Issuu on Google+

eBulletin

Kaluku

Media Informasi PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Sulawesi Tengah

Sunatan Massal untuk 40 Anak di Kecamatan Ampana Kota

Pengolahan Minyak Kelapa Tradisional cerita sukses dari Desa Sidole Barat

www.pnpm-sulteng.or.id

PNPM Mandiri Perdesaan

@pnpm_perdesaan


eBulletin

eBulletin

Kaluku

Daftar Isi

Massal untuk 40 Anak 3 Sunatan di Kecamatan Ampana Kota Minyak Kelapa Tradisional 5 Pengolahan cerita sukses dari Desa Sidole Barat

Gedung TK di Desa Silondou.

Suasana Pembangunan Drainase di Desa Silondou yang dikerjakan oleh kaum Perempuan

Tips : Print-lah eBulletin ini lalu tempelkan di Papan Informasi yang ada di Kecamatan dan Desa Print-lah dokumen ini di kertas Kuarto/A4 dengan terlebih dahulu nge-print halaman ganjil (1 dan 3) setelah itu masukkan hasil print halaman ganjil yang sudah jadi ke-printer untuk nge-print halaman genap (2 dan 4). Perhatikan urutan halamannya

Kaluku

Redaksi PUJI syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas ijin dan karunia-Nya jualah eBulletin ini “Kaluku Narisi” bisa terbit di tengah-tengah kita semua. Amiin. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd), merupakan salah satu program penanggulangan tingginya angka kemiskinan pada masyarakat pedesaan di Indonesia. PNPM-MPd mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan pemeliharaan semuanya dilakukan oleh seluruh kalangan mulai dari yang muda sampai dengan yang tua, mulai dari yang RTM sampai masyarakat yang berkecukupan, dengan pola pengambilan keputusan melalui Musyawarah Desa. Dengan menggunakan 10 prinsip, yaitu otonomi, transparansi, akuntabulitas, demokrasi, berkelanjutan, bertumpu pada pembangunan, disentralisasi, partisipasi, kesetaraan gender, diharapkan program ini dapat diterima oleh kalangan orang banyak. Telah banyak manfaat yang dirasakan oleh lapisan masyarakat pada program ini, berupa bantuan simpan pinjam khusus perempuan (SPP), usaha ekonomi produktif (UEP), pengadaan sarana prasarana (jalan kantong produksi, jalan dusun, jalan desa, gedung pendidikan, gedung kesehatan, sarana air bersih (SAB), PLTMH, jembatan, drainase, dan lain-lain), semuanya akan tersaji dalam bulletin ini. Dengan terbitnya eBuletin “Kaluku Narisi” dapat menjadi media informasi dan transparansi untuk pelaksanaan PNPM-MPd di Sulawesi Tengah. Akhir kata dari redaksi, selamat menikmati sajian kami semoga bermanfaat untuk kita semua, Amiin.***

Pembina : Dra. Siti Nur Kamarel – Penanggungjawab : Alif Riwidya – Staf Redaksi : Amilin Bulungo, Hanafie Tandorante, Husen Ahmad, Mansyur A.G, Sulistyoati – Layout : Marjan Hidayat Alamat Redaksi : Jln. Tombolotutu Lrg. Pakora 1 No. 24 Palu – Sulawesi Tengah Telp/Fax : 0451-423983 Redaksi menerima tulisan (Good Practice) yang berkaitan dengan Program Nasional Pemberdayaan Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) dan dapat dialamatkan ke Alamat Redaksi di atas atau dikirim via email ke : iec.sulteng@gmail.com

