Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

JUMAT, 26 juli 2013 | TAHUN XIII

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Target Pertumbuhan Ekonomi Bali 7,7% Dinilai Berlebihan DENPASAR-Fajar Bali Dipasangnya target pertumbuhan ekonomi Bali yang mencapai 7,7% oleh eksekutif dinilai sesuatu yang berlebihan. Disamping berlebihan,asumsi pertumbuhan yang tinggi tersebut jauh lebih tinggi dari target pertumbuhan ekonomi nasional yang dipatok hanya 6,2%. “Asumsi makro ekonomi

014/VI/FB/KTR

KPPU

yang 7.7% itu perlu dicermati, mengingat pertumbuhan tahun sebelumnya kenaikannya tidak signifikan,” jelas Nyoman Sugawa Kori, Kamis (25/7) kemarin. Dijelaskan Sugawa Kori, pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2012 lalu secara makro hanya 6,57% dan pertumbuhan ekonomi di tahun 2013

ini sekitar 6,71. Namun menurutnya hal itu hanya dipasang berdasarkan trend pertumbuhan dan tanpa memperhatikan capaian trend makro ekonomi nasional—di mana trend pertumbuhan ekonomi nasional dihitung 6,2%. Sugawa Kori juga menambahkan perlu juga mengitung adanya perlambatan pertum-

buhahn ekonomi akibat kenaikan harga BBM. Dampak perlambatan ekonomi akibat naikknya harga BBM juga perlu dipertimbangkan, sehingga patokan nilai pertumbuhan ekonomi Bali bisa mendekati asumsi,” terang Sugawa Kori. Ditambahkan Politisi asal Buleleng ini, dampak ke hal. 11

ke hal. 11

Pak Gubernur Trans Sarbagita Solusi Terbaik

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/FB/W-020

FB/IST

Komandan Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Kolonel PNB Sugiharto Prapto W.S.Sos saat diterima Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerja Gubernur, kemarin.

ke hal. 11

Penduduk Denpasar, Bom Waktu bagi Bali Pada tahun 2020 mendatang, diprediksi Kota Denpasar akan mengalami ledakan penduduk. Hal ini diungkapkan Pakar Epidemologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Prof Dr Dewa Nyoman Wirawan, Kamis (25/7) kemarin.

2020, Diprediksi Penduduk Denpasar 1,2 Juta Jiwa DENPASAR-Fajar Bali Penduduk Kota Denpasar yang pada tahun 2020 diprediksi mencapai 1,2juta jiwa, tidak saja menjadi permasalahan

Kota Denpasar saja, tetapi akan menjadi bom waktu bagi Bali. “Ini akan menjadi bom waktu bagi Bali, apalagi Kota Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali,” terang Nyoman Wirawan. Staf Ahli Pembangunan di Bappeda ini juga memprediksi dengan adanya ledakan penduduk maka hal yang paling pertama muncul adalah berkaitan dengan tata ruang, alih fungsi lahan dan naiknya angka

Gayus Tambunan

JAKARTA-Fajar Bali Pemerintah mengklaim ada sekitar 100.000 masyarakat penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang mengembalikan paket kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut. Deputi Seswapres Bidang Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan dan Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto mengatakan, orang yang mengembalikan BLSM itu lantaran menganggap dirinya tidak layak menerima. “Sampai hari ini ada yang mengembalikan KPS sekitar 100.000-an. Tapi di lapangan belum tahu, soalnya data bergerak terus,” kata Bambang saat

ke hal. 11

FB/IST

Remisi Gayus, Sukamiskin Emoh Gampangan BANDUNG-Fajar Bali Kepala Penjara Sukamiskin Bandung Giri Purbadi mengatakan, jajarannya tengah mempertimbangkan korting hukuman sejumlah koruptor di penjara itu, termasuk Gayus Tambunan. Pertimbangan remisi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan RI itu antara lain juga akan berdasarkan pendapat para ahli hukum di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, selain peraturan yang berlaku. “Pertimbangannya murni hukum dan rasa keadilan masyarakat. Bukan melihat orangnya, tapi melihat kasus hukumnya seberapa berat dan bagaimana kerugian negaranya,”ujar Giri saat dihubungi, kemarin. Selain itu, kata dia, sesuai peraturan, pemberian remisi mempertimbangkan kelakuan terpidana di penjara dan

ke hal. 11

FB/IST

Pemberian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) masih menimbulkan banyak masalah.

ke hal. 11

Festival Budaya Pertanian II Makin Semarak

Transaksi Tembus Angka Rp 6 Miliar Lebih Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian Badung, kembali sukses menggelar Festival Budaya Pertanian (FBP) II tahun 2013. Indikasi suksesnya acara yang masih dipusatkan di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang ini, bisa dilihat dari makin banyaknya peserta festival dan membludaknya pengunjung. MANGUPURA-Fajar Bali Tidak hanya itu saja, Bupati Badung AA Gde Agung dalam sambutannya juga menyebutkan, untuk di hari pertama festival yang berlangsung hingga 28 Juli 2013 ini,

FB/HERY

ke hal. 11

PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

DENPASAR-Fajar Bali Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima audensi Komandan Pangkalan TNI AU Ngurah Rai Kolonel PNB Sugiharto Prapto W, S.Sos beserta rombongan di Ruang Kerja Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Kamis (25/7). Pada kesempatan ini Danlanud Ngurah Rai melaporkan persiapan Bandara jelang berbagai perhelatan internasional yang akan diselenggara-

100 Ribu Orang Kaya Kembalikan BLSM

FB/BAGUS

SALAH satu program Gubernur Bali Made Mangku Pastika yakni moda transportasi Trans Sarbagita diakui menjadi salah satu langkah terbaik untuk menanggulangi kemacetan di Bali. Selain itu, Trans Sarbagita ini juga diyakini kedepannya juga dapat menjadi jawaban atas kurangnya Ignatius R. Agus Karmiart infrastruktur kendaraan umum. Ignatius R. Agus Karmiarta salah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Denpasar mengatakan, program yang dicetus Gubernur Mangku Pastika ini juga membantu masyarakat untuk

FB/DOK

Danlanud Laporkan Kesiapan Bandara

Wirjawan Diduga Terlibat Kartel Bawang Putih JAKARTA-Fajar Bali Komisi Pengawas Pe r s a i n g a n U s a h a (KPPU) menduga Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ikut terlibat dalam kartel bawang putih yang dilakukan oleh 19 importir. Saat ini, pihak KPPU baru saja merampungkan dugaan laporan pelanggaran atas kasus tersebut. FB/IST Investigator PenunGita Wirjawan tut KPPU, Muhammad Nur Rofik, mengatakan, keterlibatan Gita Wirjawan ini atas dasar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi yang memberikan perpanjangan Surat Persetujuan Impor (SPI) kepada 14 importir terdaftar (IT) untuk melakukan importasi bawang putih pada periode Januari-Maret 2013. Padahal, perpanjangan SPI ini justru merugikan pihak importir lain yang akan melakukan kegiatan serupa. Atas hal ini, KPPU menduga Gita Wirjawan melanggar ketentuan Pasal 24 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli. “Meski perpanjangan SPI ini justru tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 30/M/ Mendag/PER/V/2012,” kata Nur Rofik kata Nur Rofik saat sidang perkara di kantor KPPU Jakarta, Rabu.

Sugawa Kori

Bupati Badung AA Gde Agung bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika, saat membuka FBP II. telah dibukukan transaksi senilai Rp 6,2 nilainya sekitar Rp 1,4 miliar. Sebagaimana dijelaskan Bupati Gde miliar lebih. Angka itu jelas jauh melampaui transaksi pada FBP pertama yang Agung, FBP adalah salah satu upaya mewu-

judkan pembangunan berkelanjutan. Di sinilah Pemkab Badung berkomitmen membangun sinergitas tiga potensi ekonomi yang menjadi unggulan yaitu pariwisata, pertanian dalam arti luas dan UMKM. Komitmen ini telah diimplementasikan melalui lima prinsip dasar pembangunan berkelanjutan di Badung, yang salah satu program konkritnya melalui pelaksanaan FBP. Penyelenggaran FBP dilaksanakan berdasarkan suatu ide dasar yaitu merevitalisasi pertanian sebagai ibu budaya masyarakat. Bangkitnya budaya pertanian diharapkan mampu menggugah kepedulian berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam mengembangkan berbagai potensi sosial ekonomi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan terutama harkat dan ke hal. 11

