Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

SABTU, 16 november 2013 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Diusulkan Hibah 500 Juta untuk 17 Subak Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Ketut Suastika mengusulkan agar subak-subak di Bali yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia mendapat bantuan hibah masing-masing Rp 500 juta. DENPASAR-Fajar Bali Diakuinya 17 subak di Bali sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD), memang sering memunculkan tanda tanya di

masyarakat. Khususnya mengenai tindak lanjut dari pemerintah pusat maupun provinsi terhadap penghargaan tersebut. Menjawab pertanyaan itu,

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Ketut Suastika mengusulkan agar subak-subak tersebut mendapat reward khusus, yakni berupa bantuan hibah sebesar Rp 500 juta untuk masing-masing subak. Usulan ini dikemukakan dalam rapat dengan Komisi II DPRD Bali, bersama sejumlah mitra kerjanya. Secara rinci, Suastika menyampaikan, 17 subak yang di-

akui oleh UNESCO ini, 14 di antaranya terdapat di Jatiluwih, Tabanan dan 3 di Kabupaten Gianyar. Berdasarkan aspirasi masyarakat, saat ini seluruh subak di Bali membutuhkan revitalisasi saluran irigasi, dan Pura Khayangan Subak. Tak hanya itu, khusus untuk 17 subak yang diakui UNESCO ini juga menjadi sorotan di wilayahnya masing-masing. Sebab, selama ini pemerin-

tah terkesan belum memberikan apa-apa, setelah mereka berhasil meningkatkan kebanggaan dunia terhadap Bali. Oleh karena itu, Kadisbud mengusulkan agar ke-17 subak itu diberikan bantuan dana hibah. Menurut Suastika, usulan ini juga sudah sempat dibahas dalam program Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan RI. Setidaknya, masing-masing ke hal. 11

014/VI/KTR

NASIONAL

Bhinneka Tunggal Ika Hanya Jadi Kata Pemanis JAKARTA-Fajar Bali Setiap tanggal 16 November, dunia memperingati Hari Internasional untuk Toleransi guna menegaskan kembali pentingnya mempromosikan dan menjamin toleransi. Meskipun lembaga Perserikatan BangsaBangsa (PBB) UNESCO sudah mengadopsi peringatan tersebut sejak tahun 1995, Indonesia baru memperingatinya pada tahun 2008. Ini juga menjadi momen bagi Indonesia untuk berintrospeksi diri. “Di sebuah dunia di mana persamaan hak asasi manusia dihargai, seharusnya penghargaan terhadap sesama manusia meningkat. Tapi yang terjadi justru kekerasan atas nama agama meningkat,” ujar Wakil Ketua Badan Pengurus Setara Institute Bonar Tigor Naipospos mengawali pembicaraan di kantornya, Jakarta, Jumat (15/11). Menurut Bonar, meningkatnya praktik intoleransi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi kecenderungan di dunia. Berdasarkan catatan Setara Institute selama periode Januari hingga November ke hal. 11

FB/DIAH

Rancangan UMP Kecil, FSPM Mesadu ke Dewan

Pak Gubernur

DENPASAR-Fajar Bali Kisruh penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) kini merambah hingga ke Bali. Jumat (15/11) kemarin, Komite Regional Fed-

FB/ARTAYASA

Pasien DB ketika dirawat di RS Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati

Biaya Tambahan JKBM Dikeluhkan Warga Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar terserang Demam Berdarah (DB). Mereka mengeluhkan beban biaya

ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

Komisi IV DPRD Bali didampingi Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat menerima pengaduan FSPM.

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

erasi Serikat Pekerja Mandiri Bali, menyampaikan aspirasi ke Kantor DPRD Bali. Mereka menuntut agar Dewan Pengupah Provinsi Bali urung mengusulkan UMP Bali

sebesar Rp 1.321.500,00. Alasannya sederhana, lantaran UMP itu, dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan hidup para pekerja. Upah ideal yang dituntut

Warga Karangasem Diminta Tak Berharap Air Proyek Pipanisasi

DENPASAR-Fajar Bali ‘Badai’ yang mengguncang kepemimpinan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg mendapat sorotan anggota DPRD Bali. Apalagi, pasca nama bupati dua periode ini terseret dalam kasus dugaan korupsi proyek pipanisasi. Melihat fenomena ini, anggota Dewan Provinsi Bali Dapil Karangasem, Ni Made Sumiati berharap masyarakat tenang. Tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah, sebelum ada keputusan hukum tetap. Dirinya juga meminta masyarakat Karangasem tak terlalu berharap datangnya air bersih dari proyek bermasalah ini. “Tetap ada asas praduga tak bersalah, sebelum ada kekuatan hukum tetap,” cetus Srikandi PDIP ini. Sebagai warga asli Karangasem, Sumiati mengaku tidak terkejut dengan mencuatnya kasus ini. Sebab, sejak dirinya belum menjabat sebagai ang-

gota dewan, proyek ini kerap menjadi ‘buah bibir’. Bahkan, di saat ia masih tercatat sebagai aktivis, pihaknya sering menyoroti proses penjajakan proyek senilai Rp 29 miliar ini. Sekitar tahun 2008 silam, Sumiati mengaku getol mengingatkan, agar semua pihak mengecek kembali kelayakan proyek ini. Utamanya efektifitas dan efisiensi, serta daya dukung untuk operasionalnya, seperti debit air, dan masalah kelistrikan. Tak berhenti di sana, dari awal Sumiati menilai proyek pipanisasi tersebut sudah tidak layak. Namun, entah apa yang terjadi, sehingga akhirnya proyek ini menjadi layak dan mulai ditenderkan sejak tahun 2010. “Masalah pipanisasi sudah sejak dulu, bahkan sebelum saya jadi DPRD. Dari dulu sudah saya bilang, tolong cek kelayakan dulu,” tegas Sumiati. Nah, di saat dugaan korupsi

sudah tercium KPK seperti sekarang ini, Sumiati berharap semua pihak mengikuti mekanisme. Demikian juga dengan Bupati Geredeg, disarankan untuk memastikan status, apakah masih saksi atau sudah tersangka. Tak hanya itu, sebagai acuan pertimbangan hukum, Geredeg disarankan untuk menyiapkan data-data yang valid. “Kalau memang tidak benar, Pak Bupati bisa melawan dengan didampingi pengacara atau pembela dan didukung oleh data yang valid,” ujarnya. Sedangkan, untuk warga Karangasem utamanya yang tinggal di daerah kering seperti Kubu dan Seraya, diminta untuk tidak berharap banyak dari proyek pipanisasi. Sebab, air sifatnya diperlukan setiap hari, tidak bisa menunggu proyek kelar. Oleh karena itu, untuk saat ke hal. 11

oleh para pekerja berkisar Rp 1,7 juta hingga Rp 2,1 juta. Meski dilatari hujan gerimis, Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Bali rupanya tak membat-

alkan aksi. Audiensi yang digagas oleh FSPM ini diterima langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta didampingi angke hal. 11

Rona Ingin Serius Kuliah

Tia Sari Purnama Dewi

FB/IST

Susah memang memberi penilaian terhadap wanita satu ini. Ia memiliki wajah jelita, seksi, dan tentunya masih muda. Ditambah ia getol menyelami dunia entertainment, khususnya di bidang modeling. Tak heran jika kaum Adam sering kesemsem ketika melihat wanita bernama lengkap Tia Sari Purnama Dewi ini. Apalagi kalau Tia menunjukkan aksinya berlenggak lenggok di atas panggung. Uh, jantung lelaki bisa copot dibuatnya. Dalam dunia modeling, Tia tergolong wanita yang cukup diperhitungkan. Ia bak ‘tukang sihir’ yang selalu membuat penonton berkaca-kaca. Ia mengaku awal mula ke hal. 11

290/IX/IGR

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

Pelajar SMA Digilir

Saksi Sebut Uang Ditarik Arimbawa

FB/AGS

SINGARAJA – Fajar Bali Dua remaja, satu diantaranya duduk dibangku SMA di sebuah sekolah di Buleleng, masingmasing berinisial Gede W (16) dan Komang RS (16) diamankan jajaran buser Polres Buleleng pada Kamis (14/11) lalu. Kedua remaja itu diamankan polisi karena diduga menggilir seorang pelajar SMA berinisial Mawar (16). Terungkap, salah seorang pelajar tersebut yakni berinisial Gede W adalah pacar korban. Setelah mencabuli pacarnya, Gede W menyerahkannya ke

temannya Komang RS. Peristiwa yang memalukan dunia pendidikan itu berawal saat Gede W melarikan pacarnya tanpa seijin orang tua korban. Mawar dibawa kabur oleh Gede W ke rumahnya di Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, pada tanggal 28 Oktober lalu. Hampir dua pekan lebih keduanya bersama-sama dan Mawar pun dikembalikan pada 13 November lalu. Melihat anak kandungnya telah kembali, orang tua korban curiga. Mereka pun menanyakan kemana saja Mawar pergi dan

dibawa oleh siapa. Akhirnya Mawar mengaku dilarikan pacarnya Gede W ke rumahnya di Kubutambahan Buleleng. “Setelah didesak, Mawar mengaku bersetubuh dengan pacarnya dan diperkosa oleh teman pacarnya,” ujar sumber petugas Polres Buleleng. Kaget mendengar anaknya diperkosa, orang tua korban langsung melaporkannya ke Polres Buleleng. Dalam laporannya ke polisi, korban mengaku dijemput oleh pacarnya, Gede W pada 28 Oktober lalu. “Korban dilarikan ke rumah

DENPASAR – Fajar Bali Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri cabang Denpasar tengah menyelidiki motif terbakarnya lima unit rumah di asrama polisi (aspol) di Jalan Pulau Riau, Sanglah, Denpasar, pada Kamis (14/11) malam. “Tim Labfor sudah bekerja untuk menyelidiki penyebab kebakaran,” kata Kasubag Humas Polresta Denpasar, AKP IB Sarjana pada Jumat (15/11) kemarin. Namun untuk hasilnya, kata AKP Sarjana belum signifikan. Pasalnya, penyelidikan masih berjalan. AKP Sarjana mengatakan tak hanya Tim Labfor, tapi Tim Identifikasi Polresta Denpasar juga masih mendalami penyebab kebakaran yang merugikan ratusan juta tersebut. “Beberapa saksi dan korban kebakaran juga diperiksa untuk mengetahui penyebab kebakaran,” uajrnya. Sementara itu, sehari terbakarnya lima unit di asrama polisi, para pemilik rumah tampak membersihkan sisa-sisa puing rumahnya sambil mencari

barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Korban kebakaran masih mengungsi ke rumah saudara dan kerabatnya. Diberitakan, Asrama Polisi di Jalan Pulau Riau terbakar pada Kamis (14/11) sekitar pukul 19.30 Wita. Sedikitnya lima unit rumah terbakar masing masing, milik Ipda Andi Prasetyo (Anggota Polda Bali), Aiptu Wuna Suwandi (Sat Lantas Polresta Denpasar), AKP Ola Takalapeta (Pariwisata Polda Bali), Bripka Kadek Edi (Polsek Densel) dan Aipda Gusti Agung Ariasa. Api diduga berasal dari konsleting disalah satu rumah korban. Dalam hitungan detik api menjalar dan membakar rumah yang terbuat dari kayu dan triplek tersebut. Penghuni asrama sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api terus tidak bersahabat karena rumahnya saling berdempetan. Beruntung petugas pemadan kebakaran berhasil menjinakkan api dan sekitar satu jam lamanya api dapat dipadamkan. R- 005

DENPASAR – Fajar Bali Jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar merazia sejumlah tempat distributor minuman keras tanpa ijin. Dua hari operasi itu berjalan, Selasa (12/11) dan Rabu (13/11),petugas mengamankan miras berbagai jenis termasuk arak Bali. Razia yang berlangsung pada Rabu sekitar pukul 21.00 wita, petugas menggerebek Toko Oka di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung. Hasilnya, toko milik Ni Luh Mariani ini, polisi berhasil mengamankan beberapa miras golongan C tanpa ijin edar. Polisi langsung mengangkut beberapa miras golongan C diantaranya 2 botol Black Lable, 2 Red lable, 34 Mansion House, 18 Vodka, 12 Tequila dan 37 liter arak. “Pemilik toko langsung

dibawa ke Polresta untuk menjalani pemeriksaan. Barang bukti puluhan botol miras juga disita,” jelas sumber petugas Sat Narkoba Polresta Denpasar. Giliran Warung Bu Ketut di Jalan Nakula, Seminyak, Kuta yang diobok-obok petugas Polresta Denpasar. Dari warung milik Slamet Harianto ini polisi mengamankan beberapa minuman golongan C yang tidak memiliki ijin. Diantaranya Vodka,Wishky, Tequila dan 10 botol arak. Sebelumnya, yakni pada Selasa sekitar pukul 21.00 wita, polisi menggerebek warung di Jalan Pura Demak 17 Denpasar milik I Nyoman Surna. Dari penggerebekan ini polisi mengamankan 28 jerigen yang berisi 600 literarak Bali. Arak ini biasa dijual Rp 15 ribu perbotolnya. R-005

Tolak Relokasi, Puluhan Pedagang Demo Tim Labfor Lidik Kebakaran Aspol

Simulasi mengantisipasi demontrasi berkaitan dengan penolakan relokasi pedagang, yang digelar oleh jajaran Polres Jembrana, kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Polres Jembrana mengge-

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Bertransaksi

DENPASAR – Fajar Bali Dua pengedar narkoba ditangkap jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar usai bertransaksi di dua lokasi berbeda. Polisi mengamankan sedikitnya sabu sabu dan ekstasi dari tangan kedua tersangka yang sudah lama menjadi target operasi kepolisian ini. Sumber kepolisian Sat Narkoba Polresta Denpasar mengungkapkan, kedua tersangka yang ditangkap masing masing Andri Lesmana (29) tinggal di Jalan Gunung Abang IVnomor 09, Denpasar dan I Ketut Dirgayusa (30) tinggal di Jalan Imam Bonjol Gang Yupiter Denpasar. Dua tersangka ini, menurut sumber sudah menjadi target operasi sejak dua pekan lalu. Karena ditenggarai sebagai pemakai dan pengedar narkoba. “Dua pelaku sudah jadi target kami sejak dua pekan lalu tapi belum bisa membuktikan kalau barang ada para mereka,” ungkap sumber minta namanya dirahasiakan itu. Tak ingin berlama-lama, petugas kemudian memancing untuk bertransaksi. Awalnya petugas memancing tersangka Andri Lesmana (29) dengan cara membeli untuk satu paket sabu sabu. tersangka Andri Lesmana bersedia bertransaksi dan menyetujui bertemu di areal parkir Circle k di Jalan Bulu Indah Denpasar. “Kami langsung menuju TKP untuk bertransaksi dengan tersangka,” terang sumber. Transaksi berlangsung pada Rabu (13/11) sekitar pukul 19.30 wita. Begitu melihat

pacarnya di Kubutambahan,” jelas sumber minta namanya dirahasiakan. Di rumah tersebut, Mawar menginap disana selama dua minggu lebih. Bahkan, Gede W sempat menyetubuhi korban beberapa kali yakni pada tanggal 30 Oktober dan 2 November. Setelah puas, Gede W mengajak Mawar berjalan jalan dan kemudian dikenalkan kepada temannya, Komang RS. Pelajar putus sekolah ini tinggal di Desa Baktiseraga, Singaraja. Anehnya, bukannya menjaga

dan menyayangi Mawar, Gede W menyetujui Komang RS membawa Mawar berjalan jalan. “Setelah mengenalkan kepada Komang RS, tersangka Gede W pulang,” ujar sumber lagi. Mawar yang lugu dan polos ini manut-manut saja dibawa oleh Komang RS ke penginapan sejak 3 November lalu. Disana, Mawar diinapkan selama 10 hari lebih. Tragisnya, di kamar penginapan tersebut Komang RS menyetubuhi korban beberapa kali. Sementara itu, menerima laporan dari orang tua korban, jajaran buser Polres Buleleng langsung memeriksa saksi saksi dan kemudian olah TKP. Setelah mendapatkan bukti bukti otentik, jajaran buser langsung menangkap dua tersangka di rumahnya masing masing. Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana TJ membenarkan kejadian tersebut. AKP Adnyana mengatakan, kasus ini dilaporkan langsung oleh orang tua korban. ”Setelah kami lakukan pengembangan dan menggali keterangan ke rekan-rekan korban, mengarah kepada tersangka Gede W. Setelah kami sidik, ternyata korban juga sempat digilir kepada temannya di Desa Baktiseraga,”ujar Adnyana di Mapolres Buleleng, Jumat (15/11) siang kemarin. Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka menjalani penahanan di Mapolres Buleleng. Gede W dan Komang RS dijerat pasal 332 KUHP dan pasal 81 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya minimal tiga tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara. W - 008

Dua remaja ditangkap polisi karena menggilir anak dibawah umur.

FB/PR

DENPASAR – Fajar Bali Kasus dugaan korupsi yang menjerat seorang Caleg dari Partai Demokrat Dapil Jembrana bernama Ketut Suardi, Jumat (15/11) kemarin kembali dilanjutkan. Sidang sudah masuk pada agenda pemeriksaan saksi. Diketahui, sebelumnya beberapa pejabat yang bersaksi. Sekarang giliran seorang kasir yang bertugas mencairkan uang yang bersaksi. Dalam sidang, muncul fakta baru yaitu uang untuk koperasi itu ditarik oleh Kabid Pemberdayaan Desa Ketut Arimbawa, bukan oleh pihak koperasi. Dengan demikian terbukti terdakwa Ketua Koperasi Serba usaha (KSU) Lestari, Tegalcangkring, Jembrana Ketut Suardi tidak mengambil dana Rp 100 juta itu. Malahan pejabat Pemda bisa mencairkan, dengan menekan kasir II Pemkab jembrana. Yang paling pertama memberikan kesaksian adalah bendahara di Disperindagkop, Agus Tamayasa. Dia mengatakan tidak tahu tentang proses pencairan itu. Ini karena Kabid Pemberdayaan Arimbawa yang langsung meminta dana itu ke kasir II dibawah Kabag Keuangan. Jadi saksi mengaku merasa dilangkahi. “Jadi Kami kami ini tidak sesuai prosedur pencairan dana tersebut,” jelasnya dihadapan Hakim Ketua Gunawan Tribudiono dan jajaran Jaksa. Saat Kasir II Pemkab Jembrana Luh Aryani memberikan kesaksian, semakin terkuak bahwa proses pencairan dana ke Koperasi cukup berantakan. Memang awalnya Luh Ariyani mengungkapkan, jika semua mekanisme pencairan sesuai prosedur. Namun setelah digertak oleh hakim sambil memperingatkan agar saksi Tamayasa dimasuk kembali ke arena sidang Luh Ariyani tidak berkutik. Dia pun mukai mengakui ada dana panjar alias dana talangan, sebelum dana pinjaman pemerintah cair Rp 100 juta tersebut. Artinya Aryani mengambil dari dana lainnya, untuk mencairkan dana KSU Lestari Rp 100 juta. Lucunya dana panjar langsung secara total Rp 100 juta. Setelah nanti cair sesuai proposal, baru di kembalikan ke kasir dana panjar sebelumnya. "Apa itu boleh?," tanya hakim. Ditanya begitu Aryani yang merasa terpojok mengatakan tidak berani melawan perintah, Kabid Disperindagkop Arimbawa yang terus menekannya agar segera mencairkan. “Karena saya ditekan saya tidak berani. Akhirnya saya cairkan sebagai panjar," katanya sembari mengatakan bahwa uang yang diambil sebagian diambil di dana Bagian Umum dan lainnya Rp 100 juta. Parahnya lagi, duit itu diambil oleh Arimbawa bukan oleh pengurus koperasi. Bahkan dikwitansi, tercatat jika Arimbawa yang mengambil duit itu. Atas kondisi ini Aryani menjadi bulan – bulanan hakim, hingga kausa hokum terdakwa Ketut jaya dan Indria. Termasuk hakim menanyakan, berapa dikasi bagian oleh Arimbawa. “Kerjamu sangat hebat. Bisa mencairkan uang Rp 100 juta dengan mudah. Terus berapa yang kamu dikasih ke Arimbawa,” tanya Nurbaya. Dengan perlahan dia menjawab tidak menerima apa – apa. Menariknya lagi, uang yang diambil oleh Kabid itu tidak langsung diberikan kepada Ketua Koperasi yaitu terdakwa. Lantaran uang itu diberikan ke Suarjana sebagai Bendahara Koperasi. Suarjana mengakui kondisi itu dalam persidangan kemarin. Dia mengakui memang tidak menyerahkan ke Ketua Koperasi, bahkan tidak memasukan ke pembukuan koperasi. Tetapi Suarjana mengatakan jika itu atas perintah terdakwa. “Saya memang diberikan uang itu oleh Arimbawa dan saya tidak memasukan ke pembukuan koperasi. Saya disuruh Ketua, lewat telpon,” ujarnya ke hakim. Kesaksian ini ini dibantah oleh terdakwa Suryadi. Dia mengatakan sampai sekali tidak tahu dana itu. Dia menyebut, dari proses pencairan dicairkan oleh Luh Aryani malah diambil oleh Arimbawa, kemudian diserahkan Suarjana. Dirinya sama sekali tidak tahu. Ketut Jaya usai sidang mengatakan, dengan kondisi ini terkuak secara sendiri bahwa Suardi memang sama sekali tidak tahu tentang dana Rp 100 juta. “Nah dari sini sudah terungkap bahwa yang mengambil malah Arimbawa, diserahkan ke Bendaharanya. Jelas Sekda jembrana Gunada, sebelumya memastikan yang berhak mencairkan adalah Ketua Koperasi,” urainya Seperti diberitakan, Koperasi yang dipimpin Suardi tahun 2004 mendapatkan pinjaman dari pemerintah. Namun dana ini bermasalah, hingga akhirnya Suardi diseret dalam kasus dugaan korupsi. Sebelum masuk proses persidangan Suardi mengembalikan dana Rp 100 juta itu ke kas daerah. Sampai sidang pertama Suardi tidak ditahan, hingga akhirnya sidang kedua Suardi diputuskan ditahan oleh majelis hakim.W-007

FAJA R BALI Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

tersangka, petugas secepat kilat menangkap dan menggeledah. Hasilnya, petugas menyita sabu sabu seberat 7,24 gram yang dikemas dalam masing masing paket plastik klip. Barang haram tersebut ditemukan di saku jaket tersangka yang disimpan didalam dashboard sepeda motor Vario DK 3885 DQ, milik tersangka. “Kami juga menggeledah rumahnya tapi tidak ditemukan apa apa,” ulas sumber. Sehari sebelumnya, pada Selasa (12/11) sekitar pukul 12.30 wita, petugas juga menangkap seorang pengedar narkoba dengan cara transaksi. Tersangka bernama I Ketut Dirgayusa ditangkap petugas usai bertransaksi di depan rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang Yupiter nomor 4B, Banjar Sading Sari Pemecutan Klod, Denpasar. Hasil penggeledahan, petugas menemukan 2,21 gram sabu sabu, 4 butir ekstasi (seberat 1,12 gram), 1 gunting, 1 korek api gas, 2 bal pipet putih, 1 buah bong dan 1 HP Blackberry. “Dua tersangka masih dalam pemeriksaan dan pengembangan, karena kami menduga mereka ini dari kalangan pengedar,” tegas sumber. Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana mengatakan pihak Humas belum menerima laporan resmi dari Sat Narkoba terkait penangkapan dua pelaku narkoba. “Belum ada konfirmasi dari Sat Narkoba, nanti saya cek,” ujarnya Jumat kemarin. R – 005

lar simulasi untuk mengantisipasi demonstrasi, yang berkaitan masalah sosial, Jumat (15/11) kemarin. Dalam skenario simulasi tersebut, diceritakan adanya puluhan pedagang di Pasar Umum Negara yang tidak setuju adanya relokasi pedagang ke Pasar Tradisional Modern (Patron) Jembrana. Simulasi tersebut dilakukan di Pasar Umum Negara menuju Mapolres Jembrana yang diumpamakan sebagai Kantor Bupati Jembrana. Sejumlah pedagang yang berdemo, dimainkan oleh sejumlah anggota Sat Reskrim Polres Jembrana. Kemudian peran Bupati Jembrana, diperankan oleh salah satu anggota Polres Jembrana. Untuk aparatnya, langsung diperankan anggota Sat Pol PP Jembrana dan personil Polres Jembrana. Tampak kemarin, dalam simulasinya karena tak puas dengan kebijakan pemerintah, para pedagang melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Jembrana. Para pendemo ingin bertemu dengan Bupati Jembrana. Ketika menuju Kantor Bupati, puluhan pedagang ditahan aparat Sat Pol PP yang sudah siaga berjaga. Selanjutnya, Sat Pol PP me-

minta bantuan kepada Satuan Polres Jembrana. Dihadapan massa, jajaran kepolisian langsung membentuk formasi dengan membentang garis barikade. Negosiator berusaha melakukan negosiasi. Tetapi tak digubris, pendemo makin merangsek, sehingga terjadi saling dorong. Massa yang berdemo mampu didorong mundur. Selanjutnya dilakukan kesepakatan. Lima perwakilan massa dipersilakan masuk ke Kantor Bupati Jembrana. Kemudian yang lainnya, menunggu di luar. Solusinya, sementara relokasi tak jadi dilakukan. Perwakilan massa menerima dan membubarkan diri, tetapi tetap menunggu realisasi solusi yang dijanjikan. S e m e n t a ra K a b a g O p s Polres Jembrana, Kompol Wayan Surata, didampingi Pahumas Polres Jembrana, AKP Wayan Setiajaya, seizin Kapolres Jembrana mengatakan simulasi ini untuk memantapkan ketrampilan serta sinergitas dalam menangani masalah konflik sosial. Latihan atau simulasi seperti ini, harus kerap dilakukan. Artinya, bila terjadi seperti itu, akan dapat mengantisipasinya. W-003

Polresta Denpasar Sikat Miras

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

3

Badung Utara Rawan Longsor

Pertandingan Hiburan di Turnamen Futsal

Tim Wartawan Pecundangi Tim Kepala SKPD

Beberapa wilayah di Badung menjadi daerah rawan bencana, seperti longsor banjir dan angin kencang. Wilayah Petang merupakan salah satu daerah yang paling rawan longsor. Untuk itu, saat musim hujan tiba, warga diminta untuk waspada.

