Page 1

FORCE#7

CONTENT Wajah baru HMS FTSP ITS Wisuda 119 MRT & LRT

Update Socmed!


KABINET HMS CAKRAWALA

VISI Terciptanya RUANG ASA dalam rangka menjawab kebutuhan pengembangan diri dan integralistik AHMS MISI Meningkatkan kesadaran AHMS akan kebutuhan pengembagan diri. Meningkatkan antusiasme AHMS dalam memenuhi kebutuhan pengembangan dirinya. Mewujudkan atmosfer nyaman yang mendukung pengembangan diri AHMS. Merancang dan memastikan keselarasan program dengan kebutuhan AHMS.


BADAN PENGURUS HARIAN BADAN PENGURUS HARIAN

Naufal M. R. Sulistio Wakil Ketua

Muhammad Ali Azmi Ketua HMS FTSP ITS

Beryl Visa Ariza Wakil Ketua

Savira Sekeretaris

Ajeng Bendahara

DEPARTEMEN DEPARTEMEN

Ali Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa

Fadhil Departemen Keprofesian Keilmiahan


Latif Departemen Hubungan Luar

Dizq Departemen Kesejahteraan Mahasiswa

Damang Departemen Sosial Masyarakat

Aldio Departemen Dalam Negeri

DEWAN PERWAKILAN DEWAN PERWAKILAN

Julian Giovan

Ogung Alva


Aghisna Departemen Khusus

Nadila Departemen Media, Data, dan Informasi

Nanda Departemen Minat Bakat

DIVISI DIVISI

Reza Divisi CITRA (Civil ITS Tradisi Juara)

Okto Divisi CECC (Civil Engineering Computer Club)


WISUDA 119 HMS FTSP ITS

Salah satu acara yang selalu dinanti dan dimimpikan oleh semua mahasiswa, Wisuda. Tak terasa wisuda kali ini merupakan Wisuda 119, sebuah angka yang tidaklah kecil. Tentunya sudah banyak cerita menakjubkan yang terukir selama acara ini berlangsung. Wisuda 119 pun tak kalah menarik dalam mengukir cerita tak terlupakan di detik-detik terakhir para wisudawan dan wisudawati berkuliah. Tema putih yang identik dengan suci, bersih, dan kemurnian ini diambil sebagai tema Wisuda 119. Tentunya dengan dipilihnya tema ini, setelah lulus para wisudawan dan wisudawati diharapkan dapat membaharui diri menjadi seseorang yang lebih baik, serta dapat menjadi seseorang yang bermanfaat bagi orang di sekitarnya. Wisuda yang terselenggara pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2019 ini, turut dimeriahkan oleh seluruh Anggota Himpunan Mahasiswa Sipil yang memiliki perannya masing-masing dalam membantu kesuksesan wisuda ini. Walaupun harus terjaga mulai dari pagi untuk menjaga bendera sebagai salah satu tradisi, hingga panasnya terik matahari di siang hari, tidak mengurangi sedikit pun antusias dan semangat para anggota himpunan dalam mengikuti serangkaian acara wisuda kali ini, mulai dari arak-arakan yang berawal dari Graha ITS hingga acara penutup yang diselenggarakan di Jurusan Teknik Sipil ITS. Suasana yang tercipta pada saat arak-arakan pun, tak luput untuk membuat semua orang yang ikut serta di dalamnya merasa bangga berada dalam keluarga ini, keluarga Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember.


