Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

jumat, 21 maret 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

MUDP Siap Lindungi Bendesa Sidakarya Jro Suwena: Jika Polisi Mau, Tak Sulit Temukan Aktor Intelektual Spanduk Jalak DENPASAR-Fajar Bali Polemik pemasangan spanduk ‘Penggal Kepala Mangku P’ mengundang keprihatinan Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali. Apalagi kini permasalahan tersebut melebar dan memicu perpecahan di internal Desa Sidakarya. Bendesa adat yang mulanya ingin mengklarifikasi masalah tersebut, justru dituding sebagai ‘penghianat’ perjuangan warganya. Menyikapi situasi

Aksi Jalak Sidakarya ternyata menuai persoalan di Desa Adat Sidakarya. Bahkan memunculkan perpecahan di internal desa. Pihak Polda Bali terus didesak mengusut tuntas dalang dibalik aksi Jalak, jangan berlama-lama. Karena akan berdampak buruk bagi keamanan dan kenyamanan di desa adat. 622/III/AG

ini, Kamis (20/3) kemarin, Ketua MUDP Bali, Jro Gede Suwena Upadesa memastikan bahwa pihaknya tidak akan berpangku tangan. Berbagai upaya akan ditempuh, guna memberikan perlindungan terhadap Bendesa Adat Sidakarya. Ketegasan sikap Jro Suwena ini disampaikan dalam acara dialog bertema “Mengungkap dalang spanduk Penggal Kepala Mangku P” di Resto ke hal. 11

Pak Gubernur Bangun Rumah Baca, Butuh Bantuan Buku Menggalakan minat baca di kalangan anak-anak muda, ternyata membutuhkan perjuangan yang keras. Gemar membaca di kalangan anak-anak muda belakangan ini harus didongkrak, supaya tidak hanya mengenal teknologi saja, tetapi harus ke hal. 11

Fawaid

Rombongan dari Kementerian Kelautan saat meninjau produk garam piramid Buleleng

FB/AGUS

Garam Piramid Buleleng Kian Mendunia SINGARAJA–Fajar Bali Petugas Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kamis (20/3) siang kemarin meninjau garam piramida yang ada di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Sebanyak 43 utusan dari Kabupaten/Kota se-Indonesia mengikuti program

kunjungan lapangan Program Usaha Garam Rakyat, Pugar. Rombongan dengan empat bus tiba di Desa Tejakula sekitar jam 11.00 Wita. Mereka langsung menuju pantai tempat kelompok Sari Pertiwi membuat garam. Rombongan yang dipimpin Perwakilan Direktorat Pember-

625/III/AG

Simon Yakin Aktor Intelektual akan Ditangkap DENPASAR-Fajar Bali Proses hukum kasus pemasangan spanduk ‘Penggal Kepala Mangku P’ seolah jalan di tempat. Beberapa Minggu berlalu, ‘dalang’ dibalik aksi itupun masih berkeliaran. Meski sebelumnya Gubernur Bali, Made Mangku Pastika sudah memaafkan para pelaku, namun proses hukum dipastikan tetap berjalan. Hal ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Gubernur Pastika, Simon Nahak, Kamis (20/3) kemarin. Simon Nahak menegaskan, kasus Jalak Sidakarya sudah memenuhi unsur pidana. Bukti berupa spanduk, tidak lagi hanya sebatas pencemaran nama baik tetapi juga pengancaman nyawa seseorang. Masalah pidana inipun sejatinya bukan hanya menimpa Made Mangku Pastika, tetapi seluruh masyarakat Bali. Lantaran, Made Mangku Pastika adalah

Tim dari Kejagung ketika melakukan penggeledahan di kantor PT Adhi Karya Jalan Merdeka Denpasar, Kamis (20/3).

Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014 Bank Umum

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

han ini terkait kasus dugaan korupsi di PT Adhi Karya yang mengakibatkan kerugian negara Rp15,4 miliar, serta telah ditetapkannya seorang tersangka, yakni mantan Kepala Divisi VII PT Adhi Karya Bali Tbk, Wijaya Imam

Santoso alias WIS. “Penggeledahan ini untuk memperkuat bukti-bukti dari tersangka berinisial WIS,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, ke hal. 11

Caleg Perempuan Mesti Berperan Berantas Korupsi DENPASAR-Fajar Bali Tiga orang caleg perempuan Bali menyatakan membenci praktik korupsi yang telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga untuk mengubah keadaan bangsa kalangan caleg perempuan harus memainkan peran besar dalam pemberantasan korupsi. “Kalangan caleg perempuan jika dipilih rakyat menjadi wakilnya di parlemen harus siap menjadi motivator

ke hal. 11

014/VI/KTR

Kantor PT Adhi Karya Digeledah Tim Kejagung

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014

seorang Gubernur yang memimpin rakyat Bali. “Perbuatan pidana ini tidak hanya mengena ke Pak Mangku. Kalau menyangkut Made Mangku Pastika, dia kan kepala daerah, berarti menyangkut seluruh masyarakat di Bali,” papar Simon. Meskipun warga Sidakarya

ke hal. 11

FB/HENCE

624/III/CAR

FB/IST

dayaan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan Freude TP Hutahaean diterima langsung Kadis Perikanan dan Ke l a u t a n B u l e l e n g N yo m a n Sutrisna didampingi sekretarisnya Benni Ariatman dan Kades

623/III/CAR

DENPASAR-Fajar Bali Kamis (20/3) kemarin tim dari Kejagung melakukan penggeledahan di kantor PT Adhi Karya Divisi Konstruksi IV Wilayah III/Bali-Nusra di Jalan Merdeka VIII Denpasar. Penggeleda-

Simon Nahak

pemberantasan korupsi dimulai dari diri sendiri,” ujar Nyoman Kertiasih, Caleg Partai Nasdem Dapil Kota Denpasar untuk DPRD Bali di Denpasar, Kamis (20/3). Ia menjelaskan, korupsi telah menjadi ‘virus’ paling mematikan kehidupan bangsa dengan meningkatnya angka kemiskinan di berbagai desa dan kota bahkan membuat masyarakat apatis dan menderita. “Kehadiran kami di DPRD dimak-

sudkan untuk melakukan perubahan agar praktik korupsi bisa diminimalisir dengan titik pusat dari diri sendiri yang akhirnya virus antikorupsi akan menjalar dan mempengaruhi pola perilaku birokrasi yang selama ini doyan korupsi. Menurut dia, jika sudah ada itikad baik dari diri sendiri, secara otomatis akan bisa melakukan perubahan meski tidak radikal dan hanya bersifat ke hal. 11

Dewan Minta Proyek Dermaga Gunaksa Distop DENPASAR- Fajar Bali Tahun demi tahun berlalu, namun proyek pembangunan Dermaga Gunaksa tak kunjung tuntas. Miliar rupiah sudah ‘terkubur’, tapi hingga kini akses jalannya pun belum jelas. Berkaca dari persoalan tersebut, anggota Komisi I DPRD Bali, Ngakan Samudra menilai proyek ini tak perlu FB/DIAH diteruskan.  Ngakan Samudra Alokasi anggaran baik dari APBD Bali maupun pemerintah pusat sebaiknya dihentikan.  Justru  lebih bijak, menurut Samudra, jika pemerintah fokus mewujudkan ketersediaan transportasi laut khusus pengangkut barang yang memadai. ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: Kasturie

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA Polisi Gelar Rekontruksi di Jalan Banteng 2E Denpasar

FB/HS

Warga Amerika Dibunuh 68 Adegan

Tersangka memperagakan cara membunuh korban warga Amerika saat berada di dalam kamar.

DENPASAR-Fajar Bali Gelar rekontruksi kasus pembunuhan warga Amerika Serikat Paul Robb Latourel (54) dilaksanakan di rumah korban di Jalan Banteng 2E, Denpasar, pada Kamis (20/03) kemarin. Rekontruksi dijaga ketat aparat kepolisian Polresta Denpasar itu disaksikan ratusan masyarakat setempat. Rekontruksi berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita menghadirkan dua tersangka Multazam sebagai otak pelaku dan Marsianus Simarto. Keduanya mengenakan baju tahanan warna orange Awal rekontruksi, keduanya memperagakan bagaimana mendatangi rumah korban di Jalan Banteng nomor 2E, Denpasar, dengan mengendarai motor Suzuki Satria FU nopol DR 5212 LE. Tersangka Multazam masuk ke rumah dengan berja-

lan kaki sedangkan Marsianus menunggu di atas sepeda motor. Setelah diterima masuk, korban dan tersangka Multazam mengkomsumsi minuman keras di ruangan tamu. Dalam hitungan menit, warga Amerika Serikat itu mengajak tersangka berkencan di dalam kamar tidur. Dalam kondisi terlentang, korban membuka pakaian tersangka Multazam dan selanjutnya pengusaha handcycraft itu membuka pakaiannya sendiri. Namun, saat diajak berhubungan badan, tersangka asal Lombok Timur ini menolak dan buru-buru mengambil pakaian miliknya yang digantung dan kembali dipakainya. “ Pa u l m e n a r i k t a n ga n saya hingga membuat saya terduduk di kasur. Lalu Paul menatap mata saya. Karena kesal saya merogoh

DENPASAR-Fajar Bali Sedikitnya 8 penumpang mobil mengalami insiden kecelakaan yang terjadi di seputaran Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur Denpasar, pada Kamis (20/3) pagi kemarin, sekitar pukul 03.40 Wita. Tidak ada yang tewas dalam kejadian itu, seluruh penumpang selamat dan hanya mengalami luka luka ringan. Sementara mobil pick up terlihat ringsek berat. Informasi dilapangan menyebutkan, mobil pickup itu ditumpangi rombongan asal Karangasem, datang dari arah Nusa Dua menuju Sanur. Entah bagaimana, setibanya di depan POM Bensin Sanur, tibatiba melaju kencang dan oleng

kemudian menabrak pembatas jalan. “Ada dugaan supir mobil ngantuk dan tidak bisa mengendalikan kemudi,” ujar sumber dilapangan Jumat kemarin. Peristiwa itu mengakibatkan 8 penumpang termasuk sopirnya harus menjalani perawatan di RSUP Sanglah. Dari keseluruhan jumlah korban 3 orang menjalani rawat inap sedangkan 5 lainnya sudah diperbolehkan pulang karena mengalami luka lecet ringan. Sumber yang enggan disebut namanya itu mengatakan, 8 penumpang dan supir langsung dilarikan ke RSUP Sanglah dengan diantar mobil ambulance BPBD Kota Denpasar dan Medi-

NEGARA- Fajar Bali Setelah Tim SAR melakukan pencarian adanya laporan penemuan mayat mengambang di perairan Pabuahan, Desa Banyubiru Kecamatan Negara, Rabu (19/3) sore, akhirnya ditemukan terdampar di Pantai Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kamis (20/3) pagi kemarin. Mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tersebut, ketika ditemukan oleh warga nelayan setempat, dalam kondisi tubuh mengelupas dan membusuk. Penemuan mayat Mr X tersebut, lalu dilaporkan ke Polsek Melaya. Petugas Polsek Melaya bersama Polres Jembrana turun untuk melakukan identifikasi. Petugas kesulitan karena kondisi mayat telah membusuk. Tak hanya itu, selain baunya menyengat, kepalanya sudah jadi tengkorak dan seluruh kulit di tubuhnya mengelupas. Petugas medis di RSUD Negara ketika ditemui kemarin menjelaskan mayat tersebut dibawa oleh mobil ambulans Puskesmas Melaya. Tiba di RSUD

Negara, yakni sekitar pukul 10.30 wita. Saat ditemukan hanya mengenakan celana pendek bermotif loreng dan tanpa baju. Tinggi tubuh mayat tersebut sekitar 170 cm. Pada ujung kaki kiri lepas, kulit tubuhnya mengelupas, gigi depan atas hilang sebanyak 8 gigi dan bawah depan hilang juga sebanyak 6 buah, betis kaki kanan robek dan tulang pipi kiri lepas. Kapolsek Melaya Kompol Nyoman Nirman seizin Kapolres Jembrana saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat Mr x terdampar di Pantai Candikusuma. Mayat tersebut tak dapat diindentifikasi. “Diperkirakan mayat itu terendam di tengah laut sekitar 10 hari. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan warga Indonesia,” jelasnya kemarin. Selanjutnya sudah dibawa ke RSUD Negara serta dititipkan di kamar mayat. Untuk pemakamannya selagi masih Mr X, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesejahteraan Sosial Jembrana. W-003

pisau dari kantong celana depan sebelah kanan,” ujar Multazam kepada penyidik. Sambil menggenggam pisau dengan tangan kanan, Multazam menikam pisau tersebut ke leher kanan tepatnya di bawah telinga korban sehingga darah muncrat ke kasur. Tidak terima ditusuk, korban berdiri dan memukul pipi tersangka dan tersangka ikut membalas. Selanjutnya Paul memegang tangan kanan Multazam yang menggengam pisau. Paul juga menjambak rambut Multazam. “Saya mendorong Paul hingga jambakannya terlepas dari rambut saya terlepas. Namun tangan kanannya masih memegang erat tangan saya. Pisaupun saya gerak-gerakan hingga melukai tangannya dan mendorong Paul hingga terjatuh ke kasur,” ucap Mult-

azam. Tersangka Multazam panic dan kemudian menusuk paha Paul berulang kali. Dalam kondisi bersimbah darah, Paul sempat bangun dan menuju kamar mandi yang jaraknya kurang lebih satu meter dari rajang. Disana, Paul mengambil gayung yang berisi air panas dan kemudian menyiram air tersebut ke wajah serta melemparkan gayung itu ke wajah Multazam. Paul kemudian mendekat tapi tersangka Multazam menikam leher korban hingga yang badanya besar itu jatuh tersungkur. Dengan penuh amarah, tersangka Multazam menghujamkan pisau berulang kali ke tubuh korban hingga tewas. Tersangka mengaku setelah Paul tewas, dia sempat menghusap wajah Paul dan menutup tubuhnya dengan tiga handuk. Ia juga mengambil sprai untuk mengelap darah yang berceceran di lantai. Setelah menghubungi temanya Marsianus di depan halaman, keduanya kabur dan menggasak barang korban berupa Ipod, Hp, camera serta sejumlah uang dan dimasukan ke dalam mobil Toyota Kijang Inova hijau, Nopol DK 1502 KH. Dikonfirmasi, Kanit I Satuan Reskrim Polresta Denpasar, AKP I Wayan Tagel mengungkapkan, ada 68 adegan yang diperagakan di TKP pembunuhan di Jalan Banteng, No 2 E, Denpasar. Rencananya, rekontruksi pembunuhan akan digelar di 4 TKP, yakni Pasar Kreneng ketika membeli pisau, Lapangan Puputan saat tersangka mernecanakan bertemu Paul, Klungkung, lokasi pembuangan barang bukti dan rumah korban TKP pembunuhan dan di Jalan Nusa Indah, tempat kos tersangka. “Situasi sekarang ini belum memungkinkan dan rekontruksi akan digelar di Polresta Denpasar saja,” pungkasnya. R-005

Mobil Pick-up Hantam Trotoar, 8 Penumpang Masuk RS

Mayat Terdampar di Pantai Candikusuma

cal Sanur. “Lima penumpang yang sebelumnya dirawat sudah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Tiga masih dirawat di rumah sakit,” jelas sumber lagi. Mereka masing-masing, I Putu Eka Suyasa (22), I Komang Suardika (34), Putu Selamet Riyadi (24), Komang Puji Artana (34) I Gusti Agung Suamba (31). Sementara tiga korban yang masih menjalani perawatan di

IRD RSUP Sanglah, yakni I Kadek Suadnya (27), I Gusti Lanang Suartama Putra (24), Hade Yasa (22). “Satu masih dirawat dan dua harus mendapatkan gip di leher,” kata sumber. Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Nyoman Nuryana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Benar kejadiannya di Sanur, korbannya hanya luka-luka ringan,” tegasnya kemarin. R-005

TABANAN-Fajar Bali I Putu Eka Dana harus berurusan dengan polisi. Ia digelandang ke kantor polisi karena memukul dan menendang korban I Nyoman Novi, pada Rabu malam (19/3). Penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wita itu berawal ketika korban I Nyoman Novi melintas di Jalan Ceroring, Grogak Gede, Tabanan. Saat itu korban membonceng istrinya, mengambil haluan ke kanan hendak melewati mobil Espas yang parkir di badan jalan. Sementara itu dari arah selatan melaju sepeda motor Honda CBR 250 yang dikendarai 2 orang. Kedua sepeda motor ini pun berpapasan.

Saat berpapasan itu salah satunya membunyikan gas keras-keras selanjutnya keduanya berhenti dan turun dari sepeda motor. Kemudian terjadi adu mulut antara korban dan pelaku. Tak pelak pelaku kemudian memukul korban sebanyak 3 kali. Tak hanya itu, pelaku juga menendang korban 1 kali. Keributan itu kemudian dilerai oleh teman pelaku. “Penganiayaan ini karena salah paham dan pelaku merasa diserempet sampai oleng ke pinggir jalan,” tandas Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Wayan Arta Ariawan. Meski demikian pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan. W-004

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Penanganan Kasus Polisi Diduga Curi Kayu

Polres Tabanan Dituding Diskriminasi TABANAN-Fajar Bali Penanganan perkara tindak pidana pencurian yang dilaporkan Rahma Ratna (42) terhadap oknum polisi Aiptu IB Surya Dana, anggota Polres Tabanan, dituding diskriminasi. Demikian dilontarkan Jhon Korassa, selaku kuasa hukum Rahma Ratna, saat mendampingi kliennya diperiksa di Mapolres Tabanan, pada Kamis (20/3) kemarin. Sebagai bentuk komplin terhadap kinerja Polres Tabanan, Jhon Korassa melayangkan surat resmi kepada Kapolres Tabanan AKBP Dekananto dan Kasatreskrim AKP Wayan Artha kemarin. Komplin itu berisi surat bernomor : 019-Pid/ LBH-PETA/III/2014 tertanggal 19 Maret, perihal komplain terhadap penanganan kasus pencurian yang dilakukan oleh terlapor Aiptu Ida Bagus Surya Dana yang ditangani reskrim Polres Tabanan. “Suratnya sudah dikirim dan sudah diterima oleh Bapak Kapolres dan Kasatreskrim,” tandasnya. Jhon hanya meminta agar penyidik kepolisian untuk bertindak adil menangani perkara yang dilaporkan kliennya pada 1 Maret lalu. Menurutnya kasus ini terkesan jalan ditempat. Bahkan, katanya pascapelaporan, kliennya yang menjadi saksi korban hingga kini belum diperiksa penyidik Polres Tabanan. Penyidik selalu beralasan masih mengumpulkan data. Padahal sesuai Perkap RI nomor 14 tahun 2012, penyelidikan bisa bersamaan dengan penyidikan. “Penyidik sama sekali belum memeriksa klien,” keluhnya.Ia pun mempertanyakan apakah karena yang dilaporkan adalah oknum polisi yang berdinas di Polres Tabanan, sehingga penyidik merasa ewuh pakewuh atau ingin melindungi korpsnya. “Kami juga memprotes keras ketika penyidik mempertemukan terlapor dengan saksi Ferliana yang menimbulkan perdebatan keras antara saksi dan terlapor,” tandasnya. Padahal sesuai dengan surat panggilan penyidik kepada saksi Ferliana adalah pemeriksaan tambahan dan bukan konfrontir. Ia menilai tindakan penyidik tersebut telah berpihak dalam perkara pidana yang sedang ditangani dan menyalahgunakan wewenang melanggar pasal 6 huruf j dan q PP Nomor 2 tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota polri.

FB/DN

2

Penasehat hukum Rahma Ratna, John Korassa memegang copyan surat komplain yang isinya agar Polres Tabanan tidak diskriminasi menangani kasus kliennya.

