Page 1

FAJAR BALI

JUMAT, 23 AGUSTUS 2013 | TAHUN XIV

Aktual, Tajam, dan Dinamis

Tanpa Reklamasi, Pariwisata Bali Mentok

KEAMANAN

Kapolda: Perlu Bangun Polres di Bandara Ngurah Rai DENPASAR-Fajar Bali Tingginya jumlah mobilisasi penduduk khususnya dari Bandara Ngurah Rai Bali dan adanya potensi gangguan keamanan, membuat Kapolda Bali, Irjen Pol Arif Wachyunadi membeberkan wacana pendirian Polres di bandar udara terbesar di Bali ini. “Kami merasakan perlu FB/IST Irjen Pol Arif Wachyunadi untuk membangun Polres di Bandara Ngurah Rai dan Polsek Denpasar Utara dengan alasan efektifitas pelayanan,” terang Kapolda Bali beberapa waktu lalu. Kapolda menilai, aparat yang menjaga keamanan masyarakat Bali sudah ideal, di mana Polda Bali dengan jumlahnya 12.000 personil sudah cukup melayani penduduk Bali yang jumlahnya 4 juta penduduk. Namun Arif Wachyunadi mengatakan bahwa yang

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Proyek pembuatan Patung Garuda Wisnu Kencana akan dilanjutkan dengan dana sebesar Rp 450 miliar dalam rentang waktu 3 tahun.

Jangan Sampai Bali Jadi Wilayah Investasi Menakutkan

Dukungan atas rencana reklamasi Teluk Benoa untuk masa depan pariwisata Bali kian muncul. Reklamasi dianggap bisa menyelamatkan pariwisata Bali di tengah persaingan ketat industri pariwisata internasional.

ke hal. 11

KESEHATAN

FB/DOK

Negara lain mengundang investor untuk membuat destinasi pariwisata baru, kok kita malah menolak. DENPASAR-Fajar Bali Bahkan tanpa memberikan Wacana pro dan kontra soal jalan keluar, ini yang saya rencana reklamasi Teluk Benoa tidak mengerti. terus saja menyita perhatian

2013, Baru 3 Kabupaten Setor Nama Peserta JKBM DENPASAR-Fajar Bali Kepala UPT JKBM Pemprov Bali Gusti Putu Mahadewi mengatakan di tahun 2013 ini baru tiga kabupaten yang menyetorkan nama peserta Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Kabupaten itu di antaranya, Jembrana, Bangli dan Kodya Denpasar. Menurut Mahadewi, hal ini menyulitkan UPT JKBM Bali bila ada peserta JKBM baru yang meminta klaim JKBM. Sehingga UPT JKBM mengambil langkah menggunakan data tahun 2012, di mana jumlah peserta JKBM sebanyak 3.277.106 jiwa. Di samping itu, peserta JKBM di bali berkurang akibat adanya penambahan peserta Jamkesmas di seluruh Bali sebanyak 356.242 jiwa. Mahadewi mengungkapkan, dalam kartu e-JKBM terdapat masalah seperti kartu yang tidak terbaca oleh jaringan. Permasalahan kedua adalah ada banyak nama yang sama atau alamat yang sama pada kartu JKBM. “Dengan kondisi ini nama yang sama kemungkinan tertukar dengan pemilik lainnya,” terang Mahadewi.

masyarakat. Justru kini konstelasinya agak beda, karena orang ke hal. 11

Disel Astawa Anggota DPRD Bali

ke hal. 11

Pak Gubernur Sinkronisasi dengan E-KTP Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) sangat penting untuk disinkronisasi dengan E-KTP, hal ini dilakukan untuk memperkecil peluang terhambatnya administrasi. “Soal JKBM sudah bagus, hanya saja perlu dipermudah akses administrasinya, mungkin FB/ARTHAYASA bisa disinkronisasi denCok Indra gan E-KTP,” kata salah seorang aktivis sekaligus politisi, Cokorda Putra Indrayana S.Sos.MAP. Dan diakui kalau program ini mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat bawah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya aspirasi yang berkembang di masyarakat, namun memang semuanya perlu disempurnakan karena terbentur berbagai kendala. Ia mengatakan, program yang merupakan

ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/FB/W-020

FB/IST

014/VI/FB/KTR

Rampungkan Patung GWK, Dana Rp 450 Miliar Disiapkan MANGUPURA-Fajar Bali PT Garuda Adhimatra Indonesia (PT Gain) sebagai investor pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) menyiapkan dana sebesar Rp 450 miliar untuk melanjutkan proyek salah satu patung tertinggi di dunia tersebut. Proyek yang sempat lama mandek ini akan mulai dibangun dengan peletakan batu pertama GWK di kawasan Ta-

man Budaya GWK, Jumat (23/8). “Investasi 450 miliar tahap pertama, patung 300 miliar pembangunannya diharapkan dapat terlaksana patungnya sendiri, sisa dari itu kita hanya merapikan infrastruktur kompleks GWK,” ujar Dirut PT Gain Harjanto Tirtohadiguno saat konferensi pers menjelang peletakan batu pertama di Kawasan Taman Budaya GWK, Kamis (22/8).

Bali Tetap Pariwisata Budaya

Selain merampungkan patung GWK, investor juga akan membangun fasilitas pariwisata di kompleks seluas 60 hektar tersebut. Pihak yayasan GWK telah menetapkan tiga zona untuk pengembangan kawasan, yakni zona inti, penyangga, dan pemanfaatan. Yayasan GWK pun mewanti-wanti kepada investor untuk membangun fasilitas penunjang sesuai prinsip dasar ke hal. 11

Wawancara Khusus Gubernur Bali Made Mangku Pastika (1)

Bahaya Jika Provokasi Media Soal Reklamasi Dibiarkan Sejak Gubernur Bali Made Mangku Pastika mencabut SK Nomor 2138/02-c/HK/2012 tentang Pemanfaatan dan Pelestarian Teluk Benoa, dan diganti dengan SK baru, sedikit sekali media cetak maupun elektronik yang memberitakan alasan-alasan dan argumentasi Gubernur Bali Made Mangku Pastika, membatalkan SK pertama. Informasi pencabutan SK Nomor 2138/02-c/HK/2012 itu lantas bergulir bak bola salju dengan penjelasan pemberitaan yang juga simpangsiur. Apalagi pemberitaan dari sebuah media tertentu yang cenderung tendensius, provokatif dan tidak edukatif, membuat masyarakat makin dibingungkan. Akhirnya Gubernur Bali buka suara, secara khusus dengan Fajar Bali, Rabu (21/8) di ruang

kerjanya. Berikut hasil wawancara gubernur Mangku Pastika dengan Fajar Bali.

Tanya: Ribut-ribut tentang pencabutan SK Nomor 2138/02-c/ HK/2012 yang kemudian diganti dengan SK baru, masih ramai nih pak. Masyarakat ing i n tahu, apa sih sebenarnya yang ada dalam benak pak G u b e r n u r, sehingga SK pertama itu d i b a t a l ka n lalu diganti d e n g a n SK baru? ke hal. 11

Gubernur Pastika FB/DOK

FB/IST

DENPASAR - Fajar Bali Selama ini, pariwisata Bali tidak terintegrasi. Arah pariwisata Pulau Dewata disebutkan masih gamang sejak awal. Promosi memang dilakukan oleh semua pihak, namun masih dilakukan masing - masing. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, semua pihak masih berjalan sendiri terkait arah dari pariwisata Bali. Semua pihak yakni pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kota dan swasta sudah melakukan berbagai langkah promosi, tetapi langkah promosi yang dilakukan masih sendiri - sendiri. Segmen pasar pun katanya tidak jelas. “Harus kita akui, ini jalan kesini yang ini juga kesini. Segmen pasar yang dituju pun tidak jelas. Kita harus pelajari trend pasar arahnya kemana,” ungkap Made Mangku Pastika seusai Rapat Kerja (Raker) perdana Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali di Ruang Tirta Gangga, Bank Indonesia Region III Bali Nusa Tenggara Kamis

kemarin (22/8). Padahal, lanjut Pastika, pariwisata merupakan satu hal yang sudah dipilih untuk mensejahterakan masyarakat, tak hanya warga Bali saja namun Indonesia dan dunia. “Yang kita mau pariwisata Bali ini apa. Mass tourism, pariwisata budaya atau pariwisata lain. Produk yang akan ditentukan erat kaitannya dengan promosi,” bebernya. Pastika menyebut, produk pariwisata Bali yang mau dibuat berkaitan dengan promosi. “Kalau tidak ada produk atau produknya jelek, promosi sampai mulutnya berbusa - busa juga tidak akan laku,” tandasnya. Pariwisata Bali ini, tegas Pastika juga sudah tetap dengan pariwisata budaya. “Kita arahnya tetap pariwisata budaya. Ada Peraturan daerah (Perda) nya, jangan diganggu - ganggu lagi,” katanya. Pariwisata modern juga nilainya, merupakan salah satu budaya. Tetapi harus cocok dengan nilai - nilai tradisi, adat dan agama di Bali. W-011

001/VI/FB/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

Pencuri Motor Diciduk di Kampung Kodok

FAJA R BALI Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

Buntut Bentrok Eksekusi di Pulau Saelus

Polisi Melawan DENPASAR – Fajar Bali Pasca bentrok ormas dan polisi di eksekusi tanah dan bangunan di minimarket Karya Sari di Jalan Pulau Saelus, pada Selasa (20/08) lalu semakin seru saja. Setelah kuasa hukum tergugat, Daniar Trisasongko SH melaporkan arogansi aparat kepolisian, giliran aparat kepolisian melakukan perlawanan terhadap pihak tergugat. Seperti diketahui, tindakan reprensif yang dilakukan aparat kepolisian saat melaksanakan eksekusi tanah dan bangunan menimbulkan efek yang luar biasa. Tidak hanya ratusan anak SD 1 Sesetan yang menjadi korban gas air mata, yang dilepaskan aparat kepolisian, tapi juga menimbulkan korban luka – luka. Beberapa ormas yang mencoba menghalang-halangi eksekusi yang dikawal petugas Pengadilan Negeri Denpasar itu turut menjadi korban kebrigasan aparat kepolisian. Walau dari mereka tidak sedikit melakukan perlawanan, melempar batu ke arah

polisi. Konflik ini memunculkan polemik berkepanjangan. Pihak tergugat pun melaporkan arogansi aparat kepolisian. Sebaliknya, polisi tidak ketinggalan melaporkan pihak tergugat karena menghalang-halangi petugas dan melempar batu. Daniar Trisasongko SH, selaku kuasa hukum pihak tergugat melaporkan arogansi aparat kepolisian ke Polda Bali dan Polresta Denpasar, pada Selasa (20/08). Laporan ke Polda Bali, Daniar SH melaporkan kekerasan yang dilakukan petugas saat eksekusi berlangsung. Sementara di laporan ke Polresta Denpasar, Daniar SH melaporkan pasal membuat perasaan tidak enak dan mengaku menjadi korban kebrutalan anggota Dalmas Polresta. “Lengan kiri saya memar karena arogansi petugas,” ujar Daniar baru baru ini. Giliran polisi yang melakukan perlawanan melapor balik pihak tergugat. Seperti yang

dilakukan Bripka Komang Pande Sugianto angota Reskrim Polresta Denpasar. Anggota polisi yang ikut melakukan pengamanan eksekusi ini melaporkan pihak tergugat ke Polresta Denpasar, karena menjadi korban saat eksekusi berlangsung, pada Selasa (20/08). Bripka Komang Pande Sugianto melaporkan bahwa saat ditugaskan mengamankan eksekusi tanah dan bangunan yang terletak di minimarket Karya Sari di Jalan Pulau Saelus Denpasar, pihak tergugat menghalang halangi serta melempar batu ke arah petugas keamanan. Akibat dari pelemparan itu, korban mengalami luka robek pada bibir atas dan mendapat 2 jaritan. Hanya saja, saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis kemarin, Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana mengaku belum mengetahui masuknya laporan anggota Polisi yang melaporkan pihak tergugat. “Saya belum terima laporan, nanti saya cek,” terangnya. R – 005

Selain 9 Tersangka, Polisi Buru Empat Pencuri Pretima

FB/HS

tersangka Dagul yang tinggal di seputaran Dalung, menghilang. Petugas kemudian mendapat informasi pada 16 Agustus 2013 lalu sekitar pukul 15.00 wita, bahwa tersangka berada di Kampung Kodok, Tabanan. “Dia kami amankan di kampung kodok sebelah utara RS Kasih Ibu, Tabanan,” jelasnya. Setelah diinterogasi, tersangka mengaku motor curian sudah digadai ke Jembrana. Sebagai ganjaran atas perbuatannya, tersangka Dagul kini diamankan di Polresta Denpasar. R – 005

DENPASAR – Fajar Bali Hasil kerja keras pengungkapan kasus pretima dengan menyeret 9 pelakunya terus digenjot jajaran Dit Reskrimum Polda Bali. Petugas terus mengkeler para pelaku untuk menunjukkan lokasi pura yang mereka sasar sebelumnya. Lima lokasi pura sudah selesai di pra-rekontruksi dan tinggal ‘napak tilas’ ke wilayah Jembrana. Percepatan pengusutan kasus pencurian pretima ini terus ditunjukkan jajaran Dit Reskrimum Polda Bali. Pasalnya masih ada 4 pelaku lain yang masih diburu. Bahkan, Polda Bali telah membentuk tim khusus yang terbagi dua bagian. Satu tim mengejar empat pelaku dan satu tim lagi mencari TKP pencurian pretima di beberapa pura di Bali.

DENPASAR-Fajar Bali Seorang warga negara Rusia bernama Revaz Tolordava (28) bernasib apes. Terdakwa dituntut bersalah kepemilikan ganja kering seberat 72,56 gram netto, dia oleh jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Suparta dituntut minimal yaitu empat tahun penjara. Dalam amar tuntutanya, jaksa menyatakan terdakwa Revas terbukti secara sah dan meyakinkan memilihara, memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman. Perbuatan terdakwa sebagai tertuang dalam Pasal 111 ayat (1) UU RI, No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun," ujar jaksa Ke-

jati Bali itu. Mendengar tuntutan Jaksa, terdakwa malah terlihat bingung. Te r d a k wa l a n t a s o l e h majelis hakim pimpinan Indria Miryani diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan pengacaranya, Petrus Loyani. Akhirnya keduanya sepakat untuk mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan. Diketahui, Revaz disidangkan dengan barang bukti yang ditemukan di dua TKP (tempat kejadian perkara) yakni bagasi sepeda motor Honda Vino DK 4622 QQ yang dikendarainya, dan tempat tinggalnya Jalan Bumbak Gang Carik No 7 Kerobokan. Total barang bukti 72,56 gram netto ganja kering. Sementara satu terdakwa lagi yang juga warga negara Rusia, Anton Pudikov (32), pada

DENPASAR-Fajar Bali Praptini yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di IHDN sudah menjelani pemeriksaan 6 jam lamanya, Rabu (21/8) kemarin. Tapi untuk kasus dugaan mark-up PKK dari dana Hibah Pemprov Bali yang menyeret anggota Komisi IV DPRD Bali Hening Puspitarini sebagai tersangka, belum dilakukan pemeriksaan. Bahkan kasusnya cenderung jalan ditempat, dibanding kasus korupsi IHDN dan Art Center. Padahal, kasus IHDN dan Art Center, saat ini sudah masuk audit BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) untuk mengetahui validasi data kerugian keuangan negara. Sementara pihak Kejati melalui Kasi Penkum Ashari Kurniawan mengakui soal audit ke BPKP hanya kasus IHDN dan Art Center. “Kasus Hening sampai saat ini masih pendalaman saksi – saksi, belum proses audit,” jelasnya. Kapan akan diperiksa? Dia

mengatakan belum bisa memastikan jadwal, dia mengatakan jelas nanti akan diperiksa. Namun jaksa penyidik memiliki strategi, kapan terdakwa untuk diperiksa. Tapi untuk pemeriksaan saksi-saki, Ashari mengatakan terus dilakukan. Seperti diberitakan, kasus Hening dilakukan pemeriksaan di dua lokasi. Yaitu di Kejari Bangli dan Kejati Bali. Pemeriksaan terpisah ini dilakukan guna memudahkan pemeriksaan terhadap saksi – saksi yang ada di Bangli. Sedangkan kasus IHDN dan Art Center, dari informasi kemarin tim Jaksa sudah ke BPKP untuk mengambil hasil audit dan menetapkan nilai kerugian. “Informasinya tim sudah di BPKP untuk mengambil hasil audit,” ujar sumber koran ini. Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penkum Ashari Kurniawan yang menjelaskan memang sudah diambil hasil auditnya. Namun dia mengaku belum tahu pasti hasil auditnya.W-007

Tersangka Dagul ditangkap setelah mencuri motor di Jalan Pulau Saelus Denpasar

DENPASAR – Fajar Bali Sat Reskrim Polresta Denpasar menangkap satu pelaku pencurian sepeda motor bernama Made Agus Wijaya Dwiguna alias Agus Nurul Huda alias Dagul (45). Tersangka ditangkap karena mencuri motor korbannya di Jalan Pulau Saelus II Gang Cempaka, Denpasar. Sesuai laporan korbannya setahun lalu, Wayan Yasmini melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario yang diparkir di halaman rumahnya

di Jalan Pulau Saelus II Gang Cempaka, Denpasar. Dari pemeriksaan saksi-saksi, pelakunya mengarah kepada tersangka. Pasalnya dari keterangan para saksi sempat melihat tersangka membawa motor korbannya. “Sudah setahun kami selidiki kasus pencurian motor ini,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Encep Syamsul Hayat didampingi Kanit I Reskrim Polresta Denpasar AKP Gede Ardana, pada Kamis kemarin. Dalam pengejaran petugas,

Terdakwa Penculik Anak Bule Perancis

Gerandong Mengamuk, Siram Wartawan Pakai Air DENPASAR – Fajar Bali Pasangan suami istri asal Timor Leste Manuel Hedrique Soares (44) dan Joaninha Maria Graciet Verdial Viera alias Zionia alias Geradong yang didakwa menculik soerang anak yang baru berusia 2 tahun, Kamis (22/8) kemarin diseret ke PN Denpasar. Menariknya, sebelum sidang, Zonia alias Gerandong sempat ribut dengan wartawan yang berniat menyapanya. Bahkan Zonia sempat menyiram wartawan dengan air sambil mengumpat kata-kata kasar. "Awas kamu, saya ingat wajahmu nanti kalau saya keluar dari sini (penjara), saya potong kamu punya burung pakai samurai. Kamu belum kenal sama orang Timor Leste," kata Zonia mengancam wartawan. Dipersidangan, jaksa penuntut umum (JPU) Eddy Arta Wijaya dalam dakwaanya memaparkan, kedua pasutri ini disidangkan karena menculik anak bernama Logan, anak seorang warga negara Perancis, Mattei Christope, pada 11 Juni lalu setelah keduanya berkenalan di Discotik Bounty. "Setelah berkenalan, kemudian Zonia dan Mattei Christope sempat minum bersama," kata jaksa Eddy dihadapan majelis hakim. Usai minum, Mattei Christope mengajak Zonia ke tempatnya menginap. Sampai di hotel, ayah korban meminta kepada Made Sriasi (seorang baby sister) yang sehari-hari menjaga korban untuk pulang. Saat ayah korban tertidur lelap karena mabuk, sekitar pukul 04.30 wita, Zonia menghubungi suaminya yaitu Manuel Haderiques Soares (terdakwa II) dan mengatakan menemukan seorang anak kecil beserta barang-barangnya sembari meminta persetujuan untuk mengambil anak beserta barang-barang lainnya.

