Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

SELASA, 6 MEI 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Wisarja Diperiksa dalam Kasus Dana Punia IHDN DENPASAR-Fajar Bali Kasus dugaan korupsi di tubuh Kampus IHDN nampaknya belum berakhir. Memang untuk kasus pengadaan 16 item di IHDN sudah ada lima orang tersangka dan kasusnya pun tinggal masuk di meja persidangan. Tapi dari lima tersangka dalam kasus pengadaan itu, ada dua lagi yang juga bakal menjadi tersangka dalam kasus dana punia. Untuk kasus ini, pihak penyelidikan Senin (5/5) kemarin secara serentak melakukan pemeriksaan di Kejati Bali. Ada petinggi dan mantan petinggi IHDN yang diperiksa. Menurut sumber di lingkungan Kejati Bali yang enggan namanya dikorankan, ada beberapa

KOALISI-Calon presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie bersama calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto berjabat tangan usai melakukan pertemuan di Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5). Pertemuan yang berlangsung tertutup dari wartawan itu berlangsung sekitar 2 jam.

KE HAL. 11

KE HAL. 11 KE HAL. 11

Pak Gubernur

Penyandang Autis Perlu Wadah Kreatif Autisme adalah gangguan perkembangan pada anak dengan ciri utama gangguan pada interaksi sosial, gangguan komunikasi dan KE HAL. 11

FB/ARTAYASA

Penyandang autis perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/ BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

Aburizal Siap Jadi Cawapres Prabowo BOGOR-Fajar Bali Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan tidak keberatan jika kelak dirinya maju sebagai bakal calon wakil

presiden, mendampingi bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Menurut Aburizal, jabatan presiden atau wakil presiden hanya instru-

men yang tak perlu diributkan. “Saya enggak keberatan (jadi cawapres), Pak Prabowo juga enggak keberatan,” kata Aburizal seusai menemui Prabowo di

849 850 851 852 853

NAMA

ALAMAT

Dra. Luh Nym. Rai A, M. Si, Ak I wayan Sadia, SH,M.Si Ir. Pt. Malsini Ardiyani,M.Agb Dra.Ds. Gde Trilaksmi W, MM Dra. A. A Temi Suari

Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar

Pemprov Tak Kebagian Dividen Sejak Tahun 1972 dari Bali Hyatt Pansus Aset DPRD Provinsi Bali berencana akan menuntaskan kisruh aset Provinsi Bali, utamanya aset seluas 2,5 hektar di Hotel Bali Hyatt. Pasalnya selama ini, Pemprov justru tak mendapat dividen atas saham tersebut, bahkan dari tahun 1972.

DENPASAR-Fajar Bali Sempat vakum selama Pemilihan Legislatif (Pileg), DPRD Provinsi Bali kini ‘hidup’ kembali. Berbagai agenda dewan mulai digulirkan, tak terkecuali Pansus Aset yang diketuai oleh Made Arjaya. Senin (5/5) kemarin, Arjaya menegaskan Pansus Aset akan kebut

penuntasan sejumlah kisruh terkait aset. Utamanya, pengembalian aset milik Pemerintah Provinsi Bali seluas 2,5 hektar di Hotel Bali Hyatt. Penegasan itu disampaikan Arjaya usai mengikuti rapat paripurna intern dewan yang membahas LKPJ APBD 2013. Menurut politisi yang masih setia ‘meudeng poleng’ ini, tugas utama Pansus Aset adalah mengembalikan aset-aset milik Pemprov Bali.  Nah, khusus  polemik aset seluas 2,5 hektar di Bali Hyatt, Arjaya fokus kepada dua hal. Pertama, Pemprov Bali disebutkan memiliki sejumlah saham di Hotel Bali Hyatt. Namun, sejak tahun 1972, Pemprov justru tidak pernah mendapatkan dividen (pembagian laba) atas saham tersebut. Jika pihak Bali Hyatt mengatakan sudah memberikan dividen, maka diberikan kepada siapa? Sebab menurut Arjaya, ada beberapa orang yang sempat memegang saham di sana. Seperti mantan Bupati Badung, KE HAL. 11

DENPASAR-Fajar Bali Ketua Pansus Aset Made Arjaya juga menyoroti isu pembangunan bandara di Buleleng dan Sirkuit F1 di lahan Pemprov di Pekutatan, Jembrana. Menurut Arjaya, pemanfaatan aset Pemprov untuk pembangunan Sirkuit F1 dan bandara adalah salah satu alternatif pemerataan pembangunan.  Tak ada yang perlu diributkan dengan mencuatnya rencana pembangunan ‘raksasa’ tersebut.  Asalkan, aset yang dimohonkan tak sedang bermasalah. Ia pun sempat mengungkapkan keheranannya atas segala bentuk protes dari masyarakat jika ada upaya pemerintah untuk membangun di Kabupaten Karangasem, Buleleng, KE HAL. 11

FB/DOK

Jika pihak Bali Hyatt tidak bersedia memberikan dividen, maka aset Pemprov seluas 2,5 hektar harus dikembalikan. MADE ARJAYA

Ketua Pansus Aset

014/VI/KTR

Tiga Bocah Hidup dari Memetik Bunga

100,000 100,000 25,000 25,000 25,000

DAFTAR PENYUMBANG SELANJUTNYA DI HALAMAN 2

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014 Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014 BANK UMUM

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

ONLINE: www.fajarbali.com

KE HAL. 11

Dukung Pembangunan Sirkuit F1

JUMLAH Rp Rp Rp Rp Rp

saat bertemu dengan Prabowo, dia telah menemukan kesepakatan mengenai sikap politik dalam menghadapi Pemilu Presiden

Pansus Minta Kembalikan Aset Pemprov

DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI NO.

Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5). Aburizal, yang telah dinyatakan sebagai bakal capres dari Partai Golkar, mengatakan bahwa

FB/IST

Anak Agung Gede Agung bersama neneknya yang sakit-sakitan membutuhkan uluran tangan.

SEMARAPURA-Fajar Bali Tiga bocah yang masih duduk di sekolah dasar terpaksa harus bertahan hidup dari hasil memetik bunga Pacar Galuh. Tidak seperti teman sebayanya yang nikmat dihidupi oleh kedua orang tuanya, ketiga anak ini hanya diasuh neneknya. Mengingat ayahnya sudah meninggal sekitar 6 tahun silam dan ibu kandungnya menikah lagi. Sesungguhnya tiga anak ini bersaudara lima orang, yang tertua AA Istri Purnama Dewi (19) bekerja di Denpasar, yang kedua, AA Alit Ariani (17) sudah menikah. Yang ditinggal sebagai yatim adalah AA Agus Ariwijaya (12) kelas IV SD, AA Gede Agung

(11) kelas 3 SD dan AA Gede Sayang (8) kelas 2 SD. Mereka berasal dari Banjar Ungaya, Desa Akah, Klungkung. AA Gede Agung, Senin (5/5) kemarin menjelaskan bahwa selama ini dirinya diasuh oleh neneknya yang bernama Jero Sekar. “Tapi nenek saya lagi sakit, dan kakek saya juga sakit dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli,” terang Gede Agung. Pekerjaan menjadi tukang petik bunga dilakukannya sejak dirinya masuk sekolah. Uang hasil memetik bunga itu digunakan untuk makan dan membeli kebutuhan sekolah. “Saat ini kami diasuh oleh bibi yang kebetulan

vember, hingga Desember 2013. Selama tiga bulan tersebut, dana yang seharusnya dikucurkan oleh Pemprov Bali mencapai Rp 16 miliar.  Lantaran klaim diajukan terlambat, dana kesehatan sebesar itu akan ditangguhkan hingga anggaran perubahan. Sedangkan untuk tahun 2014, klaim JKBM sudah terbayarkan untuk bulan Januari  2014 saja.  Meski ada keterlambatan, Kadis Kesehatan optimis pelayanan kesehatan terhadap  seluruh masyarakat Bali tidak akan terganggu.  Pasalnya, urusan administrasi dan pelayanan tidak berkaitan erat. Hanya saja, datadata pasien maupun daftar obat

yang dikeluarkan oleh pihak RS harus dicatat secara manual. Sementara, Direktur Utama RS Sanglah, Ayu Sri Saraswati ketika dikonfirmasi mengakui adanya keterlambatan pengajuan klaim JKBM. Tetapi, ia menegaskan tunggakan pembayaran klaim JKBM pada bulan Oktober hingga Desember 2013 bukanlah kesalahan siapa-siapa. Murni, lantaran pihak RS Sanglah terlambat mengajukan klaim. Keterlambatan itupun disebutkan karena Vendor JKBM masih baru. Sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk penyesuaian dan menyusun data selama peralihan Vendor.

KE HAL. 11

Klaim JKBM Telat, RS Sanglah Sebut Masalah IT Klaim Jamkesmas dan JKN Juga Molor DENPASAR-Fajar Bali Tunggakan klaim Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) di Rumah Sakit (RS) Sanglah seolah ‘menampar’ kinerja instansi kesehatan. Senin (5/5) kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali langsung menggelar rapat khusus dengan pihak RSUP Sanglah. Rapat yang dimulai sejak pukul 09.00 wita ini berupaya mencari penyebab terjadinya tunggakan klaim JKBM.  Apalagi jumlahnya hingga Rp 16 miliar.

Secara detail, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya menjelaskan, rapat kemarin hanya sebagai upaya monitoring. Sehingga kelak tidak terjadi hal yang sama. Apalagi, keterlambatan pengajuan klaim JKBM dikhawatirkan berpengaruh terhadap pembayaran jasa pelayanan (jaspel) pegawai. “Ke depannya, nanti kita sama-sama monitor. Pelayanan RS Sanglah, termasuk rumah sakit lain dan puskesmas, akan kami perketat monitoringnya,” tegas Suarjaya dikonfirmasi usai rapat. Menurut Suarjaya,  RS Sanglah terlambat mengajukan klaim JKBM untuk bulan Oktober, No-

Ketut Suarjaya

FB/DOK

Layouter: Kasturie

KE HAL. 11

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

DENPASAR-Fajar Bali Tiga kawanan perampok mengendarai mobil gagal beraksi merampok ATM BCA di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, pada Minggu (4/05) lalu. Sayang, kasus pembobolan ini tidak dilaporkan pihak BCA setempat. Aksi pembobolan ATM BCA di Jalan Imam Bonjol tepat disebelah Hotel Taman Suci ini diketahui sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, beberapa petugas BCA mendatangi ATM untuk mengecek. Pasalnya, mesin ATM sudah tidak bisa digunakan sejak malam. Nah saat dicek petugas, mesin ATM dan kamera CCTV sudah dalam kondisi mati. Tidak hanya itu, mesin ATM BCA ini juga dalam kondisi rusak di bagian belakangnya. Meski demikian, tidak ada uang tunai yang berhasil digasak pelaku. “Diduga kuat, para pelaku gagal beraksi membobol brankas ATM,” ujar sumber petugas Polsek Denbar kemarin. Dari informasi kepolisian, diduga komplotan ini berjumlah 3 orang. Mereka mengendarai mobil saat beraksi. Dua pelaku diketahui masuk ke dalam ATM sekitar pukul 23.30 Wita. Sementara satu pelaku lainnya menunggu di dalam mobil. “Mereka pura pura mengambil uang di mesin ATM. setelah masuk mereka merusak dan membongkar mesin ATM. karena tidak berhasil mereka kabur,” beber sumber yang enggan disebut namanya itu. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian ini. Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Agus Prihadinika belum bisa dikonfirmasi karena HP genggamnya tidak diangkat. R-005

Selundupkan 1,5 Kg Sabu

FB/EL

DENPASAR-Fajar Bali Stephen Hendri Lubbe (58) warga negara Afrika Selatan harus berhadapan dengan Majelis Hakim PN Denpasar pimpinan AA Wirakata. Terdakwa diseret ke persidangan karena kedapatan membawa masuk narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,5 kilogram dari Hongkong ke Bali. Pada persidangan, Senin (5/5) kemarin terdakwa didampingi oleh Te r d a k w a Wa r g a A f r i k a Iswahyudi dkk. Sidang kemarin Disidang di Pengadilan Negeri masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Denpasar kemarin. Umum (JPU) Ketut Sujaya. Dalam dakwaan terungkap, terdakwa Stephen Hendri Lubbe yang berprofesi sebagai tukang listrik, dan beralamat di 30 Winder Streat Point RD, DurbanN Sounth Afrika itu ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara pada hari minggu 9 februari 2014 diterminal kedatangan. Dalam pemeriksaan petugas menggunakan mesin X Ray, ditemukan sabu sabu seberat 1.539. Terdakwa mengaku barang-barang itu memang barang bawaanya. Bukan terdakwa yang memasukan dalam tasnya tapi temannya Martin Odi asal Negeria. Dalam dakwaan juga dijelasnya, terdakwa diberikan tiket perjalanan oleh Martin. Dan Martin sempat berpesan pada terdakwa jika sudah tiba di Jakarta akan diberi upah 500 dollar. W-007

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

DAFTAR NAMA PENYUMBANG NO. 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903

NAMA I Gede Agustawn, SH Drs. I Dewa Made Ardana Drs. I Dw Ayu Nyoman Budiasih I Ketut Putera,S.Sos Nyoman Sriasih,SE Ni Nyoman Mariani,S.Sos I Dw Ayu Putu manik Suari,S.Sos I Ketut Mudita,S.Sos Ni Ketut Murtini,SE Ni Luh Merta Jatiasih,S.Sos I Gst Ngrh Manik Sutardiaksa,SKS I Nyoman Arsana,SE,AK Ni Luh Putu Nurhartini,SE I wayan Wartha Suadnyani Tuti Indrajani, S.STP Ni Putu Ayu Puryani, S.STP,M.A.P Rian Supartini, BA Ni Gusti Ayu Nyoman Sumiasih Trimo Ni made Ratmi Ni Luh Gede Mariati Ni Nyoman Rincani, SE Putu Budayani, SE Dewa Ayu Nyoman Adhiningsih Ida Ayu Armini I Made Yudi Purnamadi,S.STP I gede Made Dwipayana,SIP Putu Budi Arnata,SH Melpha Dortia, SP I Made Kinon Nyoman Adi Arsana,S.Sos I Nyoman Mandi Ni made Narmi, S.TP I Wayan Darma Susila,S.P Made Dimas Setiaji Permana, SE I Gede Ngurah Kertayasa,S.Kom Made Dewi Jayanti,S.STP Kadek mahardhika,S.IP I Ketut Sudiarta I Ketut Subandi I gusti Bagus Gede Kamajaya Gusti Made Sariani I Made rio A.A. Putu Ngurah Sujesna Aida Da Conceicao Correia Ni ketut Mentari Putri Komang Soma Atmaja I Nyoman Sunanjaya Ni Ketut Sri Astini I Nyoman Suteja Total

Jumlah Yang Diterima Hari ini Saldo Per 05 Mei 2014 Total Keseluruhan

ALAMAT Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar

JUMLAH Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

25,000 25,000 25,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 10,000

Rp 1,050,000 Rp 1,050,000 Rp 33,027,000 Rp 34,077,000

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Kasus Penggerebekan Penambangan Kapur di Pecatu

Ancam Blokir Akses Jalan ke Pecatu DENPASAR-Fajar Bali Made Ambara terus melakukan perlawanan menyusul digerebeknya penambangan batu kapur di Banjar Giri Sari, Pecatu, Kuta Selatan, oleh jajaran Polresta Denpasar, pada Senin (28/05) lalu. Pemangku Dalem ini mengancam akan menutup akses jalan menuju Pecatu dan Unggasan dan menempatkan alat alat berat disepanjang GWK (Garuda Wisnu Kencana). Ancaman ini menurut Made Ambara tidak main-main. Ditegaskannya selain mendapat dukungan penuh dari masyarakat, ia juga mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Bali dan Badung. Made Ambara merasa apa yang sudah dilakukannya terhadap penataan lahan di bukti Pecatu dan Unggasan sudahlah benar. Bahkan, pekerjaan yang digelutinya sejak tahun 1995 ini diawasi langsung oleh Dinas Pertanian, Dinas Pertambangan dan Dinas Peternakan. Made Ambara mengakui sudah bekerjasama dengan Dinas terkait bersama ratusan kelompok tani yang tergabung dalam kelompok tani Dalem Tangi Bangun, Br. Kerta Lestari, Ungasan, Kutsel. Pemangku Pura Dalem Tani, Unggasan ini hanya meminta keadilan terkait kasus yang terjadi pada 28 April 2014 lalu. Dimana lokasi lahan yang digerebek tersebut masih dipasang police line. Bahkan, barang bukti berupa 2 unit mobil truk belum bisa dipinjamkan dengan alasan masih ditahan. “Alasannya belum ada per-

intah dari komandan. Saya mau kasus ini harus di SP3 kan karena alasannya tidak jelas dan tidak kuat,” ungkapnya. Made Ambara mengatakan, kalau jajaran Polresta Denpasar bersedia melakukan musyawarah, dia bisa menerimanya. Namun kalau Polresta tetap ngotot, Made Ambara siap melanjutkan proses hukumnya. “Kalau mau musyarah dalam hal ini pihak Polresta, saya bisa terima. Tapi kalau dia tetap ngotot, apapun itu saya tetap lanjut. Saya tidak takut menerima resiko karena saya benar,” tegasnya. Made Ambara mengancam, apabila kasus ini tidak selesai juga, mereka akan menutup akses jalan menuju Pecatu dan Unggasan. “Saya sudah mendapat dukungan dari anggota DPRD Badung dan DPRD Bali yang ada di Kuta Selatan. Kalau memang masalah ini terus digantung, total saya akan tutup jalur bukit. Saya hanya ingin mendapat keadilan. Sekalian kita perang, ayoo perang, saya tidak takut,” katanya berapi-api. Ancaman itu akan dibuktikan dengan menutup akses jalan dengan membawa alat alat berat seperti eskavator dan truk. Ancaman penutupan ini dilakukan dikawasan GWK menuju Pecatu dan Unggasan. “Kalau saya blokir semua, selesai sudah. Kalau mau saya habis-habisan, biarlah. Rusak, rusak sekalian. Kenapa mengganggu rakyat kecil. Saya merasa ditindas,” bebernya.

DENPASAR-Fajar Bali Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terguling di Jalan Hang Tuah, Renon, Denpasar, pada Senin (05/05) kemarin. Mobil tersebut terguling saat hendak mengisi air usai memadamkan kebakaran di PT Feta Jaya, Jl. By Pass Ngurah Rai, Gg. Mina Utama, No.9, Pesanggaran, Densel. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan itu, namun 3 petugas dilarikan ke RSUP Sanglah karena mengalami luka luka disekujur tubuhnya. Bermula tiga unit mobil damkar beriringan datang dari arah Sanur menuju Renon. Tiba sebelah barat perempatan Jalan Sedap Malam, di Jalan Hang Tuah, Renon, mobil damkar tersebut paling akhir dan dikemudikan oleh I Wayan Gede Ariawan (37). Mobil tersebut berusaha menghidari mobil Toyota Avansa yang melaju dari arah barat. “Mobil petugas damkar beru-

saha mendahului mobil Toyota yang didepannya dan mengambil arah kanan,” ujar warga setempat Senin kemarin. Diduga kuat, supir damkar berusaha menghindar dan membanting setir ke arah kiri. Akibatnya ban mobil bagian depan terangkat naik ke trotoar. Mobil damkar tersebut sempat menghantam pot bunga di pinggir jalan. Lalu, mobil itu pun terguling ke arah kanan dan sempat terseret sejauh kurang lebih lima meter. Kini, mobil berbobot hampir 40 ton itu masih melintang dalam kondisi ringsek di tengah jalan. Tampak ceceran oli keluar dari mobil tersebut dan berceceran di jalan. Teruling mobil damkar menimbulkan kemacetan yang cukup panjang dan menjadi tontotan warga. Peristiwa tergulingnya mobil damkar, tiga petugas terpaksa dilarikan ke RSUP Sanglah karena

FB/HS

Perampok ATM Gagal Beraksi

Made Ambara memperlihatkan lokasi tambang kapur illegal dan tambang kapur yang dikelolanya menjadi lahan produktif.