Herannya, kata Jhon Korassa, pihaknya sangat menyayangkan laporan balik dari Aiptu IB Suryadana terhadap klienya dengan LP/30/III/2014/Bali/Res.Tbn tanggal 1 Maret 2014 yang ditangani Reskrim Polres Tabanan dan langsung ditangani ke tingkat penyidikan. “Mengapa dalam penanganan pengaduan kilen kami tidak dilakukan hal yang sama ?. Kami sangat keberatan dalam penanganan kasus ini,” ujarnya. Ia menduga adanya keberpihakan Kasatreskrim Polres Tabanan kepada Aiptu IB Suryadana. Untuk itu, Jhon Korassa meminta kepada Kapolres Tabanan bersikap adil dan menempatkan semua pelapor sama kedudukanya di hadapan hukum. “Kami meminta Kapolres memantau kinerja penyidik sehingga dapat bertindak adil dan professional,” harapnya. Dikonfirmasi, Kapolres Tabanan AKBP Dekananto mengatakan, kasus itu bukan merupakan kasus pencurian. Karena sebelumnya pelapor memiliki hutang sebesar Rp 250 juta

kepada terlapor. Karena setiap ditagih tidak pernah dilunasi oleh pelapor, maka terlapor mengambil sejumlah barang milik pelapor. Bahkan, katanya, pengambilan barang barang itu sudah seijin pelapor dan sebelum mengambil barang tersebut, terlapor sudah menghubungi pelapor lewat telpon. Bahkan saat pengambilan barang itu ada bukti pengambilan dari anak buah pelapor. “Jadi kasus ini masih kita dalami,” jelas Dekananto. Terpisah, Kasatreskrim Polres Tabanan AKP I Wayan Arta Ariawan yang dihubungi terpisah mengatakan pihaknyamemproseslaporantersebut sesuai dengan prosedur. “Kami proses sesuai dengan prosedur, dan tidak ada diskriminasi,” jelasnya. Dijelaskannya, setelah laporan itu masuk tanggal 1Maret, keesokan harinya telah berkoordinasi dengan lawyer pelapor. “Kami tindaklanjuti dengan memeriksa Rahma Ratna. Saat ini kami sudah memeriksa 5 orang saksi dan barang bukti berupa nota bon barang dari terlapor yang ditanda-tangani oleh pelapor,” terangnya. W-004

Salah Paham, Bogem Orang, Dipolisikan

579/II/KTR

532/II/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetyo, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

3

Tanyakan Pilwabup, Elit Golkar Temui Bupati

Nyepi, PLN tak Padamkan Listrik

Gde Agung: Fatwa Mendagri Tinggal Dilaksanakan

MANGUPURA-Fajar Bali Saat itu DPD I Golkar Bali hadir Wakil Ketua Gusti Putu Wijaya, Sekjen Komang Purnama, dan Bendahara Made Buktiyasa. Kehadiran elit partai berlambang beringin ini guna menyikapi “gabengnya” proses pemilihan wakil bupati (Pilwabup) Badung. Sebelumnya jajaran DPD Golkar Bali juga mendatangi Dewan Badung untuk mempertanyakan tindak lanjut pilwabup Badung. Bupati Badung AA Gde Agung kembali memaparkan upaya yang telah dilakukan sejak kursi wakil bupati ditinggalkan I Ketut Sudikerta dilantik menjadi Wakil Gubernur Bali. Menurut Gde Agung, pihaknya di Pemkab Badung terus pro aktif agar Wabup Badung segera terisi. Pihaknya bahkan mengawali dengan bersurat ke KRBB dan pimpinan parpol KRBB agar segera mengajukan calon pengganti antar waktu wabup Badung. Selain itu pihaknya juga membentuk tim verifikasi untuk membantu seleksi calon wabup yang diusulkan KRBB. Karena ada kebuntuan saat Pilwabup 8 Januari lalu, pihaknya

kembali melakukan langkahlangkah dengan bersurat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Surat ini kemudian disusul dengan konsultasi langsung dengan Mendagri Gamawan Fauzi dengan melibatkan pimpinan Dewan Badung. Dan terakhir, sebagai hasil dari konsultasi itu, turunlah surat fatwa Mendagri yang salah satu intinya menyebutkan kekosongan Wabup Badung wajib diisi. Di fatwa Mendagri tersebut juga diminta Gubernur Bali ikut memfasilitasi pilwabup ini, agar kekosongan wabup Badung dapat terisi. “Sesuai fatwa Mendagri pula, Gubernur diharapkan bisa memfasilitasi agar wakil bupati Badung dapat segera terisi,” tukasnya. Terkait dengan dua nama Cawabup Made Sudiana dan Nyoman Sukirta, kata Penglingsir Puri Mengwi ini, sudah sesuai dengan surat Mendagri—di mana, bupati mengusulkan dua nama sesuai dengan kewenangannya. “Jadi tak ada lagi istilah mengembalikan dua nama tersebut ke Bupati atau melakukan kocok ulang terhadap nama-nama cawagub yang ma-

Bupati Badung AA Gde Agung saat menerima jajaran petinggi Partai Golkar Bali di Puspem Badung, Kamis (20/3). Kedatangannya untuk menanyakan soal Pilwabup.

suk,” tegasnya. “Saya pastikan tidak akan menarik surat itu. DPRD saya harapkan dapat sesegera mungkin memproses. Karena surat bupati itu sudah sesuai dengan isi fatwa Mendagri,” tegas bupati. Lebih lanjut Gde Agung mengungkapkan, dua nama tersebut saat ini tinggal dipilih oleh Dewan Badung. Sesuai isi fatwa Mendagri, DPRD Badung juga diberikan celah untuk merevisi tata tertib (Tatib) pemilihan, yakni dari jumlah kehadiran 3/4 anggota dewan menjadi 1/2 plus satu. “Surat bupati ini sudah sah sesuai kewenangannya. Dan untuk kuorum seyogyanya DPRD segera melaksanakan sidang untuk mere-

FB/ARI

Surat tertulis atau fatwa Mendagri Gamawan Fausi terkait pemilihan Wakil Bupati (pilwabup) Badung sudah operasional dan tinggal pelaksanaanya. Demikian ditegaaskan Bupati Badung AA Gde Agung saat menerima jajaran elit Partai Golkar Bali di Puspem Badung, Kamis (20/3).

visi tata tertib pemilihan,” katanya. Terkait adanya keingin Demokrat agar calon wabup dikocok ulang di KRBB, sekali lagi Gde Agung menyebut usulan itu tidak sejalan dengan isi fatwa Mendagri. Pihaknya sendiri memastikan tidak akan menarik usulannya di DPRD Badung. “Surat Mendagri sudah jelas. Sekarang tinggal melaksanakannya saja. Tidak ada alasan lagi bagi Demokrat, karena ini sudah fatwa Mendagri,” terang Gde Agung. Sementara Wakil Ketua DPD Golkar Bali, I Gusti Putu Wijaya memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang dilakukan Bupati Gde Agung. Menurutnya Gde

Agung sudah sangat responsif untuk mengisi kekosongan wabup ini. “Kami apresiasi atas langkah responsif Bapak Bupati Badung. Prinsipnya sama dengan Golkar kekosongan wakil bupati harus diisi,” ujarnya. Senada dengan Bupati Gde Agung, Wijaya juga menyatakan, Gubernur harus bersikap atas kekisruhkan pilwabup Badung ini. Pihaknya berharap secepatnya Gubernur Made Mangku Pastika dapat memfasilitasi sehingga kisruh ini tidak terus berlarut-larut. Sebab, posisi wabup ini sangat penting untuk membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan di Badung. W-006

melalui upaya penyelenggaraan penanggulangan bencana, saat bencana, dan pasca bencana. “Melalui pelaksanaan pelatihan dan simulasi penggunaan sarana prasarana pasca bencana diharapkan para PSM secara teknis dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam penanggulangan bencana serta siap mengoperasikannya. Selain itu mereka juga harus mampu menggunakan sarana yang tersedia guna menolong korban apabila terjadi bencana,” ucap Prapta, seraya menyebut penanggulangan bencana bukan hanya tugas dan tanggungjawab pemerintah saja, namun menjadi tugas bersama antara pihak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ketua Panitia penyelenggara, Nyoman Suradnya yang juga Kasi Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para

PSM dalam mempergunakan sarana prasarana pasca bencana dengan cepat dan tepat sesuai dengan protap yang ditetapkan. Selain itu, juga tersedianya tenaga yang telah terlatih untuk mendukung pelaksanaan tugastugas penanggulangan bencana. Pelatihan yang berlangsung 3 hari, dimulai dari tanggal 19 sampai dengan 21 Maret 2014 memberikan materi teori praktek dan simulasi penggunan sarana dan prasarana dalam bencana yakni pemasangan tenda, palbet, penggunaan peralatan dapur umum saat terjadi pengungsian saat bencana, penggunaan radio kumunikasi, penggunaan perahu karet, penanganan kedaruratan dan logistik. Salah seorang PSM, Made Adnyana, mengaku kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, sewaktu-waktu kalau terjadi bencana  bisa langsung menerapkannya di masyarakat yang membutuhkannya. R-004

DENPASAR-Fajar Bali Sebanyak 43 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Denpasar mendapatkan pelatihan kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Rabu (19/3) di Hotel Oranjje Tanjung Bungkak Denpasar Timur. Para PSM tersebut, mendapatkan pelatihan praktek dan simulasi penggunaan sarana prasarana pasca bencana hingga ceramah dan diskusi. Kabid Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta, mengatakan, intensitas kejadian bencana di Indonesia cenderung mengalami peningkatan, terutama kejadian bencana hidrometerologi yang disebabkan oleh kondisi cuaca, iklim degredasi lingkungan, dan meningkatnya kebutuhan serta aktivitas manusia yang tanpa disadari berkontribusi terhadap meningkatnya resiko bencana. Pemerintah Daerah

FB/CAR

BPBD Beri Pelatihan Kebencanaan untuk PSM

Kabid Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta, menyampaikan materi dalam pelatihan kebencanaan yang diikuti 43 orang PSM Kota Denpasar

sebagai regulator dan yang memiliki kewajiban dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana dituntut mampu menyiapkan kebijakan yang diarahkan kepada upaya pengurangan resiko bencana serta bertindak cepat pada saat terdapat potensi bencana dan pada saat terjadinya bencana.

Dengan ditetapkannya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, maka telah terjadi perubahan yang mendasar dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga peran pemerintah daerah semakin jelas dalam upaya melindungi warga masyarakatnya dari dampak bencana

Dari Sidang LKPJ Bupati Badung Tahun 2013

DENPASAR-Fajar Bali Penggunaan listrik saat hari suci Nyepi dengan catur brata penyepian, diperkirakan berkurang cukup signifikan hingga 50 persen. Meski demikian, pihak PLN memastikan operasional listrik tetap nyala tanpa ada pamadaman saat Nyepi mendatang. Dipastikannya tidak ada pemadaman listrik saat Nyepi nanti disampaikan Humas PLN Distribusi Bali Wayan Redika, ditemui di Denpasar, Kamis (20/3) kemarin. Hanya saja, Redika yang didampingi Humas PLN Kota Denpasar, Putu Widana, memprediksi akan ada penurunan penggunaan sebesar 50 persen. “Penggunaan lampu akan berkurang, karena sebagian besar krama Bali akan melakukan catur brata penyepian,” imbuh Redika. Prediksi penurunan sekitar 50 persen tersebut, lanjut Redika, karena penggunaan listrik untuk alat-alat elektronik lainnya tetap operasional. “Warga saat Nyepi akan tinggal di rumah, sedangkan acara TV , Radio tidak ada yang mengudara, sehingga mereka akan main internet. “Ini masih perlu daya listrik, sehingga listrik masih tetap jalan,” jelasnya. Dikatakan, saat ini penggunaan beban rata-rata 720 mgw. Saat Nyepi menjadi 360 mgw. Artinya, ada potensi yang tidak bisa dijual sebesar 8.400 mgh atau setara 8.400.000 kWh. “Harga jual per kWh Rp 998, sehingga total yang tidak terjual senilai Rp 8,3 miliar. Sedangkan penghematan BBM bagi pembangkit sebanyak 1 juta liter atau Rp 12 miliar,” jelas Redika. Sementara itu, perbaikan PLTG Gilimanuk  masih tetap berjalan. Akibatnya, PLTG dengan 130 MW tersebut secara penuh tidak akan beroperasi. Dikatakan, pelanggan juga perlu waspada dengan adanya perawatan besar ini. Karena inpeksi PTLG Gilimanuk yang memiliki daya  130 mw  tersebut akan berhenti sementara. Perawatan ini menghabiskan waktu selama 50 hari. Mulai dari 12 Pebruari sampai 4 April 2014 mendatang. Redika menjelaskan, Bali memiliki 800 MW saat tidak terjadi pemeliharaan. Ketika terjadi pemeliharaan di PLTG Gilimanuk, masih ada sisa daya sebesar 690 MW. Untuk saat ini, ketersediaan listrik di Bali bersumber dari pembangkit listrik di Gilimanuk 130 MW, PLTD dan PLTG Pesanggaran 280 MW, PLTG dan PLTD Pemaron 210 MW, kabel laut Jawa-Bali 2 X100 MW. Ke depan, antisipasi bulan Juli mendapat tambahan pasokan tambahan kabel 2x200 MW. Tambahan PTLU Celukan Bawang 3X135 MW, dimana tahap satu masuk akhir tahun 2014 sebesar 135 MW. R-004

PU Kaji Jalan Pintas Mertasari-Sidakarya

DENPASAR-Fajar Bali Keinginan masyarakat Suwung Batan Kendal untuk membuat jalan pintas (Short Cut) di Jalan Mertasari Sidakarya Denpasar Selatan yang disampaikan lewat salah seorang anggota DPRD Kota Denpasar Wayan Suadi Putra, pada Oktober 2013 lalu, hingga kini belum terealisasi. Pembukaan jalan pintas ini diharapkan dapat memecah kekroditan di jalan tersebut, pasca dibukanya Tol Bali Mandara. mengingat jalan di atas perairan (JDP) tersebut bak jadi jalan primadona untuk kawasan Bali Selatan. Pasca beroperasinya Tol Bali Mandara, membuat beberapa arus lalin di beberapa jalan menuju Tol krodit. Setidaknya ada tiga titik persimpangan krodit seperti simpang Pesangaaran, persimpangan Jalan Suwung Batan Kendal, Sesetan dekat Markas Angkatan Laut, dan persimpangan Jalan Pesanggaran. Anggota Komisi B DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra sempat mengusulkan untuk membuat jalan pintas di Jl. Mertasari Sidakarya menuju Jl. By Pass Ngurah Rai. Itu dilakukan untuk mengurai kekroditan. “Masyarakat setempat menginginkan jalan pintas (short cut) dari Jalan Mertasari Sidakarya tembus ke By Pass Ngurah Rai,” ungkap Suadi Putra. Usulan pembuatan jalan pintas ini sejatinya sudah sempat disampaikan ke Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, baik untuk pembuatan jalan alternatif itu maupun pengaturan lalin di lokasi dimaksud. Kepala Dinas PU Kota Denpasar, IR. Ketut Winartha, mengaku, usulan masyarakat Suwung Batan Kendal melalui Suadi Putra sejatinya sudah diterima dan dipelajari. Bahkan kini masih dalam proses pengkajian. “Mengkaji jalan apalagi ini mengkaji lokasi untuk membuat jalan baru tentu tidak bisa begitu saja, perlu waktu. Apalagi di lokasi yang diusulkan merupakan padat pemukiman, dimana lahan yang diusulkan dijadikan jalan alternatif itu ada pemiliknya perlu adanya pembebasan lahan juga,” ungkap Winartha, dikonfirmasi Kamis (20/3) kemarin. Winartha pun menyebut, dalam kajian sangat memungkinkan dibuatkan jalan pintas (short cut) itu di kawasan yang dimaksud. “Ada memungkinkan di dekat sungai (aliran Tukad Badung) ada lahan kosong milik warga yang bisa dipergunakan sebagai jalan pintas bisa tembus ke selatan (By Pass Ngurah Rai),” terang Winartha. Proses pembuatan jalan pintas itu, lanjut Winartha, tidak bisa dalam waktu singkat. Diperlukan waktu baik dari mengkaji termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub). “Biasanya pembebasan lahan dari warga inilah yang agak sulit,” imbuh Winartha. R-004

Bupati: Badung Peroleh Penghargaan Jalan Terbaik Tingkat Nasional MANGUPURA – Fajar Bali Untuk menunjang pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Badung, tidak hanya program inovatif yang perlu dikembangkan, namun juga peningkatan infrastruktur juga mesti menjadi prioritas. Secara berkelanjutan pemerintah Kabupaten Badung terus meningkatkan kondisi sarana prasarana wilayahnya— khususnya jalan dan jembatan, jaringan irigasi, penyediaan sarana air bersih dan pengelolaan persampahan. Program atau kegiatan pada sektor itui dilaksanakan secara terintegrasi dan berkelanjutan yang menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Badung. Sebagai bukti nyata keberhasilan Badung dibidang infrastruktur, pemerintah pusat bahkan memberikan penghargaan jalan kabupaten terbaik di Indonesia. Penghargaan ini bahkan berhasil diraih berturutturut sejak tahun 2009. Bupati Badung AA Gde Agung dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung tahun 2013 pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Selasa, memaparkan, kegiatan yang telah dilaksanakan dalam bidang infrastruktur tersebut diantaranya seperti bidang jalan dan jembatan. Untuk bidang ini, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran yang memadai untuk meningkatkan kualitas

FB/HERY

A.A Gde Agung jaringan jalan di seluruh wilayah. Peningkatan kualitas jalan ini menjangkau seluruh jalan kabupaten hingga jalan lingkungan/ permukiman, kecuali jalan yang bukan berstatus jalan kabupaten. Tada tahun 2013 alokasi anggaran untuk peningkatan jalan dan jembatan mencapai Rp 324.875.325.696,00. Besarnya anggaran tersebut bergerak linier dengan peningkatan kondisi jalan, sehingga kemantapan jalan kabupaten sampai akhir tahun 2013 mencapai 99,72%, atau mengalami peningkatan sebesar 0,77% jika dibandingkan dengan kondisi kemantapan jalan pada tahun 2012 sebesar 98,95%. Sedangkan untuk jalan lingkungan permukiman, pada tahun 2013 telah dilaksanakan peningkatan jalan sepanjang 113.332,94 km dengan

total anggaran mencapai Rp 118.811.048.902,00. Kondisi di tahun 2013 tersebut mengalami peningkatan sebesar 151,33% bila dibandingkan dengan tahun 2012 dengan panjang jalan 75.890 km yang alokasi anggarannya mencapai Rp 44.066.286.527,00. Atas kinerja pengelolaan jalan dan jembatan yang dilaksanakan pada tahun 2012, Pemkab Badung berhasil memperoleh trofi kategori platinum dari Kementerian Pekerjaan Umum RI. ”Trofi ini merupakan wujud penghargaan khusus pemerintah terhadap komitmen kita dalam melaksanakan pengelolaan jalan kabupaten terbaik di Indonesia, yang telah berhasil diraih berturut-turut sejak tahun 2009. oleh karenanya, pada tahun 2013 Pemerintah Kabupaten Badung telah dinilai paripurna dalam tata kelola jalan dan jembatan ini, sehingga tidak diikutsertakan kembali dalam penilaian oleh Kementerian PU,” ujar Gde Agung. Sedangkan untuk penyediaan prasarana air bersih untuk kawasan perkotaan maupun perdesaan, melalui pembangunan sistem penyediaan air minum (spam). Pada tahun 2013 cakupan pelayanan air bersih untuk wilayah perdesaan mencapai 58,91%, sedangkan cakupan pelayanan untuk wilayah perkotaan pada tahun 2013

mencapai 83,07%. Dari sisi jumlah penduduk yang terlayani, maka melalui pembangunan spam perkotaan dan perdesaan akses masyarakat terhadap air bersih mengalami peningkatan dari 270.496 jiwa pada tahun 2012 menjadi 382.602 jiwa pada tahun 2013. Bagaimana dengan masalah persampahan? Gde Agung mengungkapkan, pada tahun 2013 volume sampah yang ditangani oleh Pemkab Badung mencapai 159,5 ton/hari atau sekitar 78,5% dari total volume timbulan sampah sebanyak 203,2 ton/hari. kondisi tersebut meningkat jika dibandingkan dengan penanganan sampah pada tahun 2012 karena sampah yang ditangani mencapai 244,18 ton/hari atau sekitar 75,4% dari total volume timbulan sampah sebanyak 323,5 ton/hari. Seiring dengan peningkatan timbulan sampah tersebut. Pemerintah memandang penting untuk menangani sampah langsung di sumbernya dengan meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat setempat. “Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerintah telah memfasilitasi pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Hingga saat ini jumlahnya telah mencapai 15 TPST,”ungkapnya. W-014*

607/III/BLAS

Layouter: Zohra


DAERAH

4

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Gubernur Pastika Simakrama di Karangasem

KRAMA

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika melakukan acara simakrama dengan masyarakat Karangasem di Wantilan Pemkab Karangasem, Kamis, (20/3), didampingi Karo Humas dan sejumlah SKPD Propinsi Bali diterima Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH, Wakil Bupati I Made Sukerana, SH dan segenap jajaran SKPD Kabupaten Karangasem.