berlanjut dapat memberikan penghasilan pasti adalah pada kurangnya peralatan pendukung berupa mesin parut kelapa& peralatan utama berupa kurangnya belanga goreng, loyang atau ember untuk wadah santan, berikut wadah minyak jadinya. Dengan dibukanya kesempatan pada PNPM-MPd berupa pemberian bantuan untuk usaha perempuan yang produktif sebagai pengganti SPP Reguler, maka terbuka juga kesempatan kelompokkelompok usaha produktif untuk mendapatkan paket bantuan ini dan tidak terkecuali kelompok MOMPOSOUNG di Desa Sidole Barat. Paket bantuan yang PNPM-MPd bisa berikan adalah berupa : 1. Pemberian dana untuk menambah peralatan kerja; 2. Pemberian dana untuk modal kerja min. 1 kali rotasi produksi dan 3. Pemberian penguatan kelembagaan berupa pelatihan-pelatihan pada anggotaanggota kelompok MOMPOSOUNG yang berjumlah 10 orang ibu-ibu ini. Dengan teridentifikasinya kelompok ini pada saat MD Khs. Perempuan (MDKP) maka segera ditindaklanjuti dengan tahapan pembuatan proposal usaha, verifikasi lapangan serta penyusunan RAB kebutuhan kelompok tersebut dan tahapan akhir ditetapkan pada Musyawarah Antar Desa (MAD) 3 Penetapan Usulan/Pendanaan. Alokasi

Good Practice dana BLM 2013 yang terserap untuk stimulan kelompok ini senilai Rp. 14.000.000,- (empatbelas juta rupiah). Harapan besar digantungkan pada PNPMMPd yang mana dengan stimulan paket bantuan pengganti SPP yang rencananya akan segera dicairkan pada medio bulan Juni 2013, khususnya bagi kelompok MOMPOSOUNG beserta anggotaanggotanya dan masyarakat Desa Sidole Barat pada umumnya agar aktifitas pengolahan minyak kelapa ini bisa dan tetap berjalan lancar serta berkembang menjadi lebih besar sehingga dapat digunakan kembali untuk menstimulan kelompok ibu-ibu yang lainnya. Kami ibuibu pun akan senang dan turut BANGGA MEMBANGUN DESA. Salam KOMPAK selalu......

7


eBulletin

Kaluku buah diolah menjadi kopra atau minyak kelapa, tempurung diolah menjadi arang dan batangnya diolah menjadi bahan bangunan. Untuk air kelapa serta sabutnya baru sebagian kecil yang diolah atau hanya dibuang percuma, padahal jika dilakukan pengolahan secara intensif masih bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Air kelapa bisa diolah menjadi nata de coco, gula kelapa, maupun kecap bahkan menjadi bahan olahan lainnya. Sedangkan untuk sabutnya bisa dipintal dijadikan sebagai bahantali, keset kaki atau bahkan sebagai pengisi bantal atau jok mobil. Untuk olahan santan kelapa menjadi minyak kelapa sudah dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama bahkan sudah menjadi kegiatan yang sifatnya turun temurun dari pendahulu sebelumnya. Rata-rata pengolahannya masih dilakukan secara sederhana sesuai pengetahuan yang mereka peroleh. Kalaupun dicermati secara seksama pada setiap tahapannya memang tidaklah terlalu rumit seperti yang dibayangkan karena intinya adalah pemanasan santan kelapa dalam kurun waktu tertentu sehingga air pada santan habis menguap dan yang tertinggal adalah minyaknya, 6

eBulletin

Good Practice didinginkan dan disimpan dalam wadah botol atau jerigen untuk digunakan sendiri atau dipasarkan. Pada proses identifikasi kegiatan usaha kelompok produktif pengganti SPP yang dilakukan secara bersama-sama oleh pelaku PNPM-MPd tingkat Kecamatan, tingkat Desa dibantu oleh Pemerintah Desa, maka didapatkan ada beberapa ibuibu yang secara bersama-sama dalam kelompok melakukan pembuatan minyak kelapa. Tujuannya hanya sederhana, sekedar untuk p e m e n u h a n m e n a m b a h pendapatan keluarga dankebutuhan dapur sendiri. Hasil penjualan minyak kelapa jadi mereka bagi menjadi beberapa bagian, antara lain membeli kelapa, menambah kas (modal) kelompok, menambah alat kerja, ongkos transportasi ke pasar dan sisanya dibagi rata pada anggotanya yang sudah bekerja sama menghasilkan minyak kelapa olahan tersebut. Kendala yang ibu-ibu kelompok MOMPOSOUNG (=bersatu, bersama) saat ini yang ingin merubah kegiatan dari sekedarnya menjadi sebuah usaha yang permanen dan bisa secara jelas serta

