Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

rabu, 19 maret 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

AKC Usulkan Bandara di Tengah Laut Gubernur akan Undang Tokoh Masyarakat Bali untuk Dengarkan Presentasi AKC Konsultan asal Kanada yang sangat berpengalaman di bidang pembangunan bandara yaitu Airport Kinesis Consulting (AKC) mengusulkan agar pembangunan bandara di Buleleng dirancang di atas laut. Selain bisa meminimalisir biaya, dan menghindari pembebasan lahan, juga bisa mengurangi efek kebisingan. 622/III/AG

FB/DIAH

Pak Gubernur

Gubernur Pastika saat melakukan pertemuan dengan Airport Kinesis Consulting terkait rencana pembangunan bandara Buleleng.

Seniman Desa Perlu Wadah Berkesenian Bali memerlukan sebuah wadah atau sanggar berkesenian yang bisa memfasilitasi para seniman khususnya yang ada di desa untuk bias diikutkan dalam event yang bertaraf nasional maupun internasional. Demikian disampaiFB/AGUNG kan, I Made Agus Ninahari Purnama, asal Banjar Ninahari Purnama Kaler, Desa Tusan, Banjarangakan, Selasa (18/3) kemarin di bengkel seni yang bergerak dalam ke hal. 11

DENPASAR-Fajar Bali Gaung peringatan Hari Raya Nyepi pada tanggal 31 Maret 2014 mendatang mulai terasa. Buktinya sejumlah persiapan eksklusif, mulai dari penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai hingga jadwal bersiaran telah dirancang. Selasa (18/3) kemarin, Komisi

I DPRD Bali secara khusus melangsungkan pertemuan dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, PHDI, MUDP, serta jajaran aparat keamanan untuk mematangkan rencana tersebut. Pertemuan dilangsungkan di ruang rapat gabungan Kantor DPRD Bali sejak pukul 10.00 wita.

Ketua KPID Bali, A.A Sahadewa mengungkapkan, pihaknya sudah menyurati 78 lembaga penyiaran di seluruh Bali. Termasuk siaran TV berlangganan dan TV kabel di Kabupaten Buleleng. Intinya, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi seluruh lembaga penyiaran

DENPASAR-Fajar Bali Keamanan Bali jelang pemilihan legislatif menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak. Tak hanya jadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga masyarakat hingga organisasi masyarakat (Ormas). Demi situasi yang kondusif, Kapolda Bali, Irjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu menghimbau

Partai Politik (Parpol) untuk komit menjalankan kesepakatan pemilu damai. Sedangkan, di lain sisi Ketua Umum Ormas Laskar Bali (LB), Ketut Rochineng menyatakan siap mengerahkan 12 ribu anggotanya demi kemanan Bali. Usai menghadiri acara penyerahan SPT PPH orang pribadi, Senin (17/3) di Wiswa Sabha, Kapolda yak-

in, Bali tetap kondusif selama masa kampanye ataupun pencoblosan. Pernyataan ini tentu dilandasi oleh beberapa alasan. Di antaranya, kultur masyarakat Bali yang dinilai menjunjung tinggi keamanan dan kedamaian. Di samping pula, sistem keamanan berlapis yang tidak hanya mengandalkan aparat kepolisian

ke hal. 11

625/III/AG

Polisi-Ormas Sepakat Jaga Keamanan Bali

ke hal. 11

SINGARAJA–Fajar Bali Selasa (18/3) kemarin pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terutama yang ada dalam mobil Land Cruiser dengan nomor polisi L 1049 RB yang dikemudikan Edi Arta Yadnya pasca kecelakaan di Gitgit, Sukasada yang menewaskan Heru Verry Crismawan. Sayangnya, pemeriksaan kepolisian tak sesuai rencana. Padahal yang akan diperiksa adalah orang yang ikut menumpang dalam mobil tersebut, seperti Ida Bagus Tedi dan Dewa Joni – muncul juga dugaan ada satu orang lagi yang ikut menumpang di mobil dengan jok khas berwarna poleng ini, namun satu orang tersebut keburu pindah mobil. Sehingga diduga ada empat orang yang ada di mobil tersebut. Satu orang yang diperiksa adalah Ida Bagus Tedi. Dewa Joni memilih absen dari pemeriksaan polisi lantaran mengaku masih trauma. Namun dugaan ada orang keempat

AKP Nengah Patrem

FB/AGUS

yang berinisial SN dalam mobil berjok poleng tersebut, dibantah oleh Tedi. Dalam kesaksiannya, Tedi menegaskan cuman ada tiga orang di mobil tersebut, termasuk dengan sopir. “Menurut Tedi tidak ada yang lain selain mereka bertiga”, sebut Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Nengah Patrem Selasa (18/3) siang kemarin. Patrem juga menjelaskan prihal keadaan korban kecelakaan lainnya. Istri korban meninggal Heru Crismawan (45) yakni Nursanti (38) masih berbaring lemah di ruang Kamboja RSUD Buleleng. ”Korban istri Heru masih berbaring lemas. Namun kondisinya sudah mulai membaik hanya saja kami belum bisa meminta keterangan dengan korban,” terangnya. Ketika ditanya apakah masih ada saksi lain di dalam mobil yang bisa dimintai keterangan, Patrem mengaku belum. Polisi hanya berencana memeriksa tiga ke hal. 11

Wacik: Tak Ada Kata Batal untuk Bandara Buleleng 624/III/CAR

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014 Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014 Bank Umum

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

ke hal. 11

KPID Siapkan Sanksi untuk Lembaga Penyiaran ‘Bandel’

Dewa Joni Tak Hadiri Pemeriksaan

623/III/CAR

DENPASAR-Fajar Bali Gubernur Bali, Made Mangku Pastika membuktikan bahwa rencana pemban-

SINGARAJA-Fajar Bali Meski sempat dinilai gabeng (tak jelas-red), namun Menteri ESDM Jero Wacik memastikan rencana pembangunan bandara di Buleleng sudah dapat lampau hijau dari pemerintah pusat. Action dan koordinasi dari Bupati dan Gubernur sangat penting untuk mewujudkannya. Hal itu diungkapkan Menteri ESDM Jero Wacik saat berkunjung ke Kecamatan Seririt dalam rangka peresmian listrik perdesaan Provinsi Bali, Selasa (18/3) pagi kemarin. Menurut Wacik rencana penambahan bandara di Bali khususnya di Buleleng sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Perhubungan. Bahkan sudah dilakukan kajian lokasi. Bandara rencananya akan dibangun di Buleleng Timur yakni di Kecamatan

Menteri ESDM Jero Wacik

FB/AGUS

Kubutambahan. “Dalam rencana pembangunan bandara ini, pemerintah pusat melalui Menteri Perhubungan sudah melakukan survei lokasi bandara. Yang mana sudah ditentukan di Buleleng Timur yakni di Kecamatan Kubutambahan,” katanya. Berkenaan dengan hal itu, Wacik mengharapkan agar para pemimpin atau pejabat di provinsi maupun kabupaten cepat mengambil tindakan sehingga pembangunan bandara segera terwujud. “Kalau sudah ada lampu hijau, kini tergantung para pejabat yang juga asalnya dari Buleleng yakni Gubernur Made Mangku Pastika dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Mereka harus segera mengambil keputusan. Jero ke hal. 11

014/VI/KTR

Pemerintah Diminta Selesaikan Jalan Pintas TABANAN-Fajar Bali Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan meminta pemerintah pusat segera menyelesaikan pembangunan jalan pintas atau “short cut” yang berada di wilayah Kabupaten Tabanan. “Saya yakin semakin cepat selesai jalan pintas ini akan berdampak besar mengatasi kemacetan lalu lintas sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk (Jembrana),” katanya di sela-sela meninjau pembangunan jalan tersebut di Tabanan, Selasa (18/3). Menurut ahli infrastruktur itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan jalan pintas yang menghubungkan Bali bagian barat segera diselesaikan. “Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, agar proyek ini bisa segera diselesaikan. Karena penyelesaian proyek ini penting artinya untuk mengatasi berbagai persoalan lalu lintas di ruas jalan Tabanan menuju Gilimanuk,” kata calon DPD nomor dua itu. Sementara Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyatakan pembangunan proyek jalan pintas tersebut merupakan prestasi tersendiri bagi Kabupaten Tabanan dalam menanggulangi kemacetan. “Kami sangat berterima kasih pada pemerintah pusat atas dibangunnnya jalan pintas tersebut, kita ingin ada upacara `soft opening` nantinya di ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: Kasturie

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA Terdakwa Korupsi Gerbangsadu Bunuh Ayah Kandung Diganjar 2 Tahun Divonis 3,8 Tahun Penjara

2

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

gah Wijaya juga diwajibkan membayar uang pengganti kepada pemerintah sebesar Rp 200 juta. "Jika tidak dapat mengembalikan uang tersebut akan dilakukan penyitaan aset pribadi, jika tidak memiliki aset, akan digantikan hukuman kurungan selama enam bulan," ujarnya. Vonis yang diterima oleh mantan Kepala Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni tiga tahun penjara subsider enam bulan kurungan dan denda Rp 50 juta. Membayar uang pengganti senilai Rp200 juta subsider dua tahun kurungan. Atas putusan itu terdakwa menyatakan pikir-pikir. "Setelah berkonsultasi dengan penasihat hukum,

saya memutuskan pikir-pikir dengan vonis itu yang mulia," kata Nengah Wijaya. Sebelumnya, melalui penasihat hukum terdakwa I Made Suardika sempat meminta keringanan hukuman dari Majelis Hakim Tipikor Denpasar dengan menyerahkan bukti surat persetujuan yang ditandatangi oleh perangkat desa setempat perihal pengembalian dana bantuan tersebut dengan cara dicicil. "Keputusan menyicil ini telah disaksikan oleh perangkat Desa Julah dan ada surat pengesahannya yang ditandatangi oleh terdakwa dan Badan Pertimbangan Desa (BPD)," kata Made Suardika. Ia berpandangan jika hal tersebut dipermasalahkan seharusnya dibawa ke ranah hukum perdata, bukanya hukum pidana. W-007

DENPASAR-Fajar Bali Dua pasangan sejenis atau yang akrab disebut lesbian, terpaksa berurusan dengan Polisi. Dua pasangan ini berinisial MW (21) dan KW (22), bertengkar akibat tidak dijemput dan nekat menghajar pasangannya sendiri hingga babak belur. Menurut Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nanang Prihastomo, kasus penganiayaan ini dilakukan oleh KW, terjadi di kamar kos di Jalan Tukad Pancoran IV/ A4, Panjer, Denpasar, pada Senin (17/03) sekitar pukul 22.30 Wita. KW diketahui bekerja di seputaran Sidakarya Denpasar dan biasanya selalu dijemput pulang oleh pacarnya, MW. Namun, Senin kejadian, KW tidak dijemput oleh kekasihnya yang dipacarinya sejak lama itu. Akibatnya, KW pun terpaksa jalan kaki menuju kosanya di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar. Nah, ditengah perjalanan, KW ternyata bertemu dengan MW dan kemudian memboncengnya hingga ke kamar kosan. Selama dalam perjalanan hingga masuk ke kamar kosan, KW yang keburu galau ini memilih diam dan tidak

berbicara dengan MW. “KW diam saja di dalam kamar, sedangkan MW bercanda dengan tetangga kosannya,” ujar Kapolsek. M u n gk i n j e n gke l a t a u marah tidak dijemput, KW keluar dari kamar dan langsung memukul kepala MW dengan tas yang dibawanya. Melihat KW marah, MW sempat menangkis tapi malah mulutnya yang luka dan berdarah. KW tetap saja emosi dan kembali menyerang MW. Bahkwan KW sempat mendorong MW hingga terjatuh dan kemudian dengan sadisnya menjambak rambut MW dengan tangan kiri. Sedangkan tangan kanan memukul sebanyak dua kali. Tak hanya itu, KW yang dibalut emosi menginjak kepala kekasihnya dan mencakar leher kirinya. Namun saat hendak menampar, rekan rekan mereka melerainya. “Terlapor terus marah dan akhirnya berhasil dilerai teman teman mereka di kosan,” ujar mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. Setelah kasusnya dilaporkan ke Polsek Densel, polisi melkukan pemeriksaan terhadap saksi saksi dilokasi

kejadian. Korbanlangsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan akibat luka luka disekujur tubuhnya. Dalam pemeriksaan penyidik Polsek Densel, KW akhirnya resmi berstatus tersangka. Penyidik menahan yang bersangkutan dan dijerat pasal penganiayaan. Kapolsek mengatakan tersangka KW sudah berstatus tersangka dan ditahan. Penanhanan terhadap tersangka berdasar laporan korban dan bukti bukti otentik dilapangan. “ K asu s an i aya i n i d i l aporkan korban dan kami menetapkan terlapor sebagai tersangka,” terang Kompol Nanang. Kapolsek mengatakan motif penganiayaan ini diduga karena tersangka KW jengkel tidak dijemput oleh pacarnya saat pulang dari kerja. R-005

DENPASAR-Fajar Bali Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa (18/3) kemarin, menyeret terdakwa Yudho Kardianto (55) dalam kasus korupsi dana pengembangan kecamatan Denpasar Selatan. D a l a m d a k wa a n J a k s a Penuntut Umum (JPU) Nyoman Sulitra, terdakwa diduga korupsi sejak menjabat sebagai Bendahara Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) pengembangan Kecamatan Denpasar Selatan pada tahun 2006 sampai 2012. Dalam dakwaan jaksa terungkap, kasus ini berawal dari Kecamatan Denpasar Selatan menerima bantuan dari APBD Provinsi Bali dan Pemkot Denpasar melalui program nasional pemberdayaan masyarakat pengembangan kecamatan (PNPM-PPK) dan peningkatan kapasitas masyarakat lokal serta penyediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi masyarakat Denpasar Selatan sebesar Rp 1 miliar lebih. Nah, untuk melaksanakan program itu, maka dibentuk unit pelaksana kegiatan (UPK) dengan ketua I Wayan Aris Eka Satya, sekretaris I Gusti Putu Oka dan AA Made Rai Wardani sebagai bendahara serta pendamping lokal terdakwa Yudho Kardianto. Selanjutnya bantuan Rp 1 miliar itu ditransfer langsung ke rekening UPK Kecamatan Denpasar Selatan dua kali yakni Rp 500 juta pada Sep-

tember 2006 dan sisanya pada 12 Oktober 2006 melalui rekening UPK/ I Wayan Aris Eka Satya melalui Bank BPD Bali. Setelah beberapa bulan berjalan Bendahara UPK AA Made Rai Wardani mengundurkan diri dan selanjutnya diadakan musyawarah antar desa se- Denpasar Selatan akhirnya ditunjuk terdakwa sebagai bendahara. Tahun 2007 UPK Denpasar selatan mendapatkan bantuan Rp 1 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bali Rp 750 juta dan bantuan dari Pemkot Denpasar Rp 250 juta. Dana ini dipergunakan untuk melanjutkan program tahun 2006. "Total dana simpan pinjam bergulir yang dikelola adalah sebesar 234 juta tahun 2006 dan Rp 211 juta pada tahun 2007. Dana ini sebagai modal untuk meningkatkan perekonomian rakyat Denpasar Selatan," terang Jaksa. Namun sayang dari dana tersebut tidak seluruhnya dinikmati masyarakat, tetapi ada sebagian yang masuk kantong pribadi terdakwa yakni sebesar Rp 236 juta lebih. Mendengar dakwaan itu terdakwa yang didampingi pengacaranya menyatakan mengerti dan tidak mengajukan keberatan atau eksepsi sehingga sidang pekan depan akan dilanjutkan dengan acara pemeriksaan saksi.W-007

Tak Dijemput, Pasangan Lesbian Aniaya

AMLAPURA-Fajar Bali Terdakwa Putu Ariawan alias Bonto pembunuh ayah kandungnya sendiri, I Gede Dite, menjalani persidangan terakhir di Pengadilan Negeri Amlapura, pada Selasa (17/03) kemarin. Lelaki asal Desa Tribhuana, Kecamatan Abang, Karangasem, akhirnya divonis selama 3,8 tahun penjara. Vonis terhadap terdakwa Bonto ini terbilang lebih ringan dari tuntutan jaksa Penuntut

Umum (JPU), I Ketut Sudiarta, yang sebelumnya menuntut selama 7 tahun penjara. Terdakwa dinilai melanggar pasal 338 tentang tindak pidana pembunuhan. Atas vonis tersebut, JPU pun mengaku masih menyatakan pikir-pikir. Sementara, dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Damaeria ini, terdakwa Bonto yang didampingi penasehat hukumnya,I Ketut Berata, langsung menerima vonis hakim

tersebut. Ketut Berata mengaku, vonis tersebut sudah termasuk adil, salah satu pertimbangannya, karena Bonto sendiri merupakan tulang punggung keluarga, dan ibunya juga sudah sakitsakitan. Bagitu pula saat majelis hakim menanyakan apakah Bonto menerima vonis 3,8 tahun tersebut. Bonto pun langsung mengangguk dan menerima vonis tersebut. Terdakwa Putu Ariawan alias Bonto membunuh ayah kan-

Sosialisasi Penerimaan Polwan

dungnya sendiri, I Gede Dite pada 27 Oktober 2013 lalu. Terdakwa Bonto terlanjur emosi dan menghajar kepala korban dengan menggunakan telanan. Sadar ayahnya sudah meninggal, terdakwa Bonto kemudian menggantung ayahnya dengan harapan polisi menduga ayahnya meninggal karena gantung diri. Namun polisi berhasil membongkar kejahatan terdakwa Bonto dan kasus ini berakhir di pengadilan. M-005

Grup Music Dewi Sandat Action DENPASAR-Fajar Bali Biro SDM Polda Bali membuat terobosan terbaru mensosialisasikan penerimaan anggota Polri Tahun Ajaran 2014. Yakni dengan menerjunkan grup music Dewi Sandat binaan Polda Bali yang terdiri dari Polwan Polwan cantik yang direkrut dari berbagai satuan. Sosialisasi ke berbagai daerah ini terbilang cukup sederhana namun dipastikan mampu menarik perhatian masyarakat luas, khususnya pelajar siswi SMA dan SMK untuk masuk menjadi Polisi. Penerimaan anggota Polri tahun ajaran 2014 ini memang agak berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Bahkan, sesuai intruksi Presiden, Polri diharapkan terus meningkatkan SDM dengan menambah Polwan sebanyak mungkin. Biro SDM Polda Bali mempunyai trik tersendiri untuk mencari Polwan di berbagai daerah di Bali. Yakni mengerahkan grup music Dewi Sandat binaan Polda Bali yang terdiri dari Polwan Polwan cantik yang direkrut dari berbagai satuan kepolisian.

Bendahara UPK Denpasar Selatan Diadili

FB/HS

DENPASAR-Fajar Bali Terdakwa kasus dugaan korupsi Gerakan Desa Terpadu (Gerbangsadu) di Desa Julah, Kabupaten Buleleng pada tahun 2012 I Nengah Wijaya akhirnya divonis dua tahun penjara denda Rp 50 juta subsider delapan bulan kurungan. Ketua Majelis Hakim Early Sulistiowati menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan belum mengembalikan dana hibah tersebut. Selain itu, Hakim juga menilai terdakwa I Nengah Wijaya tidak bisa mempertanggung-jawabkan dana senilai Rp 213 juta dari total dana Gerbangsadu yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Bali di Desa Julah senilai Rp 1,02 miliar. Nah, dalam vonis 2 tahun tersebut terdakwa I Nen-

Polwan Polwan cantik yang direkrut dari berbagai satuan kepolisian ini akan action ke berbagai daerah untuk mensosialisasikan penerimaan Polri tahun ajaran 2014.

