Page 18

18 CINTA

Benarkah Wanita Suka Pilih Pria yang Mirip Saudaranya?

Inilah Usia Ideal untuk Menikah Sebagian besar pasangan menikah pada usia di bawah 30 tahun. Bahkan tren menikah muda membuat usia standar pernikahan menjadi lebih awal.

N

amun hal ini juga diikuti dengan tren perceraian yang semakin banyak belakangan ini. Lalu sebenarnya kapan usia yang tepat untuk menikah? Sebuah studi yang dilakukan Nicholas H. Wolfinger, Profesor di University of Utah menemukan bahwa pasangan yang menikah saat berusia 2832 tahun berisiko lebih rendah untuk mengalami perceraian. Menurut Wolfinger, angka perceraian paling tinggi terjadi pada pasangan yang

Memilih pasangan atau pacar bukan sesuatu yang mudah. Apalagi pasangan hidup yang akan menemani Anda ke jenjang pernikahan. menikah di awal usia 20-an. Kondisi jiwa yang belum stabil dan perubahan yang mereka hadapi setelah menikah menjadi salah satu alasan mengapa tingkat perceraian tinggi pada mereka yang menikah muda.

T

“Menikah pada usia diatas 32 tahun maka peluang perceraian meningkat sebesar 5 persen per tahun. Orang yang menikah menunggu usia diatas tiga puluhan lebih cenderung tak berharap banyak dengan pernikahan mereka,” ujar Wolfinger.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan beberapa orang partisipan. Mereka diberikan

api tahukah Anda, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Evolution and Human Behaviour Journal mengungkapkan ternyata para wanita cenderung memilih pasangan yang mirip dan memiliki kesamaan wajah dengan saudara laki-laki mereka. Kok bisa?

Itulah sebabnya, ia bersikeras bahwa usia 2832 tahun merupakan usia yang tepat untuk menikah. Mereka juga cenderung memiliki fondasi ekonomi yang lebih sehat dan memiliki kondisi mental yang lebih stabil. “Kami harap temuan ini bisa menambah wawasan baru bagi pasangan yang akan menikah, agar terhindar dari perceraian,” pungkas dia. n

foto-foto yang dikirim oleh sukarelawan dan kemudian para partisipan ini memilih pria idaman yang mereka inginkan. Dan hasilnya cukup mengejutkan. Para ilmuwan ini menemukan bukti nyata bahwa para wanita tersebut memiliki kesamaan persepsi antara foto pasangan yang mereka inginkan dengan saudara laki-laki mereka. Meski hal ini tidak mutlak terjadi pada setiap orang, namun Tamsin Saxton selaku pemimpin penelitian ini mengungkapkan hal ini bisa saja terjadi. Mengingat telah ada penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa orang-orang akan cenderung mencari dan memilih pasangan yang mirip dengan orangtua mereka. Tidak hanya dari segi fisik, tapi juga dari sifat, pemikiran, minat, kebiasaan, kepribadian atau selera musik yang sama. Faktor tersebut yang membuat para wanita nyaman dan tertarik. Coba lirik wajah pacar Anda apakah ia mirip dengan kakak Anda? n

Gandegan Tangan Bisa Ungkap Kisah Cintamu Tahukah Anda, cara menggandeng pasangan ketika di publik bisa mengungkap cerita di balik percintaan?

K

arena, ketika Anda tidak bisa mengungkapkan emosi lewat kata, Anda akan mengekspresikannya lewat bahasa tubuh. Psikologis Radhika Daman, mengatakan bahwa salah satu cara paling ampuh untuk memahami seperti apa hubungan asmara yang Anda jalani dengan pasangan adalah dengan mengenali cara Anda menggandeng tangannya. “Jika seks dianggap sebagai puncak dari keintiman, di era hubungan santai saat ini, bergandengan tangan sebenarnya lebih intim, karena jarijari yang bersentuhan terjalin lebih emosional,” kata Daman. Meskipun itu hanya sikap tubuh sederhana, tetapi gandengan tangan menandakan perasaan dan pikiran yang Anda miliki

terhadap pasangan. Ini juga mengirimkan pesan bahwa Anda bangga bersama dia. Daman menambahkan, di lain waktu Anda berjalan dengan pasangan, sadari siapa yang memulai menggandeng tangan. Biasanya, pasangan yang merasa kurang aman akan menggandeng terlebih dahulu. Meski tidak selamanya benar, tetapi hal ini bisa memberi gambaran dari hubungan Anda. Lalu, seperti apa gaya bergandengan Anda dan arti hubungan cinta Anda, berikut penjelasannya: Gandengan tangan biasa Siapa pun yang telapak tangannya menghadap ke bawah dan pergelangan tangan ada di atas, dikatakan sebagai pasangan yang lebih dominan dalam hubungan. Tapi jangan khawatir, hal ini juga bisa berarti orang tersebut sangat protektif terhadap pasangannya. Jari berkait Jika Anda cenderung menyelipkan jari jemari ke tangan pasangan Anda, ini menandakan Anda memiliki hubungan yang dalam dan santai. Gandengan tangan ini juga berarti, meskipun Anda intim secara fisik, Anda juga memiliki perasaan yang sangat dalam satu sama lain. Menggenggam jari kelingking Ini merupakan gaya bergandengan yang santai dan rileks. Meski dapat diartikan sebagai bahasa tubuh yang intim, tetapi gaya bergandengan ini

sangat ceria, muda, dan genit. Menggandeng pergelangan tangan Di permukaan, gaya bergandengan ini terlihat agresif, asertif, dan ingin pasangan selalu mendengarkan Anda. Ironisnya, Anda tidak hanya menjalin tangan Anda, tetapi juga menyentuh sebagian bawah tangan Anda. Hal ini menunjukkan keintiman dan gairah juga keinginan, serta dorongan untuk bersama. Menggandeng tangan yang merangkul bahu Gandengan tangan ini tidak hanya menunjukkan sekuat apa ikatan yang Anda miliki, tetapi juga menunjukkan perlindungan dan berarti Anda tidak takut menunjukkan cinta Anda di publik. Sentuhan pasif Ini merupakan cara lembut untuk menggandeng tangan dan menandakan kelembutan dan hubungan yang manis di antara Anda. Menurut penelitian, bergandengan tangan juga bisa meredakan stres. Sebuah studi baru-baru ini juga menemukan bahwa, dalam situasi traumatis, tingkat kecemasan bisa menurun, ketika orang tersayang menggandeng tangan Anda. Ada juga sejumlah peneliti mengatakan bahwa memberikan sedikit tekanan saat menggandeng tangan, dapat meredakan sakit dan kecemasan, khususnya di area antara jempol dan jari telunjuk. n

Vol.20, Issue 230, July 2017

INDOPOST July 2017  

INDOPOST July 2017 Edition

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you