Page 1

RADAR JOGJA

Selasa Legi 18 Mei 2010

Refresh U Mind in Jogja IT’S time to refresh your mind girls!! Setelah sekian lama berjuang ngedapetin hasil terbaik di ujian nasional, dan perjuangan masuk perguruan tinggi favorit, sekarang waktunya kamu sedikit nyegerin otak dan badan, sebelum masuk dunia baru! Yupps liburan adalah kunci jawabannya! Mungkin buat kamu yang enggak punya banyak waktu buat liburan ke tempat yang agak jauh, enggak ada salahnya berlibur di kota kesayangan kamu sendiri, Jogjakarta. Buat kamu yang mungkin emang lahir dan tinggal di jogja pasti udah bosen banget, tapi enggak ada salahnya kamu bawa nuansa liburan kamu sambil ngunjungin tempat-tempat wisata yang ada di Jogja! Di edisi ini, Instyle juga bakal ngasih tips gaya liburan yang seru! Simak deh baju-baju yang dipake temen kita yang satu ini. (sar)

ADIATMA/INDIKASI

GOLDEN AGE: Hadinra Sheila On 7 jadikan Pasikopad lebih meriah.

PSIKOPAD! #5

Nggak Sekadar Panggung Musik PSIKOPAD! #5 ato pentas seni komunitas Padmanaba (SMAN 3 Jogja) di Kridosono Sabtu (15/5) lalu heboh banget. Temanya aja keren, Get National Devotion and Glorious Euphoria (Golden Age). Bintang tamunya juga keren-keren, karena selain Sheila On 7 ama The Banery masih ada beberapa grup local yang juga keren-keren. Semisal Captain Jack, ERWE, Hopeless, Discomojoyo dan Riot & Funny. Enggak cuma itu, penampilan para finalis band pelajar ama yang tingkat umum-nya juga yahud banget. Meski akhirnya untuk kategori band umum dimenangkan oleh GAD JAZZ dari UGM, dan kategori pelajar dimenangkan Sequence Band. Yaitu gabungan musisi dari SMA Kolese De Britto dan SMA Pangudi Luhur. Sedangkan untuk Dance Competition dimenangkan oleh J-Styler dari SMA GAMA. Psikopad! #5 yang disuguhkan malam itu juga makin bermakna karena di pertengahan acara, muncul penyerahan beasiswa bagi siswa-siswi terbaik se kota Jogja. ‘’Ini kerjasama SMAN 3 dengan Dinas Pendidikan Kota Jogja,’’ jelas ketua panitia, Gilang Jati Pamungkas. (sar/adiatma)

Malioboro is a must! Sambil keliling cari aksesoris yang unik, hot pants warna biru muda dengan kaos polos warna putih jadi pilihan paling simple dan oke! Pake juga sepatu sandal batu-batu model strap ini. Lebih nyaman lagi kalo kamu pake tas yang mudah diselempangkan, dan gelang kayu hasil huntingan kamu juga bisa langsung kamu pakai.

Wisata malam di Alun-Alun Selatan Abis nikmatin Gudeg di Wijilan, ada baiknya kamu mampir Alun-alun Selatan buat main sepeda malam ama temen-temen kamu. Cukup dengan hot pants yang dipaduin ama tanktop garis-garis biru dan cardigan warna kuning. Pakai sepatu yang nyaman seperti flatshoes putih ini biar kamu bisa bebas gerak.

PERKASA/INDIKASI

BERAGAM: Menyatukan banyak gaya bermusik ke dalam satu panggung.

Happy Day With Previous HUJAN tak menyurutkan semangat ratusan anak muda penikmat musik untuk datang di Grand Launching Previous Store yang diberi tajuk “Happy Day With Previous“ Rabu (12/5) malam lalu. Acara yang berlangsung di kawasan Tamansiswa sejak sore hingga malam itu menyuguhkan berbagai aliran musik dalam satu panggung. Mulai metal, hip-hop, techno electric, reggae, dan beragam aliran lainnya. “Kami sengaja pilih band-band dari berbagai aliran dengan tujuan agar semua kalangan bisa menikmati, sekaligus mengenalkan Previous Store,” ujar Ariyanto Palwa yang didapuk seksi acara. Beberapa band yang ikut bikin meriah acara itu di antaranya Cat Air, L.M.T, Lokal Vokal, Freies Leben, Distuction, Foxy, Silly Walks, Depresi, The Riot and Funny, Electrical Addres, dan The Aline. Yang menarik, Silly Walks yang tampil dengan dua personil asal Belanda menyuguhkan hip-hop berbahasa Indonesia diselingi Bahasa Jawa yang dilafalkan dengan fasih. Sedikit catatan, Previous Store merupakan distro baru yang berdiri sejak 21 Februari 2010 di Kawasan Tamansiswa. Distro ini sengaja memilih lokasi di daerah Jogja wilayah Selatan karena punya misi menampung kreasi-kreasi komunitas di Jogja Selatan. “Misi Previous Store membangun kehidupan komunitas, enggak cuma jual clothingan. Jadi selain ada baju dan pernak-pernik, kami juga sediakan kafe and resto, wifi, dan galeri foto,’’ papar Owner Previous Store, M Taufiq. Menurut dia galeri foto dimaksudkan untuk mewadahi komunitas foto ato komunitas lain agar enggak susah nyari tempat buat pameran. (per)

