Page 1

edisi VIII / Desember 2016

1


édito Salut! Vous allez bien? Pada kali ini, Buletin Salut! edisi ke-delapan mengangkat tema tentang “Cinta Indonesia”. Tema ini diangkat dari rasa kangen para mahasiswa di Perancis, yang mana banyak di antaranya belum pernah pulang ke Indonesia selama masa studinya dan bahkan ada pula yang sampai akhir masa studinya, mereka belum berpulang ke Tanah Air. Siapa yang tidak cinta dengan Indonesia, makanan yang enak serta tempat wisata yang indah membuat kita semakin mencintai Indonesia bahkan ketika kita merasa rindu terhadap hal-hal tersebut dan membuat kita semakin cinta terhadap Indonesia. Sekian untuk Edito Kali ini, Kami ucapkan selamat membaca dan semoga bermanfaat. À bientôt! Sidiq Nurrachman

2


Sambutan ketua PPI PRANCIS 2015-2016 Bonjour! Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan karuniaNya Tim Redaksi berhasil menerbitkan Buletin Salut! di tahun 2016. Secara umum, edisi yang ke delapan ini memiliki sajian yang relatif berbeda dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Tim berusaha menyuguhkan berbagai artikel yang lebih variatif untuk para pembaca. Mulai dari artikel yang berisi opini mengenai berbagai isu strategis nasional, sampai artikel ringan yang berisi tentang pengalaman pribadi pelajar Indonesia selama menempuh studi di Prancis. Selain itu kami juga membuat liputan singkat tentang keseruan acara-acara yang telah diselenggarakan oleh pelajar Indonesia di berbagai kota di Prancis. Jadi semoga edisi kali ini bisa memberikan banyak manfaat bagi siapapun yang membacanya. Tidak lupa kami juga ingin mengucapkan selamat Natal dan tahun baru 2017 untuk seluruh pembaca setia Buletin Salut! Semoga di tahun yang baru ini semua harapan dan mimpi para pembaca bisa terlealisasikan dengan baik! Selamat membaca! I Dewa Made Frendika Septanaya Ketua PPI Prancis Periode 2015-2016


sommaire Penanggung Jawab: Dewa Frendika Penanggung jawab divisi: Sidiq Nurrachman Redaksi: Sidiq Nurrachman Editor: Daru santoso (Head editor) Esa Lanang Perkarsa Trias Desy Aristanty Artistik: Geridio Priyanto Vania Azalia Kontributor: Rivqi Aulia Trias Desy Aristanty Daru Santoso Bayu Eka Awal Kaimuddin Ghiska Ramahdita Mutia Meireni Alexander Gary Tavis Dewa Frendika Fotografer: Ratya Baehaqi Pryanka Zara Putra Eka Sidiq Nurrachman PPI Caen PPI Lyon PPI Strasbourg

4

6

Rouge Blanc 10 14

Urgensi Pembangunan PLTN di Indonesia

22 Peringatan

Hari Kemerdekaan RI di Bretagne, Prancis

Eurolympique

20 Menelusur

Danau Terbesar di Asia Tenggara,

Danau Toba


30

Aku Cinta Indonesia Maka Dari Itu Aku Punya Tujuan

34

Setelah Lulus PPI Prancis, Adakah Perhimpunan Alumni Indonesia?

38 Coto Makassar

dan Sate Bandeng

32

Indonesia dan Sepakbola

36 Tentang

8 Siswa PSMK BTS di Normandie

40 Ayam Goreng

42 “Honey Bae�

Fun Fact

44 PPI Alsace, 48 Nusantara Kumpulan Foto


ROUGE 6


BLANC Oleh: Sidiq Nurrachman


ROUGE BLA

8


ANC

P

aris merupakan salah satu kota terbesar yang memamerkan seni kontemporer dan fashion. PPI Prancis sebagai wadah dari para pelajar yang menempuh pendidikan di Prancis memberikan peluang kepada para pelajar Indonesia untuk mengadakan acara seminar, pentas seni, dan lain-lain. Kali ini PPI Prancis mengadakan sebuah pameran seni instalasi dengan tema Rouge Blanc. Acara yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 3 November 2016 di Balai Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia dan bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan ini diketuai oleh Rolando Octavio dan M. Ridwan Martuah. Acara yang terlaksana dengan sukses ini menggandeng 9 seniman, seperti Talitha Jessica, Eka Putra, Amelia Mulia, Andre Hadyanto, Selina Wilta, Lingga Gonzalez, Amanda, Bima Nawandana dan Hemas Arifin. Para pengunjung yang datang sebagian warga lokal Prancis yang menunjukan rasa kagum terhadap kreativitas dan kemampuan para seniman muda Indonesia di Prancis dan sebagian besar dari para pengunjung yang datang merupakan sebagian dari kalangan pelajar dan para pengamat maupun pencinta seni dan tercatat lebih dari 150 pengunjung yang datang. Rolando mengatakan bahwa ini merupakan kebanggan untuknya karena dapat membuat pameran seni dengan menggabungkan seni dari multidisiplin ilmu seperti instalasi kayu, video, fotografi, fashion, musik dan animasi. Dan ia juga mengucapkan terimakasih kepada pengunjung yang sudah mau datang ke acara tersebut, karena ini merupakan penghargaan besar bagi dirinya dan ke-10 seniman lainnya.

edisi VIII / Desember 2016

9


10


edisi VIII / Desember 2016

11


Acara ini telah menarik minat 300 pelajar Indonesia untuk bersaing dalam berbagai cabang olahraga, seperti futsal, badminton, basket dan lari estafet 12


A

cara olahraga Olimpiade Eurolympique 2016 telah diselenggarakan oleh PPI Prancis pada tanggal 9-10 April lalu di kota Paris. Acara ini telah menarik minat 300 pelajar Indonesia untuk bersaing dalam berbagai cabang olahraga, seperti futsal, badminton, basket dan lari estafet. Tahun ini acara sangat meriah karena kontingennya lebih bervariasi dibandingkan dengan penyelenggaraan Eurolympique sebelumnya. Para kontingen tidak hanya berasal dari pelajar Indonesia di Prancis, tetapi juga pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Belanda, Jerman dan Turki. Dampaknya aura persaingan di dalam setiap pertandingan menjadi jauh lebih seru dan ketat. Bahkan PPI Prancis yang sebelumnya dinobatkan sebagai juara umum harus rela mengakui ketangguhan dan kekuatan para kontingen PPI Jerman. PPI Jerman terpilih menjadi juara umum di tahun ini karena kontingen mereka lebih banyak mendapatkan kemenangan di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain kompetisi olahraga, Eurolympique 2016 juga menghadirkan lomba untuk bidang seni dan budaya. Panitia menyelenggarakan kompetisi Tari Saman karena tarian tradisional ini telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 UNESCO di Bali pada tanggal 24 November 2011. Oleh sebab itu, lomba ini mendapatkan dukungan penuh dari Delegasi Indonesia di UNESCO karena acara ini dilaksanakan sekaligus untuk menyambut tahun kelima pengakuan dunia terhadap tarian asli masyarakat suku Gayo tersebut. Dalam acara lomba, panitia membuat dua kategori pemenang yaitu juara favorit yang dinilai berdasarkan jumlah “likes� di YouTube dan juara berdasarkan penilaian juri. Hasilnya

Oleh: Panitia Eurolympique 2016 juara favorit dimenangkan oleh PPI Marseille PACA dengan jumlah likes lebih dari 2.000 akun. Dan juara berdasarkan keterampilan tarian dari penilaian juri dimenangkan oleh Tim Samaris dari PPI Paris. Satu sisi lain yang juga menarik di luar kompetisi olahraga dan seni budaya adalah adanya kegiatan bazar selama dua hari berlangsungnya lomba. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari panitia untuk menggerakan kegiatan kewirausahaan mahasiswa, terutama setelah melihat besarnya peluang untuk meraih keuntungan dengan hadirnya sekitar 300 pelajar di acara Eurolympique. Panitia memberikan kesempatan bagi pelajar maupun warga Indonesia untuk berjualan beraneka ragam makanan khas Indonesia di salah satu ruangan yang lokasinya berada di area pintu masuk gedung. Dalam kegiatan bazar ini, setidaknya ada 5 stand yang ikut meramaikan acara. Para pengujung dan peserta acara nampak antusias dengan kegiatan ini karena rasanya yang enak dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Meskipun masih ada beberapa kekurangan di dalam pelaksanaan lomba, acara yang diselenggarakan dua tahun sekali ini mampu menjadi wadah yang positif untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga dan seni budaya. Selain itu, ajang ini juga menjadi arena yang terbuka bagi para pelajar untuk saling beradu kemampuan sambil memupuk rasa sportivitas, solidaritas dan kreativitas. Bahkan persaingan lomba yang begitu ketat juga membawa dampak positif karena setiap kontingen bisa saling mengenal satu sama lain. Hubungan persahabatan yang terjalin di antara para peserta bisa menjadi modal yang penting untuk membangun kerjasama di masa yang akan datang. edisi VIII / Desember 2016

