Page 1

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 TAHUN XIII

Redaksi: Telp./Fax: (0361) 411283, 1283, E-mail E-mail: ill: b be berita_fajar@fajarbali.co.id, eri r ta_fajar@f @faj @f ajaarrba balili.co .cco. o.iid d, berita_fajar@yahoo.co.id, be b erita_fajar@yahoo.co.id, Website: http://www.fajar http://www.fajarbali.co.id Harga Eceran Rp. 3.000,-

PDIP INGIN

Waspadai Teroris Jelang Natal dan Tahun Baru KUTA-Fajar Bali Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) selalu memberikan peringatan bahwa Bali masih menjadi target favorit teroris. Menjelang Natal dan Tahun Baru 2013 memang belum ada indikasi spesi ik dari aksi teroris tapi perlu kewaspadaan. “Jelang Natal dan Tahun Baru, kita tidak melihat ada indikasi yang spesi ik, tapi kita harus waspada. Saya yakin, masyarakat Bali paling peduli terhadap masalah terorisme. Jadi menurut saya, seratus persen sangat peduli, jadi Bali ini masih aman,” Kata Kepala BNPT, Ansyad Mbai, saat menghadiri acara Rountable on NarcoTerorisme bersama BNN, Kuta,Rabu (12/12) kemarin. Menurut dia, cara-cara terorisme melakukan teror selalu berkembang dan berubah-ubah. Intinya tetap sama yakni untuk menakuti orang banyak. Dan selama ini, dalam catatan beberapa Bersamb. ke hal. 11

Pertahankan MP

Partai Lain Jangan Asal Comot Mangku Pastika Reaksi keras mulai ditunjukkan sejumlah politisi PDIP Bali terkait kabar telah turunnya rekomendasi Partai Golkar kepada Made Mangku Pastika untuk diusung sebagai kandidat Gubernur Golkar pada Pilgub 2013 mendatang.

Mangku Pastika

Semua Kabupaten Diminta Waspada

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M JOGYAKARTA 3H/2M BANGKOK 4H/3M KUTAI 3H/2M HONGKONG 4H/3M BOOKING TICKET BEIJING 4H/3M PESAWAT & HOTEL HUB: 0361-7807850 / 7426100, 08123900846 KETUT SUDIARSA, SE

Sentil Partai lain jangan asal comot Mangku Pastika Tak ada asap tanpa ada api bro...! Abraham: Tak tahu korupsi, jangan jadi Pemimpin! Hahaha... di Indonesia, tak bisa korupsi, jangan jadi pejabat..!

DENPASAR-Fajar Bali Merebaknya penyakit Newcastle Deseases (ND) atau dalam istilah Bali penyakit grubug siap, diharapkan seluruh kabupaten di Bali juga waspada dan mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ND ini. Selain itu, untuk wilayah Bali, penyakit ND yang terdapat di Bali merupakan penyakit endemik terutama saat awal musim hujan ini. “Ini semua harus waspada, disamping itu vaksinasi secara rutin harus dilakukan, kalau sudah vaksin secara teratur saya yakin tidak ada penyakit ND menyerang,” terang Anggota Komisi II DPRD Bali, Nyoman Gede Putra Astawa, Rabu (12/12) kemarin. Putra Astawa juga menduga ada bangkai ayam yang dibuang

DENPASAR-F DENPASAR-Fajar Bali Dikatakan Dikatak bahwa saat ini, Made Mangku Pastika masih ‘milik’ PDIP lantaran pada Pilgub empat ‘m tahun silam, PDIP adalah partai pengusung s resmi Mangku Pastika. Karenanya partai apapun disarankan untuk tidak asalh comot apap kader milik PDIP. kad Setidaknya itulah suara galau yang dilontarkan beberapa politisi PDIP di di DPRD Bali Rabu (12/12) kemarin. Selain D meminta partai lain, seperti Golkar dan m beberapa partai lain tidak asal comot b Mangku Pastika, PDIP juga mempertanyakan apakah rekomendasi dari Partai Golkar itu sudah inal atau hanya sebagai trik politik. Disisi lain, PDIP juga mempertanyakan sikap Mangku Pastika terkait rekomendasi tersebut, mengingat saat ini yang menjadikan Mangku Pastika Bersamb. ke hal. 11

SIDANG KORUPSI UPAH PUNGUT PBB

Kadispenda Terancam 20 Tahun Penjara DENPASAR - Fajar Bali Setelah sebelumnya mantan Bupati Buleleng Putu Bagiada disidang dalam kasus dugaan korupsi upah pungut, Rabu (12/12) kemarin giliran

mantan Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Singaraja Nyoman Pastika, yang diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. Pada sidang perdana dengan

majelis hakim yang diketuai Nursyam itu, terdakwa Pastika didakwa melakukan tidak pidana korupsi upah pungut pajak bumi dan bangunan (PBB) Bersamb. ke hal. 11

HARI HAM: Gede Putra Astawa sembarangan dan sudah membawa penyakit yang akhirnya menulari semua ayam yang ada diwilayah tersebut. “Himbauan membakar atau menanam ini Bersamb. ke hal. 11

Hentikan Eksploitasi Anak JAKARTA-Fajar Bali Maraknya fenomena anak yang bekerja sebagai pembantu atau pengamen jalanan, terjadi karena minimnya pengetahuan masyarakat kelas bawah akan hak anak. Menurut Ida Ruwadi,

sosiolog Universitas Indonesia, kondisi ini disebabkan kesadaran masyarakat tentang hak anak sangat sedikit. “Sehingga orang tua masih memandang anak tidak mempunyai hak, tapi mempunyai kewajiban. Dan akhirnya

anak masuk dalam unit ekonomi yang bekerja untuk menghasilkan uang untuk kebutuhan keluarga” tambahnya. Akibatnya, menurut Ida, sudah menjadi hal yang lumrah Bersamb. ke hal. 11

Pernyataan SBY Membela Koruptor

Abraham: Tak Tahu soal Korupsi, Jangan Jadi Pemimpin! Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengungkapkan koruptor tidak selamanya karena niat, tetapi karena ketidaktahuan para pejabat dinilai kontraproduktif dengan upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Pernyataan itu bahkan menyiratkan Presiden melindungi keberadaan para pejabat yang melakukan korupsi.

JAKARTA-Fajar Bali “Saya menyesalkan pernyataan SBY terkait pemahaman SBY atas korupsi yang dilakukan pejabat negara pada pidato peringatan hari antikorupsi dan peringatan hari HAM di Istana Negara. Terkesan, SBY membela pejabat negara yang melakukan korupsi dan terkesan permisif atas perilaku kolutif pejabat negara,” ujar anggota Komisi III DPR, Indra, Rabu (12/12), di Jakarta. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, korupsi, apa pun alasan dan latar belakangnya, tetaplah tindak pidana.

Presiden SBY Pernyataan Presiden itu justru bisa membahayakan semangat pemberantasan korupsi di negeri ini. “Konsepsi hukum pidana,

Abraham Samad ketidaktahuan bukan berarti menghapuskan pertanggungjawaban pidananya,” ucap Indra. Indra mengatakan, tidak ada

alasan bagi para pejabat mengaku tidak tahu perundang-undangan terkait korupsi. Pasalnya, prinsip sebuah undang-undang jika sudah disahkan, setiap warga negara dianggap mengetahui isi perundang-undangan tersebut, kecuali ditentukan lain oleh peraturan undang-undang itu. “Apalagi ini pejabat negara, tentunya wajib mengetahui peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jadi, tidak boleh pejabat negara berlindung di balik ketidaktahuannya. Kalau tidak mau menerima risiko, jangan jadi Bersamb. ke hal. 11


METROKOTA

2

FAJA R BALI Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

Sehari, Dua Laki - laki Bunuh Diri TABANAN-Fajar Bali Dua orang ditemukan meninggal dunia dengan cara tidak wajar, Rabu (12/12) kemarin. Yang pertama buruh senderan Ahmadun (35) asal Jatimulyo, Jengawah, Jember. Korban ditemukan sudah tewas dengan posisi tergantung di Gudang Pupuk, Banjar Riang Kelod, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel. Korban lainnya, Dewa Nyoman Tangeb (85) ditemukan tewas gantung diri di kamarnya di Banjar Kalibalang, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan. Tewasnya Ahmadun kali pertama diketahui temannya sesama bu-

ruh menjelang makan siang, Rabu, (12/12) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban ditemukan dengan mengenakan baju warna ping dengan celana pendek warna hitam. Korban tewas dalam kondisi menggantung dengan handuk warna biru muda yang diikatkan di bambu plafon kamar. Dikabarkan, korban sudah dua hari tidak masuk kerja lantaran sakit. Pagi hari sebelum ditemukan tewas, korban dikatakan sempat berbincang dengan beberapa rekannya didepan kamar. “Pagi sekitar pukul 06.30 sebelum kami berangkat kerja, dia (korban)

sempat berbincang dan makan bersama,” ucap sepupu korban, Suyitno, (29) dibenarkan rekannya Abdul Hamid, (30) sesama buruh. Lantaran korban sakit, enam rekan lainnya sesama buruh yang tinggal di kamar tersebut berangkat kerja di proyek pembuatan senderan di Banjar Delod Semo. Nah, siangnya sekitar pukul 11.00 rekannya yang lain pulang untuk jam istirahat. “Saat saya buka pintu, saya lihat korban sudah tergantung, saya kaget dan mundur selangkah bersama temen-teman,” ucap Diki Mahlupi (33) yang kali pertama

melihat korban. Penemuan itu dilaporkan kepada bos mereka yakni I Nyoman Budi Tulus, (47) warga Riang Darma, Penebel dan berlanjut melaporkan kepada kelian adat dan kepolisian. Wakil Sementara Kapolsek Penebel, AKP I Gede Ketut Ambara yang langsung turun ke TKP mengatakan dari hasil olah TKP unsureunsur bunuh diri terpenuhi seperti mata terpejam, lidah menjulur dan keluar air mani. Namun pihaknya belum berani memastikan kematian korban apakah bunuh diri atau dibunuh. Lantaran ada beberapa

kejanggalan seperti saat ditemukan korban tergantung dengan handuk dengan posisi agak menunduk. “Kita belum bisa memastikan apakah bunuh diri atau ada motif lain. Masih didalami anggota reserse,” ucap Ambara. Sementara beberapa rekan korban mengatakan, korban memang ada gangguan kejiwaan dan pernah kumat beberapa kali saat bekerja di luar bali. “Memang dia (korban) ada gangguan kejiwaan dan pernah kambuh,” ucap Suyitno. Yang menarik, pagi sebelum dite-

mukan tewas korban sempat mengatakan akan mati setelah mendengar lolongan anjing. “Tadi pagi, pas kami kumpul bareng ada lolongan anjing, dan secara spontan dia bilang, mati dah saya, kami tidak tahu apa maksudnya,” ujar Suyitno dibenarkan rekan yang lain. Sementara itu korban Dewa Nyoman Tangeb (85) yang ditemukan tewas tergantung diri di kamarnya di Banjar Kalibalang, Payangan, saat ditemukan sudah berbau dan membusuk. Demikian ditegaskan Kapolres Tabanan, AKBP Dekananto. W-004

Main Keroyok, Lima Pelajar SMA Dipolisikan SEMARAPURA – Fajar Bali Lima orang pelajar di SMA N 1 Banjarangkan harus berurusan dengan polisi lantaran telah mengeroyok satu orang temanya hingga babak belur. Peristiwa yang tejadi pada Senin (10/12) tersebut dilaporkan oleh korbanya I Dewa Gede Adi Putrawan (16) asal Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung, ke Polsek Banjarangkan pada Senin (11/12) siang. Latar belakang pemukulan bermotif sepele, hanya diawali sebuah lirikan. Adi Putrawan menuturkan, sebelum pengeroyokan terjadi, ia sedang mengikuti kegiatan jeda semester di sekolahnya. Nah, beberapa saat kemudian datanglah I Kadek Juniarta (15) asal Desa Tusan, Banjarangkan dan langsung memandang korban (Adi Putrawan) sambil mengucapkan kata-kata kotor dengan tujuan mengejek. Lantaran merasa tidak mengenal dan tidak pernah memiliki masalah dengan Juniarta, ketika itu Putrawan pun memilih acuh dan langsung

menuju ke kelasnya. Sayangnya sesampai di kelas, Adi Putrawan kembali didatangi oleh Juniarta bersama dengan empat orang temanya yakni, I Putu Meganata (17), I Wayan Subrata (17), I Dewa Gede Anjasmara (17), dan I Gede Selamet Darsana (17). Tanpa banyak bicara, Juniarta langsung memegang kerah baju Adi Putrawan dan mengeroyok korban. Akibatnya, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian pipi, bengkak di dahi, dan juga di kepala bagian belakang. Selanjutnya, karena tidak terima diperlakukan demikian, Adi Putrawan pun melaporkan Juniarta, Putu Meganata, Wayan Subrata, Dewa Gede Anjasmara, dan Slamet Darsana ke Polsek Banjarangkan atas tuduhan pengeroyokkan. Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP I Made Sudanta ketika dikonfirmasi Rabu kemarin membenarkan adanya laporan tersebut dan masih diselidiki. W-019

Suami Stroke, Istri Curi Emas DENPASAR – Fajar Bali Supiasih Astuti (40), ketiban apes. Dia ditangkap jajaran buser Polsek Densel setelah ketahuan mencuri emas di rumah majikannya, Ida Bagus Kadek Dedy Suryadi (35) di Jalan Tukad Batu Agung I nomor 6 Panjer, Denpasar. Pencurian dilakukan perempuan asal Jawa ini tak lain ingin

merah seberat 2 gram dan 3 gram serta satu buah kalung emas seberat 5 gram. Kecurigaan pun dialamatkan kepada pembantunya tersangka Supiasih yang ngekos di Jalan Waturenggong Gang XX nomor 6 Panjer, Denpasar. Akhirnya perempuan bertubuh subur itu ditangkap aparat kepolisian di kamar kosannya, pada Selasa (11/12). “Dia mengaku mengambil perhiasan emas majikannya,” kata Kapolsek, pada Rabu (12/12). Tersangka Supiasih mengaku mencuri perhiasan majikannya pada Kamis (06/12) sekitar pukul 15.00 Wita. Perhiasan tersebut sudah dijual pada 7 Desember lalu, kepada orang tak dikenal di Jalan Hasanudin, Denpasar. Perhiasan berupa cincin emas bermata merah seberat 12 gram sudah dijual seharga Rp 2,9 juta. Uang hasil kejahatan itu digunakan untuk membayar bon besar Rp 205.000. Selain itu, uang hasil kejahatan Tersangka Supiasih kini mendekam ditahanan Polsek Densel digunakan untuk dikirim kepada setelah ketahuan mencuri perhiasan emas majikannya orang tuanya di Jawa sebesar Rp 1,2 juta, membayar cicilan kopmembiayai perobatan suaminya yang terkena erasi sebesar Rp 600.000, bayar ongkos ojek Rp stroke. Desakan ekonomi inilah membuat ter- 40.000, beli baju dan celana sebesar Rp 60.000, sangka Supiasih nekad mencuri 3 cincin emas bayar uang kamar kosa sebesar Rp 350.000, dan satu buah kalung emas yang nilainya jutaan dikirimkan kepada anaknya sebesar Rp 400.000 rupiah. Padahal tersangka yang sudah dikaruniai dan untuk membeli bumbu sebesar Rp 45.000. “Sementara dua cincin emas lainnya dan satu anak satu ini, baru bekerja selama empat hari di kalung kita temukan di dalam lemari kosan terrumah korban. Menurut Kapolsek Densel Kompol Agus Tri sangka,” terangnya. Tersangka beralasan pencurian yang dilakuWaluyo, kasus ini dilaporkan korbannya Ida Bagus Kadek Dedi Suryadi, pada 11 Desember kannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, lalu. Pelapor menyebutkan perhiasan emas yang sekaligus membantu biaya perobatan suaminya diletakkan di atas plengkiran sanggah didalam yang terkena stroke di Jawa. “Suami saya sakit kamar tidur yang ditempati istrinya Ari Dar- stroke pak, dan butuh biaya perobatan. Saya mawati hilang. Berupa satu cincin emas bermata nekad mencuri karena khilaf pak,” alasan termerah seberat 12 gram, satu cincin emas bermata sangka. R – 005

Tersangka Wasul memperagakan cara membunuh korban berlatar-belakang pelecehan seksual.

Rekontruksi Pembunuhan 18 Adegan

Dihantam Pipa Besi, Kepala Dibenturkan ke Tembok

DENPASAR – Fajar Bali Rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Pascalis Vada alias Kadir (45) yang dilakukan Achmad Wasul, berlangsung di mapolsek Denpasar Selatan, pada Rabu (12/12). Dari 18 adegan itu, tersangka Achmad Wasul memperagakan bagaimana cara membantai dengan pipa besi saat hendak disodomi oleh korban. Dalam pengamanatan Fajar Bali, rekontruksi tersebut dikawal oleh Wakapolsek Densel, AKP Nyoman Sukanada dan Kanit Reskrim, AKP Wayan Nuriata. Rekontruksi itu juga dihadiri JPU dan kuasa hukum terdakwa Edy Hartaka SH. Sementara, dalam rekontruksi tersebut menghad-

irkan beberapa saksi saksi yang melihat langsung kejadian. Dari rekontruksi tersebut terungkap sudah kronologis sebenarnya. Dimana, pada pertemuan awal korban dan tersangka bertemu di Pasar Renon. Korban Pascalis mengajak tersangka untuk tinggal di kosanya, di Jalan Tukad Yeh Aya 253, Banjar Pande, Renon, Denpasar Selatan. Niat baik korban ternyata ada “udang dibalik batu.” Betapa tidak, pascakejadian Sabtu (20/12) sekitar pukul 19.00 Wita, korban memberikan es campur kepada tersangka dengan cara memaksa. Tak hanya itu, korban juga berupaya mengerayangi tersangka yang hanya menggunakan handuk saat hen-

dak mandi. Yang lebih parah lagi, korban nekad meremas alat kelamin tersangka asal Sumenep, Jawa Timur itu. Dijadikan korban pelecehan seksual, tersangka Wasul marah. Keributan pun pecah didalam kamar. Dengan penuh emosi tersangka Wasul mengambil pipa besi dari tas dan langsung memukul korbannya. Tersangka terus menghantam besi tersebut ke arah kepala korban hingga berdarah – darah. Kemarahan kembali diluapkan oleh tersangka dengan membentur benturkan kepala korban ke tembok hingga akhirnya korban tewas seketika. Usai menghabisi nyawa korban, tersangka mandi member-

Sidang Dugaan Korupsi Jamsostek

sihkan diri dan berniat untuk kabur. Tapi pemilik kos yang melihat gelagat mencurigakan memeriksa kamar kosan, karena sebelumnya sempat terdengar keributan. Didalam kamar kosan itu pemilik korban menemukan korban sudah tewas. Kedoknya terbongkar, tersangka Wasul melarikan diri dengan menggunakan baju kaos oblong dan handuk. Beberapa jam kemudian, tersangka ditangkap aparat kepolisian diseputaran Sanur. “Rekontruksi ini 18 adegan dan tidak ada penambahan keterangan dari para saksi dan tersangka. Semuanya sudah diperagakan dengan baik dari awal hingga akhir,” ujar AKP Nyoman Sukanada. R – 005

Terdakwa Bawa Empat Saksi Meringankan

DENPASAR - Fajar Bali Kasus dugaan korupsi Jamsostek dengan terdakwa Nengah Sugita (60), Rabu (12/12) kemarin kembali dilanjutkan. Dalam sidang tersebut, terdakwa membawa empat orang saksi yang meringankan. Mereka adalah Gusti Putu Wija, Nyoman Sumawardana, Made Sarwa dan Ketut Astana. Empat saksi ini membantah beberapa nama perangkat desa fiktif yang ada dalam dakwaan jaksa. Wija dalam keterangannya mengatakan dia adalah perangkat desa, sebagai kepala desa Candikuning, Baturiti dari tahun 1978 sampai 1994. Karena tidak tahu sebagai peserta Jamsostek, hingga kini dia belum pernah melakukan klaim. Majelis hakim yang diketuai Nursyam pun meminta Wija agar mencari SK pengangkatannya sebagai kades. SK tersebut, bisa dipakai untuk mencairkan klaim ke Jamsostek. J P U H a r r y C . Fra n k l i n  Pemimpin Umum /Penanggung jawab: IGM Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja Redaktur Pelaksana: Ida Bagus Putu Bagus  Redaktur: Gde Carmyaka, Hence Silalahi, Gst Agung Paramita, Blasius Besu, Supriyono  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, KS. Astana, Wimphy. A Saputra  Staf Redaksi: Suarja, Eliazar Patun, Heru Prasetya, Hery Subagio, Gde Sarjana, Rony B. H  Sekretaris Redaksi: Ketut Tini  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), IGA Diah (Klungkung), Made Doni (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara), Destia Ariyanti, Laurensius Leba Tukan (Kupang)  Rikar Khandi (Manggarai Barat), Binjamin Gabus (Kontributor Manggarai Barat )  Alfan Manah (Manggarai)  Hironimus Dale (Manggarai Timur)  Biro NTB : Amirullah (Kepala Biro), Dedi Shopan Shopian, Nur Imansyah, Tarpi’in, Sarafudin, Mahdi (sirkulasi) Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama

menanyakan apakah pernah menjadi bendesa adat Candikuning. Sebab, bendesa adat tidak termasuk bagian dari peserta Jamsostek yang diprogramkan Pemda Tabanan. Ditanya begitu, Wija Wija yang mantan anggota DPRD Tabanan 1997-1999 menjawab pernah menjadi bendesa ada Candikuning dia tahun 2002. Sementara saksi Sumawardana yang diduga sebagai perangkat desa fiktif mengaku sebetulnya dia kepala desa Tiying Gading, Selemadeg Barat dari tahun 1994 sampai 2002. Dia malah sudah mencairkan klaim ke Jamsostek 18 Agustus 2005. Hanya saja, namun dalam dakwaan JPU ada nama Wayan Sumawardana yang diduga perangkat desa fiktif. “Kalau Wayan Sumawardana tidak ada. Yang ada Nyoman Suwardana dan itu saya sendiri,” aku Sumawardana. Saksi Sarwa juga mengaku sebagai kadus Serongga Pondok,

Desa Pangkungkarung, Kerambitan dari 1983 sampai 2002. JPU sempat mempersoalkan, sebab berdasar surat dari perbekel Pangkungkarung, Sarwa berhenti sebagai kadus tahun 2000 dan selanjutnya digantikan Made Sukarsana. Namun, Sarwa ngotot bahwa dia baru digantikan sebagai kadus tahun 2002. Namun hakim memperingatkan terdakwa untuk berkata jujur. “Bapak harus berkata jujur kalau tidak bapak bisa dipidana,” ancam Nursyam. Sarwa sempat menyebut beberapa nama kadus yang dalam dakwaan jaksa termasuk perangkat desa fiktif. Menurut Sarwa, sebetulnya tidak fiktif. Sebab memang ada orangnya dan menjadi kadus. Seperti Wayan Gudang sebagai kadus Selingsing Kelod; Wayan Muliaka, kadus Pangkungkarung Kangin; Ketut Wendra, kadus Pangkungkarung Kawan; Wayan Gotra, kadus Serongga Gede; Wayan Kondra, kadus Serongga Kemenuh.