"Terdakwa II langsung menyetujuinya sehingga terdakwa I langsung membawa anak tersebut beserta barangbarang berharga lainya," papar JPU dihadapan majelis hakim pimpinan Hady Masruri. Selain membawa Logan, Zonia juga berhasil mengembat Note Book, 2 buah Hanp Phone dan uang senilai Rp 3 juta milik Mattei Christope. Selanjutnya terdakwa I membawa Logan dan barang curianya itu ke kostnya di Jalan Sandasari No. 16 Kuta, Badung. Namun saat itu, ada seorang lelaki bernama Sukarmo yang memergoki Zonia. Melihat itu, Sukarmo langsung menayakan soal anak yang dibawa terdakwa I. "Saat itu dijawab oleh terdakwa I bahwa Logan adalah anak saudaranya di Denpasar," jelas Jaksa yang bertugas di Kejari Bali itu. Usai menjawab pertanyaan Sukarmo, terdakwa I langsung masuk ke dalam kamarnya. Ternyata terdakwa II yang tidak lain adalah suaminya sudah menunggu didalam. Keduanya lantas mencukur habis rambut korban. Selanjutnya, kedua terdakwa membawa Logan ke Gereja Lembah Pujian. Disana kedua terdakwa bertemu dengan Christy Indra dan mengatakan bahwa kedua terdakwa tidak mampu merawat Logan dan sembari menyerahkannya kepada Christy Indra. Setelah menyerahkan Logan, terdakwa I lantas meminta uang kepada Christy Indra dengan alasan untuk ongkos pulang ke Timor Leste. Saksi pun memberikanya Rp 7 juta. Kedua terdakwa ditangkap polisi setelah terekam kamera CCTV yang terpasang di hotel tersebut. Diketahui, terdakwa Zonia adalah penjahat kacangan yang sudah 3 kali ditangkap polisi. W-007

Empat pelaku buron kini masih dalam pengejaran dan keberadaannya belum terdeteksi. Meski demikian, empat pelaku ditenggarai sebagai pelaku yang berperan sebagai pemetik dan joki. “Empat pelaku ini selalu berganti-ganti saat beraksi. Ada yang mensurvei, pemetik dan joki,” ungkap sumber Polda Bali yang enggan disebut namanya itu. Sementara ini, tim lainnya masih melakukan ‘’napak tilas’’ di wilayah hukum Polres Jembrana dan Polres Buleleng. Tim ini sebelumnya sudah melaksanakan pra-rekontruksi di Klungkung, Gianyar, Badung, Tabanan dan Denpasar. Sementara, otak pelaku dari sembilan tersangka yakni Rajab turut dia-

jak petugas ke pra-rekontruksi tersebut. Tersangka Rajab sudah lama menjadi DPO (daftar pencarian orang) Polda Bali dan Polres Buleleng. Dia bekerja sebagai penjual cengkeh dan diduga mengetahui banyak lokasi pura mana saja yang mereka bobol. Diberitakan, tersangka Rajab ditangkap di kosannya di Desa Pesinggahan Dawan Klungkung. Dia mengaku telah beraksi sebanyak 8 TKP diwilayah Badung. Yakni, Pura Puseh Pusering Jagat, Pura Panti Pucak Tajun Carangsari, Pura Puseh Anggunan, Pura Dalem Sangut, Pura Dalem Surya Desa Baha, Pura Purusada Tangeb, Pura Sembung dan Pura Dalem Lukluk. “Dari data ada 36 TKP. Kami masih menunggu hasil prarekontruksi di wilayah Jembrana,

Buleleng dan Karangasem,” beber sumber. Diberitakan, jajaran Dit Reskrimum Polda Bali menciduk sembilan pelaku pencurian pretima yakni bernama Abdur Razak, Amrilah, Wahyudi, Hamzah, Anek, Ahmad, Kaleh, Me Ketut dan Wayan Kuleh. Dalam aksinya membobol pura, mereka cenderung beraksi dua orang dan bergantian. Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi belum bisa memberikan komentar terkait penangkapan pelaku pretima. Pasalnya petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan dilapangan. “Sabar, masih dikembangkan dan pelakunya masih ada yang dikejar,” ujarnya, Kamis kemarin. R – 005

Dituntut 4 Tahun, Warga Negara Rusia Puyeng

Dugaan Korupsi Mark-up PKK, Hening Belum Diperiksa

Terdakwa warga negara Rusia bernama Revaz Tolordava dituntut 4 tahun penjara

FB/Eli

persidangan, Kamis (22/8) kemarin masih mengagendakan pemeriksaan saksi ahli. Diketahui, Anton diseret ke Pengadilan atas kepemilikan ganja kering berupa daun dan biji seberat 83,52 gram netto. Dijelaskan, ketika itu, polisi dari Polda Bali yang mendapat informasi masyarakat dan

menangkap tersangka Anton di tempat tinggalnya Perumahan Jimbaran Asri Jalan Akuntansi Gang Banteng No 4 Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Dalam penangkapan Sabtu (19/1/2013) sekitar pukul 16.30 Wita, polisi menemukan 17,16 gram netto daun serta

biji ganja basah dalam piring kaca di atas meja ruang tamu tempat tinggal tersangka, juga 66,36 gram netto daun dan biji basah dalam botol kaca di belakang pintu menuju halaman belakang tempat tinggalnya. Total barang bukti ganja kering yang diamankan 83,52 gram netto. W-007

Amlapura – Fajar Bali Ketua Paguyuban Kubu Lahar Manunggal I Nengah Subrata memilih melapor ke mapolres Karangasem karena merasa disudutkan dalam aksi demo Galian C, Selasa(20/8) lalu. Kepada petugas, Kamis (22/8) kemarin dia melaporkan tiga orang pentolan demo telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Ketiga orang pentolan demo yang dilaporkan tersebut yakni Gede Ariana (44) selaku pemilik galian Catur Karya, Ketua Ardika (40) pemilik galian Zero dan Gede Nadi Jayana (42) selaku pengelola galian Agung Permata. “Mereka telah melakukan kebohongan publik melalui

ucapan-ucapannya yang memutarbalikan fakta di hadapan masyarakat umum dan pemerintah daerah,”ungkapnya. Subrata yang asal Banjar Darmawinangun, Desa Tianyar, Kubu, itu datang bersama beberapa orang anggota paguyuban termasuk tiga orang pelaku demo yang dihadirkan sebagai saksi. Ketiga pelaku demo tersebut dihadirkan untuk memberikan kesaksian bahwa demo tiga hari lalu itu tidak murni aspirasi dari pelaku usaha galian C di Desa Sukadana. Dari ketiga saksi tersebut, satu orang di antaranya berstatus siswa kelas III SMPN 2 Kubu, I

Komang Dangin (15). Pelajar asal Desa Ban, Kubu itu dan dua saksi lainnya membenarkan mereka beramai-ramai ikut demo karena dibayar. Kabag Ops. Polres Karangasem, Kompol AA Mudita, mengatakan sejauh ini pihak penyidik baru memasang pasal perbuatan tidak menyenangkan terhadap ketiga terlapor. “Pasal yang dikenakan belum final, bisa saja berubah atau bertambah sesuai hasil penyidikan,”terangnya memastikan ketiga terlapor segera dihadirkan ke Polres, setelah keterangan saksi dan buktibukti pendukung dianggap cukup. (M-002)

Ketua Paguyuban Polisikan Pendemo

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

3

Songsong Miss World 2013

KPU Denpasar Tetapkan DCT

Disparda Himbau Hotel Beri Pelayanan Terbaik Grand final ajang Miss World 2013 yang melibatkan peserta dari 130 negara di dunia akan berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung pada tanggal 4-15 September 2013. Dan demi menjaga nama baik Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya, Disparda Badung pun telah menghimbau seluruh hotel untuk memberikan pelayanan maksimal.

MANGUPURA-Fajar Bali Pihak Disparda mengaku sudah menghimbau seluruh hotel yang ada di wilayah kami (Badung), agar memperketat keamanan, mempercantik, menjaga kebersihan hotel dan wilayahnya masing-masing.

“Intinya, himbauan kami (Disparda) adalah untuk memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh tamu,” ujar Kadisparda Badung, Cok Raka Darmawan. Selain himbauan tadi, lanjut Cok Raka, Disparda Badung juga telah menyebar brosur

Cok Raka Darmawan

FB/DOK

maupun pamflet yang berisikan informasi destinasi wisata Kabupaten Badung. Dengan promosi destinasi yang di-

miliki wilayah Badung, maka kedepannya diharapkan akan menguntungkan dunia pariwisata di Kabupaten Badung. “Moment yang sangat bagus untuk memperkenalkan seluruh destinasi wisata yang kita miliki. Untuk itu harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua panitia kegiatan Jeby Philippi, jauga sudah melaporkan persiapan penyelenggaraan kontes kecantikan tersebut kepada Bupati Badung, Anak Agung Gede Agung. Pada saat itu, Jeby menjelaskan, seluruh peserta Miss World akan menginap di Hotel Westin Nusa Dua sementara rangkaian kegiatan kontes akan dilaksanakan di Garuda Wisnu Kencana (GWK)

dan kawasan Pecatu, Nusa Dua. Bupati Anak Agung Gde Agung pada waktu itu menyatakan mendukung kegiatan bertaraf internasional yang bisa menjadi ajang promosi pariwisata Badung, Bali maupun Indonesia tersebut. Bahkan, Bupati meminta panitia mempersiapkan kegiatan itu secara matang dan memasang spanduk/baliho sesuai ketentuan supaya tidak merusak keindahan. “Keamanan pelaksanaan kegiatan bertaraf internasional itu agar benar-benar diperhatikan. Oleh sebab itu panitia jauh sebelumnya dapat menyosialisasikan kepada masyarakat luas,” terang Bupati Gde Agung saat menerima panitia Miss World. W-014

mengentaskan kemiskinan di Badung. “Kedepan sinergisitas/ kebersamaan ini dapat terjalin dengan baik, sehingga kita dapat membangun masyarakat yang aman dan sejahtera,” kata Bupati. Usai peletakan batu pertama bedah rumah Kapolda Bali didampingi Pejabat Utama dilingkungan Polda Bali serta Bupati Badung juga meninjau pelaksanaan donor darah, pap smear serta ceramah tentang penyalahgunaan dan peradaran narkoba, ceramah keselamatan berlalu lintas dan sosialisasi penerimaan anggota Polri yang dipusatkan di Wantilan Desa Taman. Kegiatan yang juga merupakan rangkaian HUT Polwan tersebut dihadiri ratusan siswa-siswi SMP di Desa Taman. Pada kesempatan tersebut Kapolda Arif Wachyunadi mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk menjauhkan diri dari narkoba. Selain itu Kapolda juga mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas sehingga mampu menekan angka kecelakaan. Beliau dihadapan ratusan pelajar juga mendeklarasikan keselamatan berlalulintas. Kapolda berkata “Siapa Kita”, pelajar menjawab “Saya Pelopor Keselamatan Berlalu lintas”. Diakhir kunjungannya Kapolda Bali menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Bali dan Badung khususnya telah memberi kontribusi bagi keamanan Bali. W-014

Kerta, Denpasar Barat, I Putu Tjawi, SH; Kades Dauh Puri Kauh, I Ketut Beji, SE; Kades Pemogan, Denpasar Selatan, AA. Sudana. Kelima kades ini dicalonkan PDI Perjuangan. Sedangkan tiga kades lainya masing-masing, Kades Pemecatan Kelod, Kompyang Gede nyaleg melalui Partai Genindra, Kades Dangin Puri Kangin, Dewa Putu Darmawan menjadi caleg di Partai Nasdem dan Kades Sumerta Kauh, Denpasar Timur, I Wayan Suprapta, SH, menggunakan Partai Golkar. R-004

372 Caleg Perebutkan 45 Kursi Dewan DENPASAR–Fajar Bali Daftar Calon Sementara (DCS) yang disosialisasikan sebelumnya oleh KPU Kota Denpasar, tampaknya tidak mengalami perubahan, karena sampai akhir masa sosialisasi lewat media massa itu tak satu pun tanggapan yang diberikan masyarakat luas. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar akhirnya menetepakan 372 orang calon legislatif masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT). Caleg yang masuk dalam DCT ini nantinya bertarung pada pemilihan umum legislatif (pileg) tahun 2014 mendatang untuk memperebutkan 45 kursi di DPRD Kota Denpasar. Penetapan DCT, Kamis (22/8) kemarin, sekaligus penyerahan berkas DCT per dapil ke masing-masing partai politik (parpol) peserta pemilu. “DCT juga akan diumumkan disosialisasikan melalui media massa selama lima hari terhitung mulai Jumat (23/8) hari ini hingga Selasa (27/8) nanti,” ungkap Ketua KPU Kota Denpasar, I Made Gede Ray Misno, ST, M.Si., usai menetapkan DCT di sekretariat KPU setempat, kemarin. Ray Misno pun menegaskan, untuk DCT sekarang ini, masyarakat tidak lagi diberikan kesempatan menyampaikan sanggahan atau tanggapan seperti pengumuman DCS sebelumnya. Karena nama-nama yang sudah masuk di DCT sudah final tidak bisa diganggu lagi. “Bahkan kalau meninggal tidak bisa diganti, hanya dicoret atau dikosongkan saja,” tandas Ray Misno, didampingi anggota KPU lainnya yang juga pokja pencalegan, Drs. I Gusti Ayu Diah Yuniti, M.Si. usai penyerahan berkas DCT kepada masing-masing parpol. Selain pengumuman melalui media massa, lanjutnya, DCT juga akan di tempel di sejumlah lokasi seperti kantor KPU, kantor kepala des/ kelurahan, kantor camat, serta seluruh balai banjar yang ada di Kota Denpasar. “Masyarakat yang memiliki hak suaranya kami harapkan memanfaatkan kesempatan ini, untuk melihat dengan jelas, mengenal para caleg ini yang nantinya akan menjadi wakil rakyat memenuhi 45 kuota kursi yang ada di DPRD Kota Denpasar,” imbuhnya. Menyinggung delapan kepala desa yang ikut meramaikan bursa caleg, menurut Diah Yuniti mereka semua telah melampirkan Surat Keputusan (SK) dari Walikota No. 188.45/646/hk/2013 tertanggal 12 Agustus 2013 tentang Pemberhentian Kepala Desa. “SK Pemberhentian Kades sudah ada,” terang Diah. Sementara terkait dimulainya masa kampanye, Diah Yuniti menyebut, dari aturan sebelumnya kampanye oleh partai sudah bisa dan boleh dilakukan tiga hari pasca penetapan DCT. Sedangkan oleh masing-masing caleg belum bisa dilakukan, karena masih menunggu turunnya aturan KPU tentang kampanye caleg terbaru. R-004

Bangun Sinergi dan Kemitraan, Polda Bali Gelar Bedah Rumah di Desa Taman

produktif (seekor babi) dan bantuan sembako dari K3S Badung. Bedah rumah ditandai dengan penyerahan bantuan kepada masing-masing RTS dan peletakan batu pertama bedah rumah I Wayan Marig oleh Kapolda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi bersama Bupati Badung A.A. Gde Agung.

DENPASAR-Fajar Bali Surat Keputusan (SK) pemberhentian sebagai kepala desa yang sangat ditunggu-tunggu oleh delapan kepala desa yang ikut mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada Pileg 2014 mendatang, akhirnya keluar. Keluarnya SK Walikota Denpasar sekaligus menjadi angin segar bagi para kades yang nyaleg. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPM-PD) Kota Denpasar, I Made Mertajaya, S.Sos., Kamis (22/8) kemarin

membenarkan, Walikota telah menyetujui pengundiuran diri delapan kepala desa tersebut dengan mengeluarkan SK pengunduran diri dari para kades. Dengan demikian, mulai besok (hari ini,red), para kades yang mundur tersebut sudah dibebaskan dari semua tugas sebagai kepala desa. Untuk menghindari terjadinya kefakuman pelayanan kepada masyarakat desa, telah ditugaskan Sekdes (sekretaris desa) sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala desa di masingmasing desa yang ditinggal

kadesnya nyaleg. Sekdes ini akan bertugas sebagai pelaksana tugas sampai batas waktu masa jabatan kades sebelumnya berakhir. Mereka akan menjadi Plt kades sampai Oktober 2013 mendatang. “Namun ada dua kades, yakni Peguyangan Kaja dan Tegal Kerta yang akan berakhir tahun 2014 mendatang,” ungkap Mertajaya. Mantan Camat Denut ini menjelaskan, SK Walikota ini terkait dengan tahapan Pileg 2014 mendatang yang telah memasuki tahap pengumuman daftar calon tetap (DCT) yang

akan keluar mulai hari ini. Sebelumnya, untuk kelengkapan berkas, para kades yang ikut nyaleg ini sudah mengantongi surat keterangan pengunduran diri saja. Sementara pelaksanaan pilkades di Denpasar akan direncanakan berlangsung September 2013. Delapan kades yang sudah masuk dalam DCS (daftar calon sementara) legislative dan dipastikan masuk DCT, antara lain, Kades Peguyangan Kaja, Wayan Sutama; Kades Dangin Puri Kaja, I Gusti Bagus Sujana; Kades Tegal

DENPASAR-Fajar Bali Untuk mengetahui dan lebih memahami khasiat tanaman obat keluarga (TOGA), para ketua Tim Penggerak PKK desa/kelurahan se-Kota Denpasar dimpin langsung Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara mengunjungi kebun toga dan perusahaan jamu “Dayang Sumbi” Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (21/8). Mereka diterima lansung pimpinan perusahaan tersebut Prof.DR.(HC). Wahid Isnandar. Kunjungan itu dimaksudkan untuk melihat dari dekat kesuksesan kebun toga dan perusahaan jamu “Dayang Sumbi” mengembangkan berbagai tanaman toga termasuk

meracik menjadi jamu kesehatan menjadi. Tempat itu telah dikenal sebagai tempat belajar Ketua Tim Penggerak PKK desa/kelurahan darai berbagai daerah. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mengakui, kunjungan ke tanaman toga dan perusahaan jamu “Dayang Sumbi” dengan mengajak ketua TP PKK desa/kelurahan mengingat mereka merupakan ujung tombak pembangunan. Dengan demikian diharapkan para ketua TP PKK desa/kelurahan nantinya dapat menyampaikan pada anggotanya tentang pemanfaatan pekarangan untuk toga dan pemanfaat toga itu sendiri untuk jamu. “Kami harapkan ibu-ibu ketua TP PKK desa/kelurahan setelah mengunjungi tanaman toga

dan perusahaan jamu Dayang Sumbi dapat menularkan pengetahuan tentang toga dan pemanfaatannya kepada anggotanya,” ujar Ny. Selly. Terlebih lagi, lahan di Kota Denpasar sangat minim. Untuk itu dharapkan dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman toga. Hal ini minimal dapat membantu kesehatan keluarga itu sendiri secara dini dengan memanfaatkan toga untuk jamu. Selama ini tanaman toga sudah tidak asing lagi bahkan banyak tanaman tersebut ada di sekitarnya. Bahkan saat mendapatkan pelatihan tentang toga dan pemanfaatannya semua ibu-ibu umumnya sangat antusias namun setelah sampai di rumah sangat malas untuk mempraktekannya

Bupati Badung A.A. Gde Agung bersama Kapolda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi meletakan batu pertama bedah rumah di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal

Puluhan Duktang Terjaring Razia

FB/CARMYAKA

Ada 3 (tiga) Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang mendapat bantuan bedah rumah dari Kapolda Bali, masing-masing keluarga I Wayan Marig Br. Jempeng, I Made Warka Saputra Br. Jempeng Kauh dan I Dewa Putu Nikiana Br. Sukajati. Masing-masing RTS mendapat bantuan bedah rumah sebesar Rp. 25 juta, bantuan ekonomi

FB/HERY

MANGUPURA-Fajar Bali Sebagai wujud aktualisasi sinergi dan kemitraan antara jajaran Polda Bali, masyarakat dan Pemerintah Daerah, maka dalam rangka HUT Polwan ke-65 tahun 2013, Polda Bali dengan Pemkab. Badung melakukan bedah rumah di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kamis (22/8) kemarin.