13


http://www.extremetech.com

Pem (Pem

14


Urgensi mbangunan PLTN mbangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Indonesia Oleh: Mutia Meireni

edisi VIII / Desember 2016

15


T

idak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan akan energi meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Berdasarkan data pada tahun 2015 (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PLN 20152024), total kapasitas pembangkit listrik yang terpasang di Indonesia adalah 50.000 MW dengan target pertumbuhan listrik sebesar 8,7% per tahun dan dalam 5 tahun kedepan (2020) dibutuhkan tambahan sebesar 35.000 MW. Sesuai dengan Peraturan Presiden RI No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijaksanaan Energi Nasional telah menetapkan sasaran terwujudnya bauran energi (energy mix) yang optimal pada tahun 2O25, yaitu peranan masing-masing jenis energi terhadap konsumsi energi nasional. Sasaran yang ditargetkan khususnya untuk biomassa, nuklir, tenaga air, tenaga surya dan tenaga angin menjadi lebih dari 5%. Sesuai dengan Undang-undang No. 17 tahun 2007 tentang RPJPN, pada RPJM ke-3 (2015-2019) mulai dimanfaatkannya tenaga nuklir untuk pembangkitan listrik dengan mempertimbangkan faktor keselamatan yang ketat dan sesuai dengan Undang-undang No. 30 tahun 2007 tentang Energi, bahwa sumber daya energi fosil, panas bumi, hidro skala besar dan sumber energi nuklir dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Pemenuhan kebutuhan energi akan sangat sulit jika hanya mengandalkan energi konvensional yang terbatas dan energi baru terbarukan yang mengasilkan energi dalam jumlah kecil. Oleh karena itu, diperlukan alternatif lain, yaitu dengan pembangunan PLTN untuk menjaga keamanan energi nasional. Sebagai perbandingan, kandungan energi 1 ton thorium setara dengan 50 ton uranium (3%), dan setara dengan 4 juta sampai 11 juta ton batubara. Badan enaga Nuklir Nasional (BATAN) memperkirakan, terdapat cadangan 70.000 ton uranium dan 117.000 ton thorium yang tersebar di Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Papua, serta Sulawesi Barat (Antara , 2013). Cadangan uranium tersebut dapat menghasilkan listrik sekitar 1.400 MW dalam 1.000 tahun, sedangkan cadangan thorium dapat menghasilkan listrik sekitar 117.000 MW dalam 1.000 tahun. Untuk mengatasi krisis listrik, negara-negara maju sudah lama menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), yaitu setelah krisis minyak dunia yang pertama (1973), akibat embargo minyak negara-negara Arab.

16

Kebutuhan Listrik di Indonesia

Pembangunan PLTN didasarkan pada dua alasan utama, yang pertama adalah keamanan energi nasional dan yang kedua untuk mengambil keuntungan sebagai bangsa yang menguasai teknologi nuklir. Sebagai contoh Prancis dan Jepang.

terdapat cadangan 70.000 ton uranium dan 117.000 ton thorium yang tersebar di Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Papua, serta Sulawesi Barat

Dunia mencatat bahwa Indonesia adalah salah satu negara pertama Asia Tenggara yang mengembangkan teknologi nuklir. Pada 1954, Indonesia menciptakan momentum dalam teknologi nuklir, dengan mendirikan Komisi Nasional Radioaktivitas dan Energi Atom (http:// www.batan.go.id/ index.php/id/home/ sejarah), lompatan yang jauh melampaui prestasi banyak negara. Seharusnya sudah tidak ada keraguan lagi akan kompetensi sumber daya manusia kita di bidang teknologi nuklir.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang Pembangkit


Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), ada baiknya terlebih dahulu kita tahu apa yang dimaksud dengan nuklir? Apakah nuklir termasuk zat padat, cair, gas atau bahkan plasma? Sebagian besar masyarakat Indonesia masih beranggapan bahwa nuklir itu identiknya dengan bom. Padahal kalau kita lihat dari pengertiannya nuklir itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan nukleus (inti) atom dan teknologi nuklir merupakan teknologi yang melibatkan reaksi inti atom. Berdasarkan jenisnya, reaksi nuklir (inti) dibedakan menjadi dua jenis, yaitu reaksi fusi (penggabungan/peleburan inti) dan reaksi fisi (pembelahan inti). Reaksi fusi nuklir adalah reaksi penggabungan/peleburan dua atau lebih inti atom menjadi inti atom baru dan menghasilkan energi. Sedangkan reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan neutron dan menghasilkan atom baru yang bermasa lebih kecil, energi serta radiasi elektromagnetik. Reaksi fisi juga menghasilkan sinar alfa, beta dan gamma yang berbahaya bagi manusia. Pada gambar di bawah ini dapat dilihat perbedaan antara reaksi fusi dan reaksi fisi nuklir. Contoh dari reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di matahari sepanjang waktu dan contoh dari reaksi fisi adalah reaksi yang terjadi di reaktor nuklir di PLTN. PLTN dan Prinsip Kerja PLTN PLTN merupakan stasiun pembangkit listrik termal yang mana panas yang dihasilkannya diperoleh dari reaktor nuklir yang berbahan bakar uranium. Uranium merupakan suatu unsur kimia yang terdapat di alam yang meman-

melainkan reaktor nuklir. Di dalam reaktor nuklir, uranium direaksikan dengan neutron sehingga menghasilkan reaksi fisi berantai yang mengasilkan panas. Panas yang dihasilkan tersebut digunakan untuk menghasilkan uap air bertekanan tinggi, kemudian uap tersebut digunakan untuk memutar turbin dan turbin menggerakkan generator sehingga menghasilkan listrik. Dengan menggunakan bahan bakar fisil (uranium), PLTN tidak menghasilkan gas karbon monoksida (CO) atau gas beracun lainnya yang dapat mengakibatkan terjadinya hujan asam. Skema sederhana dari PLTN dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Peran PLTN Dalam Sumbangan Kelistrikan di Beberapa Negara di Dunia Berdasarkan data pada tahun 2015 (http://www.nei.org/ Knowledge-Center/Nuclear-Statistics/World-Statistics) , negara – negara di Eropa merupakan negara yang paling tinggi persentase ketergantungannya pada energi nuklir. Perancis, Ukraina dan Slovakia merupakan tiga negara yang memiliki ketergantungan listrik pada energi nuklir yang tertinggi di dunia, masing – masing yaitu sebesar 76,3%, 56,5% dan 55,9%. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada Tabel 1. Prancis adalah negara dengan konsumsi energi nuklir terbesar di dunia. Ekspansi pembangunan PLTN di Prancis dimulai pada tahun 1974. Dari data Nuclear Energy Institute (NEI) 2015, Prancis mempunyai 58 reaktor nuklir

Gambar 2(a) Contoh reaksi fusi nuklir. (b) Contoh reaksi fisi nuklir

carkan radiasi nuklir (bersifat radioaktif). Pada umumnya semua pembangkit tenaga listrik, termasuk PLTN, mempunyai prinsip kerja yang relatif sama. Bahan bakar (baik berupa batu bara, gas dan juga uranium) digunakan untuk memanaskan air yang kemudian menjadi uap. Uap akan memutar turbin dan turbin selanjutnya memutar generator yang akan menghasilkan listrik. Perbedaan yang mendasar adalah PLTN tidak membakar bahan bakar fosil tetapi menggunakan bahan bakar dapat belah (bahan fisil) berupa uranium dan juga PLTN tidak menggunakan boiler

dengan total kapasitas 63.130 MW. Bandingkan dengan Indonesia yang memiliki total listrik nasional 40.533 MW (2013), dengan nol persen PLTN. Jepang yang merupakan negara korban bom atom Hiroshima-Nagasaki pada Agustus 1945, telah mengoperasikan 43 PLTN dengan total kapasitas 40.290 MW. Jepang mulai melakukan riset energi nuklir tidak jauh berbeda dengan Indonesia, yaitu pada tahun 1954, dengan mengimpor PLTN pertama kali dari Inggris dan mulai beroperasi pada 1966. Dari data International Atomic Energy Agency (IAEA), sampai pada edisi VIII / Desember 2016

17


pertengahan 2015 ada 31 negara yang mengoperasikan PLTN, yang semuanya berjumlah 438 reaktor nuklir dengan total kapasitas 379.261 MW (NEI, 2015). Di samping itu, di 16 negara, ada 67 reaktor dalam masa konstruksi, dengan total kapasitas 65.442 MW.

