Page 1

FAJAR BALI

SENIN, 16 JUNI 2014 | TAHUN XIV

INDONESIA MEMILIH

23 HARI LAGI

Aktual, Tajam, dan Dinamis

Harga Eceran Rp. 3.000,-

833/VI/R-002

Oleh: IB. KRESNA DHANA

Bali Pilih Prabowo-Hatta Keamanan Adalah Harga Mati Pariwisata Bali

Pilpres: Panggung Akrobat Para Elite

L

ayaknya sebuah pesta demokrasi, Pilpres 2014 kali ini menampilkan beragam pertunjukan. Mulai dari aksi akrobat para elit politik dalam merancang koalisi sampai hiruk pikuk penggalangan dukungan oleh relawan dan simpatisan terhadap pasangan capres dan cawapres. Elite politik yang berseteru pada masa silam pun seakan-akan begitu mudahnya untuk berdamai. Kompetisi politik dalam ajang pilpres mempertemukan dua kutub politik yang awalnya berseberangan menjadi kawan koalisi. Itulah fenomena politik yang terjadi ketika Amien Rais bergabung dengan Prabowo maupun Jusuf Kalla berpasangan dengan Jokowi. Rangkaian pertemuan elite-elite politik itu bisa direntang lebih panjang lagi jumlahnya untuk memverifikasi adagium politik: seni segala kemungkinan.

Terus membanjirnya dukungan eksponen rakyat Bali terhadap pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta lewat berbagai kelompok relawan, sesungguhnya merupakan pancaran kehendak dan aspirasi rakyat Bali untuk memiliki seorang pimpinan Negara yang mengerti dan memahami secara manajerial maupun teknis, bagaimana pentingnya keamanan bagi Pariwisata Bali dan nasional. Itu sebabnya, secara logika, Prabowo-Hatta harusnya jadi pilihan rakyat Bali.

KE HAL. 11

KE HAL. 11 KE HAL. 11

Pak Gubernur

Anak Tangga di Pura Lempuyang Rusak Pura Lempuyang yang terletak di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan di Bali. Tak heran saban rerahinan Bali, ribuan masyarakat memadati pura tempat stana Sang Hyang Gnijaya tersebut. I Putu Ariawan Namun, keberadaan jalan terutama anak tangga untuk mencapai Pura Lempuyang Luhur ini kondisinya telah mulai rusak, khususnya anak tangga yang terbuat dari beton. Jika kondisi ini dibiarkan memang akan berdampak buruk bagi para pamedek.

FB/EDO

BALON PRABOWO- Ratusan pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Hata, yang tergabung dalam Relawan Reclaim Indonesia yang mayoritas terdiri dari kaum ibu dan perempuan, Minggu kemarin melepas balon tanda dukungan kepada Prabowo-Hatta di Sekar Tunjung Center Denpasar.

Deklarasi di Catus Pata untuk Kemenangan

KE HAL. 11

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI JUMLAH KESELURUHAN

Rp. 65,614,000

FB/SARJANA

CATUSPATA-Deklarasi pemenangan Tim Prabowo-Hatta Kabupaten Klungkung dimeriahkan dengan Tari Barong Macan di Catus Pata Klungkung.

SEMARAPURA-Fajar Bali Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Kabupaten Klungkung akhirnya dikukuhkan Minggu (15/6) kemarin. Deklarasi ini mengambil tempat di Catus Pata Klungkung dan dihadiri sekitar seribu simpatisan dan parpol koalisi, Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP. Dari Tim Pemenangan Provinsi Bali hadir Wakil Ketua Pemenangan Ida Bagus Putu Sukarta dan Komang Purnama. Ketua Tim Pemenangan PrabowoHatta Klungkung, Nyoman Suwirta menjelaskan, ada alasan mengapa tim Prabowo-Hatta Klungkung dideklarasikan di Catus Pata. Hal itu didasari

DENPASAR-Fajar Bali Hal itu diungkapkan pengamat politik, I Nyoman Baskara, disela-sela ikut menyaksikan deklarasi pemenangan Prabowo-Hatta di Sekar Tunjung Center, Minggu (15/6) kemarin. Ia ungkapkan juga beberapa dasar argumentasi, mengapa Bali harus pilih pasangan Prabowo-Hatta, antara lain karena Prabowo adalah tokoh militer yang sangat mengerti strategi kemanan nasional, termasuk keamanan bagi pariwisata Bali. “Selain pertimbangan keamanan itu, juga karena saya melihat kepedulian mereka ter-

hadap Subak dan Pertanian di Bali ini sudah teruji. Yang ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan pasangan Prabowo-Hatta dalam meningkatkan posisi tawar Bali dalam bidang perimbangan anggaran (pusat dan Bali), PrabowoHatta juga diusung koalisi besar (dominan) dan sangat menentukan kebijakan/disetujui atau tidaknya program pemerintah”, kata Baskara yang juga ketua komunitas Bali santhi ini. Lebih lanjut dikatakan, Prabowo-Hatta sangat menghormati keragaman agama yang hidup dan berkembang di negeri KE HAL. 11

KE HAL. 11

014/VI/KTR

KPU Bali Irit Biaya Logistik DENPASAR-Fajar Bali Pemilihan Presiden (Pilpres) kian mendekat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali pun sudah memulai sejumlah persiapan. Seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga yang paling penting, yakni logistik. Khusus untuk Surat suara Pilpres akan didistribusikan secara bertahap pada tanggal 22

dan 24 Juni 2014 mendatang. Uniknya, demi penghematan biaya, KPU Bali tak akan jor-joran dalam menyiapkan kelengkapan TPS. Perlengkapan TPS selama Pileg Bulan April lalu, akan dimanfaatkan kembali. Devisi Logistik KPU Provinsi Bali, Wayan Jondra menyampaikan, saat ini pengadaan kertas suara

Pilpres sudah dalam tahap tender. Dipastikan, rancangan surat suara telah tuntas dan siap untuk dicetak. Berdasarkan informasi dari KPU pusat, untuk Provinsi Bali, surat suara Pilpres akan didistribusikan dalam dua tahap. Yakni, pada tanggal 22 Juni 2014 untuk Kabupaten Buleleng, Gianyar, Bangli, dan Klungkung. Selanjutnya,

pada tanggal 24 Juni distribusi dilanjutkan ke Kabupaten Tabanan, Karangasem, Badung, Jembrana, serta Kota Denpasar. Menurut Jondra, jadwal distribusi logistik, berupa surat suara dan formulir C1 ditentukan langsung oleh KPU pusat. Hanya saja, ketika surat suara sudah tiba di kabupaten/kota, maka kewenangan

ada di tangan KPU kabupaten/kota. Sedangkan sisanya, seperti formulir C2 hingga C7 dipersiapkan oleh KPU Provinsi. Kini, formulir tersebut sedang dalam proses pencetakan. Diperkirakan dalam waktu 15 hari, pencetakan sudah tuntas dan siap untuk didistribusikan. Lebih lanjut, Jondra mengungkapKE HAL. 11

Reklamasi Sudah Final, Jangan Utak-atik Perpres 51 Gasos Bali dan Bali Harmoni Siap Pasang Badan Statement Arya Wedakarna di sebuah media cetak lokal beberapa hari lalu, yang intinya mempersoalkan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 tahun 2014, mendapat penentangan keras beberapa tokoh LSM yang selama ini dikenal sangat mendukung reklamasi atau revitalisasi Teluk Benoa. Bahkan mereka menyebut Perpres sudah final dan mengikat, jangan diutak-utik lagi.

Lanang Sudira

FB/DOK

DENPASAR-Fajar Bali “Perpres 51 itu sudah final dan mengikat, jangan lagi kita utak-atik, kasihan warga Tanjung Benoa dan masyarakat Bali yang selama ini sangat merindukan kepastian hukum reklamasi teluk Benoa,” ujar Lanang Sudira Minggu (15/6) kemarin. Sebagaimana diketahui, Perpres 51 Tahun 2014 adalah perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011 tentang rencana tata ruang kawasan perkotaan Serbagita. Dimana salah satu intinya adalah memberi persetujuan hukum atas reklamasi atau revitalisasi kawasan Teluk Benoa.  KE HAL. 11

026/VI/W-020

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: dejerie

join facebook.com/fajar.bali


2

METROKOTA

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

Setubuhi Anak Dibawah Umur di Kamar TABANAN-Fajar Bali I Made Selawa (50) warga Kebonanyar, Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg, nekat menyetubuhi Ni Luh P (12). Akibat perbuatan bejatnya itu, tersangka diamankan di Mapolres Tabanan. Kasat Reskrim AKP I Wayan Arta Ariawan, mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan laporan orang tua korban. Awalnya, orang tua korban menitipkan Ni Luh bersama adik dan keponakan di rumah tersangka, I Made Selawa, pada Sabtu, sekitar pukul 14.00 Wita. Sebab, orang tua korban hendak pergi ke Kali Ukir menghadiri upacara odalan. Nah, sekitar pukul 17.00 Wita, korban nonton TV di rumah tetangga tersangka. Satu jam kemudian, korban pulang ke rumah tersangka untuk makan. Adik dan keponakan tersangka melanjutkan nonton sedangkan korban masih di rumah tersangka. Setelah itu tersangka dan korban ikut menonton TV di rumah tetangganya. Sekitar pukul 19.45 wita korban merasa ngantuk dan pusing dan langsung tidur di kamar tidur bersama adik dan keponakannya. Namun, esok harinya, korban terbangun sekitar pukul 06.00 Wita dan kaget melihat kancing baju dan resleting celana terbuka. Korban juga merasa sakit di bagian perut dan kemaluannya terasa perih. Tak hanya itu, saat hendak buang air, korban melihat ada bercak darah di celana dalamnya. Karena takut aksi tersangka dilaporkan kepada orang tua korban dan polisi, tersangka mengancam akan menghabisi korban dan keluarganya. Tragisnya, pada malam hari tersangka kembali menyetubuhi korban. Tak terima disetubuhi, korban melaporkan kepada orang tuanya dan polisi. “Pelak sudah diamankan dan masih diperiksa,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. W-004

Lagi, Tim Kuasa Hukum Husein Ajukan Rehab

DENPASAR-Fajar Bali Penetapan Hakim yang menyebut Husein, oknum pengacara yang kedapatan mengusai narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 0,03, untuk direhabilitasi selama menjalani proses peradilan nampaknya hanya isapan jempol saja. Buktinya pada sidang perdana Kamis lalu, Husein tetap saja harus mendekam dalam penjara. Bahkan majelis hakim nampaknya terlihat seperti tidak pernah tahu bila beberapa waktu lalu hakim tunggal PN Denpasar telah mengeluarkan penetapan itu. Buktinya usai sidang, tim kuasa hukum Husein harus mengingatkan majelis hakim pimpinan Dewa Gede Suarditha dengan kembali mengajukan permohonan untuk dilakukan rehab terhadap Husein. "Ya, kami mengajukan kembali untuk mengingatkan kepada hakim bahwa pernah ada penetapan rehab itu," jelas tim kuasa hukum Husein.Namun sayang, usaha tim kuasa hukum Husein itu masih belum membuahkan hasil lantaran hakim belum bisa memutuskan menerima atau menolak permohonan itu. Hakim hanya menjawab akan melakukan musyawarah terlebih dahulu. "Kita belum bisa memutuskan karena harus musyawarah terlebih dulu," kata Hakim saat sidang kamis lalu.Seperti diketahui meskipun hakim PN Denpasar melalui penetapan beberapa waktu lalu mengabulkan permohonan rehabilitasi yang diajukan oleh tim kuasa hukum Husein, tapi Pengacara yang selain terjerat kasus narkoba juga terjerat kasus KDRT itu tetap saja mendekam dalam tahanan. Seperti diberitakan Husein disidangkan karena terjerat dua kasus sekaligus yaitu Narkoba dan KDRT. Terungkap dalam sidang tertangkapnya Husein, sejatinya berawal dari kasus KDRT yang dilaporkan istrinya. Dalam kasus KDRT ini, Husein mangkir dari panggilan polisi untuk diperiksa sebagai terlapor. Karena mangkir, akhirnya polisi melakukan pengambilan paksa atau penangkapan terhadap Husein. Pada saat dilakukan pengakapan atas kasus KDRT, Husein kedapatan sedang memegang plastic clip didalamnya berisi kristal bening yang diduga sabu yang dimasukan didalam pipa kaca berisi 1 plastic clip bekas, satu botol minuman kemasan, satu buah pipet dan korek api gas yang ditemukan dibelakang mobilnya. Setelah ditimbang, keseluruh berang bukti sabu yang ditemukan petugas adalah 0,03 netto. W-007

Duh, Lima ABK Belum Ditemukan

DENPASAR-Fajar Bali Lima anak buah kapal (ABK) yang hilang misterius setelah meloncat dari kapal nelayan 215 yang terbakar, pada Selasa (27/06) hingga kini belum ditemukan. Sementara dari hasil penyelidikan jajaran Dit Pol Air Benoa, penyebab terbakarnya kapal nelayan 215 karena tumpahan minyak di kapal. Demikian ditegaskan Kasubdit Gakkum Dit Pol Air AKBP Handoyo Supeno yang dikonfirmasi, Minggu (15/6) kemarin. Ditegaskannya, pencarian terhadap 5 ABK masih dilakukan. Mereka adalah Nahkoda Kapal, Saiman (38) dan 4 ABK asal Cilacap, Sugeng Riyadi (24), Anggi Setiawan (19), Rhiki Agus Pranoto (20), Parwanto Saiful Amin (24). “Lima ABK masih kami cari. Sementara ABK yang sudah tiba di Pelabuhan Benoa Jumat lalu sudah kami periksa,” ungkapnya. Hasil pemeriksaan ABK kata AKBP Handoyo, diketahui pada saat salah seorang ABK sedang menggiring Drum berisi bensin dan selanjutnya terdengar ledakan keras di mesin kapal. “Diduga saat menggiring drum terjadi tumpahan minyak dan kena percikan api dan kemudian terjadi ledakan,” ujarnya.Soal ledakan tersebut, AKBP Handoyo belum berani menjelaskannya karena masih diselidiki.Seperti diwartakan, kapal nelayan 215 yang sedang mencari ika di tengah laut terbakar. Terbakarnya kapal berawal dari terdengarnya suara ledakan di mesin kapal. Setelah api kian membesar, 19 ABK langsung terjun ke laut menyelamatkan diri masing masing. Satu ABK dinyatakan tewas dan lima lainnya hilang misterius. R-005

Curi Motor Bermodus Kunci Nyantol

DENPASAR-Fajar Bali Komang Budiana (24) yang tinggal di Jalan Gunung Gede nomor 10, Monang maning, Denpasar ditangkap jajaran Polresta Denpasar. Ia ditangkap atas kasus pencurian motor Vario hitam DK 7449 IC yang diparkir di Perum Padang Asri Blok XII nomor 3, Padangsambian Denpasar. Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Beny Murjayanto, tersangka mencuri motor korbanya dengan memanfaatkan kunci nyantol. Pelaku, Komang Budiana mencuri motor jenis Vario hitam DK 7449 IC yang diparkir di Perum Padang Asri Blok XII nomor 3 Padangsambian, Denpasar. “Pelaku mencuri dengan memanfaatkan kunci nyantol,”kata Beny Murjayanto Minggu (15/06) kemarin. Sementara pemilik motor yang tidak menemukan motornya diparkirkan langsung melaporkannya ke Polresta denpasar. Jajaran buser Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan memeriksa keterangan beberapa saksi dilokasi kejadian. “Dari keterangan beberapa orang saksi, kami mencurigai Komang Budiana sebagai pelaku pencurian,”beber mantan Kanit II Subdit IV Dit. Reskrimsus Polda Bali ini. R-005

Pembukaan Taruna Akpol tahun ajaran 2014 telah dimulai minggu kemarin. Tampak beberapa calon Taruna sedang mempersiapkan diri mengikuti test yang berlangsung di Mapolda Bali.

PN Minta Tuntaskan Eksekusi Serangan

Ratusan Polisi dan Brimob Dikerahkan DENPASAR-Fajar Bali Sempat ditunda beberapa bulan atas dasar pertimbangan kemanusiaan, eksekusi lahan di Kelurahan Serangan rencananya akan dilakukan besok, Selasa (17/06). Eksekusi itu sejatinya akan dikawal 400 personil kepolisian dari Polresta Denpasar. Penegasan eksekusi lahan itu dibenarkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Sugeng Riyono dan Panitera Sekretaris PN Denpasar, I Gede Ngurah Arya Winaya. Menurutnya, rencana eksekusi lahan SHM No 69/ Kelurahan Serangan atas nama Haji Maisarah seluas 9.400M2 (sesuai putusan pengadilan), yang ditempati 36 KK di Banjar Kampung Bugis, Densel, akan dilaksanakan Selasa (17/06) depan. ”Eksekusi akan dilakukan Selasa depan karena ini merupakan putusan MA yang sudah berkekuatan hukum tetap. Kami minta eksekusi berjalan aman dan lancar,” tegasnya Minggu (15/06) kemarin. Pihak PN, terangnya, sudah berkoordinasi dengan pihak aparat kepolisian dalam hal ini Polresta Denpasar dan Polda Bali. Soal teknisnya nanti dibicarakan dalam pertemuan hari ini, Senin (16/06) siang. Soal adanya upaya PK (Peninjauan Kembali) oleh kuasa tergugat, Arya Winaya menegaskan Pengadilan Negeri Denpasar sudah mempelajarinya dan akan memproses PK tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku. "Patut diingat, PK tidak bisa

menghalangi eksekusi. Untuk itu kami meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” bebernya kepada wartawan. Lantas bagaimana dengan pengamanan aparat kepolisian dalam eksekusi tersebut? Kapolresta Denpasar, Kombes Djoko Hariutomo, yang dihubungi kemarin mengatakan tidak menampik adanya rencana eksekusi lahan di Kelurahan Serangan, Selasa depan. Kombes Djoko mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 400 personil kepolisian dilokasi eksekusi. ”400 personil dari Dalmas, Sabhara, Intelkam, Reskrim, Bina Mitra, Lalulintas dan dibackup kekuatan dari Brimobda Polda Bali, akan mengamankan eksekusi di Serangan. Semoga eksekusi berjalan aman dan terkendali,” tegasnya Minggu (15/06) kemarin. Kombes Djoko mengakui sebelum rencana eksekusi dilakukan, saat sholat, pihaknya sempat bertemu dengan warga (36 kk) untuk bicara dari hati-hati. Dalam pembicaraan, sedianya mereka memang harus meninggalkan rumahnya sebelum eksekusi berlangsung. ”Mereka memang harus meninggalkan rumahnya sebelum eksekusi dilakukan. Bahkan mereka sudah diberi kelonggaran untuk mengosongkan lokasi selambatnya tiga bulan, jadi kami minta warga menepati janjinya,” terangnya. Sementara itu, kuasa hukum termohon, Haposan Sihombing

840/V/KTR

yang dikonfirmasi mengatakan, saat eksekusi ditunda atas dasar pertimbangan kemanusiaan, 36 KK sejatinya sudah sepakat untuk mengosongkan sendiri lahan milik Maisarah yang mereka tempati selama ini. Bahkan kesepakatan itu disaksikan para saksi sekaligus penjamin yakni Cokorda Pemecutan, Zainal Tayeb, Ketut Suwandi, Made Arjaya dan Ketut Resmiyasa. ”Sesuai pernyataan yang dibuat terdahulu, kami meminta

kepada penjamin agar mentaati segala isi pernyataan. Aparat kepolisian juga kami minta ikut andil menuntaskan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap ini,” tegas Pengacara senior asal Sumatera Utara ini. Sementara Rizal Akbar Maya Poetra selaku kuasa hukum termohon eksekusi yang dihubungi wartawan, mengaku sudah menerima surat pemberitahuan rencana eksekusi, Selasa (17/6)

besok. Pengacara senior ini mempersilahkan Pengadilan Negeri Denpasar untuk melaksanakan eksekusi. ”Silahkan Pengadilan melakukan eksekusi, tapi kami akan terus melakukan perlawanan. Kami sudah mengajukan PK dan laporan dari Cokorda Pemecutan. Selain itu kami juga sudah memiliki 10 bukti baru. Makanya saya mengajukan penangguhan eksekusi,” tegasnya. R-005

831/VI/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Dejerie, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

Prosesi Leladan Krama Desa Adat Mengwi Jelang Piodalan, Tawur, Memungkah, Pedudusan Agung di Puri Ageng Mengwi Pengarep dari 13 banjar di desa adat Mengwi dari banjar masing-masing berbaris dengan membawa beras, kelapa, telur, canang serta berisi sesari 10 ribu yang dihaturkan di Merajan Puri Ageng Mengwi.

