Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

jumat, 14 maret 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Tokoh Puri Sikapi Polemik Reklamasi Tokoh-tokoh Puri di Bali sepertinya ‘gerah’ dengan pro dan kontra rencana reklamasi Teluk Benoa, apalagi sampai berbuntut pada ancaman terhadap Gubernur Bali. Dalam pertemuan di kisaran Renon Kamis (13/3) kemarin, tokoh dari Puri Klungkung, Puri Pemecutan dan Jembrana ingin agar rencana ini disikapi secara positif, kalau memang dibutuhkan.

DENPASAR-Fajar Bali Kamis (13/3) kemarin, pertemuan yang digelar di Resto Ayucious, di bilangan Renon Denpasar tampak berbeda. Pertemuan yang membahas pro dan kontra reklamasi di Teluk Benoa itu tak hanya dihadiri oleh politisi, LSM dan pemerhati lingkungan, melainkan juga tokoh puri. Mereka di antaranya dari Puri Klungkung, Pemecutan dan Puri Jembrana. Dedengkot-dedengkot Puri ini kompak duduk satu meja. Mereka serius menyikapi pro dan kontra rencana reklamasi di Teluk Benoa. Bahkan mengaku siap menengahi persoalan yang cukup lama mengusik publik Bali. Namun di sisi lain, tokoh puri ini juga memandang positif rencana reklamasi, bilamana memang didasari atas pertimbangan yang matang dan kajian yang benarbenar ilmiah, tanpa ada intrik politik. Seperti yang disampaikan tokoh dari Puri Jembrana, A.A Agung Bagus Suteja. Secara pribadi dirinya menyambut baik wacana reklamasi di Teluk Benoa. Hanya saja, tokoh Puri Jembrana ini berharap masyarakat ke hal. 11

Cok Pemecutan:

Kejar Biang Kerok Aksi Spanduk

FB/DIAH

Tokoh Puri Pemecutan, Puri Klungkung dan Jembrana usai melakukan diskusi menyikapi polemik reklamasi.

DENPASAR-Fajar Bali Dorongan agar pihak kepolisian menangkap propokator dan aktor intelektual dibalik aksi Jalak Sidakarya yang membentangkan spanduk ancam Gubernur kini datang dari tokoh Puri di Bali, utamanya Puri Klungkung dan Puri Pemecutan. Menurut tokoh puri, jangan sampai gara-gara oknum tertentu keamanan Bali terganggu. “Pihak kepolisian mesti membekuk dalang dibalik aksi brutal ini. Saya heran mengapa masyarakat Bali brutal seperti ini”, sodok tokoh dari Puri Klungkung, Ida Dalem Smaraputra, Kamis (13/3) kemarin dalam acara diskusi mengenai pro-kontra reklamasi versus spanduk ‘Penggal Kepala Mangku P’ di Resto Ayucious, Denpasar. Ida Dalem menilai, pemasangan spanduk yang dilakukan oleh Jaringan Aksi Tolak Reklamasi (Jalak) Sidakarya merupakan bentuk demokrasi yang kebablasan. Bahkan ‘Raja’ Klungkung ini menyayangkan apabila aksi ini dilakukan oleh anak muda. Menurutnya, ke hal. 11

Legislator Usulkan Debat Caleg

Tuti Kusuma Wardhani

DENPASAR-Fajar Bali Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali Tuti Kusuma Wardhani mengusulkan adanya debat calon anggota legislatif untuk mencari kandidat yang berkualitas. “Debat caleg ini sangat baik sebagai pendidikan politik sekaligus menunjukkan kualitas para caleg dari masingmasing partai,” katanya di Denpasar, Kamis (13/3). Dia mengakui masyarakat saat ini sangat apatis terhadap partai politik sehingga perlu adanya terobosan baru dalam melakukan kampanye ataupun

FB/DOK

sosialisasi ke masyarakat. Namun, politikus Partai Demokrat itu sangat menyayangkan di Bali tidak ada debat calon anggota legislatif. Sementara itu, Tuti yang juga calon anggota DPR RI nomor urut tiga itu memiliki cara tersendiri untuk bisa mengambil hati masyarakat di Pulau Dewata untuk bisa mengantarkannya duduk di kursi legislatif. “Saya cenderung melakukan sosialisasi melalui door to door untuk melihat dan meninjau langsung kondisi masyarakat kecil,” ujarnya. Dia mengakui, sosialisasi dari rumah

ke rumah itu akan memakan waktu dan tenaga yang banyak, tetapi cara itu yang paling efektif untuk memenangkan Pemilu 2014. Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali Ketut Rudia berharap jangan sampai para caleg melakukan pelanggaran pemilu, termasuk di antaranya menghalalkan praktik politik uang untuk berhasil duduk menjadi wakil rakyat. “Jika terbukti melakukan pelanggaran, tidak saja kursi yang akan hilang dan perjuangan menjadi sia-sia, namun bisa ke hal. 11

Pak Gubernur Harapkan Bantuan untuk Pelatihan Tukang Ida Bagus Komang Pasmika warga Dusun Ambengan, Kecamatan Banjar Buleleng Kamis (13/3) siang kemarin mengaku sangat memerlukan bantuan untuk pelatihan tukang, sehingga dapat menambah wawasan masyarakat di sana. Jika masyarakat di Dusun Komang Pasmika Ambengan memiliki keahlian pertukangan, maka akan bisa mengurangi pengangguran. “Berbagai program Gubernur Bali Made Mangku Pastika sangat bagus sekali. Tapi saya berharap agar Pak Gubernur memberikan bantuan untuk pelatihan pertukangan di dusun kami”, beber Pasmika. Pasmika melanjutkan, selama ini tukang yang ada di Dusun Ambengan secara khusus dan Buleleng secara umum banyak yang belum mengetahui cara kerja yang tepat dan ke hal. 11

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014 Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014 Bank Umum

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

ONLINE: www.fajarbali.com

Air Danau Batur meluap, merendam pura dan lahan pertanian di daerah Songan dan Terunyan.

FB/SUMERTA

Diminta Pengerukan Danau Batur BANGLI-Fajar Bali Air Danau Batur, Kintamani yang meluap sejak beberapa hari lalu, dampaknya semakin luas. Diperkirakan tinggi air mencapai 10 meter. Beberapa palinggih di Desa Songan tenggelam, begitu juga dengan Desa Terunyan. Selain itu, air Danau Batur juga

menenggelamkan ratusan hektar lahan pertanian. Kerugian materiil dari peristiwa alam ini diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Menurut Kabid Pengendali Dampak Lingkungan (PDL), Badan Lingkungan Hidup Bangli, Gusti Laksana ST Kamis (13/3),

meluapnya air danau disebabkan oleh pendangkalan danau batur atau sedimentasi. Pendangkalan disebabkan oleh longsoran bukit yang ada di sekitar danau. Selain karena terjadi pendangkalan, kondisi diperparah lagi dengan membludaknya sampah ke hal. 11

014/VI/KTR

Makelar Sapi Marak, Presiden SBY Marah TUBAN-Fajar Bali Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengaku jengkel dan geram atas maraknya praktik calo atau makelar penjualan sapi. Menurutnya, para calo tersebut harus jadi musuh bersama karena banyak merugikan petani dan peternak sapi. “Makelar sapi itu mesti harus jadi musuh bersama,” ujar SBY yang berpidato di tengah-tengah para peternak sapi di peternakan sapi Wahyu Utama Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (13/3). FB/IST Presiden SBY Penegasan Presiden SBY ini menanggapi pertanyaan Wahyu Utomo, pemilik kandang ternak di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar yang menyebutkan pemasaran hewan ternak seperti sapi, banyak diuntungkan oleh para makelar penjual sapi. Dalam praktiknya, para makelar ini lebih beruntung besar dari pada peternaknya. Presiden SBY menyebutkan, harus ada upaya sistematis yang bisa menangkal agar para makelar itu tidak banyak berperan. Salah satu di antaranya dibuatnya semacam pasar atau bursa penjualan sapi yang modern di Jawa Timur. “Ya, ini ide menarik dan harus dibantu Pemerintah,” ujar SBY yang langsung menunjuk Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan untuk memfasilitasi program ini. Intinya, bahwa ke depan, para peternak punya pasar modern yang bisa menekan praktik percaloan. “Kalau ada calo nakal dan berbuat kriminal, ya polisi harus mengusut,” imbuhnya. Menurut SBY, peternakan sapi yang memproduksi daging mesti harus terus diperbanyak jumlahnya. Karenanya, Pemerintah akan terus mendorong produksi dalam negeri ditingkatkan dan bisa memenuhi kebutuhan di negeri sendiri. ke hal. 11

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Gubernur Tengok Keluarga Sadra dan Darma DENPASAR-Fajar Bali Usai menuntaskan kunjungan kerja (Kunker) di Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (13/3) kemarin Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wakil Gubernur, Ketut Sudikerta kembali mengunjungi dua keluarga miskin di Jalan Bung Tomo, Denpasar. Kunjungan untuk kali kedua ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan sudah sampai di keluarga Nyoman Sadra dan Nyoman Darma. Tak hanya memastikan bantuan, Gubernur Pastika juga tak segan-segan akan menambah bantuan apabila kedua keluarga ini masih kekurangan.

Sebelumnya, Rabu (5/3) lalu, Gubernur Pastika menepati janjinya kepada keluarga Sadra dan Darma. Ketika itu, bantuan berupa uang tunai serta beras diserahkan secara langsung untuk dua keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan harus memikul beban cacat fisik anak-anak mereka. Bantuan untuk dua keluarga ini diserahkan langsung oleh Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali, Ida Bagus Ardha. Sesuai janji, masing-masing KK diberikan uang sebesar Rp 1 juta serta 50 kilogram beras.

Gubernur Pastika

FB/DOK

Untuk saat ini, bantuan kepada keluarga Nyoman Darma dan Ny-

oman Sadra masih dibiayai secara pribadi oleh Gubernur Pastika. “Bantuan rutin akan dikirimkan setiap bulannya, sebelum nanti dapat dianggarkan melalui APBD maupun anggaran lain di Dinas Sosial,” jelas Ardha. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubenur Pastika melangsungkan kunjungan perdananya awal Pebruari lalu. Ketika itu, ia menyaksikan dua keluarga miskin beserta kerabatnya tinggal di sebuah pekarangan seluas 1,5 are. Sebagian rumah berdinding batako kasar dan sebagian lagi hanya bersekat tripleks pudar dan beralas semen. Parahnya, tak Layouter: Kasturie

hanya hidup serba kekurangan, dua kepala keluarga di rumah sederhana itupun masih memikul beban tambahan. Keluarga pasangan suami istri itu bernama Nyoman Sadra dan Ni Nengah Sumerti. Pasutri ini memiliki enam orang anak, sayangnya dua di antaranya menderita cacat fisik. Anak pertama, Wayan Suantika (23) dan anak ketiga, Komang Supartika (19) mengalami kelumpuhan sejak berumur satu tahun. Kini, kakak beradik tersebut hanya mampu terlentang tak berdaya di teras rumah mereka. Gejalanya sama, dari bagian ke hal. 11

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

DENPASAR–Fajar Bali Setelah ditahan cukup lama, tepatnya dari 8 November 2013, nampaknya berkas kasus dugaan korupsi di kampus Institute Hindu Dharma Negeri (IHDN), bakal segera rampung dan tak lama lagi akan di sidang di Pengadilan Tipikor, Denpasar. Teranyar, pihak Kejati akan melaksanakan tahap dua dalam kasus IHDN yang dilimpahkan dari Jaksa Penyidik ke Jaksa Penuntut. Proses hukum ini akan dilaksanakan pada hari ini, (Jumat). Sementara, para tersangka dalam kasus ini akan dihadirkan ke Kejati Bali. “Tahap dua akan dilakukan besok (hari ini), setelah tahap dua usai, baru kasus dinyatakan P21 sehingga bisa disusun dakwaan," ungkap sumber yang enggan namanya dikorankan. Dikatakannya, memasuki proses tahap ke II ini, otomatis tersangka juga akan diboyong. Ini diperlukan karena akan ada tanda tangan dari tersangka juga dalam berkas. Hanya saja tidak semua tersangka yang dibawa. Sumber mengatakan, yang dibawa adalah mantan Rektor IHDN Prof Titib, kemudian Pembantu Rektor II Praptini, Pegawai IHDN Nyoman Suweca dan salah satu rekanan Wayan Sudiyasa. Mereka kini ditahan di Lapas Kerobokan, Denpasar. Sedangkan yang ditahan di Rutan Gianyar yakni, rekanan, Putu Indra rencananya akan digiring ke Kejari Denpasar pada Senin (17/3) nanti. Kasipenkum Kejati Bali Ashari Kurniawan yang dikonfirmasi kemarin, membenarkan perihal itu. “Ya memang informasinya seperti itu, empat orang duluan, sementara satu yang berada di rutan Gianyar hari Senin,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini ada 14 item proyek di IHDN dengan penyimpangan. Total dana proyek tersebut adalah Rp 25 miliar lebih, namun hasil audit sebelumnya baru dikatakan bahwa kerugian sementara Rp 1,2 miliar. Selain kasus ini, IHDN juga masih punya banyak tabungan kasus. Yang sudah mulai memeriksa saksi – saksi adalah kasus pungli berkedok dana punia masing – masing mahasiswa Rp 1 juta. Kemudian juga ada pengadaan tanah yang berbau markup termasuk ada tukar guling lahan dengan pihak Hardys. W-007

Kabur dari Sidang Pengadilan Negeri

Tahanan Narkoba Terlacak di Jembrana DENPASAR-Fajar Bali Memasuki hari ke tiga, pengejaran terhadap kaburnya tahanan narkoba saat hendak di sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, pada Selasa (11/03) siang lalu, belum ada perkembangan yang berarti. Namun dari informasi kuat yang diperoleh Fajar Bali, terdakwa asal Aceh yang terlibat sabu sabu itu terlacak berada di Jembrana, Negara. Sumber kepolisian Polresta Denpasar mengungkapkan, sejak Abdullah Yahya kabur dari tahanan PN Denpasar, jajaran Reskrim Polresta Denpasar langsung melakukan pelacakan. Sejumlah orang orang terdekat Abdullah Yahya sudah diinterogasi petugas. Namun kebanyakan mereka mengatakan tidak tahu keberadaan lelaki asal Aceh itu. Hasil pelacakan yang dilakukan pada Rabu (12/03) siang, petugas tadi mengatakan bahwa Abdullah Yahya terdeteksi berada di wilayah Jembrana. “Ya benar, hasil pelacakan dia

Polsek Densel MoU Pengamanan Pemilu

bertujuan mengamankan Pemilu Legislatif diwilayah Densel. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan masing – masing perwakilan. “Polri menginginkan Pemilu berjalan aman dan damai. Semo-

TABANAN-Fajar Bali I Wayan Sumardi Yasa (22) petani asal Pupuan, nekat "menggarap" gadis dibawah umur. Akibat perbuatanya menggarap seorang anak dibawah umur sebut saja Sekar (16), Yasa harus berurusan dengan polisi. Yasa dilaporkan orang tua Sekar dalam kasus perbuatan cabul ke Polsek Pupuan. “Kami juga melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi untuk dimintai keterangannya,” ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sidin, Kamis (13/3) kemarin. Kapolsek Sidin menerangkan dalam laporanya, orang tua korban menyebutkan kejadian itu bermula pada 8 Maret 2014 lalu. Ketika itu korban bersama kakak dan adiknya berencana memanggang ayam di kandang ayam wilayah Subak Gracak di Desa Kebon Padangan, Pupuan. Korban yang ditunggu lama ternyata

tidak datang, sehingga kakak dan adiknya melakukan pencarian. Setelah dicari malam itu sekitar pukul 19.00 Wita, ternyata korban ditemukan berada di rumah Yasa. Saat diajak pulang korban menolak dan mengatakan akan menikah dengan Yasa. Sementara orangtuanya memaksa korban untuk pulang ke rumah. Korban kemudian mau pulang ke rumah. Namun sekitar pukul 03.00 dinihari korban kabur. Ketika orangtuanya melakukan pencarian, ternyata korban kembali ke rumah Yasa lagi. Karena penasaran dengan korban, akhirnya orang tua korban mengajak korban menjalani pemeriksaan di dokter kandungan di Tabanan. Korban lantas mengakui, kalau pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan Yasa. Seakan tak percaya, orang tua korban kemudian melaporkan Yasa ke polisi. W-004

FB/HS

PPK IB Arwata, Danramil 161102 Densel Budianto, Ketua Panwascam Densel I Ketut Suandi dan 15 perwakilan partai politik. Kapolsek Densel Kompol Nanang Pri Hasmoko mengatakan, kesepakatan damai ini

berada di Jembrana,”’ bisik sumber kepolisian Polresta Denpasar, pada Kamis (13/03) kemarin. Sumber mengatakan, ada dugaan, terdakwa Abdullah Yahya hendak kabur keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Namun, petugas Polresta Denpasar sudah melakukan koordinasi ke Polres Jembrana untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap Abdullah Yahya yang ditangkap dalam kasus sabu sabu seberat 40, 86 gram itu. Hanya saja, hingga berita ini diturunkan, keberadaan Abdullah Yahya masih misterius. “Kami menduga dia hendak kabur melalui Pelabuhan Gilimanuk, namun jejaknya hilang,” terang sumber minta namanya dirahasiakan ini. Sumber juga mengatakan, ada dugaan, terdakwa Abdullah Yahya yang merupakan residivis dalam kasus narkoba itu sudah merencanakan pelariannya. Dia menunggu kelengahan Jaksa Penuntut Umum Agus Adnyana Putra, yang mengawalnya sebelum bersidang.

ga ini bisa dirasakan masyarakat di Bali khususnya masyarakat di wilayah Denpasar selatan,” tegasnya Kamis (13/03) kemarin. Ada lima poin penting dalam kesepakatan tersebut yakni para pihak diminta mentaati segala ketentuan hukum dan perundang-undang yang berlaku. Selain itu para pihak harus menjunjung tinggi etika politik yang santun damai dan bersahabat dalam menjalankan setiap tahapan. Kesepakatan lainnya, senantiasa menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu legeslatif. Sanggup untuk mengendalikan dan mengawasi massa pendukung masing-masing parpol. Dalam kesepakatan itu juga dijelaskan, jika ada ditemukan pelanggaran yang dilakukan oknum pendukung parpol dalam pemilu nantinya, harus tetap menjalani proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian dan proses peradilan serta proses adminitrasi oleh panwas dan KPU. “Apabila ada oknum-onum yang melanggar maka akan dikenakan sanksi sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani,” terang mantan Kapolsek Kuta Selatan ini. R-005

Jajaran Polsek Densel dan instansi terkait melaksanakan kesepakatan bersama Pemilu Legislatif, kemarin.

DENPASAR-Fajar Bali Polsek Denpasar selatan melaksanakan kesepakatan bersama menjaga keamanan dalam pelaksaan Pemilu Legislatif 2014. Hadir dalam kesepakatan itu, AA Gede Risnawan, Ketua

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

Terdakwa Abdullah Yahya

Setelah Jaksa muda ini pergi untuk menemui Hakim yang mengadili kasus Abdullah Yahya, terdakwa bertubuh ceking ini pun pamitan kepada istrinya, Annisa Prabawati yang ikut mendampinginya selama bersidang. Setelah berada dekat dengan kamar mandi, terdakwa Abdullah Yahya kemudian membuka baju tahanannya yang ber-

warna orange dan meletakkanya di kursi dan kemudian kabur. Informasi teranyar, tahanan Kejaksaan ini bebas melenggang melewati halaman Pengadilan tanpa diketahui Jaksa dan petugas kepolisian yang berjaga disana. Maklum saja, saat itu terdakwa mengenakan pakaian biasa layaknya pengunjung sidang. Dia pun kabur melewati pintu depan dan menuju terminal Ubung untuk mengambil bus jurusan Jembrana. Dikonfirmasi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Djoko Hariutomo membenarkan bahwa ada permintaan dari Kejaksaan untuk melakukan pengejaran terhadap Abdullah Yahya. Namun, perwira melati tiga dipundak ini belum bisa memprediksi apakah yang bersangkutan masih di Bali ataukah sudah berada di luar Bali. “Masih kami kejar,” ungkapnya, Kamis (13/03) kemarin. Saat ditanya dugaan terdakwa Abdullah Yahya berada di Jembrana, Kombes Djoko tidak mengiyakan ataupun membantahnya. Kombes Djoko mengatakan, pi-

haknya sudah melakukan penyekatan dibeberapa jalur jalur yang bisa dilalui untuk meloloskan diri, salah satunya adalah pelabuhan tikus. “Jalur jalur itu kan banyak seperti pelabuhan tikus dan itu sudah kami skat skat agar dia tidak bisa kabur,” ujarnya. Selain itu katanya, tempat tempat resmi seperti Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbay dan pelabuhan lainya sudah diawasi dengan ketat. “Tempat-tempat resmi sudah ditutup, doakan mudah-mudahan tertangkap,” terangnya. Seperti diberitakan, PN Denpasar, pada Selasa (11/03) gempar, menyusul kaburnya tahanan narkoba bernama Abdullah Yahya (37). Terdakwa asal Aceh yang terlibat kepemilikan sabu sabu seberat 41,86 gram itu kabur setelah pamitan ke kamar mandi sekitar pukul 13.30 Wita. Terdakwa juga berhasil mengelabui Jaksa Penuntut Umum Agus Adnyana Putra dan istrinya terdakwa, Annisa Prabawati yang mendampinginya sebelum bersidang. R-005

Hakim dan Jaksa Sidang Pelanggar Lalin Ditempat DENPASAR-Fajar Bali Sat Lantas Polresta Denpasar menggelar razia bagi pelanggaran lalulintas yang dilaksanakan di Jalan PB Sudirman Denpasar, pada Kamis (13/03) kemarin. Yang menarik, bagi para pelanggara khususnya sepeda motor langsung di sidang ditempat. Dalam persidangan ini menghadirkan pihak Kejaksaan Negeri Denpasar dan Pengadilan Negeri Denpasar. Menurut Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Nuryana razia ini berbeda dengan razia sebelumnya yang kerap digelar jajaran Sat Lantas Polresta Denpasar. Pihak lantas menggandeng Kejari Denpasar yang diwakili jaksa Yudi Agus Purwanto dan PN Denpasar yang diwakili majelis hakim, Firman Panggabean serta panitera I Made Artha Jaya Negara. “Kalau ada pelanggar lalin akan langsung disidang ditempat. Kami menghadirkan Jaksa dan Hakim dalam sidang ini,” tegasnya Kamis (13/03) kemarin.

