Issuu on Google+

Rp 10,000

volume

01 TERBIT SAMPAI 1 JANUARI 2011 I NO. 01 www.theindustrialpost.com

Ciputra: Sang Pengembang Tiga Jaman

Ubud Writers & Readers Festival 2010 Persatuan dalam Keberagaman

Profil A5

Sejenak bersama Susan Bachtiar

Budaya A7

Infotainment B8 Foto: www.presidensby.info/Abror

Kapitalisasi BEI Peringkat 6 Dunia Bursa saham China masih menjadi pemimpin kapitalisasi di emerging market, dengan menyumbang porsi 5,37 persen terhadap nilai kapitalisasi pasar saham dunia. Jakarta (IP) – Nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga kuartal III-2010 mencapai USD336,39 miliar, atau 0,68 persen dari total kapitalisasi pasar modal di dunia. Sementara itu, bursa China menduduki peringkat pertama menyumbang sekira 5,37 persen. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 31 Desember 2009 - 8 Oktober 2010 menyatakan, nilai kapitalisasi saham-saham di BEI mengalami peningkatan sebesar 57,13 persen mencapai USD336,39 miliar.

Presiden SBY memberikan sambutan pada Forum Bisnis Indonesia-RRT di Hotel Shangri-La Pudong, Shanghai, RRT.

SBY Menyambut Kerja Sama RI-China dalam Perfilman JAKARTA (IP) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bulan lalu berbicara dalam Indonesia-China Business Forum di Shanghai dan memuji luas cakupan bidang usaha para pengusaha dari kedua negara yang terlibat, termasuk dalam pembuatan film.

“T

ahun ini, kami merayakan HUT ke-60 hubungan diplomatik RI-China. Kami juga menandai lima tahun pertama dari Kemitraan Strategis, dan penyelesaian pelaksanaan China-ASEAN FTA,” kata Kepala Negara Indonesia. “Kerja sama ini menawarkan potensi pertumbuhan di banyak industri, termasuk di bidang jasa dan industri kreatif seperti animasi, industri konten berbasis IT, film, musik, fashion dan sebagain-

ya,” katanya. “Kami mengakui bahwa China juga merestrukturisasi industri yang bernilai tambah dan berbasis jasa. Ada potensi untuk kolaborasi di sini – basis kreatif dari kami dan teknologi dari mereka, inovasi dinamis dari kami dan penelitian dan pengembangan dari mereka dan sebagainya.“

gangan dan hubungan bisnis antara kedua negara, mengatakan bahwa film adalah sarana yang layak untuk membawa bersama-sama dan menyatukan beragam kelompok etnis di Indonesia dari berbagai tingkat sosial dan latar belakang pendidikan.

SBY menambahkan: “Kami melihat kerja sama konkrit antara perusahaan animasi Indonesia untuk memproduksi dan mendistribusikan film animasi layar lebar dan serial TV Zheng He.” “Hal ini sangat simbolis, karena kita semua tahu Laksamana Zheng He datang ke Indonesia beberapa kali dalam misi perdamaian untuk perdagangan dan kebudayan sekitar 600 tahun yang lalu. Sekarang kita meneruskan kerja sama tersebut dalam bidang masa kini.”

“Kerja sama ini menawarkan potensi pertumbuhan di banyak industri, termasuk di bidang jasa dan industri kreatif seperti animasi, industri konten berbasis IT, film, musik, fashion dan sebagainya,”

Forum tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Dewan Promosi Perdagangan Internasional Cina (CCPIT). SD Darmono, Presiden Direktur PT Jababeka, seorang pengusaha terkemuka yang berada di garis depan dalam meningkatkan perda-

“Kita membutuhkan sebuah sarana yang canggih untuk mempercepat persatuan Indonesia, dan saya pikir film adalah salah satu pilihannya,” kata Darmono. “Namun kita masih lemah dalam konten. Itulah menga-

RI, China Sepakati Empat Kerja Sama Ekonomi JAKARTA (IP) – Pemerintah Indonesia dan China menyepakati empat poin kerja sama ekonomi, yakni pembiayaan, perdagangan, investasi, serta pembangunan infrastruktur, yang dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani perwakilan kedua negara dan disaksikan oleh Wakil Presiden Boediono di Beijing, Rabu. Pada kesepakatan itu ditandatangani pula kesepakatan kedua negara un-

tuk meningkatan kerja sama pembangunan infrastruktur, serta penandatanganan pembangunan proyek PLTU Celukan Bawang, Bali Utara berkapasitas 3x1500 MW. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendapat fasilitas pendanaan sebesar 350 juta dolar AS dari Industrial & Commercial Bank of China untuk meningkatkan pembiayaan perdagangan dan investasi di dalam negeri, Antara melaporkan.

pa kita perlu mengembangkan sumber daya manusia, dan salah satu cara untuk melakukan hal itu adalah dengan memiliki fasilitas pembuatan film yang efisien dan berkualitas baik. Jababeka, yang berlokasi strategis, dihuni oleh sekitar 1.500 perusahaan dari 30 negara, dan sangat cocok sebagai sebuah daerah industri film. Jababeka juga adalah tempat di mana President University, yang kini mendirikan sekolah film, berada.” Darmono lebih lanjut mengatakan bahwa Jababeka sedang mengembangkan sebuah daerah industri film yang disebut Indonesia Movieland seluas 36 hektar. “Sejauh ini 40 film telah dibuat di Jababeka, yang menyediakan fasilitas antara lain, lapangan golf, kompleks perumahan, dan rumah sakit,” tambahnya. “Kami sedang membangun studio yang akan selesai awal tahun depan, yang memungkinkan pembuat film untuk syuting, menyewa peralatan dan seragam dan lain-lain.” “Kita, Nanjing dan sebuah perusahaan animasi nasional terkemuka, Castle Production, telah setuju untuk membuat serial animasi Zheng He yang akan ditampilkan oleh

CCTV,” jelas Darmono. Film animasi ini dirancang untuk anak-anak dan menceritakan perjalanan Zheng He di Asia, Eropa, dan bahkan Amerika dalam usahanya untuk membuka hubungan dagang dan menciptakan persahabatan dengan negara lain. “Zheng He sering dikatakan telah membawa Islam ke Indonesia. Jadi film ini penuh dengan aspek budaya dan perdagangan, “jelas Darmono. Film ini akan dibuat di ICT Training Center di Jababeka, yang dibangun oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi dengan hibah US$ 10 juta dari Korea Selatan. Sementara itu, Ardian Elkana, pemilik Castle Production, menegaskan bahwa film itu akan diproduksi di Movieland. “Saya yakin Movieland akan berkembang karena ia merupakan bagian dari industri dengan nilai tambah tinggi. Movieland dirancang sebagai one-stop services bagi industri film seperti yang ada di Hollywood,” kata Ardian. Film ini memiliki anggaran sebesar U$ 9 juta dan akan selesai pada akhir 2011 untuk ditayangkan pada 2012.

Analis PT Anugerah Securindo Indah Viviet S. Putri mengatakan, sepanjang tahun ini likuiditas di bursa Tanah Air memang mengalami tren yang positif. Hal ini didorong dengan banyaknya perusahaan yang melakukan go public sehingga meningkatkan nilai kapitalisasi bursa. “Ini membuat nilai kapitalisasi dan transaksi di bursa kita Data Bursa meningkat pesat,” kata Viviet di Efek Indonesia Kenaikan tersebut (BEI) periode 31 juga dipicu derasnya aliran dana asing ke Desember 2009 bursa domestik. Kon- 8 Oktober 2010 disi ini dipicu belum menyatakan, menentunya proses pemulihan ekonomi nilai kapitalisasi global. Meski demikian, data BEI yang dipresentasikan dalam Best of Indonesia 2010, Luncheon Presentation 2010 juga menyebutkan, kapitalisasi BEI masih jauh dibanding kapitalisasi pasar bursa negaranegara berkembang (emerging markets) lainnya di duni, menurut Antara.

saham-saham di BEI mengalami peningkatan sebesar 57,13 persen mencapai USD336,39 miliar.

Bursa saham China masih menjadi pemimpin kapitalisasi di emerging market, dengan menyumbang porsi 5,37 persen terhadap nilai kapitalisasi pasar saham dunia. Porsi ini dengan menggabungkan nilai rata-rata kapitalisasi dua bursa saham di China yakni bursa Shenzen dan Shanghai. Menempati di peringkat kedua adalah bursa saham India (3,35 persen) dan Brazil (3,04 persen). Posisi berikutnya adalah bursa saham Mexico dan Rusia, masingmasing 0,91 persen dan 1,20 persen. Menurut Viviet, tertinggalnya nilai kapitalisasi BEI dibanding bursa China merupakan hal yang wajar. Pasalnya, jumlah perusahaan tercatat di bursa China jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia, sehingga hal ini berdampak pada nilai kapitalisasi dan transaksi. Selain itu, kata dia, pemahaman masyarakat tentang pasar modal antara penduduk China dan Indonesia juga berbeda. Di China, kalangan masyarakat menengah dan menengah atas memilih instrumen investasi di pasar modal. Sementara di Indonesia lebih banyak berinvestasi di sektor riil, seperti properti, dan sektor lainnya.

Hatta: Penghematan Anggaran Tekan Pemborosan Rp60 Triliun Mari mengatakan, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) bahkan sudah menandatangani kesepakatan dengan LPEI agar Eximbank dapat membantu industri sepatu dan tekstil di Indonesia. “LPEI membantu pembiayaan dengan bunga terjangkau disertai jaminan risiko untuk eksportir baru atau memiliki rekam jejak baik atau untuk hal-hal baru, misalnya kerja sama dengan China untuk pembiayaan mesin baru,” ujarnya.

JAKARTA (IP) – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Hatta Rajasa, menyatakan bahwa berbagai upaya penghematan yang dilakukan pemerintah akan menekan pemborosan hingga Rp60 triliun pada tahun 2011. “Penghematan bisa mencapai Rp40 triliun hingga Rp60 triliun,” kata Hatta Rajasa di Gedung AA Maramia Kemenkeu Jakarta, Jumat lalu. “Penghematan dilaku-

“Penghematan bisa mencapai Rp40 triliun hingga Rp60 triliun,” Hatta Rajasa Menteri Koordinator Perekonomian

kan terutama untuk non belanja modal dan belanja untuk infrastruktur,” kata Hatta. Menurut dia, hasil penghematan anggaran itu dapat dia-

lokasikan untuk meningkatkan pembiayaan pembangunan infrastruktur dan menekan defisit. Mengenai penghematan di lingkungan Kemen-

ko Perekonomian, Hatta mengatakan,”kami memutuskan penghematan anggaran sebesar 10 persen untuk anggaran 2011 sehingga jumlah anggaran berkurang Rp16 miliar dari jumlah semula Rp126 miliar.” “Penghematan bukan pemotongan gaji PNS sehingga tidak mempengaruhi daya beli PNS. Ini misalnya menyangkut pemindahan tempat seminar dari hotelhotel ke gedung pemerintah saja,” katanya menambahkan.


A2 Opini

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Kinerja dan Sinergi Trio BUMN-Konglomerat-MNC di Indonesia

Menuju Visi Indonesia 2014 Pemerintah harus menciptakan smart and proficient governance agar bisa memobilisasi kekuatan ekonomi bisnis swasta nasional dan asing serta kekuatan stakeholders masyarakat dengan dana perbankan untuk ditanamkan di proyek investasi jangka panjang yang produktif.

K

ajian The Rising Power of Indonesia Incorporated ini sampai pada kesimpulan sementara 30 September 2010 ketika Wapres Boediono dikutip media menyatakan bahwa dalam investasi infrastruktur pemerintah hanya akan menyediakan Rp. 400 trilyun dari rencana RP. 2.000 trilyun yang dibutuhkan sampai tahun 2014. Kata kunci yang kita harus camkan dengan demikian adalah dalam era globalisasi ini tidak mungkin lagi ada negara autarkis yang hidup sendiri. Tidak terkecuali Amerika Serikat clan China begitu pula Republik Indonesia. Semua memerlukan arus modal, tenaga kerja, teknologi, barang dan jasa lintas Negara dan lintas benua. Indonesia tidak terkecuali memerlukan interaksi dan transaksi dengan Negara lain untuk membangun ekonomi pada era globalisasi abad XXI. Globalisasi sendiri bukan barang baru, sejak dulu Marco Polo dan Zheng He serta pelopor kolonialisme Eropa sudah melakukan perjalanan lintas benua. Jadi interaksi antar bangsa dan antar benua bukan fenomena abad XX, melainkan sudah berumur setua manusia. Tentu saja dalam skala regional dan ruang waktu yang lebih panjang dalam transportasi dan ekspedisi. Karena itu Indonesia abad XXI tidak kebal dari kerjasama dan transaksi internasional, tidak mungkin mau autarkis hidup sendiri. Arus modal asing diperlukan karena memang tabungan dalam negeri tidak cukup dan juga kemampuan pemerintah dalam memobilisasi dana termasuk dalam pencapaian target perpajakan berupa tax ratio masih lebih rendah dibanding negara lain. Pemantauan terhadap kekuatan ekonomi bisnis di Indonesia termasuk kelompok perusahaan raksasa MNC yang berkiprah di Indonesia me munculkan data mutakhir sbb: 100 Perusahaan Terbesar yang merupakan ranking gabungan antara BUMN, GROUP KONGLOMERAT, DAN MNC/FOREIGN (Lihat Gambar 1) di Indonesia dari segi penjualan (revenue) menunjukkan bahwa 28 BUMN menguasai 45% sales (Rp. 911 trilyun), konglomerat swasta nasional 32% (Rp. 644 trilyun) dan multinasional / Asing 23% (453 trilyun). Semetara itu, GNI juga membandingkan BUMN dengan emiten baik emiten swasta nasional maupun emiten asing (berdasarkan kepemilikan saham mayoritas) dan juga dengan PT Freeport, hasil dari perbandingan tersebut didapat 100 Perusahaan Terbesar (lihat Gambar 2). Dari ranking gabungan ini, didapatkan hasil bahwa BUMN menguasai 52 % sales (Rp. 921 trilyun), swasta nasional 25% ( Rp.440 trilyun) dan swasta asing 23% (Rp. 399 trilyun). Sepuluh besar perusahaan dan atau group bisnis yang termasuk kedalamnya adalah: Tiga perusahaan

tanamkan di proyek investasi jangka panjang yang produktif. Legislatif dan Judikatif merupakan mitra bersama eksekutif untuk menciptakan iklim governance yang kondusif untuk kegiatan bisnis dan ekonomi serta memotivasi masyarakat untuk berkinerja lebih optimal dalam semangat menghormati profesionalisme dan menghargai meritokrasi .

Gambar 1 SOE Portion in Indonesian Top 100 Group (SOE, Group, MNC/Foreign) Revenue 2009 (Rp. Million)

Grup Konglomerat (47 Perusahaan) 644,099,989.29 32% Asing (25 Perusahaan) 453,279,799.28 23%

BUMN (28 Perusahaan) 911,062,938.11 45%

Pemerintah harus mengambil prakarsa merancang proyek infrastruktur jangka panjang yang memerlukan kerjasama dengan pemerintah Negara investor dan memberikan kemudahan iklim berusaha terutama dalam memperbaiki peringkat Indonesia dalam survey Doing Business oleh Bank Dunia yang menempatkan RI (122) masih dibawah Vietnam (93). Walaupun da!am ranking competitiveness oleh World Economic Forum kita telah naik kelas ke no 44 dari no 54. BUMN perlu direstukturisasi untuk meningkatkan kinerja dan leveraging. Perlu dipertimbangkan konglomerasi BUMN menurut pola zaibatzu Jepang atau posisi unggulan 4 bank terbesar di China yang merupakan BUMN go public dengan market capitalisasi terbesar di dunia.

Gambar 2 SOE Portion in Indonesian Top 100 Company (SOE, Group, MNC/Foreign) Revenue 2009 (Rp. Million)

Pemerintah harus mengambil prakarsa merancang proyek infrastruktur jangka panjang yang memerlukan kerjasama dengan pemerintah Negara investor dan memberikan kemudahan iklim berusaha

BUMN, PERTAMINA, PLN dan Telkom. Dua diantaranya adalah pengemban mandat PSO (Public Services Obligation) dari Pemerintah. PERTAMINA yang beromzet Rp. 372 trilyun (rangking 1) dan PLN dengan total pendapatan Rp. 145 trilyun (urutan 2) mengungguli Freeport penambang emas dan tembaga di bumi Papua yang membukukan pendapatan sebesar Rp. 53 trilyun (ranking 7), Astra Group berpendapatan 95 trilyun (posisi 3) dan Salim Group dengan omzet Rp. 77 trilyun (ranking 4). Sementara Wilmar Group, yang besar karena sawitnya, menduduki ranking ke 5 dengan pendapatan sebesar Rp. 64,8 trilyun. Telkom ranking ke 6, Sinar Mas Group ranking ke 8. Sedangkan Djarum Group, yang memiliki saham mayoritas di BCA, menduduki ranking 9. Ranking 10 diduduki oleh Phillip Morris lewat HM Sampoerna yang penjualan rokoknya selama 2009 sebesar Rp. 38,9 trilyun. Diantara kekuatan multinasional tersebut terdapat nama-nama besar seperti Jardine (UK/Hongkong) Freeport (USA), Khazanah (Malaysia), Temasek (Singa-

DITERBITKAN OLEH: PT Sarana Pratama Pengembangan Kota

CEO & PEMIMPIN REDAKSI Ali Basyah Suryo

SIRKULASI Srimay Noviani

Menara Batavia Lantai 25 Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta 10220, Indonesia Phone : (021) 572 7337 Fax : (021) 572 7338 Email : ceo@theindustrialpost.com Web : www.theindustrialpost.com

KONTRIBUTOR Atmono Suryo Cyrillus Harinowo Hadiwerdoyo Taufik Darusman Thomas W. Shreve Jeannifer Filly Sumayku Eka Putri

LAYOUT & DESAIN Mohamad Akmal SALES & MARKETING Detia Rais FOTOGRAFER Nandi Nanti

BUMN (31 Perusahaan) 921,397,498.5 52%

pore), Qatar Telecommunication (Qatar), Phillip Moris (USA), British American Tobacco (USA), Newmont (USA), Heidelberg Ag. (Jerman) dan OCBC (Singapore). Disamping nama-nama di atas nama-nama MNC besar dan ternama dunia sudah hampir semuanya berinvestasi langsung di Indonesia. Dijajaran industri mobil tak kurang nama besar seperti General Motor, Ford, Daimler, BMW semuanya berkiprah langsung. Di jajaran mobil Jepang tercatat nama-nama Toyota, Daihatsu, Hino, Mazda serta Isuzu baik secara langsung maupun berpatungan dengan Astra International. Di sektor otomotif ini jelas bahwa multinasional mendominasi tanpa peran penting BUMN maupun swasta nasional termasuk Salim Group yang hanya minoritas dalarn Indomobil untuk keagenan merk Suzuki dan Mazda. DijajaranelektronikJepang, Panasonic dan Sharp menjadi PMA. Di sektor Farmasi tak di ragukan lagi keberadaan MNC ini, Bayer, Pfizer, Sanovi Aventis Pasteur (Perancis), Wyeth, Astra Zeneca. Di sektor makanan, minuman ada Danone (Perancis), Coca Cola (Coca Cola Amatil/USA), dan produsen bir bintang sahamnya dikuasai o!eh San Miguel produsen bir milik konglomerat Ayala dari Philipina. Dua produsen rokok besar dunia British American Tobacco (USA/UK) dan Phillip Morris (USA) juga berinvestasi langsung setelah mengakuisisi Bentoel oleh BAT dan Sampoerna oleh Phillip Moris. MNC juga bertebaran didunia pengeboran minyak Indonesia seperti Exxon Mobil, Conoco, Petrosea, Petro China, Chevron, dll. Selain BUMN dan MNC, peran konglomerat yang memiliki perusahaan perusahaan besar juga diperlu-

kan. Disamping konglomerat baru yang bermunculan, konglomerat lama juga terlihat masih eksis. Dari penelitian PDBI tahun 1996 dan GNI tahun 2010 ini, didapatkan kesimpulan bahwa 58% grup konglomerat masih merupakan grup yang lama (87). Dan 63 (42%) grup merupakan grup baru. Diantara yang masih eksis adalah Djarum Group, Bakrie, Putera Sampoerna dengan Sampoerna Strategic-nya, Royal Golden Eagle yang dahulu lebih dikenal dengan Raja Garuda Mas, Wings Group, Berca, Tirtamas, Gudang Garam dan Medco. Yang lain antara lain Sinarmas Group, Salim, Lippo, Barito Pacific, Panin, Gajah Tunggal, Mulia, Rodamas, Pakuwon juga Humpuss. Dilihat dari bisnis yang digelutinnya, maka bisnis yang memunculkan para konglomerat ini adalah bisnis consumer goods dan bisnis sumber daya alam. Disamping juga kedekatan dengan penguasa. Indonesia tetap mernerlukan kehadiran dan keterlibatan perusahaan mulltinasional dari mancanegara karena keterbatasan dana nasional yang bila dirinci dalam trilyun adalah sebagai berikut: PDB

