Page 1

FAJAR BALI

selasa, 18 februari 2014 | TAHUN XIV

Aktual, Tajam, dan Dinamis

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Kekosongan Wabup Badung Wajib Diisi Mendagri Gamawan Fauzi Siapkan Rujukan Tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menerima Bupati Gde Agung bersama Pimpinan DPRD Badung didampingi Ketua Tim Verifikasi Kompyang R. Swandika di Kementerian Dalam Negeri Jakarta.

Langkah proaktif yang dilakukan Bupati Badung menyikapi kekosongan Wabup Badung disambut positif oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Mendagri menegaskan, bahwa kekosongan jabatan Wakil Bupati Badung pasca dilantiknya Drs Ketut Sudikerta sebagai Wakil Gubernur Bali tersebut harus dan wajib diisi. MANGUPURA-Fajar Bali Wakil bupati, menurut Mendagri sangat penting dalam rangka membantu tugas-tugas bupati untuk melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kabupaten Badung. Demikan antara lain penjelasan Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika usai mendampingi Bupati Gde Agung pada acara konsultasi dengan Mendagri dalam menyikapi kekosongan Wakil Bupati Badung, Senin (17/2) kemarin. ke hal. 11

Pendaftaran Duta Informasi Bali Mandara Diperpanjang DENPASAR-Fajar Bali Demi mengakomodir antusiasme generasi muda Bali yang berminat mengikuti seleksi pemilihan Duta Informasi Bali Mandara, maka pendaftaran Pemilihan Duta Informasi Bali Mandara diperpanjang hingga 28 Februari 2014. Demikian disampaikan Kepala FB/DOK Biro Humas Setda Provinsi Bali I Ketut Teneng I Ketut Teneng, kemarin. Lebih lanjut Teneng mengurai bahwa selain perpanjangan waktu pendaftaran, pendidikan yang awalnya minimal tamatan S-1 menjadi minimal tamatan D-III. Sedangkan untuk syarat-syarat yang lainnya masih seperti dulu, yaitu

ke hal. 11

Pak Gubernur Bantuan APPO Mohon Dipercepat

FB/DIAH

Gubernur ‘Kebut’ Penyediaan Kamar Kelas III untuk Pasien JKBM DENPASAR-Fajar Bali Rapat Paripurna DPRD Bali, Senin (17/2) kemarin berjalan mulus tanpa interupsi. Paripurna ke-4 ini khusus mengagendakan jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bali tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2013-2018, Raperda tentang penambahan penyertaan modal kepada PT. BPD serta PT. Jamkrida Provinisi Bali. Penyediaan pelayanan kamar kelas III bagi pasien JKBM dan penanganan kasus HIV/ AIDS mendapat perhatian khusus

Gubernur Mangku Pastika

FB/DOK

oleh Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Pernyataan tersebut, berkaitan dengan usulan Fraksi Golkar yang mendesak pemerintah untuk bekerjasama dengan rumah sakit swasta. Tujuanya, agar penyediaan pelayanan kelas III untuk masyarakat dapat diperbanyak. Menanggapi usulan tersebut, Gubernur menegaskan, bahwa di tahun 2014 ini kerjasama tidak hanya dilakukan dengan RS swasta, tetapi dalam RPJMD juga sudah diprogramkan untuk menambah ke hal. 11

12 Parpol Tandatangani Kesepakatan Pemilu Damai

Sapi Simantri peliharaan Gapoktan Dwi Jaya Mandiri kian berkembang seiring waktu.

GIANYAR-Fajar Bali Para petani di Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar yang

ke hal. 11

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014 Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014

Anggito Mundur dari UGM YOGYAKARTA-Fajar Bali Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Anggito Abimanyu, menyatakan mundur dari kampus tersebut setelah dituduh melakukan plagiarisme terhadap tulisan Hotbonar Sinaga. Anggito mengatakan telah salah menulis referensi dalam rubrik Opini yang dimuat Kompas pada 10 Februari 2014. Ia meminta maaf kepada rektor, dosen, dan seluruh sivitas UGM. Selain itu, Anggito juga meminta maaf kepada semua yang merasa dirugikan. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementarian Agama itu mengatakan tulisan opini itu ia kirim sendiri ke Kompas bukan lewat asistennya atau orang lain. Fail tulisan itu ia simpan di dalam komputer ke hal. 11

Anggito Abimanyu

FB/IST

ke hal. 11

Golkar dan PDIP Diprediksi Jadi Dua Poros Utama

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta tandatangani kesepakatan pemilu damai.

Dituding Plagiarisme

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

Golkar Ingin Kembalikan Suasana Orba Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada Ari Dwipayana memperkirakan Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menjadi dua poros utama dalam pemilu presiden tahun ini. Poros lain, kata Ari, akan dibentuk oleh Partai Demokrat atau Gerindra.

MENURUT Ari, koalisinya tidak lagi berdasarkan ideologi. “Koalisinya nanti tidak lagi berdasarkan ideologi, tapi kedekatan elite politik,” kata Ari saat dihubungi, Senin (17/2). Menurut Ari, Golkar kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Demokrat. “Tidak mungkin dengan Gerindra karena samasama mau usung calon presiden,” kata Ari. Namun, tidak menutup kemungkinan Gerindra akan bergabung dengan Demokrat dan membuat poros baru yang mampu menyaingi poros Golkar dan PDIP. Sedangkan untuk PDIP, kata

FB/IST

Bank Umum

FB/DIAH

DENPASAR-Fajar Bali Dua belas partai politik (Parpol) peserta pemilu yang ada di Bali, Senin (17/2) menandatangani kesepakatan pemilu damai. Calon anggota dewan Provinsi Bali beserta calon DPD juga turut dilibatkan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali itu. Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Kade Raka Sandhi berharap, empat poin kesepakatan itu tidak hanya sebatas prasasti. Namun, harus dijalankan serta ditindaklanjuti demi terwujudnya pemilu damai, jujur, dan adil. Penandatanganan kesepakatan pemilu damai ini juga disaksikan oleh Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta. Di samping itu, turut hadir pula, Ketua DPRD

014/VI/KTR

Ari Dwipayana

Rully Chairul Azwar

Ari, jika mengacu pada survei yang ada sampai saat ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi yang dijagokan sebagai calon presiden, belum tentu bisa menang jika tidak dibantu dengan koalisi. “Untuk menjadi presiden, calon seperti Jokowi tetap butuh bantuan elektoral partai lain,” ujar Ari. Sedangkan Gerindra, partai pimpinan Prabowo Subianto, menurut Ari, akan memilih partai berbasis Islam atau partai tengah yang didukung oleh rezim penguasa. “Gerindra butuh dukungan rezim juga untuk membantu peraihan

ke hal. 11

302/X/KTR

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: Kasturie

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA Bule Amerika Tewas 20 Tusukan

2

FAJA R BALI

Penipu Ulung Diciduk Polisi

FB/HS

DENPASAR-Fajar Bali Seorang turis asal Amerika Serikat bernama Paul Robb Latourell (52) ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya di Jalan Banteng 2E, Denpasar, pada Senin (17/02) pagi. Di sekujur tubuh korban ditemukan luka 20 tusukan. Polisi menduga, kematian korban bermotif perampokan karena dari pengecekan banyak barang berharga hilang diantaranya satu unit mobil Kijang Innova warna hijau DK 1060 QS. Mayat korban kali pertama ditemukan oleh pembantunya bernama I Wayan Suanta (27). Saksi yang akrab dipanggil Lady Eka ini mengetahui peristiwa itu sekitar pukul 12.00 Wita. Menyusul kabar dari teman korban yang mengaku tidak bisa menghubungi Paul melalui HP. “Saya mengecek rumah Paul karena temannya tadi menelpon. Katanya Paul tidak bisa di telpon dan tidak balas SMS,” ujarnya. Saksi yang mengaku seorang waria ini kemudian mengecek rumah Paul di Jalan Banteng 2E, Denpasar, persis di depan eks Kantor DPD PDIP di Jalan Banteng, Denpasar. Nah, saat masuk rumah, saksi melihat gembok pintu gerbang sudah hilang, namun pintu depan rumah dalam kondisi terkunci. Selanjutnya saksi menuju samping rumah dan menemukan pintu sudah dalam kondisi terbuka. Saksi langsung memanggil Paul dari luar, namun tidak ada jawaban. “Saya juga mencoba telpon tapi tidak diangkat Paul,” terangnya lagi. Curiga, saksi langsung masuk ke dalam rumah dan menuju kamar korban. Saat membuka pintu kamar, saksi

Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Semadi membeberkan penangkapan penipu ulung.

Dituding Paksakan Penyegelan, Kurator Dipolisikan

DENPASAR-Fajar Bali Dituding memaksakan penyegalan terhadap Bali Kuta Residence (BKR) sesuai keputusan Pengadilan Niaga Surabaya, pada Senin (17/2), pengacara kurator bernama Soedison Tandra dan panitera bernama Darno bakal dilaporkan ke pihak kepolisian. Presiden Direktur PT Dwimas Andalan Properti (PT DAP), Karan Sukarno mengatakan pihaknya selaku pengelola BKR sangat dirugika. "Akibat perbuatan kurator, juga pengacara kurator dan panitera Pengadilan Niaga Surabaya yang salah alamat itu okupansi hotel turun drastis dari 80 persen menjadi sekitar 10 persen. Jadi, Selasa pagi kami lapor ke polisi atas hal itu," tandas Karan. Hal tersebut, kata Karan merupakan teror di bidang usaha juga penghancuran nama baik atau pembunuhan karakter. "Tuduhan Soedeson Tandra itu tidak benar. PT DAP tidak pernah berutang. Kami sebagai pemilik yang mengelola BKR ini sejak 30 Oktober 2009," terangnya. Sementara itu, kuasa hukum BKR, Yunadi mengatakan putusan Pengadilan Niaga Surabaya hanyalah bersifat deklarari dan tidak bisa sebagai dasar putusan. "Dalam Undang Undang pailit telah jelas diatur, Pengadilan Niaga tidak bisa mengeksekusi," tegasnya. Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Djoko Hariutomo mendatangi Pengadilan Negeri (PN) untuk melakukan konsultasi terkait penyegelan yang dilakukan oleh PN Surabaya "Tadi Pak Kapolresta hanya melakukan koordinasi saja terkait dengan penyitaan yang dilakukan oleh juru sita PN Niaga Surabaya, apakah hal tersebut benar atau tidak," ujar Ketua PN Denpasar, Sugeng Riono, pada Senin (17/2) kemarin. Dikatakanya, karena kasus tersebut diputus di Pengadilan PN Niaga Surabaya makanya dari sanalah yang menentukan semuanya, pihak PN Denpasar tidak memiliki wewenang apa-apa. "Memang ada koordinasi dari PN Niaga Surabaya, namun untuk selanjutnya bukan wewenang kami," ujarnya. W-007

Warga Amerika Serikat ditemukan tewas di kamarnya dengan puluhan luka di sekujur tubuhnya.

korban berupa satu unit mobil Kijang Innova warna hijau DK 1060 QS. Selain itu, dompet milik korban juga hilang. “Para pelaku merampok barang korban dan satu unit mobil Innova beserta BPKB dan STNK juga ikut hilang,” ungkap sumber petugas yang enggan disebut namanya itu. Kapolsek Dentim, Kompol M Ikhwan Lazuardi yang berada dilokasi kejadian menerangkan, dari hasil olah TKP, ditemukan 20 luka tusuk disekujur tubuh korban. Dia menduga, korban sudah dibunuh dua hari lalu. Dugaan itu mengarah ditemukannya bercak

darah di tembok yang sudah mengering dan kondisi tubuh korban yang sudah menebar bau busuk. “Ada 20 luka tusuk, tapi yang paling banyak dibagian leher. Semacam luka gorok,'katanya. Namun kata Kapolsek, pihaknya tidak menemukan senjata tajam yang mengorok leher korban. Sementara, terkait hilangnya mobil Inova milik korban, Kapolsek mengatakan masih dicari. Sedianya, anggotanya sedang mencari nama pemilik mobil tersebut yang tinggal diseputaran Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar. R-005

Juru Sita PN Surabaya Gara-gara Anjing, Penjara 8 Bulan Resmi Segel BKR

FB/HS

DENPASAR-Fajar Bali Mengaku mendapat anugerah dari Ida Bhatara Kayu Selem di Pura Batur, I Ketut Wiranata (62) berhasil memperdaya lima korbannya dengan cara hipnotis. Tersangka yang berasal dari Kintamani Bangli ini sukses menggasak uang tunai dan perhiasan milik korbannya bernilai ratusan juta. Petualangan tersangka berakhir setelah para korbannya melapor ke Polsek Mengwi, Badung. Menurut Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Semadi didampingi Kanit Reskrim AKP Arya Agung, Senin (17/2), kasus ini sudah dilaporkan salah satu orangnya, Agus Supratman (37). Kejadian ini terjadi pada 15 Maret 2011 lalu dikala tersangka I Ketut Wiranata datang ke rumah korban di Banjar Negara Kaja, Sading, Mengwi. “Pelaku datang membawa sepasang burung perkutut, keris dan batu permata,” beber Kapolsek. Tersangka I Ketut Wiranata mengatakan bahwa barang yang dibawa tersebut merupakan pica atau anugerah dari Ida Bhatara Kayu Selem di Pura Batur. Tapi awalnya Agus Supratman tidak percaya. Tapi ada dugaan korban dihipnotis dengan cara menepuk pundak korban. Secara tidak sadar, korban akhirnya mengambil barang-barang itu kemudian menyerahkan uang Rp 25 juta serta kalung, cincin, giwang dan gelang senilai Rp 31 juta. Setelah menyerahkan uang dan perhiasan, tersangka meminta supara diantar ke terminal Ubung. “Korban seperti dihipnotis dan menuruti permintaan pelaku agar diantar ke terminal ubung,” beber Kapolsek. Korban tersadar dari aksi tipu setelah sepasang burung perkutut matu. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Mengwi. Petualangan sang kakek bercucu enam ini akhirnya berakhir, Minggu (16/2). Saat melintas di Banjar Negara Sading sekitar pukul 11.45 Wita, korban menangkapnya. Korban yakni tersangka I Ketut Wiranata adalah pelaku yang pernah menipunya itu. “Setelah menerima laporan, kami langsung menangkap pelakunya,” tegasnya. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan, tersangka I Ketut Wiranata mengaku pernah beraksi ditempat lain. Yakni sebelah utara Pasar Petang, depan Pasar Bajera Tabanan, di Pasar Tabanan serta depan Pasar Burung Satria, Denpasar. Di TKP tersebut, tersangka mendapatkan uang Rp 200 sampai Rp 300 ribu dari para korbannya. Dipemeriksaan, tersangka I Ketut Wiranata mengaku barang-barang yang dibawanya itu dibeli di Pasar Kintamani. Misalnya, satu batu permata merah yang dipegang bisa menyala dibeli Rp 150 ribu. Kemudian, keris kecil luk 3 maupun keris bentuk semar seharga Rp 200 ribu serta dua burung perkutut yang satu ekornya dicat putih Rp 300 ribu. “Saya meyakinkan ke korban kalau barang-barang ini pica,”ucap bapak sembilan anak ini dengan wajah lugu. Sementara itu, uang hasil kejahatan tersangka tidak ditemukan polisi karena sudah ludes dihabiskan pelaku bertaruh judi di arena tajen di Gianyar dan sisanya dipakai untuk membayar utang. R-005

melihat kondisi kamar dalam keadaan berantakan. Parahnya lagi, tembok dan lantai penuh bercak darah. “Saya lihat Paul sudah tewas dalam kondisi terbungkus handuk di sisi ranjang tidur,” ungkap saksi. Kaget melihat temannya Paul tewas, saksi keluar rumah dan melaporkannya ke Polsek Dentim. Dalam keterangannya ke petugas, saksi mengaku melihat Paul terakhir kali pada Sabtu (15/02) sekitar pukul 23.00 Wita. Dia sempat melihat korban bersama seorang temannya duduk di ruang tamu. Namun saksi mengaku tidak mengenal tamu tersebut. Malam itu juga, saksi langsung pulang. “Paul saya lihat masih mengobrol dengan temannya di ruang tamu,” terang saksi lagi. Sementara itu, aparat kepolisian Polsek Dentim langsung tiba di TKP. Petugas melakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi. Dari olah TKP, petugas menemukan bercak darah di dalam kamar tidur dan ruang tamu. Sumber kepolisian menduga, Paul dibunuh dengan keji saat berada di dalam rumahnya. Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu dan sudah lama mengenal korban. Dugaan itu diperkuat dari ditemukannya 3 gelas bekas minuman di atas meja ruang tengah, dekat kamar korban. “Kami menduga pelakunya lebih dari satu dan para pelaku sebelumnya mengobrol dengan korban. Kami menduga antara korban dan pelaku sudah saling kenal,” bisik sumber kepolisian Polsek Dentim. Setelah menghabisi nyawa korban, para pelaku menggasak harta benda

FB/HS

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

Juru Sita PN Surabaya melakukan penyegelan terhadap kondotel BKR di Jalan Majapahit, Kuta.

DENPASAR-Fajar Bali Walau aparat keamanan menolak penyegelan kondotel Bali Kuta Residence (BKR) dengan alasan situasi tidak kondusif, Pengadilan Niaga (PN) Surabaya tetap menyegel BKR yang terletak di Jalan Majapahit Kuta itu, pada Senin (17/02). Dalam pengamatan di lapangan, situasi penyegelan BKR berjalan kondusif. Tidak terlihat tanda-tanda kedatangan ratusan orang yang notabene menolak penyegelan yang dilakukan PN Surabaya. Dilokasi hanya terlihat aparat kepolisian dari unsur intelejen, buser dari Polresta Denpasar. Penyegelan BKR dimulai sekitar pukul 10.00 Wita setelah juru sita PN Surabaya diwakili panitera Djoko Subagio membacakan penetapan penyegelan BKR dengan nomor 20/Pailit/2011/ PN. Niaga Surabaya tertanggal 13 Juni 2012. Yang menarik, saat juru sita membacakan penetapan di Loby Hotel, Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Resa meminta penundaan penyegelan dengan alasan situasi tidak kondusif. Akibatnya, terjadi cekcok mulut Kapolsek dan juru sita. Bahkan Lurah Kuta, I Wayan Daryana juga menolak menandatangani berita acara penyegelan. Meski menolak menandatangani penyegelan, juru sita tetap bersikukuh melakukan penyegelan berdasarkan penetapan PN Surabaya. Tak ingin berlarut-larut dan penolakan tersebut, pihak juru sita langsung memasang surat penyegelan di salah satu sudut tembok lobby Hotel. “Kami datang untuk menjalankan surat penetapan PN Niaga Surabaya untuk menyegel BKR. Selanjutnya kami se-

rahkan surat penetapan kepada curator untuk proses selanjutnya,” tegas juru sita PN Niaga Surabaya, Djoko Subagio usai memasang surat penyegelan BKR. Bagian lain, pihak kurator dalam hal ini diwakili Soedisan Tandra mengatakan penyegelan yang dilakukan juru sita PN Niaga Surabaya sudah sah. Saat ini pihak kurator akan mengambil alih pengelolaan BKR dari tangan pengelola sebelumnya. “ D e n ga n re s m i nya p e nyegelan ini, kami akan segera ambil alih pengelolaan BKR dari pengelola sebelumnya,” tegasnya. Dia kembali menegaskan, akan segera melayangkan surat somasi kepada pengelola BKR yang saat ini sudah berada di tangan PT Dwimas Andalan Property (DAP) agar segera keluar dari BKR dan menyerahkan seluruh dokumen BKR. Tak kalah penting katanya, pihak kurator akan melaporkan Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Resa ke Mabes Polri karena menghalangi proses penyegelan. “Ini sudah perbuatan pidana, menghalang-halang proses penyegelan. Saya akan laporkan pidana Kapolsek Kuta ke mabes Polri,” berangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Resa mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat ke panitera PN Surabaya terkait penundaan penyegelan dengan alasan situasi tidak kondusif. “Kami sudah berkirim surat ke PN Surabaya agar menunda pelaksanaan penyegelan. Dengan alasan situasi tidak kondusif,” terangnya. R-005

