Issuu on Google+

FAJAR BALI

INDONESIA MEMILIH

20 HARI LAGI

Aktual, Tajam, dan Dinamis

KAMIS, 19 JUNI 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

833/VI/R-002

SOAL PERPRES 51

Gubernur Ikuti Keputusan Presiden

UU Desa Tak Relevan di Bali Ancam Stabilitas Desa Adat dan Dinas, Gubernur akan Ajukan Judicial Review

DENPASAR-Fajar Bali Peraturan Presiden (Perpres) nomor 51 tahun 2014 tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 45 tahun 2011, tentang rencana tata ruang kawasan perkotaan Denpasar, Badung, Ginyar, dan Tabanan (Sarbagita) kini menimbulkan pro dan kontra di Bali. Pihak pendukung dan penentang berlomba melakukan aksi ‘jalanan’. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika pun tak menutup mata atas respon masyarakat tersebut. Tapi, sekali lagi ia menegaskan, bahwa Perpres sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden RI.  Hal itu

Disahkannya Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, menimbulkan masalah baru di Bali. Lantaran, Bali harus memilih salah satu antara Desa Adat dan Dinas. Gubernur Bali berencana mengusulkan judicial review terhadap UU Desa tersebut.

KE HAL. 11

KE HAL. 11 KE HAL. 11

Pak Gubernur

Evaluasi Pelaksanaan PKB Hingar bingar pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang tahun ini memasuki tahun ke-36 dinilai mulai kehilangan gereget. Sejumlah atraksi kesenian yang ditampilkan pun dinilai tak banyak berubah. Kesan ‘monoton’ pun kemFB/CAR Mariyana Wandhira bali menyeruak di arena PKB. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali di bawah kendali Gubernur Made Mangku Pastika, diharapkan mengambil

KE HAL. 11

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALIKE HAL. 11

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI NO.

NAMA (ALAMAT)

Dispenda Kab. Karangasem 1715 I wayan Cakeg,SH,MH (Dalung) 1716 I Gede Budiana,SE (Peguyangan) 1717 Ida Bagus Alit Dharmaja,SE (Hayam Wuruk) 1718 I Made Supatra,S.Sos (Sempidi) 1719 I Wayan Subrata,SP (Karangasem)

JUMLAH Rp 50,000 Rp 25,000 Rp 25,000 Rp 25,000 Rp 15,000

DAFTAR PENYUMBANG SELANJUTNYA DI HALAMAN 2

026/VI/W-020

ONLINE: www.fajarbali.com

FB/IST

DISKUSI-Gubernur Bali mengadakan rapat khusus membahas Undang-undang Desa dengan Bupati/Walikota se-Bali di ruang rapat Gubernur Bali Rabu (18/6).

IMPLIKASI APABILA UNDANG-UNDANG DESA DITERAPKAN DI DESA ADAT 1.  Bila yang diterapkan sebanyak 716 (yaitu sebanyak desa dinas) akan muncul masalah besar (konflik) terkait dengan penggabungan desa adat. Mengingat terdapat 1488 desa adat di Bali. 2.   Terdapat beberapa wilayah desa adat terletak di kecamatan atau kabupaten yang berbeda (saling suluk). Contoh desa adat di Kabupaten Badung ada yang wilayahnya sampai ke Kabupaten Tabanan dan Kota Denpasar. 3.  Dengan adanya bantuan dana, maka dimungkinkan desa adat akan membentuk desa adat baru. 4.   Masalah kependudukan bagi penduduk yang tidak tinggal di desa adatnya sekarang.

5.    Konsep ngayah akan mengalami degradasi, karena akan berlaku sistem pemerintahan desa yang mengacu pada aturan nasional. 6.  Idependensi desa adat akan terdegradasi, lantaran harus tunduk pada undang-undang negara. 7. Akan muncul kekecewaan kepala desa dinas yang potensial akan menimbulkan konflik desa. 8. Seandainya semua (1488) desa adat yang ditetapkan, maka jumlah ini belum tentu disetujui oleh pusat. Banyak desa adat yang jumlah kramanya (penduduk) sangat sedikit dan tidak sesuai dengan jumlah minimum yang dipersyaratkan undang-undang (Dengan asumsi undang-undang ini tidak berlaku surut).

DENPASAR-Fajar Bali Pemerintah Provinsi Bali sampai saat ini belum menentukan apakah desa adat atau desa dinas yang akan dituju. Kedua desa tersebut dinilai memiliki tugas dan peran yang sama-sama kuat. Bukan hal mustahil  jika diberlakukan KE HAL. 11

IMPLIKASI JIKA UNDANG-UNDANG DESA DITERAPKAN UNTUK DESA DINAS 1.   Desa adat belum diakui sebagai subjek hukum 2.   Desa adat tidak akan hilang, karena dijamin oleh  UUD 1945 pasal 18 B ayat 2 3.   Desa dinas bisa mengadopsi desa adat termasuk mengalokasikan anggaran yang diperoleh dari pusat sesuai dengan Pasal 95 UU Desa 4.    Desa adat tidak bisa mengakses anggaran pusat secara langsung, tetapi tetap bisa mendapatkan anggaran dari pemerintah daerah seperti saat ini dan bisa diperkuat dengan Perda. 5.     Ada asumsi Perda tentang desa pekra-

man akan hilang 6.  Desa adat tetap akan merasa kurang dihargai seperti halanya desa dinas. Padahal beban kerja perangkat desa adat sangat besar termasuk urusan negara. Misalnya, KB sistem banjar, penanggulangan sampah berbasis adat, penerapan Perda KTR (Kawasan Tanpa Rokok), serta keamanan lingkungan. 7.  Bisa mengakomodir krama non-Hindu (Desa Dinas bisa mengakomodir multikultur) 8.      Kemungkinan konflik lebih kecil  Sumber: Karo Hukum Provinsi Bali

Geredeg Tegaskan Tak Intimidasi PNS AMLAPURA-Fajar Bali Ketua DPD II Golkar, yang juga Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg menganggap pesan yang disampaikan tim pemenangan Jokowi-JK saat digelar pembekalan saksi di lapangan Candra Buana sebagai ketakutan lawan politiknya sebelum bertarung. Hal itu disampaikan I Wayan Geredeg, seusai menggelar rapat internal partai di kantor DPD II Golkar, jalan Jaya Tirta, Amlapura, Rabu (18/6). Menurutnya, sebagai bupati pihaknya sangat mengerti akan aturan dan etika, bahwa PNS itu harus netral, dan pihaknya pun sangat menghargai dan memahami hal itu. Geredeg meminta lawan-lawan politiknya menjelang Pilpres agar lebih menonjolkan etika dan tidak asal menyerang dengan mengatakan bahwa pihaknya melakukan intimidasi PNS dalam

Wayan Geredeg

FB/IST

pemilu. “Saya mengerti aturan dan etika, pihak lawan jangan ketakutan berlebihan lah,” ujar Geredeg. Pun dikatakan, pihak lawan

yang menyerang dirinya dengan meminta agar tidak melakukan intimidasi terhadap PNS merupakan bukti ketakutan berlebihan secara politik. Geredeg meminta agar menyerang dengan mengikuti etika. “Kan kelihatan lawan politik takut sebelum bertarung dengan melempar isu intimidasi terhadap PNS,” ujarnya lagi. Sebelumnya, tim pemenangan Jokowi-JK saat pembekalan saksi di lapangan Candra Buana, Amlapura menekankan agar Bupati Karangasem tidak melakukan intimidasi kepada PNS agar memilih salah satu calon. Hal itu, selain dilontarkan Ketua Tim Pemenangan Provinsi Bali, I Wayan Koster, juga dilontarkan I Gede Dana, yang merupakan ketua tim pemenangan kabupaten. Begitu juga dengan I Wayan Sudirta. “Biarkan PNS memilih sesuai dengan hati nuraninya, jangan diintimidasi,” ujar I Gede Dana. W-016

014/VI/KTR

RSUP Sanglah Pastikan Korban Mutilasi Perempuan DENPASAR-Fajar Bali Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, memastikan korban mutilasi yang ditemukan warga di pinggir di Jalan Raya Bukit Jambul, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (17/6) berjenis kelamin perempuan. “Korban mutilasi peremp-

uan berusia antara 20 sampai 40 tahun dengan tinggi badan berkisar antara 120 hingga 150 centimeter dan warna kulit sawo matang,” kata Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustiadi SpF, seusai melakukan visum bagian kepala jenazah korban mutilasi KE HAL. 11

Komnas PA Cek Kasus Pedofilia

Jembrana Disebut Darurat Kejahatan Seksual NEGARA-Fajar Bali Kasus pedofilia di Jembrana yang dilakukan oknum staf Taman Nasional Bali Barat mendapat respon serius dari Komnas Perlindungan Anak Pusat. Bahkan Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait langsung turun ke gumi makepung Rabu (18/6) kemarin. Kedatangannya ke Polres Jembrana didampingi Ketua LPA Bali, Nyoman Masni, dr Hanati selaku bagian adiksi klinik dari Sanglah dan Ketua Pemberdayaan Perempuan dan KB Jembrana, Ni Wayan Koriani. Didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, Aris dipertemukan dengan pelaku pedofilia, I Made S. Menurut Arist, kasus-kasus kejahatan seksual di Jembrana semakin meningkat. Kalau seperti ini, kata Arist, dapat dikatakan Jembrana darurat akan kejahatan seksual terhadap anak-anak dibawah umur. Ada tiga hal yang patut diperhatikan untuk mengantisipasi

FB/PRAMONO

KOMNAS PA-Arist Merdeka Sirait  didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gusti Made Sudarma Putra, bertemu dengan tersangka kasus pedofilia, I Made S, di Polres Jembrana, kemarin. kasus seperti ini, yakni upaya pencega- masalah yang sedang dialami Jembrana. Sebelumnya dia sudah mengingatkan han, deteksi dini dan melakukan intervensi kritis. Pihaknya sudah bertemu saat terjadinya dugaan human trafdengan Kapolres Jembrana AKBP Hari ficking yang melibatkan oknum orang Hariady dan telah menyampaikan asing. Dan sekarang muncul kembali

kasus pedofilia yang menelan korban delapan anak yang rata-rata masih pelajar. Biasanya kejahatan seksual terhadap anak-anak dibawah umur, predatornya ada di lingkungan terdekat. Sekarang ini, katanya, perlu adanya pencegahan dini, terutama  saat penerimaan siswa baru nanti. Pihaknya pun wajib membantu pemerintah daerah dalam menyikapi masalah seperti ini, seperti tertuang dalam Inpres No 5 tahun 2014. “Hal ini patut dilakukan guna membantu peran pemerintah,” ujarnya. Menurut Arist, yang terpenting sekarang adalah langkah strategis dalam mencegah kejahatan seksual, salah satunya yakni langkah deteksi dini. Pihaknya tak memberikan toleransi kepada kejahatan seksual pada anakanak, karena itu merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Ni Wayan Koriani dalam kesempatan kemarin mengatakan pihaknya mendukung langkah-langkah yang di-

Layouter: dejerie

KE HAL. 11

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2 Gelapkan Uang, Sales Toko Disidang DENPASAR-Fajar Bali Seorang sales di salah satu toko HP di Jalan Teuku Umar Denpasar (BTC) berhadapan pada persidangan di PN Denpasar pasal. Sebab pria bernama Erwin Kristamza (30) ini menjadi terdakwa karena menggelapkan uang perusahaan senilai Rp 79 juta. Pada persidangan, Rabu (18/6) kemarin, masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) IGN Widana. Dalam dakwaan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Parulian Saragih memaparkan, perbuatan terdakwa dilakukan mulai dari Rabu, 19 Pebruari hingga 13 Maret 2014 di toko HP BTC Mobile Phone, Teuku Umar Denpasar. Terdakwa yang menjabat sebagai sales (bagian penjualan) bertugas menjual produk-produk BTC berupa HP dan Voucher. Dalam dakwaan terungkap bahwa selama tenggang waktu kejadian, terdakwa bekerja tidak sesuai dengan prosedur kerja yang sudah ditentukan oleh perusahaan. “Terdakwa memiliki cara sendiri supaya dari hasil perjualan,” jelas Gusti Widana. Awalnya terdakwa mengirim pesan kepada petugas bagian gudang yang isinya seolah-olah ada customer yang memesan barang. Setelah bagian gudang memberikan barang dan fatur penjualan, kepada bagian pengiriman, terdakwa langsung menemui bagian pengiriman dan mengatakan terdakwa akan langsung menemui customer dan dan membawakan barang pesananya itu. Setelah barang berada ditanganya, terdakwa menjual sendiri barang tersebut karena memang tidak ada customer yang memesan barang. Namun, apabila pembayaran atas pesanan barang itu jatuh tempo, maka terdakwa melakukan hal yang sama. Dia kembali menghubungi bagian gudang dan mengatakan ada costumer memesan barang. Padahal pesanan itu ada akal-akalan terdakwa untuk mendapatkan uang. Perbuatan terdakwa terhenti setelah petugas bagian supervisor menaruh curiga dan mengecek ke alamat customer. ”Setelah dicek, nama customer yang dimaksud memang ada. Tapi customer yang dimaksud tidak pernah memesan dan menerima barang kepada dan dari terdakwa,” tandas jaksa. W-007

Polisi Sebar Poto Korban Pembunuhan

DENPASAR-Fajar Bali Misteri tewasnya seorang perempuan di kamar penginapan Okira di Jalan Cargo Taman 1, Denpasar barat belum terungkap. Bahkan penyelidikan ini sudah dilakukan jajaran kepolisian selama 3 pekan. Guna mempercepat pengungkapan identitas korbannya yang diketahui hamil 4 bulan, polisi menyebarkan salah satu poto korban. Perihal itu dijelaskan Waka Polresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana, Rabu (18/6) kemarin. Perwira melati dua ini mengatakan, perempuan yang tewas di penginapan Okira diduga dihabisi oleh pacarnya. Polisi sementara ini binggung karena identitas korban dihilangkan oleh pelaku. “KTP korban tidak ada. Bahkan saat olah TKP tidak satu pun barang bukti yang kami temukan. Ini yang membuat kami sulit mengungkap identitas korbannya,” tegasnya. Perwira asal Selemadeg, Tabanan ini mengatakan, setelah tidak menemukan kecocokan dari data inavis atau sidik jari korban, akhirnya polisi menyebarkan foto korban. Hal itu dilakukan agar keluarga korban yang melihat gambar tersebut bisa segera menghubungi polisi. “Kami sebarkan poto korban agar bisa dikenali dan apabila ada masyarakat yang mengetahui alamat korban segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” jelasnya. Hingga kini katanya belum ada masyarakat yang mengaku kehilangan keluarganya. “Kemungkinan korban bukan orang bali melainkan dari luar,” ucap Artana. Apakah korban dari Lombok Timur (Lotim), sebab sebelumnya data inavisnya memiliki kesamaan dengan orang dari sana ? Artana mengatakan, awalnya data inavis korban sangat persis dengan seorang wanita dari Lotim. “Tapi setelah dicek ternyata orang tersebut masih hidup dan sudah bersuami,” bebernya. Diberitakan, seorang perempuan ditemukan tewas dalam kondisi telanjang di salah satu kamar hotel Okira, di Jalan Cargo Taman 1, Pemecutan Kaja, Denpasar Barat (Denbar), Jumat (30/5) siang sekitar pukul 12.00 Wita. Wanita tanpa identitas (Mrs x) itu diduga korban pembunuhan karena ditemukan luka di leher akibat jeratan tali tas. Diduga kuat pelakunya adalah teman lelakinya. Sehari sebelumnya korban datang ke hotel Okira bersama teman lelakinya itu sekitar pukul 20.00 Wita. R-005

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

DAFTAR NAMA PENYUMBANG NO.

NAMA

ALAMAT

JUMLAH

1720 I wayan Sadra Denpasar Rp 15,000 1721 I Wayan Suberata,S.Sos Karangasem Rp 15,000 1722 I Gede Yudana,Spi Karangasem Rp 15,000 1723 I Wayan Sujana Karangasem Rp 15,000 1724 I wayan Gede Gunarsa Denpasar Rp 15,000 1725 I Nyoman Arya Tohjiwa Karangasem Rp 15,000 1726 I Ketut Gede Subagiarta Karangasem Rp 15,000 1727 Made Ngurah Swastika Karangasem Rp 15,000 1728 I Ketut Temaya Karangasem Rp 15,000 1729 I Ketut Sudiasa Karangasem Rp 15,000 1730 I Made Artikayasa Karangasem Rp 15,000 1731 I Wayan Mariana Karangasem Rp 15,000 1732 I Made Parnama Karangasem Rp 15,000 1733 I Gusti Ayu Putu Mariati Karangasem Rp 15,000 1734 I Nengah Dauh Karangasem Rp 15,000 1735 I Gede Winantera Karangasem Rp 15,000 1736 I Putu Gede Adnyana Karangasem Rp 15,000 1737 Made Dewi Jayanti,S.STP Amlapura Rp 15,000 Total Rp 410,000 Jumlah Yang Diterima Hari ini Rp 410,000 Saldo Per 18 Juni 2014 Rp 67,384,000 Total Keseluruhan Rp 67,794,000

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

Kamar Kos Bandar Narkoba Digerebek

Temukan Ganja 15 Kg di Koper DENPASAR-Fajar Bali Jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar mendulang sukses dengan tertangkapnya dua Bandar narkoba ganja kering. Dua tersangka berinisial A dan F ditangkap di rumah kosannya diseputaran Tohpati, Denpasar, pada Selasa (17/06) siang dengan barang bukti 15 kg ganja kering di dalam koper. Pengungkapan ganja sebesar itu berdasar hasil penyelidikan jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar selama seminggu terakhir. Anggota buser narkoba

Polresta Denpasar memperoleh informasi masuknya ganja kering dalam jumlah besar dari Medan ke Tabanan. “Kami dapat informasi ganja itu dikirim dari Medan. Kiloan ganja kering itu akan dikirim ke Tabanan,” ujar sumber petugas Sat Narkoba Polresta Denpasar yang enggan disebut namanya itu, pada Rabu (18/06) kemarin. Kerjas keras petugas Sat Narkoba akhirnya berbuah manis. Polisi menarget dua pelakunya tinggal di seputaran Tohpati Denpasar. Awalnya pengejaran

dua tersangka Bandar narkoba itu sangat sulit. Pasalnya, dua tersangka berinisial A dan F itu bersembunyi di sebuah rumah kosan diseputaran Tohpati Denpasar. “Kami lacak keberadaan tersangka dan mereka sembunyi diseputaran Tohpati Denpasar,” beber sumber tadi. Pelacakan berhasil sukses, pada Selasa (17/06) sekitar pukul 13.00 Wita. Petugas akhirnya menangkap tersangka bersembunyi di kamar kosan. “Mereka tinggal bersebela-

han kamar kosan. Kami bekuk mereka tanpa perlawanan,” ujar sumber tersebut. Dari penggeledahan, di kamar salah satu tersangka yakni berinisial A, petugas menemukan 14 paket besar berisi ganja kering. Ganja asal Medan itu terbungkus rapi dan dimasukkan ke dalam koper. Sementara dari satu tersangka lainnya yakni berinisial F, petugas menemukan hampir sekilo ganja kering. “Totalnya ada sekitar 15 kg ganja kering” terang sumber lagi. Dua tersangka kini masih

dalam pemeriksaan di Sat Narkoba Polresta Denpasar berikut barang bukti ganja seberat 15 kg. Dua tersangka A dan F ini mengaku ganja itu dipasok dari temannya asal Medan yang kini masih diburu. Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP Made Sarjana belum mengiyakan atau pun membantah penangkapan tersebut. Dia mengatakan, belum mendapatkan data dari Sat Narkoba Polresta Denpasar. “Besok ada rilis narkoba,” ujarnya Rabu (18/06) kemarin. R-005

