Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT

Redaksi/Iklan: R Re dak Telp./Fax. 0251 -8663605

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin, 17 Desember 2012

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Wow..! Penghasilan Gubernur Jabar Rp 7,24 Miliar Per Tahun

8 | Infot Infotainment taiinnm ta meenntt

Jane Shalimar SATUKAN PAKAIAN ADAT DI PESTA PERNIKAHAN

Indeks 7 | Calon Independen Promosikan Diri Ikut Pilbup Garut GARUT (LJ)- Genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati Garut periode 2013-2018, sudah terdengar riaknya. Dengan bermunculan para calon Bupati, baik yang diusung oleh partai maupun independen. Mereka mulai mempromosikan diri, baik lewat media masa maupun spanduk-spanduk yang terpampang di sejumlah titik jalan.

9 | Pemkot Cirebon Masuk Daftar ISPPD Terendah CIREBON (LJ) - Pada akhir masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Cirebon, Subardi mendapatkan pelajaran berharga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon masuk dalam daftar 16 Survei Integritas Sektor Publik Pemerintah Daerah (ISPPD) dengan nilai terendah.

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57

“Para kepala daerah harus menyadari bahwa setiap satu rupiah yang dinikmati sebagai penghasilan kepala daerah bersumber dari pajak dan retribusi yang dibayar rakyat. Karenanya, setiap kepala daerah harus mengabdi kepada rakyat dengan menjalankan roda pemerintah sebagai media untuk melayani masyarakat”

Jangan Takut Bicara ! Jalan Banjir Tak Bisa Dilalui Kepada Walikota Bogor, Diani Budiarto, Camat/ Lurah di Kota Bogor. Tolong ditinjau, apabila hujan turun sedikit saja, di sepanjang Jalan Raya Kota BOgor seperti kubangan kerbau, sehingga warga dan anak-anak yang akan berangkat sekolah kebingungan. Jalan kebanjiran itu tak bisa dilalui warga. Kendaraan yang lewat juga biasanya mogok di tengah jalan. Kejadian ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum ada perbaikan sama sekali. Tolong ditindaklanjuti. Terima kasih......

Pemecatan Ruhut Sitompul, Sinyal Perlawanan Anas

087778117xxx

Bak Sampah Tak Layak Pakai Yth Bapak Dinas Kebersihan di Bekasi. Tolong bak sampah yang ada sudah tidak layak pakai dan harus diganti, karena selain menimbulkan bau busuk, sampahnya berceceran di mana-mana dan dihinggapi lalat. Akibat limbah dari sampah tersebut, banyak motor terjatuh di jalanan, karena ada titisan air yang mengalir dari bak sampah ke badan jalan. Mohon ditindak lanjuti. Terima kasih.....

085692628xxx

oleh

ARN Consultant

Permasalahan Kepemilikan Hak Atas Tanah (6) 4. Sertifikat Hak Milik yang diterbitkan berdasarkan Peraturan Menteri Agraria Nomor 9 Tahun 1959, atau 5. Surat Keputusan Pemberian Hak Milik dari pejabat yang berwenang, baik sebelum atau sejak berlakunya UUPA, yang tidak disertai kewajiban untuk mendaftarkan hak yang diberikan, tetapi telah dipenuhi semua kewajiban yang disebut didalamnya, atau 6. Akta pemindahan hak yang dibuat dibawah tangan yang disaksikan oleh Kepala Adat/Kepala Desa/Kelurahan yang dibuat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah ini, atau 7. Akta pemindahan hak atas tanah yang dibuat oleh PPAT, yang tanahnya belum dibukukan, atau 8. Akta ikrar wakaf/surat ikrar wakaf yang dibuat sebelum atau sejak mulai dilaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1977, atau 9. Risalah Lelang yang dibuat oleh Pejabat Lelang yang berwenang, yang tanahnya belum dibukukan, atau 10. Surat penunjukan atau pembelian kavling tanah pengganti tanah yang diambil oleh pemerintah atau Pemerintah Daerah, atau 11. Petuk pajak bumi/landrete, girik, pipil, kekitir, dan Verponding Indonesia sebelum berlakunya PP Nomor Bersambung...... Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com lingkarjabar

Bersambung ke hal 11

Photo : Istimewa

Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Info Pertanahan

BOGOR (LJ) - Luar biasa, dan pantas saja tak sedikit orang yang matimatian berjuang untuk bisa duduk di kursi Gubernur (Kepala Daerah Provinsi). Betapa tidak, khusus untuk Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang saat ini dijabat Ahmad Heryawan, penghasilannya mencapai Rp 603 juta per bulan atau ditotal selama satu tahun, Gubernur Jabar memperoleh uang penghasilan resmi sebesar Rp 7,24 miliar per tahun pada tahun anggaran 2012. Berdasarkan data yang dirilis LSM Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang bersumber dari Kementerian Keuangan RI, Minggu (16/12), penghasilan Gubernur Jabar ini menduduki posisi tertinggi kedua se-Indonesia, dibawah Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berpenghasilan Rp 642 juta per bulan atau Rp 7,7 miliar per tahun. Gubernur Jabar mengungguli Gubernur Jawa Tengah di posisi ketiga dengan penghasilan Rp 438 juta per bulan atau Rp 5,25 miliar pertahun. Menurut Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana, pendapatan Gubernur Jabar tersebut jauh diatas Gubernur Kalimantan Timur yang mencapai Rp 344 juta per bulan atau Rp 4,1 miliar dan Gubernur Sumatera Utara sebesar Rp 327 juta atau Rp 3,9 miliar per tahun. Kesenjangan ini sangat terlihat jika dibandingkan dengan gubernurgubernur lainnya di tanah air yang penghasilannya tidak sebesar ke lima gubernur tersebut.

@lingkarjabar

KAB.BOGOR (LJ) - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ingin menyampaikan pesan kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Majelis Tinggi partai dengan mencopot sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), salah satunya Ruhut Sitompul yang dicopot dari jabatan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi. Pesannya jelas, bahwa Anas masih berkuasa di DPP dan bisa mendepak

siapa saja, bahkan sekalipun dia punya hubungan dekat dengan SBY. Anas dengan mudah memecat pengurus atau kader yang dilabeli tak loyal. Hal ini pun dinilai banyak pihak sebagai bentuk “tantangan” terhadap SBY yang juga figur sentral di partai ini. Aksi pemecatan Ruhut ini bisa jadi bentuk penegasan dari Anas bahwa dirinya masih eksis sebagai ketua umum, dan sesungguhnya dirinyalah yang berkuasa di Partai

Demokrat. Menurut pengamat politik sekaligus staf pada Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta Burhanuddin Muhtadi, pencopotan Ruhut Sitompul yang merupakan buldoser atau penggilas yang dikendalikan salah satu tokoh penting yang sangat erat hubungannya dengan SBY, yakni TB Silalahi, lebih merupakan sinyal perlawanan Anas. TB Silalahi, tambah Burhanuddin, selama ini dikenal sebagai motor pergerakan dalam menuntut pengunduran diri Anas dari jabatan ketua umum lantaran dugaan keterlibatannya dalam skandal proyek Hambalang yang telah menjerat Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Alfian Malarangeng. Tantangan Anas kepada SBY juga menjadi tanda bahwa memang terjadi perang urat syaraf antarfaksi di partai Demokrat yang sekarang ini mengarah pada terjadinya pertikaian internal. “Apakah ada jaminan jika Anas mundur maka elektabilitas Demokrat pasti naik? Meski di sisi lain, Anas juga Bersambung ke hal 11

Tercium, Konspirasi Politisi Menjungkalkan Bupati Bogor BOGOR (LJ) - Proyek Hambalang yang ramai diberitakan media massa kini telah menjadi komoditi menguntungkan bagi lawanlawan politik Bupati Bogor Rachmat Yasin. Pasca terbitnya dokumen laporan hasil audit investigasi proyek Hambalang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu, Ketua DPW Jawa Barat yang populer panggilan RY ini terus-menerus digempur serangan isu berbau fitnah yang cenderung menyudutkan dirinya. Bahkan, belakangan ini di beberapa titik atau lokasi, bermunculan spanduk dan baliho bernada hujatan dan juga tulisan yang menjustifikasi diri mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor ini telah bersalah. Entah pihak mana atau siapa oknum yang memasang atau menyuruh pemasangan spanduk dan baliho hujatan dan cacimaki tersebut, namun yang jelas Bersambung ke hal 11

Bupati Garut Diimbau Legowo Mengundurkan Diri GARUT (LJ) - Sudah tiga pekan lebih, Kabupaten Garut dilanda badai politik akibat kasus nikah siri dan cerai kilat sang Bupati, Aceng HM Fikri. Kasus ini terus menggelinding bagai bola salju yang semakin liar dan tidak bisa diprediksi. Situasi semakin mengkhawatirkan karena kini muncul sekelompok orang yang berunjuk rasa mendukung bupati untuk bertahan di kursinya. Garut kini menjelma menjadi panggung yang banyak orangnya. “Kini semua ikut bergoyang. Benih konflik sudah ditabur

dan potensi konflik horizontal di depan mata. Semuanya bermula karena sikap Bupati yang tidak ksatria,” ungkap Sekretaris Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PMGATRA) Imron Abdul Rojak, M.Ag dalam wawancara khusus dengan LINGKAR JABAR di Saung GATRA Jl. Raya L i m b a n ga n - Ta s i k m a l aya , baru-baru ini. Dijelaskan Imron, dalam tayangan di sebuah stasiun tv nasional, saat Aceng Fikri memberikan alasan melakukan nikah siri, karena Bersambung ke hal 11

SBY Boyong Keluarga “Piknik” ke Taman Safari Indonesia KAB.BOGOR (LJ) - Di tengah hiruk-pikuk politik dan kesibukan mengurus negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya mendapatkan waktu luang untuk beristirahat bersama keluarganya. Minggu (16/12) siang sampai sore, Presiden SBY bersama ibu negara Ani Yudhoyono, kedua anaknya, menantu dan cucu berekreasi ke obyek wisata Taman Safari Indonesia (TSI) di kawasan wisata Puncak-Cisarua, Kabupaten Bogor-Jabar. Humas TSI Cisarua Julius S mengatakan tidak ada agenda khusus dalam kunjungan Presiden SBY ke TSI. “Keluarga SBY hanya rekreasi keluarga. Tidak ada agenda khusus dari kedatangan bapak presiden ke TSI,” kata Julius kepada wartawan. Disebutkan Julius, selama di TSI, rombongan keluarga presiden didampingi jajaran direksi TSI. Dengan

menggunakan bus yang sudah disiapkan pihak TSI, keluarga presiden berkeliling lokasi eks situ TSI. Julius menambahkan, sempat ada perbincangan khusus seputar proses perkembangan tukar menukar satwa antara Indonesia dengan China. Seperti diketahui, Presiden RI dalam

lawatannya ke China beberapa waktu lalu telah menyampaikan kepada Presiden China untuk mempererat hubungan bilateral dengan tukar menukar satwa antara Komodo Dragon dan Giant Panda. “Mungkin hanya itu, perbincangan serius yang dilakukan Presiden dalam

kunjungan tadi. Sekitar pukul 18.00 WIB, rombongan meninggalkan TSI,” katanya. Dalam kesempatan itu, Ny.Ani Yudhoyono kembali menyalurkan hobinya dengan memotret. Kali ini ibu Ani memotret sejumlah satwa. “Selama berada di lokasi satwa, Ibu Ani Yudhoyono tidak sedikit memotret satwa, dan itu merupakan salah satu kegemaran beliau,” tambah Julius. Selain memotret satwa, Ibu Negara beserta rombongan singgah di area Plaza Gajah untuk menyaksikan pertunjukan gajah Sumatra. Pada kesempatan yang sama, Ibu Ani terlihat gembira menggendong seekor bayi orangutan berasal dari Kalimantan bernama Livia, berumur 10 bulan. Dia menjelaskan hujan rintik di kawasan Puncak, tidak menjadi Bersambung ke hal 11

OPINI

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Kebhinekaan Kita pun Kian Tergerus Belakangan ini, publik acapkali melihat beberapa gejala yang merepresentasikan kondisi sosial politik di Indonesia. Yaitu, konflik politik (political conflict) dan kekerasan kolektif (political violence). Kita pun bisa melihat kisruh elite politik, di mana sudah menjurus pada rivalitas personal dan gesekan institusional. ‘Perang dingin’ antara Menteri BUMN, Dahlan Iskan dengan jajaran anggota dewan, barubaru ini telah mengkonfirmasi itu. Keduanya saling beradu argumentasi dan perang pernyataan memperebutkan kebenaran terkait indikasi dugaan praktik pemerasan terhadap BUMN yang dilakukan oleh oknum politisi di Senayan. Kenyataan itu seakan mengilhami gejala yang ada di masyarakat grass root tingkat bawah. Hampir bersamaan, konflik kembali terjadi di Desa Sidoreno, Waypanji, Lampung Selatan. Konflik yang semula dipicu oleh masalah sepele itu secara singkat berkembang menjadi kekerasan kolektif antar-etnis. Meski motif, basis dan latar belakang konflik antara elite di tingkat atas dan masyarakat tingkat bawah berbeda. Namun, entah mengapa bangsa yang notabene dikenal ramah ini bisa seketika begitu mudah tersulut api kemarahan, kebencian dan kegeraman yang memicu konflik horisontal cenderung kian mengkhawatirkan kita semua sebagai warga bangsa. Di tengah kemelut krisis, perjuangan bangsa ini justru tampak dikelola dengan cara-cara penuh emosional. Ego sektoral dan amarah dikedepankan daripada berpikir rasional dialogis. Datangnya informasi kerap diterima secara taken for granted dan sebagai kebenaran mutlak ‘pembenar’ bagi tindakan agresif tanpa mempedulikan kepentingan orang lain. Perilaku ini meniadakan kebebasan berfikir dan peluang untuk menalar bahwa bangsa ini dibangun atas dasar kebhinekaan. Begitu pula kultur dominan bagi demokrasi adalah menghargai keberagaman, kompromi, sikap moderat dan hak-hak individu. Sementara, konflik yang terjadi akan memudarkan nilai dan arti kebhinekaan itu sendiri. Konflik di tingkat elite maupun akar rumput tersebut merupakan fakta tak terbantahkan betapa memelihara kebhinekaan lebih mudah diucapkan daripada diwujudkan. Kebhinekaan sebagai pilar utama bangsa mendapat hambatan serius. Hambatan ini lahir dari tatanan masyarakat kita yang masuk kategori centrifugal democracy. Sebuah kondisi di mana ranah politik sangat kompetitif dengan masyarakat yang terfragmentasi oleh beragam isu dan kepentingan. Hampir tidak ada musuh bersama (common enemy) yang harus dikawal secara simultan oleh seluruh bangsa. Kondisi ini disadari atau tidak telah menyuburkan perilaku individualis, egois, superior, hipokritis, tribalisme, chauvinis, ekstrimis dan dominatif.Semua ini mewujud menjadi sikap personal maupun pilihan komunal yang membisukan nalar kebhinekaan, memakzulkan segala pertimbangan aturan dan hak-hak individual. Di ranah politik, seseorang tidak lagi dipandang sebagai satu pribadi dengan beragam afiliasi. Tidak pula dilihat sebagai orang yang menjadi bagian dari berbagai kelompok yang berbeda-beda. Melainkan, sebagai bagian dari kolektivitas tertentu dengan lekatan identitas tertentu pula. Apalagi, ditambah situasi politik yang kompetitif. Semangat ‘bermusuhan’ antar-elite politik untuk berebut kekuasaan lebih tampak nyata. Dari sini niscaya lahir sistem-sistem nilai yang mendisosiasikan seseorang ke dalam ‘kawan’ dan ‘lawan’, selain budaya patronase (patron-client). Inilah yang melandasi maraknya praktik politik antagonistik, brutal dan penuh dendam. Ketegangan dan konflik politik terjadi akibat dari kerancuan konseptual mendasar ketika memahami identitas manusia.

Renungan Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran

Bobodoran Dodod VS Uneh dod,na ari maneh aweuh deui pagawean salianti nyoo hayam? ‘ck inungna’ dadod@ loba ma,ngan ayena mh kr kaharti kana hayam we. -bari ngusapan terus eta bujur hayam dicolokan pake cingiruneh@ rempan urang mh dod ningali na. dadod@ maksud ema rempan kumaha sih? uneh@ enya we eta hayam te kamana kamana ngan di babawa we. kuatken ka maneh mandi eta te lesot. dadod@ nya salah kitu ma? uneh@ henteu ari salah mh,ngan enya we ari kolot mh sok sieun kumaonam. dadod@ ulah di saruaken jeng si bapa ateuh ma. uneh@ na ari kitu bapa maneh sok kumaha? -reuwasdadod@ nya ari si bapa mh salianti bujur hayam sok di colokan ku cingir,osok oge di colokan ku .... (disensor) uneh@ harrrrr??? gubraggg.... Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

Nikmat dan Musibah Terbesar Menurut Islam (2) Oleh: Badrul Tamam

Allah telah memberikan nikmat kepada para nabi dengan nikmat dien, walaupun terkadang mereka hidup sampai meninggalnya dalam kondisi fakir. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, pemimpin umat manusia, manusia terbaik di atas bumi, pembawa bendera pada hari penghisaban, orang pertama yang masuk surga, pemilik syafa’at kubra pada hari kiamat; hidup dengan sangat sederhana. Bahkan alas tidur beliau berupa tikar sehingga ketika bangun, sulamannya membekas pada tubuhnya Beliau tidak pernah kenyang dengan makanan selama tiga hari berturut-turut, dan ketika wafat beliau masih menggadaikan baju besinya dengan 30 sha’ gandum. Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “Pernah berlalu tiga purnama sementara di rumah keluarga Muhammad tidak dinyalakan api. Abdullah bin Zubair bertanya, “Lalu apa makanan Anda sekalian, wahai Ibunda?” Beliau menjawab, “Dua makanan hitam: kurma dan air.” (HR. Bukhari) Dengan kondisi ini, mereka disebut mendapat nikmat. Berarti

nikmat ini bukan nikmat perut. Berapa banyak orang yang perutnya kenyang dengan yang haram dan dipenuhi dengan makanan hasil riba. Betapa banyak orang yang badannya gemuk, tapi menjadi penghuni neraka, menjadi bahan bakar jahannam. Betapa banyak orang yang mobilnya mewah, namun tempat kembalinya ke neraka. Betapa banyak orang memiliki kedudukan tinggi, namun kedudukan itu menempatkannya di neraka. -Kita berlindung kepada Allah dari nasib seperti ini-. Lalu apa nikmat yang hakiki dan terbesar itu? Nikmat hakiki dan terbesar adalah nikmat dien (iman dan Islam). Siapa yang mendapat dien, lalu dia teguh dalam berpegang dengannya maka itu lebih baik dari pada orang kaya yang bergantung kepada harta. Sebaliknya, siapa yang kehilangan nikmat ini akan mendapat adzab. “Dan barang siapa yang menukar ni`mat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 211)

“Dan barang siapa yang menukar ni`mat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.” Maknanya, apabila Allah telah menganugerahkan nikmat iman kepadamu, lalu engkau menggantinya

dengan kekufuran dan kemaksiatan setelah engkau mendapatkan nikmat bersambung....

Kisah Sufi Sahabat Nabi : Ja’far bin Abu Thalib

Si Burung Surga (5)

“Ketika Rasulullah mengunjungi kami, terlihat wajah beliau diselubungi kabut sedih. Hatiku cemas, tetapi aku tidak berani menanyakan apa yang terjadi, karena aku takut mendengar berita buruk. Beliau memberi salam dan menanyakan anak-anak kami. Beliau menanyakan mana anakanak Ja’far, suruh mereka ke sini.”

Melihat Zaid jatuh, Ja’far segera melompat dari punggung kudanya, kemudian secepat kilat disambarnya bendera komando Rasulullah dari tangan Zaid, lalu diacungkan tinggitinggi sebagai tanda pimpinan kini

beralih kepadanya. Dia maju ke tengah-tengah barisan musuh sambil mengibaskan pedang kiri dan kanan memukul rubuh setiap musuh yang mendekat kepadanya. Akhirnya musuh dapat mengepung dan men-

geroyoknya. Ja’far berputar-putar mengayunkan pedang di tengahtengah musuh yang mengepungnya. Dia mengamuk menyerang musuh ke kanan dan kiri dengan hebat. Suatu ketika tangan kanannya terkena sabetan musuh sehingga buntung. Maka dipegangnya bendera komando dengan tangan kirinya. Tangan kirinya putus pula terkena sabetan pedang musuh. Dia tidak gentar dan putus asa. Dipeluknya bendera komando ke dadanya dengan kedua lengan yang masih utuh. Namun tidak berapa lama kemudian, kedua lengannya tinggal sepertiga saja dibuntung musuh. Ja’far pun syahid menyusul Zaid. Secepat kilat Abdullah bin Rawahah merebut bendera komando dari komando Ja’far bin Abu Thalib. Pimpinan kini berada di tangan Abdullah bin Rawahah, sehingga akhirnya dia gugur pula sebagai syahid, menyusul kedua sahabatnya yang telah syahid lebih dahulu.Rasulullah SAW sangat sedih mendapat berita ketiga panglimanya gugur di medan tempur. Beliau pergi ke rumah Ja’far, didapatinya Asma’, istri Ja’far, sedang bersiap-siap menunggu kedatangan suaminya. Dia mengaduk adonan roti, merawat anak-anak, memandikan dan memakaikan baju mereka yang bersih. Asma’ bercerita, “Ketika Rasulullah mengunjungi kami, terlihat wajah beliau diselubungi kabut sedih. Hatiku cemas, tetapi aku tidak

berani menanyakan apa yang terjadi, karena aku takut mendengar berita buruk. Beliau memberi salam dan menanyakan anak-anak kami. Beliau menanyakan mana anak-anak Ja’far, suruh mereka ke sini.” Asma’ kemudian memanggil mereka semua dan disuruhnya menemui Rasulullah SAW. Anakanak Ja’far berlompatan kegirangan mengetahui kedatangan beliau. Mereka berebutan untuk bersalaman kepada Rasulullah. Beliau menengkurapkan mukanya kepada anak-anak sambil menciumi mereka penuh haru. Air mata beliau mengalir membasahi pipi mereka. Asma’ bertanya, “Ya Rasulullah, demi Allah, mengapa anda menangis? Apa yang terjadi dengan Ja’far dan kedua sahabatnya?” Beliau menjawab, “Ya, mereka telah syahid hari ini.” Mendengar jawaban beliau, maka reduplah senyum kegirangan di wajah anak-anak, apalagi setelah mendengar ibu mereka menangis tersedu-sedu. Mereka diam terpaku di tempat masing-masing, seolaholah seekor burung sedang bertengger di kepala mereka. Rasulullah berdoa sambil menyeka air matanya, “Ya Allah, gantilah Ja’far bagi anak-anaknya... Ya Allah, gantilah Ja’far bagi istrinya.” Kemudian beliau bersabda, “Aku melihat, sungguh Ja’far berada di surga. Dia mempunyai dua sayap berlumuran darah dan bertanda di kakinya.” ***

Jika Allah Sudah Cinta Kepada Hamba (2) Bagi orang yang membuktikan cintanya kepada Allah dengan mengikuti utusan-Nya, maka Allah memberikan buah manis untuknya, yaitu Allah mencintainya. Dan siapa yang mendapat kecintaan Allah, ia akan mendapatkankan kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberikan beberapa karunia yang terbaik untuknya, di antaranya yang disebutkan dalam hadits qudsi berikut ini: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman: “Siapa yang memusuhi wali-Ku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang terhadapnya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan senantiasa seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan Sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Al-Bukhari) Hadits ini menjelaskan, bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah

mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan berbuat sesuai keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi pendengarannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada pendengarannya sehingga ia tidak mendengar kecuali yang mendatangkan keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi penglihatannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada penglihatannya sehingga ia tidak akan melihat kecuali apa yang dicintai Allah. Sementara maksud Allah menjadi tangannya yang dengannya ia berbuat: Allah memberi petunjuka pada tangannya sehingga ia tidak berbuat dengan tangan-Nya kecuali apa yang diridhai Allah ‘Azza wa Jalla . Sedangkan maksud Allah menjadi kakinya yang dengannya ia melangkah: Allah memberi petunjuk pada kakinya sehingga ia tak melangkah/ berjalan dengan kakinya kecuali untuk sesuatu yang diridhai oleh Allah ‘Azza wa Jalla.Buah manis lain yang akan hamba tersebut dapatkan adalah doanya akan didengar dan dikabulkan. Ia berada pada perlindungan Allah ‘Azza wa Jalla dari segala yang mengancam dirinya. . . . bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. . .Inilah beberapa tanda jika Allah sudah cinta

kepada hamba, Dia akan memberi petunjuk kepada hamba tadi dalam perkataan dan perbuataanya. Jika hamba tadi sebantiasa benar pada perkataan dan perbuatannnya itu menujukkan bahwa Allah telah mencintai-Nya. Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalanamalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 70-71) Buah manis lain untuk orang yang telah dicintai Allah adalah ia akan dicintai dan diterima di tengah penduduk bumi. Disebutkan dalam al-Shahih, “Apabila Allah mencintai seorang hamba maka Dia menyeru, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru penghuni langit, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia oleh kalian. Lalu penghuni langit mencintainya. Kemudian diberikan padanya penerimaan di bumi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, lafadz milik Al-Bukhari) Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala apabila mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril bersambung....

