Issuu on Google+

C M Y K

M Y K

INFOJAMBI Koran M E N G U P A S

EDISI 24

1 � 15 MEI 2014

L E B I H

facebook.com/infojambi.update

Berita Realtime Pertama

di Jambi

D A L A M @infojambidotcom

HARGA : Rp 10.000,-

PIN : 79798050

2

4

6

7

Forum Jurnalis Migas Jambi Terbentuk

Komisi Informasi PWI Jambi Jalin Kerjasama

SKK Migas - PetroChina Bangun Instalasi Air Bersih

Adirozal “Lelang” Jabatan Eselon II

P

EMILU Legislatif (Pileg) tahun 2014 merupakan yang paling buruk sepanjang sejarah pemilu di Indonesia sejak tahun 1955. Poli�k uang berlangsung secara massif di seluruh Indonesia. Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Prof Yusril Ihza Mahendra, mengaku kecewa terhadap pelaksanaan Pileg 2014 yang marak diwarnai kecurangan. Kualitas pemilu makin buruk. Pemilu 2014 lebih buruk dari pemilu-pemilu sebelumnya. “Saya kecewa melihat pelaksanaan pesta demokrasi kita yang diwarnai kecurangan, seper� poli�k transaksional dan kanibalisme,” katanya. Politik uang secara massif terjadi terang-terangan. Banyak caleg yang lolos �dak dikenal masyarakat, melenggang duduk di kursi DPRD hingga DPR dan DPD. Seorang caleg mengakui terus terang, selama kampanye �dak banyak memasang baleho. Tapi menjelang penyoblosan �m suksesnya bergerilya door to door memberikan uang yang nilainya antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Hasilnya dia menang besar dan lolos menjadi anggota DPRD. Tapi ada juga caleg yang naas. Walau sudah mengeluarkan uang miliaran rupiah untuk sosialisasi dan membayar pemilih, malah gagal total. Salah satu penyebabnya, impian sang caleg terlalu �nggi. Nama belum dikenal, rekam jejak �dak jelas, �ba-�ba jadi caleg untuk DPR Pusat yang butuh puluhan ribu suara. Lain lagi caleg-caleg dinasti yang mengandalkan nama besar keluarga dan memiliki kekuasaan. Kebanyakan mereka dengan mulus melenggang menjadi wakil rakyat. Puan Maharani (anak Megawa�, Ketua Umum PDI-P), Hanafi Rais (anak Amin Rais), Prananda Paloh (anak Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem), Edie Baskoro Yudhoyono (anak SBY, Ketua Umum Demokrat) dan Ario Djojohadikusumo (keponakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto) dan masih banyak lagi. Tidak saja di pusat, di Provinsi Jambi juga dahsyat. Para pejabat pemerintahan dan elite parpol berlombalomba membangun dinas�. Saniatul La�fah, isteri Bupa� Tebo, Sukandar, melenggang mulus ke Senayan dengan suara terbanyak. Begitu juga anak Walikota Sungai Penuh, Prof DR Asafri Jaya Bakri, lolos menjadi anggota DPRD Sungai Penuh. Irsal Yunus, Ketua PDI-P Provinsi Jambi, anaknya juga lolos ke Senayan. Isteri Zainal Abidin, Wakil Bupa� Kerinci, lolos ke DPRD Provinsi Jambi. Tak ke�nggalan Ketua DPRD Kota Jambi, Zainal Abidin, bersama anaknya lolos ke DPRD kota dan provinsi. Begitu juga Rahimah dan Ria Mayang Sari lolos menjadi wakil rakyat. Mereka adalah isteri dan anak Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar. Sementara trah Manaf mulai memudar. H Zoerman Manaf yang lolos. Anaknya, Nuzul Prakasa, gagal menjadi wakil rakyat. Begitu juga trah Abdul Muthalib. Dari �ga anaknya yang mencaleg lagi, tidak satupun yang lolos. Lima tahun lalu mereka berjaya

dengan meloloskan Selina Gita, Yopi Muthalib dan Yeri Muthalib. Nasib yang sama dialami trah As’ad Syam. Dulu mereka berjaya dari isteri sampai anaknya menjadi wakil rakyat. Begitu juga Andreansyah —anak Zulfikar Ahmad— gagal menjadi wakil rakyat di Bungo. Tapi Trah Zulfikar masih bergembira ria dengan lolosnya Zulfikar menjadi wakil rakyat di Senayan, dan keponakannya, Eri, lolos untuk DPRD Bungo. Masih bertahannya Trah “Triman”, dinasti baru dalam perpolitikan di Kabupaten Tebo dengan lolosnya anak Triman, Agus —lima tahun terakhir menjabat Ketua DPRD Tebo, diperkirakan bakal menjadi Ketua DPRD Tebo kembali dengan suara terbanyak. Trah Triman bertambah kuat dengan lolosnya Saniatul La�fah. Dalam demokrasi itu sah-sah saja, apalagi demokrasi yang kita pakai berkiblat ke Amerika. Seper� dinas� keluarga Kennedy yang menguasai panggung poli�k Amerika tahun 1960an. Begitu juga keluarga Bush yang menguasai panggung poli�k di Amerika dekade 90-an. Bahkan keluarga Bush, dari bapak hingga anak sama-sama menjadi Presiden Amerika.

Alamat Redaksi : Jl. Ir. H. Juanda No.24 Simpang III Sipin, Kota Jambi.

Seorang pemimpin umat Islam patut menjadi tauladan bagi para pemimpin Indonesia saat ini. Seper� kisah Khalifah Umar bin Khatab, dalam kenegarawan dan merasakan sensi�ve rakyat kepada keluarganya. Pada suatu hari Umar meninjau untaunta sedekah. Diantara kerumunan unta, ia melihat seekor unta gemuk berbeda dengan unta-unta lainnya. ”Milik siapakah ini?” tanya Khalifah. ”Ini milik putramu, Abdullah,” jawab seorang diantara mereka. Umar memanggil putranya, Abdullah, ke tempat itu. ”Berapa kau beli unta ini?” tanya Umar. Setelah putranya datang, Abdullah menyebutkan harganya. ”Kau hanya menerima uang modalmu, kelebihannya harus diberikan pada Baitul Mal negara,” kata Umar. Mengapa demikian, Ayah?” protes Abdullah. Ia tidak mengerti maksud keputusan tersebut. ”Orang-orang mengatakan, ini untanya putra Amirul Mukminin, biarkanlah makan dan minum sepuasnya. Jangan ada yang menggangu”. “Engkau hanya berhak menerima harga pembelian saja, sedangkan kelebihannya diserahkan untuk Baitul

Mal kaum muslimin,” jawab Umar. Mendengar penjelasan ini, Abdullah pun menerima keputusannya. Luar biasa Khalifah Umar bin Khattab dalam menjaga sensivitas rakyat kepada keluarganya. Ia melihat diantara kerumunan unta biasa-biasa saja, terdapat seekor unta lebih gemuk dari lainnya. Ternyata itu milik anaknya, Abdullah. Terbayang di benak Umar,

unta Abdullah bisa gemuk karena mendapat perlakuan istimewa dari masyarakat. Namun, cara pandang seperti Umar bin Khatab itu tidak lagi ditemukan pada pemimpin sekarang. Bahkan, ada beberapa oknum pemimpin zaman kini yang rela melakukan apa saja, demi mencapai tujuannya dalam melanggeng kekuasaan keluarga. —ali damsir

MAT SULO + ANAK BERANAK LOLOS ANGGOTA DEWAN = Santuang dek awak sadoe.... + ADIROZAL LELANG JABATAN ESELON II = Nak niru Jokowi, yo ?... + PETANI CABAI PANEN HAMPIR RP 1 MILIAR = Ahhh...entah iyo, entah idak... + UKP4 DAN KSAD TNI PUJI JAMBI = Lokak tepilih jadi gubenur lagi ni yeee... + GAGAL DPD HASBI SIAP JADI BUPATI = DPD bae dak lolos, nak jadi bupa� pulak…wkwkwk

E-mail : infojambi@yahoo.com

C M Y K


INFO-Kami Forum Jurnalis Migas Jambi Terbentuk

2

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

INFOJAMBI KORAN — Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi resmi terbentuk. Deklarasi FJM dilaksanakan di Restaurant Harbour Bay, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/4) malam. Forum ini diketuai oleh H Mursyid Sonsang yang dipilih secara aklamasi oleh 42 perwakilan media dan wartawan Jambi. Muhammad Surtan dipercaya menduduki jabatan sekretaris, dan Wiliatno Aji sebagai bendahara forum. Deklarasi berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh Penasehat Ahli SKK Migas Bidang Operasi, Rizal Asir. Dalam sambutannya Rizal berharap terbentuknya FJM

bisa mempererat hubungan dan mempermudah komunikasi SKK Migas dengan wartawan. “Dengan terbentuknya forum ini saya ingin wartawan berinteraksi dengan SKK Migas menjadi mudah dan sebagai wadah memberikan konfirmasi,” jelasnya. Ketua FJM Provinsi Jambi, Mursyid Sonsang, mengatakan, terbentuknya forum ini menjadi wadah silaturrahmi wartawan dengan SKK Migas. Terbentuknya forum ini bukan untuk mem-backup SKK Migas, namun sebagai mitra kerja. Mursyid mengharapkan dengan terbentuknya forum ini wartawan bisa lebih mudah melakukan

konfirmasi, dan SKK Migas pun membuka diri untuk memberikan keterangan. Forum ini juga akan memperbanyak kegiatan pelatihan, baik untuk kalangan

wartawan maupun SKK Migas, sehingga kedua belah pihak memahami tugas dan fungsi masing-masing. —ramadhani / elvira

SKK Migas - KKKS - Wartawan Pererat Hubungan

INFOJAMBI KORAN — Sebanyak 21 pimpinan media massa dan 21 wartawan Jambi mengiku� kegiatan Media Gathering SKK Migas dan KKKS Jambi, di Hotel Batam View, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), 23 - 25 April 2014. Acara diawali dengan kegiatan sharing seassion di taman Hotel Batam View, dipandu oleh Humas SKK Migas, Rinaldi. Pada akhir acara pertama ini para wartawan dan perwakilan perusahaan migas yang beroperasi di Jambi makan malam

bersama. Dalam acara itu dibahas soal pemberitaan-pemberitaan media massa tentang operasional perusahaan-perusahaan migas yang ada di Jambi. Salah satunya menampilkan kliping-kliping koran berisi beritaberita mengenai perusahaan gas di Jambi, diantaranya PetroChina. Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Tirat Sambu Ich�jar, hadir langsung berkumul dgn wartawan. Dia mengaku terkesan dengan acara tersebut, karena dapat mempererat

hubungan silaturrahmi SKK Migas dan kontraktor migas. Tirat mengungkapkan, untuk memperlancar komunikasi media massa dengan perusahaan-perusahaan migas, khususnya di Sumbagsel. Dia berharap pemberitaan media massa mengenai migas mes� berimbang. “Kegiatan posi�f perusahaan migas juga banyak. Tapi kegiatan yang nega�f juga silahkan ditulis, karena itu merupakan masukan bagi SKK Migas dan para kontraktor migas,” kata Tirad.

Tirad berharap adanya rasa saling penger�an dari wartawan. Persoalan kerap muncul akibat pengetahuan tentang perbedaan hulu dan hilir migas tidak dipahami betul oleh wartawan. Karena itu wawasan wartawan harus di�ngkatkan. Perwakilan dari wartawan, H Mursyid Sonsang, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh SKK Migas itu. Hubungan emosional yang kuat besar pengaruhnya terhadap pemberitaan yang ditulis wartawan, namun bukan berarti

wartawan akan menutupi hal-hal nega�f yang terjadi, terutama terkait hidup orang banyak. “Kuncinya adalah silaturrahmi dan keterbukaan antara perusahaan dan wartawan. Yang diharapkan wartawan adalah mudah dan lancarnya tugas mereka. Masalah sering �mbul lantaran untuk mendapatkan konfirmasi sangat sulit,” ujar Pemred InfoJambi.com yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi. —ramadhani / elvira

Diterbitkan Oleh : CV. InfoJambi. Pimpinan Umum : H. Mursyid Sonsang. Pemimpin Redaksi : Doddi Irawan Wakil Pemimpin Redaksi : Hj. Asnelly Ridha Daulay. Redaktur Pelaksana : Izwan Sholimin, M. Asrori S. Redaktur : Syafruddin, Suhairi M. Kota Jambi : Lery RD, Fachri M, Ramadhani, Sapta Purnama. Batanghari : Raden Suhur. Sarolangun : Rudy Ichwan. Merangin : Jefrizal. Bungo Tebo : Hambali, Solihin, Edwar. Kerinci / Sungai Penuh : Feri Hartanto. Muaro Jambi : Ryan Bromanggara.Tanjung Jabung Timur : Suhaili, Hipni. Tanjung Jabung Barat : R. Simanjuntak, Alfatih.Tungkal Ulu / Merlung : M. Hatta Z. Perwakilan Jakarta : Bambang Subagio. Pemasaran / Sirkulasi : Abdul Mu’in. Keuangan : Dewi Ariani. Informatika Teknologi : Cahyo Adi Suprapto, Lilis Mariana. Layouter : C. Sirait. Penasehat Hukum : Kantor Hukum dan Keadilan Terpadu (KHKT) Jambi. Alamat Redaksi : Jl. Ir. H. Juanda No.24, Simpang III Sipin, Kota Jambi. Email : infojambi@yahoo. com. Percetakan : PT. Riau Graindo,Pekanbaru I S I

