Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

rabu, 26 juni 2013 | TAHUN XIII

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Pengganti Sudikerta Harus dari Parpol

Pascakeputusan Mahkamah Konstitusi (MK), pengganti Drs. I Ketut Sudikerta sebagai Wakil Bupati Badung terus berembus. Santer beredar di kalangan DPRD Badung, anggota Fraksi Golkar DPRD Badung I Made Sudiana disebut-sebut sebagai calon kuat dari Golkar menggantikan posisi Sudikerta. Namun belakangan muncul nama di luar partai yakni dari kalangan birokrat. Munculnya calon birokrat langsung mendapat reaksi dari partai pengusung AA Gde Agung-I Ketut Sudikerta saat itu.

Partai Pengusung Tolak Calon dari Birokrat

MANGUPURA-Fajar Bali Wakil Ketua Fraksi Nurani Marhaen Made Darma, S.H. menegaskan, posisi Sudikerta sudah selayaknya diisi orang partai juga, bukan orang birokrat. Sebut Darma, soal ini diatur dalam PP nomor 49 tahun 2008 pasal 31 ayat 2 tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah. Apabila terjadi kekoson-

IGN Shaskara

FB/ARI

Made Darma

FB/ARI

gan jabatan wakil kepala daerah lebih dari 18 bulan, kepala daerah harus mengusulkan calon wakil kepala daerah untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. Calon wakil kepala daerah itu merupakan usulan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusung atau yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilukada. “Kita kembali ke awal, AA ke hal. 11

Dibahas Setelah Pelantikan Gubernur

ke hal. 11

Pak Gubernur Pemakaian JKBM Lebih Dimudahkan Program Bali Mandara yang dicetuskan Gubernur Bali Made Mangku Pastika merupakan kebijakan primer yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Terutama program FB/ARI Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Ni Rai Swaniti yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali khususnya yang kurang mampu dan yang tidak memiliki asuransi. Pemakaian kartu jaminan kesehatan

ke hal. 11

Jadwal PKB Selasa, 26 Juni 2013 Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan Waktu Tempat Kegiatan

: 11.00 wita : Kalangan Ayodya : Parade Joged Bumbung Kota Denpasar Sekaa Joged Gita Semara : 11.00 wita : Kalangan Angsoka : Kesenian Ciri Khas Kab, Bangli Sanggar Seni Qiwa Natya : 14.00 wita : Kalangan Ratna Kanda : Kesenian Genjek Sekka Genjek Astiti Bakti Desa Pinggan, Kintamani : 17.00 wita : Kalangan Ayodya : Jegog Kolaborasi Diatonis Ceraken Musik Tradisional Radikal : 20.00 wita : Wantilan : Parade Arja Kab, Bangli Sanggar Paku Sara : 20.00 wita : Kalangan Kriya : Lomba Wayang Parwa Remaja Kab, Buleleng Dalang Putu Rekayasa : 20.00 wita : Panggung Terbuka Arda Candra : Parade Gong Kebyar anak anak Kab, Badung

ONLINE: www.fajarbali.com

Rekonstruksi Seni Klasik Kian Memikat DENPASAR – Fajar Bali Rekonstruksi Kesenian Klasik Sekaa Nandir Nirmala Sarwa Ada Desa Pakraman Taro Kaja, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar Selasa

(25/6) kemarin memikat pengunjung PKB di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Art Centre Denpasar. Kelihan Sekaa I Wayan Gari didampingi Kelihan Dinas Banjar Taro Kaja I

Ketut Budiarta mengatakan kesenian yang ditampilkan Desa Taro merupakan ciptaan seniman kelahiran Banjar setempat yakni I Ketut Cemil (Alm) yang ditata apik dengan iringan Aransemen

Kendalikan Tarif Baru Angkutan Umum DENPASAR-Fajar Bali Imbas dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan sangat dirasakan sektor trasportasi dan UMKM. Dipastikan biaya produksi mereka akan mengalami peningkatan tajam, sementara pendapatannya tak sejalan dengan kenaikan bahan bakar tersebut. “Kita perkirakan dalam 3 bulan ini akan ada kestabilan harga baru,” ujar Pengamat Ekonomi Unud, Prof. Dr. Wayan Ramantha, SE,Ak. MM, Selasa (25/6). Dikatakan, perubahan harga BBM bersubsidi hingga hampir 45 persen untuk premium, pasti akan dirasakan dampak langsungnya oleh sektor usaha transportasi. “UMKM yang menggunakan struktur biaya terbesar BBM dan transportasi pasti akan kena dampak besar,” tandasnya. UMKM dan jasa transportasi ini pasti mengalami shock dalam beberapa waktu. Namun pasti akan ada penyesuaian harga dan tarif. Dalam

FB/DOK

beberapa waktu mendatang akan ada titik keseimbangan tarif baru. “Kita berharap usaha ini bisa mengkompensasinya baik dalam harga produk dan efisiensi,” sebutnya. Pemerintah sebagai pemegang kendali regulasi dan pelaku industri

transportasi harus segera menentukan tarif angkutan yang baru. Jika tidak akan terjadi tarif liar yang tak terkontrol. Beberapa kejadian sudah ada dan membuat kepanikan para pengguna angkutan. “Kita tak ingin

ke hal. 11

Pakar UGM Dr. AAN Ari Dwipayana Tentang Otsus Bali :

ke hal. 11

Tabuh garapan I Wayan Riput (Alm) dan I Wayan Sinah (Alm). Penampilan pertama diawali dengan tabuh Tarutuk. “Tabuh ini mengandung

ke hal. 11

DENPASAR-Fajar Bali Kepala Dinas Koperasi Pemprov Bali, Dewa Nyoman Patra mengingatkan agar Koperasi di samping mengejar kuantitas juga harus mengejar kualitas. Dijelaskannya bahwa koperasi yang tidak menggelar RAT, tidak mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya disebutkan bahwa koperasi itu sudah tidak beres. “Daripada nanti merugikan anggotanya, lebih ijin koperasinya dicabut,” terang Kadiskop, Dewa Nyoman Patra, Selasa (25/6) kemarin. Dewa Nyoman Patra juga mengatakan bahwa apa yang disampaikannya bukan hanya gertak saja, dirinya menyebut bahwa sudah 9 koperasi yang di cabut ijinnya. Bahkan yang di cabut ijinnya itu adalah koperasi binaan dari Pemprov Bali sendiri. Sedangkan dalam bulan ini, menyusul salah satu koperasi di Kabupaten Tabanan yang bakal di cabut ijinnya. “Saya sudah dapat kabar dari

ke hal. 11

Substantif, Bali Inginkan Kekhususan Walau menggunakan terminologi yang berbedabeda, aspirasi agar Bali diatur dengan UU Khusus, entah dalam bentuk Otonomi Khusus, Otonomi Asimetris atau pun Daerah Istimewa, semuanya menginginkan agar kekhasan tataruang, agama, manusia dan budaya Bali dijaga kelestariannya melalui suatu regulasi, agar pulau yang budayanya indah ini tetap lestari.

FB/HERU

Kadiskop Bakal Cabut Ijin Koperasi Nakal

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

FB/IST

MANGUPURA – Fajar Bali Meski beberapa fraksi di DPRD Badung sudah mulai menggulirkan nama pengganti Wakil Bupati Badung Ketut Sudikerta, namun pihak eksekutif nampaknya masih belum terlalu antusias untuk membahas lebih jauh. Kenapa demikian? Karena menurut Kabag Humas dan Protokol Pemkab Badung, AA Raka Yudha, bila dilihat FB/DOK dari sisi aturan memang sangat wajar bila parpol pendukung sudah mulai mengusulkan agar jabatan yang ditinggalkan Sudikerta, harus diisi sesuai dengan aspirasi parpol pendukung. Hanya saja, lanjut Gung Raka, kondisi itu jelaslah berbeda untuk di kalangan eksekutif yang lebih melihat dari sisi etikanya, dimana Ketut Sudikerta masih belum resmi dilantik

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Terlibat Penimbunan 2 Ribu Liter Solar

Dua Petugas SPBU Ditangkap DENPASAR – Fajar Bali Satu unit mobil Daihatsu Isuzu Elf yang sudah dimodifikasi menimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, diamankan jajaran unit IV Reskrim Polresta Denpasar, pada Kamis (20/06) lalu. Petugas mengamankan supir, Nur Fauzi (27) dan bosnya bernama Sutrisno (42) karena diduga terlibat penimbunan BBM. Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga menangkap dua petugas yang bekerja di SPBU no 5480323 yang terletak di Jalan Sunset Road, bernama Parwata dan Juniarta. Pengerebekan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini berawal dari penyelidikan jajaran unit IV Sat Reskrim Polresta Denpasar dipimpin Panit IV Iptu Pandji Ramadhan. Kecurigaan berawal setelah petugas melihat satu unit mobil Isuzu Elf warna biru DK 9090 GZ melintas di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung pada Kamis (20/06) sekitar pukul 04.00 dini hari. Oleh petugas, mobil tersebut dikuntit hingga ma-

suk ke SPBU no 5480323 yang terletak di Jalan Sunset Road. “Setelah dipantau, petugas melihat mobil tersebut mengisi BBM bersubsidi jenis solar melebihi kapasitas mobil,” ungkap Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana, pada Selasa (25/06). Petugas tidak langsung menangkap di SPBU tersebut. Tapi terus melakukan penguntitan hingga mobil keluar menuju Jalan By Pass Ngurah Rai, Pesanggaran, Suwung, Sanur. “Disana dilakukan penghadangan dan menggeledah isi mobil,” terangnya. Hasil penggeledahan, petugas menemukan mobil Isuzu Elf yang dikendarai Nur Fauzi sudah dimodifikasi untuk menampung solar dalam jumlah banyak. Tak hanya itu, petugas juga menemukan selang dan satu unit pompa mesin. “Mobil itu sudah dimodifikasi untuk menampung solar 2 ribu liter,” tegasnya. Setelah diperiksa, Nur Fauzi mengaku suruhan bossnya,

Sutrisno. Dia juga mengatakan, mobil tersebut adalah milik bossnya yang tinggal di di Jalan Pesanggaran Gang Ulam Kencana, Denpasar. Menerima informasi seperti itu, petugas langsung tancap gas membekuk Sutrisno di rumahnya. “Kami mengamankan dua tersangka, supir dan pemilik mobil. Mereka melakukan penimbunan BBM bersubsidi,” ujar AKP Sarjana. AKP Sarjana mengatakan, dari hasil penyelidikan terakhir, petugas meringkus dua petugas SPBU Jalan Sunset Road, Kuta, yang diduga terlibat penjualan BBM bersubsidi tersebut. Mereka adalah Parwata dan Juniarta. “Mereka mengaku menjual solar ke dua tersangka. Keterangan mereka masih didalami,” ujarnya. Pe ny i d i k m e n e ga s k a n , pemilik mobil Sutrisno dan Nur Fauzi yang sama-sama asal Banyuwangi, Jawa Timur ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 53 UU no 22 tahun 2001 tentang Mi-

gas dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Sementara dua petugas SPBU juga ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 55 UU 22 tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman 6 tahun penjara. Ironinya, walau keempatnya berstatus tersangka, dua penimbun BBM dibiarkan berkeliaran dan tidak ditahan. Beda dengan dua petugas SPBU (Parwata dan Juniarta, red) yang kini ditahan dan menjalani proses pemeriksaan. “Kami jelaskan, dua penimbun tidak kami tahan karena ancaman hukumannya dibawah 5 tahun. Sementara dua petugas SPBU ditahan karena ancaman hukuman di atas 5 tahun,” tegas AKP Sarjana. Tersangka Parwata dan Juniarta yang menjalani pemeriksaan mengaku mobil Isuzu Elf itu mengisi BBM jenis solar Rp 9 juta di SPBU. Hasil pembelian solar tersebut, mereka mendapat upah Rp 200.000. Sementara uang tersebut mereka bagi empat dengan operator lainnya. R-005

KUTA – Fajar Bali Buser Polsek Kuta menembak kaki seorang pencuri sepeda motor Abdul Rohman (24). Dia ditembak karena berusaha kabur saat diajak ke Nusa Dua, pada Senin (24/06). Tersangka Abdul Rohman asal Banyuwangi ini ditangkap oleh Polsek KP3 Gilimanuk di Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (23/6) pagi. Dia ciduk saat hendak menyebrangkan sepeda motor curian bernomor polisi DK 5242 OS ke Jawa. Diketahui, motor tersebut adalah milik I Wayan Darma Kertiyasa, warga Jalan Kubu Anyar No 7 Kuta. Motor korban dicuri di depan toko Sinar Indah Elektronik di Jalan Kubu Anyar, Kuta, sekitar pukul 03.00 dini hari. Dalam aksi tersebut tersangka berpakaian adat Bali dan mencongkel

motor korban menggunakan kunci letter T. “Ini modus baru. Dengan memakai pakaian adat sehingga seolah-olah ada sembahyangan jadi orang tidak curiga,” ujar Kapolsek Kuta, Kompol Agus Tri Waluyo SIk didampingi Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Agustiawan, kemarin. Dalam aksinya, pelaku dibantu oleh 2 orang temannya masing-masing berinisial H dan S yang saat ini masih buron. “Mereka sindikat pencuri motor dan beraksi dengan mobil. H berperan sebagai eksekutor, sedangkan S menyetir. Mereka masih diburon,” ujarnya. Agar tidak diketahui petugas, motor curian kemudian diganti plat palsu yakni DK 8033 GM. Tiba di Pelabuhan Gilimanuk tersangka melewati jalur ojek.

Namun saat hendak mematikan sepeda motor dengan letter T, ada seorang penumpang curiga dan melaporkannya ke petugas. Menerima laporan masyarakat, petugas KP3 Gilimanuk kemudian menangkap tersangka. “Kami jemput tersangka ke

lebih bagus kalau dua-duanya tidak ditahan,” pungkas pengacara yang terkenal garang ini. Dipersidangan lalu, Putra Wijaya yang memohon pada majelis hakim pimpinan Dewa Made Puspa Adnyana untuk pengalihan penahanan akhirnya dikabulkan. Dalam pengajuan, terdakwa Putra Wijaya mengaku, sebagai Mangku tunggal di desanya sehingga tenaganya sangat dibutuhkan. Ternyata alasan itulah yang dijadikan pertimbangan majelis hakim untuk mengijinkan terdakwa agar tidak di tahan di LP Kerobokan. Selain itu ada alasan yaitu terdakwa Putra Wijaya merupakan tulang punggung keluarga. W-007

Tersangka Ayu Susilawati kembali jadi tersangka karena terlibat penipuan.

Janda Penipu Diringkus

Gilimanuk,” bebernya. Kapolsek mengatakan saat dilakukan pengembangan, di Nusa Dua, tersangka berusaha kabur. Takut buruannya lepas, petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas di kakinya. R-005

DENPASAR – Fajar Bali Perempuan yang satu ini memang lihai. Pintar bicara, mengaku orang penting dan bisa memperdaya orang lain. Siapa pun calon korbannya, bakal terlena oleh bujuk rayunya. Dia adalah Ni Nyoman Ayu Susilawati alias Ida Ayu Prametswari alias Ida Ayu Nyoman Susilawati (27). Ibarat sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Begitulah karir penipu perempuan asal Singaraja ini, kandas setelah dilaporkan 7 korbannya. Ayu Susilawati diciduk satuan Reskrim Polresta Denpasar saat tiba di Bandar Udara Ngurah Rai, Tuban, pada Senin (24) siang. Dia diringkus setelah petugas memancingnya datang dari Sulawesi Tengah, Palu. Tersangka Ayu Susilawati disangka menipu 7 korbannya yang mengaku sebagai pegawai Bank BNI. Dalam aksinya dia mengklaim bisa memberikan kredit pembangunan rumah (KPR) dan meminta sejumlah uang untuk pengurusan kepada korban. Terungkapnya kejahatan Ayu Susilawati berdasar

laporan salah seorang korbannya, Maria De Fatima Rika Berek, pada Januari lalu. Korban melaporkan ditipu tersangka yang berjanji bisa mencairkan kredit KPR. “Kepada korban, tersangka mengaku sebagai pegawai Bank dan bisa mencairkan kredit KPR. Korbannya diminta uang Rp 12 juta,” ungkap Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana, pada Selasa (25/06) kemarin. Namanya penipu, sudah barang tentu pencairan kredit tidak benar adanya. Agar dipercaya, tersangka yang berasal dari Pucak Sari, Busung Biu, Buleleng meminta kesabaran korbannya untuk pencairan kredit KPR. Disaat korbannya menunggu, tersangka pun kabur. Hasil penyelidikan, tak hanya korban Maria saja yang ditipu. Ada enam korban lain yang ditipu dan sudah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Denpasar. Mereka adalah Ni Luh Eka Purwanti dengan kerugian Rp 9 juta, Ni Luh Putu Novi Artati kerugian 10,5 juta, Ni Putu Ayu Handayani kerugian Rp 11 juta, Ni Wayan Sri Wahyuni kerugian

Rp 4 juta, Ni Putu Astini kerugian Rp 5 juta dan Ni Komang Ayustini kerugian Rp 200 ribu. Total kerugian pada korbannya mencapai Rp 51.750.000. Petugas awalnya tidak bisa menemukan tersangka Ayu Susilawati, baik di rumahnya dan ditempat keluarganya. Sebab, tersangka dikabarkan kabur ke Sulawesi Tengah, Palu. Petugas kemudian memancing tersangka untuk kembali ke Denpasar. Walhasil, tersangka kemudian datang dan akhirnya ditangkap di Bandar Udara Ngurah Rai, Tuban, pada Senin (24/06) siang. Tersangka Ayu Susilawati merupakan seorang residivis dan pernah ditahan 3 kali, dalam kasus pencurian dan penipuan. Yakni pada tahun 2005 ditangkap di Polresta Denpasar dalam kasus pencurian, tahun 2007 ditangkap Polsek Denpasar Barat dalam kasus penipuan dan tahun 2010 ditangkap Polresta Denpasar dalam kasus penipuan. Sebagai ganjaran atas perbuatannya, tersangka Ayu Susilawati dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. R-005

DENPASAR – Fajar Bali Upaya terdakwa kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan, Ir. Rudy Halim untuk bebas dari jeratan hukum nampaknya tidak membuahkan hasil. Pada persidangan, Senin (24/6) lalu, Rudy Halim (terdakwa I), mantan Projeck Manager (PM) Hotel Eden, eksepsinya ditolak oleh majelis hakim pimpinan Gunawan Tri Budiono. Dalam amar putusan sela, majelis hakim menyatakan eksepsi terdakwa tidak dapat diterima karena hampir semuanya materi eksepsi udah masuk dalam pembuktian. Sementara terkait saksi pelapor yaitu Ida Bagus Ananta Putra yang disebut dalam eksepsi terdakwa tidak masuk dalam struktur PT sehingga tidak memiliki kapasitas sebagai pelapor. Hakim juga berpendapat ma-

salah ini harus dibuktikan dalam persidangan. “Soal sah tidaknya pelapor, nanti akan dibuktikan dipemeriksaan saksi-saksi,” kata Hakim. Adanya kesalahan pengetikan, yaitu surat dakwaan menjadi rencana dakwaan, Hakim berpendapat bahwa itu bukan kesalahan besar. Tak hanya itu, majelis hakim juga menolak eksepsi terdakwa II Chiorol Anam. Alasan pertimbanganya juga sama, yaitu eksepsi terdakwa II sudah masuk dalam pokok perkara yang harus dibuktikan dipersidangan. Pun terkait adanya penambahan pasal yang dimasukkan oleh Jaksa. Namun sebelum sidang ditutup, Rudy Halim melalui kuasa hukumnya menyatakan banding atas putusan sela ini. “Silahkan jika ingin banding, nanti sekalian dimasukan

setelah putusan akhir,” tandas hakim. Merasa tidak terima dengan putusan itu, selain mengajukan banding, Rudy juga kembali mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan. “Soal penangguhan yang sebelumnya kami sudah pelajari, tapi kami belum bisa putuskan,” tegas Hakim sembari mengetok palu. Seperti diberitakan Rudy Halim dan Choirul Anam menjadi terdakwa atas laporan PT. Papan Utama Indonesia (PUI) selaku pemilik Hotel Eden Jl. Kartika Plaza, Kuta, Badung. Dimana dalam laporan itu, Rudy Halim selaku Proyek Menager (PM) yang bertanggungjawab atas pembangunan Hotel Eden telah membujuk pihak korban agar mau mengerjakan penyelesaian pemasangan plafon di

