Issuu on Google+

HARGA : Rp 5.000,EDISI 7 Mei 2012

INFOJAMBI JAMBI Koran M E N G U P A S

L E B I H

Berita Realtime Pertama

di Jambi

D A L A M

Mewujudkan PWI yang Mandiri, Profesional dan Bere�ka PENGHUJUNG Minggu ketiga bulan Mei 2012 ditakdirkan menjadi penentu perjalanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi lima tahun ke depan. Pada tanggal 19 dan 20 Mei diselenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Jambi yang agenda utamanya memilih Ketua PWI Jambi periode 2012 – 2017. Nahkoda baru PWI Jambi terpilih haruslah seorang yang mau dan mampu bekerja. Pencapaiannya diharapkan melebihi prestasi yang telah diukir oleh ketua dan pengurus PWI Cabang Jambi periode sebelumnya. Pengurus PWI Cabang Jambi periode 2008 - 2012 telah berhasil membawa puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2012 ke Provinsi

Jambi, mempersembahkan tugu dan perpustakaan pers serta serangkaian pendidikan kewartawanan. Meski ada kekuarangan di sana sini, sulit untuk �dak mengangkat jempol atas kinerja mereka. Pada pemilihan Ketua PWI Jambi empat tahun lalu, calon kuat waktu itu, Drs. Mursyid Sonsang mengusung visi “Menjadikan PWI Jambi yang Besar dan Bermartabat”. Tak terlalu muluk rupanya misi tersebut, karena dalam rentang waktu empat tahun yang dimandatkan kepadanya, Mursyid dan pengurus PWI berhasil mewujudkannya, salah satunya dengan rangkaian kegiatan HPN di Jambi. Baca Mewujudkan di Hal...10

Murman Thoha

Reza Haryanto

Drs Warasdi Bsc

Solid dan Kompak

Lanjutkan yang Lamo

Semakin Berat

PWI itu organisasi wartawan tertua dan besar serta profesional. Karenanya, siapa pun yang duduk dikepengurusannya mes� ingat serta harus mampu

menjaga nama baiknya itu. Khusus soal Konferensi cabang (Konfercab) PWI Jambi yang digelar 19-20 Mei, ini bermunculan sejumlah nama bakal calon (balon) ketua dari kalangan muda. Pertanda itu suatu kemajuan dan keberanian yang patut diacungkan jempol. Itu makanya, siapa pun nan� terpilih sebagai ketua satu yang pen�ng diingat Dia harus mampu memajukan serta menjaga

BAGI saya siapa pun yang maju mencalonkan diri sebagai ketua di Konfercab PWI sekarang ini. Tak ada masalah. Bagi saya yang pen�ng, tetap yang lamo tu lah,

Baca Solid di Hal...10

Pak Mursyid. Alasan saya, karena kepemimpinan Mursyid, cukup berhasil membawa PWI Jambi ke �ngkat perubahan yang signifikan. Sukses melaksanakan HPN sehingga menjadikan PWI Jambi populer di tingkat nasional. Bercermin ke prestasi tersebut, makanya kepemimpinannya pantas dilanjutkan satu periode lagi sebagai penghargaan atas keberhasilannya itu. Setuju?....

C M Y B

KIPRAH PWI cabang Jambi menjadi wartawan yang handal, selama ini sudah cukup menon- bermartabat dan profesional. Kesemuanya itu merupakan jol. Diantaranya sukses melaksanakan kegiatan HPN. Serta tantangan berat bagi Baca Semakin di Hal...10 berdirinya tugu Pers dan perpustakaan Pers. Ke depan kepengurusan PWI di sini mes� lebih berperan lagi, seperti meningkat pembinaan hubungan dengan berbagai pihak termasuk hubungan baik dengan pemerintah (daerah). Serta terus meningkatkan kemampuan keterampilan para anggota sehingga

HBA Terima Gelar Adat dari Tigo Luhah Semurup

INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) menerima gelar adat dari masyarakat adat Tigo Luhah Semurup, Kerinci, pada acara Kenduri Sko yang diselenggarakan di Desa Semurup, Air Hangat, Kerinci, Minggu lalu. Gelar yang diberikan adalah “Depati Pagar Negaro Pamuncak Tanah Jambi”. Selain HBA, gelar adat juga diberikan pada Bupati Kerinci, H Murasman, dengan gelar “Depati Intan Pagar Jati Pamuncak Kerinci”. Pada

acara itu, para tokoh masyarakat dan tokoh adat Tigo Luhah Semurup menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA). Tigo Luhah Semurup juga menyatakan dukungannya pada HBA untuk kembali memimpin Provinsi Jambi pada periode kedua. Gubernur HBA dalam sambutannya mengatakan, dalam beberapa dekade terakhir ini pembangunan kebudayaan terus diupayakan untuk

menjawab persoalan pembangunan budaya bangsa, yang sesungguhnya memerlukan penyelesaian dalam periode jangka menengah, bahkan jangka panjang. “Kita semua berharap agar pembangunan kebudayaan dapat memberikan kontribusi positif dalam meredakan ketegangan antar kelompok masyarakat dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan sesama warga,” ungkap Gubernur. Disisi lain, diharapkan juga agar

ALAMAT REDAKSI : Gedung InfoJambi Group Lt. 3 Jl. LKH Yoenoes Sains 42 Kebon Handil, Kota Jambi Telp. (0741) 42599

pengembangan budaya dapat mengembangkan nilai budaya yang positif, konstruktif dan produktif, yang akan semakin memperkuat jati diri bangsa dan memantapkan budaya daerah serta meningkatkan pelestarian, pemanfaatan dan pengembangan kekayaan budaya daerah yang mulai mengalami pergeseran oleh masuknya budaya-budaya instan dari luar yang belum tentu sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. “Modernisasi jangan membuat generasi muda kita melakukan seperti kata pepatah “buruk rupo cermin dibelah”, tapi hendaknya budaya kita terwariskan turun temurun bak seloko adat “li berganti li, lapuk puar jelupung tumbuh,” ujar HBA. HBA mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kerinci yang tetap melestarikan keragaman budaya yang ada di Kabupaten Kerinci. Dari pengamatannya sudah mulai banyak tradisi dan budaya yang sudah mengalami pergeseran. Sebagai warisan leluhur, prosesi Kenduri Sko dan Mandi Balimau Tigo Luhah Pemuncak Tanah Mendapo merupakan salah satu upaya melestarikan adat dan budaya daerah, disamping memiliki makna penting bagi kehidupan mengukuh-kuatkan pertalian kemasyarakatan adat di Kabupaten Kerinci.

Gubernur mengharapkan melalui kegiatan yang tersebut tumbuh sikap dan daya kritis yang cerdas dari masyarakat dalam menseleksi nilai dan budaya global, sehingga tidak terjadi pengikisan nilai-nilai dan jati diri lokal yang positif. “Kita juga telah merasakan pengaruh globalisasi yang ditandai den-

gan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, yang telah berpengaruh pada dinamika sosial, kekeluargaan, keramah-tamahan dan rasa cinta tanah air yang pernah dianggap sebagai kekuatan pemersatu dan cirri khas bangsa cenderung makin pudar bersamaan dengan menguatnya Baca Bakal di Hal...11

E-mail : infojambi@yahoo.com

C M Y B


2

INFO-Kami

EDISI 7 Mei 2012

TAJUK

Menjadikan Jambi Kota Terbaik MENJADIKAN Jambi sebagai salah satu kota terbaik di Indonesia bukanlah hal yang mustahil. Dengan jumlah penduduk sekitar 500.000 jiwa dan kepadatan ± 17%, angka ini rela�f kecil dibanding penduduk di ibukota provinsi lain atau nominator kota terbaik, seper� Malang, Bogor dan Cimahi. Logikanya akan lebih mudah untuk menata Kota Jambi. Masalahnya sesungguhnya sangat terkait kepada orang yang diserahi amanah untuk menata kota ini, alias Pak Walikota dan jajarannya. Tulisan ini mungkin dapat dimulai dengan mengajukan pertanyaan sederhana, apakah materi kampanye walikota terpilih kurang lebih 3 tahun lalu telah terlaksana dengan baik ? Janji kampanye untuk memberikan pendidikan dan pelayanan kesehatan gra�s bagi warga kota tak mampu agaknya �nggal sebuah janji yang sulit untuk dipenuhi. Dari semula sudah banyak yang menduga bahwa janji tersebut bersifat populis semata namun sangat sulit untuk diaplikasikan. Dari sekian banyak walikota dan bupa� yang menjanjikan hal tersebut, hanya segelin�r yang berhasil mewujudkannya dan diakui oleh pihak luar. Setelah kegagalan memenuhi dua janji tersebut, Kota Jambi menghadapi problema tak kalah pelik, yakni penanganan sampah dan kemacetan. Kebersihan di kota ini diperjuangkan —nyaris sendirian— oleh para petugas kebersihan. Sedikit sekali keterlibatan atau par�sipasi warga kotanya. Mekanisme pembuangan sampah belum tersosialisasi dengan baik dan sarana bak penampungan sementara juga masih kurang. Di beberapa kawasan, warga kota harus berkendaraan cukup jauh untuk membuang sampah. Warga yang nekat, akhirnya “menciptakan” tempat pembuangan sampah sendiri di tanah kosong, pinggir jalan yang sepi atau bahkan di pojok rumah orang lain. Mengandalkan kegiatan kebersihan kepada petugas kontrakan, hanyalah solusi instan. Pemerintah kota dan pemuka masyarakat seharusnya menumbuhkan budaya bersih dan tanggung jawab bersama menyangkut sampah. Bukan seper� yang tampak saat ini, disaat petugas sampah membersihkan jalan, atau PNS dikerahkan gotong royong, pemilik toko atau rumah di sekitar kawasan tersebut ongkangongkang kaki saja. Pengaturan lalu lintas Kota Jambi juga amburadul. Titik macet lalu lintas dan jam rawannya telah teriden�fikasi, namun tak ada upaya untuk menanganinya secara sistema�s. Alasan badan jalan yang sempit dan tak bertambah-tambah sudah klise. Walaupun ruas jalan diperlebar, Jambi akan tetap mengalami kemacetan karena semakin banyak orang kaya yang ingin menambah jumlah mobilnya dan orang yang “kurang” kaya membeli kendaran roda dua. Pemerintah Kota Jambi belum melakukan kampanye yang efek�f untuk mendorong warganya mengurangi penggunaan kendaraan atau menganjurkan pemakaian sepeda pada hari-hari tertentu. Padahal kampanye seper� ini semakin lantang di banyak kota di Indonesia. Mengapa tak banyak yang peduli tentang kemacetan, kenyamanan berlalu lintas, polusi udara dan gaya hidup sehat sementara kesadaran serupa telah meningkat di kota lain di Indonesia ? Mudah-mudahan tulisan singkat ini dapat menginspirasi bakal calon walikota untuk membenahi kota Tanah Pilih Pesako Betuah ini. Kampanye pendidikan dan pelayanan kesehatan gra�s terlalu muluk dan sudah basi. Menjadikan Jambi kota terbaik, atau se�daknya menjadi lebih nyaman, mungkin lebih disukai oleh para pemilih cerdas di kota ini. ***

MENGUPAS LEBIH DALAM Diterbitkan Oleh

: CV. Jambi Portalindo

Pimpinan Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi

: H. Mursyid Sonsang : Doddi Irawan : Hj. Asnelly RD

Redaktur Pelaksana Redaktur

: Izwan Sholimin, H. Syafruddin : Hery FR, Suhairi, Tasman, Aldi Panri

Reporter Kota Jambi Muaro Jambi Kerinci/Sungai Penuh Merangin Sarolangun Bungo dan Tebo Batanghari Tanjung Jabung Timur Tanjung Jabung Barat Tungkal Ulu dan Merlung

: Iman Kurnia, Lery RD, Azmi Berlian, Iwan Faisal : Raden Wahyudi : Amir Syam : Sudaryanto, Erwandi : Rudy Ichwan : Budi Utomo, Hambali : Afrizal J Toisuta : Suhaili : R. Simanjuntak, : M. Hatta Z

Perwakilan Jakarta

: Bambang Susanto

Bagian Pemasaran/Sirkulasi : Abdul Mu’in Bagian Keuangan : Edy Martias Penasehat Hukum

: Kantor Hukum dan Keadilan Terpadu (KHKT) Jambi

Alamat Redaksi : Gedung InfoJambi Group Lt. 3 Jl. LKH Yoenoes Sains 42 Kebon Handil, Kota Jambi Telp. (0741) 42599 email Percetakan

: infojambi@yahoo.com : PT. Jambi Press Intermedia

Isi diluar tanggung jawab percetakan

MENGUPAS LEBIH DALAM

Lemhanas Menuju World Class

INFOJAMBI KORAN – Tidak banyak negara yang memiliki Lembaga yang mengodok calon pemimpin bangsa yang diharapkan memiliki wawasan nasional dan internasional. Salah satu Negara yang memilikinya adalah Indonesia dengan nama Lemhanas ( Lembaga Ketahanan Nasional). Hingga saat ini sudah ratusan perwira milter/ orang sipil dari berbagai negara mengiku� pendidikan di Lemhanas ini. Menurut Gubernur Lemhanas Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepanji pembentukan lemhannas pada dasarnya merupakan jawaban atas tuntutan perkembangan lingkungan strategic baik nasional dan internasional yang mengharuskan adanya integrasi dan kerjasama yang mantap serta dinamis antar para aparatur Sipil, TNI, Polri dan pimpinan Swasta Nasional serta pimpinan poli�k dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara. Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei 1965 sebagai hari berdirinya Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 tahun 1964 yang bertepatan dengan peringatan bersejarah hari kebangkitan nasional Indonesia. Pembentukan Lemhannas juga dimaksudkan sebagai salah satu urgensi nasional dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan citacita proklamasi kemerdekaan dan tujuan bangsa Indonesia serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ditengah-tengah percaturan poli�k dunia. Dewasa ini, tambah Sekretaris Utama Lemhanas, Drs. Chandra Manan Mangan, M.Sc , Lemhannas mampu membuk�kan dirinya sebagai salah satu asset bangsa yang sangat berperan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Telah menjadi kenyataan yang �dak dapat dipungkiri, karya Lemhannas telah memberikan sumbangsih yang sangat berarti bagi perjalanan bangsa Indonesia. Dari lembaga ini telah dilahirkan kader-kader pemimpin nasional yang potensial dan dari fungsi utama di bidang pengkajian telah menghasilkan konsep-konsep yang mewarnai kebijakan penyelenggaraan negara, antara lain konsep Geopoli�k Indonesia diimplementasikan dalam doktrin Wawasan Nusantara dan Geostrategi Indonesia dalam doktrin Ketahanan Nasional serta Sistem Manajemen Nasional Indonesia yang pada perkembangannya telah disepaka� bersama sebagai paradigma nasional dalam rangka Pembangunan Nasional. Sebagaimana halnya dengan ins�tusi pendidikan yang lain, dalam perjalanan sejarahnya, Lemhannas banyak mengalami perubahan didasarkan kepada kemajuan lingkungan strategic yang dihadapi tanpa mengabaikan pokok-pokok pikiran yang melandasi pembentukannya. Dari nama Lembaga Pertahanan Nasional Baca Lemhanas di Hal...11

DAFTAR NAMA PESERTA PROGRAM PENDIDIKAN SINGKAT ANGKATAN (PPSA) XVIII LEMHANNAS RI TAHUN 2012 NAMA

JABATAN

1

MAYJEN M. MUNIR

PANGKOSTRAD

2

DRS. H. MURSYID SONSANG

PWI PUSAT

3

PROF. S. HARTATI R. SURADJONO, PH.D

WAKIL REKTOR UNIVERSITAS PERTAHANAN

4

BRIGJEN TNI RUSMANTO

DANSATKOMPLEK TNI

5

MARSMA MOCH. NURULLAH

WADAN KODIKAU

6

IRJEN POLISI ANAS YUSUF, S.H, MH

STAF AHLI SOSPOL KAPOLRI

7

BRIGJEN DONI MONARDO

WADAN KOPASUS

8

IRJEN POL. PUTUT BAYU SENO

KAPOLDA JABAR

9

LAKSMA HOLOMOAN SIPAHUTAR

ASS DEPUTI V/ IV HANNEG KEMENPOLHUKAM

10

BRIGJEN DRS. ABDURRAHMAN

DIRPOLITIK BAINTELKAM POLRI

11

MAYJEN MULYONO

WADAN KODIKLAT AD

12

BRIGJEN. POL. DRS. DIDIK PURNOMO

WADIR LANTAS POLRI

13

LEON MUHAMMAD, ST, MT

DIRJEN PERLA

14

LAKSDA AGUS PURNOMO

GUBERNUR AAL

15

MAYJEN BACHTIAR

GUBERNUR AKMIL

16

DR. HJ. MARLINDA IRWANTI

WAKIL SEKJEN GOLKAR

17

MAKMUM HALIM THOHARI

KETUA DPP PPP

18

DR. IR. H. SYARIF BURHANUDDIN, M.EG

STAF AHLI KEMENPERA

19

DR. USRA HENDRA, M.SI

WADAN SKPS UNHAN

20

PROF. DR. H. FURGON HIDAYATULLAH

GURU BESAR UNIVERSITAS 11 MARET

21

MOHAMMAD IMRAN ZULKARNAIN DUKI, SE, MBA, PHD SEKRETARIS DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN

22

KOL. TATANG ADI CAHYONO

DIROP LEMHANNAS

23

MARSMA TRI BUDI SATRIO

KASKOOPSAU II

24

BRIGJEN POL. DWI PRIYATNO

KADITLATSUSJATRAN LEMDIKPOL

25

PROF. WIKU ADISASMITO, P.HD

DIREKTUR KEMENTERIAN DAN INKUBATOR UI

26

PROF. DR. INDRIATI RINI

GURU BESAR HUKUM UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

27

DR. H. RAJAB RITONGGA

DIREKTUR SDM DAN UMUM ANTARA

28

LAKSDA AGUNG PRAMONO

PANGKOLINLAMIL

29

BRIGJEN TNI ABDUL KADIR

DIREKTUR PERLINDUNGAN BNPT

30

MARSMA WARSONO

IRBINSUMBA ITJENAU MABESAU

31

PROF. DR. JANA JAHJANA ANGGADIRAJA

TENAGA PENGAJAR LEMHANAS

32

PROF. DR. ENDANG CATURWATI

KETUA STSI BANDUNG

33

BRIGJEN POL. SISTERSAIN MAMADOA

KAROJEMENGAR SERENA POLRI

34

DR. ZULKI ZULKIFLI NOOR

REKTOR UNIV. WINAYA MUKTI BANDUNG

35

DR. BENNY RANTI

KADIN PUSAT

36

BRIGJEN POL. DRS. ARIEF SULISTYANTO

DIRTIPIDEKSUS BARESKRIM POLRI

37

PRO. DR. DIAH NATALISA

KORDINATOR KOPERTIS WILAYAH III PALEMBANG

38

BRIGJEN M. IRIAWAN

DIRBINMAS BAHARKAM POLRI

39

LAKSMA. IR. YUHASTIAR

KEMENHAN

40

DR. IR. JUMAIN APE

SEKRETARIS UTAMA BPPT

41

DR. SONNY HARRY BUDIUTOMO HERMADI

KEPALA LEMBAGA DEMOGRAFI UNIVERSITAS INDONESIA

42

BRIGJEN. POL. CONDRO KIRONO

KAROBINOP SOPS POLRI

43

LAKSMA. TNI. AGUK DWI WAHYU

KADISMINPERSAL AL

44

BRIGJEN. WINARTO

WAASPER KASAD

45

IRJEN. POL. ANTON SETIADI

KADIVKUM POLRI

46

PROF. DR. SRI ROCHANA

GURU BESAR ISI SURAKARTA

47

BUDYANTO, M.EG

KETUA BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI DPP PKS

48

PROF. DR. HJ. AMANY LUBIS

WASEKJEN MUI

49

DR. IR. YUSUF SURAHMAN

DEPUTI BAKOSRTANAL

50

DR. UNTUNG SUSENO SUTARJO

STAF AHLI KEMENKES

PPSA Lemhanas Cetak Pemimpin Masa Depan Indonesia

INFOJAMBI KORAN – Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XVIII Lemhanas tahun 2012 merupakan pendidikan strategis yang bertujuan mencetak pemimpin masa depan Indonesia. Pendidikan dengan durasi 5,5 bulan ini dibuka oleh Gubernur Lemhanas 17 April lalu di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI dan akan berakhir tanggal 20 Oktober 2012. Tema yang diangkat un-

tuk angkatan ini adalah hubungan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka Keutuhan NKRI. Menurut Gubernur Lemhanas Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepanji, tema tersebut masih sangat relevan dengan kondisi saat ini serta diharapkan dapat merefleksikan pemikiran para peserta didik ke depan tentang sinergitas pembangunan antara pusat dan daerah serta antar daerah.