BB Tidak Lengkap, Kabur, Pembobol Vila Ditembak Pelimpahan Dino Batal

DENPASAR-Fajar Bali Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan tersangka Njoo Daniel Dino Dinata sebagai, Rabu (18/6) sejatinya penyidik Polda Bali sudah penyerahan berkas dan tersangka ke pihak kejaksaan. Pantauan di lapangan, berkas dan tersangka Dino Dinata sudah sempat dibawa ke Kejati Bali, lalu diserahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar untuk pemberkasan. Namun rupanya dalam perkara bermula dari "penjualan saham" itu, penyidik Polda kurang teliti. Sebab ada salah satu item antara barang bukti dengan apa yang tertulis dalam lampiran item tersebut tidak sesuai. "Ya, ada ketidak sesuaian sehingga kami tidak menerima (mengembalikan) pelimpahan tahap II itu," tandas Kajari Denpasar, Jaya Kesuma. Dia mengatakan, jaksa selaku penuntut umum tidak mau ada kesahalan dalam menangani perkara. "Coba saja cek ke jaksanya,

ketidaksesuaian apa," pinta Kajari Denpasar, Jaya Kesuma. Atas hal itu jaksa mengembalikan berkas, barang bukti dan tersangka ke penyidik Polda Bali. Hal senada dilontarkan kuasa hukum Dino Dinata, Nur Abidin. "Ya, pelimpahan tahap II tidak terjadi. Ada salah satu item yang tidak sesuai. Poinnya, ada tertulis surat perjanjian, namun yang tercantum dalam barang bukti surat pernyataan. Sehingga pihak jaksa mengembalikannya," tandas Nur Abidin. Sedangkan Dino Dinata dengan tegas mengatakan bahwa dia tidak bersalah dengan perkara yang dilaporkan Agus Sentoso. "Suatu saat kebenaran akan terbukti. Saya tidak takut menjalani proses hukum, karena saya yakin dalam posisi yang tidak salah. Saya diposisi yang benar dalam perkara ini," katanya saat ditemui di Kejari Denpasar. W-007

DENPASAR-Fajar Bali M e ny u s u l p u t u s a n c e rai pada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Nomor 6 0 8 / Pd t . / / 2 0 1 2 / P N . D p s tanggal 30 April 2013 yang dikuatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar Nomor 127/PDT/2013/ PT.DPS tanggal 6 November 2013 dan telah berkekuatan hukum tetap, Cencen Kurniawan (41) mengajukan gugatan perdata. Dalam persidangan di PN Denpasar yang dipimpin ketua majeis hakim Indria Miryani, Rabu (19/6), penggugat (Cencen Kurniawan) diwakili tim penasehat hukumnya I M ade Parwat a, FX Joniono Raharjo, Mila Thayeb Sedana dan I Gusti Putu Putra Yudhi Sanjaya, mengajukan gugatan itu terhadap tergugat Rina Nurjaya (40) diwakili tim penasehat hukumnya Nyoman Wisnu dkk. Dalam kesempatan tersebut, penggugat menghadirkan saksi bernama Albert. Dihadapan majelis dan para pihak, saksi menerangkan vila yang berlokasi di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung itu ditempati oleh orang yang tidak berhak, yakni Reymond. "Selain itu tidak sepengetahuan dari penggugat yakni Cencen Kurniawan," sebut Albert. Sementara itu, dalam gugatan diterangkan memohon pengadilan mengabulkan seluruh gugatan, yakni menyatakan sah dan berharga sita atas harta bersama (maritale beslag). Juga menyatakan hukum harta kekayaan yang diperoleh selama perkawinan antara penggugat dan tergugat, sehingga memohon pene-

tapan pembagian setengah bagian pertama untuk penggugat dan setengah kedua untuk tergugat. D i j e l a s ka n p u l a , h a r t a bersama itu adalah sebidang tanah seluas 751 meter persegi bersama bangunan yang berdiri di atasnya di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung sebagaimana dimaksud dalam SHM Nomor 1493/Kel. Kerobokan Kelod surat ukur tanggal 30-122004 nomor 1154/ Kerobokan Kelod/2004 atas nama Rina Nurjaya. Termasuk sebidang tanah seluas 5.500 meter persegi beserta bangunanyang berdiri di atasnya di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung sebagaimana dimaksud dalam SHM Nomor 5344/ Desa Ungasan, surat ukur tanggal 18-12-2001 nomor 1377/2001 atas nama Rina Sanjaya. "Ada sebuah mobil Nissan X-TRL 2.5 CRV XT/AT warna hitam tahun 2010 Nopol DK 1793 IW Noka MHBF2EF1AA0004631 Nosin QR25893318A, BPKB nomor R/77445/III/10. Sebuah mobil Toyota Alphard warna putih tahun 2008 Nopol DK 15 C dengan BPKB atas nama Rina Nurjaya. Serta sebuah mesin pembuat kopi atau coffee machine," tandas I Made Parwata dkk dalam gugatannya. Alasan gugatan, kata Made Pa r wa t a , ya k n i t e r g u g a t hingga kini tetap menguasai harta bersama tersebut dan ada indikasi tidak mau membagi harta bersama tersebut dengan penggugat, walau telah berkali-kali penggugat p e r i n ga t ka n te n t a n g a p a yang menjadi hak penggugat. W-007

Ogah Bagi Harta Bersama Digugat

DENPASAR-Fajar Bali Jajaran buser Polresta Denpasar “mengamuk.” Seorang pelaku pembobol vila bernama Khori alias Hairi (29) ditangkap dalam sebuah penyergapan di Jalan Singaraja Buleleng, pada Minggu (15/06) pagi. Kaki kananya terpaksa ditembak karena berusaha kabur dari pengawalan petugas. Dalam jumpa pers Rabu (18/06) kemarin, Waka Polresta Denpasar AKBP I Nyoman Artana mengatakan tersangka Khori adalah pelaku khusus pembobol vila dikawasan Badung dan Kuta Selatan. Dari catatan aparat kepolisian, tersangka Khori sudah beraksi membobol 11 kamar di empat vila yang berlokasi di Ungasan, Kuta Selatan, masingmasing Vila Kandara, Vila Cetu The Bali Ungasan, serta Alila Vila Uluwatu. AKBP Nyoman Artana mengatakan, penghuni vila yang disatroni tersangka Khori mayoritas warga asing. Barang barang yang digasak terdiri dari barang elektronik, perhiasan dan uang tunai. “Tersangka beraksi di Vila yang dihuni warga asing. Barang yang dicuri antara lain barang elektronik, perhiasan dan sejumlah uang tunai,” tegasnya didampingi Kasat Reskrim Kompol Beny Murjayanto. AKBP Nyoman Artana mengatakan, tak hanya beraksi di Vila, tersangka Khori juga beraksi di kampus Unud Jimbaran. Di kampus tersebut, tersangka menyikat dua buah laptop serta dua handphone. Dalam aksinya, tersangka asal Pegayaman Buleleng itu melakukan survei terlebih dahulu mengendarai motor vario. Apabila korban sudah tertidur, tersangka masuk dengan cara melompat tembok kemudian mencongkel jendela menggunakan obeng. “Selama beraksi dia tidak pernah tepergok korbannya. Dia ini pencuri professional,” jelasnya. Tersangka Khori ditangkap bersama penadah barang curian yakni Hamdi Lale alias Mendik, pada 15 Mei lalu sekitar pukul 19.30 Wita, di Jawa Timur. Di rumah Hamdi, ditemukan tiga handphone dan tiga laptop. Polisi mengecek barang bukti tersebut dan

FB/HS

Kabur, tersangka pembobol vila kaki kananya ditembak jajaran buser Polresta Denpasar.

setelah mengoperasikan salah satu laptop, terdapat foto warga asing yang sebelumnya melapor kehilangan barang di vila Kandara. “Tersangka Hamdi (penadah) mengaku barang curian itu diperoleh dari tersangka Khori,” ungkapnya. Setelah menggiring tersangka Hamdi ke Bali, polisi langsung melacak keberadaan tersangka Khori dan menangkapnya di Buleleng, pada Minggu (15/6) sekitar pukul 11.00 Wita. R-005

831/VI/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Dejerie, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

3

Kompyang Swandika : KNPI Benteng Pelestarian Budaya dan Lingkungan Sekda Badung Terima KNPI Badung Periode 2013-2016

MANGUPURA–Fajar Bali KNPI dinilai telah berkontribusi positif dalam mendukung suksesnya berbagai program pembangunan kepemudaan di Badung. Hal itu disampaikan Sekda Badung Kompyang R Swandika, SH. MH Rabu (18/6) kemarin, saat menerima pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Badung. Sekda juga mengapresiasi kepada segenap Organisasi kepemudaan di Badung dibawah KNPI telah berhasil melaksanakan Musda dengan baik sehingga berhasil menelorkan kepengurusan Baru KNPI periode 2013-2016. Dari komposisi pengurus baru dinilai sudah sangat representatif mewakili seluruh elemen pemuda yang ada sekaligus menjadi potret dan

cermin kepemudaan di Badung. Menurut Kompyang Swandika, pemerintah daerah sangat mendukung agar pemuda di Badung tidak saja sehat dan cerdas tapi juga cakap serta dapat menjadi benteng dalam melindungi para generasi muda dari pengaruh negatif, terbebas dari pengaruh negatif pergaulan bebas, penyalah gunaan obat terlarang atau narkoba. Dijelaskan, saat ini kondisi indeks pembangunan manusia (IPM) di Badung sudah sangat baik, tentu tidak terlepas dari dukungan dan peran strategis dari seluruh komponen pembangunan di Badung termasuk para generasi muda. Berharap Rakerda nanti KNPI akan dapat menterjemahkan keinginan dan harapan publik, terutama menempatkan diri sebagai agen

FB/HERY

Generasi muda memiliki peran strategis sebagai parnert kerja dalam pembangunan, oleh karenanya pemkab terus mendorong agar pemuda di Badung dapat berkiprah lebih luas lagi dalam mengambil peran-peran aktif terutama dalam berbagai bidang pembangunan.

Sekda Badung Kompyang R Swandika, SH. MH, menerima pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Badung, Rabu (18/6) di Puspem.

pembangunan, pelopor pembangunan. Diharapkan agar pemuda Badung memiliki idealisme dan komitmen dalam menjaga kelestarian seni dan budaya serta menjadi pelopor pelestarian

Evaluasi Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai

lingkungan. Dalam mengambil peran tersebut diharapkan dapat membuat program-program kongkrit guna menjaga dan mengawal terwujdunya pembangunan yang

FB/CAR

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar, Ir. I Gede Ambara Putra, memberi pengarahan kepada para petani Subak Lungatad saat dinilai Tim Penilai Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai Tingkat Provinsi Bali yang dipimpin oleh I Wayan Sunarta.

tanam selama satu tahun. Budidaya kedelai dengan benih kedelai yang ditanam berjenis Varietas Wilis dan jumlah setiap hektarnya di tabur sebanyak 4050 kg benih secara swadaya. Dengan pemupukan untuk tanaman kedelai menggunakan Phonska sebanyak 2 kg/are dalam satu kali

pada saat tanam. “Dalam pengembangan agribisnis komoditi kedelai, kelompok Tani Subak Lungatad telah melaksanakan kemitraan yang berkaitan dengan kegiatan penyediaan sarana produksi, pembelian hasil panen dan penyediaan sarana produksi,” papar Made Maja. R-004*

kan dengan Rakerda, sekaligus juga memohon dukungan serta ijin memanfaatkan Ruangan Kerta Gosana.Tri Candra Arka, yang akrab disapa Gung Cok juga mengungkapkan melalui Rakerda nanti akan difasilitasi penyusunan program kerja dari masing-masing Organisasi Kepemudaan (OKP) di Badung. Hasil Musda Desember 2013, dengan susunan kepengurusan dengan Ketua AA. Tri Candra Arka, Sekum Made Hartaka, Wakil Ketua Putu Gde Haris Sandika, Bendahara Anak Agung Bayu Joni serta dilingkapi dengan bidang-bidang. Sementara Wakil Ketua KNPI Putu Haris Sandika menambahkan sebagai wujud sinergitas dengan program Pemerintah daerah terutama di Dinas Pendidikan dalam tahun 2014 ini Program kerja KNPI 2014 di Bidang Kepemudaan dan Olahraga diantaranya Turnamen bulu tangkis tingkat SMP se-Badung, lomba Drumband dan seminar Budaya KNPI dengan nilai anggaran sebesar Rp63 juta lebih, yang bersumber dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung.W-014*

45 Anggota DPRD Denpasar Dapat Insinye Emas

Subak Lungatad Wakili Denpasar di Tigkat Provinsi DENPASAR-Fajar Bali Setelah Subak Sembung Kelurahan Peguyangan dinilai tim tingkat Provinsi dalam Evaluasi Penerapan Teknologi Usaha Tani Padi, kini giliran Subak Lungatad Desa Peguyangan Kangin yang dinilai oleh tim Tingkat Provinsi Bali dalam Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai, Rabu (18/6) kemarin di Balai Subak Lungatad Peguyangan kangin. Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar, Ir. I Gede Ambara Putra dan Tim Penilai Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai Tingkat Provinsi Bali yang dipimpin oleh I Wayan Sunarta.  Gede Ambara mengatakan, membangun pertanian di perkotaan di era seperti sekarang ini memerlukan strategi tersendiri, mengingat tantangan yang dihadapi cukup besar. Melihat lahan di Kota Denpasar semakin berkurang sehingga memerlukan strategi dan usaha-usaha untuk mempertahankan pertanian perkotaan melalui penerapan teknologi tepat guna dengan budidaya dan pemupukan benih diharapkan dapat menanggulangi permasalahan yang ada. Melalui lomba ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar memberikan apresiasi yang tinggi kepada Krama Subak Lungatad walaupun sebelumnya sempat adanya penutupan jaringan irigrasi, Krama Subak Lungatad tetap bersemangat dalam menjalankan budidaya kedelai. Dengan demikian tidak terjadi lahan terlantar walaupun kondisi saat ini benih kedelai di lapangan termasuk langka dan harganya relatif mahal. “Melalui Lomba Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai diharapkan Krama Subak Lungatad dapat termotivasi dalam menerapkan Teknologi Anjuran yang diberikan oleh petugas sehingga dapat meningkatkan produksi kedelai yang pada saat ini produktivitasnya masih rendah,” harap mbara Putra. Tim Penilai Penerapan Teknologi Usaha Tani Kedelai Tingkat Provinsi Bali, I Wayan Sunarta, disela-sela acara mengatakan, kreteria penilaian bukan sekedar teknologinya saja melainkan aspek teknis terkait kemampuan petani menggunakan mutu benih kedelai dengan cara penaburan, waktu penanaman, pemupukan yang bagus dan pemetikan hasil panen. Penilaian pendukung meliputi aspek ekonomi, sosial, kemitraan dan aspek pembinaan petugas dalam hal pengelolaan kedelai. Pekaseh Subak Lungatad, I Made Maja, menyebutkan Subak Lungatad merupakan bagian dari daerah irigarsi Kedewatan Pasedahan Yeh Lauh,  Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Dengan luas lahan baku sebesar 120 Hektar (Ha)  yang semuannya berpengairan setengah teknis, dimana tanaman yang dominan diusahakan adalah tanaman padi dan kedelai dengan pola

berkelanjutan di Kabupaten Badung. Sekda juga mengajak segenap elemen Pemuda di Badung untuk membulatkan tekad, meneguhkan janji dan ikhtiar serta men-

jaga kepercayaan diri untuk dapat menjalankan amanah pembangunan kepemudaan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Pemerintah akan terus memberikan perhatian dan dukungan dengan mengarahkan bantuan dalam bentuk kegiatan mengingat KNPI salah satu organisasi yang diperbolehklan menerima hibah dari pemerintah dalam upaya mendorong kegiatan kepemudaan. Guna pembangunan generasi muda yang produktif dan dinamis pemkab akan memfasilitasi dan memberikan dukungan sehingga KNPI akan senantiasa bergairah serta kaya dengan aktifitas sehingga identik dengan wajah pemuda yang dinamis.” ujar Kompyang Swandika. Sementara Ketua KNPI terpilih Anak Agung Tri Candra Arka melaporkan sesuai hasil Musda Pelantikan pengurus Baru KNPI periode 2013-2016 dilaksanakan nanti pada tanggal 27 Juni 2014 di Puspem Badung dan akan dilantik oleh KNPI Provinsi Bali. Kehadirannya untuk menghadap Bupati Badung selain menyampaikan undangan pelantikan yang akan dilanjut-