MANGUPURA-Fajar Bali Kondisi kawasan Badung Utara---terutama Petang rawan longsor, disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Thomas menyampaikan, memasuki musim hujan, BPBD Badung sudah melakukan sejumlah persiapan.

daerah yang rawan longsor, untuk kawasan Utara Petang mendapat perhatian khusus saat musim hujan. Pasalnya menurut Thomas, kontur tanah di Petang memang lebih labil dibandingkan dengan wilayah lainnya. “Tanahnya gampang longsor saat hujan. Karenanya sudah ada larangan agar warga tidak membangun di daerah-daerah yang rawan longsor seperti dekat tebing,” jelasnya. Selain daerah rawan longsor, BPBD juga mewaspadai bencana banjir yang biasanya terjadi di wilayah Kerobokan, Kuta dan Mumbul. Namun Thomas memperkirakan, titik-titik banjir sudah berkurang, mengingat tahun ini Dinas Bina Marga dan Pengairan

Diantaranya, memetakan daerahdaerah yang menjadi kawasan rawan bencana. “Kalau untuk Badung Utara ada beberapa wilayah rawan longsor dan angin kencang seperti Sulangai, Pangsan. Begitu juga di Badung tengah ada Desa Ayunan yang juga rawan longsor,” paparnya, saat dikonfirmasi Jumat (15/11). Thomas menyebutkan, dari

(BMP) Kabupaten Badung gencar melakukan perbaikan drainase. “Dengan perbaikan dan perluasan drainase yang dilakukan BMP, kami kira titik banjir akan berkurang. Namun begitu semua tetap waspada, karena datangnya musibah tidak ada yang bisa memprediksi,” katanya. Sebagai langkah antisipasi, lanjut Thomas, BPBD setiap tiga jam melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dari markas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD. “Kami selalu koordinasi dengan BMKG terkait perkembangan cuaca terkini. Bagaimana kecepatan anginnya, bagaimana intensitas hujannya, sedang apa deras. Dengan begitu

Penilaian Lomba PKTP SMPN 7 Denpasar

kami bisa mengambil langkahlangkah bilamana ada keadaan darurat,” jelasnya. Selain itu, lanjut Thomas, pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat pemerintah di bawah, agar mengingatkan masyarakat untuk memangkas pohon yang terlalu rindang dan pohon yang sudah tua. “Kalau untuk perompesan ini kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung,” imbuhnya. Tidak hanya itu, menurut Thomas, BPBD juga membentuk tim reaksi cepat yang anggotanya berasal dari BPBD, DKP dan BMP. “Tim ini beranggotakan 50 orang, mereka siaga 24 jam, kapan dibutuhkan akan datang,” pungkasnya. W-006

FBHERY

Warga Diminta Waspada, BPBD Siapkan Tim Reaksi Cepat

Tim Futsal Wartawan Pemkab Badung foto bersama Tim gabungan SKPD Badung MANGUPURA–Fajar Bali Turnamen futsal antar instansi Pemkab Badung, dalam rangka HUT ke-4 Korpri di selingi oleh pertandingan hiburan antara Tim Wartawan Badung, melawan tim gabungan Kepala SKDP Kabupaten Badung. Dari pertandingan persahabatan tersebut, tim Wartawan mampu mengalahkan tim gabungan SKPD melalui babak adu pinalti dengan skor 8-7. Pada pertandingan kemarin, tim wartawan yang umurnya jauh lebih muda dari para tim kepala SKPD sudah mampu unggul cepat di awal babak I dengan skor 2-0. Dua gol tersebut berhasil disarangkan striker Alit Kumara (Warta Bali) dan striker Ali (Nusa Bali). Namun sayangnya, faktor kelelahan pun kemudian menjadi penyebab kedudukan berhasil imbang di akhir babak I, setelah Kadishub Made Sutama berhasil menyarangkan 2 gol ke gawang tim Wartawan yang dikawal Made Susila (Bali TV). Pertandingan seru kembali nampak di babak II, tim wartawan kembali unggul setelah pemain wartawan Sandi (Radar Bali) berhasil menyarangkan 2 gol, yang kemudian disusul Ali menambah 1 gol lagi. Kedudukan pun berubah menjadi 5-3. Sayangnya, faktor kelelahan lagi-lagi menjadi penyebab lahirnya gol balasan dari Kadispenda Badung Adi Arnama yang disusul 1 gol lagi dari Made Sutama. Kedudukan pun menjadi imbang 5-5. Setelah peluit panjang berbunyi, pertandingan tersebut dilanjutkan dengan adu pinalti. Dan faktor ketenangan kiper tim wartawan Bagus Aditya (Fajar Bali) pun menjadi kunci kemenangan. Tim wartawan pun akhirnya berhasil menyelesaikan adu pinalti dengan keunggulan 8-7. W-014

Integrasikan Pencegahan Kanker dalam Mata Pelajaran namun telah dilaksanakan sejak jauh-jauh hari sehingga anakanak sudah mengetahui tentang kanker. Sosialisasi kanker sudah dilakukan melalui simulasi, seni, nyanyian, yel-yel, olah raga, tari kecak, madding, poster dan lainnya, termasuk mengupayakan pembuatan makanan yang bebas pengawet, pemanis, penyedap, dan pewarna,sehingga aman dikonsumsi. Ketua I Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bali, Prof. Dr. dr. Putu Swardana yang mewakili Ketua YKI Cabang Bali, Nyonya Ayu Pastika mengatakan, penanggulangan kanker terpadu paripurna (PKTP) merupakan program penanggulangan penyakit kanker menyeluruh yang dilaksanakan oleh semua potensi yang ada baik pemerintah, maupun masyarakat. “Termasuk swasta secara lintas dan lintas sektoral, melalui aspek penanggulangan kanker yaitu, pencegahan primer, deteksi dini, pengobatan dan paliatif  atau bebas nyeri secara multi disipliner,” ungkapnya.. Swastika menambahkan, dalam penanggulangan penyakit

Promosi Pariwisata Badung Disiapkan Rp1,9 M

MANGUPURA-Fajar Bali Urat nadi perekonomian Badung ada di sektor pariwisata. Untuk itu, Badung terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan. selain penataan dan mempercantik destinasi pariwisata, pemerintah setempat juga gencar melakukan promosi baik dalam maupun luar negeri. Untuk keperluan ini, Badung pun rela mengorek APBD hingga miliaran rupiah. Seperti tahun 2014 yang akan datang, dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing kepariwisataan, Pemkab Badung menyiapkan dana Rp 1,9 miliar khusus untuk promosi. “Promosi pariwisata di dalam dan di luar negeri dialokasikan anggaran Rp 1.962.032.500,” sebut Bupati Badung, AA Gde Agung pada rapat paripurna DPRD Badung belum lama ini. Gde Agung membeberkan, selain promosi langsung, juga dilakukan promosi melalui publikasi lewat DVD dan buku informasi pariwisata dengan anggaran Rp 326 juta, mengikuti live saving championship di Perancis sebesar Rp 927,7 juta dan alokasi dana sebesar Rp 102,6 jutasebagai tempat persinggahan dalam pelaksanaan Wonderful Adventure Indonesia Asia Pasific Hash 2014. Tak hanya itu, Pemkab Badung juga mempermak sejumlah sarana penunjang pariwisatanya. Seperti membangun pos Balawista, toilet dan ruang bilas di Pantai Pandawa dengan anggaran Rp 599 juta. Dan sebagai penunjang operasional balawisata, Pemkab Badung juga melakukan pengadaan sarana pengaman pantai dengan nilai Rp 941 juta. “Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kepariwisataan, kami fokuskan pada program dan kegiatan yang beroreintasi pada peningkatan kualitas obyek wisata, peningkatan akses menuju obyek-obyek wisata, membangun fasilitas pendukung dan diversifikasi produk serta melakukan promosi secara profesional,” tukas Gde Agung. W-006

FB/CAR

DENPASAR-Fajar Bali Tim Penilai Provinsi melakukan penilaian di SMPN 7 Denpasar dalam lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) se-Bali Tahun 2013. Lomba PKTP untuk mewujudkan kualitas lingkungan dalam pencapaian sasaran pembangunan kesehatan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kepala Sekolah SMP N 7 Denpasar  Titik Wahyani, S.Pd mengatakan, penanggulangan kanker terpadu paripurna merupakan peningkatan derajat kesehatan siswa terutama untuk memberi kesadaran kepada siswa tentang bahayanya penyakit kanker. “Penyadaran serta informasi tentang bahaya kanker kami integrasikan dalam mata pelajaran, karena sosialisasi kanker ini sangat penting untuk kehidupan anak-anak sesuai kebutuhan anak sekarang dan akan datang,” ungkap Titik Wahyuni, saat dinilai tim provinsi, Jumat (15/11) kemarin di sekolah setempat. Penanggulangan kanker terpadu, lanjutnya, tidak hanya dilaksanakan pada saat lomba saja,

Walikota IB Rai Mantra, menghadiri penilaian lomba PKTP oleh tim provinsi di SMPN 7 Denpasar kanker diperlukan sikap dan prilaku yang positif dan responsif dari penderita, keluarga dan masyarakat pada umumnya. Hal ini agar mereka memiliki cukup pengetahuan, informasi, dan sumber daya. “Sehingga setiap individu mempunyai kemampuan untuk mengusahakan pencegahan, pengurangan resiko

terkena kanker serta pengobatan sedini dan secepat mungkin,” ujarnya. Wali Kota Denpasar I.B Rai Mantra menyambut baik kegiatan ini, karena SMPN 7 Denpasar telah memberikan informasi mengenai kanker sejak dua tahun lalu. “Kanker ini merupakan penyakit yang berbahaya,” ungkap Rai

Mantra. Pihaknya mengaku akan mendukung apa yang dibutuhkan dan menjalankan programprogram yang dijalankan. “Saya menginginkan agar informasiinformasi ini diberitahukan kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas,” harap Rai Mantra. R-004

Penuhi 7 Kriteria Kabupaten Sehat

Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi disaat menyerahkan Penghargaan Kabupaten Sehat katagori Swasti Saba Wistara kepada Bupati Badung A.A Gde Agung MANGUPURA–Fajar Bali Upaya dan kerja keras Pemerintah bersama segenap stakeholders pembangunan termasuk dukungan dan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Badung dalam mewujudkan kondisi masyarakat Badung yang bersih, nyaman, aman dan sehat mendapat apresiasi oleh pemerintah pusat. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI menganugrahkan penghargaan tertinggi kepada Kabupaten Badung sebagai Kabupaten Sehat katagori Swasti Saba Wistara. Penghargaan kabupaten/ Kota sehat ini diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi yang terima langsung Bupati Badung A.A. Gde Agung serangkaian acara Peringatan

Hari Kesehatan Nasional ke-49 di Hotel Merlyn Park Jakarta Pusat, Kamis (14/11). Dalam penerimaan penghargaan tersebut Bupati didampingi Kadis Kesehatan Badung dr. I Gede Putra Suteja dan Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda. Bupati Badung Anak Agung Gde Agung disela-sela acara tersebut mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras bersama, mulai dari jajaran pemerintahan di kabupaten badung, masyarakat termasuk dunia usaha semuanya memiliki peran yang amat penting terutama dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri. Bupati Gde Agung menekankan bahwa pem-

bangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas penting pemerintah kabupaten badung. Sektor kesehatan sebagai pilar utama untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di kabupaten badung setelah pendidikan dan pembangunan ekonomi kerakyatan. Dikatakannya bahwa sebagai wujud kongkrit komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan ini pemkab badung melalui berbagai kebijakan strategis terutama dalam upaya meningkatkan akselerasi layanaan kesehatan melalui berbagai program baik yang bersifat promotif, prefentif dan kuratif termasuk melalui layanan jaminan kesehatan yang dapat mengcover semua jenis layanan kesehatan dengan dukungan APBD yang cukup besar bahkan telah melampui ketentuan yang diamanatkan oleh undang-undang yakni diatas 10% dari APBD Kabupaten Badung. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Gede Putra Suteja didampingi Kabag Humas dan Protokol Badung A.A. Gede Raka Yuda menjelaskan bahwa melalui intervensi program secara berkelanjutan di bidang kesehatan, berbagai indikator kesehatan masyarakat di kabupaten Badung sudah cukup baik. Jika dilihat perbandingan dengan angka Nasional maupun

target MDGs maka keadaan yang harus dicapai pada 2015 telah dapat diraih. Putra Suteja secara rinci mengatakan bahwa penghargaan swasti saba wistara ini merupakan penghargaan tertinggi dibidang kabupaten/kota sehat. “Penghargaan Kabupaten/ Kota Sehat diberikan setiap dua tahun sekali. Kabupaten Badung sudah tiga kali berturutturut (2007, 2009, 2011) meraih penghargaan Kabupaten Sehat tingkat wiwerda. Untuk tahun 2013 ini Badung mampu meraih wistara sebagai penghargaan kabupaten/kota sehat taraf pengembangan,” jelasnya. Diungkapkan pula, dalam verifikasi yang dilakukan tim Pusat di Badung, ada 7 (tujuh) tatanan yang menjdi kreteria penilaian. Diantaranya, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum obyeknya di desa Mengwi, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan trasportasi di Terminal Mengwi, kawasan hutan sehat di obyek Wisata Sangeh, kawasan pariwisata sehat di Kuta dan Nusa Dua, kawasan pangan dan gizi di Subak Mambal, serta kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kehidupan sosial yang sehat di desa Mengwi. Ditambahkan, Penyelenggaraan Kabupaten/ Kota Sehat berdasarkan Peraturan bersama Menteri Dalam

Hari Ini Peringatan HUT ke-4 Kota Mangupura

Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005, mengenai klasifikasi dan kriteria penghargaan Swasti Saba bagi Kabupaten/Kota Sehat yang melaksanakan tatanan Kabupaten/ Kota Sehat. Disebutkan Swasti Saba diklasifikasikan dalam tiga katagori yakni, penghargaan Swasti Saba Padapa yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pemantapan. Kemudian penghargaan Swasti Saba Wiwerda yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pembinaan. Serta terakhir penghargaan Swasti Saba Wistara yang diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat pada taraf pengembangan. Menteri Kesehatan RI dr. Nafsiah Mboi memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bupati dan walikota yang telah meraih penghargaan swasti saba. Penghargaan ini diberikan karena mereka telah bekerja keras dan bersungguh mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan. “Kalau semua bupati dan walikota seperti bupati dan walikota yang meraih penghargaan ini, masyarakat indonesia akan sehat dan sejahtera,” ungkapnya seraya menambahkan mulai Januari 2014 pemerintah pusat akan mulai meluncurkan program jaminan kesehatan nasional. W-014

Gde Agung Maknai dengan Sederhana, Jawab Tantangan dengan Prestasi Kerja MANGUPURA–Fajar Bali Hari ini (16/11) adalah hari istimewa bagi masyarakat Kabupaten Badung. Pasalnya saat ini Kota Mangupura tepat berusia empat tahun. Tidak ada perayaan besar-besaran atau spektakuler dari Pemkab Badung untuk memperingati hari bersejarah tersebut. Bukan karena tidak mampu, melainkan karena Pemkab Badung khususnya Bupati Badung A.A. Gde Agung lebih cenderung memaknai HUT sebagai sebuah momentum untuk lebih meningkatkan inovasi dan terobosan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kerja keras dan prinsip “melayani dengan hati” mendasari berbagai kebijakan dan strategi pembangunan di Kabupaten Badung selama era pemerintahan Bupati Gde Agung. Tentu saja dukungan masyarakat menjadi hal yang tak bisa dipisahkan. “Bapak Bupati selalu mengungkapkan, kata kuncinya melayani dengan hati, tidak akan pernah berhenti berpikir dan bekerja untuk kesejahteraan krama Badung,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Badung A.A. Gede Raka Yuda, Jumat (15/11) kemarin. Dikatakannya, dengan kebi-

jakan stategis khususnya melalui penerapan 5 prinsip pembangunan berkelanjutan, Bupati Gde Agung telah berhasil mensinergikan dan mengelola potensi daerah. Terbukti, sejak kepemimpinan Bupati Gde Agung, Badung telah berhasil meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan dimana tahun 2014 APBD dirancang mencapai Rp 3,2 triliun. Pertumbuhan ekonomi di Badung juga terus menunjukkan grafik peningkatan yang saat ini mencapai 7,15 persen. Angka kemiskinan dan angka pengangguran terus menurun dan saat ini masing-masing hanya 2,03

persen dan 1,6 persen. Segudang prestasi gemilang juga diraih Badung. Belum lama ini misalnya, Bupati Gde Agung meraih Nominator IGA Kemendagri 2013. Keberhasilan Badung dalam peningkatan produksi beras nasional (P2BN) sebanyak 3 kali, Satya Lencana Karya Satya Bidang Pertanian dari Presiden, Wahana Tata Nugraha, juara umum Porprov 5 kali berturut-turut, WTP berturut-turut dan yang paling gres penghargaan tertinggi sebagai Kabupaten Sehat yakni Swasti Sabha Wistara. Penghargaan komitmen kepala daerah

A.A Gde Agung

FBHERY

dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Lebih lanjut Raka Yuda mengungkapkan, pada perayaan HUT Mangupura tahun ini penekanannya lebih kepada pelestarian seni dan budaya. Ini dituangkan dalam gelaran Festival Budaya. Pelestarian seni dan budaya diharapkan bermuara pada upaya membangun kehalusan budi pekerti masyarakat. W-014

Rangsang Minat Siswa Bercocok Tanam

BPM-PemDes Perkenalkan Urban Farming

FB/CAR

FBHERY

Badung Raih ‘Swasti Saba Wistara’

DENPASAR-Fajar Bali Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-33 di Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM PemDes) Kota Denpasar melaksanakan Workshop untuk memperkenalkan Urban Farming kepada para siswa. Acara ini melbatkan SMAN 6 Denpasar, Jumat (15/11) di Desa Budaya Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur. Diperkenalkannya Urban Farming, mengingat Urban Farming menjadi trend bercocok tanam di Kota-kota besar saat ini. Hal itu dinilai cocok diterapkan di Kota Denpasar yang ketersediaan lahannya sangat sempit. Selain itu urban farming menjadi alternatif menciptakan ketahanan pangan. Karenanya urban farming perlu terus ditumbuhkan salah satunya dengan memberikan motivasi generasi muda untuk suka bercocok tanam dan tidak menyia-nyiakan tanaman atau pekarangan di rumah. Kepala BPM PemDes Made Mertajaya mengatakan terkait dengan memperingati HPS tahun ini pihaknya menggelar workshop dan auting class urban farming yang memiliki essensi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit atau tidak terpakai. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti hidroponik dan berbagai bentuk pertanian vertikal dapat menghasilkan bahan pangan seperti sayur mayur, buah-buahan, berbagai bentuk umbi-umbian dan kacang-kacangan maupun ikan. Hal ini nantinya diharapkan dapat menambah kenyamanan dan keindahan lingkungan maupun dapat menjadi sumber pangan keluarga. Terlebih, Kota Denpasar terus tumbuh dan menggeliat menuju kota metropolitan. Perkembangan tersebut membawa perubahan struktural yang menghasilkan urbanisasi, degradasi lingkungan dan kebutuhan pangan yang krusial dengan semakin meningkatnya tekanan pada sumber-sumber produksi pangan. Kegiatan workshop ini menghadirkan pembicara Agus Slamet Riadi dari Fakultas Pertanian Unud, dan A.A Mas Ruscita Dewi dari Komunitas Urban Farming Kota Denpasar. Agus Slamet Riadi berharap, kegiatan ini dapat mengubah pola pikir generasi muda untuk mencitai bercocok tanam. Hal ini dengan melakukan urban farming yang juga bermanfaat untuk ketahanan pangan. “Banyak manfaat kita dapatkan dalam bercocok tanam. Di samping untuk konsumsi sendiri juga memberdayakan dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, merangsang kreativits siswa memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam,” jelasnya.-. R-004


DAERAH

4

FAJA R BALI

Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

Dewan Klungkung Ngamuk

Gianyar Terima Panji-Panji I Gusti Ngurah Rai

Pembahasan KUA-PPAS 2014 Batal Tanpa Pemberitahuan

GIANYAR- Fajar Bali Safari Napak Tilas perjuangan I Gusti Ngurah Rai tiba di Kabupaten Gianyar. Upacara serah terima Panji – Panji dan Surat Sakti dari Kabupaten Bangli kepada Kabupaten Gianyar diterima Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Cokorda Gde Rai Widiarsa Pemayun di Lapangan Astina, Gianyar,Jumat (15/11). Meski dalam suasana guyuran hujan prosesi serah terima berlangsung hikmad. Panji – Panji dan Surat Sakti tersebut selanjutkan akan diarak mengelilingi Kabupaten Gianyar selanjutnya disemayamkan di Puri Pejeng. Pada tanggal 16 Nopember 2013 diserahkan kepada Pemerintah Kota Denpasar. Kepala Dinas Sosial sebagai Ketua Panitia Kegiatan, I Wayan Suardana, S.Sos, M.AP, mengatakan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pahlawan ke – 68 tanggal 10 November 2013 dan Peringatan Puputan Margarana ke – 67 tanggal 20 November 2013. Seusai upacara serah terima Panji – Panji dan Surat Sakti juga dilaksanakan sarasehan di Balai Budaya dengan tujuan untuk mewariskan nilai – nilai kepahlawanan para Kusuma Bangsa kepada generasi penerus bangsa sekaligus mengenang jasa – jasa yang telah memeperjuangkan dan mempertahankan ibu pertiwi. Sarasehan tersebut menghadirkan dua narasumber yakni, dari Kodim 1616 Gianyar, Samsuri dengan materi “Kepahlawanan Terkait NKRI” dan dari Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali, Prof. Dr. Wayan Windia dengan materi “Pelestarian NilaiNilai Kepahlawanan”. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Cokorda Gde Rai Widiarsa Pemayun mengatakan, penyelenggaraan Safari Napak Tilas dalam rangka mengenang semangat heroik dari Pahlawan I Gusti Ngurah Rai beserta segenap laskarnya yang telah berjuang dengan semangat puputan yang dikenal masyarakat Bali sebagai Puputan Margarana.“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan Safari Napak Tilas ini dan memfasilitasi seluruh sarana dan prasarana dari kegiatan ini,” terang Cok Rai Widiarsa. Cok Rai Widiarsa menambahkan, dengan pelaksanaan Safari Napak Tilas ini dapat menumbuhkembangkan jiwa – jiwa dan nilai juang 45 sehinga pelaksanaan Safari Napak Tilas ini nantinya akan menyentuh seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Gianyar. W-005