FB/HS

Tahap II, Tersangka IHDN Dikeler ke Kejati

FB/HS

2

Hakim dan Jaksa menggelar sidang ditempat bagi pelanggar lalin khususnya pengendara sepeda motor

Razia yang dilakukan di Jalan PB Sudirman Denpasar ini menurut Kompol Nuryana merupakan program kawasan tertib lalu lintas yang sudah berlaku sejak 3 bulan lalu. “Para pengguna jalan wajib mengikuti seluruh aturan. Pengendara motor harus melintas di jalan khusus sepeda motor yang sudah dibuat secara khusus,” tegasnya. Dalam razia yang digelar pada Kamis pagi, tercatat 107

pelanggar lalu lintas yang terjaring. Rinciannya tidak membawa SIM 60 orang, STNK 11 orang, surat-surat lainnya, 17, TNKB 8, Helm 9 dan kelengkapan 2. Para pelanggar ini dikenakan langsung disidang ditempat. “Para pelanggara langsung disidang ditempat,” ujarnya sembari mengatakan anggota Sat Lantas yang diterjunkan dalam razia berjumlah 45 personil. R-005

Diduga Korupsi, Kejari Incar Garap ABG, Petani Dipolisikan Bangunan SMA 1 Gianyar

GIANYAR–Fajar Bali Kejari Gianyar segera menelusuri ketidakberesan proyek sejumlah bangunan di SMA 1 Gianyar yang digarap pada 2005-2006. Diantaranya bangunan kantor guru, kantor Tata Usaha (TU), dan gerbang sekolah SMA 1 Gianyar. “Pasti akan ditelusuri juga kalau memang ada indikasi, lebih baik lagi kalau ada pihak yang mengetahui persis dan mau melaporkan ke Kejari,” kata Kasi Pidsus Kejari Gianyar Herdian Rahadi, Kamis kemarin. Informasi yang dihimpun, pada proyek fisik tersebut, terungkap adanya markup biaya pengerjaan. Modusnya, yakni menggelembungkan volume bahan material bangunan yang digunakan. “Harga bahan material dibuat standar dan normal, tapi volume bahan material dibuat membengkak,” sebut sumber tepercaya koran ini, Kamis (13/3) kemarin. Bahkan, menurut sumber yang mengetahui detail pengerjaan proyek tersebut, penggelembungan bahan material bangunan tersebut dilakukan terang-terangan kala itu. Pihak yang paling berperan dalam proyek tersebu kala itu, menurut sejumlah sumber

yakni mantan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Made Subali. Ia dulu menjabat Wakasek Bidang Kesiswaan cukup lama, yakni mencapai 10 tahun hingga berakhir pada 2010. “Panitia proyek itu bermain dengan penyuplai bahan bangunan, pasir yang misalnya 25 truk disebut 50 truk, semen 200 sak disebut 400 sak, juga besi dan alat bangunan lainnya,” kata sumber kemarin. Bahkan, salah seorang guru kala itu sempat mendengar sendiri pengakuan penyuplai bahan material agar memainkan volume bahan material. “Si penyuplai katanya dilarang menaikkan harga, tapi mainkan di volume bahan,” ujar sumber minta namanya dirahasiakan ini. Kebetulan, panitia proyek pada saat itu yakni Made Subali yang masih menjabat Wakasek Bidang Kesiswaan. Sementara Kepala Sekolah (Kasek) saat itu dijabat Dewa Made Tantra. “Dulu beliau Wakasek Bidang Kesiswaan, 10 tahun, sekarang sudah guru biasa,” sahut Wakasek Bidang Kesiswaan SMA 1 Gianyar saat ini, AA Ardana, saat dikonfirmasi kemarin. W-005

579/II/KTR

532/II/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetyo, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

Badung Wujudkan Pemilu Bermartabat Bupati Dukung Penuh Kirab Pemilu Damai

MANGUPURA-Fajar Bali Terkait konteks itu, dalam rangka membangun wajah demokrasi yang indah, menarik dan menyejukkan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung memberikan dukungan penuh pelaksanaan kirab parade atau karnaval pembukaan pemilu damai yang akan diselenggarakan diseputaran wilayah Mengwi, 15 Maret mendatang. Dukungan Bupati Gde Agung itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi dengan aparat keamanan seperti Kapolres, Dandim, KPUD dan Panwaslu di ruang Nayaka Puspem Badung, Kamis (13/3) kemarin. Ketika itu Bupati Gde Agung didampingi Sekda Badung Kompyang R Swandika serta SKPD terkait. Menurut Bupati Gde Agung, Pemkab Badung akan memberikan dukungan secara penuh dengan melibatkan segenap SKPD terkait, sehingga tahapan pileg di Badung ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Gde Agung juga mengungkapkan bahwa pertemuan dan koordinasi teknis ini merupakan wujud sinergitas sekaligus komitmen bersama dalam mewujudkan pelak-

sanaan pemilu di Kabupaten Badung yang berjalan dengan aman damai, sukses dan lancar, yang dilandasi oleh komitmen bersama dalam melaksanakan kewajiban masing-masing baik dari peserta pemilu, KPU dan Panwas termasuk aparat keamanan. Ketua KPU Kabupaten Badung Anak Agung Raka Nakula menjelaskan bahwa kirab akan dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan pemilu dengan parade yang akan diawali dengan spanduk , Drum Band termasuk bendera parpol yang yang akan diusung oleh para siswa sekolah SMA dan SMK termasuk SMP di Badung. Parade ini merupakan bagian dari sosialisasi dan kampanye damai yang dilakukan sepenuhnya oleh komisioner Kabupaten Badung dengan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dengan melibatkan para siswa sekolah di Badung. Juga. diungkapkan bahwa kampanye saat ini menggunakan zona satu wilayah dengan jenis dan bentuk kampanye berupa rapat umum, rapat terbatas,” tambahnya. Sementara Kapolres Badung I Komang Suartana, mengatakan,

FB/HERY

Terwujudnya pelaksanaan pemilihan umum legislatif yang aman, damai dan bermartabat, menjadi harapan semua elemen bangsa. Oleh karenanya penyelenggaraan pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang hendaknya tersuguh menjadi perhelatan sebuah pesta demokrasi yang indah dan menarik, mencerminkan sejauh mana kita mampu membangun kapasitas masyarakat agar memiliki kedewasaan dalam berpolitik.

Bupati Badung bersama Ketua KPU Badung disaat usai memimpin rapat koordinasi dengan aparat keamanan Kapolres, Dandim dan KPU termasuk Panwaslu.

kegiatan ini merupakan ajang nasional oleh karenanya menurutnya perlu didukung pengamanan baik yang bersifat terbuka dan tertutup dengan diback up Polres Badung. Terkait jumlah, diharapkan dipertahankan secara konsisten sehingga pengamanan dapat menjadi jelas dan lebih fokus. Ia juga mengungkapkan kesiapan untuk mendukung dan mengamankan selama pelakasanaan pemilu di Badung dengan harapan agar seluruh rangkaian dan tahapan pemilu dapat berjalan dengan lancar. Oleh karenanya kepada KPU diminta agar jadwal dari peserta khususnya dari parpol dilakukan dengan tertib sesuai dengan jadwal. Dandim Badung, I Made Kusuma, mengatakan, perbantuan TNI dengan mendukung

sepenuhnya pelaksanaan pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Selanjutnya mengingat pemilu merupakan pesta demokrasi maka hendaknya dapat ditampilkan wajah wajah yang indah dinamis dan menyenangkan sehingga nantinya benar benar menjadi perhelatan sebuah pesta. TNI amat sangat memiliki kepentingan agar pileg dapat berjalan dengan baik demi tegaknya NKRI, mengingat sejarah telah membuktikan bahwa runtuhnya kerajaan besar Majapahit itu justru karena gagalnya proses suksesi kepemimpinan pada era itu” ujarnya. Dibagian lainnya Sat Pol PP Ketut Marta melaporkan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan kirab dengan mengerahkan personil sebanyak 30 orang, sementara terkait maraknya

baliho dan bilboard ucapan hari raya maka batas waktu ucapan selamat hari Raya Nyepi oleh parpol maupun Caleg diwarning sampai tanggal 4 April 2014 agar sudah diturunkan sendiri oleh pemasangnya. Senada dengan Kasatpol PP, Kadis Perhubungan Weda Darmaja mengatakan bahwa guna mendukung kelancaran parkir dan lalulintas pihaknya akan mengerahkan personil sebanyak 40 orang staf Dishub. Demikian pula halnya dengan dukungan kesiapan para siswa di Badung menurut Kadis Pendidikan Ketut Widya Astika, pihaknya akan melibatkan sekitar 300 siswa termasuk yang akan menari, drum band serta pengusung spanduk dan bendera parpol dan bendera merah putih. W-014

Kepala Badan Kesbang, Pol dan limas dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kesbang Pol dan Limas Made Adi Suaryati menyampaikan, Satuan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok yaitu membantu upaya pertahanan Negara, membantu penanggulangan bencana, membantu dalam pemilu/pemilukada, membantu kegiatan sosial kemasyarakatan, membantu memelihara kamtibmas dalam pengamanan wilayah serta ikut terlibat dalam kegiatan keamanan lingkungan. “Perhatian dan keseriusan pemerintah tentunya harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat guna mewujudkan manajemen kamtib dan linmas yang mantap, efektif, efisien, akurat dan akuntabel,” terangnya.

Kepala Bidang Linmas Drs. I N. Putra Suarjana,M.Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara melaporkan, maksud pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas pelatihan dasar perlindungan masyarakat tahun 2014 adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan ketrampilan bagi anggota satuan linmas dan anggota yang potensial menjadi anggota satuan perlindungan masyarakat. Tujuannya, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota satuan perlindungan masyarakat dalam melaksanakan tugas pokok perlindungan masyarakat. Pelatihan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan jumlah peserta 124 orang dari 62 desa/kelurahan yang ada di Kab Badung. W-014

MANGUPURA–Fajar Bali Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memiliki fungsi sebagai mobilitas yang sewaktu-waktu siap dikerahkan dalam membantu penyelenggaraan pemerintah daerah. Satuan Linmas juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dibidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat. “Satuan Linmas sebagai pintu awal informasi bagi pemerintah daerah serta masyarakat yang berkaitan dengan bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Lim-

FB/HERY

Badung Gelar Pelatihan Dasar Anggota Linmas

Sekretaris Kesbang Pol dan Limas Badung, Made Adi Suaryati menyemati tanda peserta serangkaian pembukaan Pelatihan Dasar Perlindungan Masyarakat di Hotel Batukaru Garden.

mas) Kabupaten Badung yang diwakili Sekretaris Kesbang, Pol dan Limas Kab Badung Made Adi Suaryati saat membuka Pelatihan Dasar Perlindungan

Masyarakat di Hotel Batukaru Garden, Kamis (13/3) kemarin. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan pemukulan gong.

Kunjungan Gubernur Bali di Kota Denpasar

Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wagub Ketut Sudikerta, Kamis (13/3) melakukan kunjungan kerja di Pemerintah Kota Denpasar. Rombongan Gubernur yang juga diikuti beberapa Pimpinan SKPD Provinsi Bali diterima Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijya Mantra bersama Wakil Walikota IGN. Jaya Negara, dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara di Graha Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar.

SEBELUM mendengar paparan program pembangunan dari Walikota, Gubernur Mangku Pastika berkesempatan meninjau pelayanan perijinan terpadu, pembuatan KTP, Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar di Graha Sewaka Dharma. Dalam pertemuan tersebut Walikota Rai Mantra mengusulkan tiga program strategis yang merupakan sinergitas antara Pemkot Denpasar dengan Provinsi Bali, yakni Percepatan Infrastruktur, Pengolahan Persampahan, dan Urban Poor. Terkait dengan infrastruktur di Kota Denpasar terdapat trotoar maupun jalan sepanjang 33,32 km yang menjadi kewenangan Provinsi Bali. Dari jumlah tersebut 6,91 km dalam kondisi rusak, sehingga sinergitas pembangunan infrastruktur agar dilakukan percepatan perbai-

Akhirnya, Tiara Grosir ‘Angkat Tangan’ DENPASAR-Fajar Bali Setelah turunnya keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan Pemkot Denpasar atas gugatan yang dilakukan manajemen Tiara Grosir terkait HGB lahan yang ditempati selama lebih dari 25 tahun itu, akhirnya Tiara Grosir angkat tangan. Terlebih Pemkot Denpasar telah bersurat kepada pihak Tiara untuk mengosongkan swalayan yang terletak di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Menghadapi kenyataan pahit itu, pihak Tiara Grosir tampaknya mulai melunak dan terkesan “angkat tangan” atas putusan ini. Bahkan, mereka kini memohon kepada Pemkot agar Tiara Grosir tetap diizinkan beroperasi di tempat semula. Manajer operasional Tiara Dewata, selaku salah satu owner Tiara Grosir, Drs. R. Novie Setyo Utomo, Kamis (13/3) kemarin mengaku, pihaknya tidak mau lagi terjadi polemik berkepanjangan dengan Pemkot Denpasar. Bahkan, pihaknya kini berharap dengan kerendahan hati untuk bisa tetap beroperasi. Karena selama ini, pihaknya selaku pengusaha, bukan hanya berorientasi profit semata. Jajaran owner, lanjut Novie, sejak awal memang tidak berharap kasus yang terjadi di Tiara Grosir  sampai ke ranah hukum. Hanya saja, karena di Tiara Grosir juga ada pengelolanya yang memilih jalur tersebut, sehingga perkaranya sampai ke pengadilan. “Kami berharap sekarang ini untuk meminta kepada Pemkot agar kelangsungan  operasional di lokasi itu bisa berjalan,” harap Novie, seraya mengatakan, sebagai pelaku usaha lokal di Bali, harapannya untuk bisa tetap beroperasi di lahan itu bukan semata untuk profit. Akan tetapi ada kepentingan yang lebih besar, yakni penyerapan tenaga kerja serta kerjasamanya dengan pelaku UKM menjadi pikirannya. Karenanya, mereka sangat berharap agar Pemkot Denpasar bisa memberikan kerendahan hatinya untuk  kelangsungan operasional Tiara Grosir. Sebelumnya diberitakan, bagian Aset Setda Denpasar melayangkan surat Nomor 593/486/PAD tertanggal 12 Februari 2014 ditandatangani Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara ke manajemen Tiara Grosir. Pemkot mengharapkan agar Tiara Grosir menghormati putusan hukum yang dikeluarkan MA. Dalam surat tersebut, Pemkot meminta agar Tiara Grosir mengosongkan lahan, karena putusan MA No 208K/TUN/2013 tertanggal 13 Mei 2013 telah memenangkan Pemkot Denpasar sebagai pemilik lahan dengan No HPL 1 Desa Pemecutan Kaja. R-004

PENGUMUMAN LELANG II (KEDUA )

LPD Desa Adat Blahkiuh selaku Pemegang Hak Tanggungan I berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan, melalui perantara KPKNL Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum pada : Hari/tanggal : Pukul : Tempat :

Jumat/ 28 Maret 2014 10.00 Wita Kantor LPD Desa Adat Blahkiuh Br. Tengah Blahkiuh, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung

terhadap barang jaminan hutang Debitur atas nama I Gusti Ayu Puspayeni S.SN, alamat Br. Pasekan Sembung, Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, barang yang dilelang berupa: 1 (satu) bidang tanah berikut Segala sesuatu yang melekat diatasnya sesuai dengan Sertipikat Hak Milik No. 1070/Desa Marga, tanggal 20 November 1996, Gambar situasi No. 4059/1996 tanggal 5 September 1996, seluas 2990 M2, atas nama I Gusti Ayu Ari Sukraseni, terletak di Desa Marga, Kecamatan Marga, Kabupaten Daerah Tingkat II Tabanan, Provinsi Daerah Tingkat I Bali, dengan nilai limit Rp 246.000.000,00 dan uang jaminan Rp 246.000.000,00 Syarat-Syarat Lelang : 1. Objek lelang diatas dijual dengan kondisi apa adanya (as is) dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas ke Rekening No.264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar pada Bank BNI Cabang Denpasar Gajahmada, dan sudah harus efektif selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; Khusus penyetoran uang jaminan dengan cara pemindahbukuan nama pemilik rekening dan nama peserta lelang harus sama. 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat dengan kelipatan penawaran ditentukan oleh Pejabat Lelang pada saat lelang; 4. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang dengan membawa asli bukti setor uang jaminan, materai Rp. 6.000,- foto copy identitas diri (KTP/SIM) yang masih berlaku dan foto copy NPWP; 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 2 % dan harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas Negara; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM); 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi LPD Desa Adat Blahkiuh, Br. Tengah Blahkiuh, Desa Blahkiuh, Abiansemal - Badung Telp. ( 0361 ) 890034, atau KPKNL Denpasar Telp. (0361) 229151.

Badung, 14 Maret 2014 LPD Desa Adat Blahkiuh

Ttd I Made Supardana Kepala LPD 617/III/KTR

FB/CAR

Rai Mantra Usulkan Sinergitas Tiga Program Pembangunan

3

Sebelum mendengar paparan program pembangunan dari Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Gubernur Mangku Pastika berkesempatan meninjau pelayanan di Graha Sewaka Dharma seperti, perizinan terpadu, pembuatan KTP, Pengaduan Rakyat Online (PRO), saat kunjungan kerjanya di Kota Denpasar, Kamis (13/3) kemarin kan jalan dan trotoar. Di samping itu jika curah hujan tinggi, Kota Denpasar memiliki potensi banjir serta telah dilakukan penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar, di 16 titik banjir. Untuk menangani hal ini perlu  dilakukan sinergi penanganan banjir antara Provinsi dan Kota Denpasar. Seperti pembangunan Retarding Bazin sebagai penampungan  air saat banjir di Tukad Mati. “Jika ini terwujud di samping dapat mengendalikan banjir juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dan bahan baku untuk pemadam kebakaran,” kata Rai Mantra.  Terkait dengan persampahan, Rai Mantra memaparkan akibat pengelolaan sampah yang tidak maksimal di TPA Suwung, telah menyebabkan pencemaran lingkungan yang berasal dari tumpukan sampah. Perlu dilakukan upaya terintegrasi sehingga  permasalahan sampah ini tidak berlarut-larut. Sementara terkait Program Gerbangsadu merupakan program

Provinsi Bali yang memiliki kriteria, bahwa untuk mendapatkan program ini, salah satu desa harus memiliki tingkat kemiskinan minimal diatas 35%,  dengan kriteria seperti itu, Denpasar tidak mendapatkan program tersebut karena tingkat kemiskinan Kota Denpasar hanya 2,11%. Oleh karena itu Pemerintah Kota Denpasar mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Bali dapat merancang program yang sesuai dengan masalah kemiskinan perkotaan (urban poor), dan masalah perkotaan lainnya seperti permukiman kumuh, banjir, dan infrastruktur perkotaan. Sementara Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan beberapa permasalahan pembangunan di Kota Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali harus terus dirundingkan dengan melakukan sinergitas pembangunan. Mangku Pastika juga minta kepada Pemkot Denpasar untuk konsentrasi terhadap tiga tugas utama daerah perkotaan yakni masalah kebersihan, ketertiban dan keindahan.  