MANGUPURA-Fajar Bali S e ra n g k a i a n P i o d a l a n , Tawur, Memungkah, Pedudusan Agung di Puri Ageng M e n g w i ya n g p u n c a k nya dilaksanakan buda kliwon pahang, 25 Juni 2014 mend a t a n g , k ra m a d e s a a d a t Mengwi melaksanakan prosesi Leladan menuju Puri Ageng Mengwi, Minggu (15/6) kemarin. Sebanyak 707 krama pengarep dari 13 banjar di desa

adat Mengwi dari banjar masing-masing berbaris d e n ga n m e m b awa b e ra s , kelapa, telur, canang serta berisi sesari 10 ribu yang dihaturkan di Merajan Puri Ageng Mengwi. Iring-iringan Leladan dari arah Utara, Selatan, Barat Puri Mengwi diiringi tabuh beleganjur. Sampai di Puri, Leladan disambut Penglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung. Prosesi Leladan diakhiri dengan persembahyangan bersama. Menurut Perbekel Mengwi I Ketut Umbara, 13 banjar yang mengikuti prosesi leladan diantaranya Br Delod Bale Agung, Pengiasan, Lebah Pangkung, Alangkajeng, Pregae, Ganter, Bajra, Serangan, Munggu, Pandean, Batu, Gambang dan Pande. Dijelaskan, prosesi Lel a d a n m e r u p a k a n d re s t a yang telah dilaksanakan dari

Tetap Eksis, Kerajinan Wayang Kulit Artawa

FB/AGUNG

I Nyoman Artika

DENPASAR-Fajar Bali Pesta kesenian Bali ke-36 pada 2014 yang bertempat di Taman Budaya, Art Center, Denpasar, juga dijadikan ajang promosi oleh beberapa pengerajin untuk memperkenalkan produk kerajinannya kepada penggujung. Seperti salah satunya stand pameran Wayang kulit Artawa yang dikerjakan oleh pengerajin wayang kulit, asal Banjar Puaya, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Menurut penggelola yang juga seorang pengerajin wayang kulit, I Nyoman Artika, dengan memamerkan produk wayang khas Bali berbahan baku kulit sapi sampai saat ini masih mendapat respon positif dari masyarakat. “Untuk minat

konsumen terhadap produk kerajinan wayang kulit saat ini masih bisa diterima dengan baik,”ucapnya, Minggu (15/6) kemarin. Untuk produk kerajinan wayang kulit yang diminati konsumen beragam mulai dari ukuran kecil sampai yang besar, dengan berbagai tokoh dan karakter pewayangan. Dijelaskan, kebanyakan pemesan dari masyarakat lokal seperti dari Tabanan serta Sukawati, dan peminat juga datang dari tamu mancanegara seperti Jepang dan Australia. Untuk harga wayang kulit yang berlokasi di sebelah selatan Art Center ini, mulai dari Rp25 ribu sampai Rp950 ribu. “Mengenai bahan baku, dengan harga Rp125 ribu per kilo kulit sapi. Satu lembar kulit sapi bisa dibuat menjadi 15 sampai 20 buah wayang kulit ukuran kecil sedangkan untuk ukuran besar bisa dihasilkan sebanyak 7 sampai 8 buah,”imbuhnya. Untuk pengerjaan dibantu oleh lima orang pengrajin yang bisa menyelesaikan satu wayang kulit ukuran medium dalam waktu dua sampai tiga hari, sedangkan untuk ukuran besar halus diselesaikan selama lima hari. “Ya, waktu yang kita butuhkan untuk menyelesaikan wayang kulit ini semuanya tergantung dari proses dan kerumitannya,” katanya. M-004

FB/HERY

Penglingsir Puri Ageng Mengwi A.A Gde Agung disaat menerima krama desa adat Mengwi yang melaksanakan prosesi Leladan di Puri Ageng Mengwi

dulu, karena setiap ada kegiatan puri krama desa adat selalu dilibatkan baik dalam

p ro s e s i L e l a d a n m a u p u n pembuatan upakara. “Pembagian pembuatan upakara

selama rangkaian piodalan sudah dibagai di masing-masing banjar,” jelasnya. W-014

MANGUPURA-Fajar Bali Peringatan Pemkab Badung ternyata tak digubris oleh pihak hotel Furama (hotel lantai lima di Tuban,red). Pantauan di lokasi Minggu (15/6) kemarin, canopy yang mencaplok sempadan jalan belum juga dibongkar. Bahkan, ada dugaan juga bangunan berlantai lima ini juga melanggar batas ketinggian bangunan. Surat Peringatan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung, tak diindahkan hotel yang berada di Jalan Raya Kuta, Kelurahan Tuban, Kuta ini. Kegiatan pembangunan proyek masih berjalan. Namun, tidak ada tanda-tanda canopy yang melanggar sempadan jalan dibongkar seperti yang diintruksikan BPPT. Bahkan, jika diamati lebih dekat, bagian atap terkesan seperti kamuflase, lantaran dibawah atap terdapat ruangan. Sepintas

bagunan tampak berlantai 5 tapi faktanya 6 lantai. Bila benar bangunan ini juga melanggar batas maksimal ketinggian bangunan 15 meter. Sikap membandel pihak Furama membuat gerah kalangan DPRD Badung. Dewan mendesak BPPT menarik perizinan yang telah dikeluarkan. Pasalnya, Furama telah terbukti melakukan pelanggaran dari ketentuan perizinan yang telah diberikan. “Segera tarik izin hotel Furama, karena telah mencuri ruang publik,”tegas anggota dewan asal Kuta I Wayan Puspa Negara. Menurutnya, harus segera dilakukan penertiban karena jika dibiarkan merupakan preseden buruk dalam kebijakan penataan ruang di Badung. Parahnya lagi kata Puspa, aturan koefisien dasar bangunan (KDB) 60 persen : 40 persen, sepertinya tak terpenuhi. Politisi muda gol-

kar ini meminta bagian-bagian bangunan yang melanggar atau tidak sesuai dengan izin, harus segera dibongkar. Sementara itu Kepala BPPT Badung I Made Sutama yang dikonfirmasi terpisah, mengaku akan kembali melakukan pengecekan. “Kita sudah berikan peringatan, nanti kita akan cek lagi apakah mereka (Furama,red) sudah melaksanakan imbauan kita apa belum,”kata Sutama. Jika memang belum dibongkar, pihaknya akan kembali melayangkan teguran kedua. Akan tetapi dirinya mengimbau pemilik bangunan agar segera melakukan penyesuaian dengan izin yang telah dikeluarkan pemerintah. W-006

Membandel, Dewan Desak Izin Furama Dicabut

FB/ARI

3 Lepas Fun Bike 1797 PDAM Kota Denpasar

Rai Mantra Tinjau Penerima Hibah Water Meter DENPASAR-Fajar Bali Dalam rangka memperingati Hut PDAM Kota Denpasar yang ke-17 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, ribuan masyarakat, klub sepeda, serta para pegawai yang  ada di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar tumpah ruah mengikuti fun bike 1797 yang dilepas oleh Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda A.A. N Rai Iswara, Minggu (15/6) kemarin di Taman Kota Lumintang Kecamatan Denpasar Utara. Direktrur PDAM Kota Denpasar Putu Gede Mahaputra, mengatakan kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan para sponsor serta klub sepeda PDAM Kota Denpasar yakni 1797. Melalui kegiatan ini pihak PDAM mengajak masyarakat  untuk hidup sehat dan menjaga Denpasar agar bersih dan bebas polusi. “Makannya hadiah dari kegiatan ini bukan motor, tapi memberikan hadiah berupa tabungan senilai motor dengan maksud ingin mewujudkan Denpasar sebagai green city go healthy,” kata Mahaputra. Sesuai motto “Denpasar, kotaku rumahku”,  pihaknya pun ingin berpartisipasi dalam mewujudkan hal ini, dan keberadaan PDAM Kota Denpasar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karenanya, Mahaputra mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk terlibat dalam kegiatan ulang tahun PDAM ke-17. “Imbauan  kami mari kita bersama-sama menjaga kota Denpasar agar  selalu bersih dan bisa tetap mempertahankan trofi adipura,” ucap pria murah senyum ini. Ketua fun bike 1797 BC PDAM Kota Denpasar, I Gusti Anom Saputra mengatakan, selain mengadakan fun bike, dalam kegiatan ini juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis  serta donor darah. Fun bike, start dari Taman Kota menuju jalan Gatot Subroto - jalan Antasura - Jalan Gajah Sura, - Jalan A. Yani, finish kembali ke Taman Kota Lumintang, dengan jarak tempuh sekitar 10 km. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Rai Mantra bersama rombongan Kepala SKPD di Pemerintahan Kota Denpasar juga berkesempatan meninjau masyarakat penerima bantuan hibah water meter yang dilaksankan oleh PDAM Kota Denpasar di Subak Dalem, Jalan Bedahulu, Denpasar Utara. R-004

FB/CAR

Walikota IB. Rai Mantra didampingi Direktur Utama PDAM Kota Denpasar, Putu Gede Mahaputra, meninjau warga penerima bantuan hibah water meter di sela Fun Bike serangkaian HUT PDAM Kota Denpasar ke-17

Canopy hotel Furama mencaplok sempadan jalan

Dewan Desak Kerjasama dengan PT. NOEI Dievaluasi

DENPASAR-Fajar Bali Pengelolaan sampah di TPA Suwung yang melibatkan PT. NEOI dinilai tidak memberi manfaat positif bagi Pemerintah Kota Denpasar. Karenannya, jajaran anggota DPRD Kota Depasar terutama komisi B, mendesak Pemkot Denpasar mengevaluasi kerjasama yang dijalin dengan PT. NOEI. Desakan out mencuat saat komisi B DPRD Kota Denpasar menggelar rapat kerja (Hearing) dengan jajaran esekutif terutama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar. Dengar pendapat itu juga terkait keberhasilan Pemkot Denpasar meraih trofi Adipura sehinga jajaran Dewan memberi apresiasi. Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi B, Ir. Eko Supriadi itu, menyoroti berbagai persoalan. Salah satunya, masalah pengelolaan sampah sarbagita, yang kini ditangani PT NOEI. Di samping, rencana pergantian lampu penerangan jalan (LPJ) dari mercury dengan LED. Menurut Eko Supriadi, pengelolaan sampah oleh PT NOEI sudah tidak jalan. Artinya, sampah di TPA tidak mampu

FB/CAR

EKo Supriadi

dikelola, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan polusi udara, dan pencemaran terhadap hutan bakau. ‘’Karena itu kami minta agar DKP bersama anggota Sarbagita lainnya mengevaluasi kerja sama dengan PT NOEI. Jika ini dibiarkan berlanjut, yang kena dampaknya justru Kota Denpasar. Terlebih di kawasan TPA Suwung merupakan jalur pariwisata,’’ tandas Eko Supriadi. Evaluasi kerjasama dengan PT NOEI justeru sangat penting dilakukan agar dapat mempertahankan keberhasilan Denpasar meraih trofi Adipura yang telah diraih tahun ini.

FB/CAR

Wayan Suadi Putra

‘’Kami mengapresiasi prestasi yang telah diraih. Justeru evaluasi dengan PT NOEI ini terkait dengan upaya mempertahankan kebersihan lingkungan Kota Denpasar. Kami tetap minta kerja sama dievaluasi, karena PT NOEI telah gagal dalam mengelola sampah,’’ tandas politisi PDI Perjuangan yang kembali menduduki kursi DPRD Kota Denpasar untuk ketiga kalinya. Anggota komisi B lainnya, , I Wayan Suadi Putra, ST, lebih menyoroti kondisi Kota Denpasar yang masih gelap. Akibat tidak efektifnya LPJ. Pihaknya melihat banyak titik-titik jalan protokol di Kota Denpasar yang belum

diterangin LPJ, begitu juga sulitnya masyarakat mengajukan permohonan LPJ. Menanggapi usulan tersebut, Kepala DKP, Ketut Wisada memaparkan rencana mengganti LPJ mercury dengan lampu LED. Selain lebih terang, penggunaan LED diyakini akan menghemat listrik. Karena kini pajak LPJ di Kota Denpasar berkisar antara Rp 4-5 miliar. Sedangkan terkait pengelolaan sampah, masih harus dikoodinasikan dengan anggota Sarbagita. Terhadap rencana pergantian LPJ itu, Eko Supriadi mengingatkan, agar dikaji secara matang, mulai dari kualitasnya hingga efisiensinya, mengingat dengan menggunakan lampu mercury, sudah terbukti awet, bahkan bertahan hingga 5 tahun. ‘’Jika ini akan diganti, kajiannya harus komprehensif, baik menyangkut ketahanannya, maupun efisiensinya. Apakah nanti betul-betul tahan, dan mampu menekan biaya. Jangan sampai anggarannya sudah banyak, justeru malah kurang efisien. Ini yang harus dikaji,’’ katanya. R-004

841/VI/BLAS

Layouter:Zohra Zohra Layouter:


DAERAH

4 Kasus Keracunan

Empat Siswa Masih Menjalani Rawat Inap BANGLI-Fajr Bali Dari total sebanyak 102 siswa SD 2 Susut yang mengalami keracunan usai menyantap nasi bungkus saat perayaan perpisahan dan kenaikan kelas , Jumat (13/6) lalu , empat orang siswa hingga kini masih harus menjalani rawat inap karena kondisinya belum pulih. Dua siswa menjalani rawat inap di RSUD Bangli dan dua siswa lagi menjalani rawat inap di Rumah Sakit BMC. Kasat Reskrim Polres Bangli , AKP I Nyoman Sukanada saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus keracunan masal yang menimpa ratusan siswa itu , Minggu (15/6) mengungkapkan dari data terakhir diketahui sebanyak 102 orang siswa yang mengalami keracunan . Dan setelah mendapatkan penaganan medis sebagin besar korban sudah bisa pulang atau menjalani rawat jalan “ Yang masih menjalani rawat inap sebanyak 4 orang siswa dan kemungkinan hari ini mereka sudah bisa pulang “ kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini . Papar perwira asal Tabanan ini terkait penaganan kasus ini , pihaknya sudah memintai keterangan beberpa orang , yakni diantaranya pedagang yang membuat nasi bungkus , penjual kue dan juga pihak sekolah . Tidak itu saja pihaknya juga akan memanggil atau memintai keterangan beberpa korban (siswa). “Bukan seluruh korban dimintai keteranganya , hanya beberpa orang saja dan itupun mereka yang kesehatan telah dinyatakan pulih,“ tegasnya. Selain itu guna mengetahui penyebab keracunan missal itu tim labfor Polri Cabang Denpasar telah turun untuk melakukan pemeriksaan terhadap sampel yang kita telah amankan sebelumnya. Tidak itu saja petugas dari Labfor juga turun langsung ke rumah Ni Wayan karmiati ( yang membuat dan menjual nasi bungkus) “ dalam olah TKP itu petugas berhasil mengamankan sisa daging ayam yang disimpan dalam kulkas” ujar Sukanada seraya mengatakan pihaknya belum berani memastiakn penyebanya keracunan karena harus menunggu untuk hasil Lab yang kemungkinan keluar hari ini. Perlu diketahui kasus keracunan masal ini menimpa ratusan siswa SD 2 Susut . Saking banyaknya siswa yang mengalami keracunan datang kedatanganya hampir bersamaan membuat pihak RSUD Bangli sempat dibuat kalang kabut . Dampaknya beberpa korban keracunan dirawat dilorong- lorong RS , karena ruang UGD penuh sesak . W-002

Sebagai Daerah Wisata Keamanan Harga Mati Bagi Bali

GIANYAR-Fajar Bali Pulau Bali yang dijuluk pulau seribu pura, dimana kini menjadi tujuan wisata dunia keamanan sudah merupakan harga mati. Jadi siapapun presiden yang terpilih nanti sudah pasti memberikan garansi untuk keamanan di Pulau Bali. Ditengah hiruk pikuknya perhelatan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, berbagai harapan yang dituangkan oleh para putra pribumi untuk memperbaiki daerahnya. Hal ini penting , karena masing –masing daerah di Republik ini memiliki potensi yang berbeda serta layak mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat. Bali pada khususnya sudah tidak asing lagi untuk dibicarakan, namun berbagai persoalan yang menerpa pulau kecil bernuansa surgawi dunia ini tidaklah ringan. Dan sudah pasti mendapatkan perhatian serius, karena pulau Bali juga menjadi penyumbang devisa yang tidak sedikit bagi Negara Republik Indonesia ini. “Siapapun presidennya keamanan merupakan harga mati karena itu merupakan kebutuhan dasar dari masyarakat Bali, “ kata Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Bali, Dr, Ir. Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Msi. Selama ini pembangunan di pulau Bali menuruttnya masih tidak terencana, intrastruktur masih amburadul, pembangunan timpang sehingga menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Bukan itu saja, Mantan Bupati Gianyar itu sempat menyentil soal keberadaan gepeng serta luapan Wanita Tuna Susila (WTS) ke pulauy Bali akibat penutupan rumah esek –esek Doly Surabaya juga belum terlihat gaungnya. Dilain sisi, pihaknya juga menyayangkan soal terjadi pembunuhan bule di kampung turis, Ubud. Kedepan, presiden yang terpilih agar benar-benar memperhatikan masalah ini. Sehingga dampak buruk dari pembunuhan itu bisa dieleminasi di permukaan. Bukan itu saja, masalah pemotongan subsidi BBM yang dikurangi juga perlu mendapatkan perhatian karena akibat pemotongan subsidi itu para menteri yang biasanya rapat di Bali sekarang sudah mulai berkurang. Selain masalah keamanan, kata pria yang akrab dipanggil Cok Ace itu berharap yang terpilih nanti sebagai Presiden adalah figure yang mengedepankan Kebhinekaan, karena asset daripada Bali sebagai daerah pariwisata sangat menghargai kebhinekaan. “Tiang atau saya realistis dalam berjuang untuk Bali, dan ruang untuk perjuangan itu memang di DPD PHRI, jadi saya tak akan berhenti bicara soal Bali dalam setiap momen,“ jelasnya. W-005