D I L U A R

T A N G G U N G - J A W A B

P E R C E T A K A N


INFO UTAMA

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

3

Dari Pertahana Hingga Pengusaha dan Penguasa KOTAJAMBI — Prediksi calon anggota legisla�f (caleg) yang bakal lolos dalam Pemilu Legisla�f (Pileg) 2014 untuk DPRD Provinsi Jambi masa bhak� 2014 – 2015. Masing-masing daerah pemilihan (dapil) diwakili maksimal oleh sepuluh orang anggota dewan. Untuk Dapil Kota Jambi, �ga caleg Partai Demokrat diperkirakan lolos, yakni Cornelis Buston, Zainal Abidin dan Effendi Ha�a. Tujuh

lainnya terdiri dari Chumaidi Zaidi (PDIP), Budiyako (Gerindra), Wiwid Iswara (PAN), Cek Man (Hanura), Zoerman Manap (Golkar), Sofyan Ali (PKB) dan Parlagutan (PPP). Dari Dapil Tanjabbar dan Tanjab�m, Partai Demokrat kalah oleh Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendapat jatah dua kursi, diwakili oleh Agus Rama dan Supriyono. Partai lain diprediksi masing-masing mendapat satu kursi, yaitu Juber (Golkar),

Zainudin (PKB), Nurhayati (Demokrat), Muhammadiyah (Gerindra), Luhut Silaban (PDIP), Nasrullah Hamka (PBB) dan Isroni (NasDem). Untuk keterwakilan Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi, disebut-sebut ada nama Suliyan�, Sofia Fa�ah dan Karyani dari Demokrat, Edi Purwanto (PDIP), Masnah Busro (Golkar), Syahirsah (Golkar), Syahbandar (Gerindra), Bambang Bayu Suseno (PAN), Rahmat Eka

Putra (PKS), Tajuddin Hasan (PKB) dan Mauli Pulungan (PPP). Dari Dapil Sarolangun dan Merangin, sebagian besar caleg yang gol merupakan wajah baru. Hanya beberapa orang yang anggota baru. Untuk dapil ini ada nama Hilala�l Badri dan Zainul Arfan dari PDIP, Sufardi Nurzain (Golkar), Nasri Umar (Demokrat), Fachrul Rozi (PKB), Salam (Hanura), Hairil (Gerindra), Kusnindar (NasDem),

Sofyan (PPP) dan Supriyanto (PKS). Di Bungo dan Tebo, Hj Rahimah, isteri Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar, dikabarkan lolos. Selain itu juga ada nama poli�kus kawakan seperti Popriyanto dan Mailoedin dari Golkar, Eka Madjid (PKB), Rudi Wijaya (PKS), Mesran (PDIP), Hasyim Ayub (PAN), Bustami Yahya (Gerindra), El Helwi (PDI-P) dan Hasan Ibrahim (PPP). Dari daerah paling barat

Zoerman Manap

Cornelis Buston

Chumaidi Zaidi

Zainal Abidin

Hj Rahimah

Provinsi Jambi, Kerinci dan Sungaipenuh, poli�si Partai Golkar, Gusrizal, diperkirakan duduk lagi sebagai anggota DPRD provinsi. Dapil ini hanya kebagian enam kursi, diwakili oleh Gusrizal, Yan� Maria Susan�, Irmanto, Jamaludin, Edmon dan Muntalia. Salah seorang dari mereka, Irmanto, terancam gagal lantaran berstatus tersangka dalam kasus korupsi Dana Bansos 2008 di Kerinci. —doddi irawan

Ihsan Yunus

Indonesia Belum Waktunya “One Man One Vote”

INFOJAMBI KORAN — Senator dari Papua, Paulus Yohanes Sumino berpendapat, Indonesia belum waktunya berdemokrasi dengan sistem “one man one vote”, atau satu orang satu suara. Pasalnya, 92,3 persen rakyat Indonesia masih berpendidikan kelas 2 SMP. Menurutnya, untuk mengelar demokrasi dibutuhkan penyelenggara dan pemilih yang cerdas, sehingga menghasilkan calon pemimpin cerdas, berintegritas, berkualitas dan bertanggung jawab. “Dari pemilu yang kacau dengan banyaknya kecurangan, pelanggaran dan money

poli�k, tetap hasilnya harus bisa diterima. Sebab, kalau �dak, dan pemilu ini batal, pemilu akan kehilangan dasar legi�masi poli�k. Itu juga untuk menghindari kegoncangan. Kita belum siap berdemokrasi, terlalu jauh melaksanakan sistem demokrasi dengan one man one vote. Pemilih masih berpendidikan rendah dan tak paham politik,” kata tegas Paulus. Dalam dialog “9 April 2014 : Pemilu atau Pembuat Pilu?” bersama Mohammad Nasih, pengajar pasca sarjana Ilmu Politik UI, dan Ahmad Fuad Fanani, Direktur Riset Ma’arif Institute

for Culture and Humanity dan dosen FISIP UIN Syahid Jakarta, di Gedung DPD RI, belum lama ini, Paulus menyatakan, sistem politik harus diperbaiki sambil terus memperbaiki ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan. Selama pendidikan dan ekonomi masih rendah, demokrasi tidak akan berjalan.

“Demokrasi itu butuh pemilih cerdas, agar menghasilkan pemimpin berintegritas dan berkualitas,” tandas Paulus. Menurut Paulus, parpol sebagai pilar demokrasi harus berani menjadi pioner demokrasi, bukannya menjadi beban dan masalah demokrasi. K a -

Paulus Yohanes

lau sarat money politik, hasilnya seperti sekarang ini, banyak korupsi, tidak bertanggungjawab terhadap tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat dan p e ny i m p a n ga n l a i n nya yang merugikan bangsa dan negara. Sementara itu, Ahmad Fuad Fanani, menilai Pem i l u 2 0 1 4 m e r u p a ka n pemilu paling bermasalah sepanjang pemilu pasca reformasi. Hal itu terlihat dari banyaknya pelanggaran, maraknya politik uang dan transaksional politik, kanibalisasi antar caleg dalam satu partai, sengketa pemilu yang be-

lum beres dan tingginya angka golput. Kualitas pemilu pasti berpengaruh p a d a ku a l i ta s a n g go ta DPR/DPD/DPRD terpilih. “Problemnya banyak pengawas, termasuk panwaslu dan bawaslu tidak tegas dalam menghadapi pelanggaran pemilu yang terjadi. Kalau bawaslu menyatakan tidak punya kewenangan, kewenangannya harus ditambah,” kata Fuad seraya minta parpol tidak hanya berorientasi kekuasaan, melainkan pencerdasan politik rakyat dan membangun bangsa. — bambang subagio

SUMBER: BERITALIMA.COM

HASIL PLENO KPU PROVINSI JAMBI PILEG 2014

Total suara sah : 1.691.268.

Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) : 241.609 suara.


4

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

INFO PROVINSI

Komisi Informasi - PWI Jambi Jalin Kerjasama I N FOJA M B I KO R A N — Komisioner Informasi (KI) Provinsi Jambi, Zainuddin dan Hendri, bersilaturahmi dengan pengurus harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, di sekretariat PWI Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, akhir April lalu. Dua komisioner KI Jambi tersebut diterima oleh Ketua PWI Jambi H Mursyid Sonsang, didampingi Sekretaris Saman, Wakabid Organisasi Doddi Irawan, Wakabid Pendidikan Yasmin Simamora dan Bendahara Amrizal Husni. Wakil Ketua KI Provinsi Jambi, Zainuddin, menyatakan, kunjungannya ke sekretariat PWI Jambi tersebut dalam rangka penjajakan rencana menjalin kerjasama dengan kalangan pers. Menurutnya, tugas dan fungsi KI sangat erat kaitannya dengan pekerjaan wartawan. “Dalam pekerjaannya wartawan berkecimpung dengan informasi dan sumber informasi. Wartawan merupakan penjembatan masyarakat dalam mendapatkan informasi. Kami ingin semua wartawan di Jambi mengenal KI lebih jauh,” ujar Zainuddin yang memiliki background dari wartawan. Sementara itu, Wakil Ketua

KI lainnya, Hendri, mengakui bahwa keberadaan KI belum dikenal luas oleh masyarakat. Karena itu para komisioner KI berusaha mensosialisasikan tugas-tugas dan fungsi KI kepada masyarakat sebagai pengguna informasi. Menurut Hendri, sejak dilan�k 10 Januari 2014, pihaknya melakukan berbagai upaya mensosialisasikan kehadiran KI di Jambi. Salah satunya menjalin kerjasama dengan PWI, sebagai organisasi kewartawanan yang sudah diakui eksistensinya di tengah masyarakat. Ketua PWI Jambi, Mursyid Sonsang, menyambut baik kedatangan dua komisioner KI Jambi tersebut. Dia menyatakan siap menjalin kerjasama dengan KI Provinsi Jambi demi kepentingan bangsa Indonesia, terutama bagi Provinsi Jambi. “Kami membuka diri kepada siapapun yang ingin menjalin kerjasama, terutama terhadap KI. Keberadaan lembaga ini sangat besar manfaatnya bagi wartawan, khususnya anggota PWI, karena dalam pekerjaannya wartawan selalu bergelut dengan dunia informasi,” ujar General Manager Infojambi Group itu. Mursyid mengharapkan para komisioner pertama KI Provinsi Jambi dapat

Ketua PWI Jambi (tengah) bersama komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Jambi, Zainuddin (kanan) dan Hendri (kiri)

membesarkan nama lembaga independen tersebut, sehingga dikenal dan disegani oleh semua kalangan, terutama pemerintah. PWI Jambi siap membantu KI mencapai tujuannya. Wartawan RCTI yang kini menjabat Koordinator Media Nusantara Citra (MNC) Wilayah Provinsi Jambi ini mengungkapkan, jika KI sudah besar dan difahami fungsinya oleh masyarakat, wartawan akan mendapatkan keuntungan besar, karena sulitnya mendapatkan

informasi �dak akan menjadi momok lagi bagi para wartawan. “Wartawan akan memanfaatkan KI dalam penegakan demokrasi. KI didirikan untuk menerobos kebuntuan informasi yang selama ini kerap terjadi. Di zaman keterbukaan sekarang ini, semua hal yang menyangkut penggunaan anggaran negara boleh diketahui oleh masyarakat luas,” kata Wakil Ketua Tim Seleksi Anggota Komisi Informasi Provinsi Jambi periode 2014 – 2018

ini. Hal senada diungkapkan oleh Wakabid Organisasi PWI Jambi, Doddi Irawan. Menurutnya, KI Jambi harus segera menjalankan fungsinya sebagai mediator antara pengguna dan penyedia informasi. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak pejabat publik yang menutupi informasi. “Peran KI ini sangat besar. Fungsinya juga sangat kuat. Selama ini banyak pejabat publik yang sulit memberikan informasi, padahal mendapat-

kan informasi itu hak seluruh warga negara Indonesia. Kalau KI Jambi sudah kuat, semua pengguna informasi pas� akan terbantu, khususnya para wartawan,” tandas Pemimpin Redaksi InfoJambi Koran ini. Silaturahmi bernuansa diskusi antara komisioner KI dan pengurus harian PWI Jambi itu berlangsung santai. Tidak formal. Pertemuan diakhir dengan foto bersama di depan sekretariat PWI Jambi. —doddi irawan

Wartawan Keliling Lihat Langsung Usaha PTPN VI INFOJAMBI KORAN — PTPN VI menggelar study tour ke Sumatera Barat (Sumbar), mengunjungi unit-unit usaha mereka, belum lama ini. Pihak PTPN VI memperkenalkan unit usaha di wilayah kerjanya, Jambi dan Sumbar, agar wartawan tahu proses produksi yang mereka lakukan. Humas PTPN VI, Syaiful,

menjadi pemandu. Pada hari pertama wartawan diinapkan di mess Unit Usaha Satu Rimbo Bujang, Tebo. Rombongan kemudian meninjau Unit Usaha produksi di Muarabungo, Bungo. Dalam ekspose di Muarabungo dijelaskan, berdasarkan ser�fikat Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 1 Tahun 1979, komodi� di Unit Usaha Rimbo II bergabung dengan PTPN

VI pada 16 Maret 1996. Unit Usaha Rimbo II terletak sekitar 125 meter di atas permukaan laut dengan rata-rata curah hujan setahun 110 - 120 hari dan terletak pada dataran tinggi. Dari lahan 3.270 hektar di Unit Usaha Rimbo II, PTPN VI menghasilkan 3.000 ton/jam CPO. Unit usaha ini memiliki 529 karyawan. Kesejahteraan untuk buruh harian dibantu, seperti melalui bedah rumah, pemban-

gunan mushalla dan bus sekolah. PTPN VI akhir-akhir ini kerap menghadapi masalah. Suku Anak Dalam (SAD) sering menumpang tinggal di lahan PTPN VI. Kendala lain, adalah ancaman ulat api dan kumbang tanduk, menyebabkan turunnya hasil pada 2011 mencapai 40 %. Tandan Buah Segar(TBS) kelapa sawit dari PTPN VI mencapai 22 kg per tandan. —sapta purnama