233 unit kamar dengan pekerja harian harian. Dianggap mampu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu satu bulan, Rudy membawa 50 orang tenaga kerja tapi dengan biaya pengerjaan yang sama dengan pekerjaan yang dikerjakan secara borongan. Setelah itu, Rudy dan Chorul lantas mengajukan permohonan pembayaran honor pekerja kepada korban. Korban kemudian mentransfer pembayar itu setiap dua minggu terdakwa II. Tapi setelah dicek upah tenaga kerja yang diajukan oleh kedua terdakwa tidak benar karena jumlah tenaga kerja tidak sebanyak yang dilaporkan. Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar sekitar Rp 600 juta dan kedua terdakwa dijerat dengan pasal 263 dan 378 KUHP. W-007

Polsek Kuta Tembak Kaki Pencuri Motor

Tuding Hakim Tidak Adil, Eksepsi Ditolak, Rudi Halim Ajukan Penangguhan Pengacara Mencak – mencak

DENPASAR - Fajar Bali Penangguhan terdakwa AA Ngurah Putra Wijaya, yang terlibat kasus penggelapan jual beli tanah senilai Rp 1,5 miliar, menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, Ngurah Artana, kuasa hukum AA Ngurah Oka Gunawan yang tidak lain ada saudara dari Putra Wijaya menilai hakim kurang adil. Sebab, berkas perkara kedua terdakwa tidak dipisah alias dijadikan satu. “Uraian kejadian dan pasal yang diterapkan otomatis sama, lantas kenapa hanya satu yang ditangguhkan,” kata Artana, Selasa (25/6) kemarin. Diakuinya, terdakwa Putra Wijaya melalui kuasa hukumnya lebih dahulu mengajukan per-

mohonan pengalihan atau penangguhan penahan ke majelis Hakim pimpinan Dewa Made Puspa Adnyana. Tapi kata Artana, jika dikatakan terlambat mengajukan, itu bukan alasan. Dikatakan pula, pada persidangan, Atana sempat menanyakan soal upaya pengajuan penangguhan penahanan terhadap majelis Hakim. “Tapi saat itu dijawab oleh Hakim masih dipelajari dan mereka belum bisa memutuskan,” ungkapnya. Tetapi bukan itu yang menjadi persoalan, melainkan kenapa majelis hakim belum berani menggambil keputusan terkait permohonan itu. “Karena kedua terdakwa ini satu berkas, idealnya kalau satu tidak ditahan, kan

Sidang Korupsi LPD Rp 2,3 Miliar

Saksi Pojokkan Terdakwa Jro Budiasa

DENPASAR-Fajar Bali Terdakwa korupsi LPD Banyualit, Buleleng, Jro Budiasa, Selasa (25/6) kemarin kembali diajukan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Denpasar. Pada persidangan, posisi terdakwa nampaknya makin sulit berkelit saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wayan Suardia menghadirkan 4 orang saksi. Para saksi adalah karyawan bagian tabungan, bagian kredit dan ada juga peminjam. Mereka adalah Ketut Suladra, Komang Inten Suradnyana, Luh Putu Melastriani dan Nyoman Arta Wirawan. Dari empat saksi itu rata-rata mereka menyebut bahwa terdakwa Mangku Budiasa meminjam uang dengan nama orang lain. Dalam audit neraca atau laporan keuangan internal, disebutkan bahwa LPD dirugikan sekitar Rp 2,3 miliar. Sedangkan audit BPKP diperoleh data bahwa LPD dirugikan sekitar Rp 1,8 miliar. Suladra dalam kesaksiannya

di depan majelis hakim tipikor pimpinan Gunawan Tribudono, menjelaskan bahwa dia sadar tidak bisa mengambil atau mencairkan uang di LPD Banyualit sejak tahun 2011. Menurut pria yang bertugas di bagian tata usaha itu, karena adanya peminjaman dari terdakwa. Terdakwa ngambil kredit atas nama orang lain. Yang menarik, terdakwa sendiri tidak berani merinci berapa riil jumlah yang LPD yang dipinjam oleh terdakwa. Dengan itu, hakim lantas mengejar dengan pertanyaan laporan neraca. Sayang, terdakwa mengaku tidak ada pengalaman membuat neraca. “Terus latar belakang pendidikan saudara apa?,” tanya hakim. Dengan santai dia menjawab pernah sekolah di tempat yang tidak ada kaitanya dengan pembuatan neraca. “Lah, lantas yang mengangkat saudara sebagai karyawan?,” “Bendesa adat,” sahutnya. Walau begitu, dia mengaku mencatat kas masuk

dan kas keluar. Selain itu, saksi yang masih ada hubungan saudara dengan terdakwa itu ditanya soal mekanisme kredit. Hakim pun menanyakan apakah boleh meminjam dengan nama lain, sementara terdakwa meminjam lebih dari satu nama. Ditanya soal jaminan yang dipakai meminjam oleh terdakwa, ternyata terdakwa meminjam ratusan juta tanpa menggunakan jaminan. Sementara Inten Suradnyana di persidangan penjelasannya hampir serupa. Karyawan bagian tabungan ini mengaku diangkat oleh paruman desa. Saksi menyebutkan dengan adanya perkara dugaan korupsi ini, sekarang LPD Banyualit sudah tidak vberoperasi karena dananya sudah habis. “Yang saya tahu terdakwa bawa Rp 2,3 miliar,” katanya. Saksi membongkar cara terdakwa minjam uang yakni dengan cara surat perjanjian penjamin (SPP). Oleh

terdakwa, saksi diminta menyiapkan blangko SPP kosong. Blangko itu kemudian diserahkan sehingga tinggal diisi oleh terdakwa. Setelah uang cair, lalu uang itu diserahkan kembali pada terdakwa. Namun demikian, tidak dipungkiri bahwa ada pelunasan pada kredit pertama dari empat kali pengajuan kredit. Atas keterangan saksi, terdakwa mengaku bahwa keterangan saksi ada yang bohong. “Saya keberatan, dan itu (pengajuan kredit) sudah diproses dengan betul. Kalau belangko kosong, tidak pernah,” kata terdakwa Jro Budiasa, saat dimintai tanggapannya oleh hakim. Sementara saksi tetap pada pendirian, karena dia diminta terdakwa menyediakan blangko kosong. Sementara kesaksian Luh Putu Melastriani, sangat mengejutkan karena dia lebih banyak menjawab tidak, saat ditanya jaksa, hakim, maupun tim kuasa hukum terdakwa. W-007

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

3 Bupati Gde Agung:

Jadikan Miss World Ajang Promosi Budaya

FB/HERU

Kesenian Dayak Bangga Tampil di PKB DENPASAR-Fajar Bali Tampilan kesenian dari Kalimatan, lewat tim kesenian dari suku Dayak selalu mendapat animo besar dari penonton di Pesta Kesenian Bali (PKB). Bukan saja karena keunikan dari seni budaya suku Dayak yang memiliki ciri khasnya pula, namun tak dipungkiri karena penarinya selalu cantik cantik, juga lelakinya tampan –tampan. Ini tentu memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton PKB. Tampilan kesenian dari Kalimantan itu dibawakan Sanggar Tari Apau Punyaat ( STAP) Samarinda Kalimantan Timur. Senin (24/6) lalu mereka beraksi di kalangan Ayodya. Mereka menampilkan berbagai tarian khas suku Dayak, den-

gan asesorisnya yang khas pula, selalu mampu mengundang applaus besar dari penonton. Di antaranya lewat tarian seperti tarian bambu gila, dan tarian lainnya yang mendapat sambutan meriah dari para penonton. Ketua koordinator kesenian Apau, Anastasia, saat sempat diwawancarai sejenak sebelum tampil dipanggung, mengatakan bahwa mereka merasa mendapat kehormatan bisa tampil di ajang PKB 2013 ini. “Kita baru kali pertama ini tampil di PKB. Ini tentu pesta kesenian yang sangat baik dan besar, kita senang bisa tampil disini. Biasanya kami juga sering tampil pula diberbagai kegiatan kesenian di

Kalimantan, diluar, juga sampai di luar negeri,” paparnya. Ditambahkan pula, mereka membawa 50 orang anggota tim kesenian dari Sanggar Apau Punyat, Samarinda Kalimatan Timur yang tampil di PKB ini. “Dengan tampilan tarian berbagai versi,” imbuh Anastasia. Sementara disisi lain, semua ini tentunya adalah satu dari sekian kesenian dari daerah di luar Bali yang ikut menyemarakkan PKB yang pada intinya ialah satu bentuk kebersamaan dan penguatan NKRI lewat seni budaya lintas nusantara yang kiranya perlu untuk terus ditingkatkan oleh kepanitiaan PKB ke depannya. W-017

Datang ke Bali, Ronaldo Tanam Mangrove Bareng SBY DENPASAR – Fajar Bali Cristiano Ronaldo akan mengunjungi Bali dalam tugasnya sebagai Duta Mangrove. Sejumlah agenda sudah disiapkan untuk pemain Real Madrid itu termasuk menanam mangrove bareng Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Ronaldo datang ke Bali dengan kapasitas sebagai Duta Mangrove. Penunjukan itu dilakukan oleh Tommy Winata selaku pendiri Yayasan Artha Graha Peduli yang sudah sejak lama memfokuskan diri pada pelestarian hutan mangrove di Indonesia. Penunjukan Ronaldo sebagai duta mangrove itu telah dilakukan langsung di Madrid, Maret lalu. Saat itu Tommy kebetulan sedang menghadiri Konferensi ke-56 Komisi PBB Anti Narkotika dan Obat-obatan Terlarang, UNOCD (United Nations Office on Drugs and Crime) di Eropa. Sejak ditunjuk itu, Ronaldo memang berjanji akan mengunjungi Bali sebagai pengukuhan dirinya. Ketika musim panjang Ronaldo bersama Madrid sudah

Cristiano Ronaldo berakhir, ia pun akhirnya menepati janjinya dan datang ke Bali pada Selasa (25/6). Dijadwalkan tiba di Pulau Dewata pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, Ronaldo sudah ditunggu sejumlah agenda. Rencananya dia akan berada di Bali selama tiga hari. Pada Rabu (26/6) pagi

WIB ia akan melakukan penanaman Mangrove bersama Presiden SBY dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Telaga Waja, Tanjung Benoa, yang dijadikan cagar pelestarian hutan mangrove. Ronaldo kemudian akan menuju Hotel Discovery Kartika Plaza, untuk mengadakan jumpa pers

Sudikerta Hadiri Padudusan Alit

dengan media-media lokal maupun asing. Setelah itu pemain internasional Portugal tersebut direncanakan bertemu “anak angkatnya”, Martunis, yang pada 2004 menjadi korban tsunami dan memakai jersey Portugal bernomor punggung Ronaldo saat terjadinya bencana. RL

Pura Dalem Mas Maketel Br. Sigaran, Mekar Bhuana Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta berbincang dengan tokoh masyarakat disaat menghadiri piodalan, Padudusan Alit, Mupuk Pedagingan di Pura Dalem Mas Maketel, Br. Sigaran, Desa Mekar Bhuwana, FB/HERY

MANGUPURA – Fajar Bali Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta, Selasa (25/6) kemarin menghadiri piodalan, Padudusan Alit, Mupuk Pedagingan di Pura Dalem Mas Maketel, Br. Sigaran, Desa Mekar Bhuwana. Pada kesempatan tersebut Wabup. Sudikerta didampingi Camat Abiansemal I Gst. Ngr Jaya Saputra, Perbekel Mekar Bhuana, Bendesa Adat Sigaran serta tokoh masyarakat setempat. Wabup. Sudikerta menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung pelaksanaan yadnya yang digelar krama pemaksan Pura Dalem Mas Maketel Sigaran. Dengan yadnya telah mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan sang pencipta (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) yang merupakan salah satu penjabaran konsep ajaran agama Hindu Tri Hita Karana. “Mudah-mudahan yadnya ini

dapat berjalan dengan lancar dan krama selalu diberi keselamatan serta kesejahteraan,” katanya. Selain itu Sudikerta

juga mengharapkan masyarakat tetap menjaga rasa kebersamaan dan kegotong-royongan sekaligus menjaga kelestarian alam

dan lingkungan sekitar. Guna memoti swadaya krama, Sudikerta menghaturkan dana punia sebesar Rp. 7 juta. W-014

MANGUPURA – Fajar Bali “Kami harapkan penampilan peserta Miss World, dapat menyesuaikan dengan budaya Bali. Seperti dalam beach fashion dengan mengenakan sarung Bali,” kata Bupati Badung A.A. Gde Agung saat menerima Panitia Pelaksana Miss World Adjie S. Soeratmadjie yang didampingi Ketua Panitia Lokal Miss World Jeby Philippi, Selasa (25/6) kemarin di Puspem Badung. Lebih Lanjut Bupati Gde Agung menekankan, bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung ajang Miss World ini. Selain sebagai ajang promosi pariwisata, Miss World juga sebagai bagian dari wisata MICE (Meeting, Incentive, Conferency, Exebition). Bupati mengatakan Pemerintah dan masyarakat Badung sangat tergantung dari sektor pariwisata. Bagaimana tidak, dari 2,8 trilyun APBD Badung tahun ini, dengan PAD 2,3 trilyun dimana 1,8 trilyun bersumber dari PHR (pajak hotel dan restoran). “Pariwisata memberikan kotribusi yang begitu besar bagi pendapatan Badung,” imbuhnya. Berkembangnya kepariwisataan di Badung sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Badung pada tahun 2012 yang mencapai 7,15. Namun pengangguran sangat kecil cuma 1,70%. Sementara pertumbuhan penduduk Badung begitu tinggi 4,63% di mana sebagian besar dari faktor migrasi. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sehingga angka kemiskinan dapat ditekan hingga 2,33%. Selain itu Badung juga tetap menjaga kelestarian budaya sebagai penyokong pariwisata dan tidak kalah pentingnya tetap menjaga kelestarian alam lingkungan. “Itu semua menjadi terobosan Pemkab Badung yang dijabarkan dalam lima prinsip dasar pembangunan badung berkelanjutan (triple track strategy plus two) yang berpedoman pada konsep Tri Hita Karana,”imbuh Bupati. Berkaitan dengan pelaksanaan Miss World, Bupati mengharapkan dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Diharapkan pula panitia untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan

FB/HERY

Ajang Internasional Miss World akan dihelat di Indonesia tepatnya di Nusa Dua, Bali pada tanggal 8 September 2013 nanti. Ajang Miss World ini diharapkan mampu menjadi promosi budaya, mengingat Bali memiliki keindahan alam, keramah tamahan masyarakatnya dan kelestarian budaya yang menjadi daya tarik wisatawan.

Bupati Badung A.A Gde Agung menerima Panitia Pelaksana Miss World Adjie S. Soeratmadjie. baik itu Mabes Polri, Kapolda, Danrem maupun Pangdam. Panitia Pelaksana Miss World Adjie S. Soeratmadjie melaporkan, Miss World digelar 8 September nanti di Hotel Westin, yang diikuti sebanyak 142 negara termasuk tuan rumah Indonesia. Para peserta akan mulai berdatangan pada tanggal 2-5 September, yang menginap di Bali Nirwana Resort (BNR) Tabanan. Pada 6 September, peserta Miss World baru ke Westin, tanggal 7-8 September peserta mengikuti turnamen golf di BNR dan opening ceremony pada 8 September malam. “Pada puncak acara diisi dinner dan penyerahan hadiah turnamen golf,” terangnya.

Peserta Miss World akan tinggal di Bali hingga 14 September dan dilanjutkan kunjungan ke Yoyakarta mengunjungi Borobudur dan Keraton. Ditambahkan, dalam Miss World ini ada beberapa penilaian yang dilakukan kepada peserta antara lain kepedulian sosial para peserta di negaranya masing-masing, adu kebolehan dibidang olahraga serta beach fashion. “Dalam beach fashion ini kita wajibkan peserta memakai sarung Bali, ini menampik bahwa ajang beach fashion identik dengan bikini,” imbuhnya seraya menambahkan acara tersebut akan disiarkan secara live dan dirilis oleh 140 negara. W-014


DAERAH

4

Di Bangli, Dana BLSM Belum Turun BANGLI-Fajar Bali Dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk Kabupaten Bangli hingga kini belum turun dari pemerintah pusat. Akibatnya, masyarakat dan pemerintah Bangli bertanya-tanya seprti apa bentuk pencairan, penerima dan mekanisme calon penerima. Kabag Humas Setda Bangli I Made Mahindra Putra saat dikonfirmasi Selasa (25/6) mengakui dana BLSM hingga kini belum turun. Bahkan, data calon penerima pun belum dikantongi Pemkab Bangli. “Data saja belum kita terima, dan masalah ini pertanyakan warga” jelasnya Kata Mahindra Putra, pihaknya juga telah berupaya mencari tahu terkait pengucuran dana BLSM di Kabupaten Bangli ke Kantor Pos Bangli. Namun, hingga kini pihaknya belum mendapatkan data maupun kreteria calon penerimanya. “Tadi kami telah mengecek ke Kantor Pos, mereka belum mampu menunjukan data. Kata mereka data dari pusat belum turun”cetusnya. Mahindra Putra menjelaskan, pihak Kantor Pos Bangli yang ditunjuk sebagai instansi pencairan dana BLSM, berjanji akan memberikan data tersebut bila nanti telah turun. Di mana, sebelum merealisasikan dana BLSM itu, pihak Kantor Pos bakal audensi dengan Bupati Bangli. “Sebelum merealisasikan ke masyarakat, pihak kantor Pos akan menghadap bupati sembari menyodorkan data calon penerima BLSM di Kabupaten Bangli” sebutnya lagi. Ditambahkan, pihaknya kini masih sabar menunggu soal data tersebut dari Kantor Pos. “Meski pencairan melalui kantor pos, kita wajib tahu datanya untuk melakukan kontrol. Apakah dana itu telah tepat sasaran atau penerimanya justru orang yang tidak berhak. “Kami tidak ingin baru ada masalah dilapangan, kami baru diberitahu,”jelasnya W-002

Bupati Bharata Rolling Pejabat Besar-Besaran

Gedung Belum Rampung

Pelayanan Puskesmas Klungkung I Terbagi 3 Sempat dinyatakan mangkrak, proyek pembangunan gedung Puskesmas Klungkung I, di Desa Gelgel, Klungkung kini mulai dilanjutkan. Walaupun begitu, imbas mengkraknya proyek tersebut sangat besar terhadap pelayanan di Puskesmas Klungkung I.

