Page 1

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT

Redaksi/Iklan: Re R edaksi/I Telp./Fax. 0251 -8663605

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Kerusuhan di Lampung Meluas

8 | In Infotainment nffoottaaiinnm meeent nntt

Brigjend Jodie Batal Jabat Kapolda Jabar

Sarah Azhari

DEMI ANAK, TAK LAGI KEJAR KARIR

“Sebab, Jodie sudah gagal menjalankan tugas pengamanan di Kalianda, Lampung Selatan. Seharusnya Kapolda di Jawa, terutama Jabar, adalah pati berpangkat Irjen atau Brigjen senior”

Indeks 4 | Buruh Mengancam Bupati Bogor BOGOR (LJ) – Hari kedua ratusan buruh di Kabupaten Bogor menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Jawa Barat. Aksi yang dilakukannya tersebut, untuk meminta ketegasan kepada Bupati Bogor Rahmat Yasin (RY) agar menghapus outsourching/kerja kontrak, khususnya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

BANDUNG (LJ) - Menyusul peristiwa kerusuhan di Lampung beberapa hari terakhir ini, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Pol.Timur Pradopo, mendadak membatalkan mutasi Brigadir Jenderal Jodie Rooseto dari jabatan semula Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung menjadi Kapolda Jawa Barat. Jodie pun akhirnya batal meraih bintang kedua di pundaknya, karena hanya menduduki job bintang satu, yakni Kepala Setukpa Lemdikpol. Pembatalan mutasi Brigjend Jodie ini diketahui berdasarkan Surat Telegram nomor ST/2161/X/2012, reff ralat Kep/645/X/2012 tanggal 30 Oktober 2012. “Jodie Rooseto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasetukpa Lemdikpol,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (30/10) malam. Bersambung ke hal 11

11 | Bupati Garut harus Peduli Pada Rakyatnya GARUT (LJ) - Siapapun nanti yang terpilih menjadi Bupati Garut pada Pemilukada 2013 mendatang, programnya harus jelas dan mengakar pada masyarakat dari lapisan paling atas sampai dengan masyarakat palih bawah. Dan bupati mendatang wajib hukumnya merealisasikan semua janjinya saat berkampanye di hadapan masyarakat.

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57 Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Jangan Takut Bicara ! Pak Bupati Tegur Dong Pelaksana Proyek Drainase Jalan Sukahati.....

Kejati Didesak Tetapkan Bupati Cianjur Jadi Tersangka Mamin Gate

Kami merasa heran dengan pengerjaan proyek drainse di ruas Jalan Kedunghalang-Sukahati, selain pembangunannya lama juga bahan bangunan dan bekas pengerukan selokannya dibiarkan berserakan kejalanan. Itukan membahayakan penguna jalan yang melintas wilayah tersebut. Tolong dong pak Bupati Bogor atau dinas terkait menegur pengusaha yang mengerjakan proyek itu. Terimakasih atas perhatiannya... Warga Kab. Bogor 085216660XXX

Aksi Unjukrasa PMII Cabang Subang Bikin Merinding.... Apa jadinya jika hati nurani para pejabat dan wakil rakyat sudah mati seperti yang diteriakan aktivis PMII saat mengelar unjukrasa di halaman Gedung DPRD Subang. saya jadi merinding ketika melihat aksi kalangan mahasiswa tersebut. Makanya saya menghimbau kepada para pejabat maupun dewan agar jabatannya itu dijalankan sesuai amanah agar selamat dunia dan akhirat...

0817188XXX Info Pertanahan

oleh

ARN Consultant

Sejarah Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (4) Peraturan Menteri Agraria/kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997, sehingga harus menyesuaikan dengan maksud pelaksanaan tugas Jabatan PPAT tersebut. Pasal dalam UUPA yang terkait dengan keberadaan Jabatan PPAT tersebut dapat ditemukan dalam Pasal 26 ayat (1) UUPA dan Pasal 19 UUPA. Pasal 26 ayat (1) UUPA menyatakan bahwa jual beli, tukar menukar dan perbuatan-perbuatan lain yang dimaksudkan untuk memindahkan hak milik serta pengawasaannya diatur dengan Peraturan Pemerintah. Demikian halnya Pasal 19 UUPA yang menginstruksikan kepada Pemerintah untuk menyelenggarakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia yang akan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Peraturan Pemerintah yang dimaksud tersebut adalah Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1961 tentang Pendaftaran Tanah, yang kemudian diganti dengan PP No.24 Tahun 1997. UUPA memang tidak menyebut secara tegas tentang Jabatan PPAT, namun penyebutan tentang adanya Pejabat yang akan bertindak untuk membuat akta terhadap perbuatan hukum tertentu mengenai tanah, dinyatakan dalam Pasal 19 PP No. 10 Tahun 1961, sebagai peraturan pelaksanaan UUPA. Dengan menggunakan metode interpretasi sistematis[5], serangkaian ketentuan yang berkaitan satu sama lain tersebut sudah cukup untuk memberikan pemahaman, bahwa keberadaan Jabatan Bersambung ke hal 11 Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com lingkarjabar

@lingkarjabar

Elemen masyarakat Kabupaten Cianjur terus mendesak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk menetapkan Bupati Cianjur menjadi tersangka

CIANJUR (LJ) - Elemen masyarakat di Kabupaten Cianjur tak henti-henti menyuarakan desakan kepada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, agar Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar segera ditetapkan sebagai tersangka menyusul dua tersangka lainnya yang telah menjalani sidang dalam perkara korupsi dana ma-

kan minum (mamin gate) Pemkab Cianjur. Desakan itu dikemukakan puluhan aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Kota Cianjur yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (30/10). Dalam aksinya, massa LSM itu membawa spanduk dan bendera merah bertuliskan ‘Sekretariat Bersama’.

Sementara spanduk yang dibawa salahsatunya bertuliskan ‘Kejati Jabar Minum Tolak Angin supaya tidak masuk angin dalam kasus Mamin Gate’. “Kami meminta agar pengadilan jangan mau tertumpangi oleh kepentingan kasus ini,” ujar Rustandi Zaelani, aktivis LSM Dewan Kota Cianjur yang menjadi juru bicara, kepada wartawan di selasela aksi demo. Ia menuturkan indikasi bahwa Tjetjep tidak akan diseret dalam perkara ini sudah tercium. Padahal dalam surat dakwaan maupun keterangan saksi, Tjetjep jelas merupakan aktor penting dalam perbuatan korupsi ini. “Terungkapnya keterlibatan Tjetjep Muchtar Soleh dalam persidangan sudah sepantasnya ditetapkan sebagai tersangka dan masuk bui. Jika tidak, terkesan aneh karena hanya bisa menyentuh pejabat yang melaksanakan perintah salah kaprah dari bupati,” katanya. Rustandi menambahkan, bahwa LSM Dewan Kota juga telah melaporkan perkara ini ke KPK dengan Bersambung ke hal 11

Komjen Nanan Sukarna Tinggalkan Gelanggang Politik BOGOR (LJ) - Wakil Kepala Polri Komjen (Pol) Nanan Sukarna sepertinya sudah lebih dulu mengetahui informasi soal dirinya tidak akan dipilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk dimajukan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013. Apalagi, semua parpol besar sudah menetapkan Calon Gubernur (cagub) masing-masing, sehingga sulit bagi Nanan maju ke Pilgub. Karenanya, tanpa menunggu lama-lama, Nanan pun menyatakan batal maju sebagai cagub alias lari dari gelanggang politik. Namun begitu, Nanan mengaku, pembatalan pencalonan dirinya ini dilakukan setelah melalui istikharah dan mengikuti suara hatinya, bukan karena faktor politis. “Saya putuskan untuk membatalkan pencalonan saya menjadi Gubernur Jawa Barat. Saya sudah istikharah dan sesuai suara hati, saya mundur dari pencalonan,” tandas Nanan Sukarna, kepada wartawan, Selasa (30/10). Bersambung ke hal 11

Deddy Mizwar Tak Pasti, PKS Kejar Desy Ratnasari DEPOK (LJ) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rupanya mulai menyadari tipisnya peluang untuk menggaet aktor kawakan Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur (cawagub) mendampingi Ahmad Heryawan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013. Elite PKS pun langsung mengalihkan target pendamping kader terbaiknya itu kepada sosok artis peran senior Desy Ratnasari yang berasal dari Sukabumi. “Memang kami menginginkan Deddy Mizwar se-

bagai wakil gubernur, tapi setelah dilakukan komunikasi dan penjajakan kansnya sangat kecil, jadi kami mencari alternatif. Sepertinya Desy Ratnasari punya peluang besar untuk menjadi cawagub,” kata anggota tim sukses calon Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Imam Budi Hartono, kepada wartawan di Depok, Selasa (30/10). Ia mengatakan komunikasi dengan artis yang terkenal dengan kalimat `no comment` tersebut semakin

Bersambung ke hal 11

Dua Elite Politik Terjerat Korupsi di Proyek Hambalang? “Anda kan sudah melihat siapa-siapa saja saksi yang kami periksa. Pasti saksi-saksi itu kami periksa untuk mencari informasi untuk pengembangan kasus ini,” BOGOR (LJ) - Hari ini, Rabu (31/10), adalah jadwal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyerahkan hasil audit investigasi Proyek Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sarana Olahragadi Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat kepada DPR RI. Banyak pihak yang mereka-reka atau berspekulasi, ada dua nama elite politik yang bakal terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi mega proyek tersebut dalam hasil audit BPK tersebut. Kedua nama orang penting yang paling disorot itu adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Apalagi, beberapa pekan terakhir ini, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan arah ‘anak panah’ membidik

duo petinggi partainya penguasa itu. Bahkan, KPK akan melakukan gelar perkara atau ekspose kasus Hambalang pekan ini. “Bisa saja akan ada peningkatan (dari penyelidikan ke penyidikan) serta pengembangan (penyidikan),” ujar Juru bicara KPK, Johan Budi S.P kepada wartawan, Selasa (30/10). “Biasanya ekspose ada tiga kali dari pengumpulan data ke penyelidikan, penyelidikan ke penyidikan, serta ke penuntutan,” ujarnya. Namun, Johan menolak membeberkan identitas orang-orang yang bakal ditetapkan menjadi tersangka, termasuk menampik kabar bahwa salah satunya adalah Andi Mallarangeng. Praktik korupsi dalam proyek Hambalang ini terungkap saat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad

Nazaruddin, cuap-cuap. Nazaruddin ‘bernyanyi’ proyek itu sudah dimainkan oleh Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum. Menurut Nazaruddin, Anas mendapat imbalan Rp 50 miliar yang digunakan sebagai dana pemenangan dalam kongres Partai Demokrat di Bandung dan Andi mendapat Rp 20 miliar. Ada lagi Rp 30 miliar mengalir ke Komisi X DPR. Namun, Menteri Andi dan Anas membantah tudingan Nazaruddin tersebut.

Bersambung ke hal 11


OPINI

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Pentingnya Bahasa Indonesia untuk Kita Bahasa Indonesia, sejatinya memiliki dua kedudukan penting, yaitu sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. Dua kedudukan bahasa Indonesia inilah yang seharusnya dijadikan sebagai pijakan penting untuk merancang strategi pembelajaran bahasa Indonesia dalam dunia pendidikan kita. Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional - yang dilandasi pada Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928 -- bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai lambang kebanggaan kebangsaan, identitas nasional, alat penyatuan berbagai suku bangsa dalam kesatuan kebangsaan, dan alat perhubungan antar daerah dan antar budaya. Begitu juga dalam kedudukannya sebagai bahasa negara - dengan dasar hukumnya adalah UUD 1945 Bab XV Pasal 36 -, bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar dalam dunia pendidikan, alat perhubungan pada tingkat nasional untuk perencanaan dan pelaksanaaan pembangunan nasional, serta alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dengan mengetahui dua kedudukan penting beserta banyaknya fungsi yang dimiliki bahasa Indonesia seperti itu, seharusnya bahasa Indonesia dipelajari dengan baik oleh siswa. Di samping itu, juga harus didukung dengan kurikulum yang memungkinkan pembelajaran bahasa Indonesia itu dilakukan secara sistemik, proporsional, dan komprehensif. Dengan pembelajaran seperti itu, siswa punya pandangan yang positif tentang bahasa Indonesia. Di samping itu, siswa juga lebih merasakan bahasa Indonesia sebagai bahasa milik bangsa dan negaranya sendiri. Tak seperti yang terjadi sekarang ini, siswa seperti menganggap bahasa Indonesia tak penting, sehingga tak merasa wajib mempelajari dan menguasai bahasa bangsanya sendiri dengan baik. Tetapi, ironisnya, justru bahasa Inggris-lah yang dianggap lebih penting, sehingga hanya ketika belajar bahasa ini siswa serius mempelajarinya. Akibatnya, penguasaan bahasa Indonesia pada siswa juga menjadi amat rendah. Ini dapat diukur dari kemampuan siswa dalam aktivitas berbahasa Indonesia, baik lisan maupun tulis. Satu hal yang patut disadari, belajar bahasa itu tak hanya berarti semata-mata belajar bahasa sebagai alat komunikasi. Belajar bahasa itu sebenarnya sekaligus juga berarti belajar budaya. Kalau demikian, belajar bahasa ini erat kaitannya dengan internalisasi nilai-nilai budaya. Misalnya, siswa yang belajar bahasa Inggris terlebih dahulu, akan menginternalisasi nilai-nilai budaya asing terlebih dahulu juga, bahkan sebelum mengenali nilai-nilai budayanya sendiri. Dapat dibayangkan, dampak apa yang akan ditimbulkan berkait dengan pembentukan jati diri siswa. Untuk itu, idealnya, belajar bahasa itu harus bersifat gradasional. Artinya, pembelajaran bahasa dilakukan sesuai dengan gradasinya, siswa mulai diajarkan mulai dari bahasa ibu (mother language), yakni bahasa daerah (lokal), bahasa Indonesia, dan baru bahasa Inggris. Dengan strategi dan gradasi ini, siswa dengan sendirinya memiliki landasan yang kuat pada bahasa daerah dan bahasa Indonesia, sebelum lebih jauh melangkah belajar bahasa Inggris sebagai bahasa global. Usia dini merupakan masa yang amat penting untuk memberikan pendasaran bahasa apa yang seharusnya diberikan kepada anak. Berger, sosiolog kontemporer, menyebut masa usia dini ini adalah masa sosialisasi primer, yang akan paling mendasari ingatan dan menentukan jati diri anak. Maka dari itu, bukan bahasa Inggris yang seharusnya terlebih dahulu diajarkan pada masa usia dini, tapi bahasa ibu yakni daerah atau juga bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa ini juga ada kaitannya dengan pembentukan jati diri anak bangsa. Oleh karena itu, agar jati diri anak terbentuk dengan baik, anak mesti diajari bahasa yang paling dekat dengan budayanya terlebih dahulu. Ini penting agar anak-anak yang lahir di bumi Indonesia benar-benar akan tumbuh menjadi anak Indonesia. Menjadi anak yang menghayati dan memahami bangsanya melalui bahasa bangsanya, karena dalam bahasa ini juga tercermin juga terkandung nilai-nilai keindonesiaannya. Dengan demikian, jati diri anak Indonesia pun akan terbentuk secara normal. Anak juga akan tahu akar budayanya, sebelum lebih jauh mengenai budaya global. Anak yang memiliki jati diri Indonesia adalah anak-anak yang dapat berbahasa Indonesia dengan baik, mencerminkan kepribadian keindonesiaan, serta memiliki kecintaan dan kebanggaan sebagai orang Indonesia.

Renungan Jika Allah menimpakan suatu mudharat kepadamu, maka tidak ada yang mampu menghilangkannya selain Dia

Bobodoran Guru VS Guru

aya budak sd di taros ku guruna . buah naon nu di emamna di gelom .......asep asep : rambutan bu guru : leres cingan agus........... agus : dukuh....... guru : pinter......ciangan saha deui nyak tah si udin.... udin : bohlam bu........ guru : naha bohlam din ??? udin : td wengi si emma nyarita ka si apa .... pa pareman bohlamna urang gelom ku ema... Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

Makna Idul Adha Bagi Kehidupan (4) Menyadari kembali bahwa tiada yg boleh di-Tuhankan selain Allah. Menuhankan selain Allah bukanlah semata-mata menyembah berhala seperti di zaman jahiliah. Di zaman globalisasi ini orang dapat menuhankan tokoh lebih-lebih lagi si Tokoh itu sempat menjadi pucuk pimpinan partainya menjadi presiden/ wakil presiden atau ketua lembaga perwakilan rakyat. Orang sekarang juga cenderung menuhankan politik dan ekonomi. Politik adalah segalagalanya dan ekonomi adl tujuan hidupnya yg sejati. Bahkan HAM menjadi acuan utama segala gerak kehidupan sementara HAT diabaikan. Inilah makna kita kumandangkan kalimah tauhid La ilaha illallah ! Menyadari kembali bahwa pada hakikatnya yg memiliki puja dan puji itu hanyalah Allah. Maka alangkah celakanya orang yg gila puja dan puji sehingga kepalanya cepat membesar dadanya melebar dan hidungnya bengah bila dipuji orang lain. Namun segera naik pitam wajah merah dan jantung berdetak melambung bila ada orang yang mencela mengkritik dan mengoreksinya. Inilah makna kita

kumandangkan tahmid Wa lillahilhamd ! Menyadari kembali bahwa manusia ini ibarat sedang melancong atau bepergian yg suatu saat rindu utk pulang ke tempat tinggal asal yakni tempat yg mula-mula dibangun rumah ibadah bagi manusia Ka?bah Baitullah. Inilah salah satu makna bagi yg istita?ah tidak menunda-nunda lagi berhaji ke Baitullah. Di sini pula manusia disadarkan kembali bahwa pada hakikatnya manusia itu satu keluarga dalam ikatan satu keimanan. Siaopa pun dia dari bangsa apapun adl saudara bila ia mukmin atau muslim. Tetapi bila seseorang itu kafir adl bukan saudara kita meskipun dia lahir dari rahim ibu yg sama. Maka orang yg pulang dari haji hendaknya menjadi uswah hasanah bagi warga sekitarnya tidak membesar-besarkan perbedaan yg dimiliki sesama muslim terutama dalam hal yg disebut furu?iyah. Menyadari kembali bahwa segala ni’mat yg diberikan Allah pada hakikatnaya adl sebagai cobaan atau ujian. Apabila ni’mat itu diminta kembali oleh yg memberi maka manusia tidak dapat berbuat apa-apa.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yg banyak. Maka dirikanlah salat krn Tuhanmu dan sembelihlah hewan . Sesungguhnya orang-orang yg membenci kamu dialah yg terputus” Hari ini jadi konglomerat esok bisa jadi melarat dgn hutang bertumpuk jadi karat. Sekarang berkuasa lusa bisa jadi hina tersia-sia oleh massa. Kemaren jadi kepala kantor dgn mobil Timor entah kapan mungkin bisa jadi bahan humor krn naik sepeda bocor. Sedang ni’mat yg berupa harta hendaknya kita ikhlas utk berinfaq di jalan Allah seperti utk ber-udhiyah . Percayalah dalam hal harta apabila kita ikhlas di jalan Allah niscaya Allah

akan membalasnya dgn berlipat ganda. Tetapi jika kita justru kikir pelit tamak bahkan rakus tunggulah kekurangan kemiskinan dan kegelisahan hati selalu menghimpitnya. Akhirnya semoga ?Idul Adha dgn berbagai ibadah yg kita laksanakan sekarang ini dapat membangunkan kembali tidur kita . Kemudian kita berihtiar lagi sekuat tenaga utk memperbanyak amal saleh sebagai pelebur amal-amal buruk selama ini. Amin ! ***

Kisah Sufi

Siapakah Dzul Qarnain? GUNUNG yang sepadan tingginya. Siapa Ya’juj dan Ma’juj? Adalah YA’JUJ dan MA’JUJ. Mereka adalah termasuk keturunan ADAM alahissalam dari keturunan YAFITS bin NUH alaihissalam. Mereka juga adalah makhluk Allah, akan tetapi berparas dan berkelakuan sangat buruk. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Allah azza wa jalla berfirman, ‘Hai Adam!’. Adam menjawab, ‘Aku memenuhi panggilan-Mu’. Allah berfirman, ‘Bangkitlah pada hari kebangkitan neraka!’. Adam pun bertanya, ‘Apakah hari kebangkitan neraka itu ya Allah?’. Allah berfirman, ‘Dari setiap seribu, yang sembilan ratus sembilan puluh sembilan itu ke neraka. Sedangkan yang masuk surga hanya satu. Pada hari itu, anak-anak kecil menjadi beruban dan orang-orang hamilpun melahirkan janinnya’. Lalu Allah firmannya, ‘Sesung(QS. Al-Kahfi (18) : 94) melanjutkan guhnya ada diantara keturunanmu yang terdiri dari dua ummat, Aku memperbanyak mereka dalam DZUL QARNAIN. Al-Hafidz keajaiban atas kuasa Allah SWT. Ia sesuatu. Mereka adalah YA’JUJ dan Ibnu Katsir rahimahullah menye- mengajak penduduk negeri-negeri MA’JUJ’” (HR. Bukhari dan Musbutkan dalam kitab Al-Bidayah wa yang ditaklukkannya untuk beriman lim dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.) An-Nihayah bahwa: Dzul Qarnain kepada Allah. adalah seorang Raja yang adil dan Dalam perjalanannya ke belabijaksana yang telah menjelajahi han barat bumi, Dzul Qarnain ber- Pembangunan Dinding Pemisah Dzul Qarnain mendapati kaum Bumi sebelah Timur dan Bumi sebe- temu dengan suatu kaum yang hidup lah Barat. Ia adalah seorang mukmin dalam ketakutan yang mencekam. itu, “Suatu kaum yang hampir tidak penyebar agama Allah, melaksana- Al-Qur’an menyebut tempat itu se- mengerti pembicaraan” (QS. Alkan sebab-sebab dalam mencapai bagai BAIN AS-SADDAIN, sebuah Kahfi (18) : 93). Untuk mempertatujuannya dan mempunyai banyak daerah yang terdapat diantara DUA hankan diri, mereka tidak bisa lagi

“Wahai Dzul Qarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu dapat membuat DINDING PEMISAH antara kami dan mereka?”

dan sangat ketakutan kepada kezaliman dan kerusakan yang diperbuat oleh Ya’juj dan Ma’juj. Kaum itu berkata, “Wahai Dzul Qarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu dapat membuat DINDING PEMISAH antara kami dan mereka?” (QS. Al-Kahfi (18) : 94) Dzul Qarnain menolak tawaran harta dari kaum itu karena dia sudah mencukupi dengan harta yang diberikan Allah kepadanya. Ia hanya mengharap pahala jika dapat menolong mereka. Dzul Qarnain lalu berkata, “Maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alatalat)” (QS. Al-Kahfi (18) : 95) Meskipun Dzul Qarnain mempunyai banyak bala tentara dan pengikut, ia tetap meminta pertolongan kaum tersebut dan tetap bertawakkal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Inilah yang dinamakan MELAKSANAKAN SEBAB-SEBAB. Mereka lalu mengumpulkan harta, alat-alat, dan bersama-sama membantu Dzul Qarnain membangun DINDING PEMISAH dan menutup celah-celah diantara kedua gunung itu supaya dapat menutup jalan keluar terakhir bagi Ya’juj dan Ma’juj. Dzul Qarnain memenjarakan Ya’juj dan Ma’juj di negerinya sendiri. bersambung....

