Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

KAMIS, 12 JUNI 2014 | TAHUN XIV

INDONESIA MEMILIH

27 HARI LAGI

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Warga Terintimidasi Diminta Melapor

833/VI/R-002

KE HAL. 11 KE HAL. 11

Pak Gubernur

Tingkatkan Kualitas Perguruan Tinggi di Bali Kualitas pendidikan di perguruan tinggi di Bali mendapat perhatian serius dari masyarakat. Hal itu dikarenakan, materi pendidikan yang didapat di perguruan tinggi maupun di universitas dirasa tidak bisa diaplikasikan dalam dunia FB/AGUNG kerja. Sehingga sering I Putu Eka Sanjaya ada fenomena industri menjadi ‘kampus kedua’ para sarjana-sarjana. Hal ini disampaikan oleh warga keturunan Tionghoa, I Putu Eka Sanjaya, Rabu (11/6) kemarin. Pria yang tinggal di Gianyar ini menambahkan, pendidikan di perguruan tinggi di Bali mestinya lebih fokus pada mencetak generasi-generasi yang sudah memiliki kemampuan

MUDP Bali Sayangkan Pro-Kontra Reklamasi Diseret ke Ranah Adat Intimidasi yang dilakukan dalam agenda rapat banjar oleh oknum perangkat desa terhadap pihak yang pro reklamasi di Banjar Kertha Pascima, Desa Tanjung Benoa sangat disayangkan oleh pihak Majelis Desa Pakraman. Apalagi nada ancaman tersebut ingin mengeluarkan seseorang dari keanggotaan banjar hanya karena beda pendapat soal reklamasi.

Siapapun masyarakat tidak bisa diintimidasi. Apalagi hanya karena pro dan kontra reklamasi yang dibawa-bawa ke banjar. Di mata hukum pun masyarakat tidak boleh diintimidasi.

DENPASAR-Fajar Bali “Tidak berhak orang dikeluarkan dari suatu banjar kalau hanya persoalan mendukung atau menolak reklamasi. Itu hak asasi pribadi seseorang. Kalau orang itu sudah melanggar awig-awig dengan berat baru bisa dikeluarkan,” tegas Majelis Desa Pakraman Badung Ida Bagus Anom Rabu (11/6) malam kemarin. Anom melanjutkan, dikeluarkannya seseorang dari banjar atau desa dilihat dulu besar kecilnya kesalahan yang dibuat. Itupun kalau pelanggaran yang

JRO GDE SUWENA

KETUA MUDP BALI

KE HAL. 11

FB/IST

Tabanan Siapkan Rekonstruksi Cekurkwak

KE HAL. 11

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

FB/IST

REKONSTRUKSI-Tari Cekurkwak akan menjadi salah satu tarian rekonstruksi Kabupaten Tabanan di ajang Pesta Kesenian Bali. Biasanya tarian ini dipentaskan saat upacara pitra yadnya.

Pembukaan PKB ke-36 Disiarkan Langsung

Ketut Teneng

FB/IST

DENPASAR-Fajar Bali Guna memberi kesempatan bagi masyarakat yang tak bisa datang langsung ke lokasi acara, Pemprov Bali bekerja sama dengan TVRI Bali dan RRI Denpasar akan menyiarkan secara langsung prosesi pawai pembukaan PKB ke-36 Tahun 2014 yang dipusatkan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Renon, Jumat (13/6).

Selain rangkaian pawai, masyarakat luas juga dapat menyaksikan siaran langsung prosesi pembukaan secara resmi oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Panggung Terbuka Ardha Candra melalui kedua media penyiaran tersebut. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Drs. I Ketut Teneng, SP. M.Si dalam siaran persnya, Rabu (11/6). KE HAL. 11

TABANAN-Fajar Bali Tabanan merupakan daerah agraris yang sebagian besar masyarakatnya bergelut di bidang pertanian. Kultur agraris itu secara langsung mempengaruhi adat dan budaya daerah yang dikenal dengan lumbung beras ini. Begitu juga dengan seni tari dan tabuh, akarnya bertautan erat dengan dunia pertanian. Tari baris cekurkwakmerupakan salah satu bentuk pengintegrasian unsur pertanian ke dalam seni dan budaya. Sebagai salah satu tarian unik, tarian yang ada di Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan ini akan dipentaskan sebagai kesenian rekonstruksi di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Menurut Wayan Muder, Kabid Kesenian dan Perfilman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tabanan, tari cekurkwak akan dipentaskan di ajang PKB karena merupakan salah satu tarian khas masyarakat Tabanan. Sekaligus sebagai kesenian rekonstruksi yang menjadi andalan Tabanan di PKB 2014. “Tari ini hanya ada di Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kerambitan. Bisa dikatakan tarian ini sangat langka” ujarnya. Dijelaskan, tarian yang dibawakan oleh 50 orang penari dan penabuh KE HAL. 11

KPU Siapkan TPS Khusus DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI NO.

NAMA/ ALAMAT

1616 Inspektorat Provinsi Bali Jl. Di Penjaitan No.14 Dps

JUMLAH Rp 2,040,000

Total Rp 2,040,000 Jumlah Yang Diterima Hari ini Rp 2,040,000 Saldo Per 11 Juni 2014 Rp 62,914,000 Total Keseluruhan Rp 64,954,000

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

Pasien RSJ Bangli Diberi Hak Memilih Presiden DENPASAR-Fajar Bali Pemilihan Presiden (Pilpres) tinggal beberapa hari lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali terus memutakhirkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).  Rabu  (11/6) kemarin, KPU Provinsi Bali untuk kali pertama menggelar pleno DPT

sekaligus membahas mekanisme Pilpres.  Uniknya, tak seperti  Pileg atau Pilpres yang lalu. Kali ini pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilih. KPU Bali akan menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi pasien dan

FB/AGUNG

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

KE HAL. 11 014/VI/KTR

Tim Jokowi-JK Arak Obor Keliling Bali

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

pegawai di RSJ. Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi menegaskan, meski disediakan TPS khusus bukan berarti seluruh pasien dapat memilih. Pasien yang akan menggunakan hak pilih, harus mengantongi

OBOR-Penyerahan api obor oleh Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra kepada Ketua Tim Kampanye Jokowi-JK Provinsi Bali, I Wayan Koster untuk selanjutnya diarak menuju dua belas pura di Bali.

DENPASAR-Fajar Bali Tim Pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla Provinsi Bali melaksanakan Pada Yatra Api Obor ke dua belas pura di sembilan kabupaten/kota di Bali Rabu (11/6) kemarin. Dalam pelaksanaan acara tersebut, terlebih dahulu dilakukan persembahyangan bersama, pengukuhan tim inti dengan upacara mejaya-jaya yang diikuti oleh peserta inti di Pura Jagatnatha Denpasar. Di sela-sela pelaksanaan acara

Pada Yatra Api Obor, Ketua Tim Kampanye Jokowi-JK Provinsi Bali I Wayan Koster mengatakan, pelaksanaan acara Pada Yatra Api Obor pemenangan Jokowi-JK dilaksanakan selama dua hari, Rabu (11/6) dan Kamis (12/6). Api Obor itu diarak menuju dua belas pura di sembilan kabupaten kota di Bali. Dua belas pura tersebut di antaranya, Pura Masceti di Kabupaten Gianyar, Pura Kehen di Kabupaten Bangli, Pura Dasar Bhuwana Gelgel

di Kabupaten Klungkung, Pura Silayukti di Kabupaten Karangasem, Pura Penegil Dharma di Kabupaten Buleleng, Pura Jagat Natha dan Pura Rambut Siwi di Kabupaten Jembrana, Pura Pegenungan Tanah lot di Kabupaten Tabanan dan berakhir di Pura Petitenget di Kabupaten Badung. Menurut Koster, acara tersebut bersifat spiritual dan bertujuan untuk memberikan kekuatan positif

KE HAL. 11

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: dejerie

join facebook.com/fajar.bali


Bobol ATM Dua Pria Diadili

DENPASAR-Fajar Bali Dua orang pemuda bernama I Gede Dangin alias Latok (37) dan I Komang Rudiana alias Krosok (23) harus berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Hasoloan Sianturi. Keduanya dihadirkan dipersidangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Ayu Ketut Alit lantaran mengambil ATM milik Juan Manuel D'Alesandro. Dalam aksi ini, sejatinya ada tiga pelaku. Tapi satu pelaku lagi yaitu atas nama Karep tidak berhasil ditangkap oleh polsi. Aksi ini dilakukan oleh para terdakwa di salah satu Mini Market di Legian, Kuta. Bermula saat kedua terdakwa bersama Karep sedang nongkrong di depan Mini Market tersebut. Tujuan mereka berkumpul ternyata untuk mengawasi korban yang masuk ke Minimarket tersebut. Nah, saat korban masuk, kedua terdakwa bersama Karep juga ikut masuk kedalam. Ternyata mereka bertiga memiliki tugas masing-masing. Setelah masuk, terdakwa Krosok keluar dan bertugas mengawasi diluar, sedangkan Lotok dan Karep terus mengikuti korban. Saat korban mengambil uang di ATM, kedua Krosok dan Karep diam-diam mengamati dan menitip saat korban menekan nomor PIN ATMnya. "Saat korban selesai mengambil uangnya, lalu Lotok mendekati korban dan berbicara kepadanya dengan tujuan mengalihkan perhatian sehingga korban lupa mengambil kembali kartu ATM yang masih di mesin ATM,"jelas jaksa. Betul saja, karena asik ngobrol, korban akhirnya meninggalkan ATM tanpa mengambil ATM nya. "Dan saat itu pula Karep langsung mengambil ATM tersebut," imbuh Jaksa. Saat ATM berada ditangan para terdakwa, ketiganya langsung mengurus isinya sebanyak 3 kali hingga total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 9 juta rupiah. W-007

Diamankan, Oknum Staf TNBB Pelaku Paedofil NEGARA- Fajar Bali Kasus kelainan seks kepada anak dibawah umur atau paedofil diungkap jajaran reskrim Polres Jembrana. Pelakunya, IMS oknum PNS yang bertugas di staff kantor Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Gilimanuk, diduga telah melakukan kelainan seks kepada delapan orang laki-laki yang masih dibawah umur atau remaja. Selain berhasil mengamankan oknum staf TNBB tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya buku agenda. Dalam buku tersebut berisi 23 nama yang ditulis pelaku, bahwa nama-nama pernah mengisi hidupnya. Pelaku yang tak tertarik dengan wanita itu, selama ini melakukan perbuatannya di kamar mes TNBB di lingkungan Arum Timur Kelurahan Gilimanuk.

diberikan HP dan hadiah baj. Dari laporan ke polisi, pelaku melakukan perbuatan itu sekitar tahun 2010 kepada 8 orang tersebut. Namun sebelumnya sudah melakukannya pada yang lainnya, tetapi sudah dewasa dan berumah tangga. Salah satu dari delapan korban di antaranya berinisial Rky (16) siswa kelas III. Sedangkan yang lain ratarata usia 16 tahun hingga 17 tahun. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan di antarnya hand body, buku agenda berisi daftar nama orang-orang, 1 buah baju kemeja merah, 1 buah kaos oblong merah, 1 buah kaos oblong kuning dan HP BB. Pihaknya akan memeriksa secara medis. Pelaku dikenakan pasal 82 UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. W-003

Waka Polres Jembrana, Kompol Hagyono didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, Rabu (11/6) kemarin mengatakan pelaku ditangkap pada Senin (9/6) sore dan ditahan pada Selasa (10/6) sekitar pukul 14.00 wita. Kasus ini terungkap dari informasi kemudian ditindaklanjuti. Karena menurut informasi, dicurigai banyak anak laki-laki yang masih dibawah umur ke mess atau rumah pelaku. Diduga pelakunya melakukan perbuatannya tersebut kepada korbannya di mes asrama TNBB. Setelah menjalani kelainan seksnya, pelaku memberikan hadiah kepada para korban, seperti memberikan iming-iming uang mulai Rp 450 ribu sampai dengan Rp 700 ribu. Selain diiming-iming uang, korban juga

FB/PR

KUTA SELATAN-Fajar Bali Misteri tewasnya Abu Yasid (45) juragan ayam potong yang dibunuh di depan Pasar Adat Bulau, Kuta Selatan, pada Kamis (22/05) lalu, sedikit terkuak. Diduga kuat, pelaku pembunuhan tersebut adalah pembunuh bayaran. Informasi menyebutkan, pelaku pembunuh bayaran tersebut berinisial M. bahkan identitas pelaku ini sudah dikantongi jajaran buser Polsek Kuta Selatan. Namun, dari informasi dilapangan menyebutkan bahwa usai membunuh korban, pelaku M sudah kabur ke luar Bali. “Informasinya aparat telah melakukan pengejaran hingga ke luar Bali. Kami duga otak pelakunya kenal dekat dengan korban,” ujar sumber. Selain telah mengantongi identitas pelaku, polisi juga telah memeriksa istri Yasid yakni Juhariyah yang kini masih berada di Madura. Bahkan informasinya Juhariyah sempat beberapa kali masuk rumah sakit karena mengalami trauma. “Istri korban masih berada di kampung halamannya (Madura),” kata sumber. Diberitakan, Abu Yasid asal Desa Dungdang, Kecamatan GuluGulu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibacok oleh pria tak dikenal di depan Pasar Adat Bualu, Kuta Selatan, Badung. Dari kesaksian salah seorang pedagang di Pasar Bualu sudah menyaksikan Yasid berdiri disamping motornya sambil memegang leher bersimbah darah. Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu Nyoman Darsana, belum memberikan keterangan yang signifikan terkait kasus tersebut. Terkait identitas pelaku yang berinisial M, Darsana belum mau bersedia memberikan komentar. “Tunggu saja hasil penyelidikan semoga pelakunya cepat tertangkap,” bebernya. R-005

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

Pelaku saat diamankan di Polres Jembrana, Rabu kemarin.

Polsek Dentim MoU Komitmen Moral

DENPASAR-Fajar Bali Kapolsek Denpasar Timur Kompol M Ikhwan Lazuardi terus melakukan terobosan menjaga netralitas menjelang pemilihan Presiden (Pilres) 9 Juli mendatang. Pihaknya bersama personil Koramil 1611-01 melakukan terobosan terbaru yakni penanda-tanganan komitmen moral yang dilaksanakan pada Rabu (11/06) kemarin. Komitmen moral ini diteken langsung oleh Babhinkamtibmas Polsek Dentim Iptu I Made Selamet dan Babinsa Koranmil 1611-01 Dentim Sersan Junianto Moka. Penandatanganan ini disaksikan komandannya masingmasing yakni Danramil 1611-01 Dentim Kapten Ni Ketut Adi Rumawati dan Kapolsek Dentim Kompol M. Ikhwan Lazuardi, S.H.,SIK. Usai acara di Koramil, Kompol Lazuardi mengatakan penandatanganan

komitmen moral ini dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat, netralitas TNI/Polri dalam pilpres 2014 mendatang. Dan ini juga berdasar intruksi Kapolri bahwa pada pilpres mendatang polri harus mengedepankan netralitas. “TNI dan Polri harus netral. Untuk itu bersama ini kami mewujudkan Personil Koramil 1611-01 dan Personil Polsek Dentim yang propesional, proporsional dan obyektif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI/Polri, ” tegasnya. Komitmen Moral ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas kamtibmas dari ancaman oknum yang tidak bertanggung jawab, khusunya dalam menjaga pengamanan kotak suara pemilu sesuai intruksi kapolda. “Keamanan menjelang Pilpres adalah skala prioritas,“ katanya.R-005

Jajaran Polsek Dentim dan Koramil 1611-01 menandatangani kesepakatan komitmen moral menjelang Pilpres.

Vonis 2004, Jaksa Belum Eksekusi Terpidana Dony

DENPASAR-Fajar Bali Kasus yang satu ini memang bisa dikatakan luar biasa. Bagaimana tidak, perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap sejak tahun 2004 silam, hingga tahun 2014 ini belum juga jelas juntrunganya. Dia adalah Dony Yudianto, terpidana kasus atas kepimilkan 1787 butir ekstasi dan 24,8 gram serbuk ekstasi. Pria 'sakti' ini dikabarkan sampai saat ini masih berkeliaran. Hebatnya lagi, Dony yang diduga terpidana kasus ini, malah melaporkan seorang ibu dan anak yaitu Stefani dan Yenny Margareth ke polisi atas kasus pemalsuan. Hal inilah yang membuat kuasa hukum ibu dan anak itu berang. "Kami heran, kok seorang terpidana yang sudah turun putusanya sejak 2014 lalu belum di eksekusi sama jaksa, apa selama ini kejaksaan tidur?," kata Lukas Banu, di Denpasar (11/6) kemarin. Memang, dalam putusan Mahkamah Agung (MA) nomor Reg. 382/TU/211 K/Pid/2001 menyatakan, Dony Yudianto terbukti bersalah melakukan tindak pidana nerkotika dan dipadan penjara selama 4 tahun denda Rp 150 juta atau subsider 3 bulan penjara. Sementara itu, Kejari Denpasar Jaya Kesuma yang dikonfirmasi terpisah tidak membantah bila Yudi Yudianto belum dieksekusi.

FB/EL

Pembantai Juragan Ayam Diduga Pembunuh Bayaran

METROKOTA

FB/HS

2

Kuasa Hukum Lukas Banu memperlihatkan putusan MA terhadap kasus Dony Yudianto kepada sejumlah wartawan kemarin.