SEMARAPURA-Fajar Bali Bahkan hampir sepuluh bulan, Puskesmas Klungkung I beroperasi di tiga lokasi. Untuk pelayanan dipindah ke Puskesmas Pembantu Desa Gelgel, administrasi dipusatkan di rumah dinas seorang dokter gigi, dan lab masih di sekitar bangunan lama yang sedang digarap. Hingga, Selasa (25/6) kemarin pun, seluruh pelayanan di Puskesmas tersebut masih terpisah-pisah. Berdasarkan pantauan di lokasi proyek Puskesmas Klungkung I, memang terlihat beberapa orang pekerja. Mereka sedang mengerjakan pemasangan keramik, dan mengaku sudah bekerja sejak 10 harilalu.Sementaradipapanproyek yang terpajang, proyek pemban-

GIANYAR-Fajar Bali Kepemimpinan Bupati Gianyar, Anak Agung Bharata, SH diwarnai dengan rolling pejabat besar-besaran. “Melalui mutasi jabatan, terkandung harapan agar mekanisme kerja berjalan semakin baik dan lancar dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan masyarakat,” kata Agung Bharata usai pelantikan 253 pejabat struktural eselon II, III, IV dan V di Gedung Balai Budaya Gianyar, Selasa (25/6). Ia mengatakan mutasi merupakan kegiatan yang selalu terjadi sesuai kebutuhan. Pengisian jabatan yang kosong, alih fungsi tugas maupun promosi jabatan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan yang cermat untuk tercapainya efektivitas. Sementara itu, total secara keseluruhan mutasi kali ini menyasar 253 pejabat struktural, terdiri atas 28 Pejabat eselon II, 55 Pejabat Eselon III, 162 Pejabat eselon IV dan 8 Pejabat Eselon V. Tercatat, ada 12 pejabat dari eselon III naik ke eselon II. Mutasi pejabat eselon II, di antaranya untuk Kepala BKD dijabat oleh I Made Suradnya, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) dijabat oleh I Made Oka Wijaya, Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan dan Pertamanan dijabat I Wayan Kujus Pawitra, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dijabat oleh I Dewa Gede Alit Mudiarta, Kepala Dinas Pendapatan dijabat oleh I Putu Gde Bhayangkara. Sementara I Wayan Arthana, yang sebelumnya Kadis Perhubungan, Informasi dan Komunikasi kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Gianyar. Lima pejabat kini mengisi posisi sebagai Staf Ahli yaitu I Wayan Suamba, Dewa Putu Mahayasa, IGN Wijana, I Nyoman Nuadi, dan Ida Ayu Ketut Suci. Untuk posisi Camat Blahbatuh dijabat oleh I Made Krya Gunartha, sebelumnya dijabat oleh I Wayan Ardana yang kini menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol. Camat Ubud kini dijabat Drs I Ketut Sedana, MAP sebelumnya dijabat I Kadek Alit Wirawan yang kini menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Badan Kesbangpollinmas. W-005

Gapura Desa

FB/DIAH

Kondisi Bangunan Puskesmas Klungkung I yang Belum Rampung gunan Puskesmas Klungkung I (lanjutan) dilaksanakan oleh CV. Anugrah Jaya. Proyek Kabupaten Klungkung itupun dianggarkan dengan dana Rp. 627.780.000,00 dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Kepala Puskesmas Klungkung I, Dokter Ida Bagus Putra Dwipayana ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu mengenai mekanisme pengerjaan proyek. Namun, diakuinya bahwa saat ini, pelayanan Puskesmas Klung-

kung I memang terbagi di tiga lokasi. Untuk administrasi sekaligus kantornya, Dokter Dwipayana mengaku saat ini menggunakan sebuah rumah mes dokter gigi yang tidak dipergunakan. Mes tersebut berjarak sekitar

Bupati Candra Beri Kuliah Umum Peserta Diklatpim IV

FB/ARTHAYSA

Bupati Gianyar, Anak Agung Bharata, SH ketika melantik 253 Pejabat di Gedung Balai Budaya Gianyar

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

SEMARAPURA-Fajar Bali Bupati Klungkung I Wayan Candra memberikan kuliah umum dengan materi di bidang Pemerintahan dan Aparatur kepada para peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV Provinsi Bali. Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarangkan, Klungkung, Selasa (25/6) kemarin. Dalam pemberian kuliah umum itu, Bupati Candra didampingi Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Klungkung I Wayan Sumerta. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Candra membagikan ilmunya mengenai “Netralitas PNS Dalam Pilkada” kepada para peserta. Acara perkuliahan dibuka oleh Kabag Humas dan Protokol yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan para peserta diklat. Pada sesi penyampaian materi, Bupati Candra memaparkan semua materi pengetahuannya pada tayangan slideshow yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Seluruh peserta terlihat antusias dalam mengikuti materi yang disampaikan Bupati Candra, hal ini bisa dilihat dari banyaknya peserta yang aktif berdialog terkait materi yang disampaikan Bupati. Selain berdialog, Bupati Candra juga menguji kemampuan berbicara para peserta didik ketika dimintai komentarnya mengenai “Kenapa seorang PNS mesti Netral dalam

Bupati Candra Saat Memberikan Kuliah Umum Pilkada?” Para peserta yang ikut dalam kuliah umum ini berjumlah 38 orang, sedangkan 2 orang tidak dapat hadir karena beberapa alasan. Pelatihan dan Pendidikan Diklatpim tingkat IV gelombang pertama ini nantinya akan berakhir tanggal 27 Juni 2013, kemudian dilanjutkan oleh gelombang kedua yang jumlah pesertanya juga 40 orang. Bupati Candra berpesan kepada para peserta didik agar selalu tunduk dan taat kepada hukum dan

500 meter dari lokasi Puskesmas yang sedang dibangun. Sebelumnya, bagian administrasi memang menyatu dengan bagian pelayanan di Puskesmas Pembantu di Desa Gelgel. Tetapi, karena gedung itu hendak direhab, bagian administrasi pun memilih pindah. Sedangkan bagian pelayanan tetap dipusatkan di Puskesmas Pembantu. Dokter Dwipayana mengakui, di Puskesmas Pembantu yang digunakan untuk pelayanan saat ini memang terbilang kecil. Walupun begitu, ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan terhadap pasien dapat tercover. Apabila ada pasien yang membutuhkan pemeriksaan lab, maka pasien tersebut akan diajak ke gedung Puskesmas lama. Untungnya, hingga saat ini seluruh pasien masih dapat memaklumi pelayanan di Puskesmas Klungkung I yang terbagi-bagi. Agar pelayanan pasien dapat berjalan dengan normal, Dokter Dwipayana berharap pembangunan gedung Puskesmas Klungkung I dapat segera diselesaikan. Ia ingin proyek lanjutan kali ini tidak molor lagi, sehingga tidak membuat pasien kebingungan. “Ya mudah-mudahan cepat selesai, dan mudah-mudahan tidak molor lagi, sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan seperti dulu,” harap Dokter Dwipayana. W-019

Menyikapi Kenaikan BBM

Dishub akan Lakukan Penggodokan Tarif

FB/DIAH

perundang undangan. Dimana PNS diharuskan netral dan tidak berpolitik praktis, apalagi menjelang perhelatan Pilkada di Kab. Klungkung ini. Bupati juga berharap kepada para peserta Diklatpim IV ini, agar mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang manajemen kepemimpinan, sehingga mampu memberdayakan staf dalam melaksanakan tugas di lingkungan Pemkab Klungkung. W-019*

BANGLI-Fajar Bali Menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) maka Dinas Perhubungan Bangli bakal melakukan pertemuan untuk membahas masalah tarif. Sebelum pembahasan tarif Dishub Bangli masih menunggu draf dari Dishub Propinsi Kepala Dinas Perhubungan Bangli, I Made artha SH saat dikofirmasi menyikapi kenaikan harga BBM yang berkorelasi dengan naiknya ongkos angkut mengatakan sebelum dikeluarkan draf ongkos tarif dari instansi terkait, maka otomatis masih berlaku tarif lama. Pejabat asal desa Songan, Kintamani ini memaparkan memang dampak dari kenaikan harga BBM sungguh luar biasa dan dirasakan para sopir . Dia mengaku memang pihak Organda telah berkirim surat kepada instansinya. “Namun sebelum adanya kepastian draf dari Propinsi, maka kita di kabupaten belum bisa bekerja. Hari ini kita diundang oleh Dishub Propinsi untuk melakukan pembahasan “ jelas Artha. Setelah pertemuan dengan Dishub Propinsi, maka sudah disusun agenda untuk melakukan pertemuan pada hari Kamis (27/6) yang mana dalam pertemuan itu melibatkan unsur dari Dishub, DPRD, Bagian Hukum dan Organda.”Mudah- mudahan dalam pertemuan itu semua kepentingan dapat terakomodir “ ujar Artha.W-002

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Gerbangsadu Desa Bukit dan Simantri Tumbu (2-Habis)

Dorong Produktivitas Masyarakat dan Bangun Infrastruktur Air Bersih AMLAPURA-Fajar Bali Kelompok Simantri Pandan Wangi Perbekelan Tumbu Kecamatan Karangasem sejak digelontor bantuan Simantri sekitar 200 juta lebih oleh Pemprop Bali sudah mulai menggeliat untuk memproses tinja sapi menjadi biogas dan kencing sapi menjadi biourine. Ini dimanfaatkan untuk memupuk komoditi ketela pohon, ubi jalar, pisang dsb. Menurut Perbekel Tumbu I Kadek Oky hasil pemupukan dengan biourine telah menghasilkan produksi jauh lebih besar dan berkualitas. Sedangkan untuk produksi biogasnya baru dapat dimanfaatkan untuk 1 KK petani disekitar kandang koloni. Pengembangan ternak sapi di Desa Tumbu cocok dengan potensi pakan ternak yang ada baik rumput gajah, staria maupun rumput lokal. Jumlah petani yang ada di Desa Tumbu sekitar 40 % dari penduduk desa Tumbu yang berjumlah sekitar 3.000 jiwa lebih. Dalam pengembangan Simantri peternak masih terkendala trasportasi angkutan pakan dari tegalan ke

kandang koloni sehingga mengurangi kapasitas volume angkut. Desa Tumbu terdiri dari 5 Banjar Dinas meliputi Tumbu Kaler, Tumbu Kelod, Kebon Tumbu, Ujung Pesisi dan Ujung Tengah dengan luas wilayah sekitar 400 Ha.

31 Paket Gerbangsadu Tekad keras Gubernur Bali I Made Mangku Pastika untuk membangun Bali mulai dari desa guna menurunkan kemiskinan masyarakat Bali layak diapresiasi. Setelah menguji coba Program Gerbangsadu di sejumlah desa di Bali tahun 2012, kini untuk tahun anggaran 2013 di Kabupaten Karangasem kembali menggelontor paket program Gerbangsadu untuk Kabupaten Karangasem sejumlah 30 desa senilai 30,6 milyar rupiah. 30 desa yang menjadi sasaran Gerbangsadu antara lain di Kecamatan Karangasem 2 Kelurahan 6 Kedesaan, Kecamatan Kubu 4 desa, Abang 8 desa, Bebandem 5 desa, Selat 2 desa, Rendang, Sidemen 3 desa. Menyusul turunnya dana di akhir tahun 2012 yang bersumber

FB/DOK

dari Perubahan APBD Propinsi Bali senilai 30,6 milyar rupiah. Sejumlah desa kini bersemangat untuk mengelola sumber dana melalui BUMdes maupun BUMKel yang dibentuk oleh LPM dimasingmasing desa. Sektor-sektor usaha mikro yang ada di desa kini kecipratan modal segar dengan bunga 1 % untuk menjadi modal meningkatkan volume dan kapasitas usaha kecil mikro. Geliat ekonomi desa bakal kian sumringah manakala dana Gerbang-

sadu benar-benar mampu dikelola secara profesional dan transparan oleh BUMDES. Seperti diutarakan Lurah Karangasem I Gusti Ngurah Wiranata, sektor-sektor usaha ekonomi potensial yang bakal mendapat kucuran dana Gerbangsadu sejumlah 1,20 milyar antara lain sektor pertanian, peternakan, jasa tribun, perdagangan dan SP. Dari keseluruhan potensi ekonomi desa itu untuk Kelurahan Karangasem sebagian besar bergerak di sektor perdagangan. Bendahara BUMdes Jungutan

I Nengah Kantun juga mengakui pelaksanaan Gerbangsadu terus berproses untuk bisa dilaksanakan aplikasi programnya, namun potensi pembiayaan sudah pasti bakal mampu mendanai sejumlah sektor potensial seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, anyaman ate dan ukiran kayu. Sedangkan di Kelurahan Padangkerta sebagaimana diutarakan Lurah I Putu Eddy Surya Artha mengatakan dari 1,20 milyar dana yang digelontor di antaranya 200 juta diperuntukkan membiayai Posyandu di semua Lingkungan dan 800 juta untuk pembiayaan SP yang diarahkan untuk membiayai sektor ekonomi seperti pertanian, peternakan, kerajinan perak, perikanan air tawar dsb. Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) mengatakan, Program Gerbangsadu yang dikembangkan Gubernur Bali efektif bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat khususnya para kelompok masyarakat

maupun kelompok usaha dalam meningkatkan kapasitas dan volume usaha. Untuk itu ke depan diharapkan program tersebut makin ditingkatkan dan lebih luas menangani aspek pemasaran, permodalan dan manajemen kelompok sehingga petani benar-benar berdaya guna, tidak selalu terpinggirkan oleh pasar dan pelaku bisnis melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Melalui program Gerbangsadu diharapkan bisa langsung menyentuh pelosok masyarakat di pedesaan serta memberi bantuan efektif bagi warga kurang mampu khususnya. Dikatakan, Gerbangsadu memang diharapkan murni untuk membantu masyarakat kurang mampu agar lebih berdaya menghadapi kehidupan. Dengan demikian paling tidak secara perlahan angka kemiskinan dapat dikurangi dan bila perlu dihapus mewujudkan Karangasem Jagadhita, di mana nantinya Bali memang benar-benar tanpa orang miskin atau hidup di bawah standar tidak layak. hm*


DAERAH Air Laut ‘Gerayangi’ Kamar Tidur Warga

5

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Gelombang pasang yang terjadi di pesisir selatan wilayah Jembrana, membuat kawasan pemukiman warga di Dusun Tirta Desa Candikusuma terkena banjir rob. Bahkan tak tanggungtanggung, air laut ini masuk ke kamar tidur warga. NEGARA- Fajar Bali Sesuai pantauan Koran ini, tampak puluhan rumah warga tergenang air laut disertai sampahsampah pantai. Bahkan banjir rob yang terjadi kemarin, mengakibatkan rumah beserta sumur warga kemasukan air laut. Informasi yang diperoleh menyebutkan akibat gelombang pasang, sebanyak 38 rumah terendam di Candikusuma. Sedangkan di Banjar Pebuahan Desa Banyubiru Kecamatan Negara, sebanyak 20 rumah yang terendam. Di Desa Candikusuma, air laut mulai naik, sekitar pukul 10.00 wita hingga masuk ke rumah-rumah warga. Selain air laut, tumpukan sampah kiriman juga ikut hanyut menggenangi rumah dan sumur warga setempat. Dusun Tirta Kusuma merupakan daerah yang memang hampir setiap tahun diterjang banjir rob hingga masuk ke pemukiman rumah warga. Halifah salah seorang warga

FB/PRAMONO

Banjir rob genangi rumah warga sedang bulan purnama dan tilem. “Bahkan sampah kiriman yang hanyut juga sempat masuk ke rumah,’ ujarnya. Rumah pemukiman yang tergenang genangan air laut diakibatkan karena belum ad-

setempat mengaku air laut yang masuk ke rumah sampai ke kamar tidur dan sumurnya juga tenggelam. Hal yang sama juga dikatakan Sumiati, warga lainnya. Kejadian seperti ini, biasanya sering terjadi kalau

Renovasi Pasar Goris Jalan Ditempat SINGARAJA – Fajar Bali Renovasi Pasar Tradisional Goris pasca kejadian kebakaran masih jalan di tempat. Pemerintah memilih untuk menunda perbaikan atas pasar tersebut. Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka saat dikonfirmasi Selasa (25/6) siang kemarin mengatakan, memang dalam perlaksanaan rehab atas Pasar Goris yang terbakar menggunakan dana bencana namun setelah diFB/AGUS lakukan perundingan serta Dewa Ketut Puspaka kajian, akhirnya pemerintah memilih memindahkan alokasi pembangunannya ke Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Buleleng. Rencananya, alokasi anggaran perbaikan Pasar Goris itu, akan dibahas dalam anggaran perubahan, dan bakal dialokasikan secara khusus. Ditargetkan, pembangunan Pasar Tradisional Goris akan rampung sebelum tahun anggaran 2013 berakhir. ”Memang awalnya kami ingin menggunakan anggaran perbaikan Pasar Goris dengan menggunakan dana bencana karena hal itu dipandang merupakan bencana. Namun setelah kami kaji dan telaah lebih jauh dimana kami ingin memperbaiki Pasar Goris itu dengan optimal jadi niat kami dalam perehaban untuk anggaran di perubahan kami anggarkan dulu untuk perbaikan tahap pertama. Tahap kedua kami lanjutkan lagi di tahun anggaran 2014,” ujar Puspaka saat ditemui di DPRD Buleleng usai pelantikan PAW anggota dewan. Lebih lanjut Puspaka mengatakan, pada perbaikan tahap pertama, pemerintah hanya memperbaiki lapaklapak yang ada di tengah. Sedangkan perbaikan tahap kedua, kemungkinan besar akan dilakukan peningkatan los-los pasar di sisi selatan dan timur pasar. “Intinya, kami ingin perbaikan yang lebih representatif, lebih optimal. Bisa saja diperbaiki lewat dana bencana, tapi karena masih ada waktu di perubahan, kami alokasikan anggaran perbaikannya lewat perubahan saja,” katanya lagi. Sekadar diketahui, Pasar Tradisional Goris terbakar pada bulan Maret lalu. Saat ini pedagang-pedagang di Pasar Goris memilih menggunakan areal parkir di depan Pasar Goris untuk berdagang. Mereka berharap perbaikan bisa segera diselesaikan. W-008

anya penahanan abrasi hingga sepanjang 700 meter. Kelian Banjar Tirta Kusuma, Sutikno mengatakan penanganan pantai untuk mengatasi abrasi sementara ini telah tergarap baru dua ratus empat puluh

meter, sisanya sekitar tujuh ratus meteran. Warga berharap bantuan pemerintah agar segera terealisasi, terutama di wilayah pesisir pantai Candikusuma yang padat pemukiman warga. W-003

Delegasi Asing Nonton Film Dokumenter Subak TABANAN-Fajar Bali Museum subak yang berada di Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, dikunjungi ratusan delegasi asing. Kunjungan delegasi asing tersebut diawali dengan pemutaran film dokumenter mengenai sistem subak di Tabanan. Wayan Adnyana, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan yang langsung menyambut kedatangan para delegasi asing, Senin (24/6) mengatakan delegasi asing yang terdiri dari mahasiswa dan kalangan umum, selain berkunjung ke Museum Subak juga melihat langsung persawahan Jatiluwih di Kecamatan Penebel. Mengawali kunjungan di museum subak, pihaknya mengajak para delegasi asing tersebut menonton film dokumenter mengenai persubakan di Taban-

an. “Setelah diberi pemaparan melalui pemuteran film dokumenter, barulah mereka kita ajak turun dan melihat alat-alat pertanian yang dikoleksi dan tersimpan di museum Subak,” terang Adnyana. Para delegasi asing itu sangat antusias saat melihat koleksi museum subak. Bahkan mereka memberondong petugas museum dengan pelbagai pertanyaan seputar alat pertanian yang dilihatnya. Momen mengunjungi museum Subak juga dimanfaatkan untuk berfoto dengan koleksi museum Subak. Terpavorit, pengunjung mengabadikan kunjungannya dengan berfoto di depan patung Dewi Sri dan alat membajak tanah yang disebut tengala. “Setelah mengunjungi museum Subak, mereka akan meneruskan perjalanan melihat langsung

aktivitas pertanian di persawahan Jatiluwih,” terang Adnyana. Pihaknya terus mengembangkan potensi museum Subak agar makin diminati wisatawan. Promosi mulai digencarkan, sebab Tabanan satu-satunya kabupaten di Bali yang memiliki museum unik yang mengoleksi alat-alat pertanian tempo dulu. Pihaknya juga mengembangkan catur emas pariwisata di Tabanan, yakni Tanah Lot (selatan), Ulun Danu Beratan dan Jatiluwih (utara), Alas Kedaton (timur) dan Pantai Soka (barat). “Tabanan memiliki catur emas pariwisata yang ada di empat penjuru mata angin. Masuk dari barat mereka bisa menikmati keindahan pantai Soka lengkap dengan museum ogoh-ogoh. Begitu sampai di tengah kota bisa singgah di museum subak,” tambah Adnyana. W-004

Tower Bodong Meresahkan

SINGARAJA – Fajar Bali Keseriusan pemerintah daerah dalam menertibkan pembangunan tower bodong yang sedang menjamur di Kabupaten Buleleng sepertinya patut dipertanyakan. Begitu juga Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) seakan ‘tidak bertaring’ untuk membongkar tower bodong tersebut. Meski sudah disegel lebih dari sebulan terakhir, Satuan Polisi Pamong Praja Buleleng ogah membongkar tower bodong yang sempat diprotes

FB/AGUS

Pol PP Ogah Lakukan Pembongkaran

Kasat Pol PP Buleleng Putu Hartana

warga yang ada di Kelurahan Kampung Baru. Pol PP berdalih belum menerima perintah pembongkaran dan dikhawatirkan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Kasat Pol PP Buleleng Putu Hartana yang ditemui Selasa (25/6) siang kemarin mengatakan, tugas Pol PP Buleleng hanya memberikan teguran, peringatan, dan sampai melakukan penyegelan. Sedangkan untuk pembongkaran, mereka mengaku tidak berhak, sampai dengan