Mereka adalah Bripka Sulistyowati (Dit Intel), Bripka Retnani (Dit Binmas), Brigadir Ni Kadek Satriningsih (Dit Lantas), Briptu Nindi Elvilani Mongi (Spripim), Briptu Gusti Ayu Febygia Tungga dan Dewi (Dit Lantas) Polda Bali. Tujuan diterjunkannya grup music ini untuk menarik perhatian masyarakat luas, sekaligus mengenalkan seperti apa seragam yang dikenakan Polwan diberbagai satuan. Selain itu, dapat diartikan bahwa sosok Polwan tidak hanya bertugas dilapangan saja, tapi juga memi-

liki karakteristik melayani dan mengayomi masyarakat disegala bidang. Lebih dari itu, sosialisasi ini juga untuk mencari sosok Polwan dari kalangan pelajar siswi khususnya SMA dan SMK yang akan mewakili daerahnya masing-masing. Sosialisasi ini sebelumnya dilakukan di Kintamani Bangli dengan menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa dan 500 pelajar SMA/SMK Kecamatan Songan, Bangli. “Sementara ini sosialisasi su-

dah kami lakukan di dua daerah yakni Kintamani Bangli dan Buleleng. Untuk daerah lainnya menyusul,” kata Karo SDM Polda Bali Kombes Pol Kombes Pol Drs. Ferdie Fomalhout Jermias Mirah, saat dikonfirmasi, pada Selasa (18/03) kemarin. Belum dilakukannya sosialiasi ke daerah lain, kata Kombes Ferdie karena melihat kondisi Pemilu yang sedang ramai-ramainya. “Kami melihat kondisi dulu, karena sekarang ini kan masih Pemilu. Kalau masa kampanye tidak ramai, kami akan terus mensosialis asikannya,’tandasnya. R-005

627/III/KTR

579/II/KTR

532/II/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetyo, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

DPD Golkar Bali Pertanyakan Kelanjutan Pilwabup Giri Prasta: Tugas Dewan Tinggal ‘Mengeksekusi’ ‘Gabengnya’ proses Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Badung menggerakkan petinggi Partai Golkar Bali mendatangi DPRD Badung, Selasa (18/3). Mereka ingin mempertanyakan macetnya proses Pilwabup. Pasalnya, pasca gagalnya Pilwabup pada 8 Januari lalu, hingga kini Pilwabup ulang belum digelar oleh Dewan Badung. Padahal, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi telah menurunkan fatwa agar jabatan Wabup Badung diisi. MANGUPURA-Fajar Bali Rombongan pengurus partai berlambang beringin ini diterima langsung Ketua Dewan Badung, I Nyoman Giri Prasta bersama sejumlah pimpinan dewan dan anggota Fraksi Golkar Badung. Pengurus Golkar yang hadir, I Gusti Wijaya, Ketut Suwandi, Komang Purnama, Dewa Ngakan Rai Budiasa, dan Erwin Siregar. “Kami sudah menerima tembusan fatwa Mendagri, tetapi kenapa proses Pilwabup belum juga jalan. Dan kenapa bisa berulang gagal terus paripurnanya?,” tanya Wijaya. Menurutnya, ngadatnya pemilihan orang nomor dua di Badung ini memunculkan banyak persepsi di masyarakat. Pasalnya, sejak Ketut Sudikerta

dari hasil konsultasi itulah terbit fatwa Mendagri yang intinya Wabup Badung harus diisi. Hanya saja karena fatwa itu ditujukan di Gubernur Bali, pihaknya di Dewan Badung masih menunggu petunjuk Gubernur. Apalagi Koalisi Rakyat Badung Bersatu (KRBB) yang memiliki jatah pengisian Wabup ini pecah. Pihaknya sendiri berharap Gubernur dan Bupati Badung bisa memfasilitasi agar Pilwabup ulang bisa digelar. “Secara lisan saya sudah sempat komunikasikan dengan Wakil Gubernur yang nota bena Ketua DPD Golkar Bali (Ketut Sudikerta, red). Tapi formalnya kami berharap Gubernur bisa segera memfasilitas, sehingga Pilwabup lancar,” papar Ketua DPC PDI Perjuangan Badung itu. Pihaknya sendiri saat ini merencanakan agar bulan Maret ini sudah ada Pilwabup. Selanjutnya karena incumbent sibuk kampanye dan Pileg maka pelantikan Wabup diagendakan bulan April. “Yang pasti kami akan upayakan Pilwabup Maret, sedangkan pelantikannya di bulan April,” tegasnya seraya menambahkan seandainya tidak ada pileg pasti Pilwabup sudah beres.”Kami yakin kalau nggak ada pileg, Pilwabup sudah selesai kemarin,”

dilantik menjadi Wakil Gubernur (Wagub) Bali, hingga kini proses pemilihan masih gabeng. “Prinsipnya wakil bupati harus diisi. Kamipun tidak mau pemilihan wakil bupati ini merugikan kepentingan partai, dewan, apalagi masyarakat,” kata Wakil Ketua DPD Golkar Bali itu. Menjawab pertanyaaan ini, Ketua DPRD Badung I Nyoman Giri Prasta meyakinkan, bahwa proses Pilwabup pasti akan digelar. “Awalnya kami sama sekali tidak menyangka akan terjadi begini (Pilwabup gagal, red),” saut politisi asal Plaga itu. Atas kegagalan ini, pihaknya mengaku sudah mengambil langkah-langkah. Salah satunya adalah dengan berkonsultasi ke Mendagri bersama Bupati Badung AA Gde Agung. Maka

tegas Giri Prasta. Sementara anggota Fraksi Demokrat, I Nyoman Ardana melontarkan pernyataan tetap tidak setuju Pilwabup dilanjutnya. Seperti semula Korda Demokrat Badung ini menilai proses KRBB cacat. Pasalnya, empat calon Wabup, tiba-tiba dipotong dengan hanya mengirim dua nama Cawabup dari Golkar ke Bupati Badung. “Kami demokrat tetap keberatan kalau ini dilanjutkan. Kami Demokrat dan Hanura sudah dizolimi oleh Golkar,” sodok Ardana. Menanggapi hal ini, Giri Prasta menegaskan kembali bahwa proses Pilwabup sudah melalui dua tahapan, yakni tahapan politik di KRBB dan tahapan adminnistrasi di Bupati Badung. “Tugas kami di dewan sebagai pelaksana untuk mengeksekusi (memilih,red) siapa wakilnya, proses politik dan administrasi sudah selesai,” tegas Giri Prasta. Sementara menyikapi sodokan itu, petinggi Golkar Bali memilih ogah berkomentar. Alasannya proses penentuan calon sebelum sampai ditangan bupati ada di KRBB.”Kami tidak mencampuri keputusan KRBB. Tidak ada hak kami mengubah keputusan KRBB. Tapi untuk

memuaskan semua pihak memang sulit,” balas Wijaya diplomatis. Golkar Bali, tegas dia, tidak akan mengutak-atik keputusan KRBB walaupun Demokrat keberatan. “Saya sangat menghormati keputusan KRBB,” tegasnya. Pengurus Golkar Bali lainnya, yakni Ketut Suwandi menambahkan, sepakat Gubernur harus turun tangan. Menurutnya apapun keputusan Gubernur nanti sebagai penengah harus dihormati semua pihak. Termasuk jika Gubernur Pastika meminta proses pencalonan diulang dari nol. “Apapun yang disampaikan Pak Gubernur nanti, itulah yang kita laksanakan. Entah nanti keputusannya proses ulang. Mari kita tunggu bersama,” ucap Suwandi melerai. Menurut rencana petinggi Golkar Bali juga akan bertemu dengan Bupati Gde Agung dan Gubernur Mangku Pastika untuk membicarakan Pilwabup Badung ini. Prinsipnya partai besutan ARB ini ingin Badung memiliki Wabup. “Setelah ini (bertemu Ketua DPRD Badung) kami akan audiensi juga dengan Gubernur dan Bupati Badung, suratnya sudah kami layangkaan tinggal menunggu jadwal saja” tandasnya. W-006

3 Toko Modern di Kuta Labrak Perda MANGUPURA-Fajar Bali Pelanggaran toko modern di Badung masih saja terjadi, kalau sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menghentikan sementara mini market yang ada di wilayah Kapal lantaran tak mengantongi izin, kini disinyalir pelanggaran kembali terjadi di wilayah Kuta. Sebuah toko modern di Kuta tepatnya 100 meter dari Central Kuta diduga ‘bodong’ . Tak hanya ‘bodong’, toko modern ini juga melabrak Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7/2012 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat pembelanjaan, dan toko modern. Pasal yang dilanggar khususnya mengenai jarak minimal toko yang satu dengan yang lainnya—di mana disebutkan, jarak minimal adalah setengah hingga satu kilo meter. Namun, fakta di lapangan berkata lain. Salah satu toko modern di Jalan Raya Kuta yang baru ini jaraknya hanya sekitar 100 meter dari toko modern lainnya. Lokasi persisnya sekitar 100 meter dari central parkir, Kuta.Meski melanggar, namun sampai saai ini aktivitas pembangunan tetap berjalan. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Diskoperindag) Kabupaten Badung, Ketut Karpiana saat dikonfirmasi mengaku belum tahu keberadaan toko tersebut. “Kami belum tahu, kami akan cek,” aku Karpiana. Ditanya sanksi, Karpiana menyebut sanksi belum bisa dijatuhkan. Pihaknya akan melakukan pembinaan terlebih dahulu kepada manajemen toko modern. Menurutnya, bisa saja pemilik toko modern belum tahu cara mengurus izin modern. Sementara itu, Kasi Operasional Satpol PP Badung AA Alit Antara dikonfirmasi terpisah mengatakan belum tahu. Mantan ajudan Cok Rat saat menjabat Bupati Badung ini berjanji bakal segera turun ke lapangan mengecek toko modern tersebut. “Besok (hari ini, Red) segera akan kami cek ke lokasi. Kami akan turun bersama anggota,” ucap Alit. Satu sisi, pihaknya tidak memungkiri jika pembangunan toko modern di Badung khususnya Kuta sudah begitu masif. Tidak hanya di Kuta, di Wilayah Kuta Utara termasuk Mengwi belakangan juga marak. “Kami tidak hafal jumlahnya, tetapi kami sudah selalu mengingatkan pengusaha supaya mengurus izin dulu sebelum membuka usahanya,” tandasnya. W-006

Sosialisasi KDRT Tahun 2014 di Kabupaten Badung.

FB/HERY

Sesetan Heritage Omed-Omedan Kembali Digelar

DENPASAR-Fajar Bali Tradisi Omed-omedan yang dilaksanakan secara turun temurun oleh warga Banjar Kaja Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, untuk tahun 2014 ini kembali digelar. Seperti biasa, Omed Omedan dilaksanakan saat ‘ngembak geni’ (sehari setelah Hari Suci Nyepi). Bahkan, tradisi yang diwarisi warga banjar Kaja Sesetan sejak jaman dahulu, kini telah mendapat sentuhan kreatif, dengan gelaran bertajuk “Sesetan Heritage Omed Omedan”. Kepastian digelarnya kembali Sesetan Heritage Omed Omedan, terungkap saat Panitia Sesetan Heritage Omed omedan yang terdiri dari Kelihan Adat Banjar Kaja Sesetan Made Sukaja dan Ketua Sekaa Teruna Banjar Kaja Sesetan, Putu Arya Wiranata melakukan tatap muka dengan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (18/3) di kantor Walikota setempat. “Sesetan Heritage Omed Omedan sudah diyakini warga masyarakat setempat memiliki nilai sakral, sehingga setiap tahunnya dikemas dengan acara dari Peken Paiketan Krama

FB/CAR

Warga Diminta Prioritaskan Paiketan Krama

Tradisi Omed Omedan yang digelar setiap tahun pada ngembak geni (sehari setelah hari suci Nyepi) di Banjar Kaja Sesetan, Denpasar Selatan.

dilaksanakan pada tanggal 1 April mendatang. Disamping itu juga tahun ini akan dilaksanakan launching logo Sesetan Heritage Omed Omedan yang nantinya dapat sebagai identitas pelaksanaan Heritage Sesetan. Disamping menggelar tradisi Omed Omedan juga akan diramaikan dengan Peken Paiketan

Sesetan, acara hiburan, lomba foto, dan kegiatan Omed Omedan dengan menggelar upacara di palinggih Banjar Kaja Sesetan,” ungkap Ketua Sekaa Teruna Banjar Kaja Sesetan, Putu Arya Wiranata. Kegiatan Omed-omedan rutin dilaksankan usai merayakan hari suci Nyepi yang tahun ini

Krama Sesetan yang pesertanya tiap tahun mengalami peningkatan, serta tahun ini diikuti oleh 80 pedagang, dari kuliner hingga produk-produk kreatif. “Peken Paiketan Krama Sesetan ini dilaksnakan pada pagi harinya yang dipusatkan di lingkungan Banjar Kaja Sesetan, serta pada sore harinya dilak-

Bimbingan Teknis Road Map Reformasi Birokrasi

sanakan tradisi Omed-omedan di depan Banjar Kaja Sesetan,” tandasnya. Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi kegaitan Sesetan Heritage Omed Omedan yang juga dimeriahkan dengan kegiatan kreatif, seperti pasar rakyat, dan lomba foto yang pesertanya setiap tahun mengalami peningkatan. Rai Mantra mengharapkan agar terus memberikan prioritas pada potensi paiketan warga Sesetan, sehingga perputaran ekonomi masyarakat dapat tetap tumbuh. Rai Mantra juga menghimbau kepada warga Banjar Kaja Sesetan untuk tetap menjaga kondusifitas pelaksanaan Hari Suci Nyepi yang dirangkaikan dengan pelaksanaan pengerupukan dengan kegiatan pawai ogoh-ogoh, untuk selalu menjaga paiketan dengan mempererat pasewitran warga banjar. Para tokoh masyarakat banjar setempat bersama Bendesa Adat dengan selalu menampung aspirasi sekaa teruna untuk secara bersamasama menjaga keamana dan ketertiban.  R-004

Kasi Bina Ketrampilan Perempuan Ni Made Tarini Kandhi saat membuka Sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Aula Puskesmas I Abiansemal.

MANGUPURA-Fajar Bali Untuk menghindari terjadinya tindak kekerasan di rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Kantor Pemberdayaan Perempuan menggelar Sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sosialisasi yang dihadiri para Perbekel, PKK Desa yang ada di wilayah Kecamatan Abiansemal dan para siswa-siswi SMA N 1 Abiansemal ini dibuka Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan diwakili Kasi Bina Ketrampilan Perempuan Ni Made Tarini Kandhi didampingi Camat Abiansemal diwakili Kasi Sosial I Made Sentana di Aula Puskesmas I Abiansemal, Selasa (18/3). Pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dalam sambutannya yang dibacakan Kasi Bina Ketrampilan Perempuan Ni Made Tarini Kandhi menyampaikan, keutuhan dan kerukunan rumah tangga yang bahagia, aman, tentram dan damai merupakan dambaan setiap orang. Untuk mewujudkan keutuhan dan kerukunan tersebut sangat tergantung pada setiap orang dalam lingkup rumah tangga, terutama kadar kualitas prilaku dan pengendalian diri setiap orang. Keutuhan dan kerukunan rumah tangga dapat terganggu jika kualitas dan pengendalian diri tidak dapat dikontrol, yang pada akhirnya dapat terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Upaya pemulihan kekerasan dalam rumah tangga perlu terus dilakukan yang pelaksanaannya terkoordinasi dan terpadu antar lintas sektor baik pada tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten. Lebih lanjut Tarini Kandhi membacakan, upaya penyelenggaraan kerjasama pemulihan korban kekerasan dalam rumah tangga pada dasarnya bertujuan menjamin terlaksananya kemudahan pelayanan korban. Sementara itu Camat Abiansemal yang diwakili Kasi Sosial I Made Sentana menyampaikan kepada para peserta agar mengikuti sosialisasi ini sebaik-baiknya, dengan harapan apa yang didapat agar bisa diketoktularkan dan diterapakan di wilayahnya masing-masing. W-014

FB/HERY

Badung sebagai Pilot Project Percepatan Reformasi Birokrasi

Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika saat membuka Bimbingan Teknis Road Map Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. MANGUPURA-Fajar Bali Reformasi birokrasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), transparan dan akuntabel. Reformasi Birokrasi merupakan proses berkelanjutan yang setiap tahapnya diarahkan untuk memberikan perubahan bagi performance birokrasi. Agar perubahan yang dilakukan dapat berjalan secara terarah, sinergis dan sistematis, maka diperlukan peta atau road map yang akan dijadikan pedoman dalam melakukan reformasi birokrasi bagi Pemerintah Daerah. Untuk itu Pemerintah Kab Badung melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kab. Badung menggelar Bimbingan Teknis Road Map Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Acara tersebut dibuka Bupati Badung yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, Selasa (18/3) kemarin di Puspem Badung. Kompyang R. Swandika dalam sambutanya menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan Road Map Reformasi Birokrasi dipandang sangat penting dan strategis mengingat paradigma baru penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang berorientasi pada hasil (Government by Result Oriented) saat ini memang menjadi issu utama penyelenggaraan pemerintahan. “Langkah percepatan reformasi Birokrasi merupakan salah satu upaya yang tepat untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan

dan pembangunan yang berdaya guna, berhasil guna dan akuntabel,” jelasnya. Salah satu kebijakan penting adalah ditetapkannya Peraturan MENPAN-RB Nomor 30 Tahun 2012 tentang pengusulan, penetapan dan pembinaan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Daerah dan Keputusan Menteri PAN dan RB nomor 96 Tahun 2013 tentang penetapan pilot project reformasi birokrasi pada Pemerintah Daerah. “Berdasarkan keputusan Menteri PAN dan RB tersebut, Kabupaten Badung ditunjuk menjadi salah satu pilot Project percepatan reformasi birokrasi pada pemerintah daerah karena dinilai sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan yaitu meraih opini WDP atas laporan keuangan dan LAKIP minimal meraih nilai CC dan Kabupaten Badung telah meraih opini WTP serta LAKIP Badung mendapat nilai B,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan, penunjukan Kab Badung sebagai Pilot project percepatan reformasi birokrasi tentu merupakan sebuah kepercayaan yang harus diemban dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab, merupakan suatu kewajiban untuk terus berbenah dan melakukan inovasi sebagai bagian dari upaya membangun budaya dan etos kerja yang sejalan dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Berbagai upaya telah dan akan terus dilakukan dalam perbaikan tata kelola pemerintahan terutamanya dalam membangun perubahan pola pikir (Mindset) aparatur di jajaran Pemkab Badung dalam upaya membangun budaya unggul (Culture of Excellent), yaitu selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dan mampu menjadi pusat budaya unggul (Centre of Culture Excellent) yang telah terbukti dengan penghargaan yang diraih Kabupaten Badung yaitu dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI dan LAKIP dengan nilai B oleh KEMENPAN dan RB Republik Indonesia. Disamping itu juga Kab Badung memperoleh kepercayaan untuk menggelar berbagai event skala Nasional, Regional maupun Internasional. Asisten Administrasi Umum I Gusti Ngurah Oka Darmawan SH selaku ketua panitia melaporkan maksud dan tujuan Bimtek dimana Bimtek dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi kepada jajaran SKPD/Unit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Sedangkan tujuannya adalah para peserta bimbingan teknis dapat menyusun Road Map Reformasi Birokrasi di lingkungan SKPDnya masing-masing. Bimtek ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Maret 2014 di ruang rapat Kriya Gosana dan diikuti 60 peserta yang berasal dari seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Untuk mendukung kegiatan ini para narasumber terdiri dari Kementrian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Propinsi Bali. W-014*