"Memang selama saya menjabat di Kejari Denpasar belum pernah dilakukan eksekusi terhadap Doni Yudianto," kata Kejari, Rabu (11/6) kemarin. Tidak adanya eksekusi lantaran selama dia menjabat sebagai Kejari Denpasar belum pernah menerima salinan putusan dari pengadilan negeri Denpasar. Namun lantaran kasusnya terjadi 10 tahun, Kejari berjanji akan mencari data yang ada. Artinya apakah salinan putusan itu ada atau malah tidak pernah ada sama sekali. "Saya cek dulu apakah salinan putusan pernah ada dan tidak dilakukan eksekusi atau malah belum pernah ada sama sekali,"

Sehari, Empat Motor Dicuri

831/VI/BLAS

DENPASAR-Fajar Bali Aksi pencurian sepeda motor seakan tidak pernah berhenti. Dalam sehari, Senin (09/06) lalu, empat unit motor dilaporkan hilang salah satunya motor Sport seharga puluhan juta rupiah. Seperti yang dilaporkan Fathorahman (43) tinggal di Jalan Sempati, Tuban, Kuta, Badung. Korban melaporkan kehilangan sepeda motor sport Kawasaki EX250J DK 4084 CH yang diparkir di depan rumahnya pada Senin dinihari sekitar pukul 04.00 Wita. Hilangnya motor diketahui saat korban bangun pagi. “Motor korban hilang saat

bangun pagi dan tidak melihat motornya diparkir di depan kamar,” beber sumber kepolisian Polresta Denpasar Rabu (11/06) kemarin. Pelaku diduga mencuri sepeda motor korban dengan menggunakan kunci palsu. Akibat kejadian korban mengalami kerugian Rp 51 juta. Beberapa jam kemudian, pencurian motor kembali terjadi dan menimpa Sukron Khoironi (22). Korban yang tinggal di Jalan Perum Taman Mulia, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung ini juga kehilangan motor Kawasaki Ninja warna abu-abu DK 3837

tegasnya. Tak hanya itu Kejari juga berjanji pihaknya akan melakukan eksekusi apabila menerima salinan putusan itu. "Kalau setelah kami cari dan kami temukan ternyata memang benar Dony belum dieksekusi maka akan langsung kami eksekusi,” tandasnya. Meski begitu, sambung Kejari, sebelum dilakukan eksekusi pihaknya akan memastikan dulu apakah benar Dony yang dimaksud adalah Dony yang saat ini sedang terlibat kasus dengan Stefeni dan Yang Maragareth. "Ya jangan sampai nanti salah orang malah kami yang celaka. Tapi yang jelas kami masih mencari salinan putusan itu,"tandanya. Seperti diketahui, Dony Yudianto yang terlibat kasus kepemilikan 1787 butir ekstasi dan serbuk ekstasi divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 150 juta atau subsider 3 bulan penjara. Tapi informasi yang beredar kasus yang terjadi 10 tahun silam itu belum juga dilakukan eksekusi terhadap terpidana. Sementara Dony Yudianto yang saat ini sedang terlibat kasus di PN Denpasar yang diduga sebagai Dony yang dimaksud sempat dipanggil Kejari. Saat itu Dony yang didampingi pengacaranya sebelumnya sempat membuat pernyataan bahwa Dony Yudianto yang terlibat kasus narkoba itu bukanlah dirinya. W-007

BW. Saat itu, motor sport seharga Rp 54 juta ini sedang diparkir di depan Hotel Kendi Mas di Jalan Bakung Sari,Kuta. “Motor dalam kondisi terkunci diduga pelaku juga menggunakan kunci palsu,” terang sumber yang enggan disebutkan namanya ini. Aksi pencurian lainnya menimpa korbannya, Fery Efendi (26) melapor ke Polresta Denpasar pada Senin sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam laporannya, korban yang tinggal di Jalan Pulau Misol, Denpasar ini kehilangan motor Suzuki Satria FU DK 5889 DX yang diparkir di depan rumahnya pada Senin pagi sekitarpukul 06.30 Wita. Diduga pelaku men-

gambil motornya dengan menggunakan kunci palsu. “Korban ngaku sudah mengunci motornya. Waktu bangun motornya sudah hilang,” lanjutnya. Terakhir, korbannya Yuning Indag Purna Sari, 42 ke Polresta Denpasar pada Senin pukul 15.20 Wita. Wanita yang tinggal di Jalan Kerta Mulia, Suwung Batan Kendal, Denpasar ini kehilangan motor Yamaha Mio DK 3892 IG yang diparkir di Jalan Pantai Double Six, Kuta. Dikonfirmasi, Kasubag Humas Polresta Denpasar, AKP IB Sarjana mengatakan kasus hilangnya sepeda motor masih diselidiki jajaran Reskrim Polresta Denpasar. R-005

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Dejerie, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

Wajib Berbakti dan Hormat Kepada Orangtua

Badung Peringati Hari Lanjut Usia Nasional MANGUPURA–Fajar Bali Demikian diantaranya diungkapkan Sekda Badung Kompyang R Swandika saat menghadiri peringatan Hari Lansia Nasional (HALUN) di Kabupaten Badung. Turut hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab.Badung Nyonya Kompyang R Swandika serta Kepala SKPD terkait. Kompyang R Swandika menjelaskan Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum untuk menggugah kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap para lanjut usia (lansia), karena Lansia lebih dulu berjasa bagi bangsa, di masa tua mereka untuk tidak diabaikan dan diterlantarkan. Tak hanya itu Sekda Kompyang R.Swandika juga mengharapkan agar pembinaan secara aktif harus tetap dilakukan oleh semua pihak melalui koordinasi yang intensif, salah satunya berupa pemeriksaan kesehatan

kepada para lansia, pesantian dari PWRI Badung dan pemberian makanan tambahan serta melembaganya nilai-nilai sosial masyarakat dalam hal menuju rasa bakti dan hormat kepada para lansia. Puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) tahun 2014 di Kabupaten Badung dilaksanakan di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (11/6) kemarin. Dengan mengambil tema “Jadikan Lanjut Usia Indonesia Sejahtera “ tersebut diharapkan agar semua pihak baik itu instansi terkait, Korpri, organisasi sosial/LSM, dunia usaha dan masyarakat serta generasi muda agar selalu memperhatikan para lansia, karena sebagai kaum yang lebih muda hendaknya wajib dan harus berbakti dan hormat kepada orang tua. Disisi lain ketua panitia yang juga Kepala Disosnaker Badung

FB/HERY

Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) merupakan momentum untuk menggugah kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap para lanjut usia (lansia), karena Lansia lebih awal berkorban demi putra-putri, negara dan bangsa.

Sekda Badung Kompyang R Swandika menyerahkan secara simbolis bantuan kepada para lansia saat peringatan Hari Lanjut Usia Tahun 2014 Di Puspem Badung

Luh Suryaniti melaporkan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan HLUN ini diantaranya pembinaan kelompok dan keluarga lansia berupa penyuluhan tentang cara menjaga kesehatan tubuh

Jangan Terlena, Jadikan Motivasi Tingkatkan Kinerja

Dewan Apresiasi Keberhasilan Denpasar Pertahankan  WTP DENPASAR-Fajar Bali Keberhasilan Pemkot Denpasar mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI di bidang pengelolaan keuangan daerah Tahun 2014, mendapat apresiasi kalangan anggota Dewan. Meski demikian, Dewan tetap mengingatkan agar keberhasilan tersebut  tidak membuat Pemkot Denpasar terlena. Sebaliknya, terus berupaya meningkatkan kinerja, sehingga tahun depan predikat WTP tetap bisa dipertahankan. Penegasan itu disampaikan Ketua Fraksi Gabungan, Hilmun Nabi dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, ST,  Rabu (11/6) kemarin. ‘’Selaku anggota Dewan yang mewakili masyarakat Denpasar, tentu saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Denpasar, atas keberhasilannya mempertahankan predikat WTP dengan nilai tertinggi,’’ ungkap Hilmun Nabi. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, keberhasilan ini membuktikan pengelolaan keuangan daerah di Pemkot Denpasar sudah transparan dan akuntabel. Kalaupun ada beberapa catatan-catatan, itu merupakan hal yang wajar,  karena sifatnya administrasi, bukan termasuk penyimpangan. Meski demikian, Hilmun tetap mengingatkan agar keberhasilan ini tidak membuat

FB/CAR

Ketut Suteja Kumara

Pemkot terlena, tetapi dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja, serta  terus melakukan pembenahan, sehingga ke depan pengelolaan keuangan lebih baik lagi dan efisien. ‘’Artinya, selama ini anggaran terserap, namun apakah hal itu sudah efisien. Ini yang harus tetap menjadi perhatian jajaran Pemkot Denpasar ke depan,’’ tandas Hilmun Nabi yang kembali menduduki kursi Dewan untuk kedua kalinya ini. Harapan senada juga disampaikan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara. ‘’Yang pasti saya sangat apresiasi terhadap Pemkot Denpasar, karena telah berhasil mempertahankan predikat WTP ini,’’ tandas Suteja Kumara. Legislator asal Wangaya ini,

FB/CAR

Hilmun Nabi

juga mengingatkan agar prestasi ini dijadikan motivator untuk terus meningkatkan kinerja. Dengan demikian, minimal tahun depan predikat serupa tetap bisa dipertahankan. ‘’Dalam pengelolaan keuangan daerah, kami harap seluruh komponen di Pemkot Denpasar tetap komit mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih, serta efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Seluruh jajaran di Pemkot Denpasar hendaknya tak keluar dari ketentuan yang sudah ada,’’ tegasnya. Seperti diketahui berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Denpasar  tahun anggaran 2013, yang diserahkan BPK RI, di kantor BPK Perwakilan Bali, belum lama ini, Denpasar kembali meraih predikat WTP. R-004*

MANGUPURA-Fajar Bali Pendapatan PDAM Tirta Mangutama dirancang turun Rp1.714.009.410 pada APBD Perubahan 2014. Dalam APBD induk 2014, pendapatan yang harus disetor PDAM sebesar Rp. 14.390.390. 973, namun dalam rancangan APBD Perubahan menjadi Rp 12.676.381.562. Penurunan setoran PDAM ini pun menjadi pertanyaan kalangan DPRD Badung saat rapat pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2014 dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di gedung DPRD Badung, Rabu (11/6) kemarin. Rapat dipimpin Sekda Badung Kompyang R Swandika, dan ketua DPRD Badung nyoman Giri Prasta, diikuti kedua wakilnya Ketut Suiasa dan Made Sunarta, serta beberapa anggota dewan. “Kenapa pendapatan PDAM berkurang dari yang dirancang pada APBD induk tahun 2014?,” tanya anggota DPRD Badung I Nyoman Satria. Penurunan pendapatan PDAM dinilai tak masuk akal, sebab sekarang aset PT TB (Tirtaartha Buanamulia), selaku pengelola penuh PDAM di Badung Selatan, telah diambil alih PDAM sendiri, sebagai perusahaan plat merah.

FB/ARI

Dewan Pertanyakan Penurunan Pendapatan PDAM Hingga Rp1,7 M

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) rapat bersama membahas RAPBD Perubahan tahun 2014 di gedung DPRD Badung, Rabu (11/6) kemarin. “Kenapa kok jadi turun, itu yang jadi pertanyaan saya,” imbuhnya. Dikonfirmasi usai rapat, Sekda Badung Kompyang R Swandika, menegaskan akan melakukan koreksi terhadap RAPBD perubahan 2014 yang sedang dibahas. Bahkan, pihaknya berjanji bakal menghitung kembali aset yang dimiliki PDAM menyusul kepemilikan penuh sejak berakhirnya kerjasama dengan PT TB.Ia juga menegaskan, aset warisan PT TB mestinya masuk sebagai pendapatan dari PDAM Badung, mestinya, bukan pengurangan yang terjadi tapi justru penambahan pendapatan. “Akan kami hitung kembali. Apalagi alih kepemilikan (dari PT

TB, red) aset-aset itu kepada PDAM, itu sama dengan pendapatan. Jadi tidak mungkin turun,” jelasnya. Bahkan, Kompyang memberikan kepastikan akan terjadi kenaikan yang cukup signifikan. Berapakenaikkannya? Kompyang R. Swandika belum bisa menyebutkan angka pastinya karena masih akan dihitung ulang. Dalam rapat tersebut, kalangan eksekutif yang hadir diantaranya Kepala Bappeda Wayan Suambara, Kadispenda Wayan Adi Arnawa. Sejumlah kepala SKPD juga tampak hadir diantaranya Kepala Dinas Bina Marga IB Surya Suamba,dan Kepala Disdikpora Ketut Widya Astika. W-006

dan mental spiritual serta upaya meningkatkan ekonomi lansia yang potensial. Pada kesempatan tersebut dipentaskan pula kesenian daerah berupa janger dan bondres yang diikuti oleh para lansia, serta

diserahkan pula secara simbolis pemberian makanan tambahan (PMT) kepada 120 lansia, kartu asistensi sosial lanjut usia kepada 74 lansia dan kartu asistensi sosial orang dengan kecacatan kepada 57 lansia.W-014*

Ardana : Tahun Depan Kami Lebih Siap Optimis Transaksi BBTF 2014 Capai Rp 2 Triliun

DENPASAR-Fajar Bali Dalam acara Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2014 yang digelar 10 - 15 Juni, pihak panitia menargetkan terjadinya transaksi sebesar Rp2 triliun. Tak hanya itu, melalui BBTF ini diharapkan nantinya dapat memberikan efek positif terhadap pengembangan destinasi wisata lainnya yang ada di Indonesia. Ketua DPD Asosiasi Tour and Travel Indonesia (Asita) Bali yang juga sekaligus Chairman BBTF 2014 I Ketut Ardana mengatakan, ratusan buyer dan seller terlibat dalam kegiatan BBTF 2014 ini. “Awalnya kita menargetkan target Rp2 sampai 4 triliun. Kita yakin, transaksi yang terjadi sesuai target minimal yakni Rp2 triliun,” sebutnya seusai acara pembukaanBBTF2014diNusaDua (11/6) kemarin. Event BBTF 2014 yang kali pertama digelar ini lanjut Ardana, awalnya lahir saat Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar tahun 2012 lalu. Kegiatan ini sambungnya, merupakan komitmen dan keinginan dari industri agar memiliki event promosi berskala internasional. “Di BBTF ini kita tidak hanya mempromosikan Bali saja tapi destinasi lain di luar. Ada sekitar 13.700an pulau di Indonesia. Kita juga ikut mempromosikannya,” kata Ardana. Ardana menambahkan, dengan adanya BBTF ini maka Indonesia sudah memiliki event promosi pariwisata internasional. Kalau sudah ada event promosi internasional di Indonesia ujarnya, maka biaya dan devisa bisa lebih irit karena jarang keluar negeri. Kendati penyelenggaraan kali pertama yang terbilang cukup sukses ini aku Ardana, masih banyak kendala dan kekurangannya. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan BBTF di tahun - tahun mendatang. “Untuk tahun depan panitia lebih siap. Jadwal sudah dipastikan yakni pada tanggal 8 hingga 13 Juni 2015,” janji Ardana. Terkait jumlah seller Ardana mengungkapkan, jumlahnya melampaui target yang telah ditetapkan. Para seller tercatat dalam BBTF 2014 ini sebanyak 361, atau angka ini jauh dari target yang ditetapkan yakni sebanyak 200 seller. Event BBTF 2014 ini, bisa dijadikan tempat pertemuan untuk membicarakan kebutuhan kebutuhanjangkapanjangdibidang industri perjalanan wisata. Berbagai perusahaan biro perjalanan wisata (BPW), hotel dan resort, operator cruise, perencana konvensi, pengelola venue dan para pembeli jasa perjalanan wisata dapat mengambil peluang dalam waktu selama 3 hari dalam meningkatkan keunggulan produk mereka baik di Indonesia serta Asia Pasifik. Event BBTF 2014 kali ini digelar di 2 lokasi, Direct Promotion diadakan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Kuta, dan kegiatan B2B

FB/RONY

I Ketut Ardana

berlangsung di salah satu hotel di kawasan Bali Tourism Development Coorporation (BTDC). W-011

3 Pantai Legian Disinyalir Tercemar Limbah MANGUPURA-Fajar Bali Kasus pencemaran limbah dari saluran pembuangan atau got di Jalan Padma, Legian, Kuta yang mengalir ke pantai kembali mencuat. Limbah yang mengalir ke pantai itu mengeluarkan bau menyengat. Kejadian ini memang bukan kali pertama terjadi. Tahun lalu pencemaran seperti itu mengemuka, tapi Badan Lingkungan Hidup (BLH) bersama Pengelola Pantai Desa Adat Legian (PPDAL) sudah menutup beberapa titik saluran air limbah itu yang disinyalir dari pembuangan sejumlah hotel dan restoran. Pencemaran ini tak hanya merusak lingkungan, tapi juga mengganggu kenyamanan wisatawan. Kalau kondisi seperti terus berlarut dikhawatirkan akan mengancam pariwisata sehingga merugikan Pemkab Badung. Anggota DPRD Badung I Wayan Puspa Negara, Rabu (11/6) kemarin membenarkan kondisi itu. Legislator asal Legian itu mengatakan, limbah yang di Jalan Padma Legian, disebutnya dapat mencoreng wajah distinasi pariwisata. Untuk itu, pihaknya mengharapkan kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) untuk mengerahkan mobil penyedot limbah. Bila perlu stand by di lokasi, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan bisa langsung dikerahkan. Demikian halnya, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung juga diharapkan lebih tegas dengan para pembuang limbah sembarangan.“BMP dan BLH harus mulai melakukan langkah teknis strategis yang tepat untuk solusi, proteksi, dan antisipasinya baik melalui rekayasa teknik maupun teknologi. Karena APBD Badung sangat mampu untuk itu,” desaknya. Tidak sekedar itu, BMP dan BLH juga diminta konsisten melakukan penguatan supervisi, monitoring dan evaluasi yang stabil, periodik dan berkelanjutan, supaya masyarakat ataupun wisatawan tidak komplain. Dikonfirmasi atas desakan itu, Kepala BMP Badung IB. Surya Suamba mengaku sangat siap menurunkan mobil penyedot limbah. Bahkan, pihaknya juga siap menutup tempat-tempat saluran limbah yang diduga sengaja dibuang ke got.“Kami siap membantu jika ada laporan yang menemukan limbah dibuang ke got. Peran aktif masyarakat sangat penting membantu memberikan pengawasan,” tandasnya sembari menambahkan bila BLH sudah mengecek ke lapangan. W-006

BBTF Ajang Tepat Promosikan Pariwisata Indonesia

DENPASAR-Fajar Bali Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Esty Reko Astuti menilai, Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) sebagai event yang tepat untuk mempromosikan sektor kepariwisataan Indonesia. Dengan adanya event ini harapnya, para buyer terus bertambah yang tentunya akan berdampak pada kedatangan wisatawan asing sebanyak 9,5 juta orang. “Saya apresiasi kepada penyelenggara. Kendati event BBTF ini baru pertama kali dilakukan namun respon para buyer dari luar negeri cukup tinggi. Kita berharap, buyer terus bertambah dan target kunjungan wisatawan asing sebanyak 9,5 juta orang terpenuhi,” ujar Astuti seusai membuka BBTF 2014 di Nusa Dua (11/6) kemarin. Dalam event BBTF 2014 yang digagas Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (Asita) Bali ini terang Astuti, ratusan buyer dan seller berkumpul untuk menjual berbagai keunikan serta keunggulan yang ada di daerahnya masing - masing. Tidak hanya dari dalam negeri seperti Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat beberapa buyer luar negeri pun hadir. Tercatat, beberapa buyer di beberapa kawasan negara Eropa, Australia dan sebagian besar negara kawasan Asia Tenggara. Astuti menilai, BBTF yang baru pertama kali digelar ini terbilang cukup berhasil. Dengan persiapan yang panjang dan matang, keberhasilan ini jelasnya terlihat dari banyaknya seller baik dalam maupun luar negeri yang hadir. “BBTF yang digelar untuk pertama kalinya ini terbilang cukup sukses. Banyak seller dari dalam dan luar negeri yang datang,” ujar Astuti. Sementara itu Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta menyampaikan, BBTF ini sebagai wahana yang tepat dalam upaya mempertemukan buyer dan seller potensial yang dapat mendongkrak pendapatan kepariwisataan Bali dan sejumlah destinasi wisata di Indonesia.W-011

812/V/BLAS

Layouter: Layouter:Soma Zohra


DAERAH

4

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

Rencana Kenaikan Tarif Masuk KKP Mengejutkan Dewan Belum Ada Pembahasan ke DPRD Klungkung Anggota DPRD Klungkung, Anak Agung Gede Bagus mengaku terkejut atas pernyataan Bupati Klungkung yang menyebutkan bahwa tarif masuk ke wilayah Konservasi Kawasan Perairan (KKP) Nusa Penida naik 1.000%. Yang lebih mengejutkan lagi, bahwa rencana kenaikan tarif tersebut sama sekali belum ada pembahasan di Gedung Dewan. SEMARAPURA-Fajar Bali “Ini isunya saya dapat dari media, kita (dewan) sama sekali belum diajak bicara,” terang AA Gede Bagus, Rabu (11/6) kemarin. Selain itu, Gung Bagus juga sepakat atas pernyataan Sekda Klungkung, Ketut Janapria bahwa sistem pengelolaannya nanti seperti apa, sebaiknya dibahas dulu di eksekutif, “Sehingga setelah semuanya siap, barulah diumumkan ke publik,” terang Gung Bagus. Diharapkan wacana kenaikan tarif ini juga tidak memberatkan praktisi pariwisata termasuk juga wisatawan yang masuk ke KKP Nusa Penida. Disisi lain, Gung Bagus berharap pula kenaikan retribusi masuk ke wilayah KKP Nusa Penida disertai target yang jelas, “Berapa jumlah wisatawan yang di terget, dan berapa PAD yang bisa masuk, ini sebaiknya dipaparkan dulu dan kami di dewan

diajak membahas,” jelas Mantan Ketua DPRD Klungkung, 20042009 ini. Dengan adanya perencanaan yang matang dari eksekutif baik penyediaan sarana dan prasarananya, barulah kenaikan tarif bisa dilaksanakan. Disebutkannya saat ini jangankan ada SDM terkait pengelolaan KKP, sarana dan prasaranya juga belum siap apa-apa. “Ini agar tidak malu kita, belum apa-apa sudah di blow up di media, namun pelaksanaannya ternyata ditunda,” harap Gung Bagus. Gung Bagus pun sebelumnya mengritik Kadisbudpar yang tidak bisa menyebutkan data kunjungan wisata ke Klungkung dan Nusa Penida. “Kalau ini saya kritik, sebaiknya Disbudpar tahu data kunjungan wisata. Bagaimana bisa tahu target PAD kalau tidak tahu angka kunjungan wisata,” tandas Gung Bagus.W-010

