Issuu on Google+

booklet

ENVASION

#7

bio remediation by Dept Medkominfo & Dept Keprofesian HMTL ITB 2013/2014


Bioremediation adalah Bioremediasi

merupakan

salah

satu

teknologi

yang

merupakan bentuk aplikasi ilmu teknik lingkungan untuk mengurangi pencemaran pada tanah yang berasal dari limbah industri.Salah satu teknik dilirik oleh industri untuk menangani permasalahan pencemaran tanah adalah bioremediasi.

http://monmouthbio.com/applications/water-and-soil-remediation

kenapa bioremediasi aman? Bioremediasi sepenuhnya menggunakan mikroba yang se-

Mikroba yang gidup di tanah dan air tanah memakan senyawa kimia. Setelah senyawa minyak dimakan, proses pencernaan pada hama tersebut secara alami mengubah senyawa minyak menjadi air dan gas yang tidak berbahaya. Proses Bioremediasi mengembalikan tanah ke bentuk asalnya, sehingga aman untuk digunakan di berbagai jenis lingkungan.

cara alami dapat hidup di tanah dan mikroba tersebut tidak membahayakan lingkungan. Tidak ada tambahan bahan kimia berbahaya dalam proses remediasi.

http://www.cnbc.com/id/37593652/device/xml/for/rawNO

cara kerja


METODE UMUM

Metode umum yang ada berdasarkan lokasi bioremediasi, ada dua metode yang biasanya digunakan dalam bioremediasi: Insitu yaitu memprosesmateri yang terpaparminyak di lokasi yang bersangkutan Ex-Situ yaitu materi yang terpapar minyak mentah dikirim ke lokasi yang dirancang untuk mengolah dan membersihkan tanah tersebut

Kunci sukses bioremediasi adalah dilakukannya karakterisasi lahan (site characterization) dan treatability study. Menurut Idris Maxdoni Kamil, ahli teknik lingkungan dari Institut

faktor

Teknologi Bandung (ITB), karakterisasi lahan tercemar, bukan hal yang rumit. Memang data yang diperlukan cukup banyak, seperti sifat dan struktur geologis lapisan tanah, lokasi

sukses

sumber pencemar dan perkiraan banyaknya hidrokarbon yang terlepas dalam tanah. Sifatsifat lingkungan tanah juga harus diketahui, mulai dari derajat keasaman (pH), kelembaban hingga kandungan kimia yang sudah ada.

Kelebihan dari Bioremediasi ini adalah:

keLebihan

Lebih murah dibandingkan metode remediasi lainnya Dapat dikombinasikan dengan teknologi lainnya Tidak menghasilkan waste product

http://www.hbrlimited.co.uk/ images/BR01.jpg


bioremediasi di INdonesia

Satu kali siklus bioremediasi yang efektif memerlukan waktu maksimal 8 bulan sebagaimana

B io r e m ed ias i d i In d o n esi a b ia sa d i la ku ka n d i p e ru sah aan

Diatur dalam Keputusan Menteri Lingku-

m in ya k d an g as . Be b e ra p a p e r u sa h aa n d i In d o n e si a y an g

ngan Hidup No. 128/2003. Pengelolaan

m en g a p li ka si ka n p r o s es b i o r em e d i asi s ep er t i P er t am i n a,

yang efektif dan efisien dalam

V I C O I n d o n es ia, M ED C O , d a n P T C h e vr o n P a ci fi c I n d o n es ia

program bioremediasi dapat

(C P I ).

mempercepat proses dan menghasilkan tanah yang bersih dan aman

per

iode

dalam siklus 3-4 bulan.

latar belakang perusahaan migas pilih Bioremediasi

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang bermitra dengan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia, lembaga-lembaga pemerintah dan para pakar lingkungan hidup merupakan pionir dalam penggunaan metode bioremediasi di Indonesia sebagai teknik remediasi tanah yang efektif dan ramah lingkungan.

Ke mana tumpahan minyak dan oli dari bengkel mobil atau

Berdasarkan hasil pengamatan dari CPI, sejak tahun 2003,

motor, pom bensin, dan stasiun kereta api mengalir? Fakta

menggunakan teknologi bioremediasi, mereka telah sukses

menunjukkan tumpahan tersebut merembes ke dalam tanah

meremediasi lebih dari setengah juta meter kubik tanah,

dan mencemari tanah. Hal yang sama terjadi pada limbah

setara dengan besaran 200 kolam renang ukuran Olimpiade.

pengeboran minyak bumi yang dialirkan ke kolam lumpur sisa

Enam puluh hektar tanah yang telah dibersihkan telah

pengeboran (drilling mud). Akibat tak ada proteksi memadai,

digunakan untuk penghijauan kembali di Provinsi Riau, luas

cairan hidrokarbon sering bocor dan merembes ke dalam

yang setara dengan 75 lapangan bola.

tanah


kesimpulan Bioremediasi merupakan aplikasi teknologi tanah

pada

pencemaraan

dengan

memanfaatkan

mikroorganisme

untuk

mendegradasi pencemar.

sumber http://www.epa.gov/ http://bioenergy.asu.edu/ http://biotech.about.com/ http://www.bppt.go.id/ COVER: http:/phaelosopher.com/ 2010/06/03/cleaning-upgulf-more-thoughts-onbioremediation/

http://buildaroo.com/news/id/article/bioremediation-super-oil-eating-microbe/

proses bioremediasi dan pengujian tanah Proses bioremediasi dilakukan bila tanah pertambangan mengalami pencemaran. Tanah yang terpapar minyak dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengujian kandungan minyak mentahnya melalui test TPH (Total Petroleum Hydrocarbon). Sesuai dengan Kepmen KLH no. 128/2003, tanah yang mengandung TPH maksimal 15% dinilai efektif untuk diolah dengan proses bioremediasi. Apabila kandungan TPH tanah lebih dari 15%, diperlukan proses pencampuran terlebih dahulu guna menurunkan kadar TPHnya.

Jika hasil uji tanah menunjukan nilai TPH kurang atau sama dengan 1%, proses bioremediasi dinyatakan berhasil berdasarkan Kepmen KLH no 128/2003 dan dapat dipergunakan untuk program penghijauan atau keperluan operasi dengan ijin dari KLH.

http://shoffantunggal.blogspot.com/2013/05/faktabioremediasi-oleh-chevron.html


Himpunan mahasiswa teknik lingkungan ITB


ENVASION#7 - Bioremediasi