DENPASAR-Fajar Bali Kasus yang satu ini bisa dikatakan unik dan lucu. Bagaimana tidak, hanya gara-gara seekor anjing, warga yang tinggal di Perum Permata Aiza Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung yang bertetangga beradu mulut dan berakhir dengan penganiayaan. Nah akibat perbuatanya ini, terdakwa bernama Budi Soehono alias Paulus harus mendekam dalam penjara. Tak tanggung-tanggung, terdakwa oleh majelis hakim pimpinan Nur Syam itu diganjar hukuman penjara selama 8 bulan. Dalam amar putusanya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Oka Ariani yang menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Mickael Howard. Terdakwa sejatinya beruntung, sebab putusan yang di-

jatuhkan majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 12 bulan atau 1 tahun. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 8 bulan,"demikian vonis majelis hakim. Mendengar vonis itu, terdakwa yang nampak keberatan hanya menyatakan pikir-pikir. Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian yang mengiring terdakwa ke penjara itu terdakwa, pada Rabu 24 Juli 2013 sekitar pukul 09.00 Wita. Dari keterangan dua orang saksi, yakni korban Michael Howard Mebold dan istrinya Meiningsih. Dalam kesaksiannya, Michael menerangkan awalnya dirinya dirumah sedang mencuci piring kemudian mendengar Pius pembantunya datang. Kemudian, Michael membukakan pintu, ketika itu sejumlah anjing piaraan korban ikut keluar

kemudian kembali masuk. “Tak seberapa lama, terdengar ada orang melemparkan batu kepada anjing piaraan saya. Pius juga tahu itu,” kata Michael. Melihat anjing piaraannya dilempari batu, Michael langsung memungut batu yang dilemparkannya itu. Kemudian, Michael keluar rumah menemui Budi Soehono yang berada di seberang jalan sembari mendekati mobil yang sedang diparkir. Saat itu, Michael mengatakan bagaimana kalau batu ini dilemparkan ke mobil ini. Atas perkataan itu, istri Budi langsung berkata-kata dalam bahasa Inggris sembari tangannya menunjuk-nunjuk ke muka korban. Selanjutnya terjadi adu mulut. Tak dapat menahan emosi ketika beradu mulut, Budi langsung masuk rumah dan keluar kembali sambil membawa sebatang besi sepanjang 50 Cm dan memukulkan kepada korban hingga berkali-kali. W-007

532/I/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetyo, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


Kotaku Rumahku

3

Creative in Motion

selasa, 18 FEBRUARI 2014 | Tahun XiV

FB/CAR

Ketua TP PKK Ny. IA Selly Rai Mantra berbaur bersama masyarakat memungut sampah

Walikota Pimpin Gerakan Kebersihan Massal

Kebersihan Tanggung Jawab Setiap Individu Warga kota mulai dari masyarakat, siswa, Sekaa Teruna, LSM, Karang taruna sampai TNI/Polri terlihat tumpah ruah melakukan kerja bakti secara serentak. Kegiatan serangakain menyambut HUT Kota Denpasar ke 226 ini dipimpin langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra. Dengan menggandeng prajurit TNI di jajaran Korem 163 Wirasatya,  Walikota Rai Mantra mengajak warganya untuk mulai sadar dan jengah terhadap permasalahan kebersihan. “Permasalahan  kebersihan harus menjadi tanggung jawab setiap individu masyarakat mengingat kebersihan tersebut tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah semata,” ungkap Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin gerakan kebersihan missal yang dipusatkan di Br. Mekar Manis, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan

Denpasar Utara, Minggu (16/2). Pencanangan gerakan kebersihan serangkaian HUT ke-226 Kota Denpasar dihadiri Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Dandim 1611 Badung Letkol ARH I Made Kusuma Dyana Graha, Ketua TP Kota Denpasar Ny IA Selly D. Mantra, beserta Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara beserta instansi terkait. Dalam kesempatan tersebut Walikota memimpin langsung memungut sampahsampah bersama ratusan prajurit TNI dan masyarakat yang mengikuti kerja bakti. “Gerakan kebersihan ini dilakukan bersama-sama dengan jajaran TNI Korem 163 Wirasatya untuk menata dan membersihkan lingkungan,” ujar Rai Mantra. Kerjasama Pemkot Denpasar dengan TNI telah berjalan dengan baik

untuk mewujudkan lingkungan yang bersih. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra menngajak semua peserta yang hadir dalam gerakan kebersihan tersebut mengucapkan yel-yel kebersihan yaitu, “Denpasar bersihbersih-bersih, pemilihan sampah pasti bisa, kebersihan tanggung jawab saya”. Dengan diucapkan yel-yel tersebut merupakan suatu janji yang harus di penuhi dalam berperang melawan sampah, karena sampah merupakan musuh bersama. Ketua Tim Penggerak PKK Ny. IA Selly D. Mantra disela-sela melakukan kebersihan menambahkan gerakan kebersihan ini juga berkaitan dengan puncak HKG (Hari Kestauan Gerak) PKK ke-42. Dikatakan tingkat kesadaran masayarakat di Kota Denpasar sebagian besar sudah berjalan baik namun diakui ada beberapa masyarakat yang kurang

peduli terhadap kebersihan lingkungan. Untuk itu melalui gerakan kebersihan ini diharapkan dapat memotivasi terutama ibu-ibu rumah tangga agar memilah sampah yang dihasilkan di rumah tangga. “Kita mulai dulu dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga, sehingga berdampak pada lingkungan yang lebih luas,” ujar Ny. Selly Mantra. Kepala Dusun Br. Mekar Manis Gusti Bagus Marjata mengatakan gerakan kebersihan ini sangat bagus lagi terlebih lagi melibatkan seluruh komponen masayarakat. Untuk kegiatan kebersihan di lingkungan Br. Mekar Manis, Marjata mengaku telah melaksanakan kebersihan rutin setiap minggu sekali dengan melibatkan seluruh komponen. “Kami akan terus melakukan dan medukung semua gerakan kebersihan yang menjadi program Pemerintah Kota Denpasar,” janji Marjata. R-004

Safari Kesehatan Sediakan Layanan VCT Dinas Kesehatan Kota Denpasar terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sakah satunya dengan menggelar safari kesehatan yang menggandeng Yayasan Kemanusiaan Indonesia. Safari kesehatan yang digelar di Banjar Kertajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, Senin (17/2) dipantau langsung Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini,  Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra,  Kepala Dusun Kertajati dan SKPD terkait. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Luh Putu Sri Armini mengatakan, safari kesehatan kali ini selain menyambut HUT ke-226 Kota Denpasar juga untuk

FB/CAR

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra Saat Tinjau Safari Kesehatan di Banjar Kertajati Pemecutan Kaja

memberikan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Serta untuk mendeteksi permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam pelayanan kesehatan gratis ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat. Bahkan menyediakan pelayanan terbaru yakni, Mobile VCT (voluntary counseling and testing). “Ini untuk mendeteksi lebih awal penyakit HIV/AIDS, sehingga bagi penderita berisiko tinggi bisa datang langsung untuk  kolsultasi,” ungkapnya. Melalui Safari Kesehatan ini masyarakat juga diberikan penyuluhan secara perorangan supaya menjaga kebersihan lingkungan.  “Dengan program ini bisa mendekatkan pelayanan

kepada masyarakat dan bila terjadi permasalahan cepat teratasi,” ujarnya. Camat Denpasar Utara, Nyoma Lodra, menyambut baik Safari Kesehatan ini, karena hal ini merupakan kegiatan sosial. Pihaknya pun mengharapkan masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya. “Kami berharap dengan Safari Kesehatan ini masyarakat betul-betul dapat terlayani kesehatan secara murah dan efektif,” ucap Lodra. Kepala Dusun Banjar Kertajati, Nyoman Lanus juga mengharapkan, Safari Kesehatan ini bisa berlanjut, karena dokter bisa ketemu  langsung dengan masyarakat. “Saya harapkan ini terus berlanjut,” akunya. R-004

Dyang datang pasti akan lebih kotor. Karena dia akan mengobokobok isi dari kantong sampah plastik yang sudah terbungkus, kalau begini siapa yang musti disalahkan,” katanya. K a d e s Pe m e c u t a n K a j a A.A.Ngurah Arwatha dihubungi via telepon mengatakan untuk mendukung kebersihan Desa Pemecutan Kaja pihaknya telah memiliki armada kebersihan yang meliputi 1 buah moci, 2 buah gerobak pengangkut sampah, depo, serta2 buah carry terbuka. Armada ini siap mengangkut sampah yang dihasilkan masingmasing rumah tangga masyarakat dengan jumlah tenaga angkut 10 orang. Akan tetapi pihaknya baru bisa melayani 6 Banjar saja yang dekat dengan lokasi depo. Desa Pemecutan Kaja terdiri dari 13 banjar dinas dan 14 banjar adat, dengan jumlah penduduk mencapai 30.000 jiwa. Untuk masalah kebersihan, menurut Gung Arwatha pihaknya rutin melaksanakan gotong royong setiap hari Jumat,

sedangkan banjar-banjar yang ada di wilayahnya melaksanakan kebersihan setiap hari minggu pagi. Hanya saja ia mengaku untuk saat ini belum bisa memaksimalkan masalah kebersihan, karena terganjal tenaga, armada, dan biaya oprasional yang tinggi mengingat wailayah Desa Pemecutan Kaja sangat luas. “Kami sangat mendukung dan menyambut baik program pemerintah Kota Denpasar dalam hal kebersihan, kami akan berusaha melaksanakan kebersihan dengan melibatkan seluruh komponen serta lapisan masyarakat yang ada di wilayah kami,” ucapnya. Arwatha pun berharap, khususnya kepada masyarakat yang tinggal di wilayah Desa Pemecutan Kaja agar ikut berpartisipasi dalam menjaga, memelihara kebersihan lingkungan masing-masing melalui dengan tidak membuang sampah pada waktu dan tempat yang semestinya. “Dengan kedisiplinan ini kita akan mampu mewujudkan Denpasar Kotaku Rumahku,” tegasnya. R-004

Masyarakat Kurang Disiplin, Sampah Masih Berserakan

Sampah masih menjadi masalah klasik di Kota Denpasar. Kurang sadarnya masyarakat akan kebersihan merupakan salah satu faktornya. Selain lahan kosong juga kerap kali dijadikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) oleh oknum-oknum yang kurang bertanggungjawab. Seperti terlihat di seputaran wilayah Desa Pemecutan Kaja, salah satunya di sepanjang jalan Gunung Agung, semakin banyak menjamur Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar dengan sampah berserakan diatas trotoar. Selain di pojok-pojok jalan juga terdapat onggokan sampah di depan beberapa toko atau pun supermarket bahkan yang lebih parah lagi di depan gang yang merupakan akses keluar masuk para penghuninya. Selain sangat mengganggu, onggokan sampah tersebut menjadi pemandangan kurang elok di tengah gencarnya Pemkot mengampanyekan masalah kebersihan agar kota Denpasar menjadi kota yang nyaman bagi seluruh warga.

Salah seorang warga yang tinggal di jalan Gunung Agung, Jaya Sastrawan mengaku sangat heran akan kesadaran warga yang kurang disiplin dengan sampah apalagi ketika musim penghujan datang. Sampah yang tidak dipungut oleh petugas yang berada dijalan akan terbawa hanyut oleh air hujan yang kemudian jatuh keselokan ataupun got. Dapat dipastikan kalau banyak sampah yang jatuh ke got, akan menimbulkan banjir karena saluran got

tersebut tersumbat. Diakuinya, banyak masyarakat yang masih mengabaikan himbauan pemerintah tentang jadwal dan jam pembuangan sampah yang seharusnya ditaati. Sesuai himbauan dari DKP Kota Denpasar sampah dikeluarkan dari rumah mulai pukul 17.00 -19.00 yang selanjutnya akan diangkut oleh petugas DKP. “Akibatnya sampah-sampah masih keliatan  menumpuk di atas trotoar, terlebih lagi jika ada pemulung

FB/CAR

Salah satu TPS yang muncul di wilayah Desa Pemecutan Kaja, salah satunya di sepanjang jalan Gunung Agung

FB/CAR

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin aksi gerakan kebersihan massal

FOKUS

IB Bima Putra

Jengah, Lombakan Kebersihan Antar Banjar

IB Bima Putra

FB/CAR

Dalam rangka HUT ke-226 Kota Denpasar, semua warga masyarakat Kota Denpasar serentak melaksanakan gerakan kebersihan, termasuk juga di daerah Kesiman Kertalangu. Sebelum melakukan aksi kebersihan, terlebih dahulu dilaksanakan apel kebersihan, yang dimaksudkan menghimbau masyarakat untuk mulai sadar dan jengah terhadap permasalahan ke-

bersihan di lingkungan sekitar. Kepala Desa Kesiman Kertalangu IB Bima Putra saat membuka acara aksi kebersihan, di Lapangan Kapten Japa Kertalangu, mengajak mengajak semua peserta gerakan kebersihan tersebut untuk mengucapkan yel-yel kebersihan yaitu, “Denpasar bersih-bersih-bersih, pemilihan sampah pasti bisa, kebersihan tanggung jawab saya,” ucapnya jengah. Dengan diucapkan yel-yel tersebut merupakan suatu janji yang harus dipenuhi dalam berperang melawan sampah, karena sampah merupakan musuh bersama. Dalam rangka mewujudkan Denpasar bebas dari sampah plastik, Desa Kesiman Kertalangu mengerahkan seluruh wargannya mulai dari masyarakat, siswa, Sekaa Teruna, LSM, Karang Taruna  sampai TNI turut serta dalam aksi kebersihan ini. “Uniknya dalam aksi kebersihan ini diadakan lomba kebersihan antar banjar, Desa Kesiman Kertalangu memiliki 11 banjar yang ikut dalam lomba kebersihan ini. Lomba antar banjar ini dilakukan sebagai pemicu atau menambah semangat dan partisipasi generasi muda serta masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ucap Bima Putra. Penilaiannya langsung dari tim Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar. “Kalau masing-masing desa di Kota Denpasar serempak setiap harinya melakukan aksi kebersihan di lingkungannya sendiri dengan prilaku kesadaran terhadap kebersihan, saya yakin Kota Denpasar kedepannya pasti akan bersih dari sampah,” ungkap Bima Putra. R-004

Layouter: Kasturie


KOTAPLUS

4

Kegagalan Pilwabup Timbulkan Kerugian Immaterial Prof Usfunan: Tuntutan Perdata Bisa Dilayangkan Selain menimbulkan kerugian keuangan daerah, kegagalan pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Badung beberapa waktu lalu juga menyebabkan kerugian immaterial. Karena itu, selain pidana, tuntutan perdata pun bisa dilayangkan. MANGUPURA-Fajar Bali Hal itu kembali ditegaskan ahli tata negara Fakultas Hukum (FH) Unud Prof. Usfunan saat bertemu dengan sejumlah pentolan Forum Pengawal Demokrasi (FPD) di Canggu, Kuta Utara, Senin (17/2) kemarin. “Selain Tipikor, tuntutan perdata pun bisa dilayangkan,” tegasnya. Siapa yang dirugikan secara immaterial? Menurut Usfunan, kedua calon Wabup yang telah ditelorkan Koalisi Rakyat Badung Bersatu (KRBB) sangat dirugikan secara psikologis. “Keduanya jelas terbebani secara psikis yakni harga diri dan rasa malu yang luar biasa,” ujarnya. Ditanya beban immaterial terkait dengan besarnya tuntutan, Usfunan menyatakan, kerugian immaterial tak bisa dinominalkan. “Karena itu, keduanya bisa menuntut sebesar-besarnya

anggota Dewan yang menyebabkan gagalnya Pilwabup tersebut. Puluhan bahkan ratusan miliar pun layak,” tegasnya. Yang layak dituntut secara perdata, tegasnya lagi, anggota Dewan yang menyebabkan gagalnya Pilwabup—terutama anggota Dewan yang tidak hadir saat paripurna 8 Januari tanpa alasan yang jelas. Kenapa? Menu-

rut Usfunan, pemilihan Wabup dilakukan oleh anggota DPRD Badung, bukan wakil dari partai. Ketika sebagai anggota Dewan tak menjalankan kewajiban, pihak Badan Kehormatan (BK) DPRD layak menjatuhkan sanksi. Usfunan menjelaskan, tugas anggota Dewan sebagai pejabat negara adalah menghadiri rapat. Ketika ada kesengajaan dan

FB/ARI IGN Wiadnyana MANGUPURA-Fajar Bali Pawai ogoh-ogoh tetap diperbolehkan saat perayaan Nyepi tahun caka 1936. Hal ini sesuai dengan keputusan Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Provinsi Bali. Akan tetapi yang menjadi himbauan atau catatan, ogoh-ogoh yang bakal diarak pada pengerupukan tidak berbau politik. Demikian ditegaskan Majelis Madya Desa Pekraman (MMDP) Badung. Ketua Bidang Pewongan MMDP Badung IGN Wiadnyana, Senin (17/2) mengungkapkan, sesuai hasil keputusan MUDP Bali, pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan tetap diijinkan. “Tahun ini, pawai ogohogoh tetap diperbolehkan, tapi ada batasan-batasan mengingat pelaksanaan Nyepi tahun 2014 ini berbarengan dengan tahun politik yaitu menjelang pemilu legislatif,” ungkap Gung Wid demikian sapaan akrab IGN Wiadnyana.

Ditekankan, ogoh-ogoh yang dibuat para yowana (sekee terunateruni) tidak berkaitan dengan partai politik, maupun caleg. Himbauan ini kata dia, merupakan langkah awal sebelum nantinya akan bersurat secara resmi ke 122 Bendesa Adat yang ada di Badung yang kemudian dilanjutkan kepada 543 kelian banjar adat dan STT yang ada di Badung. “Kami berharap semua pihak dapat menjaga konduktifitas menjelang pileg, karena potensi konflik cukup besar,” harapnya. Untuk itulah, kata Gung Wid, melalui perayaan Nyepi, diharapkan dapat memupuk semangat kebersamaan ‘menyama braya’, dengan mengesampingkan dahulu kepentingan politik. Untuk para politikus atau caleg juga diharapkan, tidak menggunakan kesempatan perayaan Nyepi untuk kepentingan politik pribadi masing-masing. “Pawai ogoh-ogoh nanti jangan didomplengi kepentingan politik, sehingga kondisi tetap kondusif. Mari kita bersama, termasuk para celeg maupun politikus menjaga kondisi Badung agar tetap kondusif,”kata Gung Wid yang notabena politisi Partai Golkar ini. Gung Wid juga mengapresiasi Pemkab Badung yang memberikan motivasi sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing STT dalam kaitannya perayaan Nyepi yang jatuh pada tanggal 31 Maret. Diharapkannya dana tersebut dapat dimanfaatkan sebaikbaiknya. W-006

MANGUPURA-Fajar Bali Panitia khusus (Pansus) Ranperda Penyertaan Modal DPRD Badung membentuk tiga pokja, yakni Pokja PDAM, Pokja PD Pasar dan Pokja Jamkrida. Hal ini untuk mengefektifkan kinerja Pansus. Tahun 2014 ini, Pemkab Badung akan menambah penyertaan modal kepada dua perusahaan daerah (PD) yakni PDAM Badung dan PD Pasar, serta memberikan penyertaan modal untuk PT. Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Bali. Anggota Pansus Ranperda Penyertaan Modal IGN Wiadnyana mengatakan, sebelum melanjutkan pembahasan, Pansus akan melakukan studi banding ke Pemkab Depok. “Sebagai pembanding kita akan kunjungan kerja ke Depok yang sudah memiliki Perda itu (perda penyertaan modal,red). Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan dan masukan pada Perda yang kita bahas,” ujar Gung Wid demikian sapaan akrab IGN Wiadnyana, Senin (17/2). Anggota Pansus lainnya I Wayan Regep mengatakan, karena Pemkab Badung akan menambahkan penyertaan modal pada dua perusahaan daerah dan PT Jamkrida maka sebelumnya akan dibuatkan Perda sebagai payung hukumnya. Selanjutnya dibeberkan, modal yang akan ditambahkan untuk PDAM sebesar Rp137 miliar lebih sampai tahun 2017. Sebelumnya Pemkab sudah investasi sebesar Rp98,7 miliar

Prof Usfunan (tengah) saat bertemu Forum Peduli Demokrasi di Canggu, Senin (17/2)

FB/ARI

melakukan kesewenang-wenangan dengan tidak hadir, tentu saja merupakan sebuah pelanggaran. “Ini sebuah arogansi yang menimbulkan kerugian negara,” katanya. Kerugian tersebut berupa kerugian keuangan daerah yang jumlahnya ratusan juta untuk menggelar paripurna tersebut. Selain itu, pelayanan di Badung

lumpuh karena Bupati bersama seluruh pejabat SKPD hadir pada paripurna tersebut. Di bagian lain, Ketua FPD Kosan Sidik Kusuma atau Nang Tyson mengapresiasi pihak-pihak berkompeten memproses kasus gagalnya Pilwabup Badung. “Kami hanya menginginkan yang keliru diluruskan dan jangan ada arogansi politik di sini,” tegasnya. W-006*