Kekerasan Anak Perlu Ditanggulangi

GIANYAR-Fajar Bali Maraknya kekerasan anak perlu untuk ditanggulangi dan dilindungi, karena semua itu merupakan bagian dari hak anak. Disamping mewujudkan kota Gianyar layak anak. Pemerintah Kabupaten Gianyar berupaya mewujudkan kondisi yang nyaman bagi kehidupan anak, memenuhi hak-hak mereka sehingga anak-anak merasa nyaman dan terlindungi. Salah satu hal yang menjadi perhatian penuh adalah perlindungan dan penanggulangan kasus kekerasan pada anak yang marak terjadi. Asisten III, I Made Wisnu Wijaya,MM, saat membuka acara Sosialisasi Kota Layak Anak (KLA) di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Jumat (15/11) menjelaskan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan anak masih bersifat parsial dan sektoral. Belum semua daerah menempatkan pembangunan anak sebagai prioritas. Dalam kondisi seperti itu, tak heran banyak anak yang belum terpenuhi hak-haknya, seperti hak tumbuh kembang secara wajar, hak untuk memperoleh pendidikan dan perlindungan maupun hak untuk berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat anak. “Melalui sosialisasi ini semoga banyak dilahirkan kebijakan, maupun program yang mendukung Kabupaten Gianyar menjadi kota layak anak,” jelas Wisnu Wijaya. Dalam sosialisasi itu juga ditekankan salah satu kriteria kabupaten/kota layak anak adalah menyediakan akses informasi layak anak. Akses yang dimaksud berupa fasilitas informasi layak anak yang dapat berupa pojok baca yang menyediakan informasi sesuai kebutuhan dan usia anak. Contohnya seperti taman baca atau perpustakaan keliling, salah satu anak Dwi Laksmi siswi SMK Kesehatan Maha Rsi menanggapi hal tersebut. Menurutnya fasilitas atau tempat untuk anak berkumpul maupun berkreasi sudah ada wadahnya, seperti CFD tiap minggu. Namun sebagai remaja yang haus akan teknologi, ia sangat berkeinginan adanya suatu tempat yang nyaman dimana ia bersama remaja-remaja lainnya dapat berkumpul dengan adanya fasilitas Wi-Fi gratis. “ Selama ini kami berkumpul di pusat-pusat perbelanjaan yang menyediakan fasilitas Wi-Fi, seandainya bisa, kami ingin suatu tempat dimana kami bisa berkumpul mengekspresikan ide dan tentu saja harus ada yang mengawasi,” harap Dwi Laksmi. Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Badan PP dan KB Kabupaten Gianyar Ida .Ayu Putu Sri Ambari,SH.M.Si menjelaskan, sosialisasi untuk membangun inisiatif semua elemen dalam upaya transformasi konsep anak ke dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak di Kabupaten Gianyar. Sosialisasi diikuti sekitar 150 orang yang terdiri dari pimpinan SKPD, camat dan siswa-siswi SMP/SMA yang tergabung dalam Forum Anak Daerah (FAD) menghadirkan nara sumber M.A. Budhy Prabowo, M.Si dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dengan materi Asdep Pengembangan Kota layak Anak. Luh Praharsini, Kepala BP3A Provinsi Bali membawakan materi Kebijakan Program dan Kegiatan Perlindungan Anak dan I Made Gde Partha Kesuma Setiawan,SSTP,M. Si dari Badan Diklat Provinsi Bali. W-005

juga ditimpali oleh Sang Nyoman Putrayasa, Tjokorda Istri Raka yang mengatakan bila terus mengalami keterlambatan maka akan sangat berpengaruh kepada pelayanan publik di masyarakat Klungkung. Putrayasa mengatakan, dengan terlambatnya pembahasan tersebut, Pemkab Klungkung akan terus kena teguran dari pusat, berdampak pula dengan pengurangan Dana Alokasi Umum, dan tidak bisa mengejar predikat WTP. “Dampaknya panjang bila molor terus, akibatnya hak-hak masyarakat yang semestinya didapat juga

mundur,” terang Putrayasa. Disebutkan, KUA-PPAS tersebut sudah diajukan ke DPRD sejak lama, dan semestinya Eksekutif siap dalam pembahasan tersebut. Bahkan menurut Putrayasa, semestinya APBD Induk 2014 sudah ketok palu akhir November ini, “Namun saat ini pembahasan KUA PPAS saja belum, khawatirnya tahun 2014 semua agenda jadi molor,” terang Putrayasa. Bahkan Anak Agung Bagus mantan Ketua DPRD juga mengatakan hal yang sama. “Ketok palu anggaran induk molor, justru kami tidak ingin disalahkan oleh rakyat, bukan dewan yang lalai, tapi eksekutif,” jelas Gung Bagus. Gung Bagus juga mengatakan kalau Sekda tidak bisa hadir, semestinya bisa mewakilkan kepada pejabat yang berkompeten di bawahnya. Pendapat Gung Bagus juga

ditimpali oleh Wayan Sugati dan Ketut Kuasa, mengingat pembatalan tersebut tanpa pemberitahuan sama sekali. “Tidak ada satu SKPD yang hadir, sepertinya sudah dibuat begini,” jelas Ketut Kuasa. Sekwan DPRD Klungkung, AA Kirana pada kesempatan itu menjelaskan bahwa dirinya sekitar pukul 09.30 sudah berkoordinasi dengan Sekda Klungkung. “Saya tadi berkoordinasi, bahwa Sekda sedang mengikuti Paruman Sulinggih, Bappeda lagi ke Nusa Penida dan Kadis Keuangan sedang berada di Surabaya,” terang Agung Kirana. Ditambahkan Sekwan bahwa dirinya sedang menunggu surat resmi terkait eksekutif tidak bisa hadir pada rapat membahas KUA PPAS. Sekda Klungkung, Ketut Janapria membantah bahwa koordinasi dilakukan pada pukul 09.30 Wita. “Pagi sekitar

jam delapan saya sudah panggil Sekwan, bahwa acara rapat itu tidak bisa, diberitahu secara lisan agar Sekwan menjelaskan kepada anggota DPRD,” terang Ketut Janapria. Disamping itu, Janapria menambahkan agar sebelum pembahasan KUA-PPAS, setidaknya Bupati Klungkung bertemu dulu dengan Ketua DPRD beserta Ketua Komisi membicarakan KUA PPAS tersebut. Janapria menjelaskan, selama ini KUA-PPAS tidak pernah ada pembicaraan awal antara Bupati dengan Unsur pimpinan dewan, sehingga ketika hal tersebut dibahas, Sekda Klungkung menghadapi kendala psikologis. Dijelaskannya bahwa selama ini dirinya yang membahas hal tersebut, Bupati tidak pernah hadir sehingga hal-hal yang sifatnya krusial, dirinya sebaga Sekda tidak bisa memutuskan secara cepat.W-010

dan disiplin sebagai aparatur negara. Ketua KORPRI, Ir. I Gede Adnya Mulyadi, M.Si., Jumat (15/11) mengatakan, dalam rangka HUT KORPRI dilaksaakan berbagai lomba seperti, olahraga, lomba pengucapan Pembukaan UUD 45, Pengucap Sapta Prasetya Korpri, Jalan Santai, Lomba Olahraga Tradisional, Donor Darah, Pemberian Bantuan Sembako, Peghijauan, Ziarah dan Resepsi diwarnai pagelaran seni. Selain itu juga diisi dengan kegiatan pencerahan rohani, persembahyangan bersama. Puncak Acara peringatan diisi dengan apel bendera, ziarah da resepsi. Dikatakan, untuk perayaan kali ini diarahkan untuk menggalang penguatan jiwa korps

dan rasa kesatuan sebagai jajaran aparatur pemerintah yang kini menjadi sorotan publik. Untuk itu saat moment Hut sekaligus juga menjadi ajang introspeksi diri bagi Korpri atas tanggungjawab yang diemban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Adnya mengharap jajaran Korpri Karangasem loyal dan berdedikasi dalam mengisi Hut Korpri tahun ini dengan mengikuti seluruh rangkaian acara. Selain bermakna sosial peringatan juga bernuansa pemupukan jiwa cinta tanah air, bela bangsa dan penguatan jiwa patriotisme serta nasionalisme sehingga dapat menjadi modal untuk meningkatkan kinerja dan profesinalisme. Jajaran KORPRI sebagai

unsur aparatur negara yang sehari - hari bergelut dengan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat, saat ini larut dalam atraksi kegiatan merayakan hari ulang tahun diisi jalan santai. Berbagai kegiatan yang murah, mudah, menghibur dan sehat yang dirancang panitia, memiliki makna ganda, disamping dapat meningkatkan kebugaran tubuh untuk kesehatan dan ketahanan stamina menghadapi tugas berat sehari-hari, juga menghibur dimana selain dapat dilakukan dengan gembira sekaligus menghilangkan tekanan – tekanan dan beban psikologis, sehingga saat kembali bekerja sudah dalam suasana segar. Hm*

Berbagai Lomba Semarakkan Peringatan HUT KORPRI

FB/IST

AMLAPURA-Fajar Bali Menjelang perayan HUT Korpri ke-42, Panitia HUT Korpri Kabupaten Karangasem meny-

elenggarakan berbagai lomba dan olahraga untuk memupuk penguatan jiwa korps dengan menyentuh semangat berkarya

Jelang Kunker Presiden ke Karangasem

Pemkab Tertibkan Atribut Kampanye AMLAPURA-Fajar Bali Jelang kunjungan resmi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu negara ke Kabupaten Karangasem 24 Nopember mendatang, Tim penegakan Perda Kabupaten Karangasem melakukan gebrakan pembersihan atribut pemilu yang marak dipasang di jalan-jalan, Jumat (15/11). Menurut Kasatpol PP, I Ketut Ardita,S.sos, MM, pelaksanaan kegiatan penertiban atau pembersihan atribut pemilu baik parpol seperti calon anggota legeslatif maupun calon anggota DPD juga dimaksudkan untuk menegakkan hukum, disamping untuk menjaga keasrian dan kebersihan menyongsong penilaian Lomba Adipura ke

Kabupaten Karangasem. Ia mengatakan, Penertiban dilakukan serempak diseluruh wilayah Kabupaten Karangasem dengan membagi tim menjadi 3 group yakni Group jalur Kubu, Abang, Group Jalur Bebandem, Selat dan Rendang serta Group Jalur Karangasem, Manggis, Sidemen. Sementara unsur tim yang diturunkan antara lain Panwaslu, KPU, Kesbang Pol Linmas, Sat Pol PP, Humas dan diback up oleh Kepolisian. Bagi atribut yang dipasang menyalahi zona peruntukan yang ditetapkan KPU, melanggar Perda seperti atribut yang dipasang digantung di pohon, dipasang di taman dan tiang listrik, telpon maka dilakukan

pencabutan, karena melanggar Perda Nomor 42 tahun 2010 tentang pemasangan baliho, spaduk maupun gambar atribut pelaksanaan pemilihan umum bagi parpol maupun calon anggota DPD RI. Tentang persiapan sebelum gebrakan pencabutan atribut, Ardika mengaku sudah melakukan sosialisasi secara langsung kepada parpol maupun calon anggota DPD yang akan mengikuti pemilihan umum anggota legeslatif dan DPD serta pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2014 dan 2015. Ketua Bawaslu I Wayan Suendra Adi Putra, SE, MM dan dan unsur KPUD Karangasem Dra. Diana Devi

Bagian Divisi Perencanaan Keuangan dan Logistik juga menegaskan, semua pemasangan atribut parpol yang melanggar ketentuan zona

yang sudah ditetapkan KPUD Karangasem, secara tegas harus diturunkan demi untuk menegakkan aturan dan membersi hkan lingkungan. Hm*

muhan Pemangku se-Kabupaten Klungkung, Jumat (15/11) kemarin. Hadir pula Ketua PHDI Klungkung, Mangku Sura serta MMDP Klungkung. Kadisbudpar Klungkung Wayan Sujana mengatakan hal ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk menyamakan persepsi antara sulinggih dengan pemangku dalam pemahaman dan pelaksanaan upacara agama. “Sehingga dengan apa yang disarankan oleh sulinggih bisa dijadikan patokan dalam melaksanakan upacara ritual dalam segala jenis upakara,” terang Sujana. Dalam paruman yang di-

moderatori oleh ahli banten, Dewa Soma, paruman sulinggih kali ini membahas tentang penggunaan dan pemeliharaan flora dan fauna dalam mendukung ritual di Bali. Terungkap, untuk tumbuhan langka dan hewan langka yang dijadikan sarana dalam upacara agama semestinya Pemkab Klungkung bisa ambil bagian dalam memeliharaan atau mengembangbiakan satwa atau fauna. Dalam setiap upacara Pemkab Klungkung selalu kesulitan mencari flora dan fauna sehingga mendatangkan dari luar Bali. Sedangkan dalam kesempatan itu, Ketua PHDI mem-

bawakan makalah “Sesananing Kepemangkuan”. Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Plh, Ketut Janapria berharap dengan diadakannya Paruman Sulinggih ini dapat meningkatkan pengetahuan para pemangku dalam menjalankan dharma kepemangkuan dan bagi para sulinggih serta memiliki persepsi yang sama dalam memberikan petunjuk beryadnya bagi para umat berdasarkan sastra. Di tengah tengah acara, Pemkab Klungkung yang diwakili Ketut Janapria memberikan punia kepada masing masing Sulinggih dan Pemangku. W-010

FB/IST

Sulinggih se-Klungkung Bahas Flora dan Fauna Langka

Paruman Sulinggih seKabupaten Klungkung dihadiri Plh Bupati Ketut Janapria

SEMARAPURA-Fajar Bali Pelaksana harian Bupati Klungkung, Ketut Janapria di-

dampingi Kadisbudpar Klungkung, Wayan Sujana membuka Paruman Sulinggih dan Pesa-

GIANYAR- Fajar Bali Dua DPC ormas yakni DPC Laskar Bali dan DPC Baladika akhirnya menandatangani surat pernyataan komitmen damai di Mapolres Gianyar, pasca pengerahan massa kedua ormas, Kamis (14/11) kemarin. Dari Laskar Bali ditandatangani oleh I Nyoman Alit Sutarya, SH dan DPC Baladika ditandatangani oleh A.A Hery Yuda. Kapolres Gianyar, I Komang Sandi Arsana, SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP I Nengah Sadiarta dan Kasat Intel Polres Gianyar , AKP Anak Agung Ketut Gde Sena, SH, Kasubag Humas Polres Gianyar, AKP I Ketut Alit Sudarsana, Jumat (15/11)

mengatakan dalam komitmen itu, kedua DPC bertindak atas nama organisasi sepakat untuk menjaga citra pariwisata di Kabupaten Gianyar tidak akan menggerakkan massa dalam proses persidangan kasus pembunuhan yang melibatkan dua ormas di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh. Selain itu, kedua pimpinan ormas juga sepakat menghormati apapun yang menjadi keputusan sidang dan memberikan kepercayaan untuk pengamanan sidang dari aparat kepolisian. Dalam komitmen itu juga disepakati untuk membuat dan menciptakan suasana sejuk, menginformasikan keanggota antar kedua ormas tidak ada per-

Laskar Bali-Baladika Teken Kesepakatan Damai

Dua ormas didampingi Kapolres Gianyar serta Kesbangplinmas Gianyar mendatangi kesepakatan damai-FB/Artayasa

soalan. “Jika ada masalah, masing–masing kesatuan tidak lagi ada korlap diluar DPC Gianyar yang membawa massa masuk ke wilayah Kabupaten Gianyar dan akan menyelesaikan permasalahan diinternal masing-masing

DPC tanpa melibatkan Korlap diluar DPC Gianyar,” ujarnya. Diakhir kesepakatan mantan Kapolres Jembrana itu menegaskan akan menindak tegas apabila terjadi pelanggaran.“Kami tidak akan mentolerir jika ada

FB/ARTAYASA

Penyerahan panji-panji I Gusti Nguraqh Rai dari Kabupaten Bangli ke Kabupaten Gianyar- FB/Artayasa

SEMARAPURA-Fajar Bali Ketua Fraksi Golkar, Luh Komang Ayu Ari Ningrum tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya akibat agenda rapat pembahasan anggaran Tahun 2014 itu batal tanpa pembertahuan. “Saya datang pagi-pagi ke Dewan, bahkan sampai meninggalkan tamu yang datang ke rumah, sampai siang ini batal tanpa pemberitahuan,” jelas Ayu Ningrum, Jumat (15/11) kemarn. Ayu Ningrum juga menjelaskan, APBD Klungkung untuk induk 2014 sudah sangat terlambat pembahasannya. Hal ini

FB/SARJANA

FB/ARTAYASA

Anggota DPRD Klungkung, Jumat (15/11) kemarin ngamuk-ngamuk di ruangannya. Hal ini akibat agenda rapat yang membahas KUA PPAS 2014 batal tanpa pemberitahuan.

pelanggaran,”ucapnya. Sebelumnya dua massa yakni Baladika dan Laskar Bali mengepung kota Gianyar terkait sidang pemeriksaan saksi-saksi sidang perdana kasus pembunuhan I Gede Wara Widarta (30) alias Gde Jhon, asal Madangan Petak Gianyar yang nyentana di Banjar Biya Desa Keramas yang terbunuh setelah sempat terlibat perkelahian di sebuah warung di Banjar Gelgel Desa Keramas. Kedatangan dua masa berdalih solidaritas yang ditunjukkan masing –masing ormas. Disamping memang ada isu buruk adanya tekanantekanan dari salah satu ormas. Akibatnya pada pukul 09.00 wita kedua massa serbu kota Gianyar termasuk PN Gianyar. W-005


DAERAH

FAJA R BALI Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

5

Para pedagang Pasar Negara, menyatakan sikap dan tak setuju adanya pembongkaran Pasar Negara, Jumat (15/11) kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Para pedagang yang terhimpun dalam Paguyuban Pedagang Pasar Negara menyatakan sikapnya, apabila tetap Pasar Negara tetap dibongkar dan aspirasinya tak didengar, maka mengancam akan mogok berjualan, Jumat (15/11)

kemarin. Gusti Putu Adnyana, salah satu perwakilan pedagang Pasar Negara kemarin mengatakan para pedagang ingin suatu kepastian dalam hal ini terkait adanya rencana revitalisasi Pasar Negara. “Kami setuju dengan program –program pemerintah,namun perlu digaris bawahi programprogram yang pro rakyat. Bukan program yang berpihak pada kapitalis,” ujar Adnyana. Untuk membongkar dan memindahkan ratusan pedagang di Pasar

TABANAN-Fajar Bali Warung Nengah Sarwini (55) di Sakenan, Tabanan kini tampak bersih dan rapi. Barang daganganya seperti kopi, jajan bali hingga nasi bungsung berjejer rapi. Warna cat tembok yang orange menambah uasana warung lebih meriah. Di warung inilah, Sarwini berjualan selama 10 tahun. Ia yang tidak menikah menggantungkan hidupnya dari berjualan nasi. Adanya bantuan bedah rumah dari Pemkab Tabanan, membuatnya sangat gembira. Tak lupa ia mengucapkan terimakasih ketika warungnya yang sudah dibedah dikunjungi oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (15/11) kemarin. Bupati Eka didampingi Kadiskoperindag AA Gede Dalem Tresna , Kadis Sosial Kotio, Camat Tabanan IGA Supartiwi. Bupati Eka mengatakan dengan diperbaikiny warung milik Nengah Sarwini diharapkan bisa menambah minat para pembeli

karena kesan pertama pembeli pasti kebersihan. Menurutnya program ini akan terus dilanjutkan ke depannya, dengan memberi bantuan fisik yang dianggarkan 15 juta dan permodalan 5 juta di induk 2014 dengan menyasar 50 warung. “Dengan tampilan baru yang lebih bersih para pembeli akan lebih banyak lagi sehingga omzet pedagang juga meningkat,” jelasnya. Kadiskoperindag AA Gede Dalem Tresna menyebut kegiatan ini merupakan program APBD 2013 dimana bantuan diberikan berbeda-beda tergantung kondisi warung. Sebelum warung mendapatkan program bedah warung, pihaknya mensurvey lokasi RTS (rumah tangga sasaran). Setelah menenuhi persyaratan barulah diberikan bantuan bedah warung. “Target 50 warung di tahun ini yang menyebar di seluruh kecamatan di Tabanan. Tujuannya untuk membantu masyarakat miskin,” tandasnya. W-004

TABANAN-Fajar Bali Dalam rangka HUT Kota Tabanan ke 520, Pemkab memberikan bantuan bedah rumah. Salah satu yang mendapakan adalah Ni Nengah Runas (95) di Br. Sandan Tegeh, Desa Sandan Kecamatan Tabanan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang mengunjungi rumah Ni Nengah Runas (95) berharap kegiatan ini tepat sasaran dan mampu meringankan beban RTM di Tabanan. “Selain dibantu fisik, program bedah rumah di Tabanan juga memberikan fasilitas bagi rumah yang dibedah. Program ini ke depan akan terus dijalankan mengingat manfaatnya yang sangat luar biasa yang menyen-

tuh langsung kepentingan masyarakat,” jelas Bupati Eka. Kepala Dinas Sosila Ir. I Wayan Kotio mengatakan, target bedah rumah 2013 sebanyak 80 unit sudah rampung. “Selain batuan fisik , penerima bedah rumah juga mendapatkan tempat tidur, lemari, selimut dan beberapa paerabotan dapur, kamar mandi dan juga uang tunai,” jelas Kotio. Perbekel Desa Sandan, I Nengah Suarya mengucapkan berterima kasih atas program bedah rumah yang diberikan kepada salah satu warganya, Karena dengan bantuan bedah rumah masyarakat kurang mampu akhirnya memiliki tempat berteduh. W-004

Bupati Eka Bedah Warung Sarwini

Negara,tak semudah begitu saja. Bahkan katanya, untuk merelokasi pedagang di Pasar Negara, tidak sama dengan merelokasi di Pasar Yehembang. “Kalau di Yehembang, tak ada ada kapitalis, tapi kalau di Pasar Negara diapit dengan pasar-pasar kapitalis (swalayan) yang jaraknya dekat dengan Pasar Negara,” ujarnya lagi. Mestinya harus diatur, jarak Pasar Tradisional dengan toko modern.Hal ini katanya, tak diatur oleh Pemkab. Jika ini dibiarkan, berapa lama lagi, pasar tradis-

Prapat Agung dimasukkan kedalam tata ruang wilayah Kabupaten Jembrana. “ Sekarang umat Hindu tidak perlu khawatir lagi karena Pemkab dan DPRD sudah memasukkan Prapat Agung ke dalam tata ruang Kabupaten Jembrana “ ujar Susrama. Pujawali Pura Dang Kahyangan Prapat Agung jatuh setiap Purnama Kalima. Purnama Kalima tahun ini jatuh pada hari Minggu 17 Nopember 2013. Pihak yayasan telah melakukan berbagai persiapan menghadapi FB/PRAMONO Pura Dang Kahyangan Prapat Agung pelaksanaan upacara pujawali termasuk menyusun panitia. Menurut Ketua Panitia Pujawali IB. Oka Manuaba, Upacara Pujawali akan menggunakan upakara Banten Mabebangkit, yang diawali dengan upacara NEGARA- Fajar Bali tengah hutan jelas saja tidak pecaruan dan ngebejian tanggal Setelah cukup lama dibin- memiliki desa pekraman. “ Tidak 16 Nopember. Puncak Pujawali cangkan soal status wilayah ada desa pekramana di dalam berlangsung  pada Hari Purnama maupun pengemponnya, akh- hutan “ kata Susrama. Kalima tepatnya tanggal 17 irnya status Pura Dang KahySusrama yang juga Ketua Nopember 2013. Oka Manuaba angan Prapat Agung yang juga Komisi C DPRD Jembrana ini me- menambahkan, bhakti penganmerupakan petilasan dan di- nambahkan, berdasarkan Perda yar dilaksanakan selama tiga yakini sebagai tempat Dang Provinsi Bali Nomor 1 Tahun hari dan upacara panyineban Hyang Dwijendra melakukan 2001, setiap pura diwajibkan dilaksanakan pada hari Rabu tapa yoga ini, kini sudah jelas. Hal memiliki pengempon yang ber- (20/11). itu disampaikan Ketua Yayasan asal dari warga atau umat desa Sementara itu pihak panitia Pengemban Prapat Agung IB. pekraman setempat. Tetapi jika meminta kepada setiap umat Susrama, Jumat (15/11) kema- tidak ada desa pekraman dapat yang menghaturkan persemrin di rumahnya. diempon oleh lembaga atau bahyang untuk menjaga keberSusrama menyampaikan desa yayasan. Karena tidak ada desa sihan dan kelestarian lingkunterdekat dari Pura Prapat Agung pekraman didalam hutan, maka  gan, lantaran letak pura ada adalah Sumberklampok Kabu- Pura Dang Kahyangan Prapat di tengah hutan. Panitia juga paten Buleleng, untuk menjadi Agung diempon oleh yayasan.  melarang keras kepada siapapun pengempon sudah pernah dita- Selain itu soal status wilayah melakukan pemotongan dan warkan namun tidak bersedia menurut Susrama, setelah me- penebangan pohon. “ Kelestarkarena sudah banyak pura yang lalui pembahasan yang cukup ian, kebersihan dan keamanan diempon. Pura Dang Kahyangan alot di DPRD Jembrana, akhirnya hutan harus kita jaga bersama “ Prapat Agung yang berada di disepakati bahwa wilayah Pura pungkas Oka. W-003*