Saksi terakhir Ketut Astana ternyata juga seorang kadus Dangin Pangkung, Desa Tista, Kerambitan dari 2001 sampai 2002. Astana pun menyebut bahwa beberapa nama dalam dakwaan jaksa yang dimasukkan dalam perangkat desa fiktif sejatinya ada orangnya dan memang sebagai perangkat desa. Tak mau kalah, JPU menyebut di Tista ada nama Made Bagia. Astana mengakui Bagia adalah bendesa adat. Dalam sidang kemarin, JPU juga menghadirkan satu saksi lagi. Yakni Wayan Sudiarta seorang bendesa adat Gunung Salak, Selemadeg Timur dari 1992 sampai 2005. Saat diperiksa, Sudiarta mengaku tidak tahu kalau dimasukkan dalam program Jamsostek. Dia juga mengaku sama sekali tidak pernah memanggil uang, walau dalam bukti yang dibawa JPU ternyata Sudiarta sudah mengambil uang itu disertai kwitansi. W-007

Press.  Manajer SDM: IGK A Mertha Yoga.  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Marketing: IGA Galuh Ardaningrat  Manajer Pengembangan dan Sirkulasi: IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar No.: 011.02.02.22723.9, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan :Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax. (0361) 411283 e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id. telp. sirkulasi (0361) 411283, 7887790. Tarif Iklan : Umum BW : Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC : Rp. 50.000 mm/klm, Keluarga/ Sosial : Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/ Neraca : Rp. 20.000 mm/klm, Advetorial : Rp. 15.000 mm/klm, Baris : Rp. 20.000 /baris, Iklan Umum Hal Utama : Naik 200% dari tarif iklan umum, Tarif Iklan Jakel (Coat Ad) : 300% dari tarif iklan umum. Percetakan: PT. Temprina .

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN.


KOTAPLUS

Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

3

Pemkot Kembali Gelar Denpasar Festival Bangkitkan Spirit Kota Sejarah Lewat Jelajah Pusaka DENPASAR-Fajar Bali Gelaran Denpasar Festival (Denfes) ke-5 tahun ini yang mengangkat tema “Kreta Angga Wihita” (Kotaku Rumahku) merupakan awal kebangkitan Kota Denpasar sebagai kota sejarah dan kota pusaka dengan membangkitkan spirit kota sejarah. Untuk itulah kawasan kurve “Z” dari Puri Pemecutan hingga Puri Satria yang melintasi jalan Gajah Mada terus ditata dengan membangun Patung Cokorda Pemecutan di simpang tiga Jalan Thamrin dan Patung Cokorda Mantuk Ring Rana di Jalan Veteran. Hal ini terungkap saat rapat persiapan Denfes ke-5 yang dipimpin langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Asisten III, Dewa Nyoman Semadi, melibatkan pimpinan SKPD dan steakholder lainnya, Rabu (12/12) di ruang Praja Utama, kantor Walikota setempat. “Terlebih lagi setelah ditetapkan hari jadi Kota Denpasar yang berdiri tahun 1788 setelah

melalui penelusuran dan kajian historis secara mendalam. Pada HUT 27 Pebruari tahun 2013 nanti, Kota Denpasar berumur 225 tahun. Masyarakat Kota Denpasar harus mengetahui sejarah Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. Untuk itu Denfes 2012 merupakan momentum sangat tepat untuk lebih memperkenalkan sejarah Kota Denpasar dengan program jelajah pusaka. Dengan dibangun dua patung sejarah tersebut dan penataan Jalan Gajah Mada lebih mempertajam identitas diri sebagai kota sejarah. Karenanya Denfes kali ini lebih banyak memberikan ruang kreativitas pada anakanak. Di samping juga dalam program Jelajah Pusaka ini, anak-anak akan diajak menyusuri tempat-tempat bersejarah mulai dari patung Cokorda Pemecutan depan Puri Pemecutan, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada sampai Patung Cokorda Mantuk Ring Rana di Jalan Veteran. “Saat ini Kita lebih memperkenalkan jelajah pusaka pada masyarakat dan anak-anak, sehingga mereka mengetahui sejarah berdirinya Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra. Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara menambahkan, SKPD terkait terus melakukan koordinasi dan ko-

Walikota, IB Rai D. Mantra (tengah), didampingi Sekda AAN. Rai Iswara, Asisten III, Dewa Nyoman Semadi, saat memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Denpasar Festival ke-5. munikasi dalam mempersiapkan pelaksanaan Denfes ini. Dengan demikian diharapkan dalam

pelaksanaan Denfes menjadi satu kesatuan tidak ada perbedaan dalam memberikan penjelasan

terhadap masyarakat. Terkait dengan hari jadi Kota Denpasar Rai Iswara juga

Gubernur Setujui UMK Denpasar 2013 Upah Minimum Kota (UMK) Denpasar tahun 2013 yang telah diajukan ke Gubernur Bali ternyata mendapat persetujuan dengan telah diterbitkannya SK Gubernur. UMK yang diajukan pada tahun 2013 sebesar Rp 1.358.000. Angka ini lebih besar Rp 98.500 dibandingkan dengan UMK tahun 2012 Rp 1.259.500. DENPASAR-Fajar Bali Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial, (Disnakertransos) Kota Denpasar, I Made Erwin Suryadharma Sena, SE, M.Si., membenarkan, UMK yang diajukan untuk tahun 2013 mendatang, sebesar Rp 1.358.000 tersebut, sudah

Perusahaan Diminta Ikuti SK Gubernur Bali disetujui Gubernur Bali. Terbukti dengan dikeluarkan SK Gubernur nomor: 44/2012, tentang upah minimum kabupaten/kota. D e n ga n ko n d i s i te r s e but pihaknya akan kembali melakukan sosialisasi kepada para pengusaha. ‘’Pada Jumat (14/12) mendatang, kami akan melakukan sosialisasi kepada para pengusaha dalam hal ini Apindo dan karyawan yang diwakili serikat pekerja. Tujuannya, agar para pengusaha ini mau membayar upah karyawannnya sesuai UMK sebesar Rp 1.358.000. Terlebih SK dari Gubernur Bali sudah dikeluarkan,’’ ungkap Erwin, Rabu (12/12) kemarin. Ditanya jika ada pengusaha yang tidak mampu membayar upah karyawan, sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan,

Erwin Suryadarma Sena Erwin mengatakan, pihak pengusaha bisa mengajukan penangguhan. Surat penangguhan ini, mesti dikirim ke Gubernur Bali. Nanti, pemerintah daerah akan melakukan kroscek ke perusahaan tersebut. Dengan demikian, bisa diketahui faktor penyebab, perusahaan tersebut meminta penangguhan. ‘’Jika kondisinya memang sedang merosot, tentu penangguhan

itu bisa disetujui. Namun bila tidak, tentu akan kami tolak,’’ jelasnya. Hal itu juga dipertegas UU No. 13 Tahun 2003, tentang UMK pasal 89, jika suatu perusahaan yang belum mampu membayar gaji sesuai UMK, perusahaan tersebut dapat mengajukan penangguhan. “Sepanjang tahun 2012 ini, belum ada perusahaan mengaju-

mengharapkan semua SKPD mengetahui hari lahir Kota Denpasar, sehingga bisa diin-

formasikan kepada masyarakat. Even Manajer Denpasar Festival, I Wayan Semara Cipta, menjelaskan, kawasan titik nol kota Denpasar patung Catur Muka merupakan roh dari pelaksanaan Denpasar Festival. Pelaksanaan Denpasar Festival kali ini sangat berbeda dari pelaksanaan-pelaksanaan sebelumnya mengingat even ini sebagai ranah aktivitas, edukasi, transformasi dan komunikasi publik. Semua kegiatan tersebut menurut Semara Cipta merupakan puncak dari kreativitas dalam mendukung Denpasar Kota Kreatif berwawasan budaya. Terlebih lagi Denpasar Festival kali ini melibatkan kreativitas anak-anak dengan lebih memperkenalkan sejarah hari jadinya Kota Denpasar. Pelaksanaan Denpasar Festival ke-5, lanjutnya, terbagi dalam delapan zona yaitu zona A adalah kawasan Catur Muka, zona B tempat festival kuliner, zona C tempat pameran tekstil, zona D tempat ragam potensi produk unggulan, zona E ragam lorikultura, zona F job fair, zona G ragam seni budaya dan zona H ragam kreativitas komunitas. “Dengan adanya pembagian zona ini diharapkan masyarakat lebih terfokus terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan,” papar Semara Cipta. @Car

TRANSPORTASI

Bina Marga Godok Jalan Tol Kuta-Soka

kan penangguhan pembayaran karyawan sesuai UMK yang berlaku,” imbuh mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar ini. Munculnya angka UMK tahun 2013, lanjut Erwin, setelah melalui kesepakatan antara dewan pengupahan yang terdiri dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), unsur pemerintah seperti Disnaker, Bappeda dan SKPD terkait lainnya. Di samping melakukan survei tiap bulannya, terhadap Kebutuhan Layak (KL), dari Januari hingga Oktober. Survei tersebut dijadikan acuan untuk menyusun draf KL yang mempengaruhi besaran UMK, untuk mendapat rekomendasi, sehingga bisa diberlakukan pada tahun mendatang. “Beberapa hal yang mempengaruhi KL di antaranya, daya beli masyarakat, tingkat in lasi, pendapatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya,” jelas Erwin. R-004

MANGUPURA-Fajar Bali Pemerintah pusat melalui Dirjen Bina Marga kini kembali merancang jalan tol baru yang akan menghubungkan Bali Barat. Jalan tol yang panjangnya diperkirakan mencapai 26,6 km ini akan dimulai dari Kuta-Badung sampai ke Soka, Tabanan atau disebut jalan Tol Kuta_Soka. Dirjen Bina Marga Ir.Djoko Murjanto, MSc, Selasa (11/12) sudah datang ke Bali untuk menggodok rencana pembangunan Jalan Tol Kuta-Soka ini. Dalam pertemuan itu hadir dari Dinas PU Bali, Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung serta pihak Dinas PU Tabanan. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang menjadi pembahasan, di antaranya, masalah panjang jalan, pembebasan lahan serta ruas-ruas wilayah yang akan dilalui dan dampak-dampak yang mungkin ditimbulkan dari proyek itu. Dirjen Bina Marga PU pusat juga meminta masukanmasukan dari masing-masing pemerintah daerah untuk mega proyek tersebut. Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung IB Soerya didampingi Kabid Jalan dan Jembatan IB Surya Suamba yang dikon irmasi, Rabu (12/12) membenarkan adanya pertemuan tersebut. “Benar, Selasa ada pertemuan membahas rencana ini,” ujarnya. Dikatakan, karena jalan tol ini akan melintasi dua kabupaten, yaitu Badung dan Tabanan, maka kedua pemerintah daerah diundang oleh Dirjen Bina Marga PU bersama PU Bali. Pada intinya, lanjutnya, Dirjen Bina Marga PU meminta masukan awal terkait rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Bali Barat tersebut. Salah satu alasan pembangunan jalan ini adalah selain mengurai kemacetan di jalur nasional Denpasar-TabananGilimanuk, juga mengantisipasi terjadinya laka lantas yang selalu terjadi di jalur Tabanan-Gilimanuk. Dari rancangan awal jalan Tol Kuta-Soka ini memiliki panjang 26,6 km. “Pertemuan kemarin baru meminta masukan saja, ini baru pembahasan awal akan ada pembahasan lebih lanjut lagi,” pungkasnya. W-006

PMI Tingkat Kecamatan Dilantik DENPASAR-Fajar Bali Sekitar 37 orang pengurus PMI tingkat kecamatan se-kota Denpasar masa bakti 2011-2016 dilantik oleh ketua PMI Kota Denpasar, Drs. I Made Mudra, M.Si., Rabu (12/12) di aula PMI Kota Denpasar. Kepada para pengurus PMI tingkat kecamatan yang baru dilantik ini, Mudra menyatakan, pegurus mesti memahami tujuh prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, yaitu kemanusiaan, kerelaan, kes-

atuan, dan kesemestaan. “Prinsip ini harus dilaksanakan oleh setiap orang yang tergabung dalam gerakan Palang Merah dan bulan sabit Internasional atau PMI,” tegas Mudra yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar ini. Sebagai pengurus dan sekaligus anggota yang baru dilantik diharapkan mampu mengemban tugas, minimal sudah tahu bahwa PMI itu kebanyakan sukarelawan yang telah memantapkan diri, bahwa PMI itu merupakan organ-

isasi sosial yang penuh dengan jiwa pengabdian. Mudra juga menyebutkan, sebagai organisasi yang telah mendunia dan khusus bergerak dalam bidang kemanusiaan diharapkan setiap anggota terus berupaya meningkatkan keterampilan diri terutama dalam upaya memberikan pengabdian kepada masyarakat. Apalagi dalam melaksanakan visi dan misinya sudah sewajarnya PMI memiliki organisasi dengan struktur yang rapi mulai dari tingkat pusat, kabupaten/kota maupun tingkat

kecamatan, dalam bidang kerja. “PMI tingkat kotalah menduduki posisi yang sangat penting dan strategis, karena sebagai pusat operasional sudah pasti dibantu oleh PMI tingkat kecamatan, serta dibantu oleh forel (forum sukarelawan) dan forpis (Forum remaja palang merah Indonesia), semuanya ini dimaksudkan untuk menopang dan menguatkan kapasitas dan fungsi relawan yang tangguh, yang selalu siap mengabdi untuk kemanusiaan,” tandas Mudra. R-004

Ketua PMI Kota Denpasar, I Made Mudra, melantik pengurus PMI tingkat kecamatan se-Kota Denpasar, Rabu (12/12).

Sosialisasi HIV & AIDS Sasar Ibu-ibu PKK DENPASAR-Fajar Bali Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ida Bagus Eka, menegaskan, tingginya kasus HIV & AIDS di Denpasar tak terlepas dari kondisi penduduk Denpasar yang heterogen, di samping mobilitas penduduk yang sangat tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan kasus HIV/AIDS meningkat terus. Hal itu diungkapkan Eka saat acara Talkshow Sosialisasi HIV/ AIDS kepada Ibu-ibu PKK Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (12/12) di Kantor Camat Denpasar Timur. Dikatakan, upaya untuk meminimalisasi kasus ini sudah terus dilakukan, melalui berbagai kegiatan dan sosialisasi melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Mengingat bahaya HIV/AIDS dampaknya begitu besar bagi kesehatan dan masa depan bangsa. Upaya untuk menghambat penyebaran kasus ini juga gencar dilaku-

dr. IB Eka saat acara Talkshow Sosialisasi HIV & AIDS kepada Ibu-ibu PKK Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (12/12) bertempat di Kantor Camat Denpasar Timur. kan terutama dikalangan pelajar, mahasiswa di samping masyarakat umum seperti; pekerja kafe, panti

pijat, dan PSK. Pihaknya juga mengharapkan agar instansi terkait dan LSM yang

peduli HIV/AIDS terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dari penyakit memati-

kan ini. Karena hingga saat ini, penyakit HIV/AIDS belum ditemukan obatnya. Untuk itu melalui upaya sosialisasi ini diharapkan terutama Ibu-ibu PKK akan semakin paham dan tahu apa itu penyakit HIV & AIDS, serta bagaimana penyebaran dan cara pencegahannya. “HIV/AIDS memang sudah bertambah banyak, kita sudah banyak melakukan kegiatan-kegiatan seperti penyuluhan, serta menyiapkan sarana prasarana pelayanan dan konseling sehingga bisa menemukan kasus-kasus yang terpendam selama ini. Kalau ini tidak dilakukan upaya-upaya pencegahan maka kasus HIV/AIDS akan bertambah banyak, di samping populasi umum juga akan merambah ke ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak”, kata dr. Eka. Melalui Talkshow Sosialisasi HIV/AIDS ini, diharapkan ibuibu PKK bisa lebih memahami kasus-kasus HIV/AIDS guna menyelamatkan ibu dan anak dari

b a h aya H I V / A I D S i t u s e n d i r i . “HIV/AIDS dari tahun ke tahun terjadi peningkatan namun secara fluktuasi, apabila masyarakat sudah paham tentu akan lebih mudah untuk mengantisipasinya,” imbuhnya. Selain dr. Ida Bagus Eka selaku narasumber, juga ada narasumber lainnya dari Lembaga Sosial Masyarakat Yayasan Kerti Praja (YKP) Dewa Suyatna dengan pemaparan Lokasi-lokasi Pekerja Sex Komersil yang ada. Sesuai dengan Percepatan Pencapaian MDG goal 6 dengan Getting to Zero sebagai tindak lanjut High Level Meeting (HLM) di New York melalui KTT ASEAN pada tanggal 18 November 2011, di mana para Pemimpin ASEAN mengadopsi ASEAN Declaration of Commitment tentang Pencegahan Penularan Infeksi Baru (Zero New Infection), Peningkatan Kualitas Hidup (Zero AIDS Related Death), dan Mitigasi Sosial (Zero Stigma Discrimination). R-004


daerah

4

FAJAR BALI Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

Vila Bodong Makin Mengancam Destinasi Ubud GIANYAR- Fajar Bali Keberadaan vila bodong atau tidak teregister oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar ternyata semakin menjadi ancaman bagi pengelolaan hotel dan kemajuan destinasi wisata yang berbasis alam seperti di Ubud, Gianyar. Sebab pembangunan vila menyasar lokasi di persawahan. Di sisi lain, sawah berikut pesona alamnya menjadi daya tarik utama bagi Ubud. Kekhawatiran itu diungkapkan Ketua UHA (Ubud Hotel Association) Heri Sumawan di sela-sela perayaan UHA ke-8 di Wantilan Desa Pakraman Ubud, Gianyar, Rabu (12/12). “Dari asiosiasi memang belum bisa mengukur besaran serta banyaknya vila bodong di Kabupaten Gianyar dan Ubud secara

khusus , karena hal tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah. Namun kami akan coba untuk membantu menginventarisir vila-vila tersebut . Dan memberikan panduan pada pemerintah terkait masalah itu,”ujar Heri Sumawan . Lebih lanjut General Manager Nandini Bali Ubud ini mengatakan, kalau vila-vila bodong ini dibiarkan terus seperti saat ini akan menjadi ancaman juga bagi banyak pihak terutapa para pengusaha vila yang legal dan pemerintah. “Bali saat ini bisa kita ibarkatkan penari yang cantik yang terus sedang didandani dan menarik orang asing untuk melakukan investasi , tapi hal ini juga memberian peluang kepada orang asing tersebut

karena memberikan aturan terlalu lunak yakni membuka pembangunan vila di tempat produktif yang sayangnya lahan itu juga menjadi objek pariwisata , contoh sperti persawahan tegalan dan lainnya,”paparnya. Sumawa juga memaparkan, fenomena ini juga bisa dilihat sekarang. “Lihat sekarang, subak pun menjadi mati, dengan menjamurnya vila di lahan basah ini, padahal itu merupakan kultur kita di bali. Jika tidak ada yang memperatikan vila-vila liar ini akan membunuh produk budaya, yang juga merupakan andalan Bali,” tegasnya. Ditanya mengenai kunjungan wisatawan ke Ubud, Sumawan mengatakan untuk akhir tahun ini memang ada penurunan tingkat hunian sebesar 20 persen .W-005

Kapolres Klungkung Soroti Pencurian Pratima

SEMARAPURA-Fajar Bali Menjelang perayaan tahun baru 2013, Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati mengumpulkan jajaran personil Polres Klungkung, Rabu (12/12) kemarin. Acara yang dipusatkan di Gedung Nusa Penida Harapan Polres Klungkung tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan oleh para personil selama tahun 2012. Di samping dihadiri oleh Kapolres, pertemuan itu juga diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Klungkung, dan sebanyak 300 personil polisi baik dari Polres maupun Polsek di seluruh Kabupaten Klungkung. Kapolres AKBP NI Wayan Sri Y.W dengan tegas menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas oleh para personilnya selama hampir satu tahun ini belum terlaksana secara maksimal. Oleh karena itu, Kapolres menekankan agar seluruh personil dapat meningkatkan kinerja. Salah satunya, Kapolres menghimbau agar seluruh personil dapat mengusai cara mengoperasikan komputer. Dengan demikian, setiap personil dapat bekerja dengan cepat, dan tidak hanya mengandalkan satu orang saja. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kapolres pun menyampaikan akan segera mengadakan pelatihan komputer kepada para personilnya yang hingga saat ini belum mahir mengoperasikan salah satu

teknologi canggih tersebut. Menyoroti maraknya pencurian pritama di berbagai Pura di luar Klungkung, Kapolres mengaskan agar hal itu segera disikapi dengan serius. Harapanya adalah agar, peristiwa serupa tidak terjadi di wilayah hukum Polres Klungkung. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolres AKBP Ni Wayan Sri Y.K. memang telah mengambil langkah-langkah prefentif diantaranya adalah dengan mengumpulkan para pecalang dan melakukan ceramah di tiap-tiap banjar maupun desa. Di samping itu, Kapolres juga mengedepankan kinerja para Binmas, mereka diharapkan dapat berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga tokoh adat untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Ketua MUDP Klungkung, Ketut Rupia Arsana, ketika dikonfirmasi mengenai antisipasi pencurian pratima di Klungkung menyampaikan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Polres Klungkung. Terutamanya adalah dengan telah dilakukanya pertemuan antara para petugas kepolisian dengan pecalang ataupun bendesa adat Kabupaten Klungkung. Selain berkerjasama dengan aparat kepolisian, Rupia juga sangat mengharpakan sinergi antara warga dan juga para tokoh adat di masing-masing desa. W-019

FK-KADK Kabupaten Gianyar Bantu 21 Anak Difabel

GIANYAR- Fajar Bali Kenyataan terkadang tidak seindah keinginan. Kondisi itu dialami Wayan Purnawan (16), anak difabel (cacat fisik) lumpuh, warga Desa Blega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kaki wayan mengalami kelumpuhan namun bagian tubuh lainnya normal. Kakinya yang lumpuh tidak dapat menyembunyikan wajahnya yang selalu memancarkan kecerian dan semangat usia remaja. Hal tersebut terungkap saat Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Kecacatan (FK-KADK) memberikan bantuan kepada beberapa anak difabel di Kabupaten Gianyar (12/12). Menurut sang Ibu, Wayan Adi, 38, Wayan Purnawan mengalami kelumpuhan sejak usia 5 tahun. Saat itu tiba-tiba Purnawan mengalami kelumpuhan. Menurut diagnose dokter, Wayan Purnawan menderita syaraf terjepit.