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok C No. 3 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan DEDDY AFRIADI, SH • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI • Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Layout : ANGGA HARJA S. - M. RENDY IRAWAN• Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) • R.YOPPY S JBSC - HANDOYO - WAHID - ADE MISBAHUL YOGA - DASEP GUNTUR (Kontributor Sukabumi) • YAYAN SURYANA - ELIS SUSILAWATI (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, DUDI P • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• (Indramayu) IHSAN MAHFUDZ Koresponden : M. NASIR - AFRIYOU RIZAL - TRI AHMAD KUSMANTO - TUMPAL PANJAITAN - YUSUF FADILAH Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - ADI R.

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI • Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Pengembangan Usaha & Iklan : YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI

LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin , 17 Desember 2012

Pemkot Depok Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik DEPOK (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, telah menggencarkan upaya peningkatan kualitas mutu pelayanan kepada masyarakat, dengan menerapkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) melalui 15 juklak yang ditetapkan. Demikian dikatakan Walikota Depok , Nur Mahmudi Ismail, Minggu (16/12), usai acara bersepeda santai di Kota Kembang, yang diikuti oleh Kepala Bappeda Misbahul Munir, Kepala Dinas Koperasi UKM dan pasar Herman Hidayat, Kepala Dinas Dukcapil Mulyamto, Kepala Bagian Humas Protokol Setda Kota Depok Diah dan Kasubag Humas bag Humas setda Rico. Walikota mengatakan, bahwa untuk mengetahui tentang Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berdasarkan pedoman UU32/2004, PP63/2004 terhadap 21 unit pelayanan. Pemkot Depok telah menerapkan dan sosialisasi serta di implementasikan pada masyarakat. “Pihaknya, telah mengevaluasi dengan tolak ukur pelayanan dasar dan pelayanan perijinan melalui SPM. Selain itu, pada tahun 2012 dalam pelaksanaan SPM, telah mengalami peningkatan 80,55 % terhadap IKM berdasarkan surat Keputusan Menpan

no.Kep/25/M.PAN/2/2004 dalam kategori Perijinan dan Pelayanan Dasar,” ungkapnya. Tambah dia, hal itu mengalami peningkatan dibanding tahun 2011 yang hanya mencapai 80,33 %. Sedangkan target IKM Kota Depok tahun 2012 adalah 80,50 % untuk Kota Depok. “Namun, ada catatan yang terus diperbaiki oleh Pemkot Depok yaitu dalam hal informasi dan komunikasi pada sosialisasi persyaratan pada masyarakat. Selain itu perlunya penyediaan sarana dan prasarana ruang tunggu, dan peningkatan pengetahuan dan penyediaan SDM dalam bertugas melayani, serta ketepatan dan kecepatan waktu peneyelesaian surat perijinan yang dimohon masyarakat,” ujarnya. Walikota menjelaskan, secara makro dalam pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkot Depok, saat ini tengah memprioritaskan pada pelaksanaan pembangunan fisik sarana prasarana adalah pada penataan jalan Margonda, sebagai sentral dan contoh perbaikan sarana utilitas jalan di Kota Depok. “Maka pelebaran pada jalan Margonda terus dilakukan. Untuk itu, bagi yang terkena pelebaran, Pemkot akan membayar ganti rugi,” pungkasnya. Q TYS/HRS

Sekolah Harus Kembangkan Bakat Potensi Siswa

DEPOK (LJ) - Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Muhammad Nurdin mengatakan, untuk dapat melahirkan peserta didik yang cerdas dan kompetitif, pihaknya telah melakukan berbagai macam upaya untuk menggencarkan proses belajar dan mengajar di Kota Depok. “Sehingga dapat bersaing dan unggul setelah lulus sekolah. Maka pada setiap penyelenggara satuan pendidikan, sudah semestinya harus berkomitmen dan mengembangkan bakat potesi emas pada setiap siswa di sekolah,” ujar Nurdin kepada wartawan, usai acara Ummul Qurro Gold Treasure, di Depok, Minggu (16/12). Dia mengatakan, pihaknya telah sejalan dan tak terpisahkan dengan program sistem pendidi-

kan nasional yang telah dicanangkan oleh Kemendiknas. “Kegiatan itu, guna mengembangkan hal afektif, kognitif, motorik pada siswa. Sehingga dapat berpengarauh pada perkembangan anak didik. Kegiatan Ummul Qurro Gold Treasure sangat apresiatif pada satuan pendidikan yang telah mengembangkan bakat siswa-siswi pada berbagai bidang. Sebab selama ini, banyak lulusaan sekolah yang tak mampu untuk berkompetisi. Pada kesempatan ini, Pemkot sedang merintis menjadi Kota layak anak, maka pada setiap satuan pendidikan harus mendukung kearah program khusus,” tuturnya. Nurdin berharap, setiap sekolah harus ikut menunjang dalam program Pemkot Depok, seperti memilah sampah, gerakan satu hari tanpa nasi (ONDR) dan satu hari tanpa kendaraan (ONDC). “Sebagaimana yang telah dihimbau oleh Walikota Depok. Selain itu agar para orang tua dapat mendampingi anakanaknya, dalam membuka intenet, guna menghindari hal yang tak diinginkan,” harapnya. Sementara itu, Ketua Dewan pembina Ummul Qurro, Ali Fikri yang didampingi Humas SMP Ummul Qurro mengatakan, bahwa Yayasan sangat mendukung kegiatan ini, sebab hal itu dapat meningkatkan jalinan tali silahturahmi dan mewujudkan cita-cita anak didik dalam menumbuh kembangkan bakat potensi emas dan minat anak indonesia. Rangkaian acara yang telah dilaksanakan pada kegiatan tersebut, antara lain, Musabaqoh Hidzul Qur’an, Jelajah alam, Baca puisi, Lomba drama, dan aksi lukis forum mata pena tema Cinta Batik Kota Depok. Q TYS/HRS

Partai Golkar Gelar Orientasi Fungsionaris BOGOR (LJ) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bogor menggelar Orientasi Fungsionaris, Minggu (16/12) di Gedung Graha Pool, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Penyelenggaraan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut surat edaran dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor : B-989/ Golkar/X/12, perihal, Pelaksanaan Orientasi Fungsionaris. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, HR. Cheppy harun, MH, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu persyaratan administrasi bakal calon (balon) anggota DPRD Kota. “Kegiatan ini, untuk membuktikan bahwa fungsionaris Golkar daerah telah mengikuti orientasi yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar Kota Bogor dan dibuktikan dengan sertifikat atau surat keputusan penugasan fungsionaris,” katanya Cheppy juga menambahkan, bahwa berkaitan dengan upaya DPD Partai Golkar Kota Bogor mematuhi persyaratan tersebut, bagi kader partai Golkar Kota Bogor untuk yang mencalonkan menjadi anggota DPRD Kota Bogor, maka pihaknya menyelenggarakan orientasi fungsionaris tersebut. Sementara itu, Ketua Panitia Orientasi Fungsionaris Partai Golkar Kota Bogor, M. Ali sadikin mengatakan, orientasi ini meruapakan

langkah strategis dalam mengelola kader partai, setelah melakukan konsolidasi, pendidikan dan latihan (diklat) kader secara terprogram. “Orientasi ini, akan menempatkan kader sebagai fungsionaris partai di kabupaten/kota untuk menggalang pemilih agar bersimpati kepada partai dan kader, sehingga dalam Pemilukada, Pemilu legislatif dan pemilu Presiden diharapkan akan memberikan suaranya kepada Partai Golkar,” tandasnya. Kegiatan yang diikuti sedikitnya 42 orang pengurus DPD dan 42 unsur wilayah Pengurus kecamatan (PK) ini, juga diberikan sejumlah materi diantaranya, materi mengenai kebijakan dan strategi partai Golkar Jawa Barat pada pemenangan pemilu Gubernur Jawa Barat. Selain itu, Fungsionaris DPP Partai Golkar, Nurul Arifin memberikan materi tentang strategi pemenangan Pemilu. Kemudian dari Dandim, Kapolres dan Kejaksaan memberikan materi wawasan kebangsaan dalam prespektif pertahanan keamanan, ketertiban masyarakat dan hukumPara peserta orientasi juga mendapat penjelasan mengenai Undang-Unadang Pemilu beserta aturan-aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tugas dan fungsi anggota legislatif untuk meningkatkan peranan Partai Golkar dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta visi dan misi Partai Golkar. Q PH

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. SdrHilam Sudakta 4. Sdr. Herman (Prwk.Indramayu) bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

Pemkot Depok Fasilitasi Pedagang Tradisional DEPOK (LJ) - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meningkatkan ekonomi pendapatan para pedagang. Pihaknya telah melakukan upaya memfasilitasi para pedagang pasar tumpah Juanda, untuk menempati bangunan kios di pasar tradisional Segar di Jalan Tole Iskandar Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Demikian hal itu, dikatakan Walikota Depok Ir. H. Nur Mahmudi Ismail, usai acara lomba masak menu tanpa beras dan fashion show, di Perumahan Pesona Mungil, Depok. Minggu (16/12) Acara tersebut, di hadiri Kepala Bappeda Misbahul Munir, Kepala Dinas Koperasi UKM dan pasar Herman Hidayat, Kepala Dinas Dukcapil Mulyamto, kepala Bagian Humas Protokol Setda Kota Depok Diah, dan Kasubag Humas Rico. Nur mengatakan, bahwa penertiban yang dilakukannya ini, sebagai way out dan solusi yang tidak mematikan dan merugikan usaha para pedagang tersebut. “Guna menunjang kearah itu, Pemkot telah melakukan fasilitasi dan merehabilitasi bangunan pasar tradisional yang ada di Kota Depok,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Pasar Kota Depok Ir.H. Herman Hidayat mengatakan, bahwa solusi sebanyak 2.600 pedagang pasar tumpah di jalan Juanda. Pemkot Depok telah menyediakan 2.300 kios di pasar tradisional dan 481 kios serta 281 los di pasar Segar di Jalan Tole Iskandar. “Hingga kini telah ada 107 pedagang yang siap menempati kios pasar segar,” ucapnya. Dia menambahkan, pihaknya telah bekerjasama pengelolaan dari Dinas Koperasi UKM dan pasar Kota Depok. “Pasar ini, dapat digunakan sebagai tempat pasar tumpah, yang akan diisi oleh para pedagang yang ber KTP di Kota Depok,” tuturnya. Ditempat yang sama, salah seorang pedagang, Eka berharap hendaknya Dinas Pasar dapat mempromosikan dan mensosialisasikan pada masyarakat Kota Depok tentang keberadaan pasar Segar. “Jika itu dilakukan, maka akan banyak pembeli yang berkunjung ke Pasar Segar ini,” pungkasnya. Q TYS/HRS

UPJ PLN Cipayung Jemput Bola Pelanggan Listrik KAB.BOGOR (LJ) - Mengantisipasi adanya praktik percaloan terhadap konsumen atau PLN UPJ Cipayung melakukan kegiatan jemput bola pelanggan ke tingkat desa. Walhasil, kegiatan disambut antusias oleh masyarakat. Seperti di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, puluhan warga berbondong-bondong mendaftar pemasangan baru listrik prabayar atau listrik pulsa, yang digelar di aula Kantor Desa Ciherang Pondok, kemarin. “Pastinya ini jauh lebih efektif, ketimbang harus mengurus sendiri, terlebih via calo, bisa-bisa dirugikan secara finansial. Karena lewat program ini, selain biaya pemasangan murah, proses pemasangan instalasi listrik juga lebih cepat,” kata Ijudin warga Kampung Babakan, RT 03/04, Desa Ciherang Pondok. Ia mengaku sudah dua tahun rumahnya belum memiliki listrik sendiri. “Dulu saya hampir akan tertipu oleh orang yang menawarkan jasa pemasangan listrik,” jelasnya. Tini, costumer service PLN PJ Cipayung menjelaskan, program jemput bola pada pelanggan baru prabayar saat ini tengah gencar dilakukan disemua wilayah desa yang berada dibawah otoritas UPJ Cipayung. “Program ini sebagai langkah prefentiv terhadap praktik percaloan yang pastinya merugikan masyarakat,” terangnya. Untuk biaya tarif pemasangan baru listrik pulsa, lanjut dia, pada daya 450 watt biayanya hanya Rp370 ribu ditambah biaya instalasi dan SLO sebesar Rp136 ribu. Sedangkan untuk daya 900 Watt dikenakan biaya sebesar Rp708 ribu ditambah biaya supervisi Rp177 ribu. “Target kami perhari dapat melayani 50 warga pelanggan baru,” tegasnya. Sementara, Kades Ciherang Pondok, Saprudin Jepri menyambut baik program tersebut. “Karenanya, kami berharap PLN akan terus mengoptimalkan pelayanan. Terutama disisi material instalasi, seperti kabel. Kami ingin, PLN memberikan kabel yang kualitasnya standar pada saat pemasangan, agar sesuai dengan beban listrik yang terpakai. Hingga tak mudah terjadi korsleting atau gangguan instalasi lainnya,” tandasnya. Q ASP

3

LINTAS | MEGAPOLITAN Puncak Bakal Jadi Kawasan Imigran KAB.BOGOR - Warga negara asing (WNA) di Kawasan Puncak Cisarua Bogor, kian membludak dan hingga kini belum ditemukan solusi mengatasi persoalan ini. Membeludaknya jumlah imigran mandiri ditaksir mencapai 4000 orang. Diduga, hal ini akibat banyaknya biong dan permainan dalam tubuh UNHCR.Kepala Kantor Imigrasi Wilayah Bogor Bambang Catur Puspitowarno mengatakan, pihaknya mengaku kewalahan dengan sirkulasi keberadaan WNA di Puncak. “Kalau yang diurus IOM, UNHCR atas rekomendasi Dirjen Imigrasi, jelas mereka tertib dan tidak membuat onar. Tapi yang terjadi, dari banyaknya kasus adalah WNA mandiri yang keluar masuk tanpa rekomendasi Dirjen Imigrasi,” katanya. Lanjut dia, jumlah rudemin di Indonesia yang saat ini berjumlah 13 titik mengalami over load, hingga membuat UNHCR memaksakan diri untuk menampung di sembarang tempat. “Ya, banyak imigran yang ditempatkan di villa dan hotel-hotel tanpa izin kami. Dan jelas itu sebenarnya sudah melanggar. Dan warga di Puncak juga banyak yang nyambi jadi calo,” bebernya.Persoalan lainnya, pendataan jumlah WNA, juga mengalami kendala lantaran keterbatasan personil dan anggaran. “Kita bersama Kesbangpol Kabupaten Bogor sudah melakukan pendataan rutin. Tapi, kita terbentur anggaran dan personil, terpaksa kita hentikan,” ujarnya. Terpisah, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bogor Wawan Setiawan menandaskan, bahwa Pemkab Bogor sudah berkali-kali melayangkan surat keberatan kepada Dirjen Imigrasi RI agar secepatnya merelokasi WNA. “Tapi belum ada tanggapan. Kita sudah berkali-kali kirim surat keberatan,” ungkapnya. Q ASP

Kawanan Bersenpi Gagal Merampok TANGERANG - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api (senpi) kembali terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini korbannya adalah sebuah toko bangunan “Surya Makmur” yang terletak di Jalan Raya Bukit Sarua, RT 07/01 No 2 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, kemarin. Meski gagal merampok, pelaku yang diduga berjumlah empat orang itu melukai seorang tukang tambal ban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa itu berawal dari seorang pemilik bernama Bugar Suharto Subur (54), yang ditodong dengan senpi oleh kawanan perampok.Sedangkan dua orang karyawan Bugar disandera oleh tiga pelaku lainnya. Karena lokasi toko yang berdekatan dengan jalan, salah seorang tukang ojek melihat Bugar sedang ditodong perampok berteriak. Mendengar teriakan itu, pelaku kemudian panik dan melarikan diri. Mendengar suara minta tolong, Marsonang (28) seorang yang berprofesi sebagai tukang tambal ban, lalu menghalau pelaku yang mencoba melarikan diri. Ketika salah satu pelaku melintas dengan sepeda motor, dirinya langsung memukul pelaku dengan linggis hingga pelaku terjauh. Sementara itu, Kapolsek Ciputat, Kompol Alip membenarkan peristiwa tersebut. “Iya memang benar ada percobaan perampokan,” tambahnya. Menurut Kapolsek, pelaku belum sempat mengambil apa pun dari toko tersebut. Q ADT

IPW: Korban Kecelakaan di Jakarta Terus Melonjak JAKARTA-Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam siaran persnya mengatakan, jumlah pengendara sepeda motor yang tewas dilindas truk kontainer di Jakarta, khususnya Jakarta Utara terus melonjak. “Setiap bulan rata-rata dua pemotor tewas dilindas kontainer. Bahkan di bulan Oktober dan Nopember 2012, setiap Minggu rata-reta satu pemotor tewas dilindas kontainer. Ironisnya, tidak ada upaya maksimal dari Ditlantas Polda Metro Jaya maupun Polres Jakarta Utara untuk mengantisipasi dan menekan angka korban tewas tersebut,” kata Neta kepada LINGKAR JABAR.Data yang diperoleh IPW, sepanjang tahun 2012, ada 27 pemotor yang tewas dilindas truk kontainer di Jakarta Utara. Padahal tahun 2011 hanya ada 15 orang yang tewas. “Memang, secara umum jumlah korban kecelakaan lalulintas di Jakut tahun 2012 ini menurun, yakni 130 orang tewas dibanding 2011 yang korban tewasnya mencapai 158 orang. Namun untuk pemotor yang tewas dilindas kontainer justru meningkat,” tuturnya. Bahkan, kata Neta, saat operasi Zebra Jaya dilakukan pada November 2012, setiap satu minggu satu pemotor tewas dilindas kontainer. Hari rawan kematian bagi pemotor adalah Kamis. Pada hari tersebut frekwensi kontainer yang menuju Pelabuhan Tanjungpriok memang meningkat, seiring pengiriman petikemas ke luar negeri. Sedangkan kawasan rawan bagi pemotor dilindas kontainer adalah Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jalan Raya Cilincing, Jalan RE Martadinata, Jalan Pelabuhan, dan Jalan Yos Sudarso.Dari berbagai peristiwa yang ada sbenarnya Ditlantas Polda Metro dan Polres Jakut bisa memetakan masalah, untuk kemudian membuat langkah-langkah antisipasi agar para pemotor tidak terus menerus tewas dilindas kontainer. “Sayangnya langkah-langkah tersebut, tidak dilakukan degan maksimal, sehingga korban tewas dilindas kontainer terus berjatuhan,” ujarnya. Q ALI

LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR Operasi Lodaya 2012, 871 Pengendara Dirazia Polisi

Edisi 205 - Tahun 1 Senin, 17 Desember- 2012

Walikota Bogor Lantik Dua Direksi PDAM Tirta Pakuan

BOGOR - Satuan lalulintas Polres Bogor Kota, dalam menggelar oprasi zebra lodaya 2012, berhasil sebanyak 871 pengendara dirazia. Razia yang telah dilakukannya itu, melakukan penegakan dan aturan dalam pengendara. “Dari hasil operasi zebra lodaya 2012, sebagai operasi simpatik itu, berhasil mendata ratusan motor yang tidak melengkapi surat-surat atau masa izinnya habis,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor Kota, AKP Erwin Syah kepada wartawan, kemarin.AKP Erwin Syah mengatakan, operasi yang dilaksanakan saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana operasi kali ini lebih mengedepankan preemtive (40%) dan preventive (40%), sedangkan penindakan hanya 20 %, sementara di tahun-tahun sebelumnya penegakan hukum sebesar 80 persen.“Kami sebagai anggota Satlantas lebih banyak menggelar edukasi kepada masyarakat, yang salah satunya memberikan brosur-brosur, serta penempelan stiker. Dalam menekan kekerasan dan menekan angka kecelakaan selama operasi yang telah dilakukan,” ujarnya. ALI