Ia juga menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang mengusik lahan yang sudah mereka kelola sejak lama. Padahal, katanya, masih banyak tambang illegal di Pecatu dan Unggasan, Kuta Selatan. Namun, sampai detik ini usaha tambang kapur illegal itu tidak terjamah dan perihal tersebut sudah berlangsung lama. Menurutnya, sebagai petani Made Ambara memiliki tugas menyelamatkan lahan dikawasan Pecatu dan Unggasan untuk dijadikan sebagai lahan produktif. Pada intinya, elevasi penataan lahan produktif tersebut dilakukan pada perbukitan yang miring dan kemudian dipotong (istilahnya droping, red) sepanjang 6 meter dari permukaan tanah. Selanjutnya, dilakukan Flat (perataan tanah, red) sepanjang

50 meter disesuaikan dengan lokasi lahan. Beda yang dilakukan penambangan kapur illegal yang mendroping perbukitan hingga mencapai 25 meter dari permukaan tanah. Menurut Made Ambara, banyak yang harus dikerjakan kelompok tani dalam penataan lahan tersebut. Yakni membuat perkebunan, jalan menuju perbukitan dan irigasi air apabila sewaktu waktu lahan kekurangan air. Paling tidak, katanya, untuk penataan lahan kering menjadi lahan produktif ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Besarnya biaya dihitung dari pembiayaan pengerukan tanah yang membutuhkan sarana alat alat berat dan otomatis membutuhkan perbaikan spare-part dan minyak. Selain itu, penataan

lahan ini juga membutuhkan tanah uruk, penyiraman pohon, berkebun, berternak sapi dan lain sebagainya. “Selama ini kami kelompok tani tidak pernah menerima bantuan dana dari pemerintah daerah. Kalau tidak kami (petani) yang mengolah, bagaimana bisa mendapatkan biaya untuk reboisasi penghijauan. Kami punya kewajiban untuk menghijaukan kembali dan tugas itu sudah saya kerjakan. Saya tidak lari dan berkedok penataan saja. Saya bisa buktikan dan hasil penataan saya hijaukan semuanya,” urainya. Seperti diketahui Made Ambara kesal atas pengerebekan yang dilakukan jajaran Polresta Denpasar 28 April lalu. Dimana kakak kandungnya I Ketut Rai dan dua pekerja diamankan karena diduga melakukan penambangan kapur illegal di Banjar Giri Sari, Pecatu, Kuta Selatan. Menariknya, Made Ambara mengaku 4 Desember 2013 lalu, jajaran Polresta Denpasar juga melakukan pengerebekan serupa. Karena tidak mau berurusan dengan polisi, pihak Made Ambara bersedia berdamai dan memberikan upeti sebesar Rp 160 juta untuk dibagikan kepada Kapolres Denpasar Kombes Pol Djoko Hariutomo dan jajaran unit Tipiter Polresta Denpasar. Pemberian upeti ini disinyalir hasil mediasi salah seorang perwira menengah dilingkungan Polda Bali. Sementara soal upeti ini, Kapolresta Denpasar membantahnya. R-005

Mobil Pemadam Kebakaran Terguling, Tiga Petugas Luka Parah

Divonis 15 Tahun Penjara

FB/EL

2

Terdakwa Chris dan Kuasa Hukum Agus Sujoko saat dipersidangan

DENPASAR-Fajar Bali Mantan Dirut PT. Panata Sarana Bali (PSB) Chris Wisnu Sridana yang menjadi terdakwa dalam kasus korupsi pengelolahan parkir di Bandara Ngurah Rai, Denpasar nampak tegar meski keberuntungan tidak berpihak padanya. Buktinya, pada persidangan, Senin (5/5) kemarin, Chris alias CS oleh majelis haki Tipikor pimpinan Hasoloan Sainturi dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Hukuman 15 tahun penjara dijatuhkan majelis hakim karena terdakwa CS dianggap terbukti melakukan tindak pidana korupsi "Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun," demikian vonis majelis hakim Tipikor. Selain dihukum penjara, terdakwa Chris oleh majelis hakim juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan. Tak hanya

itu, Chris juga diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp 28 miliar. "Dengan ketentunya apabila tidak mampu membayar maka seluruh assetnya akan disita dan dilelang oleh negara. Apabila tidak cukup, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun," lanjut Hakim dalam putusan. Dalam amar putusanya, majelis hakim menolak dengan tegas pembelaan terdakwa, baik yang diajukan oleh tim kuasa hukumnya atau terdakwa sendiri. Justru sebaliknya, majelis hakim malah sependapat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hanya saja majelis tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang diajukan oleh jaksa yaitu 17 tahun menjara. Majelis dalam amar putusanya juga menyebut bahwa Chris terbukti memerintahkan bawahan-

FB/HS

Mobil petugas pemadam kebakaran terguling di Jalan Hang Tuah Denpasar kemarin.

mengalami luka yang parah. Petugas itu yakni Wayan Suraga (20) mengalami luka lecet di kaki, I Wayan Gede Ariawan

nya yaitu Mikael Maksi dan Rudi Jhonson Sitorus untuk melakukan pemotongan. Padahal pemotongan itu, kata majelis hakim tidak tertuang dalam perjanjian antara PT. PSB dengan pihak Angaksa Pura (AA) 1. "Terdakwa juga memerintahkan bawahannya untuk membuat fiture pemotongan," tegas hakim Tipikor. Mendengar vonis itu, Chris yang didampingi pengacaranya, Agus Sujoko terlihat tenang dan langsung menyatakan banding atas putusan itu. "Kami menghormati putusan hakim, namun kami akan mengajukan banding," kata Agus Sujoko. Sementara itu, pengunjung sidang yang sebagian besar anak buah terdakwa, langsung berteriak mengatakan sidang penuh rekayasa. Bahkan ada yang berteriak dan mengancam Jaksa Romolis Halolongan. "KPK coba periksa Romulus," kata salah satu pengunjung. Sementara istri terdakwa yang mendengar suaminya divonis 15 tahun penjara langsung berteriak histeris. "Dimana letak keadilan. Semuanya tidak benar, ini rekayasa," katanya langsung disambut oleh para pengunjung sidang. Suasana ruang sidang yang gaduh, membuat hakim Hasoloan sedikit geram dan memerintahkan polisi untuk menangani pengunjung yang ribut. W-007

(37) yang merupakan sopir mengalami patah tangan kanan dan luka lecet, dan I Gusti Made Hartawan (33) mengalami luka

lecet di tangan. Kini, tiga petugas kebakaran itu masih menjalani perawatan di IRD RSUP Sanglah. R-005

MANGUPURA-Fajar Bali Kematian mayat perempuan yang ditemukan bugil di Sungai Ayung Banjar Darmasaba, Badung bernama Suhayanik alias Yanik (37) masih misterius. Namun ada dugaan kematian korban tidak wajar alias dibunuh. Demikian ditegaskan Kasat Reskrim Polres Badung AKP Wisnu Wardana di ruang kerjanya Senin (05/05) kemarin. AKP Wisnu mengatakan, dari hasil penyelidikan dilapangan diduga kuat kematian perempuan asal Jombang, Jawa Timur itu akibat dibunuh. “Untuk sementara kami menduga kematiannya tidak wajar,” beber AKP Wisnu. Hasil pengecekan tim medis, perihal kematian tidak wajar itu disebabkan adanya luka hantaman benda tumpul pada bagian otak belakang. “Penyebab kematian korban akibat hantaman benda tumpul,” urainya. Untuk itu kata AKP Wisnu dugaan dugaan itu masih harus diselidiki tuntas. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi, salah satunya kakak kandung korban, Samsul. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap teman teman korban di

tempat kerjanya di Sanur. Dari informasi saksi saksi, korban bernama Yanik yang ngekos di Jalan Nangka Selatan Gang Cendrawasih nomor 2, Denpasar diperkirakan meninggal empat hari sebelum ditemukan warga di Sungai Ayung, Selasa (29/4). Kondisi mayat berstatus janda itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Selain itu, pihak kepolisian belum bisa memprediksi apakah korban tewas dibunuh dilokasi penemuan di Sungai Ayung, ataukah dibunuh ditempat lain dan dibuang ke Sungai Ayung. Meski demikian, polisi menduga TKP dijadikan sebagai lokasi pembuangan mayat. “Dugaan seperti itu masih kami selidiki kebenarannya,” ujarnya sembari mengatakan jasad Yanik sudah dibawa ke rumah duka, Jombang. Diinformasikan, hasil otopsi jasad Yanik dilakukan, Senin (5/5) sekitar pukul 09.00 sampai 11.00. Menurut Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. I.B. Putu Alit, SpF.DFM, pada tubuh korban ditemukan luka memar pada dahi dan pelipis kanan. Luka berat yang menyebabkan kematian yakni kekerasan yang diakibatkan oleh benda tumpul di kepala. R-005

Mayat Perempuan Bugil Itu Diduga Dibunuh

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


Kotaku Rumahku

3

Creative in Motion

SELASA, 6 MEI 2014 | TAHUN XIV

Tingkatkan Profesionalisme Aparatur

FB/CAR

Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama ribuan siswa dan guru menelusuri JL. Melati, JL.WR. Supratman, Nusa Indah, Hayam Wuruk, dan Finish di Jl. Kamboja sambil memungut sampah plastik

Walikota Rai Mantra Pimpin Siswa Pungut Sampah Plastik FB/CAR

FB/CAR

Desak Nyoman Widiasih Untuk memberikan pelayanan yang prima pada masyarakat Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar melaksanakan kerjasama dengan John Robert Powers yang bergerak di bidang pendidikan untuk meningkatkan professionalisme aparatur pemerintah bulan April baru lalu. Peningkatan profesionalisme aparatur khususnya esolon III dan IV mengingat mereka merupakan ujung tombak dalam memberikan bimbingan kepada para stafnya. Dengan demikian diharapkan para eselon yang mendapatkan bimbingan dapat menyampaikan apa yang di dapat melalui bimbingan teknis pada stafnya di masing-masing SKPD (satuan kerja perangkat daerah). “Kerjasama ini merupakan salah satu untuk meningkatkan profesionalisme aparatur dimulai dari pejabat eselon III dan IV,” ujar Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar, Desa Nyoman Widiasih ditemui Minggu, (4/5) di Kantor Walikota. Dalam meningkatkan profesionalisme aparatur menurut Widiasih, salah satunya harus berani melakukan perubahan kearah positif. Terlebih lagi Pemerintah Kota Denpasar telah berkomitmen untuk terus melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat kearah yang lebih baik sesuai dengan keinginan masyarakat. Tentu ini membutuhkan aparatur yang benarbenar profesionalisme serta memiliki mindset melayani bukan dilayani. Untuk itu bintek bekerjasama instansi swasta yang profesionalisme seperti Joh Robert Powers diharapkan dapat mengubah mindset aparatur untuk memberikan pelayanan yang profesionalisme. Disamping itu bintek yang dilakukan untuk meningkatkan SDM aparatur melalui pengembangan diri pribadi menjadi individu yang siap menjalankan peran dalam aktivitas profesinya. Disamping juga berani melakukan suatu perubahan positif serta mampu membina dan mengembangkan orang-orang yang ada di lingkungannya. Dengan demikian mampu memerankan diri secara tepat dalam melayani masyarakat dengan sikap positif. Kedepannya dengan adanya profesionalisme aparatur diharapkan mampu sebagai transformer sesuai dengan motto pelayanan yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yaitu Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban). Para peserta bintek menurut Desak Widiasih juga diajak melakukan studi komperatif, dari tanggal 5-7 Mei  ke daerah yang telah dianggap mampu memberikan palayanan maksimal pada masyarakat seperti di DKI Jakarta. Melalui studi komperatif dalam meningkatkan inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan Pemerintah DKI Jakarta diharapkan dapat diterapkan di Kota Denpasar sehingga pelayanan yang diberikan pada masyarakat semakin maksimal. “Kami harapkan melalui studi komperatif ini diharapkan membuka wawasan aparatur untuk berinovasi dalam memberikan pelayanan,” ujar Desak Widiasih. R-004 

angakain kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional di Kota Denpasar dengan gelaran berbagai kreativitas siswa dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar yang dipusatkan dipedestrian Jl. Kamboja Denpasar. Kegiatan ini memberikan ruang dan kesempatan bagi semua sekolah di Kota Denpasar agar terus berkreasi dan berinovasi. Salah satunya dengan menggelar pameran teknologi dan inovasi SMK (sekolah menengah kejuruan) se-Kota Denpasar, serta pada Minggu (4/5) mengambil start di GOR Ngurah Rai Denpasar menggelar Jalan Santai sambil memungut sampah plastik

yang diikuti 1500 siswa sekolah. Jalan santai sambil memungut sampah plastik ini dipimpin langsung Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Dengan berbekal kantong plastik Walikota Rai Mantra bersama ribuan siswa dan guru menelusuri rute JL. Melati, JL.WR. Supratman, Nusa Indah, Hayam Wuruk, dan Finish di Jl. Kamboja sambil memungut sampah plastik. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar IGN Eddy Mulya mengatakan mempringati Hari Pendidikan Nasional Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menggelar berbagai kegiatan bekerjasama dengan salah satu media cetak di Kota

Denpasar lewat gelaran Jalan Santai sambil memungut sampah plastik. Kegiatan jalan santai ini melibatkan siswa sekolah Negeri dan Swasta diantaranya Taman Kanakkanak, siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta pimpinan lembaga kursus di Kota Denpasar. Di samping untuk berolahraga, jalan santai ini juga mengajak para siswa untuk ikut dan peduli terhadap lingkungan, dengan berbekal kantong plastik para siswa dapat ikut peduli lingkungan memungut sampah plastik disepanjang rute yang dilalui. “Even ini dimaksudkan sebagai ruang publikasi dan promosi bagi seluruh SMK se-Kota Denpasar baik negeri maupun swasta untuk menampilkan kemampuan engeneringnya dan

Mempercepat Pertumbuhan Perekonomian Kerakyatan

kemampuan teknologinya serta program unggulan di SMK masing-masing,” ucapnya. Dengan demikian para pelaku dunia usaha akan melihat bahwa kurikulum untuk dunia usaha harus digagas oleh SMK. Ketika mereka terjun ke dunia usaha bisa cepat beradaptasi. “Mudah-mudahan melalui gelar teknologi dan inovasi SMK ini semakin meningkatkan jiwa wirausaha muda mandiri bagi generasi muda,” harap Eddy Mulya. Gelar teknologi dan inovasi yang rutin dilaksanakan tiap tahun, kali ini diikuti oleh seluruh SMK se-Kota Denpasar baik negeri maupun swasta yang telah dibuka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, beberapa waktu lalu. R-004

Denpasar Utara Gelar Pekenan Lais Meseluk

Untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian kerakyatan dan mengangkat kemampuan para pedagang kecil dan menengah, Kecamatan Denpasar Utara menggelar “Pekenan Lais Meseluk” tanggal 30 April hingga 1 Mei. Pekenan Lais Meseluk dibuka secara resmi Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra dan Bendesa Adat Desa Pakraman Denpasar sekaligus Ketua Panitia, AA Oka Suwetja di Halaman Pakir Taman Kota Lumintang. Bendesa Adat Desa Pakraman Denpasar sekaligus Ketua Panitia, AA Oka Suwetja mengatakan, Pekenan Lais Meseluk ini bertujuan untuk mengangkat kemampuan para pedagang kecil dan menengah, serta mempercepat pertumbuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini memiliki ciri khas, karena zaman dulu Pekenan Lais Meseluk adalah sebuah pasar yang sangat ramai dikunjungi oleh warga pedesaan. “Dengan penuh keceriaan kegembiraan bersuka ria dan berbelas kasihan. Dengan demikian pasar ini sangat perlu ditumbuhkembangkan dan diangkat. Sekaligus dapat ikut serta berpotensi, perpatisipasi mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat kecil,” ujar

Oka Suwetja. Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra mengatakan, Kecamatan Denpasar Utara ikut serta mengambil bagian dalam pelaksanaan Pekenan Lais Meseluk ini. Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat perekonomian kerakyatan. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar ini memberikan ruang kepada para usaha kecil dan menengah, agar dapat mengangkat potensi-potensi yang ada di Kecamatan Denpasar Utara khususnya bagi usaha kecil dan menengah. “Pekenan Lais Meseluk ini juga memberikan ruang dan kesempatan kepada usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat menuju ekonomi kreatif,” jelas Nyoman Lodra. Pedagang yang berpartisipasi dalam Pekenan Lais Meseluk mencapai 34 pedagang, terdiri dari 18 pedagang kuliner  dan 16 pedang aksesoris dan busana adat Bali. Sebelum Pasaran Lais Meseluk ini dibuka, para pedagang sudah mendapat pembinaan agar dalam berjualan menonjolkan harga semurah mungkin. Hal itu untuk mengikat para pengunjung agar berminat berbelanja.