Meskipun lumpuh Wayan Purnawan mampu menyelesaikan SD di sekolah umum. Sebenarnya Wayan Purnawan sangat ingin melanjutkan sekolah, namun karena faktor ekonomi hal tersebut urung terlaksana. “Sebenarnya ingin sekali Wayan maupun kami orangtuanya agar Wayan melanjutkan sekolah, namun karena kami berdua bekerja sebagai pengrajin, tidak dapat mengantar jemput Wayan untuk ke sekolah. Karena kalau salah satu dari kami tidak bekerja, sudah dipastikan tidak dapat mencukupi kehidupan sehari-hari, bahkan saat ini meskipun kami berdua bekerja, masih sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup,” ucapnya. Ketua FK KADK, I Nyoman Sukantha menjelaskan berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Gianyar saat ini sebanyak 532 anak mengalami kecacatan. Un-

Gapura Desa

tuk itu kami dari FK-KADK yaitu forum yang dibentuk pemerintah Kabupaten Gianyar tahun 2007 bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada keluarga dalam menangani anak difabel, memperjuangkan hak-hak dan meningkatkan kesejahteraan anak difabel. Anggota FK-KADK adalah seluruh keluarga yang memiliki anak difabel. Bantuan yang diberikan merupakan hasil dari kupon bazar yang didistribusikan bulan Juni. Bantuan diberikan kepada 21 anak DIfabel yang tersebar di 7 Kecamatan. Nyoman Sukanto juga berterimakasih kepada DInas Sosial kabupaten Gianyar dan seluruh pihak yang membantu memperlancar kegiatan sosial tersebut. Nyoman Sukanto meminta bantuan kepada seluruh kepala desa agar mensosialisasikan apabila ada warganya yang memiliki anak difabel untuk menyekolahkannya di SLB Gianyar. W-005

Bupati I Wayan Candra Menandatanganai APBD 2013

Bupati Candra - Legislatif Tandatangani APBD 2013 Tahap demi tahap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2013 telah dilalui. Mulai dari Nota Pengantar, Pemandangan Umum Fraksi, Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi, Rapat Gabungan antara Eksekutif dan Legislatif dan tahap akhirnya adalah penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Klungkung tahun Anggaran 2013, pada Rabu (12/12) kemarin. SEMARAPURA-Fajar Bali Sebelum penandatanganan dilakukan, kelima fraksi yang ada di DPRD menyatakan setuju terhadap rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2013 yang dinyatakan dalam pendapat akhir para Fraksi. Seperti halnya anggota Fraksi Dwi Tunggal I Ketut Panca yang membacakan Pendapat Akhir Fraksinya menyatakan setuju dan menerima rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung tentang APBD tahun anggaran 2013 dengan catatan agar pendapat dan saran-saran yang telah kami sampaikan agar dapat dijadikan pertimbangan untuk kesempurnaan penyelenggaraan Pemerintahan tahun 2013.

Dalam laporan pendapat akhir Bupati Klungkung, Wayan Candra menyampaikan bahwa pada rancangan APBD tahun Anggaran 2013 ini, Pendapatan Daerah dirancang sebesar Rp. 613,58 milyar lebih, meningkat sebesar Rp. 58,68 milyar lebih atau 10,58 persen dibandingkan dengan Pendapatan Daerah pada APBD induk tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 554,90 milyar lebih. Sedangkan Belanja Daerah dirancang sebesar Rp. 647,08 milyar lebih, meningkat sebesar Rp. 56, 82 milyar lebih atau 9,63 persen dibandingkan dengan Belanja Daerah pada APBD induk tahun anggaran 2012 sebesar Rp. 590,25 milyar lebih. Sedangkan dari PAD pada Rancangan

APBD Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp. 48,54 milyar lebih, sebesar Rp. 12.93 milyar lebih dibandingkan dengan APBD induk Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 35,60 milyar lebih. Sedangkan dana perimbangan pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp. 507,60 milyar lebih, meningkat sebesar Rp. 67,45 milyar lebih dibandingkan dengan APBD induk Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 440,15 milyar lebih. Setelah sidang Paripurna selesai, Bupati Candra menyampaikan bahwa Rancangan APBD tahun Anggaran 2013 telah sah, dan segera akan diajukan ke Gubernur untuk dievaluasi kembali. “Mengenai saran dan catatan yang disampaikan oleh masingmasing Fraksi, itu tentunya merupakan wujud dari demokrasi dan kami dieksekutif akan jadikan sebagai bahan untuk memacu kami agar maju ke depan, menjalankan tugas yang ada di depan bersama jajajran kami. Sehingga dengan demikian, apapun pendapat tersebut baik dilandasi oleh peraturan maupun hati nurani, yang terpenting kami sikapi bahwa itu sesuatu untuk membangun Daerah Klungkung sendiri,” terang Bupati Candra. @Diah

GIANYAR-Fajar Bali Puri Damai merupakan Agrowisata yang bergerak di bidang Pelestarian Lingkungan Hidup utamanya flora langka yang memiliki potensi sebagai obat herbal. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menggali informasi sekaligus mendapat masukan bagi anggota DPR RI dalam menelorkan produk hukum tentang pemberdayaan sumber daya hayati yang ada di Indonesia. Pemilik Puri Damai, Ir. I Wayan Damai mengatakan Agrowisata Puri Damai sebagai lembaga nir laba telah bergerak di bidang pelestarian tanaman asli daerah yang memiliki potensi sebagai obat herbal sejak tahun 1977. Hingga kini Puri Damai yang terletak di areal seluas 1,3 Hetarare telah tertanami 380 tanaman langka dan obat dengan klasifikasi yaitu 270 koleksi tanaman herbal dan 152 koleksi tanaman upakara yaitu tanaman yang dipakai masyarakat Bali dalam kegiatan upacara agama.Untuk menanamkan kecintaan

generasi muda terhadap pelestarian lingkungan Puri Damai juga telah membangun sekolah pendidikan anak usia dini (Paud) Alam yang dengan menampung 54 orng murid yang terbagi dalam 3 kelas. Para siswa paud diajarkan pendidikan tentang lingkungan dan gaya hidup organik. Salah satu contohnya yaitu pemberian minuman teh herbal kepada murid yang terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan kecerdasan anakIr. Ida Ayu Rusmarini yang juga merupakan salah satu pendiri Puri Damai mengatakan Puri Damai telah menggandeng beberapa Kelompok peduli lingkungan serta kelompok pemberdayaan perempuan dalam misi melestarikan lingkungan dan SDA lokal. Konsistensi Puri Damai sendiri telah diakui secara nasional dimana pada tahun 2012 berbagai penghargaan berhasil disabet diantaranya penghargaan Silpakara Nugraha yaitu anugrah riset dan teknologi dari propinsi bali, Anugrah iptek kategori

kreativitas dan inovasi masyarakat (labda kretya) pada hakteknas xvii tahun 2012 dari pemerintah pusat, dan penghargaan Kehati award dari ,jelas istri I Wayan Damai tersebut. Ketua Rombongan Komisi VII DPR RI, Satya Wira Yudha mengatakan tujuan kunjungan ke Puri Damai adalah untuk menggali informasi sekaligus menerima masukan untuk nantinya dijadikan acuan oleh Komisi VII dalam menelorkan produk perundangundangan terkait pelindungan dan pelestarian sumber daya alam Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya nutfah yang sangat melimpah sehingg sangat perlu untuk dilindungi demi kepentingan nasional. apabila sumberdaya tersebut sampai diklaim oleh bangsa lain tentunya akan sangat merugikan baik secara ekonomi maupun kekayaan alam indonesia. selain pelestarian alam, Komisi VII juga konsen bergerak di bidang energi, riset dan pengembangan teknologi.W-005

Komisi VII DPR RI Kunjungi Agrowisata Puri Damai

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Sukses Berdayakan Warga Desa Wiwik Setiawati Raih Penghargaan Inovator Terbaik PNPM Mandiri Tingkat Nasional Memberdayakan warga desa dalam menanggulangi kemiskinan tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah, namun diharapkan peran serta masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam program pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kota Denpasar secara getol melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat yang nantinya mampu menanggulangi permasalahan yang ada disetiap wilayah. Seperti Kiprah salah satu warga Denpasar yakni Wiwik Setiawati yang tergabung dalam Pemberdayaan masyarakat Desa Pemogan yang mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI sebagai Inovator terbaik PNPM Mandiri Perkotaan

Tingkat nasional. Penghargaan ini diserahkan Deputi Bidang Koordinaasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI Sujana Royat beberapa waktu lalu. Atas keberhasilan ini Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan apresiasi kepada Wiwik Setiawati. Apresiasi ini disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN.Rrai Iswara ketika menerima yang bersangkutan di ruang kerjanya Selasa (12/12). “Kami akan terus berupaya mengembangkan mitra dengan pihak-pihak sekitar Desa Pemogan, yang nantinya dapat meningkatkan ketrampilan yang berimbas pada peningkatan penghasilan keluarga,” ujar Wiwik Setiawati di Kantor Walikota.

Keterlibatannya dalam pemberdayaan masyarakat telah dimulai pada 2007 lalu. Dimulai dari menjadi bagian kelompok relawan kesehatan lingkungan yakni juru pemantau jentik Kota Denpasar. Dalam memberdayakan masyarakat Wiwik mengaku mulai terlibat dalam kegiatan PNPM mandiri Perkotaan, dan termotivasi bagaimana menemukan cara dalam menanggulangi kemiskinan di Desa Pemogan. “Saya berpikir untuk bisa memberdayakan ibu rumah tangga di desa saya. Sebab gaji suami mereka tidak cukup. Yang dibutuhkan ibu rumah tangga disini bukan hanya modal, namun juga pelatihan keterampilan,” ucap Wiwik. Diakui bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari perhatian Walikota dan Pemerintah Kota Denpasar baik secara langsung maupun tidak langsung melalui dana kemitraan. “Kami sangat bersyukur, Bapak Walikota sangat memperhatikan program PNPM ini dengan memberikan dana

Sekda Kota Denpasar, A.A N. Rai Iswara, menerima Wiwik Setiawati yang berhadsil meraih penghargaan innovator terbaik PNPM Mandiri tingkat nasional berkat keuletannya bergerak memberdayakan masyarakat Desa Pemogan, Denpasar Selatan. kemitraan,” katanya. Melihat keseharian ibu rumah tangga di Desa Pemogan Wiwik mengaku mengkoordinir dan dilatih menjahit, serta mendapatkan jahitan sehingga berdampak pada pening-

katan penghasilan mereka. Tidak berhenti dalam pemberdayaan ibu rumah tangga, Ia juga menyasar para pemuda desa setempat yang membutuhkan keterampilan otomotif yang bekerja sama dengan dealer Sepeda

motor di desa setempat. Wiwik yang juga anggota di BKM Karya Sosial Merata Kecamatan Denpasar Selatan, mengaku telah mampu memberikan sebagian pemuda untuk berwirausaha di bidang otomotif dengan membuka bengkel. Di samping itu untuk lebih meningkatkan kemandirian masyarakat Desa, Wiwik mengaku bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar untuk dapat memberikan pelatihan. Disamping itu juga bekerjasama dengan Kepala Desa Pemogan untuk aktif dalam memantau kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan. “Kami akan terus berupaya mengembangkan mitra dengan pihak-pihak di sekitar Desa Pemogan, yang nantinya mampu mewujudkan bapak angkat yang bersedia mendanai kegiatan di tingkat masyarakat,” ujar Wiwik. Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara mengharapkan agar yang dilakukan oleh Wiwik Setiawati dapat diikuti oleh masyarakat lainnya. “Saya berharap Wiwik mampu menjadi inovator dan inspirasi bagi masyarakat lainnya,” tandas Rai iswara.. (*Carmyaka-Denpasar)


daerah

FAJAR BALI Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

Dispenda Tunda Pembagian Upah Pungut Khawatir Terjerat Kasus Hukum Terkait dengan pembagian dana upah pungut kepada para mantan pejabat yang tersandung kasus hukum, rupanya benar-benar menjadi pelajaran berharga bagia para pejabat yang hingga kini masih aktif. Dinas Pendapatan Buleleng memilih menunda pembagian upah pungut sektor perkotaan dan pedesaan, sambil menunggu fatwa soal pembagian dana itu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). SINGARAJA – Fajar Bali Informasi yang berhasil dihimpun Fajar Bali, dana untuk upah pungut sektor perkotaan dan pedesaan itu sebenarnya sudah cair, namun Dispenda Buleleng masih enggan membagikannya. Akibatnya sejumlah calon pemerina upah pungut pun pakrimik karena belum jelas kapan dana itu akan dibagikan. Kepala Dispenda Buleleng, Ida Bagus Puja Erawan yang ditemui Rabu (12/12) siang kemarin, mengakui jika dana upah pungut untuk sektor perkotaan dan pedesaan sudah cair. Namun Dispenda sengaja menahan pembagiannya agar tidak terjadi masalah hukum seperti yang sudah terjadi sebelumnya. Menurut Puja Erawan, saat ini staf Dispenda Buleleng masih ada di Jakarta untuk mengkonsultasikan besaran dana upah pungut yang bisa dicairkan.”Tim kami masih di Jakarta, konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Setelah dari Jakarta, langsung ke provinsi untuk meminta petunjuk lebih lanjut,” ujar Puja Erawan. Selain melakukan konsultasi dengan Kemendagri dan Pemprov Bali, Dispenda Buleleng juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kejari Singaraja. Agar pembagian upah pungut kepada staf yang bekerja melakukan pemungutan pajak, tidak menimbulkan dampak hukum di kemudian hari. Lebih lanjut, Mantan Kepala Disbudpar Buleleng itu menyatakan ada besaran dana yang akan dibagikan kepada Bupati Buleleng, sesuai yang tercantum dalam SK Bupati. Lantaran bupati juga menjadi pembina bagi para pemungut pajak.”Memang ada presentase untuk bupati itu, saya lupa berapa persen angkanya. Bupati juga dapat karena disana disebutkan bupati sebagai pembina. Tapi kan jangan sampai karena persenan ini bupati nanti terseret kasus,” lanjutnya. Sayanganya, mantan Sekretaris DPRD Buleleng itu enggan menyebutkan angka. Yang jelas Puja Erawan memastikan dana upah pungut yang akan dibagikan sudah ada, dan memang belum dibagikan kepada yang berhak menerima. W – 008

Bupati Jembrana Putu Artha ketika menutup Diklatpim di Aula Hotel Jimbarwana, Rabu kemarin.

Bupati Tutup Diklatpim

PNS Diminta tetap Netral NEGARA- Fajar Bali Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) di lingkungan Pemkab Jembrana, diminta untuk meningkatkan kinerjanya sebagai abdi negara. Selain itu, seluruh pegawai juga diharapkan untuk tetap menjalankan kebijakan pemerintah daerah serta memperkokoh netralitas birokrasi di tengah dinamika politik utamanya pada saat pilkada. Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana, Putu Artha ketika menutup kegiatan Diklatpim di aula Hotel Jimbarwana, Rabu (12/12) kemarin. Bupati juga menekankan kepada peserta diklatpim IV dan III, ketika kembali ke masing-masing SKPD su-

kerusakan pada bagian balingbaling ketika bongkar muat di Pelabuhan Padangbai, Rabu (12/12) pagi. Langkah tersebut diambil agar tidak meng-

paya menerapkan apa yang diperoleh selama mengikuti diklat. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jembrana, I Wayan Gorim kemarin mengatakan sesuai hasil evaluasia tim penguji dari Lembaga Administrasi Negara dan Badan Diklar Provinsi Bali, menilai program diklat berjalan lancar. Seluruh peserta dalam evaluasi ujian tulis, telah memenuhi standar kelulusan dengan kualifikasi kelulusan dengan baik. “Peserta diklat telah menyelesaikan seluruh program dengan baik dan dinyatakan lulus,” ujarnya. Seluruh peserta mendapatkan Surat Tanda Taman Pendidikan dan Pelatihan (STTPP). Dari data yang diperoleh kemarin, seluruh peserta diklatpim sebanyak 91

ganggu aktivitas pelayaran dan menghindari hal yang tak diinginkan. Untuk sementara kapal tersebut dikandaskan di Pantai Bias Tugel, di sebelah barat pelabuhan. Kapolsektif Padangbai, Kompol Dewa Ketut Nila Candra mengatakan kapal yang memuat penumpang dan barang itu bersandar sekitar pukul 07.00 pagi di pelabuhan

orang, yang terbagi Diklatpim IV dan Diklatpim III. Dalam kegiatan tersebut peserta yang memperoleh peringkat di masing-masing angkatan. Angkatan. Diklatpim TK. IV Angkatan 40 Provinsi Bali Kabupaten Jembrana Tahun 2012, peringkat pertama diperoleh Gusti Putu Subaga,SE (Bagian keuangan Setda Kab. Jembrana), peringkat kedua I Nyoman Sunika, SKM, M.Kes (Dinas Kesehatan) dan peringkat tiga dr.A.A. Ketut Oka Sedana (Dinas Kesehatan). Kemudian pada Diklatpim Tk. IV Angkatan 41 peringkat pertama I Gusti Made Wijaya, SE (Bappeda), peringkat dua Ida Bagus Surya Putra, SE (Bagian Humas) peringkat tiga I komang Ariada, SP (Dinas Pertanian). Sedangkan Diklatpim Tk. III Angkatan 43 peringkat pertama Made Gede Budhiarta,SSTP,M. Si (camat Pekutatan), peringkat kedua I Wayan Sutama,SP,M.Si (Dinas Perindagkop), peringkat ketiga diraih dr. I Wayan Sujana, M.Kes (Dinas Kesehatan).W-003

Padang Bai. Setelah proses bongkar muat, nahkoda kapal menemukan adanya kerusakan pada baling-baling di bagian ekor kapal yang mengakibatkan kapal tak bisa berlabuh kembali. Demi kelancaran aktivitas pelabuhan, kapal tersebut akhirnya dievakuasi dengan cara ditarik menggunakan kapal lain. Gelombang tinggi dan arus

SINGARAJA – Fajar Bali Dihari serba dua belas (12) sebanyak tiga bayi mungil di RSUD Buleleng lahir pada tanggal cantik 12 Desember atau yang dikenal dengan istilah 12-12-12, Rabu (12/12) siang kemarin. Ketiga bayi tersebut lahir dalam keadaan normal dan sehat, sehingga tidak diperlukan perlakuan khusus. Bayi pertama yang lahir pada tanggal unik itu adalah bayi Sariasih yang lahir pada pukul 04.40 dengan jenis kelamin laki-laki. Sementara bayi kedua adalah bayi Sariani dengan jenis kelamin perempuan yang lahir pada pukul 05.50, dan terakhir bayi Rinawati yang lahir pada pukul 08.20. Ditemui di ruang bersalin kemarin, bayi Sariasih terlihat sangat bersemangat. Beberapa kali putra pertama dari pasangan Gede Werestiapa dan Komang Sariasih itu menangis, karena blitz kamera wartawan yang mungkin terlalu silau. Bayi Sariasih lahir dengan proses normal dan memiliki berat 3,1 kilogram. Orang tua sang bayi pun mengaku bersyukur bayinya bisa lahir dengan selamat. Apalagi di tanggal cantik 12-12-12.”Saya sama sekali tidak mikir apa-apa, mau lahir tanggal berapa juga tidak masalah. Yang penting anak dan istri saya sehat dan selamat. Kebetulan saja tanggalnya cantik, keluarga di desa juga bilang tanggalnya cantik.” ujar Gede Werestiapa. Pria asal Desa Depeha itu berharap agar putranya kelak menjadi anak yang berbakti.”Yang paling penting nanti dia bisa besar, sehat. Tidak nakal dan mau ikut apa kata orang tuanya,” lanjutnya. Direktur RSUD Buleleng, dr. Nyoman Merdana yang ditemui terpisah mengatakan, seluruh bayi yang lahir di RSUD Buleleng lahir melalui proses persalin normal. Tidak satu pun diantaranya lahir melalui upaya operasi Caesar. ”Tadi pagi hanya ada satu bayi yang harus dibantu proses persalinannya menggunakan alat, karena agak sulit lewat jalan lahir. Tapi prosesnya normal, tidak sampai operasi. Sekarang masih dipantau di ruang intensif,” ujar Merdana. W – 008

yang cukup keras sedikit menghambat proses evakuasi.”Cukup memakan waktu, namun tidak sampai menghambat lalu lintas penyeberangan,”ujar Kapolsek Nila Candra. Meski KMP Ferrindo 6 mengalami kerusakan aktivitas pelayaran tak terganggu mengingat kemarin arus penumpang baik yang keluar maupun masuk Padangbai tidak terlalu padat. M-002

TABANAN-Fajar Bali Dewan Pendidikan Tabanan menemukan masih adanya Sekolah Dasar di Tabanan yang belum memiliki tanah. Sekolah tesebut adalah SD 2 Desa Perean Kangin, Desa, Kecamatan Baturiti. Karena tanah masih bermasalah, pihak sekolah mengaku kesulitan ketika ingin membangun pelinggih (tempat sembahnyang). Ketua Dewan Pendidikan Tabanan I Wayan Madra Suartana, Rabu (12/12) kemarin mengatakan salah satu hasil turun ke lapangan yang dilakukan Dewan Pendidikan menemukan adanya sekolah yang belum memiliki tanah. “Saat kami turun ke SD 2 Desa Perean Kangin, mendapatkan masukan dari pihak sekolah kalau Sekolah tersebut dibangun diatas tanah milik seseorang warga,” jelasnya. Pada kesempatan itu juga, pihak sekolah menyampaikan permasalahan yang dihadapi ketika ingin membangun pelinggih. “Karena tanah bukan milik sekolah, jadi rencana membangun pelinggih dibatalkan. Apalagi pemilik tanah tidak mengijinkan pembangunan tersebut,” beber Madra. Atas temuan itu pihaknya mengaku prihatin dan akan berusaha menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Pemudan dan Olah Raga dan Komisi IV DPRD Tabanan yang membidangi pendidikan. “Bahan temuan dari tim kami ini akan kami sampaikan kepada beberapa pihak yang memiliki kewenangan menangani masalah pendidikan kita di Tabanan,” tadasnya. Kalau penerintah penduli, lanjut Madra, permasalahan ini tidak ada menjadi berlarut dikemudian hari. Pemerintah bisa memberikan solusi terbaik atas permaslahan yang dialami SD 2 Perean Kangin. Selain permasalahan tersebut, Dewan Pendidikan Tabanan terus menyoroti masalah pemerataan guru yang belum merata. Masih ada sekolah yang hanya memiliki lima guru termasuk kepala sekolah. “Minimal di satu sekolah dasar ada sembilan guru termasuk kepala sekolah,” tandasnya. Bahkan ada kepala sekolah yang merangkap menjadi tenaga administrasi karena kekurangan tenaga. “Ini bisa menghambat visi dan misi pemerintah daerah Tabanan Serasi. Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” kata Madra. Permasalahan klasik lainya seperti proses Penerimaan Siswa Baru dan perekrutan kepala sekolah adalah masalah klasik yang sampai saat ini masih mengambang. “Terus terang kinerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Tabanan lamban. Bahkan sekarang kinerjanya menurun dari sebelumnya,” sodok Madra. Sebagai lembaga yang wajib memantau jalanya pendidikan di Tabanan, pihaknya tidak akan surut menyuarakan bahkan mengkritisi kebijakan pengambil kebijakan yang masih lemah. W-004

Pojok Desa

Kemacetan terjadi saat dilakukan proyek pengaspalan hotmik jalan raya, di wilayah Biluk Poh, Kecamatan Mendoyo,Rabu siang kemarin.