AKBP Bahtiar Ujang Purnama Pimpin Polresta Bogor

BOGOR - Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bogor dari AKBP. Hilman kepada AKBP. Bahtiar Ujang Purnama, secara resmi telah dilakukan pada Jumat (14/12) lalu, di Hotel Aston BNR, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.Menurut Kapolresta Bogor yang baru AKBP Bahtiar Ujang Purnama, sebagai Kapolresta Bogor, AKBP. Bahtiar Ujang Purnama akan melanjutkan dan lebih memajukan program-program prioritas Polresta Bogor yang telah dirintis AKBP. Hilman sebelumnya. “Saya minta doa dan support dari masyarakat, dengan tekad dan kemauan dan kerja keras, mudah-mudahan kita dapat memiliki peluang untuk mencapai kemajuan,” ujarnyaAKBP. Bahtiar Ujang Purnama mengatakan, dengan dilantiknya sebagai Kapolres Bogor Kota yang baru, tentunya merupakan amanah yang harus dilaksanakan, dan bukan saja akan dipertanggungjawabkan kepada negara, namun juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan sebagai pemegang tongkat komando Polres Bogor Kota tugasnya adalah melanjutkan program-program yang dilaksaksanakan oleh pejabat lama. “Kedepan saya akan melanjutkan program kerja Kapolres yang lama,” tegas AKBP. Bahtiar Ujang Purnama.Kapolresta Bogor berharap, Kota Bogor bisa terus kondusif. Karena walau bagaimanapun Bogor ini sebagai wilayah strategis dan daerah penyangga ibu kota. Artinya intensitas penugasan bisa lebih tinggi, dan mudah-mudahan dibawah kepemimpinannya, semua tugas yang diemban dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Untuk itu Saya mohon doa restu semoga tugas yang akan diemban sebagai Kapolres Bogor Kota bisa berjalan dengan baik dan menjalankan tugas dengan baik pula, mohon kerjasamanya dan mohon dukungannya,” pinta Kapolres Bogor Kota AKBP Ujang BachtiarSementara itu, sebelum menjabat Kapolresta Bogor, AKBP Bahtiar Ujang Purnama menjabat Kapolres Purwakarta selama 21 bulan dan sejak Jumat (14/12) kemarin yang bersangkutan secara resmi telah meninggalkan kursi orang nomor satu di Mapolres Purwakarta. PH

RY: Rancabungur Jadi Sentra Produksi Pertanian

KAB.BOGOR (LJ) – Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) menegaskan agar Kecamatan Rancabungur tetap menjaga konsistensinya sebagai salah satu wilayah sentra produksi pertanian di Kabupaten Bogor. Hal tersebut di tegaskan RY disela-sela acara kegiatan saba desa atau Jumat keliling (Jumling) di Masjid Jami Miftahul Huda, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, akhir pekan lalu. “Rancabungur merupakan salah satu sentra produksi pertanian di wilayah Kabupaten Bogor, jangan sampai para petani berpindah profesi agar daerah Rancabungur ini tetap menjadi daerah pertanian terutama sebagai sentra produksi sayuran,” katanya. Oleh karena itu, lanjut RY, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan selalu memperhatikan faktor–faktor pendukung pertanian agar Kecamatan ini tetap menjadi sentra produksi pertanian andalan bumi tegar beriman. “Selain bantuan traktor, untuk memudahkan akses para petani kedepannya Pemkab juga akan membangun jalan yang menuju ke lahan sentra produksi pertanian,” ujarnya. Selain infrastruktur jalan, Bupati pun berjanji akan membangun pasar di Rancabungur sebagai tempat para petani menjual hasil pertaniannya. “Kita juga harus membangun pasar, sehingga para petani di Rancabungur ini dapat menjual hasil pertaniannya di pasar tersebut. Agar nantinya wilayah Rancabungur semakin terkenal dengan produksi sayur mayurnya,” ucapnya. Sementara itu, Camat Rancabungur Sutisna juga menyampaikan keluhan warga kepada Bupati Bogor terkait belum adanya fasilitas olahraga di Kecamatan tersebut. “Warga kami menginginkan agar Pemkab Bogor membangun sarana olahraga, karena lahan seluas 1,7 Ha telah tersedia bagi pembangunan sarana olahraga,” pintanya. Menanggapi hal tersebut, Bupati berjanji untuk merealisasikan keinginan warga di tahun 2014 yang akan datang, pasalnya anggaran bagi pembangunan di Kabupaten Bogor untuk tahun 2013 telah terlanjur disetujui oleh DPRD setempat. “Ada anggaran Rp 2,7 miliar untuk membangun sarana olahraga atau stadion mini yang disediakan oleh Pemkab Bogor bagi tiap – tiap Kecamatan asalkan lahannya telah tersedia, di Rancabungur jika lahannya sudah tersedia maka di tahun 2014 nanti akan kita bangun sarana olahraga tersebut,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan bantuan sarana keagamaan dari Pemkab Bogor kepada Masjid ini sebesar Rp. 25 juta ditambah Rp. 10 juta yang berasal dari kantong pribadi bupati sendiri. Selain itu secara simbolis Bupati juga menyerahkan bantuan operasional bagi pondok pesantren (ponpes) salafiyah dari Pemkab Bogor kepada ponpes Miftahul Huda Desa Bantarjaya, ponpes Riyadul Muta’alimin Desa Rancabungur, ponpes Sirojul Palah Desa Mekarsari, dan ponpes Minhajul Qowim Desa Cimulang. DED

4

BOGOR (LJ) – Walikota Bogor Diani Budiarto melantik HM. Untung Kurniadi sebagai Direktur Umum (Dirum) dan Hendry Darwin sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan, Jumat (14/12) di Ruang Rapat I Balaikota Bogor. Selain pelantikan dua direksi baru PDAM tersebut, Walikota juga melantik sejumlah pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan eselon IV-A dan III di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seperti lurah, pengawas sekolah dan pejabat struktural di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Walikota Bogor Diani Budiarto, pelan-

tikan kali ini agak lain dan itu dari bagian demokrasi jika ada sedikit dinamika, khususnya posisi jabatan direksi PDAM. Dalam proses seleksi dan pemilihan direksi PDAM mulai dari seleksi sampai proses penetapan sedikit diwarnai pro dan kontra. “Kalau pergeseran didalam struktural itu biasabiasa saja, seperti dari lurah kelurahan lain, dari lurah ke kabid itu juga biasa. Tapi kali ini ada assesment direksi, itu dulu juga biasa-biasa saja, karena saya juga pernah melantik direktur utama PDAM, namun pada tahun ini terjadi beberapa dinamika, dan saya menanggapinya dengan postif,“ ujar Diani. Lebih lanjut Diani mengatakan, zaman dulu dengan sekarang zamanya sudah berbeda dan

Tolak Imigran, Puluhan Ormas Puncak Bogor Demo

KAB.BOGOR (LJ) - puluhan organisasi masyarakat (Ormas) diwilayah Puncak Bogor, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa penolakan terhadap keberadaan imigran legal maupun ilegal di wilayah puncak Bogor, Minggu (16/12). Aksi yang dilakukan oleh puluhan ormas yang tergabung, terdiri dari KNPI, PPM, PP dan Brahma, dengan melakukan jalan kaki dengan menolak keras keberadaan imigran yang menjadi polemik terhadap warga puncak bogor. Aksi tersebut, dituangkan oleh puluhan massa dengan membengtakan belasan poster dan sepanduk, isinya menolak imigran di wilayah puncak Bogor. “Kami meminta kepada Camat Cisarua Kabupaten Bogor, untuk merespon keinginan masyarakat Cisarua dan menindak lanjuti aksi terhadap penolakan warga cisarua ini,” ujar salah satu demonstran, saat melakukan orasinya, kemarin. Aksi yang dilakukan berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Masa yang hadir tersebut, melepaskan kecewaan terhadap keberadaan imigran tersebut. “Keberadaan imigran legal maupun ilegal, harus pergi dari kawasan Cisarua Bogor,” kata Ketua KNPI Kecamatan Cisarua Andri kepada wartawan.

Andri mengatakan, pihak pemerintah harus bisa ambil sikap, tentang keberadaan imigran puncak yang selama ini, sangat meresahkan warga sekitar. “Keberadaan imigran ini, sangat lah jelas. Makanya kami menginginkan pihak kecamatan melakukan tindakan kongkrit mengenai permasalahan ini, jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan,” ujarnya. Sementara itu, Camat Cisarua Tedi Pembang mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi terhadap keberadaan imigran legal maupun illegal yang ada dikawasan puncak. “Apa yang disampaikan oleh puluhan masa ini, kami akan menindak lanjutinya dengan menggelar rajia. Nantinya, kami tidak akan melibatkan ormas. Karena kami sangat khawatir keberadaan ormas dalam operasi jika diikut sertakan dan menimbulkan konflik. Makanya untuk sementara kami tidak melibatkan dulu ormas, kalaupun nanti memang dibutuhkan kami akan melakukan koordinasi dengan ormas, melihat situasi dan kondisi dilapangan,” imbuhnya. Aksi yang dilakukan oleh puluhan ormas tersebut, pihaknya akan melayangkan surat kepada Dinas Imigrasi Kabupaten Bogor, terhadap kekesalan warga Cisarua mengenai keberadaan imigran di kawasan puncak Bogor.

berubah dengan segala kemajuan dan kecanggihan teknologi, sehingga acara-acara seperti ini perlu dilakuan secara terbuka dan tidak tertutup kepada masyarakat dengan cara melibatkan masyarakat baik secara hubungan emosional maupun hubungan kerja. “Di era keterbukaan seperti ini tidak ada yang bisa ditutupin lagi. Rapat tertutup saja, bisa bocor, apalagi acara pelantikan seperti ini. Maka perlu dilakukan secara terbuka pula, karena niat saya memang untuk membuka kapada publik. Kalau zaman dulu pelantikan cukup pakai tumpeng, tanpa melibatkan publik, tapi sekarang sejak pelantikan Dirut PD Pasar, PD Jasa Transportasi hingga pelantikan direksi PDAM juga harus dilakukan secara terbuka,” tandasnya. Sementara itu, Dirum PDAM Tirta Pakuan, HM Untung Kurniadi ketika diminta komentarnya mengatakan, bahwa dirinya akan berkerja semaksimal mungkin untuk kemajuan dan kejayaan PDAM, sehingga akan lebih meningkatkan kinerja dan provit perusahaan. “Secara struktural, dengan dilantiknya saya menjadi Direktur Umum PDAM, maka jabatan saya malahan turun. Karena sebelumnya saya adalah Dewan Pengawas PD Pasar Pakuan Jaya,” ujar Untung dengan bercanda. Hal senada juga dikatakan Dirtek PDAM Tirta Pakuan Hendry Darwin, pihaknya mengaku siap untuk bekerja membangun PDAM yang lebih baik dari sekarang. “Yang pasti, saya bukan orang baru di PDAM, karena sebelumnya saya telah bekerja di PDAM selama 23 tahun. Seusai pelantikan ini, secepatnya saya langsung tancap gas utuk bekerja tanpa harus menunggu waktu berlama-lama, karena jabatan ini sebuah amanah,” kata Mantan Humas PDAM Tirta Pakuan. Sekedar informasi utuk diketahui, bahwa dalam proses seleksi sampai penetapan dua direksi PDAM ini diwarnai pro kontra dari anggota DPRD dan elemen masyarakat. Bahkan sebelumnya, terjadi juga bentrok antar dua ormas yang pro dan kontra pengangkatan dua direksi tersebut, ketika dua ormas sama-sama melakukan aksi demo dukungan di depan gedung DPRD Kota Bogor. Selain itu, acara pelantikan dua Direksi PDAM ini, tanpa dihadiri Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan, Memet Gunawan. Rumor yang beredar, diduga ada ketidak harmonisan antara dua direksi yang baru dilantik ini dengan Dirut PDAM. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang bersedia dikonfirmasi tentang ketidak hadiran pejabat nomor satu di PDAM itu. PH/ALI

Baliho Cagub Mulai Marak di Bogor “Baliho asal pasang, menggunakan tali plastik dan bahkan ada yang dipakukan ke pohon. Ini jelas semrawut dan dapat mengurangi keasrian dan merusak pohon. Selain itu berpotensi mengganggu ketertiban umum,” KAB.BOGOR (LJ) - Walaupun secara yuridis para pasangan calon belum ditetapkan oleh KPU Provinsi Jawa Barat, atribut bergambar pasangan calon gubernur/wakil gubernur, tampak mulai marak di wilayah kabupaten Bogor, dan pemasangannya dinilai sembarangan dan mengurangi keindahan (estetika) lingkungan. Hal tersebut disampaikan Deni Sulaeman, penggiat lingkungan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) Harmoni. Menurutnya banyak baliho yang asal pasang di sembarang tempat. Dia memberi contoh disepanjang jalan tegar beriman, jalan poros utama ke lingkungan kompleks pemkab Bogor dan ke Bojong Gede itu sudah mulai dipenuhi baliho cagub yang dipasang di pohon-pohon sepanjang jalan itu. “Baliho asal pasang, menggunakan tali plastik dan bahkan ada yang dipakukan ke pohon. Ini jelas semrawut dan dapat mengurangi keasrian dan merusak pohon. Selain itu berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Deni. Dia menambahkan, bila baliho yang terpasang di jalan tegar beriman dominan baliho milik pasangan cagub/cawagub Aher-Deddy Mizwar. Deni tidak menampik kemungkinan bila pasangan Aher-Deddy ini, kabarnya didukung Bupati Bogor sehingga tim suksesnya dapat leluasa berkampanye lewat media baliho di jalan utama itu. “Sekarang yang ditempel di pohon-pohon itu baru satu pasangan calon, bagaimana kalau yang lain ikut-ikutan. Bisa makin semrawut dan rusak itu pohon,” ujarnya. Deni berharap Pemkab Bogor bisa melakukan penertiban dengan menggunakan aturan yang ada. “Penertiban bisa dilakukan karena mengganggu ketertiban umum,” tuturnya.

YUS

DED

Pedestrian Nyi Raja Permas Diserahkan ke Pemkot Bogor

BOGOR (LJ) - Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat resmi menyerahkan Pedestrian di Kawasan Nyi Raja Permas Bogor Tengah, kepada Pemerintah Kota Bogor. Penyerahan fasilitas pejalan kaki itu ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan Darat dan Walikota Bogor Diani Budiarto di kawasan Pedestrian jalan Nyi Raja Permas Bogor, Minggu (16/12). Dirjen Perhubungan Darat Suroso Alimoeso mengatakan, sesuai dengan undang–undang lalu lintas, Pemerintah wajib menyediakan fasilitas untuk kepentingan rakyat dan fasilitas yang dibangun ini tidak murah. Makanya perlu dijaga dan dipelihara dengan baik. “Fasilitas pejalan kaki yang

terkonek dengan pelayanan kereta api ini sangat bagus. Boleh Bogor lebih maju, tetapi jangan tinggalkan kultur. Jadi, kultur-kultur yang baik ditata kembali,“ katanya. Lebih lanjut Suroso mengatakan, bahwa keberadaan fasilitas pejalan kaki ini merupakan salah upaya mengembalikan Kota Bogor menjadi kawasan yang asri seperti puluhan tahun silam. Diharapkan fasilitas yang dibangun ini tidak murah, sehingga perlu dijaga dan dipelihara dengan baik. Walikota Bogor Diani Budiarto mengatakan, bahwa keberadaan pedestrian di ruas jalan Nyi Raja Permas ini, sangat penting dan berkorelasi dengan keberadaan Stasiun Kereta Api Bogor yang melayani pengguna jasa komuter Jabotebek sekitar 80.000. orang setiap harinya. “Ini bentuk nyata implementasi dan perencanaan kota dalam mewujudkan integtegrited Non Motorized Transport Concept For Downtown Area Kota Bogor. Untuk itu mari kita jadikan Jalan Nyi Raja Permas sebagai awal dari City Walk-nya Kota Bogor,” ujarnya Diani juga mengingatkan, bahwa peran serta masyarakat dalam menjaga memeliharta serta memanfaatkan fasilitas pejalan kaki ini sangatlah penting agar fasilitas tersebut, tidak difungsikan selain

dari kegiatan pejalan kaki dan orang–orang dengan kebutuhan khusus dalam melakukan aktivitas sehari-hari. “Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen untuk mengembangkan infratruktur yang berkelanjutan dengan dukungan bersamasama dari berbagai tingkatan stakeholder yang ada, salah satunya Koalisi Pejalan Kaki Bogor (KPK-B) yang diharapkan perannya dalam mewujudkan Bogor Layak Bagi Pejalan Kaki,” tandasnya Sementara itu Ketua KPK-B Nuhammad Nashar mengatakan, KPK-B yang diluncurkan pada tanggal 12 Desember 2012 beranggotakan tidak kurang dari 15 komunitas yang memiliki latar belakang sangat beragam. “ Kami sangat antusias, karena kebutuhan dan kerinduan akan fasilitas pejalan kaki yang layak dan aman di Kota Bogor, “ ujarnya. Menurut Nashar, KPK-B akan menjadi patner Pemkot Bogor untuk melakukan edukasi dan pemahaman kepada semua pihak, mulai dari anak-anak sampai orang tua akan pentingnya menjaga dan menggunakan fasilitas ini dengan baik. “Kami juga berpatner dengan GIZ yakni lembaga bantuan Internasional Jerman untuk pembahasan dan studi untuk peningkatan fasilitas pejalan kaki,“ pungkasnya. PH/ALI

Bisnis

LINGKAR R JABAR J Edisi 205 - Tahun 1 - Senin , 17 Desember 2012

Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Tahun 2012

A. PENDAHULUAN erdasarkan Peraturan Daerah Nomor 22 tahun 2011 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menegakkan Peraturan Daerah dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat. Selain itu Satuan Polisi Pamong Praja berkewajiban menegakan keputusan kepala daerah dan turut mengawal kebijakan dan program kepala daerah, terutama dalam rangka cipta kondisi tentram dan tertib diwilayah Kabupaten Bogor seperti program Nobat (Nongol Babat) yang diartikan penegakan peraturan terhadap pelanggar Perda yang muncul di wilayah Kabupaten Bogor. Pelaksanaan Tugas pokok dan Fungsi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor dijabarkan dalam Program dan Kegiatan yang tercantum pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Polisi Pamong Praja Tahun Anggaran 2012. Sampai dengan minggu ke- 1 di bulan Desember pelaksanaan kegiatan Satuan Polisi Pamong Praja secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Polisi Pamong Praja Tahun 2012. Tabel Realisasi Capaian Program Satuan Polisi Pamong

B

NO

1 2 3 4 5 6 7 8

PROGRAM Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Program Pemeliharaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal Program Peningkatan Disiplin Aparatur Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Program Peningkatan, Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja

% CAPAIAN PROGRAM

87,65 85,00 96,67 87,50 82,44 80,55 99,33 86,90

Praja B. PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN POKOK DI TAHUN 2012 1.Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Target dari kegiatan ini adalah Penertiban Pedagang Kaki lima yang dilaksanakan 11 titik antara lain; wilayah Kec. Cibinong (3 titik), Citeureup, Cileungsi, Ciawi, Sukaraja, Bojonggede, Ciampea, Megamendung dan Cisarua. Realisasi sampai dengan minggu pertama bulan Desember telah dilaksanakan Penertiban Pedagang Kaki Lima yang berjualan di ruang milik jalan di wilayah Kec. Cibinong khususnya Pertigaan Cibinong, Fly Over dan Jalan Raya Tegar beriman, wilayah perempatan Ciawi, di depan RSUD Ciawi, Wilayah Kecamatan Citeureup, Wilayah Kecamatan Cileungsi, Wilayah Ke-

camatan Sukaraja, dan di wilayah Ciampea (wilayah Pasar Ciampea Lama). Untuk wilayah Megamendung dan Cisarua penertiban PKL disepanjang Jalur Puncak akan dilaksanakan setelah rest area yang diperuntukan untuk pedagang terealisasi. Penertiban PKL yang menjadi perhatian saat ini sesuai Surat Perintah Bupati Nomor 303/320-Pol PP adalah penertiban PKL di sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman (Kawasan Tertib Lalu Lintas) yang berjualan setiap hari minggu (Pasar Mingguan). Keberadaan PKL yang mencapai ± 3200 PKL di sepanjang Jalan telah menyebabkan kemacetan dan menimbulkan kekumuhan yang mengganggu pengguna jalan dan merusak jalur hijau (taman jalan). Tahapan yang telah dilaksanakan antara lain rapat persiapan (terdiri dari unsur Muspida, Muspika Cibinong, OPD terkait, PKL dan OKP), Sosialisasi dan Pelaksanaan Penertiban yang melibatkan Unsur Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI dan OKP. Penertiban dilaksanakan pada mulai hari sabtu dan Minggu tanggal 27,28 Oktober 2012 berlanjut setiap minggu sampai saat ini. 2. Kegiatan Penertiban Warung Remang – remang/ PSK Target dari kegiatan ini adalah Penertiban Warung Remang Remang dan PSK di 8 titik rawan Warung Remang Remang dan PSK. Realisasi Pelaksanaan sampai dengan minggu pertama bulan desember adalah terlaksananya Penertiban Warung Remang Remang dan PSK diwilayah Kecamatan Parung, Kemang, Tajurhalang, Cibinong, Citeureup, Cileungsi, Megamendung dan Cisarua. dari pelaksanaan Penertiban ini diamankan 52 PSK dan ditertibkan 5 bangunan yang digunakan sebagai tempat praktek prostitusi. 3. Kegiatan Penertiban Bangunan Liar Sasaran kegiatan penertiban bangunan liar dititik beratkan di wilayah Kecamatan Sukaraja. Target bangunan liar di jembatan sukaraja dan jembatan cikeas. Penertiban ini dilaksanakan berkerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor dengan melibatkan 2 (dua) peleton anggota lapangan. Pada penertiban ini di tertibkan 3 bangunan liar di jembatan sukaraja dan 1 bangunan liar di bawah jembatan cikeas yang digunakan sebagai tempat penampungan barang bekas dan sisa industri. Kemudian dilaksanakan penertiban bangunan di bawah fly over Cibinong yang berjumlah 8 bangunan yang terdiri dari bangunan warung klontong, tempat pencucian mobil, gudang, kandang ayam, garasi kendaraan dan dinding sekatan jembatan. 4.Kegiatan Penertiban Pertambangan Tanpa Ijin (Peti) Target dari kegiatan ini adalah Penertiban Galian liar/Pertambangan tanpa ijin (Peti) di 10 titik galian liar. Realisasi dari kegiatan ini adalah penertiban galian liar di wilayah Kecamatan Cibinong, Citeureup, Gunungsindur, Ciseeng dan Rumpin. Usaha Galian Liar yang ditertibkan antara lain tanah merah, pasir dan batu di 12 lokasi galian. Tindakan yang diterapkan terhadap usaha galian liar antara lain dengan mengamankan kunci, accu dan alat berat yang digunakan dan mengeluarkan perintah penghentian kegiatan.