6.253,00

Aset Pemerintah RI

2.112,00

APBN

1.126,10

Aset 141 BUMN

2.257,00

Sales BUMN

1.000,00

Swasta Nasional (44 Perusahaan) 440,125,305.84 25% Swasta Asing (25 Perusahaan) 398,711,311 23%

Aset Bank Indonesia Besaran Utang Ind. 150 Richest Nettworh

915,00 1.653,00 551,00

Top 100 Emiten

1.086,00

100 Group Revenu

1.025,00

Market Cap

2.019,00

Dana Pihak Ketiga

2.104,00

Total Kredit (Juli 2010)

1.605,00

Mega Proyek besar yang digulirkan pemerintah antara lain Jembatan Selat Sunda senilai 100 trilyun, Jalan Tol Trans Jawa senilai 50 trilyun, PLTN Muria senilai 30 trilyun, PLTU Jawa Tengah senilai 27 trilyun, dan Jalur Kereta Batubara Kalimantan Tengah (beserta pendukungnya) dengan total nilai Rp 62 ribu trilyun. Selain PLTU di Jawa Tengah, pemerintah juga akan membangun sejumlah PLTU, PLTP, PLTGU di seantero Nusantara dengan total nilai hampir Rp. 144 trilyun. Juga pemerintah merencanakan membangun Lumbung Pangan (food estate) Nasional di Merauke, Papua, senilai 45 trilyun. Untuk membiayai proyek-proyek tersebut diperlukan investasi dari swasta baik nasional maupun asing, mengingat dana pemerintah yang terbatas. Penutup Pemerintah harus menciptakan smart and proficient governance agar bisa memobilisasi kekuatan ekonomi bisnis swasta nasional dan asing serta kekuatan stakeholders masyarakat dengan dana perbankan untuk di-

Swasta perlu lebih meningkatkan kemampuan engineering untuk terjun ke industri pengolahan bahan baku dan industri manufaktur yang memberi nilai tambah dan bukan sekedar pengekspor komoditi mentah apalagi yang tidak terbarukan. Industri manufaktur dinilai sangat memprihatinkan dibanding sektor industri lainnya. Mengingat sektor industri manufaktur terus mengalami perlambatan hingga mencapai titik terendah pada triwulan ketiga tahun 2009 dengan pertumbuhan yang hanya 1,3 persen. Sumbangan industri manufaktur ke PDB hanya sebesar 22,5% atau sebesar Rp. 1.267 triiyun. Stakeholders, masyarakat, dan aktivis LSM juga merupakan pelaku yang kegiatannya dapat memacu atau menghambat. Tapi dalam sistem demokrasi perbedaan pendapat tetap dapat merupakan kontribusi bermanfaat dalam merumuskan kebijakan publik. Bagaimana pemerintah, dunia usaha, dan dunia LSM dapat bersinergi menciptakan kekuatan Indonesia Inc. yang tangguh, jawabannya memerlukan jiwa ksatria untuk menghargai meritokrasi. Di sini media massa berperan sangat penting dalam menciptakan rasa percaya diri, rasa keadilano dan rasa kelayakan, sehingga masyarakat dapat berkinerja secara optimal dan semua merasa berperanan secara optimal dengan kapabilitas nasional yang maksimal. GLOBAL NEXUS INSTITUTE Gedung Deutsche Bank Ste. 1400 JI. Imam Bonjol No. 80 Jakarta - 10310 Tel.: +62-21-3983-1445 Fax: +62-21-3983-1447 Email: info@theglobalnexus.com www.theglobalnexus.com


Profil A3

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Foto: Industrial Post/Nandi Nanti

CIPUTRA: SANG PENGEMBANG TIGA JAMAN Ir. Ciputra, yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931, adalah seorang insinyur dan pengusaha properti yang sukses, antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Ia juga dikenal sebagai seorang filantrop, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra.

N

amanya tetap selalu diasosiasikan dengan sosok yang ikut membidani tiga kelompok usaha besar: Pembangunan Jaya Group, Metropolitan Development Group, dan Ciputra Group. Bahkan Ciputra Group berkembang dengan pesat setelah krisis ekonomi. Ciputra Group, perusahaan yang ia dirikan bersama istri, anak, dan menantunya pada 1980, kini tak hanya menggarap proyek di Indonesia, tapi juga sudah merambah ke luar Indonesia. Sejak 1990, Ciputra memasuki Hanoi, Vietnam. Ciputra bekerja sama dengan perusahaan milik pemerintah Vietnam, Urban Development Infrastructure Company, untuk mendirikan hotel berbintang lima. Kemudian secara bertahap, ia menyelesaikan proyek Ciputra Hanoi International City seluas 368 hektare, yang tahap pertamanya sudah selesai. Tahap ke-dua sudah selesai dan tahap ketiga ditargetkan tuntas pada 2013. Seperti juga para konglomerat lain, Ciputra juga terlibat persoalan saat krisis keuangan dan politik melanda negeri ini pada 1997. Kelompok perusahaannya terlibat utang yang sudah melebihi asetnya. Ciputra permah mengatakan bahwa utang Ciputra Group pada 1997-1998 mencapai Rp 1.713,4 miliar (Rp 1,7 triliun) dan US$ 181,3 juta. “Tapi seluruh utang akhirnya dapat direstrukturisasi melalui proses negosiasi yang panjang. Terakhir, utang dalam dolar baru tuntas 2006,” kata Ciputra. Saat krisis itu, Ciputra Group, yang bernaung di bawah satu perusahaan induk, yakni PT Ciputra Development, memiliki sekitar 1.500 pegawai. Waktu krisis, terpaksa sejumlah proyek ditunda sehingga jumlah karyawan pun dipangkas tinggal separuhnya. Bahkan ia terpaksa harus kehilangan divisi finansialnya, karena Bank Ciputra ikut dilikuidasi Bank Indonesia pascakrisis. Bisnis asuransi, Asuransi Jiwa Ciputra Allstate, yang baru dirintis menjelang krisis, ikut ditutup. Setelah masa-masa sulit terlampaui, kata Ciputra, kini divisi real estate saja telah berkembang menjadi tiga subholding dengan jumlah karyawan yang mencapai 2.000 orang. Ciputra Development beranak-pinak dengan beberapa anak perusahaan dan anak perusahaan itu juga ada yang memiliki anak perusahaan lagi. Ciputra Development masuk ke lantai bursa pada 1994 dan beberapa anak perusahaan juga menjadi perusahaan terbuka. Subholding pertama dipimpin Budiarsa Sastrawinata dan Rina Ciputra, yang menggarap berbagai proyek real estate di Jakarta, proyek perumahan di Vietnam, Kamboja, dan India. Subholding ke-dua dipegang Harun Hajadi dan Junita Ciputra, yang mengerjakan antara lain proyek Citra Raya di Surabaya; sedangkan subholding ketiga dikepalai si kembar Candra Ciputra dan Cakra Ciputra, yang menggarap proyek di Jawa Tengah

dan Kalimantan. Ciputra selalu berprinsip bahwa jika kita bekerja keras dan berbuat dengan benar, Tuhan pasti buka jalan. Dan banyak mukjizat terjadi, seperti adanya kebijakan moneter dari pemerintah, diskon bunga dari beberapa bank sehingga ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri. Ciputra secara resmi menyerahkan kekuasaannya kepada anak-anak dan menantunya sejak 2002. Kini ia hanya duduk di jajaran komisaris di sejumlah anak perusahaan dalam Ciputra Group. Sebenarnya, kata Ciputra, ia masih ingin terus berkarya, tapi fisiknya sudah tidak kuat lagi.

“Dengan jiwa wirausaha, seseorang bisa mengubah rongsokan menjadi emas.”

lum berangkat ke sekolah -dengan berjalan kaki sejauh 7 km. Mereka hidup dari penjualan kue ibunya. Setamatnya dari SMA, ia meninggalkan desanya menuju Jawa dan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada tingkat empat, ia bersama dua temannya mendirikan usaha konsultan bangunan yang berkantor di sebuah garasi. Setelah Ciputra meraih gelar insinyur pada 1960, ia pindah ke Jakarta. Setelah menyelesaikan kuliahnya di ITB, Ciputra mengawali kariernya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Ciputra bekerja di Jaya Group sebagai direktur sampai dengan usia 65 tahun, dan setelah itu sebagai penasihat. Di perusahaan tersebut, Ciputra diberi kebebasan untuk berinovasi, termasuk di antaranya dalam pembangunan proyek Ancol. Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai. Pada masa itu, Ciputra duduk sebagai direktur utama di Jaya Group dan di Metropolitan Group sebagai presiden komisaris. Akhirnya Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.

“Sejak usia 70 tahun, saya sudah mengalihkan tongkat kepemimpinan ke para menantu dan anak-anak saya. Saya hanya sebagai mentor,” ujarnya. Menurut salah seorang Direktur Ciputra Group, Antonius Tanan, salah satu hal yang menyelamatkan Ciputra sehingga bisa keluar dari krisis adalah jiwa entrepreneurnya yang sejati dan tak pernah padam. “Jatuh 10 kali, harus bisa bangun 11 kali,” kata Antonius. Bagi Ciputra, perintis pengembang properti nasional sekaligus pembangun 20 kota satelit di seluruh Indonesia, pengalaman hidup susah sejak kecil adalah pemicu kesuksesannya.

Ciputra saat ini dikenal sebagai sosok penyebar entrepreneurship di Indonesia. Dalam setiap kesempatan, ia selalu menanamkan pentingnya entrepreneurship untuk membuat bangsa Indonesia maju. Di usianya yang hampir mencapai 77 tahun, Ciputra masih menyala-nyala. Dalam sebuah seminar tentang kewirausahaan di Jakarta beberapa bulan lalu, Ciputra dengan lancar menjelaskan arti dan pentingnya seseorang memiliki semangat entrepreneur. “Dengan jiwa wirausaha,” katanya, “seseorang bisa mengubah rongsokan menjadi emas.” Dengan kata lain, bagi Ciputra, bagi wirausaha sejati, orang yang tidak memiliki uang bisa menghasilkan uang. “Kalian pikir Ciputra, Bakrie, atau Liem Sioe Liong punya modal? Modalnya, ya, entrepreneurship itu,” ujar Ciputra.

Sebagai bungsu dari tiga bersaudara, Ciputra kecil harus bergelut dengan berbagai pekerjaan untuk mencari uang membantu sang ibu yang berjualan kue. Pada usia 12 tahun, Ciputra menjadi yatim. Oleh tentara pendudukan Jepang, ayahnya, Tjie Siem Poe, dituduh anti-Jepang, ditangkap, dan meninggal dalam penjara. “Lambaian tangan Ayah masih terbayang di pelupuk mata, dan jerit Ibu tetap terngiang di telinga,” tuturnya sendu. Sejak itu, ibunyalah yang mengasuhnya penuh kasih. Sejak itu pula Ciputra harus bangun pagi-pagi untuk mengurus sapi piaraan, sebe-

Pada usianya yang ke75, ketika akhirnya dia harus memikirkan pengabdian masyarakat apa yang akan ia kembangkan, dia memilih bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan Universitas Ciputra. Bukan sekolah biasa. Sekolah ini menitikberatkan pada enterpreneurship. Dengan sekolah kewirausahaan ini Ciputra ingin menyiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa pengusaha. Menciptakan lapangan kerja merupakan kesenangan Ciputra. Dan mengembangkan industri real estate memang menjadi keahliannya. Ia penggagas sekaligus ketua pertama REI (Real Estate Indonesia).

Ir. Ciputra

Selain itu, ia juga ikut mendirikan Federasi Real Estate Asia Pasific. Asosiasi ini bergabung dengan FIABCI (Federal Real Estate Dunia). Selama 1994-1996, Ciputra orang Indonesia pertama yang terpilih menjadi presiden FIABCI. Bapak yang akrab disapa Pak Ci ini sendiri mengalami keampuhan pendidikan dalam kehidupannya. Bila orang melihatnya sukses sekarang, itu karena perjuangan kerasnya semasa muda. Perihnya hidup pernah ia alami. Namun ia tak mau menyerah. Dengan mengandalkan Tuhan, akhirnya Pak Ci pun berhasil menjemput sukses. Meski cukup berat perjuangnnya, semua itu dianggapnya sebagai proses kehidupan yang mengajar-

kannya akan arti kehidupan dan sukses. Kerusuhan Mei 1998 di Jakarta yang dahsyat telah membukakan mata rohaninya. Dulu sebelum Tuhan mengijinkannya mengalami kebangkrutan, ke gereja hanya dilakukan sebagai rutinitas. Bahkan seringkali ia lupa ke gereja atau ikut ibadah namun tidak konsentrasi. Namun, ketika kerusuhan itu membuatnya bangkrut ia justru dekat Tuhan dan rindu melayani. Perubahan tersebut tidak hanya sementara. Sejak kerusuhan1998 hingga kini ia aktif di beberapa pelayanan. Ia kini lebih sabar, ramah dan penuh pengertian kepada para stafnya. Jika dulu ia mengandalkan kekuatan

dan kepandaiannya, kerusuhan1998 telah menyadarkannya akan arti Tuhan dalam hidup. Ia tetap menjadi sosok pekerja keras, bedanya saat ini ia lebih mengandalakan Tuhan. “Saya pernah mengalami gagal, namun saya tidak berhenti pada kegagalan. Saya bangkit dengan cara bersandar pada Tuhan. Pada krisis ekonomi 1998 lalu, saya banyak hutang. Selain karena kerusushan, saya melakukan kesalahan dalam strategi bisnis. Saya berdoa dan meminta kreditur memberi keringanan. Puji Tuhan, mereka dapat mengerti. Dan saya pun bisa melewati cobaan tersebut. Tuhan memang ajaib,” ungkapnya. (Disusun kembali dari pelbagai sumber)

Salah satu hal yang menyelamatkan Ciputra sehingga bisa keluar dari krisis adalah jiwa entrepreneurnya yang sejati dan tak pernah padam.


A4 Ekonomi

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Pemerintah Bangun Kawasan Ekonomi Khusus Papua

Presiden Setuju Sultra Jadi Kawasan Khusus Pertambangan Foto: www.presidensby.info/Anung

Oleh Eka Putri

Dengan adanya kawasan ekonomi khusus, Kepala Negara berharap kebutuhan masyarakat Papua dan Papua Barat bisa dicukupi, tanpa harus bergantung pada pasokan dari pulau lain.

Kehadiran presiden di Kota Kendari dalam rangkaian perjalanan transit dari Wasior, Teluk Wondama, Papu Barat sebelum melanjutkan penerbangan kembali ke Jakarta. Poin lain yang disampaikan Presiden adalah memberikan resoon untuk kesempatan pertama pemrintah provinsi untuk memaparkan rencana pemanfaatan potenbsi tambang menjadi salah satu pembangunan ekonomi khusus dengan catatam tetap menjaga keelestarian lingkungan, yang nantinya akan disampaikan pada minggui pertama November 2010 mendatang.

P

residen Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pemerintah akan segera membangun kawasan ekonomi khusus di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat untuk mengembangkan kedua kawasan itu. “Akan dibangun kawasan ekonomi khusus di Papua dan Papua Barat,” kata Presiden Yudhoyono dalam keterangan pers di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, baru-baru ini. Presiden berada di bandara tersebut untuk bertolak kembali ke Jakarta, setelah meninjau korban dan lokasi banjir bandang di Manokwari dan Wasior selama dua hari. Presiden mengatakan, keputusan untuk membangun kawasan ekonomi khusus itu diambil setelah menggelar rapat di atas kapal KRI Sultan Hasanudin

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menyetujui rencana pemerintah Sulawes Tenggara (Sultra) untuk dijadikan sebagai kawasan ekonomi khusus bidang pertambangan. “Pada prinsipnya presiden menyetujui permintan pemprov Sultra itu, dengan harapan semua kawasan kontrak karya yang dikuasi PT Inco selama pulahan tahun itu diselesaikan dengan baik melalui jalur hukum,” kata Gubernur Sultra, H Nur Alam, sesaat melakukan tatap muka dengan Presiden di aula khusus Bandara Haluoleo Kendari dua minggu lalu.

Terkait rencana lokasi yang akan ditawarkan untuk menjadi kawasan pertambangan khusus kepada presiden, Gubernur Nur Alam mengatakan akan ditawarakan minimal dua lokasi yakni bagian Utara Kabupaten Konawe dan Pulau Wawonii.

Presiden SBY dan Ibu Ani saat meninjau korban bencana Wasior di RSUD Manokwari.

dalam perjalanan dari Wasior ke Manokwari. Menurut Presiden Yudhoyono, selama ini kebutuhan ekonomi di Papua dan Papua Barat dipenuhi dengan cara mendatangkan barang dari pulau lain. Hal itu menyebabkan harga barang yang tinggi karena harus memperhitungkan biaya transportasi atau pen-

gangkutan barang menuju Papua dan Papua Barat. Dengan adanya kawasan ekonomi khusus, Kepala Negara berharap kebutuhan masyarakat Papua dan Papua Barat bisa dicukupi, tanpa harus bergantung pada pasokan dari pulau lain. Menurut Presiden, pemerintah akan membangun tiga kawasan ekonomi khusus, dengan rincian dua kawasan

ekonomi berada di Papua dan satu kawasan ekonomi berada di Papua Barat. Kawasan ekonomi khusus di Papua antara lain akan difokuskan pada kegiatan perkebunan. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan pokok atau pangan masyarakat setempat. Sedangkan kegiatan di Kawasan Ekonomi Khusus Pap-

ua Barat akan difokuskan pada industri semen, peternakan sapi, dan budi daya kedelai.

‘Asing Kuasai 60% Jasa Konstruksi Nasional’

Presiden berharap pembangunan kawasan ekonomi khusus di dua provinsi itu bisa tuntas dalam waktu empat tahun. “Tidak perlu banyak-banyak industrinya, tapi yang penting riil,” katanya.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto

Menkeu: Anggaran Reformasi Rp14 Triliun Belum Terserap Ada anggaran sebesar Rp14 triliun yang belum terserap karena pelaksanaan reformasi birokrasi di sejumlah kementerian/lembaga (K/L) belum berjalan dengan baik. Menteri Keuangan Agus Martowardojo memperkirakan ada anggaran sebesar Rp14 triliun yang belum terserap karena pelaksanaan reformasi birokrasi di sejumlah kementerian/lembaga

(K/L) belum berjalan dengan baik. “Ada cadangan anggaran dan prosesnya belum bisa mencapai sekitar Rp14 triliun, maksudnya kalau Kementerian Lembaga bisa mempercepat, kita bisa menyiapkan dananya,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan, anggaran yang hingga kini implementasinya di sejumlah kementerian/lembaga belum bisa dijalankan, kemungkinan akan tercatat sebagai sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). Menurut dia, pencadangan anggaran tersebut dimaksudkan jika ada K/L yang

mampu mempercepat pembenahan birokrasi, dan Kementerian Keuangan bisa segera mencairkan anggaran terutama untuk remunerasi.