Hadir pula jajaran Polwan Polda Bali, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kab. Badung, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Ketua K3S Badung Ny. Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swandika, pimpinan SKPD terkait, Perbekel Taman dan Bendesa Adat Jempeng. Menurut Kapolda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi, bedah rumah ini merupakan salah satu rangkaian pekan bakti polwan dalam rangka HUT Polwan ke-65. Kapolda menyebutkan bedah rumah adalah ibadah sosial guna membantu masyarakat RTS dalam mewujudkan rumah layak huni. Bedah rumah juga sebagai kegiatan untuk mendukung program pemerintah kabupaten badung dalam penanggulangan kemiskinan khususnya program peningkatan kualitas rumah sehat dan usaha ekonomi produktif RTS. “Kepada para Polwan agar senantiasa terlibat secara aktif dalam pembangunan rumah ini sampai selesai dengan tuntas,” tegas Kapolda Bali. Sementara Bupati Gde Agung menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Polda Bali yang telah membantu keluarga kurang mampu di Kabupaten Badung. Upaya konkrit dari Polda Bali ini telah membuktikan terbangunnya sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan Polda Bali untuk sama-sama

Sidak administrasi kependudukan di Banjar Tengah, Kelurhan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara menjaring 74 orang penduduk pendatang yang belum lapor diri dan tidak memiliki KIPS (kartu identitas penduduk sementara), dan STPPTS (surat tanda pendaftar penduduk tinggal sementara). DENPASAR-Fajar Bali Setelah melaksanakan sidak administrasi penduduk pendatang di Terminal Ubung dan Pelabuhan Benoa, pasca arus balik lebaran kini penertiban penduduk pendatang menyasar langsung ke masing-masing banjar. Sidak administrasi kependudukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Pecalang, Hansip, petugas kecamatan maupun desa/lurah yang dikoordinir oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar menyasar kantong-kantong penduduk pendatang di banjar-banjar. Banjar yang pertama disasar adalah Banjar Tengah, Kelurhan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara. “Kami langsung melakukan sidak administrasi kependudukan ke Banjar Tengah, Kelurahan Ubung, mengingat banjar tersebut salah satu kantong penduduk pendatang,” ujar Kabid Mobilitas Penduduk Dukcapil Kota Denpasar I Nyoman Artayasa diselasela sidak penduduk, Rabu (22/8) kemarin. Sidak administrasi penduduk yang menyasar banjar-banjar selain untuk mencocokan data penduduk pendatang yang dicatat saat sidak di terminal Ubung juga untuk mengetahui penduduk pendatang yang belum terdata. Sidak administrasi kependudukan lebih diarahkan pada pendataan dan pembinaan penduduk pendatang. Karena idealnya penduduk pendatang harus segera lapor pada kepala dusun maupun kelian banjar dalam waktu 2 x 24 jam. Namun kenyataannya sebagian kecil saja penduduk pendatang yang mau melapor diri. “Sidak administrasi kependudukan ini bukan berarti kita melarang orang datang ke kota Denpasar. Namun setiap penduduk pendatang harus mentaati aturan tertib administrasi kependudukan yang berlaku. Kalau semua penduduk pendatang sudah tercatat dan terdata, akan memudahkan bagi aparat baik dari aparat Banjar, Dusun, Desa , kecamatan maupun Pemerintah Kota untuk memantau dan memonitor keberadaan dan aktivitas mereka,” terangnya, seraya berharap sidak ini dapat menekan masalah-masalah sosial yang timbul. Utamanya lagi dapat menekan gangguan keamanan, masalah kemiskinan, pengangguran yang terjadi di Kota Denpasar. Dari sidak administrasi kependudukan yang dilakukan kali ini sebanyak 74 orang penduduk pendatang yang terjaring belum lapor diri dan tidak memiliki KIPS (kartu identitas penduduk sementara), dan STPPTS (surat tanda pendaftar penduduk tinggal sementara). Plt. Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra menambahkan sidak administrasi kependudukan langusng menyasar kantong-kantong penduduk pendatang. Mengingat Kecamatan Denpasar Utara terutama di daerah Ubung merupakan salah satu tujuan dari penduduk pendatang. Untuk itu pihaknya akan melakukan sidak adminstrasi kependudukan secara rutin sehingga semua penduduk pendatang tercatat secara resmi. “Kami harapkan melalui sidak penduduk tersebut penduduk pendatang semakin sadar untuk melapor diri,” ujar Lodra. R-004

Delapan Sekdes Di-Plt-kan, Isi Posisi Kades Nyaleg

TP PKK Intip Kiat Perusahaan Jamu Manfaatkan TOGA

FB/CARMYAKA

Ketua TP PKK Kota Denpasar bersama para ketua TP PKK Desa/ Kelurahan se-Kota Denpasar mengunjungi kebun toga dan perusahaan jamu ‘Dayang Sumbi’ untuk lebih meningkatkan pengetahuan manfaat toga dalam membuat minuman dari toga. Untuk itu Ny.Selly mengharapkan cara-cara termudah

untuk mempraktekkan membuat jamu di rumah minimal untuk keluarga sendiri.

Pimpinan perusahaan tanaman toga dan perusahaan jamu Prof.Dr.(HC) Wahid Isnandar, mengatakan memang selama ini masyarakat medern lebih cendrung melakukan hal-hal instan. Termasuk juga dalam penanganan kesehatan sendiri lebih memilih meminum obat kimia, mengingat setelah sakit baru berobat. Padahal, dengan toga dapat mencegah sejak dini gangguan kesehatan yang terjadi. Bahkan pengobatannyapun bisa dilakukan dengan toga bila mengetahui cara pengolahannya. Untuk itu Prof. Wahid Isnandar akan memberikan buku tentang pengolahan toga yang untuk kesehatan sendiri. “Dalam buku pengolahan toga sudah ada cara dan jenis toga yang digunakan untuk men-

jaga serta mengobati berbagai penyakit,” ujar Prof. Wahid Isnandar sembari mengharapkan ibu-ibu PKK Kota Denpasar dapat mempraktekannya di rumah. Prof. Wahid Isnandar pun m e n c e r i t a ka n awa l m u l a berdirinya perusahaan tersebut. Pihaknya sudah mengembangkan dapur produksinya itu sejak tahun 1993 dan resmi menjadi sebuah perusahaan sejak Tahun 2000. Sampai saat ini terdapat 860 jenis tanaman toga yang ditanam pada areal seluas 11,5 hektar. Sampai saat ini tanaman toga tersebut telah diolah untuk berbagai jamu termasuk dalam bentuk tablet. Diharapkan, kedepan masyarakat dapat memafaatkan toga untuk menjaga kesehatannya. R-004


DAERAH

4

AMLAPURA-Fajar Bali Ni Ketut Ayu Suksmawati (17) kelas XII SMAN I Selat sukses menyandang Jawara peserta Lomba Lawatan Sejarah Nasional tahun 2013 yang dilaksanakan Balai Pelestarian Budaya, sekaligus berhasil meraih tiket ke ajang nasional yang akan diselenggarakan di Jawa Timur dalam waktu dekat diikuti wakil dari Bali NTB dan NTT. Putri pasangan I Wayan Daging dengan istri Ni Nengah Rukit, menjuarai lomba tersebut berkat mengidolakan Bung Karno yag dikeal pidatonya ber- FB/IST judul Jas Merah (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah) dan Dubes RI di Amerika Dino Pati Jalal. Dari kedua idolanya itu ia tertarik pada pengetahuan sejarah yag kini jarang diminati generasi muda atau siswa-siswi. Menurutnya, kini kepintaran anak sekolah hanya dihitung dari kemampuan akademis pengetahuan eksak, padahal tingkat kecerdasan seseorang tidak semata itu saja, masih banyak sisi kehidupan lain yang membuat kemampuan skil spessialisasi orang lebih tinggi sesuai potensinya. Guru pembimbing I Ketut Wijaya didampingi Ni Luh Sudiata mengatakan, wakil Karangasem dalam lomba tersebut masuk 2 besar dari 51 peserta, yang dinilai dari aktifitas, kemampuan melakukan komunikasi hasil kunjungan ke situs-situs sejarah. Adapun tempat bersejarah yang dikunjungi antara lain Gedong Kertya Singaraja, Museum Kabupaten Buleleng, Monumen Panji Sakti, Monumen Pahlawan Buleleng yang dilanjutkan dengan mengadakan dialog. Materi dialog antara lain membahawa kekhasan kepahlawanan Mr. I Gusti Ketut Poeja difasilitasi 4 narasumber dari Universitas Ganesha. Kemampuam peserta diuji dari kepiawaian menjawab dan menanggapi dialog multy way, dengan menitik beratkan pada kemampuan diri (skil indivisual) dengan menceritakan kembali apa yang diperoleh dari pengetahuan obyek tersebut. Dari event lomba tersebut diharapkan muncul nilai pendidikan seperti nilai luhur perjuangan, rasa cinta tanah air, jiwa kepahlawaan dan nilai – nilai perjuangan. Suksmawati yang senang dengan pelajaran sejarah mendapat nilai sejarah 90 dan senang membaca sejarah orang-orang terkenal maupun tempat bersejarah. Hm*

Soal Kasus Areal Parkir di Kayuambua, Mentok di Perbekel Tiga

BANGLI-Fajar Bali Berlarut-larutnya penyelesaian kasus areal parkir depan Pasar Kayuambua, Tiga, Susut, Bangli karena masih adanya mis komunikasi antara Gebog Domas di desa setempat dengan pemerintah dan pemilik lahan. Keinginan Gebog Domas (lembaga adat yang turun temurun itu) dan keinginan pemilik tanah masih belum nyambung, terlepas apakah pemilik tanah bakal mau mengikuti keinginan Gebog Domas atau tidak. Kabag Tata Pemerintahan Setda Bangli I Ketut Pasek Lanang Sadia kepada Fajar Bali, Kamis (22/8) ketika dikonfirmasi soal kasus areal parkir tersebut, dia mengatakan persoalannya masih ada di meja Perbekel Desa Tiga. “Kini pihak pemerintah desa (Perbekel) yang diberikan tugas untuk menyamakan persepsi antara Gebog Domas dengan pemilik lahan, tetapi hingga kini bdari perbekel belum ada laporan hasil nya ke kami”, ujar Pasek Lanang Sadia. Dijelaskan Lanang Sadia, sebelumnya , pemilik tanah yang menyerahkan tanahnya untuk areal parkir yang langsung diberikan kompensasi oleh Pemkeb seperti kompensasi dalam bentuk pengurangan pajak, sertifikat tanah dan lain-lain. Tetapi dalam perjalanan lanjut Sadia, pihak Gebog Domas (lembaga informal) di Desa Pakraman Tiga ini menginginkan agar kompensasi atas tanah tersebut diberikan kepada Gebod Domas, bukan kepada pemilik lahan. Nantinya Gebos Domas yang memberikan imbalan atas tanah yang diserahkan itu. Dan selanjutnya parkir dikelola Gebog Domas. Namun keinginan Gebog Domas ini yang belum diketahui dan nyambung kepada pemilik tanah. Untuk hal tersebut , pemilik tanah kini diminta pernyataan resminya apakah mau menyerahkan tanahnya kepada Gebog Domas, nanti Gebog Domas yang memberikan mereka imbalan. Namun untuk kongkritnya, Perbekel Tiga diberikan tugas mencari pernyataan atas kerelaan dan tidaknya tanah tersebut dikelola Gebog Domas. “Kini persoalan maasih ada di perbekel, belum ada laporan ke kami”, tambah mantan Kasat Pol PP ini. Ketika ditanya berapa luas areal tanah yang diserahkan masyarakat untuk areal parkir, Lanang Sadia mengaku tidak tahu. Sementara Perbekel Tiga I Kadek Budiartawan ketika dikonfimrasi via seluler, Kamis (22/8) belum bisa dihubungi. Karena itu tidak jelas, apakah pemilik lahan rela menyerahkan tanah tersebut ke Gebog Domas, atau menyerahkan kepada Pemkab Bangli. Tetapi Lanang Sadia ketika ditanya apakah pemerintah bakal rela memberikan kompensasi, ketika tanah diserahkan kepada Pemkab, bukan kepada Gebog Domas, hal ini juga gamang. Diduga Pemkab tak mampu dan mau berikan kompensasi.Buktinya kasus tersebut berlarut-larut sebelum ada keinginan Gebog Domas tersebut,sejak puluhan tahun pasca diserahkannya tanah itu kepada Pemkab Bangli. Bahkan sampai pihak DPRD Bangli menyuarakan hal tersebut juga belum ada realisasi Pemkab Bangli. W-002

Kasus Dugaan Korupsi Dana Komite SMA N 1 Semarapura

Kadisdikpora Saksi Terakhir Kasus dugaan korupsi dana komite di SMA N 1 Semarapura terus bergulir di Kejaksaan Negeri Klungkung. Bahkan, Senin (19/8) lalu, diamdiam Kejari sudah melakukan pemeriksaan saksi terakhir. Saksi penutup itu ternyata, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Klungkung, Ni Wayan Ringin. Fokus Kejari adalah mengejar apakah Ni Wayan Ringin terlibat atau tidak dalam kasus yang menggemparkan dunia pendidikan di Klungkung tersebut. SEMARAPURA-Fajar Bali Kasi Intel Kejari Klungkung, Suhadi, menerangkan, pemeriksaan terhadap Wayan Ringin sebagai saksi sudah dilakukan pada Senin (19/8) lalu. Selama pemeriksaan, Suhadi mengaku hanya mempertegas apakah Ringin terlibat atau tidak, dalam kasus yang sudah menjerat Kepsek, I Nyoman Mudjarta sebagai tersangka. Di samping itu, Kejari juga bertanya mengenai keterlibatan Disdikpora Klungkung dalam penggunaan dana komite di SMA N 1 Semarapura. Dicecar pertanyaan demikian, Suhadi mengatakan, istri mantan Bupati Klungkung, I Wayan Candra terebut mengaku tidak ikut campur soal dana komite di SMA N 1 Semarapura. Sebab,

dana komite biasanya dikelola oleh intern komite sekolah. Sesuai penuturan Suhadi, Kadisdikpora, Ni Wayan Ringin juga tidak mengetahui mengenai penggunaan dana komite di SMA N 1 Semarapura. Apalagi dengan adanya pembagian uang transport setiap bulan kepada Kepala Sekolah, guru, TU, guro honor, tukang sapu, hingga satpam sekolah. Dalam keteranganya, Ringin juga mengatakan, pihak sekolah tidak pernah berkoordinasi dengan Disdik terkait penggunaan dana komite. “Soal penggunaan uang komite, katanya pihak sekolah memang tidak koordinasi dengan Disdikpora terkait penggunaan uang komite,’ ucap Suhadi.

AMLAPURA-Fajar Bali Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH, MAP, merasa puas menyusul sukses dan lancarnya perayaan Hut Kemerdekaan RI ke 68 yang di sinkrunkan dengan peringatan Hut Pemprop Bali ke 55 dan Hut Kota Amlapura ke 43, yang disinkrunkan dengan Gelar Pasar Tani Karangasem serta berhasil mencapai sasaran yakni menghibur, meriah, murah, bermanfaat dan bermakna. Hal ini diungkapkannya saat Gelar Malam Resepsi bersama para pemenang Lomba, Paskibra, Perangkat Pelaksana Kegiatan dan Para Pejabat Daerah ditengah pengunjung yang memadati Lapangan Stadion Jalur 11 Amlapura, Selasa (20/8) malam. Dikatakan, rangkaian kegiatan Hut Proklamasi tahun ini cukup padat dan meriah hingga bergaung kepelosok desa, denga sentra kegiatan di Lapangan Stadion yang diharapkan dapat menjadi pusat aktifitas kegiatan semacam di tahun mendatang sebelum pembangunan fisik stadion dibangun. Potensi Karangasem yang ditampilkan dalam gelar pameran pembangunan serta seni budaya yang disajikan selama gelar pameran hasil dan potensi pembangunan Karangasem tidak kalah menarik dan prospektif, yang perlu terus dipupuk dan dikembangkan dalam pembangunan demi meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Karangasem. Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dapat menggambarkan potensi alam Karangasem yang telah dimanfaatkan dan diolah untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Bupati mengaku salut atas kegiatan yang dilaksanakan tahun ini sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kepada jasa pahlawan yang telah gugur dalam membela ke-

merdekaan RI. Saat ini, demikian Geredeg, dapat mengisi bersama kemerdekaan yang telah diraih dengan berbagai kegiatan pembanguna yang terbukti telah berhasil meraih prestasi gemilang pada berbagai bidang pembangunan. Dengan merumuskan prioritas yang tepat sesuai aspirasi masyarakat yaitu mendayagunakan potensi, memaksimalkan sumber daya alam dan melestarikannya untuk kepentingan maSa depan anak cucu. Pembangunan bidang politik yang demokratis sesuai reformasi hendaknya diarahkan untuk mempertahankan nilai kearifan lokal baik menyangkut agama, tradisi adat istiadat dan sosial budaya, guna memberi ruang bagi terciptanya keadilan lebih luas dan merata bagi masyarakat. Bupati menekankan, apresiasi masyarakat terasa masih haus akan hiburan dan terasa kurang menyaksikan event hiburan yang bersifat mendidik seperti pameran, bahkan tempat yang dibuat untuk pameran cukup megah dan artistik sehingga perlu dimanfaatkan dalam waktu lebih lama. Bahkan untuk tempat pameran seperti Karangasem merupakan satu-satunya di Bali. Ketua Panitia I Ketut Wage Saputra, SH melaporkan peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan RI ke. 68 yang disinkrunkan dengan Hut Pemprop Bali ke 55 dan Hut Kota Amlapura ke 43 telah diisi dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain, Kegiatan Upacara meliputi Kegiatan Olahraga seperti Gerak Jalan, Lomba Penjor, Lomba Kebersihan Kantor, Parade Gong Kebyar Wanita, Napak Tilas Route Perjuangan I Gusti Ngurah Rai, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Gelar Malam Resepsi dan Pemberian Remisi kepada Narapidana di

Suhadi mengatakan Ni Wayan Ringin adalah saksi terakhir yang akan diperiksa dalam kasus tersebut. Menurutnya, keterangan saksi-saksi sudah cukup memperkuat bukti dugaan kasus korupsi di SMA N 1 Semarapura. Oleh karena itu, usai perhelatan Pilkada Klungkung, Jumat (23/8) hari ini, Kejari akan melakukan pemberkasan. Dilanjutkan dengan, penyerahan berkas kepada pihak jaksa, untuk diselidik. Sebelum diserahkan ke pengadilan, Suhadi mengatakan berkas akan diserahkan terlebih dahulu kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jumlah JPU yang akan ditunjuk untuk menangani kasus tersebut diperkirakan hanya berjumlah 3 orang saja. Mengenai penahanan tersangka, Suhadi menyampaikan itu sepenuhnya akan diputuskan oleh JPU. Walaupun demikian, bukan tidak mungkin tersangka akan ditahan, mengingat seluruh unsurnya sudah dipenuhi. “Yang menentukan nanti di tahan atau tidak itu tergantung JPU, tapi kalaupun ditahan bisa saja,” tegas Suhadi. Sebelumnya sudah diberitakan, kasus dugaan penyimpangan dana komite di SMA N

FB/DIAH

Kasi Intel Kejari Klungkung, Suhadi

1 Semarapura mencuat pada akhir 2012 lalu. Hasil pengelidikan Kejari pun menemukan indikasi adanya penyimpangan penggunaan dana komite hingga Rp 1,8 miliyar. Dana sebesar itu, dibagikan setiap bulan untuk dana transport Kepala Sekolah,

guru, guru honorer, TU, tukang sapu, hingga satpam di SMA N 1 Semarapura. Berawal dari itulah, Kejari terus melakukan penyidikan, hingga akhirnya Kepala SMA N 1 Semarapura, I Nyoman Mudjarta dinyatakan sebagai tersangka tunggal. W-019

sebagai Kota Terbersih Nasional melalui Gotong-royong kebersihan, Lomba Kebersihan Lingkungan Kantor Pemerintah dan Hotel, Lomba Penjor antar Instansi serta Bidang Sosial dilaksanakan Donor darah, pemberian bantuan kepada veteran, penyandang cacat. Untuk memberi nuansa hiburan bagi masyarakat Karangasem, panitia melaksanakan

Pameran Hasil dan Poternsi Pembangunan Karangasem, menampilkan Parade Gong Kebyar Wanita, Pementasan sejumlah group band Karangasem, Pementasan Wayang Kulit Cenk Blonk, Pementasan Rekontruksi Semar Pegulingan Sekaa Gurnita Semara Sathi Banjar Kreteg Sibetan di bawah Koordinator I Gede Arya Tangkas Mahardika. Hm*

Perayaan HUT Kemerdekaan Meriah dan Mencapai Sasaran

Pelajar Diharapkan Ikut Bela Negara

GIANYAR- Fajar Bali Untuk membangun kesadaran bela negara di semua kalangan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda/pelajar, Kodim 1616/Gianyar melaksanakan Safari Bela Negara di lingkungan sekolah salah satunya di SMA Negeri Sukawati, Kamis (22/8). Safari ini dilakukan sejak awal Agustus 2013 dan menyasar SMA /SMK se-Kabupaten Gianyar. Dipilihnya pelajar sebagai kegiatan safari bela negara, menurut Dandim 1616/Gianyar, Letkol Inf Rachmad PS, S.IP, M.Si, bela negara tidak hanya menjadi tanggungjawab dari TNI sebagai komponen utama pertahanan negara tetapi juga kewajiban semua warga negara, termasuk generasi muda yang menjadi tulang punggung negara di masa mendatang. “Bela negara adalah hak sekaligus kewajiban warga negara yang tertuang dalam amanat UUD 1945,” jelas Rachmad PS. Ditambahkan, Kodim 1616/Gianyar memandang perlu membangun kesadaran bela negara di semua kalangan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda/pelajar yang merupakan agen perubahan dilingkungannya.

Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

“Salah satu contoh bela negara dari pelajar tentunya belajar yang baik, peduli dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan dan hal-hal lain terkait profesi sebagai pelajar,” ungkap Rachmad PS. Kegiatan safari bela negara selama ini dilakukan jajaran Kodim 1616/Gianyar, dengan memberikan ceramah/dialog tentang bela negara dan wawasan kebangsaan kepada pelajar SMA/ SMK, baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Kegiatan dilakukan dengan mendatangi sekolah-sekolah, sesuai koordinasi kesiapan masing-masing sekolah. Menurutnya, ceramah bela negara dan wawasan kebangsaan harus disampaikan secara komunikatif, sederhana dan aplikatif, sehingga mudah dipahami serta tidak membosankan bagi kalangan pelajar. Diharapakan dengan metode seperti ini akan lebih mudah memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya membangun kesadaran bela negara dan menerapkannya dalam kehidupan seharihari sesuai profesinya sebagai pelajar. Bela negara bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang

ada di lingkungan sekitarnya, hal ini juga bisa dilakukan oleh siapapun, namun hal ini perlu dibangun dengan sebuah kesadaran sejak dini. Program safari bela negara adalah bagian dari kegiatan komunikasi sosial kreatif Kodim 1616/Gianyar kepada komponen masyarakat, sekaligus membangun dan membina ketahanan wilayah Gianyar. “Bagaimanapun juga kedasaran masyarakat harus dibangun, karena kuat lemahnya Negara akan Negara sesuai bidang dan profesinya masing-masing. Kasek SMA N Sukawati I G Made Puja Armaya menyambut baik dengan dilaksanakannya safari bela negara di sekolahnya karena bisa menambah wawasan anak didik tentang pengetahuan bela negara. “Mudah-mudahan Safari dari Kodim 1616/Gianyar ini bisa diserap siswa dan diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari,” jelas Puja Armaya. Sebelumnya safari bela negara dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tampaksiring dan di SMK Negeri Gianyar, Selasa (6/8/). W-005

FB/IST

LP Karangasem. Untuk memeriahkan perayaan tahun ini digelar berbagai lomba olahraga meliputi : Pertandingan antara lain Lomba Gerak Jalan tingkat SD/MI, SMP/ MTs, SMA/SMK/MAN, 8 Km Putri, 17Km Putra dan 45 Km Umum, Dibidang kebersihan juga dilakukan kegiatan Lomba dalam rangka mempertahankan Kebersihan Kota Amlapura

80 PNS di Klungkung Lulus Diklatpim Tingkat IV Provinsi Bali SEMARAPURA-Fajar Bali Delapan puluh PNS di lingkungan Pemkab Klungkung dinyatakan lulus dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV Provinsi Bali. Selain dinyatakan lulus, seluruh peserta Diklatpim yang dimulai sejak Bulan Mei 2013 lalu tersebut, juga berhak memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (SPPTT). Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Diklatpim yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Klungkung, Nengah Sudiartha. Yakni, dalam acara penutupan Diklatpim IV Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung, pada Kamis (22/8) kemarin, di SKB Banjarangkan. Acara penutupan Diklatpim yang dihadiri Pelaksana Tugas dan Wewenang Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Agung, ditandai dengan penanggalan tanda peserta oleh perwakilan dari Badan Diklat Provinsi Bali. Acara penutupan dihadiri pula Plt. Ketua DPRD Klungkung, Sang Nyoman Putrayasa, Sekda Klungkung, Ketut Janapria serta SKPD dilingkungan Pemkab Klungkung.

FB/DIAH

Suksmawati Tembus Ajang Nasional Lomba Lawatan Sejarah

FAJA R BALI

Pelaksana Tugas dan Wewenang Bupati dalam Acara Penutupan Diklatpim IV

Ketua Panitia Diklatpim, Nengah Sudiartha dalam laporannya menyatakan, Diklatpim IV Kabupaten Klungkung yang dilaksanakan dalam dua angkatan ini menyatakan sebanyak 80 peserta dari PNS dilingkungan Pemkab Klungkung lulus. Keberhasilan ini menurutnya diraih berkat kerjasama yang baik antara semua komponen, baik panitia penyelenggara, Badan Diklat Provinsi, Widyaiswara, SKB dan peserta Diklat itu sendiri. Sementara, Pelaksana Tugas dan Wewenang Bupati Klung-

kung, Tjokorda Gede Agung dalam sambutannya mengharapkan peserta Diklatpim setelah mengikuti kegiatan ini setidaknya mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam melaksanakan tugas dimasingmasing instansi, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan kinerja dimasingmasing unit kerja. “Apa yang mereka dapatkan sekarang harus dikembangkan, baik disiplin maupun yang lainnya sehingga mereka bisa mandiri,”harap Tjok Agung. W-019*


DAERAH

FAJA R BALI Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

5

Hari Ini, Menteri ESDM Buka Bulfest

SPPT Banyak “Nyaplir” Dispenda Perpanjang Masa Pembayaran PBB

Persiapan Semakin Matang

ketua Panitia Bulfes Gede Suyasa

FB/Agus

Persiapan yang terus dilakukan dalam pelaksanaan Bulfes di Kabupaten Buleleng

akan ditampilkan kegiatan yang sangat unit yakni penampilan sebesar 2000 pemang tusuk sate,”terangnya. Selain itu, ada pula Tari Sweta Bangkaja yang akan ditarikan oleh 50 orang penari. Ditambah lagi Festival Tari Teruna Jaya yang ditarikan 300 orang penari dari 148 desa/ kelurahan yang ada di Kabupaten Buleleng.”Persiapan sudah

FB/Doni

Bupati Eka Resmikan Balai Banjar Budi Dharma

TABANAN-Fajar Bali Masyarakat Banjar Adat Bongan Lebah Kelod, Tabanan menggelar pemelaspasan dan peresmian Balai Banjar Budi Dharma. Peresmian balai banjar tersebut langsung diresmikan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Rabu (21/8) . Hadir pada peresmian tersebut mantan Bupati Tabanan N. Adi Wirayatama, Anggota DPR RI Made Urip, Anggota DPRD Tabanan Made Dirga. Ketua Panitia Pembangunan Balai Banjar Wayan Arimbawa mengatakan, pembangunan balai banjar Budi Dharma telah dilaksanakan sejak tahun 2010 lalu. Dimana pembangunan yang dilakukan sejak tiga tahun lalu tersebut menghabiskan dana hingga Rp. 550 juta. Dimana dana tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah. “Kami berterima kasih kepada pemerintah atas bantuaanya. Sehingga kami banjar Adat Bongan Lebah Kelod memiliki tempat untuk beryadnya, beraktivitas dan paruman,” ungkapnya. Semangat yang ditunjukkan masyarakat Banjar Bongan Lebah Kelod mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan Ni

Putu Eka Wiryastuti . Pihaknya pun selaku Kepala Daerah berterima kasih karena selama ini, masyarakat Bongan Lebah Kelod selalu bersatu dan berkomitmen mendukung program-program pemerintah. “Saya berterima kasih kepada kalian semua, karena ditangan kalianlah kondusifitas Tabanan tercipta dan mau mendukung semua program pemerintah,” bangganya. Pihaknya berharap, masyarakat Banjar Bongan Lebah Kelod menjaga komitmen untuk selalu mendukung program pemerintah, karena pembangunan memerlukan uluran tangan pemerintah. Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan rasa gotong-royong dan rasa persatuan. “ Saya yakin masyarakat saya disini memiliki komitmen yang tinggi untuk mendukung semua program pemerintah guna mewujudkan cita-cita pembangunan seperti yang kita harapkan bersama,” ungkapnya. Bupati juga mengatakan akan memperbaiki infrastruktur Banjar Bongan Lebah Kelod sepanjang 1,25 meter di induk tahun 2014 mendatang. Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, Bupati menyerahkan punia kepada panitia. W-004

benar-benar maksimal. Kami yakin Buleleng Festival yang baru pertama kali dilaksanakan, akan sukses. Kami telah melibatkan 23 sanggar seni untuk mengisi acara selama tiga hari penuh,” ujar Suyasa lagi. Selain diisi acara Festival Tari Teruna Jaya, juga akan dilangsungkan sejumlah acara menarik. Diantaranya Pameran Ku-

liner yang melibatkan 72 menu makanan khas Buleleng, Pameran Seni Rupa “Suryakanta”, Pemutaran Film Dokumenter, serta peluncuran buku kumpulan seni tari karya seniman Buleleng yang berjudul “Energi Dalam Gerak”. “Selama Bulfest ini, kami akan melibatkan seluruh komponen seniman dan budayawan. Baik itu seni tradisi, seni modern, seni rupa, seni kontemporer, sampai

Seorang Siswa Diduga Terindikasi Virus HIV

SINGARAJA – Fajar Bali Virus HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng mulai menelan korban seorang siswa di sebuah sekolah. Menurut data yang dihimpun Fajar Bali, Kamis (22/8) kemarin dimana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng, mengetahui ada seorang siswa yang terjangkit virus HIV/AIDS dan saat ini masih berusia 18 tahun. Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og., saat di konfermasi siang kemarin mengatakan dari hasil laporan yang diterimanya diketahui seorang siswa yang masih duduk di bangku sekolah terjangkit virus HIV/AIDS. Kemungkinan ada siswa-siswa yang lain juga terjangkit virus mematikan itu.”Sesuai laporan yang kami terima Selasa (20/8) lalu, ada seorang siswa yang sudah terkena virus HIV/AIDS dan kemungkinan ada beberapa siswa yang lain juga terindikasi akan virus tersebut,”terangnya. Dilihat dari jumlah penderita, Juli 2013 menunjukkan ada 1.712 orang yang terjangkit virus HIV/ AIDS bahkan kurung waktu 20 hari KPA Buleleng melihat ada peningkatan penderita virus HIV/ AIDS sebesar 32 kasus sehingga penderita bertambah menjadi 1.744 kasus di pertengahan bulan Agustus ini. ”Dua Minggu kemarin kami mendapat laporan penderita HIV/AIDS sebesar 1.712 kasus terus kemarin kami terima lagi sebesar 1.744 sehingga dalam waktu 20 hari kami terima laporan lagi sebesar 1.744 kasus jadi mengalami peningkatan sebesar 32 kasus dalam jangka waktu kurang dari satu bulan. Bahkan sementara ini memang baru ada satu orang siswa yang kami temukan setelah melakukan test di VCT. Mungkin masih ada lebih banyak lagi. Kami masih perlu melakukan screening lagi,”tutur Sutjidra. Pihaknya tidak menampik jika jumlah pelajar yang terjangkit HIV/AIDS berpotensi lebih besar lagi, setelah tim KPA Buleleng melakukan screening. Hanya saja, , penderita HIV enggan membeberkan kepada siapa saja pernah melakukan

H-1, Ratusan Formulir C6 di Banjar Pande Galiran tak Bisa Dibagikan

FB/Agus

dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og

hubungan seksual beresiko.”Kalau bicara HIV, ini sebenarnya seperti fenomena gunung es. Yang kelihatan baru puncaknya yang kecil, tapi dibawahnya itu banyak. Makanya yang pelajar ini kami tengarai seperti itu juga,” katanya. Untuk menekan potensi penularan HIV di kalangan pelajar, Pemkab Buleleng memutuskan untuk mewajibkan pendidikan HIV/AIDS pada masa orientasi siswa baru (MOS). Selain itu, ekstra kurikuler Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) juga digalakkan guna mengintensifkan sosialisasi di kalangan siswa. W-008

Terkait WTN, Jembrana Diberi Catatan Khusus

NEGARA- Fajar Bali Kabupaten Jembrana masih diberikan catatan khusus terkait dengan pelayanan lalulintas dan angkutan jalan raya. Catatan ini diberikan oleh Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementrian Perhubungan Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan Dirjen Hubdat-Jakarta. Namun dari penilaian tersebut, secara umum Jembrana sudah agak lebih baik. Penyampaian

adanya catatan itu,disampaikan Ketua Tim Penilaian WTN, Firdaus di Pemkab Jembrana. Kedatangan tim dari Jakarta itu, diterima Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana,I Ketut Sugiasa dan Kadis Hubkominfo Jembrana,IGN Putra Riyadi, Kamis (22/8) kemarin. Menurut Firdaus, Jembrana merupakan salah satu dari tujuh Propinsi di Indonesia yang sudah didatangi. Dari penilaiannya, pelay-

Senderan Dekat Pura Segara Gilimanuk Ambrol baru selesai diperbaiki mengalami ambrol. Bahkan di sisi utara senderan,tampak mulai terlihat retak retak. Dikhawatirkan, retakannya akan merambat. I Ketut Galung selaku Bendesa Pekraman Gilimanuk ketika dikonfirmasi Kamis (22/8) kemarin mengatakan ketika dilakukan pengecekan, senderan yang terlihat ambrol sepanjang sekitar 16 meter. Pihaknya mengkhawatirkan akan mengancam parker Pura Segara Gilimanuk. Bila retakan yang dialami pada senderan terus merambat, bisa mengenai tembok penyengker yang juga baru habis diperbaiki. Kemungkinan ambrolnya senderan yang baru selesai diperbaiki, karena tergerus ram dor kapal LCT ketika sandar di dermaga LCM. Kemungkinan perbaikan senderan tersebut,hanya memakain batu dan beton, tanpa menggunakan tulang besi. Pihaknya akan segera melakukan langkah koordinasi dengan kelurahan dan ASDP,supaya senderan tersebut cepat diperbaiki. Sementara itu Manajer Usaha ASDP

Gilimanuk, Wahyudi Susianto, yang dikonfirmasi kemarin membenarkan senderan di dermaga LCM hingga parkir Pura Segara mengalami ambrol. Pihaknya menduga kemungkinan karena tergerus arus bawah lau. Selain itu,dia juga menduga karena gerakan kapal LCT ketika hendak sandar ke dermaga LCM. Kerusakan senderan ini, akan segera dilaporkan ke Cabang ASDP Ketapang. W-003

FB/PRAMONO

NEGARA- Fajar Bali Baru beberapa bulan saja, rampung diperbaiki, senderan dekat Pura Segara Gilimanuk dekat dermaga Landing Craft Macine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk mengalami ambrol. Ambrolnya senderan tersebut diduga karena tergerus ram dor atau pintu kapal Landing Craft Tank (LCT) . Selain itu, diduga juga ambrolnya senderan tersebut disebabkan lantaran bahan konstruksinya tak menggunakan tulang besi. Sebelumnya senderan hingga di barat Pura Segera Gilimanuk tersebut, sudah pernah ambrol sehingga selanjutnya mendapat perbaikan oleh pihak ASDP. Setelah diperbaiki dan baru rampung, senderan tersebut kembali hancur.Diduga disebabkan karena akibat dari gesekan kapal-kapal LCT yang hendak sandar di dermaga LCM di sisi utara. Ketika kapal itu sandar, menurunkan ram dor di dasar senderan. Lalu ketika diangkat kembali menggerus pasir dasar senderan. Diduga kemungkinan itu, senderan yang

dengan sastra. Kami juga akan meluncurkan buku antologi sastra dan teater berjudul Singa Ambara Raja dan Burung-Burung Utara yang merangkum ratusan karya dari 52 orang sastrawan,” jelasnya. Pria yang juga Kepala Bappeda Buleleng itu menambahkan, dari Buleleng Festival yang pertama kalinya digelar ini, diharapkan akan terdokumentasi seluruh karya seni yang diciptakan oleh seniman asal Buleleng. Sehingga visi terselenggaranya Buleleng Festival dalam hal pengembangan dan pelestarian budaya Bali Utara dapat tercapai. W-008*

TABANAN-Fajar Bali Banyaknya keluhan dari masyarakat yang mengantre membayar PBB di Bank BPD dan masih ada SPPT ( Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) yang subjek dan objeknya tidak cocok serta adanya SPPT ganda, menjadi pertimbangan Dinas Pendapatan dan Sedahan Agung Pemkab Tabanan memperpanjang batas waktu pembayaran PBB. Sebelumnya Pemkab memberi batas waktu hingga tanggal 31 Agustus, karena banyaknya permasalahan akhirnya Pemkab memperpajang hingga tanggal 31 Oktober 2013. “Kita memperpanjang masa pembayaran PBB P2 akibat masih banyak persoalan terkait teknis SPPT PBB P2,” ujar Sekretaris Kabupaten (Sekab) Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa, Kamis (22/8) saat meninjau pelaksanaan pembayaran PBB P2 di Kantor Dispenda Tabanan. Kebijakan ini diambil karena masih banyak data yang belum beres. Pihaknya saat ini tengah melakukan pemutahiran data WP (Wajib Pajak ) . Diharapkan proses pemutahiran data bisa segera selesai. “Masih ada subjek dan objek tak sesuai. SPPT ganda dan sejumlah data salah lainnya yang harus didata ulang lagi,” sebutnya. Kekacauan data ini akibat data yang diterima dari KPP Pratama tak sesuai dengan yang di lapangan. Mulai 2013 ini wewenang PBB menjadi otoritas pemerintah daerah. “Kita menerima data dari KPP Pratama. Ternyata banyak data yang harus dilakukan pemutahiran data,” imbuhnya. Terkait realisasi PBB P2 di Tabanan, tercatat realisasi sampai buan Juli 2013 baru Rp 4.177.777.871,30 atau sekitar 35,92 persen dari target. Angka ini masih jauh dari target yang telah ditetapkan di APBD induk 2013 sebesar Rp 13.631.912.000. Kepada Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung (Dispenda) Tabanan, I Nyoman Sudarma, mengatakan realisasi penerimaaa PBB tahun 2013 sejak pengalihan dari kantor pajak mengalami sejumlah kendala. Apalagi dengan adanya perubahan pendataan dari sistem Sistep menajdi Sismiop membuat banyak obyek pajak tidak terdaftar sehingag wajiab pajak banyak yang tidak bisa bayar pajak. Sementara Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang telah disebar mencapai 270 ribu lebih. Namun demikian ternyata masih banyak yang belum membayar pajak sehingga realiasi penerimaan PBB masih sangat minim. “Realiasinya memang baru 35 persen lebih sampai Juli ini,” sebut Sudarma. Dengan adanya pemindahan pembayaran PBB ke Dispenda, banyak wajib pajak yang tidak tahu. Sementara tempat yang sangat terbatas sehingga masyarakat ketika banyak datang dan membludak, harus lama mengantre. Belum lagi banyak yang tidak menerima SPPT sejak 2011, juga harus melakukan pengecekan atau mendaftar ulang di Dispenda yang juga ikut menghambat pembayaran PBB. Pasalnya, bagi yang belum terdaftar, harus mendaftar ulang dengan menyertakan copi sertifikat dan penyanding. Sementara yang belum memiliki sertifikat hanya berupa pipil harus mencari keterangan di kepala desa setempat dan mengisi formulir pendaftaran. “Untuk pendaftaran ulang kami tidak memungut bayaran,” sebutnya. Pihaknya menyadari banyaknya kesulitan yang dialami WP ketika membayar pajak. Untuk itu terobosan telah dilakukan dengan kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Tabanan dengan seluruh cabang pembantu yang ada di Tabanan. Selain itu pihaknya juga melakukan kerjasama dengan LPD yang sudah nge-link dengan BPD. “Kami juga akan kembali turun ke Desa-Desa seperti pola yang pernah dilakukan, untuk memudahkan masyarakat yang ingin membayar PBB,” tandasnya. W-004

anan lalu lintas dan angkutan jalana secara umum lebih baik dari sebelumnya. Tetapi setelah pengecekan di lapangan, masih terdapat catatan khusus yang harus ditindaklanjuti. Salah satu catatan tersebut diantaranya masalah keselamatan lalulintas dan pengguna jalan. Pihaknya masih melihat, di beberapa ruas jalan pihaknya menemukan adanya keganjilan khususnya yang menyakut rambu-rambu jalan. “Prisipnya bagaimana pelayanan lalulintas kepada masyarakat bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Kami temukan masih ada keganjilan, yakni beberapa trotoar yang mestinya dimanfaatkan untuk pengguna pejalan kaki malah digunakan oleh pedagang kaki lima, termasuk dijadikan tempat parkir.  Begitu juga dengan Alat Pengendali Isyarat lalulintas(APILL) masih ada beberapa yang cahanya tidak terang termasuk Marka jalan yang burem,”terangnya. Tetapi katanya, secara umum, Jembrana sudah lebih baik dari tiga tahun sebelumnya. Sementara Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan memang tak memungkiri di beberapa titik pelayanan lalu lintas masih belum optimal. Pihaknya mengusulkan supaya anggaran untuk pelayanan lalulintas dan angkutan jalan ditambah dari tahun sebelumnya. “Semua hasil yang telah dijumpai saat melakukan ekpose ini akan kami sampaikan khusus kepada Bupati,” ujarnya.W-003

FB/DIAH

SINGARAJA – Fajar Bali Ketua Panitia Bulfest, Gede Suyasa, Kamis (22/8) kemarin, mengungkapkan, kepastian Jero Wacik akan membuka Bulfest, sudah mencapai seratus persen. Jero Wacik akan membuka sekaligus menyaksikan sejumlah acara dalam Buleleng Festival. Suyasa menjelaskan, sudah ada beberapa agenda yang disusun dalam pembukaan Buleleng Festival. Rencananya akan dilakukan pemanggangan 2.000 tusuk sate ikan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng. ”Dalam pembukaan Buleleng Festival (Bulfes) nanti sudah dipastikan akan di buka oleh Menteri ESDM Pak Jro Wacik dan bahkan dalam pembukaan nanti

FB/Agus

Event Buleleng Festival (Bulfest) yang baru pertama kalinya dilaksanakan, akan dibuka Jumat (23/8) sore hari ini. Event kesenian dan budaya Bali Utara itu akan dibuka Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Jero Wacik.