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Pastika juga berjanji akan mempromosikan dan menganjurkan kepada seluruh bupati di Provinsi Bali dapat studi banding di Graha Sewaka Dharma sebagai pusat pelayanan terpadu satu pintu. “Graha Sewaka Dharma sangat bagus yang dapat disejajarkan dengan pelayanan yang bagus, sehingga dapat dirasakan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Pastika. Sementara menurut pengamat masalah sosial Putu Rumawan Salain mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah kemiskinan akibat urbanisasi sangat sulit jika dibebankan kepada Pemerintah Kota Denpasar sendiri. Untuk itu diperlukan lintas progam baik dengan Pemerintah Kabupaten maupun dengan Pemerintah Provinsi Bali. Demikian juga terhadap penataan kindahan kota, karena menurutnya tidak semua lahan yang ada di Kota Denpasar menjadi kewenangan Pemkot Denpasar. R-004*

607/III/BLAS

Layouter: Zohra


DAERAH

4

Technical meeting jegeg Bagus

GIANYAR- Fajar Bali Sekitar 119 remaja di Kabupaten Gianyar bersaing untuk lolos seleksi dalam ajang Jegeg Bagus Gianyar 2014. Ajang yang tidak hanya mengandalkan keindahan fisik namun juga kemampuan dibidang pariwsata ini, pesertanya meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar I Wayan Wirasa, saat Technical Meeting Jegeg Bagus 2014 di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar, Kamis (13/3). Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan kali ini juga mengundang remaja Gianyar berusia 16-24 tahun yang mempunyai visi misi yang sama dalam rangka mengajegkan Bali secara berkesinambungan. “ Ajang Jegeg Bagus 2014 ini cukup istimewa, karena ini sudah yang ke sepuluh tahun, “ jelas Wayan Wirasa Ditambahkan lagi, dari catatan prestasi tahun ke tahun Jegeg Bagus Gianyar menorehkan prestasi yang tidak sedikit. Untuk tahun 2013 Jegeg Gianyar berhasil meraih Jegeg Bali 2013 dan runer up 3 untuk Bagus Bali 2013. Tidak hanya itu, jegeg bagus yang tergabung dalam sejebag (alumni Jegeg Bagus Gianyar), banyak membantu Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam berbagai event-event pariwisata. Karena prestasi dari para sejebag inilah menjadikan pemilihan Jegeg Bagus seperti magnet dari tahun ke tahun. Seperti yang diungkapkan Desak Made Icha Agustina Puti peserta dari SMAN 1 Tegallalang. Diakuinya dari SMP sudah sering menonton ajang ini danberharap bisa ikut terlibat didalamnya. Akhirnya tahun ini cita-cita Icha kesampaian, dengan berbekal rasa optimisme yang tinggi ia yakin bisa lolos seleksi. Sementara itu Ketua Sejebag Gianyar, Dewa Putu Metayana menjelaskan, kriteria pemilihan mengacu pada tema kali ini “ Praba Jnana Darmaweh” yaitu mewujudkan generasi muda yang cerdas, rupawan dan bersahaja. Untuk persyaratan para peserta selain harus memenuhi persyaratan administrasi, juga harus memenuhi persyaratan khusus dimasa salah satunya adalah menguasai pengetahuan dan keterampilan mengenai Budaya Bali seperti membuat alat-alat upacara, menguasai seni tari dan karawitan. “ Untuk Seleksi akan kami adakan di Balai Budaya Gianyar pada hari Minggu 16 Maret 2014 mendatang,” tambah Dewa Metayana. W-005

Murja Caleg Partai Demokrat Tersangka Reskrim Polres Klungkunng akhirnya menetapkan korupsi dana Hibah dan Bansos oleh Wayan Murja menjadi tersangka. Wayan Murja sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai Perbekel Desa Pesinggahan dan menjadi Klian subak di Pesinggahan. Murja sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis (13/3) kemarin. SEMARAPURA-Fajar Bali Kasatreskrim Polres Klungkung, AKP Nyoman Wirajaya membenarkan, tersangka ko-

FB/SARJANA

rupsi dana hibah bansos tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka. Bahkan proses penyelidikan kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara

Hasil Try Out SMA/K se-Klungkung Jeblok

Gapura Desa

GIANYAR- Fajar Bali Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata tinjau lokasi tanah longsor yang menutup akses jalan penghubung Kecamatan Tegallalang dengan Kecamatan Tampaksiring, di Banjar Saraseda, Desa/ Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Rabu (12/3) malam. Selama 6 Jam Tertutup, Jalan Jurusan Tampaksiring-Tegallalang lumpuh. Kendaraan yang melewati jalan tersebut diharuskan memutar melaluijalanalternatifyangjaraknya lebih jauh, sehingga kemacetan bisa diantisipasi. Longsor terjadi sekitar pukul 17:00 wita akibat hujan deras yang mengguyur Gianyar . Saluran draenase tidak mampu lagi menampung air dari curah hujan selama 4 jam. Sehingga saluran tidak berfungsi dengan baik, sedangkan tanah labil di sekitar Kuburan Banjar Saraseda tidak mampu bertahan dan amblas dibawa air. Longsor terjadi sekitar 500 meter sebelah barat Polsek Tampaksiring, tepat dijurusan Banjar Saraseda, Desa/ Kecamatan Tampaksiring menuju Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang. Tebing bagian utara jalan dengan ketinggian 8 meter dan panjang sekitar 6 meter tergerus menutupi jalan raya, sehingga tidak bisa dilewati. “Kami dengan beberapa

orang warga sejak jam 05:00 sore berusaha membersihkan jalan dari material,hanyasajatanahyanglongsor cukup banyak sehingga kami kesulitan membersihkan”, jelas warga Saraseda, Pande Nyoman Sucita . Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata menghimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap bencana. Musim hujan dan angin kencang belakangan mengakibatan beberapa pohon tumbang dan tanah longsor. Ketika warga mendapatkan kejadian bencana agar secepatnya melaporkan ke pihak terkait guna mendapatkan penanganan. “Saya selalu mewanti-wanti warga agar selalu aktif melaporkan segala kejadian disekitarnya, karena informasi warga sangat diharapkan guna bisa ditindallanjuti secara cepat”, tegas Agung Bharata, di lokasi longsor. Kesigapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar mengundang apresiasi Bupati Agung Bharata. Mendengar laporan dari BPBD, Agung Bharata langsung meninjau lokasi longsor dan mensupport kinerja anggota BPBD Gianyar. Kedatangan Agung Bharata membuktikan kepedulian terhadap segala bencana yang ada di Gianyar. Bupati didampingi Kapolsek Tampaksiring dan warga sekitar langsung melihat ke lokasi. W-005

tersebut sejak enam bulan lalu. “Ini dana bansos dan hibah yang diselewengkan mencapai sekitar 200 juta rupiah, sejak tahun 2006 lalu,” terang Wirajaya, se-

Hasil try out SMK seKlungkung mengecewakan berada di peringkat VIII seBali

SEMARAPURA-Fajar Bali Hasil Try Out (Ujian Pemantapan) tingkat SMA/SMK seKabupaten Klungkung hasilnya mengecewakan. Try Out yang dilaksanakan pada tanggal 17--19 Februari lalu SMAN 1 Semarapura menggeser posisi nilai rata-rata di SMAN 2 Semarapura. Sedangkan peserta dari try out ini diikuti oleh 2.706 siswa, yang dari 6 sekolah SMK sebanyak 926 siswa dan dari 11 SMA sebanyak 1.780 siswa. “ Ya , u n t u k h a s i l t r y out tingkat SMK hasilnya mengecewakan, tingkat ke VIII se-Bali,” terang Kabid Dikmen, Ketut Suadnyana, Kamis (13/3) kemarin. Suadnyana juga berharap seluruh Kasek tingkat SMASMK agar bisa memotivasi para guru dan siswa agar meningkatkan prestasi akademis. Disebutnya bahwa pada tahun pendidikan 2011/2012 lalu, untuk tingkat SMA-SMK kelulusannya 100% bersa-

iki adalah dokumen proposal, kwitansi-kwitansi, buku rekening dan nota-nota pengadaan barang. Anggota KPU Klungkung, Kadek Sri Utami menyebutkan bahwa Wayan Murja sendiri tetap menjadi Caleg di Partai Demoktrat untuk Dapil Kecamatan Dawan. “Tetap kok masih menjadi Caleg, mengingat walau masih menjadi tersangka, yang bersangkutan belum mendapat keputusan tetap,” terang Sri Utami. Disebutkan, ada kemungkinan yang bersangkutan tidak dilantik bila nanti sebelum masa pelantikan sebagai anggota DPRD Klungkung sudah mendapat putusan tetap. Wayan Murja (51) sendiri berasal dari Dusun Kanginan, Desa Pesinggahan.W-010

Tersangka kasus korupsi dana bansos hibah, Wayan Murja saat pemeriksaan di ruang Tipikor Polres Klungkung

Petugas Pungut Restribusi Ancam Gebrak Dewan

BANGLI_Fajar Bali Sekurang-kurangnya 200 orang yang mengatasnamakan petugas pungut retribusi di kawasan Kintamani, bakal datangi DPRD Bangli, Jumat (14/3) ini. Kedatangan mereka ke DPRD terkait statemen anggota DPRD Bangli mengenai usul penghapusan retribusi kepada Pemkab, di kawasan Kintamani, sebagaimana termuat di media masa belum lama ini. Ketua DPRD Bangli Ida Bagus Raka Mudarma kepada Fajar Bali, Kamis (13/3) mengaku mendapatkan surat soal rencana pengaduan masyarakat. Namun bukan berupa surat permohonan untuk diterima, tetapi sebatas permakluman. Kalaupun demikian dirinya mengaku bakal mengundang anggota DPRD Bangli untuk mau menerima mereka yang mengadu tersebut. “Permohonan ijinnya ke Kapolres, sedangkan kepada kami memang hanya sebatas permakluman, tetapi untuk menjaga citra dewan, kalaupun demikian kami berusaha untuk bisa menerima mereka, dan kami bakal undang anggota DPRD”, kata Mudarma. Sebagaimana dalam surat permohonan petugas pungut retribusi tertanggal 11/3 dengan no. 001/APT-KDTWK/III/2014, tertulis juga jumlah berkekuatan massa 200 orang dan bakal memulai jalan kaki dari depan RSU Bangli. Mereka sesuai surat itu adalah anggota pelaksana tekhnis pengelola kawasan daya tarik wisata. Tertanda tangan pada urat ijin ke Kapolres itu I Made Suarta. Sedangkan tujuan mengadu tersebut meminta pertanggungjawaban salah satu anggota DPRD Bangli atas statemennya soal usul penghapusan retribusi di kawasan Penelokan kepada Pemkab Bangli, sesuai yang muncul di koran. Sementara anggota DPRD Bangli Ida Bagus Made Santosa ketika ditanya soal demo yng menyangkut pernyataannya soal retribusi, dia yang merasa berstatemenitu langsung menjawab. Menurut Santosa dalam konteks pernyataannya mengenai retribusi tak ada urusannya dengan pihak ketiga. Pernyatannya mengenai Perda retribusi adalah urusan Bupati dan instansi terkait seperti Dispenda dan Disbudpar. Kalau bupati mempersoalkan dia harap untuk dibedah melalui rapat kerja. “Kalau dalam rapat kerja itu menghadirkan pihak ketiga silahkan”, ujar Santosa. W-002

raya menyebut pihaknya belum melakukan penahanan dan masih melihat perkembangan lebih lanjut terkait bukti-bukti baru yang berhasil dihimpun. Dana yang turun dari Bansos atau Hibah dipotong untuk keperluan pribadi. Disebutkan bahwa dana tersebut dipotong untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Bila dalam pengembangannya menemukan calon tersangka lain, akan didalami lagi lebih jauh, mengingat kasus korupsi biasanya melibatkan lebih dari dua orang. Wayan Murja sendiri bakal dikenakan Undang-undang Tipikor dengan ancaman kurungan selama 12 tahun. Sedangkan dana hibah atau bansos yang diselewengkan tersebut berasal dari bantuan hibah Pemprov Bali. Sedangkan data yang dimil-

ma Kabupaten Gianyar. Dikatakannya lagi, bahwa untuk sekolah SMK harus mempersiapkan diri lebih giat lagi mengingat perolehan suara dengan nilai terendahnya sampai 0.50 pada beberapa mata pelajaran. Hanya Suadnyana sendiri optimis untuk kelulusan 2013/2014 mendatang Klungkung bisa 100%. Disamping itu, diharapkannya orang tua siswa juga membimbing putra-putri untuk belajar lebih giat lagi, mengingat hasil try out tahun ini lebih rendah dari try out sebelumnya. Diungkapkannya, perolehan nilai siswa SMK tertinggi Bahasa Inggris 6,80 dan terendah 0,50. hasil terendah juga sama pada mata pelajaran Matematika. Sedangkan untuk Tingkat SMA nilai tertinggi dengan hasil maksimal dengan nilai 10 untun mata pelajaran Bahasa Inggris, Fisika dan Biologi. Sedangkan nilai terendah pada tingkat SMA adalah mata

pelajaran Bahsa Inggris dan Biologi dengan nilai 0,50. Sedangkan predikat terbaik untuk tingkat SMK diraih Kota Denpasar, menyusul Buleleng dan Jembrana. Sedangkan sekolah terbaik diraih oleh SMK Farmasi Bintang Persada disusul SMK Pariwisata Bali Global. Untuk Tingkat SMA Klungkung menduduki peringkat ke V setelah Denpasar, Gianyar, Badung dan Bangli. Untuk Tingkat SMA jurusan IPS diraih oleh SMA Bali Mandara disusul SMAN 4 Denpasar. untuk SMA jurusan Bahasa diraih oleh SMAN 1 Singaraja dan SMA jurusan IPA peringkat terbaik oleh SMAN 1 Singaraja disusul SMAN Mengwi. Sehingga dengan kondisi itu, Suadnyana juga berharap para guru memberikan perhatian lebih kepada siswanya dan terutama memberikan bimbingan khusus pada mata pelajaran yang nilai try outnya jeblok.W-010

Bupati Agung Bharata Tinjau Longsor

FB/ARTAYASA

FB/ARTAYASA

Korupsi Dana Hibah Bansos

FB/SARJANA

119 Remaja Beradu Jegeg Bagus Gianyar 2014

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

Bupati Agung Bharata ketika meninjau longsor penghubung jalan Tegallalang dan Tampaksiring

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

AMLAPURA-Fajar Bali Tidak kurang 190 orang Pecalang Majelis Alit dan Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Karagasem akhirnya disucikan dengan melakukan upacara Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha Amlapura dihadiri Wakil Bupati I Made Sukerana, SH, Selasa (12/3), dipuput Ida Pedade Gede Putra Tianyar dari Geria Sindhu Saraswati Amlapura. Menurut Ketua Majelis Madya, I Wayan Artha Dipa, SH, MH setelah dilakukan pengukuhan pecalang di tingkat Kabupaten dan kecamatan yang bekaitan dengan keberadaan Majelis Madya dan Majelis Alit di semua Kecamatan, maka wajib untuk dilakukan upacara Mejaya-jaya sebagai wujud penyucian secara sekala niskala. Pembentukan pecalang

Majelis Madya dan Majelis Alit juga merupakan upaya memperkokoh persatuan di kalangan pecalang yang selama ini masih bersifat lokal tradisional. Dengan adanya kekuatan pecalang yang makin tangguh bisa tampil menjadi salah satu keunikan dan ikon adat dan spiritual di Bali dalam memperkokoh ketahanan desa adat. Bahkan pecalang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal dan mengamankan eksistensi desa adat. Keberadaan pecalang sejauh ini baru dikenal sebagai salah satu perangkat di desa adat dan belum banyak dikenal oleh dunia luar sehingga perlu ditata dan diperkuat dengan dukungan kelembagan pecalang ditingkat Majelis Madya dan Majelis Alit. Hal tersebut dimak-

sudkan untuk mem-backup pecalang manakala menghadapi masalah di lapangan terkait prosesi pengamanan maupun secara ritualitas suatu event adat dan non adat. Kedepan untuk memantapkan dan melengkapi eksistensi pecalang bakal direncanakan latihan fisik bela diri untuk memperkuat mental. Disamping itu diberikan pembekalan tentangpengetahuan umum. Wakil Bupati I Made Sukerana, SH menekankan, sesuai kebutuhan dalam menbentengi desa adat dan budaya Bali, diperlukan kehadiran pecalang tidak saja di tiap desa adat melainkan perlu didukung oleh keberadaan pecalang tingkat Majelis Madya maupun Majelis Alit . Sementara pemerintah Kabupaten sifatnya menyaksikan dan mendukung pem-

bentukan pecalang serta membantu fasilitasi sesuai kemampuan. Ia berharap pecalang dapat bersinergi dengan pemerintah agar misi yang diemban mecapai keberhasilan, yakni makin ajegnya budaya bali dan terjaminnya keamanan desa adat. Untuk itu sangat mutlak diatur dalam awig-awig desa adat sehingga keberadanya menjadi kuat untuk bersama-sama mewujudkan misi Jagadhita Ya Ca Iti Dahrma dalam pembanguna di Kabupaten Karangasem. Demi kekompakan dan kesan keseragaman pecalang,Wabup meminta agar segera diajukan perencanaan pengadaan seragam pecalang sehingga terkesan pecalang dimana-maa sama identitasnya. Tidak kurang 200.000 seragam akan diupayakan untuk bisa

FB/IST

Pecalang, Garda Terdepan Desa Adat dalam Pengamanan Sekala Niskala

Pecalang Majelis Alit dan Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Karagasem akhirnya disucikan dengan melakukan upacara Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha Amlapura

direalisasikam pada APBDP tahun 2014. Ia meminta pecalang tidak memback-up perjudian dan aktifitas yang berbau pesta miras, khusus dalam rangkaian Nyepi agar dapat dilaksanakan dengan khusuk mengingat Nyepi sudah menjadi hari raya nasional bahkan maknanya

telah dilaksanakan secara Internasional. Sementara menyambut Pileg mendatang Wabup mengharap komunitas pecalang adat memberikan hak pilihya secara independen dan turut aktif menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungannya masing-masing. Hm* Layouter: Soma


DAERAH

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

5

Kasatpol PP Tabanan I Wayan Sudarya didampingi Kabaghumas Putu Dian Setiawan saat memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan,kemarin

Satpol PP Tabanan Temukan Ratusan Pelanggaran TABANAN- Fajar Bali Satuan Satpol PP Kabupaten Tabanan sepanjang tahun 2013 telah menemukan 243 pelanggaran peraturan daerah (Perda) dan Peraturan kepala daerah (Perkada). Kepala Satpol PP Kabupaten Tabanan Wayan Sudarya didampingi Kabaghumas I Putu Dian Setiawan mengemukakan hal itu kepada wartawan, Kamis (13/3/2014) di kantor Humas Pemkab Tabanan. D a r i j u m l a h p e l a n g ga ran tersebut, 164 pelanggar telah datang dan memenuhi persyaratan sedangkan 37 pelanggar tidak datang memenuhi panggilan sehingga akan ditindak di tahun 2014 ini. Pelanggaran tersebut meliputi pelanggaran IMB 107 pelanggar, pelanggaran SITU, SIUP dan TDP 26 pelanggar. “Termasuk di antaranya pengkavlingan tanah, pembangunan ruko dan pendirian toko modern,” ujarnya. Selain pelanggaran tersebut ada juga pelanggaran kependudukan 310 pelanggar yang langsung ditangani di Kantor desa. Ada juga pelanggaran Ijin gangguan 32, pelanggaran ijin hotel pondok dan wisata 27 buah, pelanggaran ijin ABT 10 pelanggar , ijin

pertambangan bukan logam 10 pelanggaran dan pelanggaran PKL 8 pelanggar yang langsung ditipiring. Sementara pada tahun 2014 ini, Satpol PP telah menemukan 23 pelanggaran. Di antaranya adalah pelanggaran pengkavlingan tanah, pembangunan Ruko, toko modern, pemondokan kendaraan di jalan raya. Sudarya mengakui, kinerja Satpol PP belum maksimal karena belum bisa menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tabanan. “ Ke depan ada rencana membentuk UPTD Satpol PP di masing-masing kecamatan,” katanya. Terkait hal itu, pihaknya mengalami kekurangan tenaga karena untuk mengisi formasi UPTD di seluruh kecamatan tersebut minimal diperlukan 80 orang tenaga. Sementara ini anggota Satpol PP di kabupaten Tabanan ada 131 tenaga. Tenaga tersebut terbagi menjadi Regu Patwal, Regu Penindakan Huru Hara (PHH), Regu Petugas Tindak Internal (PTI). “ Tugas pokok penegakan Perda, Peraturan kepala daerah (perkada)dan pengamanan aset daerah,” paparnya. W-004

