Page 2

22

Vol. IV No. 15, 11 - 24 Desember 2009

Masyarakat Badung Tanam 99.146 Pohon

Tri Hita Karana Praja Nugraha Untuk Puspem Badung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Mangu Praja Mandala, Sempidi satu – satunya pusat pemerintahan di Bali yang mendapatkan penghargaan Tri Hita Karana (THK) Praja Nugraha. Penghargaan itu diterima Bupati Badung, AA Gde Agung, SH pada acara penganugrahan Tri Hita Karana Tourism Awards and Accreditions yang diserahkan oleh Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) yang diwakili oleh Prof. DR Gede Pitana, bertempat di Gedung Ksirarnawa Art Centre. Denpasar, Jumat ( 4/12). Hadir pula dalam acara tersebut Gubernur Bali yang diwakili Sekda Propinsi Bali Drs. I Nyoman Yasa, Msi, Mantan Menteri Lingkungan hidup, Prof DR. Emil Salim, Mantan Menteri Pariwisata Gede Ardika, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Bali Ny. Bintang Puspayoga, dan Jenderal Manager Bali Travel News I Nyoman (image/015) Wirata.

Hari Aids Bagikan Flyer

BADUNG – Ketog semprong, masyarakat menanam pohon. Dan, sebanyak 99.146 pohon ditanam secara serentak di kawasan Petang, Badung utara. Tanaman yang dipilih merupakan pohon langka yang terdiri dari tanaman mahoni, jati, gmelina, jempinis, albesia, kejimas dan tanaman multi porpose trees spesies, mangga, manggis, durian dan lainnya. Kegiatan yang langsung dipimpin Bupati Badung AA. Gde Agung ini dipusatkan di Subak Sekarsari Desa Sulangai, Kecamatan Petang baru-baru ini. Kegiatan dalam rangka memperingati hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanam nasional di Kabupaten Badung melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari Pejabat Pemkab Badung, siswa SD, SMP, SMA di Kec. Petang serta masyarakat Desa Sulangai. Hadir pula Kepala PPLH Regional Bali Nusra, Sudirman untuk memberikan dukungan dan semangat. Bupati Badung A.A. Gde Agung memimpin langsung penanaman 99.146 pohon Bupati Gde Agung mengatakan, kegiatan di wilayah Kabupaten Badung menanam ini tidak hanya terbatas pada pencanangan kali ini saja, namun terus berkelanjutan demi kelangsungan Kelompok Tani Munduk Pangsut Petang. Kategori kelompok hidup saat ini dan generasi mendatang. “Kegiatan menanam pencinta alam diraih Relawan Siswa Peduli Sampah Plastik pohon tak hanya satu orang satu pohon, kalau bisa satu orang SMAN 1 Mengwi, Sispala Sakura SMAN 1 Kuta Utara, lima pohon,” katanya. Hal ini merupakan strategi Sispala SMKN 1 Petang masing-masing meperoleh juara I, pengembangan hutan rakyat di Badung melalui II dan juara III. Kategori Kader Konservasi Alam juara I, II, pengembangan hutan dan kebun yang bernilai ekonomis dan dan III masing-masing diraih Yulius Sukristanto SMAN 1 ekologis untuk pemulihan lahan yang marginal/kritis sekaligus Abiansemal, I Ketut Sujana SMAN 1 Mengwi, dan I Wayan Sudama SMAN 1 Kuta Utara. Sedang untuk kategori memberdayakan masyarakat pedesaan. Pada kegiatan tersebut Bupati Gde Agung menyerahkan Penyuluh Kehutanan diraih I Made Subawa Penyuluh hadiah kepada juara lomba penghijauan dan konservasi alam Kehutanan Desa Getasan Petang, Ishak Y Walaka Penyuluh tahun 2009. Untuk kategori Kelompok Tani Penghijauan juara Kehutanan Kelurahan Tanjung Benoa, dan I Wayan Wirata I, II dan III masing-masing diraih oleh Kelompok Tani Sekarsari Penyuluh Kehutanan Desa Pangsan Petang yang masing(image/015) Petang, Kelompok Tani Temu Dewi Kuta Selatan dan masing mendapat juara I, II dan juara III.