Mass Rapid Transit (MRT) Light Rapid Transit (LRT) Warga Indonesia kini bisa berbangga atas kehadiran dua moda transportasi massal baru yaitu Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta dan Light Rapid Transit (LRT) di Palembang dan Jakarta. MRT merupakan moda transportasi massal berbasis rel yang termasuk dalam jenis subway. MRT di Indonesia sudah direncanakan sejak tahun 1985 dan resmi beroperasi pada 24 Maret 2019 dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI. Fase selanjutnya yaitu rute Bundaran HI - Kota akan mulai dibangun pada tahun 2019 dan direncanakan selesai pada tahun 2024. Rute Lebak Bulus-Bundaran HI memiliki jarak sekitar 16 km dengan 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah. MRT ini merupakan produksi Nippon Sharyo, Jepang. MRT memiliki kapasitas 1800 penumpang per rangkaian. Perjalanan Lebak Bulus Bundaran HI dapat ditempuh sekitar 30 menit dan jarak antar kereta (headway) direncanakan selama 5 menit pada jam sibuk atau 10 menit di luar jam sibuk.

Dengan adanya MRT dan LRT diharapkan dapat menekan penggunakan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi massal.

LRT merupakan moda transportasi massal berbasis rel yang sifatnya ringan. LRT di Indonesia hanya terdapat di dua daerah, yaitu Palembang dan Jakarta. LRT Palembang awalnya dipersiapkan untuk kelancaran Asian Games 2018 di Palembang, LRT ini mulai direncanakan pada tahun 2015 dan resmi beroperasi pada Agustus 2018. LRT Palembang beroperasi pada rute Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II-Jakabaring. LRT Palembang diproduksi oleh PT INKA. Di Jakarta, LRT dikembangkan oleh dua perusahaan yaitu Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Adhi Karya. LRT Jakpro saat ini hanya melayani rute Kepala Gading Velodrome. Lain halnya dengan LRT Adhi Karya, LRT ini tidak hanya melayani Jakarta saja, tetapi juga daerah sekitarnya yaitu Bogor, Depok, dan Bekasi, sehingga sering disebut sebagai LRT Jabodebek yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan direncanakan selesai pada 2020.


Feel Free to Follow

   



 

FORCE INVERSED


FORCE

FORCE INVERSED


Bincang Singkat

ntu singapura menang di tentang

D : Bagaimana perasaannya

D : Terus gimana sih persiapan

setelah memenangkan juara 3 pada Bridge Construction Competition 2019 di NTU kemarin?

M : Senang, bangga luar biasa,

bersyukur bisa meraih juara 3 pada bridge construction competition 2019 yang diadakan NTU.

D : Persaingan yang ada di

kompetisi itu gimana sih?

M : Persaingan sangat ketat,

waktu itu ada 38 tim yang ikut lomba itu, hari pertama itu merakit jembatan kemudian diuji, terus diambil sepuluh besar berdasarkan hasil ujinya yang lalu besoknya mereka menampilkan presentasi dari jembatan mereka.

D : Dhita M : Marji

FORCE

anda juga dengan tim untuk lomba ini?

M : Persiapannya waktu itu

satu bulan sebelum lomba (hari-h) saya bersama tim membuat empat jembatan dengan desain yang berbeda, kemudian diuji untuk tahu mana desain yang terbaik.

bersama mas ilham margianto D : Apakah ada kesan pesan mungkin?

M : Semangat untuk semuanya raih prestasi setinggi-tingginya di bangku perkuliahan, dan semoga kita bisa Bersama-sama membawa nama baik almamater kita.

D : Apakah ada kendala yang dialami selama mengikuti lomba ini?

M : Ada kendala yaitu ketika

mau memilih material harus menggunakan token yang telah diberikan pihak sana, ketika saya dan tim ingin memilih material yang terbaik material yang kami butuhkan sudah habis akhirnya saya dan tim mengakali dengan menggunakan ukuran material yang lebih besar.

Citra Team won 3rd Place and The Most Aesthetic Design at Bridge Design Competition in Nanyang Technological University, Singapore

(jdk/eqi)


Taipei 101 oriental

Seni menyentuh langit dengan sains.