75,3% masyarakat menerima pembangunan PLTN sebagai salah satu alternatif penyedia kebutuhan listrik di Indonesia. Sebagai contoh, di Prancis (memiliki PLTN) pemadaman listrik hampir tidak pernah terjadi, ini sangat berbeda dengan apa yang dialami masyarakat Indonesia (tidak memiliki PLTN) yang sering mengalami pemadaman listrik bergilir

terutama di daerah luar Pulau Jawa, bahkan masih ada daerah yang tidak mendapatkan akses listrik sama sekali. Dengan lancar dan stabilnya distribusi listrik di suatu negara maka akan berdampak positif pada kemajuan industri di negara tersebut sehingga secara tidak langsung dapat menunjang kemajuan ekonomi negara itu. Pemanfaatan teknologi nuklir untuk pembangkit listrik (PLTN) masih saja menjadi perdebatan di masyarakat kita, hal ini dikarenakan kelebihan dan kelemahan pengguanaan PLTN yang menimbulkan pro dan kontra. Kelebihan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya lainnya adalah: 1. Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) 2. Tidak menghasilkan gas-gas berbahaya yang mencemari udara dan dapat mengakibatkan hujan asam (karbon monoksida, sulfur dioksida, dan lain sebagainya) 3. Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal) 4. Bahan bakar yang diperlukan hanya sedikit (biaya bahan bakar rendah) 5. Padat energi, energi yang sangat besar dihasilkan dari jumlah bahan bakar yang sangat sedikit 6. Reliable, pengoperasian PLTN tidak tergantung pada cuaca Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi ketakutan (kekurangan) PLTN: 1. Resiko kecelakaan nuklir, kecelakaan nuklir dapat menyebarkan partikel radioaktif ke lingkungan yang luas. Radiasi ini dapat merusak sel-sel tubuh yang dapat menyebabkan penyakit atau kematian. Penyakit dapat muncul dalam waktu yang lama setelah terpapar radiasi 2. Limbah nuklir, tergolong dalam limbah radioaktif

Gambar 3. Skema Sederhana Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

18


tingkat tinggi yang dapat bertahan hingga ribuan tahun. Apabila dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya, PLTN mempunyai faktor keselamatan yang tinggi. Hal tersebut ditunjukkan oleh studi banding kecelakaan yang pernah terjadi di semua jenis pembangkit berdasarkan korban jiwanya. Secara statistik, persentase kecelakaan pada PLTN jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya. Hal ini disebabkan karena dalam desain PLTN menerapkan satu filosofi pertahanan berlapis (defence in-depth). Dengan kata lain, PLTN mempunyai pertahanan berlapis untuk menjamin keselamatan manusia dan lingkungan sekitar. Seandainya suatu sistem operasi mengalami kegagalan, maka masih ada sistem cadangan yang akan menggantikannya. Pada umumnya, sistem cadangan tersebut berupa suatu sistem otomatis pasif. Disamping itu, setiap komponen yang digunakan dalam instalasi PLTN telah didesain agar aman pada saat mengalami kegagalan, sehingga meskipun komponen tersebut mengalami kegagalan, maka kegagalan tersebut tidak akan mengakibatkan bahaya bagi manusia dan lingkungannya. Penerimaan Masyarakat Indonesia Terhadap PLTN dan Strategi Edukasi Lembaga Sigma Research telah melakukan survei tentang penerimaan masyarakat Indonesia terhadap pembangunan PLTN di Indonesia. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada tahun 2015, 75,3% masyarakat menerima pembangunan PLTN sebagai salah satu alternatif penyedia kebutuhan listrik di Indonesia. “Survei yang dilakukan pada 4.000 responden ini diambil dari 34 provinsi yang merupakan keterwakilan dari seluruh wilayah Indonesia,�

ucap Ketua Lembaga Sigma Research, Prima Ariestonandri. Jadi berdasarkan hasil survei tersebut dapat kita katakana bahwa sekitar 3.000 responden setuju dengan pembangunan PLTN di Indonesia, setidaknya itu bisa mewakili suara seluruh penduduk Indonesia. Di negara-negara maju sekalipun, pembangunan PLTN tidak terlepas dari persepsi publik dan politik, akan tetapi sebagian besar publik mendukungnya. Contohnya adalah Amerika Serikat, yang menggunakan listrik dari nuklir 19,5% (98.639 MW), dan berdasarkan hasil survei, 83% publik yang berdekatan dengan PLTN mendukung energi nuklir (NEI, 2015). Kita sebagai masyarakat Indonesia sekarang tinggal menunggu persetujuan Presiden untuk pembangunan PLTN tersebut. Untuk meningkatkan penerimaan masyarakat kita terhadap pembangunan PLTN dan menghilangkan ketakutan akan dampak kecelakaan nuklir yang terjadi di Chernobyl dan Fukushima, perlu dilakukan strategi edukasi dan sosialisai, diantaranya : 1. Meluruskan pernyataan-pernyataan tentang PLTN yang tidak sesuai dengan kenyataan. 2. Memberikan perbandingan resiko antara PLTN dengan aktivitas lain. 3. Edukasi dan sosialisasi tentang PLTN sebaiknya di mulai masyarakat kelas menengah ke bawah. 4. Pemerintah harus bisa meyakinkan masyarakat kalau Indonesia siap dengan pembangunan PLTN, terutama resiko apabila terjadi kecelakaan.

Tiga belas negara yang paling banyak mengandalkan listrik dari PLTN

edisi VIII / Desember 2016

19


http://www.worldfortravel.com

danau tekto-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer, lebar 30 kilometer, luas 1.707 KM2, kedalaman sampai 505 meter

20


Menelusur Danau Terbesar di Asia Tenggara

DANAU TOBA

Oleh: Daru Santoso

Salut, Prancis – Kekayaan alam dan keindahan yang tidak pernah bosan untuk dinikmati menjadikan Indonesia sebagai salah satu pilihan para wisatawan yang ingin bervakansi. Gunung, laut, pantai, kota, adat, budaya dan bahkan hanya sekedar danau pun lengkap terdapat di negara tropis ini. Salah satu tempat wisata yang juga menjadi list vakansi untuk wisatawan domestik maupun internasional ialah Danau Toba. Danau Toba adalah sebuah danau tekto-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer, lebar 30 kilometer, luas 1.707 KM2, kedalaman sampai 505 meter dan ketinggiannya dari permukaan laut sekitar 905 meter yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau yang terbentuk karena letusan supervulkan atau gunung berapi super ini merupakan danau terbesar di Indonesia

bahkan di Asia Tenggara. Selain itu, danau ini juga merupakan danau terbesar di dunia untuk kategori danau vulkanik. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Sebuah pulau dalam pulau dengan luas 630 KM2 dan ketinggian 1.000 mdpl yang juga menjadi perhatian bagi para turis. Untuk berkeliling di sekitar Pulau Samosir, wisatawan bisa menggunakan bentor atau becak motor yang sangat terkenal di Sumatera Utara. Di masa lampau, penduduk Pulau Samosir kerap bernyanyi sambil memainkan Hasapi, yang dalam Bahasa Indonesia sering disebut Kecapi Batak, sebagai hiburan maupun untuk ritual adat. Hasapi merupakan alat musik tradisional yang terdapat di Pulau Samosir kala itu. Bagaimana, tertarik untuk bervakansi ke Danau Toba setelah pulang ke Indonesia?

edisi VIII / Desember 2016

21


Peringatan hari kemerdekaan RI, di Bretagne, Prancis

Oleh: Awal Kaimuddin

22


edisi VIII / Desember 2016

23


Suasana upacara. Kiri: Penghormatan kepada Bendera Merah Putih oleh peserta upacara. Kanan: Pemimpin upacara (Nurrahmah Fauziah Hanifianti, mahasiswi Licence tahun pertama (L1), UBO, sekretaris PPI Brest 2014-2015)