607/III/BLAS

Layouter: Zohra


DAERAH

4

Cegah Joged Porno

2014 Pemkab Klungkung Rampungkan 18 Ranperda SEMARAPURA-Fajar Bali Tahun 2014 ini Pemkab Klungkung direncanakan merampungkan 18 Ranperda, dan dokumen Ranperda ini sudah diajukan ke DPRD Klungkung untuk dibahas bersama. Hal ini diungkapkan Kabag Hukum, Ketut Sujana, Selasa (18/3) kemarin. Ke 18 Ranperda tersebut diantaranya Ranperda Kawasan Tanpa Rokok, Kawasan ketertiban Umum, Pengolaan Sampah, Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), RPJMD dan Ranperda lainnya. Diharapkannya ke 18 Ranperda tersebut bisa semua dirampungkan, sehingga tidak ada lagi penunggakan penyelesaian Ranperda seperti tahun sebelumnya. Dimana pada tahun 2013 lalu dari 23 Ranperda yang diajukan terdapat lima Ranperda yang belum disahkan menjadi Perda. Menyangkut perubahan Perda Nomor 2 Tahun 1986 tentang Kawasan Ketertiban Umum yang sudah berubah menjadi Perda No 11 Tahun 1996 dan kini direvisi lagi. Sujana sendiri mengatakan bahwa Ranperda Ketertiban Umum yang akan dibahas nantinya, isinya dikelompokkan menjadi 10 bagian wilayah ketertiban umum. Diantara ketertiban umum yang diatur tersebut adalah tertib jalan dan angkutan, daerah Jalur Hijau, Sumber air, sungai dan pantai, penataan lingkungan, dan tempat usaha termasuk taman kota. Disebut Sujana dalam Ranperda Ketertiban Umum tersebut terdapat sanksi pelanggaran dengan kurungan selama 3 bulan dan denda paling besar Rp 50 juta. “Drafnya sudah disampaikan ke dewan, sekarang tinggal menunggu jadwal pembahasan sehingga bisa disahkan,” terang Sujana lagi. W-010

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

Disbudpar Bangli Terus Lakukan Pembinaan

BANGLI-Fajar Bali Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli senantiasa melakukan pembinaan kepada sekaa-sekaa joged di derah ini untuk harapan dapat mencegah adanya joged porno (joged yang melenceng dari pakem joged, baik dari pakem tari serta dari sisi pakem busana). Kabid Kesenian Disbudpar Bangli I Nyoman Wiradana kepada Fajar Bali di kantornya, Selasa (18/3) mengatakan, pihaknya terus melakukan pembinaan kepada sekaa joged bersama pihak Pemprov Bali. “Kami ini terus turun memberikan pembinaan kepada sekaa joged di daerah ini”, ujarnya saat berbincangbincang soal kesiapannya di PKB nanti. Seperti yang diakui, baru-baru ini Disbudpar Bangli memberikan pembinaan kepada sekaa joged di Dusun Pucangan , Kayubihi, Bangli.

Tim YKI Pusat Paparkan Bahaya Kanker

Setahun lalu juga pihaknya telah melakukan pembinaan serupa. “Kami lakukan pembinaan bersama-sama pihak Pemprov”, ujar Wiradana. Diberikan pembinaan tidak berarti joged dimaksud masuk level porno. Tetapi pembinaan dilakukan kepada sekaa lebih pada upaya mencegah sebelum muncul kesan porno. Wiradana menunjukkan ada 3 aspek yang menjadi fokus peminaan, yaitu aspek estetika, logika dan etika. Secara fisik ada dua hal yang bisa dilihat tentang joged porno atau tidak, yaitu dari sisi busana dan dari sisi tarian. Dari sisi busana , joged memiliki 2 macam busana, busana pelegongan dan busana kebaya. Biasanya porno dari sisi busana cendrung tat kala menggunakan busana kebaya. Papar dia kebaya yang patut digunakan sesuai pakem joged tidak mem-

perlihatkan bagian tubuh yang sensitif. Meski kebaya tersebut cendrung tipis, tetapi tetap menyembunyikan bagian sensitif tubuh joged. Sedangka kalau porno dari sisi tarian, tentu gerakan yang bisa bermakna porno seperti goyangan yang berlebihan, serta dengan sengaja memperlihatkan bagian yang tak patut ditunjukkan di depan public. Wiradana tak mau menyebut mana joged di Bangli yang porno atau tidak. Terpenting bagi Disbudpar adalah mampu mencegahnya. Dikatakan ada joged yang identik dengan joged porno di Bangli, kini malah sudah berbalik 180 derajat, berkat pembinaan Disbudpar. Menurut dia di gamelan juga ada standarnya. Tetapi dalam hal gamelan baginya tak masalah, bisa disesuaikan dengan kreativitas seniman. “Ka-

FB/SUMERTA

I Nyoman Wiradana

lau harus terpaku pada standar gamelan joged natural, seniman tak dapat berkreasi, ini idak bagus”, ujarnya. Menyinggung kesiapan PKB, Bangli kini sudah

siap 40 persen. Dari 24 materi PKB nanti, dengan tema kreta masa, Bangli hanya ikuti 24 materi. Dana untuk itu tersedia Rp. 1.093.000.000. W-002*

Nyepi dalam Suasana Kampanye

Warga ikuti pencerahan kanker dari Tim YKI Pusat di Wantilan Pura puseh Desa Bona Blahbatuh Gianyar, Selasa (18/3)

GIANYAR- Fajar Bali Jangan tergoda dengan makanan yang hanya nikmat dimata, namun membawa sengsara di badan. Makanan khususnya jajanan yang tidak memenuhi standar kesehatan sangat mudah dijumpai di pasaran. Masyarakat harus pandai memilih makanan mana yang sehat dan mana yang berbahaya bagi tubuh. Informasi ini disajikan apik dalam sebuah fragmentari yang dibawakan anak-anak yang tergabung dalam Sanggar Paripurna Desa Bona, saat menerima Tim YKI Pusat di Wantilan Pura puseh Desa Bona Blahbatuh Gianyar, Selasa (18/3). Tidak hanya itu, mereka juga memaparkan akan bahaya kanker servik dan kanker payudara bagi kaum perempuan. Selain deteksi dini, pola hidup sehat sangat dibutuhkan dalam upaya mengantisipasi kanker sejak awal. Kepiawaian anakanak memaparkan tentang bahaya kanker dalam bentuk fragmentari membuat Tim YKI Pusat yang diwakili dr. Lukiarti Rukmini dan Ir. Silvia Ari Purnomo dan Ketua YKI Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra kagum. Bahkan dr. Lukiarti Rukmin mengatakan,

inilah suatu bukti bahwa program sosialisasi kanker dikalangan remaja di Gianyar boleh dikatakan berhasil. Tahun 2013 ini YKI Pusat telah mencanangkan Gerakan Nasional Peduli dan Cegah Kanker Servik di seluruh Indonesia dan tujuan kami ke Gianyar dalam rangka meninjau pelaksanaan program tersebut. Dengan bantuan dari donator, YKI Pusat juga telah memprogramkan pelayanan pap smear dan IVA di seluruh kabupaten di Indonesia. Khusus di Kabupaten Gianyar, pihaknya sangat salut ternyata pap smear dan IVA sudah dilaksanakan secara rutin bekerjasama dengan dinas/instansi terkait. “ Kami harap program ini bisa rutin dilakukan, dan YKI Pusat akan terus memberi dukungan,” tegasnya. Sementara itu Ketua YKI Cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan program pap smear, IVA dan sosialisasi rutin dilakukan di masyarakat bahkan sampai ke tingkat banjar. Hal ini dilakukan mengingat jumlah penderita kanker di Gianyar meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari RSUD Sanjiwani Gianyar jumleh penderita kanker Leiomioma uterus ada

FB/ARTAYASA

11 orang, Neoplasma ganas bibir, rongga mulut, kelenjar liur : 9 orang, Neoplasma jinak payudara : 7 orang, Neoplasma ganas bronchus dan paru : 7 orang, dan Neoplasma ganas colon : 6 orang. Disamping itu hasil pemeriksaan dengan metoda IVA, persentase IVA positif sebesar 20 persen. “ Kondisi inilah yang membuat kami di YKI harus terus bekerja keras,” kata Ny. Surya Adnyani Mahayastra. Ditambahkan lagi dengan visi masyarakat peduli kanker yang PeduLi, dikatakan YKI senantiasa PERhatian bahwa kanker bukan hanya masalah individu atau keluarga mereka yang terkena kanker. Memberikan DUkungan baik moral maupun material sesuai dengan kemampuan dan kapasitas. YKI juga memberikan LIndungan agar mereka yang terkena kanker merasa terayomi sehingga timbul semangat diri. pada kesempatan itu juga diberikan pelayanan pap smear dan IVA bagi asyarakat setempat dilakukan di pustu Desa Bona. Menurut Kepala Puskesmas Blahbatuh 1, dr. Dahlia, pelayanan ini cukup mendapat perhatian dari masyarakat, dari target 50 orang yang endaftar sudah lebih dari itu. W-005

Gapura Desa

AMLAPURA-Fajar Bali Guna menciptakan suasana perayaan Nyepi yang tertib dan santih, Pemkab Karangasem melakukan sosialisasi Perayaan Nyepi tahun Icaka 1936 kepada seluruh Prajuru Adat se- Kabupaten Karangasem, Selasa (18/3) di Wantilan Pemkab setempat. Kabag Kesra Drs. I Wayan Astika, M.Si mengatakan, pentingnya melalukan sosialisasi untuk menjaga kekhusukan pelaksanaan Nyepi tahun Icaka 1936 akhir Maret mendatang sesuai pedoman yang telah diturunkan PHDI Bali, Surat Edaran Gubernur Bali dan Himbauan Bupati Karangasem. Peringatan tahun baru Icaka sesuai lontar Sundarigama dan Aji Swamandala dilaksanakan setiap sasih kesange setiap tahun, sebagai momentum penting mawas diri dan mengendalikan diri mencapai hakekat kemanusian yang luhur. Landasan yang memayungi dilaksanakannya himbauan Pemkab Karangasem terkait pelaksanaan Hari raya Nyepi tahun Icaka 1936 adalah Pedoman Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Icaka 1936 dari PHDI Bali tanggal 15 Januari 2014 dan Surat Edaran Gubernur Bali No. 003.2/2316, tertanggal 30 Desember 2013. Berkaitan dengan menyongsong Hari Raya Nyepi menurut Kabag Kesra Astika, dikeluarkan himbauan antara lain bahwa perlu menjaga keamanan di masing-masing wilayah, menciptakan kondisi masyarakat yang aman dan kondusif, mengantisipasi keadaan lebih dini. Untuk LP Dewasa, LP Anak, RSUD, Kapolres, Kodim dan Pol PP Kab. Karangasem agar menyesuai dengan pedoman edaran. Sementara Kepala ASDP Padangbai, Kadis Perhubungan, Kadis Budpar, Kadis Penda agar menindaklanjuti himbauan dimaksud sesuai Tupoksi, Kepala PLN Cabang Karangasem dimohon mematikan lampu penerangan jalan. Sekda Ir. I Gede Adnya Mulyadi,

M.Si menekankan, para prajuru adat sebagai pelaksana ditingkat desa pakraman merupakan basis dan kunci utama pelaksanaan pedoman perayaan Nyepi, sehingga dapat dicapai pelaksanaan ritual agama secara tertib dan damai (santih). Segenap umat lain diharapkan turut menjaga pelaksanaan Catur Brata Penyepian berdasarkan toleransi dan kerukunan yang ada, untuk mewujudkan kekhusukan, ketenangan, kenyamanan dalam melaksanakan ibadah agama. Kepada FKUB Kabupaten Karangasem yang juga diharapkan dapat menyebarkan himbauan tersebut kepada umat sebaikbaiknya agar tidak terjadi salah pengertian yang dapat menimbulkan gesekan dikalangan antar umat beragama, dengan tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi Tri Kerukuan Umat Beragama. Ditekankan Adnya, secara teknis masalah pelaksanaan ritual menyesuaikan dengan petunjuk edaran yang dan serta dresta sima serta dikoordinasikan Bendesa Adat setempat tanpa mengurangi hakekat dan makna pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang diawali ritualitas taur kesange. Terpenting mendapat perhatian adalah kegiatan pengerupukan yang diwarnai dengan pengarakan ogoh-ogoh. Pemkab Karangasem melalui himbauannya menginstruksikan agar menghindari adanya tunggangan politik dalam atraksi ogoh-ogoh, Setiap Banjar atau kelompok yang hendak mengarak ogoh-ogoh harus memiliki penanggung jawab. Disamping itu pengarakan juga diharapkan tidak melewati batas desa pakraman/wilayah banjar adatnya, bagi pengarak ogoh-ogoh dilarang minum - minuman keras (miras), membawa senjata tajam (sajam) dan petasan, pengarakan ogoh-ogoh disarakan dilaksanakan dari pukul 14.00 – 17.00 wita, setelah pengarakan diharapkan semua ogoh-ogoh diprelina

FB/IST

Sekda Adnya Mulyadi: Waspadai Tunggangan Politik, Miras dan Sajam

Pemkab Karangasem melakukan sosialisasi Perayaan Nyepi tahun Icaka 1936 kepada seluruh Prajuru Adat se- Kabupaten Karangasem.

dan dibakar, para pecalang desa adat dikoordinir bendesa setempat berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat diharapkan

dapat menciptakan pelaksanaan kegiatan Hari Raya Nyepi secara keseluruhan berjalan damai dan tertib. Hm*

626/III/KTR

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Lomba Desa Bukan Hanya Sekedar Seremonial Belaka GIANYAR-Fajar Bali Kegiatan rutin seperti lomba desa merupakan ajang yang seharusnya dilaksanakan bukan hanya sekedar seremonial saja, melainkan sebagai ajang untuk evaluasi utamanya di pemerintahan tingkat desa. Hal tersebut diungkapkan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gianyar, Cokorda Rai Widiarsa Pemayun saat memberikan sambutan dalam penialaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gianyar, di Aula Kantor Camat Tampaksiring, Gianyar, Selasa (18/3). Cokorda Rai Widiarsa P. mengatakan penilaian lomba desa dilaksanakan dengan menilai 8 (delapan) indikator pembangunan yang mendukung pelaksanaan visi dan misi desa bersangkutan. Delapan indikator tersebut antara lain, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Maka desa seharusnya tidak hanya melaksanakan administrasi saat lomba desa saja, melainkan wajib dilaksanakan setiap hari

dengan kegiatan nyata. “ Lomba desa sebagai ajang menilai kesiapan desa dengan berbagai kegiatan adminstrasi, seharusnya dijadikan repleksi pelaksanaan pemerintahan desa kedepan”, terang Cok Rai. Pelaksanaan lomba desa tahun 2014 diikuti 7 (tujuh) desa dari 7 kecamatan di Gianyar. Tujuh desa tersebut adalah Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring dilaksanakan (18/3), Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati (19/3), Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang (20/3), Desa Puhu, Kecamatan Payangan ( 21/3). Desa Sayan, Kecamatan Ubud (24/3). Desa lebih Kecamatan Gianyar (25/3) dan Desa Pering kecamatan Blahbatuh (26/3). Perbekel Tampaksiring Cokorda Gde Agung Pariwirta mengatakan di Desa Tampaksiring terjadi peningkatan jumlah penduduk yang signifikan, sehingga kesejahtraan keluarga memerlukan perhatian khusus. Tahun 2013 penduduk desa Tampaksiring berjumlah 10.011 jiwa, dengan rincian penduduk laki 5.132 jiwa, perempuan 4.877 jiwa. Dengan kepadatan 1.153 jiwa per kilometer. Maka pertumbuhan lapangan pekerjaan semakin sulit, sehingga berbagai kegiatan

Lomba desa di Tampaksiring, Kecamatan Gianyar

pelatihan dan sosialisasi keluarga berencana merupakan salah satu prioritas Desa Tampaksiring. “Seni ukir Gading dan tulang

FB/ARTAYASA

khas Desa Tampaksiring, merupakan salah satu unggulan yang sudah menjadi ikon Desa Tampaksiring,”ucapnya. W-005 Layouter: Soma


FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

DAERAH

5

Tingkatkan Hasil Pertanian Tabanan

POTRET FAJAR BULELENG

Bupati Resmikan GPS Subak Anyar, Selemadeg Barat

TABANAN – Fajar Bali Persemian yang ditandai dengan penandatangan prasasti tersebut, diharapkan mampu meningkatkan produksi beras nasional di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan yang sejahtera, aman dan beprestasi. Hadir mendampingi Anggota DPR RI Made Urip, Anggota DPRD Tabanan Made Ekadana, Mantan Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama dan SKPD terkait di Lingkungan Pemkab Tabanan. Subak Anyar sendiri merupakan satu dari sembilan subak yang ada di Tabanan yang menjadi kegiatan bimbingan dan pendampingan peningkatan mutu intensifikasi padi dalam rangka mensukseskan program Gerbang Pangan Serasi yang merupakan salah satu program unggulan pertanian dari Pemkab Tabanan, yang memberikan bantuan berupa sarana dan

FB/Doni

Untuk meningkatkan intensifikasi padi di masing-masing subak di Tabanan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Gerbang Pangan Serasi (GPS) di beberapa subak di Tabanan, Senin (17/3). Salah satunya adalah di Subak Anyar Surabrata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menyerahkan bantuan saat meresmikan program Gerbang Pangan Serasi di Subak Anyar Surabrata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

prasarana pertanian kepada petani. Seperti traktor, bibit maupun pupuk. Program yang baru berjalan sejak tahun 2013 lalu ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Untuk mendukung kesuksesan program GPS tersebut Bupati Tabanan mengimbau kepada instansi terkait untuk terus mengawal dan membimbing subak-subak yang selama ini telah mendapat pembinaan. Dengan harapan dapat mengangkat sektor pertanian di Tabanan, khususnya di Kecamatan Selemadeg Barat. “Saya berharap dengan GPS ini mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, sehingga kesejahteraan anggota

subak semakin meningkat,” harapnya. Selain peningkatan hasil produksi, yang menjadi perhatian khusus orang nomor satu di Tabanan tersebut adalah partisipatif pembudidayaan ikan lele. Dimana untuk bisa mendapatkan program ini, masyarakat harus memiliki kelompok. Kelompok inipun nantinya akan sepenuhnya mendapat bantuan dari pemerintah, baik pembibitan, pakan hingga pembuatan kolam. “Hasil olahan ikan yang dihasilkan, nantinya akan dialokasikan ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Sehingga bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pe k a s e h S u b a k A nya r Surabrata I Made Sudiarawan mengatakan, dalam menjalankan subak ini, dirinya bersama 80 anggota lainnya menerapkan konsep tri hita karana. Yakni parhyangan yang mencakup pura bedugul, pura temuka aya dan pura pangkung jembul. Palemahan mencakup bale subak, saluran irigasi dan laba subak. Sementara pawongan mencakup krama itu sendiri. Sudiarawan manambhkan Subak Anyar, Surabrata juga memiliki berbagai kelompok, diantaranya kelompok ternak, nelayan, lembaga koperasi dan Kelompok Wanita Tani (KWT). “Kami memiliki banyak kelom-

menyembuhkan mereka (pasien), tapi kami memberikan semangat agar mereka (pasien) tidak putus asa dan mau berusaha untuk cepat sembuh,”ungkap Ny. Aries di sela-sela pembagian bingkisan, Selasa (18/3) kemarin. Istri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana ini tidak ragu – ragu untuk berinteraksi langsung dengan pasien. Ny. Aries pun mengajak berjabat tangan dan berkomunikasi dengan pasien. Pa s i e n p u n te r s e ny u m gembira saat Ibu Bupati Buleleng ini memberikan lelucon. ”Saya senang mereka (pasien-red) bisa tersenyum,”ujar wanita yang murah senyum ini. Kadis Sosial Drs. Gede Komang, M.Si menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan kegiatan rutin

setiap tahunnya yang dilaksanakan oleh Pemkab Buleleng serangkaian HUT Kota Singaraja . Tahun ini ada penambahan jumlah bantuan yang tahun sebelumnya berjumlah 100 bingkisan, tahun ini ditambah ,menjadi 125 bingkisan. Selain pasien RSUD Kabupaten Buleleng, kegiatan Pemberian bantuan ini juga diberikan kepada lansia yang terlantar di Desa Alasangker Kec. Buleleng, dan ex. Narapidana yang dipusatkan di Kec. Sawan. Gede Komang juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan dan situasi di RSUD Kabupaten Buleleng yang semakin baik. ”RSUD ini sudah ada peningkatan, dari segi playanan dan penataan ruang,”ujar Gede Komang.