Suara Emas dari Ethiopia “Ya Allah, selamatkanlah umat Islam yg sedang sengsara di Lubnan, Palestin, Afghanistan, Iraq, Chechnya serta diseluruh pelosok dunia akibat dari angkara mungkar dan kekejaman musuh-musuh Mu. Peliharakanlah mereka, lindungilah mereka, kasihanilah mereka dan berikanlah rahmatMu ke atas mereka” Bilal bin Rabah: Suara Emas dari Ethiopia Suatu malam, jauh sepeninggal Rasulullah, Bilal bin Rabbah, salah seorang sahabat utama, bermimpi dalam tidurnya. Dalam mimpinya itu, Bilal bertemu dengan Rasulullah. “Bilal, sudah lama kita berpisah, aku rindu sekali kepadamu,” demikian Rasulullah berkata dalam mimpi Bilal. “Ya, Rasulullah, aku pun sudah teramat rindu ingin bertemu dan mencium harum aroma tubuhmu,” kata Bilal masih dalam mimpinya. Setelah itu, mimpi tersebut berakhir begitu saja. Dan Bilal bangun dari tidurnya dengan hati yang gulana. Ia dirundung rindu. Keesokan harinya, ia menceritakan mimpi tersebut pada salah seorang sahabat lainnya. Seperti udara, kisah mimpi Bilal segera memenuhi ruangan kosong di hampir seluruh penjuru kota Madinah. Tak menunggu senja, hampir seluruh penduduk Madinah tahu, semalam Bilal bermimpi ketemu dengan nabi junjungannya. Hari itu, Madinah benar-benar terbungkus rasa haru. Kenangan semasa Rasulullah masih bersama mereka kembali hadir, seakan baru kemarin saja

Rasulullah tiada. Satu persatu dari mereka sibuk sendiri dengan kenangannya bersama manusia mulia itu. Dan Bilal sama seperti mereka, diharu biru oleh kenangan dengan nabi tercinta. Menjelang senja, penduduk Madinah seolah bersepakat meminta Bilal mengumandangkan adzan Maghrib jika tiba waktunya. Padahal Bilal sudah cukup lama tidak menjadi muadzin sejak Rasulullah tiada. Seolah, penduduk Madinah ingin menggenapkan kenangannya hari itu dengan mendengar adzan yang dikumandangkan Bilal. Akhirnya, setelah diminta dengan sedikit memaksa, Bilal pun menerima dan bersedia menjadi muadzin kali itu. Senjapun datang mengantar malam, dan Bilal mengumandangkan adzan. Tatkala, suara Bilal terdengar, seketika, Madinah seolah tercekat oleh berjuta memori. Tak terasa hampir semua penduduk Madinah meneteskan air mata. “Marhaban ya Rasulullah,” bisik salah seorang dari mereka. Sebenarnya, ada sebuah kisah yang membuat Bilal menolak untuk mengumandangkan adzan setelah Rasulullah wafat. Waktu itu, beberapa saat

setelah malaikat maut menjemput kekasih Allah, Muhammad, Bilal mengumandangkan adzan. Jenazah Rasulullah, belum dimakamkan. Satu persatu kalimat adzan dikumandangkan sampai pada kalimat, “Asyhadu anna Muhammadarrasulullah.” Tangis penduduk Madinah yang mengantar jenazah Rasulullah pecah. Seperti suara guntur yang hendak membelah langit Madinah. Kemudian setelah, Rasulullah telah dimakamkan, Abu Bakar meminta Bilal untuk adzan. “Adzanlah wahai Bilal,” perintah Abu Bakar. Dan Bilal menjawab perintah itu, “Jika engkau dulu membebaskan demi kepentinganmu, maka aku akan mengumandangkan adzan. Tapi jika demi Allah kau dulu membebaskan aku, maka biarkan aku menentukan pilihanku.” “Hanya demi Allah aku membebaskanmu Bilal,” kata Abu Bakar. “Maka biarkan aku memilih pilihanku,” pinta Bilal. “Sungguh, aku tak ingin adzan untuk seorang pun sepeninggal Rasulullah,” lanjut Bilal. “Kalau demikian, terserah apa maumu,” jawab Abu Bakar. Di atas, adalah sepenggal kisah tentang Bilal bin Rabah, salah seorang sahabat dekat Rasulullah. Seperti yang kita tahu, Bilal adalah seorang keturunan Afrika, Habasyah tepatnya. Kini Habasyah biasa kita sebut dengan Ethiopia. Seperti penampilan orang Afrika pada umumnya, hitam, tinggi dan besar, begitulah Bilal. Pada mulanya, ia adalah budak seorang bangsawan Makkah, Umayyah bin Khalaf. bersambung....

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - SIDIK - AANG KUNAIDI• (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• (Indramayu) IHSAN MAHFUDZ Koresponden : M. NASIR - AFRIYO RIZAL - HANDOYO - RAWIN - TRI AHMAD KUSMANTO - VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN - YUSUF FADILAH Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI • Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi : SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

Sekda Berang, 50 Persen PNS Kota Bekasi Bolos

BEKASI (LJ) – Sedikitnya 50 persen pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diketahui

mangkir kerja. Hal itu terkuak saat Sekretaris Daerah (Sekda), Rayendra Sukarmadji melakukan inspeksi mendadak, Selasa pagi (30/10). Kondisi

itu membuat Roy sapaan akrab Rayendra Sukarmadji berang. “Ini sangat mengecewakan. Prosentase ketidak hadiran para PNS di tujuh SKPD mencapai 50 persen. Ini menunjukkan PNS tersebut tidak memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan kewajibannya,” tukas Roy usai melakukan sidak di Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur. Dari hasil sidak yang dilakukan Sekda, tercatat dari 892 orang yang berasal dari 7 SKPD, 298 orang diantaranya tidak masuk kerja. Dari bagian inspektorat 11 orang bolos, Bapeda 79 orang, Dinas Tatakota 44 orang, Dinas Bangunan dan Pemadam Kebakaran 34 orang, Disdukcapil 62 orang, Kesbangpolinmas 32 orang dan KPUD 21 orang bolos. “Ini yang lain pada kemana, masa yang membolos sampai sebanyak ini,” kata Rayendra uring-uringan. Rayendra mengatakan, sidak tersebut sengaja dilakukan pasca libur panjang Hari Raya Idhul Adha. Sidak

Kejari Cikarang Akan Selidiki Anggaran Cetak Raport

KAB.BEKASI (LJ) - Hasil Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2011, tentang dana sebesar Rp1 miliar, untuk biaya cetak raport yang tidak terealisasi dan di kembalikan ke kas daerah, membuat anggota DPRD Kabupaten Bekasi menjadi berang. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim mengatakan, terkait adanya pengadaan cetak raport yang dilakukan oleh Dinas pendidikan (Disdik) yang diduga tanpa di ketahui anggota DPRD, pihaknya akan mempertannyakan. ”Dengan adanya masalah ini,

saya akan langsung mempertannyakan terlebih dahulu ke komisi D, karena komisi ini yang langsung menangani hal tersebut,” kata mustakim lewat pesan singkat kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Akibat permasalahan ini, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, akan turun langsung dan akan memanggil Dinas terkait, untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas lagi. “Kejaksaan akan menindak lanjuti informasi tersebut, dan secepatnya akan memanggil kepala dinas terkait, tentang informasi tersebut,” ucap Denni Kasi Intel Ke-

jari Cikarang, ketika ditemui wartawan diruang kerjanya. Sekedar diketahui, Kadisdik Kabupaten Bekasi jarang ada di tempat, seakan menghindari para wartawan baik media cetak maupun elektronik, yang ingin mempertanyakan hal tersebut. Diharapkan Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang Hermanto segera menyikapi adanya dugaan Raport yang beredar tersebut Aspal (asli tapi palsu), sebab untuk pengadaan Raport harus melalui tender lelang dan sepengetahuan Badan Intelijen Negara, sebab Raport tersebut adalah Aset Negara. Q HSR

Pembuatan e-KTP di Bekasi Dikenakan Biaya Rp 5000

“Saya diminta membayar Rp5 000 untuk foto. Yang meminta oknum petugas foto yang memproses pendataan e-KTP di wilayah saya,”

KAB.BEKASI (LJ) – Warga Perumahan Papan Mas, Desa Setia Mekar, Kecataman Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mengaku kecewa dengan kutipan yang dilakukan oknum petugas pembuat foto dari Kecamatan Tambun Selatan. Pasalnya, setiap warga yang datang memberikan data diwajibkan membayar sebesar Rp5000 untuk foto. “Saya diminta membayar Rp5 000 untuk foto. Yang meminta oknum petugas foto yang memproses pendataan e-KTP di wilayah saya,” keluh Warga RW 06 Perumahan Papan Mas, W Siahaan kepada LINGKAR JABAR, Selasa (30/10). Menurut dia, jumlah warga di perumahan tersebut sekitar 1500 KK atau sekitar 4500 jiwa yang sudah wajib melakukan pendataan e-KTP yang menjadi program pemerintah pusat. “Kalau jumlah warga perumahan yang sudah wajib melakukan pendataan e-KTP sekitar 4500, berapa besar uang yang berhasil

dikumpulkan oknum itu. Padahal, program eKTP yang menjadi program pemerintah pusat itu gratis,” ungkapnya. W Siahaan menduga, pengutan liar yang dilakukan oknum petugas foto dari Kecamatan Tambun Selatan itu atas persetujuan atasan. “Bisa jadi pungutan liar itu memang diketahui oleh atasan oknum itu. Atau mungkin saja mmemang diperintahkan seperti itu,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Umum Barisan Masyarakat Pengabdi Ketahanan Nasional (Bampeknas), Yus Amri mengatakan, program pendataan e-KTP yang saat ini dilakukan di Kabupaten Bekasi, merupakan program pemerintah pusat dan tidak dipungut biaya alias gratis. Jika pada pelaksanaannya terjadi pungutan liar, atau bahkan diketahui oleh piimpinan pada instansi terkait, warga dianjurkan untuk membuat laporan resmi ke pihak aparat berwajib. “Warga yang merasa kecewa dapat melaporkan langsung ke pihak berwajib. Agar, tindakan oknum petugas yang melakukan pungutan liar tanpa dilandasasi peraturan itu dapat diproses dan diberikan sanksi yang setimpal,” paparnya. Selain oknum petugas yang terang-terangan melakukan pungutan liar diberikan sanksi, Yus Amri berharap Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin memberikan sanksi tegas terhadap Camat Tambun Selatan. “Walaupun yang melakukan anak buahnya, sebagai camat juga harus bertanggungjawab terhadap pungutan yang merugikan warga itu,” pungkasnya. Q TAM

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. Sdr. Aswin 4. SdrHilam Sudakta 5. Sdr. Herman (Prwk.Indramayu) bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

tersebut akan dilakukan secara terus menerus selama dua pekan di seluruh kantor SKPD di Kota Bekasi. Ditambahkannya, Pakta Integritas yang digagas Pemkot Bekasi harus diawasi terus pelaksanaannya. “Saya minta seluruh nama-nama yang membolos hari ini, agar segera diserahkan ke BKD untuk diproses,” katanya kesal. Terkait hal itu, sejumlah elemen masyarakat Kota Bekasi menilai, rendahnya disiplin PNS Kota Bekasi tersebut, disebabkan tidak berjalannya pakta integritas yang sering digembargemborkan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. “Ini sangat lucu dan ironis. Di spanduk, Rahmat Effendi yang maju dengan menggandeng Ahmad Syaikhu memiliki visi mengedepankan pakta integritas. Tapi kenyataannya, saat ini Rahmat Effendi yang menjabat walikota ternyata kecolongan dengan mangkirnya 50 persen PNS yang tidak masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Adha,” pungkas Ketua LSM Somasi, Budi. Q RIS

KPU Bekasi Akan Sosialisasikan Pilwakot

“Gagasan ini, baru pertama kali kita lakukan, tentang pemasangan baliho dari KPU. Selain baliho, spanduk atau poster yang dibuat masing-masing tim sukses pasangan calon harus dicopot. Terutama di jalan protokol yang telah dipasangi baliho buatan KPU,”

BEKASI (LJ)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi dalam waktu dekat akan memberikan sosialisasi tentang agenda Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bekasi 16 Desember 2012, mendatang. Sosialisasi tersebut, akan dijelaskan lewat baliho untuk masing-masing pasangan peserta yang akan bertarung. “Gagasan ini, baru pertama kali kita lakukan, tentang pemasangan baliho dari KPU. Selain baliho, spanduk atau poster yang dibuat masing-masing tim sukses pasangan calon harus dicopot. Terutama di jalan protokol yang telah dipasangi baliho buatan KPU,” kata Tubagus Hendy Irawan Ketua KPU Kota Bekasi, kemarin. Dia menjelaskan, pemasangan baliho buatan KPU juga merupakan upaya penertiban berbagai spanduk, poster, serta baliho kandidat Pilwalkot Bekasi terpasang tak beraturan di berbagai sudut Kota Bekasi. Baik Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi hingga kini belum menertibkan berbagai atribut peserta Pilwalkot Bekasi tersebut. “Kami tegaskan kembali, jika KPU sudah memasang baliho, maka untuk pemasangan yang lain tidak diperbolehkan kembali untuk dipasang alias di copot,” ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memahami bahwa pemasangan berbagai atribut tersebut merusak estetika kota. Namun atribut-atribut itu merupakan alat sosialisasi kandidat-kandidat Pilwalkot Bekasi. Q TAM

PNS Terlibat Pilkada Terancam Dipenjara “Ya, kita semua tahu hampir mayoritas PNS tinggal di Kota bekasi. Mereka sangat rentan dimobilisasi,” BEKASI (LJ) – Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi, Yayah Nadiah mengungkapkan, pihaknya akan lebih concern terhadap kketerlibatan para pegewai negeri sipil (PNS) dalam Pilkada nanti. “PNS akan menjadi point penting dalam pengawasan kami,” ujar Yayah usai menandatangani MoU Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) di Aula Polres Bekasi Kota, Selasa (30/10). Menurut dia, keterlibatan PNS dalam Pilkada yang akan digelar pada 16 Desember mendatang itu akan menjadi prioritas pengawasan pihaknya. Dia beralasan, PNS sangat rentan untuk dimobilisasi oleh calon walikota. “Ya, kita semua tahu hampir mayoritas PNS tinggal di Kota bekasi. Mereka sangat rentan dimobilisasi,” tuturnya. Dikatakannya, bagi PNS yang terbukti ikut terlibat kampanye, baik menggunakan seragam atau tidak, akan ditindak tegas dan itu merupakan tindak pidana. Ancaman hukumannya paling singkat 1 bulan penjara dan paling lama 3 bulan penjara, atau denda hingga Rp 10 juta. “Ancaman hukumannya tidak main-main, jadi kami ingatkan PNS agar tetap netral dan tidak ikut berpolitik praktis,” tegasnya. Ditambahkan Yayah, MoU Sentra Penegakan Hukum Terpadu tersebut ditandatangani oleh Panwas, Kapolres dan Kajari Bekasi. MoU tersebut dimaksudkan untuk penanganan pelanggaran selama masa kampanye Pilkada. Selain itu, Polres Bekasi dan Kejari Bekasi akan langsung menyiapkan personel untuk ditempatkan di pos penegakan hukum terpadu (gakumdu) yang ditempatkan di Polresta Bekasi Kota. “Dengan adanya pos Gakumdu ini, kita akan mudah memilah-milah mana laporan yang layak diproses sebagai pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana,” pungkasnya. Q RIS

3

LINTAS | MEGAPOLITAN Penjual Ganja Eceran Dicokok Polisi TANGERANG - IM (19) pemuda gaul yang telah menjual barang haram jenis ganja, akhirnya dicokok polisi saat ingin mengambil barang tersebut, di kawasan Jalan Samosir, Perumahan BSD, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Penangkapan ini, berkat adanya laporan masyarakat setempat yang resah oleh kehadiran segerombolan pemuda yang sering berkumpul hingga dini hari. Saat petugas melakukan pengeledahan, dari pelaku ditemukan satu bungkus karton besar berisi ganja kering siap edar sebanyak 11 paket. “Jajaran kami telah berhasil menangkap pengedar ganja paket kecil yang siap di edarkan,” ucap Kompol Nico Andreano Setiawan, Kapolsek Serpong, kemarin. Setelah diamankan petugas, akhirnya tersangka digiring ke Mapolsek Serpong untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Sementara, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 1, Subsider Pasal 111 Ayat 1, Undang-Undang Narkotika Nomor 35/2009. Tersangka dikenakan pasal penyelahgunaan narkotika jenis ganja dimana pelaku menguasai dan memiliki ganja untuk dijual kepada orang lain,” ujarnya. Nico menjelaskan, barang bukti hasil tangkapannya sudah dikirim ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk dilakukan uji laboratorium. Pihaknya pun sedang menelusuri akar penjualan narkotika jenis ganja ini dari keterangan lebih lanjut yang didapat dari tersangka. “Barang buktinya sudah di BNN, pengembangan masih kami lakukan,” pungkasnya. Sementara itu, tersangka yang berinisial IM mengaku, sudah empat bulan belakangan melakukan aktifitas peredaran ganja kering. “Dengan menjual ganja ini, untungnya sangat besar,” ucapnya. Q ADT

Pemkot Gelar Pelatihan Pemilihan Sampah TANGERANG - Guna terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Kota Tangerang yang bersih dan hijau, khususnya dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kota Tangerang menyelenggarakan workshop atau pelatihan pengelolaan sampah yang ditujukan bagi masyarakat agar terampil dalam memilah dan mengelola bank sampah di lingkungannya masing-masing. Wakil Walikota (Wawalkot) Tangerang H. Arief R Wismansyah mengajak seluruh masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih , salah satunya dengan membiasakan memilah sampah. Upaya memilah sampah ini selain dapat mengurangi volume sampah juga dapat meningkatkan penghasilan warga. “Dengan dipilah, sampah-sampah bisa dikumpulkan melalui bank sampah dan dijual,” kata Arief kepada wartawan, di Meeting Hall Hotel Narita, Cipondoh, Kota Tangerang, kemarin. Dia menambahkan bahwa kegiatan memilah sampah ini dapat dilakukan oleh warga sebelum sampah di buang ke Tempat Penampungan Sementara (TPS). Dengan begitu tidak membebani volume sampah yang kian hari kian bertambah. “Sampah plastik seperti botol air minum itu kan laku dijual, jadi hasilnya dapat digunakan untuk kegiatan warga,” Paparnya. Sementara itu, Kepala dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) Kota Tangerang, Agus Sudrajat, menyatakan workshop yang berlangsung hingga tanggal 31 Oktober ini diikuti oleh 30 penggiat forum kompos di Kota Tangerang. Diharapkan setelah mengikuti workshop mereka dapat membagi ilmu dan pengalamannya kepada warga lain di sekitar tempat tinggalnya. “Kita adakan pelatihan secara bertahap, untuk kali ini diikuti oleh 30 orang.” Paparnya. Q ADT

112 Peserta Pelajari Korban KDRT BEKASI – Sebanyak 112 peserta dari pengurus Keluarga Berencana (KB) Kelurahan ikuti kegiatan fasilitasi data korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Ruang Rapat Walikota Bekasi, Selasa (30/10). Acara tersebut diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluaga Berencana (BP3AKB). Tampak, para peserta antusias mendengarkan apa yang disampaikan oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan pada BP3AKB Kota Bekasi Dra Sri Rusdaningsih dan Kasubid Peran Serta Perempuan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga pada BP3AKB Kota Bekasi Suhadi. Kabid Pemberdayaan Perempuan pada BP3AKB Kota Bekasi Dra. Sri Rusdaningsih mengatakan, ada 2 formulir yang di isi lengkap dan di laporkan setiap tiga bulan sekali (April, Juli, Oktober, Januari). Formulir tersebut yaitu formulir register pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan dan formulir pendataan indikator kinerja utama pemberdayaan perempuan, perlindungan anak Kota Bekasi tahun 2012. “Ini bertujuan agar kita memiliki data yang akurat korban KDRT sebagai upaya melindungi perempuan dan anak, dan untuk bahan perencanaan dalam RPJMD ke depan,” ujar Sri kepada wartawan, kemarin. Q HRS

JADWAL SIM KELILING OKTOBER 2012 KOTA DAN KABUPATEN BOGOR WILAYAH KOTA BOGOR WILAYAH KABUPATEN BOGOR Hari/Tgl

Lokasi

Hari/Tgl

Lokasi

Jumat/5 Sabtu/6 Senin/8 Jumat/12 Sabtu/13 Senin/15 Jumat/19 Sabtu/20 Senin/22 Jumat/27 Minggu/29

Polsek Bogor Utara BTW Jembatan Merah PGB Merdeka Polsek Bogor Tengah Graha Pena Radar Bogor KFC Taman Topi Polsek Tanahsareal Pasar Bogor/Depan Toko Bata Penjagaan Brimob Sukasari BTW Jembatan Merah PGB Merdeka

Selasa/2 Rabu/3 Kamis/4 Selasa/9 Rabu/10 Kamis/11 Selasa/16 Rabu/17 Kamis/18 Selasa/23 Rabu/24

Polsek Gunung Putri Pondok Udik Kemang Simpang Taman Safari Kawasan Menara Cileungsi Indocement Polsek Leuwiliang Polsek Taman Sari Polsek Ciomas Polsek Jonggol Polsek Babakanmadang Polsek Ciawi

Wa ktu: 08.00 08. 00 S/D S/ D 15.00 15. 00

Wa ktu: 08.00 08. 00 S/D S/ D 15.00 15. 00


LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR Tiga Kepsek Prestasi di Kota Bogor Dimutasi BOGOR - Dinas pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jawa Barat, melakukan pergantian sejumlah kepala sekolah secara mendadak. Namun pergantian kepala sekolah ini, mendapat kritikan sejumlah kalangan termasuk dari oknum kepala sekolah.Dari informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR dilokasi, tiga kepsek yang telah dilakukan mutasi antara lain, Kepsek SMAN 1, 3 dan SMAN 6. “Sangat di sayangkan, kenapa kepsek prestasi itu, telah dilakukan mutasi oleh disdik. Padahal, kepsek itu telah membantu mengharumkan nama Kota Bogor. Saya kira ini, akan menjadi preseden buruk untuk dunia pendidikan di Kota Bogor,” ucap salah satu kepsek yang namanya tidak mau ditulis di koran ini.Namun pada bagian lain, ada juga masyarakat yang setuju dilakukan pergantian terhadap sejumlah kepala sekolah yang sudah sekian tahun menjabat. Alasan mereka, untuk penyegaran sekaligus memberikan kesempatan kepada guru-guru yang mempunyai dedikasi dan masih segar. Ditempat terpisah, Dwi Pujo Roman Kepala BKPP Kota Bogor mengatakan, keberadaan PNS di Kota Bogor harus siap dilakukan mutasi. “Apa yang telah dilakukan oleh disdik itu, sangat lah tepat. Karena harus ada keberanian untuk memajukan dunia pendidikan di Kota BOgor. saya rasa ini, hal yang sangat wajar,” ujar Dwi kepada wartawan, kemarin.Mutasi ini, bukan hannya di kalangan disdik saja tapi akan dilakukan semua PNS yang ada di lingkungan Pemkot BOgor. “Pastinya, sebagai PNS harus siap ditempatkan dimana saja. Bahkan pemkot juga sering melakukan mutasiu kepada PNS yang lainnya,” pungkasnya. Q ALI

Pengelola MD Desak Bupati Sahkan Perbup KAB.BOGOR - Para pengelola Madrasah Diniyah (MD) disejumlah wilayah kecamatan di selatan Kabupaten Bogor mendesak Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY), segera menerbitkan peraturan bupati (perbup) pengesahan ijazah diniyah sebagai persyaratan legal masuk ke jenjang SLTP seperti keabsahan ijazah negeri sekolah dasar (SD).Karena menurut mereka, belum diterbitkannya perbup menjadi satu-satunya kendala penggunaan ijazah MD. Sementara, di dalam peraturan daerah (perda), hal tersebut sudah disahkan sejak tahun 2010. “Kami sangat berharap, pak bupati segera menerbitkan atau mengesahkan perbup tentang ijazah MD. Karena ini menjadi harapan kami sejak lama,” kata Zaenudin, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Caringin, kemarin.Dikatakannya, dukungan terhadap hal itu terus mengalir dari banyak pihak, terutama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor. “Selama ini, diniyah mungkin selalu dipandang sebelah mata dalam hal apapun, termasuk legalitas atau kegunaan ijazahnya. Karena ijazah MD tak bisa digunakan sebagai persyaratan masuk SLTP. Karenanya, kami sangat berharap, tahun depan, ijazah MD bisa digunakan untuk masuk ke jenjang SLTP atau sederajat,” paparnya.Harapan serupa juga dilontarkan, Kepala MD Miftahul Falah, M.Encep Sumantri. “Saya berharap, jika ijazah diniyah bisa digunakan untuk masuk SLTP, maka status MD dengan sendirinya tak lagi dipandang sebelah mata, sebagai lembaga pendidikan non formal,” ujarnya. Q ASP

Hut Ke-100 Jalan Kembang Kuning Dipasang Conblok KAB.BOGOR - Hari ulang tahun (HUT) ke-100, Perusahaan Semen PT. Holcim Indonesia, menggelar bakti sosial (baksos) bersama warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor. Kegiatan baksos itu, selain warga, unsur muspika juga ikut serta melakukan bergotong royong dan berbaur bersama warga setempat, Selasa (30/10) pagi.Perwakilan Managemen Corporete Sosial Responsibility (CSR) PT Holcim Indonesia, Ary Wahyu mengatakan, kegiatan baksos ini, dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan, untuk menciptakan suasana asri dan bersih. “Kegiatan ini, dalam rangka HUT Holcim ke 100. kami menerjunkan 25 orang dari PT Holcim Indonesia. Dan sudah kami lakukan di enam Desa di Kabupaten Bogor,” ucap Ary kepada wartawan.Sementara itu, Achmat Sofyan Sekretaris Camat (Sekcam) Klapa Nunggal mengatakan, kebersamaan adalah sangat penting dilakukan untuk mengerjakan sebuah pekerjaan. “Kegiatan ini, berkat kerjasama antara warga setempat dengan pihak holcim. Saat ini, kami telah melakukan pemasangan conblok disisi jalan Protokol Narogong kekantor desa. Nantinya pengguna jalan akan nyaman dan tidak terganggu lagi, yang selama ini tidak ada pembatasnya,” ujarnya.Hal senada juga dikatakan, Yusuf Efendi Kades Kembang Kuning. “Kami sangat berterima kasih, kepada PT Holcim Indonesia yang sangat peduli pada warga sekitar, dengan membantu conblok untuk sarana dan prasarana warga setempat, khususnya untuk pejalan kaki,” ujarnya. Q YSF/WAN

