Issuu on Google+

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

jumat, 3 JANUARI 2014 | TAHUN XIV

Harga Eceran Rp. 3.000,-

Jelang Pileg, Hibah Terus ‘Diributkan’ Fraksi di DPRD Bali Gelar Rapat Tertutup DENPASAR-Fajar Bali Sekitar pukul 15.00 wita, Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta didampingi Sekda Provinsi Bali, Tjokorda Ngurah Pemayun, serta jajaran eksekutif memenuhi panggilan dewan itu. Sayang, pertemuan yang dilangsungkan di ruang Ketua DPRD Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi itu digelar secara tertutup. Ketua dewan ini pun terlihat memimpin pertemuan secara langsung, disaksikan sejumlah anggota DPRD lainnya. Wartawan

Kamis (2/1) kemarin, fraksifraksi di DPRD Bali menggelar rapat tertutup. Sesuai informasi yang mencuat, rapat itu membahas soal hibah dan bansos yang belum cair – seperti yang diributkan fraksi PDIP belum lama ini. Sampaisampai unsur pimpinan dewan memutuskan memanggil Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika secara mendadak.

KPU akan Tetapkan Zonasi Kampanye Rapat Terbuka JAKARTA-Fajar Bali Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan zonasi kampanye rapat umum terbuka. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi bentrok antar-pendukung partai politik (parpol) di suatu wilayah. “Yang perlu disiapkan secara khusus itu soal zonasi. Jadi ada 21 hari waktu proses kampanye, harus dibagi zonanya. Misalnya, untuk partai Nasdem di mana, Partai Golkar di mana, partai lainnya di mana. Supaya nanti tidak akan berbentrokan dengan partai lain,” ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (2/1). Dia mengatakan, pembagian zonasi kampanye itu dapat dilakukan berdasarkan provinsi atau kabupaten/kota dengan waktu yang sudah ditentukan untuk setiap parpol. “Misalnya di Jawa Barat untuk partai tertentu misalnya, hari pertama berkampanye rapat umum terbuka. Hari tertentu, kami akan atur itu,” lanjut mantan Ketua KPU Jawa Barat itu. Ferry menuturkan, pihaknya masih membahas

hanya diperbolehkan mengambil foto beberapa menit sebelum akhirnya pintu pertemuan tertutup rapat-rapat. Informasi yang mencuat, pertemuan itu memang dominan membahas masalah hibah dan bansos yang belum cair. Bahkan, sempat mengemuka kalau masalah ini akan dikonsultasikan hingga ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Usai pertemuan Wagub Sudikerta tidak memberikan banyak komentar terkait masalah tersebut. ke hal. 11

Jangan sampai ada pembohongan publik, k a re n a p a s t i a d a yang cair dan tidak cair. Semua itu ditentukan oleh kelengkapan administrasi dan masyarakatnya. Saya yakin pemerintah pasti sudah berusaha, jadi kita tinggalkan pola-pola lama. Made Arjaya

Ketua Komisi I DPRD Bali

Pimpinan dewan saat menggelar rapat tertutup di ruang Ketua DPRD Bali.

FB/DIAH

Gubernur Kumpulkan Pimpinan SKPD DENPASAR-Fajar Bali Mengawali tahun 2014, Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Wagub Ketut Sudikerta dan Sekda Cokorda Ngurah Pemayun mengumpulkan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Bali. Pada pertemuan yang berlangsung di Ruang ke hal. 11

Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika saat kumpulkan pimpinan SKPD.

ke hal. 11

FB/DIAH

Giliran Kuta Terendam Banjir

Pak Gubernur Sapi Mati, Gapoktan Budakeling Bingung Kebingungan menyelimuti anggota Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) 294 Budakeling, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Pasalnya, satu ekor sapi bantuan dari Pemprov FB/BUDIASA Bali mati secara mendadak pada bulan Agustus 2013 I Wayan Geria silam. Kebingungan itu diutarakan Ketua Simantri 294 Gapoktan Budakeling, I Wayan Geria, pada Kamis (2/1) kemarin. Geria ke hal. 11

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

Banjir merendam rumah di Jalan Nakula-Sunset Road Kelurahan Legian.

FB/ARI

MANGUPURA-Fajar Bali Hujan tiga hari berturutturut belakangan ini menyebabkan banjir di wilayah Kuta. Puluhan rumah di Jalan NakulaJalan Sunset Road, Kelurahan Legian, terendam banjir, Kamis (2/1) kemarin. Ketinggian air bervariatif, bahkan mencapai lutut orang dewasa. Petugas gabungan kemarin berupaya mengevakuasi sejumlah warga yang rumahnya paling parah terendam dengan perahu karet. Evakuasi

ke hal. 11

Pejabat Eselon II Dapat Perpanjangan Usia Pensiun DENPASAR-Fajar Bali Keputusan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika untuk memperpanjang usia pensiun beberapa pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bali memang menuai banyak komentar. Namun, di tengah isu miring yang merebak, Gubernur memastikan keputusannya itu bukan atas dasar like and dislike (suka dan tidak suka). Tidak pula karena ada hubungan kekerabatan, apalagi jasa Pilkada.

Ditegaskan Tak Ada Unsur Like and Dislike Penegasan itu disampaikan Gubernur dua periode ini dalam acara refleksi akhir tahun belum lama ini. Gubernur menegaskan, keputusan untuk memperpanjang usia pensiun, bukan atas dasar pemikirannya sendiri. Gubernur menyampaikan bahwa sebelumnya

ia sempat ngotot untuk tidak menggunakan kewenangannya dalam hal memperpanjang usia pensiun pejabat. Pertimbangannya, pertama untuk mencegah kesan like and dislike, kedua memberi kesempatan kepada generasi berikutnya. Sebab, kewenangan Gubernur memungkinkan untuk memberikan perpanjangan usia pensiun hingga dua kali. Jika hal itu terjadi, dikhawatirkan generasi yang memiliki kompetensi

ke hal. 11

014/VI/KTR

Kapolri: Buku Ba’asyir Jadi Legalitas Teroris Merampok JAKARTA-Fajar Bali Buku Tadzqirah karangan Abu Bakar Ba’asyir diduga menjadi salah satu penyebab maraknya aksi perampokan terhadap bank dan toko emas oleh teroris. Buku tersebut melegalkan seorang teroris melakukan aksi perampokan untuk kegiatan pencarian dana demi mendukung aksi terorisme. Hal itu dikatakan Kapolri Jenderal Pol Sutarman seusai mengunjungi salah seorang anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror yang menjadi korban penembakan FB/IST saat penggerebekan di Kampung Jenderal Pol Sutarman Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan. Menurut Sutarman, mulanya, para teroris tersebut ragu untuk melakukan perampokan. Namun, berkat buku tersebut para teroris itu akhirnya yakin. “Anggaran itu didapat dari merampok. Ada bukunya Abu Bakar Ba’asyir, Tadzqirah, yang menyatakan bahwa merampok untuk kepentingan (terorisme) itu dihalalkan,” katanya, Kamis (2/1). ke hal. 11

302/X/KTR

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2 Polisi Nunggak Dua Kasus Pembunuhan BADUNG – Fajar Bali Jajaran kepolisian Polda Bali masih menunggak dua kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Denpasar Selatan dan Kuta Utara yang terjadi pada tahun 2013 lalu. Aparat kepolisian beralasan pihaknya belum bisa menangkap para pelaku karena minimnya pemeriksaan saksi saksi dilokasi kejadian. Seperti diketahui, kasus pembunuhan menimpa seorang mahasiswa Universitas Warmadewa bernama Putu Enggi Pradesa (18). Kasus pembunuhan ini terjadi, pada Sabtu (21/12) dinihari di Jalan Tukad Sanghyang, Panjer, Denpasar. Tidak ada yang mengetahui motif penusukan tersebut. Namun dari pihak Polsek Densel mengatakan, korban ditusuk dibagian punggung oleh orang tak dikenal usai berserempetan dengan dua pengendara sepeda motor. Sementara kasus teranyar terjadi menimpa seorang buruh tukang batu bernama Fadzol (50). Korban ditemukan tewas bersimbah darah di sebelah proyek Villa Danoya Jalan Raya Batubelig, Kuta Utara, Badung. Korban tewas ditusuk orang tak dikenal mengenai perut saat berada di halaman kosnya di seberang jalan proyek sebelah Villa Danoya sekitar pukul 22.00 Wita. Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Badung AKP Wisnu Wardana mengaku belum ada perkembangan berarti terkait kematian Ahmad Fadzol. Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan dan pihaknya masih memeriksa saksi - saksi yang bertalian erat dengan kasus tersebut. Diterangkannya, dalam penyelidikan kasus yang menewaskan buruh proyek asal Dusun Genito Kidul, Windusari, Magelang, Jawa Tengah itu, kepolisian memeriksa tujuh orang saksi. Dari hasil penyelidikan dan berdasar keterangan para saksi, kata AKP Wisnu, sudah ada yang dicurigai sebagai pelakunya. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan identitas pelakunya karena masih dalam penyelidikan. “Dari hasil penyelidikan sudah ada indikasi pelakunya dan masih kami kejar,” tegasnya. Dia juga mengatakan pelaku diduga masih berada di Bali dan keberadaannya masih dilacak. “Masih dilacak keberadaannya. Dia masih di Bali,” terangnya. Sementara itu, untuk kasus pembunuhan mahasiswa Putu Enggi Pradesa, jajaran Polsek Denpasar Selatan (Densel) belum juga ada greget. Polisi beralasan kesulitan mengungkap kematian mahasiswa Fakultas Hukum Unwar ini karena minimnya saksi. Bahkan, saksi kunci yang saat kejadian bersama korban, yakni Supranca juga belum mampu menguak pelaku yang berjumlah dua orang. Sejauh ini belum ada komentar resmi dari jajaran Polsek Densel terkait tewasnya Putu Enggi Pradesa. Kanitreskrim Polsek Densel AKP Gusti Ngurah Yudistira yang dikonfirmasi wartawan, pada Kamis (02/10) enggan mengangkat telpon genggamnya. R – 005

FAJA R BALI Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

Hasil Tangkapan Petugas BNN

Edan ! Hakim Bebaskan Bandar Narkoba DENPASAR - Fajar Bali Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Hady Masruri, di awal tahun 2014 ini membuat putusan yang mengejutkan. Bagaimana tidak, seorang terdakwa bernama Hendra Kurniwan yang sebelumnya dituntut 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) divonis 10 bulan penjara, dibebaskan dari segala tuduhan. Dalam amar putusan yang tidak masuk akal itu, Majelis Hakim menyatakan terdakwa Hendra Kurniawan tidak terbukti sebagai bandar sekaligus pemilik narkotika jenis sabu seberat 408, 7 gram. Karena tidak terbukti sebagai bandar maupun pemilik narkoba, maka secara otomatis terdakwa Hendra Kurniawan juga terbebas dari Undang-Undang Pencucian Uang sebagaimana dalam tuntutan Jaksa AA Ngurah Jayalantara.

Anehnya dalam amar putusan Hakim itu, terdakwa dinyatakan terbukti sebagai pengguna narkoba. Hakim menyatakan, terdakwa Hendra tidak terbukti sebagai pengedar sekaligus pemilik sabu-sabu sebarat 408,7 gram karena tidak ada satu saksi pun yang mengatakan jika narkotika sebarat 408,7 gram itu adalah milik Hendra Kurniawan. Sementara saksi – saksi seperti Sebastian Simanjutak, Sugiono dan Alfat Fitra (terdakwa dalam berkas terpisah dan sudah divonis) mengatakan, bahwa barang bukti yang saat ditangkap berada dalam kuasaan mereka bukan milik Hendra Kurniawan, melainkan milik Hendra Sutanto alias Aciang. Meski terdakwa terbukti sebagai pengguna narkoba, sebagaimana tertuang dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI. No. 36 tahun 2009 tentang Narkotika, tapi terdakwa tidak

dijebloskan dalam penjara. Melainkan dirujuk ke rumah sakit jiwa (RSJ) untuk direhabilitasi. "Menyatakan terdakwa terbukti sebagai pengguna narkotika dan wajib direhabilitasi selama 10 bulan di RSJ," demikian vonis majelis hakim. Majelis hakim menyatakan, masa rehab selama 10 bulan merupakan hukuman untuk terdakwa Hendra Kurniawan. Sementara terkait pencucian uang, majelis hakim juga menyatakan tidak terbukti. Alasanya, beberapa saksi yang pernah dihadirkan dalam persidangan menyatakan Hendra Kurniawan memiliki beberapa bisnis di Jogja dan Lombok. Selain itu, karena tidak terbukti sebagai pengedar narkoba, maka otomatis tidak terbukti pula dakwaan tentang pencucian uang. Untuk terdakwa Nana Juhariani yang sebelumnya dituntut

JPU selama 5 tahun penjara plus denda Rp 500 juta, juga dinyatakan tidak terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang. "Menyatakan terdakwa Nana Juhariani tidak terbukti bersalah dan dibebaskan dari segala tuntutan hukum," kata Hakim Hady Masrury. Usai mendengar putusan itu, JPU Wayan Wiradarma yang diwakili Eddy Arta Wijaya mengatakan akan mengajukan banding untuk terdakwa Hendra Kurniawan. Sedangkan untuk terdakwa Nana, Eddy belum memberikan sikap dan memilih masih berkoordinasi dengan pimpinan. Usai sidang, kuasa hukum terdakwa, Dwi Haryanto mengatakan, putusan hakim sudah memenuhi rasa keadilan. Sebab, kata Haryanto, terdakwa Hendra Kurniawan dan Nana memang bukan bandar dan pemilik narkotia

Kasad Kunjungi Kodam IX Udayana

DENPASAR – Fajar Bali Kasus penusukan yang terjadi di simpang Bulu Indah-Jalan Fujiyama, Denpasar pada malam pergantian tahun, Selasa (31/01) dan menimpa korbannya, Octavianus Dede Renda, terus didalami jajaran penyidik Polsek Denbar. Meski baru satu tersangka yang ditahan, yakni Eriek, polisi menduga masih ada pelaku lain dan kini masih dikejar. Menurut Kapolsek Denpasar Barat Kompol Erwin Pratomo, tersangka Eriek kini sudah ditahan dan terus menjalani pemeriksaan. Namun, keterangan tersangka asal Kendol Rejo, Tegaldelimo, Banyuwangi, Jawa Timur, itu masih mencla – mencle. Dari keterangan awalnya, tersangka mengaku hanya dia sebagai pelaku penusukan tersebut. Sementara teman temannya yang berjumlah 6 orang tidak terlibat. “Keteranganya masih mencla-mencle, dia mengaku sendirian menusuk korban,” ujar Kapolsek, pada Kamis (02/1) kemarin. Diungkapkannya, pengakuan tersangka Eriek sangat berbeda dari keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa penyidik Polsek Denbar. Beberapa saksi mengatakan, saat perkelahian terjadi 6 teman tersangka ikut mengeroyok korban. “Memang, dari keterangan saksi saksi seperti itu, tapi kami masih melakukan pendalaman pemeriksaan,” tegasnya.Nantinya, kata Kapolsek, apabila dari hasil pemeriksaan saksi-saksi ada keterlibatan pelaku lain, pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap para pelakunya. “Kami dalami dulu keterangan saksi saksi dan tersangka. Apabila dari keterangan tersebut mengarah ke pelaku lain, kemungkinan ada tambahan tersangka baru,” pungkasnya. Diberitakan, pergantian malam tahun yang penuh hingar-bingar dan dipenuhi ajang mabuk-mabukkan berimbas fatal. Seorang pria asal Sumba Octavianus Dede Renda asal Sumba, NTT, nyaris tewas ditusuk di simpang Jalan Buluh Indah- Jalan Fujiyama, Denpasar pada Selasa (31/12). Korban ditusuk di bagian perut usai melerai aksi pemalakan yang terjadi didepannya. Selain menangkap tersangka Eriek (21) asal Kendol Rejo, Tegaldelimo, Banyuwangi, Jawa Timur, polisi mengamankan pisau yang dipakai untuk menusuk korban. Penusukan yang menimpa Dede berawal saat tersangka Eriek bersama 6 temannya merayakan malam pergantian tahun dengan mabuk-mabukan di depan Toko Sumber Abadi di simpang Jalan Bulu Indah – Jalan Fujiyama, Denpasar. Tak lama mereka minum, melintas sebuah mobil pick up. Tersangka Eriek yang sudah mabuk menghadang mobil pick-up tersebut dan kemudian memalaknya. Tersangka meminta sejumlah uang kepada supir tersebut. Melihat itu, Dede yang kebetulan melintas dilokasi bersama temannya marah dan mencoba membela sang supir. Melihat aksi pemalakannya digagalkan, Eriek balik marah kepada korban. Tak terima, Eriek dan 6 teman temannya langsung mengeroyok pria asal Sumba ini. Akibatnya, wajah korban babak belur. Tak hanya sampai disitu, kemarahan tersangka Eriek berujung maut. Saat perkelahian terjadi, Eriek menghunus pisau yang dibawanya dan menusuk Octavianus di bagian perutnya. R – 005

Antisifasi Teroris, Gilimanuk Diperketat

NEGARA- Fajar Bali Pascapengggerebekan dan penembakan terduga teroris di Ciputat yang dilakukan Densus 88, kondisi Pelabuhan Gilimanuk diperketat. Personil kepolisian yang disiagakan untuk tindakan pengamanan, terlihat di Pelabuhan Gilimanuk, pada Kamis (2/1) kemarin. Sejatinya, petugas bersenjata lengkap disiagakan serta melakukan pemeriksaan barang – barang bawaan para penumpang yang hendak ke Bali. Untuk mengoptimalkan penjagaan di Gilimanuk, sebanyak 50 personil dari jajaran Polres Jembrana serta Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dikerahkan. Mereka yang hendak masuk Bali, dilakukan pemeriksaan baik barang-barang maupun barang bawaan para penumpang. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Wirya Sucipta kemarin mengatakan sampai saat ini, pihaknya belum menemukan barang atau orang yang mencurigakan. “Kami terus melakukan penjagaan ketat, selama beberapa waktu selama ini,” ujarnya. W-003

FB/IST

Penusukan di Bulu Indah, Polisi Target Pelaku Lain

Kasad Jenderal TNI Budiman mengunjungi Kodam IX Udayana didampingi Panglima Kodam, Mayjend TNI Wisnu Bawa Tenaya dan para petinggi Kodam, kemarin.

DENPASAR – Fajar Bali Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Budiman, mengunjungi Kodam IX/Udayana, diterima langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Wisnu Bawa Tenaya, di Mako-

dam IX/Udayana, pada Kamis (02/1). Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan tujuannya berkunjung ke Kodam IX/ Udayana adalah berkaitan dengan tahun baru 2014.

Selain itu, Kasad juga menyampaikan terimakasih kepada Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodam IX/Udayana yang telah dapat melaksanakan tugas berat di tahun 2013. Dimana tahun 2013, banyak

Polisi Jaring Puluhan Kendaraan Bermotor

FB/PR

Puluhan sepeda motor knalpot brong diamankan di Polres Jembrana.

NEGARA – Fajar Bali Sedikitnya 55 unit sepeda motor dengan menggunakan knalpot brong terjaring dalam sebuah operasi oleh Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Jembrana, pada Selasa (31/12) sampai Rabu (1/1) dinihari lalu. Kini, puluhan motor yang terjaring diamankan di Polres Jembrana. Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Heri Supriawan seizin Kapolres Jembrana AKBP Harry Haryadi, Kamis (2/1) kemarin mengatakan oprasi untuk menjaring sepeda motor berknalpot

brong akan terus dilakukan. Tak hanya itu, sejumlah pengendara motor yang berkonvoi tak menggunakan helm serta spion juga terjaring. “Oprasi ini dilakukan untuk menghindari serta mengantisipasi adanya pelanggaran lalu lintas,”ujarnya kemarin. Apa yang dilakukan ini, tiada lain untuk memberikan efek jera kepada para pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Mereka yang menggunakan sepeda motor seperti itu,rata-rata masih remaja beru-

sia 17 tahun. “Kami memberikan teguran simpatik kepada para pengendara motor seperti ini,” ujarnya. Para pengendara motor berknalpot brong, akan dipanggil untuk diberikan pembinaan di Polres Jembrana. Bagi yang terkena jarring, diminta untuk membuat surat pernyataan dan bersedia mengembalikan kondisi motornya seperti semula. “Salinan surat pernyataan itu, akan diberikan kepada orang tuanya masing – masing serta pihak sekolah,” terangnya. W-003

kegiatan yang berskala internasional telah sukses pelaksanaannya di Bali wilayah Kodam IX/ Udayana ini. Yakni pengamanan KTT APEC, pengamanan WTO dan lain-lainnya. Disamping itu pula Kasad

seberat 408,7 gram seperti yang didakwakan. Seperti diberitakan sebelumnya, Hendra Kurniawan oleh JPU dinyatakan terbukti sebagai bandar narkoba dan dituntut 15 tahun penjara serta denda Rp 3 miliar subsider 6 bulan penjara. Sementara Nana Juhariani dituntut 5 tahun penjata plus denda Rp 500 juta subsider 4 bulan penjara. Dalam amar tuntutannya jaksa menyatakan terdakwa Hendra yang ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) terbukti sebagai bandar besar narkotika berdasar pembuktian, terdakwa beberapa kali menerima transfer uang pembelian sabu-sabu (SS) dari anak buahnya. Atas perbuatannya itu, jaksa memasang Pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 132 undang-undang yang sama dan pasal 3 Undang-undang No 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.W-007

ingin bertatap muka langsung dengan anggota Kodam IX/ Udayana untuk menyampaikan program-program TNI Angkatan Darat kedepan terutama yang berkaitan dengan bagaimana keterlibatan Prajurit Kodam IX/Udayana dalam pengamann Pemilu mendatang. Pengamanan Pemilu menurut Kasad, merupakan prioritas utama sehingga TNI mempersiapkannya secara matang baik secara fisik orang perorangnya maupun non fisik meliputi kecerdasannya, sumber daya manusianya, maupun dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. “TNI bisa melakukan pengamanan Pemilu secara utuh dan menyeluruh sehingga Pemilu benar-benar dapat berjalan lancar, jujur adil dan aman sehingga rakyat dapat memilih sesuai dengan pilihan hati nuraninya,’ ujar Kasad didepan petinggi Kodam. Kasad juga menyinggung tentang peran pembinaan teritorial yang dalam pelaksanaannya sesuai dengan Udang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa sistem pertahanan negara kita adalah “ Sistem Pertahanan Rakyat Semesta” dimana TNI dan Polri adalah sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung, oleh karena itu dalam pelaksanaannya TNI memperkuat pembinaan teritorial agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan. Selanjutnya Kasad memberikan pengarahan kepada ribuan anggota Kodam IX/Udayana bertempat di Aula Kodam IX/ Udayana, Barak Siaga dan Ruang Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana berakhir pada pukul 13.00 wita. R – 005

