuasai dan dibagi-bagikan) bersama para tergugat,” kata Heri Suryadi, koordina­ tor tim kuasa hukum Texmaco Group. Selain itu, mereka meminta maje­ lis hakim melakukan inspeksi ke lokasi pabrik di Karawang dan Subang, Jawa Barat. Pasalnya, sejak ketiga tergugat mengalihkan status kepemilikan dan pengelolaan aset, ribuan karyawan ha­ rus di-PHK. Kuasa hukum Kementerian Keuang­ an, Dian Ardian saat dihubungi secara terpisah menolak berkomentar. Be­ gitu juga kuasa hukum Bank BNI, Dedi Iskandar yang menolak memberikan keterangan. “Prinsipnya, kami sebagai kuasa hukum PT Bank BNI tidak mem­ berikan keterangan berkaitan kasus tersebut,” katanya. n

Marimutu Sinivasan

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


hukum Kasus Wanprestasi

PT Holcim Indonesia Tbk

Karena Holcim Dianggap Ingkar Holcim digugat PM Banjarnahor karena dianggap mengingkari kesepakatan membayar jasa konsultasi sebesar Rp 2,5 miliar. TEKS Sri Wulandari Foto riset

J

angan coba-coba ingkar janji. Hasilnya, akan berakhir di peng­ adilan. Hal itu dialami PT Holcim Indonesia Tbk. Perusahaan yang fokus di industri semen ini digu­ gat PM Banjarnahor untuk membayar ganti kerugian material sebesar Rp 2,5 miliar dan kerugian immaterial sebesar Rp 300 miliar. Holcim dianggap melaku­ kan wanprestasi atas jasa konsultan. Kasus yang mulai digelar di Peng­ adilan Negeri Jakarta Selatan pekan lalu, tak hanya Holcim, yang didudukan se­ bagai tergugat I. PM Banjarnahor juga menggugat Eamon John Ginley selaku pribadi dan Presiden Direktur PT Hol­ cim Indonesia Tbk serta Jannus Onggung Hutapea selaku pribadi dan Direktur PT Holcim Indonesia Tbk. Mereka ma­ sing-masing sebagai tergugat II dan III. Gugatan itu sendiri, berawal pada 14

Agustus 2010. Ketika itu, PM Banjarna­ hor dijemput ES Priyono, staf Holcim dari rumahnya di Legenda Wisata Cibu­ bur menuju Narogong Bogor ke kantor Holcim. Hal itu dilakukan sebagai inves­ tigasi pendahuluan untuk mempelajari materi kasus temuan BPK yang mengin­ dikasikan telah terjadi ketidaksesuaian pelaksanaan pembayaran ganti rugi se­ besar Rp 14,8 miliar kepada negara atas kegiatan penambangan batu kapur. Adanya ketidaksesuaian laporan ke­ uangan yang ditemukan BPK itu meng­ akibatkan izin penambangan yang di­ miliki Holcim terancam dicabut oleh Menkumham yang saat itu dijabat oleh Patrialis Akbar. PM Banjarnahor me­ ngaku memiliki peranan penting, se­ hingga penilaian kurang bayar itu bisa diklarifikasi kepada BPK yang pada akhirnya perseroan hanya diwajibkan

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

membayar Rp 364 juta. “Pulihnya nama baik tergugat I yang sempat tercemar, tidak terlepas dari jasa konsultan yang dilakukan penggugat,“ jelas Alberts Nadeak, kuasa hukum PM Banjarnahor saat membacakan replik. Ketika itu, kata Alberts, telah terjadi kesepakatan bahwa Holcim bersedia membayar jasa PM Banjarnahor sebesar Rp 2,5 miliar. “Belakangan para tergu­ gat melakukan wanprestasi atas kese­ pakatan tersebut. Ini sangat merugikan penggugat, karena kami meminta kepada majelis hakim menghukum PT Holcim Indonesia Tbk dan dua tergugat lain­ nya membayar ganti kerugian sebesar Rp 302,5 miliar karena telah menciderai janji untuk membayar jasa konsultan ke­ pada penggugat, “ sambung Alberts. Apa tanggapan Holcim? Melalui kuasa hukumnya, Ronald C.R.Kojongian, Hol­ cim membantah tuduhan PM Banjarna­ hor. Holcim sesungguhnya telah menye­ lesaikan pembayaran semua kewajiban kepada PM Banjarnahor. Ketika itu, penggugat telah melakukan pembayaran atas kegiatan seminar yang diselengga­ rakan para tergugat. “Para tergugat telah membayar jasa kepada penggugat yang nilainya sebesar Rp 17 juta,” kata Ronald. Menurut Ronald, kesepakatan yang terjadi antara PM Banjarnahor dengan Holcim adalah pembayaran seminar, bukan jasa konsultasi. “Ketiga klien kami tidak pernah bersepakat untuk membayar jasa konsultan sebesar Rp 2,5 miliar. Tidak pernah ada dalam kesepakatannya. Kami akan membuktikan hal itu,” katanya. Ya, kita tunggu saja. n