Tim Yustisi mengeluarkan perintah melakukan pembongkaran. ”Tugas kami ya sampai menyegel saja. Lagipula kalau bongkar kan harus ada tukang khusus. Kalau kami asal bongkar saja, nanti bisa-bisa kami digugat ke PTUN. Kalau ada perintah bongkar, ya kami bongkar. Tidak ada perintah, ya kami segel,” ujar Hartana. Di tempat terpisah, Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka mengatakan, investor pemilik tower selular di kawasan

padat penduduk itu sudah memiliki itikad baik untuk melengkapi berkas perizinan. Meski saat ini sejumlah masyarakat penyanding, mencabut dukungannya terhadap izin gangguan. ”Mereka sudah ada niat baik mengajukan izin, jadi sementara kami proses dulu izinnya. Sekarang kami berikan kesempatan untuk melengkapi. Kalau tidak melengkapi, baru kami ambil langkah selanjutnya,” ujar Puspaka dengan tegas. W-008

Sat Pol PP Diminta Jaga Body NEGARA- Fajar Bali Untuk meningkatkan kedisiplinan, Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan memberikan pengarahan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Jembrana di Gedung Kesenian Bung Karno, Selasa (25/6) kemarin. Hal ini merupakan evaluasi selama bekerja sebagai aparat Sat Pol PP dalam mewujudkan Praja Wibawa atau pemerintah yang berwibawa. Pengarahan ini sesuai Peraturan Bupati Jembrana No 68 Tahun 2011 tentang rincian tugas pokok dan fungsi Sat Pol PP Jembrana. Wabup menekankan Sat Pol PP diminta untuk melakukan patroli rutin, guna mengamankan aset-aset daerah. Selain itu, berkomunikasi, konsultasi dan kerjasama dengan aparatur pemerintah. Kembang mencontohkan, ketika terjadi kelulusan sekolah terutama di tingkat SMA, diharapkan sebaiknya Sat Pol PP melakukan koordinasi dengan Dinas Dikporaparbud Jembrana. Koordinasi ini, paling tidak dapat mengantisipasi adanya pencegahan aksi corat coret yang dilakukan oleh sejumlah siswa. Seluruh aset milik daerah harus tetap diamankan, karena pembangunan semuanya bersumber dari uang rakyat yang terhimpun dalam APBD. “Semua aset, harus dijaga baik-baik,” terangnya. Selain peningkatan kinerja, Wabup Kembang juga berharap setiap anggota Sat Pol PP Jembrana untuk selalu berolah raga. Olah raga ini bermanfaat untuk menjaga stamina dan kesehatan. Minimal kata Kembang, dalam seminggu bisa dijadwalkan sekali saat mengisi waktu luang. “Saya tidak mau ada Pol PP yang berbadan gendut, seluruh anggota harus proporsional. Sekarang saya lihat tidak ada yang gendut tapi ini bibit – bibitnya sudah ada” tegasnya. Bahkan sebagai anggota Sat Pol PP Jembrana, diharap juga ikut menjaga keamanan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Sebagai anggota Sat Pol PP, diharap jangan lupa dengan lingkungannya. Kalau ada mabuk-mabukan di pinggir jalan diharap untuk segera mengatasi. ”Jangan sampai setiap pembangunan gedung tak mengantongi ijin, karena itu mohon dicek kembali,” terangnya. Sementara, Kasat Pol PP Putu Widarta kemarin mengatakan sebanyak 153orang jumlah anggota Sat Pol PP. Secara rinci, yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 82 orang. Sedangkan yang masih berstatus kontrak 71 orang, yang tersebar di seluruh kecamatan Jembrana. “Pengarahan ini dapat memotivasi agar kinerja Sat Pol PP lebih meningkatnya,” terangnya. W-003

Pasar Ikan Tuakilang Bisa Jadi Destinasi Wisata

TABANAN-Fajar Bali Keberadaan pasar ikan di sebelah terminal Tuakilang, Kecamatan Tabanan yang selama ini sepi peminat menjadi perhatian serius Pemkab Tabanan. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan kondisi sepi pengunjung di pasar ikan Tuakilang segera dicarikan solusinya dengan mengintegrasikan pasar ikan dengan pasar yang menjual kebutuhan pokok, seperti sembako. Namun untuk mewujudkan sesuatu yang baik dan optimal membutuhkan sebuah proses, mengingat keberadaan pasar ini masih dalam tahap uji coba. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan I Made Subagia saat mendampingi para istri Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan se Provinsi Bali mengunjungi pasar ikan Tuakilang, Selasa (25/6) kemarin. Menurut Made Subagia Pemkab Tabanan terus berupaya mengembangkan keberadaan pasar ikan Tuakilang bukan hanya sebagai pasar ikan saja tetapi bisa menjadi destinasi wisata yang menjual berbagai macam olahan ikan. Selain itu, disediakan juga lapangan yang siap menampung pedagang yang ingin menjual kebutuhan lain seperti alat penunjang olahan ikan seperti bumbu, minyak dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. “Kami telah berupaya semaksimal mungkin mengembangkan keberadaan pasar ikan Tuakilang, karena menciptakan sesuatu yang maksimal membutuhkan sebuah proses yang cukup panjang. Kami juga gencar melakukan sosialisasi dan promosi serta membangun lapangan yang siap menampung pedagang lain selain pedagang ikan” ungkapnya. Subagia menambahkan, Tabanan membangun pasar ikan karena potensi perikanan di Kabupaten ini begitu luar biasa. Terutama ikan air tawar dan ikan hias, karena itulah Pemkab Tabanan optimis keberadaan pasar ikan Tuakilang akan bisa menopang kebutuhan masyarakat akan ikan guna mewujudkan program masyarakat gemar makan ikan. “Potensi ikan air tawar kita begitu luar biasa, karenanya kami membentuk beberapa kelompok pengolahan dan pemasaran ikan yang hasil olahannya kami jual di pasar ini. Kedatangan ibu-ibu yang merupakan istri dari seluruh Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten/Kota se Bali ke Tabanan untuk melihat secara langsung beberapa Kelompok Pembudi Daya Ikan di Tabanan merupakan suatu kehormatan bagi kami di Tabanan,” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan pimpinan rombongan yang merupakan istri dari Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, Nyonya Made Gunaja. Dirinya beranggapan keberadaan pasar ikan di Tabanan membuka peluang kerja yang sangat besar khususnya bagi ibu-ibu yang tergabung dan Kelompok Pembudi Daya Ikan dan Kelompok Pemasaran. “Selain membantu meningkatkan potensi daerah, keberadaan pasar ikan di Tabanan juga bisa membuka peluang kerja bagi ibu-ibu kita, karena perempuan harus ikut diberdayakan dalam pembangunan daerahnya,” paparnya. Dirinya juga memuji hasil olahan ikan yang dihasilkan oleh Pokdakan di Tabanan, karena selain kualitas dan rasanya yang enak, hasil olahan ini juga dikemas secara baik sehingga konsumen tertarik untuk membelinya. “Hasil olahan ikan disini dikemas secara baik dan rasanya juga enak. Saya berharap para pedagang senantiasa menjaga kebersihan agar harapan kita untuk menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata bisa terwujud,” imbuhnya. Salah satu pedagang di Pasar Ikan Tuakilang Putu Arif (35) menuturkan, selama berjualan di tempat ini dirinya belum menemukan hambatan yang berarti, cuma kadang-kadang agak sepi pembeli. Namun hal ini tidak menyurutkan niatnya untuk berjualan di pasar ini. “Kami berharap pemerintah lebih gencar lagi promosinya dan pedagang yang lain tetap kompak berjualan disini agar pengunjung lebih ramai,” ujarnya. Pria asal Desa Subamia ini menambahkan, seandainya pasar ikan Tuakilang bisa menjadi pasar terintegrasi yang menjual segala macam kebutuhan masyarakat yang bukan hanya menjual ikan saja, mungkin pasar ini akan lebih ramai. “Mungkin kalau di pasar ini kita juga menjual kebutuhan pokok yang lain, pasar ini akan lebih ramai karena dengan dibangunnya banyak perumahan di sekitar sini penduduknya jadi tambah padat dan ini berarti kami juga punya kesempatan lebih besar untuk berjualan,” imbuhnya. W-004


PENDIDIKAN

1.351 Lulusan SLTA Ikuti Pensisba di STPNDB MANGUPURA-Fajar Bali Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPND) setiap tahun ajaran baru, selalu dibanjiri lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) baik dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun Sekolah Menengah Umum (SMU). Para penerus bangsa tersebut mendatangi lembaga pendidikan tinggi khusus kepariwisataan itu, untuk mendaftarkan diri guna memperebutkan kursi yang tersedia. Tahun akademik 2013/2014 ini generasi muda yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya di STPNDB sekaligus mengikuti seleksi tercatat 1.351 orang. Peserta seleksi tahun ini lebih banyak bila dibanding tahun sebelumnya hanya 1.100 orang, ungkap Ketua STPNDB, Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed, kepada Fajar Bali, Selasa (25/6) kemarin. Menurutnya, anak bangsa umur belasan tahun yang ikut bersaing agar bisa diterima di lembaga pendidikan yang bernaung dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebanyak itu, namun yang akan diterima sebagai mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014 hanya 690 orang. Selain menerima calon mahasiswa melalui Pensisba tahun 2013/2014 ini, STPNDB sebe-

Gedung STPNDB sebagai pusat proses pembelajaran

Lumbung Prestasi Makin Padat

Siswi SMPN 3 Denpasar Juara I Story Telling Nasional

FB/HERU

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Wayan Murdana

DENPASAR-Fajar Bali Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali diukir siswa SMPN 3 Denpasar, melalui Putu Dantiapasis, yang sukses meraih juara I story telling pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). FLS2N diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara pada 17-21 Juni 2013. Dengan prestasi yang ditoreh siswa kelas VIII A ini, maka berhak atas medali emas dan uang pembinaan Rp 5 juta. Selama lomba dia didampingi pembina Ketut

Prabawati. Hingga meraih medali emas dan uang pembinaan, sejak awal harus melwati pesaingpesaingnya yang benar-benar ketat. Di mulai dari tingkat kota, berlanjut ke tingkat provinsi, hingga tingkat nasional,” jelasnya. Lomba ini terbagi dalam dua babak yakni kualifikasi dan final. Dantyapasis harus mengikuti rangkaian lomba dalam dua babak. Untuk cerita lokal ia membawakan cerita Jayaprana dan Layonsari. sedangkan cerita mancanegara membawakan cerita dari daratan Cina yaitu The Legend of Mulan. Pada lomba itu, Dantyapasis harus bersaing dengan 33 peserta se-Indonesia. Sedang di final, dia harus bersaing dengan 10 peserta dan kembali membawakan dua cerita yang disajikan saat pada babak sebelumnya. Kriteria dalam lomba, antara lain dari tekanan pada menyampaikan cerita dengan verbal language, keruntunan cerita, daya pukau, properti dan pakaian harus sesuai dengan cerita dan waktu tak lebih dari 6 menit. Semua itu dapat dibawakan dengan sempurna oleh Dantyapasis, hingga ia meraih juara pertama. “ Saingan paling berat adalah NTT dan Sulawesi Tengah,” akunya. Kasek SMPN 3 Denpasar,Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi, menambahkan, pihaknya tentu sangat bangga dan berterima kasih baik kepada anak didiknya juga masyarakat. “ Ini juga sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada para orang tua siswa siswi di SMP 3 dan masyarakat atas kerjasamanya yang baik dengan pihak sekolah, sehingga dalam moment ini bisa meraih gelar juara nasional ,” imbuh Murdana. W-017

lumnya juga telah menerima mahasiswa melalui PMDK sebanyak 197 orang, ungkapnya. Byomantara mengemukakan, mahasiswa yang ikut ambil bagian bersaing memperebutkan tempat menempa ilmu di bidang perhotelan dan pariwisata sebanyak itu, memilih sejumlah Program Studi (PS). Program keahlian yang ditawarkan oleh perguruan tinggi yang sebelumnya disebut BPLP Nusa Dua itu di antaranya Program Sarjana (S.Par) PS.Bisnis Hospitality dan Destinasi Pariwisata. Selain menerima mahasiswa pada program sarjana itu, lembaga tersebut juga mengembangkan program Diploma IV (S.ST.Par) yakni PS Administrasi Perhotelan (terakreditasi B), Manajemen Kepariwisataan (terakreditasi A), Manajemen Bisnis Perjalanan, Manajemen Konvensi Meeting Incentive Conevention Exshibition (MICE), dan Manajemen Akuntansi Hospitality, tuturnya. Ia kembali menambahkan selain menawarkan jenjang Sarjana dan Diploma IV, STPNDB juga memberikan kesempatan kepada calon tenaga kerja bidang perhotelan di tanah air ini untuk mengikuti pendidikan dan latihan program Diploma III dan II dengan sejumlah PS. Byomantara yang juga mantan Pembantu Ketua IV STPNDB

tersebut menuturkan PS yang diperkenalkan dan terbukti sangat banyak peminatnya diantaranya Administrasi Perhotelan, Manajemen Divisi Kamar, Manajemen Tata Hidangan, Manajemen Tata Boga. Sementara yang Diploma II di antaranya Kantor Depan, Tata Graha, Tata Hidangan, Tata Boga, dan Spa, tukasnya. Para penerus bangsa di negara kepulauan ini, sebelum diterima sebagai mahasiswa di lembaga pendidikan yang berlokasi di kawasan Bukit Kampial Nusa Dua itu, harus mengikuti berbagai seleksi di antranya tes tulis yakni, psikologi dan bahasa Inggris yang dilaksanakan Selasa (25/6), disusul sehari kemudian tes wawancara. Hasil seleksi baik tertulis maupun wawancara akan diumumkan Juli 2013 mendatang , tegasnya. Menyinggung tentang terbatasnya peminat yang bisa diterima di lembaga pendidikan tinggi perhotelan dan kepariwisataan tersebut, seiring dengan adanya persaingan yang semakin ketat, di antaranya para lulusan dalam merebut peluang kerja. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas para lulusan, sehingga nantinya para alumnus akan lebih mudah untuk memenangkan persaingan. W-20

SMPN 12 Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum

Made Raka: Lakukan Perubahan Amerika Sudah ke Bulan DENPASAR-Fajar Bali Workshop penyusunan kurikulum sekolah sebagai peningkatan mutu ,karena untuk kepentingan generasi penerus sebagai tulang punggung negara dan bangsa ke depan. Amerika sudah ke bulan, dengan demikian harus melakukan perubahan agar dunia pendidikan di Indonesia terus berkembang. Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Kabiddikdasmen) Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, Drs., Made Raka, AK., M.,Si., saat membuka workshop review Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)SMPN 12 Denpasar di SMPN 12 Selasa (25/6). Workshop review Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), diikuti 51 peserta terdiri dari, 28 guru PNS, 12 guru honor dan 4 pegawai PNS serta 7 guru honor, akan berkahir Kamis (27/6). Selain dihadiri Kepala SMPN 12, Drs., I Nengah Narsa, SH., M.,Si., juga dihadiri Ketua Komite Sekolah, Ir., Wayan Sana. Selanjutnya Made Raka mengatakan, kendati standar serba minim, dan SMPN 12 sebagai SMPN yunior di antara sederatan SMPN lainnya di Denpasar, namun telah membuktikan kemampuan pada Ujian Nasional (UN) 2013. SMPN 12 berhasil meraih 5 besar tingkat kota Denpasar dan 10 besar tingkat provinsi Bali. Keberhasilan ini karena berkat

kerja keras kepala sekolah dan seluruh staf SMPN 12,untuk meningkatkan kualitas, ujar Made Raka. Dari zaman ke zaman, pendidikan terus mengalami perubahan positif, karena tanpa pendidikan tak akan melihat hari ini. Raka juga mengingatkan, terkait workshop review kurikulum, guru harus mengakases di internet sehingga mengetahui tentang perkembangan kurikulum. Pada segi SDM, workshop juga bertujuan agar paras narasumber dapat membagi SDM kepada peserta workshop untuk kemajuan SMPN 12, karena kebutuhan kurikulum yakni kurikulum berbasis kompetensi, dan kurikulum juga sebagai landasan filosofi pendidikan. Disdikpora Denpasar juga terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana, agar pendidikan semakin berubah kearah yang lebih baik. Made Raka membenarkan, dalam dunia pendidikan berdasarkan Undang-Undang, negara tak mendiskriminasikan, dan mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 8 miliar lebih untuk Denpasar, dan hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari pusat, untuk kebutuah Ruang Kelas Baru (RKB). Tingkatkan terus kerajasama dengan komite sekolah serta ikut mengamankan kebijakan, serta mengambil maknanya, demikian pesan Made Raka. Pada kesempatan itu, Kepala SMPN 12,

FB/BLAS

6

Kabiddikdasmen Disdikpora Denpasar, Made Raka didampingi Kepala SMPN 12 Denpasar, I Nengah Narsa, dan Ketua Komite seakolah, Wayan Sana

I Nengah Narsa menguraikan, melalui workshop, dapat meningkatkan profesional guru dalam menyongsong kurikulum 2013. Selain itu juga untuk pengembangan profesional pengelolaan pengembangan sekolah dan kurikulum melalui RPS dan RPK, dokumen 1 KTSP dan dokumen 2 silabus, penilaian dan pra pembelajaran kurikulum 2013. Selain itu Narsa juga membenarkan, workshop ini untuk menmabh pengetahuan tentang perancangan RKS 2013/2014, yang berpijak pada 8 standar pendidikan yakni, standar isi, proses, kelulusan, pelaksanaan penilaian, teknik, Sarpras, pengelolaan dan pembiayaan. Serta membantu dalam membuat pembelajaran silabus RPP atau evaluasi menyongsong penilaian

kinerja guru. Narsa mengharapkan, semua guru memiliki perangkat pembelajaran, memantapkan karakter guru dalam penerapan gerakan disiplin siswa, serta adanya sering pengetahuan antar-guru dimasing-masing bidang ajar, dan dilanjutkan melalui musyawarah kerja guru di sekolah. Komite Sekolah SMPN 12, Wayan Sana, juga menyambut baik kegiatan workshop dalam meningkatakn kualitas. SMPN 12 dalam usia yang masih muda, telah memberikan spirit dengan mempertahankan jati diri dan citra. Ke depan SMPN 12 tak boleh ketinggalan dengan SMPN senior lainnya di Denpasar, dengan didukung guru dan pegawai serta Disdikpora Denpasar. R-008


FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

EKOWISATA

BPD Bali Siap Danai Koperasi Kurang Modal

Tabanan mencapai Rp 3,420 miliar kepada 15 LKM. Sementara program kedua yang dimiliki Bank BPD Bali untuk LKM yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kredit jenis ini pun bisa dimanfaatkan oleh LKM. “Kedua program ini bisa

dimanfaatkan oleh koperasi maupun LKM dan BPR. Kredit jenis ini prosesnya cepat dan bisa menjadi solusi bagi LKM yang mengalami masalah pendanaan kredit,” imbuhnya. Diungkapkan, dari total koperasi di Tabanan 515 koperasi,

jumlah koperasi yang aktif mencapai 468 koperasi dan yang tidak aktif berjumlah 47 koperasi. Jumlah dana koperasi yang ditempatkan di Bank BPD Bali Tabanan mencapai angka Rp 24 miliar. Diharapkan, pertemuan koperasi di Tabanan yang difasilitasi Dekopinda Tabanan, persoalan modal koperasi bisa diselesaikan. Dalam pertemuan yang diikuti oleh 140 koperasi di Tabanan tersebut juga hadir Sekda Tabanan Ir. I Nyoman Wirna Ariwangsa, MM yang juga Ketua Dekopinda Tabanan, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Tabanan Anak Agung Gede Dalem Trisna Ngurah, S.Sos serta Kadiv Kredit Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma SH., MH. W-006

yang mampu membuat ICT (Information and Communication Technology) menjadi lebih rasional terhadap bisnis, karena dapat mendukung inovasi bisnis tanpa menggunakan biaya yang besar, meminimalkan resiko dan mendukung kelincahan bisnis. “Pemilik brand-brand lokal akan memiliki kesempatan untuk ikut menjadi raja di negeri sendiri dengan meningkatkan pertumbuhan bisnisnya antara lain meningkatkan market share, membuat basis pelanggan yang loyal, mengembangkan brand yang tangguh, inovasi produk & layanan serta bermitra dengan berbagai pihak untuk pengembangan Bisnis”, beber Gidion . Ditambahkan, kata kunci sukses dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis adalah kecepatan dan flexibilitas. Per-

saingan yang ketat membuat perusahaan harus cepat mengambil keputusan bisnis, kapan produk baru harus diluncurkan, diimprove atau bahkan ditarik dari pasar. Flexibilitas menyangkut kepada adaptasi perusahaan terhadap perubahan bisnis yang terjadi dalam pasar”, imbuhnya Gidion menjelaskan, untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang cepat & flexible, maka paradigma IT sudah harus bergeser dari IT sebagai Cost Center, menjadi IT sebagai Strategic Business Partner. Penelitian yang dilakukan Lintasarta dan mitra menyatakan bahwa dengan implementasi Cloud Computing, 50% perusahaan menyatakan dapat mengurangi biaya operasional, 20% perusahaan menyatakan flexible dalam menghadapi perubahan Bisnis yang cepat,