Pekenan Lais Meseluk yang diselenggarakan di arel parkir Taman Kota Lumintang Nyoman Lodra mengharapkan, usaha kecil dan menengah bisa menampilkan kreativitasnya pada penyelenggeraan Pekenan Lais Meseluk ini. Serta, mampu meningkatkan cara menghias, menyajikan dan mengemas hasil kreativitasnya. Jika semua itu mampu dilakukan para peserta, pihaknya akan bertanggung jawab untuk

FB/CAR

menampilkan kreativitas mereka kembali pada penyelenggaraan Denpasar Festival mendatang. Dalam “Pekenan Lais Meseluk” juga diselenggarakan lomba menggambar dan mewarnai secara gratis untuk pelajar hingga umum. Sebagai penghargaan pemenang lomba diberikan piagam. R-004

Walikota Minta Koperasi Tingkatkan Kompetensi Profesi

Lakukan Revitalisasi Gerakan Koperasi Melalui Undang-Undang Koperasi No.17 Tahun 2012 terkait perkembangan koperasi yang mengandung makna revitalisasi, adanya penyegaran, dan menghidupkan kembali gerakan koperasi yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Disamping itu situasi global saat ini menuntut koperasi harus mampu berkompetisi dengan kompetensi profesi manejer koperasi sebagai hal penting dalam menjalankan koperasi kedepan. Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, menyampaikan hal itu saat membuka Diklat Gerakan Koperasi yang diselenggarakan

Lembaga Diklat Profesi BaliCertif, bekerjasama dengan Dewan Pengurus Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar, dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Denpasar, di Nirmala Hotel Denpasar. Dalam menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2015 lanjut Rai Mantra, lewat kompetensi manajer koperasi yang menjadi hal penting dalam kemajuan gerakan koperasi di Kota Denpasar Kkusunya dan Bali pada umumnya. UU No. 17 Tahun 2012 tersebut membuka peluang dan membuat koperasi menjadi besar dan berkompetisi. Dalam UU tersebut koperasi tetap pro kepada mekanisme rakyat, sehingga diharapkan kita harus segera merealisasikan kompetensi ini dalam menghadapi persaingan ekonomi yang dapat

berpengaruh pada kebocoran ekonomi yang tidak mampu menyerap tenaga kerja, serta jangan sampai perdagangan bebas ini menimbulkan kemiskinan baru. “Kita harus mulai semangat untuk memikirkan masa depan yang tergantung dari apa yang kita lakukan sekarang dengan kesepakatan dalam kesepahaman bersama, tidak hanya pada manejer koperasi, Dekopinda, dan Dinas Koperasi saja,” ujar Rai Mantra. Rai Mantra pun menyebut, standar kompetensi setiap manajer koperasi melalui 11 kompetensi yang harus dipenuhi, untuk hidup dan pertahanan ekonomi masyarakat. Dalam menghadapi persaingan tersebut peningkatan SDM juga menjadi masalah penting seperti penguasaan kapasitas, penguasaan bahasa, Teknologi Informasi,

dan Advertising. Direktur Lembaga Diklat Profesi BaliCertif, Gede Suriadnyana mengatakan kegiatan ini terkait dengan pengelolaan koperasi yang membutuhkan manejer profesional dengan SDM yang berkualitas lewat standar kompetensi kerja sesuai Permen No. 19 Tahun 2008. Setiap pengelola koperasi simpan pinjam harus memiliki pendidikan standar kompetensi kerja. Karena dalam pendidikan sertifikasi ini akan diberikan materi khusus pengelolaan, dengan 11 unit kompetensi sebagai bahan pelajaran. “Apabila setiap manejer memiliki standar kompetensi, diharapkan pertumbuhan koperasi dari segi kesehatan, pencapaian dan rencana kerja, serta nantinya dapat dikelola sesuai dengan kententuan yang berlaku,” ujarnya. R-004

FB/CAR

Walikota IB. Rai Mantra saat menghadiri dan membuka Diklat Gerakan Koperasi yang diselenggarakan Lembaga Diklat Profesi BaliCertif, bekerjasama dengan Dewan Pengurus Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar, dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Denpasar

Layouter: Kasturie


KOTAPLUS

4

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Rancang Aksi Pada Anggaran Perubahan Tahun 2014

MANGUPURA – Fajar Bali Guna mewujudkan hal tersebut Pemkab Badung senantiasa membuka diri untuk menerima masukan dan saran dari berbagai pihak termasuk mengadopsi keberhasilan yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Sebagai wujud komitmen bersama untuk  memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Badung, Saya minta agar hasil kegiatan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) tahun 2014 ini dapat ditindaklanjuti mulai anggaran perubahan tahun ini maupun dapat ditindaklanjuti pada anggaran induk tahun 2015 mendatang.” ucap Bupati Badung AA.Gde Agung pada  Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (5/5) kemarin,  di Ruang Nayaka Gosana Puspem Badung Kegiatan tersebut menindaklanjuti hasil kegiatan Pekan Informasi dan Sambung Rasa  dengan lokus study Kota Surabaya dan Kabupaten Bandung yang dinilai sangat positif dan bermartabat karena dapat diterima langsung oleh masingmasing pimpinan daerahnya tersebut. Pada kegiatan tersebut hadir  Sekda Badung Kompyang

FB/HERY

Pe m b a n g u n a n ya n g telah dan akan dilaksanakan, agar lebih menyentuh langsung pada pemenuhan pelayananan publik yang lebih baik.

Bupati AA.Gde Agung didampingi Sekda Kompyang Swandika saat memimpin Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah di Ruang Nayaka Gosana Puspem Badung  Swandika, Asisten Pemerin- kampung Turis Kuta. “Saya minta dilakukan Treattahan dan Kesra I.B. Yoga Segara, Asisten Adm. Umum IGN Oka ment terhadap Tukad Mati Darmawan, Kepala Bappeda yang dilengkapi  dengan  Grass Wayan Suambara dan segenap Track, Pompa serta menjadikan anggota TAPD serta Instansi tek- Tukad Mati  sebagai waduk ( nis Lingkup SKPD di Kabupaten Long Storage ) penampungan air bah. Untuk pemenuhan Badung Bupati menegaskan, pem- kegiatan ini  bila memungkin bangunan merupakan proses agar dirancang pada anggapanjang dan tidak akan pernah ran  perubahan,”jelasnya. terhenti, dinamika pembanDemikian pula dengan rengunan harus disikapi dengan cana  penataan taman serta inovasi-inovasi yang diharapkan kelengkapannya dengan fasilitas dapat menjawab kebutuhan Wifi gratis, agar dirancang pada pembangunan masa kini dan perubahan termasuk terkait masa mendatang. dengan  taman organik  dengan Dikatakannya sebagai daerah teknologi agroponik juga  ditujuan Pariwisata ketersediaan harapkan dapat dilakukan seCCTV yang terkoneksi dengan segera mungkin dengan mesistem ATCS  mendapat perha- manfaatkan lahan yang ada tian serius oleh Bupati Badung. diseputaran Puspem Badung Bahkan Bupati Gde Agung minta yang masih memungkinkan agar Dinas Perhubungan dapat untuk dikelola maksimal. Sementara Sekda Badung segera mewujudkannya. selain CCTV, Gde Agung juga menga- Kompyang Swandika mengungrahahkan agar  dapat dirancang kapkan bahwa menindaklanjuti program yang menjadi Treat- arahan Bapak Bupati guna mement terhadap penanganan nyiapkan rencana tindaklanjut persoalan banjir yang masih terhadap hasil kunjungan PIP berpotensi terjadi diwilayah ini telah menunjuk  Kepala

Bapeda I Wayan Suambara selaku Koordinator tindaklanjut hasil PIP yang juga ditugaskan dapat memfasilitasi dan merancang kebutuhan anggaran yang dibutuhkan sehingga dapat dirancang dalam perubahan, maupun pada anggaran Induk Tahun 2015 mendatang. Kompyang juga menambahkan bahwa tim  tindaklanjut PIP  masing-masing SKPD ini agar menyiapkan RKA untuk perubahan pada tahap I dan tahap II pada anggaran induk APBD 2015 mendatang. “Tim APBD juga diminta  merumuskan langkah kongkrit dari hasil study banding ke Surabaya dan Bandung sehingga dengan program yang terpasang nanti akan dapat merubah wajah Badung dan akan terus dipercantik dengan Taman,”ungkapnya. Dibagian lainya Kadis Bina Marga IB. Surya Suamba mengaku telah merancang rencana tindak lanjut sebagaimana diarahkan oleh Bapak Bupati yakni dengan merencanakan untuk memasang Gras Track serta peningkatan Bantaran yang dilengkapi dengan 4 pompa sehingga Tukad Mati akan menjadi Long Storage dengan perkiraan anggaran mencapai Rp55 Miliar. Demikian pula dengan Kadis DKP Eka Merthawan, menindaklanjuti arahan pimpinan akan menjadikan Taman di Tuban sebagai taman aktif yang berrfungsi sebagai tempat rekreasi dan apresiasi bagi  masyarakat dengan dilengkapi tanaman dan perindangan yang dapat menyejukkan suasana kota.W-014*

Pimpinan Harus Memotivasi Masyarakat, Memberikan Contoh Positif

MANGUPURA – Fajar Bali Keberhasilan Pemerintah dalam mengelola potensi daerah, serta menata wilayahnya tidak terlepas dari peran pimpinan di wilayah tersebut. Setidaknya hal itu bisa dilihat di Pemerintahan Kota Surabaya. Dipimpin Walikota Tri Risma Harini, Kota Surabaya yang dahulunya terkesan semrawut dengan berbagai persoalan, kini bisa berubah total menjadi lebih asri, aman, nyaman dan bahkan kini sudah lebih hijau dengan keberadaan beberapa tamannya. Keberhasilan Walikota Surabaya inilah, tak salah jika Pemkab Badung belajar mengenai tata kota ke Pemkot Surabaya untuk kemudian akan diterapkan di wilayah Badung. Lantas apa saja yang berhasil terekam dalam kunjungan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) 2014 ke Pemkot Surabaya belum lama ini? Dari catatan Koran Fajar Bali, salah satu indikator keberhasilan Pemkot Surabaya dalam menata kota, adalah diawali dari keberhasilan Walikota Tri Risma Harini memberikan contoh positif untuk memotivasi masyarakatnya. Menurut Sekda Pemkot Surabaya, Hendro Gunawan, dengan konsep menyelesaikan masalah dengan hanya mengandalkan aturan, seperti Perda dan lainnya, diyakini tidak bisa akan menyelesaikan masalah. “Konsep itu yang kemudian dirubah, dimana Walikota kami langsung turun ke masyarakat memberikan contoh positif, untuk memotivasi masyarakat. Tak jarang Walikota kami tanpa diagendakan tiba-tiba langsung turun ke jalan menyapu sampah, memberikan contoh positif ke masyarakat,” kata Hendro Gunawan. Meskipun diakuinya untuk mengubah mainset masyarakat tidaklah mudah, lanjut Hendro, Walikota Surabaya tetap berpendirian bahwa dengan komitmen dan konsistensi, dimana semua yang dilakukan tidak lain untuk berbuat baik bagi masyarakat. Seiring waktu masyarakat sendirilah akan menilai, dan akan melakukan hal positif seperti yang telah dicontohkan oleh walikotanya. “Ibu Walikota Surabaya kita sangat luar biasa, beliau memberikan contoh positif, terutamanya terkait kebersihan, ketertiban. Inilah yang kemudian memotivasi seluruh warga Surabaya, dimana

sekarang kegiatan bersih-bersih bukan sekedar karena aturan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dari masyarakat itu sendiri,” tegasnya. Poin penting pimpinan yang mampu memberikan hal positif inilah, yang kemudian seharusnya juga dapat dilakukan oleh Pemkab Badung. Namun terlepas dari poin tersebut apakah kemudian akan diterapkan di Pemkab Badung.W-014

FB/HERY

Dibalik Tri Risma Harini Mengubah Kota Surabaya

Bupati Badung AA Gde Agung, didampingi Sekda Badung Kompyang R Swandika, Kadis DKP, Kadis Binamarga serta Kabag Humas, saat bertemu Walikota Surabaya Tri Risma Harini

FB/ARI

Tindaklanjuti PIP, Bupati Badung Pimpin Rapat TAPD

Wakil Ketua DPRD Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua Badan Legislasi I Wayan Puspa Negara menyerahkan cinderamata kepada Ketua Pansus IMTA DPRD Kota Bekasi Abdul Muin, Senin (5/5)

Giliran DPRD Kota Bekasi Berguru ke Badung Tanyakan Perda IMTA dan Penanaman Modal MANGUPURA-Fajar Bali Setelah DPRD Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kota Bekasi, kini giliran Pansus Penyelenggaraan dan Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) DPRD Kota Bekasi kunker ke Badung, Senin (5/5) kemarin. Rombongan Wakil Rakyat Bekasi yang dipimpin Ketua Pansus IMTA Abdul Muin diterima Wakil Ketua DPRD Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua Badan Legislasi DPRD Badung I Wayan Puspa Negara. Dalam kunjungan tersebut Pansus IMTA DPRD Bekasi mempertanyakan penerapan Perda IMTA di Badung, termasuk be-

saran retribusi yang dikenakan. Anggota Pansus IMTA Martha mengatakan, penerapan Perda IMTA nantinya diharapkan dapat mendongkrak PAD Pemerintah Kota Bekasi. Wakil Ketua DPRD Badung I Ketut Suiasa menyambut baik kedatangan anggota Pansus IMTA DPRD Kota Bekasi dan memberikan segala informasi yang diperlukan pansus IMTA yang berkenaan dengan penerapan Perda IMTA di Badung. Suiasa menjelaskan, Perda IMTA Kabupaten Badung sudah ditetapkan tahun 2013 lalu. “Perda ini sudah dilaksanakan, tenaga kerja asing yang melakukan perpanjangan dikenakan retribusi 100 US dolar per tahun,”

ujarnya. Ketua Badan Legislasi DPRD Badung I Wayan Puspa Negara menambahkan, saat ini tenaga kerja asing yang tercatat di Badung sebanyak 1.307 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 orang yang melakukan perpanjangan IMTA. “Tahun 2013 lalu, retribusi dari IMTA sekitar Rp1,5 miliar,”terangnya. Dikatakan, pengenaan IMTA di Badung bukan semata-mata untuk retribusi atau menambah PAD tapi ditekankan lebih pada pengaturan atau regulasinya. Kemudian hal lain yang ditanyakan DPRD Bekasi adalah Perda Penanaman Modal Asing. Untuk hal ini, Suiasa menjelaskan, bahwa saat ini yang baru dimiliki Badung adalah Perda Penyertaan Modal. W-006*

Dewan Sayangkan Tender Sepi Peminat Tender Ulang, Ancam Program SKPD DENPASAR-Fajar Bali Jajaran DPRD Kota Denpasar memberi perhatian serius terkait sepinya minat rekanan mengajukan penawaran dalam sejumlah tender proyek fisik yang dilakukan Pemkot Denpasar. Bahkan kalangan dewan merasa khawatir mengingat sepinya tender atas rencana proyek fisik, juga berimbas pada sektor lainnya. Termasuk program kerja yang dirancang masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak bisa jalan seluruhnya. Untuk itu, perlu ada kajian yang matang soal penerapan pola tender selama ini. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Denpasar I Ketut Suteja Kumara, ST serta anggotanya I Wayan Suadi Putra, ST, Senin (5/5) kemarin, mengungkapkan sepinya minat rekanan untuk mengikuti tender, perlu dicermati dengan serius. Karena dampak dari molornya proses tender yang sampai diulang tiga kali, cukup signifikan. “Ini akan merugikan pemerintah. Karena itu, perlu dicermati lagi pola tender yang lebih baik,” ungkap Suteja Kumara. Suteja pun menyebut, pola scoring (penilaian) yang dilakukan untuk harga dan teknis harus di-

perhitungkan secara matang. Bila menerapkan scoring harga terlalu tinggi, dipastikan akan memunculkan pemenang dengan nilai penawaran rendah. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengabaikan kompetensi tenaga yang dimiliki rekanan tersebut. Karena rekanan yang berani menawar wajar, akan kalah bersaing dengan rekanan yang menawar rendah. “Undangundang ini menjadi pemicu banyaknya rekanan yang memiliki tenaga ahli cukup, akan tersingkir. Karena mereka tidak mungkin berani menawar pekerjaan terlalu rendah dari nilai pagu yang ada,” jelasnya. Seharusnya, kata dia, scoring untuk teknis juga perlu ditingkatkan. Sehingga bila scoring harga nilainya kecil, akan ditutupi oleh scoring teknis yang ada. Paling tidak, scoring teknis 40 persen, sehingga bisa melihat jumlah tenaga ahli yang dimiliki rekanan. Penentuan scoring teknis ini cukup penting untuk melihat kompetensi tenaga yang dimiliki rekanan. “Selama ini mereka kalah akibat nilai penawaran yang rendah. Sementara kita belum tahu kemampuan kerja rekanan yang menawar rendah itu,” ka-

tanya. Suadi Putra menambahkan, dampak dari molornya pelaksanaan tender akibat diulang terus, akan memicu silpa yang tinggi pada tahun berikutnya. Bukan hanya itu, kinerja pemerintah juga akan stagnan, karena banyak rencana proyek yang tidak bisa berjalan sesuai rencana. “Ujung-ujungnya akan muncul di silpa. Artinya, serapan APBD akan kembali rendah,” katanya. Sebagaimana diketahui, sejumlah proyek haus dilakukan tender ulang akibat sepinya minat dari rekanan. Diantaranya proyek penambahan lift di kantor walikota. Tiga proyek lainnya, yakni yang ditangani bidang tata lingkungan dan bangunan Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) semuanya harus tender ulang. Karena mengalami gagal tender, bahkan tender ulang terpaksa dilakukan sampai tiga kali. Tiga proyek itu adalah proyek sentral parkir basement gedung layanan publik Sewaka Dharma, Lumintang, proyek pembuatan museum kerang di Serangan dan proyek pembangunan ruang rapat dan pelayanan Kantor Camat Denpasar Selatan (Densel) di Jalan Raya Sesetan. R-004

710/IV/BLSA

Layouter: Zohra


DAERAH

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

1.420 Lansia Meriahkan HUT Kota Bangli BANGLI-Fajar Bali Dalam hal partisipasi, nampaknya lansia di Kabupaten Bangli tidak mau kalah dengan generasi muda. Hal ini terlihat ketika penyelenggaraan rangkaian HUT Kota Bangli ke-810, lansia Kabupaten Bangli yang dikomandoi oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Bangli, Senin (5/5) menggelar lomba senam lansia yang melibatkan lansia se kabupaten Bangli. Kadissosnakertrans Kab Bangli Nengah Sukarta pada kesempatan itu mengatakan, tujuan dari penyelenggaraan lomba senam lansia ini disamping untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Bangli ke-810 yang puncaknya akan digelar pada 10 Mei mendatang, juga untuk memberdayakan peran lansia terhadap pembangunan Bangli. Artinya, lansia harus diberdayakan dalam setiap pembangunan di Kabupaten Bangli. Jangan sampai lansia merasa dipinggirkan karena tidak produktif lagi, tetapi harus tetap diperhatikan dan diberdayakan, sehingga mereka memiliki kepercayaan diri dan semangat untuk menjalani siswa hidupnya. Menurut Nengah Sukarta, saat ini di Kabupaten Bangli setidaknya ada sekitar 284 ribu lansia atau sekitar 10 % dari total penduduk Bangli. Dari catatan Disosnakertras Bangli, setidaknya ada sekitar 1500 lansia terlantar di Bangli yang memerlukan perhatian semua pihak. Lebih lanjut Nengah Sukarta menjelaskan, saat ini Disosnakertras Kab Bangli memiliki beberapa program pemberdayaan lansia, diantaranya pembinaan produktivitas lansia dan pembinaan kesehatan lansia. Dalam program pembinaan produktivitas lansia ini, lansia kita berdayakan dengan memeberikan pelatihan ketrampilan dan permodalan untuk usaha. Sedangkan dalam pembinaan kesehatan, para lansia ini kita arahkan untuk menjalani pola hidup bersih dan sehat, salah satunya melalui kegiatan olah raga seperti senam lansia yang kita perlombakan hari ini. Terkait dengan penyelenggaraan lomba hari ini, birokrat asal Banjar Pande Bangli ini menjelaskan, ada empat kriteria dalam penilaian senam lansia, diantaranya keserasian gerak, keseragaman, tenaga dan administrasi. Menurut Nengah Sukarta, sedikitnya ada sekitar 1420 lansia ambil bagian dalam kegiatan ini. “Kita berharap melalui kegiatan ini, para lansia di Kabupaten Bangli bisa termotivasi karena mereka yang sering dianggap sudah tidak produktif bisa menyumbangkan sesuatu untuk memeriahkan perayaan HUT Kota Bangli ke-810”terangnya. W-002*