55


keuangan Pemeringkat UMKM

Agar Perbankan Tidak Wa

p

engusaha kecil mana saja yang layak diberi kredit? Dan bidang usaha mana yang harus dijauhi? Kalau pertanyaan seperti ini diajukan kepada pejabat BI dan bankir, pasti kita tidak akan mendapat jawaban memuaskan. Paling-paling jawabannya, “Kami belum melakukan riset tentang itu.� Tapi, dua atau tiga tahun lagi, pertanyaan seperti itu pasti akan dengan mudah dijawab. Soalnya, saat ini Bank Indonesia (BI) tengah mengkaji pendirian lembaga pemeringkat usaha mikro kecil menengah atau UMKM. Nah, lembaga ini nantinya akan memberikan rating

Pendirian lembaga pemeringkat UMKM tengah dikaji BI. Agar bank tak ragu-ragu mengucurkan duitnya ke sektor mikro. TEKS bastaman foto dok.inilah.com, riset

kelayakan UMKM dalam mendapatkan kucuran kredit dari perbankan. Dengan hadirnya lembaga ini, diharapkan kucuran kredit ke sektor UMKM akan semakin deras. Lebih dari itu. Kehadiran lembaga pemeringkat ini diharapkan bisa membantu memangkas bunga kredit, seperti yang terjadi di India. Di negeri ini, usaha kecil yang memiliki peringkat bagus bisa mendapatkan potongan bunga kredit 0,5% hingga 1,5%.

Saat ini suku bunga kredit UMKM memang relatif tinggi, yakni berkisar antara 28% hingga 30% per tahun. Jauh di atas rata-rata suku bunga kredit nonUMKM yang berkisar antara 8% hingga 12%. Alasan yang dikemukakan oleh para bankir hampir seragam, kredit UMKM dinilai memiliki risiko tinggi karena tidak didukung dengan jaminan yang memadai. Faktor risiko pula yang menyebab-

stand ukm yang mendapat kucuran kredit dari salah satu bank

56

inilahREVIEW 29 Tahun II |18-24 Maret 2013


keuangan Pemeringkat UMKM

Was-was kan kucuran kredit ke sektor mikro masih terasa seret. Hingga akhir 2012, total kredit UMKM tercatat sebesar Rp 526,4 triliun atau hanya sekitar 19% dari total kredit perbankan. Nah, dengan hadirnya lembaga pemeringkat UMKM, diharapkan para bankir tak lagi ragu mengucurkan kreditnya ke pengusaha kecil.

SBDK Mikro Sebenarnya, upaya BI untuk menekan bunga kredit UMKM bukannya tidak pernah dicoba. Salah satunya, sejak Januari lalu, BI mewajibkan bank beraset di atas Rp 10 triliun mengumumkan suku bunga dasar kredit (SBDK) mikro. “Kini, nasabah bisa memilih mau mengambil kredit dari bank mana,” kata Zainal Abidin, Direktur Kredit UMKM dan BPR BI. Diakui Achmad Baiquni, Direktur Keuangan BRI, keharusan mengumumkan SBDK mikro membuat persaingan di sektor UMKM menjadi ketat. Jika tak ingin ditinggalkan nasabahnya, bank terpaksa memangkas suku bunga kredit. “Ini pula yang terjadi ketika bank diharuskan menginformasikan SBDK korporasi, ritel, dan konsumen,” kata Baiquni. BRI sendiri saat ini telah memangkas bunga kredit mikro menjadi 18%-22% per tahun. Mengerek turun suku bunga juga ditempuh Bank Danamon. Menurut Khoe Minhari Hadikusuma, Direktur Bank Danamon, Danamon telah ber­ hasil memangkas bunga kredit mikro dari 24%-60% menjadi 9,6%-24%. Meski begitu, pelaku UMKM tampaknya masih harus bersabar agar bisa menikmati suku bunga kredit di bawah dua digit. Namun Baiquni optimistis, suku bunga mikro bisa diturunkan lagi. Soalnya, dengan hadirnya lembaga pemeringkat UMKM, diharapkan para bankir tak ragu lagi mengucurkan kreditnya. Apalagi BI juga telah mewajibkan bank menyisihkan 20% kreditnya untuk UMKM pada 2018. Tentu saja tak mudah untuk mem-