20% perusahaan menyatakan lebih berfokus pada core business tidak hanya IT, 10% perusahaan menyatakan dapat mengubah Capex (Investasi) menjadi Opex (biaya sewa). Lebih lanjut di tahun 2014, 90% korporasi akan mengizinkan penggunaan personal device oleh karyawan sebagai akses dalam bekerja, melalui teknologi Cloud Computing yang dikenal dengan BYOD (Bring Your Own Device). Masih menurut Gidion bahwa beberapa perusahaan finance, manufaktur dan trading sudah mengimplementasikan Lintasarta Cloud Service.  Beberapa alasan perusahaan tersebut implementasi cloud adalah mendukung pengembangan bisnis melalui ICT, solusi Business Continuity Plan dan pembaharuan dari hardware. RL

Bank BPD Bali berupaya membantu Lembaga Keuangan Mikro (LKM), koperasi serta BPR. Sebagai bank milik daerah, BPD berupaya membangun ekonomi Bali melalui kerjasama dengan LKM. TABANAN-Fajar Bali Bertepatan dengan Rakerda Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Tabanan, Senin (24/6) lalu Bank BPD Bali Cabang Tabanan melakukan pertemuan dengan 140 koperasi di Tabanan. “Tabanan memiliki koperasi mencapai 515 koperasi. Sebagian dari mereka mengalami persoalan modal. Kita memiliki program khusus untuk menyelesaikan masalah mereka, namun disayangkan banyak dari mereka belum memanfaatkannya,” ujar Wakil

Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, Ida Ayu Tri Rasmiwinari, S.E., M.M., Selasa (25/6). Disebutkan, Bank BPD Bali memiliki dua program untuk para LKM. Program pertama yaitu Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK) dengan sistem linkage. “Kredit jenis ini memiliki bunga yang sangat ringan dengan kisaran 10-12 persen. KKLK pun bisa membiayai kredit produktif dan konsumtif,” sebutnya. Hingga saat ini program KKLK yang telah disalurkan oleh Bank BPD Bali

Inovasi Teknologi Perlu Dukung Brand Nasional

Gidion Suranta Barus, VP VAS Commerce Lintasarta. DENPASAR- Fajar Bali Kebangkitan brand-brand lokal Indonesia dalam peta persaingan dunia usaha di Indonesia perlu didukung oleh inovasi teknologi yang tepat. Hal ini disampaikan secara tegas oleh

Gidion Suranta Barus, VP VAS Commerce Lintasarta dalam kegiatan “ICT Knowledge for Journalist” akhir pekan lalu di Denpasar.  Dikatakan, Cloud Computing dianggap sebagai teknologi

DENPASAR-Fajar Bali P ro g ra m p e n g u ra n g a n emisi karbon dunia, layak mendapatkan apresiasi dari seluruh pihak yang tanpa terkecuali jika menginginkan kelangsungan hidup manusia dapat terjaga. Ir. I Gede Agus Hardiawan Presiden Direktur GH Holdings seusai menghadiri presentasi realisasi pertumbuhan lingkar batang oleh Direksi HardysAgro, salah satu core business GH Holdings pada Sabtu (25/5) mengatakan, program yang telah dimulai sejak tahun 2008 ini mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pengusaha asal Jembrana yang akrab disapa Gede Hardy ini memberikan contoh dari 200 Hektare lahan yang dimiliki, pertumbuhan yang sangat bagus untuk tanaman jenis Jati, tercapai di areal kebun diwilayah Jembrana dan Karangasem dengan pertumbuhan rata-rata sampai 12 cm per-tahun. Gede Hardy yang didampingi oleh Komisaris Utama, Ni Ketut Rukmini Hardy, SP.,

serta Head Operasional HardysAgro (PT. Bali Agro Lestari Indah ), Gede Bumi Krisna Sista Dilaga,SP., menjelaskan keberadaan kebun jati tersebut sebenarnya sangat diharapkan untuk menjadi sebuah program idealis untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian hutan. “Bukan semata-mata bisnis, kami ingin melihat suatu saat kebunkebun jati tersebut menjadi sebuah laboratorium raksasa yang mampu memberikan sumbangsih dalam upaya filterisasi emisi karbon dunia”, imbuhnya. Impian tersebut bukanlah berlebihan. Selain program Pemerintah Indonesia dengan Penanaman Sejuta Pohon, dunia internasional juga sangat konsen terhadap permasalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan penandatanganan Protokol Kyoto pada tanggal 16 Maret 1998 dan UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change) pada tahun 2007 di Bali, sebagai tonggak besar untuk melakukan revitalisasi

Penanaman Pohon GH Holdings Tembus 500.000

DIKONTRAKKAN Restaurant Daerah UBUD Hubungi : 087 861 21 9783 081 999 01 3939

????

Mau Usaha TANPA RUGI… . .

KERIPIK SINGKONG Pedas

BALAREA

Membuka Peluang Usaha Tanpa Modal Untung Hingga Jutaan/bln, Cocok Untuk Anak Sekolah/Mahasiswa/Ibu Rumah Tangga/Karyawan. Alamat : Pecatu Resort, Jln. Arjuna Blok C7 No. 15 Dreamland Telp : (0361) 9288442

Gede Hardy (Presdir GH Holdings) didampingi oleh Ibu Ketut Rukmini Hardy (Komisaris Perusahaan) dalam kegiatan penghijauan bekerjasama dengan Greenpeace di Jembrana. upaya pengurangan emisi karbon secara internasional. Ancaman yang ditimbulkan oleh emisi karbon yang berdampak pada perubahan

iklim ini bagi umat manusia sangat besar antara lain adalah kenaikan suhu secara global, naiknya ketinggian air laut hingga berkembangnya berbagai penyakit endemik akibat cuaca yang tidak menentu. Disinilah diperlukan sebuah kesadaran bersama untuk melakukan upaya-upaya massif maupun individual dalam

rangka ikut serta berpartisipasi dalam pengurangan emisi karbon tersebut. “Kami yakin, idealisme kami untuk ikut serta melakukan upaya tersebut akan memberikan inspirasi kepada masyarakat sehingga bisa bersama bahu membahu untuk melestarikan lingkungan” tegas Gede Hardy. RL

7 Pemerintah Diminta Tak Menggampangkan Impor Pangan JAKARTA-Fajar Bali Ketua Komisi Pertanian Dewan Perwakilan Rakyat Romahurmuziy meminta pemerintah tidak terburu-buru mengambil langkah impor ketika harga komoditas pangan naik. “Jangan menggampangkan impor,” katanya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa, (25/6). Pernyataan itu menanggapi Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang mengatakan akan mengimpor beberapa komoditas, seperti cabai, kentang, dan bawang putih. Alasannya, pasokan bahan pangan itu berkurang dan menyebabkan harga merangkak naik. Romahurmuziy menilai, menstabilkan harga untuk menekan inflasi adalah alasan yang baik. Apalagi, setelah harga BBM bersubsidi naik, menjelang liburan, bulan puasa, dan Lebaran, harga bahan pangan cenderung naik tajam. Kendati demikian, politikus Partai Persatuan Pembangunan itu mengkhawatirkan situasi pemicu inflasi tersebut dijadikan dalih pemerintah melonggarkan impor. Ia meminta pemerintah melindungi produk pangan lokal. Tujuannya agar petani domestik tidak merugi ketika panen. “Terutama untuk cabai, produksinya besar. Jika ada penurunan suplai, itu hanya sementara,” katanya. Terkereknya harga pangan bukan sekadar faktor produksi di sektor pertanian. Infrastruktur mangkrak dinilai menjadi biang mahalnya harga pangan. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Infrastruktur, Rachmat Gobel, menilai lambannya perkembangan infrastruktur menjadi penyebab mahalnya harga pangan. Gobel mencontohkan harga jeruk lokal yang lebih mahal ketimbang jeruk impor. “Persoalannya ada di infrastruktur,” katanya. Infrastruktur yang maju menjadi kunci efisiensi industri pangan. Pembangunan infrastruktur yang dimaksud Gobel di antaranya akses jalan tol hingga ketersedian listrik. Saat ini kondisi infrastruktur dinilai mencemaskan. Jika persoalan infrastruktur tidak kunjung diselesaikan, lanjut Gobel, industri pertanian akan terpuruk. “Hasil bumi dan laut kita, kalau tidak cepat dikelola, malah disikat negara lain,” ujarnya. TP

BlackBerry Q10 AXIS Terjual Habis

JAKARTA-Fajar Bali AXIS, operator online terkemuka di Indonesia menyerahkan BlackBerry Q10 baru kepada pelanggan yang telah melakukan pemesanan awal. Hari ini (25/6 kemarin), 500 pelanggan pertama yang beruntung telah mengambil BlackBerry Q10 mereka di Menara AXIS, Jakarta. Daniel Horan, Chief Marketing Officer AXIS mengatakan, “Kami menerima tanggapan luar biasa terhadap penawaran untuk pemesanan awal BlackBerry Q10 sejak pertama kali diluncurkan di pasar. Hari ini (kemarin red), kami senang dapat menyerahkan smartphone BlackBerry Q10 yang telah dinantikan kepada pelanggan kami dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjadi pengguna BlackBerry Q10 pertama.” Daniel menambahkan, didukung oleh jaringan mobile broadband yang berkualitas dari AXIS, dirinya yakin pelanggan akan mendapatkan pengalaman terbaik dari smartphone BlackBerry Q10 mereka di jaringan AXIS dengan paket BlackBerry 10 unlimited. Smartphone BlackBerry Q10 menggabungkan kekuatan dari platform BlackBerry® 10 dengan keyboard fisik dan layar sentuh. Perpaduan dari perangkat keras berteknologi tinggi, fitur komunikasi dan multimedia, BlackBerry Q10 dirancang untuk mendukung mobilitas pelanggan. Bagi pengguna BlackBerry Q10, AXIS juga menyediakan paket layanan BlackBerry 10 yang paling terjangkau dengan keuntungan lain seperti GRATIS telepon dan SMS. RL

DIBUTUHKAN ACCOUNTING

Perusahaan surat kabar yang sedang berkembang di Bali, membutuhkan seorang Accounting berpengalaman dengan syarat sebagai berikut: 1. Pria / Wanita 2. Pendidikan Min. D1 2. Usia Maks. 30 Tahun 3. Jujur dan teliti Bagi yang berminat segera hubungi: HARIAN UMUM FAJAR BALI Jl. Indrajaya No. 8 Ubung Kaja - Denpasar Telp. (0361) 411283 E-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.com


OTOMOTIF

8

Mobil Hemat tanpa Emisi

Inilah mobil listrik buatan Fiat terbaru. Mobil listrik kecil tapi cukup hemat dan ramah lingkungan. Cocok untuk perjalanan santai sembari menikmati suasana kota. Fiat hadirkan sebuah varian baru mobil listriknya. Kali ini memberikannya nama FIat 500E. Secara umum , mobil ini hanya bisa menempuh perjalanan sekitar 129 km hingga 161 km saja. Mungkin memang belum begitu cocok untuk touring atau perjalanan jarak jauh. Tapi untuk p e r jalanan ja-

rak dekat, sepertinya memang bisa menjadi pilihan. Mesin yang dipakai berkekuatan 111 hp dan torsi 199 Nm. Meski penyimpanan daya listriknya seberat 272 kg, tapi mobil ini masih bisa ngebut di jalanan. Batreinya bisa di-charge hingga penuh selama kurang dari 4 jam pada listrik 240 V. Tapi, jangan kaget kalau menggunakan listrik 120 V akan memakan waktu hingga 22 jam hingga batrei penuh. Masalah harga, Fiat mematok sekitar US$ 32.000 atau setara dengan Rp 318 juta. OB

Mercedes Akan Hadirkan Komunikasi Antar Mobil

Mercedes akan menghadirkan sistem komunikasi antar mobil yang diberi bernama ‘Car-to-X’. Menggunakan sistem canggih dan unik ini memungkinkan pengemudi dapat berkomunikasi dengan pengemudi di mobil lainnya, guna mengurangi bahaya. Pabrikan

mobil pertama di dunia ini yang mengawali menawarkan ke konsumen. Untuk cara kerja, Mercedes menyebutkan, sistem ini memungkinkan pengemudi menerima pemberitahuan awal tentang potensi bahaya, sehingga diharapkan pengemudi dapat mengambil tindakan segera yang tepat dan membantu menghindari situasi bahaya tersebut di jalan, dirilis, Worldcarfans, Selasa (18/06). Di samping itu, jika mobil yang dilengkapi sistem ini mogok atau mengalami kecelakaan di jalan, pengemudi lain di sekitarnya akan mendapat pemberitahuan, sehingga diharapkan mereka mengubah jalur dan membantu si pengemudi. Selain itu, memberikan informasi lalu lintas yang tepat, sehingga pengemudi dapat menghindari area kemacetan. Pada tahun ini ‘Car-to-X’ akan memulai debutnya dan ditawarkan sebagai bagian dari paket ‘Drive Kit Plus’, yang mengharuskan pemilik Mercedes untuk memiliki smartphone dan aplikasi Digital DriveStyle untuk menggunakannya. OB

Dengan New A-Class, Mercedes-Benz Bidik Pasar Anak Muda

Akhirnya, Mercedes-Benz Indonesia tergiur pula untuk meramaikan pasar di segmen mobil kompak, dengan memperkenalkan The New A-Class

di Sentul, Bogor, Senin, 24 Juni 2013. Melalui New A-Class ini, Mercedes-Benz menyebutkan telah menciptakan standar terbaru

yaitu desain yang stylish dan teknologi yang inovatif. Sehingga menghasilkan kategori kendaraan yang compact dan mewah. Mercedes-Benz Indonesia menyediakan dua tipe pilihan mesin, yaitu A 200 Urban dengan 1.595 cc dan A 250 Sport dengan kapasitas 1.991 cc. Dengan masing-masing harga off The road, Rp 499 juta untuk varian A 200 Urban dan Rp 629 juta untuk tipe A 250 Sport. Menurut Dr. Claude Weidner, President & CEO Mercedes-Benz Indonesia, “Dengan desain yang revolusioner, kendaraan ini sangat sesuai dengan pribadi dan gaya hidup generasi muda.”OB

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Helm Canggih Iron Man Akan Beredar!

Helm Iron Man memiliki kemampuan teknologi yang sangar. Tony Stark bisa melihat seluruh navigasi termasuk kekuatan, kelemahan dan map visual langsung dari kaca helm. Sekarang sudah ada generasi helm yang mengadaptasi teknologi ini. LiveMap mengamini sedang memproduksi teknologi map online di visor helm. Dengan teknologi ini diharapkan orang tidak akan lagi kesulitan harus memasang GPS di stang motor. Atau mungkin masih membawa map kertas saat perjalanan. Teknologi ini dipasang atas bantuan jaringan Android yang dibangun oleh Google. Kalau Anda pernah melihat film Iron Man, Anda berarti sudah melihat cara kerja alat ini. LiveMap memasang

microphone, sensor cahaya, ear phone dan micro display untuk menyajikan seluruh informasi. Ketika Anda sedang berkendara tidak perlu lagi tombol untuk merubah navigasi. Cukup dengan voice command seperti Tony Stark memanggil Jarvis, sistem akan berjalan otomatis. Lebih kerennya lagi, alat ini akan dibuat dengan tampilan layar

yang full color. Sehingga Anda tidak akan bosan ketika lelah di perjalanan. Sebagai daya penunjang, helm LiveMap ini dilengkapi dengan baterai lithium-ion dan USB charge plug. Jadi Anda hanyua harus siap men-charge dayanya tanpa harus gonta-ganti baterai. Dengan perlengkapan yang

serba keren ini, tentu saja produsen berani mematok harga mahal. Harga promonya akan dibandrol US$ 150.000 atau setara dengan Rp 1 milliaran untuk membangun prototypenya. Lalu, setelah semua sudah berjalan, akan dijual lebih murah hanya US$ 2.000 atau sekitar Rp 19 jutaan saja. OB

Bebek Yamaha Indonesia Wara-Wiri di 44 Negara

Bebek Yamaha tidak cuma diminati di dalam negeri tapi juga mancanegara. Masih menjadi basis produksi bebek, Yamaha Indonesia telah mengekspor beberapa model bebek ke-44 negara. Bahkan Yamaha mengaku siap melakukan ekspor bebek injeksi terbaru Force jika ada permintaan dari sejumlah negara yang sebelumnya telah menerima model bebek lain. “Kalau memang nantinya Force ada pemintaan ya kita ekspor. Dan kita memang berencana juga menawarkan Force ke mereka,” terang Eko

Prabowo General Manager Marketing Communication PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di sela-sela peluncuran Yamaha Force di Tegal akhir pekan kemarin. Yamaha Indonesia berharap secepatnya ada permintaan Force dari negara-negara yang menjadi tujuan ekspor motor bebek Yamaha selama ini. Setiap negara memiliki perbedaan jumlah permintaan bebek asal Indonesia, termasuk pendatang baru Force. “Mudah-mudahan secepat-

nya ada permintaan (ekspor Force). Tapi, ya coba kita lihat dalam beberapa bulan kedepan,” tandasnya. Bebek injeksi berkapasitas 115 cc yang ditargetkan terjual hingga 20 ribu unit per bulan ini baru akan memasuki produksi penuh pada awal bulan Juli 2013. Yamaha Force 115cc dihadirkan untuk mengisi celah pasar diantara Yamaha Vega dan Jupiter Z1. Bebek baru Yamaha merupakan motor injeksi ke-8 yang sudah diproduksi Yamaha ini dan dibanderol Rp 13,3 juta on the road Jakarta.

Force mengamit mesin baru berkapasitas 115 cc, perawatan mudah dan murah dengan Fuel Injection, forged piston dan teknologi low friction (teknologi minim gesekan), menjadikan Force lebih bertenaga sebesar 12 persen dan lebih irit 21 persen. Bebek berstandar emisi Euro 2 ini memiliki kapasitas bagasi 9,2 liter, yang bisa menampung sepatu, tas dan jas hujan. Yamaha meluncurkan Force dalam dua seri, Force Sporty dan Force Elegant yang dibedakan dari warnanya. OB

PT Suzuki Indomobil Sales 2W (SIS) akan meluncurkan New Satria F150 tanggal 28 Juni mendatang di Jakarta. Dari undangan yang diterima redaksi otosia.com, Selasa (25/6), peluncuran tersebut akan dibarengi dengan city touring di belahan utara dan pusat Jakarta. Setelah resmi diluncurkan, di hari yang sama Suzuki akan mendisplay New Satria F150 di booth Suzuki Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sejauh ini pihak Suzuki belum mau membocorkan apakah New Satria F150 sudah mengamit mesin baru injeksi atau tetap mempertahankan versi lama dengan permainan striping dan penambahan fitur baru (facelift). Dari rumor dan gambargambar yang beredar di inter-

net, salah satu motor andalan penjualan Suzuki di Indonesia ini akan mengalami perubahan pada lampu depan yang menyerupai headlamp dari GSX-R 600 tahun 2013. Secara keseluruhan tidak banyak perubahan pada bodi. Bodi belakang tidak banyak mengalami sentuhan terbaru. Namun kemungkinan besar perubahan hanya pada pilihan warna motor dan striping.