5.Kegiatan Penertiban Reklame Spanduk. Target dari kegiatan ini adalah Penertiban reklame di 4 titik wilayah rawan pelanggaran reklame/spanduk. Realisasi dari kegiatan ini adalah terlaksananya penertiban reklame/spanduk di wilayah kecamatan Ciawi, Megamendung, Cisarua dan Cibinong. Hasil dari kegiatan ini ditertibkan 240 Reklame yang tidak memiliki ijin ataupun habis masa ijinnya. 6.Kegiatan Penertiban Gelandangan Pengemis Target dari kegiatan ini adalah Penertiban Gelandangan, Pengemis dan Anak jalanan di 4 wilayah rawan antara lain wilayah Cibinong, Citeureup, Sukaraja dan Ciawi. Realisasi dari kegiatan ini adalah terlaksananya penertiban Gelandangan, Pengemis dan Anaka Jalanan di wilayah Cibinong, Citeureup, Sukaraja dan Ciawi. Dari hasil kegiatan diamankan 110 Gelandangan, Pengemis dan Anak jalanan. 7.Kegiatan Penertiban Hotel Parunk Transit

Kegiatan ini merupakan kegiatan penertiban/eksekusi pembongkaran terhadap sebagian bangunan (Basemen) yang difungsikan tidak sesuai dengan ijin yang diberikan. Penertiban dilaksanakan pada tanggal 27 September 2012 setelah melalui proses/prosedur penertiban antara lain kunjungan pemeriksaan, teguran, Surat Peringatan, Penyegelan, Pencabutan sebagian Ijin sampai proses ekseku-

5

si/pembongkaran. Luas basemen yang ditertibkan seluas 1.176 m² yang terdiri dari ruang karaoke, livemusic dan DJ room. 8.Pembentukan kawasan Tertib Praja di Kec. Ciawi Kawasan Tertib Praja adalah Konsep penataan wilayah dengan mengedepankan aspek ketentraman dan ketertiban secara menyeluruh dan akan diterapkan sebagai kawasan percontohan. Tujuan dari kawasan ini adalah merubah kondisi di suatu wilayah dan perilaku individu didalamnya dari keadaan kumuh, kotor, semrawut, tidak tertib, jauh dari kondisi tentram dan nyaman, Menuju suatu wilayah yang bersih, tertib, nyaman dan tentram. Tahapan dari pembentukan kawasan tertib praja adalah penetapan lokasi kawasan, penyusunan kajian, persiapan (Rapat dan Sosialisasi), Penertiban/Penataan dan Pengawasan/Patroli. Untuk tahun ini wilayah yang telah ditetapkan sebagai kawasan tertib adalah Wilayah Kecamatan Ciawi khususnya Simpang Ciawi dan Gadog, yang memiliki posisi yang ideal sebagai pintu gerbang Kabupaten Bogor. Tahapan yang telah dilaksanakan dalam pembentukan kawasan di wilayah ini adalah Penyusunan kajian, Rapat dan Sosialisasi baik di Sat Pol PP Kabupaten Bogor maupun di Kecamatan Ciawi dengan melibatkan unsur OPD terkait, unsur Muspida, Unsur Muspika, tokoh masyarakat, pedagang dan LSM. 9. Pelantikan Unit Pelaksana Satuan Polisi Pamong Praja

Untuk menjalankan amanat PP Nomor 6 Tahun 2010, sekaligus mempertegas tugas pokok dan fungsi Kasie trantib di wilayah kecamatan maka Bupati Bogor mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 29 tahun 2012 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata kerja Unit Pelaksana Pada Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Bogor. secara Ex Officio Kepala Unit Pelaksana Sat Pol PP dijabat oleh Kasie Trantib kecamatan dan Kasubag Tatausaha Unit Pelaksana Sat Pol PP dijabat oleh Kasubag Umpeg Kecamatan, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya secara teknis administrasi bertanggungjawab kepada Camat sedangkan secara teknis operasional bertanggungjawab kepada Kasat Pol PP Kabupaten Bogor. Pelantikan dilaksanakan pada tanggal 1 November 2012, dengan dihadiri oleh 39 unit Kepala unit Sat Pol PP dan 37 Kasubag Tata Usaha Unit Sat Pol PP. 10.Pembinaan Kelinmasan dan Pemeliharaan Keamanan dan kenyamanan lingkungan Dengan lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja tugas Perlindungan Masyarakat masuk kedalam tugas Pokok Sat Pol PP. Kegiatan Pembinaan Kelin-

masan dalam Pemeliharaan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan merupakan salah satu kegiatan dalam Program Peningkatan Kapasitas Satlinmas. Peserta Kegiatan Pembinaan Kelinmasan adalah Kasatgas satlinmas dari 434 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bogor yang dalam sambutannya menyampaikannya tentang pentingnya tugas satlinmas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan, membantu Pam Pemilu dan sebagai satuan terdepan dalam penanganan bencana. untuk mendukung keberadaan Satlinmas di kabupaten Bogor selain bantuan uang saku sebesar Rp. 300.000,-/triwulan/orang seperti yang selama ini telah berjalan, anggota Satlinmas akan diberikan satu set seragam PDL Linmas, kartu anggota dan Jampe Sehat (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan). Selain itu, disetiap Desa/Kelurahan diberi anggaran Rp. 50.000.000,- untuk membangun Poskamdes. C. PENUTUP Untuk menciptakan Ketentraman dan Ketertiban Lingkungan Serta Penegakan Peraturan Daerah di wilayah Kabupaten Bogor, Sat Pol PP Kab. Bogor akan senatiasa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan aturan yang berlaku, tingginya angka kerawanan gangguan trantibum diwilayah kabupaten Bogor menuntut Sat Pol PP Kab. Bogor meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (profesionalisme), kebersamaan dan peran aktif serta dukungan masyarakat dalam menciptakan kondisi tersebut sangat dibutuhkan.

Pariwisata Kurang Perhatian, Hotel di Sumedang Sepi Pengunjung

S

UMEDANG Obyek atau lokasi wisata di wilayah Kabupaten Sumedang hingga kini terus saja kurang mendapatkan sentuhan dari pihak terkait, khususnya Pemerintah Daerah setempat, sehingga tidak dapat mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Sumedang. Hal itu, ternyata berdampak pada hunian hotel, dimana konsumen hotel di Sumedang pun selalu minim. “Pengunjung hotel san-

gat kecil setiap tahunnya karena tidak ada wisata unggulan di Sumedang,” kata Ketua Persatuan Pengusaha Hotel Indonesia (PHRI) Kab Sumedang Syamsudin dalam keterangan persnya, Minggu (15/12). Di Sumedang, saat ini terdapat 27 hotel berskala bintang 4 ke bawah, sementara jumlah restoran dan rumah makan ada 117. Keberadaan hotel dan rumah maka atau restoran saling berkaitan dengan tempat wisata yang ada.

Seharusnya keduanya bisa saling mengisi. Namun kenyataannya, akibat minimnya perhatian atau sentuhan dari pihak terkait, khususnya Dinas Pariwisata Sumedang, maka lokasi atau obyek wisata di Sumedang pun tak pernah dilirik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Menurut Syamsudin, Sumedang belum menjadi kota tujuan wisata. Letak geografisnya yang terselip antara Bandung dan Cirebon membuat Sumedang hanya cocok untuk dilewati. “Letak

geografisnya belum menguntungkan untuk dikembangkan tujuan wisata di Sumedang,” kata Syamsudin. Ditambahkannya, jika Sumedang memiliki objek wisata unggulan, maka secara langsung dunia usaha hotel dan restoran bergairah. Syamsudin pun berharap pengelolaa wisata di Sumedang meningkat dengan rencana pembangunan jalan Tol Cisumdawu yang akan membuka pintu tol sebanyak lima lokasi menuju ke dalam kota Sumedang. “Semoga kondisi wisata di Sumedang meningkat ketika saatnya nanti jalan tol Cisumdawu jadi, karena kami berharap dengan dibuatkannya 5 titik interchange dan 2 rest area di jalur tol Cisumdawu, objek wisata di Sumedang dipastikan akan ramai dikunjungi wisatawan,” katanya seraya menyebutkan lesunya wisata dan hotel di Sumedang membuat kontribusi dari sektor ini hanya sekitar Rp1,7 miliar per tahunnya yang disumbangkan ke APBD Sumedang.Q WAN

LINGKAR PRIANGAN

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

Dada Rosada: Antisipasi Peredaran Bakso Babi

LINTAS | PRIANGAN

BANDUNG (LJ) -Kasus peredaran bakso daging babi yang menghebohkan Kota Jakarta beberapa waktu silam, nampaknya mulai menyeruak ke sejumlah daerah. Bahkan di Bandung, kasus bakso daging babi mendapat perhatian khusus pemerintah daerah.”Meski belum dijumpai kasusnya, tapi kami tetap waspada terhadap peredaran bakso daging babi ini,” tegas Wali Kota Bandung Dada Rosada akhir pekan kemarin. Menurutnya, pihaknya telah mengantisipasi terhadap kemungkinan adanya bakso bercampur daging babi,dengan menugaskan Dinas Koperasi Indrustri dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk menggelar operasi terhadap produsen bakso yang ada di wilayah Kota Bandung. “Ada rasa khawatir kalau kasus bakso babi yang meresahkan warga Jakarta itu terjadi di Kota Bandung. Dan kita patut mewaspadai secara ketat agar jangan sampai peredaran bakso babi masuk ke wilayah kami. Kita telah mengantisipasi dengan melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan, terutama produsen bakso,” kata Dada. Menurut Dada,sejauh ini, belum ada laporan dari masyarakat soal peredaran bakso babi beredar di wilayahnya, meski demikian, bukan berarti pihaknya tidak melakukan pengawasan ketat. Selain menginstruksi Diskoperindag, pemerintah juga telah meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bergerak cepat mengantisipasi perdaran bakso babi. “Semua lini kita kerahkan untuk melakukan langkah prefentif, karena saya berharap Kota Bandung bersih dari peredaran bakso babi.Saya sendiri punya keyakinan bakso babi tidak akan beredar di Kota Bandung,” jelasnya. Q FER

Polda Jabar Lakukan Regenerasi Jajaran

BANDUNG (LJ) -Kapolda Jabar Brigjen Pol. Tb. Anis Angkawijaya, mengatakan, bahwa serah terima jabatan di lingkungan Polda Jabar merupakan suatu proses manajemen guna melakukan penyegaran dan regenerasi, dalam memenuhi tuntutan tugas yang semakin komplek. Pada setiap pelaksanaan serahterima jabatan maka di dalamnya menuntut komitmen, dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab para pejabat yang bersangkutan untuk dapat melakukan tugas yang diamanahkan yang sekaligus sebagai kepercayaan dari pimpinan Polri yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab serta memenuhi kriteria ideal, yakni persesuaian antara integritas, kompetensi dan profesionalisme.Pernyataan ini disampaikan Kapolda saat serahterima jabatan pejabat utama Polda Jabar dan sejumlah Kapolres/tase Jabar, akhir pekan kemarin. Lebih lanjut Kapolda Jabar menyampaikan, dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, maka Polda Jabar dan jajarannya dituntut untuk malakukan perubahan serta meningkatkan kinerja operasionalnya selaras dengan agenda Reformasi Birokrasi Polri dan implementasi dari Grand Strategi Polri Tahap Kedua, yakni membangun kemitraan (partnershif building). Dalam kesempatan tersebut juga Kapolda Jabar menyampaikan beberapa penekanan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas jaja-

ran Polda Jabar, yaitu pertama, segera pahami pertelaan tugas Satker dan Satwil serta karakteristik kerawanan daerah masing-masing sehingga dapat menentukan cara bertindak yang konstruktif dan konfrehensif serta profesional, transfaran dan akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas. Kedua, tampilkanlah kepemimpinan Polri yang profesional, bertanggung jawab, penuh keteladanan, menjamin kualitas kinerja anggota dan institusi sebagai pelayan prima yang anti KKN dan kekerasan, serta menjadi konsultan yang solutif bagi bawahan dan masyarakat. Terakhir Kapolda berpesan, jajaran polri agar dapat menerapkan strategi Polisi Sahabat Rakyat, dimana kehadiran Polri harus memberikan manfaat bagi masyarakat serta dapat melaksanakan 10 perilaku yang disenangi masyarakat serta tidak melaksanakan 10 perilaku yang tidak disenangi masyarakat, sehingga akan terjalinnya kebersamaan dan kemitraan Polri dan masyarakat. “Hal inilah, yang perlu diimplementasikan oleh anggota Polri dijajaran Polda Jabar, sehingga akan terbentuk Polisi yang ramah dan dekat dengan rakyat, Polisi yang merangkul dan bukan yang memukul, Polisi yang mengajak bukan yang membentak, Polisi yang mendidik bukan yang menghardik serta Polisi yang tidak sewenang-wenang dan sok kuasa,” jelasnya. Q HER

6

SBY Berlibur ke Puncak, Jalur Alternatif Macet Parah

KAB.BOGOR (LJ - Kemacetan panjang hingga malam hari terjadi di jalur alternative Puncak. Hal itu disebabkan kedatangan Presiden SBY sejak pagi hari kemarin. Kemacetan itu berawal dari di bukanya jalur searah turun pada pukul 15.00 WIB. Hingga semalam ( 21.00 WIB ), kemacetan panjang dan sama sekali tidak bergerak terjadi di jalur alternative yang menghubungkan Gadog-Pasir Muncang-Cisarua. Hal tersebut membuat para pengguna kendaraan yang sudah berjam-jam berhenti, mengeluh. Kendaraan tidak bisa keluar dari pintu keluar jalur alternative. Mereka tidak tahu kalau ada rombongan Presiden beserta keluarganya sedang berlibur di kawasan pegunungan tersebut. “ Mestinya saat hari ramai begini, presiden jangan ikut-ikutan ke puncak, kan kasihan masyarakat seperti kami ini” ujar Anton, warga Cipanas yang akan pulang dari Bogor bersama istri dan kedua anaknya. Keluhan juga muncul dari para pedagang yang menjajakan oleh-oleh di sepanjang jalan Raya Puncak dan beberapa titik Rest Area. Mereka mengeluhkan kebijakan buka-tutup yang tidak seperti biasanya. Sehingga banyak pengendara /pengunjung yang mengurungkan niatnya untuk berhenti dan berbelanja. “ Dagangan hari ini sepi mas,” ujar bu Lilis, pedagang Kue kering, di Rest Area Warung kaleng. Dari pantauan LINGKAR JABAR, hal Serupa juga terjadi di Cipayung, banyak pengendara yang mau berbelanja di lapaklapak pinggir jalan, dilarang oleh polisi yang berjaga di sekitar lapak. Sehingga para pedagang malas menunggui lapaknya.” Hari ini kacau mas” ungkap Pidin kepada LINGKAR JABAR. Sejak pagi hari, nampak aparat kepolisian dari Polda, Polres, Brimob dan TNI berjaga-jaga di sepanjang jalan Raya Puncak. Mereka bertugas guna menjaga keamanan dan memastikan kelancaran jalan raya Puncak. Petugas kepolisian yang di konfirmasi LINGKAR JABAR terkait Kebijakan Searah pada pukul 17.00 wib di Cibereum, tidak bisa memastikan jam berapa kebijakan searah turun di tutup. Petugas hanya bisa menyampaikan informasi, bahwa mereka sedang bersiap-siap menunggu kepulangan Presiden SBY. Kebijakan Searah naik/turun biasa dilakukan pihak Satlantas pada hari Sabtu dan Minggu, kebijakan searah naik biasa diterpkan pada pukul 09.00-11.00 Wib siang, sementara kebijakan searah turun dilakukan pada pukul 15.00 – 18.00 Wib. Namun karena kedatangan presiden, hal itu sangat sulit untuk bisa di terapkan sesuai Jadwal. Sehingga kedatangan Presiden pada hari-hari libur menjadi keluhan tersendiri bagi para pengguna Jalan raya Puncak dan juga para Pedagang.Q YUS

Ibu dari Dua Balita Tewas Diduga Depresi

CIMAHI -DY (36) ibu dua orang balita tewas mengenaskan, pernah mendapat mendapat pemeriksaan kesehatannya, karena wanita ini diduga sedang depresi. “Informasi kami dari dari suami dan lingkunganya tinggal, dia memang pernah mendapat perawatan karena diduga mempunyai kelainan jiwa,”ungkap Kapolsek Cimahi, Kompol Ending Rohendi akhir pekan kemarin.Sebelumnya,diberitakan, dua balita ditemukan meninggal dunia yakni Muhamad alif (4) dan Muhamad salim (1), Jumat (14/12).Dugaan sementaraa kematian kedua balita ini akibat dibunuh oleh ibunya yang warga Perumahan Taman Bumi Prima blok G no 8 Jalan Pesantren. Pasalnya, saat kematian dua balita ditemukan, yang bersangkutan (DY mencoba membunuh diri dengan cara gantng diri dengan sehelai kain.Kepala Forensik RSHS Bandung Noorman Herryadi memastikan kematian ibu dan anak tersebut, akibat kehabisan oksigen. Sebab pada diri korban ditemukan tanda-tanda mati lemas akibat kehabisan nafas atau oksigen.Selain itu, pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda tekanan dan luka lecet serta memar di bagian bibir dan hidung. “Ciri luka lecet itu kulit arinya terkelupas, kalau memar itu lukanya di bawah permukaan,” ujarnya. Q AGS

Perampok Berpistol Gasak Uang Tunai Rp 20 Juta

CIANJUR - Dua orang perampok menggasak uang tunai Rp 20 juta dari waralaba minimarket di Cianjur, kemarin malam. Sebelum menggasak uang tunai, perampok berhasil melumpuhkan seorang karyawan perusahaan dengan cara memukulkan senjata api pada wajah korban yang diketahui bernama Lisman (37).Kasus perampokan tersebut, terjadi ketika Lisman usai mengambil uang setoran dari anak perusahaan tempat dia bekerja. Korban tak menyadari, kalau sedang diintai dua orang pelaku yang megnendarai sepeda motor. Saat kendaraan yang ditumpanginya melewati jalan Jalan Taifur Yusuf Kelurahan Bojongherang Kecamatan Cianjur,pengendaraa sepeda motor memepet dan menodongkan senjata api dan meminta uang setoran yang dibawa korban.Dibawah ancaman senjata api, korban tidak bisa berbuat banyak dan terlebih lagi salahseorrang pelaku memukulkan pistol pada wajahnya. Berhasil melumpuhkan korban, pelaku langsung membawa kabur uang jarahannya. Kejadian yang berlangsung singkat itu, membuat korban tak bisa mengenali jenis kendaraan yang dipakai pelaku.Kasus perampok tersebut, saat ini sedang dalam pengusutan Polsek CianjurKota. Q RUS

Sertijab Pejabat Utama Polda Jabar dan Kapolres/ta BANDUNG (LJ ) -Kapolda ld Jabar b Brigjen i j Pol.Tb. l b A Anis i Angkawijaya, Jum’at (14/12) memimpin upacara serah terima jabatan tiga pejabat utama Polda Jabar dan dua belas Kapolres/Kapolresta jajaran Polda Jabar. Upacara serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Muryono Mapolda Jabar, akhir pekan kemarin. Pejabat utama Polda Jabar yang melaksanakan serah terima yaitu Karo SDM, Dir lantas dan Kabid Kum. Karo SDM Polda Jabar diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol. Drs Suwarno, SH kepada Kombes Pol Drs Bambang Hastobroto S., M.Si. Kombes Pol Drs Suwarno, SH selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Kabag Situs Pol Ro Tekinfo Div TI Polri, sementara pejabat yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kabag Pangkat Ro Binkar SSDM Polri. Dir Lantas Polda Jabar diserahterimakan dari pejabat lama Kombes Pol Drs Bimo Anggoro Seno, MH kepada Kombes Pol Drs Imam Pramukarno, SH.

b Poll Drs Bimo i A S selanjutnya l j Kombes Anggoro S Seno,SH akan menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bid PJR Korlantas Polri, pejabat yang baru sebelumnya menjabat sebagai Dir Lantas Polda Papua. Kabid Kum diserahterimakan dari Kombes Pol Drs Parimin Warsito, SH kepada Kombes Pol Drs Dedi Junaedi. Kombes Pol Drs Parimin Warsito, SH selanjutnya akan menjabat sebagai Kabag Rehabpers Div Propam Polri, sementara pejabat yang Kombes Pol Drs Dedi Junaedi sebelumnya menjabat sebagai Legal Drafter Utama Divkum Polri. Sementara dua belas Kapolres/ Kapolresta jajaran Polda Jabar yang melaksanakan serah terima yaitu Kapolres Bogor Kota diserahterimakan dari AKBP Hilman, S.Ik.,SH.,MH kepada AKBP Bahtiar Ujang Purnama, S.Ik., M.Si. Pejabat yang lama selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jatim, sementara pejabat yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kapolres

k l k l j k Purwakarta. Kapolres Purwakarta selanjutnya akan dijabat oleh AKBP Slamet Hariyadi, S.Ik.,MH. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Dit Reskrimum Polda Jabar. Kapolres Bogor diserahterimakan dari AKBP Hery Santoso, S.Ik kepada AKBP Asep Safrudin, S.Ik. Pejabat lama Kapolres Bogor selanjutnya akan menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya, pejabat baru sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya. Kapolres Sukabumi diserahterimakan dari AKBP Muhammad Firman,S.Ik kepada AKBP Asep Edi Suheri,S.Ik yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota selanjutnya dijabat oleh AKBP Dani Kustoni,SH.,A.Ik.,M.Hum. Kapolres Subang diserahterimakan dari AKBP M. Awal Chairuddin,S. Ik.,MH kepada pejabat baru AKBP Chiko Ardwiatto,S. Ik.,M.Hum. AKBP M. Awal Chairuddin selanjutnya

k j b sebagai b i Waka k Polrestabes Bandung, akan menjabat pejabat baru AKBP Chiko Ardwiatto sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Jabar. Kapolres Tasikmalaya Kota diserahterimakan dari AKBP Gupuh Setiyono,S.Ik kepada AKBP Iwan Imam Susilo, S.Ik. Pejabat lama Kapolres Tasikmalaya Kota tersebut selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar, sementara pejabat yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Dit Reskrimsus Polda Jabar. Kapolres Cirebon diserahterimakan dari AKBP Hero Henrianto Bachtiar,S.Ik.,M.Si kepada AKBP Irman Sugema,SH.S.Ik yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tasikmalaya.AKBP Hero Henrianto selanjutnya akan menjabat sebagai Waka Polresta Bekasi Kota Polda Metro Jaya.Sementara Kapolres Tasikmalaya yang baru dijabat oleh AKBP Wijonarko,S. Ik.,M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Bandung. Q HER

Disdik Nilai Kualitas PKBM Kota Cirebon Meningkat CIREBON (LJ) - Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Agus Muharam menyatakan, perkembangan serta tata kelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayahnya sebagaimana diamanatkan didalam Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, sudah menunjukan garfik peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Menurut Agus, para penyelenggara PKBM telah mampu mengelola program pendidikan non formal sesuai dengan kebutuhannya. “Kualitas PKBM salah satu bertumpu pada kemampuan tenaga kependidi-

kan,” katanya kepada LINGKAR JABAR, belum lama ini. Ia menjelaskan, untuk menggerakan pembangunan di bidang sosial, ekonomi dan budaya, idealnya dibentuk oleh masyarakat itu sendiri. Serta penyelenggaraan PKBM harus berdasarkan dari, oleh dan untuk masyarakat (DOUM). ”Terutama pada pendidikan luar sekolah (PLS) diharapkan tumbuh berkembang terhadap pembelajaran berkelanjutan,”jelasnya. Karena, lanjut Agus, PKBM itu dari masyarakat oleh masyarakat untuk masyarakat, sehingga pemerintah daerah harus benar-benar peduli terhadap ke-

beradaan PKBM itu sendiri, seperti menyediakan sarana prasana. “Untuk sekarang ini, sambung dia, jumlah PKBM di Kota Cirebon kurang lebih sekitar 16 titik yang di ketuai oleh Nur Ghozin selaku ketua forum,” papar Agus. Sementara, Muktar, Kepala Seksi (Kasi) Kesetaraan pada Disdik Kota Cirebon mengungkapkan, kendala paling utama ialah keterbatasan sarana prasarana. Karena selama ini PKBM yang ada, kegitanya masih menumpang di lembaga formal seperti SDN/SMPN. Yang baru memiliki tempat sendiri, sambung Muktar, hanya ada 2 PKBM yakni, PKBM Gajah Mada.

