Page 1

C M Y K

M Y K

INFOJAMBI Koran M E N G U P A S

EDISI 19

16 � 28 FEBRUARI 2014

L E B I H

facebook.com/infojambi.update

Berita Realtime Pertama

di Jambi

D A L A M @infojambidotcom

HARGA : Rp 10.000,-

PIN : 79798050

3

5

6

10

Kabinet Baru HBA

Asap Menyerang, BLH Malah Garang

Fasha “Sikat” Baliho Caleg

Kabut Asap Mulai Merayap

Antara HBA, H2N dan ZZZ….. INFOJAMBI KORAN — Dilantiknya Rahmat Derita (RD) menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi, belum lama ini, membuat isu akan berpasangannya H Hasan Basri Agus (HBA) dengan H Hazrin Nurdin (H2N) dalam Pemilukada Provinsi Jambi, tahun depan, kembali menghangat. Ketua Jambi Emas Watch (JEW), Nasroel Yaser, angkat bicara soal masuknya Rahmat Derita dalam jajaran “kabinet” HBA yang hanya tinggal setahun lagi. Dia mengaku heran melihat Gubernur Jambi, HBA, malah memakai Rahmat Derita yang banyak bermasalah selama memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjab�m. “Dengan kembalinya Rahmat Derita

pada posisi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, mengisyaratkan telah terjadi deal poli�k untuk suksesi 2015 – 2020,” kata Nasroel kepada Ramadhani dari infojambi group. Nasroel mengungkapkan, sudah bukan rahasia umum lagi bagi publik Jambi tentang hubungan erat antara Rahmat Derita dan Hazrin Nurdin selama ini. Semasa Zulkifli Nurdin (ZN) menjabat Gubernur Jambi, kakak kandung Hazrin Nurdin itu pernah mengangkat Rahmat Derita s e b a ga i kepada

dinas pendidikan di provinsi. Dari sudut lain, bisa pula dilihat dari peran ak�f H2N ke�ka ikut memenangkan HBA dan Cek Endra (CE) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupa� Sarolangun, beberapa tahun silam. H2N turut membantu HBA - CE, baik secara moril maupun materil. “Dalam catatan saya, sangat dapat dipas�kan hubungan har-

monis selama ini antara HBA dan H2N akan di�ngkatkan menjadi pasangan potensial calon gubernur dan wakil gubernur pada pemilukada 2015,” kata Nasroel. Analisa Nasroel Yaser ini sangat masuk akal. Apalagi beberapa waktu lalu isu akan berpasangannya HBA dan H2N sempat santer dibicarakan para pengamat politik di Jambi. Namun isu ini kemudian mencair, karena selalu dibantah oleh orang-orang di sekeliling HBA maupun H2N. Salah seorang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini duduk di DPRD Provinsi Jambi, Alam Sukisman, pernah me-

nampik kemungkinan H2N akan berpasangan dengan HBA dalam suksesi gubernur nan�. Dia malah �dak yakin H2N mau ikut dalam pencalonan kepala daerah kelak. “H2N itu orang kaya. Uangnya banyak. Usahanya dimana-mana. Apalagi yang dia cari. Dia akan serba salah kalau sampai menjadi gubernur. Nan� ke�ka hartanya bertambah, disangka orang itu hasil korupsi. Itu akan bikin pusing dia sendiri. Saya �dak yakin H2N mau maju dalam pemilukada nan�,” ujar poli�si asal Tanjung Jabung Barat ini. Tapi, dalam poli�k apapun bisa terjadi. Semua bisa berubah dalam sekejap. Tak terkecuali H2N. Jangan lupa, H2N juga menjabat Ketua DPW PAN Provinsi Jambi. Dalam dunia poli�k, para ketua partai umumnya punya target menduduki kursi kepala daerah, apalagi partai politik yang dipimpin H2N ini bukan partai kecil. Di sisi lain, jika HBA dan H2N nanti benar-benar berpasangan, Zumi Zola Zulkifli (ZZZ) yang digadang-gadangkan akan ikut dalam pertarungan perebutan kursi gubernur, akan “terjegal” dengan sendirinya. Padahal, bupati muda dari Tanjabtim ini sudah ramai dielu-elukan untuk menduduki jabatan yang pernah dipegang ayahnya, Zulkifli Nurdin, selama sepuluh tahun itu. Posisi ZZZ jelas akan terjepit seandainya H2N ikut maju dalam Pemilukada 2015, entah itu merebut kursi gubernur ataupun cukup pada posisi wakil saja. Sudah dapat dipastikan, tidak akan mungkin ZZZ ikut maju bertarung melawan paman kandungnya sendiri, Hazrin Nurdin. Kalau sudah begitu, kans HBA untuk kembali duduk sebagai gubernur pada periode kedua �dak bakal terlalu berat. Pasalnya, secara sekilas, saat ini hanya Zumi Zola yang mampu menandingi populeritas HBA. Atau bisa dibilang, Zumi Zola merupakan “lawan” berat HBA. —doddi irawan

MAT SULO + HBA DIKABARKAN AKAN GANDENG HAZRIN = Wah…lokak ado yang gigit jari kayaknyo… + SBY DIANUGERAHI GELAR “SAHABAT PERS” = Kado terakhir itu, Pak Presiden… + KABUT ASAP MELANDA LAGI = Ahhh…itu-itu terus masalahnyo, Jok… + ADA TOWER SELULER DI ATAS MESJID = Dak katek tempat laen lagi apo ?... Alamat Redaksi : Jl. Ir. H. Juanda No.24 Simpang III Sipin, Kota Jambi.

E-mail : infojambi@yahoo.com

C M Y K


2

INFO-Kami

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

Mendung Tak Selamanya Kelabu,

SBY “Sahabat Pers”

INFOJAMBI KORAN — Ketua Dewan Pers, Prof Bagir Manan, mengharapkan pers dan media massa �dak tenggelam dalam ayunan kegiatan poli�k pada tahun poli�k 2014 ini. Menurut Bagir, pers tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tapi juga penumbuh rasa simpa�k, senasib sepenanggungan, semangat dan saling membantu. Dikatakan, pers yang merdeka lebih berguna dari pers yang terbelenggu. Pemberitaan pers ada efek samping yang eksesif bagi pemerintah. Namun efek itu dapat memperkaya cakrawala dan wawasan bagi pemerintah. “Tak selamanya mendung itu kelabu,” ujar mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) itu.

Bagir mengungkapkan, tidak ada pemimpin yang gagal atau berhasil 100 persen. Dia menilai SBY telah berusaha sekuat tenaga mengkonsolidasikan demokrasi yang memberi kebebasan dan tanggung jawab. Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Margiono, menyoro� �dak hadirnya para pemilik perusahaan pers yang terjun ke dunia poli�k pada puncak peringatan HPN. Menariknya, SBY yang tahun ini terakhir kali menghadiri HPN dalam kapasitasnya sebagai Presiden Indonesia, mendapat “kado” spesial dari PWI berupa anugerah gelar “Sahabat Pers”. Seiring dengan peringatan hari pers, digelar pula seminar pers, literasi me-

dia dan peresmian perpustakaan serta tugu pers. Selain itu dilaksanakan pula workshop jurnalis�k melanju� Sekolah Jurnalis�k Indonesia (SJI). Margiono mengungkapkan, sejak pertama kali diadakan SJI dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Palembang, 2010 silam, saat ini sudah 5.000 lebih wartawan yang memiliki ser�fikat pers. HPN di Bengkulu juga mencatat sejarah baru bagi pers Indonesia. Ada empat nota kesepahaman diteken di sana, yakni MoU dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Artha Graha Peduli, dan dengan Universitas Missouri, Amerika Serikat. —hms

Fachrori Apresiasi Peran Pers INFOJAMBI KORAN — Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar, menyatakan, peran pers terhadap pembangunan Provinsi Jambi sudah baik.

Selama ini media massa dan Pemprov Pengakuan tersebut diungkapkan Jambi selalu bersinergi, terutama dalam orang nomor dua di Provinsi Jambi mendukung suksesnya program Jambi itu pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2014, di Benteng MalEmas 2015. borough, Kelurahan Malborough, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Minggu 9 Februari 2014. Wagub berharap pers nasional terus berkembang. Dia minta pers berkontribusi menciptakan Pemilu 2014 yang aman, tertib, lancar dan damai. Dia minta pemberitaan pers ikut mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya. Hal senada diungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia merasa kebebasan dan kemerdekaan pers benar-benar telah hadir di Indonesia. Pers yang merdeka menjadi pengawal dan pengawas demokrasi, dengan mengedepankan prinsip fair and balance maupun cover both side (adil dan berimbang). “Kemerdekaan pers telah benar-benar hadir di negeri ini. Mari kita jaga,” ujar SBY. —hms

Malaysia Ajak Indonesia Dirikan TV Nusantara INFOJAMBI KORAN — Bercermin dari berbagai negara yang sudah lebih dulu mendirikan stasiun televisi, seperti TV Al Jazirah, sangat mungkin bagi Indonesia dan Malaysia sebagai negera serumpun mendirikan stasiun TV, bertajuk TV Nusantara. Pernyataan mengejutkan itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Mul�media Malaysia, Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek, dihadapan para tokoh pers nasional kedua negara, Dewan Pers, pengurus PWI seluruh Indonesia, dan para wartawan anggota PWI serta dan insan Jurnalis Malaysia, di Hotel Santika, Bengkulu, Minggu 9 Februari 2014. Kehadiran Dato’ Sri Ahmad bersama insan jurnalis Malaysia merupakan tamu kehormatan pada peringatan HPN 2014, di Bengkulu. Dia datang membawa seorang ar�s Malaysia yang sangat terkenal di Indonesia, Ami, vokalis grup band Search.

“Saya sudah lama sekali bercita-cita ingin berkunjung ke Bumi Bengkulu. Tapi baru kali ini dapat terwujud. Ini kali pertama saya datang, bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional 2014,” ujarnya bersemangat. Soal munculnya gagasan mendirikan stasiun TV Nusantara “milik” Indonesia Malaysia, Dato’Sri Ahmad punya alasan kuat. Menurutnya, kedua negara sebagai bangsa serumpun memiliki kekuatan dan persamaan bahasa, yaitu Bahasa Melayu. Selain itu juga ada kesamaan corak budaya dan sebagainya. Menteri Malaysia yang banyak tahu tentang sejarah Bengkulu ini berharap Indonesia merespon keinginan besarnya itu. Malaysia akan memberi support dan dukungan demi terwujudnya “TV Nusantara”, karena akan menjadi sebuah media pemersatu tali perekat kedua negara. —asrori

Diterbitkan Oleh : CV. InfoJambi. Pimpinan Umum : H. Mursyid Sonsang. Pemimpin Redaksi : Doddi Irawan Wakil Pemimpin Redaksi : Hj. Asnelly Ridha Daulay. Redaktur Pelaksana : Izwan Sholimin. Redaktur : Syafruddin, Suhairi M. Kota Jambi : Lery RD, Fachri M, M. Asrori S, Ramadhani, Sapta Purnama. Batanghari : Raden Suhur. Sarolangun : Rudy Ichwan. Merangin : Jefrizal. Bungo Tebo : Hambali. Kerinci / Sungai Penuh : Feri Hartanto. Muaro Jambi : Ryan Bromanggara.Tanjung Jabung Timur : Suhaili, Hipni. Tanjung Jabung Barat : R. Simanjuntak, Alfatih.Tungkal Ulu / Merlung : M. Hatta Z. Perwakilan Jakarta : Bambang Subagio. Pemasaran / Sirkulasi : Abdul Mu’in. Keuangan : Dewi Ariani. Informatika Teknologi : Cahyo Adi Suprapto, Lilis Mariana. Layouter : C. Sirait. Penasehat Hukum : Kantor Hukum dan Keadilan Terpadu (KHKT) Jambi. Alamat Redaksi : Jl. Ir. H. Juanda No.24, Simpang III Sipin, Kota Jambi. Email : infojambi@yahoo.com. Percetakan : PT. Riau Graindo,Pekanbaru I S I

D I L U A R

T A N G G U N G - J A W A B

P E R C E T A K A N


INFO UTAMA

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

3

Kabinet Baru HBA INFOJAMBI KORAN — Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), melantik sejumlah pejabat eselon II, di auditorium rumah dinasnya, Selasa (4/2). Ini “kabinet” terbaru HBA dalam empat tahun jabatannya sejak 2010 lalu. Menariknya, dalam daftar nama pembantu baru gubernur itu muncul nana Rahmat Derita. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim itu dilantik jadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menggantikan Erwan Malik. Selain itu, HBA juga melantik Akhdiyat sebagai kepala dinas peternakan dan kesehatan hewan. Posisi ini dikutik lantaran pejabat lamanya, Sepdinal, sedang berada dalam tahanan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Jambi. Sepdinal yang disebut-sebut “orang dekat” HBA itu ditahan lantaran masih dibutuhkan keterangannya dalam pengusutan kasus dugaan korupsi dana Kwarda Pramuka Jambi. Dalam kasus itu Sepdinal juga dijadikan tersangka. Lalu ada nama Arif Munandar.