Pertarungan di Medan Mikro bank-bank boleh mengkhawatirkan masuknya Bank Mandiri ke sektor mikro. Maklum, pada 2013, bank terbesar di tanah air ini menargetkan pertumbuhan kredit mikro sebesar 50% menjadi Rp 27 triliun (outstanding). Untuk mengejar target tersebut, Mandiri akan membuka 300 outlet Mandiri Mitra Usaha baru sehingga totalnya menjadi 1.800. BRI, sebagai jawara di sektor pembiayaan mikro, tentu saja tak mau tinggal diam. Untuk mengejar target kenaikan kredit mikro sebesar 22%, tahun ini BRI akan menambah 500 gerai Teras BRI jadi 2.278 outlet. Sebagai bank yang berpengalaman di bidang ini, BRI mengingatkan agar pemain baru lebih berhati-hati. “Risiko kredit macet bisa melonjak,” kata Achmad Baiquni, Direktur Keuangan BRI.

buat peringkat UMKM. Soalnya, berbeda dengan perusahaan besar, UMKM umumnya tidak memiliki catatan aset, penjualan, biaya, dan lainnya. Selain itu, jumlah usaha kecil di tanah air juga cukup banyak. Mengutip data Kementerian Koperasi dan UMKM 2011, jumlah pengusaha mikro di tanah air mencapai 54,6 juta. Meski begitu, rencana pembentukan

inilahREVIEW 29 Tahun II |18-24 Maret 2013

Langkah serupa juga diayunkan manajemen Bank Danamon. Tahun 2013, melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP), bank milik Temasek ini menargetkan pertumbuhan kredit mikro 20%. Guna mengejar pertumbuhan tersebut, Danamon bakal menambah 1.246 outlet DSP dan membuka 50 kantor. Persaingan bakal semakin seru dengan hadirnya Undang-undang No. 1/2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. Seperti halnya perbankan, lembaga ini bergerak di bidang pembiayaan, pengelolaan dana, dan jasa keuangan mikro lainnya. “Pembinaan, pengaturan, dan pengawasan dilakukan OJK yang berkoordinasi dengan pemerintah,” kata Meliadi Sembiring, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM. n

lembaga pemeringkat UMKM mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. PT Pefindo, misalnya, sudah menyatakan minatnya untuk membentuk lembaga UMKM. Perusahaan pemeringkat surat berharga ini akan bermitra dengan investor asing. “Maret ini kami akan mengajukan proposalnya ke BI,” kata Ronald T Kasim, Direktur Utama PT Pefindo. n

57


keuangan Asuransi

Saat Urusan Mati Diperebutkan Tahun lalu, premi asuransi jiwa tumbuh 12%. Tapi, sayang, hanya perusahaan asing yang menikmatinya. TEKS bastaman foto dahlan rebo pahing

b

etul juga, pendapatan penduduk mempunyai korelasi positif dengan bisnis asuransi. Buktinya, lihat saja pertumbuhan asuransi jiwa dari tahun ke tahun. Jika di tahun 2011 premi asuransi jiwa baru sekitar Rp 67 triliun, maka

