Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

selasa, 27 AGUSTUS 2013 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Puspayoga Diundang Pelantikan Gubernur 1.300 Polisi Amankan Pelantikan

Dana Pelantikan Gubernur, Sebesar Dana Pelantikan Bupati Buleleng yang Mubazir

DENPASAR-Fajar Bali Menurut penjelasan Sekretaris Dewan Provinsi Bali Pande Malihana Senin (26/8) kemarin, pelantikan Gubernur Bali memang akan belangsung secara sederhana dan singkat. Mengingat usai pelantikan Mendagri Gamawan Fauzi langsung kembali ke Jakarta. “Pelantikan berlangsung singkat, dari jam 9 sampai jam 10. Karena Mendagri langsung kembali ke Jakarta,” jelas Malihana. Pande Malihana juga mengatakan bahwa undangan sudah tersebar ke seluruh Bali. Undangan yang disebar sebanyak 600 buah. “Di samping permintaan dari Gubernur aca-

FB/SARJANA

Pelantikan Gubernur Bali terpilih periode 2013-2018, Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta dipastikan berlangsung singkat dan sederhana pada tanggal 29 Agustus. Dalam daftar undangan, A.A Ngurah Puspayoga – kandidat cagub PDIP dari paket PAS yang menelan kekalahan dalam pilgub lalu – juga turut diundang. Ruang pelantikan Gubernur Bali periode 2013-2018 yang terletak di Ruang Sidang Utama DPRD Bali sudah rampung. Pelantikan akan dilaksanakan secara sederhana pada tanggal 29 Agustus.

Wakil Gubernur, Puspayoga juga masuk dalam daftar undangan. Soal kehadirannya, itu hak beliau. Secara protokoler kami hanya mengundang saja. Pande Malihana Sekwan Provinsi Bali

ranya sederhana, juga beliau menginginkan agar undangan cukup 600 saja,” terang Malihana. Dibeberkan pula bahwa yang diundang pada pelantikan nanti adalah Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, Bupati-Wakil Bupati se-Bali, Camat se-Bali, Ketua Forum Kepala Desa seBali, tokoh masyarakat, Mantan

Gubernur dan Wakil Gubernur termasuk Mantan Ketua DPRD Bali, Ketua Partai politik se-Bali, serta keluarga gubernur dan wakil gubernur. Bahkan Pande Malihana mengungkapkan bahwa Wakil Gubernur, Puspayoga juga masuk dalam daftar undangan. “Soal kehadirannya, itu hak beliau. Secara protokoler kami hanya mengundang saja,” jelas Malihana lagi. Sebelumnya, Karo Humas Setda Pemprov Bali, ke hal. 11

DENPASAR-Fajar Bali Sekitar 1.300 polisi dikerahkan untuk mengamankan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2013-2018 di Denpasar, Kamis (29/8). “Kami kerahkan sekitar 1.300 personel untuk pengamanan pelantikan gubernur yang merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Hariadi di Denpasar, Senin (26/8). Menurutnya, personel itu akan disiagakan di gedung DPRD Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar, sebagai lokasi utama upacara pelantikan. Pengamanan prioritas juga diberlakukan kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih beserta anggota keluarganya yang menghadiri upacara pelantikan yang dirangkaikan dengan Sidang Paripurna DPRD Bali. Selain mengamankan orang, pihak kepolisian juga akan mengamankan barang yang perlu diantisipasi, di antaranya kendaraan bermotor yang digunakan oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih. Pihak kepolisian juga akan menyasar senjata tajam dan senjata api sebagai bagian antisipasi pengamanan. Ruas-ruas jalan menuju kawasan Renon, kediaman pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih serta sejumlah objek vital juga akan menjadi target pengamanan pihak kepolisian. KP

Pak Gubernur Program bedah rumah yang menjadi salah satu program Bali Mandara, sudah dirasakan manfaatnya bagi warga atau keluarga miskin yang mendapatkannya. Kendati sudah berjalan baik, namun perlu diinSukirman gat agar program bedah rumah ini, harus tetap tepat pada sasaran yakni kepada KK miskin yang rumahnya ke hal. 11

Tes Tulis Calon KPI, Jangan Ada Titipan! DENPASAR-Fajar Bali Seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Senin (26/8) kemarin sudah memasuki tahapan tes tulis. Tes tulis ini diadakan di Kantor Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Pemprov Bali. Yang menarik dari tes tulis kali ini, Komisi I DPRD Bali sengaja ikut memelototi. Dari Komisi I hadir Made Arjaya, Komang Nova Sewi Putra, Dewa Nyoman Rai, dan Cok Budi Suryawan. Sedangkan bertindak selaku Pokja Seleksi adalah Nyoman Suarsana, Raka Santeri, dan Ketut Sumarta. Usai melihat langsung tes tulis tersebut, Ketua

ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/FB/W-020

014/VI/FB/KTR

POLITIK

FB/IST

Sukseskan KTT APEC 2013

Sudikerta Gelontor Mobil IARMI DENPASAR – Fajar Bali Aparat keamanan menyatakan, sejauh ini belum ada ancaman nyata yang akan mengganggu jalannya KTT APEC yang digelar di Nusa Dua, Bali. Meski demikian, Ketua DPP IARMI Bali, I Ketut Sudikerta mengingatkan meski belum ada hal-hal yang mengkhawatirkan se-

cara signifikan, namun tetap harus menunjukkan kewaspadaan. “Situasi keamanan di wilayah Bali tetap kondusif, belum menunjukkan adanya kekhawatiran,” ujar Sudikerta usai dilantik sebagai Ketua DPP IARMI Bali masa bakti 2012 – 2017. Guna mendukung suksesnya pelaksanaan APEC, Ket-

ua Umum DPP IARMI Bali, I Ketut Sudikerta menggelontor IARMI Bali dengan bantuan satu unit mobil double cabin. Sudikerta beserta jajaran IARMI Bali akan terus memantau dan meningkatkan kewaspadaan, meski situasi Bali masih terkendali atau ke hal. 11

Promosi Pariwisata Bali Masih Sendiri-sendiri BPPD Bali Rancang Lima Fokus Pemasaran

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Bali akhirnya merancang lima fokus pemasaran sebagai strategi promosi pariwisata yang tersegmentasi. DENPASAR-Fajar Bali “Selama ini promosi tidak efektif. Cenderung dilakukan secara parsial berdasarkan wilayah, dalam konteks instansi, dan mereka jalan sendiri-sendiri,” kata Ketua BPPD Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana

FB/DOK

FB/PRAMONO

Bedah Rumah, Harus Tepat Sasaran

Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati Sukawati, dalam sebuah diskusi kebijakan promosi pariwisata di Bank Indonesia Denpasar, Senin (26/8).

Menurut mantan Bupati Gianyar itu, hal tersebut menyebabkan promosi pariwisata Pulau Dewata salah arah karena tidak dilakukan sesuai dengan karakteristik budaya yang ditonjolkan namun cenderung ke hal yang lebih artifisial. Dewan Penentu Kebijakan Bidang Pariwisata BPPD Bali, Ngurah Wijaya menambahkan bahwa lima segmen pariwisata tersebut di antaranya wisata olahraga atau sport tourism, MICE, wisata kreatif, wisata leisure, dan wisata silver atau khusus bagi wisatawan pensiunan. “Wisata olahraga tak hanya untuk profesional saja tetapi bisa

ke hal. 11

Keok di Pilkada, Kader PDIP Bergejolak SEMARAPURA-Fajar Bali Setelah menelan ‘pil pahit’ atas kekalahan dua kali berturutturut dalam Pilgub dan Pilkada, kader internal PDIP Klungkung bergejolak.  Kader militan gerah, dan menuding masa kepemimpinan I Wayan Candra selama dua periode di DPC PDIP gagal total. Tak hanya itu, mereka juga meragukan kinerja Candra untuk memenangkan Paket Anom-Regeg dalam Pilkada Klungkung. Kekecewaan kader militan mencapai klimaks di kala jago PDIP menelan kekalahan di Kecamatan Dawan, yang notabene menjadi

ke hal. 11

KRIMINAL

Mekel, Suami Bandar Sabu Diuber Polisi AMLAPURA-Fajar Bali Setelah berhasil mengamankan bandar sabu-sabu Ketut Sutini (35) asal Banjar Tongtongan, Ban, Kubu, Jajaran Sat Resnarkoba Polres Karangasem terus  mengembangkan kasusnya.  Senin (26/8) kemarin polisi kembali menerjunkan personilnya ke

ke hal. 11

FB/MAHARJANA

Tersangka bandar sabu-sabu diamankan bersama sejumlah barang bukti.

001/VI/FB/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

FAJA R BALI Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

Panitia Janji Peserta Tidak Pakai Bikini

FB/HS

Miss World Dikawal Polwan Dan Kowad

FB/HS

Kapolda Irjen Pol Arif Wachyunadi menerima kunjungan Panitia Miss World 2013

DENPASAR – Fajar Bali Guna memperlancar jalanya event international Miss World 2013 di Bali yang akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 15 September, Kapolda Bali Irjen Pol.Drs. Arif Wahyunadi dan Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dan Bupati Badung AA Gede Agung,

menggelar rapat dan koordinasi dengan panitia Miss World 2013 di Gedung Rupatama Polda Bali, pada Senin (26/8). Kabupaten yang ditunjuk menjadi prioritas pelaksanaan Miss World 2013 adalah Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar dan Kota Denpasar dengan kegiatan BNR Tabanan dan BNDCC

Nusa Dua. Ratusan Polwan (Polri) dan Kowad (TNI), sejatinya, akan memberikan pengamanan khusus kepada para peserta Miss Wolrd 2013, sekaligus mengenalkan budaya Bali kepada dunia international. Kapolda didampingi Pangdam IX Udayana menegaskan, jumlah personil yang akan diter-

Kapolda dan Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya serta Bupati Badung AA Gede Agung menggelar rapat koordinasi Miss World 2013 di Mapolda Bali, Senin kemarin.

junkan dalam pengamanan Miss World 2013 akan disesuaikan dengan dinamika dilapangan. Dalam pengamanan kali ini, seluruh peserta Miss World dari 130 negara, panitia dan tamu yang diperkirakan berjumlah sekitar 1.000 orang akan mendapatkan pengamanan khu-

sus dari Polri dan TNI. Mulai dari kedatangan, tempat penginapan, perjalanan hingga pengamanan saat digelarnya Miss World 2013. “Pengamanan khusus Miss World ini akan lebih banyak menerjunkan Polwan dan Kowad, karena para pesertanya kebanyakan wanita,” tegasnya

Senin kemarin. Jenderal bintang dua dipundak ini mengatakan, ditunjukkan Polwan dan Kowad dalam pengamanan tersebut untuk memberikan sentuhan budaya Bali dan lebih mengenalkan kebudayaan Bali terhadap masyarakat International. Nantinya, Polwan dan

TABANAN-Fajar Bali I Nyoman Sudita Adi Putra alias Jabrik (20) asal Banjar Keridan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel digelandang polisi. Pemuda penggangguran ini menjadi tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur, Pt E (13) pelajar SMP di Tabanan. Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Eko Kurniawan, Senin (26/8) kemarin menjelaskan tersangka ditangkap setelah ada laporan dari orang tua korban bersama pamanya yang menyebutkan anaknya telah meninggalkan rumah Kamis (22/8) lalu. Karena cemas hingga pukul 20.00 wita korban tidak pulang, orang tua korban kemudian mencari tahu keberadaan korban. Ibu korban sempat menanyakan keberadaan korban di rumah neneknya, namun korban dikatakan tidak ada disana. Korban sempat menghubungi bapaknya melalui sms yang menyebutkan korban berada di rumah temanya Tatik di Banjar Pemanis Kaja, Penebel. Setelah ditunggu lama, korban tidak kunjung datang, orang tua korban kemudian mencari korban ke Pemanis. Ternyata korban tidak ada disana, Tatik menginformasikan kalau korban telah dijemput oleh temanya yang bernama Desi. Selanjutnya bapak korban menghubungi Desi, dari Desi kemudian diketahui kalau korban

telah dijemput oleh pacarnya asal Keridan yang kos di Jalan Ks Tubun, Gang 1 Tabanan. Sekitar pukul 24.00 wita paman bersama bapak korban menuju Tabanan mengecek keberadaan korban namun tidak ketemu. Keesokan harinya Jumat (23/8) sekitar Pukul 08.00 wita paman korban minta bantuan Desi diantar ke Tabanan mencari korban. Sampai di Desa Buruan paman korban berpapasan dengan korban yang kemudian mengejar korban sampai di Desa Penebel Kelod korban berhenti dan langsung diajak pulang ke rumah. “Korban mengaku kepada orang tuanya, kalau selama ini dia (korban) diajak menginap di tempat kos tersangka. Korban juga mengakui kalau telah melakukan hubungan intim,” jelas Eko. Karena pengakuan korban tersebut, paman korban kemudian melaporkan kasus pencabulan itu ke Polsek Penebel. “Tersangka kemudian kami amankan guna mempertanggungjawabkan perbuatanya,” tandas Eko. Sementara itu pengakuan tersangka, ia kenal dengan korban saat membeli es di Lapangan Alit Saputra, Daging Carik. Keduanya akahirnya janjian. “Dia sempat saya ajak ke kosan teman saya di KS Tubun. Kami kemudian berhubungan intim,” jelas tersangka Jabrik. Tersangka Jabrik mengaku,

Kowad akan diberikan pelatihan khusus terkait bahasa. Kapolda menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan international ini agar tetap lancar dan terkendali. Nantinya, pengamanan selama kegiatan Miss World 2013, akan disesuaikan dengan standard pengamanan Dunia. “Kami tetap terapkan standar keamanan kelas dunia,” jelasnya. Terpisah, Ketua Panitia Miss Wolrd 2013 Liliana Tanu Seodibjo mengucapkan terima kasih kepada Polri, TNI dan Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan diadakannya Miss Wolrd 2013 di Bali. Digelarnya Miss World 2013 di Bali sekaligus memperkenalkan kepada Dunia international bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan icon yang diikuti oleh 130 Negara dan ini merupakan kebanggaan Bangsa Indonesia. Event yang akan dilaksanakan dari tanggal 1 September hingga 15 September ini, para peserta tidak akan mengenakan bikini dalam kegiatan tersebut. Sedianya, kegiatan ini akan diapplude langsung melalui Internet, twitter, Website dan di tayangan secara serentak ke 130 Negara. Diharapkan,digelarnya Miss Wolrd 2013 ini dapat meningkatkan Devisa Negara khususnya Bali akan lebih dikenal dengan keramahan dan budayanya. R – 005

Diperiksa Lagi, Praptini dan Pengacaranya Bisu Kenalan Beli Es, Pemuda Cabuli ABG

FB/IST

DENPASAR – Fajar Bali Tersangka kasus dugaan korupsi di IHDN Denpasar Praptini, Senin (26/8) kemarin, kembali diperiksa Tim Jaksa Penyidik Kejati Bali. Kali ini, Pembantu Rektor II ini lebih irit bicara, begitu pula tiga kuasa hukumnya. Diketahui, kemarin Praptini dikawal oleh tiga kuasa hukumnya, Wayan Sukarni, Wiranata dan Agung Dian. Pemeriksaan kali kedua setelah ditetapkan tersangka, Praptini mulai lebih pandai berkelit. Mestinya siapapun yang masuk ke Kejati

Bali wajib absen di meja tamu loby Kejati Bali. Namun Praptini tidak mengisi absennya dan namanya tidak muncul seperti pemeriksaan sebelumnya. Bahkan penjaga absen depan sepertinya membedakan pengunjung Kejati. Jika koran ini yang sudah abseni tetap tidak diberikan naik. Beda dengan Praptini seperti dilindungi, tidak harus absen agar tidak terendus berada di Kejati. Kasi Penkum Kejati Bali Ashari Kurniawan juga seperti takut memberikan penjelasan. “Coba cek di absen, saya tidak

dapat koordinasi dengan jaksa penyidiknya, apa ada disini atau tidak,” ujar Ashari. Akhirnya awak media menunggu, beberapa lama hingga akhirnya pukul 12.30 wita ternyata Praptini dan kuasa hukumnya muncul dari ruang pemeriksaan jaksa. Seperti biasa, Praptini yang kemarin menggunakan baju kaus putih kepada awak media tersenyum sumringah. Dan tetap berkelit tidak mau memberikan penjelasan. “Saya istirahat dulu ya, sekalian saya mau sembahyang,” ujar perempuan asal Klaten, Jawa Tengah ini. Ditanya terkait materi pemeriksaan dan berapa pertanyaan yang dilontarkan, tetap saja Praptini enggan menjawab. “Saya lupa berapa pertanyaan ya, apa ya ditanyakan. Tanyakan saja sama Jaksa,” kilahnya. Dia hanya mau menjawab bahwa dirinya diperiksa sejak pukul 09.30 wita. Kuasa hukumnya juga sama, tetap mengatakan tidak tahu dan meminta agar Koran ini menanyakan ke pihak Kejaksaan. “Saya nggak tahu, coba tanyakan ke jaksanya,” kilahnya. Kali ini baik tersangka Praptini dan kuasa hukumnya sama – sama bungkam. Entah kuasa hukumnya memang tidak tahu apa yang ditanyakan jaksa, atau memang

tidak mau bicara. Jika dalam pemeriksaan pertama, berdalih jika pemeriksaan pertama baru menanyakan tugas dan fungsi Praptini di IHDN. Belum menyakut materi dari posisinya sebagai tersangka korupsi. Kemarin, Praptini diperiksa secara marathon, usai istirahat lanjut lagi diperiksa sampai sore. Seperti diberitakan sebelumnya, IHDN Denpasar terbelit kasus beberapa proyek yang nilainya miliaran, bahkan BPK RI sudah melakukan audit ada 12 item temuan proyek bermasalah di IHDN. Termasuk ada terkait pengelolaan dana punia yang dipungut pada mahasiswa juga bermasalah. Selain itu Praptini juga dianggap hebat oleh BCW. Sebab, bisa membuat proses penyidikan janggal, misalnya tersangka kasus korupsi masih dibiarkan jalan – jalan keluar negeri dengan dana pemerintah. Praptini sempat ke Bulgaria dengan dana pemerintah untuk lawatan seni IHDN. Selain itu kasus IHDN juga menjadi heboh karena sempat Rektor IHDN Prof Titib mengirim dana hingga Rp 450 juta ke salah satu Jaksa yang mengaku bermarkas di Kejati. Namun belakangan dijelaskan kalau Jaksa itu bodong, menipu dengan mengaku – ngaku sebagai Jaksa. W-007

FB/IST

pada malam pertama itu berhubungan badan di dalam kamar kos nomor 4. “Waktu itu ada teman saya juga tidur di dalam kamar berempat. Saya pelanpelan melakukan hubungan intim ,” jelas Jabrik. Usai melakukan hubungan intim tanggal 21/8, korban kemudian disuruh pulang ke rumah. Namun korban tidak mau dan pilih menginap lagi di kosan temanya tersangka. “Malam kedua kami kembali melakukan hubungan intim,” jelas Jabrik panjang lebar. Jabrik pun menyesal setelah dirinya ditangkap oleh polisi karena telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak dibawah umur. “Saya menyesal pak, “ jelas pemuda pengangguran ini. Kini ia ditahan di Mapolres Tabanan untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatanya. W-004

Jaksa Belum Bisa Eksekusi Hasil Audit Korupsi PNPM-MP Kintamani Dipertanyakan Pembunuh Sekeluarga DENPASAR-Fajar Bali Upaya peninjauan kembali alias PK dari empat terpindana mati kasus pembunuhan Moh. Kadir alias Abdul Kadir, Sapaat alias Herman alias Faat, Heru Hendriyanto alias Een alias Komang dan Ni Putu Anita Sukra Dewi alias nampaknya masih belum jelas. Pasalnya, jaksa yang menangani perkara ini, hingga Senin (26/8) kemarin belum juga mendapat pemberitahuan rencana banding tersebut. Eddy Arta Wijaya dan IGN Widana jaksa yang menangani perkara ini sama-sama mengatakan belum mendapat pemberitahuan terkait rencana PK ini. Memang diakuinya, jaksa belum bisa melakukan langkah eksekusi apabila upaya hukum PK belum dilakukan olej para

terpidana. "Saya tahu kalau mereka mau PK setelah baca koran. Pemberitahuan secara lisan maupun tertulis balum disampaikan kepada kami," ujar Eddy Arta yang ditemui diruang kerjanya, kemarin. Tapi yang jelas, kata Eddy, untuk upaya PK, tidak ada batas waktu. Artinya, upaya PK tidak diberi limit waktu sampai kapan. "Tidak ada batasan waktu, soalnya PK itu kan salah satu syarat untuk bisa mendapatkan Grasi," tandasnya. Hal senada juga dituturkan Gusti Widana. Sebelum para terpidana menempuh jalur PK dan menganjukan Grasi kepada Presiden RI, pihaknya belum bisa melakukan eksekusi. "Kalau untuk hukuman mati, harus semua tahapan dilalui baru bisa dieksekusi. Jadi kami tunggu saja," tandasnya.

Seperti diketahui, keempat terpidana yang tega menghabisi keluarga I Made Purna Bawa, melalui pengacaranya Eddy Hartaka akhirnya menyatakan akan mengajukan PK setelah ditingkat kasasi. Namun upaya itu belum dilakukan dengan alasan pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) RI. Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim MA dengan tegas menyatakan menolak kasasi yang diajukan oleh keempat terdakwa dan tetap menyatakan mereka dihukum mati, seperti yang tertuang dalam putusan majelis hakim PN Denpasar. Mereka dinyatakan bersalah dan dihukum mati karena telah melakukan pembunuhan berencana terhadap keluarga Made Parnabawa alias De Bawa. W-007

DENPASAR - Fajar Bali Perkara korupsi dana PNPM-MP Kecamatan Kintamani dengan terdakwa I Made Kangen yang sudah masuk dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Denpasar, ternyata masih meninggalkan masalah. Pasalnya, dalam berkas perkara itu, jaksa penuntut umum (JPU) Eka Widdyara tidak menyertakan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Daerah Bali. Padahal hasil audit BPKP ini merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui berapa besar uang yang diselewengkan oleh terdakwa. Lagi pula BPKP merupakan lembaga independen yang memang ahli dalam menghitung keuangan negara. Sementara dalam kasus korupsi PNPMMP Kintamani, jaksa sama sekali tidak melibatkan BPKP. Yang mengaudit kerugian negara dalam perkara itu adalah jaksa sendiri, sehingga hasilnya pun tidak falid. Banyak terlihat ada kesalahan penulisan jumlah uang yang diduga diselewengkan oleh terdakwa. Termasuk uang yang sudah dikembalikan oleh terdakwa jauh sebelum kasus ini disi-

dik oleh Kejari Bangli juga dihitung sebagai kerugian negara. Selain itu uang yang sudah disetorkan oleh saksi-saksi pun faktanya berbeda dengan yang tercantum dalam dakwaan jaksa. Padahal saat disidik saksi-saksi itu sudah memperlihatkan kwitansi uang yang mereka setorkan ke Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kitamani. Tidak itu saja, hasil audit yang dilakukan jaksa, juga berbeda dengan hasil aduit yang dilakukan UPK. Jaksa menemukan uang yang diselewengkan oleh terdakwa senilai Rp 316 juta lebih. Sementara hasil audit internal UPK adalah sebesar Rp 283 juta lebih. Uang itu semuanya sudah dikembalikan oleh terdakwa Kangen secara bertahap melalui UPK dan Kejari Bangli. "Perbedaan hasil audit dari jaksa dengan hasil audit UPK merupakan bukti nyata jaksa tidak profesional dalam mengaudit kerugian negara dalam korupsi PNPM-MP Kintamani," ujar Ahmad Hadiana, pengacara terdakwa saat dikonfirmasi Minggu (25/8). Menurut Ahmad hal ini terjadi karena jaksa sesungguhnya hanya berperan sebagai penuntut bukanlah sebagai auditor. Selain itu

untuk menjadi seorang auditor tentu harus memilki SK atau pengalaman sebagai auditor. "Kami mempertanyakan legalitas dan kapasitas jaksa sebagai auditor. Apa dia memang sudah ahli sebagai auditor ? Kami juga mempertanyakan SK pengangkatan atau penunjukan jaksa itu sebagai auditor, sebab sepengetahuan kami yang berwenang menghitung kerugian negara itu adalah BPKP, bukan jaksa. Jika jaksa sendiri yang melakukan penghitungan lantas untuk apalagi ada BPKP ? Dalam kasus ini jaksa jelas-jelas telah menabrak aturan hukum itu sendiri," tandas Ahmad dengan nada geram. Seperti diberitakan sebelumnya terdakwa Kangen diadili di Pengadilan Tipikor didakwa menilep dana PNPM-MP sekitar Rp 316.377.500. Perbuatan itu dilakukan Kangen saat dia menjabat sebagai ketua UPK PNPM-MP Kintamani. Terdakwa juga diduga membuat beberapa kelompok fiktif yang menerima dana bantuan pemerintah untuk mengentaskan kemisikinan di wilayah Kecamatan Kintamani. Padahal faktanya uang tersebut dipergunakan oleh terdakwa sendiri. W-007

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

3

Dewan Minta Guru Buka “Praktik” Les Dievaluasi DENPASAR-Fajar Bali Keluhan mengenai prataktek ini sudah banyak dilaporkan oleh orang tua siswa ke DPRD Denpasar. Terlebih untuk ikut les ini dibebankan biaya tertentu. “Para guru ini lebih mengutamakan mengajar saat

jam les baik les diadakan di sekolah maupun les secara pribadi daripada mengajar di sekolah,” ungkap juru bicara Fraksi Indonesia Raya (FIR) DPRD Kota Denpasar AA Gede Anom Ardana, Senin (26/8). Motivasi les di luar sekolah

ini dianggap sebagai praktek untuk mendapatkan uang tambahan dari para siswa. Padahal para guru ini sudah berstatus sebagai PNS dan sudah mendapatkan berbagai tunjangan seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan tunjangan lainnya. Pemberian TPG pada pronsipnya dimaksudkan agar guru konsen atau fokus pada pembelajaran di sekolah. Pihaknya pun sangat menyayangkan adanya oknum guru yang lebih mengutamakan memberikan les di rumah daripada memberikan materi di sekolah. Selain itu dengan adanya kewajiban tambahan materi les di rumah juga akan memberatkan orang tua karena membebani sejumlah biaya untuk les.