EKOBIS

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

5

SKK Migas - PetroChina

Bangun Instalasi Air Bersih di Tanjabtim

INFOJAMBI KORAN — SKK Migas PetroChina Interna�onal Jabung Ltd menyerahkan bantuan instalasi pengolahan air bersih untuk masyarakat Desa Sumber Naik, Kecamatan Nibung Pu�h, Kabupaten Tanjabtim, Jambi, Selasa (22/4). Pemberian bantuan itu merupakan salah satu program tanggung jawab sosial, dan wujud kepedulian SKK Migas - PetroChina Jabung terhadap masalah kesulitan air bersih yang dialami sebagian masyarakat Tanjab�m. Bantuan diserahkan oleh VP Kemitraan & Hubungan Pemer-

intahan PetroChina, Budi Se�adi, kepada Bupa� Tanjab�m, H Zumi Zola Zulkifli. Bantuan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat Simbur Naik, ditandai dengan penggun�ngan pita oleh Bupa� Tanjab�m. Ikut hadir Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel diwakili Awamsyah dan Field Manager PetroChina Jabung, John Halim. Instalasi pengolahan air bersih tersebut merupakan bantuan tahap pertama. Rencananya instalasi air bersih dibangun di delapan ��k di wilayah Tanjab�m. PetroChina Jabung menaruh

perhatian serius terhadap kesulitan air bersih yang dihadapi masyarakat Tanjab�m. Perusahaan ini memprioritaskan program ini secepatnya direalisasikan. “Mudah-mudahan bantuan air bersih yang dimulai dari Desa Simber Naik benar-benar memberimanfaat besar bagi warga guna memenuhi kebutuhan airnya, baik untuk minum maupun memasak,” kata John Halim. Sesuai rencana, pada tahap awal, tahun 2014, PetroChina memasang beberapa unit instalasi pengolahan air bersih di sejumlah desa di Tanjab�m. Prasarana ini sanggup mengolah air baku dari sumur dalam (artesis), dari kurang layak diminum akibat �ngginya kadar zat besi dan unsur logam, menjadi air jernih yang layak dikonsumsi. PetroChina telah menguji instalasi pengolahan air bersih berkapasitas 1 m3 per jam ini sebelum diserahkan ke masyarakat.

Hasilnya sesuai standar kelayakan air yang dapat dikonsumsi untuk minum dan memasak. Air yang layak dikonsumsi antara lain harus memenuhi kriteria jernih, �dak bewarna, �dak berbau, mengandung unsur mineral, dan �dak mengandung unsur membahayakan, seper� zat besi (Fe) dan mangan (Mn). Instalasi pengolahan air bersih untuk Desa Sumber Naik menggunakan tenaga listrik 1.000 wa�. Bersama produsen alat filtrasi, PetroChina melakukan pela�han pada beberapa warga Simbur Naik untuk pengoperasian fasilitas tersebut. Nantinya instalasi ini dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat. Awet �daknya peralatan ini tergantung masyarakat memeliharanya. Diharapkan alat itu dapat dipakai dalam jangka waktu lama. Bupa� Tanjab�m, H Zumi Zola, menyambut baik bantuan sosial PetroChina

tersebut. Menurutnya, bantuan PetroChina dirasakan oleh seluruh masyarakat Tanjab�m, �dak hanya masyarakat di sekitar lokasi penambangan PetroChina di Kecamatan Geragai. “Hari ini kita buktikan, bukan hanya masyarakat Geragai yang diperhatikan, tapi seluruh masyarakat Kabupaten Tanjab�m,” tandas Zumi. Bupati mengungkapka n , b e r kat b a nt u a n PetroChina diperkirakan masyarakat Simbur Naik tidak akan kesulitan air lagi. Program ini akan dilanjutkan ke desa-desa yang selama ini sangat kesulitan air bersih. Menurut Zumi, dengan adanya instalasi sir bersih tersebut, pelayanan air bersih terhadap masyarakat dapat dipercepat. Pasalnya, distribusi air bersih tidak lagi menggunakan pipa. Beberapa wilayah yang akan dipasangi instalasi air bersih secara bertahap, diantaranya Nipahpanjang, Sadu dan

Pematangmayang. Zumi menjelaskan, air bersih yang dihasilkan dari instalasi tersebut sudah diuji kelayakannya di laboratorium. Hal itu dilakukan karena mencari sumber air bersih di Tanjabtim, terutama di di Simbur Naik, tidak mudah. Pada acara peresmian tersebut manajemen PetroChina juga menyerahkan bantuan buku komik sains yang diterbitkan oleh Prof Johanes Surya, pakar fisika yang membidani kelahiran Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI), untuk melengkapi kebutuhan koleksi perpustakaan sejumlah SD di Tanjab�m. Buku yang berisikan berbagai ilmu pengetahuan tersebut diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan siswa-siswi SD di Tanjabtim. Buku-buku tersebut diserahkan langsung oleh Bupa� Tanjab�m dan VP Kemitraan & Hubungan Pemerintahan PetroChina. —charina / doddi

Gurihnya Keripik, Manisnya Kopi Luwak INFOJAMBI KORAN — Keberhasilan memang manis, namun manisnya keberhasilan pas� melalui proses �dak mudah. Suatu keberhasilan dapat dinikmati, layaknya menikmati manisnya kopi tanpa meninggalkan sisi pahitnya. Seper� itulah manis yang dinikma� Rupini alias Mak Denok. Rumah usaha Mak Denok cukup terkenal di Kabupaten Tanjabbar. Usaha yang berdiri sejak 1987 ini menjadi salah satu pilihan wisata kuliner di Tanjabbar. Usaha ini dimiliki oleh Mak Denok, seorang perempuan paruh baya, ibu dari �ga anak. Usaha makanan rumahan itu bermula dari kerisauan melihat hasil bumi yang melimpah, namun minim pengelolaan. Dari keresahan itu, dengan berbagai keterbatasan, Mak Denok mencoba merin�s usaha keripik pisang dan rempeyek, yang di��pkan di beberapa warung kecil sekitar. Dengan usaha keras dan terus menerus, usaha Mak

Denok mulai dilirik berbagai kalangan dan berkembang hingga berhasil seper� saat ini. Kemajuan usaha itu �dak terlepas dari bantuan sejumlah pihak. Satu diantaranya SKK Migas - PetroChina Interna�onal Jabung Ltd, yang membantu mesin-mesin penggiling di tahun 2005. Selain itu juga diberikan satu unit mesin diesel. Sebelum mendapat bantuan, Mak Denok mengolah bahan baku secara manual. Bahkan di awal usahanya, dia memotong ubi untuk keripik menggunakan alat suguh milik suaminya yang bekerja sebagai tukang bangunan. “Setelah ada bantuan saya bisa mengolah bahan baku pakai mesin. Dengan mesin itu produksi sudah bisa banyak dan mampu memenuhi permintaan pasar yang cukup �nggi,” ucap perempuan asal Jawa Timur ini. Usaha tersebut semakin berkembang. Produk khas usaha Mak Denok adalah kopi siap saji. Dia mengolah

kopi Liberika Tungkal komposit, jenis kopi yang sangat banyak di Tanjabbar. Varietas ini memiliki rasa sangat nikmat. Mak Denok mengolah kopi menjadi kopi siap saji. Pengolahan dilakukan secara tradisional, sehingga kopi buatan Mak Denok memiliki cita rasa unik dan sangat khas, berbeda dengan kopi siap saji umumnya. M a k D e n o k membuat inovasi dalam beberapa tahun be-

lakangan. Dia membuat kopi luwak setelah melihat potensi di sekitarnya. Luwak bebas berkeliaran di perkebunan kopi warga. Akhirnya dia memberdayakan warga sekitar untuk mengumpulkan kopi luwak mentah. Tidak sia-sia. Usaha Mak Denok berkembang dari waktu ke waktu. Antusias masyarakat menikmati makanan Mak Denok semakin besar. Namun usaha itu masih dijalankan dari dalam rumah hingga 2007. Pada 2007 Mak De-

nok ditawarkan bantuan oleh SKK Migas - PetroChina Jabung untuk mendirikan toko di depan rumahnya. Tujuannya supaya produk yang dihasilkan lebih dikenal masyarakat dan memiliki daya saing lebih baik lagi. “Berkat bantuan PetroChina usaha kami semakin maju. Awalnya saya nitip ke warung orang lain, kemudian menjual di rumah, sekarang sudah menjual di toko yang dibangun PetroChina. Masyarakat

semakin tahu produk saya. Cukup besar perkembangannya setelah saya juga masuk ke toko-toko,” kisah Mak Denok. Mak Denok bangga kemajuan usahanya berdampak posi�f bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dia turut mengembangkan ekonomi warga. Produk olahan warga ditampungnya dan dipajang di etalase toko. Dia juga menggunakan tenaga kerja lokal. Banu Subagyo, Governement and Relation Supt PetroChina International Jabung Ltd, mengungkapkan, pemberian bantuan pada usaha Mak Denok adalah bagian kepedulian perusahaan mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar area operasi kerjanya. “Keberhasilan usaha Mak Denok diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat berwirausaha dan semakin krea�f serta mandiri,” kata Banu. —infojambi.com


6

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

POLHUKRIM

Warga Hadang L200 Pengangkut Solar INFOJAMBI KORAN — Maraknya suplay BBM untuk ak�vitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) disikapi warga Merangin, Jambi. Warga Desa Kapuk, Kecamatan Tabirulu, yang sudah muak melihat kondisi itu akhirnya mencegat mobil pembawa BBM yang diduga untuk mesin dompeng, Minggu (27/4). Ceritanya, warga melihat mobil double-cabin L200 Strada warna merah melintas dengan muatan derigen

berisi solar. Sontak warga yang melihat mobil itu langsung menghadangnya. Supir mobil yang disebut-sebut bernama Bujang (33) diamankan warga bersama 30 derigen berisi solar. Warga yakin ratusan liter solar itu akan dibawa ke lokasi PETI di Kecamatan Tabirbarat. Pihak Polsek Tabirulu yang turun ke lokasi penghadangan akhirnya membawa Bujang dan mobilnya yang mengangkut BBM itu ke kantor polsek.

Jenderal Budiman Dua Hari di Jambi

INFOJAMBI KORAN — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Budiman, berkunjung ke Provinsi Jambi. Dia berada di Jambi selama dua hari, 1 – 2 Mei, dalam rangka kunjungan kerja. Jenderal Budiman dan rombongan berangkat dari Jakarta menuju Jambi, Kamis (1/5) sore. Tamu kehormatan dari Mabes TNI ini disambut Wagub Jambi, H Fachrori Umar, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo dan Kapolda Jambi Brigjen Pol Satria Hari Prasetya. KSAD tiba di Bandara Sultan Thaha, Jambi, menggunakan pesawat komersial Garuda dengan nomor penerbangan GA-134. Ikut menyambut kedatangannya, Komandan Korem 042/Garuda Putih Kolonel Masyudi Utomo dan para pejabat Kodam II/Sriwijaya serta Korem 042/Garuda Putih. Jenderal Budiman turun dari pesawat mengenakan kemeja kotak-kotak dan celana jeans. Dia disambut dengan tarian Sekapur Sirih, di pintu masuk ruang VIP bandara, disaksikan warga Jambi yang ada di bandara. Jenderal Budiman dan rombongan dijamu makan malam oleh Gubernur

Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) dan jajarannya, di gubernuran. Acara dilanjutkan dengan silaturahmi bersama Forkompinda dan keluarga besar TNI-AD dari Korem 042/Garuda Putih. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman dijamu makan bersama para pejabat Pemprov dan Pemkot Jambi serta jajaran Korem 042/ Garuda Putih, di rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (1/5) malam. Acara silaturrahmi dan makan malam juga dihadiri unsur Forkompinda Pemprov dan Pemkot Jambi serta keluarga besar TNI Angkatan Darat (AD). Tampak pula sejumlah walikota dan bupati se-Provinsi Jambi. Selain itu juga hadir dua orang alumnus Lemhannas RI, Drs H Mursyid Sonsang dan DR H Adirozal. Keesokan harinya, Jum’at (2/5) pagi, KSAD menuju lokasi bhakti sosial di Kompleks Kebun Tirta Agung, PT London Sumatera, di Kecamatan Bayunglincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menggunakan helikopter. Dalam acara bhakti sosial tersebut KSAD akan membuka serangkaian kegiatan, diantaranya bhakti sosial kesehatan, berupa operasi katarak, pengobatan gratis dan KB gratis yang melibatkan 2.500 warga. Jum’at siang pukul 14.00 WIB KSAD meninjau RS Bratanata, sekaligus menyaksikan kegiatan bhakti sosial donor darah, khitanan massal dan pengobatan massal serta KB kesehatan dan memberikan bingkisan. Dari RS Bratanata, KSAD memberi pengarahan pada para prajurit TNI dan Persit Kartika Chandra, di Abadi Convention Center (ACC), Kota Jambi. —ramadhani

Beredar kabar, BBM tangkapan warga tersebut milik oknum seorang kepala desa (kades) di Tabirbarat. Kecurigaan muncul lantaran mobil yang dipakai mengangkut BBM itu milik sang kades. Kapolsek Tabirilir, AKP Johan, membenarkan adanya penghadangan mobil pengangkut BBM oleh warga. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus ini. Penyelidikan dilakukan bersama �m dari

Polres Merangin. “Datanya lengkapnya be-

lum diperoleh. Barang buk� sudah kami amankan di

polsek,” ujar Johan. — jefrizal

Roma Ditikam di Bukit Keramat INFOJAMBI KORAN — Perkelahian antar pelajar kembali terjadi di Bangko, Merangin, Jambi, Rabu (30/4). Kali ini nyaris menelan korban jiwa. Seorang pelajar SLTA di Merangin, Roma Firdaus (21), luka serius terkena tikaman senjata tajam (sajam). Pemuda asal Dusun Mudo, Kecamatan Bangko, itu menderita luka di dada kanan dan lengan kiri. Dia terpaksa dilarikan ke RSUD Abundjani, Bangko. Perkelahian terjadi sehabis jam sekolah, di Bukit Keramat, Sungai Mas, Pasar Bawah, Bangko. Kejadian bermula

ke�ka beberapa pelajar, AD dan RT, bertemu dengan kelompok Roma. Entah apa pasalnya, �batiba Roma seorang teman AD dan langsung dia lang-

sung melarikan diri. Melihat rekannya dipukul, AD dan teman-temannya mengejar Roma. Roma berhasil mereka tangkap di Bukit Keramat.