Tersendatnya proses reformasi birokrasi menjadi salah satu penyebab rendahnya penyerapan anggaran belanja negara Menteri Keuangan Agus Martowardojo

Ia mengatakan tersendatnya proses reformasi birokrasi tersebut menjadi salah satu penyebab rendahnya penyerapan anggaran belanja negara, apalagi realisasi belanja negara hingga 7 Oktober baru mencapai 51 persen dari total pagu sebesar Rp1126,1 triliun dalam APBNP 2010. “Kalau penyerapan dan pengeluaran anggaran selisihnya 1-2 persen (dibandingkan tahun lalu). Sekarang ini lebih kecil dibanding tahun lalu. Ini yang diharap-

Pemerintah menyebutkan, pasar jasa konstruksi nasional 60 persen masih dikuasai asing. “Asing masih mendominasi pangsa pasar jasa konstruksi Indonesia. Padahal jumlah mereka hanya 10 persen,” kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto saat “Launching Konstruksi Indonesia 2010” di Jakarta. Pelaku jasa konstruksi Indonesia yang jumlahnya 90 persen hanya menikmati 40 persen dari total potensi pasar yang ada. kan dapat bisa ditingkatkan,” ujarnya. “Kita sudah ingatkan kementerian untuk mereka mempercepat realisasi, kita kirim surat, dan mengalokasikan direktur di dirjen anggaran dan perimbangan untuk menanyakan masalah mereka. Itu APBN sudah disetujui, dan 2010 sudah diberikan dipa-nya. Kita harapkan 2011 akan lebih baik lagi, kan ada `reward and punishment`,” ujar Menkeu. Sementara dari sisi penerimaan, lanjut dia, realisasinya lebih tinggi lima persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 61 persen dari target Rp 990,5 triliun.

Data Kementerian Pekerjaan Umum sebelumnya menyebutkan, total kapitalisasi pasar konstruksi Indonesia 2009 mencapai Rp170 triliun. Oleh karena itu, tegasnya, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut dan pelaku jasa konstruksi Indonesia pada saatnya nanti harus mampu menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. “Idealnya, hal itu tanpa mengabaikan peluang pasar di luar negeri,” katanya. Meski begitu, Djoko mengakui, salah satu kelemahan pelaku jasa konstruksi Indonesia adalah pasar konstruksi berteknologi tinggi belum sepenuhnya dapat dikuasai oleh usaha jasa konstruksi nasional. Untuk itu, lanjutnya, selain peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kualitas konstruksi, diperlukan juga upaya peningkatan daya saing. “Dalam hal ini adalah para pelaku jasa dan industri konstruksi baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Djoko.


Ekonomi A5

KILAS EKONOMI

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

‘Pemerintah Harus Melawan Isu Negatif Sawit’ Pemerintah dan pelaku sawit diminta tetap bersamasama melawan dan menekan kampanye negatif sawit untuk bisa mempertahankan harga minyak sawit mentah yang trend menguat hingga 955 dolar AS per metrik ton per 7 Oktober 2010. “Tidak mustahil harga CPO bisa capai 1.000 bahkan lebih, kalau kampanye negatif khususnya yang masih terus gencar dilakukan negara Eropa bisa ditekan dan dilawan,” kata Bendahara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Laksamana Adiyaksa, di Medan. Dia mengakui, dewasa ini kenaikan harga CPO itu dipicu permintaan yang tinggi dari negara India yang yang akan memasuki hari raya keagamaan atau Devawali dan termasuk tidak seimbangnya permintaan dan persediaan. Kalau isu tidak dilawan, maka harga bisa melorot lagi meski kebutuhan akan CPO diyakini semakin besar karena produksi minyak nabati lainnya seperti kanola, kedelai dan

jagung menurun. Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun, mengatakan langkah yang dilakukan pemerintah mengatasi kampanye negatif sudah membuahkan hasil meski diakui belum maksimal. Menurut Derom, CPO masih akan tetap menjadi primadona bagi penerimaan devisa Indonesia sehingga sangat pantaslah untuk diperjuangkan oleh semua pelaku.

RI Pertahankan Subsidi Perikanan Dalam Pertemuan APEC Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Gellwynn Jusuf mengatakan, Indonesia berhasil mempertahankan isu subsidi tercantum dalam Deklarasi Paracas, hasil pertemuan Menteri Kelautan APEC di Paracas, Peru, Oktober 2010. “Isu tentang subsidi perikanan berhasil kita pertahankan di dalam pertemuan APEC,” kata Gellwynn ketika dihubungi ANTARA di Jakarta baru-baru ini. Selama ini, sejumlah negara yang menyatakan

Pengusaha Australia Dukung EPA dengan Indonesia Oleh Eka Putri

Australia Indonesia Business Council lebih mendukung penerapan perjanjian kerja sama berbentuk EPA karena sifatnya lebih luas dari perjanjian perdagangan bebas.

P

residen Australia Indonesia Business Council, Chris Barnes, menyatakan bahwa pihaknya mendukung rencana penerapan perjanjian kemitraan ekonomi (Economic Partnership Agreement/EPA) antara Indonesia dan Australia. “Kami mendukung EPA karena tujuannya lebih untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, bukan hanya hubungan dagang. Kami

mendorong pemerintah mempercepat negosiasi EPA dan melibatkan pelaku bisnis di dalamnya,” katanya di sela-sela Trade Expo Indonesia 2010 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini. Ia menjelaskan, Australia Indonesia Business Council lebih mendukung penerapan perjanjian kerja sama berbentuk EPA karena sifatnya lebih luas dari perjanjian perdagangan bebas. EPA, kata dia, tidak hanya meliputi minimalisasi hambatan perdagangan seperti perjanjian perdagangan bebas namun mencakup kerja sama ekonomi yang lebih luas termasuk investasi, pembangunan kapasitas, dan transfer teknologi. “Tidak hanya soal tarif saja, tapi meliputi kerja sama lebih luas untuk mengeratkan kerjasama ekonomi dan upaya bersama mencari peluang dalam rantai suplai global dengan produk unggulan dari kedua negara,” katanya.

Ia mencontohkan, dalam hal ini pusat produksi pakaian Australia di Gold Coast dan pusat produksi pakaian Indonesia di Bandung bisa menjadi proyek eksploratif untuk kerja sama. Demikian juga dengan pusat produksi ternak di Northern Teritoty Australia dan Surabaya di Indonesia. Berkenaan dengan hal itu Duta Besar Indonesia di Canberra, Australia, Primo Alui Joelianto, menjelaskan, pemerintah Indonesia pun lebih memilih model perjanjian kerja sama EPA karena sifatnya yang lebih luas dan mencakup pembangunan kapasitas. Ia menjelaskan pula bahwa saat ini pemerintah masih melakukan persiapan untuk melakukan negosiasi EPA dengan pemerintah Australia. Penerapan perjanjian kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk

Sistem Logistik Nasional Dinilai Masih Rendah Kinerja sistem logistik nasional (sislognas) saat ini masih rendah, kata Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Investasi dan Kemitraan PemerintahSwasta Djadmiko. “Saat ini posisi kita urutan 75 dari 155 negara menurut `survey logistic performance index`, merosot dari urutan 43 pada 2007,” ujarnya dalam diskusi Silognas di Anyer, Banten, belum lama ini. Menurut dia, ada beberapa hal yang menyebab-

Ilustrasi: Industrial Post/Nandi Nanti

kan kinerja silognas masih rendah, seperti kelangkaan stok dan fluktuasi harga kebutuhan pokok masyarakat terutama pada hari besar nasional, masih tingginya disparitas harga pada daerah perbatasan terpencil dan terluar. “Kemudian, masih rendahnya tingkat penyediaan infrastruktur baik kuantitas maupun kualitas serta masih adanya pungutan tidak resmi dan biaya transaksi yang menyebabkan ekonomi biaya tinggi,” ujarnya.

Untuk itu, dalam mewujudkan sistem dan jaringan logistik nasional dan internasional yang efektif dan efisien, lanjut dia, dibutuhkan pembenahan infrastruktur melalui jaringan jalan, kereta api, laut, sungai, danau dan udara serta jaringan informasi dan komunikasi yang handal. Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady menambahkan, konektivitas penting dalam pengembangan silognas dan hal tersebut merupakan salah satu sektor prioritas pemerintah agar permasalahan logistik yang dapat menganggu kelancaran arus barang dapat terselesaikan pada 2015. “Strategi kita adalah bagaimana mendorong perdagangan nasional dengan mengamankan produk dalam negeri. Dengan adanya sistem logistik maka dapat menciptakan efisiensi biaya produksi, sehingga target keseluruhan adalah bagaimana kita nantinya bisa terkoneksi secara global,” ujarnya. Secara keseluruhan pada 2010 hingga 2014, sasaran pengembangan sislognas difokuskan pada penguatan sistem logistik domestik dengan meletakkan dasar yang kokoh bagi terwujudnya sistem yang efektif dan efisien dalam mencapai “locally integrated”.

perdagangan, Indonesia dengan negara berpenduduk sekitar 22 juta jiwa tersebut. Saat ini, menurut dia, perdagangan Indonesia ke Australia tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN yang lain seperti Thailand, Malaysia dan Singapura. “Pangsa pasar produk Indonesia di Australia hanya 2,3 persen, lebih kecil dari Thailand yang lebih dari enam persen, Singapura lima persen dan Malaysia empat persen,” katanya.

ketidaksetujuannya terhadap penerapan subsidi bidang perikanan bagi para nelayan karena dinilai tidak sesuai dengan program liberalisasi perdagangan. Gelwynn juga menegaskan, Indonesia khususnya KKP, akan selalu mempertahankan posisi untuk mempertahankan subsidi bidang perikanan di berbagai forum pertemuan tingkat internasional. Deklarasi Paracas yang merupakan hasil dari Pertemuan Menteri Kelautan APEC di Paracas, Peru, menyebutkan antara lain mengenai pentingnya negosiasi subsidi bidang perikanan sebagai bagian dari WTO Doha Development Agenda dan mendorong APEC untuk secara aktif berkomitmen kepada hasil yang sukses dan efektif. Deklarasi tersebut juga menyebutkan beberapa agenda aksi lainnya yaitu mempromosikan kerja sama agar dapat berkontribusi dalam kawasan APEC dan pemahaman ekosistem kelautan. Pada 2010, KKP telah mengusulkan alokasi subsidi BBM sebanyak 2.516.976 kiloliter yang terdiri atas 1.955.376 kiloliter per tahun untuk nelayan dan 561.600 kiloliter per tahun untuk pembudidaya ikan skala kecil.

Foto: www.itpcsydney.com

Nilai total perdagangan Indonesia dengan Australia, menurut data Kementerian Perdagangan, sebesar 6,7 miliar dolar AS pada 2009 dan 4,4 miliar dolar AS selama Januari-Juli 2010. Menurut data tersebut, neraca perdagangan Indonesia dengan Australia sejak 2005 sampai semester pertama 2010 selalu negatif. Pada 2009, neraca perdagangan dengan Australia defisit 171,7 juta dolar AS dan pada semester pertama 2010 defisit 89,8 juta dolar AS.

Presiden Australia Indonesia Business Council, Chris Barnes menyatakan bahwa pihaknya mendukung rencana penerapan perjanjian kemitraan ekonomi (Economic Partnership Agreement/EPA) antara Indonesia dan Australia.


A6 Seputar Cikarang

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Strategis Lokasinya, Komplit Fasilitasnya Peluang menarik dari sentra elektronik dan otomotif di Jababeka Kawasan Industri Jababeka tak hanya sebatas wilayah berkembangnya industri besar, namun juga mampu menumbuhkan bisnis-bisnis di sektor menengah. Karena itu, perkembangan ruko-ruko sebagai wadah bisnis pun semakin berkibar.

P

e r k e mb a n g a n kawasan industri di Jababeka turut memberi angin segar buat pertumbuhan peluang bisnis di kawasan ini. Sebut saja potensi pengembangan residensial, sarana pendidikan, sarana hiburan dan olahraga, hingga pengembangan kawasan niaga seperti ruko-ruko. Pembangunan ruko di kawasan Jababeka diatur sedemikian rupa sehingga tiap ruko memiliki market sendiri. “Lokasi yang strategis, dekat dengan kawasan Industri menjadikan bisnis saya lancar”, ujar Irwan Eslim pengusaha Mie Cendol yang memiliki salah satu unit Ruko Sunter Niaga Mas di Jababeka. Jababeka memang terlihat serius dalam mengembangkan ruko-ruko tersebut. Bukan hanya soal bangunannya, tetapi juga pengelolaan kawasan dengan baik. Ketersediaan listrik, pen-

gadaan air bersih, serta keamanan menjadi prioritas yang diperhatikan Jababeka. Setiap ruko yang dibangun Jababeka akan diberikan instalasi listrik memadai, yaitu 2.200 watt per unit, serta air bersih dari perusahan air minum Jababeka. ”Selama di Jababeka, masalah air tak pernah kekurangan. Itulah kelebihan Jababeka,” tambah Irwan Eslim. Selain soal pengelolaan kawasan yang baik, Jababeka juga memberi kemudahan saat tenant ingin membeli atau menyewa suatu unit ruko. Misalnya dengan memberi fasilitas tunai bertahap atau pun dengan cara kredit. ”Prosesnya mudah karena manajemen sangat tanggap,” ungkap Kartini, salah seorang pemilik Ruko Pinangsia di Jababeka yang memiliki bisnis alat-alat listrik. Khusus untuk ruko, perkembangannya tergolong signifikan. Di kawasan ini terdapat beragam jenis ruko yang bisa memenuhi kebutuhan pebisnis.

sesuatu. Kawasan Jababeka memiliki tiga macam ruko tersebut di sejumlah area wilayahnya. Sebagai contoh Ruko Sunter Niaga Mas, yang sudah laris manis dengan bangunan standar dua lantai dan tiga lantai. Ada pula ruko Midi Niaga yang berkonsep dua lantai.

Potensi pasar ruko ini sungguh besar sebab berada di dekat hunian yang terdiri dari sekitar 8.000 kepala keluarga. Tentu setiap keluarga itu memiliki kebutuhan akan barang-barang elektronik dari mulai hal yang kecil seperti lampu hingga alat elektronik besar seperti kulkas maupun televisi. Para pebisnis umumnya membutuhkan tiga macam ruko. Pertama, ruko yang berada di kawasan sentra bisnis. Letaknya di entrance point suatu kawasan. Ruko macam ini umumnya diminati oleh tenant-tenant seperti bank yang membutuhkan lokasi strategis yang bisa menjang-

Cikarang Dry Port Memulai Tahap Operasional Cikarang Dry Port secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk memasuki tahap operasional sejak bulan Agustus kemarin.

C

ikarang Dry Port (CDP), yang terletak di Kawasan Industri Jababeka Tahap 3, merupakan fasilitas pelabuhan dan logistik yang memberikan pelayanan satu pintu untuk cargo handling dan solusi logistik bagi aktivitas ekspor impor serta distribusi domestik. Pada tahap awal operasional ini, Cikarang Dry Port sudah mulai melayani aktivitas ekspor dan impor dari para pengguna jasa. Fasilitas CDP meliputi container yard, container freight station, transportasi, empty container depot, serta bank dan fasilitas pendukung lainnya. CDP sudah memiliki kode pelabuhan internasional sendiri, yaitu ID JBK. Pada tahap operasional kedua nanti, CDP dapat berlaku sebagai port of origin serta port of destination. Untuk meninjau kesiapan serta aktivitas operasional CDP, pada 28 Agustus 2010 lalu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa bersama 6 menteri lainnya melakukan kunjungan kerja ke Cikarang Dry Port (CDP). Pada kunjungan ini, para menteri melihat langsung aktivitas operasional ekspor via Cikarang Dry Port yang berlangsung hari itu serta meninjau lapangan penumpukan peti kemas (container yard) CDP, termasuk lokasi dimana akan dibangun area emplacement atau parkir dan bongkar muat peti kemas dari dan ke kereta api. Container yard CDP memiliki letak yang berdekatan dengan jalur kereta api yang ada sekarang di mana rencananya moda transportasi antara CDP dengan Pelabuhan Tanjung Priok akan memanfaatkan jalur ini selain moda transportasi truk yang digunakan sekarang. Secara khusus, Hatta Radjasa meminta kesiapan Menteri Per-

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa bersama 6 menteri lainnya melakukan kunjungan kerja ke Cikarang Dry Port (CDP).

Cikarang Dry Port merupakan bagian dari serangkaian program Pemerintah Indonesia, yaitu Customs Advance Trade System (CATS) dan Cetak Biru Logistik Indonesia. hubungan Freddy Numberi untuk mempercepat realisasi proyek tersebut. Hadir dalam kunjungan kerja tersebut adalah Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri Pertanian Suswono. Sebagai salah satu kelanjutan dari kunjungan tersebut, pada 30 September 2010, PT Jababeka Tbk sebagai holding dari Cikarang Dry Port, secara resmi menandatan-

gani nota kesepahaman dengan PT Kereta Api Logistik. Penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai awal dimulainya kerj sama antara kedua belah pihak dalam hal penyediaan akses jalur rel kereta api untuk lalu lintas logistik ekspor impor serta distribusi domestik. Cikarang Dry Port merupakan bagian dari serangkaian program Pemerintah Indonesia, yaitu Customs Advance Trade System (CATS) dan Cetak Biru Logistik Indonesia. Program nasional ini bertujuan untuk melakukan proses streamline serta meningkatkan daya saing Indonesia di bidang supply chain dan distribusi barang. CDP mengacu kepada SAFE Framework dari World Customs Organisation dan ketentuan standar internasional lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan perdagangan internasional serta nilai lebih bagi para pelaku supply chain, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Info lebih lanjut: Datum Mas’Mirdhana Telp: (62-21) 2908 2496 marketing@cikarangdryport.com www.cikarangdryport.com

kau semua kawasan. Ke-dua, ruko yang berada di kawasan perlintasan. Ruko jenis ini berusaha memberikan manfaat kebutuhan orang yang melintas di lokasi tersebut. Misalnya saat ada orang melintas dan membutuhkan makan, maka mereka bisa menemukan rumah makan di ruko tersebut. ”Atau bisa juga diisi untuk

menjual kebutuhan seharihari seperti minimarket,” ujar I Made Surya Darma, General Manager PT Kawasan Industri Jababeka. Ke-tiga, ruko yang berada di dekat kawasan hunian. Letaknya biasanya ada di muara-muara suatu residensial sehingga bisa memudahkan bagi warga perumahan tersebut bila membutuhkan

Sentra bisnis masa depan Yang terbaru adalah Ruko Sentra Niaga. Ruko ini merupakan penggabungan antara dua jenis ruko, yaitu ruko perlintasan dan ruko yang dekat hunian. Namun tak menutup kemungkinan di masa datang ruko ini bisa pula menjadi ruko sentra bisnis. Sebab, lokasi ruko ini berada di antara jalan negara dan jalan kawasan. ”Saat ini area tersebut terus dikembangkan, dan prospek ke depannya pasti bagus,” tutur Made. Luas bangunan mulai dari 80m2 dan dengan harga mulai dari Rp 400 jutaan; ini menjadikan ruko ini pilihan yang tepat & komplit untuk menjangkau segala segmen pasar. Ruko Sentra Niaga sesungguhnya merupakan ruko yang disiapkan sebagai kawasan sentra elektronik dan otomotif. Potensi pasar ruko ini sungguh besar sebab berada di dekat hunian yang terdiri dari sekitar 8.000 kepala keluarga. Tentu setiap keluarga

itu memiliki kebutuhan akan barang-barang elektronik dari mulai hal yang kecil seperti lampu hingga alat elektronik besar seperti kulkas maupun televisi. Belum lagi setidaknya setiap keluarga memiliki kendaraan bermotor baik mobil maupun motor. ”Mereka tentunya membutuhkan toko suku cadang maupun bengkel untuk kendaraan mereka,” ujar Made. Selain dari penghuni residensial sekitar wilayah itu, masih ada para pendatang di Jababeka yang melintas di daerah tersebut. Mereka tentunya merupakan potensi pasar yang menjanjikan. Peluang inilah yang bisa dimanfaatkan para tenant Ruko Sentra Niaga sehingga mereka bisa mendapatkan hasil investasi yang memuaskan. Rencananya, selain sebagai sentra otomotif dan elektronik, Ruko Sentra Niaga ini juga akan menjadi tempat yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di ruko ini akan ada mini market, dokter, maupun apotek dan lain-lain. Dengan begitu, ruko ini lengkap memenuhi kebutuhan keluarga yang menghuni residensial di sekitar ruko tersebut. Saat ini, Jababeka sudah mulai memasarkan ruko yang berjumlah 120 unit dalam satu cluster tersebut dengan harga yang bersaing.