“Ekstrimnya lagi orang tua murid menjadi was-was bila tidak mengikutsertakan anaknya les, dikhawatirkan si anak tidak mendapat perhatian dari sang guru saat berada di kelas ketika jam masuk sekolah,” bebernya. Ke t u a Ko m i s i D D P R D Ko t a D e n p a s a r, I Waya n Sugiarta, juga mengemukakan hal yang sama. Legislator asal Pedungan yang membidangi pendidikan ini, meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan evaluasi terhadap kinerja para guru tersebut. “ S aya p r i b a d i p e r n a h dapat laporan seperti itu. Kalau les di luar di swasta tidak masalah. Kalau di sekolah ketika si anak tidak ikut

Workshop Penilaian Kinerja Guru

dengan alasan tidak mampu bayar, saat belajar di kelas si anak terkesan diabaikan oleh guru,” terang Sugiarta, seraya berharap agar guru lebih memaksimalkan jam mengajar saat di kelas. Secara terpisah, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, ketika dikonfirmasi mengatakan, pengawasan dilakukan secara berjenjang. Guru diawasi oleh kepala sekolah dan kemudian ke Disdikpora. Terkait dengan aturan les secara tertulis tidak diatur, namun secara bertahap pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap kinerja guru. “Pada prinsipnya kami sudah melakukan evaluasi kinerja guru,” ucap Eddy Mulya. R-004

FB/CARMYAKA

Para guru yang berstatus PNS ditengarai banyak yang membuka “praktik” les privat di rumah. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada efektivitas pembelajaran di sekolah, dan lebih mengutamakan praktiknya di rumah. Jika kondisi ini dibiarkan, dapat berpengaruh terhadap jam mengajarnya di sekolah akan terabaikan. Untuk itu, kondisi itu diminta segera dievaluasi.

Belasan PKL Dirazia Sat Pol PP

Jajaran Sat Pol PP Kota Denpasar merazia puluhan PKL yang melanggar Perda Nomor 3/Th 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum DENPASAR-Fajar Bali Penertiban pedagang kaki lima (PKL) oleh jajaran Sat Pol PP Denpasar, di sejumlah titik jalan protokol, berhasil merazia belasan PKL yang berjualan di atas trotoar. Petugas pun terpaksa menyita sejumlah barang dagangannya. Penertiban yang dilakukan Senin (26/8) kemarin, menyasar tiga ruas jalan yaitu Jalan Hayam Wuruk, Jalan Hang Tuah dan sepanjang Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar. Sejumlah PKL yang terjaring razia kali ini hanya bisa pasrah saat barangbarang jualan mereka diangkut tidak kecuali seorang pedagang bernama Ni Luh Wenten. Dia hanya bisa pasrah saat petugas melakukan penertiban. Para pedagang yang ditertibkan ini adalah penjual stiker, kulit sadel motor, kacamata, makanan dan minuman dan barang-barang lainnya. “Sebelumnya kami telah berulang kali memberi peringatan kepada PKL supaya tidak berjualan menggunakan telajakan trotoar dan di atas aliran sungai. Teguran itu sama sekali tidak digubris. Mereka justru membangun warung-warung kumuh tanpa memperhatikan estetika Kota,” ungkap Kasi Pengendalian dan Operasional, Sat Pol PP Kota Denpasar, Desak Ketut Putri Yasni, di sela penertiban, Senin (26/8) kemarin. Putri Yasni menyebutkan, penertiban ini mengacu Perda Nomor 3 tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum. “Warung yang dibangun di trotoar menghalangi pejalan kaki,” terangnya. Untuk PKL yang ditertibkan tidak lagi ada pembinaan, namun langsung disita barang-barang jualan mereka. Sebagai langkah antisipasi,  pasca penertiban ini pihaknya akan terus melakukan patroli tehadap daerah-daerah yang telah ditertibkan sehingga tidak ada lagi pelanggaran. “Kami juga akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan aparat lingkungan dan desa untuk terlibat langsung dalam pengawasan PKL,” jelasnya. Kepala Satpol PP Denpasar IB Alit Wiradana, juga mengaku, pihaknya akan terus melakukan penertiban lapak pedagang di Denpasar yang melanggar. “Jika sampai batas waktu yang ditentukan masih berjualan di kawasan terlarang, terpaksa ditindak tegas,” ucap Alit Wiradana, seraya menegaskan, penertiban yang dilakukan ini dimulai di jalan-jalan protokol kemudian akan berlanjut ke pusat kota. R-004

Guru Dituntut Mampu Buat Karya Tulis Ilmiah

FB/HERY

Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika menyematkan tanda kepada peserta Workshop Penilaian Kinerja Guru SMA/SMK MANGUPURA-Fajar Bali Dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, tentu tidak dapat

dilepaskan dari tenaga pendidik yang berperan penting dalam memperlancar pelaksanaan proses pembelajaran. Untuk itu Pemkab Badung

DENPASAR-Fajar Bali Tim penilai Wahan Tata Nugraha (WTN) Pusat mengapresiasi komitmen Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dalam mewujudkan pelayanan prima, terutama menggunakan sistem pengujian kendaraan (Drive Thru) dan sistem transportasi perkotaan yang aman dan nyaman. Hal tersebut terungkap saat Ketua Tim Penilai WTN dari Kementerian Perhubungan Darat Pusat, Firdaus Rasyad menyampaikan sambutannya di hadapan para pimpinan SKPD. Tim yang terdiri dari 4 orang diterima langsung Sekda Kota A.A. Rai Iswara mewakli Walikota, Ketua Komisi B DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, serta para Muspida, Senin (26/8) di Denpasar, kemarin. Dari hasil penilaiannya yang dimulai sejak bulan

April 2013 lalu Rasyid mengatakan, secara umum sistem trasportasi dan angkutan di Kota Denpasar sudah berjalan baik. Walaupun demikian beberapa diantaranya masih perlu mendapat perhatian. Seperti, marka jalan, area trafict, lajur khusus, pembangunan zona, central parkir, pedestrian dan sarana penunjang lainnya. Termasuk pula dukungan serta komitme pimpinan daerah dalam membangun dan mengembangkan sistem trasportasi perkotaan yang murah dan aman, turut dinilai. “Untuk dapat meraih WTN (Piala Tetap Kementerian Perhubungan Darat Pusat), ada 17 point yang menjadi persyaratan yang harus terpenuhi plus komitmen Kepala Daerah,” jelasnya. Untuk kitu, pihaknya berharap agar beberapa temuan di lapangan seperti, penyalah-

melalui Disdikpora menggelar workshop penilaian kinerja guru SMA/SMK guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Badung.

Hal tersebut disampaikan Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika saat membuka Workshop Penilaian Kinerja Guru SMA/SMK di Badung ditandai penyematan tanda peserta dan pemukulan gong di Hotel Taman Wisata, Denpasar, Senin (26/8) kemarin. Widia Astika menekankan, bahwa mengacu pada Peraturan MENPAN dan Reformasi Birokrasi No. 16 tahun 2009 dan Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala BKN No. 14 tahun 2010 yang efektif berlaku tahun 2013, dimana kenaikan pangkat guru mengharuskan seorang guru untuk mampu membuat karya tulis ilmiah yang merupakan salah satu unsur dalam penilaian angka kredit kenaikan pangkat ke jenjang yang lebih tinggi. Disamping itu kinerja guru harus dinilai setiap tahun oleh kepala sekolah atau guru senior untuk dapat menentukan layak tidaknya seorang

guru diberikan jam mengajar. “Melalui workshop ini kami harapkan dapat mengantisipasi permasalahan yang ada sehingga tugas-tugas berjalan dengan lancar,” ungkapnya. Ketua Panitia I Nyoman Suardana melaporkan, workshop bertujuan tersedianya guru yang memahami penilaian kinerja guru serta ke m a m p u a n m e n e ra p ka n hasil workshop pada sekolah masing-masing. Workshop Penilaian Kinerja Guru akan berlangsung hingga 29 Agustus 2013, yang diikuti 37 peserta. Materi workshop meliputi kebijakan dibidang pendidikan, sistem pembinaan dan pengembangan profesi, program induksi, telaah instrument penilaian kinerja guru, simulasi penilain kinerja guru, overviu pengembangan keprofesian berkelanjutan, simulasi penyusunan program PKB dan simulai penyusunan angka kredit. W-014

Kader BKB Badung Dilatih

Tingkatkan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak Balita

negatif. Kesenjangan sosial yang semakin nyata merupakan dampak negatif dari pertumbuhan ekonomi yang kurang memperhatikan aspek pemerataan. Ketimpangan pembangunan cendrung mengakibatkan ketimpangan dalam kesejahteraan masyarakat karena kesejahteraan merupakan fungsi dari investasi yang dilakukan, semakin tinggi tingkat investasi semakin tinggi tingkat kesejahteraan masyarakat. Suryaniti menambahkan, tujuan penyuluhan ini adalah untuk mendapatkan kesamaan pemahaman dan persepsi tentang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) serta diperolehnya data yang valid dan menyeluruh tentang keadaan PMKS yang dapat digunakan untuk kepentingan penetapan kebijakan dan perencanaan pembangunan di Kabupaten Badung.

Ketua Panitia I Made Rudy Darmawan melaporkan, tujuan umum dari penyuluhan ini adalah adanya kesamaan pemahaman dan persepsi tentang PMKS dan PSKS di Kabupaten Badung, diperoleh data yang valid By Name By Dress By Foto dan menyeluruh tentang keadaan PMKS di lapangan yang dapat digunakan untuk kepentingan penetapan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Sedangkan tujuan khususnya tersedianya Surveyor untuk pendataan PMKS dan PSKS tahun anggaran 2014, tersedianya data mengenai jumlah PMKS yang menjadi sasaran untuk penuntasan dan tersedianya data tentang perkembangan terakhir dari PMKS dan potensi PSKS yang ada di kabupaten Badung sesuai keadaan di lapangan. Jumlah peserta penyuluhan sebanyak 62 orang dari unsur penggerak PKK Desa/ Ke l u ra h a n s e - K a b u p a t e n Badung. W-014       

FB/CARMYAKA

manan sistem trasportasi di Kota Denpasar. “Apabila semua ini bisa disikapi dan ditindaklanjuti, Kota Denpasar akan kembali meraih Piala Tetap WTN yang merupakan penghargaan bergengsi di bidang trasportasi,” jelasnya.

Sekda Kota Denpasar, AA. Rai Iswara, didampingi Kadis Perhubungan Gede Astika, menyambut baik segala masukan yang disampaikan TIM WTN Pusat. Bahkan Rai Iswara langsung memerintahkan anak buahnya untuk segera menindaklanjuti temuan ini serta meminta untuk selalu berkoordinasi dengan pihakpihak terkait terutama dengan pihak Provinsi. Menurutnya selama ini pihaknya selalu berupaya untuk menyelesaikan setiap permasalahan melalui pola SPIP (sistem pengendalian intern pemerintah) dengan melibatkan seluruh steak holder di Kota Denpasar. “Dalam upaya menciptakan sistem trasportasi perkotaan yang baik, kedepan ATCS (Area Trafict Control System) Gajah Mada akan dipindahkan ke Gedung Sewaka Dharma Lumintang,” imbuhnya. R-004

Sekda A.A Rai Iswara, beserta Kadis Perhubungan, Gede Astika, Ketua Komisi B DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, menghadiri pemaparan tim WTN Pusat setelah melakukan pemanrtauan di Kota Denpasar gunaan pemanfaatan trotoar oleh masyarakat, halte yang tidak dilengkapi informasi yang jelas, penempatan tong sampah yang menutupi badan jalan dan masalah lainnya yang cukup krusial, perlu segera disikapi dan dibenahi untuk kenyamanan dan ke-

Penyuluhan Tentang PMKS di Badung Tahun 2013

FB/HERY

MANGUPURA – Fajar Bali Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) menyelenggarakan penyuluhan terhadap penggerak PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Badung. Penyuluhan ini dibuka Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Luh Suryaniti bertempat di ruang Pertemuan Kantor Disosnaker Badung, Pusat Pemerintahan, Mangupraja Mandala. Senin (26/8). Luh Suryaniti menyampaikan, pembangunan kesejahteraan sosial adalah upaya peningkatan kualitas kesejahteraan sosial perorangan, kelompok dan komunitas masyarakat yang memiliki harkat dan martabat. Pembangunan kesejahteraan sosial dilaksanakan se-

Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Luh Suryaniti membuka penyuluhan terhadap penggerak PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Badung cara terencana, terpadu, selaras, bertahap, berkelanjutan dan merata serta dapat dirasakan oleh para penyandang masalah kesejahteraan sosial dan masyarakat pada umumnya dalam wilayah perbaikan kualitas kehidupan secara implisit. Program kebijakan Pemerintah dewasa ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi jumlah penduduk yang berada pada garis kemiskinan.

L e b i h l a n j u t S u r ya n i t i menyampaikan, Kabupaten Badung merupakan daerah pusat Pariwisata sekaligus merupakan pusat aktivitas perekonomian dan daerah tujuan para urban. Pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat, ditandai dengan pembangunan pemukiman, pusat-pusat pembelanjaan, perkantoran, perhotelan, tempat hiburan, akan membawa dampak sosial baik yang bersifat positif maupun

FB/HERY

Tim WTN Pusat Apresiasi Sistem Drive Thru

Ketua Pokja BKB Kab. Badung Ny. Ratna Gde Agung didampingi Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan I.A Yutri Indahgustari saat membuka Pelatihan Pokja BKB tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan di Kabupaten Badung MANGUPURA – Fajar Bali Keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak balita, mengingat keluarga merupakan wahana pendidikan pertama dan utama. Secara teknis telah dibentuk kelompok-kelompok pembinaan keluarga yang memiliki anak balita yang selanjutnya disebut “Kelompok Bina Keluarga Balita atau BKB”. Demikian disampaikan Ketua Pokja BKB Kabupaten Badung Nyonya Ratna Gde Agung saat membuka Pelatihan Pokja BKB tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan di Kabupaten Badung, Senin (26/8) kemarin di Ruang Pertemuan Kantor Pemberdayaan Perempuan Kab. Badung. Nyonya Ratna Gde Agung menjelaskan, peranan pokja BKB dan kader kelompok BKB menjadi sangat penting guna membantu memberikan bimbingan, penyuluhan, melaksanakan sistem pencatatan dan pelaporan, memberikan rujukan, melaksanakan pemantauan tumbuh kembang balita, mengembangkan model-model alat permainan edukatif (APE), pendayagunaan media interaksi seperti kegiatan menari, menyanyi, mendongeng dan lainnya yang berkaitan dengan proses tumbuh kembang anak balita di wilayah masing-masing. “Pelatihan bagi pokja BKB dan kader kelompok BJKB ini kami harapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas dan fungsi pokoknya secara optimal,” katanya. Lebih lanjut disampaikan BKB sesungguhnya diperuntukan menjadi suatu gerakan masyarakat, yang diarahkan pada peningkatan kualitas pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam rangka membina tumbuh kembang anak balita secara optimal menuju terciptanya keluarga berkualitas di masa depan. “Pembangunan Sumber Daya Manuasia berkualitas hendaknya dimulai dari keluarga dan dilaksankan sejak dini, bahkan sejak janin masih dalam kandungan,” imbuhnya. Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kab. Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari selaku ketua panitia penyelenggara melaporkan, tujuan pelatihan ini adalah mendayagunakan kader-kader BKB dan institusi masyarakat yang ada untuk meningkatkan pengelolaan dan pelaksanaan program BKB serta memberdayakan orang tua (Ayah-Ibu), anggota keluarga lainnya dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak balita secara optimal guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Peserta pelatihan berjumlah 75 orang yang terdiri dari pengurus Pokjanis BKB kecamatan dan kader BKB dari masing-masing Desa/Kelurahan di Kab. Badung. Pelatihan dilaksankan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 26 s/d 28 Agustus 2013. Adapun narasumber pelatihan dari Dinas Kesehatan Kab. Badung, Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Kab. Badung dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kab. Badung. W-014


DAERAH

4 Klepon Sengguan Kian Diminati

Penjual kelepon Sengguan panen pembeli

GIANYAR- Fajar Bali Jajan Bali jenis klepon di Banjar Sengguan, Kelurahan Gianyar kian diminati oleh para konsumen, terbukti para pedagang jajan Bali setempat kewalahan melayani permintaan. “Ya akhir-akhir ini memang banyak order,” kata Anak Agung Istri salah seorang pedagang jajan Bali di wilayah Sengguan, Senin. Wanita yang sudah 25 tahun berjuan jajan Bali jenis Kelepon itu mengatakan sejak dirinya menjajakan dagang Bali memang order banyak. Bahkan, wanita yang memiliki dua karyawan itu mengaku sering menolak konsumen karena tidak mampu memenuhinya. Hal ini disebabkan kekurangan tenaga untuk mengerjakannya. “Pengerjaannya masih tradisional,” jelasnya. Khusus kelepon Bali bikinannnya memang terbuat dengan bahan sederhana yakni tepung trigu, gula merah, serta parutan kelapa. Dalam sehari pihaknya bisa membuat ribuan jajan Bali jenis klepon. Satu kotak klepon yang berisi sekitar 50 biji kelepon dijual dengan harga Rp 10.000. Sampai saat ini, langganan jajan Bali jenis kelepon itu sudah tersebar di seluruh Bali. “Untuk upacara dan lain sebagainya semua beragam keperluannya,” katanya.W-005

Kejari Limpahkan Berkas ke JPU Penyidikan kasus dugaan korupsi dana komite di SMAN 1 Semarapura ditutup dengan kesaksian Kadisdikpora Klungkung, Ni Wayan Ringin. Kini kasusnya menapak pada tahap pemberkasan dan penuntutan. Kejaksaan Negeri Klungkung memastikan penyerahan berkas ke Jaksa Penuntun Umum (JPU) akan dilakukan pada awal Bulan September 2013. Bahkan, Senin (26/8) kemarin, tersangka tunggal, I Nyoman Mudjarta sudah menjalani sesi foto untuk kelengkapan pemberkasan.