Proyek Pengaspalan Jalan Raya, Arus Lalu lintas Sempat Macet NEGARA- Fajar Bali Proyek pengaspalan hotmik jalan nasional, di jalur Denpasar Giimanuk sempat membuat macet arus lalu lintas. Pemandangan tersebut terjadi pada jembatan Biluk Poh, Kelurahan Tegal Cangkring. Macetnya arus lintas mengular kearah barat. Bahkan dari arah timur juga tampak terjadi kemacetan cukup panjang, pada Rabu (12/12) siang kemarin. Dari pantauan siang kemarin, kemacetan tersebut terjadi diduga lantaran petugas maupun karyawan pengerjaan pengas-

Hari 12-12-12 Tiga Bayi Lahir di Buleleng

Dewan Pendidikan Temukan SD Dibangun di Atas Tanah Bermasalah

Rusak, KPM Ferrindo 6 Dikandaskan AMLAPURA-Fajar Bali PT ASDP terpaksa mengandaskan KMP Perindo VI yang berlayar dari Pelabuhan Lembar karena mengalami

5

palan tak mengatur lalu lintas dengan baik. Bahkan dari pihak kepolisian, terlihat hanya dua orang. Pengemudi truk yang hendak melintas tak berani melintasi jalan serta jembatan Biluk Poh yang sedang diaspal hotmik. Bahkan juga, banyak terdapat alat berat sedang melakukan pengerjaan pengaspalan. Sepeda motor atau roda dua, juga tampak tak beraturan, sehingga timbul kemacetan. Warga pengguna jalan yang tak mau disebut namanya mengeluhkan atas kemacetan yang cukup panjang ini. Dia

berharap bila ada pengaspalan seperti itu, petugas supaya lebih sigap untuk mengaturnya, agar tak terjadi kemacetan yang cukup lama. Ditambah lagi terik matahari menyengat, membuat para pengemudi maupun penumpang kendaraan bermotor gerah. N.Budi salah seorang warga yang ditemui kemarin mengatakan semestinya proyek tersebut dilakukan malam hari, sehingga bila macet tidak sampai kepanasan. Bila dilakukan siang hari, hendaknya tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Pi-

hak rekanan, juga diharap selalu berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas. Sementara itu, Kapolsek Mendoyo Kompol IB Sudarsana seizin Kapolres Jembrana AKBP Komang Sandi Arsana ketika dikonfirmasi Rabu kemarin mengatakan pihaknya sudah menurunkan anggotanya ke lokasi proyek untuk pengaturan lalu lintas. .”Sistem pengaturannya sudah diatur, dan harus satu arah,jika di timur dibuka,yang di barat di tutup demikian sebaliknya. Jika terjadi dua arah memang tidak bisa,” ujarnya. W-003

Warga Keluhkan Kualitas Jalan Hotmix di Dukuh Belong

TABANAN-Fajar Bali Warga Banjar Dinas Dukuh Belong, Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan mengeluhkan kuwalitas hotmix sepanjang 1 kilometer yang baru saja dikerjakan. Karena saat dilindas truk, aspal langsung ambles. Tak hanya itu, warga setempat juga keluhi kualitas goronggorong yang dibangun di sebelah barat jalan. Sebab, baru diguyur hujan, beberapa meter gorong-gorong sudah ambrol. Salah seorang warga Dukuh Belong, Rabu (12/12) mengungkapkan, proyek hotmix plus gorong-gorong tersebut terkesan mangkrak. Sebab masih ada material berupa batu yang tertumpuk di pinggir jalan. “Kok pengaspalannya setengah-setengah ya. Kualitasnya juga meragukan. Di bagian pinggir sudah banyak yang terkelupas. Ada pula yang ambles digilas roda truk. Sepertinya tak rata kena aspal,” ungkap warga setempat sembari mengambil beberapa aspal yang terkelupas. Warga ini juga menyayangkan kualitas proyek gorong-gorong di sisi barat jalan. “Baru

diguyur hujan sekali beberapa meter sudah ambrol. Campurannya mungkin tak sesuai,” keluhnya. Warga ini juga menunjukkan proyek gorong-gorong yang hanya dikerjakan beberapa meter saja. Pantauan di lapangan, terlihat bintik-bintik di pinggir jalan. Selain itu, terlihat pula beberapa aspal terkelupas dan terlepas. Sementara di bagian tengah jalan tampak mulus, tapi ada juga yang ambles dilindas kendaraan. Atas keluhan warga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tabanan I Gusti Nguran Anom Anthara mengatakan, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut diberi deadline agar memperbaiki gorong-gorong yang ambrol serta perbaikan hotmix sebelum diserahkan ke Pemkab Tabanan. “Proyek itu masih menjadi tanggung jawab rekanan selama enam bulan kedepan. Sebelum diserahkan ada kerusakan maka kita wajibkan rekanan memperbaiki dengan meningkatkan kualitas jalan, “ jelas mantan Kepala Bapeda Tabanan ini. W-004


6

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 TAHUN XIII

DKP Badung dukung Program BLH

Dari serangkaian acara Pencanangan Badung Menuju Kabupaten Berwawasan Lingkungan (Pro Environment). Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung melaporkan beberapa langkah-langkah strategis guna mewujudkan Badung Berwawasan Lingkungan. Diantaranya adalah terkait Penetapan dan peresmian Desa Taman sebagai Pilot Project Desa Pro Iklim Kabupaten Badung 2012. Langkah menetapkan Desa Taman sebagai Pilot Project Desa Pro Iklim di Kabupaten Badung telah didasarkan atas kajian normatif, dengan indikator terukur seperti tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan secara swadaya. Tak lupa juga dengan dukungan penuh pemerintah daerah Kabupaten Badung melalui alokasi bantuan yang proporsional yang direalisasikan oleh lintas SKPD, antara lain bantuan alat pembuatan biogas, pembuatan biopori, bantuan untuk pengolahan sampah terpadu pola 3R berbasis masyarakat, menjaga kelestarian taman telajakan dan melestarikan sistem persubakan yang mengedepankan pemanfaatkan teknologi organik dalam mengolah produk pertanian. Peresmian 8 tempat pengolahan sampah terpadu 3R berbasis masyarakat di wilayah permukiman di Kabupaten Badung 2012. Untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat (participatory public) dalam mengelola sampah, Pemkab Badung secara konsisten membina kelompok pengelola sampah melalui pembuat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) pola 3R berbasis masyarakat di wilayah pemukiman. Tahun 2012, pemkab badung telah menetapkan 8 kelompok pengelola sampah pola 3R serta mendapat bantuan

melalui APBD Badung tahun 2012, berupa mesin pencacah sampah kapasitas olah 800 kg perjam. Sedangkan tahun 2013, Pemkab Badung telah mempersiapkan 7 TPST pola 3R. Dengan pola penanganan sampah berbasis masyarakat tersebut Badung berharap penanganan sampah yang ada saat ini, tidak dominan ditangani oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, tetapi dikelola secara profesional oleh masyarakat sebagai tambahan penghasilan. Adapun produk yang siap dihasilkan berupa pupuk kompos serta olahan dari produk non-organic. Diharapkan dari kegiatan ini, pemkab badung mampu mengurangi volume sampah yang dibuang di TPA Suwung sebanyak 15 % pertahun. Peresmian 24 pilot project bank sampah berbasis sekolah se-Kabupaten Badung. Sebagai langkah edukasi terkait pemahaman generasi muda terhadap pengelolaan sampah, pemkab badung telah menetapkan 24 pilot project bank sampah berbasis sekolah di Kabupaten Badung yang terdiri dari kelompok bank sampah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) berjumlah 1 unit, tingkat SD berjumlah 12 unit, tingkat SMP berjumlah 10 unit, dan tingkat SMA berjumlah 1 unit. Diharapkan dengan adanya pilot project ini, akan memberikan motivasi kepada sekolah yang lainnya untuk membuat bank sampah secara mandiri di tahun 2013. Pencanangan gerakan penggunaan sampah plastik ramah lingkungan (bio degradable plastic). Gerakan Berkelanjutan Anti Sampah Plastik (Gelatik) telah dicanangkan sejak tanggal 7 april 2011 dan sampai saat ini obyek dari Gelatik mencapai 370 obyek meliputi sekolah, tim penggerak pkk desa, dan pasar tradisional. Adapun total

sampah plastik yang telah dikumpulkan sampai akhir september 2012, sebanyak 72.456 kg atau 72 ton lebih. Kegiatan Gelatik DKP Badung saat ini masih terfokus pada kegiatan pemanfaatan plastik (re-use) dan daur ulang sampah plastik (re-cycle). Sedangkan kegiatan pengurangan sampah plastik (re-duse) secara permanen pemkab badung mencanangkan program penggunaan plastik ramah lingkungan secara massal (bio degredable plastic) yang terbuat dari bahan ramah lingkungan serta terurai dalam waktu singkat. Gerakan ini Badung sosialisasikan secara bertahap dan menyeluruh kepada komponen pariwisata, jasa perdagangan, serta masyarakat secara umum. Guna mendukung optimalisasi program ini, Pemkab Badung akan mengeluarkan surat edaran berupa Peraturan Bupati hingga nantinya perda khusus penggunaan plastik ramah lingkungan. Diharapkan dengan langkah ini badung bisa mewujudkan obsesi Kabupaten Badung bebas sampah plastik sampah plastik di tahun 2014. Pencanangan program kantong hijau di Kabupaten Badung. Guna mendukung sektor pertanian organik sebagai unggulan Kabupaten Badung selain pariwisata, pemkab badung telah merancang satu program kantong hijau yang amat bersahabat dengan alam karena petani tidak lagi mempergunakan media plastik sebagai pembungkus tanaman tetapi mempergunakan media karung goni yang mudah terurai karena terbuat dari serat tumbuhan. Pola ini telah mendapat pengakuan dari tingkat nasional sebagai temuan dan inovasi yang patut dibanggakan untuk menjadikan sektor pertanian yang ramah lingkungan. W-014

KEBIJAKAN PENGELOLAAN LINGKUN

wujudkan Kele dan Pembang

tarian fungsi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan budaya? Demikian wawancara tim Fajar Mangupura bersama Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Badung, drh Ketut Sudarsana, M.M.A

drh. Ketut Sudarsana, M.M.A

BLH Badung Panggil Pembuang Limbah di Kuta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Badung, sempat memanggil para pembuang limbah di drainase sepanjang kawasan depan Pura Desa Kuta. Hal itu diungkapkan Kepala BLH Badung, I Ketut Sudarsana ketika menindaklanjuti temuan Komisi B DPRD Badung terkait masih adanya pembuang limbah di kawasan Kuta Sudarsana menegaskan sesuai UU N0 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan ditegaskan tidak boleh membuang limbah ke media lingkungan. Jika hal ini dilakukan, Kata Sudarsana bisa dikenali sanksi denda atau kurungan selama tiga bulan. Kecuali mereka mengelola dulu lilmbahnya sebelum dia buang. Setelah dikelola dan melewati baku mutu baru boleh buang ke media umum. Tentunya dibuktikan melalui tes labaoratorium. Karena pembuangan limbah ini merupakan mengakibatkan kerusakan Lingkungan yang akan jadi isu krusial ke depan. Selain itu akan sangat berpengaruh pada pri kehidupan manusia

Bupati AA Gde Agung saat menggelar sidak ke sejumlah proyek di wilayah Kabupaten Badung dan eko sistem. Karenanya terkait limbah di Kuta ini, pihaknya akan memanggil yang bersangkutan untuk sosialisasi hari ini. Selain itu dia juga menawarkan dua alternatif yaitu ikuti progran DSD atau buat penampungan pengelolaan limbah sebelum dibuang ke media. Selain itu, pihaknya juga akan melayangkan pringatan satu, dan jika hingga peringatan dua dan tiga tidak diindahkan pembuangan limbahnya akan langsung ditutup."Ini saudah kami lakukan di legian," tegas Mantan Kabag Ekonomi

Badung ini. Dia juga menegaskan tidak ada toleransi karena pembuangan limbah ini bermuata di depan pura. Selain itu juga agar tidak menjadi kebiasaan untuk membuang limbah sembaranga dan membudayakan hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. Terlebih-lebih kuta sebagai destinasi pariwisata dunia. Langkah cepat BLH ini dengan turun ke lokasi dan memanggil pembuang limbah ini setelah sebelumnya Bupati Badung mengeluhkan bau tak sedap di depan Pura Desa Kuta. W-014

T

aksu keindahan panorama alam Kabupaten Badung sebagai salah satu Kabupaten di Propinsi Bali, dan keramahan masyarakat, serta harmonisasi keanekaragaman budaya yang senantiasa memuliakan alam, sehingga menjadikan Bali dan Badung sebagai daerah tujuan/destinasi wisata dunia. Kondisi tersebut menjadi peluang ‘Tambang Emas� sehingga menumbuhkan minat dan pergerakan bagi para investor, pelaku ekonomi dan masyarakat untuk memperoleh income dan meningkatnya kesejahteraan/kualitas hidup, dengan melakukan kegiatan investasi untuk melakukan pembangunan prasarana dan sarana penunjang kegiatan pariwisata seperti hotel, restoran, villa dan kegiatan penunjang lainnya. Sebagaimana diketahui Kabupaten Badung yang merupakan salah satu lokomotif dan barometer pembangunan di Bali, memiliki industri pariwisata terbesar dan secara berkelanjutan terus melakukan pembangunan untuk memenuhi sarana dan prasarana penunjangnya. Kegiatan pembangunan dan operasional sarana pariwisata tersebut, disamping menimbulkan dampak positif bagi meningkatnya pendapatan asli daerah/ kesejahteraan dan kualitas hidup, juga menimbulkan dampak negatif yang mengarah pada terjadinya degradasi kualitas lingkungan seperti, pembuangan limbah cair dan padat secara sembarangan, alih fungsi lahan, pencemaran air sungai/ laut, pencemaran udara, dan akibat lainnya. Dan dalam rangka untuk menekan dampak negative tersebut untuk terwujudnya keseimbangan ekologis dan kelestarian fungsi lingkungan, maka Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Badung melaksanakan kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup secara terprogram, terintegrasi dan berkelanjutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku, sehingga taksu keindahan alam Bali dan Badung dapat dijaga dengan baik, sehingga kegiatan pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan (Sustainable Development). Lantas bagaimana kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Badung tahun 2013, serta apa saja rancangan dan pedoman pelaksanaan program/kegiatan guna terwujudnya keles-

Bagaimana dengan Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta apa saja pokok-pokok permasalahan lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Badung? Akselerasi Pembangunan dewasa ini belum dapat dinyatakan berhasil dan sukses, kalau hanya dilihat dari indicator fisik yang mewah, megah dan eksklusif, tetapi harus juga dilihat dari indicator lingkungan hidup yang tetap terpelihara keberadaan fungsinya yang memiliki kemampuan sebagai daya dukung dan daya tampung pembangunan, sehingga kehidupan semua mahluk termasuk manusia dapat berjalan secara harmonis, serasi, seimbang dan berkelanjutan. Dengan demikian pembangunan di bidang lingkungan hidup merupakan suatu integral yang memiliki fungsi saling menunjang satu sama lainnya, dan selaras dengan trend prekembangan manusia dan mahluk hidup lainnya. Kini, trend pola pandang dan pemahaman para pelaku pembangunan/stakeholder terhadap lingkungan hidup sebagai indicator yang kurang diperhitungkan dalam menuju suksesnya pembangunan, bahkan ada suatu indikasi bahwa pengelolaan lingkungan hidup dianggap sebagai penghambat pembangunan dan memerlukan biaya yang tinggi untuk memelihara kelestarian fungsinya, sehingga mengurangi provit yang akan diperoleh dari usaha/kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Kondisi tersebut seakan membangun suatu konsep bahwa pembangunan dan lingkungan hidup sebagai dua hal yang saling bertentangan, dimana pembangunan terus melakukan eksploitasi terhadap sumber daya alam, sehingga mengakibatkan terjadinya degradasi fungsi lingkungan hidup berupa kerusakan dan pencemaran terhadap air, tanah, udara dan sebagainya. Sedangkan untuk yang menjadi pokokpokok permasalahan lingkungan hidup yang sudah tercerai berai, sehingga perlu dirajut dan ditata sedemikian rupa agar memberikan manfaat dan berdaya guna bagi masayrakat diantaranya terkait dengan Kesadaran Masyarakat, Keterpaduan dan Keberlanjutan, Komitmen dan Koordinasi, Prasarana dan Sarana serta Anggaran atau Dana.

Untuk tingkat Kesadaran Masyarakat menjaga lingkungan, seperti apa fenomena yang terjadi hingga saat ini? Masyarakat sebagai pelaku pembangunan belum memiliki kesadaran, persepsi dan sikap tegas dalam menempatkan lingkungan hidup dalam sistem pelaksanaan pembangunan, sebagai suatu integral yang tak dapat dipisah-pisahkan. Dan harus diakui, kesadaran masyarakat masih rendah dalam menjaga dan memelihara kelestarian fungsi lingkun-

gan hidup agar tetap bersih, indah, lestari dan nyaman. Kesadaran masyarakat lebih berorientasi pada pencapaian provit sebagai dampak positif dari pembangunan, dimana dampak negative yang berupa limbah yang mengakibatkan pencemaran dan kerusakan lingkungan diabaikan dan tidak dilakukan pengelolaan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga dalam jangka panjang dapat menjadi ancaman bagi kelestarian fungsi lingkungan, keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Lantas apa yang dimaksud dari Keterpaduan dan Keberlanjutan? Lingkungan hidup memiliki variable yang sangat komplek, sehingga untuk mewujudkan kelestarian fungsinya melibatkan banyak instansi/lembaga dan lintas sector. Untuk itu, program dan kegiatan pembangunan di masing-masing instansi/ lintas sector yang bersentuhan dengan lingkungan hidup harus memiliki keterpaduan satu dengan yang lainnya dalam rangka menuju terciptanya lingkungan hidup yang terpelihara fungsi daya tampung dan daya dukungnya. Keterpaduan program pembangunan tersebut harus tetap berkelanjutan baik dalam pelaksanaan, pemanfaatan dan di segala tahapannya.

Bagaimana dengan Komitmen dan Koordinasinya? Parsialnya pelaksanaan pembangunan saat ini memang diperlukan adanya menumbuhkan komitmen dan koordinasi dari masing-masing instansi/lintas sektoran untuk mengurangi ego sektoral, sehingga komponen program/ kegiatan pembangunan dapat terintegrasi dan terarah menuju pada terwujudnya pembangunan yang bersinergi dengan lingkungan hidup. Terlebih lagi di era otonomi daerah saat ini, sesungguhnya memberikan peluang dan keuntungan yang sangat besar bagi daerah untuk membangun wilayahnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, karena daerah paling tahu terhadap kemampuan dirinya, sehingga dengan konsep Atur Diri Sendiri yang dilandasi komitmen yang tinggi untuk memelihara kelestarian lingkungan, dan koordinasi secara berkelanjutan maka pembangunan di bidang lingkungan hdiup dapat berjalan secara serasi, selaras, harmonis dan seimbang.

Apa saja pentingnya fungsi koordinasi antar instansi/lintas sektor? Sangat penting, dan kami berharap dapat lebih dimantapkan dalam upaya melakukan pengawasan dan pengendalian pengelolaan lingkungan, hal ini dapat dilihat dari perlu adanya peningkatan langkah-langkah dari upaya penanganan pencemaran dan kerusakan lingkungan khususnya dari limbah cair dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bagi lingkungan seperti : Pengelolaan Limbah Cair : Proses produksi dari usaha/kegiatan sudah pasti menghasilkan produk sampingan berupa limbah khususnya limbah cair, yang kecenderungan limbah cair tersebut belum


KAMIS, 13 DESEMBER 2012 TAHUN XIII

7

Ketentuan Hukum Untuk Acuan Pengawasan

Menteri Lingkungan Hidup saat berada di Desa Taman, Abiansemal, Badung.