Untuk mesin nampaknya Suzuki tetap mempertahankan versi pemasok bahan bakar karburator, bukan sistem pengabut bahan bakar injeksi seperti yang diisukan. Saat ini Satria FU 150 menggunakan mesin mesin tegak dengan 4 katub DOHC. Menurut isu yang berhembus, Suzuki juga tengah menyiapkan adik dari Satria F150 dengan kapasitas mesin lebih kecil, yakni 125cc. Dari

segi body tidak jauh berbeda dengan sang kakak. Motor ini lebih dulu meluncur di Filipina dengan nama Raider 125. Suzuki Raider 125 merupakan keluaran edisi khusus yang menggondol mesin 125cc, DOHC, 4-katub, dan oil-cooled. Mengenai kepastian kabar Raider 125 meluncur di Indonesia, diperkirakan tahun depan bersamaan dengan kelas sport menengah Suzuki. OB

Suzuki New Satria F150 Mengaspal 28 Juni


KESEHATAN

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Anak ASI Berstatus Sosial Lebih Tinggi Anak-anak yang menyusui ke ibunya lebih berpeluang untuk mencapai kelas sosial yang lebih tinggi dari orang tua mereka. Para peneliti menyoroti sekitar 34 ribu orang di Inggris, yang lahir pada 1958 atau pada 1970, dan membandingkan kelas sosial mereka pada usia 33 atau 34 dengan kelas sosial orang tua mereka ketika mereka masih anak-anak.  Di antara peserta penelitian, mereka yang menyusui ke ibunya lebih cenderung untuk menapak hirarki sosial lebih tinggi di masa dewasa. Para penel-

iti mendefinisikan kenaikan itu dengan memiliki pekerjaan dengan status sosial lebih tinggi daripada ayah mereka. Studi ini menemukan bahwa sementara menyusui meningkatkan peluang bergerak ke atas secara sosial sebesar 24 persen, hal itu juga mengurangi peluang bergeser ke bawah sebesar 20 persen. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa menyusui meningkatkan perkembangan neurologis anak-anak, sehingga menghasilkan kemampuan kognitif yang lebih baik, yang pada gilirannya membantu mereka menapak ke atas di tengah masyarakat, kata para peneliti. Anak-anak ASI dalam penelitian itu juga memiliki tanda-tanda stres emosional lebih sedikit, yang bisa memberikan kontribusi untuk keberhasilan mereka di kemudian hari, menurut penelitian yang diterbitkan 24 Juni di jurnal Archives of Disease in Childhood. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa nutrisi dalam ASI meningkatkan perkembangan kognitif. Demikian pula, kontak kulit ke-kulit antara ibu dan anak telah dikaitkan dengan ikatan ibu-anak yang meningkat, dan mengurangi stres. “Mungkin kombinasi kontak fisik dan nutrisi yang paling tepat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak yang berimplikasi pada neurokognitif yang lebih baik,” tulis para peneliti dalam studi mereka. Untuk penelitian ini, para peneliti

menanyai ibu dari dua kelompok besar orang yang lahir pada 1958 dan 1970. Mereka kemudian membandingkan kelas sosial masyarakat ketika anak-anak berdasarkan kelas sosial ayah mereka ketika berusia 10 atau 11 - dengan kelas sosial mereka sebagai orang dewasa, diukur ketika mereka berusia 33 atau 34 tahun. Kelas sosial didasarkan pada berbagai kategori pekerjaan, dari tidak terampil dan manual, hingga pekerjaan manajerial dan profesional. Para peneliti mengukur kinerja kognitif anak-anak dan respon stres setiap beberapa tahun. Mereka menemukan bahwa kemampuan kognitif dan skor stres menyumbang sekitar sepertiga dari total dampak menyusui. Ada bukti bahwa beberapa unsur ASI, seperti asam lemak tak jenuh rantai panjang, sangat penting untuk perkembangan saraf anak. Para peneliti mengatakan mereka menduga bahwa mungkin ada nutrisi lain dalam ASI yang juga yang mendukung perkembangan anak. Studi ini juga menemukan bahwa lebih sedikit anak-anak disusui pada tahun 1970 dibandingkan pada tahun 1958. Lebih dari duapertiga dari anak yang lahir pada tahun 1958 disusui, dibandingkan dengan sepertiga pada tahun 1970. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mungkin ada manfaat sosial seumur hidup dari menyusui. Manfaat tersebut mungkin akan lebih besar bagi anak-anak lebih rentan yang lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah. KP

9 Hati-Hati Ancaman Ambeien Ambeien atau wasir terjadi ketika vena di anus mengalami inflamasi atau peradangan akibat tekanan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tekanan pada anus, antara lain, terlalu lama duduk di toilet dan kehamilan. Gejala umum dari wasir adalah rasa gatal, panas, dan sakit di anus. Wasir juga kadang menimbulkan darah sehabis buang air besar. Meskipun sering ditemui di usia dewasa, wasir dapat diobati dan dicegah. Olahraga merupakan salah satu cara untuk meminimalisasi risiko mengembangkan penyakit ini. Senam kegel salah satu menguatkan otot-otot pelvis atau panggul dan menghilangkan tekanan dari bagian bawah tubuh. Senam kegel juga dapat menjadi cara utama untuk mengobati dan mencegah wasir. Cara melakukan senam kegel ialah dimulai dengan menyadari pengontrolan otot dasar panggul. Yang perlu dicoba untuk buang air kecil selama dua detik, kemudian paksa hentikan selama beberapa detik, dan lepaskan lagi. Setelah terbiasa, bisa melakukannya tanpa harus buang air kecil terlebih dulu. Lakukan senam kegel dengan lima belas kali pengulangan setiap sesinya. Rutin berjalan dapat meningkatkan kesehatan secara umum, termasuk mencegah wasir. Berjalan kaki dapat memperlancar buang air dengan memperbaiki sistem pencernaan dan mencegah konstipasi. Konstipasi menyebabkan perlu mengejan ‘keras’ saat buang air. Padahal, mengejan memberi tekanan pada pembuluh darah yang membuatnya membesar. Berjalan membantu hal ini tidak terjadi, sekaligus membantu membangun massa otot di area panggul. Rutin melakukan senam aerobik menjaga pergerakan usus tetap normal. Saat melakukan gerakan aerobik, terjadi peningkatan denyut jantung dan laju metabolisme, begitu pula dengan proses pencernaan. Latihan seperti joging atau olahraga air dapat menjaga fungsi tubuh tetap normal dan mencegah pembesaran vena di anus akibat konstipasi. Kendati olahraga baik untuk mencegah konstipasi, ada pula jenis olahraga yang sebaiknya dihindari, terutama bagi yang sudah menderita wasir. Olahraga tersebut adalah angkat beban lantaran dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada bagian bawah tubuh. Memaksakan angkat beban saat sudah mengalami wasir bisa mengakibatkan pendarahan di anus. KP

Kurang Gizi Sebabkan Anak Pendek, Terancam Bodoh dan Penyakitan Indonesia Peringkat 5 Dunia untuk Jumlah Anak Pendek

Sejak masa konsepsi sampai dengan usia dua tahun pertama kehidupan anak, atau 1000 hari pertama, adalah masa kritis. Bila dalam periode ini anak mengalami kekurangan gizi pertumbuhan badan dan otaknya bisa terpengaruh. Kegagalan tumbuh kembang pada 1000 hari pertama ini bisa berlangsung permanen dan berlangsung sampai akhir hayat. Salah satu indikator kekurangan gizi pada anak adalah anak pendek (stunting). “Padahal anak bertubuh pendek berpotensi mengalami kelebihan gizi ketika dia dewasa. Kasus ini ada di beberapa provinsi di Indonesia,” kata Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi pada Seminar Nasional Pangan dan Gizi dan Kongres Pergizi Pangan Indonesia 2013, Selasa (25/6) di Jakarta. Menkes menjelaskan, selain anak stunting banyak ditemukan orang dewasa yang kelebihan kalori alias kegemukan. Menurut Direktur Bina G i z i Ke m e n t r i a n Ke s e h a t a n , M i n a r t o , P h . D, a n a k bertubuh pendek sebetulnya diakibatkan kondisi

gizi yang tidak mencukupi saat hamil. Kondisi itu bisa memicu berat badan bayi ketika lahir rendah dan anak rentan mengalami gangguan metabolisme. A k i b a t nya p e n g o l a h a n dan penyerapan gizi tidak maksimal sehingga anak bertubuh pendek. Anak yang bertubuh pendek sel-selnya tidak bisa tumbuh optimal sehingga lebih berisiko terkena kelebihan gizi ketika sudah dewasa. “Orang dewasa yang kegemukan lebih berpeluang te rke n a b e rb a ga i m a c a m penyakit tidak menular (PTM) seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung,” kata Minarto. Kegemukan di usia dewasa juga bisa diakibatkan oleh haus nutrisi yang dialami sel-sel ketika orang tersebut masih anak-anak. “Akibatnya ketika dewasa semua nutrisi diserap. Hal ini meningkatkan peluang menderita kelebihan kalori,”katanya. Pola makan yang teratur menurut Minarto sangat penting supaya zat gizi yang diterima tubuh selalu tepat, baik jenisnya, jumlah, atau waktunya.

Sebaliknya orang dengan pola makan tidak teratur menyebabkan asupan gizinya tidak terpenuhi dengan baik. “Hal ini disebabkan orang cenderung makan apa saja, asal kebutuhan pangannya terpenuhi. Akibatnya makanan kaya lemak, minyak, gula, dan garam menjadi hidangan penutup rasa lapar,” imbuhnya. Tubuh pendek dan potensi kelebihan gizi ketika dewasa sebetulnya bisa dihindari. “Kuncinya ada pada seribu hari pertama. Kalau pola pengasuhannya tepat, maka selanjutnya anak berpeluang tumbuh dengan baik,”jelasnya. Seribu hari dihitung sejak bayi mulai dikandung. Selama masa itu, ibu seharusnya mengonsumsi makanan bergizi dan bervariasi. Kemudian setelah lahir, bayi mendapatkan ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI yang kaya gizi. KP

DIBUTUHKAN Wartawan Redaktur

SYARAT WARTAWAN  Pendidikan S1  Umur Maksimal 30 tahun  Mampu Bekerja Tim  Suka Bertualang  Berpengalaman Menulis

SYARAT REDAKTUR  Pendidikan S1  Umur Maksimal 35

tahun  Mampu Bekerja Tim  Berpengalaman  Menguasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Jika berminat kirim CV/Lamaran ke Harian Umum Fajar Bali Jalan Indrajaya Nomor 8, Ubung Kaja. Email berita_fajar@yahoo.co.id. Hub. (0361) 411283


10 468 Pemain Ikuti Kejurprov Bulutangkis DENPASAR – Fajar Bali Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis gawe Pengprov PBSI Bali, berlangsung 26 – 28 Juni ini, di GOR bulutangkis Sarwa Guna, Wangaya Kaja, Denpasar, melibatkan 468 atlet utusan kabupaten/ kota se- Bali. Sekretaris Umum PBSI Bali, Made Darmiyasa mengatakan, kategori yang dipertandingkan usia dini, anak – anak, pemula, remaja dan taruna, putra-putri. Hanya untuk nomor ganda, hanya dipertandingkan untuk kategori pemula, remaja dan taruna. Sedangkan untuk kategori dewasa, tidak dipertandingkan, karena jumlah peserta kurang dari yang ditetapkan. Kejurprov kata Darmiyasa merupakan salah satu referensi bagi para pebulutangkis, yang dipersiapkan untuk menjadi penghuni di pelatprov bulutangkis Bali. “Kejurprov ini harus kami gelar sekarang, karena sudah tidak ada waktu lagi, karena event bulutangkis di Bali di bulan – bulan berikutnya sangat padat, diantaranya Sirkuit Nasional (Sirnas) di Bali, Oktober mendatang, juga rencana kejurnas yang digelar di Bali pada Nopember mendatang,”pungkasnya. R-007

OLAHRAGA Sukses Berlanjut Perseden Lolos 24 Besar

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

Bangli Tuan Rumah Pra-Porprov Atletik

BANGLI - Fajar Bali Kabupaten Bangli ditunjuk sebagi tuan rumah penyelenggaraan Pra Porprov cabang olah raga atletik. Kegitan itu akan dilakasanakan, 28 Juli 2013 nanti dan diikuti oleh peserta dari kabupaten /kota se Bali . Setidaknya ada 11 nomor dari 15 nomor cabor atletik yang dilombakan dalam Porprov yang akan berlangsung di Denpasar . Sekretaris Umum (Sekum) PASI Bangli , Nengah Budiarsa mengatakan kepercayaan itu merupakan kebanggan bagi Bangli. “Tentu dengan dilangsungkanya kegiatan ini banyak manfaat yang akan diperoleh para atlet sebelum terjun dalam Porprov. Event ini juga sebagai acuan untuk mengukur kekuatan para atlet yang nantinya turun di Porprov serta sebagai pijakan untuk melakukan pembenahan dan persiapan yang lebih matang lagi,” jelas Nengah Budiarsa , Selasa (25/6/2013). Pria yang akrab di panggil ‘Kacrit’ ini mengaku dengan ditunjuknya Bangli sebagai tuan rumah , tentu masih banyak sarana dan prasarana yang harus dibenahi , seperti penyempurnaan lintasan lari, kondisi lapangan yang tidak merata dan belum dipasangnya pagar pembatas . Dalam Porprov yang akan berlangsung di Denpasar khusus untuk cabor Atletik , Bangli memberi mandat 33 atlet tampil pada semua nomer yang dilombakan. Menurutnya, kekuatan cabang atletik sekarang ini sangat merata, dan peluang Bangli meraih medali pada nomor lari 100 meter, 200 meter, 4x100 meter, putra dan Lempar Cakram Putri. W-002/R-007

LOLOS : Laskar Catur Muka, akhirnya mengantongi tiket babak 24 besar, setelah pada laga, Selasa (25/6/2013) menaklukkan PSIL Lumajang 3-1, di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

Dari lima kali merumput, Laskar Catur Muka mengemas nilai 13, empat kali menang dan sekali seri. Kemenangan yang baru dirasakan, Selasa (25/6/2013) membantai PSIL Lumajang, 3-1 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur. DENPASAR – Fajar Bali Laskar Catur Muka akhirnya menggaet tiket ke babak 24 besar, salah satu wakil grup VIII, kompetesi Divisi I Nasional, setelah menaklukkan PSIL Lumang, 3-1 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (25/6/2013). Pantas diacungi jempol, meski ketinggalan satu gol

pada menit ke-5, membuat Nengah Sulendra dkk, semakin garang membombardir barisan belakang lawan. Upaya keras ini akhirnya berbuahkan hasil, Stefanus Made Dedi di menit ke-24, menyamakan skor 1-1 setelah memperdaya kiper PSIL

Lumajang, Gunarso Leksono Daud, melalui tendangan kerasnya. Skor itu pun bertahan hingga turun minum. Tim yang selalu didampingi manajer Eko Supriadi semakin beringas melakukan penetrasi ke jantung sembari menerapkan strategi pelatih membuat pertahanan PSIL Lumajang semakin kocar-kacir. Strategi gempuran itu membuat Slamet Riyanto memaksa kiper PSIL Gunarso Leksono Daud kembali memungut bola dalam jaring. Menit ke-63 membawa Per-

DENPASAR – Fajar Bali Setelah tiket 24 besar dikantongi, manajemen semakin optimis bisa merebut gelar juara di grup VIII. Lawan terakhir yang dihadapi Persida Sidoarjo, sekaligus tuan rumah, Rabu (26/6/2013) di Stadion Delta Sidoarjo. “Target sudah terpenuhi, m a ka u n t u k m e n gh a d a p i Persida Sidoarjo, kami target menang sekaligus target menjadi juara grup VIII,”ujar Asisten Manajer Perseden, IGAN. Anom Jaksa, ketika dihubungi, Selasa (25/6/213)

usai Perseden menghajar PSIL Lumajang 3 – 1. Dirinya telah meminta kepada pemain, untuk tampil puputan saat meladeni tuan rumah. Apalagi duel itu merupakan duel terakhir di grup VIII. “Pemain sudah saya minta untuk tetap tampil totalitas, tidak perlu takut meski menghadapi tim tuan rumah, dan terus mengejar kemenangan,”katanya. Lebih lanjut dijelaskan, meski Perseden dikepung oleh tim – tim Jawa Timur (Jatim), namun wakil Bali di

Kejar Juara Grup

seden unggul 2-1. Belum sempat memperbaiki posisi, kipper PSIL Lumajang kembali gagal menyelamatkan bola, tendangan bebas dan keras serta terarah dilakukan Stafanus Made Dedi pada menit ke-70, menghantarkan kemenangan bagi tim Laskar Catur Muka 3-1. Kemenangan kekal itu akhirnya didapat Perseden, menyusul wasit Sukriwiyanto dari Yogyakarta meniup pluit panjang. “Kami tinggal menyisakan sekali pertandingan menghadapi tuan rumah Persida Sido-

arjo. Apapun hasilnya Perseden lolos ke babak 24 besar,”kata Pelatih Bambang Subandrio, yang menambahkan tampilan pemain sangat baik, bahkan lebih baik ketika menghalahkan Persikapro, Probolinggo. Hasil tersebut membawa tim polesan Bambang Subandrio, mengemas 13 poin, hasil yang baik dibanding rivalnya PSIL Lumajang dan Surabaya Muda. Jika Perseden kalah dari tuan rumah Persida Sidoarjo, pada laga akhir tak mempengaruhi posisi Perseden. R-007

IB. Toni Astawa dan Anom Jaksa (kanan) kompetisi divisi I, telah memperlihatkan ketangguhannya,

dengan menyingkirkan beberapa klub dari Jatim. R-007

MANGUPURA – Fajar Bali KONI Badung saat ini memberlakukan program TC Desentralisasi bagi 29 cabang olahraga yang dipersiapkan tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke11, di Denpasar, September mendatang. Dalam pelaksanaannya KONI Badung memberi kepercayaan penuh kepada Pengkab cabang olahraga untuk mempersiapkan atletnya menuju kualitas tampilan pada multi event olahraga dua tahunan nanti. Selama program berjalan, KONI Badung sebagai top organisasi sekaligus pengayom mempunyai kewajiban mendeteksi secara langsung aktivitas mereka. “ B u ka n nya ka m i t i d a k percaya, tapi kami menginginkan program tersebut benar-benar terealisasi ses-

uai agenda, karena ini setiap saat sesuai jadwal latihan cabang olahraga bersangkutan, kami meninjau langsung aktivitasnya,”ujar Ketua Umum KONI Badung, Ketut Suwandi, Selasa (25/6/2013). Banyak manfaat yang diperoleh dari monitoring tersebut, kata Suwandi terjadi komunikasi dua arah, antara pembina dan KONI Badung dan sebaliknya bisa menampung langsung keluhan-keluhan para atlet yang sedang dipersiapkan memburu medali pada Porprov mendatang. “Paling tidak kami tak ditudin g hanya duduk manis, tapi ada realisasi aktivitas yang muaranya bisa mengantisipasi laporan ABS (asal bapak senang). Semua itu menuju pada perbaikan kualitas pada Porprov mendatang,”paparnya. R-007

Suwandi Turun, Antisipasi ABS

Ketut Suwandi

KONI Bali Percepat Revisi SK Gateball DENPASAR – Fajar Bali Keputusan KONI Bali menyangkut 5 nomor yang dipertandingkan cabang olahraga gateball, segera ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan (SK). SK tersebut secepatnya disampaikan ke KONI kabupaten/ kota untuk dilaksanakan yang selanjutnya disampaikan kepada Pengkab/Pengkot Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi). “Kami memutuskan lima nomor gateball yang dipertandingkan, karena kami menghormati Denpasar sebagai tuan rumah. Kami harap semua KONI daerah di Bali, bisa menerima semua itu,” pinta Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, Selasa (25/6/2013). Lima nomor yang diper-

tandingkan di cabang olahraga gateball kata Alit Putra tak ada lagi perubahan, sehingga tinggal konsentrasi pertanding pada saatnya nanti. Ia juga berharap, revisi yang dilakukan yang terakhir tak ada lagi cabor lainnya. Karena itu SK revisi segera diterbitkan. “SK tersebut nantinya sebagai dasar penguar nomor yang dipertandingkan di cabor gateball,”tegas Alit Putra. Dibagian lain, Ketua Umum Pergatsi Bali, IB. Antara menyatakan, selaku anggota KONI Bali, mendukung keputusan akhir menyangkut nomor yang dipertandingkan pada cabang gateball. “Kami anggota KONI Bali, sudah seharusnya menjalankan SK yang diterbitkan KONI Bali,”jelasnya, R-007