Wakili Bali di Tingkat Nasional

SMAN 1 Nusa Penida Unggulkan Trias UKS SEMARAPURA-Fajar Bali Plh. Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Kadisdikpora I Nyoman Mudarta, Camat Nusa Penida I Ketut Sukla, Kepala Sekolah SMA 1 Nusa Penida Nyoman Dunia, beserta SKPD terkait menerima rombongan Tim Penilai Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Nasional di SMA Negeri 1 Nusa Penida Kamis (13/6). Hadir pula pada acara penilaian ini dari DPR, PKK, serta Tim Pembina UKS dari Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi. SMA 1 Nusa Penida Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung terpilih mewakili Provinsi Bali untuk berlaga pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Sebelumnya pada september tahun 2013 lalu, sekolah yang terletak di Desa Ped Kecamatan Nusa Penida ini sukses menjadi yang terbaik di Tingkat Provinsi Bali. Ketua Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Agus Suharianto mengingatkan, bahwa tujuan UKS bukanlah lomba, melainkan bagaimana kita meningkatkan pemahaman terhadap prilaku hidup bersih dan sehat. A g u s S u harian to men gatakan Lomba UKS tahun 2014 ini masih merupakan penyempurnaan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini dan tahun lalu tidak menghasilkan juara, namun dikategorikan menjadi the best performance dan the best achievement. Hal ini untuk mengakomodir sekolah-sekolah yang lokasinya ada di kota besar yang memiliki sarana dan prasarana bagus akan dinilai kinerjanya melalui the best performance, sementara sekolah yang lokasinya di pelosok desa, karena secara umum sekolah yang lokasinya

agak jauh dari kota, fasilitas dan sarana serta prasarananya kurang memadai namun bila sekolah itu memiliki upaya yang sangat kuat, keinginan yang sangat tinggi untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, maka sekolah tersebut akan dinilai melalui the best achievement-nya. Rombongan tim penilai berjumlah 11 (sebelas) orang, masing-masing dari Kementrian Kesehatan, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Agama, serta dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Plh. Bupati Kasta dalam

sambutannya mengucapkan selamat datang sekaligus mengucapkan terimakasih atas terpilihnya Kabupaten Klungkung sebagai Duta Provinsi Bali dalam Lomba UKS Tingkat Nasional, Kasta juga menyambut baik kegiatan lomba seperti ini karena lomba UKS ini mempunyai tujuan yang sangat mulia, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan dan keterampilan hidup bersih dan sehat. Sejak usia dini anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa, yaitu melalui program yang disebut TRIAS UKS men-

cakup pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan lingkungan sekolah sehat. Bertitik tolak dari tujuan dan program trias UKS tersebut maka Plh Bupati Kasta mengharapkan agar lomba semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Pada kesempatan ini pula Plh. Bupati Kasta atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Bali, instansi terkait dan kepada SMA 1 Nusa Penida beserta staf dan komite sekolah, serta

Kapal Roro Ngadat Lagi

SEMARAPURA-Fajar Bali Kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang mengangkut penumpang dari Pelabuhan Padangbai menuju Nusa Penida dan sebaliknya, tidak bisa beroperasi sejak Sabtu (14/6) lalu. Sehingga praktisnya kapal besar ini tidak bisa mengangkut penumpang sejak Minggu sampai beberapa hari kedepan. Hal ini dibenarkan oleh Kadishubkominfo Klungkung, Nengah Sukasta, Minggu (15/6) kemarin. Dijelaskan, sejak Jumat sore kapal tersebut alami kerusakan pada mesin bantu. “Ada kebocoran sedikit pada mesin bantu, sehingga tidak berani memaksakan untuk berlayar,” terang Sukasta. Bila kapal tersebut dipaksakan berlayar, maka akan ada resiko, mengingat kapal terseut adalah angkutan umum yang menyangkut keselatan manusia. “Tidak berani memaksakan, ini masalah nyawa

Dewan Harap Pejabat Jangan Manggut-Manggut di Depan Bupati kan pendapat dan memebrikan peringatan“, ujarnya via sms, Minggu. Terhadap hal ini pihaknya mengaku bakal mendalami sumber penyebab atau kelemahan, serta bakal menindaklanjuti saran BPK. Lalu ditanya saran BPK, Suryawan mengatakan pertama Bupati agar memberkan sanksi kepada PPK dan bendahara , dan SKPD terkait sesuai PP.No.53tahun 2010 tentang disiplin PNS. Kedua disarankan mengoptimalkan tim aset daerah, dan bagi Bagian Kesra Setda Bangli agar proaktif dan meminta laporan pertanggungjawaban dana hibah . Keempat Dinas P3 agar lebih cermat melaksanakan program dana bergulir. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan penyimpangan yang terjadi ada pada instansi sesuai saran BPK dimaksud. Tapi penyimpangan bukan di instansi itu, malah di Disdikpora juga kutif Suryawan

Plh. Bupati Klungkung sambut Tim Penilai Pusat pada Lomba UKS tingkat Nasional yang diwakili SMAN 1 Nusa Penida

semua pihak yang telah membantu dalam persiapan dan pembinaan, sehingga lomba UKS ini dapat di ikuti dengan baik sebagai Duta Bali untuk bersaing di tingkat nasional. Sementara itu Gubernur Bali yang diwakili oleh Kabag Kesra Provinsi Bali I Komang Hendri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintahan Kabupaten bersama masyarakat sekolah dan lingkungannya atas prestasi yang diraih dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2013 sebagai juara III nasional melalui dutanya SMP Negeri 1 Dawan.W-010*

Mesin Pembantu Alami Kebocoran

Bangli Disclaimer

BANGLI-Fajar Bali Target predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) bagi Pemkab Bangli, jauh panggang dari api. Pasalnya hasil pemeriksaan BPK mengenai pengelolaan keuangan Pemkab Bangli tahun 2013, justeru penuh dengan ketimpangan dan penyimpangan. Sampai BPK tidak memberikan pendapat dan memberikan peringatan (disclaimer). Hal itu sesuai hasil pemeriksaan BPK perwakilan Bali yang hasilnya diserahkan kepada Bupati Bangli tanggal 11/6 kemarin .Kepala Inspektorat Bangli Ir Gede Suryawan ketika ditanya soal munculnya peringatan (disclaimer)dari BPK-R tersebutI, Minggu (15/6) dia membenarkan. “Ya memang benar, sesuai hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Bangli tahun 2013, BPK RI-Perwakilan Bali yang diserahkan tanggal 11 juni kepada Bupati Bangli dan pimpinan DPRD tidak memberi-

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

dituding sangat lemah dalam hal pengelolaan keuangannya, serta lemah sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan. Namun belum Suryawan tak mau menjelaskan apakah hasil pemeriksaan BPK tersebut mengandung adanya penyalahgunaan keuangan Negara. Sementara Ketua DPRD Bangli Iida Bagus Raka Mudarma ketika dimintai sikapnya soal predikat disclaimer bagi pengelolaan keuangan Pemkab Bangli oleh BPR-RI , dia sangat menyayangkannya. Bangli menarget agar bisa raih predikat WTP dalam hal tersebut, namun nyatanya terbalik, justeru berpredikat disclaimer.Pejabat diharapkan tidak hanya pintar manggut-manggut di depan bupati, atau dengan laporan ABS.”Saya merasa heran, Bangli yang menarget WTP nyatanya malah terbalik, secara pribadi dan kapasitas dewan saya sangat kecewa”, ujarnya. W-002*

didalamnya, apalagi saat ini gelombang dan arus mulai menguat, lebih baik diperbaiki dulu,” paparnya, seraya menambahkan, mesin bantu ini berfungsi untuk menggerakkan rounddoor, kelistrikan dan sistem mekanik. Sedangkan untuk upaya perbaikannya, Sukasta menjelaskan bahwa sudah mendatangkan tenaga mekanik dari Surabaya. Mekanik dari Surabaya ini akan memerbaiki segala kerusakan pada mesin pembantu dan mesin utama bila ada gejala kerusakan. “Mudah-mudahan hari ini (Minggu) selesai diperbaiki, sehingga bisa segera melayani angkutan penumpang,” harapnya. Kapal Roro Nusa Jaya Abadi ini setiap harinya mengangkut 180 penumpang, 30 kendaraan roda empat dan 70 kendaraan roda dua. Sebelumnya juga sekitar Desember 2013 lalu, kapal Roro ini sudah menjalani docking di Surabaya.W-010

Kapal Roro Nusa Jaya Abadi alami kerusakan pada mesin pembantu sehingga tidak angkut penumpang

Pemkab Gianyar Gebrak Program MOP Untuk Pria

GIANYAR- Fajar Bali Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Gianyar kembali menggelar pelayanan operasi Vasektomi khususnya pelayanan Medis Operasi Pria (MOP) secara gratis di RSUD Sanjiwani, Gianyar Sabtu (14/6). Proses MOP ini merupakan gebrakan Pemkab Gianyar melalui Badan PP dan KB dengan memberikan penghargaan Rp 1 juta dengan rincian Rp. 750 ribu untuk akseptor dan Rp. 250 ribu. Program ini ditangani langsung ahli bedah Urologi dan Ahli Bedah Umum, kepada 3 orang peserta MOP. Sebelumnya (5/6) lalu, sebanyak 30 orang peserta melaksanakan metode MOP di Makodim 1616 Gianyar.Kepala Badan PP dan KB Ida Ayu Putu Sri Ambari menjelaskan, program MOP ini sebenarnya sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun, namun sayangnya masyarakat kurang termotivasi untuk ikut program MOP ini. Untuk itu, saat ini pihaknya sedang berupaya memotivasi masyarakat untuk MOP. “Pro-

gram MOP ini ditujukan kepada keluarga yang sudah memiliki anak yang cukup artinya sudah memiliki keturunan sehingga bisa mengatur kehamilan,” jelasnya. Secara umum program KB sifatnya pengendalian keluarga, yang artinya kehamilan seorang ibu perlu diatur jarak kelahirannya. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan program KB diantaranya medis operasi wanita (MOW), medis operasi pria (MOP), ayudi, implan, suntik dan kondom. Ketika pria (suami) yang ingin mengikuti program MOP tentunya harus ada persetujuan istri. “Program KB saat ini kami fokuskan untuk pria,” jelasnya. Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Gianyar dr. Ida Komang Upeksha, operasi untuk vasektomi ini melakukan penutupan pada saluran epididimis yang mengangkut sperma diikat dan dipotong. Dengan sendirinya sel sperma dan sel telur tidak ketemu sehingga tidak terjadi kehamilan. Diakuinya, tidak ada efek samping dari proses MOP ini

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Gianyar kembali menggelar pelayanan Medis Operasi Pria (MOP) secara gratis di RSUD Sanjiwani

karena yang dilakukan hanya pemotongan pada bagian saluran sperma kiri dan kanan kemudian diikat. Operasi ini paling lama 10 menit bahkan cepat dan pasiennya bisa bekerja seperti biasanya bahkan tidak memilik efek samping apapun,imbuhnya. Dengan program MOP ini wanita sudah tidak bisa hamil lagi karena terjadi penyumbatan

saluran sperma. Bahkan operasi ini sama sekali tidak mengganggu sirkulasi darah dan lainnya serta tidak ada pembuluh darah yang dipotong karena dilakukan di kantong buah pelir dimana salurannya yang dipotong dan diikat. “Anggapan bahwa program MOP ini nantinya kejantanan akan hilang juga tidak benar,” tandasnya. W-005 Layouter: Soma


DAERAH

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

Tambah Alat Baru, RSUD Buleleng Jadi Rujukan Setelah memiliki empat jenis alat baru, tahun ini RSUD Buleleng langsung dinobatkan menjadi Rumah Sakit Rujukan. RSUD Buleleng kini dapat menerima rujukan pasien dari Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem. Keempat alat baru itu masing-masing ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotrispy) atau pemecah batu ginjal tanpa pembedahan, endoscopy, CT-scan, dan dental panoramic x-ray. Alat terakhir digunakan untuk memotret struktur gigi dan menjadi rekam gigi bagi pasien. SINGARAJA – Fajar Bali Direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes saat di konfirmasi via telepon genggamnya, Minggu (15/6) siang kemarin mengatakan, alat ESWL yang ada

punya spesialis urologi, sudah mencari tapi belum ada yang melamar. Jadi sementara dioperasikan dokter dari Denpasar, setiap Sabtu ada pelayanan untuk

memecah batu ginjal. Rencananya tahun depan kami akan cari lagi spesialis urologi,”ujar Wiartana. Alat yang dibandrol dengan harga Rp 4,5 miliar itu, akan

TABANAN-Fajar Bali Even kesenian dua tahunan kembali digelar DTW Ulun Danu Beratan, Bedugul, Tabanan. Festival yang bertajuk “Kertha Danu,” tersebut melibatkan 1400 seniman, dibuka langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (16/6) hari ini. Wayan Mustika – manajer DTW Ulun Danu Beratan kemarin mengatakan DTW Ulun Danu Beratan kembali menggelar festival kesenian menampilkan potensi seni dan budaya dari 20 Desa Pakraman yang tergabung dalam pemaksan Pura Ulun Danu Beratan. Yang menarik dalam festival dua tahun ini, dalam pembukaan menampilkan seka kesenian, tabuh dan tari yang semuanya dibawakan

oleh anak-anak. “Tari okokan, lomba baleganjur, barong bangkung, tabuh yang semuanya dibawakan oleh anak-anak kami tampilkan dalam acara pembukaan,” jelas Mustika. Selain itu beberapa tarian sakral juga turun ditampilkan dalam

pelaksanaan festival. Seperti tari muncang ketungan dari desa antapan.Tari ini menceritakan mengenai tradisi numbuk padi. “Kami juga tampilkan tari legong kraton dari desa batunya, serta joget genjek kolaborasi,” tambahnya. Pelaksanan festival ini akan berlangsung

di RSUD Buleleng merupakan alat satu-satunya yang ada di Bali. Empat dokter spesialis urologi yang seluruhnya bertugas di Denpasar pun akan mengoperasikannya di Buleleng.”Kami di RSUD belum

Wabup Sanjaya Hadiri Penyineban di Pura Kubontingguh

TABANAN-Fajar Bali Bertepatan dengan Saniscara Wage Wuku Medangsia, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menghadiri persembahyangan di Pura Khayangan Jagat Dalem Purwa Kubontingguh, Desa Adat Kubontingguh, Desa Denbantas, Tabanan, Sabtu (14/6). Hadir pula pada persembahyangan tersebut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan IGN. Supandji dan Camat Tabanan IGA. Supartiwi. Setelah nyejer selama 3 hari, mulai dari 11-14 Juni, akhirnya pujawali di Pura Dalem Purwa Kubontingguh yang jatuh setiap 6 bulan sekali disineb. Menurut salah satu pemangku Gusti Arya Muryantara, pujawali yang puncaknya jatuh pada Rabu (11/6) kemarin merupakan pujawali yang rutin digelar. Dimana pemedek yang tangkil ke pura Khayangan jagat ini berasal dari seluruh kabupaten/ kota di Bali. Dirinyapun berharap melalui persembahyangan ini kerahayuan jagat Bali dan Ta-

menangani seluruh pasien, baik itu melalui jalur umum, JKBM, maupun JKN. Khusus untuk jalur umum, tarif pelayanan yang dipatok mulai dari Rp 2,5 juta sampai Rp 15 juta. Sementara untuk JKBM, mendapat pelayanan gratis untuk dua kali pelayanan. Sedangkan untuk pasien JKN, mendapat pelayanan gratis seterusnya. Bupati Buleleng Putu Aus Suradnyana mengatakan, keberadaan alat ESWL itu untuk mendukung pelayanan di RSUD Buleleng, menyusul telah ditetapkannya RSUD Buleleng sebagai Rumah Sakit Rujukan, disamping RSUP Sanglah. Ia menyatakan, RSUD Buleleng akan segera diberikan tambahan dana begitu mendapatkan tenaga dokter spesialis urologi, dan rencananya akan menambah satu lagi dokter radiologi, untuk melayani penggunaan alat CT-Scan.”Ini rumah sakit kami kembangkan bertahap sesuai dengan rencana pembangunan menengah. Tahun ini kami fokus dengan alat kesehatannya dulu, karena banyak alat yang sudah tua. Karena RSUD Buleleng sudah jadi RS Rujukan Regional, saya minta juga pak dirut agar merekrut tenaga-tenaga spesialis yang belum ada di RSUD,” tegas Agus. W-008

FB/Agus

banan pada khususnya dapat terwujud. “Melalui persembahyangan ini kita memohon keselamatan dan kerahayuan serta dapat terhindar dari bencana,” ungkapnya. Wabup Sanjaya berharap melalui persembahyangan bersama ini kerahayuan Jagat Tabanan dan Bali pada umumnya dapat terwujud. Pihaknya selalu mengingatkan kepada semua SKPD untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi, sehingga permasalahan yang ada dapat dipecahkan bersama. “Saya tekankan kepada semua pihak untuk selalu meningkatkan kebersamaan dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi, sehingga apa yang menjadi visi Tabanan sejahtera, aman dan berprestasi dapat terwujud,” paparnya. Pada kesempatan tersebut Wabup Sanjaya beserta rombongan juga menggelar persembahyangan di Pura Muncak Sari, Penebel. Diakhir persembahyangan Wabup Sanjaya juga menyerahkan sarin canang kepada panitia. W-004

Putu Agus Suradnyana

5 POTRET FAJAR BULELENG

FB/AGUS

Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyerahkan bantuan rehab rumah

363 KK di Buleleng Terima Bantuan Rehab Rumah

Sedikitnya 363 KK di Kabupaten Buleleng menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sejumlah dana bantuan tersebut diperuntukkan untuk perehaban ringan rumah warga miskin, yang tidak layak huni. Bantuan senilai Rp. 7,5 juta per KK langsung diserahkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Dana sebesar Rp. 7,5 juta tersebut, yang diberikan kepada 363 KK dialokasikan untuk kategori perehaban atap, lantai dan dinding untuk peningkatan kualitas bangunan. Dengan bantuan tersebut pemerintah mengharapkan masyarakat dapat menempati rumah yang layak huni. Tahap pertama penyaluran bantuan rehab ringan ini diberikan kepada masyarakat miskin yang ada di Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Buleleng. Untuk Kecamatan Sukasada Desa Gitgit menerima bantuaan total 45 KK, Desa Alasangker 166 KK, dan Desa Ambengan 70 KK. Sednagkan untuk Kecamatan Buleleng, yang masuk daftar penerima bantuan tahap pertama yakni Kelurahan Astina sebanyak 49 KK dan Desa Anturan sebanyak 33 KK. W-008