Sebab, di PKBM tersebut yang ditonjolkan keterampilan atau liff skill. “Bahkan, PKBM itu sudah mendapatkan predikat terbaik se Indonesia dari presiden SBY,” jelasnya. Disamping itu, Undang-undang pendidikan No. 20 tahun 2003 di pasal 26 ayat empat menjelaskan, satuan pendidikan non formal seperti, kursus, pelatihan dan majlis ta’lim atau satuan pendidikan sejenisnya memberikan arahan tentang penyelenggaraan PKBM dan dapat memenuhi kebutuhan belajar. “Kebutuhannya berupa, pengetahuan dan keterampilan yang bermakna bagi masyarakat,” pungkasnya. Q DUD

LINGKAR PRIANGAN LINTAS | PRIANGAN

7 Calon Independen Promosikan Diri Ikut Pilbub Garut Edisi 205 - Tahun 1- Senin 17 Desember 2012

Wawalkot: Kenalkan Produk untuk Memperluas Jaringan

SUKABUMI - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, berupaya mengoptimalkan fasilitasi dan ruang kepada para pelaku dunia usaha, baik lokal maupun regional, untuk memperkenalkan produk. “Saya berharap, dapat memperluas jaringan dan daya saing, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan omzet penjualan produk. Serta dapat membangkitkan perekonomian dan meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE),” kata Wakil Walikota (Wawalkot) Sukabumi, H. Mulyono kepada wartawan, kemarin. Menyinggung LPE Kota Sukabumi, menurut dia, senantiasa mengalami peningkatan dan penurunan. “Peningkatan LPE ini, tentunya tidak hanya didorong oleh salah satu pemangku saja, akan tetapi oleh seluruh stake holders, dan seluruh faktor pendukung perekonomian lainnya. Oleh karenanya, kebersamaan dan saling sinergi, harus menjadi faktor pendukung utama, khususnya dalam meningkatkan perekonomian dan pencapaian kesejahteraan,” ujarnya. Wawalkot mengharapkan, semua pihak ke depan agar lebih memantapkan eksistensi dan peran koperasi, dengan mengembalikannya kepada jati diri koperasi, sebagai soko guru ekonomi bangsa. “Karena koperasi yang baik tidak akan membiarkan anggota-anggotanya, tertinggal dalam peningkatan kesejahteraan,” tuturnya. Q END/HEP

Perlu Pemahaman politik Sehat

SUKABUMI- Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Sukabumi, Hardi Harpan, meminta kepada semua pihak, agar memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat, khususnya kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kota Sukabumi, terutama dalam melakukan pengawasan berbagai tahapan dan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), baik Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi periode tahun 2013-2018, maupun Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode tahun 2013-2018, pada hari Minggu, 24 Februari 2013 mendatang. “Tujuannya,agar masyarakat dapat memahami dan memiliki pandangan yang sehat terhadap politik,bukan dilihat dari sisi material pasangan calon, tapi dapat melihatnya dari sisi kualitas pasangan calon,” ujarnya saat membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Panwaslu Kota Sukabumi dan Panwascam se Kota Sukabumi,baru-baru ini. Selain itu, dia minta agar Panwaslu Kota Sukabumi dan Panwascam se Kota Sukabumi, berupaya optimal melakukan konsultasi dan koordinasi dengan berbagai pihak dinas, instansi dan lembaga terkait, khususnya dengan pihak penegak hukum, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsinya, supaya pelaksanaan Pemilukada tersebut dapat berjalan dengan bailk dan lancar, sesuai degan harapan semua pihak. Menyinggung berbagai bantuan, baik berupa uang maupun Sembilan Bahan Pokok (Sembako), dikatakannya bahwa hal itu bukan bagian dari pendidikan politik yang sehat bagi masyarakat. Sebab cara semacam itu, sudah jelas tidak mendidik, jelasnya.Q END/HEP

GARUT (LJ)- Genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati Garut periode 2013-2018, sudah terdengar riaknya. Dengan bermunculan para calon Bupati, baik yang diusung oleh partai maupun independen. Mereka mulai mempromosikan diri, baik lewat

media masa maupun spanduk-spanduk yang terpampang di sejumlah titik jalan. Dari calon peserta Pilbup Garut yang diusung oleh partai, saat ini baru diketahui satu nama yakni baru H. Sherli Besi, merupakan usungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sementara dari independen, terlihat seorang tokoh Garut Utara yang siap maju pada Pilkada Bupati Garut, Tatan Asmara, Kepala Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kab. Garut. Meskipun belum ada partai yang meminangnya, tapi dia akan maju melalui jalur Independent. Menurut Tatan, dirinya ikut menjadi calon Bupati Garut periode 2013-2018, muncul dari hati nurani sendiri tanpa ada permintaan pihak lain. Melalui jalur Independent, pihaknya telah memiliki dukungan dari masyarakat, dengan Jutaan KTP. “Awalnya saya ragu dengan pencalonan ini, tetapi begitu banyaknya

dukungan, saya makin yakin kalau dukungan mereka tidak boleh di abaikan,” ungkapnya pada LINGKAR JABAR, Minggu (16/12). Dia mengaku, sampai saat ini belum menentukan siapa yang akan menjadi pendampingnya. Jika dalam pencalonan diperbolehkan tanpa pendamping ( wakil) maka dia akan senang dan siap selalu.”Kalau diperbolehkan, saya tidak akan menggunakan Wakil ,“ candanya. Tekadnya tampil dalam Pilgub Garut, adalah ingin membenahi pemerintah Garut, yang selama ini terkenal dengan Pemerintahan yang penuh dengan Konflik, “ saya ingin membenahi Garut, yang kini sedang dilanda permasalahan secara terus-menerus,” jelasnya. Diakui Tatan, ditempuhnya jalur Independent karena alasan sangat sederhana, yakni maju menjadi calon bupati menggunakan jalur independent akan lebih terbuka, soalnya hanya dengan memiliki

FSMI Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Pemalsuan di P3N GARUT (LJ- Terkait adanya dugaan pemalsuan data pernikahan, yang dilakukan Oknum Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, oleh “JHR”. Ketua Forum Solidaritas Masyarakat Indonesia (FSMI), Mulyono Khadafi, mendesak agar penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan pemalsuan data pernikahan. “Soalnya apa yang telah dilakukan oknum P3N Desa Padasuka telah bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya kepada LINGKAR JABAR , Minggu (16/12). Dikatakan Mulyono, perbuatan yang dilakukan JHR, sebagai petugas P3N, adalah perbuatan kriminal karena yang bersangkutan sebagai pejabat telah melakukan pembohongan publik, seperti merubah data pernikahan dari yang asli menjadi palsu. “Kendati perbuatannya itu ada unsur paksaan dari pihak salah satu calon pengantin. Namun hal itu tetap saja merupakan kesalahan besar,” ungkapnya. Dijelaskan dia, perbuatan perubahan data pernikahan, pada hakikinya tidak bisa disalahkan hanya kepada petugas P3N saja, tapi ada pihak lain yang bisa dijadikan tersangka seperti, Kepala Desa, dan Kepala KUA, calon pengantinnya juga ikut terlibat. “Makanya kami meminta kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas perbuatan pemalsuan data pernikahan tersebut.Kami meminta agar segera penegak hukum mengusut tuntas, adanya pemalusan data pernikahan ini,“kilahnya. Dia bahkan meminta agar Kementrian Agama Kab. Garut, ikut turun tangan menyelidiki kasus ini. “Jika terbukti telah terjadi pemalsuan data, kami juga meminta JHR, diberhentikan dari jabatan sebagai P3N Desa Padasuka. Soalnya kami telah memiliki data yang akurat, setelah kami melakukan investigasi kelapangan. “ data kami telah pegang, berdasrkan hasil investigasi dari orang yang bersangkutan,“ harapnya. Oknum P3N tersebut, sebelumnya diberitakan telah melakukan pemalsuan data pada dua orang yang melangsungkan pernikahan, yakni,

pernikahan H. DD dan Aj. Pemalsuan yang dilakukan P3N adalah telah menerbitkan NA dengan ststus H. DD menjadi duda, padahal yang bersangkutan adalah warga Desa Sukamenak, dan statusnya masih memiliki istri, sedangkan yang kedua Oknum P3N telah memalsukan identitas pengantin perempuan Rs, dari status janda menjadi status perawan. Diakui Mulyono, Kepala Desa juga ikut terlibat dalam kasus pemalsuan data pernikahan ini, soalnya sebelum pernikahan ini terjadi, surat NA mesti ditandatangani oleh Kepala Desa, sedangkan berdasarkan informasi dari Kantor Urusan Agama, Kecamatan Cibatu, data pernikahan telah sesuai dengan aturan, bahkan surat NA nya pun telah ditandatangani oleh Kepala Desa Padasuka. Akunya. Sementara, Kepala Desa Padasuka, H. Odjir Munawar, saat dikonfirmasi terkait adanya pemalsuan data pernikahan, melalui Hp-nya, sedang tidak aktif. JHR juga dihubungi melalui Hpnya tidak aktif, begitu juga melalui pesan singkat, tidak memberikan jawaban. Q JUL/BDN

dukungan dari masyarakat sesuai yang telah di tentukan KPU, dirinya sudah pasti akan terdaftar sebagai calon Bupati. “ Alhamdulilah, hingga saat ini, saya dengan tim sedang terusmenerus mencari dukungan dari masyarakat Garut, baru sekitar 300 ribu KTP, sudah terkumpul,“ ucapnya. Berbekal pengalaman memimpin pemerintaha Desa, dirinya berkeyakinan akan mampu memimpin Garut, yang akan datang. Termasuk pengalaman berorganisasi, seperti menjadi Ketua APDESI Kecamatan Cibatu dan masih banyak lagi. “Saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Garut, untuk mendo’akan dan dukungannya dalam pencalonan menjadi Bupati Garut periode 2013-2018. Soalnya tanpa dukungan masyarakat Garut. Kota yang dikenal dengan julukan Kota Intan ini tidak akan mengalami perubahan,” harap dia. Q

JUL/FIQ

SDN Purbasari Butuh Direhab

SUKABUMI (LJ) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purbasari yang beralamat Desa Karang Anyar, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sangat berharap diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi. Pasalnya, keberadaan sekolah tersebut, sudah tidak layak lagi, untuk proses belajar dan mengajar. “Coba kita lihat sekolah ini, sangat berkurang untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Dan saya berharap Pemkab Sukabumi dapat mengabulkan keinginan kami, seperti merenovasi 3 lokal (ruang kelas-red) dan penambahan 2 ruang kelas baru (RKB),” pinta Holil bendahara SDN Purbasari kepada wartawan, kemarin. Sekolah ini, kata dia, memiliki sebanyak 204 Siswa-siswi, mempunyai 8 kelas dan 14 pengajar yang terdiri dari 7 orang PNS dan 7 orang masih pegawai kontrak. “Mudah-mudahan, usulan kami dapat terkabulkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan di SDN Purbasari,” pintanya. Holil menjelaskan, pihaknya telah berupaya mengajukan permohonan rehap melalui proposal ke Pemkab Sukabumi. “Kami berharap, apa yang kami ajukan dapat terjawab permohonan ini, untuk mendukung proses belajar dan mengajar,” harapnya. Q YAS/DAS

Diskopperindag: Siap Tingkatkan Eksistensi Koperasi SUKABUMI (LJ) - Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kota Sukabumi, Drs. H. Didin Syarifudin mengungkapkan, dari jumlah 358 koperasi yang ada di Kota Sukabumi, yang aktif hanya sekitar 80 persen. Sedangkan sisanya sekitar 20 persen, tidak mampu meningkatkan dan mengembangkan eksistensi koperasinya, serta hanya dapat bergantung atau mengandalkan bantuan dana dari pemerintah. “Adapun ke-20 persen koperasi tersebut, rata-rata didirikan pada tahun 1997 dan 1998. Sementara koperasi yang didirikan sesudah tahun 1998,

selain dapat bertahan serta dapat meningkatkan dan mengembangkan eksistesi koperasinya menjadi koperasi-koperasi yang mandiri, juga dapat menjalin kerja sama dengan seluruh anggotanya secara sinergis, serta tidak selalu bergantung atau mengandalkan bantuan dana dari pemerintah,” ujar Didin kepada wartawan, kemarin. Dia mengatakan, dari jumlah koperasi yang ada, rata-rata bergerak dalam bidang simpan-pinjam. Namun seiring dengan akan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, menggantikan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, ada beberapa peraturan

baru dan beberapa istilah yang diganti. “Istilah simpanan pokok dan simpanan wajib, diganti dengan istilah setoran pokok dan surat berharga atau saham. Selain itu, juga seluruh koperasi wajib terdaftar menjadi anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” imbuhnya. Untuk itu, lanjut Didin, dalam waktu dekat pihaknya, akan berupaya optimal melakukan sosialisasi Undang-Undang tersebut, kepada para pelaku atau jajaran pengurus koperasi yang ada di Kota Sukabumi. “Kami juga akan melakukan pelatihan bagi para Ketua, Sekretaris dan Bendahara Koperasi se-Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan upaya

peningkatan dan pengembangan koperasi di Kota Sukabumi,” tuturnya. Didin menambahkan, maksud dan tujuan ini, agar eksistensi seluruh koperasi yang ada di Kota Sukabumi, dapat meningkat dan berkembang menjadi koperasi-koperasi yang mandiri, juga dapat menjalin kerja sama dengan seluruh anggotanya secara sinergis, serta tidak selalu bergantung atau mengandalkan bantuan dana dari pemerintah. “Ini sebagai salah satu upaya Diskopperindag Kota Sukabumi, khususnya dalam menunjang kelancaran dan keberhasilan Visi Kota Sukabumi, sebagai kota koperasi,” ucapnya. Q END/HEP

Masyarakat Desa Neglasari Mengadu Ke DPRD Jabar

SUKABUMI (LJ) - Kedatangan perwakilan wakil rakyat dari Provinsi Jawa Barat, Ujang Fahpulwaton Ketua Fraksi Hanura yang di wakili Ketua Harian UF Centre, Suparya M Nur, Ketua Advokasi Irawan bersama teamnya ke Kampung Cikamplong Desa Neglasari Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi dijadikan ajang keluh kesah warga setempat. Karena puluhan tahun tinggal di wilayah itu, mereka mengaku baru kali ini merasakan merdeka artinya

mendapat perhatian dari pemerintah. H. Sadikin, warga Kampung Cikamplong mengatakan, melalui kerjasama yang baik dan gotong royong jalan Cikamplong–Cimaranginang sepanjang 2 KM dengan lebar 2,5 m, bersumber dana dari bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sebesar Rp.250 Juta, kini dapat dipergunakan warga sebagai sarana transportasi desa. Padahal, kata dia, selama puluhan ta-

hun baru tahun ini warga dapat merasakan merdeka, dan dapat menikmati jalan tersebut. Walaupun begitu, pekerjaan rumah (PR) warga masih panjang, karena kondisi jalan sepanjang 5 Km masih berharap bantuan lagi dari pemerintah. “Sebab, jalan menuju ke lokasi Pasar Purabaya masih memprihatinkan,” ujarnya yang juga sebagao ketua panitia pelaksana acara dan PNPM Desa Neglasari kepada LINGKAR JABAR, belum lama ini. Sementara, Kepala Desa (Kades) Neglasari Atim Sasmita mengeluarkan unek-uneknya kepada perwakilan DPRD provinsi terkait keprihatinannya selama ini. Sebab, selama puluhan tahun desanya sama sekali belum tersentuh bantuan dari manapun termasuk dana aspirasi. “Apa kerjanya dewan di daerah selama ini. Paling kerjanya nyandung. Mereka kurang peduli terhadap rakyatnya, sebelum jadi dewan menghembuskan angin surga selangit. Tetapi setelah jadi dewan yang terhormat, ketemu saja sudah buang muka,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, Ketua Advokasi UF Centre Irawan mengatakan, segala aspirasi warga yang disampaikan ini telah ditampungnya. Dan untuk merealisasikan keinginan serta keluhan tersebut diharapkan dibuatkan proposal untuk disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. “Semoga aspirasi dan keluhan warga ini dapat terrealisasi. Kita tidak dapat memberikan janji-janji, tapi berupaya mendorongnya agar tercapai segala apa yang dinginkan warga. Apalagi, sebelumnya telah mendengar apa yang disampaikan dari tokoh masyarakat setempat,” tukasnya. Q YAN/DAS/HEP

SENI BUDAYA & PANTURA

Jane Shalimar

LINGKAR

JABAR

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

8

INFOTAINMENT

Ritual “Miangkeun Binih Pare” Isi Momentum 12-12-12

Satukan Pakaian Adat di Pesta Pernikahan

B

elum pasti kapan menikah, artis Jane Shalimar sudah mulai mempersiapkan pakaian pengantinnya. Jane menggatakan ataaka kan n jika pakaian pengantinnya na m nanti merupakan perpaduan berbagai macam mac baju daerah. “P “Perpaduan Pe Makassar, Sunda, Ba ali, Bengkulu, Be B Bali, pokoknya ornamen lah, lah,” ,” ujar u Jane saat ditemui di Gedung Film, F Jl. MT Haryono, Jakarta, Sabt tu (15/12). ( Sabtu SSementara em m itu, sang calon suami, Did di pun pun berharap kalau pernikahanDidi ny de nya en ng Jane bakal menjadi pernidengan kkahan ka haan yang yya terakhir. “Ini harapannya kkan an yyang a terakhir aku sama Jane. JJadi Ja di harus h lebih baik dari sebelumse sebelumnya,” ebe kata Didi. Lalu, bagaimana dengan res s dari keluarga Rachmawati restu SSoekarnoputri So o untuk pernikah han a ini? “Dari keluarga aku ssendiri e memang belum banyak n ngobrol lagi. Aku mau ngurus m masalah yang itu dulu baru kette temu keluarga-keluarga lagi,” p pungkas Didi. Q KPL

S

ITURAJA - Mengisi momentum sakral 12-12-12 Padepokan Seni Sunda Mekar Situraja menggelar ritual buhun “Miangkeun Binih Pare”, yaitu sebuah simbol dimulainya memasuki musim tanam padi oleh para petani. Dalam acara itu dipentaskan juga berbagai rentetan ritual seperti guar tumpeng dan ngeyong binih oleh para seniman dan budayawan Situraja. Menurut Panitia, Iwan Gunawan, S.Sn, acara tersebut merupakan pengenalan kembali sejarah metode menanam padi di zaman dulu, sehingga masyarakat sekarang bisa mengambil hikmah dan esensinya. “Nilai filosofis yang terkandung dari acara ini begitu tinggi, di mana orang tua kita dulu bagaimana menanam padi sebagai kebutuhan pokok dengan cara yang sederhana, namun padi dulu bisa tumbuh dengan steril karena

tidak menggunakan pupuk-pupuk modern yang justru bisa berdampak yang tidak bagus bagi kita,” terangnya. Metode yang disampaikan, dalam acara itu, sambung Iwan, adalah mengajak para petani untuk menanam padi tanpa pupuk nonorganik. “Dulu petani hanya menggunakan pupuk kandang atau daun-daunan,” imbuhnya. Dalam acara itu juga disampaikan bagaimana kita memperlakukan padi yang sudah menjadi nasi. Menurut Iwan, nasi yang berasal dari padi itu, harus benar-benar dihargai, jangan sampai terbuang sebiji pun. “Nilainya kita harus benar-benar menjaga sesuatu yang berharga, jangan sampai sesuatu yang berharga disia-siakan, seperti yang tejadi pada zaman sekarang,” ungkapnya. Digelarnya acara tersebut, menurut tokoh budaya Situraja lainnya, Niko Asmara Sukarso, merupakan momentum mengisi sakralitas 12-12-12, sehingga bertepatan dengan itu ada sesuatu yang dilakukan oleh masyarakat untuk dijadikan titik awal suatu agenda. “Kita lebih memilih mengadakan ritual dengan tema miangkeun binih pare, karena kita sadar bahwa petani adalah sosok penting dalam kehidupan,” ujarnya. Dalam pelaksanaanya, kata Niko, para seniman dan budayawan mengemas dalam rangkaian acara budaya, dan ritual itu memang sering dilakukan oleh karuhun kita tempo dulu. “Semua hasil diskusi, dan momen ini juga memang bertepatan dengan tanggal yang bagus, awal yang bagus akan menghasilkan pekerjaan yang bagus,” ungkapnya. Dalam Acara itu hadir jajaran Batalyon Infantri (Yonif) 301 Prabu Kian Santang (PKS) yang memberikan ribuan bibit pohon untuk ditanam oleh petani. Q KPC

INDRAMAYU

Gor Singalodra Dibanjiri Anak PAUD

Akibat Tak Ada Pengwasan

Pekerjaan TPT Diduga Asal Jadi

I

NDRAMAYU (LJ) – Gara-gara tidak adanya pengawasan dari Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Barat (Jabar), pekerjaan pemasangan TPT (Tembok Penahan Tanah) yang masuk kedalam proyek pelaksanaan Jalan Nasional Lohbener-Indramayu bantuan dari APBD provinsi menjadi sorotan kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Pasalnya, proyek yang menghabiskan anggaran puluhan miliar sebagai pekerjaan kontruksi dan peningkatan stuktur jalan Mulia Asri II Indramayu dinilai asal jadi. Seperti di ungkapkan Sanusi, LSM Perak (Peduli Rakyat) Indramayu, setelah melihat pelaksanaan pekerjaan PT Conblok Infratecno selaku pemenang proyek bantuan Provinsi Jabar yang diserahkan pekerjaanya kepada PT Sari Bumi Raya, terindikasi mencari keuntungan pribadi dan terkesan merugikan uang Negara. ”Seharusnya pihak PU provinsi tanggap terhadap hasil pekerjaanya. Apalagi TPT belum diserahkan kondisinya sudah retak dan ambrol. Saya yakini, SPJ yang dibuat juga dimanipulasi karena tidak sesuai dengan kondisi dilapangan. Temuan ini sudah menjadi tugas inspektorat dan aparat penegak hukum untuk melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan rekanan pemerintah itu,” ungkapnya. Sementara, Halim, kepercayaan sub kontraktor PT Sari Bumi Raya Subang mengatakan, pemasangan TPT yang

dikerjakannya itu dengan panjang 1000 kubik, dan adapun spesifikasi atau ketentuan jenis material pihaknya tidak mengetahui dengan jelas, apakah sesuai bestek atau tidak. ”Saya hanya cheker pak, tugas saya menerima material dan mengawasi orang kerja saja. Masalah standar material tanyakan saja sama pa haji Dayat pimpinan saya, karena dia yang tanggung jawab,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut akhir pekan lalu. Saat ditanya berapa ukuran standar kombinasi adukan pasir dan semen yang diterapkan, Halim menjawab 6:1 sebagaimana biasa dan terkesan gugup untuk menerangkanya. Bahkan jenis semen yang digunakan juga bervariasi dari mulai semen Tiga Roda, Holcim dan Semen Gresik. Yang lebih menghawatirkan lagi, pelaksanaan pekerjaanya itu tanpa diawasi oleh pengawas PU dan pihak Perusahaan PT Conblok Infratecno. “Saya kan sudah bilang hanya cheker. Kapan pekerjaan itu harus selesai, berapa total kontraknya dan konsultan lapangan juga lupa-lupa ingat,” tukasnya. H. Dayat, pemilik PT Sari Bumi Raya yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan itu saat dihubungi melalui nomornya dalam keadaan tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana pembanguna proyek TPT itu belum memberikan informasi. Q IHS

