Page 1


WE ARE

DEPARTEMEN LUAR NEGERI! KEPALA DEPARTEMEN:

DESTIANA ISYARANI 15314068

DIVISI EKSTRAKAMPUS Sebagai penghubung antara HMTL Kepala Divisi : Stephanie Waringga

DIVISI INTRAKAMPUS Sebagai penghubung antara HMTL Kepala Divisi : Annissa Primalia

DIVISI ALUMNI Sebagai penghubung antara HMTL Kepala Divisi : Mutia Vegadianti


E K K A SM T P R U A S


KONGRES IMTLI Setiap tahunnya, mahasiswa S1 Teknik Lingkungan dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia berkumpul sebanyak setidaknya dua kali, yakni pada Rapat Kerja Nasional IMTLI di awal tahun dan pada Kongres IMTLI di penghujung tahun. Kongres IMTLI 2017 dilaksanakan selama 5 hari 5 malam, mulai tanggal 6 Desember 2017 hingga 10 Desember 2017. Acara pada hari pertama adalah malam keakraban (makrab). Pada acara ini, para peserta kongres diajak untuk saling berkenalan satu sama lain serta disajikan berbagai macam penampilan persembahan dari Universitas Lambung Mangkurat selaku tuan rumah Kongres IMTLI 2017. Makrab sendiri diadakan di Aula milik Universitas Lambung Mangkurat. Setelah acara makrab, para peserta diantar menuju Asrama Haji Syamsudin Noor yang letaknya sekitar 15 menit dari Bandara Syamsudin Noor. Gedung tempat menginap putra dan putri terpisah. Satu kamar asrama ditempati oleh sekitar 5-7 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah.

Pada hari kedua, terdapat acara talkshow yang dimulai dari pukul 09.00 WITA. Pada pukul 13.30, setelah ishoma, dilakukan sidang pleno. Pada awal sidang, para peserta menetapkan 3 orang presidium yang akan memimpin jalannya persidangan hingga hari Sabtu. Setelah presidium terpilih, peserta sidang menetapkan aturan tata tertib Kongres IMTLI 2017. Setelah tata tertib Kongres disepakati oleh forum, maka acara dilanjutkan dengan LPJ dari PB IMTLI 2016/2017. LPJ berlangsung dari hari Kamis hingga hari Jumat siang. LPJ dari PB diterima secara bersyarat dari forum karena dianggap masih memiliki beberapa kekurangan yang harus diperbaiki, sehingga PB harus segera memperbaiki LPJnya dengan tenggang waktu yang telah diberikan.


LPJ BP IMLTI Responsif

Tuan Rumah Kongres IMTLI 2018 Acara berikutnya adalah amandemen AD/ART IMTLI. Amandemen secara keseluruhan ini dilakukan hanya setiap 3 tahun sekali, sehingga amandemen AD/ART ini merupakan salah satu acara yang spesial pada Kongres ini. Sidang AD/ART berjalan dengan cukup lama, yaitu dari hari Jumat siang hingga hari Sabtu siang. Pada hari Jumat malam hingga Sabtu subuh, sebagian peserta juga melakukan kajian AD/ART agara sidang dapat berjalan dengan lebih cepat, karena pemilihan ketua IMTLI 2017/2018 juga harus dilaksanakan pada hari Sabtu. Acara dilanjutkan dengan pengesahan 6 anggota baru IMTLI, yaitu Universitas Riau, Institut Pertanian Bogor, Universitas PGRI Adibuana, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Batanghari Jambi, dan Universitas Bhayangkara Jakarta.

Setelah penetapan keenam anggota baru tersebut, sidang dilanjutkan dengan penetapan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi IMTLI untuk masa kepengurusan 2017/2018. Setelah GBHO terbentuk dan disetujui, sidang dilanjutkan dengan pemberian rekomendasi untuk DPP dan PB IMTLI 2017/2018. Sidang kemudian dilanjutkan dengan pemilihan ketua IMTLI 2017/2018. Anggota Kongres dipersilahkan untuk mencalonkan diri maupun mencalonkan orang lain sebagai calon ketua IMTLI 2017/2018. Tidak ada yang mencalonkan diri sendiri, namun terdapat beberapa orang yang dicalonkan. Dari beberapa orang yang dicalonkan tersebut, hanya 2 orang yang bersedia untuk menjadi calon ketua IMTLI 2017/2018. Calon pertama adalah Dandhy Agus Bayhaqi dari ITN Malang, dan calon kedua adalah Rafi Wiratama dari Universitas Brawijaya.