SEMARAPURA-Fajar Bali Kasi Pidsus Kejari Klungkung, Herry Budianto memastikan, berkas kasus dugaan korupsi di SMA N 1 Semarapura segera akan dilimpahkan ke proses

penuntutan. Kejari memang belum menentukan JPU yang akan menanganai kasus tersebut. Namun, menurut Herry, JPU akan ditentukan bertepatan dengan penyerahan berkas,dan pening-

katan kasus ke level penuntutan. Diperkirakan, waktu penggodokan kasus di tangan JPU, akan dilakukan sekitar 60 hari. Setelah itu barulah, kasus akan dilimpahkan ke pengadilan. Untuk melengkapi syarat pemberkesan tersebut, kemarin Kasek SMA N 1 Semarapura, I Nyoman Mudjarta telah menenuhi panggilan Kejari untuk melakukan tahap foto. Berdasar penuturan Herry, ketika difoto, Kasek SMA N 1 Semarapura didampingi oleh 5 orang penasihat hukumnya.  Kemarin juga tidak dilakukan pemeriksaan lagi terhadap Mudjarta, sebab Kejari menilai keterangan tersangka sudah cukup. Di samping itu, bukti dari keterangan saksi, meliputi guru, orang tua siswa, hingga Kadisdikpora Klungkung  juga sudah

AMLAPURA-Fajar Bali Belum genap satu tahun anggaran berjalan, target penggarapan sektor UMKM dalam gelontoran kucuran dana kredit, hingga akhir Juli 2013 sudah dapat dicapai. Sekitar 42%  atau setara 324 milyar dana alokasi kredit terserap sektor produktif UMKM, sedangkan sisanya sekitar 58 % terserap oleh kredit konsumtif.  Kepala BPD Cabang Karan-

gasem, I Dewa Gede Yustina, SH, Senin (26/8)  mengatakan,  dibanding penyaluran kredit bagi UMKM tahun lalu pencapaian tahun ini naik sekitar 20%, sebagai indikasi bahwa pergerakan bisnis dan usaha ekonomis masyarakat lapisan  mikro, kecil dan menengah makin menggeliat di Karangasem.  Jika diurut sektor yang dibiayai dari alokasi kredit tersebut sektor peternakan khususnya sapi menempati rangking pertama dengan menyerap sekitar 70 milyar, sedagkan selajutnya sektor perdagangan dan lainnya. Program atau jenis kredit yang digelindingkan untuk menyasar kelompok UMKM antara lain Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) dengan bunga sekitar 4 %, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 13%, Kredit Tapa Agunan (KTA) Propinsi Bali sekitar 6 %, Lembaga Usaha Eknomi Pedesaan (LUEP) sekitar 13% dan PUNDI-BKKBN juga mematok bunga sekitar 13%. Namun yang paling banyak terserap adalah

kredit KKPE khususnya untuk pembiayaan sektor peternakan dan pertanian arti luas. Menanggapi alokasi kredit bagi masyarakat kurang mampu dikebiri atau hanya bersifat wacana saja, Dewa Gede Yustina  menampik hal tersebut. Karena dalam bidang permodalan untuk pembiayaan sektor usaha mikro kecil bagi masyarakat miskin yang punya usaha, sudah ada standart. Jika memang memerlukan bantuan modal maka diarahkan pada kredit tanpa agunan dengan kemampuan dan kelayakan usaha yang dimiliki. Seperti misalnya untuk Program Kredit KTA dari Pemprop  Bali dengan plafon pinjaman maksimal 100 juta disesuaikan dengan kemampuan pemohon/nasabah.  Sedangkan untuk membantu keberpihakan terhadap KK miskin pihak BPD Bali telah mengalokasikan dana CSR ke Karangasem dua tahun berturut-turut sekitar 380 juara dalam bentuk 18 buah bedah rumah dan sarana prasarana lainya. Menyangkut kondisi LPD di

Gapoktan Panca Buana terima penghargaan

GIANYAR- Fajar Bali Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Panca Buana Sari, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar merupakan salah satu kumpulan beberapa kelompok tani yang ada di Kabupaten Gianyar dengan torehan prestasi yang mengagumkan. Betapa tidak, Gapoktan Panca Buana Sari merupakan salah satu penerima penghargaan Gapoktan Teladan dari Kementerian Pertanian RI yang diserahkan oleh Menteri Pertanian, Ir. H. Suswono, MMA di Kementerian Pertanian, Jakarta pada peringatan HUT ke 68 Republik Indonesia. Raihan prestasi tersebut diperoleh setelah Gapoktan Panca Buana Sari melalui tahapan seleksi dari tingkat kabupaten dan tampil sebagai Juara I Lomba

Gapoktan tingkat provinsi. Hal tersebut terungkap pada audiensi Gapoktan Panca Buana Sari dengan Sekda Kabupaten Gianyar di Ruang Kerja Sekda Gianyar (26/8). Keberadaan Gapoktan Panca Buana Sari yang terbentuk 15 Januari 2009 tersebut, sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani setempat. Hal ini tak terlepas dari beberapa program yang diluncurkan mampu menyentuh kepentingan para petani, salah satunya bidang permodalan. Unit usaha simpan pinjam yang dikembangkan telah memberi solusi bagi permasalahan permodalan yang selama ini dialami petani. Selain itu, sarana produksi (saprodi) yang disediakan oleh Gapoktan juga mampu meberikan pelayanan kepada seluruh anggota, sehingga

dikantongi oleh Kejari. Disinggung mengenai penahanan terhadap tersangka, Herry mengatakan selama dalam tahap penyidikan Mudjarta memang tidak ditahan. Tapi, apabila sudah masuk dalam tahap penuntutan, kemungkinan untuk ditahan bisa saja terjadi. “Di tahap penyidikan tersangka belum kami tahan, tapi kalau sudah masuk penuntutan bisa saja ditahan, tergantung JPU,” jelas Herry. Di samping itu, pasal yang disangkakan kepada tersangka, adalah Pasal 12 E Undang-undang  31 Tahun 1999 yang diubah Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Ancaman hukumannya minimal  4 tahun atau maksimal 20 tahun. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana

komite di SMA N 1 Semarapura mencuat sejak Bulan April 2010 lalu. Ketika itu, Kejari langsung melakukan penyidikan, dan menemukan indikasi penyelewengan dana komite yang mencapai Rp 1,8 miliyar.  Bersumber dari dana tersebut, setiap bulannya kepala sekolah, guru, staf guru, tenaga honor, tukang sapu, hingga satpam mendapat bagian uang transport.  Kejari pun mulai mencium aroma tak sedap, dikala hari libur yang notabene sebulan penuh, pihak sekolah masih melakukan bagi-bagi uang transport. Padahal logikanya ketika itu, tak ada kegiatan di sekolah, terlebih lagi tukang sapu dan satpam yang tidak melakukan aktivitas ke luar sekolah  mendapat bagian uang transport. W-019

Kabupaten Karangasem, Dewa Gede Yustina menilai relatif baik di atas 90% dalam kondisi sehat, hanya kecil prosentase LPD yang tidak sehat. Jumlah LPD di Kabupaten Karangasem sekitar 190 LPD dengan asset simpanan di BPD mencapai 60 milyar. Saat ini menurut Dewa Gede Yustina, LPD saat ini perlu merintis adanya penyaluran kredit sindikasi antar LPD sehingga makin kuat dalam memberikan kredit kepada masyarakat. Dengan rencana bisnis yang prduktif dan efektif, optimis LPD dapat berperan dalam struktur pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Ia berjanji bakal terus  mendorong   geliat usaha ekonomi di sektor  peternakan sapi Bali, pengerajin,  pertokoan/ perdagangan serta jasa usaha lainnya, dalam pemberian akses permodalan. Melihat potensi yang ada di Kecamatan Rendang misalnya di bidang peternakan sapi Bali, sangat layak untuk menjadi obyek sasaran garapan dari segi pembiayaan / permodalan.

Setelah tersedia permodalan pengelolaan sektor usahanya hendaknya  peternak juga bisa mengembangkan biogas dari kotoran dan kencing sapi, sehingga bisa terpadu dalam memperoleh nilai tambah.  Di samping itu masih banyak peluang yang bisa digarap seperti pengolahan daging, kulit, pakan dan aktifitas kreatif lainnya. Demikian juga pada potensi pertanian seperti kacang tanah dan berbagai macam komoditas lainnya, memerlukan sentuhan penanganan terpadu sehingga petani dan peternak benar-benar dapat diberdayakan melalui sistim suntikan permodalan yang sehat dan produktif. Sistim pinjaman berkisar antara 10 – 15 juta untuk Usaha Mikro dan Kecil merupakan sasaran sangat layak  dan potensial untuk digarap BPD sebagai Bank yang sudah kredibel dalam berinteraksi dengan kelompok mikro pedesaan,  sehingga ke depan mampu berperan menjadi  pionir  yang agresif menangani ekonomi pedesaan. Hm*

Garap UMKM, BPD Karangasem Sukses Capai Target 

Gapoktan Panca Buana Sari Jadi Teladan

memudahkan dalam porses produksi. Program tersebut sangat berpengaruh dalam peningkatan kuantitas maupun kualitas hasil pertanian. Ketua Gapoktan Panca Buana Sari, I Wayan Artha Adi mengatakan, saat ini produksi padi mengalami peningkatan ratarata 0.5 ton per hektar tiap tahunnya. Sedangkan dana Program Pemberdayaan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) sebesar Rp. 100 juta yang digelontorkan pemerintah kini telah berkembang menjadi Rp. 141 juta dengan total asset mencapai Rp. 251 juta. Kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan yang tebentuk 15 Januari 2009 ini yakni, Kelompok Tani Lawas Sari, yang khusus membidangi pembudidaya perikanan, kelompok Tani Mertha Sari, bidang peternakan serta Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3). Total keanggotaan yang tercatat pada Gapoktan tersebut sebanyak 400 orang petani. Sekda Kabupaten Gianyar mengucap selamat atas prestasi yang di raih Gapoktan Panca Buana Sari. Gapoktan Panca Buana SAri telah membantu pemerintah dan masyarakat setempat dalam meningkatkan produktifitas pertanian. Hal tersebut sangat penting ditengah besarnya permintaan  masyarakat akan pemenuhan kebutuhan pangan.W-005

Gapura Desa

FB/IST

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Penutupan Pasraman Santi Kumara

Demo Hasil Keterampilan, Tambah Materi Narkoba dan HIV-AIDS AMLAPURA-Fajar Bali Pelaksanaan Pasraman Santi Kumara Desa Pakraman Pesedahan, Manggis, Karangasem Minggu, (25/8) lalu, ditutup ditandai dengan penampilan hasil kegiatan pasraman selama satu bulan. Antara lain penampilan sekaa gong anak-anak, penampilan tarian Rejang Dewa,  gelar pembuatan sarana upakara 3 tandingan banten pejatian, 4 kelompok kekidungan dharma gita, sarana upakara berupa ulatulatan seperti klangsah, klangsah meikuh, nyuh daksina, klatkat, bedeg pebangkit, katik sate dan cambeng.  Koordinator pelaksana kegiatan Pasraman tahun 2013 Mangku I Nengah Suratha, S.Pd melaporkan, kegiatan pembelajaran kegiatan Pasraman Santi Kumara telah dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan 24 kali pertemuan dimana setiap mata pelajaran  memperoleh alokasi waktu 10 kali pertemuan. Selanjutnya diharapkan, agar Desa Pakraman dapat menindaklanjuti hasil pembelajaran pasraman dari 67 orang anak-anak dari kelas V, 

VI serta anak SMP. Sekaa Gong Anak-Anak yang telah bisa menabuh 4 jenis gending tabuh hendaknya dapat dilanjutkan agar  anak-anak tidak  lupa. Namun, yang terpenting adalah menyiapkan generasi muda sejak dini sebagai generasi penerus krama adat yang siap melanjutkan kewajiban ngayah untuk melaksanakan dharmaning agama. Bendesa Adat Pesedahan Drs. I Ketut Artana, M.Pd menjelaskan, Desa Pakraman Pesedahan telah berhasil melaksanakan program Pasraman selama 7 kali atau 7 tahun sejak tahun 2006 sampai 2013 semenjak dicanangkan Pemprop Bali tanpa terputus. Berbagai keterampilan telah diajarkan kepada anak-anak Pasraman baik keterampilan wanita, keterampilan pria, darma gita dan mengajarkan budi pekerti untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena keterbatasan dana dan waktu, maka kegiatan Pasraman disesuaikan dengan waktu liburan anak-anak agar lebih mudah menggerakkan. Bahkan untuk tahun ini pasraman juga diisi dengan keg-

iatan ceramah narkoba dan HIV-AIDs yang mendapat perhatian membludak dari anak remaja. Program tersebut diwajibkan sejak kegiatan pasraman tahun ini, sebagai upaya untuk menekan dampak negatif peredaran narkoba dan efek negatif HIV-AIDs. Ditambahkan, dengan bekal pengetahuan yang diperoleh dalam pasraman menjadi bekal kelak jika sudah terjun ngayah sebagai krama buluangkep bisa membuat sarana upakara yang dibutuhkan. Model pendidikan pasraman Desa Pakraman selain bermaksud untuk menanamkan nilai-nilai agama dan budaya dikalangan anak-anak dan remaja, juga untuk memberi dorongan memahami dan mempelajari berbagai keterampilan dan pengetahuan seputar adat dan agama dalam rangka mewujudkan ajeg Bali ditengah era globalisasi. Mendidik anak di masa sekarang tidak perlu ditekankan disiplin secara kaku dan formal tetapi menggunakan metode PAKEM (Pendidikan Aktif, Kreatif Efektif dan Menarik), dengan demikian anak didik tidak merasa dipaksa

untuk belajar. Diharapkan, program Desa Adat tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik dan ritual semata, tetapi untuk program non fisik seperti pasraman, dharma wecana, pelatihan  membuat banten dan lainnya. Desa Adat Pesedahan dalam satu tahun memiliki aci sejumlah 22 jenis dengan perkiraan menelan anggaran biaya sekitar  300 juta per tahun. Perbekel Pesedahan Ir. I Wayan Astawa, S.Pd, sebelumnya menekankan agar pelaksanaan pasraman dievaluasi secara detail, menyangkut  kekurangan yang masih ada untuk digunakan bahan menyusun kegiatan selanjutnya secara lebih sempurna. Bahkan diusulkan pelaksanaan pasraman agar dapat menyasar kelompok remaja secara berkesinambungan, sehingga remaja dapat diarahkan aktifitasnya keFB/IST

FB/Artayasa

Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

Kasus SMAN 1 Semarapura

PELUANG

FB/Artayasa

FAJA R BALI

pada hal-hal yang positif. Penyampaian materi diharapkan dapat menyentuh selera dan keberadaan remaja agar pasraman menjadi menarik untuk diikuti. Penutupan Pasraman diawali persembahyangan bersama di Pura Puseh serta menyaksikan penampilan hasil pendidikan pasraman dari proses pembelajaran selama 1 bulan, dihadiri Nayaka Sabha Sabda Desa Pesedahan (anggota Badan Musyawarah Desa), Prajuru Desa Adat,  Pemangku, Pelatih / tutor dan undangan lainnya. Hm*


DAERAH

FAJA R BALI Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

Bulfest Ditutup

Goak Panji ‘Bius’ Masyarakat Buleleng

5 Fashion Show Kenakan Endek

FB/Agus

Buleleng Festival (Bulfest) yang dihelat selama tiga hari sejak l 23 hingga 25 Agustus, di areal tugu Singa Ambararaja Depan Kantor Bupati Buleleng, akhirnya ditutup oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Minggu (25/8) malam lalu.

Megoak-goakan yang tampil saat penutupan Buleleng Festival memukau masyarakat Buleleng

SINGARAJA – Fajar Bali Penutupan event yang baru pertama dilaksanakan di tanah Panji Sakti itu dalam kegiatan

terakhir para pengunjung Buleleng Festival ‘dibius’ dengan kehadiran tarian sacral asal Buleleng yakni megoak-goakan di Sasana Budaya, Singaraja.

Masyarakat pun tercengag menyaksikan tarian sacral yang diciptakan oleh Raja Buleleng, Kibarak Panji Sakti semasa penjajahan Belanda.

Buleleng Kembali Kirim Tenaga Magang ke Jepang

FB/Agus

Pelepasan tenaga kerja ke Jepang

SINGARAJA–Fajar Bali Sebanyak 52 orang siswa peserta program magang ke Jepang akhirnya dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng, Senin (26/8) kemarin yang dilaksanakan di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng. Asisten III Setda Kabupaten Buleleng, Ir. Gede Dharmaja, M.Si., berkesempatan untuk melepas para siswa magang tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, Dharmaja mengaku sangat bangga dan sangat mengapresiasi inisiatif dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) yang sudah sangat pro aktif untuk menggerakkan tupoksinya  dalam membuka peluang dan memberikan fasilitas kepada masyarakat Buleleng untuk dapat meraih pekerjaan. Kerjasama yang telah dirin-

Pojok Desa

tis oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama dengan Koperasi Usaha Tsukuba Ibaraki  dan Koperasi Peternakan Ekonomi Pusat di Jepang sejak tahun 2009 tersebut ditindaklanjuti dengan adanya Nota Kesepakatan Bersama atau sering dikenal dengan istilah MoU, khususnya dalam hal melakukan kerjasama di bidang pelatihan tenaga kerja di bidang pertanian dan peternakan. ”Ini merupakan salah satu terobosan Disnakertrans dalam upaya menumbuhkan peluang kerja guna mengatasi masalah pengangguran di Buleleng. Kami selaku pemerintah daerah sangat mendukung serta berharap agar ke depannya frekuensi programprogram yang terkait dengan ketenagakerjaan dapat terus ditingkatkan” tandas Dharmaja. Pelepasan siswa magang

ke Jepang kali ini merupakan angkatan IX dan X. Peserta magang kali ini akan diberangkatkan ke Jepang  secara bertahap dan melalui empat gelombang yang dimulai dari tanggal 4 September 2013, di bulan Agustus, Oktober, dan yang terakhir pada bulan November. Seluruh peserta magang yang dilepas adalah siswa yang telah lulus dalam beberapa tahapan seleksi. Sebelumnya seluruh siswa magang diharuskan untuk mengikuti pelatihan Bahasa Jepang, budaya Jepang, dan kegiatan olahraga selama kurang lebih 1 bulan. Pada periode tersebut seluruh siswa juga wajib menjalani general check-up untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta sebelum terjun ke lapangan nantinya. Kegiatan magang tersebut akan dilaksanakan di Perusahaan Peternakan dan Pertanian di Jepang dan akan dibimbing serta diawasi oleh para instruktur yang berpengalaman. Selama mengikuti program magang di Jepang nantinya, seluruh peserta memperoleh asuransi kecelakaan, kesehatan, dan kematian yang preminya ditanggung oleh pihak lembaga penerima di Jepang. Beberapa fasilitas juga diberikan seperti fasilitas keselamatan, kesehatan kerja, serta diberikan upah dan tunjangan pelatihan kerja sesuai standar rata-rata yang ditetapkan di Negeri Sakura tersebut. W-008

Menurut Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, kegiatan Festival Buleleng telah ditetapkan sebagai event tahunan di Kabupaten Buleleng yang nantinya dalam pelaksanaan kegiatan itu dirangkai dengan HUT Proklamasi RI. Sebagai pertimbangan even yang baru pertama kali dilaksanakan itu sebagai kegiatan rutin tahunan setelah melihat dukungan masyarakat Buleleng pada saat pelaksanaan Buleleng Festival sejak pembukaan hingga di penghujung acara. Bahkan dalam even Bulfest itu dapat dicatat jumlah transaksi sebesar Rp 500 juta lebih. ”Kalau sebesar ini animo masyarakat Buleleng dalam mengikuti dan menyaksikan pelaksanaan Buleleng Festifal, dipandang perlu kegiatan ini kami jadikan kegiatan rutin setiap tahun,” kata Suradnyana, disambut tepuk tangan warga Buleleng saat menyampaikan pidato penutupan Bulfes. Dalam penutupan Buleleng Festival seluruh Muspida, Kepala Kantor, Intansi seta dipadati ribuan masyarakat buleleng yang tidak surut-surut menyaksikan seluruh kegiatan Buleleng Festival tersebut. Melihat antusias masyarakat Buleleng dalam Bulfes Bupati Suradnyana mengaku akan mengupayakan di tahun-tahun mendatang pelaksanaan Buleleng Festival berlangsung hingga satu bulan penuh. Sehingga, masyarakat Buleleng benarbenar terhibur dengan adanya pelaksanaan Buleleng Festi-

val. Dengan demikian, seluruh even penting dan sangat perlu dibangkitkan serta diperkenalkan dan tidak ada lagi yang tertinggal karena pendeknya pelaksanaan kegiatan. ”Buleleng Festival rencananya akan kami laksanakan selama satu bulan penuh sehingga seluruh kegiatan atau keunikan buleleng yang harus dipromosikan dan dibangkitkan kembali semuanya terkaper, tidak ada yang tertinggal karena Buleleng memiliki ribuan tradisi dan keunikan yang perlu di tampilkan di pelaksanaan Bulfes,” tandas Suradnyana. Bupati yang akrab di sapa Bupati PAS itu mengaku bangga karena masyarakat Buleleng yang dikenal panas bisa menjaga situasi hingga pelaksanaan Buleleng Festival selesai. Hal itu sebagai bukti bahwa tanah Panji Sakti Aman.”Kebanggan saya yang sangat luar biasa masyarakat bisa menjaga situasi dengan baik dari pelaksanaan Buleleng Festival berjalan lancar. Ini merupaan tanda bahwa Buleleng aman. Ketua Panitia Bulfest, Gede Suyasa mengatakan, total transaksi selama tiga hari pelaksanaan Bulfest mendekati angka Rp 500 juta. Nilai transaksi paling tinggi terjadi di stan pameran kuliner, kemudian UMKM, stan pameran SKPD dan Distro.”Ini jauh dari perkiraan, tapi bukan itu yang menjadi tujuan. Pelaksaan Bulfest ini bagaimana kita menggali, membangkitkan dan melestarikan seluruh potensi khas Buleleng,” katanya. W-008*

Pemkab Dibantu Motor Gerobak Sampah

FB/PRAMONO

Bupati Jembrana, Putu Artha ketika mencoba mengendarai sepeda motor gerobak sampah, Senin kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Satu unit sepeda motor gerobak sampah dan lima unit gerobak beroda, diberikan kepada Pemkab Jembrana, sebagai sarana untuk kebersihan lingkungan. Pemberian sarana itu, diberikan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Cabang Negara, Senin (26/8) kemarin. Bantuan CSR kepada Pemkab Jembrana tersebut serangkaian HUT BPD Bali yang ke 51, dan diberikan langsung oleh Kepala BPD Bali Cabang Negara, I Komang Wiratnajaya kepada Bupati Jembrana Putu Artha.

I Komang Wiratnajaya menyampaikan sarana ini merupakan bantuan CSR, sebagai salah satu bentuk kepedulian dan kebersihan di Jembrana. Pihaknya berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kebersihan lingkungan. Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan bantuan sarana kebersihan ini, dinilai sangat besar manfaatnya terutama bagi kebersihan. Selain itu, pihaknya juga atas bantuan bedah rumah dari BPD Bali.W-003

Desa Pekraman Bantiran Aben 161 Sawa TABANAN-Fajar Bali Sebanyak 161 sawa diaben dalam acara ngaben masal yang digelar oleh Desa Pekraman Bantiran Kecamatan Pupuan. Hadir pada rangkaian upacara pitra yadnya tersebut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan didampingi Anggota DPR RI Made Urip, Senin (26/8) kemarin di Wantilan Pura Prajapati setempat. Ngaben masal yang puncaknya akan dilaksanakan pada Rabu (28/8) juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Bali Gede Suamba, Anggota DPRD Tabanan Agus Ekananda dan Camat Pupuan. Ketua Panitia Wayan Semerta mengatakan dari 161 sawa yang diaben, 17 di-

antaranya adalah ngaben untuk anak-anak (nglungah). “Ngaben masal yang kami laksanakan kali ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan di desa kami. Kami berharap dengan rasa ini, kami bisa membangun daerah Tabanan,” ungkapnya. Selain ngaben masal, upacara pitra yadnya kali ini juga dirangkaikan dengan kegiatan memukur yang diikuti oleh 10 sawa dan potong gigi (mepandes) yang diikuti oleh 17 orang. D i m a n a u n t u k m e l a ksanakan upacara pitra yadnya, masing-masing sawa dikenakan biaya sebesar Rp. 2,5 juta. “Ngaben masal yang puncaknya jatuh pada (28/8)

akan dipuput oleh 4 sulinggih dan dilanjutkan dengan meajar-ajar,” jelasnya. Rasa kebersamaan yang dibangun oleh masyarakat Desa Bantiran mendapat apresiasi dari Orang Nomor Satu di Tabanan. Menurut Bupati, dengan komitmen yang dimiliki, maka segala bentuk program dari masyarakat dan pemerintah dapat berjalan dengan baik. “Tingkatkanlah rasa persatuan dan kesatuan yang kita miliki. Dengan komitmen ini, saya selaku pemimpin daerah akan selalu mendukung segala bentuk program masyarakat,” ujarnya. Bupati Tabanan menam-

bahkan pemerintahan tidak akan dapat berjalan jika tidak ada dukungan dari masyarakat. Untuk itu pihaknya selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk saling bahu membahu dan meningkatkan rasa gotong royong, sehingga visi Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi dapat terwujud. “Jagalah semangat gotongroyong ini sampai kapanpun. Karena dengan bermodalkan rasa kebersamaan segala permasalahan dapat kita selesaikan,” harapnya. Sebagai bentuk kebersamaan pemerintah, Bupati Tabanan memberikan punia kepada panitia. W-004

FB/PRAMONO

Sejumlah peserta lomba Fashion Show Endek, di atas panggung GKBK Minggu (25/8).

