Page 1

RADAR JOGJA

Selasa Kliwon 1 Juni 2010

BMD Mewisuda 194 Siswa BLUE Danube konon merupakan karya composer Johan Strauss yang digunakan untuk mengiringi tarian. Tapi Sabtu (29/5) malam lalu karya itu disuguhkan di gedung Grha Sabha Prmana dengan nuansa berbeda. Ya...karena ada suara

angklungnya. Memang, malam itu Budi Mulya Dua music management menyuguhkan beberapa karya musik yang mayoritas lagu anakanak. Selain mementaskan karya musik, tari dan drama, malam

itu BMD juga mewisuda 194 siswanya. Yaitu 115 siswa SD, 51 siswa SMP dan 28 siswa SMA. ”Malam ini kami melepas anakanak yang sudah lulus untuk berangkat ke jenjang selanjutnya,” kata Anita Yuli Hastuti, Spd selaku ketua panitia. (sha)

Tiga Tahun Jadi Setengah Matang Siswa SMSR Pamer Karya Akhir di JNM JADI maestro emang enggak gampang dan butuh pengalaman cukup panjang. Atas dasar itu, teman-teman Sekolah Menengah Seni Rupa atau SMSR menggelar pameran tugas akhirnya dengan tajuk “Setengah Matang”. Pameran wajib tiap tahun buat temen-temen yang baru aja lulus ato yang kelas XII ini digelar Sabtu-Senin (29-31/5) lalu di JNM (Jogja Nasional Museum). “Selama tiga tahun kita belajar di SMSR, itu bisa dibilang kita masih belajar dasarnya. Untuk benar-benar menguasai dan jadi seorang maestro butuh lebih banyak pengalaman lagi. Makanya pameran ini kita beri judul ‘Setengah Matang’ karena kita anggap ini masih karyakarya awal kita. Setelah lulus dari SMSR perlu berkarya lebih banyak lagi,” jelas Sinta Dwi Septiani, Sekertaris Pameran. Sekitar dua ratus karya temanteman SMSR yang telah digarap sekitar enam bulan dipamerkan. Mulai dari poster, lukis, kayu,

PRATIWI/INDIKASI

PROSES: Salah satu proses setengah matang yang tampil dalam pameran karya akhir.

patung, keramik, sampai animasi. “Banyak karya yang beda dan tentunya lebih variatif tahun ini. Misalkan aja di DKV yang biasanya cuma menampilkan karya yang digital, sekarang juga menampilkan karya yang manual,” terang Sinta yang baru saja lulus dari jurusan DKV. Seluruh karya teman-teman SMSR ini juga dijual untuk umum. Bahkan, banyak karya yang sudah terjual sebelum pameran berlangsung. “Pastinya karya-karya kita bisa dibeli kalau ada yang minat. Malahan, sebe-

BAGI yang suka ngikutin mode, enggak ada salahnya kalo kali ini kita ajak ngebahas fashion stuff terbaru buat cowok-cowok, khusunya buat cowok pecinta sepatu. Yups! We call it Suede Boot. Yaitu jenis sepatu berbahan Suede (kulit yang lebih soft), yang sangat nyaman dipakai. Cukup unik emang, kalo kamu liat bentuknya yang agak-agak cewek, ternyata sepatu ini emang terispirasi dari kaum Androginy. Dimana cowok punya taste cewek ato sebaliknya. Supaya keliat casual, paduin Suede Boot kamu ama skinny jeans, jaket kulit en pernakpernik vintage, seperti gelang kulit, topi fedora atau kacamata ray ban. Sekarang Suede Boot udah banyak dibuat para desainer sepatu lokal Indonesia. Jadi enggak perlu susah-susah buat nyarinya! (sar)

lum pameran berlangsung sudah banyak yang ngelirik dan beli,” tambah Sinta. Kemenarikan pameran karya teman-teman SMSR ini sudah tampak saat pembukaan pameran pada Sabtu(29/5) lalu. Selain dimeriahkan parade musik dari teman-teman Sekolah Menengah Musik(SMM), pembukaan pameran juga dimeriahkan oleh pantomim dari SMKI dan body painting dari teman-teman SMSR sendiri. Dengan adanya pameran ini, teman-teman SMSR dapat lebih termotivasi untuk berkarya. (gun)

GRAFIS: HERPRI KARTUN

PERKASA/INDIKASI

SAVE OUR CIULTURE: Mengawinkan budaya tradisional dan modern ke atas panggung.