58

tahun lalu jumlahnya telah membengkak menjadi Rp 75,1 triliun atau naik 12%. Soal jumlah pemegang polis, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) punya data menakjubkan. Tahun lalu, jumlahnya sudah mencapai 63 juta orang atau 26% dari jumlah penduduk. Dari jumlah

tersebut, 10 juta di antaranya adalah pemegang polis perorangan. Jadi, jangan heran kalau perusahaan asuransi jiwa menangguk keuntungan lebih besar dibandingkan dengan asuransi jenis lainnya. Tapi, itu bukan berarti persaingan tidak ketat. Saking sengitnya memperebutkan nasabah, kompetisi antar perusahaan pun sudah mengarah ke hal-hal yang tidak sehat. Ada perusahaan asuransi yang berani memberi potongan premi sampai belasan persen. Bahkan, ada juga yang mengiming-imingi bonus kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Beberapa di antaranya mengemas produk asuransinya dengan produk investasi. Cuma, seketat apapun persaingan, yang paling banyak menikmati keuntungan besar tetap saja perusahaan-perusahaan besar yang sudah punya nama. Sebuah riset menunjukkan, pasar asuransi jiwa sebenarnya hanya dikuasai oleh hanya 10 perusahaan. Sebut saja Prudential Life Assurance, AIA Financial, Manulife Indonesia, dan Sequise Life. Maklum, mereka memiliki segalanya. Modal gede, SDM andal, TI, akses pasar, jaringan, serta pengalaman. Dari sepuluh besar asuransi tadi, yang paling banyak mendapat berkah justru perusahaan asing. Sebut saja Prudential Life Assurance, misalnya. Hingga kuartal III, perusahaan ini berhasil membukukan pendapatan premi Rp 7,7 triliun atau tumbuh 28% dibandingkan periode yang sama 2011. Sementara nasabahnya mencapai 1,6 juta orang. Rupanya, nama besar mereka membuat nasabah terbuai. “Mungkin kami memiliki modal kuat dan pengalaman,� kata seorang pejabat di perusahaan asuransi asing. Kekuatan modal pula yang membuat perusahan asuransi asing tak kesulitan memenuhi ketentuan modal minimal Rp 70 miliar akhir Maret 2013. Tapi bagi perusahaan lokal, ketentuan ini jutru membuat mereka megapmegap. Bahkan beberapa terpaksa dilepas ke investor lain karena tak sanggup lagi memenuhi ketentuan modal minimum. Saat ini ada tujuh perusahaan asuransi yang modalnya masih di bawah ketentuan. Beberapa di antaranya adalah perusahaan asuransi jiwa. Tapi, apapun yang dialami perusahaan asuransi jiwa lokal, rezeki mereka sebenarnya lebih baik dibandingkan asuransi lainnya. Dan, dengan semakin membaiknya pendapatan penduduk Indonesia, rezeki itu tampaknya masih akan terus mengucur. n

inilahREVIEW 29 Tahun II |18-24 Maret 2013


keuangan bursa direksi

t

iba -tiba saja Bank Mandiri menjadi perhatian. Syahdan, posisi Zulkifli Zaini, orang nomor satu di bank paling besar di tanah air, tidak akan dipertahankan lagi. Pria kelahiran Bukit Tinggi Sumatera Barat ini telah menjabat direksi Mandiri selama dua periode dan akan berakhir April depan. Dahlan Iskan, Menteri BUMN, mengatakan bahwa calon pengganti Zulkifli akan diambil dari kalangan internal Bank Mandiri. “Calon Direktur Utama Bank Mandiri berasal dari internal,� katanya. Dahlan memang tak menyebutkan nama. Namun yang dimaksud Menteri BUMN sepertinya direksi Bank Mandiri. Sejumlah nama pun ramai dibicarakan. Budi Gunadi Sadikin, Direktur Micro dan Ritail Banking Bank Mandiri, disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat pengganti Zulkifli. Sosok alumus ITB kelahiran 1964 ini dianggap layak memimpin Bank Mandiri yang tahun ini fokus menggarap pasar UMKM. Sayang, mantan pegawai IBM AsiaPacific Headquarter, Tokyo Jepang itu bukan produk asli bank BUMN. Ia baru bergabung dengan Bank Mandiri tahun 2006. Kariernya di industri perbankan diawalinya di Bank Bali (kini Bank Permata), 1994. Kemudian, pada 1999, ia bergabung dengan ABN Amro Bank Indonesia. Lima tahun kemudian bergabung dengan Bank Danamon. Calon kuat lainnya adalah Riswinandi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri. Seperti halnya Budi, pria kelahiran 55 tahun silam ini berasal dari Bank Danamon dengan posisi terakhir sebagai direktur. Sebelum bergabung dengan manajemen Mandiri pada 2005, ia adalah komisaris independen Bank Mandiri. Lulus dari manajemen Universitas Trisaksi 1983, Riswinandi langsung bergabung dengan SGV Utomo. Kariernya di perbankan dimulai di Bank Niaga selama 13 tahun. Sempat bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) selama empat tahun, Riswinandi kemudian berlabuh di Danamon. Nama Sentot A. Sentausa, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, termasuk yang disebut-sebut akan menggantikan Zulkifli. Berbeda dengan Budi Sadikin dan Riswinandi, Sentot merupakan produk bank BUMN. Alumnus Statistik Unpad ini meniti kariernya di Divisi Penelitian dan Pengembangan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Kemana arah angin berembus? Su-

