Page 1

RADAR JOGJA

IKLIM Jogja saat ini sedang kurang pas buat jalan-jalan. Karena musim ujan udah mulai datang. Maka kalian juga harus siapin baju-baju yang pastinya nyaman dan pas waktu kamu pake di musim hujan ini. Tapi nggak ada salahnya khan buat tetep tampil stylish dan trendy? Nah, salah satu item yang cocok banget dipake di musim hujan ini adalah coat, atau jaket tebal yang ukurannya besar di badan, dan potongannya lebih mirip ama jas. Selain hangat dan nyaman dipake, coat warna kuning yang akan kita bahas saat ini emang cukup stylish lhoo... dan pastinya bisa kamu padu padanin ama berbagai macam gaya yang siap ngantar kamu buat gaul kemana pun!! Pertama, kamu bisa contoh gaya-gaya cewek Jepang dengan coat dan tights warna-warni mereka. Kalo kamu emang nggak pede, bisa kamu paduin ama tights warna putih kayak gini. Buat atasannya, pake aja atasan yang agak panjang bawahnya kayak atasan motif kotak-kotak oranye ini nih. Sepatunya, pake aja sepatu warna krem dengan bahan plastik biar nyaman dipake waktu hujan. Biar nggak ribet, rambutmu langsung aja kucir. Oh iyaa, jangan lupa bawa payung yang pastinya dengan motif lucu! Tentunya biar menarik perhatian orang! Okee?? Style lainnya, masih tetep ama coat warna kuning yang coba dipaduin ama rok jins mini dan atasan warna senada jins motif Liberty Print. Coat warna kuning ini, lebih oke lagi kita paduin ama sepatu boot warna coklat bahan suede. Biar tambah matching, kamu pake aja postman bag warna senada ama sepatu kayak gini nihh.. (sar)

Launching Album Melancholic Bitch

Padukan Musik, Teater dan Sastra

JOGJA emang nggak pernah abis akan tontonan musik yang gres yang sekaligus kreatif. Usai dihajar Locstock Fest yang nglibatin 100 band lokal beda genre beberapa waktu lalu. Pada 19 November 2009 kemarin, lagi-lagi sebuah suguhan live musik yang menarik dan kreatif hadir di kota ini. Tepatnya di Pendopo Padepokan Seni Yayasan Bagong Kussudihardja, digeber even launching album “Balada Joni dan Susi” milik Melancholic Bitch ato yang biasa disingkat Melbi. Lalu apa menariknya launching album ini sehingga dikatakan kreatif? Ya, dengan imej sebagai kota pelajar, kota ini emang haus akan pendidikan termasuk pendidikan di bidang seni di dalamnya, dari tolok ukur ini maka boleh dibilang inilah suguhan musik yang bener-bener mendidik. Gimana nggak mendidik, sebuah acara launching album yang dibalut ama seni teater dan sastra ini melengkapi sebuah pertunjukkan seni musik dari Melancholic Bitch yang telah satu dasawarsa ini mengepakan sayapnya di dunia musik. Lalu masih ditambah lagi dengan hadirya beberapa seniman kolaborator yang beberapa diantaranya juga nongol di album “Balada Joni & Susi” kayak Silir (lagu Distopia), Jamaludin Latief dan Theo Christanto dari Teater Garasi (berorasi di lagu Mars Penyembah Berhala), Army dari Crossbottom (beryanyi tunggal di lagu Nasihat yang Baik), Oky Gembuz gitaris Mock Me Not juga ngisi suara gitar di lagu Noktah Pada Kerumunan, yang diramein juga ama tetabuhan rebana dari Kua Etnika pada lagu ini. Pas sebelum Melbi nongol di tengah para penonton, terlebih dahulu Frau tampil bersama dengan si Oscar (pianonya) dan mengajak para penonton untuk mengikuti alam imajinasinya yang polos. Acara yang digelar oleh Kongsi Jahat Syndicate ini bisa diatakan sukses dalam pelaksanaan dan berhasil dalam membawa penonton untuk masuk ke tengah-tengah balada Joni & Susi. “Awalnya sih aku nggak seberapa tau siapa sebenernya itu Melbi, tapi begitu liat acara launching albumnya, aku jadi bener-bener jatuh hati ama band ini, dan seolah-olah aku terperangkap di dalam kisah Joni & Susi,” ungkap Anas salah satu penonton yang juga tercatat sebagai Mahasiswa Fisipol UGM. Balada Joni & Susi merupakan album kedua dari band yang beranggotakan Ugoran Prasad (vokal), Yosef Herman Susilo (gitar), Yennu Ariendra (gitar, synth), Teguh Hari (bas), dan Septian Dwirima (drum) ini. Sedangkan album pertama mereka adalah Anamnesis yang rilis pada tahun 2005 yang lalu. Bagi kalian yang masih asing dan penasaran ama lagulagu Melbi, kalian kunjungi aja Myspace mereka di www. myspace.com/melancholibitch. (why)