001/VI/FB/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA METRO KOTA

2 2

FAJARR BALI BALI FAJA

Jumat, Rabu,26 24Juli Juli2013, 2013, Tahun Tahun XIII XIII

Buser Gadungan Ditembak Ternyata Ada Ditemukan Sabu Berikut Bong

Indomaret Tiga Kali Titib Ditipu, Profesor Dibobol Maling

Hasil Sidak Tahanan Polresta Diumpetin

Polisi Puyeng Mengusut

NEGARA - Fajar Bali Minimarket Indomaret yang berlokasi di jalan Kembar ini pura – pura Gatot Subroto, Kecamata Negara kembali untuk DENPASAR – Fajar Bali mengijinkannya dengan alasan oschek, ternyata tidak. DENPASAR – Setidaknya, Fajar Bali sebuah brankas ketiga kalinya. berisi I Ketut Agus Suarjana keluar proyek dan langsung “Kami Sudah lebih kasus pe- maling uang tunaisebulan Rp.11.823.600 disikat yangsudah cek dua nomor harus ada rekomendasi dari alias Agus Kembar (38) kabur. tersebut, nipuan yang dialami Profesor I Aksi tersangka sudah masuk melalui gudang dan menjebol plafon. tapi bukan pelakunya,” Mabes Polri. terpaksa ditembak kak“Kami harus meminta rekoungkapnya. Made Titib, Rektor Institute Hindu pertama Bobolnya toko tersebut, diketahui kali inya saat hendak kabur terjadi sebanyak 10 TKP di Mantan Pahumas Polres Karan- mendasi dari Mabes Polri unDharma Negeri (IHDN) Denpasar, oleh kedua karyawan Indomaret, Sayu Rezekiana dari pengawalan petugas, wilayah Denpasar dan Barekening. ini mengatakan, hasil penybelum ada perkembangan. Jajaranpagigasem di Polresta Denpasar. Itu dilihat dari tar dan menanyakan darimana media di Pelabu- dung. Dua aksi terakhirnya DENPASAR – Fajartuk Balimengecek nomor dan Yohan Efendi, Kamis (25/7) kemarin. setelah ditangkap Prosedurnya panjang,” ujar Kom- perihal elidikan terakhir, adaDiam-diam satu nomorjajaran Reskrim di Polresta men- sekitar banyaknya pipet yang sedianya dikebisa mengetahui Polresta DenDitemui lokasi, Denpasar Sayu mengaku pukul hantertangkapGilimanuk, pada Senin sebelum tertangkap dilakusambil tersenyum. yangYohan dicurigai. Nomor tersebut pol Encep gaku memiliki mas dalam paketan kecil. Sumber nya Gede Wir di tahanan, saat sidak. pasar menyembunyikan hasil tangkakan di Jalan Pura Demak, 07.30 wita, barukendala datang mengejar ke toko bersama (22/07) lalu. Rektor InstitutePun Hindu Dharberasal dari Bekasi,pan Jakarta Timur. pelakunya, salah yakni lampu juga menduga bahwa uang jutaan setelah didesak, AKP Sarjanaini mengaku Denpasar dan di Jalan Pulau saat sidak di penjara, pada Selasa Efendi. Setelah tokosatunya dibuka, melihat di guResidivis ma Negeri (IHDN) Pro- media “Tapitutup, sayang, nomornya sudah sulitnya berkoordinasi dengan rupiah yang ditemukan merupakan akhirnya meminta konfirmasi lalu. Ternyata selain menemukan satu Denpasar, dang menyala. “Biasanya kalau toko sudah telah beraksi sebanyak 10 Ayu Denpasar pada Minggu fesor I Made Tatib ditipuke oleh pihak Bank Indonesia (BI). hasil jual beli narkoba. langsung Kapolresta Denpasar. buah HP dan power bankdr(charger lampu digudang dimatikan.Tapi ketikatidak pagiaktif,” saya ungkapnya. TKP dengan modus yang (21/7). pelaku mengaku dari“Coba Kejaksaan Kompol Encep baterai, mengakui Penegasan itu disampaikan “Penemuan ini termasuk hebat. langsung konfirmasi den- mengaku red),sanpetugas juga menemuAksi terakhir ini, terlihat, lampu menyala,”ujarnya. sama, pura-pura Bali, pada Kamis (20/06).terkait polisi gatbrankas sulit melacak keberadaan Kasat Reskrim Bagaimana bisa seorang tersangka gan Kapolresta penemuan itu,” kan sabu sabu yangTinggi dikemas dalam Setelah dicek,Polresta ternyataDenpasar melihat kondisi dan menggasak harta sangka sukses menggasak berjanji menyelepelaku penipuan. paket Sebab, mereka Kompol Encepdan Samsul Hayatterbuka. yang Uang bisa membawa sabu sabu dalam ujarnya, Kamis kemarin. hemat, berikutPelaku alat bong, pipet akan 16 handphone dan uang sudah dibobol keaadaan senilai benda para korbannya. saikan kasus korupsi IHDN yangsaat Kombes cenderung membuang nomor dikonfirmasi, Selasa (23/07) kejumlah banyak. Tersangka diduga Herannya, Wayan Kapolresta sekitar Rp 12 juta. dan uang tunai jutaan rupiah. Petugas Rp 11.823.600 lenyap. Selanjutnya dia mengecek Menurut sedang narkoba bergulir di Sunartha Kejaksaan.dihubungi kartu Pada apabila sudah sukses be- pengedar marin. Menurutnya, setelah kasus mengendalikan narkoba dari penwartawan mengamankan Setelah beraksi, Agus kondisi barang lainnya tak ada yang hilang. Denpasar, Kombes Pol I Mengaku kalut dan panic, Pro- perwira ini dilaporkan Titib Pol- sisiraksi. jara Polresta Denpasar,” bisik sumber Kamis kemarin, bernama Gede Wir di kamar tahanan plafon, tampakProfesor berlubang dike pojok timur. Wayan melati Sunartha tersangka Kembar ini berhasil ditangse- fesor Titib kemudian resta Denpasar, Kamis (20/06) yang enggan disebut namanya itu. tiga mentransdipundak ini terkesan buang nomorsudah 8. Diduga pelakunya masuklalu, melewati“Yahh plafonbegitu, kalau tindakan tersangka Agus kap di Pelabuhan Gilimanuk ke pelakubadan. ke tiga Bahkan, reken- Kapolresta lesai beraksi, membuang pihaknyalalu langsung action, memer-brangkas. Ditemukannya bong, tersangka me- sangat mere- pada Senin (22/7) dinihari tangkapanfer ini uang sebelumnya tersebut, berusaha membobol Sayu merekaHasil Kembar sudah rekening Bank Mankartunya iksa saksi korban dan(24/7) memeriksa Wir diduga juga pakai di tahanan. minta awak media supaya langsung tidak dibeberkaning. olehYakni Kasubag juga mengaku Rabu malam, toko tutup dan menggunakan sahkan, khususnya jajaran saat akan mengunjungi diri atas nama Iqba Hidayat noagar rek: penjelasannya kartututup, yang baru. Humas Makanya sulit Denpasar saksi lainnya. Beberapa yang kondisi “Alat bong ditemukan di saku celake kantor Polresta AKP IB istrinya di Jember. sekitar pukul 23.00 wita.bukti Jika dalam kepolisian.bisa 900000441331, Bank menangkap pelaku itu,” saat disodorkan korban kepada penyi-dimatikan. nanya,” beber sumber lagi. nyambung. Wartawan Dia kemudian Sarjana, dikonfirmasi Rekening “Dia ke Jember untuk lampu dibagian gudang biasanya Se- paraMade kerap mengaku angnama Siti Ramayanti no terangnya. dik, sudah diselidiki.bahwa minimarket Sumber mengindikasikan bahwa mencoba mengkonformasi dengan Selasa lalu. AKP Mandiri Sarjanaatas hanya lama ini, ditegaskan tersebut gota buser dan intel Polda menjual hasil kejahatan dannamun Rekening mengaku piPihaknya juga sudahuntuk mengecek ini merupakan kelalaian petugas jaga tidak adaBali. jawaban dari bahwarek: saat9000004070463 sidak yang SMS, dan sekaligus ke rumah tidak memiliki satpam jaga malam.Kompol Encepmengatakan Bank BNI atas namaKapolresta. Marcella Kelly haknyaolah juga kesulitan mengecek satu persatu telponPolres terakhir yang langsung yang tidak memeriksa masuknya dipantau oleh Kapolresta Denpasar Aparat kepolisian Jembrana “Modalnya borgol dan istrinya,” bebernya. no rek:0290152369. Merasa ditipu, dari informasi, 3 nomor rekening Wayan yang ditransfer masuk ke HP korban. Menurut barang-barang yang dibawa pembeSementara ter- menyasar Sunartha, hanya menemuKapolres mengatakan TKP. Sementara kondisi plafon yang jebol dengan jaket dan pelaku FB/HENCE karuan sajabank Profesor melaporkankorban kepada pelaku. Kompol ada dua nomor suk. Setidaknya, petugas jaga harus sangka Gede Wir diamankan petugasdan beralasan pihaknya terpaksa melumkan satu Meski buah HP dan power ukuran takEncep, terlalu besar. Diduga brangkas itu dijebol buruh proyek dengan sudah berkoordinasi yang awalnya dicurigai sebagai Humas diperiksa apakah ikut terlibat masaat sidak di kamar tahanan nomor 8. saja. dengan nya ke Polresta Denpasar biru, 4 pipet dan dua pipa kaca. sahterangmenyimpan sedikitnya 10 paket puhkan tersangka dengan dengan menggunakan alat. Kasubag Polres menyelidiki kasus,” RpAKP 450 juta. W-007 yang tinggal pihak BI, pihak BI sendiri tidak kerugian pelakunya.AKP Namun setelah di ketika cro- dikonfirmasi Tersangka di Jalan Tulip sabu sabu seberat Saat dikonfirmasi kembali, 1,67 gram,karena uang Rpnekad Diduga keras, tersangka Gede Wir suknya narkoba ke tahanan Polresta timah panas Jembrana, Wayan Setiajaya nya kemarin. ba- tersangka Sarjana terkesan enggan berkomen- Gang 3, Denpasar ini, tertangkap 2.375.000, bong, satu potong karet mengendalikan peredaran narkoba Denpasar. R – 005 kabur dari pengawalan. kemarin membenarkan kejadian dan mengatakan Selanjutnya, “Dia sudah dua kali bermasih diselidiki polisi. W-003 mengumpulkan handphone dan dompet buruh-buruh aksi tahun 1999 dan 2004, proyek ini untuk diperiksa. kasusnya pemerasan dan Setelah handphone dan mengaku anggota polisi,” dompet terkumpul, Agus ujarnya. R – 005 DENPASAR – Fajar Bali Penetapan menjadi Bendesa tanpa pelataran Pura Desa. FB/IST Masyarakat Desa Pakraman melalui pemilihan sebagaimana Pengunjuk rasa ketika itu memSerangan, Denpasar, yang men- yang diatur di dalam awig – awig bubarkan diri setelah ada jaminan gatasnamakan Masyarakat Seran- (Peraturan) Desa Serangan ini dari Sekretaris Kecamatan DenpasDENPASAR-Fajar gan Peduli (MSP),Bali Selasa (23/7) ditolak oleh dua Banjar Adat yang ar Selatan (Densel) dan Kapolsek Kasus pembunuhan yang terjadi lain pada per-Banjar Ponjok dan Ban- Densel, dimana pemilihan Bendesa kemarin, tiba-tiba mendatangi yakni, ayaan tahun baru di pertigaan Jl. Tunjung Tutur, Pos Pelayanan Hukum Kejaksaan akan difasilitasi oleh Kecamatan jar Tengah. Peguyangan, Denbar, dengan terdakwaMenurut Ketut masyarakat kedua dan Kapolsek. Negeri (Kejari) Denpasar. gatakan terungkapnya kasus terungkap kasus jambret lagi Ardana alias Kebres (33), Kamis(25/7) kemarin Kedatangan mereka untuk Banjar Saat ini, permasalahan pemiliAdat ini, mereka telah pencurian di beberapa TKP ini, di TKP kedua di jembatan Kemasuk agendaBendesa putusan.Adat Desa mengajukan calon Bendesa mas- han Bendesa, Desa Pakraman Semengadukan berawal dari kasus jambret di lurahan Loloan Timur dengan Dalam amar putusan majelis hakiming pimpinan Pakraman Serangan, Made Mudana – masing dengan mengacu pada rangan ini ditangani Camat Densel, jalan umum di Kelurahan Le- pelakunya I Gede TPA dan I Parulian menyatakan terdakwa Wiguna Saragih yang menurut mereka awigKerbes – awig Desa Serangan melalui Kapolsek Densel serta Majelis Alit lateng, Negara, Minggu (21/7) Putu NYA. Kedua pelaku berterbukti bersalah menganiaya me-Krama Marep atau Wed. Desa Pakraman Densel. telah memaksakan kehendak orang un- hingga pemilihan hasil menjambret handphone lalu. ninggal dunia. tuk kembali menjadi Bendesa. Persoalan kembali muncul dan Walaupun demikian, Made MuSaat itu, handphone Black- merk Nokia milik Aini Fitri. Dengan demikian hakim ter- menganggap dirinya warga kedua banjar yang menolak Pengaduan melalui suratmenghukum itu dana Wiguna hanya berry milik korban Putri Mau-SANURTak – Fajar Balimenjambret, dakwa dengan pidana selama 6 tahun. diterima langsung olehpenjara Kasi Intel telah menang sebagai Bendesa penunjukan Made Mudana Wiguna enam tersangka juga menlida Syahbana asal Lelateng, Pencurian bermodus berpuraHukuman ini lebihABK ringan dari tuntutan jaksa Kejari Denpasar, Kusimankarena ditetapkan oleh kelian sebagai Bendesa mengadu ke Ke- FB/IST mencuri tabungmenimpa gas milik dijambret oleh kedua pelaku,puragaku membeli mobil, penuntut keenam pelaku ketika diamankan di Polres Jembrana tara, SH. I Nyaman Sulitra yang sebelumnya Banjar dengan perbandingan, 4 jari Denpasar ketika yang bersangwarga, lebih dariPutu tujuhAriasa TKP. lalu kabur. Setelah diselidikiseorang korbannya, menuntut dengan hukuman 9 tahun Dalam terdakwa surat itu menyatakan, kutan masih menempatkan dirinya banding 2. mereka beraksi pada Polres Jembrana, pelakunya(44)Rata-rata tinggal di Jalan Taman Giri NEGARAFajar Bali NYA (15) yang masih duduk penjara. Made Mudana menjabat Bendesa Walaupun masih ditentang sebagai Bendesa walaupun masa malam hari. Nusa Dua. Mobil mengarah ke I Gede TPA dannomor 20 Mumbul Enam pelaku pencuri yang di SMPN asal Kelurahan Baler "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan adat Desa Pakraman Serangan. oleh kedua Banjar, Made Mudana jabatannya sudah berakhir sejak perbuatannya itu, dilarikan setelah bertransmasih berusia belasan tahun Bale Agung, I Putu S (18) asal I Putu WB. Keduanya dibekukkorbanDari menghukum terdakwa pidana Penjara Sejak tahun 2008 dandengan berakhir pada tanggal 23 Juni 2013 lalu, 7 Juni lalu. pihaknya telah mengamankan pada Minggu (21/7) sekitar aksi Hotel Sanur Paradise Plaza di berhasil diamankan jajaran Tegal Badeng Timur, RKr (19) selama 6 tahun," vonis majelis hakim. mengadakan acara ritual mejaya– pada tanggal 7 Juni 2013. Lucunya, pelayanan yang dibukti sebanyak 14 pukul 22.00 wita di jalan Uday-Jalanbarang Hangtuah, Sanur, pada Selasa Polres Jembrana, Minggu tak tamat SMA asal Kelurahan Perbuatan terdakwa sebagaimana tertuang Ketika diadakan rapat Sabha jaya (mensahkan) dirinya sebagai berikan Made Mudana ini hanya tabung (23/07) pagi.gas ukuran tiga kilo, (21/7) lalu. Keenam pelaku Banjar Tengah dan AMSP (15) ana, Negara. dalam pasal 351 ayat KUHP. Mendengar puDesa IV di Pura Desa(3) Pakraman kepada warga dari empat banjar Bendesa. sebuah helm yang dan galon air “Dari terungkapnya kasus Mobil korban dilarikan terbukti mencuri lebih dari yang masih duduk kelas satu tusan itu terdakwa nampak tersenyum. Acara Namunyang dilakukan di Pura yang menunjuk dirinya sebagai Serangan, dengan agenda Laporan mineral. Tak hanya itu, polisi jambret tersebut, akhirnya berjenis Suzuki Karimun Estillo tujuh TKP. salah satu SMAN asal Lelateng. begitu majelis hakim memberikan kepada Pertanggung-jawaban Bendesawaktu Desa, Desa Pakraman Serangan Bendesa. juga mengamankan empat berhasil mengungkap kasus-tahun 2007 warna abu-abu metalik Keenam pelaku, I Gede TPA Kasubag Humas Polres Jemterdakwa untuk pikir-pikir. tahun 2011 – 2012 pada tanggal ini akhirnya batal dilaksanakan Menurut Warga Br. Ponjok sepeda motor yang diperkasus lainnya di beberapa TKP DK 1958 XL. Korban menderita (22) asal Perumnas Kelurahan brana AKP Setiajaya didamterdakwa membunuhsetelah I Nyoman 23Diberitakan, Mei 2013 lalu, ada pernyataan warga Br. Ponjok dan Br. dan Br. Tengah, Made Mudana gunakan para pelaku saat dan menangkap pelaku-pelakukerugian FB/ELIASAR sebesar Rp. 85 juta. Pelaku Baler Bale Agung Negara, I pingi Kanit I Sat Reskrim Polres Edi SaputraMade alias Otong, Lapas Kerobokan. penetapan Mudanastaff sebagai Tengah serta warga lain berunjuk selain telah melanggar awig/ melakukan aksinya di belainnya,” ujarnya. yang diduga sindikat pencuri motor Putu WB (16) warga Kelu- Jembrana, Ipda Meiki Wahyudi, Kasus tersebut bermula saat terdakwarasa ngumpul Bendesa. menolak pengesahan Made peraturan yang telah ada dengan berapa TKPpengejaran tersebut. W-003 Dari pengembangan itu,itu kini masih jajaran rahan Banjar Tengah, I Putu Selasa (23/7) kemarin menbersama sejumlah temannya di Balai Banjar Pernyataan diluar agenda rapat memaksakan kehendak, juga MudanaGusebagai Bendesa. buser Polsek Densel. nung, Peguyangan Kaja, untuk membuatSayangnya, lawar. ketika diajak ber- menyertakan bukti dugaan penyini disampaikan oleh 4 Banjar Adat Sumber dilapangan menyebutKala itu dia sendiri dialog, Made Mudana dan warga impangan yang dilakukan selama ( Br. Kaja, Brmembawa Kawan, Br pisau Pekenmutik. dan Dia kan, pencurian mobil ini diawali berangkat pada 31 Desember sekitar pukul 15.00 Br Dukuh) dari 6 Banjar Adat yang empat banjar yang mendukungnya menjadi Bendesa, Desa Pakraman dari perkenalan korban Putu Ariasa DENPASAR – FajarSerangan. Bali dengan tujuanPakraman menyambut perayaan tahun baru. W-007 pembelaan tim penasehat hukum ikut menandatangani pernyataan tanah yang berlokasi di Jalan Tukad menolak dan tidak mau memasuki ada di Desa Serangan. dengan pelaku, pada Selasa sekitar Badung XX yang diklaim milik para Dua terdakwa kakak adik, Anak terdakwa 1 yakni I Gusti Arthana jual beli. Berkumpul bersama temannya, Nik Mele, De pukul 08.30 wita. Dari perkenalan Atas putusan itu, para terdakwa terdakwa. Agung Ngurah Oka Gunawan (Ter- dkk dan tim penasehat hukum terLubak, Dolar, Mangdut, Julit Jinggo, Deno, Menir tersebut terjadi perbincangan Merasa tertarik dengan tanah dakwa 1) dan Anak Agung Ngurah dakwa 2 yakni Ketut Suasana Nira mempunyai kesempatan tujuh hari dan Dodik, mereka meneguk minuman keras. bahwa korban akan menjual mobilitu, Wiarta pun melakukan pertePutra Wijaya (Terdakwa 2) dalam Saputra dkk, juga hal memberatkan untuk menetukan sikap. Tengah malam sekitar pukul 00.10 wita, terSuzuki Karimun Estillo seharga Ketua Komite adalah pihak yang Tapi sayamuan janji, dengan kasih saya waktudengan satu sek dannya – Fajar Bali Gunawan Hal yang sama dilakukan JPU majelis hakim persidangan di PN Denpasar, Kamis serta meringankan,DENPASAR dakwa mendengar suara plang tanda hati-hati Rp 85 juta. merancang pungutan ke siswa di SMA 1 bulan Bahkan satu atau malah bisa dua,” Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungking, disaksikan Suardika. Setelah me(25/7) menerima vonis berbeda menjatuhkan hukuman 2 tahun karena sebelumnya menuntut 2 terjatuh, persis di depan balai banjar. Plang itu Pelaku bersediaWakasek membelinya dan Sedangkan memiTotok saat lokasi, diwawancarai di langsung Kejati Semarapura. ini masih menjadi ninjau Wiarta pun tahun 8satu-satunya bulan untukkeAnak janji Agung Agung Ngurah dari majelis hakim pimpinan Dewa penjara untuk Anakselama jatuh karena ditabrak pengendara motor. Terdaterjadilah tawar menawar. Setelah liki peran, untuk merancang pembagian – Bali kemarin. jari yang belum perah mengirim jaksanya memberi tanda jadi kepada terda Oka Gunawan (Terdakwa 1) dan Ngurah Oka Gunawan (Terdakwa Made Puspa Adnyana. kwa bersama temannya mendekati dan menegur sepakat yang pelaku kemudian pelaku dipungut ke siswa itu. Dia menjelaskan satuRp20 kasus korupsi untuk bersidang di serta Pengadilan Tipikor, tuntutan 1 tahun 6 bulan dengan 1) Dalam sidang terbuka untuk hukuman 10 bulan penjara korbannya. kwa Gunawan juta. Mereka pembagianduit mengajak korbantotal untukdana menemui Totok menjelaskan yang sudahpun hampir finalmelakukan penyidikantransaksi adalah Imbas dari semua, banyak untukituAnak Agung Ngurahyang Putra tahun untuk umum, majelis hakim menyatakan masa percobaan 1Denpasar. Namun korban tersinggung dan terjadilah sepakat kakaknya yang di Hotel Saadalah Rpmenginap 1,2 miliar kepada kasus dugaan korupsi di SMA 1 Semaramulai meragukan kinerja Kejari Wijaya (Terdakwa 2). Putra Wijaya sesuai fakta persidangan, kedua ter- Anak Agung Ngurahkalangan pertengkaran. Dalam pertengkaran tersebut, di kantor notaris Wayan Gede Dar- dipungut nur Paradise Plaza di Jalan Hangtuah, siswa. Namun dari jumlah itu, bukan dipura alias Ekasma Klungkung. bumi serombotan itu. Menanggapai tudinSebagaimana diberitakan, Anak ma Yuda. Setelah mendapatkan dakwa terbukti bersalah melakukan (Terdakwa 2). terdakwa kalah dan mengambil pisau mutik yang Sanur. Pelaku bahwa uang untuk beralasan kepentingan sekolah Lebih lanjut dia mengatakan, kasus di peruntukkan gan itu, Kajari TotokGunawan Bambangdan Anak Agung Oka Dalam amar putusannya, secaraKlungkung tindak pidana sebagaimana tuntudiselipkan di pinggangnya. Psai itu ditusukkan ke penjelasan dari notaris, korban pembelian mobil berkurang sekitar atau pendidikan. SMA 1 Semarapura sudah didalami cukup Adiwianto langsung angkat bicara. Dia pun tan jaksa penuntut umum (JPU) Ni khusus majelis hakim menyatakan Agung Putra Wijaya diduga melaku- Wiarta kemudian menitipkan pinggang korban hingga korban terluka parah. Rp 45 juta dan meminta Melainkan dana itupelaku dibagiakan – bagi untuk lama. Saatcek ini sudah tiga kandiberjanji satu bulan kedepan sudah kan penupuan dan ada penggelapan untukjika Anak Wayan Seroni yang diwakili jaksa Ni hal yang meringankan Sadar pisaunya masih di sarungnya, sarung pisau senilaimembidik Rp1,5 miliar kepada uang kakaknya. perjalanan dinas, dan perjalanan lain yang dat tersangka. satu atau dua kasus yang akan dilimpahPutu Ari Suparmi yakni pasal 378 Agung Ngurah Putra Wijaya (Ter- uang jual beli tanah dengan korban notaris Darma Yuda setelah meritu kemudian dihunus, selanjutnya pisau mutik diajakini keKejari Hotel turun, untuk Atas kondisi Bahkan Totok menjelaskanperjanjian secara tidak jelas.“Korban kan menikmati ke PengadilanI Tipikor. Ketut Wiartha. Kasus ini berawal dakwa 2) karena tidak KUHP jo pasal 55 KUHP. kembali ditusukan ke arah hulu hati dekat jantung eka menandatangani menemui yang tingmemangkakak benarpelaku ada penyimpangamblang dibawah masing –tangan. masingW-007 jabatan calon ternyata Totokhanya memangsaat mengakui, sampai saat sebidang Gunawan berniat Setelah mempertimbangkan uang hasil transaksi tetapi korban. Akibatnya, korban tersungkur ke tanah gal di Hotel di TKP. Katanya untuk gan dalam penggunaan dana tersebut. ini, Klungkung memang hingga saat ini tersangka yang akan ditetapkan. dan terdakwa langsung pergi. W-007 uang,juga ternyata itu pura Tak meminjam hanya itu Totok memiliki ob“Yang jelas dalam kasus ini ada tiga belum ada melimpahkan kasus korupsi pura bisik sumber Polsek inisaja,” menjadi contoh di Indonesia. ke Pengadilan Tipikor. Tapi dia tidak mau orang yang akan dijadikan tersangka," sesi kasus kemarin. KarenaSanur, hinggaKamis saat ini belum ada satupun dibilang lambat atau tidak bekerja. Ala- tegasnya. Setibanya Hotel, kekasusdi seperti ini.pelaku Pungutan Yang pertama jelas Kepala Sekolah yang mengusut sanya, dia baru satu tahun di Klungkung mudian berpura – pura meminjam ternyata sangat rawan penyim(Kepsek), kemudian Ketua Komite SMA 1 ke siswa dan sempat pendidikan tiga bulan. asli. Korban seperti terhipnoalias mengarah pada tindak pidana “Selain kurang jaksa yang mempuni, Semarapura dan ketiga adalah Wakasek. panganBPKB FB/IST tis dan menyerahkan BPKB. Herankorupsi. W-007 Dia merinci peran masing – masing, Kepsaya kan juga masih baru di Klungkung. DENPASAR – Fajar Bali Bumbak Dauh nomor Klodcuranmor Umalas di Denpasar men- motornya, Mio warna biru DK Kuta, tepatnya di Goa Gong belakang nya lagi, korban terus diperdaya KUTA UTARA – Fajar Bali DENPASAR – Fajar Bali4 Banjar Anyarkasus Tertipu jual beli pedang samurai, paman dan Kutapemburu Utara. Pada Senin 22 July sekitar Gagal beraksi, dua waria bernama Ramli J Al- Kerobokan galami peningkatan dibandingkan 8367 EF hilang diembat pencuri Salon Abella Jimbaran, Kuta Selatan, pelaku dan merayu korban agar Tim khusus pencuri keponakan mengalami kerugian Rp 60 juta. pukul 08.00 wita di Jalan Umalas II Kerobokan Vila fian (32) dan Ardi Majuma (32) ditangkap satuan motor pada Rabu (23/07) sekitar pukul bisa melihat fisik kendaraan. Pelaku bulan sebelumnya. Namun, Sunar- saat diparkir di TKP. yang dibentuk Kapolresta Penipuan ini terjadi setelah korban mentransfer Satnan, Vila VasanaPol. Kuta Utara, Badung. buser Polsek Kuta Utara, pada Senin (22/07) malam. Denpasar 04.30 dini hari. Korbanya I Nyoman beralasan akan menguji mobil sebeBerlanjut, pada Selasa (23/07) tha mengklaim pihaknya juga sudah Kombes Drs. Wayan uang tanda jadi pembelian “Ada satu lagi Vilanya di ditemCanggu. Para korbannya Wariasebagai asal Makassar inipembayaran adalah residivis dan sudah Sunartha berhasil mengungkap beberapa sekitar pukul 04.30 wita, pencurian Sudarma (30) dan melaporkan lum transaksi dilakukan. sepertinya jalan 2mendekam bilah pedang samurai senilai Rp 1,5 miliar. mayoritas warga asing yangpencuri menghuniaksi Vila Vila terse- dalam beberapa terjadi di Jalan Srikandi lingkungan kehilangan motor Yamaha Vixion sebanyak 4 kali dipenjara. curanmor Buktinya, komplotan “Pelaku mencoba meminjam moKasus ini terjadi pada Bulan Juni lalu, setelah Ha- pat. but. Korbannya rata ratadan rugimenRp 200 juta hingga Rp TABANAN – Fajar Bali Menurut Kapolsek Kuta Utara AKP Reinhard dera, danSelatan. meringkus warna hitam DK 4093 MO. Pemenge Benoa, Kuta Kor- tahanan hari terakhir. motor kembali beraksi bil untuk test drive,” ujar sumber lagi. korban mentransfer uang kepada pelaku di ATM 350 juta,” terangnya. bonaran Nainggolan SIK, kedua waria itu ditangkap curi yang berhasil dari pintu Bekerjasama jaja-melaporkan Pencuri juga beraksi sekitar Korban tidak curiga dan memberikan ban yang yaknikeluar I Made Dia juga menegaskan, bahwa dengan 5 unit sepeda motor dalam BCA di pihaknya Jalan Raya Sesetanlaporan Denpasar. Duatiga waria iniSenin, sebelumnya mensurvei lokasi sudah Vila mengambil setelah menerima dariLantaran salah seorang waktu utama penjara. Sebagian ran Lapas Kelas IIBSardana Tabanan,(29).jaga pukul 07.00 wita di Jalan Bhineka kunci mobil. Selanjutnya pelaku Korban melaporkan pihaknya langhari, Selasa dan pedang samurai jenis Roll yang dibeli tidak kundan begitu mengetahui vila kosong, mereka masuk.dengan korbannya, Ayu Teas asal Samarinda yang melaporkan Rabu. petugas berjaga jajaran kepolisian dibantu TNI uang Jatidi Jaya nomor 28 Kuta. Korbannya mencoba mobil tersebut. Hanya saja, kehilangan tunai lainnya sebesar Rp kah antisipasi membentuk Kawanan si tangan panjang jung tiba, korban melaporkannya keJalan Polsek Densel Alatberaksi pencongkel yangmodus digunakan berupa pahat kecil.memburu kecurian di Vila yang dihuninya di Raya Bumbak ini enam titik untuk antisipasi melaksanakan simulasi penceEdi Santoso (24) yang mengaku ke- beberapa jam ditunggu, mobil korban 1 juta dan satu unit sepeda motor tim khusus pelaku dengan kunci pada Selasa (23/07) lalu. Setelah masuk, dua waria asal Makassar itu menggaGang Carik nomor 6 Umalas II Kerobokan, Kuta Utara, palsu. tahanan kabur. dari motor Yamaha Yupiter MX tidak kembali alias dicuri oleh pelaku. kerusuhan yang terjadi Honda Vario warna silver DKSedangkan 4825 hilangan curanmor. Hanya gahan saja, penegasan Pelaku tersebut dalamwita. pengeharta benda korbannya. Berupa, tas, handycame, pada Sabtupenipu (20/07) sekitar masih pukul 18.00 Korban sakSebelumnya Satuan Lalu Lintas mengalihdi dalam lapas, pada Selasa warna merah marun DK 6506 IL. AH. Pencurian terjadi saat korban Kapolresta Denpasar tidak sepencurian motor Kasus pencurian ini kemudian diljaran aparatkecurian kepolisian. Sementara kasus ini HP, tablet, baju,dua tas, hari celana, sepatu, jam tanganyang dan terjadi melaporkan barang barang berupa 3 buah marak kan arus dan lalinpencuri sehingga jalan (23/07) kemarin. Sedikitnya Kasubag Humas Polresta tidak berada di rumah banding dilapangan. dalam lalu dan aporkan ke Polsek Densel. dilaporkan olehtas Haji Muklisin (48) tinggal di Jalan barang berharga lainnya. Barang barang miliktiga korban koper, 4 buah kulit wanita, 2 buah jam tangan, 1 pencuri depan Lapas petugas dikerahkan Denpasar AKP IB Made Sarjana masuk denganGunung mudahAgung karenadipintu hari, puluhan Senin (22/07) menggasak sedikitnya 8 Sejak Kanit Reskrim Polsek Densel Raya Pemogan Denpasar. Kedua korban yang ditemukan petugas dibeberapa kamar kosannya di Jalan Gunung buah HP Blackberry Dakota dan sepasang sepatu. steril dari kendaraan danmengatakan, madalam simulai tersebut. pihaknya sudah tidak terkunci. hingga Rabu (24/07) telah terjadi unit sepeda motor di TKP. AKP I Gusti Ngurah Yudistira memdirugikan yakni Mohamadsatuan Rosiqin alias RezaKuta Soputan Denpasar. Disela sela pengejaran, buser Polsek Simulasi 15 Simulasi itu sempatPencurian men- syarakat. maraknya pen- benarkan terjadinya pencurian mosepeda motor lagiberjalan – mengantisipasi motor Sama dengan diatas, para pencuri 5 kali pencurian sepeda FB/IST (33) asal Banyuwangi dan Fauzan (paman Reza). tanggal 17 July hingga saat Utara menerima informasi bahwa dua pelaku dicurigai juga“Mereka gagetkan pen- menit. lagi mengganas. Dalam sehari saja, curian sepeda motor. Dengan bil bermodus berpura pura membediberbagai tempat. Bahkan,warga dalamterutama beraksi beraksi dengan dari menggunakan Menurut yang dihimpun dilapangan, empat mengamankankejadiansenjata tertangkap,” ujarnya. hilir mudik informasi di seputaran Jalan Bumbak Umalas, pada kunci menuju patroli Lapas Tabanan. Kapolres guna jalan yang melintas di (24/07), melaksanakan dan razia li. Dia pada Rabu pencuriTabanan berha- AKBP sehari saja, terjadi 3 kali pencupalsu. juga membenarkan penipuan ini bermula saat pelaku menawarkan 2 mengamankan dokumen Dalam catatan kepolisian, dua tersangka tersebut Senin (22/07) malam. Petugas langsung mengintai Diterangkan, latihan gabun-nya serta Dekananto Eko Purwono Jalan Gunung Agung jurusan rutin dilapangan. Namun, pencuri sil menggasak 3 unit sepeda motor. rian motor. Kemana tim khusus ? Melihat maraknya aksi pencuterjadi di Hotel Sanur Paradise bilah pedang samurai seharga Rp 1,5 miliar. Meliatau arsip tentangSanur. napi. sudah empatmotor, kali masuk penjara, dengan modus ope- Tabanan dan mendapati dua pelaku sedang membawa barang rian gan dan simulasi digelarPlaza – Penebel. Merekaawalmenjelaskan, lebih lihai dari polisi yang itu gencar terjadi sekitardapat pukul telepon Dari informasi dilapangan, pen- Kejadian sepeda jajaran Polresta Jalan Hangtuah, hat bentuknya bagus, korban punmotor berminat. "Simulasi akan kita lakukan randi yang sama. Satu kali terjerat kasus pencurian barang denganyang mengendarai sepeda Vario. dari pihakkorbannya, lapas bahwaberpatroli. ada untuk antisipasi jika terjadi “Kami mengira Lapas rusuh. 01.00 dini hari dialami curian motor terjadi pada Senin Denpasar langsung action membenmasih melakukan penyeliTerjadilah kesepakatan beli dan korban memlagi di waktu yangtertangkap berbeda, di Ubud, Polsek Denbar satu kali dan dua kali Polsek “Setelah diinterogasijual petugas, keduanya mengaku tuk kerusuhan di Lapas Kelas IIBdikan. yang disandera Dalam kemarin, “Sekarang ini rawan pencurian Suryadipetugas (24). Diasipir kehilangan (22/07) sekitar pukul 22.15skenario wita. Agus tim khusus. Pembentukan tim Nanti kalau sudah bayar tanda jadi sebesar Rp 60 juta, melalui transtengah malam mauKuta Utara. Bahkan, tahun yang Pencurian lalu keduanya barang barang tersebut hasil curian,” jelas Kapolsek, khusus Polres Tabanan dari dinas pemadam memasuki Bulan puasaakanakanbisa motor Hondatahanan. Vario warna hitam karena Tabanan. terjadipetugas di Jalan Gunung pencuri motortiga sebelumnya kitasore, kabari,” ucapnya. feran BCA di alan Raya Sesetan Denpasar. punmengatakan, subuh," tegas Dekananto. mendekam diKapolresta Lapas Kerobokan denganRinjani vonis 1nomor tahun 62kebakaran SelasaATM kemarin. memberikan atensi khusus, Dia Mendapat kabar itu,dan Ka-lebaran. (damkar) merangKami menghimbau DK 6994 ZK saat diparkir di Jalan Denpasar. Kordibeberkan Denpasar hingga kini Kelak, setelah Rp 60 juta pedang Ditambahkan, dalam simulebih. Pol Wayan Sunartha, pada bannya, I Komang Dua waria ituuang diperiksa danterkirim, akhirnya mengaku Kombes pertama menyelamatkan petu-keberadaan polres Pesona langsung membunsek ke dalam penjara untuk agar masyarakat terus berhati hati Pulau Moyo bengkel motor Muliarta (30) mobil Karimun yang tersebut akan dikirim di pelaku. setelah lasipelaku dan latihan gabungan keSementara saat pers kemarin, dua termelakukan pencurian 4 TKP.Namun, Pada Sabtu 20 July Selasa Kedua, menyeladi gas lapas. amukan si jago yikan alarm tanda bahaya mengamankan wilayahnya mas- dicuri Denpasar. asal Banjar Dinasmemadamkan Pangkung Ka(23/07)itu lalu di jumpa mapolresta belum diketahui. uang terkirim, pedang yang dibeli tidak dikirim Polres mengerahkan sangka menangis meminta wajahnya tidak dimunculsekitar pukul 08.00 wita di Vila Teas Jalan Raya Bum- Denpasar. matkan masyarakat di sekitarAda marin, dan komando memerah. Tabanan. Sementara petugas ke- Mapolres ing masing,” ujarnya tegas Kamis Beberapa jam kemudian penrung Kawan kerambitan Perwira melati tiga didugaan mobil tersebut masih alias raib. Merasa tertipu, korban melaporkannya 143dipersonil, baik dari TNI Bahkan keduanya menunduk dan menubak Gang Carik nomor 8, Kerobokan Kuta Utara. Pada kan di koran. Ketiga baru menyelamat-berada pengeras suara. Pasukan polisian dan TNI berbagi tugas. kemarin.lapas. R – 005 curian motorlalui bergeser ke wilayah Dalam laporan korban, sepeda ini menjelaskan bahwa Bali. R – 005 ke Polsek(21/07) Densel, Selasa R – 15.30 005 wita di Jalan pundak tup wajahnya dengan baju yang dikenakan. R – 005 Minggu sekitarlalu. pukul Ada yang membebaskan san- dalmas kemudian bergerak kan tahanan agar tak kabur. Ke- maupun polisi. W-004

MSP Mengadu ke Kejaksaan Negeri Pembunuh Pegawai LP Divonis 6 Tahun Penjara

Mencuri Enam

Menyaru Membeli, BerandalanMobil Dibekuk Karimun Dibawa Kabur

Kakak Beradik Penipu Divonis Berbeda Minta Waktu Satu Bulan

Dua Waria Bobol Vila, Menangis Dijepret

Tertipu Jual Pedang Samurai

Kejari Klungkung Siap Bidik Dua Kasus

Bentuk Tim Khusus, Curanmor Tetap Marak

Simulasi Kerusuhan Lapas Tabanan

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana: Ida Bagus Putu Bagus  Koordinator Liputan: Agung Paramita  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

3

Dewan Pertanyakan Evaluasi Bagi Hasil Parkir Tepi Jalan

Mudjiono: Tak Perlu Ada Kajian Akademis Setelah menunggu lama evaluasi bagi hasil retribusi parkir tepi jalan umum antara PD Parkir dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar yang hingga kini tidak terealisasi, dipertanyakan kalangan anggota DPRD Kota Denpasar. DENPASAR–Fajar Bali Pada kesepakatan awal, pola bagi hasil 30:70 (30 persen untuk Dishub (pemkot) dan 70 persen PD Parkir) yang disepakati untuk dievaluasi, namun sampai sekarang belum dilaku-

kan. Padahal ranperda retribusi parkir tepi jalan umum ini sudah ditetapkan 2011 dan mulai diberlakukan awal tahun 2012. Salah seorang anggota Badan Anggaran DPRD Kota Denpasar, AA Susruta Ngurah Putra, kem-

bali menanyakan hal itu dalam rapat kerja antara Badan Anggaran dengan sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemkot Denpasar di Ruang Sidang DPRD setempat, belum lama ini. “Bagaimana kesepakatan bagi hasil retribusi parkir tepi jalan umum 30:70 persen kok tidak ada kabarnya. Bagaimana hasil evaluasinya. Seingat saya dulu akan dilakukan evaluasi setiap tahunnya terkait jumlah angka bagi hasil retribusi ini,” ungkap Susruta. Bagi Susruta, evaluasi angka perbandingan bagi hasil

pendapatan parkir tepi jalan umum sangat penting. Minimal dengan adanya perubahan pola pembagian dari 30:70 menjadi 40:60 persen atau 50:50 persen, akan ada tambahan untuk kas daerah. “Kan bisa digunakan membiayai pos lain yang bermanfaat misalnya untuk Wangaya, atau pendidikan bangun sekolah baru atau tambah ruang kelas,” tandasnya. Mengingat saat rapat kerja itu jajaran PD Parkir tidak ada, maka Kepala Dinas Perhubungan Kota

