Page 10

B2

NEWS

BANDUNGRAYA

Setelah pembangunan TPPS selesai, seluruh PKL di kawasan Alun-alun harus pindah. Pembangunan TPPS menunjukkan keseriusan Pemkot Bandung untuk meningkatkan status PKL dari pedagang informal ke pedagang formal.” Ayi Vivanda Wakil Wali Kota Bandung

SABTU 14 SEPTEMBER 2013

Jika PKL Alun-alun Tak Mau Pindah ke Gedebage

Pemkot Bandung Siap Represif

TEMPAT Penampungan Pedagang Sementara di Pasar Induk Gedebage hampir tuntas. Sebagian PKL sudah bisa pindah. Jika tak mau direlokasi, pemkot siap bertindak represif. Wali Kota Bandung yang juga Ketua Satgasus Penataan PKL, Ayi Vivanda menyatakan, pembangunan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) di Pasar Induk Gedebage baru mencapai 50%. Karena itu, rencana relokasi yang seharusnya dilakukan mulai Minggu (15/9) besok kembali tertunda. “Tapi, pembangunan TPPS itu kita kebut, bahkan dikerjakan selama 24 jam. Mudah-mudahan relokasi bisa terlaksana di Minggu ini. Jika sesuai rencana, diharapkan bisa diresmikan minggu depan oleh Wali Kota terpilih,” ucap Ayi Vivanda saat ditemui disela-sela kunjungan kerja ke TPPS Pasar Induk Gedebage, Jumat (13/9). Meskipun belum seluruhnya rampung, kata Ayi, sebagian PKL sudah bisa pindah dan ditempatkan di lantai dua Pasar Cimol. Untuk itu, dia meminta Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) segera menggelar pertemuan dengan PKL untuk membicarakan

persiapannya. “Pokoknya jangan sampai ada yang berjualan lagi di Dalem Kaum, Kepatihan, dan Alun-alun. TPPS Gedebage ini sudah cukup layak bagi PKL,” bebernya. Ayi menegaskan, Pemkot Bandung tak akan segan bertindak represif kalau para PK) Alun-alun tidak juga pindah ke Gedebage. Sebab, Pemkot Bandung sudah berupaya memenuhi keinginan PKL untuk menyediakan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS). “Setelah pembangunan TPPS selesai, seluruh PKL di kawasan Alun-alun harus pindah. Pembangunan TPPS menunjukkan keseriusan Pemkot Bandung untuk meningkatkan status PKL dari pedagang informal ke pedagang formal,” tandas Ayi. Kalau PKL tidak mau pindah, tidak ada jalan lain selain tindakan represif. “TPPS ini kita buat sangat bagus, nyaman, dan layak huni. Dan paling lambat minggu depan

INILAH/DICKY ZULFIKAR NAWAZAKI

SEGERA PINDAH: Halaman Masjid Raya Bandung akan segera bersih dari PKL menyusul hampir tuntasnya pembangunan TPPS di Gedebagi. Pemkot siap mengusir paksa PKL yang tak mau pindah.

PKL Alun-alun dan sekitarnya sudah pindah. Masa sudah kita buatkan yang bagus masih tak mau pindah,” tuturnya. Guna mencegah para PKL tidak kembali ke Alun-alun lagi, Ayi telah berkoordinasi dengan aparat kepolisan dan TNI. Mereka akan berjaga di

lokasi tersebut. “Tentunya ada petugas Satpol PP Kota Bandung selaku penegak perda. Pokoknya setelah PKL ini pindah ke TPPS, mereka akan dipindahkan ke P3SR,” tandasnya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PD

Pasar Bermartabat Kota Bandung, Rinal Siswadi menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan validasi data para PKL di Alun-alun dan sekitarnya. Kalau sudah lengkap, para PKL akan ditempatkan

PKL yang bisa ditampung disini. Agar tidak rebutan, kita akan lakukan pengundian,” ujar Rinal. Dia menyatakan, relokasi dan penempatan lapak tidak dipungut biaya. Untuk lantai atas Pasar Cimol siap menampung sekitar 450 pedagang. “Paling PKL akan kena biaya retribusi kebersihan dan keamanan sekitar Rp3.500. Tidak ada biaya pembelian lapak dan lain-lainnya,” tegasnya. Kunjungan kerja Ayi Vivananda kali kemarin menjadi yang terakhir dalam masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota. Mulai Senin (16/9), jabatan Ayi akan diserahkan kepada penggantinya Oded M Danial. Seperti diketahui, rencana relokasi PKL ke Kawasan Gedebage merupakan kesepakatan Pemkot Bandung dengan sejumlah PKL yang biasa mangkal di kawasan tujuh titik bebas PKL. Selain itu, ada juga ETION NASO IN UDD AMS INILAH/SY PKL yang biasa di tiga titik Tempat Penammangkal di sejumlah pasar pungan Pedagang Sementara tradisional yang kerap ditu(TPPS). ding menjadi salah satu biang “Kloter pertama ada sekemacetan arus lalu lintas. kitar 359 PKL ditambah 23 (dery f ginanjar/hol)

SMA Se-Jabar Gratis 2015  

Dari Bandung untuk Indonesia

SMA Se-Jabar Gratis 2015  

Dari Bandung untuk Indonesia

Advertisement