Program ini sendiri agak berbeda dengan program sebelumnya, dimana direncanakan para siswa melalui dua bulan pendidikan di luar kampus (pembelajaran e-learning) dan �ga bulan dalam kampus dengan sistim tatap muka. Sisanya berupa studi banding di dalam dan ke luar negeri. PPSA tahun 2012 ini diikuti 50 peserta yang berasal dari TNI AD/AL/AU, Kepolisian, PNS, Perguruan �nggi, Kadin, MUI, Parpol serta PWI. Peserta merupakan individu pilihan dari lembaga/instansi masingmasing. Peserta dari kalangan TNI/ Polri antara lain Mayjen M. Munir (Pangkostrad), Mayjen Bachtiar (Gubernur Akmil), Brigjen Mulyono (Wadankodiklat TNI AD), Brigjen Doni Monardo (Wadanjen Kopassus), Laksamana Madya Agus

Purwoto (Gubernur AAL), Laksamana Madya Agung Pramono (Pangkolinlamil) sedangkan dari Polri Irjen Pol Putut Eko Bayuseno (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Anton Setyadi (Kadivkum Polri), Irjen Pol. Anas Yusuf (Staf ahli Sospol Kapolri). Ketua PWI Jambi, Drs. H. Mursyid Sonsang ikut tergabung dalam angkatan

ke XVIII ini. Acara pembukaan dihadiri Mantan Gubernur Lemhanas Prof. Dr. Muladi, SH, Ketua Umum IKAL Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Wakasal, Irjen Kemhan, Sekjen Kemenkes, Sekjen Kemenkopolhukam, dan Aspers Kasal serta undangan lainnya. (ijc)

MAT SULO + PWI JAMBI GELAR KONFERCAB = PWI Jambi kedepannyo harus lebih maju ... + MASALAH BATUBARA TERUS BERKEPANJANGAN = Sampe sekarang dak selesai jugo ... + KOTA JAMBI BERULANG TAHUN = Selamat baelah ... + TIGA MANTAN KEPALA DAERAH TERLIBAT KORUPSI DAMKAR ? = Pantas banyak kebakaran di Jambi ko, ha..ha..ha... + WARGA BENTROK DENGAN POLISI = Iyo hebat.. polisi bae dilawan...


PROVINSI

MENGUPAS LEBIH DALAM

Mau Dibawa Kemano Truk Batubara ?

INFOJAMBI KORAN - Serba salah. Kata itu mungkin cocok disematkan pada aktivitas angkutan batubara hingga ke Pelabuhan Talang Duku. Kerusakan jalan akibat kelebihan tonase batubara menjadi masalah rumit yang dihadapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Belum selesai dengan kerusakan jalan lintas di Kabupaten Batanghari dan jalan lingkar selatan dan barat, kini ancaman kerusakan jalan menghampiri jalan-jalan dalam kota Jambi. Jalan kota yang dilalui, masuk melewa� jalan Pa�mura menuju ke Simpang Kawat, melewa� kawasan Kotabaru hingga ke Pelabuhan Talang Duku. Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor : 2330/SE/Setda.Ekbang- 3/2012 yang diberlakukan 1 Mei 2012 ter-

kesan �dak ada ar�nya. Hingga kini bisa disaksikan masih bebasnya melintas kendaraan batubara pada siang maupun malam hari. Bahkan, truk batubara lalu-lalang melintasi jalan-jalan di Kota Jambi. Sebenarnya pemerintah telah membentuk �m terpadu yang terdiri dari dinas perhubungan (dishub), dinas ESDM, Polri dan TNI guna mengatasi truk batubara ini. Hanya saja belum ada �ndakan tegas yang diberlakukan terhadap supir truk batubara yang tetap melintas dalam kota. Selain itu, para pengusaha akan diberi waktu hingga 31 Desember

2012 untuk membuat jalan sendiri. Mulai 1 Mei juga, kendaraan batubara jenis truk dan PS dibolehkan lewat jalan umum, tapi �dak diizinkan melintasi jalan Kota Jambi, melainkan lewat jalan lingkar. Pemerintah juga melarang kendaraan jenis Fuso atau tronton untuk mengangkut batubara. Kendaraan yang boleh beroperasi juga dibatasi 400 PS per hari pada pukul 18.00 hingga pukul 06.00 WIB. Solusi lantas muncul, aktivitas angkutan batubara dengan menggunakan jalur sungai. Hanya saja sungai masih harus dilakukan

pengerukan. Cara ini pun mendapat pro dan kontra dari pemerintah pusat. Lima kementerian setuju Sungai Batanghari dikeruk, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Poli�k, Hukum dan Keamanan (Polhukam), dan Kementerian Perekonomian melalui Kedepu�an Bidang Koordinasi

dikeluhkan masyarakatnya. Ia berupaya mencari langkah an�sipasi dan solusi dalam menangani masalah batubara. “Kita berbuat untuk rakyat sesuai aturan yang berlaku,” ujar Gubernur. Mengenai rencana moratorium batubara, menurut Gubernur, ada beberapa hal yang perlu diperha�kan. Ia akan memberi kesempatan pada pihak pengusaha batubara untuk membangun jalan khusus sampai 31 Desember 2012. Jika nan� angkutan batubara �dak melewati jalan khusus, Pemprov Jambi akan melakukan moratorium terhadap perusahaan-perusahaan

batubara yang membandel. Mulai 1 Mei - 31 Desember 2012 angkutan batubara dibolehkan melewa� jalan publik/umum, dengan ketentuan harus memakai mobil PS (beban 14 ton) dan �dak lebih 400 unit mobil per hari. Menanggapi waktu yang digunakan dalam mengangkut batubara, Gubernur menegaskan, hanya boleh dari jam 18.00 - 06.00 WIB. Tidak boleh lewat pada siang hari, antara jam 06.00 – 18.00 WIB. Gubernur menghimbau seluruh bupa� dan walikota yang wilayahnya dilalui angkutan batubara ikut mengawasi, disamping adanya �m terpadu. Bagi pihak yang melang-

gar akan di�ndak sesuai perda yang sudah menjadi harga ma� demi kenyamanan masyarakat. “Sanksinya sesuai perda. Bisa kurungan, bisa pula denda,” jelas HBA. Pengawasan tim terpadu akan dilakukan pada �ga sektor, yakni di mulut tambang (tempat produksi batubara), jembatan �mbang dan di jalan. Gubernur sudah beberapa kali meninjau proses pengerjaan jalan lingkar selatan dan lingkar barat. Yang jelas, mulai 1 Mei 2012 truk angkutan batubara kembali melewa� jalan lingkar, �dak boleh masuk Kota Jambi. “Saya lihat sudah bisa dilalui.

Baca Mau di Hal...11

Kalo Akhir Tahun Dak Selesai Dimoratorium

INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan sejumlah kepala SKPD menggelar rapat, terkait masalah pertambangan batubara, di rumah dinas gubernur, beberapa waktu lalu. Sebagai pimpinan daerah, HBA terus memikirkan masalah yang

Baca Kalo di Hal...11

Truk Batubara dan CPO Dak Boleh Lewat Jalan Umum INFOJAMBI KORAN — Jika jalan umum ingin tetap dalam kondisi baik maka fungsikan sesuai peruntukannya. Jangan dipakai untuk lalu-lintas kendaraan pengangkut hasil perkebunan, tambang dan hasil hutan (logging). Andai pun terpaksa, harus disesuaikan dengan tonase jalan yang dilewa�. “Jalan umum bukan untuk dilewa� mobil batubara, sawit dan CPO, termasuk mobil logging,” kata Ir Joko, Kasubdit Wilayah I C (Sumatera) Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjawab infojambi, belum lama ini. Menurut Joko, truk jenis itu harus punya jalan khusus yang dibangun sendiri, bukan melintas di jalan umum. Kondisi jalan

nasional di Jambi, mulai dari Bungo, Tebo, Sarolangun, Muara Bulian hingga jalan lingkar Kota Jambi —lingkar barat, selatan dan timur— menuju Pelabuhan Talang Duku, banyak rusak karena dilewati truk batubara dan CPO. “Itu makanya gunakan jalan sesuai fungsinya. Jalan umum �dak untuk mobil tangki CPO dan truk batubara,” tandas Joko. Sejumlah pengusaha batubara yang beroperasi di Provinsi Jambi saat ini memang tengah menyusun rencana membangun jalan khusus. Joko sangat mendukung rencana itu dan berharap semua pihak ikut mendorongnya agar cepat terwujud. Menurut Joko, bila nan� truk batubara dan sejenisnya sudah

memiliki jalan sendiri atau perbaikinya, karena jalan akan tetap cepat rusak lantaran jalan khusus, dipastikan dilewa� truk yang bobotnya melebihi tonase jalan. (tas) semua jalan di Jambi akan bisa baik. Dalam kondisi sekarang pemerintah puINFOJAMBI KORAN — Keru- Provinsi Jambi, baik yang sat tidak sanggup memsakan jalan di Provinsi Jambi disebabkan oleh truk baakibat angkutan batubara di- tubara maupun memang rasakan sangat mengganggu rusak dengan sendirinya. Zainul berharap pemerintah ak�vitas masyarakat. Solusi terbaik dari pemerintah san- mengambil kebijakan densampai ke Pelabuhan Talang gat dibutuhkan. gan �dak menyatukan jalan Duku. “Kito berharap ado solusi angkutan batubara dengan “Jalur sungai mungkin lebih terbaik dari pemerintah. pengguna jalan umum. “Kalo tepat digunakan untuk pengiri- Macam mano caronyo pe- dipisahkan pengguna jalan man batubara,” ungkap pria rusahan batubara tetap ja- lain �dak terganggu dengan yang disapa Nanda ini. lan, tapi masyarakat aman laju kendaraan batubara,” Selama ini, lanjut Nanda, di jalan,” ujar Zainul Arifin, ungkap Zainul. (wan) pemerintah terkesan lemah warga Simpang III Sipin, Kota dalam mengambil kebijakan Jambi. terkait angkutan batubara. Menurut Zainul, sangat Tidak ada �ndakan tegas yang �dak bijak kalau pemerintah dilakukan pemerintah. Con- menghen�kan ak�vitas tamtoh, kebijakan larangan truk bang batubara, karena dari batubara dan CPO melintas sektor batubara akan dalam kota. Kebijakan itu memberi sumbangan nyatanya mendapat perlawa- bagi pendapatan asli nan dari para supir. Walhasil, daerah (PAD). truk batubara dengan leluasa Karena itu pemertetap masuk kota. intah diharap harus “ Ko n s e ku e n s i nya j a l a n lebih memprioritasdalam kota Jambi teran- kan perbaikan jalancam hancur,” ungkap Nanda. jalan yang rusak di (wan)

Melanggar ! Langsung Tilang Bae INFOJAMBI KORAN — Ak�vitas angkutan batubara sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Jamb i , terutama p en g guna jalan. Truk b a t u b a ra yang dilarang melintas dalam

kota per 1 Mei 2012, ternyata tetap nekat melintas hingga saat ini. Tindakan tegas petugas diharapkan mampu menegakkan keputusan yang dibuat. Jika ada truk yang nekat masuk kota, maka tanpa negosiasi langsung di�lang. “Gampang saja mengatasi truk masuk kota, tapi memang harus tegas petugasnya. Jika ada truk yang nekat masuk, langsung tilang dan segera kenakan sanksi,” ujar Finanda Wahyu Prima, mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (Unja). Menurut pria bertubuh gempal ini, solusi terbaik adalah dengan menggunakan jalur Sungai Batanghari untuk proses pengiriman batubara

Berharap Ado Solusinyo

EDISI 7 MEI 2012

3

Batubara Dak Ado Gunonyo Buat Jambi INFOJAMBI KORAN — Keberadaan batubara di Provinsi Jambi dinilai �dak banyak memberikan manfaat terhadap pembangunan daerah Jambi. Pendapat itu dikemukan oleh Guru Besar Universitas Jambi (Unja), Amri Amir. Menurut Amri, keberadaan perusahaan batubara di Jambi �dak banyak manfaatnya. Pendapatan yang diperoleh Provinsi Jambi dari usaha tambang batubara sangat kecil. Selain itu juga �dak sesuai dengan kerusakan infrastruktur, terutama jalan. “Batubara �dak ada gunanya buat Jambi,” ujar Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Unja ini. Dari 385 perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Jambi, royal� tahun 2012 diperkirakan hanya Rp 77 miliar. Sementara perkiraan penerimaan dari landrent (sewa tanah) sebesar Rp 3,667 miliar. Jumlah ini disumbang tujuh kabupaten penghasil batubara di Jambi. Sementara anggaran yang dikeluarkan untuk memperbaiki jalan mencapai ratusan miliar rupiah se�ap tahun. Data ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 2965 K/80/MEM 2011 tertanggal 18 November 2011. Tujuh daerah disebut sebagai penyumbang royal� adalah Bungo dengan izin IUP, PKP2B sebesar Rp 65,16 miliar, Batanghari IUP,PKP2B sebesar Rp 8 miliar, Sarolangun IUP, PKP2B sebesar Rp 5,6 miliar. Sedangkan Kabupaten Merangin dengan izin IUP diperkirakan menyumbang royalti sebesar Rp 4,5 miliar, menyusul Tebo Rp 2,2 miliar, Muaro Jambi Rp 900 juta dan Tanjung Jabung Barat Rp 225 juta. Menurut pria kelahiran Palembang 27 November 1954 tersebut, untuk mengatasi masalah batubara saat ini pemerintah harus menghen�kan sementara ak�vitas tambang batubara. Saat itulah pemerintah memperbaiki jalan yang rusak atau membuat jalan khusus angkutan batubara. “Batubara di Jambi kan masih muda (baru), pemerintah bisa menghentikan sementara, kemudian memperbaiki jalan yang rusak, baru batubara kembali dihidupkan,” ungkapnya. Pengalihan arus angkutan batubara menggunakan jalur Sungai Batanghari menjadi alterna�f mengatasi kerusakan jalan akibat angkutan batubara. “Bisa lewat jalur sungai. Itu lebih aman. Memang waktu tempuhnya menjadi lebih lama,” ujar Amri. Mengenai truk batubara yang tetap melintas di dalam kota Jambi, dosen senior Unja ini berharap pemerintah bersikap tegas. Jika telah dibuat peraturan truk dilarang masuk kota, maka harus diambil �ndakan bagi yang melanggarnya. “Pemerintah harus tegas. Jika sudah dilarang, ya jangan dibiarkan masuk. Kasihan masyarakat, kenyamanan pengguna jalan jadi terganggu,” tegasnya. Mantan Dekan FE Unja ini khawa�r, jika truk batubara tetap dibiarkan melintas dalam kota, bukan �dak mungkin jalanan dalam kota akan hancur. “Coba lihat jalan di kawasan Pa�mura, Simpang Rimbo, sudah hancur. Disana juga sering macet. Kasihan mahasiswa yang ingin pergi kuliah ke kampus Mendalo,” pungkas Amri. (wan)

Nilai Ekspor Besak, Tapi Royal� Kecik Nian INFOJAMBI KORAN — Badan Pusat Sta�s�k (BPS) Jambi mencatat nilai ekspor batubara dari Provinsi Jambi sejak Januari hingga Februari 2012 sudah mencapai US$31,39 juta. Data yang tercatat di BPS, sejak Januari hingga Februari nilai ekspor batubara Jambi meningkat dari 9,08 juta dolar AS menjadi 22,30 juta dolar AS. Secara kumula�f pada Januari hingga Februari 2011 dengan periode yang sama pada 2012, ekspor batubara Jambi mengalami kenaikan sebesar 64,25 persen yakni dari 19,11 juta dolar AS menjadi 31,39 juta dolar AS. Ekspor batubara Jambi menjadi penyumbang terbesar pada kelompok komodi� ekspor pertambangan disusul minyak dan gas (migas) yang menyumbang sebesar 29,77 juta dolar AS. Sementara, dari 385 perusahaan tambang batubara yang beroperasi di Jambi, royal� tahun 2012 diperkirakan hanya Rp 77 miliar. Perkiraan penerimaan dari Baca Nilai di Hal...11


4

EDISI 7 MEI 2012

Kuluk Warnai HUT Kota Jambi INFOJAMBI KORAN — Sebagai ajang memperkenalkan dan mendukung program kecintaan terhadap penutup kepala wanita khas Jambi (kuluk), Ikatan Isteri Dewan Kota Jambi bakal mewarnai paripurna HUT Kota Jambi dengan menggunakan kuluk. “Kami akan menggunakan kuluk pada saat paripurna HUT Kota Jambi nan� sebagai ajang promosi pakaian khas Jambi,” papar Ketua Ikatan Isteri Dewan Kota Jambi, Ny Yuliar� Zainal SE, disela-sela kegiatan pela�han pemasangan kuluk di gedung DPRD Kota Jambi. Menurut Yuliarti, kuluk merupakan khazanah kekayaan budaya dan adat dalam berbusana yang perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan secara nasional, bahkan internasional melalui berbagai kegiatan. Pemakaian kuluk akan terus dilakukan pada peringatan HUT Kota Jambi. Sebagai pecinta busana muslimah, Yuliar� mengatakan, kuluk dapat menambah pengguna jilbab lebih modis dengan perpaduan budaya yang bersendikan agama. Kuluk memang bukan jilbab, tapi bisa menambah pengguna jilbab jadi lebih modis dan ngetren. Tidak hanya modis dan dapat dipadukan dengan busana muslimah, kuluk juga sarat makna dan dapat digunakan dalam berbagai busana sesuai dengan kegiatannya, mulai dari ke sawah hingga kegiatan besar, seper� perayaan ulang tahun daerah Hal ini perlu dikembangkan dan dibudayakan. (hry)

Perahu Naga Ajang Pamungkas HUT ke-66 Kota Jambi INFOJAMBI KORAN — Seperti perayaan HUT pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan lomba balap perahu naga bakal menjadi ajang pamungkas kegiatan perayaan HUT ke-66 Kota Jambi 17 Mei 2012. “Tidak lengkap dan kurang meriah bila HUT Kota Jambi tahun ini �dak menghadirkan lomba balap perahu naga,” kata Kabag Humas Pemkot Jambi, M Yasir S.Sos.I, pada wartawan, di Balai Kota Jambi. Kegiatan lomba balap perahu naga dan perahu tradisional yang bakal digelar di Sungai Batanghari, Taman Tanggo Rajo, 22 Mei mendatang, akan menjadi daya tarik tersendiri dan selalu menjadi dambaan warga sebagai ajang olahraga dan daya tarik wisata. Tidak hanya ajang olahraga dan hiburan masyarakat. Kegiatan yang akan diiku� seluruh kelurahan dan dinas itu nan�nya menjadi ajang promosi wisata Kota Jambi kepada ratusan Ketua DPRD Kota se-Indonesia yang bertepatan mengiku� Rakernas Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Kota Jambi. ”Lomba balap perahu naga dan tradisional merupakan kegiatan pamungkas HUT ke-66 Kota Jambi,” jelas Yasir. (hry)