Kemenangan Gubernur Terkait Izin Tahura

Simon Nahak : Kalau Walhi Tidak Puas, Silahkan Kasasi DENPASAR – Fajar Bali Kasus Tahura (Taman Hutan Raya) Ngurah Rai, yang dikeluarkan Gubernur terhadap PT TRB (Tirta Rahmat Bahari) yang ujung-ujungnya digugat oleh Walhi di PTUN dan dimenangkan oleh Walhi. Atas putusan itu, Gubernur Bali banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Surabaya. Dan hasilnya, Gubernur Bali menang, dan putusan PTUN Denpasar dinyatakan gugur. Kuasa hukum Gubernur Bali Made Mangku Pastika, yaitu Simon Nahak SH, akhirnya membuktikan ucapannya untuk menunjukkan salinan putusan PTUN. Dengan gamblang Simon mengatakan, sebenarnya hasil bahwa bandingnya dimenangkan pihaknya dan sudah diketahui. Namun baru ini dia mendapatkan salinan keputusan tersebut, sehingga bisa memastikan hasil ini sudah benar – benar resmi. Dia menunjukkan salinan putusan, dengan nomor 183/B/2013/PT.UN.SBY. Keputusan ini diputus pada Rabu, 27 November 2013 lalu. Dengan Ketua Majelis Hakim, Andi Lukman, Hakim Anggota Ml. Tirajoh dan Ketut Rasmen Suta. Sedan-

gkan panitera pengganti adalah Artimi Windarasih. Dalam salinan putusan yang ditunjukan Simon kepada anwak media menyatakan, Mengadili, menerima permohonan banding terguguat dan tergugat II intervensi (PT TRB) dan membatalkan putusan PTUN Denpasar pada 1 Agustus 2013 dengan nomor 01/G/2013/PTUN.Dps. Dalam surat itu juga menyatakan menolak keputusan yang menyatakan penundaan SK Gubernur 1.051/03-L/HK/2012 tentang pemberian izin pengusahaan pariwisata alam pada blok pemanfaatan kawasan Tahura Ngurah Rai oleh PT TRB. Artinya izin tersebut dinyatakan sah. “Kalau Walhi tidak puas, silahkan menempuh jalur kasasi ke MA, kami tunggu sikap Walhi,” kata pengacara senior itu. Hal senada diungkapkan oleh kuasa hukum tergugat II intervensi PT TRB, lewat Warsa T Bhuana menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapatkan salinan putusan. Dia mengatakan, sebelumnya sebatas mendengar sehingga belum berani menjelaskan. Kali ini sudah dia pegang salinannya, berani memastikan kalau banding yag dilakukan dikabulkan di Surabaya. W-007

 Pe mimp in Umu m/P enanggung Jawab: IGMA Wi snu Mataram  P emimpin R edaksi: E manuel D ew ata Oj a  R edaktur P elaksana: Ida B agus P utu B agus  K oor dinator Liputan: A gung P arami ta  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni ( Ta b a n a n ) , Wa y a n S u m e r t h a (Bangli), Ngurah Maharjana (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Laurensius Leba Tukan (Kupang), Rikar Khandi (Manggarai Barat), Alfan Manah (Manggarai), Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Manajer SDM: IGKA Mertha Yoga  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing dan Pengembangan: IB. Sudarsana  Sirkulasi: Wayan Sumadita  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk. Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

FAJA R BALI Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

3

Bupati Tinjau Longsor dan Banjir Sigap Bencana, Gde Agung Perintahkan SKPD Ambil Langkah Cepat

FB/hery

Memasuki awal tahun 2014, sejumlah wilayah di Kabupaten Badung dikepung bencana alam. Menyikapi hal itu, Bupati Badung A.A Gde Agung langsung menyerukan seluruh jajarannya untuk merapatkan barisan menghadapi bencana, mulai dari bencana tanah longsor hingga banjir. Bupati bahkan minta seluruh SKPD bertindak cepat menangani bencana sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Bupati didampingi Sekda Badung dan SKPD terkait meninjau longsor dan banjir di Dalung dan Kuta Kamis (2/1) kemarin.

MANGUPURA-Fajar Bali Sebagai bentuk kesigapan, Bupati Gde Agung, Kamis (2/1) kemarin, bahkan langsung turun meninjau titik-titik bencana di Badung. Bupati terjun didampingi Sekda Badung Kompyang R Swandika dan pejabat terkait di lingkup Badung. Adapun lokasi bencana pertama yang ditinjau Bupati adalah jebolnya Jalan Raya Padang Luwih, Dalung, Kecamatan Kuta Utara. Ambrolnya jalan di depan SD 5 Dalung ini membuat arus lalu lintas terganggu. Bupati pun langsung memerintahkan Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Badung segera melakukan langkah kongkrit berupa perbaikan. Agar perbaikan

tidak membahayakan para pengguna jalan, BMP diminta berkoordinasi dengan Polsek Kuta Utara untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas. “Ini jalur strategis, saya minta segera diperbaiki sehingga arus lalu lintas kembali normal,” pinta Gde Agung. Menurut penjelasan Plt Kadis BMP Badung, IB Surya Suamba perbaikan Jalan Raya Padang Luwih, Dalung memerlukan waktu sekitar 30 hari. Pihaknya berjanji akan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait selama pengerjaan. Instansi ini juga mengaku segera akan menerjunkan tim untuk menggarap kerusakan jalan ini. “Kami butuh waktu sekitar 30 hari

untuk memperbaiki kerusakan jalan ini,” kata Surya. Lokasi kedua yang ditinjau bupati adalah longsornya senderan rumah warga di Jalan Padabgtegal, Blok O, No 54, Perumahan Dalung, Kuta Utara. Rumah milik Putu Bagus Guntur, 29 jebol pada malam tahun baru, Selasa (31/12) malam, akibat diterjang banjir bandang. Bagian rumah yang jebol itu berada di belakang rumah. Pelinggih dan sebagian bangunan serta pondasi rumah. Di lokasi ini, Bupati Gde Agung juga meminta BPBD dan BMP Badung mengambil langkah kongkrit penanganan kerusakan rumah warga ini. Gde Agung memerintahkan agar gorong-gorong yang ambrol segera diperbaiki dengan sistem box culvert, sehingga lebih kuat dan permanen. “Saya minta saluran air diperbesar dan diperkuat sehingga bisa menampung luberan air. Saya tidak ingin terjadi bencana serupa,” pesan Gde Agung. Selain minta ada penanganan, Gde Agung juga menghimbau masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarang. Sebab, banjir yang terjadi ini disebabkan oleh

MANGUPURA–Fajar Bali Sejak Gde Agung menjabat sebagai Bupati Badung tahun 2005 lalu, tak pernah sekalipun ia melewatkan malam tahun baru tanpa membaur dengan masyarakatnya sehingga dalam kurun waktu tersebut pula Bupati Gde Agung otomatis tidak dapat merayakan malam tahun baruan bersama keluarga. Tahun ini merupakan pergantian tahun yang ke delapan dirayakan bersama masyarakat Badung. Meskipun cuaca kurang bersahabat tahun ini tak mengurangi semangat Bupati Badung A.A Gde Agung didampingi Sekda Kabupaten Badung Kompyang R Swandika dan para pejabat terkait dilingkungan Pemkab Badung bergabung bersama Kapolda Bali Irjen Pol. AJ Benny Mokalu berjalan kaki dari kantor Lurah Kuta meninjau beberapa titik lokasi yang berada di

bisa merasa aman dan nyaman. Kondusifitas penting kita pelihara bersama,” kata Bupati yang bergerak dari rumah jabatannya dan mulai meninjau lokasi sejak pukul 20.00 WITA itu. Sementara Kapolda Bali Irjen Pol. AJ Benny Mokalu menyatakan, memang dari pemantauan ini masih ada beberapa kali terlihat kembang api yang dinyalakan tidak sesuai dengan komitmen awal, namun Kapolda memaklumi hal ini dengan catatan masih pada wilayah yang ditentukan oleh pemerintah.”Perayaan tahun baru di Badung kali ini berjalan dengan tertib dan kondusif, inilah yang kita harapkan bersama” ungkap Kapolda. Puncak perayaan detikdetik pergantian tahun 20132014 berpusat di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta. Rombongan Bupati Gde Agung dan Kapolda Bali Irjen Pol.

jalan sepanjang Pantai Kuta, Jalan Poppies, dan Legian, Selasa (31/12) malam. Di Kampung Turis Kuta, Gde Agung bahkan sempat berdialog dengan wisatawan asing, bertegur sapa bahkan saling memberi salam kepada masyarakat, wisatawan lokal dan asing yang ikut guyub pada malam pergantian tahun baru itu. Kuta dan Legian dipenuhi berbagai pentas hiburan, mulai dari musik, tarian hingga pesta kembang api. Para wisatawan domestik dan mancanegara berbaur bersama penduduk asli. suasana kondusif ini tidak terlepas dari dukungan aparat keamanan baik dari jajaran TNI dan Polri “Dari pemantauan ini saya melihat para turis sangat nyaman menikmati malam pergantian tahun ini. Inilah yang saya harapkan, semua orang yang merayakan tahun baru di Badung

DENPASAR-Fajar Bali Sepanjang tahun 2013, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang bernaung di bawah Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Denpasar mencatat masalah kekerasan dan sosial yang ditangani sebanyak 24 kasus. Kasus yang ditangani cukup beragam, seperti, kasus korban eksploitasi orangtua, korban ingkar janji menikah, hamil dan tidak jadi menikah, korban kekerasan oleh guru ngaji, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian, ABG kebut-kebutan di jalan raya, dan melarikan motor teman. “Masih banyak kasus kekerasan maupun eksploitasi anak oleh orang tua yang belum tertangani. Tahun 2014 ini akan terus dilanjutkan guna dapat membantu keluarga yang memiliki masalah,’’ ungkap Kepala  Bidang Pembinaan Organisasi dan Bantuan Sosial Disosnaker Kota Denpasar, Ni Luh Ridawati, S.Sos., MM., Rabu (2/1) kemarin. Ridawati menjelaskan, LK3 ini juga memberikan solusi bagi keluarga yang memiliki masalah, selain mengadakan konsultasi, konseling, dan juga mengunjungi rumahrumah korban. Kasus yang sudah diselesaikan selama tahun 2013 sebanyak 26 kasus, namun yang dapat diselesaikan sebanyak 24 kasus. Kasus yang ditangani tersebut ada melalui jalur hukum, dan ada juga diselesaikan secara damai dan kekeluargaan di rumah korban. “Jika kasus KDRT atau kekerasan lainnya yang kami tangani akan tetap berusaha menyelesaikan secara damai, bukan lewat ranah hukum,’’ ucap Ridawati. Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasat, Made Erwin Suryadarma Sena menambahkan, terbentuknya LK3 sebagai lembaga sosial guna menyelesaikan masalah sosial yang dialami masyarakat. Baik masalah rumah tangga, masalah anak dan masalah di lingkungan keluarga. “Pelayanan yang diberikan oleh LK3 ini bentuknya konsultasi, konseling, pendampingan, dan memberikan informasi kepada masyarakat yang memiliki permasalahan dalam rumah tangga,’’ jelas Erwin. LK3 ini bukan hanya ada di Kota Denpasar, melainkan di Provinsi Bali dan pusat sudah ada. Di Kota Denpasar LK3 diberi nama “Darma Jaya” bernaung di bawah Dinsosnaker selaku pembina dan berbentuk LSM. Lembaga ini bentuknya LSM yang menangani masalahmasalah sosial, pasutri yang tidak harmonis,  anak bermasalah, seperti anak nakal, kena kasus HIV/AIDS dan narkoba.  “Masyarakat yang memiliki masalah dalam rumah tangga bisa konsultasi dengan LK3 ini,’’ tandas Erwin. R-004

Bupati Badung A.A Gde Agung bersama Kapolda Bali Irjen Pol. AJ Benny Mokalu sambut tahun baru 2014, Selasa (31/12) malam. AJ Benny Mokalu bersama masyarakat membunyikan terompet di detik pertama tahun 2014. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya mengucapkan selamat tahun baru 2014 kepada segenap

masyarakat Badung. Semoga malam ini dapat kita jadikan momen resolusi agar apapun yang kita lakukan di tahun 2014 lebih baik dari tahuntahun sebelumnya,” tutup Bupati. W-014*

beli penduduk masih rendah sehingga menempatkan Indonesia dalam peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ke 124 dari 187 negara (UNDP tahun 2011). “Untuk itulah, program Kependudukan dan KB masih sangat diperlukan di Indonesia karena untuk mencapai visi Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS) tahun 2015. Tetapi sepertinya masih jauh dari harapan karena untuk mencapai PTS, maka TFR idealnya adalah 2,1 anak dan NRR sama dengan 1. Tetapi UN PBB menetapkan jauh lebih rendah, yaitu 1,85 anak,” katanya. Sementara itu, hasil Sensus Penduduk (SP) mencatat beberapa indikator kependudukan baik secara nasional, maupun regional (di Bali) mengalami penurunan. Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Bali meningkat dari 1,26 (hasil SP tahun 2000) menjadi 2,15

(SP - 2010). Dan rata-rata umur kawin pertama wanita turun dari 23,1 (SP - 2000) menjadi 22, 4 tahun (SP - 2010). Sehingga tantangan BKKBN ke depan adalah meningkatkan pencapaian program Kependudukan dan KB dapat berjalan dengan baik dengan langkahlangkah yang bisa ditempuh, yaitu melaksanakan pemetaan sasaran pembinaan, melaksanakan pendataan potensi wilayah dan para mitra kerja di lini lapangan, lebih memantapkan pelaksanaan mekanisme operasional, serta membimbing dan mengarahkan proses pembinaan di semua lini lapangan berjalan dengan baik yang sesuai dengan mekanisme operasional yang ada. “Tugas pengawas atau koordinator memastikan semua itu dapat berjalan dengan baik pada semua tingkatan dan lini lapangan,” ujarnya. KJS

Acara temu kerja pola pembinaan peserta KB bagi kepala UPTD yang dibuka Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, I Wayan Sundra. DENPASAR-Fajar Bali Sedikitnya ada 4 permasalahan kependudukan yang dimiliki Indonesia yang meliputi aspek kuantitas, kualitas, persebaran dan data kependudukan. Untuk memecahkan

permasalahan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) tersebut, salah satu solusinya adalah meningkatkan peserta KB dan calon peserta KB dengan melibatkan mitra kerja, baik itu di PPKBD, Sub PPKBD

MANGUPURA–Fajar Bali Kemana anggota Fraksi PDI Perjuangan akan menjatuhkan pilihan dalam bursa PAW Wakil Bupati (Wabup) Badung masih teka-teki. Pasalnya fraksi tergemuk di DPRD Badung ini masih menunggu intruksi dari partainya. Disisi lain, Golkar sendiri masih belum buka suara kemana suara fraksi diberikan apakah ke I Made Sudiana atau ke Nyoman Sukirta, mengingat keduanya adalah kader Golkar. Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Satria, Kamis (2/1) menyatakan, pihaknya belum mendapatkan intruksi atau perintah dari partai, untuk memilih salah satu calon. “Sampai saat ini, kita di fraksi (PDI P)

belum ada intruksi,”aku Satria seraya menandaskan sebagai perpanjangan tangan partai, pihaknya tentu akan tunduk. Untuk diketahui, suara PDI Perjuangan sendiri cukup significant dan menentukan, dengan menguasai 14 kursi. Menyusul Golkar dengan 11 kursi, Demokrat 9 kursi dan Nurani Marhaen 6 kursi. Bagaimana dengan Golkar? Ketua DPD Golkar Badung I Ketut Suisa masih enggan buka kartu. Suiasa yang juga wakil ketua DPRD Badung ini hanya mengatakan, anggota DPRD Badung tentu sudah sangat cerdas dalam menentukan pilihan. “Pilihan tentu sesuai kebutuhan pemerintahan, dan anggota dewan sudah san-

FB/ist

Tingkatkan Peserta KB dengan Melibatkan Mitra Kerja maupun para kader. Hal itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, I Wayan Sundra, S.H., M.M. ketika membuka acara dalam Temu Kerja Pola Pembinaan Peserta KB bagi Kepala UPTD di Ruang Wacika Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi, Denpasar, Senin. Dikatakan Sundra, dalam aspek kualitas, penduduk Indonesia masih besar jumlahnya, yaitu 237,6 juta jiwa dan merupakan terbesar keempat di dunia (BPS tahun 2010). Dengan pertumbuhan 1,49 persen per tahun, maka jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan bertambah sekitar 3 juta jiwa setiap tahun. Sementara dalam aspek kualitas, Indonesia masih memiliki 13,33 persen penduduk miskin (BPS tahun 2010) dengan tingkat pendidikan, kesehatan dan daya

pun banjir tidak seketika hilang, namun upaya kongkrit ini mampu dengan cepat mengurangi ketinggian air. Dari pantuan di lapangan banjir yang merendam kawasan Legian dan sekitarnya d i s e b a b ka n o l e h s a l u ra n drainase yang muaranya ke Tukad Mati tidak bisa menampung luberan air. Celakanya lagi, air laut pasang sehingga pembuangan air ke laut tidak mampu menampung, sehingga air meluap.”Saya minta SKPD terkait secara bersamasama menangani banjir ini, sehingga kenyamanan masyarakat dan wisatawan tidak terganggu,” pinta Gde Agung. Setelah keliling meninjau, Bupati bersama SKPD langsung mengadakan rapat koordinasi di kantor LPM Legian. Rapat yang melibatkan Camat Kuta, Bendesa Adat Legian, LPM dan Lurah Legian ini intinya mencari solusi penanganan banjir. Sesuai hasil rapat , mulai saat ini agar dilakukan perbaikan-perbaikan di lokasi bencana. BPBD juga diminta berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan kelurahan serta aparat desa jika nanti diperlukan tempat penampungan korban dalam evakuasi. W-014

2013, LK3 Tangani 24 Kasus Kekerasan Sosial

FB/hery

Sambut Pergantian Tahun 2013 di Badung Aman dan Kondusif

tersumbatnya gorong-gorong oleh sampah.”Tolong jaga kebersihan. Masyarakat kami himbau jangan membuang sampah sembarangan lagi,” kata Gde Agung. Untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban longsor, Gde Agung meminta Perbekel Dalung dan Camat Kuta Utara segera membuat kajian kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir tersebut. “Perbekel kami minta segera mengajukan permohonan penanggulangan rumah warga, sehingga kita bisa membantu untuk menperbaikii kerusakannya,” papar bupati. Usai meninjau longsor, Bupati bersama jajarannya langsung memimpin penanganan banjir di Legian, Kecamatan Kuta. Kawasan ini direndan banjir akibat meluapnya Tukad Mati. Saluran Tukad Mati yang berhubungan ke laut diduga kepenuhan akibat hujan lebat yang terjadi beberapa hari terakhir. Banjir ini juga disebabkan oleh air laut meluap. Melihat kondisi ini, Gde Agung memerintahkan BMP Badung segera menerjumkan mobil penyedot lumpur untuk menyedot genangan air yang meluber ke jalan raya. Meski-

Nyoman Satria

FB/dok

gat paham. Yang dipilih tentu memiliki kemampuan dan jam terbang yang tinggi di pemerintahan,”terang Suiasa. Didesak soal nama yang diung-

Ketut Suiasa

FB/dok

gulkan, politisi asal Pecatu ini menolak menyebutkan nama, dengan alasan keduanya adalah kader Golkar. Tapi diakuinya, arahan dari partai memang ada.

Sementara Wakil Panitia Pemilihan (Panlih) Wayan Puspa Negara menyatakan, segala persiapan untuk paripurna pemilihan wabup yang akan dilaksanakan tanggal 8 Januari 2014, sudah selesai. “Semuanya sudah siap, termasuk saksisaksi dari perwakilan fraksi,” ungkapnya. Dijelaskan, sesuai tata tertib (tatib), pemilihan dilakukan secara voting tertutup. Kandidat yang memperoleh suara terbanyak yang akan ditetapkan sebagai PAW Wabup Badung. “Berapapun perolehan suaranya, yang terbanyak yang akan ditetapkan sebagai PAW Wabup,” tandasnya. Berdasarkan perintah Mendagri, tanggal 6 Februari 2014 wabup baru harus sudah dilantik. W-006

FB/CAR

PAW Wabup Badung, Fraksi PDI Perjuangan Tunggu Intruksi Partai

FOTO BERSAMA – Ketua LK3 Denpasar I Ketut Puja (nomor 2 dari kiri) foto bersama dengan pengurus lain usai memberikan pembinaan sekaligus konsultasi kepada keluarga yang memiliki masalah dalam rumah tangga.


daerah Longsor Nyaris Timpa Beberapa Rumah

4

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

Senderan Jebol, Jalan di Tegalalang Nyaris Putus BANGLI-Fajar Bali Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bangli menimbulkan sejumlah bencana longsor. Kalau sebelumnya rumah warga ambrol akibat terseret longsoran, kini giliran senderan jalan yang menghubungkan Banjar Tegalalang dengan Banjar Tambahan, Jehem, Bangli, jebol. Akibatnya, jalan yang menghubungkan dua banjar ini nyaris putus hingga mngganggu kelancaran lalulintas.Pantauan di lolkasi, senderan yang baru dikerjakan setahun ini jebol dengan panjangn sekitar 10 meter dengan kedalaman sekitar 15 meter. Jebolnya senderan ini ikut meyeret badan jalan. Akibatnya, kendaraan yang melalui jalur itu harus hati-hati, karena hanya satu jalur yang bisa dilewati. Yang paling mengkhwatirkan, adalah kalau pengendara lewat saat malam hari, bisa saja pengendara terjebak lubang longsoran, karena lokasi gelap akibat tidak ada penerangan. Menurut I Wayan Lodra salah seorang warga Tegalalang saat ditemui di lokasi Kamis (2/1) menyebutkan, jebolnya senderan itu tidak lepas dari guyuran hujan deras yang turun bebereapa hari ini. Akibanya, air hujan dari dua arah yang bagian timur dan barat numplek ke jembatan. “Gorong-gorong yang di bawah jembatan sempat mampet sehingga air dari pangkung (sungai mati-red) meluap,”ujar warga itu. Selain lantaran air hujan, Lodra mengaku curiga terhadap kualitas senderan itu. Pasalnya, senderan itu telah beberapa kali jebol. Bagitu usai diperbaiki senderan kembali jebol. “Seingat saya senderan ini sudah dua kali jebol. Mungkin kualias campuran beton kurang bagus sehingga senderan begitu rapuh,”tuturnya, sambil menunjuk lokasi jebol .Warga lainya I Made Mertadana, mengharapkan pemerintah segera melakukan perbaikan. Bila tidak, jalan yang menghubungakan Tambahan dengan Tagalalang ini akan benar putus. Mengingat tekstur tanah begitu labil sehingga sedikit saja tergerus air maka akan ambrol. “Tanah disini cendrung berpasir. Apalagi dulu merupakan bekas urugan saat membangun jembatan,”ucapnya. W-002

SEMARAPURA-Fajar Bali Bencana longsor terjadi di Banjar Sengguan, Semarapura Kangin, Kabupaten Klungkung, Kamis (2/1) sekitar pukul 07.00 wita saat hujan deras. Longsor ini selebar 20 meter dengan kedalaman sekitar 50 meter. Longsor ini nyaris menimpa tiga rumah milik Ibu Lulu, Nengah Arga dan Nahdatul Huda. Tidak ada korban jiwa dalam bencana

Klungkung Belum Miliki BPBD

Bencana Ditangani Satkorlak Bencana

FB/Sarjana

Mengawali Tahun Baru 2014 yang juga disertai hujan deras sepanjang hari, menyebabkan beberapa kawasan di Klungkung mengalami bencana, seperti tanah longsor dan banjir. Kondisi ini membuat, Bupati dan Wakil Bupati Klungkung turun ke lokasi longsor dan memantau situasi, Kamis (2/1) kemarin.