Ketika Guru Dipindah Tanpa Alasan INFOJAMBI KORAN — Ada beberapa masalah terjadi selama Rahmat Derita memimpin dinas pendidikan di Kabupaten Tanjabtim, beberapa tahun terakhir. Salah satunya dalam hal pemerataan guru. Dalam pemerataan guru di Tanjab�m, bagi para guru yang tidak mau menandatangani SK penempatan dikenakan sanksi. Namun sanksi yang dijatuhkan �dak jelas seper� apa bentuknya. Menurut salah seorang guru yang terkena mutasi, dia sudah berkali-kali mencoba menemui Rahmat Derita, ingin menanyakan soal pemindahan dirinya yang dilakukan tanpa alasan jelas. Namun upaya itu gagal. “ B a ny a k guru yang tidak mem e ga n g g u r u kelas, tapi k e napa s a y a yang dipindah-

kan. Saya guru kelas yang masih bertanggung jawab mendidik anak-anak,” ujar guru yang tidak mau namanya ditulis itu. Bagi guru ini, jika alasannya jelas, tentu kepala dinas bisa memberikan jawaban yang jelas juga. Tapi sayangnya, setiap akan ditemui, Rahmat Derita selalu mewakilkannya pada kepala bidang dikdas. “Kami hanya ingin klarifikasi kebenaranya, tapi selalu menemui jalan buntu. Pemindahan itu kan atas usulan kepala sekolah,” ujar guru itu, menduga usulan kepala sekolah �dak dikaji terlebih dahulu oleh pihak dinas. Persoalan ini akhirnya sampai ke telinga Bupati Tanjabtim, H Zumi Zola, dan Sekdanya, Sudirman. S u rat Pe r i nta h Tugas yang dikeluarkan Kepala Dinas Tanjab�m, Rahmad Derita, soal pemerataan guru akhirnya dibekukan. Sekda Sudirman menegaskan, setiap mutasi atau pemindahan tempat tugas d a n pen-

gangkatan PNS harus berdasarkan SK Bupa�, �dak bisa mengacu pada surat perintah kepala SKPD. “Abaikan saja surat itu, karena �dak ada kekuatan hukumnya sama sekali. Silahkan bekerja sesuai SK Bupa� yang dipegang masing-masing guru,” tegas Sudirman. Sudirman memerintahkan para guru yang sudah memegang surat perintah tugas itu tidak mengindahkannya. Kecuali kalau sudah ada SK bupa�, barulah mereka wajib menjalankan tugasnya sesuai SK. “Abaikan saja. Tidak ada konsekuensi. Tapi kalau sudah keluar SK bupati, harus dipatuhi,” tandas Sudirman. Sekda sudah memanggil pihak BKD dan dinas pendidikan, meminta alasan terbitnya surat perintah kepala dinas pendidikan. Hasilnya menyatakan, surat perintah dikeluarkan agar tidak mengganggu ser�fikasi guru lain. “Tapi itu tidak bisa dilakukan, karena mutasi harus berdasarkan SK bupati. Guru-guru yang dipindahkan jangan takut sertifikasinya hilang. Pemerintah juga memikirkan hal itu. Ser�fikasi tetap dibayar,” jelas Sudirman. —hipni

Mantan Sekda Tanjabbar ini dilan�k sebagai kepala balitbangda, menggan-

�kan DR H Sayid Syekh yang dinon-jobkan. Arif adalah cucu A Manap,

salah seorang tokoh pendiri Provinsi Jambi. Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol, Rahmat Hidayat, digeser menjadi kepala biro organisasi. Jabatan ini kemudian dipercayakan pada Hendrizal. Pejabat setingkat kepala SKPD lainnya yang dilantik adalah Erwan Malik sebagai kepala badan pendidikan dan latihan daerah (bandiklatda), Muslim Rizal sebagai kepala biro pengelolaan aset dan kekayaan daerah, Tagor Mulia Nasution sebagai staf ahli bidang ekonomi dan keuangan. Erman Rahim sebagai kepada dinas ESDM, Budidaya sebagai kepala dinas perkebunan, dan Dasra sebagai sekretaris bakorluh. Gubernur Jambi, HBA, minta para pejabat yang dilan�k bekerja dengan baik dan bisa membantu terwujudnya Jambi Emas 2015 serta mengejar predikat opini WTP di tahun mendatang. Dia membantah pelan�kan itu mengandung unsur poli�s terkait pemilihan gubernur tahun depan. “Bekerjalah dengan ha� yang tulus dan �dak ada beban demi terwujudnya Jambi yang sejahtera,” ujar HBA. —sapta || doddi


4

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

INFO UTAMA

Singapura - Jambi Sepakat Tanggulangi Asap INFOJAMBI KORAN — Pemprov Jambi kedatangan tamu dari Singapura, belum lama ini. Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar menyambut kunjungan kerja Konsul Singapura untuk Indonesia, Mark Low dan Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Singapura, Tay Romire, di ruang kerjanya. Meskipun in� kunjungan tersebut membahas penanggulangan asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi, Wagub menyambut baik seluruh bidang dan peluang yang bisa dikerjasamakan oleh Jambi dan Singapura. Wagub berharap pertemuan itu memberi hasil maksimal, agar masalah asap kebakaran hutan dan lahan bisa ditanggulangi sebaik mungkin, dan upaya pencegahahan kebakaran hutan dan lahan dapat di�ngkatkan. Apalagi Jambi

memiliki kawasan lahan gambut sangat luas. Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Singapura, Tay Romire, mengaku senang dengan adanya pertemuan tersebut membahas soal penanggulangan asap dari kebakaran lahan dan hutan. Dia berharap kerjasama itu semakin di�ngkatkan. Usai pertemuan, Konsul Singapura untuk Indonesia, Mark Low dan Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Singapura, Tay Romire, melakukan diskusi dengan topik “Kerjasama Indonesia - Singapura di Jambi”, yang disampaikan Depu� Bidang Pengendalian Kerusakan dan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup RI, di ruang utama Kantor Gubernur Jambi. —humas || sapta

Pemprov Jambi Hadir di HPN Expo 2014

INFOJAMBI KORAN — Animo masyarakat Kota Bengkulu dan masyarakat daerah lainnya mengunjungi Hari Pers Nasional (HPN) Expo 2014, di Sport Centre Pantai Panjang, Bengkulu, 6 – 10 Februari 2014, cukup �nggi. Pemprov Jambi ikut buka stan pada pameran ini. Pameran dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informa�ka (Menkominfo), H Tifatul Sembiring, ditandai dengan pemukulan bedug dan penggun�ngan pita. Pameran diiku� pemerintah daerah seluruh Indonesia dan swasta, guna mempromosikan produk-produk unggulan dan potensi daerahnya. Pada pameran ini, stan Pemprov Jambi dimotori oleh biro humas dan protokol, dibantu SKPD terkait, seper� dinas perindustrian, dinas pertanian, dinas perkebunan, bakorluh, dinas kelautan dan perikanan serta badan ketahanan pangan. Mursimin Siam, seorang pengunjung pameran asal Kerinci, Jambi, yang juga anggota DPRD Sungai Penuh, mengaku sengaja datang ke HPN Expo Bengkulu untuk melihat stan Pemprov Jambi. Dia datang

bersama keluarga. “Saya bangga melihat Jambi ikut berpar�sipasi pada pameran ini. Saya pernah tugas di Bengkulu. Sebagai orang Jambi, saya ingin melihat stan Provinsi Jambi. Cukup bagus. Ini belum seluruh potensi Jambi dipamerkan di sini,” katanya. Taruna Adi dan Ida yang bertugas menjaga stan Jambi mengungkapkan, jumlah pengunjung pameran yang datang ke stan Jambi lumayan banyak. Banyak orang ingin mengetahui lebih jauh potensi yang dimiliki daerah Jambi. Sambutan mereka sangat luar biasa. “Bahan informasi tentang Jambi, mulai dari pamflet, majalah dan koran terbitan Jambi sangat dimina� pengunjung. Salah satu koran yang menjadi sasaran pengunjung adalah infojambi.koran,” ujar Taruna Adi, di stan Jambi. Dalam pameran ini, Ba�k Jambi tergolong laku keras. Begitu pula dengan produk makanan khas Jambi. Penanggung jawab sekaligus penjaga stan jambi, Ida, bahkan sampai kewalahan melayani pembeli. —asrori || dedi

Jambi Siap Amankan Pemilu INFOJAMBI KORAN — Pemprov Jambi akan melaksanakan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar menyukseskan Pemilu 2014. Kesiapan itu diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub), H Fachrori Umar, seusai Rakornas Pemantapan Pemilu, di Jakarta, Selasa (11/2). “Seluruh pemerintahan, baik provinsi maupun kabupaten/ kota, harus mendukung dan berpartisipasi menyukseskan pemilu,” ujar Fachrori. Wagub juga mengajak seluruh

elemen masyarakat dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) berpar�sipasi ak�f dalam pelaksanaan pemilu dengan menjaga keter�ban dan kelancarannya. “Masyarakat yang umurnya sudah cukup dihimbau datang ke TPS untuk memilih,” kata Fachrori. Wagub minta warga yang sudah punya hak politik ikut menentukan pilihan dan tidak terpengaruh isu negatif yang b e r ke m b a n g . M e n g h a d a p i pemilu nanti, situasi Jambi

dinilai relatif aman dan kondusif. Guna menyukseskan pemilu 9 April 2014, Presiden SBY menyampaikan 13 butir himbauan. Dia ingin pemilu tahun ini tetap berlangsung aman dan lancar. Hal senada juga diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Dia berharap s e l u r u h ke m e n te r i a n d a n pemangku kepentingan menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan berkualitas. —sapta purnama

PetroChina - Pemprov Jambi Makin Akrab INFOJAMBI KORAN — Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar, berharap PetroChina menjadi bapak asuh dalam bidang olahraga di Jambi. Hal itu dikatakannya pada Turnamen Tenis Lapangan K3 PetroChina Interna�onal Jabung Ltd 2014, di Lapangan Tenis Korem 042/Garuda Putih, belum lama ini. Menurut Wagub, Jambi memiliki banyak bibit atlet muda yang bisa dihandalkan untuk dila�h menjadi pemain hebat di Jambi maupun nasional. Daerah lain bisa maju olahraganya karena swasta ikut

membantu. Di Sumatera Barat ada Semen Padang, Sumatera Selatan ada Pusri, Riau ada Caltex. “Mudah mudahan pihak swasta yang ada di Jambi turut berperan serta dalam membantu Pemprov Jambi di bidang olahraga,” ujar Fachrori. Dalam pertandingan ekshibisi, Fachrori berpasangan dengan Ketua Pel� Jambi, Elyachon, berhadapan dengan Danrem 042/Gapu Kolonel Kav Marsudi Utomo berpasangan dengan Bupa� Tebo, H Sukandar. Pertandingan draw, sama kuat. Field Manager PetroChina, Jhon

Halim mengatakan, pertandingan seperti ini sudah dua tahun diadakan, untuk memo�vasi para karyawan supaya semangat dalam bekerja dan memupuk rasa kekeluargaan yang tinggi, sekaligus memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Turnamen diikuti 24 klub dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, mengangkat tema mewujudkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk menjamin stabilitas usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. —humasprov


KOTA JAMBI

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

5

Asap Menyerang, BLH Malah Garang INFOJAMBI KORAN — Kabut asap semakin tebal menyelimu� Kota Jambi. Sepekan terakhir pada pagi hari jarak pandang hanya berkisar 1 – 2 kilometer. Warga di beberapa kawasan mulai terjangkit batukbatuk dan mata perih. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jambi mes�nya proak�v menyebarkan Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) ke masyarakat. Di beberapa kota besar, papan ISPU dipajang di simpang-simpang jalan, agar masyarakat mudah mengetahui kondisi udara, sehingga bisa mempersiapkan an�sipasi. Indeks Standar Pencemar Udara dalam bahasa Inggris is�lahnya Air Pollu�on Index/API) adalah laporan kualitas udara ke masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara, dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari. Penetapan ISPU mempertimbangkan �ngkat mutu udara terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, bangunan dan nilai estetika. ISPU ditetapkan berdasarkan 5 pencemar utama, yaitu karbon monoksida (CO), sulfur

dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), Ozonpermukaan (O3), dan par�kel debu (PM10). Di Indonesia ISPU diatur berdasarkan Keputusan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Nomor KEP-107/Kabapedal/11/1997. Beberapa tahun lalu di depan Hotel Formosa, Thehok, Jambi Selatan ada papan ISPU, yang memberi informasi pen�ng tentang kondisi udara di Kota Jambi. Sekarang papan itu �dak ada lagi. “Seharusnya pihak BLH menyediakan papan ISPU itu. Kalau rusak tolong diperbaiki atau beli baru, karena informasinya sangat berguna bagi masyarakat,” ujar Doni, warga Kota Jambi. Ke�ka infojambi ingin mendapatkan data itu di kantor BLH Kota Jambi, malah dipersulit. Harus membuat surat ke Kepala BLH untuk wawancara, padahal informasi ISPU dalam UU 14/2014 tentang Keterbukaan Informasi Publik termasuk klasifikasi informasi yang wajib diberikan se�ap saat. Kasubbag Umum dan Kepegawaian BLH Kota Jambi, Hj Rita Safitri SH mengatakan, untuk mendapatkan data ISPU harus membuat

Memprotes Bangunan Tower INFOJAMBI KORAN — Sejumlah warga RT 16, 17 dan 18 Kelurahan Payo Lebar, Lebak Bandung, Kota Jambi, tidak satu suara tentang pendirian tower telepon seluler di atas bangunan Masjid Nurul Islam. Ada yang setuju, ada yang menentang.

surat resmi ke kepala BLH. Surat tersebut harus ditandatangani oleh pemimpin redaksi media bersangkutan. “Tidak bisa bapak langsung wawancara, harus buat surat dahulu ke kepala badan,” ujar Rita ketus. Sejak SY Fasha jadi Walikota Jambi, dia cukup dekat dengan wartawan, bahkan bisa dikatakan media darling, karena statemennya langsung ke pokok masalah yang terjadi di Kota Jambi, tanpa

ada kesan basa basi seper� lazim diucapkan para pejabat. Di beberapa kesempatan Fasha sering minta pada para SKPD di lingkungan Pemkot Jambi agar �dak menutupi informasi, tapi jelaskan pada wartawan dengan jujur dan apa adanya. “Terbuka saja dengan wartawan, kalau ada anak buah saya yang �dak mau diwawancarai, laporkan ke saya, apalagi yang ditanya itu menyangkut hajat orang banyak,” ujar

Protes disampaikan langsung oleh Ketua RT 18 Payo Lebar, Trisno Puadi. Dia tegas menolak kebijakan pendirian tower di atas masjid. Alasannya, tower di atas masjid sangat �dak e�s, karena masjid bukan untuk pribadi, namun untuk umat Islam beribadah. H a m d a n , wa rga s e tempat, juga menolak. Dampak radiasi tower ponsel dinilai amat membahayakan. Menurutnya, seorang penasehat masjid lemah sampai mengizinkan pihak perusahaan mendirikan tower di atas masjid. Ada juga warga yang setuju. Edi, warga yang tinggal di lingkungan Masjid Nurul Islam mengatakan, berdirinya tower di atas bangunan masjid ada manfaatnya, terutama untuk mendanai pembangunan masjid agar cepat selesai. Hal serupa juga terjadi di Perumnas Kotabaru RT 16 Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Warga setempat ramai-ramai mendatangi kantor DPRD Kota Jambi, Selasa (11/2). Warga menolak pendirian tower milik PT Tower Bersama di lingkungan tempat �nggal mereka. Ida, warga perumnas,

Fasha disela-sela membuka Diklat PWI, beberapa waktu lalu. Tapi sayang, keterbukaan walikota itu �dak diiku� para anak buahnya. Banyak wartawan mengeluh ke�ka mau mewawancarai kepala SKPD di lingkup Pemkot Jambi, seper� di dipenda, BLH dan dinas lainnya. “Saya sudah dua kali dipingpong, ketika ke dispenda minta data pener�ban reklame, sudah berapa yang bayar dan berapa yang �dak, mereka suruh ke kabid, dari kabid ke sekretaris, dari sekretaris ke kabid lagi,” ujar Ramadhani seorang wartawan yang ngepos di Balaikota Jambi. Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jambi, Fikri Riza, sangat menyayangkan sikap para pejabat pemkot itu. “Mereka sudah melanggar UU KIP, informasi tentang musibah dan hajat hidup orang banyak wajib disediakan badan publik setiap saat. Ketika diminta harus disediakan,” ujar mantan ak�vis ini. Fikri minta seluruh penguna informasi, wartawan, LSM dan masyarakat, kalau ada badan publik yang �dak mau memberi informasi yang wajib diberikan se�ap saat agar mengadukannya ke KIP Provinsi Jambi. —ramadhani

tegas-tegas menyatakan �dak setuju dengan bangunan tower tersebut, karena dianggapnya akan berdampak pada kesehatan keluarganya. Lagi pula bangunan itu tidak ada jaminan kekokohannya. Ketua Komisi A DPRD Kota Jambi, Kemas Alfarizi Arsyad, mengatakan, pemilik tower di Payo Lebar, Lebak Bandung belum mengurus izin. Menurutnya sah-sah saja warga memprotes dan ingin menurunkan tower itu. Soal tower di perumnas, Alfarizi menyebutkan bahwa pemilik tower sudah mengantongi izin dari PTSP Kota Jambi. Pernyataan dari sejumalah warga pun sudah ada, namun

ada warga yang mencabut kembali pernyataannya. “Menurut aturan, dampak tower bisa mencapai radius 12 meter. Dewan sebagai mediator tidak bisa gegabah mengambil keputusan. Kami berharap ada solusi. Masyarakat tidak dirugikan, begitu pula dengan perusahan, karena sudah melengkapi izin,” jelas Alfarizi pada infojambi. Untuk mengkelirkan persoalan dampak kesehatan dan kekuatan bangunan tower, dewan akan mendatangkan ahlinya dari pihak kesehatan, hukum dan konsultan bangunan —ramadhani