Budaya A7

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Ubud Writers & Readers Festival 2010

Persatuan dalam Keberagaman Oleh Jeannifer Filly Sumayku Foto: www.ubudwritersfestival.com

“Bhinneka Tunggal Ika” atau Harmony in Diversity merupakan tema yang diangkat dalam Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2010.

U

WRF merupakan program utama dari Yayasan Mudra Swari Saraswati yang salah satu pendirinya adalah Janet De Neefe. UWRF merupakan salah satu acara untuk menyembuhkan Bali pasca pemboman, dan pertama dilaksanakan pada 2004. Menurut Janet, tema tahun ini “Harmony in Diversity” diangkat karena proses pencarian harmoni dalam perbedaan terus berlangsung di berbagai tempat. Dia berharap, proses itu bisa berlangsung mulai dari Bali secara dialogis dan penuh semangat perdamaian. UWRF, yang sudah berlangsung untuk ke-tujuh kalinya, dibuka oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Tahun ini festival yang diikuti oleh sejumlah penulis ternama dari berbagai negara di lima benua seperti China, Malta, Djibouti, Israel, India, Sri Lanka, Vietnam, Singapura, Perancis, Bosnia, Turki, Afrika Selatan, Australia, Irlandia, Amerika Serikat dan Kanada. 15 sastrawan Indonesia juga tampil dalam festival ini. Seiring waktu, UWRF telah mengukuhkan keberadaan Ubud dan Bali sebagai pusat kesenian dan tempat menebarkan benih perdamaian serta toleransi ke seluruh penjuru dunia. Beberapa tahun belakangan ini, UWRF berupaya keras menjadi wahana bagi para penulis muda Indonesia untuk memperkenalkan karya-karyanya di panggung internasional. Pada Gala Opening, Abdurrahman “Gus Dur” Wahid mendapatkan penghargaan atas kepemimpinanannya dalam mempromosikan plu-

ralisme di Indonesia. Greg Barton, seorang Profesor dari Monash University, Australia, dalam pidatonya mengatakan bahwa Gus Dur adalah sosok yang unik dengan ide-ide pikiran yang sangat maju. Menurut Barton, Gus Dur layak menjadi simbol dari motto nasional Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika. Barton juga telah menulis sebuah biografi mengenai Gus Dur. Atas: Gubernur Bali Made Mangku Pastika sedang membuka acara.

Seiring waktu, UWRF telah mengukuhkan keberadaan Ubud dan Bali sebagai pusat kesenian dan tempat menebarkan benih perdamaian serta toleransi ke seluruh penjuru dunia.

Selain itu, penyair senior Indonesia Sitor Situmorang meraih anugerah Saraswati Literary Award for Lifetime Achievement. Penghargaan bagi Sitor merupakan penghormatan kepada para penulis Indonesia yang telah menorehkan karya besar di dunia sastra. “Perjalanan hidup dan perjuangan beliau menjadi teladan bagi penulis-penulis muda,” kata Janet De Neefe, Direktur UWRF. Sitor dikenal sebagai sastrawan angkatan 45 yang terkemuka. Karyanya yang fenomenal adalah esai Sastra Revolusioner (1965) yang kemudian membuatnya ia

Bawah: Pendiri dan ketua Ubud Writers & Readers Festival Janet De Neefe.

dipenjara di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta, sepanjang 1967-1975. Esai sastra itu dinilai memuat kritikan tajam terhadap kekuasaan sehingga Sitor digolongkan sebagai bagain dari kelompok pemberontak. Namun saat dalam penjara ia justru menghasilkan dua buku yakni Dinding Waktu (1976) dan Peta Perjalanan (1977). Atas penghargaan itu Sitor merasa terkejut karena masih ada yang mengenang dirinya. “Ini tidak terlalu awal tapi juga tidak terlalu terlambat buat saya,” ujar penyair yang kini telah berusia 86 tahun. Dia berharap, penghargaan itu akan membuatnya tetap bersemangat untuk terus menulis. Ia lalu membacakan puisinya tentang Pura Besakih yang mulai dikenalnya sejak tahun 70-an saat masih dalam penjara. Berbagai kegiatan acara festival ini berlangsung

Atas: Penampilan penari tradisional Bali pada upacara pembukaan. Bawah: Penyair senior Sitor Situmorang menerima nugerah Saraswati Literary Award for Lifetime Achievement.

di sekitar 50 lokasi seperti restoran, hotel, dan balai budaya yang tersebar di Ubud, Denpasar, Seminyak, dan Jimbaran, Bali. Kegiatan yang dilaksanakan adalah: Diskusi panel Acara utama yang terdiri atas sesi diskusi yang diisi oleh undangan penulis. Mereka membahas kurang lebih 10 topik yang berbeda setiap harinya. Setiap panel diskusi yang memiliki durasi 6090 menit menampilkan 3-5 orang penulis. Diskusi diselenggarakan di tiga tempat acara dalam waktu bersamaan di Indus Restaurant,

Leftbank, dan Neka Museum di kawasan Ubud. Workshop Berbagai tema workshop yang menarik dan berguna bagi para penulis, mulai dari cara menulis blog bagi pemula, menulis buku fiksi sampai workshop untuk belajar menjadi penulis wisata. Free Event Pelbagai ragam pilihan keg-

iatan yang tidak mengenakan biaya masuk, seperti tribute night, performance night, peluncuran buku, pembacaan puisi dan cerpen, debat sastra, dan reading and street party yang diisi oleh para undangan penulis. Special Event Kegiatan yang dikenakan biaya karena cenderung eksklusif. di antaranya Literary Lunch, Cocktails Party, dan Literary Dinner. Acara ini merupakan acara bincangbincang penulis terkemuka dan para penggemarnya di

hotel berbintang. Program Anak dan Remaja Citibank-Ubud Writers and Readers Festival juga menjadi ajang hiburan mendidik bagi keluarga. Ajang ini merancang 15 program loka karya gratis untuk anak-anak dari TK hingga SMU. Program ini lebih didasarkan untuk merangsang kreativitas anakanak. Pembacaan Karya dan lain – lain Para penggemar seni dan budaya juga bisa unjuk karya. Diberikan kesempatan untuk membacakan 3-5 puisi karya sendiri saat panel diskusi atau acara lainnya. Selain panel diskusi berlangsung pula kegiatan peluncuran buku, hiburan, atau pertunjukan yang bersifat memberikan wadah untuk mengakrabkan diri dan bertukar informasi penulis lainnya.

Pesta Danau Toba

Hidupkan Budaya Batak Pesta Danau Toba telah digelar untuk menghidupkan dan mencerahkan kembali berbagai tradisi Batak yang mulai dilupakan, dalam suatu upaya yang diharapkan dapat menjadi ajang promosi pariwisata di Sumatera Utara, terutama di sekitar Danau Toba.

P

embukaan acara dihadiri Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar dan Wakil Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho. ”Pesta Danau Toba menampilkan seluruh budaya yang ada di Batak. Kami ingin agar semua kebudayaan dan tradisi, begitu pula Danau Toba, tetap lestari,” kata Ketua Panitia Pesta Danau Toba, Perlindungan Purba. Pesta Danau Toba juga diwarnai berbagai gerakan ra-

mah lingkungan, seperti pembersihan Danau Toba dari sampah, penanaman pohon, pemilihan dan desa ramah lingkungan. Bertemakan ”The Renaissance of Lake Toba”, acara itu diharapkan dapat mengangkat nama masyarakat Sumut, khususnya masyarakat Batak. Sesepuh masyarakat Batak, Cosmas Batubara, mengatakan, ”Saya berharap Pesta Danau Toba menjadi penyeimbang terhadap budaya luar sehingga budaya lokal tetap lestari.” “Banyak anak muda tidak

paham lagi tradisi, sementara bangsa lain tertarik mendalami,” katanya. Cosmas mendukung Pesta Danau Toba agar kehidupan masyarakat di pesisir keliling Danau Toba bisa lebih sejahtera. “Jika secara nasional kunjungan wisatawan naik 13 persen dan khusus Sumatera Utara naik 7,2 persen, maka ini pertanda baik. Ada geliat wisata di Sumatera Utara,” katanya. Manurut Cosmas, bidang kebudayaan merupakan potensi wisata yang menarik karena di Sumatera Utara ada budaya Melayu, budaya Batak, dan budaya lain di wilayah keliling Danau Toba, sampai budaya Nias. “Budaya-budaya tersebut akan berkembang dengan baik bila didukung lembaga,” katanya. Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin mengungkapkan, “Potensi wisata Danau Toba selama ini tenggelam karena persoalan lingkungan. Selain itu, banyaknya pemangku kepentingan dengan kebutuhan berbeda-be-

da membuat pengembangan pariwisata di Danau Toba seakan hilang arah.” Di hadapan 100 lebih tokoh masyarakat Sumatera Utara dan para diplomat dari Austria, Cekoslowakia dan Afrika Selatan, ia mengatakan, perlu dilakukan perencanaan pengelolaan yang efektif dan terpadu agar pariwisata Danau Toba dapat segera bangkit. “Pesta Danau Toba kali ini adalah yang ke-tiga kalinya digelar. Jika sekarang hanya digelar selama empat hari, maka Pesta Danau Toba 2011 digelar selama tiga bulan. Didukung tujuh kabupaten/ kota kawasan Danau Toba, jangankan tiga bulan, tujuh bulan pun sanggup digelar. Banyak potensi seni-budaya kabupaten/kota di Sumatera Utara yang menarik disajikan untuk wisatawan,” katanya. Pesta Danau Toba 2010 menampilkan beragam atrakasi budaya dan hiburan rakyat, antara lain Pagelaran Budaya & Musik Tradisional, Festival Tari Tradisional, Festival Gondang, Festival Suling

Tradisional, Festival Lawak Daerah, Opera Batak, dan Tao Toba Star. Festival Permainan Rakyat menyajikan antara lain Lomba Marjalekkat, Solu Dakdanak Pardua dua, Parade Kapal Hias Tradisional, serta Margala. Pengunjung juga bisa menyaksikan dan mengikuti Rally Wisata rute MedanParapat dan X-Trim Lake Toba Trail Adventure Sports, rute Siantar-Parapat-Samosir. Bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata , Pesta Danau Toba 2010 diharapkan sebagai salah satu ikon dalam mempromosikan potensi Sumatera Utara dan secara khusus Kabupaten/Kota kawasan Danau Toba. Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisa-

ta I Gede Pitane mengatakan, Pesta Danau Toba 2010 yang mengangkat tema Kebangkitan Kembali Danau Toba diharapkan dapat mengenalkan lebih banyak kebudayaan dari etnik-etnik yang ada, guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Bertemakan ”The Renaissance of Lake Toba”, acara itu diharapkan dapat mengangkat nama masyarakat Sumut, khususnya masyarakat Batak.


A8 Pendidikan

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

President University:

Menghasilkan Lulusan Berkualitas Oleh Jeannifer Filly Sumayku

President University saat ini sedang diarahkan untuk menjadi institusi kelas dunia dan untuk tujuan itu rektor bekerja untuk meningkatkan kurikulum agar memiliki standar internasional.

P

resident University (PU) beruntung memiliki rektor yang juga seorang tokoh masyarakat, yaitu Prof DR. Ermaya Suradinata. Seorang mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Ermaya memiliki bekal dan pengalaman yang baik untuk memimpin President University. Karirnya di bidang pendidikan dimulai bertahun-tahun lalu ketika ia menjadi Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan Hukum dan Sospol di Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia. Setelah menyelesaikan tugas ini, Ermaya menjabat sebagai Guru Besar Manajemen Pemerintahan dan Ketua Senat Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ada beberapa posisi penting yang Ermaya pegang di

Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia sebelum diangkat menjadi Gubernur Lemhanas, seperti Direktur Kesatuan Bangsa, Direktur Binmas, Ditjen Sospol dan Ditjen Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat. Ermaya juga aktif dalam berorganisasi, antara lain sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Abdi Negara Nusantara, Yayasan Astha Hannas, Yayasan President University, Ketua Dewan Pimpinan Pusat KORPRI, Pembina DPD GAPPENTA, Penasihat Lembaga Pendidikan dan Pelatihan ARYATI (Bandung), dan anggota Dewan Kehormatan Yayasan Bina Bangsa Unggul. Semua pengalaman ini memperkaya Ermaya dalam menghasilkan beberapa pikiran terbaik bagi Indonesia melalui President University. President University saat

ini sedang diarahkan untuk menjadi institusi kelas dunia dan untuk tujuan itu rektor bekerja untuk meningkatkan kurikulum agar memiliki standar internasional. Semua mata kuliah di PU disampaikan dalam bahasa Inggris guna meningkatkan daya saing 2.000 mahasiswa mereka di pasar kerja global. Faktanya, 30% dari mahasiswa adalah ekspatriat. Dosen dan pendidik terbaik yang berpengalaman di kalangan industri direkrut dari berbagai universitas terkemuka untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai respon terhadap kebutuhan industri untuk SDM yang berkualitas dan siap kerja, President University menyiapkan lulusan mereka dengan pengalaman kerja dari program magang. “Program studi President University dikembangkan untuk membantu pemerin-

Kampus-kampus Terlibat dalam Kampanye anti Kelaparan Oleh Jeannifer Filly Sumayku

Universitas Pelita Harapan (UPH) adalah salah satu universitas yang berpartisipasi dalam kampanye ini.

S

ebuah laporan yang berjudul “The State of Food Insecurity in The World” yang diterbitkan oleh FAO dan World Food Program dari PBB menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu dari tujuh negara yang masih memiliki masyarakat yang kurang gizi. Negara lain adalah Bangladesh, China, Kongo, Ethiopia, India, dan Pakistan. FAO dan WFP (World Food Program) menyatakan bahwa jumlah orang kelaparan di dunia masih sangat tinggi meskipun belakangan ini total angka berhasil didorong menjadi di bawah 1 milyar. Perkiraan angka terbaru dari jumlah orang yang akan menderita kelaparan kronis pada tahun ini adalah 925 juta turun dari 1.023 juta pada tahun 2009, dengan lebih dari separuhnya berasal dari Asia dan Pasifik. Itu artinya 2/3 dari jumlah penduduk dunia masih mengalami kelaparan dan malnutrisi. Menurut Dirjen FAO Jacques Diouf, “Setiap enam detik seorang anak sekarat karena masalah kekurangan gizi, dan hal ini benar-benar tidak bisa diterima.” Sepanjang Oktober PBB akan menjangkau mahasiswa di Indonesia dengan serangkaian kuliah dan presentasi tentang pekerjaan PBB. Inisiatif ini merupakan bagian dari program UN4U (United Nations For You), yaitu kampanye untuk memberikan kesadaran mengenai kegiatan PBB di kalangan anak muda. Kampanye UN4U juga ber-

tujuan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mengatasi masalah kelaparan dan malnutrisi di Indonesia. Salah satu kegiatan mereka adalah dengan mengadakan kampanye “Creating a Hunger Free World” di beberapa universitas. Universitas Pelita Harapan (UPH) adalah salah satu universitas yang berpartisipasi dalam kampanye ini. “Kami memiliki 100 juta kasus kelaparan,” kata Mitra Salima Suryono, Humas PBB – WFP pada sebuah seminar yang diselenggarakan di kampus UPH. Seminar tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan juga dosen dari beberapa perguruan tinggi seperti Swiss German University, Universitas Pamulang dan Multimedia Nusantara University. Mispan Indarjo, Senior Program Assistant PBB – WFP, yang juga hadir dalam seminar tersebut, mengatakan WFP memiliki banyak kegiatan termasuk pemetaan makanan dan menyediakan makanan bergizi di pusat-pusat kesehatan masyarakat dan sekolah yang membutuhkan di seluruh dunia. WFP juga berpartisipasi dalam mendukung pencapaian Millenium Development Goal (MDGs), khususnya masalah penanganan kemiskinan dan kelaparan. Pada akhir acara, Mitra mengundang semua peserta seminar untuk terlibat dalam program WFP dengan menyediakan ide-ide yang dapat disampaikan melalui pengiriman esai online dan juga program ‘umpan balik’ mereka, atau berpartisipasi sebagai sukarelawan dalam program ‘Walk the World”, atau membantu dalam kegiatan survei dan penelitian. Kampanye UN4U awalnya diluncurkan pada tahun 2008 sebagai cara untuk membawa para staf PBB di Markas Besar PBB untuk berhubungan dengan siswa dari sekolah-sekolah di New

“Setiap enam detik seorang anak sekarat karena masalah kekurangan gizi, dan hal ini benar-benar tidak bisa diterima.” Jacques Diouf Dirjen FAO

York City. Sejak saat itu kampanye dilakukan di banyak negara di seluruh dunia. Ini adalah pertama kalinya kampanye UN4U diselenggarakan di Indonesia. “Ada minat yang sangat besar dalam pekerjaan global PBB di Indonesia, khususnya di tingkat universitas,” kata Direktur Pusat Informasi PBB di Jakarta, Michele Zaccheo. Universitas lain di Indonesia yang menjadi tempat kampanye dan presentasi UN4U adalah: Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Prasetya Mulia, STAN, Sekolah Tinggi Teologia Inalta, Swiss German University, Universitas Budiluhur, Universitas 17 Agustus 1945, Yarsi, Universitas Islam Jakarta, Universitas Bung Karno, Jayabaya, Universitas Udayana, Universitas Dwijendra, Universitas Maharaswati Denpasar, Universitas Mahandratta, Universitas Ngurah Rai, Universitas Panji Sakti (Singaraja), Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Tabanan, Universitas Warmadewa dan Universitas Sumatera Utara.

tah mengurangi pengangguran,” ujar Prof. Ermaya. Mahasiswa PU memiliki dua semester untuk magang. Mereka dapat belajar langsung dari para profesional yang berpengalaman di perusahaan internasional terkemuka. Saat magang merupakan kesempatan untuk membangun koneksi untuk memfasilitasi karir masa depan. Mereka dapat mengembangkan keterampilan profesional, termasuk keterampilan interpersonal, bekerja sama, dan keterampilan manajemen waktu yang hanya dapat diperoleh di dunia profesional yang sebenarnya. Terletak di kawasan industri Jababeka, President University dikelilingi oleh lebih dari 1.200 perusahaan multinasional seperti Unilever, Samsung, Mulia, Mattel, ICI Paints, dan banyak lagi. Setiap mahasiswa dapat mengambil program magang

yang sesuai dengan minat dan kebutuhan khusus mereka. Presiden PU Syonanto Wijaya mengatakan universitasnya ingin “menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap untuk bekerja, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan dan kewirausahaan. Masalah yang ada di Indonesia adalah kita kekurangan pemimpin yang memiliki pengetahuan yang baik dan memiliki karakter yang baik. “ PU telah mempromosikan kewirausahaan sebagai salah satu mata kuliah wajib mereka. Program tersebut menyediakan motivasi wirausaha, pengetahuan praktik, keterampilan, dll. PU memiliki kompleks perumahan mahasiswa untuk mahasiswa tahun pertama. Ini juga merupakan pilihan asrama bagi mahasiswa senior. Universitas ini juga memiliki fasilitas olahra-

ga dan seni yang memadai. Sejumlah program beasiswa dan bantuan keuangan ditawarkan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. PU menjalin kemitraan dengan perusahaan dan bank untuk menyediakan sebagian besar pendanaan, dan sebagai imbal baliknya mereka akan menerima lulusan yang memenuhi syarat untuk bekerja bagi mereka di masa depan. Pemberian beasiswa tergantung pada beberapa faktor, termasuk prestasi di SMA, hasil ujian masuk, dan latar belakang pendapatan keluarga calon mahasiswa. Hal yang paling mendasar bagi President University adalah: “ Kami percaya akan potensi setiap mahasiswa. Peran President University adalah membuat para mahasiswa kami mengerti, maka kami lakukan yang terbaik untuk masa depan mereka.