LEAF, Lebih Tegas untuk Masa Depan GARIS Tegas Untuk Masa Depan, ya itul tagline yang diangkat ama band yang punya nama Leaf, pas perayaan sewindu sejak kelahirannya. Ini adalah bentuk sebuah kesolidan dari Leaf yang selama ini telah malang melintang serta merasakan manis dan pahitnya sebuah perjalanan. Band yang berdiri sejak 30 September 2001 silam ini juga pernah ngalami permasalahan, seperti bongkar pasang atau gonta-ganti personel, dan hal ini pernah mereka lakuin dalam kurun waktu sewindu ini. “Ya hal ini malah bisa ngejadiin kita sebagai keluarga yang semakin besar, karena di dalam band, kami udah nganggep semua ini adalah saudara dan sebuah keluarga,” jelas Nuno, leader dan satu-satunya personel yang bertahan sejak lahirnya Leaf. Itulah salah satu faktor yang bikin Leaf bisa terus bertahan hingga kini, meski personel yang udah cabut dari Leaf tapi mereka masih berkumpul bersama sebagai keluarga besar Leaf. Punggawa Leaf pada saat ini adalah Ricky Febriansyah (Vokal), Satrida Nugroho/Nuno (Gitar), Argo Sulistiyo (Bass), Henggar Jati (Drum), dan Adi Taufiq Nurrochman (Kibor). Mereka berlima udah ngerasa bahwa formasi ini udah sangat solid untuk ngelawan gempuran musik-musik menye-menye atau metal alias melayu total hehehe... “Iya kami saat ini rada risih juga dengan mewabahnya band-band berjenis melayu di negeri, maka saat ini kami pengen ngampanyein Lets Us Bring Indonesian Music to The Right Way,” koar Argo Sulistiyo dalam menyikapi maraknya band-band melayu. Selama kurun waktu sewindu ini Leaf udah pernah ngelepas dua albumnya dan satu karyanya lagi nongol di sebuah album kompilasi bertajuk “Today for Tomorrow” (tahun 2005). “Awal Sebuah Cerita” (rilis tahun 2006) merupakan dokumentasi karya mereka yang perdana, setelah itu pada Februari 2009 lalu mereka kembali merilis album yang dikasih nama “Awal Sebuah Cerita, Jilid 2”. “Ntar, tahun depan dengan di gandeng ama sebuah label nasional, kami akan kembali ngeluncurin album soundtrack buat pilem layar lebar dengan judul “Dini, DIno, Doni”, jadi tunggu aja deh,” ujar Nuno kepada Indikasi Radar Jogja. Hal ini mempertegas sebuah garis untuk masa depan bagi Leaf, yang sebelumnya telah mereka awali dengan sebuah cerita. (why/fer)