M

engikuti upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI, bagi mereka yang merantau di luar negeri tentu menjadi pengalaman istimewa tersendiri. Seperti di negara-negara lainnya, pada setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia di Prancis ikut melaksanakan upacara pengibaran bendera di KBRI Paris (Prancis centrale) atau di KJRI Marseille (Prancis selatan). Masyarakat yang tinggalnya jauh sulit berpartisipasi mengingat besarnya jarak yang harus ditempuh, seperti misalnya untuk mereka yang tinggal di Provinsi Bretagne, sebelah barat laut Prancis. Persatuan pelajar di kota Brest (PPI Brest) dan masyarakat INDO-FRANCO di Bretagne, hampir setiap tahun berinisiatif menyelenggarakan peringatan hari kemerdekaan yang disertai upacara pengibaran bendera merah putih. Hasil musyawarah bersama menetapkan kegiatan ini dilaksanakan di Kota Pleyber-Christ. Pleyber-Chirst merupakan sebuah Commune, di Departement Finistère - Région Bretagne, berlokasi di barat laut Prancis atau tepatnya berjarak sekitar 500 km di sebelah barat Kota Paris. Commune dalam administrasi Prancis secara sederhana dapat dipadankan dengan kota atau kotamadya. Departement merupakan sebuah wilayah adminsitratif yang mirip dengan kabupaten, sementara Région dalam bahasa Indonesia berarti Provinsi. Peringatan hari kemerdekaan, selain bertujuan untuk memenuhi kerinduan kampung halaman, menghormati dan mengenang pengorbanan para pahlawan, juga untuk memberi pengalaman dan pengajaran. Hal ini demi menanamkan dan memupuk rasa cinta tanah air, baik bagi pelajar Indonesia di luar negeri, maupun kepada anak-

24

anak keturunan Indonesia di sini. Di Région Bretagne, ada cukup banyak masyarakat Indonesia. Selain mahasiswa atau yang bekerja, sebagian besar adalah mereka yang menikah dengan orang Prancis atau yang bersama keluarga. Walaupun di negara ini, mereka telah tinggal lama dan Prancis kini telah menjadi rumah kedua, namun sebagian besar tetap berkewarganegaraan Indonesia. Kalau ditanya mengapa? Jawabannya pasti berbeda-beda, namun intinya karena cinta. Ada seorang cendekiawan yang berkata: « Alihkan cintamu kepada si A, atau si B, namun cinta sejati selalu tertuju kepada cinta pertama » Demikian tanah kelahiran yang selalu dirindukan. Kemana-pun kita mencari, sejauh apapun kita pergi, tetapi hati selalu ingin kembali, ke tanah tumpah darah tempat bersemayam cinta sejati. Kerinduan akan rumah, dengan masyarakatnya yang selalu tersenyum ramah, serta kekayaan makanan dengan berjuta cita rasa, memang tidak ada duanya. Tidak heran, banyak orang mengibaratkan Indonesia sebagai sekeping taman surga. Sebuah survei yang dilakukan oleh The Organization for Economic Co-operation and Development tentang kehidupan siswa yang paling bahagia di sekolah, menempatkan Indonesia pada urutan pertama1. Kesadaran akan kekayaan Indonesia memang bisa muncul tiba-tiba setelah kita jauh darinya. Seorang cendekiawan Indonesia mengatakan: Kalau ingin melihat keindahan arsitektur sebuah rumah, maka keluarlah darinya. Tentang semangat belajar ke luar negeri, seorang pelaut Rusia juga mengibaratkannya seperti sebuah kapal, yang


http://www.coolinfographics.com/blog/2014/1/17/where-in-the-world-are-the-best-schools-and-the-happiest-kid.html

1

edisi VIII / Desember 2016

25


Pengibaran Bendera oleh Budhi Gunadharma (mahasiswa PhD Télécom Bretagne), Hanifah (stagiaire ABAAFE) dan Deni Muttaqin (mahasiswa master Télécom Bretagne dan ketua PPI Brest 2015-2016)

Ibu Untari Le Sech, ketua Assindo sekaligus salah satu Pembina PPI Brest (kanan) bersiap menyerahkan kembali Teks Pancasila kepada Siti Shakila Ihsan, pelajar kelas-4 Ecole Elémentaire publique Jean Mace (tengah). Kiri: Riaz Yulia Sihombing, stagiaire ABAAFE (bendahara PPI Brest 2015-2016) sebagai MC upacara.

26


Kemeriahan selepas upacara, dilanjutkan acara syukuran dan makan bersama.

Semarak kegiatan lomba 17-an: tarik tambang, joget balon dan makan kerupuk. edisi VIII / Desember 2016

27


jika dibiarkan terus menerus tertambat di pelabuhan, maka dia akan mati atau berkarat dan rusak. Kapal tersebut harus dibawa berlayar ke lautan.

“A ship in dock gets rusty and dies. A ship must sail the seas!� ~a Russian Sailor

Pada awal Bulan Agustus, masyarakat Indo-Franco melalui asosiasi mereka Assindo dan PPI Brest sering bekerjasama memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dengan mengadakan upacara bendera yang dirangkaikan perlombaan 17-an; seperti tarik tambang, makan kerupuk, joget balon, dan beberapa perlombaan lain terkait yang umum dilakukan. Walaupun semua kegiatan tersebut diadakan di halaman rumah, minim sarana, sangat sederhana dan dengan memanfaatkan sumber daya apa adanya, namun hal ini sama sekali tidak mengecilkan hati, sebaliknya malah membuat semangat makin tinggi. Memang walau sederhana, suatu kegiatan kalau dilakukan gotong royong bersama-sama, maka nilainya jauh lebih tinggi dan rasanya jauh lebih menyenangkan daripada kegiatan besar yang dilakukan sendirian. Ini karena semakin banyak yang terlibat dalam suatu kesenangan, maka semakin besar rasanya kebahagiaan. Terbalik dengan kesedihan, dimana semakin banyak yang terlibat dan turut bersimpati atas suatu kehilangan, maka semakin kecil atau semakin berkurang rasanya kesedihan.

Orang berkata, bertepuk sebelah tangan mustahil berhasil. Sendirian, kita bagai buih di lautan, sementara bersama, kita ciptakan gelombang. Demikian pula hidup ini – kata para cendekia – bahwa manusia tidak mungkin akan berhasil kalau hidup sendiri. Dia harus sadar bahwa lautan jauh lebih luas dari daratan, bahwa kebutuhannya jauh lebih banyak dari kemampuannya untuk mewujudkan. Karena itu, kerjasama adalah keniscayaan. Baik mahasiswa maupun masyarakat Indonesia yang ada di Prancis, mereka datang dari berbagai suku yang berbeda. Namun kita memang diciptakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa, berbeda-beda agar perbedaan-perbedaan tersebut dapat dihimpun untuk tujuan bersama, untuk mencapai hasil terbaik demi kemaslahatan semua.