Ratusan Ketua DPRD Bakal Hadiri Paripurna HUT Kota Jambi INFOJAMBI KORAN — Ditunjuknya Kota Jambi sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Rakornas Adeksi), bakal memberi warna tersendiri pada rapat paripurna memperingat HUT ke-66 Kota Jambi. “Paripurna HUT Kota Jambi tahun ini bakal dihadiri ratusan Ketua DPRD Kota se-Indonesia,” papar Kabag Persidangan DPRD Kota Jambi, Abdullah Sani, ketika ditanya soal persiapan paripurna HUT Kota Jambi. Abdullah mengungkapkan, untuk undangan khusus pihaknya sudah menyiapkan 1.500 lembar undangan yang dikirim ke beberapa unsur dan tokoh masyarakat. Tidak hanya itu, sekretariat dewan juga mengundang para mantan walikota, bupati, ketua DPRD dan sekwan seProvinsi Jambi. Bagi yang telah wafat, panitia mengundang para isterinya. Menyambut HUT ke-66 Kota Jambi, Setwan DPRD Kota Jambi membenahi dan menghias gedung rakyat itu dengan memasang bendera agar lebih semarak saat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei mendatang. Selain itu, pihak setwan juga mengambil langkah persiapan agar paripurna dapat berjalan dengan baik, seperti meminta PLN menyiapkan cadangan genset dan tidak ada pemadaman listrik selama paripurna berlangsung. “Kita berharap paripurna HUT Kota Jambi itu berjalan lancar dan istimewa,” tandas Abdullah. (hry)

KOTA

MENGUPAS LEBIH DALAM

HUT ke-66 Kota Jambi Meriah dan Istimewa INFOJAMBI KORAN — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kota Jambi tahun 2012 akan menjadi peringatan paling istimewa dan perayaan yang meriah serta penuh makna. Yang �dak kalah pen�ngnya, ruh peringatan HUT ke-66 Kota Jambi akan menjadikan spirit baru untuk menjadikan Kota Jambi menjadi lebih baik. Kemeriahan tampak dari beberapa kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-66 Kota Jambi yang diiku�

ribuan massa, seper� lomba lari 10K dan pamungkas perayaan akan digelar lomba balap perahu naga dan tradisional yang menjadi simbol kecintaan terhadap budaya daerah. Istimewanya, pada hari puncak peringatan HUT ke-66 Kota Jambi yang ditandai dengan rapat paripurna is�mewa DPRD Kota Jambi, dijadwalkan bakal dihadiri ratusan Ketua DPRD Kota se-Indonesia, para tokoh masyarakat dan undangan istemewa lainnya mencapai 1.500

undangan. Menurut Walikota Jambi, dr HR Bambang Priyanto, yang paling pen�ng dari peringatan HUT Kota Jambi tahun ini adalah dapat membangkitkan spirit semua elemen masyarakat dan pemerintahan Kota Jambi untuk menjadikan Kota Jambi lebih baik dari sebelumnya. “Kita berharap melalui spirit HUT ke-66 Kota Jambi ini akan membawa kembali piala adipura ke Kota Jambi. Meski saat ini masih dalam proses penilaian, namun melihat kinerja

aparatur dan par�sipasi masyarakat, peluang Kota Jambi mendapat piala adipura masih terbuka lebar. Karena itu dibutuhkan perjuangan semua elemen,” ujar Bambang. Rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Jambi mencerminkan kemeriahan yang dapat dinikma� masyarakat, membangkitkan kecintaan terhadap budaya dan memberi spirit pembangunan pada Kota Jambi, sesuai visi-misi Kota Jambi Bernas 2013 menuju Jambi Emas 2015. (hry/adv)

Membangun Kecintaan Budaya dan Olahraga INFOJAMBIKORAN — Serangkaian kegiatan peringatan HUT ke-66 Kota Jambi yang bakal digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama masyarakat merupakan upaya membangun kecintaan masyarakat terhadap budaya dan olahraga. Untuk itulah dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-66 Kota Jambi sejumlah kegiatan melibatkan masyarakat dengan kegiatan olahraga dan budaya, seper� parade budaya dan lomba perahu naga. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, MENUJU JAMBI BERNAS 2013

Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Jambi, Weno Iskandar, kepada infojambi mengatakan, khusus kegiatan parade budaya diawali dengan penyambutan wisatawan di Bandara Sultan Thaha, 17 Mei pagi. Kemudian pada tanggal 18-19 Mei, digelar fes�val tari daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, lomba tari kreasi daerah antar sanggar se-Kota Jambi diselenggarakan di Taman Hiburan Remaja Kota Baru. Bukan hanya itu, pada tanggal 20 Mei digelar pawai budaya mul�et-

nis antar kecamatan se-Kota Jambi, dalam bentuk berjalan kaki, dimulai dari depan Asrama Haji Kota Baru dan berakhir di kantor DPRD Kota. Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Kota Jambi, Subhi S.Sos MM, menambahkan, khusus rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka HUT ke-66 Kota Jambi, pihaknya mengadakan lomba Lari 10K terbuka untuk Provinsi Jambi yang diikuti 2.000 peserta dari berbagai kalangan. Subhi menilai, melihat apresiasi dan antusias masyarakat mengiku� ajang lomba Lari 10K dapat mem-

bangun dan meningkatkan gairah serta kecintaan masyarakat terhadap dunia olahraga. Apalagi olahraga lari merupakan dasar semua cabang olahraga. “Dengan semangat yang terbangun melalui kegiatan HUT Kota Jambi, kedepan kami akan berusaha menggelar kegiatan seperti ini secara lebih luas lagi. Terbuka untuk seSumatera. Tahun depan kami akan menggelar even ini pada HUT Kota dan peringatan Hari Olahraga,” papar mantan Kabag Humas Pemkot Jambi ini. (tas/hry)


POLHUKRIM Tigo Mantan Kepalo Daerah Jadi Tersangko Kasus Damkar

EDISI 7 MEI 2012

MENGUPAS LEBIH DALAM

INFOJAMBI KORAN — Kejaksaan menetapkan tiga orang mantan kepala daerah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). Mereka adalah mantan Bupa� Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Abdullah Hich, mantan Walikota Jambi Arifin Manap dan mantan Bupa� Tebo Madjid Mu’az. Mantan Bupati Tanjabtim, Abdullah Hich, lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Sabak. Ia disangka terlibat kasus korupsi pengadaan mobil damkar senilai Rp 1,1 miliar pada tahun 2004. Setelah resmi menetapkan status tersangka, Kejari Muara Sabak langsung menerbitkan surat cekal bagi Abdullah Hich, karena khawa�r melarikan diri ke luar negeri. Abdullah Hich ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, mantan Sekda Tanjab�m Syarifuddin Fadhil dan mantan Kepala Bappeda Tanjab�m Suparno. Setelah Abdullah Hich, giliran kejaksaan menetapkan mantan Walikota Jambi, Arifin Manap, sebagai tersangka bersama mantan Ketua DPRD Kota Jambi dan mantan Kepala Dinas Damkar Kota Jambi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil damkar senilai Rp 1,2 miliar. “ini hasil ekspos kejaksaan. Ditemukan pelanggaran tindak pidana korupsi dan ada

perbuatan melawan hukum, sehingga kasus ini di�ngkatkan statusnya. Ke�ga orang menjadi tersangka, yakni Arifien Manap mantan Walikota Jambi, Zulkifli Somad mantan Ketua DPRD Kota Jambi dan mantan kepala dinas Damkar Arifuddin Yasak,” ujar Aspidsus Keja� Jambi, Masyrobi belum lama ini. Masyrobi mengungkapkan, ke�ga mantan pejabat Kota Jambi tersebut ditetapkan menjadi tersangka karena dinilai yang paling bertanggungjawab atas proyek pengadaan mobil damkar sebanyak dua unit untuk Pemerintah Kota Jambi. “Saat ini ada beberapa kejari di lingkungan Keja� Jambi yang tengah melakukan pemeriksaan kasus korupsi pengadaan mobil damkar. Penyelidikan di daerah langsung dilakukan masing-masing kejari,” ungkap Masyrobi. Untuk penanganannya Kejaksaan Tinggi (Keja�) Jambi minta pada kejari setempat untuk mengusut dugaan �ndak pidana korupsi pengadaan mobil damkar dengan meningkatkan statusnya ke tahap penyidikan dan mencari siapa yang bertanggungjawan atas kasus tersebut. Mantan Bupati Tebo, Majid Mu’az, kebagian giliran selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka, setelah Hich dan Arifin Manap. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan mobil damkar tahun 2004-2005. Penetapan status tersangka oleh Ke-

Di Batanghari Jugo Ado Kasus Mobil Damkar

Abdul Fattah

INFOJAMBI KORAN — Meski terbilang yang paling lambat dibanding Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Sabak, Kota Jambi dan Tebo, pihak Kejari Muara Bulian akan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) tahun 2004 di Pemkab Batanghari. Asintel Kejati Jambi, Wito, mengungkapkan, Kejari Muara Bulian akan menyebutkan nama

dua orang yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan mobil damkar tersebut. “Dari informasi yang saya dapat dari Kajari Muara Bulian, sudah ada dua orang calon tersangka, tapi namanya belum bisa diungkapkan,” ujar Wito baru-baru ini. Wito menambahkan, pihak kejaksaan kesulitan melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Batanghari, Abdul Fa�ah, yang hingga saat ini masih ak�f menjabat, lantaran terkendala izin dari Presiden. “Memang kami kesulitan memeriksa Fa�ah, karena terkendala izin, mengingat yang bersangkutan masih ak�f menjabat sebagai Bupa� Batanghari. Harus ada izin dari Presiden dulu baru bisa diperiksa,” jelas Wito. (ald)

jari Muara Tebo tersebut mulai terhitung 1 Mei 2012. Selain Madjid Mu’az, Kejari Muara Tebo juga menetapkan Raden Hasan Basri (RBH) yang kini menjabat camat di Tebo sebagai tersangka. RHB diduga ikut terlibat karena masa itu ia menjabat pimpinan proyek (pimpro) dalam pengadaan mobil damkar senilai Rp 2 miliar itu. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Tebo, Rahman Dwi Saputra, membenarkan tentang penetapan status tersangka terhadap Madjid Mu’az dan RHB. Status tersangka ditetapkan setelah pihak kejak-

19 Saksi Diminta Keterangan INFOJAMBI KORAN — Hingga kini pihak kejaksaan sudah memanggil para saksi untuk dimintai keterangan sebanyak 17 orang, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). Rincinya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi sepuluh orang dan Kejari Tebo sembilan orang. Namun sayangnya, pihak Kejari Jambi terkesan tertutup mengenai iden�tas saksi yang sudah diperiksa. Dari hasil pantauan di lapangan, dari sepuluh orang saksi yang diperiksa, hanya tujuh orang yang diketahui identitasnya, yakni mantan anggota dewan yang juga anggota Banggar DPRD Kota Jambi dari PDI-P Musa Munir, dari Partai Golkar Abdullah Syargawi, sekretaris pani�a pengadaan Dadang Drajat, ketua pemeriksaan barang Syahroni, anggota pemeriksaan barang Suwito, ketua panitia pengadaan Rianto dan bagian keuangan Kantor Damkar Kota Jambi Zainuddin. Sementara �ga orang lainnya yang telah dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dua unit mobil damkar senilai Rp 2 miliar lebih tersebut, Kasi Pidsus Kejari Jambi, Raadi enggan berkomentar banyak. “Nan� ya, tunggu perkembangan selanjutnya,” ujarnya singkat pada wartawan, beberapa waktu lalu. Kejari Muara Tebo kembali

Jadi Tersangko, Hich Balekin Duit INFOJAMBI KORAN — Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) senilai Rp 1,1 miliar pada tahun 2004, mantan Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), H Abdullah Hich, mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 650 juta. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Sabak, Bambang Permadi, membenarkan Abdullah Hich yang sudah ditetapkan sebagai tersangka menyerahkan uang gan� rugi atas kasus tersebut. “Ia menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan uang kerugian negara sebesar Rp 650 juta hasil audit BPKP,” ujar Bambang. Bambang menuturkan, selain mengembalikan uang, Hich

H Abdullah Hich

juga mintai keterangan dengan didampingi seorang penasihat hukumnya. Dalam klarifikasi itu Hich berstatus sebagai saksi untuk dua tersangka, mantan Sekda Tanjab�m Syarifuddin Fadhil dan mantan Kepala Bappeda Tanjab�m Suparno. “Masing masing tersangka diperiksa sebagai saksi atas

saan memeriksa sejumlah saksi. “Benar. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada 1 Mei kemarin,” ujar Rahman. Menurut Rahman, Madjid Mu’az dan RHB bisa saja ditahan. Namun saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan saksi-saksi. Madjid Mu’az sendiri disebut-sebut sudah mengembalikan kerugian negara sekitar Rp 945 juta. “Untuk mengungkap kasus ini kami memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan,” kata Rahman Dwi Saputra. (ald)

tersangka lainnya,” tutur Bambang. Penasihat hukum Abdullah Hich, Sarbaini, menjelaskan, pengembalian uang itu merupakan i�kad baik kliennya dalam mematuhi proses hukum. Hich, Syarifuddin Fadhil dan Suparno bakal dijerat dengan pasal 2 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider pasal 3 UU yang sama, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara, atau denda maksimal Rp 1 miliar. Berdasarkan hasil temuan BPKP, kerugian negara akibat �ndakan para tersangka mencapai Rp 650 juta. Barang buk� satu unit mobil damkar dilengkapi alat pompa merk Tohatsu V 80 ASM di��pkan di Dinas Tata Kota dan Pertamanan Tanjab�m. (hip)

Madjid Mu’az

Arifien Manap

melakukan pemanggilan dan memeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Dari 13 saksi yang diperiksa, sudah sembilan orang yang diperiksa ulang. “Prosesnya terus berjalan. Sejauh ini kami sudah memanggil sembilan saksi terkait kasus tersebut. Dari 13 saksi yang kami panggil sebelumnya dan dalam waktu dekat empat saksi lagi akan dipanggil untuk menjalani proses pemeriksaan,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Tebo, Rahman Dwi Saputra. Dwi menjelaskan, dari 13 saksi yang akan dipanggil tersebut dian-

taranya mantan Sekda Tebo Ridham Priskap. Nantinya untuk tahap pertama akan dipanggil dan kemungkinan akan ada pemeriksaan lanjutan tahap kedua. “Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru, tergantung dari hasil pemeriksaan saksi-saksi. Yang jelas saat ini kami fokus pada pemeriksaan saksi dan dokumen-dokumen yang ada, diantaranya kontrak fik�f,” jelas Dwi. Hanya saja Kejari Tebo belum bisa memas�kan kapan akan melakukan pemanggilan terhadap mantan Bupati Tebo, Madjid Mu’az. (ijc)

5

Kasus Damkar Berawal Dari Surat Sak� INFOJAMBI KORAN — Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang kini tengah dalam penyidikan pihak kejaksaan, berawal dari adanya surat sak� berupa radiogram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) masa dijabat Hari Sabarno periode 2001-2004 yang ditujukan kepada beberapa daerah. Radiogram No. 0271/1496/OTDA yang diterbitkan 13 Desember 2002 oleh Hari Sabarno yang ditandatangani oleh Dirjen Otonomi Daerah saat itu, Oentarto Sindung Mawardi, memerintahkan kepada kepala daerah untuk melakukan pengadaan mobil damkar di 22 wilayah. Dalam radiogram tersebut sudah ditentukan jenis dan merek mobil damkar yang harus dibeli. Tidak hanya itu, dalam surat sak� tersebut juga memerintahkan pembelian pada satu perusahaaan yang sudah ditunjuk. Akibatnya, proses pengadaan mobil damkar �dak dilakukan sesuai mekanisme yang diatur Keppres 80/2003, melainkan dilakukan dengan penunjukan langsung. Daerah yang menerima radiogram tersebut diperintahkan membeli mobil damkar type 80 ASM merk Morita. Menariknya, mobil dengan type tersebut hanya didistribusikan oleh PT Istana Sarana Raya milik Almarhum Hengky Samuel Daud. Surat sak� tersebut dijadikan dasar pengadaan mobil damkar tahun 2003 – 2005 oleh sejumlah kepala daerah. Hengky memperoleh Rp 227 miliar dari penjualan mobil damkar tersebut, padahal berdasar audit BPK nilai total seharusnya lebih rendah, karena harga pokok penjualan per unit hanya Rp 339 juta. Tak hanya itu, Mendagri juga menyetujui surat permohonan pembebasan bea masuk terhadap delapan unit mobil damkar merk Morita dari PT Santal Nusantara, juga perusahaan milik Hengky. Akibatnya, negara dirugikan Rp 86,78 miliar dan Rp 10,9 miliar untuk pembebasan bea masuk. Hari Sabarno dikabarkan menerima uang Rp 396 juta dari Hengky. Akhirnya Hari Sabarno divonis bersalah oleh Majelis Hakim Tipikor, Januari 2012, dengan pidana penjara dua tahun enam bulan dan denda Rp 150 juta subsider �ga bulan kurungan. Hari terbuk� bersalah melakukan �ndakan korupsi dalam pengadaan mobil damkar di 22 daerah, sebagaimana diatur pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan �ndak pidana korupsi. Empat daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi juga kebagian imbas radiogram itu. Kini pihak kejaksaan tengah melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi pengadaan mobil damkar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab�m), Kota Jambi, Tebo dan Batanghari. Bahkan, tiga mantan kepala daerah sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik kejaksaan. Sedangkan satu orang kepala daerah masih belum bisa dilakukan pemeriksaan, karena masih ak�f menjabat saat ini. Tidak hanya kepala daerah yang dijadikan tersangka. Kejaksaan juga menetapkan mantan Ketua DPRD, sekda, kepala dinas terkait dan pimpinan proyek sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil damkar. Awalnya kasus tersebut diselidiki oleh KPK. Beberapa kali KPK datang ke Jambi dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, dan kini diserahkan ke pihak kejaksaan di masing-masing daerah. (ald)

Tanjab�m Dak Punyo Mobil Damkar INFOJAMBI KORAN — Sejak ditetapkannya mantan Bupati Tanjabtim, Abdullah Hich sebagai tersangka dugaan kasus korupsi proyek pengadaan mobil damkar, pihak Dinas Perkotaan Tanjab�m dilarang mengoperasikan mobil damkar yang berstatus barang buk�. Kepala Dinas Perkotaan Tanjab�m, Nuri, mengaku menerima surat dari DPPKAD Tanjabtim dan Kejari Muara Sabak, berisi larangan mengoperasikan mobil damkar yang dijadikan barang buk� oleh kejaksaan dalam kasus tersebut. Setelah mendapatkan surat tersebut, pihak dinas perkotaan saat ini tidak memiliki mobil damkar, karena selama ini mereka hanya memiliki satu unit armada mobil damkar. Satusatunya mobil yang ada justeru �dak boleh dipakai. Hal itu tentu saja merugikan masyarakat. Terbukti, belum lama ini pernah terjadi kebakaran