Kemas Alfarizi Arsyad


6

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

POLHUKRIM

30 Orang CS RSUD Raden Mattaher di-PHK INFOJAMBI KORAN — Sebanyak 30 orang tenaga cleaning service (cs) yang selama ini bekerja di RSUD Raden Mattaher Jambi diberhentikan secara sepihak, belum lama ini. Mereka di-PHK oleh perusahaan yang mempekerjakan. Para CS itu lantas mengadu ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertran) Provinsi Jambi, sebagai bentuk protes atas PHK yang dilakukan pihak perusahaan. Desi, mediator Dinas Sosnakertrans Provinsi Jambi membenarkan hal itu. Ada 30 tenaga CS yang bekerja di RSUD Raden Mattaher terkena PHK sepihak oleh perusahaan pemberi mereka kerja. Untuk menyelesaikan persoalan itu perlu dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak, guna mencari penyebab 30 karyawan itu diberhentikan. “Sebagai mediator, kami harus mendalami dulu masalahnya. Kami juga harus memberi solusi pada kedua pihak. Jika tak ada kesepakatan, dilanjutkan ke proses hukum,” jelas Desi. —ramadhani

Fasha “Sikat” Baliho Caleg INFOJAMBI KORAN — Sejak dilan�k menjadi walikota, SY Fasha gencar menertibkan wajah Kota Jambi. Pedagang kakilima (PKL) yang dianggap mengganggu keindahan digusur. Begitu pula baliho yang banyak bertebaran, dibersihkan dan dibongkar. Pembersihan baliho dilaku-

kan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi. Ratusan baliho yang sebagian besar memuat wajah para calon anggota legisla�f (caleg) diturunkan secara paksa. Pembongkarkan baliho diantaranya dilakukan di sepanjang ruas Jalan Pangeran Hidayat, Paal V, Kecamatan

Kotabaru hingga ke sepanjang Jalan Pa�mura dan Simpang Rimbo. Petugas Satpol PP dengan sigap melakukan pembongkaran. Tidak pandang bulu. Di sisi lain, pembongkaran baliho justeru menguntungkan warga sekitar. Kayu-kayu bekas pemasangan baliho

mereka kumpulkan dan dibawa pulang. Warga mengaku kayu-kayu itu bisa dijual kembali dan sebagian dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah. “Lumayan. Ado bae gunonyo kayu-kayu ini,” ujar Sugeng, warga Jalan Pa�mura. —ramadhani

Polisi Tangkap Kayu Milik Wartawan Relawan Demokrasi Batanghari Ikuti Bintek INFOJAMBI KORAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batanghari menggelar bimbingan teknik (Bintek) bagi 25 relawan demokrasi. Bintek berlangsung dua hari, akhir pekan lalu. Ketua Divisi Sosialisasi KPU Batanghari, A Kadir, mengatakan, dalam bintek tersebut para relawan dibekali kemampuan turun ke masyarakat guna mensosialisasikan pentingnya pemilu. “Mereka diajarkan tentang teknis komunikasi, bagaimana cara menyampaikan ke masyarakat sesuai segmen masing-masing,” kata Kadir. Para relawan demokrasi terdiri dari lima kelompok sasaran, yakni sasaran difabel, sasaran perempuan, sasaran marginal, sasaran keagamaan dan sasaran pemilih pemula. Materi diberi oleh KPU Provinsi Jambi. “Bintek ini meliputi kepemiluan dan strategi terjun ke kelompok sasaran. Tujuan bintek untuk memberi bekal pada seluruh relawan demokrasi,” ujar Kadir. Menurut Kadir, terjun ke lapangan, relawan demokrasi melewati beberapa tahapan. Pertama, para relawan melakukan inventarisir masalah. Setelah itu mulai menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh simpul di masing-masing kelompok sasaran. “Juga dibuat jadwal. Yang agak ribet adalah kelompok pemilih pemula, karena waktunya terbatas, hanya pagi karena menyasar sekolah,” terangnya. Diharapkan dengan adanya peran relawan demokrasi ini akan membantu KPU mensosialisasikan Pemilu 2014 hingga ke masyarakat lapis bawah. “Tujuan dibentuknya relasi diantaranya untuk meningkatkan pertisipasi pemilih, meningkatkan kepercayaan publik pada proses demokrasi dan membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam kegiatan pemilu,” jelas Kadir. —een

INFOJAMBI KORAN — Jajaran Satreskrim Polres Merangin akhir pekan lalu menemukan 30 meterkubik kayu yang diduga ilegal, di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin. Kayu pecahan itu kabarnya milik oknum wartawan berinisial R. Kayu yang diduga tanpa dokumen tersebut awalnya dilaporkan oleh seorang wartawan, Syaripudin, ke Mapolres Merangin. Tak menunggu lama, Kasat Reskirm Polres Merangin, AKP Ike Yulianto Wicaksono dan jajarannya turun menyelidiki. Ternyata benar, di lokasi yang ditunjukkan polisi mendapa� tumpukan kayu pecahan yang

tersebar. Polisi pun memasang garis polisi di lokasi penemuan, sambil menyelidiki keabsahan dokumen kepemilikan kayu tersebut. Informasi yang dihimpun dari polisi, kayu berbentuk papan siap edar itu hanya dititipkan sementara, menjelang dipindahkan ke tempat yang aman. Namun belum sempat dipindahkan, kayu-kayu itu ketahuan oleh polisi. Kasat Reskrim Ike Yulianto mengatakan, untuk sementara kayu-kayu itu diamankan dulu. Saat ditemukan, si pemilik kayu, R, belum bisa menunjukan dokumen resmi kepemilikan kayu. “Kami pasang police line

dulu sembari melakukan pengecekan dokumen sah kepemilikannya,” kata Ike

yang belum bisa memas�kan keabsahan kayu-kayu itu. —jefrizal

Panik Dililit Hutang, Residivis Maling Tembaga INFOJAMBI KORAN — MM, warga Jalan Yulius Usman, Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi diringkus Tim Buser Polsekta Telanaipura karena diduga mencuri. MM merupakan penjahat kambuhan yang sudah sering keluarmasuk penjara. Dari catatan polisi, MM pernah terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan kasus narkoba. Kali ini dia nekat mencuri lantaran sedang dililit hutang yang menumpuk. MM juga mengaku terpaksa mencuri karena sedang butuh uang untuk membayar hutang. Sementara dia tidak punya pekerjaan tetap sejak keluar dari penjara. Tahun 2011 MM dihukum 8 bulan dalam kasus

curanmor. Dia juga dipenjara untuk kasus narkoba. “Sayo takut balek ke penjaro lagi. Tapi kayak manolah, sayo nak bayar hutang 300 ribu dak katek duit, jadi tepakso maling,” ujar MM. Menurut Kasi Humas Polsekta Telanaipura, Aiptu Azwardi, MM ditangkap berkat adanya laporan warga Pematang Sulur. Dia mencuri tembaga dan sebuah aki di gudang Balai La�han Kerja (BLK) Telanaipura. Akibat perbuatannya MM dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan tembaga dan aki yang dicuri MM. —infojambi.com


OPINI

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

7

Sejarah Singkat Gunung Kelud GUNUNG api Kelud berbentuk strato, secara administratif terletak di Kabupaten Kediri, Blitar dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Secara geografis terletak pada posisi 7º 56’ 00” LS, 112º 18’ 30” BT dengan ketinggian puncak 1.731 meter di atas permukaan laut. Aktivitas terakhir terjadi pada 2007 diawali dengan peningkatan aktivitas kegempaan dan diakhiri dengan erupsi efusif pada tanggal 3-4 November 2007 berupa kubah lava di tengah danau kawah. Letusan tahun 1586 paling banyak menimbulkan korban jiwa, 10.000 orang meninggal. Letusan tahun 1901, tepatnya tengah malam antara tanggal 22 dan 23 Mei , selama dua jam ak�vitas erupsi makin meningkat dan pada 03.00 letusan utama terjadi. Di Kediri abu panas mulai turun sekitar pukul 03.30 dan bau belerang tercium di segala tempat. Letusan terdengar sampai jarak jauh, bahkan sampai di Pekalongan. Distribusi hujan abu mencapai Sukabumi dan Bogor. Pada 11 Juli 1907 dilakukan penggalian di lereng barat untuk mengurangi volume air danau kawah, namun air danau kawah hanya berkurang se�nggi 7,4 meter atau pengurangan volume sebesar 4,3 juta meterkubik. Letusan tahun 1919 mengakibatkan sekitar 5.160 orang meninggal. Letusan terjadi tengah malam antara tanggal 19 dan 20 Mei, ditandai dengan suara dentuman amat keras, bahkan terdengar sampai di Kalimantan. Sekitar pukul 01.15, terdengar suara gemuruh sangat keras dari arah gunung Kelud. Diperkirakan pada saat itulah terjadi letusan utama. Beberapa saat kemudian hujan abu turun. Selain hujan abu, di daerah perkebunan lereng Kelut terjadi hujan batu dan kerikil. Di darungan hujan batu cukup hebat sehingga sebagian besar atap

rumah hancur. Hujan abu menyebar akibat �upan angin ke arah �mur terasa sampai di Bali. Sebelum letusan, volume air danau kawah mencapai 40 juta meterkubik. Air sejumlah itu terlempar keluar kawah saat letusan. Sekitar pukul 01.30 aliran lahar yang merupakan campuran air panas, lumpur, pasir, batu-batuan memasuki kota Blitar, menciptakan kehancuran hebat. Kecepatan lahar yang mengalir di kota Blitar sekitar 18 m/de�k atau 65 km/jam. Jarak maksimum aliran lahar primer mencapai 37,5 km (dihitung dari puncak Kelut). Letusan 1919 mengakibatkan 104 desa rusak berat, kerusakan sawah, tegal, pekarangan dan perkebunan kopi, tebu dan ketela mencapai 20.200 bau (5.050 hektar) dan korban binatang sebanyak 1.571 ekor. Mulai tahun 1920 dibangun terowongan pembuangan air sepanjang sekitar 980 meter dan garis tengah 2 meter. Terowongan dibuat mulai dari kawah menuju barat untuk mengalirkan air danau kawah ke Kali Badak. Kecelakaan akibat runtuhnya dinding kawah menyebabkan pembuatan terowongan dihen�kan pada 1923. Pekerjaan kontruksi terowongan selesai tahun 1924. Dengan adanya terowongan tersebut, ketinggian air dapat dikurangi sebesar 134,5 m dengan volume tersisa hanya 1,8 juta meterkubik. Letusan tahun 1951, sekitar pukul 06.15 terlihat asap tebal berwarna pu�h keluar dari puncak Kelut dan sekitar pukul 06.30 terdengar suara letusan diiku� 4 suara dentuman terdengar dari Wlingi. Pandangan mata hanya 3 – 4 meter disertai hujan batu di Candisewu Abu tercatat turun sampai di Bandung. Pengamatan menyebutkan saat letusan terjadi angin kencang ke arah barat. Diperkirakan sekitar 200 juta meterkubik material dilontarkan selama letusan.

Terdapat korban letusan sebanyak 7 orang meninggal, �ga diantaranya pegawai Dinas Vulkanologi yang bertugas dan luka-luka 157 orang. Sekitar 320 hektar areal perkebunan dan kehutanan rusak. Letusan tahun 1966 terjadi 26 April 1966 pukul 20.15 menyebabkan terjadinya lahar pada alur K. Badak, K. Pu�h, K. Ngobo, K. Konto dan K. Semut. Korban manusia 210 orang di daerah Ja�lengger dan Atas Kedawung. Letusan ini menghasilkan material vulkanik sekitar 90 juta meterkubik. Letusan tahun 1990 terjadi 10 Februari. Letusan sudah dipantau dengan seksama oleh Direktorat

Vulkanologi yang tergabung dalam suatu �m khusus yang disebut Tim Vulkanik G. Kelut. Letusan terjadi beruntun mulai pukul 11.41 sampai 12.21 WIB. Tahap awal letusan merupakan fase freatomagma�k yang mengakibatkan sebaran abu �pis di sekitar puncak, sedangkan letusan berikut lebih besar dengan lemparan pasir, lapilli dan batu yang tersebar pada radius 3,5 km. Letusan utamanya berupa letusan plinian dengan awan panas menyusuri lembah di baratdaya sejauh 5 km dari kawah. Letusan tersebut berintensitas sedang dengan tephra sekitar 130 juta meterkubik.