28

Upacara Bendera 17 Agustus dapat mengingatkan kita kembali akan arti perjuangan dan makna kemerdekaan, bahwa semua itu hanya dapat dicapai dengan pengorbanan baik tenaga, harta, maupun jiwa oleh para pendahulu kita, Bapak Bangsa dan para pahlawan dari seluruh penjuru Indonesia. Sebagai generasi muda penerus, kiranya kita tidak menyia-nyiakan pengorbanan tersebut dengan mengisi kemerdekaan melalui perjuangan dalam berbagai bidang untuk kemajuan, tidak saja bagi bangsa dan negara, namun juga untuk kemanusiaan seluruhnya. Interaksi yang terjadi pada kegiatan-kegiatan di atas dapat menyatukan hati, dan memberi kesempatan kepada semua orang untuk saling kenal mengenal. Ada ungkapan yang mengatakan: Tak kenal maka tak sayang. Dengan perkenalan itu, masing-masing mengetahui potensi temannya, kawannya, kenalannya untuk digabung bersama mencapai apa yang terbaik untuk semua, dan hidup dalam keharmonisan, kebahagiaan penuh kebajikan dalam kedamaian. Upacara bendera di Pleyber-Chirst, ditetapkan pelaksanaannya di halaman rumah Ibu Susi Lutz, seorang Ibu yang walaupun telah tinggal lama di Prancis, namun hatinya tetap di Indonesia. Umumnya, kalau kita masuk ke rumah masyarakat Indonesia di sini, maka rasanya seperti sedang masuk ke museum Indonesia, penuh barang-barang kesenian tradisional dari berbagai daerah yang tertata rapih dan terpajang dengan baik dalam lemari, tak ubahnya barang dengan harga tak ternilai. Ibu Susi memiliki halaman rumah yang luas dan lapang. Selain itu, beliau tinggal di pinggiran kota sehingga harapannya, kegiatan upacara dapat berjalan baik dan khidmat tanpa mengganggu tetangga. Walaupun kebanyakan kami belum pernah menjadi petugas upacara, namun tidak sedikitpun menurunkan semangat juang bersama. Jiwa anak-anak muda sangat luar biasa, sementara IbuIbu serta masyarakat Indonesia, semangatnya tidak kalah anak muda. Teknologi informasi saat ini sangat membantu mendapatkan semua hal yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan upacara 17-an. Persiapan acara banyak mengambil waktu, berlangsung alot meminta konsentrasi khusus disamping perhatian terhadap tugas-tugas kampus. Namun sangat baik sebagai pengalaman yang mungkin sekali seumur hidup. Semua orang belajar mengeluarkan ide dan pendapat sebelum akhirnya sepakat. Musyawarah memang ibarat mencari madu, tidak peduli siapapun yang berhasil menemukannya lebih dulu. Madu rasanya manis, istimewa dan mengandung kekuatan yang baik untuk semua. Sebagai penutup, berikut sebuah puisi dari seorang cendekia tentang semangat belajar hingga ke luar negeri:


Clever and civilized men will not stay home Leave your homeland and explore foreign fields Go out! You shall find replacements for those you have left Give your all, the sweetness of life will be tasted after the struggle I have seen that standing water stagnates If it flows, it is pure, if it does not, it will become murky If the lion doesn’t leave his den, he will not eat If the arrow does not leave the bow, it will not strike If the sun stands still in its orbit Man will tire of it Gold dust is merely soil before excavated Aloewood is just ordinary wood if in the forest ~ Asy-Syafi’i

Serigala hanya menerkam domba yang sendirian sedang pertolongan dan kemudahan selalu tercurah kepada kelompok yang bersama, yang bekerjasama. Semoga kita selalu bersatu padu dalam upaya meraih kebajikan dan bersatu padu menampik agresi dan keburukan. Semoga apa yang masih berbeda-beda dan berserakan, dapat disatukan sehingga kita bisa hidup sebagai orang-orang bersaudara. Salam,

Awal Kaimuddin, PPI Brest & Assindo edisi VIII / Desember 2016

29


AKU CINTA INDONESIA MAKA DARI ITU

AKU PUNYA

TUJUAN Oleh: Rivqi Aulia Pratamadia

Hanya satu yang tidak pernah hilang dan akan selalu ada adalah rasa cinta terhadap tanah air 30

M

ungkin ada sebagian dari kita yang sudah bertahun-tahun tidak melihat secara real atau merasakan lagi kehidupan di tanah air Indonesia. Karena sebagian dari kita telah mengambil keputusan penting dengan risiko yang tidak mudah, yakni pergi jauh ke negeri yang belum pernah kita kenal sebelumnya, yang biasanya hanya kita lihat di wallpaper gadget atau jurnal harian. Kita rela dibentuk dengan segala culture dan habit dari yang bersifat edukasi, lingkungan dan kehidupan sosial di eropa. Selalu bersyukur menjadi salah satu dari jutaan warga Indonesia yang diberi kesempatan tersebut. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun pun lewat tanpa sadar. Perlahan pikiran sempit ini terbuka lebar dengan segala macam input ideologi. Hanya satu yang tidak pernah hilang dan akan selalu ada adalah rasa cinta terhadap tanah air, sekecil apapun itu. Tidak bisa disangkal Indonesia menyimpan berbagai memori yang selalu tersimpan. Tanpa kita sadari pula muncul suatu chemistry yang

tidak tergantikan yang menggugah kita untuk bisa kembali suatu hari nanti, dalam sebuah kontribusi maupun berupa banyak hal lain. Indonesia lebih dari sebuah negara untuk kita, lebih tepatnya adalah rumah. Penulis yakin banyak dari pembaca ingin menerapkan ilmu yang sudah didapat di Prancis untuk di implementasikan di Indonesia, di mana kita semua tahu Prancis adalah sebuah negara maju dan salah satu pelopor perekonomian di eropa dan dunia. Disini, penulis ingin menekankan sebuah opportunitĂŠ yang tidak dimiliki jutaan orang Indonesia lain. Sebuah asimilasi konstruktif antara Asean dan Eropa, dimana potensi itu menyebar di seluruh bidang. Seraplah semua ilmu yang berguna untuk kita dan lingkungan sekitar kita. Ambil contoh praktis dari kehidupan sehari-hari saja, penulis kerja part time di sebuah restoran ternama di Lyon, dan penulis melihat relasi propriĂŠtaire restoran dengan pegawainya tidak berjalan dengan baik, ada apa? Ya disitulah penulis belajar bahwa seorang leader yang baik tidak hanya harus pandai dalam berbisnis


Kita tidak bisa membeli waktu tapi kita bisa menggunakan waktu kita selama studi di Prancis diisi dengan hal-hal yang bersifat konstruktif untuk masa depan kita

tapi juga harus pandai dalam berelasi, berhubungan antar manusia dan lingkungannya. Alhasil pegawainya pun tidak respek terhadap bos dan menjadi tidak disukai di lingkungannya. Saya berpikir akankah sangat bijak bila kita bisa berhubungan baik dengan para mitra maupun dengan partner kita. Belum lagi kita bisa mengambil banyak keuntungan dari hal positif tersebut, seperti kita akan dihormati di depan maupun dibelakang layar, menambah performa dalam bekerja dan kondisi kerja yang lebih baik. Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang bisa diambil di negeri perantauan ini. Contoh lain dalam management kehidupan yang bisa meliputi waktu dan uang. Sebagai pelajar terlalu naif jika kita tidak merasa gengsi untuk selalu meminta uang saku kepada orang tua bukan? Ya, di perantauan uang adalah mutlak karena semua barang sangat mahal harganya bahkan berkali lipat dari harga di Indonesia. Disinilah otak ekonomi kita diuji keahliannya, seberapa lihai anda mengelola uang yang terbatas. Lagi-lagi kita belajar untuk spend euro kita dengan bijak dan sesuai prioritas utama. Semakin lama semakin ada keinginan untuk menghasilkan euro kita sendiri. Maka munculah tekad seorang yang mandiri, perlahan mulai menghasilkan uang dari beberapa pekerjaan yang kita geluti. Positifnya adalah “On est gagner en Euro, n’est pas en Rupiah� yang nilainya berkali lipat dari nilai ekonomi rupiah. Timbul rasa puas dan bangga bisa menghasilkan uang sebanyak itu. Berikutnya adalah waktu. Kita sepakat waktu adalah mata uang yang sangat mahal harganya dibandingkan dengan barang apapun di dunia ini. Kita tidak bisa membeli waktu tapi kita bisa menggunakan waktu kita selama studi di Prancis diisi dengan hal-hal yang bersifat konstruktif untuk masa depan kita. Contohnya memperluas jaringan pertemanan, ikut event internasional dan sebagainya. Dengan demikian kita

menggunakan mata uang yang mahal itu dengan baik. Yang membuatnya makin mahal adalah waktu tidak bisa kita ulang maka dari itu harus kita pergunakan satu-satunya waktu hidup ini dengan sebaik-baiknya. Penulis belajar bahwa ketika kita sedang berada di posisi tersulit dan kadang hati kecil berkata ingin menyerah kita harus sadar kita sedang bertumbuh. Keadaan yang dialami oleh semua orang sukses di dunia ini adalah ditempa dengan kesulitan dan masalah. Percayalah seorang nelayan yang tangguh tidak lahir dengan ombak yang tenang. Mereka menerjang badai ratusan kali, mereka tenggelam ratusan kali pula, mereka menebar jaring dimana nelayan kecil tidak pernah menemukan ikan salmon mereka, sedangkan nelayan kecil hanya puas dengan ikan teri mereka. Jadi jika teman-teman merasa sedang banyak masalah dan banyak sekali tasks yang harus di selesaikan berarti itu pertanda bagus, anda sedang bertumbuh teman, get your goals! Setelah melihat beberapa aspek dalam artikel ini, penulis ingin mengajak teman-teman sekalian untuk bisa mengambil poin-poin positif yang membangun untuk teman-teman semua. Dan penulis berharap bisa sedikit memotivasi teman-teman untuk tetap stay on track dalam mengejar impian dan cita-citanya. Semoga selalu dimudahkan dalam setiap perjalanan studinya di negeri Napoleon kita tercinta ini dengan niat tulus untuk membangun Indonesia yang lebih baik, untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Penulis percaya teman-teman semua mempunyai kapabilitas dibidangnya masing-masing untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa kita, atas asas nasionalis yang selalu mengalir dalam darah kita, setiap warganegara Indonesia. Sampai jumpa di puncak kesuksesan!