Diharapkanya, terus ada peningkatan dari segi pelayanan dan situasi lingkungan agar masyarakat yang berobat dapat merasa nyaman. ”Saya harap kepemimpinan Bupati Buleleng saat ini dapat terus meningkatkan kualitas RSUD Kabupaten Buleleng untuk kedepannya,”tuturnya. Kegiatan ini juga disambut baik oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Buleleng dr. I Komang Gunawan Landra, SpKj karena kunjungan dan bantuan dari Pemkab Buleleng ini dapat memotivasi kondisi psikologis pasien. ”Kalau untuk menyembuhkan memang harus obat, tapi perhatian dari Pemkab Buleleng ini dapat membantu secara Psikologis untuk kesembuhan pasien,” terang Komang Gunawan. W-008

PKK Buleleng Bagikan Bingkisan Kepada Pasien RSUD Singaraja

SINGARAJA – Fajar Bali Dalam rangka menyambut HUT Kota Singaraja ke-410, Pemkab Buleleng mengadakan kegiatan penyebaran bingkisan kepada pasien di RSUD Kabupaten Buleleng. Penyerahan bingkisan yang diwakili Ketua Penggerak PKK Kabupaten Buleleng didamping oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng diperuntukan kepada pasien kurang mampu dan lansia yang dirawat di Ruang Rawat Inap Kelas 3. Bingkisan yang berjumlah 125 buah langsung diserahkan oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Aries Suradnyana kepada pasien yang berada di 7 Ruang Rawat Inap Kelas 3 yaitu Ruang Padma, Cempaka, Sakura, Jempiring, Lely, Kamboja, dan Ruang Melati. ”Bantuan ini tidak bisa

Nama Dandim Dicatut

NEGARA- Fajar Bali Letkol Czi Vicentius Agung Cahya Kurniawan yang baru menjabat sebagai Dandim 1617 Jembrana, namanya dicatut oleh oknum yang tak bertanggungjawab. Kejadian ini terjadi sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Agung Cahya Kurniawan ketika ditemui usai tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan Kapolres Jembrana AKBP Harry Hariyadi, di Gedung Kesenian Bung Karno Selasa (18/3) di Gedung Kesenian Bung Karno membenarkan namanya dicatut. Dia menyadarai memang terkadang setiap terjadi pergantian pimpinan, sering dimanfaatkan oleh sejumlah oknum yang tak bertanggungjawab. Dia memohon bila ada yang menerima telepon atas nama Dandim Jembrana, diharapkan untuk melakukan konfirmasi dulu. “Kami telah meminta babinsa untuk melakukan kroscek adanya kejadian ini,” ujarnya. Dia juga meminta supaya memberikan informasi nomornya yang benar kepada para warga. “Masyarakat jangan mudah percaya,kalau ada oknum yang mengatasnamakan Dandim Jembrana,” harapnya kepada masyarakat. Tak hanya itu, terhadap Pemilihan Legeslatif, pihaknya telah siap bersama Polri untuk melakukan pengamanan. Dia juga menghimbaukan kepada anggotanya agar tetap netral dalam hajatan politik ini. Masyarakat tetap diminta untuk selalu berhati-hati saat menerima SMS ataupun telepon yang mengatasnamakan Dandim Jembrana. Karena itu, peran aktif serta sejumlah tokoh masyarakat, diminta untuk selalu melakukan antisipasi dini. W-003

609/III/BLAS

pok berkat pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing SKPD,” ungkapnya. Selain meresmikan GPS di Subak Anyar, Surabrata, Bupati Tabanan juga meresmikan jalan beji di Banjar Dinas Nyuhgading, Desa Mundeh yang merupakan program Gerbang Indah Serasi (GIS) dan peresmian jalan partisipatif menuju Pura Dang Khayangan Majapahit di Desa Pekraman Pancoran, Selemadeg Barat. Untuk perbaikan infrastruktur sendiri, Pemkab Tabanan memiliki 4 program, diantaranya hotmix, Gerbang Indah Serasi (GIS), Partisipastif dan Program Pembangunan infrastruktur Pedesaan (PPID). Bupati berharap program partisipatif jangan pernah berhenti. Karena program pembangunan jalan desa menuju parhayangan ataupun pertanian tersebut berfungsi sebagai pemersatu antara pemerintah dengan masyarakat. Karena program pembangunan yang materialnya berasal dari pemerintah dan tenaganya berasal dari masyarakat dapat memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong. “Program ini jangan pernah terhenti sampai disini. Karena program ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kebersamaan dan gotong royong masyarakat,” harapnya.W-004*

FB/Agus

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana melakukan diskusi terkait pengelolaan sampah

Bupati PAS Konsultasi Pengelolaan Sampah ke Surabaya Surabaya menjadi salah satu kota di Indonesia yang dinilai mampu mengelola sampah dengan baik, melalui program 3R (reduce, reuse, recycle). Tidak hanya itu, Program 3R dinilai telah menjadi landasan upaya pengelolaan sampah secara mandiri oleh masyarakat, dalam rangka mengurangi sampah dan mengambil nilai ekonomis dari sampah. Hal ini menjadikan Surabaya salah satu contoh kota yang masyarakatnya berhasil mengelola sampah, sehingga menjadi role model negara-negara di Asia Pasifik. Dengan keberhasilan tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bersama dengan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng melakukan studi banding ke Pemerintah Kota Surabaya. Rombongan Bupati Agus Suradnyana diterima Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Balaikota Surabaya kemarin pagi. Walikota Risma dalam kesempatan tersebut mengatakan pengolahan sampah mulai dari rumah tangga, tempat pembuangan sementara di kampungkampung, hingga di tempat-tempat umum menjadi langkah yang efektif untuk mengurangi volume sampah. W-008

Lagi, Warga Perancak ke Kejari Terkait dugaan penyimpangan pembangunan Kantor Desa Perancak

NEGARA- Fajar Bali Terkait adanya dugaan penyimpangan pembangunan Kantor Desa Perancak, sebanyak sembilan warga Perancak kembali datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara, Selasa (18/3) kemarin untuk menanyakan laporan yang sebelumnya sudah disampaikan ke Kejari Negara. M e re ka d i te r i m a K a s i Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Negara, Putu Sauca Arimbawa dan Made Rai Joni. Kali ini mereka juga membawa bukti baru berupa CD rekaman rapat penolakan warga dan dugaan penyelewengan pembangunan yang telah disepakati.

Putu Sauca Arimbawa menjelaskan laporan yang sebelumnya sudah disampaikan sudah ditindaklanjuti dan kini telah mendapatkan surat perintah penyelidikan mulai tanggal 14 Maret. Selain itu, memerintahkan penyelidikan dan menambah waktunya selama14 hari. Dalam rentan waktu i t u , p i h a k nya m e l a ku ka n pemeriksaan saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti. Ketut Sudiardiata asal Banjar Mekarsari sebagai perwakilan warga Perancak meminta supaya laporan yang sudah dilaporkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak Kejari Negara. Sebelumnya, dari laporan

yang sudah disampaikan ke Kejari Negara, telah dibeberkan enam poin terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan panitia pelaksana pembangunan Kantor Desa Perancak. Pada pembangunan kantor Desa tersebut diduga telah menelan dana sekitar Rp 800 juta. Dugaan sementara yang dilaporkan,karena adanya pengubahan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) serta gambar. Adanya pengubahan RAB dan gambar, dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas bangunannya. Pengubahan tersebut diduga dilakukan sepihak dan tanpa persetujuan BPD. W-003

608/III/BLAS

Layouter: Soma


PENDIDIKAN

6

Tahun Ajaran Baru akan Buka Program Pariwisata

Sambut HUT ke-243 Kabupaten Gianyar

Raih Prestasi Nasional, SMK Saraswati 2 Mulai Lepas Landas

GIANYAR-Fajar Bali Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Gianyar yang ke 243, Purna Paskibraka Indonesia(PPI) kabupaten Gianyar menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) bupati cup IV tingkat SMA / SMK dan SMP se- kabupaten Gianyar. Acara yang berlangsung dari tanggal 18 – 20 maret 2014, dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Gianyar, Dewa Nyoman Alit Mudiarta, dimeriahkan marching band SMA N 1 Payangan. Dari kegiatan ini diharapkan, generasi muda dapat memupuk disiplin,patuh dan taat, belajar memimpin dan dipimpin, belajar memahami kebersamaan, kekompakan, serta rasa bertanggung jawab.” tegasnya. LKBB bupati cup IV di ikuti oleh 50 team yang masing-masing tim terdiri dari 22 orang, dimana untuk tingkat SMA/SMK di ikuti oleh 31 team , untuk tingkat SMP di ikuti oleh 19 team SMP se kabupaten Gianyar . Adapun nantinya para peserta LKBB ini akan mempersiapkan calon-calon Paskibraka, baik yang bertugas di tingkat kecamatan,kabupaten, provinsi mau pun Paskibraka tingkat nasional, menjelang perayaan 17 Agustus mendatang. LKBB, selain memperebutkan piala tetap juara 1,juara 2, juara 3, harapan 1, harapan 2, juara favorit penonton dan juara danton terbaik serta uang pembinaan di tingkat SMP dan SMA/SMK juga memperebutkan piala bergilir bupati cup yang dilambangkan dengan sepasang Putra dan putri yang mengusung lambang daerah kabupaten Gianyar. Ketua Panitia Lomba, I Komang Ananta Wiranata menegaskan” generasi muda harus saling bahu membahu dan bersinergi yang harmonis dengan pemerintah dan kebijakannya, untuk bersamasama membangun Gianyar yang kita cintai melalui LKBB ini. W-005

Kesibukan di Dunia Hiburan Makin Padat

FB/HERU

DENPASAR-Fajar Bali Bajang jegeg bernama Novita Widiarini yang populer dipanggil Keyzha Rama, kesibukannya di dunia hiburan semakin padat saja. Selain disibukan menjadi presenter dan juga master of ceremony (mc), perempuan kelahiran, Badung, 18 November 1985, kini juga mulai menyasar untuk menjadi model video klip untuk penyanyi lagu Pop Bali. Menurutnya, tertarik untuk menjadi model video klip ini sejatinya hanya Keyzha Rama sekadar mengasah kemampuan acting di depan kamera. Pun begitu, juara lomba nyanyi bintang radio ini, kerap tampil dengan berbagai karakter di beberapa klip Bali. Seperti menjadi model video klip panji kuning dengan lagu Kangen Mantan. Adi Wisnu di lagu Janda Melengis, di band nuansa hijau dia ikut jadi model klip di lagu Ratu Pembohong  dan bersama Tut Sana di lagu Sexy Ladies. “Ya, ikut menjadi model ini saya dapat mengasah kemampuan saya di bidang akting, “ jelasnya, Selasa (18/3). Meski tidak mendapatkan profit terlalu tinggi, kata dia, ini  juga sekaligus dapat mambantu teman- teman penyanyi Bali dalam menyelesaikan klip mereka. “Hasilnya walau nggak terlalu tinggi bayarannya tapi saya senang saja bisa bantu teman- teman penyanyi Bali. Saya juga mendapat teman lebih banyak dan juga pengalaman,” jelasnya. W-017

Prestasi SMK Saraswati 2 Denpasar mulai Lepas Landas. Prestasi itu dibuktikan pada Mechanic’s Skill Competition (MSC) di Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya awal Maret lalu. SMK Saraswati 2 menyabet jura III nasional pada MSC tersebut. Selain prestasi, SMK tersebut pada tahun akademik 2014/2015, akan membuka program studi pariwisata dengan kompetensi keahlian akomodasi perhotelan.

DENPASAR-Fajar Bali Kepala SMK Saraswati 2, I Gede Putra, BA.S.Pd. MM., di ruang kerjanya, didampingi Wakasek Kurikulum, Gede Mulya, ST., Selasa (18/3) menjelaskan, peraih prestasi nasional pada MSC, siswa kelas XI, Denny Afrisal Sadewa, jurusan teknik otomotif sepeda motor. Selain itu SMK Saraswati 2 juga meraih prestasi di bidang informatika dalam lomba video, yang diselenggarakan UPT Rumah Pintar Denpasar. Dengan diraihnya prestasi tersebut, Gede Putra akan terus memberikan motivasi baik kepada guru mau pun siswa untuk terus berupaya meningkatkan diri. siswa harus terus diberikan pembinaan sesuai program keahliannya, karena untuk kebutuhan praktik sudah dilengkapi sekolah. Selain itu kerjasama dengan perusahaan juga terus ditingkatkan. Khusus bidang otomotif, isntitusi itu telah menjalin kerjasama dengan Dealer Zusuki Indo Bali dan

Dealer Yamaha. Sekolah juga berupaya meningkatkan mutu, sistem pengelolaan manejemen mendapat perhatian khusus. Oleh karenanya SMK Saraswati 2 telah mendapat ISO 9001-2008, ujar Gede Putra. SMK Saraswati 2 memiliki Program Keahlian, Teknik Otomotif, dengan jurusan teknik otomotif sepeda motor, dan Kompetensi Keahlian, Teknik Komputer dan Informatika (IT). Sedang terkait dengan akan dibukanya program studi pariwisata, dengan jurusan akomodasi perhotelan yang akan dimulai pada tahun ajaran baru, Gede Putra membenarkan, kini untuk kebutuhan itu, institusinya sudah mempersiapkan diri. Persiapan itu di antaranya, tenaga pengajar yang profesional dan berkpompeten di bidangnya, sarana dan prasarana, termasuk ruang untuk untuk proses belajar mengajar serta laboratorium. Selain siswa akan praktik di

FB/BLAS

FB/ARTAYASA

PPI Gelar LKBB Bupati Cup IV Tingkat SMP, SMA/SMK

Piala LKBB yang akan diperebutkan pada bupati cup IV

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

Kepala SMK Saraswati 2 Denpasar, I G bersama guru-guru dan siswa Denny Arifal Sadewa peraih prestasi nasional laboratorium sekolah, siswa juga akan praktik di dunia usaha dan industri (dudi), khususnya di hotel-hotel yang bekerjasama dengan SMK Saraswati 2. Gede Putra mengutarakan, dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), calon peserta UN sudah diberikan les tambahan. Selain itu juga sudah mengikuti try out yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali dan kota Denpasar. Sementara Uji

Kompetensi Keahlian (UKK) juga sudah dilaksanakan. Saat ini hingga menghadapi UN, calon peserta UN, akan terus diisi dengan mata pelajaran yang akan di-UN-kan dan untuk ujian teori kejuruan. Gede Putra optimis SMK Saraswati 2 akan meraih 100 persen pada UN tahun ini, karena setiap tahun sejak UN digelar selalu 100 persen. Keoptimisan itu karena sekolah sudah berusaha maksimal. Gede Putra meng-

Rakor Jenjang Pendidikan di Gianyar

harapkan, agar oragtua calon peserta UN ikut mendukung sepenuhnya kepada putra-putrinya, dengan memberikan kesempatan belajar serta memproteksi kesehatan. UN menerapakan 20 paket, sehingga peserta UN yang menentukan dirinya sendiri alias tarung bebas, ujar Gede Putra. Sementara dalam penerimaan siswa baru, ditargetkan tiap program studi maksimal 2 kelas. R-008

Minat dan Bakat Pendidikan Mulai Diperhatikan GIANYAR-Fajar Bali Mengingat kabupaten Gianyar merupakan daerah seni, pariwisata dan agraris, dimana bidang ini banyak menyerap tenaga kerja, sehingga output keahlian dari pendidikan siswa harus sesuai dengan keberadaan dan perkembangan dunia usaha/dunia industri. Untuk itu perlu diadakan suatu pemetaan minat dan bakat pendidikan. Dengan adanya pemetaan minat dan bakat dalam bidang pendidikan, diharapkan mampu memberikan gambaran pemetaan sehingga memudahkan pengambilan kebijakan

604/III/BLAS

dalam pendirian sekolah dan penentuan program keahlian. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) jenjang pendidikan di kabupaten Gianyar Selasa (18/3) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sukawati Gianyar. Dalam sambutan bupati Gianyar yang dibacakan Asisten Administrasi Umum II,I Wayan Sudamia, SE.MH., mengatakan, bahwa sampai saat ini masih dirasakan adanya berbagai masalah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Gianyar. Mulai dari mutu, jumlah dan penyebaran tenaga pendidik, sarana prasarana, manajemen sekolah dan prilaku peserta didik. Bahkan penuntasan buta aksara juga belum sepenuhnya berhasil dan banyak lagi hal hal yang lain yang kurang mendukung kemajuan bidang pendidikan. Menyikapi kondisi pendidikan seperti itu maka semua pihak terkait, harus lebih meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam melaksanakan peran dan fungsi masing masing. Melalui rakor jenjang pendidikan kabupaten Gianyar, diharapkan dapat membantu pimpinan daerah merencanakan dan melaksanakan serta memecahkan masalah- masalah kebijakan pendidikan di kabupaten Gianyar. Hal ini sejalan dengan tun-

tutan dan kewenangan pemerintah daerah di era otonomi daerah. Untuk itu rapat rakor ini sangat diperlukan untuk mensinkronkan berbagai kebijakan pendidikan nasional dan daerah sehingga membantu memecahkan berbagai permasalahan pendidikan melalui pendataan/ statistik sekolah, kurikulum, penilaian pendidikan dan aspirasi masyarakat. Sementara perumusan hasil rakor jenjang pendidikan kabupaten Gianyar, nantinya akan disusun oleh tim rekomendasi yang terdiri dari pemetaan pen-

FB/ARTAYASA

didikan, dewan pendidikan dan komite sekolah di kabupaten Gianyar dan peserta rakor. Selanjutnya rumusan hasil tersebut disajikan dalam rapat umum, untuk mendapatkan tanggapan dan persetujuan peserta sebelum disahkan menjadi rekomendasi jenjang pendidikan kabupaten Gianyar tahun 2014. Rapat Koordinasi menghadirkan 2 narasumber yakni Ketua Komite SMP Negeri 1 Gianyar Cokorda Ngurah Suyadnya dengan judul materi Partisipasi Masyarakat dalam

Pendidikan, dan dari Dewan Pendidikan Ketut Witarka Tudiarta beserta tim dengan judul materi Pemetaan Pendidikan di Kabupaten Gianyar. Sementara peserta kegiatan Rakornas Jenjang Pendidikan kali ini diikuti oleh 175 peserta yang terdiri dari unsur Dewan Pendidikan, Kepala Sekolah TK/SD,SMP,SMA/SMK Negeri dan Swasta, Kepala UPT dan semua Pengawas Sekolah dari tingkat TK/SD, SMP, SMA/ SMK SE- Kabupaten Gianyar serta beberapa pengurus komite sekolah. W-005

Rakor jenjang pendidikan di kabupaten Gianyar

459/II/BLAS

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI LPS: Bank Tidak Bisa Dipercaya Saat Krisis

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

Direktur Eksekutif Penjaminan dan Manajemen Risiko Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Suharno Eliandy menyatakan ada kalanya bank tak bisa dipercaya. “Terutama saat krisis,”. JAKARTA-Fajar Bali Pernyataan Suharno Eliandy itu disampaikan pada seminar LPS di Universitas Sebelas Maret Surakarta, Selasa, (18/3) kemarin. Dia menjelaskan selama ini bisnis perbankan mendasarkan pada kepercayaan masyarakat. Dan pada saat terjadi krisis perbankan pada tahun 1997 dan 1998, negara harus mengeluarkan anggaran hingga Rp 600 triliun untuk menyelamatkan stabilitas

sistem keuangan dan perekonomian nasional. Hal itu terjadi karena perbankan gagal mengembalikan dana simpanan nasabah. Adapun kegagalan perbankan saat itu disebabkan berbagai faktor, salah satunya faktor eksternal. “Perbankan itu bisnis. Bisa hidup dan mati,” kata Suharno. Untuk mengembalikan kepercayaan nasabah, tutur Suharno, pemerintah membentuk LPS pada

LPS sudah menutup operasional 56 Bank Perkreditan Rakyat dan mengembalikan uang nasabah sebesar Rp 675 miliar.