Daerah yang rusak dalam jangkauan radius sekitar 2 km dari kawah, namun sebaran abu letusan jauh lebih luas, diperkirakan sekitar 1.700 km2. Kerusakan rumah penduduk dan fasilitas publik umumnya disebabkan hujan abu. Sekitar 500 rumah dan 50 sekolah rusak. Kerusakan terjadi pada jarak maksimum 15 km dari puncak, korban manusia tercatat 32 orang. Gejala menjelang letusan terama� pada November 1989 yaitu adanya peningkatan suhu air danau kawah dari 31 - 34° C menjadi sekitar 35° C. Suhu permukaan air danau kawah rata-rata mengalami peningkatan sampai terjadinya letusan, bahkan sampai sekitar 41° C menjelang letusan. Warna air danau kawah berubah hijau muda jernih menjadi hijau muda agak pu�h. Tingkat keasamaan air danau meningkat dari pH 5,5 – 6 pada Oktober 1989 berangsur semakin asam sampai pH 4,2 pada Januari 1990. Letusan tahun 2007 pada akhir September masih terus berlanjut hingga November, ditandai dengan meningkatnya suhu air danau kawah, peningkatan kegempaan tremor serta perubahan warna danau kawah dari kehijauan menjadi pu�h keruh. Status “awas” (ter�nggi) dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mi�gasi Bencana Geologi sejak 16 Oktober 2007 yang berimplikasi penduduk dalam radius 10 km dari gunung (lebih kurang 135.000 jiwa) yang �nggal di lereng gunung tersebut harus mengungsi. Namun letusan tidak terjadi, kecuali letusan efusif. Ak�vitas pelepasan energi semakin berkurang dan pada 8 November 2007 status Gunung Kelud diturunkan menjadi “siaga”. Letusan tahun 2014, tepatnya 13 Februari 2014 jam 21.50, terjadi hujan batu di Kediri. Hujan abu sampai Yogya dan Surabaya. Beberapa penerbangan ke Juanda didelay. (sumber : mailing list alumni ausaid )

Kondomisasi Bukan Solusi HIV/AIDS Oleh : Linda Ariyan� HARI AIDS sedunia diperingati setiap tahun. Setiap tahun pula pemerintah Indonesia mengadakan program yang dianggap sebagai solusi dari fenomena gunung es penyakit mema�kan ini. Tahun 2013 lalu Indonesia juga mengadakan program serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Kementerian Kesehatan RI menggelar Pekan Kondom Nasional (PKN) bertema “Protect Yourself, Protect Your Partner”. Melalui program ini pemerintah membagikan kondom gra�s, wujud kepedulian mereka agar penyakit HIV/AIDS �dak semakin merajalela. Jika dilihat secara kasat mata, ada satu kesimpulan yang bisa kita dapatkan. “Silahkan melakukan seks bebas, asalkan aman”. Beginilah pemerintah Indonesia memperlakukan masyarakatnya, seolah tak mema-

hami bagaimana sebenarnya Islam mengatur. Sungguh miris, negeri yang mayoritas muslim ternyata melegalkan perzinahan. Pekan Kondom Nasional seja�nya merupakan propaganda orangorang kafir (AS) untuk merusak kehidupan kaum muslim, terutama para generasi. Meskipun program ini dijalankan, seja�nya �dak akan bisa menyelesaikan permasalahan HIV/AIDS. Akar masalah penularan penyakit HIV/AIDS terjadi karena perilaku seks bebas (free sex), bukan karena

tidak memakai kondom. Jadi, jika ingin mengatasi penyakit ini, perilaku seks bebas harus dihen�kan. Berdasarkan hasil konferensi AIDS sedunia, di Chiangmai, dibuk�kan bahwa kondom �dak mampu menangkal penularan HIV/AIDS, karena ukuran pori-pori kondom jauh lebih besar dibanding ukuran virus HIV/AIDS. Program Kondom Nasional ternyata mengandung mo�f bisnis. Selain sebagai alat penghancur kaum muslim, program ini dijadikan sebagai alat untuk meraup keuntungan sebanyak mungkin. Para pebisnis kondom meraup keuntungan dengan berhasilnya penjualan kondom. Kondomisasi berjalan, pros�tusi dan perzinahan semakin tumbuh subur. Alhasil, tatanan sosial kehidupan masyarakat semakin rusak. Islam telah memberi aturan jelas terhadap kehidupan manusia, aturan yang menyelesaikan

seluruh permasalahan manusia, baik individu, masyarakat maupun negara. Ada dua mekanisme penyelesaian masalah HIV/AIDS, �ndakan pencegahan (preven�f) dan kura�f (pemberantasan). Tindakan preventif dilakukan dengan cara menanamkan keimanan dan ketakwaan serta rasa takut terhadap azab Allah SWT dan kejinya perbuatan zina serta besarnya azab Allah pada pelaku perzinaan. QS Al-Isra : 32 menyatakan : “Dan janganlah kamu mendeka� zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. Rasullullah SAW juga telah bersabda “.....Tidaklah tampak perzinaan pada suatu kaum sehingga mereka berani terang-terangan melakukannya, melainkan akan menyebar di tengah mereka penyakit tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah menimpa umat-umat yang telah lalu....” (HR.

Ibnu Majah, al-Hakim, al-Baihaqi”. Jika dengan �ndakan preven�f masih ada yang melanggar, akan dilakukan �ndakan kura�f dengan cara pemberian sanksi secara tegas. Pelaku zina yang belum menikah (ghayr muhshan) dijatuhi sanksi dijilid (cambuk) seratus kali, sementara yang sudah pernah menikah dijatuhi sanksi dirajam sampai ma�. Pelaku homoseksual dijatuhi hukuman ma�, subyek dan obyeknya. Sistem sanksi dalam Islam merupakan pencegahan dan penebus dosa. Mekanisme pemberian sanksi dilaksanakan di depan masyarakat umum agar menjadi pelajaran bagi masyarakat lain (pencegahan). Dan penebus dosa bagi pelaku perzinaan atas dosa zina yang telah ia lakukan. (penulis adalah ak�vis muslimah hizbut tahrir Indonesia daerah jambi)


8

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

Wabup Lepas 353 Mahasiswa KKU STIA Setih Setio

INFOJAMBI KORAN — Wakil Bupa� (Wabup) Bungo, H Mashuri, minta mahasiswa menjalankan program

yang tidak kontradiktif dengan keinginan masyarakat. Mahasiswa harus pandai menempatkan diri dan

�dak malah membuat kegaduhan di tengah masyarakat. Harapan Wabup Mashuri itu dis-

ampaikannya ketika melepas 353 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STIA) Se�h Se�o Muara Bungo yang mengikuti Kuliah Kerja Usaha (KKU) di kampus STIA Se�h Se�o, Kamis 13 Februari 2014. Wabup mengatakan, waktu 40 hari untuk melaksanakan KKU sangatlah singkat. Waktu itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mahasiswa harus

duduk bersama masyarakat, membuat program yang mungkin bisa dilaksanakan. Ketua STIA Se�h Se�o, Burhanuddin SH M.Hum melaporkan, perguruan �nggi yang memiliki mahasiswa dua ribu orang lebih ini menempatkan mahasiswa KKU di 15 ��k yang tersebar di Kabupaten Bungo, Tebo dan Merangin. —society || hambali

Walikota AJB Lantik Kades Tanjung Muda Sambutan dan arahan Walikota Prof Dr H Asafri Jaya Bakri MA

INFOJAMBI KORAN — Walikota Sungai Penuh, Prof H Asafri Jaya Bakri (AJB) melantik dan mengambil sumpah jabatan Susyanto DPT sebagai Kepala Desa (Kades) Tanjung Muda, Kecamatan Hamparan Rawang,

Selasa 11 Februari 2014. Pelantikan juga dihadiri Sekda Sungai Penuh Drs Pusri Amsyi, Staf Ahli Walikota Fitra Helmi, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Hj Emizola Asafri S.Ag M.Hum dan para pejabat Pemkot

Penyematan tanda pangkat oleh Wa- Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah kades Tanjung likota. Muda, Susyanto DPT oleh Walikota.

Sungai Penuh. Walikota AJB minta Susyanto melaksanakan tugas dengan baik dalam melanjutkan kegiatan pembangunan desa yang sudah berjalan selama ini. Menurutnya, kades merupakan front terdepan dalam pembangunan guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. Walikota menyatakan, dia dan pejabat Pemkot Sungai Penuh sengaja hadir dalam se�ap pelan�kan kades. Tujuannya untuk menyerap dan menampung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. “Saya mengajak segenap komponen masyarakat ikut berpar�sipasi dan berperan dalam se�ap kegiatan pembangunan di desa. —society || feri hartanto

Walikota Prof Dr H Asafri Jaya Bakri MA didampingi Ketua TP PKK Hj Emizola Asafri, S.Ag, M.Hum, Sekretaris Daerah, Drs Pusri

Foto bersama Walikota Prof Dr H Asafri Jaya Bakri bersama Ketua TP PKK Hj Emizola Asafri, S.Ag, M.Hum dengan Kades terpilih.

Bupati Tebo Lantik Kades Amuran INFOJAMBI KORAN — Bupa� Tebo, H Sukandar, melan�k Kepala Desa (Kades) Amuran, Kecamatan Tebo Tengah, Tarmizi, untuk masa jabatan keduanya selama enam tahun kedepan, Kamis 6 Februari 2014. Pada kesempatan itu juga dilantik Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pelayang, Desa Amburan dan Desa Kandang oleh Ketua Penggerak PKK Tebo Tengah, Ny

M Soleh. Bupati Sukandar mengatakan, Desa Amburan sudah ada aliran listrik sejak 2013. Dibanding desa lainnnya, desa ini �dak kalah. Dia minta segara ada musyawarah soal dana satu miliar se�ap desa. Bupati mengingatkan kepala desa agar ha�-ha� mengelola dana tersebut, jangan sampai berurusan dengan pihak penegak hukum. Tahun

ini proyek dipercepat karena akan ada pemilu. “Anggota DPRD nan� masa transisi, karena Pemilu 9 April 2014 berlangsung di pertengahan tahun anggaran,” ujar Sukandar. Sukandar juga mengingatkan jangan ada yang memboikot pemilu seper� pernah terjadi pada tahun 2009, di Betung Berdarah Barat, Kecamatan Tebo Iir. Kejadian itu menjadi masalah besar dan

isu nasional. Bupa� menghimbau untuk pemilihan anggota DPRD provinsi dipilih dari orang yang ada di Tebo, karena jika dia terpilih akan mudak berkoordinasi dengan Pemkab Tebo. Camat Tebo Tengah, M Soleh, minta semua komponen masyarakat bisa bekerjasama dengan kepala desa yang baru dilan�k. —society || hambali


EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

9

Tahun Ini Pelabuhan Samudera Dibangun INFOJAMBI KORAN — Upaya Pemprov Jambi meningkatkan perekonomian masyarakat dilakukan dengan langkah dan terobosan besar guna mengejar pembangunan. Infrastruktur menjangkau akses perekonomian masyarakat berupa pelabuhan samudera dan bandar udara merupakan kebutuhan vital. Ke�ka ke Jambi, Dirjen Pemerintahan Umum (PUM) Kemendagri Ir Agung Mulyana S M.Sc, bersama Asisten Ekbang Kessos Pemprov Jambi Ir Haviz Husaini, Kepala BKPMD H Hefni Zein SH dan Wakil Bupa� Tanjab�m Ambo Tang meninjau lokasi Pelabuhan Ujung Jabung, di Desa Sungai I�k, Sadu, Tanjab�m, Jum’at (14/2). “Saya ingin melihat langsung calon pelabuhan samudera yang dibangun dengan dana kementerian perhubungan tahun ini,” jelas Agung. Pembangunan dermaga CPO tahun ini merupakan langkah awal. Dermaga batubara dan umum diharapkan dapat menjadikan Pelabuhan Ujung Jabung sebagai pelabuhan yang mampu meningkatkan perekonomian Provinsi Jambi.

Dirjen PUM yang membidangi pembangunan kawasan itu berharap seluruh pihak bersinergi dengan baik mengembangkan kawasan seluas 4.200 hektar tersebut. “Perlu dilihat kawasan ini bisa dikembangkan apa �dak. Kalau hanya pelabuhan saja �dak berar� banyak untuk menggerakkan perekonomian Jambi. Perlu dikembangkan secara kawasan. Ada pelabuhan, kawasan industri dan kawasan rekreasi dalam satu kawasan,” kata Agung. Menurut Agung, pembangunan kawasan sangat penting bagi peningkatan perekonomian, bahkan mampu menjadi motor perekonomian. Langkah Jambi membangun pelabuhan samudera diakui sebagai terobosan besar, mengingat Jambi diapit dua provinsi beranggaran besar. Dalam tugasnya, Agung �dak hanya membawahi urusan kawasan industri saja, tapi kawasan secara keseluruhan. Dia mengajak pihak swasta dan kementerian perindustrian ikut bekerjasama membangun kawasan. “Kementerian perindustrian akan mempersiapkan masterplan

kawasan industrinya. Saya juga mengajak badan kerjasama pengusaha Tiongkok untuk membawa pengusaha berinvestasi di Jambi. Kalau �dak, pelabuhan akan kosong,” kata Agung. Pemprov Jambi berharap investor swasta membangun pabrik dan industri hilir yang memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, sesuai visi Jambi Emas 2015.

Dikatakan, begitu pemerintah membangun investasi pelabuhan, direncanakan juga pembangunan dan investasi swasta yang kelak menjadi suatu kawasan ramai dan akan mendorong pertumbuhan Provinsi Jambi. Pertemuan Dirjen PUM dengan Wakil Bupa� Tanjab�m dan Pemprov Jambi dilakukan sebagai upaya keterpaduan dan sinergisitas pembangunan Pelabuhan

Ujung Jabung. Isinya harus jelas agar saling terpadu memberi sinergi satu sama lain. Asisten Ekbang, Haviz Husaini menyatakan Pemprov Jambi mendukung pembangunan Pelabuhan Samudera, ditandai dengan pembebasan lahan seluas 100 hektar pada tahun 2013 dan pembangunan jalan dengan dana R 5 miliyar 2014. —humasprov

FKMJ Jakarta Harus Berkontribusi Bagi Kemajuan Jambi

Prosesi Pelantikan FKMJ Jakarta Periode 2013-2014

INFOJAMBI KORAN — Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar menekankan pada Forum Komunikasi Mahasiswa Jambi (FKMJ) Jakarta agar memberi kontribusi bagi kemajuan Provinsi Jambi. Harapan itu dikemukakan Wagub dalam pelantikan Pengurus FKMJ Jakarta periode 2013 - 2014, di Gedung Djoeang ‘45, Jakarta Pusat, Jum’at (14/2). Pelan�kan

mengambil tema membina generasi emas guna mengawal pembangunan Jambi mewujudkan masyarakat madani. Wagub menyambut baik keberadaan FKMJ Jakarta dan berharap terus berkontribusi bagi pengembangan perekonomian, kewirausahaan dan peningkatan SDM di Jambi, serta menjadi bagian dan simpul untuk mencapai visi Jambi Emas

(ekonomi maju, aman, adil dan sejahtera). Wagub menyatakan, pelan�kan pengurus bukan hanya formalitas pencatuman nama pada struktur kepengurusan, tapi lebih dari itu, supaya inovasi, kreativitas dan ide-ide cemerlang para pengurus dan jajaran diaplikasikan dalam kehidupan nyata, khususnya bagi Jambi. Wagub menjelaskan, selama �ga tahun terakhir

pertumbuhan ekonomi Jambi terus meningkat. Pada tahun 2012 pertumbuhan ekonomi tanpa migas mencapai 8,6 %, ter�nggi di Sumatera dan kelima di Indonesia, serta laju inflasi di Provinsi Jambi bisa dikendalikan. Wagub mengungkapkan, pada tahun keempat pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2010 - 2015, berbagai sasaran pembangunan banyak dicapai, walau masih ada beberapa pekerjaan rumah, seper� penurunan angka kemiskinan 5 % pada 2015, penurunan jumlah pengangguran yang masih didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD) dan penyebaran HIV/AIDS. Pemprov dalam visi Jambi Emas menetapkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas pembangunan. Dia menghimbau FKMJ serius mempersiapkan diri, baik yang mencari pekerjaan, berwirausaha maupun yang masih berencana melanjutkan studi. “Saya menghimbau FKMJ Jakarta terus beru-

Prosesi Pelantikan FKMJ Jakarta Periode 2013-2014

saha melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Fachrori. Ketua Umum FKMJ Jakarta periode 2013 - 2014, Faramuli Aswari, mengatakan, FKMJ tidak hanya beretorika dan belajar, tapi juga peduli pada kondisi sosial, dengan melakukan aksi nyata, diantaranya memberi bantuan pada korban banjir di Kampung Pulo, Jakarta, baru-baru ini, dan membantu aksi solidaritas di Jalur Gaza. Faramuli menyatakan, motto

Sesi Dialog

yang dikedepankannya dalam memimpin FKMJ Jakarta adalah menjadikan se�ap tempat sebagai sekolah dan se�ap orang sebagai guru. Seusai pelan�kan dilakukan dialog FKMJ Jakarta dengan Wagub Fachrori Umar, membahas seputar upaya membangun Provinsi Jambi. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua KONI Provinsi Jambi, AS Budianto dan sejumlah undangan. —advertorial || humasprov