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

4

Tuntutan Belum Terpenuhi

Buruh Mengancam Bupati Bogor

BOGOR (LJ) – Hari kedua ratusan buruh di Kabupaten Bogor menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Jawa Barat. Aksi yang dilakukannya tersebut, untuk meminta ketegasan kepada Bupati Bogor Rahmat Yasin (RY) agar menghapus outsourching/ kerja kontrak, khususnya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK). “Yang terhormat Bupati Bogor, segera menerima tuntutan kami ini, yakni menghapus outsourching/ kerja kontrak, khususnya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang sama dengan Kabupaten Bekasi. Jika usulan kami tidak diterima maka kami akan datang kembali pada hari Kamis 1 Nopember 2012, dengan jumlah lebih banyak lagi,” ucap Edi Purwanto, Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPIN) Kabupaten Bogor, saat melakukan

orasi di Kantor Bupati Bogor, kemarin. Hal senada diungkapkan Kordinator Gabungan Buruh Aksi Modar Kabupaten Bogor Sukmayana. “Kita menuntut Bupati Bogor untuk segera merekomendasikan kepada Gubernur Jawa Barat terkait UMK yang sama dengan Kabupaten Bekasi pada 2013, yang diperkirakan mencapai Rp2 juta,” tuturnya. Pihaknya realistis tuntutan UMK Rp3,2 juta tidak akan dipenuhi oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor. “Namun setidaknya angka tersebut bisa menjadi ukuran untuk dijadikan bahan negosiasi. Jangan samakan kita dengan UMK Kota Depok. Mestinya Pemkab Bogor mengkaji parameter Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Bekasi,” jelasnya. Kata dia, jika tuntutannya tidak dipenuhi pihaknya berjanji akan terus melakukan aksi kem-

bali. “Jika tidak ada jawaban, kami akan kembali lagi dengan jumlah masa yang lebih banyak,” ucapnya. Sebelumnya belasan ribu buruh se-Kabupaten Bogor di edisi 176 kemarin, melakukan aksi mogok daerah (modar) dengan cara mengepung kantor Bupati Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu menuntut Bupati Bogor Rachmat Yasin mundur dari jabatannya lantaran hingga pukul 16.00 WIB, orang nomor satu di Kabupaten Bogor tidak juga menemui mereka, apalagi memenuhi dua tuntutannya yakni hapus sistem kerja outsourching/kontrak dan menaikan upah minimum kabupaten (UMK) sebesar Rp3,2 juta dan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK). “Kita tidak akan menyerah untuk memperjuangkan UMK dan penghapusan sistem outsourching. Kalau Bupati Bogor Rachmat Yasin enggan menemui kita juga, kita akan turun lebih banyak lagi dan mendesak Bupati Bogor mundur dari jabatannya,” kata Djuher Effendi perwakilan buruh dalam orasinya, kemarin. Bahkan, dalam aksinya ratusan ribu buruh dari berbagai perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor sempat kecewa dengan Pemkab Bogor dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor. Pasalnya, pertemuan antara buruh dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nurhadi dan perwakilan pengusaha tiga kali deadlock alias tidak membuahkan hasil. “Pertemuan tadi deadlock karena mereka (Pemkab dan Apindo) bersikeras enggan memenuhi tuntutan kita terkait penetapan UMSK sebesar 20 persen. Mereka ngotot hanya sanggup memenuhi 5 persen saja maka dari itu kita tinggalkan ruangan,” ujar Iwan S salah satu perwakilan buruh dihadapan massanya usai melakukan pertemuan. Lantaran tidak dipenuhi, ratusan ribu buruh langsung bergerak memblokir sejumlah ruas jalan, mulai dari Jalan Raya Tegar Beriman, kemudian Jalan Raya Bogor-Jakarta hingga Jalan tol Jagorawi tepatnya dipintu tol sentul selatan. Q ALI/DED

DBMP Kabupaten Bogor Rampung 100 Persen, Danrem Tutup TMMD dibangun, harap ditanam pohon. Kordinasi ini Dinilai Kurang Profesional mudah-mudahan tidak berhenti di sini dan di“Kita memang telah melakukan pertemuan dengan DBMP terkait teknis dan administrasi proyek. Selama ini, anggota kita mengeluhkan proses pencairan proyek yang selalu terhambat,” KAB.BOGOR - Banyaknya ketidakjelasan dalam proses pencairan dana proyek, membuat Forum Jasa Konstruksi Kabupaten Bogor mengadakan pertemuan dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor. Pertemuan tersebut membahas tentang mekanisme teknis dan administrasi dalam pengerjaan berbagai proyek yang ada di dinas strategis tersebut. “Kita memang telah melakukan pertemuan dengan DBMP terkait teknis dan administrasi proyek. Selama ini, anggota kita mengeluhkan proses pencairan proyek yang selalu terhambat,” kata ketua forum, Enday Dasuki kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Lebih lanjut Enday Dasuki mengatakan, atas keluhan anggota forum tersebut, pihak DBMP pun menyambutnya dengan baik. Bahkan, pada tahun 2013 nanti, DBMP akan melakukan sosialisasi tentang teknis dan administrasi proyek. Hal ini agar terjadi penyamaan persepsi antara DBMP dengan para kontraktor. “DBMP menyambut baik keluhan dari forum. Mereka pun berjanji menggelar sosialisasi, sehingga antara kontraktor dan pihak dinas, bisa satu persepsi,” jelasnya. Dalam sosialisasi nanti, jelas Enday Dasuki, akan dipaparkan tentang mekanis pencairan dana proyek serta teknisnya. “Manajemen teknis dan administrasi ini, sama halnya seperti saat kita mengikuti lelang di ULP. Dokumen apa saja yang dibutuhkan saat lelang harus disediakan. Demikian pula dengan proses pencairannya, antara dinas dengan kontraktor sama-sama memahami dokumen-dokumen apa yang mesti disediakan,” paparnya. Enday pun berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut, kerjasama antara dinas dengan jasa konstruksi bisa menjadi lebih baik lagi. “Kita tidak hanya menuntut profesionalitas DBMP saja. Kita juga akan meningkatkan kinerja kita. Kalau memang ada anggota kita yang tidak benar dalam pengerjaan proyek, tetap harus ditegur. Kita tidak akan melindungi anggota yang tidak profesional,” pungkasnya. Q DED

NU Gelar Itsbat Nikah dan Pengobatan Gratis KAB.BOGOR (LJ) - Ribuan warga dari sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, antusias mengikuti pelaksanaan itsbat nikah dan pengobatan gratis, yang digelar Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Bogor serta Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Caringin, di Pon-Pes Riyadul Aliyah, Cisempur, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, kemarin. Kegiatan digelar dengan menggandeng sejumlah unsur diantaranya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kemenag, Pengadilan Agama, Baznas, Lazisnu serta Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Kabupaten Bogor. Acara pertama kali digelar ini, mendapat simpati dari berbagai kalangan. Alasannya, biaya itsbat nikah atau mengesahkan pernikahan secara hukum negara jauh lebih terjangkau dibanding harus mengurus langsung atau perorangan. Sebanyak 72 pasangan, nampak khidmat mengikuti proses itsbat. “Alhamdulillah, kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. Dan antusias warga luar biasa. Ini berkat kerjasama dan dukungan banyak pihak, terutama kepala desa Cinagara dan para donatur di wilayah,” kata Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Caringin, Sarif Hidayat, kemarin. Sarif menambahkan, selain meminimalisir biaya, kegiatan digelar sebagai edukasi bagi masyarakat, tentang pentingnya memiliki surat nikah. “Semoga kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi banyak pihak serta menjadi edukasi positif bagi warga yang belum memahami pentingnya memiliki surat nikah,” tandas Sarif. Kegiatan pengobatan massal dihadiri ribuan warga dan berjalan sukses. “Pastinya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga. Karena sangat membantu kami, terutama di sisi keuangan. Kalau harus mengurus sendiri, sudah bisa dibayangkan, berapa besar biaya yang harus kami keluarkan,” ujar Adang Sobari, peserta itsbat nikah. Q ASP

KAB.BOGOR (LJ) - Capai target 100 persen, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ditutup oleh Danrem 061/SK Kolonel Inf.A.M Putranto di Desa Setu, Kecamatan Jasinga (30/10). Menurut Putranto, kegiatan ini menjawab keinginan masyarakat. TMMD telah selesai dan ditutup secara serentak di 6 wilayah se-Jawa Barat, kita patut berbangga karena hasilnya memuaskan bahkan melebihi target yang ditentukan. “Ini adalah salah satu program kepedulian TNI dalam membangun bangsa. Ini disebut juga program lintas sektoral, dengan tujuan meringankan beban masyarakat. Selama 21hari program ini berlangsung menunjukan tercapainya target yang ditentukan bahkan melebihi harapan,” terang Putranto. Ia menambahkan, yang terpenting dalam program ini adalah kemauan masyarakat untuk mau merawat apa yang sudah dicapai adalah hal utama program ini. Saya berharap TMMD ke 89 ini kita tingkatkan sinergitas dan kerjasama antara TNI, Polri, Lembaga Kementrian dan non Kementrian, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat untuk percepatan pembangunan di pedesaan menuju masyarakat yang damai dan sejahtera. “Ini semua karena rasa senasib sepenanggungan TNI dengan masyarakat. Keberhasilan ini, karena kerjasama dan dukungan semua pihak. Kedepan di pinggir jalan yang

lanjutkan pada program-program berikutnya”, tambahnya. Sementara masalah teknis Dandim 0621/ SK Novi Rubadi Sugito, menjelaskan, Sasaran Fisik yakni Pengerasan Badan Jalan seluas 2.150 meter persegi dengan lebar 4 meter. Sasaran tambahan renovasi RLTH 10 unit, 1 unit Poskamling, Masjid, TPA, dan Jembatan. Kemudian, sasaran non fisik yang sudah tercapai, Pelayanan KB, Kesehatan, Pertanian, Kamtibmas dan pelayanan sosial lainnya dengan hasil 100 persen. “Personil TNI yang terlibat sebanyak 150, masyarakat 125 orang, Linmas 32 orang, dan Ormas 25 orang. Kendalanya, faktor cuaca dan faktor tanah yang masih labil. Upaya kita lakukan adalah memulai pekerjaan lebih awal sebelum hujan, untuk tanah kita tambah materialnya agar padat. Kami berikan saran kepada Pemda untuk mengajak masyarakat setempat memelihara dan pembangunan jalan ditindakanjuti dengan pengaspalan”, papar Novi. Menanggapi Novi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Nurhayanti. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita lakukan lapisan penetrasi untuk kontur tanah yang labil. Karena di Jasinga ini, rawan longsor terlebih saat musim hujan. Untuk pengaspalan kita bisa lakukan melalui program bantuan infrastruktur desa. Tahun depan kita programkan program lainnya,” kata Nurhayati kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dalam penutupan TMMD tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, Kepala BPMP Provinsi Jawa Barat, Camat Jasinga, para Kepala Desa se-Kecamatan Jasinga, dan unsur pimpinan TNI dan Polri di Kabupaten Bogor. Usai upacara penutupan, rombongan kembali meninjau lokasi guna memastikan capaian hasil TMMD yang diperoleh. Penutupan TMMD ditutup secara simbolis dengan pengembalian alat kerja. Q

DED

Edgar: PNS Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

BOGOR (LJ) - Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Sekdakot) Bogor Edgar Suratman mengingatkan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk merefleksiskan kembali dalam keyakinannya masing-masing bahwa amanah sebagai PNS adalah kesempatan untuk menebar manfaat untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, setelah Purna Bhakti harus lebih memberikan suasana yang menyenangkan dan suasana yang memotivasi untuk lebih leluasa mengekplorasikan dengan kegiatan-kegiatan yang menciptakan usaha. “Purna bhakti tidak menjadi halangan untuk terus mengabdikan dirinya di masyarakat,” tandas Edgar ketika melepas 17 PNS Pemerintah Kota Bogor yang memasuki Purna Bhakti

di Plaza Balaikota Bogor Selasa (30/10). Edgar juga mengingatkan, menjadi PNS merupakan kesempatan yang baik untuk memberikan sumbangsih dan peran nyata di masyarakat. “Mulai hari ini dan seterusnya harus selalu ada perubahan positif yang bisa lakukan sebagai bagaian dari Keluarga besar pemerintah Kota Bogor,” imbuhnya. Ke 17 PNS yang memasuki masa purna bhakti terhitung bulan Oktober 2012 yaitu NN Makaria Lolonlun (SDN Neglasari Bogor Utara) Iis Aisyah (SDN Oto Iskandardinata Bogor Timur) Hj. Etty Nurhayati, S.Pd dan Hj. Marsiah Nilawidyanti (SDN Gunung Gede Bogor Tengah) Sholeh Sulaiman (Kepala Sekolah SDN Bondongan Bogor Selatan) Hj. Tedjawulan Widyastuti (Kepala Sekolah SDN Roda Bogor Tengah) Sumiati Nilawidyanti (SDN Layungsari 1 Bogor Selatan) Selain itu Syamsul Akhyar (SMP 15 Kota Bogor), Suwarti (Bidan UPTD Puskesmas Warung Jambu), Drs.Imron (Kasi perekonomian Kec. Bogor Barat), Ahyar H.T S.IP (Lurah Sindangsari Kec Bogor Timur), Tutty Sugiharwati,SE (Kasubid Kesejahteraan Sosial pd BAPEDA Kota Bogor), Arifin Abas (Kaur. TU SMAN 5), Ahmad Ukasah (Pelaksana pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah), Hendri Yadi (Pelaksana pada Sekretariat KPU), Saepulloh (Pelaksana pada Kecamatan Bogor Utara) dan Ujang Kusna (Pelaksana pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan). Q ALI

NO TELP. RUMAH SAKIT DI KOTA & KABUPATEN BOGOR : RS PMI BOGOR 0251-8324080 | RSUD CIAWI 0251-8241767 | BMC 0251-8390435 | RS SALAK BOGOR 0251-8318456 | BMC 0251-8390435 | RS. DR H MARZOEKI MAHDI 0251-350658 | RS GUNUNG SALAK 0251-8373031 | RS ISLAM 021-8393339 | RS KARYA BHAKTI 0251-8312292 | RS LANUD ATS 0251-7535976 | RSUD Cibinong 021-875348 | RS Mary Cileungsi Hijau 021-8249-2222 | Klinik Insani Citeureup 021-0879-42723 | RS Bina Husada 021-875-8441 | RS MH Thamrin 021-823-0338 | Bina Husada Cibinong 021-875-8440 | RS Bersalin Assalam 021-875-3724 | RS Bersalin Tunas Jaya 021-875-2396 | RS Bina Husada 021-8790-3000 | RS Ibu dan Anak Trimitra 021-8756-3055 | RB & Klinik Insani Cibinong 021-875-7567


Bisnis.

LINGKAR R JABAR J Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31- Oktober 2012

Permodalan Nasional Madani Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

B

OGOR - Direktur Keuangan dan Operasional PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Kemas Hasani, menyatakan pihaknya akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun pada tahun depan. Dana hasil obligasi akan digunakan untuk ekspansi pembiayaan. Dijelaskannya, perseroan akan terus membutuhkan dana untuk pengembangan

bisnis ke depan. “Rencananya kita akan terbitkan di semester II-2012, nilainya Rp 1 triliun,” kata Kemas dalam keterangan persnya, Selasa (30/10). Menurut Kemas, perseroan masih memperdalam kajian penerbitan obligasi ini. Sebab, perseroan juga baru saja menerbitkan obligasi I sebesar Rp 500 miliar di awal tahun ini. Obligasi I tersebut bertenor lima tahun dengan

kupon di kisaran 8,75-9,5 persen. Sebagian besar dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan sebagian besar untuk disalurkan sebagai pembiayaan usaha mikro kecil (UMK) melalui ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) dan 20 persen dari obligasi ini untuk refinancing pinjaman bank. “Namun nilai obligasi kedua ini masih ada kemungkinan untuk ber-

Bank Permata Gulirkan Kredit Korporasi Rp 40 Triliun

tambah dan berkurang. Kita lihat arahan menteri saja,” jelasnya. Sekadar catatan, perseroan menargetkan pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp 3,2 triliun. Di tahun depan, perseroan menargetkan kenaikan pembiayaan menjadi Rp 4,4 triliun. Saat ini jumlah nasabah uLaMM sebesar 112 ribu nasabah. Nasabah tersebut mendapat kredit mulai Rp 200 juta hingga Rp 3 miliar. Executive Vice President PNM Bambang Siswaja menambahkan, obligasi tersebut kemungkinan akan diterbitkan dalam dua periode dengan porsi masingmasing Rp 500 miliar. “Kemungkinan tenornya sama seperti obligasi sebelumnya. Namun untuk kuponnya, kami inginkan lebih rendah dari sebelumnya, di bawah 9 persen,” tambahnya. Sementara penunjukkan penjamin emisi (underwriter), pihaknya menginginkan bisa dilakukan pada kuartal I-2013 mendatang. Sedangkan underwriter di obligasi pertama lalu adalah PT Bahana Securities. Di sisi lain, Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengemukakan, pihaknya juga berencana melepas saham perdana pada 2014 mendatang. “Dengan adanya persetujuan dari pemegang saham, kami juga akan melepas saham. Kami akan gelar setelah pilpres, agar harganya bagus,” kata Parman.Q CPS

B

OGOR PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan kredit korporasi sebesar Rp40 triliun per September 2012 atau 40% dari total outstanding. “Portofolio wholesale kita sekitar Rp40 triliun sampai kuartal tiga, pertumbuhannya 30% dibanding tahun lalu,” ujar Direktur Wholesale Banking PermataBank, Roy Arfandy di Jakarta, Selasa (30/10/2012). Dia menjelaskan, untuk kredit wholesale, PermataBank fokus pada beberapa industri yang terkait ketahanan ekonomi, misalnya industri yang berbasis sumber daya alam, industri makanan minuman, industri logistik dan transportasi, dan industri energi dan infrastruktur. “Itu 4 industri yang kita fokus,” tuturnya. Tapi, lanjutnya, PermataBank tetap menjaga pertumbuhan secara merata antara kredit di wholesale dan retail. “Tapi, kalau retail kan

Akuisisi Menara Indosat, TBIG Raup Rp 555 Miliar Lebih

B

OGOR - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan laba bersih periode berjalan hingga akhir kuartal ketiga 2012 sebesar Rp 555,11 miliar atau naik dari perolehan sama periode tahun sebe-

lumnya Rp 342,42 miliar. Akuisisi 2.500 menara Indosat menjadi salah satu poin bagi pendongkrak kinerja perseroan. TBIG berhasil mencatatkan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 1,138 triliun dan Rp 920

Brownies Kukus BAHAN TELUR 6 BUTIR GULA 225 GRAM PASTA COKLAT GARAM SECUKUPNYA EMULSIFIER 1 SDT TEH TERIGU 125 GRAM, AYAK, ADUK RATA DG COKLAT BUBUK COKLAT BUBUK 50 GRAM, AYAK, ADUK RATA DG TERIGU SUSU KENTAL MANIS ΈSKMΉ 75 ML MINYAK GORENG 175 ML DARK COOKING COKELAT 100 GRAM, LELEHKAN, CAMPUR DG MINYAK CARA MEMBUAT 1. KOCOK TELUR GULA, EMULSIFIER, GARAM DAN PASTA COKLAT HINGGA MENGEMBANG DAN KAKU. 2. MASUKKAN CAMPURAN TEPUNG TERIGU DAN COKELAT BUBUK. ADUK PERLAHAN HINGGA RATA. 3. MASUKKAN CAMPURAN MINYAK DAN COKLAT YANG SUͳ DAH DICAIRKAN, ADUK HINGGA RATA. 4. SISIHKAN SEPERTIGA BAGIAN ADONAN, BERI SUSU KENTAL MANIS, ADUK RATA. BAGI 2 ADONAN TANPA SUSU KENTAL MANIS, BAGIAN I KUKUS SELAMA 10 MENIT, TAMBAHKAN ADONAN DG SKM SELAMA 10 MENIT, TERAKHIR MASUKKAN ADONAN SISA TANPA SKM, LANJUTKAN MENGUKUS SELAMA KIRA KIRA 20 MENIT. ANGKAT. TIPS PEMBUATAN : ADONAN TELUR, GULA DAN EMULSIFIER HARUS DIKOCOK SAMPAI BENAR BENAR KAKU KUKUSAN HARUS BENAR BENAR PANAS SAAT ADONAN DIMASͳ UKKAN KE DALAM KUKUSAN. JANGAN LUPA MEMBUNGKUS TUTUP KUKUSAN DENGAN SERBET BERSIH SUPAYA AIR KUKUSAN TIDAK TURUN DAN MEMBASAHI KUE YANG SEDANG DIKUKUS PENGUKUSAN MENGGUNAKAN API SEDANG, API YANG TERͳ LALU BESAR MENYEBABKAN PERMUKAAN BROWNIES KUKUS MENJADI BERGELOMBANG DAN BERLUBANG LUBANG

miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2012. Pendapatan meningkat 65 persen dan EBITDA meningkat 70 persen jika dibandingkan dengan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2011.

Kuliner Kita

5

Jika triwulan ketiga ini disetahunkan, maka total pendapatan TBIG mencapai Rp 1,964 triliun, atau meningkat 102 persen dibanding pendapatan periode penuh tahun 2011 dan EBITDA mencapai Rp 1,619 triliun. Jumlah itu meningkat 112 persen dibanding EBITDA periode penuh tahun 2011. “Akuisisi 2.500 menara Indosat merupakan tonggak penting bagi perusahaan kami. Selain itu, kami juga dengan senang mengumumkan satu lagi kuartal dimana kinerja operasional organik kami sangat memuaskan. Secara keseluruhan, kami telah menambah 4.369 penyewaan selama kuartal ini dimana porsi penambahan yang signifikan berasal dari penambahan kolokasi,” kata CEO TBIG, Hardi Wijaya Liong, dalam keterangan persnya, Selasa (30/10). Akuisisi menara Indosat diselesaikan tanggal 2 Agustus 2012. Maka dari itu kinerja keuangan TBIG pada kuartal ini hanya mencerminkan pendapatan dari menara yang diakuisisi selama kurang dari dua bulan. TBIG memiliki 12.953 penyewaan dan 8.171 site telekomunikasi per 30 September 2012. Site telekomunikasi itu terdiri dari 6.714 menara telekomunikasi, 1.040 shelter-only , dan 417 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 11.496, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) TBIG menjadi 1,71. Q REN

RUPA-RUPA RESEP MASAKAN | MAKANAN

nasabahnya lebih kecil-kecil dibandingkan corporate. Jadi kalau fokus ke corporate itu kan bunga loannya lebih besar, jadi keliatan impact-nya lebih cepet. Tapi secara overall kita tetap focus di retail komersial,” katanya. “Kita punya portfolio kredit cukup merata rata-rata 5-7 persen dari total kredit yang kita kasih. Misalnya sektor tekstil, infrastruktur sekitar 5-7 persen. Itu untuk menyebar risikonya secara merata,” tuturnya. Terkait pembiayaan multifinance dari total wholesale, menurutnya, besarnya sekitar Rp3,2 triliun. “Pokoknya kredit kita merata, tidak ada yang lebih dari 10 persen,” katanya.Laba BII Sementara itu, PT Bank International Indonesia Tbk (BBII) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga kuartal III-2012 sebesar Rp 922 miliar, naik 66 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba ditopang oleh pendapatan operasional.