MODEL: ULIL PALUPI (SMAN 1 KALASAN) FOTOGRAFER: M SYUKRON GRAFIS: HERPRI KARTUN

Hebohnya Lustrum SMAN 6 PUNCAK Lustrum kedua belas, temen-temen SMA Negri 6 ato temen-temen Namche ngadain pensi. Acaranya digelar Sabtu (21/11) lalu di Stadion Kridosono dengan tajuk Charity for Our Nation. Selain ngerayain lustrum sekolahnya, pensi ini juga dijadiin konser amal. “Buat lustrum sendiri kita punya banyak acara, selama enam bulan ini ada delapan belas acara. Mulai bakti sosial-bakti sosial, lomba gambar buat anak-anak TK sama SD, penghijauan, parade band, pentas teater, banyak deh! Nah, pensi ini itu acara puncaknya dari sekian banyak acara lustrum itu,” jelas Arif Hasan yang akrab disapa Kelik, Ketua Lustrum XII Namche. Buat persiapan, temen-temen Namche udah nyiapin konsep sejak tiga bulan lalu. “Awalnya, tema kita bukan ini. Tapi, gara-gara ada gempa di Padang beberapa waktu lalu, kita langsung ganti konsep jadi konser amal. Jadi, penjualan tiketnya nanti sepuluh persen bakal disumbangin ama korban gempa di Padang,” terang Kelik yang kini duduk di kelas XII IPS 3. Selain penampilan band-band lolos seleksi parade band lalu, acara ini juga diramein ama Rocket Rockers dan yang pastinya, Vierra, guest

Selasa Legi 24 November 2009

JUMAT 20 November 2009 lalu ribuan kursi di bawah naungan terpal biru menyambut kami di SMA Kolese De Britto. Acara misa bersama seluruh sekolah Katolik di Jogja mulai SMP, SMA, dan SMK itu mempersatukan kami. Terlihat beberapa anak saling bertukar sapa dan lainnya hanya saling memandang dengan kikuk. Kursi-kursi pun segera terisi saat suara gamelan mengalun merdu. Ternyata, gamelan itu dimainkan anak-anak SD Kanisius Sengkan. Walau baru diberi tahu 2 hari sebelum misa, penampilan mereka mampu menarik perhatian umat. Seketika suasana berubah khidmat saat lagu “Karena Cinta” dilantunkan. Meski lagu itu telah usai, petugas misa yang sudah siap sedari tadi tetap bergeming. Baru ketika bonang berkumandang, penari-penari dengan baju jingga melenggang menuju altar diikuti petugas misa. Misa bertema “Orang Muda Menggugah Dunia” dilakukan dengan tujuan melibatkan orang muda dalam gereja sesuai nota pastoran 2009. Misa berjalan lancar meski terlambat 30 menit. Sekitar lima ribu pelajar se-kevikepan DIY hadir pada acara ini. Meski cuaca panas membuat teks misa berubah fungsi menjadi kipas, perkataan Romo selalu direspon baik. Bahkan saat Romo minta dua orang maju ke altar saat homili, wakil dari SMA Kolese De Britto dan SMA Pangudi Luhur dengan sigap maju. Tampaknya semua orang menikmati misa ini. Saat komuni, duo Maria Lea (SMA Stella Duce 1) dan Andrew (SMA Kolese De Britto) menyanyikan lagu “The Prayer” dengan sangat indah. Umat spontan menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. Setelah Romo memberi berkat di akhir Ekaristi, sebuah teater kolaborasi pelajar dari berbagai SMA bertema sama ditampilkan. Unsur tari dan musiknya begitu memikat, sehingga umat tetap duduk di kursinya hingga pemain terakhir turun dari panggung. (lila nathania-Stella duce1)