zulkifli zaini dan dahlan iskan

Untuk Mandiri, Dahlan Tidak Mau Berjudi Calon Direktur Utama Bank Mandiri akan diambil dari dalam. Agar setoran dividen tidak berkurang? TEKS bastaman foto riset

lit ditebak. Dahlan hanya mengatakan bahwa pengganti Zulkifli harus mampu mempertahankan kinerja yang telah diraih Bank Mandiri. Maklum, bagi pemerintah, bank beraset Rp 635,6 triliun ini tak ubahnya dengan mesin ATM. Tahun lalu, Mandiri berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 15,5 triliun.

inilahREVIEW 29 Tahun II |18-24 Maret 2013

Dengan laba sebesar itu, bisa dibayangkan jumlah dividen yang bakal disetor Bank Mandiri ke kas negara. Makanya, dalam menunjuk calon yang bakal menempati posisi nomor satu di Mandiri, Dahlan tak mau berjudi. “Kalau diambil dari dalam, ia sudah tahu cara kerja Mandiri ke depan,� katanya. n

59


60

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

61


pasar modal ihsg

Melemah Sebentar La A Indeks masih memberikan sinyal melemah. Tapi, setelah itu capital inflow akan membanjiri pasar. Pilihannya masih banyak. TEKS Ahmad Munjin ilustrasi rangga Diyarto

62

pa yang diduga para pelaku pasar, akhirnya terjadi juga. Indeks harga saham gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi, di level 4.786,37 (14/2). Tapi tidak berlangsung lama, pada penutupan pasar, indeks kembali menguat ke level tertinggi 8.454, untuk kemudian ditutup 4.819,32 (15.2). Sejumlah analis melihat, aksi profit taking yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir, sebenarnya masih tergolong sehat. Saham-saham blue chips yang beberapa hari terakhir dilanda aksi ambil untung, tapi karena masih dalam posisi yang cukup sehat, selective buying pada saham-saham tersebut sangat menarik.

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


pasar modal ihsg

alu Naik Lagi “Secara teknikal, saham-saham blue chips sudah memperlihatkan sinyal buying,” kata NS Aji Martono, Direktur PT Capital Bridge Indonesia. Saham-saham yang sudah masuk area beli, antara lain, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Astra International (ASII), PT Gudang Garam (GGRM), dan PT Unilever Indonesia (UNVR) yang menguat seiring penguatan IHSG dan bursa global dan regional. Oleh sebab itulah, dalam sepekan ke depan, Aji memprediksi, potensi penguatan lebih besar dibandingkan potensi pelemahannya. Dengan kondisi saat ini, IHSG memiliki support 4.714 dan resistance 4.875. Tapi, masih memungkinkan, IHSG menguat dan menembus level psikologis 4.900 dalam sepekan ke depan. Penguatan indeks masih dipicu oleh derasnya aliran dana asing. Ekonom Jim O’Neill memasukkan Indonesia menjadi tempat tujuan investasi yang baik, setelah ia mengeluarkan negara-negara BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Korea Selatan). Kalau dulu BRICS, sekarang dirilis lagi, MIST (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, dan Turki). Indonesia masuk dalam pusaran baru ekonomi dunia MIST yang dianggap telah mampu menggeser ekonomi di negara-negara yang tergabung dalam kelompok BRIC. Sehingga, Indonesia menjadi salah satu sasaran derasnya arus capital inflow. Fluktuasi indeks dengan kecenderungan penguatan di pekan depan juga didukung oleh terus keluarnya laporan keuangan emiten pada pertengahan Maret ini. Ini juga dijadikan satu katalis bagi investor untuk terus menambah darah baru. Lalu, aksi korporasi dari berbagai emiten yang dijadikan ajang spekulasi terutama pada saham-saham second liner seperti PT Multipolar Corporation (MLPL) dan lain-lain. Sentimen dari Bahan Bakar Minyak (BBM) yang over quota, menurut Aji ti-

dak signifikan pengaruhnya ke pasar. Meskipun, ada peluang pemerintah untuk menaikkan BBM secara bertahap.