NEGARA- Fajar Bali Sebanyak puluhan peserta berlenggak lenggok bergaya di atas panggung terbuka areal Gedung Kesenian Bung Karno, Minggu (25/8). Event tersebut terekam dalam Lomba Fashion Show dengan menggunakan kain Endek. Sebagai bentuk pelestarian budaya kain endek, lomba yang bertema Endekku Budayaku itu, diikuti para pelajar, perwakilan masing – masing SKPD Pemkab Jembrana, Instansi Vertikal dan Perbankan. Tercatat sebanyak 50 pasang peserta. Tampak kemarin, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan bersama istri, Ny Ani Kembang Hartawan menjadi peragawan dan perawati kehormatan. Dalam sambutannya, Made Kembang Hartawan mengatakan lomba ini paling tidak memberikan kesempatan terhadap para desainer untuk memamerkan dan mempromosikan karyanya. Fashion Show Endek ini, bertujuan mengangkat potensi apa yang menjadi mode Jembrana, sekaligus ikut mengembangkan industri kreatif . “Cara ini sebagai salah satu untuk meningkatkan perekonomian Jembrana,” ujar Kembang. Di tempat terpisah, Andre, salah seorang peserta ketika ditemui mengaku grogi ketika mau berjalan berdaya di atas panggung. Bahkan mulai mendadak menjadi peragawan, jalan sambil bergaya, hingga keluar keringat dingin. “Saya baru kali ini ikut fashion show dan tidak sempat latihan, semua mendadak,” ujarnya. Sementara, dalam lomba itu diraih, pasangan peserta dari instansi RSU Negara sebagai juara pertama dan perwakilan Setda Jembrana diperingkat kedua, kemudian disusul peringkat ketiga disandang peserta dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. W-003

Puluhan Duktang Terjaring

NEGARA- Fajar Bali Sebanyak 31 penduduk pendatang (duktang) terjaring dalam operasi penertiban kependudukan di Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara, Senin (26/8) kemarin. Operasi kependudukan terutama menyasar duktang di gelar pihak kelurahan dipimpin Lurah Lelateng, Kade Suardana dan juga Bendesa Pekraman Lelateng, serta aparat desa lainnya. Sasaran operasi menyasar ke sejumlah tempat kost dan FB/PRAMONO rumah kontrakan. Dari ke 31 orang yang terjaing, di antaranya 24 orang bekerja sebagai pelayanan kafe atau cewek kafe. Mereka terjaring lantaran tak melengkapi diri dengan identitas kependudukan sebagai pendjuduk pendatang yang tinggal sementara. Saat dioperasi, 30 orang diantaranya memang membawa KTP asalnya, namun belum mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Sedangkan 1 orang lagi asal Rogojampi Jawa Timur, tak membawa identitas diri atau KTP, sehingga terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya. Mereka semuanya dibawa ke Kantor Lurah Lelateng untuk diberikan pembinaan dan mengisi surat pernyataan kesanggupan untuk mengurus SKTS. Operasi yang dimulai sejak pukul 10.00 wita dan berakhir pukul 13.00 wita. Lurah Lelateng Kade Suardana didampingi Kasat Pol PP Pemkab Jembrana I Putu Widarta mengatakan pihaknya tak pernah melarang penduduk pendatang untuk tinggal di wilayah Lelateng, tetapi harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam aturan. “Minimal mereka itu melaporkan diri ke kepala lingkungan setempat,’ ujar Suardana. Para penduduk pendatang diberikan batas waktu 14 hari untuk melengkapi seluruh persyaratan seperti SKTS. Namun jika aturan tersebut tak indahkan, maka akan diserahkan ke Pemkab Jembrana dan dikenakan sanksi sesuai perda. Salah seorang pemilik tempat kos, Komang Ardana berharap supaya pihak kelurahan terutama kepala lingkungan, agar sering melakukan pendataan duktang. Apalagi kebanyakan pekerja kafe tak begitu paham mengurus administrasis kependudukan, sehingga sangat penting apabila kepala lingkungan (kaling) melakukan jemput bola. Sementara, Kasat Pol PP Pemkab Jembrana, Putu Widarta menegaskan para pemilik tempat kos, diminta melaporkan siapa saja yang kos di tempat kepada kepala lingkungan. W-003

Sabhantara Pekaseh Gelar Pelatihan Serati

Tata Cara Upakara Yadnya di Persubakan TABANAN-Fajar Bali Sabhantara pekaseh Kabupaten Tabanan menggelar pelatihan serati mengenai upakara yadnya di persubakan. Pelatihan yang diikuti  60 orang tersebut, digelar dari tanggal 26 hingga 29 Agustus 2013 di Hotel Taman Rai. Ketua Sabhantara Pekaseh Kabupaten Tabanan Ir I Wayan Pasek Arimbawa menjelaskan tujuan kegiatan pelatihan bagi para serati guna meningkatkan serada bakhti kepada sang pencipta dalam hal aci upakara dan aci upacara di subak. “Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan serati sebanyak 60 orang,” jelasnya. Kegiatan  berlangsung selama tiga dari tanggal 26 hingga 29 Agustus 2013 dengan beberapa materi yang diberikan oleh  lima orang  nara sumber. Diantaranya dari unsur  PHDI  Tabanan yang dibawakan  IB Anom  dengan materi upakara yadnya di sawah. Ida Peranda Suteja Alit Manuaba dengan materi Tatwa dan Nyadnya Subak, Ir Nyoman Sugiarta – implementasi upacara nyadnya di subak, Ir Made Sudarsana – upacara dan upakara bercocok tanam padi, dan I Nengah Siti  dengan materi implementasai upakara yadnya.  “ Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan,” jelasnya. Selain pelatihan untuk para serati kegiatan  rutin yang dilaksanakan oleh Sabantara Pekaseh Tabanan yakni  program Tri Hitakaran yang termasuk didalamnya adalah tirta yatra,  penataan kawasan subak, operasional organisasi. “Seluruh dana kegiatan yang  diselenggarakan oleh Sabhantare Pekaseh bersumber dari dana APBD Tabanan,” jelasnya. Asisten II Pemkab Tabanan, I Wayan Miarsana yang membuka secara resmi kegiatan tersbut mengatakan Pemkab Tabanan sangat komit dengan pelesatarian subak. Terlebih Jatiluwih yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Salah satu kegiatan  memperkuat subak adalah kegaitan yang dilaksanakan oleh Sabhantara Pekaseh Tabanan. “ Untuk penguatan subak, Pemkab Tabanan telah menganggarkan dana Rp 225 Juta untuk seluruh  kegiatan Sabhantara Pekaseh yang ada di Tabanan,” jelasnya. W-004


PENDIDIKAN

6 Komang Pradita Widya Tristiyanti

Penari yang Sering Ngayah

FB/HERU

Komang Pradita Widya Tristiyanti

DENPASAR – Fajar Bali Bakat, bila dipupuk sedari kecil memang akan lebih bisa berkembang. Adalah Komang Pradita Widya Tristiyanti yang akrab dengan seni pertunjukan sedari kecil. Mengawali kiprahnya di dunia seni sebagai penari, gadis yang kerap disapa Dita ini sering tampil ngayah menari pada saat upacara agama di Pura. Namun seiring berjalannya waktu ia pun mulai tertarik menjelajah seni pertunjukan teater. “Terjun di dunia teater sejak SMA kelas 1, awalnya suka menyaksikan pementasan senior-senior di SMA.  Kebetulan juga teman sekelas mmengajak untuk bergabung di teater,”ungkap alumni SMAN 2 Denpasar ini. Bagi gadis kelahiran Denpasar 13 Juni 1993 ini, dunia teater memberikan ruang sebebas-bebasnya dalam berekspresi. Bahkan banyak hal yang didapatnya seperti mempelajari gerak, mimik, serta belajar berintonasi. “Sejak ikut teater aku jadi lebih percaya diri, bisa berpendapat dan ngga malu tampil di depan banyak orang,”cetusnya sembari menyatakan hingga saat ini ia tak meninggalkan tari, apabila ada upacara di Pura.  Selama berkesenian, hingga kini sejumlah prestasi telah diukir Dita, seperti meraih juara 3 lomba tari kreasi tingkat kecamatan Denpasar Barat (Denbar), juara 2 lomba fotogenic dalam rangka hari valentine, juara 1 lomba operet se-Bali (young sounds of Bali), juara 2 lomba drama modern antar pelajar SMA se-Bali, piagam penghargaan sebagai peserta “Pemuda Siaga Peduli Bencana” (DASIPENA), piagam penghargaan sebagai peserta Pramuka Pendega Saka Bhakti Husada, dan lainnya. Namun sejumlah prestasi yang diraihnya selama ini tak lepas dari dukungan orangtuanya, Dita mengakui apa yang digelutinya selama ini berkat dorongan orangtuanya, meskipun pada awalnya agak sukar jika meminta izin ketika latihan atau pertunjukan malam hari. “Orangtua sangat mendukung, ya kadang perlu waktu lama untuk minta ijin. Tapi mereka ngerti dengan seringnya aku tampil, mereka jadi bangga. Setiap pementasan orangtuaku sering nonton,”ujar anak dari pasangan Drs. I Putu Sutawan dan Luh Sri Nata Handayani ini. Gadis yang telah lama bergabung di Teater Kini Berseri ini menceritakan, pernah merasa jenuh, tapi entah kenapa Ia tetap saja melakoninya. di teater  ia merasa tertantang ketika memerankan seorang tokoh yang tak sesuai dengan kepribadiannya.”Teater buatku adalah panggilan jiwa. Dan ketika kita bisa tampil dengan karakter yang berbeda ada kepuasan tersendiri disana dan tentunya bisa menghibur orang,”cetus mahasiswi jurusan keperawatan gigi semester 5, Poltekkes Kemenkes Denpasar ini.  Ia pun tak tahu entah sampai kapan akan terus menggeluti teater, yang terpenting baginya adalah menikmati perjalanan di seni teater,” Nga tau sampai kapan terjun di dunia teater, jalani aja dulu,” akunya. W-017

Lomba KSPAN Tingkat Provinsi Bali

SMAN 1 Banjarangkan Tampil Wakili Klungkung SEMARAPURA-Fajar Bali SMAN 1 Banjarangkan menjadi satu-satunya sekolah yang mewakili kabupaten Klungkung dalam lomba Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) tingkat Provinsi.  Senin (26/8) kemarin, tim penilai dari provinsi melakukan penilaian ke SMAN 1 Banjarangkan.  Kedatangan rombongan tim penilai tersebut disambut Kabid Dikmen Disdikpora Klungkung, Ketua Suadnyana dan Kepsek  SMA 1 Banjarangkan, Wayan Suamba beserta jajaran sekolah. Sementara, rombongan tim penilai dari provinsi dipimpin Dewa Putu Berata. Suamba dalam laporanya menyampaikan, selama ini SMAN 1 Banjarangkan, secara berkesinambungan melaksanakan program-program KSPAN.  Dengan demikian, ia berharap generasi muda di SMAN 1 Banjarangkan akan menjadi generasi yang terbebas dari narkoba, budaya pergaulan bebas, dan terhindar dari virus  HIV yang mematikan. Menurut Suamba, ajang lomba bukanlah sekadar untuk mengejar juara, tetapi untuk membudayakan pergaulan sehat kepada para generasi muda. “Lomba bukan semata-mata mengejar juara, dan juara bukanlah hal yang utama. Namun alangkah indahnya, jika momen itu menjadi

Tim Penilai dari Provinsi di SMA N 1 Banjarangkan

FB/DIAH

sebuah realita. Akan menjadi kado terindah bagi kita semua,” terang Wayan Suamba. Ketua Tim Penilai, Dewa Putu Beratha menyampaikan, tujuan lomba untuk meningkatkan pemahaman remaja akan bahaya HIV/AIDS dan Narkoba. Selain itu ia  juga berharap agar

lomba KSPAN ini menjadi media dalam membentengi para remaja dari hal-hal negatif serta meningkatkan peran serta forum guru pembina KSPAN dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS melalui jalur sekolah. Sementara, bupati Klungkung, yang diwakili oleh Ketut Suadnyana menyam-

paikan bahwa pemerintah kabupaten Klungkung melalui wadah KPA kabupaten telah berupaya untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanggulangan AIDS.   Namun, kegiatan tersebut  juga disesuaikan dengan kondisi dan keuangan daerah. Yaitu dengan koordinasi serta

melibatkan berbagai instansi terkait.Salahsatukegiatanyangcukup penting adalah Penanggulangan HIV/AIDS melalui jalur sekolah antara lain, berupa pembinaan KSPAN di seluruh SMP dan SMA/K di Kabupaten Klungkung, serta melibatkan langsung forum guru pembina KSPAN. W-019

35 Lulusan D3 Kesling Poltekkes Denpasar Diyudisium

Sudarmanto: Di Dunia Kerja Jangan Menyerah Terhadap Hukum Rimba

Arsitek Muda Presentasi Karya Arsitektur

FB/BLAS

DENPASAR-Fajar Bali  Architects Under Big 3 (AUB3) kembali menyelenggarakan presentasi karya aristektur beserta pemikiran pada publik melalui presentasi non formal, sekaligus mengelar diskusi. Kegiatan ini dilaksanakan di Danes Art Veranada yang dihadiri arsitek muda berusia di bawah 30 tahun. Kegiatan arsitektur ini dilaksanakan pada Jumat pertama setiap bulan. Peserta diberi kebebasan untuk memilih ruangnya sendiri di halaman, dek, roof top, galeri atau dimanapun yang penting lingkungan nyaman untuk berbagi cerita dengan pendengarnya. Melalui pendekatan ini, arsitek muda beserta ide dan karya arsitekturnya berkesempatan untuk mendapatkan ruang berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas, baik khalayak awam arsitektur maupun khalayak arsitektur. RMIT (Royal Melbourne Institute of Technology) School of Architecture & Design merupakan sekolah arsitektur yang berada di Melbourne, Australia. Sebagai bagian dari proses pembelajaran, RMIT selalumengadakan workshop tahunan. Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan jaringan antar- mahasiswa dari berbagai universitas, pemikiran konseptual, kritik dan analisis subjek, serta interaksi antara profesi arsitek dengan masyarakat. Workshop tahun ini diadakan di Ubud pada 5 - 12 September 2013 dan mengambil “Future Ubud” sebagai temanya. Menyikapi fenomena tersebut, RMIT memilih “Future Ubud” sebagai tema workshop tahun ini. “Future Ubud” merupakan projek kolaborasi antara RMIT School of Architecture & Design dan Universitas Udayana.  Workshop ini akan membawa para mahasiswa untuk lebih memahami sekaligus mendokumentasikan dan menggali sejarah dari kota itu sendiri. Elemen terpenting dari workshop ini adalah, simposium yang akan turut mengundang beberapa tokoh dan elemen masyarakat dari arsitektur, landscape, teknik, perencana kebijakan tata ruang serta para pengrajin tradisional, penulis, penyair, seniman serta sejarahwan guna mendapatkan gambaran yang mendetail tentang kawasan Ubud. Hasil dari simposium ini diharapkan dapat menambah wawasan baru serta memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang Ubud dan fenomena sosial budaya yang terjadi didalamnya sehingga dapat lebih detail dalam menyikapi potensi, fenomena dan permasalahan Ubud didalam workshop. Pesona alam dan keunikan ragam budaya Ubud, seolah menjadi magnet yang besar bagi para wisatawan. Keindahan alam dan kegiatan yang sarat dengan seni budaya senantiasa mewarnai ritme kehidupan masyarakat Ubud. Namun Ubud tidak lagi sehijau dahulu. Saat ini, transformasi wajah pedesaan Ubud tampak begitu nyata. Pedesaan nan Asri dengan pemandangan sawah terasering tergantikan oleh derap laju pariwisata yang semakin mendesak hingga kepelosok Ubud. Dalam kurun waktu 15 tahun, Ubud bertransformasi dengan sangat cepat. W-017

FAJA R BALI Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

I Nyoman Purna

DENPASAR-Fajar Bali Jurusan Kesehatan Lingkungan (Kesling) Politeknik Kes-

ehatan (Poltekkes) Denpasar, meyudisium 35 calon wisudawan di Aula Poltekkes Senin

DENPASAR-Fajar Bali Yayasan Dharma Widya Ulangun (YDWU) Denpasar, terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dalam upaya mempermudah masyarakat di tanah air ini untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan maka YDWU membuka program pelatihan baru, yakni Airline Training Center (ATC), ungkap Direktur SPB-ATC, Ni Komang Nariani, kepada Fajar Bali, di Denpasar, Senin (26/8). Ia menjelaskan, tujuan ditawarkannya program ATC tersebut, adalah untuk memberikan kesempatan kepada remaja di Indonesia untuk mengembangkan karier di bidang penerbangan. “Permintaan tenaga kerja yang berkaitan dengan proses yakni dari pemesanan tiket sampai penumpang turun dari pesawat. Bahkan penumpang meninggalkan bandara di masa-masa depan sangat tinggi”, ungkapnya. Tingginya peluang kerja di sektor penerbangan tersebut seiring dengan perkembangan jaman bahwa masyarakat cenderung lebih suka memanfaatkan

jasa sarana trasportasi udara, tegasnya. Menurutnya, ATC merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan program selama 6 bulan, para remaja umur 1723 tahun akan dididik menjadi pramugari/a dan pelayanan darat terkait dengan operasional penerbangan, baik domestik maupun internasional dan perusahaan biro perjalanan wisata/travel agent. Selama kurun waktu enam bulan tersebut, mahasiswa akan diwajibkan mengikuti materi perkuliahan di antaranya bahasa Inggris, Jepang, grooming & social etiquette, custumer approach & service attitude, service improvement, meal & drink in flight service. Juga ticketing & reservation, passage knowledge, departure conntrol system/ check in, cargo domestic & internasional, dan passenger & baggage handling. Para peserta akan dididik oleh tenaga pengajar profesional yang telah berpengalaman puluhan tahun di industri penerbangan baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, tukasnya.

(26/8). Sejumnlah lulusan D 3 Kesling Poltekkes Denpasar diyudisium Ketua Jurusan (Kajur), I Nyoman Purna, S.,Pd., M.,Si., Di antara ketiga puluh lima lulusan, IPK 3,88 diraih I Gede Dedy Suwartawan, lulus dengan pujian. IPK, 3,67 diraih Ni Galuh Ginati, lulus dengan pujian, dan IPK, 3,62 diraih I Gst Ayu Pramesti Suari, lulus dengan pujian. Pada yudisium tersebut juga dihadiri Direktur Poltekkes Denpasar, Drs., IG Sudarmanto, B.,Sc., M.,Kes., Selain itu juga dihadiri Pembantu Direktur (Pudir) III, IA Made Sri Arjani, SIP., M.,Erg., serta seluruh dosen jurusan Kesling. Direktur Poltekkes Denpasar, IG Sudarmanto mengatakan, walaupun sering muncul istilah pat pat gulimat siapa cepat dia dapat, atau istilah hukum rimba, siapa kuat dia menang, sudah menjadi fenomena biasa dalam dunia kerja. Janganlah lulusan mundur dan menyerah begitu saja. Tetaplah berusaha dan bekerja sekuat tenaga dengan cara yang benar, sesuai dengan hati nurani dan aturan yang berlaku, demikian harapan Sudarmanto. Ketika lulusan akan melangkahkan kaki setelah diyudisium, dan ketika berada di tengah masyarakat,

tidak dapat dipungkiri, bahwa kalian akan menghadapi banyak cobaan, Juga persaingan, perubahan, maupun gesekan dalam mencari atau melakoni pekerjaan yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan. Di tengah masyarakat, lulusan akan seringkali berhadapan pada interaksi sosial formal, yang didukung interkasi informal. Sudarmanto mendukung acara yudisium ini, karena kesempatan dalam pergaulan masyarakat, lulusan akan hadapi dan akan banyak memanfaatkan dan melibatkan hubungan informal seperti pada yudisium. Sudarmanto juga menghimbau agar interaksi sosial tidak hanya sampai pada yudisium saja. Lanjutkanlah dalam bentuk formal dalam ikatan alumni Kesling Poltekkes Denpasar. Sudarmanto juga berpesan, lulusan jangan pernah ragu dengan potensi yang ada pada diri lulusan. Sudarmanto juga memberikan contoh, bila kupu-kupu memiliki keragu-raguan, maka tidak akan hidup, dan mati hanya sebagai seekor ulat bulu yang merangkak dan tidak akan pernah menjadi kupu-kupu yang indah. Untuk itu teruslah melangkah dengan penuh keya-

kinan tanpa keragu-raguan. Pada kesempatan itu, Kejur Kesling, I Nyoman Purna , S., PD., M.,Si., mengemukakan, proses pendidikan yang telah dilalui selama 3 tahun, tentu belumlah cukup. Apa yang diberikan merupakan modal awal untuk digunakan di dunia kerja atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Untuk itu lulusan supaya tetap mengasah diri, meningkatkan ketrampilan sehingga tetap bisa bersaing pada zaman serba sulit ini, demikian pesan Purna. Selain itu jangan merasa puas diri dengan apa yang sudah dimiliki, dan tidak mau belajar dan kerja keras. Tetaplah rendah hati dan tekun serta menjunjung tinggi norma-norma yang ada di masyarakat. Juga harus mampu menjadi agen-agen pembaharauan di bidang Kesling dan harus berani bertindak sesuai dengan profesi. Setelah diwisuda 4 September mendatang, jangan lupa pada almamater yang telah melahirkan lulusan. Tetaplah jalin komunikasi sehingga tetap menjadi keluarga besar Poltekkes JKL. Serta saling memberikan informasi dan masukan, demi kejayaan JKL dan kesuksesan lulusan, ujar Purna. R-008

Tinggi Peluang Kerja Lulusan ATC

FB/SUARJA

Mahasiswa SPB-ATC ketika foto bersama di kampus setempat

Para remaja yang telah berhasil lulus pada program ATC tersebut, akan siap menempati posisi pramugari/a, ticketing & reservation officier, passanger handling officer, baggage han-

dling officer, cargo handling officer, dan customer service officer, tegasnya. Nariani yang juga mantan karyawan Garuda Indonesia itu, berharap dengan dita-

warkannya program pendidikan dan pelatihan ATC tersebut, permintaan tenaga kerja dari industri penerbangan dan travel agent bisa dipenuhi, ungkapnya. W-20


EKOWISATA Pengamat: Waktunya SBY dan Para Pejabat Lepas Dollar AS

7

FAJA R BALI

Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

AXIS Tuntaskan Migrasi Jaringan di Sumbar, Sumsel, Kepri dan Kalimantan JAKARTA – Fajar Bali Mendukung penuh penataan ulang pita frekuensi 2,1 GHz, AXIS, operator online terkemuka di Indonesia, telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan implementasi migrasi spektrum 3G sesuai jadwal agar sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.19/2013 (PM.19/2013).  Proses migrasi AXIS dimulai pada pertengahan Mei 2013. Untuk wilayah-wilayah dimana tidak teridentifikasi adanya interferensi berbahaya, seperti di Sumatera Barat dan Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, dan Kalimantan, semua proses migrasi telah selesai dilakukan. Selanjutnya, AXIS juga telah menyelesaikan tahapan akhir proses migrasi di wilayah Sumatera Utara dan Provinsi Riau dan saat ini dalam tahap monitoring pasca migrasi.   Proses yang sama belum dapat dilakukan di wilayah Bali, Lombok, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta dimana perusahaan mengidentifikasikan adanya interferensi berbahaya. Namun, untuk memenuhi peraturan pemerintah, pada 20 Juli 2013 AXIS telah melakukan migrasi seluruh jaringannya ke blok 11 dan 12. Namun karena adanya dampak interferensi dan tingginya keluhan pelanggan yang sangat signifikan, AXIS harus mengembalikan jaringannya ke blok 2 dan 3. AXIS juga telah menyampaikan laporan mengenai permasalahan interferensi kepada pemerintah mulai Mei hingga Juli 2013 dan masih menunggu penyelesaian masalah untuk kendala interferensi yang telah dilaporkan sebelumnya, sesuai dengan isi PM.19/2013.  Pengukuran bersama dengan pemerintah dan pihak terkait telah dilakukan di lokasi yang telah dipilih di wilayah Bekasi. Berdasarkan hasil satu pengukuran ini, AXIS memahami bahwa pemerintah ingin mengaplikasikan hasil satu pengukuran tersebut ke 3500 lokasi lainnya di seluruh wilayah jangkauan AXIS tanpa adanya tindak lanjut untuk permasalahan interferensi berbahaya yang dialami AXIS.  AXIS beranggapan bahwa penyederhanaan proses dilakukan secara berlebihan dan tidak sesuai dengan PM.19/2013. AXIS berharap semua pihak yang terlibat dalam proses migrasi untuk benar-benar memperhatikan dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah, karena saat ini beberapa pihak masih belum menjalankannya sesuai peraturan.  AXIS telah menyampaikan bukti kuat adanya interferensi yang berbahaya di beberapa provinsi dan mengharapkan pemerintah untuk dapat membantu menyelesaikan permasalahan ini sebelum AXIS melakukan migrasi jaringannya ke blok 11 dan 12. AXIS berkewajiban untuk memastikan kualitas layanan bagi 17 juta pelanggannya, dan hal ini tidak dapat dikompromikan.  ������������������������������������������� Mengacu pada ijin AXIS No. 425/KEPIM/KOMINFO/07/2012 poin 2.2.20, pemerintah memberikan jaminan bahwa frekuensi radio yang dialokasikan untuk AXIS terbebas dari sumber interferensi.   AXIS akan terus melanjutkan proses migrasi ke blok 11 dan 12, apabila seluruh proses untuk menyelesaikan permasahan interferensi berbahaya telah dilakukan sesuai dengan isi PM.10/2013.  AXIS berkomitmen untuk menyediakan layanan berkualitas bagi pelanggannya dan akan selalu berusaha menaati semua peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia, dan terus mendukung semua program pemerintah dalam mengembangkan industri telekomunikasi serta menciptakan iklim kompetisi yang sehat.REL

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta pejabat negara lain bisa membuat program penguatan rupiah dengan cara menjual kekayaan mereka yang berbentuk dollar AS.