PD dan Jamkrida Digelontor Miliaran Ogoh-Ogoh tak Boleh Pansus Godok Ranperda Penyertaan Modal Berbau Politik

FB/ARI

I Wayan Regep

lebih, sehingga total sampai tahun 2017 sebesar Rp235,7 miliar lebih. Untuk PD Pasar, pada 2014 dan 2015 menambah modal Rp33 miliar lebih, sebelumnya sudah dianggarkan Rp14,6 miliar lebih, sehingga total sampai 2015 sebesar Rp48,2 miliar lebih. “Untuk PT Jamkrida kita akan tambah Rp4 miliar lagi sampai tahun 2015. Sebelumnya kita sudah investasi Rp1 miliar, jadi total sampai tahun 2015 Rp5 miliar,” urainya. Dikatakan, pada prinsipnya DPRD Badung sangat mendukung rencana pemerintah untuk menambahkan modal pada kedua perusahaan daerah maupun pada PT Jamkrida. Karena sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, efektifitas sehingga akan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat Badung. Terlebih diharapkan dapat mendongkrak PAD

(Pendapatan Asli Daerah) Badung. Namun satu sisi, legislator dari Kuwum, Mengwi ini berharap perusahaan daerah tidak terusterusan tergantung pada APBD dan bisa mandiri. “Dengan penambahan modal ini, tentunya akan meningkatkan pelayanan, dengan begitu pendapatan pun akan meningkat, sehingga kedepan kita berharap tidak disusui lagi oleh APBD,” ujarnya. Untuk PD Pasar, jelas Regep, penyertaan modal ini akan banyak diarahkan untuk revitalisasi pasar. Dengan adanya perbaikan pasar, diharapkan pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modern. Sementara untuk Jamkrida, menurut Regep, program ini akan sangat membantu pengusaha kecil. Dengan adanya Jamkrida masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pinjaman modal usaha. W-006

Satpol PP ‘Bersih-bersih’ Badan Jalan

MANGUPURA–Fajar Bali Satpol PP Pemkab Badung kembali menggelar sidak di beberapa lokasi. Sidak yang dipimpin Kabid Pengendalian dan Operasi (Dal Ops) Satpol PP Badung, Dewa Oka, Senin (17/2) kemarin digelar dibeberapa titik—di antaranya di wilayah Lukluk Mengwi, sampai ke wilayah Tuban Kuta. Di wilayah Mengwi, Satpol PP Badung melakukan penertiban terhadap pedagang buah di sepanjang Jalan Raya Kapal. Pedagang yang dimaksud adalah pedagang buah yang tiap harinya memajang dagangannya dipinggir jalan. “Penertiban ini bagian dari tindaklanjut kami yang sebelumnya sudah sering mengimbau para pedagang, tapi tidak diindahkan. Makanya kami tertibkan hari ini (kemarin, red),” terang Dewa Oka. Kembali dijelaskan Dewa Oka, bahwa tidak dipungkiri petugasnya selama ini sering kucing-kucingan dengan pedagang. Padahal, jika dilihat ke lokasi, pedagang sebetulnya bisa agak mundur ke balakang, sehingga tidak terlalu dekat dengan trotoar. “Sebenarnya bisa kalau mereka (pedagang) agak mundur,” imbuhnya. Tidak hanya pedagang buah, untuk

FB/HERY

Pedagang Buah pun Tidak Luput dari Penertiban

Satpol PP Badung saat menggelar penertiban di beberapa titik. Salah satunya menertibkan pedagang yang memanfaatkan badan jalan di wilayah Lukluk, Mengwi

penertiban alat peraga kampanye (APK) yang masih marak di Badung, Dewa Oka menjelaskan tugas Satpol PP sepenuhnya hanya membantu pelaksana pemilu dalam hal ini KPU dan Panwaslu. Selama tidak ada perintah, Satpol PP tidak berhak menu-

runkan paksa baliho maupun alat peraga kampanye. Dan terkait hal ini, ungkapnya, Panwaslu yang memberikan rekomendasi adanya pelanggaran baliho telah mengatur jadwal penertiban di masing-masing kecamatan. Tinggal sekarang Satpol PP saja

yang melakukan eksekusi. “Panwaslu sudah menyusun jadwal penertibannya dari tanggal 18 Februari sampai 8 April 2014,” terang dia. Ditempat terpisah, pembangunan LED TV di sebelah patung kuda di depan Balai Banjar Tuban Gria, Tuban, akhirnya juga distop Satpol PP Badung. Alasannya, pemilik LED TV tidak bisa menunjukkan bukti perijinan. Proyek pembangunan menara pantau berlokasi di bawah jalan tol atau di wilayah hutan mangrove pesisir Kampung Kepiting, Tuban, juga ikut distop. Dari penelusuran ternyata terungkap bahwa menara itu hanya “kamuflase” dari pembangunan LED TV. “Memang itu untuk menara pantau, tapi ternyata ada kamuflase di situ. Ternyata itu juga untuk LED TV. Makanya sudah kami stop pembangunannya. Termasuk juga yang di depan patung Kuda, depan Balai Banjar Tuban Gria,” tegas Dewa Oka, sembari menambahkan setelah distop pada tanggal 14 Februari 2014 lalu, pemilik LED TV pun sudah diminta penjelasan. Sambil menunggu proses selanjutnya, pemilik harus melengkapi persyaratan perijinannya terlebih dahulu. W-014

FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

Tarif Feeder Dipending, Peremajaan Armada Ditarget Tahun 2015 DENPASAR-Fajar Bali Setelah dimentahkan kalangan komisi C DPRD Kota Denpasar, rencana Dinas Perubungan (Dishub) Kota Denpasar memungut biaya untuk penumpang umum yang menggunakan jasa angkutan pengumpan (feeder) Trans Sarbagita Koridor 1 Dalam Kota di Denpasar dipastikan tidak dapat terealisasi. Saat konsultasi antara Dishub dengan komisi C beberapa waktu lalu, Dishub tak hanya diminta tidak menerapkan tariff bagi penumpang umum feeder, namun justeru komisi C menyarankan agar Dishub lebih fokus melakukan evaluasi/ kajian efektifitas kinerja armada feeder dalam meminimalisir kemacetan di Kota Denpasar. Bahkan, bila perlu peremajaan armada harus dilakukan untuk menarik minat masyarakat beralih menggunakan angkutan umum. Terkait hal itu, untuk pengadaan armada baru (peremajaan) sebagaimana yang disarankan Dewan, Kepala Dishub Kota Denpasar, I Gede Astika, mengaku akan merancang tahun 2015 mendatang. Sebagaimana saran dari Komisi C DPRD Kota Denpasar, untuk rencana penerapan tarif atau feeder berbayar untuk penumpang umum akan dipending.“Soal tarif dikesampingkan dulu seperti saran dari dewan,” ungkap Astika dikonfirmasi Senin (17/2) kemarin. Saat ini pihak Dishub sedang melakukan evaluasi terhadap program sarbagita yang telah berjalan di Denpasar terutama kinerja dari angkutan pengumpan. “Evaluasi masih sedang berjalan,” ujarnya. Menyinggung rencana peremajaan armada untuk feeder, Astika menyebut baru bisa dilaksanakan paling cepat tahun 2015 depan. “Saat ini kan kontrak kami dengan pihak rekanan yang memenangkan tender untuk pengadaan 56 feeder sedang berjalan. Waktu kontraknya selama satu tahun, sehingga untuk pengadaan feeder baru bisa kami ajukan tahun depan. Kalau merancang mungkin bisa sedari sekarang tapi tetap untuk teknisnya harus menunggu habis masa kontrak itu,” jelasnya, seraya menambahkan teknis operasional angkutan pengumpan Sarbagita di Denpasar masih seperti sebelumnya. “Ya sementara masih gratis,” imbuhnya. Di sisi lain, Kepala UPT Transportasi Darat Dishub Denpasar, I Dewa Ketut Adi Pradnyana mengatakan untuk segmen penumpang yang lebih banyak diangkut oleh angkutan feeder Sarbagita Koridor 1 ini berbeda-beda di setiap trayek pengumpan (TP). Seperti di TP 1 jalur di kawasan GOR Ngurah Rai-kawasan Tukad Balian-Puputan-Sudirman-Dewi Sartika-DiponegoroHasanudin-Caturmuka-Surapati-Kepundung- Patimura-GOR lebih banyak penumpangnya dari kalangan swasta terutama pegawai Bank sekitar 28 persen lebih. Selanjutnya TP 2 meliputi wilayah Matahari Terbit-Danau Buyan-Tukad Balian-Tukad Yeh Aya-Waturenggong-SanglahSimpang Enam-Pulau Kawe-Satelit, dominan penumpang dari segmen wiraswasta sekitar 23 persen. Kemudian untuk TP 3 yang menjangkau kawasan Sanglah-Simpang Enam-Teuku Umar-Pulau Kawe-Pulau Bungin-Pemogan-Simpang BenoaPesanggaran-depan SMAN 5 Denpasar-Sidakarya-DiponegoroPulau Nias, segmen penumpang lebih banyak dari kalangan pegawai swasta. “Itu jumlahnya 33,3 persen. Ini kebanyakan yang menuju jalur Teuku Umar, seperti pegawai-pegawai toko disana,”kata Dewa Adi. Sedangkan untuk jurusan terakhir  atau TP 4 mencakup wilayah Jalan Hassanudin-SMAN 2 Denpasar-WaturenggongSidakarya-Diponegoro-Suci Jalan Hassanudin Denpasar, lebih banyak penumpang dari kalangan pelajar 24,14 persen. “Dari kalangan ibu rumah tangga juga lumayan sekitar 17 persen lebih,” ucapnya. R-004

Hari Ini, BPC Gapensi Badung Selenggarakan Muscab VIII

MANGUPURA–Fajar Bali Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Kabupaten Badung, Selasa (18/2) ini menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VIII. Kegiatan lima tahunan yang diharapkan akan diikuti 150 rekanan pengusaha jasa konstruksi itu akan berlangsung di Ruang Kertha Gosana Puspem Kabupaten Badung. Muscab dilaksanakan guna memilih dan menetapkan kepengurusan dan program kerja organisasi Gapensi Badung periode 2014-2019. Dan jika tidak ada halangan, Muscab tersebut bakal dibuka langsung Bupati Badung AA Gde Agung. Ketua Panitia Pelaksana Muscab Gapensi VIII, Ir. Made Ceteg Sucipta mengatakan, Gapensi Badung diharapkan berkembang lebih maju lagi kedepannya, sehingga bisa mengangkat harkat dan martabat Gapensi itu sendiri. “Selain itu Gapensi Badung juga diharapkan pula bisa lebih bekerjasama dengan instansi pemerintahan yang ada, khususnya dengan Pemkab Badung,” ungkapnya. Dikatakannya, pergantian kepengurusan Gapensi, diharapkan dapat membawa lebih baik Gapensi lima tahun yang akan datang. Tentunya, lebih solid dan membawa nama baik di mata masyarakat. “Muscab yang digelar satu hari ini, bisa mendapatkan pemimpin yang sesuai harapan,” katanya. Sementara itu, Ketua Gapensi Badung Ir. Si Ketut Gede Gunawan manambahkan, siapa pun nantinya yang akan terpilih menjabat Ketua Gapensi Badung periode 2014-2019, maka diharapkan dapat merangkul semua pengusaha kontruksi yang ada di Kota Badung untuk menjunjung tinggi jiwa profesionalisme dalam melaksanakan pekerjaan. Sehingga, tambahnya, para klien yang menggunakan jasa kontraktor akan lebih merasa nyaman. Lebih lanjut Gede Gunawan menuturkan, kedepannya pengurus Gapensi Badung sendiri juga sudah memiliki target yaitu akan sesering mungkin mengadakan pelatihan-pelatihan mengenai system serta lainnya. “Intinya, siapapun yang bakal terpilih menjadi Ketua Gapensi diharapkan kedepannya bisa sama-sama melangkah untuk kebaikan,” sebutnya. Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, di sela-sela persiapan Muscab tepatnya saat jumpa pers di kantor BPC Gapensi Badung, di jalan Raya Kerobokan Kuta Utara. Ketua Panitia Pelaksana Ir. Made Ceteg Sucipta, Ketua Panitia Pengarah Ir. Wayan Sukarya dan Ketua Gapensi Badung, Ir. Si Ketut Gede Gunawan berharap pada Muscab kali ini akan dihadiri oleh seluruh anggota Gapensi Badung, yang setidaknya tercatat berjumlah 150 rekanan. Sementara untuk tugas dan wewenang Muscab VIII nanti, diantaranya adalah menyusun dan menetapkan program kerja serta anggaran pendapatan dan belanja organisasi. Memberikan keputusan terhadap permasalahan organisasi dan masalahmasalah penting lainnya. Memberikan penilaian dan keputusan terhadap pertanggungjawaban Badan Pimpinan Cabang (BPC). Mengangkat dan menetapkan penasehat dan Dewan Pertimbangan Gapensi di Tingkat Cabang, serta agenda memilih Badan Pimpinan Cabang dan pengurusnya. “Untuk tema Muscab VIII ini adalah Gapensi Badang bertekad mendukung dan berperan serta dalam pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Menuju masyarakat yang Santhi dan Jagadita,” pungkas Ir. Made Ceteg Sucipta sembari menambahkan untuk pemilihan ketua pada periode 2014-2019, Gapensi Badung sudah menetapkan dua kandidat Ketua Formatur, yakni Ir. Si Ketut Gede Gunawan dan kandidat kedua Made Sujana. W-014 Layouter: Zohra


FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

DAERAH

5

Gianyar Ditargetkan Sebagai Kota Anak Kabupaten Gianyar ditargetkan sebagai kota layak anak, salah satu kriteria Kota Layak Anak (KLA) adalah tersedianya akses informasi yang layak bagi anak seperti pojok baca, taman cerdas, perpustakaan termasuk informasi penanggulangan bencana apada anak.

FB/ARTAYASA

GIANYAR-Fajar Bali Hal ini sejalan apa yang diharapkan Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, saat membuka acara sosialisasi KLA dan Pelatihan Fokal Poin Pengarusutamaan Gender (PUG) di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (17/2). Dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Gianyar keterlibatan anak-anak sangat diperlukan. Namun sebatas kapasitasnya sebagai anak dan tidak membahayakan keselamatan anak itu sendiri. Seperti memberitahu pihak yang berwenang ,jika melihat ada terjadi bencana. “Anak juga perlu diberi sosialisasi penanggulangan bencana, seperti bagaimana cara menyelamatkan diri kalau

kan salah satu anggota Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Gianyar, Dewa Made Angga Dwi Payana. Siswa SMAN I Sukawati menyambut baik apa yang diharapkan Bupati Gianyar. Tanggap darurat bencana di kalangan siswa sangat dibutuhkan, untuk ansipasi agar bisa menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu ia mewakili rekanrekan lainnya, sangat berharap Pemkab. Gianyar lebih memberikan perhatian pada kebutuhan anak muda seperti dirinya. Salah satunya adalah sarana olahraga, ia sangat menyukai olah raga skate board, namun fasilitas di terminal Kebo Iwa sudah rusak. Kurangnya sarana transportasi untuk anak sekolah juga diungkap oleh Dewa Ayu Risma Kumala Dewi, siswa SMPN 2 Gianyar. dirinya dan kebanyakan teman lainnya, kesulitan mencari angkutan umum untuk pergi ke sekolah, hanya mengandalkan antar jemput dari orang tua. Jika terlambat dijemput, bisa sampai sore menunggu di sekolah. “Kalau bisa saya mohon disediakan sarana transportasi yang aman dan nyaman untuk anak sekolah,” ujarnya penuh harap. Lain lagi yang diungkapkan Anak Agung Indah Krisnadewi, siswa SMAN 1 Sukawati Gianyar. Beberapa waktu lalu, ia pernah mendengar Pemkab. Gianyar akan membentuk Telepon Sahabat Anak (TeSA), ia sangat mengharapkan program tersebut

Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, saat membuka acara sosialisasi KLA dan Pelatihan Fokal Poin Pengarusutamaan Gender (PUG) di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (17/2)-

ada banjir atau gempa bumi misalnya,” kata Bupati Bharata. Disamping itu, dihadapan para kepala SKPD dan undan-

gan yang hadir, Bupati Agung Bharata menegaskan harapannya agar tahun ini atau minimal dua tahun lagi, Kabupaten

Gianyar bisa meraih predikat Kota Layak Anak. Dalam sosialisasi KLA ini, selain memaparkan tentang

kriteria kota menuju layak anak, juga banyak terrungkap harapan dan keluhan dari anak itu sendiri. Seperti yang diungkap-

AMLAPURA-Fajar Bali Usai menggelar acara Lomba Hymne WHDI, di seluruh Kecamatan se Kabupaten Karangasem, kini kembali digelar lomba yang sama tingkat Kabupaten dengan menampilkan jago-jago jawara di tingkat Kecamatan. Lomba yang diselenggarakan sekaligus sebagai resepsi HUT WHDI ini dilaksanakan Senin (17/2) di Wantilan Yasa Kerti Amlapura dan dibuka Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, SH. Ketua WHDI Nyonya Sumawati Sukerana melaporkan, kegiatan Lomba Hymne WHDI dimaksudkan untuk menggugah masyarakat terutama kaum Ibu umat Hindu agar dapat memahami eksistensi pencerahan dan perkuatan Agama Hindu dikalangan ibu-ibu PKK. Tujuannya adalah untuk memberikan efek kebanggaan sebagai umat Hindu melalui lantunan lagulagu Hymne WHDI. Disamping itu lomba lagu Hymne WHDI menumbuhkan rasa fanatisme terhadap ajeg Bali yang kini

mendapat tantangan akibat kemajuan peradaban yang cenderung merongrong nilai-nilai adi luhung budaya Bali. Kegiatan yang digelar menyongsong Hut WHDI tahun ini sebelumya juga dilaksanakan Lomba Gebogan dari buah lokal yang juga dimaksudkan untuk membangkitkan fanatisme wanita Hindu terhadap Agama dan seni budaya Bali. Oleh karena itu tahun ini pemaknaan menyongsong hari ulang tahun, mengandung misi untuk pengembangan pemahaman hakekat nilai keagamaan dan ritual di bidang upakara sehingga makin dalam dapat dihayati dan dilaksanakan. Disamping Lomba juga dilaksanakan melaksanakan gerakan perempuan menanam pohon di Dusun Purasana Wana Kerti Abang, Pemberian Bantuan dana kepada Yayasan Widya Susrama untuk membantu anak sekolah kurang mampu serta untuk kelancaran pendidikan dan proses belajar, sekaligus merencanakan mengasuh anak

sejumlah 30 orang, mengikuti lomba Puja Trisandya tingkat SD dan SMP di Propinsi Bali, Lomba Dharma Wecana tingkat dewasa putri. Ditambahkan, Visi Wanita Hindu yakni terwujudnya wanita Hindu yang cerdas mandiri dan berbudi pekerti luhur dengan budaya organisasi modern. Sedangkan misinya antara lain konsolidasi organisasi, peningkatan SDM wanita Hindu, menyempurnakan bentuk kegiatan berbasis isue strategis sesuai tuntutan zaman dan misi keempat adalah pengembangan sifat positif dan berkarya. Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, SH mengatakan itikad WHDI aktif memberikan pencerahan bagi umat terhadap berbagai aspek-aspek agama Hindhu melalui Lomba Hymne maupun Gebogan berbahan dasar buah lokal dapat memperkaya pengetahuan WHDI dan umat memahami nilai-nilai agama Hindu dalam kehidupan masyarakat. Peran WHDI dalam kancah pembangunan daerah memiliki

cepat terealisasi. Berdasarkan pengalamanya, banyak anak yang membutuhkan konseling, namun tidak diketahui identitasnya . Masalah yang sering mereka hadapi seputar persoalan remaja sampai kekerasan di sekolah. Menanggapi hal itu, Kepala PP dan KB Kabupaten Ginyar I.A. Putu Sri Ambari,SH.M.Si mengatakan, itulah tujuan diadakan acara sosialisasi KLA ini. Selain untuk membangun inisiatif dari aparat pemerintah dalam rangka transformasi konsep anak ke dalam kebijakan , program maupun kegiatan di masing –masing SKPD. Tujuan lainnya adalah untuk menampung aspirasi dari anak itu sendiri, apa yang benarbenar mereka butuhkan untuk kepentingan anak itu sendiri. Di samping itu, Ida Ayu Sri Ambari juga menjelaskan selain sosialisasi KLA pada kesempatan itu juga diadakan pelatihan Fokal Point Pengarusutamaan Gender. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan aparat dalam menyusun Analis Responsif Gender. Hadir pada acara sosialisasi Sekdakab. Gianyar I.B. Gaga Adi Saputra, Ketua BP3A Provinsi Bali, Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab. Gianyar, guru BP dan FAD. Hadir sebagai nara sumber I Made Gde Partha Kesuma Setiawan, SSTP,M.Si, A.A Rai Kartika S.Sos,M.Kom , dari Badan Diklat Provinsi Bali. W-005