Banyak yang dipilih Untuk saham-saham pilihan, saya melihat sektor properti masih cukup menarik seiring berkembangnya land bank di sektor ini. Investor asing juga senang mengoleksi saham ini. PT Bumi Serpong Damai (BSDE) cukup menarik karena berpeluang melanjutkan penguatan. Apalagi ada isu, BSDE mengambil beberapa lahan yang dikuasai PT Bakrieland Development (ELTY). Lalu, PT Agung Podomoro Land (APLN) berekspansi setelah mendapat dana dari penerbitan obligasinya. PT

IHSG

8/3

4,874.50

15/3

4.819.32

DOW Jones 15/3

14,514.11

8/3

14,397.07

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013

Bukit Sentul (BKSL) juga menarik karena potensial naik signifikan. Begitu juga dengan PT Pakuwon Jati (PWON) untuk trading jangka pendek. Saham-saham di sektor konstruksi juga masih favorit dalam sepekan ke depan terutama yang BUMN seperti PT Adhi Karya (ADHI), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Waskita Karya (WSKT). Sedangkan untuk PT Total Bangun Persada (TOTL) dan PT Pembangunan Perumahan (PTPP), Aji merekomendasikan buy on weakness. Seiring berjalannya pembangunan infrastruktur di Indonesia, saham-saham di sektor semen, PT Holcim Indonesia (SMCB), PT Semen Indonesia (SMGR), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) bisa menjadi salah satu alternatif. “Saya rekomendasikan buy untuk saham-saham sektor semen dengan horison jangka menengah dan jangka panjang,” kata Aji. Masih positifnya pergerakan bursa saham terlihat oleh Ukie Jaya Mahendra, analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI). Alasannya, akhir Maret 2013 yang tinggal dua pekan lagi, dan itu merupakan saat pasar merespon laporan keuangan emiten untuk kuartal I-2013. Tapi, sebelumnya indeks akan melanjutkan pelemahan lantaran aksi profit taking. Apalagi, ada kekhawatiran inflasi untuk kuartal I-2013 masih akan tinggi setelah inflasi Februari mencapai 5,31%. Kisaran IHSG yang terbentuk cukup lebar (4.715-4.904). Itu karena potensi pergerakan yang volatile sangat tajam dalam sepekan ke depan dengan kecenderungan melemah. Sebenarnya, tren IHSG untuk 2013 masih bagus dengan capital inflow hingga year to date mencapai di atas Rp2 triliun. “Capital inflow untuk 2013 saya cukup yakin masih akan terjadi,” kata Ukie. Untuk saham-saham pilihan, Ukie masih yakin dengan saham-saham di sektor consumer goods seperti PT Ades Waters Indonesia (ADES) dengan target Rp 3.200 untuk jangka menengah dan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dengan target jangka menengah Rp5.250. Di sektor infrastruktur dan properti ada saham Wijaya Karya (WIKA) dengan target jangka menengah Rp 2.000 dan Surya Semesta Internusa (SSIA) Rp1.600. Sementara BHIT yang gencar ekspansi dan berbagai akuisisi Rp 600. Selamat berinvestasi. n

63


pasar modal Saham Perbankan

Naik Lagi, Tapi Nanti Sejak pekan lalu, harga saham mulai terkoreksi, termasuk saham perbankan. Masih adakah potensi kenaikan setelah itu. TEKS Ahmad Munjin foto asep rochyadi

I

nflasi 5,31% (year on year), yang merupakan level tertinggi dalam satu dekade, memicu ekspektasi kenaikan suku bunga acuan. Apabila nantinya, inflasi menembus rekor lagi, BI rate berpeluang dinaikkan sebesar 25 basis poin (0,25%) ke 6%. Kenaikan tersebut, jelas, akan berdampak pada suku bunga pinjaman. Sehingga, otomatis, agar mengoreksi harga saham perbankan. “Tapi, koreksi tersebut wajar terjadi di tengah sahamsaham perbankan sudah mencapai level jenuh beli (overbought),”kata Thendra Chisnanda, analis BNI Securities. Bicara prospek, saham-saham perbankan kita masih sangat menarik. Meski secara valuasi sudah jenuh beli (overbought), tapi jika dibandingkan dengan perbankan regional, nilai valuasi