Dewan Baru Dilantik Agustus DENPASAR–Fajar Bali Setelah ditetapkannya kelompok kerja (Pokja) atau paitia pelantikan anggota legislatif Kota Denpasar yang baru, jadual peantikan anggota DPRD Kota Denpasar, digelar pada 19 Agustus mendatang. Bahkan pihak sekretariat dewan telah merancang tempat dan anggaran pelantikan. Pelantikan dipastikan di Ruang Sidang DPRD Kota Denpasar dengan perkiraan anggaran Rp211 juta lebih. Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Denpasar, I Gusti Rai Suta, membenarkan, acara pelantikan para anggota dewan terpilih untuk periode 2014-2019 dijadwalkan pada 19 Agustus mendatang. Selain menyiapkan anggaran pelatikan, pihaknya juga menyiapkan anggaran dari APBD Kota Denpasar untuk pembelian duah buah insinye (lencana) berbahan emas untuk 45 orang anggota dewan dengan besaran mencapai Rp594

juta. “Anggarannya memang terpisah. Untuk pelantikan lain, termasuk pengadaan pakaian dewan juga lain,” ungkap Rai Suta, dikonfirmasi Rabu (18/6) kemarin. Dijelaskan, anggaran pelantikan sebesar Rp211 juta tersebut dipakai untuk biaya konsumsi, cetak undangan, dokumentasi dan lainnya.  Besaran anggaran ini lebih tinggi dari biaya pelantikan dewan pada periode sebelumnya (2009) yang mencapai Rp128 juta lebih. Seluruh anggota dewan yang dilantik lanjut Rai Suta, akan mengenakan (seragam) Pakaian Sipil Lengkap (PSL) den-

gan besaran anggaran Rp112 juta. “Pengadaan pakaian dan lencana ini melalui rekanan dengan sistem penunjukan langsung,” ucapnya. Para anggota legislatif ini juga akan mendapat dua buah insinye (lencana) emas dengan total anggaran Rp594 juta. “Seluruh anggota dewan akan mendapat dua pin emas. Ada yang besar dan satunya ukurannya lebih kecil. Yang besar 10 gram dan yang kecil seberat 6 gram,” imbuh Rai Suta. Anggaran tersebut, lanjur Rai Suta, belum termasuk anggaran pengadaan pakaian resmi lainnya yang dipergunakan para anggota dewan

ngantor. Selain PSL, 45 anggota dewan ini juga akan mendapat 4 pasang pakaian dari tiga jenis pakaian kerja. Yakni PSH (Pakaian Sipil Harian) sebanyak dua stel dengan total anggaran Rp99 juta lebih.  Pakaian Dinas Harian (PDH) satu stel dengan anggaran Rp63 juta. Kemudian Pakaian Sipil Resmi  (PSR) satu stel dengan anggaran Rp67 juta. “Ketiga jenis seragam ini merupakan seragam rutin, yang dianggarkan tiap tahun. Tahun berikutnya akan ada perubahan anggaran sesuai kondisi harga material pakaian,” imbuhnya. R-004

841/VI/BLAS

Layouter:Zohra Zohra Layouter:


4

DAERAH Tanggul Pantai Watu Klotok Digelontor Rp 19 M

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

FB/SUMERTA

BANGLI-Fajar Bali Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli terus mencari upaya untuk dapat meminimalisir pengngguran. Caranya adalah terus menjalin kemitraan dengan sektor-sektor kerja di luar negeri seperti Jepang, Amerika, New Sland dan lain-lain. Sudah amat besar tenaga kerja Bangli dipekerjakan di luar negeri. Bahkan setiap bulan terhitung 42 tenaga kerja dipekerjakan ke luar negeri. “Kami setiap sebulan I Nengah Sukarta mengirim42 0rang tenaga kerja Bangli ke luar negeri”, ujar Kadisosnakertrans Bangli, Drs. I Nengah Sukarta, kepada Fajar Bali, di kantornya, Rabu (18/6). Diakuinya, sudah banyak warga Bangli bekerja di kapal pesiar. Selain itu ada juga dikirim untuk ke New Seland, untuk bekerja di sector perkebunan apel, dan juga dikirim magang ke Jepang. Dia mengatakan yang dikirim magang, menurut dia mereka digaji seperti biasa. Hanya saja istilah magang cuma beda sedikit dengan pekerja kontrakan. ”Kalau magang kurun waktunya 3 tahun, bila sebelum 3 tahun sudah pulang, dia tak diberikan lagi untuk bekerja (magang), Cuma lain istilah, intinya mereka digaji”, ujarnya. Di Jepang, mereka bekerja di bidang tatarias dan kecantikan (Salon Beauty dan SPA). Ditegaskan untuk pengiriman tenaga ke luar negeri pihaknya senantiasa memanfaatkan BP3TKI, alias tak menggunakan jasa penyalur tenaga kerja ilegal. Sehingga pekerja nyaman. “Mudah-mudahan terus aman, sampai sekarang tak ada masalah, yang penting jangan gunakan calo”, ujarnya. Namun demikian pengangguran di Bangli relatif masih tinggi. Tahun 2012 pengangguran berjumlah 794 orang. Sedangkan tahun 2013 meningkat menjadi 1.386 orang. Tapi tingginya pengangguran menurut Sukarta, akibat dari munculnya angkatan kerja baru.Bila tidak dilakukan pengiriman tenaga ke luar negeri tentu angka pengangguran jauh lebih tinggi.Dikatakan yang banyak menganggur justeru para kaum intektelek. Mereka gengsi untuk bekerja di luar sektor formal, dan masih memilih bekerja sebagai PNS atau sektor formal lainnya.Dan kepada masyarakat miskin serta berpendidikan rendah, kini Disosnakertrans kini mengatasinya dengan membuka program padat karya. Kali ini program padat karya diselenggarakan di Desa Bunutin, Kintamani. Membuat badan jalan di kawasan areal pertanian, yang diharapkan juga untuk mampu meningkatkan harga-harga produksi.Mereka digaji sesuai kemampuannya, para kepala tukang digaji Rp. 70.000/hari, tukang Rp.65.000/hari dan buruh Rp. 60.000/hari. W-002*

Museum Gunung Api Batur Kesulitan Air Bersih

BANGLI-Fajar Bali Persoalan air bersih di Bangli belum pernah selesai. Keluhan demi keluhan bermunculan dari konsumen, terutama atas kondisi seretnya air bersih di daerah ini. Tak kecuali di tempat-tempat kunjungan wisatawan seperti di Museum Gunung Api, Batur, Kintamani, air bersih juga menjadi kendala untuk optimalkan pelayanan kepada wisatawan. Seorang petugas di Museum Gunung Api Batur, kepada Fajar Bali, Rabu (18/6) ketika ditanya kendala-kendala yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, petugas ini kontan saja menjawab soal air bersih. Sumber yang tak mau menyebut nama ini mengatakan air bersih kini amat seret. Hal itu berimplikasi pada tingkat kebersihan, terutama kebersihan di kamar mandi dan atau WC Kondisi itu member citra tidak baik dimata wisatawan.”Kami kadang berat untuk memberikan jawaban ketika wisatawan Tanya soal kesulitan air bersih tersebut”, ujar petugas yang baru bekerja sekitar 2 tahun lalu. Untuk kebutuhan air bersih, pihak museum terpaksa membeli air bersih dengan truk tangki yang harganya berkisar Rp. 120.000/truk, yang isinya sekitar 3.000 liter. Dikatakan air bersih didapat dari membeli tersebut masih menyibukkan petugas. Terhadap realita itu, direktur PDAM Bangli Ir. I Made Sumawa ketika dikonfirmasi, menjawab enteng saja. Pasalnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kecamatan Kintamani memang membutuhkan biaya tinggi. Karena untuk menaikkan air bersih menggunakan tenaga genzet, Dengan kemampuan terbatas itu, PDAM menggunakan jadual mengalirkan air bergilir. Untuk wilayah dari Tulukbiyu ke arah utara mendapat jatah hari Senin. Sedangkan dari desa Tulukbiyu ke bagian selatan termasuk ke Museum Gunung Api, Batur mendapat jatah pada hari Jumat. “Ya kita keterbatasan kemampuan di biaya operasi, untuk Kintamani memang kita gunakan jadual Senin-Jumat”, ujarnya datar. Diakuinya, secara umum persoalan air bersih di Bangli yang seret tidak terlepas dari kondisi PDAM. Dimana biaya operasional air bersih jauh lebih tinggi daripada pendapatan. Itu dikarenankan oleh keberadaan sumber mata air yang membutuhkan biaya tinggi untuk mengangkat- nya, sementara harga jual air masih relatif rendah, beda ketika air yang mengalir dengan grafitasi. W-002

Pa nt a i Wa t u Kl oto k d a n d a e ra h p e s i s i r sekitarnya Pantai Lepang, Pantai Kusamba mulai mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Pada Tahun 2014 ini, pemerintah pus a t menguc urk a n dana sebesar Rp 19 M untuk pengerjaan tanggul pengaman pantai di Pantai Watu Klotok.

SEMARAPURA-Fajar Bali Rekanan yang menggarap proyek ini adalah PT Handaru Adhiputra, Bangunharjo, Bantul, Yogyakarta. Dimana proyek ini bertujuan untuk pengaman Pantai Jumpai dan Pantai Watu Klotok. Proyek ini mulai dikerjakan pada 19 Mei lalu dengan waktu penyelesaian 227 hari kalender dan masa waktu pemeliharaan 365 hari

kalender. Dari papan penumuman pengerjaan proyek ini dengan Kontrak nomor HK.02.03/PJSA-BP/SP II/05 dengan nilai kontrak kerja Rp 18.872.634.000,0 Pegawai dari Balai Wilayah Sungai Bali Penida menyebutkan anggaran yang turun berasal dari Balai Wilayah Sungai Bali Penida. Sedangkan anggaran proyek ini berasal Balai Wilayah Sungai Bali dan Penida. Pengawas dari Balai Wilayah Bali Penida, Wayan Wika menyebut proyek tersebut turun atas usulan Pemkab Klungkung dan Pengempon Pura Watu Klotok. Dari pantauan lapangan sudah terdapat tiga unit escavator yang bekerja memindahkan material dan membuat lubang. Kadis PU Klungkung, Anak Agung Ngurah Agung dihubungi menyatakan bahwa mega proyek tersebut sesuai usulan Pemkab terkait adanya bencana alam yang terjadi beberapa tahun yang silam seperti abrasi di Pantai Jumpai, abrasi di Pura Ketapang Kembar, Pura Batu Tumpeng dan Watu

FB/SARJANA

Pantai Watuklotok mulai dibuatkan tanggul dengan dana dari Pemerintah Pusat

Klotok. Hanya saja menurutnya peroyek lanjutan ini mengerjakan pengaman pantai jumpai untuk mengamankan setra dan pengaman pantai Watu Klotok un-

tuk mengamankan areal parkir pemedek ke Pura Watu Klotok. “Ini usulan Pemkab Klungkung saat terjadinya bencana alam, Mungkin saja berkaitan dengan usulan dari Pengempon Pura

Watu Klotok,” ujarnya. Namun Kadis PU tidak menjelaskan berapa panjang proyek tersebut dan sampai pantai mana yang mendapat sentuhan dana pusat tersebut.W-010

Wakapolda: Ini Kejahatan Kriminal Sangat Sadis

Penting Berpegang Teguh Pancasila

Gianyar Dilanda Konflik Adat

Ungkap Kasus Mutilasi, Dibentuk Tim Khusus

Bintek Pembauran Kebangsaan yang berlangsung sehari di Ruang Sidang Kantor Bukti Gianyar, Rabu (18/7)

GIANYAR- Fajar Bali Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban memegang teguh Pancasila, melaksanakan Undang undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Persatuan dan kesatuan adalah harga mati yang harus dipertahankan dalam keadaan bagaimanapun. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra, saat membuka Bintek Pembauran Kebangsaan yang berlangsung sehari di Ruang Sidang Kantor Bukti Gianyar, Rabu (18/7). Melalui Bintek Pembauran Kebangsaan Sekda Gianyar Ida Bagus Gaga Adisaputra mengharapkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap pemaknaan Pluralisme dalam rangka memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pelaksanaan Bintek Pembauran Kebangsaan yang diikuti dari unsur generasi muda, tokoh masyarakat, PKK, Tokoh adat, tokoh agama serta organisasi masyarakat lainnya menghadirkan 3 Nara sumber yang berasal dari unsur Polres Gianyar, Kodim 1616 Gianyar dan Fakultas Ilmu Sosial

Gapura Desa

dan Politik Universitas Udayana. Kasat Binmas Polres Gianyar Ida Bagus Ketut Karyawan dalam Bintek menjabarkan materi Pengamanan Pancasila sebagai Dasar Negara, dimana dijelaskan bahwa masalah pengamanan Pancasila meliputi seluruh aspek dan bidang kehidupan, maka usaha pengamannya juga meliputi aspek bidang preventif dan represif. Ditegaskan pula bahwa konflik adat yang menjadi trend di wilayah Gianyar diantaranya masalah tapal batas, kuburan dan pemekaran wilayah. Sementara dari Dandim 1616/Gianyar Rachmad PS, SIP,M.Si menjelaskan akan perlunya mewujudkan kesamaan visi dalam menjaga persatuan, jangan terpecah belah karena politik dan bukan menjadi tugas satu/dua orang namun menjadi tugas kita semua. Sedangkan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Udayana Ni Made Ras Amanda Gelgel membahas terkait tantangan Pluralisme dan Integritas Bangsa dan solusi terhadap ancaman pluralism di Indonesia. Salah satunya Jangan lakukan pembicaraan terhadap praktik praktik kekerasan yang dapat menodai bangsa jelas Amanda saat memberikan materi kepada seluruh peserta Bintek. W-005

SEMARAPURA-Fajar Bali Wakapolda Bali, Brigjen Pol. IGN Rahardja Subiakta menyatakan kejahatan mutilasi yang di TKP disebut kejahatan luar biasa bahkan sangat sadis. Untuk mengungkap kasus ini, Polda Bali membentuk Tim Khusus yang terdiri dari tiga Polres, yaitu Polres Klungkung, Bangli dan Karangasem. “Ini sudah ekstra ordinary crime, kita tidak mau gara-gara kasus ini menjadi mendunia,” terang Wakapolda, Brigjen Pol IGN Raharjda Subiakta, Rabu (18/6) kemarin di TKP, Dusun Gembalan, Desa Selat, Klungkung. Tim khusus tersebut akan bekerja siapa berbuat apa dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi. “Kita akan selidiki kasus ini sampai tuntas dan membuat terang semuanya,” janji Wakapolda. Disebutnya lagi,

dengan kejadian mutilasi yang belum terungkap pelaku dan siapa korbannya ini, Raharjda Subiakta berharap kasus tersebut tidak menjadi mendunia. “Kasus satpan kelilit ular saja, beritanya mendunia selama seminggu, ini mudah-mudahan tidak,” harap Wakapolda. Disebutkan, pelaku yang melakukan mutilasi ini tingkat kesadisannya sudah luar biasa dan benar-benar sadis. “Bayangkan, tubuh manusia dikuliti seperti binatang, ini sudah benar-benar sadis,” tambahnya. Untuk menyelesaikan kasus tersebut, Polda Bali melalui Dit Serse Umum akan memback up Tim gabungan tiga Polres ini mengungpak kasus tersebut. Sedangkan dari potongan mayat tersebut, Polda Bali bakal mengadakan Tes DNA, guna mengungkap ciri-ciri seleng-

FB/SARJANA

Disosnakertrans Kirim Tenaga Kerja ke Kapal Pesiar

FB/ARTHAYASA

Tekan Pengangguran

Wakapolda Bali mendengar keterangan Kapolres Klungkung, Yudatni Wirawati terkait kasus mutilasi di Dusun Gembalan, Klungkung

kapnya pelaku tersebut. “Tidak ada target kapan ini selesai, tapi secepatnya. Kita juga akan lakukan Tes DNA guna mengungkap ciri-ciri korban,” pungkasnya. Sebelumnya Wakapolda Bali didampingi Kapolres Klungkung, AKBP Sri Yudatni Wirawati memberikan arahan kepada sedikitnya 90 anggota Reserse yang berasal dari Polres Klungkung, Bangli dan Karangasem. Yudatni Wirawati menjelaskan bahwa anggotanya terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dimana pada Selasa lalu ditemukan potongan tubuh dari titik pertama hanya berjarak 400 meter dan 200 meter pada titik ke tiga. “Potongan tubuh selalu dibuang di dekat jalan raya, di kebun atau tegalan,” terang Yudatni Wirawati. Dikatakannya juga saksi pertama melihat dan keluarga juga dimintai keterangan terkait penemuna potongan tubuh tersebut. Kadek Sutrisna yang melihat potongan mayat tersebut mengaku shock dan tidak enak makan. Bahkan Rabu (18/6) kemarin, dirinya bersama keluarganya sudah melakukan upacara ngulapin dengan sesaji sekedarnya. “Tadi pagi sudah ngulapin, suasana disini sekarang menjadi seram,” terang Kadek Sutrisna yang menyakap kebun tempat penemuan mayat tersebut. dikatakan lagi oleh Sutrisnya, bahwa di kebun tersebut akan dilakukan upacara semestinya dan masih menunggu petunjuk dari pendeta.W-010

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Dolanan “Gegebug” Padukan Kekinian Dengan Permainan Kendang Sekaa Gong Anak Cipta Dharma Kanti Duta Kota Denpasar DENPASAR-Fajar Bali Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan jaman sangat berpengaruh pada prilaku manusia. Terutama pada anak-anak yang keinginannya selalu ingin tahu dan perilaku yang membuat dirinya senang. Sangat berbeda pada jaman Kertamasa. Saat anak-anak belajar, bergaul dan bermain belum dipengaruhi teknologi sehingga keinginan dan prilaku sangat sederhana. Lebih mementingkan kebersamaan dan sangat tergantung pada alam sekitarnya. Seiring dengan dua fenomona tersebut Sekaa gong anak Cipta Dharma Kanti, Br. Paang Kelod, Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Duta Kota Denpasar mengkolaborasikan jaman kekinian dengan permainan kendang melalui dolanan “Gegebug”. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I

Made Mudra, di sela-sela menyaksikan penampilan gong kebyar anakanak duta Kota Denpasar, Selasa malam (17/6) di panggung terbuka Art Center, Denpasar.  Penampilan Duta Kota Denpasar yang berhadapan dengan seka gong anak-anak Kumara Giri Duta Kabupaten Tabanan disaksikan langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Wakil Walikota IGN Jaya Negara serta SKPD. “Kami harapkan melalui dolanan ini anak-anak tidak pernah melupakan kebersamaan dengan memadukan melodi gamelan kendang,” ujar Mudra. Dalam permainan dolanan ini menurut Mudra lebih menonjolkan lagu sekar Rare merupakan salah satu peninggalan budaya tradisional simbul dari kebersamaan dalam permainan anakanak. Di samping menampilkan

Penampilan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak duta Kota Depasar menyedot perhatian para penonton/pengunjung PKB XXXVI

dolanan tersebut Duta Kota Denpasar juga menampilkan berbagai garapan yang sesuai dengan Tema PKB XXXVI yaitu Kertamasa yang berarti melambangkan dinamika kehidupan masyarakat agraris menuju kesejahteraan

semesta. Seperti garapan tabuh kreasi Lembu Petak dimana garapan ini mengajak masyarakat Bali untuk selalu ingat dengan pesan (bisama) dari leluhur untuk tidak membajak sawah pada hari Kamis.