Nonton Pensi Bonusnya Jamu Gama Musik Festival Meriah NONTON pentas seni dapat jamu ama stiker yang isinya aneka Peribahasa Jawa. Itu yang bisa dirasakan saat nongkrongi pensinya temen-temen SMA Gama Jogja. Ya, karena resep yang mereka pakai yaitu menggabung seni tradisional dan modern saat menggeber Gama Musik Festival Sabtu (29/5) lalu. Lewat acara yang diberi tajuk Reborn to Be Better Save Our Culture itu halaman sekolah mereka malam itu tumpah ruah dengan dengan berbagai aliran musik. Seperti tampilnya kelompok SAPC, Herodies, Kids

Wont Down (KWD), Attack The Headline, Shaxied, Morning Horny, Serigala Malam, Sastro Moeni, dan ditutup ErWe. Menurut Ketua Panitia, Muhammad Rio tema Reborn to Be Better berangkat dari usaha untuk bangkit kembali dari keterpurukan. Lahir kembali dalam arti membangun kembali untuk jadi lebih baik dengan membuka lembaran baru dan menjadikan kesalahan sebagai guru terbaik. ‘’Sedangkan Save Our Culture bertujuan kasih pengetahuan dan anjuran pada generasi muda agar enggak ngelupakan yang sifatnya tradisional di jaman modern ini. Karena keanekaragam budaya di Indonesia merupakan warisan yang harus dilestarikan dan dihar-

gai,’’ katanya panjang. Selain melalui suguhan jamu dan stiker peribahasa Jawa, unsur tradisional malam itu juga mereka konsep dalam tema punokawan dan wayang. Tokoh pewayangan mereka jadikan setting sisi kanan dan kiri panggung. “Para tamu kami beri jamu karena minuman itu kami anggap sesuatu yang sangat cocok untuk konsep Save Our Culture. Selain menyehatkan, tujuan kami juga agar generasi muda enggak ngelupakan jamu sebagai minuman khas tradisional peninggalan nenek moyang,” tambah Rio. Selain suguhan musik, panitia juga menyuguhkan food dan clothing festival serta fingerboard competition bagi pengunjung. (per)

BERCHMAN HEROE/RADAR JOGJA

MY SYMPHONY FOR YOU: Para siswa kelas XII SMM siap suguhkan Farewel Concert Sabtu mendatang.

Untuk Sebuah Tanggungjawab SMM Siapkan Farewel Concert KERJA keras untuk sebuah pertanggungjawaban. Setidaknya beban itu yang membuat para siswa SMKN 2 Kasihan Bantul ato yang akrab disebut SMM siang kemarin tampak begitu serius menggarap beberapa komposisi musik. Rencananya karyakarya musik yang mereka garap siang itu akan ditampilkan dalam Farewell Concert 2010 di Auditorium SMM Sabtu (5/6) mendatang. ‘’Tema yang kita angkat M y

Symphony for You,’’ jelas Yusril Aqil Anoraga yang dipercaya jadi Ketua Panitia. Dikatakan, sebenarnya pementasan itu sebagai ajang mengasah kemampuan siswa selama belajar di SMM di bidang musik, juga sebagai wadah untuk menuangkan kreatifitas siswa secara luas sesuai ilmu yang didapat. ‘’Sehingga bisa mengasah bakat bidang musik untuk jadi ahli musik yang profesional. Pementasan besok juga bertujuan memberikan pengalaman bagi kita dalam hal merancang sebuah pagelaran di samping menampilkan kemampuan dalam bermusik,’’ katanya. Selain itu tujuan yang lebih jauh, pementasan mendatang juga bertujuan memperkenalkan musikmusik klasik pada masyarakat

umum. ‘’Semua digarap teman-teman kelas XII,’’ ujar Yusril. Siang kemarin mereka latian abis-abisan. Asyik emang sat didengerin, layaknya musisimusisi professional. Karya yang dimainkan juga begitu hidup dan indah. Rencana, Farewell Concert akan menyuguhkan beberapa komposisi yang sajian utamanya musik klasik dan pop orchestra. Selain itu juga akan disuguhkan kelompok kelompok ansamble string, wind, brass, dan Big Band. Farewell concert yang tahun ini dikelola sedikitnya 116 siswa kela XII merupakan agenda rutin yang dihelat SMM ato SMKN 2 Kasihan sebagai persembahan akhir para siswa menandai berakhirnya proses belajar dan mengajar mereka di sekolah tersebut. (per)

JOG 0106 HAL 24 PROOF  

KERJA keras untuk sebuah pertanggungjawaban. Setidaknya beban itu yang membuat para siswa SMKN 2 Kasihan Bantul ato yang akrab disebut SMM s...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you