AGENDA

B-Pos Bikin Lomba untuk Anak SMA BULAKSUMUR Pos (B-Pos) kasih kesempatan temen-temen SMA untuk ikut meriahin HUT nya yang ke 10. Acaranya dikasih tajuk Aksi kreasi #2. Kalian yang masih SMA bisa ikutan 3 macam lomba yang disediain. Menurut Ketua Aksi Kreasi #2, Diah Sri Utari, acaranya sengaja diadain untuk ngebuat anak muda makin kreatif melihat lingkungan sekitar. ” Kami ingin kasih wadah para remaja yang ingin lomba, makanya dengan adanya acara ini mereka bisa nyalurin aspirasinya,” tegas Diah. Menurut dia, HUT kali ini bisa dikatakan lebih meriah dibanding tahun lalu yang hanya ngadain lomba menghias tas. ”Kami sengaja adakan 3 lomba, karena kategori lomba memang banyak disenangi anak muda zaman sekarang yang mulai suka foto, internet dan membuat sebuah karya,” ujar Koordinator Acara Rizky Aldian. Dikatakan, lomba fotografi temanya Potret Anak, biaya daftarnya Rp 20 ribu. Karya foto dicetak ukuran 4R dimasukan CD dengan format jpg. Untuk lomba blog, fokusnya anak dan internet. Biaya daftar Rp 20 ribu ’’Isi blog harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan, panjang tulisan 500-800,’’ ujar Rizky. Bagi calon peserta bisa ngedaftar langsung ke Jalan Kembang Merak Bulaksumur B21 (Barat Masjid Kampus UGM) sebelum 23 Mei 2010. Dan untuk lomba kreasi barang bekas yang bakal diadain hari Minggu (30/5) di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri. (sha)

MODEL FOTO GRAFIS

: AULIA NUR SAVITRI (SMPN 6 JOGJA) : ADIMULYA GATOT ADIATMA (HUKUM UII 2008) : MAS HERPRI KARTUN

Saatnya Moviemaker SMAN 8 Unjuk Gigi MESKI ektrakulikuler ato klub film belum kebentuk, tapi temen-temen SMA Negeri 8 Jogja ato yang akrab dengan sebutan Delayota udah keserang demam bikin film lho. Makannya, sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap dunia perfilman, tementemen Delayota bikin acara yang lain dari biasanya, yaitu Delayota Movie Festival (Delaviesta). Delaviesta itu mereka gelar Jumat(14/5) lalu di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dengan nyuguhin film-film karya temen-temen Delayota dan film-film peraih award yang enggak masuk di Box Office Indonesia. “Awalnya itu, di Delayota sering disuruh bikin tugas secara audiovisual. Jadi, tugasnya enggak hanya cuman makalah ato presentasi, tapi juga dijelaskan lewat media film. Nah, terus banyak temen-temen yang kecanduan iseng-

PRATIWI/INDIKASI

INDIE: Para movie maker SMAN 8 Jogja mulai bermunculan lewat karya-karyanya.

iseng bikin film sendiri di luar tugas. Terus, supaya enggak cuman disimpen aja, kita bikin pemutaran filmnya,” jelas Fauzia Fitrianingrum,

Ketua Panitia Delaviesta. Di awal pemutaran film, ada sepuluh karya film dari temen-temen Delayota yang di

tampilin. Dilanjutin dua film luar, Mr. Holand Opus dan Pay Forward jadi pilihan tementemen Delayota buat diputar. “Karena ini masih awal, jadi kita ngambil film dari luar. Yang banyak meraih award, tapi enggak masuk Indonesia dan juga susah dapat filmnya di pasaran Indonesia. Harapannya, temen-temen lebih banyak tahu film-film bagus bukan cuma yang diputar di bioskop aja,” jelas Fauzia yang kini duduk di kelas XI IPA 2. Selain muterin film, sebagai bentuk apresiasi terhadap film, temen-temen Delayota juga memajang resensi film-film dokumenter atau indie. “Dengan memajang banyak resensi film-film, temen-temen bisa lebih tahu banyak tentang jenis-jenis film. Terus, ke depannya temen-temen Delayota khususnya lebih termotivasi buat bikin karya film yang lebih variatif,” tutup Fauziah. (gun)

JOG 1805 HAL 24 proof  

RADAR JOGJA Selasa Legi 18 Mei 2010 Abis nikmatin Gudeg di Wijilan, ada baiknya kamu mampir Alun-alun Selatan buat main sepeda malam ama tem...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you