Denpasar, I Gede Astika didaulat untuk menanggapi sodokan Susruta itu. Menurut Astika, evaluasi sharing pendapatan yang dilakukan mulai 2012 saat ini belum bisa dilakukan. “Kami masih menunggu hasil kajian terkait evaluasi tersebut dari tim Unud. Lantaran kajian yang dimaksud belum selesai, untuk sementara masih menggunakan kebijakan sebelumnya yakni 3070 persen,” jelas Astika. Menanggapi hal itu, pimpinan rapat, yang juga ketua komisi C, Kadek Agus Arya Wibawa,

meminta agar Dishub segera memastikan deadline waktu penyelesaian kajian itu. “Kalau Unud tidak mampu menyelesaikan, pindah saja ke universitas lain. Saya rasa yang lain juga bisa. Kalau itu kita tunggu lama, evaluasinya juga akan menunggu lama, sementara sekarang saja sudah akan menginjak ke perubahan 2013,”sambung politisi PDI Perjuangan ini. Menurut Astika pihaknya selalu menggunakan kajian akademisi dari Unud, lantaran ada

MoU yang terjalin sejak sebelumnya. “Deadline pembuatan kajiannya diberikan sebelum Desember 2013,”jawab Astika. Bahkan, H. Mudjiono dengan gamblang menyebut, untuk evaluasi pola bagi hasil pendapatan parkir tepi jalan ini sejatinya tidak perlu ada kajian akademis. “Cukup kita sepakati berdasarkan asumsi yang logis saja, sehingga kita bisa secepatnya melakukan perbaikan pola pembagiannya. Tidak seperti sekarang menjadi berlarut-larut,” terang Mudjiono. R-004

FB/hery

Bupati Badung A.A Gde Agung saat menerima Deputi Pengkajian Sumber Daya KUKM Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Badung Dukung Penyelenggaraan APEC SME MM dan WG MANGUPURA – Fajar Bali Sejatinya APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2013, akan tetapi rangkaian kegiatan APEC sudah dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 7 September 2013. Event tersebut adalah APEC SME (Small Medium Enterprises) MM (Ministerial Meeting) dan SME WG (Working Group). Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Pengkajian Sumber Daya KUKM Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta yang didampingi Kabid Penyeleng-

gara, Deputi Pengkajian Sumber Daya KUKM Kementerian Koperasi dan UKM Dewi Nawang Wulan dihadapan Bupati Badung A.A. Gde Agung di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (25/7) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan I Ketut Karpiana, Kabag Humas dan Protokol, Camat Kuta dan Kuta Selatan serta perwakilan dari DKP

Badung. Bupati Badung Gde Agung dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan atas diselenggarakannya APEC SME MM dan SME WG karena sukses atau tidaknya penyelenggaraan event ini sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan KTT APEC yang akan dilaksanakan Bulan Oktober mendatang. Gde Agung juga menambahkan terkait lokasi pemasangan umbulumbul maupun spanduk dan Baliho agar pihak panitia bekerjasama

dengan pihak DKP Badung. Sedangkan untuk partisipasi UKM ekspor yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 7 September disiapkan pihak Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Badung. “Kegiatan APEC ini agar benarbenar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Bali, terutama dalam pemberdayaan UMKM di Badung dan Bali pada umumnya yang saat ini sedang menggeliat ,” ungkap Gde Agung. Terkait jadwal kegiatan-kegiatan akan dilaksanakan dalam kurun

waktu 2 sampai 7 September 2013 di lingkungan hotel the Westin Hotel & Resort, Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan di antaranya pada tanggal 2-3 September dilaksanakan APEC SME Related Meeting. Pada tanggal 4-5 September dilaksanakan APEC SME WG. Sementara dari tanggal 4-5 September kegiatan Indonesia Internasional SME Exhibition yang dilaksanakan di BNDCC. Dan puncak acara pada tanggal 7 September dilaksanakan APEC SME MM dan malamnya dilaksanakan gala diner. W-014

Tanyakan Rencana Pemerataan Pembangunan Bali

menanyakan persoalan reklamasi kepada Sekda Bali yang juga masih menjabat Plt Bappeda Bali, Cokorda Ngurah Peayun. Dalam kaitannya reklamasi, Cokorda Pemayun mengungkapkan bahwa lokasi Kawasan Tanjung Benoa dikatakan adalah wilayah yang paling strategis di Bali. “Wilayah itu bagaikan wanita cantik, dan dilirik oleh banyak lakilaki untuk meminangnya,” terang Cok Pemayun. Dikatakan Pemayun, di kawasan tersebut terdapat lima perusahaan yang menginginkan mengelola kawasan tersebut. Namun Pemprov Bali sampai saat ini masih menunggu kajian atau feasibility

study dan dipilih mana FS yang paling layak. “Tentunya harus memenuhi unsur hukum, memiliki SDM dan memiliki modal,” terangnya lagi. Pertanyaan lain yang dilontarkan adalah mengenai keseimbangan pembangunan di Bali. Di mana sarana pariwisata di Bali menumpuk di kawasan Bali selatan saja, sehingga diinginkan adanya pemerataan ekonomi. Cok Pemayun menjelaskan bahwa untuk pemerataan itu juga membutuhkan infrastruktur yang memadai dan memiliki titik sentra perekonomian. Menurut Cok Pemayun, salah satu yang dapat menyeimbangkan

pembangunan di Bali Utara adalah dengan pembangunan bandara di Bali Utara yaitu di Sumberkima. Dijelaskan pula, saat ini Pemprov Bali sedang merancang membangun terminal kargo di Kabupaten Jembrana. Dengan adanya terminal kargo di Jembrana, maka setidaknya kendaraan-kendaraan berat yang masuk Bali akan berhenti di Jembrana dan selanjutnya diangkut dengan kendaraan lebih kecil di wilayah Bali. Selain mengurangi kemacetan di jalur Denpasar Gilimanuk juga untuk meminimalisir kerusakan jalan di jalur tengkorak tersebut.

Disisi lain, secara khusus, Jembrana akan mendapat imbas ekonomi yang besar. “Pembangunannya di lahan milik Pemprov Bali sekitar 75 hektar,” terang Cok Pemayun. Usai audensi, Kadis Pariwisata Pemprov Bali, IB Subiksu menjelaskan bahwa duta masing-masing kabupaten/kota telah memasuki masa karantina sejak tanggal 23 lalu sampai final 27 Juli nanti. Diharapkan dari sembilan pasang Jegeg Bagus Bali tersebut akan mendapatkan Duta Pariwisata Bali, yang mana akan mewakili Bali baik di tingkat nasional dan internasional kedepannya.W-010

Jegeg Bagus Audensi dengan Sekda Bali

DENPASAR-Fajar Bali Sembilan pasang Jegeg Bagus wakil dari Kabupaten/Kota se-Bali, Kamis (25/7) kemarin audensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Ke sembilan pasang yang nantinya akan dipilih menjadi duta pariwisata Bali didampingi Kepala Dinas Pariwisata Bali, Ida Bagus Kade Subiksu. Dalam kesempatan audensi tersebut, pasangan Jegeg Bagus

MANGUPURA – Fajar Bali Pemkab Badung terus mengambil langkah-langkah dan tindakan pencegahan pengurangan resiko bencana yang terjadi melalui sosialisasi dan penyebarluasan informasi tentang bencana oleh Pemkab Badung melalui BPBD Kab. Badung. Badung merupakan daerah yang tidak luput dari kerawanan bencana alam yang bisa terjadi kapan dan dimanapun meliputi bencana banjir, angin puting beliung, tanah longsor, kekeringan, kebakaran, bahkan mungkin ancaman tsunami. Demikian disampaikan Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH yang diwakili

DENPASAR–Fajar Bali Jajaran manajemen RSUD Wangaya tampaknya sudah bisa bernafas lega. Betapa tidak, rencana pembangunan gedung C yang diperuntukkan untuk pasien kelas III (miskin) yang awalnya terkendala pendanaan, kini mulai mendapat titik terang. Kalangan DPRD Kota Denpasar telah sepakat menjadikan pembangunan gedung C RSUD Wangaya sebagai salah satu program yang mendapat prioritas pada tahun anggaran 2014. Pembangunan itu mendapat sokongan penuh dari kalangan wakil rakyat, serta Pemkot Denpasar sebagai ownernya, untuk mengalokasikan anggaran pembangunan gedung C dr. Setiawati Hartawan RS Wangaya. Pihak manajemen RS Wangaya pun tak kalah gesit mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk pembuatan Detail Engineering Design (DED) yang kini sudah digarap setelah sebelumnya mengalami gagal tender. Proses lelang pembuatan DED dengan menggunakan dana induk 2013 tahap pertama gagal, sehingga proses lelang terpaksa diulang. “Pada tender pertama, hanya 4 konsultan saja yang mengajukan penawaran. Mengingat kurang dari 5, maka proses tendernya diulang,” ungkap Direktur Utama RSUD Wangaya, dr. Setiawati Hartawan, Kamis (25/7) kemarin. Saat ini, lanjut pejabat asal Buleleng ini, sudah ada pemenang tender yang kedua. Bahkan mereka sudah mulai menggarap design bangunan yang diperkirakan akan menghabiskan sekitar Rp 50 miliar lebih. “Sekarang pemenangnya sudah ada dan sudah mulai bekerja. Berdasarkan keterangan pihak rekanan, diperkirakan DED-nya sudah rampung bulan Oktober 2013 mendatang,” tandas Setiawati, seraya menambahkan, perkiraan pembiayaannya sudah bisa diketahui pada bulan Agustus ini. Selain merancang pembangunan gedung untuk ruang rawat inap pasien miskin (gedung C), manajemen RS Wangaya juga memerlukan anggaran sekitar Rp 30 miliar lebih untuk pengadaan alat-alat kesehatan (alkes). Hanya saja, keperluan dana untuk pengadaan alkes tidak sepenuhnya bisa tercover dalam APBD (induk) tahun 2014 Kota Denpasar. Dari Rp 30 miliar yang diperlukan, sekitar Rp 12-15 miliar bisa diperoleh dari APBD. Sebelumnya, dalam rapat kerja antara Badan Anggaran DPRD Kota Denpasar dengan tim anggaran eksekutif beberapa waktu lalu, sejumlah anggota dewan meminta draf rencana anggaran biaya yang diperlukan RS Wangaya untuk membangun gedung rawat inap pasien kelas III. “Rancangan anggaran biaya penting kami ketahui, agar kami bisa memastikan alokasi anggaran untuk pembangunan gedung C RS Wangaya,” terang ketua komisi C, Kadek Agus Arya Wibawa yang memimpin rapat kerja saat itu. Sebagaimana diketahui, pembangunan gedung C RS Wangaya dirancang berlantai tiga dengan luas bangunan 16,8 x 45 meter di masingmasing lantai. Lantai satu nantinya direncanakan untuk ruangan perawatan pasien kelas III dengan kapasitas 40-an tempat tidur. Sedangkan lantai II akan digunakan untuk ruang ICU NICU verinatal. Ruangan ini untuk menangani bayi-bayi emergency atau yang sedang mengalami tingkat sakit lebih tinggi dibanding dengan bayi lainnya. Lantai III akan difungsikan ruangan IBS (Instalasi Bedah Sentral) atau ruang operasi. Gedung ini juga dilengkapi basement untuk parkir pengunjung RSUD Wangaya. R-004

Badung Sebarluaskan Informasi Tentang Bencana

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Badung I.B. Yoga Segara, SH, Kamis (25/7) bertempat di Hotel Made Bali Jln. Raya Sempidi Mengwi Badung. Hadir pada kesempatan itu Kepala Pelaksana BPBD Kab. Badung Drs. I Nyoman Wijaya, MM beserta jajarannya, Instansi/SKPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, para Camat dan Lurah/Kepala Desa, Instansi Swasta di Kab. Badung, LSM dan perwakilan masyarakat serta para narasumber. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Badung I.B. Yoga Segara, menyampaikan bencana yang terjadi memang bisa diramalkan namun demikian realita kejadian yang timbul

selalu saja memberikan dampak kejutan dan menimbulkan banyak kerugian harta benda. Bencana dan pembangunan merupakan dua hal yang berjalan beriringan, disatu sisi bencana yang terjadi sering mengakibatkan rusaknya hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya, disisi lain pembangunan yang dilaksanakan tanpa disadari sering menimbulkan bencana. “Dengan kondisi demikian bagaimana kita kedepannya mengintegrasikan dan mensinergikan pengurangan resiko bencana dalam pembangunan yang sedang dilaksanakan. Kami men-

gajak dan mengingatkan baik aparatur pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat di Kab. Badung khususnya akan betapa pentingnya kewaspadaan dan kesiap-siagaan dalam menghadapi ancaman bencana,” ucap Gde Agung. Lebih lanjut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi ini para peserta nantinya memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan tentang kebencanaan, mewujudkan penanganan bencana berbasis kemasyarakatan. Artinya masyarakat siap dan tangguh menghadapi bencana, upaya turut membangun partisipasi masyarakat secara aktif dalam penanggulangan bencana serta terwujudnya

kesiap-siagaan semua terutama yang berada didaerah rawan bencana. Kepala Pelaksana BPBD Kab. Badung yang juga Ketua Panitia Drs. I Nyoman Wijaya, MM melaporkan tujuan pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Kab. Badung tahun 2013 untuk memperkuat struktur organisasi sesuai dengan kaidah manajemen penanggulangan bencana yang terfokus pada kelengkapan dokumen teknis perubahan rancangan kelembagaan, produk hukum yang harus tersedia dan pengelolaan dana tanggap darurat serta dana bantuan sosial lainnya. Selain itu membangun hubungan

kemitraan yang harmonis dan solid dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kab. Badung sesuai dengan tupoksi BPBD Kab. Badung dengan instansi terkait lainnya. Kegiatan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Kab. Badung tahun 2013 dilaksanakan sehari bertempat di Hotel Made Bali Jln. Raya Sempidi Mengwi Badung, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang terdiri dari BPBD Kab. Badung, Instansi Pemerintah terkait di lingkungan Pemkab Badung, Instansi Swasta di Kab. Badung, LSM dan perwakilan masyarkat. W-014

FB/car

DED RS Wangaya Tuntas Oktober


DAERAH

4

Pedagang Pasar Kidul Merasa Dikibuli

BANGLI-Fajar Bali Forum Pemilik Ruko Pasar Kidul Bangli (FPRPK), mengaku dikibuli oleh Pemkab Bangli. Karena pemerintah tetap bakal memberlakukan sistem sewa terhadap ruko di Pasar Kidul Bangli. Padahal dalam pertemuan yang dipimpin Bupati Bangli Made Gianyar, pemerintah berjanji akan memperpanjang sitem Hak Guna Bangunan (HGB). Hal itu diungkpan Ketua FPRPK I Made Darma MP, Kamis (26/7). Menurut Darma, dalam pertemuan Kamis (20/6) lalu di gedung BMB antara bupati SKPD terakit dan pemilik ruko, bupati melontarkan wacana akan memberikan ijin atas pembaharuan HGB, dengan cacatatan lantai II diambil untuk dijadikan los. “Kita pada kesmepatan itu telah setuju dengan opsi itu. Namun belakangan ini, kesepatan itu diingkari dan mematenkan sistem sewa,”ujar Darma didampingi sekertaris FPRPK , A A Bagus Susila Antara. Sementara soal bentuk bangunan yang mengahadap kedalam yang juga mendapatkan protes dari pedagang, kata Darma, dalam surat tanggapan bupati sepakat bangunan toko menghadap keluar atau kejalan , namun untuk selanjutnya diterapkan sistem sewa bukan HGB “Kalau ini diterapkan tentu kami dirugikan, sudah rela lantai dua diambil alih untuk los, namun tetap diterapkan sistem sewa ,”tegas Darma. Untuk sementara pihaknya bakal melakukan rembug dengan anggota forum untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kita akan tetap memperjuangkan apa yang elah menjadi kesepakatan anggota. Termasuk usaha terakhir yakni menempuh jalur hukum,”pungkasnya. W-002

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

Komnas Ham Datangi Kantor Bupati

Warga Kampung Kusamba Digelontor 6 Ton Kebutuhan Pokok SEMARAPURA-Fajar Bali Di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok, Kementrian Perdagangan Indonesia, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali menggelar pasar murah. Di Bali ada tiga Kabupaten yang digelontor pasar murah, yakni Badung, Denpasar, serta Klungkung. Khusus di Kabupaten Klungkung, pasar murah digelar di Kampung Kusamba, Dawan, pada Kamis (25/7) kemarin. Pasar murah ini memang menyasar warga miskin yang terhimpit oleh harga kebutuhan pokok yang semakin melambung. Tanpa dikomando, ratusan warga yang didominasi oleh kaum ibu tersebut langsung menyerbu berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga miring. Barang-barang yang disediakan dalam kegiatan pasar murah itu meliputi, beras, minyak, gula, daging, hingga bumbu dapur. Harga yang ditawarkan pun dipastikan lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran. Misalnya, beras jenis C4 yang dijual di pasaran dengan harga Rp 53 ribu per lima kilo, di pasar murah bisa dijual dengan harga Rp 41 ribu per kilonya. Uniknya, dalam pasar murah tersebut, warga bisa membeli barang sebanyakbanyaknya, tanpa dibatasi. Seorang warga Kampung Kusamba, Siti mengaku sangat senang dengan digelarnya pasar murah tersebut. Sebab, saat ini harga kebutuhan rumah tangga di pasar sudah sangat mahal. Bahkan, warga dengan kebutuhan ekonomi menengah ke bawah sudah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Kemarin, Siti membeli berbagai kebutuhan, seperti daging, cabai dan gula. Menurutnya, harga barang di pasar murah itu memang lebih murah dibandingkan di pasar. "Ya lebih murah sekali dibandingkan di pasar, kalau beras jenis C4 sebanyak lima kilo di pasar dijual Rp 53 ribu, di sini dijual Rp 41 ribu aja. Mudah-mudahan pasar murah tidak hanya sekali ini aja," harap Siti. Kabid Perdagangan Diperindag Provinsi, Ida Bagus Ardana menyampaikan, pasar murah ini memang sengaja digelar untuk mengimbangi harga kebutuhan bahan pokok di pasar. Sejatinya, pasar murah ini ditujukan kepada warga tidak mampu, sehingga dapat meringankan beban mereka. Di samping itu, agenda pasar murah ini memang sudah menjadi agenda rutin setiap tahunya. Pasar murah tidak hanya digelar di Kabupaten Klungkung saja. Kegiatan yang sama juga akan dilangsungkan di Kabupaten Badung dan Denpasar. Dikatakanya, untuk di Bali jatah yang disediakan adalah masing-masing enam ton. Meliputi beras jenis C4 sebanyak 6 ton, minyak 6 ton, dan juga gula sebanyak 6 tom. Dengan demikian, dari tiga kabupaten/kota yang disasar masingmasing akan mendapatkan jatah sebanyak 2 ton beras, 2 ton gula, dan 2 ton minyak. "Terkait pasar murah ini, dalam rangka mengurangi harga yang sangat mahal di pasar. Kita tiap tahun punya program itu, yang mana lokasi untuk Bali kerja sama dengan distributor di tiga Kabupaten, yakni Badung, Denpasar dan Klungkung," Jelas Ardana. W-019

FAJA R BALI

Kawal Kasus Warga Kasepekang Pasca mendatangi lima kepala keluarga yang kasepekang, Kamis (25/7) kemarin Komnas Ham mendatangi Kantor Bupati Klungkung. Kedatangan Komnas Ham itu diterima langsung oleh Sekda Klungkung I Ketut Janapria, beserta beberapa instansi terkait.

SEMARAPURA-Fajar Bali Pertemuan yang membahas mengenai kasus adat tersebut, justru tidak menghadirkan ketua tim penanganan kasus adat Kabupaten Klungkung, Tjokorda Gede Agung yang sekaligus merupakan Wakil Bupati Klungkung. Ketika dikonfirmasi, Ketua Tim Penanganan Kasus Adat, Tjokorda Gede Agung mengaku belum mendapat laporan. Bahkan dirinya tidak tahu mengenai kedatangan Tim Komnas Ham ke Kantor Bupati Klungkung. “Bukan pura-pura tidak tahu, saya memang benar-benar tidak tahu," tegas Tjokorda Agung.

Ketika itu Tjokorda Agung juga mempertanyakan tujuan kedatangan Komnas Ham ke Kabupaten Klungkung. Jika memang ingin mencari kejelasan dan penyelesaian kasus warga kasepekang, mengapa tim tersebut tidak langsung saja mendatangi Tjokorda Agung terlebih dahulu. Poihjaknya mengaku paling tahu permasalahan tersebut. Komnas Ham yang langsung terjun dan meminta keterangan satu per satu secara perseorangan kepada warga kasepekang dianggap akan semakin memperkeruh suasana. "Komnas Ham dalam rangka apa ke sini (ke Klungkung), ha-

rusnya ketemu saya dulu. Bisa saya jelaskan, bukan cari orang per orangan. Yang paling tahu permasalahan adalah saya kok," ujar Tjokorda Agung, seraya menegaskan, kondisi di Desa Sulang saat ini sudah kondusif. Sehingga, kedatangan tim Komnas Ham ini diharapkan tidak menciptakan masalah baru, dan menciptakan kondisi yang tidak nyaman. Terkait masalah kesulitan mencari kelengkapan administrasi yang dihadapi oleh warga kasepekang saat ini, Tjokorda Agung mengatakan bahwa itu kembali kepada individunya. "Kalau masalah itu (sulit mencari kelengkapan administrasi) persoalannya harus berkaca kepada diri sendiri, mengapa bisa seperti itu," papar Tjokorda Agung. Usai menggelar pertemuan tertutup dengan Komnas Ham, Sekda I Ketut Janapria mengakui bahwa ketua Tim Penanganan Kasus Adat tidak dilibatkan dalam rapat tersebut. Menurut Janapria, ia mendapat disposisi

langsung dari Bupati Candra untuk menghadiri rapat tersebut. Sebab, Bupati Candra sedang berhalangan hadir. "Saya yang didisposisikan langsung oleh Pak Bupati untuk menghadiri pertemuan tersebut," ujar Janapria. Sedangkan, mengenai kelanjutan masalah warga kasepekang, Janapria mengatakan itu bukan ranah pemerintah. Sejak awal mencuatnya kasus tersebut disebabkan oleh masalah adat. Sehingga, saat ini yang dianggap paling berwenang untuk menyelesaikan atau mengambil keputusan atas kasus tersebut adalah pihak adat. Dalam hal ini, pihak yang dimaksud adalah Majelis Alit Desa Pekraman hingga Majelis Utama Desa Pekraman. Menurut Janapria, setelah ada keputusan resmi dari Majelis, maka akan ada pula kepastian mengenai kejelasan status tempat tinggal kelima kepala keluarga yang kasepekang tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang anggota tim

dari Komnas Ham, Siane Indriane. Pihaknya saat ini masih dalam tahap pengumpulan data. Selain itu, ia juga menyampaikan, Komnas Ham tidak dapat ikut campur dalam masalah adat. Walaupun begitu, pihaknya akan terus mengawal kasus ini, sebab sudah puluhan tahun berlarutlarut. Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Pendataan dan Penyelidikan Komnas Ham, Rabu (24/7) lalu mendatangi keluarga kasepekang dari Desa Sulang, Dawan, Klungkung. Dua dari lima keluarga yang kasepekang tersebut, yakni Gusti Ketut Natih dan Gusti Made Putra Susana kini tinggal di sebuah rumah pinjaman. Yakni di rumah sederhana milik, Ngakan Made Suta di Jalan Flamboyan nomor 20 Klungkung. Keluraga tersebut, kasepekang pada tahun 2011 lalu, karena terbelit kasus adat di Desa Sulang. Hingga kini, mereka masih kesulitan untuk mendapatkan tempat tinggal. W-019

VIAR dan gerobak sampah ini. Bupati berjanji bantuan ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu menjaga kebersihan di Gianyar dan operasionalnya nanti akan di serahkan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Gianyar. “ Kami sangat senang karena BPD mau ikut peduli terhadap masalah kebersihan di Ganyar,” ucap Bupati Agung Bharata. Sementara itu Kepala DKP, I Wayan Pawitra menjelaskan, bantuan ini sangat bermanfaat untuk operasinal kebersihan khususnya di Gianyar Kota. Dimana motor VIAR akan difungsikan untuk mengangkut sampah di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh truk sampah, seperti jalan sempit atau gang-gang. “ Motor ini akan difungsikan 24 jam non stop untuk mengatasi masalah sampah di daerah perkotaan,” tegas Kujus Pawitra. Selama ini petugas keber-

sihan membersihkan sampah pagi hari di seputaran Kota Gianyar, kemudian sampah di angkut truk ke tempat pembuangan akhir. Untuk siang hari dan seterusnya motor VIAR inilah yang akan dimanfaatkan untuk berkeliling mengangkut sampah yang kemudian dikumpulkan di suatu tempat untuk diangkut dengan truk sampah. “ Jadi Motor VIAR ini akan kami fungsikan sebagai patroli keliling untuk mengangkut sampah,” jelas Kujus Pawitra. Kujus Pawitra juga menambahkan, Pemkab. Gianyar sebenarnya pada anggaran perubahan 2013 juga Telah mengalokasikan pengadaan motor VIAR guna membantu operasional petugas kebersihan. Agar tercipta lingkungan yang bersih di Gianyar. Hadir pada penyerahan bantuan itu Kepala Bagian CSR, I Nyoman Arnawa dan Kepala BPD Cabang Ubud I Nyoman Swastika. W-005