64

Price to Book Value (PBV) dalam negeri masih jauh lebih rendah. Apalagi, dari sisi Net Interest Margin (NIM) perbankan domestik juga sangat menarik di level 7%-an. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan bank-bank regional dalam kisaran 3-4%. Jadi, jika mau pinjam uang, bunga di luar negeri sangat murah. Ini juga yang menjadi salah satu alasan banjirnya capital inflow ke dalam negeri. Mereka pinjam uang dari bank-bank di sana untuk diinvestasikan di Indonesia. Untuk jangka menengah-panjang, saham-saham perbankan masih masih layak beli karena prospektif. Hanya saja, untuk sepekan ke depan, saham-saham bank berpeluang melanjutkan koreksi. Dalam sepekan ke depan, PT Bank Mandiri (BMRI) memiliki support Rp 9.650

dan resistance Rp 9.950. Support tersebut ada peluang ditembus. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) memiliki support Rp 8.650 dan resistance Rp 8.900. BBNI di rentang Rp 4.600 dan Rp 4.725 dan BBCA memiliki support Rp 10.500 dan resistance Rp10.800. Dalam tren koreksi saat ini, secara umum, saya rekomendasikan buy on weakness (beli di harga rendah).Target harga BBCA untuk jangka menengah Rp 11.400, BMRI Rp 10.800, BBRI Rp 9.500, dan BBNI Rp 5.300 untuk target 3-6 bulan. Dari sisi Price to Book Value (PBV), BBCA paling mahal 5,29 kali, BMRI 3,07 kali, BBNI 1,99 kali, dan BBRI 3,35 kali. Tapi, valuasi PVB ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata PBV saham-saham bank di regional. Abidin, analis dari Millenium Danatama Securities, juga punya prediksi serupa. BI rate ada kemungkinan dinaikkan, tapi masih lama,”Mungkin baru semester II,” katanya. Tentang harga sahamnya, secara teknikal, sudah memasuki masa downtrend. Paling cepat, downtrend ini baru akan selesai dalam dua pekan ke depan. Dalam artian, memang tidak harus terus turun, tapi naik-turun. Tapi, secara tren adalah turun. BBNI berada dalam tekanan dan sudah memasuki area jual. Tapi selama di atas Rp 4.575, BBNI masih bisa naik untuk jangka pendek BBNI memiliki resistance Rp 4.850 dan support Rp 4.575. Sebaliknya, jika support ditembus ke bawah, ada risiko penurunan ke Rp 4.325. BMRI juga untuk jangka menengah masih downtrend. Tapi, untuk jangka pendek, ada potensi penguatan selama berada di atas Rp9.650 dengan target resistance Rp 10.150 dan jika tembus support Rp 9.650, ada risiko penurunan ke Rp 9.100. BBRI untuk jangka pendek, selama di atas Rp 8.800 ada potensi penguatan ke resistance Rp 9.450. Sebaliknya, jika Rp8.800 ditembus ke bawah, ada risiko penurunan ke Rp 8.450. BBCA selama berada di atas Rp 10.600, ada potensi penguatan ke Rp 11.000. Sebaliknya, jika turun ke bawah Rp10.600, BBCA berisiko turun ke Rp10.150. Buy on weakness untuk BBCA. Untuk jangka di atas satu bulan, saham-saham perbankan masih menarik. Sebab, tren turun saham-saham perbankan kemungkinan terjadi dalam sebulan ke depan dan setelah itu berpeluang rebound. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013


