Page 1

Nama : Muhammad Haikal NIM

: 1301012805

Kelas

: 08PAY

CHAPTER I Introduction to E-commerce

E-Commerce E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-Business E-bisnis adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.


E-commerce Merupakan Bagian dari E-Business Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari ebusiness yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll. Selain teknologi jaringan website, e-commerce juga memerlukan teknologi basis data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, serta alat pembayaran untuk e-commerce ini. Pada umumnya tujuan suatu perusahaan menggunakan sistem e-commerce dalam dunia bisnis adalah untuk memperoleh dan meningkatkan keuntungan dengan lebih efisien dan efektif. Adapun manfaat dalam menggunakan e-commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah 2. Mengurangi biaya operasional 3. Memperluas jangkauan sehingga transaksi on-line dapat diakses oleh semua orang 4. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek. 5. Mempercepat waktu pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif. 6. Meningkatkan customer loyalty Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk: 1. Menyediakan harga kompetitif 2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah. 3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas. 4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. 5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian. 6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dll. 7. Mempermudah kegiatan perdagangan


Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah: •

Akunting dan sistem keuangan

Content Management Systems

Dokumen, spreadsheet, database

E-mail dan Messaging

Informasi pengiriman dan pemesanan

Newsgroup

On-line Shopping

Conferencing

Online Banking

Pelaporan informasi dari klien dan enterprise

Sistem pembayaran domestik dan internasional

Jenis-jenis E-Commerce 1.

B2B ( Bussines to Bussines ) B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah : • Disebut juga transaksi antar perusahaan • Transaksi menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi &

konsultasi • Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

keterangan : EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati. Contoh: Global Market GlobalMarket Group adalah sebuah perusahaan perdagangan internasional pemasaran. Sekarang dengan lebih dari 30 kantor lapangan serta staf dari 1.000, perusahaan berkomitmen untuk mendirikan GMC (Global Produsen Sertifikat) Masyarakat, di mana manufaktur Cina yang


berkualitas didirikan dan dapat berdiri di antara sisanya. Dengan mengikuti pameran global, penawaran marketing dan memberikan solusi sourcing, jembatan pasar global kesenjangan antara pembeli global dan produsen GMC.

2.

B2C (Bussines to Consument ) B2C (Bussines to Consument ) B2C adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2C adalah sebagai berikut : • Disebut dengan transaksi pasar • Konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi • Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment • Meminta agar barang dikirimkan

Contoh perusahaan yang menerapkan konsep B2C adalah bhinneka yang Konsep pemasarannya pada Bidang Usaha : Total IT Solution Spesialis dalam Komputer & Software Distribution


3.

C2C ( Consumer to Consumer ) C2C ( Consumer to Consumer ) C2C adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot). C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya. Contoh perusahaan yang menerapkan konsep C2C adalah


Chapter I  

Introduce to e-Commerce

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you