JAKARTA – Fajar Bali Pelemahan mata uang rupiah yang mencapai Rp 11.000 per dollar AS dalam beberapa pekan ini menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari pengamat ekonomi, Faisal Basri. Faisal berpendapat, tak ada salahnya bila Presiden menunjukkan kepada rakyat, bersedia lebih dahulu sedikit ‘berkorban’ demi kemaslahatan perekonomian dan rakyat banyak Menurut Faisal, jumlah harta SBY dalam dollar AS tahun 2009, tercatat sebesar 269.730 dollar

AS atau setara Rp 2,96 miliar (asumsi 1 dollar AS= Rp 11.000). Data itu dikutip Faisal dari sumber Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain SBY, Faisal juga menyampaikan nama pejabat lain yang memiliki simpanan dalam bentuk dollar AS. Sosok itu adalah, Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR yang memiliki kekayaan dalam valas sebesar 195.960 dollar AS atau setara dengan Rp 2,1 miliar.

FB/IST

Kemudian di jajaran kabinet pemerintahan Indonesia ada Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan yang memiliki kekayaan dalam bentuk dollar AS senilai 626.677 atau setara Rp 6,89 miliar. Lalu ada Chatib Basri, Menteri Keuan-

gan dengan valas 356.506 dollar AS atau setara Rp 3,92 miliar. Namun, pendapat berbeda disampaikan Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia. Menurutnya, jika pejabat tersebut melepas dol-

lar AS mereka, hasilnya tidak berpengaruh besar bagi perekonomian Indonesia. “Kalau mau dan berani, SBY keluarkan ketentuan berapa maksimal tabungan pejabat dalam dollar AS,” kata Satrio. KP

Medan, Gunung Sitoli, Sibolga, Sinabangt, Silangit, Denpasar, Kupang, Ende, Labuan Bajo , Makassar, Sorong , Jayapura , dan Sumbawa Besar. Rute internasional seperti Malaka Malaysia. Pesawat ke -2 ini akan ditempatkan di Jakarta akan melayani kota-kota ; Jakarta, Denpasar , Kupang Labuan Bajo (komodo),’ ujar Willy Trinadi lagi. Pelayanan yang diberikan saat penerbangan adalah full service di bisnis klas dan medium service di ekonomi. Setiap penumpang yang telah membeli tiket akan dicover oleh asuransi sky protection dengan nilai pertanggungan sampai dengan Rp.1,250 milyar , jumlah travel agen yang telah bekerjasama dengan kami lebih dari 1000 di seluruh indonesia. R-002

Sky Aviation Kini Diperkuat Pesawat Sukhoi Ssj 100

DENPASAR-Fajar Bali Sky Aviation Denpasar, sejak Rabu, (21/8) kemarin menambah kekuatan armada penerbangan dengan pesawat sukhoi Ssj 100. Pesawat ini siap beroperasi dengan kapasitas tempat duduk 12 bisnis dan 75 ekonomi. Kehadiran pesawat sukhoi terbaru ini, melengkapi rencana pembelian Sky Aviation sebanyak 12 pesawat sampai dengan tahun 2015 . Distrik Manajer Sky Aviation Denpasar Willy Trinadi, kepada Fajar Bali kemarin menegaskan, pengalaman mengoperasikan pesawat sukhoi yang pertama beberapa waktu lalu, memberi kesan sangat baik dan nyaman. “Pesawat dapat landing dan take off di Bandara yang memiliki panjang landasan hanya

1750 meter, daya angkut cargo yang sangat besar, efesiensi pemakaian bahan bakar, jarak antar kursi cukup luas, penyimpanan bagasi di bagian atas cukup luas. Jarak tempuh terbang nonstop yang cukup jauh, suara mesin sangat rendah memiliki noise level sangat baik . Pemilihan pesawat ini sangat tepat untuk melayani penerbangan di wilayah Indonesia dengan lebih dari 570 bandara,’ ujar Willy Trinadi.

Dikatakan, data statistik penerbangan di Indonesia memilik Pertumbuhan penumpang setiap tahunnya meningkat sekitar rata-rata 15 % . Data tahun 2012 terangkut sekitar 72,4 juta Penumpang domestik dan internasional. Hal ini menambah kenyakinan untuk terus bekerjasama dengan sukhoi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan pesawat

terbang sekaligus membantu percepatan transportasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia . “Dengan hadirnya pesawat ini maka jumlah armada sky aviation menjadi 12 buah terdiri dari : Sukhoi : 2 fokker 50 ; 5, boeing : 1, fokker 100 : 1 , grand caravan ; 1 dan cirrus ; 2 yang telah ditempatkan di beberapa kota di Indonesia yaitu: Jakarta, Pekanbaru, Batam , Pangkalpinang, Denpasar dan Kupang untuk melayani penerbangan di Indonesia dan Malaysia dengan 25 kota yang diterbangi ,”ujarnya. Kota-kota itu meliputi Pekanbaru, Batam, Tanungpinang, Matak, Natuna, Pontianak. Lampung, Palembang, Pangkalpinang, Tanjung Pandan, Dumia,

DENPASAR - Fajar Bali Pagelaran KTT Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) yang akan berlangsung 1 - 8 Oktober 2013 mendatang sudah diantisipasi oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Manager Garuda Indonesia Area Bali Taufiq Hidayat mengatakan, secara operasional pihaknya telah sangat siap. “Kami sudah siap secara operasional. Beberapa langkah sudah kami siapkan termasuk kapasitas penerbangan yang pasti akan bertambah,” ujar Taufiq saat ditemui di sela - sela

Turnamen Golf yang diadakan Garuda Indonesia bersama BNI belum lama ini.        Taufiq melanjutkan, penerbangan baik dari maupun menuju Bali dalam beberapa hari kedepan akan padat akibat dari pagelaran internasional tersebut. Hal ini tentunya jumlah penerbangan semakin meningkat dengan jalan menambah armada pesawat. “Intinya kami siap. Jika kapasitasnya diperlukan, armada kami akan tambah,” katanya.  Terkait turnamen ini, Area Manager Garuda Indonesia Sur-

anto mengungkapkan acara ini digelar sebagai bagian dari upaya pihaknya mendekatkan diri kepada para pelanggan setia. “Ini kami lakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada para pelanggan setia kami,” ujarnya. Kegiatan ini kata Suranto, merupakan kali kelima yang diadakan dan pada tahun ini Bali mendapatkan kesempatannya. “Kegiatan ini selalu berpindah dari satu kota ke kota lainnya di Indonesia dan Bali mendapat kesempatan di event kami yang sudah memasuki kali kelima ini,” ujarnya.

Dalam turnamen golf yang dibuka Manajemen BNI Dodit W. Probojati ini lanjut Suranto, diikuti 240 peserta dengan 18 hole. “Di setiap kota nanti ada satu pemenang yang diikutkan dan digabungkan dalam turnamen final yang didakan di Cina,” ungkap Suranto. Dalam turnamen ini Garuda Indonesia kata Suranto memberikan hadiah yang cukup menggiurkan yakni sebuah mobil Toyota Fortuner dan All New CRV. Selain itu, pihaknya juga memberikan hadiah menarik lainnya berupa uang tunai Rp

150 juta, tiket pulang pergi Denpasar - Sydney - Denpasar dan Denpasar - Tokyo - Denpasar. Dalam kesempatan ini Suranto mengungkapkan, selain rute baru yang sudah dijalankan saat ini yakni Denpasar - Brisbane, pihaknya juga berencana membuka jalur penerbangan Jakarta - Perth, Medan - Penang serta beberapa penerbangan domestik. “Kami selalu melakukan ekspansi dengan membuka rute - rute baru dengan beberapa armada pesawat terbaru,” ujar Suranto. W - 011

DENPASAR-Fajar Bali Status burung yang pernah menorehkan juara di event tertentu, nilai tawarkan tinggi, dibanding burung yang sekedar berkicau. Jenis burung Kacer bisa dibandrol Rp 5 juta, bahkan lebih. Harga jual terkadang juga mengikuti pasar atau keinginan besar penghobi burung berkicau yang terpikat dengan burung bersangkutan. Hal ini diungkapkan Totok Suhartono salah satu pedagang burung kicau disalah satu stand di Pasar Burung Satria, Jl. Vetran, Denpasar, Senin (26/8) kemarin.

Menurutnya di stand Rian Jaya miliknya, juga ada yang ditawarkan Rp. 800 ribu tapi burung tersebut belum mampu memperlihatakan olah suara. “Kalau harga jual Rp 800 ribu, sesuai dengan kualitas burung bersangkutan, tapi bila burung itu mampu berkicau atau mengahasilkan suara bagus harganya bisa mencapai Rp 5 juta,”ucap Totok Suhartono. Disamping itu kualitas suara, harga melambung jika burung itu sudah memiliki nama artinya terbukti juara di berbagai lomba. Para penghobi burung ke-

banyakan kebanyak memburu jenis burung Kacer, mengingat jenis burung ini, mengeluarkan kicauan dengan banyak variasi suara. “Kalau burung tersebut belum pernah mengikuti lomba, harganya hanya Rp 3 juta,”imbuhnya. Selain jenis kacer, penghobi burung kata pria kelahiran Yogyakarta 1974 ini, juga mencari burung jenis Perkutut, Murai, Cucakrowo, Poksai dan Cucakhijau. Sedangkan untuk perawatan, perlu disiapkan jangkrik, kroto dan ada juga pisang. Bicara pendapatan, kata Totok tak bisa ditebak. M-004

FB/IST

Garuda Sangat Siap Hadapi KTT APEC

Service Honda di Astra Cokro, Cepat, Gratis Busi dan Discount Jasa 10%

DENPASAR-Fajar Bali Manajemen Astra Motor Bali (AMB) merespon cepat dan sigap terkait masih adanya keluhan beberapa konsumen yang melakukan perawatan sepeda motor Honda di Astra motor Cokro.Hal tersebut terkait dengan lamanya waktu yang terkadang diperlukan untuk menunggu motor kesayanganya selesai diservice, walau hanya sekedar untuk mengganti oli. Hal ini mupakan hal yang lumrah, sebagai akibat Honda menguasai hanpir 80% market share sepeda motor di Bali yang tentunya juga terkadang memerlukan perawatan rutin atau perbaikan lainnya. Dengan memberlakukan sistem layanan sesuai dengan urutan pendaftar, tentunya harus menunggu selesai pendaftar sebelumnya, meskipun cuma sekedar ganti oli dan service ringan. Hal ini juga sebagai akibat konsumen lebih sugesti mempercayakan motor kesayanganya di Astra Honda Cokro, padahal kini sudah tersebar bengkel-bengkel resmi Honda yang mempunyai kualitas dan tenaga teknisi yang handal. Guna memberi pelayanan yang paripurna pada konsumen , sejak tanggal 20 Agustus 2013 lalu Astra Motor Bali menggelar program jasa layanan “ Happy Hour” yakni layanan khusus bagi konsumen yang melakukan perawatan Honda, berupa ganti oli dan service ringan, yang diselenggarakan khusus setiap hari Selasa dan Kamis dari pukul 12.00 hingga 16.00 wita. Selama ini banyak konsumen yang mengeluh kalau hanya cuma mengganti oli memerlukan waktu lama dan terkadang bisa dari pagi hingga sore hari. “ Kasihan mereka nunggu lama, dengan layanan “Happy Hour’ konsumen yang datang khusus untuk ganti oli dan service ringan akan mendapatkan layanan cepat. Istimewanya lagi mereka mendapatkan gratis satu buah busi serta discount jasa service sebesar 10 persen,” ungkap Dharma Wijaya, Manager Service Astra Motor Bali, ketika ditemui Fajar Bali di kantor Astra Motor Cokro, Jumat (23/8) lalu. “ Konsumen hanya perlu menunggu beberapa jam saja, mereka mendapatkan busi gratis serta jasa service sebesar 10 persen, asalkan mereka terlebih dahulu melakukan booking Happy Hour dengan menghubungi Astra Cokro di nomor 424009 ext. 1006 dan layanan ini hanya ada di Astra Motor Cokro,”jelas Dharma Wijaya. REL

Burung yang Berkicau Lebih Mahal

FB/AGUNG

Salah Satu Stand Penjual Burung Kijau Di Pasar Burung Satria, Jl. Vetran, Denpasar

Usaha Penghancur Kertas Siap ‘Jemput Bola’ Victory, Berikan Perawatan bekas yang akan dihacurkan, dirinya siap membeli, dan siap pula jemput bola,   dengan harga Rp 1200,- per kg. Kertas bekas tersebut diperoleh dari kantor, pemulung tetapi kebanyakan buku bekas pribadi yang dibawa ke penghacur kertas. Para pemilik buku dan majalah bekas

Gede Dika

FB/AGUNG

pribadi biasanya langsung  dibawa sendiri. “Kebanyakan yang dibawa kesini jenis buku pelajaran dan majalah. Rata-rata bisa membeli buku bekas sebanyak 50 kg dalam per hari. Sedangkan proses penghancuran menghasilkan 200kg sampai 250 kg, atau tergantung dari bahan bakunya,”ujar Gede Dika. Dengan bermodalkan satu mesin penghacur kertas dirinya bisa mengahasilkan berkilokilo kertas rumput (kertas yang sudah dihacurkan) untuk dijual kembali kepada suplayer, untuk membungkus barang kerajinan patung batu dan handicarf kebanyakan pemesannya dari Ubud, dengan harga Rp 2100,- per kg. Jika dari kargo yang langsung membeli maka harga yang ditawarkan untuk kertas ruput Rp 2300,- per kg. “Untuk pendapatan perbulan dari usaha ini tidak bisa

dengan Therapy BLC

DENPASAR-Fajar Bali Berbagai tawaran jasa kesehatan tak dipungkiri menjamur di kota-kota besar termasuk Denpasar. Salah satunya  hadir di Kota Denpasar yakni perawatan dengan therapy BIO-Living Cell (B.L.C) asal Australia. Bagian Oprasional Victory, Fanny, Senin (26/8) kemarin mengatakan, Victory  membantu mengatasi sebuah masalah pada rambut, ketombe seperti kerontokan dan panumbuhan rambut. Sedangkan untuk kulit wajah seperti jerawat, kutil dan juga untuk pengencangan kulit. Bahkan menawarkan therapy pelurusan tulang untuk orang yang memiliki tulang dengan bentuk “S”. “Victory mengutamakan terapy dalam proses perawatan

yang dilakukan tidak akan sampai menyebabkan pengelupasan pada kulit konsumen. Disamping itu pelayaan disini tidak mengunakan sebuah laser dalam setiap proses perawatan yang dilakukan,”ujar Fanny. Ia mencontohkan terapi rambut dengan mengunakan BLC ini dapat mencegah kerontokan pada rambut, penumbuhan dan ketombe. Untuk konsumen yang datang rata-rata yang memiliki masalah pada rambut dan tulang. “Soal penyembuhan tergantung tingkat permasalahan yang ditangani. Pelan tapi pasti. Rata-rata lima kali perawatan hasilnya bisa dilihat,”ujarnya. Ia menambahkan mereka  yang melakukan thrapy

kondisinya sudah parah dan tak bisa ditangani di tempat lain. Dijelaskan, banyak yang memanfaatkan jasa ini, setiap

hari 10 sampai 15 orang, dan jasa therapy dari Rp 200.000,sampai Rp 850.000,- per therpy.M-004

FB/AGUNG

Gianyar-Fajar Bali Sebuah usaha kecil atau pun besar jika dikelola dengan benar dan sedikit sentuhan inovasi maka akan membuahkan keuntungan dari usaha tersebut. Seperti yang dilakukan Gede Dika, Pria kelahiran Karangasem, Kubu yang membuka usaha penghancur kertas di tahun 2004, di Jl. Batuyang, Batubulan, Gianyar, Senin (26/8) kemarin. Di usahanya tersebut tidak hanya melayani penghacuran segala jenis kertas bahkan menghacurkan kertas yang berisi dokumen atau arsiparsip penting, instansi pemerintah maupun swasta. “Kami siap menghacurkan kerta yang notabena berisi dokumendokumen penting perusahan yang sudah tidak terpakai lagi alias bekas,” ungkap pria kelahiran 1973 ini. Untuk kertas dokumen

Tempat perawatan Victory Jl. Moh. Yamin, Renon, Denpasar


8

FAJA R BALI

Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BULELENG PENGUMUMAN NOMOR : 450/KPU.KAB-016.433727/VIII/2013 DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DPRD KABUPATEN BULELENG PEMILU 2014 2 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA

1 PARTAI NASIONAL DEMOKRAT

KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN JENIS  TEMPAT TINGGAL CALON NAMA CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG)

NO URUT

NO URUT

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

Kab. / KOTA / Kec.

JENIS  KELAMIN

NAMA CALON

TEMPAT TINGGAL CALON

NO URUT

JENIS  KELAMIN

NAMA CALON

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG)

4 PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN TEMPAT TINGGAL CALON

KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN JENIS  TEMPAT TINGGAL CALON NAMA CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG)

NO URUT

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG)

1

MADE SUDIARTA, SH

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

1

MOH. SHALEH ZAINUDIN, S. Pd

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

H. CHURIYANTO

L

Kec. Buleleng , Kab. Buleleng

1

NI KADEK TURKINI, SH

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

2

KETUT SUARTIKA

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

2

FATMAWATI

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

2

LILIN BUDIANTI, S.Pd

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng

2

I GUSTI MADE ARTANA

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

3

RUMINAH, S. Pd

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

3

RIA MA'RIFAH

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

3

ABDUL HAFIDH

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

3

I DEWA KETUT SUARDIPA

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

1

4

Drs. MADE NARTA ARYANTA, M.Pd.

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

4

4

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

4

NYOMAN WITARI, S.Pd.

5

DEWA KETUT PULPEN YADNYA, SH

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

5

5

MUSLIKHIN

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

5

MADE ADI WIRAWAN

L

6

LUH SUARDIKA

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

6

6

ENDRAWATI PUJI RAHAYU

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

6

MADE UTARINI

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

7

I KETUT NGURAH SUKIADA

L

Kec Buleleng, Kec. Buleleng Kab Kab. Buleleng. Buleleng

7

7

SARIFUDDIN

L

Kec Buleleng, Kec. B leleng Kab Kab. B Buleleng leleng

7

I GUSTI KOMANG SWASTIKA

L

K Buleleng, Kec. B l l K Kab. b B Buleleng. l l

8

HERMANUDIN ARIEF, SH

8

ANTONIUS FERRY ASTIKA

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

8

RIZKI CHAINUL FITRIA

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

9

NI LUH DINA PUSPAPENI

P

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

9

9

MUHAMAD ALFAN

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

10

Kec. Sawan, Kab. Buleleng. MADE WENTEN L 30 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

10

10

1

I MADE SUPARJO, STP

8

L

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN)

I DEWA NYOMAN SUPADMA

L

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

2

3

LUH ASTITI

P

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

3

4

Ir. MADE OKA

L

Kec. Sawan, Kab. Buleleng. Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

4

5

KETUT ASTUTI

P 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

1

5

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

DEWA GEDE SUGIHARTO

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

I NYOMAN SUKRAWAN L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. 30 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

1

I NYOMAN MELIUN

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN)

1

2

NYOMAN AGUNG WIRADNYANA

9 10

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

67% keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN)

MUHAMMAD MUSLIM

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

L

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

2

2

DEWA PUTU CINTIADNYANA , SH

L

3

3

KADEK INDAH YUDIAWATI, ST

P

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

4

4

NYOMAN BUJANA, SE

L

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

5

5

NI LUH SRI SENIWI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng. 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

1

NYOMAN NURIANA, SP

L

Kec. Kuta, Kab. Badung.--

1

1

1

GEDE SUPRIATNA

L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

2

GEDE SUARSA, SE

L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

2

2

2

Drs. MADE SETIAWAN

L

Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

3

Dra. M PUTRI NARENI

P

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

3

3

3

GUSTI AYU SULANDRI

P

Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

4

I MADE DIATMAJA, SE

L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

4

4

4

I NENGAH ALUS

L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

5

MADE SUKADANA

L

Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

5

5

5

MADE RUSSARASWATINI, SH

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

6

NI NYOMAN PUJA YADNYANI

P

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

7

GEDE SUARDANA

8

Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. NI KOMANG SUARDENI P 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

1

GEDE NGURAH SUARTAWAN

2 3 4

MADE JAYADI ASMARA, S.Sos.

5

NYOMAN BAGIARTA

6

NI KOMANG LATRI

6

I KOMANG AGOES UDAYANA PUTRA, SH

L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng.

7

7

WAYAN MASDANA

L

Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng.

8

8

KETUT ENDI WIDYANTI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT)

7

H. FATHUL ARIFIN, SH

1

I PUTU MERTHA

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

1

I NENGAH ARYA, SE

L

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

L

Kec Seririt, Kab. Buleleng.

2

YENI RAKHMAWATI

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

2

NYOMAN WARJANA

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

P

Kec Gerokgak, Kab. Buleleng.

3

HERMAN HIDAYAT

L

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

3

NI KETUT RIANG BUTSIANI

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

4

DIANA INDRIATI

P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

4

I GEDE ODHY BUSANA, SH

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

5

5

KETUT NGURAH ARYA

L

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

6

6

FATIMAH

P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

I GUSTI NYOMAN SATIKA

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

2

IKHWANUDDIN

I GUSTI AYU KERTIA JATI

P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

3

ALWIAH

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

4

ASDIYANTO

L

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

5

FITRIYAH

P

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

6

ASMANIA

P

NI KETUT ARTINI

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

NYOMAN KAPINDRA

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

YULIANA EKAWATY, MS, S.Si P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng 44 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT)

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

L

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

8

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) 1

L

9

6

6

7 8

7

7

7

I WAYAN PARWA, MP, MBA

L

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

8

8

8

KETUT ARTINI

P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng.

9

9

9

KETUT SUTAYA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

1

I KOMANG BUDIARTA

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR)

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR)

1

IDA BAGUS MAYUN

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

1

ACHMAD MUNAWAR, HM

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

1 ABDUL HADI

L

Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng.

2

I NYOMAN JAGADITA, SS

L

Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng.

2

SUKMA PRATIWI ARIFIN

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

2

2

PUTU MANGKU MERTAYASA

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

3

3

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

3

NI KETUT SERIWINDARI, SE, MM

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

3

GUSTI AYU KOMANG PUTRI ALIT

P

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

4

IDA BAGUS NYOMAN ARGA, SE

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

4

4

4

NYOMAN SUKARMEN

L

Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng.

5

DEWA PUTU KOTHA, S.Pd.

L

Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng.

5

5

5

I NYOMAN REDES

L

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

6

NI KETUT WINDRAWATI

P

Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

6

6

6

SETYANING DEWI SUNDARI, SH

P

Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng.

7

NI KADEK LAKSEMIWATI P Kec. Banjar, Kab. Buleleng 43 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

7

7

7

MADE SRI ARTINI P Kec. Banjar, Kab. Buleleng. 43 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

Kec. Ampenan, Kota Mataram, NTB.

1

PUTU MANGKU BUDIASA, SH

P

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) 1

I GDE ADNYANA PUTRA

2 3

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA)

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA)

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

1 M. MUHAJIR

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

1 MIFTAHUL KHAIR

L

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

MADE MAHENDRA JAYA, SE

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng

2 ABDUL MANAF

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

2 ROKHMAT HADIWIGUNA SAPUTRA, S.P

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

2

KETUT ARTANA, S.Sos.