Siswa SMPN 2 Amlapura Jajal IMC Singapura

FB/IST

Siswa SMPN 2 Amlapura foto bersama Bupati Karangasem

AMLAPURA-Fajar Bali Untuk meningkatkan pengalaman dan pengetahuannya, siswa SMPN 2 Amlapura Mikel Titus Prasetyo termotivasi untuk mengikuti ajang Kompetisi IMC di Singapura pada bulan Juli mendatang, setelah sukses menyabet medali Perunggu pada event Kompetisi Matematika Nalaria Realistik se Indonesia ke 9 yang diselenggarakan di Bogor pada bulan April lalu. Ketika audiensi dengan Bupati Karangasem, Senin (5/5) didampingi Kadisdik I Gede Ariyasa dan Kabid Dikmen IGB Budiadnyana, Mikel mengaku termotivasi mengikuti ajang lomba di tingkat nasional untuk mencari pengalaman dan merasakan ajang lomba yang diselenggarakan di Singapura. Disuport orang tua untuk mau menanggug biaya yang dipersyaratkan, Mikel mengaku sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin ditambah masa karantina nantinya untuk persiapan mengikuti lomba di Singapura. Bupati Karangasem I Wayan Geredeg meminta agar bisa mengikuti lomba dengan sebaik-baiknya, tenang dan tidak grogi untuk bersaing dengan kompetitor dari negara lain. Meskipun hanya meraih medali perunggu dalam ajang di dalam negeri tetapi diharapkan berjuang dengan maksimal agar bisa berprestasi lebih baik lagi. Kepada Disdikpra diharapkan dapat merencanakan penggaran bagi anak-anak berprestasi hingga ke tingkat nasional sehingga tidak saja yang mampu bisa ke luar negeri tetapi anak kurang mampu berkesempatan untuk tampil di ajang interasional dengan tidak dibebani pembiayaan. HM*

5

Tenaga Kesehatan Dituntut Beri Pelayanan Optimal Dalam rangka Lomba Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas tingkat Provinsi Bali, Tenaga Medis yang dari wilayah Puskesmas Kecamatan Klungkung yang menjadi duta Kabupaten Klungkung dinilai Tim Provinsi, Senin (5/5) kemarin. SEMARAPURA-Fajar Bali Kedatangan Tim Penilai Provinsi Bali yang dipimpin oleh Made Laksmiwati yang menjabat selaku Kabid. Pelayanan Kesehatan Dinas Keshatan Provinsi Bali, diterima langsung oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Kadis Kesehatan Klungkung Gusti Ngurah Swastika, Ny. Sri Kasta selaku Ketua Perwatusi (Persatuan Wanita Tulang Sehat Seluruh Indonesia) dan instansi lainnya. Tenaga Kesehatan Teladan Puskesmas yang menjadi duta Kabupaten Klungkung tahun 2014 inididasarkan atas seleksi yang telah dilakukan dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Klungkung Nomor : 333/06/H2O/2014. Tenaga kesehatan yang menjadi duta Kabupaten Klungkung ini diwakili sebanyak 4 orang dari tenaga medis sesuai dengan kategori yang dilombakan di antaranya

Drg. Luh Made Indah Kusuma Dewi wakil dari Tenaga Medis, Ni Nengah Muliadi selaku kategori keperawatan (bidan), Ni Wayan Astiti, A.Md.Gizi selaku kategori tenaga gizi serta Ida Ayu Regina Kosinta Putri, A.Md.Kl selaku selaku kategori tenaga kesehatan masyarakat/Promkes. Dari empat orang yang menjadi wakil Klungkung dalam lomba Tenaga Kesehatan Teladan puskesmas yang menjadi terbaik akan berlaga di tingkat Provinsi Bali. Bupati Suwirta menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi suatu motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan bekerja di Puskesmas sehingga dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang mempunyai sikap Nasionalis, etis, dan professional, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berdisiplin, kreatif, terampil serta dapat meningkatkan kualistas pelay-

FB/SARJANA

Bupati Suwirta menyambut kedatangan Tim Penilai Tenaga Medis Klungkung

anan kesehatan strata pertama kepada masyarakat. Bupati Suwirta juga menghimbau kepada tenaga kesehatan agar jangan hanya mengejar lomba ini tetapi pelayanan harus dilaksanakan dengan optimal, dengan begitu

Suwirta Pantau UN SMP

prestasi akan datang dengan sendirinya. Dalam sambutan ketua Tim Penilai Provinsi Dr. Made Laksmiwati menyampaikan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan

derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan tersebut memiliki indicator diantaranya angka kematian Ibu dan Bayi, status gizi dari masyarakat dan memiliki harapan hidup yang tinggi.W-010

Sakit, Seorang Siswa Tidak Ikuti UN

Harapkan Output Kelulusan Maksimal

SEMARAPURA-Fajar Bali Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs yang dimulai serentak Senin (5/5), di Kabupaten Klungkung, mendapat perhatian serius Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta. Didampingi Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta, Bupati Suwirta memantau jalannya ujian dibeberapa sekolah. Sekolah yang mendapat perhatian dihari pertama pelaksanaan ujian nasional ini adalah SMPN 2 Semarapura dengan 177 peserta ujian dan SMPN 1 Semarapura dengan peserta ujian sebanyak 403 siswa. Satu persatu ruangan dipantau Bupati yang didampingi pula Kepala Sekolah masingmasing. Agar tidak mengganggu konsentrasi para siswa mengerjakan soal ujian dan menjaga tertibnya pelaksanaan ujian ini, Bupati Suwirta hanya menantau dari luar ruangan. Kadisdikpora Klungkung, Nyoman Mudarta mengatakan, jumlah peserta didik tingkat SMP yang mengikuti ujian nasional tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 2.889 siswa. Jumlah tersebut menurutnya tersebar di SMP Negeri di empat Kecamatan sebanyak 2.750 siswa dan di SMP Swasta sebanyak 139 siswa. Nyoman Suwirta usai pemantauan menyatakan, situasi pelaksanaan ujian dihari per-

Gapura Desa

tama ini sudah dapat berjalan dengan baik. Namun, Bupati Suwirta menghimbau kepada semua sekolah untuk dapat mengevaluasi pelaksanaan ujian dihari pertama ini untuk suksesnya pelaksanaan ujian dihari berikutnya. Selain itu, dalam kelulusan, Bupati Suwirta mengharapkan ujian nasional tahun ini mendapatkan output kelulusan yang maksimal, sehingga prestasi anak didik di Kabupaten Klungkung bisa dipertanggungjawabkan dengan baik. “Semua elemen, baik guru maupun wali murid agar dapat bekerjasama dengan baik untuk mendapatkan siswa yang berprestasi,” harap Bupati Suwirta. Sementara itu, ujian nasional tahun pelajaran 2013/2014

tingkat SMP/MTs yang berlangsung mulai senin 5 Mei akan berjalan selama empat hari hingga kamis 8 Mei mendatang dengan mata pelajaran yang diujikan antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara untuk paket B/ Wustha akan dilaksanakan dalam dua periode. Periode pertama akan berlangsung mulai Senin 5 Mei hingga rabu 7 Mei. Sedangkan periode kedua akan dilaksanakan pada selasa 19 Agustus hingga kamis 21 Agustus 2014 dengan mata ujian Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahas Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).W-010

FB/SARJANA

FAJA R BALI

Bupati Suwirta pantau UN hari pertama di beberapa sekolah di Klungkung

FB/ARTAYASA

Bupati Agung Bharata ketika pantau UN SMP

GIANYAR-Fajar Bali Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata didampingi Kadisdikpora, I Dewa Alit Mudiartha meninjau pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP di beberapa sekolah di Kabupaten Gianyar, Senin (5/5). Beberapa sekolah SMP yang dikunjungi diantaranya SMP N 1 Gianyar, SMP N 1 Blahbatuh, SMP N 1 Sukawati dan SMP Widya Suara Sukawati. Kepala Sekolah SMP N 1 Gianyar, Dewa Nyoman Bawa, S.Pd. M. Pd melaporkan jumlah peserta UN di sekolah yang dipimpinya sebanyak 227 peserta terbagi kedalam 12 ruang. Adapun rincian peserta laki-laki 98 siswa dan perempuan 129 siswa, dimana untuk hari pertama dengan materi Bahasa Indonesia seluruh peserta hadir mengikuti pelaksanaan UN. Dewa Bawa menambahkan sebelum untuk pelaksanaan UN, pada tanggal 2 Mei bertepatan dengan hari pendidikan nasional semua peserta UN telah diberikan penjelasan tentang adanya beberapa soal Bahasa Indonesia yang mengalami ralat. Penjelasan ini sudah diterima oleh semua peserta dan tidak sampai mengganggu UN, sehingga UN

hari pertama dapat berjalan dengan lancar, Sementara Kepala Sekolah SMP Widya Suara, Drs. I Wayan Kasihanto, menjalaskan pelaksanan UN hari pertama disekolahnya berlangsung aman dan lancar, baik kehadirian siswa, ketersedian soal dan lembar jawaban. Peserta UN di SMP Widya Suara 199 peserta terbagi dalam 10 ruang dengan rincian 108 laki-laki, dan 91 perempuan hadir lengkap. Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata selepas memantau UN menyampaikan dari hasil pemantauan pelaksanaan UN hari pertama di Gianyar berlangsung aman dan lancar. Dengan adanya pengarahan ralat soal lebih awal dari kepala sekolah, tidak berdampak pada psikologis siswa. Bupati Agung Bharata berharap semua siswa dapat lulus dengan mendapatkan nilai baik, dan prestasi yang telah diraih ditahun-tahun sebelumnya sebelumnya. Kadisdikpora Kabupaten Gianyar, Dewa Alit Mudiartha menjelaskan peserta UN di Kabupaten Gianyar sebanyak 7.033 siswa berasal dari 45 SMP (21 SMP negeri dan 24 SMP swasta). W-005

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Salon Desa Mulai Menggeliat Hampir Semua Desa Telah Mendirikan Salon

GIANYAR-Fajar Bali Program salon desa yang dicanangkan beberapa waktu lalu, mulai menampakkan hasil. Dari 21 desa binaan yang mendapat bantuan peralatan salon, hampir semua desa telah mendirikan salon. Salah satunya adalah Desa Batubulan Gianyar. Hal ini terungkap saat pelatihan salon untuk kader PKK desa di LPK Salon Putra Intan Gianyar, Senin (5/5). Salon Desa Batubulan mulai beroperasi sejak bulan Januari lalu, dengan mengambil lokasi di kantor desa setempat. Seperti dijelaskan Putu Astrini kader PKK Desa Batubulan. Setelah dilaunching beberapa waktu lalu, salon sudah mulai beroperasi namun waktunya mengikuti jadwal kantor desa buka, jika kantor tutup maka salon tutup juga. Untuk tarif masih, masih lebih murah dari salon umum lainya, karena pelang-

gan masih berkisar anggota PKK saja. “ Hasilnya kami pergunakan untuk membeli bahan- bahan salon yang telah habis,” jelas Putu Astrini. Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengaku sangat bersyukur, bahwa apa yang telah diprogramkan dapat berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Desa-desa binaan lainnya hampir semuanya sudah mendirikan salon, hanya ada yang berdiri sendiri seperti di Desa Batubulan dan ada yang bergabung dengan salon yang sudah ada terlebih dahulu. Untuk lebih meningkatkan mutu SDM kader PKK Desa, pihaknya bekerjasama dengan LPK Salon Putra Intan memberikan pelatihan pada 2 orang kader PKK desa diseluruh desa binaan. Pelatihan meliputi tata cara men-

gelola salon oleh Dra. Ni Wayan Sumerthi, sedangka untuk tata rias rambut dilatih langsung oleh tim Makarizo Denpasar. Ny. Surya Adnyani juga menjelaskan, pelatihan ini lebih pada meningkatkan pengetahuan kader PKK desa tentang tata rias rambut dan pemantapan terhadap bantuan peralatan yang telah diberikan. “ Kami ingin bantuan peralatan salon dapat dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Ny. Surya Adnyani. Pelatihan yang dibuka oleh Kadis Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gianyar, I Made Watha diikuti sebanyak 44 kader PKK dari desa binaan PKK kabupaten Gianyar. Made Watha mengharapkan, kader yang dilatih ini agar dapat menularkan ilmunya pada anggotanya lainnya. Sehingga semua anggoa PKK dapat merasakan manfaatnya. W-005

FB/ARTAYASA

Hasil binaan salon desa di Kabupaten Gianyar

Layouter: Soma


DAERAH

6

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Tim Akreditasi Pusat Nilai BRSUD Tabanan

TABANAN-Fajar Bali Survey yang dilakukan oleh surveyor akreditasi dari komisi akreditasi sejak tahun 2012 lalu tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit menitikberatkan sasaran pada keselamatan pasien dan meningkatkan mutu pelayanan. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini, diawali dengan presentasi dari Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila mengenai program peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) di BRSU Tabanan. Dalam presentasinya, dr. Susila menjelaskan ada 4 dimensi mutu yang harus sesuai dengan

FB/Doni

Untuk mengetahui sejauh mana mutu pelayanan kesehatan di Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan, tim penilai dari lembaga independen penyelenggara akreditasi melakukan penilaian akreditasi terhadap rumah sakit negeri satu-satunya di Tabanan tersebut, Senin (5/5) kemarin.

Suasana BRSUD Tabanan saat dinilai Tim Akreditasi Pusat yang dilangsungkan Senin (5/5) kemarin

standar akreditasi RS, diantaranya kemanan (safety), efektifitas, efisiensi dan keadilan/ kesamaan pelayanan (equity). Berdasarkan dimensi mutu

tersebut, terdapat 26 indikator mutu yang harus diperhatikan, seperti indicator klinis, indicator manajerial dan indicator sasaran internasional keselamatan

UN, Buleleng Targetkan Kelulusan 100 Persen

pasien. “Setelah memenuhi standar pelayanan RS yang berlaku, maka mutu pelayanan BRSUD Tabanan harus dapat ditingkatkan secara berkesinambungan,”

POTRET FAJAR BULELENG

jelasnya. Pencapaian implementasi indikator mutu RS tidak hanya dilakukan di internal saja, namun BRSUD juga melakukan perbandingan pencapaian dengan RS yang setingkat di Bali, yakni RSUD Wangaya, Denpasar. Menurutnya, dengan melakukan perbandingan tersebut diharapkan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien akan mampu memenuhi target yang diharapkan. Terdapat tiga surveyor yang akan menilai mutu pelayanan BRSUD Tabanan, diantaranya penilai akreditasi manajemen yang dipimpin oleh Dr. dr. Meliana Zailani, penilai akreditasi medis oleh Dr. Lina Julianty dan penilai akreditasi keperawatan oleh Yaha Zahara. Dr. dr. Meliana Zailani menjelaskan, penilaian akreditasi RS dilakukan melalui evaluasi penerapan standar akreditasi RS. Kars, seperti standar pelayanan berfokus pada pasien, standar manajemen rumah sakit, standar keselamatan pasien RS, dan standar MDGs (Milenium Developmen Goals). Sementara tingkat kelulusan akreditasi dan kriterianya, meliputi tingkat dasar, tingkat madya, tingkat utama dan tingkat paripurna. W-004

FB/Agus

Sangalangit Dinilai Tim Lomba Desa Terpadu Provinsi Desa Sanggalangit mewakili Kabupaten Buleleng dalam lomba Desa terpadu tingkat Provinsi, bertempat di Gedung serba Guna Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Senin (5/5) pagi kemarin. Menurut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Made Puspaka melalui lomba desa ini akan dapat meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pemberdayaan masyarakat desa dan mendorong perccepatan pembangunan. Sesuai dengan kreteria dan instrumen penilaian yang ditetapkan sehingga desa sanggalangit kedepannya dapat menyempurnaan pemerintahan desa sanggalangit. W-008

KRAMA

Berantas Narkoba Masuk Desa TABANAN-Fajar Bali Tren peredaran narkoba di gumi lumbung beras Tabanan tidak saja ada di wilayah perkotaan. Peredaran barang haram itu sudah bergeser masuk ke pelosok perdesaan. Untuk memutus rantai peredaran narkoba di wilayah hukum polres Tabanan, Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono terus mengggelar operasi narkoba. “Kami tidak AKBP Dekananto Eko Purwono S.IK mengukur hasil operasi dari kualitas jumlah barang bukti narkoba yang mampu disita. Tapi kami memiliki tujuan memberantas peredaran narkoba yang sudah sampai ke pelosok perdesaan,” tandas Dekananto. Kapolres asal Bojonegoro ini menegaskan peredaran narkoba kini telah sampai ke tingkat Desa bahkan banjar dan sekecil apapun informasi yang diterimanya terkait peredaran narkoba akan ditindaklanjuti. Karena menurut Kapolres Dekananto pola yang dipakai oleh para pengedar narkoba, menyiapkan paket-paket narkoba dengan harga terjangkau. Jadi yang disasarnya selain para pekerja, pengusaha, PNS, paket hemat itu bisa dijangkau oleh kalangan remaja bahkan anak sekolahan. “Para remaja khusunya para pelajar akan lebih mudah mendapatkan narkoba dengan harga murah. Bisa patungan Rp 100 ribu , 5 orang murid sudah bisa membeli narkoba,” tandasnya. Mengantisipasi hal tersebut pihaknya terus dan tak henti melakukan operasi narkoba dan memutus rantai jaringan narkoba masuk desa di Tabanan. “Satu persatu jaringan narkoba masuk desa sudah dapat kita putus. Namun upaya itu belum cukup karena harus terus dikejar,” tandasnya. Pihaknya pun akan bekerjasama dengan jajaran Polresta Denpasar untuk mengungkap jaringan-jaringan narkoba yang masuk ke Tabanan. Karena ada dugaan jaringan narkoba masuk desa ke Tabanan ada di Denpasar. Perlu diketahui baru saja jajaran narkoba meringkus pengedar narkoba asal Banjar Piling Kawan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, I Putu Riky Satrya Mahendra (19). Tersangka diringkus di pinggir jalan bingin ambe depan Warung Notte Frezz Bubble di Banjar Anyar Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri. Dari tangan tersangka yang ditangkap Sabtu malam (3/5) sekitar pukul 19.00 Wita polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu seberat 0,2 gram bruto dan satu unit sepeda motor Yamaha Soul DK 3664 ZI. Tersangka digajar pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman hukuman pejara minimal 4 tahun dan maskimal 12 tahun denda minimal Rp 800 Juta dan maskimal Rp 8 Milyar. W-004

baik, dengan bimbingan dari pihak sekolah kami optimis angka 100 % itu realistis untuk dicapai oleh para siswa,” katanya. Bak gayung bersambut, target tersebut pun kemudian menjadikan lecutan semangat bagi para pengajar seperti halnya yang disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Singaraja Ketut Bawa, pimpinan sekolah unggulan di Buleleng ini ketika ditemui di sela pelaksanaan Ujian Nasional menyatakan pelaksanaan UN di SMP khususnya di SMP 1 berjalan relatif lancar dan tertib, baik dari proses distribusi soal ujian serta ketertiban siswa dalam mengikuti UN.