Kisah ini diawali dengan sebuah keyakinan masyarakat Hindu khususnya para petani tidak berani membajak sawah pada hari tertentu. Mengingat ada mitos di masyarakat terdahulu dimana begawan Wrherspati diberi titah Hyang Siwa untuk tidak melakukan kerjaan berkaitan dengan sawah dan membajak dengan lembu karena hari itu beryoganya Sang Hyang Siwa. Mingingat lembu sebagai tunggangan Hyang Siwa dan Uma atau Sawah saktinya Hyang Siwa juga. Sehingga sampai sekarang para petani masih meyakinan hal tersebut. Disamping menampilkan garapan tersebut Duta Kota Denpasar juga menampilkan tari Tani serta gong kebyar kreasi “Meka”. Kreasi ini menampilkan carut marut yang merambah sekitar kehidupan manusia. R-004 Layouter: Soma


DAERAH

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

5

Pertahankan Citra Sebagai Danau Terindah di Dunia

POTRET FAJAR BULELENG

Ulun Danu Batasi Speed Boat Ber BBM TABANAN-Fajar Bali Mempertahankan status sebagai danau terindah di dunia dibutuhkan kerja sama objekobejk wisata yang ada di sekeliling Ulun Danu Beratan, Bedugul. Salah satu upaya yang dilakukan Daya Tarik Wisata Ulun Danu Beratan mempertahankan status bergengsi tersebut adalah membatasi pengoperasian sarana wisata air yang ada. Wahana wisata air speed boat menggunakan bahan banar minyak (BBM) dibatasi. “Kita sejak awal membatasi speed boat menggunakan BBM, yang dari awal hanya ada 5 unit tidak ada penambahan ,” jelas Manajer DTW Ulun Danu Beratan, Wayan Mustika. Pihaknya lebih banyak me-

nyewakan perahu menggunakan pedal, yang digoes menggunakan kaki. Selain membatasi speed boat, pihanya juga terus melakukan penataan di kawasan DTW Ulun Danu Beratan. Kerja bakti membersihkan sekitar areal pesisir danau dan kawasan objek rutin dilakukan pihak manajemen dua minggu sekali. “Namun upaya itu kami rasa akan maksimal ketika dilakukan secara kontinyu bersama objekobjek wisata yang ada di sekeliling ulun danu beratan,” jelasnya. Peran pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk membina beberapa objek di kawasan ulun danu agar tetap menjaga kelestarian serta kebesihan ulun danu

beratan. Seperti diketahui Sebuah media asing Huffington Post November 2013 menobatkan Danau Beratan yang terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali sebagai danau tercantik di dunia. Selain Danau Beratan, Huffington Post juga menobatkan 19 danau lainya di dunia. Huffington Post merilis 20 danau tercantik di muka bumi. Indonesia boleh berbangga karena salah satu danau yang dimilikinya masuk ke dalam daftar. Kecantikan Danau Beratan yang ada di Bedugul, Bali, disandingkan bersama Danau Superior di Michigan, West Lake di China, dan Danau Kawaguchi di Jepang. Dalam artikel yang ditay-

Komnaspan Siap Selamatkan Aset Nusa Penida

FB/SARJANA

Plh Made Kasta menerima Komnaspan terkait penyelamatan aset di Nusa Penida

SEMARAPURA-Fajar Bali Komite Nasional Penyelamatan Aset Negara (Komnaspan) Klungkung, Rabu (18/6) kemarin mendatangi Plh Bupati Klungkung, Made Kasta. Kedatangannya ini bertujuan untuk memberikan jalan keluar serta memberikan kontribusi terhadap penyelamatan aset di Nusa Penida. Rombongan Komnaspan dipimpin oleh Made Raka Adnyana dengan pertemuan dilaksanakan di RJ Wakil Bupati Klungkung. Raka Adnyana mengatakan, tujuan kedatangan mereka ingin menjalin kemitraan dan membantu Pemkab Klungkung dalam hal penyelamatan asset daerah serta mensinkronisasikan data asset yang dimiliki Pemkab Klungkung. Beberapa asset daerah yang harus mendapat perhatian dan diselamatkan seperti Aset lancar (kas, Piutang, Persediaan), Aset investasi jangka panjang, asset tetap serta asset-

aset lainnya. Sebagai Ketua Komnaspan, Made Raka Adnyana mengatakan sebelum asset daerah itu rusak, hilang atau disalahgunakan alangkah baiknya kalau kita mengatisipasi kejadian tersebut. “Kami di Komnaspan memiliki tugas untuk menyelamatkan asset daerah ataupun Negara agar tidak jatuh ketangan yang tidak tepat,” terang Raka Adnyana. Dalam pertemuan tersebut, Wabup Kasta didampingi oleh Kepala DPPKA Putu Winastra, Kepala Kesbangpolinmas Gede Kusumajaya, Kabag. Kesra I Wayan Winata. Plh Made Kasta menyambut positif kedatangan dan tujuan baik dari Komnaspan untuk menyelamatkan asset yang ada di Pemkab Klungkung ini. “Saya juga setuju dengan tindakan Komnaspan lebih baik kita mengambil sikap mengantisipasi kejadian buruk sebelum kejadian buruk tersebut menimpa asset yang ada di Pemkab Klungkung,” terang Wabup Kasta.W-010

angkan, dituliskan bahwa keindahan Danau Beratan muncul dengan Pura Ulun Danu yang ada di tengah danau. Siluet pura yang memantul di permukaan

20 Danau Tercantik di Dunia versi Huffington Post: 1. Danau Como, Italia 2. Danau Maligne, Kanada 3. Danau Pichola, India 4. West Lake, China 5. Danau Dove, Tasmania 6. Lucerne, Swiss 7. Danau Powell, Arizona 8. Danau Titicaca, Bolivia dan Peru 9. Derwentwater, Inggris 10. Danau Tahoe, Amerika Serikat

11. Danau Pehoe, Cile 12. Danau Atitlan, Guatemala 13. Danau Superior, Michigan 14. Danau Wakatipu, Selandia Baru 15. Danau Crater, Amerika Serikat 16. Loch Duich, Skotlandia 17. Danau Plitvice, Kroasia 18. Danau Killarney, Irlandia 19. Danau Kawaguchi, Jepang 20. Danau Beratan, Indonesia

TABANAN-Fajar Bali Tabanan selain dikenal sebagai daerah lumbung beras, juga terkenal dengan seni dan budayanya. Sebagian besar hasil seni dan budaya berupa tarian dan tabuh, diilhami dari budaya agraris masyarakatnya. Salah satu tarian yang kini dicoba menjadi ikon Tabanan adalah tari sandat serasi. Tarian yang digagas oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sejak dua tahun belakangan ini terus disosialiasikan. Bupati Eka pun meminta tari sandat serasi dipentaskan disetiap even seni dan buaya. Hal itu diutarakan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, saat membuka Ulun Danu Beratan Festival, Senin lalu. Bupati Eka

sedikit merasa kecewa karena tari sandat serasi tidak ikut ditampilkan dalam Ulun Danu Festival. “Semestinya di setiap even seni dan budaya yang digelar seperti ini , menampilkan Tari Sandat Serasi,” jelas Bupati Eka. Menurutnya, tari Sadat Serasi merupakan tari ikon Tabanan wajib ditarikan pada even seni dan budaya. “Saya berharap untuk festival ulun danu di tahuntahun mendatang tari sandat serasi dipentaskan,”tandasnya. Untuk lebih mesosialiasikan tari sandat serai, pihaknya akan memperkenalkan tarian tersebut ke seluruh sanggar-sanggar seni yang ada di Tabanan. Bahkan ke sekolah-sekolah agar lebih dikenal murid dari tingkat SD, SMP dan SMA. W-004

SEMARAPURA-Fajar Bali Pemkab Klungkung menyediakan 400 beasiswa miskin bagi siswa SMP yang melanjutkan ke SMK baik negeri atau swasta. Hal ini disampaikan oleh Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta, rabu (18/6) kemarin. “Masing-masing mendapat

beasiswa sebesar Rp 1 juta dan dibagikan saat awal mulai pendidikan di SMK,” jelas Nyoman Mudarta. Mudarta menambahkan, tahun ini sebanyak 2.882 lulusan SMP baik negeri dan swasta akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Diyakinkan bahwa daya tampung untuk lulusan SMP ini akan tertampung di SMA/SMK baik negeri dan swasta yang ada di Klungkung. Walau demikian, Mudarta menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan ada siswa yang justru sekolah di luar Kabupaten Klungkung. Dicontohkannya, siswa SMP lulusan SMPN 4 Lembongan akan lebih memilih melanjutkan sekolah di Denpasar, ketimbang sekolah di Nusa Gede. “Pertimbangannya samasama indekos, harganya hampir sama sehingga memilih Denpasar,” jelas Mudarta. Tahun ini terdapat 3.104 lulusan SD yang bakal melanjutkan ke SMP baik negeri dan swasta. Daya tampung SMP untuk lulusan SD ini sudah mencukupi. W-010

Tari Sandat Serasi Wajib Ditarikan Pada Even Seni Budaya

400 Beasiswa Miskin Bagi Siswa SMK Baru

801/V/SUARJA

k o j o P Desa

danau menjadikan berkah alam tersendiri. Maka dari itu, tak salah jika danau ini layak dinobatkan ke dalam deretan danau tercantik di dunia. W-004

KTT Kambing Walung Amertha, Pupuan, Wakili Tabanan di Tingkat Propinsi TABANAN-Fajar Bali Kelompok Tani Ternak (KTT) Kambing Walung Amertha, Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, dipercaya mewakili Tabanan di tingkat provinsi dalam lomba agribisnis. Penilaian langsung dilakukan oleh tim provinsi didampingi Asisten II Setda Tabanan Wayan Miarsana dan kepala Dinas Peternakan Tabanan ketut Warsiki, Rabu (18/6) kemarin. Kelompok Tani Ternak Walung Amertha merupakan salah satu kelompok ternak di Pupuan yang berdiri sejak tahun 2010 lalu. Dimana hingga kini KTT dengan kelas madya ini telah memiliki anggota yang mencapai 25 orang. Ketua KTT Walung Amertha I Made Tawan mengatakan, dibentuknya KTT ini berawal dari kesamaan tujuan dari seluruh anggota dalam bidang pertanian dan perkebunan serta tersedianya pakan ternak sepanjang tahun. “Selain memiliki kesamaan tujuan, kami

berharap keberadaan KTT ini mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para anggotanya,” harapnya, seraya menyebut hingga Bulan Mei 2014, KTT Walung Amertha memiliki populasi ternak kambing sebanyak 146 ekor dengan ratarata per anggota memiliki 6 ekor kambing. Tawan menjelaskan KTT yang dikelolanya membudidayakan ternak kambing tipe pedaging, yaitu kambing PE (peranakan etawa) dengan system pemeliharaan di bidang penggemukan dan pengembangan budidaya. Selain membudidayakan, KTT Walung Amertha juga memanfaatkan kotoran ternak kambing menjadi pupuk organik padat dan cair yang diintegrasikan dengan tanaman kopi robusta dan tanaman perkebunan lainnya. “Kami tidak hanya memanfaatkan daging kambing saja, namun kotorannya pun kami manfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi,” ungkapnya.

Dipercayanya KTT Walung Amertha mewakili Tabanan untuk berlaga di Provinsi mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan. Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Tabanan Wayan Miarsana, mengatakan pemeliharaan ternak kambing yang diintegrasikan dengan sub sector perkebunan, seperti kopi, sangat menjanjikan dalam peningkatan pendapatan karena saling menguntungkan. Dirinya berharap melalui lomba ini menjadi ajang untuk memotivasi kelompok dalam mengembangkan diri serta beternak kambing sebagai usaha pokok sehingga kesejahteraan dapat terwujud sesuai dengan visi Tabanan Serasi (sejahtera, aman dan berprestasi). “Saya bangga dengan prestasi yang dimiliki KTT Walung Amertha. Karena KTT asal Pupuan itu menjadi salah satu terbaik di Tabanan yang telah mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ungkapnya. W-004

FB/Agus

Penilaian Puskesmas Seririt yang menciptakan program inovatif dalam lomba Puskesmas Berprestasi

Puskesmas Seririt Ciptakan Program Inovasi Tingginya angka kematian pada ibu hamil dan penularan HIV di Kabuptaten Buleleng menjadi alasan utama Puskesmas Seririt 1 Kecamatan Seririt untuk menciptakan program - program inovasi untuk mencegah masalah tersebut. Salah satu program inovasi tersebut adalah dengan mengadakan senam ibu hamil bagi para ibu – ibu hamil di Kecamatan seririt, dan untuk mencegah penularan HIV, Puskesmas Seririt 1 bekerjasama dengan pemilik – pemilik cafe yang berada di lingkungan Kecamatan Seririt setiap 3 bulan sekali melakukan mobilevisite (penyuluhan) ke cafe – cafe di wilayah Kecamatan Seririt dan membentuk kelompok kerja (pokja) yang bernama pokja Harmoni. W-008

Pergoki Istri Berzinah, PNS Lapor Polisi

SINGARAJA – Fajar Bali Memergoki istrinya melakukan perzinahan di sebuah Villa di Kota Seririt, seorang PNS dari Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Seririt, bahkan dalam penggerebegan kedua pasangan selingkuh itu ditemukan dalam keadaan setengah telanjang. Berawal dari laporan anaknya dan curiga dengan perbuatan istrinya, Wayan Suraman (45) warga Dusun Kaja Desa Busungbiu akhirnya memergoki istrinya Made Maliani (39) berada disebuah kamar dengan Nyoman Atim (61) di Villa Kamboja yang berlokasi di Kelurahan Seririt Kecamatan Seririt, bahkan dalam pengerebegan yang dilakukan bersama Anggota Polsek Seririt itu, Maliani dan Atim ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, sehingga Suraman melaporkan kasus itu dengan tuduhan melakukan perzinahan. Kasubbag Humas Polres Buleleng, Made Agus Widarma Putra saat di konfirmasi Fajar Bali, Rabu (18/6) siang di Mapolres Buleleng membenarkan laporan aksi perzinahan di Seririt dan kasusnya masih dalam penyelidikan dan penyidikan.”Kasusnya masih dilakukan penyelidikan oleh jajaran polsek seririt,”katanya. Terungkapnya perzinahan yang dilakukan Made Maliani dengan Nyoman Atim yang juga beralamat di Dusun Kaja Desa Busungbiu berawal saat anak korban melihat ibunya dengan seorang laki-laki yang juga dikenalnya memasuki sebuah penginapan, tanpa berpikir panjang langsung menelpon bapaknya hingga kemudia bersama polisi melakukan pengerebegan. ”Kasus itu terungkap berawal disaat informasi anaknya yang mengetahui orang tuanya sedang berjalan dengan orang lain sehingga hal itu dilakukan penelusuran terhadap yang bersangkutan dan di pergoki telah melakukan perzinahan,”terangnya. Hingga Rabu siang, Made Maliani dengan Nyoman Atim yang pensiunan masih menjalani pemeriksaan secara intensif dan dalam penanganan kasus itu juga polisi masih mendengarkan keterangan sejumlah saksi-saksi termasuk pelapor dan anaknya.”Masalah itu masih dilakukan pemeriksaan secara intensif,”terangnya. W - 008

Kadisdikpora Bantah Peloroti Pajabat Untuk Bonus Porsenijar

BANGLI-Fajar Bali Kadiskpora Bangli, Drs. I Nyoman Sumantra setelah dihadapkan pada persoalan pengelolaan keuangan yang berpredikat desclaimer oleh BPK-RI, kini malah dirinya didera isu melakukan pungutan (memeloroti) pejabat di lingkungannya untuk bonus para atlet Porsenijar. Seorang pejabat di Disdikpora Bangli yang namanya enggan ditulis di Koran, belum lama ini mengatakan dirinya dikenakan pungutan uang secara wajib oleh atasannya untuk hadiah kepada atlet yang berprestasi.”Kami diwajibkan untuk membayar 1.00 ribu dan teman-teman juga kena, mestinya dibebaskan secara sukarela, jangan diwajibkan”, ujar sumber ini. Dia mengatakan untuk ukuran dirinya, uang Rp. 100 ribu cukup berarti. Dia harapkan untuk bonus atlet pemerintah agar memberikan bonus dengan dana APBD. Namun Kadisdikpora , I Nyoman Sumantra cepat membantah isu tersebut. Ketika ditemui, Rabu (18/6) di kantornya, dia justeru terkejut diisukan memeloroti pejabat. Dia memang ada rencana dirinya memberikan bonus ala kadarnya kepada atlet Porsenijar yang meraih emas pertama di cabangnya. Niat itu muncul spontan ketika melihat kondisi sosial ekonomi bagi atlet peraih emas yakni Agustini, siswa guru kula yang raih emas di cabor atletik. “Ini murni sentuahan kemanusiaan, kami neteskan air mata rasanya, ada siswa yang raih emas bajunya sampai robek, dia itu benar-benar miskin”, ujar mantan Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah ini. Melihat kondisi itu, lalu muncul niat untuk berikan bonus kepada atlet peraih emas. Sementara tak ada anggaran dari APBD untuk itu. Lalu meminta sumbangan (punia) kepada pejabat untuk bonus dimaksud. “Tak ada paksaan, kalau ada yang keberatakan ambil uang itu kembali,. Dan kami yang mengganti untuk atlet”, ujarnya. Dikatakan dari 11 Cabor yang diikuti, Bangli mampu raih 31 emas.Diapun belum mematok berapa besaran bonus yang diberikan, karena sangat tergantung dari kerelaan pejabat mepunia. Dia mengatakan yang dikenakan punia, adalah Sekretaris Disdikpora, Kabid (4 Kabid), dan Kasi_Kasi yang jumlahnya 12 Kasi. Dan dari rencana itu baru sebagian kecil yang mepunia.”Intinya itu mepunia, kalau ada keberatan, saya kembalikan uangnya, saya sepenuhnya beri bonus tersebut”, ujar pejabat asal Desa Ualian, Kintamani ini. W-002 Layouter: Soma


6

KAMIS, 19 JUNI 2014 | TAHUN XIV

Badung Gelar Pelatihan Pembukuan Bagi Pedagang Mikro Kecil

Meningkatkan Kemampuan Manajemen Usah

Guna mendorong para pedagang mikro kecil dalam usahanya menumbuhkan dan mengembangkan usahanya sehingga para pedagang mikro kecil ini memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola usaha serta mampu menspesifikasi diri dengan pelaku usah a

lainnya d e n g a n me-

nonjolkan keunggulan masing-masing ,  menata usahanya  dalam dalam sebuah pembukuan yang baik maka Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM Peri n dustri-

an dan Perdagangan  menyelenggarakan  pelatihan  pembukuan bagi pedagang mikro kecil yang diikuti 40 orang peserta bertempat di Ruang Rapat Diskopperindag Badung, Rabu (18/6) kemarin. Pelatihan dibuka oleh Kepala Diskoperindag Badung I Ketut Karpiana. Karpiana menambahkan bahwa sekarang ini persaingan antara pasar modern dan pasar tradisional yang sebagian besar terdiri dari pedagang mikro kecil  harus berhadapan dengan pelaku usaha toko modern yang memiliki modal  yang lebih besar dan  kemampuan manajemen usaha yang baik . Karena hal tersebut maka  kemampuan dan ketrampilan pedagang mikro kecil ini tentunya harus ditingkatkan sehingga dapat bertahan dan berkembang di era kekinian ini. Salah satu penyebab ya n g m e m b u a t kesenjangan tersebut yaitu menajemen usaha dari pedagang di pasar tradisional yang belum begitu baik, termasuk juga

hal yang sangat mendasar d a l a m m e n j a l a n ka n u s a h a yaitu manajemen pembukuan yang kurang menunjang para pedagang mikro kecil tersebut. “Pembukuan ini sangat penting bagi para pedagang karena dengan pembukuan yang baik maka para pedagang akan mengetahui posisi atau keadaan usahanya saat ini sehingga mampu menumbuh kembangkan usahanya di masa mendatang”katanya. Sementara itu Kabid Perdagangan Ni Made Ayu Sri Kusm i n i s e l a ku ke t u a p a n i t i a melaporkan  bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk menambah  ketrampilan pedagang mikro kecil agar menjadi pelaku usaha yang tangguh untuk menghadapi persaingan pada era globalisasi dan untuk mengembangkan kemampuan para pedagang mikro kecil dalam hal manajemen usaha, khususnya dalam bidang pembukuan. Peserta pelatihan ini berasal dari beberapa pasar tradisional yang ada di Badung diantaranya Pasar Tradisional Bringkit, pasar hewan Bringkit, pasar tradisional Kertasari, pasar tradisional Sembung, pasar tradisional Kapal, pasar tradisional Kuta II dan pasar tradisional Nusa Dua. Pelatihan akan dilaksanakan selam 2 hari dari tanggal 18 s/d 19 Juni 2014. W-014