Baca Cuma di Hal...11

di daerah Tanjung Batu. Meski mobil damkar itu tidak boleh dipakai, pihak dinas perkotaan mau tak mau harus menurunkan kendaraan itu. “Kami takut masyarakat marah kalau �dak dibantu. Tidak ada jalan lain, kami ambil kebijakan sendiri untuk membantu kebakaran itu,” ujar Nuri. Nuri mengungkapkan, untuk menangani kebakaran di Tanjab�m, dinas perkotaan mengirim surat ke Kejari Muara Sabak,

minta agar mobil damkar yang dijadikan BB tersebut boleh dipakai. Tapi surat itu belum mendapat respon. “Karena Tanjab�m baru punya satu unit mobil damkar, kami akan mengajukan satu mobil lagi. Apalagi mobil yang ada saat ini sudah berusia tua. Insya Allah kami ajukan lagi dengan jalan yang benar agar tidak tersandung masalah,” ungkap Nuri. (hip)


6

INFO

EDISI 7 MEI 2012

Penyebab Gangguan Kesehatan Wanita R I S E T yang dilakukan Badan Kesehatan Masyarakat Barcelona terhadap orang-orang Spanyol yang dipimpin oleh Davide Malmusi menunjukkan bahwa wanita mengalami gangguan kesehatan lebih sering dibandingkan pria. Hasil peneli�an yang dimuat dalam European Journal of Public Health menemukan bahwa wanita lebih sering mengalami nyeri otot kronis, gangguan mental, seper� depresi dan arthri�s. Kenapa hal ini bisa terjadi ? Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab gangguan kesehatan wanita : 1. Gene�k/ Keturunan Beberapa penyakit tertentu bisa diturunkan oleh orang tua kepada anaknya. Misal, jika orang tua menderita diabetes, darah tinggi, jantung, keturunannya bisa juga mengidap penyakit yang sama. Namun perlu diingat bahwa penyakit ini �dak hanya diturunkan kepada keturunan perempuan tapi juga laki- laki. 2. Pola Hidup Wanita dianggap mahluk lemah. Namun dibalik kelemahannya ada kekuatan yang tersimpan. Sebagai contoh, jika wanita sakit, mereka lebih serius mencari obatnya. Mereka ingat bahwa ada anak- anak dan suami yang mesti dijaga dan dirawat. Jika mereka sakit, mereka lebih proha�n terhadap keluarganya yang �dak terurus dibandingkan dengan keadaan sendiri yang sedang sakit. Beda halnya dengan lakilaki yang kadang �dak sensi�f jika sedang sakit. Pola hidup wanita pun lebih teratur dibanding kaum pria. Mereka suka merawat diri dengan ikut sanggar kebugaran, atau perawatan kecan�kan. Pola hidup yang sehat seper� is�rahat secukupnya, jauhi kehidupan malam, olahraga teratur, jauhi narkoba, hindari seks sebelum nikah, dan sebagainya haruslah dilakukan agar terhindar dari penyakit 3. Pola Makan Makanan yang �dak benar bisa mengganggu kesehatan. Dianjurkan bagi wanita yang sudah berusia 40 tahun keatas untuk mengkonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan lauk dan nasi. Namun �dak semua buahan baik bagi para penderita penyakit. Durian dan nangka sangat �dak dianjurkan bagi penderita tumor, kolesterol, kanker, diabetes dan darah �nggi. Pilihlah makanan yang bergizi dan aman, kurangi makanan serba manis, jangan terlalu sering menikma� makanan kalengan atau makanan yang banyak mengandung pengawet serta �dak mengkonsumsi minuman keras atau bersoda. 4. Salah Memilih Terapi Kecan�kan Perawatan kecantikan yang berlebihan bisa berakibat fatal disebabkan produk yang tidak sesuai dengan kondisi wajah dan badan atau mengandung zat- zat berbahaya. Salah salah bisa mengakibatkan alergi, atau bahkan kanker. Banyak produk perawatan wajah mengandung merkuri sehingga mengakibatkan kanker. Jadi lebih baik memilih produk yang aman dan alami untuk perawatan ini. 5. Stress Stress bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti sakit kepala, sakit perut, sulit �dur, gangguan pencernaan, atau gangguan organ tubuh lainnya. Stres seharusnya diarahkan ke kegiatan posi�f. (ler/dari berbagai sumber)

MENGUPAS LEBIH DALAM

Yusniana Tekankan Penggunaan Produk Lokal

Belum Siap Mengantisipasi Perubahan PERTUMBUHAN Kota Jambi yang cepat, memunculkan dampak sosial, ekonomi, dan keamanan yang dirasakan langsung oleh para penghuninya. Sayangnya, muncul kesan kuat bahwa pejabat kota ini lamban dalam mengan�sipasi perubahan tersebut. Se�daknya hal itu terungkap dari wawancara Infojambi Koran dengan �ga ibu rumah tangga di kota ini. Berikut rangkumannya. SEBAGAI sebuah kota hunian, Jambi cukup nyaman bagi Dra. Juslina Ernawati. Indikatornya adalah �ngkat kriminalitas yang rendah, tak adanya konflik suku agama dan ras (SARA) serta harga sembilan bahan pokok (sem-

bako) yang rela�f murah. “Itulah sisi posi�f Kota Jambi,” ucap ibu dua putra yang telah beranjak dewasa dan guru MAN Model Jambi ini. Pendapat ini disetujui dua ibu rumahtangga lain, Vina dan Des. “Jauh lebih mu-

Dra. Juslina Ernawati

Des

Vina

rah biaya hidup di sini dibanding Pekanbaru,” tambah Vina yang pernah menetap di ibukota Provinsi Riau tersebut. Menurut Des yang bekerja sebagai staf administrasi di sebuah kampus swasta, Jambi punya peluang untuk maju pesat asalkan pejabatnya betul-betul mementingkan kemaslahatan bersama. Wanita berkulit kuning langsat ini mengharapkan para pemimpin dan calon pemimpin Jambi memenuhi janji kampanye mereka. “Saya sudah kerasan tinggal di Jambi. Kota ini seper� rumah kedua bagi saya,” aku wanita 36 tahun yang lahir dan dibesarkan di Tangerang ini. Senangnya Des di kota ini antara lain karena wa rga nya ya n g ra mah dan berasal dari mul� etnis. Penggemar makanan enak ini pun dapat mencicipi ragam masakan dan jajanan nusantara di kota Jambi. Meski cukup merasa nyaman �nggal di Jambi, namun Vina menganggap kota ini mulai tidak aman. Rumah ibu 2 anak ini telah dua kali kemalingan. “Tidak ada ronda di kompleks kami.

Saya dan suami sangat berhati-hati sekarang agar tidak kemasukan maling lagi,” ucap guru Bimbel ini. Selain keluhan keamanan, ke�ga wanita ini dengan suara bulat merasa terganggu dengan semakin buruknya kondisi infrastruktur jalan. Di kawasan tempat �nggal Des di Simpang Rimbo dan sekitarnya kondisi jalan berlubang dan membahayakan, terutama bagi pengendara motor. “Pemerintah harusnya lebih concern. Kan jalan pen�ng buat siapa saja. Masa jalan banyak lubang gitu dibiarin aja,” lanjut perempuan can�k ini lagi. Dan akhir-akhir ini beberapa bagian kota pun mengalami macet yang cukup parah. Selain jalan, kondisi Pasar Angso Duo yang bau serta kehadiran anak jalanan di manamana dikeluhkan Juslina. “Pasarnya bau. Anak jalanan menjamur. Mereka mengemis dengan cara maksa,” tambah wanita 45 tahun ini yang juga pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi. Sebagai seorang pendidik, Baca Kota Jambi di Hal...11

Gulai Umbut, Dari Masa Ke Masa KELAPA atau niur sebagai tanaman bermanfaat banyak, telah dikenal sejak dahulu kala. Tapi belum banyak yang tahu bahwa batang kelapa bagian paling atas, dikenal dengan pucuk atau umbut bisa dijadikan masakan is�mewa. Masakan ini amat populer di desa-desa di Sarolangun terutama pada acara sedekahan dan pesta pernikahan. Di Desa Karang Mendapo, masakan tradisional ini sudah ada sejak zaman Belanda. Menurut Yusmaniar (45), yang sering menjadi panggung (kepala koki) pada pesta desa, gulai umbut menjadi pilihan tuan rumah yang punya hajatan karena di zaman dulu sulit mendapatkan daging kerbau atau daging lainnya.

“Gulai daging hanya ada pada sedekahan anak kepala kampung atau orang kaya,” ucapnya. Sekalipun keluarga tersebut tergolong mampu, gulai umbut niur tetap dihidangkan waktu Hari Babelo menjelang Hari Labo atau hari-H pesta perkawinan. Yusmaniar juga menuturkan, sebelum penggunaan umbut niur, orang banyak menggunakan umbutnya enau (kulang kaling/baluluk) sedangkan niur hanya digunakan untuk dijadikan minyak goreng. Karena enau semakin berkurang maka orang beralih kepada umbut niur. Dijelaskan Yusmaniar, satu umbut niur dapat menjamu sedikitnya seratus orang. Satu umbut memerlukan saripa�

santan dari 25-30 bu�r kelapa. “ S a nta n nya h a r u s kental, dimasak dalam kawah berukuran besar. Bumbu masak dan rempahnya terdiri dari ikan teri sebanyak setengah kilogram, cabe keri�ng sekitar 1 ons, bawang merah dan bawang putih masing-masing 2,5 ons, kemiri dan ketumbar secukupnya,” jelasnya. Hanya saja Yusmaniar

menyayangkan kurangnya minat masyarakat untuk membudidyakan niur sehingga tanaman tersebut jarang dijumpai lagi di desanya. Akibatnya, masyarakat beralih menggunakan umbutnya kelapa sawit. “Sayang, tanaman sawit yang diambil umbutnya itu masih menghasilkan. Dan rasa umbut kelapa dengan umbut sawit pas� tak sama lezatnya,” tutupnya. (azm)

INFOJAMBI KORAN — Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj Yusniana Hasan Basri membuka sekaligus meninjau Bazar di Arena MTQ Ke-42 Tingkat Provinsi Jambi, di Sungai Misang, Bangko, Merangin, Jum’at pekan lalu. Pada kesempatan itu Yusniana didamping Ketua BKOW Provinsi Jambi, Hj Rahima Fachrori dan Ketua Dekranasda Merangin, Hj Sukma Nalim, mengatakan, kecintaan terhadap produk atau kerajinan lokal dapat menumbuhkan ekonomi dan menambah lapangan kerja. “Jangan memakai produk luar. Saya himbau untuk lebih mencintai produk-produk dalam negeri, karena dapat menumbuhkan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegas Yusniana. Diakui Yusniana, berbagai produk lokal belum menjadi tuan rumah yang baik di daerahnya. Produk lokal �dak mungkin unggul apabila masyarakat sendiri �Hj Yusniana Hasan Basri dak mencintai dan peduli terhadap hasil karya lokal. Untuk menunjang produk ba�k, isteri Gubernur Jambi itu menawarkan kepada kabupaten/kota mengambil bahan di Dekranasda Provinsi Jambi yang kualitasnya baik, sehingga mampu bersaing dengan Ba�k Jawa. Juga bisa melalui Rumah Tenun. Para perajin dapat belajar membuat tenunan yang berkualitas. “Tenunan dua benang kita laku sewaktu pameran di Jakarta,” kata Yusniana. Menurut Yusniana, Kabupaten Merangin, khususnya daerah Jangkat, berpotensi untuk pengembangan budidaya bunga segar. Hal tersebut akan ditunjang dengan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2013 mendatang. Sementara, Hj Sukma Nalim menjelaskan, Kabupaten Merangin menghasilkan produk makanan khas, seper� gelamai, keripik ubi, keripik pisang dan aneka makanan lainnya serta produk kriya, seperti batik, songket, anyaman rumbai dan anyaman pandan. Penyelenggaraan bazar berlangsung selama MTQ, diiuk� 180 pengrajin UKM berasal dari dalam Provinsi Jambi, Sumatera Barat dan Jakarta. (hms)

Di Sarolangun Orang Miskin Bisa Umroh INFOJAMBI KORAN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun memberangkatkan sebanyak 25 orang untuk menjalankan ibadah umroh ke tanah suci Mekah. Mereka adalah pegawai sarak, guru ngaji, tokoh masyarakat, tokoh adat dan orang miskin. “25 orang tersebut memang pantas diberangkatkan ke tanah suci untuk menjalankan ibadah Umroh, karena sudah terjaring dari penyeleksian yang dilakukan selama ini,” ujar Kabag Kesra Pemkab Sarolangun, Jarir, belum lama ini. Menurut Jarir, saat ini proses keberangkatan sudah memasuki tahapan pengurusan paspor. Berdasarkan instruksi dari Sekda Sarolangun, M Basyari, untuk pemberangkatan 25 orang jamaah umroh tersebut sebaiknya dilakukan sebelum bulan Ramadhan. “Seluruh biaya ditanggung oleh Pemkab Sarolangun,” ungkap Basyari. Jarir menjelaskan, program umroh gra�s sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan, hanya saja proses penjaringan tahun ini lebih diperketat. (rdy)

Ha�-ha� Belanjo Lewat Internet INFOJAMBI KORAN — Penipuan dengan kedok menjual barang melalui internet (belanja secara online) kembali makan korban. Anton (30), warga Kelurahan Purwo Bhakti, Bathin III, Bungo harus merelakan uang Rp 10,7 juta miliknya hilang begitu saja. Diduga pengelola situs h�p://harmonishopping.com, membuat korban terlena dan menjadi korban penipuan. Peris�wa ini terjadi dua pekan lalu. Berawal saat korban melihat alamat situs yang menjual berbagai mereka handphone, kamera, tablet, laptop dan sepeda merek fixie.

Karena tertarik, korban kemudian menghubungi nomor call/SMS yang tertera di bagian atas kanan situs, dengan nomor 087803339234, dengan cara berkirim SMS. Tidak puas dengan SMS, kemudian korban menelpon dengan nomor yang sama dan pelaku meminta korban mengirimkan uangnya melalui rekening 0159698459 atas nama Edi Se�awan. Atas permintaan pelaku, korban kemudian mengirim uang Rp 1.899.000,- melalui rekening BCA dengan tujuan Bank Muamalat. Setelah terkirim, pelaku menelpon

kembali dan mengatakan transfer pertama �dak diterima dan meminta uang dikirim ulang. Pelaku juga menjamin kalau uang yang ditransfer pertama masuk, uang yang baru dikirim akan dikembalikan. Pelaku kemudian meminta korban terus mengirim uang dengan alasan untuk membuat kartu anggota dan seterusnya. Hanya saja hingga saat ini korban �dak pernah menerima barang yang dibeli itu. Pun uang yang dijanjikan akan dikembalikan ternyata �dak kembali juga. “Saya sangat kecewa dengan perjanjian jual beli oleh orang yang saya telpon

itu,” kata korban saat melaporkan kejadian ini ke polisi. Nomor handphone 087803339234 milik penjual online itu masih ak�f, namun �dak ada yang mengangkatnya. Bahkan dua kali SMS dikirim, isi pesan seper� �dak diterima. Laporan korban ini dibenarkan oleh Kabag Ops Polres Bungo, Kompol Swi�anto Prasetyo. Penyidik sudah menerima bukti slip transfer oleh korban melalui BCA. Laporan korban sudah diterima, namun untuk kepastian apakah benar-benar sudah terjadi penipuan penyidikan sedang berjalan. (ijc)


RAGAM

MENGUPAS LEBIH DALAM

MERINDUMU By Novita Wulandari mencoba bertahan namun badai kian erat menerpa mengentaskan segala yang ada hingga tak bersisa meraut kasih yang kini �ada sayup... �nggal bayang semu menemani dalam kesendirian begitu perih kenyataan hingga ku menepi padam,, �nggal kenangan

SEBUAH KHAYALAN Kasih dalam sunyi sayup ku terdiam memandang setiap runtuhan dedaunan seraya berkata “aku merindumu” angin selalu se�a menghampiri menghembuskan rasa kasih terdalam m e m b e r i p e s a n d a r i o ra n g terkasih”aku menyayangimu, sayang” andai waktu memanggil kuberharap tersenyum di akhir masaku memandangi raut senyummu untuk terakhir kali”sayang, aku membutuhkanmu”

KASIH, SEORANG KEKASIH ibarat lautan yang se�a pada pantai ombak senantiasa menerpa karang sepasang kekasih dalam menuju cinta seja� kan temui berjuta rintangan jika lumba-lumba adalah simbol kese�aan maka lelaki seja�, kan se�a pada komitmen wanita yang dipegang kese�aan, dan kasih sayang namun yang utama dalam diri pria se�a akan sebuah perkataan kumbang begitu se�a pada bunga mencari sari terbaik wanita kan se�a pada pasangan mencari celah tuk pertahankan dan memperbaiki se�ap kejanggalan

EDISI 7 MEI 2012

7

Hari-hari mantan Preman Oleh : Eli Romli “Herman Tato” nama yang tak asing lagi di kalangan para preman terminal dan preman pasar.Postur tubuh �nggi kekar, berkulit legam berkumis tebal, dan seluruh tubuhnya penuh dengan gambar tato; mulai gambar kalajengking,naga, sampai gambar -gambar yang menyeramkan melekat hampir diseluruh tubuhnya. Perbuatan maksiat apa yang belum ia lakukan, mulai mencuri, mabuk-mabukan, main perempuan, judi, menganiaya orang , tak heran jika sering berurusan dengan pihak berwajib. Ia menikahi seorang perempuan can�k dan lugu, itupun ia dapatkan dengan cara mengancam kedua orang tua gadis itu. Betapa menderitanya perempuan yang bernama Aminah itu, dinikahi tanpa dina�ahi. Hari-hari dilalui dengan ratapan hati penuh kepedihan diiringi tetesan air mata yang selalu mengalir dari kedua matanya, Aminah tak berdaya, cuma bisa pasrah dan berdoa agar ia bisa keluar dari siksaan terhadap dirinya. Suatu malam terjadi perampokan di sebuah rumah mewah di kawasan elit, macam-macam perhiasan dan barang berharga yang mencapai puluhan juta nilainya raib dari rumah tersebut. Sampai pemilik rumah itu melapor ke pihak berwajib atas kasus perampokan tersebut. Dalam waktu �dak lama petugas kepolisian dapat menangkap salah satu pelaku perampokan tersebut.Setelah melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, nama Herma Tato terlibat dalam aksi itu. Petugas kepolisian akhirnya dapat menciduk Herman Tato dan di jebloskan ke sel tahanan sambil menunggu persidangan. Akhirnya setelah proses persidangan Herman Tato dijatuhi hukuman selama dua tahun penjara dipotong masa tahanan. Aminah selaku istrinya makin tertekan bathinnya, oleh rasa malu dari tetangga dan sanak keluarganya, tapi tak sedikit yang simpa� dan merasa iba atas kehidupan dirinya.Yang lebih membebani Aminah, ia mulai ngidam mengandung anak pertamanya. Sembilan bulan sudah Herman Tato mendekam didalam penjara , apa yang ia lakukan sungguh suatu keajaiban, ha� nya mulai tersentuh cahaya yang menuntun

kejalan yang benar. Ada seorang guru ngaji sebagai pembimbing di Lembaga Pemasarakatan tersebut, sebut saja Ustad Mustafa namanya.Beliau penuh kesabaran memberikan nasihat dan wejangan kepada para narapidana di sana. Herman Tato secara pribadi sering berdialog dengan Ustad Mustafa tentang agama. Bagaikan mengukir diatas batu yang keras, sulit tapi pas� dengan penuh kesabaran ha� dan kesungguhan ha�, Herman Tato mulai menemukan jalan hidup manusia sebenarnya. Mulanya ia meragukan atas tubuhnya yang penuh dengan gambar tato juga kejahatan-kejahatan yang pernah ia lakukan, tapi Ustad Mustafa dapat meyakinkan Herma Tato bahwa Tuhan itu Maha Pengampun dan Penerima Taubat, asal manusia itu sendiri benar-benar ingin mendekatkan diri kepada Tuhannya. Herman Tato mulai belajar ngaji, sembahyang dan sering berdo’a agar dirinya bisa berubah menjadi orang yang baik. Akhirnya ia mendengar kabar bahwa Aminah istrinya telah melahirkan anak pertamanya. Ia bersyukur dan bersujud kepada Tuhan, tapi ha�nya sakit atas diri sendiri yang telah menelantarkan istri dan anaknya. Suatu hari datang petugas KUA ke Lapas tersebut mereka membawa berkas yang harus di tanda tangani oleh Herman Tato atas pengajuan cerai dari Aminah selaku istrinya. Awalnya Herman merasa geram dan marah, tapi atas bimbingan Ustad Mustafa akhirnya Herman pun menyadari bahwa ia bukanlah suami yang baik bagi istrinya. Herman pun menyetujui perceraian itu dengan penuh kesadaran. Dua tahun sudah masa hukuman di jalani Herman Tato, akhirnya ia bebas dan bisa keluar dari penjara dengan bekal ajaran agama yang diajarkan Ustad Mustafa.Lama sudah Herman terus mengasah dirinya dengan ajaran agama selepas bebas dari penjara, beberapa ustad dia datangi untuk menambah ilmu agamanya. Namun naluri manusia itu selalu tak bisa lepas, Herman mulai kesepian atas hidup dalam kesendirian.Iapun mendapat kabar bahwa mantan istrinya telah menikah lagi setelah masa idahnya.