AMLAPURA-Fajar Bali Dunia pendidikan di Karangasem gempar, pasalnya salah satu siswi SMA di Karangasem diketahui melahirkan bayi di luar nikah. Bahkan, orang tua siswi tersebut baru mengetahuinya saat anaknya dibawa dan melahirkan ke RSUD Karangasem setelah sebelumnya mengeluh sakit perut, dan sempat di bawa kesalah seorang dokter di Karangasem. Informasi yang didapat, Senin

(5/5) kemarin, siswa yang berinisial Ni LS (16) merupakan salah satu siswi SMA di Kecamatan Bebandem yang saat ini baru duduk dibangku kelas XI. Saat melahirkan, usia kandungan Ni LS ini baru berumur 29 minggu. Diketahui pula, bayi yang dilahirkan memiliki berat 1.500 gram, dan panjang 38 centimeter. Boleh dikatakan, bayi berjenis kelamin laki-laki ini tergolong tidak normal. Selain itu, kondisi bayi juga mengalami sesak nafas,

sehingga oleh pihak RS Karangasem dimasukan ke ruang khusus. “Bayinya masih dirawat diruang NICU,sedangkan ibu sang bayi hari ini sudah diperbolehkan pulang,” ujar salah seorang petugas RS Karangasem, yang enggan disebutkan namanya. Pasien tersebut melahirkan pada Minggu dini hari, setelah sebelumnya sang siswi ini mengeluh sakit perut kepada orang tuanya. Oleh orang tu-

FB/Doni

genggamnya mengaku tidak melakukan pemantauan ujian nasional karena akan berangkat keluar kota. Di lain sisi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra berada di luar kota sedangkan Sekda Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka menghadiri penilaian lomba desa terpadu tingkat Provinsi Bali yang dilaksanakan di Kecamatan Gerokgak. Meski demikian, Kabupaten Buleleng tetap mematok target keliulusan UN tahun ini 100%. Menurut Manuaba, UN hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia. ”Target kita selalu yang ter-

FB/Agus

Tak Ada Pejabat Pantau UN SINGARAJA – Fajar Bali Pelaksaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sepertinya lain dengan pelaksanaan Ujuan Nasional ditingkat SMA. Dalam ujian ditingkan SMA beberapa pejabat penting pemkab Buleleng melakukan pemantauan UN ke beberapa sekolah namun lain halnya yang terjadi di saat pelaksanaan UN tingkap SMP yang berlangsung, Senin (5/5) kemarin pagi tidak ada pejabat penting yang memantau Ujian Nsional. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Buleleng, Dewa Ketut Manuaba saat di konfirmasi via telepon

Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP yang sedang berlangsung

”Dari 232 siswa yang mengikuti ujian semua hadir, belum ada masalah,” ujar kepala sekolah yang telah 7 tahun menjabat di SMP N 1 Singaraja ini. Di lain sisi menurut Infomasi yang berhasil di kumpulkan Fajar Bali dimana siswa secara keseluruhan yang tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) sebanyak 29 orang, dengan rincian, 12 orang yang terdiri dari satu laki-laki

dan perempuan 11 orang, tidak mengikuti ujian dengan alasan memilih bekerja sebanyak 11 orang yang terdiri empt laki-laki dan tuju perempuan, siswa yang tidak mengikuti ujian lataran meninggal dunia satu orang serta satu orang tidak mengikuti ujian lantaran transmimigrasi dan dan dua orang siswa yang tidak mengikuti ujian tanpa alasan. W-008

anya, lantas di bawa ke salah seorang dokter di Karangasem. Namun, saat diperiksa oleh dokter tersebut, ternyata siswi tersebut sedang hamil dan bersiap akan melahirkan. Dokter itu pun lantas merujuknya ke RSUD Karangasem. Diduga, ayah sang bayi ini juga sama-sama masih berstatus pelajar SMA, hanya saja berbeda sekolah dan saat ini kelas XII. Laki-laki tersebut berinisial S. Hubungan antara Ni LS dan S ini pun sudah diketahui oleh kedua orang tua, Ni LS. Bahkan, orang tua Ni LS sempat mengingatkan agar tidak berpacaran terlebih dahulu, lantaran masih sekolah dan biaya

sekolah juga tinggi. S ini juga merupakan satu Desa dengan Ni LS, hanya saja mereka berbeda dusun. “Mungkin mereka takut dimarahi oleh orang tua masing-masing,sehingga mereka menutup rapat kehamilannya, dan kabarnya orang tua yang lelaki sudah bersiap menikahkan anaknya,” ungkap sumber tadi. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Gede Ariyasa ketika dihubungi mengaku belum mendapat kabar soal adanya siswi yang melahirkan di luar nikah. “Belum ada kabar,” ungkapnya singkat. M-005

SINGARAJA – Fajar Bali Kawasan pantai di Kabupaten Buleleng utamanya pantai paling Barat menyimpan beberapa keunikan. Sehingga menarik minat para peneliti asing melakukan penelitian konservasi lingkungan pantai. Penelitian itu menyasar Pantai Batu Ampar di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak. Bahkan penelitian sudah dilakukan sejak satu bulan lalu dan akan berakhir pada bulan Juli mendatang. Meurut informasi yang sempat dikumpulkan Fajar Bali, penelitian yang dilakukan warga asing itu menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Terlebih lagi, Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokmasta) bersama nelayan lainnya tampak bersemangat saat rombongan awak kapal asing, memberikan pelajaran akan pentingnya menjaga konservasi alam di kawasan laut. Ketua Pokmasta selaku penggagas dan pengelola pantai Batu Ampar, mengatakan kapal asing asal Panama, itu bersandar di tengah areal pan-

tai Batu Ampar, mereka diketahui sedang melakukan misi penelitian konservasi alam. Bahkan, ada sekitar 20 orang peniliti lingkungan dari lokal dan internasional di dalam kapal tersebut. Sebanyak 20 orang peneliti ini bekerja di bidang konservasi lingkungan alam. Suastika menjelaskan dalam bincang-bincangnya bersama para peneliti yang tergabung di dalam NGO MIR. NGO ini bekerjasama dengan nelayan diberbagai wilayah dunia, di bidang konservasi lingkungan alam. Mereka menyempatkan berlabuh untuk memberikan pelatihan dan ilmu pengetahuan ke setiap nelayan dan masyarakat lokal setempat, bagaimana melindungi dan menjaga kelestarian biota bawah laut beserta spesies yang belum banyak diteliti di Pantai Batu Ampar.”Beberapa kajian kerjasama akan dilakukan bersama pihak pemerintah desa. Mereka akan memberikan pengetahuan soal lingkungan laut, dan memberi pelajaran disetiap sekolah-sekolah dan

Penilaian lomba desa terpadu

Seorang Siswi Melahirkan Di Luar Nikah

FB/Agus

Pantai Batu Ampar Diteliti Peneliti Asing

Kapal yang berada di tengah laut untuk melakukan penelitin

kelompok masyarakat di Desa Pajarakan,” ujarnya Putu Suastika. Penelitian akan dilakukan hingga Juli 2014 mendatang, untuk itu para peneliti masih bekerja dan melakukan penelitian biota laut bersama peneliti lokal lainnya. Salah seorang peneliti bernama Abigail Alling mengatakan rasa cintanya terhadap laut di Buleleng. Dia mengaku potensi pantai dan laut di Buleleng belum banyak disentuh dan dikem-

bangkan, bahkan biota lautnya potensial untuk dilakukan penelitian dan konservasi. ”Daerah ini sangat luar biasa, dan belum banyak masyarakat mengetahui potensi di Pantai Batu Ampar ini. Selain itu, pengertian dan pengetahuan menjaga konservasi laut belum banyak masyarkat yang memahami. Kami melakukan penelitian agar masyarakat kembali menjaga kelestarian lingkungan, termasuk sampah di bawah laut,” cetusnya. W-008 Layouter: Soma


EKONOMI 7 SDM Lokal Belum Siap Hadapi MEA 2015

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Heru: Sertifikasi Tenaga Profesional Harusnya Sekaliber Asia Pasifik Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 tak dapat dihindari. Di arena ‘tarung bebas’ ini, tentu dibutuhkan tenaga-tenaga kerja yang terampil agar mampu bersaing. Sumber daya manusia (SDM) Indonesia termasuk Bali setidaknya diharapkan memiliki sertifikasi yang mumpuni.

DENPASAR-Fajar Bali Sertifikasi ini kata President Junior Chamber Indonesia (JCI) Heru Cokro bila perlu harus yang berkaliber Asia Pasifik. “Visi JCI tahun ini adalah Indonesia go Global. Dengan begitu, tenaga - tenaga profesional yang ada saat ini terus kami dorong untuk mendapatkan berbagai informasi seputar perekonomian di du-

nia. Jangan hanya jago kandang saja, tenaga profesonal Indonesia juga harus mendominasi di level global,” ungkapnya didampingi President JCI Bali Dewa Ayu Anom Yuarini dalam acara Penganugerahan Pengusaha Muda Kreatif di Sanur, belum lama ini. Heru menambahkan, dengan banyaknya orang Indonesia menjadi pelaku usaha tentu tidak

Heru Cokro

hanya akan jadi penonton di negeri sendiri saja. Hal ini lanjutnya, berkaca dari banyaknya tenaga asing yang saat ini berasal dari seantero ASEAN leluasa berebut lahan di Indonesia. “Orang Indonesia harus jadi

expert dan player. Untuk itu, perlu dikuasai pemahaman tentang produk dan jasa serta figur yang menonjol di level global,” kata Heru. JCI terang Heru, memiliki jaringan internasional yang kedepannya bisa dimanfaatkan untuk selalu menampilkan berbagai produk - produk Indonesia di luar negeri. “Terkait hal ini, kami harapkan kepada Presiden Republik Indonesia terpilih nantinya punya visi dan memiliki kekuatan secara global,” ujarnya. Ekonomi Indonesia kedepannya prediksi Heru, akan sangat bergantung sekali pada berbagai event dan momen momen ekonomi yang terjadi di negara lain. “Berbagai event yang diselenggarakan di negara lain

tentu berimbas pada ekonomi di Indonesia termasuk pula masalah lainnya seperti sosial dan politik,” katanya. Dalam kesempatan ini Heru menilai, dalam MEA 2015 nanti para SDM lokal belum sepenuhnya siap secara optimal. “Sertifikasi tenaga profesional di Indonesia harus menjadi perhatian semua pihak. Namun masalahnya, jangankan sertifikasi setingkat dunia, sertifikasi di level Asia Pasifik saja belum punya. Maka, peran pemerintah dan pihak terkait untuk fokus pada sertifikasi yang menjadi standar di level Asia bahkan dunia,” tandasnya. Sementara itu, President JCI Bali Dewa Ayu Anom Yuarini menambahkan, tantangan di

Produk Cina Serbu Pulau Dewata

Produk Cina seperti perlengkapan rumah tangga dan mainan anak-anak membanjiri Bali.

DENPASAR - Fajar Bali Nilai impor Provinsi Bali pada bulan Maret 2014 tercatat mengalami kenaikan 159,18 persen bila dibandingkan dengan keadaan bulan yang sama di tahun sebe-

lumnya. Kenaikan secara year on year (yoy) tersebut dari USD 14.728.634 menjadi USD 38.173.831. Sementara, bila dibandingkan di bulan sebelumnya, Februari 2014 angka

impor Bali juga naik 159,18 persen yang dimana tercatat sebesar USD 79.093.676. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panusunan Siregar mengungkapkan, menurut negara asal sebagian besar impor di bulan Maret 2014 ini berasal dari negara Cina sebesar 85,53 persen, Amerika Serikat 2,97 persen, Hongkong 2,10 persen, Singapura 1,82 persen dan Australia 1,82 persen. Sementara 5 negara lainnya sebut Panusunan seperti Taiwan sebesar 1,35 persen, Jerman 0,90 persen, Thailand 0,88 persen, Inggris 0,51 persen dan Korea Selatan 0,39 persen. “Produk Cina masih mendominasi produk impor ke Bali,” ungkap Panusunan di Denpasar belum lama ini.   Panusunan menambahkan, komoditas utama yang diimpor di bulan Maret 2014 yakni produk mesin atau peralatan listrik sebesar 46,94 persen, produk mesin - mesin atau mekanik 39,93 persen, produk benda dari batu, gips dan semen 5,27 persen, produk perhiasan atau permata 1,50 persen dan produk perangkat optik 0,81 persen.  Selain komoditas tersebut, komoditas lainnya ujar Panusunan impor Bali lainnya yakni

benda - benda dari besi dan baja menyumbang 0,77 persen, karet dan barang dari karet 0,76 persen, hasil hutan 0,46 persen, kendaraan dan bagiannya 0,44 persen serta plastik dan barang dari plastik 0,35 persen. Secara kumulatif, impor barang Provinsi Bali sebut Panusunan mencapai USD 124.824.064. Angka ini lanjutnya mengalami peningkatan 170,43 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berjumlah USD 46.157.328.   Panusunan menambahkan, menurut pangsa pasar impor barang Bali sebagian besar berasal dari Cina sebesar 76,36 persen, Korea Selatan 7,29 persen, Amerika Serikat 2,45 persen, Swiss 1,73 persen dan Hongkong 1,68 persen.  “Perkembangan nilai impor dari 5 negara tersebut tercatat impor dari negara Amerika Serikat dan Hongkong mengalami penurunan dengan persentase masing - masing sebesar 8,37 persen dan 82,32 persen. Sedangkan, Cina mengalami peningkatan. 901,07 persen, Korea Selatan 838,23 persen dan Swiss 11.104,28 persen,” jelas Panusunan. W- 011

LAPORAN NERACA PUBLIKASI PT BPR ADI SEDANA AYU

MEA 2015 ini harus dihadapi dengan memacu diri secara kreatif. Kreatif yang dimaksud ini sambungnya, melakukan kegiatan berwirausaha sejak dini. “Lakukan kegiatan wirausaha semuda mungkin. Aktiflah untuk menciptakan perubahan yang positif,” ucap Yuarini. Berbagai langkah telah dilakukan JCI Bali kata Yuarini yang salah satunya mendukung para wirausaha muda dengan menggelar Enterpreuner Award. Penghargaan yang diberikan ini katanya, sebagai ajang pemberian penghargaan bagi wirausaha muda yang kreatif. “Penghargaan ini untuk memacu mereka (pengusaha muda) untuk membuat karya yang lebih kreatif,” terang Yua-

rini. Saat ini tambah Yuarini, perkembangan dunia wirausaha sudah menjadi trend. Kalau dulu bebernya, banyak anak muda lulus kuliah lalu berorientasi menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS). Namun sekarang, cenderung setelah lulus kuliah menjadi wirausahawan muda. Dalam menghadapi MEA 2015 ini wirausahawan Bali nilai Yuarini sangat mudah untuk menghadapinya. “Sebagai daerah yang identik dengan daerah seni, akan lebih mudah menghadapi MEA 2015. Bikinlah karya yang kreatif seperti lukisan, fotografi art, desain pakaian dan sebagainya,” sarannya. W- 011

Penumpang Turun, Jumlah Penerbangan Internasional Malah Meningkat

DENPASAR - Fajar Bali Jumlah pesawat angkutan udara internasional yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai pada bulan Maret 2014 tercatat sebanyak 2.060 unit penerbangan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,28 persen dibandingkan keadaan di bulan sebelumnya, Februari 2014 yang tercatat sebanyak 2.014 unit penerbangan. Namun, peningkatan jumlah unit penerbangan ini tidak balance (seimbang) dengan jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah penumpang pada Maret 2014 tercatat sebanyak 311.799 atau turun 1,34 persen dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya, Februari 2014 yang tercatat sebanyak 316.019 orang. Kepala BPS Provinsi Bali Panusunan Siregar menyampaikan, tujuan utama keberangkatan pesawat angkutan udara internasional dari Bandara Ngurah Rai di bulan Maret 2014 yakni ke negara Australia, Singapura, Malaysia, Hongkong dan Korea Selatan. “ Pe n u m p a n g ya n g b e ra n gka t d a r i B a n d a ra N g u rah Rai didominasi penumpang dengan tujuan Australia sebanyak 75.493 orang. Angka ini naik 16,38 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 64.867 orang,” kata Panusunan di Denpasar belum lama ini. Selain Australia lanjut Panusunan, penumpang yang mengalami peningkatan pada Maret 2014 dibandingkan Februari 2014 adalah Singapura dengan besaran 4,72 persen dari 82.769 orang menjadi 86.675 dan penumpang dengan tujuan Thailand 10,90 persen dari 7.957 orang menjadi 8.824 orang. W- 011

Tanggal 31 Desember 2013

(10,00%)

773/IV/BGS

Layouter: Zohra


PENDIDIKAN FB/BUDIASA

Kena DB, Siswi SMPN 1 Amlapura tak Bisa Ikut UN

Salah seorang siswi SMP yang tidak ikut ujian nasional (UN) karena sakit. AMLAPURA-Fajar Bali Disaat teman-temannya mengikuti Ujian Nasional (UN) yang digelar, Senin (5/5), namun tidak demikian dengan siswi SMPN 1 Amlapura, Ni Nyoman Wahyu Meitriyani,(14). Siswi ini terpaksa harus dirawat di RSUD Karangasem lantaran penyakit Demam Berdarah (DB) menyerangnya sejak Jumat,(2/5) lalu. Akibatnya, siswi kelas IX A ini harus mengikuti Ujian susulan tanggal 12 Mei nanti. Saat ditemui di ruang KenangaRSUD Karangasem,Senin (5/5) kemarin, Ni Nyoman Wahyu Metriyani tampak terbaring lemah. Ditemani oleh kedua orang tuanya, Ni Made Sriwati,

dan I Nengah Widiarta hanya bisa terdiam dengan tangan diinfus. Kepada sejumlah Media, sang ibu, Ni Made Sriwati mengaku, anak ketiganya ini mulai panas sejak hari Jumat lalu. Saat itu, Siswi yang tinggal di jalan Kapten Gebun,Amlapura ini sempat diantar ke seorang dokter. Hanya saja, saat menunggu nomor antrian di dokter, tiba-tiba saja panasnya semakin parah. “Sempat di dokter menunggu atrian, namun panasnya semakin meninggi, dan sempat muntah-muntah,” ujar sang Ibu, Ni Made Sriwati. Karena tidak tahan itulah, ia bersama sang suami langsung membawanya ke UGD RSUD

Karangasem untuk mendapatkan penanganannya. Bahkan, DB nya diakuinya baru kelihatan tadi pagi harinya. Karena hari kemarin mulai UN, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah, Sabtu lalu. Sempat hendak dibawakan soal UN ke RS, namun oleh tim dokter disarankan agar tidak banyak berpikir terlebih dahulu. Ditakutkan, karena terbebani oleh soal UN, nantinya penyakitnya bertambah parah. “Akhirnya oleh pihak sekolah diberikan ujian susulan pada tanggal 12 Mei nanti, itu setelah tim dokter menyarankan agar tidak banyak berpikir terlebih dahulu,” ungkapnya lagi. Seperti diketahui, UN untuk SMP di Karangasem dimulai hari kemarin selama empat hari ke depan. Total siswa SMP yang mengikuti UN sebanyak 6.336 siswa, yang tersebar di 52 SMP Negeri maupun Swasta, yang berjumlah siswa 5.848, satu MTsn dengan jumlah siswa sebanyak 173 siswa. Termasuk SMPN LB tiga siswa, SMP satu atap 3 sekolah dengan 28 siswa, serta kejar Paket B, sebanyak 6 sekolah, dengan jumlah siswa 102 siswa. M-005

UN SMP di Denpasar Dipantau Wamendikbud 13 Peserta tak Ikut UN karena Berhenti dan Sakit

Wamendikbud Musliar Kasim

Walikota Denpasar saat tinjau UN di SMPN 2 Denpasar, senin (5/5).