Hari Ini, Festival Ulun Danu Beratan Dibuka

Pembangunan Mushola Diduga Ilegal

sampai tanggal 3 Agustus 2014. Pihaknya sengaja mengambil waktu panjang agar even ini dapat dinikmati oleh wisatawan yang sedang berlibur panjang, dan liburan lebaran. “Tujuan digelarnya festival ini selain melestarikan seni dan budaya, juga untuk meningkatkan

jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Ulun Danu Beratan,” paparnya. Pihaknya pun yakin dengan digelarnya festival ulun danu beratan ke dua ini mampu meningkatkan jumlah kujungan. Yang awalnya peningkatan 11, 06 pesen menjadi 13 persen. W-004

FB/Agus

Ketut Ariani

Wedakarna Dukung Aksi AHMI dan Cakrawahyu Buleleng anti Pancasila. Jangan Bali dibawa ke masalah SARA. Membuat tempat ibadah harus sesuai dengan kebutuhan bukan target semakin banyak dari segi kuantitas,” ungkap Dr. Wedakarna. Ia juga menyoroti kawasan Tabanan – Buleleng yakni kawasan Bedugul hingga Pancasari dan sekitarnya yang sudah mulai digerogoti oleh budaya kearab – araban. ”Pemerintah Buleleng harus belajar dari kejadian sebuah perkembangan masjid di Kediri, Tabanan. Beberapa tahun lalu, mereka mendirikan Mushola, tapi sekarang menjadi Masjid besar dengan ukuran berlipat – lipat. Ini kan berbahaya, karena tidak sesuai dengan semangat landscape Bali yang dijiwai adat dan budaya Bali. Begitu juga dikawasan Kampung Jawa di Denpasar dikawasan Jl. Kartini, sekarang pembangunan Masjid begitu ekspansif hingga perluasan wilayah. Ujung – ujungnya yang rugi adalah Bali sendiri yang sudah punya citra Pulau Seribu Pura. Jadi warga adat harus hati – hati dalam mencermati misi terselubung dari pembangunan tempat ibadah non-Hindu ini. Saya perhatikan hal yang sama terjadi di Jembrana, Karangasem, Klungkung dan Gianyar. Jangan – jangan isu yang sempat beredar tentang

FB/IST

Aksi penolakan rencana pembangunan Mushola dijalur utama Denpasar – Singaraja, Sukasada yang disuarakan Aliansi Hindu Muda Indonesia ( AHMI ) dan Cakrawayu Buleleng pada 12 Juni 2014 dihadapan DPRD Buleleng mendapatkan dukungan dari tokoh Hindu Indonesia, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ( President The Hindu Center Of Indonesia ). Ditemui disela – sela rekor Hindu Muda Indonesia di Singaraja, Dr. Wedakarna menyatakan bahwa siapapun masyarakat yang tinggal di Pulau Bali harus mengikuti aturan dalam mendirikan tempa ibadah, termasuk para pendatang. Hal ini sangat penting, agar tidak terjadi gesekan dimasa yang akan datang. ”Saya dukung aksi generasi muda Hindu Buleleng yang menolak pembangunan tempat ibadah ilegal di Sukasada. Itu harus ditertibkan, apalagi saya lihat jalur pembangunan Mushola itu adalah ada dijalur utama Denpasar– Singaraja yang rawan longsor dan rawan macet dan juga dikawasan tersebut jarang ada penduduk Muslimnya. Perlu diperiksa latar belakang pembangunan Mushola itu, apakah sekedar gagah –gagahan atau hanya sekedar propaganda dari pihak

Aksi Demo Aliansi Hindu Muda Indonesia ( AHMI ) dan Cakrawayu Buleleng Di Depan Kantor Bupati Buleleng Beberapa Waktu Lalu.

Bali Dalam Genggaman (Islam ) itu benar – benar skenario betulan. Saya minta aparat keamanan juga mencegah dampak konflik kedepan jika ini dibiarkan.”ungkap Dr Wedakarna yang putra pendiri dari PHDI diera Bung Karno ini. Lalu apa pesan dirinya untuk Bupati Buleleng ?. ”Saya minta pada Bupati Buleleng, agar tegas menyikapinya,” jelasnya. Jika Mushola itu tidak ada izinnya, ya silahkan ditolak, karena selama ini sudah melakukan tindakan kebohongan publik. Daripada nanti dituntut oleh masyarakat. Saya yakin mayoritas umat Hindu di Buleleng pasti mendukung penolakan Mushola ini. Selain tidak efisien, juga tempat ibadah ini ada dijalur longsor. Kalau kedepan ada longsor lagi, dan ada umat yang jadi korban, tentu citra Bali dan Buleleng akan tercoreng karena dianggap lalai.”ungkap Dr. Wedakarna (President World Hindu Youth Organizations /WHYO) ini. Selain itu Dr. Wedakarna juga mengingatkan bahwa kejadian longsor yang terjadi pada 5 Februari 2014 lalu adalah peringatan dari Ida Betara Sesuhunan dan leluhur. ”Sebagai seorang Hindu yang percaya petunjuk semesta, saya ingatkan, bahwa tidak ada kejadian terjadi tanpa alasan. Dan kejadian longsor dilokasi Mushola tersebut yang terjadi 4 bulan lalu, adalah peringatan para Dewa kepada Desa Adat, sebagai pemangku budaya Bali agar waspada dan wujud murkanya Ida Betara. Silahkan saja diterjemahkan sendiri, yang pasti, saya sudah bersikap dan memperingati. Saya minta contohlah para Prajuru Adat di Desa Ubud yang sangat militan terhadap Hindu sejak Indonesia merdeka hingga saat ini. Di Ubud, tidak ada Mushola dan Gereja bisa berdiri, karena mereka sadar, sekali diijinkan mendirikan mushola, maka ketenangan rakyat Hindu akan terganggu dengan loud speaker (pengeras suara) selama – lamanya. Waspada. ”ungkap Dr. Arya Wedakarna yang juga Senator RI Terpilih dari Wilayah Bali ini. *

833/VI/KTR

Layouter: Soma


6

SENIN, 16 JUNI 2014 | TAHUN XIV

PKB 2014, Dinas Kebudayaan Badung Mengusung Tema ‘Kerta Masa’

Tampilkan Seniman Terbaik, Hasil Penjaringan Bali, terlebih lagi Kabupaten Badung, sangat mengandalkan pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian, dan sangat berkepentingan sektor pariwisata dapat berlangsung dalam waktu yang lama. Berbagai upaya terus dilakukan agar pariwisata selalu mengalami peremajaan dari waktu ke waktu, sehingga tidak memasuki tahap stagnasi. Mengacu pada Tri Hita Karana, sebuah prinsip warisan kearifan lokal yang mengajarkan mengenai tiga cara yang perlu ditempuh untuk mencapai keselarasan dalam kehidupan, yakni Hubungan yang harmonis antara manusia dan sang pencipta (parhyangan), Hubungan yang harmonis antara sesama manusia (pawongan), dan Hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya (palemahan). Falsafah Tri Hita Karana tersebutlah yang kemudian diadopsi dan diterapkan ke dalam visi dan misi Kabupaten Badung serta menjiwai kebijakan dan program pembangunan, ”Melangkah Bersama Membangun Badung berlandaskan Tri Hita Karana Menuju Masyarakat Adil, Sejahtera, dan Ajeg”. Visi tersebut selanjutnya dijabarkan ke dalam sembilan misi, dimana salah satu point-nya adalah meningkatkan Srada dan Bhakti masyarakat terhadap ajaran agama, serta eksistensi adat budaya dalam rangka mengajegkan Bali di era kekinian. Dan dalam rangka untuk menjaga kelestarian dan keajegan budaya Bali tersebutlah, Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali mengirimkan seniman terbaiknya di Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXVI tahun 2014 ini. Apa saja yang disiapkan Dinas Kebudayaan Badung dalam PKB tahun 2014 ini? Untuk lebih lengkapnya, berikut wawancara Tim Fajar Mangupura bersama Kepala Dinas Kebudayan Badung Ida Bagus Anom Bhasma. Seniman asal Kabupaten Badung, yang dilibatkan di PKB tahun 2014 ini?

Kurang lebih sekitar 4000 seniman, dimana pada saat pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XXXVI 20014 kemarin kita melibatkan 450 orang termasuk juga gongnya. Sedangkan untuk di PKB tahun ini, para seniman kami akan mengikuti kurang lebih sebanyak 25 pagelaran atau pertunjukkan termasuk paradenya. Dari Dinas Kebudayaan Badung, apakah ada target dalam PKB tahun 2014? Target kami sebetulnya bukan juara, tetapi bagaimana adat dan budaya kita bisa tetap ajeg dan mampu untuk dilestarikan. Terlebih lagi jika berbicara menghadapi tantangan jaman global seperti sekarang ini, banyak yang mengkhawatirkan ancaman hilangnya budaya Bali, Dan inilah jawabannya, dengan kita berpartisipasi menampilkan seniman-seniman terbaik. Harus diketahui pula, khusus untuk di Kabupaten Badung, sebenarnya banyak sekali sekaasekaa atau sanggar-sanggar seni ingin berpartisipasi di PKB. Hanya saja, karena memang harus dibatasi jumlahnya, maka kami putuskan untuk mengirim yang terbaik dari hasil penjaringan di Festival Seni Budaya yang digelar Pemkab Badung tiap tahunnya. Dan kenapa mereka (para seniman Badung) sangat ingin berpartisipasi ke PKB, ini membuktikan animo berbudaya di Badung masih sangat tinggi. Selain itu, dari pengakuan para seniman, dengan mereka tampil ke Propinsi, menjadi salah satu kebanggaan bagi mereka.

Tema yang diusung seniman Badung di PKB tahun ini? Tema tahun ini berjudul ‘Kerta Masa’. Penjabaran dari tema itu lebih ke arah kesejahteraan masyarakat, intinya semua masyarakat kita ingin ‘kerta’ bahagia. Atau bisa juga dijabarkan kebahagiaan lahir batin, karena seni itu sebetulnya tidak ada tekanan, bagaimana mereka bergembira berkesenian, tidak

IB Anom Bhasma ada target. Dan bagaimana masyarakat Badung tetap mencintai seni dan budayaanya.

Sejauh mana proses persiapannya selama ini? Jika berbicara persiapan, kami telah melakukannya kurang lebih selama 6 bulan dari Bulan November tahun lalu sampai pada bulan Juni ini. Proses persiapannya mulai tahun lalu, dengan menunjuk duta-duta Badung. Artinya dengan kesiapan tersebut, maka dapat dipastikan mereka para seniman yang mewakili Badung tidaklah instan, senimannya sangat bermutu dan patut dicontoh. Sebagaimana diketahui pula, salah satu ajang penyeleksian

FB/HERY

itu dilakukan pada saat Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung, yang diagendakan pada saat Ulang Tahun Mangupura. Darisanalah kita seleksi para seniman, kelompok seni yang akan kita tampilkan di PKB Propinsi. Artinya dapat dipastikan sekali lagi, kami (Badung) mengirimkan seniman-seniman terbaik, mereka tidak terlahir instansi dan tidak sekedar tampil, apalagi sampai tampil seadanya. Dan tujuannya adalah, agar masyarakat bisa menikmati pagelaran yang bermutu, khususnya yang ditampilkan oleh para seniman asal Kabupaten Badung. Jika berbicara seniman asal Kabupaten Badung, bisa

Salah satu penampilan seni tari yang memukau, yang dijelaskan jumlah seniman yang kini masih eksis? Untuk di Kabupaten Badung, setidaknya ada sekitar 1675 kelompok seni dan sanggar, dimana per sanggar atau kelompok seninya beranggotakan sekitar 50-100 orang. Dapat pula kami pastikan, kelompok maupun sanggar seni yang ada di Badung tersebut, sangat aktif dan bahkan tidak sedikit yang juga

FB/HERY

Selamatkan Situs Cagar Budaya Pura Taman Beji Bukian Nyoman Sulatra dari Cipta Karya, I Made Sumarja dan I Putu Kamasan Sanjaya dari BPCB Bali NTT serta I Gede Sukadana dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Badung. Maksud dari pengkajian ini untuk melanjutkan pendataan Situs Cagar Budaya yang telah dilakukan tahun 2012 yang lalu dan sekarang dilanjutkan dengan pengkajian di bangunan Tura Taman Beji sebagai situs Purbakala. Ditambahkan, setelah diadakan kegiatan pengkajian, apabila datanya sudah lengkap dari Tim selanjutnya akan dilakukan re ko m e n d a s i l aya k a t a u tidaknya bangunan Pura Taman Beji ini dipugar sesuai dengan kaedah-kaedah pemugaran, kaedah-kaedah pelestarian daripada Situs Cagar Budaya ini.

Lebih lanjut IB. Gede. Arjana menjelaskan, bahwa hasil dari kajian ini diharapkan Pura Taman Beji dapat dilestarikan sebagai situs cagar budaya, sehingga nantinya Pura Taman Beji dapat dijadikan sebagai destinasi wisata spiritual seperti di Pura Tirta Empul. “Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyeimbangkan pariwisata Badung Selatan dan Badung Utara,” jelasnya. Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah didukung oleh masyarakat akan mewujudkan tirta penglukatan untuk krama Badung khususnya dan Bali pada umumnya. Manfaat dari Cagar budaya berupa Situs Pura Taman Beji ini akan betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan mereka baik dari segi

Spiritual maupun kesehatan pribadi. “Dengan dibangunnya Taman Beji ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan dapat dikembangkan serta dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian Desa. Ditambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung telah mendata situs cagar budaya maupun bangunan cagar budaya yang tersebar di Kecamatan Petang dan Abiansemal sebanyak 35 Situs. Untuk kedepannya diharapkan para prejuru, pemangku dan krama Desa Adat mendukung sepenuhnya tujuan dan rencana dari Pemeritah Kabupaten Badung. Apabila kegiatan ini direkomendasi untuk dipugar tentunya akan ada kegiatan-kegiatan yang lebih besar yang akan dilakukan oleh Pemerintah

Yang masih menjadi tantangan kedepan, dalam proses melestarikan seni dan budaya?

Berbicara tantangan kede untuk mengembangkan tentunya membutuhkan b dan biayanya tentu juga tida sedikit. Selain peralatan, r sangan untuk berkesenian sangat diperlukan. Ambil salah satu contoh, bagi me yang tidak punya peralatan g sangat terbebani dengan b dimana kita ketahui peral gong nilainya bisa menjadi s

Desa Adat Pilar Penyangga Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Dinas Kebudayaan bersama Tim terkait melakukan kajian di Pura Taman Beji Penataran Agung Bukian, Desa Adat Plaga Petang.

Untuk menyelamatkan Situs Cagar Budaya, Pemerintah Kabupaten Badung m e l a l u i D i n a s Ke b u d ayaan bersama Tim terkait melakukan kajian di Pura Taman Beji Penataran Agung Bukian, Desa Adat Plaga, belum lama ini. Pengkajian ini dihadiri Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung diwakili Kabid Warisan Budaya IB. Gede Arjana didampingi anggota Tim, para Pemangku, Prejuru serta masya ra ka t p e nge mpo m pura.   Pada kesempatan tersebut Kabid Warisan Budaya IB. Gede Arjana menjelaskan, tim terdiri dari Dinas Kebudayaan yang merupakan bagian administrasi, I Wayan Suantika dan I Putu Yuda Aribuana dari Balai Arkeologi Bali NTT, I

bisa mandiri. Ini membuktikan perkembangan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Badung tidaklah luntur seperti yang dikhawatirkan banyak orang. Yang jelas, mereka (para seniman di Badung) sangat bergairah dalam berkesenian.

dalam rangka penyelamatan, pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan daripada Situs Pura Taman Beji ini. Sementara itu Sekretaris Pura Penataran Agung Bukian I Ketut Sugiarta menyampaikan, masyarakat pengempon pura dengan antusias mendukung adanya kegiatan pengkajian Situs Cagar budaya ini. Pura Penataran Agung Bukian diempon oleh 3 Desa Adat dan 1 Subak diantaranya; Desa Ada t B uk ia n , Desa Adat Kiadan dan Desa Adat Nungnung serta Subak Sandakan. Fungsi dari pura ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pengempon, terutama di Sandakan karena sumber air ini digunakan di Subak Sandakan dan untuk sumber air minum di Desa Adat Bukian. W-014

Pemerintah Kabup a te n B a d u n g a m a t sangat menyadari bahwa Tumbuh dan berkembangnya seni dan Budaya Bali tersebut ada di desa adat, mengingat simpulsimpul seni adat dan Budaya itu berada di desa Adat. Seperti diungkapk a n Ke p a l a B i d a n g Kesenian Dinas Kebudayaan Badung, Kadek Sandra Widari, SST. Berangkat dari kesadaran dan komitmen dalam mengajegkan seni dan Budaya tersebut, maka upaya mendorong dan meningkatkan eksistensi Desa FB/HERY Adat termasuk sekaa Kadek Sandra Widari Teruna di Kabupaten Badung menjadi salah satu perhatian serius pemerintah. Untuk mewujudkan komitmen pemberdayaan masyarakat adat tersebut maka salah satu media pembinaannya adalah dengan menggelar lomba desa adat dan sekaa Teruna. Kadek Sandra Widari kembali menekankan, Dinas Kebudayaan telah beberapa kali menggelar lomba desa adat dan sekaa Teruna. Dan dari perlombaan itu, lanjut dia, maka diharapkan krama Desa Adat maupun Sekaa Teruna dapat mengimplementasikan apa yang telah diperoleh melalui pembinaan-pembinaan dari Tim Pembina dalam kehidupan sehari-hari. Sementara awig-awig yang telah ada diharapkan pula dijadikan dasar didalam memecahkan suatu permasalahan yang timbul di Desa Adat maupun Sekaa Teruna.  “Lomba dipandang sangat baik dalam upaya mengajegkan seni, adat dan budaya bali serta penerapan konsep Tri Hita Karana dan akan dilaksanakan berkesinambungan,” tambahnya. Sementara untuk Sekaa Teruna yang meraih juara I, maka akan dipersiapkan untuk mewakili Badung dalam menyongsong lomba Sekaa Teruna tingkat Provinsi Bali. Disisi lain Sandra Widari juga menyampaikan, dalam memotivasi kegiatan positif dari sekaa teruna, dalam Tahun Aggaran 2013 ini Badung telah menganggarkan dana sebesar Rp. 5 juta untuk masing-masing Sekaa Teruna yang jumlahnya 546 Sekaa Teruna di Badung. W-014