Lebih jauh Suharno mengungkapkan selama ini bank juga menilai penyimpanan uang sebagai bisnis yang sulit. Karena itu, bank mengeluarkan sejumlah jurus agar pemegang rekening tabungan bertambah melalui hadiah atau iming-iming tertentu. Tanpa kepercayaan, masyarakat enggan menyimpan uang di bank. “LPS hadir untuk meyakinkan masyarakat bahwa menyimpan uang di bank aman karena sudah dijamin,” katannya. Ekonom Universitas Sebelas Maret Surakarta, Lukman Hakim, menilai kemunculan LPS cukup terlambat. “Mestinya sudah ada sejak 1988, saat kita masuk era liberalisasi perbankan,” ujarnya.TP

kenaikan suku bunga. Dalam kurun waktu satu tahun hingga saat ini, khusus di Bali, Atrha Graha Peduli sudah menyebar lebih dari 50. 000 paket sembako murah, yang terdiri dari berbagai barang kebutuhan pokok, sekaligus menggali potensi usaha masyarakat yang bisa dikembangkan melalui Program Pembinaan UMKM, hingga diharapakan dikemudian hari masyarakat dapat terangkat tingkat kesejahteraannya. Pandu menambahkan, rangkaian program Pasar Murah Nyepi ini merupakan kesatuan rangkaian yang tidak putus dari pelaksanaan program 1.000.000 Paket Sembako Murah Ramadhan, Natal, Tahun Baru dan Imlek yang baru saja berlalu. Hasil dana yang diperoleh dari penjualan paket sembako murah akan digunakan untuk membeli kembali sembako berikutnya agar dapat dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, seperti yatim piatu dan

para orang tua usia lanjut. Dengan demikian Artha Graha Peduli secara tidak langsung turut mengajak masyarakat yang membeli sembako agar juga turut peduli dan berbagi dengan membantu mereka yang benar-benar tidak mampu. Sementara Koordinator Lapangan kegiatan Artha Graha Peduli, Putu Sumali, mengatakan Artha Graha Peduli yang sejak era tahun 90an teah aktif melaksanakan berbagai kepedulian nyata menyikapi kondisi sosial masyarakat serta lingkungan di Indonesia, kali ini menggelar Semarak Pasar Murah Nyepi Artha Graha Peduli yang dilaksanakan di beberapa kelurahan di Kabupaten Badung dan Denpasar. Dimana lokasi tersebar di sekitar jaringan usaha dan mitra Artha Graha Network, serta difokuskan pada kantong-kantong masyarakat yang membutuhkan, dengan melibatkan Desa Adat dan Pura yang berada di lingkungan usaha Artha Graha Network di seluruh Bali.KJS

FB/IST

2004. “Kami ingin agar masyarakat kembali percaya menyimpan uangnya di bank,” katanya. Di luar krisis pada tahun 1997 dan 1998,

Gebyar Pasar Sembako Murah

FB/KJS

MANGUPURA-Fajar Bali Artha Graha Peduli untuk kesekian kalinya kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan menggelar Gebyar Pasar Sembako Murah yang kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut hari raya Nyepi Saka 1936. Kegiatan ini dilaksanakan

khusus di Bali, yang dimulai sejak hari minggu 16 Maret 2014 sampai dengan menjelang Hari Raya Nyepi. Menurut Execitive Assistant Manager Discovery Kartika Plaza Hotel, Pandu Djojoadisoeprapto, ditengah-tengah harga berbagai kebutuhan pokok, Artha Peduli

kembali menggelar Pasar Sembako Murah guna turut meringankan beban masyarakat, terlebih menjelang hari raya Nyepi di Bali. Kondisi perekonomian di awal tahun diwarnai adanya penurunan daya beli masyarakat yang diantaranya disebabkan karena pelemahan nilai tukar rupiah dan

GIANYAR-Fajar Bali Tercatat dalam data di BPJSTK Bali II saat ini di Kabupaten Gianyar hanya 10.390 orang saja yang terdaftar sebagai peserta program Jamsostek dari 272.944 orang angkatan kerja. Sedangkan perusahaan maupun badan usaha yang terdaftar Badan Penyelenggara Jaminan Ketenagakerjaan (BPJS) di Kabupaten Gianyar hanya 444 perusahaan. Perusahaan itu diantaranya koperasi, usaha menengah, LPD dan yayasan didalamnya. Sedangkan dari 444 perusahaan tersebut 430 diantaranya masih mendaftarkan sebagian tenaga kerjanya dan yang melaporkan dengan upah sebenarnya kurang dari 50% dari total perusahaan terdaftar. Dilihat dari angka statistik ini, dapat disimpulkan bahwa kesadaran badan usaha terhadap

BPJS Ketenagakerjaan Bali II bersama Kejaksaan Negeri Gianyar akan melakukan ‘Sidak’

Jamsostek. Sesuai amanat UU No.24 Tahun 2011 tentang BPJS. Kesungguhan Kajari Gianyar ini dituangkan dalam beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua bulan kedepan. Kegiatan dimaksud diantaranya adalah pemanggilan kepada pemilik usaha yang belum mendaftarkan perusahaan dan tenagakerjanya sebagai peserta Jamsostek, perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar namun belum mendaftarkan seluruh tenagakerjanya, perusahaan peserta yang belum melaporkan seluruh upah tenaga kerjanya, maupun yang menunggak iuran. Selain akan dilakukan pemanggilan tersebut, pihak Kejaksaan bersama BPJS-TK juga akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perusahaan-perusahaan atau tempat-tempat usaha tersebut.KJS

7 BNI Ditunjuk Salurkan Bantuan Siswa Korban Bencana JAKARTA-Fajar Bali Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjuk PT BNI Tbk sebagai bank penyalur bantuan sosial bagi para siswa di daerah yang terkena dampak bencana alam. Bencana alam yang dimaksud program itu meliputi korban letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan korban letusan Gunung Kelud di Jawa Timur. “Pengalaman BNI selama ini dalam menyalurkan bantuan sosial kepada para siswa secara nasional mendorong pemerintah untuk menunjuk BNI menjadi penyalur bantuan kepada para siswa di daerah bencana,” kata Sekretaris PT BNI Tbk Tribuana Tunggadewi dalam siaran persnya, belum lama ini. Untuk siswa korban letusan Gunung Sinabung, BNI telah membuka 7.181 rekening tabungan kerja sama bagi 7 ribuan siswa yang terkena dampak bencana. Rekening itu untuk 3.839 siswa sekolah dasar (SD) dan 2.045 siswa sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, juga sudah dibuka rekening untuk 309 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dan 988 siswa sekolah menengah atas (SMA). Seluruh rekening tersebut telah dibuka melalui BNI Kantor Cabang Utama Kaban Jahe, Sumatera Utara. Untuk siswa korban letusan Gunung Kelud, pada 17 Februari 2014, BNI telah membuka 16 rekening tabungan kerja sama sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan sosial bagi siswa korban bencana di Jawa Timur. Sebelumnya pada hari pertama terjadinya bencana letusan Gunung Kelud, yaitu 14 Februari 2014, BNI langsung menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, masker, kebutuhan bayi, dan obat-obatan kepada para korban di Kediri serta membagikan masker di Yogyakarta dan Solo. Bantuan di Kediri disalurkan melalui posko bantuan yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri. Bantuan disalurkan sebagai bagian dari program BNI Peduli yang dilakukan oleh unit corporate community responsibility (CCR) BNI. BNI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang hingga akhir kuartal keempat 2013 memiliki 1.687 outlet yang tersebar di 34 provinsi dan 381 kabupaten. Untuk melengkapi pelayanan pada masyarakat, BNI juga memiliki 24 Sentra Kredit Menengah (SKM), 58 Sentra Kredit Kecil (SKC), 111 Unit Kredit Kecil (UKC) dan 12 Consumer and Retail Loan Center (LNC) yang tersebar di seluruh Indonesia.TP

Respon Badan Usaha Terhadap Program BPJS Rendah

pentingnya program Jaminan Sosial kepada Tenaga Kerja di Kabupaten Gianyar belum sesuai harapan. Dalam pertemuan antara Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar; Ketut Sumedana dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bali II (BPJS-TK); Sri Surastono di minggu pertama bulan Maret tahun 2014, telah bersepakat akan bersinergi untuk menyukseskan pelaksanaan program

Info

606/III/BGS

628/III/KTR

PERBARINDO

Sambut Positif Kebijakan OJK

FB/AGUNG

Dewa Ketut Suparta.

GIANYAR-Fajar Bali Kebijakan dari Otoritas Jasa keungan (OJK) yang mengenakan iuran kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) disambut positif oleh Direktur Utama (Dirut) BPR. Suryajaya Ubud, Dewa Ketut Suparta. SE, salah satu anggota Perbarindo Bali.

Sesuai UU RI No. 21 tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan, khususnya pasal 16, OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan, kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasal modal dan kegiatan jasa keuangan perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan. “Jika UU itu dijalankan dengan benar sangat berperan dalam proses perbankan kearah yang positif,”ucapnya, belum lama ini. Bahkan aplikasi OJK yang diatur dalam UU tersebut sangat jelas yakni mempunyai kewenangan, perijinan sekaligus pencabutan ijin usaha bank dan pengaturan dan pengawasan mengenai kesehatan bank diantaranya menyangkut likuiditas, rentabilitas, solvabilitas, kualitas

aset, rasio kecukupan modal minimum, batas maksimum pemberian kredit, rasio pinjaman terhadap simpanan, dan pencadangan bank. Dengan aturan yang jelas kata Dewa Ketut Suparta, kegiatan perbankan akan berjalan pada aturan tersebut, jika melanggar sudah ada dasar untuk melakukan tindakan. Diyakini dengan diberlakukannya UU OJK termasuk iuran yang harus disetor pihak perbankan, kinerja industri BPR semakin bagus dan lebih baik lagi. Selain itu dengan dilakukan pemeriksaan setidaknya akan semakin membangun kepercayaan para nasabah kepada industri BPR. “Dengan semakin banyak pengawasan plus pemeriksaan maka kinerja BPR akan semakin bagus,” ungkapnya. M-004

630/III/KTR

629/III/KTR

Layouter: Zohra


8

RABU, 19 MARET 2014 | TAHUN XIV

Klungkung Optimis Swasembada Beras *Gunakan Bibit Unggul, Pemerintah Siap Beli Hasil Petani Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta nampaknya serius untuk melaksanakan swasembada pangan di Kabupaten Klungkung. Hal ini dibuktikan dengan panen padi varietas Sidenuk di Subak Desa Selisihan Kecamatan Klungkung beberapa waktu lalu. Bahkan saat panen tersebut dihadiri oleh Ketua HKTI Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, serta instansi terkait.

FB/SARJANA

I Nyoman Suwirta

BUPATI Nyoman Suwirta mengakui kalau alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Klungkung juga cukup tinggi, baik digunakan untuk pemukiman maupun untuk keperluan pariwisata. Ini terjadi selain karena sumber air yang makin menipis, serangan berbagai hama juga menyebabkan petani kurang bersemangat mengolah lahannya. “Sumber air juga menipis dan serangan hama semakin meningkat,” jelas Suwirta. Di sisi lain, tambahnya, perubahan iklim global, serta ulah para spekulan juga menyebabkan Klungkung selama ini tidak bisa swasembada beras.

Pemkab Klungkung melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Klungkung terus berupaya memaksimalkan lahan yang masih produktif di Klungkung untuk memproduksi beras guna memenuhi kebutuhan beras di wilayah Kabupaten Klungkung. Padi varietas sidenuk merupakan hasil litbangyasa iptek nuklir bidang pertanian dilaksanakan melalui kegiatan Dem Farm. D a r i p a n e n ya n g te l a h dilakukan sehari sebelumnya gabah yang dihasilkan seberat 8,1 ton/hekter dengan menggunakan pola tanam tandur jajar, sedangkan dengan pola tanam biasa 6.8 ton/ha. Bupati Suwirta mengajak kepada para petani untuk terus memacu diri dan tetap konsisten menanam beras. H a l i n i g u n a m e n d u ku n g

program Pemkab Klungkung untuk bisa swasembada beras. Gabah petani dibayar murah oleh pembeli dari luar, selanjutnya dikemas dan di beri merek dan dijual kembali dengan harga tinggi. Padahal, beras yang dijual di Klungkung oleh penjual dari luar daerah sejatinya berasal dari Klungkung sendiri. “Inilah yang menyebabkan para petani kita tidak maju. Untuk itu nanti saya akan buat Perda yang mewajibkan pedagang di pasar dan swalayan yang ada di Klungkung menjual beras hasil petani Klungkung. Demikian juga para PNS akan dihimbau mengkonsumsi beras dari produksi lokal Klungkung,” ujar Bupati Suwirta. Selain itu guna mengembalikan Pasar Klungkung s e b a ga i p u s a t n i a ga B a l i

FB/SARJANA

Timur, Pemkab klungkung nantinya tahun 2015 akan membangun pasar grosir, se-

Pemerintah siap membeli hasil pertanian petani. hingga nantinya mendukung program Pemkab Klungkung dalam hal swasembada beras

FB/SARJANA

Produksi Palawija Klungkung Merosot

FB/SARJANA

Terbanyak Dialami di Nusa Penida

Tak hanya beras, produksi palawija di Klungkung juga terus mengalami kemerosotan akibat alih fungsi lahan dan serangan hama. SELAIN produksi beras di Klungkung mengalami kemerosotan, produksi palawija juga mengalami kemerosotan produksi, sehingga kebutuhan akan palawija ini disuplai dari

luar Klungkung dan bahkan dari luar Bali. Kepala Seksi Pendataan Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Klungkung, Cokorda Istri Sukmawati menyebutkan

Lahan Pertanian Terus Menyusut

merosotnya hasil palawija ini akibat alih fungsi lahan, serangan hama dan adanya perbaikan irigasi. Dari data di Dinas Pertanian Klungkung disebutkan

untuk tahun 2013 lalu, bahwa luas tanam untuk Jagung hanya mencapai 80,76% (2.485) hektar) dengan produksi hanya mencapai 9.287 ton. Dimana target realisasi hasil panen jagung ini 13.525 ton di tahun 2013. Sedangkan untuk tanaman Kedele, realisasi produksinya mencapai 2.156 ton atau 137% dari target. Produksi kacang tanah 1.843 ton (47% dari target), Produksi Kacang Hijau 73 ton (58% dari target). Ubi Kayu 36.756 ton (44,53% dari target) dan Ubi Jalar 4.313 ton (42,22% dari target. Menurunnya, produksi palawija ini terbanyak dialami di

wilayah Nusa Penida. Hal ini diakibatkan selain masyarakat sudah beralih mengkonsumsi beras akibat adanya beras Raskin. Hal lain yang menyebabkan merosotnya produksi palawija di Nusa Penida akibat lahan palawija beralih ke kehutanan. “Walau produksi menurun, daya beli masyarakat masih tinggi, sehingga ketahanan pangan bukan ancaman,” terang Sukmawati. Disisi lain, saat ini pupuk organik yang dikembangkan saat ini lebih banyak digunakan untuk lahan pada penanaman palawija. W-010

ini. Malah tidak hanya swasembada beras, tetapi juga

swasembada pangan lainnya, karena Klungkung sangat potensial untuk itu. W-010

Produksi Beras Klungkung Minus 600 Ton per-Tahun

HASIL produksi beras di Klungkung setiap tahunnya mengalami kemerosotan. Bahkan dari data yang dikeluarkan Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Klungkung, setiap tahunnya hasil produksi menurun sampai 600 ton rata-rata pertahunnya. Sedangkan alih fungsi lahan di Klungkung setiap tahunnya berkisar 10 hektar pada lahan produktif termasuk lahan pertanian basah. Ancaman ketahanan pangan ini akan sangat dirasakan oleh penduduk di Kecamatan Nusa Penida, mengingat warga di Klungkung kepulaua ini masih mengandalkan ubi kayu dan jagung sebagai makanan pokok dan sesekali mengkonsumsi beras. Nusa Penida ini juga sama sekali tidak memiliki sawah dan semuanya dalam bentuk tegalan kering. Sedangkan dari Perda Nomor 1 Tahun 2013 ini, luas kawasan peruntukan pangan di masing-masing kecamatan sudah ditetapkan—di antaranya Kecamatan Klungkung seluas 888 hektar, Dawan 600 hektar dan Banjarangkan seluas 2008 hektar. Data terakhir BPS, Kecamatan Klungkung seluas 1227 hektar, Dawan 616 hektar dan Banjarangkan seluas 2010 hektar. “Mencermati angka itu, luas peruntukan pangan merosot cukup jauh di setiap kecamatan. Kekhawatiran kami jika luasnya terus berkurang, daerah juga sulit memenuhi kebutuhan pangan warga sendiri, sehingga aturan lahan pertanian berkelanjutan ini, kami tuangkan dalam Perda tadi,” jelas Ketut Janapria, pejabat asal Desa Pangi ini. Dijelaskannya investasi yang kebablasan dan kerap tak memihak atau meminggirkan masyarakat kecil seperti petani, juga patut diwaspadai. “Kami berharap, lahan pertanian kedepannya tidak dikuasai oleh investor atau pengembang,” terang Janapria lagi. W-010

