Kliping Berita Senin 19 Januari 2015

Page 1

KTIPINGMEDIA BAOIAI{ IIUII{A$

$[IDA PUIBAINGOA

SENIN, 19 JANUARI 2015

Jembata n Gatot Subroto Rp 14M ffi Pembebasan Tanah Selesai

but"tutumya-

PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan membangun

Epiberakhir dengan gagal lelang. Salah satu penyebab adalah keengganan rekanan ikut lelang karena harga satuan Pekerjaan

'Jembatan Gatot Subroto diDesa Karangtengah, Kecamatan Kertanegara. Anggaran untuk pratekau,

ini terletak sekitar

ma- Jembatan akan dibangun tahun

ini," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPLI Sigit Suboto. Dia menyebutkan, jika Pem-

mirip dengan Jernbatan

epakati bersama antara Pemkab dan pengusaha jasa konstruksi," imbuhnya. (FlG57)

(DED). DPU sedang merevisi

ume pekerjaan tetap.'Setelah revisi

harga, kami akan kirim ke LILP

Rembang. "Jembatan lama nanti hanya untuk arus kendaraan dari arah Bobotsari. Sementara itu,

untuk pelelangan. DiharaPkan Februari lelahg sehingga awal

jembafan baru unhrk ams dari arah

Oimutai," ungt<apnya"

Rembang." ungkapnya.

PembebasanTirnah

Maret pekerjan fisik sudah bisa

Tentang pembebasan tanah,

ujar Sigit, sudah selesai. Semua tanah yang akan

.

terkuraproyekitu

sudah mendapat ganti rugr Pada

dialihkan lewat jembatan baru.

akhirDesember2Ol4. 'Untuk pembebasan tanah inr Pemkab menghabiskan RP 600 juta dariAPBD 2014. Jadi, sudatt tidak ada kendala lagi untuk mem-

Jembatan dibangun dengan beton

ulai pembangunanjembatari terse-

lama hanyaempat meter. !'Jika suanr saat jembatan lama rusak, seluruh anrs kendaraan akan

,

harga nrenggunakan standar h4rga sahran baru unfirk garnbar dan vol-

bangunan jembatan baru ini selesai, dapat memperlancar arus lalu lintas jalur Kecamatan Bobotsari-

Menurut Sffi jembatan baru nanti lebih lebar daripada jembatan lama. Lebar jembatan baru enam meter dengan panjang 60 meter. Adapun lebar jembatan

yangrendah. "Karena itu sekarang jembaharga satuanbaruYang sudah dis-

Linggamas,'i paparnya. Saat ini DPU sudah menyelesaikan Pembtatan detail engineering design

empat meter di selatan jembatan la-

:=--=r'-\-.----F

BAGIAN HIJMAS SETDA KABLTPATEN PURBALINC,GA

P&a20I4,

tan dilelang lagi menggunakan

menyelesaikan proyek ini Rp 14 miliar. 'Ternbatan

Proyek jembatan ini sebenamya sudah dilelang


__r''------

':.:-- \l-+Te/etak di Desa Karangtengah,

Tid*Gagatletan gtagi

P,I,LRtsAI,IIIIGGA-

*^*-.;.__, . . . harga sAtuqn. ^*"* Hal ini berdarnpak besar. Kalau ridak diperhi_ 'g#ffiff; tungkan, tidak ada lagi yang proyek pembangunan vv'rus,rxurr4r, 46,....-.... +* y lama

X**i *I

Jembatan Gatot

S-ubroto ildf*" ${.,, q

ilhfiA;ffi;t"6fi

B.;;Se

i,*iHs,il;",;"d,T ="'"'r-56t1':t:altaul:r ffi". iEi

rrv lir**,

adalah

r

.dh..

ja-

r_lanutamaPeng-

,

3:jgii:t_I

sari.Rembang.

lr"*si ffiffiffi'{P.*tat*n* ffin;*X;;: r:1ni::i;e*,'3,:[ sigat llukturirAh;; ';;;;;";; iil iidlklagi,orpui Ielang seperfi pada ,rr.I,G#-d[";i"w,,' ;u*i*., kedua keca=

ffi

;K;; ffno,fu*alinggaMukharir Ahntad. .,_

ikut

memanrau

.be!!r-ap4 hal.krusial dalam

Pep,barigunrurjembatari,ini. ,. proyef

ili; yuito-

râ‚Źnraflg indeks

\1

._ __t \

-\-

mendaftar," papamya. Hal Iain yang dikawal, lan. jut Kerua Fral<si pKS ini, artalah masalah adminisffasi dan ada tidaknya rekanan yang bermi_

nat mengikuti lelang proyek tersebut.

Karena

itu Komisi IV

berharap, dengan masih ada

waktu yang panjang untuk proses pelelangan ini, ada

rekanan yang bersedia mendaf_

tar. (FlG.57)


-n*

-lf-q o

zo '=

E,': :l

a =

. : ::..

R

3 S

\) B O^ q)

P

S Va

U q)

q

\) OO

ll >\

\ ri

\) 4

p N<

Fr

\\

lN L1

e N

.i tr t{

.l

Fa


KLIPINGMEDIA BAGIA}{ IIIIII{A$ $HDA PURBAIilGOA

SENIN, 19 JANUARI 2015

tlll enanti M anfaat

Jembatan tinggamas DUA pemimpin kabupaten yang bertetangga, yaitu Purbalingga dan Banyumas bertemu di sisi Sungai Klawing yang kinisedang tenardengan batu akiknya, Kamis Wage 1g Juli 2012lalu.

Kala itu Bupati Banyumas masih dijabat Mardjoko dan Bu-

pati Purbalingga masih dijabat Heru Sudjatmoko. Pertemuan tersebut menandai dibangunnya

jembatan yang digadang-gadang akan memberi manfaat me-

limpah bagi kedua warga kabu-

Mulai dihamgr.:m 19 Juli2012

paten bertetangga itu. "Linggamas akan berdampak

Se?esai d;t")3ngildl Masih dalam tahap penyelesaian

pada perkembangan wilayah di sekitamya," tutur Heru yang di-

Paniang

aminiMardjoko.

140 meter LeOaf 9,5 meter

Manfaatyang akan didapat di antaranya berkaitan dengan rencana pengembangan Lapangan Udara Wirasaba menjadi banCara

Pr;i'Baiirng96 Tahap I Bp 10 miliar (pemkab Rp 7,5 miliar dan Peniprov Jateno ( Rp 2,5 miliar), tahap'il Rp 7,5 " miliar, tahap ilt Rp 3,4 miti'ar

komersial. Hal itu pula yang membuat Pemkab Banyumas serius mendukung pembangunan

jembatan yang kemudian diberi nama Linggamas, kependekan

!:iij syrri::1iig

arlumas. Sebab, meski keberadaan Bandara Wirasaba di Purbadari Purtralingga-B

Total untuk tiga tahap Rp 20,g76 mrltar

lingga namuri dapat menjadi titik

Sumber: Arsip berita. Wawancara pelbagai pihak. (K17-)

pengembangan wilayah Jateng bagian barat.'Tembatan ini akan

memudahkan akses menuju KEBERADAAN Jembatan Linggamas harusnya bisa lebih dimaksimalkan sebagai jalur ekonomi antara Purbalingga-

Banyumas, karena lebih hemat waktu dan biaya.

ffi

Bandara Wirasaba dan akses ke

wilayah timur Purbalingga," ujarMardjoko. Meski tarnpuk pimpiuan Ka-

bupaten Bany urnas herganti. pembangunan jernbatan tersebut terus dilanjutkm" Pada masa ke-

pemimpinan Bupati Achmad Husein.jembatan tersebur akhirnya selesai.

fuPk+**

::id1#

ADANYA jembatan itu juga jadi alternatif jalan ke

Purbaligga semakin banyak, sehingga bila dijalan lain padat atau rusak bisa lewat Jembatan Linggamas. ,. r:

_lj

B.q.GIAN HLTMAS SE,TDA K.qBUPATEN PLTRBALINGGA

Pembangunan juga sempat tersendat, lantaran kontraktor yang mengerj akan pembangunan jembatan itu tak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat wak-

e-=::


tu. Meski pembingunan baru tuntas sebatas badan jembatan dan belum selesai secara keseluruhan.

Namun harapan akan manfaat dari jembatan tetap menyala.

Salah satu datang dari para pengusaha angkutan pedesaan

(angkudes). Ketua Koperasi Angkutan Pedesaan (Koperades) Banyunas, Ali Masmri, berharap adanya sarana ifir dapat menjadi nayek bam bagi angkudes.

-

Ia mengaku siap menempat-

kan qmadanya ke jalur trayek tersebut bila ternyata setelah dilakukan survei trayek tersebut I iki potensi penumpang yangbaik. Bak gayung bersambut, Di. mem.i

nas Perhubungan Komunikasi dan Informatika

@inhubkominfo) Banyumas sejauh ini pun sedang menyiapkan trayek dan akan melakukan suryei kelaikan

hayek.

BelumDiputuskan Dikarakan Kepala Bidang

- Lintas Ialu

dan Angkutan Jalan @LA.I) Dinhubkominfo Banyumas, Agus Sriyono, pada prinsipnya terkait pembukaan hayek angkudes, kedua kabupaten yakni Banyumas dan purbalingga sudah setuju. Namun pengoperasian armada di trayek itu masih belumdiputuskan. "Jalan akses menuju Jembakn Linggamas masih masih

Padahal sebelum ada jembatkondisinya sepi. 'APalagi kalau proyek pelebaran jalan menuju Jembatan Linggamas telah selesai, dipastikan akan lebih ramai lagi karena sernakin banYak kendaraan i:ermotor Yang rnelintas ke sini," katanya. Dijblaskan, keramaian di jalan menuju Jembatan Linggamas dipastikan akan meningkat ketika nanti akses kendaraan angkutan umum telah masuk. an

Apalagi jembatan itu cukuP mernpersingkat waktu temPuh antara Banyumas dan Purba-

lingga.(Gayhul Dhika Wicaksana, Susanto-17)

dalam tahap usulan, atau sudah akan dilaksanakan saya belum tahu. Jadi di 2015 kami baru sebatas melakukan surveimte dan junrlah armada " ucapnya. Tak hanya awak angkucles, manfaat adanya Jembatan Linggamas temyata juga mulai diei_ cipi warga sekirm. Hal itu tak iepas dari munculnya kerzurraian warga pemanfaat Jembatan

Ling

gamas yang ternyata menjadi peluang tersendiri bagi warga Warga Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Agus Nugroho (52). mengatakan sepanjang 3alan menuju Jembatan Linggamas kini telah ramai warung hingga pedagang keliling yang


Pengiriman Material SempatTerhambat PEMBANGUNAN Jembatan Linggamas rupanya sempat kecipratan insiden ambruknya Jembatan Comal

beberapawaktu lalu. Pasalnya, jalur tengah dan selatan yang tiba-tiba dipenuhi truk membuat pengiriman material tersendat. Beruntung hal itu tak sampai membuat pekerjaan pembangunan molor.

Menurut Mandor Proyek Jembatan Linggamas, Mamat, dariCV ManikMulya, ketika ilu materialyang masih ditunggu yakni berupa pelat besijembatan. Bila material

itu belum datang pembuatan oprit, pengaspalan, dan pengecoran juga belum bisa dilakukan. Meski demikian, saat itu ia tetap yakin pengiriman

material yang jadi sedikit lebih lama akan membuat pekerjaan jembatan yang melintasi Sungai Klawing tak molor.

Keyakinanya terbukti karena ternyata jembatan selesai tepat waktu di akhir tahu n 2014.