Mereka berkembang sebagai pribadi dengan kemampuan mamahami dan berpikir cerdas,” demikian Wijaya. PU mengembangkan enam program studi dengan 12 jurusan seperti di bawah ini: • Fakultas Ekonomi Manajemen Akuntansi • Fakultas Hukum Hukum Bisnis Hukum Internasional • Fakultas Bisnis dan Hubungan Internasional Hubungan Internasional Administrasi Bisnis • Fakultas Komunikasi dan Multimedia Hubungan Masyarakat Desain Komunikasi Visual • Fakultas Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi • Fakultas Teknik Teknik Industri Teknik Elektro Info lebih lanjut silahkan kunjungi: www.president.ac.id


TERBIT SAMPAI 1 JANUARI 2011 I NO. 01

KILAS BISNIS & INVESTASI

www.theindustrialpost.com

PAL Serahkan Pesanan ke Singapura PAL Indonesia menyerahkan kapal 50.000DWT pesanan Azurite Invest Ltd, British Virgin Island, Singapore. Kapal yang diserahkan itu dikenal dengan nama STAR 50. “Ini bentuk dari kepercayaan pasar terhadap industri galangan kapal nasional, khususnya PT PAL,” kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar dalam siaran pers Kementerian BUMN beberapa waktu lalu. Sejak 1980, PAL telah menyelesaikan lebih dari 230 kapal dengan berbagai ukuran dan jenis, seperti kapal niaga, dan kapal perang. Kapal dengan nama STAR 50 merupakan hasil rancangan dan rakitan putra-putri bangsa Indonesia yang merupakan produk unggulan PAL untuk pasar internasional. Kapal itu merupakan yang ke-sembilan dari jenis Double Skin Bulk Carrier 50.000 DWT yang diekspor ke berbagai negara, di antaranya 4 unit ke Hong Kong, 2 unit ke Jerman, 2 unit ke Turki, dan 1 unit ke Singapura.

Spesifikasi kapal tersebut antara lain panjang keseluruhan 189,840 meter, panjang di antara garis 182,516 meter, lebar 30,50 meter. Serah terima kapal tersebut disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan bertempat di Dermaga Divisi Kapal Niaga PT PAL Surabaya.

Menurutnya, harga produk Indomie yang tidak menggunakan bahan pengawet, seperti yang selama ini diekspor ke Taiwan, jauh lebih tinggi. Ia menegaskan, bahan pengawet dalam produk Indomie hanya terdapat pada salah satu bumbu, yaitu kecap manis. Sementara untuk mie dan bumbu lainnya sama sekali tidak mengandung bahan pengawet.

Indofood Kaji Indomie Tanpa Pengawet

Bahan pengawet dengan jenis Methyl P-Hydroxybenzoate merupakan bahan yang sudah memenuhi standar Badan Pengawas Obat dan Makanan dan dipakai oleh semua kecap yang beredar di Indonesia. “Semua kecap di Indonesia itu pakai bahan yang sama karena sudah sesuai standar BPOM. Taiwan juga pakai pengawet yang berbahan sama hanya berbeda tingkatan,” imbuhnya. Menurutnya, setelah mendapat penolakan terhadap produk Indomie di Taiwan, perseroan langsung berkomunikasi dengan otoritas di berbagai negara untuk melakukan cek kelayakan produk Indomie di negara yang sudah mengimpor Indomie. Beberapa negara seperti Malaysia dan Singapura sudah menyatakan kalau Indomie aman dikonsumsi.

Indo food Sukses Makmur (INDF) akan mempelajari kemungkinan untuk memproduksi produk Indomie tanpa bahan pengawet. Menurut Direktur Indofood Franciscus Welirang pembuatan produk Indomie dalam negeri tidak bisa lepas dari bahan pengawet karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas sehingga pendistribusian Indomie memerlukan waktu yang cukup lama. “Indonesia itu luas, dan daerah tropis yang panas. Tentu harus dipelajari detailnya kalau tidak pakai pengawet. Kan bisa bahaya juga kalau tanpa pengawet, kalau cuma sehari langsung dikonsumsi tidak apa-apa,” katanya ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta minggu lalu.

Investor Asing Minati Saham Krakatau Steel Pemerintah memutuskan untuk melepaskan saham perdana PT Krakatau Steel (KS) di harga Rp 800-1.150 per lembar.

S

Foto:www.kompas.com

ejumlah investor asing menyatakan minat terhadap saham Krakatau Steel. Dalam roadshow ke Singapura dan Hong Kong dalam rangka penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), sejumlah investor berminat membeli saham Krakatau Steel hingga Rp6 triliun. Selain

di

negara

Asia,

Krakatau Steel berencana melakukan roadshow ke Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa. Menurut Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mahmudin Yasin, capaian sementara sudah hampir Rp6 triliun. “Roadshownya belum sampai ke London dan Amerika. Ini luar biasa minat dari investor dalam dan luar negeri,” jelas Mahmudin Yasin di

kantornya minggu lalu. Dari hasil penawaran para investor di Asia tersebut, perusahaan pelat merah itu akan melakukan evaluasi secara business to business tanpa campur tangan pemerintah. Namun demikian, ia belum bisa memastikan berapa besar porsi investor lokal dan berapa porsi asing karena perusahaan masih melakukan penghitungan. “Masih dalam proses, ter-

masuk harga pastinya kan masih di antara Rp 800-1.150 per lembar. Begitu bookbuilding selesai maka akan ada final pricing,” ujarnya. Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk melepaskan saham perdana PT Krakatau Steel (KS) di harga Rp 800-1.150 per lembar. Pertimbangannya adalah karena harga baja internasional yang memiliki kecenderungan menurun.

Petugas menginspeksi produksi baja lembaran di PT Krakatau Steel (Persero) di Cilegon, Banten


B2 Bisnis

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Ekspor Toyota Indonesia Melonjak 51% Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menargetkan ekspor mencapai 47 ribu unit hingga akhir tahun, naik dari 31 ribu unit dibanding tahun lalu.

E

kspor mobil Toyota yang diproduksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam bentuk utuh (“completely built up”/CBU) melonjak 51% pada September 2010 menjadi 3.987 unit, dibanding bulan sama tahun lalu 2.633 unit. Berdasarkan data yang di-

Photo: www.gustomobil.wordpress.com

publikasikan TMMIN di Jakarta, Avanza membukukan volume ekspor tertinggi sebesar 1.598 unit, disusul Fortuner sebesar 1.303 unit, Kijang Innova dan Rush masing-masing mencapai 1.007 unit dan 79 unit. “Sejak Agustus lalu kami mulai mengekspor Fortuner ke beberapa negara seperti Qatar, Bahrain, Yaman, Syiria, Oman, dan Kuwait, sehingga ekspor terdongkrak signifikan,” ujar Chief External Affairs TMMIN Irwan Priyantoko. Irwan menyatakan, ekspor Fortuner sempat terhenti pada November 2009. Namun, Toyota Motor Corp selaku prinsipal kembali menugaskan TMMIN untuk mengekspor Fortuner setelah

menghentikan ekspor model SUV ini dari Thailand. TMMIN mengekspor Innova ke Thailand, Brunei, Arab Saudi, Oman, Kuwait, dan Bahrain. Sedangkan ekspor Avanza mengarah ke Thailand, Brunei, Afrika Selatan, Mexico, Filipina, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, Lebanon, Tahiti, Nigeria, Kenya, Mauritius, Afrika Barat, dan Pakistan. Adapun Rush diekspor ke Malaysia. Hingga kuartal III-2010, Ekspor TMMIN naik 22% menjadi 28.065 unit, dibanding periode sama tahun lalu sebesar 22.984. TMMIN menargetkan ekspor mencapai 47 ribu unit hingga akhir tahun, naik dari 31 ribu unit dibanding tahun lalu.

Aset Jamsostek Tembus Rp100 Triliun Total aset yang dikelola Jamsostek hingga akhir 2010 diperkirakan menembus angka Rp100 triliun atau naik sekitar 13% dibandingkan periode akhir 2009 yang berjumlah lebih kurang Rp88 triliun. “Hingga akhir Agustus 2010, total kekayaan Jamsostek sudah mencapai sekitar Rp94,5 triliun dan kami perkirakan sampai akhir tahun bisa mendekati angka Rp100 triliun,” kata Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga seperti yang dikutip Antara di Surabaya. Ditemui usai peresmian Klinik Medis 24 jam di komplek Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Hotbonar menjelaskan, sekitar 90% dari total kekayaan atau aset tersebut merupakan dana investasi. Investasi di sektor obligasi menjadi yang terbesar dengan porsi mencapai hampir 50% persen. Selain itu, Jamsostek juga melakukan investasi dalam bentuk deposito, pembelian saham, properti, dan lainnya. “Sebagian besar adalah obligasi yang diterbitkan pemerintah. Demikian juga dana untuk deposito juga kami tempatkan pada bank-bank pemerintah seperti Bank

salah satunya menyangkut besar kecilnya risiko. Itu sangat penting, karena dana yang digunakan untuk investasi adalah milik peserta Jamsostek,” tambahnya.

“Hingga akhir Agustus 2010, total kekayaan Jamsostek sudah mencapai sekitar Rp94,5 triliun dan kami perkirakan sampai akhir tahun bisa mendekati angka Rp100 triliun.” Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga

Mandiri, BNI, BRI, dan BTN,” ujarnya. Untuk investasi saham, lanjut Hotbonar, selain saham dari perusahaan milik pemerintah, Jamsostek juga membeli saham perusahaan yang masuk kategori “blue chips” atau saham-saham unggulan. “Ada beberapa tahapan yang kami lakukan sebelum melakukan investasi,

Hotbonar juga mengungkapkan rencana Jamsostek untuk membeli saham beberapa BUMN yang akan melakukan “rights issue” (pelepasan saham baru) seperti Bank Mandiri, BNI, dan Krakatau Steel. Pembelian saham perusahaan plat merah itu, merupakan salah satu tindak lanjut dari program sinergi BUMN yang dicanangkan pemerintah. “Soal berapa banyak saham yang akan dibeli, kami belum bisa pastikan karena kami juga belum tahu berapa banyak saham yang akan dilepas oleh perusahaan-perusahaan itu. Yang jelas, kami akan masuk,” tambahnya. Hingga saat ini, total kepesertaan Jamsostek mencapai sekitar 30 juta pekerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 8,9 peserta mengikuti paket program yang terdiri atas Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tuan.

Anda bekerja di kawasan industri Cikarang - Cikampek? HUBUNGI: FILLY (0817 999 4012)

Untuk keperluan perumahan, industri, pendidikan, dan career advancement

Kota Jababeka Home of President University

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR menyatakan, Gaikindo memangkas target ekspor mobil CBU dari 100 ribu unit menjadi sekitar 65 ribu unit, menyusul rendahnya realisasi ekspor sampai Agustus. Berdasarkan data Gaikindo, ekspor mobil CBU sampai Agustus naik 60,1% menjadi 49.427 unit, dibanding periode sama tahun lalu 30.858 unit. “Agak berat capai angka 100 ribu,” jelas dia. Sudirman menerangkan, perekonomian negara tujuan ekspor belum sepenuhnya pulih dari tekanan krisis finansial global 2009. Ini membuat pabrikan mobil lokal sulit menggenjot ekspor.

Proses produksi Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). TMMIN mengekspor Innova ke Thailand, Brunei, Arab Saudi, Oman, Kuwait, dan Bahrain.

Riau Airlines Berhenti Usaha Maskapai penerbangan Riau Airlines menghentikan kegiatan usahanya karena tidak ada pesawat yang bisa dioperasikan menyusul krisis keuangan yang membelit perusahaan itu. “Sudah sebulan lebih atau sejak pesawat Riau Airlines `grounded`, maskapai itu tidak lagi beroperasi,” kata Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Ibnu Hasan.

Dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, sedikitnya Riau Airlines melayani dua rute penerbangan masing-masing Pekanbaru-Tanjung Pinang dan Pekanbaru-Melaka, Malaysia, setelah tiga rute domestik lain ditutup karena ketiadaan armada. Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua unit pesawat Riau Airlines jenis Fokker 50 milik Aero Century, perusahaan penyewa pesawat asal Amerika Serikat didaratkan 20 Agustus lalu, sedan-

gkan satu unit pesawat yang sama milik maskapai itu tidak diizinkan terbang pada awal September 2010. Ketiga pesawat yang masing-masing memiliki kapasitas 50 kursi penumpang itu harus menjalani inspeksi menyeluruh secara berkala oleh Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU) Kemenhub sebelum dinyatakan laik terbang. Aero Century sendiri dilaporkan telah membuktikan ancamannya dengan

menarik dua unit pesawat yang disewakan pekan lalu, karena Riau Airlines belum juga melunasi tunggakan sebesar Rp17 miliar. District Manager Riau Airlines Pekanbaru, Rudie Beno Algerie, menolak menjelaskan penghentian usaha perusahaannya, sedangkan manajemen perusahaan belum mengeluarkan penjelasan resmi mengenai kondisi itu.


Pasar Modal B3

KILAS PASAR

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

BEI Hentikan Saham INCF Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham (suspensi) PT Indo Citra Finance Tbk (INCF) mulai sesi I perdagangan Rabu hingga pengumuman lebih lanjut. Kadiv Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle, dalam keterbukaan informasi Rabu mengatakan, suspensi itu terkait dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Harga saham INCF naik sebesar Rp1.250 atau 201,61 persen, dari harga penutupan 5 Oktober 2010 sebesar Rp620 menjadi Rp1.870 pada 12 Oktober 2010. Menurut dia, suspensi tersebut dilakukan dalam rangka `cooling down` dan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang keputusan investasi berdasarkan informasi yang ada.

Trimegah Kena Peringatan BEI Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi peringatan tertulis kepada PT Trimegah Securities Tbk

karena perusahaan sekuritas itu menyampaikan order yang tidak wajar.

account yang terdaftar di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang sebanyak 299.219 nasabah.

Dalam keterbukaan informasi, Direktur BEI Wan Wei Yiong mengatakan, dari pemantauan bursa diketahui bahwa Trimegah Securities melakukan penyampaian order dengan pola yang tidak wajar sehingga dapat diindikasikan sebagai upaya untuk mempengaruhi pasar dan manipulasi transaksi.

Sementara, kepemilikan investor lokal masih didominasi oleh institusi dengan nilai 51,111 miliar dolar AS, sedangkan investor individu tercatat 11,705 miliar dolar AS.

Sebelumnya otoritas bursa juga memberikan sanksi peringatan tertulis kepada PT eTrading Securities karena broker yang bersangkutan belum menindaklanjuti permintaan bursa terkait dengan pengawasan terhadap transaksi yang dilakukan oleh nasabah perseroan.

Asing Dominasi BEI Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada kuartal ke-3 menunjukkan kepemilikan saham asing mencapai 125,891 miliar dolar AS atau 66,7 persen dari total nilai saham di pasar modal, sisanya 62,9 miliar (33,3 persen) dimiliki investor lokal. Analis Millenium Danatama Securities di Jakarta Senin mengatakan, minimnya investor dalam negeri terlihat dari sub

Ia menambahkan, ada beberapa hal yang menjadikan investor asing betah di Indonesia, selain mendapatkan gain yang tinggi, juga suplai produk pasar modal yang tinggi dan makro ekonomi yang terus berkembang. “Aliran dana asing yang deras menunjukkan ekonomi kita positif, apalagi ditambah dengan situasi politik dan ekonomi yang relatif stabil,” katanya. Direktur Pengembangan Usaha BEI, Frederica Widyasari Dewi, mengatakan, untuk menggaet investor dari rata-rata penduduk Indonesia, bursa efek sedang menggalang kerja sama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. “Pendidikan pasar modal akan dimasukkan ke dalam kurikum SMU agar anak didik diberi bekal dan mengenal seluk-beluk pasar modal dengan lebih baik. Dengan itu pasar modal akan semakin di kenal masyarakat bawah,” katanya.

Foto: Industrial Post/Nandi Nanti

Saham Podomoro Ditawarkan Rp350-Rp450

D

irektur Utama perusahaan, Trihatma K Haliman, di Jakarta baru-baru ini mengatakan, target dana dari IPO itu sebesar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun. Ia menjelaskan, dana dari IPO itu akan digunakan untuk, akuisisi dan pengembangan proyek baru sebesar 30 persen, sekitar 35 persen akan digunakan untuk penyelesaian konstruksi apartemen, hotel dan kantor di proyek Central Park. Sisanya, lanjut dia, sekitar 35 persen akan digunakan untuk membayar pinjaman bank perseroan seperti dari Bank Permata, JP Morgan Chase Bank N.A, dan PT Bank BNI (Persero) Tbk. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (un-

seroan dapat meningkat menjadi Rp2,18 triliun. “Kami menargetkan growth revenue kami bisa meningkat dua kali lipat dari revenue di Juni 2010,” ujarnya. Sampai dengan pertengahan tahun ini, ia menambahkan, nilai aset bersih (net asset value) perseroan sebesar Rp8,5 triliun. Trihatma K. Haliman Presiden Direktur Agung Podomoro Group

derwriter) untuk pelaksanaan IPO perseroan itu adalah PT Indo Premier Securities dan PT Mandiri Sekuritas. Di tempat yang sama, Direktur perusahaan Cesar Dela Cruz mengatakan, Agung Podomoro Land menargetkan hingga akhir tahun ini pendapatan per-

Sementara pada semester pertama 2010 pendapatan bersih perseroan mencapai Rp156,6 miliar. Diharapkan, kata Trihatma, IPO perusahaan akan memperoleh pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 2 November 2010, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 November 2010.

Investor Global Beli Saham Lippo Karawaci Rp2,25 Triliun Indonesia (BEI) pada Rabu minggu ke-dua bulan ini. “Penempatan saham ini telah selesai dalam waktu empat jam dan mengalami kelebihan permintaan sehingga terjadi up-size sebesar 17 persen dari rencana awal penjualan 3,5 miliar saham,” kata Ketut Budi.