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri di Bali dan Denpasar khususnya. Keistimewaan ini tercermin pada UN hari perdana Senin (5/5) di Denpasar sempat dipantau Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan (Wamendikbud), Prof. Dr. Musliar Kasim, M.Si. Tak hanya Wamendikbud, Walikota Denpasar pun turun langsung memantau ujian nasional di sejumlah SMP di Denpasar.

DENPASAR-Fajar Bali Seperti diketahui, materi yang diuji pada UN hari perdana adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sedangkan Selasa (6/5), mata pelajaran Matematika. Rabu (7/5) mata pelajaran Bahasa Inggris, dan Kamis (8/5) mata pelajaran IPA. Sejumlah SMP yang sempat dipantau Wamendikbud, SMPN 1 Denpasar, SMPN 3 Denpasar, SMP Santo Yoseph dan SMP Dwijendra. Saat memantau di SMPN 3, Wamendikbud didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali, TIA Kusumawardani,

APRIL 2014

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Kadisdikpora Denpasar, IGN Edy Mulya yang didampingi Kabagdikdas Gede Raka, serta beberapa pejabat lainnya. Dengan peninjauan Wamendikbud dapat lebih menenangkan peserta UN, sehingga diharapkan Denpasar dapat kembali meraih rangking tertinggi tingkat nasional. Selain itu kehadiran Wamendikbud juga dapat memberikan motivasi kepada peserta UN sehingga peserta UN mengadapi UN dengan penuh percaya diri dalam tarung bebas menjawab soal UN 20 paket yang soalnya masingmasing peserta UN berbeda.

FB/CAR

Tak hanya Wakil Menteri Pendidikan yang meninjau pelaksanaan UN di Denpasar, Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra juga menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP di Kota Denpasar, Senin (5/5) kemarin yang berlangsung aman dan tertib. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar tercatat 11.617 Siswa SMP mengikuti ujian nasional di Denpasar tahun ini. Sementara 13 orang lainnya tidak ikut ujian karena berhenti dan sakit. Rai Mantra, mengakui, UN kemarin tidak menemui kendala. “Laporan yang ada sampai saat ini berjalan lancar dan soal-soal telah didistribusi dengan baik,” ujar Rai Mantra di sela meninjau pelaksanaan UN di SMP N 2 Denpasar yang diikuti 440 siswa. Untuk pelaksanaan UN hari pertama, informasi yang belum masuk terkait dengan jumlah siswa yang tidak dapat mengikuti UN. Namun lewat informasi dari panitia pelaksanaan UN di masing-masing sekolah

dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, informasi terkait pelaksanaan UN akan dapat dikoordinasikan dengan baik. Walikota Rai Mantra mengharapkan para orang tua siswa dapat memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak, disamping belajar secara tekun namun juga berikan suport mental kepada anak-anak, serta dalam pelaksanaan UN ini para siswa berikan ketenangan dalam menjawab soal-soal UN. Kepala SMPN 2 Denpasar, I Putu Suarka mengatakan pelaksanaan UN di SMPN 2 Denpasar berjalan lancar dengan siswa yang mengikuti ujian 440 orang siswa. Di samping itu ada salah satu siswa, I Wayan Yoga Praditya Mahendra harus mengikuti UN di rumah sakit karena Demam Berdarah. Hal ini telah ditindaklanjuti oleh panitia dengan membawakan langsung soal UN ke rumah sakit tersebut, serta telah mendapatkan ijin dari para dokter dan orang tua siswa. SMPN 2 sendiri masuk dalam Subrayon 2 dengan total siswa 1500 orang yang mengikuti UN tahun ini. W-001/R-004

Kabupaten Tabanan Putu Santika, Camat Tabanan IGA. Supartiwi serta Kepala Sekolah SMPN I Tabanan Dewa Nyoman Sarjana dan Kepala Sekolah SMPN 2 Tabanan I Putu Suartika. Di Tabanan sendiri ujian nasional SMP diikuti 6.036 Siswa, baik dari SMP negeri maupun swasta. Menurut Dewa Nyoman Sarjana, jumlah peserta UN tahun ini adalah 261orang. Seluruh peserta hadir mengikuti UN dengan lancar di hari pertama pelaksanaan. “ Mudah-mudahan pelaksanaan UN tahun ini bisa berjalan dengan lancar tanpa halangan sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya. Sarjana menambahkan, untuk menghadapi pelaksanaan UN tahun ini telah dilakukan beberapa persiapan seperti memberikan les tambahan kepada siswa agar

siswa lebih mantap mengikuti pelaksanaan UN. “Kami memberikan les tambahan kepada siswa agar mereka bisa mengikuti UN dengan lebih optimal. Mudahmudahan lulusan sekolah kami nantinya bisa diterima di SMA favorit, dan nantinya bisa menjadi anak berprestasi yang mebanggakan,” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Putu Suartika, menurutnya pelaksanaan UN di hari pertama berjalan dengan lancar. 467 peserta hadir semua tanpa absen. Seluruh peserta dibagi dalam 21 ruangan, dimana mata pelajaran yang diuji di hari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. “ Besar harapan kami seluruh anak didik kami bisa lulus dan mengantongi nilai yang bagus, agar mereka bisa diterima di SMA yang mereka impikan,” ujarnya. Wabup Sanjaya dalam kesempatan tersebut mengatakan bagus tidaknya nilai yang diproleh para siswa semua tergantung pada individu masing-masing, karena seberapa besar pun usaha yang ditempuh pihak sekolah jika tidak dibarengi dengan niat belajar para siswanya, usaha tersebut tidak akan bisa berjalan maksimal. “ Semua tergantung dari niat individu masing-masing, kalau mau dapat nilai bagus para siswa harus bisa mengatur waktu dengan baik antara belajar dan istirahat, agar hasil ujian juga sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya. Pihaknya berharap pelaksanaan UN khususnya di Kabupaten Tabanan bisa berjalan dengan baik dan sukses, karena UN merupakan program nasional yang wajib diikuti oleh seluruh siswa di Indonesia. Kendati ada sedikit kendala, pihaknya optimis tahun ini Tabanan bisa mencapai target kelulusan 100 persen. “Kita yakin apabila para siswa kita bisa memahami dengan baik setiap mata pelajaran yang diujiankan, saya optimis tahun ini kita bisa mencapai hasil maksimal. Saya berpesan kepada seluruh peserta agar bisa mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh,” imbuhnya. Hal senada juga disampaikan Putu Santika. Pihaknya berharap, pelaksanaan UN SMP tahun ini di Tabanan bisa berjalan dengan lancar. Menurutnya siswa SMP yang terdaftar untuk mengikuti UN tahun ini berjumlah 6.036 orang, yang berasal dari 43 Sekolah di Kabupaten Tabanan baik Sekolah Negeri, Swasta, MTS dan SLB. UN dilaksanakan selama 4 hari yakni dari tanggal 5-8 Mei mendatang. W-004

Di Tabanan, UN SMP Diikuti 6.036 Siswa

607/III/BLAS

FB/DONY

8

Wakil Bupati IKG Sanjaya saat meninjau pelaksanaan UN di SMPN 1 Tabanan, kemarin. TABANAN-Fajar Bali Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) tingkat SMP hari pertama di Kabupaten Tabanan berjalan lancar. Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya berke-

708/IV/BLAS

sempatan meninjau langsung pelaksanaan di dua sekolah di Tabanan yakni SMPN I Tabanan dan SMPN 2 Tabanan, Senin ( 5/5) pagi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

532/II/BLAS

Layouter: Wiadnyana


PARIWARA

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

9

MATAHARI AUTO GALERY NEW HARRIER 2.0 premium NEW ALPHARD 2012 (putih) HARRIER LPrem’07+04 hitam ALPHARD S 2012 putih LowKM

AVANZA G 2010

NEW VELLFIRE 2013 (hitam) H.CRV 2012 MT hitam asli DK

LAND CRUISER BENSIN 2009 (hitam)

VELLFIRE ZG+GS 2.4 AudJpng hitam

NEW LEXUS RX 270 (hitam & putih) WRANGLER 2Pt Sahara’12 F.Opt

237/VII/IGR

Hubnngi :

(0361) 7893104

Alamat: Jl. Bypass Ngurah Rai no. 18, Tohpati-Denpasar 555/II/WS

750/IV/IGR

518/I/IGR

STOKIST XAMTHONE

Pusat Penjualan Produk Herbal, Dicari tersedia produk-produk herbal untuk Agen menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis : Jantung, Stroke, kangker, HIV, asam urat,Rematik ,asma, dll. Promo khusus Maret-Mei, hanya dengan 99.000 sudah bisa jadi agen. Dengan potensi penghasilan jutaan rupiah/bln, Alamat : Jln. Cok agung Tresna No. 11 Renon, Pin BB 28C73778. Tlp. 081246444265, agen Karangasem : 08214570880, Agen N.Dua : 081353215612, Agen Klungkung : 08123868908, Agen Abiansemal : 0361-8944563

419/XI/AGN

519/I/TTV

517/I/IGR

160/VI/FB/GLH

229/VII/IGR

227/VI/FB/AG

7 018/I/FB/KTR

505/I/KTR

166/VI/FB/IGR

453/XII/AGN

736/IV/BGS

Layouter: Wiadnyana


KESEHATAN & SPORT

10

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

TIPS 4 Vitamin ini Jamin Kulit Sehat dan Segar

S

elain rajin menjalankan pola hidup sehat dan seimbang, kesehatan kulit juga bisa Anda dapatkan dengan selalu mengonsumsi makanan sehat. Cara ini efektif untuk menyehatkan kulit dari dalam tubuh. Efek samping yang ditimbulkannya pun lebih rendah daripada harus menjalankan beberapa prosedur operasi yang membahayakan. Berikut adalah beberapa jenis vitamin yang mampu membantu Anda mewujudkan kesehatan kulit . Vitamin B Vitamin B adalah vitamin penting yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Vitamin B khususnya B3 dapat berfungsi sebagai pelembab alami kulit, mengobati jerawat, serta menghilangkan noda di kulit. Vitamin C Selain bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C mampu melawan tanda-tanda penuaan dini di kulit. Sebab vitamin C merangsang sel kulit untuk memproduksi kolagen yang akan membuat kulit Anda tetap awet muda dan bersinar cerah. Vitamin A Vitamin A memiliki sifat yang dapat memperkuat dan memperbaiki jaringan kulit. Oleh karena itu vitamin ini mampu membantu kulit untuk tetap kenyal dan lembab. Vitamin E Vitamin E penting bagi kesehatan kulit sebab mampu melawan radikal bebas yang berbahaya untuk kesehatan kulit. Sehingga Anda pun dapat terhindar dari penuaan dini. Vitamin-vitamin di atas selain didapatkan dari makanan sehat, juga berasal dari suplemen yang mengandung vitamin tersebut. Tertarik untuk mencoba cara mudah nan sehat ini?NT

Dua Kubu Bersaudara Saling Klaim Sama Kuat

DENPASAR-Fajar Bali Keberhasilan Perseden Denpasar  mengalahkan PS Badung 2 – 0, diklaim kedua tim, bila skuadnya telah sama – sama tampil baik. Hanya ada perbedaan sedikit, soal kecermatan. “Intinya hari ini (kemarin –red) pemain tampil lebih bagus, dari lawan. Bagaimanapun juga anak – anak lebih kompak, dalam memainkan peranan bola ditengah lapangan,” akui manajer Perseden, Eko Supriadi, Senin (5/5) kemarin. FB/SUPRI Eko Supriadi Eko yang melampiaskan kemenangan dengan salto di pinggir lapangan, menurut suatu bentuk ekpresi kegembiraan, tak ada maksud lain. Sebenarnya, tak dipungkirinya, jika PS Badung, juga tampil bagus, hanya keberuntungan berpihak ke Perseden. Tak hanya keberuntungan, semangat Nengah Sulendra dkk, begitu besar. “Pemain benar – benar berjuang keras, untuk bisa mengalahkan tim bagus, termasuk PS Badung. Ternyata anak – anak mampu merealisasikan perjuangannya, dengan hasil menawan,”ucap Eko Supriadi. Sedangkan pelatih PS Badung, Alexander Saununu, juga menilai tampilan Muhamadan dkk cukup bagus. Hanya  keberuntungan tak berpihak dengan skuadnya. “Itulah sepakbola, kadang kita bermain bagus kalah, sedangkan lawan yang bermain buruk, bisa menang. Pastinya, anak – anak sudah berpaya maksimal, untuk bisa memberikan yang terbaik, namun gagal,” tandasnya. Jika pertandingan yang digelar panitia, waktunya sangat mepet. Jadi berpengaruh terhadap permainan skuadnya. “Kekalahan itu, bakal dijadikan bahan evaluasi dan koreksi total. Ada lagi yang perlu dibenahi, anak – anak banyak memperoleh peluang, namun tak mampu diselesaikan dengan baik. Beberapa peluang yang di dapat anak – anak, terbuang sia – sia,” demikian Alexander Saununu, berdalih.R-007

FB/IST

Tenaga Penyuluh Minim, Pertumbuhan Penduduk Tak Terkendali Laju pertambahan penduduk belum akan terkendali dalam waktu dekat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional masih membutuhkan 18.000 penyuluh keluarga berencana untuk mencapai sejumlah target kependudukan dan KB.

JAKARTA-Fajar Bali Saat Diskusi Dwimingguan di Kantor BKKBN, belum lama ini, Kepala BKKBN Fasli Jalal mengatakan, penyuluh keluarga berencana (PKB)/petugas

lapangan keluarga berencana (PLKB) yang semula 40.000 orang kini tinggal 22.481 orang, terdiri dari PKB, PLKB PNS, dan PLKB non-PNS. Idealnya, seorang PKB/ PLKB membina 1-2 desa. Namun, karena jumlahnya kurang, rasio tersebut jauh dari terpenuhi. Masih dibutuhkan lebih kurang 18.000 penyuluh untuk memenuhi rasio ideal tersebut. Kekurangan penyuluh KB itu berakibat pada capaian bidang kependudukan dan KB yang tidak menggembirakan. Contohnya, jumlah rata-rata anak yang dimiliki perempuan usia produktif (TFR) stagnan pada angka 2,6, jumlah pasangan usia subur yang ikut KB (CPR) belum mencapai target 65 persen, dan jumlah kelahiran

kelompok umur (ASFR) 15-19 tahun per 1.000 perempuan masih 48 dari target 30. Kebutuhan ber-KB yang tak terlayani (unmet needs) juga tinggi, 11,4 persen dari target tahun ii 5 persen. ”Angka putus pakai (DO) penggunaan kontrasepsi pil 40 persen, DO suntik 24 persen, dan DO IUD dan implant di bawah 5 persen,” ujar Fasli. Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN Chamnah Wahyuni menambahkan, di beberapa daerah, kekurangan penyuluh KB diatasi pemerintah daerah dengan berbagai cara. Di Jawa Barat, Pemprov Jabar mengontrak 3.000 tenaga penggerak desa untuk bertugas memberikan penyuluhan KB di desa. Adapun di Kabupaten

Mukomuko, Bengkulu, pemerintah daerah menugaskan bidan untuk menjalankan fungsi penyuluhan KB. BKKBN, ujar Fasli, sedang berkoordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara untuk merekrut PLKB kontrak sebanyak 3.000 orang. Selain berupaya menambah tenaga penyuluh, pemerintah juga menaikkan tunjangan fungsional penyuluh KB melalui Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2014 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Penyuluh Keluarga Berencana. Itu dilakukan untuk mengapresiasi kinerja penyuluh KB di lapangan. Jika sebelumnya berdasarkan Perpres No 64/2007 tunjangan fungsional penyuluh

Perseden Lebih Tangguh dari PS Badung

Pra PON Bali Lirik 11 Pemain

DENPASAR-Fajar Bali Tim sepakbola pra PON Bali, mengincar 11 pemain dari tim  Perseden dan PS Badung. Incaran itu disampaikan manajer tim sepakbola pra PON Bali, Putu Ngurah Ardika, Senin (5/5) kemarin. Dengan tanpa menyebutkan nama 11 pemain itu, Ngurah Ardika menjanjikan jika pemain itu, sudah layak dan pantas menghuni tim inti sepakbola pra PON Bali. Pasalnya dari segi kualitas teknik para pemain itu cukup mumpuni. Para pemain itu bakal menjadi pilar utama, yang nantinya, mampu bahu – membahu, dengan para pemain pra PON yang nantinya lolos seleksi, di masa akhir pembentukan tim. “Mereka memiliki pengalaman dan mental bagus, kala bertanding di luar Bali. Selain itu, mereka mampu menjadi pemain yang bisa diandalkan sesuai posisinya,” jelasnya. Jika mereka masuk dalam deretan tim Pra-PON, kata Mantan Ketua Umum KONI Denpasar itu, pemain tersebut akan menjadi panutan para pemain muda pra PON Bali nantinya, sekaligus menumbahkan kestabilan kualitas pemain tidak jauh berbeda.R-007

KB ditetapkan berkisar Rp 220.000-Rp 500.000, kini, menurut Perpres No 26/2014, naik menjadi Rp 300.000-Rp 950.000. Dengan kenaikan tunjangan itu, harapannya penyuluh KB akan lebih semangat bekerja. Penyuluh yang selama ini pindah ke satuan kerja di luar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah akan kembali jadi penyuluh KB. Fasli berharap, mereka mampu mengidentifikasi pasangan usia subur di wilayah kerjanya, menjaga angka DO tidak terlalu tinggi, mendorong akseptor menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang, serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan ber-KB.KP

FB/SUPRI

Tim Perseden saat mematahkan perlawanan PS. Badung di Stadion Semeru Lumajang, Jawa Timur, Senin (5/5) kemarin.