Dalam proyek pembangunan itu Banyumas hanya kebagian membangun satu bentang daritotaltiga bentang yang ada, dan untuk menyelesaikan satu bentang jembatan saat itu dibutuhkan sedikitnya 408 pelat besi. "Ada sekitar 408 pelat besi yang dipasang sebelum proses pengecoran. Sebelum dipasang besi juga sudah dipasang pipa PVC untuk aliran air," kata dia.

Bervariasi Adapun mengenai ketinggian besi sebelum dicor, menurut Mamat, bervariasi. Besi yang berada di bagian tengah memiliki tinggi sekitar 29 cm, sedangkan untuk sisi-' sisijembatan ketinggian hanya sekitar 20 cm. Hal itu dimaksudkan agar air, terutama airhujan dapat mengalir ke sisijembatan dan masuk ke pipa PVC. "Panjang jembatan yang menjadiwilayah pekerjaan di Kabupaten Banyumas sekitar 45,1 5 meteratau sepefiiga dari total Jembatan Linggamas," ucapnya. Saat itu beberapa harisebelum perayaan ldulAdha,

Mamat dan pekerja lain telah berhasil menyelesaikan pekerjaan pemasangan pelat besidan pengecoran lantai jembatan. Dengan demikian hal itu sesuaidengan target

yang dibebankan. "Alhamdulillah selesai juga," katanya.(Gayhul Dhika-17)

i:

\


a

:"

--"- \l

PicuPerfumTuhan Sektor Perekonomian PEMBANGUNAN infrastruktur seperti jembatan, menurut dosen peren-

canium pembangunan Fakultas Ekono-

mi Bisnis Unsoed, Sri Nugroho Purborahayu, memiliki korelasi erat dengan pertumbuhan sektor perekonomian. Menurutnya, terkait dengan pembangunan Jembatan Linggamas yang

SM/dok

menghubungkan Kabupaten Purbalingga dengan Kabupaten Banyumas tentu juga dapat memicu pertumbuhan perekonomian di kawasan yang di-

hubungkan oleh jembatan tersebul "Infrastruktur yang memadai amat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan sektor perekonomian suatu kawasan," jelasnya. Menurutnya, dengan infrastrukur yang memadai tentu arus distribusi barang dan jasa akan menjadi lebih lancar. Jembatan tinggarnas terutama akan memperlancar distibusi barang dan jasa dari Kabupaten Banyumas ke Kabupaten Purbalingga atau sebaliknya.

Hal tersebut tentu akan memicu pertumbuhan sektor perekonomian di dua kabupaten itu atau batrkan meluas hingga kawasan lain di sekiramya.

"Jembatan itu memperpendek jarak arrtara Banyumas dan Purbalingga. Dari segi traniportasi ientu akan menghemat biaya karena lebih dekat, bahkan akan menjadi penunjang pertumbuhan kawasan lain bila bandara telah beroperasi," papamya. Kemudahan transportasi itulah yang tentu akan menggairahkan kegiatan perekonomian, sebab secara sederhana sebuah kegiatan usaha tentu didirikan juga dengan pertimbangan transportasi. SiUuah lokasi dengan akses fansportasi mudah, tentu akan menjadi stategis yang amat diminati pengusaha. Ia menarnbahkan, tidak kalah penting dari pembangunan sarana infrastuktur tentu perawatan. Bila ffiastruktur telah tersedia namun dalam kondisi yang tidak baik, justru menghambat kelancaran transportasi. Karena itu, soal perawatanjuga perlu diperhatikan. "Semakin paruang kilometer sebuah jalan dibangun, tentu biaya perawatannya juga tinggi. Inri perlu dipersiapkan," katanya. (Gayhul

Dhika-17)


BUKAN.saja menciptakan peluang usaha, keberadaan proyek tersebut temyata juga membuat harga tanah di sekitar lokasi jembatan meroket. Salah satu warga Desa Petir, Kecamatan Kalibagor, Sutarjo, mengatakan harga tanah di sekitar jembatan sekitar Rp 2 juta-Rp 3 jutaan untuk satu ubin afau ukuran 14 meter persegi. Namun ia memerkirakan saat proses pembebasan harga akan meningkat. "Kami ingin harganya lebih tinggi dari saat ini," kata dia. Ia mengaku, bagian halaman rumahnya bagian utarajalan bakal terkena pembebasan selebar satu meter. Sementara bagian selatan jalan akan terkena selebar dua meter, "Belum ada musyawarah soal kesepakatan harga" tapi patokpatok batas pelebaran jalan sudah dipasang," katanya. Sementara menurut Titik, warga Desa Petir, Kecamatan Kalibagor, harga tanahbahkan sudah mencapai Rp l0 jutaper ubin. "Beberapa waku lalu saja sudah Rp 6 juta per ubin, kalau saat ini sudah sekitar Rp I 0 juta." nrnr pemilik toko kelontong yang juga bemiat menjual

tanah

miliknyaitu.

Sejauh ini seperti terlihat di lokasi, kondisi badan Jembatan Linggamas sudah selesai dibangun.

Namun jalan akses yang direncanakan belum dimulai pembangunannya.

Relatif Sempit Untuk menuju Jembatan tersebut, menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga

(SDABII{) Ban}umas, kawadi, sementara masih menggunakan jalan dari Desa Petir. "Jalan itu sudah kita perbaiki, rurmun memang relatif sempit." jelasnya. Sementara mengenai pembanguran jalan akses, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jem-

SDABM Banyumas, Aktrmad Tofik, mengatakan sejauh ini proses pe5nbebasan lahan untukjalan alaes masih sebatas perencanium. Nantinya jalan akses akan menyambung dengan jalan raya Sokaraja-Banyumas tidak melalui jalan masuk saat ini yang melewati Jalan Raya Sokaraja-Purbalingga. "Jalan akses direncanakan sepanjang 3,2 kilometer dengan lebar tujuh meter," katanya. (Gayhul Dhika- 17) batan Dinas

SM/Dian Aprillianingrum . DIUNTASI KENDAMAN I(ECIL : Jalan menuju Jembatan Ling gamns selnentara baru dnpat dilintasi ken"darann kecil seperti sepedn mator dan nniil pnbadi.( l7)


/'/\ ---'

-'--. '-

t\

E

e o

EN-

:l'*'

& *'

AY

<q 6e

as =!3

ao a q

-k"

q

L-ffifl !

.F

$ 5 .1.

€ !

4 !

B

M OO

\] !

ql

.S !

a q

* .l

z k { ffi.n'

ffi" *.-

FI i.ligs+- iiEF#

s -h.j \


KLIPINGMEDIA BAGIAN IIt]l}{A$ $XMA PURBAINGOA

SUARA MERDEKA 1

SENIN, 19 JANUARI 2015

luhan War ga, Operasi Pasar Elpiji Digelnr Thn g g api Ke

punrailNcca

- Dirut Perindustrian Perdaganlan dan Koperasi (Dinperindagkop) Pur-

balingga bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Iliswana Migas) Banyumas menggelar operasi pasar gas elpiji tiga kilogxam di tujuh kecamatan,

Sabtu(l7il). Tujuh kecamatan itu meliputi

Bukateja. Rembang. Karang-

ut 1,*, futigundang, Padamara,

elpiji tiga kilogram. Meskipun

Kejobong dan Mrebet. Operasi pasar ini juga akan digelar pada Rabu (21i1) dan Jumat (241I)

demikian, dia memastikan kelangkaan elpiji melon ini tidak akut seperti yang terjadi di daerah lain.

untuk kecamatan lain.

LangkahPenertiban

Kepala Dinperindagkop Purbalingga Agus Winamo mengemukakan, operasi pasar itu berlangsung sebagai respons masyarakat atas keluhan di wilayahnya yang kesulitan mendapatkan

"Ini hanya antisipasi jangan sampai ada gejolak di masyarakat. Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan, tapi di beberapa kecamatan,

warga mengaku sulit mendapatkan," papardia. Menurutnya, kesulitan menda-

patkan elpiji tiga kilogram

ini

mungkin akibat migra-si para pengguna elpiji 12 kilogram ke tiga kilogram. Ada indikasi penggunaan elpiji tiga kilogram itu tidak tepat sasaran.

"Karena itu ke depan kami melakukan langkah-langkah perertiban penggunaannya. Selain itu

di setiap pangkalan juga wajib menyediakan elpiji 12 kilogram. Dengan demikian, penggunanya tidak heralih ke tiga kilogram." ujamya. Sementara itu, Koordinator Daerah Elpiji 3 Kilogram Hiswana Migas Baryumas Wilayah PurbaSM/Ryan Rachman

OPERASI PASAR : Dinperindagkop Purbalingga dan Hiswana Mirus Ban;.vumas menggelar operasi pasar elpiji tigakilogran' li Pasar l-osari, Kecamntan Rembang, Sabru (

lingga Hendi mengemukakan, selama operasi pasar itu, ada penambahan kuota fluktuatif dari kuota harian. Pada operasi pasar ini, setiap kecamatan dijatah 560

tabung gas tiga kilogram. Tiap

17/1). (57)

abunt dijual sesuai

dengan harga

eceran tertinggi GmT) RP 16.000. "Memang biuryak warga Yang

belum memanfaatkan operasi pasar ini. Paling banyak di salah

BAGIAN HI]\.{AS SETDA K.{BLTP{TEN PLTRB.{LINGGA

,utu k""o*utro hanya terjual 40 tabung. Ini berarti masYarakat memang sudah tidak kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram, " ungkapnya. (H82-57)


KTIPINGMEDIA BAGIAil II[]IIA$ $EI'DA PURBAII}'IOOA

$uems ffiH*r}Effie SENIN, 19 JANUARI 2015

hrrbalinggaGeqiot Promosi Pariwisata PTIRBALINC,GA DinasKebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga iOinLuOparpora) akanmenggenjotpromosipariwisa_ ta snara online.Metode ini dinilai lebih efeh df untuk mengangkatpotensi pariwisata Kepala Bidang pariwisaa purbalingga

.-

Prayitno, mengatakan, promosi orllr" melalui media sosial seperti Facebook,

Trio"r,

danpress releaseke bertagai media

daerah lain belummenambah destinasi wisa_

taatauwahanawisatabaru.

awam.

Ketua Komisi Itr DPRD purbalingga Achmad Syaebani mengungkapkan, dalarn

lylilte-sy:a media promosi wisita yang

berbagai kesempatan menerima tarnu atau

media elektronik radio.

hr4jungan kerja ke luar daerah, Komisi Itr DPRD Rlbalingga mengaku ikut memban_

dikelola Pemprov Jateng, dan juga

-im,i

'Memang kami jarang mengjktfi evmt pameran wisata dalam skala nasional, karena ketertatasan anggaran promosi. f"api f.u*i

tetap mengoptimalkan promosi online dan offiine," kata dia, Jumat (16ll), di sela_sela kunj ungan DPRD purbalingga.

MediaLuarRuang promosi ffiine, sambung dia, -.- YrJuk dilahkan melalui media luar ruang sipeid laliho, promosi melalui media

""t

t, p"ry-

Dia mengungkapkan. persaingan destinasr panwrsata yang makin ketat antarkabu_

paten harus segera disikapi. Terutama saat

BAGIAN- HLIMAS SETDA KABTIPATEN PI-]RBALINGGA

:

Prayitrojuga menyarnbut positif dukung_ an dad semua pihak untuk mernbantu meri_ promosikan pariwisata purbalingga. Baik anggora Komisi III maupun misyarakat

tu promosi pariwisata purbalingga. A.3lory selalu menjadi ikon andalan yang mudahdikenalkan.

Da mengatakan, Kabupaten Rrbalingga ryng ryerupakan tempat kelahiran eangirna

Besar Jenderal Soedirman memiliki sejum_ lah destinasi wisata lain seperti Gua Law4 Sanggaluri Park, Taman Wisata purbasari Pancuranmas. dan yang saatini sedangdirin_ tis Museum Usman Janatin di Desa nukateja "Kami juga tak segan-segan membawa brosur tentang pariwisata ftubalingga urtuk

{!lgi!q (K3s-ss)

tepada para ramu,

"

kara Syaebani.