Sebanyak 30 investor global telah membeli 4,1 miliar saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) senilai total Rp2,25 triliun secara tunai melalui penempatan yang dikoordinasikan, dikelola dan dilaksanakan oleh empat bank investasi global. Presdir LPKR Ketut Budi Wijaya kepada wartawan di Jakarta belum lama ini mengatakan bahwa ke-30 investor global yang tidak dapat disebut nama atau lembaganya tersebut membeli saham LPKR setelah penutupan perdagangan Bursa Efek

Ketut juga mengumumkan mengenai aksi korporasi lainnya yakni bahwa dewan direksi dan dewan komisaris LPKR menyetujui untuk menambah modal LPKR sebesar Rp2,25 triliun, atau dari 42,7 persen menjadi Rp7,51 triliun melalui right issue dengan harga Rp550 per saham yang sepenuhnya dijamin dan didanai oleh konsorsium bank investasi yang dipimpin Ciptadana Securities. Ketut Budi juga menjelaskan dana tersebut akan digunakan untuk menumbuhkan usaha LPKR meningkatkan nilai tambah perseroan. Dikatakan bahwa pihaknya telah menetapkan empat target pengembangan LPKR

yakni pertama, melakukan transformasi LPKR dari perusahaan properti senilai tiga miliar dolar AS menjadi delapan miliar AS dalam jangka waktu lima tahun. Ke-dua, melakukan globalisasi basis investor dan pemegang saham LPKR. Ke-tiga, secara signifikan meningkatkan free float dan likuiditas saham LPKR, dan keempat, meningkatkan posisi terdepan LPKR sebagai pemimpin dalam industri properti Indonesia. Pendapatan LPKR pada kuartal ketiga 2010 yang berakhir pada 30 September 2010, menunjukkan peningkatan 27 persen menjadi Rp765,8 miliar, sementara laba bersih naik 29 persen menjadi Rp127,7 miliar. Selama sembilan bulan operasional atau hingga 30 September 2010, pendapatan LPKR mencapai Rp2.228,8 miliar dan laba bersih setelah pajak Rp348,7 miliar, masing-masing meningkat 13,6 persen dan 13,2 persen.

Libya Tawarkan WIKA Tambahan Pekerjaan Libya menawarkan sejumlah paket pekerjaan konstruksi kepada PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyusul keberhasilannya membangun pusat perbelanjaan (shopping mall) di negara tersebut belum lama ini. “Mereka biasanya menawarkan pembangunan gedung baik untuk komersial maupun hunian,” kata Presiden Direktur WIKA Gedung

Muhammad Nawir di Jakarta minggu lalu. Pabrik WIKA Beton di Cileungsi Jawa Barat Senin kemarin mendapat kunjungan delegasi Libya yang disertai pejabat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Lebih jauh Nawir mengatakan, Libya sangat puas dengan hasil kerja WIKA dalam melaksanakan pekerjaan fin-

ishing pembangunan Shopping Mall Qurji di Tripoli, ibu kota Libya. Nawir, yang didampingi Direktur SDM WIKA Tony Warsono mengatakan, WIKA mengharapkan paket pekerjaan yang ditawarkan tidak sebatas finishing mall seharga 20 juta dolar AS saja, akan tetapi juga pembangunan struktur.

UPAYA G20: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 23 poin seiring dengan penguatan saham-saham unggulan sektor perkebunan dan perbankan. Upaya G20 menghindari perang mata uang langsung bereaksi positif pada harga komoditas di pasar internasional. IHSG dibuka naik tipis ke level 3.598,206 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.627,336, naik 30 poin dari penutupan akhir pekan lalu di level 3.597,745.


B4 Properti

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Ritel Bisnis Diperkirakan akan Tumbuh pada 2010 Tinjauan Pasar Properti pada Triwulan ke-2 2010 Foto: Industrial Post/Nandi Nanti

Pemerintah memiliki rencana untuk menerapkan kebijakan baru untuk menaikkan biaya listrik pada 2010 yang akan menyebabkan pusat perbelanjaan meningkatkan biaya layanan. Meskipun demikian, bisnis ritel diperkirakan akan tumbuh pada 2010 didukung oleh perluasan F & B outlet ke pusat perbelanjaan baru.

sebesar 1,94% dengan ratarata sebesar Rp 11.877 juta. Meningkatnya permintaan didukung oleh suku bunga yang lebih rendah mendorong pengembang untuk membuat penyesuaian harga. Harga jual unit kondominium di CBD berkisar antara Rp 11,5 juta sampai Rp 23,3 juta per m². Di lokasi sekunder, harga unit kondominium tercatat sebesar 5.400.000 -15.600.000 per m². Perkiraan Suku bunga yang lebih rendah dan ketersediaan kredit perbankan selama kuartal kedua 2010 membantu memicu permintaan untuk unit kondominium. Di sisi penawaran, pengembang telah mulai meluncurkan proyek-proyek baru sebagai prospek ekonomi menunjukkan kinerja yang lebih baik. Berdasarkan segmennya, segmen rendah sampai menengah tetap menjadi sasaran utama untuk pengembang.

SCBD: Kawasan ini merupakan wilayah primer untuk perkantoran Rata-rata tingkat hunian gedung perkantoran di wilayah primer meningkat sebesar 1,29% menjadi 89,81%, sedangkan wilayah sekunder meningkat sebesar 0,23% menjadi 86,23%.

EKONOMI NASIONAL Pertumbuhan Ekonomi Seperti yang diumumkan oleh BPS, perekonomian nasional mencatat pertumbuhan sebesar 5,70% (Tahun ke Tahun) selama kuartal pertama 2010, didorong oleh permintaan domestik dan meningkatnya ekspor dan impor. Secara sektoral, laju pertumbuhan didukung oleh perdagangan, hotel dan restoran dimana tercatat sebagai pertumbuhan tertinggi di antara semua sektor. Musim panen padi pada triwulan kemarin juga mendorong pertumbuhan pada sektor pertanian. Bank Indonesia optimis bahwa pertumbuhan ekonomi akan melampaui proyeksi awal sebesar 5,5% menjadi 6,00%. Tingkat Inflasi Tekanan inflasi mulai meningkat didorong oleh harga makanan sebagai akhir panen yang mendorong harga makanan pokok. Pada Mei 2010, tingkat inflasi mencapai tingkat tertinggi dalam satu tahun sebesar 4,16%. Pada akhir tahun, Bank Indonesia telah memperkirakan tingkat inflasi tetap dalam kisaran target sekitar 4% sampai 6%

Ada tren yang berkembang untuk pengembang yaitu untuk membangun gedung kantor strata karena kembali yang cepat sebagai investasi. Dalam dua tahun ke depan, sejumlah 403.688 m² ruang perkantoran strata diharapkan akan selesai.

Suku Bunga Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6,50% pada Mei 2010. Menurunkan inflasi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi positif adalah keputusan kunci untuk mempertahankan tingkat bunga 6,5%. Kurs Nilai tukar Rupiah terjaga dan kecenderungan menguat terhadap US Dollar selama kuartal ke-dua 2010. Meskipun sentimen negatif terhadap pasar keuangan global yang dipicu oleh krisis fiskal di beberapa negara Eropa, pertumbuhan positif perekonomian domestik terus didukung oleh menguatnya nilai tukar Rupiah pada kuartal tersebut. Pada 18 Januari 2010, Rupiah diperdagangkan pada Rp. 9135 untuk US$ 1.

Investasi & Investasi Properti Indonesia tercatat mengalami penurunan realisasi investasi langsung dalam negeri pada kuartal pertama 2010, sementara investasi asing tercatat mengalami pertumbuhan yang positif dibandingkan dengan periode yang sama 2009. Hal ini menunjukkan bahwa dampak krisis keuangan global sangat mungkin untuk memudahkan investor jangka panjang yang sudah kembali ke Indonesia karena pertumbuhan ekonomi yang positif dan prospek masa depan ekonomi Indonesia. Penanaman Modal Dalam Negeri Indonesia tercatat mengalami penurunan 21% dalam realisasi investasi domestik pada kuartal pertama 2010. Total nilai investasi dalam negeri tercatat sebesar Rp 6,690.7 miliar, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,497.9 miliar. Investasi Asing Indonesia mencatat kenaikan sebesar 34% pada realisasi investasi asing langsung pada kuartal pertama 2010, meningkat dari $ 2,805.9 juta dari FDI diwujudkan dalam kuartal pertama 2009 menjadi $ 3,770.2 juta pada kuartal pertama 2010. Komposit & Index Saham Properti Modal asing masuk dan meningkatkan likuiditas di pasar saham membantu meningkatkan indeks komposit selama kuartal ke-dua 2010. Kinerja ini didukung oleh indikator makro yang menunjukkan stabilitas nilai tukar Rupiah, inflasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pada 18 Januari 2010, indeks komposit ditutup pada 2,929.589 meningkat sebesar 4,25% dari 31 Maret 2010 Kurs per 18 June 2010 Rp 9.135 per USD Q pada perubahan Q 141 bps

Sebanyak 59.569 meter persegi ruang perkantoran terserap pada kuartal tersebut, sedikit turun sebesar 10,25% dibandingkan triwulan sebelumnya. Meskipun demikian, rata-rata tingkat hunian gedung kantor meningkat sebesar 0,89% menjadi 88,46%. Rata-rata tingkat hunian gedung perkantoran di wilayah primer meningkat sebesar 1,29% menjadi 89,81%, sedangkan wilayah sekunder meningkat sebesar 0,23% menjadi 86,23%. Tarif sewa tetap stabil, didukung oleh apresiasi Rupiah terhadap US Dollar pada kuartal tersebut. Rata-rata, tarif sewa sedikit meningkat sebesar 0,62% dalam Rupiah dan meningkat sebesar 2,77% dalam US Dollar Strata-Titled Sub Sektor Saham kumulatif akomodasi perkantoran strata-titled meningkat menjadi 858.497 m², yang terdiri dari 614.539 m² di lokasi CBD (Central Business District) dan 243.958 m² di lokasi sekunder. Ada tren yang berkembang untuk pengembang yaitu untuk membangun gedung kantor strata karena kembali yang cepat sebagai investasi. Dalam dua tahun ke depan, sejumlah 403.688 m² ruang perkantoran strata diharapkan akan selesai.

SEKTOR PERKANTORAN

Total strata-titled ruang kantor yang dijual pada kuartal kedua 2010 meningkat menjadi 739.371 m². Take-up rate di daerahdaerah CBD rata-rata meningkat menjadi 99,40%, sementara lokasi sekunder terdaftar di 81,01%. Pasokan besar-besaran baru pada kuartal ini menurun pada tingkat hunian (occupancy) secara keseluruhan. Rata-rata tingkat hunian di CBD turun 5,65% menjadi 83,61%, sedangkan tingkat hunian di lokasi sekunder merosot 9,63% menjadi 51,15%.

Leaseable Sub Sektor Kumulatif pasokan ruang kantor tetap tidak berubah di 6.135.335 m², terdiri dari 3.830.765 meter persegi di daerah primer dan 2.304.570 m² di lokasi sekunder.

Harga jual ruang kantor strata-titled tetap stabil pada kuartal tersebut. Di daerah utama, harga jual tercatat sebesar Rp 10,8 juta sampai Rp 19.9 juta per m² atau USD 1,139 sampai USD 2.100 per

m². Sementara yang terletak di lokasi sekunder tercatat sebesar Rp 6,5 juta sampai Rp 14 juta per m² atau US$ 685 sampai USD1, 461 per m². SEKTOR RITEL Leaseable Sub Sektor Kumulatif leaseable ritel tetap di 3.490.000 m² sebagai hasil dari tidak adanya pasokan baru selama kuartal kedua 2010. Penyewaan ritel terus berkembang dengan 14.051 m² selama kuartal ke-dua 2010, penurunan sebesar 32,08% dibandingkan dengan kuartal pertama 2010. Jumlah ruang sewa per kuartal ke-dua tahun 2010 meningkat menjadi 3.070.000 m². Ritel makanan dan minuman seperti kafe dan restoran mendominasi tingkat penyerapan ruang ritel pada kuartal tersebut. Rata-rata tingkat hunian pusat ritel meningkat sebesar 40 bps menjadi 88.11%. Tingkat hunian pusat perbelanjaan di kawasan CBD mengalami kenaikan sebesar 44 bps menjadi 86,74% dan tingkat hunian pusat ritel di lokasi sekunder meningkatkan sebesar 17 bps menjadi 93,83%. Tarif sewa ruang ritel pada kuartal tersebut mengalami penurunan sebesar 0,02% dari triwulan sebelumnya. Tarif sewa tercatat sebesar Rp 384.924 per m² per bulan. Pusat Ritel di lokasi CBD disewa antara Rp 300.000 sampai Rp 1.125.000 per m² per bulan untuk ruang lantai dasar, dan Rp 200.000 sampai Rp 650.000 per m² per bulan untuk lantai atas. Ritel pusat di daerah sekunder mencapai tingkat sewa sebesar Rp 200.000 sampai Rp 675.000 per m² bulanan untuk ruang lantai dasar, dan Rp 150.000 sampai Rp 550.000 per m² per bulan untuk lantai atas. Strata-Titled Sub Sektor Jumlah saham strata-titled retail pada kuartal ini tetap sama dengan triwulan sebelumnya sebesar 2.413.000 meter persegi. Penjualan strata-titled ritel selama kuartal ke-dua 2010

mengalami penurunan sebesar 38,18% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, dengan total 3,261 m² yang dijual. Total akomodasi strata-titled ritel dijual per kuartal kedua tahun 2010 mencapai 1.665.000 m². Secara keseluruhan, pusat perdagangan mencatat tingkat hunian rata-rata 68,47%. Harga strata-titled ritel tetap stabil, rata-rata seharga Rp 42.876.000 per m². Penawaran harga pusat perdagangan ada yang berkisar dari Rp 12,5 juta sampai Rp 125 juta per meter persegi. Proyek yang masih dalam pembangunan dijual di tahap pra-selesai tercatat di harga Rp 27,5 juta sampai Rp 85 juta per m². Perkiraan Pemerintah memiliki rencana untuk menerapkan kebijakan baru untuk menaikkan biaya listrik pada 2010 yang akan menyebabkan pusat perbelanjaan meningkatkan biaya layanan. Meskipun demikian, bisnis ritel diperkirakan akan tumbuh pada 2010 didukung oleh perluasan F & B outlet ke pusat perbelanjaan baru. SEKTOR PERUMAHAN Kondominium Sub Sektor Pasokan baru kondominium telah bertambah selama kuartal kedua 2010 dengan total 1.276 unit. Stok kumulatif kondominium meningkat menjadi 70.580 unit dengan 16.498 unit di daerah CBD dan 54.082 unit di daerah sekunder. Penurunan suku bunga membantu merangsang tingkat penyerapan kondominium selama kuartal ke-dua 2010. Sejumlah 1.718 unit terjual, terdiri dari 475 unit dari proyek-proyek yang ada, dan 1.243 unit dari proyekproyek yang sedang dibuat. Tingkat penyerapan keseluruhan kondominium tetap stabil pada 81,47%. Tingkat penyerapan kondominium yang ada meningkat sedikit sebesar 0,49% dengan ratarata 94,88%. Rata-rata harga jual unit kondominium selama kuartal kedua meningkat sedikit

Apartemen Sub Sektor Tidak ada pasokan baru apartemen pada kuartal kedua 2010. Stok tetap di 11.616 unit, terdiri dari 4.673 unit di wilayah primer dan 6.943 unit di lokasi sekunder. Prospek permintaan domestik yang lebih baik dan langkah pemulihan dari pasar keuangan global mempengaruhi permintaan terhadap apartemen sewa. Triwulan ini tercatat 161 unit apartemen yang disewakan di kuartal ke-dua 2010, pertumbuhan sebesar 3,87% dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Rata-rata tingkat hunian apartemen di daerah utama meningkat sebesar 1,89% menjadi 75,64%, sedangkan wilayah sekunder meningkat sebesar 2,17% menjadi 73,52%. Tarif sewa tetap stabil, terutama sebagai akibat dari apresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Tarif sewa naik 2,20% dalam US Dollar dan 0,66% dalam Rupiah. Harga sewa apartemen di dalam wilayah utama mencapai kisaran USD7.22 untuk USD25.90 per m² per bulan, sedangkan unit di lokasi sekunder mencapai angka antara USD6.55 untuk USD21.91 per m² bulan. Perkiraan Pasar apartemen sewa mengalami pertumbuhan positif pada kuartal ke-dua 2010. Pasar menunjukkan bahwa kenaikan permintaan apartemen sewa berasal dari perusahaan yang mencari unit untuk ekspatriat mereka. Berdasarkan wilayah, ekspatriat ini didominasi oleh mereka yang berasal dari Asia, juga membenarkan bahwa laporan dampak krisis keuangan global terus mereda. Untuk informasi lebih lanjut: Dini Priadi, Vice President Marketing & Komunikasi dan Waralaba Coldwell Banker Indonesia ( dpriadi@coldwellbanker.co.id ) Dwi Novita Yeni, ST, Penelitian dan Konsultasi PT. Citra Bahana Penilai (dnovita@coldwellbankerindonesia. co.id ) Coldwell Banker Commercial Kawasan Bisnis Granadha lantai 12B, Jl. Jend. Sudirman Kav 50, Jakarta 12930 Telepon: 021-255 39 388 Fax: 021 255 39 399


SDM B5

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Pemimpin yang Bisa Memberdayakan Oleh A.B. Susanto

Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan tidak saja untuk membuat anggota dalam pengawasannya menjadi baik tetapi juga menjadikan mereka sebagai pemimpin yang baik.

T

idak seorang p e m i mp i n pun yang bisa melakukan segalanya sendirian untuk mempertahankan visi dan misi organisasinya. Ia sudah pasti selalu membutuhkan anggota yang kompeten untuk meraih sukses. Dalam sebuah organisasi, anggota mempunyai peranan yang penting dalam mengimplementasikan halhal strategis: menjalankan kegiatan kepemimpinan seperti melakukan inisiatif dan membuat keputusan, menyediakan informasi untuk para pemimpin, memberi masukan atas segala kegiatan yang dilakukan pemimpinnya untuk memastikan bahwa organisasinya berjalan ke arah yang benar dan mereka bisa berfungsi sebagai teman dan mitra. Bersamadenganpemimpin, para anggota juga harus turut bertanggung jawab atas organisasi, individu dalam organisasi tersebut, etika dan masalah sosial, pengembangan dan jaringan. Tanggung jawab atas organisasi diperlukan untuk mewujudkan tujuan organisasi supaya bisa berjalan lancar. Tanggung jawab terhadap individu ditekankan pada pengembangan diri individu tersebut. Tanggung jawab etika dan so-

sial berarti organisasi menghargai norma-norma bisnis dan membantu memperbaiki keadaan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Dan terakhir, tanggung jawab atas pengembangan dan jaringan berarti organisasi akan terus mengembangkan diri dan jaringannya, baik dengan anggota organisasi maupun orang-orang di luar organisasi tersebut. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan tidak saja untuk membuat anggota dalam pengawasannya menjadi baik tetapi juga menjadikan mereka sebagai pemimpin yang baik. Adalah merupakan suatu pencapaian yang tinggi bagi seorang pemimpin jika anggotanya mempunyai kemampuan dan kemauan untuk bekerja bersama-sama untuk meraih target. Untuk itu, seorang pemimpin harus mampu membagi tugas, memberi motivasi, dan membimbing anggotanya. Ia harus memberikan masukan yang spesifik dan berguna, berbagi informasi, nasehat dan saran, memberi pelatihan dan bimbingan yang efektif, memberi tugas yang bisa membuat mereka mengembangkan kemampuan, pengetahuan dan membentuk sifat positif dan melakukan pertemuan rutin dengan mereka untuk mengevaluasi perkembangan

dan kemajuan mereka. Dengan kata lain, pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk memberdayakan anggotanya.

Adalah merupakan suatu pencapaian yang tinggi bagi seorang pemimpin jika anggotanya mempunyai kemampuan dan kemauan untuk bekerja bersamasama untuk meraih target.