Suwirta Luncurkan Program Aksi Peduli Petani Nelayan

SEMARAPURA-Fajar Bali Dalam upaya mendukung tercapainya kesejahteraan petani dan nelayan, Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Yayasan Guna Tani meluncurkan Program Aksi Peduli Petani Nelayan. Program ini diluncurkan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta bersama Ketua Yayasan Guna Tani, Wayan Gede Natih di Balai Budaya, Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Senin (17/2) kemarin. Acara ini menghadirkan perwakilan petani dan nelayan serta kelian subak di Kabupaten Klungkung. Peluncuran program perdana ini menurut Wayan Natih, dilakukan dalam upaya mendukung dan mendampingi petani nelayan dalam berkolaborasi dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Peluncuran program ini juga dalam rangka menjalankan amanat Undang-undang guna mencapai kesuksesan pembangunan dibidang pertanian dan nelayan. Menurutnya, petani sekarang tidak bisa berbuat banyak mengingat hampir sebagian besar barang seperti beras, daging dan kedelai yang beredar adalah barang import. Untuk itu, kehadiran yayasan ini menurut Natih adalah hadir bersatu memajukan petani dan nelayan serta pendampingan melalui penyuluh atau fasilitator swadaya yang akan membuat terobosan seperti pendampingan dalam memperoleh pembibitan yang unggul hingga pupuk dan permodalan yang mudah. ”Kita yakin kalau kedepan kita lakukan dengan gotong royong, kita yakin pertanian kita akan jauh lebih maju,”ujarnya. Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta menyambut baik program ini. Menurut Bupati, pendampingan bagi petani dan nelayan itu sangat diperlukan, sehingga mereka tidak malu lagi menjadi petani dan nelayan. “Pendampingan dari hulu sampai hilir itu sangat perlu, sehingga mereka tidak malu lagi sebagai petani atau nelayan,”ujar Suwirta. Perlunya pendampingan ini menurut Bupati adalah apabila memasuki pasca panen, para petani ataupun nelayan itu sangat sulit untuk memasarkan. Untuk itu, Bupati Suwirta yang optimis memajukan bidang pertanian, memandang perlu adanya pendampingan, sehingga tercipta inovasi bidang produk, yang nantinya apa yang dihasilkan ini mempunyai nilai ekonomis dan nilai tambah yang besar. “Jangan hanya sekedar program aksi saja, namun perlu ada tindak lanjut,”imbuh Bupati Suwirta. W-010

Gapura Desa

Wabup Sukerana menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Hymne WHDI Karangasem

makna penting mengingat pembangunan Karangasem dibangun atas basis budaya daerah. Sementara WHDI sendiri selaku lembaga umat Hindhu sudah selayaknya mengambil peran turut aktif mewujudkan visi Kabupaten, agar benar-benar membudaya dikalangan masyarakat Karangasem, sehingga tercipta ketahanan budaya Ka-

rangasem. Disamping itu sesuai tantangan yang dihadapi, WHDI juga diharapkan peduli terhadap pembangunan kemiskinan yang masih mewarnai Kabupaten Karangasem, yang terimplementasi kedalam program kerja secara riil. Keluar sebagai Juara I, 2 dan 3 masing-masing Kecamatan Manggis, Kecamatan Abang dan Kecamatan Karangasem. Hm*

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Pengurus HKTI Karangasem Dilantik

Angkat Pertanian Melalui Usaha Agribisnis AMLAPURA-Fajar Bali Pertanian sebagai sektor yang menjadi gantungan hidup masyarakat Karangasem sudah saatnya dibangkitkan menjadi kekuatan usaha agribisnis untuk meningkatkan citra dan pendapatan petani secara riil. Demikian diutarakan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, usai pelantikan pengurus HKTI Kabupaten Karangasem peride 2013 – 2017, Minggu (16/2) di Wantilan Pemkab Karangasem. Dikatakan, pertanian merupakan sektor yang penting, dalam pengembangannya harus dikawinkan dengan bidang kepariwisataan, ekonomi serta bidang infrastruktur sehingga menjadi bidang sentral yang saling menunjang untuk menciptakan bidang pertanian yang kuat dan tangguh. Pada hasil sensus pertanian tahun 2013, sebagian besar penduduk Karangasem yang ada di pedesaan bekerja di sektor pertaian dalam arti luas, namun kualitas SDM sebagai pelaku utama masih rendah, disamping kurangnya fasilitasi lainnya. Pembangunan ekonomi berbasis pedesaan dan pertanian merupakan salah satu prioritas yang berdampak pada pengurangan penduduk miskin. Permasalahan mendasar bidang pertaian adalah rendahnya daya saing hasil pertanian karena keterbatasan petani dalam hal permodalan, penerapan teknologi dan akses pasar. Ditambahkan, dari sisi kelembagaan bidang pertanian juga masih lemah. Untuk itu, Pemkab Karangasem dalam RPJMD 2010-2015 menetapkan perta-

nian sebagai salah satu prioritas pembangunan untuk meningkatkan taraf kesejahateraan rakyat, yang ditempuh melalui pendekatan pengembangan usaha agribisnis seraya memperkuat kelembagaan petani di pedesaan. Diharapkan, HKTI berperan aktif dalam penumbuhan dan pengembangan kegiatan usaha agribisnis di pedesaan sesuai potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangasaem. HKTI juga dituntut mampu menjadi motivator dan mediasi petani dalam meningkatkan kemampuan petani mengelolaan usaha taninya dan memberdayakan kelembagaan petani untuk menumbuhkan kemandirian. Dipesankan agar HKTI menjadikan visi misi sebagai acuan kerja, membebaskan petani dari kemiskinan melalui gagasan yang cerdas, dalam menerapkan revitalisasi pembanguan pertanian, berjuang dan membela petani berikut hak-haknya, mengangkat issue pertaian agar menjadi dialog publik, menjadikan petani pelaku pembangunan dan menjembatani pemerintah dengan petani. Wakil ketua HKTI Bali yang juga Wakil Ketua HKTI Pusat Bidang bidang peternakan, Prof. DR. Ir. I Nyoman Suparta, MS mengatakan, tujuan dibentuknya lembaga HKTI antara lain mengurusi petani agar lebih maju, bermartabat dan sejahtera. Selain itu juga mengurusi kebijakan pertanian, mendidik dan melatih petani, mendatangkan investasi bagi pertahian, advokasi atau membela petani yang terkena masalah hukum dan revital-

FB/IST

SEMARAPURA-Fajar Bali Pelaksanaan ujian pemantapan tahun ajaran 2013/2014 tingkat SMA/MA dan SMK di Kabupaten Klungkung dimuali serentak, Senin (17/2) kemarin. Pelaksanaan pemantapan ujian nasional hari pertama ini dipantau langsung Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta didampingi Kadisdikpora, Nyoman Mudarta beserta tim monitoring lainnya. Sebagai tahap awal, Bupati Suwirta memonitor jalannya pemantapan di SMAN 1 Semarapura. Di sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 248 siswa yang terbagi dalam 13 ruangan ini, Bupati memantau jalannya pemantapan dari luar kelas, hal ini untuk menjaga ketertiban dan lancarnya pelaksanaan ujian pemantapan dimaksud. Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta mengatakan, ujian pemantapan tahun ajaran 2013/2014 di Kabupaten Klungkung diikuti sebanyak 2.706 peserta, dengan jumlah ruang sebanyak 154 ruangan. Dari jumlah tersebut menurut Mudarta, sebanyak 4 (empat) orang siswa tidak hadir. Keempat anak didik tersebut diantaranya satu orang siswa di SMAN 1 Nusa Penida yang absen karena sakit, sedangkan tiga orang lainnya adalah siswa SMAN 1 Semarapura yang saat ini sedang berada di Surabaya mengikuti kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan mendapatkan juara 2 nasional. “Sebanyak empat orang siswa tidak hadir, satu di Nusa Penida, tiga lagi di SMAN 1 Semarapura,”jelas mantan staf ahli ini. Sementara dari hasil pantauan lapangan, Bupati Nyoman Suwirta menyatakan anak didik sudah mampu menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi ujian ini. Dengan pemantapan ini, Bupati mengharapkan anak didik akan siap mengikuti ujian, baik ujian nasional maupun ujian sekolah, sehingga nantinya tidak lagi anak-anak didik tersebut merasa berat dalam menghadapi ujian. “Ujian ini juga untuk persiapan diri mengikuti pendidikan dijenjang yang lebih tinggi,”ujar Suwirta. Di Kabupaten Klungkung tercatat 18 sekolah tingkat SMA/ MA dan SMK melaksanakan ujian pemantapan tahun ajaran 2013/2014. Dengan total peserta sebanyak 2.706 siswa, tercatat SMKN 1 Klungkung memiliki jumlah peserta terbanyak, yakni 416 siswa. Sedangkan jumlah terkecil terdapat di SMK Pariwisata Aswa Weda dengan jumlah peserta 12 siswa. W-010

FB/IST

Bupati Suwirta Pantau Lomba Hymne WHDI, Mencerahkan Umat Lewat Lagu Pemantapan Ujian

Pelantikan pengurus HKTI karangasem periode 2013-2017

isasi pertanian. Jumlah petani saat ini sudah berkurang saampai 30 %, oleh karenanya melalui keberada HKTI diharapkan, petani yang tersisa lebih banyak dilatih dan dibimbing. Sesuai UU Pertanian dilindungi dan diberdayakan petani dengan memberi jaminan harga bahan pertanian subsidi dan keringanan pajak bagi petani serta melakukan pemberdayaan poktan sehigga dapat mengubah prilaku petani dari budaya agraris menjadi ekonomi serta dari pola kerja tradisional ke pola kerja modern. Sementara Ketua HKTI Kabupaten Karangasem I Made Sukerana, SH meminta dukungan penuh seluruh jajara pengurus baru HKTI Cabang Karangasem dan mampu membuat terobosan melalui

program yang efektif demi kemajuan sektor pertanian. Sementara mengenai masalah pemberdayaan petani khususnya sektor peternakan di Karangasem agar lebih dioptimalkan melalui upaya peningkatan produksi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Pengurus HKTI Cabang Karangasem yang dilantik Ketua I Made Sukerana, 5 Wakil Ketua masing-masing Ir. I Wayan Supandi, M.Si, Ir. I Komang Subratayasa, MAP, Drh. I Ketut Artama, M.Si, I Nengah Suriata, SH, MH dan Ir. I Ketut Sumarta, Sekretaris I Ketut Sedaa Mertha, ST, MT, I Nyoman Sudiarsa, SP, MAP, I Ketut Dana, Bendahara I Made Mawa, SP, MAP, Drh Ni Putu Arthini dan I Wayan Astawa, SE dilengkapi 11 komite. Hm* Layouter: Soma


DAERAH

6

FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

Pasukan ‘kuning’ saat bertatap muka dengan Bupati Buleleng mengeluhkan terkait kelulusan CPNS

SINGARAJA – Fajar Bali Pasukan kuning ini gelisah, karena mereka khawatir menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Apalagi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disahkan belum lama ini, disebut-sebut

menghapuskan status tenaga honorer daerah. Wajar saja mereka gelisah, karena dari 72 orang yang mengikuti seleksi, hanya satu orang saja yang lolos. Kegagalan mereka dalam seleksi CPNS dari jalur honorer daerah itu merupakan kegagalan kedua.

Sebelumnya mereka juga gagal lolos menjadi CPNS melalui jalur tenaga honorer daerah kategori satu, yang rekrutmennya dilakukan pada tahun 2005 lalu. Gara-garanya, mereka kekurangan SPUM atau surat perintah membayar.

Konsep Pagu Indikatif

AMLAPURA-Fajar Bali Panitia Khusus (Pansus) CPNS DPRD menemukan tiga orang yang lulus CPNS dari jalur tenaga Honorer katagori 2 (K2) diindikasikan memiliki Surat Keputusan (SK) ganda. Selain terdaftar sebagai K2, yang bersangkutan juga masih tetap terdaftar dan menerima gaji dari K1. Hal itu terungkap saat Pansus CPNS menggelar rapat kerja dengan Panitia rekrutmen CPNS Karangasem, Senin,(17/2) kemarin. Ketiga nama yang memiliki dua SK masing-masing, I Wayan Sukra, Ni Wayan Rupini dan Ni Nengah Sukarsiani, sementara satu nama lagi, I Ketut Suparta mengundurkan diri. Salah seorang anggota Pansus, I Nyoman Sadra kembali dengan tegas meminta , untuk yang SKnya ditandatangi saat hari libur agar tidak menjadi masalah dikemudian hari, pihaknya meminta panitia CPNS Karangasem agar menyertakan surat resmi dari yang menyatakan itu tidak jadi masalah. Hal yang sama juga dikatakan wakil Ketua Pansus CPNS, I Wayan Tama, mengingatkan agar panitia CPNS menyertakan surat resmi tersebut. Apalagi dalam rapat kerja sebelumnya, Kabag Hukum pemkab Karangasem juga telah menyatakan, jika surat SK dibuat saat hari libur itu tidak sah. “Sebaiknya, panitia CPNS menyertakan surat resmi dari Menpan kalau memang SK yang dibuat saat hari libur itu tidak menjadi masalah,” ungkap anggota DPRD asal Golkar ini. Hal senada juga dikatakan ketua pansus CPNS, Pandu Prapanca Lagosa, sangat aneh jika kelulusan yang diumumkan melalui web Menpan tidak menyertakan nilai sebagai syarat kelulusan CPNS. Pun jika dasar

Di hadapan Agus Suradnyana, pasukan kuning mengeluhkan masalah perekrutan mereka yang tidak jelas. Karena sampai saat ini pengumuman kelulusan CPNS dari jalur honorer daerah tak kunjung ditempel Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

Buleleng. Namun informasi, dari 72 orang hanya satu orang yang lolos. Mengenai masalah tersebut, Agus tidak bisa berkomentar banyak karena kelulusan sepenuhnya ditentukan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.”Saya yakinkan sekarang, tidak ada main mata. Keponakan saya saja tidak lolos. Silahkan cek di RSUD kalau tidak percaya,” ujar Agus. Selain mengeluhkan rekrutmen CPNS, mereka juga mengeluhkan honorarium yang timpang.”Kami yang sebagai tenaga sampah biasa ini hanya dapat gaji Rp 26.000 dikalikan jumlah hari masuk kerja. Sedangkan teman-teman kami yang tugas di URC, dapat gaji Rp 1,2 juta. Padahal kerjanya sama-sama empat jam,” keluh salah seorang tenaga kebersihan yang mengaku bernama Komang Artan. Adanya keluhan tersebut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana memerintahkan kepada Dinas Kebersihan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng agar melakukan pemberian honorarium.”Dengan adanya informasi ini saya selaku bupati mengharapkan kepada dinas terkait (DKP-red) agar segera membuat suatu kajian agar jangan menjadi timpang. Berikan para pekerja sesuai dengan volume kerja,” tegas Suradnyana. W-008

Musrenbang Terapkan Pansus CPNS Temukan SK Ganda, 1 Mengundurkan Diri Diyakini Lebih Tepat Sasaran

FB/Agus

Musrenbang yang dilakukan di Kecamatan Sukasada

SINGARAJA – Fajar Bali Bila tahun tahun sebelumnya Musyawarah Rencana Pembangunan atau Musrenbang acapkali dikatakan sebagai ajang formalitas, namun kini Pemkab Buleleng telah memiliki konsep baru agar Musrenbang dapat tepat sasaran sesuai usulan Desa. Kepala Bappeda Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd menjelaskan Pemkab kini menggunakan konsep pagu indikatif. Yaitu dengan memberikaan pagu indikatif per kecamatan yang telah ditentukan bobot dan proporsinya. Bobot dan kriteria yang digunakan seperti luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin, riskan terhadap bencana dan lainnya. Indikator tersebut menurut Suyasa menjadi pedoman dalam memberikan pagu indikatif di setiap Kecamatan. Kecamatan Sukasada misalnya, dalam Musrenbang diberikan pagu indikatif sebesar 5,7 Miliar untuk tahun anggaran 2015 yang akan disebar kepada 14 Desa dan 1 Kelurahan. ”Kita belajar agar musrenbang lebih efektif dan memberikan kepastian,” jelas Suyasa saat memberikan pengarahan Musrenbang Kecamatan Sukasada di SMIK Sukasada, Senin (17/2) kemarin. Menurut Suyasa, konsep seperti ini didapat setelah diformulasikan dan hasil studi banding ke Kabupaten/Kota yang meraih predikat terbaik yaitu di Jogjakarta dan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Dijelaskan, dengan pagu ini bisa menetukan berapa frame usulan yang bisa dibahas disetiap Musrenbang. Sehingga Musrenbang akan jadi penentu dan kehadirannya tidak akan mubasir Dalam pagu indikatif tahun 2015 ditentukan sebesar 45 Miliar untuk 9 dan akan dibagi merata sesuai dengan indikator dan bobot.”Kalau sekarang kita berikan angka misalkan 5 Miliar maka sudah pasti peruntukannya untuk apa,”ulasnya. Suyasa pun menyebut verifikasi akan tetap dilakukan agar tidak melenceng dari peruntukannya sesuai syarat teknis dan operasional.”Misal memberikan bibit secara perorangan kepada peternak ini tidak ada regulasi maka akan diberikan kepada kelompok ternak yang ada anggotanya bukan kepada individu perternak agar pagu bsia terarah dan tepat sasaran,”jelasnya lagi. W-008

FB/BUDIASA

Rapat Pansus CPNS

pengabdian yang dipakai dasar untuk meloloskan mereka, secara otomatis akan gugur. Pasalnya banyak SK yang dibuat tidak sesuai dengan masa pengabdian mereka. Pihaknya juga meminta agar panitia CPNS menggugurkan bagi yang tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan Menpan. “Isu yang berkembang saat ini, CPNS dari K2 ini merupakan jatah untuk eksekutif, agar isu itu tidak semakin berkembang, sebaiknya yang tidak memenuhi persyaratan sesuai Menpan digugurkan saja, dan sekarang apa sikap eksekutif terhadap 3 orang yang SK nya bodong,” ungkap Pandu. Panitia CPNS yang diwakili Asisten III, I Wayan Supandi, I Nyoman Tari mengatakan, pengumuman dari web Menpan memang tidak mencantumkan nilai. Selain itu, pihaknya juga tetap mengacu pada surat Menpan terutama point lima, yang diwajibkan melakukan verifikasi ulang terhadap mereka yang lulus CPNS K2 ini. Supandi juga menambahkan, jika memang nanti pihaknya menemukan ada SK bodong itu, pihaknya tidak akan mengeluar-

kan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang bersangkutan. “Yang lulus saat ini belum tentu bisa langsung mendapat NIP, kalau memang kita temukan SK nya bermasalah, kita tidak akan mengeluarkan NIP-nya,” ujar Supandi. Kepala BKD, I Nyoman tari kembali menegaskan, yang diumumkan melalui website menpan itu belum tentu akan menjadi PNS. Pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengeluarkan NIP kepada yang bersangkutan. Ditegaskan, jika nanti saat dilakukan verifikasi bermasalah, kelulusan itu bisa digugurkan. “Mereka belum tentu menjadi PNS, karena kita akan melakukan verifikasi lagi,” ujar Tari saat ditemui seusai mengikuti rapat kerja bersama pansus ini. Dari data yang diperoleh Koran ini, sebanyak 84 orang yang lulus CPNS dari jalur tenaga honorer (K2). Sedangkan, tes CPNS jalur K2 ini diikuti oleh 278 orang dari 298 orang yang berhak mengikuti tes CPNS, sedangkan selebihnya tidak datang mengikuti tes CPNS. M-005