Putu Agus Suradnyana

rah. Hal itu dinilai dalam pembangunan villa yang mengambil lokasi di daerah perbukitan nantinya akan merusak lingkungan terlebih banyak villa-villa yang berdiri tidak disertai dengan ijin alias villa bodong.”Kalau villa itu dibangun di daerah perbukitan tentu nantinya akan merusak lingkungan sehingga hal itu mengakibatkan hutan gundul dan bencana alam terjadi karena dalam pembangunan villa itu banyak pohon yang berada di perbukitan sebagai penahan tanah menjadi hilang karena ditebang dalam pembangunan villa itu,” terangnya lagi. W-008

Bupati Tirtha Yatra ke Blambangan dan Alas Purwo

NEGARA- Fajar Bali Mengisi hari Raya Pagerwesi, Bupati Jembrana Putu Artha melakukan Tirtha Yatra ke Pura Agung Blambangan di Kecamatan Muncar dan Pura Luhur Giri Salaka di Alas Purwo, Desa Kalipait Kecamatan Tegaldlimo,Banyuwangi, Rabu (12/3). Saat tangkil ke dua pura tersebut, Bupati Artha didampingi Sekda Jembrana I Gede Gunadnya serta para Asisten Setda Jembraa serta sejumlah pimpinan SKPD Pemkab Jembrana. Persembahyangan pertama dilakukan di Pura Luhur Blambangan. Mangku Pura Blambangan Sukijan Hedi Santoso yang memimpin persembahyangan, untuk mendoakan Bupati Artha dan pemedek lainya, diberikan keselamatan serta kedamaian dalam memimpin Jembrana. Selanjutnya melakukan persembahyangan di Pura Luhur Giri Selaka di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Di sana Mangku Pura dan Kepala Kepala Desa Kalipait Puput Hendri Atmojo menyambut kehadiran rombongan Bupati Artha. Selain karena Hari Pagerwesi di Pura Giri Salaka Alas

FB/PRAMONO

Bali terlihat ini sudah hampir seluruhnya menjadi villa. Bahkan dalam pendirian villa yang ada masih banyak villa-villa yang bodong alias yang belum mengantongi perizinan dari pemerintah. ”Buleleng memiliki pantai

FB/Doni

SINGARAJA – Fajar Bali Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat di konfirmasi Fajar Bali, Kamis (13/3) siang kemarin mengatakan Kabupaten Buleleng yang memiliki luas pantai terpanjang di belahan pulau

terpanjang di Bali namun hal itu hampir semua sudah habis lantaran berdirinya villa-villa. Sehingga hal itu harus mendapatkan peratian yang serius dari pemerintah. Bahkan kami akan menyetop ijin pendirian villa bahkan kami juga akan mulai akan melakukan penataan berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten buleleng,” tandasnya. Terkait pemindahan lokasi pembangunan villa yang kini sebagian besar melirik daerah perbukitan, Bupati Suradnyana menebut perlu dilakukan kajian yang serius dari pemerintah dae-

Bupati Jembrana Putu Artha saat tirtha yatra ke ke Pura Agung Blambangan dan Pura Luhur Giri Salaka di Alas Purwo, Desa Kalipait Kecamatan Tegaldlimo,Banyuwangi,

Purwo juga sedang berlangsung prosesi Pujawali Pura. Ketua Panitia Pujawali Eko Gunarso mengatakan Ida Pedanda Istri Rai Sigaran dari Griya Sigaran Manistutu yang memimpin prosesi upacara untuk menghaturkan upakara alias banten Mabebangkit dalam Pujawali Pura Giri Salaka. Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi Suminto juga mengatakan ajaran Dharma dalam agama Hindu sangat mengutama untuk mengajak umat agar tidak meninggalkan dharma karena dharma akan menuntun kehidupan

umat. Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha yang tangkil bersama istrinya Ni Kade Ari Sugianti mengatakan tirtha yatra ini memiliki makna yang sangat utama karena persembahyangan yang dilakukan dalam Pujawali bertepatan dengan Hari Pagerwesi. Banyaknya para pemedek yang tangkil di Pura Giri Salaka, menunjukan kesadaran Umat Hindu baik di Bali maupun di Jawa, jumlahnya makin meningkat terus. Bupati juga mepunia di Pura Agung Blambangan dan Pura Luhur Giri Salaka. W-003*

Terkait Pembuatan SPJ, Bendahara Desa “Dikuliahi”

FB/PRAMONO

Maraknya pendirian villa di pesisir pantai di Kabupaten Buleleng bukan hanya membuat para nelayan pusing untuk memarkir perahunya lantaran hampir sepanjang pesisir pantai sudah dipadati berdirinya villa milik orang asing. Menyikapi kandisi itu, pemerintah Kabupaten Buleleng bakal menyetop ijin untuk pendirian villa yang ada di pesisir pantai.

FB/Agus

Suradnyana Ancam Hentikan Ijin Pendirian Villa

Para perangkat desa terutama bendahara desa dan kelurahan dikumpulkan oleh Bupati Jembrana Putu Artha didampingi Kepala BPMPD Jembrana,I Nengah Ledang

NEGARA- Fajar Bali Bupati Jembrana Putu Artha memanggil para perangkat desa dan kelurahan terutama para desa di Aula pertemuan Pemkab Jembrana, Kamis (13/3). Mereka dipanggil diberikan penekanan kinerja, yang salah satunya terkait pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) yang harus tepat waktu dan jangan sampai terlambat. Bupati Artha didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD)

Jembrana,I Nengah Ledang mengatakan dalam mengatur sirkulasi keuangan di desa dan kelurahan dituntut untukbersikaptegasdanprofessional,termasukdengan kepala desa atau lurah. “Bila memang tidak boleh dalam aturan, tetap harus dikatakan tidak boleh.Bila melanggar, resikonya akan ke ranah hukum,”ujar Artha. Dalam hal ini, Artha tak menginginkan ada bendahara malas dan tak menghiraukan tugas pokoknya terutama dalam membuatSPJ.“Takadaalasan,bilasebuahprogramyang telah dilaksanakan,tetapi SPJ nya tak dibuat,” jelasnya. Kepala BPMPD, I Nengah Ledang menyampaikan secara umum bendahara yang ada di desa dan kelurahana sudah melaporkan SPJnya tepat waktu. Secara keseluruhan katanya, kurang lebih ada lima persen desa,yang kini belum menyelesaikan SPJ. Bagi yang belum melaporkan,diminta untuk secepatnya menyelesaikannya. “Satu desa saja tak menyelesaikan, kami di kabupaten yang malu,” ujarnya beralasan. Segala SPJ di bulan Maret ini harus sudah rampung.Bila ada yang melanggar, maka akan kena sanksi. Selain akan merugikan bagi bendahara, juga mempengaruhi perangkat desa lainnya yakni tak akan dapat menerima gaji. “Bila ada bendahara desa, yang tak mampu membuat SPJ atau tak mau mengerjakan, silakan sampaikan ke kami,” ujarnya tegas.W-003

TABANAN-Fajar Bali Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Bale Banjar Duren Taluh Desa Belimbing Kecamatan Pupuan, Kamis (13/3). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tabanan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut mantan Bupati Tabanan dua periode N.Adi Wiryatama, Anggota DPRD Tabanan Gede Purnawan, Wayan Seriarta serta tokoh masyarakat Belimbing Pupuan. Menurut Ketua Panitia pembangunan yang juga Kelian Dinas Banjar Duren Taluh Nyoman Suryanta mengatakan Bale Banjar dibangun secara swadaya yang menelan dana sekitar Rp. 400 juta, dimana dana tersebut berasal dari urunan warga sebanyak 150 KK masing-masing sebesar Rp. 1,5 juta dan dana BKK sebesar Rp.65 juta. “Kami membangun Bale Banjar secara swadaya, dimana pemelaspasan telah kami langsungkan tanggal 5 Maret kemarin. Mudah-mudahan Bale Banjar ini bisa kami jadikan wadah untuk

FB/Doni

k Bupati Eka Resmikan Bale Banjar Duren Taluh o j o P Desa

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menandatangani prasasti peresmian bale banjar Duren Taluh, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan

menjaga silaturahmi antar warga serta melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan krama banjar,” ujarnya. Pihaknya menambahkan, ke depan masih banyak pembangunan yang ingin dirampungkan, seperti pembangunan LPD, Bale Kulkul serta padmasana yang akan difungsikan sebagai wadah sosial,

agama serta budaya. “Ke depan masih ada beberapa pembangunan yang rencananya akan dirampungkan. Kami berharap pemerintah akan terus memberikan semangat dan motivasi baik secara moril maupun materiil,” imbuhnya. Bupati Eka dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangganya, karena warga Duren Taluh telah mampu menunjukkan komitmen kebersamaan melalui pembangunan Bale Banjar. Pihaknya berharap kebersamaan ini agar terus dijaga sebagai modal dasar untuk mengisi pembangunan di Kabupaten Tabanan. “Saya bangga melihat warga mau bersatu, berkomitmen menunjukkan kebersamaan mewujudkan pembangunan. Pupuk terus rasa kebersamaan untuk mencapai cita-cita yang kita impikan,” ujarnya. Di akhir acara Bupati Eka meresmikan Bale Banjar dengan menandatangani prasasti. W-004

POTRET FAJAR BULELENG

FB/Agus

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana membuka Musrenbang RKPD ditandai dengan pemukulan gong

Mantapkan Program Pemerintah Buleleng Gelar Musrenbang RKPD Dalam memantapkan segala program kerja pemerintah Kabupaten Buleleng melangsungkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tentang Rancana Kerja Pemerintah Daerah (RPKD) Kabupaten Buleleng yang akan dilaksanakan di tahun 2014. Musrenbang dilaksanakan di Gedung Imaco eks Pelabuhan Buleleng, Kamis (13/3) pagi kemarin. Musrenbang kali ini bertujuan untuk memantapkan segala program yang sudah masuk dari setiap kecamatan di Kabupaten Buleleng, tujuannya untuk menghasilkan program-program unggulan dalam rencana kerja (renja) 2015 mendatang. Berdasarkan rekapitulasi usulan pada pagu indikatif wilayah kecamatan (PIWK) tahun 2014 sebanyak 9 kecamatan telah tercatat usulannya serta jumlah biaya yang dikeluarkan PIWK. Kecamatan yang tertinggi mendapatkan PIWK adalah Kecamatan Gerokgak dan terkecil kecamatan Tejakula. Bupati Suradnyana mengatakan dalam pelaksanaan Musrenbang kali ini sebagai upaya menyempurnakan kegiatan dari seluruh usulan masyarakat di setiap kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan termasuk untuk penyempurnaan kegiatan dan APBD di tahun 2014 Kabupaten Buleleng agar menjadi lebih baik serta lebih tepat sasaran. W-008

Polres Karangasem Panggil Prajuru Banjar Nusu

FB/BUDIASA

Waka Polres Karangasem

AMLAPURA-Fajar Bali Polres Karangasem hingga saat ini belum menetapkan I Nyoman Udayana (50) sebagai tersangka atas kasus dugaan mengeluarkan kata-kata kasar yang berisi hinaan kepada tokoh dan masyarakat banjar Nusu, Desa Sukadana, Kubu,Karangasem. Hanya saja, Petugas kepolisian telah memanggil Prajuru banjar Nusu, untuk dimintai keterangan. Hal itu ditegaskan Waka Polres Karangasem, Kompol I Made Suarjana, Kamis (13/3) kemarin di sela acara simulasi pengamanan Pileg di Lapangan Tanah Aron, Amlapura. Menurutnya, pihak kepolisian juga telah memanggil seluruh prajuru banjar setempat. selain memanggil seluruh Prajuru, pihaknya juga memeriksa istri I Nyoman Udayana sebagai saksi, karena saat itu berada di lokasi. “Kalau nanti terbukti, kami tetap akan memproses dukun tersebut,” ujarnya. Selain itu, Waka Polres yang belum genap sebulan menjabat Waka Polres Karangasem ini juga menceritakan, sebenarnya ada 12 pasien yang diobati oleh dukun itu. Namun ada satu pasien yang tidak terima, sehingga timbul massa yang tidak terima. “Ini hanya masalah ketersinggungan saja, apakah nanti terbukti bersalah atau tidak,tergantung hasil dari pemeriksaan saksi-saksi, yang jelas kalau terbukti tetap akan kita proses,” ujarnya lagi. Seperti diketahui, seorang dukun bernama I Nyoman Udayana hampir saja menjadi bulan-bulan massa. Pasalnya, sang dukun diduga mengeluarkan kata-kata kasar yang berisi hinaan kepada tokoh dan masyarakat setempat. Dalam sekejap, berita tersebut dengan cepat menyebar ke masyarakat, sehingga warga pun sempat mencari sang dukun ke tempat tinggal sementara di perusahan Surya Mas Jaya Raya (SMJR). Beruntung saat itu, petugas kepolisian Polsek Kubu dan TNI dengan sigap melakukan pengamanan, termasuk melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat, dan sang dukun pun diamankan di Mapolres Karangasem. M-005

Jatiluwih Dikunjungi 5 Ribu Wisatawan/Bulan

TABANAN-Fajar Bali Pasca ditetapkan kawasan Jatiluwih, Kecamatan Penebel sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) , kunjungan wisatawan terus meningkat. Peningkatan itu cukup signifikan mencapai 20 persen atau sekitar 5 ribu wisatawan setiap bulanya. Hal itu dilontarkan oleh Perbekel Desa Jatiluwih, I Nengah Kartika. Kartika mengatakan, kunjungan wisatawan ke Jatiluwih terus meningkat pasca menyandang status sebagai warisan budaya dunia. Terlebih ketika Badan Pengelola DTW Jatiluwih disahkan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti per tanggal 13 Februari 2014 lalu. “Rata-rata 5 ribu wisatawan yang berkunjung ke DTW Jatiluwih setiap bulanya,” jelas Kartika. Dikatakan, dengan dibentuknya DTW Jatiluwih, mampu meningkatkan tenaga kerja yang diambil dari warga setempat. “Sebanyak 12 tenaga kerja dilibatkan dalam DTW Jatiluwih. Ini artinya DTW Jatiluwih telah mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal Jatiluwih,” tandasnya. Ia juga menegasakan, sistem pembagian hasil atau pendapatan dari kunjungan wisata ke desa ini sangat jelas, transparan dan sangat menjanjikan kesejahteraan bagi masyarakat Jatiluwih. “Pembagian 55 persen menjadi milik Badan Pengelola DTW dan 45 persennya menjadi hak Pemkab Tabanan,” jelasnya. Intinya ketika Jatiluwih ditetapkan menjadi WBD telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Jatiluwih. W-004 Layouter: Soma


PENDIDIKAN

6 Puncak HUT akan Gelar Yoga Massal

SMPN 3 Denpasar Gelar Lomba Jelang HUT XXXV

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

Diikuti 1.000 Peserta

BEM IKIP PGRI Bali akan Gelar Seminar Internasional Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Bali, akan menggelar seminar internasional. Seminar tersebut mengusung tema,” Pendidikan Karakter” Seminar internasional ini akan dilangsungkan di gedung Redha Gunawan IKIP PGRI Bali, atas kerjasama BEM dengan Yayasan Institut Bhkativedanta The Secret of Character Building yang menggabungkan spiritual dan ilmiah dan diikuti 1000 peserta.

Kasek SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana

FB/HERU

DENPASAR-Fajar Bali Serangkaian menyambut HUT XXXV SMPN 3 Denpasar, institusi itu menggelar berbagai kegiatan lomba. Lomba tersebut dibuka Kepala SMPN 3 Denpasar, Wayan Murdana,S.Pd. M.P.si., Selasa (11/3), di sekolah tersebut. Sejumlah lomba yang digelar terdiri dari lomba internal dan lomba eksternal. Kamis (13/3), selain lomba futsal antar-kelas, juga penanaman pohon. Sementara lomba eksternal Kamis kemarin, meliputi bidang matematika, IPA, bahasa Inggris tertulis dan story telling. “ Lomba ini diikuti oleh anak -anak SD se -Bali. Selanjutnya kegiatan lainnya dalam rangkaian HUT itu, pada Minggu (16/3) akan diisi gerak jalan santai berhadiah. Kemudian Kamis (20/3) berbagai lomba internal, yakni lomba kebersihan kelas, lomba kebun, lomba lari kelereng, lomba mengambil koin dengan mulut, lomba jeruk menempel dipipi berpasangan. Puncak HUT akan menampilkan yoga massal di GOR (Gedung Olahraga) Ngurah Raid an menurut rencana akan dihadiri Wali Kota Denpasar. Keterangan itu dikemukakan Mudana, saat ditemui koran ini ketika lomba berlangsung, Murdana menjelaskan, awalnya memprediksi peserta lomba hanya sedikit, ternyata peminatnya membeludak dan yang mendaftar 666 siswa. Lebih jauh Murdana menambahkan, bahwa dari hasil lomba tersebut untuk dapat mengetahui kemampuan dan prestasi para peserta, dimana nantinya akan bisa direkrut di SMP 3 Denpasar, sesuai prestasi yang ditoreh. Sedangkan soal daya tampung siswa ia mengatakan, saat ini belum bisa diprediksi. “ Kita belum berpikir kesana, hanya saja perkiraan kami, setidaknya ada 6 kelas ” imbuh Murdana. Sedang puncak acara akan menampilkan yoga massal, yang akan digelar di GOR (Gedung Olahraga) Ngurah Rai. Saat yoga massal tersebut rencananya akan dihadiri Wali Kota Denpasar, sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.” Kami berharap anak -anak bisa memanfaatkan momentum dari HUT XXXV SMPN 3 Denpasar ini, untuk meningkatkan prestasi melalui berbagai lomba yang diadakan,” sela Murdana. Terkait yoga, Murdana mengakui, untuk intern latihan yoga, pihaknya akan mempersiapkan yoga centre di sekolah. Bagi siswa yang mungkin beragama lain, terserah pada siswa tersebut, karena bukan keharusan . “ Sebenarnya untuk latihan yoga, bukan berarti harus yang beragama Hindu, karena yoga adalah latihan fisik dan rohani serta bagian dari olahraga,” urai Murdana. W-017

DENPASAR–Fajar Bali Ke t u a B E M I K I P P G R I Bali, Pande Yulia Sanjaya di IKIP PGRI Bali Kamis (13/3) menjelaskan, seminar internasional ini akan dibuka Reltor IKIP PGRI Bali, Dr. I Made Suarta, SH. M.Hum., serangkaian menyambut dies natalis ke-31 IKIP PGRI Bali. Pembicara pada seminar tersebut, His Hollines Atmanivedana Svami Maharaja. Judul makalah yang diketengahkan, “ Education of Chracter Building London. Pembicara lainnya, Aries Totle Motii Nandy, M.ed., dengan judul makalah, “ Pakar Pendidikan Singapura”. Sedangkan DR. dr. Made Wardana, Sp.KK (K)., dengan judul, “ Hipno Learning”. Sementara sub tema yang diusung, implementation of education to improve the character building and personal competence As educators and learners. Yulia Sanjaya mengatakan, seminar internasional ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Pergu-

ruan Tinggi yakni pendidikan, dalam segi penalaran dan keilmuan. Diharapkan, dengan diselenggarakan seminar internasional pendidikan karakter, mahasiswa lebih aktif, khususnya di bidang pemahaman terhadap pendidikan karakter. Karena kata Yulia Sanjaya, mahasiswa IKIP PGRI Bali sebagai calon guru harus berperan sebagai pemberi contoh, mengingat IKIP PGRI Bali sebagai pusat kajian pendidikan karakter. Menurut United Nation Educational Sientific Culture Organitation (UNESCO), terkait pendidikan karakter pada pilar keempat yakni, learning to live together, selain learning to know, leraning to do and learning to be. Sementara pada kurikulum 2013, pendidikan karakter menyatu dalam spiritual quality (sq). Yulia Sanjaya juga menguraikan, jumlah mahasiswa dalam BEM, 50 orang. Seusai seminar BEM IKIP PGRI Bali akan mempersiap-

FB/BLAS

BEM IKIP PGRI Bali yang kini telah menyiapkan diri untuk mengelar seminar internasional

kan diri untuk pelantikan BEM, pelantikan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Diikuti dengan kegiatan bhakti sosial April mendatang di Tegalalang Gianyar. UKM IKIP PGRI Bali terdiri dari, seni khsusnya seni tari, seni tabu, seni suara, termasuk seni pertunjukkan. Terdapat juga UKM bidang

olaharga cabang, silat, bulu tangkis, basket, voli, sepak bola dan futsal. Selain itu Kelompok Mahasiswa Peduli Aids dan Narkoba (KMPAN) serta Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), serta UKM Resimen Mahasiswa (Menwa). Pada peringatan hari Saraswati baru-baru ini BEM melaksanakan lomba gebo-

Peraih Anegerah Kebudayaan 2009

gan. Lomba gebogan diberlakukan setiap 6 bulan, dan tujuan setelah lulusan IKIP PGRI Bali terjun di masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang erat hubungan dengan gebogan ini. Sementara BEM IKIP PGRI Bali juga aktif pada setiap rapat kerja (raker) BEM seBali. R-008

Made Taro Angkat Karmaphala dalam Dongeng DENPASAR–Fajar Bali Usianya memang telah memasuki 75 tahun. Wajahnya pun penuh kerutan dan rambutnya sudah memutih. Namun, semangat kreatifnya tetap menggeliat dan tampil selalu enerjik. Dia adalah I Made Taro, maestro pendongeng Bali yang sangat populer dalam jagat seni permainan tradisional anakanak. Denyut nadi kreativitas kreatif dan inovatifnya senantiasa menginspirasi upaya peningkatan pelestarian budaya bangsa berbasis kearifan lokal khas Bali.