Presiden Direktur BII Dato Khairussaleh Ramli menjelaskan pendapatan bunga bersih perseroan naik 28 persen dari Rp 3,1 triliun menjadi Rp 3,9 triliun. “Meski perbankan nasional mengalami persaingan ketat, tapi kami masih mencatat kinerja yang positif,” kata Dato di Jakarta, kemarin. Menurut Dato, rasio marjin bunga bersih (NIM) perseroan naik dari 5,53 persen menjadi 5,88 persen. Hal ini disebabkan perbaikan kelanjutan dari beban dana bank. Penurunan beban provisi sebesar 5 persen menjadi Rp 868 miliar pada 30 September 2012 dibandingkan Rp 912 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara pendapatan operasional lainnya (fee based income) stabil sebesar Rp 1,6 triliun meski terdapat penurunan pada pendapatan administrasi kredit dari anak perusahaan yang dikonsolidasikan dalam pembiayaan kendaraan roda dua. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas aset. “Bila tidak termasuk pembiayaan kendaraan roda dua, fee based income Bank meningkat sebesar 9 persen,” tambahnya. Namun penurunan pada fee based income ini diimbangi oleh pertumbuhan yang kuat pada porsi pendapatan bunga. Di sisi kredit perseroan mencatatkan kenaikan 22 persen dari Rp 62 triliun menjadi Rp 75,9 triliun. Kredit global wholesale banking yang merupakan kredit korporasi dan komersial memberi kontribusi 37 persen dari total kredit.Q REN

JADWAL TV 00:00 Grand Final Audisi Film BANGUN DONG LUPUS 00:15 SEPUTAR INDONESIA 00:45 WORLD CUP 2014 QUALIFICATION : Jerman vs Swedia 02:30 WORLD CUP 2014 QUALIFICATION : Polandia vs Inggris 04:00 ASSALAMU’ALAIKUM USTADZ 04:30 SEPUTAR INDONESIA 06:00 GO SPOT 07:00 Dahsyat 09:00 SINEMA PAGI 11:00 INTENS 12:00 SEPUTAR INDONESIA 12:30 KONSER COBOY JUNIOR 14:15 KABAR KABARI 14:45 SILET 15:30 SEPUTAR INDONESIA 16:00 MASTERCHEF INDONESIA Season 2 (RR) 18:15 Layar Drama Indonesia : Yang Masih Di Bawah Umur 19:00 SEPARUH AKU 20:15 Layar Drama Indonesia : TUKANG BUBUR NAIK HAJI THE SERIES 22:00 CRADLE 2 THE GRAVE

00:00 Lanjutan FTV Utama 01:00 Liputan 6 Malam 01:30 Buser 02:00 SCTV Sinema Malam: Find Me Guilty 04:00 Kata Ustaz Solmed 04:30 SL Liputan 6 Pagi 06:00 Was Was 07:00 SL Inbox 09:00 Halo Selebriti 10:00 SCTV FTV Pagi 11:00 SL Liputan 6 Terkini 11:03 SCTV FTV Pagi 12:00 SL Liputan 6 Siang 12:30 SCTV FTV Siang 14:00 SL Eat Bulaga Indonesia 15:30 Road To Miss Celebrity Indonesia 2012 16:30 SL Liputan 6 Petang 17:00 Cookies 18:00 Super ABG 19:30 Ustad Fotocopy 21:00 Si Biang Kerok 22:30 Liputan 6 Terkini 22:33 Si Biang Kerok 23:00 SCTV Utama

00:00 Live News Kabar Timur Tengah 01:00 Warisan Dunia 02:00 Nuansa 1000 Pulau 02:30 Damai Indonesiaku 04:30 Live News Kabar Pagi 06:30 Live News Apa Kabar Indonesia Pagi 09:00 Bunga Rampai 09:30 Live News Kabar Pasar Pagi 10:00 Coffee Break 12:00 Live News Kabar Siang 13:00 Live News Kabar Haji 13:30 Ruang Kita 14:30 Live News Kabar Pasar 15:00 Indonesian Super Match Persija Jakarta VS Sriwijaya FC 17:00 Live News Kabar Petang 19:00 Kabar Utama Gestur 20:00 Live News Apa Kabar Indonesia Malam 21:00 Live News Kabar Malam 22:00 Telusur 22:30 Kabar Arena 23:00 Live News Kabar Hari Ini 00:00 Live News Kabar Timur Tengah 01:00 Warisan Dunia 02:00 Nuansa 1000 Pulau

Rabu

31

OKTOBER 2012

01:00 Sidik Kasus 01:30 Cerita Dinihari 03:00 Wipe Out 04:00 Taman Hati20:00 Jagoan Silat 21:00 Raden Kian Santang 21:58 Filler Mnctv Pahlawan Indonesia 22:00 Hikmah Illahi Tafakur 23:00 Intermezzo 00:00 Sidik 00:30 Lintas Malam 01:00 Sport Mania 01:30 Cerita Dinihari 02:30 Cerita Dini Hari.1 03:30 Wipe Out 04:00 Taman Hati

00:00 Final Destination 00:30 100% Sport 01:00 Buletin Indonesia Malam 01:30 Criss Angel ‘Mindfreak’ 02:30 No Ordinary Family 04:00 Akhirnya Aku Tahu 04:30 Ape Escape 05:00 Dora The Explorer 05:30 TMNT (Kura-Kura Ninja) 06:00 Spongebob Squarepants 08:00 Avatar : The Legend Of Aang 08:30 Awas Ada Sule 2 09:30 Kungfu Chef 10:00 Obsesi 11:00 Indonesia Bicara 12:00 Buletin Indonesia Siang 12:30 Film TV 14:30 100% Ampuh 16:00 Fokus Selebriti 16:30 Naruto 17:30 Transformers Prime 18:00 Naik Enak, Turun Ogah 19:00 Around The World in 80 Days 21:30 Final Destination 2

00:05 Metro Malam 01:05 Indonesia Now 01:30 Mario Teguh - The Golden Ways 02:05 Musik + 04:29 Opening New Day 04:30 Metro Pagi 06:30 Talk Indonesia 07:05 Channel Japan 07:30 Agung Sedayu 08:05 811 On The Weekend 11:05 Sudut Pandang 12:05 Metro Siang 13:05 12 Pas 13:30 Tren Tekno 14:05 Oprah Winfrey Show : Edisi 7 Oktober 2012 15:05 Meraih akses menggapai dunia 15:30 Kick Andy 17:05 Metro Hari Ini 18:30 Metro This Week 19:05 Mario Teguh - The Golden Ways 20:30 Just Alvin! 21:30 Ring Of Fire

04:30 Reportase Pagi 05:00 Khazanah 05:30 Sport7 06:00 Ragam Indonesia 06:30 Redaksi Pagi 07:30 Selebrita Pagi 08:00 Makan Besar 08:30 Gak Nyangka 09:00 Ups Salah 09:30 Spotlite 10:30 Warna 11:30 Redaksi Siang 12:00 Selebrita Siang 12:30 Si Bolang 13:00 Laptop Si Unyil 13:30 Dunia Binatang 14:00 Koki Pintar 04:30 Taman Hati 05:30 Lintas Pagi 14:30 Brownies 06:00 Ama21ing Starlite 15:00 Tau Gak Sih 06:30 Disney Club : Doc Mcstuffins 15:30 Fish N Chef 07:00 Ama21ng Upin Ipin 08:30 Layar Spesial - I 16:00 Jejak Petualang 10:00 Kisah Unggulan 16:30 Redaksi Sore 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 17:00 Indonesiaku 13:30 Ama21ng I Drama 17:30 Orang Pinggiran 15:00 Diantara Kita 18:00 Hitam Putih 15:30 Lintas Petang 16:00 Layar Spesial 19:00 On The Spot 17:30 Aladdin 20:00 Opera Van Java 18:30 Tendangan Si Madun Season 2 19:30 Jagoan Silat 22:00 Bukan Empat Mata 20:30 Raden Kian Santang 23:30 Berburu 21:58 Filler Mnctv Pahlawan Indonesia 00:00 Jejak-Jejak Misteriu 22:00 Tobat Sambel 23:00 Intermezzo Spesial Ulang Tahun Ke 21 00:30 Sport7 Malam 00:00 Sidik 01:00 Redaksi Malam 00:30 Lintas Malam


LINGKAR PRIANGAN

Dada Minta Distamkam Benahi Taman

BANDUNG (LJ)- Wali Kota Bandung Dada Rosada minta Dinas Pertanaman Kota Bandung membenahi Taman Tegallega, setidaknya agar tidak terlalu kumuh.”Taman Tegallega dulu kumuh karena penuh pedagang kaki lima (PKL) kemudian menjadi indah karena PKL pindah ke Gedebage,” ujar Dada seusai Konsolidasi Kampus

bebas Narkoba di Jalan Lengkong, Selasa (30/10). Dada menyesalkan jika Taman Tegallega sampai tak terurus. Walau tidak ada dana pemeliharaan minimal tidak penuh dengan sampah. “Dinas taman harus bertanggungjawab koordinasi dengan Dinas Kebersihan masalah sampah dan PKL kerjasama

dengan Satpol PP,” ujar Dada. Menurut Dada, tak ada anggaran untuk Taman Tegallega sedangkan mengandalkan restribusi tidak mencukupi untuk biaya pemeliharaan. “Walau tak ada biaya pemeliharaan bukan berarti dibiarkan kumuh tapi harus dibenahi,” ujar Dada. Menyikapi hal tersebut DPRD

110 KK Petani Penggarap Dapat Intensif Dari Kemenhut

CIANJUR (LJ)- Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) petani penggarap mendapatkan insentif untuk setiap bulan dalam melaksanakan program adopsi pohon didaerah kawasan Balai Tama Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) dari kantor Kementerian Kehutanan. Demikian ditegaskan Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan dalam rangkaian kegiatan dengan tema Program Adopsi Pohon di Hutan Sahabat Green di TNGP. Menurut Zulkifli, masyarakat petani bertugas untuk memelihara dan menjaga pohon hingga tumbuh besar dengan komitment tidak membuka lahan lain untuk perkebunan sayuran, tapi beralih ke tanaman pohon untuk mengembalikan fungsi sera-

pan air diwilayah TNGP seperti semula agar dampak negative seperti bencana banjir dapat terus dikurangi. “Kita ingin serapan air ini benar-benar teris dijaga dan dilestarikan,” harapnya kemarin. Secara terpisah Wakil Bupati Cianjur, H. Suranto mengatakan, Pemkab Cianjur sangat mendukung program dengan karya nyata dan selalu berkoordinasi dan turun langsung dengan para petani dalam komunitas kelompok tani yang telah melaksanakan program adopsi pohon. Sehingga pada akhirnya lahan pegunungan yang ditanami pohon keras akan menjaga kelestarian alam tanpa ada dampak lingkungan seperti terjadinya bencana alam banjir.“Pemkab Cianjur memiliki komitmen kuat untuk

l i li k A pelestarian lingkungan. Apalagi dengan adanya program dari Kemenhut, tentu kita sambut positif dengan meningkatkan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya yang berada disekitar kawasan TNGP. Kita sudah berupaya menghijaukan lahan disekitar TNGP bersama unsur terkait sejak 2008 silam dan itu akan terus dilakukan,” kata Suranto. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan dialog antar masyarakat petani dan Kemenhut terkait bagaimana bersama–sama saling memahami dan menyadari akan dampak lingkungan akibat penyalahgunaan lahan kritis. Pada saat yang sama juga diberikan bantuan sosial (bansos) masing-masing Rp 50 juta (40 ribu batang ) untuk kelompok tani Sawargi yang diketuai oleh Dudu Duroni di Kp. Sarongge Girang, Desa Ciputri, Kec Pacet dan untuk kelompok tani Giri Winaya yang diketuai Nana Sonjaya di Kp. Cadas Gantung, Desa Cibodas Kec Pacet. Sementara untuk Program Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Perhutanan Masyarakat Pedesaan Berbasis Konservasi ( BLM PPMPBK ) tahun 2013 juga diberikan bantuan masing – masing Rp 50 juta untuk kelompok tani Mitra Jaya yang diketuai Yuyun di Kp. Lemah Duhur, Ds Cibodas, Kec. Pacet dan kelompok tani Saluyu yang diketuai Wawan Sudrajat di Kp. Sarongge Girang, Desa Ciputri, Kec. Pacet. Q RUS

Kinerja BJB Terus Meningkat Signifikan “Januari-September 2011, total kredit yang kami salurkan sebesar Rp 26,9 triliun,” BANDUNG(LJ)-Dalam dunia perbankan, likuiditas kredit menjadi salah satu unsur penopang untuk meningkatkan kinerja dan performa keuangannya. Karenanya, tidak heran apabila hampir seluruh lembaga perbankan, baik milik BUMN, BUMD, swasta nasional, maupun asing, beramai-ramai meningkatkan penyaluran kreditnya. Direktur Utama bank bjb, Bien Subiantoro mengatakan, secara keseluruhan kinerja lembaga perbankan yang dia nahkodai tersebut menunjukkan perkembangan menggembirakan. Padahal, saat ini persaingan dunia perbankan begitu ketat. Persaingan tidak hanya berkutat dengan perbankan nasional, tetapi juga perbankan mancanegara yang berekspansi ke tanah air, termasuk Jabar. Meski demikian PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten tetap mampu eksis bersaing. Selama kurun Januari-September 2012, lembaga perbankan milik BUMD JabarBanten ini mencatat terjadinya pertumbuhan penyaluran kredit. “Selama triwulan III 2012,

6

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

penyaluran kredit kami tumbuh positif,” ucap Direktur Utama bank bjb, Bien Subiantoro, di Kantor Pusat bank bjb, Jalan Naripan Bandung, Selasa (30/10). Bien menuturkan, hingga triwulan III tahun ini, sukses mencatatkan keuntungan bersih senilai Rp 945,5 miliar. Pada periode yang sama 2011, laba bersih yang ditorehkan bank bjb lebih kecil yakni sejumlah Rp 794,7 miliar.”Alhamdulillah, pertumbuhan kinerja kami selama periode Januari-September tahun ini lebih baik daripada periode yang sama tahun lalu. Kami terus mencatat pertumbuhan positif.Bien mengutarakan, pada Januari-September 2012, pihaknya melakukan penyaluran kredit bernilai total Rp 32,79 triliun. Angka tersebut, melewati pencapaian momen yang sama tahun lalu. “Januari-September 2011, total kredit yang kami salurkan sebesar Rp 26,9 triliun,” ujarnya. Terjadinya kenaikan laba bersih itu berkat adanya topangan pendapatan bunga bersih. Nilai pendapatan bunga bersih pada JanuariSeptember 2012, senilai Rp 2,85 triliun. Menurutnya, nilai itu melebihi realisasi periode yang sama tahun sebelumnya, yang nilainya sebesar Rp 2,16 triliun.Kenaikan pun, kata Bien, terjadi pada laba bersih pada setiap lembar saham bank bjb. Pada periode tahun ini, pihaknya meraih laba bersih per lembar saham sejumlah Rp 97,5. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, nilainya Rp 81,96 per lembar saham.Q FER

LINTAS | PRIANGAN

Kota Bandung menyesalkan taman di Kota Bandung banyak yang tak terawat, bahkan Taman Tegallega kumuh dan sering digunakan untuk mesum. Menurut wakil rakyat Agus Gunawan,anggota komisi C mengatakan, Taman Tegallega tidak terawat dan kumuh, kondisinya tak terawat, gelap dan kotor.Hasil pantauan di lapangan ada beberapa taman di Kota Bandung dengan kondisi memprihatinkan. Contohnya di Tegallega yang katanya taman internasional karena para kepala negara Asia menanam pohon tapi tong sampah pada rusak sehingga sampah menumpuk hingga meluap kemana-mana. “Begitu juga drainase tak berfungsi,”jelasnya kepada wartawan di ruang kerjanya jalan Aceh Bandung, Selasa (30/10). Selain itu tempat burung dan toilet rusak, pohon gersang . Parahnya lagi kata dia, banyak pasangan bermesraan di taman, semua ini tidak bisa dibiarkan,imbuhnya seraya menegaskan, minta Pemerintah Kota Bandung untuk membenahi taman kota apalagi Tegallega sebagai paru-paru kota apalagi kini pedagang kaki lima (PKL) di Tegallega semakin banyak. Ia mempertanyakan biaya masuk ke hutan kota Tegallega seharga Rp 1.000,tetapi tidak diimbangi dengan pengamanan dan pemeliharaan taman. Seolah-olah taman digratiskan sehingga dibiarkan tak terawat. “Target pemasukannya sekitar Rp 1 miliar dari taman Tegallega diharapkan bisa tercapai karena setiap minggu selalu digelar berbagai acara,” ujar Agus. Q

FER

Nota Pengantar RAPBD TA 2013 Mendapat Tangapan Beragam Fraksi

BANDUNG(LJ)- Peny Penyampaian n ampaian nota pengantar RAPBD ny Provinsi Jabar Tahun 2013 yang disampaikan Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan mendapat tanggapan beragam fraksi-fraksi di DPRD Jabar saat rapat paripurna kemarin. Fraksi-Fraksi di DPRD Jabar diantaranya menyoroti soal masalah alokasi anggaran belanja untuk pendidikan dan kesehatan, penajaman prioritas dan efektifitas kegiatan pembangunan masalah penanganan bencana alam yang ada di wilayah Jawa Barat. Fraksi PPP,dalam naskah tertulisnya mempertanyakan beberapa rencana belanja. Sehubungan dengan dialokasikannya anggaran belanja untuk fungsi pendidikan sebesar 20%. Fraksi PPP mendorong agar anggaran tersebut dialokasikan juga untuk pendidikan informal yang berkaitan dengan pelatihan ketrampilan dan pengetahuan para pelaku usaha di sector produktif seperti pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan, pariwisata dan perdagangan, KUMKM dan lain-lain. Fraksi ini juga menyoroti perlu adanya penajaman prioritas dan efektivitas yang diperuntukkan bagi kegiatan pembangunan, termasuk terhadap sector-sektor krusial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat yaitu peningkatan dan perbaikan investasi infrastruktur yang salah satunya infrastruktur untuk 5.300 desa. Dalam merespon tantangan era globalisasi, usaha yang harus dilakukan adalah membangun daya saing industry. Atas hal tersebut memberikan opsi solusi yaitu memangkas kebijakan yang dapat menghambat terciptanya daya saing industry, memprioritaskan pengembangan sector industry yang berkaitan dengan sumber daya alam serta merevitalisasi dan merestrukturisasi pengembangan industry. Fraksi Partai Gerindra, memberikan kritisi atas antisipasi penanganan bencana. Fraksi Partai Gerindra mengungkapkan dalam menghadapi musim hujan, kerap kali terjadi musibah baik banjir maupun longsor. Untuk mengatasi hal tersebut, diharapkan pemerintah mengambil langkah-langkah antisipasi sedini mungkin dengan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk BPBD.Dalam rangka penanganan asset, dipandang perlu ada konsep yang jelas dalam pembenahan asset. Berkaitan dengan proyek pembangunan Waduk Jatigede di Sumedang, diharapkan pemerintah serius untuk menyelesaikan dampak social di masyarakat. Sementara itu, Fraksi Partai Golkar atas rencana pembangunan di sector kesehatan mengungkapkan Partai Golkar sependapat dengan pihak Pemprov. Jabar alokasi anggaran diperuntukkan untuk meningkatkan tingkat harapan hidup dengan menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, melalui peningkatan pelayanan dan sarana kesehatan dengan membangun Puskemas, Puskesmas Poned, pembangunan gedung-gedung rawar inap bagi gakin, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya kesehatan, peningkatan PHBS, pemberian jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Pada bagian lain, FPDI Perjuangan meminta untuk dilanjutkan kembali program desa mandiri dalam perwujudan desa peradaban. Program tersebut setelah dievaluasi program tersebut cukup berhasil memberikan multiplayer effect bagi desadesa lain di sekitarnya.Q FER

Polda Jabar Perketat Penjualan Bahan Berbahaya BANDUNG-Untuk mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya yang dipakai sebagai bahan pembuatan alat peledak, Polda Jabar akan memperketat penjualan bahan kimia di wilayah hukumnya. Bahkan, Polda Jabar mengharuskan penjual bahan kimia untuk mendata jatidiri para pembelinya. “Setiap pembeli bahan kimia berbahaya akan didata dan kita sudah menginstruksikannya kepada bagian intel Polda Jabar. Apalagi adanya indikasi kalau bahan kimia yang dipakai para teroris untuk membuat bahan peledak berasal dari Jabar,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno kepada wartawan kemarin. Selain mencatat jatidirinya lanjut Kapolda, para penjual diharuskan mengetahui maksud dan tujuan pembelinya. Mereka harus mengetahui maksud dan tujuan terhadap pembelian bahan kimia termasuk bahan kimia peledak. Penegasan ini, diberlakukan untuk pembelian dalam berbagai skala baik kecil maupun skala besar. Selain itu, masyarakat diminta ikut berpartisipasi untuk menjaga ketertiban dan ikut mencegah jangan sampai ada pihak-pihak yang akan melakukan aksi teror. “Kita juga selalu berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri, tim gabungan dari gubernur Jabar, Pangdam III/Siliwangi dan saya,” ujarnya. Q HER

Bupati Bandung Resmikan BSMSS KAB.BANDUNG - Bupati Bandung meresmikan Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) yaitu salah satu wahana silaturahmi kemanunggalan TNI dengan rakyat atas dasar semangat saling memiliki satu dan lainnya. “Saya berharap program ini bisa memacu pertumbuhan sektor ekonomi produktif masyarakat pedesaan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Bupati Bandung H.Dadang Mohamad Naser, saat meresmikan pelaksanaan kegiatan BSMSS di lapangan Desa Nengkelan, Kecamatan Ciwidey, kemarin. Menurut Dadang Naser, kegiatan BSMSS bisa mewujudkan kebersamaan dalam memelihara komitmen terhadap masyarakat khususnya di daerah miskin dan terisolir di wilayah Kabupaten Bandung. Kesuksesan program ini, diantaranya ditentukan oleh perhatian semua pemangku kepentingan terhadap efektivitas dan keterpaduan kegiatan antar sektor. “Oleh karena itu, saya telah mengerahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung kegiatan BSMSS ini,” jelasnya. Pada kegiatan itu Dinas Perumahan, Tata Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) memberikan bantuan sebesar Rp35.000.000, untuk merenovasi jalan setapak sepanjang 200 M di Kp.Nanggeng serta memberikan alokasi dana untuk perbaikan 9 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masing-masing Rp5.000.000. Kemudian Dinas Bina Marga mengalokasikan dana sebesar Rp200.000.000, untuk melakukan rehab jalan Cisegok-Legok kaso sepanjang 1.800 x 2,5 M. Sementara Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), dalam kegiatan tersebut melakukan pelayanan gratis pemasangan implant danIUD kepada 100 warga, “Dalam kegiatan ini sebanyak 50 warga pula mendapat pelayanan akta kelahiran di bawah satu tahun dari Disdukcapil,”, tambah Dadang. Dandim 0609 Bandung Letkol (Inf) Novi Helmy Prasetya mengungkapkan BSMSS kali ini akan berlangsung mulai tanggal 29 Oktober s/d 12 Nopember 2012. Kegiatan BSMSS menurut Novi Helmy sebagai bentuk dukungan dan bantuan dari pihaknya kepada pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan maupun non fisik agar terwujud stabilitas keamanan dalam negeri. “Program ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan khusus di wilayah Jawa Barat yang mencermikan keterpaduan program lintas sektoral dalam membangun pedesaan antara pemerintah daerah Jawa Barat dengan Kodam III/Siliwangi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan Kodim 0609..”, pungkasnya. Q

GUS

Warga Dimintai Waspadai Bahaya Banjir

Dishubinfokom Akan Tertibkan Juru Parkir Liar

CIANJUR (LJ)- Dinas Perhubungan dan Infokom (Dishubinfokom) Kabupaten Cianjur berencana menertibkan juru parkir tidak resmi alias liar, menyusul banyak dikeluhkannya masyarakat saat ini. Pasalnya, tindakan pemungutan parkir tanpa diketahui pemerintah, melanggar aturan. “Iya memang saat ini banyak informasi keluhan masyarakat mengenai maraknya petugas parkir tidak resmi. Kita berencana menertibkan keberadaan mereka (petugas parkir liar) karena melanggar aturan mengenai retribusi parkir,” kata Kepala Dishubinfokom Kabupaten Cianjur Aban Subandi, Selasa (30/10). Aban belum bisa menyebutkan berapa jumlah kerugian tingkat penyera-

pan pendapatan asli daerah (PAD) akibat maraknya petugas parkir liar. Menurut Aban, petugas parkir resmi yang berada di bawah koordinasi Dishubinfokom tercatat sebanyak 356 orang. “Petugas parkir itu disebar di sejumlah titik yang sudah kami tentukan. Petugas parkir resmi dibekali identitas dan seragam resmi,” terangnya. Aban pun mengingatkan warga atau pemilik kendaraan untuk lebih teliti memberikan biaya retribusi parkir. Artinya, warga sendiri harus meminta karcis sebagai bukti pungutan retribusi parkir itu legal. ”Setiap yang dipungut retribusi, pasti diberikan karcisnya yang diterbitkan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD),” kata Aban. Q

RUS

CIMAHI -Wali Kota Cimahi Atty Suharti meminta warga untuk mewaspadai dan meminimalisir terhadap bencana yang mungkin datang, pasalnya memasuki musim penghujan sekarang dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan baru. Fokus perhatian pemerintah ditujukan kepada warga yang berdomisili di bantaran atau bertempat tinggal tidak jauh dari sungai. “Kita tidak menginginkan munculnya musibah, tapi bukan berarti kita harus berleha-leha dan lalai melakukan kewaspadaan,” jelasnya saat rapat koordinasi Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana di kompleks Pemkot Cimahi, Selasa (30/10). Memasuki musim penghujan lanjut Atty Suharti, pihaknya sudah melakukan antisipasi namun tetap meminta masyarakat ikut berpartisipasi diantaranya untuk tetap berperilaku hidup bersih dan sehat. Menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarang terutama ke sungai. Pihaknya bahkan tidak segan-segan mengingatkan masyarakat yang berada di daerah rawan banjir. “Saya minta jangan membuang sampah ke sungai, karena hal ini dapat menimbulkan musibah banjir,” jelasnya sraya menambahkan, pihaknya, kini tengah melakukan usaha pengerukan sungai dari sedimentasi. Tak hanya itu, tumbuhan gulma pun dibersihkan agar tidak mengganggu atau menyumbat aliran arus sungai.Q MUS


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 177 - Tahun 1- Rabu, 31 Oktober 2012

Sukabumi Bertekad Jadi Lumbung Ternak di Jawa Barat

LINTAS | PRIANGAN KPU Sukabumi Gelar Sosialisasi Tata Cara Pencalonan Parpol SUKABUMI-Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, di jadwalkan akan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2013 mendatang, bersamaan pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode Tahun 2013-2018. Menyikapi hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, menyelenggarakan sosialisasi tentang tata cara pencalonan Partai Politik (Parpol) dan Gabungan Parpol, untuk menjadi peserta pada Pemilukada mendatang,Sosialisasi dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Sukabumi, Anton Rachman, S.Sos. yang diikuti perwakilan pengurus Parpol se Kota Sukabumi dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, bertempat di ruang pertemuan KPU Kota Sukabumi, kemarin Menurut Anton dalam penyampaiannya mengatakan,” maksud dan tujuannya, supaya seluruh pengurus Parpol yang ada di Kota Sukabumi, mengetahui tentang syarat-syarat dan mekanisme pencalonan Parpol dan Gabungan Parpol, untuk menjadi peserta pada Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018. Dijelaskannya, bagi setiap Parpol yang akan melakukan pendaftaran sebagai calon peserta pada Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, minimal harus memenuhi kuota suara sebanyak 15 persen. Sedangkan bagi Gabungan Parpol yang tidak memiliki suara di parlemen, akan dilakukan penghitungan berdasarkan suara.lebih lanjut Anton mengatakan, Parpol yang mengikuti pencalonan untuk menjadi peserta pada Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tersebut, yakni Parpol peserta Pemilu tahun 2009, bukan Parpol peserta Pemilu tahun 2014 mendatang, adapun proses pendaftaran bagi setiap Parpol dan Gabungan Parpol untuk menjadi peserta pada Pemilukada tersebut, akan dilaksanakan dari tanggal 4 sampai dengan 10 November 2012 mendatang. Sedangkan proses verifikasinya, akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 17 November 2012 mendatang ,terangnya. Q DED/HEP

