Page 5

Edukasi

INILAH GRUP: INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW.INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM, WWW.JAKARTAPRESS.COM MAJALAH INILAH REVIEW

- RABU 24 OKTOBER 2012

Mahasiswa Bisa Cegah Perdagangan Manusia NET

MAHASISWA bisa bantu mencegah perdagangan manusia (human trafficking) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui penyuluhan. Kesempatan memberi penyuluhan ini bisa diperoleh, ketika para mahasiswa sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke berbagai pelosok desa di Tanah Air. Sebab saat itu mereka sedang terjun ke tengah-tengah masyarakat. Penyuluhan tentang perdagangan manusia maupun KDRT dapat dilakukan para mahasiswa, mengingat minimnya sumber daya manusia di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jabar. Di sela-sela acara P2TP2A Jabar Goes To Campus, Kenali Human Trafficking dan KDRT Sejak Dini, Wakil Ketua P2TP2A Jabar Yeni Huriyani mengatakan, pihaknya akan mengusulkan ke setiap kampus untuk memasukkan

PENYULUHAN: Kegiatan penyuluhan masyarakat seperti ini bisa dimanfaatkan para mahasiswa membantu pemerintah melakukan upaya preventif perdagangan manusia maupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di tengah masyarakat.

sosialisasi human trafficking dan KDRT ke dalam program KKN mahasiswa. “Saya yakin, sosialisasi untuk mencegah kedua masalah di atas

akan lebih efektif, jika kami bekerja sama dengan para mahasiswa yang mengikuti program KKN. Terlebih kegiatan seperti itu dilakukan setiap tahun oleh pihak

kampus,” kata Yeni saat ditemui INILAH, di Aula Universitas Islam Bandung (Unisba), Jalan Tamansari Kota Bandung, Selasa (23/10). Dia memastikan, melalui ma-

hasiswa KKN dipastikan sosialisasi tentang human trafficking dan KDRT lebih tepat pada sasaran, mengingat program KKN tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pihaknya berharap, kampus-kampus yang akan ditawari kerja sama ini merespons dengan baik. “Perlu diketahui pula peran mahasiswa sangatlah penting, karena mereka selalu menjadi bagian dari perjalanan sebuah bangsa. Maka dalam hal ini, mahasiswa memiliki fungsi yang strategis yaitu sebagai penyampai kebenaran, agen perubahan, dan sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, melihat fungsi strategis tersebut, maka mahasiswa juga memiliki tantangan dan kewajiban untuk membantu pemerintah mengatasi permasalahan sosial yang ada. Terutama terkait permasalahan KDRT dan perdagangan manusia yang kini marak. Menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus hanya salah satu upaya P2TP2A Jabar guna meminimalisasi jumlah korban KDRT dan human trafficking di tengah masyarakat kota maupun desa.

Namun berdasarkan evaluasi, persentase kegiatan sosialisasi yang dilakukan P2TP2A Jabar yang melibatkan kalangan generasi muda masih relatif sedikit dibandingkan dengan masyarakat umum. “Maka dari itu melalui P2TP2A Jabar Goes To Campus dan rencana sosialisasi melalui program KKN mahasiswa, diharapkan keterlibatan generasi muda semakin meningkat dan menghasilkan dampak yang positif bagi masyarakat,” tandasnya. Rencananya Oktober-November 2012 ini, P2TP2A menargetkan enam kampus yang menjadi target sosialisasi program-program P2TP2A. Hingga kini baru berjalan di empat kampus, yaitu di Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Langlangbuana (Unla), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung, dan Unisba. “Selanjutnya, kami akan lakukan P2TP2A Jabar Goes To Campus di Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) dan sejumlah kampus di Bekasi. Semoga semua kampus di Jabar nanti bisa kami datangi,” ucapnya. (riza pahlevi/rey)

283 Calon Kepala Sekolah Dilantik Januari 2013

INILAH, Sumedang - Sebanyak 283 calon kepala sekolah di Kabupaten Sumedang bakal dilantik paling lambat pada Januari 2013 atau saat dimulai semester baru. Tujuannya tak lain untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah definitif di 339 sekolah. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang Rahmat Juliadi mengatakan, jika tidak segera dilantik, maka akan tumbuh ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintahan. Ini akan jadi preseden buruk bagi penyelenggaraan

pemerintahan di Sumedang. “Paling lambat pada Januari 2013 atau saatnya semester baru, calon kepala sekolah harus sudah dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah definitif yang saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt),” kata Rahmat Juliadi, dalam rapat kerja tentang Jabatan Pelaksana Tugas Kepala Sekolah bersama pimpinan Disdik dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di gedung DPRD Sumedang, Selasa (23/10). Menurut Rahmat, pelantikan