edisi VIII / Desember 2016

31


a d A I S E N O D IN Oleh: Bayu Eka Sari

S

iapa yang tidak mengenal pergelaran sepak bola Piala Dunia FIFA, mulai dari tua, muda, kaya, miskin, wanita, bahkan anak-anak menyaksikan perhelatan ini selama sebulan penuh lamanya. Hanya kalah pamor dengan Piala Dunia, pada tahun ini di benua Eropa diselenggarakan EURO 2016 dimana gladiator terbaik benua biru seperti Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic dan Gianluigi Buffon beradu di lapangan. Terlebih lagi, kali ini event yang diadakan tiap 4 tahun tersebut diselenggarakan di Prancis, dimana jumlah turis lokal maupun asing diprediksi akan bertambah. EURO 2016 sendiri akan dimulai di Stade de France pada tanggal 10 Juni 2016 yang tuan rumah Prancis melawan Rumania wakil dari Eropa timur dan akan ditutup di tempat yang sama pada tanggal 10 Juli 2016. Hal ini pun dipastikan akan turut menambah antusias warga negara Indonesia yang sedang menetap di Prancis, khususnya penggemar sepak bola untuk menyaksikan secara langsung

32

dan menikmati atmosfer sepak bola Eropa. Sebagai generasi yang lahir pada tahun 90-an yang ketika itu adalah masa kejayaan sepak bola Italia, maka hingga kini saya masih setia mendukung Juventus dan Italia yang merupakan cinta pertama saya di dunia sepak bola. Maka pada Euro 2016 tahun ini, walaupun peluangnya kecil, saya tetap akan mendukung Gli Azzuri. Tapi pertanyaan yang ada dibenak saya adalah, mengapa masyarakat Indonesia begitu mencintai sepak bola? Padahal prestasi Indonesia di cabang olah raga ini terbilang minim jika dibandingkan cabang olahraga lain seperti bulu tangkis dan angkat besi. Terlebih lagi saat ini badan tertinggi sepak bola Indonesia PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) masih dibekukan oleh Menpora dan Timnas sudah setahun lebih vakum. Timnas sepak bola kita secara resmi belum pernah tampil sekalipun (walaupun pada tahun 1934 pernah tampil, namun masih bernama Tim Hindia Belanda). Walaupun demikian, kecintaan dan fanatisme masyarakat Indonesia akan sepak bola tak pernah surut. Tim sepak bola yang telah melegenda di Indonesia diantaranya Persija dari Jakarta, di Bandung


A L O B K A P E an S ada Persib, di Malang ada Arema, di Makassar ada PSM hingga Persipura yang berada di timur jauh Indonesia. Sepak bola memang telah mendarah daging, sebuah hiburan yang sangat di gemari oleh rakyat ditengah badai hiruk-pikuk kepengurusan PSSI dan PT Lig a. Masih teringat oleh saya ketika masih kecil bermain bola di tengah jalan sehingga ketika ada mobil lewat kami harus berhenti, atau membuat gawang dengan menggunakan sendal. Tingkat fanatisme di Indonesia pun dapat saya katakan melebihi mereka yang di Eropa, tengoklah ketika kota Bandung yang membiru ketika menjuarai ISL beberapa tahun silam atau ketika Persipura Jayapura yang mengharumkan nama Indonesia di Asia. Berbekal kemahiran mengolah si kulit bundar, orang asing dari benua Afrika dan Amerika Latin pun tak sedikit yang mengadu nasib di Indonesia, sebut saja Cristian ÂŤ El Loco Âť Gonzales yang telah naturalisasi dan menjadi legenda hidup sepak bola tanah air, bersama pemain lokal seperti Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa yang juga merupakan ikon di klub masing-masing. Sebenarnya permainan orang Indonesia tidak kalah dengan orang Eropa. Jika membahas postur orang Indonesia yang terbilang kecil, banyak pemain yang bertubuh mungil yang

sukses di Eropa, sebut saja Lionel Messi. Selama saya di Prancis, ada dua orang warga negara Indonesia yang membuat saya takjub dan yakin akan kualitas sepak bola orang Indonesia. Mereka adalah Reza Adi dan Dicky Hanafi, keduanya adalah pesepakbola terbaik Indonesia yang pernah saya jumpai di Prancis. Berkaca sedikit ke Garuda muda Timnas U-21 dipimpin oleh Evan Dimas (kini sedang berlatih di Spanyol) yang secara mengejutkan berhasil lolos ke Piala Asia U-21 setelah mengalahkan Korea Selatan di babak Kualifikasi dan kemudian secara dramatis menjuarai piala AFF. Ketika itu euforia akan Timnas kembali terasa. Rakyat Indonesia masih merindukan sosok Timnas yang bisa dibanggakan baik di level ASEAN maupun dunia.

Champions di kota Madrid, Barcelona, Milan, Turin hingga yang terakhir di Paris. Bahkan ketika menjadi penerjemah untuk salah satu Televisi Swasta di Brazil 2014 silam, Jaket Timnas selalu menemani saya dalam menyaksikan setiap pertandingan di stadium Maracana. Bagi Saya, biar bagaimana pun, benar atau salah Garuda akan selalu berada di dada. Saya percaya suatu saat nanti Timnas Indonesia bisa terdengar prestasinya hingga tingkat dunia. Jayalah terus Sepak Bola Indonesia!

Sejak EURO 2012, saya memiliki tradisi untuk selalu menggunakan jaket Timnas berwarna merah darah, yang bertuliskan Indonesia di bagian punggung setiap saya menonton pertandingan sepak bola dimana pun, mulai dari pertandingan Liga

edisi VIII / Desember 2016

33


SETELAH LULUS PPI PR ADAKAH PERHIMPUNA Oleh: Ghiska Ramahdita, Alumni INSA de Lyon 2012/2013 – Pengurus Pusat IAPI 2014-2017 Salut, PPI Prancis! Sudah mulai merasakan seru & nikmatnya berorganisasi di PPI Prancis? Absolument, oui ! Dan, jangan sampai keseruan kita berakhir begitu saja selepas kembali ke Indonesia nanti ya. Karena ada satu organisasi lagi yang siap menyambut kita setelah menyandang gelar alumni, yaitu Ikatan Alumni Prancis Indonesia (IAPI). Organisasi yang beranggotakan lebih dari lima ribu anggota dengan range usia yang sangat luas ini ternyata sudah mulai dirintis sejak tahun 1987. Lalu, dengan semangat kebersamaan yang dimiliki oleh para senior, Ikatan Alumni Prancis Indonesia (IAPI) resmi menjadi organisasi berbadan hukum pada tanggal 1 Agustus 1995, dan disesuaikan dengan nama Ikatan Alumni Prancis Indonesia (IAPI) pada tahun 1996 melalui Kongres pertamanya.