I

NDRAMAYU (LJ) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidkan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) menggelar acara akbar, Sabtu (15/12). Kegiatan lomba ketrampilan tersebut diikuti sekitar 2.200 anak PAUD se Kabupaten Indramayu, dan di pusatkan di GOR Singalodra, Indramayu. Dalam acara itu, di hadiri Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana yang di dampingi Kepala Dinas Pendidikan H.Odang Kusmayadi beserta jajarannya. Ketua HIMPAUDI, Wendaningsih menjelaskan kegiatan akbar ini tidak lepas dari peran serta sponsor kegiatan, yakni PT Kalbe Farma yang sangat peduli dalam hal pendidkan anak di Indonesia saat ini. Kegiatan seperti ini, kata Wendaningsih, bertujuan untuk menumbuh kembangkan potensi anak menjadi berani dan tidak minder. “Dengan metode yang membuat anak merasa tidak terbebani seperti, lomba mewarnai gambar, lomba menggambar, cara mendongeng yang baik dan benar

Ribuan Kuwu dan Perangkat Desa Datangi Gedung DPR RI

I

NDRAMAYU(LJ) – Ribuan kuwu atau kepala desa (kades) dan perangkatnya asal Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Asosiasi Kuwu seluruh Indramayu (AKSI) datangi Gedung DPR Senayan, Jum’at (14/12). Kedatangan mereka sebagai wujud partisipasi dan dukungan kepada anggota DPR RI untuk segera mengesahkan Undang-Undang tentang desa. Rombongan staf dan pemimpin wilayah desa, keberangkatannya dipusatkan di perbatasan Indramayu Subang sekitar pukul 22.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 4.00 WIB. Setelah transit di

I

Senayan Jakarta, pada pukul 07.00 wib ribuan massa itu menyampaikan aspirasinya. Namun sangat disayangkan, upaya kuwu dan perangkat desa itu untuk menyampaikan aspirasinya gagal, karena massa dibuat kocar kacir oleh aparat kepolisian. Kordinator Lapangan, Dirlam Fathurrahman yang juga Kuwu Tegaltaman mengatakan, upaya yang dilakukan teman-teman dalam memperjuangkan harapan dan nasibnya di Senayan sebetulnya menjadi sorotan publik, artinya kekompakan dari kuwu dan perangkat desa merupakat semangat murni bukan tendensi. Sebagai abdi rakyat yang ada di tingkat desa, wajar jika tuntutan pengesa-

han Undang-Undang desa tersebut harus segera ditentukan. ”Tuntuan kami tidak muluk-muluk, kembalikan hak kuwu dan perangkat desa sesuai amanat Undang-undang,” ujarnya saat dihubungi LINGKAR JABAR, barubaru ini. Akibat dari aksi tersebut, koordinatir lapangan dari Indramayu dan Cirebon harus diperiksa di Mapolda Metro Jaya untuk mempertanggung jawabkan atas aksinya di Senayan hingga menyebabkan macet total di jalur tol kota dan membuat marah ketua DPR RI. Setelah bernegosiasi, kedua koordinator lapangan tersebut akhirnya bisa dipulangkan. Q IHS

I

serta lainnya menjadikan anak lebih berani lagi,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, akhir pekan lalu. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan H. Odang menyatakan sangat mendukung dengan kegiatan tersebut. Apalagi, kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak di usia dini. Adanya metode cara berdongeng yang baik, sambung Odang, dinilai sangat bagus di lakukan anak-anak tersebut. Karena dengan cara berdongeng yang baik, dapat menjadikan suatu pesan pada mereka (anak-anak,red) untuk dapat memahaminya. “Jangan sampai dongengan tersebut membosankan bagi mereka, akibat cara berdongengnya kurang baik,” tuturnya. Bupati Indramayu, Anna Sophana berpesan kepada anak-anak PAUD yang ikut dalam lomba, agar lebih ditingkatkan lagi belajarnya dan jangan minder bila di suruh maju ke depan. ”Saya merasa bangga dengan bakat anak-anak ini, terutama untuk para tutor. Saya

ucapkan banyak terima kasih yang sudah mencetak anakanak ini menjadi cerdas dan berprestasi,” jelasnya. Untuk itu, sambung bupati, kegiatan seperti ini harus sering di lakukan dari mulai tingkat desa sampai tingkat Kabupaten. Dengan demikian, mudah-mudahan angka buta huruf dan buta aksara di Indramayu dapat ditekan se minimal mungkin. Terpisah Kepala PAUD Anggrek Desa Rawadalem, Lina Hermawati sebagai nominasi pemenang pertama mewakili Kecamatan Balongan mengaku, kegiatan seperti ini banyak bermanfaat untuk memacu tumbuh kembang anak dalam berkreasi.”Adel anak didik saya yang sering menjadi juara ditingkat kabupaten, ternyata murid pilihan yang banyak memiliki kreasi dan imajinasi tinggi. Wajar kalau dia layak mejadi pemenang, dan ucapan terima kasih juga buat orang tua yang terus mendukung bakat anaknya. Dan semoga Himpaudi mampu mencetak generasi harapan masa depan,” tukasnya. Q SLH

Polsek Juntinyuat Gelar Program Pengendalian Berat Badan

NDRAMAYU (LJ) - Jajaran kepolisian sektor (Polsek) Juntinyuat Indramayu mengelar program pengendalian berat badan para anggotanya. Itu dilakukan agar seluruh anggota polsek memiliki fisik yang ideal dan sehat. Kepala Kepolisian Sektor Juntinyaut, IPTU Karyaman menyampaikan dihadapan anggotanya sesuai intruksi dari Polda (Kepolisian Daerah) Jawa Barat diharapkan seluruh anggota kepoisian memiliki tubuh yang ideal. “Jika berat kita 65 Kg maka tinggi badan harus 160 cm. Itulah tubuh yang ideal,” katanya

kepada LINGKAR JABAR di Mapolsek Juntinyuat akhir pekan lalu. Kapolsek mengatakan, program yang diselenggaran Polres Indramayu terhadap seluruh anggota polsek ini, rutin dilakukan setiap satu bulan sekali. “Targetnya program ini diikuti seluruh anggota kepolisian di Indramayu,” ujarnya. Karyaman berharap, dengan rutin melakukan aktifitas olah raga 2 kali dalam seminggu, yakni dari hari Selasa dan Jum’at diharapkan mampu menjadi keinginan bersama. “Sehingga polisi yang sehat menjadi pelindung dan pengayom masyarakat,” tukasnya. Q AGS

Pekerja Bangunan Temukan Uang Koin Zaman Belanda

NDRAMAYU (LJ) - Kepingan uang koin zaman masa penjajahan Belanda ditemukan warga Desa Panyingkiran Kidul Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu. Uang kepingan berjumlah sekitar 1.500 buah itu, diperkirakan dikoleksi salah satu orang kaya yang tinggal di kawasan tersebut puluhan tahun lalu. “Ribuan keping uang ini ditemukan saat warga sedang menggali tanah untuk bangunan rumah,” ungkap Muhtarom, Sekretaris Kecamatan Cantigi kepada

wartawan, kemarin. Ia mengatakan, kepingan uang zaman penjajahan itu ditemukan di lahan milik warga bernama Sueni (28), di Blok Rawad RT 5/2 Desa Panyingkiran Kidul. Di lokasi tersebut, Sueni tengah membangun sebuah rumah dengan menggunakan jasa pekerja bangungan, yaitu Wahidin (19), Puadi (19), serta Topik (18). Sebelum di bangun rumah, tanah itu merupakan lahan kosong. Saat menggali tanah untuk septic tank, salah se-

orang pekerja menemukan tumpukan batu bata besar di kedalaman sekitar 1 meter. Diperkirakan, struktur tersebut dulunya merupakan fondasi sebuah bangunan. Ketika penggalian dilanjutkan, mereka mendapati adanya sebuah “pendil” (kendi) yang terbuat dari tanah. Karena pendil tersebut pecah, mereka bisa mengetahui bahwa isinya adalah ribuan keping uang dalam keadaan kotor. Mereka pun segera melaporkan kepada aparat pemerintahan setempat.

Muhtarom mengungkapkan, jumlah uang yang ditemukan mencapai 1.500 keping dengan berat total sekitar 7 kilogram itu langsung diinventarisasi. Uang tersebut berukuran bervariasi, mulai dari diameter sekitar 1 cm hingga 2 cm. Dari tulisan yang tertera di keping uang, koin tersebut berasal dari era penjajahan Belanda, dengan angka tahun bervariasi. Berdasarkan pengamatan sementara, terdapat sedikitnya delapan varian uang koin, dengan tahun tertua 1767. Q IHS

LINGKAR CIREBON

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

Hasil Survei KPK

Pemkot Cirebon Masuk Daftar ISPPD Terendah CIREBON (LJ) - Pada akhir masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Cirebon, Subardi mendapatkan pelajaran berharga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon masuk dalam daftar 16 Survei Integritas Sektor Publik Pemerintah Daerah (ISPPD) dengan nilai terendah. Setelah sebelumnya KPK mensurvei tiga unit layanan pada pemerintah daerah, diantaranya unit layanan kartu tanda penduduk (KTP), surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan izin mendirikan bangunan (IMB). Dari 60 pemerintah daerah yang disurvei

KPK, Kota Cirebon masuk dalam 16 pemerintah daerah yang integritasnya di bawah standard minimum, yakni 6. Wali Kota Cirebon Subardi mengatakan, hasil penilaian yang dilakukan KPK, tentunya sebagai masukan yang akan dijadikan menjadi bahan koreksi Pemkot Cirebon ke depan. “Ini menjadi koreksi kami sebagai masukan yang sangat baik. Pastinya akan menjadi pelajaran agar kedepan lebih baik lagi. Nanti kami sampaikan kepada leading sektor terkait, berkaitan dengan hasil survei yang dilakukan KPK tersebut,” ujar bupati kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Diakui Subardi, sempat terjadi stagnasi pelayanan seperti IMB dan sebagainya, namun itu bukan keinginan Pemkot Cirebon. Sebab, ada salah satu aturan ketika RTRW (rancangan tata ruang dan wilayah) di tingkatan provinsi yang belum selesai dikeluarkan. “Maka sebelum aturan dari provinsi Jawa Barat keluar, kami belum boleh melakukan apapun. Karena, RTRW kami belum bisa disetujui salah satunya tentang IMB,” kilah bupati. Sebelumnya dalam siaran pers yang dikeluarkan KPK melaui website

Data e-KTP Amburadul, Kecamatan dan Dinas Cuci Tangan

KAB.CIREBON (LJ) – Mencuatnya keluhan masyarakat di Kabupaten Cirebon terutama mereka yang berdomisili atau bertempat tinggal di Desa Karangkendal Kecamatan Kapetakan terkait tudingan pendataan program eKTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) amburadul, ternyata membuat pemerintah kecamatan setempat maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kalangkabut. Tak ingin dinilai kinerjanya buruk, kedua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Cirebon pun terkesan cuci tangan dan menuding kesalahan itu terjadi di pemerintah pusat. Camat Kapetakan, Muhamad Suberani mengakui apabila dalam pelaksanaan pendataan e-KTP masyarakatnya telah terjadi

kekeliruan, karena banyak yang tidak sesuai dengan identitas asli masyarakat. “Memang benar mas, setelah ada warga kami atau warga Desa Karangkendal melaporkan adanya kekeliruan atau tidak sesuai dengan identitasnya. Tapi itu bukan merupakan kesalahan pendataan dari kami. Karena menurut kami data tersebut sudah benar atau sesuai dengan identitas masyarakat,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR. Menurut dia, dalam melakukan pendataan identitas masyarakatnya itu, dilaksanakan dengan cara satu persatu dan itupun dilakukan berulang kali sampai masyarakat di suruh mengecek langsung ke komputer. Karena pendataan dinilai sudah sesuai, pihak kecamatan mengirim-

kan datanya langsung ke pemerintah pusat. “Jadi kemungkinan besar kesalahan tersebut dari pusat. Sebab yang cetak e-KTP tersebut adalah langsung dari pusat,” ujar camat. Sementara, Hendra Gunawan Kabid Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kabupaten Cirebon berkilah, jika kesalahan identitas masyarakat tersebut merupakan kesalahan dari Kecamatan atau dinasnya. Adanya kekeliruan data itu berasal dari pemerintah pusat yang melakukan pembuatan eKTP. “Setiap data itu langsung dari kecamatan, dan itupun dilakukan pendataannya sampai berulang-ulang. Jadi kemungkinan besar kesalahan tersebut dari pusat atau salah cetak. Karena e-KTP tersebut di cetak langsung dari pusat,” paparnya. Hal senada diungkapkan Yayan Suratman, Kasi Pengolahan Tanda Penduduk pada Disdukcapil, dirinya membenarkan data e-KTP terjadi kekeliruan atau tidak sesuai dengan identitasnya. ”Benar mas, kami baru menerima laporan data eKTP yang keliru atau tidak sesuai dengan identitasnya. Sejauh ini baru dari Kecamatan Talun dan Kecamatan Asjap saja, dan jumlah dari dua wilayah tersebut ada 79 data yang salah atau keliru. Kalau dari Kecamatan Kapetakan masih belum menerima laporan,” tukasnya. Q HEN

Soal Kecelakaan Lalulintas, Penyelangara Jalan Bisa di Penjara CIREBON, (LJ) -Pemerintah dan penyelenggara jalan raya patut waspada. Pasalnya, Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan, penyelenggara jalan yang tidak segera memperbaiki jalan rusak, bisa dituntut penjara jika terjadi kecelakaan karena jalan rusak tersebut. Pengamat hukum pidana, Irham Hanif SH mengatakan, aturan lalu lintas (lalin) dan angkutan jalan di Indonesia semakin ketat. Mengingatkan kesadaran akan pentingnya kenyamanan dan keselamatan di jalan raya. Penjelasan dalam UU tersebut, lanjut dia, disebutkan bahwa Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai bagian dari sistem transportasi nasional harus dikembangkan potensi dan perannya. “Hal itu guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas. Dan juga mendukung pembangunan ekonomi serta pengembangan wilayah,” tuturnya kepada LINGKAR JABAR, belum lama ini. Dalam pasal 273 didalam UU itu disebutkan, penyelenggara jalan bisa dituntut jika terjadi kecelakaan akibat jalan rusak. Hal ini tidak banyak diketahui masyarakat luas. Pihak terkait penyelenggaraan jalan raya, harus bertanggung jawab akan kecelakaan yang terjadi. Sebab garis koordinasi dalam berlalu lintas menjadi pegangan bagi masyarakat. Artinya, lanjut mahasiswa S2 fakultas Hukum Universitas Indonesia itu, jika ada masyarakat yang menuntut, penyelenggara negara yang terkait akan ikut diseret. “Penyelenggara jalan yang bisa dituntut itu pemerintah,” tegasnya seraya menyebutkan jika kecelakaan berada di jalan dalam kota, maka pemkot yang dituntut, begitu seterusnya. Data dihimpun, National Traffic Mangement Centre (NTMC) Mabes Polri memberikan interpretasi atau penafsiran tentang siapa yang dimaksud penyelenggara jalan tersebut. Dalam laman yang diposting pada 7 Juni 2012, NTMC menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan kerusakan infrastruktur seperti jalan rusak, dapat membuat instansi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dituntut dan dihukum. “Makna penyelenggara jalan yang dimaksud UU 22/2009 adalah Dinas PU,” penjelasan NTMC dalam laman tersebut. Pasal 273 ayat (1), setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), dan menimbulkan korban luka ringan, kerusakan kendaraan, atau barang, dipidana dengan penjara paling lama enam bulan. Jika mengakibatkan

luka berat, pelaku dipidana dengan pidana penjara satu tahun. Pasal 273 ayat (3), jika kecelakaan mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Ayat (4), penyelenggara jalan yang tidak memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak dan belum diperbaiki dipidana enam bulan. Data Satlantas Polres Cirebon Kota, peristiwa lakalantas mengalami kenaikan setiap tahun. Pada Januari hingga Desember tahun 2011, tercatat 102 kasus kecelakaan, dengan 30 korban tewas, 17 korban luka berat dan 120 korban luka ringan. Sementara di 2012, kasus kecelakaan meningkat hampir seratus persen. Dari bulan Januari sampai November 2012 ada 200 kasus kecelakaan, dengan 40 korban meninggal dunia, lima korban luka berat dan 275 korban luka ringan. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Parlan SPd melalui Kanit Urusan Lakalantas (Urlaka) Ipda Sugiono menyebutkan, tingkat lakalantas kerap meningkat tiap tahun. Baik kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat, maupun angkutan umum. Korban tewas dan korban luka berat sebagian besar merupakan pengendara roda dua. Sugiono membeberkan besarnya angka kecelakaan bukan hanya dipicu oleh faktor alam maupun sarana prasarana. Namun, sebagian besar catatan kepolisian, kasus lakalantas lebih didominasi karena kelalaian pengemudi. “Didominasi kelalaian pengendara, yang kebanyakan naik roda dua. Biasa mereka melanggar peraturan lalu lintas. Faktor lain yang juga memengaruhi karena jumlah kendaraan semakin padat,” ujarnya. Sugiono tak menampik jika faktor cuaca dan kondisi jalan juga bisa jadi penyebab kecelakaan. Di musim penghujan seperti sekarang, pengendara diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan dengan berhati-hati saat mengemudi. Kepolisian mengimbau agar pengemudi jangan kebut-kebutan, apalagi jika menggunakan ban yang sudah gundul. Hindari genangan air, karena tidak menutup kemungkinan jalan tersebut berlubang. “Yang paling penting namun kerap disepelekan, yakni tidak mengunakan helm berstandar nasional dan menyalakan lampu utama di siang hari. Padahal itu sangat penting guna keselamatan,” tegasnya. Sugiono menambahkan, daerah yang rawan lakalantas di wilayah Cirebon Kota, di antaranya Jl Brigjen Dharsono, Jl Ahmad Yani, Jl Kalijaga, Jl Kalitanjung, dan Jl Benteng. Pihaknya meminta pengendara, agar senantiasa menaati peraturan dan perundang-undangan lalu lintas yang berlaku. Q SYR/DUD

resminya, KPK mengumumkan hasil “Survei Integritas Sektor Publik Tahun 2012”. Hasil survei integritas KPK menunjukkan, dari 60 daerah yang disurvei 16 pemerintahan diantaranya mendapatkan nilai integritasnya masih di bawah 6, yaitu Pemkot Bekasi, Pemkot Medan, Pemkot Cirebon, Pemkot Jayapura, Pemkot Bima, Pemkot Ternate, Pemkot Palu, Pemkot Kendari, Pemkot Bandung, Pemkot Serang, Pemkot Bengkulu, Pemkot Semarang, Pemkab Jember, Pemkot Metro, Pemkot Bandar Lampung dan Pemkot Depok. Q EKA

Dua Calon Gubernur Jabar Tolak Provinsi Cirebon

CIREBON (LJ) - Kendati wacana pembentukan Provinsi Cirebon menguat kembali menjelang pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun 2013 mendatang. Namun kedua calon gubernur yang akan maju di pelaksanaan Pilgub terkesan tidak setuju dengan wacana tersebut. Alasannya, karena menilai pembentukan Provinsi Cirebon bukan solusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat. “Kalau pendapat kita, memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat dan membentuk yang baru itu bukan solusi tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disini,” ungkap Dede Yusuf, calon Gubernur Jawa Barat kepada LINGKAR JABAR baru-baru ini. Dede yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat itu malah mewacanakan penambahan 10 kota dan kabupaten di Jawa Barat untuk pemerataan pembangunan maupun percepatan pelayanan publik. “Tak ada Jawa Barat tanpa Cirebon. Sampai 2025, fokus kita adalah penambahan kota dan kabupaten baik di pesisir utara maupun selatan,” ujarnya. Beberapa usulan daerah baru antara lain, Kabupaten Cirebon Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kota Cikarang Bekasi, Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Garut Selatan dan Kabupaten Tasikmalaya Selatan. “Khusus untuk dua wilayah terakhir bisa digabungkan jadi satu kabupaten,” papar calon gubernur yang berpasangan dengan Lex Laksamana, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat itu. Dede mengatakan, penambahan kota dan kabupaten tersebut akan berdampak langsung kepada percepatan ataupun pemerataan pembangunan. Sebab, wilayah-wilayah tersebut sudah memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Misalnya Cikarang, Bekasi dan Sukabumi Utara yang merupakan kawasan industri, Cirebon Timur dan Indramayu Barat memiliki keunggulan di bidang perikanan dan perkebunan. Kawasan Cianjur Selatan, Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan memiliki potensi wisata serta agrobisnis. Sementara Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rieke Dyah Pitaloka juga menolak pembentukan Provinsi Cirebon. Rieke menganggap pemekaran suatu wilayah tidak bisa dilakukan dengan serta merta dan tanpa ada alasan yang jelas. Karenanya, dia menolak Provinsi Cirebon apabila tidak ada indikator jelas. “Untuk melakukan pemekaran wilayah harus didukung dengan infrastruktur dan sarana prasarana memadai. Jangan sampai keinginan pemekaran ini diinginkan hanya kelompok orang tertentu saja,” tukasnya. Q EKA/PIP

Takut Beratkan Pengusaha, Apindo Bakal Kaji Perda CSR

CIREBON (LJ) - Para pengusaha yang tergabung kedalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Kota Cirebon bakal mengkaji ulang isi Perda (Peraturan Daerah) CSR. Itu dilakukan karena perda yang belum lama ini disahkan kalangan DPRD Kota Cirebon dinilai akan memberatkan pelaku usaha. Ketua Apindo Kota Cirebon, Sutikno mengatakan Perda CSR seharusnya tidak perlu dibuat. Alasannya, karena para pelaku usaha di wilayah III Cirebon (Ciayumajakuning) telah membentuk forum CSR yang mengatur perencana untuk program tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. Dirinya menuturkan, pihaknya (Apindo,red) dan Forum CSR Ciayumajakuning akan mempelajari isi draf Perda CSR yang baru disahkan DPRD Kota Cirebon. “Kalau isinya bertentangan dengan aturan pemerintah pusat maka kami akan ajukan laporan pada DPN Apindo dan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) agar dikaji ulang,” ungkap Sutikno kepada LINGKAR JABAR ketika dihubungi via telepon, kemarin. Sebelumnya, jajaran DPRD Kota Cirebon mengesahkan Perda Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Tanggung Jawab Perusahaan (CSR). Selain tentang CSR, perda lainnya yang juga disahkan yakni, Perda Tentang Pelayanan Publik, Perda Tentang Administrasi Kependudukan dan Perda Tentang APBD 2013. Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno mengatakan adapun untuk Raperda (rancangan peraturan daerah) yang masuk Proledga 2013 antara lain, Raperda Miras, Raperda Pasar Modern dan Raperda Pendidikan Keagamaan. “Raperda yang masuk daftar Proledga 2013 akan kami bahas di internal DPRD sebelum kembali dilakukan pembahasan tahun depan,” jelasnya. Q EKA