Suatu malam Herman terdorong oleh rasa sepinya, iapun menemukan rumah Aminah dengan suami yang barunya. Niat Herman cuma ingin melihat wajah anaknya yang selalu ia rindukan, ia bisa masuk ke sebuah kamar dimana Aminah sedang �dur pulas, disampingnya ada anak yang �dur pulas juga. Entah dorongan apa yang menyebabkan Herman dengan spontan membopong anak kecil yang ada disamping Aminah. Herman pun pergi dikegelapan malam dengan membawa seorang anak kecil. Pagi hari Aminah teriak dan menangis kepada tetangganya, bahwa anak keduanya �dak ada di rumahnya, setelah ditelusuri dan dicari tetap tak ada jejak yang ditemukan. Selama kurang lebih dua puluh tahun Herman merawat dan mendidik anak perempuan di sebuah pegunungan yang sangat jauh dari keramaian orang, ia memberikan perlindungan dan pendidikan bagi anak perempuan itu dengan ajaran agama , maka menjelmalah anak gadis itu menjadi perempuan yang sholehah, yang taat beribadah dan patuh kepada Herman, Herman sangat bersyukur ia bisa membesarkan anak itu menjadi anak perempuan yang sholehah, karena ia punya tekad ingin menebus dosa-dosa yang telah ia lakukan semasa menjadi preman jalanan, bahkan ia sangat menelantarkan keluarganya saat itu. Suatu hari terlihat ada rombongan lima pemuda yang lengkap dengan peralatan berkemah menuju pegunungan dimana Herman dan anak perempuannya yang bernama Ainun tinggal. Mereka merupakan para mahasiswa yang lagi liburan dan berniat berkemah dipegunungan tersebut. Setelah semalaman tidur pulas karena kecapaian akibat perjalanan jauh siang harinya, dipagi hari mereka mulai berjalan-jalan menikama� udara segar pegunungan yang sejuk dan bersih dari polusi, salah seorang dari mereka ada yang bernama Indra yang mempunyai wajah cukup tampan dan tegap, ia merasa kaget setelah baru sadar melihat seorang gadis can�k berjilbab sedang mengumpulkan ran�ng-ran�ng kering untuk kayu bakar. Indra langsung mendeka� gadis itu dan menyapa “Lagi ngapain can�k ?” sapanya, maklum anak muda yang lagi puber

SOCIETY

Zulfahmi Sekda Kerinci

KERINCI (SJ)-Bupati Kerinci H Murasman melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekda Kerinci H Zulfahmi SH, MM menggantikan Dasra. Pelantikan berlangsung di ruang Pola Setda, Rabu (16/5). Zulfahmi sebelumnya Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB, pos yang yang ditinggalkannya saat ini masih kosong. Sementara Dasraa kembali menjadi staf. Bupati dalam sambutannya, mengucapkan terimakaih kepada kepada Dasra yang sudah bekerja dengan baik selama ini. Dilakukan pergantian, karena Dasra akan maju di Pilkada Kerinci 2013. “Biar fokus mempersiapkan diri”, kata bupati. Kepada pejabat Sekda yang baru, bupati mengingatkan, supaya berhati hati menggunakan dana Permerintah karena tahun 2012 terjadi devisit di keuangan Pemkab Kerinci.az/society

agak nekad kelakuannya, Ainun terkejut karena baru pertama kali melihat laki-laki seusianya berani menghampirinya, karena selama ini ia cuma tahu kepada bapaknya saja yaitu Herman, Ainun pun lari ketakutan dan berteriak “Tolong.......tolong..... tolong...” Saat itu juga muncul sosok lelaki kekar dan tegap yang tak lain adalah Herman, ia berdiri menghadang Indra yang mengiku� Ainun. Indra juga kaget, tapi ia cukup berani dan berujar “ kenapa menghalangiku,.....?” Herman menjawab”Jangan ganggu anakku,....” tapi Indra mempunyai sipat ngotot terhadap keinginannya, saya mau kenalan dengan gadis itu jawabnya pula. Herman pun menggertak, tapi Indra malah tetap ingin mendekati Ainun, Hermanpun agak terpancing emosinya, Indra berlari menghindari Herman yang mulai marah karena sikap Indra. Tapi apa yang terjadi ke�ka berusaha mengejar Indra kaki Herman tersangkut akar-akaran, ia pun terjatuh dan kepalanya membentur batu dengan keras sekali, darah terus mengalir dari kepala Herman dan ia pun langsung pingsan tak sadarkan diri. Ainun menjerit melihat bapaknya dalam keadaan begitu, Indra cepat memanggil temantemannya agar segera menolong Herman, setelah kepala Herman dibalut dengan kain, mereka segera menggotong Herman dengan tandu untuk dibawa kerumah sakit terdekat, Ainun mengiku� mereka. Setelah beberapa jam berjalan menuruni pegunungan, sampai juga ketepi jalan raya dan membawa Herman dengan mobil angkot menuju Rumah Sakit terdekat. Dokter disana langsung merawat dan memeriksa keadaan Herman yang belum sadarkan diri. Indra segera menelepon kedua orang tuanya agar segera datang kerumah sakit tersebut dengan membawa uang untuk biaya pengobatan Herman. Kedua orang tua Indra sampai juga disana. Tiba-tiba dokter menghampiri mereka dan bertanya “Siapa keluarganya....pasen itu ?” karena perlu penambahan darah, Ainun menjawab “saya pak anaknya...”. Ainunpun diperiksa darahnya dan diakurkan dengan jenis darah Herman, tapi �dak sama golongan darah keduanya. Akhirnya dokter pun bertanya lagi “Siapa lagi yang mau mendonorkan da-

rah nya untuk membantu pasen yang lagi kri�s itu, karena terlalu banyak darah keluar dan mengalami gegar otak. Indra langsung menjawab “Saya aja pak coba periksa “ Indra pun diperiksa golongan darahnya, ternyata sama dengan golongan darah Herman. Akhirnya darah Indra didonorkan ke tubuh Herman, setelah beberapa lama Herman pun mulai pulih kesadarannya dan bergumam :”Ainun dimana anakku “. merekapun langsung masuk kekamar tempat perawatan Herman, tapi apa yang terjadi begitu Aminah melihat sesosok tubuh terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit, ia kaget dan tak sadar berucap “ mas Herman...” semua orang melihat kearah Aminah. Lalu Aminah menghampiri Herman yang lagi dipeluk Ainun dan terus menerus menangis tanpa henti-hentinya. Aminah �dak lupa akan wajah Herman meskipun sekarang kelihatan lebih bersih dan bercahaya juga sangat tenang beda dengan waktu dulu. Herman pun masih mengenali Aminah dan ia berkata sambil terputus-putus:”Aminah maapkan aku selama ini telah membawa anak kita dari rumahmu waktu itu...” Herman menyangka bahwa Ainun itu anak nya. Aminah tak kuasa menangis histeris sambil memeluk tubuh Ainun, hampir dua puluh tahun suda berpisah dengan anak kandungnya. Lalu Ainun pun menjelaskan kepada Herman :”Mas Herman sebenarnya anakmu bukan Ainun, tapi Indra.....” dengan jelas Aminah menerangkan bahwa Ainun adalah anak Aminah dari suami keduanya. Indra mendengar penjelasan ibunya itu langsung memeluk tubuh Herman begitu juga Ainun sambil keduanya menangis. Disaat itu pula Herman Tato menghembuskan napas terakhirnya dengan keadaan tenang. Maka semua orang yang ada didalam ruangan itu menjerit histeris mengiringi kepergian mantan preman itu untuk selamanya. Begitulah akhir hayat mantan seorang preman dalam keadaan Husnul Kho�mah. Sebesar apapun dosa dan kesalahan manusia semasa hidupnya, kalau ia mau bertaubat dan merubah sikapnya dalam sisa sisa masa hidupnya, Tuhan akan memberikan ampunan dan membuka jalan untuk berbuat kebaikan.***


8

DAERAH

EDISI 7 MEI 2012

MENGUPAS LEBIH DALAM

Satu Tahun Kepemimpinan Zumi Zola – Ambo Tang

Maksimalkan Pelayanan Pro Rakyat, PAD Meningkat 112 Persen INFOJAMBI KORAN — Tanggal 12 April 2012 tepat satu tahun kepemimpinan Zumi Zola Zulkifli dan Ambo Tang sebagai Bupati dan Wakil Bupa� Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sebagai pemimpin, Zumi dan Ambo mengaku masih banyak lagi tugas dan amanah yang harus dijalankan kedepan. Berbagai capaian dan konsentrasi Bupa� dalam mewujudkan pemerintahan yang efek�f, efisien dan akuntabel yang bermuara pada program-program yang pro rakyat pun terus dilakukan. Mengusung visi-misi mewujud-

kan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sejahtera, Adil, Mandiri, Unggul, Demokratis dan Agamis (SAMUDRA), Zumi Zola optimis dapat tercapai. Capaian itu �dak terlepas dari bantuan dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Tanjab�m. Untuk itu, Bupa� lebih memen�ngkan peningkatan secara kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah daripada kuan�tas aparatur. Tidak dapat dipungkiri, peran PNS sebagai ujung tombak dan menjadikan salah satu kunci keberhasilan mewujudkan visi misi Pemerintah. Peningkatan kualitas SDM aparatur pemerintah ini �dak hanya dilakukan oleh Pemkab Tanjabtim dengan menyekolahkan PNS ke jenjang lebih tinggi melalui APBD kabupat-

en, tetapi pemkab juga melakukan seleksi cukup ketat bagi para calon pejabat yang akan menduduki jabatan-jabatan struktural di pemerintahan. Misalnya dengan tes kemampuan managerial kepemimpinan dan birokrasi. “Yang kita butuhkan orang-orang yang mau bekerja dan memiliki kemampuan mumpuni,’’ kata Zumi Zola. Bahkan, terang Zumi, saat ini pemkab sedang mengarahkan penempatan aparatur sesuai dengan bidang ilmu dan keahlian yang dimilikinya. Persoalan itu tentu �dak mudah, karena banyak persoalan yang dihadapi kedepan. Selain keterbatasan jumlah aparatur yang secara pangkat dan golongan �dak mencukupi, pemkab juga terkendala pada penumpukan jumlah aparatur di instansi-instansi. “Makanya dalam waktu dekat kita akan melaku-

kan pemerataan pegawai. Dengan harapan, beberapa instansi yang kekurangan aparatur bisa terpenuhi dan beberapa posisi yang kosong dapat terpenuhi secara bertahap,’’ ungkap Bupa�. Tentunya tidak adil jika pemerintah hanya menuntut peningkatan kinerja dari aparatur pemerintah tanpa dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan aparaturnya. Makanya sejak kepemimpinan Zumi dan Ambo dicetuskanlah pemberian Tunjangan Kesejahteraan Daerah (TKD) bagi PNS dengan pemberian beberapa kategori. Diantaranya, per eselon, non eselon, kategori wilayah terpencil, sangat terpencil dan sangat-sangat terpencil. “Dengan pemberian TKD ini tentu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kinerja dan hasil dari pekerjaan itu,’’ katanya. Capai Target MDG’s Tahun 2015 Sementara itu, program pendidikan gra�s dan kesehatan gra�s yang sebelumnya telah bergulir tetap terus dilanjutkan. Tujuannya jelas untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dengan cara peningkatan kualitas pelayanan pendidikannya. Sedangkan untuk peningkatan pelayanan kesehatan, selain memberi pelayanan dan pengobatan gratis melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), pemkab juga menyediakan dana bantuan transportasi pasien, transportasi dan akomodasi pendamping pasien dan petugas kesehatan untuk merujuk

pasien ke Rumah Sakit Nurdin Hamzah, ke Provinsi Jambi maupun luar Jambi. “Semua yang kita berikan untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan yang baik bagi masyarakat kita dalam menikma� layanan kesehatan,” kata Zumi Zola. Hasil dari berbagai kegiatan pembangunan kesehatan 2011 tercermin dari membaiknya beberapa indikator, seper� angka harapan hidup mencapai 70,41 tahun, angka kema�an bayi sebesar 28,34/1000 kelahiran hidup, angka kema�an neonatal sebesar 26,56/1000 kelahiran hidup, angka kematian balita 34,83/1000 kelahiran hidup, angka kema�an ibu sebanyak 9 orang dari target 12 orang,

cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan sebesar 91,99 % dan cakupan kunjungan K4 sebesar 95,18 %. Untuk sasaran meningkatnya status gizi masyarakat dan keluarga sadar gizi : persentase balita gizi buruk sebesar 0,03 %, persentase kecamatan bebas rawan gizi sebesar 100 %, persentase balita yang mendapat ASI Eksklusif sebesar 34,5 % dan prevalensi anak-anak dibawah berat badan normal sebesar 0,7 %. Berdasarkan uraian di atas dan sejalan dengan implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pembangunan Yang Berkeadilan, Pemkab Tanjab�m Baca Maksimalkan di Hal...11

Zumi Hadapi Cobaan Bertubi, Tak Suka Pola ABS INFOJAMBI KORAN — Sejak dilan�k 12 April genap setahun lalu, pasangan Zumi Zola - Ambo Tang selalu menjadi sorotan media. Terutama sosok Zumi Zola. Latar belakang ar�s seper�nya membuat Zola punya daya magnet tersendiri. Apalagi, perjalanan setahun kepemimpinannya sebagai bupa� diwarnai beragam peris�wa yang menyita perha�an publik. Mulai dari gaya kepemimpinannya yang merakyat dan ketegasannya dalam membuat keputusan, hingga berita gosip seputar kehidupan pribadinya, selalu menghangatkan pemberitaan media hingga dunia maya. Tak hanya warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab�m) tempatnya memimpin, tapi juga publik Indonesia secara luas. Perjalanan setahun pertama ini tampaknya memang tak ringan bagi Zumi Zola. Sehari pasca pelan�kannya sebagai bupa�, nama Zumi Zola sempat dicatut. Tak tanggung-tanggung, Rp 200 juta melayang sia-sia. Yang jadi korban pun bukan sembarang orang. Kepala unit sebuah bank pemerintah yang ada di daerah itu. Meski begitu, suasana hari pertama memimpin tak ingin disiasiakannya. Zola di hari itu berhasil memberi kesan mendalam bagi para stafnya. Selain menyapa satu per satu bawahannya di setiap ruangan kantor bupa�, Zola juga mengajak stafnya shalat berjamaah di masjid sekitar perkantoran Bukit Menderang. Bahkan hari itu dihabiskan Zola untuk berada di kantor hingga larut malam. “Banyak hal yang saya pelajari. Dan saya ingin langsung tancap gas,” ujarnya kala itu. Memang, tancap gas kemudian menjadi gaya kepemimpinan Zola hingga kini. Ia tak pernah ragu membuat keputusan. Di hari keduanya bekerja, Zola langsung mengunjungi desa Lamburluar. Sebuah desa padat penduduk di pesisir kawasan yang berbatasan dengan laut Cina Selatan. Hantaman gelombang dengan hanya

menumpangi speedboat kecil tak menyurutkan niatnya untuk bertemu langsung dengan warga. Zumi Zola Humas4Bukan tanpa alasan. Zola ke Lamburluar karena menerima laporan warga saat pelan�kannya desa itu minim fasilitas umum. Bahkan juga terisolasi dari jangkauan telekomunikasi. Kini semua persoalan yang dikeluhkan itu sudah terjawab. Zola tak ingin menunggu untuk segera merespon kebutuhan masyarakat. Begitu pula saat dia mendapa� laporan warga Kecamatan Dendang soal jalan putus. Zola yang sedang dinas luar memerintahkan Wabup Ambo Tang untuk segera mengambil �ndakan. Bahkan tak menunggu lama, Zola pun segera ke lokasi. Alat berat langsung dikerahkan demi mengatasai kesulitan warga yang sebagian besar mengandalkan jalan itu untuk mengangkut hasil panennya. Banyaknya ujian yang dihadapi Zola boleh dibilang bertubi - tubi. Belum sebulan memimpin Zola dihadapkan pada cobaan berat yang menimpa warganya. Kebakaran besar melanda Kecamatan Mendahara. Tak berselang lama musibah serupa terjadi di Kecamatan Kuala Jambi. Bagi sebagian warga Tanjab�m, bencana kebakaran adalah biasa di daerah itu. Tapi bagi Zola, musibah itu sangat memiriskan ha�. Dampak psikologis yang ditimbulkan sangat serius. Ratusan orang kehilangan tempat �nggal. Anak-anak tak lagi bisa sekolah untuk sekian waktu karena perlengkapan belajar mereka ikut terbakar. Belum lagi trauma dan penyakit yang rawan �mbul pasca musibah. Bencana kebakaran tak boleh dianggap biasa. Harus ada upaya serius agar dapat meminimalisir kemungkinan terulang kembali. Karena itu, begitu mendengar kabar duka itu, Zola tak segan meninggalkan agenda resmi di sebuah kementerian di Jakarta. Meski tiba malam hari, Zola memilih melanjutkan perjalanan-

nya sampai ke lokasi musibah. Ia ingin warganya merasa bahwa pemimpin mereka sangat peduli dengan apa yang mereka alami. Padahal, malam itu pula dia harus menuju Kabupaten Kerinci untuk mendampingi kafilah Tanjabtim yang sedang berlaga di arena MTQ Tingkat Provinsi Jambi di sana. Sosok Zumi Zola memang bagai magnet. Di arena MTQ Kerinci Zumi Zola disambut histeria pengunjung. Karuan saja, kehebohan itu menjadi santapan media massa. Kabar kehebohan di MTQ Kerinci itu terus menjadi buah bibir. Bahkan di jejaring sosial dan sejumlah media online, peris�wa itu menjadi bahasan yang seakan tak berujung. Pemberitaan media

seakan menemukan sisi baru dalam mengabarkan aktifitas seorang kepala daerah. Gaya Memimpin Banyak yang meragukan kapasitas Zumi Zola ke�ka rakyat Tanjab�m memilihnya sebagai pemimpin. Bahkan ada yang beranggapan pemuda 31 tahun yang waktu itu masih lajang, akan dikendalikan oleh orang-orang tertentu dalam memimpin Tanjabtim. Dalam sebuah kesempatan Zumi Zola pernah mengakui dia memang mendengar kabar tak sedap itu. Tapi tekadnya, semua keraguan tentang dirinya hanya akan dijawab dengan perbuatan. Sebagai pemegang amanah rakyatnya, Zola seper�nya �dak

suka dengan pola Asal Bapak Senang (ABS). Baginya tak perlu banyak bicara, tapi justru harus menunjukkan kinerja. Karena itu, evaluasi terhadap se�ap bawahannya selalu dilakukan. Beberapa kali rotasi jabatan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), menggambarkan semua penilaian pada se�ap PNS utamanya berdasar kinerja. Ketidaksukaannya terhadap budaya ABS sebenarnya sudah ditunjukkannya sejak minggu pertama bekerja. Lihat saja ke�ka Zola melakukan inspeksi mendadak ke sekolah-sekolah. Tanpa diduga, toilet sekolah yang biasanya luput dari perhatian menjadi tujuan pertama Zola. Karuan saja, pihak

sekolah dibuat kalang kabut. Pasalnya, mereka �dak menyangka bupatinya mau masuk ke toilet sekolah. Soal toilet ini, meski sederhana, menjadi pelajaran pen�ng yang ingin ditunjukkan Zola pada semua stafnya. Zola ingin semua stafnya membuat perubahan meski dari hal-hal kecil. Dia berpendapat, jika toilet saja �dak layak, dapat dipas�kan hal besar lain yang dilakukan sekolah juga akan jauh dari layak. “Bagaimana bisa proses belajar mengajar berjalan baik jika halhal kecil yang menjadi kebutuhan sehari-hari saja terabaikan. Saya tegaskan, mengurus pendidikan harus berdasarkan Baca Zumi di Hal...11


DAERAH Razia Penambang Emas Illegal Berujung Bentrok di Tanah Sepenggal

MENGUPAS LEBIH DALAM

INFOJAMBI KORAN — Warga Dusun Tanah Bekali Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo mengamuk, Selasa sore (15/5). Akibatnya, 6 rumah toko dibakar warga dan kantor polsek dirusak. Amukan warga dipicu razia oleh Anggota Polsek Tanah Sepenggal terhadap penambang emas illegal dengan cara menembak batu. Pecahan batu sempat mengenai kaki salah seorang warga, Hamdan (15), sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Hanafi Bungo.Hingga dini hari, massa masih melakukan perlawanan terhadap polisi.