Konjen Shibata juga mengingtakan salah satu media untuk menjaga kelestarian ubud adalah dengan melakukan seleksi yang sangat ketat terhadap investasi berskala besar. Apalagi perusahaan multinasional yang besar. Kebersihan ubud dan berbagai sampah dan ketertiban patut lebih diperhatikan. Hal ini menjadi penting untuk tetap mempertahankan Kawasan Ubus sebagai destinasi wisata dunia. Dalam kesempatan itu Konjeng juga menjajaki rencana pembentukan sister city atau kota kembar antara jepang dan indonesia, yang direferensikan Kota Kanazawa dan Kota Gianyar. Bupati Agung Bharata menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah India yang

terus meningkatkan kerjasama interaksi lintas budaya Indoensia. Pementasan ramayana ini nantinya menjadi pengetahuan kisah ramayana berasal dari India. Hal ini tentunya sangat postif bagi masyarakat dan seniman Gianyar untuk lebih mengenal seni dan budaya India. Menyambut rencana pencanangan sister city Bupati Agung Bharata menyambut baik demi meningkatkan kerjasama antara Pemerintah Jepang dan Indonesia. Terkait dengan kebersihan dan kenyamanan di Kawasan Ubud, Pemkab dalam hal ini telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian Kawasan Wisata Ubud sebagai kawasan wisata budaya. W-005

BPD Bali Serahkan Bantuan VIAR dan Gerobak Sampah

GIANYAR- Fajar Bali Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyerahkan bantuan motor VIAR dan gerobak sampah pada Pemerintah Kabupaten Gianyar, sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Bantuan I unit motor VIAR dan 5 gerobak

sampah diterima Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata didampingi Kepala DKP, I Wayan Kujus Pawitra di halaman Kantor Bupati Gianyar (25/7). Menurut Direktur Operasonal BPD Bali, IGM Ari Suyana, bantuan ini merupakan alokasi dana Corporate Social Respon-

sibility (CSR) yang dilaksanakan pada tahun 2013. Tidak hanya Kabupaten Gianyar, BPD juga menyerahkan bantuan serupa di seluruh Kabupaten/kota di Bali. Ari Suyana juga menambahkan, ini merupakan bentuk komitmen BPD di bidang kebersihan lingkungan. Mengingat Bali merupakan daerah tujuan wisata, dimana kebersihan merupakan suatu hal yang mutlak bagi daerah wisata. “ Untuk pengelolaannya kami serahkan pada pihak Pemkab. Gianyar,” tegasnya. Kepala BPD Cabang Gianyar, I.B. Ari Wijaya Guntur menambahkan, untuk kedepannya BPD dalam setiap program akan selalu bersinergi dengan pemerintah di daerah. Agar setiap kegiatan atau program yang dijalankan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat. B u p a t i G i a nya r A g u n g Bharata mengucapkan terimakasih atas bantuan motor

GIANYAR- Fajar Bali Bupati Gianyar, A.A Gde Agung Bharata, menerima dua Konsulat Jenderal dari negara di Benua Asia di Ruang Kerja Kantor Bupati, Kamis (25/7). Konsulat Jenderal yang hadir menemui Bupati Gianyar, yakni Konsulat Jenderal India, A.S Takhi dan Konsulat Jenderal Jepang, Shibata Kazou. Konjeng India, A.S Takhi menyampaikan kedatangan ke Bupati Gianyar adalah untuk menginformasikan kedatangan seniman pementasan Ramayana asal India. Rombongan beranggotakan 25 seniman dari Shriram Bharatiya Kala Kendra di Delhi akan berkunjung ke Bali pada tanggal 14-19 september 2013. Shriram Bharatiya Kala

Kendra merupakan lembaga kebudayaan terkemuka yang aktif dalam pelestarian warisan budaya dan promosi pertunjukkan sejak didirikan tahun 1947. Kedatangan rombongan ini ke Bali, khususnya Kabupaten Gianyar untuk mementaskan garapan berjudul The Ram Lila (kisah epic Ramayana) yang sudah dipentaskan lebih dari 2.000 malam baik di India dan luar india. Ramayana merupakan tradisi besar yang masih hidup di zaman kita yang menananmkan nilai-nilai universal dan abadi. Kisah Ramayana adalah kisah umum baik bagi masyarakat India dan Indonesia dan memeperkuat keyakinan kita dalam “peneklukan kebaikan atas kejahatan”. Konjeng India berharap

Pemkab. Gianyar dapat dilaksanakan di salah satu tempat pementasan di Kabupaten Gianyar yang dijadwalkan pada tanggal 15-16 September 2013. Sementara Konjen Jepang Shibata Kazou dihadapan bupati ucapan menitipkan warga jepang yang banyak beriwisata dan menetap di Bali. Keamanan dan kenyamanan warga jepang dapat dijaga. Ubud merupakan salah satu daerah yang menjadi favorit warga jepang di Bali. Seni, budaya dan adat istiadat yang sangat baik agar dapat terus dijaga masyarakat ubud. Seperti halnya baigaiman Jepang menjaga kawasan Gunung Fujiama yang menjadi warisan budaya dunia dan selalu dijaga keutuhan oleh masyarakat jepang.

FB/ARTAYASA

BPD Bali serahkan bantuan VIAR

Bupati Gianyar Terima Konjen India dan Jepang

Gapura Desa

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Wabup Sukerana Hadiri Aci Usaba Sabah Tenganan Dauh Tukad AMLAPURA-Fajar Bali Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, SH, Kamis, (25/7) menghadiri pelaksanaan Upacara Usaba Sambah di Desa Pakraman / Adat Tenganan Dauh Tukad, Manggis Karangasem, ditandai dengan penyerahan punia diterima Kelian Desa Adat setempat I Putu Ardana. Wabup Sukerana, SH saat itu juga menyaksikan Upacara Tari Metekrok dari Sekaa Teruna yang baru Menek Teruna yang melakukan prosesi upacara adat menghormati anugrah kesuburan alam. Kelian Desa Adat Tenganan Dauh Tukad, I Putu Ardana, melaporkan, pelaksanaan upacara Usabha Sambah merupakan upacara rutin yang menjadi agenda pengaci-aci setiap tahun disamping berbagai macam kegiatan

keagamaan lainnya (Rerainan Desa) yang merupakan bentuk bakti umat dalam menjalankan makna beragama Hindhu. Aci Usaba Sambah yang berlangsung di Pura Bale Agung, Pura Puseh serta Pura Banjar diisi juga dengan persembahan sejumlah tarian wali seperti rejang dewa dan prosesi upacara Metekrok dan Mekare-kare dari Teruna-Daa Desa Adat setempat, melengkapi sarana upakara bebenten yang dipersembahkan untuk pemujaan stana Ida Betara Betari yang disungsung di Pura Kahyangan Desa. Upacara Menek Teruna tidak saja diikuti warga teruna dari Desa Tenganan Dauh Tukad tetapi juga dari desa-desa vadat yang lain, terutama yang mesesangi berhasil mempunyai sentane purusa. Wabup Sukerana, mengatakan,

pelaksaaan ritual agama seperti Usaba Sambah merupakan implementasi dari pelaksanaan ajaran Agama Hindhu yang menekankan pada sistim upacara berdasarkan tradisi Hindhu di Bali. Kendati bersifat ritual namun makna agama dan filosofi nilai religius tidak boleh lepas dari rel kitab suci weda yang menjadi sumber dari ajaran agama. Kekhasan pelaksanaan ajaran agama di Bali, sudah terbukti sejak zaman dahulu mampu membawa keadaan umat di Bali dalam kondisi aman dan tentram serta menjadikan Bali sebagai salah satu pulau yang memiliki adat budaya yang unik sehingga menjadi daya tarik pariwisata. Kepada umat disarankan, agar beryadnya tidak mengendepankan wujud yang mewah dan jor-joran

tetapi terpenting isi dan esensi makna ritual agama itu sendiri dapat menuntut kehidupan umat sehari-hari. Peningkatan srada dan bakti melalui ritual agama bukan berarti tingkatannya rendah, melainkan jika dipersembahkan dengan penuh ketulusan justru lebih mulia dibandingkan tidak melakukan apa-apa sebagai umat yang memeluk agama Hindhu. Diminta, krama Hindhu yang ada di Desa Adat Tenganan Dauh Tukad tetap mempererat keberadaan dresta dan sima desa yang berlaku dan ditaatai selama ini, karena kekuatan Bali itu sediri justru terletak pada Desa Adat itu sendiri. Disisi lain ditekankan pula tetap menjaga persatuan dan kesatuan, menghindari terjadinya gontok-gontokan didalam intern desa pakraman sehingga bisa mem-

I Made Sukerana

FB/HUMAS

buat keberadaan ajeg Bali terwujud dari Desa Pakraman Tenganan Dauh Tukad. Hm*


DAERAH

FAJA R BALI Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

Pelaksana Proyek SD 3 Kaliasem Dipinalti Inspektorat Kabupaten Buleleng telah menetepkan denda kepada CV Dewata Karya yang menggarap renofasi gedung SD 3 Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar lantaran baru tiga bulan digarap plafon ruang kelas I, II, III dan IV kembali jebol.

SINGARAJA – Fajar Bali Inspektur Putu Yasa di DPRD Buleleng, Kamis (25/7) siang kemarin saat di konfermasi Fajar Bali mengatakan pemkab Buleleng telah mengenakan denda sebesar Rp 7.825.120 atas pelaksanaan proyek SD 3 Kaliasem.”Dari pemerintah daerah telah mengenakan denda kepada pihak CV Dewata Karya yang melakukan pengerjaan atas rehab sekolah di Sekolah Dasar nomor 3 Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar,”katanya. Yasa mengaku sanksi yang dikenakan pihak pemerintah kepada CV Dewata Karya disebabkan pengerjaan proyek tidak sesuai dengan bestek alias dalam penyelesaian pengerjaan proyek di sekolah itu CV Dewata Karya mempergunakan kayu yang kualitasnya sangat rendah.”Kami memberikan sanksi kepada

CV yang bersangkutan karena dalam pengerjaan mempergunakan kayu yang berkwalitas sangat rendah yakni kayu kapuh,”terangnya lagi. Selain menegur pelaksana bangunan, inspektorat juga telah menegur pelaksana proyek tembok penyengker SD 3 Kaliasem. Pasalnya CV Enam Bersaudara selaku pelaksana tidak memasang papan proyek sebelum melaksanakan pekerjaan.”Kami juga telah memberikan teguran kepada CV Enam Bersaudara yang mengerjakan proyek senderan di sekolah itu juga karena dalam tahap pengerjaan pihak CV belum memasang papan proyek sehingga hal itu sempat meresahkan masyarakat,” tuturnya. Seperti diberitakan sebelumnya kedua proyek ini bermasalah dan menjadi polemik

di masyarakat. Siswa SD 3 Desa Kaliasem, terancam tidak bisa mengikuti proses pembelajaran lantaran plafon di beberapa kelas

amruk. Padahal perehaban sekolah dilakukan baru tiga bulan dengan anggaran Rp 167 juta lebih

namun plafon beberapa kelas ambruk lantaran menggunakan kayu berkualitas sangat rendah. W-008

TABANAN-Fajar Bali Bertepatan dengan Buda

Wage Kulawu, Rabu (24/7), Pemerintah Kabupaten Ta-

banan ngaturang penganyar ke Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur. Nganyarin yang dipimpin Staf Ahli Bupati Tabanan Bidang Ekonomi dan keuangan Ida Bagus Made Wiryawan dan didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tabanan Gusti Agung Rai Dwipayana, diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan dan kerahayuan jagat. Persembahyangan yang dilaksanakan Pemkab Tabanan ke Pura Mandara Giri Semeru Agung terkait dengan pelaksanaan puncak karya pujawali

yang jatuh pada Purnamaning sasih kasa 22 Juli 2013. Upacara diawali dengan menggelar upacara ngaturang prayascita, natab paryascita dan natab pabyakaonan, yang dilanjutkan dengan ngaturan banten nganyarin. Pe g a wa i d i l i n g k u n g a n Pemkab Tabanan yang tangkil saat itu secara bersama-sama ngayah sesuai dengan ketrampilan yang mereka miliki. Sebagai wujud sradha dan bhakti umat pada upacara nganyarin tersebut, jajaran Pemkab Tabanan melakukan persembahyangan bersama

yang diawali dengan melalukan puja tri sandya. Staf Ahli IB Made Wiryawan mengatakan, kegiatan ngaturang bakti penganyar merupakan rangkaian dari kewajiban Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memperkokoh spiritual umat melalui pelaksanaan ritual keagamaan. Selain itu, diharapkan persembahyangan ini mampu menciptakan kerahayuan jagat agar terhindar dari sengsara dan berbagai bentuk penderitaan duniawi. Prosesi upacara nganyarin dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Baturiti. W-004*

NEGARA- Fajar Bali Bantuan bedah rumah kepada keluarga miskin atau keluarga kurang mampu mewarnai puncak peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi ke 66 di Jembrana. Peringatan yang dipusatkan di Wantilan Pura Jagatnatha dihadiri pimpinan SKPD dan ratusan koperasi di Jembrana. Bupati Jembrana Putu Artha yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial Setda Jembrana, I Ketut Windra menyerahkan bantuan yang bersumber dari Kementrian Koperasi tahun 2013, senilai Rp 1,5 milyar lebih. Selain itu,juga diserahkan berupa bantuan bedah rumah kepada KK miskin yakni I Nengah Sudiana (40) warga Lingkungan Pemedilan Kelurahan Dauhwaru Kecamatan Jembrana. I Made Sudarmita selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan untuk di Jembrana,baru

dua kali memberikan bantuan bedah rumah kepada keluarga kurang mampu. Bantuan ini, merupakan bantuan dari gabungan dari koperasi-koperasi yang ada di seluruh Bali. Menurutnya, setiap rumah yang mendapatkan bedah rumah, nilainya disesuaikan dengan kebijakan dari Pemkab Jembrana yakni Rp 15 juta. “Untuk bantuan bedah rumah kali ini,kami berikan kepada I Nengah Sudiana, asal Lingkungan Pemedilan Kelurahan Dauh Waru yang kesehariannya sebagai Buruh Lepas,” terangnya. Untuk di Jembrana sebanyak enam koperasi tersebar di hamper seluruh kecamatan. Bantuan ini merupakan bantuan dari Kementrian Koperasi tahun 2013 .Total bantuan ini, sebesar Rp. 1,5 lebih dengan rincian, Rp. 900 juta untuk Revitalisasi Pasar Tradisional kepada Kop-

erasi Jasa Lelateng, Rp. 225 juta diberikan kepada KSU Galang kangin desa Ekasari-Melaya, Rp. 200 juta diterima oleh Koperasi

kumpulkan Fajar Bali, Kamis (25/7) kemarin, kegagalan tim lantaran sebagian besar aparat desa, staf desa dan beberapa tokoh desa tidak berani memberikan informasi atas pembagian secara rata bantuan pemerintah pusat kepada warga masyarakat miskin. Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Buleleng Gede Komang membenarkan tim yang ditugaskannya itu gagal menggali informasi terkait proses realsiasi BLSM di Desa Bulian. ”Ya setalah kami turunkan tim ternyata tidak ada yang seperti itu. Seluruh aparat desa, staf dan beberapa masyarakat tidak membenarkan ada pembagian bantuan itu,”katanya. Bahkan Komang juga mengatakan dalam penurunan tim yang dibentuknya itu ke desa setempat bukan mencari kambing hitam namun pihaknya hanya ingin mengetahui seperti apa mekanisme yang berjalan dalam pembagian BLSM yang ada di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan.”Sebenarnya tim yang ditugaskan itu bukan men-

cari siapa yang salah, tetapi pihaknya ingin mengetahui proses pencairannya BLSM. Di samping itu, tim juga memastikan informasi bawah warga miskin yang menerima BLSM itu harus menyerahkan setengah dari dana yang diterimanya,” katanya. Komang juga mengaku dari hasil kerja tim pihaknya akan menginformasikan hal itu kepada instanasi yang berkompeten, sehingga akan ada solusi untuk menyelesaikan permasalahan itu,”terangnya. Setelah penelurusan tim pertama gagal, lanjut Gede Komang Kamis (25/7) kemarin pihaknya kembali mengutus tim ke Desa Bulian. Penelusuran kali kedua ini diharapkan akan membuahkan hasil, sehingga permasalahan tersebut bisa terselesaikan tanpa menganggu situasi kamtibmas di Desa Bulian. “Tim kembali kami tugaskan dan sesuai janji aparat di sana, mudah-mudahan tim bisa mendatapkan hasil yang diharapkan, sehingga masalah ini bisa terselesaikan dengan segara,” jelasnya. W-008

FB/AGUS

Plafon SD 3 Desa Kaliasem yang mengalami jebol

5 Patung Bung Karno Sumbangan Nyoman Nuarta

DKP Hanya Anggarakan Taman Rp 335 Juta

TABANAN-Fajar Bali Patung Bung Karno yang akan dipasang di bekas patung catur muka di Lampu Merah perempatan Bajar Anyar, Kediri tepatnya saat memasuki Jalan By Pas Ir Soekarno, merupakan sumbangan dari maestro patung asal Tabanan Nyoman Nuarta. Pendirian patung Sang Proklamator tersebut tidak menggunakan dana APBD. Namun DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Pemkab Tabanan menganggarkan dana sebesar Rp 335 Juta untuk membuat taman dan alas patung setinggi 7 meter tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan Gusti Ngurah Supanji, Kamis (25/7) kemarin. Dijelaskanya, pembangunan patung Bung Karno sebagai bentuk penghormatan atas jasa sang proklamator. Pihaknya mengaku telah melakukan berbagai kajian sebelum memutuskan membongkar patung Wisnu Murthi atau Catur Muka di bundaran Kediri yang digantikan dengan patung Bung Karno. Sebagai bentuk estetika, patung akan dibangun di bagian hulu, dalam kepercayaan Bali ada di timur dan utara. Sehingga patung Bung Karno dipasang di timur jalan Bypass Dr Ir Soekarno, yang berada di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Patung Bung Karno setinggi 7 meter dengan posisi duduk dan tangan menunjuk itu akan menghadap ke timur laut. “Sehingga saat pagi ketika tertimpa sinar matahari maka akan berbentuk siluet yang sangat indah,” jelasnya. Supanji menambahkan, pengerjaan patung tersebut sudah rampung 80 persen yang sepenuhnya dikerjakan di Bandung. “Rencananya patung Bapak Proklamator akan diresmikan pada bulan-bulan kemerdekaan yakni bulan Agustus,” tambahnya. Kini pemkab Tabanan sudah memulai pengerjaan tatakan patung setinggi 2 meter, serta penataan taman di sekitarnya agar selaras dengan keindahan patung. “Kami anggarakan pengerjaan tersebut Rp 335 Juta, “tegasnya. Agar tidak mengganggu arus lalulintas yang padat di jalur tersebut, pihaknya mempekerjakan tenaga di malam hari untuk menggarap taman dan tatakan patung Bung Karno. W-004

KWT Brangbang Dinilai Provinsi

FB/DONI

HUT Koperasi Diwarnai Bantuan Bedah Rumah

FB/PRAMONO

Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial Setda Jembrana, I Ketut Windra pada hari Ulang Tahun Koperasi 66 di Wantilan Pura Jagatnatha,Kamis kemarin.

Tim Dinsos Gagal Temukan Data BLSM Dibagi Rata

Gede Komang

FB/AGUS

SINGARAJA – Fajar Bali Dinas Sosial Kabupaten Buleleng membentuk tim untuk menelusuri kejelasan atas pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang tidak mampu. Sayangnya, penelusuran yang dilakukan tim Dinas Sosial gagal mendapati informasi terkait realisasi bantuan masyarakat miskin yang dibagi rata di Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan. Menurut informasi yang di-

Kerta Samaya-Melaya, Rp. 50 juta untuk Kopwan Sari Rejeki desa Batuagung,Jembrana, serta 110 juta berupa dana pendampinAMLAPURA-Fajar Bali Kedapatan membawa arak dua orang warga Sidemen diamankan anggota Sat. Reskoba Polres Karangasem Rabu (24/7) lalu, di dua tempat berbeda di Wilayah Sidemen. Pertama anggota Reskoba mengamankan 20 liter arak dari pelaku I Nengah Sukarta (39) asal Banjar Telun Wayah Betenan, Desa Tri Eka

gan Kredit Usaha Rakyat(KUR) untuk 5 KSU. Masing-masing yang menerima mendapat Rp. 22 juta serta bantuan UKM kepada Koperasi Serba Usaha(KSU) Kelurahan Gilimanuk, Melaya sebesar Rp. 65 juta. Bupati Jembrana Putu Artha dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial, I Ketut Windra mengapresiasi terhadap perkembangan koperasi dalam upaya mensejahterakan anggotanya bersama Koperasi, “Secara kwantitas dan kwalitas gerakan koperasi mulai menunjukkan peningkatan kinerja yang membanggakan. Itu semua wujud nyata dari komitmen Pemkab untuk mengembangkan dan memberdayakan koperasi, UKM baik dibidang regulasi dan implementasi penganggaran yang terus meningkat setiap tahunnya, “ ujarnya. W-003

Buana. Petani ini dicegat membonceng jerigen saat melintas di jalan umum Banjar Telun Wayah, sekitar pukul 17.00 sore. Setengah jam kemudian petugas kembali menemukan seorang warga yang sedang membonceng arak, tepatnya di wilayah Banjar Kebo, Desa Telaga Tawang. Pelaku I Wayan Suandi (40) asal banjar setempat tertangkap dengan ba-

FB/PRAMONO

Pemkab Tabanan Nganyarin ke Pura Mandara Giri Semeru Agung

Penilaian KWT Brangbang oleh tim Provinsi, Kamis kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Amerta Banjar Tangimeyeh Desa Brangbang Kecamatan Negara, dinilai tim Provinsi Bali, Kamis (25/7) kemarin. Penilaian yang berlokasi di Balai Banjar Brangbang tersebut, dihadiri Staf Ahli Pemkab Jembrana, I Made Sudantra serta Majelis Madya Jembrana, I Wayan Rayun. Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Ni Wayan Sri Kendel menyampaikan kelompok yang dibangun ini berjumlah dua puluh orang dan di tahun 2013 jumlahnya bertambah menjadi 30 orang. Dinilai oleh tim Provinsi, karena berkat bimbingan serta arahan dan bantuan fasilitas yang diberikan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Bali dan juga dari kabupaten. Pembinaan yang diberikan berupa penambahan wawasan, peningkatan ketrampilan, memperluas lapangan pekerjaan serta dapat meningkatkan nilai tambah pada industri kecil rumah tangga. Selain itu, KWT yang dibentuk ini memiliki agenda rutin setiap bulan terutama terkait dengan kinerja organisasi. Ketua Tim Penilai Propinsi Bali, Irwan Syap mengatakan dengan penilaian ini paling tidak dapat mampu menggugah kreativitas bagi ibu-ibu rumah tangga untuk berinovasi sesuai dengan potensi yang ada, “Dengan semakin banyaknya kalangan ibu-ibu rumah tangga berinovasi, saya yakin mereka selain kodratnya sebagai pendamping suami , juga mereka akan mampu memberikan kontribusi riil bagi keluarganya dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga,” terangnya. Sementara Bupati Jembrana Putu Artha dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Pemkab Jembrana I Made Sudantra mengapresiasi apa yang dilakukan KWT Bina Amerta Desa berangbang, sehingga mampu sampai ke tingkat provinsi. Penilaian bukan tujuan akhir, terutama terkait pengelolaan produk local perkebunan. Bupati berharap, supaya para ibu rumah tangga lebih proaktif dapat menyerap teknologi untuk memperkaya wawasan disamoing kodratnya sebagai pendamping suami dalam keluarga. W-003

Bawa 50 Liter Arak, Warga Sidemen Diamankan

rang bukti 30 liter arak. Pahumas Polres Karangasem, Iptu Nyoman Arya Tatar mengatakan penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di wilayah Sidemen masih ada peredaran minuman keras jenis arak tak berijin. Pahumas mengakui belakangan pengedar arak makin lihai dalam

hal mengelabui polisi. Meski demikian pihaknya tetap akan melakukan penertiban. Setelah disidik pelaku langsung dipulangkan. Sementara barang bukti arak yang disita untuk proses hukum lebih lanjut. “Kausnya termasuk tindak pidana ringan, mereka dipulangkan setelah dimintai keterangan,”ungkap Pahumas. M-002