Taipei 101, sempat menjadi gedung tertinggi setalah dibuka pada 2004 hingga Burj Khalifa, Dubai 2010, dibuka berada di distrik Xinyi, Taipei, Taiwan. Pernah menerima rating Platinum gedung tertinggi dan green building terbesar oleh Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) pada 2011 yang membuatnya semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Berada sejauh 200 meter dari patahan utama Taipei, tak menjadikan halangan bagi pembangunan gedung ini. Dirancang dapat menahan angin hingga 60 m/s dan gempa terkuat dalam siklus 2500 tahun. Hal ini ditunjukkan pada tahun 2002, gempa berkekuatan 6,8 SR mengguncang Taipei akan tetapi inspeksi tidak menunjukkan adanya kerusakan struktural pada bangunan. Dan pada Agustus 2015, gedung ini mampu tetap bertahan dari Topan Soudelor dengan kecepatan hingga 285 km/jam (180 mph).

Sebuah pendulum seberat 660 ton di puncak gedung ini juga turut berkontribusi dalam masalah ini. Pendulum ini menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi pengunjung. Beberapa keunggulan lainnya yang ada pada gedung ini yaitu adanya sambungan internet fiber optic dan satelit yang memungkinkan arus data hingga satu gigabyte per detik dan juga double deck elevator dengan kecepatan hingga 16,83 meter per detik menjadikan kemudahan mobilitas, dibutuhkan hanya 37 detik untuk menuju lantai 89 gedung ini. Indoor Observatory Deck pada lantai 88 dan 89 serta Outdoor Observatory Deck pada lantai 91 menyuguhkan pemandangan 360 derajat kota Taipei yang sungguh mempesona. (ard/eqi)

photograph by Timo Volz Armand du Plessis

FORCE


Building Information Modeling (BIM) Building Information Modeling (BIM) merupakan salah satu teknologi di bidang AEC (Arsitektur, Engineering dan Konstruksi) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan ke dalam model 3 dimensi. Teknologi ini sudah tidak asing lagi bagi industri AEC di dunia, termasuk di Indonesia.

Perlahan-lahan BIM mulai diaplikasikan di masing-masing sector, penerapan BIM mulai diterapkan oleh aktor besar sektor industri konstruksi di Indonesia seperti PT. Pembangunan Perumahan yang merupakan perusahaan BUMN dan PT. Total Bangun Persada yang merupakan perusahaan swasta. Selama berjalanannya BIM sendiri mendapat respon yang positif dari masyarakat mengingat keuntungan yang ditawarkan di bidang AEC. Dengan menerapkan metode BIM, baik developer, konsultan maupun kontraktor mampu menghemat waktu pengerjaan, biaya yang dikeluarkan serta tenaga kerja yang dibutuhkan. (abw/eqi)

photo by geospatialworld.net @lazuardirfan

FORCE

BIM sendiri berbentuk file yang dapat diekstraksi, dipertukarkan, atau jaringan untuk mendukung pengambilan keputusan mengenai bangunan atau aset bangunan lainnya. Dalam pemakaiannya, BIM memudahkan kontraktor dan arsitek untuk mengecek progress bangunan, tidak harus melalui blueprints, tetapi langsung dari gawai mereka. Selain itu, waktu pengerjaan juga dapat dicek, dan harga-harga material dari bangunan dapat diketahui secara rinci.


FTSLK

Dulu, Kini, dan Nanti.

narasumber

TSLK

M. Ali Azmi

D

alam kehidupan sehari-hari kita tak akan luput dari perubahan, entah menjadi lebih baik atau sebaliknya. Di ITS telah berlangsung restrukturisasi, dimana beberapa fakultas yang ada dipecah dalam bagian-bagian baru. FTSP yang digadang-gadang sebagai Fakultas Tradisi Juara harus rela dipecah menjadi FTSLK dan FADP. Banyak hal yang masih menjadi abu-abu dalam selak-beluk fakultasnya terlebih BEM-nya. Namun, salah satu pengawal perjalanan BEM FTSLK bersedia mencucurkan sedikit cahaya.