Anggota bisa diberdayakan melalui beberapa tahap. Tahap pertama ialah insight (wawasan), di mana pemimpin dan anggotaya melakukan observasi yang mendalam. Tujuannya ialah untuk mengetahui aspirasi hidup, kontribusi yang mungkin bisa diberikan ke organisasi, harapan, upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dan kendala yang dihadapi dalam mem-

beri kontribusi ke organisasi. Tahap kedua disebut penguatan. Pada tahap ini, setiap pihak mencoba untuk memperkokoh hubungan baik dari aspek organisasi dan personal. Hal pertama yang harus dimunculkan pada tahap ini adalah kepercayaan. Kedua belah pihak harus percaya bahwa setiap keputusan dan tindakan ditujukan untuk mencapai hasil yang positif dan bermanfaat. Dasar hubungan yang dibangun pada tahap ini adalah kepercayaan atas aspek personal. Dalam situasi ini, pemimpin dan anggotanya harus menerima masingmasing pihak apa adanya. Kerjasama akan menjadi lebih kuat dan bisa dicapai dengan program-program yang telah ditetapkan oleh organisasi. Pemberdayaan membutuhkan komitmen kepemimpinan, termasuk menjelaskan nilai-nilai personal; menyesuaikan tindakan dengan nilai-nilai yang diadopsi secara bersama; memproyeksi masa depan yang cerah; melibatkan orang lain dalam visi bersama; menemukan peluang dengan cara inovatif agar organisasi bisa terus tumbuh, berkembang, dan bertahan; bereksperimen dan mengambil resiko yang terukur dan belajar dari kesalahan; memperkuat kerja sama

dengan menekankan tujuan bersama dan membangun kepercayaan; memberdayakan anggota organisasi dengan cara membagi wewenang dan bersikap bijak; memberi imbalan atas kontribusi dan prestasi individu; dan merayakan keberhasilan dengan cara membangun semangat komunitas. Dalam upaya memberdayakan pemimpin, banyak organisasi bertumpu pada program pengembangan kepemimpinan. Namun sayang, kebanyakan dari program tersebut tidak mampu menghasilkan pemimpin yang kompeten dan dinamis. Menurut Conger dan Ready, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya konsistensi antar unit dan fungsi dalam organisasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, harus terjalin kerjasama antara jajaran manejemen tingkat tinggi dengan manejer, pakar personalia, dan karyawan individual. Faktor berikutnya adalah karena organisasi sering menerapkan program pengembangan kepemimpinan yang mengabaikan relevansinya dengan kebutuhan riil dan kondisi di lapangan. Faktor lainnya ialah bagaimana program pengembangan itu diukur, yang sering sekali tidak berhubungan

dengan pengembangan kapabilitas. Sebagai tambahan dari tiga faktor di atas, kekurangan sumber daya, keahlian, akuntabilitas dan dukungan juga membuat program kepemimpinan menjadi tidak efektif. Seorang pemimpin harus berhati-hati dan siap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gagalnya pengembangan kepemimpinan. Ia juga harus menyadari bahwa program pengembangan kepemimpinan merupakan sebuah proses yang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa berhasil. Seseorang hanya akan bisa menguasai kemampuan menjadi seorang pemimpin melalui pengalaman dan praktek secara terus menerus yang didukung dengan komitmen yang kuat dan motivasi. Kebijakan pemberdayaan yang baik, komitmen kepemimpinan yang kuat, dan kemampuan untuk memahami dan mengantisipasi faktor-faktor yang bisa menggagalkan pengembangan kepemimpinan akan membantu anggota organisasi untuk mengoptimalkan potensi kepemimpinan mereka. Penulis adalah Dekan Fakultas Ekonomi President University, & Managing Partner di THE JAKARTA CONSULTING GROUP


B6 Kesehatan

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Keampuhan Statin Mulai Dipertanyakan

Photo: www.optimalfunctioning.com

Statin jelas mengurangi serangan jantung pada orang-orang yang memang menunjukkan tanda-tanda mempunyai penyakit jantung, tapi apakah obat ini bisa bekerja dengan cara yang sama pada orang-orang sehat masih belum bisa dipastikan.

S

ebagai obat yang banyak diresepkan, statin jelas merupakan obat laris yang diperjual-belikan. Sekitar 24 juta orang Amerika mengonsumsi obat ini — dijual dengan merek Pravachol, Mevacor, Lipitor, Zocor dan Crestor — yang umumnya digunakan untuk mengatasi serangan jantung dan stroke. Pada puncak penjualannya, obat-obat ini mampu menyumbang $26,2 miliar per tahun bagi produsennya. Munculnya versi generik obat ini dalam beberapa tahun belakangan telah memangkas pendapatan penjualan obat statin bermerek yang sudah terlebih dahulu

masuk ke pasaran. Namun harga yang lebih menarik ini justru memicu peningkatan pemakaian obat ini. Menurut IMS Health yang mengikuti perkembangan trend obat beresep, jumlah resep untuk statin di Amerika pada 2009 mencapai 201,4 juta resep. Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang diresepkan untuk statin pada 2001, empat tahun setelah obat tersebut memasuki pasar Amerika. Statin awalnya mendapatkan izin dari Balai Penga-

wasan Obat d a n Makanan Amerika (FDA) sebagai obat pencegahan berulangnya serangan jantung dan stroke pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi yang sudah pernah mengalami serangan jantung. Untuk penggunaan tersebut atau yang juga disebut sebagai pencegahan sekunder, obat ini sangatlah manjur dan ampuh untuk mengurangi resiko berulangnya serangan jantung atau stroke karena mampu menguran-

Mencegah Obesitas untuk Kehidupan yang Lebih Baik Oleh Jeannifer Filly Sumayku

Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko utama untuk sejumlah penyakit kronis, termasuk diabetes, penyakit jantung dan kanker.

O

besitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25- 30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas. Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal dianggap mengalami obesitas. Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko utama untuk sejumlah penyakit kronis, termasuk diabetes, penyakit jantung dan kanker. Perhitungan indeks massa tubuh (BMI) juga digunakan dalam definisi pengukuran obesitas. Indeks massa tubuh (BMI) dihitung dari berat badan seseorang dalam kilogram (kg) dibagi dengan tinggi badan dalam meter (m) kuadrat. Karena BMI menggunakan patokan berat badan dan tinggi badan, maka perhitungan lebih baik dilakukan pada orang dewasa. “Obesitas” didefinisikan apabila memiliki nilai BMI 30 keatas. Nilai 23-29 disebut kelebihan berat badan, dan nilai 18-23 adalah berat badan normal. Apa Penyebab Obesitas? Keseimbangan antara asupan kalori dan pengeluaran energi menentukan berat badan seseorang. Jika seseorang makan lebih banyak

Pengobatan untuk Obesitas: makanan yang mengandung nutrisi seimbang. Prosentasenya: Karbohidrat 40%-50%, protein 15%-20%, dan lemak 20%-30%.

kalori daripada yang dibakar, maka berat badan akan bertambah (tubuh akan menyimpan kelebihan energi sebagai lemak). Oleh karena itu, penyebab paling umum dari obesitas makan terlalu banyak dan kurangnya aktivitas fisik. Pengobatan untuk Obesitas Menurut dr. Samuel Oetoro dari dr Sahid Sahirman Memorial Hospital, orang yang mengalami obesitas harus ingat bahwa makanan yang mereka makan harus sama dengan kegiatan fisik mereka. Orang obesitas harus melakukan diet makanan dengan mempertimbangkan tiga poin penting (3 J): • Jumlah – jangan makan terlalu banyak. Berhenti makan sebelum Anda merasa kenyang, dan kurangi porsi sedikit demi sedikit (1/4 dari porsi biasa). • Jadwal – jika Anda biasanya makan 3 kali sehari pertahankan dengan jadwal seperti itu, jika tidak metabolisme tubuh bisa menurun. • Jenis – makanan yang terbaik adalah yang mengandung nutrisi seimbang. Prosentasenya: Karbohidrat 40%-50%, protein 15%-20%, dan lemak 20%30%. Karbohidrat yang baik adalah karbohidrat murni yang belum diolah berlebihan, seperti sayuran, buah-buahan, beras berserat tinggi (beras merah), kentang dengan kulitnya, sereal gandum, dan havermut. Karbohidrat yang diolah berlebihan didapat dari makanan yang terbuat dari tepung (mie, roti,

kue, dll) Pilihlah lemak sehat yang berasal dari ikan, minyak zaitun, minyak kelapa, dan kedelai. Selain itu, hindari lemak buruk yang berasal dari makanan berlemak jenuh (makanan yang digoreng, mentega, keju dll), kolesterol tinggi (kuning telur, cumicumi, udang, kerang, jeroan, daging kambing, daging merah, daging bebek, kulit ayam, santan dll ). Aktifitas fisik juga merupakan titik kunci untuk pengobatan obesitas. Semakin Anda menggerakkan tubuh Anda, semakin banyak kalori yang Anda bakar. Untuk kehilangan satu kilogram lemak Anda perlu membakar 8.000 kalori (1 pon lemak=3.500 kalori). Berjalan perlahan adalah cara yang baik untuk memulai meningkatkan aktivitas fisik Anda jika Anda mengalami obesitas. Yang paling penting adalah latihan dengan intensitas rendah tetapi dengan jangka waktu yang panjang (setidaknya lebih dari 30 menit). Selain itu, cobalah mencari kegiatan yang dapat masuk ke dalam rutinitas harian Anda. Apa pun yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda atau yang menjadi gaya hidup Anda dapat dijadikan kebiasaan jangka panjang. Contohnya, jika Anda biasa menggunakan lift, cobalah turun dari satu atau dua lantai sebelum tujuan Anda dan menggunakan tangga. Anda bisa mencoba hal yang sama ketika mengendarai mobil atau menggunakan transportasi umum, turunlah sebelum tiba di tujuan dan sisanya digunakan untuk berjalan.

gi kadar LDL jahat dalam kolesterol. “Ada sebuah konspirasi untuk memberi janji palsu,” kata Dr. John Abramson dari Harvard Medical School yang turut menulis beberapa kritikan mengenai meningkatnya penggunaan statin, termasuk yang diterbitkan di Archives of Internal Medicine pada Juni lalu. “Publik menginginkan cara mudah untuk mencegah serangan jantung, dokter ingin menurunkan resiko serangan jantung dan perusahaan farmasi ingin meningkatkan jumlah orang yang mengkonsumsi obat mereka untuk mendongkrak penjualan dan laba.” Perusahaan obat yang membawa statin ke pasaran telah menggali manfaat obat ini untuk pencegahan atau pengobatan penyakit seperti Alzheimer’s, rematik artritis, kanker prostat dan payudara, ginjal dan diabetes neuropati. Walaupun jelas statin terbukti mampu menghambat atau mengobati penyakit-penyakit ini dan mendatangkan jutaan pelanggan baru bagi mereka, namun hasil-

nya sangatlah tidak meyakinkan atau mengecewakan. Statin terlihat mampu menekan resiko serangan jantung atau stroke dengan mengurangi kadar lemak dalam aliran darah. Penelitian mengungkapkan bahwa obat tersebut mampu menghambat process peradangan yang bisa menyebabkan kumpulan plak terlepas dari dinding saluran darah yang bisa secara tiba-tiba menutup saluran arteri di jantung atau di otak. Statin jelas mengurangi serangan jantung pada orang-orang yang memang menunjukkan tanda-tanda mempunyai penyakit jantung, tapi apakah obat ini bisa bekerja dengan cara yang sama pada orang-orang sehat masih belum bisa dipastikan. Walau belum ada kejelasan, penggunaan statin untuk pencegahan primer telah meroket. Pada penelitian pertama dari tiga penelitian yang dipublikasikan di Archives, para peneliti medis menemukan hal yang bertentangan dengan kepercayaan banyak orang selama ini. Mere-

ka menemukan bahwa statin ternyata tidak bisa menurunkan angka kematian pada orang-orang yang meminum statin untuk mencegah terjadinya serangan jantung pertama. Artikel kedua menyatakan keraguan yang mendalam atas penemuan penting yang dilakukan pada tahun 2006 yang disebut JUPITER, yang menyebabkan meluasnya penggunaan statin oleh orang-orang sehat yang memiliki jumlah darah yang ditambahkan dengan protein C-reactive untuk mengukur peradangan. Artikel ketiga menunjukkan adanya potensi kepentingan etika, klinis dan keuangan dalam pelaksanaan penelitian JUPITER dan menyimpulkan bahwa percobaan yang banyak di elu-elukan itu sebagai sesuatu hal yang ”cacat” dan ”mencuatkan pertanyaan yang meresahkan mengenai peranan sponsor komersial.” Namun statin masih memiliki penggemar setia, termasuk ahli jantung Steven Nissen dari Cleveland Clinic di Ohio. Untuk banyak pasien yang mengalami ge-

jala penyakit jantung namun belum mengalami serangan, statin jelas-jelas dapat membantu, katanya. Dan walaupun penelitian baru mempertanyakan keampuhan statin dalam mengurangi jumlah kematian yang disebabkan oleh serangan jantung, Nissen menambahkan bahwa hidup banyak pasien jelas membaik dengan tertundanya serangan jantung. Pertaruhan dari debat ini besar dan terus berkembang. Tiga perempat dari pasien yang mengkonsumsi statin belum mengalami stroke atau serangan jantung; namun menderita diabetes atau kadar kolesterol LDL yang tinggi, kondisi yang dipercaya bisa membawa resiko serangan yang tinggi. Cara terbaik untuk mengurangi resiko penyakit jantung ialah dengan berolah raga secara teratur, menghindari rokok, minum-minum dan melakukan diet sehat ala Mediterania. Akan tetapi pesan ini sering tenggelam oleh kepentingan komersil perusahaan farmasi yang meraup untung dari peningkatan penjualan. (LA Times)


Rumah bagi lebih dari 1500 perusahaan nasional dan multinasional. Diantaranya: Unilever, Mattel, Nissin, Samsung, United Tractor, Nabisco, ICI Paint, dan Nippon Electric Glass.

PT. Bank Negara Indonesia 46 PT. Station Pompa Bensin Umum (SPBU)/ Ir. Asep Karyanto PT. Smaltochimica Asia PT. Menzer Masindo PT. Indomarco Adi Prima PT. Farida Aryani Ir. Hj. PT. Grand Zuri Cikarang PT. Sumber Karya Kencana PT. Agro Persada PT. David Yaori PT. Intan Prima Kalorindo PT. Jakarta Tobakko International PT. Adhi Chandra Jaya PT. Suil Mold Indonesia PT. Istana Warna Cat Indah PT. Daxen Indonesia PT. Elsotamas Printindo PT. Aptar B&H Indonesia PT. Sinsung Tech PT. Fukoku Industries Indonesia PT. Setiajaya Era Unggul PT. Ikimura Indotools Center Jakarta PT. Usaha Jayamas Bakti PT. Analimex Pratama PT. Shin Yong Electronic PT. UP Alumindo PT. Timurraya Kurnia Manunggal PT. Timurraya Karya Mandiri PT. Niparindo Saritama PT. Intraparr Nusantara PT. Arta Boga Cemerlang PT. Jute SCI-Tech Indonesia PT. Sekawan Artistika Tataprima PT. Sumber Aneka Karya Abadi PT. Aptar B&H Indonesia PT. Mulia Makmur Electrikatama PT. Metal Jaya PT. Conex Inti Makmur PT. Lie Vonny,Ny/Cikarang Primatex PT. Global Wijaya Tool PT. Avcomindo PT. Varianto Gunawan & Edwald/ Tunas Mitra Sukses PT. Trimulya Gemilang PT. Unichem Indonesia PT. Altek Mitra Presisi PT. Mitra Perkasa Ekatama PT. Bhineka Cipta Karya PT. G & B Indonesia PT. Trans Bainitic Teknikatama PT. Sentramitra Dayautama PT. New Asia Dynamic Indonesia PT. Elcapack Jaya PT. Show Laser PT. Jeil Pacific Plating PT. Platindo Sinar Sakti PT. Mitra agung Sejati PT. Tokai Texprint Indonesia PT. Sumber Rejeki PT. Yayasan Batu Karang Teguh PT. Galaxi Indah One PT. Yi Su Electronics PT. Electrindo Contruction PT. JNB Jaya PT. Jin Sung Tech PT. Hans Jaya Utama PT. Astrazeneca Indonesia PT. DGW Chemicals PT. Tiga Dua Delapan PT. Federal Superior Chain MFG. PT. Sinisa Contruction PT. Primasindo PT. Zhulian Indonesia PT. Samoin PT. Pulo Air Biru PT. Busfimac Indo PT. Sumi Agung Corporation PT. Indiarta Tata Gemilang PT. Kompresindo Utamajaya PT. Cika Tunas Mulia PT. Samindo Inti Leather PT. Karyapratama Dunia PT. Karya Pratama Dunia/Jusuf Kahar PT. Hayashi Unggul Industry PT. Masaro Radiokom PT. Fondannusa Aditama PT. Rangalo Nusantara Jaya PT. Karya Tunas Mustika PT. Certechs Indonesia PT. Multiyasa Swadaya / Erha Gumelar PT. Metalindo Estetika Dimensi PT. Multi Sinar Selaras PT. Denpoo Mandiri Indonesia PT. Denpoo Mandiri Indonesia PT. Indoteknik Mutuprima PT. Binkomara Huma

PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT.

Binkomara Meiji Rubber Indonesia Meiji Rubber Indonesia Inticomposite Figlasindo Karya Pratama Dunia Perajutan Abadi Ping Cradia Indonesia Sinar Cahaya Cemerlang Sinar Cahaya Cemerlang Mastalin Mandiri Davico Mitindo Usaha Sejati Leonardus Hanjoyo /Tang Mas Pancadaya Manunggal Sentosa/ Padamas Putera Sentosa Liang Sheng Indonesia EagleBurgmann Indonesia LA Innomation Engineering Inti Presisi Toolsindo Pro Packing Procoat Energi Baru Rehau Eun Sung Indonesia Dipanusa Eltritama Putra Sapta Buana Sangwan Dinasindo/Hendra Hadiwijaya Sangwan Dinasindo Sangwoo Indonesia Koike Cermin Indonesia Hiroshindo Manufacture Sawang Makmur Multi Rezekitama Mirae International We Tech Global Chem Alam Sumbervita Sari Boga Kita Kawan Lama Sejahtera Sankay Jaya Mandiri Indonesia Yun Cheng Laser Plate Industry Sinar Alam Sejahtera Alex Purwanto Distrindo Hosniaga Lumba-lumba Bogarasa World Metal / Kindsindo Farmatama Myung In Tech Prima Reksa Internusa Datindo Entrycom Nobel Chem Indonesia SCK Metal Int Treatmen Sam-plus Indotama Industry Tiga Sekawan Perkasa Sinar Cemerlang Lestari Mirae Indonesia Binkomara Huma Stevanus Hardi Totan Global Indonesia Arlene Prima Pack Plastik Industri Arlene Jayamandiri Citra Arani Teknik Klinik Adika Skypak International Hasura Mitra Gemilang Lazuardi Rukun Perkasa Hi-Tech Design Lab Engineering Utama Wahyudi Widjaja/Wahyunusa Wahana Dong San Indonesia Metalindo Multidinamika Mandiri Bumiraya Megaprima Traktor Nusantara Dong San Indonesia Catur Khita Persada/Monique Henriette Taufik Suyuga Pratama Lie Cavint Bp Mitragondala Kreasi Prima / Budiman Halim Adi Citra Anggana Dinamika Wijaya Kusuma Dakfu Tamajaya Didi Pardi /Tiga Bintang, Pd Sri Suparti Ny Global Mega Indonesia Inno Tech Saiki Die Cast Djoyo Tunas Makmur Lestari General Teknik Mahakarya Sukmaco Eka Furina O.M Indonesia Penta Buana Duta Southern Tristar Indokor Indonesia Sinar Sosro/Sasana Caraka Mekarjaya

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Sales & Marketing Jababeka Center, Plaza JB Jl. Niaga Raya Kav. 1-4, Kota Jababeka Cikarang Baru, Bekasi 17550 Telp. (+62

21) 893 4350

PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT.