SENIN, 16 JUNI 2014 | TAHUN XIV

7

Bentuk Keseriusan Badung di Seni dan Budaya Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam melaksanakan pengabdiannya di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan menyelenggarakan penataran bagi para prejuru Desa Adat se-Kabupaten Badung. Penataran yang dirangkai dengan penyerahan buku berjudul “ Hukum Adat Bali “ yang disusun oleh Prof. I Wayan P. Windia ini dibuka Bupati Badung diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika, bertempat di ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, belum lama ini. Acara tersebut dihadiri Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali Bapak Rohman, dari Direktur BPR Kanti Made

Arya Amitaba, pengarang buku Hukum Adat Bali Prof. I Wayan P. Windia. Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika menyampaikan, penataran Prejuru Desa Adat bertujuan untuk meningkatkan Srada bhakti terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa ) dalam meningkatkan pemahaman dan penghayatan Adat, Agama dan Budaya, karena pelestarian Adat, Agama dan Budaya merupakan salah satu visi dan misi Kabupaten Badung dalam rangka mewujudkan Badung yang Shanti dan Jagaditha. Kompyang R. Swandika mengucapkan terima kasih, penghargaan dan apresiasi karena dari Prof. I Wayan P. Windia telah menyusun sebuah buku yang

Bentuk Komitmen di Seni Budaya Bali

P e n g h a r g a a n y a n g dipersembahkan mayarakat Bali kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atas komitmennya untuk selalu melindungi, menjaga, melestarikan, memajukan dan bahkan mempromosikan seni dan budaya Bali. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Bali Made  Mangku Pastika saat Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXVI di Panggung Terbuka Arda Candra, Taman Budaya Denpasar, Jumat (13/6) lalu. Menurut Pastika ini merupakan wujud penghormatan dan kecintaan masyarakat Bali terhadap sosok Presiden SBY yang begitu kuat komitmennya  dalam menjaga seni dan budaya Bali terbukti selama 10 Tahun terakhir pelaksanaan PKB tidak pernah absen untuk membuka dan meresmikan ajang pesta kesenian yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Terlebih menurut Pastika Presiden SBY selalu getol mempromosikan Bali di ajang-ajang internasional seperti  Bali Democracy Forum, APEC Summit, Word Culture Forum, United Nations Framework Convention on  Climate Change. Konsistensi tersebut Bapak Presiden tuangkan dalam lagu  Save Our Planet  yang telah mendunia,

Pastika menambahkan bahwa PKB yang telah dilaksanakan secara berturut-turut tanpa terputus dari tahun ketahun secara konsisten diarahkan sebagai upaya untuk penggalian, pelestarian dan pengembangan seni tradisional sebagai kristalisasi dari budaya masyarakat Bali  dan memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka merevitalisasi kehidupan seni budaya agar dapat berfungsi dan terus hidup dalam masyarakat. Lebih jauh Pastika mengungkapkan dalam meningkatkan kehidupan berkesenian dalam masyarakat, Pemerintah Provinsi Bali bersama masyarakat khususnya seniman dan budayawan telah melakukan berbagai upaya pembinaan terutama melalui penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali ini. “ Ide dasar penyelenggaraan PKB ini adalah menempatkan fungsi kebudayaan Bali yang dijiwai agama Hindu  tetap utuh dan lentur dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan  era globalisasi dan gempuran budaya luar. PKB diharapkan mampu meletakkan landasan yang kokoh bagi generasi muda agar mereka menghargai kebudayaannya sendiri, sehingga mereka akan menjadi generasi yang tangguh dan mampu  menjawabbtantangan kedepan yang sangat kompetitif,” demikian tambahnya. Sementara Presiden SBY dalam pidato lisannya menyam-

paikan kehadirannya malam ini adalah untuk yang terakhir kalinya sebagai presiden RI. Dirinya bersama istri akan selalu merindukan acara-acara seperti ini, karena dirinya beserta istri sangat mencintai Bali dan sangat mencintai seni dan budaya Bali. “ Saya merasakan tanah ini diberkati Tuhan karena masyarakat Bali sangat dekat dengan Tuhannya serta  masyarakat Bali juga menyenangi seni  budayanya, “ ungkapnya. Menurutnya Kesenian dapat menumbuhkan persatuan, membawa keteduhan dan kasih sayang serta  rasa persaudaraan. Oleh karena itu ketika Bali diguncang musibah 2002 dan 2005 dirinya dan masyarakat semua bersumpah  memohon pertolongan  Tuhan Yang Maha

Kepala Dinas Kebudayan Badung Ida Bagus Anom Bhasma menerangkan, sebanyak 4000 seniman Badung turut memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XXXVI. Dari jumlah itu, para seniman Badung akan mengikuti kurang lebih sebanyak 25 pagelaran atau pertunjukkan termasuk paradenya. “Setidaknya ada sekitar 4000 seniman Badung turut memeriahkan PKB tahun 2014 ini,” kata Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung, Ida Bagus Anom Bhasma. Para seniman asal Kabupaten Badung yang dilibatkan di PKB ini bukanlah seniman amatir, karena menurut IB Anom Bhasma, mereka yang

diikutsertakan merupakan seniman dan seniwati pilihan yang sudah dipersiapkan selama 6 bulan terakhir. “Mereka (seniman Badung) sudah menjalani pelatihan selama 6 bulan. Dan mereka adalah seniman-seniman pilihan, hasil penjaringan di Festival Seni Budaya (FSB) Badung tahun lalu. Jadi, mereka yang kami ikutsertakan di PKB, merupakan seniman terbaik dan bukan seniman yang terlahir instan,” ujarnya. Masih menurut IB Anom Bhasma, untuk di PKB tahun ini Kabupaten Badung mengirim 25 duta kesenian dalam PKB dengan tema “Kerta Masa” tersebut. Duta kesenian ini meliputi wayang kulit anak-anak,

sekaa gambuh, parade samara pegulingan, pemutaran film dokumenter, gong kebyar wanita, jogged bumbung, gender anakanak, parade ngelawang, dan kesenian kontemporer.    Selain duta kesenian yang ditunjuk oleh kabupaten langsung, juga ada duta kesenian yang ditentukan oleh provinsi dari Kabupaten Badung. Seperti Sekaa Wayang dan Topeng Samirata, Banjar Belawan Desa Abiansemal, tampil pada tanggal 1 Juli di Kalangan Ayodya dan Sanggar Manik Winangun yang membawakan Drama Prembon, Banjar Selat Beringkit, desa Mengwitani, Tampil di Kalangan Angsoka pada 12 Juli. W-014

FB/HERY

di FSB Badung

Prajuru Desa Adat se-Badung Terima Buku ” Hukum Adat Bali”

Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat menghadiri acara penataran bagi para prejuru Desa Adat se-Kabupaten Badung di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung difasilitasi oleh BPR Bank Kanti yang telah dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Badung, melalui Desa Adat yang sangat bermanfaat dan bahkan meningkatkan kemampuan, meningkatkan kecerdasan bagi para prejuru didalam melayani masyarakat. Lebih lanjut Kompyang

R. Swandika menyampaikan, dengan dibagikannya buku ini diharapkan dapat diperlajari sebaik-baiknya, yang nantinya dapat dipergunakan sebagai pedoman untuk menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di Desa Adat. “Sampai saat ini tingkat kesejahteraan masyarakat Badung

sudah semakin membaik dari hari ke hari, tingkat pendapatannya tidak saja baik di Provinsi Bali tapi sangat bersaing di tingkat Nasional, tapi yang harus kita tingkatkan adalah Srada Bhakti terhadap Ida Sang Hyang Widi Wasa agar tercapainya Kabupaten Badung Shanti dan Jagatdhita,” imbuhnya. Sementara itu Kadis Kebudayaan IB. Anom Bhasma melaporkan, materi penataran meliputi Tri Hita Karana sebagai sarana dalam perencanaan pembangunan di Desa Adat, Tata hubungan LPD, Desa Adat, Majelis Madya dengan Negara dan Pemerintahan serta Persatuan Pecalang Desa Adat se-Kabupaten Badung dalam mengemban tugas pengamanan. Tujuan dari penataran ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi para prejuru Desa Adat didalam melaksanakan pengabdiannya di masyarakat. W-014

Keris Ki Cadu Sakti Untuk Presiden SBY

epan, seni biaya aklah rangjuga saja ereka gong, biaya, latan seki-

tar 350 juta. Contoh kecilnya lagi, ketika sekaa gong kebyar yang akan tampil di PKB Propinsi, dari kalkulasinya menghabiskan dana sekitar 800 jutaan. Kalkulasi tersebut dihitung mulai dari proses latihan (selama 6 bulan) yang membutuhkan biaya konsumsi. Belum lagi biaya kostum dan lain-lainnya. Dari total 800 juta tersebut, Pemkab Badung setidaknya sudah sangat perha-

FB/HERY

tian, walaupun hanya mampu mensubsidi setengahnya. Dan kami juga bersyukur, karena setengahnya mereka bisa mandiri membiayai sendiri. Melihat kemandirian tersebut, maka jelas dapat dibuktikan bahwa mereka (para seniman Badung) telah membuktikan komitmen mereka untuk turut serta mempertahankan adat dan budayanya, Ajeg Bali. W-014

Pesan Gubernur Bali Untuk Generasi Penerus

Wujudkan Generasi Yang Unggul Tanpa Tercabut dari Akar Budaya Gubernur Bali Made Mangku Pa s t i ka b e ro b sesi untuk mewariskan suatu tatanan kehidupan masyarakat Bali yang maju, aman dan tetap terjaga kelest a r i a n nya . U n tuk itu diperlukan komitmen yang kuat untuk mempersiapkan tumbuh dan berkembangnya g e n e ra s i m u d a Bali yang unggul yang tidak tercabut dari akar budaya serta adat istiadat dan rasa kebalianya. “A g a r p e m bangunan dapat FB/DOK berjalan secara Gubernur Bali Made Mangku Pastika berkelanjutan maka harus dibentuk generasi muda Bali yang dapat membekali diri dengan pendidikan, ketrampilan serta memiliki wawasan global sehingga mereka akan dapat memenangkan persaingan pada era perdagangan bebas setelah tahun 2015 mendatang” demikian antara lain ditekankan oleh Gubernur Mangku Pastika belum lama ini. Gubernur Bali juga sempat menegaskan, lomba sekaa teruna merupakan salah satu sarana pelestarian adat dan budaya bali dan juga sebagai media pembinaan bagi generasi muda yang merupakan penerus estafet kepemimpinan dalam upaya untuk mendorong dan memberikan ruang kepada para sekaa teruna untuk mengekspresikan diri seluas-luasnya dalam upaya menjaga seni dan budaya guna terwujudnya ajeg bali. Selain itu melalui lomba sekaa teruna ini diharapkan pula agar generasi penerus ini benar-benar dapat membentengi diri dengan keyakinan yang kuat untuk senantiasa dapat melaksanakan swadarmanya sebagai penerus,”Lomba Sekaa teruna bukan sekedar mencari juara semata, melainkan merupakan media pelestarian seni dan budaya sehingga nantinya dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya” pungkasnya. W-014

FB/DOK

FB/DOK

Kuasa untuk menjaga keamanan, ketentraman dan keadaan yang baik di Bali agar tradisi, nilai-nilai dan kehidupan masyarakat yang religus tetap dijaga dan dapat dijalankan. Demikian tambahnya. Acara pembukaan PKB XXXVI Tahun 2014 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Presiden RI didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Gubernur Bali. Acara pembukaan diawali dengan pementasan

Tari Bali Dwipajaya yang dicetuskan Gubernur Pastika serta penampilan oratorium Rama Sita Pranabhuana garapan ISI Bali. Hadirpula pada kesempatan tersebut Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Ny. Ayu Pastika, Wakil Gubernur Sudikerta beserta Istri, Ketua DPRD bersama Anggota DPRD Bali, Bupati/Walikota se Bali, Anggota FKPD Provinsi Bali, Tokoh Agama, Adat dan Budaya, Seniman dan Krama Bali serta undangan lainnya. W-014

4000 Seniman Badung Meriahkan PKB 2014

FB/DOK

Menggairahkan Berkesenian Untuk Generasi Muda

Badung Gelar Pelatihan Penyuratan Lontar Untuk Melestarikan budaya Bali, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan menyelenggarakan Pelatihan Penyuratan lontar bagi generasi muda. Pelatihan ini dibuka Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung IB. Anom Bhasma bertempat di SMAN 1 Petang, belum lama ini. IB. Anom Bhasma dalam sambutannya menyampaikan, Pelatihan Penyuratan Lontar telah dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali di tingkat SMU, diantaranya; SMA N 1 Abiansemal, SMA N 1 Mengwi dan SMA N 1 Petang ini. Tujuan penyuratan lontar ini selanjutnya untuk

FB/HERY

g dimiliki Kabupaten Badung

Kadis Kebudayaan Badung IB. Anom Bhasma menyematkan tanda kepada peserta Pelatihan Penyuratan Lontar di di SMAN 1 Petang

mewakili lomba penyuratan Lontar di tingkat Kabupaten dan Provinsi, disamping itu agar generasi muda dapat melestarikan aksara Bali dan adat budaya khususnya di Kabupaten Badung dan Bali pada umumnya. Lebih lanjut Anom Bhsama menyampaikan, melestarikan adat dan budaya merupakan kewajiban para generasi muda untuk membentengi diri dalam menghadapi jaman globalisasi, yang nantinya dapat dipakai pegangan untuk kedepannya. Pemerintah Kabupaten Badung menyasar para generasi muda didalam

pelatihan penyuratan Lontar, karena para generasi muda lebih cepat kena pengaruh budaya luar, “ ungkap Anom Bhasma “. Sementara itu Kabid. Dokumentasi dan Peliputan Dinas Kebudayaan Ni Wayan Arsini melaporkan, tujuan pelatihan penyuratan lontar bagi para generasi muda, karena para generasi muda yang akan melanjutkan dan melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Badung, Pelatihan akan dilaksanakan selama 3 hari dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang merupakan siswasiswi SMAN 1 Petang. W-014 Layouter: Wiadnyana


DIKBUD

153 Siswa SMPN 10 Denpasar Raih Nilai UN 10

Gelar Gebyar Budaya untuk Karakter Siswa

Lulus 100 Persen, Nilai UN SMP PGRI 6 Melonjak

DENPASAR-Fajar Bali Prestasi SMP PGRI 6 Denpasar baik akademik maupun non akademik terus melonjak setiap tahun. Prestasi terkini yang diraih SMP PGRI 6 Denpasar, berhasil meraih Ujian Nasional (UN) dengan kelulusan 100 persen serta nilainya juga meningkat. Peserta UN SMP PGRI tahun ini, 122 orang, nila tertinggi Bahasa Indonesia, 9,20, Matematika, 9,50, Bahasa Inggris, 9,40 dan IPA 9,75. Kepala SMP PGRI 6 Denpasar I Ketut Antara saat acara gebyar budaya di sekolahnya Sabtu (14/6) mengatakan, keberhasilan sekolah yang dipimpinnya, tidak terlepas dari peran guru, orangtua murid dan semangat yang dimiliki para siswa. Kebyar budaya sendiri mengusung tema, “ Melalui Gebyar Budaya Kita Tingkatkan Kreativitas Seni untuk Membentuk Karakter Siswa”. Antara selanjutnya mengatakan, keberhasilan UN karena tanggung jawab yang tinggi kepala sekolah dan guru-guru serta pegwai dan komite sekolah untuk mengantar lulusan ke masa depan yang lebih baik. Sebelum UN telah dilakukan upaya-upaya melalui les tambahan, memberikan kisi-kisi soal terkait UN, try out dilaksanakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga ( Disdikpora) Denpasar dan Provinsi Bali. Selain itu siswa juga tekun mengikuti les tambahan dan taat mengikuti try out.

Sabet Rangking 2 Se-Bali

SMPN 10 Denpasar semakin menunjukkan kebolehannya melalui hasil Ujian Nasional (UN). Tak tanggung-tanggung 153 siswa menyabet nilai 10, dengan rincian, Bahasa Inggris 19 siswa, Matematika 59 siswa dan IPA 75 siswa. Pada UN tahun ini SMPN 10 meraih rangking 2 se-Bali dengan nilai rata-rata 35,18.

sekolah memiliki satu persepsi, rajin mengikuti bimbingan dan menerima inovasi yang dilakukan sehingga pada UN tahun ini bisa lulus 100 persen. Tak hanya itu, nilai juga jauh lebih meningkat. Inovasi yang dilakukan Sukartha, dengan membentuk kelas regular melalui Tes Potensi Akademik (TPA), dan tes psikologi, sejak awal siswa di kelas X. Setelah di kelas reguler siswa ke kelas bilingual, dari kelas bilingual ke club sesuai dengan kemampuan bidang studi yang dimiliki. Pada club siswa dibimbing dan setelah dibimbing siswa menempati kelas pintar. Di kelas pintar dinilai dari segi akademik dan sikap karena terkait karekter. Selanjutnya menuju ke kelas superiror, dan di kelas superior siswa di tes untuk mengetahui ke-

I Ketut Sukartha

FB/BLAS

mampuan akademiknya, sehingga ketika di kelas III dalam menghadapi UN siswa t diberikan pembinaan tentang soal-soal ujian terkait UN. Sukartha mengemukakan, bila nilai ujian siswa pada kelas superiror 4,00, maka sekolah melakukan solusi dengan membentuk minggu intensif. Siswa dimbimbing setiap hari minggu secara kontinyu. Sistem bimbingan bertujuan agar siswa yang nilai 4,00 nilainya dapat meningkat. Untuk kebutuhan itu, Sukartha membentuk tim guru sesuai bidang studinya. Setiap tim guru akan dinilai dan bila tim terbaik sekolah memberikan award. Bimbingan

yang dilakukan guru-guru gratis, bahkan siswa yang ikut bimbingan diberikan nasi bungkus hanya karena untuk menghasilkan kelulusan UN sesuai yang diharapkan. Sukartha membenarkan, salama bimbingan terdapat juga siswa yang merasa jenuh karena bimbingan yang tidak mengenal waktu. Karena keluhan tersebut, maka Sukartha mengingatkan kepada calon peserta UN dan orangtuanya, mengeluhlah dan menangislah sebelum UN, dan bergembiralah karena lulus UN. Sukartha tidak mengendaki anak didiknya menangis karena sedih akibat tidak lulus UN, makanya lebih baik berakit-rakit ke hulu dan bersenang kemudian. Demikian prinsip Sukartha. Setelah lulus UN baru siswa yang mengeluh selama dibimbing kembali memuji Sukartha dan guru-guru. Aristoteles mengatakan, akar pendidikan pahit, tetapi buahnya manis. Ternyata hasil akhir UN terbukti SMPN 10 mampu melampaui SMPN 1 Denpasar, dan SMPN 1 pada rangking 3 se-Bali. ”Dengan nilai UN yang tinggi, maka lulusan SMPN 10 pada tahun akadmik 2014/2015, akan meraih kursi lebih banyak di SMAN/ SMKN,” ujar Sukartha. W-001

FB/AGUNG

DENPASAR-Fajar Bali Kepala SMPN 10 Denpasar I Ketut Sukartha di ruang kerjanya, Sabtu (14/6) mengatakan, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan yang diraih. Pada UN tahun lalu sekolah yang dipimpinnya meraih rangking 4, namun tahun ini melonjak dan menempati rangking 2 se-Bali. Nilai UN tahun ini jauh lebih tinggi dibanding hasil UN sebelumnya. Terdapat 4 siswa meraih 3 besar dengan nilai UN sama yakni 39,00. Kesuksesan yang ditoreh tersebut membanggakan institusi tersebut serta masyarakat, pemerintah dan orangtua siswa. Sukartha mengakui, keberhasilan itu karena perjuangan keras guru-guru yang tidak mengenal lelah. Demikian pula siswa dalam mengikuti peraturan

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

FB/BLAS

8

Kepala SMP PGRI 6 Denpasar, I Ketut Antara didampingi Pembina Ketut Kontra dan Ketua Komite Sekolah Ketut Garga serta staf guru. Dari sejumlah siswa yang lulus UN, 4 siswa ke SMAN 4 Denpasar, 2 siswa ke SMAN 2 Denpasar, 1 siswa ke SMKN 1 Denpasar dan 1 siswa ke SMA Bali Mandara Buleleng. Selain itu bidang non akademik, pada Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Denpasar, SMP PGRI 6 menyabet 2 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu. Porjar tingkat provinsi Bali, 1 emas dan 6 perunggu, dan tingkat PGRI Kota Denpasar, 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara itu untuk tingkat regional dan nasional, SMP PGRI 6 memboyong, 6 emas dan 1 perunggu. Antara mengemukakan, sekolah yang dipimpinnya, juga menerima beasiswa. Penerima beasiswa 27 siswa dengan total Rp 24.660.000. Terkait gebyar budaya, Antara mengakui, gebyar budaya tersebut, karena pembangunan karakter siswa sangat penting.