KONGRES IMTLI Ketua DPP Lama dan Ketua DPP Baru

Kedua calon lalu memaparkan visi dan misinya masing-masing. Setelah pemaparan visi misi, terdapat sesi tanya jawab untuk masing-masing calon. Setelah selesai sesi tanya jawab, dilakukan voting untuk menentukan ketua IMTLI 2017/2018. Setiap anggota IMTLI yang mengirim delegasinya mendapatkan 1 suara yang disalurkan melalui delegasi yang dikirim tersebut. Setelah melakukan voting, ketua IMTLI 2017/2018 yang terpilih adalah Rafi Wiratama dari Universitas Brawijaya dengan total suara 19 dari 23. Setelah ketua IMTLI 2017/2018 dipilih, sidang dilanjutkan dengan penetapan ketua DPP IMTLI 2017/2018. Ketua DPP IMTLI 2017/2018 yang dipilih oleh ketua DPP sebelumnya adalah Farah Fathiinah dari Universitas Trisakti.

Ketua IMTLI lama dan Ketua IMTLI Baru Setelah forum menyepakati keputusan ini, yaitu hari Sabtu malam, sidang ditutup. Sebagian peserta kemudian jalanjalan ke alun-alun kota Banjar Baru untuk menikmati malam terakhir mereka di Banjar Baru bersama teman-teman yang mereka dapatkan di Kongres IMTLI 2017. Keesokan harinya, yaitu pada hari Minggu, para peserta diajak oleh panitia Kongres IMTLI 2017 untuk melakukan wisata ke kota Banjarmasin. Setelah wisata, para peserta kongres yang berasal dari luar daerah kembali ke daerahnya masing-masing.


I K NA T M R P AU S


MENUJU BINCANG DEKAT DENGAN REKTORAT Sebagai mahasiswa ITB, mugkin banyak dari kita yang memiliki keluhan dan ingin menyampaikannya ke rektorat. Aspirasi tersebut dapat di lakukan melalui MWA WM. Saat ini MWA memfasilitasi penyampaian aspirasi baik dr mahasiswa untuk rektorat atau sebaliknya, dengan Forum Tanya Nyata MWA WM. Forum ini telah berlangsung sejak awal tahun 2017 hingga bulan November 2017 kemarin, setiap akhir bulannya.

Output dari forum ini adalah terumuskannya masalah pokok yang ada di ITB, yang ingin didiskusikan dengan rektorat untuk mencari solusi bersama, yang dinamakan Bincang Dekat dengan Rektorat. Namun sebelumnya, telah diadakan 2 kali forum inisiasi terlebih dahulu untuk bersama-sama membahas dari semua aspirasi, mana yang paling penting. Pada Forum inisiasi 1 ini dibahas topic apa yang akan dibawa ke Bincang Dekat, beberapa diantaranya adalah entrepreneurial university, multikampus, FISH, world class university, TPB dipindahkan ke Jatinangor, dan lain-lain. Dari semua topic itu tercetuslah 3 topik utama yaitu entrepreneurial university, multikampus, dan world class university. Pada hari Jumat tanggal 2 Februari yang lalu, telah diadakan forum inisiasi 2 di diskusikan pertanyaan-pertanyaan yang akan dibawakan ke rektorat terkait 3 topik yang terpilih sebelumnya. Beberapa pertanyaan yang dirumuskan adalah seperti “Mengapa ITB harus menjadi Entrepreneurial University jika sebelumnya ITB adalah universitas riset?”, “Dengan adanya multikampus, apakah standar ITB menjadi naik atau menjadi turun?”, “Dengan konsep world class university hal nyata apa yang dapat dirasakan oleh mahasiswa?”, dan masih banyak lagi. Pertanyaan-pertanyaan ini akan ditanyakan pada acara Bincang Dekat yang akan diadakan Sabtu, 10 Februari 2018 mendatang.


A L U M N I


Departemen Luar Negeri Direktorat Media Komunikasi dan Informasi HMTL 2018

Bulletin Departemen Luar Negeri edisi Februari 2018  
Bulletin Departemen Luar Negeri edisi Februari 2018  
Advertisement