Tanpa basa-basi lagi AD langsung menikam Roma dengan pisau. Tak pelak, pisau menancap di tiga bagian tubuh Roma. Menyaksikan lawannya terluka, AD dan kelompoknya bergegas pergi meninggalkan lokasi. Perkelahian itu dilerai oleh warga sekitar. Tak lama kemudian polisi datang. Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Ike Yulianto Wicaksono, menyatakan, peris�wa itu sudah masuk kategori penganiayaan. Motifnya masih diterlusuri dengan memeriksa saksi-saksi. AD dan RT yang melarikan diri diburu oleh polisi. — jefrizal

Kejahatan Anak-Anak Sudah Mengkhawatirkan INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), menghadiri peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-50, di Lembaga

Pemasyarakatan (Lapas) Klas II/A Jambi, Minggu (27/4). Gubernur membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsud-

din menekankan mengenai larangan melakukan korupsi dan pungutan liar (pungli). Menkumham minta aparat pemerintahan bekerja seoptimal mungkin guna menunjang perencanaanpembangunan.Semua bentuk pungutan liar mesti dihentikan, termasuk dalam pelayanan di dalam lapas. Menkumham mengharapkan Kepala Lapas Jambi meningkatkan kinerjanya dan tetap semangat menjadi pelayan masyarakat.

Kondisi lapas di Jambi, berdasar data Maret 2014 jumlah anak yang menghuni lapas mencapai 3.323 orang. Kondisi ini menggambarkan kejahatan dilakukan anak-anak sudah mengkhawa�rkan. Peran serta masyarakat dan penegak hukum sangat pen�ng agar anak-anak terhindar dari masalah pelanggaran hukum. Diharapkan dengan restruktursasi program, kegiatan pembinaan dapat berjalan. — sapta purnama

Zubir Laporkan KPU Sungaipenuh ke DKPP INFOJAMBI KORAN — Zubir Muchtar, caleg Partai Golkar nomor urut 1 Dapil III Kota Sungaipenuh menggugat KPU Kota Sungaipenuh ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Zubir merasa dirugikan oleh hasil pleno KPU Sungaipenuh. Masalah muncul ke�ka KPU Sungaipenuh membatalkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) TPS II Desa Koto Pudung, Kecamatan Tanah Kampung, Sungaipenuh. Di TPS tersebut ada 5 surat suara

Dapil III yang tercoblos. Panwasalu Sungaipenuh merekomendasi ke KPU Sungaipenuh agar dilakukan PSU di TPS II Desa Koto Pudung. Awalnya KPU Sungaipenuh menetapkan dalam rapat plenonya akan diadakan PSU di TPS II Desa Koto Pudung. Namun Minggu (20/4) KPU tiba-tiba membatalkan hasil plenonya. “Ironisnya, pleno KPU itu �dak dilakukan di kantor KPU maupun Panwaslu. Pleno dilaksanakan di luar kantor dan

kami tidak tahu tempatnya. Masyarakat bingung melihat kinerja KPU Sungaipenuh yang tidak profesional ini,” kata Zubir. Ketua KPU Sungaipenuh, Doni Umar, menyatakan, pembatalan PSU di TPS II Desa Koto Pudung karena rekomendasi Panwaslu terlalu mepet. Hanya berselang satu hari. Sedangkan menurut SE KPU, waktu pelaksanaan PSU sesuai pasal 222 ayat 3 UU 8/2012 tentang Pemilu, paling akhir 19 April atau 10 hari setelah Pemilu

Legisla�f 9 April. KPU mengeluarkan surat edaran terkait waktu PSU diperpanjang hingga 23 Apri 2014. Berdasarkan surat edaran nomor 333/KPU/IV/2014 yang ditandatangani Ketua KPU, Husni Kamil Manik, salah satu poin menyebutkan, pelaksanaan PSU paling lambat sebelum berakhirnya rekapitulasi perhitungan suara �ngkat provinsi, 23 April 2014, kecuali logis�k PSU �dak tersedia diberikan toleransi waktu. — ali damsir


PUNCAK ANDALAS Fasha Mendadak Ngetop di Kerinci INFOJAMBI KORAN — Pasca Pemilu 9 April, nama Walikota Jambi, H SY Fasha �ba-�ba ramai diperbincangkan masyarakat Kerinci. Fasha disebut-sebut pantas masuk dalam bursa pencalonan kandidat Gubernur Jambi periode 2015 - 2020. Nama Fasha juga santer dibicarakan masyarakat Kota Sungaipenuh. Belum jelas benar siapa yang pertama kali menghembuskan isu ini. Konon, nama Fasha ikut diperhitungkan lantaran masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh belum punya calon kuat untuk posisi gubernur. Kenda� begitu, nama gubernur pertahana, H Hasan Basri Agus (HBA) masih cukup mengental di dua daerah paling H Sy Fasha barat Provinsi Jambi tersebut. HBA masih sangat diperhitungkan. Kansnya untuk mendapat dukungan dari Kerinci dan Sungaipenuh masih terbuka. Warga Kerinci, Abul As, menilai Fasha merupakan sangat dekat dengan masyarakat Kota Jambi. Dia dinilai pantas dicalonkan sebagai kandidat gubernur. Menurut Abul As, HBA sampai sekarang belum ada komitmen poli�k dengan masyarakat Kerinci. Kondisi jalan Kerinci - Bangko yang masih rusak parah menjadi alasan Abul As meragukan HBA. “Jalan itu termasuk janji poli�k Bapak HBA. Dari sinilah kita meragukan bila HBA mencalonkan kembali sebagai gubernur kedua kali,” katanya. nama Bupa� Tanjab�m, H Zumi Zola, juga diperhitungkan. Zumi cukup dikenal di Kerinci. Pasalnya, dia adalah anak mantan Gubernur Jambi, H Zulkifli Nurdin, yang dulu mendapat dukungan penuh dari Kerinci dan Sungaipenuh. Masyarakat Kerinci sangat kenal dengan Zulkifli Nurdin maupun Zumi Zoladia. Apalagi dia memiliki figur yang �dak kalah dengan yang lain. Menariknya, dalam mencari calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi mendatang, belum ada satu orang pun dari Kerinci yang berani tampil .—feri hartanto

Perampok dan Pembunuh Mawardi Ditangkap

INFOJAMBI KORAN — Aparat Polres Kerinci terpaksa menembak perampok berinisial Y, Rabu (30/4). Y ditemukan di Pekanbaru, Riau, setelah merampok di Kerinci, beberapa waktu lalu. Perampokan terjadi terhadap Mawardi (68), warga Desa Telagabiru, Kecamatan Siulak, Kerinci. Dalam perampokan itu Y juga menghabisi nyawa korbannya. Dia berhasil membawa kabur 180 gram emas dan uang tunai Rp 10 juta. Kapolres Kerinci, AKBP Abdul Mun’im melalui AKP Agus Saleh, menjelaskan, Y terpaksa dilumpuhkan dengan �mah panas karena berusaha melarikan diri saat akan diciduk. Kaki kanan Y terkena tembakan. Untuk pengusutan kasusnya, Y dibawa dari Pekanbaru ke Kerinci. —feri hartanto

7

Adirozal “Lelang” Jabatan Eselon II INFOJAMBI KORAN — Sedikitnya 95 orang calon pejabat eselon II di lingkup Pemkab Kerinci mengiku� seleksi penjaringan dan penyaringan untuk memperebutkan 28 kursi eselon II, di ruang pola Kantor Bupa� Kerinci, Senin (28/4). Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kerinci, Evron, menyatakan, penjaringan pejabat eselon II itu �dak hanya diiku� pejabat Pemkab Kerinci, tapi juga pejabat dari kabupaten tetangga, seper� Pemkab Bungo (2 orang), Sungaipenuh (3 orang), Merangin (2 orang), Pemprov Jambi (2 orang), Sumatera Barat (2 orang). “Dari Pemkab Kerinci ada 84 orang,” kata Evron. Para calon pejabat eselon II tersebut melalui beberapa tes, melipu� penilaian administra�f, wawancara, membuat dan presentasi makalah, untuk menilai kemampuan mereka. “Diharapkan kedepannya

dapat menghasilkan pejabat struktural yang berkualitas dan berani berinovasi. Seleksi penjaringan dan penyaringan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Evron. Bupati Kerinci, H Adirozal, menjelaskan, “lelang” pejabat dilakukannya un-

tuk mendapatkan pejabat yang punya kemampuan dan berkompetensi, sehingga bisa membawa Kerinci menjadi lebih baik. Adirozal menekankan, s e o ra n g p e j a b at h a r u s faham dengan teknologi dan mengerti peraturan. Para peserta harus memilih satu

SKPD dan mengetahui tugas, fungsi dan persoalan SKPD itu. Calon pejabat juga harus punya rencana kebijakkan yang harus diambilnya. “Jabatan eselon II di Pemkab Kerinci terbuka untuk semua warga Indonesia, �dak melihat suku, ras dan asal. Paling penting mereka punya komitmen memajukan Kerinci. Ada beberapa orang dari luar Kerinci ikut seleksi, dengan catatan mendapat izin dari atasannya,” ungkap Adirozal. Amir Syam, seorang peserta seleksi, menyambut baik “lelang” pejabat yang dilakukan Bupa� Adirozal. Menurutnya, hal itu baru pertama kali dilakukan di Kerinci, bahkan di Provinsi Jambi. “Semoga apa yang digagas Bupa� dan Wakil Bupa� Kerinci ini membawa Kerinci menjadi lebih baik,” kata Amir Syam yang saat ini menjabat Kabid Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Kerinci. —ali damsir

Depati Parbo Pahlawan Kito

Harga Pupuk Melambung INFOJAMBI KORAN — Akhir-akhir ini harga pupuk di Kabupaten Kerinci naik dras�s. Satu zak pupuk dijual dengan harga Rp 210 ribu. “Selain harga pupuk yang saat ini mencapai Rp 210 ribu, pupuk sangat sulit untuk didapat,” ujar Iwan, seorang petani kepada infoJambi, belum lama ini. Menurut Iwan, harga enceran ter�nggi (HET) yang telah ditetapkan Rp 115 ribu per zak, namun entah kenapa harga pupuk bisa naik. “Kami sangat mengeluhkan kondisi ini. Kami minta kepada pemerintah menindaklanju� persoalan ini,” sebut Iwan. —feri hartanto

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

INFOJAMBI KORAN — Pahlawan Depa� Parbo sudah beberapa kali diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Pada tahun 1976, bersamaan dengan Sultan Thaha Saifuddin, Raden Mattaher dan Depa� Parbo, sudah pernah diajukan. Namun saat itu hanya satu yang diakui, yaitu Sultan Thaha Saifudin. Keinginan mengangkat Depati Parbo sebagai Pahlawan Nasional diseminarkan di Kerinci, akhir April lalu. Seminar bertajuk “Depa� Parbo Menuju Pahlawan Nasional” itu diiku� 100 orang lebih, terdiri dari guru sejarah

dan mahasiswa. Sebagai narasumber, hadir Sejarahwan Nasional yang juga Direktur Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial Kementerian Sosial, Arif Nahari M.Si. Seminar juga dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar, dan Wakil Bupa� (Wabup) Kerinci, Zainal Abidin. Wagub Fachrori Umar mengungkapkan, Pahlawan Depa� Parbo kembali diusulkan menjadi Pahlawan Nasional pada tahun 2013, namun masih diperlukan penelitian dan penggalian se-

jarah perjuangan Depa� Parbo, secara akademis maupun fakta dan jejak perjuangannya, termasuk prosedur administrasi yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Depa� Parbo pada tahun 1903 melakukan perlawanan terhadap Belanda di Bumi Sakti Alam Kerinci. Masa itu kolonial Belanda berkuasa di wilayah Sumatera. Wagub op�mis Depa� Parbo diakui sebagai Pahlawan Nasional kedua dari Provinsi Jambi. Dari perjalanan sejarah biografinya, Depa� Parbo lahir di Desa Lolo, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci. Ayahnya bernama Bimbe, sedangkan ibunya bernama Kembang. Beberapa kajian menyatakan, nama asli Depa� Parbo ke�ka kecil adalah Ahmad Karib. Depati Parbo memiliki tiga orang saudara perempuan, bernama Bende, Siti Nakam dan Likom. Dari kecil dia memiliki berbagai keanehan, antara lain memiliki gigi geraham berwarna kehitaman. Masyarakat kerap memanggilnya “Germon Besoi”.