Unik, Cara Hilangkan Kecanduan Facebook

KECANDUAN terhadap Facebook berakibat buruk kepada aktivitas dan pekerjaan Maneesh Sethi. Blogger asal San Fransisco, Amerika Serikat ini mengaku terlalu kecanduan Facebook dan Reddit, sehingga butuh tamparan untuk bisa mengembalikan produktivitasnya dalam bekerja. Dilansir GlobalPost, Sethi menulis di blog miliknya, dia telah menyewa seseorang menampar wajahnya setiap kali dia mulai mengakses Facebook atau Reddit. Dia pun rela membayar penampar ini dengan tarif US$8 atau sekitar Rp77.000 per jam. Sethi mengatakan, setelah dicoba, ternyata cara itu memang efektif dan bisa membuatnya kembali fokus pada produktivitas. (ikhsan s nathabradja/rey)

tersebut harus dilakukan jika Disdik sudah mempunyai calon kepala sekolah. Calon kepala sekolah tersebut diharapkan sudah memenuhi semua persyaratan dan telah dinyatakan lulus ujian, serta siap dilantik. Saat ini, ratusan kepala sekolah di Sumedang hanya berstatus Plt karena sesuai Permendiknas No 28/2010, jabatan mereka sebagai kepala sekolah sudah dicabut Bupati Sumedang pertengahan 2011. Kini ada 339 kepala sekolah yang berstatus Plt. Mereka pun

NET

meminta statusnya diperjelas serta jangan ditelantarkan. Jika akan diberhentikan status Plt-nya maka mereka mendesak segera menyiapkan kepala sekolah yang baru. “Kepala sekolah yang kini berstatus Plt tidak bisa lagi didefinitifkan jabatannya. Kecuali itu, mereka harus berhenti dulu dari jabatannya selama satu periode yaitu empat tahun. Baru bisa mengikuti lagi seleksi calon kepala sekolah,” kata Sekretaris Disdik Sumedang Feddy Fadilah. (vera suciati/rey)

LULUS UJIAN: Calon kepala sekolah definitif tidak semata memenuhi syarat administratif, tapi juga harus dinyatakan lulus seleksi oleh pemerintah melalui serangkaian ujian.

Ketahuan Nyontek, Tembak di Tempat!

IPTEK

INILIAH/ DICKY ZULFIKAR NAWAZAKI

GAME NyonteX mengajak pemainnya menanamkan kembali perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari. Sembilan siswa nampak serius mengerjakan soal-soal Ujian Nasional (UN) di sebuah ruang kelas. Namun sesekali terdapat seorang siswa yang lirik kanan kiri menyontek jawaban teman sebelah bangkunya. Suasana kelas terlihat tak kondusif akan hadirnya si penyontek. Sang pengawas pun merespons cepat. Sambil membidik siswa yang menyontek, satu per satu siswa yang menyontek pun ditembak olehnya. Menembak di sini, tentu bukan dalam artian sesungguhnya. Gambaran suasana itu hanya terdapat dalam game NyonteX. Dalam permainan komputer interaktif ini seorang pengawas atau pemain game bisa memberi peringatan awal kepada siswa yang menyontek dengan cara melempar kertas ke arahnya. Demikian dipaparkan

MEMBIDIK: Seorang pemain yang diposisikan sebagai pengawas ujian pada game NyonteX, sedang membidik siswa yang kedapatan menyontek.

mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Pasundan (Unpas), Firli Herdiana, pembuat game NyonteX, saat ditemui INILAH di sela-sela acara Pasundan Ekonomi Kreatif Expose 2012 di pelataran parkir Kampus Unpas di Jalan Lengkong Besar Kota Bandung, Selasa (23/10). Mahasiswa berusia 19 tahun ini menjelaskan, game tersebut

terinspirasi dari pemberitaan tentang perilaku siswa yang senang menyontek saat ujian. “Menyontek telah mencoreng dunia pendidikan Indonesia pada 2011. Sehingga muncullah game ini sebagai peringatan bagi siswa dan guru,” katanya. Peristiwa menyontek massal saat ujian tersebut membuktikan, nilai-nilai kejujuran sudah tidak ada lagi di negeri