KLIPINGMEDIA BAOIN IIU[{A$ $[IDA PUIBAIJNOOA

SENIN, 19 JANUARI 2015

Rumahludes Terbakar ffi Ditinggal Juralan KALIGONDANG - Kebakaran terjadi

pada Sabtu

1 RIil2' Desa tfZlfl pug,. n"^"t Lasiah (m), wargafl dilalap api' ludes Kaligondang S"f*"g#", Kecamatan tapi kerugian itu' jiwa kejadian dalam [otuan iii"r.-io"

materi RP 5Ojuta. Kejadianitu diketahui

sk'Flil#i i a* 1

pe{ary-k$

etu nittiana

(

o]eh dua cucunya'

14) sekitar pukul

07'30'

rumah Saat itu mereka yang rumatlrya berclekatan-dengan melihat keduanya u.taia a har' Tiba-tiba rebal dari atas rumah sang nenek' asao *-'riutut U..rnir. itu kemudian berteriak meminta tolong tersebut' oada orans di sekitarrumah' Mendengar teriakan '-*r,â‚Ź;k;T;

;;;;"drh

rumah dan mendatangi lokasi' Mereka

seadanya' .U**'*ufru *"*uOamkan api dengan peralatan (damkarl dihubungi' pun i;"*g^ p"*"aam kebakaran ' i"ru"g berapa lama, dua unit mobil damkar datang menjike lokasi. Betsama warga, mereka bahu-membahu

-"ffi

*"ti""

.r:"eo merahlselam kemudian' ani.bary

.bis1

rsrnya dipadamkan setelah rumah semipermanen dan +udes.

TlurgkuMenYala -*fl"p"f"

pirlsek Kaligondang Ajun. Komisaris

SS

olah tempat Udiono beserta para anggot'anya melalcukan penyebab i.uiaAian perkara GKFJ untuk menyelidiki ffirkard tersebui. Kepala Sub-Bagian Humas Polres i'-ru"rirgg" n:un Komisaris Sitowati mengungkapkan'

d* kdt*g; yang pihaknya himpun' kebakaran itu dari tungku ----Efifif Yang masih menYala' **uh sehari-hari membuat rempeyek dan **.j;.hy" di pasar. Pada malam hari sebelum kejadian' pukul

;;iltd;"i

membuat rempeyek dan sekitar

hZ,oO. L*u Au pergike pasarunnrkmenjualdagangannya' 'ilt"vria *u"t^ mEninggalkan rumah' tungku untuk

memasakmasihmenYala. --yang 'Karena di sekitar tungku terdapat benda-benda api pun kering' suluh dan blarak sepem rrrudah terbakar membakar irret"mbet membaiamya lalu membesar dan ujar dia' rumah semipermanen milik Nenek Lasiah"' frUin lanjut, Sitowati berpesan kepada nrasyarakat' kembali aear lebih waspada untuk mencegah kebakaral meninggalkan pernall jangan diminta W*ga Llrf"t c. "Pastikan api t*gttu

--

**"n

?uf"t""keadaan

1Try1?

benar-benar padam," imbaunya' GI82-57)

B,,\GIAN

HLT]V{AS SETDA

KABLIPATEN PLIRBALINGGA


KTIPINGMEDIA BAOIAil Iil][{A$ $XMA PIIIBAIfiOOA

SUARA MERDEKA SENIN, 19 JANUAHE

2{]X S

KEMANGKON - Tak kurang dari 300 unit rumah tidak layak huni di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon hingga kini kondisinya memprihatinkan. Meski pada tahun lalu sudah masuk pendataan daq verifikasi; realisasi perbaikan hingga awal 2015 belumjelas. Ratusan rumah itu masih tidak layak huni karena kebanyakan dalam satu rumah masih bercarnpurjadi satu antara ruang dapur dan ruangan lain. Misalnya fungsi kamar tidur sekaligus ruang tamu. Di sisi lain rumah itu jugabanyak yangrusak.

.Kppala Desa Kedungbenda Tosa kemarin mengungkapkan, lebih dari 300 rumah yang membutuhkan lmatuan pemerintah. Namun, pihaknya tidak dapat mempertaiki. Saatini desamengandalkan programpemerintah.

,seperti program stimulan perbaikan rumah keluarga rniskin (PSPR Gakin) yang kuotanya hanya sedikit. "Terakhir rumah-rumah itu sudah masuk ke verifikasi program Kementerian Perumahan Rakyat. Namun, tetap belum ada titik terang. Mungkin masih membutuhkan verifikasi kembali di Pemerintah Pusat. Dari yang kami usulkan 500 rumah, hanya 300 yang masuk nominasi," paparnya.

Pihaknya tetap berupaya jika ada program sejenis PSPR Kakin akan secara bertahap mengusulkan rumahmmah itu untuk mendapatkan perbaikan. Tujuanny4 agar rumah tak layak huni itu semakin terkurangi. "Masyarakat sangat terdukung dengan telah rampung pembangunan Jembatan Linggamas. Namun, untuk mendukung kehidupan sehari-hari tetap membutuhkan rumah layak huni," tandasnya; Sementara itu, di Dusun I juga masih banyak rumah yang tak layak huni. Bahkan ada yang sudah tak layak huni masih ditempati. Kadang karena rumah tak terpelihara dir inggal merantau, kondisinya makin rusak.

DanaStimulan Seperti diberitakan, penerima PSPR Gakin kini bisa bemapas lega. Pasalnya dana bantuan stimulan yang semula hanya Rp 2,5 juta setiap rumah naik menjadi Rp 3 juta

per rumah. Satu desa/kelurahan dijatah tiga rumah. Frogram sejak 2003 itu diyakini mampu memangkas adanya rumah tak layak huni dari keluarga miskin. Senrentara itu, sejumlah kriteria rumah tidak layak huni

yang berhak menerima fasilitas PSPR Gakin, antara lain rumah dan tanah merupakan milik warga. Secma fisik lantainya tidak kedap air, luas lantainya kurang dari delapan meter persegi per orang, dinding dan atap dari bahan yang tidak ahan terhadap penetrasi hewan, angin dan air. Selain

itu rumah kurang ventilasi dan kurang sinar matahari. (r{82-s7)

BAGIAN HLII\,{AS SETDA KABLTPATEN PLTRBALINGGA


KTIPINGTMDIA BAGIN III][{A$ $[IDA }IIIBAINffiA

SUARA MERDEKA SENIN, 19 JANUARI 2015

Kemenangan yang

MenumbuhkanAsa Prmain Persibangga PURBALINGGA - Kemenangan mengejutkan Persibangga Purbalingga pada laga pembuka Bupati Cilacap Ary Q7l2), membawa kegembiraan sekaligus menumbuhkan asa bagi pengurus dan pencinta Hub Kabupaten Perwira itu.

Laskar Soedirman datang ke Cilacap dengan materi seadanya. Mereka terdiri atas

pemain lokal yang belum pernah bermain oada liga profesional, ditambah lima pen,'irr binaan Puslat Cilacap, juga masih pemul. Dalam pcr 'ndingan itu, Persibangga yang dipandu r, "n Imam mengalahkan tuan rumah PSCS u'lacap 2-l.Padahal, PSCS bermateri pemaiu-pemain yang ratarata sudah tiga musim dalam Divisi Utama dah didukungribuan suporter: Setelah laga, Martoyo yang memimpin tim Persibangga ke Cilacap tak bisa banyak berkomentar. " Kami menang hanya karena beruntung. Tuhan memberikan berkah kepada kami yang sedang kesulitan keuangan." Perlu diketahui, Persibangga belum pasti

bisa mengikuti kompetisi Divisi Utama 2015. Pasalnya, klub itu menghadapi masalah keuangan, bahkan masih menunggak gaji

awaktimmusimlalu.

BAGI,{N HUMAS SETDA KABLI?ATEN PLTRBALINGGA

ButuhKepedulian Sebelum Bupati Cup diputar, Martoyo mengatakan, keikutsertaan dalam Bupati Cup untuk menggugah para pembuat kebijakan di Kabupaten Perwira untuk peduli terhadap klub kebanggaan warga. Biaya tim ke Cilacap ditanggung Martoyo pribadi. Ketua Laskar Braling Mania (suporter

Persibangga) Bangun Irianto berharap kemenangan itu membuat insan sepak bola

Purbalingga terpanggil untuk mengatasi masalah klub. Seperti diketahui, Persibangga Purbalingga mengalami persoalan keungan, yang hingga sekarang masih men-

jadi pekerjaan rumah yang belum terpecahkan.

"sayang sekBli kalau sampai tak ikut Divisi Utama, sementara tim-tim tetangga sedang bersiap."

Persibanggd masih berhak mengikuti putaran Divisi Utama 2015, karena pada kompetisi musim lalu menduduki peringkat

tVGrupltr. Dalam grup itu, dari 10 peserta, dua tim terbawah mengalami degradasi ke Liga Nusantara. (bd-55)


KLIPINGMEDIA BAGIAN IIUI',IA$ SEIDA PI]RBAItrOOA

RadarBanYrrmas

r senin

Pon 19 Desember 2014

telangqg4detry P etugasPai[cir]htapl{aik PURBALINGGA -Lelang pengelolaan Parkir di Kahupaten Purbalingga akhirnYa benar-benar gagal karena tak

diminati rekanan' Namun demikian, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infor-

matika (Dinhubkominfo

)

tetap akan menaikkantarget

pendapatan asii daerah (PAD) dari sektor PerParkiran' SayangnYa, Dinhubkominfo masih bungkam terkait

berapa besaran kenaikan

PAD perParkiran dan kenaikan setoran dari Petugas

parkir itu. "Kami akan memPerbaharui perjanjian kerjasama dengan Petugas Parkir' De-

ngan adanYa Pembaruan kerjasama itu, maka dengan sendirinYa Prosentase seto-

ran parkir juga akan naiki'

Dinhubkominfo, brs Yonathan Eko Nugroho' jela s kep

aJ

a

Yonathan mengatakan, besaran kenaikan PAD mau-

atas ketentuan Yang ada.

Mi-

salnya parkir sePeda motor bukanRp 1.000, tetaPiRP 500. f

adi jika menYerahkan uang Ie-

bih, masYarakt harus akrif meminta kembalian. Iika Petugas parkir tidak mau, laPorkan saja kePada kami dengan bukti yang adai' jeiasnYa.

Namun, Yonathan juga

belum bisa memastikan akan memberikan sanksi tegas berupa pemutusan kerjasaarkir Yang

kepada juru Parkir Yang

Aktrir tahun ialu, BuPati rnemutuskan pengeloiaan Parkir

tepi jalan umum akan dilalarkan oleh pihak ketiga. Sehingga, akhirnYa dilakukan

IU X{:\S SETL}-\ KARL-P

siap melakukan Pembinaan

nakal, termasuk menggelar operasi turun ke laPangan, jika ada laPoran dari masyarakat.

umum. Namun, dalam Perkembangannya Ielang tersebut, tidak diminati oleh Pihak ketiga. Hingga, dua kali masa Penawaran lelang, tak ada satu pun pihak ketiga Yang me-

ngajukan penawaran. Sehingga, Dinhubkominfo me-

-i -{lLN PLiRB:\I.i\

LiCi.