Kepala Diskoperindag Badung I Ketut Karpiana disaat membuka mikro kecil yang diikuti 40 orang peserta bertempat di Ruang Rap

Badung Luncurkan “Badungbalitr

Tingkatkan Pemasaran Hasil Kerajinan Perajin

Kepala Diskoperindag Badung, I Ketut Karpiana

Badung Raih Penghargaan HKN 2014 Pemerintah Kabupaten Badung meraih penghargaan Hari Konsumen Nasional (HKN) tahun 2014. Penghargaan HKN ini diberikan oleh Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali dalam rangka Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada tanggal 20 April 2014. Penghargaan diterima Bupati Badung yang diwakili Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kab. Badung I Ketut Karpiana, belum lama ini. Menurut Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali, I Putu Armaya, SH menyampaikan bahwa pemberian penghargaan HKN kepada Pemkab Badung ini, karena Pemkab Badung dinilai peduli terhadap Gerakan Perlindungan Konsumen pada tahun 2013 lalu mampu mensosialisasikan

Kadis Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Badung I Ketut Karpiana menerima penghargaan Hari Konsumen Nasional (HKN) tahun 2014 yang diserahkan Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali, I Putu Armaya UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen diseluruh Kecamatan di Kab. Badung. “Untuk penghargaan HKN

merupakan agenda rutin YLPK Bali, dan tahun 2014 memasuki pemberian yang ke-4. Dijelaskan, untuk penghargaan kat-

egori Pemda adalah Pemda yang sudah mensosialisasikan UUPK di semua kecamatan di tahun 2013. Pemberian penghargaan ini juga akan dilaporkan kepada Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Koperasi dan Kementerian ESDM RI. “Semoga penghargaan ini dapat dijadikan motivasi dari pelaku usaha dalam memberikan pelayanan yang baik dan menciptakan perlindungan konsumen,” tambahnya. Pemberian penghargaan HKN 2014 ini, khusus di Kabupaten Badung diraih oleh Pemerintah Kabupaten Badung, Diskoperindang Kab. Badung, PDAM Tirta Mangutama Kab. Badung dan RSUD Badung.  W-014

Temu Usaha Koperasi dan UKM Ciptakan Koperasi yang lebih kuat dan mandiri

Ketua Dekopinwil Prov. Bali I Dewa Nyoman Badera bersama Kadis Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Badung I Ketut Karpiana saat acara Temu Usaha Koperasi dan UKM di Puspem Badung. Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung

didalam mengembangkan ekonomi kerakyatan khususnya men-

ciptakan koperasi yang kuat dan mandiri sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para anggotanya, Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Badung menyelenggarakan Temu Usaha Koperasi dan UKM di Ruang Pertemuan BKD dan Diklat Kabupaten Badung. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Dekopinwil Prov. Bali I Dewa Nyoman Badera, Kadis Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Badung I Ketut Karpiana, para pejabat terkait dilingkungan Pemkab Badung serta para peserta pelatihan. Kadis Koperasi UKM dan Perindag I Ketut Karpiana dalam sambutannya mengatakan Temu Usaha Koperasi dan UKM ini merupakan sebuah upaya dari

Pemerintah untuk mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan koperasi dan UKM untuk mengantisipasi era globalisasi saat ini,” pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk membentuk dan mengelola koperasi, UKM secara profesional dan untuk menjadi anggota koperasi sehingga berdampak pada perkuatan struktur perekonomian kita” ujar Karpiana. Sementara itu Ketua Pelaksana Temu Usaha Koperasi dan UKM Ida Ayu Istri Yanti Agustini melaporkan pelatihan ini diikuti oleh 250 orang peserta yang terdiri dari para pengurus koperasi dan pengelola UKM seBadung. W-014

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan telah memiliki program pengembangan website untuk berpromosi dan jual-beli secara online melalui media elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-commerce. Program E-commerce ini memiliki beberapa keunggulan, selain merupakan cara yang paling mudah dan murah dalam menjalankan usaha promosi dan pemasaran, jual beli juga dapat dilaksanakan 24 jam non stop dan dapat menjangkau konsumen di seluruh dunia. Demikian disampaikan Kadiskoperindag dan UKM Drs. I Ketut Karpiana, MM usai pembukaan Sosialisasi, Pelatihan Pemanfaatan dan Peluncuran Website “Badungbalitrading.com”, belum lama ini.Hadir pula pada kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Badung Ny. Ratna Gde Agung bersama Ketua DWP Badung Ny. Kompyang R. Swandika. Karpiana mengungkapkan bahwa, selama ini alokasi pasar telah dilaksanakan lewat promosi-

promosi baik ditingkat daerah, nasional dan luar negeri. Dan dengan adanya peluncuran website badungbalitrading.com promosi akan bisa dilaksanakan oleh kalangan UMKM di Badung dengan lebih mudah.”ini bisa meningkatkan partisifasi UMKM untuk memasarkan hasil atau produk-produknya lewat website tersebut yang disiapkan oleh pemerintah secara mandiri” ungkapnya.        Karpiana juga menambahkan bahwa badungbalitrading.com saat ini telah mengakomodasi sebanyak 42 UMKM. Kesemua UMKM ini dapat dapat memanfaatkan dan mengoperasikan sendiri media ini, sehingga UMKM seakan memiliki media promosi dan pemasaran online sendiri.”kami berharap jumlah UMKM yang ikut bepromosi dan memasarkan produk di badungbalitrading.com akan bertambah terus seiring berkembangnya sistem promosi dan pemasaran secara online” harapnya. Sementara itu Kabid Perdagangan Diskoperindag dan UKM Ni Made Ayu Sri Kusmini, SH mel-

aporkan bahwa kegiatan promos dan pemasaran online dimula pada awal tahun 2014 denga melaksanakan sosialisasi kepad pelaku usaha akan pentingny melaksanakan dan pemasara yang berbasis teknologi informas Dari sosialisasi tersebut didapat kan bahwa sangat banyak pelak

Tim Pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dipimpin langsung oleh Dinas Koperasi,UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Badung terus melakukan pengawasan pada tempat-tempat di sinyalir banyak adanya peredaran minuman beralkohol ilegal. Untuk mengetahui kondisinya, Tim langsung turun ke tempat - tempat yang disasar untuk pengawasan diantaranya Restoran Bale Bali, The Villas Restoran di Seminyak dan Restoran Nirvana di  Jl. Oberoi

Kuta Utara , belum lama ini. Tim merupakan gabungan dari unsur Diskopperindag Badung, Satpol PP, Bagian Ekonomi, BPPT Badung dan Dinas Kesehatan. Tim pertama kali turun ke Restoran Bale Bali dan mengecek semua ijin terkait dengan Mikol . Di tempat ini tidak ditemukan adanya pelanggaran, karena ijin yang dimiliki sudah lengkap sesuai persyaratan serta Mikol yang dijual tidak ada yang illegal. Di The Villas Restoran  dan Restoran Nirvana yang di tempat tersebut juga tidak ditemukan

adanya pelanggaran. Sementara itu  Kabid Perda gangan Diskopperindag Badun Ni Made Ayu Sri Kusmini men gatakan  bahwa kegiatan ini d lakukan untuk lebih menekanka pembinaan dan pengawasa dalam Peredaran Minuman Ber alkohol. Mikol  ini sebenarny tidak dilarang, tetapi para peda gang yang ingin menjual haru dapat memenuhi persyarata dan ketentuan untuk usahanya Salah satunya yaitu memilik Surat Ijin Usaha Perdaganga

Kadiskoperindag dan UKM Drs. I Dekranasda Badung Ny. Ratna Gde Kompyang R. Swandika disaat pelu

Tim Pengawasan Mikol Sasar Restor

Tim Pengawasan Mikol saat melakukan sidak terkait penjualan minuman beralkoholillegal dikaw


KAMIS, 19 JUNI 2014 | TAHUN XIV

ha Kecil

a pelatihan  pembukuan bagi pedagang pat Diskopperindag Badung

Pasar Murah, Meringankan Beban Masyarakat Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-42 serta menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun 2014, Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung menggelar pasar murah yang dipusatkan di areal Puspem Badung, Mangupraja Mandala, belum lama ini. Pasar murah yang berlangsung selama 2 (dua) hari tersebut dibuka Bupati Badung diwakili Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta dihadiri Ketua TP PKK Badung Ny. Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swadika, Pimpinan SKPD, PKK Badung serta Organisasi Wanita di Badung. Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Ratna Gde Agung menjelaskan, kegiatan pasar murah ini merupakan hasil kerjasama antara PKK Badung dengan Diskoperindag Badung. Dengan kegiatan pasar murah diharapkan ka r yawa n - ka r yawa t i d i l ingkungan Pemkab Badung s e r t a m a s ya ra k a t u m u m yang berada disekitar Puspem dapat membeli kebutuhan hari raya dengan harga murah dan terjangkau. Ny. Ratna Gde Agung menambahkan, untuk tahun-tahun mendatang kegiatan pasar m u ra h a k a n d i u p aya k a n menyasar masyarakat yang ada di masing-masing kecamatan di Badung. Sekda Badung Kompyang R. Swandika menyampikan, Pemkab Badung sangat men-

dukung upaya TP PKK Badung yang telah bersinergi dengan dinas terkait dan organisasi wanita di Badung untuk menyelenggarakan pasar murah ini. Kegiatan ini dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi pegawai Pemkab Badung maupun masyarakat umum karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah menjelang hari galungan dan kuningan. Pasar murah ini juga memiliki makna yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kepedulian sosial masyarakat luas serta terhadap umat sedharma. “Kami harapkan agar berbagai kegiatan dalam rangka menumbuhkembangkan empati sosial seperti ini dapat dilakukan secara b e rke s i n a m b u n ga n d e m i memperkuat kesetiakawanan sosial dalam rangkanmenciptakan suasana kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” tambahnya. Pada kegiatan pasar murah ini berbagai kebutuhan pokok yang dijual seperti sembako dijual Koperasi Bina Sejahtera, hasil UP2K PKK dijual oleh TP PKK Kecamatan se-Badung, sandang dijual oleh Ikatan wanita pengusaha indonesia (IWAPI) Cabang Badung, telur dijual TP PKK Badung dan bahan bumbu oleh PD Pasar Badung,  Harga barang yang dijual sudah diupayakan lebih murah dari. Harga pasar pada umumnya. W-014

Pe m e r i n t a h K a b u p a te n Badung sangat peduli untuk melindungi masyarakatnya dari peredaran barang-barang konsumsi yang tidak memenuhi standar keamanan serta men ga n du n g b ahan berbahaya. Bentuk kepedullian ini adalah dengan dilaksanakan pemantauan dan pengawasan peredaran barang dan jasa secara rutin yang dipimpin oleh Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) beserta tim pembina pengawasan peredaran barang dan jasa seperti dari LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat), Badan POM, Sat Pol PP serta dari Kepolisian. Untuk kali ini tim pembina pengawasan peredaran barang dan jasa menyasar pasar tradisional Desa Adat Blahkiuh, Penyosohan beras di Desa Pangsan Petang, beberapa toko penjual barang elektronik, Varis Mini Market di Beringkit serta Super Tenten Abu Dewata Kapal. Disela-sela kegiatan, Kasi Perlindungan Konsumen Ni Made Sosiawati mengungkapkan, tujuan kegiatan ini salah satunya untuk melindungi konsumen dari barang-

barang yang tidak memenuhi syarat keamanan, kenyamanan dari konsumen. “Selain itu kami juga akan memberikan pembinaan  kepada pedagang mengenai bahayanya barangbarang yang tidak memenuhi syarat jika dikonsumsi serta memberikan sosialisasi pentingnya tera alat ukur timbangan,” ungkapnya. Dari hasil pemantauan tim di Pasar Desa Adat Blahkiuh ditemukan jajan dengan warna merah yang mencolok dan diduga memakai pewarna R h o m a n i n B ya n g m e r u pakan pewarna bukan untuk makanan. Hasil temuan ini  ditindaklanjuti dengan mengambil sampel untuk diuji di laboratorium. Di tempat yang sama juga ditemukan produk susu kaleng dan kopi kadaluwarsa.  Parahnya lagi tim juga menemukan Jamu Prono Jiwo yang dilarang beredar karena mengandung bahan kimia. Barang tersebut dimusnahkan oleh pemilik dan disaksikan oleh tim. Kegiatan Pemantauan dilanjutkan ke salah satu penyosohan beras di daerah Pangsan petang, disana ditemukan hasil timbangan tidak sesuai dengan yang tercantum di label plastik 10 Kg.

si ai an da ya an si. tku

usaha yang tertarik bahkan sangat membutuhkan sistem promosi dan pemasaran yang inovatif ini. Di badungbalitrading.com, setiap pelaku usaha akan diberikan ID dan Password tersendiri sehingga dapat mengelola website nya sendiri seperti halnya website pribadi,” hal ini kami lakukan guna mempercepat proses pengisian dan peng-update an data, sehingga produk yang dimunculkan di website badungbalitrading.com selalu merupakan produk terbaru dan inovatif. W-014

I Ketut Karpiana, MM didampingi Ketua e Agung bersama Ketua DWP Badung Ny. uncuran Website “Badungbalitrading.com

ran dan Villa

ang ndian an rya aus an a. ki an

Badung Segera Bentuk BPSK Sekilas Tentang BPSK

Apa itu BPSK ...? BPSK adalah Badan Penyelesaian Konsumen yang dibentuk atas amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, untuk melindungi konsumen. Siapa Anggota BPSK ...? BPSK beranggotakan: - 3 orang dari unsur Pemerintah - 3 orang dari unsur Konsumen - 3 orang dai unsur Pelaku Usaha

Bagaimana Cara Pengaduan Dilakukan ...? Membuat surat permohonan kepada Ketua BPSK, Mengisi formulir pengaduan di kantor BPSK yang berisi : - Nama, Alamat Pengadu dan Alamat yang diadukan - Keterangan waktu/tempat terjadinya transaksi - kronologis kejadian - bukti-bukti yang lengkap seperti: Faktur, Kwitansi, Bon dll. - Foto copy KTP pengadu.

Bagaimana Tata Cara Penyelesaian Sengketa di BPSK ...? BPSK hanya menangani kasus PERDATA saja yang umumnya bersifat ganti rugi langsung yang dialami oleh konsumen atas kesalahan/kelalaian Pelaku Usaha. Cara penyelesaian sengketa di BPSK dilakukan dengan cara : 1. KONSILIASI 2. MEDIASI 3. ARBITRASE. Bagaimana Keputusan BPSK ...? Keputusan BPSK bersifat FINAL dan MENGIKAT atau dengan kata lain wajib dan harus dipatuhi oleh Para Pihak yang bersengketa. Sekda Badung Kompyang R. Swandika serta Ketua TP PKK Badung Ny. Ratna Gde Agung dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swandika saat meninjau Pasar Murah di areal Puspem Badung

rading.com” Intensif Memantau Peredaran Barang dan Jasa

n Badung

7

Un t u k p em an tauan b a rang elektronik dibeberapa toko barang elektronik di seputaran Blahkiuh Kecamatan Abiansemal, masih ditemukan barang elektronik tanpa menggunakan tanda SNI (Standar Nasional Indonesia). Tim menyarankan kepada pedagang untuk menjual barang elektronik yang menggunakan tanda SNI karena berkaitan dengan kepentingan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan pelestarian fungsi lingkungan hidup (K3L). Sementara pemantauan di 2 minimarket seperti Varis mini Market dan Super Te n t e n A b u D e wa t a , t i m memperoleh 5 buah bumbu i n s t a n ka d a l uwa r s a ya n g menurut pemiliknya karena kurang telitinya pegawainya dalam meretur barang yang kadaluwarsa. Sementara di S u p e r Te n te n Ab u D e wa ta tidak ditemukan barang kadaluwarsa hanya ditemukan beberapa susu kaleng yang agak penyok, dan tim menyarankan susu tersebut segera diretur dan diganti dengan yang baru. Dari hasil pemantauan dibeberapa tempat tersebut, Ketua LPKSM (Lembaga

Prinsip BPSK Dalam Penyelesaian Sengketa Prinsip BPSK melakukan penyelesaian sengketa adalah: - Mengutamakan Musyawarah - Cepat - Murah - Adil

Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) B a d u n g P u t u A r m aya mengatakan, perlu dil a k u k a n p e n g a wa s a n yang lebih ketat kepada para pedagang serta pembinaan secara intensif karena masih banyak pedagang yang asal jual tanpa mengetahui keamanan barang yang dijualnya. “Jika tidak bisa dilakukan pembinaan, perlu kiranya dilaksanakan tindakan tegas sesuai dengan undangundang perlindu n ga n ko n s u m e n ,” tegasnya. W-014

Minuman Beralkohol (SIUP MB). Untuk memperoleh SIUP MB tidaklah mudah, karena ada hal - hal yang harus dipenuhi oleh para pedangang. Dan bagi penjual Mikol yang administrasinya belum lengkap, diharapkan  untuk segera mengurusnya. “Saat ini kita hanya melakukan pembinaan. Namun demikian, bagi pemilik yang belum memenuhi kewajibannya dalam pengurusan administrasi berupa ijin-ijin, agar secepatnya menyelesaikan” katanya. W-014

wasan Seminyak Kuta Utara

Dinas Koperasi, UKM Perindag beserta tim pembina melakukan pemantauan dan pengawasan peredaran barang dan jasa di pasar tradisional dan supermarket di kawasan Kabupaten Badung.