Pojok Ngaben Massal di Desa Demulih Biaya Bisa Ditekan Desa BANGLI-Fajar Bali Desa Adat Demulih berhasil menyatukan prosesi ngaben. Dari tiga kelompok tempek, kini bersatu padu melaksanakan kegaitan ngaben massal dipusatkan di satu tempat. Alhasil beragam hal positif dapat dirasakan masyarakat. Salah satunya dari ringannya segi pembiayaan. Tak hanya itu masyarakat pemilik sawa juga sedikit dipermudah. Hingga dengan antusias, diiukuti sedikitnya ratusan sawa. “Dulu ada tiga

kelompok tempek. Kini sudah bersama-sama menggelar ngaben missal,”kata tokoh masyarakat Desa Demulih Ida Bagus Made Santosa, Kamis (25/7) kemarin. Menurut dia, ini hal terbaik bukti rasa kebersamaan yang sudah terbangun saat ini. Hingga dengan begitu, beban tanggungjawab itu ada pada Desa Adat. Bukan lagi pemilik sawa yang dibebankan secara langsung. Melainkan tanggungjawab ada di Desa Adat Demulih guna menyukseskan

tahapan prosesi ngaben massal ini. Dimana, sesuai dengan rencana bakal digelar Agustus mendatang. Dengan begitu, beragam persiapan pun sudah dilakukan dengan jalan sistem gotong royong. Mulai dari proses membangun warung dan persiapan lainnya. Semua dikerjakan dengan kebersamaan penuh rasa memiliki. Melibatkan setidaknya ada 700 KK. Dikatakan, warga miskisn pun kini bisa melaksanakan

ngaben. Pasalnya dulu para sawa dibebankan iuran Rp 7,5 juta per sawa. Namun untuk kali ini hanya 1 sawa Rp 1 juta. Tetapi yang tidak memiliki sawa juga ikut kena iuran. Masing-masing Rp 200 ribu per KK. Hingga ada istilah subsidi silang bagi yang memiliki sawa. Itu baru dari segi iuran uang. Untuk pekerjaan semuanya dikerjakan dengan gotong royong. “Ini trend positif bagi kami, jadi patut didukung,”ujar anggota DPRD Bangli itu. W-002


PENDIDIKAN Sebagai Raja Sinetron Bali

Ketut Tenang Akan Produksi Sinetron Terbaru

Produser sinetron Ketut Tenang sedang action

FB/HERU

DENPASAR- Fajar Bali Ketut Tenang kembali akan memproduksi sinetron terbarunya, dan tujuan utama sinetron ini, adalah ingin memajukan sinetron Bali melalui kisah –kisah yang ada ditengah masyarakat dewasa ini. Selain itu, ia juga akan merilis album lagu –lagu ciptaannya yang juga sarat dengan pesan kecintaan akan kesatuan bangsa, moral dan kaitannya. Untuk karya sinetron terbarunya, saat ini bersama krunya sedang intens menggarap sinetron berjudul “Ada Ada Gen”. Satu kisah tentang pemilihan Kades dan lurah yang diwarnai oleh intrik, dengan cara menghalalkan segala upaya untuk bisa menjadi seorang kepala desa dan lurah. dan bersaing dengan seorang calon yang lugu, jujur. “ Disitu kita mencoba mengungkap akan nilai kejujuran yang akhir nyatetap akan menang” katanya didampingi sutradaranya, Dewa ‘ Bondres ‘ Gde Swastika. Menariknya pula kali ini sinetron terbarunya setelah dua sinetron sebelumnya, ini dibuat dalam banyak episode yang diperkirakan sampai menghabiskan dana sekitar Rp 1 Milliar. “ Untuk satu hari dalam setiap shoot, saja setidaknya bisa habis Rp 9 jutaan, bahkan sampai Rp 15 juta,” ungkap Ketut Tenang. Sementara bila dihitung dalam nilai profitnya, ia mengaku sampai sejauh ini belum memikirkan kearah sana. Namun bukan ingin menunjukan akan adanya dana yang ada padanya, tetapi dibalik semua itu adalah satu komitmentnya, yang ingin memajukan sinetron produksi Bali dalam kisah kisah fenomena yang ada dalam masyarakat sekarang ini. “ Ke depan saya yakin job ini akan membawa untung pula, ‘ selanya dengan tersenyum. Selain sebagai produser, ternyata Ketut Tenang pemilik Kings Music Studio ini juga pandai bernyanyi. Maka ditengah kesibukannya menggarap sinetronnya, ia juga sedang mempersiapkan album lagu -lagu ciptaannya sendiri yang juga dinyanyikannya sendiri. “ Saya mencoba dengan lagu berbahasa Indonesia, dengan lirik tentang situasi sekarang ini, dari cinta negara dan sebagainya, “ujarnya sambil mendengarkan lagu ciptaannya dengan garapan aransemen oleh Dek Artha. Kembali pada karya sinetronnya, maka dewasa ini setelah Bali belakangan ini sepi akan produksi sinetron, maka bisa dikatakan ‘Raja’ Sinetron Ketut Tenang hingga sejauh ini kiprahnya tentu patut diberi apresiasi, dimana di sisi komitmennya menggalakan seni melalui sinetron, juga memberikan ruang bagi para seniman panggung, teater dan film untuk bisa ikut berkarya. W-017

Serap Aspirasi

PGRI Tabanan Gelar Dialog Pendidikan

Keranjang Ayam Disulap jadi Keranjang Seni

Yudisium Perdana Pascasarjana ISI Denpasar Dikemas Unik DENPASAR-Fajar Bali Yudisium pascasarjana ISI Denpasar, yang digelar Selasa (23/7) 2013 di ISI Denpasar mengangkat tajuk, “Aku yang Pertama”. Sebanyak 22 mahasiswa pascasarjana diyudisium dengan upacara yudisium yang sangat unik, karena keranjang ayampun disulap jadi keranjang seni. Keunikan ini, karena calon yudisia menggelar pawai dari Taman Budaya, Art Center Denpasar menuju jalan Nusa Indah dan kembali ke Kampus ISI Denpasar. Pawai yang menampilkan masing-masing identitas karya mahasiswa tersebut mampu mencuri perhatian masyarakat sekitar. Pawai dibuka oleh Direktur Pascasarjana ISI Denpasar,Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A, yang selanjutnya komando acara diserahkan kepada I Ketut Suanda alias Cedil yang juga mahasiswa Pascasaraja ISI Denpasar. Tak ketinggalan pula anakanak yang tergabung dalam Sanggar Paripurna Bona Gianyar asuhan I Made Sidia, M.Sn, dosen Pascasarjana ISI Denpasar, juga turut memeriahkan acara dengan mepeed membawa bendera warna-warni serta diiringi baleganjur. Sesampainya di kampus ISI Denpasar para undangan yang sudah menunggu di luar gedung Puskom lama, juga terperangah melihat arak-arakan yang sangat unik. Upacara yudisium pun digelar di bawah pohon yang rindang. Prof. Rai dalam sambutannya menyampaikan bahwa 22 mahasiswa ini adalah lulusan perdana untuk program pascasarjana ISI Denpasar. Sejak berdiri tahun 2011, Pascasarjana ISI Denpasar telah menerima 2

angkatan. Angkatan pertama 46 mahasiswa. Dari 46 mahsiswa ngkatan pertama, 40 mahasiswa telah dinyatakan lulus ujian proposal, dan 22 orang mahasiswa ini adalah yang pertama lulus untuk dapat diwisuda tanggal 28 Juli 2013. Menurut Direktur Pascasarjana ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., mahasiswa dapat memilih dua minat yaitu minat penciptaan dan pengkajian. Untuk penciptaan, mahasiswa diharapkan tidak lari dari identitas tradisi. Untuk mahasiswa minat penciptaan menampikan 2 jenis karya, yaitu 1 hasil karya cipta sebelumnya yang bersifat tradisi, dengan menampilkan karya terbaru kontemporernya yang tetap memunculkan local genius. Dari 22 mahasiswa diumumkan mahasiswa yang memperoleh karya tulis terbaik tahun akademik 2012/2013 adalah I Putu Arya Janottama dengan judul karya tulis “Kajian Estetika dan Elemen Desain Media Komunikasi Visual Outdoor di Kota Denpasar (Billboard, Baliho, Spanduk). Ida Bagus Wijana Bratanatyam dengan judul karya “Karakteristik Tokoh Sugriwa Dalam Wayang Kulit Ramayana Gaya Sukawati” serta Komang Ariwisa Kendraniati dengan judul “Estetika Simbolik Tari Joged Bhisama di Banjar Bongan Jawa, Desa Bongan, Kabupaten Tabanan”. Untuk karya seni penciptaan terbaik yaitu I Wayan Adi Semara Putra dengan judul penciptaan “Perancangan Media Komunikasi Visual untuk Pelestarian Motif Kerajinan Perak Khas Desa Sukawati”, I Made Putra Wijaya dengan judul karya “Tari

Atraksi unik yudisium pascasarjana ISI Denpasar yang menyulap keranjang ayam menjadi keranjang seni

Kontemporer Penginte” serta I Nyoman Agus Suarya Putra dengan judul karya “Tari Legong Lasem Sebagai Objek Dalam Perancangan Media Komunikasi”. Sementara mahasiswa yang memperoleh IPK tertinggi adalah Agus Teja Sentosa IPK 3,83, I Putu Arya Janottama IPK 3,83 dan Ni Kompyang Setiawati IPK 3,79. Setelah pengumuman, upacara yudisium tidak berhenti sampai disana, karena para undangan diajak berkumpul di depan gedung pasca. Den-

gan kejutan petasan dan suara balaganjur maka depan gedung pasca tampil 22 wajah mahasiswa yang telah diyudisium berukuran besar yang berisi tulisan “Aku Yang Pertama”. Keunikan selanjutnya adalah ketika masuk gedung pasca, para mahasiswa dijemput oleh para model asuhan Ka. Prodi Desain Fashion, Cok Ratna Kora, dengan menggunakan rancangan baju dari Cok Abi, yang juga berstatus sebagai mahasiswa Pascasarjana ISI Denpasar. Selanjutnya undangan pun

Selain Menggelar Sederetan Lomba

diajak untuk melihat berbagai karya mahasiwa yang dipamerkan dan spontan dipentaskan. Suasana semakin cair dengan panduan kocak Cedil dan Luh Belong (Ni Wy. Suratni). Canda gurau mereka mampu menyatukan suasana pameran dan pementasan spontan yang juga diisi musik oleh Agus Teja Sentosa, aksi spontan oleh para alumni ISI Denpasar. Upacara yudisium pun ditutup dengan haru yaitu doa bersama dan penyampaian ikrar bahwa “Aku yang Pertama”. W-017

Dies Natalis Stikes Bina Usada Bali Dihadiri Pengajar Asal Spanyol

FB/BLAS

TABANAN-Fajar Bali Untuk menyerap segala aspirasi serta permasalahan dalam dunia pendidikan di kabupaten Tabanan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tabanan menggelar dialog pendidikan, Kamis (25/7) pagi. Dialog pendidikan yang dibuka Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya dan didampingi Anggota DPR RI Made Urip di GOR Debes Tabanan, diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme guru, sehingga dunia pendidikan di Tabanan mampu bangkit dan bersaing di tingkat daerah maupun nasional. Dialog pendidikan untuk mewujudkan Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi (serasi) menghadirkan narasumber Anggota Komisi X DPR RI Wayan Koster. Anggota DPR RI asal Bali tersebut menyajikan pembahasan mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen serta isu strategis pendidikan.Ketua PGRI Tabanan Dewa Wijaya mengungkapkan, tujuan dialog ini adalah untuk menyerap aspirasi dan masalah pendidikan, sehingga bisa diambil kebijakan di tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional. “Dengan digelarnya dialog pendidikan ini, kami berharap kebijakan-kebijakan dapat diambil, sehingga permasalahan yang ada dapat diatasi,” ungkapnya.Berbagai permasalahan yang hingga kini masih dihadapi oleh guru-guru di Tabanan, di antaranya profesionalisme guru, hingga beban kerja. Dialog sehari kali ini diikuti oleh 500 guru yang berasal dari guru TK, SMP, SMA/ SMK se Kabupaten Tabanan.Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Tabanan memberikan apresiasi yang luar biasa. Menurutnya pendidikan merupakan salah satu modal untuk membentuk karakter bangsa, selain mencerdaskan kehidupan bangsa. “Bias pendidikan, baik pendidikan formal dan non formal dalam kehidupan masyarakat memiliki peran penting untuk melanjutkan kehidupan bangsa dan negara,” katanya.Dengan menghadirkan narasumber yang professional di bidang pendidikan, diharapkan berbagai permasalahan pendidikan yang menjadi hambatan untuk mencapai tujuan dapat terpecahkan. Diharapkan pula, guru di Tabanan selalu bersemangat dan bangkit untuk memajukan pendidikan serta mampu bersaing di tingkat daerah maupun tingkat nasional. “Nasib bangsa sangat ditentukan oleh dunia pendidikan. Untuk itu, jadikanlah dialog ini sebagai momentum untuk memperluas wawasan, pandangan dan paradigma guru tentang pendidikan di Indonesia khususnya di Tabanan menuju Tabanan serasi,” paparnya. W-004

FAJA R BALI Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

FB/HERU

6

Ketua Stikes Bina Usada Bali, I Putu Santika bersama Ketua Yayasan Nusantara Spanyol, Mr. Fransisco Lopez saat menyaksikan lomba trauma bagus dan taruni jegeg Stikes Bina Usada Bali

MANGUPURA-Fajar Bali Dies natalis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bina Usada Bali, yang akan diperingati awal Agustus mendatang, memiliki keistimewaan tersendiri, karena dihadiri Presiden Yayasan Nusantara Spanyol, Mr. Fransisco Lopez dan dua pengajar asal Spanyol, Salba Aguilera dan Carnen Preto. Ketua Yayasan Nusantara Spanyol, Fransisco Lopez didampingi Ketua Stikes Bali, Dr., Ir., I Putu Santika, MM., Kamis (26/7) kepada koran ini menjelaskan, Yayasan Nusantara di Spanyol berkolaborasi dengan Indonesia, yang bekerjasama

dengan duta besar Indonesia untuk Spanyol, bertujuan untuk mengajar bahasa Spanyol di Stikes Bina Usada Bali. Untuk tahap pertama, Fransisco Lopez dan kedua pengajar, Salba Aguilera dan Carnen Preto berada di Bali, hanya selama 1 bulan. Namun selanjutnya direncanakan akan membuka sekolah khusus untuk bahasa Spanyol di Bali. Fransisco Lopez membenarkan, sekitar bulan Oktober tahun ini sekolah dengan muatan bahasa Spanyol akan mulai dilaksanakan. Sekolah khusus bahasa Spanyol yang akan di bangun fokus untuk pariwisata,

Sekolah dengan muatan bahasa Spanyol , merupakan peluang emas bagi peminat, termasuk sopir travel juga dapat mempelajari bahasa Spanyol, ujar Fransisco Lopez. Terkait menyambut dies natalis ke-6 Stikes Bina Usada Bali, Staf Panitia Kegiatan, Ns. I Made Dwie Pradnya Susila, S.,Kep., menjelaskan, Stikes Bina Usada Bali menggelar sederetan kegiatan, serangkaian menyambut dies natalis tahun ini. Kamis (25/7), kemarin telah dilaksanakan lomba taruna bagus dan taruni jegeg. Sedangkan sebelumnya Rabu (24/7)

telah pula digelar kegiatan, Bina Usada idol oleh mahasiswa keperawatan semester IV. Sementara Sabtu (27/7) akan dilaksanakan family day fun bike dan lomba keakraban yang disemarakan yayasan kesenian Bali. Puncak dies natalis akan diselenggarakan di gedung baru Stikes Bina Usada Bali, sekaligus melaksanakan peresmian gedung baru berlantai 4 dan dilengkapi lift. Usai dies natalis,Stikes Bina Usada Bali akan mempersiapkan diri untuk menggelar wisuda September mendatang. Sebelum wisuda akan diawali dengan menggelar yudisium, 22 Agustus bulan depan, ujar Pradnya. Stikes Bina Usada Bali yang dipimpin, I Putu Santika ini,memiliki Porgram Studi (Prodi) S1 Keperawatan dan DIII Kebidanan. Khusus untuk S1 Keperawatan, dengan masa pendidikan 10 semester terdiri dari 8 semester program akademik, dan 2 semester program profesi. Mata kuliah unggulan keperawatan, gerontik. Setelah lulus menyandang gelar, Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan sebutan profesi ners. Sedangkan D III Kebidanan, masa pendidikan 6 semester,dengan bobot 114 SKS, dengan mata kuliah unggulan hypnosteri. Setelah lulus memperoleh gelar ahli madya

kebidanan. Tenaga pengajar di Stikes Bina Usada Bali merupakan pendidik-pendidik yang berpengalaman dan siap bersaing, untuk merealisasikan program - program unggulan. Kualifikasi dosen terdiri dari, profesor, dokter spesialis, dokter umum, S2 kesehatan, S1 keperawatan, D IV kebidanan, dosen tamu serta sarjana lain dari berbagai jurusan. Dalam mendukung teaching and learning, Stikes Bina Usada Bali melayani mahasiswa dengan menyediakan fasilitas praktik berupa laboratorium yang sesuai dengan kebutuhan dunia kesehatan. Jalinan kerjasama juga terus ditingkatkan untuk kebutuhan praktik mahasiswa. Stikes Bina Usada Bali menjalin kerjasama dengan RSUP Sanglah tipe A. Praktik keperawatan dan kebidanan disemua RS tipe B dan C di kabupaten/ kota di Bali. Juga kerjasama dengan dinas kesehatan kabupaten Badung dan kotamadya Denpasar. BRSU Tabanan, RSUD Kapal, BPK RSU Indra, bio lab medic, dan UPTD laboratorium kesehatan Diskes provinsi Bali. Melalui dukungan fasilitas dan kerjasama, maka Stikes Bina Usada Bali mampu menghasilkan lulusan yang profesional dan berkompetensi di bidangnya. R-008

Terapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Cerdaskan Bangsa, UTI Bangun Manusia Pembangun MANGUPURA-Fajar Bali Guna membangun manusia pembangun, maka Universitas Teknologi Indonesia (UTI) kini sedang menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2013/2014. Selain menerima mahasiswa baru, UTI juga mempersiapkan diri untuk melaksanakan wisuda. Peminat dapat mendaftarkan diri di jalan Badak Agung XII/6 Denpasar atau di jalan I Gst Ngurah Rai 108 Nusa Dua. Rektor UTI, Drs., I Wayan Dayung, M.,Si., menjelaskan, UTI memiliki Program Studi (Prodi),

Teknik Sipil dengan Konsentrasi Teknik Sipil dan Perencanaan. Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Konsentrasi, Agrobisnis. Prodi Peternakan, Konsentrasi Teknologi Peternakan. Prodi Ekonomi Pembangunan, Konsentrasi Keuangan dan perbankan. Prodi Manejemen, Konsentrasi Perusahaan. Prodi Teknik Informatika, Konsentrasi Teknik Informatika. Prodi Ilmu Hukum, Konsentrasi Ilmu Hukum. Prodi Manejemen, Konsentrasi Manejemen Akutansi. Prodi Ilmu Administrasi Negara, Konsentrasi Administrasi Publik

dan Pemerintahan. Prodi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Public Relation. Prodi Sastra Inggris, Konsentrasi Sastra Inggris. Prodi Desain Produk, Konsentrasi Desain Produk Grafis. Dayung mengatakan, selain kelas regular untuk program S1 juga kelas transfer dari diploma ke S1, dan UTI menjalin kerjasama dengan Universitas Teknologi Surabaya (ITS), sehingga juga mendatangkan dosen dari ITS untuk temu muka. Dosen-dosen di UTI merupaka dosen-dosen yang profesional dan berkompetensi,

sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki ilmu pengetahuan atau manusia ilmiah sesuai bidang studinya. Dalam pelaksanaan teaching and learning, mahasiswa juga melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (TDPT) yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kampus UTI berlokasi di pusat pariwista Nusa Dua dan di jantung kota Denpasar, dan beridiri untuk ikut mencerdaskan bangsa sejak tahun 2004. Untuk mendukung teaching and learning, UTI memiliki fasilitas ruang belajar yang

representatif. Serta dilengkapi laboratorium komputer, untuk menunjang lulusan setelah di dunia kerja. Selain itu juga laboratrium praktik, tempat ibadah, areal parkir luas dan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan kondusif. Lulusan juga magang di instansi pemerintah dan swasta, sehingga kelak selain bekerja juga menjadi entrepreneurer, ujar Dayung. Untuk menghasilkan lulusan yang berguna bagi bangsa dan negara, maka UTI menerapkan visi dan misi. Visi, berperan aktif dalam

mencetak sarjana yang expert berakhlak mulia dan bercirikan Indonesia yang bisa berdiri sendiri. Misi, menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional, untuk mengembangkan SDM yang profesional di bidangnya. Serta menyelenggarakan penelitian bertaraf internasional, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan iniovasi di bidang infokom. Selain itu menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dan secara aktif membangun sinergi dengan industri atau institusi, ucap Dayung. R-008


EKOWISATA Seribu Ton Daging Sapi Masuk Awal Agustus

7

FAJA R BALI

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso memperkirakan hingga akhir pekan ini akan ada pemasukan 425 ton daging sapi yang diimpor Bulog. Hingga Rabu, 24 Juli 2013 dilaporkan sudah 64,68 ton daging sapi yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta.

JAKARTA-Fajar Bali Pada Kamis, (25/7) direncanakan akan datang lagi daging sapi beku sebanyak 85,41 ton melalui Bandara Soekarno Hatta. Selain pasokan dari angkutan udara, Sutarto mengatakan daging yang diangkut dengan kapal laut akan masuk pada Jumat, 26 Juli 2013 sebanyak 96,97 ton. “Sampai hari Minggu (28 Juli 2013) diperkirakan akan masuk 425 ton. Saya yakin paling lambat 2 Agustus masuk 1.093 ton. Insya Allah untuk Lebaran saya kira sangat cukup,” kata Sutarto.