Kaluku

Good Practice

Sunatan Massal untuk 40 Anak di Kecamatan Ampana Kota Moh. Rasiqin - FK Ampana Kota

“saat ini kami ingin sekali menyunat anak kami yang sudah memang usianya harusnya sudah di sunat, tetapi karena keterbatasan biaya untuk membawa ke tenaga kesehatan yang lumayan mahal. Dan dengan adanya dana bantuan sosial dari PNPM – Mandiri Perdesaan anak saya sudah di sunat dan biaya teratasi. Terima kasih PNPM – Mandiri Perdesaan.....”(Pak Ajan) Untuk tahun anggaran 2012 Kecamatan Ampana Kota teralokasikan dana BLM sebesar Rp. 1.100.000.000,-. Dengan skema optimalisasi yang memanfaatkan sisa usulan tahun sebelumnya dilakukan validasi dan konfirmasi usulan, baik SPP maupun non SPP. Pada Tahun anggaran 2011 ada 15 usulan yang m asuk dalam perengkingan dan yang terdanai hanya 2 usulan fisik karena alokasi dana yang terbatas ( Rp. 600.000.000,- ) sehingga usulan fisik yang tersisa dan belum terdanai ada 13, Di tahun 2012 dengan alokasi dana yang bertambah mampu mendanai 5 (lima) usulan Fisik dan 46 daftar tunggu usulan kelompok SPP dari 75 kelompok SPP di tahun 2011. Dengan adanya tambahan alokasi dana PNPM MPd di Kecamatan Ampana Kota

memberikan dampak positif khususnya bagi kelompok rumah tangga miskin ( RTM ). Terkait dengan pengembalian dana dari Kelompok SPP yang terdanai dan p en ge m b a lian nya lancar prosentase pengem balian m encapai 95 % perbulan. .Sam pai pada Bulan Maret Tahun 2013, UPK mendapakan Surplus sebesar Rp. 45.910.153,-. Berdasarkan petunjuk tekhnis dan panduan tutup buku yang tertuang dalam program PNPM – MP, pada saat Rapat MAD Tutup Buku telah dilakukan pengalokasian antara lain untuk Prosentase Cadangan Modal sebesar 60 %, Dana Sosial atau Bantuan RTM sebesar 15 %, Pengem bangan Kelem bagaan sebesar 10 %, dan Bonus UPK sebesar 5 %, nam un sebelum teralokasikan untuk ke 4 item 3


eBulletin

Kaluku

tersebut, terlebih dahulu dilakukan pembagian untuk resiko pinjaman pada beberapa kelompok yang mengalami kolektibilitas. Sesuai dengan hasil kesepakatan MAD Hasil Tutup Buku pada bulan Maret 2013 dan berdasarkan pembagian masing – masing alokasi untuk Dana Sosial atau bantuan kepada RTM dapat dialokasikan dana sebesar Rp. 7.000.100,- untuk kegiatan sunatan massal bagi 40 orang anak. “Kita bekerja tidak sia – sia ........”seperti inilah penuturan seluruh pelaku di Kecamatan Ampana Kota saat berbincang dengan ketua UPK dan Ketua BKAD. Hal ini tidak terlepas dari pembinaan dan fasilitasi dari UPK dan BKAD yang sudah m eluangkan swadaya waktu dan tenaganya membantu memberikan pemahaman yang lebih kepada kelompok – kelompok SPP. Sehubungan dengan adanya kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong ( BBGRM ) 4

