Page 42

42 ANEKA

Hindari Kebiasaan Ini untuk Hindari Kebotakan Rambut indah dan lebat membuat penampilan semakin sempurna. Sayangnya karena beberapa sebab, rambut menjadi mudah rontok dan membuat seseorang mengalami kebotakan.

K

ebotakan bisa menimpa siapa saja tanpa pandang usia, hal itu tentu membuat wanita maupun pria merasa tidak percaya diri. Banyak hal yang menjadi pemicu rambut rontok dan kebotakan, diantaranya : genetik, usia, penyakit tertentu, kurang merawat rambut, penggunaan produk pemanas berlebihan, dan lain sebagainya. Untuk mencegah kebotakan, perawatan rambut saja tidak cukup, karena ada beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari agar rambut bebas dari kebotakan. Hem, kira-kira apa sajakah kebiasaan yang bisa memperburuk kondisi rambut Anda? Untuk lebih jelasnya, simak informasinya berikut ini :

meningkatkan produksi hormon, terutama testosteron dan dehidro testosteron. Kedua hormon tersebut dapat meresap ke dalam helai rambut sehingga menyebabkan penipisan. Dalam jangka panjang, rambut akan menjadi rusak, rontok dan botak permanen.

1. Penggunaan bahan kimia pada rambut Bahan kimia dapat memperburuk kondisi rambut Anda dan memicu kebotakan permanen. Diantara bahan kimia tersebut, antara lain : shampoo, pewarna rambut, pemanas rambut, hairstyling, bahan pengeriting dan pelurus rambut, dan lain sebagainya.

5. Diet yang salah Diet yang salah tidak hanya merugikan kesehatan, tapi juga merusak keindahan rambut. Seperti halnya tubuh, rambut juga membutuhkan nutrisi untuk bisa tumbuh subur. Diet yang salah dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang akhirnya membuat rambut rontok dan mudah mengalami kebotakan.

2. Menyisir rambut saat basah Kebiasaan menyisir rambut saat basah membuat rambut menjadi rapuh dan mudah rontok atau patah. Jika kebiasaan tersebut dilakukan secara terus menerus, bukan tidak mungkin jika kebotakan siap mengancam penampilan Anda. 3. Stress Stress tidak hanya mengancam kesehatan, tapi juga

4. Merokok Merokok tidak hanya mengganggu kesehatan tubuh, tapi juga memicu kerontokan dan kebotakan rambut. Zat dalam rokok menyebabkan gangguan sirkulasi darah pada tubuh dan berakibat mengganggu folikel rambut.

6. Mengikat rambut Mengikat rambut tidaklah masalah, tapi jika terlalu kencang tentu dapat merusak rambut. Ikatan yang terlalu kencang memberikan tekanan pada folikel rambut sehingga menyebabkan kerusakan permanen yang bisa berakibat pada rambut rontok dan kebotakan.

7. Suka Makanan manis Makanan manis berlebihan tidak hanya buruk untuk kesehatan tubuh, tapi juga kesehatan rambut. Konsumsi makanan manis membuat gula darah naik yang membuat tubuh harus memompa insulin. Kondisi tersebut membuat kadar androgen meningkat, dimana hal tersebut membuat hormone yang memproduksi folikel rambut berkurang. 8. Konsumsi Ikan yang mengandung mercuri Ikan kaya akan nutrisi penting, namun ikan yang mengandung mercuri harus dibatasi/ dihindari karena dapat memicu kerontokan rambut. Agar rambut Anda sehat dan indah, pastikan Anda rutin merawat kesehatan rambut dan menghindari beberapa kebiasaan yang memicu kerontokan rambut diatas. Semoga bermanfaat. n

Mana yang Lebih Sehat, Kopi Atau Teh? Sulit untuk menyimpulkan lebih sehat mana, kopi atau teh? Baik kopi maupun teh, mengandung zat, vitamin, dan mineral yang perannya berbeda-beda di tubuh kita.

S

aya pikir orang melihat kopi dan teh dari sudut bagaimana keduanya memengaruhi kehidupan mereka. Termasuk mencegah kanker maupun terhindar dari penyakit kardiovaskular,” kata spesialis kedokteran perawatan kritis di National Institute of Health, Elliot Miller MD. Beberapa bulan sebelumnya, Elliot dan sejumlah rekan melibatkan 6.800 orang dari seluruh dunia guna melihat kemungkinan mereka terkena penyakit jantung. Juga menengok kesehatan jantung dari ribuan orang yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. 75 persen dari mereka yang dinyatakan sehat melaporkan rutin minum kopi di pagi hari. Sementara 40 persen di antaranya tidak pernah meninggalkan kebiasaan minum teh. Melihat kandungan gizi dari teh, minum satu cangkir secara teratur dapat melancarkan aliran darah ke jantung. Sehingga pasokan darah di jantung tidak berkurang, yang membuat mereka terhindar dari penyakit jantung. Miller menyebut bahwa kopi dan teh merupakan minuman kompleks. Keduanya mengandung senyawa seperti kafein, polifenol, dan antioksidan

yang menguntungkan bagi tubuh kita bila diminum sesuai takaran. “Saya cukup sering ditanya oleh pasien ‘Dok, saya punya penyakit yang berhubungan dengan arteri koroner. Saya juga punya faktor risiko seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol. Apakah aman bila saya minum kopi?,” katanya. Sudah sejak lama teh dikaitkan dengan manfaatnya yang dapat menurukan risiko kanker, penyakit jantung, penurunan berat badan, dan sistem kekebalan tubuh. Begitu juga dengan kopi, yang dipercaya dapat menghadang terjadinya Parkinson, diabetes tipe 2, penyakit liver, dan masalah jantung.

membantu kerja dari teh dan kopi yang Anda minum itu. Misalnya, kopi atau teh baik untuk jantung, tapi bila tetap masih merokok maka tak ada gunanya. Sama seperti akan percayanya kita dengan teh hijau yang dapat menurunkan berat badan. Bila kita sendiri tidak menjaga pola makan dan olahraga dengan benar, bagaimana mungkin teh hijau tersebut dapat mewujudkan keinginan kita tersebut.

Akan tetapi, segala sesuatunya tidak dapat berdiri sendiri. Bukan berarti setelah Anda rutin minum kopi atau teh, lantas langsung mendapatkan manfaatnya.

Seorang ahli endokrinologi dari University of Denver, Robert Eckel MD, menambahkan, aspek penting untuk mencegah penyakit jantung tidak boleh hanya memikirkan satu faktor saja.

Charles Fuchs MD dari Gastrointestinal Cancer Center at Boston’s Dana-Farber Cancer Institute mengatakan, peran genetika dan gaya hidup tidak boleh dilupakan karena keduanya

Untuk mencegahnya supaya benar-benar terjadi ada banyak hal yang harus kita perhatikan. “Kita tidak boleh melupakan buah, sayur, biji, unggas tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan menghindari lemak jenuh,” katanya. n

Vol.20, Issue 230, July 2017

INDOPOST July 2017  

INDOPOST July 2017 Edition

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you