Kabid Perlindungan Konsumen, A. Suartini Layouter: Wiadnyana


PENDIDIKAN & BUDAYA

Badung Buatkan Lab Komputer SD

SMK Duta Bangsa Inovasi Program Kemitraan

Dianggarkan Rp 5,5 Miliar, Setiap Sekolah Dapat 20 Unit

FB/IST

Dalam Rancangan APBD Perubahan 2014, Pemerintah Kabupaten Badung akan membuatkan laboratorium komputer untuk Sekolah Dasar (SD) melalui pengadaan komputer maksimal 20 unit persekolah, pengadaan AC dan penambahan daya listrik.

MANGUPURA-Fajar Bali Bantuan itu diberikan bagi SD Negeri yang menyatakan kesiapannya menyediakan satu ruang belajar. Sampai saat ini sudah ada 23 SD Negeri yang menyatakan kesiapannya, sehingga dalam perubahan APBD 2014 telah dialokasikan anggaran sebesaar Rp5,5 miliar lebih. “Kami setuju dan dukung ada pengadaan laboratorium komputer untuk SD, namun untuk penambahan daya listrik sebaiknya jangan hanya penambahan daya saja tetapi lakukan rivitalisasi instalansi listik, ini untuk mencegah konsleting,” ucap Ketua Komisi B DPRD Badung I Made Sumerta. Ditambahkan, untuk instalansi yang sudah berumur harus direvitalisasi, karena akan berbahaya kalau sekadar menambah daya. Harus dicek dulu kondisi kabel-kabelnya,

Perhatian Pemkab Badung terhadap pendidikan sekolah dasar (SD) semakin besar. Buktinya, Pemkab Badung akan membuatkan laboratorium komputer untuk SD. apakah masih aman ataukah ada yang sudah dimakan tikus. Untuk pemasangan instalansi listrik ini, juga disarankan menggunkan kontraktor listrik, sehingga standar keamanan bisa dijamin. Untuk kedepan, legislator dari Pecatu ini menyarankan agar saat sekolah mengajukan ruang kelas baru (RKB), pemerintah mengarahkan agar merancang daya listrik dengan kapasitas yang cukup untuk pengadaan komputer ataupun AC. “Meskipun belum ada kom-

puter atau AC, rancang saja daya listriknya untuk bisa mengkaver itu. Jadi kalau dikemudian hari ada pengadaan tidak perlu lagi menambah daya listrik,” saran politisi PDI Perjuangan ini. Bagian lain, Sumerta juga meminta kepada pihak sekolah untuk lebih inovatif. Tidak hanya dalam pendidikan formal tetapi juga pendidikan non formalnya. “Saya melihat infrastruktur di sekolah untuk kegiatan ekstra kulikuler belum terwadah dengan baik,”

Rektor Unud, Ketut Suastika

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

tukasnya. Sementara beberapa kepala sekolah SD menyatakan menyambut baik rencanya adanya laboratorium komputer di sekolahnya. Dengan begitu, anak didiknya akan lebih dini mengenal atau belajar komputer. Apalagi bagi sekolah di desa, maka lab komputer sangat perlu. “Kami sangat mendukung dan berharap segera terealisasi, sehingga anak-anak kami dapat belajar komputer sejak dini,”kata seorang kepala sekolah. W-006

DENPASAR-Fajar Bali SMK Duta Bangsa Denpasar kini mulai berinovasi program kemitraan dari Direktur Jenderal (Dirjen) SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kepala SMK Duta Bangsa Pande Gede Mahendra S.Sn di SMK tersebut, Rabu (18/6) mengatakan, SMK Duta Bangsa melaksanakan program kemitraan dengan SMKN 1 Gianyar. Institusi ini akan belajar kelebihan-kelebihan di SMKN 1 Gianyar untuk diterapkan di SMK Duta Bangsa dan akan disesuaikan dengan kurikulum 2013. Termasuk Pramuka sebagai kegiatan ekstra kurikuler (eskur) yang diwajibkan dalam kurikulum 2013, juga akan diterapkan di SMK yang dipimpinnya. Pembelajaran di SMKN 1 Gianyar di antaranya melalui workshop. Untuk tahap perdana khususnya bidang administrasi, sudah dipelajari di SMKN 1 Gianyar akan diterapkan, dan selanjutnya bidang-bidang lainnya. Mahendra menuturkan, inovasi tersebut penting, karena untuk kemajuan sekolah ke depan. SMK Duta Bangsa kini telah melaksanakan proses pembelajaran sudah tahun kelima, dan mengikuti Ujian Nasional (UN) sudah yang ketiga kalinya dan selalu menoreh kelulusan 100 persen. Diakui, nilai UN yang diraih siswa tahun ini lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Nilai rata-rata tertinggi UN, 8,8, dan nilai rata UN plus Ujian Sekolah (US) atau nilai akhir, 32,19. Total siswa kelas XI dan XII untuk tahun akademik 2014/2015, 115 orang. Saat ini SMK Duta Bangsa sedang sibuk dalam kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). SMK Duta Bangsa memiliki program keahlian, pariwisata

FB/BLAS

8

Kepala SMK Duta Bangsa Pande Gede Mahendra Sila saat memantau PPDB.

untuk akomodasi perhotelan dan tata boga serta teknik informatika. Khusus akomodasi perhotelan, peserta didik dipersiapkan untuk menjadi lulusan dengan keahlian di bidang perhotelan dan pariwisata dengan kompetensi, front office, housekeeping dan Bahasa Inggris serta Bahasa Jepang. Tata boga, peserta didik dipersiapkan untuk menjadi lulusan berkompetensi di bidang, food and beverage service, tata hidangan dan Bahasa Inghgris serta Bahasa Jepang. Sedangkan teknik informatika terdiri dari multimedia dan rekayasa perangkat lunak. Multimedia, sesuai visi dan misi dirancang untuk menyiapkan tenaga IT yang unggul di bidang multimedia dengan kompetensi, web designer, animasi, video editing dan graphic designer. “Rekayasa perangkat lunak, peserta didik yang menekuni bidang ini disiapkan untuk menjadi seorang programmer muda dalam bidang web dan aplikasi, dengan kompetensi keahlian, analis program, programmer dan web programming, “ujar Mahendra Sila. Dalam proses pembelajaran,

SMK Duta Bangsa menerapkan visi, menjadi SMK bertaraf internasional untuk menghasilkan lulusan yang profesional mandiri dan berkompetitif. Misi, meningkatkan kompetensi siswa yang siap memasuki dunia kerja di pasar global. Menghasilkan lulusan yang memiliki kecakapan hidup untuk membuka usaha mandiri. Untuk mendukung proses pembelajaran, segi sarana dan prasarana telah memadai, termasuk laboratorium dan 63 tenga pengajar. Sekolah ini memiliki bidang eskur, fotografi, jurnalistik, futsal, tari Bali, modern dance, english club, bulu tangkis dan fruit carving atau mengukir buah. Manhendra Sila membenarkan, dalam lomba mengukir buah, siswanya meraih prestasi di Universitas Udayana (Unud), Sekolah Tinggi Pariwisata (Stipar) Triatma Jaya dan di Rumah Pintar. Sebelumnya SMK Duta Bangsa menggunakan tenaga asing sebagai pengajar, dan saat ini tenaga asing tersebut sudah tidak aktif lagi. Namun Mahendra Sila akan kembali melakukan pendekatan agar tenaga asing kembali mengajar di SMK Duta Bangsa. W-001

Konsep THK Serupa dengan Pancasila DENPASAR-Fajar Bali Konsep Tri Hita Karana (THK) sangat serupa dengan konsep yang terkandung dalam Pancasila. Konsep kearifan lokal yang telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Bali, diharapkan menjadi salah satu model di dalam bentuk kehidupan berbangsa di Indonesia dan juga di dalam berkehidupan di dunia, sehingga diharapkan umat manusia dapat hidup aman, tenteram, sejahtera dan berbahagia. Pernyatan itu diketengahkan Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. pada pertemuan Konferensi Guru Besar (KGB) se-Indonesia baru-baru ini di Inna Bali Hotel. Suastika mengtakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada International Conference Life Philosophy Recommeneded For APEC Sustainable Economic Development di Nusa Dua menganjurkan, agar mengadopsi filosfi THK untuk mencapai keberlanjutan dan keseimbangan pengembangan ekonomi di kawasan ini. THK merupakan kearifan lokal warisan nenek moyang yang kini tetap diterapkan di Bali. THK bersasal dari 3 kata yaitu, Tri artinya tiga, Hita artinya kebahagiaan dan Karana artinya penyebab terciptanya kebahagiaan. Konsep kosmologi THK merupakan konsep falsafah yang sangat tangguh yang mampu tidak saja mempertahankan namun juga mengembangkan konsep keunikan ragam budaya dan lingkungan, di tengah hantaman globalisasi dengan aneka kepentingan. Susatika menguraikan, THK menekankan 3 konsep hubungan manusia. Pertama, hubungan harmonis antarumat manusia. Kedua, hubungan harmonis antara manusia dan alam, dan ketiga, hubungan antara manusia dengan Tuhan. Terdapat beberapa konsep Pancasila dan THK yakni, THK adalah 3 konsep filosofis Hindu, berasal dari Bhagavad Gita yang berarti, 3 hal yang mampu mewujudkan kebahagiaan. Dalam konteks sosial bisa dikatakan sebagai terwujudnya harmonisasi antara 3 faktor, sehingga mampu menciptakan keseimbangan kehidupan sosial. Ketiga harmonisasi itu adalah hubungan harmonis antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan manusia dengan Tuhan, Sang Pencipta. Seluruh hubungan

ini mempunyai aspek luas, sambung Suastika, tidak hanya menyangkut bagaimana menghargai hewan,benda mati dan sebagainya. Semuanya itu didasarkan atas kesadaran manusia sebagi makhluk ciptaan Tuhan. Inti dari THK adalah adanya kesadaran terhadap eksistensi antra tugas dan tanggung jawab tersebut. Tantangan besar hidup manusia adalah memunculkan dan menjiwai kesadaran karena dibebani oleh berbagai tekanan, kompetisi mau pun gengsi hidup. Selain itu perkembangan masyarakat Indonesia mutakir memberikan gambaran yang cukup membahayakan secara sosial. Munculnya berbagai pengkotakan dan penonjolan identitas misalnya, kaya dan miskin, Jawa dan luar Jawa, serta lainnya merupakan pengingkaran terhadap realitas keindonesiaan. Serta merupakan pengingkaran terhadap kesepakatan sumpah pemuda, juga terhadap

Pancasila. Menurut Suastika, tidak ada kesadaran tentang keindonesiaan itu, padahal Indonesia justru ada, terbentuk, dibentuk dan didasarkan oleh keragaman. Karena itu penyadaran tentang keanekaragaman perlu ditanamkan dan dipupuk sejak awal demi menyambut masa depan Indonesia. Pancasila di samping dipahami sebagai 5 dasar negara, apabila diperas dan disingkat, akan menjadi nilainilai gotong royong menurut pandangan Soekarno. Gotong royong tidak lain merupakan pengejawantahan dari karana pertama dari THK yaitu, pehargaan terhadap hubungan antarmanusia. Dengan kesadaran terhadap keberadaan manusia sebagai sesama makhluk lemah ciptaan Tuhan, maka kegotongrongaan akan bisa dipelihara, ujar Suastika. Hubungan manusia dengan manusia juga jelas menjiwai seluruh sila kemanusiaan yang adil dan beradap,

Ketut Suastika

FB/DOK

keadilan sosial bagi masyarakat serta persatuan Indonesia seta 2 sila lainnya. Kesadaran akan adanya hubungan manusia akan memunculkan kesadaran bahwa Indonesia harus bersatu agar menjadi kuat. Selain itu masih terdapat beberapa pokok pikiran hubungan konsep Pancasila dan THK lainnya. W-001

741/IV/BLAS

824/VI/BLAS

607/III/BLAS

Layouter: Wiadnyana


PARIWARA 9 LG G3 Bakal Dilengkapi "Tombol Pembunuh"

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

JAKARTA-Fajar Bali Ternyata bukan hanya layar resolusi tinggi dan kamera dengan autofokus gegas saja yang dibenamkan LG pada smartphone andalan barunya, G3. Pabrikan asal Korea Selatan ini juga berencana menerapkan fitur sekuriti berupa "tombol anti maling" alias kill switch yang bisa mematikan ponsel apabila dicuri orang. Hal tersebut diungkapkan oleh Head of Product Marketing Mobile Communication Division PT. LG Electronics Indonesia Adinda Nesvia, saat menjelaskan kemampuan LG G3 dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (18/6/2014). "Pengguna bisa mematikan G3 secara remote. Akan muncul kesan bahwa percuma saja men-

curi G3 karena akhirnya bakal tidak bisa dipakai atau dijual, " kata Adinda. Menurut Adinda, kill switch pada G3 bukan sekedar menghapus memori perangkat, namun benar-benar membuat perangkat tersebut menjadi tidak bisa digunakan sama sekali. Fitur ini memang ditujukan sebagai semacam penangkal untuk menghadapi pencurian smartphone yang makin marak. Harapannya, dengan keberadaan kill switch, orang yang berniat jahat akan urung melakukan aksinya karena tahu perangkat (G3) hasil curian tak bisa dipakai atau dijual kembali. Bentuknya sendiri bukan berupa "tombol" sungguhan yang bisa disentuh secara fisik,

melainkan layanan berbasis web yang bisa diakses pengguna apabila kehilangan perangkatnya. "Fitur ini merupakan hasil kerjasama dengan McAfee. Nantinya pengguna bisa mendaftar, misalnya dengan memakai e-mail. Namun untuk sementara ini kill switch belum kami terapkan," ujar Adinda. Dia tak menjelaskan kapan persisnya pengguna LG G3 bisa mengakses fitur ini. Kelak, ketika sudah digelar, Adinda berharap kill switch setidaknya bisa membantu pengguna dalam mencegah datadata penting yang berada dalam smartphone agar jangan sampai jatuh ke tangan orang lain. "Habisnya kan terlalu banyak rahasia di sini (smartphone)," kata Adinda berkelakar. KP

Adinda Nesvia, Head of Product Marketing Mobile Communication Division PT. LG Electronics Indonesia, menjelaskan fitur yang terdapat pada LG G3.

ARTASARI TRANSPORT Menyewakan Mobil Vellfire

Elf Include BBM + driver 12 jam / hari 237/VII/IGR

Fortuner Inova

Hubnngi :

082237658590

836/VI/WS

MATAHARI AUTO GALERY NEW WRANGLLER SPORT 2014 NEW RANGE ROVER EVOQUE NEW VW BEATLE GT TURBO NEW HARRIER 2014

hitam & putih

HUMMER H3 TH.011 putih 518/I/IGR

hitam

hitam & putih

putih

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

STOKIST XAMTHONE

Pusat Penjualan Produk Herbal, Dicari tersedia produk-produk herbal untuk Agen menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis : Jantung, Stroke, kangker, HIV, asam urat,Rematik ,asma, dll. Promo khusus Maret-Mei, hanya dengan 99.000 sudah bisa jadi agen. Dengan potensi penghasilan jutaan rupiah/bln, Alamat : Jln. Cok agung Tresna No. 11 Renon, Pin BB 28C73778. Tlp. 081246444265, agen Karangasem : 08214570880, Agen N.Dua : 081353215612, Agen Klungkung : 08123868908, Agen Abiansemal : 0361-8944563

419/XI/AGN

517/I/IGR

519/I/TTV

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

830/VI/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

10

Triwulan II Tahun 2014

Perekonomian Bali Diprediksi Meningkat Pertumbuhan tahunan ekonomi Bali pada triwulan II tahun 2014 ini diperkirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Masa libur sekolah yang juga bertepatan dengan awal Bulan Ramadhan serta limpahan wisatawan mancanegara dari destinasi Thailand mendorong tingginya pertumbuhan ekonomi di triwulan II ini.

DENPASAR-Fajar Bali Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Wilayah III Bali Nusa Tenggara Benny Siswanto di Denpasar, Rabu (18/6) kemarin. Menurutnya, pertumbuhan perekonomian Bali yang dipicu kedua faktor tersebut juga mendorong peningkatan harga dari sisi permintaan. Meningkatnya harga dari sisi permintaan ini juga lanjut Benny, mendorong inflasi pada triwulan II secara year on year (yoy) di Kota Denpasar juga diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Tingginya permintaan terkonfirmasi oleh data sistem pembayaran yang menunjukkan terjadinya net outflow atau aliran uang keluar pada triwulan II 2014 yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” jelasnya. Benny memaparkan, ada beberapa indikator sektor utama yang mendukung terjadinya pertumbuhan ekonomi Bali

Fuad Rahmany

JAKARTA-Fajar Bali Sebagai salah satu sumber penerimaan negara, setoran pajak saat ini mengalami penurunan. Ditjen Pajak mengharapkan semua pihak memahaminya, termasuk pasangat pilpres. Untuk itu Dirjen Pajak (DJP), Fuad Rahmany menilai pentingnya masalah pajak menjadi salah satu materi debat Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres). Meskipun, pihak penyelenggara tidak memasukkan poin pa-

di triwulan II 2014. Indikator yang dimaksudnya adalah dari sektor pertanian yang dimana kondisi cuaca yang relatif baik dan sesuai dengan harapan. Diperkirakan, kondisi cuaca ini mendorong produksi pertanian khususnya kelompok tanaman bahan pangan yang memasuki puncak panen pada triwulan II. Selain sektor pertanian, ungkap Benny, perkembangan terakhir juga menujukkan adanya peningkatan produksi perikanan di triwulan II 2014 seiring dengan perkembangan cuaca yang membaik. Tak hanya itu, sektor pajak hotel dan restoran (PHR), pengangkutan serta sektor jasa - jasa sebutnya juga diperkirakan meningkat seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). “Berdasarkan data, dari April - Mei 2014 lalu, jumlah kunjungan wisman masih tumbuh tinggi yakni di kisaran 15 persen secara yoy. Peningkatan tersebut merupakan dampak dari masuknya peak season musim

Meningkatnya produksi perikanan di tri wulan II tahun 2014 ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya perekonomian Bali. panas serta banyaknya libur na- di triwulan I 2014 lalu pertum- ingkatan atau optimisme para sional. Selain itu, krisis Thailand buhan ekonomi Bali mencapai pelaku usaha. Tak hanya itu mendorong sebagian wisatawan angka 5,43 persen. Namun sambungnya, Survei Pedagang mengalihkan destinasinya ke begitu, pertumbuhan ekonomi Eceran (SPE) juga menunjukBali. Hal ini turut menjadi pen- Bali triwulan I 2014 lalu kata kan optimisme para pelaku dorong industri pariwisata,” Benny masih di atas pertumbu- usaha terhadap kondisi perhan nasional yang sebesar 5,21 ekonomian 3 bulan ke depan. beber Benny. “Realisasi total penjualan Benny mengakui, Bali sendiri persen secara yoy. Dari hasil survei KPw BI eceran juga masih tumbuh mengalami perlambatan ekonomi di triwulan I 2014. Bila Wilayah III Bali Nusa Tenggara tinggi di triwulan II 2014. Khudibandingkan triwulan sebelum- yang dilakukan seperti Survei susnya, untuk komoditas kenya, triwulan IV 2013 yang di- Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) butuhan rumah tangga serta mana pertumbuhan Bali tercatat ujar Benny, di triwulan II 2014 bahan bakar dan energi,” ucap sebesar 5,49 persen secara yoy, ini menunjukkan adanya pen- Benny. W-011

jak dalam debat tersebut. “Mungkin yang nanya saja, nggak nanya. Kalau nanya pasti dijawab,” ujar Mantan Kepala Bapepam-LK ini usai Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu di Gedung Kemenkeu, Selasa (17/6). Kesulitan saat ini bisa jadi sama seperti saat gelombang krisis keuangan melanda tahun 2008 silam. Saat itu, Fuad sebagai Kepala Bapepam-LK yang terkena dampak langsung dengan pelemahan saham, yang menjadi tugasnya. Fuad meriah gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1981. Selang tujuh tahun kemudian menyelesaikan Master of Arts in Economics di Duke University, Durham, North Carolina pada tahun 1987. Sedangkan gelar Doctor of Philosophy in Economics dari Vanderblit University pada tahun 1997. Pria berdarah Aceh ini, mulai bekerja pada Kementerian Keuangan sejak Agustus 1981.

Pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepem-LK) sejak tahun 2006. Fuad pun bergeser ke dunia perpajakan sebagai Dirjen Pajak Kementerian Keuangan pada tanggal 21 Januari 2011. Menurut pria kelahiran Singapura pada tanggal 11 November 1954 ini memilih pasrah tim ekonomi kedua pasangan capres tersebut tidak mempersiapkan masalah pajak dan problemnya. “Cek tim penanyanya, kenapa tidak menanyakan soal pajak. Padahal pajak kan penting sekali. Aku yakin capres-capres itu merasa pajak itu penting, cuma nggak nanya kan. Ya mungkin yang lain dianggap lebih penting,” tuturnya. Dari visi misi ekonomi calon presiden pada debat tentang ekonomi. Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo SubiantoHatta Rajasa yang nomor urut 1 bertekad meningkatkan anggaran desa dan kabupaten.

Capres Diharapkan Debat Soal Pajak

779/V/BLAS

Caranya dengan mencegah kebocoran pada hasil penerimaan negera. Sedangkan pasangan Capres dan Cawapres Joko WidodoJusuf Kalla mengedepankan

pemberdayaan daerah dan ekonomi rakyat kecil. Namun tidak spesifik memperjuangkan pajak sebagai sumber utama pembiayaan negara. HID

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

Pertamina: Tidak Ada Mafia dalam Impor Minyak JAKARTA-Fajar Bali PT Pertamina akan menggunakan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) dalam melakukan impor BBM dan minyak mentah. Tujuannya untuk memastikan tidak ada mafia migas dalam impor minyak. Selain itu juga dengan mengundang langsung National Oil Company (NOC) untuk minyak mentah dan NOC serta produsen BBM (pemilik kilang) untuk produk BBM. Langkah ini untuk menghilangkan jasa trader minyak maupun broker dalam proses pengadaan BBM dan minyak mentah oleh PT Pertamina. “Kami tegaskan bahwa dalam proses pengadaan BBM dan minyak mentah di Pertamina, tidak ada lagi peran trader atau broker minyak yang selama ini disebut-sebut sebagai mafia minyak,” kata VP Corporate Communication PT Pertamina, Ali Mundakir dalam keterangan resmi Pertamina, Rabu (18/6). Pertamina akan melakukan transparansi dalam melakukan impor minyak dan BBM. Salah satu caranya melalui proses tender pengadaan di Petral juga pernah dipantau langsung oleh para tokoh masyarakat, LSM, anggota DPR dan juga media. Selain itu, tiap tahun, Pertamina dan termasuk Petral di dalamnya, juga diaudit oleh BPK dan KPK sesuai dengan prosedur pengadaan Ia menambahkan, terkait upaya Pertamina mengurangi ketergantungan impor BBM, perseroan telah berinisiatif melakukan penambahan kapasitas kilang, melalui pembangunan kilang baru dengan menggandeng beberapa mitra maupun melakukan buttomupgrading kilang-kilang yang sudah ada. Menurutnya untuk buttom upgrading kilang, Pertamina telah menyusun Refinery Development Master Plan untuk kilang-kilang yang sudah ada, yaitu Balongan, Cilacap, Balikpapan, Plaju, dan Dumai dengan potensi peningkatan kapasitas produksi sebesar 50% pada 2018. Jika hal itu dapat terealisasi maka diharapkan impor BBM dapat ditekan dan ketahanan energi nasional semakin mengalami peningkatan. Sementara itu, terkait subsidi energi yang disebut membebani APBN-P 2014, Hartarto sangat prihatin dengan kenaikaan subsidi energi menjadi sebesar Rp445 triliun di RAPBN-P 2014. Sebab, asumsi makro yang berubah pada nilai tukar rupiah Rp11.700 per dolar Amerika Serikat (AS) menjadi Rp11.600 per dolar Amerika Serikat (AS). “Sebetulnya yang menjadi keprihatinan adalah subsidi energi Rp445 triliun. Ini dibandingkan total keseluruhan anggaran sangat besar sehingga langkah-langkah pengurangan volume BBM ini harus dijaga dibatasi kan ke 46 juta dan langkah lain,” ucap Airlangga. Dalam pembahasan RAPBN-P 2014 di tingkat Banggar DPR telah menyepakati penambahan subsidi energi dalam pembahasan APBN-P saat ini antara lain untuk subsidi BBM, elpiji 3 kg, dan BBN dari Rp210,7 triliun menjadi Rp285 triliun. Sementara subsidi listrik naik dari Rp71,4 trilun menjadi Rp107,1 triliun. Menurut dia, pemotongan anggaran di tiap Kementerian dan Lembaga (K/L) sebesar Rp43 triliun sudah sangat tepat agar dapat menghadapi ASEAN Economy Community (AEC). “Yang jadi catatan untuk komisi VI adalah pemotongan untuk Badan Sertfikasi Nasional (BAN) karena standarisasi jadi yang penting, kualitas utk menyongsong masyarakat ekonomi asean,” jelasnya. NT

833/VI/KTR

Layouter: Zohra


NASIONAL

FAJA R BALI

Kamis, 19 Juni 2014, Tahun XIV

Lokalisasi Dolly Resmi Ditutup

PROTES-Ratusan PSK dan warga menggelar tumpengan dan istigasah menolak penutupan lokalisasi Jarak dan Dolly, di sepanjang jalan Jarak, Rabu (18/6). SURABAYA-Fajar Bali Lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur, akhirnya resmi ditutup pada Rabu (18/6) malam. Acara penutupan yang digelar di gedung Islamic Center Surabaya itu dihadiri Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Gubernur Jatim Soekarwo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua DPRD Surabaya Macmud, Kapolda Jatim, Garnisun, Kapolres Surabaya, anggota DPRD, kepala SKPD Pemkot Surabaya, MUI, LSM, PSK, mucikari dan warga sekitar Dolly.

katanya. Dalam acara tersebut dilakukan deklarasi oleh perwakilan warga yang isinya menjadi Kelurahan Putat Jaya jadi bebas prostitusi, siap beralih profesi serta meminta aparat menindak tegas praktik prostitusi. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan oleh 107 perwakilan warga. Gubernur Jatim Soekarwo dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam suksesnya acara ini. Ia mengatakan masyarakat dalam bekerja harus bermartabat. "Ini program kemanusiaan.

Maka kami acc apa yang diminta bu Wali Kota dalam soal Dolly. Pemerintah tak akan membiarkan warga keleleran. Memang dulu penghasilan banyak, namun ditutup memang berkurang," katanya. Soal PSK akan dikembalikan ke daerah asal, pihaknya sudah koordinasi dengan bupati/wali kota di Jatim. Pihaknya telah menyiapkan APBD Jatim untuk mengentaskan mereka. Dalam kesempatan itu diberikan bantuan dari Kemensos sebesar Rp 7 miliar dan Gubernur Jatim sebesar Rp 1,5 miliar kepada PSK serta warga terdampak lokalisasi. KP

di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Rabu (18/6). Marwah mencontohkan, Prabowo membuka peluang dibangunnya “SMK Cokelat” jika daerah tersebut memiliki komoditas cokelat unggulan.

Menurut Marwah, konsep ini dilakukan untuk menjembatani kekurangan Indonesia akan tenaga ahli dalam mengelola sumber daya alam Indonesia yang melimpah. Minimnya tenaga ahli yang dimiliki bangsa Indonesia, kata

Marwah, juga membuat bangsa ini selalu mengekspor bahan baku dengan harga murah dan mengimpor barang jadi dengan harga mahal. “Kita ini penghasil kelapa, tapi yang kita jual dalam bentuk kopra. Masuk ke Indonesia lagi, sudah dalam bentuk kosmetik. Indonesia bangsa yang besar, untuk maju, satu-satunya cara adalah pendidikan,” kata Marwah. Di bidang pendidikan, Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu juga memaparkan, PrabowoHatta akan memaksimalkan anggaran 20 persen pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Selama ini, sebagian besar anggaran justru terpakai bukan untuk pelayanan pendidikan ke masyarakat. KP

Perpres yang disahkan sejak tanggal 30 Mei 2014 itu juga harus jelas. “Silakan saja kalau demo, kita ingin tahu ditolak karena apa? Bagian mana yang ditolak?” tanya Gubernur. Selain menyoroti aksi penolakan, Gubernur Pastika juga meyakini bahwa Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tidak sembarangan mengeluarkan Perpres. Semuanya dipastikan sudah melalui pembahasan yang komprehensif. Di samping itu, meski sebagai

Gubernur Bali, tetap saja ia tidak memiliki wewenang untuk ikut campur.  Penegasan itu sekaligus menepis, tudingan pihak-pihak tertentu yang sempat mengatakan bahwa Pemerintah Bali turut campur hingga akhirnya Perpres 51 tahun 2014 diterbitkan. Saat ini, Gubernur mengungkapkan dirinya tidak ada dalam posisi setuju atau tidak setuju. Tetapi sebagai bawahan Presiden, sudah sewajarnya ia mengikuti keputusan pusat.  “Bagaimana saya bisa

setuju atau  tidak setuju  kalau  sudah dikeluarkan Presiden, ya saya harus setuju.  Tidak ada istilah kita tidak setuju dengan keputusan Presiden. Sama dengan bawahan saya, tidak boleh tidak setuju dengan keputusan saya,” tegas Gubernur Pastika. Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa Indonesia menjalankan sistem pemerintahan hierarki dan taat pada pola pemerintahan. Ada struktur, dan undang-undang serta peraturan yang mengatur.  W-019

rutinitas belaka sehingga PKB sejak beberapa tahun terakhir menuai kritikan dari masyarakat akibat tampilan dalam PKB yang hanya itu-itu saja. Bahkan untuk tahun 2014 ini, PKB dinilai kalah gaung dengan penyelenggaraan pesta akbar sepak bola sejagat dalam ‘FIFA World Cup’. Penyelenggaraan yang mempunyai interval waktu yang sedikit agak panjang seperti dua tahunan, atau tiga tahunan, barangkali akan bisa mengembalikan ‘nafsu’

masyarakat untuk berkesenian. Sehingga garapan-garapan para duta kesenian masing-masing kabupaten/kota sebagai peserta utama PKB akan memiliki dan memancarkan ‘taksu’nya. “Jika memungkinkan, PKB sebaiknya dihelat tidak setiap tahun, tetapi dua atau tiga tahunan,” saran Wandhira yang juga wakil ketua DPRD Kota Denpasar ini. Dengan adanya interval waktu yang cukup panjang, masyarakat akan merasa menunggu event tersebut, sehingga ada tekad untuk mem-

beri karya yang lebih baik dari segi kualitas, karena memang dipersiapkan secara matang. Memang perhelatan yang dilakoni setiap tahun juga memberikan ruang untuk berkreasi, namun tetap ada kesan hanya sebatas menjalani rutinitas. “Masyarakat di bawah banyak juga yang menyampaikan keinginan agar PKB tidak diselenggarakan setiap tahun. Ini sebatas pandangan. Semua itu kita kembalikan ke masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali,” terang Wandhira. R-004

“Tekstur kulit jenazah juga halus. Bentuk dan tekstur tulang kepala serta pinggul memiliki ciri khas wanita,” ujarnya ketika ditanya mengenai potongan jenazah yang tiba di RSUP Sanglah, Selasa (17/6) pukul 22.00 Wita itu. Saat diterima pihak RSUP Sanglah, potongan jenazah tersebut terbungkus dalam

tiga kantong. Satu kantong plastik berisi bagian kepala, satu kantong plastik berisi bagian pinggang dan pantat, dan satu kantong beras berisi bagian tangan kanan dan kiri, lengan atas, telapak tangan, paha kanan dan kiri, serta tungkai. “Kondisi dari anggota gerak ini semuanya terpisah dan hanya terdapat

tulang-tulang serta sedikit jaringan tubuh,” kata Dudut mengungkapkan. “Kami tahu penyebab kematiannya dan profil pembunuhnya. Namun tidak bisa kami sampaikan di sini karena hal itu sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian,” ucap Dudut. AN

"Yang harus dipertahankan adalah sesuatu hal positif, kalau tidak positif tidak perlu dipertahankan," kata Mensos Salim Segaf Al Jufri saat memberikan sambutan pada acara Deklarasi Warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Untuk Alih Fungsi Wisma dan Alih Profesi Wanita Harapan. Menurut dia, pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait yang sudah berusaha menutup prostitusi terbesar se-Asia Tenggara, yakni Dolly dan Jarak. "Sekitar 2-3 tahun, kami bersama dengan pemda optimal untuk mengatasi permasalahan ini,"

Prabowo-Hatta akan Dirikan SMK Sesuai Potensi Daerah

DEPOK-Fajar Bali Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, memiliki visi untuk mendirikan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang disesuaikan dengan potensi komoditas yang dimiliki masing-masing wilayah. Dengan menspesifikkan keberadaan SMK ini, kekayaan sumber daya alam yang ada di daerah itu akan bisa tergarap dengan baik oleh putra putri daerah. “Ada visi Prabowo-Hatta, pendidikan harus dikaitkan dengan pengembangan unggulan di daerah masingmasing. Sekolah kejuruan unggulan di daerah akan ditingkatkan,” ujar tim sukses P ra b o w o - H a t t a , M a r wa h Daud Ibrahim, dalam diskusi

Gubernur Ikuti Keputusan Presiden DARI HALAMAN 1 tidak dikeluarkan secara asalasalan, dan sebagai Gubernur Bali ia patut untuk mematuhi. Gubernur Pastika menilai wajar-wajar saja jika massa For Bali melakukan aksi penolakan Perpres 51 tahun 2014 pada Selasa (17/6) siang. Hanya saja, aksi penolakan diharapkan tak seperti angin lalu. Harus jelas, bagian mana yang ditolak dan bertentangan dengan aturan. Selain itu, alasan penolakan

Evaluasi Pelaksanaan PKB DARI HALAMAN 1 langkah-langkah penyehatan agar ‘roh’ PKB tetap terjaga. “Mungkin masyarakat kita (Bali) sudah jenuh terhadap rutinitas tahunan PKB,” ungkap salah seorang warga Sanur, I Wayan Mariyana Wandhira. Karenanya, ada baiknya, Pemprov Bali menyelenggarakan PKB tidak setiap tahun. Penyelenggaraan setiap tahun bagi sebagian masyarakat mungkin hanyalah sebagai

11

Wakil Ketua KPK Bantah Bocorkan Obrolan Petinggi PDI-P JAKARTA-Fajar Bali Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto membantah dirinya memberikan transkrip rekaman pembicaraan petinggi PDI Perjuangan dan Jaksa Agung Basrief Arief kepada Ketua Progress 98 Faizal Assegaf. Menurut Bambang, dia tidak mengenal Faizal apalagi berhubungan atau meminta pihak lain untuk berhubungan dengan pria itu. "Selama menjadi pimpinan KPK, selain tidak mengenalnya, juga tidak pernah memberi sesuatu atau apa pun kepada siapa pun, apalagi transkrip seperti yang difitnahkan," kata Bambang Rabu (18/6). Menurut Bambang, isu mengenai adanya petinggi KPK yang membocorkan transkrip rekaman tersebut dimunculkan orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini juga diang-

gapnya sebagai upaya untuk menjatuhkan kredibilitas KPK dan menarik-narik penegakan hukum yang dilakukan KPK ke ranah politik. Bambang mengatakan, sistem di KPK tidak memungkinkan ada rekaman yang bisa beredar keluar, baik secara langsung maupun tidak langsung. "Sistem pengamanannya ketat dan berlapis, ditujukan untuk proses penegakan hukum saja, atas kasus yang ditangani dan sedang dalam penyidikan dan penyelidikan KPK," ujar Bambang. Sebelumnya, Faizal menulis di laman jejaring sosial Facebook-nya bahwa dia telah menerima bocoran transkrip rekaman pembicaraan antara Jaksa Agung dan petinggi PDI-P. Isi rekaman itu memuat percakapan yang meminta agar kejaksaan tidak menyeret Jokowi sebagai tersangka kasus korupsi

bus transjakarta senilai Rp 1,5 triliun. Faizal mengaku dapat transkrip rekaman itu dari seorang utusan salah satu petinggi KPK pada 6 Juni 2014. Belakangan dia menyebut nama Bambang Widjojanto. Faizal juga pernah melaporkan Jokowi ke KPK pada awal Mei 2014. Ketika itu dia menilai Jokowi menerima gratifikasi karena menggalang sumbangan dari masyarakat untuk biaya pencalonan diri sebagai presiden. KPK menyatakan bahwa sumbangan dana yang diterima Jokowi dari masyarakat tersebut bukan termasuk gratifikasi. Menurut Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono, seorang capres atau cawapres boleh menerima sumbangan dari masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. KP