NGAN HIDUP DI KABUPATEN BADUNG

estarian Lingkungan gunan Berkelanjutan dilakukan pengolahan dengan system sesuai ketentuan yang berlaku, dan dibuang begitu saja ke media lingkungan seperti saluran irigasi, sungai dan bermuara ke laut. Kondisi ini perlu segera disikapi oleh para pengusaha agar sebelum melakukan kegiatannya, sudah merencanakan system pengolahan limbahnya sesuai ketentuan yang berlaku, dan adanya koordinasi dan komitmen bersama bahwa media lingkungan diupayakan steril dari masuknya bahan pencemar. Pemakaian bahan dari plastic : Bahan yang dipakai sebagai pembungkus makanan dan barang-barang belanjaan merupakan bahan kimia yang sulit diuraikan secara alami dan mempunyai dampak sangat berbahaya dan beracun bagi kesuburan tanah, sebagai sumber sampah yang sangat dominan. Untuk itu pemakaiannya dan peredarannya perlu di stop, dan dilakukan upaya untuk mengganti dengan produk yang ramah lingkungan. Pupuk dan pestisida untuk pertanian : Penggunaan bahan-bahan kimia sebagai sarana dalam proses produksi pertanian dalam jangka panjang bersifat merusak dan menimbulkan racun bagi pertanian tanah dan berpengaruh bagi kesehatan petani yang semakin menurun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka penggunaan bahan-bahan kimia tersebut perlu dikurangi secara bertahap, yang diganti dengan bahan-bahan organic yang ramah lingkungan serta Polusi Udara : Sumber pencemaran terhadap udara lebih banyak berasal dari transportasi (kendaraan roda dua dan empat) berupa karbon monoksida, sebagai salah satu indicator yang perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian dalam rangka mewujudkan program langit biru. Upaya antisipasi pencemaran terhadap udara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan, dan pastikan bahwa kendaraan yang kadar emisi melebihi ambang batas, spare part nya harus ada, khusus untuk kendaraan baru semestinya ada sertifikasi kelayakan lingkungan (ISO).

Tadi sempat disinggung pentingnya Ketersediaan Prasarana dan Sarana, bisa dijelaskan? Mewujudkan lingkungan hidup yang terpelihara keberadaan fungsinya untuk mendukung dan menampung kegiatan pembangunan, sangat perlu didukung oleh tersedianya prasarana dan sarana yang memadai seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pengolahan limbah cair terpadu, dan system pengolahan limbah yang memiliki protap yang disepakati secara bersama oleh stakeholder. Bagaimana Bapak melihat peran vitalnya dukungan Anggaran/Dana? Menciptakan kondisi lingkungan hidup yang terjaga kelestarian fungsinya, sudah pasti menumbuhkan anggaran/dana yang cukup besar dan berkelanjutan. Dana lingkungan hidup hendaknya dijadikan cost yang harus diperhitungkan dalam setiap proses produksi, karena diyakini setiap kegiatan proses produksi sudah pasti menimbulkan dampak

negative, yang perlu dilakukan pengendalian dan pengelolaan. Namun saat ini dana yang dianggarkan untuk kegiatan lingkungan hidup masih minim bahkan ada kesan bahwa dana untuk kegiatan lingkungan hidup dianggap sebagai pemborosan. Pertanyaan terakhir, untuk mengantisipasi terjadinya degradasi lingkungan, kebijakan pengelolaan lingkungan hidup secara umum seperti apa saja ? Dalam mewujudkan peningkatan pengawasan dan pengendalian dampak lingkungan, maka dilakukan diantaranya ; - Mempersyaratkan dokumen lingkungan (Amdal, UKL-UPL serta DPL) dalam pengajuan usaha/kegiatan sebagai upaya dalam pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan - Mewajibkan setiap usaha atau kegaitan memiliki izin pembuangan limbah cair ke sumber air atau pemanfaatan air pada tanah - Mewajibkan setiap usaha atau kegiatan memiliki izin penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya beracun - Mewajibkan usaha dan kegiatan memiliki izin lingkungan - Melakukan inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) sekala Kabupaten Badung - Melaksanakan pemantauan serta penelitian-penelitian yang berkaitan dengan kencenderungan degradasi lingkugnan seperti penelitian air, udara dan tanah sehingga sejak didi diketahui kecenderungan degradasi lingkungan yang terjadi serta dapat dengan cepat dilakukan perbaikan dan penanggulangannya - Melakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) skala Kabupaten Badung - Menyusun data Status Lingkungan Hidup daerah, sebagai dasar melakukan kebijakankebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup. - Melakukan pemantauan secara berkala kondisi lingkungan secara umum serta pemantauan bagi usaha atau kegiatan yang menghasilkan limbah - Melaksanakan pengawasan pelaksanaan dokumen lingkungan - Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Sedangkan untuk Mewujudkan Pelestarian dan Pemulihan Kualitas Lingkungan berupa ; - Melaksanakan kegiatan atau gerakan penanaman tanaman, baik itu berupa reboisasi di wilayah lahan kritis dan penanaman pohon perindang, sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas udara, serta memperbaiki lahan-lahan kritis, sehingga dapat meningkatkan kondisi air baik itu air permukaan maupun air tanah yang ada - Mengembangkan program pengembangan Desa Sadar Wisata, sebagai salah satu bentuk peningkatan pelestarian dan pemulihan lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat - Mempersyaratkan membuat lubang-lubang resapan biopori - Membangun biogas rumah tangga untuk

mengendalikan pencemaran limbah kotoran ternah Mewujudkan peran serta masyarakat serta Peningkatan Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan lingkungan hidup dalam bentuk : - Melaksanakan pembinaan atau penyuluhan baik itu masyarakat dan dunia usaha dalam rangka peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan lingkungan hidup - Menyelenggarakan kursus-kursus yang berkaitan dengan pengelolaan dan data lingkungan hidup - Menyediakan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan lingkungan hidup seperti persampahan, bio gas, bio pori serta sarana lainnya - Meningkatkan peran serta atau partisipasi masyarakat dalam ikut menjaga kelestarian lingkungan berupa ; penanaman pohon, laporan berkala dari instansi terkait dan kewajiban untuk menanam pohon 10 batang pohon bagi kegiatan atau usaha ekonomi di Kabupaten Badung - Evaluasi program pembangunan lingkungan hidup melalui Penilaian Adipura sebagai simbul akumulasi keberhasilan pengelolaan lingkungan Mewujudkan penerapan Penaatan Hukum Lingkungan Guna Meminimalkan Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan diantaranya ; - Membuat laporan larangan - Menindaklanjuti pengaduan dan permasalhan lingkungan yang berkaitan dengan pencemaran serta kerusakan lingkungan dengan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait Serta untuk Mewujudkan Koordinasi dalam Pengawasan permasalahan Lingkungan adalah ; - Melaksanakan koordinasi program pesisir untuk menginventarisir kegiatan di iwlayah pesisir - Koordinasi lintas sector dengan dinas atau lembaga terkait dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup Sebagaimana diketahui, Lingkungan Hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga Negara Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28 UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Hal tersebut mensyaratkan bahwa lingkungan hidup harus tetap dijaga dan dipelihara melalui upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan secara bijaksana, sehingga daya dukung dan daya tampung lingkungan tetap berfungsi sesuai peruntukannya dan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 menyebutkan, bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan dan mencegah terjadinya pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pengendalian dan penegakkan hukum. W-014

Untuk mewujudkan kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, namun melibatkan semua pelaku pembangunan yaitu masyarakat, pengusaha, dan stakeholder. Pengelolaan lingkungan hidup melibatkan banyak elemen masyarakat sehingga diperlukan adanya ketentuan hukum baik pusat maupun daerah (Peraturan Daerah) sebagai acuan/pedoman bersama dalam melakukan pengawasan, pengendalian dan pengelolaan terhadap lingkungan hidup. Sayangnya Ketentuan hukum yang dimiliki saat ini, masih memiliki kelehaman dalam hal sanksi dan penerapannya apabila terjadi pelanggaran. Dan apabila hal ini dibiarkan akan menjadi tradisi dan perilaku yang mengancam terhadap terpeliharanya kelestarian fungsi lingkungan hidup. Namun menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Badung, drh Ketut Sudarsana, M.M.A, ketentuan hukum yang ada saat ini sebenarnya sudah cukup mampu menjerat para pelaku perusakan lingkungan. Lebih lanjut dijelaskan Sudarsana, berpijak dari kompleksitas permasalahan lingkungan hidup tersebut, maka Kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Badung, tidak akan terlepas dari UndangUndang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sebagai suatu badan yang menangani lingkungan hidup, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Badung mempunyai tugas dan fungsi yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup di daerah. Adapun tugas dan fungsi lingkungan hidup Kabupaten Badung adalah 1. Pengendalian Dampak Lingkungan dalam arti pencegahan dan penanggulana pencemaran dan kerusakan lingkungan 2. Pengawasan terhadap sumber dan kegiatan-kegiatan pencemaran dan kerusakan lingkungan 3. Pelaksanaan dan pengawasan teknis Amdal, UKL/ UPL, DPL 4. Pelaksanaan pemantauan dan pemulihan lingkungan 5. Penerapan dan pengembangan fungsi informasi lingkungan 6. Penyuluhan dan peningkatan peran serta masyarakat 7. Melaksanakan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait dalam

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Badung, drh Ketut Sudarsana, M.M.A bersama Kabag Humas dan Protokol AA Raka Yuda melaksanakan pengendalian Pencemaran dan Perusakan dampak lingkungan. Lingkungan Sesuai dengan Visi Badan 7. Ke p u t u s a n G u b e r n u r Lingkungan Hidup Kabupaten 8/2007 tentang Baku Mutu Badung yakni “TERWUJUDLingkungan Kriteria Baku NYA KELESTARIAN FUNGSI Kerusakan Lingkungan LINGKUNGAN HIDUP DALAM Hidup MENUNJANG PEMBANGUNAN 8. Keputusan Bupati Badung BERWAWASAN YANG DIJIWAI 1015/2003 tentang Jenis TRI HITA KARANA” Rencana Usaha/Kegiatan Serta Misi Badan Lingkungan yang Wajib Amdal Hidup Kabupaten Badung yakni 9. K e p u t u s a n B u p a t i 1. Mewujudkan peningkatan 1016/2003 tentang Jenis Rencana Usaha/Kegiatan pengawasan dan pengendalyang Wajib UKL-UPL ian dampak lingkungan 2. Mewujudkan pelestarian 10. Peraturan Bupati Badung dan pemulihan kualitas lingNo. 55 Tahun 2010 tentang kungan hidup Izin Penyimpanan Sementara Limbah Berbahaya dan 3. Mewujudkan peran serta Beracun masyarakat serta peningkatan sumber daya manusia 11. Peraturan Bupati Badung No. 31 tahun 2011 tentang dalam pengelolaan lingkunIzin Pembuangan Limbah gan hidup Cair dan Pemanfaatan Pada 4. Mewujudkan penerapan Tanah pentaatan hukum lingkungan guna meminimalkan 12. Peraturan Bupati Badung pencemaran lingkungan No 24 tahun 2010 tentang Sementara dalam KebiLubang Resapan Biopori jakan Pengelolaan Lingkungan 13. Instruksi Bupati No 3 tahun Hidup di Kabupaten Badung, 2010 tentang Pembuatan dituangkan kedalam produk Lubang Resapan Biopori hukum (SK Bupati) sebagai Dengan perubahan lingpedoman hokum dalam pelak- kungan yang begitu cepat seisanaan program dan kegiatan ring dengan perkembangan yang pelaksanaannya disesuai ekonomi dan pertumbuhan dengan kemampuan anggaran. penduduk, serta Kabupaten Pelaksanaanya mengacu pada Badung sebagai destinasi pariaturan yang berkaitan dengan wisata Bali pada umumnya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kabupaten Badung khudiantaranya : susnya, hal ini akan banyak 1. Undang-Undang Nomor 32 menimbulkan permasalahan tahun 2009, tentang Per- lingkungan seperti yang telah lindungan dan Pengelolaan disebutkan diatas. “Secara garis besar permasalahan Lingkungan Hidup 2. Undang-Undang Nomor 18 dan kondisi lingkungan setahun 2008, tentang Penge- cara umum diantaranya; Alih Fungsi Lahan, Kecenderungan lolaan Sampah 3. PP. Nomor 18 tahun 1999 peningkatan pencemaran air, tentang Pengelolaan Lim- tanah dan udara yang menimbah Bahan Berbahaya dan bulkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan. RendaBeracun 4. PP. Nomor 82 tahun 2001 hnya pengetahuan masyarakat tentang Pengelolaan Kuali- serta menurunnya partisipasi tas Air dan Pengendalian masyarakat dalam mengelola lingkungan hidup serta PenerPencemaran Air 5. PP 19//99 tentang Pen- apan sanksi di Bidang Linggendalian Pencemaran dan kungan belum maksimal,” jelas Sudarsana didampingi Kabag atau Perusakan Hytan 6. Perda Provinsi Bali 4/2005 Humas dan Protokol AA Raka tentang Pengendalian Yuda. W-014

Menteri LH Sanjung Bupati Gde Agung

Dinilai ‘Spektakuler’ Dalam Memperhatikan Lingkungan Komitmen serta kinerja Bupati Badung AA Gde Agung beserta jajarannya terhadap pembangunan berwawasan lingkungan menuai apresiasi pemerintah pusat. Menteri Negara Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA., bahkan mengaku bangga sekaligus puas karena Pemkab Badung telah membangun daerah dengan menjunjung tinggi, berlandaskan nilai-nilai dan filosofi budaya khususnya Tri Hita Karana. Kinerja Bupati Gde Agung dalam penyelamatan lingkungan disebut-sebut spektakuler sehingga dinilai perlu mendapat penghargaan Kalpataru. Apresiasi tersebut disampaikan Prof Balthasar Kambuaya pada acara pencanangan Program Kampung Iklim (ProKlim), peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pencanangan Bank Sampah, pemanfaatan plastik ramah lingkungan dan Kantong Hijau di Kabupaten Badung yang digelar di Wantilan Pura Dalem, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, belum lama ini. Menurut Prof Balthasar,

komitmen pelestarian lingkungan sangat tergantung dari pemimpin suatu daerah. Tanpa komitmen pemimpin, maka upaya pelestarian hanya sekadar wacana. Di Badung, komitmen Bupati Badung untuk itu disebutnya spektakuler. Ini terlihat dari dijunjung tingginya filosofi Tri Hita Karana dan proporsi tinggi APBD Badung untuk pemeliharaan lingkungan. Dengan demikian, Prof Balthasar menegaskan, Bupati Badung layak diusulkan mendapat penghargaan Kalpataru. Dengan modal komitmen seperti yang ditunjukkan Bupati Badung beserta jajarannya, dia menilai tidak sulit bagi Badung maupun Bali untuk memelihara lingkungan. Apalagi kekuatan Bali adalah pariwisata. Lingkungan harus dijaga dengan baik. Dan Kabupaten Badung dengan potensi kepariwisataannya, agar betul-betul jadi prioritas untuk dijaga bersama kelestarian lingkungannya. Sementara itu, Bupati Gde Agung pada sambutan pembukanya menyatakan, Badung tengah giat-giatnya melakukan

berbagai program inovatif dan terobosan dalam rangka penyelamatan dan pelestarian lingkungan, dengan mengedepankan partisipasi masyarakat. Program penyelamatan lingkungan ini merupakan tindak lanjut atas visi dan misi Kabupaten Badung, serta lima prinsip dasar pembangunan berkelanjutan di kabupaten badung, yang salah satunya adalah pro-environment. Komitmen penyelamatan dan pelestarian lingkungan menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh para leluhur di Bali, yaitu Tri Hita Karana (tiga penyebab kebahagiaan) yang terdiri dari parhyangan (hubungan harmonis antara manusia dan pencipta), pawongan (hubungan harmonis antara sesama manusia) dan palemahan (hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan tempat hidupnya). “Dengan demikian jelaslah bahwa kebahagiaan atau kesejahteraan kehidupan memiliki dimensi pelestarian lingkungan,” tegasnya. W-014


8

Selasa, 11 Desember 2012, Tahun XIII

FAJA R BALI

Momen Triple Tweleve

25 PTS di Bali Terima APTISI Award Gold dan Silver Medal Ketua Stipar Triatma Jaya, I Ketut Sutapa didampingi Jimmy Suarthana menerima APTISI award dari Asisten II, I Ketut Wija

Stipar Triatma Jaya Raih APTISI Award Mangupura-Fajar Bali Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (Stipar) Triatma Jaya Badung, berhasil meraih gold medal Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Bali award , keberhasilan itu karena Stipar m e m e nuh i r u l e ya n g ditetapkan APTISI. Ketua Stipar Triatma Jaya, I Ketut Sutapa, SE., MM., seusai menerima APTISI award di Saron H o te l D e n p a s a r Ra b u (12/12) mengatakan, gold medal APTISI award, karena dalam pengelolaan Stipar, selalu mengikuti kebijakan pemerintah yakni, tree in one. Kebijakan pemerintah pada segi tree in one adalah, dengan berusaha terus menerus meningkatkan proses pembelajaran, baik peningkatan fasilitas belajar, dan peningkatan mutu tenaga pengajar. Untuk sertifikasi Stipar bekerja sam dengan lembaga sertifikasi pariwisata Indonesia (Parindo), karena sebelum mahasiswa diwisuda, wajib mengikuti kegiatan sertifikasi, sesuai bidang studi masingmasing. Bagi yang kompeten akan menerima sertifikat kompetensi dari LSP Parindo. Untuk proses penempatan kerja, Stipar memiliki bursa kerja yang bekerja sama dengan berbagai perusahaan, baik dalam mau pun luar negeri. Sejak tahun 2008 diberlakukan status Stipar, yang sebelumnya Akademi Pariwisata (Akpar), Stipar kini telah menambah 1 Program Studi (Prodi) D IV Perhotelan, dengan Konsentrasi, Manajemen Bisnis Hospitality dan Manajemen Akomodasi dan catering. Prodi lainnya, Diploma III untuk Manajemen Perhotelan dan Manajemen Kepariwisataan, dengan Konsentrasi, Manajemen Perhotelan, Manajemen Food and Beverage (F&B), Manajemen Akomodasi dan Usaha Perjalanan Wisata. Prodi D II Perhotelan, Konsentrasi, F&B Division dan Room Division. Hingga saat ini 3 Prodi

sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dan mahasiswa Stipar saat ini 650 orang. Lulusan Stipar telah terserap di dunia kerja, baik di dalam mau pun di luar negeri, khususnya di industri perhotelan dan pariwisata. Secara regular, mahasiswa dijadwalkan untuk parktik di hotel dan berbagai departemen untuk kuliah kerja nyata termasuk di hotel Saron. Selain itu, Stipar juga b e ke r j a s a m a d e n ga n Ciputra entrepreneurship center, sehingga institusi tersbut terus melakukan pembenahan program atau kurikulum dan proses pembelajaran,. Tujuannya, supaya mahasiswa tidak saja menjadi job seeker tetapi juga menjadi job creator, atau berjiwa wirausaha, ujar Sutapa. Berkat dukungan yayasan dan juga pembinaan yang diberikan pemerintah melalui Kordinator Pergruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VIII-A Bali, Stipar terus berusaha untuk meningkatkan kulitas pengelolaan dan proses pembelajaran. Ketua Yayasan Triatma Surya Jaya, Dr., I Ketut Putra Suarthana menguraikan, spirit entrepreneur diintegrasikan dengan kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Penerapan KBK, diharapkan mampu menciptaklan lapangan kerja atau menjadi wirausahawirausaha yang tangguh. Sehingga dapat membantu pemerintah dalam m e n g u ra n g i p e n ga n g guran. Oleh karenanya, Stipar Triatma Jaya seca ra a k ti f me n d oron g m a h a s i s wa p a d a p ro gram entrepreneur, melalui pembekalan inkubator bisnis. Mengikutsertakan mahasiwa dalam ajang kompetensi kewirausahaan nasional Dikti. Juga m e n g e m b a n gka n k re tivitas mahasiswa dan membekali para dosen dengan knowledge entreprenurship, TOT kewirausahaan, tandas Suarthana. R-008.