Tuntut Keadilan, Ratusan Massa Datangi PN Amlapura

AMLAPURA-Fajar Bali Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Kerukunan Anak Rakyat Karangasem (AKAR) Bali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, di Jalan Kapten Jaya Tirta, Amlapura, Senin (17/2) kemarin. Kedatangan massa ini untuk meminta keadilan kepada PN Amlapura terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas terdakwa percobaan pembunuhan terhadap Anggota DPRD Karangasem yang dinilai terlalu rendah. Pantauan Koran ini, massa yang memakai pakaian hitam serta membawa spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap keputusan JPU ini, terlebih dahulu melakukan orasi di halaman PN Amlapura dan menyampaikan surat terbuka kepada PN Amlpaura, tampak

sejumlah petugas kepolisian menjaga ketat PN Amlapura. Dalam orarisi yang dibacakan oleh I Made Suarjana meminta supaya hukum harus dijadikan sebagai panglima, dan hukum harus tetap ditegakkan guna memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat tanpa pandang bulu, tanpa memandang RAS agama serta golongan. Selain itu, AKAR Bali juga meminta kepada semua aparat penegak hukum, baik Kepolisian, jaksa, hakim maupun pengacara harus bisa bertindak secara proposional dan professional , menjujung tinggi kode etik mengedepankan azas transfaransi dan akutabilitas serta kejujuran dalam menegakkan hukum, menegakkan hukum selalu membela yang benar bukan membela yang bayar. Dan terakhir massa juga meminta

agar memberikan hukuman seberat-beratnya kepada I Gede Gunawan alias Godogan , yaitu sepuluh tahun penjara, sesuai dengan undang-undang darurat no 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1, karena tindakam yang dilakukan telah terbukti mengancam jiwa manusia,merusak barang dan mengganggu ketertiban umum. Setelah selesai melakukan orasi di halaman PN Amlapura, Perwakilan Massa lantas menyerahkan tuntutannya itu kepada PN Amlpaura, yang diterima Humas PN Amlapura, Gede Ganda Wijaya. Dikatakan,tuntutan JPU yang terlalu ringan bagi Godogan, keputusan itu merupakan tuntutan jaksa diluar akal sehat manusia. Apalagi undang-undang darurat telah mengharuskan 10 tahun penjara, akan tetapi tuntu-

FB/BUDIASA

Massa Berorasi di Halaman PN

tan jaksa hanya lima bulan itulah yang menjadi ketersinggungan. “kami tidak dendam kepada jaksa, kami hanya meminta agar atasan jaksa segera meningkatkan jaksa untuk bertindak lebih proposional.” Ujar Suarjana. Tuntutan Massa AKAR Bali ini bermula dari keputusan JPU yang menuntut pelaku I Wayan Gunawan dengan lima bulan penjara. Pelaku sendiri diketahui

telah mencoba melakukan percobaan pembunuhan terhadap anggota DPRD Karangasem asal Tianyar Barat, I Nyoman Oka Antara. Sebelumnya, massa juga sempat mendatangi Kajari Amlapura dengan tuntutan yang hampir sama. Sedangkan, sidang putusan PN Amlapura sendiri baru akan dilakukan pada 19 Februari mendatang. M-005

FB/Agus

Bupati Bulelelng Putu Agus Suradnyana meresmikan Vihara Buddhavansa Singaraja

Bupati Resmikan Vihara Buddhavamsa Singaraja Wihara Buddhavamsa yang bertempat di jalan Pulau Sugara Singaraja diresmikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Persemian dalam suasana kekeluargaan tersebut, Bupati Suradnyana yang didampingi Forum Pimpinan Daerah Kab. Buleleng , Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Buleleng, Ketua Walubi Kab. Buleleng, dan Camat Buleleng beserta Muspika Kec. Buleleng mengikuti prosesi pelepasan burung di areal gedung wihara tersebut dan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan penanda tanganan batu Prasasti sebagai tanda bahwa Wihara Buddhavamsa Singaraja resmi keberadaannya. Selain peresmian Vihara Buddavamsa, juga dirangkaikan dengan mempringati 10 tahun berdirinya Wihara Buddhavamsa. Bupati berpesan agar Wihara yang dibangun melalui swadaya ini, diharapkan mampu menciptakan suasana kehidupan beragama yang penuh keimanan, ketaqwaan dan kerukunan hidup antar dan intern umat beragama yang dinamis, serta makin meningkatnya peran serta umat dalam pembangunan. W-008

Laboratorium RSUD Klungkung Belum Memuaskan

SEMARAPURA-Fajar Bali Pembangunan Gedung Laboratorium di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung yang sangat jauh dari hasil memuaskan, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau kondisi Gedung tersebut, Senin (17/2) kemarin didampingi Kadis PU (Pekerjaan Umum) A.A. Ngurah Agung, Kabag. Pembangunan, Kepala Inspektorat, Dirut. RSUD serta dari Instansi terkait lainnya. Wabup Kasta banyak menemui pekerjaan yang asal-asalan seperti jendelanya yang kurang simetris sehingga susah untuk dibuka ditutup, pintu sama daun pintunya yang masih terlalu renggang, kabelnya yang ada diluar seharusnya masuk ke dalam tembok dan lainnya lagi. Direktur RSUD, dr. Adi Suapadmi menyampaikan bahwa memang penyelesaian gedung ini sudah diserahkan pada tanggal 10 Desenber lalu, tetapi hasilnya masih kurang layak untuk digunakan. Hal ini sudah disampaikan kepada pihak CV. Buana Raya selaku pelaksana proyek dan merekapun akan melakukan perbaikan serta trus melakukan pemeliharaan sampai pada tanggal 15 Juni mendatang. Adi Suapadmi mengatakan akan menargetkan pada bulan Maret sudah dioperasikan Gedung Laboraturim ini, takutnya jika terlalu lama tidak dioperasikan, akan mengganggu proses pembangunan lanjutan Gedung UGD untuk lantai 2. Karena proses pelayanan di UGD sebagian akan dibawa ke Gedung Laboratorium, karena pembangunan lanjutan akan dilakukan pada pertengahan 2014 ini. W-010

PMI Diminta Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

FB/Doni

Lantaran belum diumumkannya hasil tes CPNS, pasukan ‘kuning’ Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Buleleng, Senin (17/2) ‘menyerbu’ kantor Bupati Buleleng. Mereka diterima oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan didampingi Wakilnya Nyoman Sutjidra di lobby kantor bupati guna mempertanyakan kelulusan yang mereka ikuti dalam seleksi CPNS yang ditempuh dari jalur honorer katogori dua yang sampai saat ini masih mengambang.

FB/Agus

Pasukan Kuning ‘Serbu’ Kantor Bupati

POTRET FAJAR BULELENG

Asisten II Sekda Tabanan I Wayan Miarsana didampingi Wakil Sekretaris PMI Tabanan Dewa Ketut Wartika memegang sumbangan untuk korban letusan Gunung Sinabung

TABANAN-Fajar Bali Musyawarah kerja yang digelar Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan tahun 2014 diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas kehidupan masyarakat Tabanan, yang bermuara pada terwujudnya masyarakat Tabanan sejahtera, aman dan berprestasi (Serasi). Demikian diungkapkan Bupati Tabanan yang diwakili Asisten II Setda kabupaten Tabanan Wayan Miarsana, Senin (17/2) kemarin, ketika membuka secara resmi musyawarah kerja PMI tahun 2014 dan serah terima hasil bulan dana PMI Tabanan tahun 2013 di kantor bupati setempat. Bupati menyatakan di zaman yang semakin canggih dan kemajuan iptek, sangat mempengaruhi kemajuan organisasi, disamping komitmen, dana dan program kerja itu sendiri. Oleh karenanya, diharapkan kepada semua komponen PMI yang ada hendaknya selalu dapat bekerja sama dengan instansi terkait. “Musyawarah dan hasil dari bulan dana ini akan sangat menentukan masa depan organisasi PMI pada umumnya dan PMI kabupaten Tabanan pada khususnya,” jelasnya. Bupati juga berpesan agar dana ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga program-program yang telah disiiapkan dapat dijadikan ajang sebagai pemantapan program, agar sesuai dengan tupoksi PMI itu sendiri serta aturan-aturan yang ada. “Semoga kegiatan ini yang dirangkai dengan serah terima hasil bulan dana ini akan memberi manfaat bagi kita semua,” harapnya. Ketua PMI Kabupaten Tabanan Komang Gede Sanjaya yang diwakili Wakil Sekretaris Dewa Ketut Wartika mengatakan, musyawarah kerja yang dirangkaikan dengan hasil bulan dana PMI merupakan agenda rutin tiap tahunnya dan menjadi wadah bagi PMI untuk ajang evaluasi dan mendapatkan masukan dalam menyusun dan menetapkan rencana program kerja tahun 2014. “kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi program kepada pihak terkait dan pemerintah, demi terwujudnya visi dan misi PMI dan Kabupaten Tabanan, yakni Tabanan serasi,” katanya, seraya mengajak semua pihak untuk menjadikan PMI Tabanan sebagai mitra kerja dalam melaksanakan program, dibidang bencana, pembinaan generasi muda, pelayanan sosial, dan kesehatan masyarakat. “Wujudkanlah PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang professional, tanggap dan dicintai masyarakat,” ungkapnya. Selain melaksanakan musyawarah kerja, PMI Tabanan juga melakukan misi sosial dengan menyumbang Rp. 5 juta untuk korban Letusan Gunung Sinabung serta melakukan aksi sosial donor darah yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Tabanan, TNI-Polri dan siswa sekolah. W-004 Layouter: Soma


FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

KESEHATAN & SPORT

7

Pemprov Beli Susu se-Jatim untuk Bayi Pengungsi Kelud Pemprov Jawa Timur membeli susu dari produsen se-Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan bayi dan anak-anak korban di pengungsian letusan Gunung Kelud. Karena banyak supermarket yang kehabisan stok susu untuk bayi dan anak-anak SURABAYA-Fajar Bali “Posko Induk di Grahadi Surabaya, sudah berupaya mencari stok susu di seluruh supermarket, tapi banyak yang habis. Padahal kebutuhannya besar, sehingga tim penanganan bencana di Surabaya terpaksa berburu ke

FB/IST

DENPASAR-Fajar Bali Cabang bulutangkis masih menjadi menu pilihan bagi SKPD Kota Denpasar dalam menjalin keakraban dalam wadah HUT ke-226 Kota Denpasar. “Mereka yang disibukkan dengan kegiatan rutinitas seharihari akan cair ketika bermain bulutangkis dengan memperebutkan Piala Walikota,”ujar Ketua Panitia Made Sumarsana, selesai menyerahkan piala kepada para pemenang, Minggu (16/2) di Gedung Bulutangkis Wangaya. Dijelaskan, event sejenis pada

tahun 2015 akan diberlakukan mengusung SKPD, tidak lagi tim gabungan. “Paling tidak mereka akan mempersiapkan lebih dini,”katanya. Pembatasan usia di atas 35 tahun yang boleh tampil, memacu peserta untuk saling mengalahkan, tapi tetap bernuansa fun dengan mengejar poin tertinggi 30 angka. Di event ini tampil sebagai juara tim PD.Pasar mengalahkan Gabungan Camat se-Kota Denpasar 2-1. PD. Pasar sukses mempertahankan gelar juara, dengan mengandalkan Anak Agung Yuliarta,

SH berpasangan dengan Anak Agung Budiana, ganda kedua Made Budaya/ Dewa dan Anak Agung Ketut/ Wayan Suardana. “Tim kami kalah pada tampilan ganda kedua dari tim Gabungan Camat,”ucap AA. Yuliarta, yang akrab disapa Gung Yuli. Keberhasilan mempertahankan gelar, tak lepas dari agenda rutin yang dilakukan PD. Pasar, bahkan Dirut PD. Pasar Ir. Made Westra memberi porsi menjabarkan latihan. “Dirut Pak Westra sangat konsen memberi kesempatan untuk berlatih,

lah Yusuf atau Gus Ipul serta beberapa jajaran Pemprov Jawa Timur, juga sempat berjanji akan

memberikan bantuan kepada warga korban erupsi Gunung Kelud.NT

FB/SUPRI

PD. Pasar Pertahankan Gelar Juara

sejumlah perusahaan susu, baik bubuk maupun cair,” kata Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemprov Jawa Timur, Bawon Adiyithoni di Surabaya, Senin (17/2) kemarin. Menurut Bawon, langkah membeli dari produsen sangat efektif agar mendapatkan susu dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan bayibayi di pengungsian. “Selain itu, harganya juga jauh lebih murah dibandingkan yang dijual di pasaran,” ucap Bawon. Selain susu bayi, Posko Induk Grahadi juga telah mengirimkan ribuan selimut dan masker ke Kediri, Blitar dan Malang. Sementara itu, saat mengunjungi korban Kelud, hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama rombongan yang ditemani Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan wakilnya, Syaiful-

Para pemenang Kejuaraan Bulutangkis antar SKPD se-Kota Denpasar

mengingat program ini juga menyehatkan,”jelasnya. Juara di event ini, PD. Pasar, disusul

tim gabungan Camat se-Kota Denpasar dan PD. Parkir, juara tiga.R-007

Udiyana lebih disebabkan mampu menjaga rutinitas latihan, semakin lengkap bila atlet bersangkutan mempunyai keinginan yang besar untuk maju. “Hasil ini menjadi gambaran bagi Pengkot Persetasi Denpasar untuk menentukan tim bayangan Porprov, yang diproyeksikan

beraksi di Buleleng tahun 2015 mendatang,”ujar Farid Ahmad yang juga Wakil Kepala SMPN 2 Denpasar. Sedangkan SMAN 7 Denpasar juga tidak tergoyahkan, mempertahankan gelarnya pada event ini. “Kekuatan di kategori SMA belum berubah,”bebernya.R-007

SMPN 2 Kuasai Sepaktakraw Walikota Cup V

FB/SUPRI

DENPASAR-Fajar Bali Kedikjayaan SMPN 2 Denpasar di cabang sepaktakraw hingga Walikota Cup V/2014 tak tertandingi, yang dibuktikan tim putra-putri menggenggam juara kategori SMP. “Tampilan anak-anak memang diatas rata-rata peserta yang ambil bagian di event ini,”ujar Ketua Umum Pengkot Persetasi Denpasar, Farid Ahmad, didampingi Panitia Walikota Cup V Udiyana, usai event Minggu (16/2) di Gedung olahraga SMPN 2 Denpasar. Perkembangan yang terjadi kata Faridmenyangkutpesertasebanyak 47 regu, tapi kekuatan masih belum bergeser. Untuk kekuatan kategori SMP, yang mengekor SMPN 2 Denpasar yakni SMP PGRI 7 Denpasar. Keberhasilan tim SMPN 2 Denpasar mempertahankan gelar, kata

Udiyana dan Farid Ahmad

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) BALI KEPMENDIKNAS NO. 58/D/O/2005

DIBUTUHKAN

Pembantu Rumah Tangga (PRT) Tidur Dalam.

Hubungi

(0361) 8818505

559/II/KTR

1. Program S1 Keperawatan No. : 923/D/T/2007 2. Program D III Keperawatan No. : 924/D/T/2007 3. Program D III Kebidanan No. : 3039/D/T/2007 MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2014/2015 JALUR PMDK UNTUK : PROGRAM SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS (S1 KEPERAWATAN NERS) PROGRAM D III KEPERAWATAN (AKADEMIK KEPERAWATAN) PROGRAM D III KEBIDANAN (AKADEMI KEBIDANAN) PERSYARATAN : 1. Untuk Program Sarjana (S1) Keperawatan Ners a. Lulusan SMA Jurusan IPA b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan 2. Program Diploma III Keperawatan a. Lulusan SMA Jurusan IPA & IPS b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan 3. Program Diploma III Kebidanan a. Lulusan SMA Jurusan IPA & IPS b. Lulusan SMK Jurusan Kesehatan c. Khusus untuk D III Kebidanan hanya menerima perempuan saja 4. Persyaratan Administrasi: a. Fotocopy raport Semester I s.d V yang telah dilegalisir sebanyak 2 rangkap b. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah masing-masing c. Membawa raport asli d. Pas foto 3 x 4 = 4 lembar (berwarna/ hitam putih) e. Usia maksimal 26 tahun f. Tinggi badan sekurang-kurangnya 1) Pria = 155 cm 2) Wanita = 150 cm 5. Jadwal Pendaftaran : a. Tanggal : 15 Januari s/d 14 April 2014 b. Tempat : Kampus II STIKES Bali (Jln. Tukad Balian No.180 Renon Denpasar) c. Waktu : Pkl. 08.30 – 12.30 Wita 6. Biaya Pendaftaran : a. Program S1 Keperawatan b. Program Diploma c. Pilihan 2 Program Studi

: Rp. 300.000 : Rp. 250.000 : Rp. 500.000

7. Fasilitas : a. Gedung milik sendiri b. Laboratorium Keperawatan dan Kebidanan c. Laboratorium Biomedik d. Laboratorium Bahasa Inggris e. Lab Komputer & Internet Hotspot 24 Jam f. Perpustakaan Digital g. Asrama (wajib bagi mahasiswa putri D III Keperawatan, sedangkan bagi mahasiswa putri S1 Keperawatan Ners dan D III Kebidanan disesuaikan dengan kapasitas asrama) h. Parkir luas, photocopy center & kantin i. Telah melakukan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan BCNNV Thailand, Saint Louis College Thailand dan Curtin University of Technology Australia j. Telah melakukan kerjasama dengan Yayasan Jepang Bina Mandiri Asean untuk penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. k. Lulusan Stikes Bali dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri Pengumuman Hasil PMDK tanggal: 21 April 2014 8. Untuk Pendaftaran Jalur Reguler & Konversi melalui Tes Tulis : Dimulai tanggal 21 April s/d 12 Juli 2014 9. Informasi lebih lanjut : a. Telp. : (0361) 895 6208 b. Website : www.Stikes-Bali.ac.id Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bali Ketua, Ttd Drs. I Ketut Widia, BN.Stud.,MM NIP. 195109041979031001

690/II/BLAS

Layouter: Zohra


Pendidikan

Artis FVT, Yenni Agung Dominan Ibu

Yenni Agung

FB/heru

DENPASAR–Fajar Bali Ditengah minimnya pemeran film atau sinetron asal Bali yang menghiasi layar televise nasional, sosok Ir AA Yenni Arini Dewi  atau akrab dipanggil Yenni Agung, cukup eksis membintangi sederetan cerita pada Film Televisi (FTV) di layar kaca. Dedikasinya kepada dunai layar kaca tentu patut untuk disimak, bangaimana ia begitu mencintai profesinya sebagai seorang pemain film di televisi, yang acuannya ialah bisa memotivasi pemain –pemain baru dari Bali. Dikatakannya sendiri, tidak  banyak orang yang  mengenalnya, lantaran wajah asli Yenni Agung dibandingkan dengan wajahnya saat menjadi pemeran salah satu tokoh menjadi sangat berbeda. Untuk itu maka ia mengakui dirinya kerap disalah sangka, tidak saja penikmat FTV, antara sesama pemain sinetron sering dikira orang lain. “ Maka banyak orang kecele, bahkan belum lama saat aku belum make up untuk shot. Makanya kalau saat acting, atau pengambilan gambar, teman-teman kru bahkan beberapa artis kerap pangling melihatku, kok beda..,” jelas Yenni, yang ramah itu. Dominan berperan sebagai ibu-ibu hingga menjadi tukang sapu pun pernah ia jalani. Bahkan semisal disuruh tidur di jalan yang lagi kotor, bau ya tetap dilakoninya “ Maka apa pun itu yang namanya peran, itu adalah tantangan. Aku baru saja menjadi pemeran tukang sapu, bahkan tidur di jalan, ya sempat juga terbesit rasa sedikit jengkel, tapi aku sadari, itulah peran dalam acting, kita ikuti aja arahan sang sutradaranya, ” ungkap wanita yang gemar dengan warna hijau ini. Bintang FTV salah satu cerita berjudul ‘Aku Diam-diam Suka Kamu’ yang ditayangkan di SCTV itu mengakui, kecocokan postur lebih condong menjadi seorang ibu. “Padahal aslinya, lain lho, aku orangnya keras, tomboy, tapi trendy lho..hehehe.. gak, kelihatan keibuannya,” candanya sambil tertawa. Dunia akting, di mata ibu yang satu ini, tak disangsikan lagi. Sederetan judul FTV telah dibintangi Yenni Agung diantaranya berjudul: Tukang Ojek Jatuh Cinta, Kapan Kau bilang I Love You, bersama Rizky Nazar, Dinda Kirana, kemudain Anisa Rahma, Ridwan Gani di FTV Diam-diam Suka Kamu dan beberapa artis tenar lainya Nah, dari semua kiprahnya sejauh ini tentu patut diapresiasi, pasalnya dari sekian banyak bintang film televisi, sinetron bakhan film laya lebar, dimana orang Bali sendiri masih belum banyak menjadi aktris atau aktor. “ Situasi itu kita akui, padahal potensi tidak terlalu sulit, banyak kok seniman kita memiliki kemampuan untuk bisa tampil sebagai bintang FTV, ya buktinya hanya beberapa nama saja yang kita kenal di layar kaca,” ungkap perempuan jebolan SMAN 2 Denpasar dan teknik sipil Universitas Warmadewa ini yang hingga kini juga masih aktif di teater Agustus. Kita kerap terlibat dengan aktris dan actor muda usia, kita salut kiprah mereka, ya saya harap ada pemuda –pemuda Bali yang juga mau terjun di dunia perfilman,” pungkas perempuan yang telah  membintangi lebih dari 50 judul FTV nasional. W-017

RALAT

Dalam berita Harian Umum Fajar Bali edisi Senin (17/2), terdapat kesalahan mencantumkan sub judul berita pada halaman pendidikan. Kesalahan sub judul itu, Sambut HUT Kota Denpasar ke- 26. Seharusnya yang benar, Sambut HUT Kota Denpasar ke-226. Demikian kesalahan direvisi dan pembaca harap maklum, serta Redaksi memohon maaf atas kesalahan itu. Redaksi

FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

Digelar Disdikpora Bali untuk SMA/MA/SMK Se-Bali

Soal Lengkap, Try Out di SMA PGRI 2 Tertib, Aman dan Lancar

Pelaksanaan try out di SMA PGRI 2 Denpasar berlangsung, tertib, aman dan lancar. Try out yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) provinsi Bali tersebut diberlakukan 20 paket sesuai dengan yang diterapkan pada Ujian Nasional (UN). Try out tingkat provinsi Bali ini digelar untuk SMA/MA/SMK se- Bali, dan try out di SMA PGRI 2 diikuti 270 siswa.

