Page 1

RANCANGAN OUTLINE Konsentrasi : Periklanan JUDUL : “EFEKTIFITAS PERAN IKLAN INDONESIA IN COLOR 2009 DI MEDIA BROSUR ELEKTRONIK (eBrochure) DEPARTEMEN BUDAYA & PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA TERHADAP TINGKAT BRAND AWARENESS KARYAWAN PT INTRAREPS” FOKUS PERMASALAHAN : Bagaimana efektifitas peran iklan Indonesia in Color 2009 di media Brosur Elektronik terhadap tingkat brand awareness karyawan PT Intrareps? LATAR BELAKANG MASALAH : Di era globalisasi ini media elektronik brosur dapat dimanfaatkan sebagai media publikasi yang sangat efektif guna menyampaikan informasi yang erat kaitanya dengan komunikasi. Media elektronik brosur ini dimaanfaatkan oleh perusahaan atau produsen untuk berkomunikasi dengan khalayaknya dengan tidak menghiraukan kendala ruang dan jarak dalam berbagai situasi. Dengan media elektronik brosur manusia dihadapkan dengan sebuah kemungkinan dimana komunikasi bisa kemana saja dengan biaya yang lebih murah dibandingkan mempublikasikan sesuatu dengan media hardprint/hardcopy dengan jumlah yang missal. Oleh sebab itu PT Intrareps memanfaatkan media elektronik brosur ini sebagai salah satu media untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, pada penelitian ini dikhususkan kepada elektronik brosur Indonesia in Color 2009 sebagai media publikasi pariwisata Indonesia yang diterbitkan oleh Departemen Budaya dan Pariwisata Republik Indonesia yang bertujuan untuk menimbulkan brand awareness yang diharapkan bagi khalayaknya. VARIABEL PENELITIAN : 1. Variabel Terikat : Efektifitas peran iklan Indonesia in Color 2009 di media e-brosur. 2. Variabel Bebas : Tingkat Brand Awareness . KERANGKA BERFIKIR : 1. Landasan teori variable bebas (X) : •

Teori Pembauran & Inovasi ( Difussion & Inovation Theory ) Adalah teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan. Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 melalui bukunya yang berjudul Difussion & Inovations. Ia mendefiniskan difusi sebagai proses dimana sebuah invoasi dikomunikasikan melaui berbagai saluran dan jangka waktu tertentu dalam sebuah sistem sosial pada kasus ini adalah media brosur elektronik.

Formula Lasswel Komunikasi secara sederhana dikatan efektif jika berhasil menyampaikan apa yang dimaksudkan komunikator, secara umum komunikasi dinilai efektif apabila rangsangan/stimulus yang ditangkap dan dipahami oleh komunikan. Intinya, proses komunikasi tidak akan terjadi apabila tidak ada komponen-komponen yang terlibat didalamnya, oleh karena itu untuk mencapai proses komunikasi yang efektif


perlu adanya komponen-komponen komunikasi yaitu : “Sumber, Pesan, Media, Penerima, Umpan balik”. •

High Technology Promotional e-Page e-Page adalah sebuah teknologi baru dan media alternatif yang menggabungkan keunggulan hard copy ( media cetak ) dengan Internet. e-Page adalah salah satu alternatif media elektronik yang dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan bagi pengguna dan sebagai salah satu media promosi untuk melengkapi alat cetak salinan brosur, majalah katalog, direktori, dan lain-lain. Selain itu, media ini adalah lebih efisien kerena dapat dilakukan melui email dan dapat dimasukan dalam website yang dapat didownload dengan mudah.

2. Landasan teori variable terikat (Y) : •

Motif (Psikologi) Motif merupakan dorongan dalam diri manusia yang timbul dikarenakan adanya kebutuhan-kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh manusia tersebut. Salah satunya adalah motif informatif. Yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan hasrat untuk memenuhi kebutuhan akan informasi atau ilmu pengetahuan

Teori Penggunaan & Pemenuhan Kebutuhan ( Uses & Gratification Theory ) Adalah salah satu teori komunikasi dimana titik berat penelitian dilakukan pada pemirsa sebagai penentu pemilihan pesan & media. Pemirsa dilihat sebagai individu aktif dan memiliki tujuan, mereka bertanggung jawab dalam mendapatkan informasi didalam media yang akan mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka dan individu ini tahu kebutuhan mereka dan bagaimana memenuhinya. Media dianggap hanya menjadi salah satu cara pemenuhan kebutuhan dan individu bisa jadi menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan mereka atau tidak menggunakan media dan memilih cara lain.