Longsor di Banjar Sengguan, Klungkung nyaris menimpa beberapa rumah warga yang di pinggir jurang

ini, namun ketiga pemilik rumah merasa was-was kalau-kalau longsor tersebut melebar dan menimpa rumah mereka. “Tiang merasa khawatir sekali, takutnya rumah saya kena longsor,” jelas Nyoman Susilawati istri dari Nengah Arga. Rumah Arga berjarak sekitar 3 meter dari longsoran

evakuasi ke tempat yang lebih aman. “Kita akan evakuasi warga yang berada di sekitar longsor ini, sampai keadaan benar-benar aman,” jelas Made Kasta. Sedangkan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta pada kesempatan meninjau lokasi longsor tersebut langsung menanyakan

GIANYAR-Fajar Bali Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk seluruh Warga Negara Indonesia yang baru saja di luncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditanggapi sigap oleh Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata. Mengawali kerja di tahun 2014, Bupati Agung Bharata langsung mengumpulkan para tenaga kesehatan terkait pelaksanaan JKN di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (2/1). Rapat dipimpin langsung Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, didampingi Sekda Ida Bagus Gaga Adi Saputra, Ast II, I Ketut Suweta. Pemanggilan tersebut sebagai langkah antisipatif untuk meminimalisir permasalahan yang muncul di lapangan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Bupati Agung Bharata mengatakan penerapan JKN, yang sudah dimulai sejak 1 Januari 2014, tidak boleh ada pasien yang ditolak untuk dilayani. “Saya tidak mau mendengar sampai

FB/ARTAYASA

Terkait JKN DKP Keluhkan Kekurangan Bupati Agung Bharata Panggil Jajaran Kesehatan Tenaga Kebersihan dan Armada

SEMARAPURA-Fajar Bali Ketua Satkorlak Penanggulangan Bencana Klungkung yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta, mengakui, Klungkung sampai saat ini belum memiliki Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD). Untuk itu, Kasta mengaku akan segera membentuk badan tersebut dan memerintahkan Kepala Bagian Hukum untuk segera melakukan kajian dan menyusun draf tersebut. FB/SARJANA Made Kasta Kasta mengatakan, saat turun meninjau bencana di masyarakat dan datang dengan tangan kosong. “Ini sangat mendesak, kita harus miliki BPBD. Malu kalau saya turun dengan tangan kosong, kalau ada BPBD maka ada dana yang dialokasikan,” terang mantan anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra ini, Kamis (2/1) kemarin di ruang kerjanya. Bahkan terkait pembentukan BPBD ini, dirinya mengaku sempat ditanya oleh Wakil Gubernur Sudikerta terkait pembentukan BPBD tersebut. Bila kajian tersebut sudah selesai oleh Bagian Hukum maka akan segera dibawa ke DPRD Klungkung untuk pengesahan. Saat ini Klungkung memiliki daerah yang rawan bencana. “Ada beberapa titik yang rawan longsor, namun dari Kesbanglinmaspol sampai saat ini belum memberikan laporan wilayah mana yang rawan itu,” tambahnya. Diakuinya, saat terjadi bencana saat ini, beberapa SKPD saling tuding untuk menangani bencana. Mengingat instansi yang sering saling tuding itu adalah Dinas Sosial, DKP, PU dan Kesra. “Ya kalau penanganannya sebelumnya saling lempar antar SKPD, kalau sudah dibentuk badan, saya yakin penanggulangan bencana lebih cepat tertangani,” tandas Kasta. W-010

Bupati Agung Bharata memanggil jajaran kesehatan di ruang sidang Bupati ada pasien ditolak untuk dilayani da masyarakat, Bupati Gianyar karena mekanisme JKN,” ungkap menginstruksi Kepada Kepala Inspektorat Gianyar untuk menBupati Agung Bharata. Menyikapi komitmen Bupati empatkan pengawas di setiap Gianyar terhadap pelayanan ke- UPT Kesmas. Sementara Sekda Kabupaten sehatan di Kabupaten Gianyar, Kepala Dinas Kesehatan Kabu- Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Sapupaten Gianyar, Ida Ayu Cahyani, tra dihadapan jajaran kesehatan berdasarkan kesepakatan dari Kabupaten Gianyar, mengatakan, 13 Kepala UPT Kesmas se-Kabu- mengingat pentingnya peningkapaten Gianyar, akan secepatnya tan fasilitas kesehatan, SDM dan menambah jam pelayanan UPT pelayanan prima, akan dilakukan Kesmas hingga pukul 16.00 Wita. penataan jumlah tenaga kesehatSebelumnya UPT Kesmas hanya an yang ada di setiap puskesmas, buka sampai pukul 13.30 wita. menambah jumlah tenaga dokter Disamping secara bertahap akan spesialis dan petugas kesehatan melengkapi sarana dan prasarana lainnya. Hal ini untuk meminimalisir permasalahan pelayanan serta SDM di UPT Kesmas. Guna memastikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gianyar. kesehatan yang optimal kepa- W-005

Hujan Mengguyur, Gianyar Diterpa Sejumlah Bencana GIANYAR– Fajar Bali Hujan mengguyur Kabupaten Gianyar meninggalkan bencana disejumlah tempat di Kabupaten yang dijuluk kota seni dan budaya itu, paling parah longsor terjadi di Banjar Lebih Duur Kaja, bangunan suci milik warga setempat ambrol. “Ya sekitar 5 meter tembok ambrol dan membuat bangunan suci milik Keluarga I Made Purna hancur,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana

tanah tersebut. Sedangkan posisi ketiga rumah tersebut berada diatas tebing sekitar 50 meter di sebelah barat Sungai Unda. Wabup Klungkung, Made Kasta yang hadir di lokasi memerintahkan agar warga yang menempati rumah di pinggir longsor tersebut bersedia di

apakah warga di lokasi tersebut sudah memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Ternyata dari pengakuan warga yang tinggal di lokasi tersebut mengatakan sama sekali tidak memiliki IMB. “Kalau mengurus IMB dipastikan tidak layak membangun rumah, mengingat yang dibangun tersebut di pinggir jurang dan terkena sempadan jurang atau sungai,” jelas Nyoman Suwirta. Pada kesempatan tersebut, baik Bupati dan Wabup memerintah Kadis PU untuk memeriksa kondisi lahan tersebut dan apakah layak dibangun perumahan, mengingat lokasinya berada dibibir jurang. Longsor lainnya terjadi di Desa Penasan, tepat pada perbatasan antara Dusun Anjingan dengan Desa Penasan. Longsor pada tebing di sisi jalan ini sampai menutup jalan dan alat berat dari PU Klungkung diturunkan untuk membuka akses jalan tersebut. Longsor kecil lainnya terjadi di Desa Koripan, tepat pada Goa Jepang. Longsor ini sempat memacetkan lalulintas dan sudah tertangani oleh DKP Klungkung untuk memotong pohon yang tumbang tersebut. W-010

Alam Daerah Kabupaten Gianyar, Drs. Anak Agung Oka Digjaya, Kamis. Akibat longsor tersebut, sejumlah bangunan suci seperti Bangunan Padma, Bangungan stana Hyang Guru, Bangunan Parhyangan serta bangunan Nglurah Agung hancur. Selain itu, tanah longsor juga menimpa rumah milik Dewa Nyoman Putra dan Dewa Rauh, tidak ada kerusakan fatal terkait dengan bencana ini.

FB/ARTAYASA

Ambrol akibat gerusan air hujan menimpa wilayah Tegenungan

Gapura Desa

Selain itu, juga terjadi pohon tumbang di Banjar Lebah, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, yang mengakibatkan parkir SDN 3 setempat hancur tertimpa pohon. Kejadian yang sama juga terjadi di Objek Wisata Tirta Empul, Tampaksiring pohon yang berada diareal parkir juga tumbang, tidak ada kerusakan fatal akibat kejadian ini. Sementara itu, sejumlah genangan air meluap karena sumbatan gorong –gorong hing-

ga menyebabkan banjir terjadi di Banjar Peninjauan, Desa Batuan dan Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati. Kondisi ini membuat kawasan tersebut lalu -lintasnya terganggu. Tidak itu saja jembatan Tegenungan juga ambrol akibat tergerus air, kendaraan tidak bisa melewati jembatan penghubung Desa Kemenuh dengan Desa Sukawati tersebut. “Kami sudah melakukan pengecekan bersama PU, untuk sementara bisa diatasi namun belum semuanya termasuk kerugian,” jelasnya. W-005

SEMARAPURA-Fajar Bali Sesuai dengan permintaan Bupati Klungkung, setiap SKPD diwajibkan membuat presentasi dihadapan Bupati. Dari presentasi ini nantinya Bupati Nyoman Suwirta mendapatkan masukan dan program apa yang akan dikerjakan oleh masing-masing SKPD di Tahun 2014 ini. Untuk Kamis (2/1) kemarin, Kadis Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan presentasi di ruang rapat DKP Klungkung. Kepala DKP Klungkung, Nyoman Rahayu menyampaikan beberapa kendala yang terjadi di lingkungan kerjanya. Seperti kurangnya tenaga untuk petugas kebersihan, minimnya armada yang dimiliki untuk mengangkut sampah serta fasilitas pendukung lainnya. Di samping itu, kendala lainnya adalah soal tempat pembuangan akhir (TPA). Mengingat keberadaan TPA di Banjar Sente, Desa Pikat saat ini kondisinya sudah overload dan perlu perluasan.

FB/SARJANA

Nyoman Suwirta Rahayu juga menyampaikan permasalahan sampah di wilayah Jungut Batu, Nusa Penida. Salah satu permasalahan yang dihadapi di TPA Jungut Batu adalah banyaknya limbah kaca dari botolbotol bekas minuman. Mendapat laporan seperti itu,

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Pertebal Spiritualitas dan Kekompakan Pemuda Pasraman Widya Guna Santhi Bukit Gelar Kemah Renungan Suci

FB/IST

AMLAPURA-Fajar Bali Guna mempertebal rasa spiritual dan kekompakan dikalangan pemuda, Pasraman Widya Guna Santi Desa Pakraman Bukit, Perbekelan Bukit, Kecamatan Karangasem melaksaakan Gelar Kemah Renungan Suci, di Sekretariat Pasraman/ Padepokan Bencingah Pura Bukit dikaitkan pemaknaan Hari ibu dan pergantian tahun. Saat ini Pasraman juga diberikan muatan ketrampilan pencak silat guna membentuk SDM yang tangguh namun berdedikasi

spiritual. Ketua Pasraman I Nyoman Siki Ngurah,ST.,MT.,IAP yang didampingi I Made Mangku Yasa,SH, Kamis (2/1), mengungkapkan, diselenggarakannya Kemah Pasraman untuk mencoba mempraktekkan bagaiman sisia pasraman menjalani kehidupan/aktivitas layaknya di sebuah pasraman dari pagi hingga malam hari sekaligus menumbuhkan kemandirina sisia. Kegiatan kemah Pasraman ini bekerjasama dengan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan

Karangasem, Drs.I Nyoman Merta,M.Si sebagai narasumber bidang budi pakerti. Kegiatan dimulai melaksanakan senam yoga di pagi hari untuk membuat anak-anak lebih fokus dalam menjalankan kegiatan dilanjutkan dengan pencak silat guna menanamkan jiwa ksatria. Selanjutnya peserta dikelompokkan untuk melakukan aktivitas pembersihan diri / mandi baik di sungai maupun di rumah-rumah penduduk. Pada siang hari diberikan materi budi pekerti dan diskusi tentang tantangan Hindu di masa depan oleh I Ketut Sandi,S.Ag., Guru Agama Hindu di SDN 1 Karangasem, dilanjutkan kegiatan kebersihan lingkungan sambil mengumpulkan kayu bakar untuk api unggun. Pada saat bersaman para remaja juga melakukan aktivitas memasak untuk persiapan makan siang dan malam. Kemah renungan suci diikuti oleh sekitar 73 orang dengan tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi serta non Sekolah. Pada malam hari dilakukan sembahyang bersama di Pura Bukit dan makan bersama megibung dengan menu seadanya untuk melestarikan budaya megibung, dilanjutkan penyalaan api unggun. Kendati diguyur hujan semangat peserta kemah tak surut, seraya bersorak sorai diiringi tepuk tangan dan nyanyian

serta yel-yel pasraman, disaksikan pula para orang tua sisya. Saat suasana hening seiring redupnya api unggun dilakukan renungan 2 tahun perjalanan pasraman dengan visi Semangat Kekeluargaan Membangun Kebersamaan. Dalam kaitanya dengan hari ibu dalam renungan suci ini juga diajak seluruh sisia merenungkan kesadaran untuk selalu hormat pada ibu, mengundang rasa sedih bahkan meneteskan air mata. Pasraman Widya Guna Santi saat ini juga sudah memberikan materi Pencak Silat bagi peserta pasraman, sesuai anjuran Guberur Bali I Made Magku Pastika, saat membuka pelaksanan Pasraman se- Bali tahun 2013. Pelatih Pencak Silat Drs. I Nyoman Merta, MAG dan I Komang Subrata, menambahkan, pemberian materi pencak silat diawali teknik mengolah nafas dan doa bersama kemudian dilanjutkan dengan pengajaran teknik – teknik dasar silat seperti memukul dan menendang. Ketrampilan bela diri tidak saja untuk melindugi diri melainkan utuk membentuk jiwa ksatria dan kepribadian diri sendiri. Melalui pemberian materi pencak silat di Pasraman Widya Guna Santhi Bukit diharapkan dapat meningkatkan disiplin, menumbuhkan rasa percaya diri serta membangun etika yang baik. Hm*

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta memerintahkan Kepala DKP dan jajaranya untuk segera mencatat apa-apa yang bisa dipecahkan masalahnya dengan segera, sehingga dengan segera bisa ditindaklanjuti. Suwirta juga menghimbau kepada semua tenaga kebersihan agar dapat bekerja secara maksimal. “Sensitifitas harus dimiliki semua PNS, walaupun bukan bagiannya, atau tanggung jawabnya,” jelas Bupati Suwirta. Mengingat kebersihan menjadi suatu kebutuhan, Bupati juga memerintahkan kepala DKP untuk dapat memetakan bagian tenaga kebersihan seperti tukang sapu, agar dapat bekerja maksimal sehingga tidak ada lagi laporan yang masuk terkait lambannya penanganan sampah tersebut. Selain penekanan dibidang administrasi dan penanganan sampah, Bupati juga soroti tentang pohon-pohon perindang yang sudah rindang agar segera mendapat penanganan seperti pemangkasan. “Yang harus segera mendapatkan penanganan, segera dikerjakan. Jangan sampai menunggu pohon itu tumbang,” ujar Bupati Suwirta. Selain mendengar pemaparan, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta juga melakukan pengecekan dibeberapa ruang kerja DKP dan Kantor Lingkungan Hidup yang masih satu lokasi. Dalam pengecekannya, Bupati mendapati beberapa ruangan yang kondisinya bocor dan beberapa barang inventaris seperti sofa yang kondisinya sudah rusak. “Kasihan asset kita kalau dibiarkan begini cepat rusak, harus ada niat untuk memelihara,” jelas Bupati Suwirta. Dijelaskannya juga ruang kerja yang dimiliki tersebut kurang bagus dan tidak tertata secara apik. “Untuk memiliki prestasi kerja, bisa dilihat dari suasana ruang kerjanya,” tutup Suwirta.W-010


DAERAH

FAJA R BALI Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

5

Tiga Subak Protes Investor Air Minum Tiga subak yakni Subak Aseman, Meliling, dan Subak Sungsang di Kecamatan Kerambitan yang dialiri air dari Tukad Yeh Ho, memprotes investor PT Tirta Sukses Lestari, karena air Tukad Yeh Ho yang selama ini digunakan untuk mengaliri sawah diambil oleh investor untuk bahan baku air kemasan. Akibatnya, sawah yang mengandalkan air dari Tukad Yeh Ho, kekurangan air bahkan terancam kekeringan. TABANAN-Fajar Bali Ratusan warga tiga subak, Kamis (2/1) kemarin menyampaikan aspirasinya di kantor Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Kerambitan di Meliling. Kedatangan warga subak diterima oleh Ketua Subak Agung, Made

FB/Doni

Beberapa perwakilan subak yang menyampaikan aspirasinya kemarin.

Semada, hadir pula Thio Sathio Yudana dari PT Tirta Sukses Lestari. Penolakan warga subak disampaikan dari perwakilan Pe-

kaseh Subak Aseman 3 yakni Wayan Suardi dan Wayan Kartika, Pekaseh Meliling, Pekaseh Subak Sungsang diwakili Wayan Kantor dan Guru Ketut Subagia

Dewan Cek Biluk Poh

Putu Kamawijaya dan Wayan Sujana Raharja dari Komisi C DPRD mengecek kondisi selokan di lingkungan Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring, Kamis kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Hujan lebat yang belakangan ini sering turun di Jembrana, kerap menimbulkan air tergenang. Salah satunya di Lingkungan Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo. Di lingkungan ini, kerap terjadi banjir bahkan telah menjadi langganan banjir yang melanda puluhan rumah di sekitarnya,

FB/PRAMONO

Saluran Air Dangkal, Sering Banjir

akibat saluran air atau selokan pingggir jalan raya yang kondisinya dangkal. Dangkalnya saluran air membuat airnya meluap ke rumah-rumah warga dan juga sering merendam jalan jalur Denpasar - Gilimanuk. Potret rawan banjir di Biluk Poh tersebut menjadi perhatian Komisi C DPRD Jembrana. Anggota Komisi C DPRD Jem-

brana, Putu Kamawijaya dan Wayan Sujana Raharja langsung turun mengecek, didampingi Kakan LHKP Jembrana, Made Widana. Tak hanya itu, turut juga mendampingi Lurah Tegalcangkring, IB Eka Ariana. Di sele-sela pengecekan kemarin, Wayan Bagia warga setempat mengaku kondisi di Lingkungan Biluk Poh memang sering dilanggani banjir. “Ini disebabkan karena kondisi selokannya dangkal dan banyaknya sampah yang menimbun,” ujarnya. Dia juga mengaku di lingkungan memang belum ada bak sampah. Hal yang sama juga disampaikan Gede Aryana Bisma. Dia menyebutkan warganya sampai bosan terus mengeluh, karena setiap hujan kendati tidak lebat, selalu jadi langganan banjir di rumahnya. Bahkan bila hujan lebat, tingginya bisa sampai selutut orang dewasa. Dia juga mengakui di lingkung tempat tinggalnya tidak tersedia bak sampah. Kemudian warga lainnya, Ni Wayan Aryuniki (64) juga mengatakan hal yang sama. Rumahnya yang berada di pinggir jalan,

Pekaseh Gede Tirta Nadi Mewilayahi Pekaseh Sungsang dan Belumbang, Buluh, Penarukan, Ketua Sabhantara Kerambitan Nyoman Anteb, Ketua Sabhan-

selalu jadi langganan banjir. Selokan di depan rumahnya terlihat dangkal dan di saluran air itu kini banyak ditimbuni material pasir serta batu-batu proyek saat ada perbaikan jalan. “Materialnya banyak yang jatuh ke selokan, sehingga lama kelamaan mengalami pendangkalan,”ujarnya. Rusakan kondisi selokan juga disebabkan karena desakan akar pohon perindang yang berada di pinggir jalan raya Denpasar Gilimanuk. Putu Kamawijaya menegaskan hal ini harus ditanggulangi, agar jangan terus menerus menjadi langganan banjir. Saluran airnya itu, harus secepatnya diperbaiki. “Saluran ini harus dikeduk atau dikeruk dan pohon-pohon besar itiu, harus diremajakan,”terangnya. Dari pengecekan yang dilakukan, pihaknya melihat saluran air tersebut memang sangat dangkal sehingga alirannya terganggu. Dia menegaskan supaya Dinas PU Jembana, juga secepatnya menindaklanjuti dengan melaporkan ke Provinsi dan juga ke Pemerintah Pusat. Selain itu, yang menjadi sorotannya yakni di lingkungan itu juga tak ada bak sampah, sehingga kondisi lingkungannnya jadi jorok. Pihaknya meminta kepada Kakan LHKP Jembrana, Made Widana supaya menyediakan bak sampah berupa con-

FB/PRAMONO

Wisdom Mulai Padati Gilimanuk

Para wisdom dengan mengendarai mobil pribadi mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Kamis kemarin.

NEGARA- Fajar Bali Setelah berlibur di Bali, untuk menyambut pergantian tahun, para Wiatawan Domestik (Wisdom) dengan

mengendarai mobil pribadi, mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (2/1) kemarin. Sebelumnya, banyak yang mendahului pulang lebih awal.