DENPASAR-Fajar Bali Perseden Denpasar membuktikan taksunya  menaklukkan PS Badung 2 – 0, dalam kompetisi lanjutan divisi I Putaran I Babak I Grup IX di stadion Semeru, Lumajang, Senin (5/5) kemarin. Duel sarat gengsi itu, kedua

tim di babak I langsung melakukan serangan – serangan bergantian. Permainan cepat langsung disodorkan kedua tim, dan melakukan jual beli ketajaman tusukan ke pertahanan lawan masing – masing. Namun, dengan semangat yang pantang menyerah, Persed-

en yang menyajikan permainan tiktak, mampu menguasai babak I, meski alot untuk menjebol gawang PS Badung. Namun di masa injury time, tepatnya di menit 45, petaka dialami PS Badung, setelah pemain belakangnya, Erigid Ishariyansyah, melanggar pemain Per-

seden, I Wayan Agus Eka Putra, di kotak terlarang PS Badung. Wasit Anang Sutardi dari Bandung, akhirnya menunjuk titik putih pinalti. Felisianus Junius R. Bate atau Yunus, yang ditunjuk sebagai algojo, mampu menyarangkan bola, setelah tendangan kerasnya, yang men-

waktu pertandingan, dengan kengototan, dan keinginan besar untuk menang. Semoga PS Badung nantinya menang dari PSIL Lumajang,” ujar IGN. Jayanegara. Mental besar Nengah Sulendra dkk, begitu besar, dalam menebus kekalahan di laga sebelumnya, saat dikalahkan 0 – 1 dari tuan rumah, PSIL Lumajang. Raihan poin penuh itu, mampu mendongkrak po-

sisi Perseden ke puncak, di klasemen sementara grup IX. “Saya memberikan apresiasi tinggi, terhadap anak – anak , yang justeru merealisasikan target lebih. Padahal target anak – anak hanya bermain bagus, dan meraih poin. Ternyata anak – anak mampu menebus kekalahan sebelumnya, dengan poin penuh,” terang Jayanegara, yang juga wakil walikota Denpasar itu.

Dibagian lain, Ketua Umum PS Badung, Dewa Putu Manik menilai, jika skuadnya belum beruntung menghadapi Perseden. Pasalnya, dengan tekanan yang dilakukan di babak II, peluang yang ada, selalu gagal diselesaikan dengan baik. “Di babak kedua pemain menguasai lapangan penuh, namun serangan – serangan tajam, berakhir dengan tidak bagus, dalam menjebol gawang lawan.

Jayanegara: Hasil itu Murni Perjuangan Pemain

DENPASAR–Fajar Bali Ketua Umum Perseden, IGN. Jayanegara, menyanggah kehadirannya di Stadion Semeru membuat tim Perseden memenangi pertandingan atas PS. Badung 2-0, Senin (5/5) kemarin. “Hasil ini merupakan kerja keras semua pihak di Perseden, terutama para pemain. Mereka benar – benar sangat menghargai  dan memanfaatkan

garah ke kiri gawang PS Badung, tak mampu ditepis kiper PS Badung, Rai Putrayana. Skor 1 – 0 untu Perseden itu, bertahan sampai babak I usai. Tak ingin ketinggalan gol, di babak II, PS Badung mencoba memberikan tekanan ke Perseden. Upaya ini ternyata membuahkan hasil, dengan menguasai permaianan. Namun gempuran Muhamadan dkk, selalu tertahan oleh pagar tembok Perseden, yang digalang sang kapten, Nengah Sulendra. Sebaliknya, Perseden mampu menambah satu gol lagi, melalui serangan balik di menit 75, dari tengah yang tertata apik. Bola umpan dari Arsa Bagia di tengah, langsung disambut Made Antha Wijaya. Dengan tenang, pemian yang akrab disapa Mocin ini, langsung melakukan tendangan spekulasi keras kaki kiri, dan membuat bola meluncur deras ke kanan gawang PS Badung, ang gagal dijangkau kiper Rai Putarayana. Tertinggal dua gol, PS Badung yang dibesut pelatih Alexander Saununu, dan asistennya Nyoman Sujata itu, berjuang untuk kembali menekan. Sayangnya sampai babak II usai, skor 2 – 0 untuk Perseden tetap kokoh di papan skor. Dengan hasil ini Perseden meraih 6 poin  untuk sementara teratas, dan PS. Badung  mendapat poin 4, urutan ketiga dibawah PSIL Lumajang, Jawa Timur.R-007

FB/SUPRI

IGN. Jayanegara

Nanti kita cari di pertandingan lainnya, tuturnya.R-007

Layouter: Zohra


NASIONAL

FAJA R BALI

Selas, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Pemerintah Indonesia Jelaskan Soal Ketidakhadiran PM Abbot di Bali

11

Polda Gerebek Galian C di Karangasem DENPASAR-Fajar Bali Jajaran Dit Reskrimsus Polda Bali menggerebek proyek galian C di Sungai Mati di Desa Selat, Rendang, Karangasem. Dari proyek milik PT. Hakadikon dengan owner Herman, polisi menyita eskavator, loder dan enam truk. Selain menggerebek galian C, petugas juga menyegel dua pabrik pembuatan beton yang berlokasi di Gianyar dan di Tahura, Suwung, Kepaon, Denpasar Selatan. Jajaran Dit Reskrimsus Polda Bali melakukan penggerebekan di 3 lokasi itu atas informasi dari masyarakat. Penggerebekan berlangsung di proyek galian C di Desa Selat, Rendang, Karangasem. Dilokasi tersebut, terlihat operator alat berat sedang mengeruk pasir untuk dimasukkan ke truk. Di lokasi tersebut petugas

mengamankan eskavator (alat pengerukan), loder dan enam truk yang berisi batu dan pasir dan menggiringnya ke Dit Reskrimsus Polda Bali. Selain galian C di Karangasem, jajaran petugas menyasar dua pabrik pembuatan beton yang tidak memiliki ijin. Kini kedua pabrik yang berlokasi di Gianyar dan berlokasi di Tahura, Suwung, Kepaon, Denpasar Selatan ini sudah di pasangi police line. “Dua pabrik pembuatan beton itu di bawah PT Hakadikon. Karena tidak memiliki ijin langsung disegel dengan police line,” ucap sumber yang meminta namanya dirahasiakan ini. Soal penggerebekan di tiga lokasi itu, dibenarkan Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes. Pol Suryanbodo Asmoro. “Benar, ada barang bukti berupa truk dan

alat eskavator,” terangnya. Perlu diketahui, sebelumnya Dit Krimsus Polda Juga melakukan penyegelan lokasi galian C, Mutiara 76 di dekat Pura Khayangan Jagat Pasar Agung, Sebudi, Selat, Karangasem. Hingga kini lokasi galian C tersebut masih dipasangi garis polisi. Pihak pengelola tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan penambangan, menyusul diketahui alat beratnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Modus operandi yang dijalankan yakni memanfaatkan truk-truk miliknya. Sejumlah truk itu sengaja membeli solar di sebuah SPBU dan diisi full. Selanjutnya, truk tersebut dibawa ke lokasi galian dan solarnya disedot lalu digunakan untuk BBM eskavator. R-005

JAKARTA-Fajar Bali Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa akan bersikap soal ketidakhadiran Perdana Menteri Australia Tony Abbott dalam konferensi regional Open Government Partnership (OGP) di Bali. Abbott membatalkan kedatangannya ke Indonesia saat hubungan kedua negara itu belum juga membaik pasca-bocornya informasi intelijen menyangkut penyadapan terhadap sejumlah pejabat Indonesia. “Nanti akan saya jelaskan di sana,” ujar Marty singkat di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5), saat diminta tanggapannya soal pembatalan kehadiran yang dilakukan Abbott. Sementara itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro enggan mengomentari sikap Abbott ini. Berita yang beredar di media

Australia, pembatalan kunjungan Abbott itu lantaran tidak adanya kesepakatan soal kerja sama penanganan manusia perahu. Terkait hal itu, Purnomo menegaskan bahwa hingga saat ini sejumlah bentuk kerja sama Indonesia dan Australia masih dibekukan. Salah satunya adalah patroli bersama untuk mencegah adanya manusia perahu masuk ke wilayah perairan Australia. Beberapa bulan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membekukan sejumlah kerja sama dengan Australia. Selain patroli bersama, kerja sama tukar-menukar informasi intelijen hingga latihan bersama di bidang militer juga dihentikan sebagai respons dari sikap Australia yang dibocorkan Edward Snowden. “Sikap resmi kami sudah jelas bahwa kami meminta Australia

lebih bijaksana dalam menangani masalah ini karena di antara kita sendiri belum dibuka lagi kerja sama angkatan kita join patroli, dan untuk join excercise. Kami mohon untuk bisa dilakukan Australia secara bijaksana,” kata Purnomo. Purnomo juga mengingatkan agar Australia tidak mengambil sikap dengan memasukkan kembali para imigran gelap ke wilayah Indonesia setelah dikeluarkan dari wilayah Australia. “Kami mohon supaya pemerintahan Tony Abbott untuk memahami betul posisi kita, bahwa kalau itu dari mereka jangan sampai mereka mendorong lagi ke tempat kita,” ujar Purmomo. Seperti diberitakan, Tony Abbott menunda tandangnya ke Indonesia pada Sabtu (3/5) di tengah laporan-laporan ihwal

masih belum adanya kata sepakat soal para pencari suaka ke Negeri Kanguru itu. Menurut warta AFP, kantor PM Abbott mengonfirmasi bahwa perjalanan Abbott ke Bali pada Selasa (6/5) untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono batal. “PM Abbott berharap bisa datang pada pertemuan Kemitraan Pemerintahan Terbuka di Bali pada pekan depan atas undangan Presiden Yudhoyono. Sayangnya, PM Abbott tidak bisa hadir dalam kesempatan itu,” kata pernyataan kantor PM Abbott. Sejatinya, andai terwujud, kunjungan Abbott adalah perjalanan kali pertama setelah hubungan kedua negara terganjal oleh informasi penyadapan telepon pada 2009 yang melibatkan Presiden Yudhoyono, istri, dan lingkaran terdekatnya. KP

Pansus Minta Kembalikan Aset Pemprov

Aburizal Siap Jadi Cawapres Prabowo

DARI HALAMAN 1

di Hyatt,” papar Arjaya. Selain mengejar keterangan Wayan Dana, Pansus Aset juga segera akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Denpasar dan Biro Perlengkapan Provinsi Bali. Tujuannya untuk menggali keterangan, terkait beberapa hal yang dinilai janggal. Apalagi pernah diungkapkan oleh Kanwil BPN, bahwa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 4 dan 5 di Bali Hyatt cacat administrasi.  Sebelumnya, HGB

berlokasi di Kelurahan Sanur, namun ketika diperpanjang berubah menjadi di Sanur Kaja. Di samping itu, ada pula lahan seluas 20 are yang tidak pernah dibebaskan tapi masuk dalam HGB. “Saya lihat banyak kejanggalan dalam HGB Hotel Bali Hyatt ini ada apa?” tanyanya. Tak hanya menelusuri jumlah saham dan pembagian dividen Hotel Bali Hyatt untuk Pemprov Bali, fokus kedua pansus aset adalah mengembalikan aset Pemprov. Artinya, jika

pihak Bali Hyatt tidak bersedia memberikan dividen, maka aset seluas 2,5 hektar harus dikembalikan. Dua hal inilah yang akan ‘dikebut’ oleh pansus aset hingga masa jabatan DPRD periode 2009-2014. “Akan dikebut sampai akhir masa jabatan ini. Nanti biar dilanjutkan oleh anggota dewan terpilih berikutnya,” ungkap Arjaya seraya menyampaikan kalau aset Pemprov di Lila Graha juga menjadi prioritas setelah Hyatt. W-019

DARI HALAMAN 1

setengah mati. Tapi pembangunan hotel di Bali selatan tidak ada yang protes,” ungkapnya. Bahkan, Arjaya sempat mengungkapkan pikiran ‘nakalnya’. Bahwa, segala bentuk protes terhadap rencana pembangunan di Bali utara maupun barat mengindikasikan orangorang di Denpasarlah yang tidak ingin ada pemerataan atau ‘bagi-bagi’ pembangunan. Jika riak-riak protes tersebut tidak cepat diluruskan, maka tentu akan berdampak buruk pada rencana pemerataan pembangunan di Bali. Apalagi saat ini,

ketimpangan pembangunan, khususnya di sektor pariwisata kian mengkhawatirkan. Pembangunan hotel dan akomodasi pariwisata hanya terpusat di Kabupaten Badung, Gianyar, ataupun Kota Denpasar saja. Sedangkan, untuk kabupaten yang lain, nyaris tidak ada perkembangan signifikan. Oleh karena itu, Arjaya berharap masyarakat dapat menilai dan memandang rencana pembangunan tersebut dari berbagai sisi. Apalagi, saat ini wacana pembangunan sirkuit F1 di Jembrana

masih sebatas pengajuan saja. “Rencana pembangunan sirkuit F1 baru pengajuan saja. Masyarakat minta pemerataan ekonomi, tapi tidak boleh membangun. Bagaimana caranya memeratakan ekonomi kalau tidak ada pemerataan pembangunan. Pembangunan hanya ada di Badung, Denpasar, Gianyar dan sekitarnya. Tidak mungkin Buleleng bisa maju tanpa Bandara dan tidak mungkin Jembrana bisa maju tanpa pembangunan sirkuit,”  ucap Arjaya. W-019

Mantan Kepala Biro Umum IB Supriadi,”jelas sumber tadi. Disela–sela pemeriksaan Wisarja keluar ruangan. Namun saat ditanya dengan tergesa-gesa dia menjawab tidak tahu apa-apa. “Saya tidak tahu apa-apa, memang ada berkas yang saya tanda tangani,”jelas Wisarja sembari mengatakan

akan kembali lagi ke Kejati Bali. Selain itu dia tidak mau menyebut nama-nama siapa saja yang diperiksa. Tapi dia menyebut bahwa dia diperiksa terkait kasus dana punia. “ Ya k a s u s d a n a p u n i a yang sering diberitakan itu,” jawab Wisarja dan mengakui memang sudah ada dua ter-

s a n gka d a l a m ka s u s i n i . Sementara Kasipenkum Kejati Bali tidak berhasil ditemui karena sibuk menerima tamu. Tapi dari nama-nama yang tercantum dalam buku tamu ke Kejati memang terlihat nama Rudia, Supriadi, Wisarja dan Redana. Rata–rata mencantumkan tujuan menemui Jaksa penyidik. W-007

sudah minta ketegasan pihak Vendor, tolong kapan saudara bisa selesaikan? Kami juga sudah lapor ke Kementerian Kesehatan, jadi ada waktu untuk berbenah, tapi jalannya lambat. Kalau diputus, kami ada kontrak, jangan sampai

nanti diajukan ke meja hijau,” papar Sri Saraswati. Senada dengan Kadis Kesehatan, Dirut RS Sanglah pun menjamin keterlambatan klaim JKBM ini tidak akan berpengaruh pada pelayanan. Demikian juga dengan pemba-

yaran jasa pelayanan pegawai. Untuk saat ini, semua masih berjalan dengan normal, hanya saja kesibukan masih terpusat pada bagian verifikator.  Bahkan, bagian pelayanan harus lembur untuk menyusun data pasien tersebut. W-019

Wayan Dana. Oleh karena itu, untuk menelusuri ‘ceceran’ saham Bali Hyatt, pansus aset akan berkoordinasi langsung dengan Wayan Dana. “Di sana ada Pak Dana yang dulu Bupati Badung ada saham, ini sahamsaham dari mana? Saya akan berkoordinasi selaku ketua Pansus Aset dengan Pak Dana, beliau sudah berjanji untuk memberikan keterangan tertulis. Apa sebenarnya yang terjadi

Dukung Pembangunan Sirkuit F1 DARI HALAMAN 1 ataupun Jembrana. Padahal di negara-negara lain, sengaja mengundang investor bahkan disambut dengan karpet merah. Tapi hal sebaliknya justru terjadi di Bali, setiap rencana pembangunan justru diadili dari sisi negatif saja.  Ironisnya, pembangunan yang bertujuan untuk pemerataan di Karangasem, Buleleng, dan Jembrana terkesan dihalangi. “Orang (investor) mau bangun di Buleleng, Jembrana, dan Karangasem ribut-ributnya

Wisarja Diperiksa dalam Kasus Dana Punia IHDN DARI HALAMAN 1 orang yang diperiksa di Kejati Bali. Pejabat aktif yang diperiksa adalah Ketut Wisarja. Wisarja ini adalah Pembantu Rektor III IHDN. Kemudian ada nama Redana, yang adalah mantan PR I IHDN. “Selain itu ada juga Mantan Rektor Rudia Adhiputra dan

Klaim JKBM Telat, RS Sanglah Sebut Masalah IT

DARI HALAMAN 1 “Sesuai aturan klaim JKBM harus paling lambat tanggal 10, bulan sebelumnya. Tapi karena masalah IT, sampai sekarang masih belum sempurna, sebagaimana yang kami harapkan. Vendor IT kami di RS Sanglah baru, sehingga masih ada keterlambatan, karena itu kami telat usulkan. Tidak hanya ke JKBM, tapi ke Jamkesmas dan JKN kami telat,” jelasnya. Te r k a i t p e r m a s a l a h a n ini, Sri Saraswati pun sudah melakukan sejumlah upaya. Di antaranya, mengajukan dispensasi ke UPT Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali (JKMB).  Sehingga, RS Sanglah diberikan kelonggaran waktu untuk mengajukan klaim JKBM.  Di samping itu, jumlah pasien yang mencapai 1000 orang per hari untuk rawat jalan dan ribuan rawat inap juga menjadi kendala.  Dengan sistem IT yang masih bermasalah, ribuan data pasien tersebut wajib dicatat secara manual. Uniknya, meski klaim JKBM sudah terlambat,  pihak RS Sanglah tetap tidak berani menargetkan kapan Vendor bisa merampungkan klaim tersebut. Bahkan pihaknya tidak tahu menahu prihal proses pengolahan data, karena sepenuhnya diserahkan ke Vendor.  Masalah ini juga sudah diajukan ke Kementerian Kesehatan, sehingga masih ada waktu untuk berbenah.  Pihak RS Sanglah pun tidak mungkin memutus klaim JKBM tersebut.  “Sebenarnya, target klaim rampung pada Bulan Juli. Saya

026/VI/FB/MHM

2014. Meski tak disebutkan secara gamblang, sinyalnya pun semakin kuat bahwa koalisi Partai Golkar dan Gerindra akan segera terealisasi. Bagi Aburizal, tujuan utama Partai Golkar dan Partai Gerindra adalah membangun pemerintahan solid yang berpihak pada kesejahteraan rakyat. Prinsip politik tersebut yang diklaim mampu menciptakan komunikasi hangat antara Partai Golkar dan Partai Gerindra.