Pura Dang Kahyangan Prapat Agung, Masuk Tata Ruang Jembrana

Runas Dibantu Bedah Rumah

POTRET FAJAR BULELENG

FB/Agus

Pembangunan waduk Titab

Bendungan Titab Bakal Tingkatkan Pertanian Buleleng Barat Adanya pembangunan waduk Raksasa Titab yang ada di Kawasan Kecamatan Busungbiu, pemerintah Kabupaten buleleng menjamin bahwa tiga tahun kedepan kawasan Buleleng Barat utamanya di Kecamatan Gerokgak bisa meningkatkan kawasan pertanian. Sebelumnya kawasan itu gersang dan panas. Pengairan Waduk Titab diperidiksi akan mampu memberikan pengairan di kawasan Kecamatan Gerokgak yang sebelumnya tandus dan kering. W-008

Bupati Gunung Kidul Kunjungi Geo Park Batur

BANGLI-Fajar Bali Bupati Kabupaten Gunung Kidul Hajah Budingah S,Sos menyempatkan diri mengunjungi Geo Park, Batur, Kintamani Jumat (15/11). Bupati beserta rombongan diterima Bupati Bangli I Made Gianyar, di Museum Gunung Api, Batur sebelum melakukan kunjungan langsung ke kawasan geo park , Batur yang sudah masuk global geo park network (GGN) ini. Tujuan kunjungan tersebut adalah agar bisa mengetahui lebih jauh geo park , Batur yang sudah bisa masuk GGN. Dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten Gunung Kidul untuk mengembangakn kawasan geo park di daerahnya yang kini masuk kawasan geo park nasional. Bupati Bangli pasa saat menerima rombongan tersebut menyampaikan liku-liku perjalanan atau proses menuju GGN yang dinilai oleh pihak United Nation Education Scientifik and Cultural Organisation (UNESCO). Untuk mendapatkan status GGN itu dikatakan cukup a lot, membutuhkan persiapan, dari infra struktur dan faktor lainnya. Setelah mendapat status tersebut, Bangli masih harus membutuhkan kerja keras untuk mempertahankan predikat tersebut. Seperti usaha untuk mengatasi persoalan penggalian golongan C yang berpotensi mencederai status geo park itu sendiri, selain upaya menentukan pengelola geo park serta hal-hal lainnya. Usai diterima di Museum Gunung Api, Batur, rombongan Kabupaten Gunung Kidul bersama Bupati Bangli dan pihak SKPD terkait secara bersama-sama menuju lokasi-lokasi atau kawasan geo park. Mereka mengelilingi kawasan geo park tersebut sampai melihat titik-titik geosite (bagian-bagian) geo park). Bupati Gunung Kidul pada kunjungan ke kawasan geo park tersebut mengungkapkan rasa kagumnya atas panorama alam Gunung Batur tersebut. Gunung bersanding dengan danau (Danau Batur). “Bila dilihat dari kejauhan, seakan tampak ukiran alam yang tak ada bandingannya dan geo site-geosite yang ada bakal diadopsi untuk dijadikan model untuk geo park di daerahnya. W-002

Festival Baleganjur HUT PGRI Di Karangasem, Diikuti 7 Kecamatan

Gepeng Marak, Wisatawan Mancanega Terganggu

SINGARAJA – Fajar Bali Keberadaan para gepeng yang semakin marak terlihat di Kabupaten Buleleng utamanya di daerah pariwisata mengganggu para wisatawan mancanegara. Seperti pantauan Fajar Bali, Jumat (15/11) kemarin, di kawasan Pantai Lovina di Desa

FB/PRAMONO

Empat Perbekel Dilantik

Empat perbekel dilantik secara bersamaan di Gedung Serbaguna Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, Jumat (15/11) kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Setelah terpilih sebagai perbekel dalam pemilihan di desanya, empat perbekel di lantik secara berbarengan di Gedung Serbaguna Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo, Jumat (15/11) kemarin. Keempat perbekel tersebut di antaranya, Perbekel Desa Asah Duren Kecamatan Pekutatan, I Nyoman Mandia, Perbekel Desa Delod Berawah Kecamatan Mendoyo, I Made Rentana, Perbekel Desa Yehembang Kauh Kecamatan Mendoyo, I Ketut Mustika dan Perbekel Desa Manistutu Keca-

ional akan bertahan. “Jelas harga jualnya dengan di pasar Negara, kemampuannya kami di bawah dan semata-mata untuk mencari makan. Kalau bupati kita pro rakyat,tentu beliau berpihak pada keberadaan pasar rakyat,” ujarnya. Kalau pasar tradisional terlihat kumuh dan semrawut, itu merupakan hal yang wajar. Karena di mana-mana, pasar tradisional itu kumuh. Bila tak seperti itu, berarti pasar tradisional tersebut tidak produktif. Pada intinya, pedagang tak setuju pembongkaran pasar

Negara. “Bila tetap aspirasi tak didengar, maka kami akan mengancam mogok jualan dan kami akan tutup pasar,” ujarnya lagi. Bila pasar Negara terkesan semrawut dan tak teratur, bukan salah dari pedagang, tetapi pengelolanya. Dia menilai pengelolanya hanya kejar target, agar seluruh target terpenuhi. “Yang semestinya bukan tempat jualan, tapi dipakai untuk berjualan,” terangnya. Tata ruang yang telah dibuat, seperti dilanggar begitu saja. Sinatra, pedagang lainnya, juga mengatakan semestinya pemerintah tak harus membongkar Pasar Negara, karena kondisinya masih kuat dan kokoh. Dia mempridiksi, sampai 10 tahun, akan tetap kokoh. Sinatra juga menanggapi, kalau pasar terkesan semrawut, bukan kesalahan pedagangnya, tetapi pengelolanya. Contohnya, pedagang telah membayar retribusi sampah, tetapi ternyata kondisinya tetap kotor. Dia juga kurang setuju, pembangunan Pasar Tradisional Modern (Patron) yang jaraknya tak jauh dengan Pasar Umum Negara. Alasannya karena di beberapa kios di pasar masih terlihat banyak kosong. W-003

matan Melaya, I Ketut Sukadana. Hadir dalama pelantikan, pimpinan SKPD Pemkab Jembrana, Camat, Lurah dan Perbekel se Jembrana. Termasuk juga para tokoh masyarakat dari keempat desa tersebut. Bupati Jembrana, Putu Artha saat melantik keempat perbekel tersebut berharap supaya keempat perbekel tersebut dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Penguatan kapasitas pemerintah desa, sangat diperlukan untuk menumbuhkan sinergi yang kuat serta kompak antara masyarakat dan pemerin-

tah. “Ini harus dilakukan untuk mempercepat pencapaian hasilhasil pembangunan sebagaimana yang diharapkan,” terangnya. Bagi seorang perbekel,diharapan juga tetap tanggap terhadap aspirasi yang berkembang untuk dapat diakomadasi serta dirumuskan dalam perencanaan pelaksanaan pembangunan. Hal ini sangat penting untuk dapat mampu memberikan informasi dan menyampaikan berbagai program pemerintah daerah kepada masyarakat. Selain itu, ditegaskan juga Alokasi Dana Desa (ADD) harus dikelola dengan baik untuk menunjang pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan PKK di desa, perlu terus didorong serta diperlukan juga peranan dari istri seorang perbekel. Istri dari keempat perbekel ini, diharap dapat mendukung tugas-tugas dari suaminya, dengan melalui kegiatan PKK. Dari keempat desa tersebut, diharapkan masyarakat mendukung perbekelnya yang baru dilantik.Tanpa dukungan masyarakat, seorang perbekel tak dapat bekerja sendiri. W-003

Kalibubuk, Kecamatan Buleleng terlihat gepeng yang jumlahnya semakin meningkat di kawasan wisata Lovina. Peningkatan jumlah para gepeng tersebut mendapat sorotan dari masyarakat setempat. Masyarakat mengeluh lantaran para gepeng yang ada di daerah wisata itu sangat sering mengganggu para toris mancanegara yang sedang berlibur di kawasan itu. Keberadaan para gepeng di daerah wisata yang sudah terkenal hingga ke pelosok dunia itu malah terkesan jorok karena ulah para gepeng. ”Para gepeng yang ada di kawasan Lovina ini sepertinya tidak bisa dihilangkan. Sekarang dijaring Pol PP besok sudah datang lagi. Bahkan semakin banyak lagi. Hal itu membuat terganggunya para toris mencanegara karena para gepeng itu mengganggu keberadaan toris. Bahkan akibat gepeng itu kawasan Lovina sedikit tercemar dan sedikit jorok karena para gepeng. Coba saja dilihat dimalam hari para gepeng tidur di trotoar dekat warung

tentu saja hal itu membuat pemandangan yang sedikit tidak mengenakkan,”ujar Made Bawa warga setempat. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah bertindak tegas guna menanggulangi para gepeng. ”Pemerintah daerah harus siap memberantas gepeng yang sudah mengganggu kenyamanan para wisatawan mancanegara. Kalau hal itu tidak dilakukan sudah sangat kasian upaya pemerintah daerah yang berjuang mempromosikan Buleleng namun kenyataannya di rusak oleh gepeng,”harapnya. Kasat Pol PP Kabupaten Buleleng Putu Hartanta saat di konfermasi terpisah, mengaku akan segera melakukan penertiban. Pihaknya sudah mencium keberadaan gepeng yang semakin hari semakin membludak di daerah pariwisata. ”Kalau masalah gepeng kita sudah rencanakan dari minggu kemarin. Bahkan kami akan melakukan penertiban pada minggu mendatang,” terangnya. W-008

FB/Agus

Meski Bupati Jembrana Putu Artha tetap ingin merevitalisasi pasar Negara, namun pedagang tetap bersikukuh tak ingin ada pembongkaran dan memindahkan pedagang ke Pasar Tradisional Modern (Patron). Pedagang hanya setuju apabila ada perbaikan saja, bukan pembongkaran. Jika pembongkaran tetap dilakukan, para pedagang mengancamakan melakukan mogok berjualan.

FB/PRAMONO

Pedagang Pasar Negara Ancam Mogok

Gepeng yang berada di daerah pariwisata Lovina yang sedang makan di samping para wisatawan mancanegara

FB/Budiasa

AMLAPURA-Fajar Bali Sebanyak tujuh kecamatan di Karangasem mengikuti ajang festival Baleganjur, HUT PGRI ke – 68 serta hari Pendidikan Nasional tahun 2013, Jumat (15/11). Sebelumnya, PGRI Karangasem juga menggelar seminar untuk pembentukan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) di Gor Gunung Agung, Amlapura belum lama ini. Menurut I Made Regeg, ketua panitia festival Baleganjur ini mengatakan, sejatinya festival Baleganjur ini seharusnya di ikuti oleh delapan Cabang PGRI yang tersebar di masing-masing kecamatan di seluruh Karangasem. Akan tetapi, menjelang digelarnya festival ini, salah satu cabang PGRI yakni di Kecamatan Rendang, tidak mengirimkan pesertanya, sehingga festival hanya diikuti oleh tujuh kecamatan saja. Pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti penyebab ketidak ikut sertaan dari Kecamatan Rendang. Dalam festival ini, para peserta diharuskan menampilkan tema yang diusung dengan menampilkan kreatifitas para guru anggota PGRI itu sendiri. “Untuk kegiatan ini, kita mengambil tema, melalui festival bale gajur, PGRI kita tingkatakan kreatifitas guru guru dalam membina dan menanamkan pendidikan seni dan karakter bangsa peserta didik, sedangkan untuk rute yang dilalui sekitar 3 kilometer dengan berjalan kaki, dari lapangan tanah aron menuju lapangan Candra buana,” ujar Regeg seraya mengaku Festival Baleganjur di kalangan anggota PGRI baru terlaksana tahun ini. Wakil bupati Karangasem, I Made Sukerana yang membuka festival Baleganjur ini berharap, agar festival ini dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan di kalangan anggota PGRI yang berjumlah 6000 orang,serta menjaga solidaritas dijajaran pengurus PGRI, maka PGRI akan menjadi organisasi yang kuat dan disegani. Selain menggelar festival Baleganjur dikalangan anggota PGRI, sebelumnya juga digelar seminar pembentukan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) di Gor Gunung Agung, Amlapura. Pembentukan LKBH ini juga diharapkan, bisa memberikan pendampingan hukum jika anggota tersangkut hukum ketika sedang melakukan tugas-tugasnya. M-005


PENDIDIKAN

6

Kongres dan Konvensi Nasional ABKIN Digelar Di Bali

Jaring Calon Mahasiswa Baru

SPB-STPBI Ikuti Pekan PendidikanTinggi Bali Nusra

Gulton : BK Berikan Warna Baru dalam Implementasi Kurikulum 2013

FB/SUARJA

FB/BLAS

DENPASAR-Fajar Bali Sebuah lembaga pendidikan akan bisa lebih dikenal oleh masyarakat, tidak hanya berkutat melalui kegiatan rutin seharihari di kampus saja, melainkan harus melakukan terobosan dengan mengikuti berbagai kegiatan di daerah lain. Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dalam memperkenalkan keberadaannya kepada penduduk di Indonesia dengan mengikuti Pekan Pendidikan Tinggi Bali Nusra 2013, ungkap Humas SPB-STPBI, Komang Ratih Tunjungsari, S.IP.M.Par, M.Rech, kepada Fajar Bali, Jumat (15/11). Ia menjelaskan, tujuan SPB-STPBI mengikuti pameran yang melibatkan sejumlah Perguruan Tinggi (PT) dan lembaga kursus di tanah itu adalah untuk memperkenalkan PT tersebut di kancah nasional. Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung selama tiga hari (14-16/11) dengan mengambil lokasi di lapangan GOR Ngurah Rai Denpasar, tukasnya. Pada kesempatan itu, pihaknya berharap melalui kegiatan Pekan Pendidikan Tinggi Bali Nusra 2013 itu masyarakat akan lebih mengetahui keberadaan dua perguruan tinggi itu, sehingga nantinya kepercayaan generasi muda di tanah air ini agar lebih banyak yang berminat menempa pendidikan di lembaga pendidikan itu, harapnya. Menyinggung tentang minat lulusan SMA dan SMK di negara kepulauan ini untuk melanjutkan pendidikan dan latihan di SPB-STPBI saat ini sangat tinggi. Remaja belasan tahun yang mendaftar sekaligus mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014 tercatat sebanyak 1.550 orang, tukasnya.Menurutnya, lulusan SMA dan SMK yang din-

Tunjung ketika berbincang-bincang dengan seorang pengunjung pada Pekan Pendidikan Tinggi Bali Nusra 2013

yatakan sebanyak sebagian belas memilih mengikuti program pendidikan dan pelatihan sebagian besar di SPB dengan jenjang pendidkkan basic dan middle level dan sisanya di STPBI untuk program Diploma IV dan program sarjana (S1). Dia mengemukakan, sejak berdirinya beberapa tahun yang lalu kedua lembaga pendidikan dan pelatihan yang bernaung di bawah Yayasan Dharma Widya Ulangun (YDWU) Denpasar telah mampu mencetak belasan tenaga professional di bidang perhotelan dan kepariwisataan. Saat ini YDWU yang berlokasi di Jalan Kecak Denpasar itu, mengelola sebanyak lembaga pendidikan dan latihan yakni SPB, STPBI, SPB-Airline Training Center (ATC), dan Maritim Training Center (MTC), serta sebuah penyalur tenaga kerja ke luar negeri yaitu Bali Duta Mandiri (BDM), tuturnya. K-01

FB/BLAS

109 Siswa SD Ikuti Lomba TI di SMP PGRI 2

Siswa SD sedang berkompetitif dalam lomba TI di SMP PGRI 2 Denpasar

Denpasar-Fajar Bali Griska atau yang sering disebut SMP PGRI 2 Denpasar, menggelar lomba Informasi dan Teknologi (TI) di sekolah tersebut Jumat (16/11). Lomba TI yang diikuti 109 siswa dari 12 SD di Denpasar, dibuka Ketua PPLP Dasmen PGRI Kota Denpasar, Drs., I Nengah Madiadnyana, MM., Kegiatan ini setiap tahun digelar SMP PGRI 2, untuk menggali potensi siswa SD, untuk mecegah gagap teknologi (gatek). Ketua PPLP PGRI Dasmen Denpasar, I Nengah Madiadnya, mengatakan, tujuan lomba TI untuk siswa SD, agar lebih awal siswa memahami TI. Bila sejak awal telah memahami TI, maka pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi akan ditingkatkan sesuai perkembangan. Namun Madiadnyana mengingatkan, agar siswa tidak menyalahgunakan TI untuk mengkases hal-hal yang negatif. Tetapi jadikan TI sebagai modal untuk bekerja atau berkomunikasi dengan kerabat dan kenalan secara positif. Saat ini melalui internet, seluruh wilayah di dunia dapat dihubungi. Bila melanjutkan studi di luar Bali atau di luar Indonesia, komunikasi dengan keluarga dapat menggunakan internet, sehingga kendati jauh di luar negeri tetapi dekat, karena dalam waktu singkat akan terhubungi. Madiadnyana menuturkan, dewasa ini siswa SD juga telah difasilitasi laptop o;leh orangtua, untuk itu manfaatkan laptop untuk meningkatkan penguasaan TI. Madiadnyana mengharapkan, yang meraih juara pada lomba TI, jangan berbesar hati, tetapi sebagai motivasi untuk terus meningkatakn diri. Sedangkan yang tidak meraih juara, harus lebih giat menekuni bidang TI, agar ke depan dapat mersih prestasi. R-008

FAJA R BALI Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

Deputi Bidang Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan, Syawal Gulton (kiri) membuka kongres dan konvensi nasional ABKIN yang ditandai dengan pemukulan gong dan (kanan) Rektor IKIP PGRI Bali, I Made Suarta dan Ketua YPLP, IGB Arthanegara serta peserta kongres dan konvensi nasional mengimplementasikan kuri- secara holistik bisa memfasili- nya potensi dan mengendalikan DENPASAR-Fajar Bali Wakil Menteri Pendidikan kulum 2013. Penjelasan itu tasi anak-anak untuk bisa diri dengan baik, itulah anak dan Kebudayan (Kemendik- disampaikan Syawal Gulton, mencapai titik optimal dari Indonesia sesungguhnya dan bud) yang diwakili Deputi Bi- ketika membuka Kongres XII kapasitas, itu tugas BK meng- itulah generasi emas 2045. dang Pengkajian dan Pengem- dan Konvensi Nasional XVIII giring anak-anak. Bagaimana Syawal Gulton mengemukakan, bangan Pendidikan, Prof. Dr., Asosiasi Bimbingan dan Kon- anak itu bisa berkembang kalau optimal, maka bukan Syawal Gulton, mengatakan, po- seling Indonesia (ABKIN) dan mengenal diri dengan baik, terjadi tawuran, dan bukti data sisi Bimbingan dan Konseling Seminar Nasional, di Aston membangun kepercayaan diri empiris menunjukkan belum dan tidak perlu jadi orang lain maksimal, karena ada lulusan (BK) di Indonesia sangat besar, Hotel Jumat (16/11). Dihadapan sekitar 800 tetapi jadikan diri sendiri, dan sekolah-sekolah tidak dewasa, karena persoalan pengendalian tidak bisa mengendalikan diri. diri dan persoalan sikap, serta peserta yang hadir, Syawal itulah sikap BK. Kalau BK sukses mengan- Misalnya BK bisa sukses mepersoalan pengetahuan dan Gulton menuturkan, pembelajaran yang akan menghasil- tarkan anak-anak Indonesia nagntarkannya, maka tidak keterampilan. Dalam posisi itu BK mem- kan sikap, pengetahuan dan menjadi anak-anak yang per- bakalan terjadi tawuran. Terkait kepekaan, bisa berikan warna baru dalam keterampilan, hal tersebut caya diri meyakini dirinya pu-

dititipkan ke guru kelas, karena bila guru BK tidak ada, maka guru kelas bisa merangkap guru BK. Guru di SD dominan karena aktivitas sikap dan bukan aktivitas pengetahuan. Tetapi bagaimana sikap yang lebih banyak dan itu menunjukkan konsep BK sudah masuk ke SD. Hadir juga pada kongres dan konvensi, Presiden Persatuan Konseling Antar-bangsa Malaysia dan Brunai Darussalam. Ketua Asosiasi Konseling Indonesia, Prof. Dr., H. Mungin Eddy Wibowo, M.,Pd., Kons., mengatakan, guru BK memberikan pelayanan yang bermanfaat dan bermartabat. Dalam hubungan dengan program pemerintah yakni kurikum 2013, tugas guru BK dapat membantu agar perkembangan secara maksimal bermanfaat bagi indvidu, didukung lisensi pendidikan, untuk mengatasi kebutuhankebutuhan. Wibowo membenarkan, di Indonesia 1 guru BK berbanding 150 siswa, dan jumlah guru BK di Indonesia 33.000, sehingga masih kurang 126 guru BK. R-008

Pascasarjana ISI Denpasar Gelar Seminar

Denpasar- Fajar Bali Guna mengembangkan bidang keilmuan, Program Pascasarjana ISI Denpasar pada baru-baru ini, menggelar seminar akademik, bertempat di Gedung Citta Kelangen lantai II ISI Denpasar. Seminar dibuka oleh Pembantu Rektor I ISI Denpasar, Prof Dr. Drs. I Nyoman Artayasa, M.Kes mewakili Rektor ISI Denpasar. Dalam sambutannya Prof. Artayasa menyambut baik digelarnya seminar sebagai program unggulan bagi Pascasarjana ISI Denpasar untuk membuka cakrawala mahasiswa. Sementara Ketua Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni (S2) ISI Denpasar,I Ketut Sariada, S.ST.,M.Si, menyampaikan dalam sambutannya bahwa seminar dirancang sebagai pertemuan akademik dan pertukaran ilmu pengetahuan secara berkelanjutan dan diselenggarakan setiap tahun dalam rangka membahas berbagai isu-isu seni yang sedang berkembang pada saat ini. “ Tujuan seminar adalah untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan adapat dipercaya dalam rangka penciptaan dan pengkajian seni, untuk menginventarisasi berbagai informasi yang terkait dengan

penciptaan dan pengkajian seni serta menghimpun isu-isu strategis tentang penciptaan dan pengkajian seni untuk menambah wawasan yang lebih luas dalam bidang seni,” paparnya. Seminar sehari yang diikuti puluhan mahasiswa Pascasarjana ISI Denpasar bertemakan “Isu-isu strategis penciptaan dan pengkajian seni berbasis budaya local” menghadirkan dua pembicara yaitu A.A. Bagus Mandera Erawan serta Arief Budiman yang dimoderatori oleh Dr. I Gusti Ngurah Ardana, M.Erg. Arief Budiman merupakan pendiri Matamera Communications, sebuah creative agency yang dikelola di Bali. Menurut Arif Budiman kunci keberhasilan penciptaan adalah kreativitas. Kreativitas adalah muatan kekuatan yang dinamis, maka serangkaian aktivitas dan proses kreatif sangat penting dimaknai sebagai metoda yang memperkaya fungsi dan makna kreativitas menjadi sesuatu yang nyata. Proses dimaksud adalah konsepsi design thinking (rencana/ desain pemikiran) menjadi design doing (rencana/desain yang direalisasikan). Dalam presentasinya A.A.

418/XI/KTR

Pemakalah sedang menyajikan maeri pada seminar

Bagus Mandera Erawan mengungkapkan sebuah karya seni tentu bukan lahir begitu saja, akan tetapi mengalami proses yang tersistematis. Karya seni tari yang mengangkat dari budaya lokal mampu melestarikan warisan budaya yang sudah punah yaitu seorang laki-laki yang memiliki dasar tari Baris bisa menarikan tari Legong secara luwes (lemuh).