9

LINTAS | CIREBON Harga Kepokmas Mulai Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

CIREBON - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2013 harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) diprediksi akan mengalami kenaikan. Hal itu dikarenakan peningkatan konsumsi masyarakat biasanya terjadi pada komoditas lain, yakni kuliner dan pariwisata. Dari hasil penelusuran LINGKAR JABAR di Pasar Kanoman Kota Cirebon, terjadi peningkatan harga seperti cabe merah yang sebelumnya Rp 15.000/kg menjadi Rp 30.000/kg dan tomat dari Rp 2.000/kg menjadi Rp 12.000/kg. Kartini (49), salah satu pedagang sayuran mengatakan melonjaknya harga kepokmas selain menjelang tahun baru dan perayaan natal, juga disebabkan minimnya pasokan. “Kalau sekarang karena menjelang tahun baru harga sayuran sudah mulai pada naik mas. Ditambah lagi dengan sedikitnya pasokan sayur namun kebutuhannya banyak, maka relative harga pasti naik,” paparnya. Kenaikan harga bukan hanya terjadi pada jenis komoditi sayuran. Akantetapi, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah bahan pokok lainnya, yaitu beras. Harga jenis beras pandan wangi dari Rp 8.000/ kg saat ini naik menjadi Rp 9.000/kg, harga telur dari Rp 13.000 naik menjadi Rp 15.000/kg. Sementara, Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kota Cirebon, Kiki Fitria mengatakan, berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir ketika memasuki perayaan natal dan tahun baru akan ada dampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas kepokmas. “Selain pada saat Ramadhan, kenaikan harga kepokmas bisa juga terjadi pada saat menjelang pergantian tahun dan perayaan natal,” ujarnya. Kiki menambahkan, hingga pertengahan Desember 2012 saat ini harga kepokmas di beberapa pasar di Kota Cirebon terpantau mengalami kenaikan, utamanya terjadi pada komoditi sayuran yang kenaikan harganya mencapai dua kali lipat dari biasanya. “Harga kepokmas biasanya akan kembali turun setelah mengalami kenaikan tajam. Khusus untuk Kota Cirebon, harga kepokmas diperkirakan akan terus meningkat hingga Januari 2013,” tukasnya. Q EKA

Istri Menhub Uji Cobakan Stair Lift di Stasiun Kejaksan Cirebon CIREBON - Istri Menteri Perhubungan (Menhub), Adelina Mangindaan melakukan uji coba stair lift yang akan diperuntukan membantu kaum lansia dan masyakarat keterbatasan fisik. Adelina duduk di kursi roda yang telah disediakan dan mencoba menaiki stair lift di sekiar lokasi underpass di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon. “Ini sangat bagus dan bermanfaat untuk para lansia serta penyandang cacat,” ujar istri E. E. Mangindaan, Menhub RI sambil melakukan uji coba stair lift tersebut. Adelia mengatakan, keberadaan stair lift sesuai dengan amanat presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menghendaki adanya kemudahan untuk para lansia dan kaum difabel. “Kalau saya lihat dan telah mencobanya, ini sudah sesuai dengan amanat Pak Presiden,” akunya. Sementara, Asisten Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional III, Agus Salim mengatakan stair lift sudah mulai dimiliki dan dipergunakan PT KAI sejak tanggal 29 November 2012 lalu. Menurut dia, keberadaannya memang diperuntukkan para kaum lansia dan masyarakat yang keterbatasan fisik. Dimana, agar kaum lansia dan difabel ini tidak kesulitan dalam melewati underpass di stasiun ini. “Fasilitas stair lift dipasang per 29 November dan sudah bisa dinikmati penumpang lansia atau difabel. Alhamdulillah keberadaan alat itu sudah bisa memfasilitasi untuk para penyandang cacat,” tukas Agus. Q

DUDI/NAN

POLKUM

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

Sejumlah Kepala Polres di Jabar Bergeser Posisi

CIREBON (LJ) - Jabatan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Cirebon diserahterimakan dari AKBP Hero Henrianto Bachtiar kepada AKBP Irman Sugema, di Markas Polres Cirebon, Jalan Raya Kartika, Sumber-Kabupaten Cirebon, akhir pekan kemarin. Dalam sambutannya, Hero mengatakan bagi anggota Polri, datang dan pergi, perjumpaan dan perpisahan adalah hal yang harus dijalani. Namun, tiap proses itu harus ada peningkatan dalam pengabdian pada masyarakat dan negara. Hero sendiri telah mengabdikan diri sebagai Kapolres Cirebon selama 1 tahun 2 bulan. Dan kini, dia akan

melanjutkan pengabdiannya di wilayah Kota Bekasi dengan jabatan Wakil Kepala Polres Bekasi Kota. Polres Cirebon yang memiliki 36 Polsek, kini dipimpin oleh AKBP Irman Sugema yang sebelumnya bertugas di Tasikmalaya. “Dalam melaksanakan tugas, selaku manusia biasa saya sadari banyak kekurangan dan kesalahan. Terimakasih banyak pada seluruh jajaran yang senantiasa membantu dalam menjalani tugas,” katanya. Sementara itu, AKBP Irman Sugema menyampaikan, apa yang selama ini sudah menjadi prestasi, ke depan harus dipertahankan dan ditingkatkan. “Kita semua adalah

petugas yang mengabdi pada masyarakat dan negara. Kita dipacu untuk berlomba dan memberikan yang terbaik di mana pun kita ditempatkan oleh pimpinan,” katanya. Sementara itu, di hari pertamanya menjalankan tugas Kapolres Bogor Kota, AKBP. Bahtiar Ujang Permana menggelar kegiatan pertemuan untuk berkenalan dengan jajaran Polres Bogor Kota di Aula Mapolres Bogor Kota, Jl. KS Tubun Bogor, Sabtu (15/12) lalu. Hadir dalam acara tersebut para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), Kapolsek, Kepala Unit (Kanit) serta anggota di jajaran Polres Bogor kota. Dalam acara tersebut, AKBP. Bahtiar mencoba mengindentifikasi hal-hal yang perlu dilakukan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan, seperti program-program yang telah dilakukan selama ini, pencapaian kinerja masing-masing satuan. Selain itu, AKBP Ujang mencoba mengidentifikasi tingkat kedisiplinan, maupun kesiapan operasional. “Pada prinsinsipnya, Polres Bogor Kota ingin memperbaiki apa yang sudah baik menjadi lebih baik lagi,” jelas Bahtiar. Kepada wartawan, Kapolres menjelaskan, saat ini yang menjadi prioritasnya adalah revitalisasi semua program yang ada, seperti program-program yang ada sehingga menjadi lebih baik lagi, kemudian kegiatan-kegiatan seperti kedisiplinan, kinerja juga akan direvitalisasi. “Sambil berjalan kita buat program-program baru yang bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Bogor,” ujar Bahtiar. Terkait dengan kegiatan pengamanan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru 2013, Polres Bogor Kota saat ini sedang melakukan identifikasi

tentang potensi-potensi kegiatan masyarakat terutama menjelang operasi lilin, tahun baru maupun Natal. “Kita akan mengevaluasi sebelum melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut, serta melakukan tindakan-tindakan preemtif dan preventif di lapangan,” ujarnya. Sementara itu, jabatan Kapolres Bogor resmi diserahterimakan dari AKBP Hery Santoso kepada AKBP Asep Safrudin dalam acara lepas sambut di Gedung Kesenian, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (14/12) malam. Pejabat lama Kapolres Bogor selanjutnya akan menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya, pejabat baru sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya. Selain itu, Kapolres Sukabumi juga diserahterimakan dari AKBP Muhammad Firman kepada AKBP Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota. Kapolres Cirebon Kota selanjutnya dijabat oleh AKBP Dani Kustoni diserahterimakan dari AKBP M. Awal Chairuddin kepada pejabat baru AKBP Chiko Ardwiatto. AKBP M. Awal Chairuddin selanjutnya akan menjabat sebagai Waka Polrestabes Bandung, pejabat baru AKBP Chiko Ardwiatto sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Jabar. Sedangkan posisi Kapolres Tasikmalaya Kota diserahterimakan dari AKBP Gupuh Setiyono kepada AKBP Iwan Imam Susilo. Pejabat lama Kapolres Tasikmalaya Kota tersebut selanjutnya akan menempati jabatan baru sebagai Wadir Reskrimsus Polda Jabar, sementara pejabat yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Dit Reskrimsus Polda Jabar. CPS/WAS

11

Lintas Heryawan Sambut Dukungan dari Politisi Demokrat Sukabumi BANDUNG - Calon incumbent Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menilai klaim dukungan dari pengurus DPC Demokrat Sukabumi kepada dirinya dinilai wajar. Politisi asal PKS ini dengan diplomatis menjawab dukungan itu sebagai hak demokrasi. “Hak demokrasi seseorang untuk dukung mendukung dalam perhelatan seperti Pemilukada,” ujar Heryawan kepada wartawan usai berkunjung ke Tahura Ir H Djuanda, Minggu (16/12). Meski begitu, mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengaku enggan memberikan penilaian lebih dalam terkait aksi membelotnya DPC Demokrat tersebut. Pendapat dari dirinya dikhawatirkan bisa menimbulkan keretakan komunikasi dengan Partai Demokrat. “Tanya saja ke sana (Demokrat). Saya tidak ingin membuat keretakan karena ini masalah internal di sana,” katanya. Heryawan mengaku dukungan itu diketahuinya dari media massa. Seperti diketahui, sebanyak 4 DPC Partai Demokrat (Kab Sukabumi, Kab Cirebon, Kab Bandung Barat dan Kab Ciamis) dikabarkan memilih mendukung Aher-Deddy Mizwar. Bahkan diprediksi 10 DPC lainnya di Jabar bakal menyusul. “Dukungan itu (DPC Kab Sukabumi) adalah sikap pribadi, dan saya mengetahui hal tersebut dari koran,” pungkasnya. FER

Pengojeg Disekap Tujuh Hari oleh Ibu Rumah Tangga KAB.CIREBON (LJ) - Seorang Pengojeg motor, Sunadi (30) selama seminggu disandera dan disekap oleh ibu rumah tangga (IRT) bernama Ny. Nur (34) di rumahnya di Taman Tukmudal Indah, Blok FB Jl Matahari 1 RT 02 RW 10, Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Penyekapan yang dialami tukang ojek warga Blok Muhidin Kel.Tukmudal-Kec.Sumber itu terungkap setelah korban berhasil memberitahukan ke adiknya, Herianto (29) dengan cara SMS melalui HP pelaku. Saat diselamatkan oleh polisi, kondisi korban dalam keadaan lemas tidak berdaya terkapar di dalam kamar rumah ibu beranak tiga itu. Korban yang masih dalam kondisi lemas langsung dibawa keluar polisi dibantu pihak keluarga dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Hurip untuk mendapatkan pertolongan medis. Diduga, korban selama hampir satu minggu disekap oleh pelaku dengan diberi makan yang dicampur sejenis obat penenang, sehingga membuat korban lemas dan tidak bisa melawan pelaku. Kapolres Cirebon, AKBP Irman Sugema melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KA SPK) Polres Cirebon Aiptu Juanda mengatakan, hingga kini motif penyanderaan dan penyekapan itu belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. “Untuk sementara, pelaku diancam Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan Seseorang dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Dan untuk mengetahui motif kasusnya, pelaku masih dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polres Cirebon,” ujarnya. WAS

Sambungan Hal 1 Penghasilan... Maulana menambahkan, DKI Jakarta sebenarnya merajai penghasilan kepala daerah terbesar, namun dikeluarkan dari data karena istimewa. “Karena tata pemerintahan di DKI itu berbeda. APBD DKI Jakarta menggabungkan provinsi dan kotamadya. Sementara provinsi lain, provinsi punya APBD sendiri, kabupaten/kota punya APBD sendiri. Kalau DKI kan nggak ada APBD Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, makanya tidak bisa

dibandingkan dengan daerah lain,” jelasnya sambil menyebut Gubernur DKI sebulan Rp 1,2 miliar, per tahun Rp 15,1 miliar. Penghasilan Wagub DKI, tidak berbeda jauh Rp 1,24 miliar per bulan, dan Rp 14,8 miliar per tahun. Dijelaskannya, Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tingkat propinsi, kabupaten, kota, dan kabupaten adalah pejabat negara yang gaji, serta tunjangannya sudah ditetapkan dalam peraturan

perundang-undangan. “Selain gaji pokok dan tunjangan, mereka juga mendapatkan insentif dari jumlah pajak serta retribusi daerah,” kata Maulana tanpa merinci jumlah dana insentif yang diterima setiap kepala daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Sedangkan untuk pemerintah kota, Wali kota Surabaya memiliki penghasilan terbesar yakni Rp 194 juta per bulan atau Rp 2,3 miliar per tahun. Disusul dengan Wali kota

Medan dan Bandung dengan Rp 129 juta per bulan atau Rp 1,5 miliar per tahun dan Rp 88 juta per bulan atau Rp 1 miliar per tahun. Urutan ke-4 adalah Wali kota Semarang dengan penghasilan Rp 82,4 juta atau Rp 989 juta per tahun. “Wali kota Bekasi diurutan ke-5 dengan Rp 76 juta per bulan atau Rp 912 juta per tahun,” kata Maulana. Kemudian, dia menambahkan, pemerintah Kabupaten, Bupati Bandung memperoleh penghasilan

Pemecatan... tak henti mengirim pesan kepatuhan kepada SBY, salah satunya dengan memberikan anugerah lifetime achievement award,” ujarnya. Sementara itu, Anas Urbaningrum terlihat grogi dan enggan mengomentari perihal rotasi kepengurusan DPP yang menyebabkan Ruhut Sitompul digeser dari posisinya. Saat ditanya wartawan, Anas mengaku hanya mau membahas hal-hal yang penting. “Yang kita bahas yang penting-penting dulu, yang kurang penting kita bahas minggu depan,” ujar Anas kepada wartawan, Sabtu (15/12) lalu, di sela-sela acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Kab.Bogor.

Terkait hal itu, Koordinator Advokasi dan Investigasi Seknas Fitra Uchok Sky Khadafi mengingatkan, para kepala daerah harus menyadari bahwa setiap satu rupiah yang dinikmati sebagai penghasilan kepala daerah bersumber dari pajak dan retribusi yang dibayar rakyat. Karenanya, setiap kepala daerah harus mengabdi kepada rakyat dengan menjalankan roda pemerintah sebagai media untuk melayani masyarakat. CPS

SBY... Tidak hanya Anas yang tak mau berkomentar soal Ruhut. SBY pun juga tidak menyinggung kasus Ruhut dalam pidato pengarahannya di acara Silatnas hari kedua. SBY hanya menyoroti soal upaya konsolidasi partai dan penggunaan dana logistik Pemilu yang halal. Padahal, Ruhut sempat menyatakan bahwa yang berhak untuk mencopotnya dari kepengurusan Partai Demokrat hanyalah SBY. “Kamu dengar besok pidato Bapak SBY,” katanya saat diboyong para petugas keamanan keluar dari ruangan Silatnas. Ruhut yang juga adik kandung pengacara top Hotma Sitoempul juga menuding bahwa pencopotannya dari kepengurusan partai dilakukan oleh kelompok yang pro Anas. Ia merasa dicopot lanta-

ran meminta Anas yang kerap disebut terkait kasus korupsi untuk segera mengundurkan diri agar tidak menjadi beban Demokrat. Dukungan terhadap Ruhut setidaknya dilakukan oleh politisi senior Demokrat. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syariefuddin Hasan menilai Ruhut tidak perlu dipecat. “Saya pikir partai itu adalah perkumpulan dari orang-orang banyak. Siapa pun dia, sepanjang loyal kepada pimpinan, sepanjang dia memperjuangkan kepentingan rakyat, ya dia adalah bagian daripada partai itu. Saya pikir Ruhut sudah sangat loyal kepada Pak SBY,” ujar Syarief usai memberikan sambutan dalam acara Silatnas. CPS/BSR

dengan melakukan konsolidasi dan menguatkan soliditas kader. Sebab kami sangat percaya bahwa Kang RY, tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan atau fitnah yang dihembuskan pihakpihak tertentu,” ungkap Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Kabupaten Bogor Acil Wahyudin. Meski begitu, Acil menyayangkan adanya pihak-pihak yang berupaya mendiskreditkan RY melalui spanduk, poster dan baliho memuat kata-kata yang berbau fitnah dan tuduhan. “Banyak kader yang geram, tapi saya redam. Saya imbau kepada aktor intelektual yang menyebar isu jahat terhadap RY, jangan bersembunyi sambil memainkan skenario pembunuhan karakter RY. Saya berharap, mereka (rival politik RY) memakai hati nurani, tidak halalkan segala cara untuk mengalahkan RY,” ujarnya. Sementara itu, Topik Masduki yang juga Sekretaris DPC Kab.Bogor tak membantah kalau maraknya isu dan fitnah yang ditebar melalui spanduk, baliho dan poster di berbagai lokasi itu disponsori oleh oknum politisi yang berniat maju di Pilbup 2013 mendatang. “Isu adanya kandidat bupati yang memainkan isu Hambalang ini sudah kita dengar, tapi kita menahan diri saja. Ga perlu diladeni cara-cara seperti itu, cuma menghabiskan energi saja. Saya doakan, mudah-mudahan oknum itu

bisa sadar diri bahwa perbuatannya itu adalah salah,” tukasnya. Acil menambahkan, dirinya mengharapkan semua pihak untuk tidak mempolitisasi masalah perizinan proyek Hambalang. Dia menilai, masalah perizinan proyek Hambalang lebih bersifat prosedural administratif yang dilandasi untuk percepatan pembangunan fasilitas publik yang kelak bisa dimanfaatkan negara dan juga masyarakat luas.

Tercium... sejumlah politisi dari beberapa partai politik di Bogor sepertinya tak ingin membuang momentum “proyek Hambalang” ini. Rival politik RY langsung tancap gas menjadikan kasus Hambalang sebagai komoditi untuk “memukul” RY. Target mereka, tentu saja kasus Hambalang harus bisa merusak citra RY. Dengan demikian, nama RY terpuruk dengan stigma korupsi yang dilekatkan melalui berbagai upaya yang sudah dilangsungkan. Maklum saja, berdasarkan hasil suvei sejumlah lembaga survei, RY merupakan sosok yang sangat sulit ditandingi jika maju kembali di Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor pada pertengahan 2013 mendatang. Pengurus DPC PPP Kab.Bogor yang dihubungi LINGKAR JABAR, Minggu (16/12) sore, mengaku sudah mendengar ada oknum-oknum politisi yang sekarang gencar melakukan manuver untuk menghancurkan karir politik RY dengan memanfaatkan kasus Hambalang. Bahkan, salah satu pentolan PPP Kabupaten Bogor H.Topik Masduki, mengaku sudah mencium siapa oknum yang “bermain” dibalik politisasi kasus Hambalang. “Kita sudah dengar soal pemanfaatan kasus Hambalang. Tapi kami sudah diperintah oleh Ketua DPC untuk tidak menyikapinya. Ibu Ketua bilang cara kotor itu jangan dilawan emosi, tetapi harus disikapi secara bijaksana

teringgi yakni Rp 129,5 juta per bulan atau Rp 1,5 miliar per tahun. Kemudian Bupati Bogor berpenghasilan Rp 90,7 juta per bulan atau Rp 1 miliar per tahun, Bupati Sidoarjo berpenghasilan Rp 78,5 juta per bulan atau Rp 942 juta per tahun. “Disusul Bupati Tangerang Rp 72,6 juta per bulan atau Rp 871,6 juta per tahun dan Bupati Bekasi berpenghasilan Rp 71,9 juta per bulan atau Rp 863 per tahun,” ujar Maulana.