DARI HALAMAN 1

membingungkan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengambil keputusan.  Pemberlakuan UU nomor 6 tahun 2014 ini baik ke desa adat ataupun ke desa dinas, sama-sama menimbulkan implikasi. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika juga mengakui bahwa munculnya UU Desa ini justru mencetuskan kekacauan.  Selama ini baik desa adat ataupun desa dinas di Bali berjalan dengan baik dan tidak ada tumpang tindih. Gubernur menilai, semua berjalan dengan fungsi yang berbeda. “Beda fungsinya, yang satu ngurus pemerintahan, dan yang satu ngurus masalah adat dan agama. Cuma karena undangundang ini, yang membuat jadi kacau,” tegasnya.  Gubernur Pastika juga sempat menyampaikan bahwa yang menyusun UU Desa tidak memahami Bali.  Satu-satunya jalan untuk menghentikan kekacauan ini menurut Gubernur adalah dengan mengusulkan judicial review (hak uji materi). “Berarti memang langkah berikutnya harus judicial review. Harus mempersiapkan itu, tidak bisa tidak. Agar Indonesia tahu, kalau Bali ini lain.  Kita tidak bisa disamakan begitu saja,” imbuhnya sekaligus meminta pembentukan tim khusus untuk mengajukan judicial review. Dirinya yakin hal ini sangat potensial, bahkan akan menjadi  pintu masuk usulan pelaksanaan otsus Bali. Gubernur juga mengungkapkan kekhawatirannya jika UU Desa tersebut diberlakukan bagi desa adat.  Katanya, desa pekraman di Bali bisa kehilangan roh dan semangat ngayah (gotong royong).  Lantaran orientasi

krama Bali beralih ke uang. Dengan adanya uang, seolaholah tidak menjadi masalah jika desa adat hilang. Meski, selama ini Pemprov Bali sudah menggelontorkan bantuan sebesar Rp 100 juta ke masing-masing desa pekraman dan akan ditingkatkan menjadi Rp 200 juta tahun 2015, tetap saja bantuan dana APBN sebesar miliaran rupiah lebih menjanjikan. Di samping itu,  Gubernur juga beranggapan bahwa menggabungkan desa adat ke desa dinas bukanlah perkara mudah.  “Menggabungkan desa pekraman juga tidak mudah.  Gimana mau menggabungkan setra, gabungkan khayangan tiga, kepikir gak itu? Gak bisa. Belum lagi itu tadi asetnya desa pekraman, bagaimana menggabungkannya nanti? Percayalah  itu tidak bisa digabungkan,” tegasnya. Sementara, Bupati Kabupaten Badung, A.A Gde Agung yang hadir dalam rapat kemarin juga menyampaikan hal yang senada. Menurutnya, baik desa dinas maupun desa adat di Bali harus sama-sama dipertahankan. Desa adat adalah jiwa (roh) krama Bali, sekaligus untuk melestarikan konsep Tri Hita Karana. Sedangkan, desa dinas merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. “Saya tidak setuju, kalau desa adat tunduk pada aturanaturan  pemerintahan. Apalagi, kalau sampai bendesa dilantik oleh bupati,  dan harus diaturatur,” ujarnya usai rapat. Rencananya, rapat terkait UU Desa ini akan dilanjutkan kembali pada tanggal 28 Juni 2014 mendatang. W-019

sosialisasi dan sampai ke sekolah-sekolah,”  ujarnya. Cuma, katanya, persoalan ini bisa juga dikarenakan pendampingan orang tua yang di-

rasa masih kurang. Untuk itu, pihaknya selalu mengingatkan kepada para orang tua,  untuk memantau anak-anaknya dalam bergaul. W-003

UU Desa Tak Relevan di Bali UU Desa ini justru akan mengancam stabilitas desa adat dan desa dinas. Oleh karena itu, Rabu (18/6) kemarin, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menggelar rapat khusus dengan melibatkan Bupati/ Walikota se-Bali.  Pertemuan yang digelar di ruang rapat Gubernur Pastika ini diawali dengan pemaparan dari Karo Hukum Provinsi Bali, Wayan Sugiada. Dijelaskan dalam pasal 6 UU nomor 6 Tahun 2014 ayat 1 tercantum,  desa itu terdiri atas desa dan desa adat.  Kemudian dalam pasal 2, dikatakan penyebutan desa atau desa adat, disesuaikan dengan penyebutan yang berlaku di daerah setempat (provinsi masing-masing). Nah, ketentuan desa atau desa adat tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih wilayah, kewenangan, duplikasi kelembagaan antara desa dan desa adat dalam satu wilayah. Oleh karena itu, dalam satu wilayah diharapkan hanya terdapat desa atau desa adat saja. Jika sudah terlanjur terjadi tumpang tindih antara desa dan desa adat dalam satu wilayah (seperti di Bali), maka harus dipilih salah satu jenis sesuai dengan ketentuan UU Desa. Berdasarkan penjelasan Sugiada, ketentuan ini akan membuka peluang bagi desa adat di Bali untuk berubah menjadi desa (dinas) dengan berbagai konsekuensi.  Salah satunya, perubahan desa adat menjadi desa (dinas) akan mengakibatkan desa adat kehilangan sifat istimewa, sifat otonom, dan sifat asal-usulnya. Hal-hal inilah yang semakin

Jembrana Disebut Darurat Kejahatan Seksual DARI HALAMAN 1 ambil Komnas PA. “Kami juga di Pemkab Jembrana sudah melakukan langkah-langkah

RSUP Sanglah Pastikan Korban Mutilasi Perempuan DARI HALAMAN 1 di Denpasar, Rabu (18/6). Dari ras korban, pihaknya mengggolongkan sebagai ras mongoloid sebagaimana umumnya ras Asia. Dari pemeriksaan gigi, korban dapat diketahui dari kelas ekonomi menengah karena giginya terawat.

026/VI/FB/MHM

Layouter: dejerie


politik

Parlemen Perjuangkan Anggaran Budaya SEMARAPURA-Fajar Bali Pelestarian peninggalan dan penyelamatan warisan budaya telah terpatri dalam diri anggota dewan terpilih, Gede Artison Andarawata. Bahkan bila saatnya nanti duduk di DPRD Klungkung, putra dari maestro seni Nyoman Gunarsa ini akan khusus memperjuangkan program kebudayaan dan pelestarian budaya. “Ini akan saya kawal khusus, ini yang menjadi perhatian saya,” jelas Artison Andarawata, Senin (15/6) lalu. Disebutkan Artison, Klungkung memiliki banyak warisan peninggalan budaya, mulai dari bangunan kuno, lukisan dan tempat-tempat bersejarah. “Ini kita Klungkung banyak memiliki warisan budaya, namun oleh pemerintah sendiri nampaknya belum mampu dipelihara dengan baik,” jelasnya. Dirinya pun menyayangkan bangunan-bangunan seni yang memiliki nilai sejarah cenderung terabaikan dan perawatannya masih belum maksimal. Menurut wakil dari Partai Demokrat i n i , wa r i s a n ya n g masih utuh sampai saat ini adalah Goa Jepang, Pura Kentel Gumi dan Kerta Gosa. Pada lokasi tersebut diyakininya banyak terdapat ukiran kuno yang memiliki nilai FB/SARJANA yang tidak terhingga. Artison Andarawata “Banyak ukiran yang hilang pada bangunan-banguna kuno ini, yang masih ada ini akan kita rawat sebaik-baiknya,” janji Artison seraya menambahkan apabila memungkinkan, ia akan memperjuangkan anggaran untuk pelestarian budaya tersebut. Partisipasi masyarakat dalam pelestarian budaya terutama dalam hal berkesenian juga menjadi fokus perhatian Artison. Dia menyayangkan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung yang tidak melibatkan partisipasi masyarakat. “Pesta Kesenian Bali diadakan untuk melahirkan seniman dan masyarakat bisa ikut menikmati seni ini, jangan hanya kegiatan seremonial saja,” kritiknya. Seni yang baik menurutnya ada keterlibatan masyarakat dan memberikan kesempatan untuk menikmati hasil kreasi dari para seniman. Artison juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan pemerintahan. Ia akan mendorong pemerintahan yang sehat dan mengawal kebijakan yang pro rakyat.W-010

Kader Banteng Dilarang Keluar Kandang MANGUPURA-Fajar Bali Menjelang pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, PDI Perjuangan telah melakukan berbagai upaya mengamankan suara Pilpres. Bahkan partai besutan Megawati Soekarno Putri ini melarang seluruh kadernya keluar daerah. Terutama kadernya yang duduk di parlemen diintruksikan mengamankan suara hingga Pilpres berakhir. Imbasnya seperti yang terjadi di Badung, kunjungan Dewan ke luar daerah sepi peminat. Padahal sebelumnya mereka rajin kunjungan ke luar daerah. Seperti kunker Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Badung ke Jakarta, Rabu (18/6). Kunker ini hanya diikuti sebagian besar anggota di luar Fraksi PDI Perjuangan. Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Anom Gumanti yang dikonfirmasi, tak menampik kondisi itu. “Bukan instruksi, tapi himbauan. Kader memang dihimbau

tidak keluar daerah, untuk berkonsentrasi Pilpres,” ujarnya. Himbauan ini, kata dia, agar para kader fokus menghadapi Pilpres dan memenangkan Jokowi-JK di Bali. “Sifatnya hanya himbauan, tapi kami di daerah yang mengatur,” kata Anom Gumanti. Sementara disinggung mengenai agenda dewan Badung minus anggota Fraksi PDI Perjuangan, Anom Gumanti langsung membantahnya. Menurutnya meski ada himbauan seperti itu, sebagian anggota tetap dibolehkan melaksanakan tugas. Pihaknya sendiri telah membagi anggotanya agar agenda dewan dan amanat partai sama-sama jalan. “Kami sudah membagi diri dan tugas. Sebagian ada kok yang berangkat (ikut kunker dewan, red). Yang tidak berangkat bertugas jaga gawang,” jelasnya. “Ini sementara saja, kunker berikutnya bisa ikut semua kok,” imbuhnya. W-006

Rabu, 19 Juni 2014, Tahun XIV

Kader Demokrat Bermanuver, SBY Dinilai Kehilangan Tongkat Komando Kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait deklarasi dukungan yang diberikan s ejumlah anggota DPR Partai Demokrat kepada pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

JAKARTA-Fajar Bali Politisi Partai Hanura Yuddy Chrisnandi menilai, SBY sebagai ketua umum tidak bisa memegang kendali atas partainya dengan baik. “SBY yang memilih bersikap netral bagaikan telah kehilangan tongkat komandonya dengan manuver politik para kadernya dalam Pemilu Presiden 2014,” kata Yuddy melalui siaran pers, Rabu (18/6). Menurut Yuddy, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Nurhayati Ali Assegaf telah melawan kebijakan SBY bahwa Demokrat bersikap netral dalam pilpres mendatang. Terlebih lagi, lanjut dia, Prabowo akhir-akhir ini kerap mengkritik pemerintahan SBY, salah

satunya terkait kebocoran anggaran. “Dukungan yang diberikan beberapa anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat yang dipimpin oleh Nurhayati terasa sangat aneh di tengah kecaman Prabowo terkait dengan kebocoran anggaran Rp 1.000 triliun pada era pemerintahan SBY,” ujar Yuddy. “Seharusnya, sebagai ketua fraksi, Nurhayati mampu menerjemahkan sikap SBY dan bersama-sama menyiapkan transisi pemerintahan ke depan,” tambah Yuddy. Selain itu, kata Yuddy, sikap Nurhayati itu juga bertolak belakang dengan sikap SBY yang pernah ikut menjatuhkan hukuman kepada Prabowo saat

AMLAPURA-Fajar Bali Sejak sejumlah kader dan simpatisan Golkar Karangasem melakukan demo ke kantor DPD II Golkar Karangasem, suasana di internal parpol berlambang pohon beringin itu cukup memanas. Apalagi kedatangan para pendemo ini sempat mempertanyakan adanya pergantian pengurus harian di partai Golkar. Untuk meredam gejolak dan mendinginkan suasana, Ketua DPD II Golkar Karangasem, I Wayan Geredeg menggelar rapat internal partai, Rabu (18/6). Selain dipimpin Ketua DPD II Golkar, tampak hadir sejumlah kader dan elite partai penguasa di Karangasem ini. Seusai menggelar rapat internal, I Wayan Geredeg mengatakan, pergantian pengurus harian itu merupakan kewenangan partai. Apalagi menjelang Pilpres nanti banyak pengurus harian yang sudah tidak aktif lagi, bahkan ada yang kosong sehingga diputuskan melakukan pengisian pengurus harian. “Saya curiga, ini ada yang berupaya melakukan pembusukan terhadap Partai Golkar, dengan cara memprovokasi kader dan simpatisan di bawah,” ujar Geredeg. Dia juga mengatakan, meskipun kedatangan mereka bertujuan baik, namun semua itu hanya kurang komunikasi saja. Semestinya, menurut Geredeg, I Wayan Tama bisa langsung menemuinya, jangan malah berkomentar di media. Dan pihaknya menegaskan karena yang datang sebagian besar kader dan simpatisan Golkar asal Kecamatan Manggis, setidaknya bisa memberi-

kan pemahaman kepada mereka. “Jangan sampai sedikitsedikit langsung mendatangi kantor DPD beramai-ramai. Itu kan bisa dipertanyakan kepada saya selaku ketua DPD, atau bisa langsung datang ke rumah. Saya kira orang-orang yang datang itu sudah sering ke rumah saya,” ujar Geredeg. Sementara itu, I Wayan Tama, membantah dengan keras melakukan mobilisasi kader dan simpatisan Golkar untuk mendatangi kantor DPD II Golkar. Bahkan menurutnya, tak mungkin dirinya bersikap seperti ini, apalagi hubungan dirinya dengan ketua DPD II Golkar terjalin dengan baik. Bahkan, jika masih ada kecurigaan terhadap dirinya, Tama juga mengaku siap merapatkan mereka. “Masak hanya karena pergantian itu, saya dibilang tidak terima, dan saya juga tidak pernah menyuruh dan mempengaruhi mereka yang datang saat itu,” ujar Tama di hadapan para kader Golkar. Sebelumnya, puluhan orang simpatisan dan kader Golkar mendatangi kantor DPD II Golkar Karangasem. Kedatangan para kader dan simpatisan tersebut untuk meminta kejelasan terkait pergantian beberapa pengurus harian di internal Golkar. Salah satunya, dengan masuknya I Nengah Sumardi yang sebelumnya menjadi ketua PK Bebandem, langsung menjadi wakil ketua. Pergantian ini dituding untuk memuluskan I Nengah Sumardi, yang merupakan adik kandung dari I Wayan Geredeg menjadi ketua DPRD Karangasem. W-016.

FB/IST

Menuju

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) berpose bersama Prabowo Subianto (kiri) dan Hatta Rajasa di Istana Presiden, 13 Mei 2014.

masih aktif di TNI. “SBY ikut menandatangani keputusan Dewan Kehormatan Perwira yang menghentikan karier militer Prabowo akibat tindakannya yang dianggap melanggar sumpah Sapta Marga. Dengan demikian, Nurhayati sama

Ketua DPD II Golkar Karangasem, I Wayan Geredeg memimpin Rapat Internal Golkar Karangasem

saja dengan mempermalukan SBY. Nurhayati kurang memahami posisi SBY dalam DKP tersebut,” ujarnya. Sebelumnya, deklarasi dukungan dilakukan oleh 115 dari 148 anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR. Mereka mendukung Prabowo-Hatta

karena merasa pasangan nomor urut 1 ini bisa melanjutkan pemerintahan SBY. Selain mendukung Prabowo-Hatta, sebagian kader Demokrat mendukung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Ada pula yang tetap memilih netral dalam pilpres nanti. KP

Jelang Pilpres, KPU Buleleng Gelar Bimtek

Redam Gejolak, Golkar Karangasem Gelar Rapat Internal

Bawaslu: Ada Penyalahgunaan Jabatan dan Wewenang

FB/BUDIASA

12

FAJA R BALI

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali kembali mengingatkan para perbekel dan kepala daerah agar bisa bersikap netral menjelang Pilpres 9 Juli mendatang. Bawaslu menemukan indikasi adanya mobilisasi yang melibatkan PNS dan masyarakat di tingkat desa. Hal itu ditegaskan Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia, saat ditemui di Hotel Puri Sharon, Desa Pemaron, Rabu (18/6) siang kemarin. Rudia mengaku men emukan indikasi adanya penyalahgunaan jabatan dan wewenang yang terFB/BAGUS jadi, termasuk di Kabupaten KPU Buleleng menggelar Bintek Pemungutan, Penghitungan dan Buleleng. Rekapitulasi Suara Pilpres ”Sebenarnya bukan hanya lampiran dengan baik dan di Buleleng saja, tapi daeSINGARAJA – Fajar Bali M e n j e l a n g p e m i l i - benar. Proses penghitungan rah lain juga. Yang paling han umum presiden dan dari tingkat desa hingga ka- kuat kami temukan, adanya wakil presiden (Pilpres) bupaten supaya tidak terjadi mobilisasi untuk PNS dan kepala desa. Di Buleleng saat 9 Juli mendatang, Komisi kekeliruan,” ujarnya. Suardana menegaskan ja- Pileg kemarin, kami temuPemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng meng- jaran KPU Buleleng terpan- kan ada indikasi keterligelar kegiatan bimbingan tau sudah mulai memahami batan kepala desa, tapi agak teknis (bimtek) pemun- teknis-teknis pengisian sulit membuktikannya. Tapi gutan, penghitungan dan surat-surat penting ketika kali ini, kami lebih push lagi rekapitulasi penghitungan pemilihan. KPU Buleleng pengawasannya,”ujar Rudia. Dia pun mengingatkan, suara Pilpres 2014. Keg- sendiri juga sudah melakuiatan tersebut digelar di kan sosialisasi pemungutan kepala desa sama sekali Hotel Banyu Alit, Lovina, dan penghitungan suara di tidak bToleh terlibat dalam Rabu (18/6) kemarin pagi, TPS. Salah satunya terkait mobilisasi masyarakat saat dengan peserta Panitia Pe- dengan pemilih yang masuk Pilpres. Hal itu telah diatur milihan Kecamatan (PPK) se dalam Daftar Pemilih Khu- dalam Pasal 212 Undangsus (DPK), Daftar Pemilih Undang RI Nomor 42 tahun Kabupaten Buleleng. Ketua KPU Buleleng Gede Tambahan (DPTb) dan pe- 2008 tentang Pemilihan S u a r d a n a m e n g a t a k a n , milih yang menggunakan Umum Presiden dan Wakil menjelang pelaksanaan Pil- identitas lainnya seperti Presiden. ”Dalam pasal itu kan jelas pres, KPU Buleleng meman- KTP, paspor dan identitas kepala desa yang membuat tapkan jajaran KPU dan PPK, lainnya. “Jika pemilih sudah ter- keputusan atau melakukan dengan mengadakan bimtek rekapitulasi suara Pilpres daftar di daerahnya ma- tindakan yang menguntungs i n g - m a s i n g , d a n i n g i n kan atau yang merugikan 2014. ”Kami ingin memberikan menggunakan hak pilih- salah satu pasangan calon materi tentang proses pe- nya di Kabupaten Buleleng, dalam masa kampanye, bisa mungutan dan penghitun- kami menyarankan pemil- kena pidana. Ancaman hukumannya gan suara serta rekapitulasi. ih mendaftarkan diri dan Sehingga jajaran kami bisa mendapatkan formulir A5 bisa satu tahun penjara mengisi berita acara, serti- di KPU Buleleng minimal dan denda Rp 12 juta,” kata Rudia. W – 008 fikat perolehan suara dan H-10,” ujar Suardana.

701/IV/bgs

Layouter: Zohra


FAJAR BALI EDIDI 19 JUNI 2014