Sementara itu Bulog mencatat hingga 24 Juli 2013, sebanyak 46,89 ton daging telah digelontorkan dalam operasi pasar. Operasi pasar ini dilakukan bekerja sama dengan 70 distributor, asosiasi pedagang dan Bulogmart. “Bulogmart juga ada langsung ke konsumen di berbagai wilayah. Ada 10 truk yang bergerak sambil terus sosialisasi ke masyarakat,” kata Sutarto. Saat ini operasi pasar masih dilakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Namun, Sutarto mengatakan dalam waktu dekat operasi

pasar daging sapi juga akan dilakukan ke Jawa Barat. “Jawa Barat memerlukan, akan kami suplai. Ini tinggal teknisnya saja,” kata Sutarto. Perum Bulog mendapat

Beberapa Pengrajin patung sedang beraktivitas

penugasan mengimpor daging sapi beku sebanyak 3.000 ton hingga Desember 2013. Tambahan pasokan ini menstabilkan harga daging sapi di dalam negeri yang sempat menembus

Rp 100.000 per kilogram. Data Kementerian Perdagangan melaporkan rata-rata harga daging sapi nasional pada Rabu, 24 Juli 2013 berada di tingkat Rp 92.906 per kilogram. TP

GIANYAR-Fajar Bali Pengrajin patung di Gianyar saat ini sedang mengurut-urut dada. Pasalnya dari bulan Maret sampai menjelang Lebaran patung buatannya nihil orderan. Sepinya order ini ditengarai karena terjadinya krisis di Eropa. Ke t u t D a n a s a l a h s a t u pengrajin patung dari Br. Tangkeban, Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar ketika ditemui Kamis (25/7) mengeluhkan situasi ‘kekeringan’ order ini. Biasanya produk kerajinan patungnya terjual sampai Rp 60 jutaan dan bulan ini hanya bisa menjual Rp 5 jutaan. “Selain itu bahan baku juga susah saya dapat,” keluhnya. Peminat patung buatan Dana kebanyakan dari wilayah Eropa. Jenis patung yang diminati adalah patung Naga, Budha dan juga patung

Dewi Kwam In. Dana ternyata tak sendirian. A. A. Ngurah Wiprasta pengrajin asal Br. Wangbung, Gianyar, Sukawati juga ikut kelimpungan. Senada dengan Dana, dirinya mengaku bulan-bulan ini sepi orderan. “Saya tidak tahu caranya agar produk saya diterima lagi di pasaran”, desahnya. Ngurah Wiprasta mengakui kalau bulan-bulan sebelumnya bisa mengekspor hasil dari kerajinan 1/2 kontainer. Sekarang sudah sangat menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Pemesanan yang paling ramai dirasakan pada tahun 2002-2005. “Pangsa pasar dari produk-produk saya antara lain Spanyol, Chili, Jerman dan Prancis. Dan sepinya order mungkin karena krisis yang melanda Negara tersebut,” tutupnya. M-004

Presiden Bahas Antisipasi Perlambatan Ekonomi dunia itu punya pilar-pilar utama, secara regional, ada tiga pilar, pilar Eropa, pilar A s i a , d a n p i l a r A m e r i ka , maka salah satu di antaranya, sedang goyah, yaitu Eropa. Simak perkembangan setiap harinya terutama ledakan pengangguran yang besar, dan rasio GDP yang di luar kewajaran,” ungkap Yudhoyono. Masalah perekonomian juga tengah menimpa dua negara besar di Asia, yakni China dan India. Olehkarena itulah, menurut Yudhoyono, p e re ko n o m i a n I n d o n e s i a pasti akan terkena imbas perkembangan ekonomi regional dan global tersebut. “Dalam keadaan seperti i n i , s aya i n g i n m e n ga j a k saudara memiliki cara pandang yang jernih, rasional, dan tidak perlu kita gugup atau panik karena dengan cara pandang seperti itu Insya Allah tersedia solusi,” kata Presiden. Dengan perkembangan situasi global dan regional yang seperti itu, sambungnya, hampir pasti akan ada

JAKARTA-Fajar Bali Bank Indonesia (BI) mengimbau agar badan usaha milik negara jangan mencari keuntungan dari dollar Amerika Serikat. Hal ini bisa menimbulkan gejolak di pasar keuangan. Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengungkapkan bahwa pihaknya memantau utang luar negeri swasta. Bank sentral melakukan analisa tentang posisi terbuka maupun posisi tertutup. ”Jadi secara umum, kami melihat utang yang betul-betul terbuka masih dalam jumlah terkendali. Tapi tentu kami selalu mengingatkan para pelaku bisnis baik swasta maupun BUMN agar fokus pada kegiatan utamanya. Dan tidak perlu cari keuntungan dari nilai tukar,” kata Agus. Bermain dollar AS, menurut Agus, akan menguntungkan bagi perusahaan itu sendiri. Namun di sisi lain, hal itu bisa merugikan stabilitas ekonomi nasional. ”Jadi kami mengimbau bagi para pelaku usaha yang meminjam dalam bentuk valas untuk dapat mengelola risiko nilai tukar dengan baik. Jangan sampai situasi global  yang banyak berubah ini mendatangkan risiko pada usahanya,” kata Agus. KP

Penyaluran Kredit UMKM Tembus Rp 44,77 Triliun

Eropa Krisis, Pematung Sepi Order

JAKARTA-Fajar Bali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan didampingi Wakil Presiden Boediono menggelar rapat kabinet yang agenda utamanya membahas langkah antisipasi dampak perkembangan ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia. “Kita berkumpul ingin sama-sama memastikan bahwa di dalam situasi yang rumit ini, kita dapat menetapkan kebijakan dan menjalankannya dengan sungguh-sungguh sehingga bisa mengurangi dampak perekonomian global dengan ekonomi kita,” kata Yudhoyono saat membuka sidang kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (25/7). Menurut Presiden, perkembangan ekonomi global tengah mengalami gejolak. Salah satu pilar perekonomian dunia, yakni pilar Eropa, katanya, sedang goyah. Sementara itu, untuk Amerika Serikat sedang melakukan perubahan kebijakan yang signifikan. “ I b a ra t p e r e ko n o m i a n

BUMN Jangan Cari Untung dari Kenaikan Dollar AS

Semester I, BNI Raup Laba Bersih Rp 4,28 Triliun

JAKARTA-Fajar Bali PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) membukukan laba bersih sebesar 30,2 persen atau Rp 4,28 triliun dari periode yang sama pada tahun 2012, yakni Rp 3,29 triliun. “Pencapaian itu berhasil diperoleh meski terdapat tantangan ekonomi pascakenaikan harga BBM, tekanan inflasi, masalah defisit neraca perdagangan yang masih berkelanjutan, hingga arus modal keluar yang menekan nilai tukar rupiah,” kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di kantornya, Kamis (25/7). Peningkatan laba BNI,

Susilo Bambang Yudhoyono tantangan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ta n t a n ga n te r h a d a p s t a bilitas harga, serta persoalan

nilai tukar dan sejuml ah indikator ekonomi lainnya. “Sungguh pun kebijakan kita benar, apa yang kita

DENPASAR - Fajar Bali Geliat perekonomian Bali yang semakin baik dalam beberapa tahun terakhir ini membuat penyaluran kredit perbankan terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meningkat. Sampai dengan triwulan II tahun 2013 tercatat, kredit UMKM di Pulau Dewata ini mampu tumbuh hingga 21,75 persen secara tahunan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Region III Bali - Nusa Tenggara (Nusra) Dwi Pranoto mengatakan, proporsi penyaluran kredit UMKM per besaran kredit tersebut adalah mikro 38,01 persen, kecil 46,17 persen dan menengah 15,82 persen. “Upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi di Bali salah satunya dapat dilakukan melalui pendekatan penyaluran kredit produktif,” ujar Dwi di Denpasar belum lama ini. Dwi membeberkan, penyaluran kredit bank umum di Bali sampai dengan triwulan II 2013 lebih didominasi oleh kredit produktif yang mencapai 61,74 persen. Jumlah kredit produktif tersebut terdiri dari kredit modal kerja (KMK) sebesar 38,8 persen dan sisanya sebesar 22,94 persen untuk kredit investasi. “Dari total penyaluran kredit perbankan di Bali, 39,19 persennya tergolong sebagai kredit produktif UMKM,” kata Dwi. Kinerja perekonomian yang baik ini tentu saja harus dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Bali. Menurut Dwi, pihaknya mendorong terwujudnya akselerasi pertumbuhan yang merata (inclusive growth) melalui pendekatan pemerataan akses keuangan masyarakat (financial inclusion). Penyaluran kredit produktif UMKM ini sebut Dwi, terbesar ada di Kota Denpasar yang mencapai Rp 10,4 triliun atau sebesar 58,55 persen dari total kredit produktif UMKM yang disalurkan di seluruh Bali. Kabupaten Badung ada di posisi kedua penyaluran kredit produktif UMKM ini dengan besaran 8,22 persen. Sedangkan kabupaten lainnya seperti Tabanan, kredit produktif UMKM yang disalurkan sebesar 6,98 persen, kemudian Gianyar dengan 6,93 persen dan Buleleng 6,71 persen. Sementara, kabupaten lainnya yakni Karangasem, Bangli, Jembrana dan Klungkung masih berada di bawah 5 persen dari total penyaluran kredit produktif UMKM dengan besaran proporsinya yakni 3,78 persen, 3,16 persen, 3,01 persen dan 2,66 persen. Penyaluran kredit perbankan per lokasi bank di Bali mencapai Rp 44,77 triliun. W-011

lanjut Gatot, adalah tumbuhnya pendapatan laba bersih sebesar 23,1 persen menjadi Rp 8,896 triliun. Selain itu, pendapatan non-bunga juga tumbuh 22,0 persen menjadi Rp 4,56 triliun. Karenanya, pendapatan operasional BNI mengalami peningkatan 22,7 persen menjadi Rp 13,45 triliun pada semester I tahun ini. BNI juga mencatatkan peningkatan rasio intermediasi (loan to deposit ratio/LDR) sebesar 84,0 persen yang didominasi oleh kredit dalam mata uang rupiah. Gatot menyatakan BNI tetap mengutamakan ku-

curan kredit di dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhan kredit pun ditunjukkan oleh BNI dari Rp 179,44 triliun menjadi Rp 222,65 triliun. Angka ini naik 24,1 persen melampaui pertumbuhan kredit di industri perbankan nasional. Dalam hal service level, target BNI untuk menempati posisi ketiga terbaik di industri perbankan nasional tahun 2013 terlampau dengan duduknya bank ini di posisi kedua. Tahun lalu, BNI hanya duduk di posisi keempat. KP

lakukan benar, tetap ada permasalahan menyangkut ekonomi Indonesia apalagi kalau kebijakan kita tidak tepat, langkah tindakan kita tidak tepat, kita tidak ckup antisipasi dan sebagainya, maka persoalan akan tambah rumit,” ujar Yudhoyono. KP

Menko: Pertumbuhan RI akan Terkoreksi

Hatta Rajasa

JAKARTA-Fajar Bali Menko Perekonomian M. Hatta Rajasa menyatakan, target pertumbuhan ekonomi tahun 2013 sebesar 6,3 persen bakal turun. Perlambatan pertumbuhan e ko n o m i gl o b a l m e n j a d i salah satu faktornya. ” Ta m p a k nya a ka n a d a koreksi ke bawah karena situasi global belum membaik. Bahkan beberapa negara Eropa tumbuh negatif. Jerman dan Perancis yang merupakan pilar perbaikan ekonomi Eropa masih berkutat dengan persoalan-persoalannya,” kata Hatta usai rapat koordinasi dengan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Ja-

karta, Kamis (25/7). Meski demikian, kata Hatta, pemerintah akan berusaha mencapai target pertumbuhan 6,3 persen tersebut. Hal ini membutuhkan sejumlah langkah konkret. Pertama, adalah menjaga inflasi tahun 2013 sesuai target , yakni 7,2 persen. Salah satunya dengan memperbaiki kebijakan tata niaga barang yang selama ini kurang responsif terhadap kenaikan harga di pasar. Kedua, pemerintah akan mempercepat dan mengoptimalkan penyerapan anggaran belanja. Hal ini dilakukan dengan tetap menjaga tata kelola yang

baik. Blokir anggaran juga sudah diselesaikan. Ketiga, investasi harus dijaga dengan baik. Caranya dengan melaksasi sejumlah insentif, memangkas aturan yang menghambat, dan merevisi Daftar Negatif Indonesia (DNI). ”Sekarang sedang dikerjakan. Setiap peraturan atau perizinan yang tidak punya payung hukum akan dievaluasi. Kalaupun ada aturan yg sudah tidak sesuai dengan perkembangan saat ini, akan dievaluasi juga. BKPM pangkas sejumlah perizinan. Evaluasi DNI untuk merangsang investasi,” kata Hatta. KP

226/VII/FB/KTR


KESEHATAN Autis Bisa Karena Faktor Genetik dan Lingkungan

8

FAJA R BALI

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

Didampingi Inayah pemilik yayasan, anak autis terlihat sedang asyik makan

FB/BAGUS

Berawal dari Sang Anak Penyandang Autis DENPASAR - Fajar Bali Berawal dari orang tua yang mempunyai anak bernama Randi Surya Ramadan (15) penyandang autisme, mereka lalu berinisiatif untuk mendirikan yayasan khusus menangani penyandang autisme. Yayasan itu diberi nama Peduli Autisme Bali yang kini sudah sembilan tahun berjalan. Orang tua dari anak tersebut ialah Achmad Amara Putra, (46), asal Cirebon dan Inayah Wiyatati, (48), asal Denpasar. Pasutri ini patut menjadi panutan karena kepedulian mereka terhadap anak - anak autis. Apalagi saat anaknya penyandang autis, belum ada satu pun di Bali yayasan khusus menangani autisme. Karena itu akhirnya mereka bertekad untuk mendirikan yayasan ini. Inayah menceritakan, pada waktu itu anaknya diduga autis karena dilihat dari prilakunya kurang lazim. Lantas Inayah beserta suaminya mencari yayasan yang menangani penyandang autis. Namun apa yang terjadi, saat itu di Bali belum ada yayasan

tersebut. Akhirnya mereka mendapatkan informasi bahwa ada yayasan autisme di Pulau Jawa tepatnya di Jakarta. Tanpa berpikir panjang mereka langsung membawa anak kesayangannya meluncur ke Jakarta. “Memang pada zaman itu tidak ada yayasan autisme di Bali. Randi saya bawa ke Jakarta. Allahmdulilah anak saya bisa ditangani dengan baik dan menjadi anak normal pada umumnya. Sekarang anak saya sudah bersekolah di SMA Negeri 3 Denpasar kelas 1”, tutur Inayah pemilik Yayasan Peduli Autisme Bali. Karena kepeduliannya yang sangat besar terhadap orang lain dengan didukung oleh kerabat - kerabatnya, ia sangat termotivasi untuk menjalankan yayasan yang ia dirikan bersama suaminya.”Saat itu saya bayangkan bagaimana orang tua yang ekonominya tidak mencukupi harus pergi ke Jakarta demi anaknya yang penyandang autis, saya tahu seperti apa bebannya. Bahkan dulunya masyarakat

tidak tahu dan bingung harus dibawa kemana anak penyandang autis ini”, jelasnya. Inayah menyarankan kepada para orang tua agar tidak perlu malu untuk mengungkapkan, karena anak penyandang autisme harus ditangani dengan kompleks dan diiringi terapi - terapi yang sudah diterapkan. Rata - rata anak penyandang autis itu lebih dominan laki - laki, dibandingkan perempuan. Ditanya soal biaya terapi anak autis di yayasannya? I n a ya h m e n ya m p a i k a n yayasan ini tidak menetapkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk terapi, tergantung para orang tua yang mampu untuk membayarnya. Jika masyarakat menengah kebawah, yayasan akan meringankan beban orang tua. “Saya berharap dengan yayasan yang kami dirikan sangat menolong dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Bali. Sudah tak perlu lagi keluar pulau atau pergi jauh untuk mencari yayasan penyandang autis” tambahnya. M-003

DENPASAR - Fajar Bali Hal itu disampaikan oleh suami istri Achmad Amara Putra, (46), asal Cirebon dan Inayah Wiyatati, (48), pemilik Yayasan Peduli Autisme Bali beralamat Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar. “Saya ingin meluruskan pandangan masyarakat yang kebanyakan berpendapat bahwa autisme ini penyakit. Sebenarnya seorang anak yang mengalami gangguan perkembangan itu disebut sebagai penyandang autisme. Banyak faktor yang menyebabkan anak - anak menjadi autis. Yang paling menonjol yakni faktor genetik dan lingkungan”, tegas Inayah Kamis kemarin (25/7). Yayasan Peduli Autisme Bali ini sudah menangani penyandang autis sebanyak 50 orang lebih yang rata - rata berumur berkisar 2 tahun hingga 18 tahun, dibantu juga oleh sembilan orang guru pembimbing. Seperti apa metode terapi yang diterapkan untuk penyandang autis? Ratih Triastuti, (27) selaku guru pembimbing yayasan m e n j e l a s ka n a d a b a nya k metode atau cara terapi untuk menangani penyandang autisme. Namun yayasan Peduli Autisme Bali menggunakan

teori Aplied Behavior Analisis (ABA) karena teori ini paling mudah dimodifikasi untuk anak - anak seperti mereka. Inti dari teori paling penting yakni mereka harus paham dengan intruksi yang diberikan oleh para guru pembimbing, lalu melakukan intruksinya dan konsekuensinya, dalam artian para guru pembimbing memberikan konsekuensi berdasarkan respon si anak. “Misalnya mereka (penyandang autis) merespon positif apa yang kami instruksikan, maka konsekuensi yang kami berikan tentunya positif. Mungkin dengan cara pujian, mainan atau makanan kesukaan mereka. Sedangkan bagi mereka tidak mau melakukan instruksi yang kami berikan, cenderung kami berikan sanksi. “Jadi seperti hal - hal yang mereka tidak sukai, contohnya mengatakan anak itu tidak pinter, di saat mereka pengen mainan karena tidak melakukan instruksi yang kami berikan jadi kami tidak berikan mainan itu” ungkapnya. Menurut Ratih, di yayasan ini ada dua terapi yang digunakan untuk anak - anak penyandang yakni terapi kelas dan terapi individual. Terapi

FB/BAGUS

Munculnya anggapan bahwa autisme itu adalah gangguan mental atau kejiwaan adalah salah besar. Secara umum autisme merupakan gangguan perkembangan pada anak yang mengalami keterlambatan dalam prilaku, komunikasi, motorik dan sosialisasi.

JAKARTA-Fajar Bali Jelang arus mudik Lebaran, Kementrian Kesehatan menyiapkan  posko-posko kesehatan di sepanjang jalur mudik dengan personel mencapai 65 ribu orang. Selain posko kesehatan, puskesmas dan rumah sakit di wilayah yang dilintasi pemudik akan disiagakan. “Tahun ini diperkirakan jumlah pemudik mencapai 18 juta jiwa. Para pemudik harus mendapatkan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya sehingga bisa pulang kampung dengan selamat,” kata Wakil Menteri Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti, pada Apel Siaga Pelayanan Kesehatan Mudik Lebaran di  Jakarta Kamis (25/7). Apel ini dihadiri 250 perwakilan tenaga kesehatan lintas sektor.

Menjelang arus mudik lebaran 2013 Kemenkes menyiapkan 3.298 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik. Persiapan masih ditunjang 892 puskemas di sepanjang jalur mudik, dan pelayanan rumah sakit 24 jam di 1.554 di Sumatera, Jawa, dan Bali. Para tenaga layanan kesehatan juga dibekali 250 paket obat-obatan. Pos kesehatan juga disediakan di terminal, bandar udara, pelabuhan dan pos lintas batas. Para petugas diharapkan mengintensifkan pengawasan 24 jam selama arus mudik. Hal ini untuk mencegah masuknya penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa. Para tenaga kesehatan juga diharapkan bisa menangani kegawatdaruratan, dan masalah kesehatan akibat lonjakan arus pemudik.

FB/HERY

FB/IST

kelas bersifat seperti anak anak belajar pada umumnya seperti satu guru dengan tiga anak, sedangkan terapi individual hanya satu guru dengan satu anak saja. Bahkan, ada yang menangani satu anak dengan dua guru, tergantung dari prilaku atau separah apa anak itu menyandang autis. Terapi kelas waktunya lebih panjang dari pukul 08.00 wita hingga 12.45 wita, sementara terapi individu hanya satu jam per sekali pertemuan. “Yang kami sarankan masuk ke terapi kelas yaitu anak yang bisa diajak komunikasi serta prilakunya sudah tenang dan mandiri. Kalau untuk terapi individual untuk anak yang benar -benar dari nol banget, contohnya belum bisa kami ajak komunikasi serta sosialisasi”, tuturnya. Memakan waktu berapa lama agar anak penyandang autis ini bisa kembali normal? Inayah menampik itu relatif dan tidak bisa ditentukan

ataupun ditargetkan karena tergantung dari anak itu sendiri dan bimbingan orang tua sangat penting dalam perkembangan anak ini. “ M e m a n g d i s i n i p e ra n orang tua sangatlah penting, kami juga selalu mendekatkan diri kepada masing - masing orang tua. Agar lebih tahu perkembangan anak saat ini sudah sejauh mana dan karakter anak itu sendiri”, ucapnya. Di sisi lain, Ratih mengungkapkan perasaannya selama ia menjadi guru pembimbing anak penyandang autis ini banyak suka dan duka. Meski mereka mengalami gangguan perkembangan, tetapi di dalam diri mereka mempunyai kelebihan masing masing. “Kami seluruh guru yayasan tak pernah bosan - bosannya memberikan bimbingan terhadap mereka, karena kepedulian kami terhadap anak - anak penyandang autis ini” tambahnya. M-003

1334 Karyawati Pemkab Badung Vaksinasi Kanker Serviks

Jelang Arus Mudik, Kemenkes Siapkan Tim Kesehatan Selain itu para tenaga kesehatan juga diharapkan aktif memeriksa kebersihan makanan dan minuman di lokasi keberangkatan dan kedatangan, serta tempat istirahat pemudik. Para tenaga kesehatan juga akan memeriksa kesiapan pengemudi bus yang mencakup tekanan darah, gula darah sewaktu, serta penggunaan alkohol dan amfetamin. Harus memeriksa makanan, minuman, dan sanitasi di lokasi umum seperti terminal, stasiun, pelabuhan dan tempat peristirahatan. Tenaga kesehatan juga bisa membantu pemeriksaan pengemudi bus yang akan menyetir saat mudik. Pemeriksaan ini mencakup tekanan darah, amfetamin, alkohol, dan gula darah sewaktu. Hal ini untuk mencegah factor risiko yag berpotensi menyebabkan kecelakaan. “Para tenaga kesehatan tidak boleh bosan menyampaikan pesan mudik sehat, dan menyiagakan layanan kesehatan di “Halo Kemkes,” kata Ali. “Halo Kemkes” bisa ditelepon dengan nomer (kode lokal) 500567. Untuk posko Lebaran sehat dapat dihubungi di nomer 021-42877587. Ali juga berpesan para pemudik untuk menjaga kesehatannya. Kebiasaan cuci tangan menjadi hal sederhana yang tidak boleh dilupakan. Di jalur mudik yang penuh debu dan menguras stamina, infeksi mudah menyebar. Cuci tangan akan mencegah pemudik tertular penyakit seperti diare dan influenza. Pemudik juga disarankan tidak memaksakan diri, terutama yang membawa kendaraan sendiri. “Kalau kondisi tubuh tidak sehat jangan ragu beristirahat. Sangat berisiko melanjutkan perjalanan dalam kondisi tubuh tidak fit,” kata Ali. KP

Anak Penyandang Autis sedang melakukan gerakan Yoga

Ny. Ratna Gde Agung tinjau pelaksanaan vaksinasi Kanker serviks untuk karyawati di Pemerintahan Kabupaten Badung. MANGUPURA – Fajar Bali Kanker serviks merupakan jenis kanker paling banyak nomor 3 di dunia setelah kanker payudara. Kanker ini sering disebut juga “Silent Killer” karena perkembangan kanker ini sangat sulit dideteksi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Dr. I Gede Putra Suteja disela-sela pelaksanaan vaksinasi Kanker serviks

untuk karyawati di Pemerintahan Kabupaten Badung, di ruangan Bagian Umum Setda Kabupaten Badung, Kamis (25/7) kemarin. Dr. Suteja menambahkan, kanker serviks merupakan jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya yakni “Human Paviloma Virus” (HPV) sehingga untuk pencegahannya dapat dilakukan dengan melaksanakan perilaku hidup

JAKARTA-Fajar Bali Setiap orang yang merawat rambut tentu bertujuan untuk memiliki rambut yang indah dan bercahaya. Namun sayangnya teknik merawat yang salah justru akan membuat kerusakan dan kerontokan rambut. Asisten profesor dermatologi klinis di University of California Paradi Mirmirani mengatakan, ada mitos-mitos keliru perawatan rambut yang sebenarnya dapat merusak rambut. Misalnya seperti menyisir rambut sebanyak 100 kali setiap hari, justru akan membuat rambut lebih mudah bercabang. “Memiliki rambut sehat dan indah adalah mungkin apabila kita tahu bagaimana cara merawat sebelum dan setelah menatanya,” ujarnya. Mirmirani pun memberikan kiat untuk menjaga rambut tetap sehat dengan perawatan yang tepat. Keringkan rambut dengan handuk dengan memijatnya lembut, bukan mengusap-usapnya dengan cepat. Setelahnya biarkan rambut kering dengan

alami, bukan menggunakan pengering. Jangan menata rambut saat rambut masih basah. Karena saat basah, rambut mudah patah saat disisir. Meskipun demikian, jenis rambut tertentu seperti keriting kecil-kecil dan mudah kusut sebaiknya justru disisir saat keadaannya masih basah. Saat harus segera menata rambut dalam keadaan masih basah, maka tetap gunakan pengering rambut namun dengan posisi tidak terlalu dekat dengan rambut. Membatasi penggunakan pengering rambut dapat membantu membatasi kerusakannya. Kurangi frekuensi menyisir rambut. Sisirlah rambut seperlunya saja untuk mencegah rambut menjadi bercabang. Kurangi penggunaan produk-produk menyangga tatanan rambut, seperti hairspray. Bila ha-

bersih dan sehat, serta tidak melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan. Lebih lanjut, rajin melakukan pap smear setiap 2 tahun serta melakukan vaksinasi HPV. Sementara itu Ketua YKI Cabang Badung Nyonya Ratna Gde Agung menyampaikan Kanker serviks merupakan “Silent Killer”, untuk itu Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kesehatan Badung dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Badung memiliki komitmen yang kuat serta langkah nyata melakukan tindakan pencegahan terhadap kanker serviks. “Di Tahun 2012 kita sudah melaksanakan vaksinasi kanker serviks kepada 1500 orang remaja putri kelas X SMAN se Kabupaten Badung. Sementara di Tahun 2013 di samping vaksinasi untuk anak SMA se-Kabupaten Badung, kita juga melaksanakan vaksinasi kanker serviks untuk karyawati pemerintah Kabupaten sebanyak 1334 orang, “ ungkap Nyonya Ratna Gde Agung saat meninjau pelaksanaan

vaksinasi di ruang bagian umum setda Kab. Badung. Dr Elly Swandewi Murti, M.Kes mengatakan tujuan dari vaksinasi serviks ini, untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks sehingga diharapkan derajat kesehatan masyarakat meningkat. Di samping itu pula dengan memberikan vaksinasi, diharapkan tubuh bisa kebal terhadap virus HPV sehingga dapat terhindar dari penyakit kanker serviks. Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan sebanyak 3 kali suntikan dengan interval vaksinasi pertama dengan vaksinasi kedua 1 bulan dan interval vaksinasi kedua dan ketiga 4 bulan. Vaksinasi Kanker Serviks untuk Tahun 2013 ini dilaksanakan serentak di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung dengan menyasar golongan I, II dan THL, sementara karyawati tingkat kecamatan di lakukan di puskesmas induk masing-masing kecamatan. Untuk siswa akan dilaksanakan di sekolah masing-masing. W-014

rus menggunakannya, pastikan Anda tidak langsung menyisirnya karena akan mengakibatkan rambut mudah rontok. Sebaliknya keramaslah terlebih dulu untuk menghilangkan sisa-sisa produk, baru kemudian ditata

kembali. Pastikan alat-alat penata rambut yang menggunakan panas, seperti pelurus atau pengeriting rambut, diatur mengeluarkan panas sedang. Dan jangan tahan terlalu lama alat-alat tadi di satu bagian rambut, maksimal dua detik. Ekstensi sebaiknya tidak digunakan secara terus menerus, lantaran dapat menarik rambut dan mengakibatkan kerontokan. Penggunakan ekstensi jangka panjang dapat memicu kerontokan rambut permanen. KP

Perawatan Keliru Bisa Merusak Rambut

FB/IST


FAJA R BALI

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

PARIWARA

Bingung Mau Pasang Iklan????