Meski mulai padat, tetapi tidak sampai terjadi kemacetan. Tampak kemarin, ratusan kendaraan yang hendak menyeberang ke Jawa melalui penyeberangan Selat Bali. M o b i l ya n g m e m a d a t i Pelabuhan Gilimanauk,lebih didominasi oleh mobil pribadi. Fendi salah satu wisdom asal Malang mengaku usai berlibur menyambut malam tahun baru di Bali. Dia mengaku memilih pulang lebih awal, karena menghindari adanya antrean di pelabuhan. Sementara, Manajer ASDP Gilimanuk, Wahyudi Susianto kemarin mengatakan arus kembali para wisatawan domestik arah Jawa, mulai terlihat. Pihaknya memperkirakan akan terjadi lonjakan arus balik libutan Natal dan Tahun baru

NEGARA- Fajar Bali Pasar Yehembang Kecamatan Mendoyo, kini mulai dimanfaatkan atau resmi beroperasi oleh para pedagang. Kondisi bangunannaya lebih bersih dan lebih modern, karena kondisi lantai keramik. Kondisi pasar tersebut dicek langsung oleh Bupati Jembrana, Putu Artha, Kamis (2/1) kemarin. Dalam pengecekan kemarin, juga didampingi Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Sekda Jembrana I Gede Gunadnya dan beberapa pimpinan SKPD terkait. Kabid Perdagangan I Nyoman Mayun menyampaikan penataan dan perbaikan pasar ini dengan anggaran sebesar Rp 2.270.091.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga APBD Jembrana. Pasar ini telah berlantai keramik, los baru dan terkesan lebih bersih, modern tetapi tetap bercirikan tradisional. Bupati Artha dalam pengecekan kemarin lebih banyak mengingatkan masalaha listrik. Karena kebanyakan kasus kebakaran pasar, disebabkan karena konsleting listrik. “Setiap pedagang, supaya tetap berkoordinasi dengan kepala pasar,” ujarnya. Selain itu, kepala pasar juga harus memfasilitasi para pedagang yang ingin menambah aliran. Bupati berpesan, supaya lebih banyak berkoordinasi dengan petugas PLN dan jangan sampai ada yang nyantol listrik. Ditegaskan juga, jangan sampai ada pedagang

FB/PRAMONO

Bupati Cek Pasar Yehembang

Bupati Jembrana Putu Artha bersama Wakilnya, Made Kembang Hartawan ketika mengecek Pasar Yehembang yang baru direhab, Kamis kemarin.

musiman yang berjualan di emper los. Terhadap hal itu, Kepala Pasar Yehembang, Komang Yudana mengatakan pasar Yehembang setelah diperbaiki dapat menampung sebanyak 113 pedagang. Setiap hari para pedagang dikenakan retribusi serta keamanan sebesar Rp 1000. Untuk sewa blok atau dikios dikenakan biaya setiap bulan. Namun nilai antara pedagang bervariasi tergantung besaran lokasi atau tempat los yang dimilikinya. Pihaknya sudah meminta kepada pedagang, agar jangan barang-barang dagangannya melebihi tempat yang akan menyebabkan meluber ke jalan, sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung. W-003

pada Sabtu (4/1) mendatang. Untuk itu,pihaknya telah menyiapkan sebanyak 32 unit kapal, yakni KMP sebanyak 20 unit, LCT sebanyak 12 unit. ”Kami siap melayani para penumpang apabila terjadi antrean panjang,”ujarnya. W-003

tara Seltim Nyoman Sukarya. Intinya mereka menolak setiap pengambilan air dari alirasn Tukad Yeh Ho, diluar kebutuhan irigasi. Terlebih untuk bahan baku air kemasan. “Seharusnya sebelum adanya ijin prinsip agar melibatkan masyarakat subak. Jangan asal keluar ijin,” jelas Wayan Suardi. Saat ini saja di Subak Gadungan sudah tidak bisa mengolah tanah karena DAM Gadungan sudah habis airnya. Ketika dua hari hujan tidak turun, subak Gadungan kekeringan. “Intinya kami tidak setuju air Tukad Yeh Ho diambil,” jelas perwakilan Subak secara serempak. Perbekel Meliling Wayan Mandiasa yang juga hadir dalam pertemuan itu menyerap aspirasi subak yang berada di hilir Tukad Yeh Ho. “Masyarakat tidak setuju dengan pengambilan air Tukad Yeh Ho,” jelasnya. Selaku perbekel ia akan mengawal aspirasi masyarakat subak. Pada kesempatan itu juga dibuat tim mengawal aspirasi subak. Yang dikoordinir Perbekel Meliling, dengan melibatkan semua Sabhantara, Semua Pekaseh, Subak Agung. W-004

tainer, apalagi masyarakatnya membutuhkan. Made Widana mengatakan pihaknya akan menyedikan bak sampah berupa container yang akan dipasang di lokasi lingkungan Biluk Poh. Namun katanya, penyediaan bak container ini juga harus seijin kepala lingkungan setempat. Lurah Tegal Cangkring IB Eka Ariana mengaku kalau di lingkungan Biluk Poh menjadi langganan banjir. “Ini sebabkan karena kondisi saluran dangkal dan sering tersebut sampah,”ujarnya. Pihaknya mengaku telah mengajukan permohonan kepemerintah, tetapi hingga kini belum terealisasi. W-003

POTRET FAJAR BULELENG

FB/Agus

Satpol PP Kabupaten Buleleng saat melakukan penertiban

Pemerintah Buleleng Tertibkan Billboard Tidak Berizin Puluhan bilboard yang tidak memiliki ijin reklame ditertibkan tim Satpol PP Kabupaten Buleleng kemarin siang. Penertiban dimulai dari jalan Ngurah Rai dengan menyasar ratusan banner yang menempel di pohon perindang. Sementara di jalan Ahmad Yani dan di depan Kantor Lurah Banjar Bali, petugas satpol PP menertibkan bilboard ukuran besar milik Jagir Advertising yang ijinnya sudah kadaluarsa dan menjorok ke jalan raya. Kasat Pol PP Buleleng Putu Hartana menjelaskan penertiban yang dilakukan di awal tahun 2014 karena banyak ditemukan reklame yang tidak memiliki ijin. Maraknya billboard dititik kota singaraja yang tidak memiliki ijin menjadi perhatian serius Bupati Agus Suradnyana. Ditemui terpisah, Bupati Agus Suradnyana mengatakan tahun ini akan ada penataan billboard di Buleleng. Karena manurutnua setelah diamati pajak reklame yang masuk di Pemkab tidak sebanding dengan kenyataan. Ditambahkan, Pemkab sekarang sedang menata wajah kota agar tidak ada lagi billboard berdiri dilokasi yang membahayakan masyarakat. Untuk itu, Pemkab belum mengeluarkan ijin baru agar pajak reklame bilboard dapat memberikan kontribusi kepada daerah dengan maksimal. W-008

Harga Naik, Gas Elpiji Mulai Langka

TABANAN-Fajar Bali Kenaikan Gas Elpiji yang diberlakukan pemerintah per 1 Januari 2014 untuk isian 12 Kilogram non subsidi menjadi Rp 117,7 ribu membuat keberadaan gas langka. Pantauan Fajar Bali, Kamis (2/1) kemarin sejumlah warung tidak memiliki stok gas yang akan dijual karena pasokan dari agen tidak datang. Tidak saja gas isian 12 kg, gas isian 3 kg pun kini sulit ditemukan di pasaran. Seakan gas menghilang pasaca ditetapkanya harga gas naik. Kenaikan harga gas 12 kg non subsidi dari Rp 70,2 ribu menjadi Rp 117,7 ribu. “Hampir tiga hari sudah tidak ada gas, “ jelas salah satu pemilik warung kelontongan di Kecamatan Tabanan. Ia dibuat bingung dengan kenaikan harga gas yang diketahuinya dari televisi. Karena harga yang harus ia jual kembali pastilah lebih tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah. “Dulu saya jual Rp 75 per kg

untuk gas isian 12 kg , sekarang gak tahu harus jual berapa karena agen yang memasok gas belum datang dan belum menentukan harga,” jelasnya. Ia pun tidak tahu sampai kapan gas yang dipasok oleh agen datang, sehingga gas bisa tersedia dan tidak langka,” katanya. Sejatinya kenaikan harga gas elpiji isian 12 Kg sudah dirasakan pada akhir Desember 2013 lalu. Harga eceran isian 12 kg yang awalnya Rp 75 ribu menjadi Rp 81 ribu. “Saya kaget kok harga gas naik tanpa ada pemberitahuan,” jelas salah satu ibu rumah tangga yang membeli gas akhir Desember 2013 lalu. Kenaikan gas elpiji per 1 Januari 2014 oleh pemerintah, sangat disayangkan oleh masyarakat menengah ke bawah. Kenaikan ini pasti berbanding lurus dengan harga barang di pasaran. “Harga gas naik, pasti harga barang juga ikut naik,” jelas salah satu PNS di lingkungan Pemkab

Tabanan. Sebagai pegawai dengan penghasilan yang pas-pasan ia sangat menyayangkan kebijakan pemerintah yang menaikan harga gas. “Lebih baik masak pakai minyak tanah daripada pakai gas yang harganya terus naik,” jelasnya. PT Pertamina ( Persero ) per 1 Januari 2014, menaikkan harga elpiji non subsidi 12 kilogram dari harga awal yaitu Rp 70,2 ribu rupiah menjadi 117,7 ribu rupiah. Kenaikan ini bervariasi tergantung dari jarak dari SPBBE ke titik serah atau supply poin. Keputusan diambil oleh Pertamina karena tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam laporan hasil pemeriksaan pada bulan Februari 2013, di mana Pertamina menanggung kerugian atas bisnis Elpiji non subsidi selama tahun 2011 sampai dengan Oktober 2012 sebesar Rp7,73 triliun, yang hal itu dapat dianggap menyebabkan kerugian negara. W-004

dari Jawa Timur yang hendak menghabiskan liburan sekolah pada Januari 2013 silam. Selain itu sidak yang digelar oleh DPRD Tabanan juga menemukan adanya ijin yang tidak diperpanjang lagi oleh pengelola waktu itu. Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 2013, pengelola Objek Wisata Bedugul I Wayan Purnayasa mengembalikan asset Objek Wisata Bedugul kepada Pemkab Tabanan. Hal tersebut juga berdasarkan surat perjanjian nomor 556/577/Dispenda, tanggal 2 Juli 1999 Pasal 3 ayat 3 yang isinya mengatur tentang kepemilikan bangunan dimana aset yang berupa tanah dan bangunan menjadi milik Pemkab Tabanan, sejak masa perjanjian berakhir dalam keadaan baik. Serah terima aset oleh Wayan Purnayasa kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bertempat di Ruang Rapat Bupati setempat ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh kedua pihak dan dihadiri pula oleh Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tabanan I Ketut Purnaya, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan, I Made Sukada pada kesempatan itu mengungkapkan Perjanjian sewa atau penggunausahaan pengelolaan Objek Wisata Be-

dugul sudah dilakukan sejak tahun 1984 silam dan mengalami review empat kali dan berakhir tahun 2011 lalu, yang masingmasing dituangkan dalam surat perjanjian antara pengelola dengan Pemkab Tabanan. Pengelolaan Objek Wisata Bedugul sejak 1984 dengan surat perjanjian nomor : 556/556/609/SWD, tanggal 13 Januari 1984 dan Surat Perjanjian Nomor : 556/721/ Diparda.T, tanggal 2 April 1991 tentang sewa atau penggunausahaan Objek Wisata Bedugul. “Berdasarkan surat perjanjian nomor : 556/577/Dispenda, tanggal 2 Juli 1999, pasal 4 ayat 1 perjanjian sebelumnya tidak berlaku lagi,” tegasnya. Sukada menambahkan, dalam menyikapi isi perjanjian itu pihaknya tetap melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Purnayasa, tetapi masih menemukan perbedaan persepsi terhadap bunyi pasal itu. Untuk menghindari kevakuman pengelolaan Objek Wisata Bedugul selama proses lelang berlangsung, Pemkab Tabanan menunjuk Wayan Purnayasa untuk tetap mengelola DTW Bedugul berdasarkan surat nomor : 556/314/Dispenda, tanggal 20 April 2011 dengan melakukan kewajibanya yaitu penyetoran hasil pengelolaan Objek Wisata Bedugul kepada Pemkab Tabanan. “Ditunjuknya pengelola sebelumnya untuk melanjutkan pengelolaan Objek Wisata Bedu-

gul, guna tetap berlangsungnya aktifitas wisata di Objek Wisata Bedugul dan menyelamatkan sumber PAD Tabanan,” tegasnya. Sementara itu Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti waktu itu mengatakan, dari enam aset penting yang ada di Objek Wisata Bedugul, yang menjadi milik Pemkab Tabanan adalah dua aset berupa tanah dan bangunan. Tanah bernilai Rp 10.531.600.000 dan bangunan senilai Rp 6. 457.000.000. Sedangkan empat aset lainnya yang merupakan milik Wayan Purnayasa antara lain, Inventaris Restoran bernilai Rp. 546.816.000, inventaris hotel bernilai Rp. 452.342.000, inventaris waserda bernilai Rp. 931.200.000 dan inventaris water sport bernilai Rp. 5.314.200.000. Menurutnya, penyerahan aset dilakukan tahun 2013 , karena Pemkab Tabanan selama ini sedang melakukan review atau pendataan ulang aset yang dimiliki Pemkab Tabanan di DTW Bedugul. “Subjek dan objek harus tertera dengan jelas. Administrasi dan prosedur harus jelas dan benar, sehingga tidak ada lagi kesan kira-kira. Langkah itu ditempuh selain untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan dikemudian hari, juga untuk pengelolaan Objek Wisata Bedugul yang lebih baik ditahuntahun mendatang,”ujarnya. Akan dilakukan lelang terbuka untuk umum. W-004

Dewan Desak Pembentukan Badan Pengelola Bedugul TABANAN-Fajar Bali Pasca dikembalikanya Objek Wisata Bedugul dari pengelola lama yakni I Wayan Purnayasa per Agustus 2013 lalu kepada Pemkab Tabanan, hingga awal 2014 tanda-tanda penataan kawasan objek wisata Bedugul belum ada. Untuk itu Dewan Tabanan mendesak agar eksekutif segera menindaklanjuti masalah objek wisata Bedugul. Yang kini tanpa ada pengelola, dan terkesan diambangkan. “Kami medesak eksekutif segera membentuk tim penataan kawasan objek wisata Bedugul,” jelas I Wayan Sarjana anggota DPRD Tabanan, Kamis (2/1) kemarin. Anggota Fraksi PDIP asal Baturiti ini menambahkan, eksekutif harus segera membahas masalah objek wisata Bedugul. Karena hal itu merupakan asset Pemda yang bisa menambah PAD Tabanan. Penghasilan setiap bulan objek wisata Bedugul mencapai Rp 130 Juta per bulan. Bila dihitung sampai satu tahun, PAD yang bisa masuk ke angaran daerah mencapai Rp 1,5 M. Sebelum dikembalikan ke Pemkab, Objek Wisata Bedugul yang menawarkan wisata air di danau Beratan ini dikelola oleh pengusaha lokal asli Bedugul yakni I Wayan Purnayasa. Belasan tahun objek ini dikelola. Penanganan objek ini baru diserahkan pasca terjadinya tragedi meninggalnya anak-anak SMA


6

PENDIDIKAN SMP PGRI 8 Mantapkan Job Guru Sesuai Tupoksi

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

Tujuh Karya Budaya Diakui Pemerintah Pusat DENPASAR- Fajar Bali Dari sekian catatan kerja nyata oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali, NTB, NTT, tahun 2013, ada 7 karya budaya yang telah diakui oleh pemerintah. Selebihnya pada program awal tahun 2014 ini BPNB akan merealisasikan beberapa program yang telah disiapkan. Lebih jelas kepala BPNB Made Purna mengatakan, bahwa ketujuh karya budaya yang telah diakui oleh pemerintah pusat pada tangFB/HERU Made Purna gal 23 Desember 2013 lalu, di antaranya ialah, Makepung ( Jembrana ) Kendang Beliq ( NTB ), Wayang Menak Sasak (NTB ), Kesenian Caci (NTT) Sasando (NTT), Arsitektur Tradisional Sumba, dan Tenun Ikat Sumba. “ Implementasi selanjutnya ialah pihak kabupaten /kota dan provinsi dimana asal karya budaya tersebut, diharapkan akan menggelar kegiatan untuk lebih menguatkan akan keberadaan karya budaya tersebut,” ujarnya. Tambahnya pula, kegiatan itu bisa berupa penelitian, lomba, kajian dan kaitan lainnya yang pada intinya untuk lebih menyosialisasikan akan ketujuh karya budaya yang telah diakui oleh pemerintah yang ditandatangi oleh Mendikbud dalam bentuk sertifikat dan piagam. “ Dengan demikian akan semakin lebih dikenal oleh umum, lebih penting adalah untuk generasi penerus kita,” imbuh Made Purna. Sementara pada tahun 2014 ini, karya budaya yang akan diusulkan yang mempunyai nilai komersial oleh BPNB ke pusat ialah, Kain Endek ( Bali) KulinerTaliwang (NTB) dan Permainan Tradisional Tasola (NTT). Program lainnya untuk tahun 2014 ini ialah pada bidang penelitian seperti pada, kajian bentuk ritual kepercayaan masyarakat sidatapa, kearifan tradisional masyarakat NTB, kaitannya dengan pendidikan anti korupsi, kajian pelelintangan di Lombok, dan lainnya. Made Purna menambahkan, bahwa semua ini adalah sebuah peradaban budaya yang mesti harus dilestarikan, sekaligus dimaknai dan juga dihayati untuk bisa mengkukuhkan akan jatidiri bangsa. “ Untuk inilah maka generasi penerus khususnya para pelajar sekolah lebih bisa mengenal akan karya budaya warisan leluhur ini untuk diaplikasikan dalam pembentukan karakter bangsa, “ paparnya. W-017

Semangat Siswa Pantang Surut

Kendati Hujan, Pendidikan adalah Menara Terang

Strategi Hadapi Persaingan Ketat

Kepala SMP PGRI 8 Denpasar, I Wayan Tjeger saat memimpin rapat didampingi Wakasek

DENPASAR-Fajar Bali Untuk memantapkan dan mengeksiskan proses pembelajaran di SMP PGRI 1 Denpasar, Kamis (3/1), Kepala SMP PGRI 8 Denpasar, Drs., I Wayan Tjeger, MM., M.,Si., meggelar rapat yang dihadiri seluruh Wakasek, wali kelas, piket, serta KTU dan staf. I Wayan Tjeger mengatakan, terkait

proses pembelajaran, agenda pokok yang dibicarakan mengenai pemantapan job masingmasing sesuai tugas pokok dan fungsinya (topoksi). Te r m a s u k p e n e r i m a a n siswa baru tahun akademik 2014/2015. Tjeger membenarkan untuk kebutuhan melayani siswa serta mempersiapkan calon peserta Ujian Nasional

(UN), maka guru SMP PGRI 8 agar lebih giat bekerja, sehingga kinerja pada dunia pendidikan khususnya di SMP PGRI 8 semakin tercermin. Hal ini penting, karena sebagai strategi untuk menghadapi persaingan yang ketat ke depan, terlebih menyambut tahun emas 2045. Khusus untuk memantapkan calon peserta

FB/BLAS

UN, pada semester I, telah diberikan pemantapan 2 mata pelajaran (mapel), dan saat ini, 2 mapel. Mapel tersebut terkait 4 mapel yang akan di-UN-kan yakni, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, IPA dan Matematika, ujar Tjeger. UN tahun ini masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

(KTSP), dan UN berdasarkan kurikulium 2013, akan diterapkan tahun 2016. Penerapan kurikulum 2013, Tjeger akan plus-kan dengan bahasa Jepang, bahasa Inggris dan IT, yang dilaksanakan 1 jam setiap Minggu. Selain itu institusi tersebut juga memberikan les tambahan kepada calon peserta UN sesuai standar kelulusan untuk 4 mapel yang di-UN-kan. Sekolah juga akan menyelenggarakan 6 kali try out kepada calon peserta UN, selain try out yang diselenggarakan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kota Denpasar dan provinsi Bali serta PPLP Dikdasmen PGRI Denpasar. Setelah try out akan digelar Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan disusul dengan UN. Tjeger menjelaskan, peserta UN SMP PGRI yang dipimpinnya, 107 orang, dan Tjeger optimis SMP PGRI 8 kembali meraih 100 persen, karena sejak awal UN SMP PGRI 8 meraih 100 persen. Kegiatan lainnya awal tahun ini, Sekolah juga akan melaksanakan pelantikan pengurus OSIS, Paskibraka, dan PMR. Pelantikan itu akan dilangsungkan di sekitar tugu Pahlawan I Gst Ngurah Rai Margarana, Sabtu 5 Januari dan Minggu 6 Januari 2014. Kegiatan ini dipimpin Pembina OSIS, I Made Subianto, S., Sos., M.,Ap., yang juga guru Pendidikan Jasmani (Penjas). Pada kegiatan tersebut, akan diberikan pembinaan, agar menjadi pengurus OSIS yang mampu menghadapi tantangan dalam menangani kegiatan di sekolah. Sementara semester II, Tjeger akan membentuk gugus depan ( gudep) Pramuka, karena Pramuka wajib hukumnya. R-008

Cetak Lulusan Berkualitas

STPBI-SPB Ikuti Ekspo di Pontianak FB/BLAS

DENPASAR-Fajar Bali Hujan yang mengguyur kota Denpasar sejak pagi hari, Kamis (3/1), bukan alasan bagi siswa uhtuk tidak ke sekolah. Karena pendidikan adalah menara terang, maka niat siswa ke sekolah pantang surut kendati dihadang hujan, sehingga kehadiran siswa seperti hari-hari biasa. Pada hari-hari biasa, terdapat beberap sekolah di Denpasar, siswanya ke sekolah menggunakan sepeda dayung. Namun disaat musim hujan, terdapat yang menggunakan payung bagi siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah. Sedangkan yang lebih jauh, diantar orangtuanya dilengkapi mantel. Pada beberapa sekolah hasil pantauan koran ini, di depan sekolah sepeda motor lebih padat dibanding hari-hari biasa. Tak lain karena orangtua silih berganti mengantar putra-putrinya ke sekolah. Semangat meraih ilmu pengethuan dan teknologi, harus melalui perjuangan, termasuk disaat musim hujan. Seperti dikatakan Aristoteles, akar pendidikan pahit, namun buahnya manis. Terdapat juga siswa yang SMS ke sekolah karena rumahnya kebanjiran, tetapi yang pasti kehadiran siswa di sekolah pada umumnya tetap utuh. Di SMK PGRI 4 Denpasar, Kepala SMK PGRI 4, Drs., I Ketut Suarya, M.,Pd., menjelaskan, seluruh siswanya hadir semua. Kehadiran secara lengkap, karena kebutuhan akan pendidikan dan juga disiplin, karena untuk masa depannya, terlebih siswa kelas XII yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN). R-008

PUISI TAHUN BARU HARAPAN BARU

DENPASAR-Fajar Bali Persaingan di dunia kerja dimasa-masa mendatang akan semakin ketat, seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi (PT) menghasilkan tenaga kerja baru. Oleh karena itu sejumlah lembaga pendidikan yang berkembang di tanah air ini berusaha secara maksimal mengantisipasinya. Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) dan Sekolah Perhotelan Bali (SPB) mewujudkan lulusan berkualitas dengan melakukan ekspo ke sejumlah kota besar di Indonesia, ungkap Ketua IV bidang Humas dan Kerja Sama STPBI, Drs. I Nyoman Urbanus, M.Si, CHT, di Denpasar, Kamis (2/1). Ia menjelaskan, beberapa bulan sebelumnya pihaknya telah memperkenalkan perguruan tinggi kepariwisataan yang bernaung di bawah Yayasan Dharma Widya Ulangun Den-

pasar tersebut ke Malang dan Surabaya, Jawa Timur. Menurut rencana akan mengadakan sosialisasi ke sejumlah sekolah yang berada di Pontianak. “Tim sosialisasi terdiri dari, Agus Susila Dharma, Putu Ratih Pertiwi, Komang Ratih Tunjungsari, memperkenalkan lembaga ini dengan mengikuti ekspo di Pontianak, sejak 6-17 Januari 2014 mendatang”, tegasnya. Menurutnya tim sosialisasi STPBI yang dinakhodai Urbanus, akan mengadakan sosialisasi di sejumlah sekolah di Pontianak, di antaranya SMA Gembala Baik, SMA Santo Paulus, dan SMA Santo Ignasius, Pontianak. Selain itu, Pebruari 2014 mendatang, pihaknya juga akan mengadakan sosialisasi di sejumlah sekolah di Jakarta. Urbanus yang juga Direktur IV SPB itu, menegaskan, tujuan dari STPBI dan SPB mengikuti