Sebagaimana di kampung lain, remaja Karib juga ikut dan senang belajar dan berlatih beladiri silat dan ilmu agama yang dilengkapi dengan ilmu kebathinan. Setelah dewasa, Karib mempersun�ng seorang gadis benama Timah Sahara, dan dikaruniai seorang anak, Ali Mekah. Mengemban tugas sebagai seorang suami dan ayah, Karib merantau ke Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, ikut bekerja mendulang emas. Dia juga melanglang buana ke beberapa daerah di Sumatera Selatan. Kehidupan itu dijalaninya dari tahun 1859 hingga 1862. Sebagai seorang pemuda cerdas dan terampil, Karib akhirnya dilan�k dan dikukuhkan sebagai seorang Depa� dalam sebuah Upacara Tradisional Kanduhai Sko (kenduri pusako). Karib diberi gelar Depa� Parbo. Dia �dak hanya memikirkan kehidupan keluarganya saja. Selaku depa� dia juga memikirkan masyarakatnya, bahkan hingga Kesultanan Jambi. —humasprov

Kerinci Kekurangan Tamatan STPDN INFOJAMBI KORAN — Bupati Kerinci, H Adirozal mengakui masih adanya camat yang dijabat oleh kalangan pendidik. Sementara tuntutan warga meminta agar menempatkan pejabat sesuai tempatnya. Seperti jabatan camat harus diisi oleh tamatan STPDN. “Sekarang ini Kerinci han-

ya memiliki enam orang tamatan STPDN. Itupun ada golongannya yang belum III/B. Sedangkan kebutuhan Kerinci untuk jabatan camat 16 orang tamatan sekolah pemerintahan itu,” kata Adirozal. Adirozal terus memikirkan jalan keluarnya, sehingga putra/putri Kerinci bisa masuk STPDN. Dia akan

minta pada Pemprov Jambi mendorong putra/putri Kerinci masuk ke STPDN agar Kerinci tidak kehilangan kadernya kedepan. Untuk yang tidak tamatan STPDN, menurut bupati, boleh menduduki posisi camat asal mereka sudah mengikuti pelatihan tentang pemerintahan. —ali damsir

H Adirozal


8

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

Unit Kerja Presiden

Puji Komitmen Pemprov Jambi

Lestarikan Lingkungan INFOJAMBI KORAN — Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Prof Kuntoro Mangkusubroto, memuji komitmen Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) dan jajaran yang sangat concern dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Pujian itu disampaikan Kuntoro pada Workshop for South East Asia on Ecosystem Conservation and Restora�on to Support Achievement of Aichi Biodiversity, Senin (28/4), di Hotel Aston, Kota Jambi. Hadir pada acara ini, Ketua REDD DR Heru Prasetyo, Direktur UN-ORCID Satya S Tripathi, Execu�ve Secretary of CDB David Cooper. Peserta berasal dari Brazil, Amerika Serikat, Inggris, Jepang dan Perwakilan Asia Tenggara. Workshop berlangsung dari 28 April sampai 2 Mei 2014, membahas rencana strategis keanekaragaman hayati yang merupakan kerangka kerja 10 tahun untuk mendukung implementasi Konvensi Keanekaragaman Haya� (CBD). Kerangka kerja tersebut mencakup kesepakatan pencapaian Target Global Keanekaragaman Haya� atau dikenal dengan Aichi Target, untuk mengurangi laju kerusakan keanekaragaman haya�, berikut komitmen negara-negara anggota CBD me-

mutakhirkan Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Haya� guna mencapai Aichi Target. Kuntoro mengatakan, Jambi dijadikan percontohan karena gubernurnya terbuka terhadap ide-ide perbaikan lingkungan hidup. Hal ini dibuk�kan dengan adanya pemetaan hutan dan kesepakatan mereview kembali perizinan kebun dan kawasan hutan. “Gubernur mau membuat kesepakatan mereview kembali perizinan kebun dan kawasan hutan. Jambi provinsi kedua yang dijadikan percontohan, setelah Kalimantan Tengah. Masalah yang dihadapi �dak sama. Di Jambi �dak ada masalah tentang keanekaragaman haya� yang harus mendapat perlindungan,” ujar Kuntoro. Kuntor berharap program REDD+ dapat mengokomodir kebutuhan dan kebijakan bagi masyarakat yang memanfaatkan dan bergantung pada hasil alam di sekitar hutan. Gubernur Jambi, HBA, menyatakan, kerjasama dengan REDD mengawali langkah nyata di Provinsi Jambi, melalui kegiatan penataan perizinan. Nan� akan dibangun sistem pengelolaan informasi perizinan. Dia menilai kegiatan ini menjadi tonggak sejarah bagi Jambi dalam mempertahankan kelestarian hutan dari kegiatan degradasi dan deforestasi. Tersusunnya dokumen SRAP REDD+ Provinsi Jambi sangat beralasan, mengingat sekitar 43 % luas wilayah Provinsi Jambi (2,2 juta hektar) terdiri dari kawasan hutan dan 8,7 % (191 ribu hektar) hutan lindung gambut. Selain itu di Jambi terdapat empat taman nasional, yaitu Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit 30, Taman Nasional Bukit 12 dan Taman Nasional Berbak. Komitmen Pemprov Jambi dalam penurunan emisi gas rumah kaca merupakan implementasi dari pelaksanaan Perpres 61/2011 sebagai langkah an�sipa�f menghadapi dampak perubahan iklim global, dengan melakukan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26 % dengan usaha sendiri, dan sampai 41% dengan dukungan internasional pada 2020. Di Jambi sebagian besar pengurangan emisi GRK berasal dari sektor kehutanan, lahan gambut, dan alih guna lahan. Ketua REDD, Heru Prasetyo, berharap tercipta suatu langkah strategis untuk implementasi di lapangan. Mes� ditentukan langkah dan rencana strategis pelaksanaannya, karena jika �dak bergerak cepat lingkungan akan semakin memburuk. Berdasar pengalaman di lapangan, implementasi rencana pelestarian lingkungan cukup sulit, karena banyaknya kepentingan. Perlu dilakukan pendekatan ke masyarakat yang hidupnya sangat bergantung pada hutan. Dibutuhkan koordinasi, sinergitas dengan semua pemangku kepentingan, mulai dari presiden sampai ke masyarakat. —society / humasprov


EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

9

Bupati Bungo Raih Penghargaan

Predikat Kinerja Sangat Tinggi INFOJAMBI KORAN — Bupati Bungo, H Sudirman Zaini, menerima penghargaan Karya Bakti Praja Nugraha dari Presiden RI. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, 25 April 2014. Penghargaan Karya Bakti P ra j a N u g ra h a d i b e r i ka n pada daerah yang mendapat predikat kinerja sangat tinggi berdasarkan evaluasi LPPD. Bungo merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Jambi yang menerima penghargaan ini. “ S e m o ga d e n ga n p e n g hargaan ini kinerja Pemkab Bungo melayani masyarakat semakin meningkat,” kata B u p at i B u n g o, S u d i r m a n Zaini. Menurut Sudirman, penghargaan Karya Bakti Praja Nugraha yang diterimanya itu karena dinilai berhasil m e n ca p a i k i n e r j a s a n gat tinggi berdasarkan EKPPD terhadap penilaian LPPD 2012. —society / hambali

Bupati Tebo Sambut Cucu Sultan Thaha INFOJAMBI KORAN — Rombongan keluarga besar keturunan Pahlawan Nasional asal Jambi, Sultan Thaha Syaifuddin (STS), berziarah dan berdo’a bersama di makam Sultan Thaha, di Kabupaten Tebo, Jum’at ( 15/4 ). Kedatangan rombongan keluarga Sultan Thaha itu disambut langsung oleh Bupa� Tebo, H Sukandar. Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Tebo. “Mudah-mudahan kedatangan rombongan keluarga pahlawan nasional ini membawa

berkah dan pertanda baik untuk kemajuan Tebo,” ujar Sukandar. Bupati menjelaskan, rombongan keluarga besar Sultan Thaha datang langsung dari Malaysia dan Jambi. Rombongan dari Malaysia dipimpin cucu tertua Sultan Thaha, R Abdullah. Sedangkan rombongan dari Jambi dipimpin oleh R Syafei Kertopa�. “Ini kali pertama selama 14 tahun Kabupaten Tebo berdiri, keluarga Sultan Thaha dari Malaysia datang berziarah ke Tebo,” ungkap Sukandar.

Rombongan cucu Sultan Thaha dari Malaysia dan Jambi disambut pula oleh unsur Forkompinda Kabupaten Tebo, di pendopo rumah dinas Bupa� Tebo, di Muara Tebo. Rombongan yang seluruhnya berjumlah 60 orang, terdiri dari 20 orang dari Malaysia, dan 40 orang dari Jambi, menuju Makam Pahlawan Nasional Sultan Thaha, di Kelurahan Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, tepatnya di depan Masjid Jami’ Assa’adah. —society / hambali


EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

UJUNG JABUNG

Amrizal 30 Tahun Dipasung

INFOJAMBI KORAN — Akibat mengidap gangguan jiwa, Amrizal (60) terpaksa dipasung oleh keluarganya. Pria yang pernah 32 tahun menjadi PNS ini sudah 30 tahun hidup dalam pasungan, di sebuah tempat yang sangat �dak layak. Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), berkali-kali menyatakan �dak boleh lagi ada warga yang dipasung. HBA sempat kecewa saat beberapa waktu lalu ditemukan adanya warga penderita gangguan jiwa hidup dalam pasungan bertahun-tahun lamanya. Amrizal, warga Jalan Balai Marga RT 16, Kelurahan Tungkal III, Tungkal Ilir, Tanjabbar, kondisinya sangat

mempriha�nkan. Tubuhnya dirantai dengan rantai besi dan terikat di kaki kirinya. Tidak hanya itu, kamar tempat lelaki ini dipasung juga sangat buruk. Kamar berukuran 3 x 4 meter itu �dak terurus dan �dak layak huni. Amrizal �dak terlihat canggung menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Hanya sesekali dia menjawab ngelantur. Adiknya, Sri Armah (38), juga sakit. Dia menderita keterbelakangan mental (idiot). “Di rumah ni kami cuma be duo, Pak. Dak ado saposapo. Kakak sayo dipasung sejak tahun 1982 setelah berhen� dari pegawai negeri,” kata Sri dengan nada

cadal, Kamis (1/5). Sri menceritakan, selama ini dia dan kakaknya hidup mengandalkan uang pensiun Amrizal. Ditanya soal perha�an pemerintah, dia

menegaskan sama sekali �dak pernah mendapat perha�an dari pemerintah. “Dari dulu dak pernah didatangi samo pemerintah, Pak. Kalo RT samo wargo sini

sering, tapi cuma sekedar nengok,” tuturnya. Wak Suk, warga sekitar, menuturkan, Amrizal dipasung karena sudah mengganggu ketentraman warga. Atas inisiatif keluarga, Amrizal terpaksa dipasung. “Dulu sebelum parah pernah memukuli tetangga depan rumah, itu terjadi bukan sekali saja, jadi dengan kesepakatan keluarga dia dipasung daripada makan korban lagi,” paparnya. Selama 32 tahun sejak keluar dari PNS entah apa penyebabnya dia mengalami gangguan jiwa. Dia belum pernah diperha�kan oleh pihak terkait. Warga juga iba. “Saya harap pemerintah

membantu Amrizal dan keluarganya. Se�daknya dapat sedikit meringankan beban adiknya yang juga mengalami kekurangan mental,” harap Wak Suk. Kabid Orang Terlantar dan Fakir Miskin Dinsosnakertrans Tanjabbar, Zamzami, mengatakan, mengaku akan ke lokasi menindaklanjuti kasus ini. Pihaknya akan menemui pihak keluarga untuk meminta keterangan sebelum dilakukan rehabilitasi. “Kami akan turun dan mendata yang bersangkutan. Kami juga akan menemui pihak keluarga untuk meminta persetujuan,” pungkasnya. —alfa�h

Petani Cabai Simburnaik Panen Napi Linting Ganja Dalam Sel Hampir Rp 1 Miliar INFOJAMBI KORAN — Bupa� Tanjab�m, H Zumi Zola, kagum melihat penghasilan petani cabai di Desa Simburnaik, Kecamatan Muarasabak Timur. Pasalnya, dengan lahan seluas 8 hektar, 19 anggota kelompok tani Gapoktan Timbul Jaya itu memperoleh hasil panen hampir Rp 1 miliar. Orang nomor satu di bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini merasa senang dan puas, karena masyarakatnya bisa memanfaatkan lahan dengan baik, dan meraup penghasilan yang �dak sedikit. ”Saya sangat bersyukur mereka dengan kelompok taninya bisa senang, karena petani cabai menjadi orang kaya semua,” kata Zola sambil tersenyum, di lahan Gapoktan Timbuljaya, beberapa waktu lalu. Keberhasilan itu menunjukkan program telah berjalan baik dan menjadi kemajuan untuk Desa Simburnaik. Zola berharap di Simburnaik