FB/SARJANA

Wisatawan yang menikmati pemandangan dan bawah lautnya bakal dikenakan tarif Rp 70.000 setelah diresmikan menjadi KKP

Sekretariat Dewan “Cekak” Anggaran Pimpinan Dapat RJ dan Barang Bekas

SEMARAPURA-Fajar Bali Meski pelantikan anggota DPRD Klungkung yang baru masih masih jauh, Sekretariat DPRD Klungkung sudah mulai pengeng, memikirkan anggaran buat 30 anggota DPRD tersebut. Sedangkan untuk anggaran pelantikan DPRD Klungkung sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 300juta. Sekretaris DPRD Klungkung, Anak Agung Kirana, Rabu (11/6) kemarin, mengungkapkan, anggaran ini sudah meliputi biaya pelantikan, pakaian dinas anggota dewan dan lencana, kartu undangan dan konsumsi. “Kita hemat soal ini karena keterbatasan anggaran,” terangnya. Untuk pelantikan tersebut, dipastikan lokasinya di Balai Budaya AA Istri Kanya, mengingat kapasitas gedung dewan tidak mencukupi untuk undangan yang jumlahnya lebih dari 100 orang, sedangkan jumlah undangan mencapai 1.000 orang. Hal yang membuat Sekretariat DPRD pusing tujuh keliling, adalah penambahan jumlah kursi di DPRD Klungkung, yang

mana jumlah anggota yang 25 angota menjadi 30 anggota. “Penambahan lagi lima kursi ini bikin pusing, selain menyiapkan lima kursi baru nantinya juga menambah lima kursi untuk ruang sidang utama,” terang Kirana. Disebutkannya untuk menambah lagi lima kursi di ruang sidang utama tersebut, terpaksa harus mengorbankan ruang duduk pada sisi belakang. Bahkan secara berkelakar disebutkannya bila anggota DPRD berjumlah 40 orang, maka setidaknya ruang selatan dan utara ruang sidang utama akan dibongkar untuk tempat duduk SKPD dan Unsur Muspida. Hal lain yang juga membuatnya pusing adalah penyiapan fasilitas di Rumah Jabatan Unsur Pimpinan DPRD Klungkung. Saat ini terdapat tiga rumah jabatan untuk Pimpinan DPRD dan masih ditempati pimpinan DPRD saat ini. Terkait dengan fasilitas yang ada di rumah jabatan tersebut, Gung Kirana menjelaskan fasilitas yang ada akan digunakan

lagi. “Kalau rumah jabatannya masih bagus, masih layak ditempati. Sedangkan fasilitas didalamnya akan kita ganti bagian yang rusaknya,” terang Kirana. Namun Kirana sendiri menolak menyebutkan bahwa pimpinan dewan yang baru nantinya menempati dan menggunakan barang bekas. “Kalau kasur ya, kita akan ganti. Kalau kurang anggaran terpaksa kita bon dulu dari tokonya,” jelas Kirana sambil tertawa. Sedangkan terait dengan adanya barang yang rusak atau masih layak pakai, Gung Kirana menyebutkan bahwa nanti ada Tim Aset yang menilai kelayakan barang tersebut. “Kalau Tim Aset menyebutkan barang tersebut tidak layak, maka dianggarkan untuk diganti dan tergantung juga nanti atas permintaan dari pimpinan dewan yang bakal menempati rumah jabatan. Sekedar diketahui, yang dipastikan menjadi Ketua DPRD Klungkung adalah Wayan Baru (Gerindra), Wakil Ketua DPRD Ida Ayu Made Gayatri (Hanura) dan antara Wayan Misna atau Ketut Suwerni (PDIP).W-010

7 Warga Bangbang Digigit Anjing Rabies

Vaksinasi anjing oleh petugas

FB/SUMERTA

BANGLI- Fajar Bali Kasus rabies kembali menyeruak di Bangli. Hanya sempat steril sekejap, kini kasus rabies malah hebohkan warga. Tujuh orang warga Desa Bangbang, Tembuku digigit anjing (anjing yang sudah positif rabies). Seekor anjing hitam di desa ini terbukti rabies, telah menggigit 7 orang warga setempat. Berkaitan dengan ditemukannya anjing positif rabies di Desa Bangbang, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bangli pun bergerak cepat. Rabu (11/6) petugas Dinas Peternakan langsung turun ke lapangan untuk melakukan eliminasi. Selain melakukan eliminasi juga memvaksinasi anjing-anjing disana. Dinas Peternakan juga melakukan penyeluhan kepada warga agar melakukan pemeliharaan anjing secara benar. Oleh petugas beberapa potong kepala anjing diambil untuk dites di lab, untuk membuktikan sejauh mana penyebaran virus rabies yang disebarkan anjing hitam tersebut. Sementara para korban gigitan anjing tersebut langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut seperti mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR). Komang Widana salah seorang korban gigitan

anjing gila tersebut, Rabu (11/6) menuturkan, anjing tersebut telah mulai agresif sejak Sabtu (7/6) lalu. Keberingansan anjing ini tidak berhenti, malahan Rabu (11/6) dirinya pun menjadi korbannya. Dimana, bagian kelingking kakinya tergigit. “Total tujuh warga telah digigit anjing tersebut,”tuturnya.Tetapi menurut Komang Widana, dirinya sempat kesulitan untuk mendapatkan SAR. Dia yang sempat stress karena tak dapat SAR kini bisa lebih tenang, karena Rabu (11/6) sore, SAR suadah datang dari RSUD Bangli. Kepala Desa Bangbang I Komang Sudianta saat dikonfirmasi menyebutkan tujuh warganya yang menjadi gigitan anjing gila tersebut yaknu Komang Widana (48), Wayan Kota (50), Ni Made Sulastri (60) Kadek Dika Aditya (6), Desak Biyang Made Oka (61) dan Ni Wayan Punduh (4). “Kita harap agar pemerintah lebih gencar melakukan vaksinasi maupun aliminasi anjing liar sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,”pintanya. Sementara informasi yang didapat, sebelumnya warga sempat cemas lantaran stok SAR di RSUD Bangli habis. Otomatis para korban gigitan anjing positif rabies itu hanya mendapatkan VAR. Namun, Rabu (11/6), SAR telah didrop sehingga semua korban telah mendapatkan SAR. Sementara Kadis P2 Bangli, Ir I Made Alit Parwata ketika dikonfirmasi soal kasus tersebut, dia mengatakan begitu ada laporan ada kasus tersebut langsung kerahkan petugas serta mengambil anjing yang menggigit tersebut. “Anjing tersebut positif rabies, atas hasil lab”, ujar Alit Parwata. Diapun mengaku mengerahkan petugas untuk melakukan vaksinasi, eleminisi serta penyuluhan mengenai penanggulangan rabies. Dari pantuan Fajar bali di desa Bangbang, banyak anjing yang divaksin dan dieleminasi dengan cara menembak-anjing-anjing tersebut. W-002

Dewan Desak Pemkab Percepat Perusda BANGLI-Fajar Bali Anggota DPRD Bangli , I Nengah Sugiman berharap Pemkab Bangli dapat mempercepat lahirnya perusahaan daerah (Perusda). Mengingat Perusda menjadi harapan banyak pihak, karena Perusda dapat menggerakkan banyak hal untuk kemajuan Bangli. Anggota DPRD Bangli asal Desa Manikliu, Kintamani ini mengatakan bidang pertanian yang menjadi potensi Bangli cendrung belum bisa mengangkat perekonomian masyarakat secara siginifikan. Hal itu tak terlepas dari proteksi pemerintah dibidang itu yang belum siginifikan. Harga-harga produksi pertanian yang cendrung labil, lanjut Sugiman berakibat pada kurangnya semangat petani untuk menggeluti bidangnya, terlepas dari luas lahan yang meraka garap. Perusda yang bakal ada nanti diharapkan untuk dapat menanggulangi pemasaran produks pertanian, selain produk-produk lainnya. Selain itu, ideanya Perusda dapat mengambil produksi pertanian dengan harga yang standar. Dengan harga produksi yang standar, dia yakin petani bakal menjadi betah

untuk bertani. “Kalau harga berfluktuasi, ini yang menjadi penyebab petani enggan bertani”, ujar anggota DPRD Bangli yang tekun berkebun jeruk dan kopi ini. Bukan hanya itu, dia juga berharap Perusda dapat membantu petani saat kewalahan di biaya produksi. Saat petani tak mampu beli pupuk, beli benih dan lain-lain, Perusda yang diharap untuk dapat membantu. Sebaliknya di saat panen, produksinya agar dijual ke Perusda. Untuk hal itu memang membutuhkan tingkat managemen Perusda yang baik. Bila dikelola dengan managemen yang baik, malah Perusda bakal berpeluang untuk menjalin kemitraan dengan lembaga penyandang dana, pun dapat bermitra dengan perusahan-perusahan lain. Menurut dia kopi Bangli membutuhkan adanya pabrik pengolahan kopi. Hal itu bakal dapat mengangkatkan nilai ekonomis kopi. Demikian pula produk jeruk, terung Belanda (tamarilo) yang butuhkan pabrik pengolahan untuk jadi jamu, dan minuman lainnya, sehingga selain menin-

FB/SUMERTA

Nengah Sugiman

gkatkan harga jual juga untuk menjaga kestabilan persedian produks dimaksud. Terlepas daripada itu, lanjut dia pengelolaan PLTS di Kayubihi mewajibkan dikelola oleh Perusda. Intinya kata Sugiman, Perusda dapat berperan banyak, bila pperlu berperan dari produksi, paking dan siving sampai ke tangan konsumen. Bagiaman Perusda dapat langsung menyajikan produks yang siap di pasarkan, dengan standar mutu (mutu dalam arti luas). W-002*

“Colek Pamor” di Meseum Arma Amati Jejak Transformasi Budaya Bali

GIANYAR-Fajar Bali Pameran seni lukisan menjadi salah satu daya tarik pariwisata Ubud. Seperti halnya Sanggar Dewata Indonesia (SDI) yang menggelar pameran bertajuk “Colek Pamor” di Museum Agung Rai Art Museum (ARMA) di Ubud, 9 Juni - 9 Juli 2014. Pembukaan pameran, Senin (9/6) malam dihadiri sejumlah seniman, pengamat dan kolektor, termasuk pemilik ARMA, A.A. Gde Rai dan pengamat seni Mr. Jean Couteau. Dari pihak pemerintah hadir Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Gianyar, A.A. Ari Brahmanta. Pameran Sanggar Dewata Indonesia diikuti 39 seniman yang memilih “Colek Pamor” sebagai tema pameran ingin mengungkapkan ungkapan sikap dan perhatian dalam mengamati jejak transformasi budaya di Bali. Ketua SDI Wayan Sumadi mengatakan, pameran ini seb-

agai sebuah bingkai untuk mengadu gagasan dalam berkarya. Seniman yang berpameran merupakan anggota SDI yang menetap dan berproses di Bali. Made Wiradana salah seorang peserta pameran ini mengaku ingin membubuhkan rasa dan originalitas pada karya-karya yang dipamerkan. “Pameran ini bukanlah soal tema dalam berkarya,” ungkapnya. Pemilik ARMA, AA Gede Rai menyambut baik pameran Colek Pamor yang dilakukan Sanggar Dewata. Pameran ini merupakan kerjasama yang kesekian kalinya antara Sanggar Dewata dengan Museum ARMA. Bahkan, tahun 2013 SDI juga menggelar pameran serupa dengan tema Irony in Paradise. ARMA memang memberikan wadah dan ruang para seniman untuk berkarya dan berkreativitas lewat pameran. Karena

SEMARAPURA-Fajar Bali Polres Klungkung dalam melaksanakan Cipta Kondisi menjelang pelaksanan Pilpres 9 Juli 2014 mendatang diperintahkan langsung oleh Kapolres Klungkung, AKBP Ni Wayam Sri Tudatni Wirawati untuk merazia minuman keras setiap hari diwilayah hukum Polres Klungkung. Selain merazia miras, Polres Klungkung juga melaksanakan Cipkon peredaran narkoba, senjata tajam termasuk razia kendaraan. Bahkan dalam cipkon Plress

Klungkung ini dirazia juga bahan peledak, pencurian dan pemberatan, termasuk kekerasan yang terjadi. “Semuanya kita pantau, setiap aktifitas terutama yang berhubungan dengan hukum apalagi mengganggu ketertiban,” jelas Kapolres Klungkung, AKBP Sri Yudatni Wirawati, Rabu (11/6) kemarin. Yudatni Wirawati juga meyakini bahwa jajarannya mengetahui titik-titik sentra pembuatan miras dan Yudatni juga mengajak masyarakat

FB/ARTAYASA

Pameran Colek Pamor di Arma Museum, Ubud

itu ARMA telah memiliki program untuk menggelar pameran baik seniman dalam maupun dari luar negeri. “Kami menyediakan fasilitas bagi seniman yang kreatif dalam penciptaan karya-karya seni “, ungkap Agung Rai-panggilan akrabnya. Karya yang dipamerkan ke-

lompok SDI, selain sejumlah karya patung dan lukisan, sebuah seni instalasi sebagai refleksi kebersamaan dalam berkarya digelar di luar gedung pameran, seperti Who Am I karya Suardana Putra, patung tanpa tepi hasil kolaborasi Nengah Sujena dengan seluruh peserta pameran. W-005

untuk memerangi peredaran miras. “Mulai dari peredarannya dan penjualannya kita awasi, ini untuk cipta kondisi dan terjaminnya keamanan masyarakat” tambahnya. Kasatserse Narkoba Polres Klungkung, AKP Dewa Gede Artana mendampingi Kapolres menyebutkan selama cipta kondisi 2014 ini telah mengamankan 1.245 liter miras jenis arak dan tuak. Selain itu dari bula April sampai Juni ini telah diamankan 1.062 litar miras, jenis tuak

dan arak. “Bulan April kita amankan 183 liter miras dan bulan Mei 1.062 liter miras jenis tuak dan arak, nantinya kita siap musnahkan barang bukti tersebut,” jelas Dewa Artana. Para pelaku tersebut melanggar pasal 10 (1) Perda Bali no 5 Tahun 2012 tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol dengan ancaman pidana kurungan tiga bulan dan denda sebanyak Rp 50jt. Mereka para pengedar ini juga di sidang Tipiring.W-010

Polres Sita 1.245 Liter Miras

Layouter: Soma


FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

DAERAH

5

Pemkab Pantau PNS dan Pelajar Pengidap HIV/AIDS Banyaknya penderita HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng mendapat perhatian serius pemerintah setempat. Bahkan, Pemkab Buleleng terus memantau penderita virus mematikan itu. Di Kabupaten Buleleng saat ini sebanyak 39 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Buleleng yang terjangkit virus HIV/AIDS. SINGARAJA - Fajar Bali Beberapa PNS yang terjangkit virus mematikan itu tetap menjalankan tugas di pemerintahan sebagai abdi negara. Puluhan PNS yang telah dinyatakan positif terjangkit HIV itu, telah diberikan pembinaan dan

telah dipanggil, tak lama setelah dinyatakan positif HIV. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG yang ditemui di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, mengaku sudah menerima laporan adanya PNS yang terjangkit HIV/AIDS

Putu Agus Suradnyana

Jelang Kampanye Pilpres, PAS Ajukan Cuti SINGARAJA - Fajar Bali Menjelang pelaksanaan kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan dilakukan pada 9 Juli mendatang orang nomor satu di pemerintah kabupaten buleleng Putu Agus Suradnyana beserta Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra mengajukan cuti untuk mengikuti kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan di Kabupaten Buleleng. Kedua pejabat penting di pemerintahan Kabupaten Buleleng itu enggan menuturkan kalau dirinya akan mengajukan cuti. Bahkan disaat kedua pejabat itu dikonfirmasi di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Rabu (11/6) kemarin, Agus dan Sutjidra mengaku mengajukan cuti kepada Gubernur Bali. Izin cuti itu disebut telah diajukan sejak sepekan lalu. Namun hingga kini izin cuti itu belum ditembuskan kepada KPU Buleleng.”Masalah cuti kami sudah mengajukan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Nanti kan tahu tanggalnya setelah saya tembuskan izin cutinya ke KPU. Intinya tidak bersamaan dengan Pak Wakil,” ujar Agus. Namun kedua pejabat

ini enggan menyebutkan kapan tanggal mereka akan mengajukan cuti.”Yang pasti hari kerja, kalau bukan hari kerja kan nggak perlu cuti,”imbuh Sutjidra. Ketika disinggung masalah mobilisasi PNS, baik Agus dan Sutjidra juga sama-sama menolaknya. Padahal sepekan ini muncul selentingan terjadi mobilisasi PNS untuk mendukung paket calon presiden dan calon wakil presiden tertentu. Mobilisasi itu tidak hanya melibatkan PNS, namun juga melibatkan perbekel di sejumlah desa. Agus yang juga Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDIP Bali itu menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan mobilisasi PNS. Namun dalam beberapa forum yang dilakukan diluar tugas sebagai pejabat daerah, ia mengaku sempat menyebutkan jika Capres yang diusung PDI Perjuangan dengan beberapa partai politik lain, sebagai temannya di partai. ”Saya hanya menyebutkan kalau Pak Jokowi itu teman di partai, tidak ada saya mengarahkan. Bagaimana pun juga, beliau kan pengurus di struktur partai. Tidak sampai mengarahkan PNS, apalagi minta bantuan ke perbekel,” tegasnya. W-008

AMLAPURA-Fajar Bali Aksi nekat kawanan pencuri tampaknya sudah semakin berani dalam melakukan aksinya. Belum terungkap pelaku keprok mobil, kini kawanan pencuri juga menyatroni rumah milik I Made Suardana, di Jalan Jendral Sudirman, Gang Teratai No 2, Amlapura. Pelaku yang diperkirakan sudah mengetahui seluk beluk keadaan rumah yang sekaligus dijadikan kantor supplier daging, dan ikan laut yang khusus dikirim ke hotel ini, berhasil membawa kabur uang sejumlah Rp 5 juta. Informasi yang didapat, Rabu (11/6) kemarin menyebutkan, kejadian apes yang menimpa pasangan pasutri I Gede Suardana, (42) dan Luh Putu Ari Agustini bermula saat Senin,(9/6) sekitar pukul 16.00 Wita menerima uang dari karyawannya sebesar Rp 5 juta. uang tersebut pun disimpan di laci ruangan kerjanya. Korban juga tidak lupa mengunci laci meja kerjanya tersebut, dan kuncinya pun ditaruh di atas lemari masih di ruang kerjanya. Tanpa banyak kecurigaan, korban dan keluarganya lantas keluar rumah. Hanya saja, korban baru mengetahui uangnya hilang ke eso-

kan harinya sekitar pukul 08.20 Wita, ketika itu rencananya uang yang disetor kemarin akan ditaruh di Bank. “Kalau hilang Rp 100 ribu sudah sering, namun kalau jutaan baru kali ini, dan kami sudah mencoba melakukan pendekatan dengan karyawan, namun tidak ada yang mengaku, ya terpaksa lapor polisi,” ujar istri korban, Luh Putu Ari Agustini. Dikatakannya, tidak ada kerusakan di pintu maupun jendela rumahnya. Pun diakuinya, saat pergi keluar itu, rumah dalam keadaan terkunci, hanya saja pintu kantor tidak terkunci, sehingga di perkirakan pelaku yang mengambil uang tersebut sudah mengetahui secara detail keadaan rumahnya tersebut. “Ya saya serahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya,” ungkapnya. Kapolsek Kota Karangasem, Kompol IB. Budiasa mengatakan, membenarkan laporan dari keluarga I Gede Suardana, pihaknya masih melakukan penyidikan atas laporan yang diterimanya. Hingga siang kemarin, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi, termasuk karyawan yang bekerja di rumah korban. “Masih penyidikan dan pemeriksaan saksi,” ujarnya. W-016