Pelaksana Tugas dan Wewenang Bupati, Tinjau Persiapan TPS

SEMARAPURA-Fajar Bali Hari ini pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung digelar, sayang belum semua formulir C6 dapat dibagikan kepada calon pemilih di Kabupaten Klungkung. Alasanya bermacam-macam, mulai dari C6 milik penduduk pendatang, hingga penduduk yang sudah meninggalkan Kabupaten Klungkung. Contohnya, peristiwa yang terjadi di TPS 1 Banjar Pande, Galiran, Klungkung, Kamis (22/8) kemarin. Menurut Ketua TPS 1 Pande Galiran, Nyoman Gde Suryawan, jumlah pemilih tetap yang ada di sana adalah 494 orang. Namun, setelah KPPS melakukan pembagian formulir C6, ternyata masih tersisa sekitar 102 formulir C6. Parahnya, hingga H-1 pencoblosan, pemilik formulir C6 tersebut belum dapat ditemukan. Menyikapi hal tersebut, Suryawan mengatakan pristiwa seperti itu sering terjadi, karena wilayah Galiran adalah pusat jalur perekonomian di Kabupaten Klungkung. Dengan demikian, dikatanya banyak penduduk pendatang yang tinggal di wilayah Galiran. Sayangnya, ketika penduduk pendatang tersebut meninggalkan wilayah Galiran, mereka tidak melapor ke pihak Desa. Hal itulah yang diyakini sebagai pemicu banyaknya, formulir C6 yang tidak jelas pemiliknya. “Sampai saat ini KPPS susah sekali mendapatkan orang-orang yang tercantum dalam C6 ini, dalam Pilgub kemarin juga demikian. Ini sudah nyata pindah, atau pulang. Dalam Pilgub, nama-nama ini juga yang tidak hadir. Apalagi, banyak rumah kos di sini,” jelas Suryawan. Persiapan pelaksanaan Pilkada hari ini juga mendapat sorotan khusus oleh Pelaksana Tugas dan Wewenang Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Agung. Bersama unsur Muspida, SKPD terkait, KPU dan Paswaslu, kemarin, Tjok Agung melakukan pemantauan persiapan TPS tersebut. Pemantauan dilaksanakan di tiga TPS, dimulai dari TPS II Banjar Jabon, Desa Sampalan, Kecamatan Dawan, TPS III Banjar Pekandelan Klod, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung dan TPS VII Banjar Selat, Kecamatan Banjarangkan. Salah seorang anggota KPU Klungkung, Dewa Oka Subawa mengatakan, pemantauan yang dilaksanakan ini untuk mengetahui sejauh mana persiapan di masing-masing TPS. Dijelaskan, untuk pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Klungkung periode 2013-2018 melibatkan sebanyak 340 TPS yang tersebar diseluruh Desa se-Kabupaten Klungkung, dengan jumlah pemilih sebanyak 155.095 orang. “Pemilihan akan dimulai dari pukul 07.00 sampai 13.00 wita,”ujar Dewa Subawa. W-019


6

FAJA R BALI

Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BANGLI

PENGUMUMAN

NOMOR : 1583/KPU-Kab-016.433770/VIII/2013

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DPRD KABUPATEN BANGLI PEMILU 2014 1 PARTAI NasDem

2 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB)

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

A.A. BAGUS KRISNA ADIPTA W, ST IDA BAGUS GEDE PARWITA DESAK PUTU DARMASIH I MADE ARDIKA, SE., Msi I KETUT SUDIANA I GUSTI AYU MADE MARLIANI NGAKAN PUTU NGURAH BUWANA Drs. I KETUT MURTIKA IDA AYU GEDE PRETTY SARI PRATIWI I DEWA MADE OKA SUYANA NI NENGAH ERNI WISMASARI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P L L P L L P L P

36 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NAMA CALON

I KETUT BERATA I WAYAN SUDIARSANA IDA AYU SRI WAHYUNI WIRASTUTI I WAYAN MULIARTA, S. Pt I NENGAH WARDHANA NI MADE MEI ARIANI

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

I WAYAN RAUH I WAYAN DIRKA NI MADE NAKTI I KOMANG ARTAYASA I MADE SIKA I DESAK PUTU YASMINI

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

Ir. GEDE TINDIH I NENGAH ARTAWAN NI MADE NAYAJONTI I NENGAH MUDIA I NYOMAN HOTEL KADEK AYU MULIYANI NI KOMANG YANTI, S. ST,Par

JENIS KELAMIN L L P L L P P

42 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 ( tiga puluh ) orang

KECAMATAN BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

4 PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

NGK MD KUTHA PARWATA IDA BAGUS MUDARMA, S. Sos NENGAH DWI MADYAYANI I WAYAN SUBAGAN, SH I DEWA GEDE RATNO SUPARSO MESI, ST NI WAYAN SUARTINI, SE I KETUT SWASTIKA I KOMANG CIRI DARMADI, S. Pt NI KOMANG AYU YUDIANI I KETUT GUNA, SH I DEWA AYU DEVI HP, ST

....... % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

NAMA CALON

I WAYAN KARYASA, ST SATRIA YUDHA, S. Pd NI KETUT DAMIYANTI DEWA SANG MADE WIDANA WIDANA, SH SH., MPdH I DEWA GEDE SUAMBA ADNYANA NI KETUT PURNAMI DEWI

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

I WAYAN DIAR, S. ST. Par I KETUT MASTREM NI MADE MERISA JAYASTINI, SE Drs. I MADE NATIS, MM I WAYAN WIRYA, S. Pt A. A. PT PUTRI ERAWATI, SH

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

I KETUT MADIUN I MADE BAWA, SH LUH PUTU SRI AGUSTINI AGUSTINI, SH WAYAN ARTOM KRISNA PUTRA I WAYAN SUKARMA, SH NI KOMANG SUWINI NI MADE SUSILAWATI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

JENIS KELAMIN L L P L L P P

42 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 ( tiga puluh ) orang

NAMA CALON

........ % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4

5 6 7

I WAYAN YUDANA SAPARIAWAN, SE I DEWA ANOM SUTA, SE AYU SANDAT YULI YANTI I MADE MADRA Ir. IDA I DEWA KETUT RAKA., MM NI WAYAN SUDIARMINI, SE I MADE PUTRA LAKSANA Drs. I NYOMAN BEBAS GEDE ARYANA NI WAYAN PADMAWATHI NI LUH CANDRAWATI I MADE SUDIASA, SE

NAMA CALON

I WAYAN SUDIARTANA, SE Drs. I WAYAN SEDIA NI KETUT WISANTI SANG NYOMAN PUTRA YADNYA, ST I WAYAN REPOT NI NYOMAN NURASMIN

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

I MADE KRISNAWA, SH I WAYAN SUDIRMAN NI WAYAN EKA MULYANI, SH I WAYAN ASTAWA, SH I MADE PUJA GAMA NI PUTU YUSLINA WULAN NINGRUM

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

I KOMANG CARLES, SE I KETUT REDANA, SE NI LUH MARTINI ASIH I WAYAN SUAREMBAWA, SE. Ak I WAYAN SUARAMAN SUARAMAN, SS. Sos KADEK ELI MARIADI NI WAYAN AYU ARTINI

KECAMATAN TEMBUKU BANGLI BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

.......... % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

JENIS KELAMIN L L P L L P P

42 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 ( tiga puluh ) orang

KECAMATAN BANGLI TEMBUKU TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI BADUNG KINTAMANI

KECAMATAN BANGLI BANGLI DENPASAR BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

IDA BAGUS GEDE ASMARA PUTRA, SE I NENGAH MASA ANAK AGUNG PRADNYA LESTARI, S. Sn I NENGAH WIADNYANA DESAK KETUT SRI SUSIYANI I WAYAN PARSIKA, S. Pd MADE AYU WINDARI MADE SUMARWANTI, A. Mp I WAYAN TINDIH I NYOMAN MERTASARA

NAMA CALON

KECAMATAN BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU BANGLI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

I WAYAN RENA PUTU GITA ROSTINI, SH I MADE SUGITA NI WAYAN AYU SUARTINI I WAYAN BUDIARSA SANG KETUT ARIYASA, SE

JENIS KELAMIN L P L P L L

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

I NENGAH SUGIMAN, SE NI KADEK DENIASIH, S. Kom GUSTI AYU SUARTINI DEWA AYU KOMPIYANG SRIWAHYUNI I GEDE SIDI PURNAMA, SH

JENIS KELAMIN L P P P L

60% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

I WAYAN RENCANA, SH., MH I GEDE MERTA NI NENGAH SUNARNINGSIH I NENGAH KARIADA NI PUTU JUNIHARI I WAYAN NEKAYASA

KECAMATAN

............ % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = ......... orang

NO URUT 1 HERU BASUKI, S.S 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

I NENGAH REKEN I NENGAH DARSANA, SH NENIEK TRI CAHYANI ANAK AGUNG GEDE NGURAH I KADEK SUARTHA SWANTARA, S. Sos SANG AYU TIRTAWATI, S. Pd I NENGAH HARTANA, SH SANG PUTU SUTEJA NI KETUT SUMARI Ir. ANAK AGUNG NGURAH WARNAMA NI LUH SURATNI

NAMA CALON

DESAK KOMPYANG SUSILAWATI I KETUT SAJI BOGO ANAK AGUNG NYOMAN NGURAH PUTRA PERTAMA, SH I MADE KARYANA KARYANA,ST ST NI WAYAN ARMINI I KETUT SUWIDNYA, SH

JENIS KELAMIN P L L L P L

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

Drs. I KETUT NONOG I NYOMAN BUDIADA,SE NI PUTU SEPTAYANI I WAYAN LAMEG, SE I WAYAN RADA NI NYOMAN SUASTINI

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

I NYOMAN BASMA, SH I MADE SANTIKA, SE LUH TIRTA WARDANI KETUT MARSIDI I KETUT ARTAWA PUTU RINTIS SUASTINI, SE NI LUH DANIATI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

JENIS KELAMIN L L P L L P P

NAMA CALON

42 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 ( tiga puluh ) orang

I WAYAN KERTAYASA I NENGAH PASEK DANAR WIDYASTRAWAN ARIATI A. A. MANIK MARIANI

50 % K Keterwakilan t kil P Perempuan d dan M Memenuhi hi P Penempatannya t

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NAMA CALON

I NENGAH KARTIKA

JENIS KELAMIN L

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN TEMBUKU BANGLI BANGLI TEMBUKU TEMBUKU TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

NI NENGAH WANTARI

JENIS KELAMIN P

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI

KECAMATAN SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

JENIS KELAMIN

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L L P L P L

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 27 ( dua puluh tujuh ) orang

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

KECAMATAN

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 6 ( enam ) orang

NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

JENIS KELAMIN

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

JENIS KELAMIN

NAMA CALON

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

JENIS KELAMIN

NAMA CALON

KECAMATAN

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = ......... orang 1. Ketua

JENIS KELAMIN L

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN DENPASAR

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L

KECAMATAN DENPASAR

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 4 ( empat ) orang

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

PANDE WAYAN GEDE GIRIADI, SE ANAK AGUNG GEDE KAWIARTA DESAK PUTU TIRTAYANTI I NENGAH MERTA I NENGAH SUARSAWAN DEWA AYU KOMPIANG ARINI, SE Drs. I MADE MADIA I WAYAN JAMIN, SH NI KETUT SRI UTARIANI I WAYAN SUGANDA, SH NI WAYAN ARIANI

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L L P L L P L L P L P

36 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NAMA CALON

I DEWA GEDE OKA, SH Drs. I WAYAN ARIYASA COK PUTRI SINTA PUSPITA, SE I GUSTI NGURAH MANTRA MANTRA, SE I NYOMAN SELAMET NI PUTU SUCIANI

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

ANAK AGUNG GEDE PUTRA I WAYAN JASA, S. Pd.H NI LUH PUSPITA SARI I PUTU SANTOSA A.A.GEDE DARMAWAN SANG AYU NYOMAN SUARDANI

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

I MADE JOKO ARNAWA, S.IP I KETUT DERESTA, S. Pt NI KOMANG SRI WULANDARI SRI WAHYUNI I MADE OKA NI LUH PUTU SULIASTINI I WAYAN TINGGAL, ST

JENIS KELAMIN L L P P L P L

42 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 30 ( tiga puluh ) orang

KECAMATAN BANGLI BANGLI TEMBUKU BANGLI TEMBUKU BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

NO URUT MAKHULUM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L

0%K Keterwakilan t kil P Perempuan d dan M Memenuhi hi P Penempatannya t

BANGLI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NO URUT MOCHAMMAD RELLAH 1 2 3 4 5 6

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

NO URUT 1 2 3 4 5 6

KECAMATAN

KECAMATAN SUSUT

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

JENIS KELAMIN

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

JENIS KELAMIN

KECAMATAN

…..% Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 2 ( dua ) orang 15 PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA (PKPI)

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NAMA CALON

DENPASAR

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN

NAMA CALON

KECAMATAN

9 PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP)

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L

6 PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA (GERINDRA)

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

NAMA CALON

DENPASAR

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P P

NAMA CALON

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P L L P L L P L P

36 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

JENIS KELAMIN L

0 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P L P L P P L L

40 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya NAMA CALON

JENIS KELAMIN

14 PARTAI BULAN BINTANG (PBB)

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 NAMA CALON

KECAMATAN

NO URUT 1 EDI SANTOSO 2 3 4 5 6

8 PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN)

10 PARTAI HATI NURANI RAKYAT (HANURA)

NO URUT

JENIS KELAMIN

NO URUT 1 ARIF NUGROHO 2 3 4 5 6

NAMA CALON

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P L L P L L P P L

36 % K Keterwakilan t kil P Perempuan d dan M Memenuhi hi P Penempatannya t DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 NAMA CALON

JENIS KELAMIN

NO URUT RINALDY SETIYO ARIBOWO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

5 PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR)

7 PARTAI DEMOKRAT (PD)

NO URUT

KECAMATAN

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN L L P L L P L L P L P

36 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 JENIS KELAMIN

NAMA CALON

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 1 NO URUT

3 PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS)

: I Dewa Agung Gede Lidartawan, STP., MP

NO URUT 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 NO URUT 1 2 3 4 5 6 7

NAMA CALON

I WAYAN WEDANA, SE I PUTU WISMA ANTARA, SH PUTU WAHYU DIAN SAVITRI, SE I KETUT LIBRATA JAYA I DEWA MADE NGURAH PRAYASUTA, SH NI NYOMAN YONI ARTINI I NYOMAN GASIR I MADE MULIAWAN NI KETUT SIRING ARTININGSIH AYU PUTU NIDA CAHYADI, S. IP NGAKAN KETUT WANGUN WIJAYA

JENIS KELAMIN L L P L L P L L P P L

36 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 2

IDA BAGUS NYOMAN MANUABA I NENGAH WIDNYANA YULIATI I WAYAN SUDIARTA, SE NI KETUT WIDIARI I WAYAN PANDU WILANTARA

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L L P L P L

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya

I GEDE SUKAJAYA,STP I NENGAH BINA, SH NI KETUT PARNITI I KETUT PUTRA GOTAWAN, S. Ag KADEK YUDHI WIRA DANANJAYA NI LUH SERUNI

DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 3

NAMA CALON

JENIS KELAMIN L L P L L P

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya DAERAH PEMILIHAN : BANGLI 4

NAMA CALON

I NYOMAN GELGEL WISNAWA, SP. SH I WAYAN WINDU NI MADE ERAWATI I NYOMAN SANTIKA DHALIA ROSMA INDAH I KETUT SARNA

JENIS KELAMIN L L P L P L

33 % Keterwakilan Perempuan dan Memenuhi Penempatannya Jumlah bakal calon untuk seluruh daerah pemilihan sebanyak = 29 ( dua puluh sembilan ) orang

Ditetapkan di Bangli Pada Tanggal 20 Agustus 2013 ………………………

2. Anggota : Nengah Mudana Atmaja, SH., M.Ag

………………………

3. Anggota : Putu Ariyanti Suningsih, SH

………………………

4. Anggota : A. A Gede Adi Wiraguna, A.Md. Par

………………………

KECAMATAN BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI BANGLI TEMBUKU TEMBUKU BANGLI TEMBUKU DENPASAR BANGLI

KECAMATAN SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT SUSUT

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI

KECAMATAN KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI KINTAMANI


FAJA R BALI

Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

7


PENDIDIKAN

8

Hubungan Luar Negeri BEM FK Unud Gelar BISS

Digelar Setiap Bulan Purnama

SMK Prada Wajib Hukumnya Laksanakan Pasraman Budaya

DENPASAR - Fajar Bali Bali International Summer School (BISS) 2013 adalah acara yang diselenggarakan oleh Departemen Hubungan Luar Negeri BEM Fakultas Kedokteran Universitas Udayana(FK Unud). BISS tahun ini mengangkat tema “Integration of Knowledge, Nature, and Culture in Dealing with Tropical Diseases in Travel Medicine”. Acara ini dilaksanakan selama satu minggu, mulai tanggal 17 Agustus hingga 23 Agustus 2013. Kegiatan yang dilaksanakan sangat beragam, seperti Opening Ceremony, Lecture, Workshop, Gathering Night, Culture Day, City Tour, Hospital Visit, International Guest Lecture dan Farewell Party. Acara ini diikuti oleh 18 peserta baik dalam negeri (Jakarta, Medan, Aceh, Palembang, Banjarmasin, Bandung, dan Lampung) maupun luar negeri (Tunisia, Belanda, dan Italia). Peserta kegiatan ini merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di bidang kedokteran maupun FB/BLAS

Kabid TGT Disdikpora Badung, Nyoman Suardana mewakili Kadisdikpora membuka pesraman budaya di SMK Prada.

bidang lain yang terkait. Peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan BISS. Salah satu peserta asal Italia, Luca, mengaku bahwa kegiatan menanam padi di sawah yang dilakukan pada hari ketiga kegiatan BISS adalah pengalaman pertama baginya. Ia terlihat sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. BISS bukan hanya ajang untuk menambah ilmu pengetahuan bagi para peserta. Namun juga merupakan ajang untuk menambah teman dan menikmati keindahan Pulau Dewata, Bali. Diharapkan eksistensi BISS tetap dapat dipertahankan kedepannya. Menurut Ketua Panitia BISS Made Ayu Gina Purwaningtyas, kegiatan BISS ini merupakan acara tahunan dan dilaksanakan dengan menggelar beragam acara. Seperti Opening Ceremony, Lecture, Workshop, Gathering Night, Culture Day, City Tour,

FB/BLAS

Pembukaan BISS di FK Unud ditandai dengan pemukulan gong

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan. Kegiatan ini akan terus

Hospital Visit, International Guest Lecture dan Farewell Party.

akan terus dipertahankan,” ujar mahasiswi kedokteran semester 5 Unud itu. R-008

Pameran Pembangunan Berakhir Hari Ini

Poltekkes Denpasar Berikan Dampak Positif

Mahasiswa Poltekkes denpasar ketika memmberikan pelayanan kesehatan pada pameran pembaguna

DENPASAR-Fajar Bali Pameran pembangunan provinsi Bali yang diikuti oleh Politeknik Kesehatan (Potekkes), memberikan dampak