INFOJAMBI KORAN - Aziz bin Baharudin, seorang penghuni Lapas Klas II/B Kualatungkal, Tanjabbar, kedapatan sedang melinting ganja di dalam sel tahanan. Aksinya itu diketahui oleh Kasi KPLP Lapas, Hery. Perbuatan konyol Aziz juga disaksikan penghuni

lapas lainnya, terutama para napi yang sekamar dengannya, diantaranya Beni Indoni bin Alwi, Muslim, Heri Irawan, Rozak bin Rusnianto dan Hariyanto bin A Roni. Kapolsek Tungkal Ilir, Iptu Beny Pornika, membenarkan soal adanya kejadian itu. Aziz ditangkap karena

mengkonsumsi ganja di ruang tahanan. ”Memang benar. Dia ditangkap petugas lapas dan dilaporkan ke Polsek Tungkal Ilir untuk proses secara hukum. Berkas laporannya kemudian diserahkan ke Polres Tanjabbar,” jelas Beny. —alfatih

Ambo Tang Tewas Tenggelam juga maju di bidang lain. Lahan Gapoktan Timbul Jaya ini akan ditambah 1 hektar lagi. Kepala Dinas Pertanian Tanjabtim, Maushul, mengaku sangat puas dengan berhasilnya program ini. Selain bisa menjadi contoh kelompok lain, program ini dalam waktu tanam Januari bisa panen memuaskan. “Penanaman bibit cabai di

Simburnaik dilakukan Januari oleh bupati. Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ujar Maushul. Setelah beberapa kali panen akan dilakukan penambahan lahan tanam. Agustus nan� lahan tersebut akan ditanami bawang merah, sesuai anjuran produsen benih perwakilan Jambi yang berpusat di Purwakarta. —hipni

INFOJAMBI KORAN — Nasib naas dialami Ambo Tang (70), warga Jalan Merdeka RT 04/05 Kelurahan Nipah Panjang II, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab�m. Ke�ka menyeberang anak sungai, kakek tua ini terperosok jatuh ke sungai. Korban tewas tenggelam. “Saat menyeberang anak sungai, korban �dak menggunakan perahu,” kata Kapolsek Nipah Panjang, Iptu Roni Candra. Roni menuturkan, korban tenggelam Minggu sore (27/4) sekitar pukul 17.15 WIB, di Parit Jawan

mereka jual �dak ada yang mau beli,” ujar Vendi. Hal senada diungkapkan Jumini. Menurutnya, �dak pedulinya pedagang pada kebersihan pasar seharusnya diikuti dengan upaya penataan lapak yang baik dan penyediaan tempat pembuangan sampah. “Para pedangang membuang sampah di sembarang tempat sehingga pasar jadi kotor. Pemerintah harus menyediakan tempat pembuangan sampahnya,” kata Jumini pada infojambi. Jumini mengakui selama ini memang ada tempat pembuangan sampah yang

disediakan. Yang jadi masalah, tempat pembuangan sampah itu letaknya lumayan jauh dari pasar. “Di situ persoalannya. Para pedagang enggan membuang sampah jauh-jauh. Akibatnya sampah menumpuk di sekitar pasar dan terkesan jorok,” kata Jumini yang minta Bupa� Tanjab�m, H Zumi Zola, memperha�kan masalah ini. Pantauan di lapangan, gara-gara para pedagang membuang sampah sembarangan kondisi pasar tradisional tersebut terlihat sangat kotor. Sampah berserakan dimana-mana.

Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan (Distako) Tanjabtim, Mariontoni, menanggapi soal semrawutnya kondisi pasar dan banyaknya tumpukan sampah di Pasar Kalangan Muarasabak Barat. Menurutnya, hal itu �dak mes� terjadi, karena di pasar kalangan tersebut sudah disediakan dua kontainer sampah, untuk selanjutnya dibuang oleh petugas dinas kebersihan ke tempat pembuangan akhir. Mariontoni menilai kurangnya kesadaran pedagang dan warga yang berbelanja di pasar. Jangan mentang

Dusun Parit Tengah, Kelurahan Nipah Panjang II, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab�m. Korban ditemukan oleh Alpani (30) dan Imron (24), warga Jalan Puja Kesuma RT 02, Nipah Panjang II. Saat ditemukan korban terapung dan langsung diangkat ke dalam perahu. “Kedua warga yang menemukan korban sempat memberikan nafas buatan,” kata Roni. Setelah beberapa kali diberikan nafas buatan, korban tetap �dak ada tandatanda kehidupan. Akhirnya

kedua warga dibantu anggota Polsek Nipah Panjang membawa korban ke puskesmas terdekat. “Menurut dr Frengky korban telah meninggal dunia,” jelas Roni. Darma (29), anak korban, mengatakan, selama ini korban memiliki kebiasaan menyeberang anak sungai tanpa perahu. Korban �dak pernah menghiraukan peringatan anak-anaknya. Dari hasil pemeriksaan �dak ditemukan bekas luka maupun kekerasan pada jasad korban. —hipni

bayar uang kebersihan dan ada petugas pengangkut sampah serta pengurus pasar, mereka seenaknya membuang sampah. “Masalah kebersihan ini tanggungjawab kita bersama,” ujar Mariontoni. Mariontoni minta pengurus pasar memperhatikan masalah ini. Dia menghimbau para pedagang dan pembeli agar membuang sampah pada tempatnya.

Jika tidak, sampah akan bertumpuk, apalagi di lokasi tersebut rela�f lembab dan becek sehingga dapat mengundang lalat. Moriontoni berencana membuat lomba kebersihan pasar untuk merangsang masyarakat, pedagang dan petugas pasar menjaga kebersihan, keter�ban dan kenyamanan pasar di wilayahnya. —hipni

Sampah Tak Terurus di Pasar Paritculum

INFOJAMBI KORAN — Kebersihan di Pasar Kalangan Paritculum, Muarasabak Barat, Tanjabtim, amat mempriha�nkan. Para pedagang di pasar itu membuang sampah dan sisa dagangan seenaknya saja. Aroma busuk sangat mengganggu kenyamanan para konsumen. Warga Tanjabtim, Vendi, menilai, tindakan yang dilakukan para pedagang tersebut sangat �dak terpuji. Padahal, masalah sampah itu dapat membawa dampak pada diri mereka sendiri. “Kondisi itu membuat pembeli kurang nyaman. Akibatnya dagangan yang


BATANGHARI-MUAROJAMBI Proyek Conblok Rumah Bupati Dibidik

11

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

INFOJAMBI KORAN — Kejari Muarabulian akan menyelidiki proyek pembangunan halaman samping be-

lakang rumah dinas (rumdis) Bupati Batanghari. Proyek bernomor kontrak

10/PML/UMUM 2013 dikerjakan oleh CV Mitra Disain Arcagraha itu diduga asal jadi. Kasi Intel Kejari Muarabulian, Husaini, mengatakan, pihaknya mendapat

laporan tentang pengerjaan pembangunan halaman samping belakang rumdis bupa� tersebut. Pihak kejaksaan akan menyelidiki proyek yang dianggarkan melalui Bagian Umum Setda Batanghari ini. Warga Batanghari, Bujang, menduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi. Apalagi sejak Bupa� Batanghari, HA Fa�ah, nonak�f dari jabatannya, rumdis itu jarang sekali terpantau

oleh orang luar. Terlihat jelas halaman rumdis bupa� tersebut rusak parah, bahkan conbloknya hancur dan diperkirakan hanya �nggal 70 persen. Kabag Umum Setda Batanghari, Anang, enggan berkomentar soal proyek ini. Dia minta kondisi halaman rumdis bupa� tersebut �dak dibesar-besarkan. —raden

Wajah Lama di DPRD Batanghari

Jalan Desa Ladang Peris Rusak Parah

INFOJAMBI KORAN — Beberapa ruas jalan di Desa Ladang Peris yang dibangun awal tahun 2013, saat ini kondisinya rusak parah. Banyak ��k yang kondisinya sudah rusak dan mulai hancur, padahal jalan itu belum satu tahun diperbaiki. Seharusnya jalan dengan dana yang tidak sedikit itu masih bisa digunakan masyarakat. Ti�k kerusakaan terlihat hampir sepanjang jalan, bahkan beberapa ��k sudah �dak terlihat aspalnya lagi. Rusaknya jalan itu, tentu saja mengundang keluhan masyarakat sekitar. Padahal menurut keterangan warga, jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 3,5 meter itu merupakan akses satu-satunya jalan warga Desa Ladang Peris untuk menuju ke kota Muara Bulian. “Beginilah hasil kerja kontraktor. Belum sampai setahun sudah rusak parah,” sebut Uus, warga Desa Ladang Peris.

Dijelaskan Uus, titik kerusakaan terlihat hampir sepanjang jalan, yang paling parah di jalan RT 07. Bahkan sempat ada mobil truk yang terbenam di jalan tersebut. Kerusakan ini menjadi bahan pertanyaan warga

tentang kualitas jalan yang dikerjakan oleh kontraktor tersebut. “Jelas kalau begini, tentu kita pertanyakan kualitas pengerjaannya,” sebut Uus. —raden

Yuninta

INFOJAMBI KORAN — KPU Kabupaten Batanghari telah melaksanakan rapat terbuka rekapitulasi perhitungan suara pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten. Dari hasil perhitungan itu ketahui nama-nama yang mungkin duduk di DPRD Batanghari. Dari 30 anggota lama, 14 orang diantaranya berhasil kembali ke kursi dewan. Mereka adalah Supriadi, Yuninta, Jafar dan Asmuni (Golkar). Mahdan dan Azizah (PAN). Dailami dan Ibrahim (PDIP). Amin Z (Demokrat). Elpisina dan Yuniarti Ningsih

(PKB). Jhon Kennedy dan M Amin (PKS) serta Mashuri (Hanura). Di Dapil I, 10 nama caleg yang berhasil duduk di DPRD Batanghari yakni, H Ermayati Rosari dan Nasrul (PAN), Yuninta Asmara (Golkar), Quswaini ( Demokrat), Syafriadi ( PDI-P), Elpisina (PKB), Najamuddin (Gerindra), HM Amin (PKS), Muhammad Zaki (PPP), A Bustianyantoni (Hanura). Di Dapil II, sembilan caleg yang dipastikan duduk atas nama Usman K dan Azizah (PAN), Supriadi ( Golkar), Amin Z (Demokrat), Yuniarti Hendaningsih (PKB), Ibrahim (PDIP), Jhon Kenedy (PKS), Jangteh (Gerindra) dan Candra Budiman (Nasdem). Dapil III dengan jatah delapan kursi menjadi milik Baharudin (PAN), Asmuni (Golkar), Adi Susanto (Demokrat), Maknudin (PKB), Purwanto (PDIP), Minarti (PPP), Mashuri (Hanura), Rusman (Nasdem). Sementara di Dapil IV dengan jatah delapan kursi masingmasing milik Mahdan (PAN), Sirojudin dan M Jafar (Golkar), Hipni Wati (Demokrat), Dailami (PDIP), Ali akbar (PKB), Syahrudi (PKS) dan M Alpandi (Gerindra). —raden

Gagal DPD, Hasbi Lirik Kursi Bupati

Hasbi Anshori

INFOJAMBI KORAN — Gagal menjadi anggota DPD RI periode 2014 – 2019 �dak membuat patah arang Hasbi Anshori. Kini dia digadang-gadangkan ingin mencalonkan diri menjadi Bupa� Batanghari periode 2015 – 2020. “Saya masih melihat bagaimana dukungan masyarakat Kabupaten Batanghari. Apabila masyarakat menginginkan, saya siap,” kata Hasbi Ansori, disinggung kesiapannya maju sebagai bakal calon bupa�. Beberapa nama yang dikabarkan berminat mencalonkan diri di Pilkada Batanghari 2015, diantaranya Sinwan SH (Ketua DPC PAN Batanghari dan bupa� incumbent), Hasbi Ansori (anggota DPD RI 2009 – 2014), H Arzanil (pengusaha ternama di Batanghari) dan Syahirsah (Ketua Partai Golkar Batanghari). Arzanil yang akrab dengan sapaan

Canel ini, belum memikirkan untuk maju sebagai calon bupati. Dia masih melihat peta politik kedepanya. “Dukungan untuk maju memang cukup banyak, tapi harus dicerma� dulu bagaimana kondisi di

lapangan,” kata Canel. Syahirsah juga dikabarkan bakal maju sebagai calon Bupa� Batanghari, setelah dirinya lolos sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Partai Golkar. —raden