Selain Persiapkan Peserta UN, Fourgriska akan Gelar IT Competition

2013 telah berlalu Tawa canda Suka duka Semua telah dilalui Lembaran baru telah datang Bawa sejuta harapan Bawa sejuta asa Tuk raih satu kata, “bahagia” 2014 tahun penuh harapan Tahun penuh keinginan Tuk mimpi yang baru Di lembaran yang baru Untuk sebuah masa depan

2. HILANGNYA SEBUAH ASA Ketika sepi menyeruak datang Membuka hati yang bimbang Bimbang akan sebuah asa Yang datang tanpa diundang Hati tiba-tiba merintih Sakit terasa sembilu Asa bagaikan asap tipis Hilang tertiup angin Kemanakah perginya Akankah dia datang Semua tinggal tanda Tanya Dewi Aprinia kelas VIII A SMP PGRI 1 Denpasar

FB/SARJANA Urbanus ekspo di sejumlah sekolah elite minat mengikuti pembelajaran dari sejumlah kota besar di di STPBI cukup tinggi. Saat ini penerus bangsa yang negara kepulauan ini, adalah untuk mencari calon-calon ma- berasal dari sejumlah kota behasiswa yang lebih berkualitas. sar di Indonesia mencapai 25 Menyinggung tentang minat persen dari jumlah mahasiswa remaja belasan tahun yang ber- secara keseluruhan, tukas Ur-

banus. Generasi muda di Indonesia yang telah dinyatakan menjadi mahasiswa di STPBI dan SPB, mengikuti program studi dengan berbagai jenjang di antaranya, Manajemen Perhotelan, Manajemen Kepariwisataan, Manajemen Tata Hidangan, Manajemen Tata Boga, Tata Graha, Kantor Depan, Kapal Pesiar dan lain-lainnya. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti pendidikan dan pelatihan di SPB Airline Trainning Center (ATC), SPB Maritime Trainning Center (MTC), dan Spa. Pada kesempatan itu, pihaknya mengharapkan kepada para siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan melanjutkan pendidikan di PT, agar memilih lembaga pendidikan yang berkualitas dan memiliki jaringan internasional, ungkapnya.K-01

I Ketut Suarya

DENPASAR-Fajar Bali Untuk membangun spirit siswa SMP se-Bali, maka Fourgriska atau yang sering disebut SMK PGRI 4 Denpasar, akan menggelar Fourgriska IT Kompetition, dan kegiatan ini akan dilangsungkan, 23,24 dan 25 Januari mendatang di sekolah

FB/BLAS

tersebut. Selain mengukur kemampuan siswa, juga untuk memperkenalkan SMK PGRI 4 kepada peserta competition. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar, Drs., I Ketut Suarya, M.,Pd., di ruang kerjanya Kamis (3/1) mengatakan, menurut rencana,

Fourgriska akan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar. Fourgriska IT Competition merupakan agenda tahunan, dan tahun 2014 merupakan competition ke-5, dan pada competition sekaligus menggelar tablemenner, karena SMK PGRI 4 sebagai SMK Pariwisata. Bagi peserta yang meraih juara I Fourgriska competition, bila melanjutkan ke SMK PGRI 4, dibebaskan uang gedung 20 persen dan bebas SPP 1 tahun. Juara II, bebas uang gedung 20 persen dan bebas SPP 9 bulan serta juara III bebas uang gedung 20 persen dan bebas SPP 6 bulan. Khusus bagi siswa baru asal Padangsambian dan tamatan SMP PGRI, bebas uang gedung 20 persen. Selain menggelar Fourgriska IT Competition, Suarya juga mengemukakan, tentang isntitusinya sedang mempersiapkan siswa kelas XII untuk menghadapi Ujian Nasional (UN).

Peserta UN SMK PGRI 4, 391 orang. Persiapan yang dilakukan, sekolah akan melaksanakan 4 kali try out, les tambahan dan pengayaan. Sedangkan eksternal, calon peserta UN akan mengikuti try out yang dilaksanakan, Disdikpora Denpasar dan provinsi Bali, serta PPLP Dikdasmen PGRI kota Denpasar. Suarya optimis pada UN tahun ini SMK PGRI 4 kembali menoreh 100 persen. Sedangkan khusus 600 lebih siswa kelas XI, saat ini sedang melaksanakan praktik industri di sejumlah hotel di Denpasar dan Badung, selain siswa praktik di sekolah. Praktik industri wajib hukumnya, tegas Suarya, karena tujuannya untuk mememantapkan kompetensi, mengingat selain UN juga Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sesuai bidangnya. Agar siswa disiplin praktik di industri, maka sekolah memiliki tim monetoring, yang dikordinir Wakasek Humas,

serta juga diawasi orangtua siswa. Suarya selanjutnya menguraikan, serangkaian penerimaan siswa baru tahun akademik 2014/2015, maka untuk mengantisipasi meluapnya peminat, akan di bangun infrastruktur sekolah. Infrastruktur yang akan di bangun 3 lantai dengan total 9 kelas, sedangkan lantai bawah akan dijadikan restoran untuk praktik siswa. Selain itu terdapat gedung yang saat ini 2 lantai akan ditingkatkan selantai lagi, dan tiap kelas kapasitas 43 rombongan belajar (rombel). Total siswa SMK PGRI 4 saat ini, sekitar 1. 700 tandas Suarya. Sementara itu prestasi terakahir yang diraih SMK PGRI 4, yakni 2 medali emas, juara I lomba futsal dan juara I dharma wacana, pada HUT PGRI 2013. Juara II lomba tenis meja putra dan meraih medali perak, juara III lomba tenis meja putri dan juara III lomba menari menyabet medali perunggu. R-008


EKONOMI

7 Dewan Badung Desak UMK Diberlakukan

Terganjal Pergub, UMK Badung Terancam Tak Bisa Diterapkan MANGUPURA-Fajar Bali Upah Minuman Kabupaten (UMK) Badung terancam tak bisa dilaksanakan bulan Januari ini. Pasalnya, sampai saat ini Provinsi Bali belum mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar penetapan UMK. Namun demikian, kalangan DPRD Badung tetap mendesak pemerintah agar menerapkan UMK yang telah ditetapkan sebesar Rp 1.728.000 di tahun 2014. Dewan juga meminta agar pengusaha mentaati kesepakatan dan memberikan gaji kepada karyawannya sesuai UMK baru. Informasinya, Pemkab Badung juga telah melayangkan surat ke Pemprov Bali, mempertanyakan kejelasan Pergub penetapan UMK yang dimaksud. Disebut-sebut, belum keluarnya Pergub dikarenakan kabupaten/kota di Bali ada yang belum menetapkan UMK-nya. “Kami sudah dua kali bersurat, mengingat sudah memasuki awal tahun. Kabupaten belum bisa menerapkan UMK sebelum ada pergub,” ujar Sekda Badung Kompyang R Swandika, Kamis (2/1) kemarin. Kompyang juga mengakui masih menunggu petunjuk dari Pemprov Bali, mengintat pemerintah daerah tak bisa menerapkan UMK baru sebesar Rp 1.728.000, sebelum ada penetapan dari pemerintah provinsi. “Informasi yang kami dapat, Pergub belum keluar lantaran masih ada kabupaten yang belum menetapkan UMK,” akunya. Sementara Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Luh Putu Suryaniti mengungkapkan, dengan belum adanya Pergub penetapan UMK, perusahaan masih mengacu pada UMK lama. “Bisa dipastikan mereka (perusahaan,red) tetap memakai UMK lama, karena UMK 2014 belum ada legal formalnya,” ujarnya.Menurut Suryaniti, sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000 tentang Perubahan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 01 Tahun 1999 tentang Upah Minimum, disebutkan kalau penetapan UMK melalui Pergub. Bahkan, kata dia, penerbitannya 40 hari sebelum pemberlakukan UMK. “Sampai per tanggal 31 Desember 2013 belum terbit (Pergub Penetapan UMK-nya, red). Kami juga sudah bersurat tapi belum ada jawaban. Makanya seluruh perusahaan belum bersedia menerapkan UMK tahun 2014 yang baru,” tandasnya. Walaupun demikian, Suryaniti menghimbau perusahaan tetap melaksanakan UMK 2014 yang sudah disepakti dalam sidang. “Kami berharap perusahaan sudah menerapkan UMK, karena toh angkanya sudah menjadi kepekatan bersama,” ucap Suryaniti. “Meski belum ada Pergubnya, UMK tetap harus diterapkan, karena ini menyangkut hajat hidup,” ujar anggota Komisi A DPRD Badung, Made Duama, di gedung dewan. Selanjutnya politisi Minggu ini mengawal pelaksanaan UMK, sehingga bisa diterapkan di seluruh perusahaan. “Bagi kami ini harus dikawal, karena sekali lagi kami tegaskan masalah ini demi hajat hidup orang banyak,” tandasnya sembari mendesak pemerintah juga memperhatikan para pekerja outsorching, agar juga mendapat haknya seperti karyawan pada umumnya.Sementara Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali cabang Badung I Wayan Suyasa, menegaskan agar UMK tahun 2014 tetap dilaksanakan, walaupun belum ada Pergub yang memayunginya. Suyasa mengatakan, UMK itu hak pekerja, makanya kalau sudah ditetapkan harus secepatnya dilaksanakan, jangan ditunda-tunda. “Kami minta Pemerintah tetap menerapkan UMK, jangan sampai diundur karena belum ada Pergubnya,” tegas Suyasa. W-006

Hatta: Kenaikan Harga Elpiji Wewenang Pertamina Kenaikan harga elpiji  12 kg sepenuhnya wewenang PT Pertamina (Persero), bukan pemerintah. Pelemahan nilai tukar rupiah, salah satu indikator naiknya harga elpiji. JAKARTA – Fajar Bali Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan Pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi kecuali menyangkut subsidi,” kata Hatta di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/1) kemarin. Menteri Hatta mengatakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian harga karena tidak sesuai produksi. Sebelum adanya depresiasi rupiah, Pertamina sudah rugi Rp 5 triliun. Pelemahan nilai tukar rupiah menambah kerugian Pertamina sebesar Rp 600 miliar-Rp 700 miliar. Pemerintah, kata Hatta,  mengharapkan kenaikan LPG nonsubsidi ini ditahan. Namun demikian pemerintah tidak dapat memaksakan karena su-

FB/AGUNG

I Wayan Sedana

SEMARAPURA-Fajar Bali Sutasoma Galery salah satu gudangnya lukisan klasik khas Kamasan dengan berbagai ceritera Bali yang dituangkan ke dalam kanvas, tetap memper-

FB/IST

Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Salah satu pembahasannya adalah usulan kenaikan harga elpiji 12 kilogram. Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah segera memberi izin menaikan harga elpiji tabung 12 kilogram Rp25.400 per tabung. Pertamina mengaku sudah merugi Rp16 triliun selama 4 tahun karena harga elpiji 12 kilogram tidak naik. Jika tahun ini harga elpiji 12 kilogram tidak naik juga, Pertamina memperkirakan akan kembali merugi Rp5 triliun pada 2013. Menurut Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir, kerugian Pertamina tersebut karena penjualan elpiji 12 kilogram yang dilakukan Pertamina jauh di bawah harga pasar. Elpiji 12 kilogram yang dijual Pertamina saat ini per kilogram dijual seharga Rp 5.850, sedangkan harga keekonomian sekitar Rp12.500 per kilogram. Ia menjelaskan untuk menaikkan elpiji 12 kilogram tersebut, Pertamina tidak perlu meminta izin dari pemerintah, tapi hanya menyampaikan atau mengomunikasikannya, karena pemerintah adalah pemegang saham dari Pertamina. NT

dah menjadi keputusan dalam rapat umum pemegang saham. Hatta menilai kenaikan harga elpiji ini dinilai tidak akan berdampak besar terhadap inflasi. Hatta Rajasa menambahkan  kenaikan harga elpiji 12 kilogram oleh PT Pertamina (Persero) sudah tepat. “Jika tidak dinaikan, maka PT Pertamina sebagai distributor bisa terus merugi akibat subsidi yang diberikan untuk

harga gas elpiji 12 kilogram. Saya sudah bilang, apa yang diusulkan Pertamina sudah benar,” kata Hatta . Menurut Hatta, produk elpiji 12 kilogram masuk kategori non-subsidi sehingga secara bisnis Pertamina harus untung. Kenyataanya produk tersebut masih mendapat subsidi yang ditalangi oleh Pertamina. “Untuk menghindari kerugian, Pertamina harus menin-

uang di pasaran tersebut dinilai tak akan menjadikan inflasi melaju secara tidak stabil. “Walaupun masuk dalam periode high season namun laju inflasi tetap kondusif di Bali,” ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Amirudin di Denpasar, Kamis (2/1) kemarin. Tercatat, inflasi yang terjadi di bulan Desember 2013 lalu sebesar 0,49 persen. Sementara, laju inflasi secara year on year (yoy) mencapai 7,35 persen. Angka inflasi itu lanjut Amirudin bisa dikatakan relatif lebih tinggi bila dibandingkan di tahun - tahun sebelumnya. “Untuk tahun ini memang tergolong relatif lebih tinggi. Di 2011 laju inflasi sekitar 3,75 persen (yoy) dan 2012 mencapai 4,71 persen (yoy),” sebutnya. Amirudin mengungkapkan bahwa, penyebab tingginya laju inflasi di tahun 2013 adalah kebijakan pemerintah akibat dari kenaikan bahan bakar minyak

(BBM) yang menyulut pada kenaikan - kenaikan sektor lainnya. Selain kenaikan BBM kata Amirudin, penyumbang laju inflasi tahun ini berasal juga dari kelompok makanan. “Seperti diketahui bersama sejak minggu keempat Juni 2013 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menaikkan harga perliter BBM jenis premium dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500. Setelah dihitung di bulan berikutnya (Juli 2013), terjadi lonjakan inflasi yang mencapai 2,81 persen,” runutnya. Kenaikan tersebut ucap Amirudin menjadi pemicu dari inflasi dibandingkan bulan - bulan sebelumnya. “Naik 0,5 persen saja sudah cukup tinggi,” bebernya. Akibatnya jelas Amirudin, hal ini berdampak langsung pada sektor transportasi dengan naiknya harga tiket atau ongkos terutama pada angkutan umum. Secara tidak langgsung, biaya produksi juga dinaikkan sehingga berimbas pada kenaikan

harga barang. Amirudin menyebut komoditas yang mengalami peningkatan harga selama bulan Desember 2013 antara lain yakni beberapa komditas makanan seperti bawang merah, bawang putih, cabe rawit, sawi hijau, telur ayam ras. Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan

harga adalah daging ayam ras, cabe merah, tuna, jeruk dan pepaya. “Kenaikan harga komoditi bahan makanan juga ada pengaruh dari cuaca. Karena musim penghujan, produksi berkurang dan akhirnya berimbas pada kenaikan harga komoditas tersebut,” ucap Amirudin. W-011

SEMARAPURA-Fajar Bali Pertumbuhan Koperasi yang ada di Kabupaten Klugkung terus mengalami peningkatan setiap tahunya. Dalam setahun ada lima koperasi yang berkembang di beberapa daerah di Kabupaten Klungkung.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Peindustrian dan Perdagaangan Kabupaten Klungkung I Komang Dharma Suyasa menyampaikan hal tersebut, Kamis (2/1) kemarin diruang kerjanya. Dikatakan, perkembangan atau pertumbuhan koperasi yang terjadi semua ini sangat tergantung adanya kelompok ekonomi produktif yang dimiliki oleh masyarakat. Sampai saat ini beberapa calon koperasi yang sudah diterima datanya hanya masih menunggu persyaratanpersyaratan yang masih dibutuhkan lebih lanjut. Suyasa menjelaskan, melalui penyuluhan yang telah dilak-

sanakan sudah ada enam kelompok dari kelompok ekonomi produktif yang akan ditingkatkan nantinya menjadi koperasi. “Dari peyuluhan yang telah kami lakukan sampai saat ini sudah ada enam kelompok dari kelompok ekonomi produktif yang nantinya akan ditingkatkan menjadi koperasi,” ungkapnya. Ditambahkan di Kabupaten Klungkung ada 126 koperasi yang aktif. Sedangkan untuk koperasi yang ada sedikit indikasi akan tidak aktif Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan akan melakukan pendekatan dengan pembinaan dan penyuluhan.

Hal lain disampaikan Suyasa, jika ada suatu laporan dari masyarakat atau temuan dilapangan terkait adanya koperasi yang tidak berijin atau tidak memiliki badan hukum pasti akan ditidaklanjuti untuk selanjutnya dilaporkan ke Dinas Kopersi Provinsi Bali. “Masalah koperasi yang tidak berijin atau tidak berbadan hukum secepatnya kami menindaklanjuti untuk selanjutnya dilaporkan ke Dinas Kopersi Provinsi Bali,” jelas Suyasa yang baru menjabat Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung ini. M-004

JAKARTA – Fajar Bali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono, serta Wakil Presiden dan Ibu Herawati Boediono secara resmi meluncurkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di Istana Bogor, Jabar, Selasa (31/12). Menko Kesra Agung Laksono pada kesempatan itu menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Kesehatan kepada Presiden SBY, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, dan Ibu Herawati Boediono. Dalam sambutannya, Presiden SBY mengatakan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dibuat agar seluruh rakyat mendapatkan perlindungan terhadap masalah kesehatan.BPJS Kesehatan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2014. Melalui BPJS Kesehatan dan Ketenagaker-

jaan, Presiden berharap tidak ada rakyat yang ditolak oleh rumah sakit karena alasan biaya, karena per 1 Januari 2014 ini, seluruh masyarakat miskin kini dijamin seluruh kesehatannya oleh pemerintah. “Melalui BPJS, kini rakyat miskin di seluruh Indonesia bisa berobat dan dirawat gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit,” kata Presiden SBY disambut tepuk tangan peserta peresmian BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Istana Bogor.Kepala Negara menyebutkan, pada tahap awal ada sekitar 120 juta atau 48% rakyat yang akan dijamin oleh BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Para peserta itu terdiri atas 86,4 juta peserta jamkesmas rakyat, 16 juta peserta askes, dan 7 juta peserta jamsostek. Adapun pada tahap kedua 1 Januari 2019, seluruh rakyat Indonesia direncanakan akan menerima BPJS Kesehatan. Sedangkan, BPJS Ketenagak-

erjaan akan mulai efektif berjalan pada tanggal 1 Juli 2015. Presiden menginstruksikan kepada PT Jamsostek untuk mempersiapkan diri dalam melaksanakan program tersebut. Presiden meminta seluruh aparat untuk memastikan bahwa seluruh peserta asuransi agar mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang sama di rumah sakit. Untuk itu, BPJS harus sudah siap dalam melaksanakan transformasi ini. “Pada tahun 2019 seluruh rakyat Indonesia serta warga negara lain yang tinggal selama 6 bulan dan sudah membayar iuran asuransi,” kata Presiden SBY.Presiden menginstruksikan kepada pengelola BPJS Kesehatan untuk meningkatkan profesionalisme dalam melayani rakyat. Dalam akhir sambutannya, Presiden menyampaikan secara resmi tanggal 1 Januari 2014 sebagai pelaksanaan BPJS Kesehatan. NT

gkatkan keuntungannya untuk yang non-subsidi. Karena saat ini Badan Pemeriksa Keuangan sudah menemukan banyak kerugian di Pertamina, akibat subsidi yang terlalu berat untuk harga elpiji 12 kilogram,” kata dia. Ia mengakui hingga saat ini belum ada keputusan apapun soal usulan kenaikan harga elpiji 12 kilogram karena pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi dengan Menteri

Laju Inflasi Tetap Stabil Walau Dalam Keadaan High Season

DENPASAR - Fajar Bali Periode Desember 2013 sampai Januari 2014 merupakan periode high season. Peredaran uang yang ada di 2 bulan tersebut meningkat yang dimana disebabkan karena peningkatan signifikan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara Meningkatnya peredaran

Sutasoma Galery, Lukisan Khas Kamasan Koleksi Ceritera Bali tahankan keaslian dan kisah wayang Bali didalam lukisannya. Pemilik Sutasoma Galery , I Nyoman Mastra, Kamis (2/1) kemarin, menjelaskan, ceritera lukisan klasik yang ditawarkan didalamnya diantaranya, Mahabaratha, Sutasoma, Arjuna Wiwaha dan beberapa ceritra rakyat Bali yang menjadi legenda. Dijelaskan, hasil karyanya masih banyak diminati aik masyarakat lokal, tamu domestik sampai mancanegara. Untuk jenis ceritera lukisan khas Kamasan yang diminati para tamu mancanegara seperti Australia, Perancis, Jepang maupun tamu lokal sangat beragam, tapi masih seputar kisah pewayangan. Guna mempertahankan image positif terhadap karyanya, Ayah tiga anak ini menyampai-

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

kan, tetap menjaga mutu dan juga hubungan baik dengan para pengunjung. “Selama saya menjalani usaha dan kerajinan Lukisan Khas Kamasan ini tetap menjaga kualitas dan juga hubungan baik dengan para pengunjung,”ujar Mastra yang selalu stand by, Desa Kamasan Br. Sangging, Semarapura, Klungkung. Bagi para pencinta lukisan Khas Desa Kamasan ini bisa membawa pulang koleksi lukisan di Sutasoma Galery mulai dengan harga Rp 200 ribu sampai dengan Rp 5 juta. Disamping itu para pencinta seni bisa juga memesan lukisan di gerai Sutasoma sesuai dengan keinginan konsumen dengan berbagai ukuran mulai dari 40x60 meter, 2 meter sampai dengan 1 setengah meter. M-004

FB/IST

Koperasi di Klungkung Per Tahun Terus Bertambah

2014, Seluruh Rakyat Dijamin Berobat oleh BPJS

501/I/KTR

500/I/KTR


OTOMOTIF

8

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

All New Honda Odyssey Mengaspal Rabu Depan!

FB/IST

All-New Harrier 2014 Sajian Mewah SUV Toyota

Lexus RX, All-New Toyota Harrier 2014 telah mendapat penyempurnaan baik eksterior dan interiornya.

FB/IST

Mobil ini adalah generasi kelima Honda Odyssey yang menawarkan kualitas premium, kelegaan kabin dan kenyamanan.

mengamit mesin 2.4 liter DOHC i-VTEC dengan direct FI dan transmisi CVT. Dengan bekal tersebut Odyssey terbaru ini menawar-

kan akselerasi yang lebih baik, efisiensi dan rendah emisi. Salah satu varian Honda Odssey Absolute menyuguh-

Nissan Bakal Punya Sedan Sport Baru?