I Gusti Bagus Alit Putra, Ketum KONI Bali


FAJAR BALI

Rabu, 26 Juni 2013, Tahun XIII

NASIONAL

RUU Ormas Ditolak, Mendagri Bingung JAKARTA-Fajar Bali Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan belum memahami substansi apa dalam Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan yang ditolak oleh sejumlah lembaga. Tidak adanya pasal yang spesifik, kata dia, membuat pemerintah kesulitan membuka ruang diskusi dalam polemik pengesahan RUU ini. “Kalau ada pasal mana yang ditolak, bisa kita diskusikan,” kata Gamawan di kompleks parlemen, Senayan, Selasa, 25 Juni 2013. Dia menyatakan pengesahan undang-undang ini sudah ditunda sebanyak dua kali karena banyaknya penolakan. “Ini sudah kami akomodasi dan harusnya sudah selesai.” Gamawan menyatakan membaca sejumlah berita terkait penolakan undang-undang ini. Menurut dia, pembuatan undang-undang ini sudah sesuai mekanisme hukum. Misalnya, kata dia, untuk membubarkan ormas harus melalui pengadilan. Jika tidak disahkan, Gamawan menanyakan apakah pengaturan ormas harus kembali ke Undang-Undang Nomor

8 Tahun 1985. “Ini begitu ada protes langsung kami akomodasi,” ujar dia. Gamawan menyatakan saat ini ada 60 ribu ormas yang beraktivitas di Indonesia. Bahkan dia memperkirakan jumlah ormas di Indonesia bisa mencapai 90 ribu organisasi. Menurut dia, dengan jumlah ini, keberadaan ormas mesti diatur. Terkait dengan ormas asing, Gamawan menjelaskan, ormas-ormas ini harus diatur. “Mereka tidak bisa masuk begitu saja tanpa diketahui dan berbuat apa saja,” kata dia. Sidang paripurna yang menjadwalkan pengesahan Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan kemarin, diskors akibat penolakan dari sejumlah anggota Dewan. Anggota Dewan memprotes mekanisme dan substansi RUU yang dinilai masih perlu pembahasan lagi. Pemimpin sidang, Taufik Kurniawan, akhirnya menskors sidang paripurna untuk lobi pimpinan fraksi. “Pada pasal 53 ada larangan, tapi diatur mengenai sanksi atas pelanggaran larangan ini,” kata Ketua Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding

pada sidang paripurna, Selasa, 25 Juni 2013. Dia menyebutkan, pada pasal 61 hingga pasal 83 yang mengatur sanksi, tidak ada poin yang mengatur sanksi terkait aktivitas ormas asing. Sudding juga mempermasalahkan mengenai asas ormas. Dalam pasal 3, asas ormas disebut dapat mencantumkan ciri tertentu yang sesuai kehendak dan cita-cita ormas. Menurut Sudding, pasal ketentuan mengenai cita-cita dan kehendak yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 rentan multitafsir. Politikus Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Dimyati Natakusumah juga mempersoalkan sejumlah pasal yang dinilai belum diatur dan saling tumpang tindih. Dia mencontohkan pengaturan mengenai perkumpulan yang masih berbentuk Staatsblad. Selain itu, ada ormas yang berbentuk yayasan. Menurut dia, pengaturan ini rentan akan disharmonisasi karena sudah ada Undang-Undang Yayasan. Dimyati juga mengkritik adanya forum pimpinan daerah tingkat kabupaten. Dia meminta

agar cara-cara seperti Orde Baru ini tidak digunakan lagi. Dia meminta sanksi terhadap ormas di tingkat kabupaten/kota tidak dilakukan melalui forum, tetapi melalui mekanisme hukum. Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima, menyatakan, secara mekanisme, Pansus RUU Ormas sudah mengundang berbagai elemen. Dia mengutip laporan Ketua Pansus yang mendengarkan aspirasi berbagai ormas besar, seperti NU, Muhammadiyah, dan Walubi. “Kalau prosesnya saya lihat cukup representatif,” ujar dia. Namun, dia memberi catatan pada produk RUU Ormas. Menurut dia, masih ada resistensi dari publik ihwal rencana pengesahan ini. Dia bersepakat bahwa ormas-ormas perlu diatur keberadaannya. Namun, menurut dia, pengaturan ini hendaknya tidak terlalu dalam dilakukan pemerintah. Karena masih ada penolakan, dia meminta pimpinan fraksi lobi untuk mendengarkan aspirasi semua pihak. “DPR harus bijak dengan tetap menghormati proses di Pansus yang sudah sempurna secara prosedur,” kata dia. TMP

DARI HALAMAN 1

dibutuhkan orang-orang yang berkecimpung di masyarakat sehingga paham akan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya tahu teori atau di belakang meja. “Kalau yang pegang birokrat malah bingung nanti. Mereka biasanya tahunya administrasi saja. Soal kebijakan mereka minim, jadi segalanya bisa saklek. Dalam memimpin dibutuhkan fleksibelitas, tidak kaku untuk mengambil sebuah kebijakan,” tandasnya. Ditanya calon yang akan diajukan Nurani Marhaen, Darma menyatakan, saat ini suara di tubuh fraksi masih tertuju dua calon kuat dari Golkar, yakni I Ketut Suiasa dan Made Sudiana. Dari nama terse-

but, menurut Darma, dua-duanya merupakan kader Golkar yang berkualitas dan memiliki pengalaman lebih di legislatif karena sudah duduk selama dua periode. Tapi, Suiasa masih akan maju lagi dalam pileg 2014, sementara Sudiana memilih tidak mencalonkan lagi. Jadi menurutnya, saat ini yang lebih pas menggantikan Sudikerta adalah Sudiana. Karena dengan tidak maju ke pileg, konsentrasi tidak akan terpecah. “Tetapi ini baru suara sementara di fraksi, tidak tahu nanti berkembang aspirasi lain dari anggota Fraksi Nurani Marhaen. Politik setiap saat bisa saja berubah,” ujarnya. Secara terpisah, anggota

Fraksi Golkar IGN Shaskara juga menolak calon dari birokrat. “Ya kalau kemarin bupati dan wakil bupatinya dari independen, sah-sah saja penggantinya dari birokrat. Tetapi karena Pak Sudikerta dari Golkar, kami menginginkan kader Golkar juga yang menggantikan,” tandasnya. Disinggung nama Suiasa dan Sudiana yang dicalonkan mengganntikan Sudikerta, Shaskara tidak membantahnya. “Ya di internal Golkar, sudah diputuskan kader Golkar yang menggantikan adalah kader yang berkualitas. Tapi siapa itu, nanti mekanisme partai akan berjalan,” tukasnya. W-006*

Pengganti Sudikerta Harus dari Parpol Gde Agung-I Ketut Sudikerta diusung partai koalisi untuk dua kali maju dalam pilkada Badung. Kalau sekarang Sudikerta dipercaya masyarakat Bali untuk mendampingi Mangku Pastika sebagai Wakil Gubernur Bali, sudah selayaknya penggantinya kembali pada partai pengusung,” ujar politisi Partai Hanura ini. Darma kembali menegaskan, fraksinya jelas menolak calon dari birokrat. Menurutnya, untuk mengisi posisi wakil bupati yang nota bene adalah jabatan politis dibutuhkan orang-orang dari partai. Sebagai pemegang kebijakan,

Dibahas Setelah Pelantikan Gubernur DARI HALAMAN 1

menjadi Wakil Gubernur Bali. “Secara formal Bapak Ketut Sudikerta saat ini masih sebagai Wakil Bupati Badung, atas dasar itulah kita belum membahasnya karena melihat dari sisi etika. Jika beliau sudah dilantik, baru mulai kita untuk membahasnya,” kata pria yang akrab disapa Gung Raka ini. Kemudian jika melihat dari keharmonisan Bupati Gde Agung bersama Wakil Bupati Ketut Sudikerta selama ini. Maka Gung Raka pun sangat yakin, bila kedepannya masyarakat Badung berharap memiliki wakil Bupati yang dapat berjalan seirama dengan Bupati Gde Agung.

“Bagaimanapun juga selama ini irama Bupati dan Wakil Bupati sudah berjalan sangat baik. Maka tentunya dalam sisa waktu nanti, biar juga bisa berjalan dengan baik, dan semuanya itu perlu dikoordinasikan dengan paketnya (Bupati Gde Agung),” terang Gung Raka. Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa fraksi di DPRD Badung sudah ada yang menyebutkan nama pengganti Sudikerta. Fraksi Nurani Marhaen melalui Ketuanya Wayan Suyasa, S.H. menegaskan, sisa jabatan Sudikerta sebagai wabup Badung masih dua tahun lagi. Sudikerta yang terpilih dua kali sebagai Wabup Badung, baru akan habis masa jabatan-

nya Agustus 2015. “Karena masih ada sisa dua tahun, kami pandang perlu untuk menunjuk penggantinya sehingga roda pemerintahan Badung tidak pincang,” kata Suyasa. Fraksi Nurani Marhaen yang terdiri atas beberapa partai kecil, menurut politisi asal Penarungan ini, adalah partai koalisi yang ikut mendukung AA Gde Agung-Sudikerta dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung dua periode. Itu artinya, kelahiran paket Bupati dan Wakil Bupati Badung yang sekarang ini, muncul dari dukungan partai politik (parpol). Untuk itu wajar parpol pendukung mengusulkan agar jabatan yang ditinggalkan Sudikerta, harus diisi sesuai dengan aspirasi

parpol pendukung. Berdasarkan PP 49 tahun 2008 pasal 31 ayat (2) tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan wakil kepala daerah, apabila terjadi kekosongan jabatan wakil kepala daerah lebih dari 18 bulan kepala daerah harus mengusulkan calon wakil kepala daerah untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. Calon yang diusulkan kepala daerah itu merupakan usulan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusung atau yang pasangan calonya terpilih dalam pemilukada. “Karena sisa jabatan Sudikerta masih dua tahun, secara normatif wajib ditunjuk penggantinya,” tandas Suyasa. W-014

Gapensi Bali, Dra. Ni Rai Swaniti. “Ya pemberitaan di media massa, pembagian E-JKBM masih ada kendala. Entah ada kepentingan politik atau kepentingan lain, yang jelas di sini akhirnya masyarakat yang jadi korbannya. Saya berharap pemakaian JKBM dipermudah lagi, ya cukup dengan KTP Bali bisa mendapat-

kan pelayanan,” ucap Swaniti. Dengan demikian, lanjut Swaniti, masyarakat yang memang memerlukan pelayanan JKBM tidak akan menemui kendala lagi. Bagian lain, Swaniti juga menyoroti program Simantri. Ia menilai program yang sudah berjalan bagus ini disempurnakan lagi dengan menyasar

ternak-ternak lainnya. “Kalau sebelumnya hanya ternak sapi, kedepan bisa dikembangkan untuk ternak babi, ternak ayam, dan ternak-ternak lainnya yang ada di Bali,” harapnya. Sehingga, lanjutnya, apa yang tujuan gubernur menyejahterakan masyarakat Bali dapat terwujud. W-006

tama dikerjakan oleh Tim Kerja adalah membuat kajian secara menyeluruh dan mendalam. Bukan semata-mata untuk mendukung kepentingan Bali memperjuangkan Otsus, tetapi mengkaji pelaksanaan otonomi khusus sejak diberlakukannya UU No. 32/2004,guna mengetahui pelaksanaan dari otonomi luas serta kendalakendalanya. Di Bali Sudirta menyatakan mendapat partner baru perjuangan Otsus, selain karena telah diusulkan oleh DPRD Bali mulai 8 tahun silam, Gubernur Bali Made Mangku Pastika bahkan teken kontrak politik tertulis dengan KMPB(Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali) untuk memperjuangkan aspirasi tentang Otsus Bali tersebut. Oleh karena Indone-

sia merupakan bangsa yang bhinneka,kekhususan masingmasing provinsi perlu dilindungi. Dari kajian lah akan diketahui, ada daerah yang memerlukan kekhususannya diatur 100% dengan Otsus,ada yang 60%, ada yang 50% dan sebagainya. ''Kajian ini didahulukan daripada membuat RUU Otsus, agar Komite ini tidak hanya bicara kepentingan Bali, tapi kepentingan daerah-daerah lain dan kepentingan nasional. Bahkan membahas Otonomi Khusus Bali pun tidak elok kalau hanya untuk kepentingan Bali, tapi mesti dicari kerangkanya bahwa Otsus Bali merupakan kepentingan provinsi dan kabupaten tetangga di Indonesia serta kepentingan Nasional,''sambung Sudirta,dengan paparan panjang lebar bagaimana dae-

rah lain dan Indonesia akan kehilangan,bilamana Bali hancur tataruang, manusia dan budayanya. Dengan hancurnya budaya Bali akan sirnalah pariwisata,hilang lapangan kerja, dan menganggurlah semua pekerja termasuk para pendatang. Beberapa peserta dialog menegaskan, mereka setuju kekhususan Bali perlu dijaga dan dipertahankan, karena Bali merupakan aset nasional. Ada yang mengusulkan memasukkan di PP (peraturan pemerintah) atau UU Provinsi Bali, atau mekanisme apapun namanyayang penting Bali terjaga keberlangsungannya. Namun, Dr.Ari Dwipayana menegaskan,semua usulan sebetulnya secara substantif ingin Bali mendapat perlindungan yang diatur khusus. R-002

Pemakaian JKBM Lebih Dimudahkan DARI HALAMAN 1

ini pun sudah lebih dipermudah dengan dibagikannya kartu Elektronik JKBM (E-JKBM). Namun, dalam pelaksanaan di lapangan, masih ada kendala yang dihadapi masyarakat dalam mendapatkan E-JKBM ini. Demikian disampaikan Bendahara DPD

Substantif, Bali Inginkan Kekhususan

DARI HALAMAN 1 DENPASAR-Fajar Bali Hal itu ditegaskan pakar UGM, Dr. AAN Dwipayana yang menjadi narasumber dalam kunjungan kerja Komite I DPD RI ke Bali,dalam pertemuan di gedung Wiswasabha Renon,Senin (24/6), dengan Gubernur Bali MadeMangku Pastika, beberapa elemen masyarakat Bali seperti PHDI Bali, kalangan birokrat dan beberapa anggota DPRD Kabupaten. Komite I DPD RI dipimpin Alirman Sori, didampingi Ketua Timja Otsus Bali Wayan Sudirta,masing-masing dengan beberapa anggota. Alirman Suri dan Wayan Sudirta memaparkan, Komite I DPD RI telah membentuk Tim Kerja Otsus Bali, sebelum membuat RUU, yang pertama-

11

Identitas Anak Muda Bali ada di TIDAR DENPASAR-Fajar Bali Tunas Muda Indonesia Raya (TIDAR) memang merupakan organisasi sayap Partai Gerindra. Akan tetapi dalam pelaksaan aksi nyata di lapangan Tidar lebih memperjuangkan kepentingan pemuda. Dan untuk memenangkan perjuangan kepentingan pemuda di Bali Tidar mesti berafiliasi kegiatan ala anak muda. Dan benar. Ketua Sekretaris DPD Tidar Bali, Fabian Andrianto Cornelis saat kepada wartawan di Denpasar mengungkapkan Tidar bukan hanya sebagai sebuah organisasi sayap Partai Gerindra, juga bukan sekedar sebuah perkumpulan anak muda. Lebih dari itu Tidar adalah identitas. “Tidar adalah lifestyle. Tidak juga sebuah identitas. Dan Tidar merupakan bahasa Tubuh, tegas Fabian. Oleh karena Tidar sebagai identitas maka dalam aksi dan aksi bukan untuk memperjuangkan kepentingan Tidar tetapi berjuang

mememangkan aspirasi pemuda. Selama dua tahun bersosialisasi, demikian Fabian, Tidar senantiasa menyerap aspirasi pemuda, bersama pemuda membangun kreativitas sebagai bagian dari lima filosofi Tiodar yakni cinta Diri. “Pengembangan diri melalui cinta diri adalah landasan atau filosofi perjuangan Tidar bersama pemuda,” ungkap Fabian di dampingi Jimy Usfunan. Tidar Bali yang didirikan sejak 2011 silam sudah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan kreativitas anak muda Bali. Dan untuk tahun 2013, DPD Tidar Bali dipercaya oleh DPP Tidar Pusat sebagai penyelenggara kegiatan Tidar Cup V. kegiatan ini dilakukan meningkatkan peran dan partisipasi anak muda Bali dalam kegiatan-kegiatan positip. Disinggung soal apakah kegiatan untuk kepentingan politik 2014, Fabian tegas membantah

bahwa Tidar Cup V bukan untuk kepentingan politik. “kegiatan ini murni tanpa ada kepentingan politik. Terlepas dari gawean politik 2014, Tidar tetap melaksanakan kegiatan seperti ini secara terus menerus setelah tahun 2014. Sebab, ini bukan soal kepentingan Tidar tetapi ini kepentingan anak muda Bali,” tegas Fabian. Karena bukan untuk kepentingan politik itulah, Tidar dalam pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan lima filosofi atau keren disbut lima cinta yakni, Cinta diri, cinta sesame, cinta belajar, cinta kesantunan dan cinta Indonesia. Rentetan kegiatan untuk tahun 2013 ini dibagi menjadi empat bagian yakni olaraga, kreatifitas, seni dan budaya serta kepemudan. Semua kegiatan ini bertujuan agar Tidar menjadi bagian dari lifestyle dan identitas anak muda Bali. kegiatan ini berlangsung sejak 15 Juni dan berakhir 7 Juli 2013. RLS

DARI HALAMAN 1

baik demi tercapai kehidupan yang sejahtera. Sebagai penutup ditampilkan tari Legong Keraton yang mengisahkan perjalanan Prabu dari Kerajaan Lasem yang ingin memperistri Dyah Rangkesari. Namun lamaran tersebut ditolak oleh Dyah Rangkesari sehingga akhirnya Prabu Lasem berperang melawan Kerajaan Gegelang. Sebagai pembina tari yaitu Ni Wayan Kariyanti SSn serta Ni Kadek Ewik Jayanti, sementara I Wayan Gari sebagai pembina tabuh dibantu oleh I Kadek Dodi Antara. Sementara menurut seniman asal Singapadu, I Nyoman Cerita SSt MFA yang juga Ketua Listibia Gianyar mengaku bertanggung jawab atas keaslian kesenian Gianyar untuk ditampilkan di PKB. “Taro memiliki gaya spesial sehingga tidak salah menunjuk Taro karena memiliki daya pikat tersendiri,” jelasnya. Seperti tari Legong Keraton yang ditampilkan Desa Taro memiliki beberapa perbedaan. “Temanya memang sama Lasem, namun kualitas gerakan, dinamika,

teknik, suasana, bentuk pertunjukannya, penggunaan kostum serta olah gerak berbeda dengan legong pada umunya,” ujar Cerita. Lanjutnya, untuk kesenian klasik Taro kesehariannya dipentaskan dalam setiap pelaksanaan yadnya terutama saat piodalan. “Karena perkembangan pariwisata, tarian klasik ini juga sering ditampilkan untuk menghibur para wisatawan,” imbuhnya. Untuk penampilan yang kedua setelah terakhir tampil tahun 2002 lalu tim kesenian ini sudah melakukan latihan selama 4 bulan terakhir. Untuk kisaran usia para penari dan penabuh berusia antara 15 sampai 20 tahun. “Memang sengaja dilatih yang muda-muda supaya lebih lama bertahan. Bahkan penabuh yang sebagian besar dulunya adalah pemabuk, dengan kami ajak latihan megambel kebiasaan itu menjadi berkurang dan akhirnya mereka menetapkan diri di dunia seni. Begitu hebatnya seni sehingga harus diupayakan agar tidak punah,” imbuhnya. W-017

khususnya menengah ke bawah. Bagi mereka yang memiliki penghasilan tetap dan di bawah standar akan merasakan paling dahsyat dampak kenaikan BBM ini. Hargahargabarangakanmengalamikenaikan, sementara pendapatan mereka mengalami penurunan. Daya beli masyarakat bawah ini akan mengalami penurunan.