10

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

RAGAM

Kabut Asap Mulai Merayap INFOJAMBI KORAN — Musim kemarau telah �ba. Seper� tahuntahun lalu, setiap musim panas kebakaran hutan dan lahan pas� terjadi di Provinsi Jambi. Daerah ini bahkan dikenal sebagai salah

satu daerah penyumbang terbesar kabut asap bagi warga negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Sejak sepekan terakhir kabut asap mulai menyelimuti Kabupaten Tanjabbar, Jambi. Pantauan

infojambi di wilayah Parit Yakub, Kecamatan Betara se�ap pagi jarak pandang hanya diperkirakan 100 meter saja. Kondisi itu membuat warga mulai resah. Pada pagi hari terlihat para orangtua banyak yang mengantarkan anaknya ke sekolah. Mereka khawa�r anaknya tertabrak mobil atau motor lantaran jarak pandang para pengendara terganggu akibat kabut asap. Pada hari biasanya umumnya anak-anak berangkat sekolah sendiri-sendiri. Salah satu orangtua, Parjo (35), mengaku terpaksa mengantar anaknya ke sekolah karena menghawa�rkan keadaan cuaca saat ini yang sedang dilanda kabut tebal. “Terpaksa saya antar. Takut kalo dibiarkan sendiri, tau deweklah mobil sama motor banyak nian kalau pagi-pagi,” ujar Parjo. Parjo juga menghawa�rkan kabut asap yang terus berlanjut di daerahnya mengganggu kesehatan anak-anaknya, seper� sesak nafas. Dia berharap kabut asap mereda agar �dak mengganggu ak�vitas warga. Sumber infojambi di Dinas Kehutanan Tanjabbar mengakui kebakaran lahan masih terjadi di daerah itu. Bahkan saat ini pihak

kehutanan setempat sedang konsentrasi memadamkan api di Parit VI Pudin. Kabid Keamanan dan Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Tanjabbar, Handoyo, membenarkan adanya kabut asap yang saat ini melanda kota Kuala Tungkal dan sekitarnya. Kabut asap itu disebabkan banyak faktor. Handoyo mengakui kabut asap saat ini cukup tebal. Pasalnya, Jambi juga mendapat kiriman kabut asap dari provinsi tetangga, terutama yang sedang mengalami kebakaran hutan secara serius. Namun demikian, menurut Handoyo, kebakaran hutan di Tanjabbar sudah bisa diatasi. Petugas pemadam terus siaga menjaga bila terjadi kebakaran lahan. Dia berharap warga tetap waspada pada kebakaran lahan. “Kalau ingin membersihkan lahan jangan dengan cara membakar. Para pengendara dihimbau selalu menyalakan lampu saat berkendara pada waktu kabut asap tebal,” himbau Handoyo. Sementara itu, pihak Dinas Kehutanan Tanjab�m mengklaim belum menemukan ��k api di daerah itu. Padahal kemarau sudah terjadi sejak satu bulan lalu.

Kepala Dinas Kehutanan Tanjab�m, Yedi Sukmayadi menyatakan pihaknya terus melakukan sosialiasi dengan polres setempat dalam hal penanganan kebakaran lahan dan hutan. “Jangan ke�ka terjadi kebakaran malah bingung. Kami memasang plang-plang peringatan bahaya kebakaran hutan di lokasi yang rentan terbakar, agar mayarakat tahu dampak kebakaran itu,” jelas Yedi. Yedi mengungkapkan, di Tanjab�m terdapat beberapa daerah yang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan, diantaranya Kecamatan Muarasabak Barat, Mendahara dan Dendang. Untuk penanganan cepat bila terjadi kebakaran hutan dan lahan, pihak Dinas Kehutanan Tanjab�m menjalin kerjasama dengan Tim Manggala Agni yang ada di Simpang Kiri, Kecamatan Mendahara Ulu. Yedi juga mengingatkan masyarakat agar �dak melakukan pembakaran terhadap lahan kebunnya. Mereka yang sengaja melakukan pembakaran bisa dikenakan sanksi pidana seper� diatur dalam UU 41/1999 dan pasal 78 KUHP. —alfa�h/hipni

Kapal Serentak Bak Regam Wagub Jambi Cap Go Meh Bersama SBY Hancur Terbengkalai INFOJAMBI KORAN — Kapal Motor (KM) Serentak Bak Regam milik Dinas Perhubungan (Dishub) Batanghari terbengkalai. Kapal itu kini terdampar di bawah Dermaga Pujasera dengan kondisi sangat mempriha�nkan. Pantauan infojambi 6 Februari lalu, terlihat dinding kapal sudah rapuh, bahkan ditumbuhi rerumputan. Kabag Aset Pemkab Batanghari, Deni, mengatakan, hingga saat ini bagian aset belum tahu tentang kapal itu. “Kami �dak tahu ada aset yang terbengkalai. Pihak dishub belum menyerahkan aset itu ke kami. Tugas kami hanya mendata aset yang perlu perbaikan atau dihapuskan,” ujar Deni. Kapal motor itu �dak terda�ar dalam Da�ar Aset Pemkab Batanghari. Seharusnya pihak dishub menyerahkan ke bagian aset sehingga

bisa diurus seper� aset lainnya. Deni mengaku �dak tahu kondisi KM Serentak Bak Regam. Dia pun segera berkoordinasi dengan pihak dishub soal kapal motor yang sudah �dak terpakai itu. Kabarnya, kapal motor itu sudah bertahun-tahun terbengkalai. Kondisinya sangat tidak terawat. Sekeliling kapal ditumbuhi rumput dan tidak mungkin bisa dipakai lagi. Warga Batanghari, Bujang, sangat menyayangkan sikap Pemkab Batanghari yang menelantarkan aset daerah. Pasalnya, aset itu dibeli dengan uang rakyat. “Itu kan aset daerah, dibeli pake duit, bukan pake kertas. Harus ado yang bertanggung jawab !” tandas Bujang kecewa. Menanggapi hal itu, pihak dishub belum dapat dikonfirmasi. —een

Kapal motor milik Dishub yang terbengkalai

INFOJAMBI KORAN — Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar menghadiri perayaan Cap Go Meh Bersama 2014 Tingkat Nasional, dengan tema Indonesia Satu Indonesia Jaya, di Hall D Jakarta Interna�onal Expo, Kemayoran, Jum’at (14/2). Perayaan Cap Go Meh yang diselenggarakan Forum Bersama Indonesia Tionghoa juga dihadiri Presiden H Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Boediono dan dan para gubernur se-Indonesia, termasuk Gubernur Jambi diwakili Wakil Gubernur H Fachrori Umar. Presiden SBY mengaku sangat senang dengan kese�akawanan sosial yang tinggi masyarakat Indonesia menghadapi berbagai bencana yang menimpa beberapa daerah di Indonesia

akhir-akhir ini. SBY menghimbau masyarakat Indonesia yang mampu membantu korban bencana alam. Dalam perjalanan demokrasi di Indonesia, saat ini sekat-sekat diskriminasi sudah bisa diatasi. SBY berharap Indonesia menjadi wilayah yang rukun dan bersatu serta supaya Indonesia berkontribusi dalam mewujudkan dunia yang lebih damai, lebih maju dan lebih sejahtera. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, menyatakan, realitas kemajemukan di Indonesia merupakan anugerah yang harus dirawat dan dipelihara. Komponen pengikat kemajemukan tersebut adalah nasionalisme. Persatuan dan kesatuan menjadi mutlak dalam membangun Indonesia.

Ketua Pani�a Forum Bersama Indonesia Tionghoa, Murdayapo (didampingi 75 anggota Forum Bersama Indonesia Tionghoa), berharap kerukunan Indonesia semakin baik dan meningkatkan kesejahteraan serta kemajuan Indonesia. Murdayapo mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendoakan dan membantu masyarakat yang dilanda bencana alam di berbagai tempat di Indonesia, diantaranya di sekitar Gunung Sinabung dan Gunung Kelud. Atraksi barongsai, tim angklung, persembahan beberapa lagu dari Joy Tobing, juara I Indonesia Idol 2004, Ti�k Puspa dan tarian Tionghoa yang dipadukan dengan tarian Indonesia turut memeriahkan perayaan Cap Go Meh. —humasprov


11

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

BATANGHARI-MUAROJAMBI

Ada Manipulasi Data Kendaraan di Dishub ? INFOJAMBI KORAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Batanghari diduga memanipulasi data kendaraan. Jumlah data kendaraan yang diuji berkala terkesan �dak valid. Berdasarkan data uji kendaraan dari dishub, banyak kendaraan yang sudah membayar setoran KIR �dak tercantum dalam data. Data tahun 2013 terdapat 3.357 kendaraan sudah melakukan pengujian, mulai dari jenis minibus, bus sedang, pick up, truk sedang, truk besar dan truk tangki. Pengujian KIR dilakukan satu kali dan ada juga yang dua kali setahun.

Data yang diperoleh dari pihak dishub melalui Mairizal, staf pelaksana pengujian, terdapat kejanggalan. Terkesan ada penyimpangan tentang armada truk tangki, karena tidak tercantum dalam data. Sementara di Batanghari banyak masyarakatnya memiliki truk jenis ini. Dari data Mairizal tersebut diduga telah terjadi penipuan publik. Udin, salah seorang sopir truk tangki di Batanghari mengakui pada tahun 2013 telah membayar KIR sebanyak satu kali. Kasi Pelaporan Dipenda Batang-

Bedeng Enam Pintu Ludes Terbakar

INFOJAMBI KORAN — Sebuah bedeng enam pintu semi permanen milik Syamsuddin di RT 08 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, ludes terbakar, Senin (10/2). Api �ba-�ba muncul dan langsung membesar. Warga sekitar terlihat panik dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. “Tidak bisa diselamatkan lagi, karena kobaran api sangat besar, di samping itu perlengkapan juga seadanya,” ungkap Ridwan yang ikut membantu memadamkan api. Kapolsek Muara Bulian, Dwibo Lykson, mengatakan, dugaan sementara asal api diperkirakan akibat arus pendek listrik di bagian tengah bedeng. Lantaran rumah itu seluruhnya berbahan kayu, api dengan cepat menjalar dan menghabiskan isi rumah. “Tidak ada korban jiwa atas kebakaran tersebut, namun kerugian harta benda diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” kata Dwibo. Pasca kebakaran Pemkab Batanghari langsung ke lapangan

mendata jumlah korban. Data digunakan untuk memudahkan penyaluran bantuan. Kadis Sosnakertran Batanghari, Nakir Ramli, mengaku sudah menyalurkan bantuan untuk para korban. Penyaluran bantuan dilakukan melalui aparat kecamatan yang langsung memberi bantuan kepada korban. Bantuan diberikan berupa selimut, sarung, daster, baju kaos, mie instan, lauk pauk, beras, �kar, matras, famili kit dan pakaian sekolah. Bantuan itu untuk 3 KK yang terdiri dari 13 jiwa. Menurut Nakir, para korban �dak mau diberikan tenda, karena mereka memilih mengungsi ke rumah keluarganya. Kebetulan keluarga para korban �nggal �dak jauh dari tempat kejadian. “Mereka tidak mau didirikan tenda, karena ingin tinggal sementara di rumah sanak familinya, tidak jauh dari lokasi kebakaran,” jelas Nakir. Nakir mengatakan, bantuan diberikan hanya bersifat sementara. Untuk bantuan rumah, langsung ditangani pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari. —een

Kantor Pusat Jl. Prof. M.Yamin No.26 Jambi Telp. 0741-27876

hari, Mayen� SE, menjelaskan, khusus KIR kendaraan dari dishub dilaporkan secara global, �dak terinci per item. Dipenda cuma menerima laporan saja. Untuk penyetorannya dilakukan sendiri oleh pihak dishub ke Bank Jambi. “Kami hanya menerima laporan dari dishub. Laporan yang ada secara global dan tidak terinci per item. Penyetorannya dilakukan sendiri oleh pihak dishub langsung ke bank,” jelas Mayen�. —een

Perampok Motor Bidan Ditangkap INFOJAMBI KORAN — Pelaku perampokan terhadap Helmawa�, seorang bidan Puskesmas Sungai Puar, berhasil dibekuk jajaran Polsek Mersam, belum lama ini. Perampokan di Desa Sengkati Baru, Batanghari, itu sempat membuat heboh warga desa setempat. Pelaku berjumlah dua orang, berhasil merampas sepeda motor Suzuki FU BH 2368 IA dan helm milik Helmawa�. Kapolsek Mersam, AKP Asrul Sani, mengatakan, pelaku merupakan spesialis curas sepeda motor. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan polisi. Pelaku mengaku berulangkali merampas sepeda motor di Kota Jambi. “Jumlahnya dua orang. Satu orang berhasil ditangkap dengan inisial M,” kata Asrul, Selasa (11/2), di Mapolsek Mersam. Asrul menceritakan, modus yang dilakukan pelaku dalam menjalank-

an aksi dengan cara menghadang korban yang sedang mengendarai motor. Helmawa�, warga Desa Bukit Harapan, Mersam, dicegat ketika pulang kerja. Pelaku menggunakan golok saat menjalankan aksinya. Korban yang merasa takut akhirnya menghen�kan laju sepeda motor, di lokasi perkebunan kelapa sawit PT DMP. Selanjutnya korban diminta turun dan menyerahkan uang serta telepon genggam (HP). Permintaan pelaku �dak dipenuhi korban. Padahal saat itu dalam saku celana korban terdapat HP. Pelaku sempat marah karena �dak mendapat apa-apa. Salah seorang pelaku sempat menempelkan golok ke leher korban. “Kalau korban �dak menghindar mungkin golok pelaku bersarang di leher korban,” cerita Asrul. Setelah berhasil mendapatkan sepeda motor korban, kedua pelaku melarikan diri ke arah kebun warga.