Ditinggal Keluar, Uang Dalam Laci Lenyap

setiap bulannya. Apabila ada PNS yang terjangkit HIV dan diterima dirinya, ia langsung meminta agar PNS itu menghadap secara pribadi.”Kalau menghadap saya, saya hanya ajak ngobrol saja, berikan pembinaan dan pemahaman. Ketika mereka dinyatakan positif, mentalnya pasti drop. Saya berikan motiviasi, agar melaksanakan tugas sesuai tupoksinya, jangan terlalu larut. Intinya jaga kondisi saja, jangan sampai tenaganya drop,” ujar Sutjidra. Diakuinya, seluruh PNS yang terjangkit HIV/AIDS itu sudah diberikan pendampingan dan secara rutin mengkonsumi anti

retroviral virus (ARV). Seluruh orang dengan HIV/AIDS (ODHA) juga telah mendapatkan pendampingan dari 500 orang relawan yang tersebar di seluruh Kabupaten Buleleng. Selain menyebutkan pembinaan untuk PNS, Sutjidra juga menyebutkan ada seorang siswa SMP yang baru-baru ini dinyatakan positif terjangkit HIV/ AIDS. Pelajar SMP itu kini baru berusia 16 tahun, dan terkena HIV saat berhubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) yang ada di Kabupaten Buleleng. Positifnya pelajar itu belakangan diketahui karena faktor pergaulan. Pelajar yang

tidak disebutkan identitasnya itu semula terjerumus dalam pergaulan, dan dianggap kurang macho apabila belum pernah berhubungan seks dengan PSK. Namun setelah melakukan hubungan seks, ternyata pelajar itu malah positif terjangkit HIV.”Ini ketahuannya setelah dia kena infeksi menular seksual (IMS), setelah dites ternyata positif. Sekarang kami fokus melakukan pemulihan mentalnya dulu, karena mental yang bersangkutan dan keluarganya sekarang benar-benar drop. Apalagi anak ini kan tanggal 14 (Juni) nanti pengumuman kelulusan,” tandas Sutjidra. W-008

Polres Gelar Simulasi Pengamanan Pilpres

NEGARA- Fajar Bali Menjelang Pilpres, pihak Polres Jembrana melakukan bentuk persiapan pengamanan. Bentuk persiapan itu, dijabarkan dalam simulasi pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) di areal halaman GOR Krsna Jvara Negara, Rabu (11/6) kemarin. Sebanyak 638 dari beberapa satuan dan ditambah satuan Brimob diikutkan dalam simulasi. Selain itu, dari pihak KPU Jembrana dilibatkan. Simulasi yang dipimpin langsung Waka Polres Jembrana, Kompol Hagnyono, berjalan lancar sesuai scenario yang telah disusun. Dalam simulasi tersebut, diawali dari pencoblosan di sebuah TPS. Setelah itu digambar penghitungan suara. Namun beberapa relawan tak puas atas penghitungan tersebut lalu protes terhadap KPPS. Petugas dan linmas berupaya meredam. Tak puas, relawan salah satu kandidat tersebut berangkat menuju ke KPU, bersama massa yang jumlahnya lebih banyak. Disitu digambarkan, Kapolsek Negara melaporkan ke Kapolres.

FB/Agus

Rapat tentang penyusunan dokumen teknis dan RTDR kawasan perkotaan dan kecamatan

Pemkab Kebut Ranperda RTDR Pasca disahkannya Perda RTRW Kabupaten Buleleng, Pemkab Buleleng mulai bergerak cepat “memagari” kawasan potensial Buleleng agar pemanfaatan dan arah pembangunan sesuai dengan proyeksi yang dicanangkan Pemkab Buleleng. Upaya tersebut dibuktikan dengan penyusunan dokumen teknis dan RTDR kawasan perkotan kecamatan yang menyasar 3 kecamatan masing-masing Kecamatan Buleleng, Banjar dan seririt. Hasilnya, dengan melibatkan Konsultan CV. Trimarta Desain dan konsultan CV. Rekako Tekhnik, Pemkab Buleleng telah menemukan gambaran awal Zoning Text dan Zoning Map secara detail terhadap arah perkembangan 3 Kecamatan. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng beberapa hari kemarin diharapkan mampu menghasilkan output rencana pengembangan sampai dengan 25 tahun kedepan, sehingga pihaknya berharap banyak adanya masukan maupun shering pendapat dari pihak terkait seperti tim ahli, perbekel dan tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut bisa menjadi rujukan yang positif untuk mengetahui potensi masing-masing daerah-nya. W-008

Tabanan Raih Status WDP

Simulasi pengamanan Pilres, oleh jajaran Polres Jembrana,di areal GOR Krsna Jvara Negara, Rabu (11/6).

Diperintah agar kapolsek memimpin dalmas awal polsek. Selanjutnya dibantu satuan Dalmas Polres dengan membentur formasi, dipimpin Kasat Sabhara. Petugas negosiator berupaya meredam kepada pendemo. Namun massa tak mengindahkan dan dalmas Polres melakukan haluan. Massa berupaya merangsek. Selanjutnya, untuk menambah kekuatan dikerahkan Satuan Dalmas dari Brimob dan akhirnya massa berhasil dibubarkan. Usai jalannya simulasi, Waka Polres Jembrana,

Kompol Hagnyono mengatakan jumlah pengamanan untuk Pilpres akan dikerahkan sebanyak 638 personil, untuk mengamankan 407 TPS. Pihaknya tetap siap dan siaga, sehingga keamanan jalannya Pilpres di Jembrana berjalan aman. “Semuanya bisa berpotensi kerawanan, karena harus tetap waspada dan anggota harus siap dan jangan sampai kita terlena, termasuk mengamankan logistiknya,” ujarnya kemarin. Simulasi yang dilakukan ini, merupakan kesiapan untuk pengamanan, khususnya kesiapan petugas. W-003

dengan beliau pada acara-acara serimonial, tetapi baru kali ini bisa datang ke rumah beliau,” ujar Kembang. Dia sangat menaruh hormat terhadap IB Indugosa. Bahkan kedatangannya untuk mempererat rasa kekeluargaan sebagai sesama masyarakat Jembrana. Selain itu Kembang menyebutkan, dirinya tidak akan mungkin jadi Wakil Bupati seumur hidup, setidaknya ketika nanti sudah selesai jadi pejabat, rasa kekeluargaan masih terjaga dan masih ada yang mau menyapa. “ Saya tidak mau nanti saat pensiun masyarakat malah cuek dengan saya “ ujarnya. Menurut Indugosa, pelaksanaan pembangunan di Jembrana

selama ini cukup merata, baik pembangunan infrastrukturnya pedesaan dan juga perkotaan. Mantan Bupati Jembrana dua periode itu mendukung program yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Jembrana. Bahkan menurutnya, kepemimpinan Artha-Kembang, telah banyak mendengar keluhan masyarakat dan telah merespon dengan baik. Kembang mengaku berterima kasih terhadap keluarga Mantan Bupati Jembrana tersebut. Karena Mantan Bupati Indugosa ini merupakan tokoh yang telah memberikan masukan pelaksanaan pembangunan di Jembrana. W-003

Wabup Kembang Kunjungi Mantan Bupati Jembrana

NEGARA- Fajar Bali Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan menemui Mantan Bupati Jembrana, IB Indugosa dikediamannya di Banjar Anyar Desa Batuagung Kecamatan Jembrana, Selasa (10/6) kemarin. Kedatangan Kembang diterima langsung IB Indugosa bersama istri dan putranya serta kerabat. Tampak Bupati Jembrana periode tahun 1990-2000 tersebut, masih terlihat sehat dan bugar. Keduanya tampak akrab dan saling memberikan informasi perkembangan pembangunan di Jembrana. “Sudah empat tahun kami bersama bupati melaksanakan kepercayaan masyarakat, namun baru kali ini bisa bertamu. Kami memang sering bertemu

POTRET FAJAR BULELENG

TABANAN-Fajar Bali Pasca menyandang status disclaimer pada tahun 2013, kini status tersebut sudah bisa diperbaiki. Statusnya meningkat dari disclaimer menjadi WDP (Wajar Dengan Pengcualian) Prestasi tersebut disambut positif oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (11/6) kemarin. Bupati Eka meminta kepada seluruh jajaranya agar tidak bergembira secara berlebihan menyikapi status WDP . Karena pekerjaan rumah masih banyak. “Jangan happy dulu , karena PR masih banyak,” tandas Bupati Eka. Ia pun berharap kepada jajaranya untuk menunjukan diri agar Tabanan tidak jatuh ke dalam lubang yang sama. Artinya kekeliruan tahun lalu agar bisa dihindari dan diperbaiki. “Perlu komitmen dan kemauan yang kuat untuk membenahi diri ke depan,” tandasnya. Opini BPK atas LKP Tabanan yang disampaikan kemarin (11/6) di Denpsar , Tabanan berasil meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). W-004

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menerima hasil LKP dari BPK

Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan ketika bertamu mengunjungi Mantan Bupati Jembrana, IB Indugosa

SEKILAS

Bupati Tabanan Belum Ajukan Cuti Kampanye TABANAN-Fajar Bali Tahapan kampanye calon presiden sudah berlangsung, meski demikian Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang merupakan kader PDI-P belum mengajukan cuti. Hal itu dibenarkan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang dihubungi Rabu (11/6) kemarin . “Saya belum mengajukan cuti,” jelasnya singkat. Sementara itu Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni menegaskan secara aturan pengajuan cuti kepala daerah ( bupati ) ditujukan ke Gubernur. Kalau sudah ada surat resmi cuti,pihaknya akan mengecek ketika ada kegiatan kampanye di Tabanan yang dihadiri Bupati . “Bisanya kalau sudah ada surat cuti, kita menerima copy-an surat tersebut,” jelas Darayoni. Namun sejauh ini, KPU Tabanan belum menerima surat cuti dari Bupati Tabanan. W-004

Layouter: Soma


KAMIS, 12 JUNI 2014 | TAHUN XIV

KAMIS, 12 JUNI 2014 | TAHUN XIV

Disdikpora Badung Siap Hadapi Fenomena PPDB

Tak Perlu Khawatir, Sekolah Negeri dan Swasta Diperlakukan Sama orang tua yang terganggu ketenangannya karena cemas dan takut putra-putrinya tidak berprestasi. Keberhasilan orang tua berdialog dan meyakinkan kepercayaan diri putra putrinya untuk lapang dada menerima hasil PPDB, akan sangat membantu meringankan kecemasan-kecemasan mereka. Intinya, diterima di sekolah Negeri ataupun di Swasta itu sama saja. Karena selama ini kan para orang tua murid maunya mengejar agar anaknya Sekolah di Negeri, padahal swasta juga bagus dan berkualitas. Dan jangan khawatir, negeri dan swasta di Kabupaten Badung kita perlakukan sama.

Lebih Selektif di Proses PPDB

SMP Negeri 3 Abiansemal, Akan Taati Aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui tiga jalur, yaitu Jalur Prestasi Akademik dengan mengandalkan nilai Ujian Nasional (UN), jalur Prestasi Non Akademik   melalui bekal prestasi-prestasi olah raga, seni, sastra, olimpiade mata pelajaran atau keterampilan dan jalur tidak mampu (khusus bagi siswa tidak mampu secara ekonomi). Namun agar semuanya bisa dipertanggung jawabkan, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Abiansemal, Wayan Sukadana

ke rumahnya masing-masing. “Setelah kita tinjau ke rumahnya dengan angket penghasilan ortu dan kondisi rumahnya, disitulah nantinya kita akan menentukan rangking untuk kita umumkan,” jelasnya. Kemudian menyinggung kuota siswa, pihaknya meyakinkan akan mengikuti seluruh aturan yang sudah ditetaplan oleh Disdikpora Badung. ”Bahwa kita tidak boleh melebihi kapasitas. Kapasitas dimaksud tidak

mengaku telah menyiapkan tim khusus yang nantinya akan bertugas mengobservasi datadata tersebut. “Tim tersebut akan bertugas memeriksa kelengkapan administrasinya. Karena di sini kita akan berpegang teguh pada aturan yang berlaku,” kata Wayan Sukadana. Begitu pula dengan siswa yang masuk melalui jalur tidak mampu secara ekonomi, pihaknya juga menyiapkan timnya untuk langsung melakukan observasi

SMPN 2 Kuta Memacu Prestasi

melebihi kelas yang lalu, dan guru mencukupi,” kata Wayan Sukadana. Kembali dijelaskan Sukadana, untuk di SMP Negeri 3 Abiansemal memiliki daya tamping 16 kelas. Dimana per kelasnya rata-rata 32 siswa. “Intinya kita juga masih akan melihat fenomenanya, antara tuntutan masyarakat dengan kebutuhan yang ada. Namun demikian tentunya disini kita juga tidak ingin melanggar ketentuan, atau aturan yang berlaku,” tandasnya. W-014

Memacu siswa didiknya agar dapat berprestasi menjadi salah satu motivasi Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kuta, Nyoman Wertha. Bahkan tidak hanya menargetkan prestasi, Nyoman Wertha juga berorientasi kedepan, dimana sekolahnya bisa menjadi obyek wisata pendidikan. “Makanya kita disini (SMP N 2Kuta) terus berupaya menata dari segi lingkungannya, keamanannya, disiplin anak, yang semuanya itu telah pula

telah siap dip roses PPDB tahun ini. Kami pastikan, akan mengacu sesuai aturan yang telah dikeluarkan oleh Disdikpora Bali, dan Disdikpora Badung. Dan untuk mewujudkan transparansi tersebut, kita juga telah membentuk tim panitia sekolah,” kata Nyoman Wertha. Untuk di SMP Negeri 2 Kuta, daya tampung pada tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 324 siswa yang terbagi menjadi 9 kelas. Rinciannya, dari kuota

didukung penuh oleh Orang Tua Murid, Komite dan Disdikpora Badung,” kata Nyoman Wertha. Untuk mewujudkan semuanya itu, lanjut Nyoman Wertha, harus diawali dari kejujuran dan ketaatan dalam menjalankan aturan yang berlaku. Salah satu contohnya bisa dimulai dari pada saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dimana disebutkan SMPN 2 Kuta tidak akan bermain-main dengan aturan yang ada. “Kami

9 kelas tersebut 60% atau 194 siswanya akan melalui jalur nilai hasil ujian, 20% atau 65 siswa melalui jalur prestasi akademik dan 20% nya lagi yang juga sebanyak 65 siswa melalui jalu siswa kurang mampu ekonominya. “Semua itu sudah sesuai normative dengan pos yang sudah ditentukan. Namun, andai kata dari 20% tersebut tidak terpenuhi, maka kami pun akan berkoordinasi dengan komite sekolah,” jelas dia. W-014

Sekolah Diminta Transparan Terima Murid Baru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini tengah menyiapkan mekanisme penerimaan peserta didik baru melalui sistem dalam jaringan (online). Dengan sistem daring ini diharapkan penerimaanmurid baru mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah akan lebih transparan. ”Proses ini akan bisa dipantau secara langsung oleh masyarakat,” kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, di Jakarta. ”Ini bentuknya stimulus saja agar kabupaten/ kota bisa menyelenggarakan PPDB (penerimaan peserta didik baru) yang transparan. Transparan itu caranya dengan online,” ujarnya. Dengan sistem daring, calon murid baru harus memiliki nomor induk kependudukan (NIK) dan akta kelahiran bagi calonmurid baru di SD. Untuk jenjang SMP dan SMA/SMK, calonmurid baru wajib memiliki daftar nilai ujian sekolah pada

jaringan internet, administrator web, teknisi jaringan, anggaran operasional untuk kustomisasi sistem seleksi, narasumber sosialisasi, narasumber pelatihan dan uji coba, serta pelaksanaan.

Musliar Kasim

FB/IST

2013/2014 dan daftar nilai Ujian Nasional 2013/2014. Untuk bisa memanfaatkan aplikasi daring dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), pemerintah kabupaten/kota dapat mengajukan permohonan fasilitas PPDB Daring 2014 melalui surat elektronik ke pustekkom@kemdikbud.go.id. Dinas pendidikan juga harus menyiapkan sumber daya komputasi (komputer dan server),

Sudah 14 dinas Sistem PPDB daring ini sudah digunakan 14 dinas pendidikan kabupaten/kota sejak tahun lalu. Sistem ini terbukti mampu memenuhi harapan masyarakat tentang implementasi sistem penerimaan peserta didik baru yang obyektif, transparan, dapat dipercaya, cepat, dan akurat. Untuk tahun ini ada 22 kabupaten/ kota yang terdaftar dan teridentifikasi sebagai pengguna. ”Kami berharap semakin banyak kabupaten/kota yang memanfaatkan sistem ini,” kata Musliar. Dalam upaya melayani masyarakat secara transparan, adil dan tidak diskriminatif, serta akuntabel, Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga menerapkan sistem PPDB daring. Kebijakan berlaku di semua sekolah negeri

mulai SD, SMP, SMA, dan SMK. Pihaknya berharap dengan sistem daring, masyarakat dapat memantau perkembangan penerimaan peserta didik baru setiap saat. Ikhsan sadar, sistem pendaftaran daring belum bisa diterima oleh semua orangtua siswa. Untuk itulah pihaknya memberikan panduan cara pendaftaran terhadap 85.000 calon siswa dari SD, MI, SDLB, SMP, MTs, dan SMPLB. Tidak sedikit para orangtua siswa, menyatakan senang dengan sistem PPDB daring. Namun, para orang tua sendiri juga tetap khawatir akan kesulitan mengakses internet mengingat pengguna situs pendaftaran siswa akan membeludak. ”Saya berharap pendaftaran manual tetap dibuka di sekolahmasingmasing untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi pada internet. Nanti, apabila sudah pengumuman, silakan lewat internet,” ujar salah satu orang tua murid. W-014

Kepala Sekolah (Kasek) yang diawali dengan seleksi administrasi dan seleksi akademik yang meliputi penilaian rekomendasi kepala sekolah dan pengawas, penilaian kinerja guru, makalah kepemimpinan dan penilaian potensi kepemimpinan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika saat membuka seleksi akademik penyiapan Kasek untuk SMP, SMA dan Kasek Menengah Kejuruan (SMK) belum lama ini. Widia Astika juga menambahkan bahwa setelah seleksi akan dilanjutkan dengan diklat calon Kepala Sekolah yaitu kegiatan pemberian pengalaman pembelajaran teoritik maupun praktik yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, suvervisi dan sosial. Dalam kesempatan itu

diharapkan agar para kepala sekolah yang mengikuti seleksi mampu memberikan yang terbaik sehingga bisa menjadi Kepala sekolah yang kredibel dan berkompetensi. Sementara itu I Nyoman Suardana selaku panitia melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya seleksi ini adalah untuk memperoleh calon Kepala Sekolah yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik sesuai ketentuan. Mekanisme meliputi seleksi administrasi, seleksi kelengkapan dokumen guru calon kasek, seleksi akademik yang meliputi penilaian kasek dan pengawas, penilaian kinerja guru, makalah kepemimpinan dan penilaian potensi kepemimpinan. Setelah lulus seleksi akademik akan dilanjutkan dengan diklat. Seleksi diikuti sebanyak 30 orang, terdiri dari 20 orang guru SMP, 8 orang guru SMA dan 2 orang guru SMK. W-014

FB/DOK

Kedepan Ingin Menjadi Obyek Wisata Pendidikan

Kadisdikpora Kabupaten Badung Drs. I Ketut Widia Astika.