SUKABUMI (LJ) - Pemerintah Kabupaten Sukabumi bertekad menjadikan wilayahnya sebagai lumbung ternak di Jawa Barat, dengan komoditas unggulan ternak sapi perah, sapi potong, domba dan unggas. Untuk unggas jenis ayam potong, wilayah ini pensu-

plai daging ayam potong terbesar ke wilayah Jabodetabek. “Setiap harinya, Kabupaten Sukabumi memasok daging ayam potong sebanyak 25 persen kebutuhan daging ayam penduduk Jabodetabek khususnya Jakarta,” jelas Wakil Bupati

Sukabumi Akhmad Jajuli saat acara penilaian lomba kelompok agribisnis peternakan tingkat nasional, bertempat di balai desa Parungseah kecamatan Sukabumi, Selasa (30/10). Dijelaskan wabup, dengan letak geografis Sukabumi yang sangat berdekat dengan wilayah Jabodetabek, adalah faktor yangs ngat menguntungkan. Sebab, wilayah Jabodetabek adalah pasar potensial untuk produk pangan asal hewan. “Jadi peluang untuk mengembangkan berbagai komoditas peternakan sangat potensial sekali ditambah dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai,” paparnya. Akhmad Jajuli mengakui, tantangan yang dihadapi para peternak saat ini dan kedepannya terbilang berat. Para peternak dituntut untuk mampu menghasilkan produksi peternakan dan hasil olahannya agar mampu bersaing dipasaran bahkan sekaligus mampu memasarkan produknya. “Kita tidak lagi berbicara pada peningkatan status melainkan bagaimana menuju status yang mencerminkan kesehatan finansial organisasi bisnis,” jelasnya. Lebih lanjut Wabub, mengatakan, kelompok peternak unggas

Sukabumi Berupaya Tuntaskan Kemiskinan Masyarakat Kota

SUBANG -Pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing SS Kali Sewo milik proyek Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum terletak di Kecamatan Pusakajaya disinyalir “bermasalah”. Pasalnya, proyek yang menggunakan dana APBN dari pemerintah pusat senilai Rp 23 miliar tersebut, operasional alat beratnya diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Temuan terkait dugaan penggunaan BBM bersubsidi untuk operasional alat berat seperti beko, doser dan 32 unit mesin gilas itu dikemukakan oleh tokoh pemuda Kabupaten Subang, Nurul Mu’min, Senin (30/10).Menurut Mu’min, kebutuhan BBM untuk operasional alat berat pada proyek tersebut diperkirakan mencapai 4.000 liter/hari, dimana sebagiannya diduga menggunakan BBM bersubsidi.“Dari sekitar 4.000-an liter konsumsi BBM per harinya, kami menduga sebagiannya menggunakan BBM bersubsidi yang disuplai lewat masyarakat. Sedangkan sebagian lainnya menggunakan BBM industri”, bebernya.Ditegaskan Mu’min, penggunaan BBM bersubsidi untuk proyek-proyek yang didanai oleh negara jelas merupakan pelanggaran mendasar terhadap aturan perundangan yang berlaku, sehingga layak untuk diusut.“Proyek yang didanai oleh anggaran negara yang berasal dari pajak rakyat harusnya menggunakan BBM industri, bukannya BBM subsidi. Kalau pakai BBM subsidi jelas melanggar aturan dan ketentuan yang ada. Ini layak mendapat perhatian para penegak hukum supaya masyarakat dan negara jangan sampai dirugikan”, tandasnya.Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pihak terkait dalam pelaksanaan proyek tersebut belum berhasil dimintai tanggapannya. Q ADE

SUKABUMI (LJ) - Pemerintah Kota Sukabumi berupaya mengoptimalkan pengentasan kemiskinan melalui berbagai cara dan langkah, diantaranya melalui program pengentasn kemiskinan perkotaan (P2KP). Selain itu, dilakukan pula melalui pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPMMP), dalam hal pemberian bantuan sosial, pemberian beras bagi warga masyarakat miskin (Raskin), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bantuan pemberdayaan masyarakat (BPM), dan bantuan pemberdayaan usaha mikro kecil (BPUMK), demikian H. Mulyono, M.M. Wakil Walikota Sukabumi,H. Mulyono,M.M Kemarin. Menurutnya, saat ini jumlah warga masyarakat miskin di Kota Sukabumi, sudah mencapai 71 ribu orang, dari total penduduk 356 ribu 89 jiwa. Berkaitan dengan hal tersebut, pelaksanaan PNPM-MP di Kota Sukabumi, tidak hanya difokuskan pada pembangunan sarana umum saja, akan tetapi juga harus

dapat menumbuhkan gairah perekonomian di wilayah yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan warga masyarakat. “Adapun PNPM-MP ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat di wilayah,” ujarnya. Adapun maksud dan tujuan program tersebut lanjutnya, untuk mengentaskan kemiskinan di daerah. Untuk itu, dia menghimbau kepada seluruh pelaksana PNPM-MP di Kota Sukabumi, agar menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak perbankan, khususnya dalam meningkatkan d an kemudahan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebagai modal usaha bagi warga masyarakat yang akan berwirausaha. “Selain itu juga diharapkan, harus ada perubahan pola pikir dari warga masyarakat, untuk senantiasa berupaya mengoptimalkan dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan, dengan senantiasa menanamkan jiwa berwirausaha,”Imbuhnya. Q DED/HEP

Sekretaris Gapensi Garut H.Dodi : “Ucapan Pejabat Dapat Berimplikasi Hukum” mereka harus seiring dan sejalan, segendang sepenarian. Demikian diungkap Sekretaris Gabungan Pengusaha Konstruksi(GAPENSI) DPC Kabupaten Garut H.Dodi menjawab LINGKAR JABAR di sela-sela pertemuan para pengusaha dengan pejabat Disdik di Hotel Sabda Alam Cipanas Garut Selasa Sore (30/10). Menurut Abah begitu H.Dodi akrab disapa,beberapa pekan lalu, seorang kepala Dinas Pendidikan pernah berjanji akan mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada Asosiasi Pengusaha Jasa Konstruksi dengan jumlah proyek sebanyak 300 paket. Tapi faktanya ucapan itu tidak terbukti, bahkan yang bersangkutan sepertinya melupakan ucapan yang dilontarkan di forum pertemuan para pengusaha dan pejabat Disdik ketika itu. “Masa Pak Kadisdik sudah lupa pertemuan waktu di Rumah makan Cibiuk itu, apalagi saat itu dia menginstruksikan untuk mendahulukan Asosiasi, tolong itu harus dipegang dan ini merupakan komitmen seorang pejabat di depan pengusaha konstruksi. Jangan seperti sekarang setelah muncul masalah dan kekisruhan saling melempar tanggung

local remaja berkah adalah salah satu dari 43 kelompok tani unggas yang telah lama bergerak dibidang unggas local telah mampu menunjukan prestasinya dan mampu mendorong perkembangan peternakan rakyat melalui intoduksi teknologi sederhana yang murah namun mampu memberikan nilai tambah cukup tinggi yang tercermin dari kreativitasnya seperti, bibit ayam yang diusahakan merupakan ayam unggul walaupun belum teruji secara genetic tapi terbukti dipasar produksi telurnya tinggi, peternak telah mampu memilah dan memisah telor menjadi grade A, B dan C sehingga pasarnya menjadi lebih jelas dan luas serta kelompok telah berkreasi memproduksi telur dengan 2 warna kuning telor yang berbeda sehingga mampu meningkatkan harga jual. Sementara itu Ketua Tim penilai lomba kelompok agribisnis peternakan tingkat nasional Ir, Albert mengatakan, tujuan dilaksanakannya lomba ini adalah untuk meningkatkan motivasi peternak, meningkatkan pendapatan dan prestasi peternak. Dalam melaksanakan penilaian tim akan melakukan observasi lapangan lomba gapoktan. Q HDY/HEP

80 Persen Kondisi Infrastruktur Jalan di Cianjur Selatan Mengkhawatirkan

Proyek Normalisasi Kali Sewo Diduga Pakai BBM Bersubsidi

GARUT (LJ) –Ucapan seorang setingkat Kepala Dinas bila tak ditepati dapat berimplikasi kepada masalah hukum, karenanya ucapan dan perbuatan

7

jawab dan saling menyalahkan. Sebagai Sekretaris Gapensi saya tidak mau hal itu sampai terjadi, “ ujarnya berang. Lebih lanjut Abah H.Dodi mengatakan, sebenarnya beberapa Asosiasi sudah cukup sabar kalau memegang komitmen awal, dan sampai hari ini pun mereka masih bersabar karena menduga KPA nya sedang sibuk. Akhirnya urusan yang lain terbengkalai. Namun, selang perjalanan waktu teryata bukan hanya urusan Asosiasi saja yang bermasalah, bahkan masalah non Asosiasi maupun internal lembaga tersebut juga kisruh. Ironisnya, kisruh pada dinas tersebut dibebankan akar permasalahanya kepada pejabat tingkat kepala bidang dan kepala seksi.”Kami berharap, selayaknya hal semacam ini tidak perlu terjadi dan jadikan anak buah sebagai kambing hitam dan tempat melempar segala kesalahan,” tegasnya. Bagaimanapun juga lanjutnya, setiap permasalahan yang bertanggungjawab adalah pimpinannya dalam hal ini ada dipundak kepala dinas bukan dibebankan kepada Kabid dan Kasi, ucapnya. Q

JUL/BDN

CIANJUR (LJ) - Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan khususnya diwilayah Cianjur Selatan sudah dalam taraf yang mengkhawatirkan.Kondisi riil dilapangan menunjukkan 80 persennya dalam kondisi rusak berat. “Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius pemerintah, terutama soal kebijakan alokasi anggaran untuk menangani kondisi infrastruktur dan jembatan,”tegas Wakil Ketua DPRD Cianjur, Saef Lukman kepada wartawan kemarin. Menurut Saef, berdasarkan hasil catatan dan pengecekan ke lapangan, kondisi infrastruktur wilayah Cianjur bagian selatan hampir 80 % kondisinya rusak berat. Pemkab Cianjur terkesan miskin dalan mengelola dan menangani infrastruktur jalan dan jembatan, terutama dibagian selatan Cianjur. “Faktanya memang seperti itu, lihat saja berapa panjang infrastruktur jalan yang rusak berat, belum lagi jembatan yang roboh. Kami berharap Pemkab Cianjur bisa mengalokasikan anggaran yang memadai untuk infrastruktur. Kami juga berharap Pemkab Cianjur bisa lebih peka untuk mengalokasikan dana bencana alam tahun 2012 untuk memperbaiki jembatan roboh yang menghubungkan dua perbatasan desa dan kecamatan,” kata Saef Lukman. Politisi dari PDIP ini melihat sepertinya dinas terkait (Dinas Binamarga) tidak memiliki skala prioritas dalam merencanakan program kerja. “Kalau itu benar, bupati harus bisa bertindak tegas, kalau perlu evaluasi kinerjanya. Karena jangan sampai hanya bisa menunggu perintah sementara ada hal lain yang perlu penanganan segera. Kalau diantisipasi dari awal, saya rasa tidak akan ada peristiwa jembatan yang roboh atau sebagainya,” tegasnya. Pihaknya juga berharap, APBD Cianjur tahun 2013 mendatang agar lebih berpihak kepada rakyat, terutama dalam penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah selatan Cianjur. “Sebagai anggota dewan jelas saya kecewa kalau melihat sikap dan kebijakan anggaran Pemkab Cianjur yang lebih mementingkan persoalan tidak perlu dan tidak menyentuh kebutuhan riil rakyat. Sudah saatnya APBD 2013 nanti lebih menonjolkan keberpihakan kepada rakyat. Sejumlah jalan rusak dan jembatan roboh di sejumlah wilayah Cianjur sudah sepatutnya mendapat prioritas penanganan,” harapnya. Secara terpisah Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur, Atte Adha Kusdinan membantah keras kalau pihaknya tidak memiliki skala prioritas dalam penanganan infrastruktur jalan dan jembatan. Semua penanganan jalan dan jembatan sudah terprogram, hanya saja akibat keterbatasan anggaran yang bersumber dari APBD Cianjur, program yang ada tidak bisa berjalan maksimal. “Kita terus berupaya agar kondisi infrastruktur jalan dan jembatan khususnya diwilayah Cianjur selatan bisa segera diatasi. Kita tidak hanya mengandalkan APBD Cianjur saja, selama ini kita terus berupaya baik melalui pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar ada alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan dan jembatan di Cianjur,” kata Atte. Berbicara masalah anggaran APBD, tidak bisa serta merta menjadi tanggungjawab Pemkab Cianjur. Karena pembahasan anggaran juga melibatkan DPRD Cianjur sampai akhirnya disahkan menjadi APBD. “Intinya saya tetap bekerja keras apa yang menjadi tanggungjawab saya selaku Kepala Dinas Binamarga. Apa yang disampaikan menyangkut diri saya, merupakan sebuah kritikan membangun agar saya lebih bekerja keras lagi,” katanya. Ketua Forum Masyarakat Cerdas Cianjur (FMC2), R Saudin kepada LINGKAR JABAR, Selasa (30/10) mengatakan, banyaknya infrastruktur jalan yang rusak dikarenakan kurangnya pengawasan dari dinas terkait. “Bagaimana tidak, jalan yang dibangun atau diperbaiki dikerjakan asal-asalan oleh pihak ketiga, sementara Dinas Bina Marga Cianjur diam saja, tidak melakukan pengawasan yang optimal,”kata Saudin. Pengerjaan yang asal-asalan ujar dia, disebabkan oleh beban pihak ketiga yang terlalu besar. Pasalnya setiap lelang pasti ada biaya umumnya, tetapi semua pembiayaan lelang dan administrasi dibebankan kepada pihak ketiga. “Bagaimana pekerjaan berkualitas kalau dana untuk pengerjaan jalan sudah diminta dimuka hingga 15 %,”tandasnya. Q RUS

Pemkab Subang Belum Pernah Anggarkan Dana Rutilahu SUBANG (LJ) - Kepala Dinas Tata Ruang, Permukiman dan Kebersihan Kabupaten Subang, Sumasna mengaku selama ini Pemkab Subang belum pernah menganggarkan dalam APBD untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Subang. Padahal jumlah rumah milik warga Subang yang dinyatakan tak memenuhi standar layak huni mencapai ratusan ribu unit. “Tapi Pemkab sama sekali belum menganggarkannya”, ujar Sumasna, Selasa (30/10).Meski demikian, dia mengaku, Pemkab kerap mendapatkan kucuran dana program bedah rutilahu baik yang berasal dari Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat. Di tahun anggaran 2012 misalnya, Pemkab Subang mendapatkan bantuan dana program rutilahu dari Kementerian Perumahan Rakyat. “Jumlahnya sekitar 955 unit rumah, setiap rumahnya dapat subsidi sebesar Rp 6 juta,” jelasnya seraya menyebutkan dana sebesar itu dalam praktik bedah rumah tidak boleh digunakan untuk membayar buruh, tetapi diprioritaskan untuk membangun dind-

ing dan lantai.“Jadi, pengerjaannya kami lakukan secara gotong royong saja”, imbuhnya. Meski mengaku belum memiliki data valid mengenai jumlah total rutilahu se-Kabupaten Subang, namun dia memastikan jumlah rumah yang dinyatakan tidak memenuhi standar layak huni, yakni karena masih berlantai tanah dan berdinding bilik bambu, itu jumlahnya mencapai ratusan ribu unit. “Kami belum tahu jumlah pastinya berapa, karena baru mulai menginventarisirnya”, katanya.Dia menambahkan, rutilahu paling banyak ditemukan di wilayah Pantura Subang diantaranya di Kecamatan Blanakan, Legonkulon dan Pusakanagara. Sebagian lainnya ditemukan di kawasan Subang Tengah, seperti di Kecamatan Cipunagara dan Dawuan. “Para pemiliknya kebanyakan berprofesi sebagai nelayan dan buruh tani yang berpenghasilan rendah”, terangnya.Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Bagian Sosial Pemkab Subang, data warga miskin di Kabupaten Subang tahun 2012 mencapai 149.900 kepala keluarga. “Jumlah itu naik 10 persen

dari tahun 2011”, papar Kasubbag Kesejahteraan Rakyat pada Bagian Sosial Pemkab Subang, Endang Juharya, Selasa (30/10). Sebelumnya, anggota DPRD Subang, Bogi Ahmad Sediatmo mengemukakan selain berasal dari pemerintah pusat melalui APBN, dana bantuan program rutilahu juga berasal dari APBD Propinsi Jabar tahun 2012 yang diperuntukkan bagi sekitar 28 unit rutilahu di Desa Cisaga Kecamatan Cibogo dimana setiap rumah akan mendapat subsidi sebesar Rp 15 juta/unitnya. “Dari kuota 28 rutilahu itu, baru 23 rumah yang memenuhi syarat. Sisanya 5 lagi masih harus melengkapi persyaratan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kelengkapan persyaratan itu bisa diselesaikan”, beber Bogi, belum lama ini. Ketua Badan Legislasi DPRD Subang ini menerangkan, mereka yang mendapatkan bantuan rutilahu adalah rumah sangat sederhana, tidak layak huni dan masuk kriteria warga tidak mampu (miskin). “Mereka ini harus diprioritaskan dalam bantuan bedah rumah tersebut”, katanya sembari menambahkan di tahun anggaran 2013 menda-

tang, Pemkab Subang juga sudah mengusulkan program bantuan bedah rumah warga miskin kepada pemerintah pusat sebanyak 2 ribu unit rutilahu. “Total anggarannya sekitar Rp 12 miliar, dimana setiap rumah akan mendapatkan bantuan Rp 6 juta/ unitnya”, pungkas politisi asal Partai Demokrat ini. Akibat telatnya realisasi bantuan mengakibatkan sejumlah rutilahu di Kabupaten Subang yang sudah berusia tua dan lapuk dimakan zaman terus “berguguran” alias ambruk. Misalnya dua rumah milik dua bersaudara, Tiyah (70 th) dan Yaya (35 th) warga Kp. Sembung I RT. 03 RW. 02 Desa Gunungsembung Kecamatan Pagaden. Ambruknya dua rumah yang lokasinya berdampingan milik warga tidak mampu itu akibat hantaman hujan deras disertai hembusan angin kencang dan diperparah oleh kondisi bangunan yang memang sudah lapuk. Selanjutnya rutilahu milik Engkar (60 th), seorang janda tua renta warga Kp. Sakurip RT. 07 RW. 03 Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara. Diketahui, rutilahu tersebut ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah uzur dan lapuk di hampir keseluruhan bagian bangunan. Q ADE


SENI BUDAYA & PANTURA

Sarah Azhari

LINGKAR

JABAR

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu , 31Oktober 2012

8

INFOTAINMENT

Prasasti Batu Tulis Ciaruteun (2)

Demi Anak, Tak Lagi Kejar Karir

S

ejak memutuskan untuk pindah ke California 2 tahun lalu, artis Sarah Azhari melihat adanya perubahan pada sang anak, Albany Ray. Anak semata wayangnya itu semakin mandiri dalam setiap aktivitasnya. “Alhamdulillah, Albany sudah mulai mandiri. Naik bus sendiri sudah bisa dan sudah tahu jalan. Padahal kalau di Jakarta tahunya antar jemput saja,” tulis Sarah melalui email, Rabu (30/10). Keputusan Sarah memilih tinggal di negeri Paman Sam itu tidak begitu saja dengan mudah, butuh proses panjang dan pertimbangan matang. Sarah sendiri sudah tidak terlalu mengejar karir di dunia hiburan

yang dirintisnya sejak remaja. Dia lebih mementingkan masa depan anak yang kini memasuki usia remaja. “Anakku sudah mau menginjak usia remaja, jadi kita harus kenal dengan dia sebaik mungkin. Maklum masa transisi, waktu tidak dapat dibeli. Kalau kita ngoyo kerja terus, tiba-tiba anak besar bisa nggak kelihatan,” tambah Sarah. Sarah Azhari boyongan rumah ke California, Amerika Serikat sejak 2 tahun lalu dengan alasan putranya, Albany Ray, yang ingin sekolah di negeri di sana. Namun Sarah sendiri mengaku kerap kangen dengan Indonesia, karena saudara-saudaranya banyak di Jakarta. Q ANG

k

ira-kira 100 meter ke arah hilir muara Cisadane. Menurut informasi ketika terjadi banjir pada tahun 1894 M, prasasti tersebut bergeser sehingga tulisannya terbalik menghadap ke dasar sungai, kemudian pada tahun 1903 M letaknya diperbaiki. Pada tahun 1987 dipindahkan dari tengah Sungai Ciaruteun ke daratan (di atas Sungai) ± 150 meter sebelah utara. Semula batu prasasti berada di sungai Ciareteun termasuk daerah Kecamatan Ciampea. Tetapi sejak batu itu diangkat dan dicungkup di kampung Muara yang terletak di seberangnya (1981), termasuk di dalam Kecamatan Cibungbulang. Karena ditemukan pada alur Sungai Ciaruteun, prasasti ini dikenal dengan nama Prasasti Ciaruteun. Kemudian Prasasti ini telah dialih aksara dan diterjemahkan oleh J.Ph. Vogel (1925) The Earliest Sanskrit Inscription of Java, R.M. Ng. Poerbacaraka (1952).