Pendidikan karakter menyatu dengan Spiritual Quality (SQ), selain Intelectual Quality (IQ) dan Emotional Quality (EQ). Pendidikan karakter di SMP PGRI 6 sudah mampu membentuk sikap siswa yang dapat berguna bagi dirinya. Selain itu gebyar budaya sebagai evaluasi akhir tahun, karena SMP PGRI 6 selalu siap memberikan pelayanan bermutu di bidang pendidikan. Sekolah ini memiliki bidang ekstra kurikuler, sepak bola, atletik, taekwondo, pencak silat dan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN), pesantian, tari, mejajaitan, jurnalis dan sastra Bali. Ekstra unggulan, english class, kumputer dan pramuka. Khusus komputer, SMP PGRI 6 telah memiliki 40 unit, sehingga mampu melayani siswa untuk tidak gagap teknologi (gatek). W-001

824/VI/BLAS

Salah satu tarian tradisional yang dipertujukan oleh Sanggar Doka Tawa Tama, dari Kampung Dokar Desa Umauta, Kabupaten Sikka Moumere, Flores, Nusa Tengara Timur (NTT) di kalangan Ayodya, Art Center, Denpasar kemarin.

Warga Flores Ikut Ramaikan PKB DENPASAR-Fajar Bali Sanggar Doka Tawa Tama, dari Kampung Dokar Desa U m a u t a , K a b u p a t e n S i kka Moumere, Flores, Nusa Tengara Timur (NTT) ikut meramaikan Pesta Kesinian Bali (PKB) ke-36 dengan menunjukan kebolehan membawakan beberapa tarian tradisional khas daerah tersebut di kalangan Ayodya, Art Center, Denpasar. Menurut Ketua Sanggar Cletus, Minggu (15/6) di sela waktu pertujukan kemarin mengatakan, sangat senang bisa tampil di PKB ke-36 yang diselenggarakan di Taman Budaya, Art Center dikarenakan bisa mempromosikan tari tradisional yang berasal dari daearah Flores NTT kepada masyarakat Bali dalam ivent ini. “Saya mewakili temanteman dalam hal ini sangat senang dan bangga bisa tampil disini (PKB) melalui beberapa seni tari yang kami pertontonkan kepada para pengujung PKB di Bali ini,” paparnya. Dikatakan, selain itu kedatangannya dan sanggar kePKB juga dikarena undangan untuk bisa ikut meramaikan dan menyukseskan jalan-

nya pelaksanaan PKB yang ke-36. Dengan membakan beberapa tarian tradisional seperti tarian tradisional yang ditampilkan pertama kali dengan judul Awi Alu yaitu tarian yang menceritakan latihan prajurit untuk ketangkasan kaki, Tau Reta Lou adalah tarian yang menceritakan seorang prajurit mengintai musuh agar jangan masuk kampung, Lau Peno Babeu iyalah tarian yang menceritakan setelah kembali dari medan perang kemudian warga masyarakat tumpah ruah merayakan kemenangan dengan kegembiraan dan yang terakhir adalah tarian Mage Mot. “Di sini (PKB) kami menyuguhakn beberapa tarian tradisioanal kepada penonton, yang tarianya menceritakan kebudayaan dan adat istiadat masyarakat kami di sana (Flores NTT),” jelasnya. Dilajutkan, selain tujuh peserta sanggar yang ikut langsung dari Flores juga berkolaborasi dengan beberapa warga Flores, Maumere yang ada di Bali. Dengan melibatkan 40 orang peserta, 20 orang peserta wanita dan 20 orang peserta Laki-laki yang ikut dalam pertujukan.

FB/AGUNG

“Selain kami, ada beberapa orang peserta Warga Flores Maumere yang tinggal di Bali untuk terlibat langsung dalam pertunjukan yang kami sajikan hari ini,” jelasnya. Ditambahkan ketua sang-

ga r ya n g s u d a h s e j a k 1 1 Juni berada di Bali dan akan berangkat pada 16 Juni ini berharap, ivent seperti PKB bisa terus diadakan karena akan bisa memberikan ruang bagi para seniman untuk berkreasi. M-004

607/III/BLAS

Layouter: Wiadnyana


FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

PARIWARA

9

Polytron LEDTV Bazzoke

Laris Manis, Sudah Menembus Puluhan Ribu Unit DENPASAR-Fajar Bali Laris manis. Kalimat tersebut wajar disandingkan untuk Polytron LEDTV Bazzoke PLD 32D905 yang berwarna PUTIH dan telah sukses memetik buah penjualannya menembus puluhan ribu unit dalam kurun waktu 2 bulan. Melanjutkan kesuksesan tersebut, belum lama ini Polytron dengan pabriknya yang berbasis di Kudus Jawa Tengah membuat Polytron LEDTV Bazzoke PLD 32D905 yang berwarna HITAM. Public Relations & Marketing Event Manager Polytron, Santo Kadarusman mengatakan “Polytron LEDTV Bazzoke PLD 32D905 warna HITAM dan PUTIH memiliki keungulan pada komponen Audio-nya yang

berteknologi 6 Speakers 3Way, yaitu 2 Piezzo Twetter, 2 Neo Speaker dan 2 XBR Woofer kini diproduksi secara besar-besaran guna memenuhi pasar dan permintaan konsumen.” ujar Santo dengan bangga. Polytron LEDTV Bazzoke PLD 32D905 di desain oleh tangan putra-putri Indonesia menghasilkan desain yang elegan dan mewah. Bagian bawah layar didesain sangat unik dengan dua tampilan speaker yang terlihat menarik, menghadap kedepan, yang merupakan ciri khas Polytron LEDTV Bazzoke. Adanya DIPE (Digital Intelligent Picture Enhancement) Engine dapat menganalisa dan mengoptimalkan setiap unsur gambar

secara cerdas dengan kualitas High Definition. Disempurnakan dengan fitur 3D Digital Comb Filter dan 3D Dynamic Noise Reduction sehingga mampu menghasilkan detail dan ketajaman gambar yang sebenarnya, untuk bermain game ataupun menonton siaran favorit. Polytron LEDTV Bazzoke hadir dengan ukuran beragam, yaitu dimulai 32 inch, 24 inch dan 22 inch, dijual dikisaran Rp 1.800.000 – Rp 3.300.000, mampu memutar film melalui USB dengan beberapa format antara lain mkv; avi; mpg; mp4; dan disempurnakan dengan fitur HDMI input yang memberikan kenyamanan dan fungsi ekstra dalam menikmati hiburan.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan fitur 5 Graphic Equalizer yang mendukung performa jenis suara yang dikeluarkan agar lebih maksimal. Equalizernya (Pop, Rock, Jazz, Classic, Flat) dapat disesuaikan dengan jenis dan selera. Selain itu, juga dilengkapi dengan ECO Mode yang dapat di adjust penggunaannya dengan Timer Set Up sehingga hemat dalam penggunaan listriknya. Untuk penempatan di ruangan kecil-pun tak bermasalah, Polytron LEDTV bisa ditempatkan menempel atau menggantung di dinding, sehingga ruangan bisa terlihat lebih luas, modern, dan trendy,” ujar Santo mengakhiri. REL

FB/IST

ARTASARI TRANSPORT Menyewakan Mobil Vellfire

Elf Include BBM + driver 12 jam / hari 237/VII/IGR

Fortuner Inova

Hubnngi :

082237658590

836/VI/WS

MATAHARI AUTO GALERY NEW WRANGLLER SPORT 2014 NEW RANGE ROVER EVOQUE NEW VW BEATLE GT TURBO NEW HARRIER 2014

hitam & putih

HUMMER H3 TH.011 putih 518/I/IGR

hitam

hitam & putih

putih

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

STOKIST XAMTHONE

Pusat Penjualan Produk Herbal, Dicari tersedia produk-produk herbal untuk Agen menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis : Jantung, Stroke, kangker, HIV, asam urat,Rematik ,asma, dll. Promo khusus Maret-Mei, hanya dengan 99.000 sudah bisa jadi agen. Dengan potensi penghasilan jutaan rupiah/bln, Alamat : Jln. Cok agung Tresna No. 11 Renon, Pin BB 28C73778. Tlp. 081246444265, agen Karangasem : 08214570880, Agen N.Dua : 081353215612, Agen Klungkung : 08123868908, Agen Abiansemal : 0361-8944563

419/XI/AGN

517/I/IGR

519/I/TTV

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

830/VI/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

10

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

*Kemenparekraf Bantah MICE di Bali Lesu Pasca APEC 2013

Wisata MICE Terkendala Infrastruktur Serta SDM

Dari hasil diseminasi pemetaan dan klasifikasi destinasi MICE, hanya Jakarta dan Bali saja yang disebut memenuhi kriteria. Sedangkan, di wilayah lainnya di Indonesia masih terkendala beberapa faktor seperti infrastruktur serta sumberdaya manusia (SDM).

Akhyaruddin

DENPASAR-Fajar Bali Direktur Pengembangan Wisata Khusus, Konvensi, Insentif dan Even Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akhyaruddin mengungkapkan, dari 16 destinasi MICE Indonesia baru 2 provinsi tersebut yang memenuhi kriteria. “Permasalahan yang utama dari 14 destinasi lainnya itu ada pada infrastrukur dan sumber daya manusianya (SDM),” ungkapnya di Kuta belum lama ini. Akhyaruddin melanjutkan, pemetaan atau klasifikasi ini bertujuan untuk

memotret kondisi existing destinasi MICE pada aspek aksesibilitas, dukungan stakeholder, daya tarik wisata, akomodasi, venue meeting dan pameran, keadaan lingkungan serta SDM. Selain Jakarta dan Bali sebutnya, destinasi MICE lainnya sebut Akhyaruddin adalah Bandung, Balikkpapan, Batam, Binta, Lombok, Makassar, Manado, Medan, Padang, Palembang, Semarang, Solo, Surabaya dan Yogyakarta. Empat belas destinasi tersebut kata Akhyaruddin, fasilitasnya ada walaupun tidak seperti di Jakarta dan Bali. Akan tetapi sambungnya, kemampuan untuk menghandle meeting dan exhibition itu masih kurang. “Medan mungkin masih mending. Yang lain belum,” ungkap Akhyaruddin. Oleh karena itu Akhyaruddin menghimbau pada pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas SDMnya khususnya di bidang pariwisata. “Karena, semua negara - negara di dunia menggerakkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Mereka gencar mengembangkan ini. Kalah sektor lainnya,” jelasnya. Akhyaruddin melanjutkan, kedepannya program dari Menparekraf adalah memberikan pemahaman dan sosialisasi khususnya pada 14 kota yang belum memenuhi syarat destinasi MICE. Destinasi ini sambungnya, mem-

Kompetisi Karya Tulis

punyai lebih banyak keuntungan dan kontribusi terhadap pemasukan dari sektor pariwisata daripada hanya kunjungan wisatawan biasa. “Kalau wisatawan yang datang untuk MICE sekali itu biasanya melibatkkan banyak orang sampai ratusan sekali datang. Lama tinggalnya pun tidak seperti wisatawan biasa yang paling lama hanya 9 hari. Kalau MICE, bisa sampai 12 hari lebih,” sebut Akhyaruddin. Kontribusi wisatawan MICE ini beber Akhyaruddin bisa lebih tinggi sebesar 40 persen dibandingkan dengan perolehan yang didapat wisatawan biasa. Selain itu sambungnya, trendnya juga terus mencatat pertumbuhan sebesar 20 persen setiap tahunnya. “Namun sayang ini masih jomplang. Hanya dikuasai Jakarta dan Bali saja. Maka, kami akkan mendorong 14 destinasi yang lain agar bisa menjadi destinasi MICE juga,” terang Akhyaruddin. Akhyaruddin membantah jika dikatakan pasar MICE di Bali cenderung lebih lesu setelah perhelatan APEC 2013 lalu. “Siapa bilang lesu? Dari nasional mencatatkan terus ada kenaikan. Pemilu dalam waktu dekat ini juga tidak menjadi alasan MICE sepi,” bantahnya. W-011

Dalam Astra Honda Motor Best Student 2014 DENPASAR-Fajar Bali Astra Motor Main Dealer Bali kembali menggelar kegiatan Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2014. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang kali ini merupakan tahun ke 12 sejak tahun 2002. Kompetisi yang diikuti oleh siswa/siswi SLTA se bali ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian dari Honda Untuk Bali di Bidang Pendidikan. Kompetisi Karya Tulis yang bekerjasama dengan PT Astra Honda Motor selaku pabrikan dari Sepeda motor Honda mengambil tema “ Satu Hati Raih Prestasi Peduli berbagi “. Tema ini diambil sejalan dengan kepedulian perusahaan di Bidang lingkungan terutama pengurangan pencemaran udara dengan penerapan teknologi injeksi PGM-FI disejumlah type Honda, Bidang Kesehatan, Potensi Resiko Bahaya, dan kepedulian untuk berbagi dengan sesama. Kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada Siswa/siswi tingkat SLTA se Bali yang berprestasi dan untuk menarik minat mereka melakukan penelitian dan menyusun

Tim Ekonomi Lebih Baik Bukan dari Partai

JAKARTA –Fajar Bali Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef ) Eni Sri Hartati, mengatakan khusus kabinet yang menangani permasalahan ekonomi jangan diberikan pada orang partai politik. Dirinya berpendapat sebenarnya tidak ada yang secara pasti, karena ada juga orang partai politik yang profesional. “Tapi kalau dilihat dari historis, lembaga dan infrastruktur partai politik di Indonesia belum mandiri,” paparnya, Minggu (15/6). Ia menyebutkan hal tersebut bisa memicu adanya keberpihakan. Hal tersebut dinilainya yang harus dihindari dalam pemerintahan mendatang. “Saya setuju kalau orang profesinal yang memimpin bidang ekonomi di pemerintahan yang akan datang,” tandasnya. OZN

FB/IST

Eni Sri Hartati

FB/BAGUS

suatu karya tulis ilmiah. Acara yang digelar pada

Jumat, 13 Juni 2014 mengambil lokasi di Astra Motor Cok-

roaminoto mendapat sambutan yang antusias, terbukti dari jumlah karya tulis yang masuk cukup banyak. Setelah melalui tahap pengumpulan makalah dan seleksi awal berupa seleksi administratif, maka seleksi berupa test presentasi pun dilangsungkan. Hasil penilaian dewan juri menetukan untuk Pemenang Pertama : NI KADEK MANIK DEWANTARI ( SMA Negeri 1 Gianyar ), Pemenang ke dua : Ni Luh Rismayanthi ( SMA Negeri 2 Denpasar ), Pemenang ke tiga : NI Kadek Sri Wahyuni Pradnyawati ( SMA Negeri 1 Denpasar ) Para pemenang berhak mendapatkan reward berupa Hadiah Uang Tunai dan tiket Study Tour untuk mengikuti serangkaian kegiatan AHMBS Nasional di Jakarta tgl 16– 20 Juni 2014 bersama dengan 80 peserta lainnya dari seluruh Indonesia. Tangguh Rinekso, selaku ketua panitia AHMBS Bali mengungkapkan “kegiatan ini adalah sebagai wujud perhatian pada dunia pendidikan serta memberikan apresiasi kepada pelajar yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang karya tulis” REL

FB/BAGUS

Dirut BPR Adiartha Udiana I Gusti Ngurah Budiawa, SE nomor 4 dari kiri foto bersama stafnya didampingi salah seorang guru SMA Sakura saat penyelenggaraan edukasi keuangan di SMAN 1 Kuta Utara, Sabtu (14/6) lalu.

BPR Adiartha Udiana Gelar Edukasi Keuangan Masyarakat MANGUPURA-Fajar Bali Mengambil tempat di aula SMA Negeri 1 Kuta U t a ra ( S a ku ra ) , S a b t u , (14/3) lalu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Adiartha Udiana menyelenggarakan program edukasi dan sosialisasi tentang layanan jasa keuangan. Sosialisasi tersebut mendapat sambutan yang antusias dan respon positif ratusan wali murid, pelajar, guru, anggota komite dan staf karyawan di lingkungan SMA Sakura. Program sosialisasi tersebut mengacu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor:1/ POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, khususnya pasal 14 yang menyatakan bahwa; Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) wajib menyelenggarakan edukasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan kepada konsumen dan atau masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT. BPR Adiarta Udiana, I Gusti Ngurah Budiawan, SE ketika ditemui Fajar Bali seuasai acara sosialisasi tersebut. “ Kita melihat sebagian be-

sar masyarakat kita belum memahami keuangan yang benar untuk mereka pilih untuk menabung. Apalagi belakangan ini telah terjadi beberapa kasus penipuan yang dilakukan oknum pelaku jasa keuangan yang tidak bertanggung jawab (investasi bodong). Dengan iming-iming bunga tinggi dan keuntungan berlipat banyak warga masyarakat akhirnya tertipu dan menjadi korban,” ungkapnya. Oleh karena itu program ini akan berlanjut terus dengan tujuan mengedukasi masyarakat dalam rangka memberikan pengetahuan kepada mereka dimana tempat menabung yang benar dan aman, “ tambahnya. Menurut Ngurah Budiawan, masih banyaknya masyarakat yang awam tentang pengelolaan keuangan dan perbankan, sehingga program sosialisasi tersebut akan terus berlanjut menyasar sekolah-sekolah, mall-mall, pasar-pasar, Desa Pakraman serta tempat-tempat strategis lainnya. Terkait dengan tindak lanjut kerjasama dengan sekolah tersebut Ngurah Budiawan menjelaskan

bahwa pihaknya akan segera membentuk Mini Bank di sekolah tersebut yang berdasarkan pelayanan yang berbasis teknologi. Segala kebutuhan siswa orang tua dan guru-guru cukup mereka melakukan lewat mini bank tersebut dengan menggunakan android, terkoneksi online langsung dengan server di bank, kalau mereka menabung, beli pulsa, bayar SPP, bayar listrik, telepon cukup lewat mini bank itu, “ imbuhnya. Lebih lanjut pula tentang perangkatnya akan disiapkan dengan program uji coba dan diharapkan terealisasi bulan depan menyasar beberapa sekolah dan tempat strategis lainnya. Keberadaan BPR Adiartha Udiana telah mempu menjalani peran dominan t i d a k s a j a ke m u d a h a n bertransaksi perbankan, namun juga mampu meningkatkan fungsi intermediasi dalam melakukan pembiayaan berbagai usaha produktif khususnya di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) serta mampu bersaing dengan berbagai produk pelaku jasa keuangan lainnya. (Sudarsana).