FB/BLAS

DENPASAR-Fajar Bali SMK Pariwisata Dalung (Prada) wajib hukumnya untuk melaksanakan pesraman budaya di sekolah tersebut pada setiap bulan purnama. Pesraman budaya telah dilaksanakan sejak tahun lalu, dan kini telah pada tahun kedua. Rabu (21/8), SMK Prada kembali melaksanakan pesraman budaya, tepat pada purnama, yang dilengkapi dengan persembahyangan bersama. Tema pesraman budaya, “ Dengan Kegiatan Pesraman Budaya Kita Tingkatkan Kualitas Pendidikan SMK Prada, dengan Berlandaskan Kompetensi Kognitif, Afektif dan Psikomotorik, untuk Menuju Satyam, Siwam, Sundaram”. Pesraman SMK Prada itu, dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung, diwakili Kabid TGT, Nyoman Suardana, S.,Pd., di SMK Prada. Ketika membuka pesraman budaya, Suardana didampingi Ketua Pembina Yayasan Bali Dwipa, Ketut Suanaya dan Kepala SMK, Drs., Ketut Maliarsa. Kabid TGT, Suardana memberikan apresiasi posiitif terhadap kegiatan pesraman budaya pada setiap bulan purnama. Selain itu apresiasi juga disampaikan Suardana karena SMK Prada telah melaksanakan model pembelajaran bilingual. Suardanma berpesan, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya karena terkait life skill. Pada kesempatan itu, Pembina Yayasan Bali Dwipa, Suanaya mengatakan, sebagai pembina yayasan sangat mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan program budaya. Program ini sebagai wujud peduli terhadap budaya, karena Bali terkenal sebagai pariwisata budaya. Suanaya juga mendukung proses pembelajaran dengan model bilingual, karena SMK Parada berbasiskan pariwisata, maka harus menguasai bahasa Inggris, ujar Suanaya. Sementara itu Kepala SMK Prada, Ketut Maliarsa menjelaskan, kegiatan pesraman budaya ini adalah kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang notabene membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu SDM Indonesia secara makro. Dengan peningkatan ilmu pengetahuan, peningkatan mutu kepribadian atau sikap dan peningkatan mutu keterampilan peserta didik di SMK Pariwisata. Menurut Maliarsa, peningkatan ilmu pengetahuan, sikap mulia dan keterampilan, untuk mencapai generasi muda yang mempunyai kepribadian yang setia terhadap tugasnya sebagai siswa pada khususnya dan sebagai umat manusia pada umumnya. Selain itu, agar tumbuh juga generasi yang jujur, dan menjauhkan diri dari kebohongan. Sundaram adalah sikap diri yang tulus ikhlas, untuk mengerjakan sesuatu tanpa mengukur untung ruginya, karena segala sesuatunya mendapat karunia yang Maha Esa. Maliarsa membenarkan, pelaksanaan kegiatan pesraman budaya di SMK Prada, merupakan program wajib dan masuk dalam kurikulum 2013/2014. Kegiatan pesraman ini diakui Disdikpora Badung. Dengan kegiatan pesraman budaya, diharapkan menghasilkan peserta didik SMK Pariwisata Dalung yang benar-benar Damai, Aman, Lestari, Unggul dan Luhung (DALUNG). Semua komunitas satuan SMK Prada melaksanakan kegiatan ini tertata,teratur dan terarah, untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini juga untuk mendukung tujuan pendidikan nasional, visi dan misi yayasan pendidikan pariwisata Bali Dwipa, tandas Maliarsa. R-008

FAJA R BALI Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

yang positif dalam meningkatkan kreativitas JurusanJurusan dilingkungan Poltekkes Denpasar. Kreativitas itu pada segi membuat produk-produk

dan pagelaran seni. Bentuk pelayanan yang diberikan antara lain, pelayanan keperawatan berupa pemeriksaan Arteri Brachial Indeks (ABI) yang dilanjutkan dengan tindakan keperawatan komplementer, dari jurusan analis berupa pemeriksaan gula darah, pemeriksaan residu pestisida dalam darah dengan metode cholinesterase, oleh Jurusan Kesehatan Lingkungan (Kesling), pemeriksaan intra oral secara komputerisasi oleh jurusan keperawatan Gigi, pemeriksaan umur sel oleh jurusan gizi dan pemeriksaan vital sign oleh jurusan kebidanan. Menurut Direktur Poltekkes Denpasar, Drs., I Gede Sudarmanto, M.,Kes., kegiatan pameran ini merupakan salah satu ajang untuk membuktikan bahwa Poltekkes Denpasar sebagai institusi pendidikan dibawah Kementerian Kes-

inovasi dibidang kesehatan yang bisa dijual kepada masyarakat. Partisipasi Poltekkes Denpsar sejak tahun 2012, pada pameran pembagunan provisni Bali. Khusus pada pameran pembanguan provinsi Bali tahun 2013, Poltekkes Denpasar kembali berperan aktif dengan menunjukkan inovasi sebagai hasil proses pendidikan dilingkungan Poltekkes Denpasar. Pameran tersebut di antaranya, institusi pendidikan, pemerintah provoinsi dan kabupaten, BUMN serta institusi swsata lainnya. Pameran itu digelar di Art Centre Denpasar. Pameran yang dibuka oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 23 Agustus 2013. Pada pameran tahun ini Poltekkes menampikan display produk mahasiswa dan dosen, , inovasi pelayanan kesehatan

Memaknai Multikultur Lewat Dialog

ehatan (Kemenkes) senantiasa mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam menyiapkan sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Bali. Hingga saat ini Poltekkes sudah berusia 28 tahun di Bali dengan jumlah lulusan hampir 11.000 yang bekerja hampir diseluruh pelayanan kesehatan baik di Bali, NTB maupun NTT. Pada Kesempatan yang sama Pudir III Poltekkes Denpasar, Ida Ayu Made Sri Arjani juga mengemukakan bahwa kegiatan pameran ini sebagai ajang promosi jurusan-jurusan dilingkungan Poltekkes Denpasar kepada masyarakat serta ajang ekpresi kemampuan mahasiswa. Selain pelayanan kesehatan Poltekkes Denpasar berkolaborasi dengan alumni memberikan hiburan kepada masyarakat berupa pementasan joged bumbung, bondres dan tari kontenporer. R-008

Diikuti Pelajar SMA/ SMK/MA Se - Jembrana mangat merefleksikan nilai multikultur, dikemas dalam wujud kegiatan pementasan kesenian multikultur dan dialog, setidaknya generasi muda tumbuh kesadaran dan merasa terpanggil untuk menanamkan arti penting dari perbedaan ini,” ungkapnya. Ditambahkan, sebagai pemakalah adalah siswa yang masuk nominasi 4 besar. Sedang peserta adalah siswa- siswi SMU/SMK, MA se- kabupaten Jembrana 75 orang yang sebelumnya ikut pengamatan/ menonton seni multikultur. Kepala BPNB Bali NTB NTT Drs. Made Purna, Msi, menambahkan, sangat bangga dengan antusias para pelajar. Dimana sejak tanggal 16 Agustus 2013, kemudian dilanjutkan dengan menyusun karya tulis hingga terakhir pada 20 Agustus.” Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa, namun bagi adik-adik yang belum beruntung memperoleh juara mohon jangan berkecil hati. Tetapi tingkatkan prestasi terutama yang berkaitan dengan dunia keilmiahan di

FB/HERU

DENPASAR –Fajar Bali Memaknai arti penting multikultur, pemerintah melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali, NTB dan NTT, memfasilitasi dalam bentuk program kegiatan pementasan kesenian multikultur dan dialog budaya diselenggarakan di kabupaten Jembrana, Provinsi Bali. Kegiatanini bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Jembrana, diikuti o 75 peserta, teridri dari siswa SMA, SMK dan MA se- kabupaten Jembrana 20 Agustus 2013, bertempat di gedung Kesenian Bung Karno Jembrana. Panitia Pelaksana Drs Wayan Rupa MSi mengatakan, melalui Tema’ Multikultur Dalam Membangun ke-Indonesiaan, kegiatan ini mengajak para pelajar, untuk berlaku dan bertindak kongrit dalam mewarisi semangat multikultur. Misalnya melalui berbagai ekpresi kesenian perlu dikembangkan, guna membangun kebersamaan di antara sesama generasi muda khususnya para pelajar yang berada di wilayah kabupaten Jembarana.“ Se-

Acara multikultur. yang digelar BPNB Bali,NTB,NTT yang diikuti sisswa SMA,SMK,MA di kabupaten jemrana.

hari esok. Bagi para juara saya mengucapkan selamat, saya berharap adik-adik berprestasi tidak putus sampai disini. Kalau boleh saya usul setelah sampai di masyarakat agar adik-adik

Hadapi Persaingan

menerapkannya, bahwa perbedaan itu indah dan berkah yang patut kita bangun demi Indonesia umumnya dan Kab. Jembrana khususnya,” urai Purna. Pola kerja dari kegiatan pe-

mentasan dan dialog, diawali dengan pementasan kesenian multikultur yang ditonton oleh para siswa se- Kabupaten Jembrana didampingi oleh 1 orang guru pembimbing. W-017

YDWU Tingkatkan Kualitas Lulusan

Gde Astina

FB/SUARJA

DENPASAR-Fajar Bali Perkembangan zaman yang semakin maju sangat berpengaruh terhadap persaingan diantara pencari di dunia, sehingga diperlukan berbagai langkah untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Demikian pula Yayasan Dharma Widya Ulangun (YDWU) Denpasar yang membawahi sejumlah lembaga pendidikan dan latihan telah mengambil terobosan, salah satu di antaranya adalah dengan meningkatkan profesional para dosen dan

instrukturnya, ungkap Ketua YDWU, Drs. Nyoman Gde Astina, M.Pd, CHT, CHA, di Denpasar, Kamis (22/8). Ia menjelaskan, para pahlawan tanpa jasa yang menggembleng mahasiswa di lingkungan YDWU sebelum menjalankan tugas rutin diberikan kesempatan untuk meningkatkan kualitas baik meningkatkan jenjang pendidikan ke S2 dan S3 dan pelatihan serta mengikuti seleksi sertifikasi kompetensi. Para dosen yang ikut ambil bagian dalam usaha membekali

jati diri sebagai seorang pengajar di ruang kuliah dengan sertifikasi profesi tersebut harus mampu memenuhi berbagai persyaratan yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Instruktur Kompetensi Indonesia (IKI) Jakarta atas otoritas BNSP. Dosen dan instruktur yang ditugasi memberikan pendidikan dan pelatihan di semua lembaga yang bernaung di bawah YDWU 90 persen di antaranya sudah berpendidikan S2 dan S3.

Sementara sisanya baru berijazah S1 namun telah memiliki pengalaman di industri, bahkan banyak diantaranya telah menjadi assessor. Para pengajar sebelum member kuliah diharuskan melengkapi dengan administrasi dosen seperti silabus, SAP, rencana pembelajaran, daftar nilai, dan lain-lainnya, tegasnya. Selain itu, tambah Astina dalam meningkatkan kulitas para lulusan, lembaga yang dikelolanya dilengkapi dengan berbagai sarana prasarana pembelajaran

seperti ruangan ber-AC, perlengkapan perkuliahan seperti LCD, dan lain-lainnya. Yang tidak kalah pentingnya jumlah mahasiswa di dalam satu kelas berkisar 20 hingga 25 orang, tuturnya. Astina kembali menambahkan, sarana mahasiswa untuk melakukan praktek di laboratorium, telah dilengkapi dengan beberapa laboratirium seperti dapur berstandar internasional, bar & restoran, kantor depan, dan prasarana lainnya yang berkaitan dengan proses pembelajaran. W-20


PARIWARA

FAJA R BALI

Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

9

214/VII/FB/KTR

192/VI/FB/KJS

018/I/FB/KTR

193/VI/FB/KJS

BINGUNG

?

Mau Pasang

IKLAN

PERCAYAKAN KEMAJUAN

BISNIS ANDA

DENGAN 013/VI/FB/IGR

BERIKLAN DI

FAJAR BALI

Hubnngi

MARKETING KAMI (0361) 411283 269/VIII/BLAS

160/VI/FB/GLH

021/VI/FB/KTR

227/VI/FB/AG

166/VI/FB/IGR

229/VII/IGR

006/VI/FB/R-008

252/VIII/IGR

237/VII/IGR


10

EKOWISATA Jangan Sebut Rupiah Melemah

FAJA R BALI

Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

Basement PD Pasar Badung, Tampung 5.000 Kendaraan DENPASAR-Fajar Bali Basement yang telah beroperasi enam bulan mampu menampung lima ribu kendaraan, dua ribu roda empat dan selebihnya roda dua. Direktur Utama PD. Pasar Kota Denpasar, I Made Westra menjelaskan, pembangunan basement berdampak positif terutama kelancaran aktivitas di pasar Badung. “Basement itu mulai beroperasi Januari 2013, dan kini secara nyata sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama ketertiban menempatkan kendaraan, dan tak lagi semrawut,”ujar Dirut PD. Pasar Kota Denpasar, I Made Westra, diruang kerjanya, Kamis (22/8) kemarin, yang menambahkan jumlah itu bisa bertambah ketika menjelang hari raya, mencapai tujuh ribu kendaraan dan masih bisa tertampung. “Meski sudah dipersiapkan fasilitas parkir yang luas, masih dijumpai pengunjung yang parkir di jalan-jalan Gajah Mada dan sekitarnya, namun dapat diatasi, jadi dapat dikatakan dengan pembanggunan areal parkir baru di pasar Badung ini sangat efektiv memperlancar aktivitas di pasar,”ujar Westra. Daya tampung kendaraan sampai ribuan itu, kata Westra, aktivitas pasar terus berjalan, maksudnya setelah ada pengunjung pasar yang keluar dan kemudian datang pengunjung baru. Kalau dilihat dari data pendapatan yang dihasilkan dari parkir sebelum dan sesudah pembangunan basement, terjadi peningkatan. Pada tahun 2011, sebesar Rp. 1.275.868.000,- per tahun, jadi dalam sebulan pendapatan yang dihasilkan dari PD Pasar Kota Denpasar dari parkir mencapai Rp. 106.322.333,- . Setelah terbangunnya basement, pendapatan parkir di PD Pasar Kota Denpasar pada bulan Januari sampai Juli 2013 totalnya, Rp. 1.738.814.000,- jadi dalam per bulan pendapatannya mecapai Rp. 248.402.000. Menyangkut ketertiban kata Westra tergantung masyarakat pengunjung pasar Badung, dianjurkan memanfaatkan fasilitas parkir yang sudah ada. “Segala keluhan saran dan kritik dari masyarakat tentu akan kami tanggapi segera, sekecil apapun keluhan masyarakat,”jelasnya. M-004

Wakil Presiden Boediono mengatakan, kondisi rupiah bukan yang paling buruk di dunia. Nilai kurs rupiah, kata dia, masih lebih baik dibanding mata uang negara-negara yang ekonominya kuat seperti Yen Jepang, Rupee India, dan Rand Afrika Selatan.

JAKARTA – Fajar Bali "Kita tidak lebih buruk dari itu. Kita mungkin sedikit lebih buruk dari Singapura, Malaysia," kata Boediono saat memberi kuliah umum kepada para

peserta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis ( 22/8 ) kemarin. Hal itu dikatakan Wapres menanggapi pertanyaan salah

FB/IST

Wakil Presiden Boediono

satu peserta Lemhanas, yakni Wakil Kepala Polda Papua Brigadir Jenderal Polisi Paulus Waterpauw terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Ia bertanya, apakah kondisi Indonesia menuju krisis ekonomi. Boediono menolak jika rupiah disebut melemah. Jangan disebut rupiah kita melemah. "Yang benar, yang lebih pas adalah dollar Amerika Serikat menguat terhadap semua mata uang, tidak hanya rupiah loh. Itu lain sekali, implikasi policynya lain. Jadi jangan sampai kita salah mendefinisikan

masalah," ucap Boediono. Boediono menambahkan, dollar AS menguat lantaran ekonomi Amerika sudah membaik. Dollar AS yang dulunya ditempatkan di banyak negara, kata dia, kemudian kembali ke kandangnya yang kondisinya lebih bagus. "Suplai dollar AS di negaranegara lain, termasuk negara kita akhirnya tersedot ke sana. Kan supply dan demand. Akhirnya harganya cenderung naik," kata Boediono. Ia menambahkan, pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya tentu tidak akan membiarkan situasi saat ini. KP

ramai memenuhi lantai danca. Sudah tengah malam, DJ Yasmin tampil terlebih dahulu. Kelincahan bermain alat DJ tidak diragukan lagi, para pengunjung tak berhenti bergoyang mendengar lagu – lagu bergendre progressive serta Dusth yang dimainkan oleh DJ Yasmin. Setengah jam kemudian artis yang ditunggu – tunggu akhirnya muncul juga. “Selamat malam A Club” sorak perempuan yang bernama lengkap Sanny Aura Syahrani. On The Floor Menjadi lagu membuka saat perform dua perempuan cantik ini, respon seluruh pengunjung begitu hangat saat menyambut mereka berdua diatas panggung. Walaupun sudah kesekian kalinya Aura Kasih tampil dia-

tas panggung A Club, seluruh pengunjung dibuat tak berhenti untuk bergoyang. Bahkan, disela – sela lagu yang dibawakan, Aura Kasih mengajak seluruh pengunjung ikut bernyanyi. Lagu Zedd – Spectrum juga sempat dibawakan oleh perempuan kelahiran Bandung, 3 Februari 1988 ini. Sudah larut malam suasana pun semakin panas, ditengah acara ini berlangsung DJ Yasmin juga mengeluarkan lagu andalannya. Ia tak kalah hebatnya saat berada diatas panggung, pengunjung tak berhentinya bersorak dan bergoyang mendengar lagu – lagu yang dimainkan DJ Yasmin. Sementara, pihak A Club akan terus menampilkan event – event yang sangat menarik serta mendatangkan artis – artis papan atas. M-003

Aura Kasih Feat DJ Yasmin Goyangkan Seluruh Pengunjung A Club

Aura Kasih

FB/BAGUS

DENPASAR – Fajar Bali Dua bintang tamu yakni Aura Kasih Featouring DJ Yasmin tampil begitu sexy saat berada diatas panggung A Club yang beralamat Jalan Teuku Umar, Simpang Enam, Denpasar pada Jumat (16/8). Siapa yang tidak tahu artis satu ini, dengan paras menawan serta body bahenolnya membuat seluruh pengunjung rela menanti – nantikan kehadiran Aura Kasih tampil di Bali. Malam yang begitu meriah holl Aclub dipenuhi seluruh pengunjung setianya. Sebelum acara dimulai, para pengunjung dihibur oleh model – model cantik serta para dancer sexy berpakaian sangat minim. Terlihat satu persatu A Club didatangi pengunjung dan suasana begitu

Implementasi Sembilan Budaya Grup Hardys

276/VIII/KTR

DENPASAR – Fajar Bali Implementasi, peningkatan kompetensi personil di masingmasing unit bisnis dari 9 core business utama GH Holdings dimulai sejak 2010 meliputi, HardysRetail (PT. Hardys Retailindo), Hardys Property (PT. Hardys Propertindo), HardysLand (PT. Hardys Realtindo), HardysHotels (PT. Hardys Hotel Indonesia), HardysAgro (PT. Bali Agro Lestari Indah), HardysFunzone (PT. Sarana Rekreasi Keluarga Indonesia), HardysInvestment (PT. Hardys Global Investindo), HardysTrans (PT. Sarana Transportasi Indonesia Indah), dan HardysAdvertising (PT. Sarana Media Advertindo), dilaksanakan secara berimbang antara pembangunan spiritual dengan knowledge sehingga diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia profesional yang berkarakter dengan landasan 9 (sembilan) Budaya Hardys dan ajaran agama. “Tujuan Transformasi ke4 Grup Hardys/GH Holdings yang dimulai pada tahun 2010

273/VIII/BLAS

dengan 9 core business utama melalui anak-anak perusahaan, salah satunya adalah pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia untuk menunjang kinerja dan pertumbuhan bisnis GH Holdings,”ucap I Made Abdi Negara, selaku Corporate Secretary & Business Development Director GH Holdings, ketika mewakili Jajaran Direksi, Rabu (21/8). Salah satu wujud nyata adalah pelaksanaan Piodalan di Hardys Malls Panjer, Hardys Malls Seririt serta Piodalan Agung, Pecaruan Manca Kelud dan Ngrsi Gana di Hardys Malls Sanur . Selain itu pelaksanaan piodalan tersebut adalah upaya harmonisasi buana agung dengan buana alit dalam kerangka Tri Hita Karana sehingga mampu mendukung pengembangan serta pertumbuhan Bisnis GH Holdings. "Setiap proyeksi dan rencana pengembangan bisnis GH Holdings selalu berlandaskan kepada konsep Tri Hitakarana, sehingga pertumbuhan bisnis yang kami capai harus tetap sejalan dengan misi memuliakan Bali,”imbuhnya. Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda, sulinggih yang muput seluruh rangkaian piodalan agung menyatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia profesional harus

memahami nilai-nilai filosofi Tri Kaya Parisudha antara lain; Manacika yaitu melalui penguatan spirit dan ideologi, Wacika sebagai pendalaman knowledge, dan Kayika sebagai hasil dari proses berupa skill atau profesionalisme. “Saya pribadi bangga dan cukup surprise, karena Grup Hardys bertumbuh dengan kepemimpinan pengusaha lokal asli Bali, biasanya kalau perusahaan besar di Bali yang saya temui, owner-nya kebanyakan bukan orang Bali,.”ujarnya disambut tepuk tangan dari undangan dan seluruh peserta. Dalam keterangan persnya, Ir. Gede Agus Hardyawan selaku Presiden Direktur sekaligus Founder GH Holdings didampingi Komisaris Utama, Ibu Ketut Rukmini Hardy, SP.,menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Sanur, Jajaran Pemerintah Kelurahan hingga pengurus Lingkungan Batujimbar yang telah ikut serta mendukung pertumbuhan bisnis Hardys Malls Sanur. “Sepuluh tahun sejak Hardys Malls Sanur berdiri, komunikasi kami yang terjalin baik dengan masyarakat Sanur telah berperan besar mendukung usaha ini tumbuh menjadi pusat perbelanjaan terkemuka dikawasan Sanur,”ujar pengusaha muda yang akrab disapa Gede Hardy. REL

275/VIII/KTR

FB/IST

Piodalan di Hardys supermarket Panjer, Hardys Malls Seririt, serta Pecaruan Manca Kelud dan Ngrsi Gana di Hardys Malls Sanur

Gede Hardy didampingi Pemegang Saham, Jajaran Komisaris dan Direksi GH Holdings, melakukan ritual penyiapan sarana Pecaruan Manca Kelud dan Ngrsi Gana dalam upacara Piodalan Agung, Pecaruan Manca Kelud dan Ngrsi Gana di HardysMalls Sanur pada Rabu (21/8)

274/VIII/KTR


FAJAR BALI Jumat, 23 Agustus 2013, Tahun XIV

SAMBUNGAN

Gali Potensi Desa Baluk

KKN UGM Bantu Mesin Pengolahan Batok Kelapa NEGARA- Fajar Bali Mahasiswa KKN Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan program pengembangan potensi batok kelapa di Desa Baluk Kecamatan Negara. KKN yang dimulai sejak tiga Juli lalu, melihat potensi pohon kelapa yang cukup subur dan berpotensi dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan. Untuk mewujudkan tujuan itu, mahasiswa KKN UGM Unit BL-05 memberikan sosialisasi dan pembinaan pengolahan batok kelapa menjadi sebuah hasil kerajinan atau produk derivatif yang bernilai ekonomis. Sebagai sebuah langkah inovasi, mahasiswa UGM tersebut membantu memberikan satu buah mesin pengolahan yang digelar di Panti Asuhan Jimbar Kasih di Banjar Baluk I Desa Baluk. Penyerahan tersebut juga dihadiri Perbekel Baluk, Ketut Swasana.