Sebelum bentrokan terjadi Bupa� Bungo Sudirman Zaini, Kapolres dan Ketua DPRD Bungo sempat dikepung warga tetapi polisi berhasil mengevakuasi Bupa� dan Ketua DPRD keluar dari kerumunan warga yang terbakar emosi. Amukan massa ini diduga juga dipicu oleh ulah salah seorang oknum anggota Polsek setempat berinisal Aipda A yang sering melakukan pemalakan terhadap para penambang emas illegal serta mengancam warga. Walaupun Polres Bungo dibantu anggota Polres terdekat serta unsur TNI ber-

jumlah sekitar 200 personil, warga masih melakukan perlawanan dengan cara melempar batu dan botol yang berisikan bensin. Selain merusak rumah toko, 2 unit motor milik polisi dibakar serta merusak kantor Polsek Tanah Sepenggal, Kapolres Bungo AKBP Budi Wasono mengalami luka memar bagian pipi akibat lemparan batu. Kapolres Bungo AKBP Budi Wasono menjelaskan saat razia terhadap penambang emas illegal, memang ang- sehingga mengenai salah gotanya sempat melakukan seorang warga yang sedang penembakan ke arah batu menggiring ternak sapinya.

Kelima anggota tersebut masih menjalani proses pemeriksaan Provos Polres. (bud)

Ganggu Wanita SAD, Bisa Dituntut 10 Juta Rupiah INFOJAMBI KORAN — Warga Pelepat, Bungo, mulai merasakan rumitnya berhubungan sosial dengan warga Suku Anak Dalam (SAD). Warga terpaksa menggan� rugi uang Rp10 juta, hanya gara-gara kalangan bujangan menghubungi wanita SAD melalui telepon genggam. Hal ini terungkap dalam Focus Grup Discusion (FGD), Rabu 92/5). Berhubungan melalui telepon genggam ini menurut adat SAD, sangat tidak dibolehkan alias terlarang. Karenanya warga Pelepat harus mengganti denda 200 keping kain atau denda Rp10 juta, dengan perhitungan Rp50 ribu

perkeping. Sulitnya berhubungan seper� ini membuat beberapa pemuda jera dan berjanji �dak akan mengulanginya lagi. FGD ini juga mengahasilkan, bahwa pemuda �dak akan menikahi wanita SAD. Mereka juga berjanji �dak akan menelpon perempuan SAD lagi. Bagi mereka, kalau berhubungan via handphon itu, maka pemuda dan wanita SAD harus dinikahkan. Hal ini juga disambut oleh tokoh SAD, khususnya dari Pasir Pu�h, Salim. “Kami sepakat dengan keputusan ini. Kedepan kami harap �dak ada lagi

Kawasan Suaka Perikanan Terlantar INFOJAMBI KORAN — Kawasan suaka perikanan di di Desa Danau Lamo, Maro Sebo, Muaro Jambi, tidak lagi berfungsi sebagai tempat pembudidayaan ikan air tawar. Hampir sebagian besar permukaan sungai penuh ditumbuhi tanaman air jenis kiambang. Lamsir, warga RT 2 Desa Danau Lamo mengungkapkan, kawasan tersebut �dak dimanfaatkan untuk tempat pemeliharaan ikan, terutama sejak sungai tercemar oleh limbah pabrik sebuah perusahaan sawit di hulu sungai di kawasan

Kecamatan Senge�, beberapa waktu lalu. “Awal dicanangkan pernah ditaburi bibit ikan oleh Dinas Perikanan. Tapi belum sempat dipanen air sungai tercemar limbah pabrik PT BBS sehingga ikannya pada mati,” tutur Lamsir. Menurut Lamsir, sejak kejadian itu, kawasan suaka ini �dak pernah lagi diurus dan disebari bibit ikan oleh Dinas Perikanan. Tapi sekarang kasus pencemaran tidak ada lagi. “Warga berharap dinas peri-

Baca Ganggu di Hal...11

kanan kembali tertarik memanfaatkan kawasan suaka ini,” kata Lamsir. Danau Lamo sepanjang hampir enam kilometer bermuara ke Sungai Batanghari di kawasan Desa Sekumbung. Satu kilometer ditetapkan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perikanan sebagai kawasan suaka perikanan pada tahun 2009. Memiliki sejumlah lubuk berkedalaman hingga 7 meter. Ketersediaan airnya cukup banyak dan tak pernah kering sekalipun di musim kemarau. (tas)

Dari Kelima Balon Kepala Desa Pematang Gajah,

Nur Muhammad Termuda

Gotong Royong Sambil Menunggu Op�malisasi Pencegahan Banjir INFOJAMBI KORAN — Musim penghujan ini membuat rasa was-was sekitar 900 Kepala Keluarga warga Perumahan Namura Indah III. Mereka masih trauma banjir besar kiriman pada Desember 2011. Sebagian besar dari mereka terpaksa mengungsi. Karena ke�nggian air mencapai setengah hingga satu meter. Perumahan ini melipu� dua wilayah: Kabupaten Muarojambi dan Kota Jambi. Bagian Muarojambi terdapat lima RT: 08, 09, 10, 11 masuk Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota. Sedangkan bagian Kota Jambi hanya melipu� satu RT yakni RT 55 dan masuk Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru. Masyarakat RT 55 misalnya

pada 13 Mei 2012 melakukan gotong royong memperbaiki jalan dan tangga ke langgar yang selama ini becek. Ketua RT, Heris Susanto, Sekretaris RT, Aprizal, Bendahara, A. Simbolon serta Ketua Pemuda, Jufri dan wakilnya, Edy turun langsung berbaur dengan masyarakat bergotong royong. “Tidak hujan saja, jalan-jalan ini tergenang air sehingga bikin becek apalagi kalau hujan. Kami bisa kebanjiran lagi. Jika banjir kiriman datang, sekitar 70 KK terpaksa harus mengungsi dari rumah masing-masing,” kata Ketua RT 55, Heris Susanto. Menurut Heris, total warga RT 55 sebanyak 210 KK. “Kami sangat berharap bantuan dari Wa-

likota Jambi agar banjir dapat dian�sipasi. Pada 6 Mei 2012, warga Perumahan Namura Indah III telah menyura� Ketua DPRD Provinsi Jambi yang ditandatangani kelima Ketua RT. Dalam suratnya, warga memohon agar op�malisasi sungai yang melintasi perumahan itu dianggarkan dalam proyek pembangunan. Pasalnya, menurut mereka dalam surat tersebut, sejak drainase senilai Rp 7 milyar dibangun di sungai menjadi pangkal penyebab banjir. Drainase itu justru mempersempit sungai. Tikungan-�kungan di sungai juga semakin kecil sehingga air meluap dan menyebabkan banjir pada tahun lalu. (tps)

INFOJAMBI KORAN — Pemilihan Langsung Kepala Desa (Pilkades) Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi untuk pertama kalinya akan dilaksanakan pada 16 Juni 2012 mendatang. Para kandidat akan memperebutkan mata pilih 2.250 jiwa. Sebelumnya dalam proses penjaringan yang juga dilakukan lewat pemilihan langsung oleh masyarakat pada 12 Mei 2012, terjaring lima kandidat dari tujuh kandidat yang bertarung. Drs. H. Rohmad mendapat

suara ter�nggi, sedangkan Nur Muhammad, balon kades yang termuda, putra terbaik Pematang Gajah menempa� urutan keempat. Menurut Ketua Panitia Pilkades, Ruslan S. Spd, kelima kandidat kades Pematang Gajah itu akan diundang pada 18 Mei 2012 untuk mengambil undian nomor urut pemilihan di kantor pani�a. “Siapa pun yang terpilih menjadi kades adalah putra terbaik desa ini karena yang memilih adalah masyarakat secara langsung,” kata Ruslan S. Spd. (tps)

EDISI 7 MEI 2012

9

Bupa� Nilai Pemprov Lamban Atasi Sengketa Tapal Batas INFOJAMBI KORAN — Bupa� Tebo H Sukandar SKom MSi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk lebih proak�f dalam penyelesaian tapal batas Provinsi Jambi dan Provinsi Riau yang terletak di Dusun Sentanu Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Tebo. “Saya harap Pemprov Jambi dapat segera menyikapinya,” ucapnya belum lama ini. Bupa� sangat menyayangkan lambannya Pemprov Jambi dalam menyikapi persoalan tapal batas tersebut. ‘’Permasalahan tapal batas ini sudah pernah langsung saya sampaikan kepada pak Gubernur dalam musrenbang beberapa waktu lalu,” lanjutnya. Dalam Musrenbang tersebut dirinya minta agar Pemprov membentuk �m terpadu untuk menyelesaikan persoalan tapal batas termasuk yang terjadi di Kabupaten Tebo. “Saya sudah sampaikan, ada dua desa dari Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indra Giri Hulu yang menyerobot lahan yang dimiliki Dusun Cenaku Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir. Namun sampai sekarang belum juga ada �ndak lanjutnya, termasuk tentang �ndakan mereka yang memasang plang pemerintahan di sana,” katanya. Ditambahkan Bupa� pembangunan gapura di wilayah sengketa sulit untuk dilaksanakan karena batas yang diserobot lokasinya berada di dalam kawasan Hutan Produksi (HP). Dijelaskan, penyebab adanya kawasan pemukiman dalam areal HP di Dusun Sentanu Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir, karena adanya proyek Pemprov Jambi beberapa tahun silam yang membuat rumah pemukiman untuk Suku Anak Dalam (SAD) atau orang kubu yang ada di sana waktu itu. “Kenyataannya rumah yang dibuat untuk SAD sekarang sudah bergan� penghuni. Rumah proyek yang sebagian sudah hancur dan sebagian dihuni oleh masyakarat luar, bahkan sudah membuat perkampungan sendiri, itulah penyebab munculnya perkampungan di sana,” pungkasnya. (ijc)

SKPD Kerinci Resah Rumor Oknum Komisi III Minta Setoran INFOJAMBI KORAN — Kepala Satuan Perangkan Kereja Daerah (SKPD) se-Kabupaten Kerinci mengeluhkan ulah oknum anggota Komisi III DPRD Kerinci yang minta setoran uang berkisar 15 persen sampai 20 persen dari nilai proyek yang ada di se�ap SKPD. Ironisnya, permintaan tersebut diungkapkan menjelang pembahasan laporan pertanggungjawaban bupa� (LKPJ). Bila SKPD �dak memenuhi, usulan anggaran SKPD bersangkutan �dak dibahas. “Beberapa Kepala SKPD yang bermitra dengan Komisi III DPRD Kerinci mengaku sebelum melakukan pembahasan yang berkaitan dengan LKPJ Bupa� Kerinci tahun 2011, diminta terlebih untuk stor berkisar 15 persen sampai 20 persen dari nilai proyek yang sudah dikerjakan maupun akan dilaksanakan tahun 2012,’’ ungkap seorang kepala SKPD yang wan�-wan� tak ingin namanya dituliskan. Dijelaskannya, Selesa (1/5) sekitar pukul 13.15 WIB melalui saluran seluler (HP), bendaharawan dipanggil untuk datang ke gedung DPRD Kerinci dan ditunggu dilantai 2 ruangan kerja komisi III DPRD Kerinci. Sekitar pukul 14.15 WIB, sekembalinya bendaharawan ke kantor yang berjarak sekitar 5 Km dengan Gedung Dewan menyampaikan laporannya tentang setoran tersebut. Pembahasan yang berkaitan dengan LKPJ Bupa� Kerinci, oknum tersebut minta sebesar Rp 30 juta. Setelah mendapat laporan dari bendaharawan itu, sebagai kepala SKPD memanggil 2 orang Kabid dan menjelaskan permintaan dari oknum Komisi III DPRD Kerinci. Serta mempertanyakan dari mana sumber dana sebasar Rp 30 juta harus diambil. sementara anggaran untuk melakukan kegiatan di lingkungan SKPDnya hanya 3 paket dengan nilai keseluruhan berkisar Rp 245 juta. “Saya mencoba menghubungi beberapa kepala SKPD untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut, jawaban mereka sama sebagaimana dilaporkan oleh bendaharawan saya,’’ tegas kadis ini. H Zubir Muchtar, salah satu anggota komisi III DPRD Kerinci, mantan polisi dan kontraktor yang cukup sukses, mengatakan hal itu tak mungkin dilakukan oleh Komisi III DPRD Kerinci. Namun kalau ada oknum di komisi III yang nekad, saya �dak mengetahuinya. “Silakan beberkan siapa oknum komisi III DPRD itu ,’’tegasnya yang ke�ka dihubungi melalui Ponsel HPnya, sedangt riset ke lapangan bersama Dinas PU Kerinci bagian Bina Marga. (as)


10

DAERAH

EDISI 7 MEI 2012

MENGUPAS LEBIH DALAM

Warga Iuran Bayar Gaji Guru INFOJAMBI KORAN — Pemerataan guru yang dilakukan oleh dinas pendidikan (Disdik) kabupaten Bungo baru-baru ini ternyata masih menyisakan beberapa persolan. Salah satunya di sekolah dasar yang berada di trans dusun Sungai Telang, Bathin III Ulu. Di sekolah tersebut, fasilitas dan kelengkapan tenaga pengajar sangatlah bertolak belakang dengan sekolah yang ada di kota dan sekitarnya. Bahkan warga disana rela iuran untuk membayar honor guru yang mengajar. Sekolah yang diisi oleh warga transmigrasi tersebut hingga saat ini belum pernah menyicipi guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kondisi ini tentunya sangat bertolak belakang dengan visi-misi bupati dan wakil bupati Bungo yang ingin menjadikan Bungo Mandiri Aman Sejahtera (MAS) 2016, terutama dalam bidang pendidikan. “Dari awal berdiri, memang guru semuanya swasta, �dak ada yang PNS,” ujar Rubiono, warga setempat. Warga lainnya Suparmin juga mengatakan hal sama. Menurutnya, sejak awal berdirinya sekolah dasar di dusun tersebut, hanya ada guru honor Nakertrans yang berjumlah tujuh orang. Namun itu tak berlangsung lama, sebab honor Nakertrans keburu diputus kontrak

tanpa ada kejelasan pemutusan. Parahnya lagi, setelah beberapa honor dari pemda Bungo diputuskan, sekolah yang saat ini memiliki murid sebanyak 60 itu hanya menyisakan �ga orang guru lokal, dengan honor yang bukan dibayar dari uang APBD Bungo, melainkan dari hasil iuran warga setempat. “Untuk bayar honornya warga iuran,” ujar Suparmin yang juga orang tua dari salah seorang murid disana. Dijelaskannya, ke�ga guru tersebut setiap bulannya menerima honor sebesar Rp 200 ribu. Sumber dana untuk membayar ke�ga guru tersebut, dikatakan berasal dari iuran se�ap warga sebesar Rp 20 ribu �ap kepala keluarga. Iuran sebesar itu dipatok untuk keluarga dengan satu anak yang sekolah ditempat tersebut, sementara untuk yang memiliki dua anak yang sekolah ditempat tersebut, harus membayar iuran sebesar Rp. 30 ribu. “Yang punya satu anak bayar 20 ribu, yang dua anak 30 ribu. Gunanya untuk bayar honor dan keperluan sekolah,” paparnya. Kondisi tersebut menurut warga harus diterima dan dijalani dengan iklas. Warga mengaku tak banyak menuntut pemerintah, karena menurut mereka, kewajiban bagi orang tua untuk menyekolahkan anak, apapun resikonya. (ijc)

Sarolangun Siap Sukseskan Porprov XX INFOJAMBI KORAN — Kabupaten Sarolangun sudah siap sepenuhnya menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) ke-XX Tahun 2012. Pantauan infojambi.com baleho Porprov Jambi sudah bertebaran di sepanjang jalan lintas Sumatera dan di se�ap persimpangan di kota Sarolangun. Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sarolangun merupakan salah satu dinas yang kental menunjukkan dukungannya terhadap pelaksanaan Porprov 2012. Kepala Dinas ESDM Sarolangun, M Aslami MZ, mengatakan, pihaknya

sudah memasang 60 baleho di lokasi-lokasi strategis. Sebagai tanda cinta terhadap negeri Sepucuk Adat Serumpun Pseko, kata Aslami, seluruh masyarakat Sarolangun harus menunjukkan nilai-nilai positif, diantaranya dengan memasang baleho untuk memberi semangat pada atlet yang bertanding. “Kita berharap Porprov di Sarolangun berlangsung semarak dari yang sudah-sudah. Untuk ajang Porprov, Sarolangun harus memiliki fasilitas lengkap, seper� Sarolangun Emas Sport Center (SESC),” kata Aslami. (rdy)

Kasus Rumah Sakit Unja Sudah Ado Tersangkonyo INFOJAMBI KORAN – Kejaksaan Tinggi (Keja�) Jambi mengaku sudah metepakan satu orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit di Universitas Jambi. PLT Kaja� Jambi, Uung Abdul Syukur menyatakan, pihaknya sudah menetapkan satu orang tersangka dalam proyek yang dikerjakan PT. Duta Graha Indah (DGI), namun dirinya �dak mau menyebutkan siapa orang yang telah ditetapkan sebagar tersangka tersebut. “sudah ada tersangkanya satu orang, dia adalah PPK tapi saya lupa siapa namanya, karena kasus itu ditangani oleh Kaja� sebelumnya,” ujar Uung Abdul Syukur saat jumpa pers di salah satu hotel di Kota Jambi