Organisasi yang beranggotakan lebih dari lima ribu anggota

Dan hingga saat ini, sudah berlangsung 5 kongres IAPI setiap 4 sampai 5 tahunan. Kongres V IAPI yang diadakan pada tanggal 18 Oktober 2014 lalu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Senayan menghasilkan kepengurusan baru periode 2014 – 2017 yang dipimpin oleh Poppy Dharsono sebagai ketua umum. Lalu, apa tujuan IAPI dan kegiatan-kegiatannya? Dengan moto Berkarya Nyata Bersama, IAPI merancang berbagai kegiatan demi menyatukan para alumni Prancis dari berbagai sektor, untuk bersama-sama berkarya untuk Indonesia. Tentunya semangat persaudaraan menjadi salah satu kunci utama untuk bisa saling bersinergi. Karena itu, Rencontre Amicale d’IAPI, Réunion de Fin d’Année, dan buka puasa bersama menjadi program internal IAPI untuk saling mengenal sesama alumni. Kerjasama antara IAPI dan IFI pun terjalin, salah satu program besarnya adalah Rencontre Entreprises Etudiants et Alumni, yaitu ajang bertemunya alumni Prancis dengan perusahaan Prancis di Indonesia. Tidak hanya itu, maha-

34


RANCIS, AN ALUMNI INDONESIA? siswa dan alumni di Indonesia pun punya kesempatan untuk dapat bekerja di perusahaan Prancis yang ada di Indonesia lewat acara jobfair-nya. Jadi untuk kamu yang sudah di tingkat akhir, jangan ragu untuk kembali ke Indonesia, karena ada banyak link perusahaan Prancis yang siap merekrutmu! Terbatas di situ sajakah? Tentunya masih banyak lagi! Yang jelas, kami para alumni juga aktif dalam menyebarkan info pendidikan dan beasiswa Prancis di acara-acara kampus di Indonesia, supaya PPI Prancis lebih rame lagi dari tahun ke tahun. Dengan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan sebagai agen yang ada di Indonesia, IAPI siap mencetak PPI Prancis dan Alumni Prancis yang siap berkarya nyata bersama untuk Indonesia! CAMPUS FRANCE Pemerintah Prancis bekerja sama dengan Campus France di seluruh dunia, meluncurkan situs resmi untuk para alumni Prancis yang disebut France Alumni pada bulan Mei tahun ini. Situs France Alumni dapat diakses di : www. francealumni.fr dan untuk website region Indonesia, bisa

Anda temui di www.indonesie.francealumni.fr . Saat ini ada lebih dari 36.000 alumni Prancis di seluruh dunia yang sudah terdaftar di France Alumni. Website ini diharapkan menjadi sumber informasi pertama dan utama bagi para alumni Prancis di Indonesia dan di dunia. Di website tersebut kita akan mendapatkan informasi yang beragam, misalnya agenda terbaru kegiatan IFI, Campus France, alumni, undangan acara dari Kedutaan Prancis, informasi acara yang berhubungan dengan Prancis, informasi terbaru mengenai Prancis, sampai info lowongan pekerjaan. Tak hanya itu saja, kalian juga dapat menaruh hasil karya akademik maupun non akademik kalian di situs France Alumni. Contohnya film karya kamu , video, karya tulis, majalah, hasil penelitian, dan lain-lain. Tak lupa, kamu bisa berkenalan dan ikut bergabung dalam grupgrup tematik bersama para alumni Prancis dari seluruh dunia. Jangan khawatir, proses pendaftarannya sangat cepat dan mudah, tidak akan lebih dari 5 menit. Cukup masuk ke halaman web, kemudian klik “Je crée mon compte” atau “buat akun” di pojok kanan atas. Lalu silahkan masukan nom, prenom (nama lengkap) dan email, kemudian klik “valider” atau “validasi”. Link verifikasi akan dikirimkan ke alamat email Anda. Silahkan membuka email dari France Alumni dan klik link yang diberikan. Kemudian, Anda dapat langsung mengisi data lengkap, atau bisa mengisinya pada waktu senggang. Jadi, bagi kalian para alumni, jangan lupa segera mendaftar ya, karena akan banyak banget manfaat yang akan kamu dapatkan dengan menjadi anggota France Alumni.

edisi VIII / Desember 2016

35


TENTANG 8 SISWA PSMK BTS DI NORMANDIE Oleh: Trias Desy Aristanty

A

da yang berbeda dengan pemandangan Gare Saint Lazare siang itu. Delapan anak laki-laki dengan raut muka yang campur aduk, bingung, takjub, bahagia sekaligus lelah. Mereka adalah Galih, Ahfas, Farhan Mario, Oky, Yusuf, Dhana dan Afif, penerima beasiswa unggulan program Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) yang bekerja sama dengan lycĂŠe yang menyediakan program Brevet de Technicien SupĂŠrieur (BTS) di Normandie. Delapan lulusan SMK ini merupakan angkatan pertama program kerja sama ini. Mereka akan menempuh BTS selama

36

dua tahun di dua kota yang berbeda, FĂŠcamp dan Le Havre. Perjalanan mereka untuk sampai ke Prancis tidak mudah. Sama halnya beasiswa lain, ada serangkaian seleksi yang harus mereka ikuti. Singkat cerita, mereka berhasil menyisihkan pendaftar lain dari seluruh Indonesia. Tak selesai sampai disitu, sebelum memulai program BTS yang tentu pembelajarannya 100% menggunakan bahasa Prancis, mereka harus belajar bahasa Prancis super kilat, hanya 2 bulan! Namun semangat dan mimpi mereka membuat mereka terus maju


hingga akhirnya mereka bisa menyelesaikan program persiapan bahasa Prancis sampai level B1 dan dapat mengikuti perkuliahan dengan baik. Tentu perbedaan bahasa dan budaya menjadi salah satu masalah yang mereka hadapi. Mereka menjadikan hal ini sebagai motivasi untuk belajar lebih giat dan menunjukkan bahwa dengan keterbatasan bahasa, mahasiswa Indonesia bisa tetap berprestasi. Aktif di kelas, di kegiatan sekolah dan juga beberapa kali mengadakan acara mandiri untuk memperkenalkan Indonesia pada masayarakat di kota tempat mereka tinggal adalah trik

mereka untuk tidak hanya semakin lancar berbahasa Prancis, namun juga semakin dikenal di lingkungannya. Kini, mereka hampir menyelesaikan BTS tahun pertama. Masing-masing dari mereka sedang menyelesaikan program magang di beberapa instansi di Normandie. Salah satu dari mereka, Mario, mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmunya di bidang kincir angin (ĂŠolien) di PLTB Bantul, Yogyakarta, bersama dengan dua teman sekelasnya. Sukses selalu untuk mereka!

edisi VIII / Desember 2016

37


http://mangcook.com

COTO MAKASSAR

Oleh: Daru Santoso Salut, Prancis - Coto Makassar adalah makanan khas dari kota Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan yang memiliki nama lain Coto Mangkasara ini menjadi ikon kuliner di kota Makassar, dan rasanya tidaklah lengkap bila bervakansi ke bagian timur Indonesia namun tidak mencicipi makanan khas yang berisi daging dan jeroan ini. Menurut cerita sejarah, warung coto pertama yang ada di Makassar adalah warung coto milik H. Dg. Sangkala, yang berada di sudut Jalan Ranggong depan bioskop Istana. Seiring dengan perjalanan waktu, Coto H. Dg. Sangkala ini mengalami kemajuan dan terkenal sampai ke seluruh negeri. Sehingga membuat pria yang tutup usia pada tahun 1975 itu begitu mahsyur di kalangan penjual coto hingga saat ini. Coto Makassar terbuat dari jeroan (isi perut) sapi, seperti hati, usus dan paru yang direbus dalam waktu yang lama. Kemudian jeroan itu dicampur dengan daging sapi yang sudah diiris-iris, lalu dibumbui dengan bumbu racik khas nusantara yang dibuat secara khusus, termasuk terdapat

38

bawang merah, bawang putih, sereh, laos, ketumbar, jintan, garam halus, daun salam, kacang dan jeruk nipis. Coto yang sejak Nopember 2008 menjadi menu makanan pada maskapai penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Makassar dihidangkan dalam mangkuk serta biasanya disantap dengan lontong. Coto Mangkasara juga sudah tersebar di berbagai daerah, mulai dari warung makan pinggir jalan sampai restoran, sehingga mudah untuk ditemui. Coto mengandung zat gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Namun jeroan memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi. Vitamin yang ada dalam coto makassar adalah vitamin B khususnya vitamin B1, B12 dan asam folat. Pada hati terkandung vitamin A. Dan mineral, diantaranya zat besi, potasium, magnesium, fosfor dan zinc. Bagaimana, tertarik untuk membuat sendiri Coto Makassar di Prancis lalu disantap bersama teman-teman dari berbagai negara?


http://pbs.twimg.com

SAT E BANDENG Oleh: Daru Santoso Salut, Prancis - Warisan kuliner yang ada di setiap daerah di Indonesia tidak akan pernah habis untuk dibahas. Sate bandeng khas Kota Serang, Banten, misalnya. Sate bandeng merupakan makanan khas yang banyak kita temui bila kita bervakansi ke daerah ujung barat Pulau Jawa ini. Selain bandeng presto dari Semarang, bandeng bakar lumpur asal Brebes dan bandeng cabut duri dari Sidoarjo, sate bandeng khas Serang ini konon sudah ada sejak abad ke-16. Menurut cerita, sate ikan bandeng mulai diperkenalkan oleh seorag juru masak Kerajaan Banten yang disuguhkan untuk para tamu kerajaan. Awalnya juru masak kerajaan memikirkan bagaimana cara yang enak untuk para tamu kerajaan mengonsumsi ikan bandeng tanpa harus terganggu dengan banyaknya duri dari ikan tersebut. Maka dibuatlah sate ikan bandeng, atau sate bandeng yang masih terjaga sampai sekarang sebagai warisan kuliner khas Kota Serang, Banten. Cara penyajian sate bandeng ini tidak seperti sate daging pada umunya. Sate daging biasanya dipotong kecil-kecil lalu ditusuk, sementara sate bandeng tidak dipotong kecil-kecil, tetapi satu ekor ikan bandeng itu ditusuk pada sebilah bambu yang ukurannya lebih besar dari sate daging lain.