DENPASAR-Fajar Bali Try out di SMA PGRI 2 diikuti 270 peserta itu, akan berlangsung hingga Rabu (19/2), dan pada hari perdana Senin (17/2) kemarin, khusus untuk IPA mata pelajaran bahasa Indonesia dan Biologi, dan IPS mata pelajaran bahasa Indonesia dan Geografi. Sedangkan try out yang dilaksanakan Selasa (18/2), IPA, bahasa Inggris dan Kimia, IPS, bahasa Inggris dan Sosiologi. Rabu (19/2) IPA, Matematika dan Fisika dan IPS, Matematika dan Ekonomi. Kepala SMA PGRI 2 Denpasar, I Komang Arta Saputra, S.Pd. M.Pd., mengatakan, siswa kelas XII yang ikut try out hadir semua pada try out hari perdana. Diharapkan hingga hari terakhir kehadiran peserta try out tetap dalam keadaan utuh. Try out yang berlangsung di SMA PGRI yang berlokasi di Monang-maning itu, menggunakan sistem yang sama dengan yang diterapkan pada UN. Siswa datang tak boleh terlambat, tas dan catatan lainnya, juga HP tidak diperkenankan dibawa ke ruang try out. Selain itu sistem pengawasan

FB/blas

Pengawas sedang mengamati peserta try out di SMA PGRI 2 Denpasar

juga ketat, termasuk kepala sekolah hanya mengamati dari luar ruangan., dan hanya pengawas yang boleh berada di dalam ruangan try out. Hal ini agar menghadapi UN, untuk tata tertib, peserta UN sudah dibiasakan sejak pada try out. Arta Saputra menjelaskan, pada try out yang menerapkan 20 paket, institusinya juga telah menyiapkan 20 kunci jawaban soal. Persiapan 20 kunci ini, agar seusai try out lebih awal dilakukan evaluasi soal try out. Hasil try out ini dianalisis tentang berapa jumlah siswa yang menjawab benar untuk tiap-tiap soal dan tingkat kesulitannya. Bila banyak yang menjawab benar, maka pembahasannya

secara biasa. Namun bila banyak yang tidak bisa menjawab soal, tentu pembahasannya secara tuntas. Arta Saputra juga mengingatkan kepada peserta try out, agar terlebih dahulu menjawab soal yang mudah, lalu soal yang sedang dan terakhir soal yang sulit. Tujuannya, agar waktu tidak tersita hanya pada soal yang sulit. Selain itu peserta try out harus berpegang pada rumus, sehingga kendati 1 soal muncul beberapa pilihan, namun jawabannya hanya satu yang benar, dan rumuslah yang menentukan. Selain try out yang digelar Disdikpora Bali dan kota Denpasar, sekolah juga melak-

sanakan 2 kali try in. Sebelumnya sekolah juga melaksanakan les tambahan sebagai persiapan menghadapi UN. Setelah Ujian Sekolah (US), seluruh peserta UN SMA PGRI 2 akan mendril soal-soal pemantapan. Sementara khusus bagi orangtua peserta UN, juga telah diberikan penjelasan oleh Arta Saputra. Penjelasan itu terkait kegiatan dalam rangka mengakhiri sekolah bagi siswa kelas XII, tentang syaratsyarat kelulusan UN, partispasi orangtua untuk mendukung putra-putrinya, memotivasi dan memberikan kesempatan untuk lebih banyak menggunakan waktu untuk belajar, serta memproteksi kesehatan

putra-putrinya. Selain tentang try out, Arta Saputra juga mengutarakan, SMA PGRI 2 sebagai sekolah plus pariwisata, akan mempersiapkan siswa untuk praktik. Direncanakan sekolah akan menyediakan room , housekeeping, front office, serta restoran service untuk pra siswa praktik. Nilai plus pariwisata ini, agar lulusan yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, dapat bekerja. SMA PGRI 2 menjelang try out, telah dikunjungi kepala dinas pendidikan, MKKS SMA kabupaten Ogan Kameking Ulu Sumatera Selatan (Sulsel), untuk melakukan studi banding. R-008

reuni alumnus, bersih-bersih di Pura, ngaturang bibit kelapa dari berbagai varietas sampai lomba sains dan dharma wacana dari Mpu Jaya Acharya Nanda. Kendati demikian, SMPN3 Bangli ini belum merasa puas sampai disitu, untuk meningkatkan kualitas akademis dan non akademis, Kepala Sekolah Drs. I Nengah Suardana merancang beragam program ke depan. Dibidang akademik dia mengumandang program

Sugih, yang maknanya SMIBA ulet, SMIBA gigih dan SMIBA jengah. Dibidang kebersihan , sekolah ini merancang program Sri Darsih, setiap hari siswa mengumpulkan sampah dari rumahnya ke sekolah, untuk wujudkan Bali dan Bangli clean and green dan serta sekolah clean and green. Di bidang pembentukan akhlak, sekolah yang ber lokasi di desa Tamanbali, Bangli ini menerapkan STMJ, yang berarti salam, terima kasih

maaf dan jabatan tangan. Pada puncak Hut (17/2) Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.M.Hum., memuji keberhasilan sekolah tersebut. Diharapkan Bupati, apa yang diraih SMPN 3 Bangli, agar ditiru oleh sekolah lainnya di Bangli. Bupati menyambut baik dirayakannya Hut sekolah tersebut, karena hal itu bisa menjadi ajang untuk introsfeksi diri dan menatap prestasi. Acara Hut tersebut selain dihadiri bupati Bangli juga

dihadiri alumnus SMPN3 yang sudah raih profesor yakni Profesor Dwija. Juga hadir Ketua DPRD Bangli Ida Bagus Mudarma, Dandim Bangli, Kapolres Bangli, Kadisdikpora Bangli I Nyoman Sumantra, ketua dewan pendidikan Bangli serta undangan lainnya. Acara Hut tersebut diawali dengan tabuh baleganjur yang dibawakan ibu guru setempat. Perayaan Hut tampak meriah dan hidmat. W-002

HUT SMPN 3 Bangli Diwarnai Aneka Kegiatan

BANGLI-Fajar Bali Hut-ke-37 SMPN3 Bangli (SMIBA) 17/2, telah diwarnai dengan beraneka kegiatan, dari kegiatan penyuluhan penanggulangan dan siaga bencana, AIDS, bhakti sosial,

SMPN 3 Denpasar Tuan Rumah

Gelar Invitasi Kelas Olahraga Tingkat SMP Se- Bali

504/I/KTR

DENPASAR-Fajar Bali SMPN 3 Denpasar dipercaya sebagai pelaksana ‘ invitasi kelas olahraga tingkat SMP se Provinsi Bali Tahun 2014’ dengan tema, ‘”Melalui Invitasi Kelas Olahraga Tingkat SMP se Propinsi Bali Tahun 2014 Kita Tingkatkan Peran Siswa Untuk Meningkatkan Prestasi Olahraga Di Tingkat Kabupaten / Kota, Tingkat Provinsi, T Nasional dan Internasional “ pada Senen (17/2). Dasar pelaksanaan ini sesuai Undang Undang RI No 3 tahun 2005 pasal 25 ayat 6 tentang sistem keolahragaan nasional. Serta hasil rapat 8 sekolah SMP se- Bali pada saat diklat kelas olahraga di 8 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan Republik Indonesia di Hotel Ciloto Indah Permai Puncak Bogor Jawa Barat pada 2 – 6 September 2013. Ketrangan itu disampikan Kepaal SMPN 3 Denpasar, Wayan Mudana

FB/heru

8

Pembukaan lomba pada invitasi kelas olahraga tingkat SMP se-Bali kepada koran ini Senin (17/2). Waya n M u rd a n a m e n gatakan, pihaknya pertama mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda Provinsi dan Pemkot yang telah mempercayakan SMPN 3 Denpasar sebagai pelaksana kegiatan ini. “ Paling tidak kegiatan yang dipercaya oleh pusat ini, dimana

kita sudah bisa memperlihatkan prestasi. Semoga dari kepercayaan ini, ke depannya kita akan lebih bisa meningkatkan prestasi lagi,” jelas nya. Ditambahkan, peserta ada 8 SMP se - Bali yang terdiri dari SMPN 3 Denpasar, SMPN 4 Denpasar, SMPN 6 Denpasar, SMPN 8 Denpasar, SMPN 3 Abianse-

mal, Badung, SMPN 3 Kediri Tabanan, SMPN 1 Bangli, SMPN l Susut Bangli.” Sedangkan jenis -jenis invitasi kelas olahraga terdiri dari, lari 80 meter putra, dan lari 60 meter putri, tolak peluru putra dan putri, lompat jauh putra dan putri, lempar lembing putra dan putri, basket ball putra dan putri,” urainya. Tujuan dari penyelenggaraan lomba ini adalah untuk menggalang kerjasama dan kerukunan antar sekolah kelas olahraga tingkat SMP se - Bali. Juga menyamakan visi, misi dan memantapkan gerak langkah dalam memajukan sekolah kelas olahraga tingkat SMP se- Bali, melatih dan mengasah kemampuan sekolah kelas olahraga tingkat SMPN se- Bali. Menjaga eksitensi kegiatan sekolah kelas olahraga tingkat SMP se Bali, dan merealisasi program sekolah kelas olahraga tingkat SMP se- Bali.K egiatan lomba dilaksanakan sehari penuh dan pembukaan dan penutupan di gedung Olahraga (GOR) Ngurah Rai Denpasar. W-017 Layouter: Wiadnyana


pariwara

FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

9

MATAHARI AUTO GALERY

HERIKY Computer

SERVICE & SELL Laptop, Komputer, Printer, Hardware, Software

NEW WRANGLLER JK Sport 2013 (hitam) WRANGLLER JK Sport 2011

hitam asli DK Velg R 26, km 16 ribu, samsat bulan 10 NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) Land Cruiser bensin 2009 (hitam)

New Alphard 2012 (putih) Hubnngi : New Vellfire 2013 (hitam) (0361) 7893104 AVANZA G 2010 Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

419/XI/AGN

237/VII/IGR

518/I/IGR

Hp: 085 638 466 12 / 087 860 885 964 E-mail: erikhoki6@gmail.com Jl. Pasekan Batuaji, Batubulan Kangin-Sukawati

524/I/TTV

517/I/IGR

564/iI/glh

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

523/I/KTR

018/I/FB/KTR

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

7

505/I/KTR

459/ii/blas

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI Dana Asing Masuk Deras ke Indonesia

10

FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

JAKARTA-Fajar Bali Masuknya dana asing ke Indonesia inilah yang membuat nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak pekan lalu menguat. Senin (17/2) pagi nilai tukar rupiah menguat menjadi Rp 11.748 per dolar AS dari Rp 11.831 per dolar AS pada penutupan Jumat pekan lalu. Penguatan ini akhirnya mendorong IHSG dibuka menguat 0,37% ke level 4.524,53. Fundamental ekonomi Indonesia memang semakin kokoh.

Kebijakan moneter bank sentral yang fokus menurunkan defisit transaksi berjalan untuk menahan kejatuhan rupiah mulai menampakkan hasil. Impor sepanjang tahun lalu mampu diturunkan hingga 2,64% dibanding tahun 2012. Sepanjang tahun 2013, Indonesia memperoleh surplus neraca perdagangan sebanyak lima bulan. Yang mencengangkan, surplus terjadi berturut pada bulan Oktober, November, dan Desember. Pada penutup akhir tahun 2013 itu, Indonesia memperoleh surplus hingga US$ 1,52 miliar, dan ini merupakan rekor tertinggi yang pernah dicapai sejak November 2011. Dengan surplus ini, defisit transaksi berjalan triwulan IV- 2013 semakin menyempit. Neraca pembayaran, tolok ukur terluas untuk perdagangan serta investasi, membukukan surplus US$ 4,41 miliar pada kuartal IV-2013. Inilah satu-satunya surplus secara kuartalan sepan-

Hatta: Saya Gak Tahu Kucuran Rp15 T ke Tiga BUMN

FB/IST

Hatta Rajasa

JAKARTA-Fajar Bali Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan tidak mengetahui adanya kucuran dana Rp15 triliun kepada tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada krisis keuangan 2008. Menurut Hatta pada saat itu dirinya masih menjabat sebagai menteri sekretaris negara.”Saya nggak tahu soal itu, saya jadi apa ya. Oh jadi Menteri Sekreytaris Negara,” ujar Hatta di kantornya, Senin (17/2).Ekonom Faisal Basri mengungkapkan ada ukcuran dana ke Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Negara Indonesia sebesar Rp15 triliuun pada 2008. Kucuran tersebut berbarengan dengan boilout ke Bank Century. “Kalau Faisal Basri punya data, suruh ia menyampaikan hal tersebut ke saya,” jelasnya.Pengamat ekonomi Faisal Basri mengungkapkan pada saat krisis keuangan 2008, tiga Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan bantuan suntikan dana mencapai Rp15 triliun. Suntikan modal tersebut untuk menjaga likuiditas ketiga perbankan tersebut. “Pada 2008 tidak hanya Bank Century yang mendapatkan suntikan tapi Bank Mandiri, Bank Negera Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia mendapatkan suntikan hampir Rp15 triliun,” kata Faisal.NT

Melalui KSPN, Sanur Berharap Dapat Lebih Apik DENPASAR - Fajar Bali Desa Sanur, Denpasar berharap dengan adanya program Pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSPN) dapat merevitalisasi kawasan pariwisata dan membantu standarisasi pariwisata di kawasan tersebut. Namun, program ini sebenarnya masih menjadi polemik di masyarakat Bali khususnya pengembangan KSPN yang terdapat pura (tempat bersembahyang umat Hindu) seperti yang ada di kawasan Besakih, Karangasem. “Berdasarkan forum diskusi yang kami gelar, ada 10 program inisiatif yang ditawarkan. Dari 10 program kami memilih 6 program. Pemilihan 6 program ini karena jangka waktunya lebih pendek dan berpotensial,” ungkap Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Ida Bagus Sidharta Putra di Sanur Senin, (17/2) kemarin. Gus Sidharta melanjutkan, adapun 6 program kegiatan yang dipilih adalah program Sanur Desa Sepeda yang berwawasan lingkungan, pengelolaan sampah, penataan penunjuk - penunjuk kawasan, pengemasan paket wisata warung makanan tradisional sebagai ikon wisata kuliner Sanur, pengembangan wisata bahari (pemberdayaan dan pelestarian jukung tradisional dan konservasi terumbu karang) dan pencitraan serta promosi. “6 program ini ada yang sudah berjalan dan ada yang masih tahap pencanangan,” sebut Gus Sidharta. Terkait pendanaan Gus Sidharta membeberkan, dana akan digelontorkan dari pemerintah pusat dan akan diberikan secara bertahap sebesar Rp 5 miliar. Selain pemerintah pusat tambahnya, ada bantuan dari pemerintah Kota Denpasar yang akan dialokasikan antara Rp 10 - Rp 15 miliar. Gus Sidharta berharap, dengan adanya program KSPN ini kawasan wisata Sanur akan menjadi lebih tertata. Tentu, dengan dampak dapat menaikkan nilai jual kawasan tersebut. “Perkembangan di Sanur ini mungkin berbeda dengan daerah wisata lainnya seperti Kuta yang sangat agresif pembangunannya. Kalau di Sanur, pembangunan akomodasi pariwisata seperti hotel paling hanya 1 - 2 saja yang disetujui per tahun. Jadi, di Sanur persaingan harga masih bagus,” jelas Gus Sidharta. Persaingan harga cenderung meningkat hingga mencapai 300 persen sejak tahun 2007. Tapi untuk tingkat okupansi hotel hotel di Sanur terjadi penurunan yang saat ini rata - rata sebesar 60 hingga 75 persen. Hal ini terjadi dikarenakan beberapa bulan terakhir termasuk dalam periode low season. Selain itu, semakin membludaknya jumlah kamar akibat pembangunan hotel yang semakin menjamur. Untuk wisatawan mancanegara (wisman). Gus Sidharta mengatakan bahwa targetnya adalah wisman asal Eropa dan Australia. “Disini tidak ikut - ikutan menyasar turis asal Cina yang saat ini sedang booming. Sasaran wisman disini adalah Eropa yang jumlahnya terus meninggkat setiap tahunnya sampai 55 persen dari total kunjungan wisman. Australia berada di tempat kedua disusul dengan Asia dan wisatawan domestik (wisdom). W-011

FB/IST

Januari 2014. Ekonomi Indonesia juga masih mampu tumbuh 5,78% tahun 2013, meskipun kucuran kredit perbankan diperlambat dan likuiditas diperketat. Pertum-

jang 2013. Demikian halnya cadangan devisa terus membesar dan kini kembali menembus di atas level psikologis US$ 100 miliar, tepatnya US$ 100,3 miliar per

buhan sebesar ini merupakan kedua tertinggi di kelompok negara ekonomi terbesar dunia, G20, setelah China. Data inilah yang dilihat para investor asing. Mereka menilai,

kini Indonesia kembali menjadi salah satu tempat yang paling enak beternak uang. “Jika Anda mencari yield di Asia, pergilah ke Indonesia atau India. Di Indonesia, investor asing lebih mudah masuk pasar,” ujar Cecilia Chan, Chief Investment Officer untuk fixed income di HSBC Global Asset Management, pengelola dana $419 miliar. Imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah Indonesia berjangka waktu 10 dipatok setinggi 8,710%, lebih tiga kali lipat obligasi serupa di Amerika Serikat. Di pasar Asia, yield itu hanya bisa dikalahkan oleh obligasi India, yakni 8,850%. Hanya saja, banyak ekonom mengingatkan, menghimpun dolar AS dengan model begini bukan tanpa bahaya. Sebab, perekonomian yang banyak ditunjang oleh kegiatan di pasar uang dan modal dapat mengakibatkan bubble economy alias ekonomi yang menggelembung. Artinya, masuknya dana as-

ing itu jangan sampai membuat pemerintah terlena. Sebab, investor model begini hanya mencari untung dari bunga yang tinggi. Apalagi, Indonesia sebentar lagi akan menyelenggarakan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. Biasanya, dalam pesta demokrasi di negara berkembang, seperti Indonesia, suhu politik bakal naik lebih panas. Yang tak kalah pentingnya adalah semakin membaiknya perekonomian di negara-negara maju, terutama Amerika Serikat. Kalau perekonomian negaranegara ini semakin membaik, para investor asing akan kembali ke tempat asalnya, mencari tempat yang paling aman untuk mencari uang. Jadi intinya, pemerintah harus terus memperbaiki dan memperkuat fundamental perekonomian nasional. Kalau fundamentalnya kuat, maka dengan sendirinya investor masuk.NT

Besok Dibuka, Bali Indobuildtech Expo 2014

Pameran Bahan Bangunan Terbesar di Indonesia Timur DENPASAR-Fajar Bali Setelah sukses penyelenggaraannya sejak tahun 2010 , pameran building material terbesar di Indonesia Timur kembali digelar di Bali. Pameran yang digelar untuk ke 5 kalinya ini akan dilaksanakan pada tanggal 19 – 23 Februari 2014 di Sanur Paradise Plaza Hotel Bali Indonesia Building Technology Expo 2014 digelar untuk menjadi ajang promosi dan informasi produk produk bahan bangunan dalam rangka mendukung peningkatan pembangunan fisik dan infrastruktur seperti bandara , hotel, villa, resort, apartemen, dll. Selain itu, Bali Indobuildtech bertujuan untuk menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat pengguna bahan bangunan dalam dan luar negeri terhadap produk Indonesia yang lebih baik, harga bersaing, bermutu tinggi, pro lingkungan dan bertaraf International. Pameran kali ini diikuti oleh 60 peserta dari unsur pabrikan, distributor, toko bahan bangunan, arsitek, konsultan desain interior, yang menampilkan produk-produk terkini dan

Salah satu stand event Bali Indobuildtech 2013 yang tampil kembali dengan inovasi terkini pada Bali Indobuildtech 2014.