FB/SARJANA

BANGLI-Fajar Bali Di tengah semangat Dinas Tata Kota Bangli dan Badan Lingkungan Hidup Bangli untuk mengejar penghargaan bidang kebersihan (lomba Adipura), justeru semakin besar tantangan yang harus dihadapi instansi dimaksud.. Meski telah bekerja keras, namun seakan ada wajah kumuh depan mata yang tak terlihat. Kondisi tersebut tampak jelas di jaba pura Dalem Pingit, Desa Pakraman Kawan, Bangli, tepatnya depan rumah makan ikan Matsya. Kolam yang amat luas bagaikan danau buatan itu menampung limbah dari berbagai bentuk limbah. Airnya keruh dan banyak sampah, benar-benar merusak pemandanagn di tengah kota Bangli itu. Air yang merupakan tumpahan air subak itu , terbendung, tak ada saluran pembuangan. Dan di saat hujan lebat air nyaris meluap ke jalan. Hal itu mengundang sorotan dari berbagai kalangan. Pengunjung rumah makan Matsya I Wayan Darma kepada Fajar Bali, Kamis (21/3) menyoroti adanya kolam limbah yang amat kumuh itu. “Masak ada tempat kumuh begini di jantung kota dan dekat rumah makan dan dekat pura lagi”, ujar Wayan Darma, warga Denpasar usai makan di warung tersebut. Selain hal itu menjadi sumber penyakit akibat banyaknya nyamuk, lanjut Darma juga merusak pemandangan. Kepala Dinas Tata Kota Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha ketika dikonfirmasi soal adanya kolam limbah tersebut via telepon, Kamis (21/3) belum berhasil dihubungi. Sebelumnya mantan Kabag Ortal Setda Bangli ini mengakui kalau lokasi di dekat itu merupakan titik pantau dalam penilaian lomba Adhipura. Karena itu bila pada titik pantau muncul kondisi kumuh, tentu menjadi ancaman dalam mengejar Adhipura. Dia sebelumnya telah berhasil membersihkan sampah di Tukad Sangsang beberpa meter arah utara dari limbah upacara, bersama Badan Lingkungan Hidup. Memang menurut warga di sekitar lokasi itu, kalaupun kondisi itu sudah menjadi atensi Dinas Tata Kota dan Badan Lingkungan Hidup, tak mudah untuk melakukan penanggulangan hal itu. Karena lokasi kolam limbah itu memang berada di daerah rendah, dengan lain kata menyulitkan untuk membuang air tersebut. Selain itu air dari daerah atas terus tumpah ke lokasi tersebut serta membawa limbah rumah tangga dan sampah kota.”Kami rasa, kalaupun ditangani pemerintah ini bakal sulit, membutuhkan kesungguhan dan dana besar”, ujar sumber sekitar lokasi itu. W-002

Gubernur Mangku Pastika Berbincang-bincang dengan Bupati Geredeg saat kunjungan kerjanya di Karangasem

dak ada artinya pembangunan berhasil manakala angka kemiskinan di Bali masih tinggi. Oleh karenanya lebih suka melakukan kunjungan secara langsung tanpa konfirmasi ke lapangan untuk mengetahui secara murni kelemahan dan kekurangan yang ada tanpa direkayasa dan hendak mengetahui apa yang sudah dibuat pemerintah Kabupaten/Kota. “Program pembangunan baik dari pusat, propinsi maupun Kabupaten merupakan satu tujuan yakni mensejahterakan masyarakat karenanya harus dipertanggungjawabkan bersama, jangan dikotak-kotak menurut

wilayah sumber program. Apapun programnya pemerintah disemua tingkatan wajib bertanggung jawab dan berpartisipasi untuk memeliharanya,” tandas Pastika. Tujuan program Bali Mandara untuk mewujudkan Bali sukerta sekala niskala dilaksanakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah tiap 5 tahun, Recana Kerja Pemerintah setiap tahun sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan. Dalam menyusun program harus disertai penyiapan anggaran, kesiapan SDM dan ketersediaan peralatan sehigga

dapat berjalan sesuai sasaran yang ditetapkan dengan mengutamakan menggarap warga miskin. Ia mencontohkan program Gerbangsadu dilaksanakan di 4 Kabupaten penyandang kemiskian terbanyak yakni Karangasem, Buleleng, Bangli dan Klungkung. Ditegasklan agar Kabupaten jangan membuat program yang menumpuk atau tumpang tindih seperti program BKK kepada Desa`Adat, Subak dan Subak Abian, Bea siswa miskin dsb, Kabupaten tidak perlu memberikan lagi dan gunakan dana tersebut untuk membiayai program lain. Hm*

Komawe dan Majene Ingin Tiru Sistem PPK BLUD Gianyar Kadiskes Suarjaya

FB/ARTAYASA

Kolam Limbah Coreng Wajah Kota

AMLAPURA-Fajar Bali Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH mengatakan, Kabupaten Karangasem memiliki luas wilayah 83.954 Ha, jumlah penduduk 457.204 jiwa dengan pertumbuhan ekonomi 6,3%. Karangasem berupaya mendorong pembangunan sektor real agar perekonomian masyarakat bisa bangkit. Berbagai upaya pembangunan infrastruktur juga telah terbukti mampu membangkitkan perekonomian masyarakat terutama pada sektor real seperti jalan, jembatan maupun aneka program bidang pertanian, pe-

ternakan, pasar dsb. Penduduk produktif yang bekerja pada berbagai sektor sekitar 96,66% termasuk yang mengikuti program magang di Jepang sekitar 200 0rang. Dari perhitungan devisa yang masuk ke daerah dari pekerja luar berjumlah sekitar Rp 187 miliar. Dari perkembangan pembangunan selama ini telah berhasil menggerakkan potensi usaha UMKM sebanyak 57.000 unit usaha, yang secara signifikan dapat menggerakka sektor real. Jika potensi tersebut terus didorong disertai programprogram dari pemprop Bali dan pemerintah pusat maka optimis kemiskinan yang masih ada bisa dieleminir hingga 1 % pada tahun 2020. Kabupaten Karangasem yang kini memiliki sekitar 5,63% potensi kemiskinan yakin bisa mencapai target tersebut hingga 5 tahun kedepan. Gubernur Mangku Pastika mengapresiasi pertumbuhan dan kemajuan yang dicapai Karangasem dalam berbagai bidang dan dengan sungguhsungguh mecurahkan perhatian memperhatikan masyarakat. Dikatakan, masih banyaknya masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan sekaligus sebagai Kabupaten paling tertinggal di Bali, diharapkan seluruh SKPD ditingkat Propinsi maupun Kabupaten bisa menjadikannya sebagai sasaran prioritas utama dalam menyusun program. Ti-

Pemkab Komawe dan Majene melakukan studi banding ke Kabupaten Gianyar, pada Kamis (20/3), bertempat di Ruang Sidang I Bupati Gianyar.

GIANYAR- Fajar Bali Dalam hal ingin mempelajarilebih detail tentang pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di setiap Puskesmas di Kabupaten Gianyar, Pemkab Komawe dan Majene melakukan studi banding ke Kabupaten Gianyar, pada Kamis (20/3), bertempat di Ruang Sidang I Bupati Gianyar. Rombongan diikuti sekitar 30 orang dipimpin oleh Bapak Alekosa Lalewa, dan diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Cahyani Widyawati. Dalam pemaparannya, Alekosa menyampaikan maksud dan tujuan studi ini adalah ingin mengetahui leb-

Gapura Desa

ih dalam tentang penerapan BLUD, serta siapa yang berperan dalam penerapan BLUD. “Di daerah kami, program kesehatan masih sangat minim, sehingga kami sangat ingin mengetahui bagaimana Pemkab Gianyar dalam mengelola segala program di bidang kesehatan, khususnya saat ini pola penerapan BLUD,” harapnya. IA Cahyani mengatakan bahwa PPK BLUD (Pola Penerapan Keuangan BLUD) merupakan Pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam

rangka memajulan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. BLUD bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan masyarakat dan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.“Yang berperan dalam penerapan PPK BLUD ini ialah Tim dari Dinas Kesehatan, bekerja sama dengan Bagian Keuangan, Organisasi, Hukum, Inspektorat Kabupaten Gianyar,”ungkapnya. Salah satu peserta menanyakan bagaimana syarat yang harus dilengkapi untuk menerapkan PKK BLUD. Ida Ayu Cahyani menyampaikan seperti diketahui Puskesmas sebagai unit kerja dinas kesehatan yang menerapkan PKK BLUD secara penuh atau bertahap, langkah awal yang harus dilakukan yakni penyelesaian penyesuaian organisasi dan tata kerja, penggunaan teknologi informasi untuk pengelolaan keuangan, persediaan dan pelayanan, dan penyempurnaan standar pelayanan minimal. Untuk menerapkan PKK BLUD harus memenuhi tiga persyaratan yaitu persyaratan teknis, persyaratan substantive, dan persyaratan administrative. “Dalam persyaratan administratifnya harus membuat pernyataan kesanggupan dalam mengelola keuangan, kinerja, dan manfaat bagi masyarakat, pola tata kelola, rencana strategi bisnis, laporan keuangan pokok dan laporan audit terakhir atau pernyataan bersedia diaudit secara independen,”jelasnya. W-005

Cek Dana JKBM

AMLAPURA-Fajar Bali Mendapat informasi dari wartawan perihal ada pasien ditarik uang panjar pelayanan JKBM di RSUD Karangasem, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika memanggil kadiskes Bali utuk ceking langsung ke lapangan, dan melarang pelayanan kesehatan JKBM ada uang panjar. Menerima perintah langsung dari Gubernur, Kadiskes Bali pun tidak menundanunda pekerjaan dan langsung meluncur ke RSUD Karangasem untuk melakukan pengecekan. Aspirasi yang diterima Gubernur Pastika saat usai melakukan kunjunga kerja di Wantilan Pemkab Karangasem, diminta segera diklarifikasi dan dituntaskan. Menurut Kadiskes Karagasem dr. IGM Tirtayana, MM Kamis(20/3) usai mendampingi Kadiskes Prop Bali mengecek di RSUD Karangasem mengatakan, setelah dilakukan pegecakan langsug di RSUD Karangasem tidak ada ditemukan pelayaan JKBM yang menggunakan uang muka, hanya pelayanan di UGD bagi pegunjung yang tidak melengkapi syarat administrasi seperti kartu JKBM dan KTP menyertakan jaminan sesuai penghabisan pelayanan dan obat yang akan dikembalikan setelah dilengkapi dalam waktu 2 X 24 jam. Itu bukanlah uang muka atau panjar, karena tahun lalu banyak terjadi kasus pasien nakal yang tidak mau melengkapi syarat sehingga RSUD harus berhutang

FB/BUDIASA

SEMARAPURA-Fajar Bali Tahun 2014 ini, Polda Bali bakal mendapat jatah 119 Polwan, yang mana perekrutannya akan dimulai bulan Mei mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Klungkung, AKBP Ni Wayan Sri Yudatni Wirawati, Kamis (20/3) kemarin. “Informasi awal yang kami terima, diseluruh Indonesia akan direkrut Polwan sebanyak 7.000 anggota,” jelas Yudatni Wirawati. Sedangkan untuk keseluruhan anggota yang bakal AKBP Ni Wayan Sri Yudatni direkrut sebanyak 30.000 Wirawati personil dan 7.000 personil. Bali mendapat jatah 119 anggota. Untuk SPN Singaraja mendapat jatah untuk pendidikan sebanyak 900 anggota. “Ini adalah langkah besar untuk kesetaraan, sehingga nantinya pada setiap Polsek terdapat 2 Polwan,” terang Yudatni Wirawati, seraya menyebut aksi kejahatan yang dilakukan oleh perempuan juga semakin meningkat. Untuk persyaratan masuk sebagai Polwan akan dipermudah, misalnya tinggi yang semestinya 160 cm, untuk kali ini diijinkan tinggi tubuh 155 cm. Persyaratan lain yang dipermudah adalah umur maksimal adalah 22 tahun, dimana sebelumnya umur maksimal adalah 21 tahun. Dengan diumumkannya ini lewat media, Yudatni Wirawati menjelaskan bahwa agar putra-putri yang berminat untuk menduduki jabatan karir di kepolisian bisa mempersiapkan diri lebih awal. Sedangkan persyaratan umum yang harus juga dipersiapkan adalah KTP, Kartu KK, SKTK, Akte Kelahiran, ijasah SD SMP SMA dan persyaratan lainnya. Yudatni juga menjelaskan, Polwan juga bisa meniti karir yang tinggi, bahkan bisa menduduki tempat-tempat yang strategis. Disebutnya bahwa dirinya termasuk 12 Polwan yang duduk sebagai Kapolres di Indonesia. Bahkan disebutnya saat ini sudah terdapat tiga Polwan yang karirnya sudah menempati posisi jendral. “Jadi tidak usah khawatir, di Polwan juga bisa meniti karir dengan cemerlang. Kesempatan ini hanya ada di Tahun 2014 saja,” pungkas Kapolres Klungkung, Yudatni Wirawati. W-010

FB/IST

Jangan Kotak-kotakkan Program

Perekrutan Polwan Dipermudah

dr. I Ketut Suarjaya

sekitar 28 juta. Bagi pelayanan rawat inap tidak terjadi hal seperti itu karena waktunya cukup untuk mengurus kelengkapan yang dipersyaratkan. Sementara kadiskes Propinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya mengatakan, bahwa apa yang terjadi tertangkap oleh media terhadap pelayanan dalam program JKBM di RSUD Karangasem tidak benar ada pembayaran uang muka atau panjar, semua pasien yang datang dengan menggunakan JKBM dilayani langsung. Hanya bagi yang melalui pelayanan di UGD dan langsung bisa pulang terkadang datang tanpa kelengkapan persyaratan sehingga memerlukan penjamian utuk nantinya dikembalikan lagi uangnya sejumlah peghabisan yang dikeluarkan dalam waktu 2 X 24 jam. Untuk itu diminta RSUD melakukan sosialisasi lebih baik agar tidak terjadi salah pengertian dengan pasien, sehingga tidak terkesan program JKBM memberatkan masyarakat, padahal merupakan solusi untuk membantu. M-005

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

DENPASAR-Fajar Bali Agar masyarakat tidak terberatkan dengan awig-awig yang berlaku dan bisa mengikuti perubahan jaman. Sehingga masyarakat Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja membuat awig-awig baru. Mengingat awig-awig yang berlaku di Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja sudah dibuat tahun 1970. Hal itu disampaikan Penglisir Upasabha Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja, Wayan Sukaria, saat audensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (20/3) kemarin. Sukaria mengatakan, awig-awig yang dibuat disesuaikan dengan perkembangan zaman ini, sehingga tidak menyusahkan masyarakatnya terutama yang berkerja di luar daerah. Karena masyarakat Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja yang berkerja di luar daerah bisa tidak mengikuti kegiatan banjar dan jika meninggal masih bisa diterima namun harus memenuhi persyaratan. “Agar tidak ada istilah kesepekang, karena kami akan menerima meskipun tidak agama Hindu,” katanya.

Dalam awig-awig yang baru, lanjutnya, banyak hal yang dicantumkan. Salah satunya masyarakat tidak diijinkan membuat kartu tanda penduduk (KTP) kalau tidak memiliki tanah dan tidak tinggal di Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja. Hal ini dilakuakan untuk menjalankan pemerintahan di dalam desa agar selalu menjaga lingkungan berdasarkan Tri Hita Karana. “Awig-awig itu akan diresmikan pada Tumpuk Landep, Sabtu (22/3) besok,” ucapnya. Pihaknya mengharapkan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra berkenan menghadiri acara tersebut serta meresmikan awig-awig dimaksud. Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, salah satu hal yang diatur dalam awig-awig yaitu menerima warga meninggal karena berkerja di luar daerah itu sangat bagus. Sehingga tidak ada istilah kesepekang bagi warga. Bahkan untuk mengetatkan masyarakat pendatang itu juga sangat bagus. “Biar angka kemiskinan tidak semakin meningkat, karena bukan masyarakat asli Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. R-004

FB/CAR

Atur Penduduk Pendatang Melalui Awig-Awig

Walikota IB. Rai Mantra, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Made Mudra, menerima Upasabha Banjar Robokan Desa Padangsambian Kaja

Layouter: Soma


DAERAH

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

5

Pasca Diterjang Puting Beliung

POTRET FAJAR BULELENG

NEGARA- Fajar Bali Angin puting beliung yang menerjang bangunan di Pura Puseh Desa Yehembang dan Pura Dalem Yehembang Kangin, membuat keprihatinkan dari Pemkab Jembrana. Sebagai bentuk perhatian, Bupati Jembrana Putu Artha meninjau bangunan Bale Pesandegan di Madya Mandala Pura Puseh Desa Yehembang yang roboh, Kamis (20/3) kemarin. Selain ke pura itu, juga meninjau pelinggih yang rusak di Utama Mandala Pura Dalem Yehembang Kangin. Ketika ditinjau di Pura Puseh Desa Yehembang, bekas-bekas reruntuhan Bale Pesandegan yang roboh, telah dibersihkan oleh warga pengempon secara gotong royong yang dibantu juga oleh Satuan Pol PP Jembrana. Beberapa kayu-kayu bangunan Bale Pesandegan yang telah dibongkar disimpan di Bale Pesandegan lainnya. Bendesa Pekraman Yehembang, Ngurah Gede Arnyana

mengatakan akibat diterjang bangunan di Pura Puseh, diperkirakan mencapai kerugiannya sekitar Rp 90 juta. Kerusakan tak hanya di bale Pesandegan saja, tetapi juga merusak pagar alas pura, akibat tertimpa atap bale Pesandegan. U n t u k t i n d a k lanjutnya,apakah bekas bangunan yang runtuh dapat dipakai lagi, pihaknya akan berkonsultasi dengan Sulinggih dan termasuk untuk pelaksanaan pecaruan. Bila terkena bencana seperti putting beliung ini, nanti akan dilakukan pecaruan dengan tingkatan Caru Dur Manggala dan Rsi Gana. “Kami akan mohon ke Sulinggih terlebih dahulu,” tuturnya. Kemudian di Pura Dalem Desa Yehembang Kangin, menurut Kelian Banjar Pekraman Sumbul I Komang Sumadi mengatakan pura ini sekitar sebulan lalu melaksanakan Upacara Ngenteg Linggih ini, yakni dua pelinggih Taksu dan

SINGARAJA – Fajar Bali Guna mewujudkan program pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng terbebas dari sampah utamanya sampah plastik di tahun 2015 mendatang, setiap desa ditargetkan harus memiliki TPST. Dari pelaksanaan sosialisasi, pembersihan beberapa sungai, pantai hingga pembuatan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang diharapkan berdiri di masing-masing desa yang ada di kabupaten buleleng. Pemkab berkomitmen untuk membangun fasilitas fisik sedangkan pihak desa sendiri ditarget untuk bisa menyiapkan lahan untuk pembangunan TPST itu. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra Sp.Og saat di konfirmasi Fajar Bali, Kamis 20/3) siang kemarin mengatakan dalam mencanangkan buleleng bebas dari sampah ditahun 2015 mendatang yang mana dalam kebutuhan infrastruktur dalam penanganan sampah hal itu sangat diperlukan. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Buleleng bukan hanya menyediakan fasilitas tempat pembuangan sampah seperti beberapa tong sampah melainkan telah berupaya membangun fasilitas tentang pengolahan sampah.”Berbicara mengenai

k o j o P Desa

sampah kita targetkan ditahun 2015 buleleng bebas akan sampah. Sehingga hal itu kami dari pemerintah akan menyediakan infrastruktur yang nanti dibutuhkan seperti tempat pembuangan sampah, armada serta cara pengelolaan sampah juga kami rencanakan akan dilakukan pemisahan serta pengelolaan,”akunya. Menurut Sutjidra, saat ini setidaknya sudah ada 18 TPST di seluruh Kabupaten Buleleng yang telah beroperasi. TPST yang kini dijadikan percontohan pengelolaan sampah adalah TPST Tajun yang berhasil mengolah sampah organik menjadi pupuk organik dan disalurkan kepada kelompok tani yang ada di desa tersebut. ”Sekarang pemasarannya kan masih terbatas di dalam desa, karena memang suplai bahan bakunya yang masih kurang. Tapi ini kan contoh yang baik. Sampah organik dikelola di TPST dan jadi pemasukan bagi desa dari BUMDes. Kalau sampah anorganik itu dipisahkan dari rumah, disalurkan ke bank sampah dan jadi income bagi masyarakat,” imbuhnya. Kepala DKP Buleleng Nyoman Genep mengatakan, DKP Buleleng telah menganggarkan dana untuk pembangunan TPST di Kabupaten Buleleng. Tahun ini DKP Buleleng menargetkan membangun enam TPST di Desa Les, Desa Bungkulan, Desa Bebetin, Desa Pemaron, Desa Dencarik, dan Desa Sembiran, yang akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Sehingga pada Desember 2014 nanti, sudah ada 24 TPST yang berjalan di Kabupaten Buleleng. ”Untuk fisiknya kami yang membangun, dananya sudah ada di dinas. Tapi kalau lahannya, silahkan desa yang menyediakan. Minimal empat are lahan yang disediakan, pasti kami bangun disana,” tegas Genep. W-008

Bupati Jembrana Putu Artha saat meninjau Pura Puseh di Desa Yehembang dan Pura Dalem Yehembang Kangin, Kamis (20/3).