Untuk itu lahirnya karya penciptaan Legong Peliatan laki-laki yaitu Legong Jaya Pangus tanpa menghilangkan pakem Legong Peliatan dengan struktur pepeson, pengawak, pengecet, dan pekahad. Legong Jaya Pangus Peliatan merupakan Tari Legong berceritakan kisah cinta segitiga dengan dua dunia antara Raja Jaya Pangus, Kang Tjin We, dan Dewi Danu hingga lahirnya May-

FB/HERU

adenawa. Tujuan Legong Jaya Pangus adalah mengangkat kembali karya legong Nandir I Gusti Ngurah Djelantik walaupun Legong Jaya Pangus menggunakan pakem Peliatan bertema cerita Jaya Pangus, dan menunjang gerak Legong Nandir dengan durasi panjang yang hanya bisa ditarikan oleh seorang lakilaki memiliki tenaga lebih dari pada wanita. W-017

402/XI/KTR


EKONOMI

FAJA R BALI Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

7

Guide Rusia Berkeliaran Ancaman SDM Lokal Lemahnya Sumber Daya Manusia (SDM ) lokal, menjadi penyebab menjamurnya warga asing yang berprofesi sebagai pramuwisata liar.

DENPASAR - Fajar Bali Sektor kepariwisataan Pulau Dewata yang berkembang positif dari tahun ke tahun belakangan membawa berkah tersendiri bagi masyarakat yang terlibat langsung didalamnya. Namun apa jadinya, jika masyarakat lokal yang seharusnya menjadi penikmat, justru terpinggirkan oleh warga luar Bali, terlebih dari luar negeri. Seperti contoh, banyaknya warga asing yang berprofesi sebagai pramuwisata (guide) tak berijin alias liar, memanfaatkan kelemahan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun regulasi untukk mencari keuntungan dengan menghandle warganya sendiri ketika berlibur di Bali. Keberadaan mereka pun mulai menuai keresahan. Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali Sang Putu Subaya mengatakan, pihaknya mendapatkan banyak laporan dan temuan dila-

pangan soal maraknya warga negara asing yang menjadi pramuwisata liar. Setelah China, kini mulai bermunculan warga asing yang menghandle wisatawan mancanegara asal Rusia. Sang Putu Subaya tidak memungkiri lemahnya SDM lokal, menjadi penyebab menjamurnya warga asing yang berprofesi sebagai pramuwisata liar. Dikatakannya, dari 6.500 anggota HPI, baru 65 saja yang mampu melayani tamu asal Rusia. “Baru 65 orang dari anggota kami yang mampu melayani tamu asal Rusia,” kata Subaya saat ditemui di sela - sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Sanur, Jumat (15/11) kemarin. Menurut Subaya, pemerintah harus turun tangan dengan melakukan pelatihan dan sosialisasi, untuk menambah ketersediaan tenaga pramuwisata bersertifikat yang mam-

FB/RONY

pu menghandle wisatawan macanegara dari Rusia.Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sangat menyayangkan kondisi tersebut. Keberadaan pramuwisata liar alias tidak berijin ini tentu akan menimbulkan iklim persaingan tidak sehat. Tak hanya itu kata pria yang akrab disapa Cok Ace, wisa-

tawan mancanegara yang dihandle bukan oleh warga asli, tentunya akan mengurangi informasi yang diberikan dilapangan. Jika tidak segera ditindaklanjuti, maka cepat atau lambat keberadaan pramuwisata liar, akan menjadi bumerang sekaligus memberikan preseden buruk terhadap kepariwisataan Bali. Cok Ace berharap, pemerin-

tah turun tangan dengan menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pramuwisata di Bali. Tidak sebatas pelatihan lanjutnya, pemerintah bersama organisasi profesi kepramuwisataan juga wajib mempercepat proses perijinan dan sertifikat , agar pramuwisata yang ada dapat segera mengambil peluang pasar, sesuai dengan kompetensinya. W-011

customer dan undangan lainnya tersebut berlangsung semarak. Tampak hadir juga Santiko Wardoyo, Sales& Promotion Director HMSI, Wibowo Santoso Manager Sales Division HMSI, Cahaya Wirawan Hadi, owner CSBI dan Branch Manager CSBI Divisi Hino, Gde Subawa. Malam apresiasi tersebut diselenggarakan sebagai bentuk keberhasilan Hino yang telah nerebut market share 71 persen penjualan untuk kategori 3 serta 25,5 persen untuk kategori 2. “ Berlimpahnya sumber daya alam pasir sebagai motor penggerak ekonomi menjadi kan kawasan ini sangat potensial demikian juga sektor logistik, dan angkutan pariwisata yang tumbuh berkembang di Pulau Dewata,sehingga pasar kendaraan niaga di Bali masih terbuka lebar” papar owner CSBI Cahaya Wirawan Hadi. Dijelaskan pula bahwa Hino

telah mengeluarkan produk unggulan yang cocok untuk area Bali yakni Dutro 130 HD X, tenaganya tangguh di medan tanjakan serta Mikrobus Ditro Prestiga yang sangat cocok untuk bisnis travel di Bali. “Bertepatan dengan HUT CSBI ke-37 kami berkomitmen selalu memberikan yang terbaik buat konsumen Hino yakni dengan membuka jaringan dan kerjasama dengan bengkel-bengkel di seluruh Bali dan Part Shop di seluruh pelosok sehingga mudah melakukan service dan pembelian suku cadang. Demikian juga halnya kapanpun dan dimanapun bila cutomer mengalami emergency di jalan kami siap hadir untuk member pelayanan,” ungkapnya. Sementara itu Santiko Wardoyo mengungkapkan perusahaan mengedepankan kepuasan konsumenya. “ Tidak hanya terpaku saat penjualan unit tetapi juga memperhatikan aspek layanan purna jual,”

ungkapnya. Bulan lalu Hino telah menyerahkan 60 unit service car (Suzuki APV) guna untuk menambah 75 service car yang telah ada. Dijelaskan pula bahwa di Bali Hino telah memiliki 3 unit service car yang siap melayani konsumen dalam emergency di jalan. Pada malam apresiasi tersebut Hino memberikan program terbaru Dutro yaitu paket 01510 yakni paket bunga nol persen selama satu tahun, dan bunga ringan pada tahun 2,3,4. Satu tahun service gratis atau 60 ribu km, pembelian 5 unit Dutro gratis paket wisata ke Singapura 3 hari 2 malam dan pembelian 10 unit Dutro gratis paket wisaata ke Thailand 3 hari 2 malam . Sebagai bentuk kepercayan dan tinginya animo customer memiliki Hino, terbukti pada malam apresiasi tersebut tercatat 99 unit Dutro laku terjual. RL

FB/IST

Malam Penghargaaan Untuk Pelanggan Setia Hino

Tampak owner CSBI, Cahaya Wirawan Hadi (nomor 2 dari kanan) bersama petinggi HMSI foto bersama pada acara “Hino Night “ yang digelar di Hongkong Garden Restourant.

DENPASAR-Fajar Bali Sebagai bentuk ungkapan terimakasih dan apresiasi kepada pelanggan setia Hino di Bali dan sekitarnya, awal pekan lalu , mengambil tempat di Hongkong Garden Restourant, PT. Hino Motor Sales Indonesia

(HMSI) bersama dealer Hindo di Bali, PT. Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) mengadakan acara bertajuk Hino Customer Gathering atau Hino Night sekaligus perayaan hari jadi CSBI ke 37 tahun. Acara yang dihadiri ratusan

DENPASAR - Fajar Bali Produk terkenal dan ternama akan hadir menghiasi pusat pertokoan di Lippo Mall Kuta. Puluhan produk dari berbagai mancanegara ini ikut meramaikan ikon wisata belanja di pusat pariwisata tersebut. Berbagai gerai menawarkan produk mutakhir busana, aksesori, sepatu dan tas, olahraga, F & B, kesehatan hingga layanan penukaran valuta asing. Pusat perbelanjaan ini berlokasi di kawasan Kartika Plaza ini diyakini akan menjadi ikon baru aktifivas wisata di Kuta. Minat konsumen sudah dapat terlihat saat busana koleksi Giordano yang langsung diserbu pengunjung. Marketing Officer Giordano Karina Budi Lestari mengatakan, produk ini termasuk paling digemari wisatawan, terutama untuk oleh-oleh dari Pulau Dewata. “Produk busana Giordano yang lain juga tak kalah menarik, apalagi dengan diskon

khusus pada masa promo ini,” kata Karina saat ditemui, Jumat, (15/11) kemarin Selain produk Giordano, berbagai produk seperti Bateeq, Quiksilver, Batik Semar, Batik Danarhadi, Travel X’perience, sepatu dan accesories VNC, Guess Accesories, Planet Sport, Sepatu Clarks, Spex simbol, Optik Seis, Watch Engine, Eiger, Sportivo 360, Starbucks dan Cool Kids sudah membuka gerai mereka di Lippo Mall Kuta. Beberapa di antaranya juga menawarkan potongan harga dan promosi yang menarik pengunjung mal hingga akhir tahun nanti. District Manager PT. Sari Coffee Indonesia Fensilia Agustina yang memegang lisensi Starbucks mengatakan, sangat optimistis mall ini akan berkembang lebih cepat karena didukung pengelolaan yang profesional dan gerai berkualitas. “Hal ini pula yang mendorong Starbukcs membuka

Produk - Produk Ternama akan Hiasi Lippo Mall Kuta

outlet ke-14 di Bali di mal ini,” katanya. Kata Agustina, nama Lippo Mall dinilai merupakan jaminan tersendiri yang membuatnya yakin akan pertumbuhan usaha di tempat tersebut. Apalagi bersamaan dengan diluncurkannya produk terbaru, Starbucks Christmast blend expresso roast.

Produk ini sebut Agustina, mempromosikan kelezatan kopi Indonesia melalui Starbucks di seluruh dunia. Sejalan dengan pasar yang dibidik mal ini lanjutnya, Starbucks Lippo Mall Kuta juga menargetkan pasar wisatawan domestik dan mancanegara karena berada di lokasi strategis destinasi yang memiliki

sekitar 60 hotel berbintang di Kuta. Senior Marketing Communication Manager PT. Gilang Agung Persada Erlangga Satrio mengatakan hadirnya sejumlah gerai dari brand dan merek terkenal di Lippo Kuta Mall menambah khazanah Kuta yang tidak hanya dikenal dengan pesona pantainya, tetapi juga sebagai pusat wisata belanja dan memenuhi kebutuhan akan gaya hidup. Erlangga tidak menyebut berapa target penjualan yang dipatok, tetapi dia yakin produk yang dipasarkan usaha tersebut yakni Guess Accesories, VNC dan Watch Engine bakal bertumbuh seiring geliat bisnis di Kuta. Perusahaan ini pun memberikan penawaran menarik seperti diskon dan promo kepada konsumen yang berdasarkan pengalaman selama ini nsebagian besar adalah wisatawan. W-011

Jl. Jl. Hayam Wuruk 126, Denpasar. Ide dari TABULAMPOT di Bali-Fruit Garden pertama kali muncul karena melihat tingkat setres yang dialami para karyawan atau pekerja swasta dalam bekerja cukup tinggi. Disamping itu juga jarang ada tempat di Kota khususnya di Kota Denpasar menyediakan pasilitas yang bisa memberikan ruang untuk menghilangkan kejenuhan setelah lama beraktifitas. Maka dari itulah muncul ide untuk membuat Tabulampot karena dengan menikamati dan memetik buah tanaman yang ditanam dalam pot tersebut setidaknya dapat rilek sejenak. Kegiatan ini bisa dilakukan

bersama keluarga dan teman tanpa harus menghabiskan waktu di jalan untuk pergi jauh ke pinggir Kota. “Dengan 350 Tabulampot organik dari 100 jenis tanaman dari luar negeri, pengunjung diberikan edukasi dan informasi bagaimana merawat Tabulampot dengan baik dan benar di Bali Fruit Garden,”ucap owner Bali-Fruit Garden I Made Sumertawa, Jumat (15/11) kemarin. Pengunjung akan memperoleh wawasan tentang pemilihan bibit, cara menanam atau penempatan, pemangkasan atau pembentukan, pembuahan, dan pemupukan. Selain TABULAMPOT di Bali Fruit Garden juga disediakan arena Fun Zone Golf di sela Tabulampot yang

sudah berbuah, Fish Therapy On Foot dari 2.500 ikan Gararrufa dari Turki yang tidak memiliki gigi sehinga sangat aman dan juga pengunjung bisa langsung menikmati menu Garden Juice. Bali Fruit Garden menyediakan oleh-oleh berupa kedelai Jepang Edamame, yang bermanfaat mencegah resiko asamurat, kolesterol, jantung dan kanker, dilengkapi dengan EQ SuperCamp, evaluasi cara belajar dengan metode quantum quotient (kombinasi IQ, EQ dan SQ). “Tidak mahal, para pengunjung tidak usah merogoh kocek terlalu dalam cukup dengan Rp 50.000,- bisa menikmati lima fasilita paket wisata agro perkotaan tersebut,”jelasnya. M-004

FB/RONY

Bali Fruit Garden, Spesial Tabulampot

FB/AGUNG

I Made Sumertawa dengan Tanaman Buah Dalam DENPASAR-Fajar Bali Hanya di Fruit Garden para Pot (Tabulampot). Ide tanaman dalam pot ini di pengunjung bisa menikmati dan memetik langsung buah di kenalkan oleh owner Bali-Fruit dalam pot atau biasa disebut Garden I Made Sumertawa, di

NDF 2013 Kolaborasi Promosi dan Bisnis

DENPASAR - Fajar Bali Nusa Dua Fiesta (NDF) kembali digelar memadukan promosi dan bisnis dengan mengangkat tema Wana Lelangunan. Event tahunan ini diawali dengan pembukaan dengan menampilkan pawai dengan peserta sekitar 20 dari berbagai fasilitas yang ada serta masyarakat dan industri di areal Bali Tourism Development Corporation (BTDC). Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari, 15 - 19 November 2013 tersebut dipusatkan di Area Peninsula. Event yang memasuki usia ke-16 ini mendapat apresiasi dari Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prof. Dr I Gede Pitana.  “Tak banyak even promosi yang bisa dilaksanakan lebih dari 10 kali. Namun NDF kini sudah memasuki even ke-16 kali,” ujar Pitana di sela - sela pembukaan NDF 2013, Jumat (15/11) kemarin. Pitana menambahkan, NDF bukan hanya sekedar promosi, juga mengkemas dalam sebuah pertemuan bisnis. “NDF merupakan even yang sangat bagus untuk sebuah even promosi. Suatu even bukan hanya dilihat pada saat even, namun seberapa even tersebut dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak pada pariwisata,” ujarnya yang dalam kesempatan tersebut ditemani Direktur Utama (Dirut) BTDC Ida Bagus Wirajaya. Sejumlah petinggi kementrian dan pejabat daerah juga hadir dalam pembukaan tersebut. Sementara itu, Ketua Umum NDF 2013 Ida Bagus Abdhi mengatakan, parade NDF mengusung tema lingkungan sesuai tema NDF. Perwakilan BTDC yang membawakan parade pertama dengan kesenian tek-tekan dan Okokan khas Tabanan, Payas Agung dari 9 kabupaten/kota di Bali dilanjutkan penampilan seni kreatif dari masing - masing hotel yang ada di wilayah Nusa Dua.  “Parade ini akan ditutup dengan penampilan Marching Band Universitas Udayana,” kata Abdhi. Abdhi melanjutkan, BTDC berupaya menampilkan kesenian dan seniman terbaik di Bali maupun di luar negeri, sehingga bisa menghibur masyarakat lokal dan wisatawan dalam ajang NDF. Dalam penyelenggaraan teknis NDF, BTDC selaku panitia didukung penuh oleh seluruh hotel di Nusa Dua, BPPD Bali, DPD ICA Bali, IMEX (World Music) dan seluruh komponen lainnya. Pada hari pertama NDF 2013 akan menampilkan handycraft Exhibition, Creative Gebogan Janur, creative fruits and vegetable Carving, creative Table Setup (ICA), stone carving exhibition, ngelawang barong, parade hotel, Sekar Jepun Kolosal, opening NDF 2013, Balinese performance, music Performance by Bona Alit, and by Jim Larkins dan band. W-011

Tingkatkan Produksi Sawah, Badung Anggarkan Rp1,5 M

MANGUPURA-Fajar Bali Sebagai daerah pariwisata, Badung menjadi incaran para investor. Para pemodal asing sudah mulai terjun dalam bisnis jual beli tanah. Hal ini, dikhawatirkan semakin mendorong alih fungsi lahan, apalagi semakin hari harga tanah pada sejumlah lokasi membumbung tinggi, yang membuat masyarakat semakin tergiur menjual lahannya. Melihat kondisi ini, berbagai upaya pun dilakukan Pemkab Badung untuk menekan alih fungsi lahan. Salah satunya dengan pengembangan optimalisasi lahan sawah. Untuk program ini, dalam rancangan APBD 2014, Dinas Pertanian, Perkebunaan dan Kehutanan (Distanbunhut) memasang anggaran sebesar Rp1,5 miliar lebih. Kepala Distanbunhut Badung IGAK Sudaratmaja menyampaikan, optimalisasi lahan sawah ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengembalikan produktivitas lahan pertanian. “Lahan-lahan sawah yang sudah tidak produktif atau yang belum dikelola secara optimal kami bantu dengan program ini (optimalisasi lahan sawah),”. Ungkapnya, Jumat (15/11) kemarin. Program optimalisasi lahan sawah ini, kata Sudaratmaja, diberikan dalam bentuk bantuan bibit tanaman. Bibit tanaman yang diberikan disesuaikan dengan keiinginan para petani. “Seperti tahun ini diberikan bibit kacang tanah untuk optimalisasi 600 hektar lahan sawah,” ujarnya. Untuk tahun 2014 berapa hektar yang akan dioptimalisasi? Menurut Sudratmaja, sebelum pengadaan bibit akan dilakukan cek calon petani dan cek lokasi. “Kami akan petakan per kecamatan, lahan-lahan sawah yang belum intensif pola tanamnya. Jadi belum bisa dpastikan berapa hektar luasannya, tapi yang pasti akan lebih luas dari tahun ini,” tukasnya. Demikian juga dengan bibitnya, akan ditentukan setelah meminta masukan dari para petani. “Program ini untuk memantapkan pola tanam. Biasanya dalam satu tahun ada dua kali atau lebih masa tanam. Ini yang kita upayakan untuk lahan sawah di Badung,” pungkasnya. W-006

Pajak Online, Bongkar WP ‘Nakal’

MANGUPURA-Fajar Bali Kebocoran dari sektor pajak hotel dan restoran yang dikhawatirkan selama ini ternyata memang terjadi. Sejumlah hotel dan restoran diduga melakukan kecurangan dengan cara memanipulasi pelaporan transaksi keuangan tamu dan pengunjung. Ulah nakal pelaku usaha ini terungkap saat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Badung memasang alat khusus pemantau transaksi. Kepala Dispenda Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa menyampaikan, menekan kebocoran PHR (pajak hotel dan restoran), pihaknya telah memasang 17 alat pemantau transaksi di 17 restoran. Dengan alat ini, Dispenda bisa langsung memantau setiap transaksi dari kantor Dispenda di Puspem Badung. Semua transaksi direkam selanjutnya diteruskan kepada petugas khusus yang memonitor server. Hasilnya pun cukup mengejutkan. “Meski baru uji coba, tapi hasilnya cukup signifikan. Misal restoran yang biasanya bayar pajak hanya Rp 100 juta per bulan, setelah dipasang alat harusnya mereka bayar Rp 200 juta lebih. Ini benar-benar gila, banyak ternyata pajak yang lost (hilang, Red)” tandas Arnawa, Jumat (15/11) kemarin. Sayangnya, Mantan Satpol PP Badung tak mau membeberkan restoran mana saja yang sudah dipasangi alat ini. “Itu (restoran yang dipasang server, Red) tidak bisa kami sebutkan,” ucapnya. Meski begitu, kata Adi, masih ada kendala karena tidak mudah menanamkan server kepada semua hotel dan restoran, apalagi hotel dan restoran berbintang yang sudah mempunyai pelanggan tetap. Namun, dia memperediksi pemasangan server seluruhnya bisa dilakukan pada 2015, jika tidak ada “perlawanan” dari pengusaha. Dia sendiri mengaku sering kucing-kucingan dengan wajib pajak. “Melakukan pajak online bituh pendekatan dengan pengusaha, Jakarta saja gagal,” tukas pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini. Dijelaskan, alat perekam transaksi ini juga dilengkapi dengan kamera pengintai. Jika pengusaha mencoba main-main, maka alarm di Dispenda otomatis nyala. Ditanya harga peralatan? Adi menyebutkan untuk 17 alat kurang dari Rp200 juta. “Ndak mahal kok, 17 alat itu ndak sampai Rp 200 juta. Karena itu kami PL (penunjukkan langsung), tidak tender,” tukasnya. W-006


KESEHATAN & SPORT

8

FAJA R BALI

Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

Pendiri Dexa Medica Terima Penghargaan dari Pemerintah Dexa Medica termasuk salah satu perusahaan farmasi Indonesia pertama yang menerobos pasar ASEAN dan Afrika. Ekspor  perdana dilakukan ke Myanmar tahun 1993, dan kini sudah melakukan ekspor ke 10 negara.

JAKARTA – Fajar Bali Pendiri PT. Dexa Medica Rudy Soetikno menerima peng-

hargaan ‘Ksatria Bakti Husada Arutala’- dari pemerintah atas jasanya di bidang kesehatan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-49 dengan tema ‘Menuju Indonesia Sehat dan JKN yang Bermutu”, Jumat (15/11) di Jakarta International Expo. “Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan yang sangat tinggi ini. Apresiasi ini akan memberikan motivasi yang lebih besar kepada perusahaan kami untuk terus berkontribusi dalam program pembangunan kesehatan nasional,” kata Rudy usai menerima penghargaan.