DENPASAR-Fajar Bali Penyerahan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Bali award kedua ini, memiliki keistimewaan tersendiri. Pasalnya, penyerahan APTISI award sesuai momen triple tweleve, karena tepat tanggal 12 bulan 12 tahun 2012. Dari 52 PTS di Bali, penerima APTISI award 25 PTS atau 48 %, dan yang belum 27 PTS atau 52 %. APTISI award diserahkan Gubernur Bali, diwakili Asisten II, Drs., I Ketut Wija, MM., di Saron Hotel Denpasar, Rabu kemarin. Khusus untuk gold medal diraih, Undiknas University Denpasar, Unmas Denpasar, STKIP Agama Hindu Amlapura, STIPAR Triatma Jaya Badung dan AKKB Denpasar. Sedang silver medal, IKIP PGRI Bali, Universitas Tabanan, Unmar University Denpasar, UNR Denpasar, Undwi Denpasar, IKIP Saraswati Tabanan, UNHI Denpasar, Unwar Denpasar. STIBA Denpasar, STIMI Denpasar, STIKES Bali, STIE Triatma Mulya Badung, STKIP Suar Bangli, STIMIK Bandung Bali, STIKES Bina Usada Bali, STIKES Wira Medika Bali, STISIP Margarana Tabanan, STIMIK STIKOM Bali, AMIK New Media dan Akademi Keperawatan Kesdam IX/Udayana. Asisten I Ketut Wija mengatakan, untuk menjadi generasi muda berkarakter,maka perguruan tinggi tidak hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga pendidikan karakter. Untuk merubah karakter pada orang lain, harus dimulai pada diri sendiri, karena karakter merupakan nilai-nilai dasar manusia. Ciri-ciri karakter sejak dalam kandungan dan berlanjut setelah lahir. Wija juga membenarkan, pendidikan karakter sebetulnya sudah diterapkan pada Pramuka, dan untuk itu metode Pramuka harus dilakukan reformasi,

Asisten II I Ketut Wija didampingi Ketua APTISI Bali Gede Sri Darma dan Kopertis VIII I Nyoman Sucipta bersama penerima APTISI award dari sejumlah PTS di Bali. terintegrasi keterampilan dan pendidikan, sehingga terjadi good character. Selain itu, kejujuran harus di bangun dalam dunia pendidikan, agar tidak menimbulkan kebohongan. Terkait itu, maka perlu memperhatikan, spiritual quality, (SQ) yakni olahhati, emotional quality (EQ) olahrasa, intelectual quality (IQ) olahpikir serta kesehatan dan jasmani adalah olahraga. Pada kesempatan itu Ketua APTISI Kop-

ertis VIII-A Bali, Prof. Dr., Sri Darma, DB., menguraikan, APTISI award bertujuan, memotivasi anggota APTISI, untuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar (PBM) di kampus. Di sampimg itu, memberikan penghargaan kepada PTS yang telah berhasil meraih nilai akreditasi atau nilai kualitas PBM dari BAN-PT. APTISI award disesuaikan dengan indeks prestasi yang diperoleh. Indeks prestasi, 360

Penghargaan Disdikpora

akan mendapatkan platinimum award, 301-360 gold medal, 200-300 silver medal, dan 200 tidak meraih award, ujar Sri Darma. Hingga APTISI award kedua, belum terdapat PTS yang mengantongi platinium award. Saat ini baru sebatas gold medal award disabet 5 PTS dan silver medal award 20 PTS. Sri Darma mengharapkan, mudah-mudahan pada APTISI award tahun 2013, PTS penerima APTISI awar bertambah. R-008

12 Sekolah di Badung Terima Adi Widya Utama

Kadisdikpora Badung, I Ketut Widia Astika bersama Ketua Panitia yang juga Kabagdikmen, I Made Mandi Kasubdikmen Gede Suparsa, bersama 12 Kasek penerima adi widya utama Mangupura-Fajar Bali Penyelenggaraan adi widya utama bertujuan, untuk menilai kinerja sekolah dalam 1 tahun anggaran, dan penilian itu meng-

gunakan instrumen akreditasi. Selain itu juga merupakan langkah terobosan yang monumental, bagi dunia sekolah untuk mempersipakan diri dalam pe-

DENPASAR – Fajar Bali Guna memperluas wawasan

seni serta menjalin sinergi dengan lembaga dan pemerintah dalam bidang kesenian, maka setiap tahunnya Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) menggelar kegiatan studi ekskursi. Kegiatan ini juga sebagai salah satu tindak lanjut dari program kemahasiswaan ISI Denpasar serta realisasi program kerja FSED) ISI Denpasar 2012,bidang kemahasiswaan.“ Kali ini kegiatan di diadakan di Yogyakarta, “ ujar Made Rinu Dekan FSRD.   Lebih jelas oleh Dekan FSRD, Dra.Ni Made Rinu,M.Si, didampingi para Pembantu Dekan FSRD menyampaikan bahwa pada tahun ini FSRD ISI Denpasar yang terdiri dari 5 jurusan mengadakan kegiatan studi ekskursi keYogyakarta,Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal  8 hingga 11 Desember 2012 memfokuskan kegiatan di Pusat Pelatihandan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK). “ Adapun peserta studi ekskursi  adalah mahasiswa  Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar yang duduk di semester

nilain akreditasi yang digelar setiap 4 tahun sekali. Penjelasan itu itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung, Drs.,

I Ketut Widia Astika, MM., pada acara penyerahan adi widya utama kepada 12 sekolah di Badung awal pekan ini. Dengan penyerahan adi wiyata utama, sekolah diharapkan secara rutin setiap tahun dapat mempersiapkan diri dan mendokumen secara baik adminisitrasi, adi widya utama ini. Dalam penilaian akreditasi selanjutnya, tidak perlu bersusah payah mempersiapkan adminsitrasinya kembali. Selanjutnya Widia Astika mengutarakan, dalam menjaga konsistensi, kesinambungan dan stabilitas sekolah, maka sekolah agar selalu berupya meningkatkan mutu pendidikan . Moto, tiada hari tanpa prestasi, agar senatisa menghisasi langkah jajaran Disdikpora Badung, tandas Widia Astika. Selain itu Widia Astika menyampaikan, mengenai wacana penerapan ujian nasional (UN) 20 paket tahun 2013, selain masukan juga sekaligus sebagai peringatan yang perlu menjadi perhatian bersama. Serta menjadikan isu, bahkan tantangan yang harus disikapi,

dan di atasi oleh dunia pendidikann. Khususnya institusi pendidikan dan segenap jajaran Disdikpora Badung. Ketua Panitia Penyerahan Adi Widya Utama, Drs., I Made Mandi, M.,Pd., melaporkan, terdapat 12 sekolah penerima penghargaan ini. SDN1 Sempidi, SD National Plus Jembatan Budaya, SD Tegal Jaya dan SDN 2 Kapal. SMPN 1 Mengwi, SMPN 1 Abiansemal, SMPN 1 Kuta dan SMPN 1 Kuta Utara. Tingkat SMA yakni, SMAN 1 Kuta Utara, SMAN 1 Kuta Selatan, SMAN 1 Abiansemal dan SMAN1 Kuta. SMK penerima penghargaan, SMK Wira Harapan, SMK Pariwisata Mengwitani, SMKN 1 Kuta Selatan dan SMK PGRI 2 Badung. Sementara itu, Kasubdin Pendidikan Menengah Disdikpora Badung, I Gede Suparsa, S.,Sos, menjelaskan, penilaian menggunakan instrumen akreditasi 8 standar pendidikan. Penilaian kinerja ini agar sekolah dapat melakukan eveluasi sebelum akreditasi, sehingga saat akreditasi tidak kelabakan atau tergesa-gesa menyiapkan dokumen akreditasi. R-008.

FSRD ISI Gelar Studi Ekskursi di Yogyakarta

Kegiatan studi ekskursi di Yogya V. Seluruh peserta berjumlah 123 orang, yang terdiri dari dosen pembimbing 10 orang dan panitia sejumlah 26 orang dan mahasiswa sejumlah 87 orang,” urainya. Pembantu Dekan III FSRD ISI Denpasar yang sekaligus sebagai Ketua Pelaksana, Drs. DA Tirta Ray, M.Si mengungkapkan, bahwa dalam kegiatan ini berisi tiga agenda kegiatan inti. “ Seminar Semiotika, workshop batik, lukis, animasi dan keramik, serta penandatangan

MoU antara ISI Denpasar dengan P4TK,” jelasnya. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S, MA, dengan Ketua P4TK, Drs. Sardi, M.Pd yang turut dihadiri oleh Pembantu Rektor III ISI Denpasar, Drs. Made Subrata, M.Si, Dekan FSRD beserta jajarannya, serta senat mahasiswa juga diajak untuk memberi wawasan dan pemikiran, serta memperkenalkan sebuah bentuk kerjasama.

Kegiatan workshop berlangsung tanggal 10 Desember 2012 bertempat di Auditorium P4TK. Workshop terbagi dalam 3 materi berbeda yaitu mahasiswa jurusan lukis mendapatkan materi lukis yang diberikan oleh Drs. Basuki Sumartono, M.Sn, mahasiswa jurusan Kriya diberikan meteri tentang workshop keramik dengan instruktur Drs. Taufik Eko Yanto, dan batik oleh Drs. Parjiyah, M.Sn, dan mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual mendapatkan materi tentang animasi oleh Instruktur, Slamet Raharjo, S.Sn. Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., yang memberikan sambutan pada saat penandatanganan Mou, mengungkapkan bahwa dengan penandatanganan MoU ini diharapkan peningkatan kualitas pendidikan.  “Dengan adanya kegiatan studi ekskursi di P4TK bersamaan dengan penandatanganan MoU ini, merupakan wujud nyata implementasi dari MoU tersebut, sehingga tidak hanya di atas kertas namun wujud nyata telah dilaksanakan, ” ungkap Prof. Rai. W-017


9

Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

Frenly: Sail Komodo Bukan Sail Kaum Kapitalis LABUAN BAJO- Fajar Bali Program Pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis kepariwisataan merupakan icon baru menuju NTT sejahtera. Karena itu deklarasi Frenly (Drs. Frans Lebu Raya dan Drs. Beny A. Litelnoni), sebagai Cagub dan Cawagub NTT 2013-2018, erat kaitannya dengan suksesnya kegiatan sail Komodo 2013. Terwujudnya sail Komodo tersebut tidak terlepas dari peran Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, yang kini siap kembali memimpin NTT 2013-2018. Demikian deklarasi Frenly sejalan dengan persiapan sail Komodo sebagai mana tujuan kunjungan spesifik Komisi V DPR RI, ke Labuan Bajo selama dua hari kemarin. “Bagi PDI Perjuangan kerja pemenangan Pilgub NTT tanggal 18 Maret 2013 mendatang didasari spirit NTT baru yang salah satunya melalui sail Komodo. Sail Komodo bagi PDI Perjuangan harus berorientasi pada delapan komitmen agar tidak menjadi sail kaum kapitalis yakni penjajahan ekonomi global berkedok pariwisata. Ekonomi kapitalis itu sendiri sudah ditentang oleh Bung Karno dalam pembelaannya dihadapan pengadilan penjajahan Belanda di tahun 1930-an. ” Demikian pidato Politik Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Darius Angkur, A. Md saat acara deklarasi Frenly, di Labuan Bajo, Rabu (12/12/2012). Secara gamblang, Darius Angkur berpendapat, Deklarasi Frenly memiliki makna penting yakni sebagai bentuk konsolidasi organisasi dan menyatukan tekad memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2013-2018. “Periode tersebut penting bagi PDI perjuangan karena merupakan lanjutan periode 2008-2013 masa kepemimpinan pertama PDI Perjuangan dibawah Frans Lebu Raya. Itu berarti melanjutkan keberpihakan pemimpin (kader PDI Perjuangan) NTT pada kesejahteraan rakyat sebagaimana diwujudkan dalam program Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera). Selain itu, hal paling penting lainnya ialah meletakan visi dan program strategis N T T b a r u ke d e p a n ya k n i membangun NTT kedepan antara lain diwujudkan dalam program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis kepariwisataan. Karena

itu, deklarasi Frenly sejalan dengan persiapan sail Komodo sebagai mana tujuan kunjungan spesifik komisi V DPR RI” jelas Darius. Kedelapan semangat kepariwisataan itu, demikian Darius, menjadi komitmen Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dalam penyusunan dan pembahasan UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. “Komitmen-komitmen itu menjadi spirit dasar program u n g g u l a n ke p e m i m p i n a n Frenli jilid II kedepan guna mewujudkan perubahan atau NTT baru. Ko m i t e m e n N T T B a r u adalah pilihan kebijakan yang berpihak pada keterliabatan rakyat, sperti halnya pariwisata bertujuan mengembangkan industry hulu yang bersumber dari potensi rakyat, perubahan mentalitas birokrat, perbaikan tata kelolah

PT.FLORESCO ANEKA INDAH Beserta Segenap Karyawannya

pemerintahan untuk semakin menampakan konstitusi dan penghayatan ideologi Negara Pancasila, sebagaimana diteladani founding Fathers bangsa yakni Bung Karno dan Bung Hatt,” lanjutnya. Sementara itu, dalam pidato Politiknya, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ansel Alaman, saat acara deklarasi Frenly, di Labuan Bajo, Rabu (12/12/2012), menegaskan bahwa kepariwisataan memiliki multi efek dalam delapan hal yakni kapariwisataan harus mengacu kepentingan rakyat dan bersifat nasional. Pariwisata sebagai kebutuhan dasar, pariwisata sebagai industry prioritas, Pendekatan kapariwisataan bersifat holistic, Menjamin keseimbangan kelangsungan industry dan kelestari a n a l a m , p e n g e m b a n ga n

industry berbasis masyarakat, dan berorientasi pada penghapusan kemiskinan, kesetaraan peran pemangku kepentingan (pemerintah, industry, masyarakat) dalam pengelolaan pariwisata. Dijelaskannya bahwa Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI ke Manggarai Barat, antara lain bertujuan memantau kondisi dan kesiapan infrasrtuktur dasar dan infrastruktur transportasi. “ H a l te r s e b u t m e n j a d i political –will DPR RI dan pemerintah pusat sejalan dengan komitmen Pemda NTT untuk berjuang bersama demi kesejahteraan rakyat, sebagaimana makna program unggulan Anggur Merah, Gubernur Frans Lebu Raya selama ini. Program tersebut sudah dirasakan oleh sebagian rakyat NTT, seperti kesaksian banyak komunitas

PT.MENARA ARMADA PRATAMA Beserta Segenap Karyawannya

Mengucapkan

Mengucapkan

Salam Damai Natal

Salam Damai Natal

25 Desember 2012 &

Selamat Menyongsong Tahun Baru

25 Desember 2012 &

Selamat Menyongsong Tahun Baru

01 Januari 2013

01 Januari 2013

Bagi seluruh Umat Kristiani di Manggarai Raya

Bagi seluruh Umat Kristiani di Manggarai Raya

Kiranya Momentum Natal memberi semangat baru bagi kita untuk terus membangun Mangarai Raya dengan semangat Kasih dan Damai Sejahtera

Kiranya Momentum Natal memberi semangat baru bagi kita untuk terus membangun Mangarai Raya dengan semangat Kasih dan Damai Sejahtera

Pimpinan

Pimpinan

HENDRIK SUMITO

PAULUS SUMITO

peternakan kecil, komunitas pengembangan pertanian, komunitas usaha pendidikan,

kesehatan dan kesejahteraan daerah terpencil. Kunjungan Komisi V menjadi bagian yang

tak terpisahkan guna mewujudkan NTT baru bersama Frenly” jelasnya. (RAD)


EKONOMI

10

Kalla: Sudah Saatnya Harga BBM Bersubsidi Naik Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sudah saatnya dinaikkan. Dia beralasan, kemampuan pemerintah mengelola pembangunan semakin menurun. JAKARTA-Fajar Bali “Lihat saja, jalan-jalan rusak, jembatan rusak,” kata Kalla pada acara Sarasehan Ekonomi “Menyusun Ulang Pembangunan Ekonomi Indonesia 2014”, Rabu (12/12). Kalla menyadari dampak in lasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi itu. Namun, dia mengatakan, pemerintah harus

TENAGA KERJA

Transparansi Perusahaan, Tangkal Naker Asing Ilegal

I Wayan Suyasa MANGUPURA-Fajar Bali Lemahnya penerapan aturan yang diberlakukan bagi naker asing membuat mereka leluasa mencari na kah di Bali. Bahkan, disinyalir banyak dari mereka menyalahgunakan visa perjalanan untuk mencari kerja di Bali khususnya Badung. Hal ini tak terlepas dari lemahnya pengawasan. “Kalau hanya mengandalkan pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja itu tidak akan optimal. Peran perusahaan khususnya bagian personalia (human resourches) yang harus membantu pemerintah untuk transparansi,” ungkap Ketua Federasi Serikat Pekerja Bali Cabang Badung I Wayan Suyasa, Rabu (12/12). Menurutnya, jika perusahaan yang mempekerjakan naker asing transparansi dalam memberikan data, tidak akan ada naker asing ilegal. Bagian personalia, yang bertanggungjawab atas perekrutan naker baik naker lokal maupun naker asing. “Dari awal naker masuk ke perusahaan, tentunya mereka (personalia,red) sudah memegang data-datanya, dari dokumen yang dimiliki naker asing bisa diketahui legal tidaknya. Tapi terkadang justru ada yang menutupnutupi,” ujar Suyasa yang juga anggota DPRD Badung ini. Diakuinya, Serikat Pekerja tidak bisa turut campur atau masuk ke dalam urusan managemen perusahaan. Apalagi, naker asing biasanya bekerja dengan posisi pimpinan atau level manager. “Selama ini memang pekerja kurang terlalu peduli dengan keberadaan naker asing. Serikat pekerja lebih fokus pada persoalan hubungan industrial,” ujarnya. Untuk itu, kata Suyasa, diperlukan kesadaran dari perusahaan untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan naker asing. W-006

DICARI SEBANYAKBANYAKNYA GURU YANG PENUH CINTA KASIH UNTUK ANAK USIA 1-6 TAHUN.

HUB. 0361 7435044

menentukan langkah bagi pertumbuhan ekonomi. Dia mencontohkan Turki yang mempunyai laju in lasi tinggi tetapi bisa maju. Menurut Kalla, langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu harus tepat dan tidak hanya tergantung pada BBM. “Pertanyaannya adalah mau membangun jalan dan jembatan atau memberikan subsidi ke-

Jusuf Kalla pada mereka yang punya mobil,” tegasnya.

Sayangnya, Kalla tak menyebutkan berapa besar harga

kenaikan BBM. Cuma, dia menyarankan, pemerintah tidak perlu menaikkan harga sedikitsedikit karena akan menimbulkan gejolak yang sama. “Pemerintah naikkan 30 persen juga nanti akan didemo, kok,” tukasnya. Asal tahu saja, pemerintah harus menanggung beban subsidi yang cukup besar akibat konsumsi BBM subsidi yang besar. Tahun ini, kuota BBM subsidi saja sudah jebol dari asumsi pemerintah. Sayangnya, hingga saat ini pemerintah belum berencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Pemerintah masih memilih melakukan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. (kom)

Astra Honda Bali Selenggarakan Kompetisi PIC HRT DENPASAR-Fajar Bali Ajang kompetisi PIC HRT (Honda Riding Trainer) regional Bali yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor Bali untuk periode tahun 2012 diikuti oleh 27 PIC Dealer yang tersebar di wilayah Bali. Sekitar 27 PIC berjuang keras selama setahun berturut-turut mulai Januari sampai Desember 2012. Sementara itu pengumuman terhadap para pemenang sekaligus pemberian penghargaan atau bentuk apresiasi kepada para peserta dilaksanakan pada acara Gathering, Rabu (12/12) kemarin, di Warung Subak, Denpasar. Menurut Harry Pranata, bagian Safety Riding Astra Motor Bali, penilaian terhadap peserta dilakukan berdasarkan prosentasi target pencapaian peserta utilisasi bulanan HRT dikomulati kan selama setahun sesuai dengan kontrak yang telah disepakati sebelumnya antara kedua belah pihak. “Nilai kontrak mereka bervariatif dari 160, 250, 300 konsumen/HRT sampai 400 konsumen sebulan,” ujarnya. Dijelaskan pula pihaknya menyiapkan hadiah berupa ba-

Tampak para peserta PIC HRT yang diselenggarakan PT. Astra Honda Bali foto bareng pada acara Gathering yang diselenggarakan Astra Honda Bali di Warung Subak, Rabu (12/12) kemarin. rang senilai Rp 600 ribu untuk pemenang kontrak 160 konsumen perbulan, Rp 900 ribu untuk pemenang kontrak 250 konsumen, HP senilai Rp 1 juta seratus untuk pemenang kontrak 300 dan hadiah HP senilai Rp 1 juta delapan ratus ribu berupa Black Berry Amstrong. Harry Pranata juga menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya kompetisi tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian Astra Honda untuk ikut membantu menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang selama ini didominasi pengguna

sepeda motor melalui simulator safety riding. Dewa Satriawan dari Sekar Sari Motor, Buluh Indah keluar sebagai PIC HRT Dealer yang berhasil merebut nilai tertinggi kontrak di atas 300 konsumen perbulan dan berhak merebut hadiah berupa Black Berry Gemini. Sementara bagi para peserta yang belum keluar sebagai pemenang juga disiapkan hadiah berupa helm yang harganya lebih dari 400 ribu rupiah (Sudarsana)

Kamis, 13 Desember 2012, Tahun XIII

PERBANKAN Dukung Penguatan Pasar, BNI Kucurkan Rp 15 Miliar JAKARTA-Fajar Bali PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) ingin memperkuat bisnis para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada di pasar. Salah satu caranya dengan memberikan fasilitas kredit hingga Rp 15 miliar. Salah satu pasar yang mendapat fasilitas tersebut adalah pasar Gembrong Johar Jakarta. Program kredit ini untuk membeli tempat usaha dan menambah modal kerja para padagang di pasar tersebut. Fasilitas tersebut disampaikan secara resmi oleh BNI dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tri Partit dengan PD Pasar Jaya dan PT Dwi Melati Mandiri di Kantor Pusat PD Pasar Jaya, Jakarta, Rabu (12/12. Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi berharap fasilitas tersebut dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh setidaknya 450 pedagang di pasar ini. “BNI menempatkan program penguatan UKM tersebut sebagai salah satu wujud upaya menjadikan pelaku usaha kecil semakin tangguh dan mandiri,” kata Tribuana. Tribuana mengatakan dukungan kepada pelaku UKM ini direalisasikan melalui program kredit khusus yang meringankan. Pertama, jaminan cukup menggunakan Serti ikat Hak Pemakaian Tempat Usaha. Kedua, biaya provisi tidak dikenakan. Ketiga, biaya administrasi juga tidak dikenakan. Pasar Gembrong yang dulunya berupa pasar tradisional, sekarang telah berkembang menjadi pasar modern yang beroperasi sejak pagi. Pasar ini juga bermetamorfosa dengan pasar lainnya seperti Pasar Johar, Pasar Rawasari, Pasar Cempaka Putih yang buka hingga sore hari. BNI juga tertarik memberikan dukungan pada pasar Gembrong ini karena memiliki fungsi tambahan, yakni menjadi meeting point yang representatif. “Itu membuat pasar ini dikunjungi oleh banyak orang dan menjadi icon baru Pusat Perbelanjaan di daerah Cempaka Putih, Johar, Jakarta Pusat,” tambahnya. Selain Pasar Gembrong, BNI telah bekerjasama dengan PD Pasar Jaya untuk pemberian fasilitas kredit di Pasar Ujung Menteng dengan potensi senilai Rp 5 miliar, Pasar Gondangdia dengan potensi senilai Rp 10 miliar, Pasar Mayestik dengan pencairan hingga saat ini senilai kurang lebih Rp 60 miliar dan Pasar Koja dengan potensi senilai Rp 20 miliar. (kom)

PENGUMUMAN LELANG 2 ( KEDUA ) PT. Bank Bukopin, Tbk Selaku Pemegang Hak Tanggungan I melalui jasa Pra lelang PT. Bali Auction House berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar akan melaksanakan penjualan lelang dimuka umum pada Hari/tanggal : Kamis / 27 Desember 2012 Pukul : 14.00 Wita s/d selesai Tempat : Kantor PT. Bali Auction House Ambassador Building, Jalan By Pass Ngurah Rai No. 100 Denpasar - Bali Terhadap barang jaminan Hutang Debitur atas nama KUD Perean, alamat di Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, barang jaminan yang dilelang berupa : Sebidang Tanah dan Bangunan, SHGB No. 11 Desa Perean, Luas 280 M2, GS No.6307/1987, tanggal 17-11-1987, SHGB tanggal 20-11-1987, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali, a.n. Kopersi Unit Desa Perean dengan ( Harga limit Rp. 515.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 103.000.000,- ). Syarat-Syarat Lelang: 1. Objek lelang/aset properti tersebut, dijual lelang dengan kondisi apa adanya (as is), dan kepada peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi objek lelang; 2. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan penawaran ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar di Bank BNI Cabang Gajah Mada Denpasar, yang sudah efektif selambat – lambatnya 1 ( satu ) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 3. Penawaran lelang dilakukan dengan cara lisan semakin meningkat; 4. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib membayar bea lelang 1% dan harga lelang selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ke Rekening No. 264471810 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Denpasar di Bank BNI Cabang Gajah Mada Denpasar, apabila tidak melunasi bea lelang dan harga lelang, maka dinyatakan batal dan uang jaminan disetorkan ke kas negara; 5. Pelaksanaan lelang tetap dilaksanakan walaupun hanya diikuti oleh 1 (satu) orang peserta lelang; 6. Setiap peserta lelang wajib melakukan penawaran dan penawaran paling sedikit sama dengan nilai limit. Apabila tidak melakukan penawaran dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan diwilayah kerja KPKNL Denpasar; 7. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan bukti setor dan Kartu Identitas diri (KTP/SIM); 8. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap objek lelang tersebut diatas, dan pihakpihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/ keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bali Auction House, Jalan By Pass Ngurah Rai No. 100, Telp. (0361) 8201500, PT. Bank Bukopin, Tbk, Jl. Dewi Sartika Komp. Duta Permai No. 1 ABC, Telp. (0361) 232842 PT. Bank Bukopin, Tbk ttd Jeffry Z.C. Nelwan Pimpinan