\

P

nakal. Dia hanYa mengaku

lelang parkir tePi jalan

lGlang Sambungan dari halaman 7

1

di beberaPa titik. "Kami iuga meminta Peran serta masYarakat, unnk tidak memberikan uang Parkir di

parkir itu masih menunggu petunjuk dari BuPati Purbaiingga Drs H Sukento Rido

setoran Parkir mengalami kenaikan, retribusi Parkir

L\\

sesuai perda bakal diPasang

ma, terhadap i uru

nathan mengatakan, meski

L]-\G

masyarakat harus tetaP sesuai dengan Perda tentang retribusi Parkir. PihaknYa sudah menYiaPkan antisipasi agar Para Petugas Parkir tidak seenaknYa memungut tarif parkir dengan melampaui perda. BeberaPa sPanduk dan Plang tarif Parkir

pun setoran dari Petugas

Marhaendrianto MM. Yo-

I

yang dibebankan kePada

I

ke hal. 10

nyerahkan kepurusan selanjutnya kePada BuPati, aPakah

tetap dikelola oleh Pihak ketiga dengan menggelar kembali lelang lanjutan. Atau kembali kepada Pengelolaan

parkir lama, Yakni dengan iangsr.rng kePada Petugas

kir.(tya/bdg)

P

ar-


-L\


KLIPINGMEDIA BAOIA}{ II[][{A$

Radar Baqlumas r

$[IDA IIIIBAIil{ffOA

sENrN poN 1e JANUART 2015

KenRagil Resmi Nlalon Bacabup Kembalikan Formulir Melalui PDIP PURBALINGGA- Ken Ragii Tr.tr1'ono dan BarosYad, resmi

rnengembalikan berkas formulir pendaftaran ke Seke-

mendaftarkan diri sebagai Bacawabup. Pendaftaran rencananya ditutuP Pada Selasa

(20lI) mendatang.

Selain dua'orang itu, masih terdapat sejumlah nama lain yang belum mengembaiikan iormulir. "Nama-nama tersebut

tariat DPC PDIP Purbalingga, Sabtu (17lr). Masing- masing mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil BuPati. Sutrisno, salah satu Petugas sekretariat DPC PDIP Purba-

sud.ah mengambil formulir

lingga menga[akan, Ken Ragil

beium mengembalikan ma-

mendaftarkan diri sebagai Bacabup sedangkan BarosYad

I

beberapa wakru lalu baik datang

sendiri ataupun melalui utusan,"

jelasnla, Minggu (18/1)"

Nama-nama Yang sudah mengambil formulir namun

Bacabup. Sedangkan nama Yang mengambil formuiir sebagai Bacawabup dan belr'r.m m engem-

balikan masing-masing Ambar Budi Yurvono (Bendahara

DPC), Sidik Purwanto (Ke-

palaKPAD), HM Ichwan (Sek-

teraris DPC) dan Khodirin (Fungsionaris DPC PDIP).

(Sekda), Sukento Rido Mar-

0

lGnBagil

"Masih ada waku dua hari bagi mereka untuk mengembalikan formulir. Yaitu tanggai 20 Januari besok," tambahnya.

Seperti diketahui, suhu politik di kabupaten Purba-

kutif tiga nama muncul mencalonkan diri dan me-

ngambil forrnulir meialui PDIP, yaitu bupati, wakll bupati dan sekda. Sedangkan lainnya merupakan pejabat di lingkungan pemkab.

Wakil Ketua DPC PDIP

SH mengatakan, seiama bakal calon yang

Tongat

sebelumnya mengambil for-

lingga menjeiang Pemilu-

mulir belum mengembali-

kada bupati dan wakil bupati

kan, maka belum bisa disebut sebagai calon. Usai terjaring, maka sesuai mekanisme internal, akan dilaporkan kepada DPD dan DPP. 'Apa yang dilakukan kami

mulai terasa. Mulai dari penjaringan lebih awal oleh PDIP, kemudian sikap partai lainnya yang memiiih menunggu kepastian regulasi dan partai yang baru me-

merupakan tindak ianjut

nyiapkan badan pemena-

dari regulasi yang dikeluar-

ngan.

kan oleh DPP PDIR" tegasnya. (amr/bdg)

Sementara, di jajaran ekse-

SF,'f

nyumas). Nama-nama itu mengamliil formulir untuk

sing- masing Imam Subijakto

Sambungan dari halaman 7

B.\GI.$I HI I\,'1AS

haendrianto (BuPati) H Tasdi SH MM (WabuP), Kris Hartoyo (Depercab) dan \^rah)'tr Budi Saptono (Sekda Ba-

DA K]\]-]TJP{|EN P1-RB.\LIN'.iG.\

'

Ikehal.'l


KLIPINGMEDIA BAGIAil IIUI\,iA$ $EIDA PUnBAItr00A

Radar BanyUmaS

o Senin pon 19 Januari 20.15

Dinperindagliof Siap Presentasi he Pusat Soal Pembangunan Pasar Bobotsari

temuan dengan Presiden Joko

Widodo di Banjamegar4

dengan mengirimkan proposal kepada Kementerian Perdagangan. Kabar baihnya,

PURBALINGGA - Proposal Bupati Purbalingga Drs H

kami sudah mendapatkan

Sukento Rido Marhaendrinto MM kepada Presiden Ioko Widodo, untuk men-

tersebuti' jelas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan

konfirmasi terkait proposal

dan Koperasi (Dinperin-

alokasidana.pemba-

dagkop) Kabupaten Purba-

ngunan lanjutan Pasar Bobotsari, mulai mernbuahkan

lingga Agus Winarno kepada Radarmas, kemarin (L7 / L).

hasil. Pemerintah Kabupaten )Purbalingga sudah

terian Perdagangan sedang

nunggu surat dari Kemen'menyelesaikan pasar, kami

terian Perdagangan untukmembutuhkan dana Rp 50

mengetahui j adwal pasti miliar presentasii' imbuhnya.

lagi," lanjutnya. Agus kembali menegaskan,

Agus juga menjelaskan, Din- tahun ini, p emb an gun an perindagkop Purbalingga su- Pasar Bobotsari baka-i dilandah menyiapkan bahan pre- jutkan menggunakan dana sentasi, yang diminta oieh dari APBD Kabupaten PurKementerian Perdagangan. balingga dan bantuan dari "Kami siap kapan pun jugaAPBD Provinsi |awa Tengah. untuk menggelar presentasi," "Pos anggarannya sudah ada di APBD Purbalingga tahun tandasnya. Terkait berapa dana yanginii' katanya.

mentrian Perdagangan

mengagendakan jadwal bagi Pemkab Purbalingga, dalam

tuk membahu. p.oporul

hal ini Dinperindagkop, un.

itersebut. "Beberapar,raku lalu, bupati menindaklanjuti per-

tuk menggelar presentasi

akan dikucurkan oleh peme- Seperti diketahui alokasi rintah pusat, Agus mengaku dana Pemkab Purbalingga, belumtahu. "Da1amproposal yang sehamsnya digunakan b up ati, kami me n gaj ukan untuk membangun dua kandana sekitar Rp 50 mitiar, tor, akhimyadialihkanunnrk untuk rnenyelesaikan p em- melanjutkan pembangunan

terkait pembangunan Pasar Bobotsari. "Kami masih me-

perhitungan kami untuklumnya diketahui peme-

konlirmasidari

Dia menjelaskan, Kemen-

rintah pusat tidak mengalokasikan dana unnrkmelanjutkan pembangunan pasar terbesar di wilayah Purbalingga

bagian utara itu. Dua kanror, yang dananya dialihkan r.rntirk membangun Pasar Bobotsari adalah Dinas

hangunan pasar. Sebab, dari PasarBobotsari. Sebab, sebe-

botsari. Total anggaran yang diajukan oleh Pemkab adalah Rp 50 miliar.

Selain dana untuk Pasar Bobotsari, Presiden RI ]oko Widodo kepada bupati, juga

mengakomodir keinginan Pemkab Purbalingga, untuk mendapatkaan kucuran da-

Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) dan kantor Dinas

na.untuk proyek lainnya. Yakni, untuk melanjutkan

Kependudukan dan Catatan Sipil (DindukcapiiJ. Dana

proyek Termi nal Boborsari Rp 20 miliar, irigasi Ben-

penangguhan dua kantor tersebut adalah Rp 10,6 mi-

dung Slinga Rp B0 miliardan Bandar Udara Wirasaba Rp

Iiar.

120 miliar.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang dalam penyusunan proposal ke departemen terkait, untuk dana

pembangunan Pasar Bo-

R.AGIA-N I{Lii!,IAS

S

F.TDA K-\lJLiP-{TEN PI

IR

Dia mengungkapkan, jika pemerinrah pusat menyerujui senrua proposal yang diajukan, maka hampir dipastikan seluruh proyek besar di Ka-

R,\LINCCi A

bupaten Purbalin gga, tah un depan seiesai. Kecuaii pembangunan lanjutan Bendung Slinga, yang menurut Bupati

harus diselesaikan dalam beberapa tahun, karena nilai proyeknya yang sangat besar. Seperti diberikana sebelum-

nya, Pemkab Purbalingga akhirnya bakal melanjutkan pembangunan Pasar Bobotsari, Kecamatan Bobotsari di tahun 2015 mendatang. Bia-

ya pembangunan itu dialokasikan dari APBD Tahun 2015 sebesar Rp 12,6 miliar.

Konsekuensinya, pembangunan gedung kantor Dindukcapil dan Dinsosnakertrans harus dirunda" (tya/ bdg)


KLIPNGMEDIA BAOIN IIt]Il{A$

$ETDA PIJRBAIfr,IOGA

Radar Banyumas o Senin

Pon 19 Januari2015

Anggaran Belum lelas, Desa Tetap Susun APBDes PURBALINGGA- Kepastian dana bantuan yang akan masuk ke desa dari pemerin-

ngenai pengelolaan dana

tah pusat hingga saat ini belum muncul. imbasnya,

penyusunan regulasi sepeni perda sampai perbrrp, kami belum diajak bicara sampai

penyusunan Rencana Anggaran Beianja Desa hanya menggunakan asumsi pendapatan dana sampai Rp 1 miliar. "Terus terang kami di desa

desa segera turun dan disosialisasikan ke^pada desa.

So al

sekarangi' tambahnya.

Ia mengakui, setiap desa kabarnya akan mendapat alokasi anggaran yang ber-

beda. Khususnya alokasi dana desa (ADD). Namun

masih bingung. Akhirnya saat menyusun anggaran

untuk merealisasikan itu

tetap diasumsikan pendapatan,vang ada Rp 1 milyal ]ika

yang jelas. Karenanya, peme-

masih dibutuhkan reguiasi

nantinya tidak sampai sesuai rencana Rp 1 miliar, anggap saja tidak teranggarkan," jelas Ketua Paguyuban Kepala Desa Wirapraj a Purbaiingga Muhammad Yani, Minggu (IB/I). Kepala Desa Munjul Kecamatan Kutasari ini juga meminta desa iainnya tetap

rintah desa berharap semua

menyelesaikan penyusunan anggaran dan rencana pembangunan yang ada. Sem-

tang desa diprioritaskan

bari menunggu adanya regulasi yang lebih teknis di daerah.

Meski demikian, pihaknya

bisa merampungkkan APBDes pada Februari.