604/III/BLAS

Secara perlahan dan pasti satu demi satu buku dongeng tercipta dari kerja kreatifnya. Kini, pendongeng kelahiran Sengkidi, Karangasem, tahun 1939 ini kembali meluncurkan karya terbarunya berupa buku berjudul, “Dongeng-Dongeng Karmaphala”. Buku dongeng ini berisikan 30 cerita dongeng yang aspiratif dan edukatif untuk menanamkan nilai-nilai karmaphala bagi pembentukan karakter bangsa. Dongeng yang mengapresiasi fenomena kehidupan kekinian terkait perilaku masyarakat ini disajikan dalam bahasa ungkap sastra lisan dan sastra tulis dalam alur cerita yang sederhana, gaya bahasa yang segar dan menarik agar tidak hanya dibaca oleh anak-anak, tetapi juga oleh orangtua untuk anak cucunya dan guru untuk murid-muridnya. Kepada koran ini, Made Taro menegaskan, bahwa penerbitan buku dongeng dengan 147 halaman ini tidak mengandung maksud bahwa karmaphala itu dongeng belaka. Mengingat bahwa karmaphala merupakan hukum sebab akibat yang alamiah dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Terlebih lagi, dewasa ini kepercayaan masyarakat terhadap karmaphala semakin luntur.

Made Taro

FB/HERU

Dimana orang tak segan-segan berbuat jahat karena memandang hukum karma itu tidak berlaku atau tidak mempan. Mereka sepertinya ingin cepatcepat membuktikan bahwa perbuatan buruk maupun baik itu mendapatkan pahala pada saat itu pula. Keadaan yang demikian, secara sadar maupun tidak sadar akan memengaruhi keyakinan masyarakat terhadap hukum karma. Ini berarti upaya menegakkan dan mempertebal keyakinan terhadap karmaphala memerlukan ketekunan, kesabaran dan upaya yang semakin berat. Padahal, nilainilai karmaphala itu telah bersemi sejak dahulu kala, bahkan mungkin sebelum dikenalnya

istilah karmaphala tersebut. Menurutnya, karmaphala merupakan pandangan yang luhur dan universal, seharusnya terwujud bukan saja melalui simbol sastra (dongeng) semata, melainkan dalam kehidupan keseharian masyarakat. “Lewat buku ini saya mencoba menawarkan pendidikan karmaphala melalui dongeng yang telah diwariskan oleh para leluhur kepada kita sebagai bagian dari kebutuhan akan sikap dan pedoman hidup keseharian,” ungkapnya. Lebih jauh, penerima penghargaan pengabdi seni dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-35 tahun 2013 ini mengakui, tiga puluh dongeng dalam bukunya bukan saja berasal dari Bali dan Nusantara, melainkan juga dari Mancanegara, yang mengandung nilai karmaphala sebagai pembanding atau pengayaan. Di antaranya cerita Bawang Putih dan Crucuk Kuning (Bali versi Made Taro), dibandingkan dengan cerita Cinderella dan Sepatu Kaca (Perancis versi Charles Perrault). “Saya memandang perlu menyajikan saduran dari cerita rakyat mancanegara karena sangat inspiratif dan sarat akan nilai karmaphala,” tegasnya. Tak hanya itu, buku dongeng ini juga disisipkan beberapa

dongeng kreasi baru yang telah berkali-kali disajikan dalam aksi mendongengnya selama ini, seperti Kodok dan Hartakarun, I Lara dan Sapi Putih, Putri Bening dan Setongkol Jagung. Diharapkan, buku dongeng ini nantinya dapat memberikan nilai manfaat bagi pengembangan kepribadian anak-anak sesuai nilai karmaphala dengan konteks kehidupan kekinian. Sehingga tumbuh dan berkembang perbuatan yang baik melawan perbuatan yang buruk. “Buku ini sudah pasti jauh dari sempurna. Oleh karena itu, segala saran dan kritik membangun, saya sambut dengan tangan dan hati terbuka. Semoga pemikiran yang jernih dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi kita semua ke depannya,” bebernya. Sekadar mengingatkan bahwa sastrawan Bali, peraih hadiah Sastra Rancage tahun 2005 ini telah merilis sedikitnya 36 buku dan sempat meraih sekitar 12 penghargaan dari pemerintah maupun non pemerintah sebagai pendidik, pelestari kebudayaan, penulis buku, storyteller, pembina sastra daerah, pencipta lagu, dan permainan anak-anak, serta meraih penghargaan Anugerah Kebudayaan dari presiden RI tahun 2009. W-017

459/II/BLAS

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

7

Dirjen Pajak Dituding Ancam Bisnis Bank Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Aziz menolak usulan agar Direktorat Jenderal Pajak diberi kewenangan membuka data rekening semua nasabah perbankan. JAKARTA-Fajar Bali Jika kewenangan itu diberlakukan hal ini bisa mengancam bisnis industri perbankan.”Sekarang kalau kamu punya rekening bisa dibuka setiap saat, tentu kamu merasa tidak aman kan,” kata Harry, Kamis, (13/3). Politisi Golkar tersebut tak menutup kemungkinan hal ini akan memicu para nasabah besar memindahkan dananya ke bank-bank luar negeri yang lebih terjamin kerahasiaannya. Oleh sebab itu, Harry mengusulkan agar jika Ditjen Pajak diberi kewenangan, tetap tidak bisa secara otomatis membuka data rekening nasabah. “Kecuali ada indikasi pengemplangan pajak oleh si nasabah,” ujar Harry. Prosedurnya pun harus ketat, yaitu penyidik pajak yang bersangkutan harus merahasiakan

FB/IST

data simpanan nasabah yang terlanjur dibuka rekeningnya, namun ternyata terbukti tidak bersalah. Jangka waktunya selama 10 tahun.

Sebagaimana diketahui, Dirjen Pajak Fuad Rahmany mendesak agar diberi kewenangan membuka data rekening nasabah perbankan. Hal ini perlu

dilakukan agar bisa mengetahui potensi pajak setiap warga masyarakat. “Kalau negara lain bisa, mengapa Indonesia tidak,” kata Fuad di Jakarta.KP

Produsen Minyak Kelapa Bantul Terancam Punah

Empat Bulan BI Rate Bertahan di Level 7,5 Persen JAKARTA-Fajar Bali Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) , Kamis (13/3) kemarin memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 7,5 persen. Suku bunga Lending Facility tetap pada level 7,5 persen dan suku bunga Deposit Facility tetap pada level 5,75 persen. Sudah empat bulan BI Rate bertahan di level 7,5 persen. Dewan Gubernur BI menetapkan BI Rate sebesar 7,5 persen pada November 2013 dan bertahan hingga Maret 2014. “BI menyakini kebijakan-kebijakan yang telah ditempuh sebelumnya akan mempercepat penyesuaian defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dan mengendalikan inflasi menuju ke sasaran 4,5 plus minus 1 persen pada tahun ini,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Seg-

“Apabila dia melanggar, si penyidik bisa dipenjara 15 tahun. Itu sudah ada dalam draf RUU Perbankan yang sedang berproses di DPR,” pungkas Harry.

ara saat konferensi pers, di Gedung BI, Jakarta, Kamis (13/3) kemarin. Menurutnya, keputusan tersebut tidak lepas dari perkembangan perekonomian global dan nasional. Kebijakan ini termasuk dalam bauran kebijakan moneter dan makroprudensial untuk memastikan bahwa tekanan inflasi tetap terkendali, stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga kondisi fundamentalnya, serta defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat sustainable. Seperti diketahui, p a d a ke p e m i m p i n a n Agus Martowardojo, BI tercatat telah menaikkan tingkat suku bunga acuan secara bertahap dengan total 175 basis poin dari 5,75 persen. Kenaikan itu dilakukan diakui BI demi menjaga pertumbuhan ekonomi dan mengurangi neraca transaksi berjalan.NT

BANTUL-Fajar Bali Pembuat minyak kelapa atau minyak kampung di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terancam punah karena ketiadaan generasi penerus. Sartini (50), produsen minyak kelapa “Kelapa Mas” mengatakan ketiadaan generasi penerus menjadi tantangan terbesar kelangsungan usaha minyak kelapa, khususnya di wilayah Kecamatan Srandakan, Bantul. Menurutnya, di Kecamatan Srandakan pada tahun 2000-an, terdapat sekitar 25 orang yang bergelut pada bidang usaha ini. Namun, perlahan satu per satu mereka pun berguguran. “Di Kecamatan Srandakan, sekarang cuma tinggal usaha saya saja,” ujarnya saat ditemui di Dusun Mangiran, Desa Trimurti Kecamatan Srandakan, Bantul, Rabu (12/3). Sartini sebenarnya merupakan penerus generasi ketiga usaha minyak kelapa ini. Ia mulai menekuni usaha turun temurun ini sejak tahun 1984. Ia pun mengaku tak yakin usaha minyak kelapa ini dapat berlanjut di generasi berikutnya, meskipun keempat putrinya sama sekali tak berminat melanjutkan usaha turun temurun ini. Saat ini di pabrik pembuatan minyak kelapa miliknya, di Dusun

Info

FB/IST

Mangiran, Sunarti mempekerjakan sebanyak 11 karyawan. Enam di antaranya laki-laki, dan sisanya perempuan. Mereka ini adalah tetanga sekitar rumah Sartini dan kerabat Sartini. Para karyawan ini mendapatkan upah Rp25 ribu-Rp35 ribu per harinya untuk delapan jam kerja (mulai pukul 8 pagi hingga 16.00). Dalam sehari ia mengolah sekitar 1000 buah kelapa di rumahnya. Dari 1000 buah kelapa ini menghasilkan sekitar 100 liter minyak kelapa. Untuk keperluan bahan baku, Sartini biasa mendapatkannya dari wilayah Purworejo, sekitar Bantul dan Sulawesi (tergantung harga). Kemudian, untuk mendapatkan

PERBARINDO

tambahan modal, ia pun memutuskan bergabung menjadi anggota Credit Union Tyas Manunggal (CUTM) sejak enam bulan lalu. “Saya pinjam Rp 25 juta pada koperasi (CUY untuk membeli bahan baku (kelapa). Sekarang masuk bulan keempat,” katanya. Sementara itu, menanggapi soal kesulitan regenerasi, pihak CU belum dapat bertindak apa pun karena prioritas CU baru sebatas penataan dan pendampingan usaha. “Saat ini belum ada prioritas soal regenerasi. Konsumennya (minyak kelapa) juga terbatas. CU itu sebenarnya menyeimbangkan usaha dengan daya serap,” ujar Ketua CUTM, Hery Astono.AN

BPR Surya Jaya Ubud, Bersinergi dengan LPD dan Koperasi

FB/AGUNG

Kantor pelayanan depan BPR. Surya Jaya Ubud, Jl. Raya Kemenuh, Sukawati, Gianyar

GIANYAR-Fajar Bali Kerjasama yang terjalin antara BPR. Surya Jaya Ubud dengan LPD dan Koperasi sejak tahun lalu menyangkut Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya Deposito, akan ditingkatkan lagi kuantitas maupun kualitasnya. “Produk deposito khusus

kita berikan kepada LPD dan Koperasi berjangka waktu satu tahun dan apa bila deposito tersebut ditarik sebelum jatuh temponya, maka untuk LPD dan koperasi kita beri spesial dengan tidak mengenai mereka pinalti,” ungkapnya Direktur Utama BPR. Surya Jaya Ubud,

Dewa Ketut Suparta, SE, Kamis (13/3) kemarin diruang kerjannya. Dikatakan Suparta, Sampai saat ini jumlah LPD yang menjalin transaksi keuangan BPR. Surya Jaya Ubud sebanyak dua LPD dan tiga Koperasi di sekitar Kabupaten Gianyar. Sedangkan

Dana Pihak Ketiga dari LPD sebesar Rp 3 milyar. “Deposito salah satu unggulan BPR. Surya Jaya Ubud mendapat respon positif baik dari pihak LPD maupun dari Koperasi. ini,” jelas Dirut yang pada 28 Oktober 2013 menempati kantor baru di Jl.Raya Kemenuh, Sukawati, Gianyar. Suparta mengatakan produk ini berhadiah langsung berupa satu unit sepeda montor, bagi LPD maupun Koperasi yang menaruh deposito sebesar Rp 100 juta dalam jangka waktu lima tahun dengan bunga 6%. “ D a n a D e p o s i t o ya n g terserap di BPR yang saya pimpin per 28 Februari 2014 sebesar Rp 12,2 milyar lebih yang dihimpun dari 304 deposan dengan rate deposito untuk satu bulan, sebesar 8%, tiga bulan bunga 8,25%, enam bulan bunga sebesar 8,5%, sembilan bulan dengan bunga 8,5% sedangkan untuk dua belas bulan bunga deposito sebesar 9,0% ,”jelasnya. Sementara DPK jenis Tabungan sebesar Rp 11,6 milyar lebih,- dengan total nasabah 4. 086 orang, kemudian Kredit yang disalurkan sebesar Rp 76,6 milyar lebih, dengan 868 kreditur. Penyaluran dana tersebut 100% kreditur para pelaku

OJK Sindir Otoritas Pajak Terkait Pembukaan Rekening Nasabah JAKARTA-Fajar Bali Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mulya Siregar menyindir Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, yang ngebet ingin agar perbankan bisa membuka rekening nasabah untuk kepentingan pengawasan dan pengambilan pajak. Mulya mengatakan, Undang-undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan menyebutkan, setiap bank mempunyai kewajiban merahasiakan segala sesuatu yang berhubungan dengan keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya. Pengecualian hanya berlaku untuk pemeriksaan, penagihan, atau penyidikan. Ia pun menilai tidak mungkin hal tersebut dibuka secara otomatis, kecuali Undang-undangnya diamandemen. “Loh, UU mintanya begitu, jadi rahasia bank. Kalau soal amandemen itu nanti. Sekarang kita bicara mengenai UU yang ada ya begitu. Kita sebagai warga negara yang baik akan mematuhi UU,” kata Mulya di Jakarta, Kamis (13/3) kemarin. Lebih lanjut ia menegaskan, jika Ditjen Pajak ingin mengetahui data nasabah dengan dasar yang dikecualikan dalam UU Perbankan,maka pihak bank pasti akan memberikan data yang diperlukan. Ia pun mempersilakan jika UU Perbankan akan diamandemen. “Enggak ada masalah, pokoknya (yang sekarang) kita mengikuti UU,” tegas Mulya. Sebelumnya, Dirjen Pajak Kemenkeu Fuad Rahmany mengatakan, Indonesia adalah satu-satunya negara dimana perbankannya tertutup untuk pajak. Ia mencontohkan, benchmark dunia, seperti Amerika Serikat, Perancis, Eropa, Inggris, bahkan Belanda, saja membuka rekening bank mereka untuk kepentingan pajak. Fuad pernah memaparkan, potensi penerimaan pajak dari pribadi perseorangan yang belum digali mencapai Rp 150 triliun per tahun. Terbukanya rekening bank membantu Ditjen Pajak bisa mengejar potensi ini.KP

Anak Usaha Cathay Pacific Buka Rute Hong Kong-Bali

JAKARTA-Fajar Bali Maskapai Dragonair, anak usaha Cathay Pacific yang berpusat di Hong Kong, akan membuka penerbangan langsung menuju ke Indonesia bulan depan, tepatnya ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Langkah ini dilakukan lantaran tingkat permintaan kunjungan ke Pulau Dewata amat tinggi. Dragonair adalah maskapai full service, sama seperti induk usahanya. Kendati Cathay juga memiliki rute Hong Kong-Bali, tapi kedua perusahaan yakin tidak akan berebut pangsa pasar. “Kami tidak bisa mengangkut semuanya, sehingga ceruk pasar ini perlu dibagi,” kata Country Manager Cathay Pacific Indonesia Patton Chen dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/3) kemarin. Di sisi lain, CEO Dragonair Patrick Yeung menyatakan pihaknya menangkap peluang bahwa minat penumpang untuk tujuan Bali di kelas bisnis cukup tinggi. “Rute ke Bali ini menandakan ekspansi kami akan lebih terlihat di Asia,” tandasnya. Dragonair akan mengoperasikan satu unit Airbus A330-300 untuk melayani rute Hong Kong-Bali. Jadwal penerbangan dimulai efektif pada 27 April mendatang. Maskapai ini akan melayani dua kali penerbangan dalam sehari saban Kamis dan Minggu. Rute tersebut jadi yang ke-15 dioperasikan oleh Dragonair. Kendati demikian, Cathay Pacific enggan berkomentar mengenai target keterisian penumpang mereka. Sales Manager Cathay Indonesia Bagus Sugiarto hanya menjelaskan, bahwa perusahaan Hong Kong ini tidak pernah rugi dalam melayani penerbangan dari dan menuju Indonesia. “Untuk parent company Cathay, rute kami ke Jakarta, Surabaya, dan Bali nyatanya tidak pernah tutup sampai sekarang. Itu menandakan demand stabil,” ungkapnya.NT

Pemda Harus Hati-hati Beri Izin ke Investor Asing

JAKARTA-Fajar Bali Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengimbau pemimpin di daerah supaya berhati-hati memberikan Izin Usaha Pertambangan kepada investor asing karena tidak sedikit yang berlaku curang. “Saya titip kepada semua bupati, memberikan izin usaha pertambangan atau IUP agar berhati-hati,” katanya dalam diskusi bersama aktivisi Salman ITB di rumah dinasnya, Jakarta, belum lama ini. Ketua Umum PAN ini menFB/IST Hatta Rajasa gatakan jika semua investor diberi kemudahan maka kekayaan negara bisa dirampas dan tidak bisa diambil kembali. Pada awalnya para investor seringkali mengatasnamakan nasionalisme negara namun jika tidak diawasi kemudian mereka sering melakukan tindakan yang tidak adil yaitu mengambil aset dan kekayaan yang terkandung di dalam perut bumi Indonesia dengan cara-cara yang tidak benar. Mantan aktivis Masjid Salman ini meminta investor asing mematuhi peraturan pertambangan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kontrak Karya (KK) dan Perjanjian Kontrak Penambangan Batubara (PKP2B). Hatta mendorong investor masuk ke Indonesia namun mereka juga harus menaati aturan yang ada.AN

FB/AGUNG

Dewa Ketut Suparta UMKM dengan jumlah dana yang paling kecil tersalur sebesar Rp 500 juta. Aset BPR Surya Jaya Ubud sampai saat ini sebesar Rp 85,6 milyar lebih, atau mengalami peningkatan dratis dibanding pada tahun 1994 asetnya hanya Rp 200 juta. Sedangkan laba yang diperoleh per 28 Februari 2014 sebesar Rp 608,5 juta lebih. “Selain produk tersebut di BPR kami juga menawarkan produk lain yang hampir sama dengan produk yang diberikan BPR lainnya seperti, kredit modal kerja, kredit konsumtif dan juga Investasi,” tutup Dirut yang memiliki moto “jadikan segalanya lebih baik” ini.M-004