ANDA MEMBUTUHKAN JASA TAGIHAN ATAU JASA DEBTCOLLECTOR BERPENGALAMAN

HUBUNGI

TUNTAS

RIKO 081 339 644999 081916512369

Denpasar, 13 Desember 2012 T. Bali Auction House ttd Basir Bahuga Direktur


FAJAR BALI Kamis, 13 Desember 2012

Tahun XIII

NASIONAL

11

Realisasi Belanja Negara Belum Optimal JAKARTA-Fajar Bali Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, realisasi penyerapan anggaran negara hingga akhir November 2012 hanya mencapai 78 persen dari pagu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2012 sebesar Rp 1.548,3 triliun. Realisasi tersebut dinilai belum optimal. “Kinerja belanja modal ini belum optimal, kita akan sempurnakan segera,” kata Agus saat memberikan sambutan di Seminar Nasional Ekonomic Outlook 2013 dalam Perspektif Ekonomi Global yang Penuh Ketidakpastian di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (12/12) kemarin. Menurut Agus, penyerapan anggaran belanja negara yang tertinggi ini meliputi subsidi energi sebesar 107 persen atau mencapai Rp 202 triliun. Agus

Agus Martowardojo mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM Bersubsidi ini agar tidak memberatkan subsidi. Di sisi lain, subsidi non energi (untuk pangan dan benih) baru mencapai 74 persen. Sementara realisasi pendapatan negara dan hibah sudah mencapai Rp 1.102 triliun atau mencapai 81 persen dari target

Rp 1.358 triliun. Untuk realisasi penerimaan pajak pun sudah 84 persen dan penerimaan non pajak baru 70 persen. Rinciannya untuk Pajak Penghasilan (Pph) sudah 80,5 persen dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sudah 86 persen. “Instansi pajak sampai tidak tidur untuk menempuh target tersebut. Ini untuk mengejar target negara,” tambahnya. Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti menambahkan realisasi penyerapan anggaran negara hingga akhir November 2012 hanya mencapai 78 persen dari pagu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2012 itu masih rendah. “Kalau dilihat secara keseluruhan atau proporsional, maka nilai penyerapan tersebut masih rendah,” kata Destry. Namun bila dilihat secara

tahunan atau dibanding tahun lalu, maka penyerapan anggaran tersebut lebih tinggi. Biasanya, kata Destry, penyerapan anggaran akan menumpuk di kuartal IV-2012. Untuk menggenjot penyerapan tersebut, biasanya pemerintah melakukan proyekproyek di akhir tahun. “Asal yang penting bukan asal-asalan saja untuk bikin proyek, mentangmentang penyerapan masih rendah, lantas dibuat proyek asal-asalan biar terkesan lebih tinggi,” tambahnya. Destry menyarankan agar penyerapan anggaran ini lebih diutamakan pada kualitas proyeknya, bukan kuantitas penyerapan maupun proyeknya. Sebab untuk menyalurkan penyerapan anggaran itu sebenarnya lebih gampang dibanding harus menjaga kualitas penyerapan anggarannya. OKZ

Kadispenda Terancam 20 Tahun Penjara ..................................................................... dari hal. 1 di Singaraja. Menurut jaksa penunut umum (JPU) Wayan Suardi terdakwa dengan sengaja melakukan perbuatan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi sehingga menimbulkan kerugian negara. Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu menguraikan perbuatan yang dilakukan terdakwa Pastika terjadi pada kurun waktu bulan Desember 2008 sampai bulan Desember 2011. Pastika yang diangkat sebagai PNS dan dilantik sebagai Kadispenda pada tahun 2006 oleh Bupati Singaraja yang saat itu dijabat oleh Putu Bagiada (terdakwa dalam berkas terpisah). Telah membuat konsep revisi surat keputusan (SK) No 356/2005 tentang imbangan pembagian biaya pemungutan PBB dari sektor kehutanan, perkebunan dan pertambangan kepada aparat Pemkab Buleleng. Konsep itu dibuat oleh terdakwa berdasarkan perintah Bagiada. Setelah disodorkan, konsep itu pun disetujui dan langsung diteken oleh Bagiada tanpa ada koreksi dari bagian hukum Pemkab Singaraja. Usai diteken Bagiada, barulah konsep ini dimintakan nomor ke bagian hukum dan diberikan nomer 977/749/HK/2008.

Dalam register penomoran mendapat kode TOL. Pada konsep baru tersebut Wagub Arga Pynatih mendapat jatah 15 persen dengan cara mengurangi jatah Bagiada dari 40 persen menjadi 30 persen. Dan jatah Pastika dari 25 persen menjadi 20. Sementara jatah yang lain tetap. Diantaranya Sekda 1persen, staf 15 persen dan biaya operasional 10 persen. Oleh karena itu jaksa menilai menilai perbuatan yang dilakukan terdakwa Pastika itu bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku. Pasalnya, menurut jaksa, konsep tersebut sebelum diteken oleh Bagiada yang saat itu menjabat sebagai Bupati Singaraja, terlebih dulu diajukan ke Sekda dan bagian hukum untuk dikoreksi. "Tapi terdakwa tidak melakukan koordinasi dengan bagian hukum dan Sekda. Ini bertentangan dengan prosedur penyusunan produk hukum," terang JPU. Dikatakan pula, dalam Undang-undang No 32 tahun 2004 jelas disebutkan kelapa daerah dilarang menyusun peraturan daerah (Perda) yang menguntungkan dirinya sendiri atau kelompok atau keroninya. Selain itu terdakwa juga tidak menyusun rencana kerja terkait imbangan pembagian upah pungut PBB tersebut seh-

ingga perbuatan terdakwa juga dinilai bertentangan dengan peraturan hukum khususnya tentang perimbangan keuangan pemerintah pusat dan daerah. Berdasarkan SK itu, pada tahun 1999 Bagiada mendapatkan jatah sebesar Rp 89 juta lebih, terdakwa Pastika Rp 59 juta lebih, wabub Arga pynatih Rp 44 juta lebih, I Ketut Gelgel Ariyadi Rp 29 juta lebih, Artiningsih Muliawan Rp 14 juta lebih serta Sari Arya Rp sebesar Rp 29 juta lebih. Pada tahun 210, Bagiada mendapatkan jatah Rp 60 juta lebih, terdakwa Pastika Rp 40 juta lebih, Arga Pynatih Rp 30 juta lebih, Gengel (plt sekda) mendapatkan Rp 20 juta lebih, Artiningsih Muliawan Rp 30 juta lebih. Serta Sri Arya mendapat Rp 20 juta lebih. Pada tahun 2011, Bagiada mendapat jatah Rp 111 juta lebih, Pastika mendapat Rp 74 juta lebih, Arga Pynatih mendapat Rp 55 juta lebih, Dewa Ketut Puspaka (Sekda)mendapat 37 juta lebih, Artiningsih (kasubag Keuangan) Rp 55 juta lebih, Wayan Murni Rp 37 juta lebih. Pada bulan Maret 2012, Bagiada mendapat bagian 37 juta lebih, Arga Pynatih Rp 18 juta lebih, Suka Wirya (Kadispenda) Rp 24 juta lebih, Dewa Ketut Puspaka jatahnya sebesar Rp 12 juta lebih, Wayan Murni (Pemegang kas Pemkab Buleleng)

dapat jatah sebesar Rp 30 juta. Jadi, total upah pungut untuk pejabat tersebut adalah Rp 123 juta lebih. Perbuatan yang dilakukan terdakwa Pastika dkk itu dinilai telah mempengaruhi penghasilan pejabat tersebut yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam perkara ini Pastika sendiri sempat mengembalikan uang sebesar Rp 317 juta. Atas perbuatannya itu, Pastika pun dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, dan subsidair pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang yang sama dengan ancaman pidana penjara selama 20 tahun dan denda Rp 1 miliar. Mendengar dakwaan jaksa itu, terdakwa Pastika yang didampingi pengacaranya Wayan Sedana menyatakan tidak mengajukan keberatan atau eksepsi sehingga sidang pekan depan akan dilanjutkan dengan acara pemeriksaan saksi. "Kami tidak mengajukan eksepsi yang mulia," pungkas Sedana.W-007

Waspadai Teroris Jelang Natal dan Tahun Baru ............................................................... dari hal. 1 badan anti teror di Indonesia, Bali adalah salah satu daerah sasaran empuk bagi teroris untuk melancarkan serangan teror. Tujuannya sudah tidak lagi untuk menakutnakiuti masyarakat lokal tetapi lebih untuk membuat citra buruk Indonesia dimata internasional, mengingat Bali adalah daerah pariwisata dengan jumlah wisatawan mancanegara yang sangat

banyak. ‘Jadi menurut saya, dan juga menurut beberapa data pengamatan dan intelejen, Bali masih m,erupakan tempat yang sangat favorit bagi kelompok-kelompok radikal teroris untuk melancarkan aksinya, tentu dengan banyak pertimbangan. Maka saya kira kita harus tetap selalu waspada, lebih-lebih pada momentum-

momentum tertentu dimana konsentrasi masyarakat semakin mengental seperti pada hari-hari raya, terutama momentum Natal dan Tahun Baru. Jadi sekali lagi, Bali memang adalah target favorit bagi mereka (teroris). Karena disini (Bali) bukan masalah Indonesia saja tapi Internasional kan disini, komunitas internasional ada di sini,” ujarnya.

Teroris asal Bima NTB sudah ditangkap. Bali kabarnya dijadikan lintasan keluar masuk NTB lewat jalur darat. Masalah NTB akan jadikan seperti Bali atau jadi markasnya, belum bisa dibuktikan kebenarannya.“Ya memang belum bisa dibuktikan, tapi faktanya, beberapa teroris asalnya dari sana(NTB),” pungkas Ansyad. R-002

Semua Kabupaten Diminta Waspada .................................................................................... dari hal. 1 sudah tidak perlu lagi saya katakan. Lewat iklan di TV sudah sering, masyarakat pasti paham ini,” jelasnya lagi. akan tetapi ditegaskannya agar penyakit ini tidak melebar ke wilayah lain, diharapkan pada pasar-pasar hewan terus secara rutin men-

gadakan spraying massal. Disisi lain Putra Astawa meminta kepada petugas jaga agar ikut memperhatikan laju kendaraan yang mengangkut ayam potong hidup agar kendaraan tersebut dalam keadaan tertutup. Mengingat dengan kendaraan dalam

keadaan terbuka membawa ayam potong dalam jumlah yang besar, selain menggangggu terutama masalah bau, juga terkesan sangat jorok. Putra Astawa sendiri juga mengusulkan agar Kepala Dinas Peternakan diisi oleh kalangan yang berasal dari Dokter Hewan.

Selain dianggap mengerti persoalan menangani penyakit ternak, juga akan lebih cepat tanggap menyelesaikan masalah penyakit hewan. “Ya ini hanya usul, artinya agar nyambung sesuai dengan bidangnya,” tutup Putra Astawa.W-010

Hari HAM: Hentikan Eksploitasi Anak .................................................................................. dari hal. 1 jika anak di Indonesia masih dipandang mempunyai nilai ekonomi dan dianggap sebagai properti, sehingga mengebiri hak anak. “Yang namanya hak menjadi hal yang mahal dalam konteks masyarakat kita” ujarnya. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya anak-anak yang “dipaksa” untuk bekerja dan menjadi tanggungan keluarga. Menurut data Badan Pusat Statistik mencatat bahwa pada tahun 2009 terdapat sekitar 2,5 juta pekerja anak usia 5-17 tahun di indonesia. Sebagian besar dari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan acap kali dalam kondisi berbahaya yang dapat

menghambat tumbuh kembang mereka. Merekapun tidak mendapatkan peluang pendidikan yang akan memberikan pendidikan yang akan memberikan masa depan yang lebih baikatau harus menyeimbangkan antara bekerja dan sekolah. Hari HAM sedunia yang jatuh pada tanggal 10 desember 2012 menjadi momentum untuk membahas permasalahan HAM di Indonesia. Ini yang membuat Kedutaan Besar Kerajaan Belanda bekerjasama dengan Organisadi Perburuhan Internasional (ILO) menyelenggarakan Diskusi Panel untuk mencari solusi alternatif untuk pekerja anak di Jakarta, Senen (10/12). Menurut

Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja, Hikmah, para pengusaha dilarang mempekerjakan anak. Menurutnya pada sektor formal jarang pengusaha yang mempekerjakan anak, karena menurut peraturan anak hanya dibatasi bekerja selama 4 jam. Sedangkan dalam undang-undang upah yang diberikan sama dengan orang dewasa, dan perusahaan akan merugi jika tetap mempekerjakan anak. “ Jadi saya kira pengusaha yang benar-benar ingin menuntaskan pengangguran, tidak akan mempekerjakan anak” ujarnya. Hikmah menambahkan, bahwa dibawah gubernur Jokowi

yang sudah menyediakan “Kartu Pintar”, tidak ada alasan bagi seorang anak untuk tidak sekolah karena biaya sudah ditanggung oleh pemerintah dan pihaknya akan mengancam sanksi bagi orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya. Selain itu Pemerintah juga menyediakan Balai latihan Kerja (BLK) yang ada di 5 wilayah administratif kota Jakarta, bagi masyarakat yang ingin mempelajari suatu keterampilan seperti otomotif atau tataboga. “Itu gratis tidak dipungut biaya. dan kita harapkan dengan pelatihan ini akan memunculkan para wirausahawan yang baru” ujarnya. VVN

Abraham: Tak Tahu soal Korupsi, Jangan Jadi Pemimpin! ............................................. dari hal. 1 pejabat,” ucap Indra. Pernyataan Presiden yang mengungkapkan ketidaktahuan para pejabat negara ini berdampak pada ketakutan dalam membuat kebijakan justru keliru. Indra mempertanyakan adanya rasa takut itu. Menurutnya, jika memang berniat baik dan tidak ingin melakukan korupsi, seorang pejabat tanpa ragu membuat kebijakan. “Jadi, saya kasihan sama SBY yang diduga tidak mendapatkan suplai pemahaman yang cukup atas konsep hukum dan tindak pidana korupsi dari para stafnya. Jangan-jangan pernyataan SBY tersebut sebenarnya dilakukan dengan penuh kesadaran sebagai alibi atau pembenaran atas skandal Hambalang dan megas-

kandal Century,” papar Indra. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (10/12), di Istana Negara, mengatakan, berdasarkan pengalamannya dalam 8 tahun terakhir, ada dua jenis korupsi. Pertama, pejabat memang berniat untuk melakukan korupsi. Kedua, tindak pidana korupsi terjadi karena ketidakpahaman pejabat terhadap peraturan perundang-undangan. “Negara wajib menyelamatkan merekamereka yang tidak punya niat melakukan korupsi, tetapi bisa salah di dalam mengemban tugasnya. Kadang-kadang, diperlukan kecepatan pengambilan keputusan dan memerlukan kebijakan yang cepat. Jangan dia dinyatakan bersalah dalam

tindak pidana korupsi,” kata Presiden disambut tepuk tangan para undangan. Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menilai semua pejabat negara harus mengetahui peraturan perundang-undangan, khususnya berbagai hal mengenai tindak pidana korupsi. Menurut Abraham, mereka tidak boleh berlindung di balik ketidaktahuan peraturan perundang-undangan ketika tersangkut tindak pidana korupsi.Pemimpin dituntut harus cerdas. Kalau ada pemimpin mengatakan tidak tahu kalau telah terjadi korupsi, ya tidak usah memimpin. “Pemimpin dituntut harus cerdas. Kalau ada pemimpin mengatakan tidak tahu kalau telah terjadi korupsi,

ya tidak usah mempimpin,” kata Abraham seusai menghadiri peringatan puncak Hari Antikorupsi dan Hari HAM Sedunia di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12). Hal itu dikatakan Abraham ketika dimintai tanggapan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pidatonya, Presiden mengatakan, banyak kasus korupsi terjadi akibat ketidakpahaman jajaran pemerintah terhadap peraturan perundang-undangan (Baca: Presiden: Banyak Korupsi karena Pejabat Tak Paham). Abraham mengatakan, berdasarkan teori hukum pidana, ketidaktahuan itu bukan berarti menghapuskan pertanggungawaban atas tindak pidana. KMP

Daftar SNMPTN 2013 Gratis JAKARTA-Fajar Bali Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 biayanya ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis. “Pendaftaran semuanya gratis baik yang bidikmisi dan non-bidikmisi. Dulu, pada 2012 biaya SNMPTN jalur undangan itu sebesar Rp 150-200 ribu,” kata Mohammad Nuh, seusai konferensi pers peluncuran SNMPTN 2013 di Jakarta, awal pekan ini. Menurutnya, dengan pembebasan biaya itu dan kuota penerimaan di perguruan tinggi sebesar 60 persen dari populasi akan memberikan rasa aman bagi peserta didik yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. “Kita harus memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi

akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi,” ujar Nuh, seperti dikutip Antara. Nuh mengatakan, seleksi tersebut berdasarkan nilai rapor dan hasil Ujian Nasional. “Mulai 2013 kita berani mengintegrasikan prestasi yang di bawahnya baik melalui nilai raport, hasil UN, dan prestasi lainnya,” kata dia. Hal tersebut, lanjutnya, merupakan tonggak baru karena sebelumnya banyak masyarakat protes kalau hasil UN bisa atau tidak dijadikan untuk penerimaan mahasiswa baru. Padahal yang menerima perguruan tinggi itu tidak mempermasalahkannya. Sementara itu, Ketua Umum Panita Pelaksana SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan sekolah yang berhak mengikuti sertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan

mengisikan data sekolah dan prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). “Semua sekolah baik negeri maupun swasta harus mengisi PDSS,” ujar dia. Ia mengatakan pengisian PDSS mulai 17 Desember 20128 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester. “Pendaftaran dibuka mulai 1 Februari-8 Maret 2013 sementara proses seleksi 9 Maret-27 Mei,” kata dia. Pengumuman hasil seleksi pada 28 Mei 2013 dan pendaftaran ulang yang lulus seleksi 11-12 Juni 2013. “Jumlah calon mahasiswa peserta SNMPTN 2012 jalur undangan terdaftar 236.811, yang diterima 53.401. Sementara Tertulis yang daftar 618.812 , sebanyak 118.233 diterima. Total penerimaan dari undangan dan tertulis sebesar 171.634. Untuk target penerimaan 2013 itu sebesar 150.000 peserta,” ujar dia. VVN

PDIP Ingin Pertahankan MP ...................................................... dari hal. 1 sebagai gubernur Bali adalah PDIP sendiri. “Saya yakin Mangku Pastika memiliki moralitas yang tinggi terkait rekomendasi yang telah turun dari Golkar. Dengan berbagai pertimbangan, menurut saya, PDIP sewajarnya masih mempertahankan Mangku Pastika, karena belum pernah ada cacatnya. Dan saya yakini juga, Mangku Pastika juga tidak asal terima saja rekomendasi dari Golkar itu,” terang Anggota Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, Rabu (12/12) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Dewa Rai juga membantah kalau PDIP kalut dengan turunnya rekomendasi buat Mangku Pastika dari kubu Golkar. Menurut dia, silahkan saja semua partai memberikan rekoemendasi kepada Made Mangku Pastika, namun tetap harus diingat bahwa sampai saat ini, Mangku Pastika masih igur yang diusung PDIP sehingga bisa menjabat Gubernur sampai KANKER PAYUDARA

kini. “Tapi harus diingat, Mangku Pastika masih milik PDIP. Jadi jangan semabarang comot begitu saja, harus ada etika politik ini,” jelas kader PDIP asal Buleleng ini. Dsisi lain, Dewa Rai juga berharap kepada Mangku rPastika agar menjelaskan rekomendasi yang turun dari Partai Golkar tersebut apakah sebagai sikap yang inal, atau sebaliknya Mangku Pastika tidak tahu bahwa dirinya mendapat rekomendasi dari Partai Golkar. Secara etika politik, Dewa Rai mengharapkan agar Mangku Pastika menunggu dengan sabar turunnya rekomendasi dari DPP PDIP. Sebab kata dia, dengan turunnya rekomendasi dari DPP nantinya semuanya terjawab dan barulah Mangku Pastika bisa menentukan sikap. Menurutnya lagi, penting artinya menunggu rekomendasi tersebut, bahkan bukan hanya Mangku Pastika saja yang menunggu rekoemndasi itu, seluruh

Kader PDIP di Bali juga menunggu rekomendasi itu turun. Ia juga menegaskan bahwa Bali sebagai barometer PDIP di Indonesia, keutuhan seluruh kader juga harus dipertahankan. Dalam kaitan itu Dewa Rai juga memberi apresiasi yang tinggi dan penghormatan yang besar terhadap jasa-jasa Puri Satria Denpasar, (Puri asal A.A. Puspayoga dan Cok Ratmadired) yang telah mengawal PDIP dari awal kelahirannya di Bali. Namun kata dia, jika kemudian ada perkembangan yang kurang baik, misalnya ada kon lik interest karena urusan politik, dianjurkan hendaknyalah demi kebesaran PDIP di Bali agar jika ada perpecahan yang timbul jangan diperlebar. “Kepada Puri Satria saya sangat hormat, kepada Mangku Pastika juga saya menaruh harapan, saya ingin keduanya (gubernur dan wagub) bisa akur lagi,” tutup Dewa Rai.W-010

Jangan Putus Asa Dulu Semua Penyakit Pasti Ada Ramuan / Obatnya

KANKER GANAS

PAKAR HERBALIS SUPRANATURAL

SPESIALIS PENYAKIT KANKER DAN TUMOR TANPA OPERASI

Alamat Praktek : Jl. Palapa XI – Sidakarya DPS. Telp. 0361-8950577, 7448097 HP. 081 835 6255

TABIB ABU HUSEIN

SUDAH PENGALAMAN BUKA PRAKTEK SELAMA 29 TAHUN DAN TELAH RIBUAN PASIEN KANKER DAN TUMOR DISEMBUHKAN TANPA HARUS DIOPERASI DI INDONESIA SAMPAI KEMANCA NEGARA TELAH MENDAPAT PENGAKUAN DARI MASYARAKAT LUAS & STATUSNYA BETUL-BETUL TELAH DIAKUI OLEH BANGSA LAIN JARANG ADA PASIEN YANG GAGAL DISEMBUHKAN.