S e b a g a i m a n a ya n g k i t a ketahui, UUD 1945 telah mengamanatkan bahwa Negara Republik Indonesia berkewajiban mencerdaskan anak bangsa demi terealisasinya pembangunan bangsa Indonesia. Hal ini merupakan suatu upaya agar bangsa Indonesia t i d a k l a g i te r j a j a h s e c a ra ideologis, ekonomi dan lain sebagainya oleh kepentingan okonom-oknom tertentu. Mencerdaskan anak bangsa merupakan tanggung jawab bersama sebagai bangsa yang bersatu. Untuk mengimplementasikan amanat UUD tersebut, maka pemerintah mendirikan beberapa lembaga pendidikan untuk mengakomodasi anak didik bangsa Indonesia agar bisa mengenyam pendidikan dengan layak. Namun, fenomenanya menjadi berbeda ketika melihat proses penerimaan siswa baru. Bahkan setiap tahun kita selalu mendengar dan membaca di berbagai media baik cetak maupun elektronik tentang masalah penerimaan siswa baru. Faktanya sungguh melelahkan bagi calon peserta didik dan orang tuanya. Setelah stres mengha-

dapi ujian nasional, mereka kini dihadang dengan masalah baru berupa proses penerimaan siswa baru ke jenjang pendidikan berikutnya. Lantas bagaimanakah kondisi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Badung. Untuk l e b i h l e n gka p nya , b e r i ku t wawancara Tim Fajar Mangupura bersama Kadisdikpora Kabupaten Badung Drs. I Ketut Widia Astika. Fenomena seperti apa, yang dihadapi dunia pendidikan jelang proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)? Situasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) memang tidak bisa dihindari, dan orang tua harus bijak mempertimbangkan pilihan. Jika ada keterpaksaan menjalani pendidikan di sekolah bukan pilihan, maka tidak mustahil justru menimbulkan masalah-masalah baru bagi siswa tersebut , tidak b e t a h , t i d a k nya m a n a t a u tidak ada teman yang ujungujungnya siswa menjadi tidak berprestasi. Meski itu merupakan alasan klise, tak jarang

Bisa sedikit dijelaskan mengenai aturan dari PPDB tahun ini? Kurang lebih hampir sama dengan tahun lalu, aturan PPDB yang masih berlaku saat ini, memasuki gerbang PPDB melalui tiga jalur, yaitu Jalur Prestasi Akademik dengan mengandalkan nilai Ujian Nasional (UN), jalur Prestasi Non Akademik   melalui bekal prestasi-prestasi olah raga, seni, sastra, olimpiade mata pelajaran atau keterampilan dan jalur tidak mampu (khusus bagi siswa tidak mampu secara ekonomi).  Namun tentunya secara sadar harus kita akui, bahwa   ko m p e t e n s i d a r i p a ra siswalah yang pantas bersaing dalam PPDB itu, sebab hanya dengan kompetensilah PPDB akan berjalan secara sehat, adil, dan kompetitif.  Dan meski memunculkan kekecewaan di sebagian orang tua yang putra-putrinya tidak diterima disekolah pilihan pertama, tetapi dengan mengakui keunggulan orang lain, justru akan memunculkan rasa sportifitas dan motivasi membangun harapan-harapan baru di sekolah lain.    Sejauhmana anda melihat fenomena Orang Tua Murid di Badung, yang lebih banyak memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah Negeri. Dan tanggapan anda mengenai kondisi tersebut? Kita memang tidak bisa menutup mata akan kepercayaan

masyarakat pada sekolah negeri, apalagi yang berpredikat sekolah favorit. Akan tetapi kegagalan dalam meraih sekolah pilihan bukanlah sebuah kebuntuan untuk melanjutkan pendidikan. Dalam kondisi sekarang ini, dimana Pemkab Badung sangat memperhatikan dunia pendidikan, maka kami yakin ada begitu banyak peluang untuk berprestasi, begitu banyak kesempatan mengembangkan potensi di sekolah manapun. Yang terpenting adalah mari kita kobarkan semangat berpendidikan, di sekolah mana pun mereka menjalani pendidikan. Menyadari bahwasanya kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda, memang tidaklah mudah, artinya semua lembaga pendidikan merupakan tempat kita untuk berprestasi tanpa batas-batas negeri dan swasta.   Jika Disdikpora Bali memastikan akan memperketat Si s t i m P P D B , b a ga i m a n a dengan Disdikpora Badung? Sejauh ini, persiapan kita tentunya akan menindaklanjuti petunjuk yang telah dikeluarkan Disdikpora Propinsi Bali. Secara prinsip kita ikuti aturan dan pentunjuknya. Mengenai pelaksanaanya, mulai dari jadwal pelaksanaan lainnya juga telah disiapkan dari Disdikpora Propinsi Bali. Dan dimana diketahui, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga sudah mengeluarkan surat edaran supaya penerimaan siswa baru benar-benar disesuaikan dengan ruang bel a ja r ya n g tersedia da n jangan sampai membengkak. Contohnya, kalau ruang yang tersedia hanya cukup untuk d u a ke l a s , ya s e h a r u s nya hanya menerima siswa baru untuk dua kelas, jangan lebih. Itu sebenarnya terkait kenyamanan anak-anak dengan ruang kelasnya sudah diatur. Untuk di Kabupaten Badung, apakah sudah ada penjadwalan, proses PPDB tahun ajaran 2014-2015? Untuk SMP pendaftaran dengan menggunakan nilai u j i a n s u d a h m u l a i d i b u ka pada tanggal 25-28 Juni (3 hari). Pengumuman peneri-

maannya pada tanggal 4 Juli, dan pendaftaran kembali pada tanggal 7-11 Juli. Sedangkan untuk setingkat SMA/SMK pendaftaran dengan menggunakan nilai ujian dibuka pada tanggal 23-25 Juni, dan kemudian pengumumannya pada tanggal 30 Juni. Dilanjutkan pada tanggal 1-4 Juli untuk pendaftaran kembali. Kemudian untuk proses pendaftaran dengan menggunakan jalur prestasi akademik dan non akademik, termasuk juga siswa miskin, pendataran untuk SMP dibuka pada tanggal 17-19 Juni, dimana pengumumannya pada tangga l 2 3 J u n i ( p e n d a f t a ra n kembalinya bersamaan yakni pada 7-11 Juli). Sedangkan SMA/SMK yang melalui jalur prestasi dibuka pada 16 Juni - 1 8 J u n i h a ri, d il a n j u t ka n pengumuman pada tanggal 21 Juni (pendaftaran kembalinya bersamaan dengan yang melalui jalur nilai ujian tanggal 1-4 Juli).

Menyangkut arahan Disdikpora Propinsi Bali, b a ga i m a n a d e n ga n d aya tampung sekolah di Kabupaten Badung? Kita sudah kumpulkan sel u r u h Ke p a l a S e ko l a h s e Kabupaten Badung. Pada penerimaan siswa baru nanti, kami telah menghimbau agar menerima siswa jangan lebih sedikit dari tahun lalu. Artinya, jika tahun lalu menerima 3 0 0 s i s wa , m a ka m i n i m a l t a h u n i n i j u ga h a r u s b i s a menerima 300 siswa. Dan bagi sekolah yang memiliki ruang kelas baru, maka kami pun juga telah menghimbau agar bisa menerima siswa baru lebih banyak dari tahun lalu. Yang jelas, harapan kita sekolah yang ada di Kabupaten Badung menerima minimal sana dengan tahun lalu, namun tentunya juga jangan sampai melebihi daya tampung, biar tidak merusak p ro s e s p e m b e l a j a ra n , ke nyamanan pada saat proses belajar. Semuanya itu Kepala Sekolah harus bisa mencermatinya. Wa c a n a P e m e r i n t a h Pusat agar PPDB dilakukan memakai Sistem “Online”,

bagaimana dengan di Badung? Kita sudah pernah membahas berkaitan dengan system online, dari pertemuan tersebut harus kita akui ada beberapa kendala yang kita hadapi. J i ka b e r ka i t a n p e ra n gka t , tentunya kami yakin Pemkab Badung mampu untuk pengadaan alatnya, begitu pula dengan SDMnya, kami juga yakin sudah mampu mengelola data secara online. Namun yang jadi persoalan adalah ada beberapa lokasi sekolah kita di Badung (khususnya di Badung Utara) komunikasi internet atau sinyalnya tidak memungkinkan untuk m e m a s a n g sys te m o n l i n e . Contohnya seperti di SMP 3 Petang, dan beberapa Sekolah Dasar yang ada di daerah tersebut tidak ada sinyal. Namun meskipun demikian, kedepannya jika memang itu sudah menjadi aturan yang harus diikuti, maka kami pun akan melaksanakannya ‘secara online’. Dan yang harus kita yakinkan sekarang ini, meskipun di Badung belum menggunakan system online, dan apapun sistemnya asalkan kita semua komitmen melakukan semua proses secara obyektif, maka transparansi akan dapat diwujudkan.

P e r t a n y a a n t e r a k h i r, apakah di Badung memiliki Tim Cegah Suap PPDB? Begini, secara khusus panitia PPDB memang ada, namun jika tim cegah suap PPDB kami belum punya. Meskipun demikian, Disdikpora Badung telah mengingatkan seluruh kepala sekolah agar lebih ketat pada proses PPDB tahun ini. Walaupun demikian, memang harus kita akui bahwa isu percaloan memang masih beredar. Oleh karena itu, kami menginstruksikan ke seluruh sekolah agar menerapkan tidak ada uang, sehingga membatasi gerak orang-orang yang berniat tidak baik dengan mengatasnamakan sekolah. Kami pun berharap masyarakat juga mau turut mengawasi proses PPDB tahun ini, selain juga kami mengharap dukungan dari media dalam proses PPDB tahun ajaran 2014-2015 ini. W-014

7

Disdikpora Bali Juga Perketat Sistem Penerimaan Siswa Baru

FB/DOK

6

Tia Kusuma Wardhani

Guna mencegah ‘kolusi’ dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2014 ini, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Tia Kusuma Wardhani berjanji akan mengetatkan sistem pendaftarannya. Ppihaknya akan melibatkan instansi lain guna mengusut hingga menindak jika ada oknum-oknum guru maupun kepala sekolah yang di tengarai terlibat dalam aksi tersebut. “Kalau ruang yang tersedia hanya cukup untuk dua kelas,

ya seharusnya hanya menerima siswa baru untuk dua kelas, jangan lebih. Itu sebenarnya terkait kenyamanan anak-anak dengan ruang kelasnya sudah diatur. Tapi jika ada yang nakal, siap-siap saja akan kita proses,” jelasnya. Untuk itu, pihaknya akan mengirimkan surat edaran dari Gubernur Bali terkait penerimaan siswa baru tersebut. Dan akan di sebar luaskan ke seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Bali. Sebagaimana diketahui, Gubernur Bali Made Mangku

Pastika mengeluarkan surat edaran supaya penerimaan siswa baru benar-benar disesuaikan dengan ruang belajar yang tersedia dan jangan sampai membengkak.”Tinggal bagaimana kepala sekolah bersiap-siap mematuhi karena akan ada pemantauan juga dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali. Ombudsman saat beraudiensi dengan Gubernur Bali sudah menyampaikan akan memantau proses penerimaan siswa baru sama dengan tahun sebelumnya,” ujarnya. W-014

online. Dimana proses penerimaan itu semakin transparan dan akuntabel. “Kita harap daerah bisa menjalankan penerimaan secara transparan dan akuntabel. Cara untuk mewujudkan penerimaan yang transparan itu dengan sistem online. Disitu bisa terlihat berapa nilai anak, diterima atau tidak. Kalau tidak online itu bisa tipu-tipu, misalnya ada anak dengan nilai sekian kok masih bisa

diterima,” terang mantan Rektor Universitas Andalas itu. L e b i h j a u h d i ka t a ka n , penerimaan peserta didik baru benar-benar didasarkan atas hasil Ujian Nasional. Sehingga sekolah tidak perlu lagi melaksanakan tes seleksi masuk.  “Kita mengharapkan hasil UN dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk penerimaan siswa baru. Sekolah tidak boleh menyelenggarakan tes,” katanya. W-014

Kemdikbud Minta Daerah Terapkan PPDB Online

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berharap agar daerah menerapkan sistem online dalam penerimaan peserta didik baru. Dengan demikian, persaingan antar calon siswa untuk mendapat kursi di sekolah dapat dilakukan secara transparan. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki pilot project terkait sistem online penerimaan siswa baru secara online di sejumlah daerah. “Kita sudah membuat pilot project yang menggunakan sistem online. Kalau tidak salah sekitar 60 kabupaten/ kota,” ujar Musliar. Dikatakan, Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemdikbud telah memiliki sistem tersebut. Dengan demikian, sambung dia, pemerintah siap memberikan bantuan jika ada daerah lain yang ingin membangun sistem pendaftaran dan penerimaan online. “Sehingga kita berharap nantinya semua akan online,” harapnya. Meski demikian, pihaknya menyadari masih ada sekolah dan daerah yang infrastrukturnya belum terlalu memadai. Oleh karena itu, dibutuh-

FB/IST

kan komitmen pemerintah untuk membangun daerahnya masing-masing, utamanya sektor pendidikan. “Sistem untuk itu sudah ada, dan dari segi pembiayaan tidak mahal. Namun memang dibutuhkan SDM yang memiliki skill untuk menjalankan dan mengelola sistem tersebut,” imbuhnya. Menurutnya, ada keunggulan ketika sistem penerimaan siswa baru dilakukan secara

Sekilas SIAP PPDB Online

SIAP PPDB Real TIme Online, adalah sebuah sistem yang dirancang untuk melakukan otomasi seleksi penerimaan siswa baru (PPDB), mulai dari proses pendaftaran,proses seleksi hingga pengumuman hasil seleksi, yang dilakukan secara online dan berbasis waktu nyata (realtime).

Tujuan Secara umum tujuan penerapan SIAP PPDB Online, antara lain: - Meningkatkan mutu layanan pendidikan. - Menciptakan sistem penerimaan siswa baru yang terintegrasi, akurat dan transparan - Melaksanakan penerimaan siswa baru dengan lebih praktis dan efisien. - Menyediakan basis data sekolah yang akurat. - Memberi fasilitas akses informasi bagi masyarakat dengan cepat, mudah dan akurat. Manfaat dan Keuntungan

Bagi Dinas Pendidikan dan Sekolah - Memberikan akses yang luas kepada masyarakat - Singergitas data antara Dinas Pendidikan dan sekolahsekolah dalam penyelenggaran penerimaan siswa baru - Tersedianya sebuah basis data terintegrasi bagi Pihak Dinas Pendidikan maupun Pihak Sekolah - Efisiensi pembiayaan - Meningkatkan reputasi sekolah - Mengurangi resiko terjadinya KKN. - Meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam penguasaan Teknologi Informasi. Bagi Siswa dan Orang Tua Siswa - Mempermudah untuk mengikuti pendafaran siswa baru - Mempermudah akses informasi penerimaan siswa baru - Mendapat fasilitas dan pelayanan memuaskan dari pihak sekolah dan dinas pendidikan. - Meningkatkan ketertiban kemudahan dalam proses penerimaan siswa baru.

FB/HERY

Seleksi Akademik Penyiapan Kasek SMP, SMA dan SMK

Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika menyematkan tanda kepada peserta seleksi akademik penyiapan Kasek untuk SMP, SMA dan Kasek Menengah Kejuruan Pendidikan yang bermutu sangat membutuhkan tenaga pendidik yang professional yang mempunyai peran yang strategis dalam pembentukan pengetahuan ketrampilan dan karakter peserta didik. Menjadi tenaga pendidik yang

professional akan terwujud bila ada upaya untuk meningkatkannya, ada peran serta dan dukungan dari kepala sekolah. Untuk hal tersebut maka Pemerintah Kabupaten Badung melalui Disdikpora Kab. Badung melaksanakan penyiapan

FB/IST

Perketat Sistem Penerimaan Siswa Baru

Pemerintah Kabupaten B a d u n g m e l a l u i K a d i s d i kpora Kabupaten Badung Drs. I Ketut Widia Astika.berjanji a ka n m e m p e rke t a t sys te m p e n e r i m a a n s i swa b a r u d i sekolah-sekolah agar tidak terjadi pungutan liar yang sering terjadi setiap tahun ajaran baru. “Upaya yang kami

lakukan yaitu dengan memberikan aturan tegas secara tertulis agar setiap sekolah tidak menerima siswa melebihi kapasitas sekolah tersebut,” Kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung, I Ketut Widia Astika Selain itu pihaknya juga akan

melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan system penerimaan siswa baru bersih dari segala bentuk pungutan liar. Menurut dia, untuk menciptakan system penerimaan siswa baru yang bersih tidak terlepas dari peran serta masyarakat, yang tidak memaksakan agar anaknya

bisa masuk di sekolah tersebut. “Permasalahan ini harus saling mendukung antara pemerintah dan masyarakat, sehingga tidak merusak nama baik pemerintahan setempat.” Ujarnya. Selanjutnya jika ada penemuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku. “Jika melanggar akan kami

tindak sesuai dengan aturan hkum yang berlaku,” ujarnya. Dia mengakui pada tahuntahun sebelumnya terjadi ketidakjujuran dalam penerimaan siswa baru. “Namun ke depannya saya upayakan tidak terjadi lagi,” ujarnya. Sementara itu, dia mengapresiasi langkah Ombudsman

Perwakilan Bali yang ikut serta memantu system penerimaan siswa baru sehingga ketika terjadi permasalahan bisa ditangani secepatnya. Pihaknya tidak ingin permasalahan itu terjadi setiap tahun seperti fenomena tahunan yang sangat mencoreng nama pemerintah daerah. W-014

Layouter: Wiadnyana


DIKBUD

8

Pembukaan PKB ke-36 akan Disiarkan Langsung

Tingkatkan Srada Bakti, SMK Prada akan Metirta Yatra

Kepala SMK Prada I Ketut Maliarsa saat melaksanakan pertemuan dengan orangtua murid. MANGUPURA-Fajar Bali SMK Pariwisata Dalung (Prada) akan metirta yatra ke Pura Blambangan Banyuwangi dan Pura Semeru Agung Lumajang. Kepala SMK Prada Drs. I Ketut Maliarsa di sekolah tersebut Rabu (11/6) menjelaskan, tujuan metirta yatra untuk meningkatkan pemantapan pemahaman, bahwa segala yang ada di atas dunia ini adalah cipataan Tuhan Yang Maha Esa. Meningkatkan srada bakti penting mengingat ada kekuatan di luar kuasa manusia yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu juga untuk menanamkan rasa toleransi dan saling menghargai agama dan budaya satu sama lain. Meningkatkan rasa kebersamaan, rasa persaudaraan dan rasa menyatu dengan komunitas SMK Prada. Maliarsa mengutarakan, kegiatan ini akan memberikan nilai tambah bagi para siswa sebagai umat manusia yang harus selalu mengakui keagungan dan kemahakuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Diingatkan, hal ini penting, agar jangan sampai para siswa lalai terhadap kewajiban dengan wujud menghormati guru swadyaya. Maliarsa membenarkan, dampak positif lainnya adalah refreshing dengan cara mengenal dan mengunjungi daerah daerah lain di Jawa Timur, sehingga berdarma wisata, namun yang dilakukan segi spiritualnya. Maliarsa juga mengemukakan tentang moksartam jagadhita ya ca iti dharma, adalah untaian kata suci ibarat untaian mutiara kata yang sakral dan suci yang mempunyai makna sangat dalam. Makna ini yaitu mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia mau pun di akhirat. Peran orangtua sangat strategis, sambung Maliarsa, yakni mendorong putra-putrinya untuk belajar dengan giat di dalam rumah tangga. Mendorong putra-putrinya untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran di sekolah dengan sungguh-sungguh. Mendorong untuk melaksanakan tugas –tugas persekolahan dengan sebaik-baiknya, melaksanakan peraturan sekolah atau tata tertib satuan pendidikan dengan murni dan kosekuen. Mendorong agar mempunyai sikap serta berkomunikasi dengan pemikiran yang sopan. Sementara itu, peran sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan kepada siswa, SMK Prada memberikan pelayan secara profesional, sehingga terwujud anak-anak bermartabat, berilmu, berketerampilan. Tujuannya agar layak mendapat pekerjaan untuk menghidupi diri sendiri, keluarga dan siapa pun yang semestinya dibiayai. Selain itu, SMK Prada merupakan sekolah strategis untuk menyiapkan SDM pariwisata yang berkualitas melalui 9 kebijakan serta mampu memberikan pelayanan kepada Asean Comunnity 2015 melalui dunia pariwisata. Untuk itu Maliarsa dan jajarannya mempekuat siswa dengan mendongkrak Bahasa Inggris agar dapat berkomunikasi dan memberikan pelayanan kepada wisatawan secara profesional. W-001

Nyeri Sendi

tris. Gejala lainnya yaitu kaku sendi pagi hari, nodul rheumatoid pada penonjolan tulang dll. Hingga kini belum ditemukan cara pencegahan dan pengobatan AR yang memuaskan. Pengobatan ditujukan untuk menghilangkan gejala peradangan aktif baik lokal maupun sitemik, mencegah kerusakan jaringan, mengembalikan fungsi organ dan sendi yang terkena agar sedapat mungkin normal kembali.