“Mau di nomor satu, nomor dua, enggak masalah. Posisi presiden dan wakil presiden hanya instrumen untuk mewujudkan kebaikan bangsa, kebaikan negara,” ujarnya. Aburizal bersama sejumlah pengurus Partai Golkar datang ke kediaman Prabowo di Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin siang. Elite Partai Golkar dan Partai Gerindra datang ke lokasi pertemuan menggunakan helikopter. Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan setelah

Prabowo menemui Aburizal pada Selasa (29/4) pekan lalu. Dalam pertemuan itu, keduanya terlibat pembicaraan politik terkait peta koalisi jelang Pemilu Presiden 2014. Seusai pertemuan, keduanya mengaku mendapat satu kesepakatan agar komunikasi dilakukan lebih intens pada masa selanjutnya. Aburizal dan Prabowo memiliki pandangan yang sama bahwa mengelola kemajemukan Indonesia tak dapat dilakukan oleh satu golongan tertentu. KP

dan adiknya juga cuman memiliki dua stel seragam sekolah. Itupun sudah dua tahun tak diganti. “Mau gimana lagi, saya kan tetap harus sekolah”, desahnya. Tak selesai sampai disitu. Ketiga bocah ini juga punya persoalan tempat tinggal. Bila musim hujan, mereka merasa tidak nyaman, mengingat atap rumahnya sudah tiris walau memiliki 3 kamar tidur. Sedangkan kondisi rumahnya

dengan tembok bata yang tidak di plester. Keluarga yatim-piatu ini juga tidak memiliki dapur. Dirinya menginginkan ada warga yang bisa membantu membelikan pakaian sekolah yang layak, bantuan alat tulis dan ada yang menanggung biaya pendidikannya. “Kami ingin memiliki baju sekolah yang baru, ingin punya alat sekolah yang bagus,” harapnya.W-010

(YSA) wilayah Bali saat berada di Gianyar beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan YSA memanfaatkan momen Car Free Day di Kabupaten Gianyar. Pihaknya menarik simpati masyarakat maupun pemerintah agar peduli pada anakanak penyandang autisme, dan juga mengajak para orang tua yang mempunyai anak autis untuk tidak malu dan merasa rendah diri. Penyandang autis harus didukung dan diberi perhatian penuh.   “Mereka sama dengan anakanak lainnya, bahkan banyak

yang mempunyai kelebihan. Jadi dengan bantuan pemerintah, kita bisa membuat anak autis ini bisa bermanfaat tak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk lingkungan sosialnya” tegas Jentina Disisi lain Jentina juga menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih pada Pemkab. Gianyar atas kepeduliannya pada anak berkebutuhan khusus ini. Rencananya kedepan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Badan PP dan KB Kabupaten Gianyar membangun pusat penanganan anak-anak autis. W-005

Tiga Bocah Hidup dari Memetik Bunga DARI HALAMAN 1 menanam bunga di sawah,” terangnya lagi. Bahkan mirisnya, mereka kadang tak membawa uang saku ke sekolah. Tak bisa seperti temannya yang makan di sekolah dengan bekal yang dibawanya. “Beruntung ada saja yang memberikan saya makan”, cetusnya dengan tatapan mata kosong. Gde Agung bersama kakak

Penyandang Autis Perlu Wadah Kreatif DARI HALAMAN 1 pola tingkah laku. Penyandang penyakit ini sangat perlu mendapatkan perhatian, terutama dari Pemerintah Provinsi Bali agar mereka bisa kreatif, seperti anak-anak normal lainnya. Maka wadah kreativitas bagi anak autis sangat diharapkan keberadaannya. “Mereka juga layak mendapatkan perhatian dari pemerintah, tak hanya kabupaten, melainkan juga provinsi. Semoga Bapak Gubernur bisa memperhatikannya” kata Jentina, Manager Youth Shine Academy

750/V/BLAS

Layouter: Kasturie


POLITIK

12

FAJA R BALI

Selasa, 6 Mei 2014, Tahun XIV

Elektabilitas Jokowi Turun, Pilpres Dua Putaran

Parlemen Bangga Bertahan dari ‘Puting Beliung’ Money Politik

FB/ARTAYASA

GIANYAR-Fajar Bali I Ketut Karda, politisi asal Ubud dari Partai Demokrat mengaku bangga karena masih bisa bertahan dari gempuran puting beliung money politik. “Saya merasa bangga karena memiliki akar rumput yang konsisten walaupun digempur dengan puting beliung money politik,” kata calon legislatif yang saat ini masih I Ketut Karda menjadi wakil rakyat Gianyar dari daerah pemilihan Ubud, Senin (5/5) kemarin. Terpilih kedua kalinya walau dengan perolehan suara1.672, namun pria yang selalu berpenampilan necis ini tetap mengucapkan terima kasih kepada segenap pendukungnya. Ke depan, dirinya berharap Undang-undang tentang Pemilu utamanya soal pencalonan dirubah agar tidak menggunakan sistem tarung bebas seperti saat ini. Menurutnya, tarung bebas cenderung mencederai demokrasi dengan maraknya money politik yang kesannya sangat terselubung. “Kalau dibiarkan seperti ini tidak ada pendidikan politik buat masyarakat,” jelasnya. Harapan ini, kata Karda akan terus disuarakan dan bisa direspon oleh DPR-RI serta instansi terkait lainnya, sehingga ke depan demokrasi benar-benar bisa dimaknai secara nurani bukan dengan uang. W-005

JAKARTA-Fajar Bali Menurut hasil survei itu, pemilihan umum presiden pada 9 Juli nanti maksimal akan diikuti oleh empat pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hasil survei itu menyebutkan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, lebih diunggulkan ketimbang calon presiden dari Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto. “Tapi pemilu akan terjadi dua putaran, karena elektabilitas Prabowo menguat, sedangkan Jokowi cenderung turun. Dan, kalau menang, Jokowi tak sampai 50 persen,” kata peneliti Saiful Mujani Research & Consulting, Djayadi Hanan, ketika dihubungi pada Senin (5/5).

Kawal Pendidikan dan Olahraga

FB/SARJANA

SEMARAPURA-Fajar Bali Partai NasDem yang ikut berlaga dalam Pileg 9 April lalu, hanya mendapat satu kursi di DPRD Klungkung. Satu kursi ini diperoleh oleh Ketut Sukma Sucita yang juga duduk sebagai Ketua DPD NasDem Klungkung. Sedangkan perolehan suara yang didapat pengelola olahraga bulutangkis ini sebanyak 1.155 suara. Ketut Sukma Sucita mengatakan Ketut Sukma Sucita dirinya mendapat suara bukan dengan cara money politik. Namun dirinya mengaku memiliki biaya politik hanya untuk sosialisasi seperti untuk pembuatan baliho, kaos bendera dan alat peraga lainnya. “Cost Pileg itu murah, tidak lebih dari Rp100 juta,” jelasnya bangga. Mengingat dirinya hanya sendirian duduk di dewan Klungkung dari partai besutan Surya Paloh ini, pihaknya memutuskan akan bergabung dengan Partai Gerindra untuk membentuk fraksi. “Saya telah memutuskan untuk bergabung dengan Gerindra. Sejak awal pencalonan bupati kami telah mendukung Gerindra,” terang Sukma Sucita, Senin (5/5) kemarin. Sedangkan program yang bakal dikawal adalah pendidikan dan olahraga. Untuk kemajuan bidang tersebut, menurut dia, kualitas dan sarana pendidikan harus merata dari wilayah perkotaan sampai ke pelosok. “Pendidikan itu milik kita semua, sarananya, kualitasnya sampai pada prestasinya harus merata dan dikelola profesional. Sedangkan saat ini kualitas pendidikan terkonsentrasi di perkotaan,” terangnya lagi. Menurut pengamatannya, saat ini marak adanya bimbingan belajar. Hanya sayangnya bimbingan belajar yang dikelola oleh swasta ini sangat memberatkan bagi keluarga yang tidak mampu, sehingga masyarakat yang ekonominya rendah tidak mendapatkan kesempatan peningkatan kualitas pendidikan. Atas kondisi itu, dirinya meminta agar sekolah-sekolah memaksimalkan pendidikan formal dan memberikan bimbingan pada mata pelajaran tertentu kepada siswa yang memiliki prestasi mata pelajaran tertentu sehingga nantinya siap tanding pada saat dibutuhkan. Sedangkan terkait bidang olehraga, Sukma Sucita yang memiliki Sukma Klungkung Bali (SKB) Badminton berharap pula, pendidikan olahraga di sekolah bisa dimaksimalkan. Pentingnya mengarahkan siswa untuk bidang olahraga tertentu akan lebih memudahkan pengurus cabang olahraga membina siswa tersebut dalam bidangnya. “Sehingga pada saatnya siswa tersebut siap dibina dan siap tempur pada bidangnya,” tutup Sukma Sucita. W-010

Calon Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, (3/5). Survei itu juga membuat simulasi tingkat elektabilitas setiap pasangan presiden dan wakil presiden. Jika dipasangkan dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD., tingkat elektabilitas Jokowi 47,6 persen. Sedangkan jika berpasangan dengan mantan wakil presiden Jusuf Kalla, tingkat elektabilitas

Jokowi mencapai 46,1 persen. Prabowo sendiri hanya akan mendapatkan modal elektabilitas 27-28 persen. Menurut survei itu, Prabowo disimulasikan berpasangan dengan sejumlah tokoh, termasuk Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa. Undang-Undang Pemilu Presiden dan Wakil Pres-

iden mensyaratkan pasangan calon terpilih dalam pemilu presiden adalah calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara sedikitnya 20 persen di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi Indonesia. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahyo Kumolo

mengaku optimistis Jokowi akan memenangkan pemilu presiden dalam satu putaran. “Kami sudah siapkan strategi,” ujarnya. Dia enggan membeberkan strategi pemenangan, tapi salah satunya dengan mengerahkan seluruh kader PDI Perjuangan untuk memenangkan Jokowi. TP

suara di provinsi yang belum disahkan. “Memang target selesai rekapitulasi nasional tanggal 6 Mei. Itu kan target kita dalam pengerjaan, kalaupun ada penundaan, (pengumuman) tidak akan melewati tanggal 9 Mei itu,” kata Arief di Kantor KPU, Senin (5/5). Hingga kini, sudah 26 KPU tingkat provinsi yang membacakan hasil rekapitulasi perolehan suara di KPU Pusat. Namun, KPU Pusat baru mengesahkan hasil perolehan suara dari 12 provinsi. Daerah lain masih dalam proses pencermatan yang mengharuskan rapat pleno ulang di tingkat provinsi. Bahkan ada KPU yang harus melakukan pengecekan hingga ke tingkat bawah. “Kami jamin semua provinsi yang belum disahkan akan segera menyelesaikan reka-

pitulasi yang sudah benar dan kita juga terus koordinasikan dengan Bawaslu provinsi. Mudah-mudahan besok semua yang menyusul itu tidak ada lagi kesalahan,” kata Arief. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 21 Tahun 2013 tentang Jadwal dan Tahapan Pileg 2014 KPU menetapkan, rekapitulasi nasional hasil penghitungan perolehan suara diselenggarakan 26 April-6 Mei 2014. Adapun UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif menyatakan bahwa penetapan hasil pemilu dilakukan pada 9 Mei 2014 sesuai atau 30 hari setelah pemungutan suara. Hingga hari ini, KPU telah mengesahkan perolehan suara dari Provinsi Bangka-Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Bali, Nusa Tenggara Barat,

Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Aceh, Banten, dan Kalimantan Selatan. Perolehan suara dari 15 provinsi lain sudah dibahas, tetapi masih terkendala keberatan dari parpol dan menunggu rekomendasi Bawaslu. Provinsi itu adalah Riau, Jambi, Jawa Barat, Lampung, DKI Jakarta, Bengkulu, Jawa Tengah (sembilan dapil sudah ditetapkan, hanya Dapil Jawa Tengah 10 yang belum ditetapkan), Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Adapun provinsi yang belum dibacakan hasil rekapitulasi suaranya adalah Papua, Papua Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Maluku, dan Maluku Utara. KP

FB/IST

KPU Optimistis Tetapkan Hasil Pemilu Legislatif Pekan Ini

Rekapitulasi hasil penghitungan Perolehan Suara Partai Politik dan Perolehan Suara Calon Anggota DPR dan DPD, serta penetapan hasil pemilu secara nasional pada pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (1/5/2014). JAKARTA-Fajar Bali Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman, menyatakan bahwa pengumuman hasil resmi pemilu legislatif tetap akan

dilakukan pada Jumat (9/5). Ia optimistis KPU dapat menyelesaikannya meskipun masa rekapitulasi hasil perolehan suara yang tinggal dua hari dan masih banyak perolehan

JAKARTA-Fajar Bali Wacana pembentukan poros baru yang digalang Partai Demokrat dengan mengandalkan partai koalisi saat ini menjadi tanda tanya. Pasalnya, beberapa parpol kemungkinkan besar akan merapat ke poros lain untuk menghadapi pemilu presiden mendatang. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah hampir pasti berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk mengusung bakal calon presiden Joko Widodo. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dikabarkan bakal merapat ke

Partai Gerindra untuk mengusung bakal capres Prabowo Subianto. Lalu, bagaimana nasib poros Demokrat? Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Suaidi Marasabessy mengatakan, partainya masih tetap optimistis koalisi yang digalang partainya bisa terbentuk. “Kalau saya bilang bahkan besar kemungkinannya,” ucap Suaidi saat dihubungi, Senin (5/5). Suaidi mengatakan, masih ada partai-partai lainnya yang belum menentukan sikap seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Per-

Demokrat Masih Optimistis Poros Baru Bisa Terbentuk

FB/IST

Marak Politik Uang, Pemilu 2014 Dinilai Paling Buruk

JAKARTA-Fajar Bali Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 menuai banyak masalah, mulai dari kecurangan surat suara hingga politik uang. Bahkan, Pengamat politik Burhanudin Muhtadi menyebut Pemilu 2014 paling brutal dan menjijikkan. Die mengaku, sudah mendatangi berbagai daerah pemilihan (dapil) dan mewawancarai puluhan calon anggota legislatif (caleg), umumnya Burhanudin Muhtadi mereka melakukan politik uang. “Wawancara caleg baru ataupun petahana, ada 60 caleg. Semua mengakui adanya money politics,” ungkap Burhanudin saat ditemui wartawan di Gedung MPR, Jakarta, Senin (5/5). Burhanudin pun menanyakan, mengapa hal tersebut tidak bisa dideteksi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurutnya, secara empiris, sistem proporsional terbuka yang diterapkan Indonesia justru membuka peluang politik uang. “Tapi, poin saya, secara empirik sistem proporsional terbuka memberi insentif poin kecurangan lebih banyak dibanding yang tertutup,” tegasnya. Burhanudin menambahkan, dalam sistem kelembagaan politik di mana satu dapil memiliki banyak kursi, membuat peluang politik uang semakin besar. Sebab, ada partai yang mengharapkan kursi sisa di dapil tersebut dengan cara memberi sejumlah uang ke dapil yang memiliki banyak kursi. “Ada sinyalemen, ada tiga partai melakukan money politics termasuk di dapil gemuk. Di dapil Jawa itu gemuk-gemuk. Dalam sistem politik di mana konstituen yang diperebutkan lebih kecil, maka money politics lebih besar. Kalau elektoritnya kecil, jual beli suara lebih besar,” paparnya. Dia mengaku, banyak sekali pemilih yang mau mengakui dirinya menerima uang dari para caleg. “Hampir sepertiga pemilih yang mengaku, apalagi yang tidak ngaku. Dulu delapan persen yang mengaku, sekarang 28 persen. Mereka terbanyak menerima duit dari caleg DPRD, kedua di pemilihan DPR RI, kemudian DPRD provinsi,” tuntasnya. OK

Pemilihan umum presiden diprediksi terjadi dalam dua putaran. Hal ini disampaikan Saiful Mujani Research & Consulting setelah melakukan survei selama lima hari d i s e l u r u h p rov i n s i Indonesia. Survei melibatkan 2015 responden pada 20-24 April 2014.

FB/IST

Menuju

membuat partai lain akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan Demokrat. Bisa jadi, partai seperti PAN dan PKS kembali ke Demokrat.

memunculkan kebingungan masyarakat. Apalagi statem e n d a n ke b i j a ka n m a s ing-masing lembaga saling bersimpangan, sehingga semakin membuat ketidakjelasan proses pilwabup. Golkar yang merasa berhak atas jabatan lowong yang ditinggalkan Ketut Sudikerta, menurut Gusti Wijaya, terus mendorong agar fraksinya gigih berjuang. Bahkan DPD G o l ka r B a l i , s u d a h b e r u saha sekuat tenaga termasuk melakukan audiensi ke DPRD Badung dan Bupati Badung. Dalam audiensi yang dilakukan baik di DPRD Badung maupun Bupati Badung, sepertinya optimis proses pilwabup bisa berjalan. “Ketika kami audiensi kepada Bu-

pati Gde Agung, sepertinya semua sudah jelas. Termasuk fatwa Mendagri dikatakan sudah sangat operasional, sehingga DPRD tinggal menjalankan. Kenyataannya, memang sampai sekarang masih mentok,” jelas Gusti Wijaya. Menurut keterangan fraksinya, kata Gusti Wijaya, DPRD Badung secara kelembagaan akan audiensi dengan Gubernur. “Kita tunggu hasil audiensi dengan gubernur,” kata Gusti Wijaya. Secara terpisah, Forum Pengawal Demokrasi (FPD), Nyoman Sidik Kusuma dan sekretarisnya, Nengah Sudirman Aritonang, mengaku kecewa dengan kinerja DPRD Badung. Apalagi ketika audiensi, Ketua DPRD

Badung, Nyoman Giri Prasta dengan penuh keyakinan dan percaya diri menjamin proses pilwabup akan berjalan. Bahkan pernah janji sebelum Januari proses sudah selesai. Kenyataannya, sampai sekarang proses pilwabup jalan di tempat dan semakin membingungkan. Apalagi adanya statemen Gubernur Bali yang dimuat di salah satu harian, Senin (5/5) kemarin, mengaku sudah pernah bertemu dengan Bupati Badung dan beberapa pimpinan parpol di Badung secara parsial untuk membahas soal pilwabup. Cuma apa hasil bahasan itu tidak pernah ada tindaklanjutnya, sehingga terkesan pilwabup memang diulur-ulur. W-006

FB/IST

Bendera Partai Demokrat

Pilwabup Semakin Gabeng

DPD Golkar Panggil Fraksinya di DPRD Badung MANGUPURA-Fajar Bali Semakin gabeng-nya (tidak jelasnya,red) proses pilwabup Badung, membuat DPD Golkar Bali gerah. Menyikapi hal ini, DPD Golkar Bali memanggil fraksinya di DPRD Badung, Senin (5/5) sore kemarin. Selain mempertanyakan proses pilwabup yang tersendatsendat, pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua I Gusti Putu Wijaya itu, juga membahas soal persiapan pilpres. “Selain membahas soal persiapan pilpres, kita juga mempertanyakan kelanjutan proses

satuan Indonesia (PKPI). Selain itu, Suaidi berkeyakinan popularitas Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang masih tinggi

“Walaupun Pak SBY tidak bisa lagi dimajukan, tapi dengan dia menjadi king maker, saya rasa pasti ada pengaruhnya. Apalagi, kalau hasil konvensi nanti elektabilitasnya cukup tinggi,” ujar Sekretaris Komite Konvensi Capres Partai Demokrat itu. Menurut dia, penentuan koalisi sangat bergantung pada dua hal, yakin hasil konvensi dan hasil pemilu legislatif versi Komisi Pemilihan Umum. Selama dua hal itu belum diumumkan, menurut Suaidi, fungsionaris Partai Demokrat tetap menjalin komunikasi dengan berbagai partai. KP

I Gusti Putu Wijaya

FB/DOK

pilwabup Badung,” kata Gusti Putu Wijaya, ketika dihubungi selesai acara pertemuan. Diakui, tersendat-sendatnya proses pilwabup Badung

Layouter: Wiadnyana

FAJAR BALI EDISI 6 MEI 2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you