Kantor Pusat Jl. Prof. M.Yamin No.26 Jambi Telp. 0741-27876


12

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

Tim Badan Penanggulangan Terorisme

Kunjungi Tanjabbar

INFOJAMBI KORAN — Pemkab Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kedatangan tamu dari Tim Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI yang melakukan kunjungan kerja ke Tanjabbar. Tim dipimpin oleh Brigjen Pol H Herwan Chaidir. Rombongan Tim BNPT diterima oleh Wakil Bupa� (Wabup) Tanjabbar, Katamso SA SE ME, bersama unsur Forkompinda, kepala SKPD dan para pejabat Pemkab Tanjabbar, di rumah dinas Bupa� Tanjabbar, Rabu (23/4). Seusai prosesi penyambutan dilakukan audiensi dan fasilitasi program kegiatan penyusunan database Sistem Keamanan Objek Vital dan Lingkungan BNPT, antara Direktur Perlindungan BNPT dengan pemerintah dan masyarakat Tanjabbar. Wabup Katamso memaparkan geografis dan demografis Kabupaten Tanjabbar dan berbagai masalah yang dihadapi. Luas wilayah Tanjabbar 5.009,82 km2 dengan penduduk 285.731 jiwa dan kepadatan penduduk 57 jiwa/km2 serta pertumbuhan rata-rata 2,51 % per tahun. Pembangunan ekonomi makro di Tanjabbar sampai kini masih mengandalkan sumber daya alam. PDRB masih didominasi sektor pertambangan dan migas. APBD 2014 mencapai Rp 1.403 triliun lebih, terbagi pada belanja langsung 66 % dan belanja �dak langsung 34 %. APBD Tanjabbar terbesar di Provinsi Jambi. Laju pertumbuhan ekonomi 2010 sebesar 6,25 %, tahun 2011 sebesar 6,27 % dan 2012 meningkat 8,66 %. Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) juga meningkat. Pertumbuhan ter�nggi dicapai sektor kontruksi (17,54 %), disusul sektor pelistrikan, gas dan air bersih (9,55 %) dan sektor pertanian (8,77 %). Khusus listrik, selama kurun waktu 3 tahun terakhir jumlah pelanggan PLN sebanyak 14.731 sambungan atau meningkat 102 %. Pada bidang perencanaan pembangunan,

beberapa indikator pencapaian kinerja dapat dilihat dari ketersediaan dokumen perencanaan pembangunan. Dokumendokumen tersebut antara lain rancangan RPJMD 2011 – 2016, Perda tentang RPJMD, Rancangan RKPD 2014, KUA dan PPAS 2014, KUA dan PPAS perubahan 2013 serta dokumen hasil musrenbang. Terkait stabilitas keamanan, termasuk terorisme, Wabup menjelaskan, kondisi keamanan Tanjabbar cukup baik. Konflik yang terjadi ada 18 kasus, yang berkat kekompakan forkompinda satu per satu berhasil diselesaikan. Ketua rombongan BNPT, Brigjen Pol H Herwan Chaidir, mengatakan, kunjungan kerja BNTP ini merupakan studi strategis dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme di daerah. Masyarakat harus tahu dan dilibatkan secara ak�f dalam upaya-upaya pencegahan aksi terorisme. Herwan menjelaskan, BNPT merupakan lembaga non kementerian yang bertugas menjawab tuntutan perubahan lingkungan. Secara �dak langsung kondisi itu berdampak pada kondisi sosial masyarakat. BNPT terdiri dari jajaran TNI, Polri, kementerian, dosen, sipil dan lain-lain. Herwan yang pernah bertugas di Tanjabbar sebagai Waka Polres Tanjabbar itu mengungkapkan, aksi-aksi terorisme harus dicegah secara silmultan dan integra�f, karena mengganggu stabilitas dan keamanan negara. “Persoalan terorisme bukan hanya persoalan pemerintah, tapi persoalan seluruh bangsa. Pencegahan terorisme �dak bisa hanya dibebankan pada pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab seluruh pihak, dari pusat hingga daerah,” ujar Herwan. Kunjungan kerja Tim BNPT diakhiri dengan penyerahan cinderamata antara Herwan Chaidir dan Katamso. —society / alfa�h


EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

13

AJB Perjuangkan Normalisasi BatangMerao dan Pengerukan Danau Kerinci INFOJAMBI KORAN — Pengerukan dan normalisasi Sungai Batangmerao yang melintasi beberapa kecamatan dalam Kota Sungaipenuh terus diperjuangkan Walikota Sungaipenuh, Prof H Asafri Jaya Bakri

(AJB) ke Pemprov Jambi. Walikota Sungaipenuh turun bersama Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar, meninjau kondisi sungai Batangmerao, di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumundebai,

Sungaipenuh, Kamis (24/4). Walikota didampingi Kepala Dinas PU dan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Sungaipenuh menyampaikan harapan agar Pemprov Jambi membantu pengerukan dan normalisasi Sungai Batangmerao. Walikota memaparkan kondisi yang terjadi akibat pendangkalan sungai itu terhadap beberapa wilayah di Sungaipenuh, diantaranya banjir musiman saat musim penghujan, dan pendangkalan sungai membuat sawah warga mengalami kekeringan. “Kami mengharapkan Pemprov Provinsi Jambi membantu pengerukan dan normalisasi Sungai Batangmerao ini,” kata Walikota. Walikota Sungaipenuh juga mengharapkan Pemprov Jambi membantu pengerukan Danau Kerinci sebagai muara Sungai

Batangmerao. Pengerukan ini dinilai pen�ng. Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyatakan siap membantu memperjuangkan pengerukan dan normalisasi Sungai Batangmerao. Dia minta Dinas PU Sungaipenuh

menyiapkan proposal dan menyampaikan ke Dinas PU Provinsi Jambi melalui Bidang Sumber Daya Air. “Kami akan upayakannya,” kata Fachrori. —society / feri hartanto

Walikota Sungaipenuh Dampingi Niken Resmikan RRI

INFOJAMBI KORAN — Walikota Sungaipenuh, Prof H Asafri Jaya Bakri (AJB), menerima kunjungan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Dra Rosarita Niken Widiastu� M.Si, Senin (28/4). Didampingi Ketua Dewan Pengawas LPP RRI, Tyas Anggoro, dan Kepala Stasiun RRI Jambi, Dirut RRI itu meresmikan studio produksi RRI Sungaipenuh, di Jalan Depa� Parbo No.108 Desa Karyabhak�, Sungaipenuh.

Turut hadir pada acara itu, Plt Sekda Provinsi Jambi, Kailani, Sekda Kota Sungaipenuh, Drs Pusri Amsyi, unsur forkompinda dan para pejabat Pemkot Sungaipenuh. RRI Sungaipenuh mengudara pada frekwensi 96,7 FM, menjadi studio produksi ke-86 di seluruh Indonesia, dan satu-satunya stasiun produksi RRI di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Walikota Sungaipenuh, AJB, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima

kasih atas diresmikannya stasiun produksi RRI Sungaipenuh tersebut. “Kami menyadari informasi sangat mahal dan penting, apalagi visi Kota Sungaipenuh adalah kota perdagangan dan jasa. Kota perdagangan sangat butuh informasi,” kata Walikota. Walikota AJB menjelaskan kronologis ide awal pendirian stasiun produksi RRI Sungaipenuh. Berawal dari dialog nasional di Programa 3 RRI Jakarta, menghadirkan narasumber Dirut LPP RRI, Rosarita Niken Widiastuti, dan Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA). “Saya kebetulan berada di Jakarta dan menyimak dialog itu. Saya dihubungi Bapak Gubernur yang menawarkan pendirian RRI di Sungaipenuh. Tawaran itu langsung saya respon,” ujar AJB. Pemkot Sungaipenuh kemudian menyanggupi persyaratan pendirian RRI Sungaipenuh, diantaranya penyediaan lahan untuk pendirian gedung kantornya. “Kami menegaskan komitmen

menyiapkan apa yang menjadi kewajiban kami,” papar Walikota. Dirut LPP RRI, Rosarita Niken Widiastu�, menyatakan akan menganggarkan penyediaan peralatan siaran bagi RRI Sungaipenuh. RRI akan membawa Sungaipenuh ke �ngkat

nasional dan internasional. “Kita telah mengukir sejarah dengan diresmikannya RRI Sungaipenuh. RRI �dak sekedar radio, tapi juga rumah kedua bagi masyarakat,” pungkas Niken. —society / feri hartanto


SAROLANGUN-MERANGIN Bangun Jembatan Rp 30 Miliar, Rumah Warga Dibongkar

14

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

INFOJAMBI KORAN — Lima rumah warga di sekitar jembatan Syamsudin Uban, Pasar Bawah, Bangko, Merangin, terancam dibongkar. Lima rumah tersebut berdiri di atas tanah milik Pemkab Merangin. Pembongkaran dilakukan seiring dimulainya pembangunan baru jembatan Syamsudin Uban sepanjang 110 meter dengan lebar 12 meter, yang menelan dana Rp 30 miliar dari APBD Provinsi Jambi. Belum diketahui kapan pembongkaran dilaksanakan. Namun, Bupa� Merangin, Al Haris, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya pembongkaran dilakukan ke�ka pembangunan jembatan dimulai. “Saat ini prosesnya baru tender di provinsi. Sosialisasi pembongkaran rumah sudah berjalan. Rumah yang dibongkar dipindah

ke tanah yang juga milik pemerintah. Warga juga dibantu biaya pembangunan ulang rumah,” ujar Al Haris. Untuk memulai pembangunan Jembatan Syamsudin Uban, Pemprov Jambi minta Pemkab Merangin menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan pembebasan lahan. Pekerjaan baru bisa dilaksanakan kalau pembebasan lahan sudah selesai dan dijamin tidak timbul masalah nanti. Pemkab Merangin membentuk �m koordinasi pembebasan lahan dan pembongkaran jembatan yang menghubungkan Pasar Bawah dan Kebun Sayur. Berdasar rapat 4 April lalu, tim koordinasi merumuskan, �dak ada gan� rugi untuk pembongkaran rumah yang berada di sekitar jembatan, karena berada di lahan Pemkab Merangin.

Pemkab membantu biaya pembangunan ulang rumah. “Untuk tahap awal, dana dikucurkan Rp 8 miliar untuk pembangunan

abodmen,” kata bupa�. Jembatan Syamsudin Uban merupakan milik TNI AD. Lantaran diminta kembali oleh pemiliknya, Pemkab

BNK Jadi Penghalang Pemusnahan BB INFOJAMBI KORAN - Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun, Agus�nus, mengatakan dengan �dak adanya Badan Narko�ka Kabupaten (BNK), menjadi kendala dalam pemusnahan barang buk� (BB) terhadap kasus perkara narkotika di wilayah hukum Sarolangun. “Barang bukti tidak bisa dimusnahkan, karena BNK belum ada di Sarolangun, dan itu jadi kendala dalam pemusnahan barang-barang haram tersebut. Jika seandainya BNK sudah ada di Sarolangun, maka pemusnahan barang buk� akan dilaku-

kan disetiap ahir tahun,” ujar Agus�nus. Saat ini BB yang dirampas oleh Negara dalam sejumlah kasus narko�ka masih utuh dan tersimpan di gedung penyimpanan dan belum dimusnahkan. Dia juga menjelaskan, BB yang ada di Kejari Sarolangun bisa saja diambil oleh Dinas Kesehatan dan juga sekolah kesehatan untuk keperluan pendidikan dan juga keperluan yang memang dianggap pen�ng. “Barang buk� bias saja diambil oleh pihak tertentu, asalkan memberikan surat dan itu di-

Agustinus

anggap penting, seperti untuk keperluan pendidikan dan lainnya,” tambahnya. Lebih jauh dia menjelaskan, jumlah BB yang disimpan oleh kejari dari 28 kasus yang masuk �dak bisa dijumlahkan, karena ada beberapa BB yang �dak terda�ar dalam �mbangan. “Jumlah keseluruhan di tahun 2013 �dak bisa dirangkum, karena ada sebagian tersangka hanya dicantumkan plastik kecil sabu tanpa ada ukuran beratnya, namun semua BB tetap disimpan,” pungkasnya. —rudy ichwan

Minat Baca Warga Merangin Rendah INFOJAMBI KORAN - Minat baca masyarakat Kabupaten Merangin masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari sepinya pengunjung perpustakaan daerah di Merangin. Jika dirata-ratakan per hari, perpustakaan hanya dikunjungi puluhan orang saja. “Pengunjungnya ramai waktuwaktu tertentu, seperti mahasiswa mau ujian semeter atau buat skripsi. Tapi kalau

dirata-ratakan per hari, sekitar puluhan orang lah,” ungkap Yantri, staf Perpustakaan Daerah Merangin. Diceritakannya, sepinya pengunjung perpustakaan daerah sudah berlangsung cukup lama. Bisa dikatakan pengunjung ke perpustakaan hanya saat perlu saja, seperti untuk menambah referensi tugas dan skripsi. “Kalau tujuannya untuk mem-

baca, bisa dikatakan hampir tidak ada. Pengunjung yang datang ke perpustakaan hanya mencari bahan untuk tugas dan paling banyak mahasiswa,” ungkapnya. Pantauan infojambi ke perpustakaan daerah yang terletak di jalur tiga lintas Sumatera itu tampak jelas sarana prasarana dan fasilitas perpustakaan tidak nyaman untuk pengunjung. Fisik bangunan tampak tak seperti perpustakaan, beberapa bagian bangunan sudah lapuk. Rak buku terlihat penuh buku, bukan karena koleksi buku yang melimpah, melainkan ruangan yang cukup sempit. Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Merangin, Syahrial, membenarkan hal tersebut. Sistem digital dan internet yang bisa diakses dengan mudah oleh semua kalangan, dinilainya menjadi salah satu penyebab hal itu bisa terjadi. “Minat baca masyarakat semakin menurun. Pengunjung perpustakaan bertujuan mencari referensi untuk tugas saja. Untuk tujuan ilmu bisa dikatakan

tidak ada sama sekali. Apalagi saat ini ada sistem digital,” katanya. Syahrial mengatakan, perpustakaan dipandang sebelah mata saja. Setiap usulan pembangunan perpustakaan daerah tak dipedulikan, jauh berbeda dengan pembangunan fisik atau infrastruktur lain. “Dilihat dari bangunan dan koleksi bukumya, perpustakaan tidak tersentuh pembangunan sama sekali. Pembangunan ilmu pengetahuan dikesampingkan. Tidak ada perubahan, baik bentuk bangunan maupun jumlah buku,” ucapnya. M e n y o a l b a n g u n a n p e rpustakaan yang beberapa bagian lapuk, dalam tahun ini akan dilakukan renovasi dan peningkatan beberapa fasilitas pendukung. Gedung itu sudah layak direnovasi. Syahrial berharap dengan perubahan perpustakaan daerah yang akan terus diupayakan lebih baik, minat masyarakat membangun ilmu pengetahuan melalui buku lebih meningkat. — jefrizal