Formula AIDCA ( Attention, Interest, Desire, Conviction, Action ) Untuk memperkuat teori-teori diatas, maka ditambahkan model AIDCA, didalam media brosur elektronik ini elemen AIDCA sudah ditampilkan dengan bentuk menarik sebagai media brosur yang dapat diakses online maupun offline melalui perangkat keras komputer dan sebagai media inovasi dari bentuk media promosi yang sudah ada.

Mengukur tingkatan Brand Awareness Brand Awareness memiliki beberapa tingkatan rendah ( tidak menyadari Brand Awareness ) sampai dengan tingkatan paling tinggi yaitu Top of Mind, yang biasa digambarkan dalam piramida tingkatan Brand Awareness, yaitu : 1. Top of Mind 2. Brand Recall 3. Brandd Recognition 4. Unware of Brand


HIPOTESIS : Penelitian hubungan antara efektifitas peran iklan di media brosur elektronik dengan tingkat brand awareness anggota karyawan PT Intrareps. Hipotesis Statistik : • •

Ho : Tidak ada hubungan antara efektifitas peran iklan di media brosur elektronik dengan tingkat brand awareness anggota karyawan PT Intrareps. ( Ho = r x y = 0 ) ; menunjukan tidak terdapat hubungan

• •

Ha : Adanya hubungan antara efektifitas peran iklan di media brosur elektronik dengan tingkat brand awareness anggota karyawan PT Intrareps. ( Ha = r x y > 0) ; menunjukan terdapat hubungan yang kuat.

METODOLOGI : Jenis Penelitian : Eksplanatif Kuantitatif Eksplanatif, adalah menjelaskan hubungan kolerasi ( Sebab-Akibat ) antara suatu gejala sosial utama ( variabel x ) dengan sosial yang lain ( variabel y ), sekaligus menjawab mengapa itu terjadi melalui pengujian hipotesis. Populasi : Populasi adalah sejumlah individu yang dikenai generalisasi hasil penelitian. Populasi dari penelitian ini adalah karyawan PT Intrareps sebanyak 30 orang, dikarenakan PT Intrareps adalah perusahaan yang bergerak dalam pembuatan media brosur elektronik sebagai media promosi, peneliti ingin menguji brand awareness kepada sebagian karyawan PT Intrareps, perusahaan ini beralamat di Jl. Dr. Saharjdo, No 96A, Jakarta 12960. Teknik Sempling : Menggunakan Total Sampling ( Sampel jenuh) yaitu meneliti populasi yang relatif luas dengan cara menentukan sampel yang mewakili ( representatif ) dari populasi yang diteliti. Teknik Pengumpulan Data : •

Angket (Kuisioner) Peneliti membuat sebuah daftar peryataan yang harus diisi oleh responden (Karyawan PT Intrareps) dengan tujuan untuk mendapatkan informasi mengenai fokus permasalahan yang ada. Peryataan-peryataan diberikan bobot sesuai Skala Likert, dari yang sangat positif sampai dengan sangat negative sesuai dengan jenis pertanyaannya didalam kuisioner dan diberi bobot sesuai Skala Likert, sebagai berikut : 1. Sangat setuju/Selalu/Sangat positif diberi skor 5 2. Setuju/Sering/Positif diberi skor 4 3. Ragu-ragu/Kadang-kadang/Netral diberi skor 3 4. Tidak setuju/Hampir tidak pernah/ Negatif diberi skor 2 5. Sangat tidak setuju/Tidak pernah/Sangat negative diberi skor 1


Studi Kepustakaan Pada penelitian ini penulis mengumpulkan buku-buku yang ada hubunganya dengan komunikasi serta bahan-bahan lain untuk memperoleh teori maupun data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