Korban selanjutnya menghubungi suaminya agar segera menghubungi polisi. Suami korban kemudian datang ke polsek melaporkan kejadian yang dialami isterinya. Polisi bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan menyisir semua penjuru desa. Kerja keras polisi berbuah manis, setelah satu jam melakukan pencarian di lokasi, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. M ditangkap saat sedang duduk manis di depan rumah warga. Polisi curiga karena melihat tangan dan baju M terdapat bercak darah. Salah seorang polisi kemudian turun dari mobil untuk memas�kan kecurigaan itu. Dugaan itu benar adanya. Saat akan ditangkap, M melakukan perlawanan untuk meloloskan diri. Terjadi pergulatan sengit antara M dan anggota Polsek Mersam. “Saat M bergulat dengan anggota saya, seorang pelaku berinisial S melarikan diri. Rupanya saat itu S berada �dak jauh dari M,” jelas Asrul. Dari tangan pelaku M, polisi mengamankan barang buk� satu unit sepeda motor Suzuki FU, satu unit helm dan dua bilah golok yang digunakan untuk melakukan aksi curas. Saat ini polisi terus melakukan pengejaran terhadap S. Pelaku M mengaku baru pertama kali melakukan aksi curas di Batanghari. Dia dan S baru dua hari �ba dari kampung halamannya di Lahat, Sumatera Selatan. —een

Pemkab Batanghari Bangun Pasar Seharga Rp 6 Miliar MUARABULIAN — Proyek pembangunan pasar tradisional yang dianggarkan dari APBN hingga kini belum final. Informasinya, proyek pasar tradisional tersebut menelan dana sekitar Rp 6 miliar. Rencananya pasar dibangun di samping Pasar Muara Tembesi. Jika �dak disetujui pemerintah pusat, akan dibangun di Pasar Mersam. Tender perencanaan teknis proyek pembangunan pasar ditenderkan melalui internet. Kabid Perdagangan Disperidag-

kop Batanghari, Suparno, mengatakan, proyek pembangunan pasar tradisional melalui dana bantuan pusat belum ada kepas�an. “Pembangunan proyek pasar tradisional itu belum ada kepas�an dari pusat. Yang jelas sudah digambarkan pagu dana pembangunannya sekitar Rp 6 miliar dari pemerintah pusat,” kata Suparno. Suparno menjelaskan, lokasi pembangunan pasar tradisional sampai pekan lalu belum pas�, di samping Pasar Muara Tembesi atau

Pasar Mersam. Pemkab Batanghari sebelumnya membangun pasar tradisional di Muara Jangga, dengan dana APBN dan DAK murni sekitar Rp 969 juta. Pasar tradisional di Muara Jangga selesai Desember 2013. Pengerjaan proyek dimulai sejak Juli 2013. Jumlah los yang dibangun ada dua. Namun los itu belum ditempati pedagang karena mereka butuh waktu untuk memindahkan barang dari los sebelumnya. —een


12

PUNCAK ANDALAS

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

Kerinci Memang Demokrasi

Sisa-sisa puing pasca kebakaran dimalam buta di Kec. Siulak Mukai.

PEMILUKADA Kabupaten Kerinci baru saja usai. Sebentar lagi daerah berhawa sejuk itu punya pemimpin baru. Kalau tak ada aral, bupa� dan wakil bupa� (wabup) periode 2014 - 2019, Adirozal dan Zainal Abidin, dilan�k bulan depan. Bukan Kerinci namanya kalau pemilukada yang dilaksanakan di

sana berjalan mulus-mulus saja. Boleh dibilang hampir se�ap pemilukada di Kerinci muncul gejolak. Bahkan kerusuhan parah pasca pemilihan kepala daerah pernah terjadi di daerah paling barat Provinsi Jambi itu. Begitu juga pemilukada akhir tahun 2013 lalu. Dua pasangan

Media Sejukkan Kerinci

INFOJAMBI KORAN — Situasi keamanan di Kerinci yang bergejolak pasca kemenangan Adirozal – Zainal Abidin pada pemilukada 2013, disikapi pula oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, H Mursyid Sonsang. Dia menghimbau media massa agar ikut menyejukkan Kerinci. “Kalau si X bakar ini, dan si Y bakar itu diberitakan, suasana saling curiga antara kedua kubu bisa makin menjadi-jadi. Alangkah eloknya kalau berita itu dikemas dengan human interest dampak dari kebakaran itu,” ujar pria yang getol membela NKRI ini. Menurut Mursyid, media massa hendaknya mengambil pemberitaan dari sisi lain dalam se�ap peristiwa. Misalnya, kesedihan korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal dan harus menumpang di rumah keluarganya. Bisa juga cerita betapa susahnya korban mendapatkan rumah dan halhal manusiawi lainnya. “Mudah-mudahan dengan l i p u tan b egi tu orang yang membakar tersentuh

hatinya. Apapun yang terjadi di Kerinci adalah persoalan bangsa. Saya berharap semua pihak bisa menahan diri,” ujar alumnus Lemhannas RI ini. Pernyataan Koordinator Media Nusantara Citra (MNC) Wilayah Provinsi Jambi itu didukung oleh kalangan wartawan di Kerinci. Seorang wartawan di Kerinci, John Afrija, berharap pemberitaan media massa bisa menyatukan kembali tali silaturrahmi yang mulai terganggu. Hal senada diungkapkan wartawan lainnya, Hendra Fuadi. Dia berharap wartawan membuat tulisan yang �dak memperburuk situasi dan kondisi di Kerinci. Berita yang dipublikasikan jangan sampai membuat suasana makin keruh. — feri/izwan

H Mursyid Sonsang

kuat, Murasman – Zubir Dahlan dan Adirozal – Zainal Abidin, samasama berjuang sampai ��k darah penghabisan. Kedua kubu saling menggugat hasil penghitungan suara hingga ke Mahkamah Kons�tusi (MK). Partai Koalisi pengusung Murasman - Zubir Dahlan, PAN, PDI Perjuangan, Partai Republik, dan Hanura, menolak hasil pleno KPU Kerinci. Koalisi ini menilai KPU berat sebelah. Pleno terkesan mendadak dan dilakukan dalam situasi penuh ketakutan. Meski semua itu sudah berlalu menyusul keluarnya putusan akhir MK yang menetapkan Adirozal – Zainal Abidin sebagai peraih suara terbanyak, Kerinci �dak langsung aman. Sejumlah peris�wa kriminal yang belakangan marak terjadi, dikait-kaitkan dengan pemilukada. Sebut saja peris�wa terbakarnya kantor Panwaslu Kerinci dan rumah orangtua salah seorang penyelenggara pemilu, Afdal. Beredar isu dua bangunan itu sengaja dibakar. Kejadian Selasa (4/2) dinihari itu sontak menarik perha�an warga Kerinci. “Saya menduga kebakaran itu ada kaitan dengan pemilukada,” kata Arina, orangtua Afdal pada infojambi. Kebakaran di kantor Panwaslu Kerinci terjadi hanya beberapa menit setelah terbakarnya rumah Arina. Api membakar bagian belakang kantor. Untung saja warga cepat tahu, api berhasil dipadamkan. Pada hari yang sama, kebakaran menimpa rumah dinas bidan PTT di Desa Sungai Langkap, Kecamatan Siulak Mukai. Rumah milik

pemerintah tanpa penghuni itu ludes dilahap sijago merah. Kerinci semakin heboh, karena beberapa sebelumnya Kantor Camat Kayu Aro juga terbakar. Situasi keamanan sempat memanas. Aparat kepolisian cepat turun guna meredam kerusuhan. Sejumlah personil polisi, termasuk dari brimob, disiagakan di beberapa ��k rawan. Mereka berjaga-jaga hingga tengah malam. Para tokoh masyarakat Kerinci akhirnya angkat bicara. Yuhasmi Yakup, misalnya. Tokoh Siulak ini menyatakan putusan MK harus diterima dan dihorma�. Soal kebakaran yang �ba-�ba marak, dia mengaku priha�n dan �dak bisa menuduh pelakunya. Tokoh lainnya, H Daraqthuni Dahlan, menghimbau masyarakat �dak buru-buru mengambil kesimpulan. Dia mengajak masyarakat Kerinci sama-sama menjaga keamanan. Mengenai putusan MK, Daraqthuni minta masyarakat menghorma�n-

Poto kantor Panwaslu Kabupaten Kerinci yang hanya mengalami kebakaran dibelakang pintu belakang

Inilah Pasca kebakaran dirumah orang tua Ketua KPUD Kabupaten Kerinci.

ya, karena MK merupakan lembaga hukum negara. Dari kalangan pemuda, Afrizal SE minta pemerintah daerah bicara langsung dengan masyarakat. Afrizal malah mempertanyakan pernyataan Kapolres Kerinci bahwa situasi di daerah ini aman dan kondusif pasca putusan MK, tapi nyatanya �dak sesuai dengan kondisi yang ada. Hal senada disampaikan tokoh Kerinci di Jakarta, H Muradi Darmansjah. Anggota DPR RI ini menghimbau masyarakat Kerinci menahan diri. Massa pendukung kedua kubu diminta tidak terpancing pada �ndakan chaos dan anarkis. —feri/doddi

Polisi Sigap, Cepat dan Tanggap INFOJAMBI KORAN — Pasca kebakaran yang terjadi beruntun di Kerinci, masyarakat setempat mengak��an ronda malam, karena kebakaran selalu terjadi malam hari. Pantauan infojambi, warga sejumlah desa melakukan ronda malam. Mereka tidak mengatasnamakan pendukung kandidat calon bupati yang tempo hari berlaga dalam pemilukada. Ka s u s - ka s u s ke b a ka ra n i t u juga ditangani pihak kepolisian. Kapolres Kerinci, AKBP Abdul Mun’im, berharap pelakunya cepat ditangkap. Pihaknya sangat membutuhkan kerjasama masyarakat. Hanya selang beberapa hari, polisi sudah mengantongi nama-nama pelaku. Sejumlah barang bukti ditemukan di TKP, dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Kapolres Kerinci juga membentuk �m. Menurut Kapolres, maraknya aksi kriminal yang terjadi belakangan diduga kuat dilakukan oleh pelaku yang sama. Namun dia belum bisa memastikan kejadian-kejadian itu ada hubungan dengan pemilukada.

Untuk meredam informasi menyesatkan, Kapolres mengundang wartawan ke kantornya. Dia minta masyarakat Kerinci sama-sama menjaga ketertiban. Pihak kepolisian juga sudah bicara dengan massa pendukung para calon bupati, meminta mereka samasama menahan diri.

Selain itu, Kapolres juga mengumpulkan para camat dan kepala desa. Dia minta aparat pemerintahan kecamatan dan desa mengaktifkan siskamling. Untuk mendinginkan situasi dibutuhkan pula perhatian para elit politik di dalam maupun luar Kerinci. —feri hartanto

Kapolres Kerinci, AKBP Abdul Mun’im


TANJUNG JABUNG “Menggugat” Judi Online di BCA

INFOJAMBI KORAN — Maraknya perjudian online yang disinyalir melibatkan jasa perbankan dalam transaksi keuangan hasil judi, membuat masyarakat Kuala Tungkal, Tanjabbar gerah. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjabbar pun melakukan aksi demo ke kantor BCA Kuala Tungkal. Mereka menuding bank itu jadi sponsor untuk memperlancar transaksi perjudian. Pihak BCA Kuala Tungkal membantah sengaja mensponsori judi online. Mereka bahkan mengaku �dak tahu ada transaksi judi meng-

gunakan jasa BCA. Mereka justeru baru tahu dari HMI. Pihak BCA menegaskan bahwa mereka �dak pernah memfasilitasi produk yang mengarah pada penyalahgunakan program-program yang ada di BCA, apalagi perjudian. Pada aksi demo kedua, kantor BCA Kuala Tungkal didatangi ak�vis HMI bersama Aliansi Masyarakat Pemberantasan Judi Tanjabbar. Tuntutan mereka sama, ingin menyegel kantor BCA. Merasa tuntutannya tak dipenuhi, pendemo mencoba membakar ban

bekas di depan halaman kantor BCA, dan menerobos masuk membawa rantai untuk menyegel kantor. Namun aksi itu gagal, karena mahasiswa dan warga dihadang puluhan polisi dan anggota Satpol PP. Sempat terjadi kericuhan dan aksi saling dorong antara pendemo dan aparat keamanan. Sialnya, ke�ka mencoba menerobos masuk kantor bank, seorang pendemo, Hendra Koto, dikeroyok oknum aparat. Hendra pun diamankan. Hendra Koto mengungkapkan, sejak masuknya BCA ke Kuala Tungkal, kegiatan judi online di kalangan remaja daerah itu kian meningkat. BCA seharusnya menutup akun rekening bandar judi online tersebut. Pendemo lainnya, Adidaya, menyatakan BCA terbuk� menjadi penyedia

rekening bagi bandar-bandar judi online. Dari sekian banyak bank, sekitar 80 persen rekening judi online ada di BCA. Kepala BCA Cabang Kuala Tungkal, Ali, menyatakan tuduhan para pendemo itu �dak benar. Berdasarkan release yang dikirim BCA Pusat, bank itu �dak pernah berbuat di luar jalur hukum. “Kita kan ada otoritas jasa keuangan yang mengawasi. Kami siap bekerjasama memberantas perjudian. Kalau mahasiswa punya bukti, seperti rekening transaksi, kami akan lapor ke Pusat,” ujar Ali. Wakapolres Tanjabbar, Kompol Riki Kurniawan, turun langsung menenangkan pendemo. Dia minta masalah itu diselesaikan lewat diskusi dan menghimbau pendemo �dak ber�ndak anarkis. —alfa�h

Tungkal Samudera Masih “Berlayar” INFOJAMBI KORAN — Pembelian kapal MV Tunggal Samudera 01 dianggap janggal dan banyak dipertanyakan masyarakat, terutama kalangan LSM di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Sekalipun sudah masuk ranah hukum, proses penyidikan masih mengundang polemik, karena hingga saat ini belum ada kejelasan status penyidikannya oleh Kejari Kuala Tungkal. “Kami mempertanyakan sejauhmana kejelasan status penyidikan kapal Tungkal Samudera,” kata mantan anggota DPRD Tanjabbar periode 1999-2004, Syahril. Syahril sebagai pelapor juga minta ketegasan hasil penyidikan dari pihak kejaksaan, soal hasil penyidikan terakhir kapal Tungkal Samudera yang katanya belum di SP3 kan tersebut. “Kalau mereka �dak menemukan bukti penyimpangan, kami minta surat secara resmi sebagai pelapor,” tegas Syahril. Syahril menceritakan, kapal mewah itu dibeli pada 2002 dengan anggaran Rp 14 miliar dan nilai kontrak Rp 13.999.500.000. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, kapal tersebut merupakan kapal eks Marina Ekspres 5. Tahun 2002 APBD Tanjabbar tak pernah menganggarkan pembelian

kapal. Dalam APBD tertulis penyertaan modal sebesar Rp 8 miliar pada sektor pelayaran yang berada di Bagian Umum Setda Tanjabbar. Selanjutnya anggaran bertambah melalui APBD Perubahan pada tahun yang sama sebesar Rp 6 miliar dengan judul yang sama. Pembelian kapal Tungkal Samudera saat Tanjabbar dipimpin Bupati Usman Ermulan. Oleh Pemkab Tanjabbar, kemudian uang Rp 14 miliar dibeli kapal, meski tak pernah tercantum penganggaran pembelian kapal di APBD. Tidak ada anggaran beli kapal, hanya penyertaan modal. Setelah penambahan anggaran menjadi Rp 14 miliar, pemkab membentuk pani�a pembelian kapal dengan pimpronya pejabat Kabag Umum

Setda Tanjabbar saat itu. Menurut Syahril, perubahan judul anggaran harus dikonsultasikan ke DPRD, mengingat penyertaan modal disahkankan melalui paripurna. Selain itu, penyertaan modal dari Pemkab Tanjabbar seharusnya diberikan pada perusahaan atau badan, seper� yang diberikan pada PT Tanjung Jabung Power tahun 2005, bukan pada ekseku�f. “Sudah terjadi pelanggaran dan pengangkangan Perda APBD 2002. Di APBD hanya penyertaan modal, tapi pelaksanaannya pembelian kapal. Saat itu terjadi pro dan kontra,” beber pria yang kini ak�f berkiprah di LSM ini. Mantan politisi PKPI ini mengatakan, kasus dugaan pelanggaran kebijakan tersebut pernah dilaporkan ke