Prasasti Ciaruteun ditulis dengan huruf Palawa dalam Bahasa Sangsakerta sebanyak 4 baris masing-masing 8 suku kata Bunyi bacaannya : Isi vikkrantasy avanip ateh ^rimatah purnnavarmmanah tarumanagarendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya: “(Bekas) dua kaki yang seperti kaki Wisnu itu adalah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Tarumanegara, raja yang gagah berani di dunia “. Inskripsi tertulis pada sebongkah batu andesit dengan ukuran Tinggi: 151 cm, Diameter atas: 72 cm, Diameter bawah: 134 cm. Goresan berupa sepasang tapak kaki dan lukisan laba-laba yang dipahatkan di atas huruf. Tulisan terdiri dari 4 baris dituliskan dalam bentuk puisi India dengan irama anus tubuh. Bersambung

PANTURA & INDRAMAYU

Siswa SMP dan SMA Dibekali Ilmu Disiplin Berlalulintas

Bupati Soroti Raperda Perlindungan Anak Terlantar

K

AB.PURWAKARTA (LJ) – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menegaskan, Pemkab Purwakarta senantiasa akan melaksanakan semangat otonomi daerah (otda) sesuai dengan Undang-undangan No 32 tahun 2004. Dimana dalam menjalankan tugas dan fungsinya, pemkab akan melaksanakan program kerja yang berhubungan langsung dengan masyarakat. “Demi terciptanya kesejateraan masyarakat, Pemkab Purwakarta akan senantiasa melaksanakan semangat otda,” ungkap bupati usai menghadiri sidang Paripurna DPRD pengesahan enam rancangan peraturan daerah (Raperda), bertempat di gedung DPRD Purwakarta, kemarin. Keenam raperda yang di sahkan tersebut yakni, tentang tarif pelayanan kesehatan pada RSUD Bayu Asih, perlindungan anak terlantar, penyelenggaraan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern, pengelolaan penyehatan

lingkungan tempat usaha, industri, sarana kesehatan dan pemukiman. Selain itu juga, pengesahan raperda tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran serta pajak bumi dan bangunan (PBB) perdesaan maupun perkotaan. Pada bagian lain, Dedi menyoroti tentang perlindungan anak terlantar. Menurutnya, perlindungan anak terlantar merupakan tanggungjawab semua penyelenggara negara. Sebab, perlindungan terhadap anak-anak terlantar bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah saja, tapi juga tanggungjawab penyelenggara negara mulai dari daerah, provinsi hingga pemerintah pusat. “Hal itu sesuai dengan amanat UUD yang harus dilaksanakana dengan baik. Jadi jangan hanya membebankan kepada daerah saja,” ujarnya. Perlindungan terhadap anak terlantar, lanjut bupati, jangan hanya dijadikan dongeng politik semata tapi harus diaplikasikan dengan baik. Jika perlindungan terhadap anak terlantar berjalan dengan baik, itu artinya semua penyelenggara Negara telah melaksanakan amanat UUD yang tertuang dalam pasal 34. “Dalam pasal tersebut, fakir miskin dan anak-anak terlantar merupakan tanggungjawab dan dipelihara oleh negara,” paparnya. Sedangkan kaitannya dengan raperda tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, Dedi kembali menegaskan harus ada standarisasi dan pembelajaran kepada masyarakat. Standarisasi tersebut, meliputi bangunan dan instalasi kabel listrik yang digunakan harus berkualitas serta tahan terhadap panas. “Sebab, banyak kabel-kabel listrik yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran karena mudah terbakar. Kecuali terlebih dulu dilakukan simulasi kebakaran gedung, Sehingga pencegahan kebakaran bisa diatasi dengan baik,” tukasnya. Q YAS

K

AB.PURWAKARTA (LJ). – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta menggelar pelatihan terkait peningkatan disiplin diri dan tata tertib berlalu lintas. Kegiatan

Fordem Demo Mapolres Indramayu

I

miras. Sehingga lanjutnya, selama ini para pedagang miras merasa nyaman dan bebas menjual miras tanpa ada rasa takut sedikitpun dengan hukum. “Ya, kalau kami menilai hal itu sudah wajar dan tidak hanya terjadi di Indramayu saja, tetapi di wilayahmanapun kami rasa akan banyak oknum penegak hukum berbuat sama,” jelasnya. Selain itu, Fordem juga membacakan pernyataan sikap mereka agar pihak kepolisian Polres Indramayu segera menindak tegas para pedagang miras. Tak hanya itu, Fordem pun minta agar Kapolres menindak oknum anggotanya yang kedapatan melindungi pedagang miras. Mereka juga mendesak Kapolres untuk mengadakan sosialisasi tentang bahaya miras ditiap wilayah Indramayu dan melakukan tes urine bagi anggota kepolisian. Sementara menyikapi aksi unjukrasa mahasiswa tersebut, Kapolres Indramayu AKBP G. Pangarso R.W menjelaskan, bahwa tugas merazia perdagangan miras sebenarnya bukanlah wewenang pihak kepolisian, melainkan Satpol PP sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Indramayu. Sedangkan soal dugaan adanya oknum kepolisian yang melindungi atau mengkonsumsi miras, Kapolres berjanji akan menindak tegas bawahannya. “Jika terbukti ada oknum polisi yang melindungi maupun mengkonsumsi miras, maka kami akan menindak tegas,” tukas kapolres. Q SLH/ACP/IHS - 111

I

NDRAMAYU (LJ) –Keluhan warga Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu terhadap keberadaan tumpukan sampah yang mengakibatkan banyak lalat menyerang perkampungan mereka serta menimbulkan aroma bau busuk, mendapat respon dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Bahkan, dinas tersebut berjanji akan segera melakukan pengangkutan tumpukan sampah yang berada di sekitar Jl. Raya Sudimampir Lor itu. “Kita akan bersihkan dan mengangkut tumpukan sampah-sampah di lokasi lahan yang berada di jalan raya itu, karena keberadaannya sangat menganggu warga sekitar,” ungkap Ekanto Nugroho, Kepala DKP Kabupaten Indramayu melalui Kabid Penanggulangan Kebersihan, Suherman Rustandi kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia mengatakan, dalam masalah ini pihak DKP telah berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Sudimampir Lor, Sobana untuk merespon keluhan maupun keinginan warganya. Namun, Suherman meminta kepada warga agar memahami serta memaklumi kesulitan DKP dalam melakukan pengangkutan sampah tersebut. Kenapa, sebab armada yang dimiliki

Sebanyak 31 Penginapan Disiapkan Panitia MTQ

I

NDRAMAYU (LJ) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Indramayu yang akan dihelat pada tanggal 1-3 November 2012 di Kecamatan Kedokanbunder sudah siap dilaksanakan. Sebab, persiapan fisik yang bakal dijadikan tempat berlangsungnya sejumlah cabang MTQ telah mencapai 98 persen, termasuk persiapan inap para kafilah. Ketua panitia lokal MTQ ke 44, H. Hamami mengungkapkan, selain persiapan fisik yang akan digunakan untuk kegiatan lomba telah disiapkan, pihak panitia juga telah mempersiapkan sebanyak 31 rumah warga yang akan digunakan untuk penginapan para kafilah berasal dari 31 kecamatan di kabupaten Indramayu. Namun sejauh ini yang masih menjadi kendala 1 hari menjelang kegiatan, lanjutnya, panitia kewala-

han dengan persiapan air yang berhubungan dengan MCK (mandi cuci dan kakus). “Tapi kita masih terus mengupayakan agar semuanya bisa teratasi dengan memanfaatkan sumursumur milik warga maupun pasokan air dari PDAM Tirta Dharma Ayu secara pipanisasi,” ungkap Hamami, yang juga menjabat sebagai sekretaris Kecamatan Kedokanbunder kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Sebelum pembukaan kegiatan MTQ yang ditunggu-tunggu masyarakat Kedokanbunder, sambung Hamami, terlebih dulu aacara tahunan ini akan diramaikan dengan Pawai Ta’aruf pada Kamis (1/11), mulai pukul 13.30 dari Masjid Agung Kedokan Agung sampai ke Masjid Desa Jayawinangun. Iko (45), warga Desa Jayawinangun yang kebetulan rumahnya dijadikan tempat nginap kafilah asal Kecamatan Widasari mengaku sangat bersyukur

Q

YAS

DKP Janji Angkut Tumpukan Sampah Dikeluhkan Warga

Marak Penjual Miras

NDRAMAYU (LJ) - Puluhan mahasiswa dari berbagai unsur organisasi yang mengatasnamakan Forum Demokrasi (Fordem) datangi Mapolres Indramayu, Selasa (30/10). Mereka mendatangi markas kepolisian Indramayu untuk menyampaikan aspirasinya terkait peredaran minuman keras (miras) yang akhir-akhir ini semakin marak ditengah masyarakat. “Aksi yang kami lakukan sekarang agar jajaran Polres segera melakukan tindakan terhadap keberadaan miras itu, karena akibat mudahnya memperoleh miras yang dijual bebas tersebut, belum lama tiga pemuda Desa Tugu Kecamatan Sliyeg–Indramayu dan seorang oknum polisi asal Majalengka harus meregang nyawa, dan itu terjadi setelah menenggak miras oplosan,” tegas Beni Setiawan, Korlap Fordem saat mengelar orasinya dihadapan Kapolres Indramayu AKBP. G. Pangarso R.W. Menurut dia, kejadian yang membuat orangtua korban miras merasa shok karena telah kehilangan anaknya itu, semua ini disebabkan kelalaian dari aparat kepolisian. Dimana, dalam hal ini seharusnya menindak tegas para pedagang miras. “Tapi malah sebaliknya, kepolisian Indramayu terkesan malah menutup mata dan seakan tidak tahu menahu soal tersebut,” jelasnya. Beni menyatakan, tudingan yang dilontarkannya kepada aparat penegak hukum itu sudah bukan rahasia lagi, sebab pihaknya menduga banyak oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan bahkan melindungi para pedagang

yang diikuti siswa SMP dan SMA tersebut, diharapkan bisa ditularkan kembali kepada teman-teman sekolahnya agar selalu disiplin saat berlalu lintas. “Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” papar Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Agus Wahyudin kepada LINGKAR JABAR di Mapolres Purwakarta, kemarin. Ia mengatakan, selain bisa lebih disiplin, pembekalan yang diberikan terhadap polisi keamanan siswa (PKS) ini nantinya juga bisa ditularkan kembali kepada teman-temannya. Kegiatan tersebut, sebagai langkah prepentif yang dilakukan Polres Purwakarta sebagai langkah nyata meminimalisir aksi tawuran pelajar atau kegiatan negatif lainnya. “Melalui pembekalan ini juga, diharapkan bisa lebih meningkatkan ikatan persaudaraan antar pelajar baik ditingkat SMP maupun SMA. Dengan demikian, akan tercipta kondisi Purwakarta yang kondusif dan tak ada lagi aksi tawuran pelajar lagi,” ujar Agus. Sementara, Aep Durahman dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta menyatakan, untuk mengantisipasi aksi tawuran pelajar, pihaknya telah berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak kepolisian maupun Kodim 0619 Purwakarta. “Makanya, terkait pemberian pelatihan terhadap para siswa tersebut kami sudah berkoordinasi dengan kedua lembaga itu,” tukasnya.

adanya kegiatan MTQ tingkat kabupaten ini. Alasannya, selain dapat meningkatkan nilai-nilai religius, juga memberikan nilai ekonomis bagi mereka yang memiliki usaha di sekitar lokasi penyelenggaraan MTQ. “Kalau dirasakan, manfaat dan hikmah yang kita dapat dari kegiatan MTQ ini bukan hanya dari sisi ekonomi saja, tapi nilai religius terhadap warga sekitarpun sangat besar. Makanya, kita harapkan kegiatan seperti sekarang terus dilaksanakan pemerintah,” tukasnya. Sementara materi yang akan dilombakan pada kegiatan MTQ ke 44 ini adalah, Cabang Murotal, Tilawah, Qiroat Tsab’ah, Tilawah Canet, Musabaqoh Syarhil Qur’an, Musabaqoh Khottil Qur’an, M2KAQI, Musabaqoh Khifdzil Qur’an meliputi Tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, 30 juz dan lain-lain. Q

ACP - 111

DKP sangat terbatas, sehingga berimbas kepada pengangkutan tumpukan sampah itu. “Soalnya selama ini seluruh armada angkut sampah milik DKP telah dioperasikan sesuai jadwal dan lokasi yang sudah ditentukan. Jadi untuk mengatasi persoalan sampah liar yang ada di Jl. Raya Sudimampir Lor ini, kami akan segera mengangkutnya dengan menyulap mobil Kepala DKP menjadi mobil angkut sampah,” ungkapnya. Menanggapi pernyataan Kabid Penanggulangan Kebersihan yang mengaku DKP kekurangan armada saat akan mengangkut sampah liar atau tidak berretribusi, mendapat ejekan dari warga setempat. Seperti diungkapkan Herman, warga Sudimampir Lor yang menyayangkan soal pengadaan armada kebersihan ternyata semuanya berasal dari bantuan APBD Provinsi Jawa Barat (Jabar). Padahal, lanjutnya, Indramayu selama ini dikenal sebagai Kabupaten yang telah menerima penghargaan Adipura di Tingkat Nasional sebanyak lima kali. “Apa kata dunia, kalau soal armada kebersihan saja Pemkab Indramayu tidak bisa membeli sendiri,” tukasnya. Q IHS/ACP - 111


LINGKAR CIREBON

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

Mahasiswa Nilai Slogan Pemkot Lips Service

CIREBON (LJ)– Kalangan LSM dan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gemsos (Gerakan Mahasiswa Sosialis) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon membongkar bangunan yang berada di Jl. Cipto MK. Pasalnya, keberadaan bangunan itu dinilai sudah melanggar aturan dengan membangun di sekitar bantaran sungai. “Kami menilai slogan ‘Jalannya Tidak Berlubang, Salurannya Tidak Tersumbat atau Perizinannya Tidak Melanggar’ yang dipasang Pemkot Cirebon hanya lips service belaka tan-

pa ada tindakan nyata. Karena kalau melihat bangunan di sekitar Jl. Cipto MK yang berdiri di atas bantaran sungai, sudah jelas pelanggarannya,” tegas Renggo, Ketua Gemsos kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, akibat marak berdiri bangunan di sekitar bantaran sungai, saat musim hujan wilayah tersebut kerap terjadi banjir, karena ada saluran yang tersumbat. Melihat kejadian itu, bisa disimpulkan, apabila pemkot telah melakukan pembohongan publik yang mengakibatkan penderitaan bagi masyarakatnya sendiri.

Parahnya lagi, kata Renggo, bangunan yang berdiri di atas sungai itu, laboratorium dan sarana olahraga komersial. Ironisnya, keberadaan bangunan itu bersebelahan dengan kantor Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Cirebon, dimana dinas tersebut sebagai tempat birokrasi mengurusi perencanaan pembanguan. “Kalau seperti itu kondisinya jangankan mengurusi pembangunan, mengurusi tetangganya sendiri saja tidak mampu. Ini artinya pemkot diragukan kredibilitasnya,” ujarnya.

Tunggakan Belum Dilunasi, 27 Kecamatan Tak Dapat Raskin

KAB.CIREBON (LJ)-Puluhan desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Cirebon terancam tak akan mendapatkan pasokan beras raskin untuk bulan Oktober. Sebab berdasarkan informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, sebanyak 27 kecamatan di wilayah pemasok udang itu belum membayar tunggakannya kepada Subdivre Bulog Cirebon. Dari jumlah 40 kecamatan se Kabupaten Cirebon, baru sekitar 13 kecamatan yang telah melunasi tunggakannya itu yakni, Kecamatan Gegesik, Lemahabang, Sedong, Sumber, Susukan, Susukan Lebak, Ciwaringin, Dukupuntang, Karang Sembung, Karang Wareng, Pabuaran, Ciledug

dan Kecamatan Pesaleman Bahkan, tunggakan raskin di Kabupaten Ciebon tersebut yang sampai saat ini mencapai Rp 891.732.000. Jumlah tunggukan sebesar itu sejak distribusi pada bulan Juni-Agustus 2012 senilai Rp 130,3 juta, sedangkan untuk tunggakan bulan September 2012 mencapai Rp 761,3 juta. Akibatnya, Masyarakat di 27 Kecamatan yang masih menunggak terancam tidak menerima beras raskin Terkait belum lunasnya pembayaran utang raskin kepihak Bulog, Camat Suranenggala, Udin Kaenudin mengatakan, keterlambatan pembayaran raskin ke Bulog bukan tanpa sebab. Alasannya, karena anggaran raskin

masih ada di tiap Kepala desa dan kecamatan masih belum menerima laporannya. Ia mengungkapkan, persoalan itu sudah disampaikan kepada semua kepala desa di wilayahnya untuk segera melunasi tunggakan tersebut. Khawatir untuk kedepan beras raskin yang diperuntukan warga miskin itu tidak tersalurkan dengan adanya tunggakan. “Memang, masalah tunggakan raskin pihak Kecamatan dan Desa sudah ada kesepakatan, namun untuk pembayarannya itu hingga kini masih blum menerima pembayaran,” akunya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Untuk itu, lanjut Udin, pihaknya terus berupaya agar pemerintah desa sesegera mungkin melunasi tunggakannya ke Bulog. “Kami sedang berupaya untuk menagih tunggakan itu supaya secepatnya diselesaikan. Sebab kalau tidak secepatnya dilunasi, yang jadi korban itu warga kecil. Kasihan mereka, harusnya segera mendapat jatah raskin menjadi terhambat akibat tunggakan pembayaran,” ujarnya. Terpisah, Camat Panguragan, Gunawan, melalui Kasi Kesra Ny. Budi menyatakan, menyangkut tunggakan pihaknya sudah membayar pada pendistribusian raskin bulan September. “Kecamatan sudah melunasinya pada tanggal 23/10 lalu. Jadi untuk kecamatan kami sudah tak punya tunggakan raskin lagi ke bulog,” tukasnya. Q IR/PIP

Sesuai Perda Provinsi Jabar No 20 tahun 1995 tentang sempadan sungai menjelaskan, bahwa di sepanjang sempadan sungai dilarang mendirikan bangunan semi permanent atau permanen untuk hunian dan tempat usaha. Renggo menambahkan, dalam UU no 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung dalam pasal 11 ayat 2, bangunan gedung yang dibangun di atas atau di bawah tanah, air, sarana dan prasarana umum tidak boleh mengganggu keseimbangan lingkungan. Artinya, kedua bangunan yang telah mengganggu keseimbangan lingkungan dan menjadi penyebab banjir di Jl. Cipto itu harus dibongkar. “Kami hanya ingin pemkot menindak tegas bangunan laboratorium dan sarana olahraga yang berdiri sudah melanggar aturan. Kembalikan peruntukan sungai sesuai dengan fungsinya, jangan dijadikan tempat komersil yang akan merugikan masyarakat,” jelasnya. Sementara, Kepala DPUPESDM, H. Wahyo tidak membantah sungai di samping laboratorium dan sarana olahraga komersil di Jl. Cipto sangat sempit. Ia pun menjelaskan, seharusnya lubang sungai sebesar 4 meter lebih, namun yang terjadi di lapangan justru hanya 60 cm. “Makanya, kami mengeruk sungai dan menyodoknya agar air bisa mengalir dengan baik. Kalaupun ada yang sudah dibangun pondasi akan diangkat, sedangkan kalau sudah ada bangunan di atas sungai tentunya harus dikomunikasikan dulu kepada pemiliknya,” tukas kadis. Q EKA/SUR

Selesaikan Sengketa Konsumen, Disperindag Bentuk BPSK KAB CIREBON (LJ)-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon membentuk kelambagaan perlindungan konsumen yang diberinama BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen). Dibentuknya BPSK atas dasar Undang-undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, terlebih saat ini banyak komoditi barang dan jasa yang beredar di pasaran. Sehingga persaingan perdagangan bebaspun semakin mejamur dan tidak terkendalikan lagi diberbagai daerah, termasuk Kabupaten Cirebon. Kepala Disperindag Kabupaten Cirebon, H. Haki mengungkapkan, eksistensi BPSK ini dirasa sangat penting dalam penanganan konsumen terkait dengan sengketa. Dalam pelaksanaan tugasnya, BPSK merupakan tempat dimana ketika ada konsumen yang merasa dirugikan saat membeli salah satu produk dengan cara menjembatani dalam upaya menyelesaikan sengketa tersebut. “Kalau ada konsumen yang merasa dirugikan ketika membeli salah satu produk dagangan, maka disitulah peran BPSK untuk menyelesaikannya. Ada tiga cara yang akan dilakukan oleh BPSK dalam menyelesaikan sengketa konsumen tersebut, yaitu melalui konsiliasi, mediasi dan arbritase,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Diterang-

Kementrian Pertanian Datangi KTTI Jambul Putih Muda “Atas nama anggota, kami menyampaikan terima kasih terhadap semua unsur pemerintahan atas perhatian dan pembinaannya selama ini,” KAB CIREBON (LJ)-Tim juri lomba kelompok ternak itik tingkat nasional dari Kementrian Pertanian RI kunjungi Desa Melakasari Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Kedatangan mereka untuk melakukan penilaian terhadap kelompok tani ternak itik (KTTI) Jambul Putih Muda milik warga desa setempat. Ketua tim juri dari Dirjen Peternakan Kementrian RI, Albert Tangkawaru mengatakan, KTTI Jambul Putih Muda merupakan kelompok yang mewakili Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk diikutsertakan pada lomba tingkat nasional. Kelompok tani ini bersaing dengan provinsi lain yang masuk dalam nominasi 7 besar se-Indonesia. “Dalam penilaian kami sekarang ini, diambil tiga besar dan selanjutnya dilakukan penilaian ulang di kementrian untuk mengambil satu kelompok yang

keluar sebagai pemenang tingkat nasional. Setelah itu, kelompok yang menjadi juara akan diikutsertakan mengikuti lomba Adhikarya Pangan Nusantara, waktunya sekitar bulan November mendatang,” ungkap Albert, kepada wartawan saat melakukan penilaian di KTTI. Albert mengatakan, untuk hasil penilaian timnya terhadap kelompok tani Jambul Putih Muda, dianggap cukup bagus, baik dalam kegiatan kelompok ataupun dinamikanya itu sendiri, seperti proses pemasaran daging dan telor. “Walaupun saat dinilai hasilnya baik, hal tersebut belum bisa memastikan apakah KTTI ‘Jambul Putih Muda’ akan menjadi juara di lomba tingkat Nasional ini atau tidak,” ujarnya. Sementara, Ketua KTTI Jambul Putih Muda, Haryono mengungkapkan, perkembangan kelompoknya tidak terlepas dari peran semua pihak, baik UPT, BP3K, UPT Tanbunakhut, UPT Keswan bahkan dari Dinas dan Badan Peternakan pun ikut melakukan pembinaan dilapangan. “Atas nama anggota, kami menyampaikan terima kasih terhadap semua unsur pemerintahan atas perhatian dan pembinaannya selama ini,” paparnya. Ia menjelaskan, kelompoknya selama ini telah meraih berbagai penghargaan, seperti penghargaan pengakuan dari Kepala Desa Melakasari tahun 2009 sebagai kelas pemula, penghargaan pengakuan dari Camat Gebang tahun 2010

sebagai kelas lanjut, pengukuhan dari BKP5K Kabupaten Cirebon tahun 2011 Madya dan Utama, penghargaan sebagai peringkat II tingkat Kabupaten Cirebon dalam lomba Agribisnis Peternakan tahun 2010. “Dan penghargaan sebagai juara I tingkat Kabupaten Cirebon dalam lomba Agribisnis Peternakan Tahun 2011, serta penghargaan sebagai juara I tingkat Provinsi Jabar saat lomba Agribisnis Peternakan Tahun 2012. Kami berharap dengan menjadi duta provinsi dapat prestasi lebih tinggi di tingkat nasional,” jelas Haryono. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Cirebon, Rianto Adiputo mengungkapkan, Kabupaten Cirebon sudah sering memenangi lomba kelompok peternak itik di tingkat nasional, seperti kelompok peternak dari daerah Gegesik, Melakasari, dan Kroya. Namun, lanjutnya, dirinya untuk lomba yang saat ini masih belum bisa memastikan dapat menjuarainya, karena penilaian yang dilakukan dewan juri mempunyai kriteria sendiri. Disamping itu juga dirinya belum mengetahui potensi dari provinsi lain yang sama mengikuti lomba ini. “Tapi berbekal pengalaman yang sudah enam kali menjuarai lomba seperti sekarang, kami yakin KTTI Jambul Putih Muda akan mampu menjuarai tahun ini,” tukasnya.Q PIP/HEN

kan Haki, yang dimaksud dengan konsiliasi itu ialah, BPSK menyerahkan proses penyelesaian sengketa kepada konsumen dan pelaku usaha yang bersangkutan baik bentuk maupun besaran ganti rugi. Adapun melalui cara mediasi, lanjutnya, BPSK menjadi mediator antara permohonan konsumen dan kesiapan pelaku usaha, sehingga bisa dicari jalan keluarnya dan diterima kedua belah pihak. Sedangkan cara arbitrase, yakni pihak konsumen dan pelaku usaha saat memilih arbitor, baik yang berasal dari konsumen maupun pelaku usaha, kemudian memilih ketua BPSK dari unsur pemerintah. “Apabila proses penyelesaian sengketa konsumen terjadi perdamaian, maka BPSK membuat putusan dalam bentuk penetapan perdamaian,” paparnya. BPSK sendiri memiliki 9 anggota yang terdiri dari perwakilan pemerintah, para pengusaha dan masyarakat. Sejauh ini, sambung Haki, daerah yang telah dibentuk BPSK yaitu, Kota Cirebon dan menyusul Kabupaten Cirebon. Rencana pembentukan kelembagaan BPSK ini mendapat respon positif baik dari pelaku usah maupun konsumen, karena tujuan lembaga ini bukan untuk menghakimi pelaku usaha, melainkan untuk meningkatkan peran pelaku usaha guna memenuhi kualitas barang dan jasa yang diperdagangkannya. Q EKA

9

LINTAS | CIREBON Pemkab Bantu SDN 1 Cempaka Bangun RKB KAB CIREBON (LJ)– Ketakutan siswa SDN 1 Cempaka, Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) karena kondisi ruangan kelasnya sudah mau ambruk, sepertinya akan segera teratasi. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tahun 2012 telah mengelontorkan anggaran sebesar Rp 352.191.000 untuk pembangunan RKB (ruang kelas baru). “Alhamdulillah tahun ini sekolah kami mendapatkan bantuan pembangunan RKB, sehingga saat pelaksanaan KBM siswa yang ruangan kelasnya sudah tak layak pakai tidak akan merasa takut lagi atapnya ambruk,” ungkap Rakmat, Kepala SDN 1 Cempaka kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, pembangunan RKB sudah dikerjakan mulai tanggal 20-10 bulan Desember dengan system swakelola yang pekerjaanya dilaksanakan pihak Sekolah melalui Komite. Rakmat mengatakan, kondisi ruangan kelas yang sebelumnya tidak layak untuk dihuni anak didiknya itu mengakibatkan pelaksanaan KBM kurang maksimal, sebab bangunan tersebut mengkhawatirkan bagi keselamatan siswa. “Kami bersyukur dan berterima kasih terutama kepada pak Bupati Dedi Supardi yang telah membantu terselenggaranya pembangunan RKB ini. Ucapan samapun kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan, karena telah merespon keinginan kami,” ujarnya. Bantuan yang telah diberikan pemerintah ini sambung Rakmat, akan dimanfaatkan khususnya bagi para siswa didiknya serta anak-anak yang (DO) drop out diwilayah dekat sekolah, agar bisa sekolah lagi. iapun berharap kepada orang tua agar memberikan penyuluhan dan pengertian kepada anak-anaknya untuk bersekolah. “Kedepan kami berharap agar bisa memahami arti pendidikan untuk kehidupan mereka yang masih awam,” tukasnya. Q GUS/PIP