Info

“brand-brand” bahan bangunan ternama antara lain produk bata ringan, water proofing, lantai kayu, kolam renang, genteng aspal, cutting laser, keramik granit, kusen aluminium, cat , high presure laminated, pintu,

gypsum, water heater , dll. Oleh karenanya event Indobuildtech Expo merupakan pameran bahan bangunan terlengkap dan menjadi “branded event” bagi kalangan pelaku bisnis konstruksi, bangunan,

PERBARINDO

PT. BPR Prisma Bali Berebut Nasabah di Badung

Optimis Triwulan I Kumpulkan Dana Nasabah Rp1 Milyar MANGUPURA-Fajar Bali Kehadiran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di dunia perbankan menambah semangat para direktur PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Prisma Bali yang dibuktikan dengan mengembangkan usaha sekaligus mendekatkan diri kepada nasabah, dengan membuka cabang baru. Mulai Senin (17/2) kemarin, PT. BPR Prisma Bali memiliki cabang di Jalan Raya Sempidi, Badung, dengan Kepala Cabang , I Ketut Wirata. PT. BPR Prisma Bali berdiri tahun 2003 berkantor pusat di Jalan By pass Kediri No. 8, Kediri Tabanan. Direktur Utama PT. BPR Prisma Bali, Ir. Anak Agung Gede Putra menjelaskan,nasabahyangmenjadi incaran yakni Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meski disadari persaingan dunia perbankan semakin ketat, tak menyurutkan manajemen untuk berebut nasabah dengan strategi tersendiri, yang muaranya pada memikat para nasabah untuk melakukan berbagai transaksi keuangan di PT. BPR Prisma Bali. “Kami sadar, justru dengan kondisi seperti sekarang menjamurnya perbankan malah menjadi tantangan bagi kami untuk mewujudkan keinginan para pemegang saham, membawa PT. BPR Prisma Bali menjadi salah satu pilihan masyarkat,”ucap Dirut PT. BPR Prisma Bali, AA. Gede Putra, usia peresmian cabang baru di Sempidi, Badung, kemarin. Kehadiran cabang baru di Sempidi, menurut AA. Gede Putra tak sekedar formalitas, tapi dibarengi dengan target . Untuk triwulan I

FB/SUPRI

Dana-dana asing kembali masuk lebih deras ke Indonesia. Mereka melihat perekonomian negeri ini mampu keluar dari tekanan berbagai arah, baik internal maupun eksternal.

Dari Kiri, Ir. AA.Gede Putra (Dirut), Made Ardjaja & Istri (Pemegang Saham), I Made Sadia (Komisaris), Tri Suastini, SH (Direktur) dan Drs. Made Santika, MM (Komisaris Utama)

hingga Maret diproyeksikan meraup dana nasabah sebesar Rp 1 milyar. “Masalahnya triwulan pertama tinggal satu bulan, tentu tak bisa mengejar target tersebut sementara kantor cabang baru beroperasi hari ini (Senin, 17/2,red),”kilahnya. Namun triwulan berikutnya menjadi tantangan agar bisa tercapai. PT. BPR Prisma Bali, hingga kini memiliki 28 karyawan, dari jumlah itu, 11 karyawan konsentrasi di kantor cabang. “Jumlah karyawan memang menganut minimal, tapi dengan hasil yang maksimal,”katanya, yang menambahkan setiap tahun berupaya meningkatkan kualitas SDM karyawan PT. BPR Prisma Bali. Dibagian lain, Komisaris Utama PT. BPR Prisma Bali, Drs. Made Santika, MM, menegaskan OJK

memberi restu membuka cabang karena telah dinilai sehat. “PT. BPR Prisma Bali dinilai oleh OJK sehat, karena itu kami diperbolehkan membuka cabang,”jelasnya. Lebih lanjut Santika memaparkan, kehadiran OJK dinilai sangat strategis diantaranya supaya kegiatan perbankan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, kemudian sistem keuangan agar tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan terpenting melindungi kepentingan konsumen. “Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan, sehingga aktivitas Perbankan selalu dimonitor,”jelasnya. R-007

arsitektur, konsultan , interior design di Indonesia. Bali Indobuildtech Expo 2014 juga dimarakkan berbagai aktivitas meliputi, konsultasi gratis interior disain, arsitektur modern, interior forum, workshop desain arsitektur dan interior rumah, talkshow interaktif, serta

FB/IST

presentasi produk dari para peserta pameran setiap hari. Dapatkan juga free souvenir cantik selama persediaan masih ada. Pameran ini gratis tanpa tiket masuk, buka mulai jam 10 pagi sampai 9 malam. Info pameran : Amier 0856 4880 4664 , atau Wisnu 085224357051.*

LPD Desa Nyitdah Gelar RAT, Punya Omzet Rp 7,1 M TABANAN-Fajar Bali LPD Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) di wantilan desa setempat, Senin (17/2) kemarin. Dalam RAT tersebut terungkap, LPD Nyitdah memiliki omzet per Desember 2013 sebesar Rp. 7.117.712.088 dengan laba bersih tahun 2013 sebesar Rp. 297.555.639. Ketua LPD Desa Nyitdah I Wayan Pradnya Jaya, SE., menyebutkan LPD yang dipimpinnya ini memiliki 2.515 nasabah penabung, peminjam (kredit) 752 orang nasabah dan nasabah deposito sebanyak 31 orang. Omset yang dimiliki hingga per Desember 2013 sebesar Rp. 7.117.712.088 dengan laba bersih tahun 2013 sebesar Rp. 297.555.639. Dikatakan, animo masyarakat Nyitdah yang mengajukan kredit ke LPD ini cukup tinggi. Sayangnya, pengajuan kredit ini sering terbentur dengan keberadaan dana. Sehingga pihaknya melakukan sebuah strategi dengan cara bekerja sama dengan warga Nyitdah yang secara ekonomi terbilang mapan. “Untuk memenuhi pengajuan kredit, kami sering bekerja sama dengan warga kami yang mampu untuk penyediaan dana kredit”, sebutnya. Pradnya Jaya menambahkan, keberadaan LPD Desa Nyitdah ini sudah mampu berkonstribusi yang cukup besar dalam pembangunan desa setempat. Misalnya dengan biaya rutin pujawali untuk Tri Khayangan desa setempat, perbaikan wantilan, perbaikan jalan dan pem-

bangunan jalan menuju Beji Pura Dalem, pembangunan panyengker Pura Batan Bingin dan pembangunan Pelinggih Sedahan Setra. Bendesa Adat Nyitdah I Wayan Gindera, S.Sos., dalam sambutannya mengharapkan agar kedepannya LPD Desa Nyitdah ini semakin baik dan mampu menjadi sumber perekonomian desa yang sehat. Selain itu, semangat transparan para pengurusnya juga senantiasa tetap terjaga. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya karena LPD yang sempat terpuruk pada masa kerja pengurus sebelumnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan masyarakat. Gindera juga mengharapkan agar para tokoh masyarakat setempat ikut berperan nyata agar LPD ini semakin besar. “Selaku bendesa adat saya mengajak semua komponen masyarakat Nyitdah bersama-sama membesarkan LPD ”, ajaknya. Senada dengan Bendesa Adat Nyitdah, Camat Kediri Drs. I Gusti Agung Alit Adiatmika mengucapkan rasa bangganya atas kinerja pengurus LPD Desa Nyitdah. Menyimak dari laporan ketua LPD, Alit Adiatmika berharap agar partisipasi masyarakat terhadap LPD ini tidak hanya dari masyarakat golongan menengah kebawah, namun dari seluruh masyarakatnya. Menurutnya, hal ini dilakukan karena LPD memiliki peran yang sangat besar dan penting bagi pembangunan ekonomi desa, khususnya Desa Nyitdah. W-004 Layouter: Zohra


FAJA R BALI

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

NASIONAL

Apel Disiplin di Lingkungan Pemprov Bali DENPASAR-Fajar Bali Seorang pemimpin harus lebih pintar dari yang dipimpin, karena seorang pemimpin harus memilki kemampuan untuk menggerakan orang-orang di bawahnya dalam sebuah organisasi. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam pengarahannya pada apel disiplin di lingkungan Pemprov Bali, Senin (17/2) di hadapan para PNS di lingkunga Setda Provinsi Bali dan para pejabat eselon 1,2,3, dan 4 di lingkungan Pemprov Bali yang digelar di Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala , Denpasar. “Pemimpin adalah seorang yang luar biasa. Jika dia tidak luar biasa dia tidak akan dapat menggerakan organisasi yang dipimpinnya,” kata Pastika. Pastika meminta kepada para pejabat yang menjadi pemimpin agar memilki kemampuan lebih baik dalam hal pengetahuan, ketrampilan, emosional dan spritual. Untuk itu setiap PNS yang menjadi pemimpin harus melengkapi dan menyempurnakan diri dengan meningkatkan kualitas dan kemampuan diri dengan terus belajar dan belajar serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. “Karena pegawai negeri adalah seorang kesatria jadi harus menunjukkan sikap sebagai seorang pemimpin. PNS ada-

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat memberikan arahan pada apel disiplin.

FB/DIAH

lah orang-orang pilihan dari 4 juta penduduk Bali. Maka dari itu sebagai seorang pemimpin harus bisa menunjukan kualitas yang lebih di tengah-tengah masyarakat. Gubernur juga mengingatkan para PNS di lingkungan Pemprov Bali untuk berhenti melakukan kebiasaan yang kurang baik seperti merokok, berjudi dan menggunakan narkoba. “Begitu apel selesai, bagi mereka yang masih menyimpan rokok di kantong agar segera

dibuang, dan berhentilan merokok, karena berhenti merokok tidak akan membuat kalian mati, ”tegas Pastika. Selain rokok, Pastika juga mengingatkan para PNS untuk menghindari judi, karena tidak ada orang yang kaya karena judi, tetapi justru akan membuat mereka menjadi miskin. Sedangkan bagi PNS ketahuan menggunakan narkoba, Pastika dengan tegas tidak akan tanggung tanggung memberhentikan langsung oknum tersebut. “Ibarat

sekeranjang apel, satu busuk maka yang lain akan ikut ketularan busuk, maka dari itu, yang busuk harus segera dihilangkan,” pungkas Pastika. Di akhir pengarahan Gubernur mengapresiasi tingkat kedisiplinan para peserta apel yang dinilai semakin membaik. Sebagai bentuk perhatian, Gubernur memberikan bonus masingmasing 1 juta rupiah kepada setiap anggota korps musik dan petugas pembaca Panca Prasetya Korpri. RL

tersebut harus dan wajib diisi. Hasil dari konsultasi itu, kata Kompyang Swandika, Mendagri akan memberi jawaban tertulis atas surat yang dikirim Bupati Badung nomor 210/618/Kesbang perihal Pengisian Jabatan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Badung tanggal 5 Februari 2014 lalu kepada Kementerian Dalam Negeri. Menurutnya bahwa jawaban tertulis dari Mendagri akan dapat dijadikan rujukan tidak saja bagi DPRD Kabupaten Badung bahkan bisa dijadikan sebagai rujukan secara nasional bagi daerah-daerah lain. Kompyang Swandika juga menambahkan bahwa dalam rangka menindaklanjuti hasil konsultasi dengan Mendagri yang merupakan fatwa untuk dapat menjadi acuan dalam menyikapi kekosongan posisi

Wakil Bupati ini, Bupati Badung minta kepada DPRD Badung untuk segera melakukan komunikasi politik dan lobi-lobi agar terbangun sharing dan kesepakatan sehingga jabatan Wakil Bupati Badung dapat segera terisi.” imbuh Kompyang. Dibagian lainnya Kompyang Swandika kembali menegaskan bahwa menyikapi kekosongan jabatan Wakil Bupati Badung, tahapan dan langkah yang telah dilakukan oleh Bupati Gde Agung sudah prosedural dan normatif. Ini bisa dilihat dari mulai membentuk Tim Verifikasi, menginisiasi dengan menyurati KRBB agar menyikapi kekosongan Wabup, hingga mengajukan dua calon Wakil Kepala Daerah Kabupaten Badung sesuai surat nomor 131/6413/Kesbang tertanggal 11 Desember 2013

kepada Ketua DPRD Badung yakni I Made Sudiana, SH, MSi dan I Nyoman Sukirta SH. untuk selanjutnya dapat diproses sesuai peraturan perundangundangan sehingga dapat dilantik sebagai Wakil Kepala Daerah difinitif. “Jadi langkah yang telah dilakukan oleh Bapak Bupati Badung dalam menyikapi kekoasongan Wabup ini sudah sangat prosedural dan normatif terutama merujuk ketentuan dalam PP 49 tahun 2008,” pungkas Kompyang Swandika. Seperti diketahui, DPRD Badung melalui sidang paripurna telah gagal memilih Wakil Bupati Badung. Kegagalan pemilihan wakil bupati ini sangat memalukan, sehingga banyak yang menuding anggota Dewan tidak melaksanakan amanah rakyat. W-014*

tor pertanian dan peternakan, serta program yang menjamin kelestarian budaya Bali, sudah terakomodasi dalam Raperda ini (Raperda RPJMD),” papar Gubernur dalam paripurna kemarin. Lebih lanjut, banyaknya indikasi kasus HIV/AIDS yang belum terlacak dan ‘tersentuh’ layanan kesehatan juga menjadi fokus utama dalam RPJMD Provinsi 2013-2018. Gubernur mengungkapkan, memang banyak kendala yang dihadapi dalam melacak penyebaran kasus HIV/AIDS di masayarakat. Salah satunya tidak ada kewajiban kepada setiap orang untuk menjalani pemeriksaan HIV/AIDS. Gubernur mengukapkan,

penanggulangan HIV/AIDS tidak terbentur dengan masalah biaya, sebab Pemprov siap untuk menyediakannya. Asalkan, digunakan oleh instansi dan kegiatan yang tepat. “Terkait HIV/AIDS ini tergantung sekali kesadaran orang untuk bersedia diperiksa. Kecuali kalau orang-orang memang berada dalam kelompok-kelompok tertentu, bisa dites. Itu persoalannya kita tidak bisa serta merta tahu. Ini persoalan masih pribadi sifatnya, kelemahan di situ, tidak ada kewajiban misalnya semua orang harus dites. Kalau begitu bisa, tapi sekarang persoalannya kan harus suka

rela,” tegas Gubernur. Sebelumnya, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, jumlah warga yang terindikasi mengidap HIV/ AIDS baru terdeteksi sebanyak 8.141 kasus. Padahal jumlah sebenarnya diperkirakan mencapai 26 ribu penderita. Estimasi ini berdasarkan hasil pemantauan sebaran HIV/AIDS di Bali dan survei pada 2012 dengan melibatkan 2.000 responden. M e ny i ka p i p e r m a s a l a h ini, Wagub Ketut Sudikerta sempat mewacanakan untuk m e n e ra p ka n s i s te m j e m put bola, pemeriksaan ke masyarakat. W-019

berdasarkan prinsip ‘menyama braya, sagalak, sagilik, saguluk, paras-paros sarpanaya, salunglung sabayantaka ngardi Bali Santhi lan Jagadhita. Ketiga, menjunjung tinggi asas luber dan jurdil dalam penyelengaraan pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pemilu presiden dan wakil presiden 2014. Keempat, mendukung penyelenggaraan pemilu berintegritas tanpa politik uang dan kampanye hitam, sehingga hasilnya dipercaya masyarakat. Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Kade Raka Sandhi berharap, keempat poin kesepakatan tersebut tidak hanya di ‘atas kertas’.

“Kami berharap semoga kesepakatan ini tidak hanya sebagai prasasti, tetapi agar menjadi pedoman dalam bertindak dan menyukseskan pemilu,” tegasnya. Lebih lanjut, Raka Sandhi mengungkapkan tak hanya realisasi kesepakatan bersama saja yang perlu dipantau. Lantaran, ancaman terbesar justru terjadi pada masa-masa kampanye, apalagi masih dalam rakaian hari raya Nyepi. Sementara, Wagub Sudikerta berharap semua pihak dapat berperan aktif menyukseskan pemilu tahun 2014 ini. Sesuai tugas, fungsi, dan swadharma masing – masing.

Pelaksanaan Pemilu adalah bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai wujud penegakan konstitusi, kedaulatan rakyat dan pembangunan demokrasi, karena kesuksesan dan kelancaran pemilu menjadi tanggung jawab kita semua. “Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh KPU dan Banwaslu Provinsi Bali untuk bersungguh – sungguh dalam melaksanakan tugas- tugasnya serta dapat bersinergi dengan baik terutama dalam membangun partisipasi dan pengawasan masyarakat,” paparnya. W-019

era orba kepada para pemilih. Pasalnya, Soeharto dan orba dianggap bisa secara efektif mendulang suara. “Yang akan kita kampanyekan adalah suasananya, suasana orde baru itu kan tenang, damai, aman, tidak seperti sekarang,” katanya di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (17/2). Hanya, lanjutnya, suasana tenang yang akan diwujudkan tetap dengan basis demokrasi seperti yang dianut sekarang. “Jadi jangan salah sudut pandangnya. Bukan rezim Soeharto yang otoriter yang ingin kita

kembalikan, tapi suasananya, yang kondusif dan aman,” jelasnya. Rully menilai, kondisi Indonesia sebagai negara demokrasi saat ini sudah tidak kondusif lagi. Keributan dan bentrok terjadi di mana-mana. Pemerintah juga, lanjut dia, seakan diam saja melihat keributan itu terjadi. “Demokrasi masih ribut seperti ini berarti demokrasi kita masih salah, demokrasi itu enggak harus selalu ribut, Singapura demokrasi tapi bisa aman dan damai negaranya,” ujar dia.