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

SURYANI, SE

P

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

3 SITI RUKAYAH

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

3 ELIYANAH

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

3

NI MADE LILIK NURMIASIH, SE

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

4

KOMANG NAYA WIJAYA

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

4

4 I KETUT SAMSUL HAKIM

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

4

I KETUT WILASA

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

5

NI LUH NGARING

P

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

5

5 SRI INDAH MARTINI

P

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

L

Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

6

KOMANG TIRTA JAYA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

6

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5 6 7 8

1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

5

I WAYAN INDRAWAN

6

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

NI LUH PUTU NOVI ANDARI P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 45 (empat puluh lima) orang

Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 14 (empat belas)orang

Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 20 (dua puluh) orang

Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 45 (empat puluh lima) orang

5 PARTAI GOLONGAN KARYA

6 PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA

7 PARTAI DEMOKRAT

8 PARTAI AMANAT NASIONAL

JENIS  KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN KELAMIN TEMPAT TINGGAL CALON DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) KETUT JANAYASA, SH L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. I NYOMAN GEDE WANDIRA ADI, ST L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng NI PUTU SUARNI, S. Pd P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Drs. I KETUT SUDARNAYA, MM L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Ir. NI LUH TIWIK ISMARHENINGRUM, M.Par P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng NI KETUT WIRATNI, S.Pd P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng PUTU RICO ARITAMA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. MOCHAMAD YANI L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. NI MD WINANGSIH P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. MADE WENTEN, SH L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. 0 % keterwakilan k kil perempuan dan d memenuhi hi penempatannya 40 DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) GEDE SUPARMEN L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. I GEDE SUKRAWADA, SE. MMA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. MADE NADHI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng. MADE RATNA ARDIANI, SE P Kec. Sawan, Kab. Buleleng WAYAN SUNARSA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) I PUTU TIRTHA ADNYANA L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. I KETUT PATRA, SH L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. TRISTIANA NURANI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. I MADE SUWARTIKA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. PUTU MAHARDIKA L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. LUH SERIWASIH P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. I MADE ARYA BAKTI L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. PUTU CORY CANDRA YHANI, S.Pd P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) NYOMAN SUTAMA, SE L Kec. Seririt, Kab. Buleleng. KADEK SUASTIKA L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. KETUT SRI SUDARMIYANI P Kec. Seririt, Kab. Buleleng I GUSTI KOMANG JUNI ARIANTO, SIP L Kec. Seririt, Kab. Buleleng. GUSTI KETUT NUABA L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. KOMANG EPA ARIYANI P Kec. Seririt, Kab. Buleleng. PUTU YASTIKA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng DESAK KOMANG UYENI P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. PUTU FRANS EDWIN SUWANDIKA, SE L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) I GEDE MULIARTA L Kec. Banjar, Kab. Buleleng. I GEDE RATEP WISNAWA, SH L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng. KOMANG ANITA SARI DEWI, SE P Kec. Banjar, Kab. Buleleng. KETUT MERTAYASA L Kec.Busungbiu, Kab. Buleleng. I GEDE WISNAYA L Kec. Banjar, Kab. Buleleng. DRA. SRINI P Kec. Banjar, Kab. Buleleng NI LUH PUTU SUSI YULI UTAMI P Kec.Busungbiu, Kab. Buleleng. 43 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) I KETUT SUSILA UMBARA, SH L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. I GEDE SUSTIARDANA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. NI NYOMAN SUARTINI P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng I GUSTI AJU GAMMA QUANTINA P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. I KETUT WICANA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng KOMANG JOY WIRAWAN L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 45 (empat puluh lima) orang NAMA CALON

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5 6 7 8

1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

6

Kab. / KOTA / Kec. JENIS  TEMPAT TINGGAL CALON NAMA CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) MADE SUCITA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. GUSTI KOMANG MAHENDRI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng GEDE SURADNYA, SH L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. I KETUT SURADANA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. ENDANG FARIANI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng KADEK MARTHA KARTAWAN L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. DEWA PUTU BUDIARTA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. IDA AYU KOMANG YENI SARASWATI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. DRS. I NENGAH WIJANA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. -KETUT GUNAWAN SISWA MIHARJA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. 30 % kketerwakilan kil perempuan dan d memenuhi hi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) PUTU MUDIASTA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. WAYAN SARIANA, S. SOS L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. LUH MARLENI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng. NJOMAN SARPANI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng. KETUT SARA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) KOMANG BAYU MANGGALA WIRAWAN, SH L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. I PUTU SERENGGA L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. NI LUH WIRENI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng MADE WIJANA, SE L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. MADE ARI WAHYUNI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. WAYAN EDIPARSA, SH L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. WAYAN CARMA YASA, SE L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. NI LUH SUKRISNA ASIH P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) PUTU WIBAWA PUTRAWAN L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. NI LUH SRI SAMI P Kec. Seririt, Kab. Buleleng. I NYOMAN ADI GUNAWAN L Kec. Seririt, Kab. Buleleng. DRS. I NYOMAN SANDI L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. NI KOMANG SURYANI P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. I DEWA PUTU SUKERTAYASA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng NYOMAN BRAHMAYA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng. LUH PUTU YENI WIDARMA WATI P Kec. Seririt, Kab. Buleleng I KETUT MERTIASA L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) KADEK WIDANA L Kec. Banjar, Kab. Buleleng. MADE GINA ASTRA L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng. IDA AYU PUTU SUMIATI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. MADE OPENSI L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng. MADE JERY DHARMAJAYA L Kec. Banjar, Kab. Buleleng. NI KETUT WIDIASIH P Kec. Seririt, Kab. Buleleng. KETUT TERI NORMA YONITA P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. 43 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) I KETUT SUARTANA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. I NYOMAN SUKA MERTHA PUTRA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. NI KETUT YASTITI BUDI P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. I GEDE SOAKA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. I KOMANG GEDE SUTAWARDANA, S. Pd L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. NI LUH WIYASTINI P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 45 (empat puluh lima) orang

9 PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

JENIS  KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN TEMPAT TINGGAL CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) SOFIN ROSARIA, SH. P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. H. MOEHAMMAD ISHAM,S. Pd. I. MM. L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. JOHAR WAHYUDI L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. NAMA CALON

3 4 5

1 2

NO URUT

3 4 5 6 7 8

H. MULYADI PUTRA, S. Sos.

L

Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

H. M. NAZIM NENENG SARIYANI PUTRI ABU KHARI JARRAB AYUNDA MAYASARI, A. Md.

L P L L P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. Kec. Seririt, Kab. Buleleng

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) EDY MASMULYADI L Kec. Banjar, Kab. Buleleng LINDA MULIYANA PUTRI P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

M. MAKSUM AMIN MUNAWARAH

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 14 (empat belas) orang

Kab. / KOTA / Kec. TEMPAT TINGGAL CALON

JENIS KELAMIN

NAMA CALON

NYOMAN SUEKER, SH L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng PUTU ASTAWA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. NI LUH PUTU SRI ELYS STYAWATI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. MADE ARY MAHENDRA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. I NYOMAN WIDARTHA, SE L Kec. Abiansemal, Kab. Badung. IDA AYU PUTU HENI SUPRAPTINI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Drs.GEDE SUARSA,BA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. GEDE TON HITLER, S.Sos L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. HERMAWATI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Ir.GDE WISNAYA WISNA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. 30 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

1 2 3

KETUT SUMARDHANA, SH, MM L Kec. Sawan, Kab. DRS. I MADE RAWA L Kec. Sawan, Kab. GUSTI AYU MAS PRASEKTI INDRAYANI, SH, MBA, MM P Kec. Sawan, Kab. KOMANG KURNIATI P Kec. Sawan, Kab. I WAYAN DWIPA, SH L Kec. Sawan, Kab. 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN)

1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

NO URUT

KETUT WIRSANA, SH GEDE ARIMBAWA, SH

Buleleng. Buleleng. Buleleng. Buleleng. Buleleng.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

JENIS  KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN TEMPAT TINGGAL CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

WIYOSO

2 3 4 5 6 7 8 9

L L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. Kec. Denpasar Utara, Kota NI WAYAN UTARI, SE P Denpasar. I MADE DANA, SE L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. DRS. I KETUT ARCANA DANGIN L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. NI KETUT KRISNAWATI P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. DESAK NYOMAN SRI KERTI, SE P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. GEDE SUKERAMA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya

ADHITA NATALIANA MADE SADRA I GEDE SUMIASA GEDE WITAMA NYOMAN SUASTINI, A.Ma. MADE BUDIASA KETUT LINI LUH YESI DHARNENDRI

P L L L P L P P

4 5

1 2 3 4 5 6

WAYAN TEREN, SH KETUT WAHYUNI SHINTA DEWI MADE ARTAWAN WY SUTRIYATI RUSLAN

L L P L L P

Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar. Kec. Seririt, Kab. Buleleng. Kec. Seririt, Kab. Buleleng. Kec. Seririt, Kab. Buleleng. Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng. Kec. Seririt, Kab. Buleleng. Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng Kec. Banjar, Kab. Buleleng. Kec. Banjar, Kab. Buleleng. Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng. Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

1 2 3 4 5 6

3 4 5 6 7 8

Sukasada, Kab. Buleleng. Sukasada, Kab. Buleleng. Sukasada, Kab. Buleleng. Sukasada, Kab. Buleleng. Sukasada, Kab. Buleleng.

40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 42 (empat puluh dua)

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

4 5 6 7 8

MOHAMAD SAMIER

L

Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

2 3 4 5 6 7 8 9

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) L Kec. Seririt, Kab. Buleleng, L Kec. Seririt, Kab. Buleleng, P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng P Kec. Seririt, Kab. Buleleng P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng L Kec. Seririt, Kab. Buleleng

I MADE ARI PUTU ARMITA SILVIA ROSIANA SITI MUTIAH ZAHRAH PUTU ARDIKA

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) KOMANG SUDIAMI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng MADE PASTIKA JAYA L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng

NUR HIDAYAH

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) NIRA SARENT SUDIRO P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

100 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

100 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 4 (empat) orang

KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN JENIS  TEMPAT TINGGAL CALON NAMA CALON KELAMIN DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) MADE DWI SUARTA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. KADEK CUTINI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. GEDE DARMADI L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. DEWA NYOMAN CINTIASTIKA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. NI PUTU MANIK ADNYANI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. DEWA NYOMAN SUARSANA YASA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng LIDYA DAMAYANTI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. GEDE WIDIADA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng.

38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. P Kec. Sawan, Kab. Buleleng.

KETUT KADIARSA KETUT SUANGRIANI

I DEWA MADE YUDITH PRIMA GOTAMA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. KADEK WIDAWATI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng. I GEDE PASEK SUTEDJA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng. 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) GEDE SWASTIKA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng. LUH MULYATINI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. Drs. EC. GEDE NGURAH SADU ADNYANA NYOMAN YENI NYOMAN ANTARSIA I MADE ARSA YOGA

L P L L

Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Kec. Tejakula, Kab. Buleleng. Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar.

1 2 3 4 5 6 7 8 9

NURMILAH

100 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) I KETUT SUSANA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng NI NYOMAN SRI LUKITA DEWI P Kec. Rendang, Kab. Karangasem NI CENING PARWADI P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng NYOMAN DAPET L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng KADEK RAMA EKA PUTRA L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng I GEDE REDI ARDANA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT)

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) 1

33 % kketerwakilan kil perempuan dan d memenuhi hi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) P Kec. Sawan, Kab. Buleleng

KADEK INDRAWATI

100 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 26 (dua puluh enam) orang

1 2 3

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) Kec. Kec. Kec. Kec. Kec.

1 2 3 4 5 6 7

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya L P L P L

1 2 3 4 5 6 7 8 9

4 5

1 2

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR)

DEWA KT PUJA SURADNYA, SH KOMANG ANTARA NYOMAN SWEET JUNIARTINI, S.Hut. I WAYAN ARTA, SH PUTU ARTHA GIRI, SH.,MM LUH WIRANTINI

1 2 3 4 5 6 7 8

1 2 3

3

50 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya 1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) 1 2

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) 1

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

JENIS  KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN KELAMIN TEMPAT TINGGAL CALON DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) R. SUWANDI DWI WARSONO L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng SRIYANI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng HIDAYATURRAHMAN L Kec. Buleleng Kab. Buleleng NANANG JUNAIDI L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng AYU RIJJAH RUKMANA P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng SYARIFUDDIN L Kec. Seririt, Kab. Buleleng ROHANA VERAMYTA P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng SAFUAN, ST L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng KETUT ARIMBAWA L Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar NAMA CALON

15 PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA

NAMA CALON

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA)

1 2 3

0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) 1

1 2 3 4 5 6 7 8

NO URUT

14 PARTAI BULAN BINTANG

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

4 5 6 7 8

2 3 4 5 6 7 8 9

1 2 3 4 5

DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG)

4 5 0 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) BINTANG R. PRAYOGA L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

JENIS  KABUPATEN / KOTA / KECAMATAN KELAMIN TEMPAT TINGGAL CALON DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 1 (BULELENG) I MADE ADI PURNAWIJAYA,S.Sos L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng GEDE DHARMA SANJAYA,SE L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng LUH BUDI SUARTINI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng NYOMAN SARJANA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng Ir. PUTU ARTAWAN L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng LUH GEDE PUSPINI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng I NYOMAN LANDRA, S. Sos L Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar LUH RATNA DEWI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng NYOMAN PRITHI YADNYA L Kec. Buleleng, Kab. Buleleng KADEK YULIANI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng 0 % keterwakilan k kil perempuan dan d memenuhi hi penempatannya 40 DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) LUH GEDE HERRYANI,SH.Mkn P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng Drs.KETUT SUKA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng KADEK AGUS SETIAWAN KERTYA, SE L Kec. Sawan, Kab. Buleleng MADE ARIYANI P Kec. Sawan, Kab. Buleleng MD PASEK SUDARSANA L Kec. Sawan, Kab. Buleleng 40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 3 (KUBUTAMBAHAN & TEJAKULA) DEWA PUTU TJAKRA, SH L Kec. Tejakula, Kab. Buleleng I KOMANG ARTAMA, SE L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng LUH HESTI RANITASARI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng Ir. PUTU SUDEWA AMBARA L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng KETUT MASAN L Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng LUH SURIANI P Kec. Tejakula, Kab. Buleleng NI MADE SUKARTAMI P Kec. Kubutambahan, Kab. Buleleng I KETUT GEDE CITARJANA YUDIASTRA L Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar 38 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 4 (GEROKGAK & SERIRIT) NYOMAN SUBIKSA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng I KETUT SUWECA, SH L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng SITI FATIMAH, SE P Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng IRIANTO L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng DEWA MADE DICKY DWI HENDRAWAN, SH L Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng LUH LAHARSI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng MADE DWIPAYANA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng PUTU EVA SUGIARTI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng KADEK SUMARDIKA L Kec. Seririt, Kab. Buleleng 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) I NYOMAN ERY TRIWINAYA, SH L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng GUSTI AGUNG NGURAH PUTRA SUDEWA L Kec. Banjar, Kab. Buleleng NYOMAN RENASIH P Kec. Sawan, Kab. Buleleng I KETUT SUSILA L Kec.Busungbiu, Kab. Buleleng KADEK ERA PURWANI P Kec.Busungbiu, Kab. Buleleng NI PUTU KRISNAWATI P Kec. Banjar, Kab. Buleleng I GEDE ARDIKA, SE L Kec. Busungbiu, Kab. Buleleng 43 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) MADE ARIAWAN, SST.Par.,MBA L Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung -I WAYAN SUMADRA,Sm.Hk L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng NI PUTU JUNI SURYANI P Kec. Sukasada, Kab. Buleleng I GEDE ASTAWA,S.Pd L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng VERA SUSANTI, S.Sos. P Kec. Baturiti, Kab. Tabanan I KETUT SUDARMA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng 33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 45 (empat puluh lima) orang NAMA CALON

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 2 (SAWAN) 1 2

NO URUT

1 2 3 4 5 6 7

1 2 3 4 5 6

KETUT SUARJANA DEWA AYU CAHYANINGRAT I KOMANG BUDIARTA KETUT RESTUADI KADEK MAYONI

L P L L P

Kec. Seririt, Kab. Buleleng. Kec. Sawan, Kab. Buleleng. Kec. Buleleng, Kab. Buleleng. Kec. Seririt, Kab. Buleleng Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng

40 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 5 (BUSUNGBIU & BANJAR) I NYOMAN NIRYASA, SH L Kec. Banjar, Kab. Buleleng. NI KETUT RESMIASIH P Kec. Banjar, Kab. Buleleng. I MADE BUDI ARTAWAN L Kec. Banjar, Kab. Buleleng.

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya DAERAH PEMILIHAN : DAPIL 6 (SUKASADA) MADE RIMBAWAN L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng. DESAK NYOMAN SUWITARI P Kec. Buleleng, Kab. Buleleng KETUT EDI ASTAWA L Kec. Sukasada, Kab. Buleleng.

33 % keterwakilan perempuan dan memenuhi penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 (tiga puluh) orang

DITETAPKAN DI SINGARAJA PADA TANGGAL 21 AGUSTUS 2013 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BULELENG KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BULELENG Ketua

Anggota

Anggota

Anggota

ttd

ttd

ttd

ttd

Kadek Cita Ardana Yudi, S.Si

Ir. Nyoman Sutawan Bendesa

Luh Putu Sri Widyastini, ST

Ketut Adi Supartha, A,Md

278/viii/ktr


PARIWARA

FAJA R BALI

Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

9

214/VII/FB/KTR

192/VI/FB/KJS

018/I/FB/KTR

193/VI/FB/KJS

BINGUNG

?

Mau Pasang

IKLAN

PERCAYAKAN KEMAJUAN

BISNIS ANDA

DENGAN 013/VI/FB/IGR

BERIKLAN DI

FAJAR BALI

Hubnngi

MARKETING KAMI (0361) 411283 269/VIII/BLAS

160/VI/FB/GLH

021/VI/FB/KTR

227/VI/FB/AG

166/VI/FB/IGR

229/VII/IGR

006/VI/FB/R-008

252/VIII/IGR

237/VII/IGR


10

KESEHATAN Bayi Janisha dan Urine Berbau Sirup Mapel

FAJA R BALI

Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

Penyakit langka Maple Syrup Urine Disease (MSUD) merupakan penyakit langka dan hanya diderita satu dari 180 ribu anak. MSUD adalah penyakit yang berpotensi mematikan karena mempengaruhi kemampuan tubuh memecah asam amino leusin, isoleusin, dan valin. Saat tidak digunakan untuk membangun protein, tiga asam amino tersebut dipecah menjadi energi. Pemecahan dilakukan 6 protein membentuk komplek BCKD (branched-chain alpha-ketoacid dehydrogenase). Penderita MSUD kekurangan salah satu dari 6 protein yang dibutuhkan sehingga tidak bisa memecah tiga asam amino tersebut.  Akibatnya, asam amino masuk ke dalam darah, dan menyebabkan darah menjadi sangat asam. Tingkat keasaman yang tinggi ini mengakibatkan degenerasi sel otak yang sangat cepat, dan bisa berakhir kematian. Gejala MSUD baru muncul tiga sampai empat hari setelah kelahiran yang normal. Gejala ini meliputi kehilangan nafsu makan, rewel, dan urin yang wangi. Aroma ini dikarenakan peningkatan asam amino di dalam tubuh. Selanjutnya bayi akan mengalami kejang dan koma di bulan pertama kehidupannya. Bayi dengan MSUD harus menjalani pengobatan sesegera mungkin untuk mencegah kerusakan otak. Bayi harus mengkonsumsi formula khusus yang tidak mengandung asam amino leusin, isoleusin, dan valin. Saat sudah dewasa, penderita MSUD harus mengawasi pola makannya dan menghindari hidangan berpotein tinggi seperti daging, telur, dan kacang. KP

Forki Bali Fasilitasi Kualitas Wasit/Juri

Meniti Karier dari Olahraga

DENPASAR – Fajar Bali D i s i p l i n ya n g s u d a h mendarahdaging pada dirinya sejak lajang membuat I Gusti Made Semarajaya, tak pernah menampik apapun tugas yang diberikan kepadanya. I Gusti Made Semarajaya, asli Petang Badung, kelahiran 12 Agustus 1965, mengakui tugas yang diemban sekarang ini tak bisa dipungkiri berkat prestasi yang digeluti di dunia olahraga. Cabang olahraga (Cabor) FB/SUPRI IGM. Semarajaya Silat perguruan Bakti Negara, merupakan tumpuannya dalam memburu olahraga prestasi. Dari olahraga lah, Semarajaya merasakan dampak positif yang dialami, tak hanya kesehatan, tapi juga karier di birokrat. Awalnya Ia sebagai PNS di Dinas Pendidikan Bali, namun sekarang sebagai koordinator Samsat Pembantu, di Renon Denpasar. Tugas yang tidak mudah karena diperlukan disiplin tinggi sebagai abdi masyarakat. “Kalau di instansi ini datang ke kantor sudah bekerja hingga pulang, urusan samsat terus berjalan bagaikan air mengalir,”ujar Semarajaya, Senin (26/8) kemarin. Tapi dirinya sangat bersyukur, terpaan disiplin saat menggeluti cabang olahraga silat hingga kini masih tertanam, begitu pun kesehatan terus terjaga. Suami dari Ida Fatimah asal Sulsel ini, kala statusnya sebagai atlet, banyak reputasi yang digenggam, sebut saja juara III di event internasional yang berlangsung di Singapura tahun 1988, juga menyumbang medali perak pada PON XII/1989 yang berlangsung di Jakarta. Spesialis kelas E putra itu, juga membubuhkan reputasi kejuaraan silat wilayah Nusra I/1992. Terakhir dia diperjaya mendampingi atlet menuju PON XVII/ Kaltim 2008, dan sang atlet membawa 3 medali emas. Status pelatih bukan datang begitu saja dari langit, tapi dilalui dengan penataran pelatih muda tingkat nasional tahun 2000. Segepok pengalaman yang diperoleh dari status sebagai atlet dan kini pelatih pencak silat Bakti Negara, membuat dirinya bersahaja. Luwes berkomunikasi, mudah bergaul dan saling sapa menjadi kebiasaan yang ditanamkan kepada sejawatnya, begitu pun saat melayani masyarakat di kantor samsat pembantu Renon Denpasar. Hanya saja reputasi yang dilakoni di dunia olahraga pencak silat tak diikuti putra-putrinya. “Kita sebagai orang tua kan nggak boleh maksa kemauan anak. Sifatnya mendorong yang positif untuk masa depan mereka,”ujar ayah dari I Gusti Putu Datu Agung, I Gusti Made Indra Baskara dan I Gusti Ayu Sinta Jayanti.R-007

JAKARTA – Fajar Bali Setiap anak lahir dengan sebuah harapan. Harapan untuk hidup normal, sehat, dan layak terus berkembang seiring bertambahnya usia mereka. Harapan semakin tersemai dengan dukungan penuh orangtua dan keluarga yang merawatnya. Harapan dan doa itu pula yang terus dipanjatkan orang tua Janisha Floreine, bayi penderita penyakit langka Maple Syrup Urine Disease (MSUD).  Janisha yang lahir pada 2 Juli 2013 lalu kini masih tergolek lemah di ruang perawatan intensif khusus bayi (NICU) Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Jakarta Timur. “Adek, semangat terus ya cantik,” secuil semangat dan harapan diucapkan pasangan Daru Marhaendy (33) dan Dani Kharisma Putri (33). Keduanya tak letih mengucap doa dan semangat untuk Janisha. Meski dinding inkubator dan sepinnya ruang NICU melingkupi Janisha, suami istri ini tak letih

berkomunikasi dengan putri bungsunya. “Dia mendengar kita. Setiap kita ajak bicara nafasnya menjadi lebih teratur dan tidak lagi berat,” kata Daru, Senin (26/8) kemarin. Memang bukan hal mudah menerima kenyataan anak tersayang menderita MSUD. Apalagi penyakit yang ditandai aroma urin berbau sirup mapel ini menurut Daru hanya diderita 3 bayi di seluruh Indonesia termasuk Janisha. Janisha lahir dengan berat 3,2 ons dan panjang 49 cm. Semua awalnya tampak normal dan biasa, sampai menginjak hari ke-6 kulit Janisha mendadak kebiruan. “Tidak ada tanda yang khusus. Janisha lahir normal dan kuat minum ASI. Selama kehamilan, hasil USG dan cek darah juga menyatakan tidak ada masalah,” kata Daru. Setelah mendapat perawatan, kondisi Janisha membaik. Namun kondisi ini tak