Angkat Sektor Pariwisata, Pelaku Industri Perlu Dukungan Pemerintah

DENPASAR -Fajar Bali Para pelaku industri khususnya di sektor pariwisata sangat membutuhkan sekali dukungan dari pengambil kebijakan yang dimana dalam hal ini adalah pemerintah. Hal ini untuk mengangkat sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi Pulau Dewata. Jika tidak ada dukungan, pariwisata Bali tentu tidak akan maksimal terlebih dengan cepatnya perkembangan dan pembangunan di bidang properti, hotel dan resort. Ketua Asita Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali I Ketut Ardana mengungkapkan, perkembangan pariwisata Bali perlu terus disuarakan dengan aktif melakukan berbagai kegiatan promosi. “Semua negara yang mengembangkan pariwisata pasti melakukan promosi termasuk di Bali. Sebab, pariwisata kita ini terus berkembang seperti destinasi baru yang dikembangkan daerah dan perubahan infrastruktur pendukung pariwisata. Ini perlu kita suarakan melalui promosi agar wisatawan yang datang berlibur kesini tidak merasa bosan,” sebutnya saay ditemui di event Direct Promotion Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2014 di Kuta, Sabtu (14/6).

FB/RONY

I Ketut Ardana

Ardana melanjutkan, promosi yang dilakukan pemerintah dan pelaku industri pariwisata Bali saat ini masih terpetak - petak. Padahal sambungnya, untuk mencapai hasil yang maksimal perlu promosi yang terintegrasi antara pelaku industri dan pemerintah. “Pemerintah dan pelaku pariwisata harus kompak. Agar, tidak tumpang tindih seperti sekarang. Pelakku industri getol promosi tetapi pemerintah justru memangkas anggaran untuk berpromosi,” sebutnya. Pihaknya kata Ardana, akan terus mendorong pemerintah untuk meningkatkan anggaran promosi agar potensi pariwisata yang terus berkem-

bang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. BBTF 2014 yang diselenggarakan sejak 10 sampai 15 Juni ini bebernya dimaksudkan untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan dan mengisi pertambahan jumlah kamar yang begitu cepat dan menyebar baik di Bali maupun luar Bali. “Pariwisata Bali yang meningkkat tentunya akan berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Ardana. Penyelenggaraan BBTF 2014 ini nilai Ardana sudah sangat sukses sekali. Suksesnya event yang diklaim pertama dan terbesar di Indonesia tambahnya dilihat dari sisi buyer (pembeli) dan seller (penjual) yang dimana partisipasinya cuup banyak untuk sekelas event yang digelar untuk pertama kalinya. Tak hanya dari benua Asia saja, namun partisipasi para peserta yang ada di BBTF 2014 ini juga kata Ardana berasal dari Eropa dan Amerika. “Sangat sukses sekali. BBTF ini event yang baru pertama kita gelar. Dan antusias dari buyer dan seller sangat tinggi terbukti dengan tingkat partisipasi mereka datang,” ucapnya. W-011

779/V/BLAS

Layouter: Zohra


NASIONAL

FAJA R BALI

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

Pilpres: Panggung Akrobat Para Elite

Dilantik Menjadi Ketua Umum YJI Cabang Utama Bali

Ny. Ayu Pastika Mantapkan Gerakan Pencegahan Penyakit Jantung DENPASAR-Fajar Bali Dipercaya menjadi Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Bali masa bhakti 2014-2019, Ny. Ayu Pastika bertekad memantapkan upaya pencegahan penyakit jantung yang belakangan menjadi penyebab kematian tertinggi di kelompok Penyakit Tidak Menular (PTM). Penegasan tersebut disampaikannya usai dilantik oleh Ketua Umum YJI Pusat Ny.Shyahrina Zuhal di Gedung Kertha Sabha, Sabtu (14/6). Ayu Pastika menambahkan, duduk sebagai ketum di kepengurusan YJI Bali merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras di bidang pencegahan penyakit jantung dan hipertensi. Sejalan dengan target yang ditetapkan YJI pusat untuk menekan angka kematian akibat jantung dan hipertensi hingga 25 persen pada tahun 2025, pihaknya akan menggencarkan upaya promotif, preventif dan kuratif dalam program kerja lima tahun ke depan. Dalam kesempatan itu, Ayu Pastika juga menegaskan

bahwa kepedulian terhadap kesehatan merupakan kewajiban setiap orang. Khusus terkait penyakit jantung dan hipertensi, dia mengingatkan bahwa faktor resiko belakangan cenderung bergeser ke kalangan generasi muda yang notabene masih produktif. “Penyakit jantung dan hipertensi, tambah Ayu Pastika, kini tak lagi identik dengan kalangan tua,” ujarnya. Untuk itu, kampanye pencegahan penyakit jantung dan hipertensi di kalangan remaja akan menjadi salah satu fokus programnya ke depan. Dalam kesempatan itu, dia juga mengkampanyekan panca usaha sehat guna mencegah penyakit jantung dan hipertensi yaitu gizi berimbang, jauhkan rokok, hindari stres, jaga tensi dan teratur berolah raga. YJI Bali juga  akan mendorong terbentuknya lebih banyak lagi KJS (Klub Jantung Sehat) dan KJR (Klub Jantung Remaja) di seluruh Bali. Hal senada juga disampaikan Ketua YJI Pusat Ny. Shyahrina Zuhal. Dalam sambutannya, dia menyinggung kecenderungan resiko penyakit

jantung dan hipertensi yang telah bergeser ke kalangan muda. Hal ini tak terlepas dari gaya hidup modern yang minim gerakan fisik. Selain itu, pola makan yang kurang berimbang juga menjadi faktor pemicu meningkatnya penyakit jantung dan hipertensi. Karena itu, dia menilai peran YJI ke depannya sangat strategis dalam upaya menekan angka kematian akibat penyakit ini. “YJI harus menjadi pelopor gaya hidup sehat bagi masyarakat melalui arah kebijakan yang proporsional,” imbuhnya. Lebih dari itu, keberadaan YJI hendaknya mampu memberi informasi bagi masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit ini. Remaja dan perempuan, tambah dia, menjadi sasaran utama program YJI karena kelompok ini dinilai mampu menyebarkan informasi tentang pentingnya hidup sehat mulai lingkungan keluarga. “Target kita bisa menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung dan hipertensi hingga 25 persen pada tahun 2025,” pungkasnya.

DARI HALAMAN 1

“Kami menilai Prabowo-Hatta menjadi duet pemimpin nasional yang tepat sesuai kepentingan Bali. Prabowo-Hatta memiliki komitmen untuk menyejahterakan petani, nelayan, pedagang dan pengembangan industri pariwisata di Bali,” ujar Ketua Relawan Reclaim Indonesia, Agung Citra Kumbara, SE,MM.,dalam sambutannya. Dijelaskan Gung Citra, Prabowo menjadi sosok yang tepat untuk memberikan jaminan keamanan bagi Bali. Menurut dia, Bali yang mengandalkan Pariwisata sebagai leading sektor pembangunan membutuhkan jaminan keamanan, agar industri pariwisata Bali bisa terus berkembang dengan baik. “Roda pembangunan Bali itu 80 persen dari sektor pariwisata. Jaminan keamanan menjadi faktor penentu denyut nadi sektor pariwisata Bali. Kita butuh sosok Prabowo untuk memberi jaminan keamanan itu. Pekerja Pariwisata Bali sangat membutuhkan sosok Prabowo,” tegasnya. Lebih lanjut dijelaskan Gung Citra, duet Prabowo-Hatta dinilai memiliki keberpihakan kepada kelompok masyarakat menengah ke bawah. Kepedulian

itu sudah ditunjukkan Prabowo selama ini dengan mengabdikan dirinya menjadi ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Selama ini, kata dia, Prabowo turun langsung ke lapangan menemui petani dan memberikan solusi untuk kesejahteraan petani. Tak jarang Prabowo melancarkan kritikan keras kepada pemerintah atas kebijakan yang tidak berpihak kepada petani. “Itu yang membuat petani, nelayan dan pedagang di Bali merapatkan barisan mendukung PrabowoHatta. Prabowo dinilai mampu mengangkat derajat kehidupan mereka,” ujarnya. Dikatakan, Relawan Reclaim Nusantara mendorong terwujudnya bangsa yang berdaulat. Cita-cita mewujudkan bangsa yang berdaulat itu membutuhkan pemimpin yang mampu mengembalikan kejayaan (Reclaim) Indonesia. Sosok pemimpin yang mampu mereclaim Indonesia, kata dia, ada di pundak duet Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. “Itu alasan kami memilih nama ‘Reclaim’. Kejayaan dan kedaulatan Indonesia harus dikembalikan. Kita harus jadi bangsa yang kuat tidak hanya

sama komponen masyarakat lain pendukung reklamasi Teluk Benoa, siap melakukan pembelaan terhadap Perpres nomor 51 tersebut. Namun menurut dia, semua pihak hendaknya benar-benar taat pada aturan. “Jangan mengatasnamakan masyarakat Bali lalu unjuk rasa kemana-mana, bikin

pernyataan di media bahwa masyarakat Bali menolak reklamasi. Siapa bilang? Mari buka dokumen seperti yang selama ini telah sering diberitakan media di Bali. Ya, memang ada satu saja media cetak yang selalu menulis ada masyarakat tolak reklamasi. Tetapi itu kan cuma segelintir saja yang

Bali Pilih Prabowo-Hatta ini. Sehingga dalam setiap mengawali pidato apapun, PrabowoHatta selalu menghormati umat yang memeluk agama Hindu dan Kristen yang secara faktual minoritas di negeri ini. “Kita saksikan, setiap mengawali dan mengakhiri pidato, pak Prabowo selalu menyampaikan Om Swastyastu dengan ikhlas. Ini menandakan mereka paham dan berkomitmen terhadap kaum minoritas. Mereka juga adalah sosok yang konsisten (satya wacana), dan tidak gila pencitraan,” ujarnya. Acara deklarasi dukungan terhadap pasangan PrabowoHatta yang berlangsung di Sekar Tunjung Center kemarin memang terbilang cukup meriah. Ratusan petani, nelayan, pedagang, pekerja pariwisata, perwakilan ormas dan kelompok mahasiswa dan pemuda di Bali hadir. Mereka mendeklarasikan diri menjadi Relawan Reclaim Indonesia untuk mendukung pemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Bali. Mereka yang berjumlah sekitar 300 orang itu berhimpun dalam Relawan Reclaim Nusantara mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo-Hatta.

Lanang menegaskan, dengan menerbitkan Perpres 51/2014 tersebut, Presiden SBY telah mengakomodir aspirasi masyarakat Bali yang sangat menghendaki kawasan Teluk Benoa direvitalisasi. Sebab menurut dia, Presiden mengambil langkah tersebut sudah sangat prosedural. Tentu saja sebelum mengambil keputusan untuk mengijinkan reklamasi Teluk Benoa yakni hingga 700 hektar, Presiden telah menghimpun masukan dari berbagai pihak. “Kami kira tidak ada satu pun peraturan pemerintah yang mengatur hajat hidup orang banyak, tidak melalui proses yang legal. Bukankah kita semua tahu bahwa pemerintah pusat sudah beberapa kali melakukan kajian terhadap reklamasi teluk Benoa. Terakhir kalau saya tidak salah ingat, Presiden SBY melalui lembaga teknis telah melakukan konsultasi publik sebelum menerbitkan Perpres tersebut”, ujar Sudira, Ketua LSM Gasos Bali. Dalam catatan Fajar Bali, pada Senin, 14 April 2014 di ruang rapat Cempaka Kantor Bappeda Bali, Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) bertemu bersama dengan Pemerintah Bali. Mereka mengadakan konsultasi publik tentang rencana perubahan pasal 55 ayat (5) Perpres No. 45 tahun 2011 khusus pada pasal yang menyatakan Teluk Benoa kawasan konservasi perairan, menjadi kawasan pemanfaatan umum. Dikatakan Sudira, jika kemudian ada pihak-pihak yang mencoba-coba utak-atik lagi aturan tersebut, pihaknya ber-

DARI HALAMAN 1 Permusuhan secara mendadak bisa berubah menjadi perkawanan. Kompetisi politik justru dapat menghasilkan koalisi untuk merengkuh kekuasaan. Tiada sahabat dan seteru abadi dalam domain politik semacam ini. Semua itu bukan menandakan bahwa politik negeri ini mudah memberikan pengampunan atau gampang terserang penyakit lupa. Seluruh rangkaian perjumpaan politik yang diberi tajuk ”penjajakan berkoalisi” itu tak lebih dorongan untuk mendapatkan kekuasaan. Di sisi lain, pesta yang semestinya memberi aura kegembiraan, malah memunculkan huru-hara. Tenggok saja di media sosial, aksi saling serang antar pendukung capres dan cawapres begitu marak. Langit demokrasi yang mestinya berhias warna-warni kembang api visi, misi dan program kandidat, malahan tertutupi oleh awan gelap yang bernama black campaign (kampanye hitam). Kegaduhan pun dipertontonkan dalam panggung politik oleh para pesilat lidah lewat retorika dalam mencari pembenaran terhadap

Sementara Gubernur Made Mangku Pastika dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan bahwa belakangan ini penyakit jantung dan hipertensi menjadi ancaman serius. Kemajuan teknologi menyebabkan pergeseran gaya hidup dan mengurangi gerak fisik manusia. Hal ini berdampak pada bergesernya pola penyakit penyebab kematian. Kalau sebelumnya kematian banyak disumbang oleh penyakit yang disebabkan infeksi, belakangan justru lebih banyak disebabkan penyakit non infeksi atau Penyakit Tidak Menular (PTM). PTM yang banyak menyumbang angka kematian di antaranya jantung, kanker, paru-paru kronis dan diabetes. “Jantung menempati peringkat teratas,” ujarnya. Untuk itu, Gubernur menilai peran YJI sangat strategis dalam upaya pencegahan penyakit ini. Ke depannya dia berharap berbagai upaya DARI HALAMAN 1 tersebut terus dimantapkan agar kematian akibat penKetua panitia pembangunan yakit jantung dan hipertensi Pura Luhur Lempuyang, I Putu bisa terus ditekan. W-019 Ariawan, Minggu (15/6) kemarin memaparkan, dari tahun 1990 anak tangga menuju Pura Lempuyang ini belum pernah sama sekali dilakukan perehaban. Sedi Asia tapi dunia internasional. hingga tak mengherankan jika Kita butuh pemimpin yang bisa tangga tersebut kini telah banyak reclaim Indonesia. Mengem- yang rusak termakan usia. Selain tangga, di Pura Pasar balikan kejayaan Indonesia agar terwujud Indonesia yang berdaulat,” ujarnya. Deklarasi Relawan Reclaim Nusantara itu dihadiri langsung ketua Tim Pemenangan DARI HALAMAN 1 Prabowo-Hatta Provinsi Bali, Ketut Sudikerta. Dalam sambu- kan, KPU Bali juga akan memantannya, Sudikerta menyeman- faatkan sejumlah perlengkapan gati dan mendorong relawan logistik saat Pileg lalu. Artinya, untuk bekerja secara nyata sejumlah perlengkapan di TPS, menggalang dukungan peme- seperti kotak suara, alat cobnangan Prabowo-Hatta. Kepada los yang masih dalam kondisi relawan, Sudikerta mengata- layak, akan dimanfaatkan kemkan terdapat 2,8 juta calon pe- bali. Apalagi, khusus untuk kotak milih di Bali. Ia minta relawan bekerja dengan tulus, turun ke tengah-tengah masyarakat untuk menyampaikan sosok Prabowo-Hatta. “Sampaikan DARI HALAMAN 1 kepada masyarakat tanpa p a n d a n g b u l u ,” k a t a nya . pada keyakinan di Bali bahwa Lebih lanjut ia meminta rela- Catus Pata adalah tempat yang wan untuk melakukan pem- sakral. Sebelumnya pada kametaan massa (calon pemilih). panye Pilkada lalu, Tim Suwasta Massa yang disasar itu, kata dia, (Suwirta-Kasta) juga mendeklardipetakan menjadi massa mili- asikan diri di Catus Pata. tan dan floating mass (massa “Saya ingin mengulang sejarah mengambang yang belum me- disini, dulu saya mendeklarasikan miliki pilihan). “Floating mass diri disini dan mencapai kemenanitu harus digarap maksimal. gan,” jelas Suwirta pada orasinya. Tidak bisa mendukung tanpa Suwirtamelanjutkan,semuaelemen melakukan kerja nyata. R-002 menyatakan berantas korupsi dan berantaskorupsi.Namunkenyataannya korupsi masih merajalela. Lalu

negative campaign (kampanye negatif) yang menyerang kandidat mereka. Bak kaum Sofis yang hidup di Yunani pada pertengahan abad ke-5 SM, para juru bicara, pentolan tim pemenangan begitu fasih dan cakapnya berbicara di arena debat yang dipersiapkan oleh beberapa kalangan termasuk media TV. Tidak peduli apakah isu negatif yang menyerang kandidatnya itu bisa diverifikasi atau tidak, yang penting jangan sampai kalah debat. Pokoknya semua jurus dikeluarkan, termasuk jurus ‘mabuk’ sekalipun. Huru-hara lain disebabkan oleh pejabat/aparatur negara yang melanggar etika jabatan sematamata untuk pemenuhan hasrat kekuasaannya. Salah satu contoh adalah vonis Bawaslu terhadap Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa yang diduga telah melanggar kode etik lembaga negara tersebut karena tergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta sebagai anggota dewan pakar. Bawaslu menilai adanya keberpihakan yang ditunjukkan Ali kepada Prabowo-Hatta. Hal ini, menurut Bawaslu, melanggar Pasal 6 ayat (2) Peraturan Badan Pemeriksa