Seperti diketahr.ri, Penerapan UIJ Nomor 6 Tentang Desa masih membutuhkan

aturan lanjutannya. Karenanya, tahun ini sebanyak delapan rancangan peraturan daerah (Raperda) tenmasuk dalam program legis-

lasi daerah (Prolegda). MeLalui usulan eksekutif, regulasi di kabu;)aten itu diharapkan bisa tuntas dan jmplementasinya lebih tertata.

tetap berharap aturan me-

I

"

firggaran Sambungan dari halaman 7

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Tapem Sekda) Purbalingga,

Imam Hadi, kemarin mengatakan, prioritas delapan raperda iru diusulkan Tapem

karena sistem pemerintahan di tingkat desa bisa sebagai pegangan. I'erutarna

setelah diterapkannya UU desa dan turunnya peraturan pemerintah. Pihaknya segera menyuB.\ClI.\\ Iti,r\I.\S SL'tl)-\ li..\ul.t,.{t L\

PL

slrn clraf empat ir,l"t ruperda tersebut. Diperkirakan pada Maret mendatang,

draft itu sudah selesai dan bisa diserahkan ke DPRD Purbalingga untuk dibahas menjadi perda. "Saat ini konsentrasi kami masih di penyusunan LKP) AMI (Akhir Masa Iabatan) Bupari. Baru setelah itu kami

I

ke hal. 10

ludi inengatakan, iidak ha-

nya sebatas raperda itu saja yang menjadi prioritas untuk dijadikan perda, namun juga peraturan bupati (perbup) juga harus dibuat se-

gera bila perda-perda itu

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Mas-

sudah diketok. " Langkah pemerintah menlusun dan membuat raperda jelas mendesak. Karena menyangkut pemerintah desa mengatur pemerintahan, mengelola alokasi dana desa (ADD), memberdayakan mas-

yarakat Desa (Bapemasdes)

yarakat, dan lainn1,ai' katanya.

Purbalingga, Imam Wah-

(amr/bdg)

menggarap draft raperda itui'jelasnya.

l{B.\ll\cc.\


KLIPNGMEDIA BAGW IIITilA$ $[IDA PI]IBAIil{OOA

Radar Banyumas

o

Senin Pon 19 Januari 2015

---PUNBAHI{GGAEKSPRES

Siwarak Prioritaskan Iambanisasi

-

KARANGREJA-Pemerintah Desa Siwarak memprioritaskan program sanitasi dan jambanisasi dalam

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPIMDes). Program unggulan tersebut merupakan komitmen desa untguk menciptakan masyarakat yang sehat dan bersih.

Kepala Desa Siwarak Suratman S Ag menngatakan, pola hidup sehat memang harus digalakkan sejak dini di masyarakat. Sehingga, kesadaran masyarakat terhadap

arti penting hidup sehat bisa meningkat. "Desayang sehat secara otomatis membuat masyarakat yang hidup di daiamnya juga akan sehati' katanya.

Adanya program jambanisasi dan sanitasi akan membuat masyarakat memiliki sarana untuk hidup sehat. Hal itu juga harus didukung dengan pemberian pengertian kepada masyarakat untuk hidup sehat dan bersih. "Nlasyarakat juga harus diberikan pengertian, desa sudah menyediakan sarana untuk hidup sehat," imbuhnya. Selain jambanisasi dan sanitasi, pelatihan keterampilan seperti pengolahan makanan dari nanas juga masuk dalam RPIMDes Siwarak. "Peiatihan keterampilan juga penting untuk mengurangi angka penganggurani' tutupnya. (Iok/bdg/opl)

IEPBET

oP GAS MELoN : Mengantisipasi retangflli':i'r1;it

kilogram, pemkab melakukan OP gas melon di sejumlah kecamatan.

I].\CI.\\- I['\{.\S SE] l)l\ K-\BLT.\TE}i PI RR.\1.l\[iG-\


KLIPINGMEDIA BAOIN IItIIilA$ $EIDA Pl]fiBAIfr{OOA

Radar BarryumaS o senin

Pon 19 Januari 2015

s0$0t( Senang Geluti Dunia pertanian DUNIA pertanian me_ mi-tiki daya tarik sendiri. Tak terkecuali bagi Ke_ pala Desa Gondang Ke_ camatan I(arangreja, Ru_ di Kuswanto.

"Melihat tanaman tumbuh itu menye_ nangkan, apalagi biia

pertanian yang kita geluti bisa berhasil. Ada rasa kepuasan ter-

sendiri," kata Kepala Desa Gondang Rudi Rudi menceritakan, menggeluti dunia pertanian

memang harus tekun melihat dan mengamati pertumbuhan tanaman yang dibudid";;k;;r.

Pembelajaran secara lang*rrgiku, pengalaman serta iimu yir-rg b'r.u.-"*U".ltun I

t" t ii.-io

r

$enang Sambungan dari halaman.T

Pengetahuan dan ilmu ter_

s.ebut bisa bermanfaat bagi

dunia pertanian desa nan_

tinya.

"Gagal dan keberhasiian adalah hal yangwajar dalam

proses belajar. Hal yang terpenting, kita harus me_

Iihat, mengamati, Iaiu mem_

perhatikan," imbuhnya.

Proses beJajar dalam me_

B:\Gi,\N IlLrl\'1AS SETDA KARI

]P

-{i'LN PLiRB.{LINGG:\

nggeluti dunia pertanian memang membutuhkan

waku. Sehi ngga, kesabaran untuk bisa sukses dan ddak putus asa merupakan kunci agar berhasil

Rudi juga menambahkan, sebagian besar kehidupan masyarakat di desa aailan pertanian. Adanya pembe_ raJaran dan berbagi ilmu akan memajukan dunia per_ di desa. Sehingga, lani1n KeseJahleraan perani bisa

meningkar. (Jok/bdg)


KLIPNGMEDIA BAOIN II[]I},IA$ $[TDA PIJIBAItrOOA

Radar Banyrmas

o Senin pon 19 Januari 2015

MembacaBuku PIIRBALINGGA- Minat membaca buku di kalangan

pelajar secara umum maslh

minim. Terbukti mereka Iebih memiilih bersblancar di internet daripada membaca buku saat mencari tugas tertul-is. Meski hasilnya nyaris sama, narllun secara

kualitas, buku lebih mendukung seseorang untuk lehih memiliki inovasi. Ketua Komite SD Negeri I Purbalingga Lor, Hery Sulis-

tyono mengungkapkan, penyebab menurunnya minat

baca di kalangan pelajar yaitu kurangnya kepekaan orang tua untuk menanam-

kan rasa gemar membaca

dibaca.

Mika Oktaviani, pengelola agen surat kabar dan toko buku di jalan Isdiman Purbaiingga mengungkapkan, jumlah penjualan buku per bulan di toko yang dikelolanya hanya berkisar 50100 buku. Padahal, di tokonya tersedia lebih dari

judul buku dengan berbagai katagori pendidikan, sejarah, budaya, iptek, sosial, politik, kuli2000

ner dan novel. "Biasanya guru dan PNS yang sering membeli dan

buku pendidikan, kuliner dan novel yang paling laris disini," ungkapnya.

dilihat dari rendahlrya ara-

Keprihatinan minimnya minat baca juga dirasakan

han orangtua kepada anak agar mencintai buku.

Wiwin Priyanti, warga pe-

sejak usia dini. Hal itu dapat

"Padahal arahan yang positif dan memberi semangat dapat memicu minat anak untuk membaca," ungkapnya, Minggu (iB/I). Ia menambahkan, anakanak yang gemar membdca akanmampumengembang-

kan pola berpikir kreatif dalam diri mereka. Artinya tidak hanya mendengar

salah satu ibu rumahtangga,

rumahan Abdi Kencana Purbalingga. Anaknya yang

masih SD lebih memilih bermain dan jika ada tugas memilih membuka mesin pencari di internet. "setahu saya, kalau anak sekeolah harus dekat dengan buku dan dunia mem-

inlormasi tetapi juga belajar untuk mengikuti argumen

baca. Namun kebanyakan dari mereka Iebih memilih menonton televisi atau bermain game dibandingkan

yang kaya dan mengingat alur pemikiran yang beragam sesuai buku yang

membaca sebuah buku," ungkap ibu dua anak ini, kemarin. (amr/bdg)

{z B.\GI.AT\ HLIh,TAS SETDA KABU1'AfEN PITRB.{LINGGA


CAHYO/RADARMAS

PILIH BUKU : Seorang pembeli melihat koleksi buku dagangan di salah satu outlet buku di Jalan Letkol lsdiman Purbalingga.


KLIPINGMEDIA BA0IN

IIUI'{AS $ETDA

Radaf Bafryumas

j ,

r

PtfiBAIil{004

Senin pon 19 DesembLr 2014

Anda memiliki unek-unek tentang berbagai hal demi perbaikan dan kemajuan Purbatingga yang penting tidak menyinggung sara dan

fitnah. Caranya ketik PBG: unek-unek kemudian KIRIM SMS

081-327-333-778

Pohon Doyong BARU masuk Purbalingga lewat Padamara disambut pohon doyong. Gak ditebang sekalian Pak Bupatl 085869444344

Lagi-lagi Beli Buku INI dunia pendidikan si mau bagaimana. Kemarin pas kurikulum 2013 katanya ada buku gratis, siswa juga tetep

beli buku karena buku gratis tidak jadi dibagikan. Sekarang ganti kurlkulum lagi, kebutuhan buku naik lagi. Memang sih

jer basuki mawa bea, tapi kalau beanya kebanyakan

ya bikin pusing. Ganti menteri ganti kebijakan, rakyatjadi korba'n,

obyek

selalu jadi

NN 0813274s7324

Segera Turunkan Harga Pak Bupati, tolong harga-harga kebutuhan pokok ydng sudah

terlanjur naik segera diturunkan. Masa harga BBM turun harga kebutuhan tetap tinggi. Ayo Pak Bupati, kami tunggu Eapak untuk blusukan ke pasar-pasaragarhtrrga bisa turun.

Terimakasih

NN 02817683507

Anda memiliki unek-unek tentang berbagai hal demi perbaikan dan kemajuan Prrbalingga yang penting tidak menyinggung sara dan fitnah. Caranya ketik PBG: unek-unek kemudian KIRIM SMS

081-327-333.778

UMK Harus Dinaikkan Kepada Yth Bupati Purbalingga dan Kepala Depnake, kalau bisa, UMK Purbalingga dinaikkan lagi. Dulu UMK Purbalingga paling tinggi dibanding'Banjar dan Banyumas. Sekarang karah sama kota-kota lain. Kasihan orang-orang seperti saya yang karyawan

pabrik. Apa-apa sekarang serba mahal. Untuk mencukupi kebutuhan sekarang harus dibikin ngirit. Kasihan anak-anak kami. Darmi BUkateja,082313540380

'

B:\fil)r\

H1,I\,1.\,S

SETDA K{BLjP.{TEN

PI

-RB-\LINGG.

\


KLIPING MEDIA BA0IA}{ Iltll\ilA$ $EmA PI][BAItr00A

'Radar Ban9lUnas r

Senin Pon '19 Januari 2015

Rumah Penjual Rempeyek Terbakar KALIGONDANG-Nasib kurang beruntung dialami oleh Lasiah (60) warga RT i RW 2, Desa Selanegara, Kecamatan

jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi men-

Kaligondang. Rumah milik-

capai Rp 50 juta.

nya hangus terbakar Sabtu (17l i) pagi. Tidak ada korban

Kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh dua cucunya, Eka Ristiani (l 5) dan Eka

Ristiana (1+) sekiuu pukul 07.30. Saat itu keduanya yang tinggal di rumah berdekatan dengan rumah korban, tengah

beradadiluar. r

HANGUS: Rumah Ny. Lasiah

ke hal. 1o

kini tinggal puing setelah

mengalami kebakaran hebat kemarin..

I

Bumah Sambungan dari halaman 7

Tiba-tiba mereka melihat asap tebal dari atas rumah neneknya. Kakak beradik itu kemu-

dian berteriak meminta tolong pada orang di sekitar

rumah. Mendengar teriakan rersebut, warga Ialu keluar rumah dan mendatangi lokasi. Mereka lalu berusaha

memadamkan api dengan peralatan seadanya. Petugas pemadam kebakaran ( Damkar) juga dihubungi. Thk selang berapa lama, dua unit mobil damkar datang ke lokasi. Bersamawarga, mereka

bahu-membahu mernadam-

kan si jago merah. Sejam

B

:\-{i1 -\ N

H{,} I.\S SETD. \

K :\

lllr P -\TE

\

PL.

kemudian, api baru bisa di-

pukul 02.00, korban pergi ke

padarnkan setelah rumah se-

pasar untuk menjual dagangannya. Ternyata saat me-

mip ermanen dan isinya ludes.