mengajak seluruh masyarakat untuk selalu introspeksi diri dan waspada terhadap kondisi cuaca yang terjadi belakangan ini. Bencana alam memang tidak bisa dihindari dan tidak mung-

kin dicari. Untuk meringankan beban warga, Artha memberikan bantuan. Selain SKPD atau dinas terkait untuk melaporkan serta mendata kerusakan akibat diterjang putting beliung. W-003

dalam kredit macet. “Tapi ada juga yang masalah oknum. Misalnya LPD Banyualit dan LPD Sinabun, itu kan masalahnya dari oknum, bukan pengelolaan,”ujar Suparto. Ia menegaskan seluruh LPD yang dihidupkan kembali sudah menyepakati empat poin yang dituangkan dalam pernyataan. Salah satunya menyepakati tanggungjawab mengelola LPD, dalam konsekuensi apapun, termasuk di antaranya konsekuensi hukum. Kesepakatan itu diharapkan membuat pengelola dan pengurus LPD tidak lagi memainkan dana nasabah, yang menyebabkan beberapa LPD kolaps. Apalagi kini dari 169 LPD yang ada di Kabupaten Buleleng, asetnya mencapai Rp 1 triliun dengan laba sekitar Rp 300 juta. Terkait masalah permodalan terhadap LPD yang baru dihidupkan lagi, Suparto yang juga mantan Sekretaris Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Buleleng itu menyatakan harus berkoordinasi lagi dengan Badan Kerjasama (BKS) LPD Buleleng. Ia mengaku hanya bisa mengarahkan beberapa LPD yang kelebihan likuiditas, menyuntikkan dana kepada LPD yang

kesulitan likuiditas dengan skema pinjaman ringan. “Yang penting jalan dulu, biar kepercayaan nasabah itu jalan lagi. Kalau sudah jalan setahun dua tahun dan masih kesulitan modal, kami koordinasi dengan BKS LPD, dan kami coba koordinasi dengan Pemprov juga. Siapa tahu Pemprov bisa memberikan suntikan likuiditas,” tandas Suparto. W-008

LPD Sakit Dibangkitkan Lagi

SINGARAJA–Fajar Bali Sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Buleleng yang dalam kondisi sakit, dihidupkan lagi. Saat ini tercatat ada 169 LPD di Kabupaten Buleleng, di mana sebanyak 31 LPD di antaranya bermasalah dan sebelas lainnya tidak pernah melakukan rapat tahunan. Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Buleleng yang memotori pembinaan LPD di Kabupaten Buleleng, Rabu lalu mengumpulkan seluruh LPD yang ada di Kabupaten Buleleng, di Kantor BPD Bali Cabang Singaraja. Baik itu LPD yang ada dalam kondisi sehat, bermasalah, maupun sakit. Kabag Ekbang Setda Buleleng, Ketut Suparto yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/3) kemarin, mengaku akan menghidupkan kembali beberapa LPD yang sudah tidak jalan lagi. Saat ini memang ada sebelas LPD yang tidak jalan, di antaranya LPD Sinabun, LPD Keloncing, LPD Banyualit, LPD Alasangker, dan LPD Tinggarsari. Menurut Suparto, sejumlah LPD yang tidak jalan, rata-rata mengalami kesalahan pengelolaan dana dan kendala

FB/Agus

Lomba baca cepat antar SKPD memeriahkan HUT Kota Singaraja

Lomba Baca Cepat Antar SKPD Meriahkan HUT Kota Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) KOTA Singaraja yang ke-410 pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar lomba baca cepat antar SKPD lingkup pemerintahan Kabupaten Buleleng, Kamis (20/3) pagi kemarin. Pelaksanaan lomba baca cepat yang diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari pegawai lingkup pemkab Buleleng yang diselelnggarakan di kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan tema mengenal sejarah Kabupaten Buleleng. Meriahnya pelaksanaan itu utamanya disaat salah satu bagian staf Humas dan Protokol Pemkab Buleleng mendapat giliran membacakan cerita. Salah satu staf bahkan sempat membuat poster sebagai tanda dukungan. W-008

608/III/BLAS

636/III/KTR

Lomba Desa, Bangkitkan Salon Desa GIANYAR- Fajar Bali Pelaksanaan lomba desa dorong bangkitkan potensi dan keunggulan masing-masing desa. Hal tersebut diungkapkan Asisten I Setda Kabupaten Gianyar, Cokorda Rai Widiarsa Pemayun di Kantor Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar (20/3). Asisten I Setda Kabupaten Gianyar, Cokorda Rai Widiarsa mengapresiasi warga Kedisan yang sangat antusias mengikuti penialai lomba desa, padahal lomba desa dilaksanakan dalam guyuran hujan. Pelaksanaan lomba desa merupakan kewajiban yang diamanatkan UU. Pelaksanaannya sangat ditekankan pada tata kelola pemerintahan desa, khususnya pengadministrasian. Desa Kedisan merupakan salah satu desa

di Kecamatan Tegallalang. Kedisan memiliki potensi dibidang pertanian dan juga kerajinan tangan. Namun, kini Kedisan sudah berkembang menjadi desa wisata, hal itu ditunjukkan dengan adanya berbagai rumah tinggal orang asing atau villa dan sejenisnya. Sedangkan di Banjar Pakudui sudah berkembang sebagai pusat kerajinan Patung Garuda. Sehingga dengan perkembangan tersebut diharapkan taraf kehidupan warga Kedisan bisa meningkat. “Saya juga apresiasi tatanan budaya Kedisan yang masih kental, sehingga hubungan semua pihak dan pelaksanaan Tri hita Karana berjalan dengan baik”, tegas Cok Rai. Pembangunan desa harus mengacu pada potensi yang dimiliki, sehingga dalam perkem-

bangannya tidak terjadi ketimpangan pembangunan. Proses perencanaan pembangunan yang disusun melalui Rencana Pembangunan Menengah Desa (RPJMDes) seharusnya dimaksimalkan pelaksanaannya. Sehingga ketika ada ajang lomba desa bisa dijadikan tolak ukur sejauh mana pembangunan bisa yang dilaksanakan. Potensi yang dimiliki semua desa berbeda, sehingga hanya warga desa yang mampu mengetahui apa potensi maupun kendala yang mereka hadapi, sehingga partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam berbagai bidang. Desa Siaga Swatantra merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang memberikan ruang partisipasi kepada warga. Program tersebut seharusnya dimafaatkan optimal

masyarakat desa. Senada yang diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra keberadaan salon desa yang difasilitasi PKK Kabupaten Gianyar sangat berfungsi dengan baik. Ajang lomba desa bisa dijadikan stimulan, betapa pentingnya salon desa. Disamping sebagai penambahan kebutuhan keluarga, salon desa juga memberikan pelatihan berias kepada ibu-ibu PKK. “ Salon Desa memang belum bisa ada di seluruh desa di Gianyar, kedepan akan diusahakan di semua desa bahkan jika memungkinkan di semua dusun”, terang Ny. Surya Adnyani Mahayastra. Perbekel Kedisan, I Gusti Ngurah Oka menyampaikan 8 (delapan) indikator pembangunan desa, kedelapan indikator

FB/Artayasa

dr. Nyoman Sutjidra Sp.Og

FB/Agus

Setiap Desa Wajib Miliki TPST

Pesaren roboh ditimpa bangunan terob, beratap daun kelapa. Pihaknaya memang sengaja belum dibongkar karena untuk upacara susulan yaitu satu bulan tujuh hari dari waktu Ngenteg Linggih. Tapi tak menyangka, dua pelinggih tersebut diterjang putting beliung sampai roboh. Bupati Artha saat meninjau mengaku keprihatinannya. Kejadian ini merupakan peringatan dari yang diatas. Artha

FB/PRAMONO

Bupati Tinjau Pura Puseh Yehembang

Lomba Desa di Kantor Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.

tersebut selalu membaik dari tahun ketahun. Delapan indikator tersebut yaitu, bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, partisipasi masyarakat, keamanan dan ketertiban, pemerintahan desa, kelembagaan masyarakat, dan PKK. Sehingga capaian RPJMDesa bisa terlaksana. “ Desa Ke-

disan selalu mengadakan kegiatan nyata terkait 8 indikator tersebut, bukan saat lomba desa saja”, tegas Gusti Ngurah Oka. Pelaksanaan lomba Desa Kedisan juga dihibur lawak Gianyar Mekenyem dan Temer Cs yang memukau rombongan Tim Penilai. W-005 Layouter: Soma


PENDIDIKAN

6

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Akan Bangun Kelas Internasional

Stikom Bali Ready to Go Asean Economic Community Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom ) Bali, ready to go Asean economic community, karena Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diberlakukan 1 Januari 2015. Untuk menghadapinya, jauh- jauh hari para pendiri dan pengelola Stikom Bali telah berkomitmen untuk menjadikan Stikom Bali sebagai Perguruan Tinggi (PT) unggulan tingkat dunia. Bahkan Stikom Bali kini juga telah mempersiapkan diri untuk membangun kelas internasional.

DENPASAR-Fajar Bali Ketua Stikom Bali, Drs., Dadang Hermawan, Ak. MM., didampimgi Kahumas, Rahman Sabonama, SH., menjelaskan kesiapan Stikom menghadapi Asean economic community itu kepada

wartawan, seusai membuka festival teknologi di Stikom Bali Kamis (20/3). Festival teknologi juga diikuti siswa SMK se- Bali dan Nusra serta Jawa Timur serta mahasiswa Stikom Bali. Pada kegiatan itu juga di-

gelar lomba cerdas cermat, desain grafis, programming, office, networking dan hacking. Selanjutnya Dadang Hermawan menuturkan, bagi Indonesia pada saat Asean economic community, masuknya barang, jasa, investasi, modal dan serbuan tenaga kerja asing tidak bisa dibendung lagi. Dengan demikian lembaga pendidikan yang tidak menyiapkan dirinya dengan baik, bisa menjadi malapetaka. Para pemodal dari luar negeri dengan mudah mendirikan PT di Indonesia, sehingga berpotensi mematikan PT sejenis yang sudah ada. Selain itu, lulusan PT di negara Asean, bebas mencari pekerjaan di Indonesia. Dadang Hermawan membenarkan, sama halnya lulusan Stikom Bali bebas mencari pekerjaan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) BALI KEPMENDIKNAS NO. 58/D/O/2005

1. Program S1 Keperawatan No. : 923/D/T/2007 2. Program D III Keperawatan No. : 924/D/T/2007 3. Program D III Kebidanan No. : 3039/D/T/2007 MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2014/2015 JALUR PMDK UNTUK :

PERSYARATAN : 1. Untuk Program Sarjana (S1) Keperawatan Ners a. Lulusan SMA Jurusan IPA b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan 2. Program Diploma III Keperawatan a. Lulusan SMA Jurusan IPA & IPS b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan 3. Program Diploma III Kebidanan a. Lulusan SMA Jurusan IPA & IPS b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan c. Khusus untuk D III Kebidanan hanya menerima perempuan saja 4. Persyaratan Administrasi: a. Fotocopy raport Semester I s.d V yang telah dilegalisir sebanyak 2 rangkap b. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah masing-masing c. Membawa raport asli d. Pas foto 3 x 4 = 4 lembar (berwarna/ hitam putih) e. Usia maksimal 26 tahun f. Tinggi badan sekurang-kurangnya 1) Pria = 155 cm 2) Wanita = 150 cm 5. Jadwal Pendaftaran : a. Tanggal : 15 Januari s/d 14 April 2014 b. Tempat : Kampus II STIKES Bali (Jln. Tukad Balian No.180 Renon Denpasar) c. Waktu : Pkl. 08.30 – 12.30 Wita 6. Biaya Pendaftaran : a. Program S1 Keperawatan b. Program Diploma c. Pilihan 2 Program Studi

: Rp. 300.000 : Rp. 250.000 : Rp. 500.000

7. Fasilitas : a. Gedung milik sendiri b. Laboratorium Keperawatan dan Kebidanan c. Laboratorium Biomedik d. Laboratorium Bahasa Inggris e. Lab Komputer & Internet Hotspot 24 Jam f. Perpustakaan Digital g. Asrama (wajib bagi mahasiswa putri D III Keperawatan, sedangkan bagi mahasiswa putri S1 Keperawatan Ners dan D III Kebidanan disesuaikan dengan kapasitas asrama) h. Parkir luas, photocopy center & kantin i. Telah melakukan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan BCNNV Thailand, Saint Louis College Thailand dan Curtin University of Technology Australia j. Telah melakukan kerjasama dengan Yayasan Jepang Bina Mandiri Asean untuk penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. k. Lulusan Stikes Bali dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri Pengumuman Hasil PMDK tanggal: 21 April 2014 8. Untuk Pendaftaran Jalur Reguler & Konversi melalui Tes Tulis : Dimulai tanggal 21 April s/d 12 Juli 2014 9. Informasi lebih lanjut : a. Telp. : (0361) 895 6208 b. Website : www.Stikes-Bali.ac.id Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bali Ketua, Ttd Drs. I Ketut Widia, BN.Stud.,MM NIP. 195109041979031001

690/II/BLAS

FB/BLAS

Ketua Stikom Bali, Dadang Hermawan memukul gong sebagai tanda dimulainya festival teknologi

di negara Asean lainnya, tanpa halangan apa pun. Karenya yang dibutuhkan adalah kesiapan SDM Indonesia, terutama lulusan PT yang handal, guna menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing. K a t a ku n c i nya a d a l a h , kualitas lembaga pendidikan atau PT yang berujung pada kualitas lulusannya. Terkait menjadikan Stikom Bali sebagai perguruan tinggi unggulan tingkat dunia, Stikom Bali menghasilkan lulusan yang profesional, menguasai ilmu pengetahuan bidang ICT, serta kemampuan bahasa Inggris tingkat dunia, agar bisa bersaing dengan tenaga tenaga kerja asing.

Oleh karenanya Stikom Bali telah mempersiapkan dosen yang khusus fasih bahasa Inggris dan mengajar sesuai bidang studi yang ditetapkan. Selain itu dari sisi kelembagaan pengakuan dunia internasional kepada Stikom Bali melalui peraihan sertifikat ISO 90012008. Peraihan ISO membuktikan Stikom Bali adalah satusatunya PT komputer di Bali dan Nusa Tenggara mutunya setara dengan PT sejenis di luar negeri, ujar Dadang Hermawan. Ke depan untuk kebutuhan internasional, mahasiswa juga akan diwajibkan untuk mengantongi sertifikat internasional untuk mendukung memperoleh pekerjaan di

luar negeri. Sementara saat ini dari sisi output, lulusan Stikom Bali sudah dibekali dengan kemampuan global antara lain, toefl, sertifikasi microsoft, foresc, cisco, oracle yang keseluruhan berbasis bahasa Inggris. Dengan berbekal kemampuan global, maka lulusan Stikom Bali, siap bersaing dengan lulusan PT komputer dari negara Asean. Dadang Hermawan malah berkeyakinan, lulusan Stikom Bali akan terserap disembilan negara Asean,asal lulusan mau ke luar negeri. Dadang Hermawan mengakui, total mahasiswa Stikom Bali, 6000 lebih, dan sejak 2010 hingga sekarang telah menyalurkan

beasiswa Rp 3 Miliar lebih. Selain menyelenggrakan program regular, Stikom Bali juga melaksanakan program dual degree yang menjalin kerjasama dengan Help University College (HUC) Malaysia. Stikom Bali akan terus mengembangkan sayap dan akan membuka kelas internasional di Jimbaran. Mahasiswa berasal PT di luar negeri juga studi di Stikom Bali, di antaranya Timor Leste 30 mahasiswa , dan terdapat juga dari negara lainnya. Pengembangan lainnya, Stikom Bali akan memiliki pusat incubator di Kebo Iwa, untuk mendidik lulusan menjadi entrepreneurer, ucap Dadang Hermawan. R-008

Jelang PKB, ISI Denpasar Laksanakan Rakor

DENPASAR-Fajar Bali Guna menyukseskan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang ke-36, ISI Denpasar yang diberi kepercayaan untuk tampil pada saat pembukaan PKB di Art Center sudah mulai mempersiapkan beberapa kegiatan termasuk rapat koordinasi (rakor). Rakor berlangsung pada Kamis (20/3) 2014 bertempat di ruang sidang ISI Denpasar. Rapat yang dihadiri langsung Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum., dihadiri sekitar 35 penggarap serta panitia. Rapat ini sebagai tindak lajut dari upacara nuasen yang telah dilakukan ISI Denpasar

FB/HERU

PROGRAM SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS (S1 KEPERAWATAN NERS) PROGRAM D III KEPERAWATAN (AKADEMIK KEPERAWATAN) PROGRAM D III KEBIDANAN (AKADEMI KEBIDANAN)

Rakor di ISI Denpasar dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan PKB pada 15 Februari yang lalu. Dalam rakor itu Rektor Arya juga didampingi Pembantu Rektor IV I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn.Rektor Arya menyampaikan bahwa ISI Denpasar

harus menampilkan garapan yang terbaik demi kesuksesan perayaan PKB. Selain itu ISI diberi mandat untuk tampil pada saat pembukaan PKB yang rencananya dibuka presiden,

ISI Denpasar juga dipercaya mengisi pawai pembukaan dengan menampilkan adi merdangga serta membawakan tari pembukaan Bali Dwipa serta menampilkan paduan suara guna menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu-lagu Bali unuk menghibur penonton sebelum acara inti dimulai. R a ko r j u g a m e m b a h a s sistem penggarapan yang baik agar pementasan setiap babak dapat berkesinambungan, serta mempertegas cerita setiap babak. Pada saat pembukaan ISI Denpasar akan menampilkan oratorium berjudul Rama Sita Prana Bhuana, dengan iringan gamelan Gong Gede Saih Pitu. W-017

459/II/BLAS

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

OJK: Diskon Pungutan bagi Industri Keuangan yang Terbitkan Sukuk Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan pihaknya berjanji akan memangkas jumlah pungutan bagi perusahaan keuangan yang menerbitkan sukuk atau obligasi syariah. JAKARTA-Fajar Bali Nurhaida menjelaskan, salah satu yang sedang hangat dibicarakan saat ini adalah tentang pungutan. OJK akan memberi insentif pengenaan pungutan OJK bagi penawaran umum sukuk.. Nurhaida mengatakan, pungutan OJK terhadap seluruh industri jasa keuangan telah tertuang

dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2011. Adapun pungutan terhadap pendaftaran penawaran sukuk pada dasarnya sebesar 0,05 persen dari nilai emisi. “Kemudahan bagi sukuk adalah untuk penawaran umum obligasi konvensional walau tetap dikenakan 0,05 persen dari nilai emisi,

batas maksimalnya adalah Rp 750 juta. Bagi penawaran umum sukuk maksimal Rp 150 juta,” ujarnya, Kamis (20/3) kemarin.

Lebih lanjut Nurhaida menjelaskan, kebijakan insentif terhadap pungutan bagi penawaran umum sukuk ini adalah guna meningkat-

kan dan pengembangan sukuk di pasar keuangan Indonesia. “Terhadap sukuk itu maksimal pungutan sebesar Rp 150 juta. Ini adalah salah satu bentuk insentif bagi penerbitan sukuk,” jelasnya. Nurhaida menjelaskan, saat ini sukuk memiliki potensi yang sangat besar untuk terus tumbuh. Akan semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan untuk menggunakan sukuk sebagai alternatif pendanaan. “Kami berharap di masa mendatang banyak yang memanfaatkan sukuk sebagai pembiayaan. Pasar sukuk masih sangat potensial untuk dikembangkan,” papar Nurhaida.KP

mengantongi standardisasi nasional industri (SNI) di Indonesia. “Biaya untuk per produk. Kalau

dari luar negeri bisa mencapai 10.000 dollar AS (ekuivalen Rp 114 juta, asumsi 1 dollar AS setara Rp 11.400). Kalau untuk industri lokal beda lagi,” ujar Ketua Komite Standardisasi dan Kualitas Produk Kadin Indonesia, Achmad Widjaya, di Jakarta, Kamis (20/3) kemarin. Biaya standardisasi produk yang diproduksi industri lokal berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Itu pun, kata Achmad, hanya untuk biaya administrasi. “Pengecekan untuk balai-balai tertentu beda lagi. Kalau ditotal Rp 40 sampai Rp 50 juta. Harga ini terlalu mahal,” tegasnya. Mahalnya biaya ini membuat produk yang beredar di Indonesia masih banyak yang belum terstandardisasi. Dari 5.000 produk yang terdaftar di Badan Standardisasi Nasional (BSN), kurang dari 1.000 produk yang mengantongi label SNI. Achmad khawatir, jika produk

Indonesia belum memenuhi standar, Indonesia bisa kalah saing dengan produk asing di pasar bebas ASEAN. Ia menambahkan, Vietnam bakal menjadi negara “penyerang” indutri makananminuman di Indonesia nanti. Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, tantangan standardisasi produk di Indonesia, selain mahalnya biaya adalah infrastruktur, lembaga dan laboratorium pegujian, serta tenaga ahli penguji. Standardisasi produk, imbuhnya, penting untuk melindungi gempuran produk asing. Ia pun berharap, kalangan industri juga memiliki kesadaran akan hal ini. Sektor industri yang krusial harus segera didorong agar terstandardisasi. “Jadi SNI ini sangat penting untuk amankan industri kita. Sebelum MEA sudah mulai berlaku,” pungkasnya.KP

FB/IST

Biaya Raih Label SNI Bisa Sampai Rp 100 Juta

FB/IST

kan menjadi dua, yakni produk yang dibuat Indonesia, dan produk impor yang juga harus

PT. VADS Indonesia Ikut Lestarikan Kawasan Serangan

DENPASAR-Fajar Bali PT. VADS Indonesia, sebuah perusahaan penyedia tenaga outsourching belum lama ini melakukan serangkaian acara bertujuan melestarikan alam dan lingkungan di kawasan Pulau Serangan, Bali. Kegiatan ini sesuai dengan visi perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta tersebut untuk turut menjaga kelestarian lingkungan khususnya biota laut. Manager and Shared Service PT. VADS Indonesia Randy Desmond yang didampingi oleh perwakilan TripClouds Tour Jonathan Hutabarat mengatakan, pihaknya tertarik mengunjungi kawasan Serangan untuk melakukan berbagai kegiatan yang meliputi penanaman mangrove dan pelepasan kuda laut. “Ini sesuai dengan visi kami yang turut menjaga kelestarian lingkungan. Kami melakukan penanaman mangrove dan pelepasan kuda laut,” ujar

Randy Desmond

Randy. Lanjut Randy, pihaknya sengaja datang ke Bali untuk mengimplementasikan tanggungjawab perusahaan untuk bersama menjaga dan melestarikan alam. Di masa mendatang tambahnya, pihaknya akan datang kembali untuk mengunjungi sekaligus melihat tanaman mangrove yang ditanam sebelumnya apakah tumbuh atau tidaknya.