Merangin melalui Pemprov Jambi menganggarkan dana pembangunan jembatan baru sebesar Rp 30 miliar. —jefrizal

Dompeng Marak, Pemkab Ajukan IPR INFOJAMBI KORAN - Maraknya ak�fitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), bahkan kembali makan empat korban jiwa, tidak membuat Pemkab Sarolangun ber�ndak untuk menghen�kan kegiatan itu, namun malah akan melegalkannya. Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali, menyatakan telah mengajukan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk operasional penambangan emas ke Pemerintah Pusat. Alasan diajukan IPR itu, agar lokasi pertambangan �dak menyebar, hanya boleh di ��k tertentu saja. Nan� ada daerah khusus pertambangan rakyat. “Suratnya sudah diajukan ke Pusat, rencana kami lokasinya di daerah Limun dan CNG,” kata Sekda. Menurut Sekda, saat ini pihaknya �nggal menunggu surat izin itu turun dari Pusat. Soal dampak lingkungan akibat tambang rakyat tersebut, Sekda yakin bisa dikendalikan. Sekda mengatakan, pemerintah daerah sangat prihatin terhadap aktifitas PETI tersebut, karena berdampak merusak lingkungan hidup. Dampaknya luar biasa, lingkungan rusak, banyak mudaratnya. Hal itu dipertegas oleh Wakil Bupa� Sarolangun, H Pahrul Rozi, baru-baru ini. Menurutnya pemerintah daerah telah berupaya maksimal mencegah ak�fitas PETI. “Kami sudah menghimbau jangan merusak lingkungan. Langkah kami sudah maksimal. Kami sudah larang dan kerahkan petugas Satpol PP,” tegas Wabup. Wabup menghimbau masyarakat agar �dak melakukan ak�fitas PETI. Dia minta pemuda dan masyarakat sadar bahwa itu merusak lingkungan. “Pemerintah daerah tidak pernah mengizinkan tambang emas ilegal atau PETI,” tegas Pahrul. Akibat PETI, lingkungan jadi tercemar. Dampaknya sekarang sulit mendapatkan air bersih. Saat musim kemarau air sungai jadi keruh dan sumur-sumur kering. -rudy ichwan


BUNGO-TEBO

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

15

Martunis Berpeluang Jadi Ketua DPRD Bungo INFOJAMBI KORAN — H Martunis (57), memilih pensiun dini dari PNS di awal tahun 2013. Keputusan itu diambil lima tahun lebih cepat dari masa pensiun sebenarnya, sebelum akhirnya dia mencalonkan diri

menjadi anggota DPRD Bungo. Putera kelahiran Dusun Leban, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo ini merupakan salah satu dari enam orang kader Partai Demokrat yang terpilih menjadi anggota DPRD Bungo

PAN Ambruk, Mahilli Terpuruk INFOJAMBI KORAN — Pemilu legislatif 9 April 2014 sudah diplenokan oleh KPU Bungo. Hasilnya mengecewakan pengurus DPD II Partai Amanat Nasional (PAN) Bungo. Partai ini tidak hanya gagal mempertahankan status pemenang pemilu lalu. Tiga kadernya lolos jadi anggota dewan, namun gagal merebut jabatan Ketua DPRD Bungo yang sudah dua periode mereka pegang. Hasil Pemilu 2004, Ketua DPRD Bungo dijabat oleh Dedy Putra, dan pada Pemilu 2009 dijabat oleh M Mahili. Pemilu 2004, PAN Bungo dipimpin oleh Dedy Putra, sedangkan Pemilu 2009 diketuai oleh M Hendri M Nur. Sejak empat tahun silam sampai Pemilu 2014, Ketua PAN Bungo dijabat oleh M Mahili. Dia hanya berhasil menempatkan �ga kader PAN di kursi dewan Bungo, padahal sudah dua kali pemilu PAN selalu menang di Bungo.

Hanya dengan �ga orang keterwakilan PAN tersebut, M Mahili diprediksi tidak akan terpilih menjadi Ketua DPRD Bungo periode 2014 - 2019. Posisi elite itu diperkirakan akan dijabat oleh kader Partai Demokrat. Bisa jadi H Martunis dari Dapil III yang akan menggan�kan Mahili. —hambali

Mahili Bungo

hasil Pileg 9 April lalu. Dia memperoleh suara terbanyak. Ka r i e r nya s e b a ga i PNS, pertama kali diangkat menjadi PNS sebagai guru sekolah dasar (SD) di Dusun Sungai Telang , ta-

hun 1977 dan d i te ku n i nya sampai 1983. Kemudian dia pindah menjadi guru SD 147 Kampung Baru Sepunggur, Ke c a m a t a n Bathin II Babeko sampai tahun 2002.

H Martunis

Dari tahun 2002 sampai 2010 dia menjabat Kepala SD 34 Desa Leban, dan terakhir sejak Oktober 2010 sampai 2013 menjadi Penilik SD di Kecamatan Bathin III Ulu. “Saya berdoa kalau dalam hati saya tidak ikhlas berjuang untuk rakyat, saya jangan terpilih menjadi wakil rakyat,” kata Martunis kepada infojambi.com. Martunis diprediksi punya peluang besar menjadi Ketua DPRD Bungo meng gantikan Ketua DPRD yang sekarang, M Mahilli dari PAN. Enam anggota dewan baru dari Partai Demokrat tiga diantaranya kaum hawa, yaitu Ria Mayang Sari, Leni Elvira dan Karwati. Tiga orang lagi laki-laki, masing-masing H Martunis, Waki Mushala dan Syaiful Acik Bilal. —hambali

Sisa Kursi Untungkan Rudi INFOJAMBI KORAN — Rudi Wijaya (43) selalu mendapat keberuntungan. Dua periode menjadi anggota DPRD Bungo, dia selalu memperoleh suara minimal. Pemilu 9 April 2014 merupakan ketiga kalinya dia mendapat “kursi panas” termurah. Mantan Ketua DPC PKS dua periode ini pada Pemilu 2004 melenggang duduk menjadi anggota dewan dengan 325 suara suara pribadi, atau 1.425 total suara PKS Dapil I Bungo. Dia mendapat sisa kursi.

Pada Pemilu 2009, Rudi duduk lagi dengan 474 suara pribadi, atau 2.200 total suara Dapil I Bungo. Menariknya, pada Pemilu 9 April 2014, Rudi terpilih kembali menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi. Lagi-lagi dia mendapat sisa kursi. Rudi hanya mendapat 5.024 suara dari total suara PKS Dapil Bungo Tebo sebanyak 18 ribuan. “Saya menghabiskan uang �dak lebih dari Rp 100 juta, hanya untuk sosialisasi, seper� spanduk, baleho dan kostum,” kata Rudi. —hambali

Rudi Wijaya

Bupati Marah Pencapaian Program Tak Sampai 20 Persen

INFOJAMBI KORAN — Bupati Bungo, H Sudirman Zaini, minta para kepala SKPD �dak ongkangongkang kaki saja dan masa bodoh terhadap program pembangunan yang menjadi tanggung jawab instansi yang dipimpinnya. “Jangan main-main dan jangan santai saja. Kalau tidak mampu akan saya ganti. Masih banyak yang ingin menjadi kepala SKPD,” tandas Bupati Sudirman Zaini, pada Rapat Evaluasi Pencapaian Program Pembangunan dan Keuangan Triwulan I, Rabu (23/4).

Rapat dipimpin Wakil Bupati Bungo, H Mashuri, diawali dengan laporan Ketua Bappeda Bungo, Dody Irawan. Mashuri mengingatkan para kepala SKPD agar tidak ada lagi pekerjaan di luar sistem dan di luar DPA. Harus tersusun program dari Musrenbang sampai APBD dan DPA. “Jangan ada pekerjaan dadakan dan jangan ada pekerjaan masuk di tengah jalan. Harus membuat dan menyampaikan laporan tepat waktu, capaian program dan keuangan tercatat secara online,” jelas Mashuri.

Menurut Wakil Bupati, kalau menyampaikan laporan terlambat, tidak ada gunanya lagi. Kalau terus-terusan terlambat, resikonya terhadap anggaran tahun berikutnya. Wakil Bupati mengungkapkan, sampai pertengahan April 2014, realisasi APBD Bungo tahun 2014 masih di bawah 20 persen. Diantara SKPD masih ada di bawah satu persen. Dinas PU Bungo misalnya, masih di bawah satu persen, padahal SKPD lain sudah di atas 20 persen. —hambali


16

EDISI 24 1 � 15 MEI 2014

Jenderal Budiman Puji Jambi 10 Tahun Lagi Kalahkan Malaysia

INFOJAMBI KORAN — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI, Jenderal TNI Budiman, yakin 10 tahun lagi Provinsi Jambi bisa mengalahkan negara jiran Malaysia. Harapan itu bakal terwujud jika saja pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi konsisten dalam membangun Jambi. Penilaian itu diungkapkan Jenderal Budiman saat mendapat kesempatan menyampaikan sambutan dalam acara silaturrahmi dan makan malam dengan para pejabat se-Provinsi Jambi dan jajaran Korem 042/Garuda Putih, di rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (1/5) malam. Jenderal Budiman mengaku kaget melihat perkembangan yang terjadi di Provinsi Jambi. Pasalnya, ketika lima tahun silam dia datang ke Jambi bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kondisi daerah ini belum semaju sekarang. Ketika itu Budiman menjabat Sekmil Presiden. “Sangat luar biasa perkembangan Jambi, baik pembangunan fisik maupun indeks manusianya,” ujar Jenderal Budiman. Menurut catatan infojambi.com, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi mencapai 73,30 persen pada 2011, berada di peringkat 13 nasional. Jenderal Budiman berpendapat begitu bukan tanpa alasan. Dia melihat Provinsi Jambi memiliki potensi yang sangat besar, terutama di bidang pertanian, perkebunan dan pertambangan. Untuk menunjang pemanfaatan potensi-potensi tersebut, peran perguruan tinggi sangat menentukan. “Perguruan tinggi mesti bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Jurusan-jurusan yang dibentuk sebaiknya mengacu pada potensi yang dimiliki daerah Jambi. Saya sangat kagum pada Jambi. Daerahnya aman,” ungkap KSAD. Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), mengungkapkan, peran tokoh masyarakat dan adat istiadat yang masih kental dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, membuat Jambi selalu aman. Tradisi ini terus dipelihara dan dilestarikan. Menurut gubernur, penguatan ikatan persaudaraan antar sesama warga negara harus senantiasa ditanamkan. Semangat kekuatan kekeluargaan dan kebersamaan, kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki makna strategis bagi pembangunan daerah Jambi kedepan. “Ini saya sampaikan karena faktor

keamanan dan ketertiban merupakan faktor mutlak dalam pembangunan,” ujar HBA. Provinsi Jambi terletak di tengah Pulau Sumatera dan dekat dengan kawasan segitiga pertumbuhan antara Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Istilah lainnya, kerjasama segitiga pertumbuhan IMS-GT dan IMT-GT. Luas Provinsi Jambi mencapai 53.435 km2, terdiri dari 9 kabupaten, 2 kota dan 138 kecamatan. Jumlah penduduk berdasarkan Susenas 2010 mencapai 3,11 juta jiwa, bersifat multi-etnis, terdiri dari ras Melayu Jambi (34,7 %), Jawa (27,6 %) dan sisanya 37,7 % etnis Minang, Batak, Sunda, Bugis, Cina dan etnis lainnya. Jajaran Pemprov Jambi sangat berterima kasih pada aparat keamanan dan seluruh komponen pembangunan yang telah bahu membahu membangun kebersamaan selama ini. Seberat apapun permasalahan yang dihadapi, dapat diselesaikan dengan baik dan damai. “Saya menyadari betul, keberlangsungan pembangunan tidak akan terwujud tanpa kebersamaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat, termasuk organisasi sosial kemasyarakatan dan tokohtokoh masyarakat dan adat,” terang gubernur. Gubernur menyatakan, dalam pelaksanaan program pembangunan di Provinsi Jambi, Pemprov Jambi terus menjalin kerjasama dengan aparat keamanan, khususnya TNI Angkatan Darat, seperti kegiatan TMMD dan bedah rumah program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake). —advertorial / infojambi.com


Infojambikoran edisi 24