Data Produksi Beras di Klungkung dari Tahun 2007 - Tahun 2007 - Tahun 2008 - Tahun 2009 - Tahun 2010 - Tahun 2011 - Tahun 2012 - Tahun 2013

produksi 37.613 ton produksi 35.536 ton produksi 36,294 ton produksi 32,132 ton produksi 31,472 ton produksi 33.740 ton produksi 29.401 ton

ALIH fungsi lahan di Balik hususnya di K a bu pa te n Klungkung mendapat perhatian dari petani di Klungkung. Sedangkan alih fungsi lahan ini lebih banyak menyasar pada lahan produktif, sehingga lahan pertanian semakin hari terus menyempit. Sebagai ilustrasi yang disampaikan oleh Wayan Sulendra yang menjadi Klian Subak di Umalemek, Klungkung, bahwa alih fungsi lahan di selatan Kota Semarapura terus terjadi. “Alih fungsi lahan di subak ini sudah sedemikian mengkhawatirkan. Bahkan alih fungsi lahan ini menyebabkan beberapa saluran irigasi mengalami kerusakan dan lahan pertanian tidak mendapatkan sumber air,” jelas Sulendra menyampaikan keresahan petani di wilayahnya. Sulendra juga kerap kali mendapat pengaduan dari krama subaknya akibat pengembang yang merusak saluran irigasi di wilayahnya. Disebut-

kannya bahwa, kendati sudah pernah disampaikan, namun terus saja terjadi akibat ulah para pengembang itu. Untuk itu ia berharap Pemkab Klungkung bisa segera mengantisipasi alih fungsi lahan ini dengan memperketat izin pengembang. Sulendra mengkhawatirkan bahwa kedepannya lahan Subak Umalemek hanya tinggal nama dan hanya tinggal Pura Ulun Subak saja. Bahkan Sulendra juga membeber, di Umalemek sendiri banyak makelar tanah bergentayangan yang siap mencaplok lahan. Sedangkan pengembangnya sebagian besar berasal dari luar Klungkung. “Jangankan orang lain, saya pun sebagai klian subak sering diiming-imingi uang asalkan bersedia memberikan rekomendasi terhadap penjualan lahan. Sering saya didatangi makelar dan menjanjikan imbalan uang. Namun saya masih tetap berpegang teguh bahwa lahan pertanian

FB/SARJANA

Bupati Minta Pengeluaran Izin Membangun Diperketat

Sebagaimana di daerah lain, Kabupaten Klungkung pun sepertinya tidak mampu membendung alih fungsi lahan. Akibatnya, lahan pertanian di daerah ini makin menyempit. harus diselamatkan,” tandas Sulendra. Bupati Klungkung, Nyoman

Suwirta menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan hanya terjadi di Klungkung saja. Se-

luruh wilayah di Bali secara umum dihimpit oleh adanya alih fungsi lahan. Yang disay-

angkannya adalah alih fungsi lahan tersebut melahap lahan yang masih produktif. Disisi lain, Nyoman Suwirta justru menyalahkan aparat yang berada di tingkat bawah yang dengan gampangnya memberikan persetujuan kepada pengembang. “Biasanya izin pertama datangnya dari penyanding dan aparat ditingkat bawah, di sini kelemahannya. Kalau saja warga di sana tidak memberikan izin penyanding dan klian subaknya lebih tegas, secara otomatis pengembang akan mengurungkan niatnya,” terang Suwirta. Jika sudah demikian, pihaknya sebagai kepala daerah juga makin kesulitan dalam menyikapi masalah ini. Malah berpotensi menimbulkan benturan pemerintah dengan masyarakat. Namun, dia menegaskan, kini Undang-undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan dan Berkelanjutan, sudah disikapi pemerintah dae-

rah dengan penetapan lahan Pertanian berkelanjutan, yang diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang RTRW Kabupaten Klungkung 20132033. Sedangkan Wabup Klungkung, Made Kasta juga khawatir dengan ancaman ini. Bahkan, pihaknya menyayangkan, ada bendesa dan klian banjar yang mengklaim bisa mengeluarkan izin kepada para pengembang. Seperti pengembang kawasan perumahan yang melakukan pengerukan di Tukad Jinah. “Yang menjadi pertanyaan saya, sejak kapan bendesa bisa mengeluarkan izin?” tanya Made Kasta. Made Kasta juga mencurigai adanya aparat di desa yang ikut menjadi makelar atau pengembang. “Saya bisa tahu ini, ada aparat perbekel atau bendesa yang ikut-ikutan menjadi pengembang, sehingga dengan kondisi ini, pengembang bisa dengan mudah mendapatkan izin. W-010 Layouter: Wiadnyana


PARIWARA

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

9

MATAHARI AUTO GALERY

HERIKY Computer

SERVICE & SELL Laptop, Komputer, Printer, Hardware, Software

NEW WRANGLLER JK Sport 2013 (hitam) WRANGLLER JK Sport 2011

hitam asli DK Velg R 26, km 16 ribu, samsat bulan 10 NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) LAND CRUISER BENSIN 2009 (hitam)

NEW ALPHARD 2012 (putih) Hubnngi : NEW VELLFIRE 2013 (hitam) (0361) 7893104 AVANZA G 2010 Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

419/XI/AGN

237/VII/IGR

Hp: 085 638 466 12 / 087 860 885 964 E-mail: erikhoki6@gmail.com Jl. Pasekan Batuaji, Batubulan Kangin-Sukawati

524/I/TTV

517/I/IGR

518/I/IGR

519/I/TTV

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

604/III/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Dapatkan Koran FAJAR BALI disini!!! DENPASAR-BADUNG

NO NAMA KIOS ALAMAT 1 Kios Laken (Wr. Lawar Kuwir) Jl. Kebo Iwa 88 (samping SPBU) (01338348576-Nyoman Laken) 2 Kios Aloha Jl. Gunung Batu Karu, Barat Tiara Monang-Maning (0817569887-Bapak Ersad) 3 Kios Dharma Indah Jl. Gunung Batukaru, (Timur tiara Monag-Maning, Ujung Gang II) (081916121733-Ibu Dewi) 4 Kios Angga Jl. Gunung Sanyang No 3 (Timur Lampu Merah Kerobokan) (087861827220-Ibu Angga) 5 Kios Gunung Seputan Jl G Soputan No 1 (Barat Lampu Merah Abian Timbul) (081999172485-Ketut Wardana) 6 Kios angkuban Prahu Jl. Tangkuban Parahu Barat (depan LP) (081999172485) 7 Kios Mahadamar Jl. Imam Bonjol 429, Samping Pasar Abian Timbul (081916624879-Made Merdika) 8 Kios Agung Jl. GunungSangyang(baratSPBUGunungSangyang/TimurPoltabes)(IbuAgung) 9 Kios Apotik Lily Medika Jl. Cokroaminoto (pertigaan Kebo Iwa) 10 Kios Toufik Depan terminal Dalung permai (081916402569) 11 Kios HR Supermarket HR Perumahan dalung permai 12 Kios Padang Luwih Jl. Padang Luwih Dalung (082147025034) 13 Kios Edy/Kios Gunung Agung Jl. Gunung Agung, Depan SMP 2 Denpasar (0361-8812761) 14 Kios Agasta Jl. Kepundung Dps 15 Kios Kawan Jl. Pulau Kawe Dps 16 Kios Shanti Jl. Kamboja , Timur Pasar Kreneg 17 Kios Buda Jl. Raya Sesetan 18 Kios Rama Jl. H. Wuruk Dps 19 Kios Akasia Jl. Akasia Dps 20 Kios Anugerah Jl. Patimura, Depan Apotik Anugrah, 21 Kios Bintang Terang Jl. WR Supratman, Dps

22 Kios Korsika Jl. Sumatra Dps 23 Kios Suci Pererempatan Suci Dps 24 Kios Kedondong Jl. Kedondong 10 Dps 25 Kios Krisna Jl. Padang Luwih Dalung 26 Kios Utara Mas Utara Masjid Ubung 27 Kios Budijaya Jl. Hayam Wuruk Dps 28 Kios Warung Baru 35 Jl. Hayam Wuruk. Timur Perepatan Ratna Dps 29 Kios suweca Timur Puri Kesiman Dps 30 Kios Sri Ratih Jl. WR Supratman, Dps 31 Kios Wedasari Utara kantor Camat Kuta 32 Kios Rapuh Jl. Raya Jimbaran Kuta 33 Kios Alfa Depan Krisna Oleh-Oleh Kuta 34 Kios pecatu Pecatu 35 Kios Pancing Jl Raya Uluwatu Kedonganan 36 Kios Kuat Jl Raya Uluwatu, Jimbaran 37 Kios Putra jaya Jl Raya Uluwatu (Depan Ktr Lurah Jimbaran 38 Kios Varis Jl. Raya Kapal Badung 39 Kios Nasi Lukluk Jl Raya Lukluk, Dps 40 Kios Abudewata Barat RSU Badung 41 Kios Krisna Pertigan Buduk, Badung

GIANYAR

42 Kios Teja Abadi Jl Pudak Gianyar 43 Kios Gandapura Jl Kedewatan, Ubud Gianyar 44 Kios Bendas Utara pasar seni, Sukawati

BANGLI

45 Toko Buku Guna Agung Bangli

BULELENG

46 Agen Melati Toko Buku , Melati seririt 47 Agen Rika Jl A Yani Singaraja 48 agen guna agung JL Sutomo Singaraja 49 Kios veteran Jl Veteran Singaraja 50 Kios Poto Copy Jl Veteran Singaraja 51 Kios Surya Jl Udayana, Depan PLN

TABANAN

52 Kios Jaya Kerti Jl. Raya Kediri, Depan Supermarket Jayakerti Kediri 53 Kios Mario RSUD TAbanan

KLUNGKUNG

54 Kios Sari Dewata Jl Untung Surapati Klungkung 55 Kios Mutiara Photo Jl Diponegoro 1 Klungkung 56 Toko Riang Jl Diponegoro 3 Klungkung 57 Agen Sugiana Klungkung KARANGSEM 58 Sambas Poto Copy Ulakan 59 Kios Cahya Dewata Manggis 60 Agen Rahayu Jl Gajah Mada Karangasem

NEGARA 61 Agen Agus

Depan SMA 1 Negara

Layouter: Wiadnyana


politik

10 politisi

Ogah Jadi Jurkam Gerindra WAKIL Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menyatakan dia tidak akan menjadi juru kampanye Partai Gerindra menjelang pemilu legislatif ini. Langkah itu, menurut Ahok, juga dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Ahok melanjutkan, keputusannya tidak menjadi juru kampanye, sudah direstui oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. “Sekjen Gerindra Basuki Tjahaja Purnama (Ahmad Muzani) menanyakan kepada Prabowo, apakah mau memanfaatkan kader Gerindra untuk kampanye? Pak Prabowo tegas mengatakan tidak,” kata Ahok, Selasa (18/3). Ia mengaku diminta Prabowo untuk bekerja seperti biasa. “Saya dan Ridwan Kamil harus bekerja menjadi pemimpin daerah di DKI dan Bandung. Kami sudah diwakafkan untuk warga,” ujarnya. Menurut Ahok, jika dirinya dan Emil, panggilan Ridwan Kamil, berhasil mengurus warga, itu juga untuk Gerindra. Jika turun ke lapangan, kata Ahok, ia justru merasa tidak efektif. “Kalau cuma teriak ‘hidup, hidup!’ buat apa? Aku jemur-jemur terus teriak-teriak...,” katanya. Pemilu legislatif digelar 9 April mendatang. Figur kader partai yang menonjol umumnya dikerahkan sebagai juru kampanye. Seperti Gubernur DKI Joko Widodo yang menjadi jurkam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, atau Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang berkampanye untuk Partai Demokrat. TP

PARPOL

Yakin Menang, Ical Sarankan Jokowi Jadi Cawapresnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical mengaku tak gentar dengan keputusan PDI Perjuangan yang akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden di Pilpres 2014. Ical sesumbar bahwa keputusan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap partainya maupun pencapresannya. Aburizal Bakrie dan Jokowi

JAKARTA-Fajar Bali “Tidak ada bedanya pencapresan Jokowi, tidak ada

I Gede Dana yang juga Ketua DPRD Karangasem ini. Pun ketika ditanya target kursi DPRD Kabupaten, Gede Dana mengatakan, DPC PDI P menargetkan 16 kursi DPRD Kabupaten. Dengan target 16 kursi tersebutlah para caleg asal banteng moncong putih mesti memiliki strategi khusus untuk mencapai target tersebut. Pihaknya sangat yakin perolehan kursi di DPRD Karangasem akan bertambah,

FB/BUDIASA

FB/CAR

Kepala Desa Pemecutan Kaja saat menghadiri panggilan Panwaslu Kota terkait adanya laporan kades bersangkutan terlibat dalam kampanye salah satu parpol DENPASAR–Fajar Bali Menindaklanjuti laporan keterlibatan Kepala Desa Pemecutan Kaja dalam kampanye salah satu partai politik, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Denpasar memanggil Ke-

mengingat caleg-caleg yang dipasang memiliki massa yang riil di lapangan. “Kami memang menargetkan 16 kursi, itu tidak muluk-muluk, dan kami optimis target tersebut tercapai,” ujarnya lagi. Terkait dengan dampak pencalonan Jokowi sebagai calon presiden untuk mendokrak suara PDI P, Gede Dana mengakui dampaknya sangat kecil bagi daerah kecil seperti di Karangasem. Namun yang paling besar dampaknya tentunya di kota – kota besar yang jarang disentuh oleh caleg. Kalau di Karangasem, Gede Dana menegaskan sentuhan caleglah yang berperan. “Itu tergantung oleh sentuhan masing-masing caleg, kalau terkait pencalonan Jokowi paling sekitar 10 persen saja. Yang paling memberikan andil kan sentuhan para caleg yang bersangkutan, apalagi saat ini tiap-tiap caleg sudah melakukan simakrama sampai ke tingkat dadia-dadia,” pungkasnya. M-005.

APK Naikkan Suhu Politik Perbekel Pengotan Sayangkan Sikap KPU Bangli

BANGLI-Fajar Bali Pemasangan alat peraga kampanye (APK) parpol dan caleg di Desa Pengotan, Bangli memancing reaksi. Tensi politik juga menjadi naik. Namun hal itu tidak menjadi perhatian KPU Kabupaten Bangli. Meski telah dilaporkan adanya dugaan pelanggaran pemasangan APK itu oleh Perbekel Pengotan I Wayan Suardana ke KPU setempat, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. “Kita telah seminggu melapor ke panwas dan ke KPU Kabupaten Bangli, namun belum ada tindak lanjutnya,” ujar Suardana , Selasa (18/3). Suardana menuding kalau aturan tersebut kini bak macan kertas, karena keluhan warga tidak pernah digubris. Padahal, warga telah melapor ke panwas

sejak seminggu lalu. Menurut warga, sesuai konfirmasi terakhir, Panwas menyebutkan telah mengadakan koordinasi ke KPU Kabupaten Bangli. “Memang panwas sifatnya hanya merekomendasi. Namun panwas mesti terus mendorong penegakan hukum tersebut,” harapnya. Perbekel Pengotan itu menyayangkan pemasangan APK tersebut tidak lagi memperhatikan zonasi yang ditetapkan KPU. Malahan, ada banner caleg yang dipasang di pohon dengan menggunakan paku. Sepengetahuan dirinya, penggunaan paku di pohon itu melanggar ketentuan. Bendera parpol juga banyak yang bergelayutan diatas pohon sehingga sangat mengganggu arus lalu lintas. “Banyak bendera parpol di desa kami yang pemasangannya

jaitan yang mendukung pencapresan Jokowi. Menurutnya, kader Golkar sah-sah saja mendukung kandidat partai lain selama mereka tetap

Arwatha Bantah Ikut Kampanye Salah Satu Parpol

pala Desa Pemecutan Kaja, A.A Ngurah Arwatha, Selasa (18/3) kemarin. Arwatha dimintai ket-

tidak sesuai aturan dan menggangu pemandangan penggunan jalan. Mereka mencederai pohon perindang yang jelas merupakan pelanggaran,” katanya. Berkaitan dengan itu, pihaknya meminta pihak terkait dalam hal ini KPU dan panwas agar segera turun tangan untuk melakukan penertiban terhadap APK parpol maupun caleg yang dinilai melanggar aturan tersebut. “Pemasangan APK itu juga membuat tensi politik panas. Dimana, masyarakat dibuat terkotak-kotak,” ujarnya. Ketua Panwaslu Bangli ketika dikonfirmasi soal keluhan Perbekel Pengotan tersebut, Selasa (18/3) belum berhasil dihubungi. Salah satu anggota Panwaslu Bangli, I Nyoman Wandri, juga belum berhasil dihubungi via telepon.(W-002)

erangan terkait laporan tersebut. Arwatha membantah ikut kampanye, karena hanya menghadiri undangan sekaligus memantau simakrama caleg saja. Ketua Panwaslu Kota Denpasar, I Wayan Sudarsana, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat seminggu yang lalu, Kades Pemecutan Kaja terlibat kampanye salah satu partai politik. Kades dilaporkan mendukung salah satu calon legislatif (caleg). “Ada laporan aparat desa melakukan kegiatan simakrama dalam rangka pileg. Kami wajib selesaikan laporan ini,” ungkap Sudarsana, usai memeriksa Arwatha. Sudarsana mengatakan, hasil pemeriksaan belum bisa dikemukakan. “Kades dilaporkan memihak salah satu calon. Bukan bagi-bagi uang, hanya

simakrama salah satu caleg saja,” terangnya. Pemanggilan Kades Arwatha karena selama ini Panwaslu Kota sudah menyebarkan surat terkait larangan mengikuti kampanye bagi kades dan perangkat desa di bawahnya mulai dari kaur desa hingga klian. Surat tersebut dikirimkan pada 14 Maret lalu. “Sesuai UU 8 tahun 2012 tentang Pileg dan UU 6 tahun 2014 tentang Desa mengisyarakatkan para kades dilarang terlibat. UU Desa melarang kades terlibat dalam kampanye,” ungkapnya. Kades Pemecutan Kaja, Anak Agung Ngurah Arwatha, mengaku banyak mendapat undangan simakrama. “Banyak yang mengundang. Setiap undangan saya selalu hadir,” ujar Arwatha. Dia mengaku tidak memihak salah satu parpol. “Undan-

gan dari Demokrat saya hadir, dari PDIP saya hadir. Saya tidak ada mengajak memilih parpol ini atau itu, hanya jaga wilayah saya,” ungkapnya. Bahkan pihaknya mengaku tidak ikut dalam pengerahan massa. “Saya biasa datang sendiri. Ke sini (Panwas) saya sendiri,” ujar Arwatha sambil memperlihatkan bukti undangan salah satu partai politik. Menurutnya, yang dilaporkan sebenarnya pertemuan di salah satu banjar. “Kebetulan ada calon yang hadir, apalagi di desa saya banyak caleg, ada 11 caleg, itu ngundang saya datang. Ini juga saya datang, tidak membedakan,” tandasnya. Dengan laporan tersebut, dia mengaku senang dilaporkan. “Artinya mengharapkan kades jalan sesuai jalurnya,” pungkasnya. R-004