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK : Tersedia Ramuan Khusus Super Kejantanan dan Keperkasaan Pria Wanita Super / Jos Untuk : *TUMOR JINAK/RADANG *TUMOR HATI/OTAK *TUMOR KANDUNGAN *TUMOR MATA/RAHANG-HIDUNG *KANKER MULUT RAHIM *TUMOR RADANG TENGGOROKAN *KANKER PROSTAT / USUS *KENCING MANIS/DIABETES *KANKER PAYUDARA *KENCING BATU/BATU GINJAL *KANKER LEHER/RADANG *KANKER HATI/DARAH/LIDAH *HERNIA / KHOLIB RADANG *KANKER GETAH BENING/DARAH *TUMOR TULANG-KULIT *KANKER OTAK/TULANG *TUMOR RAHIM/HIDUNG *KISTA KANDUNGAN/MION *TUMOR GANAS/LEHER

*PERUT SERING NYERI WAKTU HAID (SAKIT) *KANKER SERVICK *TOMOR BUAH DADA *TUMOR PERUT-OVARIUM

*BENJOLAN DI BADAN *WASIR *DAGING TUMBUH *TELOID *HEPATITIS B-C *GONDOK KELENJAR *AMANDEL *KUTIL DI BADAN *HERPES *ANEMIA *HIV-AIDS *GAGAL GINJAL *LUMPUH

* Memperbesar Alat Vital (Panjang / Paten) * Lemah Syahwat / Cepat Loyo / Tahan Lama / Kuat * Mani Encer * Haid Tidak Lancar Herbal * Datang Bulan Tidak Cocok dari100% rempah-rempah alami tanpa efek samping * Menyemburkan Sperma * Ejakulasi Dini / Cepat Keluar

* Sex Kurang Bergairah Biar Perkasa Diranjang Sistem Pengobatan Kami Menggunakan Metode Reflexiologi, Bekam, Ramuan India, Ramuan * Istri Susah Orgasme * Keputihan Cina dan Ramuan Arabic. Ramuan Yang Kami Gunakan Alami (Herbal) tanpa Eefek Samping * Sperma Kurang Subur * Rahim Biar Kuat Cara TABIB ABU HUSSEIN mengobati pasien Tumor Perut di rumah alamat praktek Jl. Palapa XI Sidakarya telah banyak Pasien Kanker & Tumor yang sudah disembuhkan oleh Tabib Abu Hussein * kandungan Kurang Subur / Tertutup lemak ditempat prakteknya dirumah. Tumor Lidah Tumor Usus Tumor Hidung Kanker Kelamin Tumor Otak * Cepat Bisa Hamil 30 Hari perut langsung isi Jarang ada yang GAGAL (Banyak orang berhasil)

LANGSUNG DITANGANI OLEH PAKARNYA YANG SUDAH PROFESIONAL UNTUK : KONSULTASI GRATIS HUBUNGI : PUSAT PENGOBATAN ALTERNATIF SUPRANATURAL

TABIB ABU HUSSEIN / www.tabib-hussein.com E-mail : info@tabib-hussein.com ALAMAT PRAKTEK : JL. PALAPA XI SIDAKARYA

DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I SIDAKARYA – DENSEL-BALI-INDONESIA TELP : (0361) 7448097 / FAX (0361) 8950577 HP. 081 835 6255 – 081 999000022 BUKA SETIAP HARI MINGGU BUKA

: JAM 09.00 S/D 20.00 MALAM : JAM 09.00 S/D 01.00 SIANG

KAMI JUGA MENYEDIAKAN KAPSUL/RAMUAN SERBUK : Kapsul Tinggi badan 1 bulan 4-8 cm untuk usia 30 Tahun ke bawah, ingin langsing 2 minggu Turun 6 kg Gempur Lemak Diperut Bergaransi Resmi Gemuk Badan 3 Minggu Naik 5-7 kg beratnya (tanpa efek samping)

TABIB ABU HUSEIN SIAP MELAYANI PASIEN YANG SAKIT SAMPAI SEMBUH TOTAL Tabib Abu Hussein juga menangani problem anda seperti; Diguna-guna Anti Selingkuh Memikat Jodoh Memisah Wil / Pil Biar usaha tidak diganggu DLL Tidak buka cabang di tempat lain

Mengobati semua jenis penyakit Kulit & Kelamin

Biaya pengobatan terjangkau untuk umum SASARAN : DARI PASAR SANGLAH, TIGA KALI LAMPU MERAH, BELOK KIRI JL. SIDAKARYA, ± 400M MASUK JALAN SIDAKARYA BELOK KANAN JALAN KE PALAPA CARI JALAN PALAPA XI, LIHAT PAPAN NAMA TABIB ABU HUSSEIN DI PALAPA XI MASUK DI DEPAN PERUMAHAN LIVA KAVLING I, RUMAH PRAKTEK

F

IZIN PRAKTEK : 314/IP/ITH/2000.39/THI/2000 IZIN KEJARI NO : B-1334/P.1.10/DPS.5/04/2007 IZIN DINKES NO : 448.3/2.PT.19.1.09

PESAN TABIB ABU HUSSEIN, YAKINKAN DIRI ANDA UNTUK BEROBAT KE TABIB ABU HUSSEIN. INSYA ALLAH 3 S / D 5 HARI MINUM RAMUAN HERBAL TABIB ABU HUSSEIN PASTI SUDAH ADA PERUBAHAN. AMIEN.


Berlangganan Fajar Bali Hub : (0361) 789 7791 087 861 515 191

POLITISI

OC Kaligis

Tinggalkan Golkar

JAKARTA –Fajar Bali Pengacara kondang, OC Kaligis, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Partai Golkar, dan bergabung ke Partai NasDem. Menurut Kaligis, bergabungnya dia ke Partai NasDem dikarenakan visi dan misi partai yang ingin memperbaiki Indonesia yang dijangkiti oleh penyakit kemiskinan, hilangnya Pancasila dan pluralisme. “Partai NasDem memperjuangkan restorasi Indonesia dan mempunyai visi dan misi yang jelas,” kata Kaligis, saat dikonfirmasi, Rabu. Selain itu, kata dia, banyaknya korupsi yang sangat sulit diberantas oleh partai-partai yang ada saat ini. “Visi dan misi Nasdem juga memberantas korupsi,” tuturnya.  Kaligis menuturkan, sebelum bergabung ke Partai Nasdem, dirinya juga sudah berkecimpung lama di Ormas Nasional Demokrat. Jadi dia sangat mengetahui apa yang akan dilakukan Partai NasDem untuk memperbaiki Indonesia. Lebih lanjut, Kaligis juga mengajak masyarakat dan tema-temannya untuk bergabung ke Partai NasDem yang memiliki visi dan misi jelas demi Indonesia. “Siapapun ingin restorasi Indonesia sebaiknya masuk NasDem,” tegasnya. (ozn)

Anggota DPR Ancam Lengserkan Dahlan

JAKARTA-Fajar Bali Ketidakhadiran Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, kemarin membuat Anggota DPR geram. Bahkan Ketua Komisi XI Emir Moeis mengancam melengserkan Dahlan dari kabinet. Rapat tersebut membahas soal privatisasi PT Semen B a t u ra j a d e n ga n m e kanisme Initial Public Offering (IPO). DahDahlan Iskan lan tidak hadir karena men e m a ni P re s i de n S BY ku n ju n ga n ke B a l i . “Ini kalau (Dahlan) tidak datang, kita bisa saja mengajukan surat ke Presiden untuk diganti,” tegas Emir dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/12). Karena ketidakhadiran Dahlan tersebut, rencana privatisasi Semen Baturaja ditunda. “Secara substansi kita sudah menyetujui, tapi secara tanggung jawab, kita masih menunggu kedatangan Pak Dahlan. Untuk itu rapat ini kita tunda,” ujar Emir. Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin menyatakan, Dahlan Iskan siap menghadiri rapat dengan Komisi XI pada esok hari (hari ini,red). “Pak Dahlan sudah konfirm, sampai di Jakarta jam 14.00, mungkin jam 15.00 sudah bisa ikut rapat,” kata Yasin. (ozn)

POLITIK

12

Wiranto Tegaskan Siap Nyapres JAKARTA-Fajar Bali Jenderal TNI (Purn) Wiranto kembali menegaskan niatnya untuk maju dalam bursa Calon Presiden 2014 mendatang. Hal itu ditegaskannya sebagai amanat Rapimnas Hanura beberapa waktu lalu “Saya sudah diputuskan oleh Partai Hanura melalui Rapimnas I di Jakarta lalu,” kata Wiranto usai menggelar Rapimnas II Partai Hanura di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (12/12). Wiranto telah dua kali menjabat Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada periode 2006-2009 dan 20102015. Wiranto menilai keterpilihan dirinya menjadi capres sebagai salah satu tujuan Hanura. “Keputusan ini memang bagian dari tujuan partai, yakni merebut kembali hati nurani rakyat Indonesia yang entah raib ke mana,” lanjut dia. “Saya pernah mendampingi 3 Presiden, saya juga pernah berdiri di tengah krisis tahun 1998 lalu,” tambah dia lagi. Namun, Wiranto mengatakan belum mendapatkan pasangan untuk menemaninya dalam ajang pemilu. “Belum ada pasangan,” singkatnya. Jenderal TNI (Purn) Wiranto lahir di Jogjakarta, 4 April 1947. Dia adalah politikus sekaligus

tokoh militer Indonesia. Wiranto menjabat Panglima TNI periode 1998-1999. Setelah menyelesaikan jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Hanura pada periode 2006-2009, dia kembali terpilih untuk masa jabatan yang kedua tahun 2010-2015. (tem)

Ambil Formulir di Gerindra

Momen tanggal, bulan dan tahun cantik yakni, 12-12-2012 yang jatuh pada Rabu kemarin, rupanya dipilih sebagai hari spesial bagi Ketut Candra untuk mengambil formulir bakal calon bupati.

Wiranto

JAKARTA –Fajar Bali Menjelang perhelatan Pemilu 2014, sejumlah nama calon presiden sudah mulai beredar. Salah satunya adalah Yusril Ihza Mahendra. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyatakan kans capres alternatif, seperti Yusril, pada Pemilu 2014 mendatang cukup besar.

Melihat hasil ini, Partai Bulan Bintang (PBB) mengaku siap mengusung Yusril Ihza Mahendra. “Indonesia butuh pemimpin yang rada-rada berani,” kata Ketua Umum PBB Malem Sambat Kaban. Menurut dia, popularitas dan elektabilitas calon-calon presiden yang telah mendeklarasikan diri untuk bersaing pada pemilihan

Yusril Ihza Mahendra “Peluang capres alternatif menjadi primadona baru, kemudian menang Pilpres 2014 sangat tinggi. Sebab fenomena saat ini, kekuatan elektabilitas figur jauh lebih tinggi dibandingkan elektabilitas parpol,” ujarnya, Rabu kemarin. Berdasarkan polling calon presiden dari situs www.bursapresiden. com pada awal Desember ini, Yusril menempati posisi nomor satu per Sabtu 1 Desember lalu dari posisi sebelumnya di posisi 18. Lonjakan prosentase pollingnya melonjak signifikan yakni dari 0,16 persen (bulan November) menjadi 28,71 (bulan Desember). Sedangkan Meneg BUMN Dahlan Iskan saat ini harus rela tergusur di posisi kedua dengan hasil polling 25,11 persen. Sebelumnya, Dahlan mengantongi 35,36 persen suara.

I Ketut Candra saat mengisi daftar hadir mengambil formulir di Sekretariat Partai Gerindra Klungkung.

presiden mendatang masih rendah. “Semua calon kalau popularitasnya di bawah 20 persen itu kan artinya rendah. Karena itu, Indonesia membutuhkan calon presiden alternatif. Satu di antaranya adalah Yusril Ihza Mahendra,” urainya. Sementara itu, Yusril dalam berbagai kesempatan mengaku tengah memantapkan diri untuk maju sebagai Capres RI 2014. Dia dengan mantap bersedia maju dalam persaingan Pilpres 2014 mendatang. “Dulu saya mau maju dibilang kemudaan, sekarang mau maju dibilang ketuaan. Ah ya sudah lah, tahun 2014 saya maju,” ujarnya. Yusril dikenal sebagai sosok yang kritis. Dia sering melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintahan SBY. Salah satu kritik yang

dilontarkan mengenai pernyataan Presiden mengenai pejabat negara yang terjerat kasus korupsi harus diselamatkan jika tidak megetahui yang dilakukannya melawan hukum. “Seorang presiden tidak perlu melontarkan ucapan seperti itu. Saya tidak sependapat dengan pernyataan presiden itu,” tegas Yusril usai menjadi pembicara dalam seminar “ Upaya Menghindari Akibat Hukum Pidana Korupsi Antara Pejabat Daerah dan Pengusaha dalam Membangun Kenyamanan Berinvestasi dan Berusaha” di Hotel Sultan Jakarta Pusat. Menurutnya, hukum harus ditegakkan secara tegas dan bijak terhadap siapapun yang melanggarnya. Jika terbukti bersalah, maka harus dihukum, sebaliknya, jika tak terbukti, maka harus dibebaskan. “Bukan tidak untuk menyelamatkan. Artinya, hukum harus ditegakan. Jadi, hukum itu harus ditegakkan secara tegas dan bijak, bahwa kalau pejabat itu tidak terbukti melakukan korupsi, tentu jangan dituntut sebagai pelaku korupsi,” paparnya. Dinilainya, pernyataan Presiden SBY tersebut dilontarkan untuk menyelamatkan mantan Meteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Alvian Mallarangeng yang merupakan kader Partai Demokrat dari jeratan hukum dugaan kasus korupsi proyek Hambalang. “Bisa ditafsirkan seperti itu, SBY mulai menyadari, bahwa selama ini dia bermain-main dengan isu korupsi untuk menghantam lawan politiknya, kemudian berbalik sehingga timbul ucapan, ya tidak perlu diterapkan karena tidak paham perundang-undangan, perlu dikasihani, dan sebagainya,” nilainya. Padahal, imbuh dia, seorang pemimpin itu harus bersikap tegas dan membuat aturan yang jelas dan tegas, serta diberlakukan bagi siapa saja dengan niat yang tulus, bukan gunakan isu korupsi untuk menghantam lawan politik karena satu saat akan berbalik kepada dirinya.(net)

SEMARAPURA-Fajar Bali Staf di Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung ini memang sedang naik daun setelah menyatakan akan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Klungkung. Untuk itu dia pun kemarin mengambil formulir fendaftaran bakal calon Bupati di sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung di jalan raya Akah. Tak hanya tanggal cantik, ketika mendatangi skretariat DPC Partai Gerindra, Ketut Candra juga datang tepat pada pukul 12.12 wita dan didampingi oleh 12 orang simpatisannya yang diketuai oleh Nengah Wija. Sayangnya, setiba di skretariat, Ketut Candra yang menggunakan kain (kamen) yang dipadukan dengan baju berwarna putih tersebut hanya diterima oleh dua staf lokal sekretariat Partai Gerindra Klungkung, Komang Juni dan Komang Mariati. Meskipun tidak dijamu oleh satupun pengurus Partai Gerindra Klungkung, Ketut Candra mengaku tidak kecewa, ia tetap melaju sambil mengisi daftar hadir. Usai mengisi daftar hadir, Candra menjelaskan, bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan diri maju ke Pilkada Klungkung melalui kendaraan Partai Gerindra. Tidak hanya itu, kemarin ia juga mengaku akan langsung megambil blanko pendaftaram calon bupati meskipun di lokasi hanya terlihat beberapa staf dari Partai Gerindra. Menurut Candra, ia memilih untuk menggunakan Partai Gerindra sebagai kendaraan menuju Klungkung I lantaran Partai Gerindra telah dikenal sebagai partai yang terbuka. Di samping itu yang paling penting adalah, Ketut Candra mengaku sudah sangat “sreg” untuk maju bersama Gerindra. “Gerindra kan partai yang terbuka, selain itu saya juga sudah sreg untuk maju dengan Partai Gerindra,” ucap Candra. Ketika disinggung mengenai siapa tokoh yang akan berpaket denganya, Ketut Candra mengaku belum mempersiapkan.Meskipun demikian, Ketut Candra yang diusung oleh ratusan anggota Jala Satria Garuda tersebut tetap optimis bahwa ia akan mampu memenangkan pemilukada yang dilaksanakan pada Bulan Mei 2013 mendatang. Untuk itu, ia telah membentuk tim-tim kemenangan yang terdiri atas simpatisan dan tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Klungkung. Untuk diketahui, nama Ketut Candra mulanya hanya dikenal sebagai salah satu staf bagian publikasi di Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung. Namun, setelah mendapat pawisik dan juga dukungan dari berbagai pihak akhirnya ia merasa yakin untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Klungkung. Di sisi lain Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung, Wayan Baru saat dimintai konfirmasi mengenai kedatangan Ketut Candra ke kantor DPC nya,mengaku tidak mengenal Ketut Candra. Baru memang pernah bertemu dengan Candra tetapi hanya sekali, dan pertemuan itupun sudah ia lupakan. “Menurut laporan staf saya, dia (Candra) belum mengambil blanko pendaftaran, bagaimana saya bilang dia mendaftar di Gerindra kan lucu?” tegas Baru. W-019

Terkait Tudingan Habibie ‘Pengkhianat Bangsa’

Menteri yang Sibuk Ngurus Parpol Dicopot

JAKARTA-Fajar Bali Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menyatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan segera merombak susunan kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Kata Nurhayati, SBY akan mencopot menteri-menteri yang lebih fokus mengurus parpol ketimbang mengurus kementerian yang dipimpinnya. Nurhayati menegaskan, kebanyakan menteri yang dicopot adalah menteri yang berasal dari parpol, termasuk dari partai Demokrat. Bahkan, Nurhayati mengungkapkan, SBY juga akan mencopot menteri yang juga menjabat ketua umum partai politik. Seperti diketahui, di KIB jilid II ada tiga orang menteri yang juga menjabat sebagai ketua umum parpol. Ketiganya yakni, Muhaimin Iskandar (PKB), Suryadharma Ali (PPP), dan Hatta Radjasa (PAN). “ Menteri-menteri yang berasal dari Demokrat pun tidak boleh kerja untuk partai, tapi untuk rakyat,” kata Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/12). Menurut Nurhayati, Presiden SBY juga berpandangan demikian. Oleh sebab itu, Nurhayati berharap agar para menteri yang masih menjabat di struktur partai politik, segera menerima keinginan Presiden SBY tersebut. “Itu yang diminta Pak SBY juga. Saya berharap partai lain dapat mengikuti arahan Pak SBY,” tutup Nurhayati. (net)

Kamis, 13 Desember 2012 Tahun XIII

Candra, Nyalon Bupati

Kans Yusril Merebut Kursi RI 1 Cukup Besar

Nurhayati Ali Assegaf

FAJA R BALI

DPR Kirim Nota Protes ke Malaysia

Marzuki Alie JAKARTA-Fajar Bali DPR RI akan melayangkan surat protes ke Pemerintah Malaysia terkait dengan pernyataan mantan Menteri Penerangan Malaysia Tan Sri Zainuddin Maidin yang menuding Presiden ketiga Indonesia, BJ “DPR akan memberikan protes. Hari ini(kemarin,red) diteken. Kalau selesai saya kirim,” kata Ketua DPR, Marzuki Alie, ke-

pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/12). Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Menurutnya,DPR akan mengirimkan surat protes tersebut ke pihak Malaysia. “Kita kirim ke Perdana Menteri Malaysia dan kita minta untuk klarifikasi dan kita juga mengecam cara-cara seperti itu,” tegasnya. Pramono mengatakan, DPR mengambil langkah tersebut, karena pemerintahan SBY hingga saat ini belum bersikap tegas terkait persoalan tersebut. “Parlemen mempunyai kedudukan yang sangat strategis dan kita melihat statement pemerintah sampai hari ini belum memberi posisi yang tegas. Tapi ya kita lebih baik parlemen menyampaikan itu,” papar Pram. Pengamat Hukum Internasional, Djawahir Thontowi menilai tudingan bekas Menteri CMYK

Penerangan Malaysia, Zainudin Maidin terkait anggapan Presiden ketiga Ri, B.J Habibie sebagai pengkhianat bangsa, karena melepas Timor Timur (Timor Leste) perlu diusut. Meski Djawahir meminta masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi dengan kasus ini, namun, Pemerintah RI harus melayangkan surat protes sebagai langkah diplomatis yang ditujukan langsung kepada Pemerintah Malaysia. “Dari segi hukum internasional yang bisa dilakukan Indonesia adalah melayangkan protes secara diplomasi ke Pemerintah Malaysia, atas pernyataan yang sudah menyudutkan bangsa ini,” ungkap Djawahir, Selasa malam. Diterangkannya, Indonesia melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) harus mengirim surat protes ke Pemerintah Malaysia sesegera mungkin. Agar Malay-

sia tidak kembali mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. “Sebuah kebijakan terhadap fakta sejarah di Indonesia sahsah saja untuk dibicarakan, tapi apakah tindakan tersebut dapat menimbulkan hubungan negatif antara Indonesia dan Malaysia itu yang harus diperhatikan. Surat protes yang dilayangkan Indonesia nanti harus mengingatkan Malaysia agar tidak lagi ikut campur terhadap masalah (sejarah) Indonesia,” terangnya. Sementara itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Teguh Juwarno menilai, persahabatan Indonesia-Malaysia memang jauh lebih penting daripada provokasi ‘dangkal’ yang dilakukan mantan menteri penerangan Malaysia tersebut. Kendati demikian, penghinaan pada Mantan Kepala negara kita harus dikecam. Apalagi ini persolan politik dalam negeri

Pramono Anung Malaysia. “Tidak seharusnya seorang mantan pejabat senior di partai berkuasa melontarkan istilah yang sangat merendahkan,” tegas Teguh. Teguh pun mendesak Pemerintah RI dan parlemen harus mengirimkan nota diplomatik sebagai bentuk protes terhadap hal ini sesegera mungkin. Tujuannya agar, Malaysia tidak semena-mena terhadap Indonesia. (TIM)

Fajar Bali edisi 13 Desember 2012  

Surat Kabar Fajar Bali edisi 13 Desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you