FB/IST

Pada tanggal 2 Desember 2013 ini Toyota telah resmi lahirkan generasi terbaru SUV mewah dari Harrier 2014. Mengambil dasar dari keluarga satu pabriknya yaitu Lexus RX, All-New Toyota Harrier 2014 telah mendapat penyempurnaan baik eksterior dan interiornya. Pada ajang Tokyo Auto Salon 2014 yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 - 15 Januari 2014, Toyota akan hadirkan varian All-New Harrier Sportivo Concept dari Toyota Racing Development (TRD) dan All-New Harrier Modellista. Meski dari dasar Lexus RX All-New Toyota Harrier 2014 akan menggunakan mesin yang lebih kecil yaitu tipe 3ZRFAE dengan kapasitas 2.0 liter Valvematic yang dipasangkan dengan sistem transmisi Super CVT-i. Tipe mesin ini akan tersedia pilihan penggerak roda 2WD dan 4WD. Mesin ini akan sanggup hasilkan tenaga 151 hp pada 6.100 rpm dan torsi 193 Nm pada putaran mesin 3.800 rpm. Tak hanya itu saja Toyota juga siapkan versi Harrier Hybrid bermesin 2.5 liter Atkinson cycle 2AR-FXE yang bertenaga 152 hp dan torsinya capai 206 Nm. Tapi berkat E-Four system kombinasi tenaganya dapat meningkat hingga 197 hp. Teknologi E-Four system memiliki dua motor electric yang disalurkan pada penggerak belakang. OT

PT Honda Prospect Motor akan meluncurkan salah satu produk premiumnya, All New Honda Odyssey tanggal 8 Januari mendatang. Model terbaru ini bakal tampil revolusioner dengan kemewahan dan kenyamanan berkendara, baik pengemudi maupun penumpang. Honda menjanjikan bahwa All New Odyssey bakal dibekali kecanggihan teknologi dan tingkat kenyamanan yang mumpuni. Mobil ini adalah generasi kelima Honda Odyssey yang menawarkan kualitas premium, kelegaan kabin dan kenyamanan. All New Honda Odyssey 2014 mengambil platform mesin terbaru yang cukup canggih, dan diklaim lebih hemat BBM dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara tampilan eksterior nampak lebih dinamis, modern, dan mewah. Model ini memiliki desain pintu geser dan ultra-lowfloor platform dengan bagian atap lebih tinggi dan lantai lebih rendah dari generasi sebelumnya. All New Honda Odyssey

Nissan salah satu automaker ternama asal Jepang ini meluncurkan sebuah foto teaser yang menunjukkan wujud depan dari kendaraan terbaru mereka. Tinggal 2 minggu lagi sebelum Detroit Auto Show digelar, Nissan sudah lebih dulu melakukan gebrakan di awal tahun 2014 ini. Salah satu automaker ternama asal Je-

pang ini meluncurkan sebuah foto teaser yang menunjukkan wujud depan dari kendaraan terbaru mereka. Sayangnya untuk sementara ini Nissan belum mengumum-

kan pengaturan sasis khusus dan paddle shifter. Sejumlah fitur canggih dan keamanan telah membekali model terbaru ini,

diantaranya multi-view camera system, Honda Smart Parking Assist System, Blind Spot Information, dan CityBrake Active system. OT

kan detail serta spesifikasi dari mobil yang nampak dalam foto teaser tersebut. Namun jika dilihat secara dekat terdapat kemiripan antara foto tersebut dengan penampakan konsep mobil sedan sport Nissan Maxima 2015 yang muncul beberapa waktu lalu, terlebih di bagian fascia. Selain bakal memamerkan mobil sedan sport terbaru ini, pagelaran otomotif yang digelar mulai tanggal 18 Januari besok itu juga akan jadi saat debut mobil konsep IDx Freeflow dan IDx NISMO yang pertama muncul di Tokyo Motor Show lalu. Akankah munculnya sedan sport terbaru tersebut menjadi bukti dari pernyataan Nissan beberapa waktu lalu perihal ‘kehadiran sedan sport dengan penampilan sedan sport masa depan’? Mari kita tunggu faktanya di Detroit Auto Show 2014 mendatang. OT

Tata Motors akan luncurkan model baru dari Tata Nano yang kabarnya bakal menggunakan mesin diesel bulan depan.

Tata Motors akan luncurkan model baru dari Tata Nano yang kabarnya bakal menggunakan mesin diesel bulan depan. Model baru tersebut akan dipamerkan dalam salah satu pagelaran otomotif terbesar Asia yang diselenggarakan di India, yakni Auto Expo.

Produsen mobil murah asal India itu sendiri mengakui bahwa kemunculan varian baru Tata Nano ini bertujuan untuk memamerkan pada dunia, khususnya para calon konsumen, perihal senjata utama dari Tata Nano tersebut, yakni efisiensi-nya dalam hal konsumsi bahan bakar. Akan muncul di bulan Februari besok, varian baru Tata Nano bakal dipersenjatai oleh mesin 800cc 2 silinder dengan Garret Turbocharger dan Common Rail Direct Injection System. Dengan mesin tersebut, ia menghasilkan tenaga sekitar 40-45 hp dengan konsumsi bahan bakar 35-40 km per liter. Selain model baru Tata Nano, dalam pagelaran Auto Expo nanti Tata Motors juga akan memamerkan beberapa model baru lainnya. Dua diantaranya adalah sebuah sedan sub-4 meter dan hatchback baru yang termasuk dalam ‘Project Falcon’ yang tengah mereka garap. OT

FB/IST

FB/IST

Tata Nano Model Diesel meluncur Bulan Depan!

Karena modelnya menggunakan milik vespa dan teknologinya menggunakan Segway, kenadaraan ini dinamai dengan Vespa Segway.

FB/IST

Yamaha Mio Fino ‘Retro’, Optimis Rebut Pasar Skutik Segway Retro Model Vespa

Yamaha skutik ini lebih ditujukan untuk wanita muda yang dinamis dan penuh gaya.

503/I/KTR

Setelah lama dinanti-nantikan, skutik bergaya retro Yamaha Mio Finodiluncurkan di dua tempat berbeda, di Kuta - Bali dan Ciwalk Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/1). PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) merasa optimis Mio Fino bakal menggebrak pasar matic. Dalam keterangan resminya, Yamahamengambil tagline ‘Mio Fino, Fashionable Matic’, dan skutik ini lebih ditujukan untuk wanita muda yang dinamis dan penuh gaya. Menurut Dyonisius, atau yang akrab disapa Dion, Mio Fino sesuai dengan karakter anak-anak muda,

khususnya wanita. “Arti Mio itu sendiri berarti cantik. Mio Fino pun memenuhi kebutuhan wanita yang ingin tetap cantik saat naik motor,” ujar Dion. Skutik retro ini berkapasitas 113 cc, 4-langkah, 2 valve, SOHC, dan berpendingin kipas. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga hingga 8,35 PS di putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak mencapai 7,84 Nm di 7.000 rpm. Fino sudah dilengkapi Automatic Headlight On (AHO), fuel meter, speedometer, front pocket, CVT engine dan tail light. Skutik retro modern

fashionable anyar ini siap dipasarkan mulai bulan Februari. Mio Fino terdiri dari dua varian, yakni Sporty yang dijual Rp 13,5 juta dan Fashion dengan banderol harga Rp 13,65 juta. Secara keseluruhan Fino menawarkan tujuh warna pilihan, yakni Fashion Cyan, Fashion Pink, Classic Red, Classic Black, Sports Black, Sports Blue dan Sports Red. Perbedaan Fino Indonesia dengan Fino Thailand terletak pada posisi lampu senja dan lampu utama. Posisi lampu senja Fino Indonesia lebih stylish dengan bingkai (frame) dan aksen warna krom. Lampu utama Fino Indonesia diberikan tudung atau penutup yang bentuknya maju ke depan seperti yang terdapat pada mobil-mobil klasik. Speedometer dan fuel meter Fino Indonesia dipisah agar terlihat unik dan mudah dimodifikasi. Mio Fino Sporty memiliki paduan warna yang lebih berani (putih merah, putih biru dan hitam merah). Stripingnya lebih banyak, yang tersemat pada bodi belakang, konsol deck tengah, bodi depan hingga sepatboard. Untuk mendukung kesan

Segway memiliki model baru dengan desain seperti motor jadul, Vespa. Secara bentuk retronya seperti Vespa tahun 60 an, yang biasa dikenal dengan Vespa ‘Mendol’. Karena modelnya menggunakan milik vespa dan teknologinya menggunakan Segway, kenadaraan ini dinamai dengan Vespa Segway. Menggunakan motor listrik dengan roda dua yang bisa mencapai kecepatan hanya 20 km/jam. Vespa Segway merupakan hasil karya tangan manusia atau handmade yang dibuat berdasarkan Piaggio asli dan dapat disesuaikan dengan selera konsumen, dikutip dari Autoevolution, Senin (09/12). Alat transportasi ini sendiri mampu menampung beban 180 kg dan tetap bisa melaju dijalan menanjak yang memiliki ketinggian 30 derajat. Untuk sumber tenaga motor ini menggunakan mesin listrik yang mampu menghasilkan tenaga 1,34 hp. selain itu juga mampu berjalan sejauh 3 samapai 35 km dengan kecepatan maksimal 20 km/jam, dalam konsidi batrai penuh. OT sporty diberikan aksen warna hitam di bagian lampu depan, jok, handle grip, velg dan pegangan belakang motor. Mio Fino sporty memiliki striping yang diberi warna merah di bibir velg. Stripingnya berbahan dasar cat bukan sticker. Yamaha memilih striping cat karena melihat banyak konsumen yang memodifikasi dengan permainan striping baru hingga ke bibir velg. Sementara Mio Fino Fashion, stripingnya bernuansa pop ceria bergaya

anak muda dengan aksen jepretan kamera blitz yang terinspirasi dari tren musik pop Korea yang saat ini melanda kaum muda tanah air. Sedangkan Mio Fino Classic berkesan mewah dengan aksen warna kulit di jok dan handle grip. Permainan striping sangat minimalis, dan hanya menonjolkan logo Mio Fino 3D. Striping hanya terdapat pada bodi belakangnya. Yamaha Indonesia menargetkan Mio Fino terjual 20 ribu unit perbulan. OT


pariwara

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

9

BPS: Jumlah Penduduk Miskin 28,55 Juta Orang

453/XII/AGN

018/I/FB/KTR

192/VI/FB/KJS

419/XI/AGN

Di Jual Rumah Jl.Letna Reta type 150/136 4 kmr tidur 4 kmr mandi

AC tiap kmr, car port

Hubnngi :

0811388603 (wiwin)

JAKARTA–Fajar Bali Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin per September 2013 di Indonesia mencapai 28,55 juta orang, bertambah 480 ribu orang dibandingkan angka yang tercatat pada Maret 2013. “Pada Maret 2013 tercatat jumlah penduduk miskin sebesar 28,07 juta orang atau 11,37 persen. Jadi ada kenaikan sebanyak 480 ribu orang miskin,” ujar Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Kamis (2/1) kemarin. Suryamin menjelaskan dari peningkatan jumlah penduduk miskin 480 ribu orang tersebut selama periode Maret-September 2013, sebanyak 300 ribu terjadi di daerah perkotaan dan sebanyak 180 ribu terjadi di daerah pedesaan. Ia menambahkan faktor yang menjadi penyebab kenaikan penduduk miskin adalah terjadinya inflasi tinggi hingga 5,02 persen karena kenaikan harga BBM pada Juni 2013 dan harga beras secara nasional yang mengalami kenaikan. “Selain itu, pada periode Maret-September, harga eceran beberapa komoditas bahan pokok mengalami kenaikan seperti daging ayam ras 21,8 persen, telur ayam ras 8,2 persen dan cabai merah 15,1 persen serta kenaikan tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2013,” katanya. S e m e n t a ra , ko m o d i t a s makanan yang berpengaruh terhadap nilai Garis Kemiski-

FB/IST

nan di perkotaan relatif sama dengan perdesaan, diantaranya beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, mie instan, gula pasir, tempe dan bawang merah. “Sedangkan, untuk komoditas bukan makanan diantaranya adalah biaya perumahan, listrik, pendidikan dan bensin,” kata Suryamin. Ia menjelaskan terdapat komoditas lain yang memberikan sumbangan berbeda terhadap garis kemiskinan di perkotaan dan di perdesaan, seperti daging ayam ras yang hanya memberikan sumbangan besar terhadap garis kemiskinan di perkotaan. “ S e d a n g k a n , a n g ku t a n umum, termasuk komoditas bukan makanan, yang hanya memberikan sumbangan terha-

dap garis kemiskinan di daerah perkotaan, dan kayu bakar memberikan kontribusi yang sama terhadap garis kemiskinan di perdesaan,” ujarnya. Dari sisi persentase, penduduk miskin terbesar masih berada di Maluku dan Papua yaitu 24,24 persen, dan Kalimantan 6,66 persen. Namun dari segi jumlah, penduduk miskin terbanyak berada di Jawa sebanyak 15,55 juta orang dan terendah di Kalimantan 980 ribu orang. Badan Pusat Statistik juga mencatat selama periode Maret-September 2013, Garis Kemiskinan naik sebesar 7,85 persen, yaitu dari Rp271.626 per kapita per bulan pada Maret menjadi Rp292.951 per kapita per bulan pada September. KP

160/VI/FB/GLH

227/VI/FB/AG 418/XI/BLS

166/VI/FB/IGR

229/VII/IGR

021/VI/FB/KTR

252/VIII/IGR

237/VII/IGR


KESEHATAN & SPORT

10

Pelayanan BPJS, Mulai 1 Januari 2014

TIPS

1.700 Rumah Sakit di Indonesia Siap Menjalankan Program BPJS Kesehatan

Mengenal Penyakit Jantung Hipertensi dr. Made Septyana Parama Adi, S. Ked Hipertensi atau secara awam disebut dengan tekanan darah tinggi, sering kita dengar, banyak diderita orang dewasa dan angka kejadiannya semakin bertambah tinggi pada lanjut usia. Hipertensi dijuluki “the silent killer” atau pembunuh diamdiam, karena banyak yang tidak memberikan gejala khas sehingga penderita tidak menyadarinya dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Bagi anda yang menderita hipertensi, jangan menganggap remeh penyakit ini karena dapat menyebabkan kerusakan sejumlah organ penting seperti otak, ginjal, mata, dan salah satunya adalah jantung. Hipertensi merupakan kondisi gangguan medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatas normal. Untuk mengetahui seseorang menderita hipertensi atau tidak adalah melalui pengukuran tekanan darah dengan menggunakan alat yang disebut tensimeter. Menurut The Joint National Committee (JNC-7) dari Amerika Serikat, tekanan darah dibagi dalam tiga klasifikasi yaitu normal (<120/80 mmHg), pra hipertensi (120-139/80-89 mmHg), hipertensi tahap I (140-159/90-99), hipertensi tahap II (>160/100 mmHg). Klasifikasi ini berdasarkan pada nilai rata-rata dari dua atau lebih pengukuran tekanan darah yang baik dan pemeriksaannya dilakukan pada posisi duduk dalam satu atau dua kali kunjungan. Penyakit jantung hipertensi adalah istilah yang diterapkan untuk menyebutkan penyakit jantung secara keseluruhan, mulai dari penebalan otot jantung bagian kiri (hipertrofi ventrikel kiri), payah jantung (gagal jantung), gangguan kelistrikan irama jantung (aritmia), penyakit jantung koroner, dan penyakit jantung kronis, yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penyakit ini disebabkan karena jantung harus bekerja keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah yang memiliki tahanan yang tinggi. Hal ini menyebabkan beban jantung bertambah dan mengakibatkan penebalan otot jantung bagian kiri. Selanjutnya akan terjadi pembesaran jantung, gangguan fungsi jantung, dan payah jantung dimana otot jantung sudah tidak memiliki daya untuk memompa lagi. Payah jantung yang terjadi pada penderita hipertensi akan menimbulkan gejala seperti sesak nafas/ lelah bila beraktivitas, dan pada keadaan yang berat sesak juga dapat dirasakan saat beristirahat, gejala lain juga dapat berupa tanda-tanda kelebihan cairan seperti bengkak pada pergelangan kaki atau terdapat cairan pada paru-paru. Kerusakan otot jantung yang diakibatkan oleh hipertensi dapat menyebabkan gangguan kelistrikan irama jantung, sehingga penderita akan merasa berdebar, detak jantung terasa cepat atau melambat, atau nyeri pada dada, dan mudah lelah bahkan bisa pingsan. Kombinasi dari proses plak kolesterol pada pembuluh darah koroner jantung (aterosklerosis) dengan peningkatan kebutuhan oksigen akibat penebalan otot jantung dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner. Pengobatan pada penyakit jantung hipertensi adalah lebih pada mengendalikan hipertensi dan faktor resiko lainnya, hal ini penting untuk mencegah komplikasi, kerusakan organ-organ lebih lanjut, dan menurunkan angka kematian akibat penyakit ini. Pengendalian tekanan darah dapat dilakukan melalui pengaturan gaya hidup, dan obat-obatan. Pengaturan gaya hidup meliputi: penurunan berat badan bila berlebih, meningkatkan aktifitas fisik/olahraga, konsumsi makanan kaya buah, sayur, susu rendah lemak, dan rendah lemak jenuh, mengurangi asupan garam, berhenti merokok, minum kopi dan alkohol, serta menghindari stress. Pemberian obat-obatan pada pasien hipertensi dilakukan pada pasien yang memiliki faktor resiko, kerusakan organ, menderita penyakit seperti kencing manis atau penyakit ginjal, atau pasien dengan hipertensi tahap II. Obat-obat hipertensi harus dikonsumsi secara teratur dalam jangka panjang agar tekanan darah dapat terkontrol. Kebanyakan penderita meminum obat tidak teratur sehingga dapat menyebabkan tekanan darahnya tidak terkontrol dan menimbulkan kerusakan organ yang lebih parah. Karena hal tersebut , maka sangat penting untuk memeriksa tekanan darah sejak usia remaja, dan apabila ditemukan hipertensi maka harus diperiksa ke pelayanan kesehatan dengan teratur dan tekanan darahnya dikendalikan sampai ke tingkat yang disarankan. KJS

JKN Mulai Berjalan, IDI Imbau Masyarakat Tetap Optimistis dan Kritis

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

Menko Kesra Agung Laksono menjamin tidak akan ada pasien miskin yang ditolak berobat oleh rumah sakit. Hal ini dimungkinkan karena beroperasinya BPJS Kesehatan, tidak menghapuskan jaminan kesehatan masyarakat dan jaminan kesehatan daerah yang sebelumnya sudah diterima warga tidak mampu.

JAKARTA – Fajar Bali Bersamaan dengan diberlakukannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pemerintah memberi pelayanan kesehatan bagi warga miskin per 1 Januari 2014, di rumah sakit yang ditunjuk, sekitar 1.700 rumah sakit yang tersebar di tanah air. “Ya tentu dengan adanya dialokasikan 35 persen dari penduduk Indonesia yang berpenghasilan rendah yang selama ini mendapatkan Jamkesmas, Jamkesda, tetap berlaku maka tentu diharapkan semua rumah sakit tetap melayani warga yang tergolong tidak mampu,” kata Menko Kesra Agung Laksono kepada wartawan di Istana Bogor, Jabar, Senin (30/12). Menurut Menko Kesra, warga tidak mampu yang belum terdaftar dalam program BPJS dapat tetap menggunakan Jamkesmas atau Jamkesda jika mereka memilikinya. Sementara program BPJS nantinya akan

mencakup pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan penyelamatan jiwa, dan bukan pelayanan kesehatan kosmetik. “Kecelakaan, pengobatan, sakit berat, semua termasuk. Begitu jadi peserta, melakukan pembayaran iuran (premi) maka dia berharap mendapatkan pelayanan medis,” ujar Agung. Untuk warga yang tidak mampu, kata Menko Kesra, biaya preminya akan ditanggung negara. Besaran premi yang ditanggung yakni Rp 19.225 per orang per bulan untuk 86,4 juta warga miskin. Kemudian untuk masyarakat umum, pekerja yang tidak menerima upah mandiri, sektor informal

dan sebagainya, itu ada kelaskelasnya. “Kelas III Rp 25.000, kelas II, Rp 45.000, dan kelas I, Rp 60.000,” ungkap Menko Kesra. Mengenai jumlah rumah sakit yang disiapkan, Menko Kesra menyebutkan, sekitar 1.700 rumah sakit yang tersebar di Indonesia sudah siap menjalankan program BPJS kesehatan. Terhitung sejak 1 Januari 2014, rumah sakit yang bekerja sama mulai melakukan pendaftaran. Kendati demikian, menurut Menko Kesra, masih ada sekitar 600 rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta yang belum bekerjasama. “Dari 2.300 rumah sakit, baru 1.700-

an yang join (bergabung), sudah MoU (nota kesepahaman) di seluruh Indonesia, apakah rumah sakit swasta, pemerintah, daerah,” katanya. Menko Kesra juga menyampaikan, terhitung sejak 1 Januari 2014, rumah sakit yang bekerja sama mulai menerima pendaftaran. Untuk pembayaran BPJS, bisa dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Mandiri. “Nantinya, akan ditambah sesuai dengan kebutuhan guna memberikan kesempatan kepada lebih dari 125 juta warga yang belum mendaftarkan diri. Sekarang baru 121,6 juta orang,” papar Agung Laksono.

Menurut Menko Kesra, sekitar 121,6 juta peserta BPJS yang terdaftar saat ini terdiri dari 86,4 juta pemegang kartu jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), ditambah pegawai negeri sipil, TNI, anggota Kepolisian, yang ikut Jamsostek. Mengenai teknis penggunaannya, menurut Menko Kesra, warga cukup dengan membawa kartu Askes yang masih berlaku, atau kartu Jamkesmas. “Orang membawa kartu itu sudah cukup. Kartu Askes yang sekarang masih berlaku, Jamkesmas, bersamaan dengan itu, berangsur-angsur akan ganti kartu baru,” tegas Menko Kesra. NT

tuan rumah PON XX/2020 yang diperoleh dari Pengurus Pusat (PP) dan KONI Provinsi di tanah air, setidaknya bisa diketahui awal Pebruari mendatang. “Dukungan itu semakin cepat akan lebih baik, karena itu Pengprov cabang olahraga agar secepatnya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pengurus Pusatnya masing-masing, sehingga dukungan secara tertulis itu bisa segera dibawa ke Bali,”tegas Wagub Bali, Ketut Sudikerta, di rumah jabatan. Kesungguhan Pemprov Bali sangat dinanti oleh masyarakat yang selama ini menunggu kepastian Bali sebagai tuan rumah PON.