KKN yang diikuti sebanyak 28 mahasiswa UGM terhimpun dalam unit BL-05, dengan tema KKN di Baluk yakni Pemberdayaan Pengembangan Masyarakat (KKN PPM). KKN tersebut merupakan yang kedua kali, setelah tahun 2012 lalu sempat dilakukan hal serupa. Tahun lalu, tema utamanya tentang pengolahan sampah organik dan non organik. Namun untuk tahun ini, temanya berupa pengolahan batok kelapa menjadi produk derivatif yang bernilai ekonomis yang selama ini menjadi limbah karena tidak dimanfaatkan warga. Menurut Rizki Dwi Kusumo selaku koordinator mahasiswa unit KKN UGM, untuk mendukung program pengolahan batok kelapa ini, sebelumnya dilakukan sosialisasi, pelatihan, hingga pengarahan dan pendampingan. Kegiatan KKN secara keseluruhan dilakukan selama dua bulan.

Unit BL-05 ini terbagi menjadi empat sub unit yang tersebar di tiga Banjar, yaitu Banjar Baluk I, Banjar Baluk II, dan Banjar Anyar. Di mana keempat sub unit tersebut tetap dalam satu koordinasi kegiatan besar unit. Dipilihnya Baluk untuk mengangkat potensi batok kelapa, karena di desa ini sebagai desa penghasil kelapa dengan produksi hingga mencapai angka beberapa ton perhari. Kelapa produksi Desa Baluk didistribusikan tidak hanya untuk daerah Bali, tapi juga hingga ke Pulau Jawa dengan tujuan utama pabrik pengolahan air kelapa dalam kemasan di daerah Jawa Timur. Mulanya program pelatihan batok kelapa dilakukan secara berkala dengan pendampingan langsung dari tenaga ahli Ibu Hariyanti, pengusaha pengolahan batok dari daerah Bantul, Yogyakarta. Pelatihannya dimulai dari

pelatihan pengolahan batok menjadi bijih batok, hingga pengolahan bijih batok kelapa menjadi barang bernilai ekonomis tinggi seperti tas, dompet, tempat pensil, alas meja, hingga tirai. Sementara, Perbekel Baluk, I Ketut Swasana kemarin berharap warga yang sempat dilatih membuat kerajinan dari batok kelapa, dapat dikembangkan. Bahkan dengan bantuan alat mesin ini, supaya hasil dari produknya dapat dipasarkan hingga ke Yogyakarta. “Kepada bapak pimpinan panti asuhan, setelah diberikan alat ini semoga alat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika dalam mencari bahan baku produksi bisa dikomunikasikan ke desa karena di desa kita ada pengusaha kopra yang sabut kelapa dan batok kelapanya dijual,” ujarnya. W-003

DENPASAR-Fajar Bali Anggota Komisi III DPRD Bali, IB Putu Parta menilai Pansus Aset yang hendak dibentuk sengaja dimandulkan, sehingga penyelesaian kasus aset Pemprov Bali yang masih tercecer tidak bisa diselamatkan. Di samping itu Gus Parta menilai bahwa Pemprov Bali belum maksimal dalam pengelolaan aset miliknya. Diharapkan aset Pemprov Bali dikelola maksimal agar memberi kontribusi positif bagi PAD Pemprov Bali. “Pembentukan Pansus Aset selalu kandas, dimandulkan sehingga ada kesan yang disembunyikan,” terangnya Kamis (22/8) kemarin. Agar tidak menjadi wacana saja, menurutnya perlu segera dibentuk Pansus Aset, ini sangat urgen untuk membenahi pen-

gelolaan aset milik Pemprov Bali. Gus Parta juga mengatakan DPRD Bali secara kelembagaan harus punya kemauan politik yang kuat ikut membenahi pengelolaan aset Pemprov Bali yang masih banyak menuai masalah melalui pembentukan pansus aset. Diharapkan, pansus aset ini nantinya mampu mengidentifikasi, menginventarisasi dan menyelidiki status dan pengelolaan aset Pemprov Bali, baik aset yang dikelola sendiri, dikerjasamakan atau disewakan dengan pihak ketiga, dikelola untuk kepentingan sosial kemasyarakatan dan lainnya. Lalu memberi masukan kepada pihak eksekutif, termasuk melakukan penyelidikan jika ada pengelolaan aset yang menyimpang ataupun ada indikasi

kongkalikong. Kader Demokrat asal Badung ini juga menuding pengelolaan aset Pemprov Bali masih banyak bermasalah dan masih banyak milik Pemprov yang keberadaannya masih samar. “Ada pula penyewaan aset milik Pemprov yang nilainya masih jauh di bawah angka wajar atau harga pasar,” tudingnya. Sehingga dengan rendahnya nila sewa dan rendahnya pemasukan dari pengelolaan aset, lanjutnya, menyebabkan pemasukan bagi PAD Bali belum maksimal. Disebutkan pula, pengelolaan aset semestinya mampu memberi kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat. Gus Parta berharap Pemprov Bali menjelaskan secara

transparan mengenai pengelolaan aset miliknya sebagai bentuk tanggung jawab pengelolaan. Dirinya juga ingin mengetahui seberapa banyak aset yang ada di masing-masing kabupaten/kota di Bali. “Seberapa sudah dimanfaatkan, seberapa yang masih terlantar dan lainnya, agar jelas semuanya,” paparnya. Dikatakan lagi, pembentukan pansus aset itu sangat penting, sehingga lembaga dewan juga bisa mengetahui aset Pemprov Bali yang ada di wilayah kabupaten/kota dan sejauh mana aset itu dan siapa tahu ada yang terlantar. “Kalau ada kemauan politik, saya yakin pansus aset ini bisa terbentuk, disini ada tujuan untuk penyelamatan kekayaan milik masyarakat Bali,” tegasnya W-010

DARI HALAMAN 1

terwakili oleh LSM tersebut, atau jangan-jangan penolakan didasari atas titipan pihak atau oknum tertentu,” serang Disel Astawa. “Sedangkan bila tidak ada reklamasi apakah abrasi akan terhenti otomatis?”, imbuhnya. Politisi PDIP asal Ungasan, Jimbaran ini juga menyindir pihak yang sok galau soal kebudayaan Bali akan hilang hanya karena reklamasi. Hal itu, menurut Disel, sangat tidak masuk akal – dan mengundang tawa. Menurutnya, agama, adat dan kebudayaan justru mendapat tantangan untuk bertahan dan berkembang dengan masuknya pariwisata. “Ada sebagian kebudayaan kita yang berkembang ketika pariwisata masuk ke Bali,” terangnya lagi. Disel Astawa justru meminta agar budaya, adat dan agama diberikan porsi tersendiri dan mendudukkannya pada posisi sewajarnya. Sehingga dengan adanya pariwisata, maka se-

bagian adat dan budaya Bali tumbuh berkembang. Adat dan budaya dengan pariwisata saling membutuhkan antara keduanya. Disel Astawa juga meminta kepada LSM yang gencar menolak reklamasi agar bisa mencarikan solusi terhadap permasalahan lapangan kerja 5 sampai 10 tahun kedepan. Bila solusi tersebut ada, maka reklamasi bukan satusatunya jalan keluar untuk persiapan lapangan kerja. Di mana, menurutnya, sampai saat ini belum ada yang memberikan kajian bagaimana solusi terhadap lapangan kerja 10 tahun mendatang. Disel juga menyebutkan bahwa destinasi pariwisata Bali bila tidak dikembangkan akan mentok dan ditinggal sebagai daya tarik wisata internasional. Mengingat pesaing Bali dibidang pariwisata adalah negara-negara yang sudah mengembangkan pariwisata internasional.

“Negara lain mengundang investor untuk membuat destinasi pariwisata baru, kok kita malah menolak. Bahkan tanpa memberikan jalan keluar, ini yang saya tidak mengerti,” kritiknya seraya geleng-geleng kepala. Dengan penolakan terhadap reklamasi tersebut, menurutnya, akan memberikan preseden buruk terhadap investasi di Bali. “Bali akan menjadi wilayah paling menakutkan untuk investasi. Walau masyarakatnya terkenal ramah namun kalau sudah pada tataran investasi, Bali dianggap wilayah paling gawat,” cetusnya lagi. Dengan adanya catatan buruk terhadap investasi di Bali ini, lanjut Disel, investor di Bali akan berpikir seribu kali untuk berinvestasi. Selain juga menghadapi gempuran media yang tak jelas antara menolak karena kepentingan rakyat atau kepentingan oknum tertentu. W-010

patung ini. Hal ini dikarenakan, pengunjung hanya dapat leluasa melihat patung dari sisi samping saja sementara pemandangan dari arah depan masih dirasa sangat kurang. “Akan digeser ke arah selatan biar lebih leluasa. Sekitar 300 meter dari Lotus Pond,” ungkap pria kelahiran Tabanan ini. Nuarta merasa optimis bahwa kelanjutan pengerjaan pembangunan patung GWK ini bisa dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun. Tertundanya

proyek ini, ungkapnya, akibat dari krisis moneter. Beruntung, Nuarta bertemu dengan pihak investor yang memiliki visi yang sama dengan dirinya yaitu lebih mengenyampingkan sisi komersialnya namun lebih ke arah penyelesaian patung dan penataan - penataan lainnya. “Ada sekitar 10 investor yang pernah saya temui. Mereka masih mengedepankan sisi komersialnya. Namun tak sejalan dengan saya. Saat ini saya sudah bertemu dengan investor

yang sejalan dengan saya dan saya optimis 3 tahun selesai,” beber Nuarta. Proses pengerjaan patung GWK ini jelas Nuarta sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu. Bahkan, ada beberapa bagian - bagian dari patung tersebut yang sudah terkirim dari tempat Nuarta mengerjakan patung ini. Beberapa bagian tersebut sudah diangkut dengan truk berukuran sangat besar dan sebanyak 13 truk tersebut sudah sampai di Bali. W-011

kan bahwa Polsek Denpasar Utara sudah saatnya menjadi satu unit pelayanan tersendiri. Di mana selama ini wilayah Kecamatan Denpasar Utara masih dilayani oleh Polsek Denpasar Barat . Padahal peningkatan angka gangguan keamanan dan kriminalitas lainnya di wilayah Kecamatan Denpasar Utara cukup tinggi dan aparat yang melayani di Kecamatan Denpasar Barat juga sangat krodit. Disebutkannya juga, Polda

Bali sangat kesulitan mendapatkan lahan yang cukup untuk membangun Polsek tersebut. Banyak warga yang tidak mau merelakan lahannya untuk membangun Polsek. Ketua Komisi I DPRD Bali, M ade Arjaya mendukung langkah yang dilakukan oleh Polda Bali bila itu tujuannya untuk keamanan Bali. Arjaya mengatakan, masih banyak lahan milik Pemprov Bali yang belum digunakan. Bahkan Made Arjaya menye-

butkan bila tidak ada warga yang merelakan tanahnya, maka tanah warga tersebut bisa ditukar dengan tanah milik Pemprov yang ada di Kawasan Renon, dengan penukaran yang ideal. “Saya dukung ini, jadi Polda tidak perlu membeli lahan, hanya menggunakan tanah milik Pemprov Bali. Namun sebelumnya harus ada tanah warga yang mau ‘tukar guling’ dengan lahan Pemprov,” jelas Arjaya.W-010

Pansus Aset Dianggap ‘Dimandulkan’

Tanpa Reklamasi, Pariwisata Bali Mentok yang pro reklamasi dan memiliki pemikiran ke depan soal masa depan Bali mulai muncul dan tidak pengecut menyatakan dukungan terhadap reklamasi. Salah satunya adalah anggota DPRD Bali bernama Disel Astawa. Dirinya mengkritik keras bahwa selama ini belum ada yang bisa menjelaskan secara detail kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat reklamasi. “Belum pernah saya mendengar alasan penolakan tersebut dari sudut pandang akademis dan masuk akal,” sembur anggota Komisi II DPRD Bali, Selasa (20/8). Begitu pula, menurut Disel Astawa, akibat kerusakan terhadap reklamasi tersebut belum bisa dijelaskan secara rinci dan mendetail. Sedangkan LSM yang angkat bicara soal penolakan tersebut selalu mengatasnamakan wakil rakyat. “Lalu masyarakat mana yang

2013, Baru 3 Kabupaten Setor Nama Peserta JKBM DARI HALAMAN 1 Mahadewi juga menjelaskan bahwa ada anggota Polri/ TNI atau PNS yang mendapatkan kartu JKBM, dan setelah di Taping, keluarganya sudah mendapatkan jaminan ASKES atau ASABRI. Hanya Mahadewi sendiri tidak merinci berapa jumlah nama penerima kartu JKBM yang tertukar pada satu kelurahan atau pada suatu desa.

yang sudah diletakkan oleh yayasan. Sang kreator penggagas Patung GWK I Nyoman Nuarta mengatakan, patung GWK ini nanti akan sedikit digeser sekitar 300 meter ke arah selatan dari tempatnya yang semula. Pemindahan letak Patung GWK ini sebut Nuarta juga tak lepas dari pertimbangan kenyamanan yakni untuk mempermudah pengunjung dalam melihat

DARI HALAMAN 1

bagian dari Bali Mandara itu perlu adanya back-up dari seluruh kabupaten /kota yang ada di seluruh Bali. Hal ini dilakukan

diamankan bukan saja penduduk Bali, tetapi juga wisatawan. Terang saja setiap harinya Bali kedatangan wisatawan atau mobilisasi penduduk ratarata 20.000 penduduk. Sehingga kondisi itu menurutnya perlu mendapatkan pengamanan yang ketat sebagai wujud dari citra pariwisata Bali yang aman dan nyaman sehingga perlu ada satu Polres khusus. Arif Wachyunadi memapar-

Minggu. Pada hari ini, sebagian besar pegawai Puskesmas libur, sehingga masyarakat yang ingin mendapat pelayanan tertunda. Masalah lain yang muncul adalah masyarakat tidak mendapat pelayanan di ruang rawat inap kelas III. Pihak rumah sakit beralasan bahwa kamar Kelas III sudah penuh, sedangkan masyarakat tidak mendapat kesempatan untuk mengetahui apa benar kamar Kelas III penuh atau tidak.W-010

demi kesejahteraan masyarakat Bali dan kesejahteraan itu mesti dimulai dari kesejahteraan masyarakat kabupaten kota. “Bali Mandara adalah salah satu program yang bagus, dan

sudah dapat dirasakan oleh banyak masyarakat,” jelasnya. Kedepan hendaknya program ini dapat lebih dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.W-005

lama bisa bentrok fisik dan itu ndak bagus. Jadi aspek sosial budaya itu pun harus kita perhatikan. Bukan apa-apa, kita ingin agar jangan terjadi bentrok, karena ada pro kontra, dan ini mirip-mirip jumlahnya. Dan terus ada provokasi oleh sekelompok orang, yang dimotori oleh satu media, yang terus setiap hari memprovokasi, sehingga akibatnya bisa saja menimbulkan suasana yang panas, dan itu tentu saja tidak kita kehendaki. Itulah latarbelakangnya. Karena pertimbangan-pertimbangan seperti itu, kita nyatakan bahwa SK itu tidak berlaku lagi.

begitu. Ini bumi ini segede gini. Hahaha…mereka itu nggak tahu kalau bumi itu bulat dan besar. Saya sih tidak juga nyalahkan, mungkin karena memang wawasannya ya baru segitu. Terus juga bahwa ini nanti akan merusak bumi ibu pertiwi, menurut saya ya boleh saja berpendapat seperti begitu, tetapi sesungguhnya kita ingin menyelamatkan ibu pertiwi.

Bahaya Jika Provokasi Media Soal Reklamasi Dibiarkan

DARI HALAMAN 1 Jawab: Hahaha. Sebenernya saya juga heran, kenapa setelah saya membatalkan SK pertama itu, nggak ada media yang tanya pada saya alasanalasannya. Tapi begini, yang pertama, kita harus mengakui bahwa memang ada beberapa hal yang tidak terjangkau atau tidak dimasukkan dalam pertimbangan hukum, atau ada yang terlewatkan oleh tim. Ini kan dibahas berkalikali. Lalu rupanya ada hal yang terlewatkan, misalnya Pepres itu, Pepres nomor 45 yang menyatakan bahwa kawasan Teluk Bedoa itu adalah kawasan konservasi. Itu adalah tahun 2011. Nah rupanya temen-temen yang membahas itu kelewatan, termasuk saya pun akhirnya tidak cermat dalam memproses ijin-ijin itu. Kedua, tentu saja kita menghormati rekomendasi dari DPRD Bali, sebagaimana waktu kita mengeluarkan ijin itu juga dengan rekomendasi dari DPRD juga, walaupun oleh beliaubeliau ditafsirkan berbeda, bukan untuk itu. Tetapi kita menafsirkannya seperti itu. Jadi mungkin ada perbedaan, ada multi tafsir. Okelah, itu tidak perlu diperdebatkan, tetapi bahwa kita mengeluarkan ijin itu adalah setelah ada rekomendasi DPRD. Sebelumnya itu tidak ada. Nah, apakah itu dimaksudkan untuk itu atau untuk yang lain, ya saya katakan tadi itu multi tafsir. Nah oleh karena itu, saya juga menyatakan bahwa SK itu tidak berlaku segera setelah kita mendapat rekomendasi lagi dari DPRD. Ketiga, kita memperhatikan adanya pro kontra yang diprovokasi oleh kelompok-kelompok tertentu, sehingga bisa membahayakan Bali. Karena provokasinya ini, ternyata masuk kedalam sebagian kelompok krama Bali. Ini berbahaya, kalau pro-kontra itu kita biarkan, ya bisa bentrok fisik. Lha ini kan nggak boleh terjadi. Mungkin pertama bentrok mulut, bentrok ide, tapi lama-

Kapolda: Perlu Bangun Polres di Bandara Ngurah Rai DARI HALAMAN 1

Di samping itu, Mahadewi hanya menjelaskan bahwa 31,59 penduduk Bali sudah punya asuransi sendiri dan sekitar 68,41% belum memiliki tanggungan asuransi sehingga harus dilayani dengan JKBM. Dalam pelaksanaannya di rumah sakit atau Puskesmas, masih banyak terjadi pelayanan yang belum maksimal. Seperti halnya dengan pelayanan di Puskesmas pada hari Sabtu dan

Sinkronisasi dengan E-KTP

Rampungkan Patung GWK, Dana Rp 450 Miliar Disiapkan DARI HALAMAN 1

11

026/VI/FB/MHM

Tanya: Tetapi ada yang bilang bahwa setelah SK pertama itu dibatalkan oleh pak gubernur, maka selesailah sudah. Gimana itu?