TIPS

Perhatikan Gizi Agar Buah Hati Sehat dan Cerdas Setiap orangtua pasti menginginkan buah hatinya mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tentunya, untuk meraih harapan tersebut, faktor gizi menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Pemenuhan kebutuhan gizi secara tepat, lengkap, dan seimbang akan saling memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan, seperti terhadap tulang, penglihatan dan daya tahan tubuh bahkan otak sebagai organ kecerdasan. “Semua itu, mendukung kapasitas anak sehingga memiliki kemampuan yang optimal di kemudian hari,” papar Prof.Ir.H.Hardinsyah, MS. Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB). Ya, gizi berperan penting agar tumbuh-kembang anak menjadi optimal dari berbagai unsur yang mencakup kognitif, motorik, bicara dan bahasa serta sosial-emosional. Yang penting diketahui juga, gizi memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan anak untuk mempersiapkan otak sebagai hardware dalam proses pencerdasan. Selain itu, gizi juga memberi peran penting guna membantu si kecil  agar tidak rentan mengalami sakit di masa tumbuh kembangnya. Kondisi imunitas yang baik—karena asupan gizi yang baik-- tentunya akan mengurangi risiko anak terkena penyakit. Alhasil, tak sampai mengganggu proses tumbuh-kembang anak selanjutnya. Sejak dalam kandungan Hardinsyah menegaskan, kapasitas dan karak te r s e s e o ra n g d i ke m u d i a n h a r i d i te n t u ka n d a r i p ro s e s b a ga i m a n a d i a d i b e s a rka n . H a l i t u te r m a suk bagaimana kualitas gizi dan stimulasi yang dia dapatkan, bahkan sejak ia masih dalam kandungan. Gizi yang baik akan mendukung proses pertumbuhan janin. Sejak hamil, pertumbuhan sel otak pada janin sudah harus dimaksimalkan, melalui gizi dan stimulasi. Oleh sebab itu pula, calon ibu perlu menyiapkan gizi yang tepat sejak awal masa kehamilan. Penting diketahui, cikal bakal otak sudah terbentuk pada minggu ketiga kehamilan berupa lempeng saraf. Kemudian, pada minggu keempat berubah menjadi tabung saraf. Lalu, pada minggu kelima kehamilan mulai terbentuk otak besar, batang otak, otak kecil dan medulla spinalis. Nah,  setelah lahir ke dunia, periode yang penting untuk diperhatikan dalam pertumbuhan otak adalah usia 0-2 tahun. Kenapa? Pasalnya, rentang waktu tersebut merupakan periode emas (golden age) terjadinya perkembangan saraf otak yang tercepat, khususnya mielinisasi. Memang hingga usia 5 tahun perkembangan otak terus berlanjut meski tak secepat pada usia sebelumnya. “Saat (periode emas) inilah masa puncak dari perkembangan otak anak yang akan menjadi fondasi bagi perkembangan otak selanjutnya,” ujar Hardinsyah.Otak mengalami perkembangan yang luar biasa pada masa kanak-kanak. Bahkan hingga anak usia 2 tahun berat otak mencapai 75 persen otak dewasa. Selain itu, hingga usia 2 tahun pula, pertumbuhan dan perkembangan otak anak telah mencapai 90 persen. Lalu apa fungsi otak? Banyak sekali. Otak ternyata yang mengatur seluruh bagian dalam tubuh, misanlya gerakan motorik, mengatur tekanan darah, sekresi, hormon, pernapasan, emosi bahkan mengatur suhu tubuh dan sebagainya. Tak heran bila otak disebut organ yang paling vital. Nah, kembali lagi, faktor yang paling penting untuk pembentukan sel-sel otak pada masa periode emas adalah gizi. Adapun beberapa zat gizi yang berperan adalah glukosa, vitamin,mineral, asam linolenat, asam linoleat,  asam amino esensial dan kolin tentunya. Setiap orangtua yang ingin anaknya cerdas tentu harus memenuhi kebutuhan asupan gizi anak-anaknya, demi meningkatkan kemampuan otak mereka agar optimal. Seimbang Di samping itu, hal lain yang tak kalah penting dalam pemenuhan gizi anak adalah asupan zat gizi makro dan mikro dari beragam makanan. Untuk memenuhi kebutuhan gizi, orangtua perlu memperhatikan asupan sumber makanan yang seimbang dan bervariasi. Karena itu, penuhilah kebutuhan gizi anak dengan menu yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral yang sesuai kebutuhan anak. Sebagai contoh, karbohidrat bisa bersumber dari nasi dan kentang. Protein bisa diperoleh dari ayam, ikan, dan daging sapi. Lemak dari ikan, daging ayam, telur dan susu, vitamin dari buah-buahan, mineral dari sayuran dan susu.  Tentunya, masing-masing asupan diharapkan  seimbang setiap harinya. Ada kalanya anak mengalami sulit makan. Meski begitu orangtua tak perlu khawatir atau menyerah. Lakukan strategi dengan selalu menyediakan menu makanan yang variatif. Tentunya dengan tetap memerhatikan unsur-unsur gizi seimbang. Alhasil, anak tidak akan mengalami kekurangan asupan gizi tertentu. Anak pun dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal sesuai yang kita harapkan. KP

Penghargaan ‘Ksatria Bakti Husada Arutalaini’ diakui Rudy sangat bermakna dan merupakan hasil jerih payah Dexa Medica dalam mewujudkan filosofi perusahaan “Expertise for the Promotion of Health”. Kepeloporan Rudy diawali dengan mendirikan industri farmasi swasta nasional dengan beberapa rekan, yaitu; PT. Dexa Medica pada 1969 di Palembang, Sumatera Selatanyang pada waktu itu ditujukan untuk membantu mengatasi kelangkaan obat-obatan di Palembang dan sekitarnya. Sejak 1978, produk Dexa Medica telah didistribusikan keseluruh Indonesia. Setelah mendapat sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) pada tahun 1990, mulai tahun 1991- Dexa Medica memproduksi Obat Generik Berlogo (OGB). Kini OGBdexa  memiliki range produk yang lengkap, tersedia dalam berbagai bentuk sediaan dengan harga yang terjangkau. Terdiri dari hampir semua kelas terapi seperti; antihipertensi, antikolesterol, antidiabetes, antibiotika, antipiretik, antijamur, antivirus, antidepresi dan lain-lain. Hal ini, tentu saja sebagai bentuk partsisipasi mensukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2014. Di bidang riset pengadaan bahan baku obat-obatan, komitmen Rudy Soetikno diwujudkan dengan mendirikan laboratorium untuk mencari bahan baku obat alami yang

FB/SUPRI

Pendiri PT. Dexa Medica Rudy Soetikno menerima penghargaan diberi nama; Dexa  Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) PT Dexa Medica pada tahun 2005 di Cikarang, Jawa Barat. Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) DLBS  PT Dexa Medica merupakan IEBA pertama kali di Indonesia yang mendapat ijin dan telah diresmikan oleh Menkes Nafsiah pada 20 Agustus 2013 lalu. Sejumlah produk DLBS Dexa Medica yang meru-

AB. Gde Oka Dipa

Kawinkan Gateball dan Jepun DENPASAR-Fajar Bali Kepedulian yang luar biasa dperlihatkan pengusaha yang satu ini. Tak hanya memberi kontribusi penghijauan dan pelestarian tapi aktivitasnya dibarengi memberi fasilitas olahraga. Berlokasi di Tanjung Bungkak, Jalan Hayam Wuruk Denpasar, Taman Jepun, sesuai namanya memiliki se-abreg jenis tanaman Jepun, bunganya pun yang berwarna merah, putih, atau merah muda enak dipandang bagi mereka yang berkunjung. AB. Gde Oka Dipa yang akrab disapa Oki, selaku Owner Taman Jepun, Jumat (15/11) kemarin mengaku settingannya tak sekedar penghijauan, dan bisnis tapi lokasinya dilengkapi dengan fasilitas olahraga Gateball. Tiga lapangan Gateball telah terbangun, yang acap kali digunakan event nasional. Bahkan saat ini sedang ber-

langsung Bali Internasional Sports Week (BISW) cabang Gateball. Tak sedikit atlet Gateball merasakan nuansa beda ketika bermain Gateball di Taman Jepun. Ketika konsentrasi bermain dan berfikir adu strategi, mereka juga dihadapkan pada pandangan yang sejuk, mengingat disekelilingnya bertaburan tanaman Jepun plus bunga yang indah. “Kami sengaja setting penggabungan arena Jepun dan fasilitas olahraga plus fasiltas lainnya sebagai penunjang. Terbukti mereka yang berbain Gateball benar-benar menikmati suasana di Taman Jepun,”ujar Oki, yang juga gemar bermain Gateball. Tak heran ide cemerlang yang dituangkan dalam Taman Jepun ditanggapi positif oleh Nakatomo, salah satu peserta BISW dari Tokyo yang memuji fasilitas ini. R-007

FB/IST

pakan Bioactive Fraction- yang sudah dipasarkan antara lain; Disolf (obat untuk membantu memperbaiki sirkulasi darah), Inlacin (obat untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah), Redacid (obat untuk membantu meringankan gangguan pada lambung), Dismeno (obat untuk membantu meringankan nyeri menstruasi), Phalecarps (obat untuk kanker dan perawatan kesehatan).

Dexa Medica juga mempelopori uji klinik obat-obat herbal Indonesia, dimulai dari produk Stimuno yang diriset dan dikembangkan dari tanaman Phyllantus niruri (Meniran). Da l a m h a l m e n d u ku n g e k s p o r n o n m i g a s , D exa Medica termasuk salah satu perusahaan farmasi Indonesia pertama yang menerobos pasar ASEAN dan Afrika.

Ekspor  perdana dilakukan ke Myanmar tahun 1993, dan kini sudah melakukan ekspor ke 10 negara. Obat sakit kepala produk Dexa Medica, yaitu Boska merupakan salah satu market leader di Nigeria. Konsistensinya dalam melakukan ekspor obat , pe m e r i ntah memberikan ‘Primaniyarta Award 2005’ yang diserahkan oleh Presiden SBY. KP

DENPASAR – Fajar Bali Bali Internasional Sports Week (BISW) dimanfaatkan maksimal oleh Pengprov Indonesia Woodball Asosiation (IWbA) Bali sebagai wahana menakar kekuatan cabang woodball secara nasional. Kekuatan bola kayu (Woodball) di tanah Jawa hadir di event ini plus luar Jawa, hingga panitia harus kerja ekstra untuk mempersiapkan event ini. “Target kami maksimal hanya 200 peserta, tapi perkembangannya mencapai 250 atlet yang terlibat di event ini,”ujar Panitia BISW cabang woodball, Maryoto Subekti, usia

pembukaan, di sebelah timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandi) Lapangan Niti Mandalan, Denpasar, Jumat (15/11) kemarin. Meski dibawah guyuran hujan gerimis, peserta tak menyurutkan peserta untuk memperlihatkan kualitasnya di masing-masing nomor. Panitia di event ini mempertandingkan 14 nomor, berlangsung hingga, Minggu (17/11) besok. Cabor ini tergolong istimewa, mengingat dari 9 cabor BISW, Woodball dibuka oleh Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta. Orang nomor dua di level

Bali itu sangat berharap cabor ini bisa mengangkat pamor Bali diberbagai event bergengsi. “Kami sangat menanti kontribusi positif dari IWbA Bali, tak sekedar rutinitas menggelar event atau sebagai tuan rumah, tapi harus dibarengi hasil yang baik,”pintanya. Disesi lainnya, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, menilai cabor woodball mampu mendatangkan 250 atlet, yang berarti selain cabor ini mulai digemari, juga daya pikat Bali. “Pantas bila woodbal menyandang predikat cabor olahraga dan pariwisata,”paparnya. R-007

Woodball BISW Dibuka Wagub Bali

FB/SUPRI

Wagub Bali Ketut Sudikerta, didampingi Ketua Umum PP. IWbA, dan KONI Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, memukul vww bola pertama pembukaan BISW cabor Woodball, Jumat (15/11/2013), di Lapangan Niti Mandala Denpasar.

Undiksha Lolos, Putra Tresna Gateball Diikuti 6 Tim Luar Negeri Urutan Kedua

DENPASAR – Fajar Bali Undiksha FC lolos sebagai wakil Bali setelah dalam laga terakhirnya di Lapangan Undiksha Singaraja menang 7-0 atas Persaka Karangasem, pada kompetisi Divisi III Rayon Bali, Jumat (15/11). Dalam tiga kali laga, Undiksha memetik nilai sempurna 9,dan berada di puncak klasemen akhir. Di posisi kedua dihuni Putra Tresna setelah menang 3-1 atas Bali All Stars (BAS), di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Jumat (15/11) kemarin. Dipimpin wasit I Made Puja (Gianyar), Putra Tresna besutan pelatih Dede Mahatma, tampil percaya diri menghadapi debutan baru BAS. Menurunkan pemain andalannya, seperti Ekananda, Budha Nugraha, dan Farid Kristanto, mereka langsung melakukan tekanan berbahaya ke daerah pertahanan BAS. Serangan gencar tersebut tidak segera membuahkan

hasil, akibat kuatnya lini bertahan BAS. Baru pada menit ke-23, Budha Nugraha mampu melesakkan bola membobol gawang BAS yang dikawal kiper Seto Prabowo. Gol ini bermula dari umpan dari sektor tengah pertahanan BAS, bola matang langsung disambar Budha, 1-0 untuk Putra Tresna. Unggul 1-0, tidak mengendurkan tekanan dari kubu penggawa dimanajeri IGAN Anom Jaksa ini. Beberapa kali peluang menambah gol, banyak didapat anak-anak Putra Tresna, namun karena tergesa-gesa, peluang tersebut gagal menjadi gol. Sebaliknya di kubu BAS, para pemain besutan pelatih Bambang Subandrio itu mencoba menggedor pertahanan lawan melalui kedua sayapnya. Upaya ini segera membuahkan gol balasan ketika pada menit ke-35, Rohwiyan Khamsa Wijaya lolos dari jebakan offside, sehingga dengan leluasa ia menceploskan bola ke gawang Putra Tresna yang dikawal

Agung Prabawa. Skor 1-1 ini bertahan hingga jeda. Tampilan 45 babak kedua, stamina pemain BAS mulai menurun. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Putra Tresna dengan terus-menerus menggempur pertahanan BAS. Akibatnya, pada menit ke-59, giliaran Ekananda membuat Putra Tresna unggul 2-1 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti setelah sebelumnya terjadi pelanggaran oleh pemain BAS. Unggul 2-1, dan dari segi stamina dan fisik anak-anak Putra Tresna lebih segar, mereka terus melakukan gempuran ke jantung pertahanan BAS.  Pada menit ke-79, kembali Budha Nugraha melesakkan gol keduanya sekaligus gol ketiga bagi Putra Tresna. Sontekan kaki kirinya yang keras, memaksa Seto untuk kali ketiga memungut bola dari dalam gawang. Skor 3-1 untuk Putra Tresna tak berubah hingga laga berakhir.R-007

FB/SUPRI

IB. Antara dan Makamuto

DENPASAR – Fajar Bali Peserta BISW cabang olahraga (Cabor) gateball dari Jepang, Nakamoto menganggumi venue gateball yang berlokasi di Taman Jepun Denpasar. “Venuenya standar, begitu pula suasananya yang dikelilingi bunga Jepun membuat beda, setiap memandang kelihatan hijau plus bunga Jepun menambah suasana semakin nyaman,”ujar Nakamoto, didampingi Ketua Umum Pengprov Pergatsi Bali, Ida Bagus Antara, pada gelaran hari pertama BISW, Jumat (15/11) kemarin. “Ditengah-tengah kota masih dijumpai suasana yang r i n d a n g , m e m b e r i ke s a n

tersendiri bagi saya,”ujarnya. Sisi lain, Ketua Umum Pengprov Pergatsi Bali, Ida Bagus Antara, menjelaskan tim-tim luar negeri sudah tak nyaman lagi jika event itu digelar ditempat ramai, sehingga pilihan utama di Taman Jepun. Sebanyak 6 tim dari luar negeri, selain Jepang, juga terlibat peserta dari Thailand, Taiwan dan Singapura. “Keterlibatan mereka tak lepas dari aktivitas Pergatsi Bali yang selama ini memenuhi undangan luar negeri,”imbuhnya. Total peserta dalam dan luar negeri, masih versi Antara sebanyak 30 tim. Awalnya 32 tapi dua tim tak jadi ikut karena salah persepsi membaca jadwal. “Biasanya pertandingan gateball mengambil hari Sabtu dan Minggu, ini dibagian patokan Manado dan NTB, sementara event dimulai Jumat,”kilah Antara, yang menambahkan kegiatan ini berakhir Sabtu (16/11) hari ini, dengan mempertandingkan satu nomor yakni beregu.R-007


PARIWARA AMKRI Dorong Pemerintah Agar Relugasi dan Birokrasi Tidak Rumit

9

FAJA R BALI

Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

5 Tahun Target US$ 5 Miliar

DENPASAR - Fajar Bali Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) dalam 5 tahun kedepan menargetkan jumlah ekspor hasil kerajinan baik yang berbahan kayu maupun rotan sebesar US$ 5 miliar. Angka ini dikatakan harus mampu ditembus dikarenakan selama ini ekspor kedua produk kerajinan tersebut hanya berkisar US$ 1,7 miliar. Namun, hal ini masih mendapat hambatan yang sangat besar mengingat masih banyaknya permasalahan - permasalahan yang ditemui. Berbagai permasalahan ini meliputi relugasi, infrastruktur serta birokrasi yang sangat rumit. Ke t u a D P D A M K R I I r. Soenoto mengatakan, regulasi masih menjadi kendala bagi para pengrajin. Selain itu lanjutnya, infrastruktur seperti pelabuhan, akses jalan maupun kendala telekomunikasi masih belum memadai di daerah - daerah penghasil kerajinan serta birokrasi yang sangat rumit. “Regulasi masih sering dipermasalahkan. Kita akan

lebih proaktif jika ada kebijakan - kebijakan yang sangat memberatkan. Infrastruktur juga menjadi kendala. Masih banyak akses jalan maupun pelabuhan yang belum memadai. Birokrasi juga sangat rumit,” jelas Soenoto di Denpasar, Jumat (15/11) kemarin. Soenoto melanjutkan, untuk itu pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar para pengrajin Indonesia bisa berbicara banyak di pentas dunia dan menghasilkan devisa yang besar. B e b e ra p a h a l ya n g d i lakukan ini katanya ada 4 hal yakni penetrasi pasar yang terus gencar dilakukan, eksebisi yang harus terus dilakukan, teknologi yang tepat guna, infrastruktur yang terus digenjot dan regulasi yang bisa memudahkan. “Kekayaan sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) Indonesia harus diimbangi oleh regulasi pemerintah yang memadai,” tegas Soenoto. Terkait bahan baku dan produksi Soenoto mengungka p ka n t i d a k m e n ga l a m i

hambatan berati. Hambatan ini justru berupa pungutanpungutan dan proses di birokrasi yang dirasa sangat rumit. Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah agar mengekspor produk jadi yang memiliki value juga melibatkan tenaga kerja. AMKRI sendiri kata Soenoto memerlukan dukungan pemerintah agar perajin dan p engu saha fu rnit u re maupun handycraft dapat menggunakan kemajuan teknologi dalam menghasilkan produk. “Sebagian produk furniture dan handycraf menggunakan cara primitif karena kekurangan pemanfaatan teknologi,” ucapnya. Sementara itu, Ketua DPD AMKRI Bali I Ketut Wiranantaja menambahkan, di Bali s e n d i r i b a nya k m e m i l i k i potensi yang belum tergali, walaupun sudah banyak ada asosiasi. Namun dianggap belum mampu untuk mengangkat UMKM Bali. “Di Bali ini yang banyak adalah usaha kerajinan sep-

erti kerajinan perak. Untuk mebel, usahanya tidak terlalu banyak di Bali. Karena itu, untuk saat ini kami fokuskan pada usaha kerajinan. Bagaimana mengangkat bidang itu kembali. Apalagi potensinya untuk ekspor sebenarnya cukup besar,” kata Wiranantaja. Tidak hanya untuk ekspor, Wiranantaja melanjutkan, untuk pasar domestik juga jika digarap dengan maksimal dapat menjadi potensi yang besar. “Untuk vila-vila atau hotel saja laku keras di sini,” sebutnya. Wiranantaja sependapat dengan Soenoto yakni peran dan kerjasama pemerintah juga diperlukan untuk menggali potensi usaha mebel dan kerajinan di Bali. “Inilah, pemerintah dan p e n g e ra j i n m a s i h b e l u m nyambung. Untuk ijin saja sarat dengan beban aturan. Kami tidak mengatakan dipersulit, tapi mengurusnya itu yang rumit. Padahal saat ini kebijakan itu seharusnya dibuat mudah bukan diruwetkan,” tandasnya. W- 011

193/VI/FB/KJS

BINGUNG

?

Mau Pasang DIBUTUHKAN Wartawan IKLAN 419/XI/AGN

Redaktur

SYARAT WARTAWAN  Pendidikan SMA/SMK  Umur Maksimal 30 tahun  Mampu Bekerja Tim  Suka Bertualang  Berpengalaman Menulis

SYARAT REDAKTUR  Pendidikan S1  Umur Maksimal 35

tahun  Mampu Bekerja Tim  Berpengalaman  Menguasai Bahasa Indonesia dengan Baik

PERCAYAKAN KEMAJUAN

BISNIS ANDA

DENGAN

BERIKLAN DI

FAJAR BALI Jika berminat kirim CV/Lamaran ke Harian Umum Fajar Bali Jalan Indrajaya Nomor 8, Ubung Kaja. Email berita_fajar@yahoo.co.id. Hub. (0361) 411283 018/I/FB/KTR

192/VI/FB/KJS

Hubnngi

MARKETING KAMI (0361) 411283

160/VI/FB/GLH

227/VI/FB/AG

013/VI/FB/IGR

166/VI/FB/IGR

229/VII/IGR

021/VI/FB/KTR

252/VIII/IGR

237/VII/IGR


POLITIK

10 POLITISI

Doa Ical: Jadi Presiden 2014!

Aburizal Bakrie

FB/IST

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal “Ical” Bakrie mendapat kejutan tepat di hari ulang tahunnya yang ke-67 pada Jumat (15/11) di Jakarta. Di usianya yang tidak muda lagi, Ical memiliki doa khusus terkait pencalonannya sebagai presiden. “Doa saya pada hari ini, semoga caleg-caleg Golkar banyak menjadi anggota DPR, dan calonnya menjadi presiden pada 2014. Semoga harapan ini terwujud dengan cita-cita membuat Indonesia

sejahtera,” ujar Ical. Ical mengaku masih merasa berusia 47 tahun. Pasalnya, dia masih diberikan kesehatan baik lahir dan batin. Pria kelahiran Jakarta, 15 November 1946, itu mengaku terharu dan bersyukur dengan kejutan yang dibuat para pengurus Golkar itu. Hadir dalam acara itu yakni sesepuh Partai Golkar Cosmas Batubara dan Sulasikin Noerpratomo, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung, Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono, Wakil Ketua Umum Golkar Sharif Tjitjip Sutarjo, Ketua DPP Bidang Hukum Muladi, Ketua Fraksi Setya Novanto, dan Sekretaris Fraksi Ade Komarudin. Di dalam kesempatan itu, Akbar juga memberikan pesan kepada Ical. Dengan mengutip sebuah ayat Al Quran, Akbar berpesan tentang pencalonan Ical sebagai capres. “Kekuasaan atau kerajaan itu diberikan Tuhan kepada siapa yang dikehendakinya dan kekuasaan itu akan dicabut jika memang tidak dikehendaki. Jadi serahkan semuanya kepada Tuhan yang Mahakuasa,” ucap Akbar yang kerap mengkritik soal pencalonan Ical sebagai presiden itu. Ical ditetapkan sebagai capres Partai Golkar pada rapimnas Partai Golkar di tahun 2012. Elektabilitas Ical di bawah kandidat capres lainnya seperti Prabowo Subianto dan Joko Widodo. KP

Tujuh Nama Calon Pengganti Candra

*Dewan Pertimbangan PDIP Harap Nama Ketua DPC Segera Turun Ketua Dewan Pertimbangan DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Bagus berharap nama pengganti Wayan Candra yang dibebastugaskan sebagai Ketua DPC PDIP segera diturunkan.

itu. DPC PDIP Klungkung hanya berharap nama yang dipilih DPP bisa diterima oleh semua kalangan, baik oleh DPC maupun anak ranting Selain itu, Gung Bagus berharap nama yang ditu-

runkan oleh DPP tersebut adalah kader yang memiliki waktu luang untuk mengur u s i p a r t a i ke d e p a n nya . “Saya yakin dari tujuh nama yang disetor itu ada kader yang memiliki kemampuan terlepas dari plus minusnya,” terang Gung Bagus. Pertimbangan Gung Bagus agar nama-nama yang turun adalah yang bisa diterima semua kalangan, agar PDIP K l u n g ku n g t i d a k ke c e wa ketiga kalinya, “Ini kita sudah kecewa dua kali, kalah dalam Pilgub dan kalah dalam Pilbup, kedepannya saat Pileg tidak boleh kalah

lagi,” terang Gung Bagus. D i s e b u t nya ke k a l a h a n yang dua kali tersebut adalah kerugian besar bagi PDIP Klungkung. Bukan hanya bagi jajaran pengurus partai, tetapi juga termasuk simpatisan PDIP Klungkung. Tujuh nama yang sebelumnya disetor ke DPP PDIP adalah Wayan Sutena (mantan Ketua DPRD), Ketut Mandia (anggota DPRD Bali), Wayan Regeg, Anak Agung Anom, Berata Wiryadana, Ketut Ngenteg dan Tjokorda Gede Agung (bupati Klungkung). Namun diakhir pembicaraan Gung Bagus mengatakan menerima

apapaun keputusan DPP terkait nama Ketua DPC PDIP yang akan turun. Sedangkan mantan Ketua DPRD Klungkung ini menggaris bawahi bahwa j a l a n ke d e p a n nya c u k u p berat, dimana selain harus memenangi Pileg di Klungkung juga harus memenangi Pilpres mendatang. “Sebab kekalahan dua kali itu sudah merupakan kerugian besar, sedangkan untuk memulihkannya butuh waktu paling tidak lima tahun dan seluruh jajaran PDIP Klungkung juga harus berbenah,” tutup Gung Bagus. W-010

JAKARTA-Fajar Bali Calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung didominasi caleg yang berpendidikan SMA. "Dari 516 caleg yang mendaftar untuk DPRD Bangka Belitung, 290 caleg hanya tamatan SMA. Sisanya pendidikan diploma, sarjana dan pascasarjana," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum Bangka Belitung, Guit Cardi, dalam keterangan persnya, Jumat.

Dikatakan dia, pro-kontra terhadap latar pendidikan caleg DPRD provinsi dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kualitas wakil mereka di legislatif. "Semuanya kita serahkan kepada masyarakat yang memilih pada pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang," ujar dia. Menanggapi masalah ini, Direktur Lintas Demokrasi Lokal (LIDAL) Bangka Belitung, Anugra Bangsawan, menunjukan kinerja anggota legislatif yang berpendidi-

kan di atas SLTA/sederajat pada kenyataannya kurang optimal. "Bagi sebagian kalangan masyarakat, banyaknya caleg lulusan SLTA/sederajat masih diragukan kualitas kerjanya. Asumsi tersebut diperkuat dengan persepsi publik dalam upaya membangun DPRD yang kuat dan melahirkan produk UU yang baik tentu dengan tingginya ko m p e te n s i d a n ku a l i t a s a n g g o t a D P R D," u j a r d i a kepada Tempo, Jumat , 15 November 2013.