Penantian itu perlu segera diwujudkan oleh Pengprov cabang olahraga, yang mempunyai tugas mencari dukungan ke pusat. Dukungan tertulis itu versi Sudikerta sangat diperlukan sebagai dasar bahwa Bali dipercaya menggelar multi event olahraga empat tahunan setelah Bandung, Jawa Barat. Upaya memperoleh dukungan itu menyusul banyak provinsi yang mengajukan sebagai tuan rumah PON XX/2020, dan yang paling ngebet adalah Papua. Selain Papua, juga Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Sulawesi Selatan. Sederet provinsi tersebut berlomba-lomba men-

cari simpatik atau dukungan agar ditetapkan sebagai tuan rumah. Kesungguhan Pemprov Bali mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON tahun 2020 telah diwujudkan dengan memenuhi persyaratan awal yakni menyerahkan uang jaminan, atau panjar sebesar Rp 1 milyar rupiah. “Dana panjar sudah kami penuhi , s e ka ra n g t i n g ga l menunggu dukungan dari Pengurus Pusat yang diurus oleh masing-masing Pengprov cabang olahraga,”kata Wa g u b B a l i S u d i ke r t a , yang mengaku juga telah melakukan lobi-lobi ke masing-masing pemerintah provinsi. R-007

DENPASAR – Fajar Bali Meski terang-terangan tidak mendukung Ketut Suwandi, pada Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasar (Musorprovlub) KONI Bali, 11 Desember 2013, KONI Denpasar tetap merespons tindaklanjut hasil pemilihan ketua umum tersebut. Salah satu petinggi KONI Denpasar yang tak mau disebutkan jati dirinya itu mengatakan, merasa prihatin atas tarik ulur menyangkut posisi sekretaris umum, sementara komunitas olahraga di Bali sangat menanti hasil kinerja tim formatur. “KONI Denpasar kan anggota KONI Bali. Wajar kami menyampaikan ini supaya ketua umum terpilih tidak kehilangan gairah,”ujarnya, Kamis (2/1) kemarin. Dia menambahkan, apa pun hasil tim formatur, KONI Denpasar tetap mendukung, hanya saja yang perlu disikapi adalah jangan sampai memperpanjang problem hanya karena menanti sosok yang ditempatkan pada posisi sekretaris umum. “Pak Suwandi mempunyai kewenangan untuk menentukan apakah yang diusulkan layak atau tidak, dan yang perlu dipertimbangkan adalah sekretaris umum yang mau dan mampu melayani seluruh kepentingan adminis-

trasi pengprov atau anggota KONI Bali. Terpenting lagi bisa leng-

ket dengan ketua umum soal koordinasi, komunikasi dan kerjasama,”ujarnya. R-007

Sudikerta : Awal Pebruari Sudah Ada Kepastian Dukungan

Wagub Bali, I Ketut Sudikerta DENPASAR – Fajar Bali Wakil Gubernur Bali, I

FM/SUPRI

Ketut Sudikerta, mengisyaratkan dukungan Bali sebagai

6 Januari Kepengurusan KONI Bali Diumumkan

JAKARTA – Fajar Bali Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) resmi diberlakukan di hari pertama 2014. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang sudah sering menyampaikan keluhannya tentang kesiapan BPJS pun angkat bicara soal JKN. Ketua Umum PB IDI, dr Zaenal Abidin, MH mengatakan bahwa IDI tetap mendukung berjalannya program JKN. “Ya kita tetap dukung. Jaminan sosial (bidang kesehatan) untuk rakyat kan sudah sering kita suarakan,” ujarnya, Kamis (2/1) kemarin. Menurutnya, isu tentang jaminan sosial di bidang kesehatan sudah disuarakan oleh IDI sejak awal tahun 2000an. Namun kala itu tidak mendapat respons dari pemerintah. Berjalannya BPJS dengan program JKN menurutnya harus didukung dengan penuh optimisme. Meski optimis, jangan sampai kita jadi tidak kritis. Kalau nanti ada regulasi yang salah harus dievaluasi,” ujar dokter yang akrab disapa dr Enal itu. Ia menjelaskan yang dimaksud dengan sikap kritis adalah berani mengevaluasi kebijakan tersebut. Jika ada kesalahan, maka pemerintah wajib untuk mengganti peraturan tersebut. Jangan hanya berdiam diri dengan alasan program baru berjalan. Regulasi yang harus diubah contohnya adalah tentang gaji yang diterima oleh dokter. Menurutnya gaji dokter yang tercantum dalam regulasi BPJS termasuk kecil. “Dokter memang pemberi pelayanan kesehatan. Namun dokter juga rakyat kan. Maka dari itu harus seimbang,” paparnya. NT

FB/SUPRI

DENPASAR – Fajar Bali Penantian panjang komunitas olahraga di pulau dewata, terkait susunan kepengurusan KONI Bali periode 2013-2016, akan terjawab, 6 Januari mendatang. Agenda pengumuman susunan kepengurusan KONI Bali tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Bali Terpilih, Ir. Ketut Suwandi, kepada koran ini, Kamis (2/1) kemarin. Suwandi mengakui, jadwal pengumuman pengurus ini meleset dari agenda awal yakni akhir tahun 2013, bukan berarti sengaja mengulur-ngulur waktu, tapi lebih pada kepentingan bersama memajukan dunia olahraga Bali. “Kalau kepengurusan solid, dan diterima semua pihak tentu imbasnya bebas masalah internal, dan terpenting lagi implikasinya pada pembinaan yang lancar,” ucap Suwandi. Mantan Ketua Umum KONI

Badung itu, terang-terangan tak mau membocorkan nama-nama pengurus sebelum hari H-nya. “Silahkan pada saatnya tepatnya, 6 Januari secara serentak rekanrekan media mengetahui secara gamblang susunan kepengurusan KONI Bali periode tiga tahun ke depan,”kilahnya. Selanjutnya Suwandi menjelaskan, konsentrasi KONI Bali pasca pengumuman kepengurusan adalah menindaklanjuti Program Indonesia Emas Daerah (Primada) yang digalang pengurus sebelumnya. Program ini penting mengingat bidikannya pada prestasi PON XIX yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat. “Program Primada secepatnya perlu ditangani. Guna memperlancar pembinaan, saya bersama tim formatur menempatkan orang-orang yang berpengalaman dibidangnya, “kata Suwandi, yang juga tidak menyebut siapa orang yang dimaksud. R-007

Foto : Ketua Umum KONI Bali Terpilih, Ir. I Ketut Suwandi Ketua Umum KONI Bali Terpilih, Ir. I Ketut Suwandi

KONI Denpasar Ikut Prihatin

502/I/KTR


11 NASIONAL Jokowi Tantang PNS DKI Naik Angkot Budi Susanto: Tuntutan 12 Tahun Sangat Berat

FAJAR BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

JAKARTA-Fajar Bali Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) roda dua dan empat di Korps Lalu Lintas Polri, Budi Susanto, menilai tuntutan 12 tahun penjara sangat berat. Budi yang merupakan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) itu membantah telah mengatur proyek simulator SIM. Dia mengatakan hanya ditipu oleh Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S Bambang. “Saya ditipu orang. Kita ini korban karena balas dendam Sukotjo, kan sudah jelas. Apa sih yang saya lakukan? Tuntutan ini sangat berat, kita harus lihat bukti persidangan seperti apa,” kata Budi seusai sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (2/1). Budi pun sesumbar berani bersumpah bahwa dirinya

tidak mengatur proyek senilai Rp 178 miliar itu. Dengan nada tinggi dan penuh emosi, Budi terus menuding Sukotjo sebagai dalang kasus ini. “Berani saya sumpah tujuh turunan kalau saya tidak atur proyek ini. Semua kerjaan Sukotjo. Kalau dia berani sumpah tujuh turunan, saya juga mau sumpah. Sukotjo itu pemain,” katanya. Sementara itu, Budi juga membantah pernah memberi uang kepada Inspektur Jenderal Djoko Susilo yang saat itu menjabat Kepala Korlantas Polri. Uang itu disebut agar PT CMMA memenangkan proyek simulator. Menurut Budi, cerita uang dalam kardus darinya untuk Djoko hanya rekayasa Bendahara Korlantas saat itu, Kompol Legimo dan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teddy Rusmawan.

“Enggak ada itu semua (uang untuk Djoko). Itu rekayasa Legimo, si Teddy. Teddy itu pemain besar, proyek di situ, Korlantas, proyeknya Teddy yang main semua. Teddy semua sama Sukotjo mainnya,” kata Budi dengan nada tinggi. Budi dituntut 12 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Budi juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 88,4 miliar. Jika tidak dibayar satu bulan setelah putusan mendapat kekuatan hukum tetap, maka seluruh hartanya disita dan dilelang. Jika nilai hartanya tidak mencukupi, maka harus diganti dengan pidana penjara selama enam tahun. Budi dianggap telah memperkaya diri sendiri Rp 88,4 miliar dari proyek simulator. Budi juga telah memperkaya orang lain yaitu mantan Kakor-

lantas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Djoko Susilo sebesar Rp 36,9 miliar, Wakakorlantas Brigjen (Pol) Didik Purnomo sebesar Rp 50 juta, dan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S Bambang sebesar Rp 3,9 miliar. Kemudian telah memperkaya Primkoppol Polri senilai Rp 15 miliar. Jaksa menganggap Budi terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP Pidana juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHP Pidana. Adapun perbuatan Budi disebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 121,830 miliar dalam perhitungan dari BPK RI. KP

DARI HALAMAN 1

sos. Tetapi, khusus membahas masalah eksekutif yang dinilai tidak menjalankan Perda APBD dengan baik. “Bukan masalah cair atau tidak, tapi kenapa tidak berjalan dengan baik Perda APBD ini,” tegasnya. Ketika disinggung mengenai kehadiran anggota dewan yang terbatas dalam rapat tersebut, Cok Ratmadi berdalih pertemuan itu dilangsungkan oleh unsur pimpinan. Ketika sudah menyebut unsur pimpinan, berarti secara otomatis di dalamnya ada ketua fraksi ataupun komisi. Di lain sisi, tindakan anggota dan pimpinan DPRD Bali yang terus menerus ‘meributkan’ hibah mendapat sorotan dari masyarakat sekaligus Calon Legislatif pendatang baru. Salah

satunya, Wayan Lanang Sudira Caleg dari Partai Gerindra di Kabupaten Gianyar. Menurut Lanang Sudira, caleg incumbent gencar memperjuangan hibah maupun bansos hanya untuk mencari dukungan dari masyarakat. Ketika hibah atau bansos tidak cair, Caleg incumbent mulai ketarketir, lantaran tidak memiliki modal kampanye. Bahkan, secara gamblang ia menyebut kalau Caleg demikian tidak memiliki potensi dan hanya mengandalkan uang rakyat. “Pongahnya (tidak tahu malu) Caleg incumbent menggunakan dana bansos atau hibah sebagai alat untuk mencari dukungan. Tidak punya potensi lain untuk cari dukungan di masyarakat,” tuding Lanang Sudira dengan

nada sinis. Sedangkan, Ketua Komisi I DPRD Bali, Made Arjaya juga sempat menyoroti tindakan rekan-rekannya di Fraksi PDIP. Meski dirinya tercatat sebagai kader PDIP, namun Arjaya menyayangkan sikap rekan separtainya di DPRD Bali. Menurutnya, jangan sampai ada pembohongan publik, karena pasti ada yang cair dan tidak cair. Semua itu ditentukan oleh kelengkapan administrasi dan masyarakatnya. “Saya yakin pemerintah pasti sudah berusaha, jadi kita tinggalkanlah pola-pola lama. Kita tinggalkanlah pola-pola ancaman,” tanggap Arjaya ketika Fraksi PDIP sempat diinformasikan akan mengerahkan masyarakat yang dana hibahnya tidak cair. W-019

gakan tim di lapangan. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung I Putu Ngurah Thomas Yuniarta, ketika dikonfirmasi mengungkapkan terdapat puluhan rumah terendam akibat banjir. Lokasi terparah terletak di Jalan Nakula yang tembus ke Sunset Road, Kelurahan Legian. Diantara warga yang dievakuasi ada beberapa wisatawan yang kebetulan menginap di vila setempat. Walaupun demikian, Thomas mengaku belum mendapat data resmi berapa total rumah yang terendam. Namun, kata dia, jumlahnya sekitar puluhan. “A d a w i s a t a w a n y a n g menginap di vila ikut kita evakuasi. Berapa rumah yang terendam belum kita data. Ada yang ketinggian 70 sentimeter ada yang di bawah itu,”

ujarnya. Untuk penanganan ini, kata Thomas, BPBD Badung mengirim puluhan personil dibantu dengan tim reaksi cepat (TRC) dari BPBD Bali. Proses evakuasi juga dibantu oleh aparat TNI. Secara terpisah Camat Kuta I Gede Rai Wijaya, mengungkapkan lokasi banjir yang terjadi diakui memang berada di daerah yang rendah, bahkan menjadi langganan banjir. “Di sana itu memang langganan banjir. Lokasinya memang rendah. Makanya saat air di Tukad Mati meluap, daerah sini banjir,” bebernya. Ketinggian banjir, kata Wijaya, dibeberapa titik setinggi pinggang orang dewasa. Namun, ia mengaku banjir kali ini tidak terlalu parah setelah

pemerintah gencar membangun drainase dan trotoar di wilayah Kecamatan Kuta. Menurut Wijaya, luapa air dari Tukad Mati pada saat musim hujan ini sangat tinggi. Hal ini juga diperparah kiriman air dari hulu. “Selain kiriman air dari hulu, ditambah hujan berturut-turut, jadi air di Tukad Mati meluber,” kata dia. Mengantisipasi banjir susulan, imbuh Wijaya, pihaknya dengan dibantu aparat terkait membuka posko banjir di Kantor Lurah Legian. Posko ini akan memantau perkembangan di lapangan, sehingga apabila ada banjir susulan segera diantisipasi. “Kita sudah buka posko siaga bencana selama musim hujan. Bapak bupati juga meninjau langsung,” tandasnya. W-006

giannya 40:60%, yang 40% itu dikembalikan ke kelompok, dan yang 60% itu untuk peternak,” ungkap Geria. Geria juga mengungkapkan rasa syukur lantaran ada Simantri, bukan hanya soal pembagian hasilnya. Melainkan peternakan sistem koloni ini juga bisa menghasilkan pupuk kompos yang saat ini baru bisa dipakai oleh anggota kelompok saja. Sedangkan, untuk pemanfaatan biourine, dikatakan Geria belum bisa berjalan secara terus menerus. Hal ini karena pompanya cepat rusak dan macet. “Urine sapi kan mengandung garam, mungkin itu penyebab kenapa pompanya cepat macet, makanya biourine baru sebatas bisa dipakai oleh ang-

gota kelompok saja, dan belum dipromosikan,” ungkap Geria. Hanya saja, Geria saat ini kebingungan karena satu ekor sapi milik kelompok mati secara mendadak, padahal sapi yang mati itu paling cepat pertumbuhannya. Pihaknya pun tidak tahu penyebab matinya sapi itu, karena sebelumnya sehat-sehat saja. Geria juga mengakui belum bisa mencarikan jalan keluar agar satu orang anggotanya itu bisa memiliki bagian sapi sehingga tidak rugi berkelompok dan tidak keluar dari kelompok. “Padahal sapi yang mati itu sudah sempat ditawar seharga Rp. 6,5 juta oleh saudagar sapi yang kebetulan ketemu di sawah. Namun karena itu milik

kelompok, tentu kami tidak berani menjualnya. Sayangnya sapi itu malah mati, sehingga jumlah sapi kini berkurang satu ekor, itulah yang belum bisa saya carikan jalan keluar”, cetusnya. Selain itu, Geria juga berharap karena peternakan sapi Simantri dikandangkan secara koloni, pihaknya menginginkan agar pemerintah memberikan bantuan lagi untuk pembuatan pagar kandangnya. Hal ini untuk mengantisipasi anak-anak sapi yang berada di kandang koloni memiliki anak. Sehingga akan keluar merusak tanaman. “Harapannya agar dikasi pagar untuk mengantisipasi anak sapi itu keluar dan merusak tanaman petani,” sebutnya penuh harap. M-005

“Kita kan harus mendengar saran-saran tersebut. Melihat ada beberapa potensi yang bagus dan bisa diperpanjang, mengapa tidak? Tapi sebelum saya memperpanjang, okelah saya cabut SK saya dulu. Dulu saya pakai SK, jadi sekarang SK itu tidak berlaku lagi,” tegas Gubernur Pastika. Lebih lanjut, selain atas saran berbagai kalangan, Gubernur juga memastikan tidak ada alasan hubungan kekeluargaan dalam masalah ini. Apalagi, jika dikait-kaitkan dengan ‘jasa’ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Mei 2013 lalu.

Meski sudah menjadi keputusan Gubernur, tetapi secara mekanisme pelaksanaannya sepenuhnya diserahkan kepada Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan). Tim di Baperjakat inilah yang nantinya akan menentukan, apakah perpanjangan usia pensiun itu dapat dilakukan. “Dari tim itu, nanti akan ditentukan mana yang bisa atau tidak, perlu atau tidak. Mana perlu regenerasi atau tidak. Kalau jabatan yang bersifat teknis dan belum ada yang bisa ganti, maka diperpanjang. Tapi kalau sudah ada yang berkompeten

ya naik yang di bawah. Tidak ada like atau dislike, apalagi jasa politik. Begitu jadi Gubernur sudah saya lepas semua itu, karena saya harus mengayomi semua. Tidak ada pilih kasih, atau mana daerah yang menang waktu Pilkada atau tidak,” tegasnya. Beberapa pejabat eselon II yang memasuki usia pensiun tahun 2013 yang diinformasikan mendapat perpanjangan usia pensiun adalah Karo Humas Pemprov Bali, I Ketut Teneng, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Dewa Nyoman Parta, dan Kepala Dinas Kebudayaan, Ketut Suastika. W-019

Jelang Pileg, Hibah Terus ‘Diributkan’ Disampaikan, pertemuan tidak membahas masalah hibah ataupun bansos yang belum cair, melainkan fokus untuk mencari formulasi yang tepat. Wagub, juga menegaskan bahwa ia tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan hasil pertemuan. “Ini bukan masalah bisa cair atau tidak, sekarang kita masih mencari formulasi seperti apa yang benar. Selebihnya jawaban ada pada beliau (pimpinan dewan),” ujar Wagub Sudikerta sebelum masuk ke dalam mobil dinasnya. Sementara, Ketua DPRD Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi ketika dikonfirmasi menegaskan rapat tertutup kemarin bukan soal pencairan hibah atau ban-

Giliran Kuta Terendam Banjir DARI HALAMAN 1

dilakukan lantaran khawatir air makin tinggi karena intensitas hujan susah ditebak. Selain di Kelurahan Kuta, banjir juga menerjang beberapa ruas jalan di Kelurahan Seminyak seperti di Jalan Kunti. Banjir disebabkan luberan air dari Tukad Mati. Volume air yang mengarah langsung ke laut lepas ini tinggi menyusul air kiriman dari hulu. Ditambah intensitas hujan beberapa hari belakangan juga memberi pengaruh besar tingginya air di Tukad Mati. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mengantisipasi banjir susulan, pemerintah Kabupaten Badung mendirikan posko banjir di Kelurahan Legian. Dan menyia-

Sapi Mati, Gapoktan Budakeling Bingung DARI HALAMAN 1

menceritakan, Simantri yang dipimpinnya beranggotakan 21 orang dan baru memperoleh anggaran dana pada 2012 akhir. Saat itu, kelompok Simantri ini memiliki 21 ekor sapi. Anggota kelompok yang sebagian besar petani ini sangat bersyukur dengan adanya program Simantri dari Pemprov Bali. Diakuinya, kegembiraan anggota bukanlah tanpa alasan. Anggota Simantri 294, Dusun Saren Kauh, Desa Budakeling ini sebagian besar tidak memiliki sapi, sehingga anggota hanya memelihara sapi dari orang lain, yang tentunya dengan pembagian hasil 50:50% “Kalau Simantri sesuai dengan hasil kesepakatan, pemba-

JAKARTA-Fajar Bali Mulai Jumat ini, PNS DKI Jakarta dilarang membawa kendaraan pribadi. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menantang mereka untuk menggunakan kendaraan umum. “Apa salahnya penggunaan transportasi massal dimulai dari PNS. Wong hanya sebulan sekali saja, kok. Kita ingin membiasakannya saja kok,” ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (2/1). Menurutnya, para PNS sebagai teladan positif bagi masyarakat Jakarta harus memberi contoh kepada masyarakat. Terlebih lagi, nanti akan ada transportasi massal berupa mass rapid transit (MRT), monorel, dan jumlah bus transjakarta serta bus sedang yang semakin banyak dioperasikan di Jakarta. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Inspektorat Pemprov DKI Jakarta diminta memantau terus pelaksanaan Ingub itu di lapangan. Jokowi ingin melihat sejauh mana Ingub tersebut efektif membuat para PNS naik angkot. Jika tidak efektif, Jokowi berjanji akan

Joko Widodo

FB/IST

melakukan evaluasi lagi. “Yang penting itu kita mulai dulu. Saya mau lihat berhasil apa ndak. Wong hanya sebulan sekali. Nanti kan busnya banyak. Jadi, bisa saja sebulan empat kali, atau bahkan setiap hari,” ujarnya. Lantas, bagaimana dengan Jokowi? “Lihat saja saya esok. Mau naik bajaj bisa, sepeda bisa, bus bisa, lihat saja,” tuturnya. Ingub tersebut menyebut bahwa mulai Jumat (3/1), seluruh PNS dilarang menggunakan kendaraan pribadi, baik roda

dua, roda empat, maupun kendaraan dinas. Kebijakan tersebut belaku setiap Jumat pertama di tiap bulan. Kebijakan itu tidak berlaku bagi petugas ambulans, patroli jalan raya, Dinas Pemadam Kebakaran, satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman, petugas pompa, pengangkut sampah, pengangkut air kotor, petugas perpustakaan keliling, operasi yustisi, dan bus antar jemput pegawai. KP

Semua prosedur tetap harus dilalui dengan baik,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Pastika mengutarakan pula rencananya untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota di awal tahun 2014 ini. Namun formatnya bukan seperti kunker yang bernuansa seremonial. Kunker akan dilakukan untuk mengetahui capaian pembangunan Kabupaten/Kota pada tahun 2013 dan rencana kerja 2014 dan 2015. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui lebih awal kebutuhan Kabupaten/Kota sehingga nantinya bisa disesuaikan dalam penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perhitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Terkait dengan rencana kunkernya ini, Gubernur minta instansi terkait untuk mengatur jadwal dan berkoordinasi agar Bupati/Walikota siap dengan paparannya. Penguatan program-program unggulan seperti JKBM, Gerbang-

sadu, Simantri, Bedah Rumah dan lainnya juga mendapat perhatian Gubernur pada pertemuan tersebut. Khusus untuk program JKBM, SKPD terkait diminta melakukan pembahasan mengenai kemungkinan menaikkan alokasi anggaran untuk mengoptimalkan program ini. Hal ini mengingat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai dilaksanakan tahun ini dengan premi lebih besar dari JKBM dan berlaku secara nasional. “Kita perlu pikirkan, apakah kita bergabung dengan BPJS yang cakupannya lebih luas atau kita tingkatkan premi JKBM agar layanannya lebih optimal,” imbuhnya. Pada prinsipnya, Pemprov Bali dengan program Bali Mandara Jilid II akan terus berupaya mengoptimalkan program pro rakyat yang sudah berjalan. Untuk itu, Gubernur berharap SKPD terkait membuat indikator yang bisa digunakan untuk mengukur keberhasilan sebuah program. W-019

slu). “Kami akan atur ini. Ini kan menyangkut rapat umum yang 21 hari itu, sehingga partai kebagian di seluruh provinsi,” tambahnya. Peraturan KPU Nomor 21 Tahun 2013 tentang Jadwal dan Tahapan Pemilu Legislatif menetapkan, pelaksanaan

kampanye melalui rapat umum dan iklan media massa cetak dan elektronik hanya diperbolehkan pada masa 21 hari sebelum masa tenang, yaitu 16 Maret hingga 5 April 2014. Adapun, KPU menetapkan, masa tenang pada 6 hingga 8 April 2014. KP

man mengatakan, tak jarang para teroris yang beroperasi di Indonesia mendapat dukungan dari teroris asing. Namun, diakuinya, bantuan tersebut dapat dicegah. Dengan demikian, para teroris di Indonesia melakukan aksi perampokan untuk mendanai kegiatannya. “Yang mengatakan bahwa merampok untuk kepentingan itu dihalalkan itu ajaran dari mana? Itu yang harus kita

pertanyakan,” ujarnya. Sebelumnya, dalam penggerebekan di Ciputat polisi menyita barang bukti uang yang diperkirakan jumlahnya hampir mencapai Rp 200 juta. Diduga, uang tersebut merupakan uang hasil rampokan. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya Bank BRI unit Panongan, Kabupaten Tangerang, menjadi korban perampokan oleh sekawanan perampok. KP

Gubernur Kumpulkan Pimpinan SKPD

DARI HALAMAN 1

Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Kamis (2/1), Gubernur Mangku Pastika kembali mengingatkan pentingnya pengawasan intern oleh pimpinan SKPD. “Jangan hanya memberi perintah, tiap kegiatan harus dikawal dan dikontrol dengan baik,” ujarnya. Jangan sampai, tambah Gubernur, kesalahan administrasi justru baru diketahui ketika ada pemeriksaan dari lembaga pemeriksa administrasi keuangan. Selain upaya penguatan pengawasan intern, Gubernur Pastika juga meminta jajaran SKPD untuk berpegang teguh pada aturan dan prosedur yang berlaku dalam pengelolaan keuangan daerah. Penekanan ini disampaikannya terkait persoalan pencairan dana bansos yang mengemuka di penghujung tahun 2013 lalu. “Pada prinsipnya kita ingin membantu, tapi jangan sampai melanggar aturan.