HAPPY ending. Itulah yang dirasain 78 temen-temen panitia Padmanaba Cup 2009 yang berjalan selama 10 hari. “Seneng en bangga dirasain ama temen-temenku, soalnya acara kita melebihi target,” ujar Wirawan Adjie Prabowo, Ketua Padz Cup 2009. Banyak kejadian seru udah mereka alami, baik dalam pertandingan maupun saat bekerja menata lapangan. So, mereka totalitas banget buat kerja. Di hari akhir (18/11) perebutan juara ke 3 lomba basket diperebitkan Tim SMA Pangudi Luhur Jogja v SMA 1 Bantul. Akhirnya Tim Basket SMA Pangudi Luhur menang dengan selisih skor setengah bola, 53-52. Acara lebih meriah karena diselingin games, dance en freestyle basket. Untuk final Tim Basket SMA Kolese De Britto v SMA 8 Jogja. JeBe (julukan SMA Kolese De Britto) pastinya ditemenin suporternya en Delayota juga mengusung supporter yang nggak kalah banyak. Akhirnya Tim Basket SMA Kolese De Britto menang dengan selisih skor cukup jauh, 65-31. Sementara Best Cheers dimenagin cheers SMA Pangudi Luhur. Best Supporter dari JeBe, juara 1 Freestyle Indra (Kingdom), dan juara 2 Freestyle Wisnu (Kingdom). Pokoknya final day Padz Cup tuh seru banget. Namun ada sedikit kejadian mengharukan buat ketua Padz Cup 2009 kemaren. “Saking senengnya, aku ampe kehilangan motor. Gak tau siapa yang ngambil, tiba-tiba pas udah beresin GOR bareng temen-temen, ehh motorku yang di parkiran ternyata ilang. Sial banget aku,” keluh Bowo (sapaan akrab Wirawan Adjie Prabowo) keada tim Indikasi saat berkunjung ke Indikasi Corner. (eza)

RESTY/INDIKASI

i SMAN 6.

ket Rocker meriahkan pens CHARITY FOR OUR NATION: Roc

star acara itu. “Kita sengaja nampilin Rocket Rockers di acara kita. Soalnya, kita pengen ngobatin kekecewaan penggemar Rocket Rockers yang batal manggung di Jogja beberapa waktu lalu,” jelas Kelik. “Ada juga sich beberapa kandidat yang pengin kita undang buat ngeramein acara kita, tapi dengan berbagai pertimbangan akhirnya kita pilih Vierra. Pertimbangannya tuh, pertama, soalnya Vierra belum pernah manggung di pensi Jogja dan yang outdoor gitu. Terus, biasanya kan band-band tuh cowok semua, lha kalo Vierra ka nada ceweknya juga ada cowoknya, jadi adil gitu yang ngecengin. Yang paling penting tuh musiknya nggak keras-keras yang bikin ribut, pas banget deh buat anak-anak SMA,” kata Elviana Netra

Sari yang akrab dipanggil Tapiir, LO acara tersebut. Nampilin acara yang keren kayak gitu emang selalu ada aja kendalanya. Itu juga dirasain sama temen-temen Namche waktu ngadain pensi ini. “Ya pasti ada aja kendalanya. Yang paling dirasain tuh publikasinya yang kita anggap telat. Soalnya, banyak sponsor-sponsor yang ngasih kepastiannya itu ngelebihin deadline, jadinya pasang publikasinya juga terhambat,” terang Tapiir yang saat ini duduk di kelas XI IPA2. “Tapi, untungnya ya yang dateng rame juga. Tiketnya yang kita jual udah hampir kejual habis,” tambah Tapiir. Selamat dan sukses deh buat tementemen Namche! Acara-acara lainnya masih ditunggu lho! (gun)

MASIH dalam rangka ian Pekan Peringatan Padmanaba 2009, temen-temen Padm anaba sekarang lagi sib uk-sibuknya nyiapin acara yang pas tinya bakal seru banget , Padmanaba Jazz 2009! Acara ini bak al diadain Senin (30/11 ) mendatang di TBY concert hall. Ini acara yang baru tahun ini digelar ama temen-temen Padmana ba. “Selain event pertama, ini juga event pertama di kal angan SMA Jogja. Ide, kreasi, dan ino vasi ini terbentuk untuk meramaikan musik Jazz yang lagi nge top di kalangan remaja ,” jelas Azka Sandi Hafiyyan, Ketua Pelaksana Padmanaba 2009. Di tahun pertama ini, Padmanaba jazz 2009 mengangkat tema Ethnic Season. So alnya, konser jazz yang bakal digelar nanti bakal dikemas den gan dipadukan ama keb udayaan Jogja, terus juga bakal ada Ba tik Art Festival. Selain itu, juga bakal ada penampilan tementemen yang udah jadi pem enang Band Selection, yaitu Kenny ’s brother, Gadjazz, am a Silver Hand. Wah, pasti bakal seru ban get deh! (gun)