Bupati Tabanan Tanam 2.480 Pohon Cempaka DENPASAR – Bertepatan hari AIDS se-dunia yang jatuh pada Selasa (1/12), KPA Kota Denpasar membagikan 6000 flyer (brosur) dan 100 bunga mawar kepada pengguna jalan. Penyebaran flyer dilakukan di beberapa titik dan tempat umum diantaranya seputaran kawasan Patung Catur Muka (JL. Gajah Mada – Udayana – Veteran – Surapati), Jl. Kamboja, Jl. Dewi Sartika dan di Terminal Ubung. Selain itu beberapa kegiatan juga digelar seperti; Advokasi dalam bentuk press conference, Promosi dan Sosialisasi serta berbagai jenis lomba seperti lomba kesenian kontemporer, poster dan flyer. Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Sri Armini mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar lebih mengenal dan mengetahui tentang HIV / AIDS. Kegiatan ini juga mempunyai tujuan khusus yaitu untuk meningkatkan akses universal seluruh unsur masyarakat khususnya mereka yang memerlukan sehingga mampu memperoleh akses informasi, pencegahan dan dukungan. “Dengan begitu, nantinya diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan kepedulian berbagai elemen masyarakat seperti pemerintah, swasta, bidang pendidikan, (image/015) LSM dan sebagainya,” katanya.

TABANAN – Pencanangan program “one ma one tree” di daerah lumbung beras, Tabanan ditandai dengan penanaman pohon langka. Kegiatan menanam pohon cempaka itu diawali oleh Bupati Tabanan, N. Adi Wiryatama kemudian diikuti oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan Ketut Suryadi, Unsur Muspida, pejabat dilingkungan Pemkab Tabanan dan masyarakat Desa Tua Marga, belum lama ini. Nyoman Sunarta, ketua panitia yang juga Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabanan mengatakan selain sebagai upaya menekan dampak negatif pemanasan global kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi dari program pemerintah pusat yang pelaksanaannya didasarkan atas Kepres Nomor 24 tahun 2008. “Kegiatan ini untuk menumbuhkan kesadaran semua elemen masyarakat untuk ikut menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat pemanasan global,” ucapnya. Di samping itu, tambahnya, kegiatan ini sebagai usaha untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan bencana alam lainya yang disebabkan oleh rusaknya ekosistem bumi. Pada kesempatan itu ditanam 2.480 bibit pohon yang di tanam. Maka, mulai Pebruari hingga Nopember 2009, sudah ada sekitar 15.500 bibit yang di tanam dengan lokasi menyebar diseluruh desa di Tabanan. Disela-sela kegiatan tersebut, Bupati Tabanan Adi Wiryatama mengaku jauh sebelum program ini digelontorkan pemerintah pusat, dirinya sudah menanam bibit bambu di daerah atas seluas 40 hektar. “Dan kalau tidak ada halangan, kami akan menghijaukan sekitar 400 hektar hutan didaerah atas,” ujarnya. Dengan penanaman bibit bambu seluas 400 hektar antara hutan lindung dengan hutan rakyat, diharapkan akan terbentuk grren belt yang membentang dari daerah timur sampai barat. “Disamping dalam upaya penyelamatan lingkungan,

Inovasi Produksi Ingka HUT ke-24 INNA Putri Bali Hotel, Cottages & Spa, Nusa Dua Nusa Dua - Perayaan puncak HUT ke-24 INNA Putri Bali Hotel, Cottages & Spa, Nusa Dua berlangsung meriah dalam suasana keakraban, pada Kamis (3/11). Di samping dimeriahkan hiburan bondres, music tari sekar jagat, juga ada prosesi arakan nasi tumpeng yang di kemas dalam bentuk seni pertunjukan, hingga pengumuman karyawan teladan, harapan I, dan II serta kesetiaan 15 tahun. Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan menyongsong HUT, diantaranya pertandingan tenis meja, bola tangan, merias wajah, catur, bulu tangkis, water Blow, tenis lapangan, jalan gembira keluarga, dan kunjungan social ke Panti asuhan dll. Hadir saat itu Direktur Utama PT. Hotel Indonesia Natour IGK Heryadi Angligan, General Manager yang baru yaitu I Wayan Wela beserta jajaran, pimpinan unit beserta jajaran, perwakilan dari BTDC, para rekanan, seluruh karyawan dan karyawati INNA Putri Bali, tamu langganan yang telah ber kali-kali menginap di hotel bersangkutan dan undangan lainnya. IGK Heryadi Angligan dalam sambutannya mengajak para karyawan lebih meningkatkan kinerja sehingga INNA Putri Bali selalu eksis dalam menghadapi persaingan yang (Image/008) makin ketat.