Central Auto Mobil Service Fu Jyi Lin Indo Enterprise Daehyun Bobbin Indonesia Mulya Pratama Agung Gobel Development Corp. Tricipta Platindo Ayumas Saddasa Sekawan Putra Makmur Dharma Electrindo Manufacturing Kwang Jin Indonesia Ratu Betala Makitamega Makmur Perkasa Dairygold Indonesia Sinar Urip Mulia Hibex Indonesia Enfandy Dharma Romindo Primavetcom Borobudur Agung Perkasa Lindawati Gani Anjungan Parama Inti Marindo Primacon Astech Indonesia Sinar Srikandi Eshalektrika Kyoei Denki Indonesia Anugrah Yonaseprima Romindo Primavetcom Aerosolindo Indah Dairygold Indonesia Kyoei Denki Indonesia Makitamega Makmur Perkasa Rejeki Adigraha Sun Joo Enterprise Gloria Origita Kosmetik Udinda Aneka Sarana Sun Joo Enterprise Surya Multindo Industri Doowon Precision Indonesia Dawee Printing Indonesia Tomy Hartanto,Bp Muhtomas Eon Chemicals Putra Tekun Asas Sumber Makmur Hoppecke Indonesia Alfa Laval Bernadi Utama Kalden Indonesia Tata Kompanika Tjokro Bersaudara Cikarangindo Haldin Pasific Semesta Foodindo Investama/Fuji Junya Kitagawa Tamindo Permai Glass Grace Specialty Chemicals Indonesia Dupont Powder Coatings Indonesia Atozz Jaya Indonesia Hci Converting Equipment Mirae Tech Indonesia Teknikatama Karya Mandiri Roku Mitra Teknikatama Dairygold Indonesia Nippon Indosari Corpindo Millenia Chemindo Pratama Uniplas Ika Pratama T.Rad Indonesia Linfox Logistic Indonesia Newstar Precision Industri Metalindo Adi selaras/ Migoto Indonesia Asti Panji Dikatama Pollak Indonesia Estilo Karpetindo Industri Multi Mekanika Kochem Indonesia Sing Sung Indonesia Star Indo Pratama Rahmat Jaya Indo Batam Ekatama Future Tech Indo Batam Ekatama Haeng Sung Raya Indonesia Seoul Press Indonesia Hasta Perkasa Graha Korryo Industri Form Line Indonesia Hoerbiger Indonesia Geosadi Maprotec Saripangan Mulia Sutidja Metalindo Multidinamika Mandiri Mastrada Surya Ayakeh Team Indonesia Wahyunusa Wahana Weling Simbah Wulung Hioe Masuki Kusuma, Mr. Putra Hankuk Grand Cikarang Unilever Indonesia (MARGARINE)

PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT.

Binamitra Kwartasedaya Unilever Indonesia Tbk. (Makanan) Trilogi Surya Wisesa Dept Keuangan RI Berlina Tbk Embossindo/Anex Dharmala Intiutama/Deemte Sakti Indo Dynaplast /Unifoods Indonesia Daelim Indonesia International Paint Indonesia Karunia Chandra Lestari Indoniaga Sukses Makmur Arya Perintis Tyrex Indonesia Kasana Teknindo Gemilang Timbangan Digital Gisma Cipta Sukses Patratek Mezatoi Indonesia Yokatta Indonesia Shuket Engineering DSI Laser Int�L Indonesia Antartika Prima Indonesia/ Westes Industri Korind Jaya Abadi Anugrah Pusaka Energi Jeong In Tech Indonesia Min Byung Suk/Ansan Wire Dharma Sakti Mandiri Art Wire Tanla Tescor Welindo Atandi Mitra Karya Care Logistindo Nur Kartika Cemerlang Mae Logistic Markindo Rekateknik Putra Toolsindo Longtjing Tandi Bumi Alam Manunggal Putra Toolsindo Wira Sakti Lindu Arta/ Saka Arta Kencana Ketapang Sumber Rejeki Fajar Surya Lestari Jerlin Kencana Sakti Luas Birus Utama, PT Fadjar Sugiarto, Bp. Iron Wire Works Indonesia Multi Square Java Mutiara Dwipa/Swasti candika Prasama Toyonaga Indonesia Kanagata Teknologi MC Wibowo,Bp Young Jin Indonesia Sinactrans Adhi Sakti Aftech Rand Perkasa Multi Buana Instrumindo/Buana Multi Techindo Yusamasu Tech Indonesia Jeong Moon Information Indonesia Inertia Utama Wako Kogyo Indonesia Bogorindo Cemerlang Keo San Indonesia Esmalglass Indonesia Multi Lestari Gemsung Indonesia Alfa Mitra Lestari Shinkansen Mitra Indonesia Yan Primadi Koharsoebroto,Bp Global Teknindo Berkatama Global Indo Reksa Hierrotama Indojaya Buana Era Sarana Terpadu Cikarang Hadi Mitra Vinson Inti Pratama Chung Han Electronics Indonesia Drugscreen Laboratories Utama Sinsung TNZ Indonesia Subur Indah Plastika Abadi Shinhwa Techno Indonesia Multi Buana Instrumindo Saintifik Indonesia Anugerah Baja Cipta Autotech Perkasa Mandiri Royalton Indonesia Jasatama Galvanis Industry Fajar Bashti Surya Inti Alam Rosyidah MS,Ibu Mandiri Panca Prima Van Laack Indonesia Multi Lestari Jasatama Galvanis Industry Intipraja Tekno Industri / Sehatiprima Sejahtera

PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT. PT.

Air Product Indonesia Chemco Harapan Nusantara Samsung Electronics Indonesia Tira Austenite Sari Takagi Elok Produk FeeLux Asahi Diamond Industrial Ind Lotron Indonesia Cahaya Kalimantan Indah/Sinar Harindotama Sumber Makmur Lestari & Sejin Indonesia Masindo Citra Aman Mandiri Cahaya Sam Perindasa BS Indonesia Wilmar International Sing Swee Bee Indonesia Armindo Jaya Mandiri Woongjin Textiles Hume Concrete Indonesia Chang Chun Duta Pertiwi Nusa Chemical Industry KMK Plastics Indonesia Inkomas Lestari Mattel Indonesia I Matsumotoyushi Indonesia KMK Plastics Indonesia Cahaya Kalbar Tbk. Lamberti Indonesia Matraco Komponen Alpha Beta Ciptakarya Nihon Etching Indonesia System Indonesia Dong Yang Nisusindo Yeonho Indonesia Dongseo STS Ire Tech Megah Karya Abadi Laser Metal Mandiri Akarui Indonesia Senatama Laboranusa Soma Gede Perkasa Tokyo Seiko Indonesia Mitra Agung Sejati Cisindo Oriental Plastik Foodindo Investama/PT. Kulinari Boga Semesta Minamas Gemilang Mobilla Inti Utama Triputra Sejahtera Anugerah Sejahtera Djoko Yoshua Mangowal Mandiri Panca Prima Andal Prima Sejahera Dharmesta Swasti Mandiri Fukoku Tokai Rubber Indonesia Filter8 Indonesia Super Label Indonesia Ingress Malindo Ventures Sarana Grafika Indonesia Unitech Perkasa Engineering Dinamika Makmur Sentosa Dunggio Drilling Fajar Basthi TNG Energy Services Indonesia Nurman Mitra Sentosa Torama Asahi Mandiri Gerfa Manunggal Teknindo Menara Terus Makmur Tarius Tatang Widjaya Cahaya Abadi Selaras Irwan Iskandar BMT Bumiputra Lestari Teknik Plastikatama Asahi Diamond Industrial Indonesia Lestari Teknik Plastikatama Moldpia Technology Indonesia Sinar Surya Graha Persada Komatsu Forging Indonesia Komatsu Undercarriage Indonesia Arbe Chemindo Evonik Degussa Peroxide Indonesia Liang Feng Industries United Tractors Pandu Engineering Menara Terus Makmur Pharmacore Laboratories Alimindo Sejati Fajar Surya Lestari / Jerlin Kencana Sakti Vanwin Nusantara CK International Utama Daya Teknik Leatat Chemindo Decalindo Pratama Erha Pharma Pharmacore Laboratories

PT. Electron Parts Technology Indonesia PT. Cahaya Sukses Mandiri PT. Design Shop Prima International PT. Olahan Sawit Persada PT. Leoco Indonesia PT. Showa Indonesia PT. BASF Contruction Chemicals Indonesia PT. Showa Indonesia Manufacturing PT. Katsushiro Indonesia PT. Dinar Makmur Cikarang PT. Showa Indonesia Manufacturing PT. Ochiai Menara Indonesia PT. Mitrakusuma Sejahtera Indonesia / Multi Echo Cipta PT. Selectrik Indonesia PT. Adhiguna Alferindo Sejahtera PT. Humpuss Trading PT. Varsindo kimia Abadi PT. Santa Tri Decorindo PT. Naga Pacific PT. Metalindo Pacific PT. Credit Up Industry Indonesia PT. Asia Channel Otopart PT. Sehatiprima Sejahtera PT. Indonesian Marine Corp Ltd PT. Hunter Douglas Indonesia PT. Super Intermetal Abadi PT. Sung Woo Platech PT. Chemoko Eka Perkasa PT. Panel Bakti Sinarindo PT. Mega Kemiraya PT. Futurinsan Sonsindo PT. Banshu Plastic Indonesia PT. Bumi Polymas Indutries PT. Shangrila Nirvana Indonesia PT Keintech PT. Arvico Electronics Indonesia PT. Naga Pacific PT. Ferron Par Pharmaceuticals PT. Dian Satya Dipasatria PT. Brataco / Herman Peley PT. Mastalin Mandiri PT. Multiguna Cemerlang PT. Dewondaru Sekar Mulia PT. Capcom PT. Paradhya Ista Teknik PT. Byung Hwa Indonesia PT. Foodex Inti Ingredients PT. Esecodharma Permai PT. Kharisma Mustika Megasari PT. Nara Citra Otowarna PT. Citra Plastik Makmur PT. Triimitra Chitrahasta PT. Triimitra Chitrahasta PT. Ultimax Mitra Agung PT. A & P Indonesia PT. EAC Indonesia PT. Libra Emas Permata PT. Trimitra Chitrahasta PT. Golden Time Co. Ltd. PT. Brataco Chemica PT. Jaya Trade Indonesia PT. Trimitra Chitrahasta PT. Sumber Karya PT. Mysa Jaya Rubberindo PT. Madusari Nusaperdana PT. AE Automotion Indonesia PT. Multi Usage Indonesia PT. Ultrakindo Crestec Indonesia PT. Fuchs Indonesia PT. Gema Bahana Grafika PT. Dharma Precision Parts PT. Trimitra Chitrahasta PT. EagleBurgmann Indonesia PT. Fuchs Indonesia PT. Sintertech PT. Trimitra Chitrahasta PT. Dharma Precision Parts PT. NIC Indonesia PT. Fleksi Komponen PT. Triomulya Indah PT. Pangan Sehat Sejahtera PT. Tecno Metal Industry PT. Supra Sukses Trinusa PT. Ahara Prima Design PT. Multikarya Tata Bersama PT. Walindo Jaya Abadi PT. Dongwoo Environmental Indonesia PT. Pema Meta Presindo PT. Bohler Welding Group Shout east Asia PT. Se Min Metal Indonesia PT. Samyong Recycling Technology PT. Suzuki Engineering Center Indonesia PT. Chiyoda Kogyo Indonesia


B8 Infotainment

1 DESEMBER 2010 www.theindustrialpost.com

Sejenak bersama SUSAN BACHTIAR

“Pendidikan sangat penting, mendasar demi masa depan negara dan bangsa” Lahir di Jakarta pada 1973 dan termuda di antara lima bersaudara perempuan, Susan Meilani Bachtiar mengawali karirnya sebagai peragawati. Dikenal di kalangan show biz sebagai seseorang yang berparas ayu, ia kini adalah pemred majalah bulanan Hello Magazine. Dalam suatu wawancara singkat dengan Zara Zettira ZR beberapa waktu lalu, Susan membagi perasaan dan pikirannya mengenai dunia pendidikan anak.

Foto: Industrial Post/Nandi Nanti

Ceritakanlah masa kecil Anda, apakah pernah bermimpi menjadi seorang peragawati atau aktris? Tidak pernah! Orang tua saya mendukung saya dalam modeling dengan harapan itu akan membuat saya lebih banyak bergaul dan menolong saya mengatasi rasa malu saya. Saya adalah seorang yang sangat, sangat pendiam, seseorang yang suka menyendiri dan memiliki sifat kelaki-lakian (tomboy)! Anda satu-satunya selebriti di keluarga, apa latar belakang keluarga Anda? Kami hidup di daerah Tionghoa di Jakarta. Keluar-

ga saya memiliki toko roti. Orang tua saya tidak pernah dapat menikmati pendidikan yang tinggi. Ketika itu, pendidikan universitas hanya bagi kalangan atas sehingga kalangan bawah tidak bisa masuk. Karena itu, pendidikan adalah hal yang terpenting dalam keluarga saya. Orang tua saya ingin agar anakanaknya mendapatkan pendidikan sebanyak dan sebaik mungkin. Meskipun mereka mendukung karir saya dalam show biz, pendidikan tetap merupakan prioritas nomor satu. Karena itu Anda menjadi guru?

Sebenarnya, saya ingin menjadi dokter. Saya senang menolong orang dan berinteraksi dengan mereka yang memerlukan saya. Saya gagal dalam ujian masuk salah satu universitas ternama dan berniat mencobanya kembali tahun berikutnya. Ketika saya sedang menanti saat itu, kakak saya menganjurkan saya untuk turut serta dalam program Bahasa Inggris di Universitas Atmadjaya, sekedar untuk mengisi waktu selama setahun. Namun akhirnya saya menyukainya, dan kemudian saya mendapatkan kesempatan untuk mengajar di fakutas. Saya ikut saja dengan arus karena saya menikmatinya, dan tidak lama kemudian saya lulus sebagai guru Bahasa Inggris! Bagaimana rasanya menjadi guru untuk pertama kali? Awalnya saya merasa canggung tentunya. Tantangan saya yang terbesar adalah mengajar para mahasiswa.

Christine Hakim Buat Film Dokumenter Banda Aceh Pembuatan film dokumenter Banda Aceh beranjak dari pengalaman Christine membintangi film Cut Nyak Dien. Pemerintah Kota Banda Aceh dan provinsi Nangroe Aceh Darussalam mempercayakan pembuatan film dokumenter tentang Banda Aceh kepada Christine Hakim untuk promosi ‘Visit Banda Aceh 2011’ Namun dalam penggarapannya, aktris Eat, Pray, Love ini kesulitan menemukan rumah adat Aceh. “Di Aceh ini, terus terang, dari pengalaman saya syuting kemarin, sudah sulit menemukan rumah adat karena banyak yang terkena tsunami,” ujarnya kepada wartawan ditemui di Balairung Sapta Pesona, Kemenbudpar, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Beruntung masih ada rumah tinggal Cut Nyak Dien yang masih utuh. Meskipun sudah direnovasi, rumah tersebut tetap digunakan demi pengambilan gambar. “Itu pun menurut saya harus lebih diperhatikan karena ini budaya yg harus tetap dipertahankan,” kritiknya. Pembuatan film dokumenter Banda Aceh beranjak dari pengalaman Christine membintangi film Cut Nyak Dien. Namun sebagai film dokumenter, dia mengakui ada tantangan tersendiri. “Saya harap dokumenter yang saya buat ini membantu pemahaman kepada dunia luar mengenai Aceh, baik dari latar belakang budayanya, masyarakatnya, termasuk kulinernya,” ulasnya. Sebagai produser, tugasnya sudah selesai. Namun jika masyarakat Aceh menginginkan dirinya untuk membantu promosi ‘Visit Banda Aceh 2011’, ia dengan senang hati akan membantu, katanya. “Semua itu tujuannya adalah untuk menciptakan sua-

Foto: www.detik.com

sana dan kondisi di Aceh menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya. Film ini sudah siap dirilis di televisi. Lebih lanjut Christine berharap banyak hal yang bisa dieksplorasi dari Aceh. Dia menjelaskan hal itu dengan membandingkan budaya di Sumatera Barat. Menurut Christine, masyarakat dan pemimpinnya banyak sekali yang peduli untuk menjaga budayanya. “Kalau dari segi fesyen, saya kira tidak ada masalah karena syariat Islam. Tapi saya kira harus pikirkan kembali. Mungkin mengundang para desainer untuk mendesain ulang bagaimana aksesoris di kepalanya,” pungkasnya.

“Di Aceh ini, terus terang, dari pengalaman saya syuting kemarin, sudah sulit menemukan rumah adat karena banyak yang terkena tsunami.”

Mereka mengenal saya sebagai sorang figur publik. Saya diharuskan berwibawa dan berusaha untuk tidak terlalu bersahabat dengan para mahasiswa. Saya lebih senang mengajar murid-murid TK karena saya senang bergaul dengan mereka. Anak-anak kecil senang sekali untuk belajar sesuatu, sedangkan kakak-kakanya menganggap sekolah sebagai suatu keharusan. Anak-anak tidak pernah berhenti bertanya, sedangkan kakak-kakaknya tidak sabar unuk meninggalkan ruangan kelas. Apa pendapat Anda mengenai sistem pendidikan di Indonesia? Kita sangat maju dan pada saat yang sama terbelakang. Jurang antara siswa di kampung dan di kota besar terlalu luas, sama seperti jurang ekonomi yang ada. Namun saya bangga melihat banyak siswa Indonesia yang kini menang dalam kompetisi

sains dan matematika international. Mereka sangat berpotensial. Pemerintah patut memberikan lebih banyak perhatian kepada daerah ketimbang hanya fokus pada pendidikan di kota-kota besar. Saya pernah bersekolah di sebuah kampung kecil di Jawa Tengah. Pengetahuan guru matematikanya setara dengan murid SD kelas lima di Jakarta! Bisakah Anda membayangkan itu? Kalau gurunya tidak berkualifikasi, apa yang dapat kita harapan dari para muridnya? Pendidikan sangat penting dan mendasar demi masa depan negara dan bangsa kita. Apakah mayoritas masyarakat tidak dapat menikmati pendidikan karena alasan ekonomis? Pengalaman saya menunjukan halnya tidak demikian. Saya pernah mengajak seorang anak kecil jalanan untuk ikut dalam kelas saya

tanpa dipungut bayaran. Saya berjuang untuk mendapatkan persetujuan dari pengurus sekolah untuk menerimanya. Orang tuanya menolak, karena mereka lebih ingin anaknya bekerja dan mendapatkan uang ketimbang belajar! Ini membuktikan bahwa ada sementara pihak tidak paham bagaimana pentingnya pendidikan. Kita perlu merubah cara masyarakat berpikir tentang pendidikan. Mungkin Anda dapat berperan bila Anda di pemerintahan? Saya tidak suka politik. Pengetahuan lebih mantap karena di situ satu ditambah satu sama dengan dua, itu saja. Bagi saya politik adalah rimba yang sarat dengan ketidakpastian. Saya hanya akan berbuat apa yang saya pahami benar dan saya berdoa agar para politikus akan melakukan hal yang sama. Siapa pun Anda, Anda harus membagi pengetahuan Anda un-

Siapa pun Anda, Anda harus membagi pengetahuan Anda untuk membantu dan melayani yang lain. Bila saja kita tidak selalu memikirkan diri sendiri seperti sekarang, saya yakin dunia akan lebih baik. tuk membantu dan melayani yang lain. Bila saja kita tidak selalu memikirkan diri sendiri seperti sekarang, saya yakin dunia akan lebih baik. Sekarang saya di media (Hello Magazine), saya berharap saya dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam merubah persepsi masyarakat kita tentang pendidikan.


Industrial Post Edisi 1