Mendapati ada laporan kebarakan Kapolsek Kaligondang AKP SS Udiono beserta anggotanya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Kasubag Humas Polres Purbalingga, AKP Sitotvati menjelaskan, dari keterangan yang dihimpun, kebakaran itu berasal dari tungku 1,ang

masih menyala.

ninggalkan rumah, tungku yang digunakan untuk masak masih menyala.

"Karena di sekitar tungku terdapat benda-benda yang mudah terbakar seperti kayu

kering, api pun merembet Ialu membesar dan membakar rumah semi permanen milik korban," katanya. Lebih lanjut, Sitowatl berpesan agar masyarakat lebih waspada ur-rtuk mencegah

kebakaran seperti

ili

atas

PemiLik rumah sehari-hari

kembali terulang. \Varga

membuat rempeyek dan menjualnya di pasar. Pada malam hari sebelum ke-

diminta jangan pernah meninggalkan rumah dalam

jadian, pemilik rumah me-

Pastikan api benar-benar padam.(loki bdg)

mbuat rempeyek dan sekitar

l{ll:\LI}. (;( i -\

keadaan tungku menyala.


KLMNGMEDIA BAO]N IIUII{A$

ffiDT

Radar BafryfmaS r

PIJIBAIil{GOA

Senin Pon 19 Januari 20.15

- PURBAI.II{GGA TKSPNESPria Tua Ditemukan Gantung Diri PURBALINGGA-Tidak ada yang menduga, Sumarno (SO) warga RT

r RW

g Oesa Selabiva

Kecamatan Kalimanah, nekat mengakhiri hidupnya dengan ganrung dirt Minggulf A/t). Kejadian ganrung diri sendiri terjadi di rumah

teman perempuannya, Sar (37) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Bojong, Kecamatan purbalingga.

Korban ditemukan perrama kali oteh ff 1tO) arrat pemilikrumah. Saat itu sehtarpukul 09.30 Tp hendak masuk ke kamal tetapi pinru dalam keadaan terlunci dari dalam. Beberapakali iamengetukpintq tidakada sahutan dari dalam. "Sa-va lalu mengintip ke dalam kamar lewat lubang angin. Saya melihat pak Sumamo sedang berdiri, tapi di atasnya ada talii' ceritanyz. Ia ia-lu memberi tahu pamannya, Rohman (S'O) yang kebetulan sedangberada di rumah itu. nohmanlau memberi tahu Ketua Rll Munjianto (32)^perihal kejadian yang dilihat keponakannva itu. Keduanya Ialu mendobrakpintu kamar. Ternya-

ta didapati korban sudah dalam keadaan ienggantung dengan jerat tali di leher dan meninggal.

I

r

Pila Sambungan dari halaman 7

, Munjianto lalu melapor-

kan kejadian itu ke poisek Purbalingga. Korban yang bekerja seba_

gai teknisi perbaikan listrik merupakan teman Sar yahg

kebetulan seorang janda. Korbarr sudah beberapa kali

datang bermain ke rumah itu. Sebelum kejadian, pagi itu korban datang berkun-

jung sekitarpukul 05.30 \,t1B.

Seteiah berbincang-bincang, korban pamit ke Sar untuk istirahat dan masuk ke kamar. "Saya tidak tahu kaiau ternyata di dalam dia bunuh diri. Saya tidak tahu kenapa dia nekat melakukan itu. Katanya dia beiumtidur dan mau istirahat," kata Sar

saat dimintai keterangan oleh poiisi.

Mendapari laporan keja-

dian gantung diri itu, plt Kepala Poisek Purbalingga, AKP Ridju beserta anggota-

nya, tim medis dari pusB.c.GIAl.l t{Uil[AS

S

E'l-D A

]' r\Bt:P-{TE\ PL:RBALIN GGA

ke hal. 10

kesmas Purbalingga dan Tim Inafis polres purba_ lingga mendatangi iokasi kejadian. Tim medis mela, kukan visum luar pada tubuh korban, tim Inafis me-

Iakukan identifikasi dan anggota poisek memintai keterangan dari para saksi.

Kasubag Humas polres. Purbalingga, AKp Sitowati mengatakan, berdasarkan hasil visum tim medis, korban meninggal karena tidak bisa bernafas akibat jeratan

di lehernya. Tidak ada tanda-tandapenganiayaan pa-

da tubuh korban, hanya

terdapat bekas jerat di lehernya.

"Korban mengakhiri hi-

dupnya dengan cara gantung diri menggunakan kabel di kamar teman perempuannya. Tidak diketahui secara pasti kenapa

korban nekat seperti itu,,, terangnya. Usai diidentifikasi, korban

kemudian dibawa ke ru-

mahnya untqk dimakam,

kan.(Iok/bdg)


ruMINGMEDIA

.

BAffA}{ IIt][,lA$ S[1TA PURBATNOOA

Fgny.rmp$.

Senin, 19 Januari 2015

ek

Ole

Gagal Le ang PURBALINGGA- pemkab " Bobotsari. Sedangkan ;emniiin O-ru akan membangun Jembatan untuk arus dari arah Rembang,,,jelasnya, Menurut Sigit, jembatan baru nanti Gatot Subroto di Desa Iebih lelar dibandingkan jembatan lama. Karangtengah, Kecamatan Lebarjembatan baru 6 meter dengan panjang 60 meter. Sedangkan lebar Keftanegara. Anggaran jembatan lama hanya 4 meter. "Jika suatu saat jembatan lama rusak untuk menyelesaikan proyek maka seluruh arus kendaraan akan ini Rp 14 miliar. Komisi lV dialihkan lewat jembatan baru. lembatan DPRD meminta agar proyek dibangun dengan beton pra tekan, pembangunan jembatan mirip dengan Jembatan Linggamas,,, u ng ka pnya. tersebut jangan sampai Saat ini DpU sudah menyelesaikan mengalami gagal lelang lagi oembuatan detailed engineering design (DED). DPU sedang merevisi harga ditahun anggaran 201S ini. menggiinakan standar harga satuan

'

EMBATAN Gatot Subroto yang dimaksud, terletak sekitar 4 meter di seb,elah selatan jembatan lama, "J.embatan akan dibangun tahun ini," kata Kepala Dinas pekerjaan Umum (DPU) Sigit Subroto. Dia menambahkan, jika pembangunan

jembatan baru ini selesai, diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas

jalur Kecamatan Bobotsari-Kecamatan Rembang. "lembatan lama nantinya hanya untuk arus kendaraan dari arah

B.q.GIAN IIUIVI.{S SE.f D.\ K.{]3UPAI-EN PLIRRA],INGGA

baru, Untuk gambar dan volume pekerjaan tetap, "Setelah revisi harga jadi, kami akan kirim ke ULP untuk dilakukan pelelangan. Diharapkan bulan Februari lelang sehingga awal Maret pekerjan fisik sudah bisa dimulai," katanya. Mengenai pembebasan tanah, ujar

Sigit, sudah selesai. Semua tanah yang akan terkena proyek itu sudah mendafat ganti rugi pada akhir Desember 20"i.4. "Untuk pembebasan tanah itu pemkab menghabiskan Rp 600 juta dari ApBD 2014. Jadi sudah tidak ada kendala lagi


'=%;

a

+

{,


i::ir:i,::,:iiirrr /i i ' " :JI I iHffi : :..i: I rtll:t::.r,: ..,...,..,::t::

:ir:

::':::,,=::iril.It

:ir:rittr:,l

o =

c .E (o

o) o)

th

f,

o o o

E

-o f

a o (E

o c

G (U

-o E

o

-) E

o (E

-r.[ ilt

ir:-

:,-ii:i.]lriiiiffi

=o E

r

i*xffiryT,

::il.t;?,, -,.ffi;-:t ;..4,r;#.", l,Bfilii

o, E

(U

_o

o E

lj E

o a

zE'

tr Y


KLIPNGMEDIA BAOIA}{ IIUII,IA$ $EIDA PIfiBAIil{OOA

nyumas Senin, 79 lanuari 2075

DFRD'Ba,htu pr.om6ii Pariwr'sata PUREAI-INGGA- Dalam berbagai,kesempatan menerima

!9mUataU.mela|ukankunjungankeriake.:Iuardaerah, Kornisi III DPRD menqaku ikut membanturmelikukan promosi pariwisata. promosi pariwisata tidak hanya dilakukan oleh Satuan Kerja perangkat Daerah (SKpD)

terkaitr dalam'hal ini Dinas Kebudayaan pjriwisnta pernuda dan Olah Raga. (Djnbu.dparporr.a)i tapi dilakukan oleh semua

warga Purbalingga. "sebagai warga Purbalingga dan sekaligus wakil rakyat di DPRD, kami harus membanggat<in pariwisata Purbalingga. 0leh karenanya dalam berbagai kesempatan bertemu dengan tamu atau melakukan kunjungan kerja ke luar daerah, kami berusaha mempromos-ikai wisata Purbalingga,"lkata, Ketua romiri ttt,6r*0, nin*u,J iui.oari, , r S){a ebh ni rn engungkapkEn hal temebui sa"t.melakukan: kunjungan ke;ja, di Dinbud parpora, Jumat ( 1.61 1), Syaebani ya.ng:ditemani Wakit Ketua Komisi III Ail fahaudi; dan sejumlah anggota Komisi III lainnya diterima Sekretaris Dinbudparpora Tri Hendarwati, Kabid pariwisata prayitno, Ka,bid Pemuda dan Olah Raga'Beny Wiranto,,ftUiC . Kebudayaan Sri Kuncoro, dan sejumlah pejiUat struktural lainnya. Kunjungan tersebut.sebagai upayi silatur..ahmi dan mengenalkan anggota Xomisiitt Oengan SKpD yang menjadi mitra ker.1'anya. :

,

::

dula, ber:bagai kesempatan . Oikatakan,,syr*brni. tarnu. dar.i luar kota, atau m;lakukan kunjungan lertemu kg, luar: daerah, pihaknya membanggakan pariwisata Purbalingga dengan ikon Owabong-nya. Selain itu juga, fabunaten Pu r.ba lingga :yang rnenjadi ternpat ietahir:i n .PanglimarBesar Jenderat Soedir:rnan. Selain itu- juga dengan geju mlah destinasi wigata' tain seperti coa Lawa. ng ga turi Park, Iarnan Wisata purhasari pancuranmas, dan ying

ii

ini sedarig, dirintis,

'

,uut

Usman ]anatini di Eesa, jailsa ba. 'rKarni.juga tak segan.segan membaw,a,leafle:t alau ['46sg1.1s11

brosur tentang pariwisata purbaiingga untuk dibagikan kepada para taffiu," kata Syaebani. 1pt+s1 - . '

BAGI-$I HI r\'lAS SETIIA K-\BI-,P.'\'1'11\ Pl,lltllAl-INGGA

,


KLIPINGMEDIA BAOIN III]ilIA$ $[TDA PINBAIil{OOA

ffiffiffiB Senin, 19 lanuari 2015

Terlampaui, Target Peneiimaan Pajek 2014 PURBALINGGA- Berdasarkan data dari Kantor penerimaan rf,?jak,(KPPJ P.ra'iama,, penerimaan,paSak i0l+ tel4 matampa*i target, Fene,,r-EBanrpajak sebesar, itp'32+,3g4,540.561.atau

,m?n,mP3.tta,l4Yr,dari,taigetpenerimaan

pajat<Zote,'

sebesar Rpr362,987,.927.309. Capaian ini naik"se-besa g,AVo. ---- r jika dibandingkan dengan realisaii Utrun ZOf :. . . Keberhasilan capaian target, menurut KepatarKFP pratama Yâ‚Źhezkiel ff ,Tiianda, mer:upakan hasil ke4asarna-dan dgkungan pemer:intah daerah, wajib palai yang patuh, sefta . 'perbankan $e.laku,tempatpenerimaan pembayirin

palak.