Mereka harus mendapat tambahan penghasilan jika mau memenuhi kehidupan pokoknya. Program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat bisa menjadi sumber tambahan penghasilan. “Kita harapkan BLSM bisa sedikit meredam dampak kenaikan BBM ini bagi masyarakat bawah,” imbuhnya. W-006

dan yang akan dikejar adalah kualitas bukan banyaknya jumlah koperasi. “Koperasi sudah terus berkembang dan jumlah koperasi di Bali sudah mencapai 4.514 koperasi dan diharapkan mereka semua bersaing secara sehat,” jelasnya. Apakah menjamurnya usaha Koperasi di seluruh Bali tidak akan mematikan usaha perbankan seperti BPR atau LPD milik desa Pekraman. Menurutnya

tidak terpengaruhi meski usaha Koperasi menjamur. Sebab, usaha koperasi dibangun dari, oleh dan untuk anggota koperasi. Sementara usaha bank perkreditan dibangun dan diawasi oleh Bank Indonesia termasuk penetapan suku bunga. “Pencabutan izin ini bukan main-main, kalau tidak bisa mempertanggungjawabkan dana anggota cabut saja,” tutupnya.W-010

Rekonstruksi Seni Klasik Kian Memikat makna Taru yang berarti kayu atau kayun, dan Tuk berarti tujuan. Sehingga Tarutuk artinya suatu tujuan yang bisa tercapai dengan didorong oleh pikiran,” jelas Gari. Selanjutnya ditampilkan Tari Nandir yang mengisahkan beberapa pasang kupu-kupu tarum jantan dan betina yang sedang bersuka ria dengan diiringi gamelan semara pagulingan. “Tarian ini menginspirasikan pergaulan para remaja Taro dalam menentukan pasangan hidup dengan dasar cinta kasih untuk menjadi pendamping dalam rumah tangga,” terangnya seraya menyebut bahwa pagelaran melibatkan sebanyak 50 personil ini. Yang tak kalah menarik adalah pementasan tari Guak Ngajang Sebun yang mengisahkan sepasang burung gagak jantan dan betina yang sedang mengumpulkan bahan untuk membuat sarang yang menginsipirasi bagaimana susah payah dalam kehidupan untuk mempersiapkan diri dalam menyongsong masa depan yang lebih

Kendalikan Tarif Baru Angkutan Umum DARI HALAMAN 1 sopir angkutan atau pelaku industri transportasi menetapkan tarifnya sendiri. Masyarakat pengguna angkutan umum kita bisa kacau,” tandasnya. Selain pelaku industri, dampak kenaikan BBM ini tentu saja yang akan merasakan adalah masyarakat

Kadiskop Bakal Cabut Ijin Koperasi Nakal DARI HALAMAN 1 Kadiskop Kabupaten Tabanan dan saran-saran sudah kita sampaikan dan izinnya segera akan dicabut,” terang Dewa Patra lagi. Kedepan langkah tegas dalam melakukan pembinaan terhadap semua usaha koperasi ini diharapkan dilakukan oleh Dinas Koperasi kabupaten kota di Bali. Sebab, kedepan akan terjadi persaingan usaha koperasi


0361 411283

POLITIK

12

FAJA R BALI

Rabu, 26 Juni 2013 Tahun XIII

Tes Kesehatan Cabup dan Cawabup Klungkung

Dari Mendadak Flu, sampai Kekurangan Waktu Keempat calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, Selasa (25/6) kemarin menjalani tes kesehatan di RSUD Klungkung. Diawali dengan psikotes yang dimulai pada pukul 08.00 wita. SEMARAPURA-Fajar Bali Masing-masing calon kandidat secara serentak menjawab ratusan pertanyaan dalam waktu 2 jam. Sejumlah kejadian unikpun sempat mewarnai jalanya tes kesehatan calon kandidat tersebut. Mulai dari kekurangan waktu, hingga flu. Rangkaian tes kesehatan calon kandidat juga disaksikan langsung oleh anggota KPUD Klungkung, Dewa Oka Subawa. Di samping itu, Ketua Panwaslu, I Komang Artawan beserta sejumlah jajarannya juga nampak mengikuti jalanya tes kesehatan. Tes dimulai dengan pengambilan sampel darah masingmasing kandidat. Selanjutnya, mereka diberikan waktu selama 2 jam untuk menjawab 567 soal psikotes. Selain psikotes, rangkaian berikutnya para calon kandidat akan dites EKG, rotgen, serta psikiatri secara bergiliran. Paket SUWASTA (I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta) mendapat giliran pertama untuk menjalani tes EKG. Di sela-sela pemeriksaan tersebut, Suwirta sempat menyampaikan bahwa kondisi badanya kurang fit.

Bahkan calon kandidat Bupati asal Nusa Penida itu, mengaku sedang batuk dan pilek selama satu minggu. Oleh karena itu, Suwirta yang baru kali pertama mengikuti psikotes sempat kewalahan saat menjawab soal-soal psikotes. Ia mengaku berusaha untuk santai saat di awal menjani psikotes, namun semakin lama, Suwirta justru merasa tes tersebut semakin sulit. Meskipun demikian, Suwirta yakin dapat menjalani rangkaian tes kesehatan hingga usai. “Saya baru pertama kali ikut tes ini, ya awalnya coba untuk santai, tapi lama kelamaan soalnya terasa semakin sulit,” ujar Suwirta. Sementara, I Made Kasta malah mengatakan hal yang berbeda, ia menyatakan sudah biasa mengikuti psikotes. Dengan demikian, dirinya tidak terlalu kesulitan saat menjawab ratusan soal rumit tersebut. Demikian juga dengan paket RASA (Tjokorda Raka Putra dan Putu TIka Winawan) yang mendapat urutan kedua. Tjok Raka yang sudah akrab dengan dunia kesehatan mengaku sudah

POLITISI

Evaluasi Data Penerima BLSM JAKARTA –Fajar Bali Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dolfie O.F.P., meminta agar data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dievaluasi. Hal itu menyusul laporan dari Kementerian Dalam negeri yang menyatakan sekitar 2.000 Kartu Perlindungan Sosial, sebagai instrumen pencairan BLSM, dikembalikan karena bermasalah. Dolfie O.F.P “Saya kira itu harus dievaluasi. Betul atau tidak data itu sudah by name by address. Karena, kan, masih ada persoalan,” kata Dolfie di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (25/6). Dolfie mengatakan, hingga saat ini, DPR belum mendapatkan secara terperinci data yang diklaim oleh pemerintah sudah valid. Menurut dia, harus ada jaminan apakah data penerima BLSM sebanyak 15,5 juta rumah tangga sasaran itu sudah sesuai atau tidak. “Anggaran sudah disediakan sebesar Rp 9,3 triliun. Kami harus tahu uang itu mengalir ke mana,” katanya. Jika pemerintah belum bisa memastikan validasi data penerima bantuan sampai batas waktu akhir, Dolfie meminta agar program kompensasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi itu dihentikan terlebih dahulu. “Freeze dulu saja kalau sampai akhir Juli masih belum dievaluasi,” katanya. Sebelumnya, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, mengatakan sekitar 2.000 Kartu Perlindungan Sosial, instrumen pencairan BLSM, dikembalikan karena bermasalah. Menurut dia, kartu-kartu itu dikembalikan karena kesalahan alamat, perpindahan domisili, penulisan nama, dan penerima sudah meninggal. Pemerintah menganggarkan dana BLSM sebagai kompensasi akibat kenaikan harga bahan bakar (BBM) bersubsidi. Jumlah penerima sebanyak 15,5 juta rumah tangga sasaran. TP

Timwas Century Harap KPK Dapatkan CCTV dan Buku Log

JAKARTA-Fajar Bali Tim Pengawas Century mengapresiasi langkah KPK yang menggeledah kantor Bank Indonesia pada Selasa (25/6) siang. Timwas pun berhadap agar KPK bisa mendapatkan buku log dan CCTV di gudang Bank Indonesia. Demikian disampaikan Anggota Timwas Century Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. Bambang menjelaskan buku log itu bernilai penting karena memuat catatan tentang pengeluaran dana kas untuk bailout Century. Buku log itu juga menyimpan catatan tentang alamat penerima dana talangan. “Dana talangan itu dikeluarkan dari gudang BI dalam beberapa tahap. Namun, sebagaimana pengakuan manajemen Century waktu itu, tidak semua dana yang dikeluarkan dari gudang BI diterima manajemen Century,” ucap Bambang. Politisi Partai Golkar ini mengatakan, penyidik KPK akan mendapatkan gambaran mengenai ke mana saja aliran dana talangan Century dari buku log itu dan CCTV. Bambang menyebutkan pencairan dana Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) sangat janggal karena tidak dilakukan dengan pola transfer, melainkan dengan penyerahan dana tunai yang langsung diambil dari gudang BI. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Budi Mulya sebagai tersangka atas dugaan menyalahgunakan kewenangannya sehingga mengakibatkan kerugian negara. Saat menjabat sebagai Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia, Budi diduga melakukan penyalahgunaan wewenang terkait pemberian FPJP untuk Bank Century dan penetapan Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik. Terkait penyidikan kasus ini, sejumlah saksi telah diperiksa, di antaranya mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Rudjito, mantan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad, dan mantan Sekretaris Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Raden Pardede. KP

FB/DIAH

Calon Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Ikuti Rangkaian Tes Kesehatan di RSUD Klungkung. biasa menjalani tes semacam ini. Bahkan, ia mengaku menjawab semua soal psikotes hanya dengan rasa. “Ya semuanya sudah dijawab, dengan menggu-

Tjokorda Bagus Oka dari Peket BAGUS (Tjokorda Bagus Oka dan Ida Bagus Adnyana) juga mengalami hal yang serupa. Meski bisa menjawab seluruh

nakan rasa,” ujar Tjok Raka saat menuju ke ruang rotgen. Rupanya kewalahan dalam menjawab soal psikotes tak hanya dialami oleh Suwirta,

pertanyaan dengan enteng, Tjok Bagus tetap merasa kekurangan waktu. “Dulu kan saya sudah pernah ikut tes ini, cuma waktunya se-

dikit,” jelas Tjok Bagus. Suasana di RSUD Klungkung kemarin juga terlihat berbeda dari biasanya. Sejumlah relawan, tim pemenangan beberapa calon kandidat nampak menunggu setia di sekitar ruang pemeriksaan. Hasil tes kesehatan keempat calon kandidat ini, akan diumumkan pada tanggal 30 Juni 2013 mendatang. Anggota KPUD Klungkung, Dewa Oka Subawa yang hadir dalam tes kesehatan itu, mengungkapkan hal yang berbeda. Menurut Dewa Subawa, ada dua calon kandidat yang belum memenuhi syarat kelengkapan harta kekayaan yang disetorkan ke KPK. Meski menolak menyebutkan nama calon kandidat tersebut, Dewa Subawa menyatakan calon kandidat itu belum menyertakan NPWP dan bukti pembayaran pajak selama 3 tahun. Oleh karena itu, demi kelengkapan syarat, calon kandidat diharapkan segera menyiapkan NPWP dan bukti pembayaran pajak. Bahkan, Dewa Subawa tidak keberatan jika calon kandidat yang bersangkutan membawa syarat itu ke KPK secara langsung. “Syarat harus dipenuhi sebelum tanggal 26 Juni 2013, boleh disetor lewat KPUD, atau boleh juga dibawa langsung ke KPK,” ujar Dewa Subawa. W-019

Tiga Menteri PKS Siap Mundur Hari Ini, Para Caleg Hanura Diplenokan

JAKARTA–Fajar Bali Wa k i l S e k re t a r i s Pa r t a i Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq menyatakan tiga menteri mereka yang duduk di dalam kabinet siap mundur jika memang harus mundur d a r i j a b a t a n nya . M e n u r u t dia, keputusan mundur tersebut bergantung pada sikap P re s i d e n S u s i l o B a m b a n g Yudhoyono. “Ketiga menteri PKS seka ra n g s e c a ra p r i b a d i m e nyatakan siap mundur,” kata Mahfudz di kompleks parlemen Senayan, Selasa, (25/5). Menurut dia, yang paling pertama siap menyatakan mundur dari jabatannya adalah Menteri Pertanian Suswono. “Tapi nanti kami lihat keputusan SBY.” Mahfudz menjelaskan, PKS menunggu apakah Presiden SBY akan memundurkan satu, dua, atau tiga menteri PKS. Menurut

dia, PKS akan merespons dan membawa ke Majelis Syuro ihwal keputusan Presiden SBY. Mahfudz mengatakan, sepan-

jang keputusan belum ada, PKS tak akan menduga-duga langkah yang diambil SBY. Dia menyatakan pernyataan siap mundur menteri PKS merupakan pernyataan pribadi. Namun PKS tidak akan meminta mereka mundur. Menurut Ketua Komisi Pertahanan DPR ini, PKS akan mendukung keputusan SBY jika ada penggantian menteri. Hubungan PKS dengan koalisi memburuk seusai pengesahan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara Perubahan 2013. Sebagai anggota koalisi, hanya PKS yang menolak pengesahan, termasuk di dalamnya opsi kenaikan harga bahan bakar minyak. Selain Suswono, dua menteri PKS di kabinet yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufrie. TP

JAKARTA – Fajar Bali Ketua Badan Pengawas Pemilu, Muhammad, mengatakan lembaganya memiliki waktu 12 hari untuk menyelesaikan persoalan sengketa pemilu yang diadukan partai-partai. “Setelah 12 hari Bawaslu sudah memiliki keputusan terkait aduan itu,” katanya di Jakarta, Selasa, (25/6). Muhammad mengatakan waktu 12 hari tersebut terhitung sejak aduan sengketa pemilu yang telah teregistrasi ke Badan Pengawas. “Misalnya hari ini ada partai yang meregistrasi, maka sejak hari ini pula kami menghitungnya,” ujarnya. KPU mencoret empat partai yang

tak memenuhi syarat keterwakilan perempuan 30 persen di tiap daerah pemilihan. Di antaranya, Partai Gerindra di daerah pemilihan Jawa Barat IX, PPP di dapil Jawa Barat II dan Jawa Tengah III, PAN untuk dapil Sumatera Barat I, serta PKPI untuk Jawa Barat V, Jawa Barat VI, dan Nusa Tenggara Timur I. Menurut dia, yang menjadi polemik hari ini adalah soal pencoretan calon legislator perempuan yang berimbas pada pencoretan caleg lain. “Kalau ada perempuan yang dicoret karena tak memenuhi syarat, kemudian berimbas pada pencoretan caleg lain di daerah pe-

milihan yang sama, nah itu yang belum ketemu antara parpol dan KPU. Inilah yang akan kita selesaikan melalui proses sengketa pemilu,” ujar Muhammad. KPU memutuskan bahwa ada kesalahan administrasi sehingga ada pencoretan dapil. Badan Pengawas mengimbau partai politik untuk mengajukan sengketa pemilu jika tak setuju dengan keputusan yang diambil KPU. Komisioner KPU Ida Budhiati mengatakan lembaganya akan menerima keputusan Badan Pengawas. Keputusan ini bersifat final dan mengikat karena merupakan sengketa pemilu. TP

Mahfudz Siddiq

Bawaslu Punya 12 Hari Tuntaskan Sengketa Pemilu

SINGARAJA-Fajar Bali Setelah melalui tahapan yang panjang atas sengketa politik yang dialami Partai Hanura, kini akhirnya kesepuluh calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Hanura Buleleng yang sempat terganjal di Daerah Pemilihan Kecamatan Buleleng, akan diplenokan KPU Buleleng, pada Rabu (26/6) hari ini. Keputusan pleno diambil setelah DPC Hanura Buleleng menyerahkan berkas kelengkapan para caleg ke KPU Buleleng pada Senin (24/6) lalu. KPU Buleleng mengambil keputusan menerima berkas pendaftaran caleg dari Partai Hanura, setelah menerima jawaban melalui surat dari Panwaslu Buleleng pada Jumat (21/6) lalu. Dalam surat tersebut, Panwaslu menyatakan jika keputusan sidang ajudikasi sudah jelas dan mempersilahkan menjalankan putusan ajudikasi sesuai dengan mekanisme dan keputusan yang berlaku. Anggota KPU Buleleng Nyoman Bendesa Sutawan mengatakan, berkas pencalegan memang sudah diterima. Sehingga KPU Buleleng langsung menjalankan tahapan penerimaan berkas verifikasi dari DPC Hanura Buleleng sampai dengan Selasa (25/6) kemarin. ”Besok (hari ini-Red) langsung kami plenokan, khusus untuk caleg dari Partai Hanura saja. Termasuk yang dari Dapil Kecamatan Buleleng itu juga. Sudah ada jawaban surat dari panwaslu, jadi kami jalankan saja putusan ajudikasi itu,” ujar Sutawan. Sutawan menegaskan, DPC Hanura Buleleng tetap mengajukan sepuluh nama caleg di Dapil Kecamatan Buleleng. Hanya saja, Sutawan enggan merinci siapasiapa saja yang diajukan oleh Hanura Buleleng. Dia berjanji akan menyampaikannya usai rapat pleno KPU Buleleng, Rabu hari ini. Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa caleg Hanura di Dapil Kecamatan Buleleng, merupakan buntut dari pencoretan empat caleg di Kecamatan Buleleng. Dalam sidang ajudikasi, Panwaslu Buleleng memutuskan untuk mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian, dan memerintahkan KPU Buleleng kembali menerima berkas verifikasi sepuluh caleg di Dapil Kecamatan Buleleng. W-008

Dua Anggota Dewan Diganti Saat Acara PAW, Beberapa Dewan datang Telat SINGARAJA-Fajar Bali Dua orang anggota Dewan DPRD Buleleng resmi digantikan. Hal itu terlihat, dalam pelaksanaan sidang paripurna dalam pelantikan pergantian antar waktu (PAW) anggota Dewan DPRD Buleleng, Selasa (25/6) yang dilaksanakan diruang rapat paripurna yakni di ruang sidang utama sekitar pukul 10.00 pagi. Dalam sidang pergantian anggota dewan antar waktu itu ada yang menarik, dimana saat sidang berlangsung beberapa anggota dewan terhormat yang seharusnya mengikuti sidang pergantian antar waktu itu dari awal namun terlihat beberapa anggota dewan yang memilih datang terlambat dari waktu

Saat pelaksanaan pelantikan PAW anggota dewan DPRD Buleleng yang telah dijadwalkan. Awalnya, ada sembilan dari 45 anggota DPRD Buleleng yang tidak hadir dalam sidang paripurna istimewa. Namun saat

sidang paripurna sudah berjalan selama 15 menit, empat orang anggota dewan datang terlambat. Dalam sidang paripurna kemarin, dua anggota

FB/AGUS

PAW langsung dilantik. Mereka adalah Kadek Sumardika, politisi Pakar Pangan yang menggantikan Ketut Susila. Sementara satu orang lainnya adalah Politisi Ha-

nura, Ketut Wirsana yang menggantikan Edy Parsa yang kini lompat pagar ke Partai Gerindra. Sumardika dilantik melalui SK Gubernur Bali Nomor 1267/04A/HK/2013 tertanggal 21 Mei 2013 lalu. Sementara Ketut Wirsana dilantik melalui SK Gubernur Bali Nomor 1432/04A/HK/2013 tertanggal 17 Juni 2013 lalu. Pelantikan dilakukan Plt. Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana berharap, kerjasama pemerintah dengan DPRD Buleleng dapat dijaga tetap harmonis. ”Kami harap komunikasi bisa tetap berjalan lancar seperti selama ini. Tanpa mengesampingkan fungsi kontrol yang dimiliki lembaga legislatif,” ujar Agus dengan menebar senyum kehadapan para anggota dewan terhormat saat mengikuti sidang Paripurna pelantikan PAW Anggota dewan. W-008


FAJAR BALI EDISI RABU, 26 JUNI 2013