UJI VALIDITAS DAN REABILITAS INSTRUMEN : Uji Validitas : Uji validitas akan dilakukan dengan metode Pearson, yaitu dengan mengkorelasikan butirbutir pada kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan mengkorelasikan tiap-tiap skor total pada tiap butir pernyataan, untuk mengetahui bagaimana efektifitas peran iklan Indonesia in Color 2009 di media Brosur Elektronik terhadap tingkat brand awareness karyawan PT Intrareps. Uji validitas ini menggunakan bantuan program SPSS 10.0 for Windows, yang dilakukan secara acak terhadap 30 orang responden dari seluruh jumlah responden. Secara umum, uji validitas dengan sample/responden (N) = 30 orang, maka akan didapat tabel sebesar 0,239 (Sutrisno, Hadi, 1991). Uji Reabilitas : Uji reliabilitas akan digunakan dengan menghitung nilai alfa atau dengan Cronbach’s Alpha. Penghitungan Cronbach’s Alpha dilakukan dengan menghitung rata-rata interkorelasi di antara butir-butir pernyataan dalam kuesioner. Secara umum, Sekaran (2000) menyatakan bahwa reliabilitas yang ditentukan oleh nilai Cronbach’s Alpha – kurang dari 0,06 dinyatakan kurang baik. Cronbach’s Alpha dengan nilai range 0,70 dinyatakan dapat diterima dan nilai lebih dari 0,80 adalah baik. TEKNIK ANALISIS DATA Analisis Deskriptif : Statistik deskriptif dilakukan untuk melihat rata-rata (mean), deviasi standar, kisaran yang mungkin, dan kisaran sesungguhnya. Rumus Uji Hubungan : r (xy) = n (∑XY) – (∑X ∑Y) √ [n∑X₂ - (∑X)₂ ] [ n∑Y₂ - (∑Y)₂ ] Keterangan : rxy n X Y (∑X) ₂ ∑X₂ ∑Y₂ (∑Y) ₂

: Koefesien Kolerasi : Jumlah subjek : Skor setiap item : Skor total : Kuadrat Jumlah skor item : Jumlah kuadrat skor item : Jumlah kuadrat skor total : Kuadrat Jumlah skor total


Rumus Uji Signifikansi : t :

ρ____

√ (1- ρ)/(n - 2) Keterangan: t = Signifikansi korelasi ρ = Koefisien korelasi n = Jumlah Responden Setelah didapatkan nilai t-hitung melalui rumus diatas, maka untuk menginterpretasikan hasilnya berlaku ketentuan sebagai berikut: • •

Jika t-hitung > t-tabel, maka Ho ditolak (ada hubungan yang signifikan) Jika t-hitung < t-tabel, maka Ho diterima (tidak ada hubungan yang signifikan)

Untuk mengetahui t-tabel digunakan ketentuan n-2 pada level of significance (α ) sebesar 5% (tingkat kesalahan 5% atau 0,05) atau taraf keyakinan 95% atau 0,95. Jadi apabila tingkat kesalahan suatu variabel lebih dari 5% berarti variable tersebut tidak signifikan. Tingkat Hubungan : Tabel pedoman interpretasi koefisien kolerasi Interval Koefisien

Tingkat Hubungan

0,00 – 0,199 0,20 – 0,399 0,40 – 0,599 0,60 – 0,799 0,80 – 1,000

Sangat Rendah Rendah Sedang Kuat Sangat Kuat

Koefisiensi Determinasi : Koefisien determinasi menunjukan bahwa besar efektifitas peran iklan Indonesia in Color 2009 di media e-brosur (variable X) terhadap tingkat brand awareness (variabel Y). Hasil dari perhitungan dinyatakan dalam batas-batas presentase dari determinasi. Untuk mengetahui nilai koefisien determinasi maka dapat dihitung dengan menggunakan rumus :

Kd = rs2 . 100% Keterangan : Kd = 0, berarti pengaruh variabel X terhadap variabel Y lemah. Kd = 1, berarti pengaruh variabel X terhadap Y kuat.


Rumus Uji Pengaruh (Regresi) : Regresi linier sederhana didasarkan pada hubungan fungsional atau kausal satu variabel independen (efektifitas peran iklan Indonesia in Color 2009 di media e-brosur) dengan satu variabel dependen (tingkat brand awareness). Persamaan umum regresi linier sederhana adalah:

Y=a+bX Keterangan: Y = Subyek dalam variabel dependen yang diprediksikan a = Harga Y bila X= 0 (harga konstan) b = Angka arah atau koefisien regresi yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen. Bila b(+) maka naik, dan jika (-) maka terjadi penurunan.

Jakarta, 17 November 2009 Nama : Dhani Baskhara NPM : 2005 – 41 - 708 Menyetujui Ketua Konsentrasi Periklanan

( Drs. Catur Priyadi, S.Sos ) NID …………………………………… Rekomendasi : ……………………………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Rancangan Outline  

Universitas Prof.Dr. Moestopo

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you