“Kami berharap, Bali tetap bisa menjaga keindahan habitat lautnya sehingga wisatawan baik lokal maupun asing tetap terus berdatangan,” sebut Randy. Sementara itu, pengelola Green Island Pulau Serangan I Wayan Patut yang ditemui di sela - sela serangkaian kegiatan PT. VADS Indonesia mengungkapkan, di kawasan ini lebih didominasi oleh wisatawan asal negara Cina. Di tempat ini sambungnya, memang sejak awal didedikasikan untuk pelestarian terumbu karang maupun kuda laut. Patut membeberkan, setiap harinya tak kurang 700 sampai 800 orang wisatawan mancanegara (wisman) asal Cina yang datang berkunjung. “Perairan Pulau Serangan salah satu dari sekian banyak objek wisata yang sering dikunjungi turis asal Asia Selatan jika berlibur ke Pulau Dewata,” ungkapnya.W-011

Info

Hadapi MEA, Apaksindo Tingkatkan Kualitas Anggota DENPASAR-Fajar Bali Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015 mendatang, anggota Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (Apaksindo) meningkatkan kualitas anggota, diantaranya melalui pelatihan-pelatihan. “Guna menyambut MEA pada 2015 kami di Apaksindo mempersiapkan para anggota dengan memberikan pelatihan dan pembinaan secara berkelajutan.”papar Ketua Majelis Pertimbangan, Badan Pengurus Pusat, Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (Apaksindo), Garwono Winardi, Rabu (19/3) di sela pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II yang berlangsung di Hotel Puri Ayu. Program pelatihan dan pembinaan tersebut untuk meningkatkan kapasitas khusunya dalam bidang manejemen Sumber Daya Manusia (SDM). Ke depan dengan pelatihan yang dilaksanakan akan bisa meningkatkan jumah tenaga terampil, ahli dan juga profesional dibidang kontraktor guna meningkatkan kualitas kerja. “Dengan pelatihan yang dilakukan kita berharap nantinya

PERBARINDO

FB/AGUNG

Kantor pelayanan depan BPR. Mitra Bali Srisedana Mandiri Jl. Raya Peliatan No. 2 Peliatan, Ubud, Gianyar

GIANYAR-Fajar Bali Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mitra Bali Srisedana Mandiri dari awal berdiri konsisten salurkan kredit, khusunya kredik produktif bagi para

pengusaha mikro yang ada di pedesaan. “Di BPR yang saya pimpin sejak awal berdiri sudah konsen salurkan kredit bagi para pelaku usaha mikro khusunya

Dijelaskan Suarjana, untuk rekening Dana Pihak Ketiga (DPK) per 28 pebruari 2014 berupa tabungan Rp 3,7 milyar lebih yang dihimpun dari 6.796 debitur, kemudian jenis deposito sebanyak Rp 3,7 milyar lebih, dari 86 deposan. Sedangkah laba yang diperoleh per 28 Pembruari 2014, yang meliputi laba operasional berjumlah Rp 236.410.236,

JAKARTA-Fajar Bali Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah, Kamis (20/3) kemarin, nilai tukar rupiah melorot 0,9 persen menjadi Rp 11.425 per dollar Amerika Serikat. Pada penutupan perdagangan Rabu (19/3), rupiah berada di posisi Rp 11.316 per dollar AS. Sedangkan kurs tengah dollar AS kemarin, dipatok Bank Indonesia di posisi Rp 11.313 per dollar AS. Pelemahan rupiah terjadi setelah Bank Sentral AS atau federal Reserve (Fed) melanjutkan pemangkasan stimulus bulanannya. Selain itu, Fed juga berencana untuk menaikkan suku bunga acuannya.KP

Masyarakat Banyak Meminta Informasi ke OJK

DENPASAR-Fajar Bali Sejak diresmikannya Layanan Konsumen Terintegrasi atau Integrated Financial Costumer Care (IFCC) belum lama ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku terus berupaya meningkatkan diri. Diluncurkan di awal Februari 2014 lalu disebutkan bahwa, OJK menerima laporan lewat sistem sebanyak 9.739 laporan secara total di seluruh Indonesia. Kepala Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali Zulmi kepada awak media di Denpasar Rabu, (19/3) menyatakan, dari jumlah tersebut didominasi oleh permintaan informasi mengenai lembaga keuangan bank maupun non bank sebanyak 7.815 laporan. Kemudian, disusul oleh pengaduan sebanyak 1.297 laporan dan juga penyampaian informasi mengenai sesuatu yang kurang pas sebanyak 627 laporan. “Permintaan informasi terkait lembaga keuangan seperti bank maupun non bank sebanyak 7.815 laporan, pengaduan 1.297 laporan dan penyampaian informasi yang kurang akurat sebanyak 627 laporan,” sebut Zulmi. Sementara itu, untuk di Bali papar Zulmi, jumlah laporan yang masuk ke OJK masih terbilang minim. Hanya ada sekitar 27 pengaduan yang masuk dengan rincian pengaduan terhadap perbankan sebanyak 7 laporan dan pengaduan terhadap industri keuangan non bank lainnya seperti asuransi, pegadaian dan lainnya sebanyak 19 laporan. Sekitar 70 laporan lainnya yang masuk ke OJK Bali lanjut Zulmi hanya untuk informasi dan pertanyaan. “Dari sekian laporan yang masuk ada 10 laporan yang tertulis. Sementara sisanya hanya melaporkan secara verbal saja,” tambahnya. Berbagai pengaduan yang masuk lanjut Zulmi, biasanya meliputi miss komunikasi antara lembaga keuangan dengan nasabah. “Kita tahu sendiri kalau nasabah ingin menarik atau meminjam dananya pasti ingin yang serba cepat. Permintaan di hari ini dapatnya ingin di hari itu juga. Sedangkan ada aturan - aturan atau kesepakatan prosedur yang harus dipenuhi. Bisa saja dari lembaga keuangannya yang kurang menjelaskan atau nasabahnya yan masih belum mengerti. Jadinya timbul kesalahpahaman,” jelas Zulmi. Untuk itu, Zulmi mengaku sudah merespon dan langsung memproses setiap laporan yang masuk. Secara nasional sekitar 54 , 9 persen pengaduan sudah diproses. Sementara untuk permintaan informasi sekitar 94,5 persen. Sementara itu, terkait banyaknya nasabah yang tertipu oleh lembaga keuangan yang berkedok investasi di Bali menurut Zulmi, bahwasanya perlu dilakukan edukasi lagi secara luas khususnya pada pimpinan - pimpinan atau tokoh di masyarakat. “Masyarakat kan lebih memperhatikan figur. Kalau dilihat banyak pimpinan institusi yang ikut berinvestasi, meskipun lembaganya tidak jelas bisa cenderung untuk ikut-ikutan tanpa memikirkan resikonya. Di sinilah pentingnya edukasi lebih pada figur- figur di masyarakat selain juga kepada masyarakat itu sendiri,” katanya.W-011

PENGUMUMAN LELANG II (KEDUA)

Hari/tanggal Pukul Tempat

Garwono Winardi

akan bisa memberikan manfaat bagi anggota terutama dalam meningkatan kualitas kerja SDM di Apaksindo,”ungkapnya. Winardi menambahkan, pelatihan yang diselengarakan nanti termasuk tugas dari asosiasi. Selain pelatihan, Apaksindo pusat berharap seluruh anggota mengantongi ijin sertifikasi badan usaha yaitu Unit Sertifikasi Badan Usaha (USBU) yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota.M-004

Salurkan Kredit Pedesaan Hinga Rp 16,6 Milyar yang ada di Wilayah Kabupaten Gianyar Utara,”ucap Direktur Utama (Dirut) BPR. Mitra Bali Srisedana Mandiri, I Made Item Suarjana, Kamis (20/3) kemarin diruang kerjannya. Penyaluran kredit itu meliputi Kecamatan Payangan dan Kecamatan Tegalalang, Gianyar, dengan jumlah kredit yang tersalur sampai saat ini mencapai Rp 16,6 milyar lebih, dengan total nasabah sebanyak 1.193 orang. Dikatakan, kredit yang disalurkan 90% berupa kredit produktif dengan nasabah 1.000 orang, sebagian besar untuk usaha kerajinan, berupa seni patung dan seni ukir. “Dengan penyaluran kredit tersebut diharapkan bisa membantu perkembangan dan pertumbuhan roda perekonomian khususnya para pelaku usaha mikro yang ada di Pedesaan,”ulas Dirut yang membawahi 17 karyawan itu.

Rupiah Tembus Level 11.400 Per Dollar AS

PT. BPR Legian selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama berdasarkan Pasal 6 UndangUndang Hak Tanggungan akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum melalui KPKNL Denpasar pada :

FB/AGUNG

JAKARTA-Fajar Bali Standardisasi produk yang beredar di Indonesia dibeda-

7

:Rabu, 04 April 2014 :09.00 Wita :Kantor PT. Bank Perkreditan Rakyat Legian Jl. Gajah Mada No. 125-127 Denpasar

terhadap barang jaminan hutang Debitur atas nama: 1. Kadek Karpiyanta Putra, alamat Jl. Gunung Batok III/27, Dusun Buana Merta, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Denpasar, berupa: a. 1 (satu) bidang tanah berikut bangunan diatasnya sesuai dengan SHM No. 450/Desa Tegal Harum tanggal 08-04-1987, Gambar Situasi No. 3882/1987 tanggal 08-04-1987, seluas 104,49 m2, a.n. I KETUT DARSANA, terletak di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Prov. Bali, dengan Nilai limit Rp. 630,000,000,- dan Uang jaminanRp.126,000,000,b. 1 (satu) bidang tanah berikut bangunan diatasnya sesuai dengan SHM No. 5179/ Kelurahan Pemecutan tanggal 18-05-2004, Surat Ukur No. 00258/Pemecutan/2004 tanggal 03-02-2004, seluas 596 m2, a.n. KADEK KARPIANTA PUTRA, terletak di Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Prov. Bali, dengan Nilai limit Rp. 2,750.000.000,- dan Uang jaminan Rp.550,000,000,Syarat-Syarat Lelang: 1. Objek lelang diatas dijual dengan kondisi apa adanya (as is) dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar pada Bank BNI Cabang Denpasar Gajahmada, dan sudah harus efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang; 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat dengan kelipatan penawaran ditentukan oleh Pejabat Lelang pada saat lelang; 4. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang dengan membawa asli bukti setor uang jaminan, materai Rp. 6.000, fotocopy identitas diri (KTP/SIM) yang masih berlaku dan fotocopy NPWP; 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar harga lelang dan bea lelang 2% selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi, maka dinyatakan batal dan uang jaminan penawaran lelang disetorkan ke kas negara; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setor dan identitas diri (KTP/SIM). 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Legian Telp. 0361-411128 atau KPKNL Denpasar Telp. 0361-229151.

Denpasar, 21 Maret 2014 PT. BPR Legian ttd Direksi

laba rugi non operasional sebesar Rp 5.485.000,-, taksiran pajak berjumlah Rp 28. 865. 654,- dan laba bersih sebesar Rp 202.059.582,Dijelaskan, dari tahun ketahun peningkatan aset terus menggalami peningkatan, tercatat per 28 Pebruari 2014 total jumlah aset di BPR. Mitra Bali Srisedana Mandiri mencapai Rp 21,2 milyar lebih.M-004

FB/AGUNG

I Made Item Suarjana (kanan) dan Direktur, Adiwangsa (kiri) 606/III/BGS

Layouter: Zohra


KESEHATAN & SPORT TIPS

Mengenal Bahaya Anemia Defisiensi Besi Oleh: dr Antonny Cahyono, S.Ked

Makanan yang mengandung banyak zat besi

Anemia atau yang biasa dikenal oleh masyarakat sebagai penyakit kurang darah merupakan salah satu penyakit umum yang diderita oleh banyak orang di dunia terutama oleh masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia. Data dari WHO yang melakukan peneltian melalui WHO Global Database for Anemia menyatakan bahwa lebih dari 25% penduduk dunia menderita Anemia. Indonesia sendiri menempati salah satu negara yang mana ≥ 40% penduduknya menderita anemia. Anemia didefinisikan sebagai kondisi penurunan dari jumlah sel darah merah yang mana mengakibatkan penurunan dari kemampuan dari sel darah merah tersebut untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kemampuan membawa oksigen ke seluruh tubuh merupakan kemampuan khas yang dimiliki oleh sel darah merah. Hal ini disebabkan karena sel darah merah mengandung protein yang sangat khas yakni Haemoglobin (Hb). Anemia mengurangi kemampuan tubuh untuk membawa oksigen sehingga pada akhirnya menghambat pertukaran antara oksigen dengan karbon dioksida. Secara umum penyebab anemia dapat digolongkan menjadi 3, yakni ketika tubuh menghasilkan sel darah merah terlalu sedikit, tubuh menghancurkan sel darah merah terlalu banyak atau disebabkan kehilangan darah secara tiba – tiba. Contoh hal – hal yang dapat mengakibatkan anemia misalnya, kekurangan nutrisi seperti kekurangan zat besi, asam folat, vitamin A dan vitamin B12. Hal – hal lain yang dapat menyebabkan anemia misalnya penyakit – penyakit yang berlangsung secara kronis, infeksi parasit, gangguan genetik dalam pembentukan sel darah merah. Anemia secara umum sangat sulit untuk dideteksi, hal ini disebabkan karena anemia ringan umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. Anemia akan menimbulkan gejala setelah terjadi penurunan Hb sampai kadar tertentu yakni ketika Hb ≤ 7 g/dl. Ketika terjadi penurunan Hb sampai kadar ini maka akan terjadi kumpulan beberapa gejala yang disebut sebagai sindrom anemia. Sindrom anemia meliputi gejala seperti rasa lemas, lesu, cepat lelah, telinga mendenging, mata berkunang – kunang, kaki terasa dingin, sesak nafas dan rasa tidak nyaman yang dirasakan di uluhati. Keluhan – keluhan ini merupakan karena terjadi iskemia pada organ target tubuh serta akibat mekanisme dari tubuh untuk mengkompensasi penurunan hemoglobin. Berdasarkan data dari WHO dikatakan dari semua jenis anemia ini, anemia yang paling sering ditemukan di dunia adalah Anemia Defisiensi Besi (ADB) dan anemia jenis ini terutama ditemukan pada ibu hamil dan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Hal ini disebabkan karena kehamilan dan pertumbuhan adalah masa – masa dimana tubuh sangat membutuhkan zat besi. Selain kedua jenis populasi tersebut ada beberapa populasi lainnya yang memerlukan perhatian khusus karena berada dalam ancaman terkena ADB seperti wanita remaja dan wanita dewasa muda, dan para pelaku diet tanpa daging (vegetarian), dan orang – orang yang menderita sakit ginjal kronis. ADB bila ditemukan berkepanjangan akan mengakibatkan banyak komplikasi yang merugikan bagi masyarakat, terutama pada anak – anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Efek dari ADB berkepanjangan antara lain adalah penurunan kecerdasan, gangguan dalam perkembangan fisik anak – anak, penurunan status daya tahan tubuh yang mana dapat mengakibatkan peningkatan infeksi, penurunan stamina dan performa kerja, dan dapat mengakibatkan peningkatan dari angka kematian ibu dan anak. Berdasarkan uraian di atas maka dapatlah disimpulkan bahwa zat besi merupakan salah satu zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu masyarakat sebaiknya menyadari bahaya dari kekurangan zat besi ini. Hal yang paling sederhana yang dapat dilakukan adalah memastikan bahwa makanan yang pembaca konsumsi mengandung cukup zat besi dan menghindari mengkonsumsi zat – zat yang dapat menghalangi penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi dapat ditemukan pada banyak sumber baik dari sumber hewani maupun sumber nabati. Contoh produk – produk hewani yang mengandung banyak zat besi antara lain adalah red meats ( daging – daging yang berwarna merah), seafoods (produk – produk yang berasal dari lautan seperti ikan dan kerang), organ tubuh bagian dalam dari hewan, kacang – kacangan, bayam dan sayur – sayuran yang berwarna hijau. Zat besi yang berasal dari hewan cenderung lebih mudah diserap bila dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari tanaman. Selain makan – makanan yang mengandung banyak zat besi juga disarankan bagi pembaca untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin C seperti tomat dan anggur. Hal ini disebabkan karena vitamin C akan membantu tubuh untuk menyerap lebih banyak zat besi. Sedangkan makanan / minuman yang sebaiknya tidak terlalu banyak dikonsumsi secara bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi karena menghambat penyerapan zat besi adalah kopi, teh, dan kacang kedelai. KJS

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Dokter di Puskesmas Seharusnya Tak Sekedar Merujuk Dokter yang bekerja di fasilitas layanan primer, antara lain puskesmas, klinik pratama, belum sepenuhnya menjalani fungsi yang semestinya. JAKARTA-Fajar Bali Sebagian masyarakat meragukan kemampuan mereka bahkan menganggap para dokter muda tersebut tidak kompeten. Anggapan ini muncul lantaran para dokter muda yang belum melanjutkan pendidikan spesialisasi tersebut kerap memberi surat rujukan kepada pasien bukan menyelesaikan layanan kesehatan di fasilitas layanan primer. “Peran dokter di fasilitas layanan kesehatan primer hanya sekadar pemberi rujukan, sebelum pasien melanjutkan pengobatan ke rumah sakit. Dokter fasilitas layanan primer seharusnya menjadi gate keeper,” kata

FB/IST

Direktur Jenderal Bina Upaya Lesehatan (BUK) Kementrian Kesehatan RI, Akmal Taher, di Jakarta, Kamis (20/3) kemarin. Yang dimaksud gate keeper adalah dokter layanan kesehatan primer menjadi kontak pertama dalam pelayanan kesehatan formal. Bila pasien tidak bisa ditangani fasilitas layanan kesehatan primer, barulah gate keeper merujuknya ke tingkat lebih lanjut. Tentunya tidak semua keluhan pasien dirujuk

ke fasilitas layanan kesehatan lanjutan. “Dokter layanan kesehatan primer menjadi koordinator antara pasien dan rumah sakit, karena dialah yang paling mengerti kondisi kesehatan pasien. Fungsi inilah yang kurang berjalan di era fee for services, dan akan dikembalikan pada masa pelaksanaan JKN,” kata Akmal. Dalam pelaksaaan JKN, dokter layanan primer yang dikem-

Sedangkan ‘b’ menandakan kemampuan dalam emergency, dengan kategori 4b untuk keahlian mendiagnosa hingga memberi obat. Tingkat kemampuan ini merupakan standar pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Hal senada dikatakan pengamat kesehatan masyarakat, Hasbullah Thabrany. Menurutnya, di negara maju kebanyakan masalah kesehatan masyarakat selesai di tingkat layanan primer. Hal ini tentunya menuntut kemampuan dokter dan kepercayaan masyarakat kepada fasilitas layanan kesehatan primer. “Di Belanda ,80-90 persen kasus dikerjakan di fasilitas layanan primer. Untuk menjadi seperti itu dokter memang membutuhkan waktu pendidikan tambahan 2-3 tahun, sama dengan negara lainnya,” kata Hasbullah. Adanya DLP diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tersebut sehingga memudahkan akses masyarakat terhadap kesehatan.KP

balikan sesuai fungsinya akan mendapatkan perbaikan standar kompetensi dan reward. Dalam dua tahun mendatang, standar kompetensi untuk dokter fasilitas layanan primer sudah tersedia. Usai menempuh pendidikan sesuai standar kompetensi yang ditetapkan, maka dokter dinyatakan sebagai Dokter Layanan Primer (DLP) yang setara dengan spesialis. Peningkatan kompetensi inilah yang kemudian memperbaiki reward yang diterima. Pendidikan DLP bisa diambil setelah dokter lulus masa pendidikan. Lama pendidikan untuk DLP berkisar 2-3 tahun dengan bobot 50-90 sks. Lulusannya akan bergelar SpFM atau spesialis family medicine (dokter keluarga). Nantinya pendidikan untuk DLP hanya akan tersedia di fakultas kedokteran terakreditasi A. Dengan adanya pendidikan lanjut bagi dokter layanan primer, maka tingkat kemampuannya akan lebih dari kategori 4b, 3b, dan 3a. Kategori 3a menandakan kemampuan sebatas diagnosa.