606/III/BGS

Layouter: Zohra


KESEHATAN & SPORT

8 TIPS

Sekilas Penyakit Ginjal Kronis Oleh : dr. Wayan Giri Putra Semaradana, S.Ked

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

KONI Bantah Adanya Polemik Logo ‘Ring Lima’ JAKARTA-Fajar Bali Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berhasil menyelenggarakan Musornaslub dan Rapat Anggota tahun 2014 pada 10 hingga 11 Maret di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Menurut Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman rapat anggota KONI 2014 sudah berjalan sesuai rencana.”Tugas KONI Pusat dalam menyelenggar-

kan Musornaslub dan Rapat Anggota KONI 2014 akhirnya selesai berjalan sesuai rencana dan telah menghasilkan beberapa keputusan,” ujar Tono dalam konferensi pers di Kantor KONI Pusat, Senayan, Kamis (13/3) kemarin. Terkait men-

genai polemik logo “ring lima” KONI, Tono mengatakan hal itu sudah sah karena memiliki kekuatan hukum dari Kemenkumham pada tanggal 26 Juli 2006 dan sudah disahkan oleh Musornaslub tanggal 9 Maret 2014 dan berlaku hingga 50 tahun. “Logo ring lima sudah menjadi kepu-

tusan dari seluruh anggota KONI untuk digunakan. Masalah sanksi hingga saat ini kami tidak pernah mendengar hal itu,” katanya.”Tidak benar adanya tentang 30 PB yang melakukan aksi walk out. Hal itu hanya segelintir oknum dan kami akan memberikan teguran kepada mereka yang melakukan aksi tersebut.” Terkait tuan rumah PON 2020, Tono mengatakan ka-

lau keputusan penetapan akan diserahkan kepada pemerintah untuk menetapkan siapa pemenang antara Papua, Bali dan Aceh, “Ada tiga kandidat yang akan menjadi tuan rumah PON 2020 yaitu Papua, Aceh dan Bali. Kami akan menyerahkan tiga nama kepada pemerintah untuk memutuskan siapa yang menjadi tuan rumah nantinya,” pungkasnya.NT

GIANYAR-Fajar Bali I Ketut Dharma Eka Putra Siadja kembali dipercaya memimpin Pengkab PBSI Gianyar. Pada periode pertama Siadja bersama kabinetnya membawa PBSI Gianyar mampu menapaki persaingan level Bali. Meski bukan medali emas, tapi mampu meningkatkan prestasi sebelumnya. Prestasi yang terlihat dan terbaru yakni meraih 1 medai perak dan 3 medali perunggu pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar. Sebelumnya juga menorehkan prestasi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI 2013, dengan meraih 2 medali emas dan 4 medali perunggu. “Target kami pada Porprov XII/2015 di Buleleng masih seputar mempertahankan raihan medali tersebut, tapi kami berupaya untuk bisa lebih baik,”ucap Siadja usai dilantik Ketua Umum PBSI

Bali, Nengah Wirata di GOR Wira Kesari, Singapadu Gianyar, Kamis (13/3/2014). Menurutnya realitas pembembinaan pasca Porprov Bali XI, akan bisa dilihat pada kegiatan akhir Kejurprov Bulutangkis Bali 2014, yang berlangsung 13 hingga 16 di Gianyar. “Dari hasil ini bisa menjadi dasar untuk mendongkrak pembinaan menuju prestasi pada Porprov Bali XII di Buleleng,”ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Nengah Wiratha, berharap dari gelaran ini bisa lahir pebulutangkis masa depan Bali yang bisa mengikuti jejak Made Deya Surya Saraswati masuk dalam deretan Pelatnas Pratama cabang bulutangkis. “Kami sangat menanti lahirnya pemain masa depan pulau dewata, yang nantinya mengikuti reputasi Deya mengikuti Pelatnas, di Cipayung,”bebernya.R-007

PBSI Bali Tantang Bupati Gianyar Siapkan Lahan Siadja Pimpin PBSI Gianyar

Setiap orang memiliki dua pasang ginjal yang berfungsi menyaring sampah hasil metabolisme tubuh dan memonitor keseimbangan cairan dan konsentrasi elektrolit tubuh. Zat kimia yang bermanfaat kemudian diserap kembali dan yang tidak bermanfaat dibuang melalui air seni (urin). Ginjal juga membantu pengendalian tekanan darah dan pembentukan sel darah merah. Bila ginjal rusak, maka ginjal tidak dapat membuang sampah dari darah sebagaimana fungsinya. Keadaan inilah yang disebut Penyakit Ginjal Kronis (PGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD). Pengertian dari PGK adalah suatu kumpulan penyakit ginjal yang bersifat kronis (lebih dari 3 bulan), progresif (memburuk seiring berjalannya waktu) dan persisten (tidak dapat disembuhkan secara total). Diperkirakan hampir 20 juta orang di USA menderita penyakit ini. PGK dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan yang serius seperti gagal ginjal, penyakit kardiovaskular seperti hipertensi dan serangan jantung, stroke dan bahkan kematian. Faktanya, penderita PGK mempunyai kemungkinan 16 – 40 kali lebih besar untuk mengalami kematian dibandingkan dengan mengalami gagal ginjal. Jika anda mempunyai diabetes atau hipertensi atau keduanya, anda mempunyai resiko yang lebih besar untuk mengalami PGK di kemudian hari. Kira-kira 1 dari 3 orang dengan diabetes dan 1 dari 5 orang dengan hipertensi mempunyai PGK. Faktor resiko lain yang dapat menyebabkan PGK adalah penyakit kardiovaskular, obesitas, kadar kolesterol darah yang tinggi, adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, pembesaran prostat), infeksi saluran kemih yang berulang, mempunyai penyakit lupus, merokok dan ada riwayat keluarga yang mempunyai PGK. Usia dan jenis kelamin juga termasuk faktor resiko dimana orang tua dan laki-laki lebih sering terkena PGK. PGK ini sering disebut “penyakit diam” (a silent disease) oleh karena sebagian besar orang tidak mempunyai gejala apapun pada awal perjalanan penyakitnya. Biasanya gejala mulai timbul ketika PGK sudah tahap akhir. Gejala yang sering timbul antara lain lemas, mudah lelah, pucat, hilangnya nafsu makan, sulit tidur, kram otot terutama pada malam hari, bengkak di seputar mata terutama pada pagi hari, sering ingin berkemih pada malam hari, sulit konsentrasi, kulit gatal dan kering, sesak nafas, mual muntah, nafas kurang sedap dan pembengkakan pada kaki. Untuk mendiagnosis PGK, dokter akan menanyakan tentang faktor-faktor resiko PGK dan gejala-gejala yang anda alami serta melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksan penunjang yang diperlukan. Beberapa pemeriksaan penunjang yang mungkin akan dikerjakan meliputi pemeriksaan darah, urine, dan apabila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan USG atau CT scan untuk menilai gambaran ginjal dan saluran kemih. PGK mempunyai 5 stadium atau tingkatan dimana salah satu kriterianya berdasarkan Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) atau Glomerular Filtration Rate (GFR). Dokter anda menghitung nilai LFG dari hasil kreatinin darah, umur, berat badan, jenis kelamin dan faktor-faktor lainnya. Stadium 5 PGK disebut sebagai gagal ginjal atau penyakit ginjal tahap akhir (PGTA). Ketika anda mengalami PGTA, anda harus menjalani terapi cuci darah (dialysis) atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup. Ingat bahwa PGK ini bersifat progresif dan persisten, tetapi dengan penanganan awal yang tepat, perburukan PGK dapat diperlambat dan komplikasi juga dapat diminimalisir. Pada intinya, penanganan PGK adalah mengatasi penyebabnya. Jika anda menderita diabetes dan hipertensi, dokter akan melakukan pengobatan terhadap diabetes dan hipertensi tersebut. Selain mengobati penyebabnya, penanganan PGK juga meliputi perubahan gaya hidup termasuk diet yang harus dilakukan dan penanganan komplikasi yang ditimbulkan dari PGK. Tentu saja, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Untuk anda yang belum terkena PGK tetapi mempunyai faktor resiko tinggi seperti diabetes dan hipertensi, selain rajin kontrol untuk mengobati diabetes dan hipertensi, anda juga sebaiknya melakukan deteksi dini atau screening yang dilakukan dengan pemeriksaan urine albumin, LFG, kadar kreatinin atau cistatin darah setiap setahun sekali. Perubahan gaya hidup adalah salah satu kunci utama untuk mencegah terjadinya PGK. Perubahan gaya hidup tersebut meliputi jaga berat badan ideal, berhenti merokok, berolahraga yang teratur minimal 30 menit setiap kali olahraga dan ikuti pola makan yang sehat seperti jangan berlebihan mengkonsumsi natrium (sodium), kurangi konsumsi daging merah seperti daging sapi, hentikan meminum soda dan jangan sembarangan meminum obat penghilang nyeri golongan NSAIDs (Non Steroid Anti Inflammatory Drugs) seperti asam mef609/III/BLAS enamat dan ibuprofen.KJS

Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata (kiri) dan Siadja. GIANYAR-Fajar Bali kan tanggapan positif itu terma- Umum PBSI Bali membenarkan, Kejuaraan Provinsi (Kejur- suk menyangkut rencana PBSI jika Pemkab Gianyar bisa meprov) cabang bulutangkis meli- Bali memboyong event Sirkuit nyiapkan lahan, jika terbangun batkan 230 atlet, dari usia dini Nasional (Sirnas) Bulutangkis GOR tak hanya untuk Sirkuit hingga dewasa, berlangsung 13 di Gianyar tahun 2015, setelah tapi juga event-event yang lebih Buleleng. hingga 16 Maret di Gianyar. tinggi. “Gianyar kan terkenal “Hanya saja yang perlu kami sebagai kota seni di Bali, pasti Kegiatan tahunan Pengprov PBSI Bali yang melibatkan utu- rembug dengan DPRD terkait peserta pun sangat muluber san pebulutangkis dari 9 ka- lahan untuk pembangunan jika event tersebut digeber di bupaten/ kota itu berlangsung GOR Bulutangkis, menyusul Gianyar,”ucap Wirata. di dua tempat yakni GOR Wira PBSI Bali minta menyiapkan Sementara itu, Ketua Umum Kesari dan GOR Kesari Yuda di lahan di Gianyar, dan selan- Pengkab PBSI Gianyar, I Ketut Singapadu Kabupaten Gianyar. jutnya dibangun GOR bertar- Dharma Eka Putra Siadja Bupati Gianyar Anak Agung af internasional,”ucap Bupati menjelaskan, Kejurprov BuluGde Agung Bharata sangat re- Gianyar Agung Bharata, Kamis, tangkis khusus untuk dewasa spon dengan program ini, untuk (13/3) kemarin, usai membuka menggunakan sistem Sudirman. memompa semangat pembinaan Kejurprov. Sedangkan keterlibatkan usia Nengah Wiratha selaku Ketua dini dan hingga taruna dalam di kota seni (Gianyar,red). Bahupaya menggali potensi atlet untuk dipersiapkan PBSI Bali pada event nasional.R-007 Telah hilang 2 buah sertipikat tanah 1. Sertipikat hak milik Nomor: 1275/Kelurahan Lukluk, seluas: 1980 M2, terletak di kelurahan Lukluk Kecamatan Mengwi, Kab.Badung, Prov. Bali tercatat atas nama: I NYOMAN SUDANA 2. Sertipikat hak milik Nomor: 1276/Keluarah Lukluk, seluas 960 M2, terletak di kelurahan Lukluk Kecamatan Mengwi, Kab.Badung, Prov. Bali tercatat atas nama: I NYOMAN SUDANA

BERITA KEHILANGAN

Pengurus Kabupaten PBSI Gianyar Periode 2013-2017

Ketua Umum                        : I Ketut Dharma Eka Putra Siadja Wakil Ketua                          : Cokorda Putra Indrayana Sekretaris I                           : Ida Bagus Krisna Prima Angga Sekretaris II                          : I Ketut Janji Antara Bendahara I                          : I Nyoman Rupadana Bendahara II                         : Anak Agung Ngurah Widiantara Bidang - Bidang Binpres       : I Nyoman Nugraha Sudarsana                                           : Putu Adi Saputra Turn.& Perwasitan               : A.A Gede Oka Suyasa Organisasi &sekolah            : I Ketut Atmaja Dana & Usaha                      : I Made Krya Gunartha                                            : I Dewa Putu Sudarsana Logistik                                 : I Gusti Ngurah Adnyana                                            :  I Wayan Wijaya

619/III/WYN

608/III/BLAS

Layouter: Zohra


PARIWARA

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

9

MATAHARI AUTO GALERY

HERIKY Computer

SERVICE & SELL Laptop, Komputer, Printer, Hardware, Software

NEW WRANGLLER JK Sport 2013 (hitam) WRANGLLER JK Sport 2011

hitam asli DK Velg R 26, km 16 ribu, samsat bulan 10 NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) LAND CRUISER BENSIN 2009 (hitam)

NEW ALPHARD 2012 (putih) Hubnngi : NEW VELLFIRE 2013 (hitam) (0361) 7893104 AVANZA G 2010 Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

419/XI/AGN

237/VII/IGR

Hp: 085 638 466 12 / 087 860 885 964 E-mail: erikhoki6@gmail.com Jl. Pasekan Batuaji, Batubulan Kangin-Sukawati

524/I/TTV

Melayani : dijamin LPS ♦KREDIT ♦DEPOSITO ♦TABUNGAN BERJANGKA ♦TABUNGAN EKSEKUTIF (Bunga harian) ♦TABUNGAN GISAWA Hubungi Segera : Kantor P usat Jl.Raya Kerobokan No. 8B Kuta-Badung Telp.(0361) 423740, 9003231

517/I/IGR

518/I/IGR

Kantor Cabang Jl.Sudirman No.10 Negara Telp.( 0365) 44386, 44387 587/II/BGS

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

604/III/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Dapatkan Koran FAJAR BALI disini!!! DENPASAR-BADUNG

NO NAMA KIOS ALAMAT 1 Kios Laken (Wr. Lawar Kuwir) Jl. Kebo Iwa 88 (samping SPBU) (01338348576-Nyoman Laken) 2 Kios Aloha Jl. Gunung Batu Karu, Barat Tiara Monang-Maning (0817569887-Bapak Ersad) 3 Kios Dharma Indah Jl. Gunung Batukaru, (Timur tiara Monag-Maning, Ujung Gang II) (081916121733-Ibu Dewi) 4 Kios Angga Jl. Gunung Sanyang No 3 (Timur Lampu Merah Kerobokan) (087861827220-Ibu Angga) 5 Kios Gunung Seputan Jl G Soputan No 1 (Barat Lampu Merah Abian Timbul) (081999172485-Ketut Wardana) 6 Kios angkuban Prahu Jl. Tangkuban Parahu Barat (depan LP) (081999172485) 7 Kios Mahadamar Jl. Imam Bonjol 429, Samping Pasar Abian Timbul (081916624879-Made Merdika) 8 Kios Agung Jl. GunungSangyang(baratSPBUGunungSangyang/TimurPoltabes)(IbuAgung) 9 Kios Apotik Lily Medika Jl. Cokroaminoto (pertigaan Kebo Iwa) 10 Kios Toufik Depan terminal Dalung permai (081916402569) 11 Kios HR Supermarket HR Perumahan dalung permai 12 Kios Padang Luwih Jl. Padang Luwih Dalung (082147025034) 13 Kios Edy/Kios Gunung Agung Jl. Gunung Agung, Depan SMP 2 Denpasar (0361-8812761) 14 Kios Agasta Jl. Kepundung Dps 15 Kios Kawan Jl. Pulau Kawe Dps 16 Kios Shanti Jl. Kamboja , Timur Pasar Kreneg 17 Kios Buda Jl. Raya Sesetan 18 Kios Rama Jl. H. Wuruk Dps 19 Kios Akasia Jl. Akasia Dps 20 Kios Anugerah Jl. Patimura, Depan Apotik Anugrah, 21 Kios Bintang Terang Jl. WR Supratman, Dps

22 Kios Korsika Jl. Sumatra Dps 23 Kios Suci Pererempatan Suci Dps 24 Kios Kedondong Jl. Kedondong 10 Dps 25 Kios Krisna Jl. Padang Luwih Dalung 26 Kios Utara Mas Utara Masjid Ubung 27 Kios Budijaya Jl. Hayam Wuruk Dps 28 Kios Warung Baru 35 Jl. Hayam Wuruk. Timur Perepatan Ratna Dps 29 Kios suweca Timur Puri Kesiman Dps 30 Kios Sri Ratih Jl. WR Supratman, Dps 31 Kios Wedasari Utara kantor Camat Kuta 32 Kios Rapuh Jl. Raya Jimbaran Kuta 33 Kios Alfa Depan Krisna Oleh-Oleh Kuta 34 Kios pecatu Pecatu 35 Kios Pancing Jl Raya Uluwatu Kedonganan 36 Kios Kuat Jl Raya Uluwatu, Jimbaran 37 Kios Putra jaya Jl Raya Uluwatu (Depan Ktr Lurah Jimbaran 38 Kios Varis Jl. Raya Kapal Badung 39 Kios Nasi Lukluk Jl Raya Lukluk, Dps 40 Kios Abudewata Barat RSU Badung 41 Kios Krisna Pertigan Buduk, Badung

GIANYAR

42 Kios Teja Abadi Jl Pudak Gianyar 43 Kios Gandapura Jl Kedewatan, Ubud Gianyar 44 Kios Bendas Utara pasar seni, Sukawati

BANGLI

45 Toko Buku Guna Agung Bangli

BULELENG

46 Agen Melati Toko Buku , Melati seririt 47 Agen Rika Jl A Yani Singaraja 48 agen guna agung JL Sutomo Singaraja 49 Kios veteran Jl Veteran Singaraja 50 Kios Poto Copy Jl Veteran Singaraja 51 Kios Surya Jl Udayana, Depan PLN

TABANAN

52 Kios Jaya Kerti Jl. Raya Kediri, Depan Supermarket Jayakerti Kediri 53 Kios Mario RSUD TAbanan

KLUNGKUNG

54 Kios Sari Dewata Jl Untung Surapati Klungkung 55 Kios Mutiara Photo Jl Diponegoro 1 Klungkung 56 Toko Riang Jl Diponegoro 3 Klungkung 57 Agen Sugiana Klungkung KARANGSEM 58 Sambas Poto Copy Ulakan 59 Kios Cahya Dewata Manggis 60 Agen Rahayu Jl Gajah Mada Karangasem

NEGARA 61 Agen Agus

Depan SMA 1 Negara

Layouter: Wiadnyana


POLITIK

Modal 3 M

FB/GUS

MAJU sebagai calon legislatif pada pileg 9 April 2014, I Nyoman Sukarca (44) telah mempersiapkan dirinya dengan matang. Pengalaman sebagai caleg dari PDIP pada pemilu sebelumnya, tentu menjadi modal penting untuk bersaing memperebutkan kursi DPRD Kabupaten Tabanan di Dapil 3 Baturiti-Penebel. Apalagi perolehan suara pria yang kini maju melalui Partai Nasdem itu lumayan besar I Nyoman Sukarca saat pemilu 2009 lalu. Gagal meraih kursi pada pemilu sebelumnya tidak membuat dia patah arang untuk berjuang di jalur politik. Baginya politik itu panggilan jiwa untuk ikut memberi andil dalam perjuangan mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat.”Sebagai kaum pergerakan dengan spirit perubahan, saya ingin terlibat mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Negeri ini sudah salah kelola. Yang ada bukan keadilan dan kesejahteraan tapi kekuasaan semata,” kata Sukarca saat dihubungi, Kamis (13/3). Dia juga mengkritisi konsep pembangunan di Kabupaten Tabanan yang dianggapnya terlalu kota sentris dan tidak berpihak kepada pemerataan pembangunan yang berbasis desa. “Semestinya pembangunan di Tabanan lebih mengedepankan pembangunan berbasis desa. Kelihatan sekali ketimpangan yang terjadi antara kota dan desa. Infrastruktur yang masih baik di kota kok lagi diotak-atik, sedangkan infrastruktur di desa-desa dibiarkan hancur lebur,” katanya. Sebagai caleg, dia sering mendapatkan pertanyaan dan masukan masyarakat tentang masalah ketimpangan pembangunan tersebut. Namun, karena dirinya bukan bagian dari pengambil keputusan, maka aspirasi masyarakat itu tidak bisa diperjuangkan secara maksimal. Agar bisa berjuang secara maksimal, kata dia, harus masuk ke dalam lingkaran. Maksudnya, ikut berada dalam pengambil keputusan atau eksekutor. Itulah mengapa dia menganggap kursi legislatif itu harus direbut. “Tanpa berada di dalam lingkaran kekuasaan sulit bagi kita untuk membuat perubahan. Oleh karena itu, saya berjuang untuk bisa terpilih sebagai anggota DPRD Tabanan agar bisa mewujudkan kesejahteraan dan keadilan di Tabanan,” ujar Sekretaris DPD Partai Nasdem Tabanan ini. Ditambahkannya, apabila dipercaya dan dipilih masyarakat sebagai anggota dewan, dia akan mengawal hak-hak masyarakat lainnya seperti dana hibah dan bansos yang peruntukannya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Dana hibah dan bansos itu kan setiap tahun ada. Kenapa di saat menjelang pemilu seperti sekarang ini, baru diturunkan. Kemana dibawa hibah dan bansos tahun-tahun sebelumnya ?” tanya dia. Sebagai caleg, dia juga merasakan beratnya berhadapan dengan incumbent yang membawa amunisi bansos tersebut. Sikap pragmatisme masyarakat juga membuat dia harus mengatur strategi baru dalam berjuang. Tetapi dia meyakini masih ada peluang baginya untuk merebut kursi dewan dengan segala keterbatasan yang dimiliki. “Saya melihat masyarakat semakin cerdas menggunakan hak pilihnya. Dengan modal 3M; Masuaka, Masawitra dan Matur suksma ( Minta dukungan, Persaudaraan dan Ucapan terima kasih Red) saya yakin saya masih mendapat tempat di hati masyarakat,” katanya optimis. W-004

PARPOL

Optimis Masih Pegang Ketua Dewan SEMARAPURA-Fajar Bali PDIP Klungkung optimis dalam Pileg 9 April 2014 mendatang bakal meraih kursi terbanyak di DPRD Klungkung. Dengan demikian, kursi ketua dewan masih tetap menjadi milik PDIP. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPC PDIP Klungkung, Wayan Koster, Kamis (13/3) kemarin. “Saya optimis PDIP Klungkung masih pegang kursi Ketua DPRD,” jelas Koster. Untuk meraih dukungan pemilih pada Pileg nanti, PDIP juga akan mengawali kampanye akbar di Klungkung pada Minggu (16/3) mendatang, dengan menerjunkan sekitar 7.000 simpatisan dan kader PDIP se Klungkung. Bahkan Koster juga menyebutkan dalam kampanye nanti akan mengusung slogan “Coblos PDIP, Jokowi Presiden”. Sedangkan terkait saksi-saksi pada pemungutan dan penghitungan suara, Koster mengaku sudah menyiapkan dua orang saksi di tiap TPS. Bahkan setiap tahapan pada Pileg nanti akan dikawal betul oleh PDIP bahkan sampai ke KPU. “Ini kita tidak mau kalah ketiga kalinya. Kita sudah kalah di Pilgub dan Pilbup, untuk Pileg ini kita tidak mau kecolongan lagi,” terang Koster. Menurut Koster, tidak mudah untuk membangkitkan kembali kekalahan yang sebelumnya dialami oleh PDIP. W-010

Golkar Bisa Jadi Ulang Kekalahan pada 2004 Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute Hanta Yudha memprediksi Partai Golkar akan mengalami kekalahan di pemilihan presiden seperti pernah terjadi pada 2004. Hal itu karena ada banyak faksi di tubuh Golkar sehingga sulit untuk fokus mendukung satu calon presiden dalam pilpres.