BADUNG – Sejumlah perempuan tampak tekun mereka bukanlah lagi ngayah atau mesuka duka seperti yang biasa dilakukan dalam kesehariannya. Melainkan sedang mengikuti pelatihan menginovasi hasil produksi ingka (tempat makanan). Lewat kegiatan ini para perempuan diberi keterampilan untuk menghias ingka menjadi benda yang lebih cantik dan menarik, sehingga lebih laku dipasaran. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kab. Badung melalui Kantor Pemberdayaan Perempuan (PP) bertempat di Kantor Camat Kuta Utara barubaru ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan. Luh Suryaniti, S.Sos Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Badung mengatakan, ingka yang merupakan barang murah dan mudah diperoleh perlu diolah supaya menjadi barang yang lebih menarik dan tepat pakai. Melalui pelatihan ini, ia berharap dapat mendorong dan meningkatkan kualitas hidup perempuan dan meningkatkan profesionalisme perempuan dalam berusaha meningkatkan pendapatan keluarga. Ketua Pelaksana Gusti Ayu Wangi, S.E melaporkan bahwa kegiatan Pelatihan ini diikuti oleh 35 orang peserta yang berasal dari 6 kelurahan/desa di Kec. Kuta Utara. Dalam pelatihan tersebut melibatkan instruktur yang berasal dari (image/015) Balai Latihan Kerja (BLK) Prov. Bali.

Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama menanam satu dari 2.480 pohon Cempaka

menanam pohon bambu ini juga dalam upaya pelesatrian sumber mata air di daerah atas untuk penyediaan air bagi aktivitas petani di daerah bawah,” ungkapnya. (image/015)

2010, Perbaikan Jalan di Karangasem Mengawali tahun 2010 jalan provinsi yang ada di wilayah administratif Kabupaten Karangasem akan segera diperbaiki. Bahkan, pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan itu. Demikian dikemukakan I Putu Suardhika, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali di Denpasar beberapa waktu lalu. Lebih lanjut dikatakannya, perbaikan yang dilaksanakan terdiri dari peningkatan kualitas jalan meliputi jalan jurusan Rendang – Subagan, jurusan Klungkung – Besakih, dan jurusan Selat – Pasar Agung; pemeliharaan badan jalan meliputi jalan lingkar Pesangkan Karangasem dan jurusan Amlapura – Seraya – Culik – Kubutambahan, dan perbaikan sebagian jalan meliputi ruas jalan Paksabali, ruas jalan Pura Batumadeg dan ruas jalan Pura Pengubengan. Menurut Suardhika, rencana perbaikan telah disiapkan sejak lama. Namun, karena semuanya harus dibahas terlebih dahulu melalui mekanisme anggaran pemerintah, Pemprov Bali tidak bisa mengumumkan secara terbuka kepada masyarakat. Masyarakat Karangasem tidak perlu khawatir karena anggaran sudah ketok palu dan perbaikan pasti akan dilaksanakan dalam tahun anggaran 2010. “Dana untuk itu sudah ada kok,” tambahnya seraya menegaskan bahwa tidak benar Pemprov lebih mengutamakan mall daripada perbaikan jalan seperti yang dikatakan salah satu anggota DPRD Karangasem di koran terbitan Rabu, 2 Desember (image/015) 2009 lalu.

Image - Bali Travel News  

image - Bali Travel News Edisi Bahasa Indonesia Volume IV No 15 11-24 December 2009

Advertisement