Dinas PSDAP Gelar Qurban

KAB. CIREBON (LJ)– Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kabupaten Cirebon melaksanakan qurban dengan menyediakan tiga ekor sapi dan dua ekor domba, Selasa (30/10). Usai dilekukan pemotongan terhadap lima hewan qurban tersebut, pejabat PSDAP membagikannya kepada pegawai dan warga yang berada tak jauh dari lingkungan dinas. Kepala Dinas PSDAP, H. Suroso mengatakan, kendati pelaksanaan qurban yang dilakukan dinasnya itu tidak bertepatan saat hari raya Idul Adha, namun pihaknya merasa bersyukur bisa berbagi kebahagiaan dengan pegawai maupun warga yang berada di sekitar kantornya. “Yang pertama kami bersyukur kepada Allah SWT, karena telah diberikan rezeki sehingga mampu melaksanakan ibadah qurban pada Idul Adha ini,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Lebih lanjut dikatakan Suroso, di bulan haji ini, umat muslim bagi yang mampu wajib melaksanakan ibadah haji ke baitullah. Dan bagi setiap muslim yang mampu harus melaksanakan ibadah qurban sebagai kendaraan diakherat kelak. “Kami hanya melaksanakan perintah Allah SWT dan merujuk peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim bersama anaknya bernama Ismail. Dimana peristiwa tersebut menjadi sebuah dasar terhadap ibadah qurban yang dilakukan seluruh umat muslim dimuka bumi,” tukasnya. Q

PIP

Pemkab Cirebon Siapkan Lahan Kawasan Industri “Kawasan industri tersebut sangat dekat Pelabuhan Cirebon sekitar 2-6 km, dan pintu jalan tol Palimanan-Kanci,” KAB CIREBON (LJ)Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan lahan seluas 2.000 hektar untuk pengembangan kawasan industri sebagaiman tertuang dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW). Bahkan, ada tiga wilayah yang akan dipusatkan sebagai pengembangan kawasan industri itu, yakni Kecamatan Antanajapura, Pengarengan dan Kapetakan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten

Cirebon Dedi Nurul mengatakan kawasan industri tersebut telah ditetapkan di kecamatan Antanajapura, Pengarengan,dan Kapetakan. Seperti diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cirebon, Dedi Nurul, ketiga kecamatan yang akan dijadikan kawasan indutri itu, karena sesuai didalam RTRW merupakan daerah yang memiliki lahan kosong dan kemudahan akses transportasi, sebab berada di jalur utama pintu masuk pantai utara (pantura). “Kawasan industri tersebut sangat dekat Pelabuhan Cirebon sekitar 2-6 km, dan pintu jalan tol PalimananKanci,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dedi mengatakan, penetapan kawasan industri di Kabupaten Cirebon, mengacu pada hasil study kelayakan pada tahun 2000 tentang potensi wilayah sebagai tahapan penyusunan RTRW Kabupaten Cirebon. “Nantinya, kawasan industri tersebut diharapkan memiliki konsep untuk mem-

berdayakan masyarakat dengan amdal yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya. Menurut dia, penetapakn kawasan industri itu bersamaan dengan penetapan kawasan pariwisata, pemukiman dan sarana lainnya. “Penetapan kawasan wisata dan pemukiman pun telah kami tetapkan dalam RTRW. Dan kami siapkan sekitar 400 hektar lahan untuk program Cirebon New City Development (CNCD),” jelasnya. Terkait adanya keinginan investor dari China yang berminat membangun industri peleburan baja berskala kecil di Cirebon, Dedi menambahkan, pada kawasan industri yang telah ditetapkan Pemkab Cirebon sesuai dalam RTRW, sangat cocok untuk jenis industri yang membutuhkan batubara sebagai sumber energinya. “Dekatnya jarak kawasan industri dengan Pelabuhan Cirebon yang ramai dengan aktifitas bongkar-muat batubara, menjadi point plus bagi sektor industri dalam mendapatkan pasokan bahan bakar (energi),” tukasnya. Q HEN/SUR


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

Iklan Pengobatan Nonmedis Risaukan Praktisi Kesehatan

Info Kesehatan Terapi dan Diet Anak Penderita Autisme

B

erikut adalah beberapa jenis terapi yang digunakan untuk menangani Autisme: Analisa tingkah laku (Applied Behavioral Analysis (ABA)) Terapi ini merupakan terapi yang tertua dan paling banyak diteliti serta dikembangkan untuk autisme. Terapi ABA ini merupakan sistem pelatihan intensif dengan menggunakan hadiah yang berfokus terhadap sistem pengajaran tertentu. Terapi wicara Hampir semua penderita autisme mempunyai masalah bicara ataupun bahasa sehingga diharapkan dengan terapi bicara ataupun berbahasa dapat membantu penderita autism untuk berkomunikasi dengan orang lain. Terapi okupasi Terapi okupasi berfokus untuk membentuk kemampuan hidup sehari-hari. Karena kebanyakan penderita autisme mengalami perkembangan motorik yang lambat, maka terapi okupasi sangatlah penting. Seorang terapis okupasi juga dapat memberikan latihan sensorik terintegrasi, yaitu suatu teknik yang dapat membantu penderita autisme untuk mengatasi hipersensitifitas terhadap suara, cahaya maupun sentuhan. Terapi kemampuan sosial Salah satu akibat dari autisme adalah sedikitnya kemampuan sosial dan komunikasi. Banyak anak yang menderita autisme memerlukan bantuan untuk menciptakan kemampuan supaya dapat mempertahankan percakapan, berhubungan dengan teman baru atau bahkan mengenal tempat bermainnya. Seorang terapis kemampuan sosial dapat membantu untuk menciptakan atau menfasilitasi terjadinya interaksi sosial. Terapi fisik/fisioterapi Autisme merupakan perkembangan perfasif yang lambat. Banyak penderita autisme yang memiliki penundaan perkembangan motorik dan beberapa mempunyai massa otot yang rendah (lemah). Terapi fisik dapat melatih kekuatan, koordinasi dan kemampuan dasar berolahraga. Terapi bermain Walaupun terdengar aneh, tetapi anak penderita autisme memerlukan bantuan untuk bermain. Bermain juga dapat digunakan sebagai alat untuk melatih percakapan, kemampuan berkomunikasi dan sosial. Terapi bermain ini dapat digabungkan dengan terapi berbicara, terapi okupasi dan terapi fisik. Terapi tingkah laku Anak yang menderita autisme seringkali terlihat frustasi. Mereka kesulitan untuk mengkomunikasikan kebutuhan mereka dan menderita akibat hipersensitifitas terhadap suara, cahaya ataupun sentuhan sehingga terkadang mereka berlaku kasar atau mengganggu. Seorang terapis tingkah laku dilatih untuk dapat mengetahui penyebab dibalik prilaku negative tersebut dan merekomendasikan perubahan terhadap lingkungan ataupun keseharian anak untuk dapat memperbaiki tingkah lakunya. Bersambung

B

OGOR - Kalangan dokter atau praktisi kesehatan meminta agar penayangan sejumlah iklan pengobatan alternatif nonmedis yang muncul di televisi dan media massa lainnya harus dihentikan. Pasalnya, iklan itu tidak memiliki izin dari Menteri Kesehatan (Menkes). Sehingga dikhawatirkan akan menyesatkan masyarakat yang hendak mengobati penyakitnya. Peringatan disampaikan tim yang terdiri dari unsur IDI, Kementerian Kesehatan, Badan Pengawasan Obat

dan Makanan, serta Dinas Kesehatan DKI Jakarta kepada Komisi Penyiaran Indonesia, pertengahan Agustus lalu. ”Tapi, beberapa iklan masih muncul terus,” ujar Sekretaris Bidang Kajian Pengobatan Tradisional/Komplementer Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Aldrin Neilwan P, kepada wartawan, akhir pekan lalu. Penertiban berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787 Tahun 2010 tentang Iklan Kesehatan. Iklan itu, antara lain, menawarkan

“Indonesia memiliki 546 bahasa lokal, sekarang suku bahasa mana yang akan menjadi representasi bangsa Indonesia? Kalau bukan diangkat bahasa melayu yang waktu itu penuturnya sedikit, hanya untungnya komunitas kecil ini tersebar di seluruh wilayah,”

B

OGOR - Sejak dulu, bahasa Indonesia dideklarasikan dan ditujukan sebagai bahasa pemersatu untuk banyak etnis yang diam di Nusantara. Oleh

karena itu, penguatan mata pelajaran Bahasa Indonesia perlu dilakukan di sekolah sejak dini, minimal di tingkat sekolah dasar (SD). Kepala Badan Pengembangan dan

DIJUAL LUKISAN KARYA PELUKIS TERNAMA Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. Nur Hamidan 081584965577 DIJUAL UANG KUNO Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hub Lingga 021-92739059

OLAHRAGA DIJUAL : JERSEY LADIES ARSENAL ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan DIJUAL : SEPEDA WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 DIJUAL : AIR CLIMBER Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

APARTEMEN DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100 DISEWAKAN APARTMENT GRAND Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598) Dijual : Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

RUKO

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916

Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Mahsun, mengharapkan agar pihak sekolah bisa memberikan pengetahuan dasar soal kebahasaan yang dapat menjunjung kebahasaan untuk mempererat persatuan bangsa. “Indonesia memiliki 546 bahasa lokal, sekarang suku bahasa mana yang akan menjadi representasi bangsa Indonesia? Kalau bukan diangkat bahasa melayu yang waktu itu penuturnya sedikit, hanya untungnya komunitas kecil ini tersebar di seluruh wilayah,” tuturnya kepada wartawan, belum lama ini. Mahsun juga berharap penguasaan bahasa Indonesia didukung pula dengan dengan pemeliharaan bahasa lokal di daerah masing-masing. Baik di dalam keluarga masing-masing mau-

pun melalui mata pelajaran muatan lokal, nilai-nilai lokal bisa ditanamkan. “Cerdas juga para pendiri negara ini, Sumpah Pemuda itu menyebutkan kita untuk menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. Adapun bahasa lokal daerah lain yang kita pelihara di rumah dapat menjadi satu identitas silsilah keluarga masingmasing,” katanya. Meskipun ada persoalan politis dalam dua kelompok kebahasaan di Indonesia, Mahsun tetap melihat bahwa pemeliharaan bahasa daerah penting. “Bagaimana pun bahasa lokal dapat menelusuri kekerabatan. Dari sana pun, kita bisa mengarahkan untuk memahami perbedaan satu dengan yang lain. Sebab, hubungan historis ini akan mengarahkan pada satu nenek moyang,” pungkasnya. Q CPS

Iklan Baris - LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

pengobatan alternatif ala Tiongkok. Pelanggaran yang dilakukan pada iklan adalah menjanjikan kesembuhan. “Dalam dunia kedokteran, hal seperti ini melanggar etika,” kata Aldrin yang juga Kepala Unit Pengobatan Komplementer Alternatif RS Kanker Dharmais. Di Surabaya, iklan itu sudah dilarang. Namun, di daerah lain belum ada penindakan. Iklan pelayanan kesehatan tradisional, menurut pengamatan Aldrin, marak tidak hanya di televisi, tetapi juga media cetak. Iklan itu ber-

lebihan, menggunakan terminologi medis yang tidak berdasar, berani menjamin penyembuhan, dan menyimpang dari peraturan yang berlaku. Praktik pengobatan dilakukan tertutup karena belum berizin. Konsumen atau masyarakat yang dirugikan tidak melapor. “Pengobatan alternatif nonmedis di Indonesia dapat mencapai puluhan karena tiap suku memiliki warisan tradisional dalam pengobatan dengan metode sederhana dan ramuan dari bahan alam yang khas,” papar Listyani Wijayanti, Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bidang Agroindustri dan Bioteknologi. Keberadaan dan keragaman jenis pelayanan kesehatan tradisional komplementer di Indonesia perlu ditata dan terintegrasi dalam sistem sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan memberi perlindungan kepada konsumen. Dari sekian banyak pengobatan tradisional, ada tiga yang dapat diintegrasikan dalam sistem pelayanan kesehatan, yakni akupuntur, hiperbarik, dan penggunaan herbal. Integrasi pengobatan tradisional ke sistem pelayanan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena keterbatasan pelayanan kesehatan medis dan rendahnya daya beli. Pelayanan pengobatan tradisional ini tanpa standar, baik metode, tenaga, maupun fasilitas, sehingga berpotensi membahayakan masyarakat. Saat ini disusun rencana peraturan pemerintah tentang pengobatan tradisional yang, antara lain, mengatur standardisasi. Q CPS

Pelajaran Bahasa Indonesia Harus Diterapkan Sejak Dini

Iklan MINI HOBI

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012 KEHILANGAN

HANDPHONE

Telah Hilang STNK Motor Suzuki Thunder warna hitam no.Pol F 5279 AS a/n Adi Adriadi, GRIYA INDAH BOGOR BLOK M No. 01 Hubungi : 081574277754

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116 DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA

KOMPUTER METRO CELL Jual Beli HP Baru & Second Segala Macam Merk. “Harga Menarik” Plaza Jambu 2 Lantai 1 Bogor Hubungi: 081310361202 (Anang) DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629

A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092

DIJUAL :BLACKBERRY dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858

BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730

10

BENGKEL

BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 BENGKEL KERJASAMA BERSAMA Cuci Stream Motor Sudah Berjalan 3 Tahun lokasi strategis di Jalan Utama Pantura utara dekat dengan kota Jl. Sunan Gunung jati Cirebon Hubungi : 08127137003/0231224801

KESEHATAN AHLI GIGI MULIA Melayani, Menerima Pesanan dan Panggilan ( Pasang Gigi, Pasang Behel / Kawat Gigi,Jaket Gigi,Tambah Gigi, Dll) Jl.Baru No.474 Seberang SMA PGRI 3 Bogor Telp : 085854585539/081283016660 (Rofan)

DIJUAL : KOMPUTER AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959 DIJUAL : LAPTOP DELL D600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049

AYOO..... PASANG IKLAN DI

AMALLIA : 08568505170

DIJUAL : KOMPUTER CORE I3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078

Dijual Kayu Cendana Ukuran 2M x 40cm Gelondongan 8 batang Harga : 30.000.000 Hub :085776000089

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

MOBIL

“ Candra Lelana Bangkit “

DIJUAL

DIJUAL KAWASAKI BINTER MERSI LOKASI: JAWA BARAT ͳ BOGOR HUBUNGI :087872038009 DIJUAL VESPA SERADA THN 89 F KOTA MULUS WARNA MERAH LOKASI: JAWA BARAT ͳ BOGOR HUBUNGI :087872038009

Di Jual : Lukisan Dari bulu Burung dan Cek Darah Objek Naga dan Burung Home Ukuran : 220 Cm x 180 Cm Bingkai Jati Tua Lama Harga : Rp.15.000.000,Hub : 085776000089 Di jual : Keris Antik 60 buah Rp.20.000.000,Hub : 085776000089 Di Jual : Sepeda Ontel kuno Tahun 1940 Dames Rp : 5.000.000,Hub : 085776000089

DIJUAL USB VACUUM CLEANER Bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

BARANG ANTIK Di Jual : Kepala Rusa Tanduk Build Up Kepala Utuh Afrika Besar antik Harga : Rp.5.000.000,Lokasi : Bogor - Jawa Barat Hubungi : 087872038009

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

LOWONGAN KERJA JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

DIBUTUHKAN KOKI CATERING Dicari secepatnya 2 orang wanita Usia maksimal 35-45th. Untuk Bantu2 Memasak Catering di Kaltim (Malinau) Gaji pertama 1juta Mess dan Makan disediakan. Lokasi : Jawa Barat - Bandung Berminat segera Hub Bp. Indra : 085624836368 DIBUTUHKAN TELEMARKETING PT. BANK PERMATA Kualifikasi: 1.Pria/wanita 2.Pendidikan minimal SMA/Sederajat 3.Fresh graduate 4.Berpengalaman lebih di utamakan 4.Umur max 40 th 5.Menyukai bidang marketing 6.Berpenampilan menarik,rapih 7.Komunikatif dan persuasif Hub : 087770146888


POLKUM

Edisi 177- Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

Bupati Garut harus Peduli Pada Rakyatnya

GARUT (LJ) - Siapapun nanti yang terpilih menjadi Bupati Garut pada Pemilukada 2013 mendatang, programnya harus jelas dan mengakar pada masyarakat dari lapisan paling atas sampai dengan masyarakat palih bawah. Dan bupati mendatang wajib hukumnya merealisasikan semua janjinya saat berkampanye di hadapan masyarakat.

“Sekarang ini, rakyat butuh perhatian dan butuh kepastian sehingga apa yang menjadi harapan dari rakyat harus diperjuangkan sampai membuahkan hasil dan pada akhirnya rakyat bisa sejahtera,” jelas H. Uus Kudus, Ketua Lembaga Lanjut Usia (LLI) Kabupaten Garut kepada wartawan saat menghadiri acara di Masjid Jami As-Salam, Desa Cibunar Kecamatan Cibatu,

kemarin siang. Mantan Kadis Tenaga Kerja dan Sosial Kab. Garut, menjelaskan bahwa kedepan Garut harus lebih maju dan berkembang dibidang IPMnya, kami selaku warga masyarakat sangat prihatin dengan status yang disandang oleh Garut sebagai Daerah tertinggal di Jawa Barat. “Padahal kalau melihat potensi SDA dan SDM yang ada

di garut cukup potensial, maka diperlukan rekruitmen dalam memilih para pembantunya sehingga kehadiran mereka bisa membantu meringankan kerja dari Bupati itu sendiri,” ungkapnya terkesan menyindir Bupati Garut saat ini, Aceng Fikri. Dibagian lain, Uus berharap kalangan eksekutif (Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Garut) harus satu persepsi dalam melaksanakan program pembangunan. Demikian pula dengan pihak Legislatif (DPRD) agar senantiasa dapat merespon keluhan-keluhan dan aspirasi yang terjadi di masyarakat. Karena pada dasarnya mereka bisa duduk di kursi dewan tersebut merupakan kepanjangan tangan rakyat, maka kepentingan rakyat harus diperjuangkan. “Siapapun nanti yang terpilih menjadi pemimpin Garut harus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan IPM, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Lebih utama lagi, perlu ada perhatian khusus kepada para santri dan para Ustadz-Ustadzah yang mengajar di Kepantrenan,” kata Uus. Dalam kesempatan itu, Uus juga memberikan apresiasi kepada Perguruan Al-Madinah Cibatu yang telah memadukan program kesekolahan dengan program kepesantrenan sehingga akan tercipta SDM-SDM yang berpengetahuan, beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia. “Mudah-mudahan dengan kehadirannya SMP dan SMA AlMadinah dapat memberikan warna bagi dunia pendidikan di Kab. Garut,” harapnya. JUL/BDN

11

Lintas Elite DPC PPP Sumedang Terpecah Soal Calon Bupati SUMEDANG - Sekretaris DPC PPP Kabupaten Sumedang Hendrik Kurniawan tetap tak akan goyah dengan pendirian dan sikapnya di partainya PPP. Hendrik tetap tidak akan mau menandatangani pencalonan H.Endang Sukandar atau HES sebagai calon bupati yang diusung dari partai berlambang kabah ini. “Saya tetap pada pendirian saya. Sikap saya tidak goyah, bahwa saya tidak akan menandatangani pencalonan (Endang Sukandar) ke KPU,” kata Hendrik yang ditemui usai menghadiri audensi di DPRD Sumedang, Selasa (30/10). Menurut Hendrik, pencalonan Endang Sukandar dari partainya cacat hukum. Pasalnya, tidak sesuai dengan aspirasi partai. Itulah alasannya Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumedang ini enggan menandatangani surat pencalonan ke KPU. Hendrik menyebutkan, sikap politiknya sudah dipertimbangkan dengan matang dan dirinya sudah siap dengan sanksi yang akan diberikan partai kepadanya. Konsistensi Hendrik akan sikapnya itupun ditunjukan dengan tidak menghadiri apel siaga PPP yaitu acara partai yang ditujukan untuk menyatakan sikap partai soal pencalonan yaitu mengusung Endang Sukandar sebagai calon bupati 2013-2018. Apel yang juga ditujukan untuk persiapan pemenangan Endang Sukandar ini, tegas Hendrik, bukan merupakan acara partai, sehingga dirinya tak wajib menghadirinya. BDN

Korupsi, Mantan Kepala Sekolah Divonis 1 Tahun Penjara BANDUNG - Mantan Kepala SMA Negeri 5 Sukabumi Mochamad Effendi divonis 1 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana pendidikan sehingga merugikan negara senilai Rp519 juta. “Terdakwa secara sah dan meyakinkan makukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Eka Suharta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung, kemarin. Hakim juga mengganjar terdakwa dengan denda senilai Rp50 juta. Terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti senilai Rp40 juta. Seperti diketahui, 2010 lalu, SMAN 5 Sukabumi mendapatkan Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) sebesar Rp54 juta, Bantuan Khusus Murid Miskin Rp23,4 juta dan bantuan RSSN Rp50 juta. Bantuan BOS Pemprov Jabar sebesar Rp174,6 juta dan program Pembangunan Ruang Kelas Baru Rp140 juta. Sementara itu, dari Pemkot Sukabumi Rp137,97 juta dan Bantuan Beasiswa SMA/SMK Negeri dan Swasta Tidak Mampu sebesar Rp54,75 juta. Dari total Rp634,75 juta dana bantuan, terdakwa hanya bisa sebesar Rp 115 juta saja. Dengan rincian Rp10 juta untu program RSSN dan Rp105 juta untuk program RKB. Untuk program-program pendidikan lain yang tak ada realisasinya, terdakwa memerintahkan bendahara dan wakil kepsek untuk membuat laporan fiktif kegiatannya. HER

Sambungan Hal 1 Brigjen... Sementara, Kasetukpa Lemdikpol sebelumnya yakni Brigjen Ngadino diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara menggantikan Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya. Jabatan Kapolda Jabar yang sebelumnya telah ditandatangani Kapolri untuk diisi Jodie, akan ditempati oleh Brigjen Tubagus Anis. Sementara jabatan Kapolda Lampung tetap ditempati oleh Brigjen Heru Winarko yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum Kemenkopolhukam. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan Surat Telegram/ 2139/X/2012, tanggal 26 Oktober 2012

menyatakan bahwa Kapolda Jabar Irjen Putut Eko Bayuseno bergeser menjadi Kapolda Metro Jaya. Irjen Pol Untung S Rajab akan menjadi perwira tinggi (Pati) Mabes Polri atau memasuki masa pensiun. Sebelum ralat mutasi jabatan ini diumumkan, sejumlah kalangan telah mendesak Kapolri untuk membatalkan promosi Kapolda Lampung Jodie ke Polda Jabar. Pasalnya, Jodie dianggap gagal menangani peristiwa bentrok antar warga di Lampung Selatan yang mengakibatkan 14 orang tewas. Namun Boy belum dapat berkomentar, apakah

keputusan ralat mutasi jabatan tersebut terkait bentrok yang terjadi di Lampung. Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane menjadi salah satu pihak yang paling getol menentang pengangkatan Brigjen Jodie. “Presiden SBY perlu mendesak Kapolri segera menganulir pengangangkatan Jodie sebagai Kapolda Jabar, dan tidak menandatangani kenaikan pangkat Jodie dari Brigjen ke Irjen. Sebab, Jodie sudah gagal menjalankan tugas pengamanan di Kalianda, Lampung Selatan,” ujar Neta dalam siaran persnya kepada wartawan, kemarin siang.

Kejati...