Kejurnas Tenis Meja 2014 di GOR Lila Bhuana Denpasar Diikuti Utusan 25 Pengprov PTMSI

masing pengprov. Karena setelah melalui pembinaan dan ujicoba tersebut diharapkan atlet-atlet tenis meja mampu menyumbang bagi Negara Kesatuan RI lewat prestasi yang diraih di berbagai tingkatan. “Kejurnas semacam ini juga menjadi wadah pemersatu atlet dari berbagai daerah di Indonesia sehingga mampu membangun kerukunan dan persatuan bangsa,” ujarnya lagi.    Dalam kesempatan tersebut Oegroseno menyampaikan memberi apresiasi positif kepada Pengprov PTMSI Bali yang mampu menyelenggarakan kejurnas dalam waktu dan persiapan relatif singkat. “Kejurnas ini awalnya akan dilaksanakan di Jawa Timur, namun karena terkendala bencana yang sedang terjadi maka dipindahkan ke Bali,” tegas jenderal bintang tiga tersebut.  Sementara itu Ketua Pengprov PTMSI Bali Bintang Pus-

payoga menyampaikan penghargaan atas ditunjuknya Pengprov PTMSI Bali selaku panitia pelaksana Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur tahun ini. “Meski waktu persiapan yang relatif singkat, namun dengan komitmen dan kesungguhan niat yang didukung berbagai pihak kami berusaha memberikan yang terbaik,” jelasnya. Baginya kesuksesan kejuaraan nasional ditandai dengan keberhasilan dalam pelaksanaan serta keberhasilan dalam raihan prestasi yang diperoleh para atlet tenis meja. Oleh karenanya pihaknya berharap para atlet dapat memanfaatkan ajang ini dengan baik sebagai sebuah tahapan pembinaan untuk meningkatkan prestasi dan kemampuannya.  Ditambahkannya bahwa ajang ini bisa menjadi sport tourism dimana selain kegiatan olah raga juga menjadi ajang pariwisata bagi para atlet yang bertanding. “Akhir bulan ini masyarakat Bali merayakan Nyepi, sehingga merupakan sebuah kesempatan yang baik untuk melihat-lihat berbagai keunikan yang diselenggarakan menyambut Hari Raya Nyepi,”bebernya, yang menambahkan pesertan bisa melihat parade ogoh-ogoh yang merupakan sebuah atraksi budaya yang unik dan khas Bali yang patut dilihat.  Ketua Panitia Pelaksana A.A. Sagung Ratih Primahayuni menyatakan bahwa Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur ini dilaksanakan sebagai upaya memberi kesempatan bertanding sebagai jembatan prestasi kepada atlet-atlet tenis meja seluruh Indonesia, yang melibatkan utusan dari 25 Provinsi.R-007

Ketut Suwandi bersangkutan,”ujar Ketut Suwandi. Idealisme membangun Bali dari dunia olahraga, patut terus dibangun, sehingga pada waktunya nanti Bali mampu merebut tiket PON XIX di Bandung, Jawa Barat. “Saya akan melakukan pendekatan dengan tim-tim yang selama ini tidak memperbolehkan pemainnya masuk dalam aktivitas tim Pra-PON. Kalau perlu untuk di PS. Badung, saya akan komunikasikan dengan Pak Bupati Anak Agung Gde Agung,”bebernya. Hal lain disampaikan Su-

wandi, Asprov PSSI Bali juga harus memberi kejelasan terhadap kinerja tim ofisial yang dimanajeri Putu Ngurah Ardika. “Kalau aktivitas sudah positif tak perlu lagi direcokin lagi dengan membentuk tim-tim pengawas atau apa namanya, agar mereka bisa bekerja lebih nyaman. Seharusnya Asprov PSSI Bali tinggal menanti laporan dari tim ofisial Pra-PON,”urainya. Dibagian lain, Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, juga menanti kesungguhan Asprov PSSI Bali menyangkut perbaikan tiang lampu di Stadion Ngurah Rai, yang rencananya untuk laga timnas U-19 dengan tim Pra-PON Bali.“Harusnya Asprov itu yang respon terhadap keperluan perbaikan tiang plus lampu yang ada di Stadion Ngurah Rai. Dari usulan itu KONI akan menindaklanjuti menyangkut anggarannya, apakah kerjasama dengan pihak ketiga atau yang lainnya. Sementara KONI Bali hingga kini tak mengantongi dana,”kilahnya.R-007

FB/SUPRI

8

Ketum Pengurus Pusat PTMSI Komisaris Jenderal (Pol) Oegroseno saat membuka Kejuaraan Nasional Kelompok Umur 2014 di GOR Lila Bhuwana Kamis (20/3) kemarin.

DENPASAR-Fajar Bali Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Komisaris Jenderal (Pol) Oegroseno menyambut baik pelaksanaan Kejuaraan Nasional Tenis Meja Kelompok Umur 2014 di Bali. “Kejurnas kali ini merupakan

event yang paling meriah dan diikuti kontingen peserta terbanyak,” tegas Ketua Umum PP Komjen (Pol) Oegroseno ketika membuka gelaran Pengurus Provinsi PTMSI Bali bekerjasama dengan Pengurus Pusat PTMSI di Gedung Olah Raga Lila Bhuwana Denpasar Kamis (20/3)

kemarin. Kejurnas yang mempertandingkan tiga kategori, meliputi junior beregu putra/putri, tunggal putra/putri dan ganda campuran putra/putri ini diikuti tak kurang dari 25 pengprov seIndonesia dan melibatkan 235 atlet, yang berlangsung hingga, Senin (24/3) mendatang. Komjen (Pol) Oegroseno menyatakan kejurnas kali ini sebagai jawaban atas kevakuman kegiatan yang sama di tahun 2013. “Kejurnas kelompok umur semacam ini sangat penting karena merupakan tahapan pembinaan bagi atlet-atlet junior dan kesempatan regenerasi atlet-atlet,” jelas mantan Wakil Kepala POLRI tersebut. Menurutnya event ini menjadi tahapan pembinaan yang strategis karena menjadi wahana menakar dan evaluasi dalam proses pembinaan di masing-

Keterlaluan Bila ‘Meremehkan’ Kepentingan Bali

DENPASAR-Fajar Bali Geliat tim Pra-PON cabang sepakbola yang sedang berlangsung dinilai sangat positif sebagai modal menggapai prestasi puncak awal yakni lolos PON dan diperlukan aktivitas dini untuk membangun tim yang solid. Demikian ditegaskan Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi, Kamis (20/3) kemarin, ketika menerima manajer tim Pra-PON, Putu Ngurah Ardika, di ruang kerjanya. Persoalan yang disampaikan Manajer Pra-PON terkait tarik ulur pemain asal PS. Badung dan Denpasar yang tidak diperbolehkan mengikuti seleksi tim Pra-PON, mendapat respon positif dari Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi. Menurut mantan Ketua Umum KONI Badung itu, tim-tim yang memiliki atlet hendaknya bangga jika pemainnya dilirik tim PraPON untuk memperkuat Bali. “Harusnya kepentingan yang lebih besar diutamakan, dengan tidak merugikan tim

FB/SUPRI

Layouter: Zohra


PARIWARA

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

9

MATAHARI AUTO GALERY NEW ALPHARD 2012 (putih) NEW VELLFIRE 2013 (hitam) ALL NEW CRV 2012 (silver) RANGE ROVER 2012 (hitam) WRANGLLER JK Sport 2011

HERIKY Computer

SERVICE & SELL Laptop, Komputer, Printer, Hardware, Software

AVANZA G 2010 NEW TOYOTA HARRIER ALPHARD S 2012 (putih)

hitam asli DK Velg R 26, km 16 ribu, samsat bulan 10 NEW WRANGLLER JK Sport 2013 (hitam)

NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) LAND CRUISER BENSIN 2009 (hitam) HARRIER LPREM 2007 (hitam)

Hubnngi : (0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

419/XI/AGN

237/VII/IGR

Hp: 085 638 466 12 / 087 860 885 964 E-mail: erikhoki6@gmail.com Jl. Pasekan Batuaji, Batubulan Kangin-Sukawati

524/I/TTV

517/I/IGR

518/I/IGR

519/I/TTV

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

604/III/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Dapatkan Koran FAJAR BALI disini!!! DENPASAR-BADUNG

NO NAMA KIOS ALAMAT 1 Kios Laken (Wr. Lawar Kuwir) Jl. Kebo Iwa 88 (samping SPBU) (01338348576-Nyoman Laken) 2 Kios Aloha Jl. Gunung Batu Karu, Barat Tiara Monang-Maning (0817569887-Bapak Ersad) 3 Kios Dharma Indah Jl. Gunung Batukaru, (Timur tiara Monag-Maning, Ujung Gang II) (081916121733-Ibu Dewi) 4 Kios Angga Jl. Gunung Sanyang No 3 (Timur Lampu Merah Kerobokan) (087861827220-Ibu Angga) 5 Kios Gunung Seputan Jl G Soputan No 1 (Barat Lampu Merah Abian Timbul) (081999172485-Ketut Wardana) 6 Kios angkuban Prahu Jl. Tangkuban Parahu Barat (depan LP) (081999172485) 7 Kios Mahadamar Jl. Imam Bonjol 429, Samping Pasar Abian Timbul (081916624879-Made Merdika) 8 Kios Agung Jl. GunungSangyang(baratSPBUGunungSangyang/TimurPoltabes)(IbuAgung) 9 Kios Apotik Lily Medika Jl. Cokroaminoto (pertigaan Kebo Iwa) 10 Kios Toufik Depan terminal Dalung permai (081916402569) 11 Kios HR Supermarket HR Perumahan dalung permai 12 Kios Padang Luwih Jl. Padang Luwih Dalung (082147025034) 13 Kios Edy/Kios Gunung Agung Jl. Gunung Agung, Depan SMP 2 Denpasar (0361-8812761) 14 Kios Agasta Jl. Kepundung Dps 15 Kios Kawan Jl. Pulau Kawe Dps 16 Kios Shanti Jl. Kamboja , Timur Pasar Kreneg 17 Kios Buda Jl. Raya Sesetan 18 Kios Rama Jl. H. Wuruk Dps 19 Kios Akasia Jl. Akasia Dps 20 Kios Anugerah Jl. Patimura, Depan Apotik Anugrah, 21 Kios Bintang Terang Jl. WR Supratman, Dps

22 Kios Korsika Jl. Sumatra Dps 23 Kios Suci Pererempatan Suci Dps 24 Kios Kedondong Jl. Kedondong 10 Dps 25 Kios Krisna Jl. Padang Luwih Dalung 26 Kios Utara Mas Utara Masjid Ubung 27 Kios Budijaya Jl. Hayam Wuruk Dps 28 Kios Warung Baru 35 Jl. Hayam Wuruk. Timur Perepatan Ratna Dps 29 Kios suweca Timur Puri Kesiman Dps 30 Kios Sri Ratih Jl. WR Supratman, Dps 31 Kios Wedasari Utara kantor Camat Kuta 32 Kios Rapuh Jl. Raya Jimbaran Kuta 33 Kios Alfa Depan Krisna Oleh-Oleh Kuta 34 Kios pecatu Pecatu 35 Kios Pancing Jl Raya Uluwatu Kedonganan 36 Kios Kuat Jl Raya Uluwatu, Jimbaran 37 Kios Putra jaya Jl Raya Uluwatu (Depan Ktr Lurah Jimbaran 38 Kios Varis Jl. Raya Kapal Badung 39 Kios Nasi Lukluk Jl Raya Lukluk, Dps 40 Kios Abudewata Barat RSU Badung 41 Kios Krisna Pertigan Buduk, Badung

GIANYAR

42 Kios Teja Abadi Jl Pudak Gianyar 43 Kios Gandapura Jl Kedewatan, Ubud Gianyar 44 Kios Bendas Utara pasar seni, Sukawati

BANGLI

45 Toko Buku Guna Agung Bangli

BULELENG

46 Agen Melati Toko Buku , Melati seririt 47 Agen Rika Jl A Yani Singaraja 48 agen guna agung JL Sutomo Singaraja 49 Kios veteran Jl Veteran Singaraja 50 Kios Poto Copy Jl Veteran Singaraja 51 Kios Surya Jl Udayana, Depan PLN

TABANAN

52 Kios Jaya Kerti Jl. Raya Kediri, Depan Supermarket Jayakerti Kediri 53 Kios Mario RSUD TAbanan

KLUNGKUNG

54 Kios Sari Dewata Jl Untung Surapati Klungkung 55 Kios Mutiara Photo Jl Diponegoro 1 Klungkung 56 Toko Riang Jl Diponegoro 3 Klungkung 57 Agen Sugiana Klungkung KARANGSEM 58 Sambas Poto Copy Ulakan 59 Kios Cahya Dewata Manggis 60 Agen Rahayu Jl Gajah Mada Karangasem

NEGARA 61 Agen Agus

Depan SMA 1 Negara

Layouter: Wiadnyana


POLITIK

10

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Kata Ical, Kalau Mau Sejahtera Pilih Golkar

POLITISI

Ada Apa dengan MK? PAKAR hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, mengaku heran dengan putusan MK yang menolak permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diajukannya. Dia menertawakan putusan MK tersebut. “Kalau permohonan dikabulkan, saya biasa saja. Kalau ditolak, saya tertawa. MK Yusril Ihza Mahendra selalu menyebut diri mereka sebagai penafsir tunggal konstitusi, tapi kali ini mereka mengatakan tidak berwenang menafsirkan konstitusi. Jadi, saya mengatakan, ‘ha-ha-ha’ tertawa sama MK,” kata Yusril seusai sidang putusan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/3) siang. Dalam putusannya, MK memutuskan tidak dapat menerima permohonan Yusril yang meminta MK untuk menafsirkan Pasal 4 Ayat (1) dan Pasal 7C, dikaitkan dengan Pasal 22E Ayat (1), Ayat (2), dan Ayat (3), dan penafsiran Pasal 6A Ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. MK juga memutuskan menolak permohonan Yusril lainnya. Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang ini mempertanyakan apa yang terjadi pada MK saat ini. Jika memang tidak mempunyai kewenangan untuk menafsirkan konstitusi, ia menyarankan agar kewenangan MK menguji undang-undang sebaiknya dicabut. Yusril bahkan menyarankan agar MK membubarkan diri karena sudah kehilangan fungsi.   “Jadi, ada apa dengan MK? Mereka padahal berwenang menafsirkan konstitusi. Kalau mereka tidak berwenang, bubar saja. Untuk apa ada MK kalau tidak berwenang menafsirkan. Kali ini MK terbuka dalam putusannya menyatakan tidak berwenang mengadili perkara untuk menafsirkan konstitusi. Jadi, kalau mereka tidak berwenang lagi menafsirkan konstitusi kewenangan MK untuk menguji undang-undang, harusnya dicabut juga dari MK,” kata Yusril. Dalam permohonannya, Yusril menguji Pasal 3 Ayat (4), Pasal 9, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 112 UU Pilpres. Intinya, Yusril meminta agar Pemilu 2014 dilaksanakan secara serentak dan ambang batas (presidential threshold) dapat dihapuskan. Dengan ditolaknya putusan ini, pemilu serentak tetap dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang dan ambang batas pencalonan presiden tidak dihapuskan. KP

MEDAN-Fajar Bali “Alhamdulillah begitu banyak massa di sini karena kecintaan terhadap Partai Golkar. Kita harus menang. Kalau ingin sejahtera maka Golkar harus menang,” kata Ical saat melakukan orasi. Dalam kampanye itu, Ical membawa serta pasangan Ardiansyah Bakrie-Nia Ramadhani. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L Sambuaga, Sekretaris Jenderal Idrus Marham, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Luhut Panjaitan, Ketua DPD Golkar Sumatera Utara Ajib Shah, Rizal Mallarangeng, dan Fuad Hasan Masyhur. Dalam kampanye tersebut, Ical yang juga mencalonkan diri sebagai presiden itu menyinggung visi dan misi yang tertuang dalam “blueprint” atau

cetak biru pembangunan nasional yang disebut “Visi 2045: Negara Kesejahteraan.” Golkar, kata dia, juga akan meneruskan kinerja yang baik dari pemerintahan sebelumnya. “Karena Golkar selalu menghormati pendahulunya, menghormati presiden-presiden sebelumnya. Semua itu kita ambil untuk Indonesia,” ujarnya. “Partai Golkar akan menjamin itu, kenyataan sejarah yang baik-baik akan diambil disamping Partai Golkar punya rekam jejak, punya cara untuk membangun Indonesia,” tambahnya. Ia mengatakan, Golkar akan meneruskan perjuangan Presiden Soekarno dalam menyebar nasionalisme di Indonesia. Begitu juga kepemimpinan Soeharto yang menurutnya mampu meningkatkan status Indonesia dari negara terbelakang hingga

FB/IST

FB/GUS

Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie atau akrab disapa Ical mengklaim bahwa Partai Golkar mampu membawa masyarakat Indonesia sejahtera. Klaim itu disampaikan Ical saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/3).