JAKARTA-Fajar Bali Pada 2004, Golkar menentukan Wiranto dan Salahuddin Wahid sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung dalam pilpres. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil konvensi yang dilakukan Golkar pada saat itu. Di tahun yang sama, tokoh senior Golkar, Jusuf Kalla, justru merapat ke Partai Demokrat untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono. Demokrat menang dalam Pilpres 2004, jauh meninggalkan Golkar. “Karakter Golkar sudah biasa seperti itu. Ini potret opsionalisme yang mengganggu Golkar mendukung satu capres,” kata

Hanta saat dihubungi, Kamis (13/3). Di internal Golkar, kata Hanta, sedikitnya ada tiga faksi yang sama kuat. Faksi itu meliputi kubu Aburizal “Ical” Bakrie sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, faksi Jusuf Kalla, dan faksi Akbar Tandjung. Menurut Hanta, ketiga faksi tersebut memiliki agenda politik berbeda. Ical telah resmi menjadi capres Golkar, sedangkan Kalla dan Akbar terus membuka diri untuk menjadi cawapres dari eksternal Partai Golkar. Dari sisi elektabilitas, Hanta menilai elektabilitas Ical saat ini lebih tinggi dari Kalla dan Akbar. Meski demikian, keberadaan Kalla dan Akbar sangat mung-

Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie saat membuka Rapimnas Partai Golkar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (22/11/2013). kin menenggelamkan Ical saat berduet dengan capres eksternal yang lebih potensial dari Ical. “Ini mirip cerita di 2004, Golkar punya capres, tapi yang menang JK (Kalla). Sekarang Golkar harus fokus memunculkan nama cawapres agar lebih banyak pilihan,” kata Hanta.

Golkar telah mendeklarasikan Ical sebagai capres. Penentuan cawapres baru akan dilakukan setelah pemilu anggota legislatif. Rumor penggoyangan Ical sebagai capres Golkar beberapa kali muncul dari internal. Terakhir, Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai

mengatakan bahwa kini mulai muncul opsi Golkar mengusung capres dari eksternal dan cawapres dari internal. Opsi tersebut muncul dari hasil pengamatan elektabilitas Ical yang stagnan dan elektabilitas Golkar yang melorot di bawah bayangbayang PDI Perjuangan. KP

Polri siap dalam mengamankan Pileg nanti,” ungkapnya. Sementara itu, Waka Polres Karangasem, Kompol I Made Suarjana mengatakan, simulasi yang digelar sebagai tanda kesiapan Polres Karangasem dalam menghadapi Pileg nanti. Pengamanan dalam Pileg juga dikatakan tidak berbeda jauh dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Untuk kesiapan Polri dalam Pileg nanti, dari Polres Karangasem telah menyiapkan sebanyak 550 personil yang akan berjaga di tiap-tiap TPS. Selain dari Polres Karangasem, personil yang akan berjaga saat pencoblosan itu juga ada BKO dari Polda Bali dan Dalmas. “Untuk politik di wilayah Karangasem belum ada yang menonjol, namun itu tetap diantisipasi,” ujar Kompol Made Suarjana, kepada sejumlah awak media.

Begitu juga terkait keamanan saat pencoblosan nanti, Polres Karangasem juga telah melakukan pemetaan terhadap titik – titik yang rawan. Dari pemetaan yang telah dilakukan, sebanyak 200 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinilai rawan satu. TPS rawan satu tersebut, menurutnya berada di wilayah terpencil, dimana tempatnya jauh dari aparat Polri, seperti di wilayah Kubu dan Tianyar. “Kami sudah memiliki pola keamanan saat pemungutan suara nanti, dimana untuk daerah rawan satu, akan dijaga satu petugas kepolisian di satu TPS. Sementara untuk daerah aman, satu petugas kepolisian akan menjaga dua TPS. Selain itu, petugas kepolisian akan melakukan penjagaan di daerah rawan terutama daerah yang ada calonnya lebih dari satu,” ungkapnya. M-005

Jelang Pileg, Polres Karangasem Gelar Simulasi Keamanan

AMLAPURA-Fajar Bali Jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang, Polres Karangasem menggelar simulasi keamanan di lapangan Tanah Aron, Amlapura, Kamis (13/3). Simulasi menggambarkan terjadi kerusuhan pasca rapat pleno

KPU Karangasem. Massa yang tidak puas dengan hasil pleno tersebut pun membakar kantor KPU setempat. Kerusuhan berhasil dikendalikan setelah pasukan pengamanan Polres Karangasem berhasil memukul mundur massa dan menangkap aktor pemicu unjuk

rasa. Dalam acara simulasi tersebut, sejumlah pejabat penting di jajaran pemkab Karangasem hadir menyaksikan simulasi pengamanan pemilu ini, termasuk Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana, dan Ketua KPU Kabupaten Karangasem I Made Arnawa. Kapolres Karangasem, AKBP Gede Adhi Mulyawarman mengatakan, simulasi yang digelar ini dalam rangka kesiapan Polres Karangasem menghadapi Pemilu nanti. Ditambahkannya, simulasi merupakan rangkaian pengamanan menjelang Pileg, dan mengajak masyarakat mengetahui sistem pengamanan yang dilakukan Polri. “Bukan dimaksud untuk menakut nakuti masyarakat saat proses pencoblosan, penghitungan hingga penetapan calon. Intinya

DENPASAR-Fajar Bali Ratusan tenaga pelipat surat suara di KPU Kota Denpasar hingga Kamis (13/3) kemarin telah menyelesaikan hampir 80 persen surat suara DPD, DPRD Kota, DPR RI dan DPRD Propinsi. Bahkan, KPU optimistis pelipatan surat suara secara keseluruhan akan selesai, Sabtu (15/3) besok. Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede John Darmawan, mengakui, pihaknya kini tinggal melipat surat suara DPRD Propinsi. Surat suara untuk DPD, DPRD Kota serta DPR RI sudah selesai. “Sementara surat suara yang paling banyak rusak adalah DPD 929 lembar, disusul DPRD Kota Denpasar 250, dan DPR RI 140 lembar,” ungkap John Darmawan, di sela memantau pelipatan surat suara di lantai III kantor KPU setempat, Kamis (13/3) kemarin.

Dikatakan, pihaknya menerima surat suara dari KPU Pusat sebanyak 1.677 dus dengan jumlah surat suara 1.662.496 lembar. Pelipatan surat suara yang dilakukan relawan tidak ada masalah. Bahkan, jumlah surat suara yang rusak cukup kecil, dan proses pelipatan untuk DPRD Propinsi ini akan rampung dalam tiga hari ke depan. “Yang paling susah pelipatan surat suara adalah DPD, karena lembarannnya cukup besar dan harus dilipat tiga kali. Sedangkan suarat suara DPRD Kota, DPRD Propinsi dan DPR RI cukup kecil sehingga gampang melipatnya,’’ terangnya. Pihaknya juga menemukan surat suara yang hanya robek kecil, dan kena noda. Surat suara yang rusak atau cacat tersebut telah dikumpulkan, dan selanjutnya akan minta fatwa ke KPU Propinsi Bali, dan Panwaslu Kota Denpasar.

“Kami akan tunjukkan surat suara yang rusak dan cacat tersebut. Kalau mereka menyuruh melipat akan kami lipat,’’ imbuhnya.    Di sisi lain, John Darmawan menambahkan, jumlah pemilih di Kota Denpasar sesuai DPT (Daftar Pemilih Tetap) terakhir 407.475 orang yang tersebar di 4 kecamatan dengan 1.131 TPS (tempat pemungutan suara) yang terbagi dalam 5 dapil (daerah pemilihan). Menurut dia, DPT tersebut masih bisa berubah H-14 sampai tanggal 18 Maret 2014 mendatang. “Ini merupakan penetapan DPT terakhir dan sudah final,’’ paparnya. Disinggung tentang kampanye peserta pemilu, John Darmawan mengemukakan, kampanye terbuka di Kota Denpasar dimulai, Minggu (16/3) sampai

Simulasi Polres Karangasem

FB/BUDIASA

KPU Targetkan Pelipatan Surat Suara Tuntas Sabtu

FB/CAR

POLITISI

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

FB/IST

10

Ketua KPU Kota Denpasar, Gede John Darmawan meninjau relawan melipat surat suara di kantor KPU setempat 5 April mendatang. Dari rentang waktu tersebut ada jadual kampanye yang kosong, yaitu dari tanggal 18 Maret hingga 1 April 2014 karena merayakan hari

raya Nyepi. “Jadual kampanye secara nasional di Bali diliburkan untuk menghormati perayaan hari raya Nyepi,’’ terang John Darmawan. R-004

KPU Tabanan Kekurangan Ribuan Surat Suara

TABANAN-Fajar Bali KPU Tabanan ternyata masih kekurangan ribuan surat suara. Dari jumlah tersebut, surat suara untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 2 kecamatan Selemadeg Timur, Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan yang paling banyak kurang, yakni 1.200 surat suara. Komisioner KPU Tabanan urusan logistik, I Ketut Narta, Kamis (13/3) kemarin menjelaskan hingga H-27 surat suara masih menjadi persoalan. Kekurangan surat suara tejadi di semua tingkatan karena surat suara yang diterima mengalami kerusakan. Surat suara untuk DPD kurang 220, DPR RI kurang 798, surat suara DPRD Provinsi Bali kurang 64. “Untuk DPRD Kabupaten surat suara untuk Dapil 2 kurangnya 1.200 surat suara,” tandas Narta. Ditambahkan, untuk Dapil 1 kurang 91, Dapil 3 kurang 138 dan Dapil 4 kurang 200 surat suara. “Penyebab utama kekurangan surat suara karena

FB/DONI

Terbanyak di Dapil 2

Sejumlah pegawai KPU Tabanan tampak sibuk memasukan logistik surat suara ke dalam amplop besar. dalam keadaan rusak,” jelas Narta. Pihaknya sudah membuat laporan secara tertulis kepada KPU Bali dan KPU Pusat agar kekurangan surat suara itu bisa cepat ditangani. Sementara itu, kemarin juga digelar pelantikan 150 KPPS seKecamatan Kediri yang digelar di aula kantor Camat Kediri. Pelantikan dilakukan secara simbolis oleh Ketua PPS (Panitia Pemung-

utan Suara ) Desa Pandak I Gusti Ngurah Marjaya. Selain dihadiri 150 KPPS, kegiatan itu dihadiri oleh 45 PPS. Pelantikan dilanjutkan dengan bintek pemungutan dan penghitungan suara, dengan narasumber dua komisioner KPU, I Gede Putu Weda Subawa dan I Wayan Sutama, serta Ketua PPK ( Panitia Pemilihan Kecamatan ) Kediri I Gede Anom. W-004

620/III/KTR

621/III/KTR

Layouter: Wiadnyana


FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

NASIONAL

12 Jam, Gunung Slamet Meletus 9 Kali PEMALANG-Fajar Bali Kamis (13/3) sekitar pukul 00.00 sampai 12.00 WIB, Gunung Slamet tercatat meletus sebanyak sembilan kali dengan ketinggian letusan rata-rata 1.000 meter. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendrasto, mengatakan, sembilan letusan yang dihasilkan gunung tersebut dikenal dengan nama letusan freatik. Letusan freatik merupakan hasil interaksi antara magma dan air tanah sehingga menimbulkan material abu vulkanis dan uap air. Menurut Hendrasto, letusan yang dihasilkan sampai saat ini belum membahayakan untuk warga di radius lebih dari 5 kilometer. “Yang membahayakan radius 2 kilometer. Jadi, diimbau untuk tidak mendaki Gunung Slamet dan beraktivitas,” kata Hendrasto, saat berada di Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Pulosari, Pemalang, Jawa Tengah. Hendrasto menambahkan, selain letusan freatik, tercatat masih terjadi sejumlah gempa terkait status waspada Gunung Slamet, antara lain gempa embusan dan gempa vulkanis dalam. “Selama ada 97 gempa embusan, 1 gempa vulkanis dalam dan 1 vulkanis dangkal, sejauh

FB/IST

Aktivitas Gunung Slamet diperkirakan semakin meningkat. ini statusnya masih waspada,” tambahnya. Hasil data dari Pos Pengamatan Gunung Slamet hari ini menunjukkan aktivitas Gunung Slamet mengalami peningkatan dengan adanya 9 kali letusan freatik dalam jangka waktu 12 jam. Tambah Satu Seismometer Pusat Vulkanologi dan Miti-

gasi Bencana Geologi (PVMBG) menambah satu Seismometer lagi untuk mengukur aktivitas Gunung Slamet yang terus meningkat. Sebelumnya PVMBG sudah memasang 3 Seismometer di tiga titik, yaitu di Gunung Cilik, Jurang Mangu dan Buncis. “Nanti kita cari tempat mana yang akan dipasang, yang jelas

harus steril, tidak ada pohonpohon besar,” kata Hendrasto. Hendrasto mengatakan, idealnya satu Gunung Berapi dipasangi 4 Seismograf. Dengan terpasangnya satu lagi Seismograf, pihaknya bisa mengetahui lebih detail sumber gempa baik vulkanik maupun embusan. KP

baik dari pihak pro maupun kontra datang bergantian. Menyikapi hal ini, tokoh puri dan Raja se-Bali menggelar pertemuan khusus. Tepatnya, pada tanggal 2 Februari 2014 lalu. Pertemuan ini dilaksanakan di Puri Agung Buleleng, dan menghasilkan sebuah pernyataan khusus. Inti pernyataan sikap tersebut, Puri se-Bali sepakat untuk mendukung rencana reklamasi yang bertujuan positif. Artinya, jika reklamasi terwujud, harus diutamakan di tempat-tempat yang paling parah diterjang abrasi. “Rencana reklamasi baik, tapi harus diutamakan di lokasi yang terkena abrasi, seperti di Klungkung. Kalau terus-terusan terkena abrasi

maka Pulau Bali bisa habis,” ujarnya. Diingatkan pula, seluruh rencana reklamasi harus dilakukan dengan kajian, dan dilakukan tanpa merusak ataupun bertentangan dengan adat dan istiadat masyarakat Bali. Lebih lanjut, tokoh Puri Klungkung ini mengungkapkan, ribut-ribut terkait rencana reklamasi dipicu oleh minimnya sosialisasi. Jika saja sebelum dikaji ataupun masih dalam tahap pembahasan izin kajian disosialisasikan ke masyarakat, tentu tidak akan terjadi polemik. “Ribut-ribut bisa diantisipasi dengan sosialisasi. Sosialisasi harusnya tidak hanya dengan pejabat, tetapi seluruh masyarakat. Seluruh rencana reklamasi mesti diinformasi-

kan luas ke masyarakat, agar kami bisa bersikap,” paparnya. Di lain sisi, tokoh dari Puri Pemecutan, Cokorda Pemecutan melihat rencana reklamasi dari sisi yang berbeda. Dirinya berharap rencana reklamasi jangan dipengaruhi oleh sentimen kedaerahan. Gubernur Bali, Made Mangku Pastika sudah terpilih dan ditetapkan, karena itu sudah sepantasnya masyarakat mendukung kebijakan-kebijakan Gubernur. Bukan malah mengancam dirinya. Cok Pemecutan tidak ingin, hanya karena rencana reklamasi masyarakat Bali terpecah belah. Padahal, mayoritas warga Bali tahu, daratan terkepung abrasi, dan harus segera diselamatkan. W-019

kung tapi di seluruh Bali saya harap masyarakat tenang. Apatak mustahil pula jika keempat bila ada perbedaan pendapat tersangka pemasang spanduk sampaikan sesuai aturan dan yang ditahan di Polda Bali itu kekeluargaan. Terapkan paras bukan tokoh utamanya. “Ini paros salunglung sabayantaka, sudah kea rah kriminal, harus ingat itu,” harap Ida Dalem. diusut tuntas”, cetusnya. Pernyataan senada juga disLebih lanjut, agar aksi-aksi ampaikan oleh tokoh dari Puri serupa tidak terulang kembali,  Pemecutan Denpasar, Cokorda Ida Dalem pun menghimbau Pemecutan.  Selain menyayangkepada masyarakat Bali untuk kan aksi tersebut, ‘raja’ yang lebih mawas diri. Penyampaian terkenal nyentrik ini juga beraspirasi tidak pernah dilarang harap masyarakat Bali jangan oleh siapapun, tetapi harus asal wanen (berani).   Berbagai disesuaikan dengan adat dan aksi yang  bertujuan untuk menbudaya Bali. Dan yang terpent- yampaikan dukungan ataupun ing,  masyarakat Bali tidak aro- penolakan, hendaknya dilakugan. kan dengan bertanggung jawab. “Tidak hanya untuk KlungApalagi semakin modern,

penduduk Bali semakin kehilangan rasa persaudaraannya. Oleh karena itu, jangan sampai hal ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memicu konflik. “Cari biang keroknya, jangan sampai Bali bentrok,” ujarnya lantang. Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya yang hadir dalam diskusi kemarin juga angkat bicara. Politisi sekaligus warga Sanur ini yakin, keempat warga Sidakarya yang ditahan saat ini adalah korban. Korban kepentingan orang-orang tertentu yang sengaja ingin menciptakan konflik di Bali. “Keempat anak ini adalah korban, di balik ini ada oknum yang ingin Bali hancur. Bali

harus diselamatkan, saya rasa ini ada pihak yang ingin di Bali ada konflik,” terang Arjaya. Selain itu, pihaknya juga tidak ingin masalah yang seolah sengaja diletupkan ini, kemudian disispi kepentingan politik. Apalagi, dimanfaatkan sebagai ‘lahan’ untuk meraup simpati. Demikian juga dengan aksi pemasangan spanduk. Aparat keamanan harus menemukan aktor intelektualnya. Sehingga semua permasalahan terungkap. “Siapa yang menulis, dan siapa aktor di balik ini harus ditemukan.  Keempat anak ini hanya korban, saya yakin Pak Gubernur akan memaafkan,” ujarnya. W-019