,Untuk mengapresiasi hal terseb.ul, Kpp piatama akan rmengg-eiar ajang anuger:ah penghargaan terhadap Wajib Pgjak.Telodan 2O14:., "Acar,a. diselenggarakan Bada ,hari Senin g gal i g-,3ahu.arri 20 L5 bertemf ai ii a uta,f pp iiata m, ,tan .P!,ibqlingga;'' ujar Yehezkiet, Minggu (18/1.)., ,,Yehe l'menambAhkan, kegiqlqn ini marupakan leryuludanrucapan, terima kasih atas dr:rkr.rngan Aan kerja sama yang baik selama 2014 ini kepadi fpe Pratama.Apresiasi dan perhargaan diberikan kepada wajib pqjak badanj'brang: pliibedi, dah:bendahar:a terbajk,dari sisi. administrasi penlretoran,dan petaporan paja k seL ma, 29 1a. Para wajib pajak teladan jni diharapkan dapat menjadi , :

Terkait dengan adanya rencana pemerintah untJk menaikkan target penerimaan pajai di tahun 2015 sebesar 400/0, Yehezkiel merasa semakin berat tantangan yang harus dicapai. Oleh karena itu, perlu dukungan ri g !a ng,g_ leman ku kepen ti ngan (sfakeholder) s6eru Dana APED dan APBN )ia:ng dikelola pemda melalui peran serta' bendahara. selhin gga kegiatan pemungutan d;n p-emotongan pajak dapat dilaksanakan sesuii ketentuan. 'Pertukaran data juga menjadi hal yang terpenting agar fungsi pengawasan terhadap wajib pajik Oapat Oerfungsi dengan baik," ujarnya. 1pt-oo;

BA{JIAN

1

]U

[.T.\S

S

ETD.

\

I',.,\81

TP

Af

IIN

PLJ

It

Li,\LINGG.{

.


KLIPING MEDIA U0lA}{itll'{,$i[TDAP[IRBAIil{00A

wBanyHmat

Senin, 19 Januari 2075

Memprihatinkan, Minat Baca Buku Menurun PURBALINGGA- Anak sulit diajak, membaca buku. Kebanyakan dari mereka lebih memilih menonton televisi atau bermain game dibandingkan membaca sebuah buku. Keprihatinan itu dirasakan oleh Wiwin Priyanti (42), ibu dua orang anak yang tinggal di Jalan SekarTanjung 1 No 15 Perum Griya Abdi Kencana. Dikatakan Wiwin, padahal dalam dunia pendidikan, tak pelak lagi buku merupakan salah satu unsur yang mutlak diperlukan, baik bagi para siswa maupun guru. "Buku merupakan hasil kebudayaan yang dari sekian abad lalu sudah digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif," ungkapnya saat berjumpa di salah satu toko buku di Purbalingga, Minggu (18/1). Dia mengungkapkan, anaknya lebih menyukai menjelajah dunia maya untuk mencari artikel yang berhubungan dengan tugas sekolah. Untuk apa membaca buku setebal kamus, tinggal copy paste di Google dan tugas sudah selesai, siap untuk dikumpulkan dan tidak perlu repotrepot. "lronis jika membaca dianggap suatu kegiatan yang membosankan," ungkap Wiwin. Wiwin sempat tidak yakin apakah di Indonesia, membaca merupakan suatu kegiatan yang dianggap tabu. Tidak sedang membandingkan, di Jepang, membaca 6dalah suatu budaya positif yang dimulai sejak seabad lalu. Dengan tekad kuat, mereka mulai rnenerjemahkan buku-buku asing. budaya membaca merupakan budaya yang telah membuat bangsa yang kurang maju menjadi maju dan bangsa yang maju menjadi unggul. "Kunci untuk maju tidak berada jauh dari lingkungan kita. Meskipun kadang kita menganggap buku sebagai instrumen yang konvensional, generasi yang mencintai buku akan menjadi generasi yang mencintai ilmu pengetahuan," kata alumni SMA Negeri 1 Padamara yang suka membeli dan membaca buku sejak SMP ini.

ll \GI {N HI

tlvt

:lS

S

t'f D-\ K.{BLiP.{TEN PI RRr\l -.IN(}G.4,

Masyarakat Jepang adalah masyarakat

gila buku dengan fakta setiap tahun tercetak lebih dari 1 miliar eksemplar. "Budaya membaca harus dilakukan dimana saja, tidak mengenal tempat dan waktu," katanya.

Rendah Anjuran Ketua Komite SD Negeri 1 Purfalingga Lor Hery Sulistyono mengungkapkan, penyebab lain dari menurunnya minat baca para siswa adalah kurangnYa kepekaan orang tua akan pentingnya menanamkan rasa gemar membaca sejak usia dini, Hal ini dapat kita llhat dari rendahnya anjuran para orang tua untuk membuat anak-anak mereka mencintai buku. "Padahal arahan yang positif dan memberi semangat dapat memicu minat anak untuk membaca," ujarnya. Dia menambahkan, anak-anak yang gemar membaca akan mampu mengembangkan pola berpikir kreatif dalam diri mereka, Mereka tidak hanya mendengar informasi, tapi juga belajar untuk mengikuti argumen-argumen yang kaya dan mengingat alur pemikiran yang beragam.

"Bila kita lihat dalam masyarakat Indonesia, orang tua sangatjarang memberikan hadiah buku pada anak. Bila memberi pun, biasanya berupa buku pelajaran. Di satu sisi, itu adalah wujud perhatian orang tua terhadap masa depan pendidikan anak mereka," ungkapnya, Elfina Farica, mahasiswi Jurusan Farmasi UMP mengatakan, seharusnya Mika Oktaviani, pengelola agen koran dan Toko Buku Perintis Purbalingga mengungkapkan, jumlah penjualan- buku

di tokonya hanya berkisar 50-100 buku setiap bulannya. Padahal, di tokonya tersedia lebih dari 2.000 judul buku dengan berbagai kategori: pendidikan, sejarah, budaya, iptek, sosial, politik, kuliner, dan novel. ' "Biasanya guru dan PNS yang sering rnembeli. Buku pendidikan, kuliner, dan novel yang paling laris di sini," ungkapnya. lpt-oo1


HARMAS/PRAYITNO

ELFINA Farica saat membeli buku di toko buku. Dia rutin membeli dan membaca buku sejak duduk di bangku SMP.

SIIB BAG PTJBLIKASI DAN DOKUMENTASI HUMAS SETDA PURBALINGGA


KLIPINGMEDIA BAOIN III]IilA$ SIIDA PUIBAINOOA

==;-'-*;Banyumas Senin, 79 Januari 2O7S

Rumah Pedagang Remp-eyEk Ludes Terhakar PURBALINGGA- Rumah miliki Lasiah (60), seorang pedagang rempeyek warga RI l/RW 2 Desa Selanegara, Kecamatan Kaligondang ludes dilalap api, Sabtu (1/1). Tidak aila korban jiwa

dalam kejadian itu, namun kerugian materi mencapai Rp 50juta. Kebakaran diketahui kali

pertama oleh dua cucunya, Eka Ristiani (15) dan Eka Ristiana (14), sekitar pukul 07.30. Saat itu keduanya yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban tengah berada di luar. Tiba-tiba mereka melihat asap tebal dari atas rumah neneknya. Kakak beradik itu kemudian befteriak terjadi kebakaran meminta tolong pada orang di sekitar rumah. Mendengar teriakan tersebut, warga lalu keluar rumah dan mendatangi

lokasi. Mereka lalu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) juga dihubungi. Tak selang berapa lama, dua unit mobil damkar datang ke lokasi. Bersama warga, mereka bahu-membahu memadamkan si jago merah. Sejam kemudian, api baru bisa dipadamkan setelah rumah semipermanen dan isinya ludes. Kapolsek Kaligondang AKP SS Udiono beserta anggotanya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki

penyebab kebakaran tersebut.

Tungku Menyala Kasubag Humas Polres Purbalingga AKP Sitowati

menjelaskan, dari keterangan

yang dihimpun, kebakaran itu berasal dari tungku yang masih menyala.

Pemilik rumah seharihari membuat rer4peyek $an menjualnya di pasar. Pada malam hari sebelum kejadian, pemilik rumah membuat rempeyek dan sekitar pukul 02.00, korban pergi ke pasar untuk menjual dagangannya. Ternyata saat meninggalkan rumah, tungku yang digunakan untuk masak masih menyala. "Karena di sekitar tungku terdapat benda-benda yang mudah terbakar seperti blarak (daun pohon kelapa) dan suluh (kayu) kering, api pun merembet membakarnya, lalu membesar dan membakar rumah semi permanen milik korban," kata Sitowati. (pt-oo)

Dua Ncma Kembalikan Formulir ke pDIp PURBALINGGA- Dua nama yang mendaftar sebagai calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), masingmasing Ken Ragil dan Barosyad telah mengembalikan formulir pendaftaran ke Sekretariat DpC PDIP. Pengembalian dilakukan Sabtu (17l1) lalu. Petugas Sekretariat DpC PDIP, Sutrisno, Minggu (18/1) mengatakan, Ken Ragil mendaftarkan diri sebagai cabup, sedangkan Barosyad mendaftarkan diri sebagai cawabup. pendaftaran rencananya ditutup pada Selasa (20l1) mendatang. Masih terdapat sejumlah nama lain yang belum mengembalikan formulir. "Nama-nama tersebut sudah mengambil formulir beberapa waktu lalu, baik datang

l

-\{AS SETD.\ l'.^'R1,P A lll N IA.GL\N HI

sendiri ataupun melalui utusan,,,

ungkapnya.

ungkapnya,

Nama-nama yang sudah mengambil formulir, selain dua nama yang sudah mengembalikan, masing-masing adalah Imam Subijakto (Sekda), Sukento Rido Marhaendrianto (Bupati), H Tasdi (Wabup), Kris Hartoyo (Depercab), dan Wahyu Budi Saptono, Nama-nama tersebut mengambil formulir untuk cabup. Sedangkan nama yang mengambil formulir sebagai cawabup dan belum mengembalikan, masing-masing Ambar Budi Yuwono (Bendahara DPC), Sidik Purwanto (Kepala KPAD), HM Ichwan (Sekteraris DPC), dan Khodirin (fungsionaris DPC PDIP). "Masih ada waktu dua hari bagi mereka untuk mengembalikan formulir,"

PI rRB-\LII\:

G(i-\

Mekanisme Internal Seperti diberitakan, menjelang perhelatan pilkada 2015, PDIP mulai melakukan mekanisme internal. Salah satunya melalui penjaringan bakal cabup dan cawabup yang dibuka sejak Senin (5/1) lalu. Wakil Ketua DPC pDIp Tongat mengatakan, apa yang dilakukan oleh partainya merupakan tindak Ianjut dari regulasi yang dikeluarkan oleh DPP PDIP Diungkapkan, hal tersebut sesuai dengan Surat dari DPP PDIP Nomor 570.2/ IN/ DPP/XIII 2014 tertanggat 9 Desember 2014, perihal Instruksi Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

dari PDIP.