Pernyataan RY RY sendiri, usai memberikan kesaksian di KPK, mengakui bahwa ia mendapat desakan untuk menandatangani site plan proyek Hambalang. Ia menyetujui site plan tersebut karena tidak ada prosedur yang dilanggar. “Sepanjang prosedurnya memungkinkan bahwa penandatanganan site plan itu ada aturan, mekanisme, ada tata cara. Saya sebagai kepala daerah petugas administratif untuk mengesahkan. Itu pun sesudah melalui penelitian dan sebagainya,” ujarnya. “Menurut versi saya sebagai Bupati tidak ada pelanggaran apapun. Namun ketika proyek itu berjalan, saya ingin kooperatif dengan pemerintah pusat karena itu proyek nasional.Sebisa saya, saya akan membantu. Begitu kami analisa, saya tidak melanggar apapun. Saya membuat kebijakan itu sesuai aturan,” tuturnya. CPS

halangan Presiden SBY beserta keluarga untuk mengunjungi TSI. Sejak pagi, berbagai persiapan untuk menerima kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu telah dilakukan pihak TSI. Julius menjelaskan bahwa khusus untuk Ibu Negara, kedatangan kali ini adalah

kunjungan untuk yang kedua kalinya. Ibu Negara sebelumnya pada 5 Maret 2011, telah mengunjungi TSI Cisarua. Pada kunjungan kedua bersama Presiden Yudhoyono, Ibu Ani juga didampingi putra dan menantu, serta cucunya. Presiden dan keluarga

diterima langsung tiga pemimpin manajamen pengelola Taman Safari Indonesia, yaitu Drs Jansen Manansang, MSc, Frans Manansang, dan Tony Sumampau. Sejak pagi, mereka telah bersiap siap menerima kunjungan Kepala Negara. YUS

hal. 4-5) dikisahkan, bahwa pada masa pendudukan pasukan Tartar (Mongolia), Ibnu Taimiyah berjalan-jalan bersama para sahabatnya, mereka melihat sebagian orang Tartar sedang minum minuman keras atau mabukmabukan. Sebagian sahabat Ibnu Taimiyah mencela tindakan orang-orang Tartar itu dan hendak melarangnya. Namun, lanjutnya, Ibnu Taimiyah mencegah sebagian sahabatnya dan berkata, “Biarkan saja mereka. Sesungguhnya Allah melarang khamr itu karena ia dapat membuat orang lupa kepada Allah dan membuat orang tidak melakukan shalat. Tetapi orang-orang itu, dengan minum khamr, justru membuat mereka tidak membunuh, menawan orang, dan merampok harta benda rakyat. Jadi, biarkan saja mereka” Kaidah itu merupakan prinsip dan pedoman semua manusia dalam bertindak. Jika dihadapkan dalam dua pilihan yang sama-sama beresiko, maka ambil yang paling ringan resikonya. Sebagai sebuah kaidah, ia bisa digunakan dalam segala hal yang berkembang di masyarakat. Aceng Fikri telah tepat menggunakan kaidah ini sebagai alasan melakukan nikah siri. Daripada berzinah lebih baik menikah siri meskipun melanggar undangundang. Akan tetapi, dengan kaidah ini pula mestinya Aceng Fikri melakukan langkah kstaria, yakni legowo untuk mundur. Sejak merebaknya kasus nikah siri yang mendapat perhatian publik nasional bahkan internasional itu, masyarakat

menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh dia telah melanggar etika sebagai seorang muslim dan sebagai seorang pemimpin. Terutama kaum perempuan merasa dilecehkan dan direndahkan martabatnya justru oleh pemimpinnya sendiri yang semestinya mengayomi. “Demontrasi pun merebak hampir tiap hari dari berbagai elemen dan pergerakan menuntutnya mundur,” tegasnya. Kendati semua kalangan dan unsur di Garut meminta bupati mundur, namun ternyata tidak terlihat tandatanda dia akan mundur. Bahkan ada kesan dia dengan para epigonnya yang takut akan kehilangan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankannya dengan segala cara. Maka muncullah demo tandingan dan islah yang sarat muatan politis. Isu, fitnah, adu domba tak terhindarkan. Nilai-nilai kesantrian, kesederhanaan, kejujuran, kesantunan, kekeluargaan berubah menjadi lautan hasutan, hujatan, dan umpatan. Tidak menutup kemungkinan konflik horizontal akan terjadi jika nilai-nilai kesatriaan tidak dicontohkan oleh pemimpinnya. Menghindari bahaya lebih besar tentu saja harus menjadi pilihan Aceng Fikri dan harus menjadi alasan bagi dirinya untuk mundur. “Kaidah yang berbunyi al-akhdzu bi akhaffi adh-dhararain mestinya juga harus menjadi alasan Aceng Fikri mengundurkan diri ketika situasi Garut semakin semrawut,” tukas Imron. JUL/BDN

Bupati.. berlatar belakang keluarganya yang tidak harmonis, dan untuk menghindari dari perzinahan. “Meskipun nikah siri melanggar undangundang, tetapi terhindar dari perzinahan jauh lebih utama. Dengan alasan tersebut, saya melihat bahwa dia mengetahui bahwa nikah siri adalah sah secara agama meskipun melanggar undang-undang. Daripada berzinah lebih baik menikah siri,” ungkapnya. Menurut dia, sebagai seorang santri, Aceng Fikri tentu saja tahu kaidah ushul fikih atau kaidah fikih tersebut. Kaidah yang berbunyi al-akhdzu bi akhaffi adhdhararain (mengambil risiko paling ringan di antara dua madharat) dapat ditemukan dalam kitab-kitab fikih berserta contoh-contohnya. Misalnya, dengan kaidah tersebut, boleh menggugurkan janin yang sudah lebih empat bulan (sudah ditiupkan ruh) karena kondisi si ibu yang menderita sakit sangat parah. Jika si ibu tetap meneruskan kandungannya akan berakibat pada risiko kematian. Aborsi adalah haram (mungkar). “Namun, karena nyawa si ibu terancam jika janin tidak diaborsi, maka aborsi pun dibolehkan dalam kondisi ini. Karena aborsi lebih ringan dari pada resiko kematian si ibu,” paparnya. Contoh lain dijelaskan oleh Guru MA Pulosari ini, bahwa dari penerapan kaidah ini seperti dilakukan oleh Ibn Taimiyyah, pionir pembaharuan Islam. Dalam kitab I’lam Al-Muwaqqi’in ‘An Rabb Al-‘Alamin karya Ibnul Qayyim (1999: Jilid 2, Juz 3.

KHUSUS

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

12

Semifinal IIC 2012

PSSI Segera Tetapkan Regulasi Pelaksanaan Kompetisi BOGOR - PSSI membeberkan salah satu kebijakan terkait pelaksanaan kompetisi musim 2012-2013 yakni regulasi Deposit Partisipasi dan Salary Cap (standarisasi gaji). Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar mengatakan hal tersebut bertujuan agar tidak lagi terjadi permasalahan penunggakan gaji pemain. “Kami mencoba melindungi hak-hak para pemain dan tim pelatih. Kami berusaha lebih baik dan profesional,” terangnya seperti dikutip laman resmi PSSI, kemarin. Dikatakannya, sistem deposit mewajibkan sebuah klub untuk menyetorkan sejumlah dana ke operator kompetisi, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) sebelum musim pertandingan dimulai. Tujuannya, apabila terjadi permasalahan finansial seperti penunggakan gaji pemain, PT LPIS bisa menggunakan dana tersebut dan diberikan kepada pemain bersangkutan. “Jumlah deposit yang sempat dicanangkan sebesar Rp5 miliar. Tapi, mayoritas klub merasa keberatan. Akibatnya, banyak terjadi penunggakan gaji pemain,” terangnya. Saleh menambahkan, segera melakukan komunikasi dengan para klub terkait penerapan regulasi tersebut. Sayangnya, Saleh belum bisa memberikan kepastian berapa jumlah deposit yang nantinya ditetapkan. “Minimal klub harus menyetor deposit sebesar dua bulan gaji pemain dan tim pelatih,” pungkasnya. Q CPS

Persisam Redupkan Bintang-Bintang Persib

KPSI Juga Apresiasi Kesempatan yang Diberikan FIFA BOGOR - Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), kubu pembangkang yang kontra PSSI, menyambut baik kabar keputusan FIFA yang tidak memberi sanksi kepada Indonesia. La Nyalla berharap masalah dualisme kepengurusan segera selesai. “Kita menyambut baik apapun keputusan FIFA. Seluruh anggota KPSI, menyatakan bahwa kita akan tetap solid,” ungkap Ketua Umum KPSI, La Nyalla Mataliti, melalui pesan singkat kepada wartawan, akhir pekan kemarin. “Jalan panjang yang tersedia di depan mata, seterang maupun sesulit apapun, tak pernah ragu kita arungi. Insya Allah sepakbola Indonesia bisa kita selamatkan,” sambungnya. Dengan adanya putusan FIFA tersebut, La Nyalla berharap pemerintah tetap menjadi penengah untuk menyelesaikan konflik sepakbola Indonesia. “Bebas dari sanksi bukan berarti kita bisa bebas. Masalah harus diatasi dan yang terpenting adalah pemerintah mampu penengah dalam permasalahan dualisme ini sesuai dengan surat FIFA,” ucapnya. Pelaksana Tugas Kemenpora (Plt) Agung Laksono menyambut baik kabar putusan FIFA yang tidak menjatuhkan sanksi ke Indonesia. Ia pun akan segera berkoordinasi dengan FIFA dan AFC. Agung mengaku Task Force yang telah dibentuk akan tetap berjalan. Ia akan segera melakukan komunikasi dengan FIFA dan AFC. “Nanti akan kita koordinasikan dengan Ibu Rita Subowo untuk membicarakan langkah selanjutnya. Kita harap berbagai persoalan ini bisa segera diselesaikan,” imbuhnya. Q CPS

SOLO - Tampil dengan skuad bertabur bintang dan diunggulkan menang, tim Maung Bandung justru tak mampu meredam serangan balik cepat yang diperagakan Persisam Samarinda dalam laga semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012 di Stadion Manahan Solo, Minggu 16/12). Persib kecolongan dua gol tanpa mampu membalas sampai akhir pertandingan, sehingga membuat Persisam yang diasuh pelatih Sartono Anwar melaju ke final IIC. Dalam pertandingan itu, Maung Bandung sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik di awal-

awal babak pertama. Tony Sucipto berhasil menciptakan peluang saat pertandingan memasuki menit ke3. Beruntung tendangan Toni masih mampu diantisipasi Usman Pribadi. Nama terakhir kembali menjadi aktor gagalnya peluang Persib. Kali ini giliran Atep yang masih harus mengakui ketangguhan kiper Persisam tersebut. Memanfaatkan sebuah umpan dari Firman Utina, Atep yang tanpa kawalan di dalam kotak penalti masih gagal menaklukkan kiper dengan ciri khas rambut kuncir tersebut. Kendali permainan mulai berubah ketika pertandingan memasuki menit 25.

Perlahan Persisam mulai mampu mengendalikan permainan dengan mengandalkan umpan-umpan cepat lewat kedua sayap. Satu peluang dari Pierre Njanka Beyaka pada menit ke34 masih mampu digagalkan I Made Wirawan. Persib yang mendapatkan dukungan langsung dari ribuan Bobotoh yang hadir di Stadion Manahan harus tersentak pada menit ke-55. Sebuah serangan balik dari sisi kiri pertahanan Persib mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Aldair. Umpan silang dari Bayu Gatra mampu menaklukkan

I Made Wirawan dan membawa Persisam sementara unggul. Persib Bandung mencoba membalas dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun penampilan cemerlang dari Usman Pribadi mampu membuat frustasi barisan penyerang Maung Bandung. Terus melakukan serangan ke pertahanan Persisam belum mampu menyamakan kedudukan. Sebaliknya Persisam kembali memberikan kejutan saat gol indah Lancine Kone membawa Persisam menjauh pada menit ke-75. Di sisa pertandingan Maung Bandung berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Namun ketangguhan Usman Pribadi dalam mengawal gawang Persisam mampu menggagalkan peluang dari Airlangga dan Abanda Herman. Skor 2-0 untuk keunggulan Persisam pun bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil tersebut, tim Pesut Mahakam berhasil mengamankan satu tempat di partai final IIC. Persisam akan menghadapi pemenang pada laga semifinal lainnya, yakni Arema Indonesia dengan Sriwijaya FC. Sementara itu, menurut pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman dalam jumpa pers setelah pertandingan, para pemainnya memang tidak menunjukan kualitas seperti saat babak penyisihan,karena kurang disiplin para pemainnya. “Selain pemain Persisam yang tampik bagus, para pemain kita kurang disiplin dan hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh lawan,” kata Djadjang. Kunci kemenangan Persisam Samarinda, menurut pelatih Sartono Anwar adalah kerjasama dan koordinasi antar lini. “Tidak dipungkiri Persib adalah tim berkualitas, kita dikurung pada babak pertama, namun kita berhasil memnfaatkan peluang di babak kedua” kata pelatih yang pernah membawa PSIS Semarang itu menjadi juara Kompetisi Divisi Utama PSSI di dekade 90-an itu. Q CPS

Kesempatan Terakhir Tuntaskan Konflik Sepakbola Nasional BOGOR - Presiden FIFA (organisasi sepakbola dunia) Sepp Blatter, menjelaskan, bahwa sanksi atau hukuman benar-benar sudah membayangi sepakbola Indonesia. Maka kalau kini Indonesia masih diberi waktu, hal itu ia sebut layaknya seperti sebuah, “kado akhir tahun”. Indonesia untuk sementara terhindar dari sanksi dari FIFA, setelah diberikan tambahan waktu untuk menuntakan kekisruhan berkepanjangan di dalam sepakbola. “Saya pikir ini seperti sebuah hadiah Natal atau kado akhir tahun untuk Indonesia, bahwa mereka belum terkena sanksi,” kata Blatter seperti dikutip Reuters, akhir pekan kemarin. “Tapi kini mereka harus bekerja karena sesuatu jelas-jelas keliru,” tegasnya. Pada awalnya FIFA memberi tenggat waktu sampai dengan 10 Desember buat PSSI untuk mencari solusi sehubungan adanya dualisme sepakbola Indonesia. Namun, sampai

dengan tenggat itu berakhir, masalah belum juga tuntas. Pada Rapat Komite Eksekutif FIFA di Jepang, Jumat (14/12) lalu, PSSI masih diberi waktu tambahan sebanyak tiga bulan ke depan untuk segera bisa menuntaskan polemik yang ada. Blatter sendiri mengakui sebenarnya ia cenderung memilih untuk menjatuhkan sanksi saja kepada sepakbola Indonesia. Tetapi Komite Eksekutif akhirnya membuat keputusan akhir jadi berbeda. “Menurut saya, sudah waktunya untuk bilang ‘hentikan saat ini juga’ tapi komite eksekutif berpendapat untuk memberikan waktu tiga bulan lagi,” ujarnya. “Bisa Anda bayangkan bahwa di Indonesia mereka punya dua kelompok yang mengurusi sepakbola (PSSI dan KPSI), mereka punya liga yang bagus tapi para pemain dari liga itu tak boleh main di timnas. Kenapa ini bisa terjadi?” tambah Blat-

ter. “Mereka (PSSI) telah menyerahkan sebuah road map dan mereka sudah diberikan waktu sampai dengan rapat komite eksekutif FIFA pada 20-21 Maret tahun depan untuk bisa membuat semuanya kembali teratur. Jika tidak, saya angkat tangan,” tegas Blatter seraya mengharapkan tidak ada campur tangan dari pemerintah yang justru akan membuat suasana makin kisruh. Lolos dari sanksi FIFA tak lantas membuat pengurus PSSI bisa berleha-leha. Masih ada sejumlah agenda yang harus diselesaikan otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu. “Tugas besar masih menunggu, PSSI akan terus menegakkan statuta, mengembangkan dan terus berusaha memegang supervisi sepakbola di Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, yang dihubungi wartawan.

“Rapat Exco FIFA melihat bahwa upaya PSSI untuk menyelesaikan masalah menghasilkan kemajuan positif. Karena itu, kelanjutan masalah yang terjadi di Indonesia cukup diselesaikan di tingkat Asian Football Confederation (AFC) sebagai induk organisasi di kawasan Asia, tak sampai harus ditangani FIFA,” ujar Halim. Lebih lanjut, Halim juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang mencintai sepakbola nasional. Menurutnya lagi, semua ini tak lepas dari doa masyarakat Indonesia, yang tak ingin sepak bola Indonesia disanksi FIFA. “Kami akan berbuat yang terbaik untuk menuntaskan masalah yang terjadi sekarang ini,” pungkasnya. CPS “Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan kepada delegasi dan sepak bola Indonesia,” dia menandaskan. Q CPS

photo : ALI & NDA

LINTAS

PENDIDIKAN & KESEHATAN

Info Kesehatan Manfaat Air Putih bagi tubuh kita 1. Mempe Memperlancar perl rlan lan anca carr ssistem ca iste is tem m pencernaanMengkonsumsi penc pe ncer erna naan anMe Meng ngkkons konsumsi air dalam d l jumlah l h cukup k setiap hari h akan k memperlancar l sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalahmasalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien. 2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi. 3. Perawatan kecantikanBila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. 4. Untuk kesuburanMeningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. 5. Menyehatkan jantungAir juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dll. 6. Sebagai obat strokeAir panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. 7. Efek relaksasiCobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiranbutiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. 8. Menguruskan badanAir putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Mau kurus?, minum air putih saja. 9. Tubuh lebih bugarKhasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. kita mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

Edisi 205 - Tahun 1 - Senin 17 Desember 2012

Kabupaten/Kota se-Jabar Dapat 84 Kursi SNMPTN Unpad

B

ANDUNG - Salah satu universitas terkemuka di tanah air, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, memastikan telah menetapkan kebijakan jatah pemerataan bagi 26 kabupaten/ kota di Jawa Barat. Masing-masing daerah ini akan diberikan kuota 84

kursi di Unpad melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)2013. Rektor Unpad Prof Dr Ganjar Kurnia mengungkapkan, Unpad perlu mengambil kebijakan itu karena adanya kecenderungan menurunnya mahasiswa baru asal Jabar yang

Dinkes Kabupaten Bandung Sediakan Posko Kesehatan

K

AB.BANDUNG - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2013 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung akan mendirikan posko kesehatan di

beberapa titik. Posko ini kesehatan ini, sengaja disediakan untuk melayani pengemudi yang membutuhkan layanan kesehatan saat berada di jalan sekaligus mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Kami akan dirikan beberapa posko kesehatan menjelang Natal dan Tahun Baru yang tersebar di beberapa titik. Selain untuk melayani pengemudi kendaraan bermotor, kita juga mengantisipasi kecelakaan lalin, terutama di jalur provinsi dan beberapa tempat wisata lainnya,” kata Kepala Dinkes Kab.Bandung Ahmad Kustijadi kepada wartawan, akhir pekan kemarin. Dia menjelaskan, beberapa titik lokasi yang akan dijadikan tempat berdirinya posko, antara lain Nagreg, Cikancung, Cipayar, Cileunyi, dan wilayah wisata. “Nantinya di tiap posko, kami tem-

DIJUAL LUKISAN KARYA PELUKIS TERNAMA Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. Nur Hamidan 081584965577 DIJUAL UANG KUNO Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hub Lingga 021-92739059

OLAHRAGA DIJUAL : JERSEY LADIES ARSENAL ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan DIJUAL : SEPEDA WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 DIJUAL : AIR CLIMBER Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

APARTEMEN DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100 DISEWAKAN APARTMENT GRAND Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598) Dijual : Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

RUKO

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916

patkan tiga dokter dan staf medis yang bertugas 24 jam secara bergantian,” ucapnya. Dia menjelaskan untuk mengantisipasi kekurangan tenaga medis, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kab Bandung dalam penyediaan relawan. Dengan begitu, diharapkan semua dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan. “Nanti setiap masyarakat yang melakukan perjalanan, dapat berhenti di setiap posko kesehatan untuk meminta obat ataupun beristirahat,” ujarnya. Hingga saat ini, pihak Dinkes masih terus melakukan persiapan dan rencananya pekan depan akan melakukan rapat internal terkait teknis pendirian posko. “Kami lakukan persiapan dari sekarang dan posko kesehatan sudah dapat beroprasi H-3 sebelum Natal,” jelasnya. Q GUS

Iklan Baris - LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

masuk ke PTN yang berdiri pada tahun 1957 itu. Atas alasan pemerataan tersebut, Ganjar berharap setiap siswa berprestasi dari kabupaten/kota dapat memperoleh kesempatan pendidikan tinggi. “Minimal dua mahasiswa baru di setiap program studi, dan kami

komitmen untuk azas pemerataan bagi kabupaten/kota di Jabar itu,” katanya di Bandung, baru-baru ini. Berdasarkan ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah, sekitar 50-60 persen kuota kursi PTN akan diisi melalui jalur SNMPTN 2013. Mahasiswa baru yang diterima melalui jalur ini akan diseleksi melalui nilai rapor dari semester pertama hingga semester lima selama belajar di sekolah menengah atas. Total, 7.000 mahasiswa baru yang akan diterima Unpad pada tahun depan. Unpad, lanjutnya, akan menerima sekitar 3.600 mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. Sementara itu, 3.400 mahasiswa baru lainnya akan diseleksi melalui jalur tertulis, jalur mandiri dan beasiswa bidik misi. Khusus untuk jalur tertulis yang disebutnya dengan nama Seleksi Masuk Unpad (SMUP), Ganjar mengatakan, peserta tetap harus membayar uang pendaftaran. “Jalur SMUP tidak ada perubahan, terbuka untuk umum termasuk mereka yang tidak lulus di SNMPTN. Tes seleksinya akan dilakukan secara bersamaan dengan PTN lainnya,” ungkapnya. Ganjar menambahkan, seleksi dengan menggunakan indeks nilai raport akan berlangsung ketat dan melalui penilaian yang obyektif. Unpad, lanjutnya, akan meminimalisasi ketidaksempurnaan dalam mekanisme baru SNMPTN 2013. “Kami sudah antisipasi, sebab sudah punya catatan sekolah yang disinyalir melakukan mark-up nilai di jalur Undangan tahun-tahun sebelumnya. Khusus untuk pemerataan, nilai setiap siswa akan dikompetisikan dengan teman-teman yang berasal dari kabupaten yang sama,” pungkasnya. Q FER

Libur Natal dan Tahun Baru

Iklan MINI HOBI

DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA

KEHILANGAN

HANDPHONE

Telah Hilang STNK Motor Suzuki Thunder warna hitam no.Pol F 5279 AS a/n Adi Adriadi, GRIYA INDAH BOGOR BLOK M No. 01 Hubungi : 081574277754

KOMPUTER METRO CELL Jual Beli HP Baru & Second Segala Macam Merk. “Harga Menarik” Plaza Jambu 2 Lantai 1 Bogor Hubungi: 081310361202 (Anang) DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629

A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092

DIJUAL :BLACKBERRY dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858

BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730

AMALLIA

0251 - 8653016/08568505170

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116

10

BENGKEL

BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 BENGKEL KERJASAMA BERSAMA Cuci Stream Motor Sudah Berjalan 3 Tahun lokasi strategis di Jalan Utama Pantura utara dekat dengan kota Jl. Sunan Gunung jati Cirebon Hubungi : 08127137003/0231224801

KESEHATAN AHLI GIGI MULIA Melayani, Menerima Pesanan dan Panggilan ( Pasang Gigi, Pasang Behel / Kawat Gigi,Jaket Gigi,Tambah Gigi, Dll) Jl.Baru No.474 Seberang SMA PGRI 3 Bogor Telp : 085854585539/081283016660 (Rofan)

DIJUAL : KOMPUTER AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959 DIJUAL : LAPTOP DELL D600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049

AYOO..... PASANG IKLAN DI

AMALLIA : 08568505170

DIJUAL : KOMPUTER CORE I3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078

DIJUAL : TOYOTA VIOS Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. 0811-1104-22 / 0817-984-5828

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

MOBIL

“ Candra Lelana Bangkit “

DIJUAL

DIJUAL KAWASAKI BINTER MERSI LOKASI: JAWA BARAT ͳ BOGOR HUBUNGI :087872038009 DIJUAL VESPA SERADA THN 89 F KOTA MULUS WARNA MERAH LOKASI: JAWA BARAT ͳ BOGOR HUBUNGI :087872038009

Di Jual : Lukisan Dari bulu Burung dan Cek Darah Objek Naga dan Burung Home Ukuran : 220 Cm x 180 Cm Bingkai Jati Tua Lama Harga : Rp.15.000.000,Hub : 085776000089 DIJUAL : SUZUKI APV ARENA SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818

DIJUAL USB VACUUM CLEANER Bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

BARANG ANTIK Di Jual : Kepala Rusa Tanduk Build Up Kepala Utuh Afrika Besar antik Harga : Rp.5.000.000,Lokasi : Bogor - Jawa Barat Hubungi : 087872038009

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

LOWONGAN KERJA JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

DIBUTUHKAN KOKI CATERING Dicari secepatnya 2 orang wanita Usia maksimal 35-45th. Untuk Bantu2 Memasak Catering di Kaltim (Malinau) Gaji pertama 1juta Mess dan Makan disediakan. Lokasi : Jawa Barat - Bandung Berminat segera Hub Bp. Indra : 085624836368 DIBUTUHKAN TELEMARKETING PT. BANK PERMATA Kualifikasi: 1.Pria/wanita 2.Pendidikan minimal SMA/Sederajat 3.Fresh graduate 4.Berpengalaman lebih di utamakan 4.Umur max 40 th 5.Menyukai bidang marketing 6.Berpenampilan menarik,rapih 7.Komunikatif dan persuasif Hub : 087770146888


H U lingkar Jabar Edisi 205