DARI HALAMAN 1

telah bekerja keras, memenuhi kebutuhan pangan di daerahnya. Tak hanya daging, juga kebutuhan pokok lainnya. Untuk itu, kata SBY, dalam rombongan yang dibawanya ini, ada Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, juga para tenaga ahli peternakan, agar bisa menangani masalah para nelayan, petani dan peternak untuk terus maju. Presiden menginginkan harga daging di pasaran bisa lebih stabil. Mis-

alnya ketika harga daging naik, terutama pada hari-hari besar, maka yang mendapatkan keuntungan adalah para peternaknya dan bukan para makelarnya. Presiden SBY juga mengutip pernyataan dari peternak di Tuban, bahwa untuk pemasaran sapi menjadi titik yang rawan. Misalnya, jika misalnya harga sapi Rp 15 juta per ekor, maka yang mendapat untung Rp 2 juta hingga 2,5 juta adalah makelarnya. Sementara peter-

naknya hanya mendapat untung sekitar Rp 500 ribu. Cerita ini menyedihkan karena yang bersusah payah dan bekerja keras adalah peternak. “Ini namanya tidak adil,” kata SBY dalam pidatonya. Di Tuban sendiri, populasi ternak sapi dalam tiga-empat tahun terakhir ini terus meningkat. Bahkan, populasi sapi kini mencapai 314 ribu ekor atau tertinggi kedua setelah dari Kabupaten Situbondo dan sekitarnya. KP

diperlukan pelatihan khusus, dan semoga Pemerintah Provinsi Bali bisa memfasilitasi itu semua”, cetusnya. Lebih jauh Pasmika menjelaskan, selama ini pembangunan sedang menjadi trend di Bali. Berbagai bisnis konstruksi juga semakin marak. Sayangnya mereka cenderung

menggunakan tukang luar Bali. Begitu juga di daerah Buleleng. Banyak tukang luar Bali yang digunakan dalam proyek pembangunan. Padahal, banyak tukang lokal yang juga punya kemampuan. “Sekali lagi kami berharap Pemprov Bali juga memperhatikan hal tersebut. Selama ini

proyek-proyek banyak di Bali, tapi sayangnya mereka menggunakan tukang di luar Bali. Sehingga tukang-tukang lokal menganggur. Kalau memang penyebabnya kurang keahlian atau kemampuan, kami berharap dibeirkan pelatihan khusus dan pihak Pemprov yang memfasilitasi”, beber Pasmika. W–008

naik. Lantas upaya apa yang harus ditempuh pemerintah untuk mengatasi masalah pendangkalan? Menurut Laksana salah satu solusinya adalah adalah melakukan pengerukan. Pasalnya Danau Batur diketahui sebagai daerah resapan air bagi kabupaten kota di Bali, selain

itu Danau Batur juga dikenal sebagi destinasi wisata milik Bali dan Indonesia. Maka, lanjut Laksana, tidak berlebihan jika nantinya dilakukan pengerukan. Pemkab Bangli bisa mengusulkan atau meminta bantuan kepada Pemprov Bali atau Pemerintah Pusat. “Jika kita yang dibebankan untuk mengatasi masalah

pendangkalan sudah jelas Bangli tidak mampu, maka perlu kepedulian dari Pemprov Bali dan juga Pemerintah Pusat”, tegasnya Laksana juga menambahkan jika tidak dilakukan pengerukan, maka air danau tidak bakal surut, dan kondisi akan lebih parah lagi jika hujan turun dalam durasi waktu yang lama. W-002

Tokoh Puri Sikapi Polemik Reklamasi

DARI HALAMAN 1 Bali jangan gegabah. Tidak cepat mengambil kesimpulan, entah menerima ataupun menolak reklamasi. Melainkan menunggu hasil kajian secara teknis oleh tim yang memang ahli dibidangnya. “Sepanjang garis pantai Bali yang terkepung abrasi memang membutuhkan perbaikan, tapi untuk masalah reklamasi jangan terlalu dini. Perlu kajian dengan seksama,” ungkapnya. Sementara itu, tokoh dari Puri Klungkung Ida Dalem Smaraputra memberi tanggapan yang lebih tegas. Ida Dalem mengungkapkan, prokontra rencana reklamasi sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. Apalagi, aksi demo

Kejar Biang Kerok Aksi Spanduk DARI HALAMAN 1

Makelar Sapi Marak, Presiden SBY Marah Dengan demikian, Indonesia tidak perlu banyak impor daging dari Australia, New Zealand, dan negara lainnya. Makanya, di sejumlah provinsi, memang peternakan terus di tingkatnya. Contohnya seperti Provinsi Jawa Timur yang memang relatif bagus dan bisa mencukupi kebutuhan daging sendiri. Presiden juga menunjuk Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang

11

Jika Jokowi Nyapres, Basuki Sambut Positif

JAKARTA-Fajar Bali Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama menyambut positif jika Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berniat menjadi calon presiden pada Pemilu Presiden 2014. Jika Jokowi terpilih menjadi presiden, hal ini turut membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menuntaskan berbagai permasalahannya. Pasalnya, banyak pekerjaan Pemprov DKI yang terkait dengan pemerintah pusat. “Kalau dia presiden, kan bisa ngatur banyak hal. Mensinkronkan kepolisian dan kejaksaan. Terus PNS juga. Peraturan pengadaan barang semua di LKPP, itu kewenangannya di presiden,” sebutnya di Bakaikota Jakarta, Kamis (13/3). Terkait wacana bahwa Jokowi akan maju mendampingi capres PDI-P Megawati Soekarnoputri, Basuki memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, Megawati tidak akan

mungkin melakukan hal ini. “Saya kira kalau jadi cawapres tidak mungkin Bu Mega lakukan. Karena Bu Mega tugaskan dia ke DKI. Kalau jadi wapres, tidak akan sesuai dengan visi misi untuk jadi role model,” kata Basuki Sebelumnya, Basuki mengatakan, Jokowi adalah orang yang sangat menghormati Megawati. Jadi, apapun perintah dari Megawati akan dilaksana-

kan oleh mantan Wali Kota Solo itu. Namun kata Basuki, Jokowi selalu menurut pada Megawati bukan berarti takut. Jokowi memandang Megawati sebagai roh dari PDIP yang berhaluan marhaen. “Orang boleh menjelek-jelekan Bu Mega macam-macam. Tapi bagi Pak Jokowi, Bu Mega adalah marhaen asli. Ini sesuatu yang berbeda,” tukasnya. KP

KUALA LUMPUR-Fajar Bali Pemerintah Malaysia membantah laporan yang diturunkan harian Wall Street Journal bahwa setelah hilang kontak, pesawat Malaysia Airlines masih terus terbang selama empat jam. Menteri Pertahanan dan Transportasi Hishammuddin Tun Hussein mengatakan, tim dari Rolls-Royce dan Boeing sudah berada di Malaysia sejak Minggu. Keduanya tidak pernah menyebut adanya isu tersebut. Dilansir laman The Star, Kamis 13 Maret 2014, Hishammuddin mengatakan transmisi terakhir dari pesawat bukan 1.30 waktu Malaysia seperti yang diberitakan. "Transmisi terakhir dari pesawat sekitar pukul 01.07, yang mengindikasikan semuanya normal," kata Hishammuddin. Sebelumnya, dalam laporan

data dari Aircraft Communications Addressing and Reporting System (ACARS) yang diterima perusahaan Boeing dan Rolls Royce sebagai produsen pesawat serta mesin, menyebut Pesawat Malaysia Airlines yang hilang diduga masih terbang 4 jam setelah hilang dari radar. ACARS ini adalah sistem yang mengirimkan secara otomatis data-data keadaan mesin, tujuan, dan kecepatan pesawat pada maskapai dan produsen. Sekali penerbangan, ACARS mengirimkan empat data: saat tinggal landas, meningkatkan ketinggian, saat di udara, dan saat mendarat. Berdasarkan data tersebut, pesawat diketahui telah terbang selama total lima jam. Selain itu, Hishammuddin juga membantah laporan satelit China yang menemukan tiga puing di Laut China Selatan. Menurut dia, setelah diteliti hasil pencitraan

satelit itu tidak menunjukkan bangkai pesawat. "Laporan itu tidak akurat," kata dia. Hishammuddin menyebut Pemerintah China telah menginformasikan kepadanya foto citra satelit yang diunggah ke situs resmi Badan Kelautan China tidak seharusnya dipublikasikan dan tidak menunjukkan puing-puing pesawat. Publikasi foto di situs mereka itu merupakan satu kesalahan. Dengan bantahan ini, maka tim SAR gabungan belum berhasil menemukan petunjuk apa pun di hari keenam pencarian pesawat jenis Boeing 777-200 ER itu. Sering berulangnya petunjuk yang dianggap dapat menjadi titik awal penemuan pesawat dan informasi yang berbeda, membuat publik kesal dan menuduh Negeri Jiran tidak becus dalam menangani peristiwa hilangnya pesawat ini. VV

DARI HALAMAN 1

empuan, kata Rudia, harus dapat mencontohkan politik yang santun dan jangan sampai menjanjikan uang kepada konstituen. “Saya harapkan caleg per-

empuan jangan segan untuk melaporkan jika ditemukan berbagai kecurangan dan pelanggaran selama tahapan pemilu,” ucapnya. AN

kan, kedua putranya sudah menunjukkan gejala tidak normal sejak berumur 1 tahun. Ketika itu, tatapan mata bayinya dikatakan tidak fokus, dan semakin lama tubuhnya tidak berfungsi normal. Pekerjaannya sebagai buruh angkut hanya menghasilkan Rp 20 ribu sehari, tentu tidak cukup

untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Demikian juga dengan suaminya, Sadra hanya bertumpu pada penghasilan sebagai buruh bangunan yang tak menentu. Keterbatasan biayalah, membuat orang tua ini merelakan anaknya sakit tanpa perawatan medis. W-019

Jokowi

Ahok

FB/IST

Malaysia Bantah Pesawat Masih Terbang Setelah Hilang di Radar

Legislator Usulkan Debat Caleg

berurusan dengan aparat hukum karena termasuk tindak pidana,” ucapnya. Semestinya caleg per-

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Gubernur Tengok Keluarga Sadra dan Darma

DARI HALAMAN 1 pinggul hingga kaki mengecil, dan tangan tidak dapat digerakkan. Tanpa bantuan kedua orangtuanya, Suantika dan Supardika takkan mampu untuk duduk bahkan sekadar untuk makan. Nengah Sumerti mengisah-

Harapkan Bantuan untuk Pelatihan Tukang DARI HALAMAN 1 efisien sebagai tukang. Padahal kemampuan atau keahlian itu sangat diperlukan di tengah ketatnya persaingan. “Banyak sekali para tukang yang belum mengetahui dan menerapkan cara kerja yang efisien. Inilah menurut saya

Diminta Pengerukan Danau Batur

DARI HALAMAN 1 plastik yang hanyut ke danau. Keberadaan sampah plastik ini justru menutup pori-pori untuk mengalirkan air ke daerah hilir. Di samping itu danau terbesar di Bali ini juga tidak memilki ovlet atau pembuangan langsung, sehingga dalam waktu lama air akan terus

026/VI/FB/MHM

Layouter: Kasturie


DEWANKU

12

Yunita Oktarini Dekati Pemilih Perempuan

Khawatir Ganggu Wisatawan

Dewan ‘Warning’ Proyek di Kawasan Wisata MANGUPURA-Fajar Bali Pada tahun anggaran 2014 ini, sejumlah proyek yang akan dikerjakan berada di kawasan wisata. Seperti diantaranya pembangunan ruas jalan gerbang BTDC Utara - JL Pratama dan pembangunan dranage di jalan depan STP Nusa Dua. Untuk itu, kalangan DPRD Badung mengingatkan dinas terkait agar pelaksanaan proyek tidak sampai mengganggu kenyamanan wisatawan. “Terkait persiapan pelaksanaan proyek itu (di kawasan wisata Nusa Dua,red), saya berharap Dinas Bina Marga dan Pengairan serta Dinas Cipta Karya Badung melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi yang lebih intensif dan ketat untuk kelancaran pelaksanaannya,” ucap anggota DPRD

Badung, I Wayan Puspa Negara, Kamis (13/3). Lebih lanjut, Ketua Badan Legislasi (Banleg) ini juga berharap pengerjaan proyek di kawasan utama pariwisata Nusa Dua ini dilakukan secara profesional dan mengurangi kesemrawutan. “Apalagi bulan Juli-Agustus nanti musim high seaseon, sehingga jangan sampai proyek ini menjadi preseden buruk. Kalau perlu pengerjaannya malam hari dan libatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasannya,” katanya. Sehingga, imbuhnya, penyelesaiannya mencerminkan kualitas proyek yang mengarah pada beautifikasi dan standar tinggi. Untuk diketahui, dalam APBD 2014 ini, pembangunan

Sebagai Caleg ‘Incumbent’, Lebih Mudah Mensosialisasikan Diri

FB/DOK

Wayan Puspa Negara

untuk pembangunan drainge dan trotoar ruas jalan PratamaTanjung Benoa gerbang BTDC Utara dianggarakaan Rp22,4 miliar, pembangunan drainage jalan depan STP Nusa Dua sebesar Rp 2 miliar. W-006

Yulyanti, tak Asal Nyaleg

BANGLI-Fajar Bali Berbagai strategi politik digunakan para politisi untuk dapat meraih dukungan politik dan kekuasaan politik. Terpenting tidak melanggar aturan, untuk harapan mencari sensasi politik tentu sah-sah saja. Dalam hal pemasangan gambar atau foto, politisi di Bangli ada yang menggunakan tata rias ala selebritis. Wajah dirias sedemikian rupa, hingga eksentrik (tampil beda). Dengan tampil beda, tentu bakal mudah diingat oleh masyarakat. Ayu Sandat Yulyanti selain tampil dengan foto yang beda juga menggunakan nama yang mudah dikenal yakni ASY. Baik dari sisi tampilan dan nama, ASY, amat mudah diingat. Memiliki spanduk dengan nama singkat ASY, bertengger di banyak titik di daerah pemilihannya. Putri Solo yang menikah ke Geria Kelempung, Desa Jehem , Tembuku ini menjadi cukup mewarnai perpoltikan di Bangli. Kalau Caleg lain namanya tenggelam, ASY tidak, dia kini terus bekerja menggalang dukungan, mendekatkan visi dan misinya ke masyarakat,

FB/SUMERTA

Ayu Sandat Yulyanti “Saya sekarang malah sedang tancap gas”, ujar ASY dengan dengan santun kepada Fajar Bali, di Bangli, Rabu (12/3). Dia terus dor to dor dekatkan diri ke masyarakat, tak mengenal siang malam. Bekerja pun tak asal-asalan. Tetapi menggunalan strategi. Dalam hal pemasangan gambar dia harus dengan gambar yang mudah diingat masyarakat. Dalam hal nama juga agar mudah diingat.

FAJA R BALI

Jumat, 14 Maret 2014, Tahun XIV

Ketika ditanya mengapa menggunakan nama ASY, dia mengatakan nama itu terinspirasi oleh nama Soesilo Bambang Yudhoyono (presiden RI) yang menggunakan akronim SBY saat menjadi calon presiden. “Sebutan SBY begitu mendarah daging di masyarakat, saya terinspirasi dari situ, “ujar wanita cantik dan manis ini. Diakui kini istilah ASY sudah menyeruak dikalangan anak muda dan atau siswa. Dikatakannya siswa SMP saja ketika ditanya soal ASY menjawab tahu, bahwa ASY Caleg DPRD Bangli no.3 dari Partai Demokrat. ”Orang tua siswa ketika tanya anaknya soal ASY mereka tahu, “ujar ASY tanpa berarti kelebihan percaya diri (Pede). Tetapi bukan berarti hanya mengandalkan sebutan itu. Dia kini terus turun ke masyarakat menggalang dukungan, dengan cara mendekatkan program (visi dan misinya). Dia senantiasa didampingi suaminya Ida Bagus Gede Ari Wiguna, kini mengaku terus turun ke masyarakat terutama di daerah pemilihan(Dapil) Bangli-Tembuku. W-002

SEGENAP KARYAWAN/ KARYAWATI

Putu Yunita Oktarini, merupakan satu-satunya Srikandi di DPRD Badung. Yunita juga menjadi salah satu calon legislatif (caleg) yang akan maju dalam pileg 9 April mendatang. Lalu, apa saja yang akan dilakukan untuk meraih suara dan memenangkan pileg? SEBAGAI caleg incumbent, Yunita mengaku lebih mudah mensosialisasikan diri daripada pileg sebelumnya. Dengan sudah banyak terjun ke masyarakat, katanya, ia bisa mengetahui persoalan dan hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. Sebagai caleg perempuan, wanita kelahiran 6 Oktober ini juga merasa lebih diuntungkan dari caleg pria. “Saya bisa ‘masuk’ ke lini perempuan secara menyeluruh yang mungkin tidak bisa disentuh caleg laki-laki. Secara psikologis, saya mengetahui apa saja sih kebutuhan-kebutuhan perempuan itu. Misal saja, kita bisa berikan bantuan fasilitas penunjang untuk reproduksi wanita, buatkan acara-acara penyuluhan yang bermanfaat bagi mereka,” urai politisi PDI Perjuangan ini. Namun dikatakan, pendekatannya dengan konstituen perempuan, bukan berarti ditinggalkan konstiuen lainnya. “Bisa masuk ke semua lini perempuan itu satu kelebihan caleg perempuan, tapi bukan berarti mengesampingkan yang lain. Untuk masalah memperjuangkan aspirasi, saya tidak melihat gender. Apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang bisa saya perjuangkan akan saya perjuangkan,” ucap legislator dari Kedonganan ini. Selain khusus mendekati pemilih perempuan, wanita yang masih lajang ini, juga menyasar pemuda. “Saya juga menjadi bagian dari mereka, jadi mudah untuk masuk,” ujarnya. Ditanya soal target perolehan suara. Yunita enggan menyebut angka. “Saya targetkan sebanyak-banyaknya. Bagi saya bisa duduk lagi atau tidak itu bukan tujuan utamanya, baginya yang terpenting bisa berjuang bersama masyarakat,” ucapnya seraya berharap lebih banyak Srikandi yang bisa duduk di parlemen. Sebagaimana diungkapkan Yunita, caleg incumbent lainnya juga mengaku optimis tembus kursi parlemen. Bahkan diantara mereka yakin perolehan suaranya bakal berlipat dari pileg sebelumnya. Beberapa caleg incumbent DPRD Badung

Putu Yunita Oktarini yang sempat disinggung peluang kembali terpilih, hampir seluruhnya mengaku optimis dapat merebut kembali satu kursi legislatif. Bahkan mereka pun berani menyebut perolehan suaranya akan melebihi pileg sebelumnya. “Ya kalau sesuai prediksi dapatlah, malah targetnya suaranya bisa dua atau tiga kali lipat,” ucap salah satu caleg incumbent dari Partai PDI Perjuangan yang tidak mau disebut namanya. Alasannya, incumbent secara langsung atau tidak langsung saat menjalankan tugas pemerintah bisa mensosialisasikan diri. Kelebihan lainnya, adanya dana bansos dan hibah yang diberikan tiap tahun. “Jadi ada ikatan batin dengan konstituen. Kita sudah ‘memaintenance’ (‘merawat’,red) konstituen kurang lebih lima tahun. Kita lebih dulu mensosialisasikan diri daripada caleg

FB/DOK

baru,” ujarnya. Selanjutnya diutarakan, untuk meraih target suara, jangkauan sosialisasi lebih diperluas lagi dari waktu pileg sebelumnya. Kalau sebelumnya, katanya, misalnya, satu desa hanya tiga empat banjar yang disasar, untuk saat ini lebih diperbanyak lagi. “Kita ekspansi dari konstiuen misalnya tiga banjar kita perluas lagi,” katanya. Bagaimana dengan pendatang baru, menurut mereka (caleg incumbent,red), caleg baru tidak menjadi ancaman. Pasalnya, sebagai caleg incumbent lebih diuntungkan dari segi sosialisasi maupun lainnya. “Kami sudah lebih dulu mensosialisasikan diri, jadi masyarakat sudah lebih banyak mengenal. Apa yang sudah kita lakukan, masyarakat sudah bisa menilai daripada yang baru yang belum berbuat,” ucapnya. W-006

Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya

SAGUNG PUTRI WIRATNA Ibu Mertua IGMA WISNU MATARAM (Pemimpin Umum Harian Fajar Bali) Pada Hari Kamis, 13 Maret 2014, Pukul 03.05 di RS. Sanglah Denpasar

Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) IGA Galuh Ardhaningrat, SE Direktur

Drs. Emanuel Dewata Oja Pemimpin Redaksi

618/III/KTR

401/I/BGS

580/II/IGR

Layouter: Kasturie

FAJAR BALI EDISI 14 MARET 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you