Calon presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) bersama Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung (kiri) dan calon anggota legislatif Golkar, Charles Bonar Sirait (kanan), menyapa kader dan simpatisannya saat kampanye di GOR Ciracas, Jakarta menjadi negara berkembang. “Kesenjangan saat itu belum sampai lampu kuning. Tetapi yang tidak baik tentu kita hindarkan. Kita tidak hendaki demokrasi terpimpin dan kita memutuskan untuk desentralisasi,” jelasnya. Selanjutnya, Ical juga menyebut akan meneruskan hal positif ketika pemerintahan dipimpin Presiden Habibie, yakni mencanangkan dasar-

dasar demokrasi. “ L a l u G u s D u r d e n ga n egaliternya dan Mega dengan desentralisasi pembangunan kekuatan membangun daerah-daerah sekarang yang lebih tinggi dari pembangunan nasional. Kemudian SBY, menegakkan peran Indonesia di dunia internasional, Islam demokrasi modernitas dapat berjalan bersama-sama, juga penegakan antikorupsi,”

ucapnya. “Golkar akan meneruskan ini. Golkar punya satu visi ke depan dan punya ‘track record’ (rekam jejak) yang tidak dimiliki partai lain,” tuturnya. Setelah melakukan orasi, Ical melakukan simulasi pencoblosan. Setelah itu, ia dan rombongan meneruskan perjalanan untuk menghadiri kampanye terbuka di Palembang, Sumatera Selatan. KP

matan Denpasar Utara. Tidak kurang dari 13 orang yang datang ke kantor Panwas di Jalan Trijata, Kamis (20/3) itu mengaku hendak menegaskan serta menindaklanjuti laporan yang disampaikan beberapa hari sebelumnya, terkait indikasi keterlibatan Kades Pemecutan Kaja AA Ngurah Arwatha dalam kampanye salah satu caleg di desa setempat. Sampai sekarang warga Desa Pemecutan Kaja masih merasa cukup resah atas mencuatnya permasalahan keterlibatan kades dalam kampanye. “Karenanya, kami kembali ke sini (kantor panwas) guna mengkonfirmasi hasil dari laporan yang sudah kami sampaikan sebelumnya ke panwas,” ungkap salah seorang warga, Nyoman Suhat-

mika, yang mewakili warga lainnya. Mereka menilai, sebagai Kepala Desa AA Ngurah Arwatha telah melanggar ketentuan pemilu dengan ikut serta mengkampanyekan salah seorang caleg dari 11 caleg yang ada di desa bersangkutan. “Kami minta panwas betul-betul bijaksana dan memeriksa dengan jelas atas laporan yang kami sampaikan itu. Sekalipun tidak ada bukti rekaman suara, tapi kami memiliki bukti foto dokumentasi serta saksi yang ada saat simakrama itu berlangsung,” papar Suhatmika dibenarkan warga yang lain. Ketua Panwaslu Kota Denpasar, I Wayan Sudarsana, ketika dikonfirmasi mengaku belum bisa memberikan ha-

sil kajian serta kesimpulan klarifikasi yang dilakukan oleh pihak terlapor (kades setempat). “Kajiannya masih dirancang, belum selesai kami buat,” ucap Sudarsana. Sebagaimana diketahui, Kepala Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha, dilaporkan oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai perwakilan warga desa setempat ke Panwaslu Kota Denpasar, Selasa (18/3) lalu. AA Ngurah Arwatha dinilai ikut terlibat mengampanyekan salah seorang caleg dan memobilisasi masyarakat agar memilih caleg tersebut. Atas laporan itu, AA Ngurah Arwatha, membantah. Diakuinya, kehadirannya dalam simakrama caleg, hanyalah sebatas memenuhi undangan saja. R-004

Terkait Kades Terlibat Kampanye, Warga Kembali Datangi Panwas

Era Politik Transaksional

Terunyan Tenggelam Tak Jadi Perhatian Politisi

FB/CAR

BANGLI-Fajar Bali Danau Batur, Kintamani yang meluap berpotensi menenggelamkan Desa Terunyan dan hilangnya lahan pertanian serta dampak lainnya. Persoalan ini ternyata tidak menjadi perhatian bagi caleg-caleg, menjelang Pileg 9 April 2014 ini. Demikian juga persoalan serius lainnya seperti banyaknya kasus gantung diri di daerah Bangli ternyata tidak menjadi isu yang diangkat oleh politisi. Beberapa kalangan menilai hal tersebut sebagai cermin semakin tingginya kadar pragmatisme politisi. Politisi lebih memilih cara-cara meraih dukungan dengan cara transaksi. Padahal sebagai calon wakil rakyat yang bakal menyuarakan rakyat di parlemen, semestinya peduli dengan persoalanpersoalan yang ada di masyarakat. Potensi tenggelamnya Terunyan akibat meluapnya Danau Batur, merupakan persoalan serius dan permanen yang membutuhkan kepedulian dan bahkan keseriusan dari banyak pihak dan politisi untuk upaya penanggulangannya. Hampir semua politisi di Bangli kini meraih dukungan dengan cara masuk-masuk rumah penduduk. Dan kampanye terbuka juga tak menjadi pilihan parpol. Padahal isu tersebut bisa diangkat pada kampanye terbuka. Dalam agenda masuk rumah tak ada isu-isu yang diangkat politisi. Diduga politisi hanya menggunakan cara-cara pragmatis, dengan melakukan transaksi politik. Sikap berbeda ditunjukkan oleh Ketua Partai Demokrat Bangli I Komang Carles. Ketika ditanya soal potensi tenggelamnya Terunyan, dan kasus gantung diri yang marak di Bangli, dia angkat bicara. Carles berharap pemerintah harus segera mencari tahu penyebab naiknya air Danau Batur secara terus menerus. “Pemerintah kami harapkan segera mencari tahu penyebabnya,” ujarnya. Sebagai danau yang airnya dinikmati oleh hampir semua kabupaten di Bali, dia mengharapkan persoalan tersebut dibawa ke Pemprov Bali. Bahkan bisa dibawa ke pemerintah pusat. Kalau ditanggulangi sendiri, menurut Carles, Pemkab Bangli tentu tidak mampu. “Semisal kalau naiknya air akibat pendangkalan, membutuhkan pengerukan. Sedangkan pengerukan membutuhkan kemampuan teknis tinggi selain faktor biaya,” ujarnya. Politisi yang juga pengusaha konstruksi ini mengaku prihatin juga dengan kasus bunuh diri yang marak terjadi di Bangli. Dia mengaku belum melihat sikap pemerintah terkait banyaknya kasus tersebut. Diharapkan pemerintah terutama instansi terkait berupaya mencari solusi pencegahan. “Meski tidak mampu untuk mencegah sampai nol, setidaknya kalau diupayakan hal tersebut bisa diminimalisir,” tandasnya. Pihak PHDI sebagai lembaga keumatan patut juga bertanggungjawab atas kondisi itu. Dia berharap masyarakat diberikan pembinaan mengenai bidang mental spiritual, sehingga tak mudah mengambil jalan pintas bunuh diri tatkala menghadapi masalah dalam hidup ini. ”Berikan pemahaman bahwa mati dengan bunuh diri tidak dibenarkan oleh agama,” ujar caleg DPRD Bangli Dapil Kintamani Timur ini. W-002

Kepala Desa Pemecutan Kaja saat menghadiri panggilan Panwaslu Kota terkait adanya laporan kades bersangkutan terlibat dalam kampanye salah satu parpol, Selasa (18/3) DENPASAR-Fajar Bali Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Denpasar

kembali didatangi sejumlah warga yang mengaku warga Desa Pemecutan Kaja, Keca-

Golkar “Ngarestitiang” Pileg Damai di Pura Batukaru

Pengamanan Nyepi dan Pileg Diperketat

Beberapa Partai Tidak Kampanye, Calegnya Simakrama

Tabanan, I Nyoman Wirya, BA dihadapan ratusan kadernya mengatakan, persembahyangan ini bukan sebagai bentuk kampanye partai Golkar menjelang perhelatan Pileg 2014. Menurutnya, persembahyangan ini hanya prosesi ngarestitiang agar perhelatan Pileg 2014 di Tabanan, Bali maupun nasional berjalan dengan damai. “Persembahyangan ini juga bertujuan agar perjalanan para caleg partai Golkar di Tabanan pada perhelatan Pileg 2014 ini dilancarkan,” ujarnya. Wirya juga menyebutkan, Partai Golkar dalam menjalankan

visi politiknya lebih menekankan dengan cara-cara yang santun dan elegan. Ibaratnya, daripada mengajak simpatisannya menikmati arak, lebih baik melakukan persembahyangan yang disertai dengan menyerahkan bantuan genta bagi para pemangku. Sehingga dengan menyerahkan bantuan genta kepada para pemangku ini, para pemangku akan merasa lebih nyaman dalam tujuan ngarestitiang umat maupun jagad. Ia juga mengajak para kadernya untuk menyukseskan perhelatan Pileg 2014 dengan berpolitik yang mengedepankan semangat demokrasi. W-004

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dinilai cocok untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam Pemilu Presiden 2014. Sosok Abraham yang muda dan tegas dinilai akan sangat pas jika disandingkan dengan calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu. Pengamat Politik dari CSIS, J Kristiadi, menilai, sosok Jokowi idealnya memang didampingi oleh wakilnya di DKI Jakarta saat ini, Basuki

Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok dinilainya sebagai sosok muda yang berani dan tegas. Namun, dia meyakini bahwa kemungkinannya sangat kecil bagi Ahok untuk maju. “Kalau sosok muda yang lain, yang juga berani dan tegas, saya lihat itu ada pada Abraham Samad,” kata Kristiadi dalam diskusi bertajuk “Siapa Figur Ideal Pendamping Jokowi”, di Gallery Cafe, Cikini, Jakarta, Kamis (20/3) siang. Hal serupa disampaikan Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens.

Dia menilai Abraham sebagai sosok yang bersih dan bebas dari kepentingan. Hal tersebut, menurutnya, terbukti dengan prestasi Abraham selama memimpin KPK. “Dia bersih, muda, berani; sangat cocok untuk mendampingi Jokowi. Kekurangannya hanya, dia tidak punya partai, dan PDI-P belum tentu mau mengusungnya,” kata Boni. Direktur Intrans Andi Saiful Haq juga memiliki pendapat serupa. Abraham dinilainya sangat cocok disandingkan dengan Jokowi jika PDI-P

FB/DONI

TABANAN-Fajar Bali Partai Golkar Tabanan melakukan persembahyangan bersama guna “ngarestitiang” (mendoakan -Red) agar perhelatan Pileg 2014 berjalan damai di Pura Luhur Batukaru, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanan, Kamis (20/3) kemarin. Hadir dalam persembahyangan itu, Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta, Ketua DPD Golkar Tabanan I Nyoman Wirya beserta ratusan kader Golkar Tabanan. Puluhan caleg dari berbagai dapil di Tabanan dan caleg yang akan bertarung menuju kursi DPRD Provinsi Bali turut hadir dengan membawa pendukungnya masing-masing. Dalam persembahyangan di Pura Luhur Batukaru ini, ratusan kader Golkar Tabanan melakukan persembahyangan yang diawali dengan melukat dan persembahyangan di Pura Taman Beji. Selanjutnya melakukan persembahyangan di Pelinggih Ageng Pura Luhur Batukaru yang diakhiri dengan acara santap nasi jingo di wantilan pura setempat. Ketua DPD Partai Golkar

Kader Golkar Tabanan usai sembahyang di Pura Luhur Batukaru mendengarkan pemaparan dari petinggi Golkar Bali

SEMARAPURA-Fajar Bali Untuk pengamanan Pileg 9 April mendatang, sebanyak 154 personil Polres Klungkung diberikan pembekalan mengenai Perkap Pemilu, Negosiator, Dalmas oleh instruktur yang sudah berpengalaman. Sedangkan untuk masa kampanye yang digelar sampai 5 April mendatang, Polres Klungkung melibatkan 232 personil yang terbagi dalam satgas. Kapolres Klungkung, AKBP Sri Yudatni Wirawati menjelaskan, untuk Kabupaten Klungkung pelaksanaan kampanye menjelang Hari Raya Nyepi dilaksanakan oleh Partai Golkar pada 26 Maret dan PPP pada 27 Maret. Sedangkan setelah hari Raya Nyepi Partai NasDem mengambil kampanye pada 3 April mendatang. “Sampai saat ini semua berjalan dengan kondusif, semoga aman sampai seterusnya,” terang Yudatni Wirawati. Sedangkan untuk perayaan Nyepi, masyarakat sudah mulai ada pergerakan dengan pembuatan ogoh-ogoh. “Namun pembuatan ogoh-ogohnya tidak sesemarak tahun sebelumnya,” tambahnya. Dijelaskannya lagi agar kondisi aman di Klungkung bisa menjadi contoh termasuk Bali pada umumnya, mengingat saat pelaksanaan kampanye ada perayaan Nyepi. Dijelaskan pula, walau beberapa partai tidak mengambil aktifitas kampanye, namun kegiatan simakrama para caleg semakin meningkat. “Ini terjadi di banyak titik, termasuk di Nusa Penida,” terangnya. Sehingga, pengamanan dan pengawasan terus dilakukan. Diingatkannya juga agar saat pawai ogoh-ogoh, tidak ada keterlibatan partai politik yang bisa menimbulkan gesekan. Begitu juga dengan pesta miras di tempat umum seperti di jalan raya atau di trotoar agar tidak dilaksanakan, mengingat sangat rawan terjadi gesekan. “Sedangkan untuk kegiatan partai, kami sudah berkomunikasi agar simpatisannya tidak berulah berlebihan,” pungkasnya. W-010

FB/IST

Seperti Ahok, Abraham Dinilai Cocok Dampingi Jokowi di Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Ketua KPK Abraham Samad saat bertemu di Balaikota, Jakarta.

mencari calon independen. “Kalau PDI-P yakin menang, mereka bisa cari calon independen seperti SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) mengusung Boediono saat Pemilu 2009 lalu,” ujar dia. Abraham sebelumnya disebut sebagai calon yang cocok untuk mendampingi capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto, jika ingin mengalahkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), yang juga mencalonkan diri sebagai presiden. Awalnya, Abraham mengaku hanya ingin menjadi ket-

ua KPK hingga masa jabatannya berakhir. Setelah pensiun nanti, Abraham mengaku akan pulang kampung ke Makassar. Mantan aktivis ini menyebut bahwa menjadi ketua KPK merupakan panggilan hati. Belakangan, Abraham mengaku mempertimbangkan untuk maju dalam pilpres. Abraham mengaku tidak bisa menolak jika takdir nanti membawanya untuk maju dalam pemilu presiden. Ia mengaku akan meminta petunjuk Tuhan terlebih dahulu dengan melakukan shalat istikharah. KP Layouter: Wiadnyana


NASIONAL

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Terima Suvenir iPod, Hakim MA Akan Lapor secara Kolektif ke KPK JAKARTA-Fajar Bali Hakim Agung dan hakim di lingkungan Mahkamah Agung yang menerima iPod dari resepsi pernikahan anak Sekretaris MA Nurhadi akan melaporkan pemberian tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi secara kolektif. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Hakim Indonesia Cabang Mahkamah Agung Gayus Lumbuun seusai berdiskusi dengan pimpinan KPK mengenai penerimaan iPod tersebut. “Kami akan rapat satu,dua hari ini dan kemudian kami akan membuat secara kolekif pelaporan dan dari situ KPK akan memutuskan dan menentukan apakah iPod ini dilarang atau wajar, “ kata Gayus di Gedung KPK, Ku n i n ga n , J a ka r t a , K a m i s ( 2 0 / 3 ) . Gayus datang ke KPK bersama dengan

empat hakim lainnya itu diterima Wakil Ketua KPK Zulkarnain dan Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiono. Menurut Gayus, sebagian besar penerima iPod tersebut adalah hakim agung dan hakim yang ditugaskan di lingkungan MA. Dia mengaku tidak tahu persis berapa orang yang menerima iPod tersebut. N a m u n , G ay u s m e m p e r k i ra k a n jumlahnya lebih dari 50 orang. Setelah dilaporkan, kata Gayus, nantinya KPK akan mempertimbangkan apakah penerimaan iPod tersebut masuk kategori gratifikasi atau tidak. Hari ini, Gayus mengaku telah menyerahkan kepada KPK contoh iPod yang dibagi-bagikan dalam resepsi pernikahan anak Nurhadi tersebut sebagai titipan untuk diteliti KPK. Gayus juga menyampaikan bahwa hakim IKAHI

menganggap pemberian iPod ini tidak termasuk gratifikasi yang dilarang karena nilainya di bawah Rp 500 ribu. “Tapi kami menyerahkan kepada KPK untuk menilai, oleh karena itu yang kami urus adalah hakim-hakim yang menerima, jadi wartawan harus memahami kenapa IKAHI yang datang untuk menyelesaikan,” ujar Gayus. Sebelumnya Gayus mengatakan bahwa iPod itu disediakan calon menantu Nurhadi, Rizky Wibowo yang merupakan putra mantan pejabat di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Berdasarkan kuitansi yang diperoleh dari Nurhadi, Gayus mengatakan bahwa Rizky memborong iPod sebanyak 2.500 unit. Harga satu iPod yang dipesan secara langsung dari Amerika Serikat tersebut adalah Rp 480.000. KP

MUDP Siap Lindungi Bendesa Sidakarya DARI HALAMAN 1 Ayucious, Renon. Sebagai pembuka, Jro Suwena mengaku sangat prihatin atas pemasangan spanduk bertuliskan ‘Penggal Kepala Mangku P’. Bahkan sejak kejadian itu, banyak Bendesa Adat yang bertanya dan meminta diberikan informasi jelas, utamanya terkait pemasang sekaligus motifnya. Sempat diragukan pula, putra Bali yang dikenal berprilaku santun dapat melakukan hal-hal bernada ancaman seperti itu. Disodok banyak pertanyaan demikian, Jro Suwena menegaskan bahwa tindakan anak muda tersebut bukan atas konteks Desa Adat Sidakarya. Sepakat dengan pernyataan Bendesa Adat Sidakarya, Jro

Suwena pun melihat pemasangan spanduk tersebut hanya aksi kelompok tertentu saja. “MUDP kan ada hierarkinya. Nah sebelumnya Kelian Desa di sana kan sudah sempat menghadap MUDP dan menyatakan perbuatan itu konteksnya bukan Desa Pekraman tapi kelompok saja,” jelas Jro Suwena. Kalaupun pernyataan Bendesa Adat Sidakarya, Nyoman Kantun tersebut akhirnya memicu intimidasi, maka MUDP akan mengambil sikap. Langkah pertama yang akan ditempuh oleh MUDP Bali adalah melakukan pengecekan ke lokasi. Cara ini pun dilakukan sekaligus untuk memberikan penyuluhan, bimbingan, pembinaan termasuk perlindungan jika diperlukan. Asalkan, Bendesa Adat Sidakarya men-

jalankan tugas dengan benar, maka dipastikan MUDP akan memberikan perlindungan. “Kalau memang benar jalankan tugas, tentu akan kami lindungi dia. Masak orang diancam dan diintimidasi dibiarkan, tidak boleh itu,” tegasnya. Selain menjamin perlindungan untuk Bendesa Adat Sidakarya, Jro Suwena juga mendesak jajaran Polda Bali segera menangkap ‘dalang’ di balik aksi spanduk ‘Penggal Kepala Mangku P’. Menurutnya, bukan hal yang sulit untuk menemukan dalangnya, jika memang jajaran kepolisian mau bertindak. Apalagi, dalam video terlihat jelas orang-orang yang memasang, ada tulisan, serta cap jempol darah. Bahkan, polisi juga bisa menelusuri jaringan komunikasi antara

empat orang yang ditahan dengan otak pelaku sebenarnya. “Polisi harus bertindak cepat, saya yakin pasti ada komunikasi antara pelaku dengan dalang sebelum aksi dilakukan,” paparnya. Desakan senada juga disampaikan oleh Calon DPD RI, Dewa Ayu Sri Wigunawati yang turut hadir dalam acara tersebut. Sri Wigunawati berharap dalang aksi spanduk ‘Penggal Kepala Mangku P’ segera diungkap. Jika dibiarkan berkeliaran, maka diyakini akan memunculkan masalah-masalah baru. Walaupun saat ini masih tergolong tahun politik, seharusnya polisi tidak ada keraguan untuk mengungkap pelaku sebenarnya. “Jangan tunggu waktu, apalagi pemilu selesai,” pintanya. W-019

Garam Piramid Buleleng Kian Mendunia

DARI HALAMAN 1 Tejakula Ketut Suardana. Ketua kelompok usaha garam rakyat Sari Pertiwi Widnyana menjelaskan, pembuatan garam piramida diawali dari penuangan air laut, proses penguapan hingga proses pada rumah kaca dan terakhir disortir untuk dikirim ke sejumlah pangsa pasar seperti Jepang, Australia dan Amerika. Bahkan ekspor garam ke Jepang pada tahun 2010 sebanyak 2 ton dan mengalami peningkatan di akhir tahun 2011 menjadi 10 ton. Di sisi lain, penjualan dalam negeri khususnya Ja-

karta hanya sebanyak 2 ton setahun, sementara pada tahun 2012 lalu mencapai 1,5 ton. Harga garam piramid per kilo Rp 280 ribu, garam snow dan dice seharga Rp 90 ribu perkilogram dan garam biasa seharga Rp 60 ribu perkilogram. Kadis Perikanan dan Kel a u t a n B u l e l e n g N yo m a n Sutrisna menjelaskan Kabupaten Buleleng memiliki 157 kilometer panjang pantai. Laut sepanjang itu telah dikelola oleh para nelayan untuk meningkatkan penghasilan mereka. “Kehadiran utusan dari 34 kabupaten/ kota se Indonesia ini di-

harapkan dapat memberikan motivasi kepada para pembudidaya garam di Buleleng. Sedangkan kepada para utusan diharapkan dapat menerima penjelasan sehingga dapat mengembangkan garam piramida di tempat asal mereka. Pada kesempatan ini kami juga mempromosikan potensi laut Buleleng seperti keberadaan ikan lumbalumba di laut bebas serta pemandangan bawah laut Buleleng,” katanya. Sementara Freude TP Hutahaean menjelaskan, kehadiran 34 utusan Kabupaten/ Kota Se Indonesia guna melihat dari dekat pembuatan

garam piramida yang hanya didengar dari sejumlah media. Dalam kunjungan lapangan tersebut para peserta diharapkan dapat membuat laporan dan diupayakan dapat mengembangkan pembuatan garam piramida di tempat asal mereka. “Kita adakan kunjungan ke lokasi penggaraman di Desa Tejakula karena garam ini memiliki ciri khas tersendiri berupa garam piramida. Mereka diharapkan mengenal proses pembuatan garam Tejakula. Kalau bisa agar disebarkan kepada petani garam di kabupaten/kota masingmasing,” ungkapnya. W-008

hasil korupsi tersebut diduga bersumber dari laba perusahaan, efisiensi anggaran, dan klaim asuransi pegawai. “Tersangka diduga menampung uang yang bersumber dari efisiensi uang anggaran proyek (laba perusahaan) dan hasil pencairan klaim asuransi kerugian dari PT Jasa Raharja Putra pada periode Februari 2009 sampai Juli 2010 ke dalam rekening pribadi dan dipergunakan membiayai kegiatankegiatan di luar rencana kerja anggaran divisi (RKAD) serta kepentingan pribadi tersangka sebesar Rp15,4 miliar. Dalam penggeledahan ini disita dokumen pencairan dana di bank dan sejumlah dokumen lain,” jelasnya.