DENPASAR-Fajar Bali Selain rangkaian pawai, masyarakat luas juga dapat menyaksikan siaran langsung prosesi pembukaan secara resmi oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Panggung Terbuka Ardha melalui kedua media penyiaran tersebut. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Drs. I Ketut Teneng,SP,M.Si dalam siaran

persnya, Rabu (11/6). Lebih jauh Karo Humas menjelaskan, pawai pembukaan PKB ke-36 akan dimulai pada pukul 14.00 wita dengan mengambil start di persimpangan Jalan Moh Yamin menuju ke Jalan Raya Puputan hingga finish di depan Kantor BPD Bali. Setiap peserta pawai mendapat kesempatan menunjukkan atraksi di depan panggung kehormatan yang

berada tepat di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Lanjut pada malam harinya pukul 20.00 wita, pembukaan resmi PKB ke-36 oleh Presiden SBY akan dipusatkan di Panggung Terbuka

Ardha Candra. “Kedua event yang menandani pembukaan PKB ini disiarkan langsung TVRI Bali dan RRI Denpasar,” terangnya. Teneng juga menghimbau media peliput, khususnya elektronik, memanfaatkan TV Pool yang disediakan pihak panitia. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari krodit pengambilan gambar yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat dalam menyaksikan pawai. “Dengan fasilitas yang kita sediakan, tak semua media harus berdesak-desakan mengambil gambar, mereka bisa merelay dari TV Pool,” ujarnya. Dengan demikian, seluruh prosesi pembukaan PKB ke-36 diharapkan dapat berjalan lancar dan tertib sehingga masyarakat bisa menyaksikannya secara utuh. Dalam kesempatan itu Karo

Humas juga mempermaklumkan bahwa sejumlah akses jalan di seputaran Niti Mandala Renon akan ditutup untuk kepentingan pawai. Untuk itu, para pengguna jalan diharapkan mencari jalur alternatif selama pawai berlangsung agar terhindar dari kemacetan. Guna mendukung kelancaran pelaksanaan pawai PKB ke-36, sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga menghimbau agar instansi di seputaran Niti Mandala Renon memberi akses parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara kolosal tersebut. Demi keamanan kendaraan, satpam masing-masing diharapkan ikut memantau dan mengawasi. Pastika juga berharap dukungan dari seluruh krama Bali demi suksesnya pelaksanaan PKB tahun ini. W-019

hari lalu kini, juga ratusan calon mahasiswa baru yang berkeinginan untuk diterima di lembaga pendidikan perhotelan dan kepariwisataan tersebut. Para generasi muda yang berminat kuliah di SPB sebanyak itu sebagian besar diantaranya memilih program kapal pesiar (1 th), kapal pesiar (2 th) yang meliputi waiter, bartending, cook, dan hotel steward. Selain itu juga banyak diantaranya yang menekuni program regular yakni program 1 tahun dengan keahlian F&B service, house keeping. Disusul pogram 2 tahun dengan keahlian F&B service, food prodruction dan room division, tegasnya. Lulusan SLTA yang mengikuti Pensisba di STPBI sebanyak itu, berminat mengikuti pro-

gram DIV Manajemen Perhotelan, DIV Manajemen Kepariwisataan, DIII Perhotelan dengan jurusan diantaranya Manajemen Perhotelan, Manajemen Divisi Kamar, Manajemen Makanan dan Minuman, Manajemen Tata Hidangan dan Manajemen Tata Boga, tuturnya. Urbanus yang juga mantan dosen STP Nusa Dua Bali itu, kembali menegaskan, generasi muda penerus bangsa yang berminat merebut kursi di lembaga pendidikan kepariwisataan sebanyak itu, diwajibkan mengikuti berbagai tahapan. Calon mahasiswa yang telah mendaftar diharuskan mengikuiti penjelasan program, tes tulis Bahasa Inggris, dan wawancara. Tingginya minat masyarakat

untuk mengikuti pendidikan dan latihan perguruan tinggi yang bernaung di Yayasan yang dinakhodai oleh Drs. Nyoman Gde Astina, M.Pd, CHT, CHA tersebut karena beberapa lembaga itu telah memiliki keunggulan. Nilai tambah yang digaet oleh lembaga pendidikan ini diantaranya terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan ISO 9001-2008. Ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sarana prasarana perkuliahan yang lengkap dan kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan dan organisasi baik di dalam maupun negeri, tambahnya. K-01

FB/IST

I Ketut Teneng

1.123 Lulusan SLTA Ikuti Seleksi Pensisba di SPB-STPBI

Calon mahasiswa yang akan mengikuti tes wawancara (inset) Urbanus. DENPASAR-Fajar Bali Sudah menjadi tradisi bahwa setiap menjelang tahun ajaran baru lulusan Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA) baik itu dari Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia berlomba untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT). Tahun akademik 2014/2015 mendatang lulusan SLTA di tanah air yang berminat melanjutkan pendidikan dan latihan di Sekolah Perhotelan Bali (SPB) dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) cukup tinggi, ungkap Ketua IV Bidang Humas dan Kerja Sama,

STPBI, Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si, CHT, kepada Fajar Bali, di Denpasar, Rabu (11/6). Ia menjelaskan, pada selesksi gelombang pertama sebanyak 1.123 orang tamatan SLTA di Indonesia berebut kursi yang tersedia di SPB dan STPBI. Para remaja umur belasan tahun yang mengikuti testing Penerimaan Mahasiswa Baru (Pensisba) tahun akademik 2014/2015 ini tercatat 650 untuk dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan di SPB dan sisanya bersaing di STPBI serta SPB Airline Training Center. Urbanus menambahkan, pendaftaran gelombang II yang baru dibuka sejak beberapa

3. Gout Arthritis adalah sekelompok penyakit yang terjadi akibat penumpukan kristal monosodium urat di jaringan yang berasal dari hasil metabolisme purin yaitu asam urat. Gout arthritis lebih umum dikenal di masyarakat dengan istilah sakit asam urat. Penyakit ini dominan pada pria dewasa. Gejalanya tergantung dari stadium penyakit ini. Pada stadium awal mulai dari sendi terasa nyeri

yang sangat dan mendadak di pagi hari, bengkak, merah, demam bahkan sampai tofi (benjolan) pada sendi yang khas pada gout stadium menahun. Secara umum penanganan gout arthritis adalah memberikan edukasi , pengaturan makanan, istirahat sendi dan pembeian obat. Pengobatan diberikan sejak dini agar tidak terjadi kerusakan sendi atau komplikasi lain (dr. Ida Ayu Nanda Dwijayanthi)

824/VI/BLAS

FB/SUARJA

FB/BLAS

Guna memberi kesempatan bagi masyarakat yang tak bisa datang langsung ke lokasi acara, Pemprov bekerja sama dengan TVRI Bali dan RRI Denpasar akan menyiarkan secara langsung prosesi pawai pembukaan PKB ke-36 Tahun 2014 yang dipusatkan di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala Renon, Jumat 13 Juni.

NYERI sendi merupakan salah satu tanda dari berbagai macam penyakit sendi, salah satunya adalah arthritis. Jumlah penderita arthritis di seluruh dunia dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang signifikan. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab kecacatan yang utama di seluruh dunia. Jadi, apa sebenarnya arthritis itu? Arthritis adalah bentuk kelainan pada sendi akibat peradangan dari satu sendi atau lebih. Saat ini ada lebih dari 100 bentuk arthritis. Bentuk yang paling umum dijumpai yaitu Osteoartritis, Artitis Reumatoid, Gout arthritis. Keluhan utama oleh orang yang mengalami arthritis adalah nyeri sendi yang seringkali bersifat konstan. Berikut penjelasan singkat tentang penyakit tersebut. 1. Osteoartitis(OA) adalah penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan tulang rawan sendi. Tulang punggung, panggul, lutut dan pergelangan kaki merupakan yang paling sering terkena OA. Penderita biasanya mengeluh nyeri pada sendi pada saat melakukan aktivitas yang membebani sendi yang terkena. Terapi OA pada umumnya mengobati gejalanya misal dengan pengendalian faktor resiko (menjaga berat badan, kurangi aktivitas fisik), latihan, fisioterapi, terapi farmakologis dan pembedahan untuk kasus lanjut. 2. Reumatoid Artritis(RA) merupakan suatu penyakit autoimun yang ditandai dengan adanya sinovitis erosif simetrik. Gejala utama RA adalah arthritis pada banyak sendi yang mengakibatkan kerusakan pada rawan sendi dan tulang disekitarnya. Kerusakan ini terutama mengenai sendi agak ujung pada tangan dan kaki yang umumnya bersifat sime-

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

818/V/BLAS

607/III/BLAS

Layouter: Wiadnyana


PARIWARA 9 Komite II DPD RI, Kunjungi Hardys Nusa Dua Hill Resort & Villas

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

“GH Holdings minta dukungan Rencana Pembangunan Taman Jepun Terbesar di Bali dan Brotherhood Monumen” Kunjungan Kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), menjadi momen penting bagi Grup Hardys/ GH Holdings. Selain berkunjung ke Trunyan, Kintamani dalam rangka menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Anggota Komite II DPD RI yang membidangi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Ekonomi, juga mengunjungi lokasi Hardys Nusa

Dua Hill Resort&Villas di Jalan Raya Kampial yang menjadi tempat rencana pembangunan Taman Jepun (Plumeria) terbesar di Bali yang terdiri dari 1000 Pohon Jepun dan Monumen Persaudaraan Internasional (Brotherhood Monument). Menurut Ida Bagus Putu Mayun, Direktur HardysLand, kunjungan Anggota Komite II DPD RI merupakan salah satu upaya

untuk mensosialisasikan rencana pembangunan Taman Jepun (Plumeria) yang terdiri dari 1000 pohon Jepun dengan diameter minimal 90 cm sampai terbesar 410 cm. “Selain membangun objek baru, Taman Jepun Terbesar Di Bali ini akan menjadi semacam museum hidup dan tempat penelitian Pohon Jepun (Plumeria) salah satu pohon yang sangat unik dengan usia yang bisa mencapai ratusan tahun”ujarnya. Didampingi Abdi Negara, Corporate Secretary&Business Development Director dan Made Widana, Finance Director GH Holdings, usai menjamu makan

malam di salah satu seafood restaurant di Pantai Jimbaran, Mayun menyampaikan bahwa di lokasi yang sama juga direncanakan akan dibangun Monumen Persaudaraan Internasional (Brotherhood Monument),”Ini adalah upaya untuk membangun simbol-simbol persaudaraan dunia yang bisa menjadi obyek pariwisata baru, apalagi lokasi Hardys Nusa Dua Hill Resort & Villas adalah salah satu titik tertinggi di Pulau Bali, lokasi yang sangat eksotis”tukasnya. Ditambahkan Mayun, keberadaan dua obyek penting ini akan mendukung rencana

pembangunan 540 unit Villa yang akan dibangun secara bertahap di lokasi dengan luas total mencapai 20 hektar. Ir. Gede Agus Hardyawan, Presiden Direktur GH Holdings menyatakan, kunjungan Anggota Komite II DPD RI tersebut menjadi dorongan penting untuk segera mewujudkan Taman Jepun yang telah digagas dan dirancang sejak awal tahun 2013. “Keberadaan Pohon Jepun di Bali yang sangat erat kaitannya dengan sejarah perjalanan tokoh-tokoh suci di masa lalu, mesti mendapatkan perhatian serius, sehingga komersialisasi pohon Jepun saat ini

237/VII/IGR

Anggota Komite II DPD RI yang dipimpin I Kadek Arimbawa (Senator Propinsi Bali) bersama Direksi GH Holdings usai acara jamuan makan. bisa diimbangi dengan upaya pelestarian dan pembangunan living monument khususnya untuk Pohon Jepun”ujar pengusaha muda yang akrab dipanggil Gede Hardy tersebut. Lulusan Fakultas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) yang didampingi Ketut Rukmini Hardy,SP.,selaku Komisaris Utama GH Holdings menegaskan, pengembangan yang dilakukan oleh Hardysland (PT. Hardys Realtindo) tersebut akan menjadi salah satu proyek terbesar GH Holdings selain beberapa lokasi project residensial property lain seperti di Kawasan Civic Center

Kota Negara melalui HardysLand Jimbarwana Villas, Jalan By Pass Ida Bagus Mantra (Ketewel 1 & 2), Keramas, Kawasan Siyut dan Batubulan. Dikonfirmasi terpisah, I Kadek Arimbawa, Senator Propinsi Bali yang sekaligus memimpin rombongan Komite II DPD RI, menyatakan apresiasi atas rencana pembangunan Taman Jepun Terbesar di Bali dan Monumen Persaudaraan Internasional tersebut. “Ini adalah sebuah upaya penting untuk memadukan bagian dari sejarah Bali yakni Pohon Jepun dan simbol-simbol perdamaian dunia”pungkasnya.

MATAHARI AUTO GALERY NEW WRANGLLER SPORT 2014 hitam

NEW RANGE ROVER EVOQUE hitam & putih NEW VW BEATLE GT TURBO putih NEW HARRIER 2014

hitam & putih

HUMMER H3 TH.011 putih 518/I/IGR

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

STOKIST XAMTHONE

Pusat Penjualan Produk Herbal, Dicari tersedia produk-produk herbal untuk Agen menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis : Jantung, Stroke, kangker, HIV, asam urat,Rematik ,asma, dll. Promo khusus Maret-Mei, hanya dengan 99.000 sudah bisa jadi agen. Dengan potensi penghasilan jutaan rupiah/bln, Alamat : Jln. Cok agung Tresna No. 11 Renon, Pin BB 28C73778. Tlp. 081246444265, agen Karangasem : 08214570880, Agen N.Dua : 081353215612, Agen Klungkung : 08123868908, Agen Abiansemal : 0361-8944563

419/XI/AGN

517/I/IGR

519/I/TTV

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

018/I/FB/KTR

830/VI/BLAS

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

Layouter: Wiadnyana


EKONOMI

10

Melalui BBTF, Bali Ditargetkan Menjadi Pusat Pasar Pariwisata

FB/HMS

DENPASAR-Fajar Bali Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada acara Gala Dinner bagi para peserta BBTF di areal Paninsula, Nusa Dua, Selasa mengatakan, sebagai destinasi leisure Bali memiliki berbagai macam julukan atas keindahan yang dimilikinya. Selain mengandalkan budaya, Bali harus memikirkan diversifikasi destinasi yang salah satunya event seperti BBTF ini. Pastika sangat yakin fasilitas yang dimiliki Bali sudah cukup memadai. “Dari aspek infrastruktur, Bali sudah sangat memadai, airport sudah baik, jalan-jalan baik, pelabuhan juga baik meskipun ada beberapa yang sudah tua tapi kita akan

Perbarindo Bali Gelar Pelatihan Teknik Merevisi Akad Kredit dan Menyusun SOP BPR DENPASAR-Fajar Bali oleh OJK,” paparnya Mengambil tempat Sementara itu di Hotel Nirmala, Denmenurut Wakil Ketua Bidang Pendidikan pasar, Rabu, (11/6) kedan SDM, DPD Permarin, DPD Perbarindo Bali menggelar pelatibarindo Bali, I Gusti han regular Bank PerNgurah Budiawan, kreditan Rakyat dengan SE, bahwa tujuan distopik “ Teknik Merevisi elenggarakanya kegAkad Kredit dan Menyuiatan tersebut adalah untuk menyamakan sun SOP BPR”. persepsi pemahaman Pelatihan yang berBank Perkreditan langsung selama 4 hari tersebut diikuti 300 Ketua DPD Perbarindo Bali I Ketut Wiratjana SE Rakyat (BPR) tentang lebih peserta dari Bank (kiri) didampingi Wakil Ketua Bidang Pendidikan perubahan regulasi tentang perbankan Perkreditan Rakyat dan SDM, I Gusti Ngurah Budiawan, SE (kanan). melalui OJK. (BPR) di Bali. Hadir lain pertumbuhan lembaga dan “ Ke n a p a a k a d juga pada acara tersekredit perlu direvisi karena perbut Ketua DPD Perbarindo Bali, I industri sektor jasa keuangan. Antara konsumen dengan janjian kredit yang dimiliki oleh Ketut Wiratjana, SE, Wakil Ketua Bidang Pendidikan,DM, I Gusti pelaku jasa keuangan kedua be- BPR saat ini belum memiliki Ngurah Budiawan, SE serta nara- lah pihak saling membutuhkan, persamaan dan kedudukan husumber FX Soegeng dari DPD mestinya kedudukan kedua belah kum yang sama didepan debitur pihak harusnya seimbang atau dengan kreditur,” paparnya. Perbarindo Jawa Timur. Sejak tanggal 31 Desember setara. Namun kenyataannya Dijelaskan pula bahwa seolah 2013, fungsi, tugas dan we- secara fakta dan secara hukum, olah debitur itu sepihak dengan wenang pengaturan dan penga- konsumen selalu berada pada pihak pihak kreditur. Begitu ada wasan kegiatan jasa keuangan posisi yang lemah disbanding delik hukum debitur memeliki di sektor perbankan beralih dari pelaku Usaha Jasa Keuangan hak yang sama sehingga tadak Bank Indonesia ke Otoritas Jasa (PUJK). Hal tersebut ditunjukan merasa jadi pihak dikorbankan. keuangan (OJK). Sesuai dengan dengan kurang kuatnya daya ta- Dalam hal tersebut OjK berketujuan dibentuknya lembaga war konsumen, sedangkan PUJK pentingan melalui POJK no. 1/ ini : Pertama, Agar seluruh ke- lebih kuat posisi tawarnya. POJK.076/2013, tentang perPada kesempatan tersebut lindungan Konsumen sektor Jasa giatan di sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Keuangan, maka hal tersebut transparan dan akuntable. Kedua, Wiratjana, mengungkpan bawha harus direvisi sehingga setiap Mampu mewujudkan system pelatihan tersebut mempunyai peminjam atau debitur memiliki keuangan yang tumbuh secara nilai strategis dalam menghadapi hak yang sama dalam kedudukan berkelanjutan dan stabil. Serta persaingan ketat bisnis jasa per- hukum jika mereka mengalami yang ketiga mampu melindungi bankan saat ini. “ Sasaran yang wanprestasi dalam kesepakatan kepentingan konsumen dan ma- ingin tercapai dari kegiatan ini, perjanjian kredit. Pertama : Seluruh insan BPR itu Tentang SOP Pengaduan nasyarakat. Mengacu pada tujuan per- harus melakukan niat god cov- sabah di BPR bannyak nasabah aturan OJK tentang perlindungan erage government tentu dalam yang memiliki keluhan yang konsumen, yang bertujuan me- hal ini integritas yang sangat belum terakomodasi secara baik lindungi kepentingan konsumen kita butuhkan. Kedua: Mentaati oleh BPR dalam hal pelayanan industri jasa keuangan dan ma- semua aturan yang berlaku ses- penyelesaian keluhan. (Bagus syarakat di satu sisi dan disisi uai ketentuaan yang ditentukan Sudarsana) FB/BAGUS

Ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) diharapkan dapat menjadi salah satu tujuan wisata bisnis selain juga merupakan ajang promosi bagi potensi pariwisata Bali di kancah dunia internasional. Nantinya kegiatan ini diharapkan bisa diikuti dengan event-event serupa yang lain, sehingga suatu hari Bali harus menjadi pusat pemasaran pariwisata dunia (center of tourism marketing).