AGENDA Camping Ceria Mata Angin KABAYAN, Iteung and the Lost Village, Sabtu-Minggu (27-28/10) di Bumi Perkemahan Gunung Kareumbi. Pendaftaran di Kedai Kopi Mata Angin Jalan Bengawan Kota Bandung. Info: Cunda (0811225922). (*)

Lomba Kostum Halloween

DIRANGKAI Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD, digelar Bandung Carnival Land (BCL) di BCL Jalan Sirnagalih Karangsetra Kota Bandung, Sabtu (27/10) pagi. Pendaftaran hingga Rabu (24/10). Info: Eri (087781752777) atau (022 2038634). (*)

Volksfest 2012 DIGELAR di Ruang Serba Guna Lantai 4, Kampus Unpad Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Jumat-Sabtu (9/10-11). Antara lain diisi seminar fotografi dan seminar pendidikan. Info: Ano Jumisa (085721508698). (*)

Pelatihan Tutor SKACI

>5

SEKALIGUS uji kompetensi tutor (UKT) SKACI Angkatan I, digelar di Ruang KK Teknologi Informasi STEI ITB, Jalan Ganecha Kota Bandung, Senin-Selasa (26-27/11) pukul 13.00 WIB. Info: 085321218800. (*)

UPI Job Fair 2012 BERTEMA Steps Together Break Through The Future digelar Selasa-Rabu (23-24/10) jam 09.00-16.00 WIB di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jalan Setiabudi Kota Bandung. Info: (022) 2001197 ext. 340002. (*)

Bandung Food Ingredients

DIISI Students Pastry Challenge, Ingredients Seminar, dan Seminar Baking Demo. Digelar di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh Kota Bandung, Selasa-Kamis (23-25/10). Info: (02291910029-0811162890). (*)

Diklat Jurnalistik Dasar

DIGELAR Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Universitas Pasundan, di Aula Kampus Unpas Jalan Tamansari Kota Bandung, Rabu-Kamis (24-25/10). Info: Taufik (085722762575) (*)

Diskusi Sosial

BERTEMA Peran Masyarakat Sipil untuk Mewujudkan Tata Kepemerintahan yang Demokratis di Ruang Pertemuan AKATIGA Jalan Tubagus Ismail II Kota Bandung, Kamis (25/10) jam 13.30 WIB. (*)

ini. “Sungguh miris jika kita memperhatikannya, seakan guru masih kurang maksimal dalam mendidik siswa atau bahkan siswa kurang memperhatikan guru saat memberikan materi tentang norma-norma tindakan tercela,” ujarnya. Perlu diketahui, tindakan menyontek merupakan suatu bagian dari proses terbentuknya seorang koruptor. Tentunya perwujudan seperti itu, tidaklah diharapkan semua kalangan. Pihaknya berharap melalui game yang bisa diunduh gratis di www.mystoryboard.co.cc itu, menghasilkan sesuatu dampak positif bagi dunia pendidikan. Terlebih buat para guru, agar lebih memberikan pengertian pada siswa supaya tidak melakukan tindakan yang mencoreng negara ini di mata dunia. “Kalau menyontek masih dianggap sebuah tradisi yang biasa, maka bersiaplah menunggu hancurnya negeri ini,” tegas Firli yang telah membawa game buatannya menjadi juara ketiga di ajang lomba

CAUTION, September 2011 di Politeknik Negeri Bandung. Mahasiswa semester lima ini menambahkan, dalam permainan game NyonteX terdapat tiga tingkatan mulai SD sampai SMA. Setiap tingkatan sebenarnya sama saja, pengawas hanya bertugas membidik siswa yang menyontek. Namun, perbedaan setiap level tingkatan tersebut terlihat pada kecepatan siswa menyontek. Jika level SD geraknya masih lambat. Tapi saat masuk level SMA, kecepatan menyontek siswa semakin cepat. Dalam permainan tersebut, bila pengawas salah tembak maka poin yang dikumpulkan akan dikurangi dua. Tapi jika benar, dia mendapat satu poin. “Ini dimaksudkan supaya pengawas lebih jeli melihat tindakan-tindakan kecurangan yang dilakukan oleh siswa. Tidak sembarangan menuduh siswa bersalah, sebelum ada buktinya,” jelasnya. (riza pahlevi/ dadi haryadi/rey)

DAGELAN DEMOKRAT  

Dari Bandung untuk Indonesia

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you