Tersangka yang tidak lagi menjabat sejak tahun 2010 tersebut diperiksa di Kejagung, namun tidak dilakukan penahanan. “Sementara dari Kejagung baru menetapkan satu tersangka dan kasus tersebut masih dalam proses pengembangan,” ujar Setia Untung. Ditegaskan Setia Untung, nantinya untuk proses persidangan dilakukan di Pengadilan Tipikor Denpasar Bali sesuai dengan lingkup wilayah perkaranya. “Pastinya persidangan akan dilaksanakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar,” katanya. Sebelumnya, Setia Untung menyatakan penyidik sudah menemukan bukti permulaan yang cukup dilakukan oleh

Wijaya Imam Santoso hingga ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-15/F.2/ Fd.1/02/2014, tanggal 27 Februari 2014. Selain itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) sudah memeriksa tiga saksi di Kejati Bali. Mereka adalah Imam Baehaki (mantan Kepala Divisi Konstruksi VII Bali PT Adhi Karya Bali Tbk.), Basri Irnaningsih (mantan Manajer Administrasi Keuangan Kantor Divisi Konstruksi VII Bali PT Adhi Karya Bali Tbk.), dan Handoko Tri Sudibyo (mantan Manajer Administrasi Keuangan Kantor Divisi Konstruksi VII Bali Pt Adhi Karya Bali Tbk.). R-005

Siti Nur Asiah juga bertekad bulat untuk bersama rekanrekannya yang lain di parlemen melawan praktek korupsi mulai diri sendiri dan menularkan kepada orang lain dengan menanamkan kesadaran bahwa korupsi sangat membahayakan rakyat. “Korupsi yang terjadi sekarang ibarat benang kusut yang sulit mengurainya karena saling terkait sehingga upaya pemberantasannya juga sangat sulit, satu-satunya cara dengan me-

nanamkan kesadaran penuh pada diri sendiri untuk tidak melakukan korupsi,” ujarnya. Caleg Nasdem untuk DPRD Kota Denpasar Dapil Denpasar Barat I ini menyatakan, kehidupan masyarakat sangat memprihatinkan baik di bidang ekonomi maupun kesehatan dan pendidikan, sebagai dampak korupsi yang merajalela di negeri ini. Sementara itu Caleg PDIP Bali untuk DPR RI, Agung Putri Astrid juga menyatakan cara

terbaik untuk memberantas korupsi mulai dari diri sendiri, sebab kalau sudah figur publik apalagi nanti terpilih di parlemen harus menyuarakan antikorupsi sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat. “Bila korupsi berhasil diminimalisir, kesejahteraan rakyat dijamin meningkat, karena uang yang seharusnya dikorupsi bisa dioptimalkan untuk program pengentasan kemiskinan,” sebut Putri Astrid. AN

Kantor PT Adhi Karya Digeledah Tim Kejagung DARI HALAMAN 1 Setia Untung Arimuladi, saat dihubungi dari Denpasar. Dalam penggeledahan yang berlangsung selama sembilan jam, sejak pukul 10.00 Wita hingga pukul 18.40 Wita tersebut, tim Kejagung yang beranggotakan lima orang jaksa dan dikoordinir Seremita Purba, dibantu dua orang jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang dikoordinir Gede Arthana menyita puluhan berkas dari kantor tersebut. “Penggeledahan itu memang melibatkan Kejati Bali,” ujar Setia Untung. Menurut Setia Untung, kasus tersebut terjadi pada tahun 2009 hingga Juli 2010. Uang

11

Aktivitas Berkurang, Biaya Reses DPR Justru Naik JAKARTA-Fajar Bali Anggaran yang disediakan negara untuk kunjungan penyerapan aspirasi konstituen (reses) DPR RI tahun 2014 bertambah hampir separuh dari jumlahbanggaran tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut dianggap tidak wajar sebab tugas anggota DPR pada masa reses tahun ini tak sebanyak tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh peneliti anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam. Ia mengatakan, total anggaran reses

DPR tahun ini sebesar Rp 994,92 miliar atau naik 47 persen dari anggaran yang sama pada 2013. “Saya kira ini ironis, saat DPR pekerjaannya berkurang malah dibayar mahal,” ujar Roy dalam jumpa pers di Gedung Badan Pengawas Pemilu, Jakarta Pusat, Kamis (20/3). Roy mengatakan, setiap anggota DPR mendapat jatah dana reses sebesar Rp 160,91 juta setiap kunjungan. Tahun ini, kata Roy, anggota DPR baru satu kali melakukan kunjungan ke daerah pemilihan.

“Jumlah segitu dikalikan saja dengan jumlah anggota DPR. Sebanyak itu anggaran yang sudah keluar,” ujar Roy. Menurut Roy, seharusnya dengan bertambahnya anggaran reses, maka meningkat pula efektivitas reses tersebut. Namun, Roy menilai pelaksanaan reses terkesan seperti formalitas belaka. Penyerapan aspirasi rakyat yang seharusnya ditampung dan diolah menjadi kebijakan masih minim. Bahkan, masih banyak warga yang tidak mengenal para wakil rakyat. KP

DARI HALAMAN 1

Simon memastikan pihak Polda Bali tidak diam. Oleh karena itu, ia mengikuti proses demi proses, dan yakin dalangnya akan tertangkap. Menurutnya bukan hal yang sulit untuk menemukan dalangnya, sebab beberapa pelaku sudah berhasil ditangkap. Nah, kini hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Jika selama pemerik-

saan juga belum terungkap, barulah akan dikejar dalam proses persidangan. “Aktor intelektual tidak sulit ditangkap, karena rumusan pasal sudah ada. Pelaku sudah sebagian di tangkap. Tinggal diproses, proses itu yang nanti akan membuka. Akan membuka aktor intelektual, siapa yang menyuruh melakukan akan terungkap,” tegasnya. W-019

Baik untuk sembako, alat-alat rumah tangga, maupun bahan bangunan. Bayangkan, dengan menggunakan sampan biasa, biaya angkut dari Klungkung daratan menuju Nusa Penida sangat tinggi. Akibatnya, harga jual barang-barang di Nusa Penida pun melambung dan semakin membebani pengeluaran rumah tangga warga. “Bayangkan harga pasir satu truk bisa mencapai Rp 5 juta. Harga sembako juga mahal, sehingga masyarakat Nusa Penida bertambah menderita dan dipastikan pemberantasan kemiskinan akan semakin lambat,” paparnya.      Lebih lanjut, Ngakan

Samudra mengatakan untuk mewujudkan keinginan warga Nusa Penida tersebut diperlukan peran Pemerintah Provinsi. Dalam hal ini, tentu saja komitmen Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Ia berharap, Gubernur mengalokasikan anggaran di APBD Provinsi untuk pengadaan kapal tongkang. Untuk lokasi pendaratan, dapat dialihkan di Kusamba ke timur hingga ke Pesinggahan.   “Lebih baik anggaran untuk pembangunan Dermaga Gunaksa dialihkan dan kalau proyek Dermaga Gunaksa diteruskan akan sia-sia dan membuang-buang uang negara,”sarannya. W-019

terkumpul seribu buah buku. Idealnya dengan judul yang berbedabeda,” ujar Mustahidin selaku penanggungjawab Kelompok Remaja Loloan Timur didampingi Ketua Remaja Loloan Timur, Fawaid ketika ditemui Fajar Bali, Kamis (20/3) sore kemarin. Menurutnya, buku yang baru terkumpul masih bercampur, antara fiksi dan non fiksi, termasuk beberapa buku mata pelajaran. Sekarang ini baru dikumpulkan saja, selanjutnya akan diatur dan belum disiapkan rak serta lemari untuk menaruh buku. Rumah baca yang bakal dibangun sebenarnya untuk menggaet kalangan muda, agar tak lupa bahwa dengan membaca akan lebih banyak memiliki wawasan. Pihaknya akan membangun rumah baca tersebut di sebuah rumah panggung yang memiliki ciri khas di Kelurahan Loloan Timur. “Yang baru terkumpul yakni majalah-majalah, buku-buku

novel, cerita rakyat, termasuk buku-buku pendidikan. Kami membuat rumah baca ini agar teman-teman di kalangan remaja, walaupun sambil duduk-duduk, menyempatkan diri membaca. Ini sebagai bentuk kegiatan sosial yang dapat dimanfaatkan orang banyak,” ujar Mustahidin. Menurut Fawaid, selama ini baru meminta sumbangan ke Pemkab Jembrana, namun masih tetap kurang. Tak menutup kemungkinan, pihaknya berencana untuk memohon ke Pemprov Bali. Namun untuk mengajukan ke Provinsi, dia mengaku belum paham. Namun harapan untuk mendapat bantuan berupa buku dari Pemprov Bali cukup besar. “Kami belum memohon bantuan ke Provinsi, tetapi dengan diberitakannya program kami, semoga Bapak Gubernur bersedia ikut menyumbangkan buku kepada kami. Ini amanat undang-undang juga yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa“ ujarnya. W-003

Simon Yakin Aktor Intelektual akan Ditangkap berulang kali menuntut agar keempat pelaku dibebaskan, Sinom Nahak memastikan itu tidak akan mempengaruhi proses hukum. Upaya itu sah-sah saja dilakukan oleh pihak lawan, termasuk juga permohonan penangguhan penahanan. Terkait ‘dalang’ aksi yang belum terungkap hingga saat ini,

Dewan Minta Proyek Dermaga Gunaksa Distop DARI HALAMAN 1 “Proyek Dermaga Gunaksa harus dilupakan, jangan diteruskan lagi. Untuk memperlancar transportasi Klungkung ke Nusa Penida perlu dioperasikan kapal LCT atau kapal tongkang dan kita minta pada Pak Gubernur supaya merealisasikan keinginan masyarakat Nusa Penida,” ujar Ngakan Samudra, Kamis (20/3) kemarin di ruang Komisi I DPRD Bali. Menurut politisi asal Nusa Penida ini, Dermaga Gunaksa tak lagi menjadi prioritas warga Nusa Penida. Justru sebaliknya, kebutuhan masyarakat sangat sederhana, yakni alat transportasi khusus pengangkut barang.

Bangun Rumah Baca, Butuh Bantuan Buku DARI HALAMAN 1 membiasakan diri untuk membaca buku. Upaya tersebut dilakukan oleh Kelompok Remaja Loloan Timur Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Jembrana. Kelompok Remaja Loloan Timur bakal mendirikan Rumah Baca. Untuk membangun rumah baca ini, kelompok anak-anak muda mulai mengawali dengan mengumpulkan sejumlah buku. Beberapa bantuan pun didapat dari berbagai kalangan, salah satunya dari Pemkab Jembrana. Warga Loloan Timur yang kini lagi merantau dan kuliah di luar Bali pun turut serta sebagai penyumbang buku. Namun meski upaya untuk mengumpulkan buku dilakukan tetapi belumlah cukup terkumpul banyak, sehingga upaya tersebut masih harus digenjot lagi. “Kami baru berhasil mengumpulkan empat ratus buku dan itu masih kurang. Target kami harus

Caleg Perempuan Mesti Berperan Berantas Korupsi DARI HALAMAN 1 gradual, tetapi tetap akan berpengaruh besar dalam tatanan kehidupan masa depan. Ia menjelaskan, bila korupsi berhasil diminimalisir, bahkan kalau bisa diberantas sampai ke akar-akarnya, aspek-aspek lain seperti program pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan hankam akan bisa diperbaiki semuanya. Senada dengan Kertiasih, rekannya dari Partai Nasdem

026/VI/FB/MHM

Layouter: Kasturie


DEWANKU Tak Pernah Lelah Mengabdi untuk Negeri 12

FAJA R BALI

Jumat, 21 Maret 2014, Tahun XIV

Ir. Jero Wacik SE

“Wah anak ini bakal jadi orang hebat”, bisik Guru Titib ketika meremas-remas tangan Jero Wacik kecil yang saat itu sakit-sakitan. Ternyata, dugaan Guru Titib benar. Terbukti, mantan pemangku cilik ini berhasil meraih berbagai macam prestasi dan penghargaan semasa hidup, sampai jadi Menteri satu-satunya dari Bali di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I dan II. Modalnya satu: berpikir positif.

Karier Jero Wacik kian bersinar ketika kuliah di ITB jurusan mesin. Untuk biaya sekolah, ia menjadi guru pembimbing di sebuah bimbingan belajar. Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa dan guru pembimbing, Jero Wacik masih memiliki waktu membentuk wadah untuk pelajar dan mahasiswa dari Bali yang sekolah di Badung. Wadah itu diberi nama KPMB (Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Bali di Bandung). Selain itu, Wacik juga menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Mesin, d a n

Ketua Umum Keluarga Kesenian Bali Maha Gotra Ganesha Indonesia. Meski banyak aktivitas, prestasi akademik Jero Wacik sangat bersinar. D e n g a n prestasi akademik yang di miliki dan berapa aktivitas di organisasi dit-

ambah hasil voting dari seluruh mahasiswa, Jero Wacik memenuhi kriteria untuk mendapatkan Anugerah Mahasiswa Teladan ITB 1973. Satu hal patut ditru dari sosok Jero Wacik, mesti sudah tinggal di Bandung, dia tidak pernah melupakan Alumninya di SMAN 1 Singaraja. Setiap libur semesteran Wacik meluangkan waktu untuk mendatangi SMAN 1 Singaraja. Tak sekedar berkunjung, tapi ia mengumpulkan adikadik kelasnya memberikan ceramah untuk menggugah mereka mengikuti jejaknya, melanjutkan sekolah sampai ke Perguruan Tinggi, khususnya ke ITB. “Setelah itu, banyak lulusan di SMA saya melanjutkan ke ITB,” ujarnya. Kenapa harus menghabiskan waktu untuk memberikan ceramah? Jero Wacik mengatakan, dia harus membagikan apa yang dia dapat. Inilah yang khas dari Jero Wacik: selalu tulus berbagi pada generasi. “Saya harus berbagi, hal-hal baik yang saya dapatkan harus saya bagikan. Bagi saya bisa berbagi membuat saya bahagia,” katanya. Karena kepeduliannya terhadap alumninya, Jero Wacik mendapat penghargaan sebagai Alumni Teladan SMA

Negeri 1 Singaraja. Penghargaan demi penghargaan pun diraih Jero Wacik, ketika dia sudah menjabat Menteri. Seperti anugerah Bintang Mahaputra Adipradana 2013 yang diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas pengabdiannya yang melebihi tugas yang diberikan. Jero Wacik juga mendapat penghargaan Panca Datu Bali Putra Utama Award sebagai tokoh pondasi pariwisata dunia. Penghargaan ini diberikan BTB (Bali Tourism Board) karena Jero Wacik memasukkan konsep Tri Hita Karana dalam organisasi pariwisata dunia. Selain itu, Wacik juga membawa keris dan wayang hingga diakui UNESCO. Begitu juga berhasil menjadikan Pariwisata

itu ilmu S1, bukan program studi dan memperjuangkan tetap berdirinya STP. Tak hanya penghargaan dari dalam negeri, Jero Wacik juga menerima penghargaan Distinguished Honorary Fellowship of CAFEO dari Federasi Insinyur seAsean (ASEAN Federation of Engineering Organisations/ AFEO). Penghargaan ini diberikan kepada Jero Wacik karena Menteri ESDM memiliki dedikasi yang terus-menerus serta kesuksesannya dalam program penghematan dan pemanfaatan energi. Selain itu, Jero Wacik signifikan meningkatkan tambahan produksi minyak dan gas dan mengembangkan sumber daya energi terbarukan, dan program pengurangan energi berbasis fosil. Itulah berbagai penghargaan yang pernah diterima dan banyak lagi penghargaan lainnya. Satu hal yang bisa diilhami dari sosok Jero Wacik adalah ia punya modal dalam menjalani hidup, bahkan telah menjadi pandangan hidup Jero Wacik. Apa itu? Berpikir positif. Seperti kata Wacik “Berpikir positif is a way of life buat saya”. Modal ini pula yang senantiasa menjadikan Wacik selalu bersinar dan mampu mengemban tugas dengan baik. W-006

Jero Wacik saat menerima Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana

Pembangunan Pasar Seni di Badung Patut Diperjuangkan Industri Seni Patung sebagai Media Percepatan Kesejahteraan Ekonomi Kerakyatan

623/III/BLAS

DESA wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Konsep inilah yang saat ini masih terus dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kabupaten Badung. Program tersebut pun nampaknya didukung penuh oleh masyarakat Kabupaten Badung— khususnya yang berada di wilayah Badung Utara. Salah satu Desa yang sangat mendukung pengembangan keberadaan Desa Wisata adalah Desa Sedang. Selain Desa Wisata, masyarakat lokal setempat pun nampaknya saat ini sangat menginginkan pembangunan pasar seni bisa terealisasi. Dimana konsep pembangunan pasar seni ini sendiri sebenarnya sudah dibahas sejak beberapa tahun silam. Apa saja yang diinginkan masyarakat Kabupaten Badung Utara khususnya di Desa Sedang, dalam pembangunan Pasar Seni? Berikut wawancara khusus bersama salah satu tokoh Desa Sedang, yang juga Caleg No Urut 2 dari Partai Persatuan Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), Putu Bambang. Selaku pelaku pariwisata di Kabupaten Badung, Anda melihat perkembangan pariwisata di Badung Utara dan Selatan seperti apa? Pariwisata masih tersentralisasi di Badung Tengah dan Badung Selatan. Padahal dari segi potensi kita di Badung Utara sangat berpotensi, mengingat alam

kita masih utuh, masih asri, masih alami. Kalau di Badung Selatan dapat dibangun sarana akomodasi pariwisata seperti hotel berbintang, maka di Badung Utara dapat dikembangkan Desa Wisata. Jika konsep tersebut dapat berjalan dengan baik, maka saya yakin perkembangan dan pariwisata akan juga berdampak langsung bagi masyarakat khususnya di Badung Utara.

Kabupaten Badung sudah memiliki konsep Desa wisata, bagaimana menurut Anda untuk memaksimalkannya? Kalau saya bisa katakan, potensi desa, karakter desa, baik dari sisi lingkungan, manusianya (SDM) khusus di Desa Sedang, saya melihatnya sangat berpotensi sekali. Kami yakin bila program Desa Wisata dikembangkan, maka itu bisa berjalan di Desa kami. Terlebih lagi, warga kami banyak yang telah terjun langsung bekerja di dunia pariwisata yang ada di Badung Selatan. . Kami pastikan, masyarakat kami SDM nya sudah sangat layak untuk mengembangkan desa wisata.

Di Desa Sedang, memiliki potensi Desa Wisata seperti apa saja? Banyak, kita terkenal dengan desa pematung JAS (Jagapati Angantaka, Sedang). Dengan perkembangan yang ada sekarang, memang masyarakat sedikit beralih profesin-

BIODATA

Nama : Putu Bambang Profesi : Aktif di sektor Pariwisata Caleg : Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) No Urut :2 Dapil : 4 Abiansemal, Petang Misi dan Visi : Memperjuangkan kebutuhan mendasar masyarakat, memajukan ekonomi kerakyatan

ya, tapi bila Pemda dapat meyakinkan jika kembali ke profesi awalnya dapat meningkatkan taraf hidup, maka saya yakin masyarakat akan kembali ke profesi awalnya sebagai pengerajin atau pematung. Kemudian untuk potensi, desa kami memiliki jalur yang sangat bagus untuk dikembangkan. Terlebih lagi pendukungnya pariwisatanya juga sudah ada, termasuk restaurant nya juga sudah ada yang terletak di daerah Sedang. Berpotensi dan kembali lagi saya yakinkan desa kami sudah sangat layak jual untuk dunia pariwisata dan alamnya sangat mendukung , pertaniannya pun demikian.

Bagaimana dengan lahannya untuk pasar seninya? Itu sudah ada wacana, di Desa Sedang sudah ada lahan yakni di Subak Kerasan. Intinya sudah disediakan untuk lahan pasar seni, kini tinggal kami berusaha mendukung semaksimal mungkin untuk dapat di realisasikan oleh Pemkab Badung. Karena kami yakin, dengan adanya pasar seni maka tingkat ekonomi masyarakat juga akan terangkat.W-014

Potensi JAS, sedang digali Pemkab Badung. Bapak melihatnya seperti apa? Ini menjadi terobosan pemerintah yang bagus, melihat situasi sekarang ini, kendala utamanya memang masih di pengadaan bahan baku untuk mereka membuat patung. Setelah itu, pemasarannya juga harus dimaksimalkan dan perlu didukung pemerintah, tapi bagusnya Pemda sudah memberikan peluang untuk masyarakat yang memiliki potensi dan produksi untuk diarahkan ke dunia pariwisata di Badung Selatan.

Harapan ke Pemkab Badung untuk pengembangan desa wisata khususnya di Desa Sedang? Dulu ada wacana pembangunan pasar seni di Desa Sedang, kita ingin hal ini bisa benarbenar terealisasi. Dengan adanya pasar seni, maka untuk produksi hasil pematung masyarakat bisa langsung difokuskan di pasar seni, disana masyarakat juga akan terlibat langsung mulai dari pembuatan dan sampai pemasarannya.

FB/HERY

Putu Bambang, Caleg PKPI

563/II/IGR

Layouter: Wiadnyana

FAJAR BALI EDISI 21 MARET 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you