Sebelum ditusuk pada sebilah bambu, ikan dibersihkan sisiknya, lalu dipukul agar dagingnya hancur dan terpisah dari kulitnya yang tebal. Tulang ikan dicabut dari bagian bawah kepala ikan untuk dibuang duri-duri halusnya dan dicampur dengan bumbu yang sudah diracik. Setelah bumbu sudah meresap, maka ikan bandeng itu dimasukan kembali ke dalam kulit bandeng yang masih utuh lalu ditusuk pada sebilah bambu kemudian dibakar. Sate bandeng biasa dimakan bersama nasi. Namun sate bandeng tidak lagi diberi sambal tambahan seperti bumbu kacang pada sate lain. Karena bumbu yang sudah meresap pada sate bandeng sangat kental. Ikan bandeng termasuk dalam golongan daftar makanan bergizi. Ikan bandeng memiliki kandungan omega-3 sebesar 14,2%, lebih tinggi dari ikan salmon yang memiliki kandungan 2,6%, ikan sarden dengan 3,9% dan ikan tuna dengan 0,2%. Saat bervakansi ke ibukota Propinsi Banten ini, maka akan sangat mudah untuk menemukan para penjual sate bandeng. Karena sate bandeng banyak dijajakan dan digantung di warung-warung pinggir jalan, seperti depan Mall of Serang, jalan utama Kota Serang menuju gerbang tol Serang Timur. Atau bisa mencoba untuk membuat sendiri bila sudah rindu tanah air. edisi VIII / Desember 2016

39


AYAM GORENG

“HONEY BAE�

Bahan Utama: 4 potong paha atas ayam Chrispy Batter: 70gr Tepung Terigu 30gr Tepung Maizena 10gr Garam 10gr Merica 180gr Air Soda

Saus: 1 Buah Lemon 1 Batang Leek (Bawang Prei) 1 Cabai Merah Besar 3 Cabai Rawit 2 Siung Bawang Putih 2 Siung Bawang Merah 20gr Mentega (Butter) 1 Sendok Teh Terasi (Opsional) 3 Sendok Makan Madu 5gr Bubuk Kaldu Ayam Garam dan merica secukupnya

Oleh: Alexander Gary Tavis Porsi: 2 Orang

Cara membuat Langkah pertama, pembuatan batter:

Langkah ketiga:

Campurkan semua bahan batter dalam mangkuk ukuran sedang. Aduk sampai tercampur merata dan tidak terlalu kental.

-Cuci ayam dan keringkan -Siapkan wajan untuk mengoreng ayam, panaskan minyak dengan api besar. -Masukkan ayam satu persatu ke adonan batter, kemudian goreng. -Setelah 4 menit kecilkan api ke level medium. -Tunggu kembali selama kurang lebih 25 menit, lalu angkat dan tiriskan.

Langkah kedua, bahan irisan: -Iris tipis bawang prei, cabai rawit, bawang putih dan merah. -Kupas kulit dari lemon dan iris tipis bagian kuningnya saja, hindari mengiris bagian putih kulit lemon karena rasanya pahit. -Sisihkan air perasan lemon untuk digunakan dalam pembuatan saus. ​

40

Langkah keempat, pembuatan saus: -bahan yang sudah diiris kemudian ditumis dengan sedikit minyak hingga harum -masukkan terasi (opsional), mentega, kaldu ayam, air lemon, dan madu. -aduk hingga mendidih dan tambahkan sedikit garam. tuangkan saus diatas ayam.


edisi VIII / Desember 2016

41


FUN FACT BASTILLE https://en.wikipedia.org

1. Bastille pada mulanya merupakan benteng dan penjara kerajaan yang dibangun pada 1370, pada masa perang 100 tahun. 2. Pada tahun 1400an, penjara Bastille dikhususkan untuk mereka yang melawan raja. 3. Voltaire, filsuf termashyur dari Prancis pernah menjadi salah satu tahanan Bastille. 4. Jatuhnya Bastille menandai berakhirnya sistem monarki absolut dan lahirnya Republik.

T C A F FUN

5. Hari Bastille dinyatakan sebagai hari libur sejak 6 Juli 1880.

GEREJA SAINT MICHEL 1. Mont Saint Michel dan teluknya, termasuk gereja Saint Michel dan bangunan-bangunan yang ada di area tersebut telah diakui UNESCO sebagai situs warisan dunia. 2. Gereja Saint Michel dan lebih dari 60 bangunan lain di area Mont Saint Michel merupakan bangunan bersejarah yang dilindungi pemerintah Prancis. 3. Gereja ini dibangun pada tahun 708 oleh Uskup St. Aubert yang menurut legenda mendapatkan wahyu untuk membangun gereja di pulau tersebut.

http://www.wallpaperup.com

4. Gereja ini sempat menjadi penjara pada abad ke-19 dan kemudian kembali difungsikan sebagai gereja di abad yang sama. 5. Gereja dan bangunan disekitarnya bergaya unik, yaitu gabungan antara gotik dan romanik.

42


FUN FACT MENGENAL SEDIKIT TENTANG LAVENDER Beberapa varietas lavender (Lavandula) yang dapat ditemukan di Provence, tapi untuk tujuan komersial ada 2 yang mendominasi: murni dan hibrida Kualitas murni (atau “sebenarnya”) lavender tumbuh subur terbaik di atas 700 m. Hal ini dapat menahan kerasnya daerah pegunungan kering Provence ini. Hal ini dibudidayakan sebagian besar untuk minyak esensial, yang dihargai oleh parfum dan produsen kosmetik. Hal ini juga digunakan dalam karangan bunga yang dijual di seluruh dunia. Beberapa panen digunakan untuk memasok kelopak yang mandi lebih dari pernikahan Provençal. Lavender hibrida, atau Lavandin, lebih produktif, dan umumnya tumbuh di bawah 600 m. Hal ini menyumbang lebih dari 90% dari kedua daerah di bawah budidaya dan volume yang dihasilkan. Hal ini terutama digunakan dalam “fungsional” wewangian, dengan kata lain produksi sabun dan deterjen. Satu hektar lavender nyata menghasilkan 15-20 kg minyak atsiri. Hasil untuk berbagai lavender hibrida adalah 60-150 kg, yaitu antara 3 dan 10 kali lebih banyak! Fakta unik: 1. Ratu Marie Antoinette dari Perancis dikatakan telah dihiasi istana kerajaan dengan lavender untuk aroma. 2. Lavender memiliki sifat sebagai berikut: antibakteri, antidepresan, analgesik, antiseptik, cicatrizant, ekspektoran, nervice, dan vulnerary 3. Tunas lavender ditutupi rambut kecil - yang adalah mengandung minyak esensial 4. Dibutuhkan 2-3 minggu untuk kering sejumlah lavender. 5. Berasal dari bahasa Latin kata kerja “lavare” yang berarti ‘untuk mencuci’ 6. Bangsa Mesir Kuno menggunakan lavender dalam proses pembalseman. 7. Aroma lavender menghalangi tikus, lalat, nyamuk dan hama lainnya. 8. Kembali di zaman Elizabethan, lavender digunakan untuk pakaian parfum dan sprei 9. Pada beberapa guru di Perancis, lavender digunakan untuk menenangkan siswa mengganggu dan saraf.

UN FACT


PPI ALSACE: N

44


NUSANTARA

edisi VIII / Desember 2016

45


46


edisi VIII / Desember 2016

47


48


edisi VIII / Desember 2016

49


50


edisi VIII / Desember 2016

51


Salut Edisi 8  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you