Bagaimana sejarah BEM FTSLK? BEM FTSLK sebenarnya muncul mengikuti lahirnya FTSLK dari FTSP yang di-restrukturisasi sehingga untuk menjalankan kegiatan fakultas diperlukan wadah sebagai penggerak dalam lingkup fakultas menggantikan BEM FTSP. Beberapa waktu setelah BEM FTSP resmi dibubarkan, diadakan Pertemuan dengan perwakilan dari seluruh departemen yang ada di FTSLK untuk membahas pembentukan BEM F yang baru. Pada tahun 2018 telah terbentuk satu kepengurusan BEM FTSLK 2018, BEM F ini telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yaitu Dies Natalis, LKMM PRA TD FTSLK dan FADP. Namun diluar itu, ranah kerja dari BEM FTSLK masih belum jelas, tidak ada regenerasi dalam kepengurusan, dan hanya bergerak untuk penyaluran dana. Maka dari ranah yang tidak berdasar pada tujuan bersama, pada Desember 2018 BEM FTSLK dibubarkan.

FORCE

Adakah kabar mengenai isu terkini? Ada kabar bahwa akan ada kegiatan dari beberapa perwakilan dari tiap-tiap departemen untuk mencari kebutuhan akan BEM FTSLK sendiri, serta menyatukan tujuan dan membuat landasan untuk pembentukan BEM FTSLK. Hal ini juga didukung dengan perlu adanya sebuah wadah yang perlu mengoordinir kegiatan-kegiatan pada tingkat fakultas.

Bagaimana kondisi BEM FTSLK sekarang? Kondisi saat ini secara BEM FTSLK sudah tidak ada. Karena memang secara KM ITS, BEM FTSLK 2018 tidak diakui keberadaannya. Meskipun sampai bulan Desember 2018 keberadaan BEM FTSLK menjadi pelaksana kegiatan-kegiatan di ranah fakultas diakui oleh pihak birokrasi. Untuk kondisi sekarang, kegiatan-kegiatan dalam ranah Fakultas dikoordinir oleh Presidium FTSLK.

Seperti apa BEM FTSLK akan berjalan kedepannya? Rencana kedepannya, seperti yang tadi dijelaskan mengenai isu terkini, akan dibentuk tim yang berisi perwakilan dari tiap-tiap departemen untuk mengkaji pembentukan BEM FTSLK. Seperti mencari kebutuhan anggotanya terhadap BEM FTSLK itu sendiri, mencari tujuan bersama, maupun landasan organisasinya. Karena diharapkan pembentukan BEM FTSLK tidak hanya dari desakan desakan faktor eksternal, melainkan lahir dari semangat anggota-anggotanya sendiri. Setelah BEM FTSLK terbentuk maka wadah untuk kegiatan tingkat fakultas akan terus bisa berjalan di kemudian hari. (feb/eqi)


FORCE

// TEAM

INVERSED

VERDI ARYA R

BRENA AUDRA

MOHAMMAD RIZQI

NADILA SEVITRIA

RACHMI AULIANI

JAGAD DHITA

MARINI SULISTYA

FAIZAL LUTHFI

PATRICIA MAYANG

M FEBRIAN

MA’RUF TP

(noun)

opposite or contrary in position, direction, order, or effect.

A WINARDI

ARYO BIMO

courtesy of medfo hms 2018/2019


Discover the duality of FORCE Do these steps with each face of the bulletin!

check out force

1 3 5 7

2 4 6 8 FORCE

Profile for Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil ITS

Bulletin FORCE #7 APRIL 2019  

FORCE edisi 7, April 2019 #HMSITS #HMSSIMETRI #ITSSURABAYA

Bulletin FORCE #7 APRIL 2019  

FORCE edisi 7, April 2019 #HMSITS #HMSSIMETRI #ITSSURABAYA

Advertisement