Pasang Saja Iklan Anda di Fajar Bali

9

160/VI/FB/GLH

214/VII/FB/KTR

Dijamin cepat terkenal

Hubungi : 0361 411283 192/VI/FB/KJS

018/I/FB/KTR

166/VI/FB/IGR

????

Mau Usaha TANPA RUGI‌ . .

KERIPIK SINGKONG Pedas

BALAREA

Membuka Peluang Usaha Tanpa Modal Untung Hingga Jutaan/bln, Cocok Untuk Anak Sekolah/Mahasiswa/Ibu Rumah Tangga/Karyawan. Alamat : Pecatu Resort, Jln. Arjuna Blok C7 No. 15 Dreamland Telp : (0361) 9288442 151/V/FB/KTR

021/VI/FB/KTR

013/VI/FB/IGR

006/VI/FB/R-008

193/VI/FB/KJS

082/VII/FB/W-020

210/VII/FB/BGS


10 Sepeda Denpasar Target Juara Umum DENPASAR – Fajar Bali Pengkot ISSI Denpasar, selaku tuan rumah Porprov bertekad merebut gelar juara umum cabang balap sepeda dari kontingen Jembrana. “Sasaran ini merupakan target realistis. Pertimbangannya, disamping Denpasar tuan rumah, juga karena materi para pebalap yang sudah mumpuni,”ucap Sekretaris Umum (Sekum) ISSI Denpasar, Gede Subrata, Kamis (25/7/2013). Materi pembalap Denpasar semakin menjanjikan, setelah pindahnya pebalap Jembrana ke Denpasar, atas nama Eko Setiawan, yang menyumbangkan dua medali emas bagi Jembrana, pada porprov Bali X di Jembrana 2011. “Materi pebalap sepeda andalan Denpasar memang tak diragukan lagi, diantaranya, Edy Susanto, dan Eko Setiawan di bagian putra, serta Mela di bagian putri. Kami berharap ketiganya menjadi penyumbang beberapa medali emas, termasuk pebalap sepeda Denpasar lainnya,”kata pria yang akrab disapa Gepeng. Khusus di putra nomor yang dipertandingkan 10 nomor, baik perorangan maupun beregu. Dan pebalap andalan Denpasar itu, bisa turun di beberapa nomor. Sedangkan untuk putri, dipertandingkan 6 nomor. “Kami tak mematok nomor yang diprediksi medali emas, tapi memberi kebebasan bagi atlet untuk mengincar medali sesuai dengan kemampuan dari total 16 nomor yang dipertandingkan untuk putra dan putri,”imbuhnya. Tim balap sepeda Porprov Denpasar diperkuat 20 pebalap, yang ditangani pelatih Nengah Teken dan Nengah Sudira. R-007

OLAHRAGA Tim Porprov Badung Menang 1-0 Atas Kundalini FC

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

Fisik dan mental Edi cs, sudah ada peningkatan

Tetapkan Tim Selesai Kejurprov Atletik

Timnas Wushu Waspadai Vietnam

JAKARTA – Fajar Bali Manajer Pelatnas Wushu Novita mengatakan pihaknya mewaspadai kekuatan Vietnam yang pada SEA Games sebelumnya menempel Indonesia dengan perolehan empat emas. “Tim yang diwaspadai di SEA Games 2013 itu Vietnam karena mempunyai kekuatan yang seimbang, baik di nomor santa maupun tao lu,” ujar Novita di Jakarta, Kamis (25/7/2013). Selain itu, ada Malaysia dan Laos karena para atlet wushu dari negara-negara tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam kejuaran internasional. Ia mengatakan bahwa Myanmar selaku tuan rumah mempunyai atlet yang cukup kuat di nomor tao lu dan pasti akan berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan medali. “Jangan lupa Myanmar karena di nomor tao lu ada nomor-nomor yang dahulunya mereka kuat, dimunculkan kembali dan dipisahkan. Kalau di SEA Games sebelumnya dua nomor menjadi satu medali, di Myanmar itu dipecah menjadi satu nomor, yah, satu medali, itu kan sudah kelihatan usaha mereka untuk merebut medali,” ujarnya. Menurut dia, Timnas Wushu mengandalkan beberapa pemain senior yang meraih emas pada SEA Games 2011, seperti Lindswell, Ivana Adelia Irmanto, Heryanto, Aldy Lukman, Achmad Helaefi, ataupun atlet junior. “Saat ini yang ikut Pelatnas sudah seratus persen, yaitu 25 atlet,” tambah Novita. Untuk mematangkan mental dan kemampuan atlet jelang SEA Games 2013, dia mengatakan bahwa atlet Pelatnas wushu akan menjalani latihan terpusat di China. Hal tersebut dilakukan agar atlet wushu bisa mendapatkan lawan bertanding yang layak dan memiliki kemampuan di atas rata-rata. “Di Indonesia sendiri di nomor santa, kita kesulitan untuk mencari lawan bertanding,” terangnya. Ia mengatakan bahwa sebanyak 11 atlet di nomor santa dan dua pelatih sudah berangkat ke China kemarin malam dan sisanya di nomor tao lu akan menyusul pada tanggal 12 Agustus nanti. Menurut dia, latihan terpusat di China untuk nomor santa dimulai dari Juli sampai Desember dan nomor tao lu pada Agustus-Desember. Latihan terpusat di China untuk nomor santa mulai Juli, kemudian ke Indonesia pada tanggal 20 September untuk ISG, lalu kembali lagi ke China dan pulang ke Indonesia pada tanggal 5 Desember. Pada SEA Games 2011, tim wushu Indonesia mampu menjadi juara umum dengan mengoleksi delapan emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Urutan kedua, Vietnam dengan perolehan empat emas, tiga perak, dan lima perunggu. net

UJICOBA : Tim Porprov Badung ketika menghadang gempuran pemain Kundalini FC, pada laga ujicoba di Stadion Kompyang Sudjana, Denpasar, Kamis (25/7/2013).FB/SUPRI

Kemajuan berarti diperlihatkan Tim sepakbola Porprov Badung saat meladeni Kundalini FC, yang berkesudahan 1-0, di Stadion Kompyang Sudjana Denpasar, Kamis (25/7/2013).

DENPASAR – Fajar Bali Fisik skuad sepakbola Porprov Badung dinilai cukup mumpuni setelah menang tipis 1-0 atas Kundalini FC, dalam laga ujicoba di Stadion Kompyang Sujana. Meski begitu Edi Darmadi cs. akan tetap ditempa hingga Agustus mendatang. “Terpenting pada ujicoba bukan kalah atau menang, tetapi mengukur kematangan bermain, dari sisi individu

maupun tim begitu pula fisik pemain mampu merumput 2 kali 45 menit, dengan ritmen permainan yang tak berubah, ,”ucap Pelatih Tim Sepakbola Porprov Badung Anak Agung Ngurah Ardika seusai timnya menang 1-0 atas Kundalini FC. Gol semata wayang tim Porprov Badung yang merobek gawang Kundalini, dikawal I Made Sukawirata, lahir dimenit 64 berkat kontribusi Dimas.

Pengamatan pelatih yang akrab dipanggil Gung Kang ini, fisik pemain sudah jauh meningkat dibanding saat melakukan ujicoba ke Kota Batu dan Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Kala itu, lanjut Gung Kang, fisik Edi Darmadi dkk sangat merosot drastis ketika pertandingan memasuki babak kedua. Selain fisik yang sudah cukup mumpuni, Gung Kang juga menilai tampilan pemain dari sisi mental bertanding sudah tidak emosi lagi seperti laga-laga sebelumnya. kematangan mengendalikan tingkat emosi itu, menurutnya, sebagai modal utama dalam menapaki pertandingan di Porprov Bali XI/2013, September mendatang di Denpasar.

Meski begitu, Gung Kang masih menyoroti komunikasi, koordinasi sesama pemain, serta finishing para pemainnya, masih kurang, dan setelah Lebaran Idul Fitri mendatang, mereka akan dimantapkan lagi. “Koordinasi, komunikasi dan finishing merupakan poin penting yang menjadi catatan saya dari laga ujicoba melawan Kundalini FC. Setelah hari raya nanti kami genjot lagi mereka, dan kalau tidak juga ada perkembangan, niscaya mereka akan ada yang terdegradasi,”tegasnya. Skuad sepakbola Porprov Badung kini dihuni sebanyak 23 pemain, dan manajemen memberi jatah kepada pelatih sebanyak 22 pemain. Jika para pemain tidak menampakkan

kemajuan dari sisi koordinasi, komunikasi dan finishing, tidak menutup kemungkinan tim sepakbola Porprov Badung bakal diciutkan hingga 18 pemain. “Bisa saja kami menggunakan jumlah pemain minimal, yakni hanya 18 pemain. Itu kami lakukan jika hingga Agustus nanti beberapa pemain tidak menunjukkan peningkatan dari sisi komunikasi dan koordinasi antar pemain, serta dari sisi finishingnya,”bebernya. Agenda lanjutan pekan depan menjamu Tim Porprov Buleleng, di Stadion Samudra Kuta. “Ujicoba dengan Tim Porprov Buleleng, merupakan jadwal terakhir setelah itu fokus pada peningkatan kualitas tim. R-007

Futsal Denpasar Tahap Seleksi DENPASAR – Fajar Bali Tim Futsal Porprov Denpasar bergerak cepat, membentuk tim definitif, dengan menggelar seleksi yang dimulai pekan ini. “Seleksi tersebut diikuti sekitar 50 pemain futsal dari klub – klub futsal di Denpasar, murni merekrut pemain yang memang berdomisili di Denpasar, dengan m em i l i h 20 p em ai n ,” u j ar Pelatih Futsal Porprov Denpasar, Mamak Abdulah, Kamis (25/7/2013).

Sesuai dengan situasi dan kondisi seleksi akan berlangsung tiga kali yang selanjutnya menetapkan nama-nama pemain. Diakui, meski sudah mengantongi beberapa nama, namun pihaknya akan tetap menggelar seleksi, dan mempersilahkan semua pemain futsal di Denpasar untuk turut ambil bagian. Dijelaskan, banyaknya tim futsal di Denpasar, sangat memungkinkan muncul pemain diluar bidikan

dan karena kualitasnya bisa masuk tim. “Dalam seleksi nanti tidak ada istilah pemain titipan atau ada unsur suka atau tidak suka. Kami ingin membentuk tim futsal Denpasar, dengan benar – benar berkualitas,”bebernya. S e l a ku p e l a t i h ke p a l a , M a m a k b e r h a r a p Fa r i d Sanat dan Pasek Alit, bisa mendampingi. Keduanya memiliki pengalaman, dan selama ini kiprahnya di futsal Denpasar,”jelasnya.R-007

FB/SUPRI

DENPASAR–Fajar Bali Pengkot Persatuan Atletik Seluruh I n d o n e s i a ( PA S I ) Denpasar, mengutus 46 atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) cabang atletik, di Bangli, Minggu (28/7/2013). Digelaran itu akan menurunkan full tim menyesuaik a n n o m o r ya n g dipertandingkan. Hanya saja di Kejurprov nomor yang dilombakan tak sama dengan Porprov Bali FB/SUPRI Wayan Putra mendatang. “B a n gl i seb agai tuan rumah hanya melombakan nomor pendek dan menengah, tak ada nomor 5000 dan 10000 meter. Karena itu fokus kami menyesuaikan dengan ajang Kejurprov tersebut,”ujar Pelatih PASI Denpasar, Wayan Putra, Kamis (25/7/2013), ketika mendampingi para atlet Denpasar yang menjabarkan latihan di Stadion Kompyang Sudjana. Dari hasil itu nanti, kata Putra, menjadi dasar PASI Denpasar untuk menentukan para atlet yang layak mengusung kota metropolis pada multi event olahraga dua tahunan, September nanti. Para atlet yang diturunkan pada Kejurprov nanti, merupakan perpaduan antara atlet inti Porprov dan pelapis. Namun jika secara riil atlet pelapis mampu berbuat dan menggaet medali, peluang besar mengisi formasi tim difinitif Porprov. Sederet atlet yang diboyong nanti salah satunya, Nyoman Kerni, pemegang 4 medali emas pada Porprov Bali X tahun 2011. Kerni juga tercatat menyumbang medali perunggu pada PON XVIII di Pekanbaru, Riau. R-007

Cabang olahraga Futsal, sebagai cabor eksibisi. Dua tahun kedepan diproyeksikan sebagai cabor resmi, dipertandingkan pada Porprov Bali.

PBSI Badung Putuskan 15 Pemain Menuju Porprov Bali

DENPASAR – Fajar Bali PBSI Badung bila mengacu pada hasil Porprov Bali ke-10, merupakan salah satu penguasa medali cabang bulutangkis setelah Buleleng. Di tahun 2011, cabang bulutangkis Badung meraih 2 medali emas, 3

perak dan 4 medali perunggu, nomor dua setelah Buleleng, 3 emas, 2 perak dan 2 medali perunggu. Sedangkan Denpasar menempati peringkat tiga dengan 2 emas, 2 perak dan 3 medali perunggu. Dari hasil Porprov Bali ke-

10, PBSI Badung berupaya keras menaikkan derajat perolehan medali emas, pada event sama September mendatang di Denpasar. Kini PBSI Badung telah menetapkan 15 pemain, 9 putra dan 6 putri. “Kami telah menentukan pilihan pemain yang diprediksi mampu mendongkrak perolehan medali pada Porprov Bali ke-11, di Denpasar,”ujar Ketua Harian Pengkab PBSI Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, Kamis (25/7/2013). Pria yang akrab disapa Turah itu menuturkan, bidikan itu tak sekedar keinginan saja, tapi dibarengi dengan persiapan yang lebih matang dibanding sebelumnya. Agenda try out sudah dilakoni, dan sekarang menuju pada pen-

SOLO – Fajar Bali Timnas Indonesia akan menjamu Filipina dalam pertandingan persahabatan di Stadion Manahan Solo pada 14 Agustus mendatang. Penetapan Solo sebagai lokasi pertandingan disam-

paikan Sekretaris Jenderal PSSI Djoko Driyono. “Hal ini, sekaligus menjawab teka-teki adanya informasi, bahwa pertandingan persahabatan kedua timnas itu, digelar di Stadion Gelora Bung Karno,

Senayan, Jakarta,” kata Panpel Persis Solo Paulus Haryoto, Kamis (25/7/2013). Paulus mengaku pihaknya telah menghubungi Asisten Pelatih Timnas Senior, Yeyen Tumena. “Timnas Indonesia diren-

AA.Ngh. Rai Yuda Darma

FB/SUPRI

Pemain Porprov Badung Putra : 1.Debi 2.Gary 3.Brian 4.Yaskurata Putri: 1.Monik 2.Deya 3.Ayu Geri

ingkatan kualitas fisik dan teknik, yang terpusat di GOR Bulutangkis di Dalung. “Tak ada hari tanpa latihan, apalagi GOR tersebut khusus untuk bulutangkis,”imbuhnya. Meski diakui berat untuk mendongkrak tambahan medali emas, kata Rai Yuda, sudah

canakan tiba di Solo lima hari menjelang pertandingan. Namun kepastiannya setelah pertandingan melawan Chelsea,” katanya. Pada pertandingan tersebut, kata dia, panitia pelaksana Persis bakal mencetak 24 ribu lembar

Laga Persahabatan, Timnas Menjamu Filipina

5.Gilih 6.Fernando 7.Adi Parwata 8.Jery 9.Rexi 4.Arum 5.Dyah 5.Ayu Suasti 6.Dinda

menjadi tekat pemain untuk membuktikan hasil terbaiknya. Ia menambahkan, pelatih Julinetra, saat ini sedang memompa pemain yang sudah memasuki masa spesialisasi tampilan, baik diperorangan, beregu, ganda maupun mixdouble. R-007

tiket. Harganya bervariasi, Rp 20 ribu untuk belakang gawang, Rp 30 ribu di tribun timur, dan VIP antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per lembar. Menurut Paulus, panitia tidak membatasi suporter yang akan hadir di Stadion Manahan untuk mendukung timnas, tetapi yang penting dapat menjaga keamanan dan keharmonisan suporter. net


FAJAR BALI

11 NASIONAL Yayasan Supersemar Gamawan Pastikan Menggangsir Uang Negara FPI Ormas

Jumat, 26 Juli 2013, Tahun XIII

JAKARTA-Fajar Bali Yayasan Beasiswa Supersemar mendapatkan dana dari sisa laba bersih bank-bank pemerintah. Dana yayasan juga dialirkan ke perusahaan keluarga dan kroni Soeharto. Laporan sebuah majalah edisi 17 Februari 2008 menyebutkan, penyaluran duit bankbank pemerintah untuk Yayasan Supersemar dilegalkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1976. Peraturan ini dikuatkan lagi lewat Keputusan Menteri Keuangan yang mengharuskan setiap bank menyetor 50 persen dari 5 persen sisa laba bersih mereka ke rekening yayasan. Penyelewengan duit negara dilakukan selama Soeharto menjabat sebagai presiden. Kejaksaan menemukan aliran dana yayasan ke sejumlah perusahaan seperti Sempati Air, Bank Duta, Kiani

Lestari, dan Kiani Sakti, serta kelompok usaha Kosgoro. Pada 9 Juli 2007, tim pengacara negara dari Kejaksaan Agung menggugat Soeharto dan Yayasan Supersemar ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pihak tergugat diminta membayar ganti rugi material sebesar dana yang diperoleh yayasan. Selain itu, Kejaksaan Agung juga menuntut ganti rugi imaterial Rp 10 triliun. Persidangan pertama dilakukan Agustus 2007. Babak baru kasus ini terjadi setelah Soeharto meninggal pada 27 Januari 2008. Tim jaksa dari Kejaksaan Agung pun mengalihkan gugatan kepada enam anak Soeharto. “Sama halnya dengan hak mereka mendapatkan harta warisan ayahnya,” kata anggota tim jaksa, Yoseph Suardi Sabda pada awal 2008. Keenam ahli waris tersebut adalah Siti Hardijanti Hastuti,

Sigit, Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Harijadi, Hutomo Mandala Putra, dan Siti Hutami Endang Adiningsih. Dua kali putusan di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi mengantarkan Yayasan Soeharto ke tahapan kasasi ke Mahkamah Agung. Ketua majelis kasasi, Harifin A. Tumpa,

menjatuhkan hukuman denda sebesar US$ 315 juta dan Rp 185 miliar kepada anak-anak Soeharto dan Yayasan Supersemar. Tak disangka, hasil ketikan putusan melenceng dari putusan tersebut. Dalam putusan gugatan Nomor 2896K/ Pdt/2009 tertulis denda yang harus dibayarkan Yayasan Supersemar sebesar US$ 315 juta dan Rp 185 juta. Denda dalam nominasi rupiah itu 1.000 kali lebih kecil dibanding putusan sebenarnya. Dihubungi melalui telepon, Harifin mengakui lalai dalam membuat ketikan putusan. “Saya salah karena saya yang mengoreksi terakhir berkas putusan,” ujar dia Rabu (24/7). Bekas Ketua Mahkamah Agung itu menyatakan siap menerima konsekuensi akibat kelalaian itu. TP

DARI HALAMAN 1

ini menambahkan, penggunaan masyarakat terhadap Trans Sarbagita ini harus ditingkatkan kedepannya. Hal ini tentu saja dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah kemacetan. Selain itu, Agus yang kelahiran Denpasar, 10 Februari 1989 ini mengatakan bahwa pemerintah juga harus terus melakukan berbagai sosialisasi kepada

masyarakat terkait penggunaan moda transportasi yang mirip dengan Trans Jakarta tersebut. “Selama ini saya rasa sosialisasinya kurang. Pemerintah harus melakukan sosialisasi terhadap Trans Sarbagita ini agar masyarakat yang menggunakannya bertambah banyak,”ujar Agus Betet. Terkait beberapa program dari Gubernur Mangku Pastika yang tergabung dalam Bali Man-

dara Jilid I ini Agus Betet sangat mengapresiasi. Dirinya yang dari kalangan generasi muda Pulau Dewata berharap kelangsungan dari program Bali Mandara yang terbukti pro rakyat miskin ini terus dilakukan. “Program Bali Mandara dari Pak Gubernur sudah sangat bagus. Kelanjutannya semoga tetap dilakukan kepada yang membutuhkan,”sarannya.W-011

Harifin A. Tumpa

FB/IST

Trans Sarbagita Solusi Terbaik

transportasi publik.”Sarbagita pasti dapat mengurai kemacetan. Selain itu, tarifnya yang murah juga membantu masyarakat dalam bepergian dan melakukan berbagai aktifitas mereka,” katanya saat ditemui Fajar Bali, kemarin. Pemuda berusia 24 tahun yang kerap disapa Agus Betet

Danlanud Laporkan Kesiapan Bandara DARI HALAMAN 1 kan di Bali—khususnya perhelatan besar APEC Summit 2013 pada Oktober mendatang yang akan dihadiri oleh 21 kepala negara serta ribuan delegasi internasional. “Sementara semua persiapan bisa diterima, hanya beberapa hal seperti kerapian yang perlu dibenahi,” ujar Sugiharto. Danlanud juga menambahkan dirinya mendapat tugas untuk mensupervisi berbagai

proyek yang masih berjalan di sekitar Bandara Ngurah Rai untuk menjamin kelancaran dan ketepatan waktu penyelesaian sehingga tidak mempengaruhi kelancaran acara APEC. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik kesiapan pihak Bandara khususnya Pangkalan TNI AU Ngurah Rai guna mengantisipasi perhelatan internasional yang akan diselenggarakan di Bali. Hal ini menurutnya penting karena bukan saja menyangkut nama

baik daerah namun juga nama baik negara. Gubernur menyadari tidak mudah untuk mengatur alur operasional Bandara, apalagi di Bali pelabuhan udara komersial dan pelabuhan udara militer menjadi satu. “Saya juga pernah bertugas mengatur bandara ketika bertugas dalam sebagai police monitor PBB di Namibia, jadi saya tahu bagaimana rumitnya mengatur Bandara,” kata Gubernur. Ia berharap Danlanud Ngurah Rai dan jajarannya dapat

membantu agar kelancaran operasional Bandara selama berlangsungnya berbagai perhelatan internasional tidak merugikan masyarakat. Menanggapi hal tersebut Danlanud mengaku sudah m e ny i a p ka n j a dwa l ya n g nantinya sosialisasinya akan dilakukan oleh Menkominfo sehingga pihak-pihak yang berkepentingan di Bandara dapat menyesuaikan jadwal sehingga tidak ada yang dirugikan. W-010

per kilometer persegi. “Pertumbuhan penduduk yang sebelumnya kami prediksi disebabkan oleh tingginya migrasi, ternyata tidak. Angka kelahiran di Kota Denpasar sekarang sudah 2,2,” ujarnya. Ia menganalisa penyebab naiknya angka kelahiran karena pemakaian alat kontrasepsi yang jeblok. “Pemakaian alat kontrasepsi Bali—khususnya Kota Denpasar jeblok, Provinsi Bali dulu selalu nomor satu dalam pemakaian alat kontrasepsi, namun tahun lalu harus rela pada posisi nomor 11 nasional,” ungkapnya. Wirawan mengakui memang belum melakukan studi lebih lanjut, namun ia men-

duga turunnya pemakaian alat kontrasepsi karena pelayanan kurang optimal dan permasalahan kelembagaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). “Dari hasil survei, keinginan mempunyai anak penduduk Bali dan khususnya Denpasar tetap sama yakni dua anak, hanya saja kami perkirakan kurang optimalnya pelayanan itu yang menyebabkan masih banyak yang mempunyai anak lebih dari dua orang,”jelasnya. Oleh karena angka kelahiran juga tinggi, Wirawan menyarankan pertumbuhan ekonomi perlu disebar ke luar kawasan Bali

selatan supaya Denpasar tidak semakin padat oleh tambahan migrasi dan prediksi jumlah penduduk 1,2 juta jiwa benarbenar terjadi. Sebelumnya Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan makin padatnya penduduk di Kota Denpasar sulit dicegah karena semua berkeinginan ke Bali di tengah pertumbuhan ekonomi yang baik. “Tidak hanya orang Indonesia saja, termasuk orang asing. Semua yang datang ke daerah kita mudah mendapatkan pekerjaan. Dari 2008 sampai sekarang, pertambahan penduduk Bali mencapai sekitar 400 ribu orang setahun,”jelasnya.W-010

menegaskan. Selain Gayus, Giri juga masih menimbang pemberian remisi kepada para terpidana kasus korupsi lain seperti eks jaksa Urip Tri Gunawan, bekas Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin, bekas Walikota Bekasi Mchtar Mohamad, eks Bupati Subang Eep Hidayat, bekas Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin, bekas Mendagri Hari Sabarno. “Kalau selama di Su-

kamiskin, beliau-beliau ini, juga Gayus, kelihatan baikbaik saja. Tapi kami tetap pertimbangkan matang sebelum memberi remisi,”kata dia. Giri juga menolak menyebutkan kisaran jumlah koruptor yang bakal diajukan mendapat remisi Lebaran dan Hari Kemerdekaan tahun ini. Alasannya,”Saya nggak mau mengira-ngira dulu karena ‘kan masih dalam proses, be-

lum ada angka pasti.” Sementara itu Kepala Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat I Wayan K. Dusak mengatakan, calon penerima remisi yang sudah diajukan Penjara Sukamiskin sebanyak 156 orang narapidana kasus korupsi dan pidana umum. “Tapi saya belum tahu siapa saja (koruptor di Sukamiskin) yang diajukan mendapat remisi ini,”kata dia mengelak. TP

FBP juga sangat sejalan dengan tujuan MDGs yang mengisyaratkan perlunya keseimbangan pembangunan, ekologi, teknologi, budaya, spiritual dan ekonomi kreatif. “Oleh karenanya kami dengan dukungan DPRD Badung akan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan,” lanjutnya. Dijelaskan, dimensi lain dari FBP meliputi spirit budaya pertanian, penciptaan market dan sinergi pertanian dengan pariwisata. Tema festival tahun ini adalah “segara-gunung, raksa lan rasa”. Tema ini bermakna, kelangsungan hidup kita sebenarnya sangat ditentukan oleh dua ekosistem besar, yang dibingkai dalam hukum sebab dan akibat, sama seperti hukum karma pala. Selain kental dengan tema budaya, festival ini juga tidak lepas dari kegiatan aktual kekinian seperti temu bisnis dalam

bentuk MoU, pameran dan lokakarya, pengenalan kuliner yang diolah secara modern, membangun media dialog publik, pendidikan dan hiburan, pengembangan ekonomi kreatif, dan interaksi antara wisatawan dengan masyarakat sebagai bentuk nyata sinergitas pertanian dengan pariwisata. Indikator ekonomi yang bersifat langsung manfaat dari kegiatan yakni telah terjadi transaksi bisnis sebesar Rp 6,2 miliar di antaranya dari pupuk organik hasil Simantri, Tanimas dan unit pengolah pupuk organik, kopi kualitas ekspor, gabah untuk beras sehat, sayuran asparagus, dan bunga gumitir. Di samping itu akan ada juga launching program seperti: kopi merek Ser, pencanangan Subak Mambal menuju subak organik, pengembangan budidaya asparagus dan juga penyerahan CSR dan beasiswa.