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain mendapat dukungan LSM, laporan dugaan penyimpangan pembelian kapal juga didukung Ketua MUI Tanjabbar Abdul Halim Kasim, Ketua NU Tanjabbar Mahyudi dan Pimpinan STAI Kuala Tungkal. Laporan disampaikan pada tahun 2005. Soal adanya pernyataan pihak Keja� Jambi mengenai kasus kapal Tungkal Samudera telah selesai, merupakan kasus sewa menyewa kapal yang �dak disetor ke kas daerah, bukan tentang pembelian kapal. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuala Tungkal, Sunardi, mengakui Syahril datang mempertanyakan masalah penyidikan kapal Tungkal Samudera yang ditangani kejaksaan saat ini. “Kami belum menemukan dua alat buk�, yaitu aturan yang dilanggar dan kerugian negara. Itu makanya perkara ini belum bisa dilanjutkan,” tandas Sunardi. Sunardi mempersilahkan membawa kasus itu ke KPK. Pihak kejaksaan sendiri akan menyura� pelapor menjelaskan hasil penyidikan dan memberikan buk�-buk� yang ada. —alfa�h

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

13

Nelayan Tak Sabar Tunggu SPDN

INFOJAMBI KORAN — Pengoperasian dua Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) atau stasiun pengisian bahanbakar untuk nelayan di dua kecamatan di Kabupaten Tanjab�m seper�nya masih butuh waktu. Dari pengecekan pihak Pertamina dan Pemkab Tanjab�m, ada beberapa prasarana harus diperbaiki. Padahal, dua SPDN ini sangat diharapkan nelayan yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kabid Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjab�m, Hendri, mengisyaratkan akan mengoperasikan SPDN Teluk Majelis, Kuala Jambi terlebih dulu. Sementara itu, pengoperasian SPDN Nipah Panjang masih terkendala infrastruktur, sarana dan prasarana lainnya. Ada beberapa sarana yang rusak dan perlu diperbaiki akibat pembangunan SPDN sudah cukup lama. “Tahun ini sudah dianggarkan untuk perbaikan beberapa sarana dan prasarana yang rusak,” kata Hendri. Pengoperasian SPDN Nipah Panjang masih butuh waktu lama, mengingat banyaknya catatan �m Pertamina terkait kesiapan sarana dan prasarana serta infrastruktur pendukungnya, diantaranya infrastruktur jalan. “Kelebihan SPDN Nipah Panjang, sudah punya izin prinsip operasional dari Pertamina. SPDN Teluk Majelis setelah dinyatakan siap beroperasi nan� langsung diurus izinnya,” tandas Hendri. —hipnI

Lontar Papyrus Bangun PLTU

INFOJAMBI KORAN — PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPPI) tahun ini membangun pembangkit listrik bertenaga uap. Proyek tersebut akan menyerap tenaga kerja asing dan lokal. Hal ini dikatakan oleh humas perusahaan bubur kertas milik Sinar Mas Group itu, H Hermawan, didampingi stafnya, Yansen, di kantor LPPPI Tebing Tinggi, Tanjabbar, beberapa waktu lalu. Menurut Hermawan, proyek power plant dengan sistem tenaga uap tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan asal China. Proyek sejenis ini belum pertama kali ada di Tanjabbar. Untuk tenaga ahli pelaksana proyek, perusahaan ini melibatkan Tenaga Kerja Asing (TKA). Jumlahnya akan ditambah karena tenaga kerja yang punya spesifikasi di bidang proyek tersebut �dak cukup. “Kami butuh TKA asal China sekitar 20 orang. Administrasinya sudah diurus, alat yang dipakai juga berasal dari China. Setelah proyek ini selesai, mereka kembali lagi ke negara asalnya,” kata Hermawan. Namun, jika perusahaan membutuhkan mereka, �dak menutup kemungkinan memanggil mereka kembali. Hingga akhir Februari lalu total TKA yang dipekerjakan mencapai 98 orang. Sebagian ada yang sudah habis masa kontraknya. —alfa�h

Jembatan Muara Sabak Jadi Tempat Rekreasi INFOJAMBI KORAN — Pemkab Tanjung Jabung Timur (Tanjab�m) terus menata koridor Jembatan Muara Sabak yang dijadikan salah satu tempat rekreasi bagi masyarakat. Selain itu juga dilakukan penataan terhadap pedagang kakilima (PKL) yang masih berjualan di badan jembatan itu. Penataan dilakukan oleh SKPD terkait, seper� dinas tatakota, pertamanan dan pemadam kebakaran, dinas pekerjaan

umum, dinas budparpora, dinas perindag, dinas perhubungan dan dinasdinas lainnya. Menurut Kepala Dinas Tata Kota, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Tanjabtim, Marion Toni, penataan koridor jembatan dimulai tahun ini. Di lokasi tersebut secara bertahap dibangun sejumlah fasilitas publik, seper� konblok, ruang terbuka hijau dilengkapi saung-saung, dan gazebo serta tempat

berjualan bagi para PKL. Tak hanya itu, di kawasan Jembatan Muara Sabak juga dibangun fasilitas olahraga, seper� lapangan futsal dan lapangan basket. Jika memungkinkan juga dibangun tempat permainan anakanak, jet sky dan perahu pemancingan bagi masyarakat yang hobi memancing. Penataan kawasan Jembatan Muara Sabak ditargetkan rampung dan mulai

ak�f beroperasi pada 2015. Mengenai pengelolaannya akan dibahas kembali. Saat ini secara bertahap membangun dan melengkapi sarana dan prasarananya terlebih dahulu. “Penataan Jembatan Muara Sabak diharapkan dapat mendongkrak pendapatan daerah, sehingga pembangunan di Tanjab�m berjalan secara kesinambungan,” tandas Marion Toni. —hipni


SAROLANGUN-MERANGIN Hutang Melilit, Petani Karet Terjepit

14

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

INFOJAMBI KORAN — Tumpuan petani karet kepada Pemkab Merangin terkait anjloknya harga getah karet tampaknya pupus sudah. Pemkab tidak bisa turun tangan langsung mengatasi persoalan harga karet tersebut. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Hutbun) Merangin, Syafri, menyatakan, naik turunnya harga karet sangat ditentukan oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar dan jumlah permintaan ekspor. “Harga karet yang lebih rendah diterima petani terjadi akibat pola penjualan karet yang kurang tepat,” ujar Syafri pada infojambi, di ruang kerjanya, belum lama ini. Petani karet yang menjual hasil kebunnya pada tengkulak berbeda dengan petani yang langsung mem-

Pejabat Bobok Waktu Rapat

INFOJAMBI KORAN — Saat berlangsung sidang paripurna DPRD Merangin, Senin (3/2), beberapa kepala SKPD yang hadir terlihat �dur nyenyak di tempat duduknya. Para pejabat SKPD yang ter�dur itu duduk di sebelah kanan pintu masuk ruang sidang. Rata-rata mereka pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemkab Merangin. Pemandangan kurang terpuji ini diabadikan para wartawan. “Disuruh mendengar pandangan fraksi, malah ter�dur. Mereka diundang bukan untuk tidur, tapi menyimak apa yang disampaikan anggota dewan,” kata Masduki, tokoh masyarakat Merangin. Masduki menambahkan, kelakuan �dur saat berlangsung sidang paripurna dewan jelas melecehkan agenda sidang. Para pejabat publik seharusnya memberi contoh yang baik pada masyarakat.

“Tidak mungkin pejabat bekerja baik kalau saat sidang saja mereka �dur. Pejabat itu bukan masyarakat biasa, tugasnya bukan hadir untuk tidur, tapi bekerja untuk rakyat,” tandas Masduki. Masduki minta Bupa� Merangin, Alharis, menegur para pejabat yang �dak menghargai sidang paripurna

Telat Sekolah, Nongkrong di Warnet INFOJAMBI KORAN — Dunia pendidikan di Kabupaten Sarolangun kembali disorot akibat ulah sejumlah oknum siswa salah satu SMA. Beberapa orang siswa tertangkap tangan sedang bermain di warung internet (warnet) pada jam belajar. Kepala Satpol PP Sarolangun, Arsyad, mengatakan, pihaknya sengaja melakukan penangkapan pada enam oknum siswa SMA yang bolos pada saat jam pelajaran berlangsung. “Kami dapat informasi ada siswa

lagi nongkrong di warnet dekat SMP 2. Kami lansung turun dan ternyata benar ada enam siswa berseragam SMA sedang asik main situs online,” kata Arsyad. Setelah mendata enam siswa itu, petugas Satpol PP memanggil pihak sekolah untuk menanganinya bersama orangtua masing-masing siswa. Pihak sekolah, Syamsu Rizal, membenarkan enam siswa anak didiknya tertangkap tangan sedang berada di warnet. Alasan anak-anak itu mereka terlambat datang ke sekolah. “Aturan di sekolah kami sudah jelas, setelah lewat pukul 07.15 WIB siswa dilarang masuk. Bagi yang telat �dak boleh masuk. Mungkin kesempatan itu dimanfaatkan mereka untu main di warnet,” kata Syamsu. Syamsu menyatakan akan memanggil orangtua enam siswa itu, untuk menanyakan persoalan anak-anak itu. Mereka juga disuruh membuat surat pernyataan, berjanji �dak mengulangi lagi perbuatannya. —rudy ichwan

dewan. Bupa� harus mengul�matum para pejabat itu, jangan �dur saat menghadiri sidang dewan. Bupa� Merangin, Alharis, sangat menyesalkan kejadian tersebut. Dia tidak segan-segan menegur dan mengul�matum para pejabat yang seper� itu. —jefrizal

bawa hasil kebunnya ke pelelangan. Pelelangan karet memang belum banyak, sehingga sulit bagi petani menjual ke pelelangan. Harga karet ditentukan oleh pasar internasional, karena karet dari seluruh daerah di Indonesia diekspor ke luar negeri. Tak hanya Indonesia yang mengalami penurunan harga karet, tapi seluruh negara penghasil karet. Industri pengolahan karet di Provinsi Jambi mempengaruhi kinerja petani. Pengolahan yang dapat dihandalkan hanya ada di Kabupaten Batanghari. Di kabupaten lainnya hanya sampai barang setengah jadi atau bahan mentah. Hal ini juga yang mendasari petani menjual karet pada tengkulak, karena dianggap lebih prak�s. Perkara lain yang menyebabkan petani lebih memilih tengkulak,

adalah lilitan hutang. Biasanya tengkulak memberi hutang pada petani dan minta mereka membayarnya dengan getah karet. Persoalan ini hanya dapat diatasi oleh petani. Informasi yang diterima, beda harga jual ke pelelangan dan tengkulak amat signifikan. Saat ini, di pelelangan harga karet bersih mencapai Rp 11,8 ribu per kg. Harga turun dras�s jika petani menjual ke tengkulak yang rata-rata membeli dengan harga Rp 6 ribu per kg. Meski tidak dapat turun tangan langsung menangani masalah harga karet, Syafri mengajak para petani karet di Merangin tidak menjual karet pada tengkulak, karena di pasar lelang harganya jauh lebih �nggi. —jefrizal

Nama Kajari Bangko Dicatut INFOJAMBI KORAN — Lagi-lagi dunia pendidikan di Kabupaten Merangin tercoreng oleh isu setoran uang senilai Rp 10 juta untuk mengamankan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013. Sejumlah kepala sekolah menyebutkan, uang Rp 10 juta itu diberikan pada oknum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangko sebagai uang keamanan. Uang diberikan melalui CA, oknum PNS Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin. “Kata CA dana keamanan itu akan diberikan pada orang Kejari. Saya �dak tahu siapa orangnya. Selain CA ada juga kontraktor berinisial R,” ujar seorang kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya. PNS berinisial CA ke�ka dikonfirmasi membantah tudingan tersebut. Menariknya, meski memban-

tah, CA tidak mau berkomentar lebih jauh dan memilih bungkam. “Ah, itu tidak benar. Tidak ada setoran-setoran seper� itu,” ujarnya singkat dengan mimik wajah pucat. CA memilih bungkam dan tidak menjawab pertanyaan lain yang diajukan. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangko, Sri Respa�ni melalui Kasi Intel Fransisco Tarigan membantah tegas isu tersebut. Pria yang akrab disapa Isco itu kaget dan menyatakan akan memanggil CA untuk klarifikasi. “Wah… masa iya ? Setoran uang keamanan untuk kajari ? Ah…itu mengada-ada,” ujar Isco yang menegaskan segera mengklarifikasi masalah ini, karena merusak nama korps kejaksaan. —jefrizal

Berdamai Setelah Rebutan Lahan

INFOJAMBI KORAN — Warga Desa Batu Putih, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Jambi dan warga Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan sepakat damai, pasca pembakaran pondok milik warga Desa Pantai oleh warga Batu Pu�h dan mendapat serangan balik warga Desa Pantai. Perdamaian disepaka� dalam pertemuan di Kantor Bupa� Sarolangun, Kamis (13/3). Pertemuan dipimpin Sekda Sarolangun, H Thabroni Rozali, menghadirkan kedua belah pihak yang ber�kai, termasuk perwakilan dua pemerintah kabupaten. Pertemuan memperoleh sejumlah keputusan. Warga Desa Pantai berjanji �dak lagi menempa� lahan kebun sawit PT Dutamul� In� Palma Perkasa (DIPP) sambil menunggu proses penyelesaian selanjutnya. Kedua warga desa juga sepakat �dak akan menebar aksi ancaman maupun provokasi yang dapat memperkeruh suasana. Di situ terungkap, warga Desa Pantai menggarap lahan PT DIPP karena sudah melakukan pembelian (gan� rugi perawatan lahan), dibuk�kan dengan kuitansi dari pihak yang

mengaku sebagai pemilik lahan. Kini warga Desa Pantai mengaku telah di�pu. ‘Kami �dak datang sendiri, tapi sudah membeli lahan itu. Kami sudah ter�pu,’’ kata Sekretaris Desa Pantai, Davit Haryadi. Menurut Davit, warga Desa Pantai menggarap lahan tersebut dari tahun 2009. Awalnya hanya ada dua keluarga. Pada tahun 2012 2013 banyak warga yang ikut menggarap lahan perkebunan kelapa sawit tersebut hingga jumlahnya mencapai 26 KK. Warga Desa Pantai sangat menyayangkan aksi warga Desa Batu Pu�h yang membakar pondok milik warga Desa Pantai. Seharusnya warga tidak main bakar, karena semua masalah bisa diselesaikan dengan musyawarah. Kepala Desa Batu Putih, Karyon, membantah pernyataan Davit. Karyon sebagai kepala desa �dak pernah tahu dan menandatangani surat jual beli lahan sawit PT DIPP dengan warga Desa Pantai. Dia juga �dak pernah mengajak warga Desa Pantai menggarap lahan PT DIPP. Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali, mengatakan, kata damai sudah teru-

cap dari warga Desa Batu Pu�h dan Desa Pantai. PT DIPP selaku pemilik lahan perkebunan diminta segara melakukan inventarisasi pemilik lahan, agar yang menikma� benar-benar pemilik lahan. Masalah PT DIPP ini sudah berlangsung lama. Sekda minta PT DIPP berkoordinasi dengan aparat keamanan guna menyelesaikan persoalan dan segera menginventarisir pemilik lahan, sehingg �dak berlarut-larut. Dari Kabupaten Sarolangun hadir Asisten I Arief Ampera dan Kadis Bunhut Joko Susilo, Camat Pelawan, Kades Batu Putih serta belasan warga Batu Pu�h. Sedangkan dari Kabupaten Muratara, rombongan dipimpin Asisten II Rakhman Akhmad ditemani Camat Rupit dan Kades Pantai. Pasca konflik situasi Desa Batu Pu�h berangsur kondusif. Isu aksi balas dendam warga Desa Pantai �dak terbuk�. Meski demikian, masyarakat tetap berjaga-jaga, siang maupun malam. Warga melakukan pengamanan keliling desa, mengantisipasi serangan warga Desa Pantai. —rudy ichwan