kolom andi suruji

b

Menangis Bawang

awang bisa bikin menangis karena pedasnya. Diiris-iris saja, air mata bisa meleleh. Kini, ibu-ibu menangis benar, bukan karena pedasnya rasa bawang, tetapi karena harga bawang yang sudah keterlaluan. Di daerah tertentu, harga bawang mencapai Rp 70 ribu per kilogram. Bahkan hari-hari terakhir, harga bergejolak, melonjak tak keruan. Dalam sehari pernah naik Rp 10 ribu per kilogram. Masyarakat yang cuma punya uang seribu perak, tidak akan mendapat bawang lagi. Gigit jari. Logikanya seder足 hana. Coba kita hitung bawang yang beratnya satu kilogram. Apakah dalam timbangan satu kilogram itu jumlah bawang mencapai 70 ribu biji. Kalau ya, berarti satu biji bawang berharga seribu rupiah. Jika kurang dari jumlah itu, berarti uang seribu memang sudah tidak dapat membeli satu biji bawang pun. Terkecuali kalau pedagang mau memotong satu bawang menjadi dua atau tiga bagian agar pembeli yang hanya punya uang seribu perak bisa mendapatkan sepotong bawang. Rasanya repot amat. Logikanya tidak akan ada penjual bawang mau melakukan hal itu. Ribet... Alasan paling sederhana mengapa harga bawang bergejolak, karena suplai tidak mampu memenuhi kebutuhan. Sepanjang tahun dibutuhkan 400 ribu ton bawang. Akan tetapi, kebutuhan besar tersebut hanya dapat dipenuhi 10% dari pasokan dalam negeri. Jelaslah tergambar, betapa rentannya persoalan bangsa ini. Bawang saja bisa bikin heboh. Kalau kebutuhan dan pasokan jomplang seperti itu, setiap saat harga memang bisa bergejolak. Siapa memiliki stok, dialah yang akan menanggung keuntungan. Apalagi pemerintah tidak punya kaki tangan untuk mengatasi harga bawang. Paling imbauan persuasif, agar pedagang tidak berspekulasi. Tetapi mana ada pedagang

66

yang mau dengar. Mereka memanfaatkan keteledoran pemerintah. Padahal, petani bawang acapkali menangis. Bukan karena pedasnya rasa bawang. Tetapi harga yang anjlok saat mereka panen. Sementara kalau harga melonjak seperti sekarang ini, mereka juga tidak menikmati sedikit pun. Hasil mereka sudah dilego dengan harga seadanya. Di sinilah ketidakadilan pemerintah. Jika harga melonjak di pasar, mereka mencak-mencak. Tetapi kalau harga anjlok, tidak ada suara dan langkah pertolongan bagi petani. Secara logika, dengan semakin membaiknya pendapatan masyarakat, jelas segala macam kebutuhan akan ikut meningkat. Termasuk makanan yang enak-enak. Sementara di dalam masakan makanan enak-enak itu pasti membutuhkan bawang, merah dan putih. Antisipasi lonjakan permintaan tidak tampak signifikan. Tidak adanya pembelaan, kebijakan memihak, insentif, membuat petani tak mau menggenjot produksi. Bagaimana mau menggenjot produksi kalau bawang yang ada saja seringkali anjlok harganya. Yang ada para menteri terkait hanya sibuk berkalkulasi dan berbicara impor sebagai solusi. Bawang butuh lahan, pupuk, kelembagaan penguatan daya tawar petani, akses pasar dan permodalan. Adakah ini semua sudah dilakukan pemerintah? Apakah ini diserahkan kepada petani untuk memperjuangkannya? Jusuf Kalla pernah bilang terlalu riskan menggantung足 kan perut bangsa berjumlah 240 juta ini kepada bangsa lain. Karena itu perlu kerja keras. Kerja keras menanam, bercocok tanam, dan panen dengan suka cita. Bukan panen dengan hati menggerutu karena harga anjlok. Persoalan bangsa ini hanya mau instan. Bercocok tanam memenuhi kebutuhan, memang perlu kerja keras. Tetapi mengimpor adalah kerja simpel, keuntungannya jelas pula. Untuk hal-hal seperti ini para politisi mati rasa. Politisi malah terlibat dalam setiap jenis komoditas impor. Di sana ada komisi, di sana ada bancakan. Menanam, budi daya, sedikit bancakannya, tidak menggiurkan politisi untuk bicara. Maaf, banyak politisi yang berhati uang. Hatinya tidak tergerak tanpa uang. Tetapi manakala ada uang, hatinya bergetar, mata membelalak, telinga kuat mencari sumber uang agar bisa ikut menangguk keuntungan. Tak peduli bergelimang dosa merampok hak-hak rakyat. Dan rakyat pun menangis karena bawang. n

inilahREVIEW 29 Tahun II | 18-24 Maret 2013



Indofood Tak Ada Matinya