Keuangan Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan yang menyatakan anggota BPK dilarang menunjukkan keberpihakan dan dukungan kepada kegiatan-kegiatan politik praktis. Sebagaimana penjelasan pasal 6 peraturan tersebut, yang dimaksud dengan kegiatan politik praktis, salah satunya adalah memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden. Atas vonis Bawaslu tersebut, Ali Masykur Musa akhirnya mundur dari keanggotaan tim pemenangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Hatta Rajasa.  Pilihan Ali Masykur Musa mundur dari tim pemenangan PrabowoHatta patut diapresiasi, namun bukanlah jawaban dari pelanggaran etika yang dimaksud. Sebagaimana yang diatur dalam Kode Etik BPK, semestinya Ali Masykur diberikan hukuman berupa peringatan tertulis atau pemberhentian dari keanggotaan BPK yang ditetapkan oleh Majelis Kehormatan Kode Etik (MKKE) yang disahkan melalui Sidang Pleno BPK. Pertanyaannya kemudian, maukah MKEE menghukum Ali Masykur atas pelanggaran kode etik tersebut? ***

Agung Lempuyang juga baru selesai 2 palinggih, sedangkan tiga lainnya belum. “Kalau tangga sejak tahun 1990belumpernahdirehab.Karena termakan usia, beberapa tangga sudah rusak,” ujar Putu Ariawan. Rusaknya tangga menuju Pura Lempuyang Luhur ini membuat pamedek menjadi terganggu, apalagi kalau malam, itu sangat berbahaya. Pun dikatakan, pihaknya telah berulang kali membuat proposal perehaban yang ditujukan

ke Dinas PU Provinsi, hanya saja belum ada jawaban. Pihaknya berharap, pemerintah secepatnya melakukan perehaban terhadap anak tangga yang mengalami kerusakan tersebut. “Kami berharap, Pemerintah Provinsi segera melakukan perehaban terhadap anak tangga yang rusak tersebut. Sehingga pamedek yang datang tidak terganggu saat menuju Pura Lempuyang Luhur,” pungkasnya. W-016

suara tidak banyak yang mengalami kerusakan fatal, sehingga masih bisa untuk digunakan lagi. Penggunaan perlengkapan bekas itu, ditujukan untuk penghematan. Jondra mengatakan, KPU Bali tidak ingin dicap buang- buang anggaran. “Kami sudah berkoordinasi dengan KPU kabupaten/ kota untuk menggunakan keleng-

kapan TPS saat Pileg lalu. Alatalat seperti bantalan alat coblos, kotak suara saat Pileg kan masih bisa digunakan lagi. Ini juga untuk mewujudkan prinsip efektif dan efisien yang dijunjung oleh KPU. Kalau sudah ada barangnya, kan tidak perlu buang-anggaran untuk beli lagi”, ujar Jondra beberapa waktu lalu. W-019

siapa yang mampu membereskan semua ini,” tanya Suwirta kepada hadirin. Suwirta juga berharap semua simpatisan dan kader dari Partai Gerindra dan partai koalisi agar menyosialisasikan PrabowoHatta sampai ke pelosok-pelosok. “Sudah saatnya kita bangkitkan Macan Asia, bahwa Prabowolah yang mampu menyelesaikan semua ini,” tutup Suwirta. Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Provinsi Bali, IB Sukarta mengatakan, bahwa sudah saatnya Indonesia bangkit dan dipimpin oleh orang yang

hebat. “Kita harus yakin bahwa di dada Prabowo itu ada merah putih dan semua telah dibuktikan dalam pengabdiannya di militer,” terang Sukarta. Ditambahkan Sukarta, selain di dada Prabowo hanya ada merah putih, Capres dari Partai Gerindra ini juga tidak lupa dengan jasa-jasa para pahlawan. Acara deklarasi tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 wita dan berakhir sekitar pukul 17.15 Wita. Selain dimeriahkan oleh Barong Macan, baleganjur dari Desa Akah juga meramaikan deklarasi tersebut. W-010

Anak Tangga di Pura Lempuyang Rusak

KPU Bali Irit Biaya Logistik

Deklarasi di Catus Pata untuk Kemenangan

Reklamasi Sudah Final, Jangan Utak-atik Perpres 51 DARI HALAMAN 1

11

menolak. Dan mereka yang menolak lewat unjuk rasa itu pun sangat saya ragukan apa benar paham tentang aspirasi warga pemangku kepentingan di Teluk Benoa. Jadi sekali lagi saya ingatkan, jangan lagi kita utak-atik Perpres nomor 51/2014 tersebut”, tegas Lanang Sudira. R-002

026/VI/FB/MHM

824/VI/BLAS

Layouter: dejerie


POLITIK

12

Senin, 16 Juni 2014, Tahun XIV

Staf Khusus Presiden: Tabloid “Obor Rakyat” Tak Terkait Istana

Menuju

Parlemen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pemilih

FB/BUDIASA

AMLAPURA-Fajar Bali Menjadi anggota dewan adalah sebuah amanah dari masyarakat pemilih yang mesti dijaga baik-baik, sehingga kepercayaan masyarakat kepada calonnya tidak pudar. Salah satunya dengan menjalankan fungsi anggota dewan sebagai penyambung aspirasi masyarakat ke pemerintah. Itulah yang dikatakan salah satu calon legislatif (caleg), I Gede I Gede Dauh Suprapta Dauh Suprapta yang terpilih saat Pileg 9 April lalu dari daerah pemilihan Karangasem IV, Kecamatan Kubu dan Karangasem. Menurut I Gede Dauh Suprapta, sebagai caleg yang baru pertama kali bertarung memperebutkan 7 kursi DPRD Karangasem di Dapil IV, dirasakannya sangat berat. Meskipun ia sendiri telah lama aktif berorganisasi, namun untuk meyakinkan pemilih di wilayah Kubu memerlukan kerja yang ekstra keras. Beruntung, meski baru pertama kali maju, sudah langsung lolos ke DPRD Karangasem dengan torehan 1.744 suara. “Kalau aktif berpolitik sejak 15 tahun lalu di PDI Perjuangan, untuk maju baru kali ini dan langsung lolos,” ujar Pria kelahiran 30 September 1971 ini. Politisi asal banjar Taman Sari, Desa Tianyar Barat,Kecamatan Kubu,Karangasem ini juga menyatakan kesiapannya untuk bersama-sama dengan pemerintah mengatasi kekeringan di Kecamatan Kubu, tentunya dengan anggaran yang tersedia, sehingga kekeringan yang menjadi momok masyarakat Kubu segera teratasi. “Salah satu aspirasi dari masyarakat Kubu tentu masalah air, bagaimana mengatasi kekeringan tersebut, yang tentunya bersama-sama dengan pemerintah mengatasinya,” ujarnya lagi. Ia pun sangat berterimakasih kepada para pemilih yang berada di Kecamatan Kubu, sehingga bisa merebut satu dari 7 jatah dewan di Dapil IV. Ia pun berjanji akan tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah diserapnya saat turun ke bawah sebelum Pileg. “Sekali lagi, kami sangat berterimakasih kepada pemilih, dan kepercayaan ini akan tetap saya jaga,” pungkasnya. W-016

Kawal Program Provinsi di Kabupaten

AMLAPURA-Fajar Bali Menginjak kali kedua menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Made Sumiati,SH berupaya untuk terus melakukan pengawalan terhadap program-program milik pemerintah provinsi agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat Karangasem. Itulah salah satu agenda yang tetap diperjuangkannya saat di Renon nanti. Srikandi asal PDI PerNi Made Sumiati juangan ini mengatakan, perjuangan untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Karangasem tak cukup dilakukan hanya seorang diri, dalam hal ini oleh pemerintah kabupaten Karangasem saja. Namun, program-program pemerintah provinsi pun harus diterapkan di Karangasem. Dengan kata lain, diperlukan keselarasan antara pemerintah provinsi Bali dengan kabupaten Karangasem. “Saya akan tetap melakukan pengawalan terhadap program-program provinsi di daerah,” ujar Ni Made Sumiati, kepada Fajar Bali, Minggu,(15/6) kemarin. Selain itu, Caleg incumbent ini pun mengharapkan program bedah rumah untuk keluarga tak mampu agar tetap dilanjutkan. Pun dengan industri di pedesaan sebagai tulang punggung perekonomian agar semakin ditingkatkan. Menurut Sumiati, dengan bangkitnya industri pedesaan akan menambah penghasilan keluarga. “Program ke depan bagaimana membuat industri pedesaan agar bangkit, sehingga mampu menambah penghasilan keluarga,” ujar Politisi perempuan kelahiran, 1 Februari 1967 ini. Sebagai incumbent, Sumiati mengaku tidak mudah untuk bisa lolos ke Renon untuk kedua kalinya. Meskipun ia telah membawa bansos ke masyarakat, namun itu belumlah cukup untuk meyakinkan para pemilih. Salah satu karena adanya politik uang yang beredar saat pileg lalu. Hanya saja, pihaknya bersyukur tak semua masyarakat pemilih suaranya bisa dibeli. Hal itu dibuktikannya dengan raihan suara tertinggi di internal PDI Perjuangan. “Ibarat panas setahun, dibasahi oleh hujan sehari, namun bersyukur lolos,” pungkas anggota DPRD Provinsi Bali ini. W-016 FB/BUDIASA

FAJA R BALI

Staf Khusus Presiden bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, menyatakan bahwa penerbitan tabloid Obor Rakyat tidak terkait dengan pandangan Staf Khusus Presiden. Penerbitan tabloid oleh Setyardi Budiono, staf di kantor Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah, itu dilakukan secara pribadi.

JAKARTA-Fajar Bali “Tabloid Obor Rakyat sama sekali tidak terkait dengan pandangan Istana Presiden. Penerbitan tabloid Obor Rakyat adalah sikap, langkah, dan pilihan pribadi yang dijalani oleh Setyardi Budiyono dan tidak mewakili pandangan kantor Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah,” kata Velix melalui siaran pers, Minggu (15/6). Ia mengatakan, Setyardi

memiliki logika pribadi dan pilihan politik dalam menyikapi Pemilu Presiden 2014 dan pilihan itu tidak terkait dengan sikap dan pandangan kantor Staf Khusus Presiden. Staf Khusus Presiden tidak dapat mengendalikan pilihan hati masing-masing individu, baik Setyardi sebagai staf di kantor Staf Khusus Presiden maupun sebagai warga negara. “Saudara Setyardi Budiyono

FB/IST

Tabloid Obor Rakyat

bukanlah tim sukses capres maupun anggota partai politik tertentu. Langkah Setyardi dipandang sebagai partipasi politik warga yang terkait dengan latar belakangnya di dunia

media,” kata Velix. Ia menyatakan, sebagai seorang pegawai negeri sipil, dia berada dalam posisi netral dalam prosesi Pilpres 2014. Staf Khusus Presiden

Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah tetap bekerja secara profesional dalam agenda kewilayahan, pembangunan daerah, dan otonomi khusus. KP

Secara khusus, Koster pun meminta para PNS di Karangasem jangan mau di intimidasi oleh kepala daerah seperti saat Pilgub, maupun Pileg lalu. Untuk itu, pihaknya juga mengingatkan kepala daerah,khususnya Bupati Karangasem tidak lagi melakukan intimidasi terhadap PNS maupun Perbekel. “Jangan sekali-kali melakukan intimidasi kepada mereka,” ujarnya lagi. Senada dengan I Wayan Koster, Ketua Tim pemenangan Karangasem, I Gede Dana juga mengingatkan jajaran PNS agar fokus bekerja untuk masyarakat. Intimidasi untuk memilih calon tertentu hanya akan membuat demokrasi di Karangasem tidak berjalan dengan baik. Para saksi yang hadir juga diminta untuk tetap mengawasi wilayahnya masing-masing, jika ada yang melakukan intimidasi agar segera melapor. “Sekarang kita memilih calon pemimpin bangsa, jangan ada intimidasi terhadap PNS, biarkan memilih dengan hati nurani,agar proses demokrasi di Karangasem berjalan baik,” ujar Gede Dana di hadapan massa yang membanjiri Lapangan Candra Buana.

Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-JK Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, para saksi dan relawan diharapkan untuk mengawal dan mengamankan suara saat pencoblosan nanti, jangan sampai suara yang diperoleh pasangan Jokowi-JK ada yang tercecer. “Tugas para saksi dan relawanlah yang harus mengamankan dan mengawal suara Jokowi-JK, untuk sebuah perubahan bagi bangsa Indonesia,” ujar Gunastawa yang disambut riuh massa. Dalam kampanye terbuka, yang dikemas dalam pembekalan saksi dan penyampaian visi, misi ini, juga tampak hadir, Nyoman Adi Wiryatama, I Gusti Agung Rai Wirajaya,I Made Urip,I Wayan Sudirta, I Wayan Kari Subali, I Kadek Arimbawa alias lolak, Dek Ulik, serta sejumlah tokoh politik asal Partai koalisi pengusung Jokowi-JK, baik nasional, provinsi,dan kabupaten Karangasem. Sebelum digelar orasi politik, ribuan massa ini terlebih dahulu dihibur oleh 15 sekeha Baleganjur serta sejumlah penyanyi Pop Bali. W-016*

Tim Jokowi-JK Tepis Isu Negatif

Ingatkan PNS agar Tetap Netral AMLAPURA-Fajar Bali Tim kampanye calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla (JokowiJK) mengelar kampanye terbuka di lapangan Candra Buana,Karangasem, Sabtu (14/6). Kampanye terbuka yang dihadiri ribuan saksi dan relawan Jokowi-JK ini, sekaligus dipergunakan untuk menepis isu negatif yang menerpa pasangan capres dan cawapres yang diusung PDI Perjuanga n,NasDem,Hanura,PKPI,dan PKB yang beredar di kalangan petani di Karangasem, yakni akan menurunnya harga sapi jika pasangan ini terpilih menjadi presiden. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Tim kampanye Jokowi-JK mengingatkan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Karangasem agar tetap netral saat Pilpres nanti. Ketua Tim pemenangan Provinsi Bali, I Wayan Koster mengatakan, isu negatif yang telah beredar di kalangan petani, khususnya peternak sapi di Karangasem, dikatakan sangat merugikan Jokowi-JK. Salah

Kampanye Jokowi-JK di Karangasem

satu isu negatif yang disampaikan ke masyarakat oleh kalangan tertentu, bahwa Jokowi jika menjadi presiden akan menurunkan harga sapi. Isu tersebut dikatakannya sangat tidak benar. Bahkan, JokowiJK memiliki komitmen untuk melindungi potensi komuditi masyarakat kecil. Komitmen Jokowi-JK ini telah tertuang dalam visi dan misi pasangan ini, yang akan mengurangi impor terhadap komuditikomuditi potensi masyarakat. Dengan adanya pengurangan impor terhadap potensi yang

FB/BUDIASA

dimiliki, secara otomatis harga – harga akan mengalami peningkatan. “Justru jika kita ingin berdaulat dalam bidang ekonomi, kita harus mengurangi impor garam dan sapi, dan salah satu kebijakan JokowiJK jika dipercaya oleh rakyat adalah mengurangi impor, dan ini untuk melindungi potensipotensi yang dimiliki Indonesia,” ujar Koster. Pun dikatakannya, pihaknya sangat percaya masyarakat sekarang sudah cerdas dalam memilih calon pemimpin bangsa.

Kubu Prabowo dan Jokowi Sepakat Ingin Pilpres Hanya Satu Putaran

JAKARTA-Fajar Bali Mahkamah Konstitusi akan melakukan uji tafsir atas pasal 159 ayat 1 Undang-undang nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden agar berpeluang menciptakan kompetisi. Yakni dengan membuka kemungkinan pilpres menjadi dua putaran, meski hanya diikuti dua pasangan calon. Namun, tim pasangan calon Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla samasama berharap agar MK bisa memutuskan tafsir bahwa pilpres kali ini hanya butuh satu putaran. Wakil Ketua Bidang Strategi tim pemenangan Prabowo-Hatta, M Rohmahurmuzy menilai perdebatan soal pasal itu seolah meributkan suatu hal yang tidak mungkin. Pada pasal 159 ayat 1 itu disebutkan bahwa pasangan calon terpilih adalah mereka yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dari total suara, dengan sedikitnya

20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia. “Jika dilihat dari survei, saya yakin di sana juga sama, tidak ada di antara pasangan yang ada sekarang ini akan dapat kurang dari 20 persen setiap provinsi. Jadi janganjangan kita hanya mendebatkan suatu hal yang tidak akan ada,” ujar pria yang akrab disapa Romy itu, di Jakarta, Minggu (15/6). Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan itu menuturkan baik Prabowo maupun Jokowi dipastikan akan mendapat suara lebih dari 20 persen di setiap provinsinya. Jika ditarik dalam skala nasional, lanjut Romy, perbedaan antara calon kandidat diprediksi hanya berkisar 1-5 persen. “Saya prediksi perbedaan tidak akan lebih dari 10 persen, jadi sekali lagi buat apa kita bersilat lidah atas apa suatu hal yang tidak mungkin. Karena itu,

saya tentu berharap agar MK memutuskan itu agar tetap satu putaran,” kata Romy. Sementara itu, anggota pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla, Firman Jaya Daeli berpandangan sama dengan Romy. Firman menyatakan setiap calon pasti akan mendapatkan mayoritas di setiap provinsinya. Dia menduga uji tafsir ke MK itu dilakukan karena terbelenggu pada pemikiran pemilihan presiden dengan kondisi banyak pasangan calon. “Selama pasangan calon dapat 50 persen plus satu. Kan tidak ada bedanya. Di mana? Jangan-jangan kita ini terbelenggu perspektif pemikiran seolah-olah calonnya lebih dari dua pasang?” ungkap Firman. Menurut Firman, tidak ada dasarnya jika calon hanya terdiri dari dua pasang maka harus dilakukan pemilihan dua putaran. KP

Kubu Prabowo-Hatta Desak Menhan Selidiki Bocornya Surat DKP

JAKARTA-Fajar Bali Juru bicara tim kampanye nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya, mendesak Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro untuk menyelidiki bocornya surat rekomendasi Dewan Kehormatan Perwira tentang rekomendasi pemberhentian Prabowo dari ABRI. Dia menilai surat tersebut tergolong rahasia negara. “Saya sebagai timses dan Tantowi Yahya FB/IST Ketua Komisi I mendesak Menteri Pertahanan, wakil pemerintah untuk menyelidiki dari mana surat itu,” kata Tantowi, Minggu (15/6) di Jakarta. Kendati demikian, Tantowi enggan berkomentar terkait substansi yang terkandung dalam surat itu. Menurut dia, persoalan surat DKP sudah jelas. “Surat DKP itu sudah clear. Sudah banyak purnawirawan-purnawirawan yang mengklarifiksi tentang itu,” ucapnya. Ketua Komisi I DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar itu menambahkan, isu pelanggar hak asasi yang takkan memengaruhi preferensi pemilih terhadap Prabowo. Menurut dia, isu tersebut justru makin meningkatkan tingkat keterpilihan Prabowo-Hatta dalam pemilu presiden mendatang. KP

701/IV/BGS

Layouter: Wiadnyana

FAJAR BALI EDISI 16 JUNI 2014