FB/IST

berlangsung lama, karena pada hari ke-8 Janisha mulai sering tertidur dan tidak mau minum ASI. Janisha tidak bangun meski Dani mencolek pipi putri kecilnya.  Khawatir puterinya terkena dehidrasi karena tertidur 24 jam, Daru membawa Janisha ke rumah sakit. Di sinilah rentetan kabar mengejutkan dimulai. “Dokter yang menangani curiga, kalau memang dehidrasi diberi cairan infus bisa langsung teratasi. Dari situ Janisha mulai dirujuk dan menjalani serangkaian pemeriksaan, sampai positif MSUD,” kata Daru. Salah satu kondisi khas Janisha, kata Daru, adalah nafasnya yang berat. Total sampai hari ini Janisha sudah 42 hari di

ruang NICU dengan alat bantu nafas (ventilator) yang tak pernah lepas. Berat Janisha pun turun hingga tinggal 2,7 ons. Janisha juga sempat kejang dengan gerakan seperti orang mengayuh sepeda. Selama di NICU kondisi Janisha cenderung naik turun. Namun dua minggu belakangan, lanjut Daru, kondisi Janisha cenderung membaik. Hal ini dikarenakan Janisha mulai mengkonsumsi susu dan suplemen khusus untuk MSUD. “Seminggu ini dia mulai merespon dengan gerakan jari. Konsumsi susunya juga meningkat, namun kalau dia muntah segera diturunkan,” kata Daru. Belakangan ini, kata Daru, Janisha juga mengalami ruam di daerah lipatan maupun yang

mengalami gesekan. Misalnya di daerah tempat mengambil darah, menempelnya selang ventilator, atau belakang kepala yang bergesekan dengan bantal. Ruam ini juga tak mudah dihilangkan. Kondisi tidur Janisha, kata Daru, sebetulnya bisa dicegah bila segera mengalami skrining pasca melahirkan dan tes darah.“Sarana kesehatan di Indonesia sangat terbatas, padahal kemampuan dokternya sudah baik. Bila tes darah bisa diselesaikan di Indonesia, tentu waktunya tak sampai seminggu. Sehingga Janisha tidak perlu sampai mengalami koma,” kata Daru yang berharap perbaikan sarana bisa cepat dilakukan demi menolong bayi lainnya. NT

Gatal Jangan Digaruk, Awas Scabies ! Oleh : dr. Gst Ayu Vina Mery Giovani

DENPASAR-Fajar Bali Dikatakan oleh dr. Gusti Ayu Vina Mery Geovani jika Anda mengeluh gatal-gatal pada kulit terutama pada sela-sela jari, pantat ataupun ketiak, dan gatal lebih sering dirasakan pada malam hari, berhati-hatilah! Mungkin Anda terkena infeksi scabies. Hal ini mungkin belum terdengar lumrah di kalangan masyarakat. “Apabila mendengar kata kudis, gudig, atau gatal agogo, mungkin katakata ini sudah terdengar akrab ditelinga. Scabies disebabkan oleh kutu atau tungau Sarcoptes scabiei, filum  Arthopoda , kelas Arachnida, ordo Ackarina, superfamili Sarcoptes,” jelasnya, Senin (26/8) kemarin. Tungau ini berbentuk kecil, oval, punggungnya cembung dan bagian perutnya rata. Tungau ini transient, berwarna putih kotor, dan tidak bermata. Ukurannya yang betina berkisar antara 330 – 450 mikron x 250 – 350 mikron, sedangkan yang jantan lebih kecil, yakni 200 – 240 mikron

x 150 – 200 mikron. Bentuk dewasa mempunyai 4 pasang kaki, 2 pasang kaki di depan sebagai alat untuk melekat dan 2 pasang kaki kedua pada betina berakhir dengan rambut, sedangkan pada yang jantan pasangan kaki ketiga berakhir dengan rambut dan keempat berakhir dengan alat pereka. Pada manusia infeksi disebabkan oleh oleh S. scabiei var homonis yang biasanya hidup di tempat lembab dan kotor dan biasanya menyerang manusia secara berkelompok, sehingga apabila salah satu anggota keluarga terkena infeksi ini, maka akan dapat menularkannya kepada anggota keluarga yang lain. “Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kebersihan perorangan dan lingkungan, atau apabila banyak orang yang tinggal secara bersama-sama di satu tempat yang relatif sempit.  Infeksi ini juga sering ditemukan pada daerah-daerah pesantren, ataupun lingkungan yang kumuh dan padat penduduk,” urai dokter cantik satu ini. Penyebaran Scabies dapat ditularkan dari hewan ke manusia, manusia ke manusia atau sebaliknya. Infeksi scabies dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan kulit seperti berjabat tangan, tidur bersama, ataupun hubungan sexual. Selain itu, pemakaian barang secara bersama-sama (baju, handuk, bantal, seprei, selimut) juga dapat menularkan infeksi pada orang lain.

Tungau tersebut menginfeksi manusia dengan membuat terowongan di bawah kulit yang mengakibatkan rasa gatal. Rasa gatal yang dirasakan akan semakin parah di malam hari karena pada malam hari, tungau ini akan aktif bergerak untuk membuat terowongan dan menyimpan telur. “Bagi Anda yang gemar bertukar pakaian atau berbagi handuk dengan orang lain, disarankan untuk lebih waspada karena bisa saja Anda terinfeksi scabies,” imbuhnya. Selain gatal pada malam hari yang menyerang individu secara berkelompok, dapat juga ditemukan kelainan pada kulit berupa terowongan-terowongan di bawah lapisan kulit (kanalikuli), yang berbentuk lurus atau berkelok-kelok, berwarna putih atau keabuabuan, rata-rata panjang 1 cm, pada ujung terowongan itu ditemukan papul atau vesikel. Kelainan tersebut biasanya ditemukan pada kulit dengan lapisan korneum yang tipis seperti sela-sela jari, pergelangan tangan, siku bagian luar, lipatan ketiak, pantat, dan pada bayi dapat mengenai telapak tangan dan kaki. Terdapat berbagai macam manifestasi kelainan kulit akibat infeksi tungau ini. Scabies yang terjadi pada individu yang bersih, biasanya ditandai dengan adanya papul-papul kecil, dan seringkali terowongan sangat sulit ditemukan, sehingga seringkali terjadi misdiagnosis. Pada scabies yang telah mendapatkan pengobatan dengan kortikosteroid, terkadang

gejala klinis telah membaik, namun masih dapat menularkan pada orang lain (Scabies Incognito). Pada scabies tipe Norwegiabiasanya kelainan kulit yang timbul berupa krusta (keropeng), skuama (sisik-sisik halus) pada kulit. Pada scabies tipe nodularis biasanya didapatkan nodul coklat kemerahan yang gatal, terutama pada daerah tertutup seperti genitalia, lipatan ketiak, atau selangkangan. “ Sedangkan pada bayi dan anak-anak, scabies dapat mengenai seluruh tubuh., termasuk kepala, leher, telapak tangan dan kaki,” selanya. Pemeriksaan lanjutan biasanya dilakukan dengan menemukan  terowongan yang sedikit meninggi, berbentuk garis lurus atau berkelok-kelok, panjangnya beberapa millimeter sampai 1 cm dan pada ujungnya tampak papul atau vesikel. Akan tetapi penemuan ini biasanya agak sulit dengan banyaknya tipe scabies yang terkadang penampakannya pada kulit tidak terlalu khas. Dapat juga dilakukan pemeriksaan kerokan kulit secara mikroskopis untuk menemukan tungau tersebut. Pencegahan dan Pengobatan Jika anda mengalami gejalagejala seperti tersebut di atas, segeralah memeriksakan diri untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai. Pengobatan pada individu terinfeksi biasanya melibatkan pengobatan terhadap anggota keluarga lainnya, pasangan sexual, atau

individu lain yang kontak erat dengan penderita, sebagai tindakan penting untuk memutus rantai penularan, “pesannya. Dengan demikian pengobatan scabies biasanya dilakukan secara massal agar mata rantai penularan dapat dibasmi secara tuntas. Selain pengobatan, dapat dilakukan tindakan pencegahan agar terhindar dari scabies, seperti menjaga kebersihan badan dengan mandi secara teratur, menjemur kasur, bantal dan seprei secara teratur serta menjaga lingkungan di dalam rumah agar tetap mendapat sinar matahari yang cukup, tidak lembab, dan selalu dalam keadaan bersih serta tidak bertukar pakaian, handuk atau alat mandi lainnya dengan orang lain. “Bagi Anda yang sudah terinfeksi, hindari menggaruk daerah yang gatal, karena akan memperparah dan bisa menyebar ke area kulit yang lainnya. Disarankan untuk sering mencuci tangan, mandi dengan air hangat, jika gatal pada sela jari kaki atau tangan, disarankan untuk merendam dengan air hangat dua kali sehari,” paparnya. Pakaian yang telah dipakai hendaknya disimpan pada kresek atau sejenisnya, untuk mencegah penularan terhadap orang lain. Mengingat scabies merupakan salah satu penyakit yang menular, menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan langkah awal untuk terbebas dari scabies. “Mari budayakan hidup bersih dan sehat,” tutupnya. W-017

JAKARTA – Fajar Bali Berhasil tidaknya seorang pria menjadi ayah dapat diketahui dari sehat tidaknya pola makan yang ia gunakan dan kebugaran tubuhnya. Pasalnya kesehatan tubuh seorang pria juga mempengaruhi kesehatan spermanya. Baru-baru ini sebuah studi teranyar mengklaim ada buah yang dapat meningkatkan peluang seseorang menjadi ayah yaitu raspberi. Buah yang tergolong ke dalam famili anggur, bluberi dan blackberry ini terbukti mengandung vitamin C kadar tinggi atau nutrisi kunci bagi kesuburan pria dan magnesium yang berperan penting dalam memproduksi hormon seks pria, testosterone. Tak hanya itu, raspberi juga diklaim dapat melindungi sperma dari ‘stres oksidatif ’ karena kandungan antioksidannya yang luar biasa. Stres oksidatif sendiri merupakan

kondisi dimana jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisir radikal bebas yang masuk. Seluruh kesimpulan itu didasarkan dari studi yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory, Department of Energy, AS yang menemukan bahwa pria berusia di atas 44 tahun dengan asupan vitamin C tertinggi berisiko 20 persen lebih kecil untuk mengalami kerusakan DNA pada spermanya dibandingkan pria-pria yang tidak mengonsumsi makanan bervitamin C. “Raspberi memang menyediakan nutrisi esensial yang dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Bahkan kandungan vitamin C pada satu porsi raspberi saja sama banyaknya dengan mengonsumsi 173 butir anggur,” tandas seorang pakar gizi kesuburan terkemuka, Juliet

Wilson, menanggapi studi tersebut. “Disamping manfaat kesehatan mereka lainnya, raspberi juga merupakan camilan sempurna untuk pasangan yang ingin punya keturunan. Selain vitamin C, satu porsi rasperi juga mengandung banyak folat yang terbukti es-

ensial bagi kesuburan wanita dan perkembangan embrio dini,” terang Wilson, Senin (26/8) kemarin. Wilson menambahkan raspberi pun dapat membantu mempertahankan berat badan sehat, sebagai kunci keseimbangan hormon seks dan meningkatkan keberhasi-

lan pembuahan. “GI-nya pun paling rendah dibandingkan buah lainnya, artinya gulanya diserap oleh tubuh secara perlahan,” timpalnya. Dan jika kemampuan itu dikombinasikan dengan tingginya serat yang terkandung dalam raspberi maka konsumsi buah ini dapat dijadikan salah satu cara yang efektif untuk mengendalikan rasa lapar dan craving (makan berlebihan). Bahkan antioksidan dalam raspberi juga diklaim dapat menurunkan risiko keguguran pada sang ibu. Sayangnya menurut Wilson selama ini raspberi belum diakui kemampuannya sebagai ‘super food’, terutama bila dibandingkan dengan jenis beri lainnya. Tapi sebenarnya apapun jenisnya, buah beri mengandung nutrisi yang hampir sama besarnya dan fakta ini tak bisa diabaikan begitu saja. NT

FB/HERU

DENPASAR– Fajar Bali Sebanyak 350 wasit/juri dari cabang olahraga karate selama tiga hari mulai, Senin (26/8/2013) kemarin, mengikuti pelatihan wasit/ juri terpusat di GOR Lila Bhuana Denpasar. Pelatihan wasit/juri tersebut untuk dipersiapkan memimpin duel di Kejurnas Karate, yang berlangsung 29-31 Agustus di GOR Lila Bhuana Denpasar. “Pesertanya melimpah, dari 350 orang, akan diambil 30 – 80 FB/SUPRI Nyoman Suata wasit/juri untuk memimpin Kejurnas Karate,”ujar Ketua Umum Pengprov Forki Bali, Ketut Rochineng. Bali selaku tuan rumah kejurnas, sifatnya memfasilitasi pelatihan wasit/juri, dan seluruh instruktur disiapkan oleh PB. Forki. Melihat antusias peserta yang datang dari utusan 33 Provinsi tersebut, kata Rochineng memperlihatkan cabang karate berkembang pesat di tanah air. “Logikanya pelatihan wasit/juri diikuti 350 orang, merupakan salah satu wujud, bahwa cabor karate sudah tak diragukan lagi perkembangan di tanah air,”katanya. Menyinggung persiapan tim karate Bali menuju Kejurnas, menurut Rochineng, selaku tuan rumah sudah sepatutnya lebih siap dibanding tim-tim lain yang terlibat di event ini. Hingga Senin (26/8) sebanyak 800 karateka yang sudah masuk di meja panitia, datang dari 33 provinsi. “Bali menurunkan dua tim, dengan total atlet sebanyak 70 karateka. Awalnya kami mempersiapkan 120 atlet, sesuai dengan tingkat evaluasi tim pelatih yang berkualitas saja yang diturunkan,”imbuhnya. Kejurnas Mendagri Cup, seperti disampaikan Wakil Ketua Panpel, Nyoman Suata, mempertandingkan kelompok kadet hingga senior putra-putri. R-007

Maple Syrup Urine Disease (MSUD) merupakan penyakit langka dan hanya diderita satu dari 180 ribu anak. MSUD adalah penyakit yang berpotensi mematikan karena mempengaruhi kemampuan tubuh memecah asam amino leusin, isoleusin, dan valin. Penderita harus menghindari makanan daging, telur, dan kacang.

dr. Gst Ayu Vina Mery Giovani

Buah-buahan Ini Lindungi Sperma Biar Tidak Gampang Stres

FB/IST


FAJAR BALI Selasa, 27 Agustus 2013, Tahun XIV

SAMBUNGAN

Sejak Seminggu Metallica Tinggal di Bali JAKARTA-Fajar Bali Disambangi untuk kedua kalinya oleh Metallica memang menjadi momen berharga bagi para pencinta rock. Namun ternyata kesenangan tidak hanya ada dalam diri para penonton, melainkan juga para personel band asal Amerika tersebut. Band yang beranggotakan James Hetfield (vokal, gitar), Kirk Hammet (gitar), Robert Trujillo (bas), dan Lars Ulrich (drum) ini mengaku senang bisa kembali menggelar konsernya di Jakarta. “Kami senang bisa kembali ke sini, kami akan menyuguhkan konser spesial dan unik, tentunya bisa memberikan pengalaman berbeda kepada para penonton,” kata Lars Ulrich. Dari sekian banyak negara yang dikunjunginya khususnya di Asia, Ulrich mengatakan Indonesia memiliki tempat spesial bagi para personel Metallica. “Sudah satu minggu ini kami tinggal di Bali. Bali merupakan tempat yang keren, selama itu juga kami menjalani konser seperti semalam (24/8) kami baru saja selesai konser di Singapura.

FB/IST

Dan Indonesia sangat luar biasa, kami mencoba semaksimal mungkin untuk memberikan konser terbaik bagi penggemar di Indonesia,” ujar Ulrich. Menurut kabar yang di dapat, Metallica memilih tinggal di Bali dan rela bolak balik ke Bali selama menjalani turnya

ke Malaysia, Singapura dan beberapa tempat lainnya. Selayaknya rumah, Bali merupakan lokasi tempat Lars Ulrich dan kawan-kawan melepas lelah setelah sukses menghibur para penggemarnya. Jakarta merupakan tujuan terakhir dari konser Metallica

Keok di Pilkada, Kader PDIP Bergejolak

DARI HALAMAN 1 basis kekuatan Candra. Riak-riak gejolak di internal PDIP tersebut dicuatkan oleh kader militan PDIP asal Desa Nyalian, I Ketut Ngenteg. Sebagai kader militan, mantan sekretaris DPC PDIP Klungkung periode 2000-2005 ini mengaku sangat kecewa. Lantaran, 10 tahun kepemimpinan I Wayan Candra sebagai ketua DPC PDIP tidak pernah membuahkan hasil nyata. Bahkan, dalam ajang besar seperti Pilgub dan Pilkada Klungkung, PDIP terus mengalami kekalahan. “Candra jadi ketua DPC dari tahun 2005, hampir dua periode gagal total. Suara partai melorot, ajangajang Pilkada selalu kalah,” tuding Ngenteg. Oleh karena itu, Ngenteg mendesak, DPP dan DPD PDIP segera melakukan evaluasi terhadap kinerja I Wayan Candra. Di samping itu, dengan tegas Ngenteg menuding, kepemimpinan Candra di DPC tak ada bedanya dengan sarang gerombolan. Han-

ya mementingkan kepentingan diri sendiri, bahkan kasarnya Candra ingin membesarkan diri sendiri. Seolah kacang lupa kulit, padahal keberhasilan Candra menjabat Bupati Klungkung dua periode, juga melalui kendaraan PDIP. Tak berhenti di sana, Ngenteg juga mempertanyakan wujud nyata Candra memenangkan Paket Anom-Regeg dalam Pilkada Klungkung. Bahkan, di Kecamatan Dawan, yang notabene menjadi basis kekuatan Candra bersama beberapa anggota DPR, jago PDIP justru menelan ‘pil pahit’ kekalahan. Ngenteg mencontohkan, selain Candra, di Kecamatan Dawan juga ada anggota DPR Provinsi, I Ketut Mandia, dan Anggota DPRD Klungkung, Nengah Arianta, dan Wayan Sugati. Ternyata, keempat ‘algojo’ PDIP itu, tak mampu memenangkan Anom-Regeg di Dawan. Berdasarkan pengalaman tersebut, Ngenteg menilai kader PDIP hanya haus kekuasaan, tapi  tak mau memperjuangkan ke-

menangan. Kekecewaan Ngenteg tidak hanya berkutat mengenai Pilkada Klungkung. Tapi juga pada kondisi bangunan sekretariat DPC PDIP yang terdapat di Desa Kamasan, Klungkung. Katanya, sepeninggal era kepemimpinannya, bangunan berwarna merah tersebut tak pernah mendapat perbaikan. Namun, Candra justru membangun Puri Cempaka yang sangat mewah, sedangkan kandang banteng malah seperti kuburan. “Contohnya Puri Cempaka semakin megah, tapi rumah banteng kayak kuburan, masalahnya bukan itu dibangun dengan uang pribadi atau tidak. Tapi untuk pribadi dia bisa, tapi untuk partai mengapa tidak. Padahal dia jadi pejabat karena partai,” papar Ngenteg.  Di samping itu, Ngenteg juga mempertanyakan mengenai nasib uang  parpol yang diberikan oleh pemerintah daerah. Katanya, setiap tahun selalu ada uang dari pemerintah untuk masingmasing parpol, tapi penggunaan-

nya tidak jelas. “Uang parpol dari daerah kemana dibawa oleh Pak Candra? Realisasi tidak ada, pembangunan untuk partai juga tidak ada”, keluh Ngenteg. Melihat kondisi ini Ngenteg berharap DPP atau DPD PDIP segera mengambil tindakan. Yakni dengan melakukan evaluasi terhadap I Wayan Candra. Apabila hal itu tidak segera dilakukan, Ngenteg mengancam kepengurusan PDIP di Klungkung akan dikosongkan. Berkaca dari seluruh permasalahan itu, Ngenteg juga berharap Candra tahu diri dan segera mundur dari pencalegan di DPR RI.  “Menurut saya tidak layak dia (Candra) jadi DPR RI, lebih baik mundur dari pencalegan. Kalaupun maju, tidak akan dapat dukungan. Kalau dia (Candra) naik belum tentu mau berkorban untuk partai,” ujar Ngenteg. Sementara, ketika hendak dikonfirmasi I Wayan Candra tidak dapat dihubungi. Nomor yang dihubungi sempat tersambung, tapi tidak ada jawaban. W-019

rena itu, program bedah rumah, menurutnya merupakan salah satu cara untuk mengurangi masyarakat dari kemiskinan. Kedepan kata Sukirman, untuk mendapatkan program bedah tersebut, seyogyanya sudah merupakan usulan dari pemerintah desa. Sehingga usulan tersebut disampaikan ke pemerintah provinsi. Usulan dari desa itu, karena aparat di desa lebih mengetahui warganya yang masuk kategori KK miskin atau tidak. “Pemerin-

tahan di desa yang mengetahui secara pasti, siapa saja yang terdaftar masuk sebagai keluarga miskin,”ujarnya. Sukirman kembali menegaskan, jangan sampai pemberian bedah rumah malah menimbulkan kesenjangan terhadap KK miskin. “Bantuan bedah rumah itu, harus diberikan kepada yang mempunyai hak untuk mendapatkannya. Jangan sampai yang dapat justru, karena adanya kedekatan, apalagi

yang dapat bedah rumah, tak masuk KK miskin,” terangnya. Tetapi dia menilai, selama ini program ini sudah berjalan lancar dan baik. Untuk di Desa Tegal Badeng Barat pada tahun 2012, program bedah rumah sudah diberikan kepada 8 KK miskin. Mereka yang mendapatkan bedah rumah, memang termasuk KK miskin dan telah terdaftar di buku merah. Jumlah KK miskin di Desa Tegal Badeng Barat sebanyak 109 KK miskin. W-003

bantuan untuk kesejahteraan masyarakat, jadi harus sering mencari informasi dan tanggap sehingga segala masalah bisa cepat kita tanggulangi,” ujarnya. Pelantikan Sudikerta selaku Ketua IARMI Bali, kemarin terkesan amat istimewa lantaran dihadiri oleh berbagai ormas di Bali, seperti Laskar Bali, PBB, Sanur Bersatu, termasuk Pangdam Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dan Kapolda Bali Irjen Pol Arief Wachyunadi. Keistimewaan semakin penuh kejutan karena yang melantik Sudikerta adalah kader senior IARMI, Sutan Bhatoegana. Usai pelantikan, seluruh peserta menghimpun diri dalam bentuk setengah lingkaran untuk menerima pembekalan dari Sudikerta berturut-turut Pangdam Udayana, Kapolda Bali, dan Sutan Bhatoegana. “TNI akan bergandengan tangan dengan kepolisian dan Muspida untuk memfilter setiap pendatang yang masuk

dan terus memantau aktivitas mereka selama di Bali,” tutupnya Pangdam Udayana, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. Kapolda Bali Irjen Pol Arief Wachyunadi mengharapkan masyarakat bersama Polri dan jajaran TNI untuk sama-sama menjaga keamanan Pulau Dewata dengan landasan yang aman, lestari, dan penuh inovasi. “Inovasi inilah merupakan kebersamaan bersama TNI dan Polri untuk mengamankan Bali,” ucap mantan Kepala Polda Nusa Tenggara Barat itu. Pada kesempatan tersebut Kapolda Bali dikukuhkan sebagai anggota kehormatan IARMI Bali ditandai penyerahan baret ungu oleh Sudikerta kepada Kapolda Bali. Sementara Sudikerta menegaskan IARMI sebagai Komando Cadangan Nasional memiliki peran yang amat strategis dalam menjaga keamanan wilayah. IARMI Bali, kata Sudikerta, bertekad mempertahankan keutuhan NKRI. “Para anggota sepakat

sebagai organisasi yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI, keutuhan bangsa Indonesia adalah sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar,” ungkapnya. Diharapkan, alumni resimen mahasiswa yang terwadah dalam IARMI mampu menjadi pelopor mempersatukan bangsa. “Anggota IARMI banyak memiliki disiplin ilmu. Kelebihan dari anggota kami adalah memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi,” tandas Sudikerta seraya menambahkan sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, tiap anggota IARMI harus mampu memberikan wawasan kebangsaan di lingkungan di mana ia berada, baik lingkungan kerja maupun rumah. Turut hadir pada pelantikan Sudikerta sebagai Ketua Umum IARMI Bali adalah para Dandim dan kapolres se-Bali, Plt Bupati Badung Cokorde Gde Agung, Kasatpol PP Badung I Ketut Martha, dan perwakilan dari Pemprov Bali. RL

sudah melakukan berbagai langkah promosi, tetapi langkah promosi yang dilakukan masih sendiri - sendiri. Segmen pasar pun katanya tidak jelas. “Harus kita akui, ini jalan kesini yang ini juga kesini. Segmen pasar yang dituju pun tidak jelas. Kita harus pelajari trend pasar arahnya kemana,” ungkap Made Mangku Pastika. Padahal, lanjut Pastika, pariwisata merupakan satu hal yang sudah dipilih untuk mense-

jahterakan masyarakat, tak hanya warga Bali saja namun Indonesia dan dunia. “Yang kita mau pariwisata Bali ini apa. Mass tourism, pariwisata budaya atau pariwisata lain. Produk yang akan ditentukan erat kaitannya dengan promosi,” bebernya. Pastika menyebut, produk pariwisata Bali yang mau dibuat berkaitan dengan promosi. “Kalau tidak ada produk atau produknya jelek, promosi

sampai mulutnya berbusa busa juga tidak akan laku,” tandasnya. Pariwisata Bali ini, tegas Pastika juga sudah tetap dengan pariwisata budaya. “Kita arahnya tetap pariwisata budaya. Ada Peraturan daerah (Perda) nya, jangan diganggu - ganggu lagi,” katanya. Pariwisata modern juga nilainya, merupakan salah satu budaya. Tetapi harus cocok dengan nilai - nilai tradisi, adat dan agama di Bali. W-011