BERITA DUKA BERITA DUKA Telah Meninggal Dunia Dengan Tenang

Amankan Suara, PDIP Kumpulkan Caleg

AMLAPURA-Fajar Bali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Karangasem, Selasa (18/3) kemarin mengumpulkan 52 calon legislatif (caleg) baik yang bertarung ke DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, maupun DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, DPC PDI P meminta para caleg untuk lebih memantapkan strateginya dalam meraup suara. Rapat dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan, I Gede Dana berlangsung di sekretariat DPC PDI P, Jalan Ahmad Yani Amlapura, dihadiri para caleg PDI P yang akan bertarung 9 April 2014 nanti. I Gede Dana seusai acara mengatakan, pihaknya mengumpulkan caleg untuk diberikan pengarahan, terutama dalam penempatan saksi-saksi di tempat pemungutan suara (TPS). “Tadi hanya memberikan arahan kepada para caleg bagaimana mengamankan suara juga pemenangan caleg bersangkutan,” ujar politisi

Olahraga Ciracas, Jakarta, Selasa (18/3). Ical mengaku tak mempermasalahkan sikap politisi senior Golkar Luhut B Pand-

bedanya antara sebelum dan sesudah (deklarasi), tetap Golkar yang menang,” kata Ical sebelum berorasi di kampanye Golkar di Gelanggang

FB/IST

mendukung dirinya. Ical menyarankan agar Jokowi mendampinginya maju di pemilihan presiden sebagai calon wakil presiden. “Jokowi jadi wakil saya, boleh,” pungkas dia. Megawati resmi menetapkan Jokowi sebagai capres PDIP. Ia meminta semua mesin politik PDI-P mendukung keputusannya. Jokowi menyatakan kesiapannya menjalankan mandat Megawati, dan mulai tampil sebagai juru kampanye nasional untuk partai berlambang banteng tersebut. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI- P Hasto Kristiyanto mengatakan, cawapres untuk Jokowi baru akan diputuskan setelah pileg. Calonnya bisa berasal dari kalangan mana saja, yang penting memiliki platform yang sesuai dengan apa yang diperjuangkan oleh PDI-P. KP

Panwas Panggil Kades Pemecutan Kaja

Tak Terkontaminasi Korupsi PANDEGLANG – Fajar Bali Calon Presiden (Capres) dari Partai Hanura, Wiranto mengatakan bahwa tidak ada satu kader Hanura yang melakukan praktik korupsi. Karena Wiranto melihat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) butuh pemimpin yang tidak korupsi, serta tahu bagaimana rakyat membutuhkan segala sesuatu yang diinginkan “Pangan, pendidikan biar murah dan gratis, Itu Hanura bisa menyiapkan pemimpin. Makanya saya sudah menyiapkan wadah pemimpin hati nurani rakyat,” kata Wiranto saat menyampaikan orasinya, di Alun-Alun Cibaliung, Pandeglang, Banten, Selasa (18/3). Di jalan ‘sirotul mutakin’, lanjut Wiranto, itulah yang perlu kita ajarkan partai politik (Hanura). Seraya semua partisipan mengatakan yang paling bersih adalah Hanura. “Hanura takkan meninggalkan rakyatnya,” sebut Wiranto di depan ribuan kader dan simpatisan Hanura. “Di belakang saya orang-orang yang bakal jadi calon legislatif,” seraya dia menunjuk ke arah puluhan calon legislatif (caleg) di hadapan ribuan simpatisan yang hadir. Wiranto kemudian mempertanyakan kesiapan para caleg dari Hanura, di depan masyarakat yang nanti akan dipimpinnya jika terpilih. “Sekarang saya menanyakan kepada calon anggota legislatif, dijawab dengan ikhlas, saudara-sekarang sudah dihadapan rakyat, sanggupkah saudara memperhatikan kepentingan rakyat?” tanya Wiranto, dan dijawab dengan teriakan puluhan caleg Hanura yang mengatakan sanggup. OK

FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

TelahIbunda Meninggal Dunia Tenang Kami YangDengan Tercinta: Ibunda / Mertua / Nenek / Kompyang Kami Yang Tercinta: Ibunda Kami Yang Tercinta:

“SAGUNG PUTRI WIRATNA” “SAGUNGUsia PUTRI 82 TahunWIRATNA”

Usia 82Ngurah Tahun Gusti Alit 03.05 Degi WITA PadaIstri Hari Alm. Kamis,I 13 Maret 2014. Pukul Pada Hari Kamis, Maret2014. 2014.Pukul Jam 03.05 di RSUP Sanglah-Denpasar Pada Hari Kamis, 1313Maret 03.05WITA WITA di RSUP Sanglah-Denpasar di RSUP Sanglah-Denpasar

DUDONAN KARYA

DUDONAN KARYA Kamis, 20 Maret 2014 : Melelet DUDONAN KARYA Kamis, 20 Maret 2014: Mereresik : Melelet Senin, 24 Maret 2014 Kamis, 20 Maret 2014 : Melelet Senin,25 24Maret Maret 2014 2014 :: Pelebonan Mereresik Selasa, Senin, 24 Maret 2014 : Mereresik Selasa, 25 Maret 2014di: Rumah Pelebonan Jenazah di 25 Semayamkan Duka : Selasa, Maret 2014 : Pelebonan Jenazah di Semayamkan di Rumah Duka : PuriJenazah Anom Tabanan Jl. Srigunting No. 5Duka Tabanan di Semayamkan di Rumah : Puri Anom Tabanan Jl.Srigunting No.5 Tabanan. Puri Anom Tabanan Jl. Srigunting No. 5 Tabanan

KAMI YANG BERDUKA KAMI YANG BERDUKA KAMI YANG BERDUKA

ANAK MENANTU MENANTU 1.ANAK Drs. I.G.N Gede Djaja Santika, MM Desak Made Chandrawati ANAK 1. Drs. MENANTU I.G.N Gede Djaja Santika, MM Desak Made Chandrawati

2. Drs. Sg. Mas SriGede Ardanari Ir. HariMade Budihardjo 1. Djaja Santika, MM Desak Chandrawati 2.I.G.N Sg.I.G.N Mas Sri Ardamari Ir. Hari Budihardjo 3. Rai Wirajaya SH.MSi A.A Sri Andayani, S.Sos 2.3.Sg.I.G.N MasRai SriWirajaya Ardanari Ir. Hari Budihardjo SH.MSi A.AGede Sri Andayani, S.Sos 4. I.G.N I.G.N.Rai Agung Wiryawan, Sg. Purnamawati 3. Wirajaya SH.MSiSH A.A Sri Andayani, S.Sos 4. I.G.N. Agung Wiryawan, SH Sg. Gede Purnamawati 5. I.G.N. Drs. I.G.N. Putra Wirautama Sg. Gede Intan Purnamawati Nadianita, BA 4. Agung Wiryawan, SH Sg. I.G.N. Putra Wirautama Sg. Inten Nadianita, BA 6.5.Drs. Ir.Drs. Sg.Mirah Widhiani I.G.M Arya Wisnu Mataram 5. I.G.N. Putra Wirautama Sg. Intan Nadianita, BA 6. Ir. Sg.Mirah Widhiani I.G.M Arya Wisnu Mataram 7. Ir. Sg.Sg.Mirah Intan Indrayani, SE Drh. Gede Nyoman Wiratanaya, M.Agb 6. Widhiani I.G.M Arya Nyoman Wisnu Mataram 7. Sg. Intan Indrayani, SE Drh. Gede Wiratanaya, M.Agb 7. Sg. Intan Indrayani, SE Drh. Gede Nyoman Wiratanaya, M.Agb CUCU CUCU MENANTU CICIT CUCUMENANTU MENANTU CICIT CUCU CUCU CICIT 1. CUCU Kukuh Melanie Putri 1. Melanie Putri Kukuh Melanie Putri MSIE CatharineLauren, Loren BSC 2. 1. Kukuh Ronald Kukuh Permana, Catharine B.Sc 2. Ronald Kukuh Permana, MSIE Catharine Lauren, 2. Ronald Kukuh Permana, MSIE Yoab Alfarez, SE B.Sc 3. Kukuh Melisa Putri, MBA Yoab Alfarez, SE 3. Putri, Yoab Alfarez, SE A.A. Kukuh Melisa Putri,MBA MBA A.A. Ngr. Ngr. Suryaningrat, SE 4. 3. Kukuh Sg. IstriMelisa Sri Wirajayanti, SH A.A. Suryaningrat, A.A. Sg. Sg. Ayana AyanaMahesiningrat Mahesiningrat 4. Istri SriSriWirajayanti, SH A.A. Ngr. Suryaningrat, SE A.A. Sg. Ayana Mahesiningrat Sg. Istri Wirajayanti, SH I.G.A. Diana Fitri 5. 4. Sg. I.G.N. Gede Agung Dharmayasa, SST. Par I.G.A. Nym. Fitri Astuti Astuti 5. Gede Agung SST. I.G.A. Nym. DianaPrabuana, Fitri AstutiS.Sos A.A. I.G.N. Gede AgungDharmayasa, Dharmayasa, SST.Par Par 6. 5. I.G.N. Sg. Ayu Dharmayanty, ST A.A. Tugung A.A. Ngr. Ngr. Agung Agung Arkana. Arkana. P.P.P.P. A.A. Ngr. Ngr. Tugung Prabuana, 6. Ayu Dharmayanty, STSTST A.A. Ngr. Tugung Prabuana, S.Sos A.A. Ngr. Agung Arkana. P. P. Sg. Ayu Dharmayanty, 7. 6. Sg. I.G.N. Bagus Dharmawan, 7. 8. 7. I.G.N. I.G.N. Dharmasetiawan I.G.N.Bagus BagusDharmawan, Dharmawan,ST ST Dharmasetiawan 8. 9. 8. I.G.N. I.G.N Pratama Ardanareswara I.G.N. Dharmasetiawan 9. Pratama 10. Sg. Dwi YutiariArdanareswara Kusumaheswari 9. I.G.N I.G.N Pratama Ardanareswara 10. Sg. Dwi Yutiari 11. Abdiningrat, S.Sn 10.I.G.A.G. Sg. DwiPacung YutiariKusumaheswari Kusumaheswari 11. Pacung Abdiningrat, 12. I.G.A. Galuh Ardhaningrat, SES.Sn 11.I.G.A.G. I.G.A.G. Pacung Abdiningrat, S.Sn 12. 13. I.G.A. Salsabila AnantawidaSE 12.I.G.A. I.G.A.Galuh GaluhArdhaningrat, Ardhaningrat, SE 13. Salsabila Anantawida 14. Bayu Rizkie Indratanaya 13.I.G.A. I.G.A.Anggara Salsabila Anantawida 14. Bayu Anggara Rizkie Indratanaya 15. Swarna Dwija Indratanaya 14. Bayu Anggara Rizkie Indratanaya 15. Dwija 15.Swarna Swarna DwijaIndratanaya Indratanaya

FB/IST

Layouter: Zohra


FAJA R BALI

Rabu, 19 Maret 2014, Tahun XIV

NASIONAL

11

KPK Imbau Pejabat Tidak Pertontonkan Kekayaan JAKARTA-Fajar Bali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau para pejabat atau penyelenggara negara untuk hidup sederhana dan tidak mempertontonkan kekayaannya. Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi menanggapi mewahnya resepsi pernikahan putri Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Rizki Aulia dengan Rizky Wibowo, Sabtu (15/3) di Hotel Mulia, Jakarta “Kita imbau pejabat hidup sederhana karena masih ada yang kekurangan, jangan pertontonkan kekayaan, saudara-saudara kita kan masih banyak yang miskin,” kata Johan, di Jakarta, Selasa (18/3). Dalam resepsi tersebut, para tamu mendapatkan iPod Shuffle sebagai souvenir.Undangan yang disebar berjumlah 2.500 dengan ukuran sebesar majalah, berbentuk kotak, dan ketika dibuka mirip pajangan foto.

Di dalam undangan itu, terdapat kartu (seperti kartu ATM) yang menggunakan barcode. Kartu ini harus ditukarkan dengan cindera mata berupa Ipod Shuffle 2 GB yang harganya sekitar Rp 699.000. Ketua Ikatan Hakim Indonesia Cabang MA Topane Gayus Lumbuun mengaku sudah menanyakan soal Ipod tersebut ke Nurhadi. Kepada Gayus, Nurhadi menjelaskan, resepsi di Hotel Mulia ditanggung keluarga Rizky Wibowo. ”Ipod itu dibeli Rizki hampir setahun lalu dengan harga Rp 500.000. Karena membeli banyak, Rizki mendapatkan diskon. Pak Nurhadi punya kuitansinya,” kata Gayus. Bukan kali ini saja Nurhadi menjadi sorotan karena gaya hidupnya yang mewah. Sekitar 2012, Ketua MA Bidang Pidana Khusus Djoko Sarwoko menyebut Nurhadi menyulap ruang kerjanya dengan biaya sendiri. Nurhadi yang mengaku berbisnis sarang burung wa-

let itu disebut memiliki seperangkat meja kerja yang nilainya mencapai Rp 1 miliar. Mengenai laporan harta kekayaan Nurhadi, Johan mengatakan bahwa yang bersangkutan belum melengkapi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dia sampaikan kepada KPK sekitar 2012. Johan menyebutkan, Nurhadi melaporkan LHKPN-nya pada 7 November 2012 dan diterima KPK 8 November 2012. Dari hasil pengecakan KPK, laporan LHKPN tersebut belum lengkap. KPK lantas meminta Nurhadi untuk melengkapi laporannya tersebut. Kemudian, pada 15 Januari 2014, KPK mengirimkan surat kepada Nurhadi yang mengingatkan agar dia melengkapi laporan LHKPN yang disampaikan sebelumnya. Namun, kata Johan, hingga kini dia belum melengkapi dokumen yang dimintai KPK tersebut. KP

gunan bandara di atas laut. Ia menyampaikan keuntungan dari pembangunan bandara di tengah laut dengan jarak 1 km dari daratan. Semua fasilitas bandara, seperti landasan pacu, hingga terminal akan dibangun di atas sebuah pulau buatan yang akan dihubungkan dengan jalur kereta ke daratan. Sedangkan sebagai fasilitas pendukung, di daratan akan dibangun sebuat kota bandara (Airport city). Sejumlah keuntungan pembangunan bandara di tengah laut pun dipaparkan. Misalnya, akan meminimalisir biaya, tidak ada pembebasan tanah, dan efek kebisingan dari pesawat juga bisa dikurangi karena sangat jauh dari lingkun-

gan penduduk. AKC yang diwakili, Shad Servoune, mengatakan bahwa jika pemerintah Indonesia memberikan izin, maka dalam jangka 10 bulan setelahnya proyek ini sudah bisa dikerjakan. Gubernur Pastika menyampaikan sangat memahami konsep yang diajukan ini, karena konsep ini memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan jika bandara ini dibangun di darat. Tetapi, Gubernur Pastika masih minta waktu kepada AKC untuk melakukan presentasi sekali lagi dihadapan tokoh-tokoh masyarakat Bali yang akan diundang secara khusus. Sehingga bisa memperoleh masukan-masukan, mengingat

proyek ini adalah proyek besar yang akan menentukan nasib Bali kedepan. “Saya mohon kesediaan b a p a k- b a p a k u n t u k b i s a mempresentasikan konsep ini sekali lagi dalam bahasa Indonesia, dihadapan semua tokoh masyarakat, baik tokoh agama, lingkungan, akademisi dan sebagainya agar mereka bisa memberikan masukanmasukan demi kebaikan bersama, dan untuk masa depan Bali,” pinta Gubernur Pastika. Pastika juga minta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Astawa Riyadi, untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar terjadi sinkronisasi keputusan tentang penentuan proyek ini. W-019

Kebijakan KPID untuk menutup siaran inipun diapresiasi oleh sejumlah lembaga penyiaran di Bali. Seperti yang diungkapkan perwakilan lembaga penyiaran SCTV, Kadek Suartana. Ia menjamin, selama Hari Raya Nyepi, SCTV tidak akan bersiaran untuk wilayah Bali. “Kami akan dukung semaksimal mungkin, dengan tidak bersiaran. Ini komitmen kami untuk memberikan kesempatan Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi,” ujarnya. Selain menutup operasional lembaga penyiaran, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Ketut Artika yang hadir dalam pertemuan kemarin juga memastikan, Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, tidak beroperasi selama Nyepi. Dinas Perhubungan Provinsi

Bali sudah melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan terkait rencana tersebut. Bahkan bukan hanya Bandara, pelabuhan-pelabuhan penyeberangan serta terminal yang ada di wilayah Bali pun akan ditututp. Sementara, Wakil Ketua PHDI Bali, Ida Pinandita Ketut Pasek Swastika juga memberikan apresiasi atas keputusan KPID Bali. Uniknya, Ida Pinandita sempat mengkritik sejumlah siaran TV yang dinilainya tidak sesuai dengan fakta sejarah. Terutama, siaran drama kolosal yang sering kali menyimpang dari cerita sebenarnya. Oleh karena itu, ia berharap KPID Bali dapat menindak tegas serta memperketat izin tayang drama yang tidak sesuai dengan fakta. “Saya harap isi siaran

dikoreksi lagi, agar tidak ada pemutarbalikan sejarah,” pintanya. Tak hanya drama kolosal, tayangan sejumlah acara hiburan di saluran televisi swasta turut dipermasalahkan. Misalnya cara hiburan yang kerap menampilkan adegan kekerasan, meskipun menggunakan properti tiruan. Namun, menurut Ida Pinandita tontonan tersebut memberi efek buruk pada anak-anak dan generasi muda. Lantaran, adegannya sering ditiru bahkan dengan menggunakan senjata atau benda sungguhan. Sehingga sering memicu perkelahian ataupun kesalahpahaman di masyarakat. “Saya khawatir anak muda terkontaminasi dengan siaran yang menampilkan adegan kekerasan itu,” tegas Ida Pinandita. W-019

siap berpartisipasi menjaga Bali selama pemilu. Terbukti, jauh sebelum masa kempanye dimulai, seluruh ormas di Bali sudah menandatangani kesepakatan damai. Sedangkan di internal LB, Rochineng juga menyampaikan himbauan khusus. Yakni agar seluruh anggotanya tidak terlibat dalam kegiatan yang mengancam keamanan Bali. Menurut Rochineng LB memiliki 12 ribu anggota resmi di seluruh Bali. Apabila dibutuhkan,

seluruh anggotanya bisa dikerahkan untuk menjaga keamanan Bali. Tentunya, berada di garda kedua setelah pengamanan formal (aparat kepolisian). “Kami sudah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi. Termasuk pangamanan di TPS-TPS, kalau diperlukan tentu kami siap, tapi setelah pengamanan secara formal,” jelasnya. Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa Ormas LB tidak

memihak kepada salah satu Parpol maupun Caleg manapun. Secara kelembagaan, LB dilarang untuk memasang ataupun memamerkan atribut partai. Namun, jika secara personal, Rochineng tidak melarang anggotanya untuk berpolitik. “Tidak ada yang pro partai, kami ormas sosial tidak mendukung salah satu partai. Tapi dukung mendukung secara pribadi kami tidak larang,” tegas Rochineng. W-019

“Kalau bandara tidak jadi dibangun saya merasa malu sekali kapada masyarakat Buleleng dan Bali. Karena Jero Wacik jeleme uli Bali sing mampu membangun Bali. Maka dengan itu bandara di Buleleng harus jadi tidak ada kata batal. Karena kita tahu bandara Ngurah Rai Denpasar itu sudah penuh. Makanya perlu ada tambahan bandara lagi di Bali yakni di Buleleng,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu juga Wacik ingin mengangkat jengah Buleleng dengan melakukan berbagai pembangunan di Buleleng seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaraja yang kini ditata dan akan dijadikan rumah sakit rujukan, begitu juga pembangunan bandara di Buleleng. “Saya ingin mengangkat Buleleng, harus kita jengah. Buleleng merupakan tempat kelahiran saya. Perbaikan ru-

mah sakit yang akan jadi rumah sakit rujukan dan bandara Buleleng harus terwujud”, tegasnya. Dilain sisi menurut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengaku siap akan merundingkan dengan Pemerintah Provinsi Bali terkait kajian pemerintah pusat berkenaan dengan lokasi bandara. “Segera kami akan koordinasi. Yang jelas kami terus berjuang agar bandar Buleleng terwujud”, tutupnya. W-008

FB/IST

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi jurkam Demokrat.