LKS, Tempat Anak SMK Unjuk Kebolehan TIAP taun temen-temen SMK ngadain lomba adu bakat yang disebut LKS atau Lomba Kompetensi Siswa. Acara ini ngecakup semua bidang ato jurusan temen-temen SMK. Ato gampang disebut Olimpiadenya temen-temen SMK. Di sana mereka diadu satu sama lain untuk nunjukin kehebatannya, baik secara praktek ato teori. Khusus Bisnis dan manajemen diadain di SMKN I Depok. Semua itu ada hubungannya ama akuntansi, administrasi perkantoran, n pemasaran. Hari pertama lomba berkisar teori, terus hari kedua baru dikasih kesempatan praktek. Menurut Moh Effendi MM ketua panitia n Kepala Sekolah SMKN1 Depok LKS jadi ajang kompetisi kealihan anak-anak SMK, “Di sini anak-anak diajak berkompetisi menjadi yang terbaik di bidangnya,” terang bapak Effendi. Emang sih kemampuan mereka nggak cuma dinilai dari keberhasilan ngerjain teori. Praktek juga nentuin keberhasilan mereka untuk jadi yang terbaik. Juri menilai lomba teori trus

SMK: Juara lomba pemasaran dan debat bahasa inggris.

digabung ama lomba praktek, terus semua itu diakumulasi buat nemuin pemenang. Olimpiade antar SMK tiap taun ini berdampak positif bagi siswa SMK. “Dengan LKS, diharapkan siswa-siswi SMK mampu nunjukin skil dan kemampuannya yang mereka dapatkan di sekolah. Jadi kelak mereka mampu menjadi pribadi yang dapat bersaing

dan sangat siap di dunia kerja,“ jelas Drs Eka Setiadi sebagai penanggungjawab LKS di bidang Bisnis Manajemen. Next day pas lomba praktek, jadi ajang unjuk gigi dari siswa-siswi SMK se-D.I Jogja buat nampilin kemampuan dan skill mereka, khusunya dalam hal mendisplay barang. Coz di lomba ini, peserta diibaratkan kayak

penjual yang akan menawarkan barangnya ke konsumen dan gimana caranya biar para konsumen tertarik dating ke stan mereka. Dari sini, bakal banyak jurus-jurus spesial yang dipake ama masing-masing peserta buat memperebutkan perhatian konsumen. Tentu aja, trik dan tips mereka ini nggak ngasal lho guys, ilmu itu udah diajarkan ke mereka pas duduk anteng di bangku kelas. Untuk lomba display, SMK Koperasi Jogja ngandalin kue sagon dan kue mento sebagai jagoan. “Karena ini kue tradisional Jogja. Istilahnya ngingetin kalo kue ini masih eksis gitu,” seloroh Lilik Kurniawati, siswi kelas XII Pemasaran yang bertindak sebagai penjaga stan sekaligus peserta lomba. Panitia emang nggak membatesin barang apa aja yang bakal di display buat lomba. Misal aja kayak SMKN 1 Depok yang lebih milih batik sebagai jagoan buat dijadiin barang display. “Kita pengen melestarikan batik yang kemarin udah dikukuhin PBB sebagai warisan budaya asli Indonesia dengan cara beda,” jelas Endanta Hadi Hartono, siswa kelas X Tata Niaga 1. (sha/fer)

1124  

RADAR JOGJA Selasa Legi 24 November 2009 digabung ama lomba praktek, terus semua itu diakumulasi buat nemuin pemenang. Olimpiade antar SMK t...