eBulletin

Good Practice Tingkat Propinsi yang bersam aan dengan Gerak PKK dan dipusatkan di Kelurahan Dondo Kec. Ampana Kota, pelaku di tingkat kecamatan ( FK, BKAD dan UPK ) mengkomunikasikan dan kooordinasi dengan Tim FasKab dan PjOKab Tojo Una-Una ( Darmawan Suaib ) agar kegiatan sunatan massal dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan BBGRM. Dengan adanya dukungan pelaku di tingkat kabupaten, UPK langsung melakukan identifikasi terhadap anak – anak yang kurang mampu agar terdaftar untuk di sunat. Pak Ajan, salah satu orang tua anak yangsudah terdaftar di kelurahan Muara Toba menyampaikan bahwa saat ini kami ingin sekali menyunat anak kami yang sudah memang usianya harusnya sudah di sunat, tetapi karena keterbatasan biaya untuk membawa ke tenaga kesehatan yang lumayan mahal. Dan dengan adanya dana bantuan sosial dari PNPM – Mandiri Perdesaan anak saya sudah di sunat dan biaya teratasi. Terima kasih PNPM – Mandiri Perdesaan..... Kegiatan yang berlokasi di lapangan sepak bola Dondo tersebut berlangsung dengan baik khususnya para orang tua yang datang membawa anaknya untuk disunat disambut dengan gembira oleh rekan – rekan UPK dan panitia kecil yang terbentuk pada saat itu. Selain penyunatan juga diberikan kepada anak – anak 1 paket lengkap pakaian koko / baju sholat dan kopiah / peci. Kegiatan

Kaluku

Good Practice

ini juga di dukung oleh Bank Syariah Mandiri KCP Ampana Luwuk dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una – Una. Khususnya Dinas kepada Dinas Kesehatan Kabupaten di ucapkan terim a kasih banyak terhadap dukungannya, terlebih lagi kepada obat – obatan yang disediakan oleh pihak Dinkes, tak lupa pula kepada BSM KCP Ampana – Luwuk sebagai Bank yang m asyarakat amanahkan dalam menyimpan Dana BLM, SPP, dan DOK Kegiatan. Sehingga kami seluruh pelaku di tingkat kecamatan Khususnya Camat

sangat memberikan apresiasi kepada kedua Instansi yang mendukung sukses dan lancarnya kegiatan sunatan massal yang di laksanakan oleh PNPM – Mandiri Perdesaan Kecamatan Ampana Kota. Kalimat Terima kasih yang ucapkan untuk program PNPM – Mandiri Perdesaan sangat membangkitkan semangat kami dimana melalui program ini kami akan berusaha lebih maksimal lagi baik dari segi pelayanan terhadap kelompok masyarakat maupun dari segi fasilitasi dan pendampingan kepada masyarakat miskin tentunya........

Pengolahan Minyak Kelapa Tradisional cerita sukses dari Desa Sidole Barat Marlin (TPK Desa Sidole Barat - Ampibabo)

Kelapa dalam merupakan komoditi utama dan potensial yang berada hampir diseluruh hamparan wilayah desa di Kecamatan Ampibabo. Hasilnya lumayan berlimpah dari waktu ke waktu seiring dengan semakin meningkatnya keinginan masyarakat terhadap upaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun untuk tujuan peningkatan pendapatan. Untuk sementara waktu ini pengelolaan buah kelapa untuk kebutuhan sehari-hari hanya diambil santannya sebagai bahan

campuran pada olahan sayuran masyarakat untuk melengkapi menu makanan yang akan dikonsumsi. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan peningkatan pendapatan, rata-rata masyarakat mengelolanya menjadi kopra dan minyak kelapa. Ada beberapa keunggulan dari potensi Kelapa Dalam ini yang baru dikelola, diantaranya adalah daun muda (janur), lidi daunnya untuk sapu lidi, daun dianyam menjadi atap, 5


Bulletinnarasa03