Penderita Gizi Buruk Mulai Membaik INFOJAMBI KORAN — Pasien gizi buruk, M April (2,5) yang dirawat selama 6 hari di Rumah Sakit Umum Cha�b Quzwain, Sarolangun, mulai membaik. Berat badannya naik 0,6 kilogram dari

sebelumnya. “Berat badan pertama kali masuk dan dirawat di rumah sakit seberat 2 kilogram, setelah melewa� masa perawatan selama 6 Hari di ruang zall Anak, berat

Mewujudkan PWI yang Mandiri, Profesional dan Bere�ka -------------------------------------------------------------------------dari hal 1 Saat ini, nyaris semua organisasi badan usaha atau kegiatan ekososial dan kemasyarakatan di provinsi nomi produk�f. Mengapa PWI yang ini mengenal PWI dan kiprah posi�f- berkantor di Jalan Jakarta Ujung Konya. Demikian pula bertambah tabaru Jambi ini �dak membangun banyak pejabat pemerintah dan semacam usaha perkebunan, perpengusaha yang menaruh hormat cetakan atau penerbitan koran/makepada organisasi wartawan terbe- jalah serupa yang dilakukan saudarasar di tanah air ini, karena lobi-lobi saudaranya di provinsi lain ? Kegiatan pela�han juga harus terus dan kegiatannya yang berskala besar berlanjut dan di�ngkatkan frekuendan nasional. Setelah menapaki sukses itu, PWI sinya. Sekolah Jurnalisme Indonesia tentu �dak boleh (kembali) men- (SJI), Uji Kompetensi Wartawan jadi organisasi biasa-biasa saja. (UKW) atau seminar merupakan Kemandirian, profesionalisme dan sarana peningkatan profesionalisme e�ka organisasi menjadi sangat ur- wartawan. Juga tak kalah penting untuk “memoles” wartawan gen untuk dicapai. Sebagai sebuah organisasi, PWI Jambi menjadi lebih diterima oleh sudah waktunya mandiri secara narasumber. Polesan ini mengacu finasial.Tak menutup mata, kegiatan kepada kode etik wartawan dan PWI selama ini banyak didukung e�ka pergaulan yang berlaku umum. pemerintah dan pihak lain. Hubun- Beberapa kali Drs. H. Hasan Basri gan kemitraan seper� itu sah-sah Agus menyen�l cara bertanya dan saja sebenarnya. Namun dengan berpakaian para wartawan yang bertambah usia serta banyaknya ke- mewawancarainya. Masukan ini giatan yang digelar, ketergantungan patut menjadi perhatian apalagi yang masih �nggi kepada pihak lain dilontarkan oleh narasumber sepentakan menyebabkan roda organisasi ing Gubernur Jambi. Untuk menjalankan visi tersebut, berjalan tersendat-sendat. Karena itu, PWI harus mempunyai dibutuhkan seorang figur yang usaha ekonomi produktif untuk cerdas, berpengalaman dan mau mendukung kegiatannya. Ini akan bekerja keras. Akhir minggu ini angmenjadi agenda pen�ng pengurus gota PWI Cabang Jambi berkonferPWI mendatang. Beberapa PWI cab untuk mencari figur tersebut. cabang seper� PWI Cabang Sulawesi Selamat dan terus maju PWI Selatan dan DKI Jaya telah memiliki Jambi. (***)

bantu setelah sebelumnya melakukan penyelidikan dan inves�gasi awal. “jadi polanya bukan diserahkan begitu saja ke Kejaksaan dan Kepolisian, tapi kami juga akan membantu jika ada kekurangan data, maka KPK akan mencari data-data untuk melengkapi, kalau kekurangan tenaga teknis misalnya untuk menghitung jumlah kerugian Negara, KPK juga akan membantu,” tambah orang nomor satu di KPK itu. Abraham menjelaskan, jika pihak Kejaksaan kesulitan menangani kasus pembangunan rumah sakit Unja tersebut, maka KPK akan mengambil alih kasusnya. “kalau teman-teman Polisi dan Kejaksaan mengalami kesulitan, lantaran ada beban psikologis

bersama KPK dan Polri, Senin kemarin. Menanggapi hal tersebut, Ketua KPK, Abraham Samad menuturkan, mengenai kasus proyek pembangunan rumah sakit yang mulai dikerjakan tahun 2010 lalu, KPK dan Kejaksaan sudah membuat kesepakatan dalam menangani kasus yang melibatkan Nazarudin. “kesepakatannya, keterkaitan kasus Nazarudin, orang-orang didaerah misalnya melibatkan rektor dan sebagainya, itu kami serahkan ke Kejaksaan Tinggi maupun kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih jauh,” tutur Pria kelahiran Makasar itu. Abraham menambahkan, dalam kasus rumah sakit Unja tersebut, KPK bersifat mem-

Semakin Berat

badannya naik menjadi 2,6 Kilogram,” ujar Dokter Spesialis Anak, dr. Pita, S.PA. Menurut dr. Pita, selain gizi buruk, M. April juga mengindap sakit Paru-paru sejak lahir. Butuh waktu lama untuk menjalani perawatan, karena untuk mencapai kategori bayi sehat, berat badannya harus mencapai 5 kilogram. “Selain perawatan, tim juga memberikan susu dan makanan yang memenuhi gizi,” ungkapnya. M. April adalah anak bungsu dari delapan bersaudara hasil pernikahan Idris dan Lisnawa�. April dilahirkan di Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Mulai dirawat di RSUD Cha�b Quzwain sejak 25 April 2012. (rdy)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1 kepengurusan yang baru untuk SIWO di Bengkulu. Serta iven Por- memerlukan dana besar. Siapa pun wanas dan hari Pers kemungkinan terpilih menjadi ketua di Konfercab mewujudkannya. Selain itu, ada lagi beberapa gawe besar dilaksanakan di Manado sekarang ini, dipundaknya terbebani PR cukup besar guna mengiku� besar yang akan dihadapi setelah (Sulteng). Kesemua kegiatan tersebut terang kegiatan dimaksud.Konfercab ini diantaranya, Kongres

Solid dan Kompak --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1 nama baik organisasi PWI. Tentang kepengurusan PWI cabang Jambi yang lalu dipimpin Mursyid Sonsang yang akan mengakhiri masa bhak� bulan ini. Menurut saya sudah berjalan dengan baik. Kalau pun masih terdapat kekurangan serta andai

dikalangan sesama pengurus ada yang kurang sepaham. Itu hal yang wajar wajar saja terjadi. Karena beda pendapat itu �dak sampai menimbulkan perpecahan. Benda pendapat itu adalah juga sebuah anugerah dan indah untuk menuju sebuah peruba-

han atau kemajuan. Pantauan saya, kepengurusan periode yang lalu tetap solit dan kompak. Ini perlu menjadi perha�an oleh kepengurusan periode ke depan termasuk masa berikutnya. Selamat berkonfercab!

Pertamina Distribusikan 30 Ton Solar ke SPBN INFOJAMBI KORAN — Pasokan BBM di SPBN sudah kembali normal. Selisih harga sebsar Rp 90 masih diberlakukan sampai jalan menuju SPBN Parit I sudah diperbaiki.“ Soal harga sudah ada kesepakatan antara SPBN dan HNSI. Biaya tambahan Rp 90 per liter, tetap diberlakukan hingga mobilisasi lancar ke SPBN,” kata Asisten Ekbang Setda Tanjabbar,

Mukhlis M Si.Dikatakan Mukhlis, 15 pengecer yang telah mendapatkan rekomendasi dari instansi terkait merupakan kelompok nelayan, untuk membantu distribusi solar kepada nelayan yang �dak mampu. Terhadap 15 kelompok nelayan ini, pemkab sedang melakukan konsultasi kepada BP Migas. “Pada intinya, kelompok-kelompok ini tetap diawasi dalam

mendistribusikan minyak. Kemudian, untuk SPBN harus mengutamakan nelayan, baru pengecer,” kata mantan Kabag SDA Setda Tanjabbar ini.Secara terpisah pengelola SPBN Parit VII, Lubis, mengatakan sejak 5 Mei 2012, solar yang masuk ke SPBN mencapai 30 ton lebih. Selain nelayan dan 15 pengecer, ada juga Trawl yang membeli minyak ke SPBN. Se�ap

kelompok nelayan yang telah terda�ar, membeli minyak ke SPBN mencapai 300-500 ton (KL). Lubis mengatakan, sejauh ini �dak ada kendala dalam penyaluran minyak. Kenda� mobil pertamina masuk ke SPBN, Lubis sangat menyetujuinya, agar harga solar kembali normal, yakni Rp 4500 per liter. “ Lebih bagus begitu, jadi bisa bantu nelayan. Biaya tambahan

itu, untuk biaya transportasi dari Parit Gompong ke SPBN,” kata pria berdarah Batak ini.Seperti diberitakan sebelumnya, SPBN sempat menghen�kan penjualan solar kepada nelayan, lantaran adanya laporan HNSI ke Polda Jambi. HNSI juga mempersoalkan 15 pengecer yang membeli minyak dari SPBN dan selisih harga Rp 90 / liter. (ijc)

karena ada kekuasaan tertentu, maka KPK akan ambil alih,” jelas Doktor jebolan Unhas itu. Sebagaimana yang diketahui, proyek pembangunan rumah sakit yang dikerjakan oleh PT. DGI yang disebut-sebut ada campur tangan Nazarudin untuk meloloskan proyek senilai 37 miliar, dikerjakan mulai 2010 selama tiga periode. Proyek tersebut sempat terhenti ditahun 2011 selama 3 bulan lantaran anggarannya macet, pembangunan rumah sakit tersebut ditargetkan rampung 2013 mendatang.(ijc)

Penderita Leukemia Butuh Uluran Tangan INFOJAMBI KORAN — Betri Jari Ayu Oktafia, remaja 14 tahun, asal Tanjung Johor tergolek lemah di rumahnya RT 05 kelurahan Tanjung Johor kecamatan Pelayangan. Sejak pertengahan 2011 pelajar SMP kelas 3 ini mengeluhkan sering pusing. Namun karena dianggap biasa, orangtuanya cuma memberikan obat- obatan yang dijual di warung. Bulan Desember 2011 sakit dirasakannya semakin parah dan puncaknya pada Januari 2012 kondisi badannya drop dan semakin kurus. Orang tua Betri kemudian membawanya ke puskemas terdekat. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Hbnya hanya 3/mg. Karena merasa sakit yang diderita Betri cukup parah, pihak puskesmas merekomendasikannya untuk dibawa ke Rumah Sakit Raden Ma�aher. Hasil pemeriksaan, remaja berkulit hitam manis ini didiagnosa menderita Leukeumia. Dia sempat dirawat selama 3 minggu namun dibawa pulang karena kondisi keuangan orangtuanya yang tak memungkinkan untuk dirawat lebih lama. Satu bulan kemudian kondisinya Hbnya drop dan kembali masuk rumah sakit, bahkan sempat masuk ruang ICU. Cukup miris nasib remaja berprestasi dengan cita-cita �nggi ini. Di saat teman- temannya sibuk persiapan UN, dia harus tabah melawan penyakitnya. Sejak Maret ini Betri �dak bisa sekolah. Dokter menyarankan agar Betri dibawa ke rumah sakit di Palembang atau Jakarta. Ayah Betri, Bukhori yang hanya seorang buruh pabrik tak mampu lagi membiayai pengobatan putrinya. Bukhori sangat mengharapkan uluran tangan dermawan untuk membantu pengobatan anak sulungnya. Betri kini hanya bisa meminum obatobatan herbal yang diperoleh dari sumbangan berberapa pihak. (ler)


MENGUPAS LEBIH DALAM

SAMBUNGAN

EDISI 7 MEI 2012

11

Gubernur Canangkan BBGRM IX dan HKG PKK ke-40 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 12 Peresmian gedung UPK Kayu berbagai macam bantuan dan Yusniana mengajak seluruh dalam pembangunan. program-program yang pro masyarakat menuju keluarga BBGRM ke-IX dan HKG PKK ke- penghargaan, dan diadakan Aro ditandai dengan pengkeluarga menjadi keluarga yang rakyat. Secara nasional kita pu- mandiri dan sejahtera. Ketua Umum TP-PKK Pusat cerdas, sejahtera dan tangguh 40 tahun ini mengangkat tema dialog antara Gubernur Jambi guntingan pita oleh Ketua TP nya PNPM. Untuk Provinsi Jambi sendiri melalui visi Jambi Emas, dalam sambutan tertulis yang dis- membangun masa depan bangsa “Melalui Bulan Bhakti Gotong dengan masyarakat yang di- PKK Provinsi Jambi Hj Yusniana dengan program Satu Milyar Satu ampaikan Ketua TP PKK Provinsi menghadapi tantangan global Royong Masyarakat dan Hari Ke- pandu langsung oleh Bupati Hasan Basri dan penandatanKecamatan (Samisake). Semua Jambi Hj Yusniana Hasan Basri, menjadi bangsa yang kokoh dan satuan Gerak PKK Kita Tingkatkan Kerinci. Lalu dilanjutkan dengan ganan prasas� oleh Gubernur program tersebut merupakan mengatakan, faktor kunci pemer- mandiri. Melalui Hari Kesatuan Semangat Persatuan dan Kesat- peninjauan stan pameran dan Jambi H Hasan Basri Agus, upaya nyata pemerintah untuk intah dalam menjalankan roda Gerak PKK, introspeksi atau uan Serta Par�sipasi Masyarakat peresmian gedung UPK (Unit yang kemudian dilanjutkan pula Pengelola Kegiatan) Kecamatan dengan peninjauan gedung. mengurangi kemiskinan dan pembangunan adanya rasa aman mawas diri, mengevaluasi apa Menuju Kemandirian Daerah”. (ded/adv) Dalam acara ini diserahkan Kayu Aro. kemudian meningkatkan kes- dan damai. Kondisi aman dan saja yang telah dilakukan PKK damai ini tentunya harus dimulai selama setahun, kemudian apa ejahteraan,” jelas Gubernur. Orang nomor satu di jajaran dari lingkungan yang paling kecil, keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya, Pemerintah Provinsi Jambi terse- yaitu keluarga. -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1 “Dalam kerangka tersebut, bagaimana solusi yang dibuat dan but menyampaikan bahwa pada yang berada langsung di bawah agai Word Class berbagai upaya dari kegiatan ini adalah untuk tahun ini peringatan BBGRM Kesatuan Gerak PKK sudah 40 untuk selanjutnya dijadikan tong- Presiden Republik Indonesia, dilakukan oleh lembaga ini den- mensosialisasikan rencana pedirangkaikan dengan Hari Kes- tahun berkiprah dan berperan gak agar melangkah lebih baik lagi berubah nama dengan Lembaga gan melakukan kerjasama dengan nerimaan calon peserta Program atuan Gerak PKK. Semua tahu menjadi wadah ak�vitas sosial pada tahun berikutnya. Ketahanan Nasional dan berada luar negeri untuk melengkapi sa- Pendidikan Reguler Angkatan Kepala Badan Pemberdayaan di bawah Panglima ABRI ber- rana dan pra sarana serta secara (PPRA) XLIX dan PPRA L Lemhandari sepuluh program pokok PKK, kemasyarakatan dengan 10 prosalah satunya adalah gotong-roy- gram pokok PKK untuk mewujud- Masyarakat dan Pemberdayaan dasarkan Keppres No. 60 tahun terus menerus melakukan pem- nas RI Tahun Anggaran 2013 dari ong. Sangat tepat kalau kegiatan kan rasa aman dan damai,” ujar Perempuan Dra Hj Eni Harriya� 1983. benahan sumber daya manusia mancanegara. selaku Ketua Pani�a Peringatan BBGRM dirangkaikan dengan Hari Yusniana. PPRA sendiri merupakan proKemudian berdasarkan Keppres yang profesional, dan efesien. Dijelaskan, disadari betul dalam Kegiatan BBGRM IX dan HKG No. 4 tahun 1994 berubah menKesatuan Gerak PKK. Salah satu upaya melakukan gram pendidikan reguler yang Bupati Kerinci, H Murasman, kurun waktu 40 tahun cukup ban- PKK ke-40 Tingkat Provinsi Jambi jadi langsung di bawah Menteri sosialisasi rencana penerimaan berlangsung selama 40 minggu, menghimbau dan mengajak selu- yak peran dan kiprah PKK mem- 2012 melaporkan, tujuan dise- Pertahanan dan Keamanan. Akh- calon peserta Lemhannas RI dimana untuk PPRA XLIX berruh masyarakat agar momentum bantu dan mendukung proses lenggarakannya acara ini untuk irnya berdasarkan Keppres No. tahun 2013 dari mancanegara. langsung pada bulan Januari s.d. BBGRM dan HKG-PKK tahun 2012 pembangunan daerah Jambi. memperbaiki kualitas kehidupan 42 dan 43 tahun 2001 berubah Sosialisasi yang dilakukan Rabu Oktober 2013, sedangkan PPRA dijadikan sebagai sarana mewu- Untuk itu, di hari puncak perin- secara berkelanjutan dan memu- Kedudukan dan Struktur organ- lalu itu dihadiri oleh para atase L diselenggarakan pada bulan judkan Jambi Emas dan Kerinci gatan Kesatuan Gerak PKK yang puk usaha-usaha kemandirian isasi sebagai Lembaga Pemerin- pertahanaa/ Konselor Negara Maret s.d. Desember 2013. sejahtera, damai dan agamis. ke-40 diucapkan terima kasih dan keluarga, sehingga menjadi ke- tah Non Departemen (LPND) dan sahabat dari Aljazair, Algeria, Penda�aran calon peserta PPRA Disamping itu, BBGRM dapat pula penghargaan yang �nggi kepada luarga yang tangguh mengha- Lemhannas bertanggungjawab Brunei Darussalam, Kamboja, XLIX dan PPRA L tahun 2013 dari sebagai wadah upaya meningkat- seluruh kader PKK Provinsi dan dapi berbagai permasalahan dan kepada Presiden Republik Indo- Malaysia, Pakistan, Russia, Sin- mancanegara sendiri dibuka kan kerjasama masyarakat dalam kabupaten/kota yang telah ban- tantangan serta membangkitkan nesia. gapura, Srilanka, Thailand, Timor pada bulan Maret s.d. Juni 2012. berbagai bidang pembangunan, yak berbuat dan bekerja dengan kembali semangat gotong royong Untuk menuju Lemhanas seb- Leste, dan Zimbabwe. Tujuan (PM/dari berbagai sumber) dan keswadayaan masyarakat khususnya sebagai penguatan penuh keikhlasan.