1pt-oo;


KLIPNGMEDIA BAOIN IIIIIIA$

$HI'DA PtIIBAIil{ffOA

ffiBanygmps Senin, 19 Januari 2075

Pria PCnrh Baya Tewas Gantung Diri di RumahJanda PURBALINGGA- Sumarno (50), warga RT 1/RW 3 Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah, nekat mengakhiri hidupnya di rumah teman perempuahnya, Saryati (37), warga RT 1/ RW 3 Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, Minggu (18/1). Korban ditemukan kali pertama oleh Tesa PurWita (16), anak pemilik rumah. ,Saat itu saksi mata sekitar pukul 09,30 hendak masuk ke kamar, tapi pintu dalam keadaan terkunci dari Beberapa kali dia mengetuk pintu, tapi tidak ada sahutan dari dalam. "Saya lalu mengintip ke dalam kamar lewat lubang angin. Saya melihat Pak Sumarno sedang berdiri, tapi di atasnya ada tali," kata Tesa. Tesa kemudian memberitahu pamannya, Rohman (30) yang kebetulan sedang berada di rumah itu. Rohman lalu memberitahu Ketua RT Munjianto (37) perihal kejadian yang dilihat keponakannya itu. Keduanya lalu mendobrak pintu kamar. Ternyata didapati korban sudah dalam keadaan menggantung dengan jerat tali di leher dan meninggal. Munjianto lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Purbalingga. Korban yang bekerja sebagai teknisi perbaikan listrik merupakan teman Saryati yang kebetulan seorang janda' Korban sudah beberapa kali datang bermain ke rumah itu. Sebelum kejadian, pagi itu korban datang berkunjung sekitar pukul 05.30.

dalam.

Pamit Istirahat Setelah berbincang-bincang, korban pamit ke Saryati untuk istirahat dan masuk ke kamar. "Saya tidak tahu kalau ternyata di dalam dia bunuh diri. Saya tidak tahu kenapa dia nekat melakukan itu. Katanya dia belum tidur dan mau istirahat," kata Saryati saat dimintai keterangan oleh polisi. Plt Kapolsek Purbalingga AKP Ridju besefta anggotanya, tim medis dari Puskesmas Purbalingga dan Tim lnafis Polres Purbalingga mendatangi lokasi kejadian' Tim medis melakukan visum luar pada tubuh korban) tim Inafis melakukan identifikasi, dan anggota polsek memintai keterangan dari para saksi. Kasubag Humas Polres Purbalingga AKP Sitowati mengatakan, berdasarkan hasil visum tim medis, korban meninggal akibat jeratan di lehernya. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, hanya terdapat bekas jerat

di lehernya. ('Korban

mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kabel di kamarteman perempuannya. Tidak diketahul secara pasti, mengapa korban nekat seperti itu," katanya' Usai diidentifikasi, korban kemudian dibawa ke rumahnya untuk dimakamkan. 1pt-os1

B,'\GI

r\N HLr\{-qS SETD,\

I{ AB{

IP-{TEN

Pl rR

BAI-INGGA

1


KLIPING MEDIA BAOIAil IIU}IA$ ffiTDA P1]IBAIil{OOA

SaTnIITPC}ST

$FffifiM $}&Fd, ILtAi\it_jARi 2015

ffiurnah Pembuat Peyek Ludes Terbakar spontan memadamkan api dengan alat ala kadarnya, sebelum akhirnya ada yang menghubungi petugas peDesa Selanegara, Kecama- madam kebakaran (Dam-

PURBALINGGA, SATELITPOST - Kebakaran meluluhlantakan rumah miliki Lasiah (60) warga RT 1 RW 2,

tan Kaligondang. Akibat kar). Dua unit mobil Damkar kebakaran ini, ia mengalami kerugian material sebesar dikerahkan untuk memaRp 50 juta. satu hal yang damkan api. Setelah satu disyukurinya, ia dan keluar- jam berjibaku memadamkan ganya selamat dari amuk si api bersama warga, tim

jago merah. Eka Ristiani (15) dan Eka

Damkar berhasil menji-

nakkan api. Namun, rumah

Ristiana (14), cucu Lasiah, seisinya ludes tak. tersemenjadi yang pertarna me- lamatkan. Kepala Polsek Kaligonngetahui kobaran api di rumah semi permanen ini. dang, Ajun Komisaris SS Dua cucunya bermaksud Udiono beserta anggotanya mampir sekitar pukul 07.30 melakukan penyelidikan WIB. Kedrranya melihat as- seusai api berhasil diredam. ap tebal mengepul di atas Kepala Sub Bagian Humas rumah neneknya. Saat itu- Polres Purbalingga, Ajun lah, i,nereka menyadari ada Komisaris Sitowati menkebakaran di rumah nenek- jelaskan, hasil penyelidikan nya. polisi kebakaran berasal Kakak beradik itu sontak dari trrngku yang masih

berteriak merninta perto- menyala. Diduga, pemilik rumah longan pada tetangga di sekitar rumah. Mendengar yang sehari-hari membuat teriakan dua bocah ini,'war- peyek tak memadamkan api ga lalu keluar rurhah dan secara semPurna seusal me-

\l--:* ----,-

BAGI.{J\ HI]T,IAS SE'I'DA K.{l]L P.\TEN PTR.B.{LINTJ'J,,\

-


----------'-

lr-


KLIPING T{EDIA BAOIAI{ IIIIII{A$ $[I'DA PIIIBAIT{ffOA

SarE1ITp,{:i\ST sErrrruloru, zoti

t9 iANuARt

BAGIAN HI.]\4AS SETDA KABUP.A.TEN PLIRB.ALINCCA


KLIPNGMEDIA BAGIN IItj[{A$ $EMA

SatnlttF,illst

PURB,{il}{OOA

SENIN PON, I9 JANUARI 20I5

diKamar Paca! ffi

ffimwax ffiw$mrag

#*r&

ffimxffi&#reffi ffirmsre#ffi# PURBALII\IGGA, SATELITPOST - Sumarno (50), warga

Kelurahan Selabaya, Kecamatan Kalimanah, nekat megakhiri hidup dengan gantung diri di kamar pacarnya, Suryati (38), Kelurahan Bo-

jon!,

Kecamatan Purbalingga, Minggu .(i8l1). Sumarno diduga mengaiami stres berat.

t? Di Srandil katanya ngilangin stres, nggak tahu stresnya kenapa. ??

suRYATl (38) Warga F{elurahan Boiong, Kecamatan Purbalingga

Suryati mengatakan, Sumamo datang ke rurnairnya pukul 06.00 WIB. Kepada mengaku sempat nikah srn Suryati, Sumarno sempat dengan Sumarno. Suryati lalu rneminta toberkeluh kesah tiga hari belum tidur. Ia baru pulang dari iong Rohrnan (30), saudaraSrandil, Cilacap" "Di Srandi-l nva, sebelum akhirnya mekatanya ngilangin stres, ng:- laporkan kejatlian Lni ke Potgak tahu sl"resnyn ken;pa," sek Furbalingga, Dalam hitungarr mcrri[, polisi datang kata janda llu.a anak ini. Suryati kemuclian mern- Ls 16k35i. Tak lama, rjnr Inafis persilakan pacarnya tidur di menyusul dan menyelidiki kamar seperti biasa. Agar kasus ini. Sernentra dari hasil petidak ada yang mengganggu/ ia meminta pintu dikunci dari meriksaan Tim l\4edis Pusdalarn. Sernentara itu, ia me- kesmas Bojong, Sumarno ngikuti kerja bakti di musala murni trunuh diri. Kepaia sekitar rumah. "Dia minta Puskesinas Bojong, Isdianto dibangunin jam 10.00 WIB. MKes mengatakan, ciri-ciri Pas mau dibang;unin kok fisik korban menunjukkan rnalah diam, ga,kbuka pintu. indikasi bunuh diri. "Ciri-ciri Setelah dilihat dari jendela fisik di an-taranya lidah menternyata dia sudah begitu julur, keluar cairan sperma, (tergantung)," ujar dia yang dan jari tangan yang me-

BAGI.qN IlI,ii\,IAS SF,TD-q

K

-*ILIPATEN

PI

rRB-\L.iNGG.\

nggenggam jempol karena menahan rasa sakit. Tidak

ada feses, diduga korban sudah BAB sebeiurrrnya," ujar dia. Polisi kemudian membarva ienazah Sumarno pulang ke rurnah di Selabaya agar bisa segera dimakamkan. Keluarga Surnar:no juga dihadirkan trntuk mengidentifi kasi idenlitas korban. Kasubag Humas Polres Purbalingga, AKP Sito-

wati, mengatakan, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Sumarno. "Hasil Pemeriksaan tim medis dan penyeLidikan anggota kami,

kor6an meninggal Lun uh diri deng,an cara menggantung

diri," kata dia. @yahoo.com)

(afgan86-


Anggota porsek purbaringga menutup ienazah sumarno yang tewas arin"t (1 8/1 )

nr'illl"Sifi:',trlil?l


KLIPNGMEDIA BAOIA}{ IIUh{AS $[TDA PIIRBALNOfiA

I,ttfidfflsan I I

Senin Pon, l9 Januari 20.I5

Anak-anak Betum Suka Membaca PURBALINGGA-Minat anakanak dan pelajar untuk membaca buku masih kurarrg. Kebanlrakan dari nrereka lebih memilih menortton televisi atzru bermain {,n77rc dibandingkan memhac.t sebualr buku. Keprihatinan itu dirasakan

Ketua Komite SD Negeri 1 Purbalirrgga [,or, Hery Suiistyono men gllngkapkan, Penvebab lain dari ntt trttrrtttnva tninat baca par:r sisw-a adalah kurangnya kepekaan orang iua

mengingat alur pemikiran vang heragam "Bila kita lihat dalam masyarakat Indonesia, orang tua sangat jarang memberikan ha-

diah buku pada anak.

Bi.la

dkan pentingnYa menanamkan rasa gemar membaca sejak usia

dini. Hal ilri dapat kita lihat dari rend.rhnya anjuran para orang tua untuk membuat

memberi pun, biasanva berupa buku peiajaran. Dl satu sisi, itu adaiair wujud perhatian orang tua terhadap masa depan pendidikan auak mereka," ung-

Perum Griya Abdi Kencana,

anak-anak mereka mencintai

kapnya.

Purbalin gga Dikatakan Wiwin,

buku.

oleh Wirvin Priyanti (42) ibu dtra orang anak vang tinggal di

Jalan Sekar Tanjung 1

No

15

padahal dalam dunia pendidikan, tak pelak lagi buku merupakan salah satu unsur yang mutlak diperlukan, baik bagi para sisrva maupun Para gurll. "Buku merupakan hasii ke-

budayaan yang dari sekian abad lalu sudah digunakan sebagai media pembeiaiaran yang efektif,"ungkapnya, Mirregu tl8,i lt.

MEMBACA -iiirt

BLIKLI:

agen surat kabar dan toko buku

sitif dan memberi semangat

Perintis Purbalingga mengal11gkapkan, jumlah penjualan buku

dapat memicu minat anak un-

tuk membaca,"ungkap Hen-. Ia menambahkan, anak-anak

yang gemar membaca akan mampu mengembangkan pola

berpikir kreatif dalam diri mereka. Mereka tidak han),a men-

dengar inJorrnasi tetapi iuP,a belajar untuk mengikuti argumen-argumen yang kaya dan

Sertrnrtg pentheli ntottbncn

iro buku tii kalangart p\Liio,, sgnrakitt

l] \( ;I \\ HI -\ I \S St f Ii.\

l,-\}l

:P.\TF\.

PI

-P'B

Mika Oktar.iani, pengelola

"Padahal arahan yang ptl-

ii;ii

50-

buku setiap trulannva. Padahal, di tokonva tersedia lebih dari 2.000 judul buku dengan berbagai katagori pendidikan, sej4ra1"r, budaya, iptek, sosial, politik, kuliner dan novel. ', 100

bttlst di srtlah satu toko buktt di Purbalin;4ga' Mitrttt

lt'ttt1tLl'un.

\l-i\GG.i

di tokonya hanya berkisar

Fol'o: !*ko Santoso

ST-sklr