Sementara Gubernur Made Mangku Pastika dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut sebagai salah satu wahana untuk mempromosikan, menuangkan ide-ide yang inovatif dalam pengembangan pertanian sejalan dengan kemajuan pariwisata. “Dengan mengusung tema, Segara – Gunung ; Raksa lan Rasa, saya pandang ini mengandung nilai-nilai strategis dan menggugah seluruh komponen masyarakat Badung untuk membangun daerah, “tambah Gubernur. Gubernur juga gembira melihat langkah-langkah terobosan yang ditampilkan dalam festival ini demi mendorong kemajuan sektor pertanian seperti menciptakan pasar untuk komoditas pertanian, menciptakan media sinergi antara pertanian dan pariwisata disamping ruang dialog publik. W-014*

Penduduk Denpasar, Bom Waktu bagi Bali DARI HALAMAN 1 kriminalitas. Sedangkan berdasarkan hasil sensus penduduk 2010 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, jumlah penduduk Kota Denpasar sebanyak 788.589 jiwa, yang terdiri atas 403.293 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan 385.296 jiwa. Sedangkan luas Kota Denpasar hanya 127,988 kilometer persegi dengan kepadatan penduduk di Kota Denpasar pada 2010 rata-rata telah mencapai 6.171 jiwa per kilometer persegi. Bahkan salah satu kecamatan yakni Denpasar Barat dengan kepadatan penduduk 9.536 jiwa

Remisi Gayus, Sukamiskin Emoh Gampangan DARI HALAMAN 1 masa pidana yang telah dijalani. “Kalau sudah dipenjara dia (si terpidana) pernah keluyuran kemana-mana ke luar penjara atau bertingkah macam-macam di dalam penjara, masak sih perlu diberi remisi. Gayus tahun lalu sempat diajukan mendapat remisi (4 bulan) tapi kemudian kan dianulir. Sekarang kami tak mau sembarangan,”kata Giri

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memastikan Front Pembela Islam (FPI) telah terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Dalam Negeri. JAKARTA-Fajar Bali “Sudah terdaftar, sudah ormas,” kata Gamawan, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/7). Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyebut FPI tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat, melainkan hanya tempat berkumpul. “Yang jelas FPI belum terdaftar sebagai ormas di Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik,” kata Dipo di kantor Kepresidenan, Rabu. Karena status FPI bukan ormas, Dipo pun menyatakan sulit membekukan lembaga tersebut meskipun ada desakan masyarakat. “Menurut Menteri Dalam Negeri belum terdaftar sebagai ormas, apa yang mau dibekukan?” kata Dipo. Meski bukan ormas, Dipo mendukung upaya penegakan hukum terhadap setiap aksi

Target Pertumbuhan Ekonomi Bali 7,7% Dinilai Berlebihan DARI HALAMAN 1 investasi besar seperti Underpass, Jalan Diatas Perairan ( JDP) dan Pengembangan Bandara Ngurah Rai menurutnya agar dimasukkan menjadi kajian ekonomi makro. Dengan tiga proyek berskala besar itu,menurutnya,pasti

martabat masyarakat tani. Menurut Gde Agung merevitalisasi budaya pertanian perlu terus dilakukan untuk memperkokoh jati diri, semangat menyama braya, dan gotong royong yang selama ini telah terbukti dan teruji sebagai modal sosial utama yang menjadi pilar utama masyarakat Bali. “Esensi penting dari FBP adalah untuk menjawab stigma negatif yang menyatakan bahwa kehidupan menjadi petani identik dengan kehidupan masyarakat kelas bawah yang kumuh dan tidak bermasa depan adalah tidak benar sama sekali,”cetus panglingsir Puri Mengwi ini dalam acara yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sekaligus membuka acara ini. Selain itu, lanjut Gde Agung, dalam tataran tujuan makro,

ada imbas terhadap pertumbuhan ekonomi makro. Namun, tambahnya, besarannya sampai dimana dan jangka waktu pengaruhnya apa bisa dirasakan sampai ke tingkat masyarakat terbawah. “Kami harap agar perencanaan seharusnya diletakkan sedekat mungkin dengan real-

isasi, soal patokan pertumbuhan ekonomi 2014 tersebut. Mumpung masih ada waktu dan bisa dikonsultasikan ke Tim Ahli Ekonomi, dan kami di Badan Anggaran DPRD Bali juga akan mencarikan alternatif pembanding besaran pertumbuhan ekonomi Bali,” tutup Sugawa Kori.W-010

Wirjawan otomatis menyetujui dan atau setidaknya mengetahui tindakan dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri atas perpanjangan SPI,” tambahnya. Adapun ke 14 importir terdaftar yang diduga terlibat dalam kartel bawang putih ini ialah CV Bintang, CV Karya Pratama, CV

Mekar Jaya, CV Mahkota Baru, CV Dakai Impex, PT Dwi Tunggal Buana, PT Dika Daya Tama, PT Mulya Agung Dirgantara, PT Sumber Alam Jaya Perkasa, PT Tritunggal Sukses, PT Tunas Sumber Rejeki, CV Mulya Agro Lestari, PT Lintas Buana Unggul, dan PT Tunas Utama Sari Perkasa. KP

but juga akan dikembalikan ke pemerintah. Nantinya, pemerintah akan melaporkan sisa dana pengembalian KPS ini. Hingga saat ini, jumlah penerima BLSM baru terserap 88,72 persen atau sekitar 13.778.859 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Sisanya yang belum terserap sebesar 1.752.038 RTS atau mencapai 11,28 persen. “Pengalaman di tahun 2008 saat pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dulu, kalau penyerapan sudah 90 persen, maka naiknya pun lambat,” tambahnya. Saat ini, pemerintah juga bersiap-siap untuk memberikan paket kompensasi untuk tahap

II yaitu untuk bulan Agustus dan September 2013. Pemerintah memilih untuk menyalurkan dalam dua paket pengiriman agar tidak memakan waktu dan biaya. Sementara itu untuk di Papua serta kawasan Indonesia Timur, pemerintah akan langsung menggabungkan dalam satu kali pemberian BLSM agar efektif. Hal ini karena penyaluran paket kompensasi ini memerlukan waktu, tenaga dan biaya yang besar karena lokasinya yang hingga mencapai pelosok bahkan harus memakai pesawat terbang dalam menjangkaunya. KP

Wirjawan Diduga Terlibat Kartel Bawang Putih DARI HALAMAN 1 Masalahnya, kata Nur Rofik, dokumen perpanjangan SPI ini ditandatangani oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi atas nama Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. “Artinya, Gita

100 Ribu Orang Kaya Kembalikan BLSM DARI HALAMAN 1

konferensi pers di Kantor Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Kamis (25/7). Bambang menambahkan, penyebab mereka mengembalikan KPS ini adalah segan mengambil atau mereka menganggap dirinya lebih mampu sehingga tidak merasa pantas menerima BLSM. Apalagi, paket kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi ini hanya Rp 150.000 per bulan yang akan diberikan selama empat bulan berturut-turut. Bila KPS dikembalikan, otomatis dana kompensasi terse-

Transaksi Tembus Angka Rp 6 Miliar Lebih DARI HALAMAN 1

kekerasan, termasuk yang dilakukan anggota FPI. “Siapapun yang main hakim sendiri, melanggar hukum, silakan dihukum,” kata dia. Juru bicara FPI, Muchsin Alatas, menanggapi desakan pembubaran organisasinya. Dia mengatakan desakan tersebut pasti dipenuhi FPI dengan syarat aparat bersikap tegas. “FPI akan bubar sendiri jika hukum ditegakkan dengan baik oleh aparat dan pejabat negara,” kata Muhsin, Selasa kemarin. Pada Kamis pekan lalu, terjadi bentrokan antara anggota FPI dengan warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. Insiden itu menyebabkan seorang pengendara motor tewas tertabrak mobil yang ditumpangi anggota FPI. Satu mobil FPI ludes terbakar dan tiga mobil lainnya dirusak. Pemicu bentrokan ini diduga karena anggota FPI gabungan

dari Kendal, Temanggung, dan Semarang hendak merazia tempat prostitusi di Sukorejo. Mereka baru saja berkeliling di lokasi prostitusi dan judi togel. Sehari sebelumnya, mereka juga telah merazia lokasi prostitusi di Sukorejo. Tidak hanya itu, FPI juga menghina Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Terhadap kasus ini,Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, mengatakan, timnya masih mendalami fakta-fakta yang ada.”Semua fakta masih didalami. Tim sudah bekerja, kita tunggu saja,” kata Jenderal Timur di kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta. Aksi sweeping yang melawan hukum oleh ormas FPI bukan pertama kali terjadi. Sebelum di Kendal, ormas yang identik mengenakan jubah serba putih itu memang seringkali melakukan aksi main hakim sendiri dan mengabaikan aparat penegak hukum. Namun Timur menyatakan, tidak ada organisasi apapun yang boleh melanggar hukum. “Termasuk FPI,” tegasnya. TP

026/VI/FB/MHM


0361 411283

12

PARPOL

Komite Konvensi Capres Demokrat Terbentuk JAKARTA-Fajar Bali Ketua Umum Harian Partai Demokrat Syariefuddin Hasan menyatakan komite konvensi calon presiden telah terbentuk dan akan segera diumumkan. Undangan konvensi rencananya akan diumumkan pada 1 Agustus setelah pengumuman anggota komite. “Tanggal 31, akan diumumkan Ketua Majelis Tinggi (Susilo Bambang Yudhoyono) atau Sekretaris Majelis Tinggi (Jero Wacik),” kata Syarief saat ditemui di Istana Negara, Kamis, (25/7). FB/IST Syarief enggan Syariefuddin Hasan memaparkan lebih detil anggota komite yang lebih terpilih. Ia merasa kurang pantas untuk membeberkan lebih dulu sebelum pengumuman resmi yang dilakukan Majelis Tinggi akhir bulan ini. “Anggota komite sekitar 18 orang, lebih banyak dari eksternal partai,” kata dia. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini juga menyatakan, anggota komite tidak ada yang berasal dari menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Hal ini diputuskan agar dalam tugasnya lebih dapat terpercaya di mata masyarakat. Majelis tinggi rencananya juga akan mengumumkan identitas lembaga survei yang menjadi tolak ukur penetapan calon presiden dalam konvensi. Partai Demokrat menggandeng tiga lembaga survei untuk menghitung elektabilitas para peserta konvensi dalam dua tahap, yaitu November 2013 dan April 2014. “Undangan akan diberikan langsung komite,” kata Syarief. TP

POLITISI

POLITIK

FAJA R BALI

Jumat, 26 Juli 2013 Tahun XIII

Logistik Pilkada Tiba, 43 Ribu Formulir C6 Ketinggalan KPUD Klungkung Dituding tak Transparan Jauh-jauh mencetak logistik Pilkada Klungkung hingga ke Surabaya, rupanya setelah tiba di Klungkung masih ada yang kurang. Itulah sekilas masalah yang sedang terjadi di KPUD Klungkung jelang perhelatan Pilkada pada tanggal 23 Agustus 2013 nanti. SEMARAPURA-Fajar Bali Pada Kamis (25/7) kemarin, logistik Pilkada Klungkung dikatakan sudah tiba di KPUD Klungkung, sayangnya ada sebanyak 43 ribu lembar formulir C6 yang kurang. Rencananya, kekurangan formulir C6 tersebut akan dikirim hari ini atau besok dengan menggunakan pesawat. Sekretrais KPUD Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara ketika dikonfirmasi mengakui bahwa logistik Pilkada Klungkung sudah tiba, yakni sekitar pukul 05.00 wita dan langsung disimpan di kantor KPUD Klungkung dengan pengawalan aparat kepolisian. Pasca kedatangan logistik tersebut, Sueta Negara mengatakan pihaknya belum sempat mengecek dengan pasti. Lantaran, pegawai atau petugas hasil kerja yang ditugaskan untuk mengecek belum datang. Walaupun demikian, Sueta Negara mengakui bahwa masih ada sejumlah formulir C6 yang belum tiba, yakni sekitar 43 ribu formulir C6, yang rencananya

Logistik Pilkada Klungkung yang baru tiba kini diamankan sebelum didistribusikan ke tempat pemungutan suara (TPS).

akan dipergunakan di Kecamatan Nusa Penida Lebih lanjut, menurut Sueta Negara kekurangan formulir C6 juga sudah diakui oleh pihak rekanan pencetak logistik di Surabaya. Katanya, formulir C6 itu terlambat dikirim karena masih dalam tahap pengepakan di Surabaya. Meskipun demikian, Sueta Negara memastikan formulir C6 akan segera dikirim satu atau dua hari lagi. Untuk menghindari keterlambatan, rencananya formulir C6 itu akan dikirim dengan menggunakan pesawat. “Dari versi pihak rekanan semua dikatakan sudah dicetak. Yang kurang hanya formulir C6 dan akan dikirim satu atau dua hari lagi ke KPUD dengan

menggunakan pesawat,”jelas Sueta Negara. Di samping dihadang masalah keterlambatan pengiriman formulir C6, KPUD Klungkung juga sudah mulai mendapat sorotan dari Panwaslu Klungkung. Bahkan Ketua Panwaslu Klungkung, I Komang Artawan menuding KPUD Klungkung tidak transparan dalam pencetakan logistik Pilkada. Kemarin, Artawan mengaku baru tahu kalau logistik Pilkada dicetak di Surabaya pada Rabu (24/7) lalu. Setelah mengetahui informasi tersebut Panwaslu langsung melakukan pengecekan ke Surabaya. Parahnya, tak hanya terkesan merahasiakan lokasi penyetakan logistik, KPUD juga

dinilai tidak transparan dalam masalah pembiayaan. Artawan menyampaikan,seharusnya KPUD transparan dalam semua hal yang berkaitan dengan Pilkada Klungkung. “Kami juga ingin tahu bagaimana prosesnya, karena setelah kami memegang data baru bisa menelusuri. Tapi kalau KPUD ingin bersih, kenapa juga risih. Saya nilai KPUD sudah tidak ada keterbukaan informasi,” ujar Artawan. Menanggapi tudingan tersebut, Sueta Negara mengaku tidak memiliki wewenang untuk membeberkan masalah logistik Pilkada Klungkung. Sebab, menurut sekretaris KPUD ini, semuanya sudah diserahkan kepada Unit

FB/DIAH

Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Klungkung. Tak hanya itu, mendengar dikatakan tak transparan, Sueta Negara justru menyarankan Panwaslu Klungkung melihat semua data di webmail ULP.Da. “Kalau mau tahu semuanya sudah ada di webmail ULP.Da, kalau mau buka saja di sana. Kalau sudah dibuka di sana, bukan hanya warga Klungkung saja yang tahu, bahkan sampai nasional pun bisa tahu juga,” tegas Sueta Negara. Seperti diberitakan sebelumnya, pencetakan logistik Pilkada Klungkung dilakukan di Surabaya. Pemenang tender adalah CV Prima Mitra dengan anggaran Rp 1,2 miliar. W-019

Safari Ramadan Partai Golkar di Tapal Kuda

FB/IST

Jokowi: Terlanjur Nyapres Apa Enggak Ngenes Nanti?

JAKARTA-Fajar Bali Kemana pun Jokowi pergi, hampir selalu ada pertanyaan tentang popularitasnya sebagai calon presiden pada Pemilu 2014. Begitu juga saat dia menjadi pembicara dalam diskusi bersama peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian RI. Selama ini, jika pertanyaan itu dilontarkan wartawan, jawaban Jokowi standar saja, “Enggak tahu, enggak mikir.” Namun, jawaban berbeda muncul jika pertanyaan sama diajukan oleh calon perwira tinggi polisi. Jokowi menjelaskan panjang lebar. “Buat apa mikir nyapres (maju dalam bursa pencalonan presiden)? Pekerjaan saya saja banyak banget yang harus dipikirin,” kata dia di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (25/7). Jokowi menambahkan, untuk maju sebagai calon presiden harus memiliki perhitungan matang. Kekuatan partai pendukung juga harus diperhatikan. “Lah, hasil suara untuk partainya seperti apa juga belum tahu,” kata Jokowi. “Kalau ternyata dukungan partai tidak cukup kuat, sudah nyapres lalu tidak dicalonkan apa enggak ngenes nanti?” Saat ini setidaknya ada dua nama yang sudah menyatakan diri akan maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014. Mereka adalah Aburizal Bakrie dari Partai Golkar serta pasangan Wiranto- Hari Tanoesoedibjo dari Partai Hanura. Ketika ditanya apakah Jokowi enggan ikut bursa pemilihan karena takut bernasib ngenes, dia hanya nyengir kemudian mengulangi ucapannya. “Ngapain mikir nyapres, pekerjaan saya masih banyak yang harus dipikirkan,” kata dia. NT

Sisir Kantong Nahdliyin dan Dekati Pondok Pesantren Partai Golkar menggelar safari Ramadan di wilayah timur Jawa Timur. Beringin menyisir kantong-kantong Nahdliyin di daerah tapal kuda untuk menggaet suara pada Pemilihan Umum Legislatif 2014.

PARTAI Golkar menargetkan meraih 20 persen suara di Jawa Timur. “Target partai kami di Jatim meraih 20 persen suara. Untuk mewujudkannya, kami akan kembali berupaya merebut suara kaum Nahdliyin sebagaimana semestinya,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam, Rabu. Upaya meraih suara warga NU itu salah satunya dilakukan melalui safari Ramadan dengan melakukan napak tilas di sejumlah lokasi dan pondok pesantren. Ridwan Hisjam dan sejumlah pengurus partai melakukan kunjungan keliling PasuruanProbolinggo sejak Selasa lalu.

FB/IST

Golkar memulai perjalanan dari Pondok Pesantren Wachid Hasyim Bangil Pasuruan (pengasuh KH Choiron Syakur), kemudian ke Pondok Pesantren Metal Rejoso Pasuruan (diasuh Kiai Abu Bakar). Selanjutnya, safari Ramadan dilanjutkan ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo (Gus Haris) serta Pondok Pesantren

Abdul Qodir Jaelani Kraksaan Probolinggo (KH Hafidz Aminuddin). Setelah itu, sejumlah lokasi di Situbondo hingga Banyuwangi juga menjadi sasaran kunjungan. Bahkan, mulai Rabu kemarin, Ketua Umum Aburizal Bakrie turun langsung ke Banyuwangi. Aburizal Bakrie melakukan safari Ramadan ke Kabupaten

Banyuwangi, Jawa Timur, selama dua hari, Rabu dan Kamis. Mengawali kunjungannya di Bumi Blambangan, ketua umum partai berlambang pohon beringin itu mendatangi Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Genteng untuk memberikan motivasi kepada para pelajar tentang bagaimana meraih citacita di masa depan.

Pengusaha sukses itu juga memberikan spirit dan dorongan untuk maju kepada ratusan siswa yang hadir dalam acara tersebut. “Kalau ingin berhasil menjadi orang sukses, anakanakku harus belajar dengan serius, lakukanlah yang terbaik, jangan asal-asalan dan selalu berpikir positif,” katanya. Setelah melakukan kunjungan di SMAN 2 Genteng, politikus yang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014 dari Partai Golkar itu melakukan silaturahmi dan dialog dengan masyarakat yang diakhiri dengan buka puasa bersama di Pendopo Shaba Swagata Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Selain safari Ramadan, kemarin Ical juga melakukan koordinasi dan menemui kader Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar Banyuwangi. Selain Ridwan Hisyam, beberapa politikus yang ikut rombongan Ical di Banyuwangi antara lain para politikus di jajaran DPP Partai Golkar seperti Rizal Mallarangeng, Fuad Hasan Mansyur, anggota DPR RI Nusron Wahid, dan beberapa politikus DPD Partai Golkar Jatim seperti Zainuddin Amali, serta para pengusaha Erwin Aksa (CEO Bosowa Group) dan Hardi Susilo. TP

TACE TEHNOLOGI CANGGIH MEMBUNUH SEL KANKER GANAS

P

erkembangan penyakit kanker dan perkembangan tehnologi saling kejar mengejar. Ilmu pengetahuan yang berkembang pesat saat ini berusaha memecahkan misteri tumbuhnya sel kanker yang semakin mengkhawatirkan. Tehnologi Intervensi dapat memberikan alternative pengobatan untuk pasien kanker ganas saat ini. Dengan tehnik intervensi pasien kanker tidak dilakukan pembedahan/tanpa operasi, tapi hasilnya lebih efektif karena obat yang diberikan langsung ke sumber sel kanker yang sedang tumbuh. Bisa

dikatakan lebih efesien dari kemoterapi konvesional yang dilakukan melalui infus saat ini, karena dengan tehnik intervensi obat kemo yang diberikan dosisnya relatif lebih kecil. Keungulan lain dari tehnik ini

adalah tidak timbul efek samping seperti rambut rontok, mual muntah, pusing, dan kulit keriput kehitaman. Tehnik ini dikerjakan oleh dokter spesialis radiologi intervensi di dalam ruangan khusus dan peralatan yang

canggih. Dengan selang kateter yang sangat kecil dimasukkan melalui pembuluh darah pelipatan paha maka dokter mengarahkan obat kemo ke fedding artery yang menyuplai makanan ke pusat tumbuhnya sel kanker. Dengan tehnologi digital modern maka perjalanan caterter dan obat kemo yang dimasukkan melalui pembuluh darah dapat dipantau melalui monitor dan dapat dilihat langsung oleh pasien dan keluarganya. Sepertihalnya pengobatan kanker yang lain, tindakan TACE (Trans Arterial Chemo Embolisation) juga

dilakukan berseri artinya pemberian obat tidak cukup sekali tindakan, tergantung dari stadium kankernya, biasanya 3 kali bisa juga lebih. Tehnologi ini juga bisa digunakan oleh dokter radiologi untuk kasus stroke acute pembuntuan, dengan pembukaan kembali pembuluh darah yang tersumbat pada stroke acute sehingga kelumpuhan bisa di cegah. Sedangkan untuk kasus luka membusuk oleh karena ganggren pada Diabetes melitus juga dilakukan rekanilisasi pembuluh darah yang menyempit, sehingga amputasi bisa dihindari.

Informasi selengkapnya dapat menghubungi RS BaliMed Denpasar Bali Contac Person: Sandri 081999132328/082144878012/PIN BB 24E5B1B8. 171/VI/FB/IGR


FAJAR BALI EDISI JUMAT, 26 JULI 2013