SBY Yakin Demokrat Akan Semakin Gemilang KEDIRI-Fajar Bali Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, dirinya akan tetap menjadi kader Demokrat untuk selamanya. Hal itu diungkapkannya saat menjadi juru kampanye Demokrat di Stadion Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/3). “ D e m o k ra t a d a l a h r u mah kita semua. SBY kader

AKC Usulkan Bandara di Tengah Laut

Demokrat selamanya!” teriak SBY dalam orasi kampanyenya. SBY yakin partai berlambang mercy itu menjadi sebagai “rumah” politik dan akan semakin gemilang dan modern di masa yang akan datang, sehingga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Itulah keyakinan SBY, keyakinan kita semua,” tandasnya. Selama sepuluh tahun memimpin Indonesia, SBY

mengklaim telah membawa bangsa ini menjadi lebih baik. Ia mencontohkan berbagai program prorakyat telah dibuat untuk meningkatkan kemajuan rakyatnya. Dia menyatakan tingkat pengangguran dan kemiskinan terus menurun, tingkat pendidikan dan kesehatan semakin baik, pemberantasan korupsi terus dilakukan. Oleh karena itu, jika ada pihak yang

menuding negara semakin mengalami kemunduran, SBY menilai itu hal yang tidak jujur. Menurutnya, kemajuan Indonesia dibuktikan dengan posisi perekonomian RI yang menempati peringkat 16 dunia. Sebelumnya diberitakan, SBY menjadi juru kampanye Partai Demokrat di Kabupaten Tulungagung, Selasa. Kampanye tersebut merupakan kampanye perdana di Jawa Timur. KP

Seniman Desa Perlu Wadah Berkesenian

DARI HALAMAN 1

DARI HALAMAN 1

Walaupun sudah ada banjar, dan sekolah seni, namun yang sifatnya non formal harus ada, seperti Sanggar Kegiatan Bersama di desa-desa. Pemerintah Provinsidan Kabupaten bias memfasilitasi desa agar bias membuat wadah tersebut. Agar kelak para seniman mudah memiliki akses untuk menunjukkan bakat seninya sampai di tingkat internasional”, jelasnya. Pria yang akrab disapa Kadek Goye melanjutkan, wadah ini nantinya juga bias merangsang para seniman muda agar mereka

melakukan hal-hal yang positif. Biasanya kalau bakat mereka tidka diwadahi, maka mereka akan mencari pengakuan dengan jalan lain, seperti bertindak kriminal, trek-trekan di jalan, dna sebagainya. “Semoga ini bias dijadikan bahan pertimbangan bagi pemerintah. Segera galakkan sanggar kegiatan bersama di desa-desa untuk memotivasi anak muda untuk terus berkesenian. Jangan sampai taksu seni Bali punah karena tak banyak lagi anak muda yang bias berkesenian”, tutupnya. M-004

mobil”, jelasnya. Seperti diberitakan, tabrakan mau terjadi di kilometer 9 Banjar Dinas Gitgit, Desa Gitgit Sukasada. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 wita. Bermula dari mobil L 1049 RB yang dikendarai Ketut Edi Arta Yadnya warga

kelurahan Penatih, Denpasar menyeruduk motor Dk 7107 ID dan motor DK 8441 DP. Kecelakaan itu diduga karena rem mobil blong. Akibat kecelakaan itu satu orang warga Singaraja bernama Heru Verry Crismawan (45) tewas, dan empat orang luka-luka. W-008

haya, sangat memprihatinkan, banyak kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya jalan ini, kami ucapkan terimakasih kepada pemeritah pusat, khususnya Dirjen Bina Marga PU,” ujarnya. Dalam kunjungan ini, Ngurah Wirawan juga menyerahkan bantuan berupa helm dan rompi untuk keselamatan para pekerja proyek tersebut. Selain itu, juga

dibagikan makanan kepada para pekerja sebagai bentuk terimakasih terhadap pelaksanaan pembangunan jalan ini. “Ini sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan saya kepada buruh proyek, mereka adalah pahlawan. Tanpa buruh maka proyek tidak akan rampung, ini betul-betul pekerjaan mulia,” kata Ngurah Wirawan. AN

gunan Bandara Internasional di Bali Utara bukan sekadar wacana politik. Apalagi masyarakat sudah tahu dan sangat menantikan realisasi rencana tersebut. Atas dasar itu, Gubernur Pastika sengaja mendengarkan pemaparan konsultan asal Kanada yang sangat berpengalaman di bidang pembangunan bandara yaitu Airport Kinesis Consulting (AKC) di ruang kerjanya, Senin (17/3) . Pemaparan konsultan Kanada ini juga disaksikan oleh Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjindra. AKC yang didampingi Atase Perdagangan Kedutaan Besar Kanada, Trecy Renold, menawarkan konsep pemban-

KPID Siapkan Sanksi untuk Lembaga Penyiaran ‘Bandel’ DARI HALAMAN 1

dilarang untuk bersiaran. Yakni sejak pulul 06.00 wita pada tanggal 31 Maret hingga puluk 06.00 wita keesokan harinya (tanggal 1 April 2014). Agung Sahadewa menegaskan, jika ada lembaga penyiaran yang beroperasi di Hari Raya Nyepi, maka KPID tidak segansegan akan memberikan sanksi. Sebagai teguran awal, lembaga penyiaran yang melanggar ketentuan akan disanksi administrasi. KPID Bali akan melakukan monitoring penuh selama Hari Raya Nyepi. “Kami akan melakukan monitoring selama Hari Raya nyepi. Sanksi yang diberikan sesuai dengan Undang-undang nomor 32 tahun 2002,” ujar Sahadewa usai menandatangani MoU tidak bersiaran bersama DPRD Bali.

bidang seni ukir dan tabuh. Pria kelahiran 1990 ini mengatakan, bakat yang dimiliki anak muda di desa dalam berkesenian tidak akan pernah bisa berjalan dengan baik atau maksimal apabila tidak ada dukungan dari pemerintah. Terutama dalam memfasilitasi para seniman, seperti membuat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di desa untuk mengembangkan bakat para seniman desa. “Menurut saya ini penting.

Dewa Joni Tak Hadiri Pemeriksaan DARI HALAMAN 1

orang, dan salah satunya sudah menjadi tersangka dan ditahan di Polres Buleleng. “Belum ada arah ke sana. Kami dalami dulu kejadian ini. Satu orang yakni Edi Arta Yadnya saja yang sudah ditahan. Ia yang mengemudikan

Pemerintah Diminta Selesaikan Jalan Pintas DARI HALAMAN 1

lokasi ini sebagai bentuk syukur atas dibangunnya proyek ini,” ucapnya. Sanjaya mengakui lokasi dibangunnya jalan pintas selama ini dikenal sebagai jalur berbahaya (tengkorak), dimana di lokasi ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. “Dulu jalur ini sangat berba-

Polisi-Ormas Sepakat Jaga Keamanan Bali

DARI HALAMAN 1 tetapi juga pecalang. “Saya tidak ingin takabur, tapi Bali pasti aman. Kalau ada gesekan kecil saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” tegasnya. Keamanan Bali rupanya tak hanya dijamin oleh Kapolda saja, melainkan Ormas juga ikut terpanggil. Terbukti, Ketua Umum Ormas Laskar Bali (LB), Ketut Rochineng menyatakan

Wacik: Tak Ada Kata Batal untuk Bandara Buleleng DARI HALAMAN 1 Wacik yang lekad (lahir-red) di Buleleng saja bekerja cepat,” cetusnya seraya tersenyum. Bahkan pihaknya menekankan apabila pembangunan bandara di Buleleng tidak jadi, dirinya merasa malu kepada masyarakat Bali dan Buleleng pada umumnya karena dirinya merasa hanya menebar janji kepada masyarakat Buleleng.

026/VI/FB/MHM

Layouter: Kasturie


12 FAJA R BALI

RABU, 19 MARET 2014, TAHUN XIV

Simantri Kerti Sedana Diminta Tularkan Ilmu

Pengolahan kencing sapi yang memberikan keuntungan ekonomis bagi anggota dan rumput gajah milik kelompok untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Simantri Kerti Sedana Gairahkan Sektor Pertanian

FB/SUMERTA

Dalam Tiga Tahun, Sapi Bantuan Pemprov Menjadi 30 Ekor

Simantri Kerti Sedana, Dusun Selati, Desa Bunutin, Bangli memiliki karakter Simantri tersendiri. Pasalnya kelompok Simantri tersebut tak hanya sebatas mampu menggairahkan sektor pertanian untuk usaha meningkatkan taraf hidup petani, namun kelompok ini memiliki semangat mesuka-duka (persatuan) yang lebih dari Simantari yang ada selama ini. Apa saja itu? BANGLI-Fajar Bali Sejak berkiprahnya Simantri ini, semangat gotong royong dalam berbagai bidang terbangun. Semangat gotong royongnya bagai semangat gotong royong tempo

dulu. Hal ini paling tidak diakui sendiri oleh Ketua Kelompok Simantri Kerti Sedana I Wayan Muliawan saat ditemui Fajar Bali, beberapa waktu lalu. Didampingi Perbekel Bunutin Ida I Dewa Agung Made Rai Adnyana, Wayan Muliawan kemudian bercerita banyak soal kelompok simantri yang dipimpinnya. Dari eksistensi Simantri sampai dampak positif lainnya. Dikatakan Simantri yang beranggotakan 20 orang berdiri tahun 2011, kini populasi sapi sudah mencapai 30 ekor. Awalnya dari bantuan Pemprov 22 ekor, kini beranak 8 ekor, menjadi 30 ekor. Yang 22 ekor dipelihara kelompoknya, sedangkan 8 ekor dikadaskan. Tetapi yang mengadas masih di

lingkaran keluarga kelompok tersebut, untuk menghidari hal yang tidak diinginkan. Muliawan mengatakan, untuk menghindari sapi sampai tak makan, masing-masing anggota diberi tanggungjawab untuk 1 ekor sapi. Walau pun demikian semua sapi ini dikandangkan di satu tempat untuk memudahkan pengawasan. Bagi anggota yang mengalami kesibukan atau halangan, baik karena upacara atau kesibukan lainnya, mereka cukup mengkoordinasikan kepada anggota yang lain, sehingga sapi tak sampai kelaparan. Inilah yang dimaksudnya ‘gotong royong’. Anggota secara gotong royong merawat dan memelihara sapi itu, walau masing-masing punya tanggung jawab. Yang dia herankan juga, semangat gotong royong tidak hanya saat merawat sapi-sapi itu, tetapi juga muncul tradisi lama, yakni mereka bergotong royong dalam banyak kegiatan. Semisal ada temannya yang bangun angkulangkul (pintu gerbang) anggota

kelompok semua ikut kerjakan itu, tanpa ada komando.”Apa saja punya kegiatan, anggota kelompok bergotog royong”, ujar Muliawan bangga. Suatu kebanggan besar bagi Muliawan ditengah gerusan zaman yang mengikis semangat gotong royong tersebut, justeru bisa muncul kembali. Dengan ini maka beban-beban dalam kehidupan sehari-hari bakal menjadi amat ringan. Lalu menyangkut soal dampak ekonomis Simantri?, dia mengatakan selain bisa menikmati hasil pemeliharaan sapi, juga bisa menghasilkan pupuk organik(herbal). Pupuk tersebut sebagian besar dimanfaatkan oleh anggota kelompok, untuk tanaman padi da palawija. Lebihnya baru dijual. Dia akui dengan pupuk yang diproduksi telah sangat mengurangi biaya produksi di tanaman padi, karena tak sedikit pupuk yang harus mereka beli, saat sebelumnya. Selain itu, produksi tanaman padi mereka kini berlimpah. Dikatakan pada luas 16 are, bisa meghasilkan 3 kwintal beras.

Ketua Simantri Wayan Muliawan

Jauh meningkat dari sebelumnya saat menggunakan rabuk urea. Selain itu ia nilai masa depan tanah mereka bakal lebih bagus. Dengan pupuk organik struktur tanah menjadi gembur dan mudah digarap. Intinya Muliawan mengakui banyak keuntungan yang bisa didapat dari peternakan sistem Simantri ini. “Kami bangga, sebagai petani gurem, kini sudah bisa meningkatkan pendapatan, dan kami dapat bersendagurau, di sini hampir tiap hari kita rembug-rembug dan berbagi ilmu dan keterampilan serta hal-hal lainnya”, ujar Muliawan diamini Perbekel Rai Adnyana lagi. W-002

Kelompok Simantri Harapkan Ada Kajian Teknologi IB

623/III/BLAS

BANGLI-Fajar Bali Teknologi kawin suntik (inseminasi buatan) yang diperuntukkan bagi sapi-sapi di Simantri Kerti Sedana di Dusun Selati, Desa Bunutin mengundang pertanyaan bagi kelompok Simantri dimaksud. Pasalnya tingkat kegagalan kawin suntik sangat tinggi. Selama ini telah ada 8 sapi birahi yang gagal hamil setelah mendapat inseminasi buatan alias kawin suntik dari petugas kawin suntik kabupaten. Dari 8 ekor tadi, malah telah dilakukan lebih dari sekali kawin suntik. Nyatanya sapi tersebut tidak hamil alias mandul. Anehnya lagi, ada seekor sapi yang birahi setelah di kawin suntik sudah diyakini bisa hamil, tahutahu setelah enam bulan malah sapi dimaksud muncul birahi lagi. Ketua Simantri Kerti Sedana I Wayan Muliawan mengaku kaget dengan tingkat kegagalan dari kawin suntik tersebut. Ketika ditanya dari mana petugas kawin suntik, dia mengatkan ada dari unsur kabupaten dan ada dari Pemprov. Memang pada satu sisi, kawin suntik menghasilkan godel yang berkualitas, dengan fostur tubuh sangat baik dan besar, na-

FB/SUMERTA

FB/SUMERTA

BANGLI-Fajar Bali Perbekel Desa Bunutin, Bangli Ida I Dewa Agung Made Rai Adnyana mengakui keberadaan Simantri Kerti Sedana kini cukup eksis dan telah memberikan ispirasi baru bagi peternakan di desa ini. Untuk ke depan, agar semakin banyak tumbuh peternakan sapi, diharapkan Simantri ini mau menularkan ilmu dan skilnya kepada kelompok-kelompok peternakan yang kini sedang tumbuh di desa ini atau pun Ida I Dewa A. Md Rai Adnyana luar desa. “Di sini banyak muncul kelompok-kelompok peternakan. Kami harap Simantri ini mentransfer ilmunya kepada yang lain, “ harapnya. Dia akui Simantari ini telah bisa memberikan dampak positif. Selain hasilnya didapat dari peternakan sapi, kini pupuknya (pupuk organik) telah bisa menyuburkan lahan di Bunutin, dari sebelumnya tanah di sana kering dan sulit digarap. Demikian juga kencing sapi (bio urine-nya) yang telah bisa diproduksi dengan volume besar. “Kami harapkan Simantri ini mau tularkan ilmu dan keterampilannya,” ujar Rai Afnyana. Dikatakan penduduk Bunutin sekitar 75 persen terjun di sektor pertanian. Sementara ini pertanian yang digeluti masih tradisional, dan belum berorientasi agribisnis. Dia akui simantri telah menginpsirasi petani Bunutin, untuk geluti model pertanian yang berwawasan pasar serta berkelanjutan. Kepada Pemprov Bali, dia harap dapat membantu membangkitkan kelompok ternak ikan di desa ini. Dikatakan alamnya sangat mndukung untuk budidaya ikan (ikan nila gilf dari pembenihan sampai pembesaran). “Di sini kini tumbuh peternakan ikan, namun belum professional, dan terbentur modal. Kami harapkan Pemprov bisa membantu di benih dan membekali mereka dengan tekhnologi.” ujarnya. Dikatakan peternakan ikan dia harapkan bisa melibatkan kaum perempuan agar perempuan tak terjebak hanya di dapur. “Kini telah ada wanita atau ibu-ibu yang tertarik untuk terlibat di kelompok budidaya ikan, ini kalau pemerintah mau merangsang lagi, tentu mereka semakin bergairah,” ujar Rai Adnyana yang senantiasa rajin meninjau Simantri dan Gapoktan yang ada. W-002

Sapi-sapi peliharaan Kerti Sedana yang terlihat gemuk dan sehat-sehat.

mun dengan tingkat kegalalan yang relatif tinggi, kelompok ini berharap kepada Pemprov dan Pemkab Bangli untuk memikirkan persoalan tersebut. Papar Muliawan, peternakan sapi merupakan peternakan penggemukan dan pengembangbiakan, tentu hal itu berbading terbalik, tat kala tidak bisa menghasilkan perkembangbiakan yang lebih cepat. Akibat kegagalan kawin suntik menyebabkan perkembangbikannya lamban. Merekapun harus melakukan penukaran terhadap sapi yang mandul tersebut.

Muliawan memang tak berani memvonis kalau inseminasi buatan yang gagal, karena hal itu bisa saja karena faktor sapi yang berpotensi mandul. Kalau memang ada sapi yang berpotensi mandul, Muliawan berharap pemerintah bisa membantu dalam hal memilih sapi biar tidak gagal dalam pengembang biakannya. Kalau saja tidak mengalami gagal hamil, dia akui populasi sapi di Simantri ini sudah sangat besar(banyak). Akhirnya sapi yang dipelihara sejak tahun 2011 dengan 22 ekor kini baru berjumlah

30 ekor. Terhadap realita itu, Muliawan berharap Pemprov dan atau Pemkab Bangli dapat memberikan bantuan berupa sapi pejantan. Tujuannya untuk mengantisipasi kegagalan hamil sapi.”Kami harapkan pemerintah dapat memberikan bantuan sapi pejantan minimal satu ekor, sehingga dikala kawin suntik gagal, kita dapat gunakan pejantan itu untuk mendapatkan pembuahan. Pejantan dinilai memiliki peluang bisnis. Selain untuk kepentingan pembuahan bagi sapi di Simantri, masyarakat petani menjadi sasaran untuk bisnis tersebut. “Sekarang masyarakat sudah enggan untuk memelihara sapi pejantan, padahal prosfeknya bagus. Banyak peternak sapi (sapi betina) kewalahan untuk mendapatkan pejantan. “Saya tak ngerti mengapa masyarakat enggan untuk pelihara pejantan, apakah karena takut, soalnya sapi pejantan cendrung galak dan beringas, padahal prosfeknya bagus,”,ujarnya. Tetapi bagi Simantri ini bila dia bisa dapatkan bantuan pejantan, bakal dikelola dengan baik di dalam kelompoknya ini. W-002

563/II/IGR

Layouter: Wiadnyana

FAJAR BALI EDISI 19 MARET 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you