Anugra mengatakan, di masa depan tentu ada peningkatan standar kualitas yang diperoleh, baik melalui pendidikan formal atau nonformal yang muaranya adalah peningkatan kualitas kinerja kelembagaan DPRD nantinya. " B a g i p a ra ko n s t i t u e n tentu harus pandai dan jeli dalam memilih caleg yang dianggap dapat memperjuangk a n a s p i ra s i m a s ya ra k a t serta track record mereka selama ini," ujar dia. TP

SURABAYA-Fajar Bali G u b e r n u r J awa T i m u r, Soekarwo, mengaku dipinang Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk menjadi calon wakil presiden. Namun Soekarwo menolak tawaran itu dengan alasan tak mau mengecewakan warga Jawa Timur. " S u d a h s aya s a m p a i k a n . Pertama, saya ini baru dipilih gubernur di Jawa Timur, masak saya meninggalkan pemilih?" kata Soekarwo di Gedung Grahadi, Surabaya. Menurut Soekarwo, dirinya juga masuk struktur organisa-

si di kepartaian sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat. Mekanisme di dalam partai, kata dia, yang berhak untuk mengajukan diri menjadi calon presiden dan wakil presiden adalah ketua majelis tinggi dan ketua umum. Soekarwo pun tunduk dan patuh dengan aturan partainya. Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur ini juga mengaku sudah bertemu dengan Aburizal Bakrie beberapa waktu lalu. Saat ditanya, Soekarwo menyerahkannya kepada pemimpin partai. "Waktu itu ditanya: 'Gimana Pakde?'.

Saya, sih, terserah pemimpin di atas," ujarnya. Dalam resepsi hari ulang tahun ke-49 Partai Golkar di JX Internasional Surabaya, Selasa, 12 November 2013, Aburizal Bakrie mengaku nama Soekarwo telah diusulkan secara resmi oleh DPD Golkar Jatim untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi dirinya pada bursa pencalonan presiden 2014. Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu menilai Soekarwo layak dicalonkan karena telah memimpin Jawa Timur dengan baik. TP

MELBOURNE-Fajar Bali Wakil Presiden Boediono, Jumat, (15/11) , mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pendidikan Australia Christopher Pyne. Dalam pembicaraan di Monash University House itu, Wapres didampingi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim. Boediono tiba di rumah dinas Rektor Monash University Prof. Ed Byrne pukul 9 waktu setempat. Sedianya, ia disambut Pyne, tapi sang menteri terlambat karena terjebak macet. Hadir dalam pertemuan itu pelaksana tugas Direktur Pusat Studi AustraliaIndonesia Prof. Paul Ramadge dan Basoeki Koesasi, Direktur Pusat Studi Australia-Indonesia dari pihak Indonesia. Monash merupakan salah satu universitas yang berkesan bagi Boediono. Pada awal

1970-an, Boediono menyelesaikan pendidikan masternya di universitas ini. "Selama di Monash saya menghabiskan waktu yang sangat berharga dalam hidup saya," kata Boediono mengawali kuliah umum di gedung Alexander Theatre, Monash University. Saat ini Monash masih menjadi salah satu favorit bagi mahasiswa Indonesia. Konsul Muda Penerangan Konsulat Jenderal Indonesia di Victoria dan Tasmania, Vitrionaldi, mengatakan, jumlah mahasiswa Indonesia di Monash mencapai 1.457 orang. Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia di negara bagian ini mencapai 3.904 orang. Ahmad Bukhori, mahasiswa doktoral di Fakultas Pendidikan, mengatakan ia memilih Monash karena rank-

BANGLI-Fajar Bali Banyak yang menduga dan memprediksi bahwa peluang Caleg perempuan di Bangli untuk rebut kursi sangat tipis. Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan calon anggota legislatif (Caleg) tersebut di Bangli yang tampak jauh kalah oleh Caleg laki-laki, baik dalam hal strategi, mobilitas, dan kesiapan mental untuk terjun ke masyarakat. Malah beberapa kalangan menilai bahwa Caleg perempuan bakal menjadi obyek penderita di Pileg 2014 nanti. Dikatakan obyek penderita menurut sumber ini karena mereka nyaleg terjebak dengan adanya quota 30 persen bagi perempuan. Papar sumber ini dimana Caleg perempuan menganggap quota tersebut sebagai quota kursi DPRD (legislatif), padahal itu quota di Pencalegan. Mengenai perole-

han kursi tergantung dari masyarakat atau dari hasil Pileg nanti. Mereka banyak yang Nyaleg akibat terjebak dengan quota tersebut, plus adanya rayuan dari Caleg laki-laki. Mereka dibujuk rayu untuk Nyaleg, dengan harapan sesungguhnya adalah agar pencalegan bagi Parpol tak sampai gagal atau gugur. “Di Bangli ada PNS yang nyaris meninggalkan PNS-nya. Dia hampir Nyaleg, dengan mendengar quota perempuan 30 persen”, sahut Wayan Adiasa, warga Kayubihi menimpali. Adiasa mengaku dirinya yang membendung keinginan PNS tersebut, karena dia tak ingin oknum PNS tersebut sampai terjebak rayuan. “Saya kasi mereka pemahaman dan pengertian, akhirnya tak jadi Nyaleg,” ujarnya lagi. Adiasa pesimis Caleg prempuan bisa sampai berhasil membidik

SEMARAPURA-Fajar Bali Seperti diketahui ada tujuh nama disetor sebagai calon Ketua DPC PDIP Klungkung untuk menggantikan Wayan Candra. Untuk itu DPP diharapkan segera memilih satu dari tujuh nama

Mayoritas Caleg di Bangka Lulusan SMA

PARPOL

Gerindra Usul DPR Tak Dapat Uang Pensiun JAKARTA-Fajar Bali Politikus Partai Gerindra, Martin Hutabarat, mengusulkan agar anggota Dewan Perwakilan Rakyat tak memperoleh uang pensiun. Pemberian uang pensiun kepada anggota Dewan dinilai memberatkan keuangan negara. “Tetapi memang harus dihargai jasanya, berikan pesangon,” kata Martin saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat. Dia mencontohkan, ada ribuan pensiunan anggota Dewan yang memperoleh uang pensiun. Padahal, kata dia, ada anggota Dewan yang tidak lagi menjabat dalam usia 30-an. Negara, kata dia, membayar eks anggota parlemen ini seumur hidup. Dia mengatakan, apa yang dipolemikkan beberapa waktu lalu nominalnya tidak seberapa. Beberapa waktu lalu, ada polemik mengenai koruptor yang tetap memperoleh dana pensiun. Martin menganggap koruptor memang tidak layak mendapatkan uang pengabdian. “Namun ada yang jauh lebih besar dari itu,” kata dia. Dia tak menampik semua anggota Dewan pasti menyukai diberi uang pensiun. Misalnya, kata dia, jika meninggal dunia, istri eks anggota itu akan mendapatkan dana dari hak suaminya. Lagi pula, DPRD yang sama-sama berstatus legislator pun tidak mendapatkan uang pensiun. “Ini membebani keuangan negara,” ujar dia. TP

Bupati Rina Iriani Siap Ditahan

KARANGANYAR-Fajar Bali Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sudah menetapkan Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perumahan Griya Lawu Asri di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Dari kerugian negara sekitar Rp 18,4 miliar, Rina diduga menikmati Rp 11,1 miliar. Bupati Karanganyar Rina Iriani mengaku kaget dengan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi. "Saya itu baru diklarifikasi sekali FB/IST oleh Kejaksaan. Katanya hanya Rina Iriani klarifikasi masalah kebijakan. Belum tahu apa-apa, kok tiba-tiba jadi tersangka," ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jumat. Dia membantah sudah melakukan korupsi. Dia mengaku memimpin Karanganyar sejak 2003 ikhlas untuk rakyat. "Yang namanya korupsi, Insya Allah tidak ada di hati saya. Dan mulut saya tidak pernah mengajak korupsi," katanya. Dia mengaku selama ini getol mengingatkan bawahannya agar tidak korupsi. "Siapa yang korupsi saya sikat," ucapnya. Bahkan, Rina mengaku rela mati untuk rakyat Karanganyar. "Sekarang bunuh aku, tembak aku. Aku rela kalau untuk rakyat Karanganyar. Enggak apa-apa," katanya. Rina menyatakan bingung dengan tuduhan melakukan korupsi. Dia tidak tahu-menahu apa yang disebut korupsi. TP

RALAT

Ada kesalahan foto pada berita dengan judul RAPBD Jembrana Disampaikan ke Dewan, Jumat, 15 Nopember 2013, pada halaman 12.

Foto ini yang benar dan captionnya : Bupati Jembrana Putu Artha saat menyampaikan Ranperda APBD kepada anggota DPRD Jembrana, dalam rapat paripurna di DPRD Jembrana. ******

FAJA R BALI

Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

Anugra Bangsawan

FB/IST

Pakde Karwo Dipinang Aburizal Bakrie

Boediono Kembali ke Monash

Boediono

FB/IST

ing fakultas pendidikannya sangat bagus, yakni peringkat 7 terbaik di dunia. Dosen Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini meneliti identitas bahasa dan budaya anak Australia keturunan Indonesia. TP

Silakan Uji Putusan Pilkada

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Mahkamah Kons t i t u s i H a m d a n Z o e lva mempersilakan masyarakat menguji seluruh putusan pemilihan kepala daerah yang dilansir lembaganya. Menurut dia, pengujian atau eksaminasi adalah langkah yang tepat bagi masyarakat untuk memprotes putusan Mahkamah. “Jangan protes anarkis. Mari diskusikan, sampaikan kesalahan putusan kami di mana,” kata Hamdan di ge- FB/IST Hamdan Zoelva dung Mahkamah Konstitusi, Jumat. Ia menyatakan, Mahkamah membuka pintu bagi perguruan tinggi dan mahasiswa yang berminat untuk menguji secara ilmiah putusan lembaga tersebut. Ia juga mempersilakan para pakar, analis, dan pengamat hukum yang kerap meragukan putusan Mahkamah untuk menguji dan menelaah seluruh putusan. “Tunjukkan mana yang salah. Ini juga untuk perbaikan Mahkamah dalam mengambil putusan ke depannya,” ujar Hamdan. “Baca, analisis, telaah, atau eksaminasi. Jangan anarkis,” katanya. Hamdan menyatakan, meski masyarakat tak terima dan protes, mereka harus tetap melaksanakan putusan Mahkamah. Sebab, putusan Mahkamah Konstitusi bersifat tetap dan mengikat. Adapun jika Mahkamah memerintahkan pemilihan ulang dan hasilnya serupa pemilihan sebelumnya, maka pasangan yang kalah itu berarti tak didukung oleh rakyat. Pernyataannya itu ialah tanggapan terhadap protes peserta sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Maluku dalam sidang 14 November kemarin. Dalam sidang tersebut, peserta yang tak terima terhadap putusan majelis hakim lantas bertindak anarkistis. Massa pendukung pasangan calon gubernur Herman Adrian Koedoboen dan Daud Sangadji mendobrak masuk ruang sidang seusai majelis menolak gugatan Herman dan Daud dalam perkara nomor 94/PHPU.D-XI/2013. Mahkamah Konstitusi memutuskan tetap mengesahkan keputusan Komisi Pemilihan Umum Maluku yang tak memasukkan pasangan calon tersebut ke putaran kedua pemilihan kepala daerah. TP

Di Bangli, Caleg Perempuan Kalah Strategi kursi legislatif. Bukan hanya itu, malah ada pejabat perempuan di Bangli hampir meninggalkan jabatannya untuk Nyaleg. Tanpa bermasud meremehkan , dia menilai bobot Caleg perempuan amat jauh dari Caleg laki-laki. Baik dalam hal strategi, modal finansial, mobilitas dan mental mereka. “Soal strategi, Caleg perempuan tertinggal jauh. Mereka kadang meniru strategi Caleg laki-laki. Ketika ditiru, strategi Caleg laki-laki sudah beda lagi. Memang secara alamiah kata Adiasa patut dimaklumi kalau perempuan memang masih kalah dengan laki-laki.Selain faktor alamiah, mereka cendrung masih malu-malu, juga karena budaya yang menempatkan wanita belum bisa sehebat laki-laki. Sumber lain I Wayan Karsa seorang kader Parpol di Ban-

gli mengatakan kondisi itu bakal menempatkan Caleg wanita pada posisi tanggung (serba salah) “Kalau dia maju (bergerak total) tidak didukung oleh faktor-faktor tadi. Kalau tak terlampau bergerak, dia bakal menanggung malu, bila perolehan suara di Pileg nanti terlampau minim. M aka dia bakal menjadi obyek penderita,” ujar laki-laki yang suaranya kencang ini.Namun bagi Caleg perempuan incumben papar dia masih ada harapan dan patut ada optimisme, karena mereka sudah memiliki investasi politik. Dalam Pantuan Fajar Bali, di Bangli banyak Caleg perempuan yang justeru tidur alias diam. Mereka dilanda keraguraguan untuk melangkah. Namun ada Caleg perempuan yang bekerja keras, sayang tanpa perhitungan, kerjanya terkesan kurang terkonsep.Hal

demikian bisa membuat biaya politiknya menjadi tinggi.Caleg perempuan yang sudah diakui bekerja adalah Caleg di Partai Demokrat. Seperti dakui Ketua DPC Demokrat Bangli I Komang Carles. Tak kecuali juga Caleg Partai Gerindra menurut ketuanya, Ida Idewa Agung Adioka sudah bekerja, tetapi tekhniknya dengan diam-diam.”Caleg kami bekerja, caranya kan macammacam, Caleg kami ambil cara diam-diam”, ujarnya menjawab isu Caleg perempuannya tak bekerja.Sejauh mana kerja Caleg perempuan di Partai Golkar, Hanura dan PDIP Bangli, kini belum jelas, karena masing-masing pimpinan parpol tersebut yakni I Wayan Gunawan, Nengah Sugiman dan Ngakan Made Kutha Parwata ketika diminta komentarnya via telepon tidak memberikan jawaban, Jumat (15/11). W-002


NASIONAL

FAJAR BALI

Sabtu, 16 November 2013, Tahun XIV

11

PPI Berencana Laporkan KPK ke Mabes Polri

FB/DIAH

Wagub Sudikerta saat membuka kejuaraan woodball dan Bali woodball open.

Wagub Buka Kejuaraan Woodball dan Bali Woodball Open

DENPASAR-Fajar Bali Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta membuka kejuaraan Nasional Woodball dan Bali Woodball Open yang digelar dalam rangka Bali International Sport Week pada Jumat, (15/11) di lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar. Kejuaraan ini akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 15 hingga 17 Nopember 2013 dan diikuti oleh 10 kontingen dan 250 peserta. Kontingen-kontingen yang ikut dalam kejuaraan berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali dan Nusa Teng-

gara Barat. Kejuaraan yang memperebutkan 14 medali emas dari 14 kategori dan satu piala bergilir mempertandingkan 14 kategori yang dipertandingkan yaitu stroke competition putra putri, beregu putra, RW perorangan putra putri RW beregu putra putri, usia di bawah 14 tahun putra putri, dan senior putra putri. Hadir pada acara pembukaan kali ini adalah ketua KONI Bali, Gusti Bagus Alit Putra dan Pengurus Pusat IWBA (International Woodball Association)Tandiono Jacki. Wagub Sudikerta dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih karena telah

mempercayakan Bali sebagai ajang pelaksanaan kegiatan Woodball ini. Bagaimanapun ke depan, Bali yang terkenal dengan pariwisata tidak hanya akan bergantung dari budaya sebagai daya tarik. “Ke depan, dalam mengembangkan pariwisata Bali, kita harus mulai dengan mengembangkan daya tarik wisata lain selain budaya, sebagai daya tarik pendukung dari Pariwisata Budaya yang berkembang selama ini. Pariwisata Olahraga (sport tourism) adalah salah satu yang akan mampu menarik wisatawan untuk datang ke Bali,” jelas Sudikerta. Wagub juga berharap ajang olahraga hendaknya dapat di-

jadikan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa yang akhir-akhir ini sudah mulai ditempa isu disintergrasi. “Karena dengan terjaganya persatuan dan kesatuan maka tujuan pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat juga akan cepat tercapai,” tambah Sudikerta. Kepada para peserta pertandingan dan para wasit, Sudikerta mengingatkan untuk mengedepankan sportivitas dan kejujuran dalam melakukan pertandingan. “Bertanding secara fair, jangan sampai terjadi kecurangan-kecurangan yang akan merugikan diri sendiri dan prestasi ke depan,” pungkasnya. W-019

DARI HALAMAN 1

penghargaan, dengan bantuan ini juga diharapkan dapat memacu semangatkelompoksubakyanglainnya. Sehingga mereka semakin termotivasi untuk menjaga kelestarian subak di masing-masing daerahnya. Sayangnya usulan dari Kadisbud Bali ini kurang mendapat respon positif dari Pimpinan Rapat

Komisi II DPRD Bali, I Gde Kusuma Putra. Menurut Kusuma Putra bantuan sebesar itu bisa memicu kecemburuan sosial di masyarakat. Apalagi jumlahnya dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan bantuan untuk subak sebelumnya yang hanya Rp 30 juta per tahun. Menurut Kusuma Putra, se-

baiknya dana bantuan subak diberikan secara bertahap, sehingga masyarakat tidak terkejut. Di samping itu, juga untuk menghindari penyimpangan penggunaan anggaran. Sebab, Kusuma Putra menilai, bantuan yang besar, akan sangat rawan untuk disalahgunakan. W-019

mencerminkan rasa keadilan bagi pekerja Bali. Selain itu, UMP yang dirancang Dewan Pengupahan juga tidak mempertimbangkan Permen No 1 tahun 2005 tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang meliputi 60 item. Bahkan sempat pula dikatakan rancangan UMP ini tidak mempertimbangkan UMP di daerah lain yang kenaikannya sangat signifikan. Berdasarkan berbagai pertimbangan, FSPM pun menuntut agar Pemprov Bali merancang UMP sebesar Rp 1,7 juta hingga Rp 2,1 juta. Lebih lanjut, FSPM menuntut agar Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika berani mengambil keputusan yang bertentangan dengan rekomendasi UMP dari Dewan Pengupahan. “Karena biar bagaimana pun output yang dihasilkan oleh Dewan Pengupahan hanyalah sebatas rekomendasi, sedangkan keputusan akhir ada di tangan Gubernur,”

tegas Budi Darsana Sekretaris Regional FSPM. Menyikapi aspirasi para pekerja ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, IGA Sudarsana meminta semua pihak menyikapi rancangan UMP ini dengan bijak. Sebab, Provinsi Bali itu tidak hanya Badung dan Denpasar saja, melainkan ada Karangasem, Bangli, Jembrana, ataupun Klungkung yang pertumbuhan ekonominya tidak pesat. Hal itu juga menjadi pertimbangan Dewan Pengupahan untuk merancang UMP Bali. Lebih lanjut, Sudarsana menyampaikan, meski UMP ditetapkan Rp 1.321.500,00, bukan berarti semua pekerja akan digaji sebesar UMP itu. Melainkan, UMP hanya sebagai jaring pengaman, agar para pekerja tidak digaji di bawah UMP, bahkan diharapkan lebih tinggi. Hal senada juga disampai-

kan Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Bali, sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi UNUD, I Nyoman Suparta. Katanya, Dewan Pengupahan sudah merancang UMP berdasarkan prinsip jujur, adil, transparan, dan akuntabel. Bahkan, rancangan UMP ini sudah dilakukan berdasarkan hasil survei secara periodik sejak Januari hingga Agustus 2013 lalu. Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Nyoman Parta berjanji akan memperjuangkan aspirasi para pekerja. Tak hanya itu, nanti di dewan juga akan dibahas mengenai wacana untuk membuat UMP khusus untuk sektor pariwisata. Hal itu didasari oleh beban kerja, serta kebutuhan hidup masyarakat Bali, khususnya yang beragama Hindu cukup tinggi. “Sektor pariwisata akan dibuatkan sektor khusus, mudah-mudahan Gubernur bisa terima alternatif ini,” ujar Parta. W-019

asal Banjar Tegeha, bernama Ni Wayan Armini. Salah satu anaknya bernama Ni Kadek Ari Pradnyayanti (11) juga dirawat di RS Ganesha lantaran terkena DB .”Saya sudah tanda tangan pak, katanya ada tambahan biaya,” ujarnya. Sementara itu, Direktur RS Ganesha, Drg Candra Purnama mengakui adanya pembayaran tambahan bagi pengguna JKBM. Tetapi kata Dokter asal

Batak ini tidak semua pasien mesti membeli obat, tergantung dari jenis kasusnya. Untuk mengantipasi hal ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sub dokter atau dokter super spesialis yang telah memiliki standar obat. “Kami akan mengedukasi terkait penggunaan obat generik ini,” jelasnya. Namun yang pasti, program JKBM ini sangat baik karena banyak warga yang tidak mem-

bayar beban biaya rumah sakit. Tak heran jika pasien yang menggunakan program JKBM ini semakin meningkat dirawat di RS Ganesha. “Ya walaupun kami mencari profit, tapi kami juga mesti mengemban misi sosial. Untuk itu RS kami melayani JKBM,” katanya. Kata dia, banyak pasien pengguna JKBM yang puas dengan pelayanan RS Ganesha. Karena ruang inap memang beda dengan RS milik pemerintah. W-005

Anak dari pasangan Budi Hartoyo dan Sri Gusyati ini pernah mendapatkan juara 1 pada ajang show Cardinal Jeans tahun 2011 lalu dan mewakili Bali saat puncak event yang diselenggarakan di kota Bandung, Jawa Barat. Masih banyak lagi pengalamannya manggung di Bali hingga ke Jakarta. Selain urusan model, Tia juga mempunyai pengalaman dalam dunia peran dan MC. Bahkan, ia sempat ikut lomba MC Porseni Tingkat Bali dan berhasil meraih Juara 1 pada

tahun 2013. “Orang tua sangat mendukung karier saya. Itu membuat saya semakin bersemangat untuk menjalani hobi ini. Bahkan, dengan hobi ini, sekarang saya bisa menghasilkan uang” terang wanita kelahiran Tuban, 6 Mei 1991. Ditanya soal kesibukan saat ini? Wanita yang doyan baca novel ini mengaku sedang serius menjalani kuliahnya di IKIP PGRI Bali, Falkutas Pendidikan, Jurusan Bahasa Sastra Indonesia, Semester 7.

“Wanita tak selamanya akan terus menjadi model. Tak hanya persaingan yang terus semakin ketat, faktor usia pun bisa berpengaruh bagi seorang model. Untuk itu, saya juga memilih jadi guru kelak”, desahnya. Oleh karena itu, Tia ingin lebih fokus ke pendidikan untuk jenjang kariernya kedepannya. Sementara kegiatan modelnya hanya sebagai tempat di mana ia menyalurkan bakat dan kegemarannya di dunia entertainment. M-003

Diusulkan Hibah 500 Juta untuk 17 Subak

subak yang diakui dunia itu, mendapat reward (penghargaan) berupa bantuan hibah. Sehingga reward ini akan memberikan dampak yang positif di masyarakat. Bukan hanya sekadar memberi

Rancangan UMP Kecil, FSPM Mesadu ke Dewan

DARI HALAMAN 1 gota Fraksi PDIP, I Ketut Mandia. Sekretaris Regional FSPM, Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana mengawali aksi dengan menyampaikan sejumlah alasan penolakan terhadap UMP yang dirancang sebesar Rp 1.321.500,00. Pihaknya mempertanyakan mengapa dewan pengupahan Provinsi Bali menyepakati besaran UMP Bali untuk tahun 2014 sebesar Rp 1.321.500,00. Padahal, jika berkaca dari UMP di tahun-tahun sebelumnya, rancangan UMP Bali ini masih kalah saing dengan provinsi lain. Ironisnya, hal ini terjadi di kala Bali tersohor sebagai pusat pariwisata dunia. Jadi UMP yang dirancang ini tentu saja tidak sebanding dengan ‘nama besar’ Bali. Oleh karena itu, FSPM menilai UMP yang dirancang ini tidak layak karena tidak

Biaya Tambahan JKBM Dikeluhkan

DARI HALAMAN 1 tambahan JKBM. “Ada beberapa yang gratis, tetapi ada juga yang bayar. Yang bayar ini sangat memberatkan warga,” kata Ni Nyoman Sweci ketika mendampingi anaknya I Wayan Wahyudi Putra (11) yang terkena terkena DB di RS Ganesha, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya

Ingin Serius Kuliah DARI HALAMAN 1 ikut model sejak lulus SMA pada tahun 2009 lalu. Tia lalu mengikuti salah satu agency model ternama di Bali untuk mengembangkan bakatnya dan mencoba untuk show dari panggung ke panggung. “Alasannya saya ikut model karena memang suka di dunia entertainment. Selain itu, saya suka banget dengan seni seperti seni tarian Bali dan teater” ucapnya ketika ditemui Jumat (15/11).