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada Acara Gala Dinner bagi para peserta Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

perbaiki,” tegas Pastika. Pada kesempatan itu Pastika menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini digelar bertepatan pada bulan Juni bersamaan dengan dilaksanakan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang akan berlangsung dari tanggal 13 Juni 2014 sampai dengan 12 Juli 2014. Pastika mengundang semua peserta BBTF khususnya para buyers untuk hadir pada acara pembukaan untuk menyaksikan pawai budaya sehingga dapat lebih jauh mengenal kesenian Bali. Menghahiri sambutannya

Fie An, Pimpin PT. UIB Bali

DENPASAR-Fajar Bali Pergantian kepemimpinan sudah menjadi bagian dari proses manajemen yang lumbrah baik itu di perusahaan maupun di instansi lainnya. Demikian juga halnya yang terjadi di PT Uniten Indobali (UIB). Kepala Wilayah PT. United Indobali (UIB) Ariadi yang cukup lama memimpin di Bali akhirnya dipromosikan menduduki jabatan penting di Jakarta. Sedangkan tampuk kepemimpinan di Bali FB/BAGUS Fie An kini dipercayakan kepada putra kelahiran Lampung tahun1980, Fie An. Kondisi perekonomian Bali yang terus menunjukan kecendrungan tren positif dan menjadi barometer dunia dengan kemajuan pariwisatanya, menjadi peluang yang sangat menjanjikan bagi sektor pasar otomotif. Hal tersebut juga menjadi perhatian khusus pihak Suzuki Indo Bali untuk merebut dan bahkan bertekad menjadi jawara dalam penguasaan pasar otomotif di Pulau Dewata. Untuk itu pihak Suzuki terus berinovasi dengan mengeluarkan produk-produk unggulannya. Hal tersebut diungkapkan Fie An saat temu muka dengan awak media Bali, Selasa (10/2) lalu, di Warung Bale Udang, Denpasar. Tampak juga hadir pada acara tersebut Hadis Furkon, Sales Manager PT United Indobali, Ernes, Area Manager PT. Indomobil serta Putu Agus Setyawan, Manager Promosi PT United Indobali. “Persaingan akan tetap ketat, mengingat semua produsen memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing,” ungkpnya. Disinggung tentang kiat dan terobosan dalam memimpin Suzuki Bali, jebolan jurusan Ekonomi Akutansi Universitas Trisakti tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya akan berupaya terus meningkatkan prestasi yang telah dicapai pendahulunya tersebut. “ Kami tentunya terus bersinergi dengan berbagai pihak terkait dan yang terpenting saat ini kami lebih mendekatkan diri dan berupaya untuk memberikan kepuasan lebih kepada pelanggan,”imbuhnya. Menurutnya pihak Suzuki akan tetap mengandalkan beberapa produk unggulannya yang selama ini memberi kontribusi besar terhadap penjualannya seperti Ertiga, APV, serta Karimun Wagon R. Pihaknya juga akan berupaya terus menyelenggarakan kegiatankegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan, seperti halnya yang akan digelar bulan ini khusus untuk pemilik Karimun dengan kegiatan “ Jalan-Jalan Karimun”. (Bagus Sudarsana)

Gaji PNS Terbaru Setelah Ada Kenaikan

JAKARTA-Fajar Bali Keputusan pemerintah untuk kembali menaikkan gaji terhitung 1 Januari 2014 tentu menjadi kabar yang cukup menggembirakan bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lantas berapa kenaikan gaji yang diperoleh PNS sejak awal tahun tersebut? Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Rabu (11/6), pemerintah mengambil keputusan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan dan daya guna PNS. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menandatangani dan mengesahkan peraturan kenaikan gaji tersebut pada 21 Mei lalu. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perubahan Keenam Belas Atas Peraturan Pemerintah (PP) tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil mengatur berbagai hal terkait kenaikan gaji PNS tersebut. “Ketentuan sebagaimana dimaksud berlaku pada tanggal 1 Januari 2014,” bunyi Pasal I ayat (2) PP tersebut. Dalam lampiran PP itu disebutkan, gaji PNS terendah untuk golongan Ia dengan masa kerja 0 tahun adalah Rp 1.402.400 per bulan, atau naik dari sebelumnya Rp 1.323.000 per bulan. Sementara gaji PNS tertinggi untuk golongan IVe masa kerja 32 tahun adalah Rp 5.302.100 per bulanan, dari sebelumnya Rp 5.002.000 per bulan. Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2014 yang diundangkan pada 21 Mei 2014 oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin itu. Mengomentari kenaikan gaji PNS, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menilai hal itu merupakan keharusan karena sejalan dengan enaikan inflasi yang terjadi setiap tahun. “Dalam pemerintahan SBY, tiap tahun harus dinaikkan. Kalau tidak ada kenaikan inflasi,” ujar Jero, saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/6). Menurut Jero, kenaikan gaji setiap tahun merupakan sesuatu yang ideal. Ia mencontohkan, kenaikan gaji yang terjadi sejak 2004 hingga sekarang. “Gaji awal PNS 2004 terendah Rp 400 ribu. Sekarang menjadi Rp 2,5 juta,” tutur Jero. NT

Pastika mengundang semua peserta BBTF khususnya yang berasal dari luar Bali, untuk datang lagi ke Bali setelah kegiatan ini selesai. “Para peserta yang sudah punya pasangan bisa datang lagi ke Bali guna memperbaharui kisah cintanya, dan kepada para bujangan saya minta setelah acara pernikahan untuk melakukan bulan madu di pulau cinta ini,” pungkas Pastika. Dirjen Pemasaran Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Esty Reko Astuti dalam sambutannya me-

nyampaikan apresiasi atas terselenggarakannya event BBTF ini, karena tujuan kegiatan ini sangat mendukung dari tujuan kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu untuk mempromosikan destinasi-destinasi pariwisata yang berada di luar Bali. Dengan Tema Bali and Beyond, Bali diharapkan bisa menjadi magnet bagi wisatawan dunia untuk datang ke indonesia. Bali diharapkan bisa menjadi pintu masuk wisatawan bagi daerah-daerah yang ada di sekitar Bali. W-019

PENGUMUMAN LELANG II (KEDUA) PT. Bank Perkreditan Rakyat Legian selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar pada : Hari/tanggal Pukul Tempat

: Kamis, 26 Juni 2014 : 09.00 Wita : Kantor PT. Bank Perkreditan Rakyat Legian Jl. Gajah Mada No. 125-127 Denpasar

terhadap barang jaminan hutang Debitur atas nama: 1. Amelia Saudale. Alamat Perum Yani permai Blok B/10,Dusun Dakdakan, Ds/Kel Peguyangan, kec Denpasar Utara, Kota Denpasar, Propinsi Bali, Berupa: 1 (satu) bidang tanah berikut bangunan diatasnya sesuai dengan SHM No. 3795/Desa Kesiman Kertalangu, Surat Ukur no 600/Kes Kertalangu/2002, Tanggal 13-8-2002, Luas 120 M2, a.n Amelia Saudale, Terletak di Desa Kesiman Kertalangu, Kec Denpasar Timur, Kota Denpasar Propinsi Bali., dengan nilai limit Rp 1,220,000,000,- dan uang jaminan Rp Rp 244,000,000,Syarat-Syarat Lelang: 1. Objek lelang diatas dijual dengan kondisi apa adanya (as is) dan peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan tersebut diatas ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar pada Bank BNI Cabang Denpasar Gajah mada, dan sudah harus efektif selambat - lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang; 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat dengan kelipatan penawaran ditentukan oleh Pejabat Lelang pada saat lelang; 4. Peserta lelang/kuasanya harus hadir pada saat pelaksanaan lelang, Dengan Membawa Asli bukti setor Uang Jaminan, Materai Rp 6,000,dan Foto copy KTP/SIM yang masih berlaku beserta Foto copy NPWP. 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 2% dan harga lelang selambat-lambatnya 5 ( Lima ) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak melunasi, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas negara; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila tidak melakukan penawaran dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan di wilayah Kerja Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara. 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM). 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Legian Telp. 0361411128 atau KPKNL Denpasar Telp. 0361-229151. 836/IV/KTR

Denpasar, 12 Jini 2014 PT. BPR Legian ttd Direktur Utama 779/V/BLAS

807/V/SWJ

Layouter: Zohra


NASIONAL 11 Pasien RSJ Bangli Diberi Hak Memilih Presiden Boediono: Saya Terjebak Masuk Pemerintahan

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

DARI HALAMAN 1

JAKARTA-Fajar Bali Wakil Presiden Boediono mendapat banyak pertanyaan dari sejumlah pengajar muda yang ikut dalam program Indonesia Mengajar di Kantor Wakil Presiden, Rabu (11/6). Salah satu pengajar muda bertanya soal perjalanan hidup Boediono hingga akhirnya memutuskan maju sebagai orang nomor dua di negeri ini. Boediono mengaku tak pernah merencanakan hidupnya berada dalam pemerintahan. Dia bahkan menyebut, takdir hidupnya di pemerintahan itu bermula karena “terjebak”. Mengawali perbincangan santai itu, Boediono bercerita tentang masa mudanya selepas lulus kuliah. Ketika itu, ia mengaku tak memiliki cita-cita apa pun. Dia hanya mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke Australia. “Dalam proses pembelajaran di Australia, saya lihat, jadi dosen bagus juga yah. Saya dulu tidak tahu ekonomi itu apa. Saya masuk ya masuk saja. Lamalama saya enjoy dan saya mendapat kesimpulan bahwa kehidupan di akademik bagus,” kata pria lulusan Western University Australia dan Monash University itu. Selepas dari Australia, guru besar bidang ekonomi Universitas Gadjah Mada

Boediono

FB/IST

(UGM) itu menjadi dosen pada tahun 1960-an. Selama menjadi dosen, Boediono juga aktif melakukan penelitian. Setelah lama berada di dunia akademis, Boediono mengaku mendapat tawaran menjadi Kepala Badan Perencanaan

Pembangunan Nasional pada tahun 1998. Awalnya, ia berpikir jabatan itu hanya akan diembannya selama lima tahun. Dia pun berencana kembali mengajar di UGM selepas dari Bappenas. “Ternyata, setelah beberapa tahun, saya terperangkap di pemerintahan, dan saya juga suka rela masuk perangkap. Lalu terus bergulir sampai sekarang. Saya juga tidak pernah mikir diajak cawapres oleh SBY. Ternyata banyak politiknya di sini. Ya sudah, saya jalani,” kata Boediono. Oleh karena itu, Boediono mendoakan para pengajar muda bisa terus muncul setiap tahunnya. Menurut dia, program Indonesia Mengajar adalah program yang baik untuk menjangkau masyarakat di wilayah terluar mendapat akses pendidikan. Dia berharap agar program ini tetap dikelola swasta. “Saya harap program ini tidak diambil oleh pemerintah, tetaplah dikelola swasta. Jangan masuk APBN, nanti bakal ruwet. Saya tahu APBN ruwet, tetapi dukungan dari APBD masih dibutuhkan. Saya lihat programnya sangat bagus. Program yang menjangkau penduduk kita,” tutur Boediono. KP

Warga Terintimidasi Diminta Melapor

DARI HALAMAN 1 dilakukan memang termuat dalam awig-awig banjar. Kalau memang tak termuat dalam awig-awig, tidak berhak seseorang dikeluarkan dari banjar. “ Saya heran masalah mendukung atau menolak ini kok dibawa-bawa hingga ke ranah adat. “Memangnya ada awigawig yang menyatakan reklamasi? Masalah menolak atau mendukung itu ya haknya orang. Di awig-awig mereka ada tidak membahas reklamasi. Harusnya di banjar itu membahas adat,” tegasnya lagi. Ida Bagus Anom meminta agar pihak yang merasa terintimidasi melaporkan masalah tersebut. Hal ini dikarenakan persoalan ini bukan urusan adat melainkan urusan negara. Masalah reklamasi ini merupakan urusan negara, bukan urusan adat. “Pihak terintimidasi

itu punya hak dan bisa melapor,” sarannya. Menurut Ida Bagus Anom, dalam hal ini MUDP Bali bisa melakukan pemanggilan terhadap pihak pengancam. Namun, pihaknya hanya bisa sebagai penengah. “Kami bisa memanggil yang bersangkutan. Dalam kapasitas kami sebagai penengah,” ucapnya. Tak hanya Majelis Desa Pakraman di tingkat kabupaten, persoalan intimidasi yang dialami warga Kertha Pascima juga ditanggapi serius oleh Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Provinsi Bali. Rabu (11/6) kemarin, Ketua MUDP Jro Gde Suwena Putus Upadesa mengaku menyayangkan hal tersebut. Mestinya, permasalahan pro dan kontra reklamasi tidak dikaitkaitkan dengan adat. Apalagi, sampai dijadikan bahan untuk mengintimidasi warga. Menurut Jro Suwena jangankan adat,  di

mata hukum pun tindakan itu tidak dibenarkan. Ketika dikonfirmasi kemarin, Jro Suwena mengaku belum mendapat laporan terkait permasalahan yang dibahas selama rapat di balai Banjar Kertha Pascima, Senin (9/6) malam. Menurutnya, silang pendapat mengenai rencana reklamasi tidak pantas dijadikan persoalan adat. Bahkan, pro dan kontra juga diminta jangan sampai memecah persatuan krama banjar di desa adat. “Desa adat harus bersatu, karena dilandasi oleh tradisi dan Agama Hindu serta diikat oleh Pura Khayangan Tiga,” ungkap Jro Suwena. Lebih lanjut Purnawirawan Polri ini menegaskan, setiap masyarakat berhak mendapat perlindungan. Siapapun tidak dibenarkan melakukan intimidasi sesama warga banjar. Apalagi, hanya perbedaan pen-

dapat di masyarakat. “Siapapun masyarakat tidak bisa diintimidasi. Apalagi hanya karena pro dan kontra reklamasi yang dibawa-bawa ke banjar. Di mata hukum pun masyarakat tidak boleh diintimidasi,” tegasnya. Jro Suwena menambahkan, persoalan di desa adat harusnya hanya masalah agama atau yang berkaitan dengan adat istiadat setempat. Sedangkan pro dan kontra bukanlah ranah desa adat. Jika permasalahan ini berlarut-larut, Ketua MUDP berjanji akan meninjau ke lokasi. Apalagi, permasalahan ini bukan kali pertama, sebelumnya di Desa Sidakarya juga nyaris terjadi hal yang serupa. Jro Suwena berjanji, akan memediasi polemik ini sampai tuntas. “Kami (MUDP) siap memediasi, kami juga memiliki tanggung jawab terhadap permasalahan ini,” ujarnya. W-011/W-019      

umnya yang harus disesuaikan. Dan ini bisa menjadi perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika”, paparnya. Bahkan Sanjaya menambahkan, pengetahuan dan ilmu yang diserap di sekolah terkadang hanya 15 persen bisa diaplikasikan. Ini membuat generasi Bali agak kesulitan bersaing di dunia kerja yang membutuhkan tenaga-tenaga yang memiliki

spesialisasi. “Saya rasa ini perlu dijadikan agenda penting pendidikan di Bali. Apalagi akan masuk pasar bebas nantinya. Generasi Bali terancam akan kalah saing. Spesialisasi dalam ranah pendidikan itu penting, baik di tingkat sekolah menengah atas maupun perguruan tinggi”, paparnya. Pria kelahiran 24 Desember

1991 ini mengusulkan agar Pemerintah Bali lebih menggeliatkan lagi peran SMK-SMK dalam mencetak generasi-generasi yang siap kerja. Karena SMK lebih memberikan spesialisasi pendidikan sehingga siswa tak terasing dalam dunia kerja nantinya. “Semoga persoalan ini bisa menjadi usulan kepada Pemerintah di Bali”, tutupnya. M-004

melambangkan simbol habis gelap terbitlah terang, kami berdoa agar bisa menang di seluruh nusantara,” terang

Oka Gunastawa. Selain untuk mendoakan kemenangan paket Pilpres ini, lanjut Ketua DPD Nasdem Bali, kirab Obor juga

untuk mensosialisasikan pasangan Jokowi–JK agar sampai ke pelosok-pelosok desa di Bali. M-004/W-010

Tingkatkan Kualitas Perguruan Tinggi di Bali DARI HALAMAN 1 praksis, tak hanya kemampuan teoritis saja, sehingga bisa diaplikasikan di lapangan. “Banyak saya lihat para sarjana di Bali belajar ulang lagi di tempatnya bekerja. Hal ini dikarenakan apa yang telah diberikan di perguruan tinggi tidak nyambung dengan praktik kerjanya. Mungkin kurikul-

rekomendasi dari dokter terlebih dahulu. Rekomendasi tersebut menerangkan bahwa yang bersangkutan secara mandiri sudah bisa menentukan pilihan.  Sesuai data KPU Kabupaten Bangli,  hingga kemarin tercatat 136 pasien dan pegawai di RSJ Bangli. Sedangkan,  rekomendasi untuk pasien yang sudah bisa menggunakan hak pilih diharapkan sudah disetorkan maksimal H-1 pencoblosan. “Pemilih di RSJ adalah mereka (pasien) yang sudah direkomendasikan oleh dokter. Memang tidak semua berhak memilih, hanya pasien yang secara mandiri bisa menentukan pilihannya,” jelas Raka Sandhi, disaksikan langsung oleh Bawaslu dan tim pemenangan masing-masing kandidat Pilpres. Sementara,  berdasarkan data hingga tanggal 11 Juni 2014, jumlah DPT Pilpres mengalami peningkatan dibandingkan Pileg bulan April lalu. Jumlah DPT Pilpres tahun 2014 mencapai 2.942.282 jiwa dan 5.939 TPS. Jumlah DPT inipun belum final, KPU terus akan melakukan pemutakhiran data.  Lebih lanjut, anggota KPU, Ni

DPT PILPRES BERDASARKAN PLENO RABU (11/6) 2014

1.      Kabupaten Badung 2.      Kabupaten Bangli 3.      Kabupaten Buleleng 4.      Kabupaten Gianyar  5.      Kabupaten Jembrana   6.      Kabupaten Karangasem 7.      Kabupaten Klungkung 8.      Kota Denpasar   9.      Kabupaten Tabanan