BUNGO-TEBO

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

15

Aparat “Ngamuk”, Puluhan Mesin PETI Dibakar

Bungo Gelar MTQ ke-45

INFOJAMBI KORAN — Bupa� Bungo, H Sudirman Zaini, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Kabupaten Bungo, di Dusun Ambacang Gedang, Tanah Sepenggal Lintas, Muara Bungo, Jum’at (14/2). Dalam sambutannya bupa� mengharapkan masyarakat mempedomani Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan, baik pikiran, perbuatan dan �ndakan sehari-hari. Pembukaan diawali sambutan Ketua LPTQ Kabupaten Bungo yang juga Wakil Bupa� Bungo, H Mashuri. Kepala Kementerian Agama Bungo, HA Rahman, mengajak umat Islam mengamalkan ajaran agama dengan baik. Kajian Islam perlu dipupuk sebaik mungkin dan dipelajari dengan sempurna. MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Bungo diiku� sekitar 1.022 peserta dari 17 kecamatan. —hambali

Jalan Nasional Bungo - Tebo Rusak Parah

INFOJAMBI KORAN — Belum genap dua bulan direhab, jalan nasional yang melintasi Kabupaten Bungo dan Tebo, Jambi, di beberapa ��k sudah rusak parah. Kerusakan terjadi terutama di empat ��k, yakni di depan SMK Pertanian, Simpang Kemini dan Kampung Baru di wilayah Kabupaten Bungo. Belum diperoleh informasi pas� kontraktor yang mengerjakan perbaikan jalan tersebut. Sementara, dari batas Bungo sampai kawasan perkantoran Pemkab Tebo kondisi jalannya masih mulus. —hambali

INFOJAMBI KORAN — Aparat gabungan anggota TNI, Polri dan Satpol PP di Kabupaten Bungo “mengamuk”. Mereka memusnahkan 65 unit mesin yang biasa dipakai warga untuk ak�vitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), saat razia di kawasan Bandara Muara Bungo, belum lama ini. Aktivitas PETI di kawasan Bandara Muara Bungo terus marak walau sudah berulang kali dirazia aparat gabungan. Kondisi itu membuat aparat kesal, dan akhirnya puluhan mesin PETI dihancurkan dan dibakar. Tim Razia dipimpin Kapolres

Bungo, AKBP Naek Pamen Simajuntak. Dia turun ke lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Aparat terlihat beringas dan tak kenal kompromi lagi. Semua PETI yang ditemukan dibabat habis, dibakar dan dihancurkan dengan mesin pemotong. Anggota �m terdiri dari 100 orang. Mereka juga menyisir mesin PETI yang dikubur. Dalam operasi ini ditemukan 10 unit mesin PETI sengaja dikubur. Diduga kuat ini upaya pelaku untuk mengecoh aparat. Berbeda dari sebelumnya, operasi kali ini lebih mudah. Aparat tidak lagi kesulitan menjangkau lokasi yang hanya

beberapa ratus meter dari bandara. Tim lebih siap, melengkapi personil dengan perahu karet untuk menyeberangi rawa-rawa. Kepala Satpol PP Bungo, Ansori A Roni mengatakan, razia ini merupakan tindak lanjut dari razia sebelumnya. Berdasarkan laporan warga, PETI di sekitar Bandara Muara Bungo sudah kembali berak�vitas. “Saat razia dulu sudah kami bakar, tapi kami mendapat laporan PETI kembali marak, sehingga hari ini dilakukan razia,” ungkapnya. Dalam razia kali ini ditemukan

55 unit mesin PETI. Selain itu petugas juga menemukan 10 unit mesin PETI yang dikubur di dalam tanah. “Mungkin pelaku sudah tahu ada razia, sehingga mesin PETI disembunyikan,” ujarnya. Kedepannya, kata Ansori, pihaknya akan terus melakukan razia PETI dan �dak hanya di areal Bandara Muara Bungo. Beberapa lokasi yang disinyalir ada PETI juga akan dirazia. Hal senada dikatakan Kapolres Bungo, Naek Pamen Simanjutak melalui Kabag Ops Polres Bungo, Kompol Ahyar. Menurutnya, Polres Bungo siap membantu pemerintah kabupaten memberantas PETI, apalagi PETI dilakukan di areal bandara sebagai aset negara yang mes� dijaga. “Kalau PETI dibiarkan beroperasi, nan� aktivitas Bandara Muara Bungo bisa terganggu, karena kegiatan PETI banyak menimbulkan asap,” katanya. Dia mengaku kesulitan menangkap pelaku PETI, karena razia sering kali bocor, sehingga para pelaku sudah kabur duluan sebelum �m razia masuk ke lokasi. “Mungkin razia sudah bocor, sehingga tak satu pun pelaku yang ditangkap,” ujarnya. Kedepan kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku PETI dan razia. —hambali

Bungo Bakal Punya Pasar Tradisional Modern

INFOJAMBI KORAN — Pemkab Bungo dalam melaksanakan program pembangunan ingin meningkatkan pendapatan ekonomi dan mensejahterakan rakyatnya, bukan sebaliknya, membuat susah dan sengsara rakyat. “Yakinlah, bupa� dan wakil bupa� �dak ada niat sedikitpun menyusahkan pedagang dengan pembangunan pasar tradisional modern di Pasar Bungur Muara Bungo,” ujar Kepala Bappeda Bungo, Dedy Irawan. Tahap awal pembangunan

pasar tradisional modern itu sudah dimulai. Sebagian pedagang yang ada menempati bangunan sementara untuk menjual dagangannya. Pembangunan pasar tradisional dua lantai itu murni menggunakan APBD II Bungo dalam bentuk mul�years selama �ga tahun sejak 2013. Tahap awal pembangunannya menelan biaya Rp 46,987 miliar. Total dananya Rp 151 miliar. Karena murni menggunakan APBD II Bungo, �dak mungkin pemkab menjual kios pasar itu pada pedagang yang sudah

lama menempa� lokasi tersebut. Pemkab hanya memungut retribusi agar �dak memberatkan pedagang yang menempa� pasar itu nan�. “Hanya saja pedagang �dak boleh memindah-tangankan atau menjual kiosnya ke pedagang lain,” tegas Dedy.

INFOJAMBI KORAN — Oknum pengurus lembaga adat di Kabupaten Bungo, Jambi, HH, dituding menggelapkan uang “cuci kampung”. Pegawai Kantor Pajak Bungo itu kemudian dilaporkan ke polisi. Informasi yang diperoleh infojambi menyebutkan, HH diduga menggelapkan uang “cuci kampung” milik RW 08 Kelurahan Pasir Pu�h, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo. Nilainya hanya Rp 2,5 juta. “Dia menggelapkan uang warga RW 08 sebanyak Rp 2,5 juta,” kata H Ismail, Ketua RW 08 yang ikut melaporkan Wakil Ketua Lembaga Adat RW 08 Pasir Putih, Rimbo Tengah, Bungo itu. Ismail mengaku dia dan warga lainnya sudah kesal pada HH karena tega menggelapkan

uang kas RW yang harunya digunakan untuk kepen�ngan bersama. Uang itu seyogyanya dipakai untuk “cuci kampung”. Beberapa waktu lalu, para tetua kampung RW 08 Pasir Pu�h menangkap sepasang mudamudi yang berzina di lingkungan mereka. Kedua muda-mudi itu sepakat melakukan cuci kampung. Uang itu mulanya dipegang oleh Ketua Lembaga Adat, H Marzuki. Namun karena ke�ka itu Marzuki akan berangkat haji, uang tersebut lalu di��p pada HH selaku wakil ketua lembaga adat. Saat ada acara yasinan ru�n, warga menanyakan uang itu untuk membeli mesin rumput. Tapi HH menjawab bahwa uangnya sudah �dak ada lagi. H Azwir Piliang, Ketua RT 26

yang juga ikut melaporkan HH ke polisi, menyatakan, HH selalu berkilah se�ap ditanyakan soal uang itu. Alasannya uang tersebut habis untuk membuat pos. “Dia bilang untuk membuat pos di sebelah rumahnya. Pos itu untuk apa ? Pos ronda kami sudah punya. Dia kalau mau membeli sesuatu dengan uang itu harus melalui musyawarah dulu dengan ketua RW, RT, pemuda dan tokoh masyarakat lainnya,” tandas Azwir. Kabag Ops Polres Bungo, Kompol Ahyar, membenarkan adanya laporan warga itu. Warga melaporkan dugaan penggelapan uang kas RW oleh pengurus lembaga adat yang juga pegawai Kantor Pajak Muara Bungo. —hambali

Uang “Cuci Kampung” Digelapkan

Pembangunan tahap I melipu� pasar basah untuk pedagang ikan, daging, sayur dan buah buahan. Sedangkan tahap II nanti untuk pasar kering bagi pedagang sembilan bahan pokok (sembako) dan kebutuhan lainnya. —hambali

SMA 9 Tebo Ikut Lomba UKS Nasional

INFOJAMBI KORAN — SMA Negeri 9 Kabupaten Tebo, di Desa Suka Maju, Kecamatan Rimbo Bujang, akan mewakili Provinsi Jambi dalam ajang Lomba Lingkungan Sekolah Sehat atau UKS Tingkat Nasional, Maret 2014 mendatang. Tim penilai �ngkat nasiojal datang khusus ke Tebo untuk melakukan penilaian ke SMA 9 tersebut. Guna menyambut kedatangan �m, Pemkab Tebo sudah melakukan rapat persiapan guna mengikuti penilaian lomba. Rapat persiapan di ruang kerja Sekda Tebo dipimpin langsung oleh Sekda Tebo, H Noor Setyo Budhi, dihadiri seluruh kepala SKPD terkait, kepala badan dan kepala bagian. —hambali


PROFIL Cornelis Buston

16

EDISI 19 16 � 28 FEBRUARI 2014

DENGAN penampilan biasa-biasa saja, seorang pria menyambut kedatangan wartawan infojambi group, di rumah megah, di samping Kampus Universitas Jambi (Unja) Telanaipura, Kota Jambi. Pria itu menyapa dengan sangat ramah. Setelah memperkenalkan diri, dua awak infojambi langsung terkejut. Mereka �dak menyangka, pria berpakaian sederhana dan murah senyum itu ternyata si pemilik rumah mewah dengan halaman yang sangat luas. Sejumlah mobil mewah juga tampak parkir di garasi. Dia adalah Ir H Cornelis Buston (CB), seorang pengusaha ternama di Jambi. Kebetulan dua wartawan yang ditugaskan mewawancarai

Cornelis merupakan wartawan baru. Mereka memang belum kenal dengan pengusaha jasa konstruksi itu. Cornelis kemudian mengajak wartawan masuk ke ruang tamu di bagian samping rumahnya. Meski baru kali itu bertemu, suasana pertemuan langsung sejuk. Cornelis yang berpenampilan sangat sederahana �dak terlihat seper� orang gedongan. Pembawaannya santai. Wawancara akhirnya berlangsung akrab. Pria kelahiran Lubuk Linggau 5 Oktober 1963 itu menceritakan kisah singkat perjalanan hidupnya. Sebelum menjadi seorang pengusaha sukses seper� sekarang ini, Cornelis pernah menjadi karyawan swasta

di ibukota, Jakarta. Sekitar empat tahun tinggal di Jakarta, Cornelis yang akrab disapa Olis ini banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman. Dia akhirnya tahu seluk-beluk dunia usaha konstruksi. Ilmu dan pengalaman itulah kemudian diterapkan di perusahaan yang dibangunnya sendiri. Singkat cerita, Cornelis pindah dan menetap di Kota Jambi. Pelan-pelan perusahaan kontraktor yang didirikannya merangkak maju. Apalagi isterinya, Ir Hj Nyimas Myrna Elsa F.Msi, orang asli Jambi. Mertuanya, H Kemas Mohammad Saleh, orang terpandang di Jambi. “Isteri saya dosen di Jambi. Jadi �dak mungkin isteri saya yang pindah ke Jakarta. Saya memutuskan membuka perusahaan di Jambi,” ujar Ketua Persatuan Menembak

Indonesia (Perbakin) Provinsi Jambi ini. Berbekal kegigihannya dan tidak neko-neko dalam bekerja, perusahaan yang didirikan Cornelis bisa berkembang. Banyak proyek pembangunan yang dikerjakan oleh perusahaannya. Dalam bergaul pun dia �dak sombong. Pergaulannya luas. Temannya banyak. Sikap low profile dan kemampuan yang mumpuni di bidang konstruksi,

membuat Cornelis disegani para kontraktor di Jambi. Salah satu perusahaan yang didirikannya adalah PT. Serasan Grup. Cornelis dipercaya mengomandoi sejumlah organisasi para pengusaha, seperti menjadi Ketua Aspekindo Provinsi Jambi, Ketua Umum LPKJD Provinsi Jambi dan Wakil Ketua Kadin Provinsi Jambi. Kiprah Cornelis di dunia usaha sudah �dak diragukan lagi. Keberhasilan

usaha membuatnya �dak kesulitan membantu orang lain yang sedang kesusahan. Namun belakangan dia menyadari, upayanya membantu orang lain �dak maksimal tanpa sarana yang memadai. Seorang kerabat dekatnya, H Hasan Basri Agus (HBA), menyarankan Cornelis mencoba membantu orang lain melalui jalur politik. Tahun 2004, Cornelis akhirnya bergabung dengan salah satu partai politik, dengan target duduk sebagai anggota dewan. Duduk di lembaga legislatif, menurut alumnus Fakultas Pertanian Unja ini sangat tepat, karena dia bisa mewakili rakyat dalam memperjuangkan aspirasi mereka yang tersendat. Dengan duduk di dewan

perwakilan rakyat, Cornelis merasa akan punya power guna membela rakyat kecil. “Saya ingin berbuat untuk orang lain, karena semuliamulianya manusia, adalah mereka yang banyak berbuat untuk orang lain. Saya akan ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat yang selama ini �dak terperhatikan oleh pemerintah,” kata ayah dari Thareq Sulthan, Moh Rayhansyah dan Karina Nabila Yasmin ini. Pria yang menamatkan pendidikan SLTA di SMA Purnama Jambi ini ingin membawa perubahan bagi daerah Jambi. Baginya Jambi sudah menjadi bagian dari hidupnya. Dia ingin Jambi lebih maju dengan masyarakatnya yang sejahtera. Amin… —elvira || sapta

Infojambikoran edisi 19  
Advertisement