JAKARTA-Fajar Bali Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma’mun Murod Al Barbasy mengatakan, pihaknya berencana untuk melaporkan KPK ke Mabes Polri. Bila sesuai rencana, laporan akan disampaikan pada pekan depan. Ma’mun menjelaskan, rencana ini dilandasi sejumlah hal janggal terkait penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di rumah mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum pada awal pekan ini. Salah satunya adalah penggeledahan yang tak sesuai dengan prosedur, serta penyitaan uang yang diklaim milik PPI sebesar Rp 1 miliar. “Belum fixed, kita lagi susun suratnya. Rencananya minggu depan,” kata Ma’mun di Kantor PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (15/11). Rencana ini dikatakan bukan sekadar ancaman. Sebelumnya, Firman Wijaya, pengacara Anas Urbaningrum, mengatakan, pihaknya berencana mengadu-

kan KPK ke Komisi HAM Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Pihaknya mengklaim adanya indikasi pelanggaran HAM yang dilakukan KPK saat menggeledah rumah Anas. Ia menilai, KPK telah melakukan tebang pilih dalam mengusut skandal Hambalang. KPK dinilai hanya berkutat pada keterlibatan orang-orang di sekitar Anas dan istrinya, Athiyyah Laila. Sementara bukti-bukti yang disodorkan tentang dugaan keterlibatan keluarga Cikeas tidak pernah digubris. Lebih jauh, Firman juga menilai KPK berupaya membungkam Anas. Hal itu tampak dari sikap KPK yang menyita sejumlah dokumen dan alat komunikasi milik Anas pada saat penggeledahan awal pekan ini. Ia menegaskan, barang-barang yang disita tak sesuai dengan tujuan, waktu, dan tempat penyitaan. Pada saat penyitaan itu, kata Firman, KPK bertujuan mencari jejak mantan Direktur Utama

PT Dutasari Citralaras Machfud Suroso di rumah Athiyyah Laila. Athiyyah dan Machfud samasama pernah menjadi pimpinan di PT Dutasari Citralaras. Untuk merespons hal itu, Firman mengaku telah melakukan komunikasi dengan Adnan Buyung Nasution sebagai ketua tim penasihat hukum Anas Urbaningrum. Ia berkesimpulan, ada indikasi pelanggaran HAM dalam penggeledahan yang dilakukan KPK beberapa hari lalu. Pada Selasa (12/11), penyidik KPK menyita tiga telepon genggam, termasuk BlackBerry, dan sejumlah uang milik Anas Urbaningrum. Selain itu, penyidik KPK juga menyita paspor dan tiga telepon genggam Athiyyah. Penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan KPK terkait dengan penetapan pimpinan PT Dutasari Citralaras Machfud Suroso sebagai tersangka pengadaan sarana dan prasarana proyek Hambalang. Istri Anas pernah menjadi komisaris di perusahaan tersebut. KP

JAKARTA-Fajar Bali Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya menerima penahanannya. Budi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan KPK seusai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Jumat (15/11). "Saya, sesuai dengan perintah penahanan 20 hari, percaya ini bagian dari kewenangan dan pertimbangan KPK," kata Budi di Gedung KPK, Jakarta, sebelum memasuki mobil tahanan.

Saat ditanya siapa lagi pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan pemberian FPJP dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Budi meminta agar melihat saja proses hukum yang berjalan. "Nanti kita lihat proses hukum, kita percayakan saja kepada KPK," tuturnya. Jawaban senada disampaikan Budi saat ditanya siapa saja anggota Dewan Gubernur BI lainnya yang terlibat dalam kasus ini. "Saya percaya semuanya nanti akan terselesaikan sesuai dengan proses hukum," ujarnya. KPK menahan Budi setelah dia ditetapkan sebagai tersangka hampir satu tahun. Budi ditetapkan KPK sebagai ter-

sangka atas dugaan bersamasama melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang terkait pemberian FPJP dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Akhir Desember 2012, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan kepada Tim pengawas Bank Century di DPR bahwa Budi dan mantan Deputi Gubernur BI Siti Fadjriah merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian negara yang timbul terkait Century. Namun, hingga kini, pemeriksaan perkara Siti masih mengambang karena yang bersangkutan sakit parah sehingga dianggap tidak dapat menjalani proses hukum. KP

DARI HALAMAN 1

hukum dalam mengatasi tindakan kekerasan tersebut. “Dengan demikian, kampanye ini diharapkan bisa menjadi titik tolak agar keberagamaan dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya kata pemanis, tapi juga bisa hidup dalam alam yang nyata,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Pdt Palti Panjaitan dari HKBP Filadelfia menyatakan, sosialisasi Hari Internasional untuk Toleransi dilakukan untuk memperkuat Indonesia. Tuhan menciptakan perbedaan, katanya, bukan untuk memi-

sahkan, melainkan untuk saling melengkapi. Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang akan terlibat dalam perayaan tersebut adalah Setara Institute, Aman Indonesia, Sejuk, Wahid Institute, Elsam, dan sebagainya. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Internasional untuk Toleransi yang akan digelar tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di sejumlah daerah, seperti Aceh, Bandung, Cirebon, Jawa Timur, dan Makassar. KP

sana. Kalaupun, cubang yang ada masih kurang, Sumiati mengimbau agar warga segera membuat usulan. Baik kepada dirinya sebagai wakil rakyat, ataupun melalui Kadus dan Kades.

“Masyarakat untuk saat ini jangan berharap air dari pipanisasi, optimalkan cubang, ajukan permohonan bantuan ke Kadus di desa, atau boleh itu melalui saya sebagai wakilnya,”terang Sumiati. W-019

Ditahan KPK, Budi Mulya Percayakan Proses Hukum

Bhinneka Tunggal Ika Hanya Jadi Kata Pemanis 2013, angka kekerasan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan masih sangat tinggi. Selama pemantauan di 23 provinsi, masih terjadi 213 peristiwa dengan 243 tindakan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan. Bonar menuturkan, praktik intoleransi, kekerasan, dan diskriminasi terjadi karena ketidaktegasan negara dalam menghadapi praktik-praktik tersebut. Ia pun menyoroti lemahnya penegakan

Warga Karangasem Diminta Tak Berharap Air Proyek Pipanisasi

DARI HALAMAN 1 ini warga disarankan tetap memanfaatkan tadahan air hujan. Apalagi kini, baik Pemprov Bali maupun pihak swasta sudah kerap membangun cubang di

026/VI/FB/MHM


0361 411283

ZODIAK CAPRICORN

12

Karir: Ada orang yang iri pada diri Anda. Kesehatan: Hati boleh saja panas akan tetapi pikiran harus tetap tenang dan dingin. Asmara: Jangan buru-buru menyatakan cinta pada orang yang baru Anda kenal karena jika cinta Anda bertepuk sebelah tangan, bagaimana malunya Anda?

AQUARIUS

20 Januari - 18 Februar

Karir: Ada kabar baru yang akan membawa angin segar bagi kelanjutan karir Anda, optimislah! Kesehatan: Jika sudah dijaga sedemikian rupa masih saja tetap jatuh sakit sebaiknya Anda tak perlu kecewa karena sakit itu juga merupakan nikmat yang harus disyukuri. Asmara: Jangan sekali-kali bicara yang dapat memicu pertengkaran.

PISCES

19 Februari - 20 Maret

Karir: Sikapi saja semua itu dengan tersenyum,. Kesehatan: Perbanyak minum air putih dan hindari makanan yang terlalu pedas. Asmara: ������������������������������� Kurang mulus karena banyak hambatan disana-sini sehingga Anda harus berhatihati agar tidak tergelincir. 

ARIES

21 Maret - 20 April

Karir: Angan-angan Anda akan sulit dicapai jika Anda bersikap pasrah dan kurang ada kemauan untuk bisa lebih maju lagi. Kesehatan: Lari-lari kecil di pagi hari sangat baik dilakukan untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh. Asmara: Cukup tenang dan jauh dari gejolak.

TAURUS

21 April - 20 Mei

Karir: Usahakan untuk tidak menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang sudah disepakati bersama. Kesehatan: Jangan kalut menghadapi setiap kemelut. Asmara: Tidak ada alasan untuk meragukan kesetiaannya. 

GEMINI

21 Mei - 20 Juni

Karir: ������������������������������������ Jika ada tawaran yang sekiranya menguntungkan sebaiknya dipertimbangkan. Kesehatan: Jangan dipelihara sifat malas Anda. Asmara: ��������������������������������� Cobalah dikontrol emosi yang tampak labil itu.

CANCER

21 Juni- 20 Juli

Karir: Jangan lari dari realita yang ada. Kesehatan: Meski kondisi badan masih belum seratus persen sehat ada baiknya jika Anda tetap menjaganya dengan baik. Asmara:  Buat apa disesali karena susah senang bagaikan dilema.

LEO

21 Juli-21 Agustus

Karir: Rongrongan yang muncul dari kompetitor Anda, cobalah untuk bisa disikapi dengan tegas. Kesehatan: ���������������������������������� Ambillah hikmah dari setiap permasalahan yang muncul. Asmara: Tak perlu ambil pusing dengan apa yang diucapkannya.

VIRGO

22 Agustus - 22 September

Karir: Perhatikan perintah dari atasan. Kesehatan:  Biar hati gelisah sebaiknya tak sampai mengganggu selera makan dan kenyenyakan tidur Anda. Asmara:  Sudah lebih tenang walau cekcok mulut kerapkali masih terjadi. 

LIBRA

23 September - 22 Oktober

Karir: Tak perlu menuruti hawa malas yang tampak terus merongrong Anda. Kesehatan:  Cobalah lebih disiplin dalam melaksanakan schedule harian Anda Asmara:  Jangan suka membesar-besarkan

SCORPIO

23 Oktober - 22 November

Karir: Tak perlu menghiraukan omongan orang, yang penting atasan tetap respek pada diri Anda. Kesehatan: Bila ingin mencoba program baru sebaiknya dikondisikan dengan badan Anda sehingga kondisi badan tetap terjaga dan tidak sampai timbul permasalahan di kemudian hari. Asmara: Hilangkan sikap plin-plan Anda. Cobalah lebih tegas lagi.

DENPASAR–Fajar Bali Siapa yang tak kenal Skateboard, olahraga extrim satu ini yang sangat di gemari oleh para kaum awam. Begitu juga munculnya skateboard di Bali, membuat anak – anak remaja ingin bisa bermain maupun bergabung di sebuah komunitas. Jika ingin bergabung dan mengenal lebih jauh lagi tentang dunia skateboard. Ini dia, Persatuan Skateboard Bali - Denpasar (PSBD) muncul di Bali dan bisa langsung datang ke basecampnya di Jalan Diponegoro, Denpasar, tepatnya di Yamaha Flagship. Komang Eddy Setiadi, 23, asal Denpasar selaku ketua Persatuan Skateboard Bali cabang Denpasar, kemarin, mengatakan bahwa berdirinya PSBD ini sudah lama tepatnya pada tanggal 28 Desember 2009 lalu. Hadirnya PSBD ini bermaksud untuk memberikan wadah bagi para penggemar serta yang doyan banget dengan skateboard. Selain itu, mereka ingin memajukan dunia skateboard di Bali khususnya Denpasar dan

DENPASAR–Fajar Bali Ditengah kesibukannya bekerja dan menjadi ibu rumah tangga, Gek Yuri 3G Angels tetap aktif beraksi di atas panggung bersama 3G Angels ataupun sendiri. Tergabung dalam trio yang tengah naik daun, tak cukup puas bagi perempuan kelahiran Tabanan, 16 Oktober 1982 ini mengeksplorasi bakat menyanyinya. Ia terus berinovasi untuk memberi hiburan untuk masyarakat, salah satunya ia berkolaborasi dengan karya yang dipopulerkan Rajes N Band berjudul “Sakit Hati”. Namun, lantaran basicnya sebagai penyanyi dangdut, ia membawakan lagu tersebut dengan versi dangsut koplo. “Selain bisa dibilang hoki, jalur dangdut memang ba-

Petruk dadi Ratu ( Petruk Menjadi Ratu) sebuah kisah wayang yang populer di Jawa, yang menyiratkan akan wejangan, petuah, jalan menuju keharmonisan hubungan antara raja dan rakyatnya, antara pemimpin dengan anak buahnya. Secara garis besar disini bisa menjadi contoh dalam kondisi dan situasi degradasi bangsa yang sedang diamuk badai korupsi, hilangnya kepercayaan rakyat kepada penegakan hukum dan sisi -sisi negative lainnya.

23 November - 20 Desember

Karir: Waspadalah! Hari ini penuh dengan jebakan yang cukup rapi sehingga jika lengah sedikit maka masalah besar akan menimpa Anda. Kesehatan: ������������������������������ Jagalah kondisi badan Anda sebaik mungkin. Sebelum bertindak dipikir dulu faedahnya daripada mementingkan kesenangan yang sifatnya hanya sementara saja. Asmara: ������������������������������������������������ Hari ini penuh dengan selisih pendapat yang mengarah ke pertengkaran, mengalah sajalah. 

Para Anggota Persatuan Skateboard Bali - Denpasar (PSBD) mengembangkan minat hobi para remaja agar mengarah yang lebih positif. “Artinya kami tidak ingin kaula muda Bali terjerumus ke pergaulan negatif. Oleh karena itu, kami ingin men-

gajak seluruh teman – teman yang minat dengan olahraga extrim, pintu selalu terbuka” terang pria sudah 7 tahun berkelut di dunia skateboard. Tidak hanya extrim saja. Namun, olahraga satu ini

Percayakan Dangdut Koplo

SAGITARIUS

P

FAJA R BALI

Sabtu, 16 November 2013 Tahun XIV

ANDA Skateboard Semakin Eksis di Bali

21 Desember - 19 Januari

masalah.

HIBURAN

Dikisahkan Abimanyu putra Arjuna, tokoh Pandawa, sedang mengalami sakit berat. Karena sakitnya, maka tiga wahyu yang dimiliki oleh Abimanyu, yakni tentang aura ratu, aura kepimpinan ratu dan aura pelestarian ratu, yang semestinya akan menjadi warisan Parikesit putra Abimanyu, cucu Arjuna keluar dari jiwa dan raga Abi-

sic saya, kebetulan saya suka lagu ini, dan saya minta agar dibuatkan versi koplo,” katanya kepada media ini, kemarin. Ia mengatakan, setelah beberapa kali tampil dengan membawakan single ini, respon masyarakat cukup baik. Sehingga, selain menjaga popularitasnya, ia juga membuktikan lagu bali juga bisa divariasikan dan dinikmati dengan nuansa berbeda. Untuk mendukung single itu, kini video klipnya mulai digarap. Syuting video klip ini didukung oleh kedua adiknya yaitu Gek Meila beserta dua teman dari Gek Meila sebagai Dancer. Gek Ria juga berperan dalam video ini sebagai model video klip, sedangkan Gus Rajes sebagai pemain sulingnya. “Syuting video klip ini men-

gambil tiga lokasi diantaranya Sukun Bali Cottage, Warung Angkang, dan Cafe Madu. Penggarapannya juga terbilang singkat, dari pukul 10 pagi sampai 4 sore. Rencana seminggu lagi sudah tayang di televisi,” terang

FB/BAGUS

menonjolkan keahlian dalam mengolah trik yang bisa dikombinasi dengan sebuah alat penunjang skateboard seperti rail, banks, quarter, box dan masih banyak lainnya. “Selama kami berjalan Gus Rajes sebagai pencipta lagu “Sakit Hati”.

mengalami stroke ringan. Ditemui beberapa waktu lalu, Wardana menuturkan jika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah di otak sehingga bagian tertentu di tubuhnya tidak mendapatkan cukup darah. “Saya mengalami kelumpuhan pada bagian kiri dan tangan kiri saya mengalami kesemutan,” ujarnya. Ia kemudian memeriksakan ke dokter saraf dan disarankan untuk menjalani pemeriksaan MRI untuk mengetahui dimana lokasi penyumbatan. “Dari hasil MRI ternyata ada penyumbatan dan kematian sel di beberapa bagian pembuluh darah yang menuju otak,” tutur Wardana.

Gek Yuri mengatakan, ia masih mempercayai jalur dangdut untuk berkarir, pasalnya namanya melejit dari musik dangdut. “Apalagi sekarang dangdut sedang naik daun, jadi masih bisa berkarir dengan musik dangdut,” pungkasnya. M-003

FB/BAGUS

Petruk dadi Ratu

3G

Belajar Jadi Pemimpin

Oleh : Heru Prasetyo

manyu dan melayang -layang dan jatuh masuk dalam jiwa dan raga… Petruk. Petruk salah satu dari panakawan, Semar Gareng dan Bagong yang notabene adalah gambaran rakyat jelata, tentu saja menjadi ‘terkejut’ dan hilang kendali. Dari semula hanyalah rakyat kecil tiba -tiba bisa menjadi ratu. Ibarat OSKB ( Orang Sangat Kaya Baru) Petruk menjadi salah tingkah. Segala yang tidak semestinya, sangat diluar kendali ia lakukan, dan menjadikan negara dibawah pimpinan Ratu Petruk kacau balau… Belum cukup untuk itu Petruk kemudian

minta kursi tahta milik Abimanyu untuk dijadikan kursi ‘kepresidenan’ bagi sang Petruk. Karena ia tahu kursi tahta itu memiliki kharisma kuat untuk melenggangkan menjadi ratu “ Cepat bawa kemari kursi itu !!!, ” bentaknya keras sekali kepada Gareng dan Bagong, saudaranya itu. Bagong dan Gareng langsung loncat ketakutan dan pergi memenuhi permintaan Petruk. Sementara bagaimana dengan Semar, ayahanda Petruk melihat polah anaknya yang satu ini semakin menjadi jadi gilanya ??? “ Biarkan saja, ini nanti bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. “ ujar Semar tenang. Begitulah, setelah kursi tahta berkharisma itu diserahkan kepada Petruk dan langsung didudukinya ..mendadak sontak kursi itu bergerak kebelakang yang mengakibatkan Petruk terjengkang jatuh dilantai. Ketika Petruk mengulangi, kursi itu tetap saja bergerak yang mengakibatkan Petruk kembali jatuh, dan diulang lagi, tetap sama, Petruk jatuh dan jatuh kelantai. Dalam kebingungan, tiba -tiba Ratu Petruk menden-

gar bisikan, “ kamu akan bisa duduk dikursi itu tapi cari dulu boneka…yang harus kamu timang,” . Setelah mendapatkan boneka dan ditimang yang ternyata boneka itu adalah…… Abimanyu, dan sembuhlah putra Arjuna dari sakitnya. “Pada saat itulah saya sadar bahwa saya ini hanyalah kawula. Saya akan tetap tinggal sebagai kawula, tak mungkinlah saya bisa duduk sebagai raja. Tugas saya hanyalah memangku raja, agar ia dapat menduduki tahtanya. Dan tuanku Abimanyu dapat duduk di tahta raja karena saya memangkunya. Jadi raja itu takkan bisa menjadi raja, kalau tidak dipangku kawula, rakyat jelata seperti saya ini,” ungkap Petruk sabil menggut –manggut. Awalnya Petruk tidak tahu, mengapa ketiga wahyu itu pergi meninggalkan tuannya ( Abimanyu) dan hinggap padanya. Sekarang ia paham, wahyu hanya pergi untuk sementara. Pergi hanya untuk menengok siapa yang memangku orang yang dihinggapi wahyu. Wahyu itu tidak asal masuk. Dia akan masuk pada orang yang layak dihinggapi, dan orang yang layak itu haruslah

PENANGANAN STROKE DENGAN BRAIN WASH

embuluh darah merupakan salah satu organ penting dari mahluk hidup. Tolak ukur kesehatan seorang manusia bisa dilihat dari pembuluh darahnya. Semakin tidak sehat gaya hidupnya, maka semakin besar potensi gangguan di pembuluh darah. Gangguan pada pembuluh darah yang disebabkan gaya hidup tidak sehat adalah timbulnya plak atau timbunan lemak di pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Hal ini dialami dr. Made Wardana, SpKK. Ia mengalami penyumbatan pada pembuluh darahnya hingga

hingga saat ini, anggota kami sudah lebih dari seratus orang. Biasanya kami latihan di puputan, Yamaha Skatepart dan lapangan Renon setiap sorenya” ucapnya. Beberapa event pun sempat diselenggarakan, salah satunya Wali Kota Cup yang dimana acara ini di dukung oleh pemerintah KONI Denpasar. Bahkan, selanjutnya PSBD akan menyelenggarakan event lainnya, dalam waktu dekat ini. Pria yang kerap disapa Ajuzt berharap suatu saat ini PSBD memiliki skatepart sendiri di wilayah Denpasar, pemerintah sendiri agar turun serta mendukung terwujudnya skatepark di Denpasar. “Semoga secepatnya bisa tercapai, karena setiap tahunnya peminat hobi ini semakin banyak” akunya. Pe rke m b a n ga n s ka te board di Bali menyurutnya banyak kemajuan dan anggota juga terus bertambah. Apalagi, kini banyak bermunculan event – event di Bali dan sponsor juga banyak yang berpatisipasi. M-003

Sebagai seorang dokter, Wardana tahu bagaimana efek dan bahayanya jika pembuluh darah tersumbat. Ia kemudian mencari informasi apakah ada teknik pengobatan untuk mengobati pembuluh darahnya yang tersumbat. “Saya cari di Internet ternyata ada teknik untuk mengeruk plak di pembuluh darah. Teknik tersebut sudah dikerjakan di salah satu RS di Jakata,” tutur Wardana. Setelah mencari informasi lebih lanjut, ternyata tindakan tersebut sudah ada di RS BaliMed Denpasar. Seperti diketahui RS BaliMed memiliki alat Cathlab yang terkini dan bisa digunakan tidak hanya sebatas

penyakit jantung tetapi penyakit saraf dan pembuluh darah lainnya. Teknik yang dimaksud Wardana adalah teknik Intraarterial Thrombolysis Trials (ITT) dengan DSA (Digital Substraction Angiography) untuk penyakit stroke akut. Jadi sebuah selang dipasang dan dimasukkan sepanjang pembuluh darah. Pada saat sampai di daerah penyumbatan, obat pelarut sumbatan akan disemprotkan untuk menghancurkan plak penyebab sumbatan tersebut. “Saya menjalaninya sekitar 30 menit dan tidak merasakan sakit sama sekali,”

orang yang dipangku Petruk ( rakyat ). Maka setelah tahu, bahwa Petruklah ( rakyatlah) yang memangku Abimanyu (Ratu), maka wahyu itupun berhenti menitik dan ketiganya kembali kapada Abimanyu.  ” Bahwa rakyat ini ada sepanjang zaman. Sementara raja itu tidaklah abadi. Ia bertahta hanya dalam masa tertentu. Ketika masa itu lewat, ia harus turun. Sementara rakyat terus ada. Maka seharusnya penguasa itu menghargai kawula. Penguasa itu harus berkorban demi kawula, tidak malah ngrayah uripe kawula (menjarah hidup rakyat, korupsi). Kwasa iku kudu ana lelabuhane (kuasa itu harus mau berkorban). Raja itu bukan raja lagi, kalau sudah ditinggal kawula. Siapa yang dapat memangkunya, agar ia bisa menduduki tahta, kalau bukan rakyat? Raja yang tidak dipangku rakyat adalah raja yang ditinggalkan wahyu,” urai Petruk ( Rakyat). Nah dipojok sana Semar, bapaknya Petruk senyum senyum dan berkata kepada Gareng dan Bagong. “ Nah, itulah pelajaran dari kisah Petruk yang saya maksud…,” s i ra t nya p e n u h a r t i . * * *

tutur Wardana. Lanjutnya ketika disemprotkan obat pelarut sumbatan ia hanya merasakan panas atau dingin. Setelah tindakan tersebut, perlahan-lahan koordinasi tubuh bagian kirinya yang sempat terganggu perlahan membaik.

Informasi selengkapnya dapat menghubungi RS BaliMed Denpasar Bali Contac Person: Sandri 082144878/PIN BB 24E5B1B8 414/XI/IGR


FAJAR BALI EDISI 16 NOVEMBER 2013  

FAJAR BALI ADALAH SURAT KABAR HARIAN TERBIT DI BALI

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you