TPS 553          DPT 346.208 TPS 466          DPT 180.742 TPS 971          DPT 573.103 TPS 695          DPT 359.116 TPS 407          DPT 222.732 TPS 933          DPT  379.983 TPS 348          DPT 153.724 TPS 798          DPT 409.374 TPS 768          DPT 353.300

Total   

TPS 5.939    DPT  2.942.282

Putu Ayu Winariati juga menyampaikan mengenai mekanisme penggunaan hak pilih bagi mahasiswa yang berasal dari luar Bali.  Sesuai ketentuan KPU, mahasiswa tersebut dapat menggunakan hak pilihnya di Bali. Asalkan, sudah mengantongi surat pindah, dan rekomendasi dari KPU tempat asalnya.  Kalaupun kesulitan mendapat surat pindah, mahasiswa tersebut diharapkan segera melapor ke KPU Kabupaten/Kota di Bali. “Pengurusan surat pindah pilih ini, kami harap sudah disetorkan maksimal H-10 pencoblosan,” tegas Wina. Tak hanya masalah surat pindah yang jadi sorotan, KPU juga

meminta peran serta tim sukses serta masyarakat. Utamanya, untuk turut mengawasi tiap tahapan pelaksanaan Pilpres. Jika elemen masyarakat menemukan penyimpangan, diharap untuk segera melaporkan. Dengan demikian, baik KPU maupun Bawaslu dapat mengambil tindakan. “Laporkan jika ada Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang curang. Jangan hanya mengatakan ini, itu dan indikasi pelanggaran tapi tidak ada melaporkan. Laporkan saja, agar tidak menjadi rumor,” pinta Raka Sandhi dihadapan perwakilan pemenangan yang hadir selama pleno kemarin. W-019

untuk mengantarkan atma sang pitra agar mendapatkan tempat di alam sana. “Tarian ini diiringi gambelan gong kebyar,” bebernya. Selain mementaskan tari cekurkwak, Tabanan mengirim 300 orang seniman pada saat pawai pembukaan PKB ditambah 25 sekaa tari dan seni. Di antaranya gong kebyar tingkat dewasa, ibu-ibu dan anak, semar pegulingan, baleganjur, taman penasar, topeng dan lainnya. “Besaran dana yang dianggarkan sebesar Rp 1 M”,

tandasnya. Anggaran dana tersebut sama dengan besaran dana tahun lalu. “Kami berusaha menggunakan anggaran tersebut secara maksimal. Bahkan ada beberapa sekaa yang berusaha sendiri mencari dana dengan menggelar bazar ,”cetusnya. Untuk pentas di PKB 2014, bantuan berupa dana pembinaan diberikan oleh pihak Provinsi Bali sebesar Rp 10 juta dan uang pembinaan dari Pemkab Tabanan Rp 7 juta. W-004

Denpasar,” terangnya. Ketut Teneng juga mengimbau media peliput, khususnya elektronik, memanfaatkan TV Pool yang disediakan pihak panitia. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari krodit pengambilan gambar yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menyaksikan pawai. “Dengan fasilitas yang kita sediakan, tak semua media harus berdesak-desakan mengambil gambar, mereka bisa merelay dari TV Pool,” ujarnya. Dengan demikian, seluruh prosesi pembukaan PKB ke-36 diharapkan dapat berjalan lancar dan tertib sehingga masyarakat bisa menyaksikannya secara utuh. Dalam kesempatan itu, Karo Humas juga mempermaklumkan bahwa sejumlah

akses jalan di seputaran Niti Mandala Renon akan ditutup untuk kepentingan pawai. Untuk itu, para pengguna jalan diharapkan mencari jalur alternatif selama pawai berlangsung agar terhindar dari kemacetan. Guna mendukung kelancaran pelaksanaan pawai PKB ke-36, sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga mengimbau agar instansi di seputaran Niti Mandala Renon memberi akses parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara kolosal tersebut. Demi keamanan kendaraan, satpam masing-masing diharapkan ikut memantau dan mengawasi. Pastika juga berharap dukungan dari seluruh krama Bali demi suksesnya pelaksanaan PKB tahun ini. W-019

Tabanan Siapkan Rekonstruksi Cekurkwak DARI HALAMAN 1 itu berkaitan dengan upacara pitra yadnya. Sedangkan asal tari cekurkwak itu diambil dari nama burung cekurkwak yang sering ditemui di sawah dan lahan milik petani. “Tari ini memperagakan tingkah laku burung cekurkwak yang sedang asyik berada di lahan sawah petani,” jelasnya. Muder menegaskan tujuan pementasan tari cekurkwak di saat upacara pitra yadnya, ngaben adalah

Pembukaan PKB ke-36 Disiarkan Langsung

DARI HALAMAN 1 Lebih lanjut, Karo Humas menjelaskan, pawai pembukaan PKB ke-36 akan dimulai pada pukul 14.00 wita dengan mengambil start di persimpangan Jalan Moh Yamin menuju ke Jalan Raya Puputan hingga finish di depan Kantor BPD Bali. Setiap peserta pawai mendapat kesempatan menunjukkan atraksi di depan panggung kehormatan yang berada tepat di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Lanjut pada malam harinya pukul 20.00 wita, pembukaan resmi PKB ke-36 oleh Presiden SBY akan dipusatkan di Panggung Terbuka Ardha Candra. “Kedua event yang menandai pembukaan PKB ini disiarkan langsung TVRI Bali dan RRI

Tim Jokowi-JK Arak Obor Keliling Bali DARI HALAMAN 1 yang didapat di pura kepada pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Dengan harapan, Jokowi-JK diberi kekuatan, kesehatan, kedamaian dan kebahagiaan dalam menghadapi pemilihan presiden di bulan Juli mendatang. “Kegiatan yang kami lakukan setidaknya bisa memberikan vibrasi positif yang didapat dari semua pura yang ada di Bali kepada pasangan Jokowi-Jusuf Kalla untuk menghadapi pemilihan di bulan Juli nanti,” jelasnya. Selain itu juga, lanjut Koster, acara Pada Yatra bertujuan untuk memberikan doa dari Bali agar Jokowi-JK dapat mengikuti pemilihan presiden dengan ketenangan, ketabahan serta kedamaian. “Kami berdoa di Bali agar pasangan Jokowi- JK bisa terpilih menjadi pemimpin di Republik Indonesia periode 2014- 2019 mendatang dengan target perolehan suara di Bali sebesar 70%,” ungkapnya. Untuk di Klungkung sendiri, rombongan Pada Yatra melakukan kegiatan di Pura Dasar Bhuwana, Gelgel, Kabupaten Klungkung. Rombongan ini disambut denga tari penyambutan oleh DPC PDIP Klungkung dan selanjutnya kirab Obor ini berangkat menuju Karangasem. Sekretaris Pemenangan Jokowi-JK, Ida Bagus Oka Gunastawa menyebutkan, Pada Yatra tersebut bagian dari doa agar Jokowi-JK menang di Bali dan secara nasional. “Obor ini

026/VI/FB/MHM

824/VI/BLAS

Layouter: dejerie


politik Prabowo: Buktikan ke Bangsa Lain, 9 Juli Nanti Indonesia Tidak Mencla-mencle 12

FAJA R BALI

Kamis, 12 Juni 2014, Tahun XIV

Calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto, menilai, Indonesia saat ini masih kerap dianggap sebagai b a n g s a ya n g l e m a h dan dipandang sebelah mata oleh bangsa lain

JAKARTA-Fajar Bali Dia pun mengajak semua pendukungnya untuk menunjukkan pada Pemilu Presiden 9 Juli mendatang kalau Indonesia bukan hanya diisi oleh orangorang yang lemah.

“Kita harus jawab tanggal 9 Juli. Kita harus buktikan ke bangsa lain, Indonesia punya putra-putri yang tidak bisa disogok, yang tidak berbohong, yang tidak mencla-mencle. Yang bilang A dia laksanakan A. Yang ucapan di mulut sama dengan di hati. Yang tidak perlu pencitraan, tapi menyerahkan semuanya kepada rakyat Indonesia,” kata Prabowo kepada ribuan pendukungnya saat berkampanye akbar di Gedung Serbaguna, di Jalan Pancing, Medan, Rabu (11/6) siang. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo ditemani oleh elite partai koalisi, seperti Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung,

Edi Prabowo, Anis Matta, dan Priyo Budi Santoso. Menurut Prabowo, saat ini bangsa asing masih melihat pemimpinpemimpin Indonesia bisa dibeli dengan uang. Padahal, menurut dia, banyak juga pemimpin yang bersih, yang mengutamakan independensi di atas segalanya. “Saat ini ada kekuatan yang besar yang mengira bahwa Indonesia ini negara yang rakyatnya lemah. Jangankan rakyatnya, pemimpin-pemimpinnya mereka anggap bisa disogok. Mereka menilai Indonesia, kepala desa gampang kita sogok, bupati, wali kota, gubernur, anggota DPR kita sogok saja,

Menuju

Parlemen Melanjutkan yang Telah Diperjuangkan BANGLI-Fajar Bali Dewa Anom Suta, Caleg Partai Demokrat, dari daerah pemilihan (Dapil) TembukuBangli yang terpilih kembali sebagai anggota DPRD Bangli periode 2014-2019 akan melanjutkan kembali apa yang telah dia perjuangkan dan perbuat bagi masyarakat, terutama konstituennya. Hali ini dilakukan karena saat mendatangi setiap wilayah untuk menggalang dukungan pada Pileg lalu, dia menangkap keinginan masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan yang selama ini telah dilakukannya sebagai anggota Dewan. “Saya ketika turun ke masyarakat, dituntut hanya untuk melanjutkan apa yang telah saya perbuat,” ujar Caleg asal Dusun Kebon, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli ini.Apa yang telah diperbuat? Caleg incumbent ini mengaku telah banyak berbuat untuk masyarakat, sesuai aspirasi. Melalui dana bansos yang berhasil diperjuangkannya, banyak pura telah berhasil direhab, baik pura Tri Kahyangan, pura subak, pura dadia dan pura lainnya. Demikian pula bansos untuk organisasi-organisasi tradisonal, seperti subak, banjar, sekaa teruna, PKK dan lain-lain, berhasil digelontorkan atas perjuangan dirinya. Anom Suta membantah pendukungnya pragmatis. Menurut dia, dukungan yang diberikan oleh konstituennya tidak sematamata karena uang. Soal mereka meminta agar mendapat bantuan perbaikan pura, dinilai sebagai sesuatu yang wajar dan bukanlah bentuk pragmatisme.”Pendukung kami tak

semata-mata uang. Bantuan yang mereka harapkan adalah sesuatu yang wajar, karena memang sangat dibutuhkan untuk perbaikan pura dan kebutuhan lainnya. Bukan karena pragmatisme,” bantahnya. S e l a i n membantu FB/SUMERTA memperDewa Anom Suta juangkan bansos, Anom Suta terus membina dan memelihara konstituennya dengan mengedepankan konsep menyama braya. Konsep itupun terbukti membawa Anom Suta kembali menduduki kursi Dewan dengan perolehan 2.108 suara. Selain perolehan yang cukup besar, penyebaran suaranya juga sangat merata. Dengan harapan masyarakat agar perjuangannya dilanjutkan, Anom Suta yang kini duduk di Badan Kehormatan DPC Partai Demokrat, Bangli ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan aspirasi kepada dirinya. “Kami ucapkan terima kasih yang sedalamdalamnya kepada masyarakat yang telah mempercayakan kami untuk memperjuangkan aspirasi mereka,” ujar laki-laki berkumis lebat yang humoris ini. W-002*

Berharap Jokowi Setujui Otsus dan Tolak Reklamasi Tanjung Benoa

Pidato Dr.Wedakarna Bius Puluhan Ribu Peserta Deklarasi Jokowi

SENATOR – Dr. Arya Wedakarna ( Calon DPD RI peraih ruara terbanyak di Provinsi Bali ) berorasi di hadapan ribuan massa di Lapangan Renon jelang kehadiran Megawati - Jokowi

DENPASAR-Fajar Bali Calon Senator ( Anggota DPD RI ) peraih suara terbanyak di Bali pada Pemilu 2014 membuktikan kepiawainnya dalam berpidato di hadapan puluhan ribu massa pro-Jokowi yang memadati lapangan Bajra Shandi Renon. Pidato sosok muda ini berhasil membius puluhan ribu massa dari lintas parpol, lintas organisasi dan masyarakat umum dari seluruh Bali. Tak pelak kehadiran sosok Dr. Wedakarna menjadi penghibur terutama bagi massa proJokowi yang sudah menunggu keterlambatan Jokowi hingga 7 jam lamanya. Seperti biasa, sosok Dr. Wedakarna dalam pidatonya selalu mengingatkan dengan kehebatan sejarah Bung Karno dan ajaran – ajaran Tri Sakti Marhaenisme. ”Kepada rakyat Bali terutama yang beragama Hindu, saya ingatkan bahwa Bali sangat berkepentingan terhadap calon presiden yang bisa

menjaga kedaulatan Bali dalam bidang agama dan budaya. Kita perlu presiden yang mendukung kebhinnekaan Indonesia, bukan calon presiden yang malah mendukung Arabisasi. Saya khawatir, saat ini ada capres yang didukung oleh front pembela agama atau didukung oleh partai agama yang punya misi mensyariahkan Indonesia. Ini berbahaya, karena kalau mau dukung capres, jangan hanya lihat figur capresnya, tapi lihat figur pendukungnya. Siapa saja, catat dan ingat. Maka dari itu, Bali harus mendukung Capres yang bisa menempatkan agama Hindu dan budaya Bali sejajar dengan yang lainnya. Saya yakin dengan Jokowi, karena dia lahir dari budaya Jawa, dia lahir dari rahim partai yang Sukarnois dan dia secara tegas berbicara tentang Tri Sakti Marhaenisme Bung Karno yang berasal dari ajaran Sansekerta,” ungkap Ketua DPD PNIM Bali ini.

Dr. Wedakarna juga mengingatkan agar rakyat Bali ingat pesan Bung Karno, bahwa sebuah demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang dipimpin oleh rakyat sipil, bukan latar belakang militer atau bekas militer. ”The Sukarno Center secara tegas menyatakan bahwa Indonesia butuh dipimpin orang sipil. Saya sebagai generasi yang lahir pada era reformasi tentu tidak rela jika Indonesia akan kembali ke zaman orde baru baik dari sistem pemerintahan atau gaya pemerintahan. Saya percaya pada Jokowi yang akan membawa Indonesia menuju kejayaan karena Jokowi akan menerapkan ajaran – ajaran Sukarnoisme. Logikanya, bangsa Asia Afrika saja menerapkan ajaran Bung Karno, kenapa justru Indonesia tidak menerapkan hal itu?” ungkap Pidato Wedakarna yang disambut tepuk tangan ribuan massa yang hadir. Selain itu Dr. Wedakarna juga mengingatkan rakyat Bali untuk tetap menagih hak – hak orang Bali kepada Jakarta.”Rakyat Bali jangan takut bersuara, sudah saatnya kita menagih hak rakyat Bali kepada Presiden RI berikutnya. Pilih presiden yang berani mendukung Otsus Bali, dan tolak reklamasi Tanjung Benoa. Dua isu ini harus terus diangkat, agar capres juga tahu masalah domestik di Bali. Sekarang tugas yang utama adalah memenangkan Jokowi jadi Presiden RI. Semua bergerak,”ungkap Dr. Wedakarna yang meraih 178.934 suara di Pemilu 2014 lalu ini.*

kita beli. Dirjen sogok, jenderal sogok, polisi sogok, presiden sogok. Itu yang mereka inginkan,” papar Prabowo. Jika sudah dipimpin oleh para pemimpin yang lemah, menurut dia, bangsa lain akan dengan mudah menguasai Indonesia. Dia menjamin hal tersebut tak akan terjadi jika dia bersama pasangannya, Hatta Rajasa, terpilih dalam pilpres mendatang. “Saudara-saudara, itu yang mereka rencanakan terhadap Indonesia. Kekayaan kita mau dirampok terus-menerus. Negara kita yang besar harus jadi pasar untuk barang mereka,” ujarnya. KP

Calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto

FB/IST

KPU Ajukan Anggaran Pilwali Rp 16,6 miliar

DENPASAR–Fajar Bali Meski tengah menyukseskan pelaksanaan Pilpres yang akan dihelat pada 9 Juli mendatang, jajaran KPU Kota Denpasar juga tengah disibukkan persiapan penyelenggaraan Pemilukada Walikota tahun 2015. Untuk itu jajaran KPU Kota Denpasar bertandang ke kantor wali kota Denpasar dan diterima langsung Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (11/6) kemarin. Dalam audensi tersebut, Ketua KPU Denpasar, Gede John Darmawan, mengajukan anggaran Pemilukada Wali Kota (Pilwali) 2015 sebesar Rp 16,6 miliar. Kehadiran jajaran KPU Kota sekaligus melaporkan persiapan Pilpres dan menyerahkan secara tertulis hasil Pemilu Legislatif lalu. Anggaran sebesar Rp 16,6 miliar telah disesuaikan dengan kebutuhan KPU saat Pilwali 2010. “Anggaran itu ada kenaikan, kami targetkan 2 putaran. Dan anggaran itu naik dari Pilwali sebelumnya karena kebutuhan honor petugas TPS meningkat dan kebutuhan TPS juga

Gede John Darmawan

FB/CAR

meningkat,” terang John. Kebutuhan paling besar, lanjut John Darmawan, biasanya pada pencetakan surat suara dan dokumen pelengkap Pilwali, seperti form pemanggilan pemilih hingga

form bagi saksi dan lainnya. “Belum lagi TPS dan banyak pertimbangannya,” ungkapnya. Yang jelas, kata John, seluruh pertimbangan telah diserahkan dan diungkapkan di hadapan Wali Kota Denpasar. “Anggaran itu sudah kita ajukan di anggaran perubahan 2014 dan melalui APBD induk 2015.  Tahapan Pilwali sudah dimulai nanti pada Nopember 2014, karenanya kami ajukan anggaran di perubahan, dan sisanya di induk 2015,” papar John Darmawan. Selain membicarakan masalah anggaran Pilwali, KPU Denpasar juga melaporkan hasil persiapan Pilpres saat ini. “Kami lapor secara lisan saja seperti masalah DPT, persiapan TPS dan lainnya,” ujarnya. Laporan yang secara resmi diserahkan kemarin adalah perhelatan Pileg yang sudah menetapkan hasil. “Yang kami laporkan lisan dan tertulis hasil Pileg, karena walikota akan meneruskan lagi hasil Pileg ke Gubernur untuk disahkan menjadi anggota DPRD Kota,” tandas John Darmawan. R-004

INDONESIA

ARKETEERS FESTIVAL

2014

• MARKETEERS OF THE YEAR DENPASAR 2014 • ON BECOMING WOW SALESPEOPLE • AUDISI PUTRA PUTRI BATIK NUSANTARA

26 JUNE 2014 08.00 - 18.00 WITA Aston Denpasar Hotel & Convention Centre

10

• Special for BCA Credit Card Holder • Customer of Toyota, Garda Oto, Toyota Astra Finance, and Astra Credit Company*

7

*Terms and Conditions apply

INFO: 081 337 322 832 7

KEY PARTNERS

CMYK

100 - 70 - 0 - 0

60 - 0 - 5 - 0

PARTNERS PUTRA PUTRI BATIK NUSANTARA

Semen Tonasa

MEDIA PARTNERS

COMMUNITY PARTNERS

Semen Gresik

AUDIENCE ENGAGEMENT PARTNER

HOSTED BY

ORGANIZED BY 833/VI/KTR

Layouter: Wiadnyana


FAJAR BALI EDISI 12 JUNI 2014