Jawab: Itu tadi yang saya katakan, bahwa ide pemanfaatan Teluk Benoa itu, dan pelestarian Teluk Benoa itu, karena judulnya SK itu begitu, Pemanfaatan dan Pelestarian Teluk Benoa. Maka menurut saya dan berbagai pertimbangan, terutama dari Unud, dari tokoh lain, menurut saya perlu untuk diwujudkan. Kenapa? Karena tiap hari ini, makin hari Bali makin kecil pulaunya, makin kecil teritorinya, karena abrasi. Abrasi itu bukan karena reklamasi, tetapi karena air laut naik, gelombang tinggi akibat global warming, kan begitu sebenarnya. Jadi terjadilah abrasi. Dan itu terjadi sudah lama, bukan baru sekarang. Nah, solusi untuk menahan abrasi itu adalah reklamasi. Jadi to reclame. Yaitu mengklaim kembali satu teritori akibat hilang atau berkurang. Sebenarnya itu. Jadi bukan reklamasi yang menyebabkan abrasi, tetapi karena abrasi kita perlu reklamasi. Begitu. Way of thinking-nya menurut saya itu yang benar gitu loh. Jadi kalu teori-teori bahwa kita seperti air dalam gelas dimasukan batu, terus tumpah airnya kemana-mana, ya bukan

Tanya: Konkritnya gimana pak? Jawab: Ya, artinya, kita menambah atau mengembalikan lagi daratan yang kita memang udah punyai. Itu. Melihat kondisi esisting dari Teluk Benoa itu toh sekarang juga tidak bisa dibikin apa-apa. Airnya sudah hampir tertimbun dan yang menimbun itu lumpur. Ya, begitu kan. Jadi kalau turun airnya, kelihatan itu lumpurnya. Ndak bisa juga ditanam kok. Dan ndak ada binatang apa yang hidup di situ. Ndak ada. Jadi oleh karena itu harus dinormalisasi ini, caranya apa, ya buat pulau-pulau kecil di situ, aliran air di situ kemudian dialirkan dengan bagus, lingkungan menjadi lebih sehat, sehingga akan mengembalikan fungsi dari daratan itu. Karena perlu kita ingat ya, rencana dari 838 hektar itu, 538 hektar akan jadi hutan. Karena itu memang harus melindungi. Hutan itulah yang melindungi daratan yang habis dibuat itu. Dan alur airnya pasti akan bagus, karena apa, dikeruk, dinormalisasi, tidak lagi lumpur isinya, tapi air laut yang betul, karena dikeluarin lumpurnya. Secara teknis ya seperti itu. Di samping tentu saja seperti apa kajian Unud itu, kita ini kan berada di daerah rawan tsunami. Patahnya lempengan-lempengan lapis bumi di wilayah Bali utara dan Bali selatan. Dua-duanya kena kok. Dari utara kena, dari selatan kena, bisa kena. Nah itu sebagai salah satu tujuan untuk penyelamatan kalau ada bencana tsunami. R-002 (bersambung)


0361 411283

12

Prabowo Bangkitkan Warga Blambangan BANYUWANGI – Fajar Bali Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto tampil menjadi juru kampanye pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur SoekarwoSyaifullah Yusuf di Banyuwangi. Prabowo tiba dengan helikopter dan mendarat di Lapangan Maron, Kecamatan Genteng didampingi Saifullah. Keduanya kemudian berkunjung ke Pondok Pesantren Bustanul FB/IST Prabowo Makmur yang diasuh KH. Muwafik Amir. Di ponpes itu telah berkumpul sejumlah kiai Nahdlatul Ulama. Menurut Gus Ipul -panggilan Syaifullah Yusuf, dia datang ke ponpes tersebut karena terbukti mujarab mengantar dirinya dan Soekarwo memenangi Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2008 lalu. "Kyai Muwafik ini adalah kyai yang dituakan di Banyuwangi," katanya. Bahkan dua calon presiden Indonesia juga sowan ke ponpes ini dan akhirnya menang. "Gus Dur pernah datang, lalu jadi presiden. Megawati juga datang dan jadi presiden," kata Gus Ipul. Prabowo dan Gus Ipul berorasi di depan kader Demokrat dan Gerindra di Graha Bakti Sport Center. Setelah itu mereka menemui pedagang dan tukang becak di Pasar Genteng. NT

POLITIK Warga Nusa Penida ‘Ketog Semprong’ Pulang Kampung

FAJA R BALI

Jumat, 23 Agustus 2013 Tahun XIV

Pencoblosan Cabup-Cawabup Klungkung Kesadaran positif diperlihatkan warga Nusa Penida, ambil bagian untuk menentukan pemimpin Kabupaten Klungkung lima tahun kedepan. Terbukti mereka ‘Ketog Semprong’ (ramairamai,red) pulang kampung untuk menyalurkan aspirasi pada Pilkada Klungkung, Jumat (23/8) hari ini.

SEMARAPURA-Fajar Bali Dalam bulan Agustus ini ada dua fenomena menarik soal mudik. Pertama mudik Lebaran yang dilakukan oleh warga Muslim di Bali ke kampung halaman. Kedua, ‘mudik politik’ warga Nusa Penida yang tak ketinggalan ingin menyumbangkan suara dalam pemilihan bupati dan wakil bupati baru. Antusiasme warga Kecamatan Nusa Penida untuk mengikuti pesta demokrasi, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klungkung, Jumat (23/8) hari ini nampaknya tidak dapat dibendung lagi. Te r b u k t i , s e j a k K a m i s (22/8) kemarin, pemilih yang bekerja di Denpasar atau Klungkung daratan mudik ketog semprong ke kampung halaman mereka di Nusa Penida. Penyebrangan tradisional

pun diserbu ratusan penumpang sejak pagi hari, lonjakan penumpang membuahkan keuntungan bagi pemilik sampan di Desa Kusamba, Dawan, Klungkung. Sesuai pantauan Fajar Bali di penyebrangan tradisional, Desa Kusamba, sejak pukul 06.00 Wita puluhan penumpang sudah mengantri sampan ke Nusa Penida. Seorang pengelola sampan, Safrudin menyampaikan, dirinya siap menambah jumlah trip apabila lonjakan penumpang terus terjadi. Menurutnya, di hari-hari biasa jumlah penumpang sampan berkisar 50 orang. Tapi, sejak kemarin jumlah penumpang membludak, hingga mencapai ratusan orang dalam satu kali penyebrangan. Safrudin mengatakan, kondisi yang sama juga sempat terjadi ketika

Pilgub pada 15 Mei 2013 lalu. Sementara, seorang penumpang sampan, I Putu Ardana yang selama ini bekerja di Kota Denpasar mengatakan spesial pulang ke Nusa Penida hanya untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati. Dirinya sengaja memilih pulang lebih awal, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi hari ini. Menurut Ardana, dengan adanya empat kandidat Bu-

pati dan Wakil Bupati, maka selisih suara diantara keempat kandidat tersebut dipastikan sangat tipis. Oleh karena itu, Ardana merasa satu suara akan sangat menentukan pemimpin Klungkung untuk lima tahun ke depan. “Saya pulang ke Nusa Penida untuk pencoblosan besok (hari ini). Lumayan satu suara menentukan, tetap pulang karena semangat untuk tentukan pemimpin,” ujar Ardana. Puncak lonjakan penump-

ang sampan dipastikan akan terjadi pagi ini. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi serbuan penumpang, para pengelola sampan sudah menyiapkan strategi yakni dengan menambah jumlah sampan atau menambah trip sampan. Berdasarkan data pemilih tetap (DPT) KPUD Klungkung, jumlah pemilih di Kecamatan Nusa Penida mencapai, 43.446 jiwa, dari jumlah DPT se-Kabupaten Klungkung sebanyak 155.095 jiwa. W-019

Sembahyang Bersama di Pura Jagat Nata

Hampir Dua Ribu Calon Pemilih Ganda di Bangli

SEMARAPURA-Fajar Bali Di tengah hiruk-pikuk persiapan Pilkada Klungkung, Kamis (22/8) kemarin, kelompok pemuda yang terhimpun dalam Organisasi Dharmaning Ksatria memilih untuk melakukan persembahyangan bersama. Acara persembahyangan yang digelar di Pura Jagat Nata, Klungkung tersebut diikuti oleh 78 orang anggota Dharmaning Ksatria. Tujuanya, untuk mendoakan agar Pilkada Klungkung berjalan dengan lancar dan damai.

Ketua Dharmaning Ksatria, Cokorda Bagus Aringga Putra didampingi oleh penasihat, Cokorda Gede Putra Adnyana, dan Ketut Candra, menyampaikan anggota Dharmaning Ksatria sudah tersebar di empat kecamatan. Meliputi, Kecamatan Dawan, Klungkung, Banjarangkan, hingga ke Nusa Penida. Lebih lanjut, Aringga Putra menjelaskan, kegiatan kemarin merupakan suatu bukti bahwa pemuda juga peduli dengan kegiatan Pilkada Klungkung. Dirinya juga tidak ingin, kegiatan kemarin disangkutpautkan kepada salah satu kandidat tersebut. Sebab, pada dasarnya Dharmaning Ksatria bersikap netral dan memilih sesuai dengan

pilihan hati nurani. “Kami di sini (Pilkada) bersifat netral, kami memilih sesuai dengan hati nurani kami, siapapun pemenangnya beliaulah pemimpin kami,” tegas Aringga Putra. Walaupun demikian, sebagai perwakilan Dharmaning Ksatria, Aringga Putra juga berharap kandidat terpilih dapat mengayomi seluruh masyrakat Klungkung. Sehingga, seluruh masyarakat Klungkung, dapat merasakan kesejahteraan bersama Bupati dan Wakil Bupati baru. Selanjutnya, menengok angka golput yang cukup tinggi dalam Pilgub lalu, Aringga Putra juga menghimbau agar masyarakat Klungkung, untuk menggunakan hak pilihnya.

Tentunya, menggunakan hak pilih dengan baik, dan sesuai dengan hati nurani, tanpa unsur paksaan siapapun. Seusai acara persembahyangan bersama, Aringga Putra juga sempat menceritakan mengenai asal mula terbentuknya Dharmaning Ksatria. Katanya, organisasi tersebut dibentuk atas rasa peduli terhadap kegiatan pemuda saat ini. Apalagi, perubahan zaman, justru menggiring pemuda untuk melakukan hal-hal yang negatif, dibandingkan yang positif. Sehingga banyak pemuda di Klungkung sulit untuk berkreatifitas dan mewujudkan SDM yang berkualitas. “Maka dari itu, kami mengajak pemuda Klungkung untuk bersatu dan

membangun daerah Klungkung dengan membentuk satu organisasi yang bernama Dharmaning Ksatria,” jelas Aringga Putra. Selama ini, kegiatan yang dirancang di Dharmaning Ksatria lebih bersifat sosial. Diantaranya, kerja bakti membersihkan pantai, mengunjungi sesama anggota yang memiliki kegiatan, dan meningkatkan solidaritas antar pemuda. Di samping itu, untuk meningkatkan kreatifitas pemuda di bidang seni, Dharmaning Ksatria juga sering menyelenggarakan vestifal band, seni tari, dan tabuh. Sedangkan di bidang olahraga, misalnya dengan melakukan kegiatan futsal, basket, hingga pencak silat. W-019

BANGLI-Fajar Bali Angka calon pemilih yang dipegang KPUD Bangli mengalami selisih yang ekstrim dari angka sebelumnya. Angka calon pemilih sebelumnya 183.792 orang ternyata setelah dilakukan pemutakhiran data turun drastic menjadi 181.883, atau terjadi penurunan 1.909 calon pemilih. Angka tersebut terjadi di kecamatan Kintamani, 74.768 orang, Bangli 39.517 orang, Susut 36.227 orang dan kecamatan Tembuku, 31.371 orang. Anggota KPUD Bangli Arianti Suningsih kepada Fajar Bali, Kamis (22/8) kemarin, mengatakan pergeseran angka tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor yakni faktor perpindahan , meninggal dan faktor lainnya.”Mereka yang sudah nikah dan pindah , serta yang sudah meninggal masih tercatat, setelah di-crosscek bersama aparat terbawah dan masyarakat, yang sudah meninggal dan pindah masih tercatat,” ujar Suninggsih. Dikatakan pemutkahiran data calon pemilih terus dilakukan sebelum diumumkan dalam daftar pemilih tetap (DPT). Daftar pemilih sementara kini ditetapkan PPS, tetapi papar Suningsih angka itu tetap dilakukan pemutkhiran, dan sangat perlu peran masyarakat dan pihak terkait untuk bisa mendapatkan angka yang lebih valid. “Setelah nanti menjadi DPT, baru tak bisa lagi angka tersebut diutakatik,”imbuhnya. W-002

JAKARTA – Fajar Bali Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad meminta maaf atas pesan yang dikirimnya melalui Blackberry Messenger (BBM) menjelang debat kandidat di televisi swasta. Pesan itu mendapat protes dan kecaman dari berbagai pihak karena dianggap mendukung calon tertentu. Pesan yang dikirim Andry itu berisi sebagai berikut: Saksikan keunggulan Cagub PKB Khofifah IP dalam debat kandidat di Metro TV live di Gramedia Expo malam ini jam 19.00 WIB. Sebarkan :). Pesan itu diterima sekitar pukul 15.39 WIB. Menyadari kekeliruannya, pukul 16.40 WIB, Andry pun meralat. Ralat: Saksikan keung-

gulan Pasangan calon No urut 1 Soekarwo-Saifullah Yusuf, No urut 2 Egi Sujana-M. Sihat, No urut 3 Bambang DH-Said Abdullah, No Urut 4 Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawireja dalam debat kandidat di Metro TV live di Gramedia Expo malam ini jam 19.00 WIB. Sebarkan :). Andry mengaku khilaf saat mengirim pesan tersebut. Ia tidak sempat membaca dan langsung menyebarkan pesan kepada seluruh kontaknya ketika dirinya dalam perjalanan dari Pasuruan menuju Malang. Seorang senior Andry dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengabarkan bahwa pesan yang disebarnya hanya mencantumkan satu calon saja. Andry pun langsung mengklarifikasi.

"Broadcast yang dikirim sudah langsung saya ralat kurang dari setengah jam," katanya. Ia menerima pesan itu dari salah satu kontak BBM-nya bernama Imam. Rekannya, Mufti Mubarok, yang saat itu berada satu mobil dengan Andry, juga mengatakan hal yang sama. Menurut Mufti, setelah menyebar pesan itu, Andry baru menyadari kesalahannya. "Aduh, salah aku, Mas," ujar Andry pada Mufti kala itu. Dituding berpihak pada salah satu calon, Andry menyangkalnya. Ia memastikan bahwa KPU masih netral dan tidak berpihak pada pasangan calon tertentu, demikian pula dirinya. Menurut dia, penilaian atas kenetralan seseorang tidak bisa hanya dari broadcast pesan. NT

Mundur, DCS Perempuan Hanura Diganti

TABANAN-Fajar Bali KPUD Tabanan mengganti nama Ni Ketut Mudani dari Daftar Calon Tetap (DCT) legislative 2014. Mudani calon legislative perempuan yang bertarung di DP 4 Kecamatan Marga- Kediri dari Partai Hanura digantikan oleh Ni Putu Mariyanti. Penggantian Mudani kepada Mariyanti dibenarkan oleh Ketua KPUD Tabanan IBM Kresna Dhana, Kamis (22/8) kemarin. Dikatakanya, pergantian tersebut dimungkinkan karena calon dari perempuan, alasan pergantian pun diterima karena yang bersangkutan Ni Ketut Mudani memilih mengundurkan diri sebagai calon legislative. “Pergantian DCS ke DCT itu sudah melalui prosedur,” jelasnya. Hasil DCT sebanyak 261 telah diserahkan ke 11 Partai Politik yang ada di Tabanan. Terkait pendaftaran calon anggota KPU Tabanan diperpanjang hingga tanggal 29 Agustus mendatang. Hal ini dilakukan karena sesuai aturan sebelum jumlah pendaftar sebanyak 30 orang, diwajibkan melakukan perpanjangan pendaftaran. Sekretaris KPU Tabanan I Made Tampika, Kamis (22/8) kemarin menjelaskan hingga hari terakhir pendaftaran anggota KPU Tabanan di hotel Taman Sari, baru 24 orang yang mendaftar. “Kami perpanjang waktu pendaftaran sempai tanggal 29 Agustus,” jelas Tampika, yang menambahkan baru incumbent anggota KPU Tabanan yang mendaftar yakni IBM Kresna Dhana, I Ketut Narta dan Luh Darayoni. Selain ketiga incumbent, para pelamar juga masih dari lingkup penyelenggara pemilu, seperti anggota Panwaslu Tabanan Luh Made Sunadi, Ketua Panwas Kecamatan Pupuan Jero Tesan, dan mantan Ketua Panwasalu Tabanan IGM Manuaba. Selain dari lingkaran penyelenggara pemilu, yang berebut sebagai anggota KPUD Tabanan juga datang dari mantan Camat Kediri, I Made Subrata. Subrata menyerahkan berkas pendaftaran ke Hotel Taman Rai, Rabu (21/8). W-004

FB/DIAH

Penumpang naik ke atas Sampan yang berlayar ke Nusa Penida

Dharmaning Ksatria Ajak Pemuda Klungkung Peduli Pilkada

Sebar Pesan Berantai, Ketua KPU Jatim Minta Maaf

FB/IST

Andry Dewanto Ahmad, Ketua KPU Jawa Timur

TACE TEHNOLOGI CANGGIH MEMBUNUH SEL KANKER GANAS

P

erkembangan penyakit kanker dan perkembangan tehnologi saling kejar mengejar. Ilmu pengetahuan yang berkembang pesat saat ini berusaha memecahkan misteri tumbuhnya sel kanker yang semakin mengkhawatirkan. Tehnologi Intervensi dapat memberikan alternative pengobatan untuk pasien kanker ganas saat ini. Dengan tehnik intervensi pasien kanker tidak dilakukan pembedahan/tanpa operasi, tapi hasilnya lebih efektif karena obat yang diberikan langsung ke sumber sel kanker yang sedang tumbuh. Bisa dikata-

kan lebih efesien dari kemoterapi konvesional yang dilakukan melalui infus saat ini, karena dengan tehnik intervensi obat kemo yang diberikan dosisnya relatif lebih kecil. Keungulan lain dari tehnik ini adalah tidak

timbul efek samping seperti rambut rontok, mual muntah, pusing, dan kulit keriput kehitaman. Tehnik ini dikerjakan oleh dokter spesialis radiologi intervensi di dalam ruangan khusus dan peralatan yang

canggih. Dengan selang kateter yang sangat kecil dimasukkan melalui pembuluh darah pelipatan paha maka dokter mengarahkan obat kemo ke fedding artery yang menyuplai makanan ke pusat tumbuhnya sel kanker. Dengan tehnologi digital modern maka perjalanan caterter dan obat kemo yang dimasukkan melalui pembuluh darah dapat dipantau melalui monitor dan dapat dilihat langsung oleh pasien dan keluarganya. Sepertihalnya pengobatan kanker yang lain, tindakan TACE (Trans Arterial Chemo Embolisation) juga

dilakukan berseri artinya pemberian obat tidak cukup sekali tindakan, tergantung dari stadium kankernya, biasanya 3 kali bisa juga lebih. Tehnologi ini juga bisa digunakan oleh dokter radiologi untuk kasus stroke acute pembuntuan, dengan pembukaan kembali pembuluh darah yang tersumbat pada stroke acute sehingga kelumpuhan bisa di cegah. Sedangkan untuk kasus luka membusuk oleh karena ganggren pada Diabetes melitus juga dilakukan rekanilisasi pembuluh darah yang menyempit, sehingga amputasi bisa dihindari.

Informasi selengkapnya dapat menghubungi RS BaliMed Denpasar Bali Contac Person: Sandri 081999132328/082144878012/PIN BB 24E5B1B8. 171/VI/FB/IGR

FAJAR BALI EDISI 23 AGUSTUS 2013  

FAJAR BALI, surat kabar harian terbit di Bali, memuat berita-berita: POLITIK, EKONOMI, HUKUM DAN KRIMINAL, PENDIDIKAN, DLL