KPU akan Tetapkan Zonasi Kampanye Rapat Terbuka

DARI HALAMAN 1

penetapan zonasi tersebut di internal KPU. Dikatakannya, usai pembahasan internal, KPU akan membahasnya dengan partai politik, pihak kepolisian, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawa-

Kapolri: Buku Ba’asyir Jadi Legalitas Teroris Merampok DARI HALAMAN 1

Sutarman menegaskan, tak ada agama yang menghalalkan perampokan untuk mendukung sebuah kegiatan. Untuk itu, ia mengimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan alim ulama untuk mengingatkan kepada masyarakat agar tak melakukan aksi perampokan. Selain merampok, Sutar-

Pejabat Eselon II Dapat Perpanjangan Usia Pensiun DARI HALAMAN 1

tidak mendapat kesempatan. Sedangkan alasan ketiga, adalah untuk penyegaran dalam organisasi. Meski ketiga poin itu sudah menjadi komitmen Gubernur, tetapi landasan yang tidak kalah penting juga mendasari keputusan Gubernur untuk memperpanjang usia pensiun pejabat tahun ini. Sebelum memutuskan perpanjangan usia pensiun beberapa pejabat, Gubernur Pastika mendapat banyak saran dari berbagai kalangan, termasuk DPRD.

026/VI/FB/MHM


POLITIK

12

FAJA R BALI

Jumat, 3 Januari 2014, Tahun XIV

Pelajar Unggulkan PDIP FB/IST

DALAM laman Komisi Pemilihan Umum, Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan Juliari Pieter Batubara tercatat sebagai calon legislator dengan dana kampanye terbesar dari partainya, yakni Rp 4,1 miliar. Ia bersaing dengan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo di Dapil Jawa Tengah 1. Juliari berada di urutan pertama, sedangkan Tjahjo--yang mengeluarkan duit Rp 267 juta untuk saweran ke partai--berada di Juliari Pieter Batubara urutan ke-4. Selain Juliari, ada sekitar empat caleg dari “partai wong cilik” lainnya yang menggelontorkan angka sembilan digit untuk kampanye. Pertama, caleg dari Dapil Lampung II bernomor urut 5, Nur Hasanah. Ia menyumbang dana kampanye sebesar Rp 2,7 miliar. Dalam dapil yang sama, Frans Wahyudi Atmaja mengguyur dana kampanye Rp 1,16 miliar ke partai. Frans berkompetisi dengan nomor urut 6. Kemudian ada Ina Ammania yang melaju dari Dapil Jawa Tengah VI. Ia menyawer partai sebesar Rp 2,09 miliar dan berlaga dari nomor urut 3. Dari Jawa Tengah VIII ada Adisatrya Suryo Sulisto yang akan berkompetisi dengan nomor urut pertama. Aditsatrya memberikan dana kampanye Rp 1,26 miliar. Juni lalu, Indonesian Corruption Watch mengumumkan ada lima caleg PDI Perjuangan yang dianggap tak pro-pemberantasan korupsi. Mereka adalah Herman Hery yang bertarung dari Dapil Nusa Tenggara Timur II nomor urut satu. Ia mengeluarkan duit Rp 383 juta untuk dana kampanye partai. Kemudian ada Said Abdullah yang mengguyur dana kampanye sebesar Rp 138 juta. Ia akan berlaga dari Dapil IX Jawa Timur-Madura dengan nomor urut pertama. Sebagai informasi tambahan, kader muda Nahdlatul Ulama Zuhairi Misrawi ada di bawah Said. Ketiga adalah I Wayan Koster. Ia akan berkompetisi dengan nomor urut 2 dari Dapil Bali. Anggota Komisi Pendidikan dan Olahraga ini mengeluarkan dana kampanye sebesar Rp 200 juta. Keempat adalah Olly Dondokambey. Wakil Badan Anggaran Parlemen ini akan bertarung melaju ke Senayan dari Dapil Sulawesi Utara dengan nomor urut 1. Dalam laporan ke KPU, Olly tak tercatat mengeluarkan dana se-rupiah pun dalam kampanye partai. TP

PARPOL

Hidayat Menang Pemira, PKS Masih Lirik Calon Lain

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muzzamil Yusuf menyatakan meski Hidayat Nur Wahid memenangi pemilihan raya PKS (pemilihan calon presiden yang dilakukan oleh kalangan internal PKS), Ketua Fraksi PKS itu belum tentu resmi diusung menjadi calon presiden. Partai berlambang bulan sabit kembar itu masih melirik kemungkinan calon lain diusung sebagai capres. “Capres yang terpilih di pemira akan dibawa ke Majelis Syuro, di situ akan diputuskan apakah mengajukan capres dari internal partai atau mengajukan alternatif dari mitra partai lain,” kata Muzzamil melalui telepon selulernya, Kamis (2/1). Hidayat Nur Wahid memperoleh suara terbanyak dari 22 nama kader yang dicalonkan dalam pemira yang berlangsung 29-30 November 2013. Suara Hidayat sebanyak 50.567 suara, disusul Presiden PKS Anis Matta dengan 48.152 suara (17,46 persen), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan 46.014 suara (16,69 persen), Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dengan 31.714 suara (11,50 persen), dan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dengan 20.429 suara (7,41 persen). Menurut Muzzamil, kebijakan partai ini berkaitan dengan hasil perolehan suara dalam pemilu legislatif pada April mendatang. Bila partainya tidak memenuhi standar 20 persen suara, secara otomatis partainya harus menggandeng atau berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon presiden. Sebelumnya, Muzzamil mengatakan partainya membuka peluang bagi tokoh eksternal untuk dicalonkan seperti Jusuf Kalla, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto. “Intinya, pilihan sangat tergantung hasil pileg (pemilihan legislatif),” ia menegaskan. TP

Golkar dan Demokrat Menguntit, Sosialisasi dengan Baliho Lebih Efektif

Tiga partai besar (PDIP, Golkar dan Demokrat) diprediksi akan bersaing ketat dalam Pemilu April mendatang. Ketiga partai itu menjadi pilihan dalam survei yang dilakukan Bali Institute of Research (BIR) menyangkut elektabilitas partai politik (parpol) dan efektifitas kampanye caleg di Kota Denpasar

DENPASAR-Fajar Bali Survei menggunakan responden kalangan pemilih pemula khususya kalangan pelajar SMA/K kelas XII yang berumur 17 tahun atau saat pemilu 9 April 2014 telah berumur 17 tahun. Dari 1000 pelajar yang dijadikan sample, sebagian besar pelajar mengunggulkan dan menyatakan akan memilih PDIP, disusul Golkar dan Demokrat. Gambaran elektabilitas ketiga parpol itu terungkap menjawab pertanyaan parpol manakah yang akan dipilih. “Berdasarkan hasil survei, elektabilitas parpol paling tinggi adalah PDIP, kemudian Golkar, Demokrat, Gerindra, disusul Hanura dan NasDem,” ungkap Direktur Eksekutif BIR, I Made Gede Ray Misno, ST., M.Si., saat menyampaikan hasil survei elektabilitas dan efektifitas kampanye parpol dan caleg di kalangan pemilih pemula di Kota Denpasar, Kamis (2/1) kemarin.

Untuk partai lainya seperti PAN hanya 2 suara, PKB 1 orang, PKS, PPP, PBB dan PKPI tidak mendapatkan pilihan dari kalangan pelajar. Sisanya pelajar tidak memilih parpol yang ada.  Bukan hanya itu saja, saat diajukan pertanyaan mengenai partai apa yang dikenal, para pelajar menyebutkan PDIP pada urutan pertama disusul kemudian Golkar, Demokrat, Gerindra dan NasDem. Sisanya adalah partai lain. “Survei kami lakukan agar kita memahami elektabilitas dan efektifitas kampanye parpol dan caleg di kalangan pemilih pemula,” terang Ray Misno seraya menyebut survei dilakukan tanggal 2 sampai 13 Desember 2013 lalu, dengan menyasar 7 sekolah negeri di Denpasar. Dalam surfei ini, lanjut mantan ketua KPU Kota Denpasar ini, juga terungkap sosialisasi caleg dan parpol di kalangan pemilih pemula lebih efektif menggunakan

BANGLI-Fajar Bali Banyak pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Bangli kini meramaikan perpolitikan di daerah dingin ini. Mereka banyak yang nyaleg, pun dengan menggunakan kendaraan yang berbeda-beda. Mereka semua berada di daerah pemilihan (Dapil Tembuku-Bangli), Dapil yang hanyamendapat jatah 11 kursi dari 30 kursi DPRD Bangli. Semuanya hanya berani bertarung di tingkat II (nyaleg untuk DPRD II Bangli). Mereka itu yakni I Nyoman Bebas Gede Ariana, menumpangi Partai

Demokrat, dia pensiun di Dinas Perhubungan Bangli. I Made Madia, mantan Kepala Dinas Pertanahan dan mantan Kepala Badan Kesbanglinmaspol Bangli, kini nyaleg menggunakan Partai Gerindra. Sedangkan Ir Ida I Dewa Ketut Raka, mantan Kadis Peternakan dan Perikanan Bangli nyaleg lewat kendaraan Gerindra, A A Gede Ngurah Warnama pensiunan Kepala Bappeda Bangli nyaleg di Partai Golkar, Sang Putu Suteja, pensiunan di Sekretaris DIsbudpar Bangli nyaleg menggunakan Partai Golkar

FB/dok

Nyaleg, Sumbang Rp 4 Miliar

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri, PDIP ternyata masih unggul di Bali. Hasil survei menyebutkan, kalangan pelajar lebih suka memilih PDIP ketimbang partai lain.

sarana baliho atau spanduk. Terbukti sebanyak 359 (42,84 persen) pelajar mengetahui caleg dari baliho. Kemudian sisanya pelajar mengetahui caleg dari keluarga sebanyak 83 orang (9,9%) dari sosialisasi langsung 74 orang (8,83 %) teman 21 orang (2,51 %) sisanya tidak menjawab sebanyak 301 orang (35,92%). “Hasil ini cukup mengag-

etkan. Karena kita pikir selama ini sosialisasi dengan alat peraga seperti baliho kurang efektif dibandingkan dengan sosialisasi langsung seperti simakrama. Namun di kalangan pemilih pemula (pelajar seperti) ini, baliho ternyata lebih dikenal,” terang Ray Misno. Berdasarkan gambaran elektabilitas parpol dalam Pemilu nanti, Ray Misno dalam sosia-

lisasi yang dihadiri sejumlah petinggi parpol mengingatkan parpol untuk menggarap secara serius para pemilih pemula. Mengingat, masih banyak pemilih pemula yang belum mengetahui caleg yang akan dipilih nanti. Dengan kata lain, respon dari kaula muda terkait pileg masih kecil sekitar 27 persen dari jumlah obyek yang disurvey. R-004

juga. Semua Caleg pensiunan ini berada di daerah pemilihan (Dapil Tembuku-Bangli). Beberapa dari mereka kini sudah mulai promosi diri lewat spanduk yang mereka pasang di jalan-jalan protokol Bangli. Namun jumlah spanduk yang mereka pasang sangat minim, apakah karena mereka tergolong Caleg pra KS, atau memang sengaja memperkecil jumlah spanduk tetapi lebih maksimal turun langsung ke masyarakat? Apa yang melatarbelakangi mereka ikut meramaikan Pileg 2014, apa lantaran mereka

merasa punya basis dukungan, lantaran mereka saat menjabat sudah sering ke masyarakat? Dan apa motivasi mereka ikut nyaleg apa karena dia berbekal idealisme, atau sekadar untuk mempertahankan status sosial, atau karena mereka tak ingin dan tak siap untuk tinggal di rumah saja, padahal sebelumnya saat menjabat mereka dapat jalan-jalan ke luar daerah dan berrefreshing. Memang para pnsiunan mudah terkena penyakit pst power sindroom. Namun banyak masyarakat juga yang menilai kemampuan

mereka handal dan cocok untuk duduk di kursi lembaga kontrol itu, karena pengalaman mereka saat menjabat. “Mereka punya pengalaman, kalau duduk di DPRD pasti cukup mampu, “ujar Made Siman, warga Bangli yang mengaku senang mengatensi perpolitikan di Bangli. Laki-laki asal Desa Pengotan, Bangli ini mengatakan strategi mereka (caleg dari unsur pensiunan) dalam meraih dukungan masih belum bagus. Jauh dikalahkan oleh politisi (mereka yang sudah bergelut di partai politik (Parpol). W-002

(PDIP) paling tinggi melaporkan sumbangan awal dana kampanye yang dihabiskan oleh para caleg dari PDI Perjuangan, yakni sejumlah Rp 344.254.500. Sementara partai paling minim melaporkan sumbangan awal dana kampanye tercatat Partai Amanat Nasional (PAN) yang melaporkan nihil untuk penyetoran dana awal kampanye. Demikian dikatakan Komisioner KPUD Karangasem, Ngurah Maharjana ketika ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (2/01) kemarin. Selain itu, dari laporan ke KPUD Karangasem yang diterimanya, Partai NasDem yang melaporkan sumbangan awal dana kampanye berasal dari bantuan parpol sebesar Rp 62.875.000.

Sedangkan untuk partai lainya semuanya berasal dari para caleg masing-masing partai. “Hanya NasDem yang merupakan bantuan dari Parpolnya, dari calegnya tidak ada. Sedangkan untuk partai lainya merupakan sumbangan dari para caleg-caleg yang bersangkutan,” ungkap Maharjana. Maharjana juga mengatakan, sebagian besar dari laporan yang diterimanya pemakaian dana kampanye ratarata tersedot untuk pembelian alat peraga kampanye. Selain itu, Maharjana juga menambahkan, laporan sumbangan awal dana kampanye yang telah diterimanya nantinya akan diserahkan ke kantor akuntan publik yang telah ditunjuk KPU. Sementara untuk tahap

kedua penyetoran laporan dana kampanye diberikan batas waktunya hingga 2 Maret 2014 mendatang. “Itu kan baru laporan tahap awal, untuk tahap keduanya hingga 2 Maret 2014,” ujarnya. Laporan penerimaan sumbangan awal dana kampanye yang diterima KPUD, untuk partai nomer urut Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebesar Rp 62.875.000. Partai PKS, Rp 8.400.000. Partai PDI Perjuangan, Rp 344.254.500, Partai Golkar, Rp 168.435.000. Partai Gerindra, Rp. 102.360.000. Partai Demokrat, Rp. 48.137.000. Partai PAN, Nihil. Partai PPP, Rp. 100.000. Partai Hanura, Rp 106.702.800. Partai Bulan Bintang (PBB), Rp. 2.000.000. dan Partai PKPI, Rp 2.840.000. M-005

Caleg Pensiunan di Bangli Kalah Strategi

Laporan Dana Kampanye PDIP Paling Tinggi, PAN Nihil

FB/budiasa

politisi

Komisioner KPUD Karangasem, Ngurah Maharjana

AMLAPURA-Fajar Bali Dari sebelas partai peserta pemilu yang sudah menyetor-

kan laporan awal dana kampanye ke KPUD Karangasem, tercatat Partai PDI Perjuangan

Sumbangan Dana Kampanye Caleg PAN untuk Pemilu 2014

Caleg Artis Nyalon Gratis, Eurico Guterres Sumbang Rp 500 Juta

JAKARTA-Fajar Bali Tiga calon anggota legislatif dari kalangan artis ini tercatat tidak menyumbang satu rupiah pun untuk dana kampanye ke partai yang mengusungnya, Partai Amanat Nasional. Mereka adalah Anang Hermansyah, Devy Permata Sari dan Primus Yustisio. Catatan artis penyumbang tertuang dalam laporan resmi partai di situs Komisi Pemilihan Umum yang pada tahap pertama ditutup pada 27 Desember 2013 lalu. Anang Hermansyah, penyanyi dan pencipta lagu yang maju menjadi caleg PAN dari daerah pemilihan IV Jawa Timur ini, misalnya. Ia tercatat tidak menyumbang dana satu rupiah pun ke kas partai. Begitu juga dengan Devy Permata Sari, artis sinetron yang maju menjadi caleg PAN dari daerah pemilihan I Sumatera Selatan. Ia juga tercatat tidak menyumbang dana satu rupiah pun. Primus Yustisio, yang sebelumnya sudah menjadi anggota DPR dari Fraksi PAN ini, juga tak menyetor satu rupiah pun pada

PAN. Ia tercatat sebagai caleg PAN untuk daerah pemilihan V Jawa Barat. Sementara itu artis lain tercatat menyumbang dana jutaan untuk dana kampanye partai. Seperti pasangan suami Marrisa Haque and Ikang Fawzi, masingmasing menyumbang Rp 283,8 juta dan Rp 237,95 juta. Dwiki Darmawan, komposer lagu era 1980-1990-an, yang maju menjadi caleg nomor 1 daerah pemilihan I DKI Jakarta, juga menyumbang dana kampanye Rp 415.595.414 ke PAN. Jeremy Thomas dan Ida Royani, yang sama-sama bersaing di daerah pemilihan III DKI Jakarta, juga menyumbang dana kampanye ke partai yang diketuai Hatta Rajasa tersebut, masing-masing Rp 100 juta dan Rp 200 juta. Desy Ratnasari, mantan bintang iklan sabun mandi dan artis sinetron, yang maju menjadi caleg dari daerah pemilihan V Jawa Barat juga menyumbang Rp 411.184.250 ke partai berlambang matahari tersebut. Hengki Kurniawan, mantan bintang sinetron remaja, yang maju menjadi caleg PAN dari

Anang Hermansyah

FB/IST

daerah pemilihan VI Jawa Timur tersebut menyumbang Rp 141 juta. TP Sementara mantan pejuang pro-Indonesia di Timor Leste, Eurico Guterres, yang maju menjadi calon legislatif dari Partai Amanat Nasional justru menyumbang Rp 500 juta ke PAN, seperti tercatat dalam laporan resmi partai di situs Komisi Pemilihan Umum. Pria kelahiran Viqueque, 17 Juli 1974 ini punya nama lengkap Eurico Barros Gomes Guterres. Jabatannya di partai

Devy Permata Sari

FB/IST

adalah Ketua Dewan Pimpinan PAN Nusa Tenggara Timur. Kini dia memilih tinggal di Kupang karena pilihannya sebagai seorang milisi pro-Indonesia alias antikemerdekaan Timor Timur (Timtim). Sumbangan Guterres ke PAN ini lebih tinggi daripada sumbangan politikus kawakan lainnya. Didik J. Rachbini, yang pernah menyandang sebagai Ketua Pemenangan PAN dan Ketua Dewan Pimpinan PAN Pusat, tercatat menyumbang Rp 415.595.414.

Primus Yustisio

FB/IST

Anggota DPR dari PAN Teguh Juwarno, yang juga mencalonkan lagi menjadi calon legislatif dari daerah pemilihan VIII Jawa Tengah, menyumbang Rp 106 juta lebih. Total dana kampanye yang diterima PAN yang berasal dari caleg mencapai kurang lebih Rp 78 miliar. Sebagian besar dalam bentuk jasa. Sementara itu, PAN mengklaim tak mendapat sumbangan dari perusahan atau badan usaha. Sementara ditempat terpisah diperoleh informasi,Komisi

Eurico Guterres

FB/IST

Pemilihan Umum (KPU) mengklaim telah menyerahkan data laporan awal sumbangan dana kampanye partai politik (parpol) peserta pemilu ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). “Kami (KPU) sudah memberikan suratnya, Selasa. Bawaslu sudah menerima,” kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (2/1). Ferry mengamini, Bawaslu memang berwenang mengetahui dan mengawasi dana kampanye pemilu parpol. Di-

katakannya, selain Bawaslu, publik juga dapat mengakses laporan sumbangan dana kampanye itu. Dituturkannya, KPU telah mempublikasikan data tersebut di situ kpu.go.id. “Prinsipnya juga, laporan sumbangan dana kampanye sudah bisa diakses publik. Apa yang diinformasikan ke Bawaslu dan publik kan sama. Ada di dalam web,” lanjut mantan Komisioner KPU Jawa Barat itu. Sebelumnya, anggota Bawaslu Nasrullah meminta inisiatif KPU untuk menyerahkan laporan sumbangan dana kampanye parpol peserta pemilu. Jika tidak, Bawaslulah yang akan aktif meminta data tersebut. “Itu (tembusan laporan sumbangan dana kampanye parpol) penting. Ada atau tidak ada, KPU mestinya punya inisiatif untuk segera meminta koordinasi kepada Bawaslu, partai-partai yang sudah menyerahkan laporan, sekian jumlah, dan sebagainya. Tetapi tidak tertutup kemungkinan Bawaslu polanya jemput bola ke KPU untuk meminta keterangan yang dibutuhkan Bawaslu,” ujar Nasrullah. TP


FAJAR BALI EDISI 3 JANUARI 2014