Jabar juga bakal menggelar pemilukada. “IPW menilai, prestasi Brigjen Jodie sebenarnya biasa-biasa saja. Seharusnya Kapolda di Jawa, terutama Jabar, adalah pati berpangkat Irjen atau Brigjen senior, yang sudah pernah menjadi Kapolda di Jawa, seperti di Banten dan Yogya,” kata Neta. Jika Brigjen Jodie tetap dipaksakan menjadi Kapolda Jabar, Neta sangat menyayangkannya. Ia mengkhawatirkan, Jodie tidak mampu mengantiaisipasi situasi di Jabar. “Apalagi, mengingat jam terbangnya belum memadai, dan tidak mampu mengendalikan kerusuhan di Lampung Selatan,” imbuhnya. HER/ALI

Komjen...

harapan kasus ini dapat di supervisi atau diambil alih penanganannya. “Bukannya kami tidak percaya pada pengadilan, tapi seperti kita tahu kasus bupati Subang itu bisa lolos mutlak padahal itu jelas-jelas terbukti,” katanya. Dalam aksinya, massa aktivis LSM ini pun meneriakkan ‘Bui Tjetjep’ dan ‘Hukum Tjetjep’ berkali-kali. Aksi yang dijaga belasan personil Polri ini berlangsung tertib dan tidak membuat arus lalu lintas tersendat. Sebelum mengakhiri aksi, salah satu orator aksi menyatakan akan kembali berunjukrasa dengan massa dalam besar jika tuntutan mereka tak dipenuhi. Sebelumnya, terkait kasus Mamin Gate ini, mantan Kepala Bagian Keuangan Pemerintah Kabupaten Cianjur Edi Iryana dan Kasubag Rumah

Tangga Heri Khaeruman menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, beberapa waktu lalu. “Keduanya telah memperkaya Tjetjep,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahman Firdaus kepada wartawan seusai persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung. Lebih lanjut, dalam dakwaan JPU dijelaskan, kejadian bermula ketika Edi menyuruh bendahara sekretariat daerah Aat Suhendar untuk mencairkan dana kegiatan kepala daerah. Namun, hal itu dilakukan dengan kontrak fiktif. “Seharusnya, dana itu dicairkan kepada pihak ketiga lewat surat perintah membayar barang dan jasa,” katanya. Rahman juga menuturkan, anggaran tersebut meliputi jaminan kesehatan, makan minum rapat, makan

minum tamu, serta belanja pakaian dinas. “Edi meminta bukti pencairan dana itu, ditulis untuk keperluan Tjetjep dan meminta bagian verifikasi keuangan untuk mempermudahnya,” katanya. Selain itu, dalam dakwaan disebutkan, bahwa perbuatan Edi telah merugikan negara sebesar Rp 3,672 miliar. “Data tersebut didapatkan dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK),” tutur JPU. Sedangkan, akibat perbuatan para terdakwa Tjejep telah diperkaya Rp 4,132 miliar. tersebut didapatkan dari pencairan dana kegiatan kepala daerah. “Angka itu, sudah termasuk dana koordinasi Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan pemerintah pusat,” tutur JPU. HER/AGS

Dua... Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas sempat memberikan isyarat KPK sedang membidik Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus korupsi Hambalang. Menurut dia, semua saksi dari jajaran DPP Demokrat dan orang dekat Anas yang diperiksa dalam penyelidikan kasus Hambalang ini bisa menunjukan arah pengembangan kasus ini. “Anda kan sudah melihat siapa-siapa saja saksi yang kami periksa. Pasti saksisaksi itu kami periksa untuk mencari informasi untuk pengembangan kasus ini,” katanya. Seperti diketahui, KPK sempat memeriksa sejumlah orang dalam penyelidikan terkait aliran dana proyek Hambalang. Beberapa orang yang diperiksa itu diantaranya

Kerusuhan di Lampung yang kian berkepanjangan, lanjutnya, membuat 14 warga tewas dan ratusan warga lain mengungsi. Seharusnya, insiden ini tidak terjadi jika polisi bekerja profesional. “Kapolda Lampung dan jajarannya telah gagal melaksanakan tugasnya di Lampung, sehingga bentrokan makin melebar dan menambah korban jiwa,” ucapnya. Kelemahan penanganan kamtibmas di Lampung, tutur Neta, akan berdampak pada kinerjanya Brigjen Jodie, jika nanti menjadi Kapolda Jabar. Apalagi, Jabar lebih rawan ketimbang Lampung. Plus,

adalah staf keuangan Fraksi Partai Demokrat Eva, supir Anas Urbaningrumm Riyadi, staf pribadi Anas Rahmat, sejumlah pimpinan DPC Partai Demokrat dan juga sejumlah politikus Partai Demokrat yang menjadi tim pemenangan Anas Urbaningrum pada Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu. Selain memeriksa para saksi, KPK juga dikabarkan sudah menerima laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan soal aliran dana Hambalang ini. Ketua PPATK M Yusuf mengatakan bahwa aliran dana Hambalang ini melibatkan sejumlah perusahaan dan rekening pribadi. Soal adanya aliran dana Hambalang juga disebutkan oleh Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Taufiqurrahman Ruki. Dia

mengatakan aliran dana Hambalang ini mengalir ke berabagai pihak. Terkait peran Andi sejauh ini, eks Sesmenpora Wafid yang diperiksa kembali beberapa waktu lalu, mengatakan kalau Andi selaku Menpora merupakan pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Menurutnya, Andi tahu betul seluk-beluk proyek Hambalang, mulai dari proses sertifikasi lahan hingga pengadaan barang dan jasa. Sementara itu,Andi saat dikonfirmasi pihak BPK mengaku bertanggung jawab secara moral atas pelaksanaan proyek Hambalang. Dengan menyatakan bertanggung jawab secara moral atas skandal Hambalang, mantan Juru Bicara Presiden SBY ini pun memantik spekulasi publik bahwa sangat mungkin

ia terjerat perkara itu. Busyro Muqoddas mengisahkan, banyak terjadi kejanggalan di dalam pengadaan anggaran proyek Hambalang ini sejak pengadaan tanahnya. Awalnya Rp 100 miliar (Rp 125 miliaran), menjadi Rp 200 miliar, kemudian menjadi Rp 1,2 triliun. Itu untuk tanahnya saja. Lalu, untuk pengadaan barang dan jasa mencapai Rp. 1,4 triliun. Jadi, totalnya Rp 2,6 triliun. Kejanggalan lainnya, kata Busyro, keinginan Menpora Andi Mallarangeng agar sisa dana untuk pembangunan dikucurkan terus. Padahal, hasil penelitian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan kondisi tanah di Bukit Hambalang itu rentan terjadi pengeseran atau terjadinya longsoran tanah.

CPS

Sejarah... PPAT bersumber pada UUPA, sehingga memiliki landasan hukum yang kuat. Kemudian dalam perkembangannya, kedudukan PPAT sebagai pejabat umum lebih dipertegas dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang terbit kemudian, yang dapat diuraikan sebagai berikut: Undang-Undang No. 16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun[6], memuat ketentuan tentang keberadaan PPAT, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat (2) yang menyatakan

pemindahan hak sebagaimana ditentukan dalam ayat (1) dilakukan dengan akta PPAT yang didaftarkan pada Kantor Agraria Kabupaten dan Kotamadya yang bersangkutan menurut Peraturan Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Penjelasan ayat (1) tersebut menyatakan “Sebagai bukti bahwa telah dilakukan pemindahan hak diperlukan adanya akta Pejabat Pembuat ... bersambung....

Sebelumnya Nanan dijagokan sejumlah kalangan untuk memimpin bumi Tatar Sunda, Jawa Barat. Nanan bahkan dikabarkan pada tahap-tahap awal sudah menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan. Namun pria kelahiran Purwakarta 30 Juli 1955 itu kini memilih membatalkan pencalonannya. Nanan menegaskan dirinya memilih meneruskan jabatannya di institusti Polri. Apalagi saat ini Korps Bhayangkara tengah mengalami berbagai ujian. “Saya tetap memilih mengabdikan diri di institusi Polri. Apalagi kami sekarang sedang mengalami berbagai ujian,” tambah Nanan. Seperti diketahui Polri beberapa hari terakhir masih fokus menangani kasus terorisme dan terus memperbaiki kinerja terkait komitmennya menciptakan polisi yang bersih dan berwibawa.

Nanan menambahkan, meskipun ia tidak lagi mencalonkan diri menjadi calon gubernur Jabar namun masih akan tetap membangun Tatar Pasundan sesuai dengan kemampuannya. “Izinkan saya dengan kemampuan yang ada ikut membangun Jawa Barat di luar struktur pemerintahan provinsi,” imbuhnya. Sementara itu, DPD PDI Perjuangan Jabar menghormati keputusan Nanan Sukarna yang membatalkan maju menjadi cagub di Jabar. Keputusan Wakalpori tersebut dinilai wajar mengingat jabatan strategis yang diembannya dalam jajaran kepolisian. “Kami menyesalkan mundurnya Pak Nanan, namun kami menghormati keputusan tersebut karena itu merupakan hak beliau,” ujar Wakil Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdi Yuhana saat dikonfir-

masi wartawan. Dia menjelaskan kemunduran Nanan menjadi fenomena yang lumrah dalam dunia politik. Namun, kemunduran Nanan dinilai tidak akan menghambat kinerja partai berlambang banteng ini yang membidik kursi Jabar 1. Meski Nanan mundur, katanya, PDI Perjuangan masih memiliki sejumlah kandidat yang akan diusung dalam Pilgub 2013. Kandidat tersebut antara lain dari internal partai yakni, Rieke Diah Pitaloka (anggota DPR), Dedi Supardi (Bupati Cirebon), Aan Hamid Suganda (Bupati Kuningan), dan Gatot Tjahjono (Sekretaris DPD PDIP Jabar) serta dari ekternal partai yakni penggiat anti korupsi, Teten Masduki, yang sudah ramai disebut bakal digandeng Rieke Dyah Pitaloka sebagai wakil gubernur. CPS/HER

Deddy.. intensif. “Komunikasi kami terus lakukan, peluangnya memang cukup besar,” ujar anggota fraksi PKS DPRD Jawa Barat itu. Imam yang juga menjabat sebagai Ketua Gema Keadilan Jawa Barat tersebut mengatakan selain Desy Ratnasari pihaknya juga memberi peluang kepada Primus Yustisio. “Kedua artis tersebut mempunyai elektabilitas yang tinggi,” katanya. Mengenai peluang terpilihnya kembali Ahmad Heryawan menjadi gubernur Jawa Barat, Imam mengingatkan Kang Aher (Panggilan Ahmad Heryawan) tetap waspada terhadap pasangan yang tidak diunggulkan dalam pilkada tersebut. “Harus tetap waspada dan berjuang keras agar bisa terpilih kembali,” kata Imam yang tetap percaya diri meskipun PKS belum mendapatkan mitra koalisi guna mencukupi kuota suara untuk mengusung calon gubernur. Sementara itu, terkait hasil survei eLDSI yang menyebutkan popularitas dan elektabilitas Heryawan dikalahkan calon lainnya yakni Dede

Yusuf dan Rieke Diah Pitaloka, Ahmad Heryawan mengaku tidak terpengaruh ataupun gelisah. Baginya yang terpenting adalah kerja keras dan berjuang untuk merebut hati rakyat, bukannya gencar melakukan pencitraan. Seperti diketahui, dalam survei tersebut, popularitas Heryawan hanya 72,5% sedangkan Dede Yusuf 92,4% dan Rieke Diah Pitaloka 75,9%. “Sah saja seseorang atau lembaga melakukan survei, toh tidak akan berpengaruh buat saya,” ujar Gubernur Jabar ini kepada wartawan usai melakukan santap malam di Stasiun Bandung, kemarin. Meski hasil surveinya terbilang kalah dibandingkan calon lainnya, namun Heryawan enggan memusingkan hal tersebut. Politisi asal PKS ini lebih memilih fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat hingga akhir masa periodenya. “Saya lebih fokus kerja karena ini amanah masyarakat yang harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. HRS


OLAHRAGA

Edisi 177 - Tahun 1 - Rabu, 31 Oktober 2012

12

Lintas Arena 12 Klub Kl b Divisi D I Promosi ke Divisi Utama LPIS 2012-2013 BOGOR - Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Bidang Media Dan IT, Tondo Widodo mengungkapkan, sebanyak 12 klub asal Divisi I, akan promosi ke Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) musim kompetisi 2012/2013. Kompetisi Divisi I LPIS memang telah berakhir dan Persekap Kota Pasuruan berhasil menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Persibangga Purbalingga di partai final. Namun tak hanya dua tim tersebut yang akan promosi, selain kedua tim, ada juga Persipon Pontianak yang pada laga semifinal dikalahkan Persekap. “Sedangkan sisa klub lainnya, saya lupa namanya. Namun, tidak begitu saja klub-klub sebut bisa berlaga di Divisi Utama. Sebab, masih harus memenuhi persyaratan klub profesional yang ditentukan PSSI,” tukasnya. “Syarat tersebut misalnya aspek legal dengan mendirikan perusahaan berbadan hukum, syarat finansial atau keuangan klub, infrastruktur, dan persyaratan organisasi. Stadion dengan minimal kapasitas 18.000 penonton, wajib dipenuhi sebuah klub. Itu pun sudah dilengkapi ruang ganti pemain dan semua fasilitas pendukung lainnya,” pungkasnya. Q CPS

Tim Bulutangkis Junior Indonesia Peringkat Empat Dunia BOGOR - Kekalahan 0-3 atas tim Korea membuat Indonesia gagal meraih tempat ketiga di kejuaraan beregu campuran World Junior Championships 2012. Indonesia harus puas di tempat keempat. Akan tetapi pencapaian ini lebih baik dari hasil tahun lalu di mana Indonesia berada di posisi ketujuh. “Yang saya lihat, anak-anak sudah berjuang maksimal, ini yang penting. Kalau usaha saja tidak, susah untuk mengevaluasinya. Mereka sudah memberikan kemampuan terbaiknya, namun apa dikata, memang lawannya lebih baik,” kata Sigit Budiarto, pelatih ganda putra yang mendampingi tim junior ke Jepang, seperti dilansir situs resmi PB PBSI, Selasa (30/10). Kekalahan atas tim Korea, dinilai Sigit sebagai sebuah pelajaran bahwa masih banyak yang mesti dibenahi oleh pasukan junior Indonesia. Meskipun demikian, Sigit mengungkapkan bahwa secara teknik, Indonesia tak kalah dari negara lain. “Mereka ini adalah harapan Indonesia di masa depan, kalau mau berhasil ya harus giat lagi latihannya. Kalau menurut penilaian saya, kita harus meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan pengalaman bertanding,” ujar juara All England 2003 ini. Indonesia lolos dari babak penyisihan grup dengan membukukan kemenangan mutlak 5-0 atas tim Kanada, Irlandia dan Belanda. Tiket semifinal diraih tim junior Merah Putih dengan menyingkirkan juara bertahan, Malaysia, dengan skor 3-1. Q CPS

Maung Bandung Menanti Lawan Sepadan BANDUNG (LJ) - Sejak melakukan persiapan dan latihan dari September lalu, skuad Persib Bandung telah melakoni tujuh laga uji coba. Namun, dari deretan tujuh tim yang dihadapinya, ternyata hanya hanya PSGC Ciamis (Divisi I) dan Persibangga Purbalingga (Divisi Utama), yang kekuatannya cukup lumayan kuat dari lima lawan Maung Bandung lainnya. Dengan kata lain, sampai saat ini, Persib belum pernah menghadapi lawan yang sepadan. Hal itu pun diakui sang pelatih, Djanur--sapaan akrab Jajang Nurjaman. Dia mengaku tujuh laga yang telah dilakoni belum bisa dikatakan sebagai ujian terhadap persiapan Persib menghadapi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Hasil rangkaian uji coba itu pun dinilai belum bisa dijadikan pegangan untuk musim depan. “Harus ada lawan yang selevel. Kita harapkan seperti itu,” ujar Jajang saat ditemui di mess Persib, Selasa (30/10). Adapun keikutsertaan Persib dalam turnamen Celebes Cup yang digelar 3-4 November mendatang, ungkap Jajang, bukan termasuk dalam persiapan timnya menghadapi kompetisi

ISL musim depan. “Fokus utama persiapan kita untuk kompetisi. Celebes ya beda lagi,” terang Jajang. Senada dengan Djanur, penasehat teknik tim Persib Indra Thohir sependapat bahwa dengan mengikuti turnamen Celebes Cup bukan menjadi acuan kekuatan Atep dan kawan-kawan secara keseluruhan. “Mempersiapkan tim salah satunya mendapat lawan yang benar-benar menguji. Tapi, kita bisa melihat kekurangannya dari situ. Di laga uji coba kemarin saja kita bisa mencoba dua gaya permainan. Berbeda saat babak pertama dan kedua,” papar Thohir. Thohir menerangkan, dalam laga uji coba kemarin, Persib tampil dengan pola permainan 4-2-3-1 di babak pertama. Sedangkan pada babak kedua skema yang diturunkan ialah 4-4-2. Dia menambahkan, kekuatan tim sebenarnya baru akan terlihat di kompetisi ISL nanti. “Celebes itu hanya terminalnya saja. Tapi feedbacknya memang akan cukup besar karena akan banyak yang melihat pemain Persib itu seperti apa,” tandasnya. Indra juga mengomentari soal kegagalan manajemen mendapatkan bek tengah

yang mumpuni. Atas hal itu, Persib harus mampu memaksimalkan pemain yang ada. Menurut Indra, tak masuk akal jika sebuah tim langsung mendapatkan pemain baru dan langsung terbentuk tim yang super solid. “Semua harus berjuang terus sampai saat kompetisi dimulai. Kita harus berani bilang siap dengan pemain yang ada,” tuturnya. Menurut Thohir, Persib sudah cukup dengan mengandalkan empat legiun asing saat ini, Abanda Herman, Mbida Messi, Herman Dzumafo Epandi dan Kenji Adachihara. “Dari posisi yang dibutuhkan tim sudah cukup. Kita bisa melihat kinerja pemain yang ada sekarang. Tinggal terus dimantapkan,” imbuhnya. Persib dipaksa mencari muka baru untuk bek tengah, setelah batal dikontraknya Jamie Coyne. Pemain belakang berusia 33 tahun, memang sempat ditransfer dari Sriwijaya FC ke Persib. Namun belum bertemunya kesepakatan kontrak, Coyne akhirnya gagal direkrut. Sedangkan Naser Al Sebai, calon pengganti Coyne yang namanya sering disebut-sebut di media massa masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berlabuh di Persib. Q FER/CPS

KONI Kota Bogor Tebar Rp 191 Juta Untuk Atlet PON BOGOR (LJ) - Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor memberikan penghargaan dan uang Kadeudeuh kepada 25 atlet, pelatih asal Kota Hujan yang telah memperkuat Kontingen Jawa Barat di ajang PON XVIII Riau. Penghargaan dan uang Kadeudeuh diserahkan Walikota Diani Budiarto, didampingi Ketua KONI Basuki bertepatan dengan acara pembukaan Musyawarah Cabang KONI Kota Bogor, ICC IPB Botani Square, Selasa (30/10). Pemberian penghargaan dan uang kadeudeuh kepada para atlet PON Jabar asal Kota Bogor sesuai Keputusan Ketua Umum KONI Kota Bogor tentang pemberian Kadeudeuh kepada atlet dan pelatih Kota Bogor peraih medali PON XVIII Riau 2012. “Total keseluruhan uang Kadeudeuh yang dibagikan kepada 24 atlet, pelatih Kota Bogor yang telah memperkuat Kontingen PON XVIII Jabar seluruhnya berjumlah Rp191 Juta,“ kata Ketua KONI Kota Bogor Basuki. Basuki menyebutkan, pemberian uang kadeudeuh diberikan bervariasi yakni antara Rp1 juta sampai Rp22,5 juta. “Uang Kadeudeuh tertinggi sebesar Rp22,5 juta diperoleh Taekwondoin David Sulaeman yang telah berhasil menyebet 1 medali emas, dan 1 medali perak,“ paparnya. Menurut Basuki, uang Kadeudeuh juga diberikan kepada para

pelatih yang telah mendampingi para atletnya di PON Riau. “Untuk para atlet yang tidak berhasil meraih medali juga kita berikan uang kadeudeuh,“ kata Basuki seraya menambahkan bahwa dari 25 Atlet, dan Pelatih Kota Bogor yang memperkuat Kontingen PON Jabar, para atlet Kota Bogor berhasil menyumbangkan 4 medali emas, 5 perak dan 3 perunggu. Ke 4 emas disumbangkan oleh David Sulaeman (Kempo), Imam Jamaludin (Angkat Berat), Yulinar Tikasari (Silat), dan Maulana Haidir (Taekwondo). Sedangkan 5 perak disumbangkan Deden Setiadi (Judo), David Sulaeman (Kempo), Haggis Mugana Avdallah (Kempo), Rochmat (Kempo) dan TM Etprizal. Sementara 3 medali perunggu disumbangkan oleh Fitra Khaerunnisa (Softball), Furqi Rahmi (Softball), dan Rahman Nurul Hakim (Taekwondo). Selain memberikan penghargaan uang kadeudeuh kepada para atlet dan pelatih PON, KONI Kota Bogor juga memberikan penghargaan dan uang Kadeudeuh sebesar Rp24,5 juta untuk 51 atlet dan pelatih yang telah membawa nama baik Kota Bogor diberbagai event Kejuaraan, baik Jabar, Nasional maupun Internasional. Sementara dalam pemilihan calon ketua pada Muscab KONI, Basuki kembali terpilih menjadi ketua KONI Kota Bogor periode 2012-2016. Basuki terpilih

secara aklamasi, setelah dua calon lainnya tidak maju dalam pemilihan tersebut. “Mudahmudahan kami bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Bogor dan satu amanah bagi kami untuk melanjutkan kepemimpinan KONI Kota Bogor,” kata Ketua KONI terpilih, Basuki. Menurutnya, program jangka pendek KONI Kota Bogor akan segera membentuk struktural yang diberi waktu hanya tujuh hari kedepan, dengan penunjukkan anggota formatur tidak tetap, yaitu Beninue dan Helmi Sutikno. “Jangka pendek kami akan membentuk struktural dan melantiknya,” ujar Basuki sambil menambahkan setelah proses kepengurusan baru, dia akan fokus kepada para atlit yang sudah disiapkan untuk mengikuti pertandingan dan sarana prasarana akan diprioritaskan untuk para atlit. Sementara itu, Ketua Persatuan Olah Raga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Bogor, Bibin Rubini mengatakan, dengan terpilihnya Basuki, pihaknya berharap kepengurusan baru bisa memberikan yang terbaik kepada pengurus cabang (Pengcab) olah raga. “Kepengurusan baru, berarti harus ada perubahan dan harus lebih ditingkatkan lagi pembinaan kepada Pengcab olahraga, serta yang paling penting dari sisi sarana prasarana, khususnya yang harus diprioritaskan untuk para atlit,” pungkasnya. Q ALI

Rio Haryanto, Mulai Bidik Formula 1 Karier pebalap muda Rio Haryanto di ajang rally dunia, GP2, baru berjalan semusim. Sang pebalap potensial kebanggaan Indonesia ini pun mengaku tak mau terburu-buru untuk memutuskan naik tingkat. Sejauh ini, pebalap berusia 19 tahun itu dinilai berada dalam trek yang tepat. Rio finis di urutan 14 klasemen pebalap setelah mengumpulkan 38 poin sepanjang musim. Dalam perbincangannya dengan media di tanah air belum lama ini, Rio mengaku masih harus belajar, mengingat ini baru musim pertamanya di GP2. Rio mengatakan bahwa melawan para pebalap yang sudah 2-3 tahun membalap di GP2 tidaklah mudah, namun puas dengan performanya secara keseluruhan. Ia juga mengungkapkan, berencana untuk membalap selama dua tahun di GP2. “Overall sangat memuaskan. Tapi, ya, kita berencana dari awal dua tahun di sini (GP2). Jadi tahun pertama ini untuk pelajaran dan mudah-mudahan di tahun kedua bisa lebih kompetitif lagi, lebih bagus,” katanya. Namun begitu,

Rio tak menutupi keinginannya untuk berlaga di F1. Dan niatnya itu didukung oleh pebalap Indonesia lainnya, Satrio Hermanto. Pebalap yang pernah membalap untuk Indonesia di A1GP itu menilai langkah Rio bergabung dengan Carlin adalah langka yang tepat. Namun, untuk membalap di F1, Satrio menyebut bahwa Rio butuh banyak dukungan. “Saya kira Rio berada dalam trek yang tepat. Tapi, kalau buat ke F1, dia juga butuh dukungan. Termasuk dari sponsor,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta, awal pekan ini. “Carlin tim yang sangat bagus di Inggris. Saya kira, untuk dapat perhatian dari tim-tim besar, dia punya peluang.” Rio juga telah dipastikan mendapatkan super-license atau SIM untuk membalap di F1 setelah melakoni tes di Silverstone beberapa waktu lalu. Pebalap kelahiran 22 Januari ini juga pernah mengatakan, ia tak menutup kemungkinan untuk menjadi pay driver untuk bisa membalap di F1. “Kalau soal pay driver, itu pastinya tergantung

yang mendukung saya. Saya pernah mendapatkan tawaran dari sponsor lain. Tapi, saya lebih memilih mendapatkan dukungan sponsor dari Indonesia,” ucapnya. Rio juga mengaku puas dengan pencapaiannya sebagai rookie, ia menatap musim depan dengan penuh optimisme. GP2 yang merupakan “kelas terakhir” menuju Formula 1, dilalui Rio dengan cukup baik. Dari total 24 balapan, ia 10 kali finish di posisi 10 besar. Total ia mengumpulkan 38 poin bersama tim yang ditopang Marussia F1, Carlin. “Yang utama harus diperbaiki adalah di sesi kualifikasi. Kadang saya bisa bagus kadang saya off the pace. Mudah-mudahan tahun depan kualifikasinya bisa lebih bagus, dan di race kita selalu improve, selalu maju ke depan. Meskipun kualifikasinya tidak bagus, tapi kami selalu berusaha untuk dapat poin,” tutur pebalap berusia 19 tahun itu. Rio mengakui, musim pertamanya di GP2 ini cukup keras. Selain kompetisinya lebih tinggi dibanding ajang dia sebelumnya, ia juga menghadapi lawan-lawan yang

memiliki pengalaman lebih lama ketimbang dirinya. “Sebagai rookie saya mencoba untuk bersaing dengan mereka,” ujarnya. Pencapaian terbaik Rio adalah di Valencia, Spanyol, ketika finish nomor lima di race pertama. Ia sempat berpeluang menang dan naik podium di Belgia, tapi kemudian bernasib sial karena ada insiden dengan pebalap lain. “Jadi, overall sangat memuaskan. Kami berencana dari awal dua tahun di sini (GP2). Jadi tahun pertama ini untuk pelajaran dan mudah-mudahan di tahun kedua bisa lebih kompetitif lagi, lebih bagus.” Rio juga telah mendapatkan kesempatan mengikuti tes dengan mobil tim Marussia F1 di Silverstone pada Juli lalu. Dari situ ia mendapatkan superlisensi F1. “Mudah-mudahan mungkin tahun depan akan ada pergantian pebalap (di Marussia F1). Tapi yang jelas Saya masih ingin fokus di GP2. Mudah-mudahan nanti kalau result sudah semakin bagus, mudahmudahan akan ada deal lagi dengan Marussia,” imbuh Rio. Q CPS


H U Lingkar Jabar Edisi 177  

H U Lingkar Jabar Edisi 177

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you