Dengan mengusung suasana orba saat kampanye itu, Rully yakin partainya dapat mendulang suasana maksimal. Pasalnya, dia menilai, saat ini bukan hanya orang tua saja yang merindukan zaman orba. Anak muda yang kritis, menurutnya, juga mulai merindukan era kepemimpinan Soeharto itu. “Anak muda yang kritis, meskipun dia tidak benar-benar merasakan, tapi dia tanya sama orang tuanya, seperti apa jaman orba itu. Akhirnya mereka mengerti,” pungkas Rully. TP

Kekosongan Wabup Badung Wajib Diisi DARI HALAMAN 1

Konsultasi rombongan Pemkab Badung ke Mendagri dipimpin langsung Bupati Badung A. A. Gde Agung. Kedatangan Bupati ke Mendagri bersama Pimpinan Dewan didampingi Ketua Tim Verifikasi yang juga Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara, Kesbang Pollinmas Wayan Suendi, Sekwan Made Wira Dharmajaya, Kabag Hukum dan HAM Komang Budi Argawa serta anggota tim verifikasi yang juga Komisioner KPU Provinsi Bali Wayan Jondra. Sekda Badung yang juga Ketua Tim Verifikasi Calon Wabup Badung Kompyang R. Swandika mengatakan, sesuai PP 49 pengertian 18 bulan sisa masa jabatan Wakil Bupati Badung

Gubernur ‘Kebut’ Penyediaan Kamar Kelas III untuk Pasien JKBM DARI HALAMAN 1

pelayanan kelas III di rumah sakit pemerintah kabupaten/ kota/provinsi. Tak hanya itu, rencana pembangunan rumah sakit pratama, puskesmas rawat inap, dan pembangunan rumah sakit internasional pun terus dikebut. “Demikian juga terhadap pandangan Fraksi Benteng Indonesia Raya, pencantuman program yang meliputi, peningkatan jumlah puskesmas yang mampu menangani rawat inap, peningkatan infrastruktur jalan, rencana pembangunan bandara baru di Bali pembangunan sek-

12 Parpol Tandatangani Kesepakatan Pemilu Damai DARI HALAMAN 1

Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi, Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, Kejati Bali, Ketua Bawaslu, Ketua PHDI, Ketua MUDP Bali, serta sejumlah perwakilan tokoh masyarakat Bali. Ada empat poin kesepakatan bersama yang ditetapkan dan ditandatangani kemarin. Pertama, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hukum dan budaya, serta berprilaku santun dan mentaati ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, menjaga persatuan, kesatuan, ketertiban, keamanan dan kedamaian masyarakat Bali

11

Gunung Ijen Status Waspada BANYUWANGI-Fajar Bali Pos Pemantau Gunung Ijen yang berada di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso mencatat, aktivitas kegempaan vulkanis g u n u n g ya n g m e m i l i k i kawah terbesar di Asia tersebut mengalami peningkatan. Kepala Pos Pemantau Gunung Api Ijen, Bambang Heri Purwanto, Senin (17/2) mencatat, peningkatan gempa dangkal 9 kali pada 16 Februari 2014. “Sedangkan suhu Gunung Ijen mencapai 35 hingga 36 derajat,” jelasnya. M e n u r u t nya , s a m p a i saat in i status Gun un g Ijen masih waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan, radius 1 kilometer dari kawah harus streril dari manusia, baik wisatawan maupun petambang belerang. Bambang menambahkan, suhu kawah dan aktiv-

itas kegempaan yang masih tinggi sewaktu-waktu bisa mengeluarkan gas beracun. “Kalau petambang biasanya sudah terbiasa dan bisa membaca gejalagejala alam di Gunung Ijen, tapi untuk wisatawan ini yang membahayakan, dan pihak kami hanya memberikan imbauan,” pungkasnya. Naiknya aktivitas keg-

empaan di Gunung Ijen, menurut Bambang, tidak dipengaruhi oleh erupsi Gunung Kelud. “Tidak ada hubungannya sama Gunung Kelud. Status Gunung Ijen turun ke waspada sejak 26 Agustus 2013 lalu. Sebelumnya 24 Juli 2012, status gunung Ijen dinaikkan dari waspada menjadi siaga,” tambahnya. KP

FB/IST

Aktivitas kegempaan vulkanis Gunung Ijen terus meningkat.

Anggito Mundur dari UGM DARI HALAMAN 1

pribadinya. “Saya khilaf,” kata Anggito ketika jumpa pers di University Club UGM, Senin (17/2). Permohonan pengunduran diri sebagai dosen FEB UGM itu ia sampaikan langsung kepada Rektor UGM Pratikno dalam jumpa pers tersebut. Belasan dosen, dekan, dan

mahasiswa FEB mendengarkan pengunduran diri Anggito. Ia mengatakan pengunduran diri ini merupakan bagian dari komitmen menjunjung tinggi kejujuran. Tulisan Anggito Abimanyu berjudul Gagasan Asuransi Bencana muncul di rubrik Opini harian Kompas pada 10 Februari 2014. Tulisan ini mirip tulisan Hotbonar Sinaga

di media yang sama pada 21 Juli 2006. Penulis di Kompasiana yang menamakan dirinya “Penulis UGM” munuduh Anggito menjiplak tulisan orang. Ia menulis tuduhan itu dengan judul Anggito Abimanyu Menjiplak Artikel Orang. Anggito dituduh menjiplak tulisan Hatbonar Sinaga berjudul Menggagas Asuransi Bencana. KP

gakui kalau saat ini pengelolaan dengan cara manual sangat memperlambat produksi. Seharusnya dua hari selesai, karena pengerjaan dengan cara manual menjadi empat hari. Dengan keterlambatan ini, pihaknya berharap agar Gubernur Bali I Made Mangku Pastika segera merealisasikan bantuan OPPO tersebut. “Kalau dikelola baik tidak ada rugi, karena dari air kencing hingga kotoran sangat berfungsi,” jelasnya. Sementara itu, Gapoktan

yang dirinya pimpin sejak tahun 2012 sudah mendirikan Simantri Sri Nandini dengan bantuan sebanyak 21 ekor sapi. Kini sapi yang masih 20 ekor itu telah beranak lima. Hal ini menurutnya sangat membantu petani yang ada dikelompoknya yang terdiri dari 21 anggota. Selain itu, Citra yang didampingi anggota lainnya, I Made Deker mengatakan, satu kali produksi pupuk organik bisa menghasilkan 1 ton dengan harga Rp 1.000. per-kilogramnya. W-005

Peserta juga diharuskan membuat karya tulis (dalam bentuk soft copy dan hard copy) dengan tema Program Bali Mandara yang diketik dengan huruf arial berukuran font 12, spasi 1,5 , minimal 2 halaman kwarto. Di samping itu, peserta juga wajib menyampaikan surat keterangan yang menyatakan siap menjadi Duta Informasi Bali Mandara dan terikat kontrak dengan Biro Humas Setda Provinsi Bali selama satu tahun. Kontrak akan diperpanjang apabila yang bersangkutan di butuhkan di Biro Humas. Surat keterangan tersebut juga dilengkapi dengan materai

6000. Ke l e n g k a p a n t e r s e b u t dibawa langsung ke Biro Humas Setda Provinsi Bali, Bagian Publikasi, Gedung Unit V lantai 1, Kantor Gubernur Bali, Jl. Basuki Rahmat, Niti Mandala, Denpasar. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat pada portal www.birohumas. baliprov.go.id atau dengan menghubungi Biro Humas Setda Provinsi Bali di (0361) 224671 ext. 504. “Disediakan hadiah menarik bagi para pemenang lomba dan fasilitas selama menjadi Duta Informasi Bali Mandara 2014,” pungkas Teneng. W-019

Bantuan APPO Mohon Dipercepat DARI HALAMAN 1

tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Dwi Jaya Buana Mandiri meminta kepada Gubernur Bali mempercepat bantuan mesin alat pengelolaan pupuk organik (APPO) untuk mengelola pupuk organik. “Tanpa mesin APPO, kami selalu terlambat memenuhi pupuk organik sesuai permintaan konsumen,” kata Ketua Gapoktan Dwi Jaya Buana Mandiri, I Nyoman Citra, Senin. Ia men-

Pendaftaran Duta Informasi Bali Mandara Diperpanjang

DARI HALAMAN 1

pria maupun wanita yang berusia maksimal 27 tahun, belum menikah, berpenampilan menarik dan memiliki kemampuan verbal yang baik serta mampu berkomunikasi dengan bahasa Bali (pasif), Inggris (pasif) dan Indonesia. Selain syarat-syarat tersebut para pendaftar harus menyerahkan perlengkapan administrasi berupa Curriculum Vitae, fotocopy KTP Bali yang masih berlaku, fotocopy ijazah yang telah dilegalisir dan pas foto berwarna ukuran 4x6 dengan latar belakang merah 2 buah.

Golkar Ingin Kembalikan Suasana Orba DARI HALAMAN 1

suara,” ucap Ari. Sementara itu, Sekretaris Umum Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) Partai Golkar Rully Chairul Azwar mengatakan bahwa partainya akan mewujudkan kembali suasana yang tenang seperti yang ada di masa orde baru (orba) jika menang di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014. Oleh karena itu, Partai Golongan Karya (Golkar) akan mengampanyekan masa kepemimpinan Presiden Soeharto di

026/VI/FB/MHM

Layouter: Kasturie


POLITIK

politisi

Berpartai Bukan Semata Nyaleg

FB/sumerta

BANGLI-Fajar Bali Kalau mau jujur mengakui kebanyakan orang masuk partai politik (Parpol) untuk motivasi meraih kekuasaan politik. Setidaknya dengan orientasi bisa meraih kursi legislatif. Kalaupun fungsi Parpol adalah memberikan pendidikan politik dan rekrutmen politik namun toh fungsi meraih kekuasaan yang lebih tampak di era yang cendrung pragmatis ini. Ni Rai Swaniti Buktinya tidak sedikit antar politisi saling bertengkar ketika mereka tidak bisa masuk daftar calon legislatif di Parpolnya. Di saat Pileg masih memprioritasnya nomor urut Caleg untuk peraihan kursi, mereka berdebat memprebutkan nomor urut. Bahkan di era kini tak masuk kader Parpolpun berambisi Nyaleg. Tetapi karena Parpol juga pragmatis, mereka yang tidak menjadi kader Parpolpun direkrut untuk jadi Caleg. Tetapi beda dengan Dra Ni Rai Swaniti, kader Partai Golkar Bali (anggota OKK DPD Partai Golkar Bali ) ini. Meski dia terus aktif di partai berlambang beringin ini sampai tua, wanita asal Tabanan yang nikah ke Bangli ini mengaku tidak tertarik untuk Nyaleg. Kebetulan dia sudah pernah duduk di kursi DPRD Bangli dari partai ini tahun 1992-1997, dia mengaku tak bakalan Nyaleg lagi. Alasannya, menurut dia, paradigma politik yang sudah tidak sesuai dengan kehendak hatinya.”Paradigma politik kini sudah berubah, untuk Nyaleg sekarang butuh ABCD sampai Z”, ujar wanita yang geluti dunia konstruksi ini. Menurut dia berpartai politik tak mesti Nyaleg atau mencari kursi. Kalau ingin mengabdikan diri dan menunjukkan dedikasi, bisa saja dalam kapasitas lain. Dia juga membantah kalau di kursi tersebut bisa mengangkat prestise. Hal itu kembali kepada bagaimana orang memanagemen diri. Lantas mengapa ibu dua anak ini aktif di Parpol? Menurut dia berpartai politik penting , untuk terjadinya proses pendidikan politik dan wawasan bidang politik. Karena politik sendiri sesungguhnya menjadi warta sentral. “Apapun yang kita lakoni,mesti tahu perkembangan politik”, semisal kita sebagai pedagang, sesungguhnya perlu tahu bagaimana kebijakan pemerintah di bidang harga-harga, terlebih menyangkut barang yang dia jual”, ujarnya. Lebih dari itu, dirinya bisa punya pergaulan dengan para politisi, sehingga lebih dini bisa mengetahui arah kebijakan politik, baik nasional, propinsi dan kabupaten dan setrusnaya. Lantas mengapa dia tekun bernaung di Partai Golkar? Dia melihat partai ini megedepankan sistem daripada mengkultuskan kader/orang. “Setelah saya ada di dalamnya, di partai ini nyaman, saya senang dengan managemen Golkar”, tambah wanita yang juga Ketua PASI Bangli ini. W-002

Selasa, 18 Februari 2014, Tahun XIV

Prilaku Oknum Coreng Partai Demokrat Pramono Dukung KPK Usut Keterlibatan Kader Demokrat

Jendral (Purn) Pramono Edhie Wibowo mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kader Partai Demokrat yang terlibat kasus korupsi.

DENPASAR-Fajar Bali “Saya yakin KPK mampu membrantas korupsi. Demikian juga Partai Demokrat mendukung sepenuhnya upaya tersebut dan tak main-main mendukung program pemerintah walapupun banyak kader kami yang tersandung kasus tersebut,” tegasnya mantan KSAD , Senin (17/2) kemarin di Denpasar. Ia menjelaskan bahwa Partai Demokrat sebagai partai yang konsisten mendukung KPK agar

tidak ada lagi oknum pejabat yang melakukan korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Pramono juga yakin KPK tidak akan memandang “bulu” terhadap oknum pejabat yang melakukan korupsi dan perbuatannya mengakibatkan masyarakat semakin miskin. Fokus pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono selain memberantas korupsi, akan melakukan pembenahan internal Partai Demokrat agar pada Pemilu 2014 tetap mendapat-

Pramono Edhie Wibowo

KPU Tabanan Kemas Logistik Alat Kelengkapan TPS

PARPOL

Gerindra Menolak Disebut Ingin Curi Perhatian Publik dari Jokowi

JAKARTA-Fajar Bali Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Martin Hutabarat membantah jika partainya disebut ingin memecah dukungan publik yang mengalir deras pada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk maju sebagai calon presiden. Menurut Martin, penilaian memecah dukungan untuk Jokowi sangat tidak beralasan dan sangat berlebihan. Martin menjelaskan, saat ini partainya terus menggalang informasi mengenai sosok figur yang dianggap layak menjadi pasangan Prabowo Subianto dalam Pemilu Presiden 2014. Meski belum membuat keputusan, tapi Martin merasa partainya berhak memilih semua figur yang dianggap layak, kompeten, dan memiliki visi sesuai dengan yang diperjuangkan Gerindra. “Saya kira penilaian ingin memecah itu sangat berlebihan. Lagi pula sulit memastikan siapa cawapres Pak Prabowo kalau hasil pileg belum diketahui,” kata Martin, Senin (17/2) kemarin. Untuk diketahui, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Ferry Juliantono, mengajukan beberapa nama putra Jawa Barat untuk menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2014. Nama Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil ada dalam daftar nama yang dianggap Ferry sebagai putra-putra terbaik Jawa Barat dan pantas disandingkan dengan Prabowo. Menurut pengamat politik UGM, Arie Dwipayana, langkah Gerindra itu dilakukan untuk memecah dukungan publik pada Jokowi.KP

Sejumlah pegawai KPU Tabanan sedang mengemas logistik alat kelengkapan TPS untuk Pileg. TABANAN-Fajar Bali KPU Tabanan mulai mengkemas logistik alat kelengkapan pemilu untuk masing-masing TPS ( Tempat Pemungutan Suara ). Logistik yang dikemas mulai Senin (17/2) kemarin merupakan alat kelengkapan TPS pengadaan KPU Kabupaten/ Kota. Seperti alat pemberi tanda pilihan, alas coblos, tali pengikat, gembok kotak suara, karet gelang, plastik kantong transparan, pulpen, spidol kecil dan besar, stiker kotak suara, tanda pengenal kpps dan saksi.

“Semua kelengkapan logistik yang disediakan KPU Kabupaten sudah mulai disortir per TPS,” jelas I Ketut Narta, komisioner KPU bagian logistik. Dikatakan, untuk logistik lainya seperti sampul, formulir, alat bantu tuna netra, daftar calon tetap , kotak suara dan bilik, pengadaanya di KPU provinsi Bali. “ Menurut informasi logistik yang pengadaanya oleh KPU Provinsi akan datang akhir bulan ini,” jelas Narta. Sedangkan untuk surat suara dan tinta suara yang pengadaanya oleh KPU Pusat akan diterima pada awal

Maret 2014 mendatang,” tambahnya. Untuk tinta yang juga pengadaanya oleh KPU Pusat sudah diterima pada tanggal 6 February baru lalu. “Kami sudah menyortir tinta yang dikirim oleh KPU Pusat. Dari jumlah kebutuhan 2138 tint, setelah dilakukan penyortiran kami kekurangan 2 buah,” jelasnya. Kekurangan 2 buah itu telah dibuatkan berita acara yang nantinya dikirim ke KPU Pusat. Kebutuhan tinta untuk masing-masing TPS adalah 2 buah, sedangkan jumlah TPS yang ada di Tabanan berjumlah 1069 TPS. W-004

FB/rony

korupsi sehingga tidak mencoreng nama partai gara-gara kesalahan seorang oknum kami yang melakukan tersebut karena

kan kepercayaan masyarakat. “Partai Demokrat menindak tegas semua kadernya yang kedapatan dan terjerat masalah

sudah menjadi kesepakatan internal,” ujar salah satu peserta konvensi Capres Demokrat. Ia berjanji bahwa apabila dirinya terpilih sebagai Presiden RI, akan melanjutkan upaya pemerintahan sebelumnya untuk memberantas korupsi. “Korupsi menjadi masalah yang serius di negara ini karena membuat rakyat sengsara sehingga pemerintah harus terus gencar dalam pemberantasan virus dan penyakit dalam tubuh oknum pejabat publik itu,” ujarnya. Konsentrasi lain yang menjadi pegangan jika terpilih, Pramono mengedepankan keamanan NKRI. “Jika Negara aman, rakyat akan nyaman beraktivitas, ekonomi lancar dan investor berbondong-bondong datang ke Indonesia,”pungkasnya.W-011

Banyuwangi Kelebihan Ribuan Kotak dan Bilik Suara

FB/dony

12

FAJA R BALI

BANYUWANGI-Fajar Bali Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Atim Hariyadi mengatakan pihaknya kelebihan ribuan bilik dan kotak suara untuk memenuhi pemilihan umum legislatif 9 April mendatang. “Kotak suara lebih 2.000 unit dan bilik 3.000 unit,” kata Atim, Senin, (17/2) kemarin. Atim menjelaskan kebutuhan kotak suara di daerahnya FB/IST Atim Hariyadi 13.636. Kotak suara yang tersimpan di gudang KPUD Banyuwangi 16 ribu kotak. Sedangkan kebutuhan bilik 10.227 dan yang tersimpan 14 ribu unit. “Satu TPS membutuhkan empat kotak suara.” Kotak dan bilik itu merupakan logistik pemilu presiden 2009. Saat pilpres tahun itu, jumlah TPS 3.313 unit, lebih banyak dari TPS pileg 2014 yakni 3.409 unit. KPUD Banyuwangi belum mendapat permintaan KPU pusat untuk menggeser kelebihan logistik tersebut ke daerah lain yang kekurangan. KPUD saat ini mulai membagikan kotak dan bilik suara itu ke 24 panitia pemilihan kecamatan. Menurut Atim, pembagian logistik ini akan berlangsung hingga lima hari mendatang. Setelah pembagian kotak dan bilik, logistik lain yang akan dikirimkan, yakni bantalan dan alat coblos. Sedangkan pembagian surat suara ditargetkan pada pertengahan Maret. Sebab, saat ini KPUD Banyuwangi baru menerima surat suara DPD 1.281.600 lembar. Seluruh surat suara itu akan dilipat pada awal Maret. Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Banyuwangi, Firdaus Yulianto, mengatakan Kecamatan Banyuwangi menerima 988 kotak dan 494 bilik suara dalam kondisi baik. Logistik itu cukup memenuhi 247 TPS di daerahnya. “Logistik dikirimkan ke kantor kecamatan.” Menurut Firdaus, rencananya, logistik tersebut akan didistribusikan ke tiap kelurahan dan desa pada Selasa, 18 Februari 2014.TP

Sore Ini, Debat Publik Konvensi Capres Partai Demokrat

DENPASAR-Fajar Bali Kandidat calon presiden Partai Demokrat akan memaparkan visi misi dihadapan masyarakat Bali, di Hotel Aston Denpasar, pukul 15.00 Wita, Selasa (18/2) sore ini. Ketua DPD Partai Demokrat Bal, Made Mudarta menjelaskan, persiapan pemaparan tersebut msuk sesi kelima peserta konvensi capres Partai Demokrat di Bali sudah 100 persen. “Persiapan sudah final, Selasa (18/2) hari ini kami gelar mulai pukul 15.00 Wita, di Hotel Aston Denpasar,”kata Mudarta, Senin (17/2) kemarin. Pemaparan visi misi sebelas capres konvensi Partai Demokrat sepenuhnya mengadopsi konsep

dari kiri, I Ketut Ridet, Made Mudarta dan Putu Suasta kearifan lokal Bali. “Temanya terkait sosial, budaya dan kesejahteraan rakyat, kami berharap diperjelas segamblang mungkin oleh para kandidat Capres dari

Partai Demokrat,”ungkapnya. Tema tersebut kata Mudarta ditentukan oleh komite pusat yang disesuaikan dengan kegiatan yang disesuaikan dengan

FB/rony

daerah setempat. “Kalau di Bali dikaitkan dengan sosial budaya dan kesejahteraan rakyat, artinya mereka para peserta konvensi harus mencari solusi terbaik

mengupas persoalan ini,”ujar Mudarta. Ketua Umum Partai Demokrat Bali itu menambahkan dengan digelarnya event ini di Bali, berharap peserta konvensi Partai Demokrat mampu memberi gambaran menyelesaikan masalah yang dihadapi Bali. “Penantian masyarakat Bali, para kandidat bisa menemukan titik terang untuk memajukan Bali,”imbuhnya. Mudarta menambahkan telah mengundang tokoh-tokoh masyarakat yang dinanti kontribusinya untuk menanyakan persoalan yang ada di Bali dan pemecahannya. “Saya prediksi sekitar 1.400 undangan. Jumlah itu yang ada di dalam, tapi saya yakin di luar lebih banyak,”pungkasnya. W-011

563/ii/igr

Layouter: Wiadnyana

FAJAR BALI EDISI 18 FEBRUARI 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you