Bedah Rumah, Harus Tepat Sasaran

DARI HALAMAN 1 sudah tak layak huni. Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tegal Badeng Barat Kecamatan Negara, Sukirman, Senin (26/8) sore kemarin. Menurutnya secara logika bagi keluarga kurang mampu atau KK miskin yang mendapat program bedah rumah, tujuannya adalah untuk mengentaskan kemiskinan, dengan mendapatkan rumah yang layak huni. Ka-

Sudikerta Gelontor Mobil IARMI DARI HALAMAN 1 belum menunjukkan adanya ancaman dan gangguan keamanan lainnya. Untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang hingga pelaksanaan KTT APEC, pihaknya akan terus bekerja ekstra keras. Diakuinya, dalam pengamanan Pilgub Bali belum lama ini mendapat perhatian cukup serius. Dengan berjalannya pilgub relatif aman dan kondusif sehingga hal itu patut disyukuri. Terkait antisipasi keamanan menjelang KTT APEC, pihaknya bersama jajaran kepolisian akan meningkatkan intensitas pengamanan di semua pintu masuk Pulau Dewata. Menurut Sudikerta yang juga Wagub Terpilih, bantuan mobil operasional diberikan untuk persiapan menghadapi bencana alam dan penanggulangan penyakit yang mungkin terjadi di Bali, termasuk mensukseskan KTT APEC di Bali. “Banyak

tahun ini di Asia, setelah konser Minggu malam, Metallica dijadwalkan langsung balik ke negara asalnya. “(Konser) ini tujuan terakhir kami dari konser yang sebelumnya kami lakukan di beberapa negara, setelahnya, kami akan pulang,” kata gitaris Kirk Hammet. WK

Roy Suryo Desak BPK Tuntaskan Audit Hambalang SURABAYA – Fajar Bali Menteri Pemuda dan Olah Raga, Roy Suryo, mendorong Badan Pemeriksa Keuangan untuk menuntaskan proses audit proyek pembangunan kompleks olahraga nasional di Hambalang, Bogor. Sebelumnya BPK menemukan penyimpangan amat besar yang merugikan negara senilai Rp 463,67 miliar. Jumlah kerugian ini meningkat ketimbang hasil investigasi tahap I, yang hanya menyebutkan sebesar Rp 243,6 miliar. Dalam audit tahap II itu juga ditemukan keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat

dari Komisi Olahraga. “Lanjutkan saja, saya sama sekali tidak ikut-ikut,” kata Roy usai acara penganugerahaan Doktor Honoris Causa untuk pengusaha Chairul Tanjung di kampus Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (26/8). Roy yang menggantikan Andi Alfian Mallarangeng sebagai Menteri Olah Raga ini juga mendesak BPK untuk memproses 15 orang anggota DPR yang diduga ikut menggangsir duit negara dari proyek Hambalang. Roy juga siap menyerahkan tambahan data dan dokumen yang dibutuhkan oleh BPK terkait

pengusutan proyek Hambalang tersebut. “Proses saja 15 orang itu,” ia menegaskan. Hasil audit investigasi tahap II Hambalang ini sudah diserahkan BPK ke DPR pada Jumat pekan lalu. Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan empat tersangka, yaitu mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng, mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, pejabat pembuat komitmen proyek Hambalang Deddy Kusdinar, dan mantan Direktur Operasional PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noor. TP

DARI HALAMAN 1

Dikatakan juga bahwa untuk media yang meliput acara tersebut dibatasi. Di mana yang boleh masuk adalah wartawan yang sudah mendapatkan ID Card Humas, peliput dan potografer. “Kami juga berharap media tidak wara-wiri, agar pelaksanaan pelantikan berlangsung tertib,” tutup Ketut Teneng. Dari pantauan Fajar Bali,

ruang yang akan dijadikan tempat pelantikan sudah rampung. Di mana pada areal kursi utama dan tempat pelantikan sudah ada pergantian karpet termasuk sudah memasang baliho pelantikan. Disisi lain juga, pihak keamanan juga sudah memasang kamera CCTV pada titik-titik tertentu guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.W-010

setidaknya akhir September Bali sudah memiliki anggota KPID baru yang siap dilantik. Arjaya juga menegaskan kepada media besar agar jangan mencoba untuk menitipkan orang atau menggolkan salah seorang agar bisa lolos menjadi anggota KPI. Arjaya mengatakan kalau ada yang berbau titipan, dirinya bisa segera mengetahui. “Jangan sampai lembaga ini ada orang titipan, baik titipan dari media besar atau titipan dari parpol,” tegas Arjaya. Arjaya juga

mengakui kalau dirinya sudah berpengalaman interview dan psikotes. Mengingat sebelumnya dirinya juga pernah menguji calon anggota KPI, KIP dan lainnya. Diharapkan pula, kedepannya KPID Bali bisa diisi oleh orang-orang yang berintegritas dan memiliki kapabilitas dalam menjalankan lembaganya seperti penyiaran. “Kalau ada orang titipan nantinya juga akan kentara, apalagi titipan politik. Kinerjanya lain dan ada keberpihakan,” tutup Arjaya.W-010

kan petugas ditemukan uang tunai Rp 24 juta lebih. Selain itu ada juga belasan juta uang lainnya yang diakui sebagai uang kelompok. ”Sebagian adalah uang milik kelompok,” ungkapnya. Dalam drama pengrebegan yang dilakukan sekitar pukul 17.30, Minggu (25/8) lalu, polisi juga mengamankan tiga pelanggannya. Mereka adalah Komang Kartika (24), Gede Suartapa (16) dan Komang Ngurah (20). Ketiganya warga asal Tongtongan. Dari keterangannya kepada petugas, ketiganya mengaku tidak ikut bisnis tersebut dan hanya sebagai pemakai saja. Selain uang, polisi juga mengamankan 23 paket sabu harga Rp 300.000 perpaket dan 47 paket harga Rp 500.000 perpaket. Barang bukti disimpan dalam tabungtabung minuman energi.

Untuk uang, total diamankan Rp 23, 55 juta. Barang bukti juga ditemukan di bawah pohon aren dan dapur rumah tersangka. Dari barang bukti yang didapat diduga pelaku membeli barang secara glondongan sebelum dipecah menjadi paket kecil. Kasat Res Narkoba Polres Karangasem AKP Wayan Merta mengakui kalau wilayah Kubu selama ini memang menjadi pantauan. Bahkan sudah menjadi TO sejak lama. Karena banyak informasi masuk kalau ada peredaran barang haram cukup besar di Kubu. Sementara untuk penangkapan kali ini polisi sudah menyanggong sejak siang hari. “Kasusnya masih dikembangkan termasuk mengejar suami tersangka  yang berhasil melarikan diri,” terangnya. Keempat tersangka masih dalam pemeriksaan polisi. M-002

Puspayoga Diundang Pelantikan Gubernur Ketut Teneng mengungkapkan hal yang sama bahwa undangan yang disebar terbatas. Disarankan pula, undangan seperti Ketua Partai Politik tidak mengajak simpatisan. “Kalaupun mengajak simpatisan dapat dipastikan tidak bisa masuk, selain terbatas juga pengamanannya ketat,” jelas Ketut Teneng.

Tes Tulis Calon KPI, Jangan Ada Titipan!

DARI HALAMAN 1

Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya mengatakan, tes tulis sudah berlangsung dengan tertib seperti yang diharapkan. Namun dari 19 calon tersebut akan diloloskan sebanyak 14 calon. Di mana ke 14 calon akan mengikuti psikotes di DPRD Bali nanti pada 30 dan 31 Agustus. “Nanti 14 calon akan kita psikotes dan bertanya juga tentang rekam jejaknya,” terang Arjaya. Ditambahkan Arjaya lagi,

Mekel, Suami Bandar Sabu Diuber Polisi

DARI HALAMAN 1 Kubu  untuk mengejar Gede Mekel yang juga suami tersangka sekaligus melakukan penyisiran di rumah tersangka untuk mencari barang bukti selain 75 paket siap edar yang diambil dari tangan Sutini. Kepada petugas saat diinterogasi, pelaku mengaku menjalankan bisnis barang haram dengan suaminya I Gede Mekel, yang juga Kadus Cutcut, Ban. Pelaku ditangkap di rumahnya usai melakukan transaksi. Wanita yang juga kader Puskesmas pembantu atau Pustu Cutcut  mengakui kalau baru saja melayani tiga pembeli. Bahkan mengaku telah bertransaksi masing-masing Rp 300 ribu. Namun pengakuan tersangka membuat petugas semakin curiga karena dari dalam tas milik pelaku yang diaman-

Promosi Pariwisata Bali Masih Sendiri-sendiri DARI HALAMAN 1

juga berpotensi bagi olahraga yang amatir,” katanya. Sebelumnya, gubernur Bali Made Mangku Pastika juga mengkritik keras atas promosi pariwisata Bali yang kurang terintegrasi. Gubernur mengatakan, semua pihak masih berjalan sendiri terkait arah dari pariwisata Bali. Semua pihak yakni pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kota dan swasta

11

026/VI/FB/MHM


0361 411283

12

PIRPOL

PDI-P: Ikut Konvensi Demokrat, Rustri Keluar dari Partai! JAKARTA – Fajar Bali Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih masuk sebagai salah satu calon peserta konvensi capres Partai Demokrat. PDI Perjuangan yang merupakan partai asal Rustri pun bereaksi keras atas pencalonan itu. “Kalau mau ikut konvensi berarti ya sudah bukan kader, seperti orang sudah berbeda ideologi. Ideologi kami dengan Demokrat beda. Kalau dia sudah menyatakan berbeda, itu selesai,” ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/8/2013). Hasanuddin membantah alasan Rustri bersedia menerima pinangan Partai Demokrat karena tak jadi diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Partai itu justru memilih Ganjar Prawanowo senagai cagub dan akhirnya terpilih sebagai Gubernur. “Tidak ada barisan sakit hati. Harusnya yang di bawah yang sakit hati sama Rustri, dia sudah jadi Wagub dan Bupati. Apakah mereka (grass root) kebagian? Kan nggak. Rustri sudah menikmati banyak,” tukas Hasanuddin. Komite konvensi calon Presiden Partai Demokrat sudah mengirimkan undangan kepada 15 kandidat peserta konvensi mulai Sabtu (24/8/2013). Rustri merupakan satusatunya peserta perempuan pada konvensi tersebut. Anggota Komite Konvensi Partai Demokrat Putu Suasta mengaku Rustriningsih sudah menyatakan kesediannya untuk menjadi peserta konvensi.

Elektabilitas Ical Rendah, Golkar Ragukan Hasil Survei

JAKARTA – Fajar Bali Ke t u a D e wa n Pe r timbangan Pusat (DPP) Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari meragukan survei yang selama ini banyak menggambarkan rendahnya elektabilitas calon presiden Aburizal “Ical” Bakrie. “Jadi temuan-temuan itu, bukan Golkar tidak percaya, tapi tidak meyakininya sebagai penggambaran yang di lapangan,” kata Hajriyanto di Jakarta, Senin (26/8) kemarin. Meskipun begitu, FB/IST Hajriyanto Y Thohari Wakil Ketua MPR itu mengatakan, hasil survei tersebut penting sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi Partai Golkar. Dengan melakukan evaluasi, Golkar juga dapat melakukan perubahan-perubahan terhadap strategi kampanye. “Tetapi, itu hanya dijadikan bahan pertimbangan bagi Partai Golkar untuk melakukan evaluasi terhadap strategi yang sudah kita bahas sebelumnya di rapimnas,” kata Hajriyanto. Dia juga mengingatkan bahwa hasil survei bisa selalu berubah dari waktu ke waktu. Menurutnya, politik adalah hal yang sangat cair. Tokoh yang sekarang melesat bak meteor bisa tenggelam pada tahun depan. Sebaliknya, tokoh yang sekarang berada di bawah bisa juga menanjak naik. “Ingat pemilu kita masih lama, masih sangat mungkin terjadi perubahan,” kata Hajriyanto. Dalam survei terakhir yang dilakukan Kompas, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menempati peringkat pertama dengan 32,5 persen suara. Sementara Ical hanya mendapati 8,8 persen suara atau menempati peringkat ketiga. KP

POLITIK Penetapan Zona Kampanye Tunggu Pengesahan PKPU

FAJA R BALI

Selasa, 27 Agustus 2013 Tahun XIV

Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD dijelaskan bahwa kampanye boleh dilakukan sejak tiga hari pascapenetapan. Kampanye itu berupa pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye dan pemasangan alat peraga.

JAKARTA – Fajar Bali Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengatakan, pihaknya menunggu pengesahan perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye untuk menentukan zona pelaksanaan kampanye di daerah. “Kami harus bicara dulu dengan KPU mengenai pengaturan dan prinsipnya seperti apa, kalau pengaturan (zona kampanye) di daerah tinggal ditindaklanjuti dari situ saja,” kata Gamawan usai Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pemilu 2014 di Jakarta, Senin (26/8) kemarin. Ia menjelaskan pihaknya tidak bisa meminta pemerintah daerah untuk menentukan zona kampanye tanpa berkoordinasi dengan KPU. “Prinsipnya, kami membantu kalau diminta oleh penyelenggara pemilu (KPU), jadi kami tidak boleh berinisiatif supaya jangan terkesan Pemerintah menginter-

vensi,” jelasnya. KPU telah menetapkan daftar calon tetap (DCT), baik untuk anggota DPR maupun DPRD, yang artinya para caleg tersebut sudah diperbolehkan melakukan kampanye berupa pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye dan pemasangan spanduk. Terkait peraturan KPU untuk pembatasan alat peraga, Mendagri sepakat kalau pemasangan baliho, spanduk dan papan reklame bukan tujuan utama dari pelaksanaan kampanye. “Yang terpenting adalah sosialisasi, bukan siapa yang banyak pasang baliho atau spanduk. Jadi jangan hanya sekedar gambar, tetapi juga pada pendidikan politik bagi masyarakat,” tegasnya. Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD dijelaskan bahwa kampanye berupa pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye dan pemasangan alat

peraga boleh dilakukan sejak tiga hari pascapenetapan peserta Pemilu. Sedangkan kampanye berupa iklan media massa cetak dan elektronik serta ra p a t u m u m baru bisa dilakukan selama 21 hari, mulai 16 Maret 2014 hingga 5 April 2014, atau tiga hari sebelum masa tenang. Sementara itu, KPU telah menyelesaikan perbaikan PKPU Nomor 1 Tahun 2013 yang belum diundangkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). AN

Mendagri Gamawan Fauzi

FB/IST

Bawaslu Periksa Dua Komisioner KPU Jatim

FB/IST

SURABAYA – Fajar Bali Badan Pengawas Pemilu, Senin, memeriksa dua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Nadjib Hamid dan Agus Mahfud Fauzi, terkait formulir model BC yang diduga bermasalah. “Kami memintai keterangan dari dua komisioner apakah ikut tanda tangan di formulir BC. Formulir itu merupakan lembaran yang ditempelkan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS),” ujar Anggota Bawaslu Jatim Sri Sugeng Pujiatmiko kepada wartawan di Kantor Bawaslu. Menurut dia, proses pencetakan formulir BC ini memang diduga bermasalah karena dicetak pada 29 Juli 2013. Persoalannya,

pada tanggal tersebut pasangan Nomor 4 Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja belum ditetapkan menjadi peserta Pemilukada oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Ke p a d a N a d j i b H a m i d dan Agus Mahfudz Fauzi, Bawaslu juga mempertanyakan tentang tanda tangannya yang tertera di formulir BC. Seusai diperiksa, Nadjib mengaku mendapatkan sekitar 20 pertanyaan dari Bawaslu seputar tudingan ketidaknetralan Ketua KPU Jatim Andry Dewanto dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah. “Saya sempat ditanya apakah ikut tanda tangan persetujuan untuk mencetak formulir

BC. Karena saya tidak merasa menandatanganinya, ya saya jawab tidak,” katanya. Nadjib juga mengatakan dalam persetujuan terkait pencetakan formulir BC memang ada tandatangannya, namun kemungkinan hasil pemindaian (scan). “Untuk kasus ini, saya tidak pernah dikasih tahu kalau ini sudah dicetak,” kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim tersebut. Tidak hanya dua komisioner, Bawaslu juga menjadwalkan memanggil Agung Nugroho. Ketiga komisioner tersebut sempat dinonaktifkan selama dua minggu oleh DKPP karena dianggap menyalahi kode etik dengan tidak meloloskan pasangan Khofifah-Herman. AN

Pilkada Pontianak, 900 Polisi Disiagakan PONTIANAK – Fajar Bali Kepolisian Resort Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menyiagakan sekitar 900 personel untuk mengamankan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak yang rencananya digelar pada 19 September 2013 mendatang. Sejak dini, jajaran intelijen sudah diinstruksikan untuk mengumpulkan informasi lebih banyak guna mendeteksi potensi gangguan keamanan. Kepala Kepolisian Resort Kota Pontianak Komisaris Besar Hariyanta, menuturkan, simulasi pengamanan pilkada sudah digelar bersama Kepolisian

Daerah Kalimantan Barat beberapa hari lalu. ”Konsentrasi massa selama masa pilkada akan menjadi fokus perhatian aparat keamanan,” ujar Hariyanta, Senin (26/8) kemarin. Jajaran Polresta Pontianak juga mencermati setiap tahapan pilkada. Hariyanta menambahkan, ketidakpuasan massa atas hasil pilkada juga sudah diantisipasi sejak awal.     Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak akan diikuti oleh enam pasangan calon, yakni empat dari partai politik dan dua dar i j al ur p er seoran gan .

FB/IST

Wali Kota Pontianak Sutarmidji dan Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi pecah kongsi dalam

pilkada mendatang. Mereka sama-sama maju lagi sebagai calon walikota. KP

kekuasaan semata, namun untuk membawa perubahan bagi bangsa dan negara yang saat ini mengalami keterpurukan. “Oleh sebab itulah kita harus menang agar perubahan dapat kita wujudkan,” cetus Paloh disambut riuh gemuruh tepuk tangan para kader dan anggota partai. Paloh mengatakan, untuk mencapai kemenangan, maka seluruh kader Partai NasDem, termasuk di Maluku harus memiliki jiwa militansi yang tinggi serta mampu bekerja keras di tengah-tengah masyarakat. “Kita harus menang, saya minta semua kader harus bekerja keras dan memiliki jiwa militansi yang tinggi,” seru Paloh yang kembali disambut tepuk tangan. Dalam pidatonya, Paloh juga mengajak kepada setiap calon legislatif, kader, dan anggota partai agar dapat bahu membahu dan bersatu serta tidak saling menyerang. Dia juga menyerukan agar seluruh kader dan anggota Partai NasDem dapat

mewujudkan cita-cita perubahan sebagaimana visi dan tujuan Partai NasDem didirikan. “Jangan saling menyerang, mari sama-sama singsingkan lengan dan bersatu agar kita bisa menang,” ajak Paloh. Selain Surya Paloh, hadir dalam Sekretaris Jenderal Partai NasDem Rio Capella, Korwil Partai Nasdem wilayah Maluku Nono Sampono dan Ketua DPP Ferry Mursidan Baldan dan sejumlah pengurus DPP lainnya. Sementara Ketua Dewan Pimpinan Wilaya Partai NasDem Maluku, Hamdani Laturua bertekad, NasDem di Maluku akan menjadi partai terbesar ketiga. Dia pun menjanjikan seluruh kabupaten dan kota di Maluku akan ada fraksi Partai NasDem. “Kita yakin Partai NasDem akan berada pada posisi tiga besar di Maluku. Kita juga optimistis salah satu caleg Partai NasDem akan menjadi anggota DPR RI dari Maluku,” ungkap Hamdani. KP

Soal Capres, Partai NasDem Tahu Diri

282/VIII/BLAS

AMBON – Fajar Bali Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan, Partai NasDem baru akan mencalonkan kadernya menjadi presiden bila memenangkan Pemilu Legislatif 2014. Hal ini diungkapkan Surya Paloh saat menyampaikan pidato politiknya di hadapan ribuan kader, anggota dan simpatisan Partai NasDem saat Rapat Kerja Wailayah dan pembekalan calon anggota DPRD se-Provinsi Maluku di gedung Islamic Center, Ambon, Senin (26/8) kemarin. “Kalau Partai NasDem menang di Pemilu kita akan tampil mencalonkan diri sebagai presiden, kalau hanya di posisi kedua kita pikir-pikir, kalau di posisi ketiga kita pikir-pikir juga dan kalau di posisi keempat kita serahkan saja buat pemenang pileg nomor satu dan dua,” cetus Paloh. Menurut Paloh, saat ini Partai NasDem hanya fokus pada pemilu legislatif dan belum memikirkan tentang calon presiden.

Surya Paloh

FB/IST

“Kalau ada orang yang tanya tentang pencapresan, bilang kepada mereka Partai NasDem tahu diri. Saat ini kita hanya fokus untuk pemilu legislatif, soal pencapresan itu akan dipikirkan setelah pileg,” ungkap Paloh. Dia menjelaskan, tujuan Partai NasDem didirikan semata-mata bukan untuk meraih


FAJAR BALI EDISI 27 AGUSTUS 2013