Lemhanas Menuju World Class

HBA Terima Gelar Adat dari Tigo Luhah Semurup ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1

nilai-nilai materialisme,” terang Gubernur. Menurut Gubernur, prosesi Kenduri Sko itu sangat bermanfaat bagi perkembangan budaya Bumi Sakti Alam Kerinci dan Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dalam kerangka penguatan budaya nasional dan nilai-nilai luhur bangsa. Terlebih lagi dalam era otonomi dareh. Pengelolaan kekayaan budaya telah diserahkan kewenangannya kepada pemerintah daerah, sehingga kekurang-fahaman, apresiasi dan komitmen pemerintah dan masyarakat daerah dalam pengelolaan kekayaan budaya akan berdampak pada penurunan kualitas pengelolaan kekayaan budaya daerah. “Mari kita serengkuh dayung dan seentak satang melayarkan khasanah adat istiadat dan kebudayaan. Hindarkan samo sebiduk selantai

idak antara pemerintah dan masyarakat serta pemangku adat,” harap Gubernur. Bupati Kerinci, H Murasman, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat Tigo Luhah Semurup, utamanya para pemangku adat yang telah memberikan gelar adat kehormatan kepada dirinya dan Gubernur Jambi. “Gelar yang diberikan ini merupakan kehormatan yang amat tinggi kepada kami. Saya tidak ingin banyak berjanji dengan anugerah yang luar biasa ini. Semoga apa yang telah diberikan kepada kami bisa menambah tekad, semangat dan bakti kepada masyarakat Tigo Luhah Semurup dan bagi Kerinci,” ujar Murasman. Murasman mengharapkan masyarakat Tigo Luhah Semurup memberikan dukungan dan bekerjasama

membangun negeri, dengan memperkuat persatuan dan kesatuan, basis ekonomi dan memanfaatkan potensi yang ada, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sebelum prosesi pemberian gelar adat dan Kenduri Sko, dilakukan acara penjemputan Gubernur Jambi dan Bupati Kerinci secara adat oleh para tokoh adat di rumah dinas bupati. Di lokasi acara Kenduri Sko juga dilakukan penyambutan secara adat. Setelah itu Gubernur dan Bupati Kerinci menuju Rumah Basusun Tigo Luhah Semurup, untuk mengikuti prosesi penobatan pemberian gelar adat. Setelah penobatan pemberian gelar adat dilaksanakan, dilanjutkan dengan prosesi ritual Mandi Balimau yang dilakukan oleh anak jantan anak batino Tigo Luhah Semurup.

Zumi Hadapi Cobaan Bertubi, Tak Suka Pola ABS -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 8 perencanaan yang matang dengan skema penanganan yang bisa dipertanggungjawabkan,” katanya. Memenuhi janji poli�knya menjadi agenda utama Zumi Zola - Ambo Tang. Keinginannya segera mencapai visi Samudra (sejahtera, adil, mandiri, unggul, demokra�s dan agamis) membuat semua program dan kegiatan yang dilaksanakan harus segera menjawab janji itu. Bantuan kapal nelayan berikut perlengkapannya langsung digenjot di tahun pertama. Begitu pula janjinya menyediakan

excavator untuk se�ap kecamatan serta pelaksanaan sejumlah program yang langsung menyentuh warganya. Kerja keras Zumi Zola - Ambo Tang bukan tanpa rintangan. Beberapa musibah sempat menguras energi mereka. Sebut saja kebakaran hebat ribuan hektar lahan gambut di daerah itu akhir tahun lalu. Banjir rob yang membuat fuso ribuan hektar sawah warga hingga gosip panas yang menerpa kehidupan pribadi Zumi Zola. Namun, lagi-lagi Zumi Zola tak ingin larut dalam persoalan-persoalan itu. Baginya

kerja keras untuk selalu melakukan terobosan dan pembenahan jauh lebih penting. Bahkan dengan kerja keras itulah akhirnya semua cobaan berat dapat dilaluinya. Kini, setelah setahun dia memimpin Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, Zumi Zola dituntut untuk lebih tegas menghadirkan kesejahteraan bagi warganya. Terlebih, Zumi Zola kini mendapat tambahan energi setelah hadirnya sosok Sherrin Tharia, wanita pilihan ha� yang siap mendampinginya membangun tanah leluhur, Tanjung Jabung Timur. (suhaili/adv)

Nilai Ekspor Besak, Tapi Royal� Kecik Nian ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 5 landrent (sewa tanah) sebesar Rp 3,667 miliar. Jumlah ini disumbang tujuh kabupaten. Sementara itu, anggaran yang dikeluarkan untuk memperbaiki jalan mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun. Data ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sum-

ber Daya Minera l (ESDM) nomor 2965 K/80/MEM 2011 tertanggal 18 November 2011. Tujuh daerah yang disebut sebagai penyumbang royalti adalah Bungo dengan izin IUP,PKP2B sebesar Rp 65,16 miliar, Batanghari IUP,PKP2B sebesar Rp 8 miliar dan Saro-

langun IUP,PKP2B sebesar Rp 5,6 miliar. Sedangkan Kabupaten Merangin dengan izin IUP diperkirakan menyumbang Royalti sebesar Rp 4,5 miliar. Menyusul Tebo Rp 2,2 miliar, Muarojambi Rp 900 juta dan Tanjung Jabung Barat Rp 225 juta. (wan)

Mau Dibawa Kemano Truk Batubara ? ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 5 Sementara wacana pembangu- bangun jalan khusus tersebut Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Bidang Pereko- nan jalan khusus dari Pemprov tetap ada. Hanya saja jika yang Jambi diragukan bisa terwujud. dibebankan membangun adalah nomian. Di sisi lain, ada �ga kementerian Waktu delapan bulan yang diberi- pengusaha yang sudah produksi yang �dak setuju dengan rencana kan kepada pengusaha batubara saja, maka akan sulit terwujud. Untuk membangun jalan khupengerukan tersebut, yaitu Ke- dirasakan tidak mungkin. Asomenterian Luar Negeri, dengan siasi Pengusaha Batubara Indo- sus, setidaknya membutuhkan alasan penjualan pasir yang diren- nesia (APBI) Cabang Jambi yang dana sekitar Rp 4 triliun. Biaya canakan ke Singapura hanya akan menaungi perusahaan batubara di ini dibebankan kepada para penmenambah luas Singapura. Ke- Jambi tak yakin rencana pembua- gusaha yang sudah produksi. menterian Kelautan dan Perikanan tan jalan khusus dalam delapan Di Jambi, para pengusaha yang sudah produksi hanya ada 40 yang menyatakan pengerukan sun- bulan terwujud. Kepala Bagian Pengawasan Di- pengusaha. Pertanyaanya, bersegai akan merusak habitat sungai. Kementerian Perdagangan �dak nas Energi Sumber Daya Mineral diakah para pengusaha tersebut setuju bila pasir hasil pengerukan (ESDM) Provinsi Jambi, Novaizal, menyediakan dana Rp 4 triliun menyatakan, kemungkinan mem- ? (wan) sungai di ekspor ke luar negeri.

Ganggu Wanita SAD, Bisa Dituntut 10 Juta Rupiah

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 9 terjadi salah faham, karena Sementara pada posisi lain, warga bentrok dengan SAD. kami sebagai ketua adat tidak pemuda Pelepat malah tidak Makanya FDg ini bertujuan unmau anak-anak kami melanggar mau menikahi wanita ini. Mer- tuk mencari jalan keluar yang eka hanya ingin bercanda gurau selama ini sering dikeluhkan. adat nantinya,” kata Salim. “Kami disini ingin cari jalan Permasalahan ini muncul, saja. Kapolsek Pelepat IPTU Su- damai, makanya semua makarena setiap wanita SAD yang dihubungi pemuda setem- riah Miftah mengatakan, sama salah harus tuntas di Polsek pat, maka harus dinikahkan. sekali tidak ingin nantinya ini,” katanya. (ijc)

Maksimalkan Pelayanan Pro Rakyat, PAD Meningkat 112 Persen ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 8 optimis dapat mencapai target bupaten ini karena �dak mencatat menjadi IDR 2.528.994,86. PeningMDG’s (Millenium Development jumlah anak yang melanjutkan katan ini merupakan indikasi dari Goals) atau sasaran pembangunan pendidikan keluar daerah kabu- membaiknya perekonomian kabumillenium pada tahun 2015, karena paten. Berdasarkan data empiris, paten ini. H al yang lebih menggemprogram yang dilaksanakan selama setidaknya sekitar 13-15 % anak birakan adalah laju pertumbuhan ini sudah dalam jalur yang tepat usia SMP dan 18-20 % anak berusia yang lebih �nggi dari tahun 2010 dan tetap dilaksanakan secara ber- SMA melanjutkan pendidikan keluar terjadi pada sektor sekunder dan daerah Kabupaten Tanjung Jabung sektor tersier. kesinambungan. Yang menarik, salah satu capaPerkembangan dan peningkatan Timur. ian indikator kinerja Kabupaten Pertumbuhan Ekonomi Naik kualitas pendidikan di Kabupaten Beberapa program unggulan lain- Tanjab�m 2011 – 2016, yaitu pada Tanjabtim tercermin dari Angka Par�sipasi Murni (APM), kebijakan nya yang menjadi konsetrasi Zumi tahun 2010 rumah tangga miskin strategis daerah untuk peningkatan Zola adalah program-program sebanyak 6.382 rumah tangga, telah kualitas dan kuan�tas pendidikan pro rakyat, seperti peningkatan berkurang menjadi 6.168 rumah masyarakat, Angka Melek Huruf, kesejahteraan masyarakat nelayan, tangga miskin pada tahun 2011. dan guru layak mengajar. Jika dilihat yakni dengan pemberian pompong Begitupun dengan Pendapatan Asli pencapaian APM sampai dengan beserta alat tangkap. Selain itu, di Daerah (PAD) yang meningkat tatahun 2011 yang mencapai 96,95 sektor pertanian dan ketahanan jam, pada tahun 2010 PAD sebesar persen pada �ngkat SD, dan 78,25 pangan, pemkab juga menelurkan Rp. 19.955.752.467,76 meningkat untuk �ngkat SLTP sedangkan SMA/ program gerakan tanam padi dua pada tahun 2011 menjadi Rp. SMK mencapai 58,90 persen, dapat kali setahun (Gertak Tanpa Dusta), 24.372.826.331,42 atau naik hingga dikatakan pencapaian tersebut su- kredit modal kerja, bedah rumah, 122,13 %. “Kita �dak akan cepat puas dendah memenuhi target pencapaian bantuan eskavator, santunan kema�an dimaksud guna lebih mengeli- gan hasil capaian ini, terlebih strukRPJMD 2011-2016. tur perekonomian tahun 2011 Pada tahun 2011, dari 12.206 anak atkan perekonomian pedesaan. Hal ini diharapkan juga akan me- masih didominasi oleh sektor perkelompok umur SMP sederajat, hanya 7.748 anak yang mengiku� ningkatkan sektor ekonomi pada tambangan dan penggalian sekitar pendidikan di SMP/sederajat, atau sektor sekunder dan tersier, se- 60 persen. Perlu diingat, sektor APM SMP = 63,48 %. Untuk SMA/ hingga pertumbuhan ekonomi akan ini merupakan sektor yang padat sederajat dari 11.682 penduduk di berkualitas atau pertumbuhan eko- modal, sehingga �dak mempunyai usia kelompok ini, hanya 4.628 anak nomi yang berpihak pada masyara- daya serap tenaga kerja yang besar, yang mengikuti pendidikan dije- kat. Nilai Produk Domes�k Regional masyarakat tidak dapat secara jang ini, atau APM SMA/sederajat Bruto (PDRB) Kabupaten Tanjab�m langsung merasakan manfaat dari = 39,62 %. Angka APM ini belum tahun 2011 meningkat dari tahun sektor ini,” ujar Zumi Zola menginmencerminkan keadaan nyata ka- 2010, yaitu dari IDR 2.402.965,85 gatkan. (suhaili/adv)

Kota Jambi Belum Siap Mengan�sipasi Perubahan ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 6 Juslina mengharapkan Pemer- tapi kini bisa berkembang pesat. pemerintah berusaha memajuintah Kota lebih peduli terhadap “Jambi pasti bisa asalkan para kan rakyatnya. Misalnya dengan memperbaiki jalan semaksimal dinamika sosial masyarakat. “Saya pemimpinnya mau,” yakinnya. Berbicara tentang pusat hiburan mungkin. Bagaimana perekonoberharap pejabat Kota jangan sering gan�-gan� sehingga kiner- rakyat, Vina dan anak- anak belum mian bisa maju jika infrastruktur janya jadi tak jelas. Kadang saya menemukan tempat rekreasi dan tidak dibenahi ?” ucap alumni bertanya-tanya, apa sih maunya bermain yang bagus. “Tempat Fakultas Pertanian Universitas Walikota dengan �ap sebentar bermain anak-anaknya kurang ba- Jambi ini. Ekonomi Jambi yang kurang menggan� pejabatnya?” tambah gus dan varia�f. Tak ada di taman Kepala Perpustakaan MAN Model bermain yang aman untuk anak- maju juga disinggung oleh Des. anak. Terpaksa kami mencari “Pemerintah kota harus menJambi ini. Vina pun sependapat bahwa hiburan di arena permainan yang dorong berkembangnya industri di daerah ini. Kalau banyak inpejabat Jambi kurang memiliki disediakan mall,” ungkapnya. “Mall di Jambi �dak sebesar di dustri, lapangan kerja otoma�s orientasi untuk memajukan kota ini. Menurutnya kota Pekan Baru daerah lain. Tapi itu �dak pent- akan banyak juga,” tutupnya. �dak jauh beda dengan Jambi ing. Yang penting bagaimana (ard/ler)

Kalo Akhir Tahun Dak Selesai Dimoratorium ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 5 Tinggal beberapa bagian yang Merangin, Sarolangun, Batang- total muatan ditambah berat tanahnya labil sehingga harus hari dan Muaro Jambi yang kendaraan 14 ton. Batubara yang berasal dari di�mbun menggunakan kerikil. akan diangkut menuju PelabuNamun secara keseluruhan su- han Talang Duku melalui ruas Bungo dan Tebo melalui Simjalan Muara Bulian – Bajubang pang Niam – Lubuk Kambing dah bisa dilalui,” ujar HBA. Jalan yang dibolehkan bagi – Tempino – Jalan Lingkar Se- – Merlung - Pelabuhan Dagang. angkutan batubara meliputi latan – Talang Duku dengan (ijc)


12

INFOPROMO

EDISI 7

Mei 2012

Gubernur Canangkan BBGRM IX dan HKG PKK ke-40 C M Y B

INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) beserta Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Yusniana Hasan Basri menghadiri Peringatan Pencanangan Bulan Bhak� Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) IX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-40 Tingkat Provinsi Jambi, di Desa Batang Sangir, Kayu Aro, Kerinci. Pencanangan yang dilakukan oleh orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Jambi ini berlangsung dengan sukses dan meriah. Sebelum melakukan Pencanangan BBGRM IX dan HKG-PKK ke-40 yang dipusatkan di STA Kayu Aro ini, Gubernur dan Hj Yusniana didampingi Bupa� Kerinci dan isteri serta rombongan meninjau Perkampungan Rumah Pangan Lestari, di Desa Koto Periang, Kayu Aro, yang merupakan lokasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan desa terbaik dalam rangka peringatan BBGRM dan

HKG-PKK ini. Dalam sambutannya, Gubernur berharap melalui peringatan ini nilai-nilai gotong royong yang ada tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dan dapat dilestarikan secara berdayaguna dan berhasil guna, untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat yang pada gilirannya memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan serta nasionalisme sebagai bangsa Indonesia. “Dalam era reformasi, era demokra�sasi serta era globalisasi saat ini, saya berpesan dan mengajak kita semua yang hadir disini dan seluruh masyarakat Jambi untuk �dak meninggalkan ja� diri, nilai dan kepribadian bangsa. Jangan dibuang dan dianggap �dak pen�ng tata karma, budi peker�, e�ka dan sikap saling hormat menghorma� diantara warga masyarakat. Janganlah kita mengatasnamakan reformasi, modernisasi dan globalisasi,

lantsas meremehkan kearifan lokal dan kerukunan antara sesama masyarakat,” ungkap Gubernur. Dikatakan, dengan semangat kegotong-royongan dan kewasdayaan yang berbasis pada nilai-nilai sosial budaya masyarakat yang mengakar akan tercipta kehidupan yang rukun di dalam se�ap komunitas, dan bahu membahu membangun kehidupan bersama. BBGRM merupakan kegiatan pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat dan peningkatan peran ak�f masyarakat dalam se�ap proses pembangunan. “Par�sipasi dan peran ak�f masyarakat dalam pembangunan merupakan bukti nilai-nilai kegotong-royongan dan keswadayaan masyarakat menuju kemandirian bangsa,” jelas Gubernur. Gubernur menambahkan, melalui BBGRM ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan

kemampuan, kesadaran dan tanggung jawab terhadap hasil-hasil pembangunan, terlebih lagi saat ini sedang giat-giatnya mewujudkan Provinsi Jambi yang Ekonominya Maju, Aman, Adil dan Sejahtera (Jambi Emas). “Kita semua tahu saat ini ada Baca Gubernur di Hal...11

Gubernur : Berantas Buta Aksara Al-Qur’an INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus membuka secara resmi MTQ ke-42 Tingkat Provinsi Jambi, Jum’at pekan lalu, di Arena MTQ Sungai Misang, Bangko, Merangin. MTQ te rs e b u t m e n g u s u n g tema “Sukseskan Pemberantasan Buta Aksara

Al-Qur’an sebagai Daya G e ra k M e ny o n g s o n g Jambi Emas 2015”. Keprihatinan Gubernur sebagai pemimpin patut diacungi jempol mengingat begitu pentingnya anak-anak bisa membaca Al Qur’an. “Ternyata anak buta aksara Al Qur’an jumlahnya ban-

ALAMAT REDAKSI : Gedung InfoJambi Group Lt. 3 Jl. LKH Yoenoes Sains 42 Kebon Handil, Kota Jambi Telp. (0741) 42599

yak, tadi saya serahkan kepada Bupati/Walikota, ada namanya, alamat, dan tempat sekolahnya,” ujar HBA. Dilanjutkan HBA tugas memberantas buta aksara harus disikapi secara serius dengan melibatkan semua pihak. “IAIN, MUI, LPTQ, ini tanggung jawab kita semua bagaimana menuntaskan buta aksara Al Qur’an berdosa kita andaikata ini tidak bisa kita tuntaskan,” tegas HBA. Keseriusan HBA memberantas buta aksara Al Qur’an dengan menganggarkan dana demi berlangsungnya program tersebut, dukungan Pemerintah Provinsi Jambi pada APBD Perubahan. “Kita akan biayai dalam APBD

Perubahan,” ungkapnya. Seperti diketahui, AlQur ’an merupakan pedoman bagi umat Islam dalam menata kehidupannya, kesucian Al Qur’an tidak bisa diragukan lagi. “Al Qur’an pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini,” ungkap HBA sesuai dengan Firman Allah SWT. Menjadikan Al Qur’an sebagai pembinaan karakter juga menjadi himbauan Gubernur. “Mari jadikan Al Qur’an sebagai rujukan dalam pembinaan karakter yang tangguh,” lanjut HBA. Menampilkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, seharusnya umat Islam mampu memain-

kan peran penting untuk kemajuan dan pencapaian pembangunan. “Kita harus mampu mempertahankan citra Islam yang baik, memberi kontribusi dan menawarkan solusi pada berbagai permasalahan, serta mengayomi perbedaan sebagi sebuah keniscayaan,” ujar Gubernur. Terkait dengan penyelenggaraan MTQ , Gubernur berharap kegiatan tersebut menjadi media yang efektif dalam mendalami arti, makna, kandungan, keindahan sekaligus meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan sarana mewujudkan masyarakat yang beriman bertaqwa, dan berakhlaq mulia, juga media untuk menebarkan syiar Islam. Dengan melaksanakan komitmen MTQ bersih, jujur, berakhlaq, berkualitas, dianggap Gubernur sebagai upaya untuk meningkatkan karakter umat yang unggul dan mulia. MTQ ke-42 tingkat Provinsi Jambi berakhir, Kamis (17/5) malam. Keluar sebagai juara umum Ka b u p ate n B ata n g h a r i . MTQ ditutup oleh Wakil Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar. (hms)

E-mail : infojambi@yahoo.com

C M Y B


InfoJambi Koran Edisi 07